<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" gd:etag="W/&quot;D0MHQn85cSp7ImA9WhRUF0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002</id><updated>2012-01-29T04:17:13.129+07:00</updated><category term="others" /><category term="reflection" /><category term="all about IT" /><category term="partners" /><category term="review website" /><category term="game" /><category term="english" /><category term="travelling" /><category term="investing" /><category term="review movie" /><category term="review music" /><title>today is another day</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>132</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/FountainMelody" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="fountainmelody" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;CE4HRX4zcSp7ImA9WhdUGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-1876411669461153161</id><published>2011-10-06T18:56:00.002+07:00</published><updated>2011-10-06T19:08:54.089+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-10-06T19:08:54.089+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Nomor Urut Dengan PHPMaker</title><content type="html">PHPMaker adalah sebuah tool untuk memudahkan programmer PHP dalam membuat website, khususnya halaman web administrator yang mengelola table-table database. Hanya dalam hitungan menit, Anda dapat membuat sebuah halaman administrator lengkap dengan fitur search, add, edit, delete, view, untuk masing-masing table. Ribuan baris kode PHP yang menyusun halaman tersebut di-generate oleh PHPMaker.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun kekurangannya adalah, saat dibutuhkan fitur-fitur custom, terkadang membuat Anda harus melakukan hardcode alias mengubah sendiri kode program. Namun sebenarnya PHPMaker memiliki fleksibilitas cukup tinggi sehingga beberapa kasus dapat di-customize melalui GUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah jika Anda ingin menambahkan nomor urut (autonumber) pada tampilan saat view table, tanpa menyimpan nomor urut tersebut pada table, caranya adalah sebagai berikut (menggunakan PHPMaker 7):&lt;br /&gt;1. Pada PHPMaker, klik table yang ingin diberi nomor urut, klik tab "Server Events/Client Scripts.&lt;br /&gt;2. Arahkan pada Server Events - Global - Table Specific - List Page - &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ListOptions_Load&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3. Masukkan kode PHP dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    global $cnt;&lt;br /&gt;    $cnt = 0;&lt;br /&gt;    $this-&gt;ListOptions-&gt;Add("new");&lt;br /&gt;    $this-&gt;ListOptions-&gt;Items["new"]-&gt;OnLeft = TRUE; // Link on left&lt;br /&gt;    $this-&gt;ListOptions-&gt;MoveItem("new", 0); // Move to first column&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Arahkan pada Server Events - Global - Table Specific - List Page - &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ListOptions_Rendered&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Masukkan kode PHP dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   eval('global $' . join(',$', array_keys($GLOBALS)) . ';');                       &lt;br /&gt;   $this-&gt;ListOptions-&gt;Items["new"]-&gt;Body = $cnt;&lt;br /&gt;   $cnt++;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Generate dan telah tersedia nomor urut pada tampilan table Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-1876411669461153161?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/1876411669461153161/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=1876411669461153161" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1876411669461153161?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1876411669461153161?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2011/10/nomor-urut-dengan-phpmaker.html" title="Nomor Urut Dengan PHPMaker" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAEQn4zeSp7ImA9WxNUE08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-493626746069211637</id><published>2009-11-04T15:51:00.000+07:00</published><updated>2009-11-04T15:51:43.081+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-04T15:51:43.081+07:00</app:edited><title>Bon Jovi - The Circle (2009)</title><content type="html">&lt;a href="http://reviewmusik.com/36-album-Bon-Jovi-The-Circle.htm"&gt;Komunitas Kolumnis Musik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band rock yang satu ini memang layak punya nama besar. Setiap gebrakannya selalu ditunggu, tetapi sukar mengharapkan kejutan dari Bon Jovi. Walaupun untuk band sekelas Bon Jovi, sesuatu yang baru bukanlah keharusan, cukup mempertahankan "cita rasa " yang sudah melekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"The Circle" merupakan album studio Bon Jovi ke-11 setelah berkiprah sekitar 26 tahun, mereka telah mengukir lagu-lagu big hit seperti Runaway, Livin` On A Prayer, Always, It`s My Life, dan seterusnya. Bagi yang telaten mengikuti musik Bon Jovi, mungkin merasakan pergeseran musik mereka menjadi lebih ringan, sebagian fans mungkin menyukainya, tapi sebagian lagi tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas dengan album ini, Bon Jovi semakin mengukuhkan bahwa: Bon Jovi won`t back to 80`s! Jadi jangan harapkan hadirnya semangat Bon Jovi di tahun 80-an: teriakan serak Jon Bon Jovi, ritem gahar Richie Sambora, lagu-lagu melodik tapi tetap metal atau istilah bekennya: glam rock/metal, dance metal, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, masih ada lagu-lagu yang cukup segar seperti single We Weren`t Born to Follow, atau Work for the Working Man yang dentuman bassnya mengingatkan saya pada lagu Keep The Faith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik pertama Bullet memiliki intro mirip It`s My Life, dan lagu ini memang tidak jelek, dilanjutkan dengan "Thorn In My Side" yang asyik. Tapi banyak juga lagu yang menurut saya hanya sekedar menuh-menuhin album (filler), untungnya ditutup dengan ballad yang touching: "Learn to Love". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bon Jovi saat ini adalah: Jon Bon Jovi pada vokal yang selalu hati-hati meniti nada tinggi dan kebanyakan lebih memilih range vokal yang aman, Richie Sambora pada gitar yang memainkan ritem dengan monoton dan sedikit solo gitar, juga sebenarnya tidak perlu nama besar Tico Torres (drum), David Bryan (keyboards), Hugh McDonald (bass) untuk memainkan level musik mereka saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, dari segi musikalitas, Bon Jovi nyaris tidak berbeda dengan... katakanlah Chris Daughtry atau David Cook (keduanya alumni American Idol yang meraih sukses komersial). Ya, mereka adalah vokalis bertalenta yang dapat menyanyikan lagu pop-rock yang mudah diterima telinga, tetapi bukan tipe lagu yang mengundang pertanyaan "wow.. siapa nih yang main gitar?", contohnya. But it`s a circle (lingkaran setan?), mungkin sulit bagi Bon Jovi untuk keluar menampilkan kembali ciri rock yang menghentak-hentak, dan mungkin sedikit juga yang perduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi buat saya, menikmati lagu lawas seperti "Wild is the Wind" atau "Burning For Love" jauh lebih nikmat dibandingkan mendengarkan lagu-lagu dalam album The Circle. Biarpun demikian, tetap saja rasanya wajib menyimak setiap album Bon Jovi. Kok bisa gitu ya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Track Listing:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01. We Weren`t Born to Follow&lt;br /&gt;02. When We Were Beautiful&lt;br /&gt;03. Work for the Working Man&lt;br /&gt;04. Superman Tonight&lt;br /&gt;05. Bullet&lt;br /&gt;06. Thorn In My Side&lt;br /&gt;07. Live Before You Die&lt;br /&gt;08. Brokenpromiseland&lt;br /&gt;09. Love`s the Only Rule&lt;br /&gt;10. Fast Cars&lt;br /&gt;11. Happy Now&lt;br /&gt;12. Learn to Love &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jon Bon Jovi - vocals&lt;br /&gt;Richie Sambora - guitars&lt;br /&gt;Tico Torres - drums&lt;br /&gt;David Bryan - keyboards&lt;br /&gt;Hugh McDonald - bass&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-493626746069211637?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="related" href="http://reviewmusik.com/36-album-Bon-Jovi-The-Circle.htm" title="Bon Jovi - The Circle (2009)" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/493626746069211637/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=493626746069211637" title="11 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/493626746069211637?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/493626746069211637?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/11/bon-jovi-circle-2009.html" title="Bon Jovi - The Circle (2009)" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck4FRHk9fip7ImA9WxNVFks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-6986801338249084648</id><published>2009-10-27T23:22:00.004+07:00</published><updated>2009-10-27T23:28:35.766+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-27T23:28:35.766+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Introduction To Zend Framework</title><content type="html">&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Once you are online, it’s easy to find new technologies out there. Read some IT articles from websites and you probably think “yeah... it’s cool”,  but it’s not really easy to get directly into those technologies, especially if you are a developer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How many months or years you have spent learning some programming languages/paradigms, only to face new things that say “leave it and try this one”?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I believe there are so many PHP developers in web development area, and they are mostly still using pure procedural paradigm. I can imagine sooner or later - just like me - they will read about Zend Framework one day, but instead of thinking this is a good news, maybe they will start worry about their time dealing with learning curve, adaptation, practice, and so on… while on the other hand, Zend Framework promises a rapid development (and yes, it’s TRUE).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This tutorial is for you, who needs quick (but not dirty) approach to get into MVC paradigm brought by Zend Framework. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First I will introduce you briefly what is Zend Framework, and then I will show two main concepts of Zend Framework: use-at-will architecture and MVC pattern. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Zend Framework&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will give you a quick understanding here, Zend Framework (or ZF for short) is a collection of object oriented components/objects that you can choose any and plug into your codes, all in PHP language.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, it fits perfectly for PHP developers, you don’t need to learn new programming language, also you don’t need to forget your PHP skill and codes. Even better, you will optimize your codes and improve the way you code, using ZF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In this following tutorial, I assume you already have ZF installed on your machine. If you haven’t, download ZF via http://framework.zend.com and follow the installation instructions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Use-at-will Architecture&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can create professional web applications that have modern features such Ajax, RSS/Atom feed, web services and so on, all using ZF. But none of those features is the most important issue in ZF, if I want to use ZF technology and its working environment for long time; I don’t think those features are enough since I can do the same things with many different ways without ZF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortunately, ZF has two main and powerful concepts: use-at-will architecture and MVC pattern. Keep in mind these concepts and you can use ZF in the best way that suitable for your condition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now, we will discuss use-at-will architecture first.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imagine you have library of functions that you can choose any of them individually depends on what you need in your application. This is what ZF provides to you with use-at-will architecture.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For example, take a look at this familiar PHP codes:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;$sql = “INSERT INTO ms_product (product_code,product_name,description) VALUES (‘01’,’Keyboard’,’Cordless’);&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As PHP developer, you may have ton of INSERT INTO queries like this (and much longer than this). Let’s assume several hours after you wrote the query, you have to add price field in ms_product table, then you must change your query to:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;$sql = “INSERT INTO ms_product (product_code,product_name,description, &lt;b&gt;price&lt;/b&gt;) VALUES (‘01’,’Keyboard’,’Cordless’,&lt;b&gt;100&lt;/b&gt;);&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note the changes in bold font, this is the way you usually change your codes with traditional PHP. Of course above is simple query example, but more complex the query, more difficult for you to maintain, even if your query is formatted and wrapped into lines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now ZF is coming and you have an alternative to use a ZF component called ZF_DB. You will change your codes as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;$db-&gt;insert('ms_product',&lt;br /&gt; array( &lt;br /&gt; 'product_code'=&gt;’01’ ,  &lt;br /&gt; 'product_name'=&gt;’Keyboard’ ,   &lt;br /&gt; 'description'=&gt; ’Cordless’  &lt;br /&gt; )&lt;br /&gt;);&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See the difference? Now your query is more structured, formatted and easy to maintain. In case you don’t have enough time to re-write all queries in this way, you can keep some of your queries unchanging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That’s how use-at-will architecture works; use ZF in any part you want without you have to change everything.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Below is a more complete showcase how to create form validation with ZF technique.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Look at this example form:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;head&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/head&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;body&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;form action="form.php" method=post&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;table&amp;gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; username &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=text name=username&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; password &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=password name=password&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; confirm password &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=password name=confirmpassword&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; e-mail &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=text name=email&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td colspan=3&amp;gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;input type=submit name=submit value="Submit"&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &amp;lt;/table&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;/form&amp;gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&amp;lt;/body&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is a common registration form in HTML that has input fields as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;username &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;password &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;confirm password &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;e-mail address&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As PHP developer, your job is prevent invalid entries from users, assume you have to provide these validation rules in your PHP codes:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Username cannot be empty, only contains alphabet and numeric characters, white space is not allowed.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Password and confirm password has same validation rules as username, and both should be exactly the same.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Reject invalid e-mail (e.g. should be has domain name, @ character, etc)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I think no need to write validation example using traditional PHP here, but I believe you can predict the complexity and how long to build those things, maybe it takes up to 30 minutes, and the original codes will bigger twice or more, just try it if you want.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now let’s see the following codes and see how ZF handles above validation problems:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;head&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/head&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;body&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;?php&lt;br /&gt;require_once 'Zend/Filter/Input.php';&lt;br /&gt;require_once 'Zend/Validate/EmailAddress.php';&lt;br /&gt;require_once 'Zend/Validate/InArray.php';&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$validators = array( &lt;br /&gt; 'username' =&amp;gt; array(&lt;br /&gt;   'Alnum'     &lt;br /&gt;   ), &lt;br /&gt; 'password' =&amp;gt; array(&lt;br /&gt;   'Alnum',     &lt;br /&gt;   new Zend_Validate_InArray(array($_POST['confirmpassword']))&lt;br /&gt;   ),&lt;br /&gt; 'email'    =&amp;gt; 'EmailAddress'&lt;br /&gt;); &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$data = $_POST; &lt;br /&gt;$input = new Zend_Filter_Input($filters, $validators, $data);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if ($input-&amp;gt;hasInvalid()) {&lt;br /&gt; $invalidFields = $input-&amp;gt;getInvalid();&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; foreach ($invalidFields as $i =&amp;gt; $value) {   &lt;br /&gt;  echo $i . " is invalid &amp;lt;br&amp;gt;";      &lt;br /&gt; } &lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;echo "&amp;lt;br&amp;gt;";&lt;br /&gt;?&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;form action="form.php" method=post&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;table&amp;gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; username &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=text name=username&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; password &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=password name=password&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; confirm password &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=password name=confirmpassword&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; e-mail &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; : &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td&amp;gt; &amp;lt;input type=text name=email&amp;gt; &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &amp;lt;tr&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;td colspan=3&amp;gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;input type=submit name=submit value="Submit"&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;/td&amp;gt;&lt;br /&gt;  &amp;lt;/tr&amp;gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &amp;lt;/table&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;/form&amp;gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&amp;lt;/body&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will not try to assure you this codes is written in less than 30 minutes, but we can see it’s short, easy to understand, and easy to maintain and reuse. It’s using Zend_Filter_Input component, where you don’t have to do some complex regular expressions and logic programming, but you have to know how to use this component.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As you can see, $validators is a validator rules that contain array to prevent invalid entries for each fields, then we retrieve input data with this statement:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;$input = new Zend_Filter_Input($filters, $validators, $data);&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then all entries will be processed. You can try input invalid data (e.g. username contains white space, invalid e-mail address), browser should return invalid information as the entries don’t match the rules.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In two examples above (Zend_DB and Zend_Filter_Input), you can see the similarity, how the codes is structured well and using object oriented approaches.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remember to include Zend reference files with statement require_once. In some cases, it’s not so hard to code with use-at-will architecture way, because ZF has very good documentation and examples for each component. But you may find some difficulties in exploring its functions to fit some cases; this is a learning process you must pass through.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But don’t worry if you cannot find ZF solution, you still can combine your ZF codes with traditional PHP or even other framework/library while you are keep on searching the ZF solution. For my personal taste, this flexibility is what I like the most from use-at-will architecture.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For example, mostly of ZF validation codes as explained above is a copy paste from ZF documentation, but when it comes to how to reject password field and confirm password field when they are not equal, you won’t find copy paste solution in ZF_Filter_Input component documentation, except a clue about StringEquals hypothetical class (you won’t find ready to use StringEquals class, you have to create it first).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I also used my own PHP function to that case as alternative way before I finally found how to use Zend_Validate_InArray class later. As I said before, you can use ZF in the best way that suitable for you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;MVC Pattern&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I think MVC pattern is a further step after you familiar enough using ZF components with use-at-will architecture way, because MVC pattern is likely to use in relative bigger web application. I bet you won’t take the risk using ZF in a big scale web application without have enough understanding and practices on it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MVC stands for Model-View-Controller, a paradigm in software engineering that isolates business logic from user interface consideration.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First, we will look at the theory of MVC. This is simple definition of Model, View, and Controller:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The domain logic adds meaning to raw data, e.g. validate e-mail address, calculate taxes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. View.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The user interface elements, view is HTML pages in web development.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Controller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Processes and responds to events or user actions, may invoke changes on the model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Zend_Controller&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On ZF documentation, you will find Zend_Controller located somewhere in the middle of index page, because the documentation is sorted by alphabetical.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hint: do not read the documentation just like you’re reading Harry Potter! Zend_Controller is where you should read first in order to learn about MVC pattern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As your application should isolate business logic from user interface, it becomes common using layout or template. Some developers maybe not familiar yet with this, since they are handling all processes starting from database design, web design, web programming - all in the same layer of work - and finally launch it to Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But you should know your work is not finished yet, if you believe in software development life cycle; this is just a beginning of your website life cycle. Sometimes modifications take longer time than initial development, especially if you don’t have robust structure and don’t know where you’re going to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some major modifications for example are: changes in layout and design, database structure, additional features, and so on.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So you should consider a structured and robust file system layout in big scale web application, I will introduce you to a typical directory layout as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;application/&lt;br /&gt; default/&lt;br /&gt;      controllers/&lt;br /&gt;   ErrorController.php&lt;br /&gt;         IndexController.php&lt;br /&gt;      models/&lt;br /&gt;      views/&lt;br /&gt;         scripts/&lt;br /&gt;     error/&lt;br /&gt;    error.phtml&lt;br /&gt;           index/&lt;br /&gt;                 index.phtml&lt;br /&gt;  filters/&lt;br /&gt;  helpers/&lt;br /&gt;html/&lt;br /&gt; images/&lt;br /&gt; scripts/&lt;br /&gt; styles/&lt;br /&gt; .htaccess&lt;br /&gt;      index.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You may find many versions of layout from other references, but it doesn’t matter if you already know what the point is. This is not fixed format as you can create your own layout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can create your layout manually or using wizard template. I am using Zend Studio for Eclipse to generate above template layout. Let’s continue from this layout example.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See the structure and files, note that phtml files that locate below view folder are web pages files that contain PHP codes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you create this layout manually using Windows environment, maybe you find problem in creating file .htaccess and complaint to Bill Gates why you just cannot put period character as first character in filename. Don’t worry; you can create a blank document in notepad and save it as .htaccess with File Type: All Files.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Add these codes to .htaccess:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;RewriteEngine on&lt;br /&gt;RewriteRule !\.(js|ico|gif|jpg|png|css)$ index.php&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This means all non-resource requests (images, stylesheets) will route to the front controller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next, edit html/index.php as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;?php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;set_include_path('.' . PATH_SEPARATOR . '../library' . PATH_SEPARATOR . './application/default/models/' . PATH_SEPARATOR . get_include_path());&lt;br /&gt;require_once 'Zend/Controller/Front.php';&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$controller = Zend_Controller_Front::getInstance();&lt;br /&gt;$controller-&gt;setControllerDirectory('../application/default/controllers');&lt;br /&gt;$controller-&gt;throwExceptions(false); &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$controller-&gt;dispatch();&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is called bootstrap file, where all requests are routed through. ZF also recommends you to leave your PHP codes open, without ?