<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Fikri Rasyid</title>
	
	<link>http://fikrirasyid.com</link>
	<description>Belajar Tentang Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Sep 2010 01:55:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Fikrirasyid" /><feedburner:info uri="fikrirasyid" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>Fikrirasyid</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Dear Telkomsel, bisakah anda memperbaiki layanan BIS anda?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/tvOqvNaNowc/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/dear-telkomsel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2010 01:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[BIS]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry Internet Service]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=989</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi. Tulisan ini saya tujukan kepada yang terhormat segenap pihak manajemen Telkomsel, siapapun yang bertanggung jawab atas pelayanan BlackBerry Internet Service Telkomsel. Izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Fikri Rasyid. Saya sudah berlangganan BlackBerry Internet Service (selanjutnya akan saya singkat menjadi BIS) sejak kurang lebih tiga bulan lalu. Awalnya saya kurang puas [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/dear-telkomsel/">Dear Telkomsel, bisakah anda memperbaiki layanan BIS anda?</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_991" class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-991" title="ngetwit gagal terus" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/09/ngetwit-gagal-terus.jpg" alt="" width="480" height="360" /><p class="wp-caption-text">Mayoritas twit yang saya post pekan ini berakhir dengan pesan ini. Frustrating. Apakah twitter memang sedang banyak down pekan-pekan ini, atau...</p></div>
<p>Selamat pagi. Tulisan ini saya tujukan kepada yang terhormat segenap pihak manajemen Telkomsel, siapapun yang bertanggung jawab atas pelayanan <strong>BlackBerry Internet Service Telkomsel.</strong></p>
<p>Izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Fikri Rasyid. Saya sudah berlangganan BlackBerry Internet Service (selanjutnya akan saya singkat menjadi BIS) sejak kurang lebih tiga bulan lalu.</p>
<p>Awalnya saya kurang puas dengan layanannya yang entah mengapa sering sekali mengalami gangguan. Namun setelah satu pekan, layanannya kunjung membaik dan saya (dan pekerjaan saya) pun semakin terbantu dengan adanya layanan BIS Telkomsel ini. <strong>Tidak urung saya merekomendasikan BIS telkomsel</strong> (dan berkata betapa stabilnya layanan anda) kepada teman-teman saya yang kadang mengeluhkan layanan BIS provider mereka yang terkadang mengalami gangguan.</p>
<p><em>Sounds good? Yeah It was</em>. Sebelum satu pekan terakhir ini, saya sangat puas dengan layanan anda. <strong>Setelah satu pekan ini, saya mulai kecewa</strong>.</p>
<p>Saya tinggal di daerah Cikutra &#8211; Bandung (sepengetahuan saya masih masuk kedalam daerah Kotamadya Bandung Timur) dan satu pekan ini layanan BIS Telkomsel di daerah saya benar-benar mengecewakan. Kebetulan rumah saya (well, rumah orang tua lebih tepatnya) bertingkat tiga. Ketika saya turun ke lantai satu untuk sahur, berbuka dan waktu-waktu keluarga, jangankan sinyal EDGE (dengan huruf besar), yang saya dapat hanya sinyal GSM yang membuat saya tidak dapat menerima data digital.</p>
<p>Ketika saya naik ke tempat saya di lantai tiga, indikator sinyal menunjukan sinyal EDGE namun mengirimkan satu tweet yang tidak lebih dari 140 karakter melalui aplikasi twitter for BlackBerry saja selalu gagal. Feed twitter terus menerus gagal di-refresh. Memposting sesuatu ke facebook? Jangan harap. Email mulai datang terlambat. Balasan email &#8211; email yang saya kirim mulai gagal terkirim. Saya mulai frustasi dan menyumpahi Telkomsel yang memaksa saya harus membuka webmail ketika email SEHARUSNYA bisa diakses melalui genggaman &#8211; yang mana saya sudah membayar secara rutin untuk dapat melakukannya. Lebih menyebalkannya, selama satu pekan terakhir saya harus berkutat dengan masalah ini.</p>
<p>Biaya langganan BIS senilai Rp 35.000/pekan mungkin tidak ada artinya untuk perusahaan sekaliber Telkomsel. Tapi<strong> jangan kira biaya sekecil itu tidak membuat konsumen jengkel setengah mati.</strong></p>
<p>Saya menulis posting blog ini tidak untuk berkonfrontasi dan membuat masalah. Saya juga tidak menulis posting blog ini untuk mengharapkan ganti rugi satu pekan saya yang penuh kekesalan dengan layanan BIS Telkomsel karena saya tahu mengharapkan korporasi besar seperti Telkomsel melakukan hal itu sama hampir tidak-mungkinnya dengan mengharapkan PEMDA DKI menuntaskan masalah kemacetan ibukota.</p>
<p>Yang saya harapkan, anda meningkatkan pelayanan dan jangan sampai hal payah sepele seperti ini terulang lagi. Pelanggan BIS seperti saya tidak menuntut akses internet super cepat dan segala macam gembar-gembor yang anda iklankan kok. Yang kami inginkan hanya email masuk dapat sampai dengan segera, email balasan dapat terkirim secepatnya, <em>attachment</em> dapat dikirim dan didownload, dan berjejaring seperti ngetweet, akses facebook dan jejaring sosial lainnya bisa dilakukan dengan lancar dan STABIL.</p>
<p>Ketika hal tersebut dapat anda penuhi, saya tidak pernah sungkan <strong>menggunakan dan bahkan merekomendasikan layanan anda</strong>. Ketika hal tersebut tidak dapat anda penuhi, pindah provider mungkin solusi yang terbaik meskipun sangat menyebalkan.</p>
<p>Semoga anda sekalian segenap jajaran Telkomsel memahami keresahan saya dan meningkatkan pelayanan anda.</p>
<h2>P.S.</h2>
<ul>
<li>Sebelum anda bertanya mengapa saya tidak menghubungi customer service hotline anda sebelum menulis tulisan sepanjang ini, izinkan saya memberi tahu satu hal: <strong><em>Your by-phone customer care system is insanely frustrating.</em></strong> Membuang-buang waktu saya untuk &#8220;<em>silahkan tekan angka satu</em>&#8220;-&#8221;<em>silahkan tunggu sejenak</em>&#8220;-&#8221;<em>dengarkan iklan dan jingle yang membosankan ini</em>&#8221; dan sebagainya dan sebagainya itu benar-benar super menyebalkan. Belum lagi ditambah navigasi-nya yang rumit dan memusingkan.</li>
<li>Ini era internet, era web. Mengapa kalian tidak membuat layanan pelanggan via email, twitter dan sejenisnya? Heran sekali saya mendapati perusahan yang bergerak di bidang teknologi tidak tanggap dengan teknologi dan bertindak ketinggalan jaman seperti itu. Anak muda yang lebih familiar dengan internet alih-alih televisi seangkatan saya akan jauh lebih mengapresiasi layanan pelanggan dengan cara tersebut.</li>
</ul>
<p><em>Hope it helps.</em></p>
<h2>P.S. (2)</h2>
<ul>
<li>Sekarang sinyal BIS Telkomsel sudah mulai agak membaik, namun saya masih cukup sering gagal mengirim tweet. Saya <strong>rasa</strong> gangguan ini bersifat lokal di daerah sekitar Cikutra saja, karena ketika saya sedang keluar dan tidak di rumah, sinyalnya cukup baik. Sayangnya saat liburan seperti ini saya lebih banyak dirumah daripada keluar, makanya jadi jengkel seperti ini.</li>
