<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059</id><updated>2024-08-30T05:46:38.539-07:00</updated><category term="Mining"/><category term="Profession"/><title type='text'>Global Geologist</title><subtitle type='html'>Geologi adalah ilmu yang luas dan mengglobal; perkembangannya semakin pesat, keterbutuhannya terus&#xa;meningkat, peristiwa dan produknya semakin beragam.&#xa;Ilmu inilah yang semakin dekat mengantarkan manusia untuk mengenal Penciptanya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-7232089805489557288</id><published>2019-04-25T03:29:00.002-07:00</published><updated>2019-04-25T03:29:47.533-07:00</updated><title type='text'>Tambang, Antara Anugrah dan Petaka</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_1dwg _1w_m _q7o&quot; style=&quot;font-family: inherit; padding: 12px 12px 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_5pbx userContent _3576&quot; data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;K&amp;quot;}&quot; id=&quot;js_t&quot; style=&quot;font-family: inherit; font-size: 14px; line-height: 1.38; margin-top: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Belakangan viral film dokumenter &quot;Sexy Killers&quot;. Dokumenter itu menggambarkan bagaimana usaha pertambangan merusak lingkungan hidup dan gurita pemain usaha pertambangan batubara.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Sebagai orang berkecimpung di dunia pertambangan dan kebetulan saat ini ada di Batubara, Informasi-informasi seperti itu bukan hal baru. Saya telah melihat banyak konflik sosial dan lingkungan yang disebabkan aktivitas pertambangan. Pertambangan telah merubah kehidupan sosial di masyarakat dan perubahan rona bumi. Setiap perubahan tentu menghasilkan efek negatif dan positif, ada yang bisa menerima dan melakukan adaptasi tetapi tidak sedikit yang menolak.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Apakah perusahaan tambang tidak melakukan pengendalian dampak? Setiap tahun kami melaporkan dan mempresentasikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) kepada Kementerian ESDM yang diantaranya membuat laporan tahun sebelumnya dan rencana tahun berikutnya pemeliharaan dan pemantauan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan SDM, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pemanfaatan produk lokal dalam negeri, dsb. Setiap 5 tahun kami harus menyusun Rencana Reklamasi dan menjaminkan miliaran rupiah ke pemerintah untuk reklamasi, jika perusahaan tidak melakukan reklamasi maka pemerintah berhak menggunakan dana itu untuk reklamasi. Ada lagi Rencana Pasca Tambang untuk mengupayakan pemulihan sosial dan lingkungan setelah aktivitas tambang selesai. Ada juga dokumen Rencana Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. Artinya, usaha tambang bergerak dalam koridor pengawasan dan pembinaan yang ketat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Apakah ada penyimpangan? Itu pasti ada. Di Kementerian ESDM ada Inspektur Tambang yang melakukan inspeksi berkala penerapan kaidah pertambangan yang baik (good mining practice) menurut UU No. 4 Tahun 2009. Pengawasan dan pembinaannya di atur dalam PP. 55 tahun 2010. Di internal perusahaan wajib menunjuk Kepala Teknik Tambang yang bertanggung jawab atas terpenuhinya regulasi terkait pertambangan, lingkungan, dan kehutanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Saya telah bekerja di 10 kabupaten di 5 propinsi. Aktivitas pertambangan, di samping yang diinformasikan di &quot;Sexy Killers&quot;, telah menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar, daerah yang semula sepi menjadi pusat-pusat perekonomian, pekerjaan yang semula homogen sebagai petani atau pekebun telah berkembang menjadi operator, quality control, pedagang, kontraktor, dan berbagai usaha jasa tumbuh, di samping itu generasi kedua dan ketiganya banyak yang menjadi tenaga ahli seperti mekanik, elektrik, IT dan komputer, mine engineer, geologist. Dimana pun tambang berada, disitu perekonomian tumbuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Secara nasional, sektor pertambangan pada tahun 2018 telah menyumbang 46,6 Triliun untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak, belum lagi berbagai kewajiban perpajakan yang dibebankan kepada perusahaan dan karyawan. Kebutuhan dalam negeri terhadap komoditas tambang juga sangat tinggi, batubara misalnya, masih menjadi sumber energi utama dan paling murah. Pada tahun 2019 ini, kebutuhan batubara PLN diproyeksikan 100 juta ton atau naik sekitar 7% dari kebutuhan tahun lalu, hal ini tentunya akan meningkat lagi jika target pemerintah 35.000 MW tercapai.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Komoditi tambang pada awalnya tetaplah material bumi yang tak bernilai hingga akhirnya geologist menemukan dan menghitungnya. Akan tetapi tetap tak bernilai jika masih tersimpan di perut bumi padahal bisa menghidupi jutaan orang, menerangi juta rumah dan jalanan, membiaya pembangunan, membiayai pendidikan generasi bangsa untuk kehidupan lebih baik. Tetapi harus disadari semua pihak terutama pengambil kebijakan bahwa komoditas tambang adalah sumber daya yang tidak bisa diperbaharui, butuh waktu geologi ratusan juta tahun dengan berbagai proses geologi untuk menghasilkannya, jadi upaya riset dan pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan) mutlak dilakukan, ketika stock habis kita tidak menjadi bangsa yang kagetan. Sesuatu yang pasti terjadi maka upaya persiapannya adalah keniscayaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Mungkin benar, pertambangan mempunyai dosa besar terhadap lingkungan, mustahil orang menggali bumi tidak menimbulkan dampak, tetapi semua kita ikut menikmatinya. Lihat sekeliling rumah kita, material bangunan, perabot, elektronik, listrik, kendaraan dsb hulunya dihasilkan dari kegiatan pertambangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-bottom: 6px; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;display: inline; font-family: inherit; margin-top: 6px;&quot;&gt;
Berikut gambaran upaya pemulihan dampak lingkungan tambang.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_3x-2&quot; data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;H&amp;quot;}&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;
&lt;div data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;H&amp;quot;}&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;mtm&quot; style=&quot;font-family: inherit; margin-top: 10px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_2a2q _65sr&quot; style=&quot;font-family: inherit; height: 500px; margin-left: -12px; margin-right: -12px; overflow: hidden; position: relative; width: 500px;&quot;&gt;
&lt;a ajaxify=&quot;https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10211413537169243&amp;amp;set=pcb.10211413537569253&amp;amp;type=3&amp;amp;__tn__=HH-R&amp;amp;eid=ARAnNOgpzp1WaVrtFMLMOco13hsExFr5QSzmtsFl29as3CP6KaUunaf4ro88dUlM1_A0AGrQgEctGCBL&amp;amp;size=720%2C417&amp;amp;source=13&amp;amp;player_origin=story_view&quot; class=&quot;_5dec _xcx _487t&quot; data-ploi=&quot;https://scontent-sin6-2.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/57099054_10211413537209244_348609090823389184_n.jpg?_nc_cat=106&amp;amp;_nc_ht=scontent-sin6-2.xx&amp;amp;oh=0416d9a618159a0aa7b0ffd9e7532d9e&amp;amp;oe=5D36082E&quot; data-render-location=&quot;permalink&quot; href=&quot;https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10211413537169243&amp;amp;set=pcb.10211413537569253&amp;amp;type=3&amp;amp;__tn__=HH-R&amp;amp;eid=ARAnNOgpzp1WaVrtFMLMOco13hsExFr5QSzmtsFl29as3CP6KaUunaf4ro88dUlM1_A0AGrQgEctGCBL&quot; id=&quot;u_0_16&quot; rel=&quot;theater&quot; style=&quot;color: #365899; cursor: pointer; display: block; font-family: inherit; height: 249px; left: 0px; position: absolute; text-decoration: none; top: 0px; width: 500px;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;uiScaledImageContainer&quot; style=&quot;font-family: inherit; height: 249px; overflow: hidden; position: relative; width: 500px;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Image may contain: mountain, sky, outdoor, nature and water&quot; class=&quot;scaledImageFitWidth img&quot; height=&quot;290&quot; src=&quot;https://scontent-sin6-2.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/57099054_10211413537209244_348609090823389184_n.jpg?_nc_cat=106&amp;amp;_nc_ht=scontent-sin6-2.xx&amp;amp;oh=0416d9a618159a0aa7b0ffd9e7532d9e&amp;amp;oe=5D36082E&quot; style=&quot;border: 0px; height: auto; min-height: initial; position: relative; width: 500px;&quot; width=&quot;500&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a ajaxify=&quot;https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10211413537329247&amp;amp;set=pcb.10211413537569253&amp;amp;type=3&amp;amp;__tn__=HH-R&amp;amp;eid=ARCpPFh5AQd862z9awT_C9mIBj6K0ZlaLcjCeIYEs9cqa4Ta-2PRO0xm3D16OerWHA2qNdwD5EPZWtcM&amp;amp;size=720%2C472&amp;amp;source=13&amp;amp;player_origin=story_view&quot; class=&quot;_5dec _xcx _487t&quot; data-ploi=&quot;https://scontent-sin6-2.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/57216701_10211413537369248_3985148309684617216_n.jpg?_nc_cat=110&amp;amp;_nc_ht=scontent-sin6-2.xx&amp;amp;oh=2f3fdf3c2d1a3e18a79c56ee94e26221&amp;amp;oe=5D4182CF&quot; data-render-location=&quot;permalink&quot; href=&quot;https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10211413537329247&amp;amp;set=pcb.10211413537569253&amp;amp;type=3&amp;amp;__tn__=HH-R&amp;amp;eid=ARCpPFh5AQd862z9awT_C9mIBj6K0ZlaLcjCeIYEs9cqa4Ta-2PRO0xm3D16OerWHA2qNdwD5EPZWtcM&quot; id=&quot;u_0_15&quot; rel=&quot;theater&quot; style=&quot;color: #365899; cursor: pointer; display: block; font-family: inherit; height: 249px; left: 0px; position: absolute; text-decoration: none; top: 251px; width: 500px;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;uiScaledImageContainer&quot; style=&quot;font-family: inherit; height: 249px; overflow: hidden; position: relative; width: 500px;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Image may contain: one or more people, mountain, outdoor and nature&quot; class=&quot;scaledImageFitWidth img&quot; height=&quot;328&quot; src=&quot;https://scontent-sin6-2.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/57216701_10211413537369248_3985148309684617216_n.jpg?_nc_cat=110&amp;amp;_nc_ht=scontent-sin6-2.xx&amp;amp;oh=2f3fdf3c2d1a3e18a79c56ee94e26221&amp;amp;oe=5D4182CF&quot; style=&quot;border: 0px; height: auto; min-height: initial; position: relative; width: 500px;&quot; width=&quot;500&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;
&lt;form action=&quot;https://www.facebook.com/ajax/ufi/modify.php&quot; class=&quot;commentable_item&quot; data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;]&amp;quot;}&quot; id=&quot;u_0_14&quot; method=&quot;post&quot; rel=&quot;async&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_4299&quot; style=&quot;border-radius: 0px 0px 3px 3px; color: #1c1e21; display: flex; flex-direction: column; font-family: inherit; font-size: 13px; width: 500px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_5vsi&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 17.42px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_78bu&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 17.42px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_68wo&quot; data-testid=&quot;fbFeedStoryUFI/feedbackSummary&quot; style=&quot;font-family: inherit; position: relative;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_3vum&quot; style=&quot;align-items: center; border-bottom-color: rgb(218, 221, 225); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: #606770; display: flex; font-family: inherit; line-height: 20px; margin: 10px 12px 0px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;_66lg&quot; style=&quot;align-items: center; display: flex; flex-grow: 1; font-family: inherit; overflow: hidden;&quot;&gt;