&gt; closing tag as best practices to prevent unintentional output of white spaces.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can set throwExceptions parameter value to true if you want to display more detail error messages, otherwise it will display your customable error messages.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edit IndexController.php as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;?php&lt;br /&gt;require_once 'Zend/Controller/Action.php';&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;class IndexController extends Zend_Controller_Action&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;   public function indexAction()&lt;br /&gt;   {&lt;br /&gt;   }&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is default action controller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next, edit ErrorController.php and enter the following:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;?php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;require_once 'Zend/Controller/Action.php';&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;class ErrorController extends Zend_Controller_Action&lt;br /&gt;{&lt;br /&gt;   public function errorAction()&lt;br /&gt;   {&lt;br /&gt;   }&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edit index.phtml as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;?php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;echo '&amp;lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?&amp;gt;';&lt;br /&gt;?&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;head&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" /&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;title&amp;gt;New Zend Framework Project&amp;lt;/title&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/head&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;body&amp;gt;&lt;br /&gt; Hello, world!&lt;br /&gt;&amp;lt;/body&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/html&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finally, edit error.phtml as follows:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;!DOCTYPE html&lt;br /&gt;PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN"&lt;br /&gt;"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd"&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;html&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;head&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" /&amp;gt;&lt;br /&gt; &amp;lt;title&amp;gt;Error Message&amp;lt;/title&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/head&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;body&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;h1&amp;gt;An error occurred&amp;lt;/h1&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;p&amp;gt;An error occurred; please try again later.&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/body&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/html&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is what will be displayed if any error occurred.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now try to view your site, for example http://localhost/zf/html (assuming your root web folder is zf), if you encounter some error like server error, probably you need to modify file httpd.conf, and find these lines:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so&lt;br /&gt;LoadModule setenvif_module modules/mod_setenvif.so&lt;br /&gt;#LoadModule speling_module modules/mod_speling.so&lt;br /&gt;LoadModule status_module modules/mod_status.so&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Add or delete character # in front of each line as display above, restart your apache and try again.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don’t expect sophisticate web pages, because all of your efforts only will display “Hello World!” in your browser, but this is where you begin to create your cool web application with MVC paradigm. Feel free to change error message, greeting message, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maybe you still think it’s too complicate steps only to display “Hello World!”, well, that’s not true if you see the bigger picture. For example, try to put wrong address (e.g. http://localhost/zf/html/anything), and your framework will automatically handle it and return your own error message.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I also believe now you can combine validation codes as explained before with MVC pattern. I hope with these steps, now you have good understanding both in use-at-will architecture and MVC pattern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Still there are a lot of things to discover, keep practice and learn!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joko Nurjadi - 20 May 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-6986801338249084648?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/6986801338249084648/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=6986801338249084648" title="11 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6986801338249084648?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6986801338249084648?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/10/introduction-to-zend-framework.html" title="Introduction To Zend Framework" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YGRn4zfip7ImA9WxNXEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-6639625466759992018</id><published>2009-09-27T09:20:00.003+07:00</published><updated>2009-09-27T09:38:47.086+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-27T09:38:47.086+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Content Management System Berbasis Web</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/Sr7P2kH1HwI/AAAAAAAAAVA/0rZhnKOjQDE/s1600-h/cms.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 196px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/Sr7P2kH1HwI/AAAAAAAAAVA/0rZhnKOjQDE/s200/cms.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385970740698095362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak mengenal google.com? Salah satu situs search engine yang paling favorit saat ini, dan memiliki satu ciri khas yang menarik. Perhatikan bahwa Google selalu mengganti nuansa logonya sesuai event atau hari libur yang sedang berlangsung, misalnya logo dengan gambar petasan pada saat tahun baru, logo dengan gambar bola pada saat piala dunia, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengunjungi situs http://www.google.com/holidaylogos.html untuk melihat logo Google yang sudah pernah digunakan, sangat menarik bukan? Hal tersebut juga membuat kita penasaran, bagaimana logo selanjutnya yang akan dibuat oleh Google untuk menyambut event yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide mengubah logo atau nuansa sesuai event yang berlangsung sebenarnya bukan suatu hal yang baru, hal tersebut merupakan nilai tambah suatu situs sehingga terlihat selalu update dan diperbaharui, juga menghindari tampilan yang monoton dan membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Content Management System Berbasis Web&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu situs atau aplikasi, tentu Anda memiliki content yang ditampilkan. Misalkan berita, produk, ataupun promosi-promosi tertentu. Anda memerlukan suatu sistem untuk mengatur content tersebut, sistem tersebut yang dikenal dengan Content Management System (CMS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah CMS berbasis web memiliki fitur-fitur untuk memudahkan pekerjaan Anda untuk mem-publish content situs Anda ke Internet agar semua orang dapat menikmati content terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CMS yang baik tentu memudahkan pengguna dan menghindari kompleksitas yang tidak diperlukan. Untuk membuat CMS tentu diperlukan kemampuan programming yang baik, tapi untuk menggunakan CMS, tidak diperlukan kemampuan programming dan memang bukan tugas pengguna CMS jika harus melakukan kegiatan programming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang cukup membingungkan bagi Anda yang baru mengenal CMS, CMS bukanlah situs utama yang dikunjungi oleh visitor. Kurang lebih hubungan antara situs utama dan CMS adalah seperti contoh berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan Anda memiliki situs pribadi dengan domain rajajomblo.com, maka visitor yang mengunjungi situs Anda dengan mengetikkan rajajomblo.com akan dapat melihat foto dan cerita-cerita heboh Anda dalam mencari pacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mengubah atau memperbaharui content, misalnya mengupload foto terbaru, maka Anda menggunakan CMS. CMS pada umumnya diletakkan pada web server dan juga memiliki alamat yang dapat diakses web browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh alamat CMS, misalnya di www.rajajomblo.com/CMS atau alamat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada halaman CMS, Anda harus memasukkan username dan password untuk mencegah orang lain menggunakan CMS Anda, jika Anda berhasil masuk, maka terdapat menu-menu untuk melakukan upload gambar, menulis berita terbaru, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali Anda telah mengupdate content, maka pada situs utama www.rajajomblo.com telah tampil foto dan cerita terbaru Anda. Cukup mudah, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, sebuah CMS dapat mendukung fitur-fitur sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Melakukan import dan menciptakan dokumen dan materi multimedia.&lt;br /&gt;2. Mengidentifikasi pengguna dan pengaturan content management.&lt;br /&gt;3. Kemampuan untuk memberikan tugas dan tanggung jawab pada kategori content yang berlainan.&lt;br /&gt;4. Definisi pengaturan content, dimana terdapat pemberitahuan untuk content yang berubah.&lt;br /&gt;5. Kemampuan untuk melakukan tracking pada perubahan content.&lt;br /&gt;6. Kemampuan untuk publish content.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, CMS dikembangkan secara internal oleh organisasi yang banyak melakukan web publishing, seperti majalah dan koran online, juga newsletter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Urutan Pengoperasian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan tahap pengerjaan pada sebuah surat kabar secara manual, dimulai dari tahap pertama. Seorang Content Creator membuat dokumen atau berita baru, tugas selanjutnya berada pada tangan Copy Editor, yang dapat menolak atau menyetujui, atau memberikan komentar pada dokumen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian seorang Layout Editor akan melakukan layout yang diperlukan, setelah itu Chief Editor memiliki tanggung jawab untuk melakukan publikasi dokumen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula pengoperasian pada CMS, yang membantu melakukan pengontrolan masing-masing langkah pengoperasian diatas. Content dan semua informasi terkait pada umumnya disimpan pada sebuah sistem relational database yang tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara contoh nyata, perubahan apa saja content yang dapat Anda lakukan pada CMS? Walaupun bukan sebuah keharusan, pada sebuah CMS umumnya Anda dapat melakukan perubahan content terhadap:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Block.&lt;br /&gt;2. Module.&lt;br /&gt;3. Theme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing akan dijelaskan secara terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Block&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Block merupakan sebuah bagian yang membentuk website secara keseluruhan. Contohnya suatu block header yang terdiri dari logo dan kata pengantar, atau block footer yang berisi alamat perusahaan, ataupun menu navigasi pada sisi kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Block dapat digunakan pada setiap halaman website, sehingga Anda dapat membayangkan betapa repotnya jika Anda hanya ingin mengubah alamat perusahaan pada footer, Anda harus mengganti seluruh halaman yang ada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan block, potongan-potongan kode program dipisahkan dengan rapi dan melalui CMS, Anda dapat melakukan perubahan terhadap masing-masing block tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Module&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak modul yang membentuk sebuah situs, misalnya modul artikel, FAQ, produk, gallery, dan lain sebagainya. Setiap modul penting sebaiknya dibuat secara dinamis, dan dapat diupdate dengan mudah melalui CMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi CMS juga sering kali menyertakan tools WYSIWYG editor untuk memudahkan pengguna melakukan perubahan content. Seperti yang Anda ketahui, browser menterjemahkan kode-kode tag HTML sehingga tampil dengan format tertentu seperti huruf berjenis bold, italic, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menggunakan tools WYSIWYG editor, pengguna CMS harus mengetikkan tag-tag HTML untuk membuat format-format tertentu,tetapi dengan tools WYSIWYG editor, pengguna dapat mengetik dan memberikan format tulisan dengan mudah sebagaimana layaknya menulis pada aplikasi word processing. Beberapa WYSIWYG editor bahkan menyediakan icon-icon smiley yang gaul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada CMS, juga mungkin terdapat modul khusus, seperti modul system dan administrator. Penggunaannya dapat dikembangkan menjadi banyak hal, seperti memberikan hak akses dan membuat tingkatan security bagi pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Theme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian theme sering berubah sesuai event yang tengah atau akan berlangsung. Sebuah theme (tema) adalah tampilan kosmetik yang terdapat pada setiap halaman website, dan mengontrol properti seperti warna dan font.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dengan Apa CMS dibuat?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah CMS berbasis web pada dasarnya sama dengan aplikasi web yang telah Anda kenal. Anda perlu memiliki sistem relational database seperti MySQL, Microsoft SQL Server, PostgreSQL dan lain sebagainya. Sebagai bahasa pemrograman/script, Anda dapat menggunakan PHP, JSP, ASP, ColdFusion dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sebuah situs harus memiliki CMS? Jika situs Anda merupakan sebuah web dinamis, jawabannya tentu sebaiknya Anda memiliki CMS. Dengan CMS, Anda dapat melakukan pemeliharaan dan pembaharuan isi website dengan mudah tanpa memiliki keahlian seorang webmaster!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Memilih Produk CMS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat cukup banyak aplikasi CMS sebagai sebuah paket produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, walau tidak tertutup kemungkinan untuk membuat sendiri CMS jika Anda memiliki team developer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memilih CMS, terlebih dahulu Anda harus menuliskan tipe perusahaan Anda sebagai titik awalnya, dapat dimulai dengan, apakah perusahaan Anda merupakan perusahaan kecil, menengah, atau besar dan sejauh mana kebutuhannya akan CMS, apakah keberadaan CMS akan menangani kebutuhan Intranet maupun Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya content yang akan dipublish oleh CMS. Apakah berupa halaman web sederhana, atau halaman web yang kompleks dengan layout yang spesifik, informasi dinamis dari database, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuaikan tujuan dan strategi Anda, termasuk strategi jangka panjang bisnis Anda. Beberapa kunci keunggulan CMS yang dapat Anda bandingkan satu sama lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Workflow.&lt;br /&gt;Kemudahan customize pada workflow yang digunakan oleh perusahaan Anda menjadi salah satu kunci yang Anda perlukan. Pertimbangkan apakah CMS yang Anda pilih dapat menjalankan workflow pada perusahaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Security.&lt;br /&gt;Merupakan faktor untuk memproteksi keamanan integritas content. Adanya level security dan tracking/audit trail akan merupakan nilai tambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Report.&lt;br /&gt;CMS harus menyediakan laporan dengan ruang lingkup yang luas. Baik untuk level pengguna maupun administrator. Dukungan untuk menghasilkan laporan yang dapat di customize juga dibutuhkan dalam beberapa kasus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk adalah laporan untuk statistik penggunaan, misalnya penggunaan harian, halaman dengan rating paling tinggi, ataupun penggunaan search engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dari sisi presentation, juga perlu dipertimbangkan dukungan cross-browser, kecepatan akses, navigasi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus jika Anda ingin membeli produk CMS, perhatikan training yang Anda dapatkan, dokumentasi (untuk pengguna, administrator, dan developer), garansi, persetujuan maintenance, resource yang diperlukan (hardware, software, operating system), skill yang diperlukan untuk menggunakan CMS tersebut, dan tentu saja harga dan referensi dimana CMS tersebut pernah diimplementasi. Referensi berguna untuk membandingkan karakteristik antara organisasi yang menjadi referensi dengan organisasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CMS Open Source&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada operating system Anda telah mengenal platform open source, kemudian tools developer atau relational database berbasis open source, maka tidak heran Anda juga akan mendapatkan aplikasi open source.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula pada CMS, terdapat cukup banyak CMS open source, antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. e107.&lt;br /&gt;Salah satu CMS favorit yang dibuat dengan kombinasi PHP dan MySQL. Dapat di customize dengan mudah dan terus dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PHP-Nuke.&lt;br /&gt;Dengan PHP-Nuke, Anda dapat melakukan proses administrasi dan maintenance content untuk kebutuhan Intranet maupun Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Joomla!.&lt;br /&gt;Salah satu CMS yang terkenal dan digunakan mulai dari website sederhana hingga aplikasi corporate yang kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih cukup banyak CMS dengan masing-masing keunggulan dan kelemahannya, beberapa yang populer adalah YACS, MODx, PHP-Fusion, WordPress, Drupal, Xaraya, Plone, Mambo, PostNuke, phpBB, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, ternyata memilih CMS open source lebih pusing lagi! Mungkin demikian komentar Anda. Sebaiknya Anda perlu mengenal CMS open source secara umum lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan CMS open source berjalan pada platform LAMP, apakah LAMP itu? LAMP merupakan singkatan yang menunjukkan Linux, Apache, MySQL, dan PHP yang memang keseluruhannya merupakan open source.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mengunjungi masing-masing situs CMS tersebut dan semakin bingung karena semuanya mengaku bahwa CMS mereka merupakan solusi untuk Anda, maka Anda mungkin akan mendapatkan pencerahan dengan melihat siapa yang telah menggunakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengevaluasi sebuah CMS, cari link yang menunjukkan situs yang menggunakan CMS tersebut. Sebagai contoh, jika Anda melihat Mamboo, maka CMS tersebut digunakan oleh banyak situs menarik dengan ukuran bisnis relatif kecil dengan berbagai background.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acuan selanjutnya, pastikan CMS tersebut masih terus dikembangkan sehingga terus dilakukan perbaikan-perbaikan. Masuk dalam forum diskusi juga dapat memberikan informasi berguna bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dari seluruh referensi yang Anda dapatkan, Anda masih belum mendapatkan gambaran yang cukup, maka langkah ini pasti akan menjawabnya, yaitu gunakan versi demo! Situs www.opensourcecms.com memberikan Anda dua jam akses demo untuk lebih dari 100 CMS open source yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Membangun Sendiri CMS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika darah programmer Anda bergolak atau Anda memiliki suatu nama unik yang menurut Anda cocok sebagai nama sebuah CMS, mungkin timbul motivasi Anda untuk membuat sendiri CMS, atau paling tidak sekedar mengetahui bagaimana membuat CMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan pertama adalah membuat daftar kebutuhan pengguna, dimana pada intinya CMS Anda akan mengijinkan content situs Intranet/Internet dapat dengan mudah disimpan dan di manage didalam sebuah database, dengan tambahan beberapa fitur seperti otorisasi pengguna atau tingkat pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah interface yang mudah digunakan untuk melakukan proses add, remove, dan modify isi merupakan sebuah keharusan. Lakukan pemrograman secara OOP atau paling tidak secara modular, karena CMS Anda berpeluang terus dikembangkan dan menjadi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan bahasa pemrograman dan database yang Anda kuasai, atau direkomendasikan. Untuk aplikasi web berbasis Linux, salah satu pilihan Anda dapat menggunakan PHP dan MySQL, ataupun menggunakan ASP / ASP.NET dan SQL Server untuk platform Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokuskan dalam melakukan design database terlebih dahulu, design table berikut field seperti table untuk menampung artikel, produk, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CMS merupakan pengolahan content, karena itu content yang masuk dan diolah harus valid, dalam artian Anda harus melakukan memproteksi maksimal. Buat juga log untuk kegiatan detail pengguna agar dapat dilakukan trace back untuk kegiatan yang telah terjadi. Setiap pengguna CMS harus bertanggung jawab atas hak yang telah diberikan, sesuai dengan level atau group security-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk estetika CMS, berbeda dengan saat Anda membangun situs multimedia yang wah, pada CMS justru Anda seharusnya meminimalisasi desain, tetapi memiliki interface yang atraktif. Google adalah contoh yang baik dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda telah berhasil membuat sebuah basic CMS yang baik, maka akan banyak ide yang dapat direalisasikan untuk pengembangannya. Contohnya menambahkan WYSIWYG editor, menciptakan profile untuk masing-masing pengguna CMS, atau tools untuk berkomunikasi lebih lanjut, seperti forum publik, calendar, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja apa yang telah dijelaskan diatas hanyalah aspek-aspek utama, dalam prakteknya Anda akan menemui lebih banyak lagi permasalahan yang tentunya secara positif akan semakin memperbaiki CMS Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah PC Media Edisi 04/2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-6639625466759992018?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/6639625466759992018/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=6639625466759992018" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6639625466759992018?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6639625466759992018?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/09/content-management-system-berbasis-web.html" title="Content Management System Berbasis Web" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/Sr7P2kH1HwI/AAAAAAAAAVA/0rZhnKOjQDE/s72-c/cms.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUIHRHk4fSp7ImA9WxNRFk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-1044095651559265097</id><published>2009-09-11T09:48:00.001+07:00</published><updated>2009-09-11T09:52:15.735+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-11T09:52:15.735+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>GeoIP</title><content type="html">Geolocation IP merupakan metode menentukan letak geografis visitor website BERDASARKAN IP Address, informasinya dapat berupa negara, kota, latitude, longitude, timezone, dan lain-lain. Jadi pengunjung website tidak perlu memperkenalkan diri, website yang dikunjungi sudah mengenali dari mana ia berasal.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa kegunaannya? Banyak, contohnya: MIEAYAM.COM adalah website sebuah rumah makan terkenal dengan menu andalannya: NASI GORENG (lho kok ngga nyambung) yang tersebar di seluruh kota di Indonesia, berdasarkan statistik GeoIP, dihasilkan daftar 10 besar kota pengunjung yang paling banyak mengakses mieayam.com. Tentunya hal ini dapat menjadi pertimbangan manajemen mieayam.com untuk membuka cabang di kota-kota tersebut. Atau, jika mieayam.com dapat mengetahui kota asal pengunjung, maka tampilan homepage web dapat diatur untuk menampilkan cabang-cabang yang berada di kota tersebut. Ini hanya contoh-contoh kecil, pengembangannya bisa sangat variatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh implementasi sederhananya dapat dilihat pada &lt;a href="http://reviewmusik.com/geoip"&gt;http://reviewmusik.com/geoip&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah berarti IP Address menyimpan informasi geolocation? Secara langsung tidak, pada prinsipnya IP adalah pengenal sebuah host/komputer dalam jaringan. Alokasi dan registrasi IP berdasarkan regionalnya diatur oleh Regional Internet Registry (ARIN/APNIC, dll), sebuah engine GeoIP melakukan proses mapping IP ke database yang menyimpan informasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian informasi singkat ini, sebenarnya ini cuma sedikit catatan sebagai penutup kegiatan saya ngutak-ngatik GeoIP, thanks buat Mr. Bowo yang sudah banyak membantu. Ok... keep learn and share!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah PC Media edisi 11/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-1044095651559265097?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/1044095651559265097/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=1044095651559265097" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1044095651559265097?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1044095651559265097?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/09/geolocation-ip-merupakan-metode.html" title="GeoIP" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMGRXY9cCp7ImA9WxNRE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-5576942746809378676</id><published>2009-09-08T10:08:00.007+07:00</published><updated>2009-09-08T10:27:04.868+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-08T10:27:04.868+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Pembuatan Aplikasi Web</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqXLNiO8w3I/AAAAAAAAAUw/usfemdeF5XA/s1600-h/intro.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 102px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqXLNiO8w3I/AAAAAAAAAUw/usfemdeF5XA/s200/intro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378928763352171378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika sebuah pertanyaan diajukan pada Anda, “apakah yang sudah tidak baru lagi, tetapi tetap hangat?”. Salah satu jawaban yang sangat tepat adalah: Internet. Dunia maya memang sudah cukup lama dikenal, tetapi pembicaraan seputar internet terasa tidak ada habis-habisnya. Termasuk didalamnya adalah topik aplikasi web.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak teknologi jaringan dikenal, penggunaan jaringan semakin dipergunakan secara luas. Terutama di kota-kota besar, saat ini sudah cukup sulit menemukan kantor tanpa jaringan komputer. Bahkan tetangga rumah Anda pun kemungkinan memiliki jaringan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diimbangi dengan perkembangan aplikasi. Jika dulu Anda harus bermain game tetris bersama rekan Anda dengan menggunakan satu komputer, kini Anda dapat melihat game center menyediakan layanan bermain game bersama melalui komputer masing-masing (walaupun kecil kemungkinan mereka sedang bermain game tetris).