<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Gajahmada FM</title>
	
	<link>http://gajahmadafm.co.id</link>
	<description>Radionya Orang Semarang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Apr 2012 04:21:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/GajahmadaFm" /><feedburner:info uri="gajahmadafm" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Semarang: My City, My Life</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/yfxkfoHagoQ/semarang-my-city-my-life.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/featured/semarang-my-city-my-life.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 04:20:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[kuis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=950</guid>
		<description><![CDATA[Semarang: My City, My Life. Kalau selama ini biasa &#8220;narsis&#8221; aka foto diri di berbagai tempat di Kota Semarang ini, ayo unggah foto Paramitra di fanpage Gajahmada FM Semarang atau twitter @GajahmadaFM. Untuk fanpage, setelah mengunggah foto, tulis di bagian komen, Semarang: My City, My Life &#8211; Nama Lengkap. Sedangkan untuk twitter tulis #SemarangMyCityMyLife dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semarang: My City, My Life. Kalau selama ini biasa &#8220;narsis&#8221; aka foto diri di berbagai tempat di Kota Semarang ini, ayo unggah foto Paramitra di fanpage Gajahmada FM Semarang atau twitter @GajahmadaFM.</p>
<p>Untuk fanpage, setelah mengunggah foto, tulis di bagian komen, Semarang: My City, My Life &#8211; Nama Lengkap. Sedangkan untuk twitter tulis #SemarangMyCityMyLife dan mention @GajahmadaFM.</p>
<p>Ayo merayakan ulang tahun kota tercinta dengan ekspresi diri di berbagai tempat menarik dan ikonik Kota Semarang.</p>
<blockquote><p>465 Tahun Kota Semarang, Bersama Membangun Semarang Sejahtera.</p></blockquote>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/yfxkfoHagoQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/featured/semarang-my-city-my-life.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/featured/semarang-my-city-my-life.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sejarah Semarang</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/hDcf023gWRA/sejarah-semarang.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/featured/sejarah-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 08:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Bergota]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiwijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pandan Arang]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Simongan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Semarang berawal kurang lebih pada abad ke-8 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga kini terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan. Bagian kota Semarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah Semarang berawal kurang lebih pada abad ke-8 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga kini terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan. Bagian kota Semarang bawah yang dikenal sekarang ini, dahulu merupakan laut. Pelabuhannya diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu sekarang, dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada Laksamana Cheng Ho bersandar pada tahun 1405 M.</p>
<p>Pada akhir abad ke-15 M, ada seorang utusan Kerajaan Demak, yaitu Pangeran Made Pandan, untuk menyebarkan agama Islam di perbukitan Pragota. Dari waktu ke waktu, daerah itu semakin subur, dan dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan nama daerah itu menjadi Semarang.</p>
<p>Sebagai pendiri desa, Made Pandan kemudian juga menjadi kepala daerah setempat dengan gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Kepemimpinan Semarang dilanjutkan oleh putranya yang bergelar Pandan Arang II (kelak disebut sebagai Sunan Bayat). Di bawah pimpinan Pandan Arang II, Semarang semakin menunjukkan pertumbuhannya, sehingga menarik perhatian Sultan Hadiwijaya dari Pajang. Karena persyaratan peningkatan daerah dapat dipenuhi, Semarang diputuskan menjadi setingkat dengan Kabupaten.</p>
