<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254</id><updated>2024-10-24T21:46:56.727+07:00</updated><category term="Berita"/><category term="Islam"/><category term="Internasional"/><category term="Nasional"/><category term="Ormas"/><category term="Sikap"/><category term="Tokoh"/><category term="Yahudi"/><category term="FPI"/><category term="konspirasi"/><category term="sesat"/><category term="Israel"/><category term="Tsaqafah"/><category term="Perspektif"/><category term="Alqur&#39;an"/><category term="Politik"/><category term="Mujahid"/><category term="kejahatan"/><category term="Kisah"/><category term="Persis"/><category term="Syi&#39;ah"/><category term="Teknologi"/><category term="Ahmadiyyah"/><category term="Fatwa"/><category term="Film"/><category term="Illuminati"/><category term="Islamophobia"/><category term="Katolik"/><category term="Kesehatan"/><category term="Teroris"/><category term="Ahmadinejad"/><category term="Buku"/><category term="Eropa"/><category term="Habib Rizieq"/><category term="Haji"/><category term="Iran"/><category term="Kajian"/><category term="Kristen"/><category term="Kristologi"/><category term="MUI"/><category term="Masjid"/><category term="Pakistan"/><category term="Palestina"/><category term="Rasisme"/><category term="Sahabat"/><category term="Syariat"/><category term="Taliban"/><category term="Tentang Blog"/><category term="Wahabi"/><category term="Wawancara"/><category term="Zionis"/><category term="refleksi"/><category term="Afghanistan"/><category term="Amerika Serikat"/><category term="Annis Matta"/><category term="Barat"/><category term="Bilal bin Rabah"/><category term="Da&#39;wah"/><category term="Daftar Isi"/><category term="ESQ"/><category term="Forum"/><category term="George W Bush"/><category term="Jahbulon"/><category term="Khazanah"/><category term="Komputer"/><category term="Kontak Saya"/><category term="Libanon"/><category term="Malaysia"/><category term="Muadzin"/><category term="Mualaff"/><category term="Musharaff"/><category term="Musyrik"/><category term="NU"/><category term="Natal"/><category term="OKI"/><category term="PKS"/><category term="Salman Alfarisi"/><category term="Salman Rushdi"/><category term="Saudi"/><category term="Sekolah"/><category term="Sepak bola"/><category term="Sinterklas"/><category term="Soeharto"/><category term="Syariah"/><category term="Talmud"/><category term="Tentang Saya"/><category term="Vatikan"/><category term="William Abdullah Quilliam"/><category term="Yahweh"/><category term="twitter"/><title type='text'>Ikhwan Dunia Maya™</title><subtitle type='html'>Berkhidmat untuk umat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>140</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-3328116271224548539</id><published>2011-05-24T07:27:00.000+07:00</published><updated>2011-05-24T07:27:17.794+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khazanah"/><title type='text'>Masjid Sayyidah Zainab Damaskus</title><content type='html'>Di Damaskus, Suriah salah satu tujuan ziarah dan wisata ruhani adalah &lt;strong&gt;Masjid Sayyidah Zainab&lt;/strong&gt;. Masjid anggun sekaligus makam bergaya Iran yang terletak di selatan Damaskus ini menarik minat peziarah Muslim &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Syi%27ah&quot;&gt;Syiah&lt;/a&gt; dari Iran dan seluruh dunia karena arsitektur keramiknya yang kebiru-biruan. Nama masjid ini diambil dari nama kakak Imam Hussain RA yang juga dimakamkan disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keberadaannya sangat berharga sebagai sebuah bangunan indah dan pemandangan penuh emosi bagi Muslim Syiah di luar &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Karbala&quot;&gt;Karbala&lt;/a&gt; dan Najaf di Irak. Mengunjungi tempat ini begitu mudah dengan menggunakan taksi, dan pengunjung non-Muslim pun dipersilakan datang, namun terbatas di luar area makam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makam dan Masjid Sayiddah Zainab diyakini merupakan bekas rumah Siti Zainab, putri Ali bin Abi Thalib (Khalifah Rasyidah keempat). Dia ditawan oleh tentara Yazid bin Muawiyah setelah &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Karbala&quot;&gt;peristiwa Karbala&lt;/a&gt;, di Karbala dan Najaf. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasana di kompleks Masjid Sayyidah Zainab bukanlah sebuah ritual atau ibadah yang tenang dan senyap, namun gairah berkabung yang diruapi ratapan, nyanyian, tangisan dan &#39;penyiksaan&#39; diri dengan memukul-mukul dada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masjid nya sendiri dibangun Sejak 1990-an, di atas sebuah makam yang sudah ada sebelumnya. Lokasi masjid ini agak sedikit sulit ditemukan karena banyaknya toko atau hotel-hotel. Untuk menemukannya, cukup dengan mengikuti arus peziarah berjubah hitam yang mengalir menuju pintu masuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masjid ini terdiri dari sebuah halaman luas dengan bangunan di tengahnya. Secara arsitektur, masjid ini memiliki semua ciri-ciri masjid khas Iran; dekorasi hiasan yang menonjolkan keramik biru, lapisan emas, dan cermin kaca. Masjid ini dilindungi kubah emas berkilauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap masjid setinggi 10 meter ditutupi dengan keramik dan porselen Iran nan indah. Kubahnya dilapisi lempengan emas murni yang membuatnya berkilauan di siang maupun malam hari, kian menarik dipandang dari segala penjuru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Halaman masjid biasanya penuh dengan pria dan wanita yang berbaris dalam lingkaran, melantunkan kidung dalam bahasa Persia atau Arab sambil memukul-mukul dada mereka dan air mata menetes deras di pipi mereka, seolah-olah mereka merasakan tragedi pedih yang dialami Zainab ketika kehilangan saudara dan menjadi tawanan. Seringkali aksi ini sengaja direkam dengan kamera video. Adegan ini dipimpin oleh seorang imam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompleks makamnya sendiri terbagi menjadi dua bagian; untuk pria dan wanita. Alas kaki harus ditinggalkan di depan pintu makam. Ruangan makam, walau relatif kecil namun selalu ramai. Ruang untuk jamaah wanita dan pria hanya dibatasi oleh dinding kayu tipis. Ratap dan isak tangis dari kedua bagian ini saling sahut-bersahutan ke sisi yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak hanya dari ruangan wanita, dari ruangan ziarah kaum pria pun isak tangis yang terdengar tak kalah serunya. Semua yang hadir, tua ataupun muda duduk membentuk lingkaran sambil memukul dada, menangis dan meratap. Saking ekstasenya, beberapa orang bahkan melemparkan diri ke dinding makam, memeluk, memutari dan menghujaninya dengan ciuman. Yang lain berlutut dan berdoa, dahi mereka menempel pada serpihan batu yang diambil dari bumi Karbala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para sejarawan mengatakan bahwa &lt;strong&gt;Mousa Murtadha&lt;/strong&gt;—kakek sang penjaga makam—membangun kompleks makam dari campuran batu, bata dan kayu. Pada 1870 langit-langit makam yang hancur direnovasi dengan bata dan diperkuat kerangka kayu oleh &lt;strong&gt;Salim Murtadha&lt;/strong&gt;, yang memberikan hak pemeliharaan makam kepada anaknya, dan kemudian penerusnya yang tertua. Saat ini komplek makam Sayyidah Zainab dikelola oleh sebuah komite yang diketuai bersama oleh &lt;strong&gt;Hani Murtadha&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;Mohammad Ridha Murtadha&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memperluas area masjid, berdasarkan rekomendasi Menteri Waqaf dan Departemen Perumahan, komite pembangunan membeli beberapa real estate di sebelahnya pada 1979 dan mengalokasikan anggaran yang diperlukan untuk memulai proyek perluasan yang hingga kini belum terlaksana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komite ini menjadikan masjid sebagai sebuah usaha wisata religius yang digarap secara profesional dengan karyawan sebanyak 90 orang. Salah satu tugas komite lainnya adalah mendanai dan melindungi masjid serta mengelola keuangannya. Kini Masjid Sayyidah Zainab merupakan salah satu situs wisata religi di Suriah, dikunjungi oleh lebih dari satu setengah juta orang tiap tahunnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/umroh-haji/11/05/23/llngtk-masjid-sayyidah-zainab-damaskus-integrasi-segala-bentuk-keindahan&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3328116271224548539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3328116271224548539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2011/05/masjid-sayyidah-zainab-damaskus.html' title='Masjid Sayyidah Zainab Damaskus'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-7604487029506415409</id><published>2010-11-19T23:27:00.003+07:00</published><updated>2010-11-20T00:08:46.185+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><title type='text'>Terpojok, Wilders Lesu</title><content type='html'>Persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Geert_Wilders&quot;&gt;&lt;strong&gt;Geert Wilders&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; politisi asal Partai Kebebasan (Freedom Party) digelar oleh pengadilan Belanda. Wilders yang didakwa melakukan penistaan agama karena membuat film yang menyudutkan Umat Islam berjudul Fitna hanya bisa tertunduk lesu akibat terpojok. Gaya khasnya yang ceplas-ceplos digantikan penjelasan panjang bertele-tele. Ketika bicara di hadapan para wartawan di parlemen, kepalanya tertunduk dan pundaknya menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mengherankan. Partai kanan populisnya,menghadapi masalah. Selepas spekulasi lima hari apakah anggota parlemen Eric Lucassen akan dikeluarkan dari parlemen, seorang anggota lainnya James Sharpe mengundurkan diri.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
James Sharpe mundur sesudah wartawan mengungkap sejumlah insiden yang melibatkan bisnis dan kehidupan pribadinya. Ia adalah direktur sebuah perusahaan yang telah dua kali didenda di Hongaria karena mengelabui pelanggan. Di samping itu dalam sejumlah insiden yang terungkap, ia menggunakan kekerasan terhadap teman satu tim serta mantan pacarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemundurannya dari parlemen terjadi saat PVV dilanda kontroversi sekitar Eric Lucassen. Pekan lalu, bekas tetangga Lucassen muncul dalam acara aktualitas dan mengatakan bahwa anggota PVV ini pernah mengintimidasi serta mengancam mereka. Yang lebih parah lagi, ternyata Lucassen pernah dinyatakan melakukan pelecehan seksual ketika bertugas dalam angkatan bersenjata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau demikian, pengungkapan itu tidak menyebabkan Lucassen mundur, ia tetap menjadi anggota parlemen PVV. Tindakan tak biasa pun terjadi: Geert Wilders minta maaf atas anggota parlemennya pada debat di parlemen. &quot;&lt;i&gt;Atas nama PVV, saya minta maaf, tidak saja pada elektorat, tapi juga kepada seluruh parlemen sebagai wakil rakyat Belanda&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang dinyatakan bersalah melakukan kejahatan, tidak dilarang duduk dalam parlemen Belanda- partai politiklah yang bertanggung jawab atas anggota parlemennya. Selama ini PVV mengagung-agungkan hukum dan ketertiban. Dan para lawan Wilders menuduhnya bersikap hipokrit dalam skandal Lucasssen ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Femke Halsema, pemimpin Partai Kiri Hijau, mengklaim Wilders menggunakan standar ganda ketika menghadapi tingkah laku anggota parlemen dari partainya sendiri. &quot;&lt;i&gt;Sekarang Anda bisa berkelit bahwa semua terjadi akibat gerakan politik baru dengan sarana terbatas dan terburu-buru. Tapi pertanyaan yang mendasar adalah bagaimana Anda bertindak sebagai pemimpin klub hukum-dan-ketertiban yang tidak pernah mau memberikan kesempatan kedua&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Halsema menyebut delapan anggota parlemen PVV yang terlibat kontroversi. Tiga dari anggota parlemen PVV, serta satu calon anggota, dituduh melakukan kekerasan. Ditambah lagi satu anggota lain dan dua calon anggota dari kampanye pemilu lalu, berbohong mengenai pengalaman kerja mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wilders berang. Ia menuduh Halsema menyebar fitnah, ia menuntut Halsema menarik kembali komentarnya dan mengancam seluruh anggota partainya akan bangkit melawan Halsema.Tapi Halsema mengingatkan Wilders bahwa Wilders telah melakukan hal yang sama berulangkali kepada anggota parlemen lainnya, termasuk salah satu mantan kolega Halsema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lawan-lawan politik Wilders berupaya menarik keuntungan dari masalah yang dihadapi PVV saat ini, tapi pendukung Wilders tidaklah terpengaruh. Survei terhadap 2600 pemilih PVV menunjukkan, mereka tetap mempercayai pemimpin mereka, walau memang presentasinya berkurang sedikit. dari 97% menjadi 94%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat James Sharpe akan diambil calon anggota parlemen PVV lainnya. Mereka yang mengikuti perjalanan politik PVV tentu akan bertanya-tanya: siapa gantinya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/11/19/147805-nah-lho-kepalanya-tertunduk-wilders-terpojok-di-parlemen&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/7604487029506415409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/7604487029506415409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/terpojok-wilders-lesu.html' title='Terpojok, Wilders Lesu'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-3810469166029232201</id><published>2010-11-19T11:50:00.002+07:00</published><updated>2010-11-20T00:54:20.737+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><title type='text'>Suryadharma Ali: Ahmadiyah Bukan Islam!</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9UerAQowJ2ggyY-3o-HoWLWKvVylQzaq_mcDN1viP4DQS2uXMsyjzCeI5M12s_J1MPtbweqEvjLsnCvGfo-vD2P6DLmBxwRSqVXfWsjkjmY1HXhDZcQS39VxjbTcXWw3Lu0YJkzNxA6Qw/s1600/Menteri-agama.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;alt=suryadharma ali&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9UerAQowJ2ggyY-3o-HoWLWKvVylQzaq_mcDN1viP4DQS2uXMsyjzCeI5M12s_J1MPtbweqEvjLsnCvGfo-vD2P6DLmBxwRSqVXfWsjkjmY1HXhDZcQS39VxjbTcXWw3Lu0YJkzNxA6Qw/s1600/Menteri-agama.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pelaksanaan syariat Islam di Indonesia masih terasa sangat jauh bahkan banyak menemui hambatan dan rintangan, meski sejak zaman Orba hukum perdata Islam seperti Pernikahan, Zakat, Waris dan Haji sudah diberlakukan di Indonesia. Sedangkan hukum pidana Islam masih memerlukan perjuangan panjang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persoalan pelaksanaan syariat Islam belum selesai, muncul persoalan baru &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmadiyyah&quot;&gt;&lt;strong&gt;Ahmadiyah&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;. Selama ini pemerintah terkesan melindungi bahkan membiarkan aliran sesat Ahmadiyah terus beroperasi untuk menggerogoti aqidah umat Islam Indonesia. Meski Rabithah Alam Islami, MUI, PBNU, PP Muhammadiyah sudah menyatakan Ahmadiyah bukan Islam, namun pemerintah bagai terus memelihara eksistensi aliran sesat itu agar terus bertahan di Indonesia. Ahmadiyah bagaikan duri dalam daging bagi umat Islam.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Menteri Agama &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Suryadharma_Ali&quot;&gt;&lt;strong&gt;Suryadharma Ali&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; secara tegas sudah menyatakan agar Ahmadiyah dibubarkan. Pernyataan Menag itu niscaya menjadi perkembangan yang menarik dan patut didukung umat Islam Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persoalan lainnya adalah para pemimpin Islam dan Ormas Islam kurang mampu bersatu untuk menghadapi persoalan bersama umat Islam. Mereka masih terpecah-belah atau sengaja dipecah oleh kelompok Sepilis yang tidak menginginkan umat Islam bersatu yang dikhawatirkannya akhirnya mampu mengatur negara berdasarkan syariah Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini wawancara Menteri Agama Suryadharma Ali:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pernyataan anda yang menyudutkan Ahmadiyah membanggakan umat Islam dan menimbulkan kemarahan bagi kelompok sekuler. Mengapa anda berani menanggung resiko seperti itu ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada tiga hal pandangan saya mengenai Ahmadiyah. Pertama, Ahmadiyah bukan Islam. Kedua, jemaat Ahmadiyah merupakan salah satu faktor yang bisa dianggap sebagai menganggu kerukunan umat beragama. Ketiga, ada pandangan salah yang perlu diluruskan mengenai paham kebebasan beragama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Ahmadiyah bukan Islam, jemaat Ahmadiyah merupakan salah satu faktor yang bisa dianggap sebagai menganggu kerukunan umat beragama….&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, Ahmadiyah itu bukan Islam. Ini bisa kita lihat dari berbagai pandangan MUI, PBNU dan PP Muhammadiyah dan ormas Islam lain menyatakan hal yang sama. