<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>ID Tutorial</title> <link>http://idtutorial.com</link> <description>Tutorial Atau Panduan Wordpress Lengkap Dari ID tutorial</description> <lastBuildDate>Fri, 11 Feb 2011 02:12:43 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator> <atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Idtutorial" /><feedburner:info uri="idtutorial" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>Idtutorial</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>Tips Memilih Plugin WordPress</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/k6_B2SiBejI/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-memilih-plugin-wordpress/#comments</comments> <pubDate>Fri, 11 Feb 2011 02:12:41 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Plugin]]></category> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[cara menggunkan plugin]]></category> <category><![CDATA[plugin bermasalah]]></category> <category><![CDATA[plugin wordpress]]></category> <category><![CDATA[tips memilih plugin]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=815</guid> <description><![CDATA[Wordpress Tutorial mencoba menuliskan Tips memilih plugin wordpress yang tepat agar penggunaan plugin dapat membawa manfaat bagi blog wordpress anda]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Jumlah plugin wordpress ribuan jumlahnya, apabila salah memilih plugin maka bukan maanfaat namun kerugian yang akan didapat. Oleh karenanya <strong>WordPress Tutorial</strong> mencoba menuliskan <a title="tips memilih plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-memilih-plugin-wordpress/">Tips memilih plugin wordpress</a>.</p><p>Pada dasarnya suatu plugin dibuat untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan para pengguna wordpress, namun tentu saja plugin tersebut tidak cocok di gunakan oleh semua pengguna. Tentu banyak faktor kenapa suatu plugin tidak cocok untuk digunakan, mungkin alasan versi wordpress yang sudah tidak kompatibel, penggunaan versi PHP dan lain sebagainya. <span id="more-815"></span></p><h2>Tips memilih plugin</h2><p>Ada beberapa yang sekiranya dapat menjadi pertimbangan anda dalam memilih suatu plugin :</p><ol><li>Perhatikan apakah plugin tersebut kompatibel dengan versi wordpress yang anda gunakan atau tidak. Untuk plugin yang terdaftar di wordpress.org, disana diberikan informasi yang tentang batas kompatibel pemakaian plugin tersebut sampai wordpress versi berapa. Apabila keterangan yang ada tidak menuliskan sampai ke versi wordpress yang anda gunakan, anda wajib mempertimbangannya karena kemungkinan bisa menimbulkan dampak yang negatif bagi blog anda.<br /> <a rel="attachment wp-att-816" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-memilih-plugin-wordpress/attachment/compatibility-wordpress-plugin/"><img class="alignnone size-full wp-image-816" title="compatibility wordpress plugin" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/compatibility-wordpress-plugin.jpg" alt="compatibility wordpress plugin" width="212" height="200" /></a></li><li>Perhatikan jumlah keterangan yang ada, semakin banyak yang mengatakan itu bekerja dengan baik berarti kemungkinan plugin tersebut tidak ada masalah. Sebaliknya, apabila banyak orang yang mengatakan bahwa plugin tersebut tidak bekerja untuk blog mereka, maka kemungkinan besar plugin tersebut bermasalah.</li><li>Perhatikan jumlah rating (dilambangkan dengan bintang) untuk plugin tersebut, semakin banyak jumlah rating berarti semakin terpercaya.<br /> <a rel="attachment wp-att-817" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-memilih-plugin-wordpress/attachment/rating-for-wordpress-plugin/"><img class="alignnone size-full wp-image-817" title="rating for wordpress plugin" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/rating-for-wordpress-plugin.jpg" alt="rating for wordpress plugin" width="129" height="92" /></a></li><li>Kunjungi halaman dari pembuat plugin tersebut, apakah dia support akan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan atau tidak.</li><li>Perhatikan versi PHP yang diperlukan, ini ada kaitannya dengan penggunaan versi PHP yang digunakan hosting anda.</li><li>Dan indikator-indikator lainnya.</li></ol><h2>Serba-serbi Plugin WordPress</h2><p>Banyak fenomena yang terjadi seputar <a title="plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/">penggunaan plugin wordpress</a>, ini mungkin bisa menjadi bahan bacaan yang menarik untuk anda.</p><h3>Penggunaan plugin yang berlebihan</h3><p>Segala sesuatu yang berlebihan memang seringkali menimbulkan dampak yang kurang baik, begitupun dengan plugin. Menggunakan terlalu banyak plugin seringkali menimbulkan masalah yang bervariasi, oleh karenanya gunakan plugin sewajarnya saja atau gunakan plugin yang memang benar-benar anda butuhkan.</p><h3>Kompatibilitas antar Plugin</h3><p>Bukan hanya dengan versi wordpress yang anda gunakan, namun seringkali suatu plugin tidak kompatibel antara plugin yang satu dengan yang lain. Jika terjadi hal yang demikian, tentu anda harus menentukan plugin mana yang akan dipilih untuk digunakan.</p><h3>Kerusakan yang ditimbulkan Plugin</h3><p>Terkadang terjadi suatu masalah dengan blog anda, ini boleh jadi akibat dari penggunaan plugin. Untuk memastikan hal tersebut, anda bisa mencoba untuk menonaktifkan plugin yang ada satu demi satu lalu perhatikan plugin mana yang menimbulan masalah. Jika sudah diketahui, ada baiknya anda merelakan untuk tidak menggunakan plugin tersebut.</p><h3>Plugin Pemakan Resource hosting</h3><p>Ada beberapa plugin yang memerlukan resource yang besar dari hosting anda, katakanlah plugin WpRobot, SEO Search Tagging, Related Post, Bstat dan lain sebagainya. Untuk hal tersebut, ada baiknya anda menanyakan kepada pihak hosting yang akan anda beli atau gunakan apakah bisa menggunakan plugin-plugin tersebut atau tidak. Ini tentunya berlaku apabila hosting yang anda gunakan merupakan <a title="Tips membeli hosting" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-membeli-hosting/">shared hosting</a>.</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/k6_B2SiBejI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-memilih-plugin-wordpress/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>61</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/tips-memilih-plugin-wordpress/</feedburner:origLink></item> <item><title>Mengelola Plugin WordPress</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/vaDNmpmq5E0/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/#comments</comments> <pubDate>Thu, 10 Feb 2011 04:33:34 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Plugin]]></category> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[deactive plugin]]></category> <category><![CDATA[Kelola plugin wordpress]]></category> <category><![CDATA[pengaturan plugin]]></category> <category><![CDATA[setting plugin wordpress]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=799</guid> <description><![CDATA[Secara garis besar ada dua cara dalam mengelola plugin wordpress, yaitu mengelola plugin secara masal serta mengelola satu demi satu pada plugin tersebut]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Tidak selalu plugin wordpress yang telah di intall akan digunakan secara permanen terus menerus, adakalanya suatu saat anda ingin mengedit, menonaktifkan bahkan menghapusnya dari blog anda. Untuk ini, ID tutorial mencoba menulis bagaimana <strong>cara mengelola plugin </strong>yang telah terinstall.</p><p><a title="cara install plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/">Plugin-plugin yang telah diinstall</a>, itu bisa dikelola sewaktu-waktus sesuai dengan keinginan apakah mau di edit, di nonaktifkan, dihapus, atau di upgrade. dalam pengelolaannya pun bisa dilakukan satu-persatu atau dalam jumlah yang banyak.</p><h2>Cara mengelola Plugin</h2><p>Secara garis besar ada dua cara dalam <a title="mengelola plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/plugin/mengelola-plugin-wordpress/">mengelola plugin wordpress</a>, yaitu mengelola plugin secara masal serta mengelola satu demi satu.</p><p>Berikut adalah cara mengelola plugin wordpress secara masal :</p><ol><li>Silahkan login ke admin blog anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri kemudian klik menu <strong>Plugins</strong> lalu klik sub menu <strong>Plugins</strong>. <a rel="attachment wp-att-800" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/attachment/menu-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-800" title="menu plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/menu-plugin-wordpress.jpg" alt="menu plugin wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Pada halaman ini anda akan menemukan berbagai plugin yang telah anda install sebelumnya.