<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Garut Info</title><description>|Sarana Media Informasi Pariwisata Indonesia|</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Nurhayati)</managingEditor><pubDate>Mon, 7 Oct 2024 09:59:05 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://garut-info.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>|Sarana Media Informasi Pariwisata Indonesia|</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>TAMAN REKREASI DAN KOLAM RENANG CIPANAS</title><link>http://garut-info.blogspot.com/2011/04/lingkungan-alam-fisik-objek-wisata.html</link><category>Cipanas</category><category>Garut</category><category>Info Garut</category><category>Jawa Barat</category><category>Kabar</category><category>Kabar Garut</category><category>Kabar Pariwisata</category><category>Kabupaten</category><category>Kabupaten Garut</category><category>Kampung Dukuh</category><category>Kawasan Wisata</category><category>Kecamatan</category><category>Kota Garut</category><author>noreply@blogger.com (Nurhayati)</author><pubDate>Thu, 14 Apr 2011 18:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2511432794816107281.post-3004560851083111041</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Taman%20Rekreasi%20dan%20Kolam%20Renang%20Cipanas_8" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Taman%20Rekreasi%20dan%20Kolam%20Renang%20Cipanas_8" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/2011/04/lingkungan-alam-fisik-objek-wisata.html"&gt;&lt;b&gt;TAMAN REKREASI DAN KOLAM RENANG CIPANAS&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Lingkungan Alam Fisik &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Objek wisata buatan Taman rekreasi dan kolam renang air panas cipanas terletak di Cipanas, Kec. Tarogong. Luas keseluruhan tanah yang dimiliki oleh Pemda Garut berikut Hotel Cipanas Indah adalah 9.335 m2. Konfigurasi umum lahan taman rekreasi ini berbukit-bukit, dengan kemiringan lahan agak curam, stabilitas tanah sedang, dan daya serap tanah baik, serta kualitas lingkungan cukup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Taman rekreasi ini secara administrasi di utara berbatasan dengan Desa Pasawahan/Kampung Dukuh, di barat berbatasan dengan Kecamatan Tarogong, di selatan Kec. Bayongbong dan di timur dengan Kec. Tarogong. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aspek Khusus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Fasilitas yang tersedia disini adalah kolam renang air panas berukuran 20x10 m2 dengan kondisi baik, 4 buah toilet umum dengan kebersihan serta kondisi bangunan yang cukup terjaga. Selain itu terdapat 2 buah tempat sampah, sebuah pusat informasi yang terletak di dekat pintu keluar masuk, dan sebuah menara pengawas yang kondisinya cukup. Fasilitas lain yang paling sering digunakan adalah shelter sebanyak 4 buah dengan kondisi yang cukup, serta taman bermain dengan kondisi yang baik dan kebersihan cukup. Sarana lain yang terdapat di taman ini adalah tempat parkir yang dapat menampung 30 kendaraan pribadi atau 80 sepeda motor. Aktivitas yang dapat dilakukan di taman rekreasi ini adalah berenang, menikmati pemandangan dan berjalan-jalan di sekitar taman. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aksesibilitas &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Untuk menuju ke taman rekreasi ini dapat menggunakan kendaraan pribadi yang akan menempuh jarak 2 km dari Kecamatan Tarogong. Selain itu juga dapat menggunakan angkutan kota dengan jurusan Cipanas-Tarogong dengan biaya Rp. 1.000. Adapun kondisi jalan menuju kawasan baik, dengan lebar jalan 3-4 meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=6"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sumber Informasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=6" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=6&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>GUNUNG GUNTUR</title><link>http://garut-info.blogspot.com/2011/04/lingkungan-alam-fisik-gunung-guntur.html</link><category>Garut</category><category>Gunung Guntur</category><category>Info Garut</category><category>Jawa Barat</category><category>Kabar</category><category>Kabar Garut</category><category>Kabar Pariwisata</category><category>Kabupaten</category><category>Kabupaten Garut</category><category>Kawasan Wisata</category><category>Kecamatan</category><category>Kota</category><category>Kota Garut</category><category>Objek</category><category>Pariwisata</category><category>Wisata</category><category>Wisata Alam</category><author>noreply@blogger.com (Nurhayati)</author><pubDate>Thu, 14 Apr 2011 17:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2511432794816107281.post-6499988250314518272</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Gunung%20Guntur_3" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Gunung%20Guntur_3" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/2011/04/lingkungan-alam-fisik-gunung-guntur.html"&gt;&lt;b&gt;GUNUNG