&lt;span aria-label=&quot;See who reacted to this&quot; class=&quot;_1n9r _66lh&quot; role=&quot;toolbar&quot; style=&quot;align-items: center; display: flex; font-family: inherit; margin-bottom: -2px; margin-right: 2px; margin-top: -2px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;_1n9k&quot; data-hover=&quot;tooltip&quot; data-testid=&quot;UFI2TopReactions/tooltip_LIKE&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; border-radius: 12px; display: inline-block; font-family: inherit; font-size: 11px; line-height: 16px; margin: 0px 0px 0px -2px; outline: none; padding: 2px; position: relative; z-index: 3;&quot; tabindex=&quot;-1&quot;&gt;&lt;a ajaxify=&quot;/ufi/reaction/profile/dialog/?ft_ent_identifier=ZmVlZGJhY2s6MTAyMTE0MTM1Mzc1NjkyNTM%3D&amp;amp;reaction_type=1&amp;amp;av=1686648541&quot; aria-label=&quot;27 Like&quot; class=&quot;_1n9l&quot; href=&quot;https://www.facebook.com/ufi/reaction/profile/browser/?ft_ent_identifier=ZmVlZGJhY2s6MTAyMTE0MTM1Mzc1NjkyNTM%3D&amp;amp;av=1686648541&quot; rel=&quot;dialog&quot; role=&quot;button&quot; style=&quot;color: #365899; cursor: pointer; font-family: inherit; text-decoration: none;&quot; tabindex=&quot;0&quot;&gt;&lt;span class=&quot;_9zc _9-- _1n9q _3uet _4e-m&quot; style=&quot;display: inline-block; font-family: inherit; height: 16px; position: relative; vertical-align: top; width: 16px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/form&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/7232089805489557288/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/7232089805489557288' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/7232089805489557288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/7232089805489557288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2019/04/tambang-antara-anugrah-dan-petaka.html' title='Tambang, Antara Anugrah dan Petaka'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-45582671825709487</id><published>2011-08-02T06:37:00.000-07:00</published><updated>2011-08-02T06:37:02.499-07:00</updated><title type='text'>Geo Religi (Tafakur 1)</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ini mungkin istilah baru, iseng-iseng saya angkat. Sedikit mungkin yang memikirkannya atau tidak terpikirkan sama sekali.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dua minggu pertama Ramadhan ini saya tinggal di sebuah pulau yang saya tidak pernah bertemu dengan penduduk selain para pekerja tambang. Saya biasakan setiap hari doa pagi di pantai menyambut &lt;i&gt;sunrise&lt;/i&gt; dan doa sore melepas &lt;i&gt;sunset&lt;/i&gt;. Ada kesyahduan dan kekhusyukan yang menyatu dengan alam. Sejenak ditenangkan dari kepenatan jiwa dan kegundahan hati.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5UMH-57jxNfkLucTLRGRbsmBuxHOJ2QyCk-7Q2uAhtAUlMYuDoxvlB1UTQYyZPS5g8ocvObr93E9q_zOBf9-EnlGk9G7X4X830iV6YWsbGfJjHk4wyT0d4rcza5gPqwnU7vbSnpfqjICP/s1600/IMG_1160.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5UMH-57jxNfkLucTLRGRbsmBuxHOJ2QyCk-7Q2uAhtAUlMYuDoxvlB1UTQYyZPS5g8ocvObr93E9q_zOBf9-EnlGk9G7X4X830iV6YWsbGfJjHk4wyT0d4rcza5gPqwnU7vbSnpfqjICP/s320/IMG_1160.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;Sepanjang pantai begitu banyak saya temui jejak-jejak kehidupan makhluk masa lampau. Tersingkap batuan laut dalam yang bercerita di permukaan tentang masa pembentukannya. Sementara di belakang berjejer perbukitan batuan ultramafik mengisahkan kekuasaan Allah sehingga bisa begitu kokoh membentuk morfologi pulau ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Alam pikiran saya seperti terbawa ke masa itu. Masa ketika batuan itu terbentuk. Saat perbukitan itu masih belia. Waktu fosil-fosil itu masih bermain-main sekitar laut. Masa lalu terlalu lampau, ribuan bahkan jutaan tahun sebelum saya ada.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Geologist &lt;/i&gt;adalah orang yang bisa membaca kisah-kisah masa lalu dari apa yang terlihat saat ini. “&lt;i&gt;The present is the key to the past&lt;/i&gt;”, adalah mantra ajaib yang mengungkap banyak misteri kejadian masa lalu. Warna, struktur, tekstur, dan komponen-komponen alam yang saat ini di depan mata kita merupakan bentukan suatu peristiwa dan waktu. &lt;i&gt;Geologist-&lt;/i&gt;lah yang mengungkap tabir itu untuk kepentingan hidup manusia di masa depan. &lt;i&gt;The present is the key to the future&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Geologist&lt;/i&gt; saat ini belajar tentang masa lalu untuk sebesar-besar manfaat sekarang dan nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada kepentingan lebih besar sekedar mendapatkan kepuasan ilmiah dan kecukupan ekonomi. Manfaat yang seharusnya bisa kita raih melebihi segalanya, yaitu kemantapan iman. &lt;i&gt;Geologist-&lt;/i&gt;lah yang mampu membaca ayat kauniyah bumi ini. &lt;i&gt;Geologist-&lt;/i&gt;lah yang bisa mengungkapkan peristiwa luar biasa dari kekuasaan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita boleh berpikir bahwa peristiwa-peristiwa geologi itu terjadi secara alamiah, tetapi sejauh mana kemampuan ilmiah manusia memikirkan alam sekompleks ini tanpa menyerahkan segalanya kepada Penciptanya. Pasti akan ada kebuntuan dan dikembalikan kepada Allah. &lt;i&gt;Allahu a’lam&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam Al Qur’an Allah berfirman: “&lt;i&gt;Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan&lt;/i&gt;”. (QS. Al-Baqarah:164).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Allah membahasakan warna, struktur, tekstur, dan komponen-komponen alam dengan tanda-tanda. Tidakkah setiap hari tanda-tanda itu menjadi domain kajian kita? &lt;i&gt;Geologist-&lt;/i&gt;lah orang yang paling sombong jika tidak memahami ini sebagai kekuasaan Allah, karena kita yang mengerti tanda-tanda itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merenungi ayat-ayat, yang Allah ciptakan di langit dan di bumi tersebut, menghayati, memperhatikan dan memikirkannya merupakan hal yang membawa manfaat yang sangat besar bagi manusia dalam menguatkan dan mengokohkan keimanannya. Dari situlah ia mengetahui keesaan pencipta dan penguasa-Nya, dari situlah ia mengenali kesempurnaan Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;. Maka bertambah besarlah pengagungan dan penghormatannya kepada-Nya. Bertambahlah ketaatan dan ketundukannya kepada Allah. Ini merupakan buah yang paling besar dari proses kajian kita sebagai seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; pada level yang hakiki.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata: “Apabila anda memperhatikan apa yang diserukan Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt; untuk direnungkan, hal itu akan mengantarkan kamu pada ilmu tentang Rabb, tentang keesaan-Nya, sifat-sifat keagungan-Nya dan kesempurnaan-Nya, seperti qudrat, ilmu, hikmah, rahmat, ihsan, keadilan, ridha, murka, pahala dan siksa-Nya. Begitulah cara Dia memperkenalkan diri kepada hamba-hamba-Nya dan mengajak mereka untuk merenungi ayat-ayat-Nya.” Setiap hari kita bekerja dengan memperhatikan seruan Allah buka?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Come on guys, let’s back to Allah….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/45582671825709487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/45582671825709487' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/45582671825709487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/45582671825709487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/08/geo-religi-tafakur-1.html' title='Geo Religi (Tafakur 1)'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5UMH-57jxNfkLucTLRGRbsmBuxHOJ2QyCk-7Q2uAhtAUlMYuDoxvlB1UTQYyZPS5g8ocvObr93E9q_zOBf9-EnlGk9G7X4X830iV6YWsbGfJjHk4wyT0d4rcza5gPqwnU7vbSnpfqjICP/s72-c/IMG_1160.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-8891739581675297126</id><published>2011-05-21T01:24:00.000-07:00</published><updated>2011-05-21T01:32:37.726-07:00</updated><title type='text'>Good Mining Practice</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
a:link, span.MsoHyperlink
	{color:blue;
	text-decoration:underline;
	text-underline:single;}
a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed
	{color:purple;
	text-decoration:underline;
	text-underline:single;}
p
	{mso-margin-top-alt:auto;
	margin-right:0in;
	mso-margin-bottom-alt:auto;
	margin-left:0in;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
span.fullpost
	{mso-style-name:fullpost;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
	{mso-list-id:665590311;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-256498772 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l0:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l1
	{mso-list-id:805008498;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:341989214 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l1:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l1:level2
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:1.0in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l2
	{mso-list-id:1324816142;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-399499940 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l2:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
ol
	{margin-bottom:0in;}
ul
	{margin-bottom:0in;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Abstract&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Good &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Mining&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-decoration: none;&quot;&gt;Mining&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Practice (GMP) is the development of good mining activities, criteria, norms and principles so that the utilization of&amp;nbsp;mineral resources can provide optimal benefit and minimal negative impact. This include licensing, mining techniques, safety and occupational health, environment, relation between upstream and downstream, conservation and added value and development of the local community in the framework of existing laws, regulations and standards.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Mining&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-decoration: none;&quot;&gt;Mining&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; is sustainable operation. Efforts in finding new deposits and processing technology progress have been successful in increasing mineral reserve which has otherwise been considered as marginal deposit to be exploited. Good governance and&lt;b&gt; &lt;/b&gt;company as component of this implementation plan maintain and encourage mining activities as well as to obtain better social and economic benefits in developing mineral resources in indonesia, a concept on&lt;/i&gt; &lt;i&gt;good mining practice should be encouraged. So, with mining will get benefit better for all.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;Keywords: &lt;i&gt;good mining practice,&lt;/i&gt; &lt;i&gt;good governance, company&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 45pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Aktivitas operasi produksi kandungan kekayaan alam di bawah permukaan daratan dan lautan bumi ini, memang selalu meninggalkan dampak bagi alam terutama perubahan rona muka bumi. Bukit bisa berubah menjadi lembah, lembah bisa menjadi gunungan, kering bisa menjadi banjir, cukup air bisa menjadi kekeringan pun sebaliknya. &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Satu sisi, kandungan alam itu akan bernilai ekonomis dan bisa bermanfaat bagi sebesar-besar kebutuhan manusia. Dunia ini butuh energi untuk bergerak maju. Perekonomian butuh bahan-bahan mineral untuk berkembang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 45pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Dalam rangka pengelolaan pertambangan yang baik dan benar ini, maka terdapat dua unsur utama yang melaksanakannya, yaitu pelaku bisnis dan pembuat kebijakan. Agar tercapai maksud pengelolaan tersebut diatas, maka pelaku bisnis dalam mengelola pertambangan haruslah melaksanakannya dengan baik dengan selalu memperhatikan beberapa hal antara lain: efisiensi, keuntungan yang wajar, resiko yang rendah, kepedulian terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 45pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Sedangkan bagi pembuat kebijakan beberapa hal yang wajib menjadi perhatiannya antara lain adalah pembangunan masyarakat dan daerah dapat berjalan baik, pembangunan dapat berkelanjutan, menekan agar pelaku bisnis taat terhadap aturan, melaksanakan kegiatan berpedoman pada azas konservasi bahan galian agar dapat meningkatkan nilai tambah dan menekan terjadinya kecelakaan serta pentingnya melaksanakan perlindungan terhadap lingkungan. Peran birokrat (pembuat kebijakan) pada hakekatnya adalah membuat kebijakan yang tepat dan kondusif, menjamin keamanan, menjamin kepastian hukum menjadi fasilitator yang baik serta membuat pedoman terhadap pelaksanaan kegiatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;ASPEK &lt;i&gt;GOOD MINING PRACTICE&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beberapa aspek penerapan &lt;i&gt;Good Mining Practice&lt;/i&gt; sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Perizinan dan Aspek Legalitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Pertambangan yang baik adalah kegiatan pertambangan yang mematuhi ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di daerah atau negara tempat aktivitas pertambangan tersebut dilaksanakan.. Dalam praktik pertambangan yang baik harus sinkron antara kepentingan pembuat regulasi dan kepentingan pemegang izin usaha pertambangan (IUP). Pemerintah harus mampu memberikan kepastian dan kejelasan mengenai peraturan dan kebijakan pertambangan pada satu sisi, sementara pemegang izin usaha pertambangan (IUP) harus mentaati peraturan dan kebijakan yang berlaku di tempat tersebut pada sisi yang lain.