<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521</id><updated>2024-10-09T09:19:18.473+07:00</updated><category term="Gunadarma"/><category term="Tugas Softskill"/><category term="VB.NET Tutorial"/><category term="Android"/><category term="F911"/><category term="LaTeX"/><category term="Manajemen Umum"/><category term="PSP GO"/><category term="Pascal"/><category term="Aplikasi Manajemen Perkantoran ABCDE"/><category term="Plugin"/><category term="Programming"/><category term="Tugas PDE"/><category term="VB.NET"/><title type='text'>Febrian Adrianputra</title><subtitle type='html'>Vi Veri Veniversum Vivus Vici</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-7870093365271066730</id><published>2014-06-13T14:13:00.001+07:00</published><updated>2014-06-13T14:13:20.987+07:00</updated><title type='text'>VI Tingkat Kesehatan Bank</title><content type='html'>Penilaian tingkat kesehatan bank secara kuantitatif dilakukan terhadap 6 faktor, yaitu&lt;br /&gt;
1. CAPITAL ( Permodalan ),&lt;br /&gt;
2. ASSET QUALITY ( Kualitas Aktiva Produktif )&lt;br /&gt;
3. MANAGEMENT ( Manajemen )&lt;br /&gt;
4. EARNINGS ( Rentabilitas )&lt;br /&gt;
5. LIQUIDITY ( Likuiditas )&lt;br /&gt;
6. SENSITIVITY TO MARKET RISK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CAPITAL&lt;br /&gt;
Penilaian pertama adalah aspek permodalan, dimana aspek ini menilai permodalan yang&lt;br /&gt;
dimiliki bank yang didasarkan :&lt;br /&gt;
1. kewajiban penyediaan modal minimum bank (KPMM)&lt;br /&gt;
2. Komposisi permodalan&lt;br /&gt;
3. Trend ke masa depan / proyeksi KPMM&lt;br /&gt;
4. Aktiva produktif yang diklasifikasikan dibandingkan dengan modal bank&lt;br /&gt;
5. Kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang berasal dari&lt;br /&gt;
keuntungan (laba ditahan)&lt;br /&gt;
6. Rencana permodalan Bank untuk mendukung pertumbuhan usaha&lt;br /&gt;
7. Akses kepada sumber permodalan dan&lt;br /&gt;
8. Kinerja keuangan pemegang saham untuk meningkatkan permodalan bank&lt;br /&gt;
1. Komponen Kecukupan pemenuhan KPMM dihitung dengan menggunakan rumus :&lt;br /&gt;
2. Komponen kedua adalah komposisi permodalan di lihat dengan rumus :&lt;br /&gt;
3. Komponen Capital tentang Trend ke depan Proyeksi KPMM dilihat dari angka&lt;br /&gt;
pertumbuhan Modal dan ATMR&lt;br /&gt;
4. Komponen APYD dibanding dengan modal di hitung dengan rumus&lt;br /&gt;
Klasifikasinya adalah :&lt;br /&gt;
1. 25% dr Aktiva Produktif dalam perhatian Khusus&lt;br /&gt;
2. 50% dr Aktiva Produktif Kurang Lancar&lt;br /&gt;
3. 75% dr Aktiva Produktif Diragukan&lt;br /&gt;
4. 100% dr Aktiva Produktif Macet&lt;br /&gt;
Sistem Informasi Perbankan, Pertemuan Ke-9&lt;br /&gt;
Noviyanto, ST Halaman 2&lt;br /&gt;
5. Komponen Kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang berasal&lt;br /&gt;
dari keuntungan (laba ditahan)&lt;br /&gt;
6. Komponen Rencana permodalan untuk mendukung pertumbuhan usaha Jasa dilihat&lt;br /&gt;
dari Indikator pendukung seperti persentase rencana pertumbuhan Modal dibandingkan&lt;br /&gt;
dengan persentase rencana pertumbuhan Volume Usaha&lt;br /&gt;
7. Akses kepada sumber permodalan&lt;br /&gt;
Selain itu juga dilihat Profitabilitas Bank yang dihitung dari Return On Asset (ROA) dan&lt;br /&gt;
Return On Equity (ROE)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ASSET QUALITY&lt;br /&gt;
Penilaian faktor kualitas aset antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap komponen&lt;br /&gt;
komponen sebagai berikut:&lt;br /&gt;
1. aktiva produktif yang diklasifikasikan dibandingkan dengan total aktiva produktif;&lt;br /&gt;
2. debitur inti kredit di luar pihak terkait dibandingkan dengan total kredit;&lt;br /&gt;
3. perkembangan aktiva produktif bermasalah/non performing asset dibandingkan dengan&lt;br /&gt;
aktiva produktif;&lt;br /&gt;
4. tingkat kecukupan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP);&lt;br /&gt;
5. kecukupan kebijakan dan prosedur aktiva produktif;&lt;br /&gt;
6. sistem kaji ulang (review) internal terhadap aktiva produktif;&lt;br /&gt;
7. dokumentasi aktiva produktif; dan&lt;br /&gt;
8. kinerja penanganan aktiva produktif bermasalah.&lt;br /&gt;
1. Komponen Aktiva Produktif Yang Diklasifikasikan dibandingkan dengan total Aktiva&lt;br /&gt;
Produktif&lt;br /&gt;
Ada empat macam jenis aktiva produktif yaitu :&lt;br /&gt;
Kredit yang diberikan&lt;br /&gt;
Surat berharga&lt;br /&gt;
Penempatan dana pada bank lain&lt;br /&gt;
Penyertaan&lt;br /&gt;
2. Komponen kedua dari asset adalah debitur inti kredit di luar pihak terkait dibandingkan&lt;br /&gt;
dengan total kredit&lt;br /&gt;
Bank dengan total aset &amp;lt; Rp 1 triliun debitur inti = 10 debitur/grup;&lt;br /&gt;
Bank dengan total aset Rp 1 triliun &amp;lt; total aset &amp;lt; Rp 10 triliun debitur inti = 15&lt;br /&gt;
debitur/grup;&lt;br /&gt;
Bank dengan total aset &amp;gt; Rp 10 triliun debitur inti = 25 debitur/grup.&lt;br /&gt;
Sistem Informasi Perbankan, Pertemuan Ke-9&lt;br /&gt;
Noviyanto, ST Halaman 3&lt;br /&gt;
3. Perkembangan Aktiva Produktif bermasalah/Non Performing Asset dibandingkan&lt;br /&gt;
dengan Aktiva Produktif&lt;br /&gt;
Aktiva Produktif (AP) bermasalah merupakan AP dengan kualitas Kurang Lancar,&lt;br /&gt;
Diragukan dan Macet.&lt;br /&gt;
4. tingkat kecukupan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP);&lt;br /&gt;
5. kinerja penanganan aktiva produktif bermasalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; MANAJEMEN&lt;br /&gt;
Untuk menilai kualitas manajemen akan mengajukan 250 pertanyaan yang menyangkut&lt;br /&gt;
manajemen bank yang bersangkutan.&lt;br /&gt;
Penilaian terhadap faktor manajemen antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap&lt;br /&gt;
komponen-komponen sebagai berikut:&lt;br /&gt;
1. manajemen umum;&lt;br /&gt;
2. penerapan sistem manajemen risiko; dan&lt;br /&gt;
3. kepatuhan Bank terhadap ketentuan yang berlaku serta komitmen kepada Bank&lt;br /&gt;
Indonesia dan atau pihak lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; EARNING (RENTABILITAS)&lt;br /&gt;
Penilaian pendekatan kuantitatif dan kualitatif factor rentabilitas antara lain dilakukan&lt;br /&gt;
melalui penilaian terhadap:&lt;br /&gt;
1) return on assets (ROA);&lt;br /&gt;
2) return on equity (ROE);&lt;br /&gt;
3) net interest margin (NIM);&lt;br /&gt;
4) Biaya Operasional dibandingkan dengan Pendapatan Operasional (BOPO);&lt;br /&gt;
5) perkembangan laba operasional;&lt;br /&gt;
6) komposisi portofolio aktiva produktif dan diversifikasi pendapatan;&lt;br /&gt;
7) penerapan prinsip akuntansi dalam pengakuan pendapatan dan biaya; dan&lt;br /&gt;
8) prospek laba operasional.&lt;br /&gt;
Sistem Informasi Perbankan, Pertemuan Ke-9&lt;br /&gt;
Noviyanto, ST Halaman 4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LIQUIDITY&lt;br /&gt;
Penilaian faktor likuiditas antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap:&lt;br /&gt;
1. aktiva likuid kurang dari 1 bulan dibanding dengan pasiva likuid kurang dari 1 bulan&lt;br /&gt;
2. 1-month maturity mismatch ratio;&lt;br /&gt;
3. Loan to Deposit Ratio (LDR);&lt;br /&gt;
4. proyeksi cash flow 3 bulan mendatang&lt;br /&gt;
5. ketergantungan pada dana antar bank dan deposan inti;&lt;br /&gt;
6. kebijakan dan pengelolaan likuiditas (assets and liabilities management/ALMA);&lt;br /&gt;
7. kemampuan Bank untuk memperoleh akses kepada pasar uang, pasar modal, atau&lt;br /&gt;
sumber-sumber pendanaan lainnya; dan&lt;br /&gt;
8. stabilitas dana pihak ketiga (DPK).&lt;br /&gt;
1) Aktiva likuid kurang dari 1 bulan dibanding dengan pasiva likuid kurang dari 1 bulan&lt;br /&gt;
2) 1-month maturity mismatch ratio;&lt;br /&gt;
Sistem Informasi Perbankan, Pertemuan Ke-9&lt;br /&gt;
Noviyanto, ST Halaman 5&lt;br /&gt;
5) ketergantungan pada dana antar bank dan deposan inti;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SENSITIVITY TO MARKET RISK&lt;br /&gt;
Faktor sensitivitas terhadap risiko pasar antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap:&lt;br /&gt;
1. Modal/cadangan yg dibentuk utk mengcover fluktuasi suku bunga dibandingkan dgn&lt;br /&gt;
potential loss sebagai akibat fluktuasi suku bunga;&lt;br /&gt;
2. Modal/cadangan yg dibentuk utk mengcover fluktuasi nilai tukar dibandingkan dengan&lt;br /&gt;
potential loss sebagai akibat fluktuasi nilai tukar&lt;br /&gt;
3. kecukupan penerapan sistem manajemen risiko pasar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;http://rikyaldriasblogspotcom.blogspot.com/2012/04/penilaian-tingkat-kesehatan-bank-camels.html&lt;br /&gt;
http://ahmadmad03n.blogspot.com/2013/05/tingkat-kesehatan-bank.html</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/7870093365271066730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/06/vi-tingkat-kesehatan-bank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/7870093365271066730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/7870093365271066730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/06/vi-tingkat-kesehatan-bank.html' title='VI Tingkat Kesehatan Bank'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-2250589598431061494</id><published>2014-06-13T14:12:00.003+07:00</published><updated>2014-06-13T14:12:53.869+07:00</updated><title type='text'>V. Pengenalan Rasio Keuangan Bank</title><content type='html'>Pengenalan Rasio Keuangan Bank&lt;br /&gt;
Analisis rasio adalah suatu metode perhitungan dan interpretasi rasio keuangan untuk menilai kinerja dan status suatu perusahaan. Oleh karena itu penganalisa harus mampu menyesuaikan faktor-faktor yang ada pada periode atau waktu ini dengan faktor-faktor di masa mendatang yang mungkin akan mempengaruhi posisi keuangan atau hasil operasi perusahaan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;
Landasan Teori&lt;br /&gt;
Pengertian rasio keuangan menurut Van Horne dan Wachowizs(1997:133) yaitu:&lt;br /&gt;
“Indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Bambang Riyanto (2001:329) mengenai definisi rasio keuangan yaitu:&lt;br /&gt;
“Rasio keuangan adalah ukuran yang digunakan dalam interpretasi dan analisis laporan finansial suatu perusahaan. Pengertian rasio itu sebenarnya hanyalah alat yang dinyatakan dalam arithmatical terms yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam datafinansial.”&lt;br /&gt;
Menurut S. Munawir (2007:65) analisis rasio keuangan adalah:&lt;br /&gt;
“Suatu metode analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca atau laporan laba rugi secara individu atau kombinasi dari kedua laporan tersebut.”&lt;br /&gt;
Pengertian analisis rasio keuangan menurut Weston (1995:225) adalah:&lt;br /&gt;
“Analisis rasio keuangan memberikan kerangka hubungan antar pos-pos neraca dan perhitungan laba rugi, memungkinkan seseorang menelusuri sejarah suatu perusahaan dan menilai posisi keuangannya saat ini, serta memungkinkan bagi manajer keuangan memperkirakan reaksi kreditur atau investor terhadap keadaan keuangan perusahaan dan dengan demikian dapat mancari cara-cara yang tepat untuk mendapatkan dana.”&lt;br /&gt;
Menurut Agus Sartono (2001:113) yang dimaksud dengan analisa rasio keuangan adalah:&lt;br /&gt;
“Dasar untuk menilai dan mengarahkan prestasi operasi perusahaan.Disamping itu, analisa rasio keuangan juga dapat dipergunakan sebagai kerangka kerja perencanaan dan pengendalian keuangan.”&lt;br /&gt;
Menurut Bambang Riyanto (2001:329) penganalisa finansial dalam mengadakan analisis rasio keuangan pada dasarnya dapat melakukannya dengan 2 macam cara pembandingan, yaitu:&lt;br /&gt;
1. Pembandingan present ratio dengan rasio-rasio semacam di waktu-waktu yang lalu (rasio historis) dari perusahaan yang sama.&lt;br /&gt;
2.Pembandingan antara rasio-rasio suatu perusahaan dengan rasio-rasio semacam dari perusahaan-perusahaan atau industri lain yang sejenis (rasio rata-rata atau rasio industri).&lt;br /&gt;
5.1. Legal Reserve Requirement (LRR)&lt;br /&gt;
Legal Reserve Requirement (LRR) adalah ketentuan bagi setiap bank umum untuk menysihkan sebagian dari dana pihak ketiga yang berhasil dihimpunnya dalam bentuk giro wajib minimum berupa rekening giro bank yang bersangkutan pada bank Indonesia.&lt;br /&gt;
5.2. Loan to Deposit Ratio (LDR)&lt;br /&gt;
Loan to Deposit Ratio (LDR) adalah rasio antara besarnya seluruh volume kredit yang disalurkan oleh bank dan jumlah penerimaan dana dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;
pengertian lainnya LDR adalah rasio keuangan perusahaan perbankan yang berhubungan dengan aspek likuiditas. LDR adalah suatu pengukuran tradisional yang menunjukkan deposito berjangka, giro, tabungan, dan lain-lain yang digunakan dalam memenuhi permohonan pinjaman (loan requests) nasabahnya. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas. Rasio yang tinggi menunjukkan bahwasuatu bank meminjamkan seluruh dananya (loan-up) atau realtif tidak likuid (illiquid). Sebaliknya rasio yang rendah menunjukkan bank yang likuid dengan kelebihan kapasitas dana yang siap untuk dipinjamkan (Latumaerissa,1999:23). LDR disebut juga rasio kredit terhadap total dana pihak ketiga yang digunakan untuk mengukur dana pihak ketiga yang disalurkan dalam bentuk kredit.&lt;br /&gt;
5.3. Capital Adequacy Ratio (CAR)&lt;br /&gt;
CAR(Capital Adequacy Ratio) adalah rasio kecukupan modal yang berfungsi menampung risiko kerugian yang kemungkinan dihadapi oleh bank. Semakin tinggi CAR maka semakin baik kemampuan bank tersebut untuk menanggung risiko dari setiap kredit/aktiva produktif yang berisiko. Jika nilai CAR tinggi maka bank tersebut mampu membiayai kegiatan operasional dan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi profitabilitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.4. Perhitungan Legal Lending Limit (LLL)&lt;br /&gt;
Perhitungan Legal Lending Limit (LLL) adalah faktor Permodalan (Capital), Kualitas Aktiva Produktif (Asset), Manajemen, Rentabilitas (Earning) dan Likuiditas. Analisis ini dikenal dengan istilah Analisis CAMEL :&lt;br /&gt;
- ASPEK PERMODALAN (CAPITAL)&lt;br /&gt;
Penilaian pertama adalah aspek permodalan, dimana aspek ini menilai permodalan yang dimiliki bank yang didasarkan kepada kewajiban penyediaan modal minimum bank. Penilaian tersebut didasarkan paa CAR (Capital Adequacy Ratio) yang ditetapkan BI, yaitu perbandingan antara Modal dengan Aktiva Tertimbang Menurut Resiko.&lt;br /&gt;
- &amp;nbsp;ASPEK KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF (ASSET )&lt;br /&gt;
Aktiva produktif atau Productive Assets atau sering disebut dengan Earning Assets adalah semua aktiva yang dimiliki oleh bank dengan maksud untuk dapat memperoleh penghasilan sesuai dengan fungsinya.&lt;br /&gt;
- &amp;nbsp;ASPEK KUALITAS MANAJEMEN (MANAGEMENT)&lt;br /&gt;
Aspek ketiga penilaian kesehatan bank meliputi kualitas manajemen bank. Untuk menilai kualitas manajemen akan mengajukan 250 pertanyaan yang menyangkut manajemen bank yang ebrsangkutan. Kualitas ini juga akan melihat dari segi pendidikan serta pengalaman para karyawannya dalam menangani bebagai kasus yang terjadi.&lt;br /&gt;
- &amp;nbsp;ASPEK RENTABILITAS (EARNING)&lt;br /&gt;
Penilaian aspek ini diguankan untuk mengukur kemampuan bank dalam meningkatkan keuntungan, juga untuk mengukur tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas yang dicapai bank yang bersangkutan. Penilaian ini meliputi ROA atau Rasio Laba terhadap Total Aset, dan Perbandingan antara biaya operasional dengan pendapatan operasional (BOPO).&lt;br /&gt;
- ASPEK LIKUIDITAS (LIKUIDITY)&lt;br /&gt;
Aspek kelima adapah penilaian terhadap aspek likuiditas bank. Suatu bank dukatakan likuid, apabila bank yangbersangkutan mampu membayar semua hutangnya, terutama hutang-hutang jangka pendek. Selain itu juga bank harus mampu memenuhi semua permohonan kredit yang layak dibiayai.&lt;br /&gt;
5.5. Non Performing Loan (NPL)&lt;br /&gt;
Non performing loan &amp;nbsp;adalah kredit yang masuk ke dalam kualitas kredit&lt;br /&gt;
kurang lancar, diragukan dan macet berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh&lt;br /&gt;
Bank Indonesia (SE No. 7/3/DPNP). NPL yang digunakan dalam penelitian ini&lt;br /&gt;
merupakan angka perubahan NPL bulan Desember 2008 dan Januari 2009, dengan&lt;br /&gt;
kategori 1 = meningkat, 0 = menurun atau tetap.&lt;br /&gt;
Variabel Kebijakan Bank Indonesia (KBI) mempengaruhi NPL secara signifikan. KBI No. 7 Tahun 2005 menyebutkan bahwa adanya pengharusan dilakukannya penyeragaman penilaian dan pengategorian kualitas aktiva produktif oleh bank. Hasil pengolahan nilai signifikansi variabel KBI adalah 0,016. Hal ini berarti KBI signifikan mempengaruhi NPL pada tingkat kepercayaan 95% karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan terjadi perbedaan yang nyata antara NPL setelah diterapkannya KBI dengan NPL sebelum diterapkannya KBI.&lt;br /&gt;
5.6. Net Interest Margin (NIM)&lt;br /&gt;
marjin bunga bersih (NIM) adalah ukuran perbedaan antara bunga pendapatan yang dihasilkan oleh bank atau lembaga keuangan lain dan nilai bunga yang dibayarkan kepada pemberi pinjaman mereka (misalnya, deposito), relatif terhadap jumlah mereka (bunga produktif ) aset. Hal ini mirip dengan margin kotor perusahaan non-finansial.&lt;br /&gt;
Hal ini biasanya dinyatakan sebagai persentase dari apa lembaga keuangan memperoleh pinjaman dalam periode waktu dan aset lainnya dikurangi bunga yang dibayar atas dana pinjaman dibagi dengan jumlah rata-rata atas aktiva tetap pada pendapatan yang diperoleh dalam jangka waktu tersebut (yang produktif rata-rata aktiva).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://afinpriyant.blogspot.com/2012/03/pengenalan-rasio-keuangan-bank.html&lt;br /&gt;
http://danzoo46.wordpress.com/pengenalan-rasio-keuangan-bank/</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/2250589598431061494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/06/v-pengenalan-rasio-keuangan-bank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/2250589598431061494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/2250589598431061494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/06/v-pengenalan-rasio-keuangan-bank.html' title='V. Pengenalan Rasio Keuangan Bank'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-4242613147438891709</id><published>2014-05-05T13:27:00.001+07:00</published><updated>2014-05-05T13:28:45.409+07:00</updated><title type='text'>IV. JASA - JASA BANK (FEE BASE INCOME)</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Fee based income
menurut Kasmir(2001:109) adalah Fee based income adalah keuntungan yang didapat
dari transaksi yang diberikan dalam jasa-jasa bank lainnya atau selain spread
based. Dalam PSAK No.31 Bab I huruf A angka 03 dijelaskan bahwa dalam
operasinya bank melakukan penanaman dalam aktiva produktif deperti kredit dan
surat-surat berharga juga diberikan memberikan komitmen dan jasa-jasa lain yang
digolongkan sebagai “fee based operation”, atau “off balance sheet activities”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;1.
Inkaso&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Inkaso adalah kegiatan
jasa Bank untuk melakukan amanat dari pihak ke tiga berupa penagihan sejumlah
uang kepada seseorang atau badan tertentu di kota lain yang telah ditunjuk oleh
si pemberi amanat. Sebagai imbalan jasa atas jasa tersebut biasanya bank
menerapkan sejumlah tarif atau fee tertentu kapada nasabah atau calon nasabahnya.
Tarif tersebut dalam dunia perbankan disebut dengan biaya inkaso. Sebagai
imbalan bank meminta imbalan atau pembayaran atas penagihan tersebut disebut
dengan biaya inkaso.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Keuntungan Transaksi
Inkaso&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Membantu lebih efektif
dan efisien dalam penyelesaian tagihan antar kota. Lebih&lt;u&gt; &lt;/u&gt;bonafid dan
nasabah memiliki reputasi yang lebih jelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Mekanisme Inkaso&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Inkaso melalui bank lain yaitu inkaso yang
dilaksanakan terhadap pihak ketiga yang merupakan nasabah dari Bank lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Inkaso melalui cabang sendiri yaitu
Inkaso yang dilakukan melalui cabang Bank sendiri untuk pihak ketiga di luar
kota pada kantor cabang Bank sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Biaya atau Fee
Transaksi Inkaso &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l7 level1 lfo3; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Inkaso Keluar yaitu kegiatan Inkaso atas
Instruksi nasabah untuk melakukan penagihan kepada pihak ketiga di cabang Bank
sendiri atau Bank lain diluar kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l7 level1 lfo3; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Inkaso Masuk yaitu tagihan masuk atas
beban rekening bank sendiri dan hasilnya dikirim ke cabang Bank Pemrakarsa
untuk keuntungan pihak ketiga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;2.