GUNTUR&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Lingkungan Alam Fisik &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Gunung Guntur adalah salah satu gunung yang dimiliki oleh Kabupaten Garut, yang terletak di Kampung Dukuh Desa Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler. Gunung ini memiliki luas kawasan sekitar 250 ha yang masih berupa areal terbuka, dan seluruhnya dikelola oleh BKSDA Jawa Barat II yang mengacu pada aspek legalitas berupa SK Mentri Kehutanan No:274/kpts II/99. Wilayah Gunung Guntur terletak 3 km dari ibukota Kecamatan Tarogong Kaler dan 7 km dari ibukota Kabupaten Garut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Gunung Guntur yang merupakan gunung yang masih aktif dengan aktivitas vulkanik ini memiliki ketinggian 2.000 m dari permukaan laut dan memiliki satu kawah yang terdapat di salah satu puncaknya. Gunung Guntur memiliki karakter bentang alam yang unik yaitu memiliki tiga bukit pada puncaknya, yang masing-masing bukitnya memiliki ketinggian 1000 m (dari kaki gunung), 1200 m, dan 1300 m pada puncak paling tinggi. Gunung ini memiliki daya tarik yang berupa medan gunung yang menantang, lembah, air terjun, sungai, panorama alam dan kawah. Gunung Guntur memiliki konfigurasi umum lahan bergunung dengan kemiringan lahan yang sangat curam dan memiliki material tanah berupa tanah pasir berbatu. Untuk stabilitas tanahnya wilayah ini tergolong labil, dengan tingkat kelongsoran tanah yang tinggi dan daya serap tanah yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Batas administrasi wilayah Taman Wisata Alam Gunung Guntur adalah sebagai berikut : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Utara          : Desa Pasawahan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Barat          : Kab. Bandung &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Selatan      : Desa Pananjung &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Timur          : Desa Rancabango &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Kawasan TWA Gunung Guntur belum dikembangkan secara intensif untuk kawasan pariwisata, hanya saja Gunung Guntur banyak dikunjungi para penjelajah dan dijadikan sebagai kawasan untuk berkemah, hiking dan tracking. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aspek Khusus &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Di kawasan Gunung Guntur belum terdapat fasilitas dan prasarana yang menunjang kegiatan wisata. Hal ini terjadi karena kawasan Gunung Guntur belum mendapat perhatian khusus oleh pemerintah setempat untuk dikembangkan menjadi suatu kawasan yang dapat dipakai untuk kegiatan wisata olah raga khususnya para glading. Namun terdapat fasilitas pendukung yaitu satu buah shelter dengan kondisi yang cukup yang terdapat di lokasi Air terjun Citiis. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aksesibilitas Menuju Objek &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Untuk mencapai ke kaki gunung yang berjarak 5 km dari terminal kota Garut (terminal Guntur), dapat menggunakan angkuta kota bertarif Rp. 1.500/orang dengan jurusan Garut ? Cipanas yang beroperasi dari pukul 05.00-19.00 WIB, atau dapat menggunakan angkutan tradisional yang berupa delman dengan tarif Rp. 3.000. Aksesibilitas untuk menuju wilayah Gunung Guntur yaitu berupa jalan raya dengan kelas jalan kecamatan yang memiliki lebar 3 m dan panjang 3 km dengan kondisi baik, jalan akses yang memiliki kondisi yang cukup dengan kelas jalan desa yang memiliki lebar 2.5-3m dan panjang 2 km, dan juga terdapat jalan setapak dengan lebar 0.5-1 m dengan kondisi yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Foto Lainnya:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Gunung%20Guntur_4" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Gunung%20Guntur_4" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Gunung%20Guntur_2" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Gunung%20Guntur_2" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=9"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sumber Informasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=9" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=9&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>OBJEK WISATA SITU BAGENDIT</title><link>http://garut-info.blogspot.com/2011/04/lingkungan-alam-fisik-objek-wisata-situ.html</link><category>Alam</category><category>Desa</category><category>Garut</category><category>Info Garut</category><category>Jawa Barat</category><category>Kabar</category><category>Kabar Garut</category><category>Kabar Pariwisata</category><category>Kabupaten</category><category>Kabupaten Garut</category><category>Kawasan Wisata</category><category>Kecamatan</category><category>Kota Garut</category><category>Objek</category><category>Pemandangan</category><category>Situ</category><category>Tour</category><category>Tourism</category><category>Wisata</category><category>Wisata