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Teknik Pe&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;ambangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Pada prinsipnya, teknik pertambangan yang baik dapat dilakukan apabila didalam aktifitas pertambangan tersebut dilakukan hal-hal sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Eksplorasi harus dilaksanakan secara baik, benar dan memadai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Perhitungan cadangan layak tambang harus ditetapkan dengan baik (tingkat akurasi tinggi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;c.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Studi geohidrologi, geoteknik dan metalurgi harus dilakukan secara baik dan benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;d.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Studi kelayakan (&lt;i&gt;feasibility study&lt;/i&gt;) yang komprehensif dengan didukung data yang cukup, perlu disusun dengan baik, termasuk studi lingkungannya (AMDAL atau UKL/UPL).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;e.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Teknik dan sistem tambang serta proses pengolahan/pemurnian harus direncanakan dan dilaksanakan secara baik (sistem tambang pada material lepas dan padu sangat berbeda, demikian pula proses pengolahannya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;f.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Teknik konstruksi dan pemilihan peralatan harus tepat guna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;g.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Sistem pengangkutan bahan tambang harus terencana baik, termasuk pemilihan alat angkut dan alat berat lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;h.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Produksi hendaknya disesuaikan dengan jumlah ketersediaan cadangan dan spesifikasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;i.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Program pasca tambang harus terencana dengan baik sebelum seluruh aktifitas dihentikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Pada pasca tambang harus segera dilakukan kegiatan penataan dan reklamasi pada lahan bekas tambang yang disesuaikan dengan perencanaannya. Pelaksanaan penataan dan reklamasi sebaiknya mengacu pada rencana tata ruang daerah yang bersangkutan dan disesuaikan dengan kondisi lahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Keselamatan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;d&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;an Kesehatan Kerja (K3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Praktik pertambangan yang baik sangat memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerjanya. Dalam hal ini, perusahaan berkewajiban&lt;/span&gt; meliputi pembinaan, pelatihan atau pendidikan dan melakukan &lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;kontrol&lt;/span&gt; terhadap pelaksanaan yang berkaitan dengan upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Hal yang dilakukan adalah dengan membuat regulasi dan penggunaan alat-alat perlindungan diri (APD), agar terhindar dari kecelakaan yang sering terjadi pada saat kerja&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Lingkungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Aktivitas pertambangan yang selalu menunjukkan kepedulian terhadap dampak lingkungan. Tidak bisa seratus persen dihindari, tetapi manfaatnya dimaksimalkan dan mudaratnya diminimalisir. Dalam eksplorasi, perencanaan dan design produksi, pemilihan metode dan teknologi, penempatan-penempatan bangunan pendukung, pengelolaan tailing, reklamasi dan pasca eksploitasi hendaknya benar-benar memperhatikan aspek lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Hak-hak Masyarakat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kegiatan pertambangan diharapkan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, memacu pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar aktivitas pertambangan dilakukan. Dengan program &lt;i&gt;corporate social resposibility&lt;/i&gt;, perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dapat mewujudkan hak-hak masyarakat tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Penutupan Tambang dan Pasca&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;ambang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;Kegiatan terencana, sistematis, dan berlanjut setelah akhir sebagian atau seluruh kegiatan usaha pertambangan untuk memulihkan fungsi lingkungan alam dan fungsi sosial menurut kondisi lokal di seluruh wilayah penambangan. Kegiatan pertambangan bersifat proyek, jadi ada jangka waktu perhitungan yang jelas, maka pasca tambang diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi social dan lingkungan sekitar tambang.&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;MANFAAT PENERAPAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;GOOD MINING PRACTICE&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Penerapan &lt;i&gt;good mining practice&lt;/i&gt; akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, perusahaan, pemerintah, dan lingkungan. Perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal secara aman, masyarakat merasakan peningkatan kesejateraannya, pemerintah tidak kesulitan dalam pengawasan dan penerapan peraturan, dan lingkungan masih produktif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 45pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Sebaliknya jika pertambangan tidak dilakukan dengan baik dan benar, maka akan berakibat pada :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kesulitan dalam pelaksanaan kegiatan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Hasil tambang tidak akan efisien dan ekonomis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Produksi akan tersendat / tidak lancar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Kemungkinan terjadinya kecelakaan tambang akan tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Pengrusakan dan gangguan terhadap lingkungan akan timbul. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Terjadinya “pemborosan” bahan galian. &lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;7.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Pasca tambang akan mengalami kesulitan dan sulit penanganannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;8.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Semua pihak akan mendapat rugi (pemerintah, perusahaan dan masyarakat).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;9.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Kegiatan pertambangan akan “dituding” sebagai suatu kegiatan yang merusak lingkungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;KONSEP DAN APLIKASI DI PAM MINING SITE ATAMBUA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 45pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Beberapa hal yang yang menjadi aspek penerapan &lt;i&gt;good mining practice&lt;/i&gt; di area IUP PAM Mining Site Atambua yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kompetensi Tenaga Kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;mengkaryakan beberapa tenaga &lt;i&gt;engineer&lt;/i&gt; yang kompeten dan berpengalaman lulusan universitas yang mempunyai kredibilitas baik. Dalam operasional eksplorasi dan produksi dipimpin oleh Kepala Teknik Tambang yang bersertifikasi. Untuk menungkatkan kompetensi, tenaga profesional tesebut diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi profesi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Keselamatan dan Kesehatan Kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam usaha menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, perusahaan dalam hal ini &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;memiliki beberapa kewajiban terhadap karyawannya. Kewajiban tersebut meliputi pembinaan, pelatihan atau pendidikan dan melakukan kontrol terhadap pelaksanaan yang berkaitan dengan upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Hal yang dilakukan adalah dengan membuat regulasi, pemberian &lt;i&gt;safety induction&lt;/i&gt; dan prosedur kerja yang jelas pada setiap unit kerja tambang, dan penggunaan alat-alat perlindungan diri (APD), agar terhindar dari kecelakaan yang sering terjadi pada saat kerja. Perhatikan performa karyawan &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;di lapangan (&lt;b&gt;Gambar 1&lt;/b&gt;).&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; color: red; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPStkTxdlIZTKCMvHOvWyfvTEG1UMLM-zDEZ-XzkgQc_JOCJ1Xp0Ed-Y4sH0VNV7KQdeNnATEMlXiRWYPrtCB9n-498gWQiMD5oFbgAacY3rLcvCf5Cqsf-bujpVttj7whbSm1mHCylX1S/s1600/4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPStkTxdlIZTKCMvHOvWyfvTEG1UMLM-zDEZ-XzkgQc_JOCJ1Xp0Ed-Y4sH0VNV7KQdeNnATEMlXiRWYPrtCB9n-498gWQiMD5oFbgAacY3rLcvCf5Cqsf-bujpVttj7whbSm1mHCylX1S/s320/4.jpg&quot; width=&quot;217&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
	{mso-list-id:1324816142;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-399499940 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l0:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l1
	{mso-list-id:1385986422;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:149485232 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l1:level1
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l2
	{mso-list-id:1413508625;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-1412768276 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l2:level1
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l3
	{mso-list-id:1937594500;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-1846143282 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l3:level1
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
ol
	{margin-bottom:0in;}
ul