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula bagi Anda yang berkecimpung dalam pembangunan aplikasi. Membangun aplikasi jaringan yang memungkinkan multi-user atau sentralisasi database sudah menjadi permintaan customer yang sudah tidak dapat ditawar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Client-server&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring perkembangan jaringan, istilah aplikasi client-server mulai sering terdengar. Client-server merupakan suatu arsitektur jaringan dimana membedakan sisi client dengan sisi server. Aplikasi pada client umumnya ditampilkan dengan GUI (Graphical User Interface) dan mengirimkan request pada server atau aplikasi server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat banyak variasi dari server, misalnya file server, terminal server, atau mail server. Masing-masing dengan keperluan yang berbeda-beda, tetapi tetap menggunakan basis arsitektur yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat sedang mengakses sebuah situs berita di internet, web browser yang Anda gunakan merupakan aplikasi client.  Sementara database yang menyimpan berita beserta aplikasi yang terdapat pada URL yang Anda ketikkan merupakan server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda melakukan request sebuah berita tertentu, aplikasi pada server akan mencari informasi yang diperlukan didalam database, mengolahnya kedalam halaman web, dan mengirimkannya kembali pada web browser untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi yang menggunakan web browser sebagai aplikasi client pada jaringan intranet atau internet, dinamakan dengan web aplikasi. Tentu saja Anda dapat membuat sendiri software desktop untuk client dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu, tetapi Anda juga harus melakukan instalasi software tersebut pada setiap client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, software client Anda kemungkinan memerlukan spesifikasi komputer yang relatif lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebuah web browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, web browser yang menggunakan script HTML (HyperText Markup Language) tradisional tentu tidak dapat menampilkan fitur-fitur selengkap software desktop yang terinstalasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokumen yang ditampilkan dengan HTML bersifat statik, artinya sekali tampil pada web browser, dokumen tersebut tidak akan berubah hingga dilakukan request ulang. Walaupun hal ini diatasi dengan Dynamic HTML yang dikembangkan setelahnya, tetapi masih cukup banyak keterbatasan dibandingkan aplikasi desktop yang juga terus berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, penggunaan web aplikasi perlu dipertimbangkan sebagai salah satu solusi yang menjanjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HTML dan DHTML&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah disebutkan, informasi pada web browser ditampilkan dengan format HTML. Dimana HTML menampilkan header, paragraf, daftar dan seterusnya secara struktural. HTML terdiri dari entitas-entitas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Element.&lt;br /&gt;Element HTML membentuk suatu content dengan format tampilan tertentu. Misalnya pada perintah &lt;&gt; Judul &lt; /H2 &gt;. &lt;&gt; merupakan element pembuka dimana kata-kata yang terdapat didalamnya akan ditampilkan dengan format header. &lt; /H2 &gt; menandakan penutup element. Perintah-perintah seperti &lt;&gt; disebut dengan tag HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Attribute.&lt;br /&gt;Attribute merupakan pengaturan lebih lanjut terhadap element, contoh: &lt; align="”left”"&gt;. Dimana align=left merupakan sebuah attribute yang menunjukkan posisi pengaturan teks secara rata kiri. Attribute dapat memiliki banyak nilai, misalnya align=center, align=left dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Data Type.&lt;br /&gt;HTML juga menyediakan beberapa tipe data, seperti data script dan style sheet, dan bermacam-macam tipe untuk nilai attribute. Termasuk didalamnya adalah ID, name, language, color, date and time, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Character References. &lt;br /&gt;Merupakan kumpulan karakter yang merepresentasikan suatu karakter tertentu, sebagai contoh karakter “é” dapat ditulis dengan character reference “é”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan dunia teknologi namanya kalau tidak berkembang cepat, demikian juga dengan HTML yang dikembangkan lebih lanjut dengan Dynamic HTML atau DHTML, yang memiliki fitur-fitur tambahan yang didukung sejak Microsoft Internet Explorer versi 4.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan DHTML, Anda dapat menambahkan lebih banyak kosmetika user interface pada dokumen HTML. Keunggulannya DHTML adalah tidak memberatkan server dan lalu lintas jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa fitur dan efek yang Anda dapatkan dengan penggunaan DHTML antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menyembunyikan teks dan gambar.&lt;br /&gt;2. Animasi teks dan gambar.&lt;br /&gt;3. Menciptakan form yang dapat merespon langsung terhadap data user.&lt;br /&gt;4. Menciptakan otomatis refresh pada isi halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DHTML menciptakan efek-efek diatas dengan melakukan modifikasi terhadap dokumen yang aktif, secara otomatis melakukan format ulang dan menampilkannya lagi. Dimana server tidak perlu menghasilkan isi dokumen yang baru karena dokumen tersebut tidak perlu dipanggil ulang pada browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DHTML menggunakan style dan script untuk melakukan proses dari apa yang diinput oleh user, kemudian memanipulasi elemen HTML, attribute, style dan teks didalam dokumen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen, attribute dan style pada DHTML dibaca dari spesifikasi HTML dan Cascading Style Sheet (CSS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CSS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cascading Style Sheet (CSS) merupakan sebuah standard yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). CSS mengijinkan developer web untuk mendefinisikan font, margin dan line spacing didalam bagian-bagian yang berbeda dari dokumen HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih signifikan, CSS mengijinkan isi dokumen tampil pada posisi absolut dengan mendefinisikan koordinat x dan y. Bahkan mengijinkan fasilitas overlapping pada elemen yang berbeda dengan menentukan z-order.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CSS mendefinisikan style untuk isi seluruh dokumen. Sebuah style merupakan suatu grup property yang mendefinisikan bagaimana sebuah elemen HTML akan ditampilkan didalam dokumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan CSS, Anda juga dapat membuat style yang Anda ciptakan dikelompokkan dan diasosiasikan untuk bagian yang spesifik saja. Contohnya untuk sebuah style yang ingin digunakan pada sebuah elemen dokumen, maka elemen tersebut harus didalam sebuah tag HTML, misalnya &lt;&gt;. Didalam tag tersebut terdapat sebuah attribute khusus yang mendefinisikan sebuah style CSS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sintaks penulisan CSS berbeda dengan penulisan pada HTML. Pada CSS, masing-masing property dan nilainya dipisahkan dengan sebuah karakter titik dua. Contohnya perintah “position:relative”.  Sementara pada masing-masing kesatuan property dan nilai dipisahkan dengan karakter titik koma. Contoh: &lt; style="”position:relative;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggunakan sebuah style pada sebuah element, Anda dapat menggunakan inline style.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda mengelompokkan bermacam-macam style diantara tag &lt;&gt;, Anda telah menciptakan sebuah style sheet. Dengan menggunakan style dan style sheet, Anda dapat mengubah tampilan dan format elemen dokumen dengan cepat tanpa menambah atau menghapus elemen yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Script-based Programming&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat memanipulasi lebih jauh dokumen yang ingin Anda tampilkan dengan menggunakan script-based programming, yang mengijinkan Anda mengubah inline style pada masing-masing elemen dan mengubah aturan style pada CSS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Script-based programming dapat ditulis dengan menggunakan VBScript, JScript, atau JavaScript. Script-based programming memiliki akses pada setiap property dari style CSS melalui Component Object Model (COM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Object Model pada DHTML membuat tag HTML dan atribut CSS dapat diprogram secara keseluruhan. Ini berarti Anda dapat menampilkan efek sebuah link dapat berubah ketika pointer mouse bergerak melaluinya, atau sebuah teks dapat berubah ukuran ketika dipilih, atau sebuah elemen dapat berpindah posisi saat di-klik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda terbiasa menggunakan bahasa pemrograman visual seperti Visual Basic, dimana masing-masing obyek harus memiliki apa yang disebut event handler. Kontradiksi dengan ini, obyek pada DHTML dapat menggunakan event handler secara bersama (share event handler).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah event terjadi pada anak dari sebuah obyek, maka event tersebut dapat naik keatas secara hirarkis pada halaman tersebut hingga menemukan sebuah event handler untuk diproses. Hal ini dikenal dengan istilah event bubbling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hirarki ditentukan oleh posisi element pada HTML, yang dijelaskan pada gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqXLnj3K3qI/AAAAAAAAAU4/jCsjufnRTxQ/s1600-h/hirarki.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 118px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqXLnj3K3qI/AAAAAAAAAU4/jCsjufnRTxQ/s200/hirarki.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378929210465902242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh gambar, elemen hyperlink merupakan anak dari elemen table, dimana elemen table merupakan anak dari elemen body, dan seterusnya. Pada level tertinggi adalah obyek dokumen, dimana memuat halaman HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah event pada hyperlink terjadi, maka akan dilakukan pencarian event handler pada table, kemudian dilanjutkan pada body, kemudian pada HTML, dan akhirnya pada dokumen obyek. Pencarian event akan berhenti pada saat ditemukan sebuah event handler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan dari event bubbling ini adalah mengurangi penulisan kode program. Sebagai contoh, lebih mudah menulis sebuah procedure event click pada form dibandingkan menuliskan procedure tersebut pada masing-masing elemen form seperti check box, text box dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah check box dipilih, maka event akan naik menuju form untuk melakukan suatu proses yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Database&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kekurangan dari bahasa script dan pemrograman client-side seperti HTML, DHTML, CSS dan JavaScript adalah tidak dapat mengakses database. Sementara jika Anda membangun aplikasi web seperti Shopping Cart pada internet ataupun General Ledger untuk lingkungan intranet, tentunya keberadaan database merupakan sesuatu yang mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Database pada aplikasi web diletakkan pada server tertentu, untuk aplikasi berskala besar, sangat mungkin memiliki lebih dari satu server database. Database yang sering digunakan adalah MySQL, Microsoft SQL Server, Oracle, PostgreSQL dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Web Programming Language&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada aplikasi desktop Anda dapat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic, Visual C++, Delphi dan lain sebagainya, pada aplikasi web Anda juga memerlukan sebuah bahasa pemrograman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa pemrograman pada web berfungsi untuk menghasilkan halaman web yang dinamis, dinamis tidak hanya dari sisi tampilan, tetapi juga isi halaman yang diambil dari database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, bahasa pemrograman web bersifat server-side, dimana lokasi dan pengolahannya dilakukan pada sisi server. Terdapat cukup banyak bahasa pemrograman web yang handal untuk membuat aplikasi web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Practical Extraction and Report Language&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikenal dengan singkatan Perl, merupakan bahasa pemrograman yang pada awalnya digunakan untuk manipulasi teks, kemudian berkembang menjadi bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk sistem administrasi, pemrograman jaringan, pengembangan GUI (Graphical User Interface), dan pembuatan aplikasi web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan sintaks Perl mirip dengan bahasa C, hal ini tidak mengherankan karena keseluruhan stuktur Perl diturunkan dari bahasa C. Perl juga mendukung Object Oriented Programming (OOP) ataupun pemrograman procedural. Perl memiliki banyak modul build-in untuk pemrosesan teks, dan memiliki banyak modul third-party.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perl merupakan software free, dengan lisensi dari Artistic License dan GNU General Public License. Perl tersedia pada kebanyakan sistem operasi, antara lain Unix, Linux, FreeBSD, Mac OS X dan Microsoft Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Perl 5, interface database diimplementasikan dengan Perl DBI modules. DBI merupakan singkatan dari Database Interface, yang menyediakan modul pemrosesan database untuk Perl. Sementara modul DBD:: (Database Driver) menangani driver untuk pengaksesan database yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu heran jika Anda membeli buku Perl dengan gambar seekor unta. Karena unta merupakan simbol dari Perl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Active Server Pages&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Active Server Pages (ASP) merupakan bahasa pemrograman web yang diperkenalkan oleh Microsoft yang dipasarkan sebagai add-on bersama Internet Information Services (IIS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Programming dengan menggunakan ASP relatif cukup mudah, terutama dengan adanya obyek yang sudah build-in. Misalnya obyek Application, ASPError, Request, Response, Server dan Session.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASP mencapai versi 3.0, kemudian dilanjutkan dengan ASP.NET yang merupakan bagian dari platform Microsoft .NET yang telah mencapai ASP.NET versi 2.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang telah terbiasa menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic, akan lebih mudah mempelajari dan menggunakan ASP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PHP&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hypertext Preprocessor atau lebih dikenal dengan PHP, merupakan bahasa pemrograman web yang open source, yang awalnya didisain sebagai sebuah kumpulan kecil script Perl. PHP umumnya didistribusikan bersama dengan Linux, Apache dan MySQL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PHP berjalan pada hampir semua web server populer dan tersedia dengan platform sistem operasi yang berbeda-beda. Karena fleksibilitas ini maka PHP terinstalasi secara luas, lebih dari 18 juta domain internet pada saat ini menempati hosting pada server yang dilengkapi dengan PHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat aplikasi PHP yang terkenal dan banyak digunakan seperti phpBB, Joomla, Wordpress dan MediaWiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ColdFusion&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ColdFusion pada awalnya merupakan produk dari Allaire, yang kemudian dibeli oleh Macromedia, dan melakukan merger dengan Adobe Systems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ColdFusion menyediakan cukup banyak service yang memiliki nilai tambah, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Konversi dari HTML ke PDF.&lt;br /&gt;2. Validasi form pada client-side termasuk fitur rich form dengan menggunakan Flash.&lt;br /&gt;3. GUI Widgets seperti datagrid dan date picker.&lt;br /&gt;4. Query database pada platform independen melaluli ODBC atau JDBC.&lt;br /&gt;5. Pengambilan data dari sistem enterprise seperti Active Directory, LDAP, POP, HTTP dan FTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sintaks penulisan ColdFusion terbilang unik dan berbeda dengan bahasa pemrograman tradisional seperti bahasa C. Sayangnya ColdFusion bukanlah open source, bahkan relatif mahal jika dibandingkan dengan kompetitornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ColdFusion terus dikembangkan dan akan mencapai versi 8 dengan kode “Scorpio” yang akan dirilis pada akhir tahun 2006 atau awal tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;JavaServer Pages&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaServer Pages dikenal dengan singkatan JSP. Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa JSP merupakan teknologi dari Java. Sintaks JSP menambahkan tag XML yang disebut dengan JSP actions, yang digunakan sebagai fungsi build-in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JSP di compile pada Java Servlet oleh sebuah JSP Compiler. Baik JSP dan servlet awalnya dikembangkan oleh Sun Microsystems. Dimulai dari JSP versi 1.2, pengembangan JSP dilakukan oleh Java Community Process.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JSP dapat dipecah menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Data statik, misalnya HTML.&lt;br /&gt;2. JSP directives, misalnya include directive.&lt;br /&gt;3. JSP scripting.&lt;br /&gt;4. JSP actions.&lt;br /&gt;5. Custom tags.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Web Server&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah web server bagaikan sebuah rumah bagi kumpulan file-file aplikasi web. Anda harus meletakkan file-file aplikasi Anda pada web server agar dapat diakses oleh client. Web server bertanggung jawab untuk menerima request melalui HTTP dari web browser pada client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web server mengimplementasikan fitur-fitur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Konfigurasi terhadap fitur-fitur yang tersedia.&lt;br /&gt;2. Otentifikasi username dan password sebelum diijinkan menggunakan beberapa atau keseluruhan resource.&lt;br /&gt;3. Dapat menangani dynamic content dengan mendukung satu atau lebih interface seperti SSI, CGI, PHP, ASP, ASP.NET dan lain-lain.&lt;br /&gt;4. Menyediakan support modul.&lt;br /&gt;5. Mendukung HTTPS (oleh SSL atau TLS) untuk koneksi yang aman dan terenkripsi melalui port standard 443, selain menggunakan port 80 yang biasa digunakan oleh HTTP.&lt;br /&gt;6. Content compression, untuk keperluan mengurangi ukuran response.&lt;br /&gt;7. Virtual Host, untuk mendukung banyak web dengan menggunakan satu alamat IP.&lt;br /&gt;8. Large file support, untuk dapat menangani file dengan ukuran lebih dari 2 GB pada sistem operasi 32 bit.&lt;br /&gt;9. Bandwith throttling, untuk membatasi kecepatan response agar tidak memenuhi lalu lintas jaringan dan dapat menangani lebih banyak client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah web server harus mendefinisikan batas koneksi client, karena per-alamat IP hanya dapat menangani sejumlah koneksi dari client secara bersamaan. Umumnya berkisar dari 2 hingga 60.000, dimana secara default berkisar antara 500 hingga 1.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web server hanya dapat menangani sekian request setiap detiknya tergantung dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Konfigurasi.&lt;br /&gt;2. Tipe request HTTP.&lt;br /&gt;3. Content (statik atau dinamis).&lt;br /&gt;4. Kondisi content merupakan cache atau tidak.&lt;br /&gt;5. Keterbatasan hardware dan software dari sistem operasi yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada web server dapat terjadi overload jika terlalu banyak terjadi web traffic, misalnya saat ribuan atau bahkan jutaan client mengakses web secara bersamaan atau pada interval waktu yang singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini kadang dipergunakan sebagai sebuah trik oleh oknum yang tidak bertanggung-jawab yang memang berniat membuat down sebuah web server. Selain itu juga dapat terjadi serangan DDoS (Distributed Denial of Service).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi overload, web server dapat menggunakan teknik-teknik seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menggunakan web cache sebagai penampung.&lt;br /&gt;2. Menggunakan nama domain yang berbeda (sub domain).&lt;br /&gt;3. Menggunakan lebih dari satu web server per-komputer, dimana masing-masing memiliki network card dan alamat IP.&lt;br /&gt;4. menggunakan lebih drai satu web server yang dikelompokkan sehingga berperan sebagai satu web server yang besar.&lt;br /&gt;5. Menambahkan hardware pendukung, misalnya RAM.&lt;br /&gt;6. Melakukan tuning pada parameter sistem operasi untuk penggunaan dan kemampuan hardware.&lt;br /&gt;7. Menggunakan program web server yang lebih efisien.&lt;br /&gt;8. Menggunakan metode workaround yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apache HTTP Server&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan web server open source untuk sistem Unix/Linux, Microsoft Windows, Novell NetWare dan lain-lain. Apache merupakan web server paling populer yang digunakan saat ini. Apache dikembangkan oleh komunitas developer dibawah naungan Apache Software Foundation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan kesalahan yang dapat dikonfigurasi, otentifikasi database DBMS-based dan Content negotiation merupakan beberapa fitur-fitur yang terdapat pada Apache.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Internet Information Services&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikenal dengan singkatan IIS, merupakan produk Microsoft dan web server kedua terpopuler setelah Apache HTTP Server. Termasuk didalam IIS adalah FTP, SMTP, NNP, dan HTTP/HTTPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi-versi awal IIS sering diserang oleh hacker, tetapi Microsoft terus memperbaiki lubang-lubang keamanannya. IIS versi 7.0 akan disertakan pada Windows Vista dan Windows Server Longhorn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sun Java System Web Server&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan web server yang didisain untuk aplikasi bisnis skala medium dan besar. Tersedia untuk sistem operasi yang berbeda-beda, Java System Web Server mendukung JSP dan teknologi Java Servlet, ASP, PHP, CGI, dan ColdFusion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASP didukung melalui Sun Java System Active Server Pages yang merupakan satu paket dengan Java System Web Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Untuk Memulai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terdapat cukup banyak database, bahasa pemrograman dan web server yang dapat digunakan dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Baik ditawarkan secara komersial ataupun open source.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan banyaknya pilihan, mungkin menimbulkan pertanyaan, darimana harus mulai untuk membuat aplikasi web? Sistematika yang umum adalah dengan mengikuti pembahasan pada artikel ini, yang intisarinya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengenalan kemampuan client-side menampilkan dokumen HTML pada web browser.&lt;br /&gt;2. Mengenal penggunaan script seperti JavaScript dan VBScript sebagai pendukung dokumen pada sisi client.&lt;br /&gt;3. Setelah mengenali sisi client, saatnya Anda mengenali sisi server. Dimulai dengan penggunaan database, dimana manipulasi query akan diperlukan untuk mengeluarkan hasil yang diinginkan pada web browser.&lt;br /&gt;4. Mengenal bahasa pemrograman web yang disesuaikan dengan beberapa aspek seperti latar belakang programming dan minat Anda. Misalnya jika Anda telah memiliki latar belakang programming pada C, Anda dapat memulainya dengan Perl atau PHP. Jika Anda memiliki latar belakang Visual Basic, mempelajari ASP bukan merupakan hal yang sulit.&lt;br /&gt;5. Pengenalan web server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini saatnya Anda melangkah untuk mewujudkan aplikasi web idaman Anda. Selamat berkarya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Majalah PC Media edisi 10/2006&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-5576942746809378676?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/5576942746809378676/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=5576942746809378676" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/5576942746809378676?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/5576942746809378676?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/09/pembuatan-aplikasi-web.html" title="Pembuatan Aplikasi Web" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqXLNiO8w3I/AAAAAAAAAUw/usfemdeF5XA/s72-c/intro.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEcMQHkyfip7ImA9WxNREUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-1417714390687264911</id><published>2009-09-05T19:57:00.003+07:00</published><updated>2009-09-05T20:08:01.796+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-05T20:08:01.796+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Perencanaan Dan Pemeliharaan Aplikasi</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqJgliWJAHI/AAAAAAAAAUg/dXMKH9bXINw/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 148px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqJgliWJAHI/AAAAAAAAAUg/dXMKH9bXINw/s200/a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377967103024889970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membangun sebuah aplikasi dapat dianalogikan dengan membuat sebuah film ataupun buku yang memiliki cerita. Dimana pada cerita tersebut, Anda menentukan tokoh dan karakter, alur cerita dan skenario, juga menentukan akhir cerita, demikian pula halnya dengan membangun aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya perbedaan yang nyata, jika suatu cerita dapat disengaja berujung sad ending story, maka hal tersebut justru dihindari dalam skenario pembuatan aplikasi. Anda tentu tidak menginginkan akhir dari pembuatan aplikasi Anda menjadi cerita horror atau menguras air mata (dalam arti yang sebenarnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tahapan Desain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sebuah desain, tidak akan dihasilkan sesuatu yang kita bayangkan. Bahkan sebuah gambaran kasar sudah merupakan sebuah desain yang ingin Anda wujudkan secara nyata. Tetapi Anda tentu tidak akan berhenti hanya pada sebuah gambaran kasar saja, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa tahapan desain aplikasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Conceptual Design Stage (Tahap desain konsep).&lt;br /&gt;Sebuah cerita membutuhkan skenario, karena itu skenario harus disusun terlebih dahulu sebagai rangka cerita yang akan dimulai. Hal itulah yang Anda lakukan pada Conceptual Design Stage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, desain yang Anda lakukan bersifat konsep, sebuah skenario merupakan konsep. Pada aplikasi yang akan dibuat, Anda harus membuat skenario penggunaan aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario tersebut berupa penjelasan fungsi-fungsi aplikasi yang diharapkan oleh pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil sebuah contoh, Anda ingin membangun sebuah aplikasi penggajian (payroll) untuk suatu perusahaan. Anda harus menentukan skenario yang berkaitan dengan proses penggajian, untuk itu Anda harus menjelaskan fungsi-fungsi yang berhubungan, mencakup fungsi perhitungan pajak, lembur, tunjangan, jamsostek, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Logical Design Stage (Tahap desain logika).