<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Hijaunya alamku</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Wed, 9 Oct 2024 20:28:09 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://rifqigitu.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Educational Technology"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>SENI BUDAYA JAWA TENGAH</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/07/seni-budaya-jawa-tengah.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 21:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-5754832467318716923</guid><description>Kebudayaan Jawa merupakan salah satu sosok kebudayaan yang tua. Kebudayaan Jawa mengakar di Jawa Tengah bermula dari kebudayaan nenek moyang yang bermukim di tepian Sungai Bengawan Solo pada ribuan tahun sebelum Masehi. Fosil manusia Jawa purba yang kini menghuni Museum Sangiran di Kabupaten Sragen, merupakan saksi sejarah, betapa tuanya bumi Jawa Tengah sebagai kawasan pemukiman yang dengan sendirinya merupakan suatu kawasan budaya. Dari kebudayaan purba itulah kemudian tumbuh dan berkembang sosok kebudayaan Jawa klasik yang hingga kini terus bergerak menuju kebudayaan Indonesia.&lt;br /&gt;
Kata klasik ini berasal dari kata Clacius, yaitu nama orang yang telah berhasil menciptakan karya sastra yang mempunyai “nilai tinggi”. Maka karya sastra yang tinggi nilainya hasil karya Clacius itu dinamakan “Clacici”. Padahal Clacici adalah golongan ningrat/bangsawan, sedangkan Clacius termasuk golongan ningrat, oleh karena itu hasil karya seni yang mempunyai nilai tinggi disebut “seni klasik”.&lt;br /&gt;
Bengawan Solo bukan hanya terkenal dengan lagu ciptaan Gesang akan tetapi lebih daripada itu lembahnya terkenal sebagai tempat dimana banyak sekali diketemukan fosil dan peninggalan awal sejarah kehidupan di atas bumi ini.&lt;br /&gt;
Pada tahun 1891 Eugene Dubois menemukan sisa-sisa manusia purba yang diberi nama “Phitecanthropus Erectus” di daerah Trinil, Ngawi Karesidenan Madiun. Ternyata fosil-fosil itu lebih purba (tua) dan lebih primitif daripada fosil-fosil Neanderthal yang ditemukan di Eropa sebelumnya. Penggalian-penggalian diteruskan hingga pada sekitar tahun 1930-1931 ditemukan lagi fosil manusia di Ngandong dan di Kedungbrubus daerah Sangiran. Fosil ini lebih tua dari yang ditemukan di Jerman maupun di Peking. Berbeda dengan penemuan di bagian dunia lain, penemuan fosil-fosil pulau Jawa didapat pada semua lapisan Pleistoceen dan tidak hanya pada satu lapisan saja. Hingga nampak jelas perkembangan manusia sejak dari bentuk ‘keorangan’nya yang mula-mula (homonide), sedang dari bagian lain di dunia penemuan-penemuan itu tidak memberi gambaran yang sedemikian lengkap. Manusia purba itu diperkirakan hidup dalam kelompok-kelompok kecil bahkan mungkin dalam keluarga-keluarga yang terdiri dari enam shingga duabelas individu. Mereka hidup berburu binatang di sepanjang lembah-lembah sungai. Cara hidup seperti ini agaknya tetap berlangsung selama satu juta tahun. Kemudian diketemukan sisa-sisa artefak yang terdiri dari alat-alat kapak batu di sebuah situs di dekat desa Pacitan, dalam lapisan bumi yang berdasarkan data geologi diperkirakan berumur 800.00 tahun dan diasosiasikan dengan fosil Pithecanthropus yang telah berevolusi lebih jauh. Dengan demikian diperkirakan bahwa sejak paling sedikit 800.000 tahun yang lalu para pemburu di pulau Jawa sudah memiliki suatu kebudayaan.&lt;br /&gt;
Manusia dan kebudayaan merupakan suatu kesatuan yang erat sekali. Kedua-duanya tidak mungkin dipisahkan. Ada manusia ada kebudayaan, tidak akan ada kebudayaan jika tidak ada pendukungnya, yaitu manusia. Akan tetapi manusia itu hidupnya tidak berapa lama, ia lalu mati. Maka untuk melangsungkan kebudayaan, pendukungnya harus lebih dari satu orang, bahkan harus lebih dari satu turunan. Jadi harus diteruskan kepada anak cucu keturunan selanjutnya.&lt;br /&gt;
Kebudayaan Jawa klasik yang keagungannya diakui oleh dunia internasional dapat dilihat pada sejumlah warisan sejarah yang berupa candi, stupa, bahasa, sastra, kesenian dan adat istiadat. Candi Borobudur di dekat Magelang, candi Mendut, candi Pawon, Candi Prambanan di dekat Klaten, candi Dieng, candi Gedongsongo dan candi Sukuh merupakan warisan kebudayaan masa silam yang tak ternilai harganya. Teks-teks sastra yang terpahat di batu-batu prasasti, tergores di daun lontar dan tertulis di kitab-kitab merupakan khasanah sastra Jawa klasik yang hingga kini tidak habis-habisnya dikaji para ilmuwan. Ada pula warisan kebudayaan yang bermutu tinggi dalam wujud seni tari, seni musik, seni rupa, seni pedalangan,seni bangunan (arsitektur), seni busana, adat istiadat, dsbnya.&lt;br /&gt;
Masyarakat Jawa Tengah sebagai ahli waris kebudayaan Jawa klasik bukanlah masyarakat yang homogen atau sewarna, melainkan sebuah masyarakat besar yang mekar dalam keanekaragaman budaya. Hal itu tercermin pada tumbuhnya wilayah-wilayah budaya yang pada pokoknya terdiri atas wilayah budaya Negarigung, wilayah budaya Banyumasan dan wilayah budaya Pesisiran.&lt;br /&gt;
Wilayah budaya Negarigung yang mencakup daerah Surakarta – Yogyakarta dan sekitarnya merupakan wilayah budaya yang bergayutan dengan tradisikraton(Surakarta dan Yogyakarta). Wilayah budaya Banyumasan menjangkau daerah Banyumas, Kedu dan Bagelen. Sedangkan wilayah budaya pesisiran meliputi daerah Pantai Utara Jawa Tengah yang memanjang dari Timur ke Barat.&lt;br /&gt;
Keragaman budaya tersebut merupakan kondisi dasar yang menguntungkan bagi mekarnya kreatifitas cipta, ras dan karsa yang terwujud pada sikap budaya.&lt;br /&gt;
Di daerah Jawa Tengah segala macam bidang seni tumbuh dan berkembang dengan baik, dan hal ini dapat kita saksikan pada peninggalan-peninggalan yang ada sekarang.&lt;br /&gt;
Provinsi Jawa Tengah yang merupakan satu dari sepuluh DTW (Daerah Tujuan Wisata) di Indonesia dapat dengan mudah dijangkau dari segala penjuru, baik darat, laut maupun udara. Provinsi ini telah melewati sejarah yang panjang, dari jaman purba hingga sekarang.&lt;br /&gt;
Dalam usaha memperkenalkan daerah Jawa Tengah yang kaya budaya dan potensi alamnya, Provinsi Jawa Tengah sebagaimana provinsi-provinsi lain di Indonesia, mempunyai anjungan daerah di Taman Mini “Indonesia Indah” yang juga disebut “Anjungan Jawa Tengah”. Anjungan Jawa Tengah Taman Mini “Indonesia Indah” merupakan “show window” dari daerah Jawa Tengah.&lt;br /&gt;
Anjungan Jawa Tengah di Taman Mini “Indonesia Indah” dibangun untuk membawakan wajah budaya dan pembangunan Jawa Tengah pada umunya. Bangunan induk beserta bangunan lain di seputarnya secara keseluruhan merupakan kompleks perumahan yang dinamakan “Padepokan Jawa Tengah”, yang berarsitektur Jawa asli.&lt;br /&gt;
Bangunan induknya berupa “Pendopo Agung”, tiruan dari Pendopo Agung Istana Mangkunegaran di Surakarta, yang diakui sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa. Propinsi Jawa Tengah juga terkenal dengan sebutan “The Island of Temples”, karena memang di Jawa Tengah bertebaran candi-candi. Miniatur dari candi Borobudur, Prambanan dan Mendut ditampilkan pula di Padepokan Jawa Tengah. Padepokan Jawa Tengah juga merupakan tempat untuk mengenal seni bangunan Jawa yang tidak hanya berupa bangunan rumah tempat tinggal tetapi juga seni bangunan peninggalan dari jaman Sanjayawangça dan Syailendrawangça.&lt;br /&gt;
Pendopo Agung yang berbentuk ”Joglo Trajumas” itu berkesan anggun karena atapnya yang luas dengan ditopang 4 (empat) Soko guru (tiang pokok), 12 (dua belas) Soko Goco dan 20 (dua puluh) Soko Rowo. Kesemuanya membuat penampilan bangunan itu berkesan momot, artinya berkemampuan menampung segala hal, sesuai dengan fungsinya sebagai tempat menerima tamu. Bangunan Pendopo Agung ini masih dihubungkan dengan ruang Pringgitan, yang aslinya sebagai tempat pertunjukan ringgit atau wayang kulit. Pringgitan ini berarsitektur Limas. Bangunan lain adalah bentuk-bentuk rumah adat “Joglo Tajuk Mangkurat”, “Joglo Pangrawit Apitan” dan rumah bercorak “Doro Gepak”.&lt;br /&gt;
Sesuai dengan fungsinya Anjungan Jawa Tengah selalu mempergelarkan kesenia-kesenian daerah yang secara tetap didatangkan dari Kabupaten-kabupaten / Kotamadya di Provinsi Jawa Tengah di samping pergelaran kesenian dari sanggar-sanggar yang ada di Ibukota, dengan tidak meninggalkan keadiluhungan nilai-nilai budaya Jawa yang hingga kini masih tampak mewarnai berbagai aspek seni budaya itu sendiri, adat-istiadat dan tata cara kehidupan masyarakat Jawa Tengah.&lt;br /&gt;
Bangunan Joglo Pangrawit Apitan di Anjungan Jawa Tengah TMII terletak bersebelahan dengan sebuah panggung terbuka yang berlatar belakang sebuah bukit dengan bangunan Makara terbuat dari batu cadas hitam bertuliskan kata-kata “Ojo Dumeh” dalam huruf Jawa berukuran besar. Perkataan Ojo Dumeh mempunyai makna yang dalam, sebab artinya, “Jangan Sombong”, sebuah anjuran untuk senantiasa mampu mengendalikan diri, justru di saat seseorang merasa mempunyai keberhasilan. Di panggung inilah pengunjung dapat menyaksikan pergelaran acara khusus Anjungan yang biasanya merupakan acara-acara pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.amazon.com/Falling-Star-ebook/dp/B004Z9AR5A?ie=UTF8&amp;amp;tag=hijaunyaalamk-20&amp;amp;link_code=btl&amp;amp;camp=213689&amp;amp;creative=392969" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>tsunami diprediksi akan menyapu jakarta</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/05/tsunami-diprediksi-akan-menyapu-jakarta.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 18 May 2011 09:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-6912012736150795875</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;hampir sebagian penduduk jakarta diliputi rasa&amp;nbsp;&lt;iframe align="right" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=hijaunyaalamk-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B004PYDO64&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_top&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;kekhawatiran sebab telah diberitahukan akan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;ada gempa vulkanik yang maha dahsyat. gempa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; ini berpotensi menimbulkan tsunami yang akan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;menyapu sebagian wilayah pulau jawa khususnya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;wilayah bagian barat. menurut pakar vulkanologi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;dan geofisika gempa itu berasal dari gunung anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; krakatau atau krakatoa. gunung ini sudah lama&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;tertidur dan akan kembali beraksi dengan gempa&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;yang maha dahsyat dan predisksi para ahli&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;vulkanologi gempa ini akan menenggelamkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; pulau jawa sebagian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;pada tahun 1883 sebuah rangkain ledakan dahsyat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; dan mengerikan dengan kekuatan 13000 ribu kali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; lebih besar dari bom hiroshima &lt;span style="font-family: arial;"&gt;Ledakannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; terdengar hingga ke   Perth, Australia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Muntahan lebih dari 21 kilometer kubik batu&lt;iframe align="right" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=hijaunyaalamk-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B004HFS6Z0&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_top&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&amp;nbsp;dan debu membumbung hingga setinggi 70&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; mil. Secara resmi, lebih dari 37,000 orang tewas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; Namun dengan tsunami yang ditimbulkannya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; korban sepertinya bisa lebih besar lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>osamah telah tewas</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/05/osamah-telah-tewas.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 4 May 2011 12:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-8892337076024668716</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;
TEMPO Interaktif, Jakarta - Bagaimana berita kematian Usamah Bin Ladin menyebar dengan cepat dari dunia maya ke dunia nyata? Begini ceritanya.&lt;br /&gt;
