<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Electroplating Chemicals</title>
	
	<link>http://www.metalindoabadi.com</link>
	<description>Nickel Brightener|Metal Cleaner|Aditif Chemicals</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 17:38:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/ElectroplatingChemicals" /><feedburner:info uri="electroplatingchemicals" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Nickel Brightener|Metal Cleaner|Aditif Chemicals</itunes:subtitle><item>
		<title>Chrom Tradisional</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/xz1QBmEuGWg/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/chrom-tradisional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 17:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Nickel Plating]]></category>
		<category><![CDATA[paket chrom]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cara chrom]]></category>
		<category><![CDATA[chrom tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[Chrom tradisional merupakan cara kerja chrom yang menggunakan alat atau metoda lama. Cara kerja ini biasanya  berasal dari pelaku bengkel chrom yang sudah ada sebelum tahun 1980. Ciri-ciri chrom tradisional : - Menggunakan aki untuk proses chrom - Selalu menggunakan tembaga untuk pelapisan sebelum dinickel - Menggunakan kompor untuk memanasi cairan nickel, bahkan ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Chrom tradisional merupakan cara kerja chrom yang menggunakan alat atau metoda lama. Cara kerja ini biasanya  berasal dari pelaku bengkel chrom yang sudah ada sebelum tahun 1980.</p>
<p style="text-align: justify;">Ciri-ciri chrom tradisional :</p>
<p style="text-align: justify;">- Menggunakan aki untuk proses chrom</p>
<p style="text-align: justify;">- Selalu menggunakan tembaga untuk pelapisan sebelum dinickel</p>
<p style="text-align: justify;">- Menggunakan kompor untuk memanasi cairan nickel, bahkan ada yang tidak dipanasi.</p>
<p style="text-align: justify;">- Lapisan nickel dipoles lagi sebelum dichrom</p>
<p style="text-align: justify;">- Mengikat benda kerja dengan kawat tembaga untuk gantungannya</p>
<p style="text-align: justify;">- Menggunakan arus listrik kecil di nickel</p>
<p style="text-align: justify;">Proses kerja chrom tradisional membutuhkan waktu lama dan banyak tenaga kerja, sehingga tidak efisien dan biaya produksi jadi tinggi. Apalagi dengan makin mahalnya bahan chrom, listrik, dan tenaga kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada chrom tradisional jarang/tidak menggunakan alat ukur atau analisa laboratorium untuk mengontrol proses kerja dan bahan kimianya, sehingga sering terjadi :</p>
<p style="text-align: justify;">- Warna chrom agak gelap atau kuning</p>
<p style="text-align: justify;">- Lapisan mudah pecah bila terkena benturan</p>
<p style="text-align: justify;">- Lapisan nickel di bagian sela-sela/sudut yang tidak bisa dipoles, tidak kilap</p>
<p style="text-align: justify;">- Kilapnya kurang bening (berkabut), karena kilap berasal dari poles</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengubah chrom tradisional ke chrom modern dibutuhkan biaya cukup besar, karena alat-alatnya  harus diganti dengan alat-alat standard chrom modern, begitu juga cairan nickel dan chromnya harus distandardkan. Selain itu yang paling sulit  adalah mengubah cara kerja dan pola berpikir dari tenaga kerja yang sudah terbiasa dengan chrom tradisional.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara chrom tradisional tidak cocok digunakan untuk mengerjakan barang dalam skala produksi, karena biaya produksi akan tinggi dan proses kerjanya lama.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Paket bengkel chrom 100 liter" href="http://www.metalindoabadi.com/product/paket-bengkel-chrom-100-liter/" target="_blank"><em><span style="color: #0000ff;">Paket bengkel chrom</span></em></a> yang kami sediakan sudah menggunakan metoda chrom modern begitu pula dengan cara kerjanya. Dipelatihan kami akan mengajarkan cara kerja chrom modern, seperti :</p>
<p style="text-align: justify;">- Menaikkan dan menurunkan pH cairan nickel</p>
<p style="text-align: justify;">- Menjaga komposisi cairan nickel dan cairan chrom tetap stabil</p>
<p style="text-align: justify;">- Menghitung jumlah nickel selama proses kerja atau biaya produksi</p>
<p style="text-align: justify;">- Cara menggunakan brightener nickel dan katalis chrom yang tepat</p>
<p style="text-align: justify;">- Teknik menggantung di nickel dan chrom</p>
<p style="text-align: justify;">- Cara menghitung volt dan ampere yang digunakan di nickel dan chrom</p>
<p style="text-align: justify;">- Beberapa teknik poles</p>
<p style="text-align: justify;">- Cara mengatasi masalah (kasar, pitting, kuning, mengelupas, kontaminasi, dll)</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau dilihat cara kerjanya chrom memang kelihatan mudah, hanya poles, cuci, gantung dan celup-celup saja.  Tetapi tanpa dibekali dengan pengetahuan yang cukup dan benar tentang proses chrom, kualitas dan efisiensi kerja akan berkurang. Hal ini yang bisa menyebabkan kegagalan dalam bisnis bengkel chrom.</p>
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-chrom/chrom-tradisional"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/xz1QBmEuGWg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/chrom-tradisional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/chrom-tradisional/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pengalaman Belajar Chrom</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/RxSehZ1-Iw8/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/pengalaman-belajar-chrom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 18:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Nickel Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Penawaran]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar chrom]]></category>
		<category><![CDATA[paket chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan chrom]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman belajar chrom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=512</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1993 saya lulus kuliah jurusan teknik kimia di Universitas Surabaya. Sebelum wisuda saya diterima bekerja selama  sebagai staff quality control di pabrik yang memproduksi aluminium sheet. Setelah 1 tahun bekerja di pabrik tersebut, saya memutuskan keluar dan diterima bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan multi nasional yang bergerak di bidang Trading Kimia. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1993 saya lulus kuliah jurusan teknik kimia di Universitas Surabaya. Sebelum wisuda saya diterima bekerja selama  sebagai staff quality control di pabrik yang memproduksi aluminium sheet. Setelah 1 tahun bekerja di pabrik tersebut, saya memutuskan keluar dan diterima bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan multi nasional yang bergerak di bidang Trading Kimia.</p>