<p>2 Mei 1547, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Semarang disahkan oleh Sultan Hadiwijaya setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Tanggal 2 Mei kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Semarang.</p>
<p>Pada tahun 1678, Amangkurat II dari Mataram, berjanji kepada VOC untuk memberikan Semarang sebagai pembayaran hutangnya. Dia mengklaim daerah Priangan dan pajak dari pelabuhan pesisir sampai hutangnya lunas. Pada tahun 1705, Susuhunan Pakubuwono I menyerahkan Semarang kepada VOC sebagai bagian dari perjanjiannya karena telah dibantu untuk merebut Kartasura. Sejak saat itu, Semarang resmi menjadi kota milik VOC dan kemudian Pemerintah Hindia Belanda.</p>
<p>Pada tahun 1906, dengan Stanblat Nomor 120 tahun 1906, dibentuklah Pemerintah Gemeente. Pemerintah kota besar ini dikepalai oleh seorang Burgemeester (Wali Kota). Sistem Pemerintahan ini dipegang oleh orang-orang Belanda dan berakhir pada tahun 1942 dengan datangya pemerintahan pendudukan Jepang.</p>
<p>Pada masa Jepang, terbentuklah pemerintah daerah Semarang yang dikepalai militer (Shico) dari Jepang. Kepala pemerintahan didampingi oleh dua orang wakil (Fuku Shico) yang masing-masing dari Jepang dan seorang bangsa Indonesia. Tidak lama sesudah kemerdekaan, yaitu tanggal 15 sampai 20 Oktober 1945, terjadilah peristiwa kepahlawanan pemuda-pemuda Semarang yang bertempur melawan Jepang yang bersikeras tidak bersedia menyerahkan diri kepada tentara Indonesia. Perjuangan ini dikenal dengan nama Pertempuran Lima Hari di Semarang.</p>
<p>Tahun 1946, lnggris atas nama pasukan sekutu menyerahkan Semarang kepada pihak Belanda. Ini terjadi pada tangga l6 Mei. Tanggal 3 Juni 1946, dengan tipu muslihatnya, pihak Belanda menangkap Mr. Imam Sudjahri, Wali Kota Semarang yang berkuasa sejak sebelum proklamasi kemerdekaan. Selama masa pendudukan Belanda, tidak ada pemerintah daerah Semarang. Namun para pejuang di bidang pemerintahan tetap menjalankan pemerintahan di daerah pedalaman atau daerah pengungsian di luar kota sampai dengan bulan Desember 1948. Daerah pengungsian berpindah-pindah, mulai dari kota Purwodadi, Gubug, Kedungjati, Salatiga, dan akhirnya di Yogyakarta. Pimpinan pemerintahan berturut-turut dipegang oleh R. Patah, R. Prawotosudibyo, dan Mr. Ichsan. Pemerintahan pendudukan Belanda yang dikenal dengan Recomba berusaha membentuk kembali pemerintahan Gemeente seperti dimasa kolonial dahulu dibawah pimpinan R. Slamet Tirtosubroto. Hal itu tidak berhasil karena dalam masa pemulihan kedaulatan Indonesia, Belanda harus menyerahkan daerah yang didudukinya kepada Komandan KMKB Semarang. 1 April 1950, Mayor Suhardi, Komandan KMKB, menyerahkan kepemimpinan pemerintah daerah Semarang kepada Mr. Koesoedibyono, seorang pegawai tinggi Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta. Ia menyusun kembali aparat pemerintahan guna memperlancar jalannya pemerintahan.</p>
<p><em>Artikel ini diambil utuh dari</em> <a title="Sejarah Semarang" href="http://arpusda.jatengprov.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=690:sejarah-kota-semarang&amp;catid=154" target="_blank">http://arpusda.jatengprov.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=690:sejarah-kota-semarang&amp;catid=154</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/hDcf023gWRA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/featured/sejarah-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/featured/sejarah-semarang.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>2 Mei 2012</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/dU0MHv-1jHQ/2-mei-2012.