</li><li>Beri tanda ceklist pada plugin yang ingin di kelola.<br /> <a rel="attachment wp-att-801" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/attachment/kelola-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-801" title="kelola plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/kelola-plugin-wordpress.jpg" alt="kelola plugin wordpress" width="205" height="240" /></a></li><li>Klik pada menu dropdown yang bertuliskan<strong> Bulk Actions</strong>, pilih action yang anda inginkan. Lanjutkan dengan klik tombol<strong> Apply</strong>.<ol><li>Active : Untuk mengaktifkan plugin yang terpilih, ini tentunya untuk plugin yang sebelumnya tidak aktif.</li><li>Deactive : Untuk menonaktifkan plugin yang terpilih.</li><li>Upgrade : Untuk melakukan upgrade pada plugin yang terpilih, namun ini tentunya apabila plugin tersebut sudah siap untuk dilakukan upgrade dari pembuat pluginnya.</li><li>Delete : Untuk menghapus plugin yang terpilih. Pastikan bahwa apabila memilih opsi ini anda telah yakin untuk menghapus plugin tersebut.<a rel="attachment wp-att-802" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/attachment/deactive-plugin-wordpress/"><img class="size-full wp-image-802 alignnone" title="deactive plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/deactive-plugin-wordpress.jpg" alt="deactive plugin wordpress" width="208" height="126" /></a></li></ol></li><li>Selesai. Semua status plugin yang di beri ceklist akan sesuai dengan action yang anda pilih.</li></ol><p>Berikut adalah cara mengelola plugin wordpress satu demi satu :</p><ol><li>Silahkan login ke admin blog anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri kemudian klik menu <strong>Plugins</strong> lalu klik sub menu <strong>Plugins</strong>. <a rel="attachment wp-att-800" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/attachment/menu-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-800" title="menu plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/menu-plugin-wordpress.jpg" alt="menu plugin wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Pada halaman ini anda akan menemukan berbagai plugin yang telah anda install sebelumnya.</li><li>Pada setiap Nama Plugin, ada link untuk melakukan action sesuai dengan namanya.<ol><li>Deactive : Untuk menonaktifkan plugin tersebut.</li><li>Edit : Untuk melakukan edit pada plugin tersebut. Namun, apabila anda tidak mengerti akan coding PHP, sebaiknya jangan melakukan Edit pada plugin yang ada.</li><li>Settings : Untuk melakukan Pengaturan atau Setting pada plugin tersebut. Umumnya setiap plugin mempunyai pengaturan tersendiri yang telah dibuat oleh developer plugin tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-805" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/attachment/cara-edit-plugin/"><img class="alignnone size-full wp-image-805" title="cara edit plugin" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/cara-edit-plugin.jpg" alt="cara edit plugin" width="205" height="120" /></a></li></ol></li><li>Selesai.</li></ol><p>Selamat <a title="Kelola plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/">mengelola plugin wordpress</a> yang anda gunakan <img src='http://idtutorial.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/vaDNmpmq5E0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>20</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengelola-plugin-wordpress/</feedburner:origLink></item> <item><title>Cara Install Plugin WordPress</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/wKQhY7HcNZ8/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/#comments</comments> <pubDate>Mon, 07 Feb 2011 05:55:48 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Plugin]]></category> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[cara install plugin]]></category> <category><![CDATA[cara upload plugin]]></category> <category><![CDATA[install plugin wordpress]]></category> <category><![CDATA[menambah plugin di wordpress]]></category> <category><![CDATA[plugin wordpress]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=772</guid> <description><![CDATA[Plugin WordPress adalah suatu aplikasi atau script yang bisa menjalankan fungsi-fungsi khusus yang tidak bisa di jalankan oleh script wordpress secara default]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>ID Tutorial</strong> yakin bahwa anda sering mendengar istilah plugin pada flatform wordpress, lalu apa sebenarnya<a title="plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/"> plugin wordpress</a> itu? mari kita kenali.</p><p>Menurut ID Tutorial, <strong>Plugin WordPress adalah</strong> suatu aplikasi atau script yang bisa menjalankan fungsi-fungsi khusus yang tidak bisa di jalankan oleh script wordpress secara default. Secara bebas plugin wordpress bisa juga dikatakan sebagai script tambahan untuk menjalankan fungsi khusus pada wordpress, yang pada dasarnya fungsi tersebut tidak disediakan oleh wordpress. <span id="more-772"></span></p><p>Demi kemajuan flatform wordpress, pihak wordpress secara terbuka untuk menerima berbagai plugin dari para pengembang yang sama-sama ingin memajukan wordpress. Dalam kenyataan saat ini, jumlah plugin wordpress telah tersedia dalam jumlah yang fantastis yaitu sudah ribuan. Karena ketersediaan plugin-plugin tersebut secara tidak langsung telah membuat falatform wordpress menjadi salah satu flatform blog yang paling populer saat ini.</p><h2>Cara mencari Plugin WordPress</h2><p>Ada beberapa cara untuk mencari plugin wordpress sesuai dengan yang anda butuhkan, bisa melalui backend wordpress secara langsung, halaman resmi plugin wordpress, atau melalui search engine. Yang harus anda pikirkan yaitu keyword atau kata kunci yang kira-kira berhubungan dengan fungsi yang anda inginkan tersebut.</p><h3>Mencari plugin via Backend WordPress</h3><p>Berikut adalah cara mencari plugin langsung melalui backend WordPress :</p><ol><li>Silahkan login ke admin blog anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri kemudian klik menu <strong>Plugins</strong> lalu klik sub menu <strong>Add New</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-774" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-774" title="plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/plugin-wordpress.png" alt="plugin wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Disini anda tinggal memasukkan kata kunci yang kira-kira sesuai dengan fungsi yang anda butuhkan. Contoh : jika anda sedang mencari plugin untuk <strong>SEO</strong>, maka tulislah SEO pada kotak pencarian. Jika anda sedang mencari plugin untuk fungsi <strong>E-Commerse</strong> maka tulis e-commerse pada mesin pencari tersebut. Jangan lupa untuk klik tombol <strong>Search Plugins</strong>.</li><li>Akan muncul berbagai plugin yang berhubungan dengan kata kunci anda, silahkan baca keterangan yang ada pada plugin tersebut. Silahkan pilih sesuai dengan keinginan.<br /> <a rel="attachment wp-att-780" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/cara-mencari-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-780" title="Cara mencari plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/cara-mencari-plugin-wordpress.png" alt="Cara mencari plugin wordpress" width="358" height="208" /></a></li><li>Apabila anda menemukan plugin yang cocok, andapun bisa langsung menginstallnya dengan klik &#8220;<strong> Install Now</strong> &#8220;</li></ol><h3>Mencari plugin via WordPress.org</h3><p>WordPress.org menyediakan satu alamat khusus untuk pencarian plugin wordpress yaitu <a title="wordpress plugin" href="http://wordpress.org/extend/plugins/">http://wordpress.org/extend/plugins/</a>. Pada halaman tersebut tersedia banyak sekali plugin yang bisa anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Umumnya, plugin yang tersedia pada halaman resmi plugin wordpress.org sudah melalui testing terlebih dahulu sehingga dapat dikatakan plugin tersebut telah lolos uji coba, namun harus di ingat bahwa terkadang untuk plugin-plugin tertentu hanya kompatibel dengan versi wordpress tertentu pula.</p><p>Untuk mencari plugin, anda tinggal memasukkan kata kuci yang berhubungan dengan fungsi yang anda butuhkan, misal : <em>Related post thumbnail</em>, lanjutkan dengan klik tombol<strong> Search Plugins</strong>.</p><p><a rel="attachment wp-att-785" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/pencarian-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-785" title="Pencarian plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/pencarian-plugin-wordpress.png" alt="Pencarian plugin wordpress" width="439" height="56" /></a></p><p>Apabila hasil pencarian telah muncul, silahkan klik pada judul plugin untuk melihat detail plugin serta link download.