<p style="text-align: justify;">Di perusahaan inilah saya mulai mengenal bahan kimia electroplating dan berinteraksi dengan pelaku proses electroplating. Untuk menjual bahan kimia tersebut, saya hanya dibekali brosur. Sehingga pada awalnya, saya banyak bertanya dan belajar dari customer saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah 2 tahun saya bekerja, saya memperhatikan bahwa bahan kimia electroplating, terutama aditif nickel,  masih belum ada yang memproduksi di Indonesia. Sejak itulah saya ingin tahu dan belajar apa saja tentang proses nickel. Saya mulai membuat alat laboratorium sederhana untuk melakukan penelitian tentang aditif nickel tersebut. Penelitian saya lakukan di luar jam kerja. Setiap berkunjung ke customer, saya selalu bertanya dan mengumpulkan informasi dari pengalaman mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah 4 tahun melakukan penelitian, pada tahun 1999, saya mulai menemukan titik terang. Kemudian pada tahun 2.000, saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan saya. Dan mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang kimia electroplating.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama penelitian, saya hanya menguasai teori dan analisa di laboratorium. Sedang untuk proses dan cara kerja dilapangan, hanya berdasarkan dari  melihat waktu berkunjung ke customer. Jadi tidak pernah praktek langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebab itu saya meminta bantuan dari seorang teman yang sudah berpengalaman di proses chrom sebagai teknikal di perusahaan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2004, saya dan teman saya tersebut mendirikan bengkel chrom. Di bengkel inilah saya mulai belajar dan mempraktekkan teori yang selama ini saya pelajari di laboratorium.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama 2 tahun dibengkel tersebut, saya menemukan bahwa beberapa metoda yang digunakan oleh customer saya kurang tepat, termasuk juga metoda yang digunakan oleh teman saya di bengkel kami. Ternyata metoda yang mereka gunakan, diperoleh dari pengalaman sendiri atau orang lain, tanpa didasari dengan prinsip dasar electroplating. Akibatnya kualitas dan kuantitas hasilnya tidak bisa maksimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah melalui pembenahan di seluruh bagian proses, omset bengkel chrom kami mengalami kenaikan 2 – 3 kali lipat dari omset semula, dengan kualitas yang merata dan stabil.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam 8 jam kerja, bengkel kami rata-rata bisa memproduksi 500 knalpot standard. Padahal bengkel chrom lain, dengan kapasitas dan waktu yang sama, hanya mampu memproduksi 150 knalpot. Selain itu kami juga menerima order chrom untuk modif motor seperti : velg bintang, tromol, swing arm, tutup samping mesin, begel, injakan samping, frame motor, dll</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2007, saya menjual saham saya, karena adanya musibah alam yang menyebabkan perjalanan dari rumah ke bengkel menjadi terhambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya memutuskan kembali fokus ke penjualan bahan chrom. Dan dari pengalaman saya di bengkel chrom, saya kemudian  mensetting paket alat bengkel chrom yang disertai dengan pelatihan untuk membantu mereka yang ingin membuka usaha bengkel chrom skala home industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mereka yang ingin membuka usaha bengkel chrom, tanpa perlu belajar chrom sendiri. Kami menyediakan <a title="Paket bengkel chrom 100 liter" href="http://www.metalindoabadi.com/product/paket-bengkel-chrom-100-liter/" target="_blank"><em><strong><span style="color: #0000ff;">paket alat dan bahan</span></strong></em></a> untuk bengkel chrom yang dilengkapi dengan  pelatihan cara kerjanya  (3 hari) dan bimbingan sampai bisa mandiri (maksimum 6 bulan), serta promosi gratis di website kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda memang bisa belajar chrom sendiri seperti kami, hanya untuk itu dibutuhkan :</p>
<p style="text-align: justify;">- Pengetahuan dasar kimia</p>
<p style="text-align: justify;">- Berteman dan bergaul dengan pelaku bengkel chrom dan penjual bahan chrom</p>
<p style="text-align: justify;">- Kemampuan bahasa inggris teknik untuk membaca literatur tentang chrom</p>
<p style="text-align: justify;">- Modal yang cukup besar</p>
<p style="text-align: justify;">- Butuh waktu lama</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tidak bisa mengharapkan belajar dari orang lain secara cuma-cuma, karena memang dibutuhkan energi dan waktu yang lama untuk mengajari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-chrom/pengalaman-belajar-chrom"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/RxSehZ1-Iw8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/pengalaman-belajar-chrom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/pengalaman-belajar-chrom/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Belajar Chrom Plastik</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/VQir9ozEBrM/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/belajar-chrom-plastik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 14:24:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Non Conductive Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Pra Plating Proses]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[belajar chrom plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus chrom plastik]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan chrom plastik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini kami postingkan untuk mereka yang berminat belajar chrom plastik. Chrom plastik sendiri merupakan bagian dari proses pelapisan benda yang tidak bisa menghantarkan listrik (non konduktor) dengan lapisan logam dengan bantuan listrik (electroplating). Chrom plastik berbeda dengan vacum metalising dan cat chrom. Vacum metalising dan cat chrom tidak menggunakan proses electroplating (chrom plating), melainkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Artikel ini kami postingkan untuk mereka yang berminat belajar chrom plastik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a title="chrom plastik" href="http://www.metalindoabadi.com/2009/07/" target="_blank"><span style="color: #0000ff;"><em>Chrom plastik</em></span></a></strong> sendiri merupakan bagian dari proses pelapisan benda yang tidak bisa menghantarkan listrik (non konduktor) dengan lapisan logam dengan bantuan listrik (electroplating).</p>
