<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>giezkaluvorsky</title>
	<atom:link href="http://giezkaluvorsky.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://giezkaluvorsky.web.id</link>
	<description>all lefts reserved</description>
	<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 12:51:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Seminar Jakarta Indonesia 2011</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/seminar-jakarta-indonesia-2011/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/seminar-jakarta-indonesia-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 12:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giezkaluvorsky</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[articles]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<category><![CDATA[seminar jakarta indonesia 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.web.id/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[Seminar Jakarta Indonesia 2011 - info event ini diperoleh dari salah satu blog teman, yang kurang lebih isinya seperti ini :
Seminar Jakarta Indonesia 2011 - adalah seminar dibidang penjualan, motivasi, service excellence, leadreship, motivasi, keterampilan manajerial, team building, dan pengembangan pribadi yang diadakan oleh james gwee yang lebih dikenal sebagai indonesia favorite trainer.
menurut info yang terpercaya, [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Seminar Jakarta Indonesia 2011" href="http://syahrul.web.id/seminar-jakarta-indonesia-2011">Seminar Jakarta Indonesia 2011</a> - info event ini diperoleh dari salah satu blog teman, yang kurang lebih isinya seperti ini :</p>
<p><a title="Seminar Jakarta Indonesia 2011" href="http://syahrul.web.id/seminar-jakarta-indonesia-2011">Seminar Jakarta Indonesia 2011</a> - adalah seminar dibidang penjualan, motivasi, service excellence, leadreship, motivasi, keterampilan manajerial, team building, dan pengembangan pribadi yang diadakan oleh james gwee yang lebih dikenal sebagai indonesia favorite trainer.<span id="more-309"></span></p>
<p>menurut info yang terpercaya, james gwee adalah orang yang sangat ahli dibidangnya, berikut resume mengenai james gwee :</p>
<blockquote><p>James Gwee, MBA is the Director of Academia Education &amp; Training and consultancy company based in Singapore.</p>
<p>His specialty lies in the areas of Sales, Motivation, Service Excellence, Leadership, Managerial Skills, Team Building, and Personal Development.</p>
<p>Although a Singaporean, James has vast experience conducting training for indonesians, having conducted more than<strong> 1,200 In-House Training</strong> for more than <strong>800 organizations</strong> in Indonesia. Till date, more than <strong>200,000</strong>people have attended his public seminars. His clients cover a world spectrum of business, including banks, insurance, tour &amp; travel, real estate, developers, manufacturing, transportation, hospitals, Telecommunication and even public utilities.</p>
<p><a href="http://www.jamesgwee.info/about">Read more</a></p></blockquote>
<p>setelah membaca resume tadi, anda pasti ingin mengetahui seperti apa seminar yang akan dibuatnya, silahkan membaca tulisan pada link berikut untuk info lebih lengkap mengenai <a title="Seminar Jakarta Indonesia 2011" href="http://syahrul.web.id/seminar-jakarta-indonesia-2011">Seminar Jakarta Indonesia 2011</a></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/seminar-jakarta-indonesia-2011/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perubahan Tidak Lahir dari Tangan Mahasiswa</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/perubahan-tidak-lahir-dari-tangan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/perubahan-tidak-lahir-dari-tangan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 13:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giezkaluvorsky</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Rembesan isi kepalaku]]></category>