	{margin-bottom:0in;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Gambar 1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;. Karyawan PAM Mining Site Atambua dengan APD lengkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Eksplorasi dengan Presisi Tinggi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua akan melakukan operasi produksi setelah mendapatkan estimasi cadangan mangan dengan presisi tinggi. Informasi presisi tinggi dapat diperoleh dengan kegiatan eksplorasi yang terprogram dengan baik. Program-program eksplorasi yang direncanakan sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;color: red; margin-top: 0in;&quot; type=&quot;a&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Pemetaan      geologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Test      pit/trenching&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Metode      geofisikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Pemboran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Ketepatan metode dan akurasi data dalam proses eksplorasi akan meningkatkan presisi deposit yang akan ditambang sehingga lebih efisien pengunaan sumber daya perusahaan, lingkungan, dan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Pemilihan Teknologi yang tepat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Beberapa hal yang menjadi pertimbangan &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;dalam melakukan operasionalnya antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;color: red; margin-top: 0in;&quot; type=&quot;a&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kelayakan penggunaan alat, jenis, dan kapasitasnya (dikaitkan dengan      karakteristik cadangan dan&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;batuan) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sinkronisasi peralatan &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Jumlah peralatan disesuaikan dengan target produksi &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kelaikan operasional/sertifikasi peralatan &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Recovery      Optimum &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Efisiensi penggunaan lahan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Terkait penggunaan lahan, maka &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;akan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;color: red; margin-top: 0in;&quot; type=&quot;a&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Penataan infrastruktur; efisiensi penggunaan lahan untuk pembangunan      sarana dan prasarana pertambangan &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sistem &lt;i&gt;back filling&lt;/i&gt;; Sinkronisasi program penambangan dan      reklamasi &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Geometri timbunan optimal (&lt;i&gt;in pit dump&lt;/i&gt;/&lt;i&gt;out pit dump&lt;/i&gt;); ketinggian,      kemiringan, panjang lereng, dan penjenjangan (&lt;i&gt;benching&lt;/i&gt;)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sinkronisasi jadwal tahap kegiatan penambangan, mulai dari &lt;i&gt;land      clearing&lt;/i&gt; hingga penambangan&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Pemanfaatan lahan oleh masyarakat; Atas lahan yang belum      direncanakan untuk ditambang&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Hal ini sudah diterapkan &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;dalam kegiatan eksplorasi (&lt;i&gt;test pit/trenching&lt;/i&gt;) baik secara manual maupun dengan alat berat. Lihat &lt;b&gt;Gambar 2&lt;/b&gt;&amp;nbsp; berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; color: red; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEid_sbRaU31fSN-rcgCNOFKh1YGkQVPCAldtbeR0Ef1fg2x6Da-wDUocFXc4j85K0IsHMloHUp57WVLZVvo3gepwaEV5fZsgDBRN1rqF6B6kdG2BjxYh9m9ERtnJ_sAgPFMvTpbDIjQ9KDP/s1600/1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;241&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEid_sbRaU31fSN-rcgCNOFKh1YGkQVPCAldtbeR0Ef1fg2x6Da-wDUocFXc4j85K0IsHMloHUp57WVLZVvo3gepwaEV5fZsgDBRN1rqF6B6kdG2BjxYh9m9ERtnJ_sAgPFMvTpbDIjQ9KDP/s320/1.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
	{mso-list-id:1210607022;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-107028232 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l0:level1
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:.75in;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:.75in;
	text-indent:-.25in;}
@list l1
	{mso-list-id:1324816142;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-399499940 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l1:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
ol
	{margin-bottom:0in;}
ul
	{margin-bottom:0in;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: center; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Gambar 2.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt; Dimensi test pit sistem berjenjang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Penambangan tuntas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 27pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Penambangan yang dilakukan &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;diupayakan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Penyelesaian penambangan pada suatu blok cadangan sesuai dengan jumlah dan kualitas cadangan yang ada &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Tidak menunda penambangan karena heterogenitas kualitas cadangan &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Manajemen &lt;i&gt;stockpile&lt;/i&gt; untuk memenuhi spesifikasi pasar dan umpan pabrik pengolahan (&lt;b&gt;Gambar 3&lt;/b&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; color: red; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2YZmSQMOZ-DNctl8RtI0hwMhzR5BqS7TtTJl2ZlVaooQNSch5Yjt1nHh_E1UxCqLgnwdROvfuwynVWW5c8biQQ_2Yn9iiJuKi4VWwiAMcx23ubNXmYJD9Zxoo0qs4UA3v28otAUxEndCb/s1600/2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2YZmSQMOZ-DNctl8RtI0hwMhzR5BqS7TtTJl2ZlVaooQNSch5Yjt1nHh_E1UxCqLgnwdROvfuwynVWW5c8biQQ_2Yn9iiJuKi4VWwiAMcx23ubNXmYJD9Zxoo0qs4UA3v28otAUxEndCb/s320/2.jpg&quot; width=&quot;292&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:Calibri;
	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
	mso-font-charset:0;
	mso-generic-font-family:swiss;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph
	{mso-style-name:&quot;List Paragraph&quot;;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:.5in;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
p.ListParagraphCxSpFirst, li.ListParagraphCxSpFirst, div.ListParagraphCxSpFirst
	{mso-style-name:&quot;List ParagraphCxSpFirst&quot;;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:0in;
	margin-left:.5in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
p.ListParagraphCxSpMiddle, li.ListParagraphCxSpMiddle, div.ListParagraphCxSpMiddle
	{mso-style-name:&quot;List ParagraphCxSpMiddle&quot;;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:0in;
	margin-left:.5in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
p.ListParagraphCxSpLast, li.ListParagraphCxSpLast, div.ListParagraphCxSpLast
	{mso-style-name:&quot;List ParagraphCxSpLast&quot;;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:.5in;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
	{mso-list-id:1084424454;
	mso-list-template-ids:-69708324;}
@list l0:level1
	{mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:.75in;
	text-indent:-.25in;
	mso-ansi-font-weight:bold;}
@list l0:level2
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:1.0in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;
	mso-ansi-font-weight:normal;}
@list l0:level3
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.5in;}
@list l0:level4
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3\.%4&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.75in;}
@list l0:level5
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3\.%4\.%5&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:2.25in;
	text-indent:-.75in;}
@list l0:level6
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:2.75in;
	text-indent:-1.0in;}
@list l0:level7
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:3.0in;
	text-indent:-1.0in;}
@list l0:level8
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:3.5in;
	text-indent:-1.25in;}
@list l0:level9
	{mso-level-legal-format:yes;
	mso-level-text:&quot;%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9&quot;;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:3.75in;
	text-indent:-1.25in;}
@list l1
	{mso-list-id:1324816142;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-399499940 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l1:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
ol
	{margin-bottom:0in;}
ul
	{margin-bottom:0in;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Gambar 3. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Design ROM Stockpile di lokasi IUP &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;7.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Reklamasi segera&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0in; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Lahan yang akan direklamasi akibat kegiatan penambangan di pit meliputi :&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Waste Dump&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Waste dump yang dibangun untuk menampung sebagian overburden dari bukaan tambang awal, yang setelah menampung 250.000 bcm akan merupakan lokasi awal kegiatan reklamasi yang diprogramkan pada pertengahan tahun kedua sejak dimulainya penambangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;b.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;Pit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Penambangan bijih mangaan dimulai dari Blok I yang luas bukaan tambangnya mencapai sekira 56,05 ha di akhir tahun pertama, sebagian besar overburden ditimbun dibekas bukaan tambang (mined out) pit tersebut sehingga diharapkan pada awal tahun kedua bisa dilakukan kegiatan reklamasi, hal ini berlanjut sampai Blok II, di mana luas bukaan tambang selama 12 bulan sekira 215,8 ha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;c.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Stockpile Tanah Pucuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;ListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Stockpile tanah pucuk yang luasnya dibangun untuk tempat penyimpanan tanah pucuk dari lahan bukaan tambang atau lahan sarana pendukung, tanah pucuk tersebut akan dikembalikan ke lokasi lahan yang akan direklamasi. Kandungan tanah pucuk sekira 3.000 bcm setiap hektar bukaan lahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Untuk area bekas lahan terkena dampak kegiatan eksplorasi terutama test pit atau trenching, &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;PAM Mining Site Atambua &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;segera melakukan penutupan dan revegetasi dengan flora aslinya (lihat &lt;b&gt;Gambar 4&lt;/b&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; color: red; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwEDdU8PqbfC3TnDaQrfHucK35mP3rkoFt8tRmQ_CkEkZovtNS32y3jQWvj-A79eGqutbh1sGsDjFrahsypQlKt9li65yTnmz0R1Kd1c0QtbCtFtH_GEweWm72A7P99zQb8na0V9_7Rjng/s1600/3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;241&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwEDdU8PqbfC3TnDaQrfHucK35mP3rkoFt8tRmQ_CkEkZovtNS32y3jQWvj-A79eGqutbh1sGsDjFrahsypQlKt9li65yTnmz0R1Kd1c0QtbCtFtH_GEweWm72A7P99zQb8na0V9_7Rjng/s320/3.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:Calibri;
	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
	mso-font-charset:0;
	mso-generic-font-family:swiss;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
p
	{mso-margin-top-alt:auto;
	margin-right:0in;
	mso-margin-bottom-alt:auto;
	margin-left:0in;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph
	{mso-style-name:&quot;List Paragraph&quot;;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:.5in;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
p.ListParagraphCxSpFirst, li.ListParagraphCxSpFirst, div.ListParagraphCxSpFirst
	{mso-style-name:&quot;List ParagraphCxSpFirst&quot;;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:0in;
	margin-left:.5in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
p.ListParagraphCxSpMiddle, li.ListParagraphCxSpMiddle, div.ListParagraphCxSpMiddle
	{mso-style-name:&quot;List ParagraphCxSpMiddle&quot;;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:0in;
	margin-left:.5in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
p.ListParagraphCxSpLast, li.ListParagraphCxSpLast, div.ListParagraphCxSpLast
	{mso-style-name:&quot;List ParagraphCxSpLast&quot;;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0in;
	margin-right:0in;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:.5in;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:Calibri;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:IN;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
	{mso-list-id:1324816142;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-399499940 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l0:level1
	{mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
@list l1
	{mso-list-id:1914005036;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-988528910 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l1:level1