<p style="text-align: justify;">Chrom plastik berbeda dengan vacum metalising dan cat chrom.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a title="chrom plastik vs vacum plating" href="http://www.metalindoabadi.com/chrom-plastik-vs-vacum-plating/" target="_blank"><span style="color: #0000ff;"><em>Vacum metalising</em></span></a></strong> dan cat chrom tidak menggunakan proses electroplating (chrom plating), melainkan proses pelapisan cat dengan hasil mirip chrom.</p>
<p style="text-align: justify;">Vacum metalising memerlukan alat berupa ruangan vacum (vacuum chamber) untuk menghasilkan lapisan cat yang kilap. Harga alat tersebut mencapai ratusan juta rupiah tergantung besar (volume) ruangan dan merk produsennya. Biaya produksi vacum metalising lebih murah dari chrom plating. Barang-barang yang biasa di vacum metalising adalah : piala, tutup botol kosmetik, mainan anak-anak, sparepart motor (reflektor), gantungan tirai, aksesories furniture, dll. Umumnya untuk barang-barang yang digunakan dalam ruangan (indoor).</p>
<p style="text-align: justify;">Cat chrom sendiri menggunakan teknologi nano partikel sebagai pigment (pewarna) untuk menghasilkan warna kilap seperti chrom. Teknologi ini masih sangat mahal, sehingga harga catnya juga sangat mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">Daya rekat dan ketahanan gesek dari vacum metalising dan cat chrom tidak sebaik chrom plastik.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk vacum metalising dan cat chrom, kami tidak menjual alat atau bahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Plastik atau bahan non konduktor lain (keramik, kayu, kaca, daun, dll) harus melalui proses pretreatment dulu sebelum bisa di electroplating.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses pretreatment ini bertujuan membuat permukaan bahan yang tadinya tidak bisa menghantarkan listrik menjadi bisa menghantarkan listrik (konduktor) agar bisa di electroplating.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Proses Pretreatment ini ada beberapa jenis, yaitu :</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">- Aktifasi menggunakan campuran Palladium dan Stannous (Khusus untuk bahan plastik ABS).</p>
<p style="text-align: justify;">- Menggunakan conducting paint (untuk bahan Fiber dan kayu. Lebih ekonomis menggunakan vacum metalising).</p>
<p style="text-align: justify;">- Menggunakan Silvering (untuk bahan kaca dan keramik).</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Jenis Plating yang digunakan setelah pretreatment adalah :</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">- Electroless Nickel atau Copper</p>
<p style="text-align: justify;">- Acid <a title="Copper Plating" href="http://www.metalindoabadi.com/2009/04/" target="_blank"><em><strong><span style="color: #0000ff;">Copper Plating</span></strong></em></a></p>
<p style="text-align: justify;">- <a title="Nickel Plating" href="http://www.metalindoabadi.com/2009/03/page/2/" target="_blank"><strong><em><span style="color: #0000ff;">Nickel Plating</span></em></strong> </a>(semibright, full bright, microporous nickel)</p>
<p style="text-align: justify;">- <a title="Chrom Plating" href="http://www.metalindoabadi.com/2009/03/" target="_blank"><em><strong><span style="color: #0000ff;">Chrome Plating</span></strong></em> </a>(Decorative)</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi orang awam yang ingin belajar chrom plastik, harus mempelajari dulu jenis-jenis plating di atas dan proses pretreatmentnya. Dibutuhkan waktu yang lama dan biaya yang cukup besar untuk mempelajarinya, apalagi bagi mereka yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan kimia, karena pada tiap proses dibutuhkan analisa kimia untuk menjaga agar kondisi larutan kimia bisa stabil. Harus menyediakan laboratorium khusus untuk analisa bahan kimia yang digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebab itu kami tidak menyediakan pelatihan atau paket chrom plastik.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk orang awam kami hanya menyediakan pelatihan untuk pembeli <a title="Paket bengkel chrom 100 liter" href="http://www.metalindoabadi.com/product/paket-bengkel-chrom-100-liter/" target="_blank"><em><strong><span style="color: #0000ff;">paket bengkel chrom</span></strong></em></a> untuk bahan besi dan aluminium.</p>
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/belajar-chrom-plastik"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/VQir9ozEBrM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/belajar-chrom-plastik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/belajar-chrom-plastik/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Cara Membilas Yang Benar</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/8gAvT2rEYUk/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/cara-membilas-yang-benar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 16:20:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Nickel Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Pra Plating Proses]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Boume meter]]></category>
		<category><![CDATA[kursus chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial Chrom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[Dalam setiap tahap proses electroplating selalu disertai dengan bilasan. Cara bilasan yang salah akan menimbulkan banyak masalah dalam proses berikutnya, karena larutan dari proses sebelumnya akan mengkontaminasi larutan proses selanjutnya. Awalnya kontaminasi masih dibawah batas ambang tidak bermasalah, tetapi bila berlanjut terus akibatnya kontaminasi melebihi batas ambang, akan timbul masalah. Beberapa yang sudah konsultasi ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam setiap tahap proses electroplating selalu disertai dengan bilasan. Cara bilasan yang salah akan menimbulkan banyak masalah dalam proses berikutnya, karena larutan dari proses sebelumnya akan mengkontaminasi larutan proses selanjutnya. Awalnya kontaminasi masih dibawah batas ambang tidak bermasalah, tetapi bila berlanjut terus akibatnya kontaminasi melebihi batas ambang, akan timbul masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa yang sudah konsultasi ke kami mengatakan bahwa kenapa dulunya tidak masalah, sekarang timbul masalah. Oleh sebab itu sebisa mungkin jumlah proses dalam electroplating dibuat sesedikit mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses bilasan yang benar akan meminimalkan  terjadinya kontaminasi, sebab tidak mungkin kita bisa membilas sampai bersih 100%, sehingga kenaikan bahan kontaminasi di proses tidak terlalu drastis.</p>
