<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Duta</title>
	<atom:link href="https://harianduta.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://harianduta.com</link>
	<description>Berimbang &#38; Fakta</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 04:49:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://harianduta.com/wp-content/uploads/2023/12/HD-1-100x100.png</url>
	<title>Harian Duta</title>
	<link>https://harianduta.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Di Panggung Apkasi Otonomi Expo 2026, Bupati Egi Perkenalkan Lampung Selatan sebagai Gerbang Investasi Sumatra</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/28/di-panggung-apkasi-otonomi-expo-2026-bupati-egi-perkenalkan-lampung-selatan-sebagai-gerbang-investasi-sumatra/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/28/di-panggung-apkasi-otonomi-expo-2026-bupati-egi-perkenalkan-lampung-selatan-sebagai-gerbang-investasi-sumatra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 04:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lampung Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13627</guid>

					<description><![CDATA[Tanggerang- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mendapat kehormatan menyampaikan sambutan pada kegiatan Business &#38;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggerang- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mendapat kehormatan menyampaikan sambutan pada kegiatan Business &amp; Partnership Matching Komoditi dan Investasi Daerah dalam rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026.</p>
<p>Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Lampung Selatan sekaligus mengajak investor dan pelaku usaha menjalin kerja sama yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Ruang Garuda 5 AB, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, itu dihadiri para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, investor, buyer, pelaku usaha, hingga perwakilan diplomatik negara sahabat. Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk mempertemukan peluang investasi daerah dengan kebutuhan dunia usaha.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa forum Business &amp; Partnership Matching tidak hanya menjadi ruang pertemuan antarpemangku kepentingan, tetapi juga jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan dunia usaha.</p>
<p>Menurutnya, kekuatan ekonomi Indonesia sesungguhnya bertumpu pada daerah-daerah yang memiliki beragam komoditas unggulan dan sumber daya yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.</p>
<p>“Kita melihat sebuah kekuatan ekonomi Indonesia hari ini sesungguhnya terletak di berbagai wilayah. Kabupaten memiliki peran penting sebagai pusat produksi,” ujar Bupati Egi.</p>
<p>Ia mengatakan, salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya saing daerah adalah melalui hilirisasi. Dengan pengolahan yang tepat, komoditas unggulan daerah tidak hanya memiliki nilai jual lebih tinggi, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Karena itu, lanjutnya, peran investor dan dunia usaha menjadi sangat penting dalam mendorong transformasi potensi daerah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing yang kuat di pasar.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Bupati Egi juga mempromosikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah yang memiliki posisi strategis untuk investasi.</p>
<p>Selain didukung potensi pariwisata, pertanian, dan perkebunan yang besar, Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki keunggulan konektivitas melalui keberadaan pelabuhan dan bandara yang menjadi penghubung utama Pulau Jawa dan Sumatra.</p>
<p>“Lampung Selatan ini ibaratnya adalah beranda Sumatra. Kami punya airport, kami punya pelabuhan. Kami berharap Lampung Selatan tidak hanya dilewati, tetapi bisa menjadi tempat untuk disinggahi,” katanya.</p>
<p>Bupati Egi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terbuka terhadap investasi yang mampu mengembangkan potensi daerah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang masuk, tetapi juga dari kemampuan investasi tersebut dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian lokal.</p>
<p>Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama perangkat daerah terkait terus berupaya menghadirkan iklim investasi yang lebih kondusif melalui kemudahan regulasi dan komunikasi yang lebih efektif dengan calon investor.</p>
<p>“Pihak swasta itu ingin yang pasti-pasti saja, ingin simple. Ini yang coba dari pihak regulator diberikan,” ujarnya.</p>
<p>Melalui forum Business &amp; Partnership Matching tersebut, Bupati Egi berharap terjalin kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengembangkan komoditas unggulan serta berbagai peluang investasi yang dimiliki daerah.</p>
<p>Ia meyakini, kolaborasi menjadi kunci penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.</p>
<p>“Tidak ada daerah yang mampu berkembang sendiri. Tidak ada daerah yang hidup besar tanpa kolaborasi. Kolaborasi bukan hanya tentang bekerja sama, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan nilai bersama yang lebih besar lagi,” kata Egi. (Kmf)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/28/di-panggung-apkasi-otonomi-expo-2026-bupati-egi-perkenalkan-lampung-selatan-sebagai-gerbang-investasi-sumatra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BRI Region 5 Bandar Lampung Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/28/bri-region-5-bandar-lampung-imbau-nasabah-waspada-penipuan-digital/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/28/bri-region-5-bandar-lampung-imbau-nasabah-waspada-penipuan-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13624</guid>