</p><p><a rel="attachment wp-att-786" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/hasil-pencarian-plugin/"><img class="alignnone size-full wp-image-786" title="hasil pencarian plugin" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/hasil-pencarian-plugin.jpg" alt="hasil pencarian plugin" width="272" height="92" /></a></p><p>Setelah detail dari plugin tersebut telah muncul dan anda merasa cocok dan ingin mencobanya, silahkan download saja plugin tersebut.</p><h3>Mencari plugin via Google</h3><p>Tidak semua plugin wordpress terdaftar di wordpress.org, mungkin beberapa pengembang mempunyai alasan kenapa plugin yang mereka buat tidak didaftarkan di wordpress.org. Oleh karena alasan tersebut, maka cara lain untuk mencari plugin wordpress yaitu melalui Search engine, sebagai contoh adalah Google.</p><p>Berikut adalah cara mencari plugin wordpress melalui Google.</p><ul><li>Silahkan kunjungi situs google.</li><li>Ketik kata kunci yang ingin anda cari, misal: <em>E-commerce wordpress plugin</em> (jangan lupa untuk menuliskan <strong>wordpress plugin</strong> atau <em>plugin wordpress</em> agar pencarian tepat sasaran), lalu klik tombol <strong>Search</strong> untuk memulai pencarian.<br /> <a rel="attachment wp-att-787" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/google-wordpress-plugin/"><img class="alignnone size-full wp-image-787" title="google wordpress plugin" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/google-wordpress-plugin.jpg" alt="google wordpress plugin" width="434" height="134" /></a></li><li>Silahkan kunjungi website yang kira-kira menarik perhatian anda.</li></ul><p>Menggunakan plugin dari Search Engine sedikit beresiko dibandingkan dengan menggunakan plugin yang telah terdaftar di wordpress.org. Oleh karenanya, lakukan ini dengan tanggung resiko sendiri.</p><h2>Cara Install Plugin</h2><p>Sekarang diasumsikan bahwa anda telah mempunyai file plugin wordpress yang anda butuhkan. Berikut adalah <a title="cara install plugin wordpress" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/">cara install plugin di wordpress</a> :</p><ol><li>Silahkan login ke admin wordpress anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri kemudian klik menu <strong>Plugins</strong> lalu klik sub menu <strong>Add New</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-774" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/plugin-wordpress/"><img title="plugin wordpress" src="../wp-content/uploads/2011/02/plugin-wordpress.png" alt="plugin wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Klik<strong> Upload</strong>. Klik tombol <strong>Browse..</strong> lalu pilih file plugin yang mau di install (harus dalam bentuk file <strong>.zip</strong>), Klik tombol <strong>Install Now</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-790" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/install-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-790" title="install plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-plugin-wordpress.jpg" alt="install plugin wordpress" width="308" height="191" /></a></li><li>Silahkan tunggu sampai proses upload selesai. Lamanya waktu proses upload tergantung kepada koneksi internet yang anda gunakan.</li><li>Jika plugin telah selesai diupload, anda tinggal mengaktifkannya dengan klik <strong>Activate Plugin</strong>. <a rel="attachment wp-att-793" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/attachment/aktifkan-plugin-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-793" title="aktifkan plugin wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/aktifkan-plugin-wordpress.jpg" alt="aktifkan plugin wordpress" width="328" height="65" /></a></li><li>Selesai.</li></ol><h2>Tambahan untuk install plugin wordpress</h2><p>Menurut ID Tutorial, cara terbaik untuk install plugin adalah melalui <em>Search Plugin</em> (baca keterangan diatas), karena disini anda bisa mencari plugin yang memang telah lolos ujicoba pihak wordpress, dan untuk proses instalasi relatif lebih cepat dibanding dengan melalui <em>Upload plugin</em>.</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/wKQhY7HcNZ8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>34</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-install-plugin-wordpress/</feedburner:origLink></item> <item><title>Ganti Theme WordPress Pada WampServer</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/p1m4qANTr-Y/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/ganti-theme-wordpress-pada-wampserver/#comments</comments> <pubDate>Fri, 04 Feb 2011 04:01:20 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Wordpress Theme]]></category> <category><![CDATA[ganti theme pada wampserver]]></category> <category><![CDATA[mengganti theme wordpress]]></category> <category><![CDATA[mengganti Wordpress theme]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=763</guid> <description><![CDATA[Selain menggunakan Xampp,tentu ada menggunakan WampServer.Oleh karenanya,ID Tutorial tuliskan juga tentang cara mengganti theme wordpress pada WampServer]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Selain menggunakan Xampp, tentu ada menggunakan WampServer. Oleh karenanya, ID Tutorial tuliskan juga tentang <strong>cara mengganti theme wordpress pada WampServer</strong>.</p><p>Pada dasarnya<em> cara mengganti theme wordpress pada WampServer</em> sama dengan <a title="cara mengganti theme dengan xampp" href="http://idtutorial.com/wordpress-theme/ganti-theme-wordpress-pada-xampp/">cara menggnti theme wordpress pada Xampp</a>, ini hanya masalah selera saja, ada yang lebih senang menggunakan xampp atau juga yang lebih senang menggunakan Wamp Server. <span id="more-763"></span></p><h2>Cara mengganti theme pada WampServer</h2><p>Dalam tulisan ini akan dituliskan dua cara dalam <em>mengganti theme menggunakan Wamp Server</em>.</p><h3>Install Theme dengan backend WordPress</h3><ol><li>Silahkan jalankan program <strong>WampServer</strong> anda.</li><li>Buka blog wordpress local anda ( http://localhost/wordpress/)</li><li>Silahkan login ke admin blog wordpress lokal anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu <strong>Appeareance</strong> kemudian klik sub menu <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Klik tab menu<strong> Install Themes</strong>, kemudian klik<strong> Upload</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-717" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/install-themes-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-717" title="install themes wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-themes-wordpress.jpg" alt="install themes wordpress" width="476" height="85" /></a></li><li>Klik tombol <strong>Browse..</strong> kemudian pilih file theme yang ingin anda pasang (file theme harus format .zip). Jika file theme sudah terpilih, klik tombol <strong>Install Now</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-720" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/install-a-theme/"><img class="alignnone size-full wp-image-720" title="install a theme" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-a-theme.jpg" alt="install a theme " width="314" height="126" /></a></li><li>Silahkan tunggu sampai proses selesai. Umumnya proses ini tidak memakan waktu yang lama karena masih dalam satu komputer.</li><li>Apabila proses selesai, akan ada pilihan : <em>Preview</em>, <em>Active</em>, dan <em>Return to Theme Page</em>. Klik <strong>Active</strong> untuk mengaktifkan Theme tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-721" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/activate-themes/"><img class="alignnone size-full wp-image-721" title="activate themes" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/activate-themes.jpg" alt="activate themes" width="261" height="93" /></a></li><li>Selesai. Kini theme tersebut siap untuk di edit.</li></ol><h3>Install theme dengan langsung men copy paste data</h3><p><strong>Langkah 1</strong></p><ol><li>Apabila theme yang mau di install masih terkompresi ( <strong>.zip</strong>), silahkan di ekstrak terlebih dahulu.</li><li>Buka folder<strong> C:\wamp\www\wordpress\wp-content\themes</strong><strong> </strong>( diasumsikan bahwa WampServer di install pada drive C dan folder blog wordpress anda di namakan <em>wordpress</em> ). Copy folder theme yang mau di install, lalu paste pada folder <em>C:\wamp\www\wordpress\wp-content\themes</em> tadi.<br /> <a rel="attachment wp-att-765" href="http://idtutorial.com/wordpress-theme/ganti-theme-wordpress-pada-wampserver/attachment/install-theme-pada-wampserver/"><img class="alignnone size-full wp-image-765" title="install theme pada wampserver" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-theme-pada-wampserver.jpg" alt="install theme pada wampserver" width="352" height="164" /></a></li><li>Selesai.