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/featured/2-mei-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 07:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[GOR Simpang Lima]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Simpang Lima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[2 Mei selain diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional, juga momentum penting bagi warga Kota Semarang. Tahun ini, ibu kota provinsi Jawa Tengah genap berusia 465. Di antara berbagai pembangunan kota yang terus berlangsung, mari sejenak mengenang tempat-tempat yang telah tiada tapi tidak bisa dipisahkan dari sejarah kota ini. Bagi generasi yang hidup di era 70-an [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>2 Mei selain diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional, juga momentum penting bagi warga Kota Semarang. Tahun ini, ibu kota provinsi Jawa Tengah genap berusia 465. Di antara berbagai pembangunan kota yang terus berlangsung, mari sejenak mengenang tempat-tempat yang telah tiada tapi tidak bisa dipisahkan dari sejarah kota ini.</p>
<p>Bagi generasi yang hidup di era 70-an hingga 80-an pasti sangat mengenal Gedung Olahraga (GOR) Simpang Lima. Letaknya strategis, sesuai dengan namanya, di pusat kota Semarang. Simpang Lima menjadi pengganti dari alun-alun Semarang yang ada di Kauman. Di sebelah barat GOR Simpang Lima, terdapat Masjid Baiturrahman; dan di sebelah timur ada Wisma Pancasila yang akhirnya pun lenyap dan berubah wajah menjadi Plasa Simpang Lima, sebuah pertokoan dan pusat perbelanjaan berlantai tujuh.</p>
<p>Tak terhitung berapa banyak kegiatan digelar di GOR Simpang Lima, mulai dari olahraga hingga konser musik; dari tingkat nasional hingga lokal, bahkan tingkat sekolahan. Di tempat yang sama, Ahmad Albar mengalami dua peristiwa yang mungkin tidak akan pernah dia lupakan: 1) rencana konsernya dilarang oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu karena dianggap tidak sesuai dengan budaya Jawa Tengah; 2) kebangkitan God Bless di era 80-an dimulai dengan konser tur Jawa-Bali dengan kota pertama yang disinggahi adalah Semarang. Dalam konsernya, God Bless berusaha mengangkat kembali namanya dengan membawakan lagu-lagu Deep Purple. Konser dibuka oleh Jaguar dengan vokalisnya almarhun Miki Jaguar, dengan membawakan lagu-lagu Rolling Stones. Dilanjutkan penampilan El Pamas, sebuah band dari kota kecil Pandaan, Jawa Timur. El Pamas saat itu mengusung lagu-lagu Led Zeppelin.</p>
<p>Sedangkan kegiatan lokal yang cukup membawa banyak nostalgia bagi anak muda Semarang pada waktu itu adalah Festival Band antar SMA. Promotornya adalah sekelompok anak muda yang cukup terkenal di Semarang yakni SEC. Festival ini benar-benar menjadi barometer musik di Semarang pada saat itu. Favorit juara tidak pernah lepas dari SMA Loyola, SMA 1, dan SMA 3. Tiga sekolah favorit di Semarang itu seolah mendapat giliran untuk menjadi juara.</p>
<p>Sayang, semua itu lenyap di akhir 80-an. GOR Simpang Lima ditukar guling dengan Mal dan Hotel Ciputra. Sebagai gantinya, pengembang membangun GOR Jatidiri di kawasan Karangrejo.</p>
<p><em>Artikel ini diambil hampir utuh dari tulisan berjudul</em> &#8220;Mengenang GOR Simpang Lima&#8221; <em>yang ditulis oleh Taufan tertanggal 9 April 2010 di</em> <a title="GOR Simpang Lima" href="http://opojal.com/baca/2010/04/09/mengenang-gor-simpang-lima.html" target="_blank">http://opojal.com/baca/2010/04/09/mengenang-gor-simpang-lima.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/dU0MHv-1jHQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/featured/2-mei-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/featured/2-mei-2012.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Air Minum Anda Bagus buat Ginjal?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/YoR0KbmrZho/air-minum-anda-bagus-buat-ginjal.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/air-minum-anda-bagus-buat-ginjal.