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Selama ini kita bisa membendung ajaran-ajaran yang seperti Lia Eden, nabi palsu Mosadeq dan Surga Eden serta sejumlah aliran sesat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaannya, mengapa Ahmadiyah tidak bisa? Memang dasarnya ajaran Ahmadiyah sudah tumbuh puluhan tahun di Indonesia. Tetapi tetap harus kita ukur, kalau dia mengatakan Islam maka ukurannya harus pas dengan Islam. Kita lihat prinsip-prinsip Islam apakah terpenuhi. Kalau Islam tentu kitab sucinya harus jelas yakni Al Qur’an. Tidak boleh ayat Al Qur’an dirubah-rubah, kurang satu hurufpun tidak boleh. Apalagi kata dan kalimatnya sampai berbeda. Kalau demikian tentu bukan Islam lagi terkait berbagai sudut ajaran yang sifatnya prinsip yaitu kitab suci sudah berbeda, maka dia bukan Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan dari sisi ajaran Nabi Muhammad SAW, bagi umat Islam yang mayoritas di dunia bukan hanya di Indonesia, Rasulullah Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul terakhir, sedangkan Ahmadiyah mengatakan masih ada Nabi yang lain. Ini sudah jelas bahwa Ahmadiyah bukan Islam. Apalagi kita temukan banyak ayat Al Qur’an yang diubah-ubah Ahmadiyah. Kalau katanya diubah, tentu artinyapun berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;….Rasulullah Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul terakhir, sedangkan Ahmadiyah mengatakan masih ada Nabi yang lain. Ini sudah jelas bahwa Ahmadiyah bukan Islam. Apalagi kita temukan banyak ayat Al Qur’an yang diubah-ubah Ahmadiyah….&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya mempunyai pandangan Ahmadiyah sebaiknya dibubarkan. Ada dua alternative, dibubarkan dan dibiarkan. Keduanya ada positif dan negatifnya. Tetapi harus kita pertimbangkan resiko mana yang lebih baik dan bermanfaat. Saya berpendapat membubarkan Ahmadiyah resikonya kecil dan lebih bermanfaat. Dengan membiarkannya pasti akan menimbulkan masalah dikemudian hari, seperti gesekan-gesekan sosial antar Islam dengan Ahmadiyah akan terus berlangsung. Kalau kita biarkan, maka akan terjadi akumulasi dikemudian hari yang akhirnya menjadi ledakan sosial yang tak bisa dihindari. Itu yang harus kita cegah dari sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Ahmadiyah kita bubarkan, gesekan pasti ada tetapi insya’ Allah hanya seketika, setelah itu bisa diselesaikan dan diredam. Aspek positif lainnya dengah pelarangan Ahmadiyah, kita menghentikan kesesatan, sebab kalau dibiarkan maka kesesatan akan terakumulasi dan kasihan masyakarat. Ini harus kita hentikan agar supaya akumulasi kesesatan itu tidak meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi saya melihat aspek positif di Ahmadiyah itu. Bahwa Ahmadiyah mau berislam, itu yang dilihat sebagai aspek positifnya, tetapi dia mendapatkan dakwah yang salah. Karena itu kewajiban kita adalah untuk meluruskan ajaran mereka yang salah itu. Jadi dengan pembubaran, maka langkah kearah itu akan semakin kuat. Saya minta kepada seluruh pimpinan umat Islam dan tokoh-tokoh Islam serta ormas-ormas Islam, untuk mengembangkan dialog, bukan kekerasan. Jadi dengan pembubaran itu bukan berarti ada pembenaran untuk melakukan kekerasan, ini jangan salah. Tidak ada pembenaran untuk melakukan kekerasan. Kekerasan tetap tidak diperbolehkan atas nama apapun kepada siapapun termasuk atas nama agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, Ahmadiyah menganggu kerukunan umat beragama. Misalnya kita lihat kejadian di Mataram, Kuningan, Bogor dan lain-lain yang menimbulkan gesekan di masyarakat. Ini tidak boleh dibiarkan. Dengan demikian, kita harus menyadari bahwa kerukunan antar umat beragama bukan saja mengatur tata kehidupan dan bukan mengatur ajaran umat beragama, tetapi yang juga harus kita atur adalah faktor-faktor yang bisa menyebabkan munculnya ketidak-rukunan itu. Salah satu faktor itu adalah penistaan terhadap agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, adanya kesalahpahaman mengenai kebebasan beragama. Setelah saya memunculkan pemikiran untuk membubarkan Ahmadiyah, saya dituduh anti kebebasan beragama, ini sama sekali salah. Kebebasan beragama dijamin Undang-Undang, tetapi apakah kebebasan beragama itu juga termasuk bebas mengacak-acak agama orang lain. Apakah kebebasan beragama itu bebas merubah-rubah kitab suci agama orang lain? Kalau pandangannya seperti itu, saya tegas-tegas menolaknya. Bukan itu arti kebebasan. Kalau kita harus meindungi hak asasi mereka, hak asasi kita siapa yang melindunguinya ? Ahmadiyah tidak mencapai jumlah 0,001 persen dari penduduk Indonesia, sekarang kita yang mayoritas siapa yang melindunginya? Mereka yang menentang saya itu hanya segelintir orang yang ngomong tidak ada dasarnya kemudian dijadikan rujukan. Adapun yan penting adalah kita memegang kebenaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;….Kebebasan beragama dijamin Undang-Undang, tetapi apakah kebebasan beragama itu juga termasuk bebas mengacak-acak agama orang lain. Apakah kebebasan beragama itu bebas merubah-rubah kitab suci agama orang lain….&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harus dijelaskan, kita yang mayoritas merasa terzalimi oleh minoritas Ahmadiyah. Kita merasa dipojokkan oleh pandangan-pandangan yang salah tentang kebebasan. Di Rakernas Front Pembela Islam (FPI) saya berbicara bahwa sekarang ini berkembang pemikiran kebebasan mutlak, kebebasan tanpa batas. Padahal sebenarnya tidak ada kebebasan mutlak tanpa batas. Kebebasan mutlak tanpa batas itu hanya milik Allah SWT, bukan milik manusia. Tetapi kalau komunitas masyarakat menghendaki adanya kebebasan mutlak, itu artinya masyarakat tidak memerlukan aturan, karena aturan itu membatasi. Kalau tidak memerlukan aturan, maka tidak memerlukan negara. Karena salah satu fungsi negara adalah mengatur lewat Undang-Undang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Setelah anda menyatakan Ahmadiyah wajib dibubarkan dan didukung Mendagri, PBNU, PP Muhammadiyah dan lain lain, sekarang kita menunggu action, apakah harus lewat Keppres dan bagaimana proses untuk mencapainya ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini sedang dikaji yang pas seperti apa. Saya tidak bisa mengatakan prosesnya bagaimana dan sampai kemana, kita semua sedang mengkajinya, baik buruknya dan bagaimana untuk mengambil tindakan yang tepat dan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kelompok AKKBB tidak suka pada pembubaran Ahmadiyah. Mereka Islamophobia dan juga memutarbalikkan isu seperti Ciketing, Bekasi. Bagaimana komentar anda ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya tidak ingin Ahmadiyah nanti dipolitisasi. Soal Ciketing, bukan persoalan agama atau antarumat beragama. Tetapi persoalan kepatuhan terhadap mendirikan rumah ibadah. Itu soal IMB, bukan soal agama. Itu yang harus dijelaskan. Memang banyak peristiwa atau statemen-statemen yang diplintir. Tetapi alhamdulillah, setelah kita jelaskan seperti itu ternyata berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;….Soal Ciketing, bukan persoalan agama atau antarumat beragama. Tetapi persoalan kepatuhan terhadap mendirikan rumah ibadah….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang Islamophobia melihat Islam seperti melihat hantu. Bagaimana memasyarakatkan syariat Islam ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harus ada kesadaran para pemimpin ormas Islam dan umat Islam sendiri, bahwa Islamophobia itu ada dan luar biasa gerakannya. Kita bisa menyangkal itu dengan memberikan penjelasan. Kalau mau dipisahkan dipisahkan sekalian, ini Islamophobia dan ini bukan. Kalau Islamophobia selalu memberikan pandangan-pandangan yang negatif tentang Islam, terasa betul sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti waktu ramainya nikah siri, diberitakan disana sini seakan-akan ajaran Islam tentang nikah siri itu sesuatu yang sangat buruk. Tetapi mereka tidak memperbandingkan dengan pelacuran dan kumpul kebo. Kalau itu cuma persoalan pencatatan secara resmi oleh pemerintah. Umat Islam harus bisa menjelaskan selama ini stigma radikalisme, kekerasan dan teroris selalu dialamatkan pada Islam. Umat Islam harus menjelaskan, bahwa radikalisme itu bukan hanya ada pada agama Islam, tetapi juga ada pada agama-agama lain dan ada juga pada ideologi dan pandangan pemikiran lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti pandangan pada kebebasan, kan mengarah pada kebebasan mutlak. Itu adalah bagian dari radikalisme. Bagaimana orang bebas tanpa aturan, tidak ada ceriteranya. Jadi susah diterima oleh logika. Demikina pula HAM, orang bisa mendompleng radikalisme pemikiran melalui jargon-jargon HAM, seperti mereka mengatakan: “Masak kawin saja antara laki-laki dan perempuan, kalau laki-laki sama laki-laki dan perempuan sama perempuan juga mau, kan boleh !” Bagi mereka itu kan hak asasi untuk memilih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu contoh kongkrit, itu harus diurut masyarakat Indonesia kayak apa? agamis dan disini tidak bisa begitu saja, di tanah Arab juga tidak bisa begitu. Misalnya demokrasi sebagai ideologi, orang boleh menyatakan pendapat apa saja tetapi apakah menyatakan pendapat itu juga tanpa batas. Kalau menyatakan pendapat tanpa batas ? Tidak akan ada ketenangan dalam kehidupan masyakat kita. Tujuan bersama dari masyarakat juga tidak akan tercapai. Kalau semua orang bisa ngomong seenaknya, menurut saya segala sesuatu baik ideologi dan pemikiran yang tidak patuh pada aturan-aturan itu adalah radikal. Pemikiran radikal yang sederhana adalah: “Saya pasti benar dan Anda pasti salah !” Ini sekarang yang terjadi begitu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Bagaiamana mensosialisasikan syariat Islam yang sebenarnya bisa menjadi solusi dan baik ?&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Saya pernah sampaikan di UIN dan FPI, saya katakan untuk berdemokrasi tidak perlu menanggalkan Islam. Untuk berpluralisme bergaul dengan masyarakat dunia yang beraneka ragam itu tidak perlu menanggalkan Islam. Untuk mengentaskan kemiskinan tidak perlu menanggalkan Islam. Untuk mengatur Indonesia tidak perlu menanggalkan Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;….Untuk mengatur Indonesia tidak perlu menanggalkan Islam….&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Al Qur’an, kita diajarin dengan ayat: “Innaa kholaqnaakum min dzakarin wa unsaa waja’alnaakum syu’uuban waqobaai’la lita’arafuu. Inna akromakum ‘indallohi atqookum”, itu kan pluralisme, apa yang kurang ? Juga ada ayat: “Laa ikrooha fid-diin.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada upaya untuk memarginalisasikan syariat Islam. Apa langkah untuk menjadikan pengarusutamaan terhadap syariat Islam tersebut ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun yang paling utama umat Islam bersatu dulu. Terus terang saya sinis sama banyak tokoh Islam yang terpecah-pecah, sampai saya mengatakan kepada mereka, mungkin ciri Islam itu pecah. Kalau ada acara kita ngajinya: “Wak’asihmuu bihablillahi jamii’an walaa tafarroquu.” Setelah selesai itu kita berantem lagi. Sadar nggak kondisi kita sekarang sangat lemah, sehingga perlu proses penyadaran terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sebagai pimpinan partai Islam yang besar, apa mungkin parpol Islam mampu memperjuangkan syariat Islam ?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syariat Islam dalam bentuk formal atau informal. Kalau yang formal masuk kedalam perundang-undangan, atau syariat Islam yang dimaksudkan adalah apa yang sudah kita lakukan sekarang. Bahkan ada yang mengatakan kalau syariat Islam itu diformalkan malah jelek. Misalnya, perintah shalat lima waktu masuk dalam Undang-Undang, siapa yang tidak shaat dihukum. Jadi anda takut pada siapa, sama Tuhan atau Undang-Undang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;….Kalau semua ajaran Islam terimplementasikan dalam kehidupan masyakat, maka seluruh pandangan dan pemikiran kenegaraan serta kemasyarakatan akan terpengaruh dengan pandangan yang Islami….&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Jadi tidak usah masuk Undang-Undang. Adapun yang penting adalah bagaimana semua ajaran Islam terimplementasikan dalam kehidupan masyakat. Kalau itu terimplementasikan, maka seluruh pandangan dan pemikiran kenegaraan serta kemasyarakatan akan terinspirasi dan terpengaruh dengan pandangan yang Islami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://fpi.or.id/?p=detail&amp;amp;nid=260&quot;&gt;Fpi.or.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3810469166029232201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3810469166029232201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/suryadharma-ali-ahmadiyah-bukan-islam.html' title='Suryadharma Ali: Ahmadiyah Bukan Islam!'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9UerAQowJ2ggyY-3o-HoWLWKvVylQzaq_mcDN1viP4DQS2uXMsyjzCeI5M12s_J1MPtbweqEvjLsnCvGfo-vD2P6DLmBxwRSqVXfWsjkjmY1HXhDZcQS39VxjbTcXWw3Lu0YJkzNxA6Qw/s72-c/Menteri-agama.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-3152452842242174757</id><published>2010-11-18T20:46:00.000+07:00</published><updated>2010-11-18T20:46:35.038+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><title type='text'>Ormas Islam Pantau Sidang Ariel</title><content type='html'>Beberapa Ormas Islam dikabarkan akan memantau jalannya persidangan &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Nazril_Irham&quot;&gt;Ariel Peterpan&lt;/a&gt; dalam kasus video porno yang dilakukannya dengan beberapa artis lain Selasa (23/11) pekan depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi tersebut, untuk mengawal jalannya persidangan agar berlangsung sesuai dengan aturan yang berlaku. Di antara ormas Islam yang siap menurunkan massanya antara lain Laskar Sabilillah, Front Umat Islam (FUI), Garis, dan Jawara Bandung Agamis. Ormas non Islam Gema Santara, pun akan ikut dalam aksi ini.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar, Drs Rafani Achyar, mengatakan, sebagiknya rencana aksi tersebut ditunda. Ia menilai kasus Ariel sudah memasuki proses persidangan. Dalam tahapan tersebut, kata dia, sebaiknya umat islam meneyrahkan sepenunhya kepada hakim yang mengadili kasus tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Menurut hemat saya sebaiknya tidak usah demo. Demo kan sudah cukup kemarin-kemarin saat proses penyidikan. Sekarang mari kita amati proses hokum di pengadilan ini&lt;/i&gt;,’’ ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau dalam proses nanti diduga adanya penyimpangan, baik oleh hakim, jaksa, maupun para saksi, ormas Islam boleh melakukan aksi dengan tujuan meluruskan proses siding kasus tersebut. Jika sidang perdana sudah didemo, ia khawatir jalannya persidangan tak akan berjalan netral. &quot;&lt;i&gt;Jangan sampai kita mempengaruhi jalannya persidangan kasus ini. Negara kita Negara hokum, kita serahkan proses ini sesuai hukum yang berlaku&lt;/i&gt;,’’ tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, sambung Rafani, jika ormas Islam melakukan aksi saat sidang perdana dikhawatirkan akan menimbulkan stigma negatif terhadap umat Islam. Karena itu, kata dia, ormas Islam cukup mengamati jalannya siding tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dari hasil pengamatan diduga adanya penyimpangan, maka demo bisa dilakukan. &quot;&lt;i&gt;Tak ada larangan bagi sisiapun untuk hadir dalam persidangan tersebut. Mari kita amati proses persidangan tersebut secara cermat dan dewasa&lt;/i&gt;,’’kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua Dewan Syuro FUI Kota Bandung, Hilman Firdaus, mengatakan, aksi tersebut akan berlangsung tertib dan damai. Ia mengatakan, aksi tersebut bertujuan memberikan dukungan moril kepada penegak hokum akan bersikap jujur dan adil dalam menjalankan tugasnya. &quot;&lt;i&gt;Kami akan mengawal jalannya sidang ini agar tak dibelokkan&lt;/i&gt;,&quot; kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, lanjut Hilman, aksi moral yang dilakukan sebagai bentuk kecaman atas segala tindakan  pornografi dan pornoaksi. Rencananya, kata dia, aksi moral akan digelar di halaman Pengadilan Negeri (PN) Bandung. &quot;&lt;i&gt;Sejumlah massa dari ormas islam sudah menyatakan kesiapannya mengikuti aksi moral ini. Kami akan berdemo secara tertib dan mematuhi aturan yang berlaku&lt;/i&gt;,&quot; tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/hukum/10/11/18/147407-ormas-islam-akan-awasi-sidang-ariel&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3152452842242174757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3152452842242174757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/ormas-islam-pantau-sidang-ariel.html' title='Ormas Islam Pantau Sidang Ariel'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-5777618680170932355</id><published>2010-11-18T20:28:00.001+07:00</published><updated>2010-11-18T20:36:31.797+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perspektif"/><title type='text'>Kewajiban &quot;Jihad&quot; Opini</title><content type='html'>Pencitraan buruk yang dilakukan oleh media kafir untuk mendiskreditkan Islam dan Muslimin ternyata boleh dikatakan sukses, setidaknya untuk wilayah yang memang mayoritas non-muslim seperti di Eropa dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lewat media cetak dan elektronik seperti internet misalnya, mereka tak hentinya melakukan propaganda busuk dan licik guna membentuk opini yang buruk dan citra negatif kepada Islam dan Muslimin khususnya yang mereka katakan &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Fundamentalisme&quot;&gt;fundamentalis&lt;/a&gt;. Melakukan penggiringan opini kepada masyarakat awam dengan sangat mudah dilakukan karena bisa dikatakan media-media besar yang selama ini menjadi corong propaganda mereka,dan juga antek-antek mereka yang dianggap Tokoh oleh masyarakat awam (&lt;i&gt;grass root&lt;/i&gt;) secara serempak mengikuti instruksi sang MAJIKAN!!