</li></ol><p><strong>Langkah 2</strong></p><ol></ol><ol><li>Silahkan jalankan program <strong>WampServer</strong> anda.</li><li>Buka blog wordpress local anda ( http://localhost/wordpress/)</li><li>Silahkan login ke admin blog wordpress lokal anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu <strong>Appeareance</strong> kemudian klik sub menu <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Theme yang tadi di masukan datanya akan muncul pada list theme yang bisa anda aktifkan.</li><li>Klik <strong>Active</strong> untuk mengaktifkan theme tersebut.</li><li>Selesai. Kini theme sudah berganti dan siap untuk di edit sesuka hati.</li></ol><p>Serasa Dejavu? emang! sudah di bilang hampir sama persis dengan menggunakan Xampp <img src='http://idtutorial.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/p1m4qANTr-Y" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/ganti-theme-wordpress-pada-wampserver/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>19</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/ganti-theme-wordpress-pada-wampserver/</feedburner:origLink></item> <item><title>Ganti Theme WordPress Pada Xampp</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/FnXdklQa68I/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/ganti-theme-wordpress-pada-xampp/#comments</comments> <pubDate>Fri, 04 Feb 2011 02:23:24 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Wordpress Theme]]></category> <category><![CDATA[ganti theme dengan xampp]]></category> <category><![CDATA[ganti theme wordpress pada xampp]]></category> <category><![CDATA[install wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[mengganti Wordpress theme]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=752</guid> <description><![CDATA[Yang masih belajar wordpress secara offline atau pada localhost dengan  Xampp, berikut ID Tutorial tuliskan cara mengganti theme wordpress pada Xampp.]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Untuk anda yang masih belajar wordpress secara offline atau pada <a title="install wordpress menggunakan xampp" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/install-wordpress-menggunakan-xampp/">localhost dengan menggunakan Xampp</a>, berikut<em> ID Tutorial</em> tuliskan <strong>cara mengganti theme wordpress pada Xampp</strong>. <span id="more-752"></span></p><p>Sebenarnya tutorial ini tidak hanya khusus ditujukan untuk yang masih belajar wordpress melalui localhost, namun juga untuk mereka yang sudah mempunyai blog wordpress secara online. Sebagai saran dan memang ini seharusnya selalu anda lakukan yaitu tes terlebih dahulu theme yang ingin anda gunakan sebelum benar-benar dipakai pada blog utama anda. Ada beberapa alasan kenapa anda harus melakukan testing theme baru pada localhost :</p><ul><li>Theme hasil download belum tentu kompatibel dengan wordpress yang anda gunakan, dengan melakukan testing dengan localhost maka akan diketahui apakah theme tersebut kompatibel dengan versi wordpress yang anda gunakan atau tidak. Penggunaan theme yang tidak kompatibel terkadang akan menimbulkan masalah serius, bukan hanya dari segi tampilan saja namun bisa jadi blog anda error secara total.</li><li>Theme wordpress yang anda gunakan sulit dioperasikan. Untuk beberapa jenis theme (umumnya yang premium wordpress theme) terkadang sulit untuk di operasikan. Tidak seperti theme yang biasa, theme premium memiliki banyak pengaturan yang terkadang lumayan rumit, oleh karenanya perlu proses pembelajaran terlebih dahulu. Selama proses penyesuaian terhadap theme baru anda, alangkah baiknya jika di lakukan pada localhost sehingga tidak mengganggu blog anda.</li><li>Theme tidak sesuai harapan. Terkadang sebelum mendownload atau membeli suatu theme wordpress, kita melihat Demo dari theme tersebut. Sepertinya demo yang dilihat sangat menarik, namun ketika di gunakan tidak sesuai dengan topik blog anda.</li><li>Bisa melakukan edit theme secara bebas. Setiap theme yang baru anda install, umumnya banyak yang perlu di edit dan disesuaikan. Mengedit theme wordpress secara offline bisa sangat lebih leluasa karena tidak ada rasa takut blog utama anda rusak apabila ada kesalahan edit, proses loading blog yang cepat karena tidak perlu koneksi internet, tidak takut kelihatan acak-acakan karena memang hanya anda yang melihat.</li><li>Dan banyak lagi alasan yang lainnya.</li></ul><h2>Cara mengganti theme pada Xampp</h2><p>Dalam tulisan ini akan dituliskan dua cara dalam <a title="mengganti theme dengan menggunakan xampp" href="http://idtutorial.com/">mengganti theme menggunakan Xampp</a>.</p><h3>Install Theme dengan backend WordPress</h3><ol><li>Silahkan jalankan program <strong>Xampp</strong> anda, kemudian aktifkan Apache dan MySql .</li><li>Buka blog wordpress local anda ( http://localhost/wordpress/)</li><li>Silahkan login ke admin blog wordpress lokal anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu <strong>Appeareance</strong> kemudian klik sub menu <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Klik tab menu<strong> Install Themes</strong>, kemudian klik<strong> Upload</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-717" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/install-themes-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-717" title="install themes wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-themes-wordpress.jpg" alt="install themes wordpress" width="476" height="85" /></a></li><li>Klik tombol <strong>Browse..</strong> kemudian pilih file theme yang ingin anda pasang (file theme harus format .zip). Jika file theme sudah terpilih, klik tombol <strong>Install Now</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-720" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/install-a-theme/"><img class="alignnone size-full wp-image-720" title="install a theme" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-a-theme.jpg" alt="install a theme " width="314" height="126" /></a></li><li>Silahkan tunggu sampai proses selesai. Umumnya proses ini tidak memakan waktu yang lama karena masih dalam satu komputer.</li><li>Apabila proses selesai, akan ada pilihan : <em>Preview</em>, <em>Active</em>, dan <em>Return to Theme Page</em>. Klik <strong>Active</strong> untuk mengaktifkan Theme tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-721" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/activate-themes/"><img class="alignnone size-full wp-image-721" title="activate themes" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/activate-themes.jpg" alt="activate themes" width="261" height="93" /></a></li><li>Selesai. Kini theme tersebut siap untuk di edit.</li></ol><h3>Install theme dengan langsung men copy paste data</h3><p><strong>Langkah 1</strong></p><ol><li>Apabila theme yang mau di install masih terkompresi ( <strong>.zip</strong>), silahkan di ekstrak terlebih dahulu.</li><li>Buka folder<strong> C:\xampp\htdocs\wordpress\wp-content\themes </strong>( diasumsikan bahwa xampp di install pada drive C dan folder blog wordpress anda di namakan <em>wordpress</em> ). Copy folder theme yang mau di install, lalu paste pada folder <em>C:\xampp\htdocs\wordpress\wp-content\themes</em> tadi.<br /> <a rel="attachment wp-att-755" href="http://idtutorial.com/wordpress-theme/ganti-theme-wordpress-pada-xampp/attachment/install-theme-pada-xampp/"><img class="alignnone size-full wp-image-755" title="install theme pada xampp" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-theme-pada-xampp.jpg" alt="install theme pada xampp" width="370" height="268" /></a></li><li>Selesai.</li></ol><p><strong>Langkah 2</strong></p><ol><li>Silahkan jalankan program Xampp anda, kemudian aktifkan Apache dan MySql .</li><li>Buka blog wordpress local anda ( http://localhost/wordpress/)</li><li>Silahkan login ke admin blog wordpress lokal anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu <strong>Appeareance</strong> kemudian klik sub menu <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Theme yang tadi di masukan datanya akan muncul pada list theme yang bisa anda aktifkan.</li><li>Klik <strong>Active</strong> untuk mengaktifkan theme tersebut.</li><li>Selesai. Kini theme sudah berganti dan siap untuk di edit sesuka hati.</li></ol><p>Mudah bukan? cara ini bisa juga untuk percobaan membuat theme sendiri. Selamat mencoba!