&lt;br /&gt;Dengan menggunakan skenario penggunaan aplikasi yang telah Anda buat pada tahap sebelumnya, Anda dapat melangkah pada tahap ini. Disini penjelasan fungsi aplikasi dapat digunakan untuk mengidentifikasi serangkaian business object untuk aplikasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Physical Design Stage (Tahap desain fisik).&lt;br /&gt;Merupakan tahap untuk mendefinisikan interface dan keterkaitan masing-masing business object yang telah dibuat pada tahap sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Business Object&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Business object  merupakan obyek-obyek modul yang merupakan intisari entitas pada lingkupan aplikasi yang akan dihasilkan. Sebagai contoh, sebuah fungsi untuk menghasilkan total gaji karyawan bulanan memerlukan kegiatan pengumpulan data absensi, data lembur, kode karyawan, gaji pokok, tunjangan, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing dari kegiatan tersebut direpresentasikan oleh sebuah business object.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Business object sering disebut juga dengan Domain object, dimana kata “domain” berarti “business”. Business object yang baik akan membungkus data yang berhubungan dengan entitas. Sebagai contoh, sebuah kegiatan lembur memiliki data seperti jam datang, jam pulang, kode karyawan yang lembur, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing business object berkaitan satu sama lain membentuk sistem yang besar, Anda harus menentukan hubungan antar business object tersebut. Setelah mengetahui skenario melalui business object dan hubungan antar business object tersebut, maka langkah berikutnya developer akan menciptakan business logic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Business Logic&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika business object merupakan skenario yang menjelaskan tahapan-tahapan cerita yang saling berkaitan, maka business logic menterjemahkan lebih detail masing-masing tahapan tersebut. Business logic dapat dianalogikan sebagai dialog yang membangun dan menghidupkan cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mendesign business logic dalam bentuk komponen seperti DLL, OCX dan sebuah service yang dijalankan otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Aspek Perencanaan Dan Pemeliharaan Aplikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang harus diperhatikan, perencanaan dan pemeliharaan aplikasi Anda harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Performance (Kinerja).&lt;br /&gt;Aplikasi diharapkan memiliki kinerja yang optimal dimana Anda harus mempertimbangkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sistem operasi dimana aplikasi Anda akan berjalan.&lt;br /&gt;Setiap sistem operasi memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing berkaitan dengan software pendukung yang digunakan.  Anda juga dapat memperbaiki unjuk kerja sistem dengan penggunaan sumber daya sistem seperti memory dan processor secara efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pengguna aplikasi.&lt;br /&gt;Anda harus mempertimbangkan jumlah pengguna aplikasi, terutama pada aplikasi client-server. Jika pengguna aplikasi relatif terlalu banyak bagi resource server yang terbatas, mungkin Anda perlu membagi proses pada workstation yang digunakan user.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pilihan ini akan memberikan pengaruh dari sisi maintenance, melakukan pemeliharaan pada banyak workstation tentu lebih merepotkan dibandingkan melakukan pemeliharaan pada server saja. Karena itu, Anda harus selalu menyeimbangkan antara unjuk kerja sistem dengan pertimbangan-pertimbangan lain yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Maintainability (Pemeliharaan).&lt;br /&gt;Pada saat melakukan perencanaan aplikasi, Anda sudah harus memiliki gambaran bahwa aplikasi tersebut dapat dipelihara dengan baik. Melakukan enkapsulasi semua service dan komponen yang digunakan secara modular dan meletakkannya pada satu area tertentu akan sangat membantu pemeliharaan aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing modul komponen harus memiliki interface yang jelas, sehingga akan memudahkan melakukan isolasi dan mengidentifikasi permasalahan yang timbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cara penggunaan dan operasi aplikasi dapat dimengerti dengan jelas, pihak lain juga akan dengan mudah melakukan pemeliharaan pada aplikasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Extensibility (Pengembangan).&lt;br /&gt;Aplikasi yang baik akan terus berkembang sesuai dengan permintaan kebutuhan yang baru. Bertambahnya permintaan kebutuhan oleh pengguna juga merupakan indikasi bahwa aplikasi Anda telah digunakan dan membantu pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Anda harus mempertimbangkan potensi pengembangan/upgrade aplikasi di masa mendatang, ataupun sekedar penambahan fungsi yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tips agar aplikasi Anda mudah dikembangkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pisah/bagi aplikasi Anda kedalam komponen-komponen yang terenkapsulasi.&lt;br /&gt;b. Jika dimungkinkan, gunakan komponen yang dapat diprogram dengan berbagai platform.&lt;br /&gt;c. Jika Anda mendevelop aplikasi web based, gunakan aplikasi yang independent dimana tidak mengharuskan client menggunakan aplikasi browser tertentu.&lt;br /&gt;d. Letakkan seluruh komponen yang digunakan pada sebuah lokasi yang modular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Availability (Penyediaan).&lt;br /&gt;Hal ini berkaitan dengan bagaimana aplikasi Anda menangani kesalahan-kesalahan, seperti contohnya jika sebuah file tidak ditemukan oleh aplikasi. Anda harus merencanakan dari awal bagaimana kode Anda menangani berbagai kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan availability yang baik, jika terjadi kesalahan, maka aplikasi Anda tidak crash, tetapi memberikan pesan kesalahan yang jelas dan dapat dimengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Scalability (Skalabilitas)&lt;br /&gt;Jika performance menyangkut bagaimana aplikasi bekerja dengan pengguna pada saat ini, maka scalability merujuk pada kebutuhan pengguna di masa mendatang. Untuk itu aplikasi Anda diusahakan memiliki skalabilitas seluas mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scalability mengijinkan Anda menambah jumlah pengguna/client yang dapat menggunakan aplikasi Anda secara simultan tanpa mempengaruhi kinerja secara drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat meningkatkan scalability aplikasi dengan memindahkan beberapa proses pada client, sehingga tidak memberatkan kinerja server secara keseluruhan. Bagaimanapun juga, konsekuensinya menyangkut masalah maintainability.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan bahwa data server dapat diupgrade dengan mudah, Anda harus membuat partisi data access kedalam sebuah data-tier (tingkatan data). Walaupun hal ini tidak akan meningkatkan kinerja, akan tetapi memudahkan upgrade sistem saat permintaan meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hindari Error Sedini Mungkin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat sebuah aplikasi berskala besar, bagian yang sangat penting adalah memastikan bahwa aplikasi Anda memiliki error seminim mungkin. Karena memperbaiki error pada aplikasi berskala besar tentu memerlukan waktu dan tenaga yang besar pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu temukan kesalahan pada aplikasi sedini mungkin dengan melakukan test rutin. Selain itu, pastikan bahwa perbaikan kesalahan tidak menimbulkan kesalahan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Coding Sebagai Aktor Utama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap cerita lazimnya memiliki aktor sentral yang memegang peranan utama. Bahkan seringkali Anda lebih mengenal nama aktornya dibandingkan judul filmnya. Pada cerita perencanaan dan pemeliharaan aplikasi, sang aktor adalah proses coding, atau bagaimana source code aplikasi Anda diolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk aplikasi berskala besar, Anda memerlukan sebuah team programer yang melakukan development aplikasi, terutama jika aplikasi Anda memiliki target rilis. Rancangan waktu pengerjaan merupakan patokan bagi programer untuk mengerjakan aplikasi sesuai jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing programer sebagai pelaku proses coding, bisa jadi memiliki gaya tersendiri yang berbeda satu sama lain, karena itu tidak mengherankan jika dunia programer adalah dunia yang memiliki seni tersendiri.  Tetapi perlu adanya suatu standarisasi agar pengkodean yang dilakukan menghasilkan aplikasi yang mudah dipelihara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Variable&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coding berkaitan erat dengan variable, bagaimana sebuah variable diproses didalam aplikasi? Setiap kali aplikasi Anda menggunakan variable, maka aplikasi harus melihat isi atau nilai variable tersebut, yang mana memerlukan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempercepat proses pencarian nilai variable, Anda dapat menggunakan konstanta. Konstanta adalah variable yang selalu memiliki nilai yang sama pada sebuah aplikasi. Konstanta hanya dilihat atau ditetapkan satu kali, yaitu saat aplikasi Anda di-compile.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah variable diakses lebih cepat dibandingkan dengan pengaksesan terhadap variable array maupun property. Karena itu gunakan variable array hanya pada saat benar-benar diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubungan dengan hal property, jika aplikasi Anda perlu mengakses sebuah nilai property dengan nilai yang sama berulang-ulang pada sebuah procedure, maka Anda dapat meningkatkan kinerja aplikasi dengan mengakses nilai property tersebut sekali saja, memindahkannya kedalam sebuah variable, dan selanjutkan mengarahkan aplikasi tersebut untuk membaca nilai variable itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hubungan Variable dan Memory&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variable yang dikenal secara umum berkaitan dengan tipe data yang bervariasi, seperti Boolean, String, Integer, Variant, dan lain-lain. Jumlah memory yang dialokasikan pada variable berkaitan dengan tipe data yang digunakan oleh variable tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan efisiensi penggunaan memory, Anda harus menggunakan tipe data yang tepat untuk variable Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, Anda memerlukan variable untuk menyimpan nilai True atau False, yang mana hanya membutuhkan sejumlah kecil memory untuk menyimpannya. Akan lebih baik jika Anda menggunakan tipe data Boolean yang memerlukan 2 byte memory untuk keperluan ini, daripada menggunakan tipe data Variant yang menggunakan 16 byte memory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama berlaku jika Anda harus menentukan tipe data numerik. Terdapat banyak tipe data numerik seperti byte, integer, long integer, ataupun double. Masing-masing menggunakan alokasi memory yang berbeda tergantung kapasitasnya. Pastikan Anda memilih tipe data yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Modul&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk pembangunan aplikasi yang melibatkan banyak programer, diperlukan kerjasama yang baik untuk membuat sebuah modul library yang dapat digunakan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik, sebuah modul library yang dibuat dan digunakan bersama akan mempersingkat waktu pengkodean, tetapi sebaliknya jika komunikasi tidak berjalan, maka akan terjadi modul-modul yang terpecah yang selain menyita waktu, juga dapat menimbulkan berbagai masalah dalam penggabungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Form&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentu sering menggunakan form pada aplikasi Anda. Tahukah Anda, bahwa ternyata cara aplikasi menggunakan form juga dapat mempengaruhi kinerja aplikasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, memanggil form satu demi satu selagi aplikasi Anda bekerja, akan memerlukan waktu yang intensif. Tetapi jika seluruh form tersebut dipanggil kedalam memory ketika aplikasi mulai dijalankan, maka proses pemanggilan form selanjutnya akan terjadi lebih cepat dan pengguna dapat berpindah antar form dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, cara pemanggilan form pada contoh diatas akan menggunakan banyak alokasi memory, yang konsekuensinya dapat memperlambat proses start aplikasi.&lt;br /&gt;Untuk itu, pada saat design Anda harus menentukan form mana saja yang akan sering digunakan, form-form inilah yang dapat Anda panggil kedalam memory bersamaan dengan saat aplikasi dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Form-form yang jarang digunakan, dapat Anda panggil pada saat dibutuhkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Control&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam form terdapat control, dimana Anda harus mempertimbangkan seberapa banyak control diletakkan pada masing-masing form, mengapa? Anda pasti dapat menebak jawabannya, yaitu karena control pun menyita penggunaan memory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menentukan control mana saja yang perlu ada dalam sebuah form, jika memungkinkan, Anda dapat memisahkannya kedalam beberapa form yang dapat dipanggil oleh sebuah button atau menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqJhLtyTG3I/AAAAAAAAAUo/EkLanGXzI3Q/s1600-h/b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqJhLtyTG3I/AAAAAAAAAUo/EkLanGXzI3Q/s200/b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377967758930811762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Happy Ending&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah disinggung, membangun aplikasi bagaikan suatu seni membangun cerita film atau buku, tetapi khusus cerita dengan tema happy ending. Dimana semua tokoh yang terlibat merasakan kepuasan menggunakan aplikasi Anda. Tentu saja selalu terdapat beberapa rintangan kecil, tetapi dengan pemeliharaan dan perencanaan aplikasi yang matang, semua rintangan tersebut dapat diatasi. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joko Nurjadi&lt;br /&gt;Sumber: Majalah PC Media 10/2006&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-1417714390687264911?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/1417714390687264911/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=1417714390687264911" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1417714390687264911?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1417714390687264911?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/09/perencanaan-dan-pemeliharaan-aplikasi.html" title="Perencanaan Dan Pemeliharaan Aplikasi" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SqJgliWJAHI/AAAAAAAAAUg/dXMKH9bXINw/s72-c/a.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04EQ3c9fCp7ImA9WxNTF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-648714547109764305</id><published>2009-08-20T19:58:00.007+07:00</published><updated>2009-08-20T20:45:02.964+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-20T20:45:02.964+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Mitos IP Address Yang Keliru</title><content type="html">Dibalik website-website yang mungkin kita kunjungi setiap hari - misalnya google.com, facebook.com, reviewmusik.com (hhhmmmmmm) - tersembunyi sederet angka yang dikenal dengan IP Address, contohnya reviewmusik.com ternyata memiliki IP 119.235.18.68. Yah mirip-miriplah dengan kalau kita mengatakan, rumah si Mamat ternyata ada di Jl. Selamat 313.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tulisan ini membahas 2 mitos IP yang keliru, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. IP local/private tidak mungkin dilacak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, Mr. Nurdin Ngetop datang ke warnet dan mengunjungi website reviewmusik.com, menulis sebuah comment provokatif dan berpikir si empunya reviewmusik.com tidak akan dapat melacak IP komputer warnet yang ia gunakan, paling-paling yang tertangkap adalah IP ISP warnet tersebut (IP publik). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mitos tersebut salah. Karena kita masih dapat menelusuri IP local atau IP komputer tersebut. Caranya dengan mengambil paket header HTTP_X_FORWARDER_FOR yang dikirimkan oleh proxy server yang digunakan komputer tersebut. Cara ini berhasil HANYA JIKA 1) komputer client tersebut mengakses internet melalui proxy server, DAN 2) konfigurasi proxy server tersebut mengijinkan informasi HTTP_X_FORWARDER_FOR keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain, adalah dengan menggunakan instruksi Java. Salah satu website yang mengimplementasikan hal ini adalah http://ipaddresslocation.org, cara ini berhasil HANYA JIKA Anda menginstall plugin Java dan memperbolehkan Java Applet berjalan pada browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. IP dari Indonesia selalu berawalan 202.xxx.xxx.xxx &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah situs ngetop.com kelabakan dengan ulah hacker Indonesia dan memutuskan untuk memblokir seluruh IP yang memiliki format 202.xxx.xxx.xxx karena ngetop.com beranggapan IP dengan awalan (octet) 202 pasti IP dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga mitos yang salah, sebab penomoran IPv4 (yang banyak digunakan saat ini) tidak ada hubungannya dengan letak geografis. Faktanya adalah, 1) tidak semua IP berawalan 202 berasal dari Indonesia, dan 2) IP dari Indonesia bukan hanya berawalan 202. Anda dapat melihatnya daftar IP negara tertentu di http://www.ipaddresslocation.org/ip_ranges/get_ranges.php, pilih negara Indonesia dan Anda akan mendapatkan daftar IP (yang bukan hanya berawalan 202), sebaliknya coba pilih Australia, Anda akan mendapatkan daftar IP yang antara lain berawalan 202.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/08/mitos-ip-address-yang-keliru.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-648714547109764305?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/648714547109764305/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=648714547109764305" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/648714547109764305?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/648714547109764305?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/08/mitos-ip-address-yang-keliru.html" title="Mitos IP Address Yang Keliru" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0IDQHYzfyp7ImA9WxNTEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-6563883668231249764</id><published>2009-08-14T23:59:00.004+07:00</published><updated>2009-08-15T01:46:11.887+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-15T01:46:11.887+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="others" /><title>The Master Session 4 - Duel Final</title><content type="html">Akhirnya selesai juga session 4 dari acara The Master, yang menampilkan duel antara Cosmo (flamboyan fakir) dan Ivan (close up illusionist). Tetapi bukan mereka saja yang tampil, hampir seluruh penampilan malam ini merupakan duel, atau lebih tepatnya kolaborasi. Walaupun demikian, saya tidak melihat acara The Master kali ini menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena menurut saya, hal yang membuat sebuah penampilan magic menarik adalah jika orang tidak dapat menebak trik yang digunakan. Jika aksi magic mengikutsertakan penonton yang diundang keatas panggung, seharusnya trik magicnya tetap tidak terungkap sekalipun kita berandai-andai bahwa sang penonton adalah asisten magician.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, semua penampilan malam ini triknya terbaca dan menjadi mungkin, jika kita berpikir bahwa penonton (tertentu) yang dipanggil ke atas panggung adalah orang suruhan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Deddy Corbuzier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka acara dengan bumbu bombastis, yaitu "menghilangkan mobil". Tetapi kemudian yang dilakukan Deddy adalah memilih seorang penonton (katakanlah si A). si A ini tidak dipilih acak, walaupun berusaha disamarkan dengan bertanya pada penonton siapa yang memiliki mobil. Lalu seorang penonton (si B) dipilih secara acak dengan cara melempar frisbee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deddy meminta si A menyerahkan kunci mobilnya, kunci mobil tersebut diserahkan pada asisten Deddy untuk dibuang (ini maksudnya menghilangkan mobil). Lalu Deddy meminta cincin si B, dan menghilangkan cincin tersebut. Selama aksi ini, tangan Deddy tidak jelas terlihat (karena si B juga diperintahkan untuk berdiri di depan Deddy), dan tau-tau Deddy mengeluarkan kunci mobil si A dan cincin si B yang terkait didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa, setiap penonton cukup kritis untuk tidak percaya bahwa kunci mobil yang dikeluarkan Deddy sama dengan kunci mobil yang diberikan oleh A, sehingga satu-satunya magic disini adalah bagaimana cincin si B (yang dipilih acak) bisa nyantol di kunci mobil si A. Dugaannya adalah dengan kecepatan tangan, terutama karena posisi tangan Deddy yang memang selalu tampak tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Limbad &amp;amp; Cosmo&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolaborasi pertama, aksi ini tidak menyertakan penonton, dan juga tidak menarik. Aksinya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Limbad dan Cosmo melepaskan rantai yang mengikat mereka. Sementara tidak terlihat bagaimana proses mereka diikat, tidak ada pengujian apakah rantai tersebut kuat (buset gue ngomong udah kayak juri hihihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Naik tangga keatas dengan kaki telanjang, menginjak anak tangga dari golok (yang juga tidak terbukti tajam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengambil tambang dari tumpukan beling (yang juga tidak terbukti beling beneran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menendang durian. Kalau ini sih percaya-percaya saja, tetapi tetap tidak terlihat istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Limbad menarik truk dengan rambutnya, Cosmo menarik truk dengan giginya (tidak terbukti bahwa truk tersebut susah ditarik). Sudut kamera juga tidak memperlihatkan ketegangan tambang dengan jelas (logikanya jika memang berat, tali tambang akan terlihat tertarik kencang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Joe Sandy &amp;amp; Ivan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kembali dua penonton diundang maju ke panggung (dan kembali kedua-duanya tidak dipilih acak). Si A disuruh memilih 1 dari 4 jenis minuman, si B disuruh memilih sebuah amplop dari 4 amplop. Pilihan si A ternyata sama dengan isi amplop yang dipilih B, yaitu Cappuccino. Dengan asumsi si A &amp;amp; B adalah asisten sang magician, aksi ini sama sekali tidak menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ivan mendapatkan porsi yang sangat sedikit, yaitu membuat gambar cappuccino dapat mengeluarkan cappuccino asli yang dapat diminum, tipuan ini jelas terlihat pada kamera, karena yang katanya "gambar" cappuccino jelas-jelas adalah tempat cappuccino beneran, terlihat dari goyangan airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ivan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Ivan tampil solo, memunculkan/menghilangkan/memindahkan objek kura-kura. Kecepatan tangannya dinodai dengan gerakan tangannya yang sering ngumpet dibalik meja. Bagaimanapun juga, buat saya ini adalah penampilan terbaik malam ini, dibandingkan aksi lainnya. Apalagi kura-kuranya ada yang suka aktif jalan, mungkin lebih susah dipindah-pindahkan dibandingkan koin atau kartu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Deddy Corbuzier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Deddy tampil kembali, sekarang temanya adalah bermain monopoly, memang bisa saja si Deddy mencari topik yang terdengar menarik, walaupun yang namanya monopoly (versi Corbuzier) ternyata adalah permainan sederhana, yaitu menjejerkan kotak/papan tertutup di lantai, lalu menyuruh peserta berjalan menapaki papan tersebut dan berhenti di mana saja. Papan yang diinjak peserta akan menjadi pilihannya (apakah mendapatkan uang atau mengeluarkan uang dalam jumlah tertentu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi, peserta yang berjalan menapaki papan tersebut diambil dari penonton yang tidak dipilih acak! Dengan trik yang mirip seperti sebelumnya, Deddy menyamarkan hal ini (walaupun sama sekali tidak menjadi samar) dengan bertanya siapa saja yang suka main monopoly, tapi buntut-buntutnya tetap memilih sendiri penontonnya. Lalu dipilih dua orang secara acak, dua orang ini membantu mengocok papan dan menjejerkannya di lantai. Tapi itu bukan hal yang penting jika ada tanda tertentu pada papan, perhatikan bahwa tutup papan tersebut tidak polos, ada gambar dan tulisan monopoly, yang bisa saja ditandai khusus pada papan tertentu (dugaan saja, tapi masuk akal kan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton yang dipilih Deddy lalu berjalan dan memilih papan pilihannya, ada yang bertuliskan ia harus membayar sekian, ada yang bertuliskan mendapatkan sekian, akhir-akhirnya menjadi impas + mendapatkan oli top 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cosmo&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beraksi outdoor, tidur di tumpukan beling (sekali lagi, yang tidak terbukti beneran), tubuhnya dipasang sebuah papan, dan beberapa motor melewati papan tersebut melindas tubuh Cosmo. Aksi yang mirip dengan yang dulu ditampilkan Limbad. Juga bukan aksi yang menarik, walaupun resikonya cukup tinggi, siapa tau pengendara motornya grogi lalu tidak berjalan lurus mengikuti jalur papan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Romy Rafael &amp;amp; Denny Darko&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya agak terlewat bagian awalnya, yang jelas ada dua penonton yang didaulat naik ke panggung, dan sepertinya juga tidak dipilih acak. Pada si A diberikan papan bertuliskan HELL, sedangkan si B diberikan papan bertuliskan BLESS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian penonton (yang rata-rata acak) disuruh menuliskan angka di kertas. Lalu Romy menyuruh si A memilih 4 orang (yang saya curiga adalah asisten), mencatat angka pilihan orang tersebut dan dan menjumlahkan angkanya sehingga didapatkan total hasil 3477 (dibalik menjadi tulisan HELL).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran Denny Darko menggunakan trik yang lebih parah. Seluruh penonton yang menuliskan angka disuruh melemparkan kertas bertuliskan angka ke panggung. Si B mengambil acak 5 kertas, dan menjumlahkan angka-angkanya sehingga hasil total adalah 55378. Parahnya, kertas-kertas yang dipilih si B tidak diperlihatkan (tapi langsung dibuang), jadi tidak ada bukti apakah benar ke-5 angka yang dipilih B jika dijumlahkan adalah 55378 (dibalik menjadi BLESS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;and the winner is...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman pemenang antara Ivan dan Cosmo berdasarkan polling SMS, ternyata unggul Cosmo (surprise juga saya!). Yah namanya juga polling, walaupun menurut saya pribadi, performance Ivan lebih baik. Mudah-mudahan The Master berikutnya bisa lebih menarik, yang saya kuatirkan adalah karena diburu kejar tayang dan mumpung lagi digemari, para magician-magician ini lupa mengedepankan kualitas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-6563883668231249764?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/6563883668231249764/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=6563883668231249764" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6563883668231249764?