Berita terkait&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum pukul 22.00 EST hari Minggu, 1 Mei 2011, banyak wartawan bergerak ke Gedung Putih dengan kabar bahwa Presiden Barack Obama akan mengumumkan sesuatu. Sampai saat itu, para wartawan belum tahu apa berita yang akan disampaikan Obama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, pada pukul 22.25 EST, tiba-tiba Keith Urbahn, Kepala Staf mantan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld, menulis tweet pertamanya, "Saya diberitahu oleh orang yang reputasinya bisa dipertanggungjawabkan bahwa mereka mereka telah membunuh Osama bin Laden, mantap."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kicauan itu menyebar dengan cepat sampai-sampai Urbahn kemudian sedikit meralat beberapa saat kemudian. "Tak tahu apakah itu benar, tapi mari kita doakan bahwa itu benar," ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Media massa besar, seperti CNN dan NBC, mulai merilis berita itu sekitar 15 sampai 20 menit kemudian, meski sifatnya tentatif. Kantor berita ABC kemudian menyampaikan informasi yang lebih definitif, termasuk Fox News Channel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Twitter, berita itu begitu riuhnya. Menurut situs microblogging itu, setidaknya rata-rata ada 3.440 tweet per detik antara pukul 22.45 sampai 00:30 EST. Pada pukul 23.00, EST sendiri ada 5.106 tweet per detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu lintas Internet pada hari Minggu malam itu juga melonjak. Akamail Technologies, yang menangani 20 persen lalu lintas Internet dunia, mengatakan bahwa angka page views pada 100 portal berita mencapai angka 4,1 juta di sekitar pukul 23.00 EST saja. Lalu, portal CNN, Fox News Channel, dan MSNBC masing-masing meraih page view 15 juta antara pukul 23.00 dan Minggu tengah malam, saat Obama berpidato.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Google pun mengumumkan bahwa pencarian segala berita dan informasi dengan topik Usamah Bin Ladin mencatat peningkatan pencarian sampai satu juta persen, khususnya pada waktu-waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang dijelaskan Google di akun @google di Twitter.com, peningkatan drastis pencarian soal Usamah Bin Ladin terjadi antara pukul 18.00 PST sampai sekitar pukul 23.00 PST. Setelah itu, persentasenya turun lagi. Kata kunci yang mencetak rekor itu adalah "Bin Laden"&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Seni Budaya : Perspektif Hindu Dalam Tari Bali dan Tari Pendet</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/03/seni-budaya-perspektif-hindu-dalam-tari.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Mar 2011 22:17:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-5154586195877420829</guid><description>PERSPEKTIF HINDU DALAM TARI BALI DAN TARI PENDET&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgukWfYdf86YM9sZ9W_arrbrRVwTg-rNGVH13HHjNQ_omNHOGCFz7VpVr4TXB-dwoPBcpHof6spIRCQjspu_ZeF0UxcZDYdZr4ATiJC-rh34MzYSqCfWpnBMebWLFZFfa-G0LtwQcHyIkQ/s1600/oil.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="225" width="298" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgukWfYdf86YM9sZ9W_arrbrRVwTg-rNGVH13HHjNQ_omNHOGCFz7VpVr4TXB-dwoPBcpHof6spIRCQjspu_ZeF0UxcZDYdZr4ATiJC-rh34MzYSqCfWpnBMebWLFZFfa-G0LtwQcHyIkQ/s320/oil.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesenian dalam perspektif Hindu di Bali yang universal identik dengan kehidupan religi masyarakatnya sehingga mempunyai kedudukan yang sangat mendasar. Para penganutnya dapat mengekspresikan keyakinan terhadap Hyang Maha Kuasa. Maka banyak muncul kesenian yang dikaitkan dengan pemujaan tertentu atau sebagai pelengkap pemujaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Upacara di Pura-Pura (tempat suci) tidak lepas dari seni suara, tari, karawitan, seni lukis, seni rupa dan sastra. Candi-candi, Pura-Pura, dibangun sedemikian rupa sebagai ungkapan rasa estetika, etika dan sikap religius dari penganut Hindu di Bali. Pregina (penari) dalam semangat ngayah (bekerja tanpa pamrih) mempersembahkan tarian sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa), bhakti dan pengabdian sebagai wujud kerinduan ingin bertemu dengan sumber seni itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para seniman pun ingin menyatu dengan seni karena sesungguhnya setiap insan di dunia ini adalah percikan seni. Selain itu juga berkembang pertunjukkan seni yang bersifat menghibur. Maka di Bali, berdasarkan sifatnya seni digolongkan menjadi seni wali yang disakralkan dan seni yang tidak sakral (disebut profan) yang berfungsi sebagai tontonan atau hiburan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada seni tari, tari sakral atau wali adalah tari yang dipentaskan dalam rangka suatu karya atau yadnya atau rangkaian ritual tertentu, dan tarian tersebut biasanya disucikan. Kesuciannya tampak pada peralatan yang digunakan, misalnya pada tari Pendet ada canang sari (sesajian janur dan bunga yang disusun rapi), pasepan (perapian), dan tetabuhan. Pada tari Rejang pada gelungannya serta benang penuntun yang dililitkan pada tubuh penari (khusus Rejang Renteng). Topeng Sidakarya pada bentuk tapel (topeng), kekereb (tutup…), dan beras sekar ura (bunga yang dipotong kecil-kecil untuk ditaburkan). Semuanya tidak boleh digunakan sembarangan. Kesakralan juga ada pada si penari itu sendiri, misalnya seorang penari Rejang atau penari Sang Hyang harus menampilkan penari yang masih muda, belum pernah kawin, dan belum haid. Atau penarinya harus melakukan pewintenan (upacara&lt;br /&gt;
penyucian diri) dulu sebelum menarikan tarian sakral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sejarahnya tari wali ini sebagian besar dikaitkan dengan mitologi agama yang berkembang di daerah tertentu. Mitologi ini mungkin dibuat bersamaan atau sesudah tari wali itu diciptakan atau sebelumnya. Meskipun tarian ini diciptakan manusia, tetapi karena sudah merupakan konsensus dari masyarakat pendukungnya maka tari wali ini mendapat tempat khusus di hati masyarakat dalam kaitannya dengan keyakinan agama, terutama agama Hindu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tari-tari wali yang tercipta di Bali mirip dengan tari-tari ritual di India. Menurut mitologi tarian-tarian wali itu diciptakan oleh Dewa Brahma,  dan Dewa Siwa yang terkenal dengan tarian kosmisnya, yaitu Siwa Nata Raja. Di mana Dewa Siwa memutar dunia dengan gerakan mudranya yang berkekuatan ghaib. Setiap sikap tangan dengan gerakan tubuh memiliki makna dan kekuatan tertentu sehingga&lt;br /&gt;
tarian ini tidak hanya menampilkan keindahan rupa atau pakaian, tetapi mempunyai kekuatan sekala dan niskala. Di Bali tidak sembarang digunakan. Hanya para Sulinggih (Brahmana atau orang suci) saja yang menggunakan gerakan tangan mudra ini, karena sangat sakral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Bali untuk menambah kekuatan sekala dan niskala pada tarian sering disertai dengan banten-banten (sesajian) Pasupati untuk penari atau perlengkapan tari tertentu. Untuk pertunjukkan tari wali tertentu, diawali dengan sesajian dan tetabuhan agar tidak diganggu bhuta kala giraha dan bhuta kala kapiragan. Tak jarang persembahan tari dalam ritual tertentu dilakukan prosesi Pasupati, baik secara sederhana dengan menggunakan banten Pasupati atau dilakukan dengan lebih khusus, lebih besar atau istimewa untuk memohon agar si penari dibimbing sesuai dengan kehendak Ida Betara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasupati artinya raja gembala hewan. Maksudnya agar si penari layaknya hewan gembala yang diatur dan digembalakan sepenuhnya oleh si penggembala, yaitu Ida Betara. Maka setiap gerak-gerik penari tidak sepenuhnya berasal dari dirinya sendiri, sebagian gerakannya dijiwai oleh Ida Betara yang dimohonkan. Sehingga tarian itu akan memiliki niskala (kekuatan magis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasupati&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tari Bali diciptakan penciptanya berdasarkan insting atau naluri dalam berkesenian. Apakah dengan meniru gerakan manusia, air, pohon dan sebagainya, sehingga terangkum dalam gerakan yang memiliki nilai seni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada masyarakat berkebudayaan tinggi serta menjujung  nilai-nilai religius agraris dan mistis seperti di Bali, gerakan tari disertai aksen-aksen tertentu yang berkekuatan ghaib. Disertai banten-banten dan mantra-mantra tertentu untuk mengundang kekuatan sekala dan niskala, sehingga mendukung dan menunjang kesakralan tarian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tari sakral dipersembahkan dengan ritual tertentu pada hari tertentu untuk menyenangkan Ida Betara atau Hyang Kuasa sehingga berkenan memberi berkah berupa kesejahteraan sekala dan niskala&lt;br /&gt;
(jasmani dan rohani). Misalnya barong yang ada di Pura diberi persembahan puja wali dan disolahkan atau ditarikan pada saat odalan (hari jadi Pura banjar) atau karya tertentu adalah hal yang sakral. Kesakralan akan terkait dengan ritual tertentu dan ujung-ujungnya adalah keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakral atau tidaknya tarian atau pertunjukan seni dapat diukur dengan beberapa kategori umum, yaitu tari sakral atau pertunjukan seni sakral tidak pernah diupah atau disewa untuk pertunjukan hiburan atau komersial. Berfungsi sebagai pelaksana atau pemuput karya. Membawa atau menggunakan perlengkapan atau peralatan yang khas. Dan orang yang akan menari juga adalah orang pilihan, baik secara skala  melalui pemilihan dan persetujuan dari masyarakat pendukungnya atau melalui&lt;br /&gt;
metuwunan yaitu dengan memohon petunjuk niskala baik dengan cara kerauhan (upacara penitisan sebagai sarana untuk menerima wahyu dari Hyang Widhi, biasanya orang-orang tertentu saja yang mengalami), dan sebagainya. Contoh : Tari Pendet, tari Baris Gede, tari Rejang, tari Sang Hyang, tari Topeng Dalem Sidakarya, tari Ketekok Jago, pertunjukan Wayang Lemah, dan Wayang Sapuh Leger. Ada juga tari atau pertunjukan seni tidak sakral (tari atau pertunjukan seni profan) yang bisa diupah atau disewa, berfungsi sebagai hiburan atau pendukung acara tertentu, tidak harus menggunakan peralatan atau perlengkapan tertentu yang bersifat sakral. Contoh : Joged Bumbung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seni tari Bali pada umumnya dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu tari wali atau tari seni pertunjukan sakral, tari bebali atau seni tari pertunjukan upacara dan juga untuk hiburan pengunjung, dan tari balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakar seni tari Bali, I Made Bandem Wijaya, pda awal tahun 1980-an pernah menggolongkan tarian Bali tersebut, antara lain yang tergolong ke dalam tari wali seperti Berutuk, Sang Hyang, Dedari,&lt;br /&gt;
Rejang, Baris Gede, Sang Hyang Jaran, Janger. Tari bebali antara lain tari Topeng, Gambuh, Topeng Pajegan, Wayang Wong, dan tari balih-balihan misalnya tari Legong, Arja, Joged Bumbung, Drama Gong, Barong, Pendet, Kecak. Tari Pendet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tari Pendet termasuk dalam jenis tarian wali, yaitu tarian Bali yang dipentaskan khusus untuk keperluan upacara keagamaan. Tarian ini diciptakan oleh seniman tari Bali, I Nyoman Kaler, pada tahun 1970-an&lt;br /&gt;
yang bercerita tentang turunnya Dewi-Dewi kahyangan ke bumi. Meski tarian ini tergolong ke dalam jenis tarian wali namun berbeda dengan tarian upacara lain yang biasanya memerlukan para penari khusus dan terlatih, siapapun bisa menarikan tari Pendet, baik yang sudah terlatih maupun yang masih awam, pemangkus pria dan wanita, kaum wanita dan gadis desa. Pada dasarnya dalam tarian ini para gadis muda hanya mengikuti gerakan penari perempuan senior yang ada di depan mereka, yang mengerti tanggung jawab dalam memberikan contoh yang baik. Tidak memerlukan pelatihan intensif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya tari Pendet merupakan tari pemujaan  yang banyak diperagakan di Pura, yang menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa-Dewi ke alam marcapada, merupakan pernyataan persembahan dalam bentuk tarian upacara. Lambat laun, seiring perkembangan zaman, para seniman tari Bali mengubah tari Pendet menjadi tari “Ucapan Selamat Datang”, dilakukan sambil menaburkan bunga di hadapan para tamu yang datang, seperti Aloha di Hawaii. Kendati demikian bukan berarti tari&lt;br /&gt;
Pendet jadi hilang kesakralannya. Tari Pendet tetap mengandung anasir sakral-religius  dengan menyertakan muatan-muatan keagamaan yang kental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tari Pendet Sakral&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya Tari Pendet dibawakan secara berkelompok atau berpasangan oleh para putri, dan lebih dinamis dari tari Rejang. Ditampilkan setelah tari Rejang di halaman Pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih). Para penari Pendet berdandan layaknya para penari upacara keagamaan yang sakral lainnya, dengan memakai pakaian upacara, masing-masing penari membawa perlengkapan sesajian persembahan seperti sangku (wadah air suci), kendi, cawan, dan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,  Wayan Dibia, menegaskan bahwa menarikan tari Pendet sudah sejak lama menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan spiritual masyarakat Hindu Bali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tarian ini merupakan tarian yang dibawakan oleh sekelompok remaja putri, masing-masing membawa mangkuk perak (bokor) yang penuh berisi bunga. Pada akhir tarian para penari menaburkan bunga ke arah penonton sebagai ucapan selamat datang. Tarian ini biasanya ditampilkan untuk menyambut tamu-tamu atau memulai suatu pertunjukkan (1999: 47).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pencipta atau koreografer bentuk modern tari Pendet ini adalah I Wayan Rindi (?-1967), merupakan penari yang dikenal luas sebagai penekun seni tari dengan kemampuan menggubah tari dan melestarikan seni tari Bali melalui pembelajaran pada generasi penerusnya. Semasa hidupnya ia aktif mengajarkan beragam tari Bali, termasuk tari Pendet kepada keturunan keluarganya maupun di luar lingkungan keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut anak bungsunya, I Ketut Sutapa, I Wayan Rindi memodifikasi Tari Pendet sakral menjadi Tari Pendet penyambutan yang kini diklaim Malaysia sebagai bagian dari budayanya. Keluarga I Wayan Rindi sangat menyesalkan hal ini. Semasa hidupnya I Wayan Rindi tak pernah berpikir untuk mendaftarkan temuannya agar tak ditiru negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tari Pendet Penyambutan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di samping belum ada lembaga hak cipta, tari Bali selama ini tidak pernah dipatenkan karena mengandung nilai spiritual yang luas dan tak bisa dimonopoli sebagai ciptaan manusia atau bangsa tertentu. Dalam hal ini, I Ketut Sutapa, dosen seni tari Institut Seni Indonesia (ISI) Bali mengharapkan pemerintah mulai bertindak untuk menyelamatkan warisan budaya nasional dari tangan jahil negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan sejarah seharusnya lebih proporsional dari pendekatan ilmu pengetahuan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), karena HAKI adalah produk budaya barat yang baru eksis kemudian. HAKI tidak cukup layak mengamankan produk-produk budaya sebelum HAKI didirikan, apa lagi pemanfaatannya lebih berorientasi kolektifitas, bukan individualitas seperti paham budaya barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
HAKI tidak akan sepenuhnya dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat beradab dan bermartabat. HAKI diarahkan untuk kepentingan ekonomis, sedangkan produk-produk budaya Indonesia lebih berorientasi kepentingan sosial.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgukWfYdf86YM9sZ9W_arrbrRVwTg-rNGVH13HHjNQ_omNHOGCFz7VpVr4TXB-dwoPBcpHof6spIRCQjspu_ZeF0UxcZDYdZr4ATiJC-rh34MzYSqCfWpnBMebWLFZFfa-G0LtwQcHyIkQ/s72-c/oil.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Penulisan naskah radio</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/03/penulisan-naskah-radio.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 22 Mar 2011 09:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-8809641159858255263</guid><description>Pendengar cenderung menganggap berita radio adalah hal yang membosankan, kaku dan monoton. Kunci utama mengapa sebuah berita radio menjadi membosankan untuk didengar terletak pada kata-kata yang dipilih oleh si penulis berita. Jika si penulis berita kurang tepat memilih kata-kata, maka penyiar atau pembaca berita tidak akan bisa atau akan mengalami kesulitan memberikan nyawa agar berita tersebut nampak hidup pada saat disiarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa saja yang harus dilakukan oleh seorang scriptwriter agar berita yang ditulisnya bisa hidup sewaktu disampaikan oleh newscaster?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan kata kerja&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata kerja memegang peranan penting dalam penulisan bahasa tutur. Pikirkanlah secara serius, karena pemilihan kata kerja akan mempengaruhi gaya penyampaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Contoh: Gempa bumi hebat mengguncang kawasan barat daya China. Di provinsi Sichuan gedung-gedung bertingkat terkoyak dan hancur luluh lantak. Gempa yang memukul China dengan kekuatan 7,8 pada skala richter ini merenggut nyawa sedikitnya 10.000 jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hati-hati menggunakan kata sifat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penulisan naskah naratif dan deskriptif, akan banyak ditolong oleh penggunaan kata sifat. Namun perlu dihindari penggunaan kata sifat yang bisa menimbulkan berbagai macam persepsi karena justru dapat mengaburkan pesan yang ingin kita sampaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