&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jihad contohnya, oleh kelompok tertentu selama ini seolah-olah jihad dimaknai dengan merusak,teror dan lain-lain. Hal ini sama saja memberikan &quot;suplemen&quot; oleh media kafir untuk terus memojokan Umat Islam. Padahal secara hakikat dan tujuan, Jihad berarti membela Islam dan Muslimin dengan cara yang telah disyari&#39;atkan tentunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk itu perlu dilakukan serangan balik (&lt;i&gt;counter attack&lt;/i&gt;) guna menangkal berbagai opini busuk tersebut, setidaknya membalikan opini yang mereka hembuskan.Hasil yang mereka capai saat ini adalah dalam medan pemikiran,mereka berhasil menyusupkan paham Liberal dalam menafsirkan nash ke tubuh Umat dan juga pembenaran tindakan (justifikasi) serta penggiringan opini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan berbagai macam teknologi yang ada, kita bisa memanfaatkan hal itu untuk membela diri bahkan membalikan opini tersabut setidaknya dapat menciptakan opini yang baik tentang Islam dan Muslimin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi merupakan Jihad Opini bagi siapa saja yang mapu membentuk opini baik untuk Islam dan juga termasuk Jihad Opini bagi yang mampu membalikan opini busuk yang bertujuan mendiskreditkan Islam dan Muslimin.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/5777618680170932355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/5777618680170932355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/kewajiban-jihad-opini.html' title='Kewajiban &quot;Jihad&quot; Opini'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-557612752804442850</id><published>2010-11-17T23:57:00.000+07:00</published><updated>2010-11-17T23:57:20.232+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><title type='text'>Muslim Yunani Ditimpuki Saat Shalat Ied</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Islamofobia&quot;&gt;Islamophobia&lt;/a&gt; sepertinya masih melekat disebagian negara Eropa (jika tak mau disebut seluruh). Bagaimana tidak? saat sedang melaksanakan shalat Ied Muslim ditimpuki telur dan diejak dengan sebuah gambar babi. Setidaknya itulah yang dialami Muslimin Yunani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dikuti dari &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/11/17/147207-ditimpuki-telur-dan-diejek-gambar-babi-muslim-yunani-diganggu-saat-shalat-ied&quot;&gt;Republika&lt;/a&gt;,puluhan aktivis ekstrem Kanan dan bergabung dengan segelintir penduduk setempat melemparkan telur dan mengejek ratusan imigran Muslim yang berkumpul untuk merayakan Idul Adha dikelilingi oleh pelindung penjagaan polisi anti huru-hara.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yunani adalah salah satu pintu gerbang utama imigran yang ingin ke Uni Eropa dan memiliki komunitas Muslim yang terus tumbuh. Ketegangan antara penduduk lokal dan pendatang menghangat di beberapa daerah di Athena seperti di Attiki Square, tempat insiden terjadi, Selasa (16/11).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komunitas Muslim di Athena tidak memiliki masjid resmi dan pada perayaan hari raya tertentu biasanya diadakan di pusat-pusat budaya atau balai masyarakat atau apartemen milik pribadi. Komunitas Muslim di negara yang mayoritas memeluk kristen ortodoks itu diperkirakan berjumlah satu juta orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat sekelompok Muslim melakukan shalat Ied, beberapa penduduk setempat meneriakkan kata-kata kotor dari balkon dan melambaikan bendera Yunani. Selebaran dengan gambar babi juga tersebar di seluruh alun-alun. &quot;&lt;i&gt;Ada sebuah masjid (tidak resmi) di dekat sini, tapi kami takut untuk pergi ke sana&lt;/i&gt;,&quot; kata Shamasul (30 tahun), imigran asal Bangladesh. Ia mengaku kadang-kadang orang Yunani di lingkungan ini mengancam untuk membunuh komunitas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Margarita Vassilatou, (56 tahun) warga Attiki yang tinggal selama lebih dari 35 tahun di tempat itu mengungkapkan kebenciannya terhadap imigran Muslim. Dia berencana pindah dari tempat tinggalnya sekarang karena takut dengan kehadiran para imigran. &quot;&lt;i&gt;Ini bukan hidup yang tenang, karena kita takut, kebanyakan dari mereka adalah penjahat, mereka membawa pisau dan obat-obat terlarang&lt;/i&gt;,&quot; tudingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau pun begitu,terdapat juga kelompok Muslim lainya yang menggelar shalat Ied di dekat universitas Athena, sekitar 2.000 Muslim pria dan wanita berkumpul di depan universitas neo-klasik yang berhias patung Yunani kuno. Di masa lalu, upaya untuk membangun sebuah masjid di ibukota ditolak penduduk setempat dan beberapa pastor dari gereja ortodoks Yunani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, Uskup Agung Yunani saat ini mendukung pembangunan masjid dan pemerintah sosialis yang tengah berkuasa telah menyisihkan lahan dekat dengan pusat kota, meskipun pembangunan belum dimulai. Satu-satunya masjid di Yunani berada di wilayah timur laut Xanthi dekat perbatasan Turki, rumah bagi minoritas Muslim yang besar.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/557612752804442850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/557612752804442850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/muslim-yunani-ditimpuki-saat-shalat-ied.html' title='Muslim Yunani Ditimpuki Saat Shalat Ied'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-2112621716244173315</id><published>2010-11-17T10:02:00.002+07:00</published><updated>2010-11-17T11:21:34.708+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perspektif"/><title type='text'>Makna Tersirat Berkurban</title><content type='html'>Setelah selesai menjalankan Shalat Ied tadi pagi, saya memilih tetap duduk ditempat mendengarkan sang khatib ceramah disaat orang lain bergegas meninggalkan masjid. Padahal sebelumnya sudah ada wanti-wanti dari pengurus masjid agar jangan meninggalkan masjid sebelum ceramah usai. Dalam hati saya bertanya &quot;&lt;i&gt;Kenapa muslim sekarang enggan atau cenderung malas dalam mendengarkan?&lt;/i&gt;&quot; mungkin perlu di kembangkan budaya untuk mendengarkan pada muslimin daerah ini.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita semua tahu bahwa hikmah yang dapat diambil pada saat hari raya kurban ini adalah keikhlasan kita menyedekahkan uang kita di jalan Allah. Hal itu telah dicontohkan Nabi Ibrahim Alaihi salam yang bahkan sampai rela mengorbankan anaknya Nabi Ismail Alaihi salam. Jika Nabi Ibrahim saja sampai rela mengorbankan anak lalu apalah arti uang kita?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun adakalanya &lt;i&gt;mindset&lt;/i&gt; yang terbentuk dalam pikiran kita bahwa Kurban hanya kewajiban orang yang punya rezeki banyak yang melebihi kebutuhan hidupnya atau dengan kata lain bahwa kurban adalah memberikan hewan ternak untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada yang kurang mampu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang Kurban yang dimaksud dalam istilah agama (terminilogi) disini adalah Hari diamana Umta Islam menyembelih hewan ternaknya untuk dibagikan kepada yang kurang mampu sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim as. Tapi yang saya maksud adalah &quot;&lt;i&gt;mengapa kita mempersempit istilah kuraban menjadi hanya pemotongan hewan ternak?&lt;/i&gt;&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini saya pertanyakan dalam hati  karena kaitannya dengan kejadian tadi pagi dimana saya anggap kaum muslimin sekarang seperti enggan &quot;Kurban Waktu&quot; hanya untuk mendengarkan petuah agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga hal ini tidak terulang dilain kesemptan.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/2112621716244173315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/2112621716244173315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/makna-tersirat-berkurban.html' title='Makna Tersirat Berkurban'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-6608299806266754655</id><published>2010-11-17T00:18:00.002+07:00</published><updated>2010-11-17T11:19:46.789+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perspektif"/><title type='text'>Menghargai Perbedaan</title><content type='html'>Setelah sekian kali Umat Islam di Indonesia (mungkin juga dunia) berbeda penetapan tanggal Hari Raya Idul Adha, tahun ini ternyata lagi-lagi berbeda. Maksud tulisan saya disini bukan untuk mengomentari perbedaan itu tapi hanya sekedar merenung dan meresapi sejenak Hadits Nabi saw &quot;Perbedaan Umatku adalah rahmat&quot;. Mungkin hadits inilah yang banyak dilupakan orang terutama kita yang berada di level grass root(awam) atau dalam terminologi agama adalah Muqallid.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagaimana kita tahu tahun ini di Indonesia terjadi perbedaan dalam menetapkan jatuhnya Hari Raya Idul Adha, pada tahun ini MUI menetapkan bahwa Idul Adha jatuh pada rabu (17/11) sedangkan banyak ormas Islam seperti Fpi,Muhammadiyah,HTI dan DDII merayakannya pada selasa (16/11). Perbedaan tersebut akibat adanya perbedaan standar penetapan hilal yang hanya beda beberapa derajat antara masing-masing pendapat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti diuraikan Habib Rizieq Syihab pada saat pengajian bulanan Fpi di Petamburan bahwa hal ini hendaknya tidak terlalu dipikirkan mengingat perbedaan ini sudah terjadi pada masa sahabat yaitu antara Ibnu Abbas dan Muawiyyah dalam menetapkan standar derajat hilal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut Habib Rizieq mengatakan bahwa sekarang bukan saatnya menyatukan pendapat akan tetapi berusaha menghargai perbedaan pendapat antara para Ulama itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga perbedaan ini tidak menjadikan kita lemah dan lengah terhadap upaya musuh Islam yang tidak pernah lelah menghembuskan isu perpecahan Umat Islam. Amin</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/6608299806266754655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/6608299806266754655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/menghargai-perbedaan.html' title='Menghargai Perbedaan'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-5927076509315808556</id><published>2010-11-16T15:53:00.002+07:00</published><updated>2010-11-18T00:12:47.965+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><title type='text'>Obama Ucapkan Selamat Idul Adha</title><content type='html'>Walau terjadi perbedaan dalam menetapkan hari raya Idul Adha tapi hal itu tidak mengurungkan niat presiden Amerika Serikat &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Barack_Obama&quot;&gt;&lt;strong&gt;Barack Obama&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; dan istrinya, &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Michelle_Obama&quot;&gt;Michelle Obama&lt;/a&gt; menyampaikan ucapan selamat Idul Adha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu Ia katakan pada selasa (16/11) tadi. Ia juga berharap perjalanan ibadah haji berlangsung lancar dan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tahun ini, sekitar tiga juta Muslim dari 160 negara -- termasuk Amerika Serikat -- berkumpul di Makkah dan situs suci di sekitarnya untuk melaksanakan ibadah haji dan berdoa bersama&lt;/i&gt;,&quot; ujarnya.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Pada Idul Adha, Muslim di seluruh dunia memperingati kebesaran hati Ibrahim mengurbankan anaknya, dan mendistribusikan makanan bagi mereka yang kurang beruntung -- mengingatkan pada kita semua tentang pentingnya berbagi dan akar dari tiga agama besar di dunia&lt;/i&gt;,&quot; ujarnya. &quot;&lt;i&gt;Sebagai bagian dari rakyat Amerika, kami mengucapkan selamat hari raya haji - Eid Mubarak and Hajj Mabrour&lt;/i&gt;,&quot; Obama menambahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang sangat kentara sekali bahwa Obama berusaha menarik simpati Dunia Islam, namun walau begitu kita tidak perlu berharap banyak pada Obama yang juga dikenal sangat loyal pada Israel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/11/16/147022-obama-sampaikan&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/5927076509315808556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/5927076509315808556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/obama-ucapkan-selamat-idul-adha.html' title='Obama Ucapkan Selamat Idul Adha'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-3603075870253027737</id><published>2010-11-08T22:11:00.001+07:00</published><updated>2010-11-18T00:10:52.545+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><title type='text'>Obama Taliban?</title><content type='html'>Berita mengejutkan datang dari Gedung Putih Amerika Serikat. Presiden kulit hitam pertama mereka, &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Barack_Obama&quot;&gt;&lt;strong&gt;Barack Obama&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; ternyata &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Taliban&quot;&gt;&lt;strong&gt;Taliban&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;. Isu ini ternyata dilemparkan mantan lawan politik nya dulu ketika pemilihan Presiden Amerika Serikat pada akhir 2008 yaitu &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Sarah_Palin&quot;&gt;Sarah Palin&lt;/a&gt; yang merupakan calon wakil Presiden &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/John_McCain&quot;&gt;John Mc Cain&lt;/a&gt; saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kabar ini beredar setelah Sarah Palin dalam akun &lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://draft.blogger.com/www.twitter.com&quot;&gt;twitter&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; nya menyebut Presiden AS Barracck Obama sebagai seorang &quot;&lt;i&gt;Taliban Muslim&lt;/i&gt;&quot;. &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, pernyataan itu tidak ditulisnya, namun oleh seorang rekannya di Twitter pribadinya. Tweet itu kemudian diberi simbol &quot;favorit&quot; olehnya, sebelum akhirnya diposting ulang (re-tweet) di halaman Twitter Palin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah media meributkan tweet itu, ia berdalih sebagai sebuah &quot;insiden&quot;. &quot;&lt;i&gt;Aku tak pernah secara sengaja meng-klik ikon &quot;favorit&quot; pada tweet apapun&lt;/i&gt;,&quot; katanya pada ABC News.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengaku berkali-kali mengecek fitur-fitur di Blackberry-nya untuk meneliti apakah mungkin baginya untuk menekan ikon itu. &quot;&lt;i&gt;Lagipula, pada hari itu, aku dalam perjalanan menuju Alaska&lt;/i&gt;,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini, re-tweet itu sudah dihapusnya dari Twitter-nya. Begitu juga pilihan &#39;favorit&quot; di tweet sang teman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menggantinya dengan tulisan: &quot;&lt;i&gt;Demi darah Yesus, menentang sejarah yang dibuat Obama pada November 2008 bahwa seorang Taliban Muslim tidaklah legal dipilih sebagai presiden AS: Hussein.&lt;/i&gt;&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/11/08/145456-tweet-terbaru-sarah-palin-obama-adalah-seorang-taliban&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3603075870253027737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3603075870253027737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/obama-taliban.html' title='Obama Taliban?'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-3701172964083067640</id><published>2010-11-05T22:33:00.001+07:00</published><updated>2010-11-18T00:06:20.136+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tsaqafah"/><title type='text'>Tathbiq Syari&#39;ah Di Indonesia</title><content type='html'>Oleh : &lt;strong&gt;Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Telah dimuat di Suara Islam Edisi 100&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;KEWAJIBAN ASASI MANUSIA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak manusia diciptakan kewajiban asasinya adalah ibadah kepada Allah SWT. Dalam QS.51.Adz-Dzariyat : 56, Allah SWT menegaskan bahwasanya tidaklah manusia diciptakan melainkan hanya untuk ibadah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syariat pun diturunkan Allah SWT untuk tiap-tiap umat. Dan tiap umat diwajibkan untuk mematuhi Syariat yang ditetapkan. Umat Nabi Musa AS diwajibkan melaksanakan Syariat Taurat, dan umat Nabi Isa AS diwajibkan menjalankan Syariat Injil. Sedang umat Nabi Muhammad SAW diwajibkan mematuhi Syariat Al-Qur&#39;an. Bahkan Allah SWT memvonis bagi orang yang tidak mau memberlakukan Syariat Allah SWT sebagai Kafir, Zholim dan Fasiq. Semua itu termaktub dalam QS.5.Al-Maa-idah : 44 s/d 50.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;MAKNA SYARIAT &amp; KLASIFIKASINYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syariat secara Etimologis berasal dari Bahasa. Arab yang artinya &#39;jalan&#39;. Sedang secara Terminologis, Syariat adalah aturan hidup yang diturunkan Allah SWT bagi manusia, baik terkait Aqidah, Hukum mau pun Akhlaq.