					<description><![CDATA[BANDAR LAMPUNG — BRI Region 5 Bandar Lampung mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDAR LAMPUNG — BRI Region 5 Bandar Lampung mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BRI, termasuk pesan mencurigakan terkait pembatalan transaksi perbankan.</p>
<p>Regional CEO (RCEO) BRI Region 5 Bandar Lampung, Andreas Chandra Santoso, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau informasi yang meminta nasabah melakukan verifikasi melalui tautan tertentu.</p>
<p>“Nasabah harus selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BRI. Jangan pernah memberikan data pribadi, PIN, password maupun kode OTP kepada siapa pun,” ujar Andreas Chandra Santoso.</p>
<p>Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pesan yang menginformasikan adanya transaksi tertentu yang seolah-olah telah dibatalkan. Pelaku kemudian mengarahkan korban untuk melakukan konfirmasi atau verifikasi melalui tautan yang dikirimkan.</p>
<p>Pesan tersebut biasanya dibuat seolah-olah berasal dari pihak terpercaya dan menggunakan narasi yang mendesak agar korban segera mengambil tindakan. Padahal, tautan tersebut berpotensi mengarahkan korban ke situs atau layanan palsu yang dapat digunakan untuk mencuri data perbankan.</p>
<p>Andreas menegaskan bahwa kode OTP merupakan informasi rahasia yang tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas BRI.</p>
<p>Nasabah juga diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang diterima melalui SMS, WhatsApp, email, maupun media komunikasi lainnya apabila sumbernya tidak jelas.</p>
<p>Apabila menerima informasi mengenai transaksi atau pembatalan transaksi yang diragukan kebenarannya, nasabah sebaiknya tidak mengikuti instruksi dalam pesan tersebut dan melakukan pengecekan melalui kanal resmi BRI.</p>
<p>“Jangan panik, jangan klik tautan mencurigakan, dan jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun. Pastikan selalu mendapatkan informasi melalui kanal resmi BRI,” tegas Andreas.</p>
<p>BRI Region 5 Bandar Lampung terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi dan kewaspadaan digital sebagai langkah perlindungan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/28/bri-region-5-bandar-lampung-imbau-nasabah-waspada-penipuan-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BRI Unit Antasari Dukung Pengembangan Usaha Ruli Fadeli, Pinjaman Naik dari Rp25 Juta Menjadi Rp40 Juta</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/28/bri-unit-antasari-dukung-pengembangan-usaha-ruli-fadeli-pinjaman-naik-dari-rp25-juta-menjadi-rp40-juta/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/28/bri-unit-antasari-dukung-pengembangan-usaha-ruli-fadeli-pinjaman-naik-dari-rp25-juta-menjadi-rp40-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:25:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13621</guid>

					<description><![CDATA[BANDAR LAMPUNG – Komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil terus diwujudkan melalui...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDAR LAMPUNG – Komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil terus diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha di berbagai sektor. Salah satunya dirasakan oleh Ruli Fadeli, debitur BRI yang menjalankan usaha warung sembako, bahan kue, dan plastik.</p>
<p>Melalui BRI Unit Antasari, Ruli Fadeli memperoleh dukungan permodalan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas usahanya. Sebelumnya, Ruli telah mendapatkan pinjaman sebesar Rp25 juta.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan usaha dan kebutuhan modal yang semakin meningkat, Ruli kembali memperoleh pinjaman kedua dengan plafon sebesar Rp40 juta. Tambahan pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan modal kerja, meningkatkan ketersediaan stok barang, serta memperluas pilihan produk yang ditawarkan kepada pelanggan.</p>
<p>Usaha warung yang dijalankan Ruli menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, bahan-bahan kue hingga aneka produk plastik. Keberagaman produk tersebut menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan pelanggan sehari-hari sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.</p>
<p>Peningkatan plafon pembiayaan dari Rp25 juta menjadi Rp40 juta juga menjadi gambaran bahwa akses permodalan yang diberikan BRI dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku usaha untuk terus berkembang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.</p>
<p>Pemimpin Cabang BRI Kanca Tanjung Karang, Hutama Wiranegara Gunawan, mengatakan bahwa BRI akan terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM melalui akses pembiayaan yang dapat membantu pengembangan usaha masyarakat.</p>
<p>Melalui BRI Unit Antasari, penyaluran pembiayaan kepada debitur seperti Ruli Fadeli menjadi bagian dari upaya BRI untuk terus mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat usaha mikro.</p>
<p>Kisah Ruli Fadeli menunjukkan bahwa usaha yang dikelola secara konsisten, disertai dengan dukungan permodalan yang sesuai kebutuhan, memiliki peluang untuk terus bertumbuh. BRI pun terus hadir sebagai mitra bagi pelaku UMKM dalam perjalanan mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.</p>