		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.web.id/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Masih teringat jelas di memori kita tentang aksi patriotisme mahasiswa dalam usahanya membela kebenaran. Dimulai dari demonstrasi atas kasus dugaan penyelewengan bank century, dukungan hak angket DPR tercinta dalam kasus yang sama, hingga aksi sekelompok mahasiswa yang menamakan dirinya HMI dalam kasus penghancuran sekretariat HMI Makassar yang dibalas aksi penghancuran kantor polsekta Makassar barat. Yang [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Masih teringat jelas di memori kita tentang aksi patriotisme mahasiswa dalam usahanya membela kebenaran.<span> </span>Dimulai dari demonstrasi atas kasus dugaan penyelewengan bank century, dukungan hak angket DPR tercinta dalam kasus yang sama, hingga aksi sekelompok mahasiswa yang menamakan dirinya HMI dalam kasus penghancuran sekretariat HMI Makassar yang dibalas aksi penghancuran kantor polsekta Makassar barat. Yang terakhir ini mungkin saja sebuah aksi penggusuran lahan terselubung untuk dijadikan pusat perbelanjaan yang lagi ngetren di Negara ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ya, mahasiswa adalah sosok klasik dari paham kontrol sosial yang begitu usang dimana tiap tetes darah yang mengalir di tubuhnya bermerek generasi pelanjut pembangunan. Generasi yang tak akan pernah ada habisnya karena ada ribuan tamatan SMA/SMU yang antri masuk perguruan tinggi tiap tahunnya.<span> </span>Anak dari ibu bapaknya yang kata kahlil Gibran mendambakan dunianya sendiri.. dunia yang adil, damai dan sejahtera sesuai amanat UUD 45.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sampai disitu, dengan berbagai aksi yang tak henti-hentinya dan tak kenal lelah bin tak kenal takut dengan <em>water canon</em>, gas air mata, dan peluru karet (asal jangan peluru tajam soalnya komnas HAM bakalan turun tangan), apakah mahasiswa memang benar-benar agen perubahan sosial? Banyak diantara kawan-kawan mahasiswa setuju dengan jawaban ‘ya’ atau dalam bahasa trendinya ‘sok pasti gitu loch!’. tapi tunggu dulu, karena kata salah seorang ahli semiotika mengatakan jangan sampai ada kekuasaan simbolik disini. Kekuasaan yang melahirkan Kekerasan yang sebenarnya (kata bang roma) jauh lebih kejam dari pembunuhan. Perubahan sosial kini merupakan simbol yang diperebutkan oleh berbagai kalangan yang ternyata dimenangkan oleh mahasiswa. Sebuah simbol yang semestinya lebih dekat dengan kata asing yang satu ini, ‘rakyat’</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bagi mahasiswa, perubahan sosial bukan saja menjadi tuntutan profesinya tetapi berubah bentuk menjadi budaya. Budaya yang secara formal apalagi nonformal diajarkan secara simultan dan diwariskan turun temurun dibawah pohon rindang (yang sebentar lagi akan ditebang milik kampus yang kian modern. Tuntutan pewarisan nilai ini sangat penting mengingat berapa banyak siswa SMU yang telah memikirkan perubahan sosial (mendengar kata itupun tidak) selain memikirkan cewe/cowo mana lagi yang siap dipacari. Pewarisan budaya ini pun kian hari kian formal saja melalui rangkaian latihan kepemimpinan dengan berbagai tetek bengeknya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Lebih serius lagi (mudah-mudahan), mahasiswa mengalami alienasi yang kronis. kata pierre Bourdieu (benarmikah ejaannya?) sekolah membuat insan terpisah dari kelompok asalinya. Melalui tembok-tembok yang pintu gerbangnya dijaga ketat satpam kampus, mahasiswa terpisah dari ortunya. Mereka yang belajar bertani di kampus terpisah dari ortunya yang petani, dan begitulah seterusnya hingga semua jurusan di kampus mengalami hal yang sama. Setelah keterpisahan yang diambil alih fungsinya oleh simbol ‘mahasiswa’ bertambah kronislah lagi keterpisahan tersebut dengan tambahan imbuhan ‘perubahan sosial’. Maka lahirlah sebuah kalimat pasif ‘perubahan sosial dilakukan oleh mahasiswa’. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kembali ke kejadian sebelumnya, benarkah berbagai aksi century, HMI dan berbagai aksi demonstarsi lainya yang dilakukan oleh para mahasiswa sebagai usaha perubahan sosial? Seorang kawan baik di kampus merah mengatakan dengan tegas bahwa perubahan sosial tidak pernah lahir dari tangan-tangan manis mahasiswa. Perubahan sosial selalu lahir dari mereka yang mengalami keterjebakan sosial itu sendiri. Mereka-mereka yang kemudian piringnya pecah dan tak terisi sesuatu yang bisa dimakan karena kebijakan politik ekonomi yang tak berpihak. Siapa mereka?, mereka adalah ‘mas Prem’ lanjut teman lagi. Mas Prem adalah simbol bagi preman-preman kecil yang dianggap menyusahkan oleh Negara ini. Singkat kata ‘rakyat kecil’ itu sendiri. Lalu, kemanakah arah aksi mahasiswa tersebut?