Transfer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Transfer adalah suatu
kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan
perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang
ditunjuk sebagai penerima transfer. Baik transfer uang keluar atau masuk akan
mengakibatkan adanya hubungan antar cabang yang bersifat timbal balik, artinya
bila satu cabang mendebet cabang lain mengkredit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Keuntungan Transfer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 49.65pt; mso-add-space: auto; mso-list: l10 level1 lfo1; text-indent: 0cm;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Kelancaran transaksi perdagangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 49.65pt; mso-add-space: auto; mso-list: l10 level1 lfo1; text-indent: 0cm;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Kemudahan transaksi pembayaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 49.65pt; mso-add-space: auto; mso-list: l10 level1 lfo1; text-indent: 0cm;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Keamanan nasabah lebih terjamin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 49.65pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Mekanisme Transfer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Dalam mekanisme
transfer ada 4 pihak yang terlibat, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto; mso-list: l12 level1 lfo4; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Nasabah Adalah sebagai pihak
pemilik/pengirim yang memberi amanah kepada Bank untuk memindahkandananya ke
pihak penerima.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto; mso-list: l12 level1 lfo4; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Bank Penarik (Drawer Bank) Adalah bank
pelaku transfrer yang menerima dana dan amanat dari nasabah untuk ditransfer
kepihak Bank Tertarik (Drawee) yang pada akhirnya Bank Tertarik akan meyerahkan
kepada penerima dana akhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto; mso-list: l12 level1 lfo4; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Bank Tertarik (Drawee Bank) Adalah Bank
yang menerima transfer masuk dari Bank Penarik untuk diteruskan kepadapenerima
dana akhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto; mso-list: l12 level1 lfo4; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Penerima Dana (Beneficiary) Adalah pihak
akhir yang menerima dana transfer dari Bank Tertarik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Biaya Atau Fee
Transaksi Transfer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Transfer Keluar : Salah satu jenis
pengiriman uang yang dapat menyederhanakan lalu lintas pembayaran adalah dengan
pengiriman uang keluar. Media untuk melakukan transfer ini adalah secara
tertulis ataupun melalui kawat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Transfer Masuk : Transfer masuk, dimana
bank menerima amanat dari salah satu cabang untuk membayar sejumlah uang kepada
seseorang beneficiary. Dalam hal ini bank pembayar akan membukukan hasil
transfer kepada rekening nasabah beneficiary bila ia memiliki rekening di bank
pembayar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 70.9pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;3.
Safe Deposit Box (Kotak Penyimpanan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Safe Deposit Box atau
kotak simpan aman fasilitas pengaman barang berharga dalam bentuk kotak yang
disediakan oleh suatu bank untuk kepentingan nasabahnya; kotak tersebut hanya
dapat dibuka oleh bank dan nasabah secara bersama-sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Keuntungan Safe Deposit
Box&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;1. Bagi Bank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Biaya sewa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Uang jaminan yang mengendap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Pelayanan nasabah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;2. Bagi Nasabah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l9 level1 lfo7; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Menjamin kerahasiaan barang-barang yang
disimpan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l9 level1 lfo7; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Keamanan barang terjamin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Kegunaan
Safe Deposit Box&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo8; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Untuk menyimpan surat-surat berharga dan
surat-surat penting seperti sertifikat-sertifikat, saham, obligasi, surat
perjanjian, akte kelahiran, ijazah, dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l1 level1 lfo8; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Untuk menyimpan benda-benda berharga
seperti emas, berlian, mutiara, intan, dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;4. Letter Of Credit (L/C) / Ekspor
Impor&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Salah
satu jasa yang ditawarkan bank dalam rangka pembelian barang, berupa
penangguhan pembayaran pembelian oleh pembeli sejak LC dibuka sampai dengan
jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Berdasarkan pengertian tersebut, tipe perjanjian
yang dapat difasilitasi LC terbatas hanya pada perjanjian jual – beli,
sedangkan fasilitas yang diberikan adalah berupa penangguhan pembayaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Jenis
Letter of Credit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Isi
dari perjanjian LC mencakup banyak hal seperti jangka waktu, pembatalan, cara
pembayaran dan lain – lain. Berdasarkan isi perjanjian tersebut, LC dapat
dibedakan menjadi beberapa jenis:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;1.
Ruang Lingkup Transaksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l14 level1 lfo9; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;LC Impor:adalah LC yang digunakan untuk
mengadakan transaksi jual beli barang/jasa melewati batas – batas Negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l14 level1 lfo9; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;LC Dalam Negeri atau Surat Kredit
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN):adalah LC yang digunakan untuk mengadakan
transaksi di dalam wilayah suatu Negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;2.
Saat Penyelesaian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l13 level1 lfo10; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Sight LC:adalah LC yang penangguhan
pembayarannya sampai dengan dokumen tiba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l13 level1 lfo10; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Usance LC:adalah LC yang penangguhan
pembayarannya sampai wesel yang diterbitkan jatuh tempo (tidak lebih lama dari
180 hari).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;3.
Pembatalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l15 level1 lfo11; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Revocable LC:adalah LC yang dapat
dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa pemberitahuan
terlebih dahulu kepada pihak yang berhak menerima pembayaran (beneficiary). LC
jenis ini biasanya digunakan sebagai bekal awal sebelum negosiasi antara
importir dan eksportir mencapai kesepakatan final.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l15 level1 lfo11; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Irrevocable LC:adalah LC yand tidak dapat
dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa
persetujuan beneficiary. Apabila suatu LC tidak secara eksplisit menyatakan
‘revocable’ atau ‘irrevocable’, maka LC tersebut dianggap sebagai irrevocable
LC&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;4.
Pengalihan Hak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l11 level1 lfo12; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Transferable LC:adalah LC yang diberikan
hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan
pembayaran kepada pihak lain. Pengalihan hak ini hanya dapat dilakukan satu
kali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l11 level1 lfo12; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Untransferable LC:adalah LC yang tidak
memberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak
penerimaan pembayaran kepada pihak lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;5.
Pihak advising bank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo13; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;General/Negotiating/Non-Restricted
LC:adalah LC yang tidak menyebutkan dengan bank yang akan menjadi advising
bank.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo13; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Restricted/Straight LC:adalah LC yang
menyebutkan dengan tegas bank yang menjadi advising bank.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;6.
Cara Pembayaran kepada Beneficiary&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo14; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Standby LC:adalah surat pernyataan dari
pihak bank yang menyatakan bahwa apabila pihak yang dijamin (nasabah bank tersebut)
cidera janji maka pihak bank akan menerbitkan Sight LC untuk kepentingan yang
menerima jaminan yaitu beneficiary.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo14; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Red-Clause LC:adalah LC yang
memperkenankan penarikan sejumlah tertentu uang muka oleh beneficiary. LC ini
diterbitkan biasanya hanya apabila issuing bank benar – benar percaya pada
reputasi beneficiary.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo14; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Clean LC:adalah LC yang pembayarannya
kepada beneficiary dapat dilakukan hanya atas dasar kwitansi/wesel/cek tanpa
harus menyerahkan dokumen pengiriman barang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Manfaat
Letter of Credit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo15; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Penerimaan biaya administrasi berupa
provisi/komisi yang merupakan fee based income bagi bank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo15; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Pengendapan dana setoran yang merupakan
dana murah bagi bank.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo15; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Pemberian pelayanan kepada nasabahnya
sehingga nasabah menjadi lebih loyal kepada bank.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;5. Travellers Cheque&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Cek
wisata atau cek perjalanan yang digunakan untuk bepergian. Traveler’s cek
pertama kali diterbitkan pada tanggal 1 Januari 1772 oleh London Credit
Exchange Company untuk digunakan dalam sembilan puluh kota-kota Eropa, dan pada
tahun 1874 Thomas Cook telah mengeluarkan ‘circular notes’ (surat edaran) yang
beroperasi pada caraTravellers chaque tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm; tab-stops: center 225.7pt;&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Keuntungan
Travellers cheque :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo16; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Memberikan kemudahan berbelanja&lt;u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo16; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Mengurngi resiko kehilangan uang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo16; tab-stops: center 225.7pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Memberikan rasa percaya diri&lt;u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times New Roman, serif; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17.1200008392334px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times New Roman, serif; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17.1200008392334px;&quot;&gt;sumber:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17.1200008392334px; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times New Roman, serif;&quot;&gt;http://dandyadventures.blogspot.com/2014/05/manajemen-aktiva-dan-pasiva-bank.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/4242613147438891709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/05/iv-jasa-jasa-bank-fee-base-income.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4242613147438891709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4242613147438891709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/05/iv-jasa-jasa-bank-fee-base-income.html' title='IV. JASA - JASA BANK (FEE BASE INCOME)'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-3890091022817231777</id><published>2014-05-05T10:58:00.003+07:00</published><updated>2014-05-05T11:03:28.080+07:00</updated><title type='text'>III. MANAJEMEN AKTIVA DAN PASIVA BANK</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;III. Manajemen Aktiva dan
Pasiva bank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Manajemen
Sumber Dana:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Pengertian sumber dana
bank adalah usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat perolehan ini
tergantung pada bank itu sendiri, apakah dari simpanan masyarakat atau dari
lembaga lainnya. Pemilihan sumber dana akan menentukan besar kecilnya biaya
yang ditanggung.oleh karena itu pemiliha sumber dana harus dilakukan secara
tepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;1.
Dana yang bersumber dari bank itu sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Perolehan dana dari
sumber bank itu sendiri (modal sendiri) maksudnya adalah dana yang diperoleh
dari dana bank salah satu jenis dana yang bersumber dari bank itu sendiri
adalah modal setor dari para pemegang saham. Dana sendiri adalah dana yang
berasal dari para pemegang saham bank atau pemilik saham.Adapun pencarian dana
yang bersumber dari bank itu sendiri terdiri dari:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Setoran modal dari pemegang saham yaitu
merupakan modal dari para pemegang saham lama atau pemgang saham yang baru.
Dana yang disetor secara efektif oleh para pemegang saham pada waktu bank
berdiri. Pada umumnya modal setoran pertama dari pemilik bank sebagian
digunakan untuk sarana perkantoran, pengadaan peralatan kantor dan promosi
untuk menarik minat masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Cadangan laba, yaitu merupakan laba yang
setiap tahun di cadangkan oleh bank dan sementara waktu belum digunakan.
Cadangan laba yaitu sebagian dari laba bank yang disisihkan dalam bentuk
cadangan modal dan cadangan lainnya yang akan dipergunakan untuk menutupi
timbulnya resiko di kemudian hari. Cadangan ini dapat diperbesar apabila bagian
untuk cadangan tersebut ditingkatkan atau bank mampu meningkatkan labanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Laba bank yang belum di bagi, merupakan
laba tahun berjalan tapi belum dibagikan kepada para pemegang saham.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Semakin besar modal
yang dimiliki oleh suatu bank, berarti kepercayaan masyarakat bertambah baik
dan bank tersebut akan diakui oleh bank-bank lain baik di dalam maupun di luar
negeri sebagai bank yang posisinya kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;2.
Dana yang bersumber dari masyarakat luas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Sumber dana ini
merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan operasi bank dan merupakan
ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini.
Adapun Dana masyarakat adalah dana-dana yang berasal dari masyarakat, baik
perorangan maupun badan usaha, yang diperoleh dari bank dengan menggunakan
berbagai instrumen produk simpanan yang dimiliki oleh bank.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Untuk memperoleh dana
dari masyarakat luas bank dapat menggunakan tiga macam jenis simpanan
(rekening). Masing-masing jenis simpanan memiliki keunggulan tersendiri,
sehingga bank harus pandai dalam menyiasati pemilihan sumber dana. Sumber dana
yang dimaksud adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Simpanan giro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Simpanan tabungan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 107%; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Simpanan deposito.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 64.35pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-left: 2.0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;3. Dana yang bersumber dari lembaga lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 1.0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Dalam praktiknya
sumber dana ini merupakan tambahan jika bank mengalami kesulitan dalam
pencarian sumber dana sendiri dan masyarakat. Dana yang diperoleh dari sumber
ini digunakan untuk membiayai atau membayar transaksi-transaksi tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 1.0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Perolehan dana dari
sumber ini antara lain dapat diperoleh dari:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 64.35pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Bantuan Likuiditas
Bank Indonesia (BLBI), merupakan kredit yang diberikan bank Indonesia kepda
bnk-bank yang mengalami kesulitan likuiditas. Kredit likuiditas ini juga
diberikan kepada pembiayaan sektor-sektor usaha tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 64.35pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Pinjaman antar bank
(Call Money). Biasanya pinjaman ini di berikan kepada bank-bank yang mengalami
kalah kliring di dalam lembaga kliring dan tidak mampu untuk membayar
kekalahannya. Pinjaman ini bersifat jangka pendek dengan bunga yang relative
tinggi jika dibandingkan dengan pinjaman lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 64.35pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Pinjaman dari
bank-bank luar negeri. Merupakan pinjaman yang diperoleh oleh perbankan dari
pihak luar negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;background: white; line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 64.35pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; tab-stops: center 225.7pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Surat berharga pasar
uang (SBPU).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Manajemen
Penggunaan Dana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Dana yang diperoleh sebuah bisnis perbankan perlu
dialokasikan dengan tepat. Untuk itu diperlukan suatu kebijakan alokasi aktiva.
Alokasi aktiva merupakan pendistribusian dana investasi yang didasarkan pada
fungsi dan kegunaan diantara berbagai kategori aktiva, termasuk ekuivalen kas,
saham, investasi pendapatan tetap, dan aktiva berwujud lainnya. Alokasi aktiva
akan berdampak baik pada resiko maupun laba. Alokasi aktiva merupakan konsep
sentral dalam perencanaan keuangan bagi manajemen investasi bisnis perbankan,
kebijakan alokasi aktiva perlu mengindahkan tingkat likuiditas, tetapi tidak
mengabaikan tingkat rentabilitas. Untuk itu dana yang diperoleh dialokasikan ke
dalam cadangan primer, cadangan sekunder, kredit, dan investasi dalam
perbandingan yang tepat sesuai dengan perubahan-perubahan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;1. Alokasi dana pada cadangan primer/GWM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Primary reserve diperlukan untuk memenuhi permintaan efektif
dari para nasabah yang muncul secara tiba-tiba. Bahasa teknis perbankan dalam
mewujudkan primary reserve ini adalah alat-alat yang dikuasai dan tercermin
pada pos-pos aktiva, berupa : saldo kas dan saldo rekening pada Bank Indonesia.
Cadangan primer merupakan garis pertahanan pertama sebuah bank jika para
deposan menarik dana mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;2. Alokasi dana pada cadangan sekunder&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Penempatan dana-dana ke dalam noncash liquid asset (aset
likuid yang bukan kas) yang dpat memberikan pendapatan kepada nasabah setiap
ssaat dapat dijadikan uang tunai tanpa mengakibatkan kerugian pada bank.
Surat-surat berharga tersebut antara lain : -Surat berharga pasar uang atau
SBPU. -Sertifikat Bank Indonesia atau SBI. -Surat berharga jangka pendek
lainnya.&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;3. Alokasi dana pada cadangan kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Alokasi dana pada cadangan kerja prioritas dana yang untuk
sebagai dana kerja atau sebagai dana pensiun para karyawan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;4. Kredit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Kredit merupakan suatu fasilitas keuangan yang memungkinkan
seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan
membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan. UU No. 10 tahun 1998
menyebutkan bahwa kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat
dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam
meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk
melunasi utangnya setelah jangka watu tertentu dengan pemberian bunga. Jika
seseorang menggunakan jasa kredit, maka ia akan dikenakan bunga tagihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 2.0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;5. Investasi jangka panjang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1.0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;Investasi jangka panjang Dibidang perkenomian, kata investasi
sudah lazim dipergunakan dan sering diartikan sebagai penanaman uang dengan
tujuan mencari untung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; line-height: 17.1200008392334px;&quot;&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17.1200008392334px;&quot;&gt;http://maillevi.blogspot.com/2012/04/manajemen-aktiva-dan-pasiva-bank.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17.1200008392334px;&quot;&gt;http://pratiwinurutami.wordpress.com/2014/04/27/tugas-2-softskill/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/3890091022817231777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/05/iii-manajemen-aktiva-dan-pasiva-bank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3890091022817231777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3890091022817231777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/05/iii-manajemen-aktiva-dan-pasiva-bank.html' title='III. MANAJEMEN AKTIVA DAN PASIVA BANK'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-3419392718438818719</id><published>2014-04-03T12:11:00.005+07:00</published><updated>2014-04-03T12:36:37.274+07:00</updated><title type='text'>II. PENGENALAN LAPORAN KEUANGAN PERBANKAN</title><content type='html'>PENGENALAN LAPORAN KEUANGAN PERBANKAN&lt;br /&gt;
Laporan keuangan adalah ikhtisar mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan pada saat tertentu yang berisi informasi tentang presentasi perusahaan di masa lampau dan dapat memberikan petunjuk untuk penetapan kebijakan di masa yang akan datang. Jenis-jenis laporan keuangan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. NERACA BANK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Neraca (Balance Sheet) merupakan laporan yang menggambarkan jumlah kekayaan (harta), kewajiban (hutang), dan modal dari suatu perusahaan pada saat / tanggal tertentu. Dibawah ini merupakan contoh ilustrasi neraca pada PT. Purnama Realindo Tbk pada tanggal 31 Maret 2006. Isi neraca secara garis besar adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Asset : kekayaan atau sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan dan diharapkan akan memberikan manfaat dimasa yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Asset lancar : uang tunai dan saldo rekening giro di bank serta kekayaan-kekayaan lain yang dapat diharapkan bisa dicairkan menjadi uang tunai atau rekening giro bank, atau dijual maupun dipakai habis dalam operasi perusahaan, dalam jangka pendek (satu tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan). Yang termasuk aset lancar: Kas (saldo uang tunai pada tanggal neraca), Bank (saldo rekening giro di bank pada tanggal neraca), Surat berharga jangka pendek, Piutang, Persediaan (barang berwujud yang tersedia untuk dijual, di produksi atau masih dalam proses), Beban dibayar dimuka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Investasi jangka panjang (long term investment) : Terdiri dari aset berjangka panjang (tidakuntuk dicairkan dalam waktu satu tahun atau kurang) yang diinvestasikan bukan untuk menunjang kegiatan operasi pokok perusahaan. Misalnya: penyertaan pada perusahaan dalam bentuk saham, obligasi atau surat berharga, dana untuk tujuan-tujuan khusus (dana untuk pelunasan hutang jangka panjang), tanah yang dipakai untuk lokasi usaha.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aset Tetap (Fixed Asset) : Aset berwujud yang digunakanuntuk operasi normal perushaan, mempunyai umur ekonomis lebih dari satu tahun atau satu siklus operasi normal dan tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai barang dagangan. Misalnya: tanah untuk lokasi baru, gedung, mesin-mesin dan peralatan produksi, peralatan kantor, kendaraan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aset Tak Berwujud (Intangible Asset) : Terdiri hak-hak istimewa atau posisi yang menguntungkan perusahaan dalam memperoleh pendapatan, Misal: hak paten, hak cipta, franchise, merk dagang atau logo dan goodwill.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aset lain-lain (Other Asset) : Untuk menampung aset yang tidak bisa digolongkan sebagai aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap dan aset tetap tak berwujud. Misalnya; mesin yang tidak dipakai dalam operasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
b. Kewajiban dapat digolongkan menjadi :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kewajiban Lancar (current liabilities) : Kewajiban lancara meliputi kewajiban yang harus diselesaikan dalam jangka pendek atau jangka satu tahun atau jangka satu siklus operasi normal perusahaan. Misalnya: hutang usaha, beban yang harus masih dibayar, pendapatan yang diterima dimuka, utang pajak, utang bunga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kewajiban Jangka Panjang (long – term debts) : Kewajiban jangka panjang adalah kewajiban yang jatuh temponya melebihi satu periode akuntansi atau lebih dari satu tahun. Misalnya: utang hipotik, utang obligasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kewajiban lain-lain : Adalah kewajiban yang tidak bisa digolongkan ke kewajiban lancer dan kewajiban jangka panjang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
c. Ekuitas : Menunjukkan hak milik para pemilik aset perusahaan yang diukur atau ditentukan besarnya dengan menghitung selisih antara aset dan kewajiban. Jenis ekuitas berdasarkan bentuk perusahaan :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Perusahaan perorangan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perusahaan persekutuan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perusahaan perseroan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. LAPORAN RUGI/LABA BANK&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Laporan rugi / laba (income statement) merupakan laporan yang menggambarkan jumlah penghasilan atau pendapatan dan biaya dari suatu perusahaan pada periode tertentu. Ada dua pendekatan sebagai dasar dalam dan menggolongkan, serta mengikhtisarkan transaksi transaksi yang terjadi dalam perusahaan, kedua pendekatan itu adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Dasar Tunai (Cash Basis) : Suatu sistem yang mengakui penghasilan pada saat uang tunai diterima dan mengakui beban pada saat mengeluarkan uang tunai. Metode ini cocok untuk perusahaan dengan skala kecil, karena mentode ini kurang tepat untuk mengakui laba atau rgi laba pada period tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dasar Waktu ( Akrual Basis ) : Yaitu suatu sistem yang mengakui pendapatan pada saat terjadinya transaksi, walaupun sudah atau belum menerima uang tunai dan mengakui beban pada saat terjadinya transaksi walaupun sudah atau belum mengeluarkan uang tunai. Metode ini sangat tepat untuk perusahaan yang melakukan transaksi secara kredit, karena laporan laba-rugi akan mencerminkan kondisi yang benar selama satu periode tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam laporan laba-rugi, terdapat tiga rekening (akun) yang perlu dipahami dengan jelas, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pendapatan : Adalah penghasilan yang timbul dari pelaksanaan akitivitas perusahaan yang biasa (reguler) dan dikenal dengan sebutan yang berbeda-beda, seperti; penjualan, penghasilan jasa (fee), bunga, deviden, royalti dan sewa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beban : Adalah pengorbanan yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas yang biasa (reguler), seperti beban pokok penjualan, beban gai, beban sewa, beban penyusutan aset tetap, beban asuransi, beban pajak, beban kerugian piutang, beban perlengkapan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Laba / Rugi : Laba terjadi bila pendapatan lebih besar dari beban-beban yang terjadi, sebaliknya rugi terjadi bila pendapatan lebih kecil dari pada beban-beban yang terjadi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk perusaahaan jasa, meliputi pendapatan atau penghasilan, beban operasi, laba operasi, pendapatan lain-lain, beban lain-lain, laba bersih, pajak penghasilan, laba bersih setelah pajak.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam laporan laba-rugi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pendapatan; hasil dari pemberian jasa yang diberikan kepad pelanggan yang merupakan mata usaha pokok dan normal perusahaan. Misalnya; untuk perusahaan konsultan, maka pendapatannya berasal dari fee yang diberikan oleh pelanggan. Pendapatan salon kecantikan adalah ongkos yang pelayanan salon kepada pelanggannya, pendapatan rental komputer adalah sewa yang dibayar oleh pelanggan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Beban operasi, semua beban yang dikeluarkan atau terjadi dalam hubungannya dengan aktifitas operasi perusahaan. Misalnya; beban telepon, beban listrik dan telepon, beban rapat, beban suplies, beban penyusutan dan sebagianya&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Laba operasi, merupakan selisih antara pendapatan dan beban operasi, sedangkan&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