<p>BRI terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memberikan akses permodalan, dan mendukung pelaku UMKM agar semakin maju dan berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/28/bri-unit-antasari-dukung-pengembangan-usaha-ruli-fadeli-pinjaman-naik-dari-rp25-juta-menjadi-rp40-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses Tugiyo, Dari Pinjaman Rp20 Juta Kini Kembangkan Produksi Kerupuk Palembang Bersama BRI Unit Mandah</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/28/kisah-sukses-tugiyo-dari-pinjaman-rp20-juta-kini-kembangkan-produksi-kerupuk-palembang-bersama-bri-unit-mandah/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/28/kisah-sukses-tugiyo-dari-pinjaman-rp20-juta-kini-kembangkan-produksi-kerupuk-palembang-bersama-bri-unit-mandah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13618</guid>

					<description><![CDATA[Lampung Selatan — Konsistensi dan keberanian untuk terus mengembangkan usaha menjadi kunci keberhasilan Tugiyo, pelaku...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung Selatan — Konsistensi dan keberanian untuk terus mengembangkan usaha menjadi kunci keberhasilan Tugiyo, pelaku usaha produksi dan penjualan kerupuk Palembang yang berhasil meningkatkan skala bisnisnya bersama dukungan pembiayaan dari Bank BRI.</p>
<p>Tugiyo telah menjadi nasabah BRI sejak tahun 2020. Perjalanan usahanya bersama BRI dimulai dengan memperoleh pinjaman sebesar Rp20 juta. Sejak saat itu, Tugiyo terus menjaga komitmen dalam menjalankan usahanya dan hingga kini telah mendapatkan fasilitas pembiayaan sebanyak empat kali.</p>
<p>Fokus Tugiyo dalam mengembangkan usaha produksi dan penjualan kerupuk Palembang menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan bisnisnya. Tambahan modal dari BRI dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas aktivitas penjualan.</p>
<p>Seiring perkembangan usaha, plafond pembiayaan Tugiyo kini meningkat menjadi Rp80 juta melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan jangka waktu 36 bulan. Peningkatan plafond tersebut menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap pelaku usaha produktif yang terus berkembang.</p>
<p>Tugiyo mengaku sangat terbantu dengan adanya tambahan modal dari BRI. Menurutnya, akses pembiayaan tersebut memberikan ruang bagi dirinya untuk terus mengembangkan usaha kerupuk Palembang yang telah menjadi sumber penghasilan keluarga.</p>
<p>“Saya sangat terbantu dengan tambahan modal dari BRI. Dengan adanya modal tersebut, saya bisa lebih leluasa mengembangkan usaha produksi dan penjualan kerupuk. Ke depan, saya berharap bisa mendapatkan tambahan modal yang lebih besar lagi agar usaha saya dapat terus berkembang,” ujar Tugiyo.</p>
<p>Dalam perjalanan usahanya, Tugiyo mendapatkan pendampingan dari Mantri BRI Azul Jumaza, dengan fasilitas pinjaman berada di BRI Unit Mandah. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk memastikan pembiayaan yang diberikan dapat memberikan manfaat optimal bagi perkembangan usaha nasabah.</p>
<p>Hutama Wiranegara Gunawan, Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, mengatakan bahwa kisah Tugiyo menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha dan perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.</p>
<p>“BRI berkomitmen untuk terus hadir memberikan akses pembiayaan dan pendampingan kepada pelaku usaha produktif. Perjalanan Tugiyo dari pinjaman awal Rp20 juta hingga saat ini mendapatkan plafond Rp80 juta menjadi bukti bahwa usaha yang dikelola secara konsisten memiliki peluang untuk terus berkembang,” ujar Hutama.</p>
<p>Menurut Hutama, keberhasilan nasabah bukan hanya dilihat dari peningkatan plafond pembiayaan, tetapi juga dari kemampuan nasabah dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.</p>
<p>Kisah Tugiyo menjadi gambaran bahwa pengembangan usaha dapat dimulai dari langkah sederhana. Berawal dari pinjaman Rp20 juta pada tahun 2020, melalui empat kali pembiayaan, kini Tugiyo mampu memperoleh plafond Rp80 juta untuk mendukung pengembangan produksi dan penjualan kerupuk Palembang.</p>
<p>Melalui BRI Unit Mandah, BRI terus memperkuat perannya dalam mendampingi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan secara bertahap naik kelas. Bagi Tugiyo, perjalanan bersama BRI bukan sekadar mendapatkan tambahan modal, tetapi menjadi bagian dari proses membangun usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/28/kisah-sukses-tugiyo-dari-pinjaman-rp20-juta-kini-kembangkan-produksi-kerupuk-palembang-bersama-bri-unit-mandah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Pinjaman Rp50 Juta, Peternakan Ayam Bukori Kini Berkapasitas 14.000 Ekor, BRI Unit Mandah Dorong Usaha Terus Berkembang</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/28/dari-pinjaman-rp50-juta-peternakan-ayam-bukori-kini-berkapasitas-14-000-ekor-bri-unit-mandah-dorong-usaha-terus-berkembang/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/28/dari-pinjaman-rp50-juta-peternakan-ayam-bukori-kini-berkapasitas-14-000-ekor-bri-unit-mandah-dorong-usaha-terus-berkembang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:22:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13615</guid>

					<description><![CDATA[Lampung Selatan — Perjalanan usaha Bukori menjadi salah satu kisah inspiratif pelaku usaha mikro yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung Selatan — Perjalanan usaha Bukori menjadi salah satu kisah inspiratif pelaku usaha mikro yang berhasil mengembangkan bisnis peternakan ayam boiler secara bertahap bersama dukungan pembiayaan dari BRI.</p>