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Jujur-jujuran sajalah, bahwa selama ini aksi yang dilakukan dibawah bendera mahasiswa hanya berujung pada kisah yang berakhiran formal. Konsolidasi, rekonsiliasi, restrukturisasi dan berbagai bentuk lobi-lobi lainnya adalah hadiah yang indah bagi aksi yang berakhir ricuh. Bahkan aksi sebesar reformasi 97/98 adalah bukti nyata gagalnya perubahan sosial ditangan mahasiswa apalagi sekedar demo <em>ecek-ecek</em> seperti yang dilakukan mahasiswa belakangan ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Reformasi 97/98 yang berakhir dengan tumbangnya rezim orde baru mungkin bisa dikatakan sebuah perubahan sosial. Tapi, perubahan sosial seperti apa yang kemudian terjadi? Setahun setalah aksi pendudukan gedung MPR/DPR oleh mahasiswa Undang-undang pendidikan menganai penanganan system BHP<span> </span>kemudian lahir. Perjanjian pasar bebas kemudian ditanda tangani. System demokrasi gila kemudian lahir dengan menghadirkan 33 partai peserta pemilu yang dalam praktiknya cuman sekedar membuat pesta demokrasi yang gila-gilaan plus memakan habis uang rakyat. Apa begini perubahan sosial yang diinginkan? Perubahan yang tak sedikitpun membawa kemaslahatan bagi rakyat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Berbagai demonstrasi yang dilakukan belakangan ini juga tidak kalah anehnya. Aksi yang mengatasnamakan rakyat selalu berakhir ricuh (mungkin memang disetting demikian). Hayooo…Pernah nga sich mahasiswa minta izin ke rakyat untuk dipakai namanya berdemonstrasi? Atau memang benar ini adalah sebuah kekuasaan simbolik yang dilakukan mahasiswa. Setiap ketimpangan yang berhubungan langsung pada parlemntariat atau yang sifatnya politis ramai-ramai untuk dikutuk dan perlu aksi turun kejalan hingga berakhir ricuh, namun kesengsaraan rakyat kecil yang tidak berhubungan langsung pada hal politis (hanya berhubungan dengan piring kosong petani misalnya) ditinggalkan didapur sekretariat elemen-elemen mahasiswa. Mau bukti lagi?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Berapa banyak elemen mahasiswa yang turun kejalan ketika terjadi demonstrasi besar? Aliansi inilah, front itulah, dan lain-lain yang mungkin tak terhitung jumlahnya. Masing masing elemen membawa berbagai atributnya sendiri-sendiri, Sebuah identitas parsial yang terpisah jauh dari induknya. Benarkah atribut tersebut yang bagi Saussure dianggap penanda bagi rakyat? Ataukah itu memang sebuah interpretasi konyol bagi mapannya sebuah kekuasaan simbolik?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sudahlah… perubahan tidak akan pernah lahir ditangan mahasiswa.</span></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/perubahan-tidak-lahir-dari-tangan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia, Negeri yang berusaha ku Cinta..</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/indonesia-negeri-yang-berusaha-ku-cinta/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/indonesia-negeri-yang-berusaha-ku-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 09:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Rembesan isi kepalaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/2007/06/30/indonesia-negeri-yang-berusaha-ku-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[“Indonesia raya merdeka-merdeka
Tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia raya merdeka-merdeka
Hiduplah Indonesia raya…”
Demikianlah beberapa bait lagu yang dikumandangkan setiap upacara bendera oleh para peserta upacara.
Tanpa sadar Negara mencoba menghegemoni kita melalui bait lagu yang konon membakar semangat para pahlawan kemerdekaan setiap hari senin atau hari-hari besar nasional lainnya. Dan hal tersebut cukup berhasil jika kita mengingat kasus Indonesia [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">“Indonesia raya merdeka-merdeka</span></em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Tanahku negeriku yang kucinta</span></em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Indonesia raya merdeka-merdeka</span></em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Hiduplah Indonesia raya…”</span></em><span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Demikianlah beberapa bait lagu yang dikumandangkan setiap upacara bendera oleh para peserta upacara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Tanpa sadar Negara mencoba menghegemoni kita melalui bait lagu yang </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN">konon </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">membakar semangat para pahlawan kemerdekaan setiap hari senin atau hari-hari besar nasional lainnya. Dan hal tersebut cukup berhasil jika kita mengingat kasus Indonesia VS Malaysia dalam sengketa perebutan tanah air. Semua warga Indonesia tiba-tiba serentak bangkit dengan jiwa nasionalisme meneriakkan satu hal ‘ganyang Malaysia’</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN"> sembari terus-terusan mengirim TKI ke negeri jiran</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">. Tetapi tatkala Negara-negara dunia pertama masuk ke negeri kita berselimutkan neo-liberalisme dengan kata pamungkas modernisasi pembangunan menyerobot dan menggusur