</ul>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/dear-telkomsel/">Dear Telkomsel, bisakah anda memperbaiki layanan BIS anda?</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/tvOqvNaNowc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/dear-telkomsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/dear-telkomsel/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menolak Penyeragaman di Sekolah</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/CpuJ7rasZfg/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/menolak-penyeragaman-di-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 16:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[Penyeragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Seragam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=984</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak pernah suka fakta bahwa siswa sekolah harus menggunakan seragam, apalagi kalau alasannya &#8220;demi menghilangkan kesenjangan sosial&#8220;. Menghilangkan kesenjangan sosial apanya? Keberagaman itu sendiri merupakan default setting kehidupan. Sekalipun pakaiannya disamaratakan (yang saya pikir sosialis sekali), kesenjangan itu tetap akan terlihat: dari sepatu yang dikenakan, dari handphone yang dijinjing, dari lingkaran pertemanan yang dijalin, [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/menolak-penyeragaman-di-sekolah/">Menolak Penyeragaman di Sekolah</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak pernah suka fakta bahwa siswa sekolah harus menggunakan seragam, apalagi kalau alasannya &#8220;<em>demi menghilangkan kesenjangan sosial</em>&#8220;. Menghilangkan kesenjangan sosial apanya? Keberagaman itu sendiri merupakan <em>default setting</em> kehidupan. Sekalipun pakaiannya disamaratakan (yang saya pikir sosialis sekali), kesenjangan itu tetap akan terlihat: dari sepatu yang dikenakan, dari handphone yang dijinjing, dari lingkaran pertemanan yang dijalin, dari wangi parfum yang dikenakan, dari grup-grup yang dibentuk orang tua murid, dan lain-lain.</p>
<h2>Mengapa mereka tidak kita pahamkan?</h2>
<p>Niat awal &#8220;meminimalisir&#8221; kesenjangan memang mulia: agar siswa dapat berbaur dan tidak minder. Namun melihat faktanya, yang terjadi akan tetap sama: yang kaya bergaul dengan yang kaya, sementara yang miskin tetap bergaul dengan yang miskin. Yang populer dengan yang populer, sementara yang tersisihkan bergerombol dengan yang tersisihkan.</p>
<p>Saya meyakini bahwa perbedaan diciptakan Tuhan untuk tujuan yang Mulia. Bukankah kita diciptakan berbangsa-bangsa agar saling mengenal? Mengapa tidak kita biarkan pikiran siswa bebas dengan membiarkan mereka mengekspresikan dirinya melalui pakaian yang dikenakan kesekolah (dengan batasan norma tertentu tentunya &#8211; sebelum anda membahas masalah etika berpakaian)? <em>The way they dress is a statement</em>. Biarkan mereka tampil berbeda dan biarkan mereka pahami bahwa di dunia nyata, kita harus belajar menerima perbedaan. Anda lihat ormas-ormas penuh kekerasan yang berusaha &#8220;menyeragamkan&#8221; Indonesia melalui aksinya? Bukankah yang besar diawali dari yang kecil?</p>
<h2>Efek penyeragaman intelejensia</h2>
<p>Izinkan saya bercerita satu pengalaman kecil saya. Saya hidup di sekolah yang mendefinisikan dirinya sebagai pesantren selama 6 tahun. Disana, kelas lelaki dan perempuan dipisah: kelas A dan B. A untuk laki-laki dan B untuk perempuan. Kelas kemudian dipisah lagi berdasarkan intelejensia: laki-laki dengan rata-rata nilai 9 keatas masuk ke kelas BA. Laki-laki dengan nilai rata-rata nilai 8 keatas kelas CA. Demikian seterusnya hingga FA (hingga SMA kelas 2 sebelum akhirnya di juruskan IPA BA 1, IPS BA 1 dan seterusnya. FYI, intelejensia saya mentok di IPA BA 4 lol).</p>
<p>Niat pembagian kelas ini mulia: agar murid dapat dididik sesuai kemampuan belajarnya. Terlepas dari niat &#8220;mulia&#8221; tersebut, tahukah anda apa yang terjadi?</p>
<p>Murid-murid kelas FA, dilatar belakangi kesamaan kurangnya motivasi belajar cenderung menjadi &#8220;lebih liar&#8221; karena mereka mendapatkan &#8220;teman sepemahaman&#8221;. Nongkrong-nongkrong dan kabur dari ruang kelas sudah bukan hal yang asing lagi. Malah lebih parah karena persentase perkelasnya jadi banyak. Murid BA pun sama saja: karena mendapatkan teman-teman yang &#8220;cenderung pintar&#8221;, tukar-menukar intelejensia saat ujian (baca: MENCONTEK) dan kemalasan belajar menjadi hal yang sangat lumrah. Pengecualian terhadap hipotesa ini selalu ada, tapi ini fenomena global yang berlaku. Saya tidak berniat membuat kesimpulan dari pengalaman ini, anda dapat menyimpulkannya sendiri.</p>
<h2><em>It&#8217;s just an example</em></h2>
<p>Jadi, apa maksud saya menceritakan hal ini? Untuk memberitahu anda bahwa &#8220;penyeragaman&#8221; bukanlah selalu hal yang baik. Untuk beberapa hal, penyeragaman mungkin bagus: dokumentasi kode, standar operasi kerja, dll. Tapi untuk hal-hal seperti penyeragaman pakaian di sekolah, saya rasa hal tersebut bukan hal yang baik mengingat sekolah adalah tempat penanaman nilai.</p>
<p>Untuk jadi yang terbaik, belajarlah dari yang terbaik. Google adalah perusahaan <strong>internet terbesar di era internet sekarang ini</strong> dan saya suka sekali <a href="http://www.google.co.id/intl/en/corporate/tenthings.html" target="_blank">salah satu filosofi (dan penjelasan-nya) mereka</a>:</p>
<blockquote><p>You can be serious without a suit</p></blockquote>
<p><em>anda bisa serius tanpa mengenakan jas.</em></p>
<blockquote><p>Our founders built Google around the idea that work should be challenging, and the challenge should be fun</p></blockquote>
<p><em>Pendiri kami membangun Google dari ide bahwa bekerja harus menantang, dan tantangan seharusnya menyenangkan.</em></p>
<p>Saya mengakui fakta bahwa untuk hal-hal seperti ini, saya lebih liberal dan individualis, bertentangan memang dengan budaya komunal masyarakat kita. Lalu apa masalahnya? Pada hakikatnya, kita semua memang sendiri. Tidak mungkin teman, keluarga dan sahabat kita selalu ada SETIAP SAAT. Untuk anda yang meyakini pun, di kehidupan setelah inipun kita akan dibangkitkan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, mengapa kita tidak berusaha menjadi diri sendiri dan membantu orang lain &#8220;menemukan&#8221; dirinya sendiri?</p>
<p>Salah satu penyakit kronis hampir seluruh masyarakat di dunia adalah membiarkan orang lain menentukan apa yang menjadi nilai-nilai penting dalam hidup. Televisi mendefinisikan bahagia sebagai hedonisme. Masyarakat menentukan bahwa &#8220;mendapatkan kehidupan&#8221; adalah dengan mendapatkan kerja yang baik dan hidup &#8220;mapan&#8221; dari pekerjaan itu. Dan masih banyak lagi contoh yang bisa saya kutip disini.</p>
<p>Saya memilih untuk mengatakan &#8220;cukup&#8221; untuk semua hal itu. Bagaimana dengan anda?</p>
<h2>P.S.</h2>
<p>Untuk acara-acara insidental seperti inisiasi / orientasi dan acara-acara yang melibatkan pihak luar, seragam mungkin diperlukan untuk membangun &#8220;perasaan kekeluargaan atau memiliki&#8221; dan identitas; Tapi tidak untuk pemakaian sehari-hari. Biarkan siswa menjadi dirinya sendiri.</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/menolak-penyeragaman-di-sekolah/">Menolak Penyeragaman di Sekolah</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/CpuJ7rasZfg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/menolak-penyeragaman-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/menolak-penyeragaman-di-sekolah/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Untuk Mahasiswa: Tips Menjaga IPK</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/z9buWhYd1OQ/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/untuk-mahasiswa-tips-menjaga-ipk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 05:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[IPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=977</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bulan lalu seorang teman yang saya kenal via blog bertanya kepada saya bagaimana cara saya  menjaga IPK dan pekerjaan freelance. Saat itu saya berjanji akan menulis blog post mengenai topik tersebut namun terus menerus saya tunda karena saya ingin tahu IPK saya semester ini saat pekerjaan freelance lagi cukup banyak. Well, agar objektif dan [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/untuk-mahasiswa-tips-menjaga-ipk/">Untuk Mahasiswa: Tips Menjaga IPK</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa bulan lalu <a href="http://hangganuarta.com/" target="_blank">seorang teman yang saya kenal via blog</a> bertanya kepada saya bagaimana cara saya  menjaga IPK dan pekerjaan freelance. Saat itu saya berjanji akan menulis blog post mengenai topik tersebut namun terus menerus saya tunda karena saya ingin tahu IPK saya semester ini saat pekerjaan freelance lagi cukup banyak. Well, agar objektif dan terbukti sih maksudnya :p</p>