        * besar -&gt; sebaiknya rincikan besarnya seperti apa&lt;br /&gt;
        * berwarna-warni -&gt; sebaiknya sebutkan apa saja warnanya&lt;br /&gt;
        * drastis -&gt; sebaiknya dijelaskan seberapa drastis&lt;br /&gt;
        * dan lain sebagainya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan kalimat aktif&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam membuat bahasa tutur, penggunaan kalimat aktif adalah yang terbaik. Susunan kalimat aktif ‘Subyek – Predikat – Obyek’ akan mempermudah pemahaman naskah yang akan dibaca, sehingga newscaster akan menjadi lebih lancar dalam menyampaikan sebuah kalimat berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Bukan: 10.000 jiwa direnggut dalam gempa berkekuatan 7,8 skala richter di China&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Tetapi: Gempa berkekuatan 7,8 skala richter merenggut 10.000 jiwa di China&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunakan kalimat ‘kini’ atau present tense&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teorinya, sebuah berita radio menyajikan apa yang baru saja terjadi, apa yang sedang terjadi dan kira-kira apa yang akan segera terjadi. Sehingga lebih tepat jika sebuah naskah berita radio disusun dengan menggunakan present tense. Penggunaan kalimat yang mengesankan bahwa sebuah peristiwa sedang terjadi akan menimbulkan kesan bahwa berita yang kita siarkan adalah berita fresh dan menjadi hal yang menyegarkan di telinga pendengar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan susunan kalimat yang menggambarkan kejadian kemarin (past tense) dan yang akan datang (future tense) lebih cocok digunakan oleh jurnalis media cetak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Bukan: Gempa bumi dahsyat telah mengguncang China.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Tetapi: Gempa bumi dahsyat mengguncang China.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Bukan: China akan menjadi tuan rumah olimpiade 2008&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Tetapi: China menjadi tuan rumah olimpiade 2008&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bumikan kalimat dengan bahasa sehari-hari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan bahasa sehari-hari akan membuat berita kita membumi, lebih akrab dengan telinga pendengar dan menambah vitalitas dari berita yang kita sampaikan. Caranya adalah dengan menyederhanakan bahasa formal, baik kata-kata maupun frasa yang kita jumpai dalam sebuah berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Bukan: Banjir telah membuat bengkel mendapat banyak pesanan untuk menservice banyak mobil yang tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Tetapi: Bengkel kebanjiran order memperbaiki mobil yang rusak terkena banjir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasakan, bahasa sehari-hari seperti ‘kebanjiran order’ justru lebih ‘bernyawa’ dibandingkan dengan bahasa resmi.&lt;br /&gt;
Hindari bentuk negatif&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya penggunaan kalimat aktif, sebuah naskah berita radio akan lebih mudah dipahami dan dibawakan oleh newscaster jika dibuat dengan menggunakan kalimat positif. Untuk itu rubahlah kalimat negatif menjadi positif, terutama pada saat membuat kalimat awal atau lead berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Contoh:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Bukan: Jika pemerintah tidak mengurangi subsidi BBM, sektor keuangan dan perekonomian Indonesia bisa mengalami krisis hebat seperti pada tahun 1997 silam dan yang paling menderita adalah rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
    Tetapi: Pemerintah mengurangi subsidi BBM. Jika hal ini tidak dilakukan, sektor keuangan dan perekonomian Indonesia bisa mengalami krisis hebat seperti pada tahun 1997 silam dan yang paling menderita adalah rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikan tanda baca yang benar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain titik, koma, dan tanda tanya, tanda baca yang lazim digunakan dalam penulisan naskah radio adalah slash ‘/’ sebagai tanda jeda dan double slash ‘//’ untuk berhenti atau mengakhiri sebuah kalimat. Penggunaan tanda baca yang benar dan pada tempatnya, akan membantu penyiar dalam menyampaikan pesan yang tertulis melalui naskah. Selain agar pendengar bisa menangkap dengan tepat apa yang disampaikan oleh penyiar,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan tanda baca juga akan membantu penyiar dalam menata suara dan melagukan susunan kalimat yang disiarkan. Seorang newscaster diharuskan membaca terlebih dahulu naskah berita atau tulisan yang akan disiarkannya dan biasakan untuk memberikan tanda secara pribadi, seperti garis bawah atau tanda-tanda tertentu dibagian yang harus diberi penekanan, dibaca dengan intonasi naik atau turun dan lain sebagainya.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pelaku Pakai Bom Buku Karena Cuma Rp 100 Ribu  Chazizah Gusnita - detikNews</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/03/pelaku-pakai-bom-buku-karena-cuma-rp.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 20 Mar 2011 20:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-7915796267528174082</guid><description>Jakarta - Pelaku bom buku diduga tidak mempunyai modal yang kuat untuk menebar teror di masyarakat. Karena itu pelaku menggunakan bom buku yang memang mengeluarkan biaya murah hanya Rp 100 ribu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mereka cuma mau meneror doang. Itu biayanya nggak sampai Rp 100 ribu. Karena itu kan bom low explosive," kata mantan kombatan Afghanistan Farihin saat dihubungi detikcom, Minggu (20/3/2011).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Farihin mengatakan, rakitan bom buku tersebut merupakan persedian lama jaringan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Tujuan jaringan ini menebar teror tidak ada kaitannya dengan memberi kode kepada pemberi modal untuk berjihad di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Oh tidak. Nggak gitu. Itu sudah terputus (dengan pemodal luar). Karena ada kesempatan saja berbuat itu," ungkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai Selasa 15 Maret 2011, teror bom mengancam di beberapa wilayah Jakarta. Bom pertama yakni paket bom buku untuk Ulil Abshar Abdalla. Bom ini juga melukai 4 orang, salah satunya Kasat Rekrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan. Kompol Dodi bahkan harus kehilangan lengan kirinya karena terkena bom buku tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain bom buku untuk Ulil, bom buku juga diterima oleh Kalakhar BNN, Gories Mere dan Ketum PP Japto Soerjosoemarno, Ahmad Dhani, dan lainnya. Dampak dari rangkaian teror tersebut aadalah rasa cemas dan curiga masyarat terhadap barang-barang tergeletak yang tidak mereka kenal, seperti yang terjadi pada sepanjang Sabtu (20/3/2011).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan temuan bungkusan mencurigakan muncul di Medan, Denpasar, Makassar dan Jakarta. Setelah bungkusan tersebut diledakkan oleh polisi diketahui isinya sama sekali bukan benda berbahaya, yaitu hiasan pohon natal, alat pertukangan, boneka dan sepatu.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>tsunami jepang</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2011/03/tsunami-jepang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 11 Mar 2011 20:08:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-2521395356822745918</guid><description>Metrotvnews.com, Jakarta: Kuatnya gempa yang mengguncang Jepang, membuat ancaman Tsunami juga terjadi di sejumlah negara lain, khususnya yang berada di Samudera Pasifik. Wilayah Indonesia, khususnya kawasan Sulawesi dan Papua, yang diperkirakan tersinggahi Tsunami Jepang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Jan Sopaheluwakan, pakar geologi, jika dihitung dengan kecepatan pesawat terbang yang mencapai 800 kilometer per jam, Tsunami kiriman itu saat ini diperkirakan sudah sampai Papua. Dan sudah melawati kawasan Morotai, Maluku. Namun, Jan memerkirakan kecepatan Tsunami sudah jauh berkurang. Informasi terakhir, ketinggian Tsunami itu sekitar 0,2 meter. Namun, Jan belum bisa memastikan ketinggian itu berdasarkan data dari Tsunamiboy atau alat pasang surut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau 0,2 meter itu di zona tsunamiboy, ke darat itu bisa lebih tinggi daripada itu. Tapi kalau itu adalah alat pasang surut, 02 meter itu tidak mengkhawatirkan," jelas Jan dalam dialog di Studio Metro TV yang dipandu Frida Liudwina, Jumat (11/3) petang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jan menjelaskan, laju Tsunami akan terus ke wilayah selatan, seperti Papua sebelah utara, Seram di kawasan Maluku. Untuk wilayah Ambon diperkirakan aman dari serangan Tsunami. Yang kemungkinan terserang Tsunami kemungkinan adalah Kepulauan Sangihe Talaud. Namun, diperkirakan gelombang sudah jauh lebih kecil saat tiba di sana. Jan memerkirakan saat ini Tsunami sudah mencapai kawasan Papua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, perkiraan Tsunami Jepang ikut menerjang kawasan Ambon, Maluku, sejauh ini tidak terbukti. Namun, warga di sekitar pesisir pantai, tetap siaga. Bahkan, warga sudah mengungsi ke sejumlah tempat yang dianggap aman dari serangan Tsunami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di bagian lain, aktivitas pelayaran di Pulau Seram, sedikit terganggu dengan kabar Tsunami di Jepang. Jadwal keberangkatan kapal yang melayani Pulau Seram - Pulau Ambon, dipercepat. Sedangkan kapal lainnya memilih merapat ke dermaga.(DSY)</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gunung Bromo Meletus, Warga Diminta Lebih Waspada</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/11/gunung-bromo-meletus-warga-diminta.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 30 Nov 2010 19:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-8499448275566315551</guid><description>&lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;PROBOLINGGO (Suara Karya): Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa  Timur, Jumat (26/11) petang, sekitar pukul 17.40 WIB, meletus. Walau  letusan terbilang kecil dan hanya menyemburkan debu, namun warga di  sekitar gunung ini diminta untuk lebih waspada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; "Letusan Gunung Bromo mencapai ketinggian 500 meter dari bibir  kawah. Meski letusan Bromo tidak mengganggu masyarakat sekitar, tapi  masyarakat harus mewaspadainya," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan  Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) Surono, kemarin.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Ia mengatakan, sejak 3 hingga 26 November 2010, aktivitas  Bromo memang terus meningkat. Akibat pembesaran di tubuh Gunung Bromo  hingga terjadinya letusan.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Menurut Surono, sifat Gunung Bromo berbeda dengan Gunung  Merapi di Jawa Tengah. Letusan Gunung Bromo juga hanya mengeluarkan abu  atau pasir, tidak mengeluarkan awan panas seperti Gunung Merapi. Karena  itu, sejauh ini PVBMG tidak akan akan memperluas zona bahaya sejauh 4  kilometer. &lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; "Hingga saat ini belum ada decision dari PVBMG untuk  memperluas atau mengecilkan zona berbahaya. Zona bahaya mencakupi lautan  pasir," ujar Surono. Hal senada diutarakan Mulyono, pengamat PVMBG di  Pos Pengamatan Gunung Bromo. Ia menilai, letusan yang dikeluarkan Gunung  Bromo itu hanya letusan berskala kecil atau minor. "Skalanya kecil.  Masyarakat masih aman," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Berbeda dengan Surono, maka Mulyono menyebutkan bahwa semburan  abu itu mencapai ketinggian 900 meter. Abu yang dilontarkan gunung ini  mengarah ke barat daya, yakni daerah Malang.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Meski letusan Gunung Bromo masih terbilang kecil, namun  pemerintah daerah setempat mewaspadai segala perkembangan yang terjadi.  Pemerintah Kabupaten Pasuruan misalnya, telah siap melakukan  langkah-langkah antisipasi kemungkinan terburuk akibat dampak Gunung  Bromo.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Berbagai kesiapan untuk evakuasi dan penampungan pengungsi  telah ditinjau Dandim Pasuruan Letkol Abu Bakar, Kapolres Pasuruan AKBP  Syahardiantono, serta Sekwilda Kabupaten Pasuruan Agus Sutiaji, yang  didampingi Kesbang Linmas Kabupaten Pasuruan M Yahya, di Desa Wonokitri,  Kecamatan Tosari, Jumat.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Camat Tosari, Gatot Suprapto, menyebutkan, desa-desa di  wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, yang paling dekat dengan  kawah Gunung Bromo adalah Desa Wonokitri, Dusun Ngawu, dan Desa  Mororejo.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Namun, lanjut Gatot, desa-desa tersebut masih dalam jarak yang  aman, yakni sekitar 7 kilometer dari bibir kaldera Gunung Bromo. Selain  itu, posisi desa-desa tersebut juga masih terlindungi dinding kaldera  yang tingginya sekitar 500 meter dan sejumlah bukit. Sementara itu, dari  Yogyakarta dilaporkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  menetapkan masa tanggap darurat Merapi diperpanjang hingga 9 Desember  mendatang. Sementara itu, Pemprov DIY menunggu keputusan pusat terkait  penetapan kawasan rawan bencana pascaerupsi Merapi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="color: black; font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt; Pemetaan ulang kawasan rawan bencana itu diperlukan sebagai  pedoman daerah untuk menjalankan rehabilitasi dan rekonstruksi.  "Pascaerupsi, ancaman bahaya tentu berubah. Kalau kemarin, sebelum  Merapi meletus, sudah ada peta daerah rawan, kini semua tentu berbeda  kondisinya," kata Sekda DIY Tri Harjun Ismaji di Yogyakarta, Jumat&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Aktivitas Anak Krakatau Cemaskan Penghuni Hotel</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/11/aktivitas-anak-krakatau-cemaskan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 10 Nov 2010 21:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-2348510128811044370</guid><description>&lt;a href="" name="main"&gt;&lt;/a&gt;                                           &lt;br /&gt;