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2012 04:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Air minum]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Minimal minum dua liter air minum per-hari membantu kesehatan ginjal. Sayangnya, Harian Kompas melaporkan, 30 juta penduduk Indonesia mengalami penurunan fungsi ginjal. Dharmeizar, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia mengatakan, penurunan fungsi ginjal berjalan perlahan dan tidak bisa kembali normal. Dalam keadaan semacam ini, pencegahan menjadi langkah paling penting. Parlindungan Siregar, seorang ahli ginjal dan hipertensi pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minimal minum dua liter air minum per-hari membantu kesehatan ginjal. Sayangnya, Harian Kompas melaporkan, 30 juta penduduk Indonesia mengalami penurunan fungsi ginjal. Dharmeizar, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia mengatakan, penurunan fungsi ginjal berjalan perlahan dan tidak bisa kembali normal. Dalam keadaan semacam ini, pencegahan menjadi langkah paling penting.</p>
<p>Parlindungan Siregar, seorang ahli ginjal dan hipertensi pada Divisi Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, mengonsumsi air minum sesuai dengan kebutuhan harian merupakan pencegahan dini paling penting. Namun tidak semua cairan yang dikonsumsi menguntungkan tubuh. Konsumsi jus apel dan minuman bersoda dinilai merugikan ginjal.</p>
<p>Ahli gizi dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Saptawati Bardosono mengatakan, air yang dikonsumsi berfungsi sebagai zat esensial dan akan bertahan dalam tubuh selama 10 sampai 50 hari. Artinya, air yang kita minum hari ini akan bertahan dalam tubuh sampai 50 hari, dan bukannya langsung keluar menjadi air kencing dan keringat. Bisa dibayangkan kalau air minum yang kita minum tidak berkualitas, maka tubuh, termasuk ginjal dipenuhi zat-zat tidak bermanfaat.</p>
<p>Sayangnya, sampai saat ini tidak ada lembaga pemerintah yang menangani secara khusus kelayakan air yang dikonsumsi masyarakat.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/YoR0KbmrZho" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/air-minum-anda-bagus-buat-ginjal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/air-minum-anda-bagus-buat-ginjal.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pengguna Ponsel dan Media Sosial Lebih Egois?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/4Hxa81WuEdo/pengguna-ponsel-dan-media-sosial-lebih-egois.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/pengguna-ponsel-dan-media-sosial-lebih-egois.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 08:56:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Sosmed]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=924</guid>
		<description><![CDATA[Kompas.com - Telepon seluler memang membuat kita terhubung dengan teman dan komunitas yang lebih luas. Tetapi, keasyikan kita terhadap ponsel ternyata mengurangi rasa keingintahuan sosial. Bahkan, para pengguna ponsel diketahui lebih egois. Para peneliti dari Universitas Maryland menemukan bahwa setelah beberapa waktu menggunakan ponsel, keinginan seseorang untuk ambil bagian dalam tindakan sosial, seperti membantu orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a title="Media Sosial" href="http://health.kompas.com/read/2012/02/29/15053189/Pengguna.Ponsel.dan.Media.Sosial.Lebih.Egois" target="_blank">Kompas.com</a> -</strong> Telepon seluler memang membuat kita terhubung dengan teman dan komunitas yang lebih luas. Tetapi, keasyikan kita terhadap ponsel ternyata mengurangi rasa keingintahuan sosial. Bahkan, para pengguna ponsel diketahui lebih egois.</p>
<p>Para peneliti dari Universitas Maryland menemukan bahwa setelah beberapa waktu menggunakan ponsel, keinginan seseorang untuk ambil bagian dalam tindakan sosial, seperti membantu orang lain, cenderung berkurang.</p>
<p>Dalam penelitian yang dilakukan terhadap para mahasiswa dan mahasiswi pengguna ponsel itu, sikap kurang peduli pada lingkungan sosial terlihat ketika para partisipan diminta untuk membantu menyelesaikan sebuah soal. Kebanyakan merasa enggan membantu meski tahu jawabannya dan sikap mereka itu akan dianggap menyumbangkan uang untuk amal.</p>