Alam</category><author>noreply@blogger.com (Nurhayati)</author><pubDate>Wed, 13 Apr 2011 21:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2511432794816107281.post-4625131102789086378</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_11" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_11" width="275" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Lingkungan Alam Fisik &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;Objek&lt;/a&gt; &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; Situ Bagendit terletak di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Desa"&gt;desa&lt;/a&gt; Bagendit, Kecamatan Banyuresmi ini merupakan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;objek&lt;/a&gt; &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; alam berupa danau dengan batas administrasi disebelah utara berbatasan dengan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Desa"&gt;Desa&lt;/a&gt; Banyuresmi, disebelah selatan berbatasan dengan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Desa"&gt;Desa&lt;/a&gt; Cipicung, disebelah timur berbatasan dengan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Desa"&gt;Desa&lt;/a&gt; Binakarya, dan disebelah barat berbatasan dengan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Desa"&gt;Desa&lt;/a&gt; Sukamukti. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aktivitas &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; yang dapat dilakukan di Situ Bagendit ini antara lain menikmati pemandangan, mengelilingi danau dengan menggunakan perahu atau rakit. Para pengunjung juga dapat melakukan kegiatan rekreasi keluarga, menikmati pemandangan serta kegiatan bersepeda air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;Objek&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; ini dikelola oleh Bapak Ajan Sobari dengan status kepemilikan berada di tangan pemerintah daerah yang kewenangannya dilimpahkan kepada Dinas &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Pariwisata"&gt;Pariwisata&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; dan Kebudayaan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kabupaten"&gt;Kabupaten&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Garut"&gt;Garut&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; dan pihak swasta yaitu Bapak Adang Kurnia. Berdasarkan perda no. 11 tahun 2001 harga masuk tiket ke &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; ini Rp. 1.000/orang untuk dewasa dan Rp. 500/orang untuk anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aspek Khusus &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;Objek&lt;/a&gt; dan daya tarik &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; alam Situ Bagendit memiliki kualitas lingkungan, kebersihan dan bentang alam dalam kondisi yang baik. Bangunan-bangunan yang terdapat di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt;, baik yang permanen maupun semi permanen, dalam kondisi terawat baik. Di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; ini terdapat pencemaran sampah dan vandalisme berupa coretan di bangunan dan pohon. Visabilitas di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; ini sedikit terhalang, tingkat kebisingan yang sedang dan terdapat rambu iklan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Fasilitas yang tersedia di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; ini yaitu penyewaan 60 buah rakit dengan tarif Rp.25.000/15 menit, 11 buah sepeda air dengan tariff Rp.10.000/15 menit yang dalam kondisi yang baik. Terdapat pula beberapa bangku taman dan 6 buah shelter yang disewakan untuk pengunjung dengan harga Rp.3.000/jam. Terdapat juga kereta api mini dengan tarif Rp.2.000 dan kolam renang di&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; Situ Bagendit ini. Suasana di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;objek&lt;/a&gt; &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; ini tergolong cukup nyaman dikarenakan pembangunannya sudah direncanakan dengan baik oleh dinas &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Pariwisata"&gt;pariwisata&lt;/a&gt; namun masih juga terdapat kios liar dan pedagang kaki lima yang dengan sembarangan menggelar barang dagangan mereka sehingga tingkat visabilitas di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; tersebut menjadi sedikit terhalang.&lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;Objek&lt;/a&gt; dan daya tarik &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; Situ Bagendit ini beroperasi pukul 07.00-17.00. Kondisi bangunan yang terdapat di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; ini dalam kondisi yang baik dengan jenis material bangunan permanen dan semi permanen dalam tata ruang yang cukup baik dikarenakan pembangunan di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; Situ Bagendit ini sudah direncanakan dengan baik. Dikawasan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;objek&lt;/a&gt; dan daya tarik &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; Situ Bagendit ini kualitas lingkungan, kebersihan dan bentang alamnya dalam kondisi yang baik di kawasan ini terdapat pencemaran sampah dan vandalisme berupa coretan di bangunan dan pohon yang disebabkan oleh pengunjung.Visabilitas di kawasan ini sedikit terhalang, tingkat kebisingan yang sedang dan sedikit terdapat rambu iklan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Sumber daya listrik di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; ini berasal dari PLN dengan voltase 220 volt dan distribusi yang cukup. Sumber daya air bersih di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;kawasan&lt;/a&gt; ini berasal dari sumur dan PDAM dengan kualitas air yang jernih, rasa air yang tawar, dan bau air yang normal. Terkadang terdapat kendala pemanfaatan air di kawasan Situ Bagendit yaitu apabila musim kemarau air disekitarnya menyurut. Sistem pembuangan limbah di kawasan ini yaitu melalui septic tank, selokan dan melalui sistem irigasi. &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Kawasan"&gt;Kawasan&lt;/a&gt; &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; Situ Bagendit ini juga memiliki sistem komunikasi berupa telepondalam jumlah yang kurang memadai. Terdapat pula jalan setapa dikawasan Situ Bagendit ini yang panjangnya ?b 50m. di depan kawasan Situ Bagendit terdapat tempat parkir dengan luas 1400 m2 dengan daya tampung 30 bus, 60 kendaraan pribadi dan 180 kendaraan bermotor dalam kondisi yang cukup baik dengan lapisan permukaan berupa tanah, namun vegetasi peneduhnya kurang memadai. Terdapat sebuah pos tiket yang juga berfungsi sebagai pintu masuk dalam kondisi yang cukup baik.terdapat pula sebuah toilet umum dalam kondisi bangunan dan kebersihan yang cukup. Dikawasan ini terdapat taman bermain dengan vegetasi peneduh dan dalam kondisi yang cukup. Terdapat tempat ibadah berupa Mushola dan juga terdapat 10 buah tempat sampah dikawasan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; Situ Bagendit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aksesibilitas &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Jarak kawasan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; Situ Bagendit ini dari pusat kota &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Garut"&gt;Garut&lt;/a&gt; yaitu 4 km. Terdapat angkutan umum berupa angkot jurusan Terminal Guntur-Kp.Mengger dan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Garut"&gt;Garut&lt;/a&gt;-Limbangan dengan tarif Rp.1.500 dan ojeg dengan tariff Rp.2.000.Kualitas pemandangan dan tingkat keamanan sepanjang jalan di kawasan &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;objek&lt;/a&gt; dan daya tarik &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; ini cukup baik.jumlah karyawan di &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;objek&lt;/a&gt; dan daya tarik wisata Situ Bagendit ini yaitu 6 orang. Pengunjung yang berkunjung ke &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Objek"&gt;objek&lt;/a&gt; &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Wisata"&gt;wisata&lt;/a&gt; ini perbulannya mencapai 400-600 orang. Pengunjug tersebut biasanya berasal dari &lt;a href="http://garut-info.blogspot.com/search/label/Garut"&gt;Garut&lt;/a&gt;, Sukabumi, Tasikmalaya, Bogor,Bandung dan Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Foto Lainnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_10" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_10" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_9" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_9" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_8" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_8" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_7" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_7" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_5" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_5" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_3" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_3" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_1" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Situ%20Bagendit_1" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; &lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=7"&gt;Sumber Informasi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=7"&gt;http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=7&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>CURUG CIMANDI RACUN</title><link>http://garut-info.blogspot.com/2011/04/curug-cimandi-racun.html</link><category>Alam</category><category>Desa</category><category>Garut</category><category>Garut Selatan</category><category>Jangkurang</category><category>Jawa