&lt;ul class="clearfix" id="community-sharing"&gt;&lt;li&gt;          &lt;a href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.tempointeraktif.com%2Fhg%2Fnusa_lainnya%2F2010%2F11%2F10%2Fbrk%2C20101110-290966%2Cid.html&amp;amp;t=Tempointeraktif.Com%20-%20Aktivitas%20Anak%20Krakatau%20Cemaskan%20Penghuni%20Hotel&amp;amp;src=sp" name="fb_share" style="text-decoration: none;" type="button_count"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small "&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_right fb_share_no_count"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count fb_share_no_count fb_share_count_right"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div class="foto-hl-sedang"&gt;       &lt;div class="crop"&gt;         &lt;a class="zoom in" href="http://image.tempointeraktif.com/?id=52249&amp;amp;width=490" title="Zoom"&gt;           &lt;img alt="foto" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=52249&amp;amp;width=274" /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;         &lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;Anak Krakatau. REUTERS/Documentation of Observation Post Anak Krakatau Volcano-Anton S. Tri Pambudi&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #666666;"&gt;&lt;strong&gt;TEMPO &lt;em&gt;Interaktif&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, SERANG - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terletak di Perairan Selat mulai meresahkan pengunjung hotel di sepanjang Pantai Anyer. Namun kondisi itu&amp;nbsp; tak sampai berimbas kepada turunnya okupansi hotel di sepanjang Pantai Anyer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Banten Sukirman mengatakan, dengan adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini, membuat resah calon pengunjung hotel yang telah membooking kamar. “Namun keresahan itu tidak sampai membatalkan booking hotelnya,” kata Sukirman, Rabu (10/11).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Sukirman, calon pengunjung yang telah membooking kamar itu selalu menanyakan tentang perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Karena, para calon pengunjung khawatir letusan Gunung Anak Krakatau mengancam jiwanya. “Setelah diberikan pengertian bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau itu aman, akhirnya para pengunjung hotel tetap datang untuk menginap,” katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan adanya aktivitas Gunung Anak Karakatu ini, kata Sukirman, saat ini banyak wisatawan mancanegara yang datang dan menginap di setiap hotel di Anyer. Karena wisatawan manca negara itu, tertarik dengan letusan Gunung Anak Krakatau yang sering mengeluarkan lava pijar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Pekan kemarin saja, terdapat 13 orang wisatawan mancanegara dari Eropa yang menginap di hotel kami (Hotel Patrajasa),” tegas Sukirman yang juga menjabat sebagai General Manager Hotel Patrajasa, Anyer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, data dari Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau, di Desa Pasauran, Kabupaten Serang, mencatat total kegempaan Gunung Anak Krakatau, kemarin mencapai 675 kali kegempaan atau menurun dibandingkan dengan hari sebelumnya sebanyak 696 kali kegempaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, petugas pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kabupaten Serang, Jumono mengatakan, aktivitas Gunung Anak Krakatau itu terus mengeluarkan kepulan asap dengan ketinggian mencapai 400 – 700 meter. “Statusnya masih waspada atau level II,” kata Jumono.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Merapi Mengganas</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/11/merapi-mengganas.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 7 Nov 2010 11:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-354622766139475658</guid><description>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;img align="left" border="0" height="209" src="http://www.harianbangsa.com/images/stories/merapi3gf.jpg" width="279" /&gt;&lt;b&gt;Jakarta- &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: red;"&gt;Merapi kian tak pasti. Letusannya tak bisa lagi diprediksi kapan akan berakhir. Dikira sudah tenang, ledakannya justru tambah hebat. Korban meninggal pun bertambah banyak dari sebelumnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Setelah letusan terdahsyatnya dini hari kemarin, jumlah korban meningal dikhawatirkan masih akan bertambah lagi. Mengingat sampai saat ini Merapi tetap meletus. Jumlah penduduk mengungsi pun bertambah banyak, karena area aman kini sudah berada pada radius 20 kilo meter dari Merapi. &lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Para pengungsi Merapi diminta bersabar dan berhati-hati. Sebab, hingga kini kondisi Merapi masih belum pasti. Merapi belum memuntahkan semua isi perutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;"Belum semua, kalau sudah keluar semua ya pulang, saya lepas semua, enag aku," kata Kepala Mitigasi Bencana dan Vulkanologi, Surono di RS Sardjito, Yogyakarta, Jumat (5/11).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Pria yang juga kini kerap dipanggil Mbah Rono ini menjelaskan, sejak 3 November lalu, Merapi belum selesai melakukan erupsi. Pola letusannya kecil kemudian besar, terus mengecil lagi, dan besar lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;"Pagi tadi (kemarin –red) dilihat tinggi, siang rendah, dan sebelum ke sini meninggi lagi," imbuh Surono.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Isi material gas yang sudah dimuntahkan Merapi terdiri dari gas, kerikil, kerakal, material-material halus, dan banyak debu, dan lain-lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;"Yang mateni itu awan panas yang sudah mencapai 15 Km, ini ancaman langsung. Untuk prediksi besok-besok ya enggak bisa diprediksi, ini kan alam. Jarak aman masih 20 Km," tutupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Sedangkan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menyatakan jumlah korban letusan Gunung Merapi mencapai 109 orang, hingga pukul 20.00 wib.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;"Update terakhir, 59 di Yogyakarta dan 50 Jawa tengah. Jadi, 109 (orang yang meninggal)," kata Agung di Istana Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/11).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Dia menambahkan jumlah pengungsi korban letusan gunung berapi yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah itu mencapai 100.000 lebih. Dia memperkirakan, jumlah pengungsi bisa mencapai 119 ribu pengungsi jika daerah rawan diperluas lagi dari radius saat ini, yakni 20 kilometer.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Korban tewas akibat luka bakar terkena awan panas Gunung Merapi dievakuasi ke Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta, Jumat (5/11). Gunung Merapi kembali meletus dini hari. Korban luka maupun meninggal&amp;nbsp; kebanyakan berasal dari desa Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, jumlah korban tewas akibat erupsi Gunung Merapi telah mencapai sekitar 100 orang lebih. Korban tewas berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;"Saya mengajak saudara semua untuk berdoa bersama, memohon kepada Tuhan, agar segera dihentikan musibah bencana ini," kata Presiden pada jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/11).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Presiden juga mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu meringankan penderitaan korban erupsi Merapi. "Saya imbau semua untuk memberikan bantuan. Itu mulia adanya," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Sebelumnya, Presiden telah memutuskan upaya tanggap darurat bahwa penanggulangan bencana erupsi Merapi berada di bawah komando Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dibantu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda DIY, dan Kapolda Jateng.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Presiden mengeluarkan lima keputusan terkait penanganan letusan Gunung Merapi. Berikut lima keputusan Presiden yang disampaikan di Kantor Presiden, Jumat (5/11/2010).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Pertama,&amp;nbsp; kendali operasi tanggap darurat mulai satu komando berada di tangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)&amp;nbsp; dibantu Gubenur DI Yogyakarta, Gubernur Jawa Tengah, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jateng, dan Kapolda DIY.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Kedua, unsur pemerintah pusat diajukan, dipimpin Menko Kesra, untuk memastikan agar bantuan dari pemerintah pusat bisa lebih cepat, tepat, dan terkoordiansi lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Ketiga,&amp;nbsp; TNI saat ini telah melakukan persiapan. Akan dikerahkan satu brigade penanggulangan bencana, dipimpin brigadir jenderal. Brigade ini terdiri dari batalyon kesehatan, batalyon semi-tempur untuk konstruksi, batalyon infantri, batalyon marinir, serta batalyon perbekalan dan angkutan. Brigade TNI tersebut bertugas membangun fasilitas rumah sakit lapangan, di samping mengaktifkan fasilitas semua rumah sakit yang ada di daerah itu, serta membangun dapur-dapur umum. Brigade juga memobilisasi angkutan untuk mobilitas masyarakat dari satu tempat ke tempat lain. Koordinasi berada di bawah Kepala BNPB.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Keempat, Polri dikerahkan dan menugaskan satuan tugas penanggulang bencana untuk mengatur lalu litas dan pengamaan kepada masyarakat. Satgas ini juga di bawah Kepala BNPB.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;Kelima,&amp;nbsp; presiden menugaskan Menko Kesra dibantu Gubernur DIY dan Gubernur Jateng serta para bupati daerah bersangkutan untuk membeli ternak para penduduk dengan harga pantas karena selama ini penduduk dinilai merasa berat meninggalkan rumahnya karena terbebani ternak mereka. Kalaupun ada yang membeli, harganya murah sekali.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr style="color: red;"&gt;  &lt;td class="modifydate"&gt;LAST_UPDATED2 &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span class="article_separator"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>merapi alam yang marah</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/11/merapi-alam-yang-marah.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 6 Nov 2010 10:13:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-1942204190518921604</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4CGdX579t2FqMcCBrzLLhvMMgQwiydsMgvKICBO0nxbYOLF6Pfk9TyESJDs0nI64_r65HZklZr8lxxOlTUE15Ji7rcIQfYxB6jzy2FrcTVIL_sg5lU2ugTnE2JigOd4N5BBCj-ZQdIkw/s1600/merapi7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4CGdX579t2FqMcCBrzLLhvMMgQwiydsMgvKICBO0nxbYOLF6Pfk9TyESJDs0nI64_r65HZklZr8lxxOlTUE15Ji7rcIQfYxB6jzy2FrcTVIL_sg5lU2ugTnE2JigOd4N5BBCj-ZQdIkw/s320/merapi7.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;sekarang merapi makin menjadi-jadi karena semburan awan panas dan larva pijar kini makin meluas dari 10 km batas aman sekarang sudah tidak lagi sebagai batas aman para pengungsi.letusan demi letusan dikeluarkan hampir setiap hari tidak ada putusnya.. debu yang kini berterbangan sudah hampir mencapai Bogor dekat sekali dengan Ibu Kota Jakarta. menurut ahli supranatural alam marah karena ulah manusia itu sendiri banyak manusia yang lupa dan sombong terhadap alam .&amp;nbsp; semua ini ternyata manusia tidak ada apa-apanya dibandingkan yang maha kuasa.&lt;br /&gt;
manusia hanyalah segelintir tanah yang akan kembali ke tanah pula. semoga indonesia jauh dari semua musibah dan rakyatnya diberi rahmat yang berlimpah.&lt;br /&gt;
para pemimpin harus beraksi dalam setiap masalah bencana yang ada di Indonesia supaya rakyatnya tidak menderita. jagalah alam ini karena alam ini adalah sebuah titipan dari yang maha kuasa.&lt;br /&gt;
setiap penderitaan pasti ada solusinya.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4CGdX579t2FqMcCBrzLLhvMMgQwiydsMgvKICBO0nxbYOLF6Pfk9TyESJDs0nI64_r65HZklZr8lxxOlTUE15Ji7rcIQfYxB6jzy2FrcTVIL_sg5lU2ugTnE2JigOd4N5BBCj-ZQdIkw/s72-c/merapi7.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>kisah misteri</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/11/kisah-misteri.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 5 Nov 2010 16:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-4585079161536533650</guid><description>&lt;table cellpadding="2" cellspacing="0" class="tr1"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="intd" height="26"&gt;&lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-bisnis-tokek-gaib-yang-menggiurkan.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;&lt;span class="judulheadline"&gt;Kisah Bisnis Tokek Gaib Yang  Menggiurkan &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-bisnis-tokek-gaib-yang-menggiurkan.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;Menangkap tokek ternyata bukan hal yang mudah. Tokek&amp;nbsp; tidak bisa  ditangkap dengan tangan.&amp;nbsp; Bila terkena tangan, ukuran berat&amp;nbsp; tokek  langsung mengecil dan gampang mati karena stress. Lain dari itu, tokek&amp;nbsp;  punya mata yang terang dan penciuman yang tajam.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;table cellpadding="2" cellspacing="0" class="tr1"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="intd" height="26"&gt;&lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-pertemuan-dengan-arwah-saraswati.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;&lt;span class="judulheadline"&gt;Kisah Pertemuan dengan Arwah  Saraswati &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Memasuki Desa Rejo serentak kami semua terdiam. Suasana saat itu  langsung berubah sunyi senyap, seakan-akan kampung itu tak berpenghuni.  Mobil yang kami tumpangi berlima pun berjalan pelan seolah enggan  memasuki desa yang berada di pesisir pantai selatan itu.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;table cellpadding="2" cellspacing="0" class="tr1"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="intd" height="26"&gt;&lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_membongkar-misteri-hantu-penunggu-wc-kampus.