<p>Sebelum kita mulai, untuk memberikan gambaran jelas, ada beberapa fakta yang saya rasa penting yang harus kamu ketahui dahulu mengenai saya:</p>
<ul>
<li>Saya kuliah di jurusan pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia. Masuk tahun 2008.</li>
<li>Kedua orang tua saya dosen. Ayah saya sarjana bahasa Arab, ibu saya kimia. Jadi secara genetis (mungkin, CMIIW), seharusnya, saya ada bakat bawaan mengenai bahasa dan pendidikan.</li>
<li>Sebelum masuk jurusan ini, <em>grammar</em> saya sangat parah. Well, sekarang juga belum termasuk <em>excellence</em> sih lol Tapi saya memang sudah mengerti bahasa Inggris untuk komunikasi. Terbiasa baca BANYAK tulisan dalam bahasa Inggris (kebanyakan baca tutorial)</li>
<li>4 semester, saya baru dapat C satu kali (karena kurang nol-koma-sekian poin). Sisanya A dan B.</li>
<li>IPK paling rendah saya 3.4, paling tinggi 3.6. Fakta ini penting bukan untuk menyombongkan diri, tapi agar kamu memiliki <strong>gambaran jelas mengenai apa yang saya katakan</strong>.</li>
<li>Selain kuliah, kegiatan saya sejauh ini berkisar antara ngeblog, dan freelance front-end web development (membuat custom theme WordPress sesuai desain yang dibuat client, slicing .PSD ke HTML/CSS dan menghandle tampilan dari CMS) dan main musik (insidental). <em>So far so good</em>, lumayan lah untuk bayar internet perbulan dan gaya hidup sehari-hari (netbook dan smartphone untuk keep in touch dengan klien, akomodasi sehari-hari seperti bensin dan biaya komunikasi, jalan-jalan, makan siang dan beli buku) sudah bisa bayar sendiri.</li>
<li>Dan yang paling penting, adalah <strong>saya tidak terlalu pintar-pintar amat</strong>. <em>Seriously</em>.</li>
</ul>
<p>Oke, itu faktanya. Kalau ada yang kamu ingin tanyakan lagi, bisa lewat kolom komentar atau <a href="http://twitter.com/fikrirasyid" target="_blank">akun twitter</a> dan <a href="http://facebook.com/fikri.rasyid.book" target="_blank">facebook</a> saya.</p>
<p>Sekarang ini tipsnya:</p>
<h2>1. Jurusan yang sesuai bakat bawaan</h2>
<p>Izinkan saya untuk jujur: saya aslinya ingin masuk FSRD ITB, tapi sayang tidak lolos. Ibu saya menyarankan masuk Bahasa Inggris karena tahu bakat bawaan saya itu ada di bahasa. Sekarang saya mulai mengerti apa maksud ibu saya.</p>
<p>Saya pernah baca bahwa ada beberapa tipe kecerdasan manusia seperti analitik, sosial, bahasa, ruang, dan lain-lain. Kalau kamu mengikuti kecerdasan bawaan kamu, mungkin hasilnya akan lebih bagus.</p>
<p>Anyway, hal ini tidak berarti kamu harus kuliah sesuai bakat bawaan kamu atau kamu harus pindah jurusan ya. Bisa saja passion kamu bukan di jurusan yang sesuai bakat bawaan kamu, ya lebih baik ikuti passion kamu saja. Ingat, judul tulisan ini &#8220;Tips menjaga IPK&#8221;, bukan &#8220;Tips sukses dalam hidup&#8221;.</p>
<h2>2. Pastikan kamu diketahui dosen</h2>
<p>Orang tua saya dosen, jadi saya tahu fakta ini: <strong>Mahasiswa yang ditangani oleh dosen itu BANYAK sekali</strong>, jadi pastikan kalau kamu &#8220;dikenal&#8221;. Pastikan kalau kamu dikenal karena hal-hal positif mengenai kamu, misalkan aktif di dalam kelas, rajin memberi pertanyaan kritis, membantu hal-hal administrasi (bisa dicapai dengan menjadi Ketua mahasiswa &#8211; KM), dll.</p>
<p>Manfaat dari hal ini: banyak mekanisme pemberian nilai yang menghitung partisipasi mahasiswa. Jadi misalkan nilai kumulatif kamu anjlok, siapa tahu partisipasi kelas kamu bisa membantu.</p>
<h2>3. Jangan absen kecuali untuk hal-hal yang penting</h2>
<p>Seriously. Di jurusan saya, kebanyakan dosen menerapkan batas minimal kehadiran 80%. Untuk mata kuliah berisi 2 SKS, artinya maksimal absen adalah 2 kali. Banyak teman saya &#8220;tergelincir&#8221; karena hal ini. Awalnya &#8220;ngambil jatah&#8221; absen. Saat akhir perkuliahan ada hal penting yang urgent hingga akhirnya terpaksa nambah absen dan ujung-ujungnya nilainya D lol.</p>
<h2>4. Jangan mencontek</h2>
<p>Kalau saya, saat ujian daripada mencontek, lebih baik mengarang bebas (tapi masih lebih baik jawab dengan benar lah <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ). Well, kalau saya sih lebih baik tahu kemampuan saya apa adanya daripada terlihat tinggi padahal hasil lirik kanan-kiri.</p>
<h2>5. Belajar</h2>
<p>Belajar! Lakukan yang terbaik! <em>Seriously</em>, memangnya kuliah untuk apa lagi?</p>
<h2>6. Bergaul dengan orang-orang pintar</h2>
<p>Sudah baca fakta mengenai saya kan? Yap,<strong> saya tidak pintar-pintar amat</strong>, jadi saya pastikan kalau saya punya teman-teman pintar untuk bertanya hal-hal yang tidak saya kuasai. Tandai mahasiswa-mahasiswa pintar di kelas kamu, lalu binalah hubungan baik dengan mereka. Kalau tidak pintar-pintar amat, semoga ketularan pintarnya orang lain <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>7. Berfikir positif</h2>
<p>Oke, ini bukan tips motivasi, tapi setahu saya orang yang dalam hidup dikategorikan berhasil hidupnya selalu punya jalan pikiran yang keren sekali. Cara berfikir -misalnya- seperti ini dapat membantu:</p>
<blockquote><p>Kalau orang lain bisa, saya juga harusnya bisa dong.</p></blockquote>
<p><em><br />
Get what i mean? <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p>Yap, itu dia tips menjaga IPK dari saya. Silahkan diaplikasikan dan semoga bermanfaat. Kalau ada yang mau bertanya atau menambahkan silahkan berbagi di kolom komentar. Jika ada hal yang terlewat akan saya update sesegera mungkin. <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>P.S.</h2>
<ul>
<li>Dapat diaplikasikan dengan baik dalam kehidupan akademis saya belum berarti dapat diaplikasikan secara persis dalam kehidupan akademis kamu. Setiap orang kan unik. Sesuaikan dan pahami ilmunya, jangan taklid <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li> Tahun ini saya memutuskan untuk jadi pembimbing mahasiswa baru.<em> I wonder if they read this</em> lol</li>
</ul>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/untuk-mahasiswa-tips-menjaga-ipk/">Untuk Mahasiswa: Tips Menjaga IPK</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/z9buWhYd1OQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/untuk-mahasiswa-tips-menjaga-ipk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/untuk-mahasiswa-tips-menjaga-ipk/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Keutamaan Waktu Subuh</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/kE8EOsQ8_4o/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/keutamaan-waktu-subuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 01:57:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Berjama'ah]]></category>
		<category><![CDATA[Liqo]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[Subuh]]></category>
