<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5869688515891102342</id><updated>2024-11-01T17:39:52.310+07:00</updated><category term="Kisah Hijrah"/><title type='text'>Hijrah Community</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hijrah-community.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5869688515891102342/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hijrah-community.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10312547722554523946</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5869688515891102342.post-6330164536456715242</id><published>2016-02-06T05:44:00.001+07:00</published><updated>2016-02-06T05:44:19.469+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Hijrah"/><title type='text'>Sahabat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFdh65jTVBwpw-8SLqx0uWqtS26sEboTPOGZz0A3O4XFWy2TAYob2YL4WQbxmBY6z6kf9vl4ni2Z4d8bUZjseDRiVvMMWt7vGY6lnKcjRU8Ij_u-TM_bZhC8i0Ktkz7nvPQwU97LjUkPw/s1600/img_47363.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;195&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFdh65jTVBwpw-8SLqx0uWqtS26sEboTPOGZz0A3O4XFWy2TAYob2YL4WQbxmBY6z6kf9vl4ni2Z4d8bUZjseDRiVvMMWt7vGY6lnKcjRU8Ij_u-TM_bZhC8i0Ktkz7nvPQwU97LjUkPw/s320/img_47363.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setiap
 dari kita pasti memiliki masalah dan ujian hidup...mulai dari masalah 
yang terlihat sepele,ataupun yang terasa amat berat tuk dihadapi. Dan 
saat itu mungkin pernah lisan dan hati kita berkata “kehidupan ini tidak
 adil”... karena kita merasa saat itu seakan akan hanya kita lah yang 
mengalami kondisi yang paling terpuruk&amp;nbsp; itu.&lt;br /&gt;
Dan kita akan berkata
 kembali “hidup tidak adil”...ketika segala keinginan kita tidak 
berbanding lurus dengan takdir yang telah Allah berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitupun
 denganku dulu,,,dengan masalah-masalah yang ada dan harus kuhadapi 
seorang diri...aku merasa bahwa tidak ada keadilan dalam kehidupan 
ini... dan saat itu aku merasa hanya aku satu-satunya orang yg paling 
terpuruk di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu,Allah menjawab keluhanku pada saat itu,,,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada
 saat Allah mempertemukanku dengan wanita-wanita yang begitu tegar dalam
 menghadapi persoalan hidupnya.salah satu wanita itu bernama 
Hania,,,saya dipertemukannya disebuah pesantren di depok,berawal dari 
sebuah perbincangan yang santai dan biasa,hingga akhirnya ia memulai 
berbagi cerita denganku akan kehidupannya,ia menceritakan perjalanan 
hidupnya hingga akhirnya takdirnya menuntunnya bekerja di pesantren 
kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
hania seorang wanita yang berasal dari 
lampung,anak satu satunya dari sebuah keluarga sederhana,hania bercerita
 kepadaku bahwa ayahnya meninggal beberapa tahun lalu dan karena keadaan
 ekonomi akhirnya ibunya menikah lagi.namun entah mengapa ibunya menikah
 dengan seorang laki-laki yang tidak menjadi solusi atas masalah 
perekonomian keluarganya.ibunya menikah dengan seorang laki-laki 
pengangguran,dan ibunya yang harus banting tulang menghidupi 
keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ibu hania seorang penjual makanan di pasar
 dekat rumahnya,setiap pagi ibunya berangkat tuk menjajakan dagangannya 
ke pasar,ketika ibunya berdagang,&amp;nbsp; hania dan hanya bapak tirinyalah yang
 berada dirumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hania melanjutkan ceritanya padaku 
bahwa di saat ibunya tidak ada dirumah merupakan&amp;nbsp; sebuah keadaan yang 
sangat menakutkan dan mencekam baginya.tidak hanya baginya,mungkin bagi 
semua wanita baik yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bapak tirinya 
slalu memanfaatkan waktu2 dimana tak ada ibunya tuk melakukan perbuatan&amp;nbsp;
 yang nista,dia selalu disiksa oleh bapak tirinya setelah itu bapak 