Barat</category><category>Kabar</category><category>Kabar Garut</category><category>Kabar Pariwisata</category><category>Kabupaten</category><category>Kabupaten Garut</category><category>Kampung</category><category>Kawasan Wisata</category><category>Kecamatan</category><category>Kota Garut</category><category>Leles</category><category>Objek</category><category>Pariwisata</category><category>Provinsi</category><category>Wisata</category><author>noreply@blogger.com (Nurhayati)</author><pubDate>Wed, 13 Apr 2011 20:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2511432794816107281.post-2752516986127056511</guid><description>&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Curug%20Cimandi%20Racun_5" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Curug%20Cimandi%20Racun_5" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Lingkungan Alam Fisik &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Curug Cimandi Racun atau sering disebut juga Curug Cibuni Racun terletak di Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, dan di sebelah utara berbatasan dengan Desa Rancasalak, Desa Danu di sebelah barat, Desa Cikelet di sebelah selatan, dan Desa Ranca Salak di sebelah timur. Luas kawasan desa sebesar 988.602 ha, sedangkan luas objeknya sekitar 1 ha yang status kepemilikannya adalah tanah adat masyarakat Kampung Pasir Kunci dan Kampung Singkur. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aktivitas yang dapat dilakukan di Curug Cibuni Racun ini antara lain menikmati pemandangan alam. Kawasan ini belum dikelola secara baik dan profesional. Salah satu penyebabnya karena objek ini masuk dalam area tanah adat maka penyediaan fasilitas atau prasarana tidak begitu berorientasi pada usaha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aspek Khusus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Curug Cimandi Racun mempunyai ketinggian 25 m dan sumber airnya berasal dari mata air Cimalagiri di Gunung Mandalawangi. Letak air terjun ini berada pada ketinggian 1045 di atas permukaan laut dengan reka bentuk alam berlembah disertai kemiringan lahan yang curam. Sepanjang jalan setapak menuju lokasi objek merupakan titik pandang yang cukup strategis untuk melihat pemandangan alam sekitar yang indah. Sekitar kawasan memiliki daya serap tanah yang cukup baik dengan jenis material tanah berbatu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Kualitas dan kebersihan lingkungan yang cukup memadai ini terlihat dari sedikitnya sampah yang bertebaran. Keadaan bentang alam Curug Cibuni Racun ini tergolong baik karena tingginya air terjun tersebut ditambah hamparan alam yang hijau dan asri. Salah satu nilai tambah objek ini adalah faktor suhu atau temperatur. Temperatur kawasan yang sejuk, berkisar antara 23-25 derajat celsius sangat mendukung kegiatan wisata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Daya tarik Curug Cibuni Racun bukan hanya karekteristik alamnya tapi juga dari legenda atau dongengnya. Dongeng yang melatarbelakangi nama dari air terjun tersebut bersumber dari cerita pada zaman kerajaan. Dongeng itu menceritakan bahwa pada zaman dahulu kala terdapat suatu sayembara memperebutkan seorang putri yang cantik jelita. Para jawara atau jagoan silat harus bertarung mempertaruhkan nyawa untuk dapat menjadi pemenang dan mendapatkan sang putri sebagai hadiah kemenangannya. Ketika sayembara tersebut berlangsung, ternyata hasilnya imbang sehingga tidak ada yang berhak mendapatkan putri tersebut. Kemudian karena di antara kedua jawara tersebut tidak ada seorangpun yang berhak mendapatkan sang putri, maka putri tersebut disembunyikan dan diracun di tempat yang sekarang dikenal dengan Curug Cibuni Racun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Di sekitar curug ini hanya tersedia 1 buah shelter dengan kondisi yang cukup baik, dan sampai saat ini belum tersedia fasilitas akomodasi. Alternatif fasilitas akomodasi terdekat yang dapat digunakan pengunjung adalah Wisma LEC yang terletak di Kecamatan Tarogong. Kemudian untuk fasilitas rumah makan, maka Rumah Makan Adika yang berada di depan Pasar Leles atau Jalan Raya Leles dapat dijadikan alternatif bagi wisatawan yang ingin mengisi perutnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Aksesibilitas &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;Untuk mencapai ke objek ini dapat menggunakan angkutan perkotaan trayek Kadungora ? Penclut dengan tarif antara Rp. 1.000 ? Rp. 1.500 atau dapat menggunakan ojeg dari Kadungora dengan tarif Rp. 4.000 atau juga dapat menggunakan transportasi mikrobus dengan trayek Bandung-Pamengpeuk, yang melewati jalan akses menuju ke objek ini. Jarak terminal angkot Kadungora dari stasiun Kadungora berjarak 5 km dari objek Curug Cibuni Racun. Dalam usaha pencapaian ke objek pengunjung akan melalui jalan raya kecamatan sejauh 3 km dengan kualitas jalan baik, lebar jalan memadai dan tidak berlubang, dan