<p>Sikap mementingkan diri sendiri yang dimiliki para pengguna ponsel itu antara lain disebabkan karena berkurangnya rasa keterhubungan dengan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Setiap manusia punya kebutuhan dasar untuk berhubungan dengan orang lain, tetapi ketika kebutuhan itu sudah terpenuhi, katakanlah dengan memakai ponsel, maka secara alami rasa empati dan keterikatan dengan sekitarnya ikut menurun,&#8221; kata profesor Rosellina Ferraro, yang melakukan penelitian ini.</p>
<p>Studi lain yang dilakukan peneliti dari Kellogg School of Management di Universitas Northwestern menemukan hasil yang hampir mirip. Dalam penelitian tersebut diungkap orang-orang yang sudah memiliki ikatan yang kuat pada lingkaran sosialnya cenderung meremehkan dan menganggap kelompok lain dengan tidak baik.</p>
<p>&#8220;Ikatan sosial itu mirip dengan makan. Ketika kita lapar, kita mencari makanan. Ketika kita kesepian, kita mencari ikatan sosial. Saat ikatan sosial itu menguat, secara sosial kita akan merasa &#8220;kenyang&#8221; dan kehilangan selera untuk mencari teman lagi dan memperlakukannya secara kurang layak,&#8221; kata Adam Waytz, peneliti.</p>
<p>Waytz juga menambahkan, ketika seseorang merasa mereka adalah bagian dari sebuah lingkaran sosial, akan muncul perasaan eksklusif dan ada perasaan &#8220;kita melawan mereka.&#8221; Perasaan tersebut bisa membuat kita merasa orang lain di luar lingkaran pertemanan kita sebagai pihak yang kurang layak mendapat perhatian penuh.</p>
<p>Para peneliti sosial juga menemukan bahwa seseorang lebih merasa menjadi bagian dari kelompok setelah mereka memakai sosial media seperti Facebook atau ponsel.</p>
<div><strong>Sumber:</strong></div>
<div><strong></strong><a href="http://time/" target="_blank">TIME.com</a></div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/4Hxa81WuEdo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/pengguna-ponsel-dan-media-sosial-lebih-egois.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/pengguna-ponsel-dan-media-sosial-lebih-egois.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ayo Wisata ke Jateng</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/5VVToGi7OVM/ayo-wisata-ke-jateng.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/featured/ayo-wisata-ke-jateng.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 06:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Visit Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=920</guid>
		<description><![CDATA[Kurang dari setahun, warga Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah yang ramah bagi para pelancong, baik dalam maupun manca negara. Apa maksudnya? Apakah selama ini belum? Untuk memaksimalkan kunjungan wisata ke provinsi dengan 35 kabupaten dan kotanya, pemerintah mengemasnya dalam Visit Jawa Tengah 2013 dengan slogannya &#8220;More than Friendly&#8221;. Banyak objek wisata yang dimiliki Jawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kurang dari setahun, warga Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah yang ramah bagi para pelancong, baik dalam maupun manca negara. Apa maksudnya? Apakah selama ini belum?</p>
<p>Untuk memaksimalkan kunjungan wisata ke provinsi dengan 35 kabupaten dan kotanya, pemerintah mengemasnya dalam Visit Jawa Tengah 2013 dengan slogannya &#8220;More than Friendly&#8221;. Banyak objek wisata yang dimiliki Jawa Tengah, mulai dari wisata alam, sejarah, religi, budaya, museum, sampai wisata kuliner. Kini saatnya masyarakat dan dinas pemerintah bekerja sama lebih maksimal. Pemerintah membantu dalam pengadaan sarana dan prasarana pendukung; masyarakat sekitar tempat wisata menjadi warga yang ramah menyambut dan memeliharanya.</p>
<p>Tempat wisata bukan semata-mata sumber pundi-pundi daerah. Tempat wisata adalah aset berharga bagi masyarakat dan daerah yang bersangkutan. Jika tempat wisata dikelola baik dengan masyarakatnya yang mendukung dengan kreativitas, keuntungan akan didapat lebih dari sekadar pemasukan finansial.</p>
<p>Mari kunjungi museum-museum. Ayo catat pelaku dan peninggalan sejarah yang ada di Jawa Tengah. Cari tahu pula resep tradisional kuliner yang menggoda. Nikmati pula tarian dan seni pertunjukkan yang membanggakan.</p>