pendapatan dan beban lain-lain merupakan pendapatan diluar pendapatan pokok perusahaan, seperti pendapatan bunga. Beban lain-lain adalah beban yang tidak berkaitan dengan kegiatan operasi pokok perusahaan, seprti rugi penjualan aset tetap dan beban bunga.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Laba bersih sebelum pajak, merupakan hasil pengurangan labs operasi dengan pendapatan dan beban lain-lain di luar operasi dan laba bersih setelah pajak yaitu pendapatan bersih perusahaan baik yang berasal dari kegiatan operasional perusahaan maupun non operasional, setelah dikurangi pajak penghasilan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
3. LAPORAN KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Aktiva diartikan sebagai jasa yang akan datang dalam bentuk uang atau jasa mendatang yang dapat ditukarkan menjadi uang (kecuali jasa-jasa yang timbul dari kontrak yang belum dijalankan kedua belah pihak secara sebanding) yang didalamnya terkandung kepentingan yang bermanfaat yang dijamin menurut hokum atau keadilan bagi orang atau sekelompok orang tertentu. Aktiva juga diartikan sebagai manfaat ekonomi yang sangat mungkin diperoleh atau dikendalikan oleh entitas tertentu pada masa mendatang sebagai hasil transaksi atau kejadian masa lalu (Marianus Sinaga, 1997).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) pada bagian kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan, manfaat ekonomi masa depan yang terwujud dalam aktiva adalah potensi dari aktiva tersebut untuk memberikan sumbangan, baik langsung maupun tidak langsung, arus kas dan setara kas kepada perusahaan. Potensi tersebut dapat berbentuk sesuatu yang produktif dan merupakan bagian dari aktivas operasional perusahaan. Mungkin pula berbentuk sesuatu yang dapat diubah menjadi kas atau setara kas atau berbentuk kemampuan untuk mengurangi pengeluaran kas, seperti penurunan biaya akibat penggunaan proses produksi alternatif. Sesuai dengan namanya aktifa produktif (earning assets) adalah aktiva yang menghasilkan kontribusi pendapatan bagi bank.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Contoh Kasus Aktiva Produktif Pada Bank Syariah&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sama halnya dengan perbankan konvensional, keberlangsungan usaha bank syariah sangat dipengaruhi oleh kualitas penanaman dana (aktiva produktif) yang dilakukan. Dalam perbankan syariah, yang dimaksud dengan aktiva produktif adalah penanaman dana bank syariah baik dalam rupiah maupun valuta asing dalam bentuk :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pembiayaan yaitu penyediaan dana dan atau tagihan berdasarkan akad mudaharabah dan atau pembiayaan lainnya berdasarkan prinsip bagi hasil.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Piutang yaitu tagihan yang timbul dari transaksi jual beli dan atau sewa berdasarkan akad murabahan, salam, istishna dan atau ijarah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Qardh yaitu penyediaan dana ataru tagiahan antara bank syariah dengan pihak peminjam yang mewajibkan pihak peminjam melakukan pembayaran sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Surat berharga syariah yaitu surat bukti berinvestasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim diperdagangkan dipasar uang dan atau pasar modal antara lain wesel, obligasi syariah, sertifikasi reksadana syariah dan surat berharga lainnya berdasarkan prinsip syariah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penempatan yaitu penanaman dana bank syariah pada bank syariah lainnya dan atau bank perkreditan rakyat berdasarkan prinsisp syariah antara lain dalam bentuk giro dan atau tabungan wadiah, deposito berjangka dan atau tabungan muharabah, pembiayaan yang diberikan, sertifikat investasi mudharabah antar bank (IMA) dan atau bentuk-bentuk penempatan lainnya berdasarkan prinsip syariah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyertaan modal yaitu penanaman dana bank syariah dalam bentuk saham pada perusahaan yang bergerak dibidang keuangan syariah termasuk peneneman dalam bentuk surat utang konversi (convertible bonds) dengan opsi saham (equity options) atau jensi transakasi tertentu berdasarkan prinsisp syariah yang berakibat bank syariah memiliki atau akan memiliki saham pada perusahaan yang bergerak dibidang keuangan syariah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyertaan modal sementara yaitu penyertaan modal bank syariah dalam perusahaan nasabah untuk mengatasi kegagalan pembiayaan dan atau piutang (debt to equity swap) sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku termasuk dalam bentuk surat utang konversi (convertible bonds) dengan opsi saham (equity options) atau jenis transaksi tertentu yang berakibat bank syariah memiliki atau akan memiliki saham pada perusahaan nasabah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Transaksi rekening administrasi yaitu komitmen dan kontijensi (off balance sheet) berdasarkan prinsip syariah yang terdiri atas bank garansi, akseptasi (endorsemen), irrevocable letter of credit (L/C) dan garansi lain berdasarkan prinsip syariah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sertifikasi Wadiah Bank Indonesia (SWBI) yaitu sertifikat yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai bukti penitipan dana berjangka pendek dengan prinsip wadiah.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kualitas semua bentuk penanaman dana (aktiva produktif) diatas menjadi standar pengukuran kinerja bank syariah. Untuk menjaga kinerja yang baik dan pengembangan usaha yang senantiahsa sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan prinsip syariah maka kualitas aktiva produktif perlu dijaga. Salah satu cara menjaga kualitas aktiva produktif adalah dengan menerapkan kebijakan alokasi dana baik menurut sector ekonomi, sektro industri maupun wilayah pemasaran. Misalnya sekian persen untuk pembiayaan sektor industri manufaktur, sekian persen untuk perdagangan dan sekian untuk penyertaan. Demikian juga dengan rasio antara pembiayaan dan sumber-sumber daya dengan memperhatikan penyebaran sumber daya dan penyebaran resiko sehingga aktiva produktif perusahaan benar-benar dapat menjadi kontribusi pendapatan bagi bank tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
4. LAPORAN KOMITMEN DAN KONTIGENSI&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Komitmen bank adalah suatu ikatan atau kontrak atau berupa janji yang tidak dapat dibatalkan (irrevocable) secara sepihak oleh bank, baik dalam rupiah maupun valuta asing, dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang disepakati bersama dipenuhi. Komitmen ini dapat bersifat tagihan ataupun kewajiban bagi bank. Komitmen tagihan adalah komitmen yang diterima oleh bank dari pihak lain, sedangkan komitmen kewajiban adalah komitmen yang diberikan oleh bank kepada nasabah dan atau pihak lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tagihan komitmen antara lain :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Fasilitas pinjaman yang diterima dari pihak lain yang belum ditarik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Posisi pembelian valuta asing dll.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kewajiban komitmen antara lain :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Fasilitas kredit kepada bank lain yang belum ditarik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Irrevocable L/C yang masih berjalan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Posisi pembelian valuta asing dll&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kontigensi adalah suatu keadaan yang masih diliputi ketidakpastian mengenai kemungkinan diperolehnya laba atau rugi oleh suatu perusahaan , yang baru akan terselesaikan dengan terjadi atau tidak terjadinya satu atau lebih peristiwa dimasa yang akan datang. Pengungkapan akan peristiwa kontigensi diharuskan dalam laporan keuangan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Azas Konservatif dalam Kontigensi&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pengungkapan data transaksi kontigensi dalam laporan keuangan dikaitkan dengan penerapan konsep atau azas konservatif atau berhati-hati dalam prinsip akuntansi. Yang dimaksud disini adalah bahwa penyisihan suatu rugi kontigensi dapat dilakukan pada perhitungan rugi-laba bila kedua kondisi berikut dipenuhi :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
a) Terdapat petunjuk yang kuat bahwa telah terjadi penurunan nilai suatu aktiva atau telah timbul kewajiban pada tanggal neraca.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
b) Jumlah kerugian dapat ditaksir secara wajar.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jenis Transaksi Kontigensi&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam transaksi bank dapat ditemukan beberapa jenis transaksi kontigensi seperti : garansi bank, letter of credit yang dapat dibatalkan (revocable) yang masih berjalan, transaksi opsi valuta asing, pendapatan bunga dalam penyelesaian. Semua jenis transaksi tersebut apabila ditemukan dalam transaksi sehari-hari wajib untuk dilaporkan dalam laporan keuangan melalui rekening administrative, yang dapat berupa tagihan maupun kewajiban.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Garansi Bank&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Salah satu jenis transaksi kontigensi yang paling sering ditemukan dalam transaksi bank adalah Garansi Bank. Garansi Bank adalah semua bentuk garansi atau jaminan yang diterima atau diberikan oleh bank yang mengakibatkan pembayaran pada pihak yang menerima jaminan apabila pihak yang dijamin bank wanprestasi atau cidera janji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber:&amp;nbsp;http://siskaangkasaputri.blogspot.com/2011/04/pengenalan-laporan-keuangan-perbankan.html&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/3419392718438818719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/04/ii-pengenalan-laporan-keuangan-perbankan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3419392718438818719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3419392718438818719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/04/ii-pengenalan-laporan-keuangan-perbankan.html' title='II. PENGENALAN LAPORAN KEUANGAN PERBANKAN'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-4370561604210294989</id><published>2014-04-03T12:03:00.001+07:00</published><updated>2014-04-03T12:05:15.811+07:00</updated><title type='text'>I. PENDAHULUAN</title><content type='html'>1. PENGERTIAN DAN KLASIFIKASI BANK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pengertian&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bank adalah sebuah lembaga perantara keuangan yang memiliki wewenang dan fungsi untuk menghimpun dana masyarakat umum untuk disalurkan.&lt;br /&gt;
Sedangkan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.&lt;br /&gt;
Dari definisi bank di atas dapat ditarik kesimpulan, yaitu bank merupakan suatu lembaga dimana kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, seperti tabungan, deposito, maupun giro, dan menyalurkan dana simpanan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bentuk kredit maupun bentuk-bentuk lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Klasifikasi bank:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Klasifikasi bank berdasarkan fungsi atau status operasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Melaksanakan kebijakan moneter dan keuangan;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberi nasehat pada pemerintah untuk soal-soal moneter dan keuangan;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melakukan pengawasan, pembinaan,dan pengaturan perbankan;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai banker’s bank atau lender of last resort;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memelihara stabilitas moneter;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melancarkan pembiayaan pembangunan ekonomi;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendorong pengembangan perbankan dan sistem keuangan yang sehat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Klasifikasi bank berdasarkan kepemilikan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Milik Negara&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Adalah bank yang seluruh sahamnya dimiliki oleh negara. Tahun 1999, lahir bank pemerintah yang baru yaitu Bank Mandiri, yang merupakan hasil merger atau penggabungan bank-bank pemerintah yang ada sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Pemerintah Daerah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Adalah bank yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Bank milik Pemerintah Daerah yang umum dikenal adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD), yang didirikan berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 1962. Masing-masing Pemerintah Daerah telah memiliki BPD sendiri. Di samping itu beberapa Pemerintah Daerah memiliki Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yaitu salah satu jenis bank yang dikenal melayani golongan pengusaha mikro, kecil dan menengah dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Swasta Nasional&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setelah pemerintah mengeluarkan paket kebijakan deregulasi pada bulan Oktober 1988 (Pakto 1988), muncul ratusan bank-bank umum swasta nasional yang baru. Namun demikian, bank-bank baru tersebut pada akhirnya banyak yang dilikuidasi oleh pemerintah. Bentuk hukum bank umum swasta nasional adalah Perseroan Terbatas (PT), termasuk di dalamnya Bank Umum Koperasi Indonesia (BUKOPIN), yang telah merubah bentuk hukumnya menjadi PT tahun 1993.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Swasta Asing&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Adalah bank-bank umum swasta yang merupakan perwakilan (kantor cabang) bank-bank induknya di negara asalnya. Pada awalnya, bank-bank swasta asing hanya boleh beroperasi di DKI Jakarta saja. Namun setelah dikeluarkan Pakto 27, 1988, bank-bank swasta asing ini diperkenankan untuk membuka kantor cabang pembantu di delapan kota, yaitu Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Denpasar, Ujung Pandang (Makasar), Medan, dan Batam. Bank-bank asing ini menjalaskan fungsi sebagaimana layaknya bank-bank umum swasta nasional, dan mereka tunduk pula pada ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Umum Campuran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bank campuran (joint venture bank) adalah bank umum yang didirikan bersama oleh satu atau lebih bank umum yang berkedudukan di Indonesia dan didirikan oleh warga negara dan atau badan hukum Indonesia yang dimiliki sepenuhnya oleh warga negara Indonesia, dengan satu atau lebih bank yang berkedudukan di luar negeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Klasifikasi bank berdasarkan segi penyediaan jasa:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Devisa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bank devisa (foreign exchange bank) adalah bank yang dalam kegiatan usahanya dapat melakukan transaksi dalam valuta asing, baik dalam hal penghimpunan dan penyaluran dana, serta dalam pemberian jasa-jasa keuangan. Dengan demikian, bank devisa dapat melayani secara langsung transaksi-transaksi dalam skala internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bank Non Devisa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bank umum yang masih berstatus non devisa hanya dapat melayani transaki-transaksi di dalam negeri (domestik). Bank umum non devisa dapat meningkatkan statusnya menjadi bank devisa setelah memenuhi ketentuan-ketentuan antara lain: volume usaha minimal mencapai jumlah tertentu, tingkat kesehatan, dan kemampuannya dalam memobilisasi dana, serta memiliki tenaga kerja yang berpengalaman dalam valuta asing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. SIFAT INDUSTRI PERBANKAN&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;sebagai salah satu sub-sistem industri jasa keuangan. Bank disebut sbg jantung jasa keuangan. Bank disebut sbg jantung atau motor penggerak roda atau motor penggerak roda perekonomian suatu negara, salah satu perekonomian suatu negara, salah satu leading indicator kestabilan tingkat leading indicator kestabilan tingkat perekonomian suatu negara . Jika perekonomian suatu negara . Jika perbankan mengalami keterpurukan hal perbankan mengalami keterpurukan hal ini adalah indikator perekonomian negara ini adalah indikator perekonomian negara ybs sedang sakit. ybs sedang sakit.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Industri perbankan adalah industri yang sangat bertumpu kepada kepercayaan masyarakat (fiduciary financial institution). Kepercayaan masyarakat adalah segala-galanya bagi bank. Begitu masyarakat tidak percaya pada bank, bank akan menghadapi “ rush” dan akhirnya koleps. Di AS pada abad 19-20, setiap 20 tahun sekali terjadi krisis perbankan sebagai akibat krisis kepercayaan akibat krisis kepercayaan ( Lash, 1987 : 8 ).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dua sifat khusus tersebut, industri perbankan adalah industri yang sangat banyak perbankan adalah industri yang sangat banyak diatur oleh pemerintah ( most heavily regulated industries ). Revisi serta penegakannya harus dilakukan sangat hati-hati dengan memperhatikan akibat ekonomi dan fungsi memperhatikan perbankan dalam perekonomian negara serta perbankan kepercayaan masyarakat yang harus dijaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada lima tujuan , mengapa industri perbankan perlu diatur:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Menjaga keamanan bank&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memungkinkan terciptanya iklim kompetisi yang sehat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemberian kredit untuk tujuan khusus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perlindungan terhadap nasabah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terciptanya suasana kondusif bagi pengambilan keputusan mengenai kebijakan moneter.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
3.&amp;nbsp;FUNGSI DAN PERANAN BANK SECARA UMUM&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
1) Fungsi dari bank :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
A. Bank Umum&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, dan tabungan;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;memberikan kredit;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menerbitkan surat pengakuan utang;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;memindahkan uang, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan bank itu sendiri;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan atau dengan pihak ketiga;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; dan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;melakukan penempatan dana dari nasabah ke nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
B. Bank Sentral&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(1) menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia berwenang:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(a) menetapkan sasaran moneter dengan memerhatikan sasaran laju inflasi;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(b) melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk tetapi tidak terbatas pada:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;penetapan tingkat diskonto&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;penetapan cadangan wajib minimun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;pengaturan kredit atau pembiayaan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Cara-cara pengendalian moneter dapat dilaksana-kan juga berdasarkan prinsip syariah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pelaksanaan ketentuan tersebut ditetapkan Peraturan Bank Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(2) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam rangka mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, bank Indonesia berwenang:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(a) melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(b) mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pelaksanaan kewenangan di atas ditetapkan dengan Peraturan Bank Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
(3) mengatur dan mengawasi bank&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam rangka melaksanakan tugas mengatur dan mengawasi bank, Bank Indonesia menetapkan peraturan, memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan pengawasan bank dan mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
C.Bank Perkreditan Rakyat&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
a) Menghimpun dana dalam bentuk simpanan tabungan dan simpanan deposito.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
b) Memberikan pinjaman kepada masyarakat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
c) Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2)Peranan dari bank :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
1. Penciptaan uang&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Uang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisi dan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bank sentral dapat mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umum menciptakan uang giral.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. Mendukung Kelancaran Mekanisme Pembayaran&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Fungsi lain dari bank umum yang juga sangat penting adalah mendukung kelancaran mekanisme pembayaran. Hal ini dimungkinkan karena salah satu jasa yang ditawarkan bank umum adalah jasa-jasa yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Beberapa jasa yang amat dikenal adalah kliring, transfer uang, penerimaan setoran-setoran, pemberian fasilitas pembayaran dengan tunai, kredit, fasilitas-fasilitas pembayaran yang mudah dan nyaman, seperti kartu plastik dan sistem pembayaran elektronik.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
3. Penghimpunan Dana Simpanan Masyarakat&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dana yang paling banyak dihimpun oleh bank umum adalah dana simpanan. Di Indonesia dana simpanan terdiri atas giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu. Kemampuan bank umum menghimpun dana jauh lebih besar dibandingkan dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Dana-dana simpanan yang berhasil dihimpun akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, utamanya melalui penyaluran kredit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
4. Mendukung Kelancaran Transaksi Internasional&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bank umum juga sangat dibutuhkan untuk memudahkan dan atau memperlancar transaksi internasional, baik transaksi barang/jasa maupun transaksi modal. Kesulitan-kesulitan transaksi antara dua pihak yang berbeda negara selalu muncul karena perbedaan geografis, jarak, budaya dan sistem moneter masing-masing negara. Kehadiran bank umum yang beroperasi dalam skala internasional akan memudahkan penyelesaian transaksi-transaksi tersebut. Dengan adanya bank umum, kepentingan pihak-pihak yang melakukan transaksi internasional dapat ditangani dengan lebih mudah, cepat, dan murah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
5. Penyimpanan Barang-Barang Berharga&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penyimpanan barang-barang berharga adalah satu satu jasa yang paling awal yang ditawarkan oleh bank umum. Masyarakat dapat menyimpan barang-barang berharga yang dimilikinya seperti perhiasan, uang, dan ijazah dalam kotak-kotak yang sengaja disediakan oleh bank untuk disewa (safety box atau safe deposit box). Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menyebabkan bank memperluas jasa pelayanan dengan menyimpan sekuritas atau surat-surat berharga.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
6. Pemberian Jasa-Jasa Lainnya&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di Indonesia pemberian jasa-jasa lainnya oleh bank umum juga semakin banyak dan luas. Saat ini kita sudah dapat membayar listrik, telepon membeli pulsa telepon seluler, mengirim uang melalui atm, membayar gaji pegawai dengan menggunakan jasa-jasa bank.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
4. PERANAN BANK INDONESIA DALAM PERBANKAN&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tujuan BI adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut BI mempunyai 3 tugas utama, yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi bank. Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter tersebut, BI berwenang menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkan. Perlu dikemukakan bahwa tugas pokok BI berubah sejak diterapkannya undang-undang tersebut, yaitu dari multiple objective (mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memelihara kestabilan nilai rupiah) menjadi single objective (mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah). Dengan demikian tingkat keberhasilan BI akan lebih mudah diukur dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
5. DEREGULASI PERBANKAN INDONESIA&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Deregulasi perbankan adalah keadaan dimana terjadinya perubahan peraturan dalam perbankan, khususnya di Indonesia. Hal ini terjadi karena belum tangguhnya keadaan perbankan Indonesia, disebabkan perbankan Indonesia adalah warisan dari negara penjajah di Indonesia sehingga tidak memiliki kemampuan untuk mengelola perbankan dengan baik dan Indonesia memang tidak didasari untuk belajar dari negara-negara lain yang sudah lebih lama mengatur soal bank.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Deregulasi ini dimaksudkan dengan tujuan membuat suasana perbankan di Indonesia lebih stabil. Maka dibuatlah kebijakan – kebijakan yang mengatur tentang perbankan Indonesia. Mulai dari 1 juni tahun 1983 yang memberikan keleluasaan kepada bank-bank untuk menentukan suku bunga deposito. Dilanjutkan dengan Paket Kebijakan 27 Oktober 1988 (Pakto 88) hanya dengan modal Rp 10 milyar maka seorang pengusaha bisa membuka bank baru sehingga pada masa itu meledaklah jumlah bank di Indonesia. Lalu Paket Februari 1991 (Paktri) yang berupaya mengatur pembatasan dan pemberatan persyaratan perbankan dengan mengharuskan dipenuhinya persyaratan permodalan minimal 8 persen dari kekayaan sehingga diharapkan peningkatan kualitas perbankan Indonesia. UU Perbankan baru No 7 menggarisbawahi soal peniadaan pemisahan perbankan berdasarkan kepemilikan. Hingga Pakmei pemerintah berharap mengucurkan kredit, sehingga dunia usaha tidak lesu lagi dan industri otomotif bisa bergairah kembali, dan terakhir dikeluarkannya PP No 68 tahun 1996, PP ini sangat menguntungkan para nasabah karena nasabah bank akan tahu persis rapor banknya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