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;&lt;span class="judulheadline"&gt;Membongkar Misteri Hantu  Penunggu WC Kampus &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Rudi semula tidak begitu menanggapi kabar burung yang ia sendiri  belum  pernah mengalami. Meski dalam hati kecilnya mengakui jika di dunia ini  masih ada alam lain, alaming lelembut yang tidak selalu bisa dilihat  dengan kasat mata. Sampai pula Rudi mendengar kabar korban jatuh yang  kali ketiga, juga masih mahasiswi putri yang ditemukan pingsan di WC  kampus.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_jatuh-cinta-pada-arwah-penasaran.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Jatuh Cinta pada Arwah Penasaran &lt;/span&gt;  &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Sampai suatu malam sewaktu datang dari kota, Deny melihat seorang  gadis yang tampaknya kemalaman. Dia berdiri sendirian di pinggir jalan,  tidak jauh dari desanya. Setelah dipapas dengan sepeda motor yang  dikendarainya, gadis itu mengaku berasal dari desa yang sama dengan  Deny.&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_bercinta-dengan-hantu-cantik.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Bercinta dengan Hantu Cantik &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Pertengahan bulan Februari lalu bertepatan bulan purnama terang  benderang. Riadi masih ingat betul kejadian yang membuatnya masih  bergidik-gidik jika tidur sendirian. Di malam yang biasa diluangkan  orang-orang tertentuk untuk melakukan ritual penyucian diri itu, Riadi  mengalami kejadian mengerikan. Dia tidur seranjang dengan wanita  siluman.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-mustika-kelapa-hajar-aswad.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Kisah Mustika Kelapa Hajar Aswad &lt;/span&gt;  &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Sebuah kisah bathin yang baru saja terjadi menimpaku. Kisah ini  bermula  saat aku berangkat haji tahun 2009 silam. Sebagai jamaah haji yang  pernah mengenal seputar ka’bah, tentunya tanpa terkecuali mereka ingin  sekali bisa mencium yang namanya "Hajar Aswad".     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-mistis-kelahiran-anakku.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Kisah Mistis Kelahiran Anakku &lt;/span&gt;  &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        &lt;img align="left" alt="" border="0" hspace="5" src="http://www.indospiritual.com/gambar/auraku.jpg" style="height: 83px; width: 88px;" vspace="5" /&gt;Ini merupakan kisah nyata. Dulu istriku  di vonis oleh dokter tidak bisa  hamil di karena adanya penyakit yang ada di dalam rahim istri saya,  dokter menyarankan untuk operasi namun dikarenakan biaya yang cukup  besar saya tidak mampu untuk mengobati istri saya, saya mencoba beberapa  pengobatan alternatif namun hasil nya NOL.     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-mistis-mustika-kepompong-cokro-aminoto.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Kisah Mistis Mustika Kepompong Cokro  Aminoto &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Kisah ini baru saja terjadi beberapa waktu yang lalu tepatnya pada  bulan  Desember 2008,&amp;nbsp; berawal dari kedatangan seorang musafir bernama, Ki  Bahar, asal, Blitar Jawa Timur, yang datang kerumah Penulis dan  memberikan secara langsung berupa mustika kepompong / mustika besi  kuning. Bagaimana semua ini bisa terjadi?&amp;nbsp; Inilah kisah sebenarnya.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-mistis-bung-karno-dan-pusaka-gaib.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Kisah Mistis Bung Karno dan Pusaka  Gaib &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Ditengah derasnya hujan angin, sosok bung Karno yang kala itu  masih  menjadi bocah angon berlari kecil menelusuri jalan setapak menuju bukit  gorong, yang terletak disebelah kanan&amp;nbsp; sungai Penyu Cilacap, Jawa  tengah. Beliau membawa satu amanat dari salah satu gurunya KH. Rifai bin  Soleh Al Yamani (Hadrotul maut), Banyuwangi, Jawa Timur.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;hr class="myhr" /&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt; &lt;a href="http://www.indospiritual.com/artikel_kisah-mistik-gunung-mujarrob.html" rel="nofollow" title="Detail"&gt;        &lt;span class="judulheadline"&gt; Kisah Mistik Gunung Mujarrob &lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd" height="26"&gt;        Gunung Mujarrob adalah menyimpan banyak misteri karena gunung ini  dikenal hanya oleh para Wali khususnya di Indonesia. Jika gunung  mujarrob memunculkan sinar terang benderang itu artinya sebagai pertanda  lahirnya sosok waliyulloh juru penyelamat di bumi tanah Jawa. Konon  lebih dari 350 tahun yang lampau gunung ini raib dari pandangan mata  manusia biasa, seperti halnya cerita dari kisah perjalanan hidup Habib  Muh, Tegal Rejo Magelang Jateng, yang pernah kami ketahui sewaktu masih  dipesantrennya pada tahun 1987 lalu.    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;      &lt;td class="intd"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>COTOH  Skripsi dan Tesis</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/11/cotoh-skripsi-dan-tesis.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 2 Nov 2010 20:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-7921181619489894328</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS II &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;SMU LAB SCHOOL JAKARTA TIMUR&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;SKRIPSI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Diajukan Kepada Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I&lt;br /&gt;
Untuk memenuhi sebagian dari Syarat-syarat Guna Memperoleh&lt;br /&gt;
Derajat Sarjana Psikologi&lt;br /&gt;
Oleh :&lt;br /&gt;
AMALIA SAWITRI WAHYUNINGSIH&lt;br /&gt;
NIM : 981703229&lt;br /&gt;
NIRM : 983120380050241&lt;br /&gt;
FAKULTAS PSIKOLOGI&lt;br /&gt;
UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I&lt;br /&gt;
JAKARTA&lt;br /&gt;
2004&lt;br /&gt;
&lt;span id="more-520"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Dipertahankan di Depan Panitia Ujian Skripsi&lt;br /&gt;
Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I&lt;br /&gt;
Dan Diterima untuk Memenuhi Sebagian&lt;br /&gt;
Dari Syarat-syarat Guna Memperoleh&lt;br /&gt;
Derajat sarjana&lt;br /&gt;
Pada Tanggal 30 Januari 2004&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mengesahkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;FAKULTAS PSIKOLOGI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dekan,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(Drs. H. Zainuddin SK,M.Psi)&lt;/div&gt;Dewan Penguji,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tanda Tangan&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Wazar Pulungan, M.Psi &lt;/span&gt; 1. _______________&lt;br /&gt;
Ketua Dewan Penguji&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Erdina, M.Psi &lt;/span&gt; 2. _______________&lt;br /&gt;
Anggota Dewan Penguji&lt;br /&gt;
3. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Dra. Sondang Silaen, M.Psi &lt;/span&gt; 3.________________&lt;br /&gt;
Anggota Dewan Penguji / Pembimbing I&lt;br /&gt;
4. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Muchliyanto, S.Psi &lt;/span&gt; 4. ________________&lt;br /&gt;
Anggota Dewan Penguji / Pembimbing II&lt;br /&gt;
Sebuah sukses terwujud&lt;br /&gt;
Karena diiktiarkan, melalui…&lt;br /&gt;
Perencanaan yang matang, keyakinan,&lt;br /&gt;
Kerja keras, keuletan dan niat baik&lt;br /&gt;
Karya ini kupersembahkan untuk&lt;br /&gt;
Orang-orang yang kucintai,&lt;br /&gt;
Mama, Papa, mas Bonang, mas Agung dan Pravi&lt;br /&gt;
KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rakhmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penulis menyadari bahwa keberhasilan penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak baik langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Bapak Drs. H. Zainuddin, SK. M. Psi selaku Dekan Fakultas Psikologi UPI Y.A.I&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ibu Dra. Sondang Silaen, M.Psi selaku dosen pembimbing I atas bimbingan, pengarahan, saran serta dukungan yang berarti kepada penulis selama penyusunan skripsi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bapak Drs. Muchliyanto selaku dosen pembimbing II atas bimbingan, pengarahan, saran serta dukungan yang berarti kepada penulis selama penyusunan skripsi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ibu Dra. Hj Ulya Latifah selaku kepala sekolah SMU Lab School Jakarta Timur atas izinnya memperbolehkan penulis melakukan penelitian.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ibu Ita selaku koordinator Bimbingan Penyuluhan/Bimbingan Konseling SMU Lab School yang banyak membantu penulis dalam mendapatkan data-data yang diperlukan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siswa siswi SMU Lab School Jakarta Timur khususnya kelas II yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mengisi skala yang diberikan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mama, Papa, Mas Agung, Mas Bonang yang tercinta atas semua kasih sayang, dukungan moril maupun materil serta doa yang selalu menyertai penulis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pravira SN, ST yang dengan sabar banyak memberikan doa, waktu, perhatian, serta dukungan yang sangat besar kepada penulis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kiblat, Bunga, dan Iin atas segala doa, dukungan, perhatian serta canda tawa selama penulis meyelesaikan skripsi ini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Endah, Lina, Eva,Ita, Emil, Dini, Arie, Yuke dan juga banyak lagi teman-teman angkatan ’98 yang tidak dapat disebutkan satu persatu yag telah memberikan doa, dukungan dan masukkan yang yag berguna untuk skripsi ini.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga segala kebaikan dan pertolongan semuanya mendapatkan berkah dari Allah SWT. Akhir kata penulis mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukan,. AMIN.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR ISI&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR ISI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR TABEL&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR LAMPIRAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ABSTRAK&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAB I&amp;nbsp; PENDAHULUAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Latar belakang masalah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Rumusan masalah dan Pokok-pokok Bahasan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. Tujuan Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;D. Manfaat Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;E. Sistematika Skripsi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAB II&amp;nbsp; TINJAUAN PUSTAKA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Prestasi Belajar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pengertian Belajar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Pengertian prestasi belajar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Pengukuran prestasi belajar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Kecerdasan Emosiona&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pengertian emosi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Pengertian kecerdasan emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Faktor Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. Keterkaitan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; SMU&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;D. Hipotesis&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAB III&amp;nbsp; METODE PENELITIAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Identifikasi variabel penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Definisi Operasional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. Populasi dan metode pengambilan sampel&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;D. Metode pengambilan data&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;E. Metode Analisis Instrumen&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;F. Metoda Analisis Data&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAB IV&amp;nbsp; LAPORAN PELAKSANAAN PENELITIAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Orientasi kancah Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Uji Coba Instrumen Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. Pelaksanaan Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;D. Analisis Data Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAB V&amp;nbsp; KESIMPULAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Rangkuman Hasil Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Pembahasan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. Kesimpulan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;D. Saran-saran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR TABEL&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabel&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabel 1&amp;nbsp; Distribusi sampling&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabel 2&amp;nbsp; Blue print Skala kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabel 3&amp;nbsp; Distribusi Penyebaran Item Valid dan Gugur Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tabel 4&amp;nbsp; Korelasi Antar Faktor Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR LAMPIRAN&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Distribusi Skor Uji Coba Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran B&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Hasil Uji Validitas Item Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Hasil Uji Korelasi Antar Faktor Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran D&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Reliabilitas Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran E&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Hasil Analisis Korelasi Antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran F&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Skala Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran G&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Tabel Morgan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran H&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Surat Keterangan Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;ABSTRAK&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi belajar yang tinggi diperlukan Kecerdasan Intelektual (IQ) yang juga tinggi. Namun, menurut hasil penelitian terbaru dibidang psikologi membuktikan bahwa IQ bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang, tetapi ada banyak faktor lain yang mempengaruhi salah satunya adalah kecerdasan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peranan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar pada siswa kelas II SMU.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain. Sedangkan prestasi belajar adalah hasil belajar dari suatu aktivitas belajar yang dilakukan berdasarkan pengukuran dan penilaian terhadap hasil kegiatan belajar dalam bidang akademik yang diwujudkan berupa angka-angka dalam rapor. Bila siswa memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, maka akan meningkatkan prestasi belajar. Hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU dan Hipotesis nihil (Ho) adalah tidak ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan prestasi belajar sebagai variable terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur yang seluruhnya berjumlah 240 orang. Sampel penelitian adalah 148 siswa, menggunakan metode proporsional random sampling. Dalam pengumpulan data digunalan metode skala untuk kecerdasan emosional berdasarkan teori Daniel Goleman yang terdiri dari mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain; dan untuk mengukur prestasi belajar siswa digunakan metode pemeriksaan dokumen dengan melihat nilai rapor semester I.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nilai korelasi yang diperoleh pada analisis validitas instrumen dengan rumus korelasi Product Moment dari Pearson berkisar antara 0,320 – 0,720 dan p berkisar antara 0,000 – 0,008. Berdasarkan pada taraf signifikan 0,05 diperoleh 85 item valid dan 15 item gugur dari 100 item yang ada pada skala kecerdasan emosional. Nilai koefisien reliabilitas yang diperoleh 0,9538 dihitung dengan rumus Alpha Cronbach.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil analisis data penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,248 dengan p 0,002 (&amp;lt;0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;BAB I&lt;br /&gt;