	{mso-level-tab-stop:.75in;
	mso-level-number-position:left;
	margin-left:.75in;
	text-indent:-.25in;}
@list l2
	{mso-list-id:1919632458;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-1864484200 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l2:level1
	{mso-level-number-format:alpha-lower;
	mso-level-tab-stop:.5in;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-.25in;}
ol
	{margin-bottom:0in;}
ul
	{margin-bottom:0in;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;ListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: center; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Gambar 4&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;. Reklamasi dan revegetasi lahan eks test pit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;ListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: center; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;ListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: center; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;8.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Penggunaan air kerja dan perlindungan sumber-sumber air &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Untuk penggunaan air kerja dan perlindungan sumber-sumber air memenuhi kriterian sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start=&quot;1&quot; style=&quot;color: red; margin-top: 0in;&quot; type=&quot;a&quot;&gt;&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Pengelolaan air dari dalam dan luar wilayah kerja&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Prinsip daur ulang; pemanfaatan kembali air limbah hasil pengolahan      dan pengurangan penggunaan &lt;i&gt;reagent&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Minimalisasi penggunaan &lt;i&gt;fresh water&lt;/i&gt;; keterbatasan tersedianya      air bersih di alam&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Mengurangi pengelolaan air limbah; minimalisasi pembuangan air kerja      ke perairan umum&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sewage treatment&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;; penggunaan limbah      rumah tangga untuk reklamasi/revegetasi&amp;nbsp;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;KESIMPULAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Beberapa hal yang dapat disimpulkan dari uraian diatas adalah : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Aktifitas pertambangan tidak akan dinyatakan sebagai suatu kegiatan “pengrusak” lingkungan jika praktek pertambangan yang baik dan benar (&lt;i&gt;Good Mining Practice&lt;/i&gt;) dapat diimplementasikan dengan penuh kesadaran, terutama dari pelaku kegiatan / pelaku bisnis dan pengawasan pembuat regulasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Dalam implementasi praktek pertambangan yang baik dan benar ini, semua pihak (pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat) harus berperan aktif dan saling melakukan kontrol dalam menilai setiap aspek good mining practice..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;color: red; line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;Aplikasi &lt;i&gt;Good Minig Practice&lt;/i&gt; hendaknya memperhatikan kompetensi sumber daya manusia, keselamatan dan kesehatan kerja, eksplorasi, pemilihan teknologi, efisiensi penggunaan lahan, penambangan tuntas, reklamasi dan penggunaan air kerja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/8891739581675297126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/8891739581675297126' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/8891739581675297126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/8891739581675297126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/05/good-mining-practice.html' title='Good Mining Practice'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPStkTxdlIZTKCMvHOvWyfvTEG1UMLM-zDEZ-XzkgQc_JOCJ1Xp0Ed-Y4sH0VNV7KQdeNnATEMlXiRWYPrtCB9n-498gWQiMD5oFbgAacY3rLcvCf5Cqsf-bujpVttj7whbSm1mHCylX1S/s72-c/4.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-2420812856668300248</id><published>2011-03-11T03:01:00.001-08:00</published><updated>2019-04-25T04:37:09.315-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mining"/><title type='text'>REKLAMASI LAHAN TERKENA DAMPAK AKTIVITAS PERTAMBANGAN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;PENDAHULUAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pembangunan bidang pertambangan berwawasan lingkungan adalah kebutuhan penting bagi setiap bangsa dan negara yang mempunyai kekayaan bahan ekonomis pada tanah dan airnya. Perlindungan lingkungan diperlukan agar sumberdaya alam bisa diproduksi dengan memperhatikan kelangsungan hidup manusia kini, maupun untuk generasi yang akan datang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Masalah utama yang timbul pada wilayah aktivitas tambang adalah perubahan lingkungan. Perubahan kimiawi terutama berdampak terhadap air tanah dan air permukaan, berlanjut secara fisik perubahan morfologi dan topografi lahan. Lebih jauh lagi adalah perubahan iklim mikro yang disebabkan perubahan kecepatan angin, gangguan habitat biologi berupa flora dan fauna, serta penurunan produktivitas tanah karena menjadi tandus atau gundul. Mengacu kepada perubahan tersebut perlu dilakukan upaya reklamasi. Selain bertujuan untuk mencegah erosi atau mengurangi kecepatan aliran air limpasan, reklamasi dilakukan untuk menjaga lahan agar tidak labil dan lebih produktif. Akhirnya reklamasi diharapkan menghasilkan nilai tambah bagi lingkungan dan menciptakan keadaan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan keadaan sebelumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bentuk permukaan wilayah bekas tambang pada umumnya tidak teratur dan sebagian besar dapat berupa morfologi terjal. Pada saat reklamasi, lereng yang terlalu terjal dibentuk menjadi teras-teras yang disesuaikan dengan kelerengan yang ada, terutama untuk menjaga keamanan lereng tersebut. Berkaitan dengan potensi bahan galian tertinggal yang belum dimanfaatkan, diperlukan perhatian mengingat hal tersebut berpotensi untuk ditambang oleh masyarakat atau ditangani agar tidak menurun nilai ekonominya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;DAMPAK AKTIVITAS PERTAMBANGAN TERHADAP LINGKUNGAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aktivitasi operasi produksi kandungan kekayaan alam di bawah permukaan daratan dan lautan bumi ini, memang selalu meninggalkan dampak bagi alam terutama perubahan rona muka bumi. Bukit bisa berubah menjadi lembah, lembah bisa menjadi gunungan, kering bisa menjadi banjir, cukup air bisa menjadi kekeringan pun sebaliknya. Satu sisi, kandungan alam itu akan bernilai ekonomis dan bisa bermanfaat bagi sebesar-besar kebutuhan manusia. Dunia ini butuh energi untuk bergerak maju. Perekonomian butuh bahan-bahan mineral untuk berkembang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kegiatan pertambangan berdampak besar terhadap lingkungan. Hal ini dapat dilihat dengan hilangnya fungsi proteksi terhadap tanah akibat tidak adanya penutupan tajuk yang juga berakibat pada terganggunya fungsi-fungsi lainnya. Di samping itu, mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati (gene pool), terjadinya degradasi pada daerah aliran sungai, perubahan bentuk lahan, terjadinya peningkatan erosi, dan terlepasnya logam-logam berat yang dapat masuk ke lingkungan perairan. Jika hal ini dibiarkan, maka akan mengancam kehidupan manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MMmcI1cCpE5oMOCGyOUASkPan2SC_dgsacOBfmvps0D8p4Q_tupnX6phob755QhmdNs-5lLIgdizuY5rakDvHFkO7WNtTcb_3EltDUUa86FxrB7JsQqy5n-3hj9xEeaLnur3zNgARzT3/s1600/Gmbr+1.bmp&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;272&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MMmcI1cCpE5oMOCGyOUASkPan2SC_dgsacOBfmvps0D8p4Q_tupnX6phob755QhmdNs-5lLIgdizuY5rakDvHFkO7WNtTcb_3EltDUUa86FxrB7JsQqy5n-3hj9xEeaLnur3zNgARzT3/s400/Gmbr+1.bmp&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;PENAMBANGAN RAMAH LINGKUNGAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selama tahap perencanaan tambang berlangsung, suatu tim yang terdiri dari spesialis lingkungan multidisiplin ilmu perlu melakukan survey lingkungan yang meliputi flora, fauna dan batas air (water shed) di sekeliling lokasi tambang. Data yang diperoleh dari studi ini digunakan untuk mengevaluasi keadaan lingkungan di sekitar area pertambangan, yang berkaitan dengan kondisi awal (dasar) yang dibangun pada tahap perencanaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Suatu program reklamasi harus dikembangkan untuk membangun ulang vegetasi yang secara struktural dan biologis seragam, meskipun tidak harus sama dalam hal komposisi spesies yang ada sebelumnya. Nursery (tempat pembibitan dan persemaian) jika perlu didirikan untuk membudidayakan dan mengembangbiakkan spesies pohon dan tanaman setempat yang digunakan pada proses ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penempatan tempat penyimpanan disposal overburden, serta instalasi pembuangan dan pengolahan limbah, jika memperhatikan aspek lingkungan akan menghapus potensi degradasi air permukaan oleh limbah asam dari batuan limbah tambang. Limbah air rumah tangga dari mess dan kantor-kantor administrasi akan melalui proses pengolahan sesuai yang teliti sebelum dilepas ke tempat lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Operasi tambang dimanapun mengakibatkan perubahan pada bentang alam dan berpindahnya satwa dan vegetasi asli untuk sementara waktu. Program yang dilaksanakan secara agresif dan bersamaan oleh perusahaan yang bertanggungjawab akan mengembalikan lahan yang telah dibuka kekondisi alami secepat mungkin, sehingga satwa lokal mendapatkan kembali habitatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kegiatan penggalian baik saat eksplorasi maupun operasi produksi hendaknya memperhatikan aspek lingkungan. Material overburden dan  top soil (tanah pucuk) disimpan di tempat yang aman untuk dikembalikan ke tempat semula setelah aktivitas penggalian dirasakan cukup menurut target dan design penggalian. Kembalikan vegetasi awal atau vegetasi yang sesuai  dengan lahan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_uLLt-R87oQBVAHDOyQiR4ABtvFVpOy1XhNmtguYC7ms2dcb5_vmP62wi28Gprx3XD4YEfhIAVk-azjL72sk0ROg-5hMJ75ofeOc_TsOzKoWajaGLPiivECLfbocJ-BzeFsPYEiMYT0DL/s1600/Gmbr+2.bmp&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;242&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_uLLt-R87oQBVAHDOyQiR4ABtvFVpOy1XhNmtguYC7ms2dcb5_vmP62wi28Gprx3XD4YEfhIAVk-azjL72sk0ROg-5hMJ75ofeOc_TsOzKoWajaGLPiivECLfbocJ-BzeFsPYEiMYT0DL/s400/Gmbr+2.bmp&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada Gambar 2. adalah contoh kegiatan pertambangan yang berwawasan lingkungan. Material tergali disimpan sementara di belakang pit (lubang tambang), lubang bekas sebelumnya sudah selesai direklamasi, dan aktivitas penambangan bergerak ke utara. Aktivitas pertambangan seperti ini akan meminimalisir dampak terhadap lingkungan atau justru meningkatkan nilai guna lahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;REKLAMASI LAHAN TERKENA DAMPAK&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Teknik reklamasi sangat ditentukan kondisi fisik lokasi penambangan, metode dan design tambang yang diterapkan, teknologi yang digunakan, dan tataguna lahan sebelum dikelola. Jadi akan sulit untuk dibuat Standard Operation Procedure (SOP) untuk diterapkan pada semua area tambang. Metode dan teknik reklamasi bisa diterapkan dengan akurat jika sudah melalui kajian lingkungan yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