		<category><![CDATA[Waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Baru selang tiga hari saya sudah liqo lagi. Dan kali ini rocking sekali karena diadakannya setelah shalat subuh. Haha, untung diselenggarakannya di masjid dekat rumah saya :p Kesannya satu: belajar &#8220;bersama&#8221; atau berdiskusi setelah shalat subuh itu enak sekali. Awalnya memang mengantuk, tapi kalau &#8220;waktu kritis&#8221;nya sudah lewat, jadi segar Topik liqo hari ini mengenai [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/keutamaan-waktu-subuh/">Keutamaan Waktu Subuh</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru selang tiga hari saya sudah liqo lagi. Dan kali ini <em>rocking</em> sekali karena diadakannya setelah shalat subuh. Haha, untung diselenggarakannya di masjid dekat rumah saya :p Kesannya satu: belajar &#8220;bersama&#8221; atau berdiskusi setelah shalat subuh itu enak sekali. Awalnya memang mengantuk, tapi kalau &#8220;waktu kritis&#8221;nya sudah lewat, jadi segar <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Topik liqo hari ini mengenai shalat subuh. Seingat saya pernah dibahas dan saya tulis di blog ini, tapi sekedar mengingatkan akan saya tulis lagi sekarang. Seperti biasa saya juga livetweet dari <a href="http://twitter.com/fikrirasyid" target="_blank">akun twitter saya</a> menggunakan hashtag <a href="http://twitter.com/search?q=%23liqo">#liqo</a>. Well, saya rasa ada baiknya juga anda follow saya di twitter <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>Tentang ujian</h2>
<p>Pada dasarnya, hidup adalah ujian. Setiap episode kehidupan, baik senang ataupun susah adalah ujian. Parameter ujian itu, hanya dua: mendekatkan / menjauhkan diri dari Allah.</p>
<h2>Tentang shalat subuh</h2>
<p>Shalat juga merupakan ujian. Berdasarkan hadis, shalat yang paling berat adalah shalat isya dan subuh. Bahkan berdasarkan beberapa hadis, bahkan Rasul menggunakan kehadiran sahabat dalam shalat subuh berjamaah di masjid sebagai indikator keimanan dan menentukan apakah seorang sahabat munafik atau tidak karena shalat subuh merupakan shalat yang paling berat bagi seorang munafik.</p>
<p>Anyway, untuk poin-poin mengenai hadis ini, ada yang tahu teks hadisnya? Untuk cross-check saja <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ohya, saya juga jadi belajar hal baru: <strong>batas waktu shalat isya itu hingga tengah malam</strong>, bukan waktu subuh.</p>
<p>Ada beberapa pendapat yang mengutarakan bahwa umat islam baru &#8220;berbahaya&#8221; jika jama&#8217;ah shalat subuh sudah sebanyak jama&#8217;at shalat jum&#8217;at. Sebelum titik itu tercapai, umat islam tidak ada apa-apanya.</p>
<h2>Tentang umat islam</h2>
<p>Beberapa prediksi misionaris eropa: tanpa peperangan pun, umat islam akan mendominasi dunia karena rasio kelahiran. Rasio kelahiran di negara-negara maju hari ini menurun dengan sangat drastis sementara rasio kelahiran umat islam cenderung stabil atau bahkan naik. Tutor saya sempat bercerita kalau Rasul menyunahkan untuk memiliki banyak anak, tapi saya belum pernah dengar hadisnya. Ada yang tahu?</p>
<p>Yap, itu dia poin-poin yang didiskusikan pada Liqo hari ini. Tidak semua saya tulis karena obrolannya agak melebar ke berbagai diskusi seperti emas, ekonomi syariah, dan lain-lain. Mungkin akan saya bahas di tulisan lain. Untuk mengetahui lebih detail bisa follow saya di <a href="http://twitter.com/fikrirasyid">@fikrirasyid</a> <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yak, belajar hal baru sepagi ini. Apa yang sudah anda pelajari hari ini?</p>
<h2>P.S.</h2>
<p>Agak sulit memang kalau mau maju sendiri. Lebih mudah kalau punya mentor n lingkaran sosial yang memiliki minat yang sama.</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/keutamaan-waktu-subuh/">Keutamaan Waktu Subuh</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/kE8EOsQ8_4o" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/keutamaan-waktu-subuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/keutamaan-waktu-subuh/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Meminta Pertolongan Allah</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/4FxCGXdhEMk/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/meminta-pertolongan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 05:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Liqo]]></category>
		<category><![CDATA[Pertolongan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=968</guid>
		<description><![CDATA[Saya baru selesai Liqo, dan topik bahasannya cukup menarik: bagaimana meminta pertolongan Allah. Selama liqo tadi saya livetweet melalui akun saya di @fikrirasyid dengan hashtag #liqo jadi anda bisa lihat apa yang dibahas melalui akun twitter saya. Tapi untuk jaga-jaga misalkan anda tidak follow saya, berikut ini poin2 yang tadi dibahas: Banyak orang yang tidak [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/meminta-pertolongan-allah/">Meminta Pertolongan Allah</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru selesai Liqo, dan topik bahasannya cukup menarik: bagaimana meminta pertolongan Allah. Selama liqo tadi saya livetweet melalui akun saya di @<a href="http://twitter.com/fikrirasyid" target="_blank">fikrirasyid</a> dengan hashtag #<a href="http://twitter.com/search?q=%23liqo">liqo</a> jadi anda bisa lihat apa yang dibahas melalui akun twitter saya. Tapi untuk jaga-jaga misalkan anda tidak follow saya, berikut ini poin2 yang tadi dibahas:</p>
<blockquote><p>Banyak orang yang tidak bahagia karena kebahagiannya digantungkan pada dunia</p></blockquote>
<p><em>So damn true</em>. Kalau IPK tinggi baru bahagia, kalau notebook keren baru bahagia, kalau dipuji baru bahagia. Bagaimana jika kita di damparkan ke kondisi yang tidak memungkinkan untuk mendapat itu semua? Tidak bahagia. Padahal, yang dicari adalah &#8220;perasaan&#8221; karena mencapai / memiliki hal tersebut, bukan barangnya.</p>
<p><strong>Perasaannya, bukan materinya.</strong></p>
<blockquote><p>Salah satu ciri-ciri orang soleh adalah, ketika mendapat masalah atau tidak, emosinya tetap stabil. Netral.</p></blockquote>
<p>Karena dia meyakini bahwa apa yang tengah dijalaninya merupakan seizin Allah. Hidup adalah ujian.</p>
<p>Ada tiga cara untuk mendapatkan pertolongan Allah:</p>
<blockquote><p>1. Penuhi hak-hak Allah.</p></blockquote>
<p>Hak-hak Allah, seminimalnya adalah ibadah wajib. Lebih bagus jika ditambah amalan sunnah.</p>
<blockquote><p>2. Jaga syukur dan sabarnya</p></blockquote>
<p>Kita adalah apa yang kita fokuskan. Kalau kita fokus pada masalah, ya masalah itu lah hidup kita. Padahal, jika dihitung2, kita lebih banyak memiliki nikmat daripada masalahnya.</p>
<blockquote><p>3. Bantu makhluk Allah lain yang membutuhkan pertolongan</p></blockquote>
<p>Kita bantu orang lain, biar Allah yang bantu kita. Seringkali kejadian saat kita tengah kesulitan finansial, malah datang orang yang kesulitan keuangan juga. Itu, menurut tutor saya, bisa jadi jalan bantuan dan jawaban dari do&#8217;a-do&#8217;a kita.</p>
<blockquote><p>Faktanya, orang yang menyantuni anak yatim hidupnya lebih sejahtera.</p></blockquote>
<p>So true. Sejahtera itu tidak hanya materi ya, bisa juga ilmu dan kepuasan batin.</p>
<p>Waw, saya belajar hal-hal baru hari ini. Bagaimana dengan kamu?</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/meminta-pertolongan-allah/">Meminta Pertolongan Allah</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/4FxCGXdhEMk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/meminta-pertolongan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/meminta-pertolongan-allah/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Masyarakat Komunal Yang Egois</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/SDBokhuRlEQ/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/masyarakat-komunal-yang-egois/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 06:41:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Egois]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal]]></category>