<p style="text-align: justify;">Air bilasan juga berguna untuk mengurangi penyusutan kadar dari larutan sebelumnya, dan mengurangi jumlah limbah yang terbuang, sehingga menurunkan biaya dari produksi.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Proses Cucian</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Dalam proses cucian kita cukup menggunakan dua bak bilasan untuk tiap proses. Dimana air dari bak bilasan pertama bisa digunakan untuk menambah atau melarutkan bahan kimia yang digunakan dalam proses pencucian seperti HCL, Alkaline cleaner,  Asam Sulfat. dan Asam nitrat.</p>
<p style="text-align: justify;">Air bak bilasan kedua digunakan untuk menambah air bak bilasan pertama bila berkurang. Dan bila air bak bilasan kedua sudah sangat kotor, bisa diganti dengan air baru atau menggunakan sistem air mengalir.</p>
<p style="text-align: justify;">Usahakan dalam setiap membilas, barang yang dikerjakan bisa tercelup semua dalam air bilasan atau minimal separoh-separoh. Dan bila bentuk barang berongga atau pipa, usahakan air bilasan sudah masuk kedalam rongga dan pipa untuk membilas bagian dalamnya. Begitu juga pada saat setelah membilas, usahakan semua air bilasan dalam rongga sudah keluar dan tidak banyak tersisa didalamnya. Karena hal inilah yang menyebakan kontaminasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila air bersih melimpah, bisa ditambahkan 1  bilasan lagi dengan menggunakan air mengalir, agar benda kerja benar-benar bersih.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Proses Nickel </strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Bak bilasan untuk nickel plating idealnya 3 buah, minimal 2 buah. Air dari bak bilasan pertama bisa ditambahkan ke dalam bak nickel tiap selesai kerja agar volume cairan nickel selalu tetap. Air bak bilasan kedua bisa ditambahkan ke bak bilasan pertama. Air bak bilasan ketiga bisa ditambahkan ke bak bilasan kedua. Bak bilasan ketiga ditambah dengan air baru (fresh water) atau dengan sistem air mengalir.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara bilasan ini menyebabkan bahan kimia dari cairan nickel tidak banyak terbuang menjadi limbah. Sehingga penambahan bahan kimia menjadi lebih sedikit, biaya produksi dan biaya untuk limbah bisa efisien, sekaligus tidak merusak lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menjaga kadar dari cairan nickel, bisa dilakukan test dilaboratorium secara berkala. Dan apabila ada kekurangan bisa dilakukan penambahan bahan kimia sesuai hasil dari laboratorium. Apabila tidak punya laboratorium atau jauh dari suplier, bisa dilakukan pengetesan sederhana dengan menggunakan boume meter. Dari hasil test boume bisa diperkirakan kadar larutan nickel, dan ditambahkan kekurangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara penambahan cairan nickel yang susut karena penguapan dan dragout, dengan menambah cairan nickel baru bisa mengakibatkan kadar cairan nickel naik. Kadar cairan nickel yang terlalu pekat bisa mengakibatkan hasil plating tidak bagus atau bermasalah.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Proses Chrom</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Pada proses chrom sebelum dibilas pertama, barang ditiriskan (digantung) dulu dengan bak penampung tetesan air chrom dibawahnya, baru dibilas setelah sudah tidak ada tetesan. Air chrom yang tertampung bisa dikembalikan lagi ke bak chrom. Untuk menjaga volume cairan dalam bak chrom bisa menggunakan air bilasan bak pertama.</p>
<p style="text-align: justify;">Bak bilasan yang digunakan lebih banyak minimal 4 buah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sistem bilasan di chrom untuk bak bilasan kesatu dan kedua sama dengan di nickel. Untuk bak bilasan ketiga  bisa diberi sedikit sodium metabisulfit untuk menetralkan sisa cairan chrom. Kemudian dibilas sekali lagi dibak keempat dengan menggunakan air mengalir. Air bilasan yang mengandung sodium metabisulfit tidak boleh ditambahkan ke bak bilasan sebelumnya, melainkan diganti baru bila sudah sangat keruh.</p>
<p style="text-align: justify;">Cairan chrom yang berwarna kuning bila terkena larutan <strong><em>sodium metabisulfit</em></strong> akan berubah menjadi hijau dan mengendap di bawah bak. Endapan kehijauan lama kelamaan akan berubah menjadi kecoklatan. Endapan tersebut merupakan bentuk trivalent dari chrom, dan endapan tersebut lebih ramah lingkungan dibanding dengan bentuk hexavalent dari chrom yang larut dalam air. Apabila cairan chrom dibak bilasan ketiga tetap larut dan air bilasan menjadi kuning, perlu ditambahkan sodium metabisulfit agar menjadi kehijauan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sistem ini sekaligus menghemat penambahan chromic acid dan pemakaian sodium metabisulfit di instalasi limbah.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila bilasan tidak sempurna dan tidak dinetralkan dengan sodium metabisulfit, akan menyebabkan cairan chrom ada yang tertinggal di benda kerja. Untuk bahan besi akan menyebabkan cepat berkarat, terutama untuk barang yang berbahan pipa atau yang berongga.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menghitung penambahan chromic acid untuk cairan chrom bisa dilakukan dengan menggunakan boume meter untuk alat testnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Gunakan <em><strong>boume meter</strong></em> yang kualitas bagus, untuk mendapatkan hasil test yang akurat. Silahkan hubungi kami untuk mendapatkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Sistem bilasan yang benar akan membuat kondisi cairan nickel dan chrom  tidak cepat terkontaminasi,  sehingga bisa memperpanjang umur cairan, terutama untuk cairan chrom. Dan lebih ramah lingkungan.<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Sistem bilasan tidak menggunakan bak dan langsung disiram, akan menyebabkan biaya produksi menjadi tinggi, boros air, dan merusak lingkungan. Cara inilah yang menyebabkan usaha bengkel chrom selalu dicap merusak lingkungan.