DEREGULASI perbankan sudah digulirkan sejak 14 tahun lalu. Kesan bongkar pasang itu tak terhindarkan. Bahkan, dari dampak yang kini terasa yaitu goyahnya sejumlah bank swasta, sangat terasa bahwa aturan-aturan perbankan Indonesia memang tak didasari pengalaman negara-negara lain yang sudah lebih lama mengatur soal-soal bank.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Deregulasi perbankan yang dikeluarkan pada 1 Juni 1983 mencatat beberapa hal. Di antaranya: memberikan keleluasaan kepada bank-bank untuk menentukan suku bunga deposito. Kemudian dihapusnya campur tangan Bank Indonesia terhadap penyaluran kredit. Deregulasi ini juga yang pertama memperkenalkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SPBU). Aturan ini dimaksudkan untuk merangsang minat berusaha di bidang perbankan Indonesia di masa mendatang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Lima tahun kemudian ada Paket Kebijakan 27 Oktober 1988 (Pakto 88) yang terkenal itu. Pakto 88 boleh dibilang adalah aturan paling liberal sepanjang sejarah Republik Indonesia di bidang perbankan. Contohnya, hanya dengan modal Rp 10 milyar maka seorang pengusaha bisa membuka bank baru. Dan kepada bank-bank asing lama dan yang baru masuk pun diijinkan membuka cabangnya di enam kota. Bahkan bentuk patungan antar bank asing dengan bank swasta nasional diijinkan. Dengan demikian, secara terang-terangan monopoli dana BUMN oleh bank-bank milik negara dihapuskan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bahkan, beberapa bank kemudian menjadi bank devisa karena persyaratan untuk mendapat predikat itu dilonggarkan. Dengan berbagai kemudahan Pakto 88, meledaklah jumlah bank di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyaknya jumlah bank membuat kompetisi pencarian tenaga kerja, mobilisasi dana deposito dan tabungan jugase makin sengit. Ujung-ujungnya, karena bank terus dipacu untuk mencari untung, sisi keamanan penyaluran dana terabaikan, dan akhirnya kredit macet menggunung. Kondisi ini kemudian memunculkan Paket Februari 1991(Paktri) yang mendorong dimulainya proses globalisasi perbankan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Salah satu tugasnya adalah berupaya mengatur pembatasan dan pemberatan persyaratan perbankan dengan mengharuskan dipenuhinya persyaratan permodalan minimal 8 persen dari kekayaan. Yang diharapkan dalam paket itu adalah akan adanya peningkatan kualitas perbankan Indonesia. Dengan mewajibkan bank-bank memenuhi aturan penilaian kesehatan bank yang mempergunakan formula kriteria tertentu, tampaknya paket itu tidak bisa menghindari kesan sebagai produk aturan yang diwarnai trauma atas terjadinya kasus kolapsnya Bank Perbankan Asia, Bank Duta, dan Bank Umum Majapahit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Setelah itu, lahir UU Perbankan baru bernomor 7 tahun 1992 yang disahkan oleh Presiden Soeharto pada 25 Maret 1992. Undang Undang itu merupakan penyempurnaan UU Nomor 14 tahun 1967. Intinya, UU itu menggarisbawahi soal peniadaan pemisahan perbankan berdasarkan kepemilikan. Kalau UU yang lama secara tegas menjelaskan soal pemilikan bank/pemerintah, pemerintah daerah, swasta nasional, dan asing. Mengenai perizinan, pada UU lama persyaratan mendirikan bank baru ditekankan pada permodalan dan pemilikan. Pada UU yang baru, persyaratannya meliputi berbagai unsur seperti susunan organisasi, permodalan, kepemilikan, keahlian di bidang perbankan, kelayakan kerja, dan hal-hal lain yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan pertimbangan Bank Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk mengurangi sebagian kendala yang dihadapi perbankan dalam melakukan ekspansi kredit dan koreksi terhadap Paktri yang begitu mengekang bank, pemerintah mengeluarkan Paket 29 Mei 1993 (Pakmei). Dengan Pakmei itu, pemerintah berharap mengucurkan kredit, sehingga dunia usaha tidak lesu lagi dan industri otomotif bisa bergairah kembali. Disebutkan dalam Pakmei ini pencapaian CAR (capital adiquacy ratio)– atau perimbangan antara modal sendiri dan aset — sesuai dengan ketentuan adalah 8 persen. Kemudian penyempurnaan lain pada paket itu adalah ketentuan loan to deposit ratio (LDR).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Aturan yang terakhir diluncurkan adalah Peraturan Pemerintah (PP) No. 68 tahun 1996 yang ditanda tangani Presiden RI pada 3 Desember 1996. Belajar dari pengalaman Bank Summa, PP ini sangat menguntungkan para nasabah karena nasabah bank akan tahu persis rapor banknya. Dengan begitu, mereka bisa ancang-ancang jika suatu saat banknya sedang goyah atau bahkan nyaris pailit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber:&amp;nbsp;http://putrizhiya.wordpress.com/pengertian-dan-klasifikasi-bank/&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/4370561604210294989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/04/i-pendahuluan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4370561604210294989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4370561604210294989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/04/i-pendahuluan.html' title='I. PENDAHULUAN'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-4184412510709222737</id><published>2014-01-22T10:23:00.004+07:00</published><updated>2014-01-22T10:23:28.498+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keempatbelas]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;u&gt;Implementasi Operasi, dan Pengendalian Sistem&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;14.1&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Implementasi sistem&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
Pembuatan rencana dan pengendalian untuk implementasi&lt;br /&gt;
Manajemen proyek merupakan konsep kunci dalam implementasi sitem.Untuk mengelola proyek implementasi secara memadai harus dibuat rencana-rencana spesifik.Rencana-rencana ini harus berkaitan dengan 3 komponen utama :&lt;br /&gt;
1.Pemilahan proyek menjadi beberapa tahap&lt;br /&gt;
2.Anggaran spesifik untuk setiap tahap&lt;br /&gt;
3.Kerangka waktu spesifik untuk setiap tahap proyek&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa perbedaan teknik-teknik penjadwalan yang dapat digunakan dalam implementasi pengendalian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Bagan Gantt&lt;br /&gt;
Menggambarkan secara grafis kegiatan utama proyek implementasi system hipotesis&lt;br /&gt;
2. Diagram Jaringan&lt;br /&gt;
Menggambarkan urutan kegiatan yang harus dilakukan&lt;br /&gt;
3. Garis Edar (Jalur Kritis)&lt;br /&gt;
Merupakan daftar kegiatan yang kritis dalam proyek yang berarti jiuka salah satu dari.Kegiatan ditunda maka seluruh proyek akan tertunda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;14.2&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengendalian keuangan dalam sistem informasi&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
Berkaitan dengan posisi system informasi sebagai salah satu unsur dalam anggaran dan laporan keuangan dengan system informasi sebagai pendukung , pusat biaya , atau pusat laba dalam system akuntansi pertanggungjawaban perusahaan .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anggaran Sistem Informasi&lt;br /&gt;
Tujuan umum pengendalian keuangan tidak secara kaku menyatakan sebagai pengurangan biaya , meskipun ada perkembangan tetap dalam hal total biaya system informasi . Terdapat berbagai alas an , mengapa pengurangan biaya bukan merupakan sasaran utama . Pertama adalah hakekat dari system informasi sebagai aktivitas layanan dalam perusahaan . Kedua , dalam persepktif lainnya biaya besar lainnya biaya system informasi tidak besar . Ketiga , berkaitan dengan biaya yang jumlahnya tetap dalam jangka pendek . Terakhir , system informasi memberikan kemungkinan peningkatan efektivitas keputusan menejerial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hakekat biaya-biaya sistem informasi&lt;br /&gt;
Salah satu determinan utama dalam pengendalian biaya adalah biaya tetap atau variabel. Pada saat aplikasi-aplikasi baru akan dikembangkan , biaya yang berkaitan dapat di jadikan pertimbangan . Jika aplikasi di kembangkan , secara in-house , biaya-biaya utama yang dibutuhkan , total biaya pengembangan dapat dimasukan dalamtotal biaya pengoperasian system informasi .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengendalian perolehan dan asuransi&lt;br /&gt;
Pengendalian keuangan dalam system informasi mencakup penentuan metode-metode yang paling menguntunkan , untuk membiayai perolehan peralatan dan juga mendapatkan asuransi untuk mengendaliakn kemungkinan kerugian . metode umum untuk membiayai perangkat keras system mainframe , adalah menyewanya dari pemasok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;14.3&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengendalian atas sumber daya non keuangan dalam sistem informasi&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
Pengendalian akuntabilitas aktiva&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sumber daya perusahaan (aktiva) perlu dijaga. Cara menjaga aktiva tersebut antara lain:&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penggunaan buku pembantu dalam catatan akuntansi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rekonsiliasi (seperti rekonsiliasi kas dan persediaan)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Prosedur acknowledgement sebagai bentuk wujud pertanggungjawaban atas aktiva yang ditangani oleh seseorang atau suatu bagian.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penggunaan log dan register&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Review oleh pihak independent&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Pengendalian praktik manajemen&lt;br /&gt;
Meliputi kebijakan dan praktik sumber daya manusia, komitmen terhadap kompetensi, praktik perencanaan, praktik audit, dan pengendalian pengembangan sistem aplikasi (prosedur perubahan sistem dan prosedur pengembangan sistem baru).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengendalian aplikasi&lt;br /&gt;
Meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pengendalian otorisasi,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengendalian input, dapat berupa edit test pada saat data diinputkan ke dalam layar komputer (validity check, limit check, field check, relationship check), dapat berupa batch control total (amount control total, hash total dan record count) jika data diinputkan secara batch.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengendalian proses, dapat berupa manual cross check dan pengendalian proses yang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengendalian output. Output mesti didistribusikan ke pihak yang tepat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Mengidentifikasi dan merekam informasi yang relevan untuk pelaporan keuangan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;mengkomunikasikan informasi yang relevan dengan format yang sesuai, merupakan beberapa tugas yang dilakukan pada sistem informasi keuangan. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya diatas dalam hal merancang suatu sistem tentunya dibutuhkan dana yang cukup besar. Dengan mendokumetasikan setiap langkah perancangan sistem tentunya dapat dibuat suatu pertanggungjawaban yang relevan dalam pelaporan kepada team keuangan. Untuk itu pengendendalian yang terkait dalam sistem keuangan dapat dilihat seperti dibawah ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Harus dipastikan bahwa SIA menghasilkan pelaporan keuangan yang andal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua transaksi yang diproses adalah transaksi yang valid dan terotorisasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua transaksi yang valid mesti direkam dan diinputkan tepat waktu dengan cukup detail sehingga transaksi dapat diklasifikasikan dengan semestinya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua data input akurat dan lengkap&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua transaksi yang telah diinput diproses dengan baik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua output yang diperlukan disajikan sesuai dengan aturan yang ada untuk menghasilkan informasi yang akurat dan andal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua transaksi dicatat dalam periode akuntansi yang tepat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Akuntan harus memahami berikut ini :&lt;br /&gt;
1. Bagaimana transaksi diawali&lt;br /&gt;
2. Bagaimana data didapat dalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin atau data diubah dari dokumen sumber ke bentuk yang dapat dibaca oleh mesin&lt;br /&gt;
3. Bagaimana file komputer diakses dan diperbarui&lt;br /&gt;
4. Bagaimana data diproses untuk mempersiapkan sebuah informasi&lt;br /&gt;
5. Bagaimana informasi dilaporkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Hal-hal tersebut membuat sistem dapat melakukan jejak audit (audit trail).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jejak audit muncul ketika transaksi suatu perusahaan dapat dilacak di sepanjang sistem mulai dari asalnya sampai tujuan akhirnya pada laporan keuangan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/4184412510709222737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/sistem-informasi-akuntansi-minggu_3058.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4184412510709222737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4184412510709222737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/sistem-informasi-akuntansi-minggu_3058.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keempatbelas]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-3628709180831098541</id><published>2014-01-22T10:00:00.007+07:00</published><updated>2014-01-22T10:01:00.829+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Ketigabelas]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;u&gt;Perancangan Sistem&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;13. Perancangan Sistem&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Mencakup evaluasi efektivitas dan efisiensi relatif atas pilihan-pilihan rancang bangun sistem dipandang dari kebutuhan keseluruhanya. Perancangan sistem adalah proses menspesifikasikan rincian solusi yang dipilih oleh proses analisis sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;13.1&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Langkah – langkah Perancangan Sistem&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
Perancangan system dapat disebut sebagai formulasi cetak biru sitem yang lengkap.&lt;br /&gt;
A. Evaluasi alternatif-alternatif rancangan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Perancangan system harus menyajikan pemecahan untuk masalah spesifik.Oleh karena itu aspek yang sangat penting dalam perancangan system adalah perhitungan dan pertimbangan berbagai alternative-alternatif terutama rancangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Perhitungan alternatif-alternatif rancangan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Dalam merancang system yang lengkap ada dua pendekatan umum.Yang pertama adalah merancang system benar-benar dari awal.Yang kedua perancang memilih dan meekomendasikan system pra-buat (yang telah dirancang).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penjelasan Alternatif&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Jika daftar alternative-alternatif utama telah dibuat setiap alternative harus didokumentasikan dan dijelaskan.Dalam alternative perancangan tersentralisasi setiap divisi memberikan data akuntansi ke system computer pusat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengevaluasi alternatif-alternatif&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Jika setiap alternative telah disusun dan didokumentassikan dengan seksama akan memudahkan untuk membandingkan alternative-alternatif tersebut.Kriteria utama untuk memilih alternative untuk implementasi adalah biaya kontra manfaat,Selain itu alternative terpilih harus memenuhi seluruh tujuan-tujuan system yang utama.Faktor penting lainnya adalah kelayakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B.Pembuatan spesifikasi-spesifikasi rancangan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Aturan utama dalam pembuatan spesifikasi-spesifikasi rancangan adalah bahwa para perancang harus bekerja lembur dari keluaran ke masukan.Sejalan dengan tujuan-tujuan system perancang harus merancang seluruh laporan manajemen dan dokumen-dokumen keluaran pada langkah pertama dari proses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Pembuatan dan penyampaian spesifikasi perancangan sistem&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Spesifikasi-spesifikasi rancangan lengkap harus disajikan dalam bentuk proposal. Proposal rancangan terinci harus mencakup masalah penting untuk mengimplementasikan proyek perancangan secara actual. Untuk pemrosesan data, kebutuhan rincian-rincian yang barkaitan dengan perangkat keras dan perangkat lunak harus disajikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;13.2 Pertimbangan-pertimbangan perancangan umum&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
A. Perancangan keluaran&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Pertimbangan pertama dan paling penting dalam perancangan keluaran adalah efektifitas biaya. Prinsip efktifitas biaya harus diterapkan untuk seluruh elemen dalam system karena investasi dalam system informasi sama seperti pengeluaran anggaran modal lainnya—harus dievaluasi dengan dasar biaya/manfaat. Tujuannya adalah memaksimalkan hasil manfaat terhadap biaya dan memenuhi tujuan-tujuan system tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Perancangan database&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Ada beberapa prinsip penting yang di terapkan dalam perancangan database.arti pentingnya adalah bahwa database perusahaan harus di padukan.Keterpaduan berarti menghindarkan pengumpulan dan pemeliharaan unsur-unsur data yang sama dalam lebih dari satu tempat dalam perusahaan .Pertimbangan penting lainnya adalah standarisasi , yaitu seluruh unsure-unsur data dimasukan dalam format standarddan membuat nama jika digunakan untuk digunakan lebih dari satu tempat .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Pemrosesan data&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Salah satu pertimbangan penting dalam pemrosesan data berkaitan dengan masalah keseragaman dan keterpaduan. Penting untuk memastikan bahwa seluruh system pemrosesan data perusahaan berjalan sesuai dengan rencana umum .Sering kali perusahaan harus menetapkan tingkat kompabilitas tertentu antara , computer yang digunakan untuk akuntansi dan otomasi kantor atau system pemrosesan kata .&lt;br /&gt;
Perancangan formulir&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Proses perancangan formulir-formilir khusus disebut perancangan formulir . masalah perancangan formulir harus diberi perhatian seksama oleh tim perancang sistem karena perancangan formulir merupakan penghubung antara pemakai dengan sistem itu sendiri .&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Diagram hirarki data . fokus dari diagram hirarki data adalah pada elemen-elemen data dan hubungan hirarkis antara elemen satu dengan lainnya .&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Bagan tata letak formulir . bagan tata letak formulir mencakup penggunaan kisi-kisi dimana setiap unsur dalam kisi-kisi berhubungan dengan lokasi tertentu dalam layar video , printer komputer , atau media lainnya dimana formulir itu akan ditampilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;13.3 Teknik-teknik perancangan&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
Bagan Arus (FlowChart)&lt;br /&gt;
Merupakan alat yang digunakan untuk :&lt;br /&gt;
a. dokumentasi sistem yang sudah ada.&lt;br /&gt;
b. Mendesain sistem baru&lt;br /&gt;
c. Memberi petunjuk bagi programer yang akan membuat dan memperbaharui program komputer.Bagan arus terdiri dari dua macam yaitu :&lt;br /&gt;
1. Dokumen flowchart&lt;br /&gt;
2. Sistem / proses flowchart&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagan Arus Dokumen&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Bagan yang digunakan untuk menganalisa distribusi dokumen (kadang sumber daya fisik lain) diantara unit organisasi dalam suatu sistem (document oriented).&lt;br /&gt;
Langkah-langkah dalam penyusunan Dokumen Flowchart&lt;br /&gt;
a. Mengidentifikasi departemen-departemen yang ikut ambil bagian dalam suatu sistem.&lt;br /&gt;
b. Mengidentifikasi dokumen sumber yang akan digunakan.&lt;br /&gt;
c. Menggambarkan bagaimana dokumen-dokumen di buat, diproses dan digunakan.&lt;br /&gt;
d. Menambahkan catatan yang akan memberikan keterangan mengenai suatu simbol atau kegiatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagan Arus Sistem&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Bagan yang menyediakan gambaran yang lebih lengkap mengenai langkah-langkah proses dalam suatu sistem (Process oriented). Sistem flowchart terdiri dari dari beberapa tingkatan :&lt;br /&gt;
- High-level System Flowchart, sistem flowchart yang penggambarannya sangat umum dan memberikan gambaran sekilas mengenai sistem.&lt;br /&gt;
- Intermediate-level System Flowchart, penggambarannya suatu proses yang lebih detail&lt;br /&gt;
- Low-level System Flowchart, menggambarkan secara khusus aplikasi-aplikasi atau kegiatan-kegiatan dari suatu proses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagan Arus Program&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Bagan yang mengambarkan rangkaian atau urutan dari operasi logis yang dikerjakan komputer dalam menjalankan suatu program.&lt;br /&gt;
Meskipun tidak ada aturan khusus mengenai pembuatan flowchart, tapi terdapat beberapa panduan yang dapat diikuti dalam pembuatan flowchart :&lt;br /&gt;
1. Simbol dari proses harus selalu diletakkan diantara simbol input dan simbol output.&lt;br /&gt;
2. Pembuatan flowchart harus dimulai dari pojok kiri atas.&lt;br /&gt;
3. Selalu menggunakan simbol yang tepat tergantung dari jenis flowchartnya.&lt;br /&gt;
4. Hindari kekusutan dan kekacauan dengan menghindari garis yang berpotongan, apabila harus ada, dapat digunakan simbol koneksi.&lt;br /&gt;
5. Harus ada keterangan / deskripsi untuk memberikan kejelasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data Flow Diagram (DFD)&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Suatu bagan yang memberikan gambaran mengenai arus data dalam suatu sistem atau organisasi. Digunakan terutama sebagai alat untuk mengevaluasi sistem yang sudah ada dan perencanaan pembuatan sistem baru. (lebih bersifat penggambaran secara logis dari suatu sistem).&lt;br /&gt;
Elemen dalam suatu DFD :&lt;br /&gt;
a. Proses transformasi, digambarkan berbentuk lingkaran.&lt;br /&gt;
b. Arus data, digambarkan berupa anak panah yang masuk atau keluar dari suatu proses transformasi.&lt;br /&gt;
c. Penyimpanan data, digambarkan berupa kotak persegi panjang tanpa tutup di sebelah kanannya.&lt;br /&gt;
d. Data sumber dan data tujuan, digambarkan berupa kotak empat persegi panjang.&lt;br /&gt;
Bagan IPO dan HIPO&lt;br /&gt;
- Bagan IPO&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Bagan yang menggambarkan suatu sistem dalam skala umum (tidak rinci) sehingga dapat digunakan untuk melihat / menganalisa suatu sistem secara utuh.&lt;br /&gt;
- Bagan HIPO&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Bagan yang mewakili sistem dengan bertambahnya tingkatan rincian. (Tingkat rincian tergantung dari kebutuhan pemakai)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://destyapriliantini.wordpress.com/2012/01/13/bab-13-perancangan-sistem/&quot;&gt;http://destyapriliantini.wordpress.com/2012/01/13/bab-13-perancangan-sistem/&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/3628709180831098541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/perancangan-sistem-13.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3628709180831098541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3628709180831098541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/perancangan-sistem-13.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Ketigabelas]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-6849134928554047493</id><published>2014-01-22T09:40:00.005+07:00</published><updated>2014-01-22T09:40:52.462+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keduabelas]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;u&gt;Perencanaan dan Analisis Sistem&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;u&gt;12. Perencanaan dan analisis sistem.&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Analisis Sistem merupakan Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Perencanaan sistem adalah proses membuat sebuah laporan perencananaa sistem yang menggunakan sumber sistem informasi yang berhubungan dan mendukung tujuan bisnis dan operasi organisasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Perencanaan sistem dilakukan saat suatu kegiatan akan berjalan.tujuannnya untuk melihat kesempatan memanfaatkan teknologi informasi dan membangun proyek sistem yang mendukung tujuan bisnis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;u&gt;12.1. Perencanaan sistem dan analisis kelayakan.&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Analisis kelayakan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Tujuannya adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
A. Menentukan kemungkinan keberhasilan solusi yang diusulkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
B. Berguna untuk memastikan bahwa solusi yang diusulkan tersebut benar – benar dapat dicapai dengan sumber daya dan dengan memperhatikan kendala yang terdapat pada perusahaan serta dampak terhadap lingkungan sekeliling.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Perencanaan sistem dan analisis sistem mencakup 7 tahap yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Pembahasan dan perencanaan pada tingkat manajemen puncak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Penetapan dewan pengarah perencanaan sistem.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Penetapan tujuan dan batasan keseluruhan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Pengembangan perencanaan sistem informasi strategik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Identifikasi dan memprioritaskan area spesifik dalam organisasi sebagai focus pengembangan sistem.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Pembuatan proposal sistem untuk mendukung dasar analisis dan perancangan awal sub system tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Pembentukan tim untuk tujuan analisis perancangan awal sistem.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Tugas–tugas analisis kelayakan :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penentuan masalah dan peluang yang dituju sistem.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembentukan sasaran sistem baru.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengidentifikasian para pemakai sistem&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Metode penentuan penganggaran modal :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Payback period&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Net present value&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Internal rate of return&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Modified internal rate of return.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Ukuran kelayakan :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Teknologi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ekonomi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Non ekonomi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Organisasi atau operasional&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jadwal&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;u&gt;12.2. Langkah-langkah analisis sistem&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
1. Identify , mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertaman yang dilakukan dalam tahap analisis sistem. Tugas yang harus dilakukan analis sistem adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
a. Mengidentifikasi penyebab masalah&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
b. Mengidentifikasi titik keputusan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
c. Mengidentifikasi personil – personil kunci&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
2. Understand, memahami kerja sistem yang ada&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian.Sejumlah data perlu dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang ada yaitu wawancara, observasi, daftar pertanyaan dan pengambilan sampel&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