<p>Bukori telah menjalankan usaha peternakan ayam boiler selama kurang lebih 13 tahun, sejak 2013. Usaha yang berlokasi di Desa Rejoagung, Kecamatan Tegineneng, Lampung Selatan, tersebut bermula dari kapasitas produksi sekitar 3.000 ekor ayam.</p>
<p>Dengan ketekunan, pengalaman, serta komitmen untuk terus mengembangkan usahanya, Bukori secara perlahan meningkatkan kapasitas peternakannya hingga saat ini mampu mencapai sekitar 14.000 ekor.</p>
<p>Perjalanan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan perbankan. Bukori mengawali pembiayaan melalui Bank BRI dengan pinjaman sebesar Rp50 juta. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha secara bertahap, mulai dari peningkatan kapasitas hingga pemenuhan kebutuhan operasional peternakan.</p>
<p>Seiring pertumbuhan usaha, kepercayaan dan hubungan kemitraan Bukori dengan BRI terus berkembang. Saat ini, Bukori mendapatkan fasilitas Kupedes dengan jangka waktu 36 bulan. Plafond pembiayaan yang sebelumnya sebesar Rp200 juta, kini meningkat menjadi Rp250 juta.</p>
<p>Peningkatan plafond tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan BRI terhadap pelaku usaha yang memiliki prospek dan terus menunjukkan perkembangan positif.</p>
<p>Dalam pendampingan usaha, Bukori mendapatkan dukungan dari Mantri BRI Herma Yunita, dengan fasilitas pinjaman berada di BRI Unit Mandah. Pendampingan dan komunikasi yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara BRI dan nasabah, sekaligus mendorong agar usaha dapat terus tumbuh.</p>
<p>Perjalanan Bukori membuktikan bahwa pengembangan usaha tidak harus dilakukan secara instan. Berawal dari skala kecil dan pembiayaan Rp50 juta, usaha tersebut berkembang sedikit demi sedikit hingga mampu memiliki kapasitas peternakan sekitar 14.000 ekor.</p>
<p>Hutama Wiranegara Gunawan, Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, menyampaikan bahwa kisah Bukori menjadi gambaran nyata bagaimana akses pembiayaan dan pendampingan yang tepat dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.</p>
<p>“BRI terus berkomitmen untuk hadir mendampingi pelaku usaha, khususnya sektor produktif, agar dapat naik kelas. Kisah Bukori menunjukkan bahwa dengan kemauan, konsistensi, dan pengelolaan usaha yang baik, bisnis dapat berkembang dari skala kecil menjadi usaha yang lebih besar,” ujar Hutama.</p>
<p>Kini, usaha peternakan ayam boiler Bukori tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi keluarga, tetapi juga turut memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk ayam serta membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitar.</p>
<p>Kisah Bukori menjadi bukti bahwa dari langkah kecil, usaha dapat tumbuh menjadi lebih besar. Dukungan pembiayaan BRI, dipadukan dengan kerja keras dan ketekunan nasabah, menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju usaha yang semakin berkembang dan berkelanjutan.</p>
<p>Melalui Kupedes dan pendampingan yang dilakukan oleh BRI Unit Mandah di lapangan, BRI terus berupaya memperkuat sektor usaha produktif sekaligus mendorong semakin banyak pelaku UMKM untuk berani berkembang dan naik kelas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/28/dari-pinjaman-rp50-juta-peternakan-ayam-bukori-kini-berkapasitas-14-000-ekor-bri-unit-mandah-dorong-usaha-terus-berkembang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarak Merah Putih BRI Region 5 Bandar Lampung Hadir di Desa Sridadi, Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Semangat Kemerdekaan</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/28/semarak-merah-putih-bri-region-5-bandar-lampung-hadir-di-desa-sridadi-dorong-ekonomi-kerakyatan-dan-semangat-kemerdekaan/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/28/semarak-merah-putih-bri-region-5-bandar-lampung-hadir-di-desa-sridadi-dorong-ekonomi-kerakyatan-dan-semangat-kemerdekaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:21:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13612</guid>

					<description><![CDATA[LAMPUNG TENGAH — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LAMPUNG TENGAH — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Desa Sridadi, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. Melalui kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan Desa BRILiaN 2026, BRI Region 5 Bandar Lampung menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.</p>
<p>Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Umum Desa Sridadi pada Sabtu (22/8/2026) tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara BRI, pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku UMKM, serta masyarakat dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata.</p>
<p>Desa Sridadi merupakan salah satu Desa BRILiaN sekaligus termasuk dalam lokus program Desaku Maju Pemerintah Provinsi Lampung. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia perbankan dan pemerintah dalam mendorong desa agar semakin maju, mandiri, inovatif, serta memiliki daya saing ekonomi.</p>
<p>Kegiatan Semarak Merah Putih tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan yang sarat dengan hiburan dan perlombaan khas rakyat, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan berbagai potensi lokal.</p>
<p>Berbagai aktivitas masyarakat turut mewarnai kegiatan, termasuk pawai budaya, bazar UMKM, perlombaan kemerdekaan, serta rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat Desa Sridadi dan sekitarnya.</p>