		<category><![CDATA[Komunal]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/masyarakat-komunal-yang-egois/</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Indonesia itu masyarakat komunal. Apa-apa inginnya ramai-ramai. Apa-apa inginnya bersama-sama. Susah bersama. Senang bersama. Sampai korupsi pun bersama. Anehnya, seperti yang didiskusikan oleh @revolutia di twitter, penyakit mental utama masyarakat kita itu malah egoisme. Tidak percaya? Lihat lah pengendara motor yang menggunakan badan jalan yang bukan haknya atau malah trotoar. Lihat lah pengemudi angkot [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/masyarakat-komunal-yang-egois/">Masyarakat Komunal Yang Egois</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG00339-20100730-1748.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG00339-20100730-1748.jpg" alt="" title="jalanan yang kacau" width="480" height="360" /></a></p>
<p>Masyarakat Indonesia itu masyarakat komunal. Apa-apa inginnya ramai-ramai. Apa-apa inginnya bersama-sama. Susah bersama. Senang bersama. Sampai korupsi pun bersama.</p>
<p>Anehnya, seperti yang didiskusikan oleh <a href="http://twitter.com/revolutia"  alt="revolutia at twitter">@revolutia</a>  di twitter, penyakit mental utama masyarakat kita itu malah egoisme.</p>
<p>Tidak percaya? Lihat lah pengendara motor yang menggunakan badan jalan yang bukan haknya atau malah trotoar. Lihat lah pengemudi angkot yang seenaknya berhenti dan menyebabkan kemacetan. Lihatlah pengguna fasilitas publik yang seenaknya merusak properti publik. Lihatlah pejabat publik yang mengkorupsi dana negara. Lihatlah mahasiswa mampu yang mengambil jatah beasiswa mahasiswa miskin.  &#8220;Yang penting urusan gue beres&#8221;, ujar kita.</p>
<p>Fenomena ini, bagi saya, mengindikasikan dua hal: ada yang salah dengan masyarakat kita dan sistem pendidikan kita gagal menanggulanginya. Sistem pendidikan kita terlalu sibuk mengurusi teori dan angka. Mental dibiarkan porak poranda.</p>
<p>Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara kita mengatasinya?</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/masyarakat-komunal-yang-egois/">Masyarakat Komunal Yang Egois</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/SDBokhuRlEQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/masyarakat-komunal-yang-egois/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/masyarakat-komunal-yang-egois/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ulasan Buku Your Job Is Not Your Career</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/oRDEYAKNBLk/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/ulasan-buku-your-job-is-not-your-career/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 03:00:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[@ReneCC]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Your Job Is Not Your Career]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=950</guid>
		<description><![CDATA[Buku ini saya beli di Rumah Buku jl. Supratman Bandung semalam sebelum keberangkatan saya ke Bali (untuk PIMNAS kemarin, jadi sebenarnya ini sudah lama sekali tapi baru sempat nulis sekarang ). Karena perangkat elektronik tidak diizinkan untuk dipergunakan di penerbangan yang akan saya ikuti, saya rasa membeli buku sebagai bahan bacaan selama sekitar 2 jam [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/ulasan-buku-your-job-is-not-your-career/">Ulasan Buku Your Job Is Not Your Career</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-951" title="YourJobIsNotYourCareerBook" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG00369-20100815-0809.jpg" alt="Your Job Is Not Your Career the book" width="480" height="360" /><br />
Buku ini saya beli di Rumah Buku jl. Supratman Bandung semalam sebelum keberangkatan saya ke Bali (untuk <a href="http://fikrirasyid.com/tag/pimnas-2010/" target="_blank">PIMNAS</a> kemarin, jadi sebenarnya ini sudah lama sekali tapi baru sempat nulis sekarang <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Karena perangkat elektronik tidak diizinkan untuk dipergunakan di penerbangan yang akan saya ikuti, saya rasa membeli buku sebagai bahan bacaan selama sekitar 2 jam penerbangan oke juga.</p>
<p><span id="more-950"></span></p>
<h2>First Impression</h2>
<p>Jujur saja, saya terpikat untuk membeli buku ini karena banyak sekali yang memperbincangkannya di twitter (Heck, twitter buzz works. It&#8217;s all about curiosity). Buku ini adalah buah karya Rene Suhardono (@<a href="http://twitter.com/ReneCC" target="_blank">ReneCC</a>), seorang <em>headhunter</em> yang meninggalkan pekerjaannya untuk menjadi Career Coach demi memenuhi passionnya. Dan detik pertama saat saya membuka sampul buku ini, kesan pertama adalah &#8220;<strong>holy kaw</strong>!&#8221;. Desain, layout, tipografi dan ilustrasinya sangat-sangat keren. <em>Beautifully executed</em>. Salah satu buku lokal dengan layout paling keren yang pernah saya baca.</p>
<h2>What makes this book unique</h2>
<p>Selain layoutnya yang super keren, packaging buku ini juga unik. Saat membuka segelnya, saya mendapati buku ini terdiri dari dua buku terpisah. Namun setelah saya baca, ternyata saat anda membeli buku <strong>Your Job Is Not Your Career</strong>, Rene memberi &#8220;bonus&#8221; buku <strong>Career Snippet</strong> yang dilabelinya &#8220;priceless&#8221; sebagai ungkapan terima kasih karena telah membeli Your Job Is Not Your Career <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>What did i learn from this book</h2>
<p>Pada dasarnya, ada satu ide besar yang dikupas dalam buku ini: <strong>perbedaan antara &#8220;job&#8221; dan &#8220;career&#8221;.</strong></p>
<p>&#8220;Job&#8221; adalah mengenai &#8220;pekerjaan&#8221; yang diberikan perusahaan kepada karyawannya. Job itu milik perusahaan. Sedangkan &#8220;career&#8221; adalah mengenai diri anda. Karir itu milik anda. <em>Career is all about you</em>. Tentang perjalanan anda mencapai apa yang anda inginkan dalam hidup.</p>
<p>Nah, disinilah poin menariknya: banyak yang mengira bahwa karir adalah jenjang kepegawaian yang dijalani di satu perusahaan. Salah besar.</p>
<p>Menurut Rene, karir tidak harus ada di satu perusahaan tertentu. Anda bisa saja berpindah-pindah perusahaan, namun karir dan pengalaman anda tetap melekat kepada anda.</p>
<p>Pertanyaannya adalah, apa yang anda inginkan dalam hidup? Pekerjaan yang sekarang anda jalani bisa saja bukan karir anda karena pekerjaan anda yang sekarang bertentangan dengan &#8220;passion&#8221; anda, sesuatu yang benar-benar anda inginkan dalam hidup anda satu-satunya ini.</p>
<p>Sekarang yang menjadi masalah adalah, sudahkah anda menemukan passion anda? Sudahkah anda mendefinisikan apa yang anda benar-benar inginkan dalam hidup?</p>
<p>Kebanyakan orang masih tersesat membiarkan hidupnya mengalir tanpa mengarah kepada satu tujuan pasti. Well, saya pun belum dapat mendefinisikan dengan pasti apa yang benar-benar saya tuju. <em>But i&#8217;ll keep on trying</em>.</p>
<p><em>Overall, this is a very insightful book.</em> Saya sangat merekomendasikan anda untuk membaca buku ini, terutama anak muda yang akan masuk ke &#8220;dunia kerja&#8221; (meskipun kalau anda kalau anda bekerja sesuai di bidang yang selaras dengan passion anda, anda tidak akan pernah bekerja &#8211; <em>interesting</em>).</p>
<p>Ada yang sudah membaca buku ini? Silahkan berbagi pendapat anda di kolom komentar <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/ulasan-buku-your-job-is-not-your-career/">Ulasan Buku Your Job Is Not Your Career</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/oRDEYAKNBLk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/ulasan-buku-your-job-is-not-your-career/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/ulasan-buku-your-job-is-not-your-career/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Can You Imagine That?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/YAW2PP3AO5E/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/can-you-imagine-that/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 02:44:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Speech]]></category>