3. Analyze, Menganalisis sistem&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Langkah ini dilakukan berdasarkan data yagn telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan pertanyaan dan kriteria ini, selanjutnya analis sistem akan dapat melakukan analis dari hasil penelitian dengan baik untuk menemukan kelemahan dan permasalahan dari sistem yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
4. Report , membuat laporan hasil analisis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Laporan hasil analisis diserahkan ke Panitia Pengarah yang nantinya akan diteruskan ke manajemen. Pihak manajemen bersama-sama dengan panitia pengarah dan pemakai sistem akan mempelajari temuan-temuan dan analis yang telah dilakukan oleh analis sistem yang disajikan dalam laporan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Tujuan utama dari penyerahan laporan ini kepada manajemen adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
1. Analisis telah dilakukan,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
2. Meluruskan kesalah pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
3. Meminta pendapat dan saran dari pihak manajemen, dan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
4. Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;u&gt;12.3. Teknik-teknik pengumpulan fakta&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Fakta merupakan bagian dari informasi yang menunjukkan realita , situasi, dan relasi yang menjamin analisis permodelan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Ada tiga sumber yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
1.Sistem yang berjalan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; menyediakan kesempatan untuk menetukan apakah sistem memuaskan,perlu sedikit perbaikan, membutuhkan pemeriksaan yang besar, atau diganti.Juga menyediakan sumber ide perancangan untuk membantu analis mengidentifikasikan sumber yang ada bagi sistem yang baru.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
2.Sumber internal lainnya&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sumber yang utama adalah orang yang akan menggunakan system yang baru.Sumber kedua didapat dari dokumen kerja yang ada dalam organisasi. Dokumen dapat diklasifikasikan misalnya struktur organisasi, apa yang sudah dilakukan organisasi, dan rencana apa yang akan dilakukan organisasi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
3.Sumber eksternal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Informasi yang berasal dari luar organisasi membuka cakrawala ide dan teknik. Banyak industri dari kelompok dan seminar memberikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;u&gt;12.4&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Teknik-teknik mengorganisasikan fakta&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Teknik untuk mengorganisasikan fakta terdiri dari :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Analisis pengukuran kinerja&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Analisis Distribusi kerja&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Analisis Fungsional&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Analisis Matriks&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;u&gt;12.5&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Analisis sistem terstruktur&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Adalah Salah satu pendekatan formal pertama untuk analisis sistem informasi. Analisis ini terfokus pada aliran data dan proses bisnis dan perangkat lunak. Analisis ini disebut proses oriented. Analisis terstruktur sederhana dalam konsep. Proses analis menggambarkan serangkaian proses dalam bentuk diagram alir data (Data Flow Diagram) yang menggambarkan proses yang ada atau yang diusulkan bersama-sama dengan input , output dan file mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/6849134928554047493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/sistem-informasi-akuntansi-minggu_22.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/6849134928554047493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/6849134928554047493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/sistem-informasi-akuntansi-minggu_22.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keduabelas]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-2473416529571438286</id><published>2014-01-22T08:57:00.002+07:00</published><updated>2014-01-22T08:57:24.356+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kesebelas]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Teknologi Informasi Auditing&lt;/div&gt;
&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;
&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;
&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;
&lt;u&gt;11. Teknologi informasi auditing&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Audit teknologi informasi/Information technology audit adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari insfrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh.&amp;nbsp;Pada dasarnya, Audit TI dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Pengendalian Aplikasi (Application Control) dan Pengendalian Umum (General Control). Tujuan pengendalian umum lebih menjamin integritas data yang terdapat di dalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritas program atau aplikasi yang diguna-kan untuk melakukan pemrosesan data. Sementara, tujuan pengendalian aplikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwa data di-input secara benar ke dalam aplikasi, diproses secara benar, dan terdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan.&lt;br /&gt;
Dalam audit terhadap aplikasi, biasanya, pemeriksaan atas pengendalian umum juga dilakukan mengingat pengendalian umum memiliki kontribusi terhadap efektifitas atas pengendalian-pengendalian aplikasi.&lt;br /&gt;
Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit system informasi tidak berbeda dengan audit pada umumnya. Tahapan perencanaan, sebagai suatu pendahuluan, mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar objek yang akan diperiksa. Di samping, tentunya, auditor dapat memastikan bahwa qualified resources sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik (best practices). Tahapan perencanaan ini akan menghasilkan suatu pro-gram audit yang didesain sedemikian rupa, sehingga pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien, dan dilakukan oleh orang-orang yang kompeten, serta dapat dise-lesaikan dalam waktu sesuai yang disepakati.&lt;br /&gt;
Dalam pelaksanaannya, auditor system informasi mengumpulkan bukti-bukti yang memadai melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi dan review dokumentasi (termasuk review source-code bila diperlukan).&lt;br /&gt;
Satu hal yang unik, bukti-bukti audit yang diambil oleh auditor biasanya mencakup pula bukti elektronis (data dalam bentuk file softcopy). Biasanya, auditor system informasi menerapkan teknik audit berbantuan komputer, disebut juga dengan CAAT (Computer Aided Auditing Technique). Teknik ini digunakan untuk menganalisa data, misalnya saja data transaksi penjualan, pembelian, transaksi aktivitas persediaan, aktivitas nasabah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesuai dengan standar auditing ISACA (Information Systems Audit and Control Association), selain melakukan pekerjaan lapangan, auditor juga harus menyusun laporan yang mencakup tujuan pemeriksaan, sifat dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan. Laporan ini juga harus menyebutkan organisasi yang diperiksa, pihak pengguna laporan yang dituju dan batasan-batasan distribusi laporan. Laporan juga harus memasukkan temuan, kesimpulan, rekomendasi sebagaimana layaknya lapor-an audit pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;11.1 Konsep-konsep auditing PDE&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; PDE sebagai serangkaian kegiatan engan menggunakan computer untuk mengubah informasi yang masih mentah (data) menjadi informasi yang berguna yang sesuai dengan tujuannya. Rangkaian kegiatan pengolahan data tersebut terdiri dari lima bagian yaitu: inputting, storing, processing, outputting, dan controlling.&lt;br /&gt;
Berikut adalah konsep-konsep auditing PDE :&lt;br /&gt;
1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Evidence&lt;br /&gt;
2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Due Auditing care&lt;br /&gt;
3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Fair presentation&lt;br /&gt;
4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Independence&lt;br /&gt;
5. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Ethical Conduct&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;u&gt;11.2 Teknologi PDE auditing&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;Audit teknologi informasi PDE auditing adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan itu. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;11.3 Jenis-jenis audit PDE&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
1. systems and Processing Facilities&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pemprosesan data melalui aplikasi perangkat lunak computer yang dikelola melalui suatu system. Sehingga proses auditnya sendiri akan meliputi verifikasi terhadap system untuk memastikan kebenaran, kehandalan, kecepatan maupun keamanan pada saat pengiriman, pemprosesan serta pengeluaran informasi di setiap tingkatan kegiatan system.&lt;br /&gt;
2. Information Processing Facilities&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Merupakan komponen yang terkait dengan fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk mengolah informasi di suatu organisasi. Biasanya ini terkait dengan perangkat keras seperti misalkan scanner, computer server, formulir, dsb.&lt;br /&gt;
3. System Development&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Adalah bagian dari proses pembangunan mauoun pengembangan dari system yang sudah ada dalam suatu organisasi sesuai tujuan-tujuan aktivitasnya.&lt;br /&gt;
4. Manajement of IT and Enterprise Architecture&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pengelolaan atas teknologi informasi serta arsitektur seluruh lingkup internal organisasi yang disesuaikan dengan struktur dan prosedur yang ditetapkan oleh manajemen. Hal tersebut memerlukan proses audit yang dilaksanakan untuk memastikan apakah segenap lingkungan /komponen organisasi dalam pemprosesan informasinya dilakukan secara terkendali dan efisian.&lt;br /&gt;
5. Client/server, Telecommunication, Intranets, and Extranets&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Komputer, peralatan telekomukasi, system jaringan komunikasi data elektronik (Intranet/extranet) serta perangkat-perangkat keras pengolah data elektronik lainnya adalah komponen dari sebuah teknologi informasi. &amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ianhaka.blogspot.com/2013/01/bab-11-audit-teknologi-informasi.html&quot;&gt;http://ianhaka.blogspot.com/2013/01/bab-11-audit-teknologi-informasi.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://fajarnurhapiz.blogspot.com/2013/01/teknologi-informasi-auditing.html&quot;&gt;http://fajarnurhapiz.blogspot.com/2013/01/teknologi-informasi-auditing.html&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/2473416529571438286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/2473416529571438286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/2473416529571438286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2014/01/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kesebelas]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-8603011593052785645</id><published>2013-12-04T11:14:00.000+07:00</published><updated>2013-12-04T11:14:12.465+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kesepuluh]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Sistem Pemrosesan Data Elektronik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Sistem Masukan&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sistem-sistem Masukan dengan kertas.&lt;br /&gt;
Dalam beberapa sistem akuntansi yang terkomputerisasi, masukan-masukan ke sistem akuntansi berupa dokumen sumber yang di tulis tangan atau di ketik. Setiap tahap pemrosesan masukan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penyiapan dan pelengkapan dokumen sumber&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengiriman dokumen-dokumen sumber ke pemrosesan data&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Masukan data&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengeditan data program&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem-sistem Masukan Tanpa kertas&lt;br /&gt;
Dalam sistem-sistem masukan tanpa kertas (paperless input system ) , kadang-kadang di sebut juga sistem masukan online, transaksi-transaksi di masukan secara langsung ke dalam jaringan komputer, dan kebutuhan pengetikan dalam dokumen sumber di kurangi. Sistem masukan tanpa kertas membutuhkan intervensi manusia umumnya memlalui 2 tahapan yaitu entry data dan edit data, dan transfer ke sistem aplikasi komputer pusat. Sistem tanpa kertas yang tidak membutuhkan keterlibatan manusia, Transaksi-transaksi di proses dari awal sampai akhir tanpa keterlibatan manusia : pemrosesan transaksi otomatis secara penuh. Salah satu aplikasi tekhnologi ini adalah networked vending machine (NVM)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Sistem Pemrosesan&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sistem pemrosesan berdasar kertas&lt;br /&gt;
Transaksi-transaksi di masukkan kedalam komputer dalam batch yang di proses secara periodik. Contoh pemrosesan secara batch adalah laporan jam kerja mingguan untuk membuat cek pembayaran gaji.&lt;br /&gt;
Pemrosesan secara batch dengan pemutahiran file secara berurutan, pemrosesan dalam sistem semacam ini mencakup tahap-tahap berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penyiapan file transaksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemutahiran file induk&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemutahiran buku besar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyiapan laporan buku besar&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemrosesan batch dengan pemutahiran file akses random, tahap-tahapnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Catatan di baca dari file transaksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nilai kunci catatan transaksi digunakan untuk mengakses secara random&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Catatan dalam file induk di mutahirkan dalam memori dan kemudian ditulis ulang ke file data&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem pemrosesan tanpa kertas&lt;br /&gt;
Dalam sistem pemrosesan tanpa kertas , baik&lt;br /&gt;
pemrosesan batch maupun tepat waktu dapat di lakukan dengan pemrosesan tepat waktu, kadang-kadang disebut online realtime processing. Pemrosesan batch dalam sistem pemrosesan tanpa kertas mirip dengan pemrosesan batch dalam sistem berdasar kertas. Perbedaannya adalah voucher jurnal diganti dengan fungsi yang serupa tetapi secara elektronik dan buku besar di mutahirkan secara otomatis secara periodik. Pemrosesan tepat waktu dalam sistem pemrosesan tanpa kertas, keuntungan utama dalam pemrosesan tanpa kertas adalah memungkinkan untuk melakukan pemrosesan tepat waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Sistem Keluaran&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sistem keluaran dapat berupa sistem dengan kertas, tanpa kertas atau antara keduanya. Sebagian besar sistem dengan kertas dan berorientasi batch dengan pemrosesan file sekuensial mengahislkan volume jeluaran yang besar. Sebagai contoh hasil cetak keluaran file piutang dagang dapat digunakan untuk melihat saldo pelanggan individual.&lt;br /&gt;
Pengendalian ekeluaran di rancang untuk mengecek bahwa hasil pemrosesan telah berupa keluaranb yang sah dan keluaran tersebut telah didistribysikan secara memadai.&lt;br /&gt;
Kelompok pengendalian PDE terpisah seriungkali dibentuk untuk memonitor operasi PDE. Kelompok pengendalian PDE menrupakan bagian dari fungsi audit intern perusahaan. Distribusi keluaran harus dikendalikan untuk meminimalkan akses tidak sah terhadaop data-data penting. Distribusi keluaran di kendalikan melalui dokumentasi dan penyeliaan. Umumnya, register distribusi keluaran dibuat untuk mengendalikan disposisi laporan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/8603011593052785645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/12/sistem-informasi-akuntansi-minggu_3633.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8603011593052785645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8603011593052785645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/12/sistem-informasi-akuntansi-minggu_3633.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kesepuluh]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-5442579857272069633</id><published>2013-12-04T11:08:00.002+07:00</published><updated>2013-12-04T11:08:25.210+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kesembilan]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pemrosesan File dan Konsep Manajemen Data&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Tinjauan Sekilas Tentang Teknologi&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
Pemrosesan File dan Konsep Manajemen Data&lt;br /&gt;
Sebuah file merupakan sekumpulan informasi yang tersimpan sedemikian rupa, hingga informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh kembali apabila dibutuhkan atau untuk penggunaan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Digolongkan menurut teknik penyimpanannya, file dapat berupa file manual dan file komputer. File manual menyimpan informasi yang dapat diperoleh kembali, dibaca dan digunakan oleh manusia. Sedangkan file komputer menyimpan informasi yang tidak dapat diperoleh kembali oleh manusia tanpa bantuan pemrosesan komputer.&lt;br /&gt;
File manual sebagian besar menggunakan filing cabinet sebagai sarana penyimpanan. Namun apapun bentuk sarana penyimpanannya, file manual menggunakan metode yang sama untuk menyusun rekaman yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
File komputer menggunakan penyimpan magnetik seperti disket, CD atau harddisk sebagai sarana penyimpanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut jenisnya file komputer terbagi menjadi :&lt;br /&gt;
- File Master&lt;br /&gt;
- File Transaksi&lt;br /&gt;
- File Cadangan (backup)&lt;br /&gt;
- File Arsip&lt;br /&gt;
- File Kasar (Scratch File)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem akuntansi yang memakai komputer secara rutin menggunakan prosedur tertentu saat memproses file komputer. Operasi yang lazim pada file komputer yaitu memperbarui (update), memelihara, mengurutkan (sortir) dan menggabungkan (merge).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengelola data digunakan suatu sistem perangkat lunak yang disebut Sistem Manajemen Database (SMD) yang merupakan seperangkat program komputer yang mengendalikan akses kepada database yang dilakukan oleh pengguna dan program aplikasi. Sistem ini memisahkan cara data secara fisik disimpan pada sarana penyimpan sekunder. SMD tidak hanya mengelola data itu sendiri tetapi juga hubungan antar data. Setiap apliksi perangkat lunak SMD mengasumsikan suatu model struktural untuk data. Model struktural yang lazim adalah struktur pohon, jaringan, dan relasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Evaluasi Teknologi Database&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Teknologi database berkembang sejalan dengan perkembangan perangkat keras dan perangkat lunak. Pembuatan jaringan dan teknologi komunikasi mengubah skala ekonomi pembuatan database.&lt;br /&gt;
Periode&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kejadian Teknik database yang berkaitan&lt;br /&gt;
1960-an&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Lingkungan mainframe&lt;br /&gt;
Sistem manajemen database&lt;br /&gt;
Layanan informasi on-line Sistem file&lt;br /&gt;
Manajemen database&lt;br /&gt;
Manajemen teks&lt;br /&gt;
1970-an&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Expert systems&lt;br /&gt;
Pemrograman berorientasi- obyek&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Inferensi dan deduksi&lt;br /&gt;
Inheritensi dan abstraksi&lt;br /&gt;
1980-an Sistem hiperteks Asosiasi&lt;br /&gt;
1990-an Sistem database intelijen Kombinasi teknik- teknik&lt;br /&gt;
Pengembangan dalam teknologi untuk melakukan masukan data ke komputer secara umum berperan dalam perkembangan database secara pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Lingkungan Mainframe&lt;br /&gt;
Pada mulanya, masalah utama berkaitan dengan jumlah file yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Sistem Manajemen Database&lt;br /&gt;
Lama- kelamaan, perusahaan menghadapi masalah sistem file sederhana. Kesulitan utama termasuk menemukan file yang tepat untuk informasi yang dibutuhkan, pemborosan karena duplikasi data yang sama dalam file yang berbeda, dan kurangnya standarisasi antar file.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Layanan Informasi On-line&lt;br /&gt;
Salah satu layanan database tersambung (on-line) terbesar adalah Dialog, yang sekarang mencakup ratusan database dan ratusan jutaan catatan. Banyak perusahaan mengumpulkan informasi dari layanan on-line yang harus dikaitkan secara sistematis dengan sistem informasi mereka. Ini berhubungan juga dengan kebutuhan baru, manajemen teks, yang bersama- sama dengan data grafis dan suara, membutuhkan teknologi yang lebih baik dari yang disediakan sistem database yang tradisional. Sistem multimedia tersebut semakin penting saja masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Expert Systems&lt;br /&gt;
Sistem ahli (expert systems) membantu pengambilan keputusan tingkat tinggi dan telah sukses diterapkan dalam beberapa area seperti pengesahaan pemberian pinjaman, penentuan dimana penggalian mineral dilakukan, dan diagnosa pengobatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Pemrograman Berorientasi-Objek&lt;br /&gt;
Pemrograman Berorientasi- Objek meliputi pendefinisian obyek- obyek dari daftar atau kumpulan informasi yang rumit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Sistem Hiperteks&lt;br /&gt;
Sistem hiperteks memungkinkan para pemakai untuk mengambil database dengan cara random melalui pemilihan kata- kata kunci. Aplikasi awal hipermedia dalam bisnis sangat berkaitan dengan materi- materi referensi seperti manual kebijakan dan pelatihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sistem Database Intelejen&lt;br /&gt;
Sistem database intelejen merefleksikan kecenderungan penggabungan seluruh teknologi- teknologi terbaru, termasuk yang paling muktahir, ke dalam satu sistem database.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Sistem Manajemen Database (SMD) dan Arsitekturnya&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Terdapat tiga tingkatan arsitektur yang relevan dengan database dan manajemen database; arsitektur tingkat konseptual, arsitektur tingkat logis, dan arsitektur tingkat fisik. Pada tingkat konseptual, database merupakan kumpulan beragam elemen informasi yang akan digunakan untuk tujuan- tujuan yang telah dipilih. Catatan dan field- field dalam database distrukturkan dan diorganisasikan dalam beberapa pola logis, sehingga membantu pembentukan struktur data logis. Terdapat tiga jenis struktur data logis yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu : hirarkis, jaringan, dan relasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A.&amp;nbsp;Arsitektur Konseptual&lt;br /&gt;
Model data hubungan entitas- entity relationship (ER) merupakan pendeketan yang populer. Model ER menggambarkan hubungan antar segmen secara sederhana. Terdapat pula metode- metode konseptual lainnya, termasuk teknik pembuatan model berorientasi-obyek-object-oriented modeling technique (OMT), yang pada dasarnya dikembangkan untuk pemrograman berorientasi- obyek dan diadaptasi untuk pembuatan model Blaha, Premerlani, dan Rumbaugh. Kelas obyek berkaitan dengan segmen, dan obyek berkaitan dengan bagian tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Arsitektur Database pada Tingkat Logis : Struktur Database Logis&lt;br /&gt;
Hubungan- hubungan yang timbul antara segmen- segmen dalam database ditentukan oleh struktur data logis, yang juga disebut skema atau model database. Tiga model utama struktur data logis yang ada dalam literatur adalah :&lt;br /&gt;
1. Model pohon atau hirarkis&lt;br /&gt;
2. Model jaringan&lt;br /&gt;
3. Model relasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasannya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Model pohon atau hirarkis&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Struktur pohon merupakan representasi langsung proses segmentasi yang telah di jelaskan sebelumnya.Dalam struktur pohon,setiap simpul mewakili himpunan field(misalnya,segmen),dan simpul berkaitan dengan node lain yang tingkatanya lebih tinggi dalam struktur pohon.Simpul yang lebih tinggi disebut simpul induk.Hubungan antara induk dan anak di sebut cabang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Struktur jaringan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Struktur jaringan memungkinkan segmen anak memiliki lebih dari satu induk.struktur pohon dan jaringan keduanya diterapkan dengan penunjuk field(field pointer),dengan segmen lintas-hubung,seperti yang akan di bahas lebih jauh dalam bagian berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Implementasi struktur-struktur pohon dan jaringan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Topik implementasi srtuktur-struktur pohon dan jaringan lebih merupakan bagian dari arsitektur fisik database di bandingkan sebagai arsitektur logis.Dalam organisasi daftar,setiap catatan memuat satu atau lebihponter(field)yang mengindikasikan alamat catatan logis berikutnya yang memiliki atribut yang sama.Catatan dapat merupakan bagian dari beberapa daftar.Daftar ini disebut organisasi multidaftar.&lt;br /&gt;
Dua area aplikasi sistem berdasar penunjuk field yang paling berkrmbang adalah hiperteks dan jaringan data semantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Struktur data relasional&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Model relasional memandang database sebagai kumpulan dua tabel dimensional dibandingkan sebagai struktur jenis hirarkis atau jaringan.Aturan-aturan tertentu di sebut format-format normal mengatur pembuatan tabel-tabel.ketiga format normal adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
Format normal aturan&lt;br /&gt;
Format normal pertama membagi tabel untuk mengeliminasi kelompok berulang&lt;br /&gt;
Format normal kedua membagi tabel sehingga tidak ada kunci yang memntukan nilai field non-kunci.&lt;br /&gt;
Format normal ketiga membagi tabel sehingga tidak ada field non- kunci yang menentukan nilai field non- kunci lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Arsitektur database pada tingkat fisik&lt;br /&gt;
Dalam pembahasan tingkat fisik arsitektur database,kita akan berfokus pada tiga metode akses file:Sekuensial,Terindeks,langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;File terakses secara sekuensial&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam file akses sekuensial,catatan-catatan hanya dapat di akses dalam sekuens yang telah di tentukan sebelumnya.organisasi file sekuensial bukan merupakan alat sortir data yang bermanfaat jika hanya terdapat sedikit saja catatan yang akan di akses dalam file yang memuat banyak catatan.file sekuensial bermanfaat dalam pemrosesan batch,secara normal mengakses seluruh catatan dalam file.kesimpulannya,organisasi file sekuensial bermanfaat jika di butuhkan pemrosesan batch.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;File terindeks&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap atribut dapat di ekstrak dari catatan dalam file utama dan di gunakan untuk membuat file baru yang bertujuan menyediakan indeks untuk file asli.File seperti itu di sebut file terindeks atau file terinversi.File dikatakan terinversi secara penuh jika ada indeks untuk seluruh fieldnya.File sekuensial terindeks adalah file sekuensial yang tersimpan dalam DASD dan di indeks serta di sortir secara fisik dalam field yang sama.File-file tersebut umumnya berhubungan dengan file ISAM,dimana ISAM berlaku sebagai kontraksi metode akses sekuensial terindeks.Area utama(primer)merupakan bagian dari disk dimana catatan-catatan aktual di tulis.area tambahan merupakan bagian terpisah dari disk yang di lokasikan bagi file untuk memuat tambahan yang di buat,tanpa melakukan pemrosesan ekstensif terhadap file awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;File terakses secara langsung&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