<p>Kehadiran bazar UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pelaku usaha lokal diberikan ruang untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir, sehingga momentum perayaan kemerdekaan sekaligus membuka peluang peningkatan transaksi dan perluasan pasar.</p>
<p>Regional CEO BRI Region 5 Bandar Lampung Andreas Chandra Santoso mengatakan, Semarak Merah Putih merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui pemberdayaan dan penguatan ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan melalui kerja nyata dan kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita memperingati perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisinya dengan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, BRI ingin membangun semangat kebersamaan sekaligus mendorong potensi ekonomi yang ada di desa,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, keberadaan Desa BRILiaN menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendorong desa-desa di Indonesia agar mampu mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>“Desa memiliki potensi yang luar biasa. Ketika pemerintah, BRI, pemerintah desa, UMKM dan masyarakat dapat berkolaborasi, maka potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung menjadi bagian penting dalam mendorong Desa Sridadi sebagai desa yang semakin maju dan berdaya saing. Bappeda Provinsi Lampung sebelumnya mencatat agenda audiensi bersama BRI Kanwil Lampung terkait pelaksanaan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Sridadi yang juga termasuk dalam lokus Desaku Maju. (Bappeda Lampung)</p>
<p>Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kemerdekaan dapat dirayakan melalui cara yang lebih bermakna, yakni dengan menghadirkan ruang interaksi, promosi potensi desa, penguatan UMKM, serta membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terlihat dalam berbagai rangkaian kegiatan. Warga dari berbagai kalangan turut hadir dan menikmati suasana perayaan kemerdekaan yang dikemas dengan nuansa budaya, ekonomi kerakyatan, dan hiburan.</p>
<p>Bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal secara lebih luas. Sementara bagi masyarakat, Semarak Merah Putih menjadi ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus menikmati berbagai kegiatan dalam suasana kemerdekaan.</p>
<p>Dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Desa Sridadi menjadi gambaran bagaimana semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>BRI Region 5 Bandar Lampung pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pengembangan UMKM dan potensi ekonomi desa.</p>
<p>Dari Desa Sridadi, semangat merah putih tidak hanya berkibar sebagai simbol kemerdekaan, tetapi juga menjadi semangat untuk terus bergerak bersama, membangun desa, memperkuat ekonomi masyarakat, dan menghadirkan kesejahteraan yang semakin merata.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/28/semarak-merah-putih-bri-region-5-bandar-lampung-hadir-di-desa-sridadi-dorong-ekonomi-kerakyatan-dan-semangat-kemerdekaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Tengah Tekanan Fiskal, Lampung Selatan Fokuskan Perubahan APBD 2026 pada Program yang Berdampak bagi Masyarakat</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/26/di-tengah-tekanan-fiskal-lampung-selatan-fokuskan-perubahan-apbd-2026-pada-program-yang-berdampak-bagi-masyarakat/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/26/di-tengah-tekanan-fiskal-lampung-selatan-fokuskan-perubahan-apbd-2026-pada-program-yang-berdampak-bagi-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 09:58:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lampung Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13609</guid>

					<description><![CDATA[Lampung Selatan, Harianduta.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung Selatan, Harianduta.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 kepada DPRD Kabupaten Lampung Selatan.</p>
<p>Dalam rancangan tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmen agar setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Penyampaian Raperda Perubahan APBD 2026 dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan Erma Yusneli didampingi Wakil Ketua I Merik Havit dan Wakil Ketua II A. Beny Raharjo. Hadir pula unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan lainnya.</p>
<p>Mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wabup Syaiful menyampaikan Nota Keuangan atas Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang telah disusun berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA), dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan yang sebelumnya disepakati bersama antara Pemerintah Kabupaten dan DPRD.</p>
<p>Menurut Syaiful, perubahan APBD diperlukan untuk menyesuaikan kebijakan keuangan daerah dengan perkembangan yang terjadi selama pelaksanaan APBD 2026.</p>
<p>Penyesuaian tersebut mencakup perubahan pendapatan daerah, kebijakan fiskal nasional, kebutuhan belanja, serta pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>
<p>“Setiap anggaran yang digunakan harus benar-benar memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Syaiful.</p>
<p>Dalam Raperda Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp2,023 triliun atau turun sekitar Rp95,57 miliar dibandingkan APBD murni yang ditetapkan sebesar Rp2,119 triliun. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya pendapatan transfer yang diperkirakan menjadi Rp1,566 triliun.</p>
<p>Di tengah penurunan pendapatan transfer, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru menunjukkan tren positif. PAD diproyeksikan meningkat menjadi Rp454,81 miliar atau bertambah sekitar Rp26,53 miliar dibandingkan target pada APBD murni.</p>