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dalam konteks Hukum, maka Syariat diartikan sebagai Hukum Taklif Amaliyah yang berkaitan dengan amal perbuatan manusia. Hukum Syariat pun diklasifikasikan menjadi empat, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, Ahkamul Fardi yaitu Hukum Syariat Perorangan, seperti pengucapan Dua Kalimat Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa, Haji, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, Ahkamul Usroh yaitu Hukum Syariat Rumah Tangga, seperti pernikahan, perceraian, hak dan kewajiban suami isteri, hak dan kewajiban orangtua dan anak, masalah nafkah, wasiat dan waris, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, Ahkamul Mujtama&#39; yaitu Hukum Syariat Sosial Ekonomi Kemasyarakatan, seperti pendidikan, ekonomi, asuransi, perbankan, tradisi, budaya, adat istiadat, dan masalah mu&#39;amalat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat, Ahkamud Daulah yaitu Hukum Syariat Tata Negara, seperti syarat Kepala Negara, tata cara penetapan Kepala Negara, Hak dan Kewajiban Kepala Negara dan Rakyat, pertahanan dan keamanan, dan sebagainya. Termasuk katagori ini semua Hukum Syariat yang tidak bisa dilaksanakan kecuali dengan kekuatan negara, seperti Qishash, Hudud, Hubungan Internasional dan Hukum Perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;TATHBIQ SYARIAH DI HINDIA BELANDA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Sejak masuknya Islam ke Nusantara, masyarakat muslim sudah mulai melaksanakan Syariat Islam. Bahkan ketika bermunculan Kerajaan dan Kesultanan Islam di Nusantara, justru Syariat Islam disahkan sebagai Hukum Resmi berbagai Kerajaan dan Kesultanan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, Syariat Islam makin berakar dan menguat, sehingga berhasil sedikit demi sedikit menggusur Hukum Adat di berbagai daerah seantero Nusantara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Aceh, tercatat dalam sejarah Sultan Ala&#39;uddin Ri&#39;ayatsyah Al-Qahhar (1537 s/d 1571 M) bahwa Raja Linge ke XIV yang berkuasa di Aceh Tengah dijatuhi hukuman oleh Hakim Agung Kesultanan Aceh dengan membayar diyat 100 ekor kerbau karena telah membunuh adik tirinya. Dan Sultan Iskandar Muda (1603 s/d 1637 M) telah menjatuhkan Hukum Rajam kepada putra kandungnya sendiri karena berzina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya, Pemerintahan Hindia Belanda yang menjajah Indonesia selama lebih dari 350 tahun tidak mampu menghapus Syariat Islam yang telah berurat berakar di tengah masyarakat Indonesia. Bahkan tidak ada pilihan bagi Pemerintah Hindia Belanda kecuali harus mempertahankan keberadaan Mahkamah Syariat di berbagai daerah untuk menyelesaikan aneka permasalahan hukum di tengah kehidupan masyarakat, termasuk mengangkat Mufti bagi kepentingan memberikan fatwa hukum bagi umat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Th. 1855, Ahli Hukum Belanda, LWC. Van Den Berg mengusulkan kepada Pemerintah Hindia Belanda dengan mengajukan &#39;Teori Receptie in Complexu&#39; yang berpendapat bahwa hukum yang berlaku bagi orang Indonesia asli adalah undang-undang agama mereka, yakni Hukum Islam, sehingga sudah sepatutnya didirikan Pengadilan Agama. Kemudian usulan tersebut dikabulkan Raja Willem III di Belanda, sehingga diterbitkan &#39;Konninklijk Besluit&#39; (Keputusan Raja) No.24 tanggal. 19 Januari 1882 yang dimuat dalam &#39;Staatersebutlad 1882 No. 152 tentang Peraturan Peradilan Agama. Namun, akhirnya keputusan tersebut diprotes keras oleh Christian Snouck Hugronye dengan menggunakan &#39;Teori Receptie&#39; yang berpendapat bahwa hukum yang berlaku bagi orang Indonesia asli adalah Hukum Adat, sehingga pada tanggal. 1 April 1937 lahirlah &#39;Staatersebutlad 1937 No. 116&#39; tentang pembatasan wewenang Pengadilan Agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya, Pemerintah Hindia Belanda memberlakukan tiga sistem hukum sekaligus di Indonesia, yaitu : Hukum Islam bagi umat Islam, dan Hukum Adat bagi masyarakat adat, termasuk umat Hindu dan Budha, serta Hukum Sipil bagi warga Eropa dan umat Kristiani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;TATHBIQ SYARIAH DI NKRI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal. 22 Juni 1945, dalam rangka persiapan dan penyambutan kemerdekaan Indonesia, para Founding Father bangsa dan negara Indonesia telah menyepakati sebuah Konsensus Nasional bernama Piagam Jakarta, yang secara eksplisit menyatakan bahwa Negara Indonesia berdasarkan &#39;Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya&#39;. Inilah sebenarnya Pancasila Asli yang paling autentik, yaitu Pancasila yang berintikan Tauhid dan Syariah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sejarah Indonesia, Pancasila sejak diusulkan Soekarno hingga terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, telah mengalami banyak perubahan, sehingga dikenal aneka Pancasila dengan sistematika dan isi redaksi yang berbeda-beda, yaitu : Pancasila Soekarno 1 Juni 1945, Pancasila Piagam Jakarta 22 Juni 1945, Pancasila UUD 1945, Pancasila RIS 1949, Pancasila UUDS 1950, dan Pancasila Dekrit Presiden 5 Juli 1959.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pancasila Soekarno merupakan usulan rumusan Pancasila pertama kali, namun yang disepakati sebagai Konsensus Nasional adalah Pancasila Piagam Jakarta yang berintikan Tauhid dan Syariah, sedang Pancasila UUD 1945 adalah Pancasila Kontroversial yang penuh dengan pengkhianatan kaum Sekuler. Ada pun Pancasila RIS 1949 dan Pancasila UUDS 1950 disebut oleh Mr. Muhammad Roem sebagai Pancasila Penyelewengan, sedang Prof Hazairin menyebutnya sebagai Pancasila Palsu. Kini, yang berlaku adalah Pancasila Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yaitu Pancasila yang DIJIWAI Piagam Jakarta sebagaimana disebut secara eksplist dalam dekrit tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, Pancasila sebagai Dasar Negara harus DIJIWAI Piagam Jakarta yang berintikan Tauhid dan Syariah, sehingga ini menjadi Landasan Konstitusional untuk penerapan Syariat Islam di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Itulah sebabnya, sekali pun kaum Sepilis (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme) selalu berupaya sekuat kemampuan dengan menghalalkan segala cara untuk menghalangi dan menggagalkan penerapan Syariat Islam di Indonesia, namun ternyata gerbong Syariat Islam jalan terus tanpa ada yang bisa menghentikannya secara ilegal, karena gerbong tersebut sudah berjalan di atas rel yang benar dan sesuai koridor yang ditetapkan oleh negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PELUANG TAHTHBIQ SYARIAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperhatikan Klasifikasi Hukum Syariah sebagaimana diuraikan di atas, maka dengan jujur harus diakui bahwa klasifikasi pertama, kedua dan ketiga &#39;sudah berlaku&#39; di Indonesia sejak lama. Bahkan kini sudah mulai ditransformasikan ke dalam bahasa perundang-undangan, sehingga peluang penerapan Syariat Islam di ketiga klasifikasi tersebut semakin hari semakin terbuka lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klasifikasi pertama terkait Hukum Syariat Perorangan, sejak dulu hingga kini dengan bebas bisa dilaksanakan di Indonesia, karena pada dasarnya klasifikasi ini memang bisa dilaksanakan oleh siapa pun tanpa campur tangan negara. Namun demikian, sebagiannya sudah diformalisasikan dalam bentuk UU Zakat dan UU Haji, sehingga tentunya semakin memperkuat posisi Syariat dalam perundang-undangan negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klasifikasi kedua terkait Hukum Syariat Rumah Tangga, sejak dulu hingga kini juga bisa dilaksanakan dengan bebas di Indonesia. Bahkan kini sebagiannya bukan saja sudah diformalisasikan dalam bentuk Kompilasi Hukum Islam tentang Perkawinan, Perceraian, Warisan, Wasiat, Waqaf dan Hibah, tapi juga sudah disediakan secara formal Pengadilan Agama lengkap dengan perangkat hukum dan sarana prasarananya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klasifikasi ketiga terkait Hukum Syariat Sosial Ekonomi Kemasyarakatan, ternyata sejak dulu hingga kini pun bisa dilaksanakan dengan bebas. Bahkan sudah terformalisasikan secara sistematis dan meluas. Di bidang pendidikan, secara sah berdiri pesantren dan madrasah serta Perguruan Tinggi Islam dengan kurikulum khas Islam yang diakui negara. Di bidang ekonomi, telah bermunculan secara legal formal perbankan syariah, asuransi syariah, pergadaian syariah, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada pun klasifikasi keempat terkait Hukum Syariat Tata Negara atau Hukum Syariat yang tidak bisa dilaksanakan kecuali dengan kekuatan negara, seperti Qishash dan Hudud, maka klasifikasi ini masih jadi perdebatan serius di Indonesia. Namun demikian, bukan berarti tidak bisa atau tidak boleh, tapi hanya merupakan proses perjuangan yang masih memerlukan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, sebenarnya 75 persen peluang Tathbiq Syariah sudah ada di tangan umat Islam, karena tiga dari empat klasifikasi sudah bisa dilaksanakan dengan leluasa. Ada pun yang 25 persen masih dalam proses perjuangan. Yakinlah, jika yang 75 persen kita jaga dan amalkan dengan baik, nisacaya keberkahannya akan membuka sisa peluang 25 persen lainnya dengan izin Allah SWT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;STRATEGI TATHBIQ SYARIAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperhatikan peluang Tathbiq Syariah sebagaimn diuraikan di atas tadi, maka penulis mengajak semua pihak yang peduli dengan penegakkan Syariat Islam untuk melakukan langkah-langkah konkrit sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Terkait Hukum Syariat perorangan, maka mantapkan Iman, Islam dan Ihsan dalam pengamalan, karena itulah pembukapintu keberkahan dan kemenangan perjuangan penegakkan Syariat Islam. Jangan sampai terjadi, seseorang berteriak keras tentang penerapan Syariat Islam, tapi mengamalkan perilaku syirik perdukunan, atau meninggalkan shalat, atau berakhlaq buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Terkait Hukum Syariat Rumah Tangga, maka laksanakan perkawinan dan perceraian dengan cara Islam, penuhi hak dan kewajiban dalam rumah tangga sesuai aturan Syariat Islam, termasuk masalah warisan dan lainnya. Jika terjadi perselisihan dalam soal rumah tangga, maka selesaikan di Pengadilan Agama yang menggunakan Hukum Islam. Jangan sampai terjadi, seseorang berteriak keras tentang penerapan Syariat Islam, tapi kumpul kebo, berzina, atau selingkuh, atau pun menyelesaikan persoalan rumah tangga atau masalah warisnya di Pengadilan Negeri yang menggunakan Hukum Sipil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Terkait Hukum Syariat Sosial Ekonomi Kemasyarakatan, maka soal pendidikan, kembangkan pendidikan Islam, masukkan anak-anak kaum muslimin ke pesantren dan&lt;br /&gt;
madrasah serta sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum khas Islam. Dan soal ekonomi, lakukan segala bentuk transaksi ekonomi, termasuk perbankan, asuransi dan pergadaian, serta persoalan mu&#39;amalat lainnya, hanya dengan sistem ekonomi Islam. Soal&lt;br /&gt;
budaya, pertahankan tradisi dan adat istiadat selama tidak brtentangan dengan Syariat Islam. Jangan sampai terjadi, seseorang berteriak keras tentang penerapan Syariat Islam, tapi berhubungan dengan sistem Riba, atau menyekolahkan anak di sekolah-sekolah non Islam, atau mengikuti budaya dan tradisi yang tidak Islami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Terkait Hukum Syariat Tata Negara, yang juga mencakup Hukum Syariat yang tidak bisa dilaksanakan kecuali dengan kekuatan negara, seperti Qishash dan Hudud, maka harus terus menerus diperjuangkan melalui koridor konstitusi, baik di tingkat Pusat mau pun Daerah. Sosialisaikan secara merata ke semua lapisan masyarakat tentang keindahan Syariat Islam, melalui Dakwah yang komprehensif. Jangan pernah putus asa, atau pun merasa lelah dalam memperjuangkan penegakkan Syariat Islam di semua bidang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulannya, mana-mana bagian Syariat Islam yang sudah bisa ditegakkan, dengan atau tanpa perundang-undangan negara, maka wajib untuk segera kita laksanakan. Sedang mana-mana bagian Syariat Islam yang belum bisa dilaksanakan kecuali dengan melibatkan aturan negara, maka kita harus terus memperjuangkan formalisasinya dalam bentuk perundang-undangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PESAN PEJUANG SYARIAT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tahun 2003, tatkala penulis dan Ust. Abu Bakar Ba&#39;asyir menghuni &quot;pesantren&quot; LP Salemba, kami dikunjungi seorang pejuang penegakkan Syari&#39;at Islam di Indonesia, almarhum Hardjono Mardjono. Beliau datang menawarkan diri untuk menjadi Saksi Ahli dalam persidangan penulis, terkait Gerakan Nasional Anti Ma&#39;siat yang digaungkan Front Pembela Islam (FPI). Sungguh mengharukan, banyak tokoh diminta oleh penasihat hukum penulis untuk menjadi Saksi Ahli, tapi umumnya menolak dengan berbagai alasan, tapi tokoh yang satu ini justru datang menawarkan diri. Tak disangka, ternyata itulah pertemuan terakhir penulis dengan sang pejuang, karena beberapa waktu kemudian beliau meninggal dunia saat sedang menjalankan kewajiban da&#39;wahnya sebagai seorang pejuang yang mukhlish. Semoga Allah SWT memberkahi dan merahmatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pertemuan penuh kenangan tersebut, ada pesan penting dari beliau tentang Piagam Jakarta. Beliau dengan semangat dan penuh percaya diri menyatakan bahwa saat ini Piagam Jakarta adalah JIWA Dasar Negara Republik Indonesia yang sah sesuai amanat Dekrit Presiden RI 5 Juli 1959. Beliau menegaskan bahwa Dekrit tersebut secara De Jure mau pun De Facto telah secara sah membubarkan Konstituante dan mengembalikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional Negara RI yang DIJIWAI Piagam Jakarta yang berintikan Tauhid dan Syariah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, beliau menekankan bahwa pada prinsipnya perdebatan tentang Piagam Jakarta sudah tidak perlu lagi, karena Piagam Jakarta sebagai JIWA Dasar Negara RI sudah FINAL dengan Dekrit tersebut yang hingga saat ini masih tetap berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tentu saja menjadikan Piagam Jakarta sebagai JIWA Dasar Negara RI sudah semestinya, karena memang pada mulanya Dasar Negara yang menjadi Konsensus Nasional para Founding Father Bangsa Indonesia yang dicetuskan tanggal.22 Juni 1945 adalah Piagam Jakarta, bahkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal.17 Agustus 1945 yang sah sebagai Dasar Negara adalah Piagam Jakarta, yang kemudian dikhianati oleh kelompok Sekuler pada tanggal. 18 Agustus 1945.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, Dekrit Presiden Soekarno 5 Juli 1959 merupakan pelurusan sejarah yang telah diselewengkan dan pengembalian Konsensus Nasional yang telah dikhianati,&lt;br /&gt;
sehingga sejak Dekrit tersebut dikeluarkan maka Dasar Negara yang paling autentik telah dikembalikan JIWANYA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau pun menyarankan agar FPI ke depan lebih pro aktif memperjuangkan perundang-undangan Syariat dari pusat sampai ke daerah, sebagai bentuk implementasi dari JIWA Dasar Negara RI yang berintikan Tauhid dan Syariah. Beliau pun menekankan bahwasanya, mereka yang menyebarluaskan paham atau perbuatan yang anti Tauhid dan anti Syariat berarti mereka lah musuh Pancasila yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, penulis hanya bisa mengatakan untuk almarhum : Selamat jalan pejuang ! Jasamu akan selalu kami kenang ! Pesanmu akan kami pegang ! Insya Allah kita menang ! Allahu Akbar !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=251&quot;&gt;Fpi.or.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3701172964083067640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3701172964083067640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/tathbiq-syariah-di-indonesia.html' title='Tathbiq Syari&#39;ah Di Indonesia'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-7410248182333012092</id><published>2010-11-04T23:50:00.000+07:00</published><updated>2010-11-04T23:50:17.541+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tsaqafah"/><title type='text'>Konsep Waktu Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-fnUripN4kAXg-1EwdGmjKMcFeB7LDSadwutHGfx3Zrz0ARgIp6HidlA1IRIw6tIkblyQwpzNyIxU1WyjY2fx0zxFA3453V55uH7uqGDcSOU6onHmzxjBKJFUh9l5XiIxdX-GsxeEKKnf/s1600/waktu.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;201&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-fnUripN4kAXg-1EwdGmjKMcFeB7LDSadwutHGfx3Zrz0ARgIp6HidlA1IRIw6tIkblyQwpzNyIxU1WyjY2fx0zxFA3453V55uH7uqGDcSOU6onHmzxjBKJFUh9l5XiIxdX-GsxeEKKnf/s320/waktu.jpg&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Waktu mempunyai kedudukan penting dalam berjalannya aktivitas di alam semesta ini. Islam memiliki konsep yang jelas tentang waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep pertama bermakna ajal. Sesuai terminologi, ajal berarti penetapan batas waktu. Dalam al-Qur’an, kata ajal mempunyai kecenderungan pada penetapan akan batas sesuatu (Yunus [10]:49:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;i&gt;Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya)&lt;/i&gt;”.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep kedua bermakna dahr. Kata ini dalam al-Qur’an banyak berada pada penjelasan mengenai bentangan waktu yang dilalui dunia dalam kehidupan. Dimulai dari penciptaan alam semesta hingga datangnya hari kiamat. Ini dijelaskan dalam surah Al-Jatsiyah [45]: 24&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;i&gt;Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa”, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja&lt;/i&gt;.