		<category><![CDATA[Wikipedia]]></category>
		<category><![CDATA[Youth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=946</guid>
		<description><![CDATA[Ini teks yang saya tulis untuk speech competition PIMNAS 2010 yang sayangnya saya belum berkesempatan menang disana. Well, saya rasa masih relevan untuk di post disini Speech saya ini mengambil salah satu topik yang disediakan panitia: how technology impact our daily life, dan saya mengambil tema bagaimana internet merubah kehidupan kita -terutama anak muda- dalam [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/can-you-imagine-that/">Can You Imagine That?</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-918" title="in my speech 2" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/in-my-speech-2.jpg" alt="in my speech 2" width="480" height="640" /></p>
<p>Ini teks yang saya tulis untuk speech competition PIMNAS 2010 yang sayangnya saya belum berkesempatan menang disana. Well, saya rasa masih relevan untuk di post disini <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <em>Speech</em> saya ini mengambil salah satu topik yang disediakan panitia: <em>how technology impact our daily life</em>, dan saya mengambil tema bagaimana internet merubah kehidupan kita -terutama anak muda- dalam tahun-tahun kedepan karena ada lebih banyak kesempatan yang tersedia karena &#8220;ketertautan&#8221; yang disediakan internet.</p>
<p>Well, lupakan urusan PIMNAS. <em>Here&#8217;s the speech</em>: <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-946"></span></p>
<h2 style="text-align: center;">Can You Imagine That?</h2>
<p>Good morning ladies and gentlemen. It&#8217;s an honor for me to have a very great chance to speak in front of you all, students and representatives who come here from various regions of this country.</p>
<p>In this opportunity, I would like to share with you about how our lives, especially the life of youth like you and I, will be changed even more significantly by internet in years to come.</p>
<p>Ladies and gentlemen,<br />
In 2004, Jimmy Wales, the founder of Wikipedia – the biggest online collaborative encyclopedia, said:</p>
<blockquote><p>“Imagine a world in which every single person on the planet is given free access to the sum of all human knowledge.”</p></blockquote>
<p>If there is one major technology which revolutionize the way we live in our current lifetime, I completely believe that it is internet.</p>
<p>The question is, why internet changes and will further change our life?</p>
<p>Most people see internet merely as an entertainment tool; stuff which is used for wasting time when they have nothing to do; like chatting through Yahoo! Messenger,  tweeting in Twitter, finding old exes and friends in Facebook, reading the latest gossip on famous gossip blog, and so on and so forth.</p>
<p>If those things are the only things you know or imagine about the use of internet, think again. Those entertainment stuffs are only a small tip of what internet is all about. Internet is much more than that.</p>
<p>What internet actually does is liberating the information. It spreads the knowledge. It makes people, even ordinary people like you and I, able to disseminate almost any kind of information, wisdoms, experiences, and knowledge, to a global audience. As easy as publishing them, we are also able to access almost any kind of information which is published by everyone. Internet does the same thing like printing machine did in 1440s: it spread information, and the consequence is more and more people gain a better life because they could learn more through the information which is distributed.</p>
<p>The difference is, internet does it in a global scale, without geographic restriction, without time boundaries.</p>
<p>This ability simply makes the internet becomes the largest jungle of information ever. It contains almost all information you need. One of the impact is everything can be achieved faster, because internet helps us to know “the how” easily and in addition to help us connect with people who can give a help. With internet, career and succeess now can be achieved faster. Career which probably needs 20 or 40 years to be achieved in our parents&#8217; era, probably can be achieved in less than 10 years.</p>
<p>Let me give you an example. Have you ever heard Justin Bieber? 2 years ago, he was just a 14 years-old ordinary Canadian kid who published video clip on YouTube, the biggest video sharing website. He never imagined people watched and loved his video. One day, a music producer watched his video, impressed by his performance, contacted him and ended up producing his album. 2 years later, which is right now, Bieber is a young singer with millions of fans in every corner of the world.</p>
<p>It just one example. If you keep searching something like “successful entrepreneur below 30 years old” on Google.com, you will find out hundreds, or even thousands, if I exaggerate, of youth who can achieve his/her succeess in a very young age.</p>
<p>Internet brings us into an information age, where information is accessible by everyone and everywhere. In information age, everything is changed. Older doesn&#8217;t always mean better anymore because younger people like you and i now have incredible resource we need: the information, the way to connect with the right people, publishing channel, and everything internet can provide.</p>
<p>Imagine that you want to start a business. Let&#8217;s say, a furniture business. The problem is, you haven&#8217;t had any idea of how to start it. With no intention of giving up, you access the internet, search the information about it, and end up in a web page which explains how to start a business or even how to start a furniture business or even a contact number of people who already run a furniture business who can provide you an information or even cooperation. Then, you decide to give it a try. “Why not?” &#8211; you think. And the rest is your history.</p>
<p>With internet which is a powerful tool in our hand, the questions left are will we optimize internet to achieve the purpose of our lives? Are we willing to put in effort, hard work and dedication achieve what we want? When will we start to optimize it because everything we need is available right here, right now, right in every cellphones in our pocket and every PCs in our house?</p>
<p>Internet is not only a tool for having fun like chatting with your friends in Facebook. It is more as an opportunity to help you direct your life, foster your creativity, and achieve your dream – faster &amp; more affordable than ever.</p>
<p>Thank you.</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/can-you-imagine-that/">Can You Imagine That?</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/YAW2PP3AO5E" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/can-you-imagine-that/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/can-you-imagine-that/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Catatan Bali Juli 2010. Hari Kelima</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/X7JtgdJzZok/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-kelima/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 04:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bus]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahala Kencana]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=941</guid>