</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/FnXdklQa68I" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/ganti-theme-wordpress-pada-xampp/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>7</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/ganti-theme-wordpress-pada-xampp/</feedburner:origLink></item> <item><title>Mengganti Theme Dengan File Manager</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/Fvp28QZfPoA/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengganti-theme-dengan-file-manager/#comments</comments> <pubDate>Thu, 03 Feb 2011 03:38:40 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Wordpress Theme]]></category> <category><![CDATA[file manager CPanel]]></category> <category><![CDATA[Ganti tema wordpress]]></category> <category><![CDATA[mengganti theme wordpress]]></category> <category><![CDATA[mengganti Wordpress theme]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=741</guid> <description><![CDATA[Selain menggunakan backend wordpress serta FTP, cara lain yang bisa digunakan adalah mengganti theme wordpress dengan File Manager yang ada di CPanel.]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Masih seputar cara mengganti theme di wordpress. Selain menggunakan <a title="mengganti theme wordpress dengan backend wordpress" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/">backend wordpress</a> serta <a title="Mengganti theme wordpress dengan FTP" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/">menggunakan FTP</a>, cara lain yang bisa digunakan adalah <strong>mengganti theme wordpress dengan File Manager</strong> yang tersedia di CPanel hosting. <span id="more-741"></span></p><h2>Ganti Theme wordpress dengan File Manager</h2><p>Berikut adalah langkah-langkah untuk mengganti theme dengan menggunakan file manager :</p><p><strong>Langkah 1</strong></p><ol><li>Silahkan login ke CPanel hosting anda.</li><li>Carilah icon <strong>File Manager</strong>, lalu klik pada icon tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-332" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/solusi-error-setting-permalink/attachment/file-manager/"><img class="alignnone size-full wp-image-332" title="file manager CPanel" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/file-manager.jpg" alt="file manager CPanel" width="211" height="107" /></a></li><li>Akan muncul opsi, Sebaiknya pilih <em>Document Root for</em> untuk domain yang akan di tuju. Kemudian klik tombol <strong>Go</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-333" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/solusi-error-setting-permalink/attachment/file-manager-directory-selection/"><img class="alignnone size-full wp-image-333" title="file manager directory selection" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/file-manager-directory-selection.jpg" alt="file manager directory selection" width="412" height="308" /></a></li><li>Silahkan buka folder : <strong>wp-content → themes</strong><br /> <a rel="attachment wp-att-743" href="http://idtutorial.com/wordpress-theme/mengganti-theme-dengan-file-manager/attachment/folder-themes/"><img class="alignnone size-full wp-image-743" title="folder themes" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/folder-themes.jpg" alt="folder themes" width="217" height="177" /></a></li><li>Alihkan perhatian ke bagian atas monitor anda, klik pada icon <strong>Upload</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-334" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/solusi-error-setting-permalink/attachment/upload/"><img class="alignnone size-full wp-image-334" title="upload upload" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/upload.jpg" alt="upload upload" width="57" height="56" /></a></li><li>Akan muncul halaman untuk upload file. Klik pada tombol <strong>Browse..</strong> lalu pilih file theme yang anda persiapkan (sebaiknya file yang di upload adalah yang masih terkompresi <strong>.zip </strong>). Jika proses upload  selesai, silahkan kembali ke file manager yang tadi dengan klik link <em>Back to/home/userID_anda/public_html/… </em><br /> <a rel="attachment wp-att-335" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/solusi-error-setting-permalink/attachment/upload-files/"><img class="alignnone size-full wp-image-335" title="upload files" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/upload-files.jpg" alt="upload files" width="469" height="137" /></a></li><li>Karena file yang kita upload masih dalam keadaan terkompresi ( file <strong>.zip</strong>), maka perlu di ekstak terlebih dahulu. Klik kanan pada file yang barusan di upload, lalu klik <strong>Extract</strong>. akan muncul peringatan bahwa file akan di extraxt, klik saja <strong>Extract File(s)</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-746" href="http://idtutorial.com/wordpress-theme/mengganti-theme-dengan-file-manager/attachment/extract-file-di-cpanel/"><img class="alignnone size-full wp-image-746" title="extract file di CPanel" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/extract-file-di-CPanel.jpg" alt="extract file di CPanel" width="284" height="234" /></a></li><li>Tunggu sampai proses ekstrak  selesai. Apabila sudah selesai, akan muncul nama file yang telah di ekstrak, klik saja tombol close.</li><li>Selesai.</li></ol><p><strong>Langkah 2</strong></p><ol><li>Silahkan login ke admin blog anda.</li><li>Klik menu <strong>Appearance</strong>. Kemudian klik <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Theme yang tadi di upload akan muncul pada liat theme yang bisa anda aktifkan.</li><li>Klik <strong>Preview</strong> jika ingin melihat tampilan sebelum benar-benar di aktifkan. Klik <strong>Active</strong> apabila sudah yakin ingin mengganti dengan theme tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-735" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/attachment/activate-atau-preview-theme/"><img class="alignnone size-full wp-image-735" title="activate atau preview theme" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/activate-atau-preview-theme.jpg" alt="activate atau preview theme" width="500" height="253" /></a></li><li>Selesai.</li></ol><p>Mengganti theme dengan menggunakan File Manager yang ada di CPanel boleh dikatakan sama dengan yang menggunakan FTP, namun cara ini tidak membutuhkan software tambahan karena telah tersedia pada CPanel hostig anda.</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/Fvp28QZfPoA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengganti-theme-dengan-file-manager/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>10</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/mengganti-theme-dengan-file-manager/</feedburner:origLink></item> <item><title>Cara Mengganti Theme Dengan FTP</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/KB82mtOXQcQ/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/#comments</comments> <pubDate>Wed, 02 Feb 2011 02:06:14 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[Wordpress Theme]]></category> <category><![CDATA[cara membeli domain]]></category> <category><![CDATA[FileZilla FTP Client]]></category> <category><![CDATA[ganti theme dengan ftp]]></category> <category><![CDATA[install wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[mengganti theme wordpress]]></category> <category><![CDATA[mengganti Wordpress theme]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=731</guid> <description><![CDATA[Selain melalui admin wordpress secara langsung, ada cara lain untuk menggati themewordpress  yaitu dengan menggunakan FTP software.]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Selain melalui <a title="ganti theme wordpress melalui halaman admin" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/">admin wordpress</a> secara langsung, ada cara lain untuk menggati theme yaitu dengan menggunakan FTP software.</p><p>Menurut<strong> ID Tutorial</strong> sendiri, cara yang paling praktis dalam mengganti theme adalah melalui admin wordpress secara langsung, namun untuk sekedar pengetahuan ada baiknya anda mengetahui cara yang lainnya, dalam hal ini adalah dengan menggunakan<a title="cara transfer data dengan ftp software" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/"> FTP Software</a>. <span id="more-731"></span></p><h2>Cara mengganti Theme WordPress</h2><p>Berikut adalah cara untuk mengganti theme dengan menggunakan <strong>FTP Software FileZilla</strong>.</p><p><strong>Langkah 1</strong></p><ol><li>Persiapkan terlebih dahulu file theme yang mau di upload. File ini harus sudah dalam keadaan folder biasa bukan terkompresi dalam bentuk .zip atau lainnya.</li><li>Agar lebih mudah, simpan terlebih dahulu file theme pada desktop komputer anda (ini hanya sekedar contoh agar mudah dalam menerangkan).</li></ol><p><strong>Langkah 2</strong></p><ol><li>Jalankan software FTP FileZilla anda.</li><li>Silahkan koneksikan filezilla dengan hosting (server) blog yang akan di pasang theme.</li><li>Pada jendela Remote buka folder : <strong>public_html → wp-content → themes</strong>.</li><li>Pada jendela Local Site/Computer drive, klik Desktop.