File terakses secara langsung memungkinkan catatan-catatan individual dapat di panggil secara cepat tanpa menggunakan indeks.Tranformasi random merupakan metode penyimpanan dan penempatan catatan dalam file akses langsung yang di gunakan secara luas.jadi istilah akses random sering kali di gunakan sebagai sinonim dari akses langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Hubungan ekonomik antar teknik-teknik organisasi file&lt;br /&gt;
Teknik-teknik akses file yang telah di bahas(sekuensial,terindeks,dan akses langsung) cocok untuk situasi-situasi yang berbeda mengiktisarkan kapan masing-masing teknik organisasi file di gunakan.aspek ekonomik pemrosesan file sangat ditentukan oleh rasio aktifitas(jumlah catatan-catatan yang di akses dibagi dengan jumlah catatan dalam file),dan waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan dan inquiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik-Teknik organisasi file saat terbaik keterbatasan&lt;br /&gt;
Sekuensial rasio aktifitas tinggi,seperti dalam pemrosesan batch&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tidak memungkinkan untuk mengakses catatan tunggal secara cepat&lt;br /&gt;
Terindeks rasio aktifitas rendah,ukuran file dari moderat sampai tinggi pemutakhiran file membutuhkan pemutakhiran indeks-indeks&lt;br /&gt;
Sekuensial terindeks file harus di proses dengan pola pemrosesan batch(rasio aktifitas tinggi) dan non batch(rasio aktifitas rendah) sama dengan sekuensial dan terindeks&lt;br /&gt;
Langsung rasio aktifitas rendah,file berukuran rendah,struktur jaringan,dan struktur pohon memerlukan kunci-kunci untuk menempatkan catatan-catatan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Arsitektur fisik,Perangkat keras,dan waktu tanggap&lt;br /&gt;
Dari sisi perangkat keras,waktu tanggap di pengaruhi oleh waktu akses fisik.ini adalah waktu yang dibutuhkan CPU untuk melakukan pemanggilan blok tunggal data dari disk,yang disebut waktu akses disk.faktor lain yang dapat mempengaruhi waktu tanggap adalah bagaimana catatan data secara fisik didistribusikan dalam disk.Dalam harddisk,data dalam trek atau silinder yang sama dapat di akses tanpa memindahkan alat baca tulis.harus di tekankan bahwa banyak sistem database yang tergantung pada kegiatan masukan atau keluaran sistem oprasinya.kebutuhan menyimpan file secara berurutanbergantung pada arsitektur fisik database dan metode akses file yang digunakannya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/5442579857272069633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/12/sistem-informasi-akuntansi-minggu_4.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/5442579857272069633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/5442579857272069633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/12/sistem-informasi-akuntansi-minggu_4.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kesembilan]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-200654382612625330</id><published>2013-12-04T10:46:00.001+07:00</published><updated>2013-12-04T10:46:25.618+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kedelapan]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Pengembangan Keputusan dan Laporan-Laporan Manajemen.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Manajer dan Keputusan&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sistem informasi adalah serangkaian prosedur terorganisir yang dilaksanakan untuk memberikan informasi yang mendukung pengambilan keputusan dan kontrol dalam organisasi. Dalam suatu organisasi, aktifitas pengambilan keputusan dapat dikelompokkan menjadi tingkatan-tingkatan yang berbeda dan setiap tingkatan mempunyai sistem informasi yang berbeda pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu organisasi, setiap tingkatan manajerial melakukan aktifitas yang berbeda-beda. Para manajer pada setiap tingkat menghadapi keputusan yang berbeda. Perbedaan dalam proses pengambilan keputusan di antara tingkatan menciptakan perbedaan dalam jenis sistem informasi yang diperlukan. Masing-masing sistem harus disesuaikan dengan problem terstruktur, semi terstruktur atau tak terstruktur yang dihadapi oleh manajer pada masing-masing tingkatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem penunjang keputusan merupakan suatu sistem informasi yang memberikan informasi terutama pada tingkat yang lebih tinggi untuk membantu pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Perencanaan dan pengendalian&lt;br /&gt;
Merupakan aktifitas-aktifitas fundamental yang biasa dilakukan olah seluruh manager.Tujuan-tujuan umum maka managemen akan berupaya mencapai tujuan-tujuan tersebut melalui pengambilan keputusan sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Pengambilan keputusan&lt;br /&gt;
Konstribusi utama seorang manager kepada perusahaan adalah pengambilan keputusan. Ada enam tahap sistematis yang biasanya dilakukan oleh seorang manager ketika mengambil keputusan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengidentifikasikan dan mendefinisikan masalah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menentukan alternatif tindakan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengevaluasi tindakan-tindakan yg mungkin&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memilih alternatif tindakan terbaik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melaksanakan alternatif tindakan yg dipilih&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melakukan tindak lanjut untuk meyakinkan dirinya bahwa hasil yang diinginkan dapat diperoleh.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Informasi yang berguna untuk perencanaan dan pengendalian&lt;br /&gt;
Informasi berbeda dengan data yaitu informasi berguna bagi pengambil keputusan sedangkan data tidak. Data hanyalah bahan mentah untuk menghasilkan informasi. Kegunaan informasi berasal dari pengaruhnya terhadap keyakinan manager yang berkaitan dengan kejadian-kejadian yang relevan dengan proses pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;
Nilai dari informasi sempurna dapat dihitung sebagai tambahan kenaikan dalam hasil yg diharapkan yg dihasilkan dari suatu keputusan jika informasi yg sempurna tersebut. Mengenai setiap unit menyarankan penjualan hanya dilakukan terhadap hasil produksi yg tidak cacat dan membuang seluruh hasil produksi yg cacat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Perangkat lunak untuk pengambilan keputusan&lt;br /&gt;
Perangkat lunak komputer telah dikembangkan untuk membantu manager dalam pengambilan keputusan. Perangkat lunak database membantu manager untuk mengumpulkan informasi yg relevan untuk suatu keputusan dan memungkinkan manager untuk melakukan kueri terstruktur atas informasi dalam database.&lt;br /&gt;
Perangkat luanak pendukung keputusan dan perangkat lunak sistem ahli menyediakan bantuan dalam melakukan perhitungan dan menyediakan saran-saran ahli mengenai keputusan managemen tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pelaporan Kepada Manajemen&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam sistem informasi akuntansi manajerial, informasi mengalir dalam dua arah. Arus dari puncak ke bawah berasal dari kejadian yang terjadi pada tingkatan manajemen puncak. Kejadian tersebut dicatat, dibuatkan kesimpulan dan kepada disampaikan tingkatan manajemen yang lebih rendah. Misalkan anggaran belanja periodik, yang memberikan para manajer pernyataan kuantitatif mengenai rencana organisasi. Sedangkan arus dari bawah ke atas, berawal dari kejadian yang berlangsung pada tingkatan manajemen yang lebih rendah dalam struktur organisasi dan dilaporkan pada tingkatan manajemen yang lebih tinggi dalam bentuk laporan pertanggung jawaban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Jenis-jenis laporan&lt;br /&gt;
Laporan perencanaan umumnya berbentuk anggaran dan bermanfaat untuk membantu manajer dalam mengalokasikan dan memperoleh sumber daya untuk operasi perusahaan dimasa yang akan datang. Laporan pengendalian membantu manajer meyakinkan dirinya bahwa operasi berjalan sesuai rencana.Laporan operasional berfokus pada keadaan operasi sekarang dalam perusahaan. Tujuannya utamanya adalah untuk membantu individu-individu dalam melakukan aktivitas operasional sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Sistem Pelaporan Keuangan dan Biaya&lt;br /&gt;
Sistem ini berfokus pada pembuatan atau penyajian laporan-laporan tradisional, yaitu laporan laba rugi, laporan posisi keuangan. Terdapat 2 jenis sistem akuntansi biaya yaitu: sistem biaya atas order kerja dan sistem biaya atas proses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Sistem Pelaporan Akuntansi Pertanggungjawaban&lt;br /&gt;
Menyatakan bahwa seluruh kejadian dalam lingkungan perusahaan dapat ditelusuri ke pertanggung jawaban individu tertentu. Sistem akuntansi pertanggungjawaban biasanya mampu mengalokasikan biaya ke pusat-pusat pertanggungjawaban yg relevan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Sistem Pelaporan Profitabilitas&lt;br /&gt;
Pelaporan ini tidak hanya bermanfaat sebagai alat bantu dalam melakukan evaluasi. Disamping itu, pelaporan profitabilitas memiliki keunggulan yaitu memberi pandangan kepada masing-masing manajer mengenai konstribusi unit-unit organisasi terhadap laba perusahaan secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/200654382612625330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/12/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/200654382612625330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/200654382612625330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/12/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kedelapan]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-8021515706028880499</id><published>2013-11-13T12:23:00.005+07:00</published><updated>2013-11-13T12:23:47.515+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Ketujuh]</title><content type='html'>Pengembangan sistem : suatu survei&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: #fafafa; color: #333333; font-family: &#39;Helvetica Neue Light&#39;, HelveticaNeue-Light, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19px;&quot;&gt;Konteks pengembangan dimulai dari pemakai sebagai fungsi organisasional yang membutuhkan pemrosesan dengan menggunakan sistem informasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7.1 Siklus hidup pengembangan sistem&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proyek pengembangan sistem umumnya di lakukan oleh tim proyek yang terdiri dari analisis sistem, pemrogram, akuntan dan lain - lain.&lt;br /&gt;
Setiap proyek pengembangan sistem akan melalui siklus hidup pengembangan sistem, yaitu perencanaan dan analisis, perancangan implementasi yang kemudian ketiga subtahap tersebut dapat di bagi menjadi aktivitas - aktivitas yang relevan. Dalam perusahaan ada beberapa siklus yang mengalami kegagalan dalam tahap pengembangan sistem:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Siklus hidup pengembangan sistem yang “nyata”. Di karenakan gagal karena divisi divisi perusahaan tidak searah sejalan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Masalah masalah komunikasi dalam pengembangan sistem : kualitas komunikasi di antara banyak pihak dalam proyek pengembangan sistem karena setiap pihak manajer, analisis, dan lain lain memiliki pandangan yang berbeda mengenai apa yang di lakukan .&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
tahap-tahap rinci dari siklus hidup pengembangan sistem.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDqim45O8s26-Y3AhnEBvjd8HYF06rrs6MDN5hoZkE-k6dBeEJd_wGD9_5qdUMf1dDqppi5-CYyqxujn5tYcdAt50i_vu45uq6O-ckeEGxpqamAdksmYX4XRrze_lqvggT6W4lw8QscLA/s320/11.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDqim45O8s26-Y3AhnEBvjd8HYF06rrs6MDN5hoZkE-k6dBeEJd_wGD9_5qdUMf1dDqppi5-CYyqxujn5tYcdAt50i_vu45uq6O-ckeEGxpqamAdksmYX4XRrze_lqvggT6W4lw8QscLA/s320/11.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
devinisi siklus hidup pengembangan sistem ini relatif umum, dalam praktek, tahap dalam siklus hidup lebih rinci.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglwZn4eiuAi2rb4t1z3DaynyL1ZDcamvR-8bLCQDTWFN_kCcG2-HokY8sm6RPOe00sVO_lSSY1N9HGfxQuXvm1Ivu2vuLI2alENCpeVWOhOGK0hpeOycxcFVVI2XVl5_b6Y734a3rUi-E/s320/bagan3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglwZn4eiuAi2rb4t1z3DaynyL1ZDcamvR-8bLCQDTWFN_kCcG2-HokY8sm6RPOe00sVO_lSSY1N9HGfxQuXvm1Ivu2vuLI2alENCpeVWOhOGK0hpeOycxcFVVI2XVl5_b6Y734a3rUi-E/s320/bagan3.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Analisis Sistem&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Analisis sistem bertanggungjawab untuk pengembangan rancangan umum aplikasi-aplikasi sistem. Analisis sistem bekerjasama dengan pemakai untuk mendefinisikan kebutuhan informasi spesifik mereka. Kebutuhan-kebutuhan tersebut kemudian dikomunikasikan ke fungsi perancangan sistem.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Terdapat 4 tahap umum dalam analisis sistem yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Survei sistem berjalan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengidentifikasi kebutuhan informasi pemakai.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengidentifikasi kebutuhan sistem yang perlu untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyajian laporan analisis sistem.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Perancangan(Desain) Sistem&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Perancangan sistem merupakan formulasi spesifikasi rinci dari sistem yang di usulkan. Terdapat tiga tahap atau langkah umum dalam perancangan sistem, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Evaluasi rancangan alternative dari sistem yang di usulkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyajian spesifikasi rancangan rinci.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyajian laporan perancangan sistem.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Implementasi&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
Implementasi terjadi manakala sistem baru telah terpasang dan berjalan di dalam peralatan komputer. Kemudian output disediakan bagi pemakai sebagai perlengkapan proses pengembangan sistem. Kemudian output disediakan bagi pemakai, sebagai perlengkapan proses pengembangan sistem. Langkah-langkah implementasi berbeda dari suatu sistem ke sistem lainya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Rekayasa ulang bisnis.&lt;br /&gt;
Istilah yang di terapkan dalam pengembangan sistem di mana seluruh fungsi bisnis di rancang ulang dari dasar. Faktor pendorong :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;gugus kinerja mutu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;total quality performance.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rekayasa ulang dan inovasi proses.&lt;br /&gt;
Lebih memfokuskan pada hasil berganda dari pada pengembangan dengan hasil marginal. peran teknologi informasi, merupakan alat tepat untuk melakukan inovasi proses, tetapi harus di dukung SDM yang berkualitas.Davenport memberikan 9 kategori cara di mana IT dapat mendukung inovasi proses :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;dukungan otomsional.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dukungan sekuensial.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dukungan penjejakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dukungan analisis.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dukungan geografis.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;intelektual.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;integratif.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
7.2 Standar standar dokumentasi&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Standar dokumentasi menunjukan kebutuhan dokumentasi yang harus dikembangkan selama proyek pengembangan sistem. Sebagian besar organisasi besar membuat standar pengembangan sistem formal untuk menampang isu-isu seperti metode yang harus digunakan, dokumentasi, akuntansi proyek, pelaporan kemajuan kerja, dan prosedur-prosedur penelaahan. Keberadaan standar-standar dokumen yang mengatur pengembangan sistem, menunjukan bahwa rencana organisasi dan metode, pengukuruan, dan catatan-catatan yang berkaitan telah disiapkan untuk meyakinkan adanya pengendalian.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Keuntungan dokumentasi :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Meyakinkan seluruh pertimbangan dan tindakan-tindakan relevan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menyediakan media penelaahan proyek yang efektif bagi manajemen dan pihak - pihak lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penting untuk mengoperasikan dan memelihara sistem.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kekurangan dokumentasi adalah pekerjaan harus selalu memproduksi dokumentasi. Pekerjaan itu sendiri seringkali bersifat repetitif, makan waktu, dan tampak sebagai tugas yang tidak menyenangkan bagi orang-orang kreatif.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
7.3 Teknologi dan praktik pengembangan sistem&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Analisa Sistem Terstruktur dan Rancangan : Teknik analisis terstruktur lebih mengandalkan pada penggunaan diagram aliran data daripada bagan aliran. Teknik perencanaan terstruktur mengembangkan program komputer sebagai hirarki modul atas bawah. Alat CASE -CASE adalah alat keahlian teknik perangkat lunak yang dibantu dengan komputer, yang mengotomatisasi banyak proses yang diperlukan selama pengembangan sistem.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
7.4 Perencanaan dan pengorganisasian proyek sistem&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Secara operasional, teknik manajemen proyek adalah pusat dari siklus hidup&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
pengembangan system yang terkendali dengan baik. Istilah proyek mempunyai makna&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
sebagai aplikasi spesifik yang disetujui dalam suatu pengembangan. Jika telah disetujui,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
manajemen proyek dimulai dan akan memperhatikan masalah-masalah terinci analisis,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
perancangan, pemograman, pengujian, implementasi, operasi, dan pemeliharaan proyek.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Langkah-langkah dalam manajemen proyek system temasuk :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Seleksi proyek&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Penetapan tim proyek&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Perincian proyek kedalam tahap-tahap dan tugas-tugas&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Estimasi waktu&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
5. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Akuntansi proyek&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
6. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kecenderungan kelebihan biaya&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;http://zyntcerror.blogspot.com/2012/12/bab-vii-pengembangan-sistem-suatu-survei.html&quot;&gt;http://zyntcerror.blogspot.com/2012/12/bab-vii-pengembangan-sistem-suatu-survei.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;http://aldyrizaldi.blogspot.com/2012/12/bab-vii-pengembangan-sistem-suatu-survei.html&quot;&gt;http://aldyrizaldi.blogspot.com/2012/12/bab-vii-pengembangan-sistem-suatu-survei.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;http://indrathebandit.blogspot.com/2012/11/bab-7-pengembangan-sistem-suatu-survei.html&quot;&gt;http://indrathebandit.blogspot.com/2012/11/bab-7-pengembangan-sistem-suatu-survei.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/8021515706028880499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8021515706028880499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8021515706028880499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Ketujuh]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDqim45O8s26-Y3AhnEBvjd8HYF06rrs6MDN5hoZkE-k6dBeEJd_wGD9_5qdUMf1dDqppi5-CYyqxujn5tYcdAt50i_vu45uq6O-ckeEGxpqamAdksmYX4XRrze_lqvggT6W4lw8QscLA/s72-c/11.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-1361632366660954955</id><published>2013-11-07T13:29:00.003+07:00</published><updated>2013-11-13T12:32:42.251+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keenam]</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: center;&quot;&gt;APLIKASI-APLIKASI SIKLUS PRODUKSI DAN KEUANGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6.1 Aplikasi Aplikasi Siklus Produksi&lt;br /&gt;
Siklus produksi memproses transaksi akuntansi yang mencatat empat peristiwa ekonomi diantaranya permintaan barang dan jasa oleh pelanggan, pengiriman barang atau jasanya, permintaan pembayaran, dan tanda terima pembayaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada empat aktivitas dasar dalam siklus produksi :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Perancangan Produk.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Desain produk dapat didefinisikan sebagai generasi ide, pengembangan konsep, pengujian dan pelaksanaan manufaktur (objek fisik) atau jasa. Desainer produk konsep dan mengevaluasi ide-ide, membuat mereka nyata melalui produk dalam pendekatan yang lebih sistematis. Peran seorang desainer produk meliputi berbagai karakteristik manajer pemasaran, manajer produk, industri dan desain insinyur perancang.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Perencanaan dan Penjadwalan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Perencanaan dan penjadwalan adalah satu kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dalam organisasi pemeliharaan dan untuk mencapai pemeliharaan tingkat dunia.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Operasi Produksi.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Operasi adalah kegiatan merubah bentuk bukan pada hasilnya. Kegiatan operasi dapat dilakukan oleh lembaga pencari laba, misalnya perusahaan mebel, jasa angkutan, dan lembaga bukan pencari laba, misalnya panti asuhan. Pengertian dari produksi adalah kegiatan menghasilkan barang untuk tujuan memperoleh keuntungan. Pengertian ini terlalu sempit, sebab produksi juga dapat menghasilkan jasa, baik untuk tujuan memperoleh keuntungan atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Akuntansi Biaya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisa terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang atau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6.2 Aplikasi Aplikasi Siklus Keuangan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siklus ini memproses dua kejadian ekonomi, perolehan kapital dan penggunaan kapital untuk memperoleh pemilikan. Sistem aplikasi dalam siklus keuangan yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sistem Pemilikan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan, sedangkan kepemilikan adalah kekuasaan yang didukung secara sosial untuk memegang kontrol terhadap sesuatu yang dimiliki secara eksklusif dan menggunakannya untuk tujuan pribadi. Jadi sistem pemilikan adalah sebuah komponen atau elemen yang dimiliki secara eksklusif serta memegang kontrol terhadap sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sistem Catatan Jurnal.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
pencatatan transaksi keuangan. Transaksi meliputi penjualan, pembelian, pendapatan, dan pengeluaran oleh perseorangan maupun organisasi. Pembukuan biasanya dilakukan oleh seorang ahli pembukuan.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sistem Pelaporan Keuangan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Laporan neraca.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Laporan laba/rugi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Laporan Perubahan Ekuitas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa Laporan arus kas atau Laporan arus dana.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://indrathebandit.blogspot.com/2012/11/bab-6-aplikasi-siklus-produksi-keuangan.html&quot;&gt;http://indrathebandit.blogspot.com/2012/11/bab-6-aplikasi-siklus-produksi-keuangan.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/1361632366660954955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu-keenam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/1361632366660954955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/1361632366660954955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu-keenam.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keenam]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-4588761362286317740</id><published>2013-11-07T12:41:00.005+07:00</published><updated>2013-11-07T12:46:14.940+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kelima]</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
APLIKASI-APLIKASI SIKLUS PENDAPATAN DAN PENGELUARAN&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
5.1 Aplikasi aplikasi siklus pendapatan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Pemrosesan order penjualan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhepycf0bj916o6RgnW0Mrk5_AmEaUtgaogw_Ishyphenhyphenwx1Bh8xSbtzatMxfZweq49uEdUCQs1NJHZngqxWOFc7Z7t_yhS1A9ObmGoHAfAIxoKrlOc2NlEojAXIC76qROUMCbZMNGbMdA8mlBc/s1600/Untitled.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;357&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhepycf0bj916o6RgnW0Mrk5_AmEaUtgaogw_Ishyphenhyphenwx1Bh8xSbtzatMxfZweq49uEdUCQs1NJHZngqxWOFc7Z7t_yhS1A9ObmGoHAfAIxoKrlOc2NlEojAXIC76qROUMCbZMNGbMdA8mlBc/s400/Untitled.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgQhYZ3LcVfjpS1Ydfp0gT3bZCBwwlqUeXbx_J4s2Aw75WuT_x65liXkEzNp8mGFK5h3eGgxqO6P3rScNbbaBJ0tydTghko1EycstlqewyG4cuqMfzHX2t4KGCsTUhuflzOPVcP-7ki3N-/s1600/2.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;115&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgQhYZ3LcVfjpS1Ydfp0gT3bZCBwwlqUeXbx_J4s2Aw75WuT_x65liXkEzNp8mGFK5h3eGgxqO6P3rScNbbaBJ0tydTghko1EycstlqewyG4cuqMfzHX2t4KGCsTUhuflzOPVcP-7ki3N-/s200/2.png&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada diagram aliran data (DFD) sistem aplikasi order penjualan memuat prosedur-prosedur yang tercakup dalam penerimaan dan pengiriman order pelanggan dan dalam menyajikan faktur-faktur yang menguraikan produk, pelayanan dan penilaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sistem Piutang dagang&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Piutang dagang adalah sejumlah nilai yang menjadi hak perusahaan sebagai akibat dari timbulnya transaksi penjualan secara kredit. Terdapat 2 pendekatan dasar dalam aplikasi piutang dagang yaitu&lt;br /&gt;
a. Pemrosesan akun terbuka: dibuatkan catatan terpisah untuk setiap faktur pelanggan. Pada saat nota pengiriman uang diterima, dicocokkan ke faktur-faktur yang belum dilunasi.&lt;br /&gt;
b. Pemrosesan saldo: nota-nota pelanggan dbebankan ke saldo total piutang pelanggan dan bukan ke faktur-faktur pelanggan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengolahan piutang dagang merupakan hal yang sangat kompleks dalam suatu perusahaan. Perusahaan bidang keuangan skala besar baik itu asuransi atau perbankan dapat memiliki rekening piutang terpisah yang&lt;br /&gt;
sangat besar jumlahnya. Terkadang timbul kendala permrosesan dalam hal waktu, sehingga tidak jarang perusahaan menggunakan kebijakan rencana penagihan bersiklus cycling billing plan), dimana arsip piutang dagang dipisahkan baik itu secara alfabet atau nomor rekening. Penagihan piutang dilakukan secara bertahap, misalnya dalam 1 bulan terbagi menjadi 3 atau 4 periode penagihan. Sehingga kebijakan ini secara tidak langsung juga mempengaruhi lancarnya arus kas masuk perusahaan. Karena biasanya pelanggan akan segera membayar hutang tidak lama setelah menerima surat tagihan dari perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Arus Transaksi dalam Piutang Dagang&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
a. Penerimaan Kas&lt;br /&gt;
b. Penagihan&lt;br /&gt;
c. Piutang Dagang&lt;br /&gt;
d. Kredit&lt;br /&gt;
e. Buku Besar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Retur dan Potongan Penjualan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Rekening ini timbul apabila terdapat retur atau pengembalian barang yang telah dijual. Hal ini disebabkan diantaranya adalah kerusakan barang, penyusutan jumlah, kekeliruan pencatatan, dsb. Jumlah barang yang diretur atau dikembalikan akan mengurangi jumlah transaksi yang terjadi. Jumlah potongan atau pengurangan&lt;br /&gt;