tanah, lahan, serta rumah kita untuk dijadikan gedung-gedung beton bermerk mall ataukah hutan yang digunduli kayunya kemudian digantikan tambang minyak, gas alam, batu bara bahkan emas, </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN">ataupun di sulap menjadi tisu basah, </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">kita (baca:pemerintah) diam saja. Itupun masih lebih baik dibanding jika pemerintah mengirim pasukan sipil (pamong praja)nya untuk membantu menggusur. Seketika aku mulai mempertanyakan kecintaanku pada bangsa ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Di negeri inilah aku lahir. Sebuah negeri antah berantah dimana rakyatnya setiap hari harus menahan lapar karena tak mampu membeli beras yang harganya terbilang mahal untuk ukuran daya beli masyarakat </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN">dunia ke-tiga</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">. Negeri dimana tiap menitnya menggusur tanah rakyatnya. Negeri dimana sebuah system birokrasi sengaja dibuat kompleks seperti kompleks perumahan yang mempunyai lorong yang tak terhitung jumlahnya. Negeri dimana kekerasan serta tindak criminal yang begitu tingginya karena rakyatnya tak mau mati kelaparan. Negeri dimana dendam dipupuk sehingga konflik berbau SARA tumbuh sedemikian suburnya. Negeri dimana pendidikan ditaruh pada urutan ke-17 pada prioritas pembangunannya. Negeri dimana utang luar negerinya tak akan pernah mampu untuk dibayar sekalipun rakyat tak diberi makan dalam setahun. </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN">Negeri dimana kultur lokal termarjinalkan hingga kehilangan identitasnya. </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Negeri dimana setiap warga yang mempertanyakan semua hal diatas berusaha untuk dimatikan. Seketika aku mulai mempertanyakan kebangganku pada bangsa ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Di negeri inilah aku lahir. Memakan tanah dan meminum air negeri ini. Dibesarkan oleh orang-orang asli pribumi. Diajarkan bahasa persatuan Indonesia sebagai alat komunikasiku nantinya. Diperkenalkan dua warna Merah-Putih sebagai lambang kekuatan bangsa. Diajarkan sejarah kemerdekaan dengan bambu runcing sebagai senjatanya. Serta diperlihatkan gambar-gambar pahlawan yang rela mati demi kecintaannya pada negeri ini. Seketika aku mulai mempertanyakan kecintaanku pada bangsa ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">Dinegeri inilah aku lahir. Mencoba belajar mengeja ayat-ayat cinta yang kemudian menjawab pertanyaanku</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN"> sebelumnya</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">walaupun rakyatnya setiap hari harus menahan lapar karena tak mampu membeli beras yang harganya terbilang mahal. walaupun tiap menitnya pemerintah menggusur tanah rakyatnya. Walaupun sebuah system birokrasi sengaja dibuat kompleks seperti kompleks perumahan yang mempunyai lorong yang tak terhitung jumlahnya. walaupun kekerasan serta tindak criminal begitu tinggi karena rakyatnya tak mau mati kelaparan. walaupun dendam dipupuk sehingga konflik berbau SARA tumbuh sedemikian suburnya. Walaupun pendidikan ditaruh pada urutan ke-</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN">sekian puluh</span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';"> pada prioritas pembangunannya. walaupun utang luar negeri tak akan pernah mampu untuk dibayar sekalipun rakyat tak diberi makan dalam setahun. </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN">Walaupun setiap generasi kehilangan identitasnya. </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';">walaupun setiap warga negara yang oposan berusaha untuk dimatikan. Aku tetap membanggakan Indonesia. </span><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: IN;" lang="IN"></span></p>
<p><span style="line-height: 150%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; font-size: 9pt; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman';"></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;">
Seketika aku mulai mempertanyakan kewarasanku…</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"><em>anyway</em>, tulisan ini dipersembahkan untuk mereka yang terlibat dalam <a title="mudaers" href="http://www.mudaers.com/" target="_blank">Kompetisi Web/blog Kompas MuDA 2009 </a></p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;"> </p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/indonesia-negeri-yang-berusaha-ku-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>DVD Play All menu tutorial (Adobe Encore video tutorial)</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/adobe-encore-play-all-tutorial-video-tutorial/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/adobe-encore-play-all-tutorial-video-tutorial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 19:45:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<category><![CDATA[encore]]></category>