		<description><![CDATA[Hari terakhir di Bali. Saya bangun pagi-pagi. Setelah shalat subuh dan duduk-duduk di depan kamar hotel, saya memutuskan untuk jalan-jalan pagi di Pantai Kuta. Saya ambil handphone dan earphone saya, dan saya jalan-jalan pagi di Kuta. Sama seperti sebelumnya, tidak ada yang baru di Kuta kecuali pengelolaannya yang sangat baik, eksotisme Bali yang sangat terasa, [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-kelima/">Catatan Bali Juli 2010. Hari Kelima</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-942" title="selamat datang di pantai kuta" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/selamat-datang-di-pantai-kuta.jpg" alt="selamat datang di pantai kuta" width="480" height="360" /></p>
<p>Hari terakhir di Bali. Saya bangun pagi-pagi. Setelah shalat subuh dan duduk-duduk di depan kamar hotel, saya memutuskan untuk jalan-jalan pagi di Pantai Kuta. Saya ambil handphone dan earphone saya, dan saya jalan-jalan pagi di Kuta.</p>
<p><span id="more-941"></span>Sama seperti sebelumnya, tidak ada yang baru di Kuta kecuali pengelolaannya yang sangat baik, eksotisme Bali yang sangat terasa, beberapa anjing berkeliaran seperti pantai-pantai lainnya, bule-bule lari pagi, surfer yang mulai berkeliaran, beachboys yang berjalan-jalan dengan wisatawan asing, dan saya yang duduk-duduk sambil berfikir mengenai banyak hal.</p>
<p>Pukul 8. Saya berjalan kembali ke kamar hotel setelah sebelumnya mampir ke ATM untuk menarik uang biaya perjalanan pulang.</p>
<p>Sesampainya saya masuk di kamar hotel, beres-beres, mandi, dan lain-lain. Saya menghubungi teman saya. Yang di Surabaya tidak bisa dihubungi, jadi saya langsung berencana ke Jogjakarta menggunakan Bus. Saya menghubungi pihak Bus Pahala Kencana untuk booking tiket. Ada bus dari Denpasar &#8211; Jogjakarta. lima belas jam perjalanannya, IDR 200 ribu biayanya. Berangkat pukul 15,00 dari terminal Ubung di Denpasar.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-943" title="di joger kuta bali" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/di-joger-kuta-bali.jpg" alt="di joger kuta bali" width="480" height="360" /></p>
<p>Sebelum ke terminal, saya checkout (waktu checkout hotel di Bali rata-rata pukul 12.00), menitipkan tas di pemilik hotel yang ramah dan jalan-jalan ke Joger yang berada di Jalan Raya Kuta. Beres ke Joger, ternyata teman ibu saya menawarkan saya untuk diantar ke Terminal. Waw, baik sekali <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>Yang harus kamu ketahui tentang bus Pahala Kencana</h2>
<p>Saya melakukan kesalahan: membeli tiket yang sudah di Booking di loket, padahal seharusnya beli di Bus nya langsung. Jadilah pegawai Pahala Kencana menjualnya juga karena saya dikira tidak ada. Jadi dari Situbondo ke daerah entah apa namanya di Jawa Timur itu saya harus duduk di tempat kenek. Untungnya keneknya <em>negotiable</em>. Saya minta tukar saja dengan tempatnya tidur di belakang. Haha, lumayan jadi lebih lega dan lebih enak tidur <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, dengan tiket 200 ribu itu Pahala Kencana sudah menyiapkan makan malam di satu rumah makan tempat pemberhentian mereka. Jadi tidak perlu keluar uang untuk makan malam lagi.</p>
<p>Overall, begini rute busnya:</p>
<ol>
<li>Berangkat dari Denpasar pukul 15.00</li>
<li> Tiba di pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 17.30</li>
<li> Naik Ferry menyebrang ke Jawa Timur sekitar 45 menit hingga 1 jam. Ohya! Sebelum kapal Ferry tiba, kamu harus bergegas masuk ke Bus karena pihak bus akan mengunci pintu agar pengamen tidak masuk. Ini kesalahan yang kemarin saya lakukan -_-&#8221;</li>
<li> Dari pelabuhan hingga pemberhentian makan malam sekitar 2 jam.</li>
<li> Tiba di Jogjakarta sekitar pukul 06.30</li>
</ol>
<p>Yap, 15 jam. <em>what a trip</em>! Besok-besok kalau pulang / pergi dari atau ke Bali saya jadi tahu lebih baik naik pesawat saja deh, capek di jalan dan ribet di terminal -_-&#8221;</p>
<p>Sesampainya di Jogja, saya dijemput teman saya dan kita ngobrol seharian sambil jalan-jalan. Dan berangkat kembali ke Bandung menggunakan kereta Turangga Jogjakarta &#8211; Bandung yang berangkat pukul 11.10. Harga tiket eksekutifnya IDR 184 ribu. Pagi-pagi pukul 06.45 saya tiba di Stasiun Hall kota Bandung. <em>Home sweet home! </em> <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-kelima/">Catatan Bali Juli 2010. Hari Kelima</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/X7JtgdJzZok" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-kelima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-kelima/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Catatan Bali Juli 2010. Hari Keempat</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Fikrirasyid/~3/HaRP5Wklk6w/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-keempat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 03:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Budget Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Wisnu Kencana]]></category>
		<category><![CDATA[GWK]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kuta]]></category>
		<category><![CDATA[Poppies Lane]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Lot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=930</guid>
		<description><![CDATA[Hoah! Hari ke empat di Bali! Semalam saya, teman kampus dan dosen pembimbing saya sepakat untuk pergi ke Tanah Lot pagi ini. Jaraknya sekitar 22 km. Karena kami ada bertiga, akhirnya kami menyewa satu lagi motor untuk setengah hari. Biayanya IDR 40,000. Kami berangkat sekitar pukul 7. Setelah lebih dari satu jam menjelajahi jalanan Kota [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-keempat/">Catatan Bali Juli 2010. Hari Keempat</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-931" title="welcome to the tanah lot bali" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/P1070067.jpg" alt="welcome to the tanah lot bali" width="480" height="360" /></p>
<p>Hoah! Hari ke empat di Bali! Semalam saya, teman kampus dan dosen pembimbing saya sepakat untuk pergi ke Tanah Lot pagi ini. Jaraknya sekitar 22  km. Karena kami ada bertiga, akhirnya kami menyewa satu lagi motor untuk setengah hari. Biayanya IDR 40,000.</p>
<p>Kami berangkat sekitar pukul 7. Setelah lebih dari satu jam menjelajahi jalanan Kota Denpasar, lengkap dengan nyasar ala musafir tak tahu arah (dan untuk pertama kalinya Google Maps menunjukan titik lokasi yang salah &#8211; <em>at the end of the day, you can not trust it all 100% to technology</em> LOL), akhirnya kami sampai juga di Tanah Lot.</p>
<p><span id="more-930"></span></p>
<h2>Tanah Lot</h2>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-932" title="tanah lot bali" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/P1070072.jpg" alt="tanah lot bali" width="480" height="640" /></p>
<p>Pada dasarnya, tanah lot adalah Pura. Yang menjadikan Tanah lot menarik adalah lokasinya yang berada di lepas pantai. Jadi kalau pagi, ada jalan ke Tanah lot. Kalau sore hari, jalan tersebut terbenam oleh pasang pantai. Scene-nya sangat menarik sekali. Lokasi sekitarnya juga rapih dan terjaga. Ohya, disekitar Tanah Lot ini terdapat banyak penjual oleh-oleh yang barangnya sama seperti di Pasar Sukawati. Bedanya, disini markup harganya tidak segila di Sukawati. Beberapa toko bahkan memberikan fixed price di price tagnya. Sweet.</p>
<p>Ohya, untuk masuk ke kawasan Tanah Lot ini anda akan dikenakan biaya retribusi sekitar IDR 5,000 per orang dan IDR 2,000 untuk parkir motor.</p>
<p>Beres jalan-jalan (ternyata di karang tempat pura tanah lot berdiri, muncul sumber air tawar di tengah laut seperti itu) dan mengambil gambar (ya, standar musafir lara modern lah). Kami memutuskan untuk bergegas kembali ke hotel dan makan siang, mengingat penerbangan teman dan dosen saya yang -seingat teman saya- pukul 15.45.</p>
<h2>Garuda Wisnu Kencana (GWK)</h2>