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6563883668231249764?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/08/master-session-4-duel-final.html" title="The Master Session 4 - Duel Final" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEECQXs7fCp7ImA9WxJaFko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-5948264396542041927</id><published>2009-08-08T02:01:00.003+07:00</published><updated>2009-08-08T03:24:20.504+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-08T03:24:20.504+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="others" /><title>The Master - Session 4 - Best of 3</title><content type="html">Tayangan The Master oleh RCTI yang biasa di putar setiap jumat, tampaknya semakin digemari karena nuansa entertainmentnya yang tinggi, sekaligus juga serius karena menampilkan peserta-peserta dengan skill tinggi dalam profesi mereka sebagai magician.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibanding session-session sebelumnya yang kebetulan juga saya ikuti, menurut saya session ini adalah session dengan peserta terbaik secara keseluruhan. Selain menghibur, permainan yang ditampilkan juga bermutu. Membuat saya ingin menulis tayangan hari ini (7 Agustus 2009), walaupun saya bukan pekerja misteri (istilah si Deddy Corbuzier), paling tidak saya kan pekerja malam, jadi masih nyambung lah, paling tidak saya cukup tertarik menebak-nebak cara mereka melakukan ilusi dan magicnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Session ini telah memasuki best of 3, yang berarti tinggal 3 peserta yang tampil. Tapi pemirsa tidak melulu disuguhi aksi peserta, komplitnya aksi malam ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Deddy Corbuzier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menampilkan aksi "manipulasi penciuman" dengan cara menyuruh dua orang untuk mencium minyak wangi (cap Deddy Corbuzier) dan menuliskan wangi yang dipikirkannya. Orang pertama menjawab "kopi" dan orang kedua menjawab "melati", dan jawaban ini telah diprediksi oleh Deddy dengan menuliskan kata tersebut sebelumnya. Dibanding banyak penampilan Deddy lainnya, penampilan kali ini kurang greget, apalagi dua peserta tersebut tidak dipilih secara acak, ada kemungkinan yang cukup tinggi bahwa peserta adalah asisten sang magician.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asisten memang terkadang berperan besar, saya ingat pernah membaca sebuah artikel di mana seorang magician terkenal bernama Uri Geller gagal menampilkan atraksi membengkokkan sendok dengan kekuatan telekinetik, karena properti yang digunakan bukan miliknya dan tidak ada kesempatan Uri Geller atau asistennya untuk mendekat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jeva&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Stage hypnosis yang ditampilkan Jeva malam ini buat saya adalah yang terbaik dari performanya di televisi selama ini, kalau ini kemungkinan besar bukan trik karena sudah banyak referensi-referensi yang membahas kemampuan hipnotis. Jeva memberikan sugesti dengan objek buaya, yang membuat saya takjub adalah munculnya buaya beneran yang gede, sebuah suguhan yang lain daripada yang lain dan buat saya lebih menegangkan daripada kalau yang ditampilkan ular, misalnya. Ular kan bisa di pilih yang tidak beracun, lah kalo buaya masak mau dicabut dulu semua giginya? Biarpun katanya sudah jinak, siapa yang bisa jamin buayanya tidak sedang stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan para juri tidak positif mengomentari Jeva, yang tetap masih tampil kaku dan datar (kecuali dandanannya yang lebih funky). Buat saya sih bagus-bagus aja, ada karakter coolnya. Entah komentar juri berimbas pada polling atau tidak, kenyataannya memang Jeva yang tersingkir malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ivan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sang close-up illusionist, tampil dengan kecepatan tangan yang menakjubkan, dengan gaya yang lebih santai dan tidak perlu ditemani wanita cantik (untunglah, karena dulu gara-gara ada cewek cakep, kameranya kemana-mana gajebo..gak jelas booo). Atraksinya speechless... tidak salah Ivan dapat meraih SMS terbanyak malam ini, dan kemungkinan besar bisa jadi pemenang season 4 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cosmo&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cosmo menampilkan atraksi menyalakan petasan di tubuhnya tanpa terluka. Atraksi ditampilkan outdoor. Saya sebenarnya pesimis dengan atraksi outdoor karena biasanya hasilnya jelek, kecuali waktu Limbad di lindas stoom (btw, atraksi serupa pernah ditampilkan magician Amerika, Criss Angel). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menurut saya penampilan Cosmo memang tidak sebaik sebelum-sebelumnya, ditambah salah satu bumbu favorit The Master, yaitu Deddy Corbuzier menginterupsi dan menekankan bahwa permainan ini berbahaya, jadinya saya agak heran kenapa waktu Jeva menghipnotis orang untuk berani mengelus dan menduduki buaya tidak diinterupsi. Trik yang paling mudah terpikir adalah petasan yang dipasang pada Cosmo bukan petasan yang berbahaya. Tapi mungkin interupsi dari Deddy, ditambah komentar Romy Rafael bahwa ia menyaksikan sendiri cedera Cosmo saat latihan, dan mungkin juga keyakinan orang bahwa Cosmo memiliki kekebalan karena atraksinya yang biasanya cukup ekstrim, dapat membuat perolehan SMS Cosmo berada diatas Jeva. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Denny Darko&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Agak bingung saya melihat permainan Darko malam ini, awalnya ingin memilih peserta secara acak dengan melempar bola, tapi ujung-ujungnya memilih sendiri pesertanya, yang lagi-lagi ada kemungkinan yang cukup tinggi merupakan asistennya, sehingga atraksi selanjutnya nyaris tidak menarik lagi, dari hipnotisnya sampai tebak-tebakan kata. Tampaknya penampilan master dan alumninya malam ini tidak sebaik peserta season 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tarno The Traditional Magician&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak sempat lihat penampilan Master Tarno kali ini karena sempat tidur sesaat, mungkin ada rasa bosan karena cukup sering beliau muncul dengan trik yang serupa, walaupun saya salut dengan propertinya yang sederhana. Entah penampilannya malam ini bagaimana, karena begitu sadar tau-tau Jeva sudah dinyatakan out. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang oke, ternyata di Indonesia cukup banyak magician-magician bermutu, tidak perlu malu kalau terinspirasi atau mengadopsi atraksi dari magician luar. Asal jangan tidak malu mengaku yang pertama melakukannya sementara semua orang dapat mengakses YouTube untuk melihat kebenarannya (ini lagi ngomongin atraksi berjalan di atas air Mr. Deddy Corbuzier yang mirip dengan Criss Angel). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-5948264396542041927?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/5948264396542041927/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=5948264396542041927" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/5948264396542041927?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/5948264396542041927?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/08/master-session-4-best-of-3.html" title="The Master - Session 4 - Best of 3" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEYNQXs7eSp7ImA9WxJbEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-8203597097911172244</id><published>2009-07-19T23:47:00.001+07:00</published><updated>2009-07-19T23:49:50.501+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-19T23:49:50.501+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review movie" /><title>Transformers: Revenge of the Fallen (2009)</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SmNOci71cdI/AAAAAAAAAUY/Wy4UF8mrns8/s1600-h/transformers2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 312px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SmNOci71cdI/AAAAAAAAAUY/Wy4UF8mrns8/s320/transformers2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360214233822097874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah salah satu film yang paling ditunggu tahun ini. Transformers: Revenge of the Fallen. Saya nontonnya sedikit telat karena males ngantri waktu filmnya baru-baru keluar, dan nggak enaknya nonton belakangan adalah udah denger spoiler-spoiler duluan, tapi nggak terlalu masalah buat saya, yang penting nontonnya enjoy aja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari awal film, kita sudah disuguhi action seru peperangan para Autobot (yang bekerja sama dengan manusia) melawan para Decepticon, dengan visual efek yang mengagumkan. Efek peperangan yang merusak menimbulkan konflik antara Autobot (yang dipimpin Optimus Prime) dan pemerintah Amerika yang menduga bahwa peperangan tersebut tidak ada hubungannya dengan manusia, dan hanya perseteruan antara kaum Autobot dan Decepticon. Kenyataannya, Decepticon berusaha menemukan dan mengaktifkan Sun Harvester yang berada pada sebuah piramida di mesir, yang akan menelan matahari dan memberi kekuatan pada Decepticon, oh ya disini tokoh sentral yang jahat adalah Megatron (pimpinan Decepticon yang dihidupkan kembali dari dasar laut) dan The Fallen, bossnya Megatron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film ini sangat menarik dari sisi visual efek yang sangat memuaskan, lebih baik dibandingkan Transformers pertama yang buat saya masih terlalu cepat untuk diikuti mata. Beberapa scene action pada film ini diambil dari angle yang tepat dan difokuskan dengan baik, seperti adegan lambat saat Optimus Prime menembakkan peluru, Optimus Prime merobek wajah The Fallen, Decepticon yang memanjat piramida, dan masih banyak lagi scene yang mantap habis .. ya..ya.. termasuk juga scene saat tokoh Mikaela yang dimainkan Megan Fox lagi lari-lari sexy, tapi ini sih bukan scene yang hi-tech. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian Optimus Prime dan perjuangan Sam Witwicky untuk menghidupkannya juga menggugah emosi, yang sedikit kurang mungkin unsur komedinya yang terlalu jayus (Bumblebee yang bisa nangis, Decepticon kecil yang kejepit perangkap tikus, ibunya Sam yang over acting), tapi ada juga sih yang bisa benar-benar memancing tawa. Tokoh Seymour Simmons (ex agen Sector 7) dan Leo Spitz (roommate Sam) walaupun hanya peran pendukung, tetapi memberi kontribusi yang baik dan turut membuat film ini mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Action menjelang paruh akhir film terlalu panjang buat saya, mungkin karena actionnya tidak padat. Justru moment penting seperti final battle antara Optimus Prime dan The Fallen/Megatron sepertinya terlalu singkat. Tapi bagaimanapun juga, Transformers: Revenge of the Fallen sama sekali tidak mengecewakan buat saya yang nonton film memang untuk enjoy, walaupun dari kacamata kritikus film (berarti saya tidak termasuk kri-tikus) rata-rata memberikan penilaian yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-8203597097911172244?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/8203597097911172244/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=8203597097911172244" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/8203597097911172244?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/8203597097911172244?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/07/transformers-revenge-of-fallen-2009.html" title="Transformers: Revenge of the Fallen (2009)" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SmNOci71cdI/AAAAAAAAAUY/Wy4UF8mrns8/s72-c/transformers2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUHQn89eSp7ImA9WxJWGUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-3409100332978870224</id><published>2009-06-25T22:49:00.004+07:00</published><updated>2009-06-25T23:10:33.161+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-25T23:10:33.161+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Saat Facebook Bernyanyi</title><content type="html">Apa persamaan Facebook dan Avenged Sevenfold? Mungkin sama-sama punya banyak fans, tapi mungkin tidak banyak orang yang pernah menemukan saat Facebook "menyanyikan" lagu Avenged Sevenfold. Tapi itulah yang terjadi dan gambarnya dikirimkan oleh teman saya, Yanuar Riza, yang sudah nasibnya banyak menemukan keanehan-keanehan dunia cyber.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut gambarnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SkOgFHS7k2I/AAAAAAAAAUI/C7ei_Eg9bBo/s1600-h/facebook-dear-god.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SkOgFHS7k2I/AAAAAAAAAUI/C7ei_Eg9bBo/s320/facebook-dear-god.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351296791964521314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di lihat lebih jelas, dibawah form daftar ada lirik lagu "Dear God" yang dinyanyikan oleh Avenged Sevenfold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SkOg-lpgGhI/AAAAAAAAAUQ/y3NUUF4oL9E/s1600-h/facebook-dear-god-zoom.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 228px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SkOg-lpgGhI/AAAAAAAAAUQ/y3NUUF4oL9E/s320/facebook-dear-god-zoom.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351297779364796946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks buat Yanuar atas sumbangan screenshotnya yang unik, semoga membingungkan khalayak ramai (lho??).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-3409100332978870224?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/3409100332978870224/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=3409100332978870224" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3409100332978870224?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3409100332978870224?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/06/saat-facebook-bernyanyi.html" title="Saat Facebook Bernyanyi" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SkOgFHS7k2I/AAAAAAAAAUI/C7ei_Eg9bBo/s72-c/facebook-dear-god.gif" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0MASHszfyp7ImA9WxJWFUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-7590814039962665066</id><published>2009-06-20T21:58:00.008+07:00</published><updated>2009-06-21T12:17:29.587+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-21T12:17:29.587+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Bing Belum Pintar Berhitung</title><content type="html">&lt;img src="http://www.msnhiddenemoticons.com/Library/extra_large/merende/default/magnify.gif" title="Generate by Smileykiti"&gt;&lt;br /&gt;Cukup dirilis dalam hitungan minggu, semua orang sudah kenal yang namanya bing.com. Hingga hari ini (17 hari setelah bing.com resmi rilis), menurut alexa.com, bing.com telah berada pada peringkat 69 top site di Indonesia, sementara secara global bing.com memiliki rank 105, sangat mungkin dalam waktu dekat bing.com sudah masuk dalam top 100 dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bing.com memang mempesona, bahkan rubrik Know How majalah PC Media edisi 8/2009 yang akan datang (yaaahh... sempat-sempatnya promosi) telah membahas kecerdasan bing.com, bersama dengan search engine no 1 saat ini, Google, dan knowledge engine baru yang juga banyak disorot: WolframAlpha.com. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang mau saya bahas sekarang hanya sedikit ulasan iseng, walaupun kita melihat bing.com tampaknya disiapkan dengan sangat matang dan langsung menggebrak dengan berbagai fitur (ada Bing Image, Video, Map, Travel, dst), didukung result pencarian yang ditemukan terkadang lebih banyak dari Google, tetapi tidak ada yang sempurna, "kelemahan" bing.com justru terletak pada hal yang sederhana: berhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal ini terlewat oleh ahli-ahli di Microsoft (dan Powerset, engine yang memungkinkan kepintaran semantic search tertanam pada Bing). Saya percaya dalam waktu singkat hal ini dapat diperbaiki, tapi mumpung sampai saat ini belum, ya dibahas saja deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dalam hitungan yang bagaimana bing.com belum naik kelas? Silahkan mencoba mengetikkan keyword berikut pada google.com atau yahoo.com:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;100 * 10%&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang belum pernah mencoba bertanya soal hitungan pada Google, perlu diketahui sudah lama Google mengimplementasikan kemampuan berhitung pada engine-nya. Sehingga keyword tersebut dapat dikenali bahwa Anda menanyakan berapa hasil dari 100 * 10%, Google akan menjawab dengan menampilkan hasil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;100 * (10%) = 10&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara yahoo.com akan menghasilkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;100 * (10/100) = 10&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintar, kan? Bagaimana dengan bing.com? Anda tidak akan mendapatkan hasilnya. Bing akan menganggapnya sebagai keyword biasa dan mencari website yang memiliki karakteristik keyword tersebut, seperti pada sreenshot:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/Sj0C5bQ-JfI/AAAAAAAAAUA/AiOvAQOOzNE/s1600-h/bing.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 119px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/Sj0C5bQ-JfI/AAAAAAAAAUA/AiOvAQOOzNE/s320/bing.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349435117980755442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan hitungan lain seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;100 ^ 2&lt;/b&gt; (100 pangkat 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti bing.com tidak mampu berhitung, karena perhitungan yang menggunakan operator sederhana seperti misalnya * (kali) atau + (tambah), bing.com sudah dapat melakukannya. Tetapi tampaknya belum dibuat agar mengenali % (persen) atau ^ (pangkat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalau Microsoft baca blog ini, dalam sekejap bing.com langsung tambah pintar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-7590814039962665066?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/7590814039962665066/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=7590814039962665066" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/7590814039962665066?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/7590814039962665066?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/06/bing-belum-pintar-berhitung.html" title="Bing Belum Pintar Berhitung" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/Sj0C5bQ-JfI/AAAAAAAAAUA/AiOvAQOOzNE/s72-c/bing.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0IFQ3cyeyp7ImA9WxVWF00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-3636630920760697524</id><published>2009-02-27T11:34:00.004+07:00</published><updated>2009-02-27T11:38:32.993+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-27T11:38:32.993+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="others" /><title>My One Second</title><content type="html">&lt;center&gt;Sebuah titipan puisi :o&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SadtqEnX3QI/AAAAAAAAAT4/LfCSgrHOpZ0/s1600-h/pic.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SadtqEnX3QI/AAAAAAAAAT4/LfCSgrHOpZ0/s320/pic.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307331255440235778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;It took me one second&lt;br /&gt;To wonder about our past&lt;br /&gt;To feel what's between us&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To send u a message&lt;br /&gt;To think about u&lt;br /&gt;To call out your name&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Though life is full of one second&lt;br /&gt;Without realizing all of my seconds are all about u !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To my one seconds&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-3636630920760697524?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/3636630920760697524/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=3636630920760697524" title="7 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3636630920760697524?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3636630920760697524?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/02/my-one-second.html" title="My One Second" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SadtqEnX3QI/AAAAAAAAAT4/LfCSgrHOpZ0/s72-c/pic.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>7</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU4GRHs9cCp7ImA9WxVWF00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-2685188326262755102</id><published>2009-02-27T09:57:00.003+07:00</published><updated>2009-02-27T10:05:25.568+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-27T10:05:25.568+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Bette Davis Eyes - Mencari Topik Panas</title><content type="html">&lt;div align=justify&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, saya bereksperimen dengan teknik SEO menggunakan gambar (&lt;a href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/08/teknik-seo-dengan-gambar.html"&gt;http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/08/teknik-seo-dengan-gambar.html&lt;/a&gt;), ternyata artikel tersebut, yang memuat tulisan dan gambar game Titan Quest, menempati peringkat artikel populer di blog ini (sekarang peringkat 4) sesuai prediksi si Joko yang rupanya sudah belajar meramal dari Ki Joko Bodo, kejeniusan Joko Suprapto penemu Blue Energy, sayangnya belum ada Joko Jombang yang ketemu batu sakti setelah kesamber petir. Padahal saya mau belajar jadi sakti (tapi nggak pake kesamber petir).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saya akan bereksperimen lagi dengan menuliskan sebuah topik panas. Sekedar informasi, pernyataan klasik Content Is The King masih tetap berlaku agar sebuah website menapak naik dalam persaingan peringkat dengan website lain. Tetapi bagaimana agar konten tersebut tepat dan cepat? Jawabnya adalah: konten yang memuat topik panas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik panas kali ini bukan topik panas di Indonesia (bukan tentang Sarah Azhari &amp; Rahma Azhari, Roy Suryo, atau perkawinan Christian Sugiono melawan Titi Kamal, tapi sengaja aja ditulis nama-namanya disini buat ngetest dilirik Google apa nggak), tapi topik panas di Amerika. Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup kunjungi URL http://www.google.com/trends/hottrends?sa=X, yang memuat keyword paling populer di Amerika dan selalu diupdate dengan cepat. Dalam rentang waktu 25 – 26 Februari 2009, ada keyword yang menarik perhatian saya dan sempat menjadi keyword terpopuler, yaitu keyword “Bette Davis Eyes”.  Wow, bintang porno mana lagi ini???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditelusuri, ternyata Bette Davis Eyes adalah sebuah judul lagu, yang pertama kali dinyanyikan oleh Kim Carnes pada tahun 1981. Lagu ini sangat populer, dan masuk dalam peringkat Billboard All Time Top 100 di posisi 12. Kembali menjadi hot topic saat ini, kemungkinan besar dipicu karena salah satu kontestan American Idol baru saja menyanyikan lagu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai lagunya sendiri, saya kemudian mencarinya di YouTube.com, hmmm... komentar saya ada di &lt;a href="http://reviewmusik.com/17-lagu-Kim-Carnes-Bette-Davis-Eyes.htm"&gt;sini&lt;/a&gt;. (apaan sih artikel kok kepisah-pisah). Silakan disimak!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-2685188326262755102?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/2685188326262755102/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=2685188326262755102" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/2685188326262755102?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/2685188326262755102?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/02/beberapa-waktu-lalu-saya-bereksperimen.html" title="Bette Davis Eyes - Mencari Topik Panas" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YNR30zeSp7ImA9WxVQFk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-3782654620636019591</id><published>2009-02-03T10:34:00.012+07:00</published><updated>2009-02-03T12:33:16.381+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-02-03T12:33:16.381+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Google Juga Search Engine Biasa (Bisa Error Juga)</title><content type="html">Salah satu teman maya saya, Yanuar "Bugs Finder" Riza, mengirimkan screenshot yang dicurigai sebagai bug dari search engine terkemuka Google. Setelah sebelumnya Yanuar juga menemukan crash pada &lt;a href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/10/chrome-juga-browser-biasa-bisa-crash.html"&gt;Chrome&lt;/a&gt;, juga saya pernah mengalami pesan &lt;a href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/07/google-juga-bisa-error.html"&gt;Server Error&lt;/a&gt; pada Google. Jangan-jangan nanti blog ini bisa jadi blog spesialis ngumpulin bugs Google.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Screenshot yang dikirimkan Yanuar kali ini menampilkan pesan bahwa situs tertentu mengandung malware, termasuk blog ini, bahkan situs http://www.google.co.id sendiri dianggap ber-malware. Waahhh.... bugnya fatal juga ya, dari googling saya mendapatkan info bahwa pada tanggal 31 Januari 2009 jam tertentu, Google memang lagi "kalap" menganggap semua situs terinfeksi malware, demikian menurut salah satu sumber yang saya baca di &lt;a href="http://menardconnect.com/2009/02/01/google-interstitial-this-site-may-harm-your-computer-on-january-31/"&gt;sini&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik gambar untuk memperbesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfLyJO14LI/AAAAAAAAATY/geYNXryNmPs/s1600-h/Google.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfLyJO14LI/AAAAAAAAATY/geYNXryNmPs/s320/Google.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298427548956745906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfMDbj26wI/AAAAAAAAATg/oPOdBv1J1YI/s1600-h/Google2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfMDbj26wI/AAAAAAAAATg/oPOdBv1J1YI/s320/Google2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298427845934508802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfMcWYvHSI/AAAAAAAAATo/8rXCkfo7ZWA/s1600-h/Joko.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfMcWYvHSI/AAAAAAAAATo/8rXCkfo7ZWA/s320/Joko.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298428274042412322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-3782654620636019591?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/3782654620636019591/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=3782654620636019591" title="11 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3782654620636019591?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3782654620636019591?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/02/google-juga-search-engine-biasa-bisa.html" title="Google Juga Search Engine Biasa (Bisa Error Juga)" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYfLyJO14LI/AAAAAAAAATY/geYNXryNmPs/s72-c/Google.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>11</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0cMSXYyeCp7ImA9WxVQEk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-7448466316249145715</id><published>2009-01-29T17:12:00.006+07:00</published><updated>2009-01-29T17:31:28.890+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-29T17:31:28.890+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Perang Sistem Operasi</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYGBvId49AI/AAAAAAAAASo/xt4wFCb99GE/s1600-h/sistem.operasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYGBvId49AI/AAAAAAAAASo/xt4wFCb99GE/s200/sistem.operasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296657283491099650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Berhubung saya lagi berkutat mencoba Windows 7, maka dengan ini saya tampilkan artikel lama mengenai sistem operasi (sebenernya nggak ada hubungannya sih!)