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong><span style="color: #0000ff;">Tahukah anda, bila bilasan setelah proses nickel tidak bersih, sehingga cairan nickel mengkontaminasi cairan chrom. Padahal di dalam cairan nickel terdapat unsur kimia chlorida yang menjadi musuh utama dari cairan chrom. Cairan chrom yang terkontaminasi chlorida parah biaya perbaikannya bisa lebih mahal dari mencampur baru.</span><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/cara-membilas-yang-benar"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/8gAvT2rEYUk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/cara-membilas-yang-benar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/cara-membilas-yang-benar/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Black Chrome</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/KyOh-oqFKDI/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/black-chrome/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 May 2011 15:16:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Black chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Black Chrome]]></category>
		<category><![CDATA[Proses Black Chrome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Black chrome merupakan proses chrome yang menghasilkan lapisan berwarna hitam. Warna black chrome ini bisa diaplikasikan untuk mewarnai bagian luar dari pipa tembaga penyerap panas dari solar water heater. Bisa juga digunakan sebagai warna dekoratif di sparepart otomotif. furniture atau peralatan rumah tangga. Warna hitam pada black chrome ditimbulkan dengan adanya unsur trivalent Crom pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Black chrome merupakan proses chrome yang menghasilkan lapisan berwarna hitam. Warna black chrome ini bisa diaplikasikan untuk mewarnai bagian luar dari pipa tembaga penyerap panas dari solar water heater. Bisa juga digunakan sebagai warna dekoratif di sparepart otomotif. furniture atau peralatan rumah tangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Warna hitam pada black chrome ditimbulkan dengan adanya unsur trivalent Crom pada larutan chrom. Lapisan black chrom memiliki sifat ketahanan karat dan gesek yang hampir sama dengan dekorative chrome biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Warna black chrome bisa diatur dari coklat, coklat kehitaman, dan hitam pekat. Warna tersebut bisa diperoleh dengan mengatur waktu dan ampere dari proses.</p>
<p style="text-align: justify;">Warna Black chrome yang didasari dengan kilap dari nickel, akan membuat penampilan barang menjadi lebih elegant, apalagi dikombinasikan dengan warna cat yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses Black Chrome sama dengan decorative chrome biasa, hanya berbeda di komposisi larutannya.</p>
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/black-chrome"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/KyOh-oqFKDI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/black-chrome/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/black-chrome/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Brass Plating</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/ZDVmyhuBUfU/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/brass-plating/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 12:30:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Penawaran]]></category>
		<category><![CDATA[Tingkat Lanjut]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Brass Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Campuran Brass Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Jual larutan Brass Plating]]></category>
		<category><![CDATA[komposisi Brass Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Lapisan kuningan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=465</guid>
		<description><![CDATA[Brass / kuningan merupakan campuran logam (alloy) dari Zinc (seng) dan copper (tembaga) dengan kadar 60 % copper &#8211; 40 % Zinc atau 70 % copper &#8211; 30 % Zinc. Brass Plating Brass Plating berarti pelapisan logam kuningan pada logam lain. Warna yang dihasilkan dari Brass Plating mendekai warna Gold (emas), sehingga Brass Plating biasanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Brass / kuningan merupakan campuran logam (alloy) dari Zinc (seng) dan copper (tembaga) dengan kadar 60 % copper &#8211; 40 % Zinc atau 70 % copper &#8211; 30 % Zinc.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Brass Plating</span></h3>
<p style="text-align: justify;">Brass Plating berarti pelapisan logam kuningan pada logam lain. Warna yang dihasilkan dari Brass Plating mendekai warna Gold (emas), sehingga Brass Plating biasanya digunakan untuk dekoratif plating.</p>
<p style="text-align: justify;">Brass Plating banyak digunakan di furniture, aksesories sepatu, tas, dan ikat pinggang.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menghasilkan lapisan mengkilap, Brass Plating biasanya dilakukan setelah lapisan Bright Nickel Plating. Berhubung lapisan Brass Plating mudah teroksidasi dan tidak tahan gores, maka diperlukan proses lacquer atau pelapisan cat clear (bening).</p>
<p style="text-align: justify;">Lapisan Brass plating hanya berungsi sebagai pewarna, sehingga lapisannya tidak perlu tebal. Untuk ketahanan lapisan tergantung dari kualitas lacquer atau cat clear.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Komposisi Larutan Brass Plating</span></h3>
<p>Brass Salt                       90 &#8211; 100 gr/Lt</p>
<p>Ammonia                                  2 ml /Lt</p>
<p>atau</p>
<p>Ammonium Chloride         3 gr/Lt</p>
<h3><span style="text-decoration: underline;">Kondisi Operasi</span></h3>
<p>Temperatur                            28 &#8211; 50 Celcius</p>
<p>pH                                              9,8 &#8211; 10,6</p>
<p>Anoda                                     60 &#8211; 70 % copper</p>
<p>Voltage                                   3 &#8211; 4 Volt (suhu ruangan)                   2,5 &#8211; 3 Volt (panas)</p>
<p>Waktu                                    1 &#8211; 2 menit</p>
<h3><span style="text-decoration: underline;">Warna lapisan dan penyebabnya</span></h3>
<p>Lapisan terlalu merah, disebabkan karena terlalu panas, kadar ammonia atau zinc kurang, atau kadar tembaga tinggi.</p>