		<category><![CDATA[play all]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[
Setelah ngedit sana-sini plus motion grafis, tentunya videona berujung di cd/dvd. nah, kali ini ada tutorial autoring pake Adobe Encore. Biasanya dalam dvd terdapat lebih dari satu video dengan tombol navigasi untuk memutar masing2 video. Dalam tutor ini secara sederhana dperlihatkan (yaa elah&#8230;)  bgmn cara bikin menu dvd. trus, agar dapat memutar semua video sekaligus [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" title="adobe encore " src="http://www.camcorderinfo.com/images/upload/Image/news/2006/Adobe/Adobe-EncoreDVD-vanity.jpg" alt="" width="291" height="350" /></p>
<p>Setelah ngedit sana-sini plus motion grafis, tentunya videona berujung di cd/dvd. nah, kali ini ada tutorial autoring pake <a href="http://www.adobe.com/products/premiere/encore/" target="_blank">Adobe Encore</a>. Biasanya dalam dvd terdapat lebih dari satu video dengan tombol navigasi untuk memutar masing2 video. Dalam tutor ini secara sederhana dperlihatkan (yaa elah&#8230;)  bgmn cara bikin menu dvd. trus, agar dapat memutar semua video sekaligus dibutuhkan satu tombol navigasi PlayAll.</p>
<p><a href="http://uploading.com/files/S3FLZSYP/play all tuts.avi.html" target="_blank">download tutorial</a></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/adobe-encore-play-all-tutorial-video-tutorial/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cover Magazine from still image After Effects video tutorial</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/cover-magazine-after-effects-tutorial/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/cover-magazine-after-effects-tutorial/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 19:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<category><![CDATA[after effects]]></category>