</li><li>Pada jendela local File, disana ada file theme yang akan di upload. Klik kanan pada folder tersebut lalu pilih <strong>Upload</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-733" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/attachment/upload-theme-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-733" title="upload theme wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/upload-theme-wordpress.jpg" alt="upload theme wordpress" width="500" height="289" /></a></li><li>Silahkan tunggu sampai proses upload selesai. Lamanya proses upload tergantung kepada koneksi internet yang anda gunakan.</li><li>Apabila proses upload telah selesai, jangan lupa untuk stop koneksi.<br /> <a rel="attachment wp-att-734" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/attachment/stop-koneksi/"><img class="alignnone size-full wp-image-734" title="stop koneksi filezilla" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/stop-koneksi.jpg" alt="stop koneksi filezilla" width="213" height="52" /></a></li><li>Selesai.</li></ol><p><strong>Langkah 3</strong></p><ol><li>Silahkan login ke admin blog anda.</li><li>Klik menu <strong>Appearance</strong>. Kemudian klik <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Theme yang tadi di upload akan muncul pada liat theme yang bisa anda aktifkan.</li><li>Klik <strong>Preview</strong> jika ingin melihat tampilan sebelum benar-benar di aktifkan. Klik <strong>Active</strong> apabila sudah yakin ingin mengganti dengan theme tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-735" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/attachment/activate-atau-preview-theme/"><img class="alignnone size-full wp-image-735" title="activate atau preview theme" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/activate-atau-preview-theme.jpg" alt="activate atau preview theme" width="500" height="253" /></a></li><li>Selesai.</li></ol><p>Langkah upload dengan software FTP dirasa kurang simple apabila dibanding dengan langsung melalui admin wordpress, selain itu proses upload lebih lama waktunya. Ah tapi ini hanya untuk pengetahuan, sepertinya anda tidak akan rugi dengan ilmu yang satu ini.</p><p>Salam nge blog aja deh <img src='http://idtutorial.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/KB82mtOXQcQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-dengan-ftp/</feedburner:origLink></item> <item><title>Cara Mengganti Theme Pada WordPress</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/YIbCERdRG3E/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/#comments</comments> <pubDate>Tue, 01 Feb 2011 15:52:55 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[Wordpress Theme]]></category> <category><![CDATA[install wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[mengganti theme wordpress]]></category> <category><![CDATA[mengganti Wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[wordpress theme]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=711</guid> <description><![CDATA[Sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai Sekilas WordPress Theme, Tutorial  berikut adalah tentang cara mengganti theme pada wordpress.]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya, Tutorial berikut adalah tentang <strong>cara mengganti theme pada wordpress</strong>.</p><p>Tentu anda sudah mengetahui bagaimana cara mencari wordpress theme yang cocok dengan selera anda bukan? jika belum, silahkan baca kembali artikel mengenai <a title="Tutorial wordpress tentang Sekilas Tentang WordPress Theme" rel="bookmark" href="../tutorial-wordpress/sekilas-tentang-wordpress-theme/">Sekilas Tentang WordPress Them. </a><span id="more-711"></span></p><h2>Cara mengganti theme wordpress</h2><p>Sekarang <a title="Wordpress Tutorial" href="http://idtutorial.com/">ID Tutorial</a> menganggap bahwa anda telah memiliki file<strong> theme wordpress</strong> untuk di Install pada blog anda. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengganti theme di wordpress :</p><ol><li>Silahkan login ke admin blog wordpress anda.</li><li>Alihkan perhatian ke sebelah kiri, klik pada menu <strong>Appeareance</strong> kemudian klik sub menu <strong>Themes</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-714" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/themes-menu-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-714" title="themes menu wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/themes-menu-wordpress.jpg" alt="themes menu wordpress" width="145" height="119" /></a></li><li>Klik tab menu<strong> Install Themes</strong>, kemudian klik<strong> Upload</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-717" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/install-themes-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-717" title="install themes wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-themes-wordpress.jpg" alt="install themes wordpress" width="476" height="85" /></a></li><li>Klik tombol <strong>Browse..</strong> kemudian pilih file theme yang ingin anda pasang (file theme harus format .zip). Jika file theme sudah terpilih, klik tombol <strong>Install Now</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-720" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/install-a-theme/"><img class="alignnone size-full wp-image-720" title="install a theme" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-a-theme.jpg" alt="install a theme " width="314" height="126" /></a></li><li>Silahkan tunggu sampai proses upload selesai. Lamanya proses upload tergantung kepada kecepatan koneksi internet yang anda gunakan.</li><li>Apabila proses upload theme selesai, akan ada pilihan : <em>Preview</em>, <em>Active</em>, dan <em>Return to Theme Page</em>. Sebaiknya klik terlebih dahulu Preview untuk melihat tampilan sebelum benar-benar di aktifkan. Jika dirasa memang sudah cocok, Klik <strong>Active</strong> untuk mengaktifkan Theme tersebut.<br /> <a rel="attachment wp-att-721" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/attachment/activate-themes/"><img class="alignnone size-full wp-image-721" title="activate themes" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/activate-themes.jpg" alt="activate themes" width="261" height="93" /></a></li><li>Selesai. Kini blog anda telah mempunyai wajah baru.</li></ol><h2>Tambahan tentang ganti theme</h2><p>Di sarankan untuk tidak terlalu sering gonta-ganti theme karena bisa membuat serp result blog anda di search engine menjadi tidak bagus. Ada baiknya mengganti theme dalam jangka waktu yang sudah lama, misal : minimal 6 bulan baru ganti dengan theme yang baru, lebih baik jika masa waktu penggunaan theme dalam hitungan tahun.</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/YIbCERdRG3E" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>16</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-mengganti-theme-pada-wordpress/</feedburner:origLink></item> <item><title>Sekilas Tentang WordPress Theme</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/YWr-gmdcx1Y/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/sekilas-tentang-wordpress-theme/#comments</comments> <pubDate>Tue, 01 Feb 2011 08:50:47 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[Wordpress Theme]]></category> <category><![CDATA[free wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[membuat wordpress sendiri]]></category> <category><![CDATA[mengganti Wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[tentang wordpress theme]]></category> <category><![CDATA[Wordpress theme adalah]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=690</guid> <description><![CDATA[Sekilas tentang WordPress Theme.WordPress Theme adalah desain halaman blog berbasis wordpress yang merupakan gabungan dari file HTML, CSS, PHP, gambar dll]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sekilas tentang WordPress Theme</strong>. <em>WordPress Theme</em> adalah desain halaman blog berbasis wordpress yang merupakan gabungan dari file HTML, CSS, PHP, gambar dan yang lainnya. WordPress theme (tema wordpress) mempunyai karakter tersendiri sehingga theme yang satu dengan yang lainnya akan berbeda.</p><p>Sebagai contoh yang mudah adalah lihat saja tampilan blog ini, apa yang anda lihat seperti kolom atas, samping kanan, kiri, bawah beserta seluruh desain yang ada adalah merupakan hasil dari sebuah rancangan theme.</p><p>Pada blog wordpress yang menggunakan <a title="perbedaan wordpress.com dengan wordpress.org" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/perbedaan-wordpress-com-dengan-wordpress-org/">wordpress.org</a> ( wordpress self hosting/hosting sendiri) bukan yang wordpress.com, untuk mengganti theme bisa di lakukan kapan saja dan dimana saja, yang penting anda telah mempunyai file theme yang mau di install.</p><h2>Merancang WordPress Theme Sendiri</h2><p>Untuk anda yang sudah mahir dalam coding seperti HTML, CSS, PHP serta design gambar, alangkah baiknya untuk merancang theme wordpress sendiri karena bisa menetukan tampilan blog anda sesuai dengan keinginan.