<p>Lapisan terlalu pucat, disebabkan karena terlalu dingin, kadar tembaga dan free cyanide kurang, atau volt terlalu tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/brass-plating"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/ZDVmyhuBUfU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/brass-plating/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/brass-plating/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Berapa lama untuk belajar Chrom ?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/Lf5yYeHonyw/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/bagaimana-memulai-belajar-chrom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Dec 2010 08:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Jual alat dan bahan chrom]]></category>
		<category><![CDATA[kursus chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Petunjuk belajar chrom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Waktu yang diperlukan untuk belajar chrom adalah : 1. Mengenal dan cara menggunakan peralatan chrom (1 &#8211; 2 jam). 2. Cara kerja dan standard kerja Chrom (1 &#8211; 2 hari) 3. Teknik Poles (1 &#8211; 2 minggu) 4. Cara mengatasi masalah-masalah di Chrom (1 &#8211; 2 bulan) Belajar chrom tidak bisa dilakukan hanya dengan belajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Waktu yang diperlukan untuk belajar chrom adalah :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Mengenal dan cara menggunakan peralatan chrom (1 &#8211; 2 jam).</p>
<p style="text-align: justify;">2. Cara kerja dan standard kerja Chrom (1 &#8211; 2 hari)</p>
<p style="text-align: justify;">3. Teknik Poles (1 &#8211; 2 minggu)</p>
<p style="text-align: justify;">4. Cara mengatasi masalah-masalah di Chrom (1 &#8211; 2 bulan)</p>
<p style="text-align: justify;">Belajar chrom tidak bisa dilakukan hanya dengan belajar dari buku atau melihat saja, harus ada yang membimbing dan langsung mempraktekkan apa yang sudah dipelajari, mirip dengan belajar naik mobil. Apabila ingin belajar naik mobil harus ada mobil untuk prakteknya, begitu juga belajar chrom. Harus ada pembimbing yang memberi petunjuk dan membantu mengatasi masalah. Dan peranan pembimbing ini sangat penting agar kualitas chrom yang dihasilkan bagus.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau hanya untuk belajar bisa chrom hanya dibutuhkan waktu 1 &#8211; 2 hari. Tapi  untuk mahir mengerjakan semua jenis dan ukuran barang, dibutuhkan jam terbang atau pengalaman yang cukup lama. Hal ini juga tergantung dari kemampuan dan kreatifitas masing-masing. Oleh sebab itu, bagi mereka yang ingin serius belajar chrom wajib memiliki peralatan chrom.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapasitas alat chrom yang cocok untuk mulai belajar sekaligus mulai kerja adalah 100 liter. Karena dengan kapasitas tersebut bisa digunakan untuk mengerjakan barang berukuran kecil sampai ukuran sedang, jadi cocok untuk latihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Daya listrik yang dibutuhkan untuk kapasitas 100 liter minimal 2.200 watt, dan luas tempat kerja sekitar 3 x 4 m untuk chrom serta 3 x 3 m untuk poles.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila sudah mahir, dan ukuran barang yang ingin dikerjakan lebih besar seperti velg atau frame sepeda motor, kapasitas bak bisa dinaikkan menjadi 400 liter, dengan daya listrik minimal 6.600 watt.</p>
<p style="text-align: justify;">Ukuran barang yang bisa dikerjakan tergantung dari ukuran bak, sehingga diperlukan design bak yang sesuai dengan bentuk barang yang ingin dikerjakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila Anda serius ingin belajar chrom, silahkan menghubungi kami. Dengan senang hati kami akan membantu.</p>
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/bagaimana-memulai-belajar-chrom"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/Lf5yYeHonyw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/bagaimana-memulai-belajar-chrom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/bagaimana-memulai-belajar-chrom/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Chrom Plastik vs Vacum Metalising</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/1j2Onp6RQOY/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/chrom-plastik-vs-vacum-metalising/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Dec 2010 15:43:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Non Conductive Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Beda chrom plastik dengan Vacum metalising]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Chrome Plastic]]></category>
		<category><![CDATA[Vacum metalising]]></category>
		<category><![CDATA[Vacum Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Vacuum metalising]]></category>
		<category><![CDATA[Vacuum metalizing]]></category>
		<category><![CDATA[Vacuum Plating]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Di kalangan modifikator otomotif, masih banyak yang belum memahami perbedaan antara Chrom Plastik yang asli dengan Vacum Metalising. Oleh sebab itu, kami mencoba membantu menjelaskan perbedaan dari kedua proses pelapisan tersebut. Chrom Plastik merupakan proses pelapisan bahan Plastik yang biasanya berjenis ABS khusus (ada kemungkin juga dari jenis plastik lain) dengan lapisan logam dengan menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di kalangan modifikator otomotif, masih banyak yang belum memahami perbedaan antara <strong>Chrom Plastik</strong> yang asli dengan <strong>Vacum Metalising</strong>. Oleh sebab itu, kami mencoba membantu menjelaskan perbedaan dari kedua proses pelapisan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Chrom Plastik</strong> merupakan proses pelapisan bahan Plastik yang biasanya berjenis ABS khusus (ada kemungkin juga dari jenis plastik lain) dengan lapisan logam dengan menggunakan metode electroplating. Sedang <strong>Vacum Metalising</strong> adalah proses pelapisan bahan plastik (bisa juga fiber, Aluminium, dll) dengan hasil lapisan mirip dengan chrom. Proses vacum metalising pada dasarnya proses pengecatan menggunakan bahan cat khusus yang dilanjutkan proses metalising dalam ruangan/alat khusus sehingga lapisan bisa mengkilap seperti chrom. Lapisan vacum metalising bisa juga diberi warna sesuai dengan keinginan, dan banyak yang salah mengartikannya dengan chrom warna.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena beda proses, maka kualitas Chrom Plastik dengan Vacum Metalising juga berbeda. Lapisan Chrom Plastik tahan gores sedang Vacum Metalising tidak. Lapisan Vacum Metalising bisa luntur bila terkena thinner sedang Chrom Plastik tidak. Warna Chrom Plastik putih kebiruan sedang vacum Metalising putih kepucatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Biaya produksi dari Chrom Plastik lebih mahal dari Vacum Metalising. Chrom Plastik tidak cocok untuk skala kecil atau bengkel chrom, hanya cocok untuk skala industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Chrom Plastik memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, sehingga tidak cocok untuk pemula. Dan juga tidak semua jenis Plastik bisa di Chrom. Jenis bahan yang paling baik adalah ABS yang tidak mengandung afalan. Untuk jenis bahan lain mungkin bisa, hanya daya rekatnya tidak sekuat ABS.</p>