PENDAHULUAN&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bab ini akan dibahas mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah dan pokok bahasan, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan skripsi.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;A. Latar belakang masalah&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan adalah suatu usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja, teratur dan berencana dengan maksud mengubah atau mengembangkan perilaku yang diinginkan. Sekolah sebagai lembaga formal merupakan sarana dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Melalui sekolah, siswa belajar berbagai macam hal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pendidikan formal, belajar menunjukkan adanya perubahan yang sifatnya positif sehingga pada tahap akhir akan didapat keterampilan, kecakapan dan pengetahuan baru. Hasil dari proses belajar tersebut tercermin dalam prestasi belajarnya. Namun dalam upaya meraih prestasi belajar yang memuaskan dibutuhkan proses belajar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses belajar yang terjadi pada individu memang merupakan sesuatu yang penting,&amp;nbsp; karena melalui belajar individu mengenal lingkungannya dan menyesuaikan diri dengan lingkungan disekitarnya. Menurut Irwanto (1997 :105) belajar merupakan proses perubahan dari belum mampu menjadi mampu dan terjadi dalam jangka waktu tertentu. Dengan belajar, siswa dapat mewujudkan cita-cita yang diharapkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belajar akan menghasilkan perubahan-perubahan dalam diri seseorang. Untuk mengetahui sampai seberapa jauh perubahan yang terjadi, perlu adanya penilaian. Begitu juga dengan yang terjadi pada seorang siswa yang mengikuti suatu pendidikan selalu diadakan penilaian dari hasil belajarnya. Penilaian terhadap hasil belajar seorang siswa untuk mengetahui sejauh mana telah mencapai sasaran belajar inilah yang disebut sebagai prestasi belajar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prestasi belajar menurut Yaspir Gandhi Wirawan dalam Murjono (1996 :178) adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“ Hasil yang dicapai seorang siswa dalam usaha belajarnya sebagaimana dicantumkan di dalam nilai rapornya. Melalui prestasi belajar seorang siswa dapat mengetahui kemajuan-kemajuan yang telah dicapainya dalam belajar.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses belajar di sekolah adalah proses yang sifatnya kompleks dan menyeluruh. Banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi yang tinggi dalam belajar, seseorang harus memiliki&amp;nbsp; &lt;i&gt;Intelligence Quotient&lt;/i&gt; (IQ) yang tinggi, karena inteligensi merupakan bekal potensial yang akan memudahkan dalam belajar dan pada gilirannya akan menghasilkan prestasi belajar yang optimal. Menurut Binet dalam buku Winkel (1997:529) hakikat inteligensi adalah kemampuan untuk menetapkan dan mempertahankan suatu tujuan, untuk mengadakan penyesuaian dalam rangka mencapai tujuan itu, dan untuk menilai keadaan diri secara kritis dan objektif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenyataannya, dalam proses belajar mengajar di sekolah sering ditemukan siswa yang tidak dapat meraih prestasi belajar yang setara dengan kemampuan inteligensinya. Ada siswa yang mempunyai kemampuan inteligensi tinggi tetapi memperoleh prestasi belajar yang relatif rendah, namun ada siswa yang walaupun kemampuan inteligensinya relatif rendah, dapat meraih prestasi belajar yang relatif tinggi. Itu sebabnya taraf inteligensi bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang, karena ada faktor lain yang mempengaruhi. Menurut Goleman (2000 : 44), kecerdasan intelektual (IQ) hanya menyumbang 20% bagi kesuksesan, sedangkan 80% adalah sumbangan faktor kekuatan-kekuatan lain, diantaranya adalah kecerdasan emosional atau &lt;i&gt;Emotional Quotient &lt;/i&gt;(EQ) yakni kemampuan memotivasi diri sendiri, mengatasi frustasi, mengontrol desakan hati, mengatur suasana hati (mood), berempati serta kemampuan bekerja sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam proses belajar siswa, kedua inteligensi itu sangat diperlukan. IQ tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa partisipasi penghayatan emosional terhadap mata pelajaran yang disampaikan di sekolah. Namun biasanya kedua inteligensi itu saling melengkapi. Keseimbangan antara IQ dan EQ merupakan kunci keberhasilan belajar siswa di sekolah (Goleman, 2002). Pendidikan di sekolah bukan hanya perlu mengembangkan &lt;i&gt;rational intelligence &lt;/i&gt;yaitu model pemahaman yang lazimnya dipahami siswa saja, melainkan juga perlu mengembangkan &lt;i&gt;emotional intelligence&lt;/i&gt; siswa .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil beberapa penelitian di University of Vermont mengenai analisis struktur neurologis otak manusia dan penelitian perilaku oleh LeDoux (1970) menunjukkan bahwa dalam peristiwa penting kehidupan seseorang, EQ selalu mendahului intelegensi rasional. EQ yang baik dapat menentukan keberhasilan individu dalam prestasi belajar membangun kesuksesan karir, mengembangkan hubungan suami-istri yang harmonis dan dapat mengurangi agresivitas, khususnya dalam kalangan remaja&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Goleman, 2002 : 17).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang harus diakui bahwa mereka yang memiliki IQ rendah dan mengalami keterbelakangan mental akan mengalami kesulitan, bahkan mungkin tidak mampu mengikuti pendidikan formal yang seharusnya sesuai dengan usia mereka. Namun fenomena yang ada menunjukan bahwa tidak sedikit orang dengan IQ tinggi yang berprestasi rendah, dan ada banyak orang dengan IQ sedang yang dapat mengungguli prestasi belajar orang dengan IQ tinggi. Hal ini menunjukan bahwa IQ tidak selalu dapat memperkirakan prestasi belajar seseorang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemunculan istilah kecerdasan emosional dalam pendidikan, bagi sebagian orang mungkin dianggap sebagai jawaban atas kejanggalan tersebut. Teori Daniel Goleman, sesuai dengan judul bukunya, memberikan definisi baru terhadap kata cerdas. Walaupun EQ merupakan hal yang relatif baru dibandingkan IQ, namun beberapa penelitian telah mengisyaratkan bahwa kecerdasan emosional tidak kalah penting dengan IQ (Goleman, 2002:44).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Goleman (2002 : 512), kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi (&lt;i&gt;to manage our emotional life with intelligence&lt;/i&gt;); menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya (&lt;i&gt;the appropriateness of emotion and its expression&lt;/i&gt;) melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati dan keterampilan sosial.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Goleman, khusus pada orang-orang yang murni hanya memiliki kecerdasan akademis tinggi, mereka cenderung memiliki rasa gelisah yang tidak beralasan, terlalu kritis, rewel, cenderung menarik diri, terkesan dingin dan cenderung sulit mengekspresikan kekesalan dan kemarahannya secara tepat. Bila didukung dengan rendahnya taraf kecerdasan emosionalnya, maka orang-orang seperti ini sering menjadi sumber masalah. Karena sifat-sifat di atas, bila seseorang memiliki IQ tinggi namun taraf kecerdasan emosionalnya rendah maka cenderung akan terlihat sebagai orang yang keras kepala, sulit bergaul, mudah frustrasi, tidak mudah percaya kepada orang lain, tidak peka dengan kondisi lingkungan dan cenderung putus asa bila mengalami stress. Kondisi sebaliknya, dialami oleh orang-orang yang memiliki taraf IQ rata-rata namun memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada penelitian ini, penulis mengunakan sampel pada SMU Lab School Jakarta Timur, yang berada pada peringkat 16 se-DKI, berdasarkan nilai rata-rata nilai ulangan umum murni cawu 2 kelas II tahun ajaran 2001/2002.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kaitan pentingnya kecerdasan emosional pada diri siswa sebagai salah satu faktor penting untuk meraih prestasi akademik, maka dalam penyusunan skripsi ini penulis tertarik untuk meneliti :”Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas II SMU Lab School&amp;nbsp; Jakarta Timur”.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;B. Rumusan masalah dan Pokok-pokok Bahasan&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bertitik tolak dari latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka masalah penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : “Apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan Prestasi belajar pada siswa kelas II SMU di Jakarta?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada penelitian ini yang menjadi pokok-pokok bahasan adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Prestasi belajar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prestasi belajar adalah hasil belajar yang dicapai oleh seorang siswa dari kegiatan belajar mengajar dalam bidang akademik di sekolah dalam jangka waktu tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Kecerdasan Emosional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk memantau dan mengendalikan perasaan sendiri dan orang lain, serta menggunakan perasaan-perasaan itu untuk memandu pikiran dan tindakan ke arah yang positif.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;C. Tujuan Penelitian&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan penelitian dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;D. Manfaat Penelitian&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil penelitian ini mempunyai beberapa manfaat, antara lain ialah :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dari segi teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; psikologi pendidikan dan memperkaya hasil penelitian yang telah ada dan dapat memberi gambaran mengenai hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dari segi praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan informasi khususnya kepada para orang tua, konselor sekolah dan guru dalam upaya membimbing dan memotivasi siswa remaja untuk menggali kecerdasan emosional yang dimilikinya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;E. Sistematika Skripsi&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistematika isi dan penulisan skripsi ini antara lain :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bab I&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Pendahuluan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berisi tentang latar belakang masalah, perumusan masalah dan pokok-pokok&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; bahasan, tujuan dan manfaat dari penelitian serta sistematika skripsi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bab II&amp;nbsp; : Tinjauan Pustaka&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berisi tentang pengertian belajar, pengertian prestasi belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar, pengertian emosi, pengertian kecerdasan emosional, indikator kecerdasan emosional, hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar dan hipotesis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bab III&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Metodologi Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berisi tentang identifikasi variabel penelitian, definisi operasional, populasi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dan metode pengambilan sampel, metode pengumpulan data, metode analisis instrumen serta metode analisis data.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bab IV&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Laporan Penelitian&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berisi tentang laporan pelaksanaan penelitian yang terdiri dari orientasi kancah penelitian, persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian serta analisis data penelitian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bab V&amp;nbsp; : Penutup&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berisi tentang&amp;nbsp; pembahasan hasil penelitian, kesimpulan dan saran dari &amp;nbsp;&amp;nbsp; penelitian&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ahmad, Mudzakir. (1997). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Psikologi Pendidikan&lt;/span&gt;. Bandung : Pustaka Setia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Goleman, Daniel. (2000). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Emitional Intelligence (terjemahan&lt;/span&gt;). Jakata : PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Goleman, Daniel. (2000). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Working With Emotional Intelligence (terjemahan)&lt;/span&gt;. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gottman, John. (2001). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Kiat-kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional (terjemahan)&lt;/span&gt;. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Irwanto.