</p><p>Bagi yang baru mau memulai belajar membuat wordpress theme sendiri, mungkin anda bisa melihat struktur file theme yang telah ada.</p><h2>Free WordPress Theme</h2><p>Apabila anda merasa masih belum mampu untuk merancang wordpress theme sendiri, maka anda bisa <strong>download wordpress theme</strong> secara gratis /<em> </em><a title="Free WordPress Theme" href="http://idtutorial.com/">Free WordPress Theme</a>.</p><p>Di internet, banyak sekali website yang menyediakan free wordpress theme, ada ribuan theme yang bisa anda gunakan secara gratis.</p><p>Berikut contoh website yang menyediakan theme wordpress gratis :</p><ul><li><a title="free wordpress theme dari wordpress.org" href="http://wordpress.org/extend/themes/">WordPress org</a></li><li><a title="free wordpress theme dari site5" href="http://www.site5.com/wordpress-themes/">Site 5</a></li><li><a title="free wordpress theme dari themelab" href="http://www.themelab.com/">Theme Lab</a></li><li><a title="free wordpress theme dari freewordpress theme4u" href="http://www.freewordpressthemes4u.com/">Freewordpress themes 4u</a></li><li><a title="free wordpress theme dari freewpthemes" href="http://www.freewpthemes.net/wordpress-themes/">Free WP Themes</a></li><li><a title="free wordpress theme dari wpthemepark" href="http://wpthemepark.com/themes">WP Theme Park </a></li><li>Dan tentunya masih banyak lagi yang lainnya.</li></ul><p>Ada satu hal yang harus di perhatikan apabila menggunakan Free WordPress Theme yaitu Perancang theme biasanya memasang link dalam design theme mereka yang lazim disebut sebagai <strong>Credit Link</strong>. Kewajiban anda sebagai pengguna Theme gratis tersebut tidak boleh menghapus atau mengganti link tersebut, itu adalah sebagai bentuk penghargaan terhadap perancang theme yang telah menyediakan waktunya untuk membuat theme yang anda gunakan.</p><h2>Premium WordPress Theme</h2><p><strong>Premium wordpress theme</strong> adalah wordpress theme yang berbayar alias harus beli apabila ingin menggunakan theme tersebut. Sebuah Premium Theme umumnya memang dirancang lebih baik daripada free theme baik dari segi design ataupun aplikasi yang digunakan.</p><p>Berikut contoh beberapa website yang meyediakan Premium WordPress Theme :</p><ul><li><a title="Premium WordPress Theme dari theme forest" href="http://themeforest.net?ref=amen24">Theme Forest</a></li><li><a title="Premium WordPress Theme dari Woo Themes" href="http://www.woothemes.com/">Woo Themes</a></li><li><a title="Premium WordPress Theme dari Elegant Themes" href="http://www.elegantthemes.com/">Elegant Theme</a></li><li><a title="Premium WordPress Theme dari Theme Junkie" href="http://www.theme-junkie.com/">Theme Junkie</a></li><li><a title="Premium WordPress Theme dari Studio Press" href="http://www.studiopress.com/">Studio Press</a></li><li>Dan banyak lagi penyedia premium wordpress theme yang lainnya.</li></ul><h2>Pencarian WordPress Theme Melalui Search Engine</h2><p>Agar lebih banyak mendapatkan rancangan theme wordpress, anda dapat menggunakan mesin pencari atau Search Engine seperti Google, Yahoo, dan yang lainnya. Yang harus dilakukan adalah mengetikan kata kunci yang sesuai dengan keinginan, misal : Free WordPress Theme, Free 2 Columns WordPress theme, 3 columns wordpress theme, theme wordpress gratis, theme 3 kolom dan lain sebagainya.</p><p><a href="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/pencarian-theme-di-google.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-695" title="pencarian theme di google" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/pencarian-theme-di-google.jpg" alt="pencarian theme di google" width="550" height="163" /></a></p><h2>Pencarian WordPress Theme melalui admin blog</h2><p>Untuk theme yang telah terdaftar di wordpress.org, anda dapat melakukan pencarian langsung pada halaman admin blog anda. Berikut caranya :</p><ol><li>Login ke admin blog anda.</li><li>Klik menu <strong>Appearance</strong> →<strong> Themes</strong> → <strong>Install Themes</strong> → akan ada beberapa pilihan :<ol><li>Search : melakukan pencarian dengan memasukkan keywords/kata kunci.</li><li>Upload : untuk mengupload theme dari komputer anda.</li><li>Featured : Theme yang diutamakan.</li><li>Newest : Theme yang terbaru yang masuk ke wordpress.org</li><li>Recently Updated :  Theme yang baru di updated oleh perancangnya.<br /> <a rel="attachment wp-att-699" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/sekilas-tentang-wordpress-theme/attachment/install-theme-wordpress/"><img class="alignnone size-full wp-image-699" title="install theme wordpress" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/02/install-theme-wordpress.gif" alt="install theme wordpress" width="488" height="151" /></a></li></ol></li><li>Apabila ada theme yang cocok, disini anda bahkan bisa langsung mengaktifkannya.</li></ol><h2>Tambahan tentang WordPress Theme</h2><p>Banyak blogger yang memilih theme hanya dari tampilannya saja, padahal ada beberapa faktor yang harus anda pertimbangkan, diantaranya :</p><ul><li><em>Besarnya data theme tersebut</em>. Yang dimaksud disini apakah theme tersebut ringan untuk di buka oleh pengunjung atau tidak. Memang, penyumbang beban blog tidak hanya dari theme yang digunakan tapi banyak faktor seperti plugin atau widget yang lainnya, namun secara logika apabila themenya sendiri sudah berat, apalagi jika di tambah beban yang lain.</li><li><em>Versi WordPress yang digunakan</em>. WordPress terbagi menjadi banyak versi ( berdasarkan waktu keluarnya). Yang harus di perhatikan adalah theme yang akan anda install kompatibel atau tidak dengan versi wordpress yang kini sedang anda gunakan.</li><li><em>Struktur kode theme</em>. Tahukah anda bahwa theme berkontribusi besar terhadap <strong>SEO</strong> (Search Engine Optimization)? penempatan kode template yang kurang pas bisa membawa penderitaan terhadap blog anda. Sedikit contoh yang harus diperhatikan diantaranya penempatan Headings yang sesuai dengan kaidah SEO, penempatan kode posting sebaiknya sebelum kode sidebar dan lain sebagainya. Ah tapi maaf, ini sepertinya bagi anda yang sudah sedikit mengerti tentang coding kode theme wordpress <img src='http://idtutorial.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></li></ul><p>Tambahan lainnya yaitu jangan terlalu sering gonta-gantii Theme. Seperti halnya gonta-ganti pasangan (upss.. ko kesini nyontohinnya <img src='http://idtutorial.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ), gonta-ganti theme pun berpengaruh buruk yaitu terhadap Index Search Engine atau dengan kata lain akan merusak SEO blog anda dalam beberapa waktu, bisa saja terjadi apabila anda mengganti theme jumlah kunjungan ke blog anda tiba-tiba turun drastis, sayang bukan?</p><p>Sebagai saran, gunakan theme minimal 6 bulan, jangan kurang dari itu atau kalau bisa dalam jangka waktu tahunan baru anda mengganti dengan theme yang baru.</p><p>Mungkin itu adalah sekilas tentang WordPress Theme ( sekilas atau justru kepanjangan yah <img src='http://idtutorial.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Untuk cara mengganti theme wordpress, sepertinya akan coba di bahas pada tutorial berikutnya.</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/YWr-gmdcx1Y" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/sekilas-tentang-wordpress-theme/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>11</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/sekilas-tentang-wordpress-theme/</feedburner:origLink></item> <item><title>Cara Transfer Data Menggunakan FTP</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Idtutorial/~3/Hp-pSZ06K3Q/</link> <comments>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/#comments</comments> <pubDate>Mon, 31 Jan 2011 22:41:17 +0000</pubDate> <dc:creator>Idtutorial</dc:creator> <category><![CDATA[Tutorial wordpress]]></category> <category><![CDATA[Download FileZilla]]></category> <category><![CDATA[FileZilla FTP Client]]></category> <category><![CDATA[FTP FileZilla]]></category> <category><![CDATA[Mengenal Filezilla]]></category> <category><![CDATA[Upload dengan FileZilla]]></category><guid isPermaLink="false">http://idtutorial.com/?p=663</guid> <description><![CDATA[Selain menggunakan File Manager di CPanel, transfer data menggunakan FTP (File Transfer Protokol) adalah salah satu cara yang banyak disukai oleh blogger ]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak cara untuk melakukan transfer data ke hosting yang anda gunakan, salah satunya adalah dengan menggunakan <strong>FTP</strong>.</p><p>Selain menggunakan <a title="File manager CPanel" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/solusi-error-setting-permalink/">File Manager</a> yang telah tersedia di CPanel hosting, transfer data ( upload/download file) menggunakan FTP (File Transfer Protocol) adalah salah satu metode yang banyak disukai oleh blogger.