<p>Sementara itu, belanja daerah dalam rancangan perubahan APBD diproyeksikan mencapai Rp2,291 triliun, meningkat sekitar Rp70,01 miliar. Kenaikan tersebut antara lain dialokasikan untuk memperkuat pembangunan daerah melalui peningkatan belanja operasi dan belanja modal.</p>
<p>Belanja modal sendiri diproyeksikan mencapai Rp424,25 miliar atau meningkat sekitar Rp118,95 miliar. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, serta berbagai program prioritas daerah.</p>
<p>Selain itu, pemerintah daerah juga mengoptimalkan pemanfaatan SiLPA Tahun Anggaran 2025. Penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp290,58 miliar atau meningkat Rp165,58 miliar berdasarkan hasil audit BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.</p>
<p>Syaiful menegaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi pertimbangan utama dalam menentukan program dan kegiatan yang masuk dalam perubahan APBD. Karena itu, seluruh alokasi anggaran akan disusun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Prioritas tersebut mencakup pemenuhan belanja wajib, dukungan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui UHC Prioritas, penyelesaian kewajiban pekerjaan fisik tahun sebelumnya, serta penguatan infrastruktur dan pelayanan dasar.</p>
<p>“Setiap program dan kegiatan harus disusun berdasarkan skala prioritas, kemampuan keuangan daerah, serta kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.</p>
<p>Usai penyampaian nota pengantar, DPRD Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.</p>
<p>Berbagai saran, catatan, dan masukan yang disampaikan akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan pembahasan.</p>
<p>Menanggapi pandangan fraksi, Syaiful menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas masukan yang diberikan. Menurutnya, pembahasan bersama merupakan ruang penting untuk memastikan kebijakan anggaran tetap efektif, efisien, transparan, dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.</p>
<p>“Perbedaan pandangan dalam proses pembahasan merupakan bagian dari demokrasi dan mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal tersebut menjadi ruang bagi kita untuk bersama-sama menyempurnakan kebijakan agar keputusan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tuturnya.</p>
<p>Selanjutnya, Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan organisasi perangkat daerah mulai 27 hingga 31 Agustus 2026.</p>
<p>Melalui tahapan tersebut, Pemkab Lampung Selatan dan DPRD diharapkan dapat menghasilkan kebijakan perubahan APBD yang adaptif terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/26/di-tengah-tekanan-fiskal-lampung-selatan-fokuskan-perubahan-apbd-2026-pada-program-yang-berdampak-bagi-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Maulid Nabi 1448 H, PKB Bandar Lampung Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/25/peringati-maulid-nabi-1448-h-pkb-bandar-lampung-perkuat-kepedulian-sosial-lewat-donor-darah/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/25/peringati-maulid-nabi-1448-h-pkb-bandar-lampung-perkuat-kepedulian-sosial-lewat-donor-darah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 13:09:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13606</guid>

					<description><![CDATA[BANDARLAMPUNG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDARLAMPUNG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, di Pondok Pesantren Al Firdaus, Bandar Lampung, Selasa (25/8).</p>
<p>Ketua DPC PKB Bandar Lampung, dr. Zam Zanariah, mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial PKB terhadap masyarakat.</p>
<p>“Donor darah ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain itu, kami ingin mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk bersama-sama berbagi dan membantu sesama melalui donor darah,” ujar dr. Zam.</p>
<p>Menurutnya, donor darah merupakan kegiatan sederhana namun memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Setetes darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.</p>
<p>“Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang harus terus kita tumbuhkan. Ini juga sejalan dengan semangat PKB untuk selalu hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial secara rutin.</p>
<p>“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor,” pungkasnya.</p>
<p>Kegiatan donor darah tersebut mendapat antusiasme dari para peserta yang hadir. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara jajaran PKB, masyarakat, serta keluarga besar Pondok Pesantren Al Firdaus.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim. Dalam kesempatan itu, Chusnunia juga turut mendonorkan darahnya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang digelar DPC PKB Bandar Lampung.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/25/peringati-maulid-nabi-1448-h-pkb-bandar-lampung-perkuat-kepedulian-sosial-lewat-donor-darah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merawat Warisan Keteladanan Rasulullah SAW sebagai Kompas Moral Kehidupan Berbangsa</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/25/merawat-warisan-keteladanan-rasulullah-saw-sebagai-kompas-moral-kehidupan-berbangsa/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/25/merawat-warisan-keteladanan-rasulullah-saw-sebagai-kompas-moral-kehidupan-berbangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 05:56:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13602</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: H. Tony Eka Candra. (Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung / Ketua PD VIII KB...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: H. Tony Eka Candra. (Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung / Ketua PD VIII KB FKPPI Provinsi Lampung).</p>