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep ketiga adalah waqt. Makna ini mempunyai arti batas akhir kesempatan atau peluang untuk menyelesaikan suatu peristiwa. Hal ini mengacu pada firman Allah dalam surah An-Nisa [4]: 103.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;i&gt;Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman&lt;/i&gt;.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep keempat adalah ‘ashr. Ia memiliki arti sebagai masa secara mutlak. Berdasarkan maknanya yang berarti ‘perasan’, maka ‘ashr merupakan suatu bagian yang penting dalam kehidupan manusia. Makna perasan, yang berarti hasil dari sesuatu yang diperas, mengasumsikan fungsi waktu yang menghasilkan demi memenuhi kebutuhannya (Al -‘Ashr [103]: 1-4).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terakhir, Islam memiliki konsep waktu yang bersifat relatif. Kisah para pemuda Ashabul Kahfi membuktikan tentang relativitas waktu. Para pemuda tersebut tertidur selama lebih dari tiga abad (309 tahun) dalam sebuah goa. Ketika terbangun, mereka mengira hanya tidur sehari saja sebagaimana diceritakan dalam Surat Al Kahfi ayat 9-26.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini, kisah tentang Ashabul Kahfi dapat dibuktikan melalui fisika modern dengan Teori Relativitas Einstein yang dicetuskan pada awal abad ke-20. Menurut teori ini, jika suatu benda bergerak dengan kecepatan tertentu (mendekati kecepatan cahaya), maka ia akan mengalami dilatasi waktu dan kontraksi panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilatasi waktu berarti pemekaran waktu. Aplikasi perhitungan rumus Teori Relativitas menyebutkan bahwa waktu yang berjalan di bumi lebih lambat dari waktu yang berjalan di ruang angkasa. Artinya, seseorang yang pergi ke ruang angkasa dengan pesawat yang sangat cepat, dan kemudian kembali lagi ke bumi 10 tahun, ia hanya pergi selama satu tahun saja (karena adanya time dilation)! Jika ia punya saudara kembar yang menunggu di bumi, saudaranya itu sudah 9 tahun lebih tua darinya. Ini adalah salah satu akibat dari dilatasi waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rentang waktu 14 abad antara diturunkannya al-Qur’an dengan dijabarkannya Teori Relativitas merupakan bukti yang cukup bahwa al-Qur’an benar-benar firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak ada keraguan untuk mengimaninya.* (Kartika Pemilia, alumni Unair) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://majalah.hidayatullah.com/?p=1934&quot;&gt;Hidayatullah&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/7410248182333012092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/7410248182333012092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/konsep-waktu-dalam-islam.html' title='Konsep Waktu Dalam Islam'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-fnUripN4kAXg-1EwdGmjKMcFeB7LDSadwutHGfx3Zrz0ARgIp6HidlA1IRIw6tIkblyQwpzNyIxU1WyjY2fx0zxFA3453V55uH7uqGDcSOU6onHmzxjBKJFUh9l5XiIxdX-GsxeEKKnf/s72-c/waktu.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-4113045251089803402</id><published>2010-11-04T22:39:00.000+07:00</published><updated>2010-11-04T22:39:57.764+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Illuminati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Israel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Palestina"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yahudi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yahweh"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zionis"/><title type='text'>Asal Mula Nama YAHWEH Yang Terungkap</title><content type='html'>&lt;b&gt;Oleh : ARCHA ( Aktifis Forum-swaramuslim.net)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah pertemuan Musa dengan Tuhan menurut Al-Qur’an dan alkitab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Qur’an bercerita tentang pertemuan nabi Musa dengan Tuhan, ketika beliau keluar dari negeri Madyan untuk kembali ke Mesir. Di perjalanan, Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada Musa. Al-Qur’an memuat kisah ini dalam 2 rangkaian ayat yaitu pada [QS 28:29-30] dan [QS 20 :9-14]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[28:29] &quot;Maka tatkala Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan dan dia berangkat dengan keluarganya, dilihatnyalah api di lereng gunung ia berkata kepada keluarganya: &quot;Tunggulah (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari (tempat) api itu atau (membawa) sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan&quot;.[28:30] Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia dari (arah) pinggir lembah yang sebelah kanan(nya) pada tempat yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, yaitu: &quot;Ya Musa, sesungguhnya aku adalah Allah, Tuhan semesta alam (innii anaa allaahu rabbu al&#39;aalamiina)&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[20:9] Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa? [20:10] Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: &quot;Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu&quot;. [20:11] Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: &quot;Hai Musa. [20:12] Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. [20:13] Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). [20:14] Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku (innanii anaa allaahu laa ilaaha illaa anaa fau&#39;budnii wa-aqimi alshshalaata lidzikrii).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara jelas Al-Qur’an menginformasikan bahwa Tuhan memperkenalkan diri-Nya dengan nama ‘Allah’ yang tiada ‘ilah’ selain diri-Nya. Informasi ini menunjukkan bahwa nama tersebut merupakan proper name dari Tuhan, bukan suatu istilah atau nama jabatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita menemukan catatan alkitab terhadap peristiwa yang sama pada kitab Keluaran 3:2-14, dengan gaya bahasa yang ‘sangat manusiawi’ dan sedikit agak ‘complicated’ :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api. Musa berkata: &quot;Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?&quot; . Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: &quot;Musa, Musa!&quot; dan ia menjawab: &quot;Ya, Allah.&quot; Lalu Ia berfirman: &quot;Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.&quot; Lagi Ia berfirman: &quot;Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.&quot; Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. Dan TUHAN berfirman: &quot;Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus. Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka. Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir.&quot; Tetapi Musa berkata kepada Allah: &quot;Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?&quot; Lalu firman-Nya: &quot;Bukankah Aku akan menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.&quot; Lalu Musa berkata kepada Allah: &quot;Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?&quot; Firman Allah kepada Musa: &quot;AKU ADALAH AKU.&quot; Lagi firman-Nya: &quot;Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rangkaian cerita ini terlihat pemakaian istilah untuk Tuhan dengan bermacam-macam sebutan : Malaikat TUHAN, Allah dan TUHAN. Dalam terminologi Kristen, kata Allah adalah nama jabatan, sedangkan kata TUHAN merupakan terjemahan dari nama diri YHWH (sebagian Kristen melafadzkannya dengan Yahweh, sebagian lain Yehova atau Jehova). Tidak jelas apakah ketika Tuhan akan bertemu dengan Musa, malaikatnya ‘mempersiapkan jalan’ terlebih dahulu, lalu baru Tuhan muncul dan menyapa Musa, dan agak aneh juga ketika Musa menjawab ‘ya Allah’, maksudnya tentunya ‘ya Tuhan’ untuk menunjukkan bahwa Musa sudah mengerti yang menyapanya adalah Tuhan, dan dialog ‘nggak nyambung’ kembali terjadi ketika Tuhan melanjutkan dengan ‘Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub’, tentunya ini diartikan ‘Akulah Tuhan dari nenek-moyangmu sebelumnya’. Lagi-lagi dialog ini terlihat tidak nyambung karena dari jawabannya, Musa sudah mengetahui bahwa yang menyapanya adalah Tuhan, artinya Musa tentu memahami kalau Tuhan tersebut juga merupakan Tuhan dari nenek-moyangnya, kecuali kalau Musa memang belum mengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Tuhan menjelaskan siapa diri-Nya dan melanjutkan adanya perintah agar Musa untuk menyelamatkan kaumnya dari siksaan Fir’aun di Mesir, Musa terkesan ragu dan keraguannya tersebut bukan terkait dengan Fir’aun yang akan dihadapi, tapi justru ditujukan kepada kaumnya sendiri, Musa mengatakan ‘apabila aku mendapatkan orang Israel’ menunjukkan prediksi dia bahwa amanat yang akan dia lakukan akan mendapat tantangan dari kaum Israel sendiri, dan tantangan tersebut terkait dengan ‘siapa yang menyuruh Musa’. Kembali dialog terlihat aneh karena Tuhan sudah menyatakan bahwa Dia adalah Tuhannya nenek-moyang Musa sekaligus merupakan Tuhan dari kaum Israel yang akan diselamatkan, lalu mengapa Musa masih meragukan sikap dari kaumnya sendiri..??. Sebagian tafsir Kristen mengungkapkan perkataan Musa selanjutnya soal pertanyaan tentang nama Tuhan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“mah shemo?” [siapakah nama-Nya]. Dalam tata bahasa Ibrani, untuk menanyakan sesuatu atau seseorang, biasanya digunakan bentuk tanya “mi?” Namun penggunaan kata “ma” , bukan hanya bermaksud menanyakan nama secara literal namun hakikat atau pribadi dibalik nama itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.messianic-indonesia.com/artikel_detil.php?id=070720183732&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu Tuhan menjawab ‘Aku adalah Aku’ dan ‘Akulah Aku yang mengutus kamu’. Lebih lanjut penafsiran dari link tersebut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ehyeh Asyer Ehyeh” yang artinya “AKU ADA YANG AKU ADA”. Lembaga Alkitab Indonesia menerjemahkan, “AKU ADALAH AKU”. Terjemahan ini tidak tepat. Jika “AKU ADALAH AKU”, seharusnya teks Ibrani tertulis “Anokhi hayah Anokhi”. Kata “EHYEH”, merupakan bentuk kata kerja imperfek [menyatakan sesuatu yang sedang berlangsung atau belum selesai] dari akar kata “HAYAH”. G. Johanes Boterweck dan Helmer Ringren dalam Theological Dictionary of The Old Testament menjelaskan, bahwa kata “Hayah” digunakan dalam Perjanjian Lama dan diterjemahkan dengan opsi sbb: {1} “Exist, be Present” [Ada, Hadir] {2}”Come into Being” [menjadi] {3} Auxilaries Verb [kata kerja bantu][f2]. DR. Harun Hadiwyono dalam bukunya Iman Kristen, menyatakan bahwa kata “Ehyeh” bermakna “Aku Berada” . Namun saya lebih cenderung menerjemahkannya menjadi “AKU [AKAN] ADA”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penafsiran tersebut menunjukkan bahwa Tuhan tidak menyatakan nama diri-Nya, hal ini berbeda dengan informasi Al-Qur’an yang menyatakannya dengan jelas bahwa Tuhan yang dimaksud adalah Allah. Penyebutan nama Tuhan berdasarkan Al-Qur’an tersebut juga bukan berasal dari pertanyaan Musa yang ragu akan sikap kaumnya, tapi merupakan ‘inisiatif’ Tuhan sendiri. Al-Qur’an mencatat kekhawatiran Musa tertuju kepada Fir’aun, bukan kepada sikap kaumnya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[20:45] Berkatalah mereka berdua: &quot;Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas&quot;. [20:46] Allah berfirman: &quot;Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkitab melanjutkan cerita bahwa pengenalan nama Tuhan dilakukan setelah Musa dan Harun menghadap Fir’aun dan meminta agar dia membebaskan kaum Israel dari penindasan, lalu Fir’aun bereaksi mempersulit pekerjaan kaum Israel (Keluaran 5:6-19) sehingga membuat Bani Israel berbalik menyalahkan Musa (Keluaran 5:20-21) lalu akibatnya Musa ‘memprotes’ Tuhan (Keluaran 5 :22-23). Setelah itu Tuhan menjanjikan bahwa Dia akan menaklukkan Fir’aun (Keluaran 6:1) lalu dilanjutkan dengan ‘proklamasi’ nama Tuhan secara berulang-ulang :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: &quot;Akulah TUHAN. Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri. Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing, tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku. Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat. Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir. Dan Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah TUHAN.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata TUHAN merupakan terjemahan dari YHWH, suatu nama yang dianggap merupakan nama diri Tuhan dalam kekristenan. Kisah ini menjelaskan bahwa jawaban Tuhan sebelumnya atas keraguan Musa terhadap umatnya tidak bekerja dengan efektif, pernyataan ‘Aku adalah Aku’ tidak bisa meyakinkan orang-orang Israel begitu mereka mendapat tekanan dari Fir’aun sehingga Tuhan kembali menjelaskan siap diri-Nya dengan menyatakan nama dirinya YHWH, lalu dilanjutkan dengan janji-janji bahwa kaum Israel yang mau mengikuti Musa akan dibebaskan dari perbudakan dan diberikan negeri yang dijanjikan kepada nenek-moyang mereka. Ada satu pernyataan yang menarik disini, ketika Tuhan menegaskan bahwa nama YHWH tersebut belum dinyatakan kepada Abraham, Ishak dan Yakub sekalipun Tuhan telah membuat perjanjian dengan mereka. Lalu dengan memakai nama apa Tuhan membuat perjanjian..?? Katakanlah ada 2 pihak membuat perjanjian, seharusnya masing-masing pihak mencantumkan nama jelas yang menunjukkan identitasnya, lalu keduanya membubuhkan tanda-tangan diatas materai sebagai suatu ikatan yang mengikat bagi masing-masing. Sangat aneh kalau ada salah satu pihak tidak mencantumkan nama jelasnya, itu bukanlah suatu perjanjian. Dan lebih hebatnya lagi, kaum Israel tetap tidak mempercayai nama yang disampaikan Musa (Keluaran 6:9)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkitab memuat informasi simpang-siur tentang kapan nama YHWH pertama kali diperkenalkan, saya sudah menulisnya disini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://forum-swaramuslim.net/more.php?id=4311_0_15_0_M&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persoalan ini memunculkan banyak teori dari kalangan Kristen sendiri, dan tidak ada satu pihakpun yang bisa memastikan mana dari pendapat mereka yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori pertama, dikemukakan oleh John Mc.Faydyen. Menurutnya, para Patriakh atau leluhur Israel, belum mengenal nama Yahweh. Mereka hanya mengenal nama El Shaday. Nama Yahweh baru diungkapkan melalui Musa. Nama Yahweh diambil dari suku Keni dan Midian yang sudah tinggal lama di Horeb. Kemudian nama Yahweh diadopsi menjadi nama bagi Tuhan Israel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori kedua, dikemukakan oleh Thomas Scott dan Robert Jamieson. Menurutnya, ungkapan dalam Keluaran 6:3, bukan suatu pernyataan melainkan suatu bentuk pertanyaan, sehingga menghasilkan bentuk kalimat, “Namun dengan Nama-Ku Yahweh, belumkah/tidakkah Aku memperkenalkan diri pada mereka?”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori ketiga dari Henry Cowles. Dia menjelaskan bahwa Keluaran 6:3 merupakan kehadiran pewahyuan secara khusus mengenai nama Yahweh, namun bukan berarti untuk pertama kalinya nama Yahweh itu didengar oleh para leluhur Israel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.messianic-indonesia.com/artikel_detil.php?id=070720183700&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si penulis lalu menyatakan keberpihakannya kepada teori ketiga dengan menyatakan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kesimpulan penting yang dapat kita peroleh dari kajian singkat ini adalah : Pertama, nama Yahweh sudah dikenal sejak zaman Adam [Kej 2:7], Enos [Kej 4:26] dan leluhur Israel Namun pada zaman Abraham, Yitshaq dan Yakob, sebutan El Shadai lebih populer dan familiar untuk menyebut nama Yahweh.&lt;br /&gt;
Kedua, nama Yahweh disingkapkan secara definit dan ekslusif pada Musa demi tugas perutusannya. Nama Yahweh dihubungkan sebagai nama yang membebaskan Israel dari perbudakan Mesir, nama yang dihubungkan sebagai pemberi Torah bagi Israel.&lt;br /&gt;
Ketiga, makna kata “tidak” atau “belum” dalam Keluaran 6:2, bukan bermakna bahwa nama Yahweh sama sekali tidak dikenal. Merujuk pada pengalaman Hagar, yang menamakan Yahweh yang memberi air di padang gurun, sebagai El Roi, maka nama Yahweh sesungguhnya telah dikenal namun lebih familiar dengan sebutan-sebutan pengganti, untuk mensifatkan karakter dan karya-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam diskusi dengan penulis yang bersangkutan, saya menerima jawaban mengapa sampai nama YHWH tersebut tidak familiar dan populer pada jalan manusia sebelum Musa, jawabannya adalah :”Karena manusia semakin jauh terpisah dari Tuhan (Kej 3:24) maka bukan hanya mengakibatkan disorientasi hubungan personal dengannya melainkan pengetahuan mengenai nama pribadinya”. Ini jelas merupakan alasan yang kembali menimbulkan tanda-tanya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Karena Kejadian 3:24 menceritakan Adam dan Hawa, kalau alasan tersebut yang dipakai maka seharusnya pihak yang ‘lupa’ dengan nama Tuhannya adalah Adam dan Hawa, namun pada Kejadian 4:1 justru Hawa-lah yang dinyatakan menyebut nama tersebut.&lt;br /&gt;