kemudian melewati jalan akses sejauh 500 m yang berbentuk foot trail, dan akhirnya menelusuri jalan setapak sejauh 300 m yang berbentuk foot trail dengan lapisan permukaan tanah berpasir. Jarak antara objek dan pusat pemerintahan kecamatan sekitar 7 km, sedangkan dengan pusat pemerintahan kabupaten berjarak 23 km, dari dengan Kabupaten Bandung berjarak 47 km serta berjarak 227 km dari ibukota provinsi, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=3"&gt;Sumber Informasi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=3" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=3&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PARAGLAIDING GUNUNG HARUMAN</title><link>http://garut-info.blogspot.com/2011/04/paraglaiding-gn-haruman.html</link><category>Alam</category><category>Desa</category><category>Fotografi</category><category>Garut</category><category>Gunung</category><category>Haruman</category><category>Kabar Garut</category><category>Kabar Pariwisata</category><category>Kabupaten</category><category>Kabupaten Garut</category><category>Kadungora</category><category>Kampung</category><category>Kawasan Wisata</category><category>Kecamatan</category><category>Kota Garut</category><category>Objek</category><category>Paraglaiding</category><category>Pariwisata</category><category>Pemandangan</category><category>Wisata</category><author>noreply@blogger.com (Nurhayati)</author><pubDate>Wed, 13 Apr 2011 19:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2511432794816107281.post-5726408135633161669</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Paraglaiding%20Gn.%20Haruman_3" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Paraglaiding%20Gn.%20Haruman_3" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Objek wisata dan daya tarik olah raga Paraglading Gunung Haruman tersebut berlokasi di Desa Haruman Sari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Status kepemilikan tanah yang digunakan untuk Paraglaiding adalah tanah masyarakat yang masih belum dikelola secara khusus. Gunung Haruman memiliki ketingian lebih kurang 1300 m diatas permukaan laut dan gunung ini bukan merupakan jenis gunung berapi. Konfigurasi umum lahan adalah bergunung dengan kemiringan lahan agak curam yang daya serap tanahnya baik, satabilitas tanah baik dan jenis material tanahnya secara umum pasir berbatu. Gunung Haruman ini merupakan sebuah objek yang digunakan untuk olah raga Paraglaiding bagi orang-orang pecinta terbang layang.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Adapun landasan yang digunakan untuk terbang layang memiliki luas 40 x 15 m2 yang memiliki lapisan permukaan tanah rerumputan dengan kemiringan lahan yang landai. Untuk melakukan olah raga terbang layang, setiap pengunjung biasanya membawa peralatan sendiri, hal ini dikarenakan belum adanya pengelolaan secara khusus sehingga tidak tersedia peralatan yang dibutuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Untuk mencapai kawasan terbang layang Gunung Haruman kita dapat melalui jalan raya Garut ? Bandung yang melewati Kecamatan Kadungora. Dari Kecamatan Kadungora dapat menggunakan kendaraan pribadi atau ojeg menuju Desa Haruman Sari. Adapun jarak yang ditempuh dari Kecamatan Kadungora menuju Desa Haruman Sari berjarak lebih kurang 15 km dengan lebar jalan 2-4 m yang memiliki kualitas jalan kurang. Sedangkan untuk menuju landasan terbang layang dari Desa Haruman Sari berjarak 7-8 km, yang biasanya para pengunjung menggunakan mobil jeep atau sejenisnya, hal ini disebabkan oleh kondisi jalan yang sangat rusak sehingga tidak memungkinkan untuk dilalui oleh mobil selain jeep. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Kegiatan wisata yang biasa dilakukan di kawasan ini adalah terbang layang, traking, menikmati pemandangan dan fotografi. Pengunjung yang datang ke Gunung Haruman berasal dari Jakarta, Jateng dam Jawa Timur. Serta pengunjung mancanegara berasal dari Singapura, Belanda, Korea dan Amerika yang hendak melakukan olah raga Paraglaiding. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Foto Lainnya:&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Paraglaiding%20Gn.%20Haruman_2" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Paraglaiding%20Gn.%20Haruman_2" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Paraglaiding%20Gn.%20Haruman_1" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://pariwisata.garutkab.go.id/wisata/files/Paraglaiding%20Gn.%20Haruman_1" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=5"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;" target="_blank&amp;quot;"&gt;Sumber Informasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;a href="http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=5" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://pariwisata.garutkab.go.id/index.php?mindex=daf_det_wisata&amp;amp;id_wisata=5&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>