Pada prinsipnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan reklamasi lahan terkena dampak aktivitas pertambangan, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;a. Soil Re-Construction &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mencapai tujuan restorasi lingkungan, maka perlu dilakukan beberapa upaya seperti : rekonstruksi lahan dan manajenem top soil seperti yang tersebut di atas. Pada kegiatan ini, lahan yang masih belum rata harus terlebih dahulu ditata dengan penimbunan kembali (back filling) dengan memperhatikan jenis dan asal bahan urugan, ketebalan, dan ada tidaknya sistem aliran air (drainase) yang kemungkinan terganggu. Sebaiknya bahan-bahan galian dikembalikan keasalnya mendekati keadaan aslinya. Ketebalan penutupan tanah (sub-soil) disarankan berkisar 70-120 cm yang dilanjutkan dengan re-distribusi top-soil. Untuk memperoleh kualitas top-soil yang baik, maka pada saat pengerukan, penyimpanan dan re-distribusinya harus dilakukan pengawasan yang ketat. Re-alokasi top-soil pada lahan tanam bisa dilakukan secara lokal (per-lubang) atau disebarkan merata dengan kedalaman yang memadai. selain itu juga dilakukan revegetasi lahan kritis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;b. Revegetation Constrain&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perbaikan kondisi tanah meliputi perbaikan ruang tubuh, pemberian tanah pucuk dan bahan organik serta pemupukan dasar dan pemberian kapur. Kendala yang dijumpai dalam merestorasi lahan bekas tambang yaitu masalah fisik, kimia (nutrients dan toxicity), dan biologi. Masalah fisik tanah mencakup tekstur dan struktur tanah. Masalah kimia tanah berhubungan dengan reaksi tanah (pH), kekurangan unsur hara, dan mineral toxicity (racun). Untuk mengatasi pH yang rendah dapat dilakukan dengan cara penambahan kapur. Sedangkan kendala biologi seperti tidak adanya penutupan vegetasi dan tidak adanya mikroorganisme potensial dapat diatasi dengan perbaikan kondisi tanah dan pemilihan jenis pohon.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara ekologi, spesies tanaman lokal dapat beradaptasi dengan iklim setempat tetapi tidak untuk kondisi tanah. Untuk itu diperlukan pemilihan spesies yang cocok dengan kondisi setempat, terutama untuk jenis-jenis yang cepat tumbuh misalnya sengon, yang telah terbukti adaptif untuk tambang. Dengan dilakukannya penanaman sengon minimal dapat mengubah iklim mikro pada lahan bekas tambang tersebut. Untuk menunjang keberhasilan dalam merestorasi lahan bekas tambang, maka dilakukan langkah-langkah seperti perbaikan lahan pra-tanam, pemilihan spesies yang cocok, dan penggunaan pupuk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman pada lahan bekas tambang, dapat ditentukan dari persentase daya tumbuhnya, persentase penutupan top soil, pertumbuhannya, perkembangan akarnya, penambahan spesies pada lahan tersebut, peningkatan humus, pengurangan erosi, dan fungsi sebagai filter alam. Dengan cara tersebut, maka dapat diketahui sejauh mana tingkat keberhasilan yang dicapai dalam merestorasi lahan bekas tambang&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;c. Strategi untuk Revegetasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk merehabilitasi lahan bekas tambang, diperlukan suatu strategi dalam memilih spesies. Secara ekologi, spesies tanaman lokal dapat beradaptasi dengan iklim setempat tetapi tidak untuk kondisi tanah. Untuk itu diperlukan suatu studi awal untuk melihat apakah spesies tersebut cocok dengan kondisi setempat, terutama untuk jenis-jenis yang cepat tumbuh, misalnya sengon, yang telah terbukti adaptif untuk tambang karena tajuknya terbentuk dengan cepat dan daunnya mudah dikomposisi. Dengan dilakukannya penanaman sengon minimal dapat mengubah iklim mikro pada lahan bekas tambang tersebut. Penanaman pohon-pohon akan memberi keuntungan bagi kegiatan rehabilitasi lahan, karena akan memungkinkan terjadinya suksesi “jump-start” (permulaan yang sangat cepat), memberikan naungan, memodifikasi ekstrim dari kerusakan lahan. Untuk menunjang keberhasilan dalam merestorasi lahan bekas tambang, maka usaha-usaha seperti perbaikan lahan pra-tanam, pemilihan spesies yang cocok, aplikasi teknik silvikultur yang benar, dan penggunaan pupuk biologis seperti pemberian mikroriza arbuskular perlu dilakukan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;d. Post Mining Land Uses&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam rangka mendukung upaya merestorasi lahan bekas tambang, masih dibutuhkan upaya penelitian, antara lain bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, (produksi dan proteksi), perikanan, konservasi satwa, dan rekreasi. Pengalihan penggunaan lahan dimungkinkan jika melalui mekanisme kajian yang mendalam dan memberi manfaat sebesar-besar manfaat bagi masyarakat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: red;&quot;&gt;
&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kegiatan penambangan yang berkelanjutan adalah penambangan yang berwawasan lingkungan. Aspek perlindungan lingkungan menjadi pertimbangan dalam perencanaan tambang, pemilihan metode, peralatan, dan teknologi pertambangan. Kegiatan reklamasi eksplorasi maupun produksi pada prinsipnya memperhatikana rekonstruksi tanah, revegetation constrain, strategi revegetasi, dan tata guna lahan pasca penabangan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/2420812856668300248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/2420812856668300248' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/2420812856668300248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/2420812856668300248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/03/reklamasi-lahan-terkena-dampak.html' title='REKLAMASI LAHAN TERKENA DAMPAK AKTIVITAS PERTAMBANGAN'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MMmcI1cCpE5oMOCGyOUASkPan2SC_dgsacOBfmvps0D8p4Q_tupnX6phob755QhmdNs-5lLIgdizuY5rakDvHFkO7WNtTcb_3EltDUUa86FxrB7JsQqy5n-3hj9xEeaLnur3zNgARzT3/s72-c/Gmbr+1.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-7180219837472254918</id><published>2011-02-08T19:33:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T03:42:59.216-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mining"/><title type='text'>New Paradigm for Mine Closure Planning</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;Mine closure has become the world issue. It is proven by many  international conference such as “Mine Closure 2010 (MC10)” held on  November 23rd-26th 2010 in Vina del Mar, Chile, a country which lately  became the world’s interest because of its succeed in rescueing 33  miners who &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt; trapped inside underground mine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
This mine closure  conference was the fifth conference held by The Australian Centre for  Geomechanics and the Centre for Land Rehabilitation at the University of  Western Australia and they plan to hold it in 2011 in Alberta, Canada.  It was noted that there are 64 papers from 18 countries presented in the  conference.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
One of mine closure paradigm discussed in the  conference is Legacy-based Framework for Mine Closure which came from  stakeholders’ interest especially towards social and environmental  effect caused by mining projects. The social and environmental effect is  legacy of mining companies towards surrounding people. This legacy will  be left and felt by surrounding people while companies will walk out  from the area while trying to find new project in new place.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
As a  result of this business culture is that mine closure planning has  evolved to a point in which social and environmental dimension are  integrated inside every step of mine-life cycle. Mine closure planning  is started from the first stage of every mining project and recently is  known as inherent part from mining conceptual design.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Resource  extraction business is based on utilization efficiency and minerals  conversion in purpose of changing minerals becoming commodity. The main  purpose of mine companies is capitalizing minerals value in maximizing  return on investment. However, mine business continuity or more  specifically mine companies, not only depend on shareholder value but  also depend on companies’ reputation. A progressive mine closure  planning has become main issue and main way for mine companies to defend  reputation and achieve social license to operate. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Having good  reputation will give many advantages and profit for companies. First is  having easier access to financing. Mine project funding both equity and  leverage will be helped by this good reputation. Second, good reputation  will also help access to resources, such as land and water.&amp;nbsp; The third  advantage is access to labor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Finally, important relevant message  for stakeholders of Indonesian mining is in order to view mine closure  planning by using new paradigm; mine closure planning has to become a  media to minimize negative legacies and maximize positive legacies. (ESDM) &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/7180219837472254918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/7180219837472254918' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/7180219837472254918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/7180219837472254918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/02/new-paradigm-for-mine-closure-planning.html' title='New Paradigm for Mine Closure Planning'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-6808785567562731551</id><published>2011-02-06T22:17:00.000-08:00</published><updated>2019-04-25T03:30:50.490-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profession"/><title type='text'>GEOLOGIST RAMAH LINGKUNGAN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pernah saya mendengar pernyataan seorang teman yang menyatakan &lt;i&gt;geologist &lt;/i&gt;adalah perusak lingkungan atau yang menyebabkan perubahan keseimbangan alam. Yang dimaksud teman itu mungkin &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; yang masuk ke dunia tambang mineral dan batubara, perminyakan, dan rekayasa geologi untuk keperluan sipil, bukan akademisi yang penelitian untuk perkembangan ilmu geologi atau yang menekuni dan aktif dalam mitigasi bencana geologi. Benarkah sebagian profesi &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; itu merusak alam? Saya mencoba mengungkapkan dalam &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt; perspektif yang netral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini mungkin paling banyak menyerap tenaga ahli geologi adalah dunia pertambangan dan perminyakan (asumsi penulis). &lt;i&gt;Geologist&lt;/i&gt; bagi investor bak pahlawan yang menunjukkan lokasi harta karun tersimpan. Bagi aktivis lingkungan samara-samar terdengar, &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; laksana kunci kejahatan alam, mungkin berlebihan tetapi ini memang pernah terdengar seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aktivitasi operasi produksi kandungan kekayaan alam di bawah permukaan daratan dan lautan bumi ini, memang selalu meninggalkan dampak bagi alam terutama perubahan rona muka bumi. Bukit bisa berubah menjadi lembah, lembah bisa menjadi gunungan, kering bisa menjadi banjir, cukup air bisa menjadi kekeringan pun sebaliknya. Satu sisi, kandungan alam itu akan bernilai ekonomis dan bisa bermanfaat bagi sebesar-besar kebutuhan manusia. Dunia ini butuh energi untuk bergerak maju. Perekonomian butuh bahan-bahan mineral untuk berkembang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari-hari kita hampir tidak bisa luput dari hasil penyelidikan dan penemuan &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;. Pagi-pagi kita butuh sarapan, tersaji di meja karena ada peralatan hasil tambang yang menghasilkannya, bisa masak karena energi hasil industri migas, jalan kerja kita butuh energi, menerangi hari ini butuh energi dan perangkatnya. Semua itu diperoleh dari dalam bumi, sedangkan bumi itu &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;-lah yang memahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibidang rekayasa geologi, &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; meningkatkan nilai guna lahan. Perbukitan bisa disulap menjadi &lt;st1:city w:st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:place w:st=&quot;on&quot;&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang indah dan aman. Lahan kering bisa dibuatkan bendungan. Halangan perairan dibuat jalur jembatan yang kokoh tak tertandingi (hehe, iklan semen, semen dari mana coba?). Bumi ini menjadi lengkap keindahan dan kemakmuran penghuninya karena peran &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu kita tidak ingin disebut perusak. Sebagai &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;, kepedulian terhadap dampak lingkungan menjadi keharusan. Tidak bisa seratus persen dihindari, tetapi manfaatnya dimaksimalkan dan mudaratnya diminimalisir. Dalam eksplorasi, perencanaan dan design produksi, pemilihan metode dan teknologi, penempatan-penempatan bangunan pendukung, pengelolaan tailing, reklamasi dan pasca eksploitasi hendaknya benar-benar memperhatikan aspek lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Intinya, dalam setiap aktivitas geologist sangat memperhatikan dampak lingkungan. Inilah &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; sejati, &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; ramah lingkungan.