&amp;nbsp; (1997). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Psikologi Umum&lt;/span&gt;. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mila Ratnawati. (1996). Hubungan antara Persepsi Anak terhadap Suasana Keluarga, Citra Diri, dan Motif Berprestasi dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas V SD Ta’Miriyah Surabaya. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Jurnal Anima Vol XI No. 42&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Moch, Nazir. (1988). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Metodologi Penelitian.Cetakan 3&lt;/span&gt;. Jakarta :Ghalia Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Morgan, Clifford T, King, R.A Weizz, JR, Schopler. J, 1986. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Introduction of Psychology&lt;/span&gt;, (7th ed), Singapore : Mc Graw Hil Book Company&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Muhibbin, Syah. (2000). Psikologi Pendidikan dengan Suatu Pendekatan baru. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nana, Sudjana. (2001). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar&lt;/span&gt;. Cetakan ketujuh. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratna Wilis, D. (1996). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Teori-Teori Belajar&lt;/span&gt;. Jakarta : Penerbit Erlannga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saphiro, Lawrence E. (1998). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Mengajarkan Emotional Intelligence Pada Anak&lt;/span&gt;. Jakarta : Gramedia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sarlito Wirawan. (1997). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Psikologi Remaja&lt;/span&gt;. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sia, Tjundjing. (2001). Hubungan Antara IQ, EQ, dan QA dengan Prestasi Studi Pada Siswa SMU. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Jurnal Anima Vol.17 no.1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sri, Lanawati. (1999). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Hubungan Antara Emotional Intelligence dan Intelektual Quetion dengan Prestasi Belajar Siswa SMU&lt;/span&gt;.Tesis Master&amp;nbsp; : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumadi, Suryabrata. (1998). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Psikologi Pendidikan&lt;/span&gt;. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumadi, Suryabrata. 1998. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Metodologi Penelitian&lt;/span&gt;. Cetakan sebelas. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saifuddin, Azwar. (1997). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Reliabilitas dan Validitas.&lt;/span&gt; Yogyakarta : Pustaka Balajar Offset.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saifuddin Azwar. (1998). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengukutan Prestasi balajar.&lt;/span&gt; Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suharsono. (2002). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Melejitkan IQ, IE, dan IS&lt;/span&gt;. Depok : Inisiasi Press.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sutrisno Hadi. (2000). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Statistik 2&lt;/span&gt;. Yogyakarta : Andi Offset.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaiful Bakrie D. (1994). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Prestasi belajar dan kompetensi guru&lt;/span&gt;. Surabaya : Usaha Nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Winkel, WS (1997). &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar&lt;/span&gt;. Jakarta : Gramedia.&lt;span style="background-color: red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tangis Mentawai</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/tangis-mentawai.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 30 Oct 2010 19:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-6348077989763829352</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxvBMyu9kjeDSyrclslPieBSRUFSfliRbhc7uKDwUXKYiC4fRUUfoT3gUWM2hmKqKWSMslZYLfsS9pybUJpXXVDkCzN9UGTk61PGbYAFgIqxhwB8U-NERtgtjP8YCg7eaeBhemwpbJhR0/s1600/mentawai.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxvBMyu9kjeDSyrclslPieBSRUFSfliRbhc7uKDwUXKYiC4fRUUfoT3gUWM2hmKqKWSMslZYLfsS9pybUJpXXVDkCzN9UGTk61PGbYAFgIqxhwB8U-NERtgtjP8YCg7eaeBhemwpbJhR0/s320/mentawai.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;penderitaan semakin berat bagi warga Mentawai karena setelah diterjang tsunami yang begitu dahsyat dan menewaskan ratusan penduduk. penderitaan yang mereka alami buat keperluan kehidupan sehari-hari mereka membutuhkan bantuan yang banyak agar mereka tetap bertahan hidup. karena medan yang begitu berat para sukarelawan tidak bisa mencapai tujuan sampai sekarang ini sungguh kasihan sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
cuaca yang buruk sampai seminggu kedepan yang menjadi kendala para sukarelawan disertai daerah yang jauh dari daratan pulau sumatera. akhirnya pendestribusian dilakukan dengan bantuan Helikopter TNI Al. tetapi sayangnya hanya barang-barang yang tidak mudah pecah dan hancur begitu saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
banyak anak-anak dan orangtua yang kehilangan sanak saudaranya. kalaupun selamat mereka makin menderita dan makin tersiksa kurang makanan dan obat-obatan mereka mudah terserang penyakit mematikan yang berasal dari mayat-mayat yang bertebaran dimana-mana. sekarang Indonesia banyak dihujani bencana yang begitu dahsyat mungkin bangsa ini kurang bersyukur dan kurang menjaga lingkungannya supaya bangsa ini kokoh dan solid.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxvBMyu9kjeDSyrclslPieBSRUFSfliRbhc7uKDwUXKYiC4fRUUfoT3gUWM2hmKqKWSMslZYLfsS9pybUJpXXVDkCzN9UGTk61PGbYAFgIqxhwB8U-NERtgtjP8YCg7eaeBhemwpbJhR0/s72-c/mentawai.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gunung Merapi Meletus 26 Oktober 2010</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/video-gunung-merapi-meletus-26-oktober.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 27 Oct 2010 20:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-4995564492137585626</guid><description>&lt;object height="344" style="background-image: url(&amp;quot;http://i2.ytimg.com/vi/y22l2p4KDuY/hqdefault.jpg&amp;quot;);" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/y22l2p4KDuY?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/y22l2p4KDuY?fs=1&amp;amp;hl=en_US" allowscriptaccess="never" allowfullscreen="true" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn7akoRRfDN0LTvzKvK69cNjhXfXzopLKHUcZHjzpkUxNUkXvGoR869U-bhZwTcwIhKwe7OVqaYAdqw0UzKazAoppzP6ov62N8FOXL9YCi2MJgazJ7trZcQFhJQqPNwC56jU-7YkbW-AA/s1600/merapi4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn7akoRRfDN0LTvzKvK69cNjhXfXzopLKHUcZHjzpkUxNUkXvGoR869U-bhZwTcwIhKwe7OVqaYAdqw0UzKazAoppzP6ov62N8FOXL9YCi2MJgazJ7trZcQFhJQqPNwC56jU-7YkbW-AA/s320/merapi4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Inilah derita bangsa yang kian hari makin memburuk . tanggal 25  Oktober 2010&amp;nbsp; tepatnya pukul 17.00 terjadi letusan gunung dengan jarak  luncuran sekitar 1,5 hingga 2  kilometer telah menewaskan kurang lebih  15 orang. yang berada di lereng gunung Merapi. juru kunci gunung merapi  mbah Marijan beserta keluarga dan satu orang wartawan tewas di kediaman  Mbah Marijan. tim SAR saat ini  masih mencari jasad-jasad yang belum diketemukan. &lt;br /&gt;
berikut  kronologi letusan gunung merapi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pukul  17.02 mulai terjadi awanpanas selama 9 menit&lt;br /&gt;
2. Pukul  17.18  terjadi awanpanas selama 4 menit&lt;br /&gt;
3. Pukul 17.23 terjadi  awanpanas  selama 5 menit&lt;br /&gt;
4. Pukul 17.30 terjadi awanpanas selama 2  menit&lt;br /&gt;
5.  Pukul 17.37 terjadi awanpanas selama 2 menit&lt;br /&gt;
6. Pukul  17.42  terjadi awanpanas besar selama 33 menit&lt;br /&gt;
7. Pukul 18.00 sampai   dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di   Jrakah dan Selo&lt;br /&gt;
8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan   suara dentuman&lt;br /&gt;
9. Pukul 18.16 terjadi awanpanas selama 5 menit&lt;br /&gt;
10.   Pukul 18.21 terjadi awanpanas besar selama 33 menit&lt;br /&gt;
11. Dari pos   Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap   membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi&lt;br /&gt;
12.  Pukul  18.54 aktivitas awanpanas mulai mereda&lt;br /&gt;
13. Luncuran  awanpanas  mengarah kesektor Barat-Barat Daya dan sektor  Selatan-Tenggara&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kronologi dikutip dari  Letusan Gunung  Merapi Tanggal 26 Oktober 2010 yang dikeluarkan oleh a.n  Kepala Badan  Geologi, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana  Geologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gunung  Merapi merupakan gunung api tipe strato, dengan  ketinggian 2.980 meter  dari permukaan laut. Secara geografis terletak  pada posisi 7° 325'  Lintang Selatan dan 110° 26.5' Bujur Timur. secara  administratif  terletak pada 4 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Sleman,  Kabupaten  Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten. Status  kegiatan G.  Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal  20  September 2010, ditingkatkan menjadi Siaga pada 21 Oktober 2010 dan   menjadi Awas, terhitung sejak 25 Oktober 2010.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
mungkin  ini semua adalah cobaan dari tuhan yang maha kuasa agar makhluknya harus  menjaga alam dengan sebaik-baiknya.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjn7akoRRfDN0LTvzKvK69cNjhXfXzopLKHUcZHjzpkUxNUkXvGoR869U-bhZwTcwIhKwe7OVqaYAdqw0UzKazAoppzP6ov62N8FOXL9YCi2MJgazJ7trZcQFhJQqPNwC56jU-7YkbW-AA/s72-c/merapi4.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kepulauan Raja Ampat Yang Eksotik</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/kepulauan-raja-ampat-yang-eksotik.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 23 Oct 2010 18:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-6662943153881149924</guid><description>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/10/kepulauan-raja-ampat-yang-eksotik.html"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;
.fullpost{display:inline;}
&lt;/style&gt; Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk  dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan  Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari  10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin  juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah  air pada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://www.technologyindonesia.com/uploads/news_910.jpg" src="http://www.technologyindonesia.com/uploads/news_910.jpg" style="height: 380px; width: 571px;" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://www.balifilm.com/images/loc/Wayag%201%20-%20Raja%20Ampat,%20Irian%20Jaya.jpg" src="http://www.balifilm.com/images/loc/Wayag%201%20-%20Raja%20Ampat,%20Irian%20Jaya.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr  John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya, dalam  sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di  ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut  Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis  karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://www.rajaampatcruises.com/images/raja+ampat3.jpg" src="http://www.rajaampatcruises.com/images/raja+ampat3.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tim  ahli dari Conservation International, The Nature Conservancy, dan  Lembaga Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia  (LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya,  mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang  keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan  karang, 700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid  stomatopod crustaceans. Ini menjadikan 75% spesies karang dunia berada  di Raja Ampat. Tak satupun tempat dengan luas area yang sama memiliki  jumlah spesies karang sebanyak ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://farm1.static.flickr.com/194/458587020_d4a5a4e8dd_o.jpg" height="560" src="http://farm1.static.flickr.com/194/458587020_d4a5a4e8dd_o.jpg" style="height: 380px; width: 571px;" width="788" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://farm1.static.flickr.com/158/337611757_4d2402c961_b.jpg" height="560" src="http://farm1.static.flickr.com/158/337611757_4d2402c961_b.jpg" style="height: 380px; width: 571px;" width="842" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa kawasan terumbu karang  yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang  hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara P. Waigeo dan P.  Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Timur Selatan dan  Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah  terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan  juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di  kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan  hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri,  karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan  terkena sinar matahari langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/kev/nonimg4679copy.jpg" src="http://imagehost.ngobrolaja.com/files/kev/nonimg4679copy.jpg" style="height: 377px; width: 566px;" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Spesies  yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis  pigmy seahorse atau kudalaut mini, wobbegong dan Manta ray. Juga ada  ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie.  Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam  dengan ditemani beberapa ekor Manta Ray yang jinak seperti ketika Anda  menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape  Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang  kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan  jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya  itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda  soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau  beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau  berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati,  Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://dunialaut.com/wp-content/uploads/2009/01/skin-dive-raja-ampat.jpg" src="http://dunialaut.com/wp-content/uploads/2009/01/skin-dive-raja-ampat.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="http://inlinethumb54.webshots.com/38005/2447922890102872335S500x500Q85.jpg" src="http://inlinethumb54.webshots.com/38005/2447922890102872335S500x500Q85.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena  daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar  tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal  ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil  mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil  menerobos kumpulan ikan. Ada juga pesawat karam peninggalan perang dunia  ke II yang bisa dijumpai di beberapa tempat penyelaman menjadikan  tempat yang bagus untuk wreck dive seperti di P. Wai. Dan masih banyak  lagi situs terumbu karang yang sebenarnya belum pernah dijamah. Ini  menjadikan penyelaman di Raja Ampat terasa lebih menantang.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://farm1.static.flickr.com/158/337611757_4d2402c961_t.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Boneka Horta</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/boneka-horta.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 21 Oct 2010 16:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-3889748571177718362</guid><description>adalah hasil karya anak IPB bogor yang mendaur ulang sampah-sampah serbuk kayu yang diolah menjadi karya yang diminati oleh semua orang. Boneka ini sangat bagus untuk pajangan rumah dan sekaligus untuk penyegaran dirumah anda. mengapa karena boneka ini unik sekali boneka yang biasanya dimainkan oleh anak perempuan sekarang menjadi wadah yang diatasnnya ditumbuhi oleh beberapa rumput kecil jika disiram terus setiap hari. bayangkan dari hal yang biasa saja bisa menjadi yang luar biasa. buat anda yang punya ide kreatif coba saja dan terus kembangkan ada kemungkinan bisa mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda dari yang biasanya.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Apa itu Penyiaran</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/apa-itu-penyiaran.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 18 Oct 2010 20:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-7794522675073524314</guid><description>dunia penyiaran memang unik. siaran yang hanya didengar dan dilihat sekilas mampu memberikan kepuasan batiniah, bukan badaniah. siaran memiliki kemampuan besar untuk mempengaruhi manusia, dan dengan demikian dapat dipakai untuk pencapaian tujuan yang bersifat idiil atau materil.&lt;br /&gt;