		<category><![CDATA[cover]]></category>

		<category><![CDATA[magazine]]></category>

		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[
wuiii..  setelah berjuang keras dengan koneksi yang lemot, akhirnya bisa juga diupload.
Idenya sih dari showreelnya onesize. Walau tak sebagus aslinya tapi setidaknya cara buatnya dah ketahuan. Sisanya tinggal dibumbui plugin. Silakan didownload kalo mau..
preview
download tutorial
download project


No related posts.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-253" title="kidzmagz tutz" src="http://giezkaluvorsky.files.wordpress.com/2009/06/kidzmagz-tutz.jpg" alt="kidzmagz tutz" width="360" height="288" /></p>
<p>wuiii..  setelah berjuang keras dengan koneksi yang lemot, akhirnya bisa juga diupload.</p>
<p>Idenya sih dari showreelnya <strong><a href="http://www.onesize.nl/" target="_blank">onesize</a></strong>. Walau tak sebagus aslinya tapi setidaknya cara buatnya dah ketahuan. Sisanya tinggal dibumbui plugin. Silakan didownload kalo mau..</p>
<h3><a title="kidzmagz" href="http://vimeo.com/5181525" target="_blank">preview</a></h3>
<p><a title="magazine cover" href="http://www.ziddu.com/download/5195604/kidzmagztuts.avi.html" target="_blank">download tutorial</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/5195425/kidzmagzproject.rar.html" target="_blank">download project</a></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/cover-magazine-after-effects-tutorial/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>slow motion</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/slow-motion/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/slow-motion/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 20:12:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Dalam video editing biasanya kita selalu ingin memainkan emosi penonton. salah satu cara memainkan emosi penonton ialah dengan memainkan kecepatan gambar dalam editing baik mempercepat ataupun memperlambat atau lebih dikenal dengan slow motion. well, kali ini saya ingin membahas dengan singkat bagaimana caranya memainkan kecepatan motion (maap, saya tidak tau apa kata ganti indonesianya) di [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam video editing biasanya kita selalu ingin memainkan emosi penonton. salah satu cara memainkan emosi penonton ialah dengan memainkan kecepatan gambar dalam editing baik mempercepat ataupun memperlambat atau lebih dikenal dengan <strong>slow motion</strong>. well, kali ini saya ingin membahas dengan singkat bagaimana caranya memainkan kecepatan <em>motion</em> (maap, saya tidak tau apa kata ganti indonesianya) di <strong>Adobe Premier</strong>.<br />
efek psikologis yang ditimbulkan, flash motion (baca; mempercepat gambar) memberikan kesan enerjik sementara slow motion memberikan kesan dramatis kepada penonton.</p>
<p>teknisnya mudah saja, setelah drag video masuk ke dalam timeline langsung saja pilih klip mana yang akan diubah kecepatannya dengan cara klik kanan pada klip dan pilih Speed/Duration. setelah itu muncul window sederhana untuk pengaturan speed</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-242" title="ghghg" src="http://giezkaluvorsky.files.wordpress.com/2009/06/ghghg.jpg" alt="ghghg" width="226" height="196" /><br />
setelah itu, jika ingin mempercepat motion , naikkan angka speed sesuai selera. jika ingin lambat, turunkan angka speed juga sesuai seleramu (jangan selera orang lain).. cara lainnya dengan menarik ekor klip memakai <em>rate stretch tool</em>. hal yang perlu diingat bahwa jika kita mengubah kecepatan gambar maka kecepatan suara juga ikutan berubah. jika adegan dialog yang dipercepat/diperlambat maka <em>pitch audio</em> dialog berubah. oiya, jika ingin membalikkan waktu centang saja <em>reverse Speed</em>.</p>
<p><strong><em>anyway</em>, saatnya curhat..</strong><br />
sebenarnya saya menulis ini karena menemukan satu masalah. saya sering menonton video klip dan sering sekali menemukan klip yang memiliki gambar dengan kesan slowmotion tetapi antara pergerakan mulut penyanyi dan suara(lagu) tetap sama. ataukah pergerakan drumer yang slowmotion tetapi hentakan drum lagu dan pukulan drumer pada gambar tetap sama. nah, ada yang tau nda cara bikinnya? pliss help.. bagi teknik editingnya&#8230;</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/slow-motion/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia E71 TVC</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/nokia-e71-tvc/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/nokia-e71-tvc/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 14:30:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<category><![CDATA[TVC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[
dari pada nunggu hasil renderan mending browsing. nda taunya nyangkut di situs ini psyop.tv n ktemu TVC nokia E71 yang bikin saya terkesan minta ampun..

watch video
klo mo liat lebih lengkapnya coba cek Leevi E71 


No related posts.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-238" title="nokia7" src="http://giezkaluvorsky.files.wordpress.com/2009/06/nokia71.jpg" alt="nokia7" width="403" height="323" /></p>
<p>dari pada nunggu hasil renderan mending browsing. nda taunya nyangkut di situs ini <a href="http://www.psyop.tv/" target="_blank"><strong>psyop.tv</strong></a> n ktemu TVC nokia E71 yang bikin saya terkesan minta ampun..</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-234" title="nokia3" src="http://giezkaluvorsky.files.wordpress.com/2009/06/nokia33.jpg" alt="nokia3" width="403" height="323" /></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.glossyinc.com/psyop/nokia.html" target="_blank">watch video</a></p>
<p>klo mo liat lebih lengkapnya coba cek <span style="color:#99cc00;"><a href="http://glossyinc.com/leevicred.html" target="_blank"><strong>Leevi E71 </strong></a></span></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/nokia-e71-tvc/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>the champions league 08/09 winner &#039;FC Barcelona&#039;</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/the-champions-league-0809-winner-fc-barcelona/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/the-champions-league-0809-winner-fc-barcelona/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 21:26:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Rembesan isi kepalaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[