<p>Putaran waktu kembali mengantarkan kita pada bulan yang penuh rahmat, Rabiul Awal. Tepat pada 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi ini, umat Islam di seluruh belahan dunia, termasuk di Tanah Air, menundukkan hati sejenak untuk memperingati hari kelahiran sosok manusia paling paripurna, Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Memperingati Maulid Nabi SAW sejatinya bukanlah sekadar perayaan seremonial tahunan yang berlalu tanpa jejak. Lebih dari itu, momentum ini adalah sebuah oase spiritual dan panggilan nurani untuk kembali menyelami samudra keteladanan beliau. Di tengah derasnya arus globalisasi dan kompleksitas peradaban modern tahun 2026—di mana kita kerap dihadapkan pada tantangan dekadensi moral, krisis kepercayaan, hingga rentannya persatuan—ketauladanan Rasulullah SAW hadir sebagai jawaban sekaligus kompas penunjuk arah.</p>
<p>Sejarah mencatat dengan tinta emas bagaimana seorang yatim piatu dari padang pasir Arabia mampu mengubah wajah peradaban dunia. Beliau tidak menaklukkan hati manusia dengan ketajaman pedang, melainkan dengan kelembutan akhlak dan keluhuran budi pekerti. Sebagaimana firman Allah SWT, kehadiran beliau adalah Rahmatan lil &#8216;Alamin, rahmat bagi semesta alam.</p>
<p>Ada tiga pilar ketauladanan Rasulullah SAW yang sangat relevan untuk kita wujudkan dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara saat ini.</p>
<p>Pertama, Integritas dan Kejujuran yang Mengakar (Siddiq dan Amanah).</p>
<p>Jauh sebelum diangkat menjadi seorang utusan Allah, penduduk Mekkah telah menyematkan gelar Al-Amin (Yang Dapat Dipercaya) kepada beliau. Gelar ini adalah bukti sahih bahwa integritas adalah modal utama dalam membangun tatanan sosial yang sehat. Dalam dunia yang penuh dengan godaan hari ini, kejujuran bak barang langka. Keteladanan beliau mengajarkan kita bahwa pengabdian, baik sebagai pemimpin, tokoh masyarakat, maupun abdi negara, harus dilandasi oleh niat yang tulus dan kejujuran yang tak bisa ditawar. Kepercayaan masyarakat hanya bisa diraih jika ucapan selaras dengan perbuatan.</p>
<p>Kedua, Kepedulian Sosial dan Perlindungan Generasi.</p>
<p>Rasulullah SAW adalah sosok yang paling tidak tega melihat penderitaan umatnya. Beliau amat menyayangi anak yatim, menghargai dan menghormati yang tua, mengasihi dan menyayangi yang muda, dan mengangkat harkat martabat kaum yang lemah. Di era sekarang, wujud dari meneladani kasih sayang ini adalah kepedulian nyata kita terhadap lingkungan sekitar. Sebagai elemen masyarakat, kita dituntut untuk proaktif melindungi generasi penerus bangsa dari berbagai ancaman kehancuran masa depan, seperti penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas. Membangun umat dan bangsa yang kuat harus dimulai dengan menyelamatkan dan membina anak-anak generasi mudanya.</p>
<p>Ketiga, Kebijaksanaan dalam Merawat Persatuan (Fathonah).</p>
<p>Nabi Muhammad SAW adalah seorang negarawan ulung. Melalui Piagam Madinah, beliau mencontohkan bagaimana merajut kerukunan di tengah kemajemukan suku, ras, dan agama. Beliau mengedepankan dialog, keadilan, dan kesetaraan. Di tengah masyarakat kita yang sangat majemuk, nilai-nilai toleransi dan gotong royong warisan Rasulullah SAW ini adalah perekat yang akan mencegah perpecahan. Perbedaan tidak boleh menjadi sumber konflik, melainkan menjadi harmoni yang memperkuat langkah kita membangun daerah.</p>
<p>Mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan senandung selawat di bibir, tetapi harus dibuktikan dengan manifestasi akhlak beliau dalam setiap tarikan napas dan langkah kehidupan kita. Kita dituntut untuk menjadi pribadi yang membawa manfaat (khairunnas anfa&#8217;uhum linnas), menghadirkan solusi, dan menebarkan kedamaian di mana pun kita berada.</p>
<p>Sebagai penutup, mengiringi langkah kita dalam momen yang sarat akan makna ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merenungi pesan spiritual ini.</p>
<p>Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat untuk terus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, dan kita senantiasa mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir. Semoga keberkahan, kedamaian, dan kasih sayang selalu menyertai langkah kita semua, Aamiin.</p>
<p>Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan kepada kita agar tetap istikamah berada di jalan yang diridai-Nya.</p>
<p>Shallallahu &#8216;ala Muhammad.</p>
<p>Wallahul muwaffiq ila aqwamit thariq, Fastabiqul khairat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/25/merawat-warisan-keteladanan-rasulullah-saw-sebagai-kompas-moral-kehidupan-berbangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT RI ke-81 dan HUT TP Sriwijaya ke-58, Nurhasanah Serukan Persatuan dan Pengabdian</title>
		<link>https://harianduta.com/2026/08/24/hut-ri-ke-81-dan-hut-tp-sriwijaya-ke-58-nurhasanah-serukan-persatuan-dan-pengabdian/</link>
					<comments>https://harianduta.com/2026/08/24/hut-ri-ke-81-dan-hut-tp-sriwijaya-ke-58-nurhasanah-serukan-persatuan-dan-pengabdian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[harianduta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 10:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bandar Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://harianduta.com/?p=13599</guid>