tirinya ingin mencoba melakukan tindakan pemerkosaan.namun Alhamdulillah
 hania selalu berhasil meloloskan dirinya,entah dia berhasil keluar dari
 rumah atau ia segera berlari ke dalam kamar dan menguncinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama berbulan bulan dia mengalami ini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia
 selalu bercerita hal ini kepada ibunya,namun ibunya tidak 
mempercayainya dan sang ibu berbalik memakinya dengan alasan bahwa 
hania&amp;nbsp; telah memfitnah suaminya yang tidak lain adalah bapak tirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
hingga
 akhirnya ibunya mengusirnya dari rumah.mungkin ini adalah sesuatu yang 
membahagiakan bagi dirinya karena ia telah keluar dari rumah&amp;nbsp; dan 
terbebas dari bapak tirinya,namun itupun adalah sebuah keputusan yang 
sangat berat dan menyedihkan baginya,karena ia harus meninggalkan 
bidadari satu-satunya yang ia miliki.namun tak ada yang bisa ia 
lakukan,Karena ibunyalah yang tidak menginginkan ia ada di rumah.hingga 
akhirnya ia merantau ke Jakarta dengan modal pinjaman uang yang ia dapat
 dari saudaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin kita semua tau,bagaimana 
sulitnya bertahan hidup di sebuah kota yang kata orang,kota ini adalah 
kota yg keras dan penuh dengan carut marut kehidupan,penataan kota yang 
amat berantakan dan menurut saya kota ini bukan kota yang ramah tuk 
wanita seorang diri seperti hania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hania melanjutkan ceritanya kembali kepadaku,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
selepas
 dia sampai di kota Jakarta,dia sangat bingung mau ngapain dan harus 
kemana,dengan sisa uang pinjaman yang ia miliki ia akhirnya mengontrak 
rumah kecil.dan ia mulai mencari pekerjaan,dia mengatakan agak sulit 
mencari pekerjaan di Jakarta saat itu,apalagi ijazah yg ia miliki hanya 
sebuah ijazah SMP,hingga akhirnya iapun mendapat sebuah 
pekerjaan,pekerjaan yg menurut saya amat tidak ramah jika dilakukan oleh
 seorang perempuan,namun tak ada pilihan lagi baginya,ia bener-bener 
sangat membutuhkan uang tuk tetap bisa bertahan hidup di 
Jakarta,akhirnya ia menjalani pekerjaan itu,ia menjadi kuli panggul di 
sebuah toko bangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak bisa membayangkan 
bagaimana tubuh mungilnya membawa&amp;nbsp; beban-beban yang berkali kali lipat 
lebih berat dari berat tubuhnya.dia telah menjalankan pekerjaan apapun 
di Jakarta agar ia tetap bisa terus menjalankan hidupnya, Hingga Allah 
mempertemukan kami berdua di pesantren itu.ketika aku bertemu 
dengannya,umurnya sudah terlampau jauh diatasku,umurnya 28 tahun,umur 
yang sudah mengharuskannya menikah.ketika ku Tanya mengapa dia belum 
menikah hingga saat itu,iapun menjawab “wanita mana yang tidak mempunyai
 impian tuk menikah,membangun sebuah keluarga yang 
sakinah,mawaddah,warahmah,namun itu semua tidak berlaku untukku,karena 
adanya aku untuk suamiku kelak hanya akan dapat menghancurkan 
mimpi2nya,Karena saat ini aku tidak tau apakah aku bisa hamil atau tidak
 nantinya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menatap dirinya dan tubuh 
mungilnya,tubuh mungil disini bukan memberikan gambaran tubuhnya 
pendek,Karena dia wanita yang tinggi ,namun lebih pada menggambarkan 
tubuhnya yang amat kurus,aku melihatnya seperti tak ada daging yang 
membalut tulang tubuhnya,dia wanita yg amat kurus. Aku pernah mendengar 
sebuah penjelasan dari seorang dokter bahwa tubuh yang terlalu kurus 
dapat menyebabkan system reproduksi menjadi lemah,dan jika kondisi 
seperti ini terjadi dalam jangka panjang maka ada kemungkinan wanita 
mengalami mandul permanen atau menopause premature.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin hal ini yang menjadi ketakutannya selama ini untuk menikah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan
 entah bagaimana kondisinya saat ini karena kami sudah tidak lagi 