No related posts.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-221" title="barca" src="http://giezkaluvorsky.files.wordpress.com/2009/05/barca-camp.jpg" alt="barca" width="400" height="500" /></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/the-champions-league-0809-winner-fc-barcelona/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Audio Video Interleave (AVI) file format</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/audio-video-interleave-avi-file-format/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/audio-video-interleave-avi-file-format/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 08:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<category><![CDATA[audio]]></category>

		<category><![CDATA[avi]]></category>

		<category><![CDATA[editing]]></category>

		<category><![CDATA[file format]]></category>

		<category><![CDATA[video]]></category>

		<category><![CDATA[visual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/2009/05/20/audio-video-interleave-avi-file-format/</guid>
		<description><![CDATA[
AVI diperkenalkan pertamakali oleh microsoft pada november 1992 sebagai format multimedia yang menyesuaikan antara audio dengan video. format avi adalah turunan dari Resource Interchange File Format (RIFF) yang membagi datanya kedalam blok atau gumpalan. tiap gumpalan dikenali sebagaia FourCC (four-character code).  setiap file avi mendapatkan bentuknya dari gumpalan yang ada pada format file RIFF [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-196" title="compresi2" src="http://giezkaluvorsky.files.wordpress.com/2009/05/compresi2.jpg" alt="compresi2" width="455" height="281" /></p>
<p><strong>AVI</strong> diperkenalkan pertamakali oleh microsoft pada november 1992 sebagai format multimedia yang menyesuaikan antara audio dengan video. format avi adalah turunan dari <a title="RIFF" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Resource_Interchange_File_Format" target="_blank">Resource Interchange File Format</a> (RIFF) yang membagi datanya kedalam blok atau gumpalan. tiap gumpalan dikenali sebagaia <a title="fourcc" href="http://www.fourcc.org/" target="_blank"><strong>FourCC</strong></a> (four-character code).  setiap file avi mendapatkan bentuknya dari gumpalan yang ada pada format file RIFF yang mana membaginya kedalam dua gumpalan primer dan satu gumpalan sekunder. Pusing kan? Saya saja nda ngerti apa yang saya omongin barusan… hehehehe…</p>
<p>gumpalan primer pertama merupakan gumpalan induk berisikan metadata tentang video seperti ukuran panjang dan lebar serta <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Frame_rate" target="_blank"><em>framerate</em></a>. gumpalan kedua berisikan bentuk audio/visual data yang membangun file. gumpalan terakhir (sekunder) merupakan index dari setiap gumpalan.  Makin pusing dah…<span id="more-195"></span></p>
<p>melalui pengaturan RIFF, data audio/visual dapat diencode atau decode oleh software bernama <strong>codec</strong>, singkatan untuk (en)coder/decoder.  selama pembentukan file, codec menerjemahkan antara raw data (data murni) dan data yang dipadatkan/kompresi (compressed) yang digunakan didalam gumpalan. file avi mungkin saja membawa gumpalan data audio/visual dalam sebuah skema kompresi seperti Full Frame Uncompressed (tanpa kompresi), Intel Real Time (<a title="indeo" href="http://www.free-codecs.com/download/indeo_codec.htm" target="_blank">Indeo</a>), <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cinepak">Cinepak</a>, <a title="MOTION JPEG" href="http://www.free-codecs.com/download/Motion_JPEG_Codec.htm" target="_blank">Motion JPEG</a>, Editable MPEG, VDOWave, ClearVideo / RealVideo, QPEG,  dan <a title="MPEG4" href="http://id.wikipedia.org/wiki/MPEG-4" target="_blank">MPEG-4</a> Video. Ampuuun DiJeeee…</p>
<p><strong>DV AVI</strong><br />