dinegosiasikan antara pelanggan dengan tenaga penjual dan harus ditelaah dan disahkan oleh pihak yang independen, misalnya departemen kredit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penghapusan Piutang dagang&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Fokus utama dari piutang yang dihapuskan adalah piutang yang sudah jatuh tempo dan benar-benar sudah tidak dapat ditagih. Cara lain yang mungkin bisa dilakukan agar penghapusan piutang tidak terjadi misalnya adalah dengan surat peringatan, surat tindak lanjut atau agen penagihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.2 Aplikasi aplikasi siklus pengeluaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembelian &lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;-&amp;gt; Sentralisasi, dengan pendekatan ini maka pembelian dapat memperoleh diskon atau potongan yang besar, posisi pasar yang lebih kuat, pengendalian persediaan yang lebih baik&lt;br /&gt;
dan spesialisasi pembeli.&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;-&amp;gt; Desentralisasi, dengan metode ini maka akan dapat meningkatkan tanggungjawab masing-masing pelaksana pembelian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFcLGNj7KKgF-CG29MR_MT-BZOjlmpSBa4GU7Xsb0H3lNTpZVHgny7hUkYg4McDO2uvYlASVvtznIgGfCuolsa0wW7pvLeIHdD5QAbgCIolnX0YA9w72EJ0lP_EmwcaWFbfSN_5kPX1K4Y/s1600/3.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;295&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFcLGNj7KKgF-CG29MR_MT-BZOjlmpSBa4GU7Xsb0H3lNTpZVHgny7hUkYg4McDO2uvYlASVvtznIgGfCuolsa0wW7pvLeIHdD5QAbgCIolnX0YA9w72EJ0lP_EmwcaWFbfSN_5kPX1K4Y/s320/3.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAwQJQUcPfiHdSLpw4xSNtzGlB3UBj8-WY8ZuBMMttgoIJ1wMPNe6dpeM559nEKElcpBicvtkvVBn3MJC-C80m2wCb-PPvPJarZ1fq2rENAw2QpuV14DKLR1r9kWpJPHO5lrT98vzrenNp/s1600/4.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;169&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAwQJQUcPfiHdSLpw4xSNtzGlB3UBj8-WY8ZuBMMttgoIJ1wMPNe6dpeM559nEKElcpBicvtkvVBn3MJC-C80m2wCb-PPvPJarZ1fq2rENAw2QpuV14DKLR1r9kWpJPHO5lrT98vzrenNp/s320/4.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penggajian&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
a. Kepegawaian&lt;br /&gt;
Bertanggung jawab menempatkan personel di penggajian perusahaan untuk menspesifikasikan tingkat embayaran dan otorisasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Pencatat Jam kerja&lt;br /&gt;
Menyajikan dan mengontrol laporan jam kerja&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Penggajian&lt;br /&gt;
Perhitungan dan penyiapan proses penggajian&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Persyaratan Pemrosesan Penggajian&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan pemrosesan penggajian, beragam berkas harus dibuat dalam sistem penggajian ini. Informasi dasar mengenai identitas karyawan merupakan hal yang pokok yang harus sudah tersedia datanya sebelum proses penggajian mulai. Daftar gaji atau jurnal khusus harus dibuat untuk mendokumentasikan pembayaranpembayaran yang aktual. Berkas-berkas yang berkaitan dengan pelaporan kepada pemerintah, tabel-tabel pajak, potongan dan tunjangan karyawan juga merupakan berkas pendukung proses penggajian&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://rnovia.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/21647/BAB+5+_APLIKASI+SIKLUS+PEND+%26+PENGEL_-5.pdf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/4588761362286317740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu-ke-5.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4588761362286317740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4588761362286317740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu-ke-5.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kelima]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhepycf0bj916o6RgnW0Mrk5_AmEaUtgaogw_Ishyphenhyphenwx1Bh8xSbtzatMxfZweq49uEdUCQs1NJHZngqxWOFc7Z7t_yhS1A9ObmGoHAfAIxoKrlOc2NlEojAXIC76qROUMCbZMNGbMdA8mlBc/s72-c/Untitled.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-4517288424481656237</id><published>2013-10-25T16:23:00.004+07:00</published><updated>2013-10-25T16:23:58.319+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keempat]</title><content type='html'>PEMROSESAN TRANSAKSI DAN PROSES PENGENDALIAN INTERNAL&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejahatan kerah putih menggambarkan serangkaian aktivitas illegal yang terjadi sebagai bagian dari pekerjaan pelaku kejahatan. Kejahatan ini terjadi pada saat kekayaan perusahaan digunakan menyimpang dari manfaat aktiva yang sesungguhnya. Ada 3 bentuk kejahatan kerah putih :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kecurangan manajemen&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pelaporan keuangan yang menyesatkan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kejahatan korporat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Pemrosesan Komputer dan Eksposur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak aspek dari pemrosesan komputer yang cenderung meningkatkan eksposur organisasi terhadap peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Tujuan Pengendalian dan Siklus Transaksi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pengendalian berguna untuk mengurangi eksposur. Analisis eksposur dalam suatu organisasi sering berhubungan dengan konsep siklus transaksi. Kejadian tersebut menghasilkan transaksi yang dapat dikelompokkan sesuai dengan empat siklus aktivitas bisnis, yaitu&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Siklus pendapatan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siklus pengeluaran&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siklus produksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siklus keuangan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Komponen Proses Pengendalian Internal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Konsep pengendalian internal didasarkan pada dua premis utama, yaitu tanggung jawab dan jaminan yang masuk akal. Sedangkan proses pengendalian internal suatu organisasi terdiri dari lima elemen : lingkungan pengendalian, penaksiran risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pengawasan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
A. Lingkungan Pengendalian&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Lingkungan pengendalian merupakan dampak kumulatif atas faktor-faktor untuk membangun, mendukung dan meningkatkan efektivitas kebijakan dan prosedur tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Faktor yang tercakup dalam lingkungan pengendalian adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Nilai-nilai integritas dan etika&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Komitmen terhadap kompetensi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Filosofi manajemen dan gaya operasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Struktur organisasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perhatian dan pengarahan yang diberikan oleh dewan direksi dan komitenya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cara pembagian otoritas dan tanggung jawab&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kebijakan sumber daya manusia dan prosedur.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
B. Penaksiran Risiko&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penaksiran risiko merupakan proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang memengaruhi tujuan perusahaan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
C. Aktivitas Pengendalian&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Aktivitas pengendalian merupakan kebijakan dan prosedur yang dibangun untuk membantu memastikan bahwa arahan manajemen dilaksanakan dengan baik.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Tujuan pengendalian :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Rencana organisasi mencakup pemisahan tugas untuk mengurangi peluang seseorang dalam suatu posisi pekerjaan tertentu untuk melakukan kecurangan atau kesalahan menjalankan tugas sehari-hari mereka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Prosedur mencakup perancangan dan penggunaan dokumentasi dan catatan yang berguna untuk memastikan pencatatan transaksi dan kejadian yang tepat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Akses terhadap aktiva hanya diberikan sesuai dengan otorisasi manajemen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cek independen dan peninjauan dilakukan sebagai wujud akuntabilitas kekayaan perusahaan dan kinerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengendalian proses informasi diterapkan untuk mengecek kelayakan otorisasi, keakuratan, dan kelengkapan setiap transaksi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
D. Informasi dan Komunikasi&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Informasi mengacu pada sistem akuntansi organisasi, yang terdiri dari metode dan catatan yang diciptakan untuk mengidentifikasi, merangkai, menganalisis, mengelompokkan, mencatat, dan melaporkan transaksi organisasi dan untuk memelihara akuntabilitas aktiva dan utang yang terkait. Komunikasi terkait dengan memberikan pemahaman yang jelas mengenai semua kebijakan dan prosedur yang terkait dengan pengendalian. Komunikasi yang baik membutuhkan komunikasi oral yang efektif, manual prosedur yang memadai, manual kebijakan, serta berbagai jenis dokumentasi yang lain dan &amp;nbsp;juga membutuhkan aliran arus informasi dalam organisasi yang memadai. Informasi semacam ini dibutuhkan untuk mengevaluasi kinerja, membuat laporan perkecualian, dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
E. Pengawasan&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pengawasan dicapai melalui aktivitas yang terus-menerus, atau evaluasi terpisah, atau kombinasi keduanya. Tujuan fungsi audit internal adalah untuk melayani manajemen dengan menyediakan bagi manajemen hasil analisis dan hasil penilaian aktivitas dan sistem seperti :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sistem informasi organisasi,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Struktur pengendalian internal organisasi,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sejauh mana ketaatan terhadap kebijakan operasi, prosedur, dan rencana,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kualitas kinerja personel organisasi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;Pengendalian Pemrosesan Transaksi&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Merupakan satu prosedur yang dirancang untuk memastikan bahwa elemen proses pengendalian internal diimplementasikan dalam suatu sistem aplikasi tertentu di setiap siklus transaksi organisasi. Pengendalian pemrosesan transaksi mencakup pengendalian umum dan pengendalian aplikasi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/4517288424481656237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4517288424481656237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4517288424481656237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Keempat]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-9093741271318669936</id><published>2013-10-25T16:14:00.003+07:00</published><updated>2013-10-25T16:14:58.230+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Ketiga]</title><content type='html'>PENGENALAN PEMROSESAN TRANSAKSI&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istilah pemrosesan transaksi mewakili berbagai aktivitas yang umumnya dilakukan oleh organisasi untuk mendukung operasional sehari-harinya. Walaupun tidak ada 2 organisasi yang memproses data transaksi secara persis sama, hampir semua organisasi memproses alur transaksi yang sama. Alur transaksi operasional dapat dikelompokkan menurut proses bisnis pada umumnya. Sebagian besar organisasi memiliki proses pesanan penjualan, proses tagihan, proses piutang, dan proses bisnis lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ARUS TRANSAKSI&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pengkodean&lt;br /&gt;
Untuk membantu pengumpulan maupun pemrosesan suatu transaksi biasanya diberikan kode sebagai kemudahan.&lt;br /&gt;
2. Pengklasifikasian Transaksi&lt;br /&gt;
karena tingkat arus transaksi dalam suat uperubahan sangat kompleks maka untuk mempermudah dalam penyajian maka tiap transaksi diklasifikasikan kedalam beberapa siklus – siklus transaksi untuk pengelompokan.&lt;br /&gt;
contoh perusahaan Manufaktur :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;pendapatan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;pengeluaran&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;produksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;keuangan&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
Siklus-siklus transaksi dan sistem-sistem aplikasi dalam aktivitas bisnis ;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Siklus pendapatan, Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa ke entitas-entitas lain dan pengumpulan pembayaran-pembayan lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siklus pengeluaran, Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa dari entitas-entitas lain dan pelunasan kewajiban-kewajiban yang berkaitan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siklus produksi, kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumberdaya menjadi barang dan jasa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siklus keuangan, kejadian-kejadian yang berkaitan dengan proleh dan menejemen dana-dana modal termasuk kas.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PEMROSESAN TRANSAKSI&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Input = Input dalam suatu proses transaksi adalah dokumen sumber yang dapat berupa formulir atau bukti transaksi lainnya. contoh : Pesanan konsumen, Slip penjualan, Faktur, Kartu absen karyawan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proses= Dalam system manual terdiri dari kegiatan pemasukkan data transaksi kedalam jurnal. Dalam sistem komputer, prosesnya dilakukan dengan memasukkan data kedalam file transaksi Jurnal digunakan untuk mencatat transaksi akuntansi keuangan. Register digunakan untuk mencatat jenis lain data yang tidak terkait secara langsung dengan akuntansi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyimpanan=Media penyimpanan dari transaksi secara manual adalah Buku Besar. Buku besar ini menyediakan ikhtisar transaksi-transaksi keuangan perusahaan. Proses pemasukkan data dari jurnal kedalam buku besar disebut “POSTING”. Untuk sistem komputer, posting ini dilakukan dengan mengup-date file master menggunakan file transaksi. Contoh : File transaksi, File Master, dan File referensi atau tabel.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Output.= jenis keluaran yang dihasilkan dari proses transaksi, antara lain : Laporan keuangan, Laporan Operasional, Dokumen Pengiriman, faktur, dan Neraca Saldo&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
PERANCANGAN SISTEM TATA BUKU BERPASANGAN&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian, yaitu debet dan kredit. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Metode penyusunan tata buku berpasangan ada 2 yaitu motode ayat-ayat pindahan tunggal dan motode ayat-ayat pindahan berumpun(kolektif).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hal penting dalam merancang sistem akuntansi :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sifat dan tujuan organisasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Karakteristik struktural dan fungsional&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tata letak fisik, produk dan jasa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Orang yang mengoperasikan sistem&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Langkah dalam merancang sistem akuntansi :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Merancang pengelompokan kasar atas rekening, daftar rekening dan laporan keuangan terkait.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mereview karyawan operasional dan manajemen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Finalisasi laporan, daftar rekening, dan laporan lainnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menyiapkan rancangan penjurnalan dan perancangan kertas kerja yang dibutuhkan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;untuk mengimplementasikan dan mengoperasikan sistem.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
SISTEM KODE AKUN UNTUK PEMROSESAN TRANSAKSI&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Suatu sistem pengkodean berisi character set, yaitu satu set simbol yang telah ditentukan sebelumnya yang digunakan untuk mengidentifikasi obyek. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tujuan pengkodean :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meringkas data&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengklasifikasikan rekening atau transaksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menyampaikan makna tertentu&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada 5 metode pemberian kode rekening, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kode Angka Blok (block numerical code)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kode Angka Kelompok (group numerical code)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kode Angka Desimal (decimal code)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
PERANCANGAN FORMULIR DAN PETIMBANGAN – PERTIMBANGAN PENYIMPANAN CATATAN&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sebelum suatu transaksi diproses terlebih dahulu kita harus melakukan pengumpulan data transaksi. Pengumpulan data-data transaksi ini tidak dapat dipisahkan dari desain suatu formulir, sebab suatu formulir merupakan gambaran atau rekaman dari suatu transaksi. Tujuan dari formulir :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Formulir dibuat untuk meminta dilakukannya suatu tindakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Formulir digunakan untuk mencatat tindakan yang telah dilaksanakan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;http://novalina26.wordpress.com/2012/11/01/3-pengenalan-pemrosesan-transaksi/&quot;&gt;http://novalina26.wordpress.com/2012/11/01/3-pengenalan-pemrosesan-transaksi/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/9093741271318669936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu-ketiga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/9093741271318669936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/9093741271318669936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu-ketiga.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Ketiga]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-8492026648918405974</id><published>2013-10-25T16:04:00.001+07:00</published><updated>2013-10-25T16:04:18.623+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kedua]</title><content type='html'>&lt;h2&gt;
&lt;b&gt;Teknik Dan Dokumentasi Sistem&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Helvetica-Neue, Helvetica, Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; font-weight: normal; line-height: 23px;&quot;&gt;Teknik sistem merupakan alat yang digunakan untuk menganalisa, merancang, dan mendokumentasikan sistem dan hubungan antar subsistem yang berkaitan. Teknik-teknik ini umumnya bersifat grafikal (piktoral). Suatu kegiatan pengujian dilakukan untuk meyakinkan bahwa mekanisme kontrol organisasi berfungsi dengan baik dan memastikan bahwa tidak diperlukan pengawasan (kontrol) tambahan. Kegiatan ini lazim disebut audit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Helvetica-Neue, Helvetica, Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Penggunaan Teknik -Teknik &amp;nbsp;Sistem&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Helvetica-Neue, Helvetica, Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Helvetica-Neue, Helvetica, Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;PENGGUNAAN TEKNIK-TEKNIK SISTEM DALAM AUDITING:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Helvetica-Neue, Helvetica, Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Evaluasi Struktur Pengendalian Intern&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
Berupa kebijakan dan prosedur yang dibuat sebagai &amp;nbsp;jaminan bahwa tujuan perusahaan akan tercapai. Dalam mengevaluasi pengendalian intern, auditor umumnya memperhatikan arus pemrosesan dan distribusi dokumen-dokumen dalam pelaksanaan sistem.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
Struktur Pengendalian Intern terdiri dari 3 elemen :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Pengawasan Lingkungan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sistem Akuntansi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengawasan Prosedur.Teknik yang digunakan antara lain adalah Flowchart analisis, flowchart dokumen, bagan distribusi formulir, kuesioner dan metode matriks.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pengujian Ketaatan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk dapat melakukan uji ketaatan maka auditor harus memahami teknologi yang digunakan oleh suatu sistem informasi. Pengujian ketaatan dilakukan untuk memastikan eksistensi, menilai efektivitas dan menguji kesinambungan operasi pengendalian intern yang diandalkan oleh organisasi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Teknik yang biasa digunakan adalah, IPO-HIPO, flowchart program, DFD, pencabangan dan tabel keputusan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kertas Kerja&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kertas kerja adalah catatan yang dipegang auditor mengenai prosedur dan pengujian yang diterapkan, informasi yang didapatkan, dan kesimpulan yng ditarik selama melakukan penugasan audit. Teknik sistem digunakan untuk mendokumentasikan dan menganalisis isi kertas kerja.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Diagram aliran data, bagan HIPO, bagan arus program, table pencabangan dan keputusan, dan metode matrik dapat muncul dalam kertas kerja.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;PENGGUNAAN TEKNIK SISTEM DALAM PENGEMBANGAN SISTEM :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Analisis Sistem&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
Analisis Sistem melibatkan pengumpulan dan pengorganisasian &amp;nbsp; fakta. Teknik sistem yang berguna untuk analisis informasi adalah diagram alur data logika dan flowchart analitis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Desain Sistem&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
Desain sistem melibatkan penyusunan cetak biru sistem secara lengkap dan utuh. Teknik sistem seperti diagram input proses &amp;nbsp;output, diagram HIPO, flowchart program, tabel keputusan dan lain sebagainya digunakan secara ekstensif untuk mendokumentasikan perancangan sistem.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Implementasi Sistem&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
Implementasi sistem mencakup aktivitas aktual mempraktekkan desain sistem yang telah dibuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;TEKNIK-TEKNIK SISTEM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;Bagan Arus (FlowChart)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;Merupakan alat yang digunakan untuk :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;Dokumentasi sistem yang sudah ada.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;Mendesain sistem baru&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;Memberi petunjuk bagi programer yang akan membuat dan memperbaharui program komputer.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 23px;&quot;&gt;&lt;div&gt;
Bagan arus terdiri dari dua macam yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Dokumen flowchart&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sistem / proses flowchart&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan Arus Dokumen&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan yang digunakan untuk menganalisa distribusi dokumen (kadang sumber daya fisik lain) diantara unit organisasi dalam suatu sistem (document oriented).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Langkah-langkah dalam penyusunan Dokumen Flowchart&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengidentifikasi departemen-departemen yang ikut ambil bagian dalam suatu sistem.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengidentifikasi dokumen sumber yang akan digunakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggambarkan bagaimana dokumen-dokumen di buat, diproses dan digunakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menambahkan catatan yang akan memberikan keterangan mengenai suatu simbol atau kegiatan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan Arus Sistem&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan yang menyediakan gambaran yang lebih lengkap mengenai langkah-langkah proses dalam suatu sistem (Process oriented). Sistem flowchart terdiri dari dari beberapa tingkatan &amp;nbsp;:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;High-level System Flowchart, sistem flowchart yang penggambarannya sangat umum dan memberikan gambaran sekilas mengenai sistem.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Intermediate-level System Flowchart, penggambarannya suatu proses yang lebih detail&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Low-level System Flowchart, menggambarkan secara khusus aplikasi-aplikasi atau kegiatan-kegiatan dari suatu proses.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan Arus Program&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan yang mengambarkan rangkaian atau urutan dari operasi logis yang dikerjakan &amp;nbsp;komputer dalam menjalankan suatu program.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Meskipun tidak ada aturan khusus mengenai pembuatan flowchart, tapi terdapat beberapa panduan yang dapat diikuti dalam pembuatan flowchart :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Simbol dari proses harus selalu diletakkan diantara simbol input dan simbol output.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembuatan flowchart harus dimulai dari pojok kiri atas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selalu menggunakan simbol yang tepat tergantung dari jenis flowchartnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hindari kekusutan dan kekacauan dengan menghindari garis yang berpotongan, apabila harus ada, dapat digunakan simbol koneksi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Harus ada keterangan / deskripsi untuk memberikan kejelasan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Data Flow Diagram (DFD)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Suatu bagan yang memberikan gambaran mengenai arus data dalam suatu sistem atau organisasi. Digunakan terutama sebagai alat untuk mengevaluasi sistem yang sudah ada dan perencanaan pembuatan sistem baru. (lebih bersifat penggambaran secara logis dari suatu sistem).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Elemen dalam suatu DFD :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Proses transformasi, digambarkan berbentuk lingkaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Arus data, digambarkan berupa anak panah yang masuk atau keluar dari suatu proses transformasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyimpanan data, digambarkan berupa kotak persegi panjang tanpa tutup di sebelah kanannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Data sumber dan data tujuan, digambarkan berupa kotak empat persegi panjang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan IPO dan HIPO&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bagan IPO&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan yang menggambarkan suatu sistem dalam skala umum (tidak rinci) sehingga dapat digunakan &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;/ menganalisa suatu &amp;nbsp; sistem secara utuh.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bagan HIPO&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagan yang mewakili sistem dengan bertambahnya tingkatan rincian. (Tingkat rincian tergantung dari kebutuhan pemakai).&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;http://siswaddi.wordpress.com/2010/10/14/teknik-dan-dokumentasi-sistem/&quot;&gt;http://siswaddi.wordpress.com/2010/10/14/teknik-dan-dokumentasi-sistem/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;https://docs.google.com/presentation/d/1RNWc9uk1gqmvLGai61hqlmNn3dQqUEupxkPlunuP92s/edit&quot;&gt;https://docs.google.com/presentation/d/1RNWc9uk1gqmvLGai61hqlmNn3dQqUEupxkPlunuP92s/edit&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/8492026648918405974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu-kedua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8492026648918405974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8492026648918405974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu-kedua.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Kedua]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-1876540909620946681</id><published>2013-10-25T15:46:00.000+07:00</published><updated>2013-11-13T11:55:55.583+07:00</updated><title type='text'>Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Pertama]</title><content type='html'>&lt;b&gt;TINJAUAN SEKILAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah &lt;b&gt;sistem&lt;/b&gt; adalah kumpulan sumberdaya yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu.&lt;br /&gt;