2. Kalau terkait dengan soal popularitas maka tentunya harus dijelaskan berapa banyak manusia sebelum jaman Musa yang bertindak jauh dari Tuhan dan berapa banyak yang merupakan hamba-Nya yang taat. Hal ini tidak bisa digeneralisir karena toh nama YHWH dikatakan sudah dikenal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jelas alasan yang dikemukakan sangat lemah, dan teori-teori yang muncul disekitar simpang-siur informasi kapan nama YHWH tersebut pertama kali diperkenalkan tetap menjadi tanda-tanya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asal-mula nama YHWH dan temuan Arkeologi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari persepektif Islam, akan muncul pertanyaan :” Kalau Al-Qur’an menyatakan nama tersebut adalah ‘Allah’ sedangkan alkitab menjelaskan nama YHWH, lalu darimana asalnya nama YHWH tersebut..??”. Indikasi tentang asal-mula nama ini bisa kita dapatkan pada temuan arkeologi berupa prasasti yang dibuat dijaman Fir’aun Amenhotep III :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prasasti Amenhotep III&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan prasasti tersebut dibuat tahun 1400 BC pada pemerintahan Fir’aun Amenhotep III. Fir’aun ini termasuk salah seorang raja Mesir dari generasi ke-18, yaitu suatu generasi raja-raja Mesir yang berhasil melakukan perluasan wilayah kekuasaan menyebar sampai ke wilayah Syria dan Palestina sehingga terbuka kemungkinan untuk berinteraksi dengan suku-suku nomaden yang mendiami wilayah tersebut. Orang Mesir menjuluki suku-suku nomaden tersebut dengan ‘Shahu’. Al-Qur’an dan alkitab mengindikasikan bahwa Shahu ini merupakan kelompok-kelompok penyembah berhala [QS 7:138] dan Keluaran 23:23-24. Prasasti tersebut mengidentifikasi salah satu Shahu yang berada diwilayah Palestina dengan sebutan ‘the land of the Shasu of Yahweh’. Terdapat beberapa analisa dari para arkeolog soal nama ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Now let us draw some conclusions regarding the Land of the Shasu of Yahweh. Since no geographical term that is anything like Yahweh has been identified, this suggests that the hieroglyphic phrase t3 sh3sw ya-h-wa should be translated as “the land of the nomads who worship the God Yahweh” rather than as “the land of the nomads who live in the area of Yahweh.” In addition, the fact that no geographical term anything like Yahweh has been identified also strengthens the likelihood that the words ya-h-wa in the Soleb and Amarah texts are indeed early mentions of the God of Israel. (Sekarang mari kita menarik beberapa kesimpulan tentang Tanah Shasu Yahweh. Karena tidak ada istilah geografis yang sesuatu seperti Yahweh telah diidentifikasi, hal ini menunjukkan bahwa frase sh3sw hiroglif ya t3-h-wa harus diterjemahkan sebagai &quot;tanah suku nomaden yang menyembah TUHAN,&quot; daripada sebagai &quot;tanah suku nomaden yang tinggal di daerah Yahweh. &quot;Selain itu, fakta bahwa tidak adanya istilah geografis yang mengidentifikasikan Yahweh juga memperkuat kemungkinan bahwa kata-kata ya-h-wa dalam teks Soleb dan Amarah memang awal menyebutkan dari Allah Israel).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para ahli tersebut berusaha untuk memunculkan istilah ‘Yahweh’ tersebut bukan merujuk kepada nama suatu tempat, tapi merupakan nama sesembahan dari suku nomaden tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amnehotep III berkuasa tahun 1390 – 1352 BC, jauh sebelum masa pemerintahan Ramses II dan Meneptah, berkuasa tahun 1279 – 1203 BC, yang merupakan Fir’aun yang diindikasikan sebagai masa hidupnya nabi Musa dan peristiwa eksodus sesuai informasi alkitab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_raja_Mesir_kuno&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebutan nama tersebut memunculkan beberapa pertanyaan terkait dengan beberapa hipotesa tentang nama Yahweh dalam Perjanjian Lama :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Berdasarkan alkitab, nama Yahweh belum diperkenalkan sebelum peristiwa eksodus, lalu darimana suku nomaden penyembah berhala yang hidup di Palestina mengenal nama tersebut..??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kalau dipakai hipotesa yang lain yang menyatakan bahwa nama tersebut sudah diperkenalkan namun tidak populer (karena manusia yang hidup telah terpisah dari Tuhan) , lalu mengapa justru nama Yahweh lebih populer dikenal dari suatu suku nomaden penyembah berhala dan bukan didapatkan dari orang-orang Israel yang hidup ditengah-tengah bangsa Mesir sebagai budak..??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta-fakta tersebut memunculkan suatu kemungkinan bahwa nama Yahweh sebenarnya berasal dari nama berhala yang disembah oleh suatu Shasu diwilayah Palestina, lalu orang-orang Israel yang diselamatkan Musa menyeberang ke wilayah tersebut mengadopsi nama itu menjadi nama Tuhan. Apakah ini mungkin terjadi..??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedegilan Bangsa Israel&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita harus terlebih dahulu mengungkapkan bagaimana sebenarnya perilaku kaum Israel pengikut nabi Musa ini. Alkitab menceritakan bahwa karakter mereka yang suka membangkang dan tidak tahu berterima-kasih, termasuk kecenderungan untuk menciptakan Tuhan selain Apa yang disembah oleh nabi Musa. Baru saja mereka diselamatkan dari bangsa Mesir dan menyeberang lautan, mereka mulai bertingkah banyak menuntut kepada Musa, bahkan ketika Musa tidak bersama mereka 40 hari karena sedang berada diatas bukti Sinai, mereka membuat patung sapi dari emas lalu menyembahnya, sehingga Musa sampai marah dan membanting loh-loh batu berisi hukum-hukum Taurat yang didapatnya dari Tuhan. Kerepotan Musa terhadap kelakuan kaumnya ini tercatat pada Kejadian 15 s/d 20 dan Kejadian 32. Sampai akhirnya Tuhan dan Musa sendiri menyatakan ‘prediksi’ tentang masa depan bangsa ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini kata Tuhan pada Ulangan 31:16-18&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TUHAN berfirman kepada Musa: &quot;Ketahuilah, engkau akan mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu dan bangsa ini akan bangkit dan berzinah dengan mengikuti allah asing yang ada di negeri, ke mana mereka akan masuk; mereka akan meninggalkan Aku dan mengingkari perjanjian-Ku yang Kuikat dengan mereka. Pada waktu itu murka-Ku akan bernyala-nyala terhadap mereka, Aku akan meninggalkan mereka dan menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, sehingga mereka termakan habis dan banyak kali ditimpa malapetaka serta kesusahan. Maka pada waktu itu mereka akan berkata: Bukankah malapetaka itu menimpa kita, oleh sebab Allah kita tidak ada di tengah-tengah kita? Tetapi Aku akan menyembunyikan wajah-Ku sama sekali pada waktu itu, karena segala kejahatan yang telah dilakukan mereka: yakni mereka telah berpaling kepada allah lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini kata Musa seperti yang tercatat pada Ulangan 31:24-29 :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Musa selesai menuliskan perkataan hukum Taurat itu dalam sebuah kitab sampai perkataan yang penghabisan, maka Musa memerintahkan kepada orang-orang Lewi pengangkut tabut perjanjian TUHAN, demikian: &quot;Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau. Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati. Suruhlah berkumpul kepadaku segala tua-tua sukumu dan para pengatur pasukanmu, maka aku akan mengatakan hal yang berikut kepada mereka dan memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap mereka. Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan kepadamu. Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila kamu berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya dengan perbuatan tanganmu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan sampai dijaman Yesus Kristus, alkitab mencatat kelakuan bangsa Israel ini melalui kecaman Yesus terhadap mereka, seperti yang ada dalam Matius 23:13-36 :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karen...a kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh, dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu. Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu. Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu! Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka? Sebab itu, lihatlah, Aku (coba diganti dengan : Allah) mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota, supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini!&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi ini menunjukkan bahwa keingkaran bangsa Israel terhadap nabi-nabi mereka terjadi terus-menerus mulai dari jaman Musa sampai ke jaman Yesus Kristus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikasi alkitab tentang kelakuan bangsa Israel ini dikonfirmasi oleh Al-Qur’an :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[7:138] Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: &quot;Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)&quot;. Musa menjawab: &quot;Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)&quot;. [7:139] Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang selalu mereka kerjakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi dari alkitab dan Al-Qur’an ini membuka peluang bahwa masuknya Tuhan selain apa yang diajarkan kepada bangsa ini merupakan suatu keniscayaan, bahwa suatu waktu ketika Musa telah meninggal, maka bangsa Israel akan menyembah Tuhan yang lain. Lalu bagaimana cara menjelaskan mengapa nama Yahweh ini bisa masuk kedalam Perjanjian lama..??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat penelitian para ahli alkitab yang menyatakan bahwa 5 kitab pertama dari Perjanjian Lama yang disebut sebagai Taurat/Pentateuch yang semula diklaim ditulis oleh Musa, merupakan hasil tulisan banyak orang yang dilakukan setelah Musa, sekalipun sebagian isinya memang merupakan ajarannya. Kitab yang berisi informasi tentang pertemuan Musa dengan Tuhan yang memunculkan nama Yahweh bukan tidak mungkin berasal dari orang-orang Israel setelah kematian Musa yang diprediksi sendiri oleh Musa akan melakukan penyimpangan terhadap apa yang sudah diajarkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum Documentary Hypothesis adalah teori yang mengatakan bahwa 5 kitab pertama dalam Alkitab (Pentateukh) tidak ditulis oleh seorang penulis, melainkan dikumpulkan dan diedit dari karya-karya lainnya oleh beberapa orang penulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
http://www.gkri-exodus.org/image-upload/BIB-PPL1_04_Hipotesa.pdf&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagaimana halnya sebuah catatan sejarah, isi dan arah informasi yang terdapat didalamnya selalu terkait dengan kepentingan siapa yang menulisnya. Ketika bangsa Israel memasukkan nama Yahweh kedalam Taurat mereka, maka mereka memperkirakan akan munculnya pertanyaan dari orang-orang :”Mengapa nama tersebut tidak pernah disebut oleh nenek-moyang kita sebelumnya..??”, terlihat kesan bahwa ayat yang berbunyi ‘tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri’ sengaja dicantumkan untuk mengantisipasi pertanyaan ini. Namun penulis yang lain kemungkinan ingin memuat bahwa nama ini sudah dikenal dan disebut oleh nenek-moyang mereka karena nama Tuhan yang tidak dikenal sebelumnya dan tiba-tiba muncul pada jaman Musa terlihat tidak begitu meyakinkan, lalu sipenulis tersebut memunculkan penyebutan nama tersebut pada Kejadian 2:7 dan 4:26. Kelakuan bangsa Israel ini terhadap kitab mereka makin memperjelas bahwa apa yang mereka buat merupakan suatu kitab sejarah yang tambal-sulam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan urut-urutan penjelasan diatas mulai penjelasan alkitab dan Al-Qur’an tentang peristiwa pertemuan Musa dengan Tuhan, pengungkapan beberapa hipotesa terhadap kapan pertamakali munculnya nama Yahweh, temuan dan analisa prasasti Amenhotep III, informasi kedegilan bangsa Israel, pendapat ilmiah tentang sipenulis Taurat/Pentateuch, maka kita bisa menarik suatu benang merah akan kemungkinan nama Yahweh tersebut merupakan nama yang dimunculkan belakangan oleh bangsa Israel, diadopsi dari suatu nama berhala yang disembah oleh sebuah kaum nomaden di wilayah Palestina.. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://kajian-agama.blogspot.com/2010/10/asal-mula-nama-yahweh-yang-mulai.html&quot;&gt;Kajian Lintas Agama&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/4113045251089803402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/4113045251089803402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/asal-mula-nama-yahweh-yang-terungkap.html' title='Asal Mula Nama YAHWEH Yang Terungkap'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-1395571359313458919</id><published>2010-11-03T08:54:00.001+07:00</published><updated>2010-11-04T01:55:05.865+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Israel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="konspirasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mujahid"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Palestina"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Saudi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Talmud"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wahabi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yahudi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zionis"/><title type='text'>Hakikat Saudi Zionis</title><content type='html'>Akhirnya kedok keluarga Saudi &lt;a href=&quot;http://wahabiindonesia.wordpress.com/2007/08/20/sejarah-ringkas-muhamad-abdul-wahab/#more-10&quot;&gt;Wahabi&lt;/a&gt; yang selama ini mengklaim diri mereka sebagai “Pelayan Haramain” terbongkar sudah, Pada hakikatnya mereka bukan &quot;Pelayan Haramain&quot; tetapi Pelayan &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Zionisme&quot;&gt;Zionis&lt;/a&gt;. Sejak awal Saudi Wahabiah berkomplot mendukung dan rela zionis menduduki Palestina dan sampai detik inipun mereka selalu menghalangi upaya para Mujahidin untuk membebaskan Palestina. Bahkan salah satu Ulama Saudi mengatakan bahwa demo mendukung Palestina adalah &quot;&lt;i&gt;fasadh fil ardh&lt;/i&gt;&quot; (kerusakan dimuka bumi), lalu ada juga &lt;a href=&quot;http://wildwestwahabi.wordpress.com/2009/03/23/syeikh-wahabi-agen-zionis-berjubah-terjemahan/#more-46&quot;&gt;fatwa nyeleneh&lt;/a&gt; Ulama yang mengatakan bahwa lebih baik warga Palestina meninggalkan negeri tesebut. Astaghfirullah&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumpah setia mereka kepada zionis dinyatakan dalam sebuah dokumen yang ditandatangani sendiri oleh &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Abdul_Aziz_bin_Saud&quot;&gt;Ibnu Saud&lt;/a&gt;. Dalam dokumen tersebut juga tersirat adanya kesepakatan sebelumnya bahwa Saudi Wahabiah akan dijamin tetap berkuasa asal Palestina diberikan kepada kaum Zionis. Hal ini ditunjukkan oleh pernyataan Ibnu Saud: “&lt;i&gt;I…..also believe that Britain does not leave its view even tip&lt;/i&gt;”, yang maksudnya kurang lebih “Saya juga meyakini bahwa Inggris tidak akan bergeser dari pandangannya walau seujung jari pun”.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVEWTUF5gJonTwi_6lGKT5_FY9K5WKjZyrVPAuUzGxj862xsXQBkZDg5PG2M2ZpPAy5Ll-Xmkh3VIrsoIi55JzLVf-q6wxh7lJ6sHWxE09j7yXMVvqsHB1JBoqdVpTPu40FKZpoNDY4WPZ/s1600/dokumen-raja-saudi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVEWTUF5gJonTwi_6lGKT5_FY9K5WKjZyrVPAuUzGxj862xsXQBkZDg5PG2M2ZpPAy5Ll-Xmkh3VIrsoIi55JzLVf-q6wxh7lJ6sHWxE09j7yXMVvqsHB1JBoqdVpTPu40FKZpoNDY4WPZ/s1600/dokumen-raja-saudi.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b style=&quot;color: red;&quot;&gt;dokumen-raja-saudi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Arab Saudi dan Zionis, Bersaudara sampai kemenangan atau kematian&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Buku tentang lokakarya Harian: &lt;b&gt;Arab Saudi dan Zionis Bersaudara sampai kemenangan atau kematian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Naskah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;ini diterbitkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt; dari buku yang telah disiapkan dan diteliti oleh seorang Professor dari Israel yang anti rasis Zionis, &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Israel_Shahak&quot;&gt;Professor Shahak&lt;/a&gt;, naskah ditulis dalam bahasa Ibrani, rekannya, Yitzhak Sarai menerjemahkan ke dalam bahasa Arab dan membuangnya (karena tidak lengkap) pada lokakarya hari itu.&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt; Dalam buku itu menunjukkan pemikiran, peran penting yang dimainkan oleh Inggris dalam menciptakan entitas rasial di Arab Saudi dan saudaranya &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Talmud&quot;&gt;Talmud&lt;/a&gt; (Yahudi Zionis) di Palestina.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Dokumen ini ditandatangani oleh Ibnu Saud dari janji Prancis untuk memberikan Palestina kepada orang Yahudi:&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt; (&quot;&lt;i&gt;Aku Sultan Abdul Aziz Bin Abdul Rahman Al Saud al-Faisal diakui dan mengakui mendelegasikan Sir Percy Cox dari Inggris, saya tidak keberatan untuk memberikan Palestina kepada orang Yahudi atau orang miskin lainnya dan saya juga percaya bahwa Inggris tidak meninggalkan nya &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&lt;i&gt;walau seujung jari pun&lt;/i&gt; &quot;)&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Dan ternyata Ibnu Saud pernah menjabat kepala negara Zionis dan bermimpi untuk saat ini di masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Gambar dari pengumpulan Ibnu Saud dan Raja Faisal dari Irak dan pemimpin Organisasi Zionis di papan Lauren pada tahun 1949.