<p>Jawa Tengah tidak hanya Candi Borobudur. Masih ada Bledug Kuwu, Benteng Pendem, Wisata Kota Tua Lasem, dan banyak lainnya. Warga Jawa Tengah, ayo tunjukkan kebanggaan dan keramahan sebagai tuan rumah yang baik.</p>
<blockquote><p>Visit Jawa Tengah 2013: More than Friendly</p></blockquote>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/5VVToGi7OVM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/featured/ayo-wisata-ke-jateng.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/featured/ayo-wisata-ke-jateng.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>“Kita Versus Korupsi”</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/ZtG846VkHkE/kpk-budayakan-antikorupsi-lewat-film-kita-vs-korupsi.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/movie/kpk-budayakan-antikorupsi-lewat-film-kita-vs-korupsi.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 20:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wulan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Film Antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KitaVSKorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=896</guid>
		<description><![CDATA[Tanpa disadari praktik korupsi sebetulnya begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melihat realita ini KPK mencoba menumbuhkan budaya antikorupsi mulai dari pelajar hingga pejabat, melalui pendekatan media film. Bekerja sama dengan Transparency International Indonesia (TI-Indonesia) dan United State Agency International Development (USAID), KPK  menyelenggarakan nonton bareng film berjudul &#8220;Kita versus Korupsi&#8221; di XXI Paragon, Semarang, Jumat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanpa disadari praktik korupsi sebetulnya begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melihat realita ini KPK mencoba menumbuhkan budaya antikorupsi mulai dari pelajar hingga pejabat, melalui pendekatan media film. Bekerja sama dengan Transparency International Indonesia (TI-Indonesia) dan United State Agency International Development (USAID), KPK  menyelenggarakan nonton bareng film berjudul &#8220;<em>Kita versus Korupsi</em>&#8221; di XXI Paragon, Semarang, Jumat 17 Februari 2012. Film ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat luas agar menghindari segala bentuk praktik korupsi.</p>
<p>Film berdurasi sekitar satu setengah jam ini terdiri dari gabungan empat film pendek yang berjudul &#8220;<em>Rumah Perkara</em>&#8221; karya Emil Heradi, &#8220;<em>Aku Padamu</em>&#8221; karya Lasya F Susatyo, &#8220;<em>Selamat Siang, Risa!</em>&#8221; karya Ine Ferbriyanti, dan &#8220;<em>Psttt..Jangan Bilang Siapa-siapa</em>&#8221; karya Chairun Nissa. Tak main-main, film ini dibintangi sederet aktris berbakat diantaranya Nicholas Saputra, Revalina S Temat, Tora Sudiro, Agus Ringgo serta Teuku Rifnu Wikana.</p>
<p>Dalam konferensi pers usai nonton bareng, Direktur Pattiro Semarang Dini Inayati mengatakan, film ini sangat layak ditonton oleh semua kalangan untuk mengetahui dampak dari korupsi yang kini semakin masif. Sayangnya film ini bukan film komersial. <em>“Kita versus Korupsi”</em> hanya akan diputar dalam <em>roadshow</em> di 17 kota besar di Indonesia, yang dikemas dalam kegiatan bedah film. Namun jangan khawatir, siapapun yang ingin memutar film ini untuk kepentingan pendidikan, dapat menghubungi KPK atau Transparency International Indonesia.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://youtu.be/niSz4XkYzyM">Trailer &#8220;Kita VS Korupsi&#8221;</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: left;"><strong>SINOPSIS CERITA</strong></p>
<p><strong>“Rumah Perkara”</strong></p>
<p>Film pendek yang disutradarai Emil Heradi ini bercerita tentang seorang lurah yang ketika berkampanye menjanjikan kesejahteraan dan mengutamakan kepentingan rakyat, tapi, ketika sudah terpilih justru melupakan janjinya dan berpihak kepada pengembang. Janda desa jadi korbannya. Karena menolak pindah dari rumahnya, janda itu sekaligus rumahnya dibakar. Ironisnya, anak kandung lurah justru tak sengaja ikut jadi korban kebakaran</p>
<p><strong>“Aku Padamu”</strong></p>