</p><p>Sebenarnya, transfer data melalui FTP bisa dilakukan dengan menggunakan DOS, namun hal itu sudah kurang populer saat ini, yang populer adalah dengan menggunakan Software FTP. Software FTP banyak sekali yang menyediakan secara gratis di internet, anda tinggal download dan gunakan. Salah satu software FTP favorit kang Rohman adalah <strong>FileZilla</strong>, yang ingin mencoba silahkan download pada situs resmi <a title="download filezilla ftp client" href="http://filezilla-project.org/">FileZilla</a>, yang didownload adalah <em>FTP Client</em> bukan <em>FTP Server</em>. <span id="more-663"></span></p><p>Hal yang sering dilakukan menggunakan FTP untuk wordpress antara lain mengupload atau mengedit theme,  plugin, robots.txt, .htacces dan lain sebagainya.</p><h2>Mengenal panel FTP FileZilla</h2><p>Agar sedikit lebih mengenal FTP Filezilla, berikut adalah screenshot serta keterangan tentang panel yang ada pada FileZilla ( saat ini adalah FileZilla versi 3.3.5.1).</p><p><a rel="attachment wp-att-666" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/attachment/panel-filezilla-ftp-client/"><img class="alignnone size-full wp-image-666" title="panel FileZilla FTP Client" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/panel-FileZilla-FTP-Client.jpg" alt="panel FileZilla FTP Client" width="450" height="346" /></a></p><p>Keterangan :</p><p>1 ) Menu bar. Berbagai menu yang ada pada FileZilla..</p><p>2 ) Tool. Berisi tool-tool untuk mempermudah anda dalam mengoperasikan filezilla.</p><p>3) Quick Connection Bar. Untuk mengoneksikan / menyambungkan hosting yang anda gunakan dengan FileZilla.</p><p>4) Message. Jendela pesan yang menampilkan kondisi Status, Error, Command atau Response.</p><p>5 ) Computer Drive. Ini adalah jendela dari drive yang ada pada komputer anda.</p><p>6 ) Remote. Ini adalah jendela untuk menampilkan file yang ada pada hosting yang anda gunakan.</p><p>7 ) Local File. Ini adalah file lokal yang ada di komputer anda.</p><p>8 ) Server File. Ini adalah file-file yang ada pada hosting anda.</p><p>9 ) Transfer Status. Jendela status yang memunculkan keterangan ketika anda melakukan transfer file.</p><h2>Koneksi FileZilla dengan Hosting (Server)</h2><p>Agar Software FTP FileZilla yang anda gunakan bisa terkoneksi dengan hosting (server), anda perlu memasukkan data hosting seperti nama domain, username serta password.</p><p>Ada beberapa cara untuk memasukkan data-data account hosting ke filezilla, berikut diantaranya :</p><h3>Menu File</h3><p>Untuk memasukkan data akun hosting melalui menu file, berikut caranya :</p><ol><li>Jalankan FileZilla.</li><li>Klik menu<strong> File</strong> yang ada di pojok atas kiri, setelah keluah pilihan, klik <strong>Site Manager</strong>&#8230;</li><li>Setelah muncul jendela baru, klik tombol <strong>New Site</strong> untuk menambahkan data baru. Isilah form yang ada:<ol><li>Host : isi dengan nama domain yang dimaksud tanpa http://, tentunya ini yang didaftarkan ke hosting anda. Contoh : idtutorial.com</li><li>Port : isi dengan 21, atau bisa juga di kosongkan.</li><li>Server Type : Pilih FTP. Untuk yang lebih aman pake SFTP (SSH File Transfer Protokol), tapi hosting anda harus support ini.</li><li>Logon Type : Pilih Normal.</li><li>User : isi dengan username hosting anda (username CPanel).</li><li>Password : isi dengan password hosting.<br /> <a href="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/Site-Manager-FileZilla.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-671" title="Site Manager FileZilla" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/Site-Manager-FileZilla.jpg" alt="Site Manager FileZilla" width="350" height="288" /></a></li></ol></li><li>Jika sudah selesai, klik tombol <strong>Connect</strong> apabila ingin langsung terkoneksi dengan hosting, atau tombol <strong>OK </strong>apabila hanya ingin memasukkan data saja.</li><li>Jika semua data telah benar, seharusnya file hosting anda sudah bisa masuk ke FileZilla.</li></ol><p>Cara ini dilakukan apabila komputer anda adalah komputer pribadi bukan di warnet, karena ini bersifat menyimpan data agar tidak selalu berulang-ulang memasukkan data ketika ingin koneksi ke server.</p><h3>Tool Open Site Manager</h3><p>Apabila anda telah memasukkan data akun hosting pada menu File, maka untuk melakukan login bisa melalui menu File → Site Manager → Pilih akun yang ingin di buka → klik Connect.  Namun, untuk langkah yang lebih cepat adalah dengan menggunakan <em>Tool Open Site Manage</em>r, berikut caranya :</p><ol><li>Jalankan FileZilla.</li><li>Klik anak panah tool <em>Tool Open the Site Manage</em>r, kmudian klik akun yang di maksud.<br /> <a href="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/open-site-manager.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-676" title="open site manager" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/open-site-manager.jpg" alt="open site manager" width="205" height="159" /></a></li><li>FileZilla akan langsung terkoneksi dengan server.</li></ol><h3>Quick Connection Bar</h3><p>Untuk yang menggunakan warnet, sebaiknya menggunakan fasilitas <em>quick connection bar</em>, karena ini bersifat sekali penggunaan dan setelah itu harus mengisi data kembali apabila mau terkoneksi ke server. Berikut caranya :</p><ol><li>Jalankan FileZilla.</li><li>Alihkan perhatian ke quick connection bar. Isi form yang ada sesuai dengan data akun hosting anda.<ol><li>Host : isi dengan nama domain yang dimaksud tanpa http://, tentunya ini  yang didaftarkan ke hosting anda. Contoh : idtutorial.com</li><li>Username : isi dengan username hosting anda (username CPanel).</li><li>Password : isi dengan password hosting.</li><li>Port : isi dengan 21, atau di kosongkan saja.</li><li>Klik tombol <strong>Qucikconnect</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-679" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/attachment/quick-connection-bar/"><img class="alignnone size-full wp-image-679" title="quick connection bar" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/quick-connection-bar.jpg" alt="quick connection bar" width="500" height="39" /></a></li></ol></li><li>Apabila data yang dimasukkan sudah benar, seharusnya FileZilla kini telah tersambung dengan server.</li></ol><h2>Transfer data menggunakan FileZilla</h2><p>Untuk cara mengkoneksikan FileZilla dengan server bisa anda pilih seperti keterangan diatas. Untuk transfer data baik upload ataupun download seharusnya mudah dilakukan karena sama dengan proses copy data pada komputer lokal.</p><ol><li>Jalankan FileZilla.</li><li>Koneksikan dengan server.</li><li>Pada jendela remote akan muncul folder yang berisi data-data website anda. Klik folder tersebut agar keluar sub folder.</li><li>Akan terlihat banyak subfolder.  Yang harus anda ingat adalah data (file) website atau blog anda adalah pada folder <em>public_html</em>, oleh karenanya untuk menyimpan berbagai file yang diinginkan contoh software wordpress tersimpan pada folder public_html.<br /> <a rel="attachment wp-att-682" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/attachment/public_html/"><img class="alignnone size-full wp-image-682" title="public_html" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/public_html.jpg" alt="public_html" width="310" height="252" /></a></li><li>Untuk meng upload file, tentukan terlebih dahulu folder yang dituju.</li><li>Buka file dikomputer anda (yang mau di upload) kemudian tandai, klik kanan lalu klik <strong>Upload</strong>.<br /> <a rel="attachment wp-att-683" href="http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/attachment/upload-file-dengan-filezilla/"><img class="alignnone size-full wp-image-683" title="upload file dengan filezilla" src="http://idtutorial.com/wp-content/uploads/2011/01/upload-file-dengan-filezilla.jpg" alt="upload file dengan filezilla" width="473" height="179" /></a></li><li>Tunggu hingga proses upload data selesai.</li><li>Selesai.</li></ol><p>Mungkin begitu kira-kira sekilas tentang cara upload file dengan filezilla, lumayan bingung menerangkannya karena tidak ada spesifik file yang mau di upload. Mudah-mudahan untuk selanjutnya bisa lebih mudah difahami.</p> <img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Idtutorial/~4/Hp-pSZ06K3Q" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>15</slash:comments> <feedburner:origLink>http://idtutorial.com/tutorial-wordpress/cara-transfer-data-menggunakan-ftp/</feedburner:origLink></item> </channel> </rss><!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching using disk: basic
Object Caching 565/629 objects using disk: basic

Served from: idtutorial.com @ 2012-02-09 08:35:49 -->