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6hbmbFoZfLCsf6WV-r6rjX8h2rJHlvhtPfaiIji7ub55gJ1hBNsZExb_doGQ1Bhme8wBBEcIQllZtNeNAgt8F0_f1ltDCW-ftdl_Om96XyeZBYbqc49ELtoqBhmG43r04xprfpGHvOJ4E/s1600/saudizionis.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;271&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6hbmbFoZfLCsf6WV-r6rjX8h2rJHlvhtPfaiIji7ub55gJ1hBNsZExb_doGQ1Bhme8wBBEcIQllZtNeNAgt8F0_f1ltDCW-ftdl_Om96XyeZBYbqc49ELtoqBhmG43r04xprfpGHvOJ4E/s320/saudizionis.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;saudizionis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;long_text&quot; id=&quot;result_box&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;&lt;span title=&quot;&quot;&gt;Seorang Insinyur Zionis membangun istana pertama di Arab Saudi dan Ibnu Saud bahkan tidak mengirim selimut dan makanan untuk pengungsi Palestina.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfDqN0KIwbHPAqV49aTDPJ5qG9mIlY_iPXfuESZdEVh-Rdw3TcPM5o4xsmW3fuFhJyXElQtQrd5b0zzzEfyiKEQJKSyzB1vgdc3wNHhv4zDR7sqOIxD8Ohg0H6qtTMC3h2sHjsboV6Nkf_/s1600/istana-saudi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfDqN0KIwbHPAqV49aTDPJ5qG9mIlY_iPXfuESZdEVh-Rdw3TcPM5o4xsmW3fuFhJyXElQtQrd5b0zzzEfyiKEQJKSyzB1vgdc3wNHhv4zDR7sqOIxD8Ohg0H6qtTMC3h2sHjsboV6Nkf_/s320/istana-saudi.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;istana-saudi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://wildwestwahabi.wordpress.com/2008/11/14/saudi-wahabia-setia-sampai-mati-pada-zionis/#more-28&quot;&gt;Wildwestwahabi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerjemah: &lt;a href=&quot;http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/tentang-saya.html&quot;&gt;Sayyid Syafiq Ashalaibiyyah&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1395571359313458919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1395571359313458919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/hakikat-saudi-zionis.html' title='Hakikat Saudi Zionis'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVEWTUF5gJonTwi_6lGKT5_FY9K5WKjZyrVPAuUzGxj862xsXQBkZDg5PG2M2ZpPAy5Ll-Xmkh3VIrsoIi55JzLVf-q6wxh7lJ6sHWxE09j7yXMVvqsHB1JBoqdVpTPu40FKZpoNDY4WPZ/s72-c/dokumen-raja-saudi.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-3699356575030128755</id><published>2010-11-02T08:47:00.000+07:00</published><updated>2010-11-02T08:47:23.404+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fatwa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wahabi"/><title type='text'>Dewan Ulama Saudi Haramkan Perempuan Bekerja Sebagai Kasir</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXZZ8xLmGuG0CJ_EHVkp3umkQMXq2ELIchy3xoKfiRLy5Ezw7VQuDld5lXC1Nq12J4V4FDmBTSZQDXQd0jgyjyqft-VQXrB1ToIo-1AnhratduS6MDHHdD4iFI_2Y-w-vDBZD_aY1P0A3H/s1600/abdul+aziz+assyeikh.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXZZ8xLmGuG0CJ_EHVkp3umkQMXq2ELIchy3xoKfiRLy5Ezw7VQuDld5lXC1Nq12J4V4FDmBTSZQDXQd0jgyjyqft-VQXrB1ToIo-1AnhratduS6MDHHdD4iFI_2Y-w-vDBZD_aY1P0A3H/s200/abdul+aziz+assyeikh.jpg&quot; width=&quot;142&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Pada hari Senin lalu Dewan Ulama Arab Saudi mengeluarkan fatwa yang mengatakan bahwa perempuan tidak diperbolehkan untuk bekerja sebagai kasir di supermarket. Hal ini memupuskan harapan bagi para wanita Saudi yang ingin bekerja diluar rumah sebagai kasir di supermarket yang ada di Negara minyak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Perempuan tidak harus bekerja di tempat mereka juga harus melayani laki-laki. Wanita harus mencari pekerjaan yang tidak membuat mereka menjadi tertarik atau menarik laki-laki&lt;/i&gt;,&quot; kata fatwa yang dikeluarkan oleh Komite Kerja Ilmiah dan Ifta lembaga itu. Komite ini beroperasi di bawah Dewan Pakar Senior, yang bertanggung jawab untuk masalah Islam di kerajaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putusan ini juga didukung oleh  Grand Mufti &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Abdul-Azeez_ibn_Abdullaah_Aal_ash-Shaikh&quot;&gt;Abdul Aziz Al-Sheikh&lt;/a&gt; muncul untuk menanggapi permintaan pada Dewan agar wanita bisa bekerja sebagai kasir. Departemen Tenaga Kerja pada bulan Agustus memberikan izin pada  supermarket di kota Jeddah untuk mempekerjakan kasir perempuan, hal yang memicu kontroversi yang luas dalam kerajaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekelompok orang menyerukan boikot atas jaringan supermarket yang mempekerjakan perempuan sebagai kasir karena, katanya, itu adalah pelanggaran hukum Islam. Hal ini mungkin bisa dimaklumi karena mayoritas Ulama dan rakyat Saudi menganut paham &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Abdul_Wahhab&quot;&gt;Wahabi&lt;/a&gt; yang dikenal puritan dan kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/11/02/143906-fatwa-bagi-perempuan-saudi-haram-bekerja-sebagai-kasir&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3699356575030128755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/3699356575030128755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/dewan-ulama-saudi-haramkan-perempuan.html' title='Dewan Ulama Saudi Haramkan Perempuan Bekerja Sebagai Kasir'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXZZ8xLmGuG0CJ_EHVkp3umkQMXq2ELIchy3xoKfiRLy5Ezw7VQuDld5lXC1Nq12J4V4FDmBTSZQDXQd0jgyjyqft-VQXrB1ToIo-1AnhratduS6MDHHdD4iFI_2Y-w-vDBZD_aY1P0A3H/s72-c/abdul+aziz+assyeikh.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-1054008880553892584</id><published>2010-11-01T23:57:00.000+07:00</published><updated>2010-11-01T23:57:22.765+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Israel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="konspirasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Yahudi"/><title type='text'>Praktek Khitan Masyarakat Yahudi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2QjhklPf9odpJE2VCvVbuOk-_ZcTTjFboVQZnEfhBG9N1CZ8zerHnZmERxuqKuK9ZZDXKCxSNKXFXN5OVIwWan4SBDt5CWvE5vacFu_GRTinte6rsyjb6DqdfUITLg9wivaL2sVHHYrkd/s1600/britmilah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2QjhklPf9odpJE2VCvVbuOk-_ZcTTjFboVQZnEfhBG9N1CZ8zerHnZmERxuqKuK9ZZDXKCxSNKXFXN5OVIwWan4SBDt5CWvE5vacFu_GRTinte6rsyjb6DqdfUITLg9wivaL2sVHHYrkd/s320/britmilah.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Praktek berkhatan dikalangan anak lelaki bukan lagi suatu yang luar biasa, itu sudah menjadi lumrah dan harus dilakukan. Praktek ini juga telah dijalankan sebagai praktek wajib bagi setiap umat Islam sejak zaman Nabi Ibrahim as.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkhitan diamalkan oleh masyarakat Islam berdasarkan sabda Rasulullah SAW,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Fitrah (sifat alami) itu lima hal; berkhatan, mencukur bulu ari-ari, menggunting misai, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kewajiban di dalam Islam pada berkhitan pula adalah berlandaskan firman Allah SWT dalam surah an-Nahl (ayat 123) berarti;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad), hendaklah engkau menurut agama Ibrahim, yang berdiri teguh atas jalan yang benar&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sini dapat kita pahami bahwa Allah memerintahkan setiap praktek yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dahulu patut dilakukan juga oleh Nabi Muhammad dan umatnya khususnya dalam praktek berkhatan ini.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada usia delapan tahun, Ibrahim telah mengkhitankan dirinya sendiri sebagai mana yang disebut di dalam hadis riwayat Abu Hurairah daripad Rasulullas SAW yang berbunyi;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Berkhatan Ibrahim a.s. ketika beliau berusia delapan tahun dengan alat qadum&lt;/i&gt; &quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berkhitan Dalam Masyarakat Yahudi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengikut agama Ibrahim ketika itu mengamalkan semua hal yang diajarkan oleh beliau berdasarkan firman-firman Allah kepadanya. Salah satu amalannya adalah berkhitan atau dipahami sebagai membuang sebagian selaput kulit yang menutupi kepala penis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat Yahudi terus-menerus mengamalkan amalan berkhitan tersebut sejak zaman Nabi Ibrahim hingga sekarang. Golongan Yahudi yang mengamakan praktek wajib ini tidak hanya tunduk pada Yahudi Orthodoks saja, ia diamalkan juga oleh kaum Yahudi Sekular (Zionis), Yahudi Arab, Yahudi Eropa dan Kristen Orthodoks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini karena masyarakat Yahudi berpegang kepada semua ajaran-ajaran di dalam Taurat, sedangkan semua amalan Taurat adalah kelangsungan praktek dari kitab Zabur yang dipimpin oleh Nabi Daud as.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kewajiban Praktek Berkhitan Masyarakat Yahudi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Praktek berkhitan di kalangan masyarakat Yahudi di dalam bahasa Hebrew disebut &quot;brit milah&quot;, sedangkan di dalam dialek Ashkenazi disebut &quot;Bris Milah&quot;, dialek suku Sephardi disebut &quot;Berit Milah&quot; dan dialek Yiddish disebut &quot;Bris&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Brit Milah atau bahasa Inggrisnya disebut circumcision merupakan praktek berkhatan yang dilakukan oleh penganut agama Judais sejak zaman Nabi Ibrahim hingga sekarang. Praktek ini dilakukan dalam suatu majlis yang sempurna dan teratur serta dilengkapi penuh adat-adat agama Judais.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat Yahudi melakukan khitan berdasarkan suatu ayat dalam kitab Taurat yang berbunyi;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;And God spoke to Abraham saying: ... This is my covenant which you shall keep between Me and you and THY seed after you-every male child among you shall be circumcised&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
(Bab Genesis, ayat ke-12)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga sekarang ini di mana masyarakat Yahudi itu tinggal walau di luar Israel, praktek Brit Milah harus dilakukan. Praktek ini dihukumkan wajib bagi masyarakat Yahudi karena melambangkan identitas keyahudian seseorang Yahudi itu. Meninggalkan amalan ini dipercaya dapat menggugurkan identitas asli seseorang Yahudi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Upacara Brit Milah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Upacara Brit Milah tidak dapat dilakukan oleh sembarangan orang, itu harus dilakukan oleh individu yang benar-benar layak yang digelar Mohel. Dikalangan masyarakat Melayu, orang yang berperan dalam praktek berkhatan disebut &#39;Tok mudim&#39;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut agama Judais, Mohel (mudim) harus orang yang paham tentang urusan medis walaupun dia bukanlah seorang dokter. Menurut Rabbi Shulman, Mohel seharusnya memiliki keterampilan dasar dalam medis karena untuk menghindari penyakit ketika upacara Brit Milah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap Mohel harus melakukannya dengan cepat agar kesakitan itu dapat dikurangi. Penggunaan krim-krim yang dapat melegakan sakit amat dianjurkan tetapi seharusnya mendapat persetujuan dari kedua orangtua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pisau pemotong yang digunakan juga harus dibersihkan dengan sempurna agar tidak terinfeksi kuman. Praktek membersihkan pisau pemotong ini pula disebut Mit&#39;zitzah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Di mana dan Kapan Brit Milah Dijalankan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Upacara Brit Milah dilakukan ke atas setiap anak lelaki Yahudi ketika berumur 8 hari. Praktik itu harus diteruskan walaupun hari ke-8 bayi pria tersebut jatuh pada hari-hari kebesaran Yahudi seperti Yom Kippur dan Sabbath (Sabtu). Dan brit milah juga dapat dilakukan pada waktu siang atau malam berdasarkan relevansi waktu orang tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Di dalam Islam, Yom Kippur adalah Hari Asyura atau sambutan 10 Muharram)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kasus bayi yang dilahirkan secara operasi atau diletakkan inkabutor disebabkan tidak cukup umur, brit milah dapat ditangguhkan atas alasan-alasan kemudharatan kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi masyarakat Yahudi, tempat melakukan Brit Milah adalah bebas apakah ia ingin dilakukan di Synagogue (Kuil Yahudi), dewan orang ramai atau di rumah. Namun, kenduri kesyukuran harus dilakukan sebagai memenuhi tuntutan agama Judais.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dewan Brit Milah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat upacara ingin dilakukan, bayi lelaki akan dibawa oleh kvatter ke dalam ruangan khusus. Kvatter adalah gelar ke orang yang dipertanggungjawabkan membantu Mohel dalam praktek Brit Milah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat Brit Milah, dua kursi disediakan sebagai tempat meletakkan bayi lelaki tersebut. Kursi pertama disebut Sandek dan kursi kedua digelar &quot;Chair of Elijah&quot; (Kursi Ilias)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Foto: Chair of Elijah tidak selalu lebar sebegini, ia diperbolehkan dalam berbagai bentuk dan corak)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut kepercayaan Judais, siapa yang membantu memegang bayi di kursi Sandek akan memperoleh kerahmatan jiwa sesuci jiwa bayi tersebut. Meletakkan bayi ke atas kursi Sandek juga dianggap menghormati orang yang melihat upacara Brit Milah. Biasanya antara individu yang didorong membantu di kursi Sandek adalah kakek bayi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kursi kedua berperan sebagai penerapan nilai-nilai kesucian pribadi Prophet Elijah (Nabi Ilias as). Menurut kepercayaan Judais, roh Nabi Ilias akan hadir setiap kali terjadi brit milah sebagai tanda menerangkan kepentingan brit milah sebelum Tuhan merestui praktek tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat berada di atas kursi Nabi Ilias ini, Mohel akan membacakan doa khusus yang memohon agar roh Nabi Ilias bersama memastikan upacara Brit Milah berjalan dengan lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah memotong bagian kulit penis itu, Mohel akan mengangkat segelas minuman suci dan membacakan doa-doa khusus. Serentak dengan itu, kemudian nama bayi lelaki dalam bahasa Hebrew akan diumumkan kepada publik yang hadir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Panduan Menamakan Bayi Di Dalam Masyarakat Yahudi&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Menurut kepercayan masyarakat Yahudi dalam kitab Taurat, nama untuk bayi laki-laki harus diberikan saat berlangsungnya acara Brit Milah. Nama itu pula harus diberikan dalam bahasa Hebrew bukan bahasa asing walaupun bayi itu keturunan Arab, Afrika dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bayi perempuan pula, namanya harus diberikan ketika hari pertama kelahiran dalam waktu 24 jam pada hari yang sama. Ketika memberikan nama, si bapak harus duduk atau berdiri di sebelah ibu dan bayi perempuan tersebut sambil membaca doa-doa khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama-nama bayi untuk masyarakat Yahudi biasanya diberikan oleh suku masyarakat tersebut apakah Yiddish, Ashkenazi, Sephardi atau Mizrahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada zaman sekarang, sebagian besar Yahudi Sekular yang tinggal di luar Israel tidak lagi menamakan bayi-bayi mereka dengan nama dalam bahasa Hebrew. Mereka gemar mengubah nama setelah anak-anak mereka meningkat dewasa. Ini bertujuan untuk menghilangkan identitas Yahudi di dalam keluarga mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Di bawah; nama berwarna biru adalah nama baru untuk menggantikn nama asli)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jack Benny - (nama Yahudi) Benjamin Kubelski (aktor komedi Amerika terkenal era 1950-an)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