<p>Di sutradarai Lasja F. Susatyo, “Aku Padamu” menceritakan sepasang kekasih yang ingin menikah diam-diam, tanpa restu dari orangtua mereka. Namun, karena si perempuan tak membawa Kartu Keluarga (KK), si pria berniat menyogok petugas KUA. Si perempuan menolaknya karena teringat nasib guru honorer di SD-nya yang tak diangkat tetap karena tidak mau memberi uang sogokan kepada ayah si perempuan itu.</p>
<div id="attachment_898" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://gajahmadafm.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Kita-VS-Korupsi.jpg"><img class="size-medium wp-image-898" title="Kita VS Korupsi" src="http://gajahmadafm.co.id/wp-content/uploads/2012/02/Kita-VS-Korupsi-300x150.jpg" alt="" width="300" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Nicholas Saputra &amp; Revalina S Temat dalam salah satu scene &quot; Aku Padamu&quot;</p></div>
<p><strong>“Selamat Siang, Risa!”</strong></p>
<p>“Selamat Siang, Risa!” disutradarai Ine Febriyanti. Film pendek ini menceritakan perempuan bernama Risa yang menolak sogokan karena keluarganya mendidik ia untuk jujur. Ayah Risa bekerja sebagai kepala gudang. Ketika rekan-rekan kerjanya memanfaatkan gudang perusahaan yang kosong untuk menampung stok para pengepul beras, ia tak terpengaruh. Bahkan, ketika anaknya sakit parah, ayah Risa tetap menolak uang sogokan salah satu pengepul beras.</p>
<p><strong>“Psssttt… Jangan Bilang Siapa-siapa.”</strong></p>
<p>Film pendek yang disutradarai Chairun Nissa ini mengangkat kehidupan anak-anak SMA yang justru mendapat pelajaran korupsi dari orangtua dan guru mereka sendiri. Bukannya risih, mereka malah merasa bangga bisa mendapat barang dan jajan dari uang hasil korupsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/ZtG846VkHkE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/movie/kpk-budayakan-antikorupsi-lewat-film-kita-vs-korupsi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/movie/kpk-budayakan-antikorupsi-lewat-film-kita-vs-korupsi.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>“LIKE” Gajahmada FM Semarang</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/VmTzGxOGJg4/migrasi-ke-fanpage.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/moshi-moshi/migrasi-ke-fanpage.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 09:21:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Moshi-Moshi !!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=875</guid>
		<description><![CDATA[Per-Maret 2012, kami mengefektifkan interaksi Paramitra melalui facebook ke fanpage Gajahmada FM Semarang. Laman facebook Gajahmada Semarang Full dan II masing-masing hanya menampung lima ribu anggota. Dengan fanpage, ada lebih banyak teman yang bisa saling berinteraksi dengan kami. Paramitra pun cukup mudah untuk bergabung, tidak perlu menunggu konfirmasi, karena cukup klik tombol LIKE. Dari laman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Per-Maret 2012, kami mengefektifkan interaksi Paramitra melalui facebook ke fanpage Gajahmada FM Semarang.</p>
<p>Laman facebook Gajahmada Semarang Full dan II masing-masing hanya menampung lima ribu anggota. Dengan fanpage, ada lebih banyak teman yang bisa saling berinteraksi dengan kami. Paramitra pun cukup mudah untuk bergabung, tidak perlu menunggu konfirmasi, karena cukup klik tombol LIKE.</p>
<p>Dari laman facebook Paramitra, silakan ketik Gajahmada FM Semarang di panel pencarian. Setelah menemukan tautannya, Paramitra akan terhubung dengan fanpage tersebut dan tinggal klik LIKE. Atau Paramitra bisa klik LIKE di area website kami ini. Dengan terintegrasinya media interaksi facebook ke fanpage Gajahmada FM Semarang, informasi dan interaksi di antara kami dan Paramitra bisa lebih nyaman lagi.</p>