bertemu dan berkomunikasi semenjak aku mengambil keputusan untuk resign 
dari pesantren itu 3 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang aku ingat 
saat itu,dia masih selalu semangat menjalani hari-harinya,menjemput 
mimpi-mimpinya yang lain,dan tak pernah ku dengar keluhan2 dari 
bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa ia seorang wanita yang tegar,semoga 
akupun dapat setegar dirinya,karena aku,kamu,kita tidak akan pernah tau 
amalan mana yang dapat menghantarkan kita pada surgaNya,aku banyak 
belajar darinya,bisa jadi kesabaran dan keikhlasan kita saat ini atas 
ketetapan takdirNya adalah salah satu amalan yang dapat menghantarkan 
kita pada surgaNya,karena mungkin tak ada amalan kita yang lain yang 
lebih bernilai kemuliaannya di mata Allah dari sebuah keikhlasan dan 
kesabaran kita dalam menghadapi segala ujian hidup dariNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan
 sungguh akan kami berikan ujian kepadamu,dengan sedikit 
ketakutan,kelaparan,kekurangan harta,jiwa dan buah-buahan.dan berikanlah
 berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”(Qs.Al Baqarah :155)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(2:214)“Apakah
 kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga,padahal belum datang 
kepadamu(ujian)sebagaimana hal nya orang-orang terdahulu sebelum 
kamu?mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan,serta 
digoncangkan(dengan bermacam-macam ujian) sehingga berkatalah Rasul dan 
orang-orang yang beriman bersamanya : “bilakah datangnya pertolongan 
Allah?”ingatlah,sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah Dia menjelaskan dalam firmanNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yakinlah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu
 saat kita akan sangat BERSYUKUR ...atas segala terpaan hidup yang kita 
jalani...karena semua itu adalah Rangkaian sebuah KEMULIAAN yang sedang 
dipersiapkan Allah untuk kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah-masalah kita adalah sebuah proses pendewasaan dan pembelajaran,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersabarlah,,,jika
 kita mampu ikhlas dan bersabar sejatinya kita sedang menuju sebuah 
kebahagiaan yang telah Allah persiapkan tuk kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
By : Nurleni Hidayanti&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hijrah-community.blogspot.com/feeds/6330164536456715242/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hijrah-community.blogspot.com/2016/02/sahabat_6.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5869688515891102342/posts/default/6330164536456715242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5869688515891102342/posts/default/6330164536456715242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hijrah-community.blogspot.com/2016/02/sahabat_6.html' title='Sahabat'/><author><name>Admin Hijrahijab</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03784394323957986430</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFdh65jTVBwpw-8SLqx0uWqtS26sEboTPOGZz0A3O4XFWy2TAYob2YL4WQbxmBY6z6kf9vl4ni2Z4d8bUZjseDRiVvMMWt7vGY6lnKcjRU8Ij_u-TM_bZhC8i0Ktkz7nvPQwU97LjUkPw/s72-c/img_47363.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5869688515891102342.post-7450855184309186575</id><published>2016-02-04T06:20:00.000+07:00</published><updated>2016-02-04T06:23:23.250+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Hijrah"/><title type='text'>Tetaplah menjadi mas gagahku</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Tetaplah menjadi mas gagahku...&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya ingin bercerita tentang seorang ikhwan...&lt;br /&gt;
Ikhwan yg mengenalkanku pada tarbiyah...&lt;br /&gt;
Seorang ikhwan yg memaksaku tuk mulai menghafal Al Quran...&lt;br /&gt;
Dialah mas gagahku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teringat hatinya yg penuh harap agar aku bisa menghafal Al Quran...&lt;br /&gt;