dalah tipe file avi dimana video telah dikompresi sesuai dengan standar DV. tepatnya, hasil tangkapan video (capture) dari camera DV dengan resolusi 720*576 pixel. sebagai gambaran, dengan menggunakan kompresi dv avi maka durasi video selama 60 menit berukuran sekitar 13  gigabite. sementara video tanpa kompresi apapun dengan durasi yang sama memiliki ukuran sekitar 10 kali lipat dari ukuran DV avi. Bayangin klo kita cuman punya hdd berukuran 80gb. Wew.. yang bener aja ooooomm… bisa2 nda bisa ngedit video kita..</p>
<p>terdapat dua tipe DV avi yaitu type1 dan type2. type1 merupakan yang terbaru diantara keduanya. microsoft entah knapa memutuskan untuk menamai video tertua dengan type2. mungkin hanya gaya-gayaan.. hehehe.. ampun om Bil G. diakhir 1990an hingga awal 2000an kebanyakan software DV level profesional termasuk program non-linear hanya mendukung type1 terkecuali adobe premiere  yang hanya mendukung type2. kebanyakan kartu fireware berkualitas biasanya menangkap gambar dengan kompresi type1. software editing dapat pula mengkonversi type2 ke type1 begitupun sebaliknya.</p>
<p><strong>(en)coder/decoder</strong><br />
pengertian encoding/decoding dapat diilustrasiakn sebagai pengikisan gambar. pada format uncompressed file dianggap terlalu tebal dengan ukuran yang besar pula sehingga file butih di kikis/dipertipis. program yang digunakan untuk mengikis gambar tersebut adalah (en)coder/decoder). mirip-mirip pemain drum yang disebut drumer hehehehehe&#8230;<br />
nah, codec apakah yang sebaiknya kita gunakan? jawabannya relatif coy.. terserah mana yang srek di hati, hehehehe…</p>
<p>seperti dijelaskan diatas bahwa ada banyak format kompresi dengan berbagi codecnya. standardnya sih pake format DV avi. tetapi, ada banyak pilihan codec yang dapat digunakan dengan hasil video yang lebih baik. beberapa diantaranya yang sering saya gunakan adalah indeo video dan <a title="canopus" href="http://desktop.grassvalley.com/" target="_blank">canopus procoder</a>. Saya pake yang itu soalnya dah dapet soulnya, nyatu bro.. hehehehe&#8230;</p>
<p>indeo video memeiliki kelebihan pada ukuran file yang relatif kecil dipandingkan codec lainnya. gambar terkesan lebih halus dibandingkan DV avi yang pada warna tertentu mengalami getaran. canopus procoder memiliki ukuran file hampir setara dengan DV avi tetapi memiliki ketajaman warna yang jauh melampaui indeo video.</p>
<p>untuk menggunakan indeo video kita tidak perlu menginstal program baru selain program editing yang sudah ada. hal ini karena indeovideo merupakan format kompresi yang telah lama ada. sementara, untuk menggunakan codec canopus kita butuh menginstal soft 3rd party bernama pro coder. namanya aja pro, jelas hasil gambar standrad profesional lah..</p>
<p>well,  masih banyak lagi codec yang dapat digunakan untuk kompresi file avi. Yang perlu diketahui beberapa codec memiliki resolusi serta frameratenya masing2. penjelasan tentang itu blakangan deh, karena kebanyakan codec tidak memiliki resolusi tetap alias semau-mau kita bikin ukuran video.</p>
<p>begitu dulu deh penjelasannya, lain kali kita lanjut kegilaan ini. tinggalkan comment klo ada sharing pengetahuan yang lain ato pertanyaan mengenai audio/visual. heuheuheuheuheuhe..</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/audio-video-interleave-avi-file-format/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>dark energy</title>
		<link>http://giezkaluvorsky.web.id/dark-energy/</link>
		<comments>http://giezkaluvorsky.web.id/dark-energy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 23:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<category><![CDATA[after effects]]></category>

		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<category><![CDATA[video]]></category>

		<category><![CDATA[visual fx]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giezkaluvorsky.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=ggttKhCU2UQ]
another project file from andrew kremer with little modification.


No related posts.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=ggttKhCU2UQ]</p>
<p>another project file from andrew kremer with little modification.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giezkaluvorsky.web.id/dark-energy/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