<p style="text-align: justify;">Vacum Metalising hanya bisa mengerjakan barang dengan ukuran yang bisa masuk ke mesin Vacum Plating. Vacum metalising sebaiknya tidak untuk barang yang sering terpegang, karena akan mudah aus/pudar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/chrom-plastik-vs-vacum-plating"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (3) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/1j2Onp6RQOY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/chrom-plastik-vs-vacum-metalising/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/chrom-plastik-vs-vacum-metalising/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Prinsip Dasar Electroplating 2</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/hng2cbCm6fc/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/prinsip-dasar-electroplating-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2010 13:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Copper Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Nickel Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar chrom]]></category>
		<category><![CDATA[kursus chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Prinsip dasar Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial Chrom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Proses electroplating dapat berlangsung karena karena adanya beda potensial antara anoda dan katoda dengan adanya larutan elektrolit sebagai penghantarnya. Reaksi utama yang terjadi pada anoda : M    &#8212;&#8212;&#62;    M+        +         e Reaksi utama yang terjadi pada katoda : M+        +         e     &#8212;&#8212;&#8212;&#62; M selain reaksi utama ada juga reaksi samping seperti : H+ + e [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Proses electroplating dapat berlangsung karena karena adanya beda potensial antara anoda dan katoda dengan adanya larutan elektrolit sebagai penghantarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Reaksi utama yang terjadi pada anoda :</p>
<p style="text-align: justify;">M    &#8212;&#8212;&gt;    M<sup>+        +         e</sup></p>
<p style="text-align: justify;">Reaksi utama yang terjadi pada katoda :</p>
<p style="text-align: justify;">M<sup>+        +         e     &#8212;&#8212;&#8212;&gt; </sup>M</p>
<p style="text-align: justify;">selain reaksi utama ada juga reaksi samping seperti :</p>
<p style="text-align: justify;">H<sup>+</sup> + e    &lt;=====&gt;    1/2 H<sub>2</sub></p>
<p style="text-align: justify;">O<sub>2 </sub> + H<sub>2</sub>O + 2e    &lt;=====&gt;    2 OH<sup>-</sup></p>
<p style="text-align: justify;">Besarnya reaksi samping ini akan menentukan efisiensi dari proses electroplating.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh :</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk nickel plating menggunakan larutan elektrolit watts nickel memiliki efisiensi proses 96%. Artinya hanya 96% dari energi listrik yang terpakai digunakan untuk reaksi utama, sedang 4% digunakan untuk reaksi samping. Dimana di anoda terbentuk OH<sup>- </sup>yang bisa menyebabkan pH larutan menjadi naik, dan di katoda (benda kerja) terbentuk gas H<sub>2</sub> yang bisa menimbulkan pitting apabila tidak menggunakan wetting agent atau tanpa pengadukan (blower).</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk chrom plating memiliki efisiensi proses sangat rendah sekitar 16%. Sehingga diperlukan katalis untuk menaikkan efisiensinya menjadi 25%.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk copper plating umumnya memiliki efisiensi sangat tinggi hingga mencapai 100%.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/belajar-electroplating/prinsip-dasar-electroplating-2"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/hng2cbCm6fc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/prinsip-dasar-electroplating-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/prinsip-dasar-electroplating-2/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Prinsip Dasar Electroplating 1</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ElectroplatingChemicals/~3/fo-rLjvViVk/</link>
		<comments>http://www.metalindoabadi.com/prinsip-dasar-electroplating-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 09:29:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>support</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Chrom Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Copper Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Nickel Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Penawaran]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Zinc Plating]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar chrom]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Electroplating untuk pemula]]></category>
		<category><![CDATA[Prinsip dasar Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Prinsip Electrolating]]></category>
		<category><![CDATA[Teori Electroplating]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial Chrom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.metalindoabadi.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Kami memberikan Prinsip Dasar Electroplating untuk mereka yang belum tahu sama sekali tentang chrom. Prinsip dasar Electroplating adalah melapisi permukaan benda kerja dengan logam jenis lain untuk memperbaiki kualitas permukaan dari benda kerja tersebut. Proses pelapisan tersebut bisa berlangsung dengan bantuan arus listrik DC dengan media larutan elektrolit (larutan penghantar). 1. Bak Plating. 2. Anoda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kami memberikan <strong><em>P</em></strong><em><strong>rinsip Dasar Electroplating</strong></em> untuk mereka yang belum tahu sama sekali tentang chrom.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsip dasar Electroplating adalah melapisi permukaan benda kerja dengan logam jenis lain untuk memperbaiki kualitas permukaan dari benda kerja tersebut. Proses pelapisan tersebut bisa berlangsung dengan bantuan arus listrik DC dengan media larutan elektrolit (larutan penghantar).</p>