Hingga ia terus mendorongku untuk bisa menghafal di sebuah pesantren tahfidz yg sedang ia kelola...namun betapa banyak alasan yg kulontarkan kepadanya...&lt;br /&gt;
Aku disibukkan dengan bisnis dan amanah dakwah kala itu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhirnya pada suatu saat...entah mengapa azzamku begitu kuat untuk bisa menghafal...hingga aku berazzam kala itu tuk meninggalkan sluruh aktifitasku di Depok dan berangkat ke pesantren tahfidz yg ia kelola di subang...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berat memang...apalagi saat itu aku benar2 sedang merintis bisnisku...dan aku harus meninggalkan smua aktifitasku itu...&lt;br /&gt;
Begitulah...&lt;br /&gt;
Bukti cinta itu adalah pengorbanan...begitu dia mengajarkan kepadaku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalian tahu??&lt;br /&gt;
Ada energi yg berbeda ketika kumulai menghafal ayat suciNya...aku yg dikenal sbagai inspirator dan motivator,merasa hanyalah manusia yg begitu hina dan tak berarti apa2 tatkala berada di depan ayat2Nya...&lt;br /&gt;
Proses yg mengingatkanku pada dosa2...&lt;br /&gt;
Proses yg membuat seluruh airmataku jatuh tak tertahankan...&lt;br /&gt;
Proses yg hampir membuatku putus asa...rasanya aku ingin pulang saat itu... :&#39;(&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhirnya aku meminta izin sambil menangis kepadanya untuk kembali pulang dengan alasan aku harus mengurus bisnisku...&lt;br /&gt;
Saat itu dengan rasa kecewanya ia mengizinkanku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tak lama kembali ia menahanku dengan air matanya...&lt;br /&gt;
Dan berkata padaku &quot;jika kita mengurusi dunia,sampai kapanpun sampai leni matipun juga tdk akan pernah selesai.&quot;&lt;br /&gt;
Dan ia kuatkan aku dengan nasihat2nya yg penuh hikmah...&lt;br /&gt;
Ya...bisnisku takkan hancur walau berapa lamanya akan kutinggalkan,karena yg sedang kudekati adalah Dia yg Maha Memiliki semuanya...kembali dia mengajarkan padaku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah energi itu memenuhi kembali diriku...&lt;br /&gt;
Ya...aku harus bertahan...&lt;br /&gt;
Selama sebulan aku berada di sana tuk menghafal...dialah yg membantu menghandle urusan2ku di depok,,, :&#39;(&lt;br /&gt;
Teringat perkataannya saat itu,&quot;len,klo masalah makan leni tdk suka lauknya biar nanti mas belikan di luar.&quot; :&#39;(&lt;br /&gt;
Saat aku meminta Al Quran perkata tuk memudahkan hafalanku,ia pun langsung membelinya untukku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya...semua dilakukannya hanya karena ingin adiknya bisa lebih dekat bersama Al Quran... :&#39;(&lt;br /&gt;
Mas tetaplah menjadi Mas gagahku yg kukenal...&lt;br /&gt;
Tetaplah menjadi inspiratorku dalam kedekatan bersama Al Quran...&lt;br /&gt;
Hingga kelak diakhirat aku berharap kita bisa berdiri bersama mempersembahkan mahkota itu kepada sepasang bidadari kita...&lt;br /&gt;
Tetaplah sedekat ini denganku walau kini telah ada bidadari disampingmu yg setia menemanimu dalam setiap langkah dakwahmu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
By : Nurleni Hidayanti &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hijrah-community.blogspot.com/feeds/7450855184309186575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hijrah-community.blogspot.com/2016/02/tetaplah-menjadi-mas-gagahku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5869688515891102342/posts/default/7450855184309186575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5869688515891102342/posts/default/7450855184309186575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hijrah-community.blogspot.com/2016/02/tetaplah-menjadi-mas-gagahku.html' title='Tetaplah menjadi mas gagahku'/><author><name>Admin Hijrahijab</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03784394323957986430</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>