<p>Terima kasih atas pengertian Paramitra setia.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/VmTzGxOGJg4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/moshi-moshi/migrasi-ke-fanpage.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/moshi-moshi/migrasi-ke-fanpage.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kunyatakan Cinta…</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/3V5RvjlJlh0/kunyatakan-cinta.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/kunyatakan-cinta.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 08:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[What's On]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[gajahmada fm]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=868</guid>
		<description><![CDATA[Saat kunyatakan cinta&#8230; Kenangan apa sih yang Paramitra ingat di peristiwa itu? Kata-katanya yang super-romantis padahal sebelumnya ngga pernah romantis? Atau dia nyanyiin sebuah gita yang jadi kenangan berdua? Atau ada suatu tempat yang ngga pernah terlupa? Spesial di bulan kasih sayang ini, Gajahmada FM ngajak Paramitra untuk kembali menyatakan cintanya. Buat yang suka mengunggah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat kunyatakan cinta&#8230;</p>
<p>Kenangan apa sih yang Paramitra ingat di peristiwa itu? Kata-katanya yang super-romantis padahal sebelumnya ngga pernah romantis? Atau dia nyanyiin sebuah gita yang jadi kenangan berdua? Atau ada suatu tempat yang ngga pernah terlupa?</p>
<p>Spesial di bulan kasih sayang ini, Gajahmada FM ngajak Paramitra untuk kembali menyatakan cintanya. Buat yang suka mengunggah di FB, langsung aja unggah video berdurasi maksimal 2 menit di fanpage Gajahmada FM Semarang. Isi videonya tentang gimana sih dia menyatakan cintanya ke kamu? Atau kalau itu tentang sebuah gita atau puisi, kamu boleh request atau bacain puisinya di video. Atau ekspresi lainnya pas nembak pasangan kamu juga boleh.</p>
<p>Konsen ekspresi &#8220;Saat Kunyatakan Cinta&#8221; di hari kasih sayang di Gajahmada FM sepanjang hari. Pas tanggal 14 Februari, Paramitra juga bisa ungkapin momentum itu ON AIR di 024-3550088.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/3V5RvjlJlh0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/kunyatakan-cinta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/whats-on/kunyatakan-cinta.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sunday Music</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/GajahmadaFm/~3/5xxqWJeTBLI/sunday-music.html</link>
		<comments>http://gajahmadafm.co.id/music/sunday-music.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 02:43:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[gajahmada fm]]></category>
		<category><![CDATA[Sunday Music]]></category>
		<category><![CDATA[Variety Show]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gajahmadafm.co.id/?p=857</guid>
		<description><![CDATA[Sunday is fun! Who&#8217;s deal with it! Biar hari Minggu Paramitra ngga biasa-biasa aja, konsen Sunday Music! Jam 8 pagi sudah bangun dan langsung konsen 102.4 Gajahmada FM. Sampai jam 10.30, Paramitra bisa konsen dan request gita-gita hits. Terus buat yang suka astrologi, ada juga lho &#8220;Kata Si Rabin&#8221; alias Kata Si Ramalan Bintang di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sunday is fun! Who&#8217;s deal with it!</p>
<p>Biar hari Minggu Paramitra ngga biasa-biasa aja, konsen Sunday Music! Jam 8 pagi sudah bangun dan langsung konsen 102.4 Gajahmada FM. Sampai jam 10.30, Paramitra bisa konsen dan request gita-gita hits. Terus buat yang suka astrologi, ada juga lho &#8220;Kata Si Rabin&#8221; alias Kata Si Ramalan Bintang di sini. Siapa tahu ramalan mingguannya pas banget buat kamu!</p>
<p>Terus lagi ni, kalau misalnya Paramitra mo unjuk diri di radio, kita bakal fasilitasi 10-15 menit buat kamu unplugged on air di Sunday Music (bikin janjian dulu ya). Seru kan&#8230; Makanya jangan sampai hari Minggu malah ditinggal molor terus di tempat tidur! More music and fun in Sunday Music!</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/GajahmadaFm/~4/5xxqWJeTBLI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gajahmadafm.co.id/music/sunday-music.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://gajahmadafm.co.id/music/sunday-music.html</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