<p><a href="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/uploads/2010/09/Proses-dasar-Plating.jpg"><img class="size-medium wp-image-436 alignleft" style="margin: 10px 20px;" title="Prinsip dasar Plating" src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/uploads/2010/09/Proses-dasar-Plating-243x300.jpg" alt="" width="243" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">1. Bak Plating.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Anoda (+).</p>
<p style="text-align: justify;">3. Katoda / benda kerja (-).</p>
<p style="text-align: justify;">4. Lapisan logam yang terbentuk.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Larutan Elektrolit.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Rectifier (Sumber arus DC).</p>
<p style="text-align: justify;">7. Voltmeter.</p>
<p style="text-align: justify;">8. Amperemeter.</p>
<p style="text-align: justify;">9. Tembaga untuk penghantar listrik.</p>
<h3 style="text-align: justify;">1. Bak Plating</h3>
<p style="text-align: justify;">Bak Plating harus terbuat dari bahan yang tahan dengan larutan elektrolit yang digunakan. Umumnya terbuat dari PVC atau PP. Untuk ukuran yang besar bisa menggunakan besi atau semen yang dilapisi PVC atau PP. Ukuran bak menentukan ukuran dan jumlah barang yang bisa diproses.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">2. Anoda</h2>
<p style="text-align: justify;">Anoda dihubungkan dengan kutub positip dari rectifier.</p>
<p style="text-align: justify;">Anoda biasanya terbuat dari logam yang akan dilapiskan. Dengan adanya arus listrik anoda tersebut bisa larut ke dalam larutan elektrolit . Dalam waktu bersamaan ion logam dalam larutan yang dekat dengan benda kerja, berubah menjadi logam dan melapisi benda kerja. Contohnya anoda Nickel, Copper, Zinc, Tin,  dan Brass.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada juga anoda yang tidak bisa larut. Jadi untuk menggantikan ion logamnya harus ditambahkan bahan kimia ke dalam larutan elektrolit, seperti anoda chrom, carbon, Platinize Titanium, dan Stainless Steel.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">3. Katoda</h2>
<p style="text-align: justify;">Katoda atau benda kerja dihubungkan dengan kutub negatip dari rectifier. Permukaan benda kerja yang dekat dengan anoda akan lebih mudah terlapisi dibandingkan dengan yang lebih jauh atau terhalang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan mengatur posisi benda kerja terhadap anoda akan membantu meratakan lapisan dan mempercepat proses plating.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">4. Lapisan logam</h2>
<p style="text-align: justify;">Lapisan logam yang terbentuk mempunyai karakteristik yang khusus. Tergantung dari  kadar kandungan bahan kimia dalam elektrolit, kondisi  proses, dan kualitas arus listrik. Diperlukan pengetahuan yang lebih dalam tentang elektroplating untuk bisa menghasilkan lapisan logam dengan karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lapisan logam ini dalam satuan micron, dan bisa diukur dengan menggunakan thickness meter.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">5. Larutan Elektrolit</h2>
<p style="text-align: justify;">Larutan elektrolit berfungsi sebagai penghantar listrik dan media pelarutan dari ion logam. Larutan elektrolit ini biasanya terdiri garam yang mengandung ion logam, buffer (pengatur pH), dan aditif (Surfactant, Brightener dan Katalis). Volume larutan elektrolit yang menyusut karena penguapan bisa dikembalikan lagi ke volume semula dengan menambahkan air bilasan dari proses plating tersebut. Untuk mempertahankan kadar dari larutan elektrolit, bisa dilakukan test secara berkala, dan menambahkan bahan kimia yang berkurang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">6. Rectifier</h2>
<p style="text-align: justify;"><a title="Rectifier" href="http://www.metalindoabadi.com/rectifier/"><strong><em>Rectifier</em></strong></a> merupakan sumber arus DC dari Proses Electroplating. Rectifier sebaiknya yang bisa diatur Volt DC nya, sehingga bisa disesuaikan dengan ukuran benda kerja dan jenis Platingnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">7. Volt meter</h2>
<p style="text-align: justify;">Volt meter disini untuk mengukur Volt yang sedang digunakan dalam proses Plating. Volt diatur untuk mendapatkan ampere yang diinginkan atau sesuai dengan perhitungan standar. Pengaturan Volt yang tidak tepat akan mempengaruhi kualitas lapisan dan lamanya proses kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">8. Ampere meter</h2>
<p style="text-align: justify;">Ampere meter untuk mengukur ampere dari arus listrik selama proses Plating. Ampere ini sangat penting, karena bisa digunakan untuk menghitung  jumlah logam yang melapisi, sehingga bisa digunakan untuk menghitung biaya produksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ampere meter idealnya yang digital agar lebih akurat dalam pembacaannya. Ampere ini juga sebagai parameter standar dari Plating, sebab setiap proses Plating mempunyai standar ampere per-desimeterpersegi yang berbeda-beda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: justify;">9. Tembaga</h2>
<p style="text-align: justify;">Tembaga untuk penghantar listrik dari Rectifier ke anoda atau katoda. Ukuran dari tembaga disesuaikan dengan ampere yang digunakan. Sebisa mungkin jangan banyak sambungan, karena dapat memperburuk aliran arus listrik. Setiap sambungan yang ada harus sering di cek dan dibersihkan agar arus listrik tetap lancar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<span class="sfforumlink"><a href="http://www.metalindoabadi.com/forum/Tips jasa chrom/prinsip-dasar-electroplating-1"><img src="http://www.metalindoabadi.com/wp-content/plugins/simple-forum/styles/icons/default/bloglink.png" alt="" /> Join the forum discussion on this post</a> - (1) Posts</span><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ElectroplatingChemicals/~4/fo-rLjvViVk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.metalindoabadi.com/prinsip-dasar-electroplating-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.metalindoabadi.com/prinsip-dasar-electroplating-1/</feedburner:origLink></item>
	<media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss>