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja ada alien berteknologi maju dari luar angkasa bertamu ke bumi dan diberikan pilihan untuk menggunakan komputer dan sistem operasi apa saja, sistem operasi apa yang akan dipilihnya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memikirkan jawaban pertanyaan di atas, mungkin timbul pertanyaan kenapa contoh penggunanya adalah alien? Apakah penulis tidak menemukan contoh manusia yang sanggup mengoperasikan segala macam sistem operasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan begitu, tetapi kebanyakan orang cenderung telah memiliki preferensi tertentu pada suatu sistem operasi tertentu, sebelum mencoba dan mengetahui seluk-beluk sistem operasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, si A (bukan alien, mungkin Amat, Andy, Abu, dan seterusnya) tidak akan ragu-ragu memilih Fedora Linux sebagai sistem operasi karena baru kemarin sore menjadi korban sweeping software bajakan dan kebetulan baru membeli buku panduan Fedora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara si B dengan meyakinkan akan memilih komputer Mac dengan sistem operasi Mac OS X setelah menyaksikan promosi ketangguhan dan kemulusan grafik sistem operasi buatan Apple Inc tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si C mungkin akan mengambil CD Windows XP dan melakukan instalasi pada sebuah PC rakitan dengan kecepatan luar biasa karena nomor serial product key Windows XP telah tertanam dengan baik pada ingatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini mengajak Anda sejenak menjadi alien yang belum pernah mengalami kejadian-kejadian serupa atau belum memiliki preferensi tertentu, dan mencoba melihat secara umum fungsi dasar sistem operasi, penggunaan, dan pilihan-pilihan sistem operasi yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Awal Mula&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melakukan kilas balik sejarah sistem operasi, kita perlu mundur kurang lebih 50 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada sistem operasi, maka kemudian ada mesin komputer? Ternyata tidak, sebuah mesin dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi, sebuah program dapat langsung dijalankan pada sebuah mesin. Setidaknya itu cara kerja yang banyak terdapat pada jaman mulai dikembangkannya komputer sekitar tahun 1950 (yang juga disebut dengan abstraksi hardware).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu susah-susah membayangkannya, contoh sederhana adalah CMOS Setup, yang merupakan program yang berjalan tanpa memerlukan sistem operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian IBM mulai memperkenalkan komputer mainframe dengan sistem operasi OS/360 pada masa tahun 1960-an. Diikuti dengan Unix yang dikembangkan pada tahun 1969 oleh sebuah grup karyawan dari AT&amp;amp;T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lompatan besar ditandai dengan sistem operasi PC-DOS dan MS-DOS oleh IBM dan Microsoft, seiring dengan penggunaan komputer desktop yang semakin luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menambah panasnya kompetisi, Apple Macintosh (sekarang Apple Inc) mengeluarkan sistem operasi Mac OS. Sementara sistem operasi Unix melahirkan pengembangan-pengembangan baru, terutama pada tahun 1991 ketika Linus Torvalds memperkenalkan Linux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft sendiri secara konsisten terus mengeluarkan sistem operasi berbasis Windows, dengan produk-produk fenomenal seperti Windows 98, Windows NT, Windows XP, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, hari ini Anda mendapatkan pilihan sistem operasi yang cukup beragam, dan pilihan-pilihan tersebut bisa jadi semakin bertambah pada masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sistem Operasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi merupakan software yang tidak sekedar software, karena sistem operasi menjadi ibu software-software lain yang berjalan didalamnya, singkatnya sistem operasi membentuk suatu platform agar aplikasi-aplikasi dapat berjalan diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas sistem operasi adalah mengelola resource, secara umum terbagi atas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengelolaan Proses.&lt;br /&gt;Setiap program yang berjalan didalam komputer (baik berupa service atau aplikasi) merupakan suatu proses. Sistem operasi mengelola eksekusi proses-proses yang terjadi secara multitasking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengelolaan Memory.&lt;br /&gt;Secara hirarkis, pemrosesan tercepat pada sistem komputer dilakukan di register, lalu CPU cache, Random Access Memory (RAM), dan terakhir adalah pada disk storage. Semuanya merupakan jenis memory yang harus dikelola sistem operasi. Perhatikan bahwa disk storage juga merupakan salah satu jenis memory, karena dapat digunakan sebagai virtual memory yang menangani proses-proses yang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Disk dan Sistem File.&lt;br /&gt;Pengelolaan file dan directory di dalam disk drive termasuk salah satu tugas penting sistem operasi. Pada sistem operasi keluarga Unix, penamaan file dan directory adalah case sensitive atau membedakan penggunaan huruf besar dan kecil, contohnya nama file surat.txt dan Surat.Txt dalam satu directory diperkenankan, dan merupakan dua file yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak diperkenankan dalam sistem operasi Windows dimana penamaan file dan directory adalah case insensitive, Windows juga tidak memperbolehkan serangkaian karakter tertentu untuk penamaan file dan directory, misalnya seperti karakter “?”, “*”, “&lt;”. “&gt;”, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan ini cukup mendasar untuk dipahami saat Anda menggunakan sistem operasi yang berbeda dari sebelumnya, misalnya saat Anda mengganti sistem operasi yang digunakan oleh web server dan melakukan migrasi file, pastikan file-file yang digunakan telah kompatibel dan sesuai dengan sistem operasi yang baru. Jika tidak, maka Anda harus melakukan penyesuaian nama file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem file (file system) merupakan salah satu perbedaan yang juga mendasar pada sistem operasi yang tersedia, sistem file merupakan sebuah metode untuk menyimpan dan mengorganisasi file agar dapat diakses dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sistem file yang populer adalah NTFS yang merupakan sistem file standard untuk Windows NT, termasuk versi-versi Windows diatasnya seperti Windows 2000, Windows XP, hingga Windows Vista.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya adalah ext2 dan ext3, yang merupakan sistem file untuk kernel Linux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan distribusi Linux mendukung sistem file ext2, ext3, ReiserFS, GFS, NILFS, FAT, XFS, JFS, NTFS dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mac OS X mendukung HFS+ sebagai sistem file utamanya. HFS+ merupakan pengembangan dari Hierarchical File System dari MAC OS versi awal. Mac OS X memiliki fasilitas untuk membaca dan menulis dalam sistem file lain seperti FAT, NTFS, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jaringan.&lt;br /&gt;Pada awal dikenalnya PC masalah jaringan bukanlah hal penting, tetapi saat ini sebuah komputer rasanya tidak lengkap tanpa adanya network card yang terpasang, ditambah lagi dengan penggunaan jaringan wireless yang praktis dan semakin banyak digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu sebuah sistem operasi dewasa ini harus mampu menangani jaringan dengan dukungan berbagai macam protokol jaringan yang tersedia, terutama protokol TCP/IP yang saat ini paling banyak digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya jaringan juga memungkinkan komputer yang walaupun berbeda sistem operasi dapat berkomunikasi satu sama lain dan melakukan sharing resource.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Security.&lt;br /&gt;Erat kaitannya dengan jaringan, maka security juga merupakan hal penting yang harus dimiliki sistem operasi. Hal ini diakibatkan karena dengan adanya jaringan semakin mempermudah proses komunikasi dan distribusi file antar komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat diibaratkan dengan adanya jaringan, maka komputer Anda seperti rumah dengan pintu dan jendela yang terbuka agar tamu dapat masuk berkunjung. Dalam keadaan seperti itu, perlu dijaga dari sisi keamanan agar tidak kedatangan tamu tak diundang, misalnya dengan memasang kawat nyamuk untuk mencegah nyamuk masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi “kawat nyamuk” ini di dalam sistem operasi dapat berupa otentifikasi user, hak akses resource, penanganan port dan firewall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pendapat yang keliru menyangkut masalah security adalah kekebalan sistem operasi terhadap virus, jika saat ini mayoritas virus menyerang sistem operasi Windows, tidak berarti sistem operasi lain tidak dapat terkena virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, virus sama dengan software biasa, karena itu jika virus diciptakan sesuai dengan target sistem operasi tertentu, maka jadilah virus tersebut sebuah aplikasi yang berjalan pada sistem operasi yang dituju, entah sistem operasi tersebut adalah Linux, Mac OS X, Windows, ataupun sistem operasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa virus lebih banyak menyerang sistem operasi Windows? Hal ini tidak lepas dari market sistem operasi pada komputer desktop yang saat ini didominasi Windows, tetapi juga tidak dapat dipungkiri sistem operasi seperti Unix/Linux memiliki environment yang relatif lebih susah ditembus oleh virus, walau tidak berarti dijamin bebas virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Grafik.&lt;br /&gt;Bagi banyak pengguna komputer, Graphical User Interface (GUI) menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini tidak mengherankan karena GUI merupakan media interaksi antara manusia dan komputer, analoginya sebagaimana binatang peliharaan yang ramah tentu lebih disukai ketimbang binatang peliharaan yang penampilan luarnya tidak bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momok tidak bersahabat juga pernah dialami sistem operasi Unix/Linux dan keluarganya terutama jika dibandingkan dengan sistem operasi Windows, tampilan Unix/Linux dirasakan kurang bersahabat bagi end user pada masa lalu, tetapi saat ini kebanyakan distro Linux telah memiliki GUI memikat. Mac OS X sendiri telah membuat terobosan besar pada tahun 2001 dengan perubahan inovatif dan dramatis pada GUI dari Mac OS ke Mac OS X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Device Driver.&lt;br /&gt;Sistem operasi boleh berbeda, tetapi hardware yang digunakan bisa jadi sama. Agar hardware tersebut dapat dikenali pada sistem operasi, diperlukan device driver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi device driver merupakan software agar sistem dapat berinteraksi dengan hardware, tidak semua device driver disediakan oleh sistem operasi, tetapi device driver umumnya disediakan oleh vendor hardware yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kernel &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah kernel sering digunakan pada sistem operasi Unix/Linux dan keluarganya, tetapi sebenarnya kernel digunakan dan terdapat dalam setiap sistem operasi. Apa yang disebut kernel itu sendiri merupakan komponen pusat yang menghubungkan antara software aplikasi dan hardware komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sistem operasi, kernel merupakan core atau intinya. Secara arsitektur desain, kernel dibagi atas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Monolithic Kernel.&lt;br /&gt;Mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi hardware secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Microkernel.&lt;br /&gt;Menyediakan sedikit fungsi dari abstraksi hardware dan menggunakan aplikasi yang berjalan diatasnya (server) untuk melakukan beberapa fungsi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hybrid Kernel.&lt;br /&gt;Microkernel yang dimodifikasi, dengan tambahan fungsi-fungsi untuk meningkatkan performa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Exokernel.&lt;br /&gt;Menyediakan abstraksi hardware secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYGCbM914SI/AAAAAAAAASw/5e1TKEHJ4Sc/s1600-h/kernel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYGCbM914SI/AAAAAAAAASw/5e1TKEHJ4Sc/s200/kernel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296658040613101858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Windows&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga sistem operasi Microsoft Windows merupakan sistem operasi yang populer untuk komputer desktop, dan juga dapat digunakan sebagai server, seperti web server ataupun database server. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran Windows diawali dengan sistem operasi MS-DOS, jika Anda termasuk orang yang dulu sering menenteng disket berukuran 5,25 inch tentu pernah mengalami masa-masa membawa sistem operasi MS-DOS di dalam sebuah disket.&lt;br /&gt;Windows sendiri pada awalnya bukan merupakan sistem operasi, Windows versi 1.0, versi 2.x, dan versi 3.x, merupakan software 16 bit tambahan yang berjalan diatas sistem operasi MS-DOS atau variannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi selanjutnya Windows seperti Windows NT mulai merupakan sistem operasi secara penuh yang tidak tergantung lagi pada sistem operasi MS-DOS. Dengan berbasis kernel Windows NT inilah, Windows terus dikembangkan menghasilkan Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, dan Windows versi yang akan datang yang saat ini disebut dengan Windows 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Unix/Linux&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi keluarga Unix/Linux populer digunakan sebagai server dalam dunia bisnis, dan sebagai workstation dalam dunia pendidikan dan lingkungan engineering. Untuk penggunaan sebagai komputer desktop, sistem operasi Linux populer dikalangan developer dan beberapa komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa varian Unix lainnya didesain berjalan hanya pada hardware vendor tersebut seperti AIX yang berjalan pada mesin IBM, dan HP-UX yang berjalan pada mesin Hewlett Packard. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Varian lainnya seperti Solaris, dapat berjalan pada beragam jenis hardware, termasuk x86 dan PC. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersedia beragam distribusi (atau sering disebut distro) Linux, yang merupakan keluarga Unix. Beberapa pilihan distro adalah Red Hat, SuSE, Fedora, Ubuntu, Knoppix, dan lain sebagainya. Beberapa distro merupakan turunan dari distro lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mac OS X&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikeluarkan oleh Apple Inc, Mac OS X v10.5 dikenal dengan nama Leopard. Awalnya dikenal dengan nama Mac OS (tanpa X) yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter “X” sendiri berarti angka 10 dalam penomoran Romawi, yang dimaksudkan sebagai generasi penerus Mac OS versi sebelumnya yang dikenal dengan Mac OS 8 dan Mac OS 9. Tetapi juga bukan kebetulan kalau Mac OS sebenarnya berbasis Unix karena menggunakan kernel BSD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang populer dalam sistem operasi Mac OS adalah tampilan GUI yang memikat, sistem operasi ini sendiri hanya diperuntukkan berjalan pada komputer Macintosh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Embedded System&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis sistem operasi lainnya adalah embedded system, yaitu sistem komputer yang didesain secara khusus untuk keperluan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada embedded system yang sederhana, tidak ada perbedaan antara sistem operasi dan aplikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah contoh embedded system adalah perangkat keras router, yang dilengkapi dengan elemen-elemen seperti microprocessor, RAM, dan flash memory didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lain-Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis sistem operasi lainnya adalah Novell Netware, sebenarnya Novell bukanlah 100 persen sebuah sistem operasi, karena Novell berjalan diatas sistem operasi Novell DOS (mirip dengan MS-DOS atau PC-DOS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi lainnya yang masih digunakan dalam skala kecil adalah OS/2 dari IBM. Perkembangan sistem operasi terus berlanjut hingga saat ini, sebuah proyek dari Microsoft Research adalah mengembangkan sistem operasi dengan kemampuan memory protection, sistem operasi ini dinamakan Singularity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keluarga Unix/Linux, sedang didesain GNU Hurd dengan arsitektur microkernel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pilih Yang Mana?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi sebagai sebuah bisnis software yang paling vital bagi pengguna komputer saat ini tidak pelak lagi merupakan sebuah bisnis dengan persaingan yang ketat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kembali pada permasalahan di awal artikel, yaitu sistem operasi apa yang paling cocok untuk diinstall, dengan adanya berbagai pilihan sistem operasi dan ketatnya kompetisi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan sistem operasi memang tidak terbatas menginstall dan mengganti sistem operasi, kecuali jika memang sudah menjadi tujuan Anda melakukan riset sistem operasi atau sekedar hobby. Tetapi untuk penggunaan jangka panjang, harus ada sederet pertimbangan penting dan krusial yang harus dipikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pertimbangan antara lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kegunaan.&lt;br /&gt;Kita akan mengambil sebuah contoh sederhana, seorang mahasiswa memutuskan untuk membeli komputer agar dapat berlatih dan mengerjakan tugas-tugas kuliah. Dalam hal ini, kegunaan atau fungsi komputer dan sistem operasi untuk mahasiswa tersebut tentunya harus disesuaikan dengan lingkungan kampus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan yang berbeda mungkin akan terjadi jika seseorang yang bergerak pada bidang desain dan grafik memutuskan untuk membeli komputer, barang kali akan dibutuhkan GUI yang memikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara jika Anda membutuhkan seperangkat komputer dan sistem operasi dengan tingkat security yang tinggi seperti pembangunan web server, maka Anda akan fokus dengan hal-hal yang terkait dengan keamanan, patch, dan ancaman-ancaman dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Biaya.&lt;br /&gt;Kegunaan harus juga disesuaikan dengan biaya atau budget yang tersedia. Biaya tidak hanya diperhitungkan dalam jangka pendek seperti pembelian hardware dan software, tetapi juga untuk jangka panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya berapa biaya perawatan, pergantian, upgrade, training jika diperlukan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengguna.&lt;br /&gt;Siapapun yang menggunakan sistem operasi dan komputer, pada awalnya selalu memerlukan proses belajar. Mungkin bukan suatu permasalahan jika penggunanya hanya satu atau beberapa orang, tetapi bayangkan sebuah kantor dengan ratusan karyawan tiba-tiba harus menggunakan sistem operasi dan aplikasi yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adaptasi pengguna menimbulkan permasalahan waktu yang digunakan untuk proses belajar dan adaptasi, tidak sebatas menggunakan, tetapi juga bagaimana menangani permasalahan-permasalahan yang dapat terjadi pada lingkungan sistem operasi yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dukungan.&lt;br /&gt;Bagi vendor dan pengembang sistem operasi, dukungan merupakan tugas vital yang perlu dipertahankan agar pengguna tetap merasa terjamin untuk terus menggunakan sistem operasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan juga diperlukan dari pengembang-pengembang software, software dengan dukungan berbagai sistem operasi tentu memiliki pangsa pasar yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah bahwa memilih sistem operasi yang baru, entah dengan maksud membangun sistem dari awal ataupun migrasi, bukanlah hal yang mudah terutama untuk skala yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dengan memahami sistem operasi dan pilihan-pilihannya, Anda telah memiliki dasar yang kuat untuk menentukan sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga kalanya Anda memutuskan harus menggunakan dua atau lebih sistem operasi, pemecahannya bisa dengan menggunakan dua atau lebih unit komputer, ataupun menginstall dua atau lebih sistem operasi di dalam satu mesin komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyedia virtualization software adalah Vmware, yang mengijinkan Anda menginstall dan menjalankan berbagai sistem operasi pada satu fisik mesin komputer yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja terdapat konsekuensi yang harus dibayar untuk mewujudkan hal tersebut, misalnya spesifikasi hardware yang relatif tinggi, dan kenyamanan Anda dalam menggunakan berbagai sistem operasi di dalam komputer yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik kelebihan dan kekurangan suatu sistem operasi, terdapat hal yang tidak kalah pentingnya, yaitu bagaimana cara kita menggunakan sistem operasi tersebut secara optimal sesuai dengan kebutuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi telah dilengkapi dengan berbagai opsi yang memberikan keleluasaan pengguna untuk melakukan pengaturan lebih lanjut, sehingga bisa saja terjadi di mana dua orang menggunakan sistem operasi dan spesifikasi hardware yang sama, tetapi salah satunya dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sehingga lebih baik dari sisi performa dan security.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu patut disayangkan jika sebuah sistem operasi hadir dengan fitur dan fungsi yang memadai tetapi tidak dapat dimanfaatkan dengan optimal. Sebagai pembaca setia PC Media, tentunya merupakan sebuah tantangan bagi Anda untuk membuat sistem operasi yang Anda gunakan mampu beroperasi dengan optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href=http://www.pcmedia.co.id&gt; PC Media &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-7448466316249145715?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/7448466316249145715/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=7448466316249145715" title="6 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/7448466316249145715?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/7448466316249145715?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/01/perang-sistem-operasi.html" title="Perang Sistem Operasi" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SYGBvId49AI/AAAAAAAAASo/xt4wFCb99GE/s72-c/sistem.operasi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUNQXY_fip7ImA9WxVRF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-6334869218553603684</id><published>2009-01-24T11:51:00.004+07:00</published><updated>2009-01-24T12:18:10.846+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-24T12:18:10.846+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review movie" /><title>Ong Bak 2 (2008)</title><content type="html">&lt;div align=justify&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SXqfOL-HcjI/AAAAAAAAASg/KAdatuIhaUs/s1600-h/ongbak2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 232px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SXqfOL-HcjI/AAAAAAAAASg/KAdatuIhaUs/s320/ongbak2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294719378007749170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ong Bak 2 merupakan film action/martial art buatan Thailand dengan bintang laga Tony Jaa, biarpun berjudul Ong Bak 2, tetapi film ini bukan sequel dari Ong Bak: Muay Thai Warrior (2003), tapi justru merupakan prequel (cerita sebelumnya).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya juga nggak rumit-rumit banget, bermula dari upaya penyelamatan seorang anak bernama Tien, yang akhirnya bertemu dengan sekelompok bandit dengan kemampuan martial art yang tinggi, Tien kemudian dilatih untuk menjadi pemimpin berikutnya kelompok tersebut. Selanjutnya banyak terjadi flashback, bahwa Tien kecil dikirim untuk belajar nari, lalu orangtua Tien dibunuh oleh pemberontak kerajaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tien yang sudah sakti, bertekad balas dendam atas kematian ortunya, kalo kata Julius Caesar: saya datang, saya lihat, saya menang (veni vidi vici), kalo Tien: Saya datang, saya lihat, saya hajar, dan saya kalah! Yaaa.. udah capek-capek hajar puluhan orang sana-sini, sampai dibantuin gajah segala, tau-taunya keok... dan lebih parahnya lagi, muncul tulisan di layar bioskop "periksa barang bawaan anda sebelum meninggalkan gedung pertunjukan" alias the end! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ong Bak 2 rencananya akan bersambung ke Ong Bak 3, jadi walaupun endingnya nggak banget, terpaksa harus tetap ditonton bagi yang pengen nonton Ong Bak 3 nanti. Jadi sekarang saya ceritakan bagus-bagusnya dulu, supaya masih niat nonton Ong Bak 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Brantemnya masih seru, banyak teknik baru yang belum pernah diperlihatkan Tony Jaa di film-film sebelumnya. Misalnya teknik kuncian armbar dan teknik lain yang sering diperagakan aliran jiu-jitsu dan kompetisi martial art, jurus mabuk, jurus jalan di atas gajah (kalo di Ong Bak yang pertama, sudah didemonstrasikan jurus jalan di atas orang), dan penggunaan beragam senjata. Pokoknya (masih) seru deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Filmnya cukup berseni, walaupun mungkin subyektif. Tapi sinematografinya mengingatkan saya dengan film 300, sepertinya Ong Bak 2 memang diarahkan seperti film komik, mungkin bisa jadi inspirasi sineas Indonesia untuk membuat film dengan pendekatan yang sama, saya bayangkan kalo ada film Si Buta Dari Goa Hantu dengan nuansa seperti 300 atau Ong Bak 2, pasti keren dan membanggakan, asal jangan ngasal ngejiplak karena banyak unsur-unsur budaya Indonesia yang bisa ditampilkan, termasuk martial art-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tony Jaa tampil dengan rambut gondrong sepundak, jadi lebih garang tongkrongannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi supaya adil, saya tampilkan juga jelek-jeleknya (rupanya masih ada yang jelek selain ending yang ngegantung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nggak ada musuh yang mengesankan, kalo seperti Ong Bak yang pertama, kan ada musuh yang jago thai boxing, di Tom Yum Goong lebih asyik lagi, ada capoeira fighter, wushu fighter, sampai wrestler. Sebenernya ada sih musuh yang keren di Ong Bak 2, tapi baru nongol di akhir film, yaitu ninja yang mengalahkan Tony Jaa... eh, Tien, di atas gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banyak adegan yang ngebosenin, seperti adegan nari-nari, terlalu panjaaanng dan kesannya seperti memperpanjang film supaya bisa nyambung ke Ong Bak 3 (Ong Bak 3 baru direncanakan setelah pembuatan Ong Bak 2 sudah harus kejar tayang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ong Bak 2 ini kalau dilihat, sebenarnya kurang nyambung dengan Ong Bak, dan terlalu dipaksakan berjudul Ong Bak 2, mungkin dengan pertimbangan bisnis mengingat Ong Bak yang sukses di pasaran. Kalau tertarik melihat beberapa klip pembuatan Ong Bak 2, bisa dilihat di http://tonyjaa.blog.fr atau youtube.com. Secara keseluruhan, menurut saya masih lebih bagus Ong Bak: Muay Thai Warrior atau Tom Yum Goong (terutama adegan laganya, itu kan alasan kita nonton film Tony Jaa?), mudah-mudahan Ong Bak 3 yang rencananya akan keluar akhir 2009 dapat lebih mantap lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-6334869218553603684?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/6334869218553603684/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=6334869218553603684" title="5 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6334869218553603684?