atau&lt;br /&gt;
Sebuah &lt;b&gt;sistem&lt;/b&gt; adalah sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Informasi&lt;/b&gt; adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan atau&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Informasi&lt;/b&gt; adalah salah satu sumber daya bisnis yang vital yang berguna dalam pengambilan keputusan baik bagi pihak internal maupun eksternal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;b&gt;1.1 Sistem Informasi dan Organisasi Bisnis&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
Dalam kehidupan kita sehari-hari, informasi menjadi suatu hal yang penting. Dengan informasi kita dapat mengetahui apa saja yang terjadi di dunia baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Informasi juga dapat membantu dalam mengambil keputusan. Suatu perusahaan besar tidak akan mengambil keputusan semudah membalikkan telapak tangan tanpa adanyainformasi, karena meskipun kecil informasi yang mereka dapatkan akan menjadi penentu bagi kemajuan perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi dapat berupa data atau system.Suatu system informasi dibagi menjadi lima fungsi utama, yaitu pengumpulan data, pengolahan data, manajemen data, pengendalian dan pengamanan data, serta pengadaan informasi. Masing-masing fungsi tersebut saling berkaitan satu sama lain.Keterkaitan system informasi dalam organisasi bisnis sangatlah erat.Dalam bisnis, teknologi informasi mempunyai dampak terhadap semua system informasi akuntansi.Dalam meningkatkan system informasi, suatu perusahaan menginstalasikan computer menggunakan model-model untuk mengambil sebuah keputusan dan mempelajari kebutuhan informasi.&lt;br /&gt;
Akuntan berperan sebagai perancang sekaligus pemakai(user) dalam sistem informasi akuntansi. Mereka terlibat langsung dalam penetapan persyaratan untuk informasi.Mereka diharuskan mempelajari seperangkat pengetahuan umum tentang informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya yang dirancang untuk mentransformasikan data menjadi informasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Fungsi sistem informasi adalah bertanggung jawab atas pemrosesan data. Otomatisasi kantor menguraikan penggunaan teknologi elektronik di dalam kantor atau tempat kerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sistem dan teknologi informasi juga diandalkan untuk meningkatkan efiektivitas dan efisiensi proses-proses bisnis yang ada di organisasi, sehingga menjadi proses bisnis unggulan (best practice), juga mampu memfasilitasi jajaran manajer dalam pengambilan keputusan dan kolaborasi antar bagian.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proyek pengembangan sistem umumnya mencakup tiga fase umum: analisis sistem, perancangan sistem, dan implementasi sistem. Pendekatan sistem adalah prosedur umum untuk administrasi proyek sistem.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jenis-jenis Sistem informasi.&lt;br /&gt;
1. Sistem informasi akuntansi&lt;br /&gt;
2. Sistem informasi keuangan&lt;br /&gt;
3.Sistem informasi manufaktur&lt;br /&gt;
4.Sistem informasi sumber daya manusia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuannya adalah untuk membantu pengembangan sistem yang efektif. Masalah-masalah manajemen proyek, masalah organisasional dan teknikal akan dihadapi dalam suatu implementasi sistem informasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;b&gt;1.2 Siklus Pemrosesan Transaksi&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
SIA meliputi beragam aktivitas yang berkaitan dengan siklus-siklus pemrosesan transaksi perusahaan, yang meliputi siklus pendapatan, siklus pengeluaran, siklus produksi, dan siklus keuangan.&lt;br /&gt;
SIA juga mencakup siklus pelaporan keuangan yang memperoleh data akuntansi dan operasi siklus lain untuk menghasilkan laporan keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum&lt;br /&gt;
Siklus pendapatan memproses kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa ke entitas-entitas lain dan pengumpulan pembayaran-pembayarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiofy5XYSKXpWcpBkWEIyautlWritaXUt7nTGT8JmlRpdewmIv2dPVniOETDrnYzTt4wkMEf6PJz_TCX7G4omJLBxYQ_LBHIFk0QM-mWSSyYDSUPlgdWF_GlPi2gNppiqvHM3o_Lfix9hwu/s1600/1.2.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;302&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiofy5XYSKXpWcpBkWEIyautlWritaXUt7nTGT8JmlRpdewmIv2dPVniOETDrnYzTt4wkMEf6PJz_TCX7G4omJLBxYQ_LBHIFk0QM-mWSSyYDSUPlgdWF_GlPi2gNppiqvHM3o_Lfix9hwu/s1600/1.2.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Siklus pengeluaran&lt;/b&gt; memroses kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa dari entitas-entitas lain dan pelunasan-pelunasannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Siklus produksi&lt;/b&gt; memroses kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumber daya menjadi barang dan jasa.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Siklus keuangan&lt;/b&gt; memroses kejadian yang berkaitan dengan perolehan dan manajemen dana-dana modal, termasuk kas.&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;b&gt;1.3 Akuntansi dan Teknologi Informasi&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
Teknologi informasi berdampak signifikan terhadap system informasi akuntansi pada suatu perusahaan.Diantara lainnya adalah pada pemrosesan data yang mengalami perubahan dari manual ke system computer. Proses ini sangat mempengaruhi proses audit, karena audit memerlukan laporan keuangan sebagai objeknya. Dengan begitu, audit juga mengalami kemajuan dalam hal teknologi informasi.Karena jika mereka tidak mengalami kemajuan, akan berdampak tidak baik dengan klien perusahaan yang terbiasa dengan kemudahan-kemudahan yang ada.&lt;br /&gt;
Peran teknologi informasi dalam membantu proses akuntansi dalam perusahaan/organisasi &amp;nbsp;telah lama berlangsung. Alasan utama penggunaan IT dalam akuntansi ialah efisiensi, penghematan waktu dan biaya.Alasan lain termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporankeuangan dengan benar.Sistem Informasi akuntansi,dimana sistem berbasis computer yang dirancang untuk menstransformasi data akuntansi menjadi informasi.&lt;br /&gt;
Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
1.4 Akuntansi dan Pengembangan&lt;/h4&gt;
Perkembangan akuntasi di Indonesia mengalami pasang surut, beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain lingkungan politik dan ekonomi serta organisasi profesi.&lt;br /&gt;
Proses pembentukan standar akuntansi atau sering disebut dengan standar setting process merupakan proses yang cukup pelik oleh karena melibatkan aspek politik, bisnis, sosial budaya. Aspek politik cukup dominan karena tarikan beberapa kepentingan baik pihak pemerintah, swasta maupun profesi akuntan itu sendiri.Hal ini dapat dipahami karena standar akuntansi yang akan diberlakukan akan mengikat semua pihak.&lt;br /&gt;
Dilihat dari aspek bisnis, standar akuntansi akan berkembang seiring dengan perkembangan dunia bisnis. Munculnya transaksi-transaksi bisnis baru yang semakin komplek menuntut adanya standar akuntansi yang mengatur transaksi tersebut. Oleh karena standar akuntansi akan diterapkan pada suatu komunitas tertentu maka aspek sosial budaya juga akan mewarnai penyusunan standar tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://imas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/956/SIA1-Mat1.pdf&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://gomgomrevolution.blogspot.com/2012/10/tinjauan-sekilas-sistem-informasi.html&quot;&gt;http://gomgomrevolution.blogspot.com/2012/10/tinjauan-sekilas-sistem-informasi.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://rherheda.blogspot.com/2012/10/minggu-i-tinjauan-sekilas-sistem.html&quot;&gt;http://rherheda.blogspot.com/2012/10/minggu-i-tinjauan-sekilas-sistem.html&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/1876540909620946681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu-ke-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/1876540909620946681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/1876540909620946681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/10/sistem-informasi-akuntansi-minggu-ke-1.html' title='Sistem Informasi Akuntansi [Minggu Pertama]'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiofy5XYSKXpWcpBkWEIyautlWritaXUt7nTGT8JmlRpdewmIv2dPVniOETDrnYzTt4wkMEf6PJz_TCX7G4omJLBxYQ_LBHIFk0QM-mWSSyYDSUPlgdWF_GlPi2gNppiqvHM3o_Lfix9hwu/s72-c/1.2.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-4701554787582958901</id><published>2013-05-31T11:54:00.000+07:00</published><updated>2013-05-31T11:55:38.724+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas Softskill"/><title type='text'>TUGAS SOFTSKILL KEWARGANEGARAAN</title><content type='html'>Tugas softskill pendidikan kewarganegraan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://docs.google.com/file/d/0B9RYXz5WJ92wbnNVUHJ1ZVVQUGM/edit?usp=sharing&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://docs.google.com/file/d/0B9RYXz5WJ92wWGVFMFBwZi0xR2c/edit?usp=sharing&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://docs.google.com/file/d/0B9RYXz5WJ92wRlBuay1HbFM5Ums/edit?usp=sharing&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://docs.google.com/file/d/0B9RYXz5WJ92wX3pKNXN0Z1BVejA/edit?usp=sharing&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 4&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
alternatif link (jika tidak bisa)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://sdrv.ms/1164EcY&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://sdrv.ms/1164JgJ&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://sdrv.ms/1164L8j&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://sdrv.ms/1164MZS&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Draft 4&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/4701554787582958901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4701554787582958901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/4701554787582958901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2013/05/blog-post.html' title='TUGAS SOFTSKILL KEWARGANEGARAAN'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-9025397189120685352</id><published>2012-12-03T11:34:00.000+07:00</published><updated>2012-12-06T11:34:08.953+07:00</updated><title type='text'>Hambatan Pengembangan Sistem</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot; style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 22px; font-weight: normal; margin: 0.75em 0px 0px; position: relative; text-align: center;&quot;&gt;
Hambatan Pengembangan Sistem&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;&quot;&gt;Hambatan Pengembangan Sistem&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet Ms, Arial, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Agate Studio&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet Ms, Arial, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;Dalam suatu perusahaan pasti ada hambatan dalam pengembangan sistemnya. tidak hanya dalam 1 aspek namun berbagai aspek:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet Ms, Arial, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet Ms, Arial, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;&quot;&gt;Faktor SDM atau Sumber Daya Manusia : salah 1 aspek penghambat karena dalam suatu sistem pasti melibatkan tenaga kerja (SDM). Dibutuhkan sebuah kerja sama antar pihak dari berbagai departemen. tiap orang memiliki ambisi masing-masing yang terkadang menjadi faktor penghambat pula. Dan diperlukan pula pelatihan kepada para SDM agar memiliki skill yang terus berkembang. Di Agate Terdapat Game Designer yang memiliki peran sebagai &quot;Director&quot; yang nanti akan dibantu oleh Game Artist dalam membuat sprite/asset lalu ada Programmer yang menggabungkan antara konsep sang Game Designer dan Game Artist.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet Ms, Arial, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;&quot;&gt;Teknologi : Penggunaan teknologi pada peralatan yang digunakan untuk bekerja menjadi hal penting yang mendukung kinerja para SDM. Di Agate, mereka membuat game untuk berbagai platform mulai dari iOS, WAP, Web, Social, BB, Win8, Unity dan Android&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 18px;&quot;&gt;Cost : Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan erat kaitannya dengan SDM dan Teknologi, karena sulit untuk mendapatkan tenaga kerja murah yang memiliki skill/kemampuan yang baik dan perusahaan memerlukan teknologi yang dapat menunjang kinerja para SDMnya dengan menyediakan alat yang dibutuhkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Infrastruktur: dibutuhkan agar menunjang kinerja yang optimal. Di Agate mereka bekerja di sebuah kantor yang memiliki fungsi seperti rumah, dimana para developer dapat bekerja dan bermain. sehingga membuat para developer nyaman berada disana.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/9025397189120685352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/12/hambatan-pengembangan-sistem.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/9025397189120685352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/9025397189120685352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/12/hambatan-pengembangan-sistem.html' title='Hambatan Pengembangan Sistem'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-505824301419197124</id><published>2012-10-08T17:41:00.002+07:00</published><updated>2012-10-08T17:44:08.254+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gunadarma"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas Softskill"/><title type='text'>Tugas Softskill Sistem Informasi Manajemen</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #222222; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #222222; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; mso-bidi-font-size: 11.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Jelaskan system pada perusahaan anda?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #222222; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #222222; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; mso-bidi-font-size: 11.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background: white; color: #222222; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Sistem pada perusahaan saya,
perusahaan saya dipimpin oleh seseorang, yang memiliki pengetahuan manajemen
yang baik. Namun begitu, dalam perusahaan saya, terbagi beberapa devisi -
devisi lainnya yang dipimpin oleh masing - masing orang yang sudah dipercaya
kemampuannya dalam memimpin devisi - devisi tersebut oleh Bos. Hal ini
dikarenakan perusahaan saya memberikan pelayan jasa ataupun barang. Tiap devisi
itu memiliki beberapa anak buah.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; color: #222222; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Kesimpulan:
perusahaan saya memiliki Sistem Fisik dan Sistem Konseptual dimana kedua sistem
tersebut merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya
melalui arus sumber daya fisik. Sedangkan Sistem Konseptual adalah Sebagian
sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;2. Bahas contoh E-commerce dan sebutkan keuntungan dan
kelemahanya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;1. Bhinneka
(http://www.bhinneka.com/).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;apple-tab-span&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Merupakan bisnis online store dalam hal
penjualan perangkat IT (komputer beserta spare partnya, dan laptop) ataupun
gadget (seperti kamera digita, slr, handphone) bhinneka juga merupakan salah
satu autorized apple store. Penjualannya didukung oleh outlet bhinneka yang ada
dibeberapa tempat di Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kelebihannya:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
membeli secara online (pembayaran melalui ebanking lalu barang dikirim ke
tempat konsumen).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
membeli barang secara kredit dengan menggunakan kartu kredit beberapa bank
tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kekurangannya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Anda
tidak dapat melihat kondisi barang sebelum membeli. (elektronik merupakan
barang yang rentan, yang kualitasnya dapat terlihat dengan kita memeriksa
kondisinya secara langsung).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;2. Forum Jual Beli
Kaskus (http://www.kaskus.co.id/forumdisplay.php?f=25).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;apple-tab-span&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Forum komunitas terbesar di Indonesia ini
mempunyai satu subforum untuk transaksi jual beli antara satu user dengan user
lain. banyak hal yang diperjualbelikan di forum ini, mulai dari trading card,
rumah bahkan kapal pesiar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kelebihannya:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
membeli barang dengan harga murah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
memeriksa barang ketika transaksi berlangsung (cash on delivery).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Barang
dapat dikirim jika lokasi antar user terlampau jauh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kekurangan:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Maraknya
penipuan pada transaksi online.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Terkadang
banyak user yang membohongi user lain bahwa barangnya itu asli padahal palsu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kurangnya
keamanan pada tiap transaksi (pihak kaskus tidak bertanggung jawab jika terjadi
penipuan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;3. Rakuten
(http://www.rakuten.co.id/).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;apple-tab-span&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Website ini menyediakan berbagai produk
mulai dari fashion, kuliner, alat olahraga dan lain lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Keuntungan:&lt;span class=&quot;apple-tab-span&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Ada
kategori barang-barang dari jepang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Terkadang
website ini memberikan diskon pada kategori barang tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Harga
yang terjangkau oleh masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Adanya
fasilitas superpoint untuk mendapatkan diskon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
melakukan transaksi secara online (pembayaran melalui ebanking lalu barang
dikirim ke tempat konsumen).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kekurangan:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tidak
dapat melihat kondisi barang saat terjadinya transaksi secara online.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;4. Rakitan/Quantum
komputer (http://www.rakitan.net/ atau http://www.rakitan.net/ atau
http://mdua.com/).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;apple-tab-span&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Website yang menyediakan perangkat IT
(komputer/laptop) dan gadget (handphone dan kamera). quantum komputer didukung
oleh outlet yang berada di mangga dua mall lt. V.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Keuntungan:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
melakukan transaksi secara online (pembayaran melalui ebanking lalu barang dikirim
ke tempat konsumen) atau datang langsung ke toko.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Memberikan
contact person sales agar pembeli dapat berinteraksi dengan sales dalam
menanyakan ketersediaan barang/harga barang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kekurangan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tidak
dapat melihat kondisi barang saat terjadinya transaksi secara online.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;5. Mitre
(http://mitre.co.id)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;apple-tab-span&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Bisnis online store yang bergerak di
bidang penjualan alat atau perlengkapan olahraga. Mitre didukung oleh beberapa
outlet yang tersebar di kota besar di Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Keuntungan:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dengan
adanya outlet yang tersebar di kota besar Indonesia, memudahkan pembelian
barang secara langsung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dapat
membeli secara online, jadi memudahkan konsumen yang tidak ada outlet mitre
atau konsumen yang berada di luar negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Kekurangan:&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Symbol; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Outlet
yang hanya tersedia di kota besar, membuat konsumen yang jauh/tidak ada outlet
mitre di kotanya menjadi kesulitan jika ingin membeli barang secara langsung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/505824301419197124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/10/tugas-softskill-sistem-informasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/505824301419197124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/505824301419197124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/10/tugas-softskill-sistem-informasi.html' title='Tugas Softskill Sistem Informasi Manajemen'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-8590310221426822078</id><published>2012-06-28T15:15:00.002+07:00</published><updated>2012-06-28T15:15:35.417+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gunadarma"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas Softskill"/><title type='text'>Tugas Softskill IV (Komunikasi dan Kepemimpinan)</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Uraikan hambatan umum bagi komunikasi antar pribadi yang efektif. Jelaskan bagaimana hambatan ini dapat diatasi.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jawab:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi antar satu orang ke orang lain.&lt;br /&gt;
hal penting dalam komunikasi antar pribadi yang efektif adalah cara penyampaian pesan (cara komunikasi) dan mendengarkan&lt;br /&gt;
nah berikut ini adalah berbagai macam hambatan dalam komunikasi antar pribadi.&lt;br /&gt;
a. Tingkatan bahasa si penyampai pesan/pendengar&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;cara mengatasinya: lihat dulu siapa lawan bicara yang dihadapi. pergunakan istilah serta bahasa yang tepat agar lawan bicara mengerti dan tau apa yang kita maksud/bicarakan&lt;br /&gt;
b. Mengerti arah keinginan arah pembicaraan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;cara mengatasinya: teliti akan hal yang dibicarakan (topik pembicaraan) agar dapat mengerti hal yang sedang dibicarakan. jangan membicarakan hal yang kita tidak mengerti karena pembicaraan akan tidak nyambung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Uraikan dua dasar fungsi kepemimpinan yang di butuhkan untuk prestasi kerja kelompok yang efektif. Haruskah seorang pemimpin melakukan kedua fungsi sekaligus.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jawab:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Fungsi pertama adalah memberi kejelasan alur (direktif)&lt;br /&gt;
Seorang pemimpin harus mampu membantu bawahannya dalam memahami bagaimana cara kerja yang diperlukan didalam menyelesaikan tugasnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Fungsi kedua adalah meningkatkan jumlah hasil (reward)&lt;br /&gt;
seorang pemimpin harus mampu memberi dukungan dan perhatian terhadap kebutuhan pribadi bawahannya. karena dengan memberi dukungan dan perhatian, bawahan akan semangat dalam bekerja berusaha didalam menyelesaikan tugasnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
seorang pemimpin melakukan kedua fungsi sekaligus, karena jika kita hanya memberi kejelasan alur/memberikan arah (direktif) atau hanya memberikan reward. karena pemimpin adalah memberi arahan lalu memperhatikan karyawannya agar, selain demi terselesaikannya tugas, para pemimpin harus memperhatikan kesejahteraan para bawahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/8590310221426822078/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/06/tugas-softskill-iv-komunikasi-dan_28.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8590310221426822078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/8590310221426822078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/06/tugas-softskill-iv-komunikasi-dan_28.html' title='Tugas Softskill IV (Komunikasi dan Kepemimpinan)'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-768032641603186521.post-3146320926776742022</id><published>2012-06-28T15:14:00.002+07:00</published><updated>2012-06-28T15:15:45.974+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gunadarma"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas Softskill"/><title type='text'>Tugas softskill III (Konflik)</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
1.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Bedakan pandangan tradisional dan interactionist tentang konflik.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pandangan Tradisional, menyatakan bahwa konflik itu hal yang buruk, sesuatu yang negatif, merugikan, dan harus dihindari. Konflik disinonimkan dengan istilah violence, destruction, dan irrationality. Konflik ini merupakan suatu hasil disfungsional akibat komunikasi yang buruk, kurang kepercayaan, keterbukaan di antara orang – orang, dan kegagalaan manajer untuk tanggap terhadap kebutuhan dan aspirasi karyawan. Sedangkan pada Pandangan Interactionist, cenderung mendorong suatu kelompok atau organisasi terjadinya konflik. Hal ini disebabkan suatu organisasi yang kooperatif, tenang, damai, dan serasi cenderung menjadi statis, apatis, tidak aspiratif, dan tidak inovatif. Oleh karena itu, menurut pandangan ini, konflik perlu dipertahankan pada tingkat minimum secara berkelanjutan sehingga tiap anggota di dalam kelompok tersebut tetap semangat, kritis – diri, dan kreatif.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2.&amp;nbsp;&lt;i&gt;”Unit unit pada suatu organisasi akan selalu mempunyai tujuan yang berbeda; oleh karena itu, semua organisasi akan dicirikan oleh adanya konflik. ” Apakah anda setuju dengan hal ini ? jelaskan jawaban anda.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Saya setuju, kerena disetiap masalah mempunyai pandangan yang berbeda dengan setiap pandangan berbeda kita akan menemukan banyak solusi yang berbeda , entah itu win and win solution atau dengan kesepakatan yang merugikan satu pihak atau keuntungan pada pihak yang terlibat&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
3.&amp;nbsp;&lt;i&gt;”Strategi suatu organisasi, jika jelas dan disebar secara meluas, bertindak sebagai suatu superordinate goal dan memperlambat konflik yang disfungsional ”, Apakah anda setuju dengan hal ini ? jelaskan jawaban anda&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Saya tidak setuju, kerena dalam setiap konflik memilki kesepakatan dengan pihak-pihak yang terlibat kerena dalam suatu masalah haruslah pihak-pihak yang terlibat tersebut diuntungkan dengan adanya konflik. Kesimpulan saya, pada setiap konflik harus menemukan solusi yang tidak menguntungkan satu pihak saja tapi juga harus mengambil titik tangah agar resiko dari masalah lebih ringan dan pihak yang terlibat tidak dirugikan&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rianskeith.blogspot.com/feeds/3146320926776742022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/06/tugas-softskill-iii-konflik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3146320926776742022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/768032641603186521/posts/default/3146320926776742022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rianskeith.blogspot.com/2012/06/tugas-softskill-iii-konflik.html' title='Tugas softskill III (Konflik)'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>