<p>Sesampainya di kamar hotel, teman saya mengecek tiket pesawat dan ternyata penerbangannya baru berangkat pukul 18.45 -_-&#8221;</p>
<p>Tadinya sempat bingung juga, apalagi motor sudah dikembalikan. Untungnya ada teman ibu Saya yang mengambil titipan (saat akan pergi, ibu saya menitipkan beberapa benda untuk temannya di Bali) dan berbaik hati untuk mengantarkan kita. Karena masih ada waktu, kita mampir dahulu ke Garuda Wisnu Kencana yang berjarak sekitar 40 menit (kalau jalanan lancar) dari Bandara Ngurah Rai.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-933" title="garuda wisnu kencana. ini baru kepala garudanya" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/P1070137.jpg" alt="garuda wisnu kencana. ini baru kepala garudanya" width="480" height="360" /></p>
<p><em>ini baru kepala garudanya.</em></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-934" title="maket garuda wisnu kencana" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/P1070131.jpg" alt="maket garuda wisnu kencana" width="480" height="640" /></p>
<p><em>ini rencana keseluruhannya. akan jadi sangat-sangat besar sekali.</em></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-935" title="gwk - ada teaternya juga" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/P1070123.jpg" alt="gwk - ada teaternya juga" width="480" height="360" /></p>
<p><em>di GWK ada teaternya juga. Acara pementasannya agak malam, biasanya lewat pukul 18.00</em></p>
<p>Garuda Wisnu Kencana ini pada dasarnya adalah situs pariwisata yang memajang patung raksasa Wisnu menaiki burung garuda -yang rencananya- akan menjadi patung terbesar di dunia, melebihi Patung Liberty di New York. Cerdasnya, meskipun patung ini belum selesai 100% (baru bagian kepala Wisnu, Garuda dan tangan Wisnu) tapi situsnya sudah dibuka. Lokasinya pun fantastis dan sangat terawat. Bekasa lubang galian gunung kapur yang dikeruk habis untuk pembangunan bisa disulap menjadi situs wisata lengkap dengan kedai-kedai kecil tempat istrahat, tempat belanja dan teater pementasan tari-tarian Bali. Sangat-sangat cerdas dan indah.</p>
<p>Ohya, untuk turis domestik, tiket masuk GWK ini IDR 25,000. Wisatawan asing IDR 50,000. Parkir kendaraan (mobil) IDR 5,000.</p>
<h2>Bandara, Kuta, dan Budget Hotel di Poppies Lane</h2>
<p>Selepas dari kunjungan singkat kami ke Graha Wisnu Kencana, kami segera melaju ke bandara. Saya berpisah dengan dosen pembimbing dan teman kampus saya, lalu segera melaju ke Pantai Kuta untuk melihat sunset yang ternyata sangat macet di sore hari.</p>
<p>Selesai melihat sunset pantai kuta (yang ternyata ya sama saja, kecuali pantainya yang bersih, banyak bule baru berjemur dan kawasan yang dipenuhi wisatawan asing) saya dan teman ibu saya makan malam di sekitaran jalan Kuta. Beres makan, saya minta di drop saja di gang Poppies lane, suatu gang di daerah Kuta yang dipenuhi oleh Budget Hotel tempat backpacker mancanegara bermukim di Bali.</p>
<p>Saya banyak membaca di artikel-artikel di Internet bahwa hotel disana sangat-sangat murah, bahkan ada yang berkisar antara 60 ribu &#8211; 100 ribu semalam. Oke, saya sangat tergerak untuk membuktikannya. Sialnya, ternyata pada saat itu Bali masih <em>high season</em> untuk wisatawan asing (musim liburan untuk wisatawan asing itu masih hingga agustus) sehingga hotel-hotel <em>fully booked</em> dan harga jadi melonjak. Setelah satu jam lebih membawa tas super besar untuk mencari hotel di kawasan Poppies Lane I &amp; II dan jalan Raya Kuta yang dipenuhi oleh bule-bule yang jalan-jalan sambil minum-minum dan bule-bule yang kegirangan membawa motor <em>matic</em> di gang-gang kecil (mungkin karena di negaranya tidak ada motor matic mungkin ya), akhirnya saya mulai keletihan. Dari budget hotel sampai <a href="http://tunehotels.com/" target="_blank">tunehotel</a>-nya AirAsia saya tanya dan mereka kehabisan kamar single. Dem.</p>
<p>Ditengah keletihan saya, ada anak muda bali yang mengajak ngobrol. FYI, banyak sekali anak muda Bali yang tampangnya sangar, berandalan dan penuh tattoo, tapi saat ditanya sangat ramah. Yaa, kalau tidak ramah mana bisa Bali ramai. Akhirnya saya bilang dia bahwa saya mencari budget hotel dia dia bilang supaya saya ikut motor dia saja. Banyak mah hotel seperti itu di Bali, tapi sekarang lagi penuh-penuhnya. Okay, dia mengantar saya mencari hotel di sekitaran Kuta dan saat sudah ketemu saya beri dia IDR 15ribu. phew, dari tadi kek ya -_-&#8221;</p>
<p>Ohya, kamu perlu tahu bahwa di daerah Kuta, mungkin hampir setiap anak muda (dan anak tua juga) yang lewat membawa motor akan menwarkan kamu ojeg. Yah, sekalian sambil jalan dapat uang mungkin ya.</p>
<h2>Bamboo Inn Hotel, di Jalan Singosari</h2>
<p>Dengan bantuan anak muda Bali yang saya beri 15 ribu, saya mendapatkan kamar di Bamboo Inn, hotel tradisional Bali yang sangat-sangat eksotis <strong>bahkan terkesan mistis</strong> untuk semalam. Semalamnya IDR 150 ribu: sudah dengan makan pagi dan kopi, dinding luarnya dilapisi anyaman bambu, di luarnya ada kursi dan meja santai, di kamar tidak menggunakan AC tapi kipas angin yang menggantung, dua ranjang dan satu kamar mandi yang ada showernya. Di luar kamar ada taman yang dipenuhi oleh patung-patung entah apa namanya. Dinding-dindingnya dipenuhi lukisan. Bali sekali. Mulai dari lukisan Budha hingga wanita berpakaian adat Bali dan wanita tanpa pakaian. Banyak sekali patung Budha dan wewangian dupa menyebar di lorong hotel. Canggih jaya, saya pikir.</p>
<p>Anyway, biaya hotel 150 ribu itu sudah dapat dua ranjang ya. Jadi secara teknis, kita bisa anggap biaya hotel itu 75ribu per orang.</p>
<p>Saat saya tiba di kamar sekitar pukul setengah 11, saya tidak bisa berpikir apapun lagi kecuali ibadah dan tidur. Crap, saat saya mau tidur penghuni kamar sebelah saya mengeluarkan bebunyian aneh. Mulai dari batuk, tawa, hingga menangis. Saya mulai berpikir yang aneh-aneh ini -_-&#8221;</p>
<p>Di pagi harinya, selepas jalan-jalan Pagi, saya tahu bahwa penghuni sebelah kamar saya adalah ibu-ibu bule berusia 50an.</p>
<p>Anyway, ini foto suasana hotel Bamboo Inn di pagi hari yang saya ambil keesokan paginya. Sangat-sangat eksotis <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-936" title="bamboo inn hotel yang sangat eksotis" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG00284-20100720-0956.jpg" alt="bamboo inn hotel yang sangat eksotis" width="480" height="360" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-937" title="IMG00280-20100720-0954" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG00280-20100720-0954.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-938" title="IMG00271-20100720-0730" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG00271-20100720-0730.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<p>Jika anda membaca artikel ini melalui notes di facebook dan merasa artikel ini bermanfaat, silahkan klik link <strong>"Like"</strong> yang berada di atas kolom komentar untuk menshare-nya ke jaringan perkawanan anda, lalu menekan klik link <strong>"Share"</strong> yang berada di samping kanan judul notes. Ada Pop out yang tiba-tiba keluar? Silahkan tulis pendapat anda atas tulisan ini, dan klik okay.</p>

<p>Dalam kehidupan ini, berlaku hukum sebab-akibat. Semua tindakan mendatangkan akibat. Demikian pula perbuatan baik anda semua. :)</p>

<p>Salam hangat saya, Fikri Rasyid.</p></p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-keempat/">Catatan Bali Juli 2010. Hari Keempat</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Fikrirasyid/~4/HaRP5Wklk6w" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-keempat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://fikrirasyid.com/catatan-bali-juli-2010-hari-keempat/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