apalagi siaran televisi mampu menghantarkan seseorang menjadi bintang atau idola masyarakat. mampu membuat seseorang menjadi terkenal, namun sebaliknya siaran dapat menjatuhkan seseoarang dalam waktu relatif singkat dihadapan khalayak masyarakat.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;penyiaran adlah kegiatan pembuatan dan proses menyiarkan acara siaran televisi dan radio serta pengelolaan oprasional perangkat lunak dan keras, yang meliputi segi idiil, kelembagaan dan sumber daya manusia, untuk memungkinkan terselenggaranya siaran radio dan televisi.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>tersangka teroris perampokan CIMB NIAGA</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/pesan-terakhir-teroris.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 17 Oct 2010 16:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-8234195647941445611</guid><description>Jakarta ( Berita ) : &amp;nbsp;Kepolisian Negara Republik Indonesia sudah  menetapkan 18 orang sebagai tersangka kasus perampokan di Bank CIMB  Niaga Medan.&lt;br /&gt;
&lt;span id="more-62021"&gt;&lt;/span&gt;“Dari 18 orang yang ditetapkan sebagai  tersangka kasus perampokan di CIMB Niaga Medan, tiga di antaranya tewas  ditembak anggota karena melakukan perlawanan,” kata Kepala Divisi  Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol. Iskandar Hasan di  Jakarta, Senin [20/09].&lt;br /&gt;
Para tersangka ditangkap pada beberapa tempat terpisah di daerah  Belawan dan Tanjung Balai, Sumatera Utara, Minggu (19/9) sekitar pukul  19.00 WIB serta dua orang di Lampung, ujarnya.&lt;br /&gt;
“Para tersangka terutama yang ditangkap di Lampung terkait dengan  jual beli senjata dan keterlibatannya dengan perampokan. Sementara itu,  otak pelaku perampokan berinisial M,” kata Iskandar.&lt;br /&gt;
Kadiv Humas mengatakan barang bukti yang diamankan dari para  tersangka kasus perampokan ini di antaranya satu pucuk senjata jenis AK  47, satu pucuk senjata FN, dan setengah batang bahan peledak jenis TNT.&lt;br /&gt;
“Polri sejauh ini masih melakukan penyidikan para tersangka terkait  dengan kasus perampokan di CIMB Niaga, belum mengarah ke kasus lainnya,”  kata Iskandar menjelaskan.&lt;br /&gt;
Pelaku perampokan itu yang tertembak mati saat dilakukan penangkapan  oleh anggota Detasemen Khusus (Densus) 88&amp;nbsp; Antiteror Mabes Polri dan  Polda Sumatera Utara. Selanjutnya, dia mengatakan tiga jenazah pelaku  perampokan itu dibawa ke Rumah Sakit Brimob Polda Sumut.&lt;br /&gt;
Pada pertengahan Agustus terjadi perampokan Bank CIMB Niaga di Jalan  Aksara Medan, yang juga menewaskan Briptu Imanuel Simanjuntak anggota  Brimob Polda Sumut.&lt;br /&gt;
Selain itu, perampok sadis tersebut juga menembak dua anggota Satpam  Bank CIMB Niaga, M. Fahmi (28) dan Muchdiantoro (30) yang mengalami luka  serius dan dirawat intensif di RSU Permata Bunda dan RS Gleni Medan.&lt;br /&gt;
Dalam aksi yang dilakukan belasan orang dengan menggunakan senjata  api dan pistol itu, perampok berhasil membawa uang Bank CIMB Niaga  senilai lebih kurang Rp400 juta. (ant )</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/borobudur-candi-budha-terbesar-di-abad.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 16 Oct 2010 19:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-2453470694369147359</guid><description>&lt;h2&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini  memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang  mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam &lt;i&gt;World Wonder  Heritages&lt;/i&gt; ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun  fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu  raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan  prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya  mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai  dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama  Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang  berteras-teras (&lt;i&gt;budhara&lt;/i&gt;), sementara beberapa yang lain mengatakan  Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span&gt;Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri  dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter  setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai  penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga  tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang  berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan  melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana,  setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui  setiap tingkatan kehidupan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;Bagian dasar Borobudur, disebut &lt;i&gt;Kamadhatu&lt;/i&gt;,  melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya  disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri  dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut,  patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya  dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut &lt;i&gt;Arupadhatu&lt;/i&gt;,  melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk.  Bagian paling atas yang disebut &lt;i&gt;Arupa&lt;/i&gt; melambangkan nirwana,  tempat Budha bersemayam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang  menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara  runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk  candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang  sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang  menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang  aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian  saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan  pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur  mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan  media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha.  YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di  Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang  budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang  dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum  Katedral Agung di Eropa ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran  Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu  mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan  mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah  dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut "&lt;i&gt;The  Lamp for the Path to Enlightenment&lt;/i&gt;" atau yang lebih dikenal dengan  nama &lt;i&gt;Bodhipathapradipa&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang  Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan  mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan  Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena  letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan 'Amawa'  berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar  Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin  Merapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar  bila banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai  tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya,  anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti  Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat  kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat  memandang panorama Borobudur dari atas. Tunggu apa lagi? Tak perlu  khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknya  sama sekali.&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara mempercepat Browsing Firefox</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/cara-mempercepat-browsing-firefox.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 15 Oct 2010 20:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-6682495626353497795</guid><description>hahahaha dasar para netter yang gak mau rugi !&lt;br /&gt;
apa" mau nya cepet !,gak mau berkorban dikit !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
neh sekarang gw mau bantuin biar lw browsing lebih cepet !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
cara nya gini !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Buka FireFox anda&lt;br /&gt;
2. Pada address bar, ketik about:config kemudian enter&lt;br /&gt;
3. Klik 2x pada network.http.max-connection, ganti digit angka tersebut menjadi 48&lt;br /&gt;
4. Klik 2x pada network.http.max-connection-per-server, ganti digit angka tersebut menjadi 24&lt;br /&gt;
5. Klik 2x pada network.http.max-persistent-connections-per-proxy, ganti digit angka tersebut menjadi 12&lt;br /&gt;
6. Klik 2x pada network.http.max-persistent-connections-per-server, ganti digit angka tersebut menjadi 6&lt;br /&gt;
7. Klik 2x pada network.http.pipelining. Pastikan di kolom Value (paling kanan) sudah berubah menjadi true&lt;br /&gt;
8. Klik 2x pada network.http.pipelining.maxrequests, ganti digit angka tersebut menjadi 8&lt;br /&gt;
9. Klik 2x pada network.http.proxy.pipelining. Pastikan di kolom Value (paling kanan) sudah berubah menjadi true&lt;br /&gt;
10. Klik kanan dimana saja (asal di tempat kosong)&lt;br /&gt;
11. Sorot New, Klik Integer&lt;br /&gt;
12. Ketik nglayout.initialpaint.delay pada kolom yang muncul&lt;br /&gt;
13. Klik OK&lt;br /&gt;
14. Ketik 0 (nol) pada kolom yang muncul&lt;br /&gt;
15. Klik OK&lt;br /&gt;
16. Selesai, silahkan keluar dari tab about:config&lt;br /&gt;
17. Refresh Firefox and&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
nah kalo firefox nya dah di gituin pasti jadi lebih cepet !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tapi kalo gw sih lum puas kalo kecepatan nya cuma segitu duan ,sal nya setiap browsing gw butuh kecepatan yg di atas rata-rata !,hahahahahaha !,blagu bgt gw !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kalo lw pake teknik tadi lw dah nambah kecepatan browsing lw jadi 7x lebih cepet !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sekarang gw tambahin lagi yar browsing nya 10x lebih cepet !,bae gak gw ?,rati kalo di itung kecepatan nya 7+10=17x lipet kecepatan normal !,wooooow !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
cepetan lw tambahin addons ini di mozila lw !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
download addons sinting !</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Orang yang memiliki indra keenam</title><link>http://rifqigitu.blogspot.com/2010/10/orang-yang-memiliki-indra-keenam_15.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 15 Oct 2010 20:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4153967269056762965.post-1726014729683262691</guid><description>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cddnet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C07%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-parent:"";
	margin:0in;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:12.0pt;
	font-family:"Times New Roman";
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
@page Section1
	{size:8.5in 11.0in;
	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
	mso-header-margin:.5in;
	mso-footer-margin:.5in;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
--&gt;
&lt;/style&gt;    &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;pada mulanya orang normal tidak bisa melihat apapun yang tak bisa dilihat oleh kasat mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; ada beberapa orang yang bisa kalo bahasa enaknya orang Indigo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; menurut beberapa profesor, orang tersebut bisa melihat seperti hantu karena otak dalam manusia indigo itu ada mengalami suatu masalah yang sukar ditemukan obatnya tapi orang yang berindigo itu tak mengalami banyak masalah, tapi ada juga yang mengalami masalah kejiwaan contohnya saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; saya pernah mengalami suatu firasat dalam diri saya bahwa akan terjadi sesuatu hal yang akan terjadi. saya juga pernah mengalami hawa setan yang jahat. pernah melihat pocong dan sejenisnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; setelah kejadian itu saya hanya melihat sekali saja. setiap kali saya keluar malam tangan saya selalu bergetar ga ada sesuatu yang saya lihat tapi tangan saya merasakan hawa hangat pada tangan kanan saya pada setiap malam dan pada daerah yang sepi dan tidak banyak orang yang keluar. menurut saya janganlah anda mencoba apa yang belum pernah coba jika anda nelihat sesuatu yang misterius janganlah anda bersikap gugup cobalah anda bersikap tenang. kalo anda beragama islam bacalah ayat-ayat alQur'an dan rajinlah beribadah supaya anda selamat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>