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/6334869218553603684?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/01/ong-bak-2-2008.html" title="Ong Bak 2 (2008)" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SXqfOL-HcjI/AAAAAAAAASg/KAdatuIhaUs/s72-c/ongbak2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>5</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkICQXo8eSp7ImA9WxVSE0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-2877987382704208029</id><published>2009-01-07T22:45:00.003+07:00</published><updated>2009-01-08T00:16:00.471+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-08T00:16:00.471+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="others" /><title>Kesalahan Umum Berbahasa Indonesia</title><content type="html">&lt;div align=justify&gt;Bahasa Indonesia relatif lebih mudah, dibandingkan bahasa Inggris, Arab, atau Mandarin misalnya. Hal ini disebabkan karena struktur Bahasa Indonesia (yang baku) termasuk sederhana. Sering ada joke yang bilang anak kecil bule itu pintar, kecil-kecil udah jago ngomong Inggris. Mungkin kita menanggapi "ah itu kan bahasa ibunya, kita juga kecil-kecil sudah jago ngomong Indonesia", tapi coba kita bandingkan kerumitannya, bahasa Inggris mengenal berbagai tenses (present, past, future dll) yang tentunya membuat kalimat menjadi lebih rumit untuk dirangkai.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Posting ini tidak membahas perbandingan antar bahasa itu, hanya menunjukkan bahwa bahasa Indonesia yang baku sebenarnya relatif lebih sederhana, tetapi pada praktek sehari-harinya menjadi rumit karena modifikasi-modifikasi yang dilakukan dengan atau tanpa sengaja, sehingga menjadi umum digunakan, dan akhirnya membuat bahasa Indonesia (yang tidak baku) menjadi susah. Contoh-contoh yang terpikir oleh saya saat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Penyebutan subyek orang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya kata "saya". Ada berapa kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari? Banyak sekali! "saya","aku" (masih benar) "ogut","ane","aq", "gue","gw","eke","aye","i", yang mana sudah termodifikasi dengan bahasa daerah, slank, atau bahasa asing. Bayangkan kalo ada orang asing yang belajar bahasa Indonesia dan membaca/mendengar penggunaan kata-kata tersebut, bisa puyeng dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dibaca sekilas, pasti bingung apa itu "lw", tapi kalo baca ada yang nulis gini "lw bisa mampir ke rumah gw ga?", maka kita tau maksudnya lw = lu = kamu. Ini contoh hasil modifikasi dari modifikasi yang semakin lama semakin nggak nyambung. Awalnya kan "gue" jadi "gw", yah mirip-miriplah "ue" sama "w", setelah "gw" menjadi umum, maka dimodifikasi lagi "lu" jadi "lw".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ini kesalahan yang sudah sangat umum terjadi. Yang benar adalah "popular", diambil dari bahasa Inggris. Tiap kali saya nulis "populer" di artikel PC Media, selalu diganti oleh bagian editor menjadi "popular". Walau "popular" sering ditulis "populer", tapi "popularitas" rupanya belum umum menjadi "populeritas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sekedar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang benar adalah sekadar. Karena kata dasarnya adalah "kadar", seperti kita bilang "ala kadar", tapi kata "sekedar" sudah benar-benar mendarah daging, saya mencoba membandingkan kata "sekedar" dan "sekadar" di Google, ternyata Google menampilkan lebih banyak kata "sekedar" pada hasil pencariannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Daripada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia adalah ibu &lt;b&gt;daripada&lt;/b&gt; anak itu", merupakan contoh kata "daripada" yang digunakan secara salah, yang sering digunakan oleh mantan presiden kita, Pak Harto. Walaupun demikian, kesalahan ini tidak pernah menjadi populer, eh... popular, atau jarang ditiru, dibandingkan dengan yang dibawah ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Secara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rapi sekali, &lt;b&gt;secara&lt;/b&gt; saya tidak pernah lihat kamu pakai dasi". Ini penggunaan kata "secara" secara tidak benar, dan menurut saya kesalahan paling gawat yang pernah saya temui, dan saya takutkan akan menjadi umum. Tetapi mau tidak mau saya salut juga melihat bagaimana penggunaan kata yang amburadul ini bisa menyebar dengan luar biasa cepat (setau saya baru sekitar pertengahan/akhir 2008 sering digunakan), terutama secara tertulis, kalau secara lisan masih agak jarang saya dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa gawat, karena kata ini mengubah arti kata "secara", menimbulkan kerancuan, dan tidak terlihat secara kasat mata. Maksudnya kalo kata yang nggak baku seperti "nggak","gue","pake","kalo", dll kan bisa langsung terlihat dan langsung ada kesan situasi santai atau tidak resmi/formal, tapi "secara" pada kalimat di atas bisa tampak baku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti masih banyak lagi daftar kesalahan umum, yang sudah susah untuk dihilangkan. Tapi menurut saya yang penting kita masih sadar kapan menggunakannya, yang santai dan yang formal, yang baku dan yang tidak baku. Hidup bahasa Indonesia! :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-2877987382704208029?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/2877987382704208029/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=2877987382704208029" title="9 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/2877987382704208029?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/2877987382704208029?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/01/kesalahan-umum-berbahasa-indonesia.html" title="Kesalahan Umum Berbahasa Indonesia" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEINRHk6fyp7ImA9WxVSEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-1878699161845975914</id><published>2009-01-04T00:03:00.004+07:00</published><updated>2009-01-04T00:09:55.717+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-01-04T00:09:55.717+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review movie" /><title>Ip Man</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SV-av_5ubGI/AAAAAAAAAR0/fFz0QNKjMTQ/s1600-h/ipman.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 222px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SV-av_5ubGI/AAAAAAAAAR0/fFz0QNKjMTQ/s320/ipman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287114636954332258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sejarah saya nonton film action, satu-satunya aktor laga yang serba bisa memperagakan segala jurus seni bela diri (martial art) adalah Donnie Yen. Awalnya Donnie Yen banyak menggunakan variasi tendangan putar atau salto yang saya duga tidak pernah atau jarang menggunakan wire-fu (kung fu dengan bantuan tali huahaha) atau cam-fu (kung fu dengan bantuan efek kamera kekekeke), lalu juga sering terlihat memperagakan gaya Bruce Lee, kemudian pernah menjadi lawan Jet Li (Once Upon a Time in China II dan Hero) yang memperagakan jurus-jurus silat/wushu yang enak ditonton, dengan tangan kosong maupun senjata (walaupun berhubung film silat, sepertinya cukup banyak menggunakan wire-fu di film bareng Jet Li ini). Pada kesempatan lain, Donnie Yen memperagakan jurus-jurus mixed martial art (SPL, Flash Point) yang sarat dengan kuncian-kuncian mematikan yang bisa bikin lawan patah tulang atau kehabisan nafas, kalau sering nonton PriceFC atau UFC yang dulu diputar oleh TPI, pasti jurus-jurus yang terlihat di film itu cukup familiar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Film Ip Man ini mengedepankan aliran Wing Chun, dimana sekali lagi Donnie Yen merombak gerakan dan jurus-jurus yang ditampilkan. Ip Man termasuk salah satu film yang saya tunggu-tunggu, karena infonya sudah cukup lama ada di Wikipedia, bercerita tentang kehidupan Ip Man, yang merupakan guru dari Bruce Lee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, waktu ngantri beli tiket di 21, sempat terpikir untuk batal nonton Ip Man dan ganti dengan nonton Twilight! Sungguh sangat tidak nyambung seleranya saudara-saudara... masa dari kung fu ke vampire. Untung niat nonton film vampire tiba-tiba lenyap begitu ngeliat poster film Setan Budeg, mana di dekat situ ada patung setan budeg, hiii... saya hina dina aja mumpung dia kan budeg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi begitu antrian sudah semakin dekat, ada cowok yang rupanya nggak ikut ngantri tapi sudah menginvestigasi didepan, trus ngasih tau (pake bahasa tarzan soalnya kenceng bener ngomongnya) ke temannya (yang antri dibelakang saya) bahwa semua studio di jam yang terdekat sudah penuh! Termasuk Ip Man (dia ngomongnya IP Man = ai pi men), dan beberapa orang sekitar yang ikut ngantri juga ngomongnya ai pi men, apa mungkin mereka belum baca Wikipedia atau sinopsisnya, dan berpikir di film ini Donnie Yen jadi network engineer yang berurusan dengan IP? Ip Man kan nama orang, jadi harusnya bacanya ya Ip Man, tapi biarlah, mereka bakal tau sendiri begitu di loket pasti mbaknya berbaik hati ngasih tau kalau bacanya itu Ip Man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu udah di loket dan bayar, mbaknya ngasih karcis dan bilang "silakan i pe men jam 16:50 dua ya", haaaaa.... i pe men! Kalau Setan Budeg yang deket sana bisa denger mungkin dia bisa bersin-bersin, mbaknya sudah nonton Ip Man belum sih? Oh ya, ternyata studionya juga masih cukup banyak tempat di jam yang terdekat, kayaknya cowok tadi investigasinya kurang oke, mungkin waktu melongok-longok salah liat, tapi caranya bisa dikembangkan jadi hacking ala social engineering, teriak-teriak aja bilang studio tempat Ip Man sudah penuh sampai seminggu kedepan, mungkin yang ngantri Ip Man pada mundur dari antrian (dan gebukin yang teriak tadi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah ah, sekarang cerita filmnya. Donnie Yen yang berperan sebagai Ip Man tampak lebih langsing disini, Ip Man adalah seorang master di kota Fo Shan yang tidak terkalahkan, baik dalam kota maupun saat menghadapi penantang dari luar kota. Jaman ini masih jadul karena settingnya tahun 1930-an. Keadaan berubah saat tentara Jepang menguasai Fo Shan, menyebabkan penduduknya menderita, termasuk Ip Man yang tidak mau melawan dengan kekerasan. Tetapi akhirnya Ip Man mengamuk juga saat sahabat-sahabatnya mati di tangan pendekar-pendekar Jepang, dan akhirnya menantang Jenderal Jepang dalam duel satu lawan satu. Inti ceritanya sih seperti itu, adegan berantemnya cukup bagus, jurus andalan Donnie Yen kali ini adalah tinju beruntun yang bunyinya bukbukbuk (gimana ya cara bikin efek suaranya), walaupun saya lebih senang adegan berantemnya di SPL atau Flash Point, tapi bisa dimaklumi sih, kan nggak mungkin kung fu Wing Chun pake pelintir kaki, cekek leher, atau tendangan street fighter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SV-bSDBWYFI/AAAAAAAAAR8/neebs8eO3Cw/s1600-h/Donnie_IpMan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SV-bSDBWYFI/AAAAAAAAAR8/neebs8eO3Cw/s320/Donnie_IpMan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287115221907169362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;kalau lengan bajunya sudah digulung sampai segini, itu tanda bahaya buat lawan Ip Man!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah waktu sudah selesai nonton dan mengadakan sedikit ritual di toilet, baru deh orang-orangnya pada nyebut Ip Man dengan benar, bukan ai pi men atau i pe men.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-1878699161845975914?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/1878699161845975914/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=1878699161845975914" title="24 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1878699161845975914?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/1878699161845975914?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2009/01/ip-man.html" title="Ip Man" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SV-av_5ubGI/AAAAAAAAAR0/fFz0QNKjMTQ/s72-c/ipman.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>24</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIGQHg8eip7ImA9WxVTEk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-3827421470355698926</id><published>2008-12-25T18:09:00.002+07:00</published><updated>2008-12-25T19:35:21.672+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-25T19:35:21.672+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="english" /><title>Kesalahan Dalam Bahasa Inggris (Bagian 3)</title><content type="html">&lt;img src="http://www.msnhiddenemoticons.com/Library/extra_large/merende/default/ekk.gif" title="Generate by Smileykiti"&gt;&lt;div align=justify&gt;Kali ini, kami akan mengungkapkan fakta (kayak investigasi aja) yang berhasil dikumpulkan oleh bro &lt;a href="asepmuhajir.multiply.com"&gt;Asep&lt;/a&gt; (thanks a lot, sir!), mudah-mudahan bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai catatan, untuk pronunciation huruf "e", akan dituliskan sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e = untuk "e" seperti diucapkan pada &lt;b&gt;e&lt;/b&gt;ja,b&lt;b&gt;e&lt;/b&gt;cak, m&lt;b&gt;e&lt;/b&gt;ja dll.&lt;br /&gt;ə = untuk "e" seperti diucapkan pada k&lt;b&gt;e&lt;/b&gt;las, s&lt;b&gt;e&lt;/b&gt;jak,t&lt;b&gt;e&lt;/b&gt;ntang, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada gading yang tak retak, jika pembaca menemukan kesalahan, jangan ragu dikoreksi :)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;pronunciation&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. bullet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah: balet&lt;br /&gt;benar: bulət&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar: memang banyak yang membaca huruf "u" yang diapit konsonan dengan "a", hal ini benar seperti pada kata "dust" (baca:das), "bus" (bas),"trust" (tras). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi tidak untuk "bullet", "truth", "push", "pull".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. bridge&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah: braij&lt;br /&gt;benar: brij&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar: huruf vokal "i" (baca:ai) pada beberapa kata memang dibaca dengan "ai", seperti kind, sign, dll. Tetapi tidak pada bridge, dig, hit, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. balance&lt;br /&gt;salah: belens&lt;br /&gt;benar: baləns&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. outbound, mouse, sound&lt;br /&gt;salah: otbon, mos,son&lt;br /&gt;benar: autbaund, maus, saund&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. great&lt;br /&gt;salah: grit&lt;br /&gt;benar: gret&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. provider&lt;br /&gt;salah: provaidər&lt;br /&gt;benar: prəvaidər&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. even&lt;br /&gt;salah: iven&lt;br /&gt;benar: ivən&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. event&lt;br /&gt;salah: ivənt&lt;br /&gt;benar: ivent&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar: bedakan event dengan even!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. the one&lt;br /&gt;salah: di wan&lt;br /&gt;benar: də wan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar: walaupun setelah the adalah vokal o(ne), tetapi the tetap dibaca "də", karena pengucapan "one" awalnya konsonan. Bedakan dengan the only one (baca: di onli wan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. accountable&lt;br /&gt;salah: ə-kauntei-bəl&lt;br /&gt;benar: ə-kauntə-bəl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar: akhiran able dibaca dengan ə-bəl dan bukan tei-bəl, seperti juga pada kata seperti adjustable, comfortable. Bedakan dengan pengucapan able pada disable (disei-bəl) atau unable (ənei-bəl).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. welcome&lt;br /&gt;salah: welkam&lt;br /&gt;benar: welkəm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar: demikian juga dengan kata seperti handsome, lonesome. Bedakan pembacaan "come" pada welcome dan come yang berdiri sendiri. Handsome atau some yang berdiri sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;wrong spelling&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. greatful&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang benar: grateful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. thank's&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang benar: thanks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. a hour&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang benar: an hour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. my self&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang benar: myself (disambung), seperti juga firework, bukan fire work.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. look forward for&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang benar: look forward to&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Beberapa catatan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bro Asep juga sempat mempertanyakan hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- aging or ageing?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah saya googling, ternyata baik aging dan ageing sama-sama dipergunakan, bedanya aging digunakan dalam American English, sedangkan ageing dalam British English.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang kurang/ketinggalan, monggo ditambah :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-3827421470355698926?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/3827421470355698926/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=3827421470355698926" title="16 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3827421470355698926?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3827421470355698926?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/12/kesalahan-dalam-bahasa-inggris-bagian-3.html" title="Kesalahan Dalam Bahasa Inggris (Bagian 3)" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMEQH47fyp7ImA9WxRaGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-7578398836908002039</id><published>2008-12-20T23:11:00.005+07:00</published><updated>2008-12-22T08:13:21.007+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-22T08:13:21.007+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="all about IT" /><title>Membuat Aplikasi Untuk Perusahaan</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.kaskus.us/images/smilies/s_sm_maho.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;satu lagi artikel yang panjaaannggg dari saya...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Angin Ribut memerlukan sebuah aplikasi inventory yang dapat dijalankan secara multi-user. Dari 10 orang programer yang mengajukan diri, Anda lah yang terpilih untuk membuat aplikasi tersebut. Setelah mentraktir teman-teman Anda untuk merayakan hari bersejarah tersebut, Anda duduk di depan komputer dan bertanya, mulai dari mana ya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang baru pertama kali membuat program untuk sebuah perusahaan, tentunya situasi yang Anda hadapi saat ini berbeda dibandingkan membuat program untuk tugas kuliah atau skripsi. Perbedaannya tidak semata-mata dari kompleksitas, tetapi lebih merujuk pada tanggung-jawab dan bagaimana memberikan aplikasi yang baik untuk perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang perlu diingat, sebuah perusahaan seharusnya memiliki jaringan komputer yang berpotensi menjadi semakin besar dan luas, sehingga aplikasi untuk perusahaan dapat berkembang menjadi besar baik dalam kaitannya dengan pengguna atau kode program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi yang dibuat untuk perusahaan mutlak harus stabil dan dapat menangani dengan baik kesalahan yang mungkin terjadi, mengingat operasi bisnis perusahaan tergantung pada aplikasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Client Server&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan membahas client server yang tentunya harus Anda pertimbangkan untuk membuat aplikasi perusahaan. Pada model client server umumnya, client akan melakukan request langsung kepada server. Client bertanggung jawab menangani input dari pengguna, sementara server bertanggung jawab menangani permintaan operasi database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi client server tidak selalu harus merujuk pada dua komputer dimana satu komputer berlaku sebagai server dan komputer lainnya sebagai client. Anda dapat melakukan development dengan menggunakan satu komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, hanya dengan melakukan pemrograman untuk satu komponen object yang memanggil object yang lain, sudah menggambarkan satu contoh dari teknologi client server. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perancangan aplikasi client server harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Banyaknya client didalam sistem.&lt;br /&gt;2. Apakah sistem menggunakan lebih dari satu DBMS.&lt;br /&gt;3. Kebutuhan update aplikasi di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua pendekatan arsitektur aplikasi client server, yaitu two-tier (2-tier) dan n-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Two-tier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tier dapat diartikan sebagai tingkatan. Konsep tier menjelaskan arsitektur aplikasi secara logical ketimbang secara physical. Arsitektur two-tier menerangkan aplikasi yang dirancang digunakan oleh satu atau lebih client yang terkoneksi pada server database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh two-tier yang paling sederhana adalah saat seluruh client yang terkoneksi menjalankan aplikasi yang sama dan mengakses satu database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, konsep two-tier dapat digambarkan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SU0avoTXI9I/AAAAAAAAARk/Q-qWHamyTk8/s320/skema-2-tier.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada two-tier konvensional, aplikasi pada sisi client umumnya menangani beberapa business logic. Contoh business logic dari sebuah aplikasi client server yaitu sekumpulan komponen object yang memiliki fungsi tertentu. Pada lingkungan jaringan, business logic ini menempati dan dijalankan pada masing-masing komputer client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan diatas, aplikasi dengan arsitektur two-tier seperti digambarkan diatas bisa jadi cukup sederhana untuk diterapkan, tetapi dapat menjadi masalah yang cukup sulit dan memakan waktu, biaya dan tenaga jika tiba saatnya untuk melakukan update aplikasi. Mengapa demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penerapan business logic pada two-tier yang digambarkan diatas harus dijalankan pada masing-masing komputer client, sehingga jika dilakukan update aplikasi, maka pada seluruh komputer client yang terkait harus dilakukan proses update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menghindari permasalahan ini dengan melakukan sentralisasi business logic pada server. Teknologi DBMS seperti pada Microsoft SQL Server menyediakan fasilitas stored procedure untuk menyimpan business logic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, masing-masing client tidak lagi melakukan proses business logic pada dirinya, tetapi memanggil stored procedure untuk melakukan business logic, kemudian business logic akan menjalankan operasi database yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara ini, saat Anda ingin melakukan update business logic, cukup dengan melakukan update pada stored procedure yang terletak pada server database, maka perubahan business logic telah berlaku secara keseluruhan sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan business logic ini berlaku transparan pada client, dalam artian client hanya perlu mengetahui nama dari procedure yang ada, tidak perlu merisaukan kode program yang terdapat pada procedure tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi ini cukup menenangkan dan menghindari Anda dari kerja lembur selama dua malam untuk mengupdate seluruh komputer client pada sistem, yang mana Anda harus melakukannya setelah jam pulang kantor pada saat tidak ada lagi yang menggunakan komputer, selain Anda tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;N-tier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stored procedure ternyata tidak mencukupi untuk sistem dimana database disimpan pada lebih dari satu server, karena bisa jadi terdapat client yang tidak dapat mengakses procedure tersebut. Mungkin Anda bertanya, apa perlunya menyimpan database lebih dari satu server?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja Anda juga menginginkan perusahaan yang menggunakan aplikasi Anda dapat berkembang, bukan? Penggunaan lebih dari satu database sangat memungkinkan saat sebuah perusahaan telah memiliki divisi yang cukup besar dimana harus memiliki database tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus penggunaan lebih dari satu server database, Anda perlu mengimplementasikan strategi development yang berbeda, pendekatan yang baik adalah dengan menggunakan model n-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf “n” pada n-tier menunjukkan variabel numerik yang dapat berisi angka sebanyak apapun, misalnya 3-tier, 4-tier dan seterusnya. Karena itu sebuah aplikasi n-tier memiliki 3 atau lebih tingkatan logical, umumnya aplikasi n-tier saat ini menggunakan 3-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggambarkannya, Anda dapat membayangkan skema disain aplikasi two-tier yang mengimplementasikan business logic pada stored procedure seperti yang telah diterangkan diatas, kemudian melakukan improvisasi disain dengan menambahkan sebuah tingkatan (tier) sebagai middle tier sebagai business object, arsitektur inilah yang dikenal dengan 3-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan nyata dengan 2-tier adalah, business object pada 3-tier terpisah dari aplikasi client dan elemen database. Sehingga dapat digambarkan bahwa sistem 3-tier secara umum terbentuk dari tingkatan client, business dan database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membayangkan penerapan 3-tier dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin paling sering Anda temui adalah penerapan Internet ataupun Intranet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada aplikasi Internet/Intranet, terdapat client yang menjalankan browser dan meminta informasi dari middle-tier yang berupa HTTP Server. Middle-tier akan meminta data pada server database, kemudian mengirimkannya kembali kepada HTTP Server. HTTP Server akan mengirimkan kepada browser dalam bentuk page/halaman web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagramnya terlihat seperti dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SU0bJG8yF_I/AAAAAAAAARs/P1Jb7fMVnvw/s320/skema-n-tier.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sistem 3-tier menyediakan support multi-user yang stabil, bahkan saat pada client menjalankan aplikasi yang berbeda, juga dapat mendayagunakan beberapa database yang digunakan secara bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembahasan berikut ini, akan dijelaskan contoh kasus penerapan 3-tier. Bayangkan sebuah sistem 3-tier, yang terdiri dari client, business dan database. Sistem tersebut harus melakukan kalkulasi gaji karyawan berdasarkan pajak dan peraturan lainnya yang dapat berubah dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun ini, terdapat perubahan peraturan pajak yang harus diterapkan pada sistem, pada tingkatan mana Anda harus melakukan update? Anda hanya perlu melakukan update pada tingkatan business object, yang ada karena arsitektur 3-tier ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang harus terus diingat sebagai konsep dasar, bahwa pengertian arsitektur 2-tier maupun 3-tier adalah secara logical dan bukan secara physical. Sehingga pada sebuah sistem kecil Anda dapat menjalankan business logic dan database pada komputer yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pada sistem yang besar, Anda mungkin memerlukan beberapa komputer untuk menjalankan baik tingkatan business ataupun database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keuntungan Dan Kerugian n-tier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari arsitektur n-tier (atau 3-tier pada umumnya), yang terutama adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kemudahan perubahan business logic di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;2. Business logic yang mudah diimplementasi dan dipelihara.