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/6808785567562731551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/6808785567562731551' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/6808785567562731551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/6808785567562731551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/02/geologist-ramah-lingkungan.html' title='GEOLOGIST RAMAH LINGKUNGAN'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-1828727157536623156</id><published>2011-01-26T15:56:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T03:42:15.397-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profession"/><title type='text'>Geolog, Geologist, atau Ahli Geologi?</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;Seorang lulusan kampus geologi dan bekerja di bidangnya sebenarnya disebut geolog, geologist, atau ahli geologi? &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt; Mungkin ini tema iseng bagi sebagian orang tetapi sedikit menggelitik buat saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kita membuka lowongan kerja di petromindo.com hari ini, kita akan melihat lowongan tenaga geologi selalu disebut geologist, walaupun lowongan itu berbahasa Indonesia, sangat jarang saya melihat atau membaca profesi ini dengan geolog atau ahli geologi. Tetapi kenapa harus geologist? Bukankah itu belum disadur ke dalam bahasa &lt;st1:place w:st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:country-region w:st=&quot;on&quot;&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;? Memang kadang ada nilai rasa aneh dan asing jika nama kita dilekatkan dengan geolog (tidak familiar) atau ahli geologi (ada rasa belum pantas disebut ahli).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tenaga geologi hadir dalam berbagai spesifikasi. &lt;st1:city w:st=&quot;on&quot;&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; yang sebagai akademisi dan ada yang sebagai praktisi di bidang pertambangan, perminyakan, perencanaan &lt;st1:place w:st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:city w:st=&quot;on&quot;&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan wilayah, power, pekerjaan sipil dan geoteknik. Mereka umumnya dikenal sebagai geologist atau kadang disingkat geos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemakaian istilah geologist lebih familiar atau memang bakunya seperti itu. Hemat saya, ada beberapa alasan yang memungkinkan penggunaan istilah ini;&lt;br /&gt;
1. Geologist, tentunya kedengarannya lebih keren daripada geolog atau ahli geologi&lt;br /&gt;
2. Geolog, secara pengucapan dan pendengaran tidak begitu menarik, walaupun hemat saya, inilah kosakata yang benar menurut bahasa Indonesia&lt;br /&gt;
3. Ahli geologi, kata ahli kadang sulit dilekatkan kepada setiap orang walaupun sekolah tinggi karena keahlian perlu pembuktian. Tenaga muda yang miskin ilmu dan pengalaman seperti saya mungkin belum pantas dan lama untuk mendapatkan kepantasan dikatakan ahli geologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana menurut anda? Anda seorang geologist, geolog, atau ahli geologi?&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/1828727157536623156/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/1828727157536623156' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/1828727157536623156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/1828727157536623156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/01/geolog-geologist-atau-ahli-geologi.html' title='Geolog, Geologist, atau Ahli Geologi?'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-8745929059281647911</id><published>2011-01-26T00:54:00.003-08:00</published><updated>2011-02-09T03:42:15.397-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Profession"/><title type='text'>Global Geologist</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;color: red; text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa hari yang lalu saya membaca tulisan adik tingkat yang sedang&amp;nbsp; studi di Negara Kincir Angin (Belanda) pada catatan facebooknya. Tulisan itu ber-&lt;i&gt;title&lt;/i&gt; “&lt;i&gt;Think Globally Act Locally”, &lt;/i&gt;judul yang tidak asing buat saya sehingga memaksa saya untuk mengetahui perespsi penulis tentang istilah itu. Penulis mengangkat isu sikap pemuda &lt;st1:country-region w:st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:place w:st=&quot;on&quot;&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; menyikapi peran di masa depan sebagai pemimpin bangsa dan sebagai bagian dari komunitas global. &lt;st1:city w:st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:place w:st=&quot;on&quot;&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; satu perbendaharaan kalimat yang saya suka disini yaitu: &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt; &lt;i&gt;The world is a global village &lt;/i&gt;(bumi adalah desa global).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya tidak ingin membahas persepektif penulis ini dalam blog saya. Saya mengutarakannya dalam perspektif sebagai seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;. Yah, &lt;i&gt;Global Geologist&lt;/i&gt;. Jika &lt;i&gt;the world is global village&lt;/i&gt; maka &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; adalah para pemuka dan kepala desanya. Ruang gerak &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; tidak terbatas oleh batas-batas wilayah desa atau negara tertentu, karena bidang studinya pun karena profesi ini membawa orang melanglang buana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang gerak &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; yang tidak terbatasi oleh wilayah administrasi mungkin hal yang biasa. Ini adalah &lt;i&gt;global geologist&lt;/i&gt; dalam arti &lt;i&gt;global area&lt;/i&gt;. Padahal, sebenarnya &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; berpotensi bisa menjangkau semua bidang kehidupan dalam kepemimpinannya (&lt;i&gt;global sector&lt;/i&gt;). Bukan berarti harus menguasai semua bidang, bukan juga untuk mengerjakan semua hal, tetapi mempunyai wawasan yang cukup terhadap sektor-sektor lain yang mendukung profesi &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; dan mampu membuat sektor-sektor lain tersebut bisa berjalan di bawah kendali seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa minggu kemaren saya membaca sebuah ulasan dalam majalah terbitan BP Migas. Dalam tulisan itu disampaikan bahwa saat ini sangat jarang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; yang mempunyai peran dalam pengambilan kebijakan, walaupun untuk pekerjaan-pekerjaan kegeologian. Disebutkan dalam majalah itu, divisi atau departemen yang membidangi eksplorasi dan pengembangan pada perusahaan-perusahaan bidang pertambangan dan perminyakan pada umumnya dipegang oleh non &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; seperti orang dengan latar belakang teknik elektro dan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang bekerja dan memimpin itu berbeda. Seorang pemimpin itu membuat orang atau sekelompok orang melakukan rangkaian pekerjaan untuk tujuan tertentu. So, semua orang berpotensi menjadi pemimpin, profesi apapun bisa memimpin, segala latar belakang keilmuan bisa mengkoordinir suatu pekerjaan. &lt;i&gt;Geologist&lt;/i&gt; pun bisa menjadi pemimpin Negara dan dunia. &lt;i&gt;Geologist is a gelobal leader&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta yang disampaikan dalam majalah BP Migas ini, bisa juga dikaitkan karena latarbelakang keilmuan seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt;. Seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; harus melihat fakta dari kondisi di lapangan baru bisa menganalisis suatu peristiwa yang menyebabkan terjadinya fakta lapangan tersebut. &lt;i&gt;Geologist&lt;/i&gt; harus mengegenggam setangan sample baru bisa meraba ke jutaan tahun lalu mengenai proses pembentukannya dan baru bisa mengambil keputusan. &lt;i&gt;Geologist&lt;/i&gt; bukan orang yang percaya mitos atau “kata orang”, tetapi benar-benar disaksikan langsung. Mungkin hal ini ada benarnya, kembali pada individu kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari itu semua, apapun profesinya, kita sebaiknya tidak kaku pada bidang kita saja dan menolak untuk mau tahu atau mengerjakan hal lain selain latar belakang keilmuannya. Spesifikasi seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; tentunya geologi dengan fokusnya, tetapi sedikit banyak sebaiknya mempunyai wawasan yang mengglobal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya ambil contoh dalam dunia pertambangan. Dalam dunia tambang meliputi beragam sektor yang harus disiasati; politik (menyangkut perijinan), sosial budaya (dengan masyarakat), dan hukum. Kemampuan-kemampuan penunjangnya seperti &amp;nbsp;negosiasi, komunikasi, rekayasa sosial dan politik, pencitraan dan marketisasi. Kegiatan eksplorasi misalnya, tidak mungkin seorang &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; hanya sibuk dengan fenomena-fenomena geologi, tidak bisa hanya dengan “berbicara” dengan batu, tetapi &lt;i&gt;geologist&lt;/i&gt; harus mampu berbicara dengan bahasa budaya tempatnya bertugas serta harus memastikan sudah memegang ijin dan aman operasionalnya.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/8745929059281647911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/8745929059281647911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/8745929059281647911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/8745929059281647911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/01/global-geologist.html' title='Global Geologist'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-240956707870902933</id><published>2011-01-25T08:11:00.000-08:00</published><updated>2019-07-22T21:12:43.711-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mining"/><title type='text'>TAHAPAN-TAHAPAN EKSPLORASI MINERAL MANGAAN</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Sari&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;Kebutuhan barang tambang mangan yang meningkat dengan kemajuan teknologi yang membutuhkan mineral mangan dalam jumlah besar harus disikapi dengan proses penambangannya yang baik. Salah satu proses yang harus dilalui dalam proses penambangan mineral atau energi termasuk mineral mangan adalah eksplorasi. Eksplorasi yang baik adalah bagian dari good mining practice untuk mencapai tingkat keyakinan dalam proses produksi pertambangan, sehingga pemegang IUP sudah mengetahui dengan tingkat keyakinan tinggi berapa cadangan mangan yang bisa ditambang di lokasi IUP. Lama dan besar per satuan waktu produksi dapat dihitung dengan memasukkan jumlah potensi mangan tersebut dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Tahapan – tahapan dan metode eksplorasi mineral mangan adalah recognaisance, pemetaan geologi, test pit/trenching, metode geofisika, dan pemboran. Tahapan – tahapan ini merupakan suatu kesatuan utuh yang saling melengkapi. Setiap tahapan direncanakan berdasarkan &lt;/i&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;i&gt; evaluasi tahapan sebelumnya.   &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;b&gt;PENDAHULUAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebutuhan barang tambang mangan dewasa ini meningkat seiring peningkatan teknologi dan kebutuhan akan mangan. Mangan merupakan mineral logam yang digunakan sebagai salah unsur untuk campuran logam menghasilkan baja, campuran logam untuk kebutuhan baterai, dan kebutuhan industri lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mangan merupakan satu dari 12 (dua belas) unsur terbesar yang terkandung dalam kerak bumi. Mangan mempunyai warna abu-abu besi dengan kilap metalik sampai submetalik, kekerasan 2 – 6, berat jenis 4,8, massif, reniform, botriodal, stalaktit, serta kadang-kadang berstruktur fibrous dan radial. Mangan berkomposisi oksida lainnya namun berperan bukan sebagai mineral utama dalam cebakan bijih adalah bauxit, manganit, hausmanit, dan lithiofori, sedangkan yang berkomposisi karbonat adalah rhodokrosit, serta rhodonit yang berkomposisi silika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Indonesia, cadangan mangan cukup besar dan tersebar di berbagai lokasi. Potensi tersebut terdapat di Pulau Sumatera, Kepulauan Riau, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu elemen penting dalam proses penambangan adalah eksplorasi. Eksplorasi yang baik merupakan penerapan &lt;i&gt;good mining practices &lt;/i&gt;dalam pra produksi tambang di lokasi IUP. Lama dan besar per satuan waktu produksi dapat dihitung dengan memasukkan jumlah potensi mangan tersebut dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;TAHAPAN EKSPLORASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya belum ada metode eksplorasi paling tepat untuk mengetahui potensi mangan, karena penyebaran mangan yang sulit diprediksi dan ditemukan secara sporadis. Pendekatan-pendekatan yang bisa dilakukan adalah suatu rangkaian kegiatan eksplorasi yang merupakan suatu kesatuan dan saling melengkapi, setiap tahapan direncanakan berdasarkan tahapan sebelumnya. Apabila setiap tahapan ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka tingkat keyakinan data semakin tinggi sehingga menjadi informasi berharga dalam perencanaan produksi tambang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun tahapan – tahapan dalam eksplorasi mangan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Survei Tinjau&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk mengetahui kondisi umum suatu area IUP maka perlu melakukan survei tinjau. Peta dasar Skala sekurang - kurangnya 1 : 50.000.&lt;br /&gt;
Informasi yang harus di dapatkan :&lt;br /&gt;
a. Beberapa titik pengamatan umum (jenis batuan dan bentuk muka bumi)&lt;br /&gt;
b. Kondisi penduduk (pemukiman, kearifan lokal, agama, tingkat pendidikan, dan lain-lain)&lt;br /&gt;
c. Tata guna Lahan&lt;br /&gt;
d. Kesampaian daerah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Pemetaan geologi permukaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengetahui sebaran endapan mineral mangan yang tersingkap di permukaan. Peta dasar Skala sekurang - kurangnya 1 : 25.000. Out put dari kegiatan ini adalah:&lt;br /&gt;
a. Peta lintasan dan titik pengamatan dalam kegiatan lapangan pemetaan geologi. &lt;br /&gt;
b. Peta geologi&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peta geologi merupakan penggambaran dua dimensi kondisi geologi lapangan meliputi jenis batuan, struktur geologi, serta sejarah pembentukannya.&lt;br /&gt;
c. Penampang geologi&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penampang geologi adalah penampang yang menggambarkan urutan – urutan pembentukan satuan litologi dalam peta geologi. &lt;br /&gt;
d. Peta geomorfologi&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peta ini menggambarkan relief permukaan bumi di area IUP. Peta ini penting untuk perencanaan tambang dan infrastruktur tambang. &lt;br /&gt;
e. Peta tata guna lahan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peta yang menunjukkan penggunaan lahan oleh masyarakat, misalnya pemukiman, rumah ibadah, sekolah, pertanian, perkebunan, hutan, dan infrastruktur lain seperti jalan dan jembatan. Peta ini penting untuk mengetahui lokasi-lokasi dalam area IUP yang tidak bisa dilakukan proses penambangan.&lt;br /&gt;
f. Peta pola pengaliran&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peta pola pengaliran dalam eksplorasi mangan diperlukan untuk interpretasi struktur dan mineralisasi mangan &lt;br /&gt;
g. Peta interpretasi zona mineralisasi mangan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peta ini sangat penting untuk mengetahui zona prospeksi mangan dan rekomendasi metode eksplorasi selanjutnya.&lt;br /&gt;
h. Rekomendasi-rekomendasi:&lt;br /&gt;
1) Lokasi rencana test pit&lt;br /&gt;
2) Perencanaan pemetaan bawah permukaan dengan metode geofisika&lt;br /&gt;
3) Lokasi stockpile, mesh, kantor, dan gudang&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
3. Test pit/trenching&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setelah dilakukan pemetaan permukaan (&lt;i&gt;surface mapping&lt;/i&gt;) akan diketahui lokasi-lokasi yang prospek. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan perencanaan test pit (sumur uji) atau trenching (&lt;i&gt;parit uji&lt;/i&gt;). Jenis dan dimensinya diatur berdasarkan kebutuhan data yang diinginkan dan pola mineralisasi mangan dari hasil kegiatan pemetaan geologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Metode Geofisika&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Metode geofisika sangat penting untuk mengetahui kondisi geologi bawah permukaan. Metode geofisika yang dipilih diperoleh dari rekomendasi kegiatan pemetaan geologi permukaan atau berdasarkan jenis batuan yang berasosiasi dengan mangan. Metode geofisika yang biasa dipakai dalam eksplorasi mangan adalah geolistrik dan geoscanner.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Output dari eksplorasi dengan metode geofisika ini adalah kondisi geologi bawah permukaan termasuk di dalamnya interpretasi keterdapatan mangan secara vertika. Dalam kegiatan pemetaan geologi diperoleh penyebaran mangan dan polanya, sedangkan eksplorasi dengan metode geofisika menghasilkan interpretasi prospek mangan secara vertikal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Pemboran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Metode geofisika menghasilkan interpretasi kondisi bawah permukaan termasuk keterdapatan mangan di dalamnya, kegiatan pemboran memberikan keyakinan 100% terhadap interpretasi tersebut. Lokasi dan kedalaman yang menarik menurut hasil metode geofisika, bisa ditindaklanjuti dengan pemboran.&lt;br /&gt;
Disamping memberikan keyakinan pada interpretasi metode geofisika, kegiatan pemboran juga menghasilkan informasi berharga terkait kuantitas dan kualitas mineral mangan serta model tiga dimensi dan pendekatan perhitungan cadangan mangan terukur secara akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;KESIMPULAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Eksplorasi adalah salah satu kegiatan pra produksi tambang yang wajib dilakukan oleh setiap pemegang IUP. Tingkat keyakinan untuk melakukan produksi sangat tergantung dari proses eksplorasi yang dilaksanakan.&lt;br /&gt;
Kesatuan tahapan dalam eksplorasi mangan adalah recognaisance, pemetaan geologi, test pit/trenching, metode geofisika, dan pemboran.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/240956707870902933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/240956707870902933' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/240956707870902933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/240956707870902933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/01/tahapan-tahapan-eksplorasi-mineral.html' title='TAHAPAN-TAHAPAN EKSPLORASI MINERAL MANGAAN'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-1283526725871670553</id><published>2011-01-24T06:24:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T03:42:59.217-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mining"/><title type='text'>BEST SAFETY IN GOOD MINE PRODUCTION</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Abstract&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;A good mine company is company that not only profite orientation but how its responsibility in safety and health of employees and care about environment impact. CV Cahaya Bintang Timur Mineral as one of mine company in Indonesia is going to reach good minie production but&amp;nbsp; the best in safety.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;The design of the human body, with its hard work and environment, makes it difficult to stay fine. In case, some dangers spy on every our inattentiveness. The company will make some regulation for&amp;nbsp; watch out for hazards which might put us in danger. CV Cahaya Bintang Timur responsible to give education in safety, health, and environment to all employees.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;&lt;link href=&quot;file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPAMMIN%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml&quot; rel=&quot;File-List&quot;&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:&quot;&quot;;
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Keywords: safety, good mine production&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/1283526725871670553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/1283526725871670553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/1283526725871670553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/1283526725871670553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/01/best-safety-in-good-mine-production.html' title='BEST SAFETY IN GOOD MINE PRODUCTION'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8206888937607770059.post-88822838110747022</id><published>2011-01-24T05:47:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T03:42:59.217-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mining"/><title type='text'>ANALISIS PENGARUH DISKONTINUITAS TERHADAP KESTABILAN LERENG TAMBANG</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Abstract&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Slope stability of mining is one of the factors  that influence mineable reserve calculating and stripping ratio. This  means that these factors will be significant in further economic  evaluation. One factor that significantly influence slope stability of  mining in wich the slope is excavated is discontinuity. The  discontinuity refers to naturally occurring breaks in the rocks such as  tectonic joints, faults, lithological boundaries, sheeting joints,  bedding planes and bedding plane joints, cooling joints and metamorphic  fabrics.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;The properties of discontinuity relative to  stability include orientation, roughness, waviness, spacing, aperture,  persistences, infilling and seepage. There are four general modes of  slope failure caused discontinuity: plane failure, wedge failure,  toppling failure and circular failure. The discontinuity data often  occurs in three dimensions with a degree of natural scatter and in order  to able to use the data in design, it necessary have available an  analysis technique that is called kinematic analysis. In case study in  Batu Hijau Open Mine Project at north sector, kinematic analysis of  geotechnical logging data refes to occur plane failure.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Keywords: slope stability of mining, discontinuity, failure, kinematic analysis&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://globalgeologist.blogspot.com/feeds/88822838110747022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8206888937607770059/88822838110747022' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/88822838110747022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8206888937607770059/posts/default/88822838110747022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://globalgeologist.blogspot.com/2011/01/analisis-pengaruh-diskontinuitas.html' title='ANALISIS PENGARUH DISKONTINUITAS TERHADAP KESTABILAN LERENG TAMBANG'/><author><name>Achmad Ramdhoni Dahlan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09924881284132534860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkyDarXPXcqmmaK6sdnOQ2hZbcWFumezD3bpVXHGPRYsw4-9K1R5kOpGZf1DuFXb5aWXw4QS4S9UAUo7OQF5aq1IXdTus__UpBabYO_HGaJjFNM3Hu30kcgHKzfHrPvw/s150/dhoni.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>