					<description><![CDATA[BANDARLAMPUNG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-58 Tenaga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDARLAMPUNG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-58 Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya di Provinsi Lampung berlangsung penuh kekeluargaan dan sarat pesan kebangsaan. Ketua Pengurus Daerah (Pengda) TP Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, menyerukan seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kemajemukan Indonesia.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan Nurhasanah dalam kegiatan yang digelar di RM Saung Desa, Jalan KH Ahmad Dahlan, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Senin (24/8/2026). Kegiatan juga dirangkai dengan doa bersama dan ceramah keagamaan oleh Almukarom Ustadz Asep Nurkholis.</p>
<p>Mengangkat tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” serta “TP Sriwijaya Bersama Rakyat, Berbagi dan Mengabdi”, kegiatan menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.</p>
<p>Nurhasanah mengatakan, semangat kemerdekaan harus diisi dengan menjaga persatuan sebagaimana telah dicontohkan para pahlawan bangsa.</p>
<p>“Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kita harus belajar dari sejarah, bagaimana para pahlawan kita berjuang dengan berbagai macam suku, agama dan bahasa, tetapi tetap bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Nurhasanah.</p>
<p>Menurutnya, semangat tersebut sangat relevan bagi masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang memiliki keberagaman latar belakang. Sumbagsel, kata dia, terdiri dari Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung yang memiliki karakteristik serta budaya yang beragam.</p>
<p>“Kita di Sumbagsel harus belajar dari sejarah untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus memahami kemajemukan bangsa dan menghargai hak asasi manusia,” tegasnya.</p>
<p>Nurhasanah menambahkan, prinsip saling menghargai harus menjadi kekuatan dalam menjalankan roda organisasi TP Sriwijaya. Silaturahmi menjadi kunci untuk menjaga kebersamaan sekaligus memperkuat kontribusi organisasi bagi masyarakat.</p>
<p>“Di dalam organisasi, khususnya di TP Sriwijaya, kita harus saling menghargai hak asasi manusia. Kunci kita adalah saling menjaga silaturahmi. Kita berorganisasi untuk mendapatkan pahala, sekaligus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Pemprov Lampung, dengan mendukung program pembangunan Gubernur Lampung untuk membangun kemajuan Provinsi Lampung,” katanya.</p>
<p>Ia berharap momentum HUT RI ke-81 dan HUT TP Sriwijaya ke-58 tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran organisasi untuk terus berbagi, mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka! TP Sriwijaya, pacak galo iyo nian,” pungkas Nurhasanah.</p>
<p>Ustadz Asep: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kebaikan</p>
<p>Sementara itu, Almukarom Ustadz Asep Nurkholis mengapresiasi kegiatan yang digelar TP Sriwijaya Lampung. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pengurus dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu hadir di tengah kesibukan masing-masing.</p>
<p>“Alhamdulillah banyak yang hadir. Meskipun belum semuanya hadir, tetapi dalam Islam, meskipun hanya bertiga, itu sudah namanya berjamaah,” ujar Ustadz Asep.</p>
<p>Dalam ceramahnya, ia mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa mengingat dan bersandar kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan dalam rangka memperingati kemerdekaan merupakan bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara.</p>
<p>“Dengan kegiatan ini menunjukkan bahwa TP Sriwijaya Lampung ingat dan cinta kepada bangsa Indonesia. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan mengingat Allah, dengan berzikir, bersholawat, serta mengisinya dengan hal-hal yang baik,” pesannya.</p>
<p>Ustadz Asep juga memberikan apresiasi khusus kepada kaum perempuan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai banyak perempuan hebat yang menjadi bagian dari TP Sriwijaya Lampung dan memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan organisasi.</p>
<p>“Saya mengapresiasi perempuan-perempuan di Lampung. Di sini banyak tamu yang hadir adalah perempuan-perempuan hebat, perempuan-perempuan hebat di TP Sriwijaya,” tuturnya.</p>
<p><strong>Potong Tumpeng dan Ramah Tamah</strong></p>
<p>Kegiatan berlangsung semakin meriah setelah doa bersama dan ceramah. Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng, menyanyikan lagu selamat ulang tahun secara bersama-sama, serta ramah tamah.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Dewan Pakar, Dewan Penasehat, para wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara serta pengurus TP Sriwijaya Lampung lainnya.</p>
<p>Suasana guyub dan penuh keakraban terlihat saat seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama, makan siang dan bernyanyi bersama.</p>
<p>Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi TP Sriwijaya Lampung untuk memperkuat silaturahmi internal, menjaga persatuan di tengah kemajemukan serta meneguhkan komitmen organisasi untuk bersama rakyat, berbagi dan mengabdi demi kemajuan Lampung dan Indonesia. (*).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://harianduta.com/2026/08/24/hut-ri-ke-81-dan-hut-tp-sriwijaya-ke-58-nurhasanah-serukan-persatuan-dan-pengabdian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