&lt;br /&gt;3. Aplikasi client dapat mengakses berbagai tipe DBMS yang berbeda-beda secara transparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah terdapat kerugian n-tier? Mungkin lebih tepat dikatakan sebagai konsekuensinya, yaitu sistem n-tier relatif mahal untuk development dan instalasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan perencanaan software pada 3-tier bisa jadi sangat kompleks. Bahkan pada awal tahap perencanaan, Anda telah harus mempertimbangkan potensi pengembangan perusahaan pada masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleksitas dalam hal ini meliputi seluruh aspek, baik infrastruktur maupun pembuatan software secara keseluruhan. Sementara dalam suatu perusahaan, semakin besar perubahan sistem yang dilakukan, maka akan semakin memerlukan adaptasi yang semakin  luas ruang lingkupnya. Karena itu secara otomatis memerlukan rentang waktu relatif lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama jika sistem 3-tier tersebut akan menggantikan sistem yang telah lama digunakan, terdapat cukup banyak tantangan untuk sosialisasi sistem yang baru. Dalam hal ini, interaksi dan komunikasi dengan pengguna sistem secara keseluruhan sangat diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu terdapat dua sisi yang harus Anda temukan titik imbangnya, antara keuntungan-keuntungan yang dapat diraih oleh arsitektur aplikasi n-tier berbanding dengan biaya, tenaga dan waktu yang diperlukan untuk development dan implementasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keuntungan Dan Kerugian 2-tier&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berbagai faktor, jika konsekuensi arsitektur aplikasi n-tier masih terlalu besar dibandingkan dengan keuntungan-keuntungannya, maka Anda dapat mempertimbangkan arsitektur aplikasi 2-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlawanan dengan n-tier, sistem 2-tier relatif lebih sederhana untuk didevelop dan diimplementasikan, dibandingkan dengan sistem 3-tier. Sehingga untuk kasus-kasus tertentu, contohnya untuk bisnis kecil, sistem 2-tier lebih cocok untuk diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teknologi Pendukung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep arsitektur tanpa teknologi pendukung tidak akan dapat diterapkan. Termasuk dalam arsitektur 2-tier dan n-tier. Beberapa contoh teknologi yang umum dipergunakan untuk mendukung 2-ter dan n-tier:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Component Object.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya merupakan model object oriented dimana dapat dipergunakan oleh aplikasi yang berbeda dan penggunaan ulang komponen. Contohnya adalah COM/DCOM. Aplikasi yang ditulis dengan bahasa pemrograman yang berbeda dapat saling berkomunikasi dengan menggunakan Component Object.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Component Object itu sendiri dapat ditulis dengan bahasa pemrograman yang berbeda-beda. Pada prinsipnya komponen tersebut terdiri dari class yang memiliki sekumpulan method.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Microsoft Transaction Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MTS atau Microsoft Transaction Server merupakan software yang dikembangkan oleh Microsoft untuk keperluan monitoring transaksi pada aplikasi terdistribusi. MTS beroperasi pada middle-tier dan menyediakan control transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, jika Anda mengembangkan sistem 3-tier yang mana menempatkan business object pada middle-tier, maka Anda dapat membuat ActiveX DLL sebagai business objectnya, dan melakukan instalasi didalam lingkungan MTS pada middle-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MTS akan bertanggung-jawab dalam menangani akses multi-client pada busines object tersebut. MTS menyediakan fasilitas seperti transaksi rollback, commit dan deadlock pada middle-tier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. HTTP/Web Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk aplikasi n-tier pada aplikasi Internet/Intranet, Anda mutlak memerlukan Web Server. Terdapat cukup banyak web server yang umum digunakan seperti Apache Web Server atau Internet Information Server (IIS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan web server sebagai middle-tier untuk menangani permintaan dari browser komputer client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Microsoft Message Queue Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MMQS atau Microsoft Message Queue Server merupakan teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft yang berjalan pada middle-tier dan berfungsi untuk mengelola antrian permintaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dilatarbelakangi karena didalam jaringan yang besar, tidak semua komputer yang terkoneksi berfungsi pada saat yang diperlukan, sehingga diperlukan sebuah aplikasi yang dapat mengelola antrian request dari client dan response dari server yang akan dikirimkan lagi ketika komputer tujuan telah berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan jika Anda menggunakan banyak server dan keseluruhan server sedang dalam kondisi down, MMQS akan menyimpan semua request hingga beberapa atau semua server kembali online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu keuntungannya lagi, jika client-client meminta request yang melebihi kapasitas sebuah server, maka MMQS dapat menyimpannya untuk kemudian mendelegasikannya pada server yang tidak sibuk. Untuk kebutuhan ini diperlukan aplikasi pada server yang berfungsi sebagai listener atau referral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Database Management System.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Database Management System atau dikenal dengan singkatan DBMS merupakan sumber penyimpanan data dan tentu saja memegang peranan vital dalam keseluruhan sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk arsitektur 2-tier dan n-tier, diperlukan aplikasi DBMS yang mampu bekerja pada lingkungan tersebut, beberapa contohnya adalah MySQL, Microsoft SQL Server dan Oracle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada DBMS yang dipergunakan terdapat fasilitas stored procedure, maka dimungkinkan untuk menyimpan business logic didalam stored procedure yang akan diakses oleh client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Conceptual Model&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap disain untuk merancang aplikasi untuk perusahaan bisa jadi merupakan pekerjaan yang rumit dan harus berhati-hati. Sehingga sangat disarankan Anda mencurahkan waktu yang cukup pada tahap disain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan terbaik untuk melakukan disain adalah dengan membagi aplikasi kedalam unit-unit kecil yang disebut modul. Pada awalnya Anda dapat membuat modul standalone yang dapat dipanggil oleh modul lainnya dan dapat digunakan berulang kali (reused) pada project yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini akan mempermudah pekerjaan Anda dan menghindari duplikasi pengkodean yang tidak perlu, serta menghemat waktu kerja Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap disain ini juga, Anda perlu mengenal apa yang dinamakan dengan conceptual model, yang juga dikenal dengan sebutan service model atau application model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada implementasi siste 3-tier, dikenal tingkatan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. User service/Presentation tier.&lt;br /&gt;Saat Anda melakukan perancangan pada tahap awal, presentation tier merupakan tingkatan yang mengijinkan pengguna berkomunikasi dengan aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Business service/Application server tier.&lt;br /&gt;Digunakan untuk melakukan implementasi business logic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Data service/Data source tier.&lt;br /&gt;Tingkatan terakhir ini berfungsi untuk mengelola permintaan operasi data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengenal Ruang Lingkup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan membuat aplikasi perusahaan juga sangat tergantung pada informasi yang Anda dapatkan mengenai perusahaan yang bersangkutan. Pengertian perusahaan tidak selalu mengacu pada PT Angin Ribut seperti pada contoh, tetapi bisa jadi organisasi seperti sekolah, universitas, atau bahkan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, aplikasi tersebut memiliki nilai guna yang besar bagi customer maupun perusahaan yang bersangkutan, mengenal business rule perusahaan yang bersangkutan merupakan kata lain dari mengenal “medan tempur”, dimana masing-masing perusahaan memiliki orientasi yang bisa jadi berbeda. Sehingga sisi komunikasi yang baik pun harus dimiliki untuk menghindari kesalahan interpetasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menciptakan komunikasi yang baik dengan user yang secara langsung akan menggunakan aplikasi Anda juga akan sangat membantu pemahaman dan kesulitan yang dialami, sehingga pemecahan atau solusinya akan lebih mudah ditemukan dan diimplementasikan dalam aplikasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berkarya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jn)&lt;br /&gt;PC Media&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-7578398836908002039?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/7578398836908002039/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=7578398836908002039" title="9 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/7578398836908002039?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/7578398836908002039?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/12/membuat-aplikasi-untuk-perusahaan.html" title="Membuat Aplikasi Untuk Perusahaan" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/SU0avoTXI9I/AAAAAAAAARk/Q-qWHamyTk8/s72-c/skema-2-tier.gif" height="72" width="72" /><thr:total>9</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkENR3s9cSp7ImA9WxRaFkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-2112165072669728097</id><published>2008-12-19T10:30:00.005+07:00</published><updated>2008-12-19T10:51:36.569+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-19T10:51:36.569+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reflection" /><title>Filosofi Value &amp; Price</title><content type="html">&lt;div align=justify&gt;&lt;br /&gt;Filosofi ini saya pelajari dengan membaca buku-buku mengenai engkong Warren Buffett, dan pada puncaknya untuk menuntaskan semua rasa penasaran, dengan kalap dan setengah histeris saya pergi ke toko buku, menyambar buku The Intelligent Investor karangan engkongnya Warren Buffett, yaitu Benjamin Graham, dan melesat keluar toko buku, tentunya setelah membayar dengan lembaran terakhir yang tersisa di dompet dan membayangkan makan kwaci dalam 3 hari kedepan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sudah lama menjadi idaman saya, saya punya e-book gratisnya dalam bahasa Inggris. Tapi karena sejak kecil saya terpisah dengan engkong Buffett (tepatnya belum pernah ketemu), maka agak-agak migren saya baca Inggrisnya, apalagi baca di layar monitor. Masalah lainnya adalah harga bukunya yang agak mahal karena tebalnya juga 700-an halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku The Intelligent Investor, semakin mengukuhkan filosofi value &amp; price, tapi buku ini mungkin tidak menyebutkan kata itu lho, bacanya juga belum selesai, tapi yang saya tangkap adalah nuansanya, yang memang sangat berciri jiwanya Warren Buffett. Di sini saya akan jelaskan apakah filosofi value &amp; price, sehingga Anda dapat menghemat uang daripada beli bukunya. Tapi beli bukunya juga tidak rugi, tergantung apakah ada valuenya bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula, kita harus mengenal definisi value dan price. Value adalah nilai, sedangkan price adalah harga. Contohnya Anda ke toko sepatu dan melihat sepatu berharga 500ribu,  maka 500ribu adalah price/harganya. Lalu value-nya apa? Jangan bingung mencarinya, banyak orang yang akan langsung otomatis mencari valuenya, dengan komentar-komentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gila mahal amit, sekali kena banjir juga rusak! (value lebih kecil dibanding price).&lt;br /&gt;- Memang segitulah harganya, di mana-mana juga sama (value sama dengan price).&lt;br /&gt;- Itu kan sepatu yang dilempar ke George Bush! Ada tuh yang mau beli miliaran! (value lebih besar dari price).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, kan? Filosofi sederhana tetapi jika Anda hidup dengan filosofi tersebut, akan terbentuk karakter seorang winner! Ya, WINNER saudara-saudara!! (ngomongnya sudah kayak motivator beken), 1% diantara populasi umat manusia!! Dan semua orang bisa melakukannya!! Tapi nanti bukan 1% lagi dong, kalau begitu terpaksa saya ralat, tidak semua orang bisa melakukannya! (Woooo... peserta langsung bubar, setelah ngambil makan siang gratis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, rahasia sukses adalah: saat Anda mampu mendapatkan value yang lebih besar dari price. Pedagang, dong? Bukan pedagang biasa, tetapi pedagang pintar (kata bang Benjamin Graham, pemenangnya adalah Intelligent Investor). Misalnya di bursa saham, ada buyer dan seller, tetapi pemenangnya adalah yang mampu melihat saat value lebih besar dibanding price. Apakah mudah? Tentu, semudah saat Paman Gober mampu mencium bau emas di tumpukan sampah dari jarak 1 kilometer, hahaha... Lesson learned: tidak ada jalan mudah untuk hal yang memang jarang dicapai orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filosofi value &amp; price tidak melulu masalah duit, contoh: Anda sedang berjalan dengan santai saat “dezziinngg...” terjadi tabrakan antara bajaj dan kereta api, Anda melihat masinis kereta api tergeletak tak berdaya di tanah, sementara supir bajaj dengan sigap melompat keluar dari bajajnya yang gepeng dan mencoba menolong sang masinis (nggak usah protes gimana ceritanya sampai bisa begitu). Karena Anda baru saja membaca blog ini, maka Anda mengeluarkan notebook dan mulai berhitung:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Apa valuenya saya ikut menolong masinis? Rasanya tidak ada, padahal saya banyak kerjaan, kebun belum diurus dan ada film DVD horror yang belum ditonton, waktu saya akan tersita, semua itu adalah price yang harus dibayar kalau saya menolong sang masinis.&lt;br /&gt;- Valuenya adalah rasa kemanusiaan, kewajiban menolong, mungkin nanti dapat pahala, atau bisa kawinin anaknya masinis yang mungkin cakep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat Anda masih bingung memutuskan, sang masinis sudah berdiri di samping Anda, “notebooknya bagus ya mas, beli di mana?”. Apakah Anda menangkap pointnya? Di sini mungkin Anda masih dalam tahap belajar menjalankan filosofi value &amp; price Anda sendiri, dan hasilnya tidak seperti yang diharapkan, hal yang wajar karena menemukan VALUE adalah sebuah proses, dan uniknya lagi, value masing-masing orang berbeda. Saya membaca bahwa pandangan Warren Buffett dan George Soros bisa jadi berbeda, tetapi value yang mereka terapkan sama-sama berhasil untuk diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat value telah ditemukan, karakter sudah terbentuk, menjalankannya semudah otomatis menginjak rem saat ada belokan tajam, atau tancap gas saat lampu hijau menyala 20 detik lagi, semuanya dilakukan secara spontan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karakter akan mengarahkan hidup Anda, tapi ke arah mana? Filosofi value &amp; price, menurut saya akan mengarahkan kita ke karakter engkoh glodok, eh salah... ke arah karakter yang menghargai VALUE hidup ini, dan bukan menilai hidup dengan bandrol PRICE seperti: ah itu udah takdirnya, saya o’on, saya hebat, saya lucu, saya cute, saya kere, saya keren, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, saya mau lanjutkan dulu bacanya :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-2112165072669728097?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/2112165072669728097/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=2112165072669728097" title="9 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/2112165072669728097?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/2112165072669728097?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/12/filosofi-value-price.html" title="Filosofi Value &amp; Price" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcHSX84eCp7ImA9WxRbGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-8071510917894475434</id><published>2008-12-09T19:57:00.005+07:00</published><updated>2008-12-09T21:13:58.130+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-09T21:13:58.130+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reflection" /><title>Seven Deadly Sins</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/ST57rDq5NpI/AAAAAAAAARc/LMeZ2a-DN8Q/s1600-h/seven-deadly-sins.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 275px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/ST57rDq5NpI/AAAAAAAAARc/LMeZ2a-DN8Q/s320/seven-deadly-sins.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277791792974608018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Seven deadly sins&lt;br /&gt;Seven ways to win&lt;br /&gt;Seven holy paths to hell&lt;br /&gt;And your trip begins...&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align=justify&gt;&lt;br /&gt;Lirik diatas merupakan potongan lagu berjudul Moonchild, yang dibawakan oleh Iron Maiden dalam albumnya, Seventh Son of a Seventh Son (1988). Hal yang menarik perhatian saya dari dulu, apakah &lt;b&gt;seven deadly sins&lt;/b&gt;? Dulu bingung mau nanya siapa, untung sekarang jaman sudah canggih, menemukan jawabannya ternyata tidak susah, cukup tanya mbah Wiki.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wiki, Seven Deadly Sins atau tujuh dosa yang mematikan, adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lust&lt;br /&gt;2. Gluttony&lt;br /&gt;3. Greed&lt;br /&gt;4. Sloth&lt;br /&gt;5. Wrath&lt;br /&gt;6. Envy&lt;br /&gt;7. Pride&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar ini sendiri didefinisikan oleh Paus Gregory I. Daftar ini tidak terdapat dalam alkitab, tapi terlepas dari itu, menurut saya daftar ini sangat sederhana dan manusiawi, dan terkadang manusia memerlukan hal seperti itu: sederhana dan manusiawi, tidak bercabang-cabang yang akhirnya beda tafsir dan jadi gontok-gontokan antara sesama agama. Seven Deadly Sins rasanya tidak akan mengundang salah tafsir dan dapat direnungkan oleh siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lust &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Atau hawa nafsu, yang mengarah pada seks. Membuat kita menjadi sex addicted, untungnya di Wiki belum dibilang kalau mengoleksi JAV termasuk dalam Lust. Untuk menghindari Lust, sifat baik yang perlu dipelihara adalah &lt;b&gt;Chastity&lt;/b&gt;, moralitas dengan menghargai hubungan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gluttony &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tukang makan, nafsu makan yang berlebihan, gitu kira-kira. Saya setuju banget kalau ini mematikan, siapa tau termakan paku atau beling, gitu. Antinya adalah &lt;b&gt; Temperance&lt;/b&gt;, bahasa gampangnya: biasa aja kaleee... ga usah berlebihan makannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Greed &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Artinya ketamakan, lebih mengarah tamak akan kekayaan. Makanya kalo main di saham, sering dibilang jangan greedy, rupanya udah pada tau kalo greedy bisa mati.  Obatnya: &lt;b&gt;Charity&lt;/b&gt;, atau sifat dermawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sloth &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terjemahan bebasnya kemalasan *gue banget nih!* tapi kalau baca di Wiki, ngga sesimple itu. Kalau saya terjemahin, intinya adalah tidak menghargai kemampuan kita sendiri, lebih mengarah ke hal yang kita ketahui dan sanggup kita lakukan, tetapi tidak dilakukan. Obatnya adalah &lt;b&gt; Diligence&lt;/b&gt;, atau rajin. Berat ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wrath &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Atau kemarahan, ini sih agak susah, kayak saya, marah kalo dibilang jelek (menghina ya, gue kepret lo), tapi kalo dibilang ganteng juga marah (fitnah ya, gue kepret lo). Jadi gimana donk. Obatnya cuma satu, seperti kata Guns N' Roses: &lt;b&gt;Patience&lt;/b&gt; alias sabar sabar ya nak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Envy&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Iri hati. Ini kebalikan dari greed, kalo greed kita bahagia diatas penderitaan orang (yang penting gue kaya), kalo envy, kita menderita diatas kebahagiaan orang (sialan lo kaya duit gue kaya monkey). Untuk mengatasi envy, panggil &lt;b&gt;Kindness&lt;/b&gt; atau kebaikan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pride&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Atau kesombongan. Lawan dengan &lt;b&gt;Humility&lt;/b&gt; alias kerendahan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di akhir album Seventh Son of a Seventh Son, lagu ditutup dengan:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Seven deadly sins&lt;br /&gt;Seven ways to win&lt;br /&gt;Seven holy paths to hell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seven downward slopes&lt;br /&gt;Seven bloodied hopes&lt;br /&gt;Seven are your burning fires&lt;br /&gt;Seven your desires.....&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantikan review albumnya di &lt;a href="http://www.reviewmusik.com"&gt;reviewmusik.com&lt;/a&gt;! (mumpung promosi belum termasuk salah satu deadly sins)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-8071510917894475434?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/8071510917894475434/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=8071510917894475434" title="5 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/8071510917894475434?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/8071510917894475434?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/12/seven-deadly-sins.html" title="Seven Deadly Sins" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/ST57rDq5NpI/AAAAAAAAARc/LMeZ2a-DN8Q/s72-c/seven-deadly-sins.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>5</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEAMRns-eip7ImA9WxRbFks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-903398168633587002.post-3597019438493748727</id><published>2008-12-07T21:06:00.003+07:00</published><updated>2008-12-07T22:13:07.552+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-12-07T22:13:07.552+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review movie" /><title>Halloween (2007)</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/STvnNLbfv1I/AAAAAAAAARU/QfxVEHxhs-c/s1600-h/halloween.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 315px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/STvnNLbfv1I/AAAAAAAAARU/QfxVEHxhs-c/s320/halloween.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277065601987100498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Libur 3 hari, berbekal setumpuk DVD horror yang dipinjemin Mr. Frans ... wow... ini baru liburan. Sebagai fans band Helloween, film pertama yang gue tonton adalah Halloween (ngak nyambung sih sebenernya).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Enaknya film horror, nontonnya (biasanya) nggak ngebosenin, biarpun sport jantung. Halloween menceritakan tentang pembunuh psikopat Michael Myers, tokoh horror yang setara dengan Jason Voorhees dari Friday 13th dan Freddy Krueger dari A Nightmare on Elm Street. Ada kemiripan antara Michael dengan Jason, sama-sama pake topeng, badan tinggi besar, dan nggak ada matinya (dalam arti sebenarnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film ini cukup unik karena menceritakan asal-usul Michael Myers, yang sedari kecil sudah edan (lagi-lagi dalam arti sebenarnya), dari kecil sudah gemar pake topeng, pada umur 10 tahun sudah sukses membunuh berandalan di sekolahnya, pacar nyokapnya, pacar kakaknya, sampai kakaknya sendiri. Tapi nggak membunuh nyokap dan adiknya yang masih bayi. Di sini mungkin bisa disimpulkan Michael juga masih punya sedikit hati. Juga diceritakan asal-usul topeng Michael, yaitu berasal dari topeng milik pacar kakaknya yang dipake waktu "begituan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael kecil pun ditahan di sanitarium, seorang psikolog anak, Dr. Loomis, berusaha menangani Michael, sayangnya nggak berhasil, Michael kembali membunuh seorang suster dengan garpu. Nyokap Michael yang stress akhirnya bunuh diri, dan bertahun-tahun kemudian Dr. Loomis pun menyerah menangani Michael yang nggak pernah mau ngomong lagi, Dr. Loomis resign dan meninggalkan Michael.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael yang sudah gede, badannya tinggi besar, akhirnya kabur dari sanitarium setelah membantai habis para penjaga, Michael pergi ke kota asalnya untuk mencari adik ceweknya (Laurie), dan kembali melakukan pembantaian untuk mendapatkan Laurie. Lagi-lagi ditunjukkan Michael pada awalnya nggak bermaksud membunuh Laurie, tapi akhirnya terjadi kejar-kejaran dan berakhir dengan Laurie menembak Michael (jreng, film selesai), dan kita tahu Michael belum mati, nggak diceritakan dari mana Michael menguasai ilmu immortal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lagu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di tengah film, ada terdengar sebuah lagu yang legendaris banget di kalangan pecinta rock, Tom Sawyer dari Rush. Entah Rush merasa tersanjung atau terhina lagunya dijadikan soundtrack Halloween.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa untungnya nonton DVD?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, ada adegan-adegan yang nggak disensor, hahaha.. lumayanlah ada ketegangan dalam ketegangan (apa sih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Actor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Michael Myers kecil diperankan dengan keren oleh Daeg Faerch, tampang innocent tapi kelakuan sadis selalu menjadi daya tarik tersendiri dalam film genre horror/thriller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Recommended buat yang suka horror berkualitas! (soalnya baru nonton horror nggak berkualitas, judulnya Big Bad Wolf, wah parah deh... jagoannya culun tapi ceweknya metal, mana werewolfnya suka becanda garing)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/903398168633587002-3597019438493748727?l=jokonurjadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/feeds/3597019438493748727/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=903398168633587002&amp;postID=3597019438493748727" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3597019438493748727?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/903398168633587002/posts/default/3597019438493748727?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/12/halloween-2007.html" title="Halloween (2007)" /><author><name>Joko Nurjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07152998963646607707</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="33" height="26" src="http://bp0.blogger.com/_TFj5-JoKEKw/SGT4hTR1SeI/AAAAAAAAADk/hsf2ya1U98o/S220/hello.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_TFj5-JoKEKw/STvnNLbfv1I/AAAAAAAAARU/QfxVEHxhs-c/s72-c/halloween.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total></entry></feed>