George Burns - (nama Yahudi) Nathan Birnbaum (aktor komedia, penulis naskah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtJYXm8srKndj7NZTeG_wXVRmooZre4xZ5W4vkE0PYfqYdJwy5N5Q2xtJzRUUHt9Xq4W5Jx3lxpdvCV0nYRHkTL8CjtBVY2eY6d14sypMLdiGzrsf_EbK9HHV6k3qPcdbov03R7kIW0W8x/s1600/180px-Groucho_Marx.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtJYXm8srKndj7NZTeG_wXVRmooZre4xZ5W4vkE0PYfqYdJwy5N5Q2xtJzRUUHt9Xq4W5Jx3lxpdvCV0nYRHkTL8CjtBVY2eY6d14sypMLdiGzrsf_EbK9HHV6k3qPcdbov03R7kIW0W8x/s200/180px-Groucho_Marx.jpg&quot; width=&quot;159&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Groucho Marx - (Nama Yahudi) Julius Henry Marx (aktor komedi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfEe0aqnpaz6TMzdWhDV9ZBk_6THCR8fTvEeaHXdk7VTBzZqn00bH-dAHifLw2AKfdR93MGIT0KPjqpHUUMbTuuXe5GAAAmvYqItajwJ0fKon5KP8Y3hqk2YQhX_ZDwV01zugNPvCnN04Y/s1600/180px-Michael_Landon.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfEe0aqnpaz6TMzdWhDV9ZBk_6THCR8fTvEeaHXdk7VTBzZqn00bH-dAHifLw2AKfdR93MGIT0KPjqpHUUMbTuuXe5GAAAmvYqItajwJ0fKon5KP8Y3hqk2YQhX_ZDwV01zugNPvCnN04Y/s1600/180px-Michael_Landon.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Michael Landon - (Nama Yahudi) Eugene Marucie Orowitz (aktor Hollywood)&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;goog_660728767&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_660728768&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiexpyBgAPaO6CKb4n_2n9A98VaDwOYeSsUbcqEerTboiGLemZI0VTmmRn7gydnDNfvL9aaX-A4Z0YcIbWkzsiCySGffRSoFMuffpiKgnW2FDuSZhuWz2rvrDpJ_tAUjLR0cY46Rf5pKtlo/s1600/jerry+l.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiexpyBgAPaO6CKb4n_2n9A98VaDwOYeSsUbcqEerTboiGLemZI0VTmmRn7gydnDNfvL9aaX-A4Z0YcIbWkzsiCySGffRSoFMuffpiKgnW2FDuSZhuWz2rvrDpJ_tAUjLR0cY46Rf5pKtlo/s1600/jerry+l.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jerry Lewis - (Nama Yahudi) Joseph Levitch (aktor komedi dan sutradara film The Nutty Professor)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber:&lt;a href=&quot;http://ibnuyaacob.com/?p=625&quot;&gt;Ibnuyaacob&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Penerjemah: &lt;a href=&quot;http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/tentang-saya.html&quot;&gt;Sayyid Syafiq Ashalaibiyyah&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1054008880553892584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1054008880553892584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/praktek-khitan-masyarakat-yahudi.html' title='Praktek Khitan Masyarakat Yahudi'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2QjhklPf9odpJE2VCvVbuOk-_ZcTTjFboVQZnEfhBG9N1CZ8zerHnZmERxuqKuK9ZZDXKCxSNKXFXN5OVIwWan4SBDt5CWvE5vacFu_GRTinte6rsyjb6DqdfUITLg9wivaL2sVHHYrkd/s72-c/britmilah.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-8361538509951039166</id><published>2010-11-01T23:01:00.000+07:00</published><updated>2010-11-01T23:01:35.847+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Amerika Serikat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Barat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Eropa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="George W Bush"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islamophobia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Teroris"/><title type='text'>Pergeseran Wajah Islam Di Film Barat</title><content type='html'>Pasca tragedi runtuhnya dua gedung kembar WTC dan Pentagon di Amerika Serikat pada 11 September 2001,stereotipe negatif dilekatkan masyarakat Eropa dan Amerika Serikat kepada Umat Islam dari mulai teroris,ekstrimis dan fundamentalis. Bahkan sikap itu telah mereka tunjukan lewat berbagai cara termasuk film.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun setelah berlalunya era pemerintahan agresif George W Bush yang dikenal sebagai kaum Neo Conservatif dan digantikan Presiden Obama yang sedikit melunak dan beritikad membangun hubungan yang lebih mesra antara Barat dan Islam, tak sedikit sineas Barat yang coba menggali Islam dari sisi lain.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu bisa dilihat dari film Mooz-lum. Film semi-otobigrafi ini mengisahkan kehidupan Muslim AS, Hassan Mahdi. Film ini mengisahkan kehidupan Muslim yang carut marut pascatragedi 11 September 2001. Dikisahkan, Hassan bukanlah seorang anggota jihad yang terobsesi meledakan pesawat 747. Dia adalah seorang yang tengah menghadapi permasalahan kompleks. Mulai dari perceraian dengan istrinya, kepergian sang anak untuk kuliah di kota lain, dan kekhawatiran ihwal putrinya bakal meninggalkan kepercayaan agama keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Film yang dibintangi Danny Glover dan Nia Long ini merupakan bagian dari tren baru dunia hiburan AS. Selama bertahun-tahun, Hollywood tak habisnya dikritik lantaran terlalu sempit menggambarkan Islam. &quot;&lt;i&gt;Sangat lucu ketika Muslim telah menjadi stereotip dalam budaya Amerika&lt;/i&gt;,&quot; kata sutradara film Moz-lum, Qasim Bashir. Menurut dia, semakin banyak penulis, kritikus dan seniman yang mengangkat tema Islam akan mendorong gambaran yang lebih realitis. &quot;&lt;i&gt;Mudah-mudahan, diskusi bisa menghilangkan rasa takut dan ketidaktahuan untuk pencerahan&lt;/i&gt;,&quot; katanya seperti dikutip newsweek, Jum&#39;at (29/10).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Diskusi tentang Islam, sejatinya telah dimulai sebelum tragedi 9/11 tetapi diintensifkan sesudahnya,&quot; kata Jack Shaheen, pengarang Reel Bad Arab. Menurut dia, usaha mengenal Islam memang luar biasa kala itu. Banyak toko buku yang melaporkan peningkatan penjualan secara signifikan buku-buku tentang Islam&lt;/i&gt;. &quot; Film 9/11 berhasil memfitnah Muslim. Muslim Amerika segera menjadi ancaman bagi negara mereka sendiri,&quot; kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhad Obeidi dari Muslim Public Affairs Council (MPAC) berpendapat stereotip negatif tentang Islam belumlah menghilang seutuhnya. Obeidi mengungkap pascapertemuan dengan produser serial 24 Howard Gordon, dia sempat mengatakan, pihaknya tidak menginginkan Islam tampak sempurna. &quot;&lt;i&gt;Kami hanya menginginkan pemilihan yang lebih teliti. Misalnya saja pemimpin Timur Tengah bisa diperankan oleh aktor Bollywood, Anil Kapoor&lt;/i&gt;,&quot; kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Produser film Jennifer Maytorena Taylor mengatakan pihaknya mengidamkan adanya unsur humor yang menyertai karakter Muslim dalam film. &quot;&lt;i&gt;Pernah ada seorang perempuan yang mengatakan saya tidak tahu kalau Islam mengizinkan humor&lt;/i&gt;,&quot; ungkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/11/01/143855-pergeseran-wajah-islam-di-filmfilm-barat&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/8361538509951039166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/8361538509951039166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/11/pergeseran-wajah-islam-di-film-barat.html' title='Pergeseran Wajah Islam Di Film Barat'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-2597529407345024224</id><published>2010-10-31T23:55:00.001+07:00</published><updated>2010-11-01T00:07:15.691+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Afghanistan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kejahatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mujahid"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taliban"/><title type='text'>Taliban Klaim Penggal Kepala Taliban Palsu</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdG1BzC1OpouNfmvnc0YjnmO7aVIu12uaCdpfnJrXlVcLl3xC3mk-BQd1sDxfMlJdullhGXJK0e3BB3cbOrdgO5a40WBaD1KZY-7fziAy7k2BCXDxUd5ygUYAyRVl58zfeXR0DZb-oQkxE/s1600/Taliban.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;151&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdG1BzC1OpouNfmvnc0YjnmO7aVIu12uaCdpfnJrXlVcLl3xC3mk-BQd1sDxfMlJdullhGXJK0e3BB3cbOrdgO5a40WBaD1KZY-7fziAy7k2BCXDxUd5ygUYAyRVl58zfeXR0DZb-oQkxE/s200/Taliban.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Berita terbaru dari &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Taliban&quot;&gt;&lt;b&gt;Taliban&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, organisasi pimpinan &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammed_Omar&quot;&gt;&lt;b&gt;Mullah Umar&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ini mengklaim telah memenggal tiga orang pelaku kriminal yang berpura-pura menjadi anggota Taliban. Mereka dipenggal karena melakukan pencurian dan penculikan kemudian meminta uang tebusan. Tentu saja ini mencemarkan nama Taliban yang selama ini dikenal sangat taat bahkan terkesan fundamentalis dalam Agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam melakukan aksi penculikannya, mereka selalu mengatasnamakan Taliban. Pejabat pemerintahan setempat, Mairaj Kahn mengatakan mereka ditangkap dua hari lalu dan tubuh mereka ditemukan tanpa kepala di ladang pertanian di perkampungan Yaka Ghaound, distrik Mohmand Agency.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga setempat mengatakan ketika ketiga jenazah tersebut ditemukan ada secarik kertas yang bertuliskan,  &quot;&lt;i&gt;Mereka telah terlibat berbagai macam kejahatan termasuk mencuri, menculik untuk minta tebusan dan menyamar sebagai anggota Taliban. Kami bunuh mereka sehingga orang lain akan mendapatkan pelajaran ini&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari keterangan ini diketahui mereka adalah pelaku kriminal yang menyamar sebagai Taliban. Sedangkan Taliban yang asli hanya menculik musuh-musuh yang menentang aksi Taliban yang ingin menjalankan syari&#39;at Islam secara Kaffah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://sabili.co.id/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=2616:taliban-penggal-kepala-taliban-gadungan&amp;amp;catid=81:internasional&amp;amp;Itemid=458&quot;&gt;Sabili.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/2597529407345024224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/2597529407345024224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/taliban-klaim-penggal-kepala-taliban.html' title='Taliban Klaim Penggal Kepala Taliban Palsu'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdG1BzC1OpouNfmvnc0YjnmO7aVIu12uaCdpfnJrXlVcLl3xC3mk-BQd1sDxfMlJdullhGXJK0e3BB3cbOrdgO5a40WBaD1KZY-7fziAy7k2BCXDxUd5ygUYAyRVl58zfeXR0DZb-oQkxE/s72-c/Taliban.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-1085239473423354453</id><published>2010-10-31T23:04:00.003+07:00</published><updated>2010-11-17T11:31:52.157+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perspektif"/><title type='text'>Heran Permusuhan Antar Harakah</title><content type='html'>Saat saya sedang bingung dalam menyikapi banyaknya Harakah di Indonesia maupun Dunia Islam Internasional, saya menyempatkan mengetikan kata HARAKAH pada Om Google dan salah satu artikel dari baris hasil pencarian menarik perhatian saya. Judul tersebut adalah &quot;&lt;a href=&quot;http://syariahpublications.com/2010/09/17/kritik-terhadap-harakah-islam-yang-mengakui-sistem-thaghut&quot;&gt;Kritik Terhadap Harakah Islam Yang Mengakui Sistem Thaghut&lt;/a&gt;&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Judul tersebut saya rasa lebih merupakan sindiran dari penulis artikel yang merasa Ideologi Harakah nya diserang oleh Harakah Islam lain yang mengusung Ideologi yang berbeda walaupun tujuannya sama: KEJAYAAN ISLAM.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam tulisan tersebut sang penulis Membagi gerakan-gerakan Islam sesuai Ideologi dan metode Da&#39;wahnya antara Syar&#39;i dan &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Thaghut&quot;&gt;Thagut&lt;/a&gt;. Bukan hanya itu penulis artikel tersebut juga membagi gerakan Syar&#39;i menjadi dua: relevan dengan masalah utama Umat Islam dengan yang tidak relevan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa berpanjang lebar disini penulis (saya) mencoba menuliskan kembali tulisan penulis artikel tersebut dalam menyikapi Harakah yang dia anggap Thagut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Karakter Harakah Yang Mengakui Sistem Thaghut&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Paling tidak ada 6 (enam) karakter harakah Islam yang mengakui sistem thaghut dan menjadi agen Barat :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, menganut sikap pragmatis (waqi’iyyah), yaitu bertindak bukan atas dasar pertimbangan Syariah, melainkan atas dasar fakta yang ada dengan pertimbangan untung rugi (manfaat).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, tidak mempunyai ide Islam yang jelas. Mereka menyerukan Islam secara umum saja, dengan penafsiran yang disesuaikan dengan fakta yang ada demi meraih keridhoan penguasa zalim dan kaum penjajah (Barat).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, tidak berusaha mengubah secara total sistem sekuler yang ada, melainkan hanya memperbaikinya secara parsial pada aspek-aspek tertentu. Mereka mempunyai asumsi dasar bahwa sistem yang ada sudah sah dan sudah final. Yang diubah bukan sistemnya, melainkan hal-hal tertentu yang memerlukan perbaikan, misalnya korupsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;, mempunyai wawasan dan aksi yang hanya bersifat lokal. Mereka tidak peduli dengan persoalan umat Islam yang bersifat global, misalnya mempersatukan seluruh umat Islam dalam satu negara Khilafah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kelima&lt;/i&gt;, selalu berusaha menampakkan diri sebagai kelompok modern dan moderat, dengan dalih Islam adalah agama yang fleksibel dan luwes. Mereka mengecam harakah Islam ideologis sebagai kelompok garis keras (mutasyadidun) yang hanya cari masalah dengan memberontak kepada pemerintahan yang sah. Mereka menggembar-gemborkan ide-ide tertentu, seperti fiqih al-waqi’ (fiqih yang bertoak dari fakta), fiqih al-mashalih (fiqih yang mempertimbangkan kemaslahatan), dan semisalnya. Mereka masuk ke dalam parlemen dengan dalih untuk menegakkan agama, dan seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Keenam&lt;/i&gt;, mementingkan figuritas. Mereka adalah harakah yang mempraktikkan kultus individu, karena mengedepankan figur pimpinan (qiyadah) daripada pemikiran yang serius dan produktif. Jika menghadapi masalah yang perlu keputusan, kata akhirnya bukan pada pertimbangan pemikiran, melainkan pada kehendak figur pimpinan yang telah tertawan oleh realitas sistem yang bobrok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harakah dengan karakter-karakter ini jelas sangat menyenangkan penguasa dari sistem thaghut. Harakah seperti ini pun kemudian dimanfaatkan dan diperalat untuk mengalihkan perhatian umat dari harakah ideologis yang sahih. Dengan demikian, di samping telah mengacaukan gambaran perjuangan Islam yang hakiki, harakah pragmatis itu juga telah mempersulit perjuangan ke arah perubahan total yang dikehendaki Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal sudah jelas, keterlibatan harakah pragmatis dalam parlemen sesungguhnya adalah suatu bentuk ketaatan kepada thaghut dan upaya jahat untuk memperpanjang umur thaghut itu. Hal ini juga akan mengacaukan pemahaman umat mengenai sistem thaghut sehingga umat bisa jadi menganggap sistem thaghut yang ada sudah bagus dan final.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya tulisan diatas masih sangat panjang akan tetapi saya hanya menulis sebagian yang saya angggap substansi dan maksud dari artikel tersebut yang saya kira merupakan sindiran bagi Harakah lain...Semoga Allah menyadari kekeliruan kita semua dan menyatukan kita dalam perbedaan untuk kejayyan Islam. Amin</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1085239473423354453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1085239473423354453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/heran-permusuhan-antar-harakah.html' title='Heran Permusuhan Antar Harakah'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-1820176221382341194</id><published>2010-10-31T11:59:00.000+07:00</published><updated>2010-11-01T00:26:14.759+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islamophobia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Masjid"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Muadzin"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rasisme"/><title type='text'>Kelompok Ultra Kanan Jerman Terus Kampanyekan Penolakan Masjid Koln</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQTRem58QJ4jKbwAUSzMGYD_sWs0zudeFzDAqUtQYRmvLFn5AAvdS5LToowXgz2gM2tr1ByaaC6J4Xls33jNNHf-57PkluKWVG1j6k45SqttSjjh3gjnRfMMG9TA5V63HSfXNxL7Kld_xJ/s1600/ilustrasi_101031224323.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;231&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQTRem58QJ4jKbwAUSzMGYD_sWs0zudeFzDAqUtQYRmvLFn5AAvdS5LToowXgz2gM2tr1ByaaC6J4Xls33jNNHf-57PkluKWVG1j6k45SqttSjjh3gjnRfMMG9TA5V63HSfXNxL7Kld_xJ/s320/ilustrasi_101031224323.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Cobaan untuk Umat Islam Jerman tampaknya belum berhenti dalam waktu dekat ini. Setelah isu &lt;a href=&quot;http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/rasisme-di-jerman.html&quot;&gt;rasisme&lt;/a&gt; beberapa waktu lalu,kini kelompok ultra kanan Jerman terus mengkampanyekan penolakan terhadap pembangunan Masjid Koln (Cologne). Kelompok ini bahkan telah menjalin aliansi dengan sebuah partai yang memiliki aliran politik serupa di Austria, Far-Right Freedom Party (FPO).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masjid Koln itu kelak juga akan dijadikan pusat budaya Turki,hal ini tidak heran karena mayoritas imigran Muslim Jerman adalah warga Turki. Pembangunan masjid yang didisain futuristik ini sekarang masih berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok ultra kanan ini berdalih, pembangunan masjid itu hanya memperkecil kemungkinan terjadinya integrasi antara kalangan imigran yang mayoritas berasal dari Turki dengan masyarakat Jerman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok sayap kanan yang tergabung dalam gerakan Pro Koln sejak lama mengkampanyekan penolakan pembangunan masjid itu. &#39;&#39;&lt;i&gt;Setiap gerakan harus mempunyai nilai jual yang unit&lt;/i&gt;,&#39;&#39; kata Bernd Schoppe, dari Pro Koln. &#39;&#39;&lt;i&gt;Masjid itu merupakan ancaman nyata Islamisasi di Jerrman. Masjid dengan kubah besar dan menara setinggi 55 meter&lt;/i&gt;.&#39;&#39;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara FPO baru-baru ini berhasil mendapatkan dukungan sekitar 26 persen suara dalam pemilu di Wina. Salah satu slogan yang digembar-gemborkannya dalam pemilu adalah &#39;&lt;i&gt;Umat Islam harus pulang ke negara asalnya&lt;/i&gt;&#39;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FPO juga berkampanye dengan membuat sebuah permainan atau game online dengan sentimen anti-Islam. Dalam permainan itu, pemain akan mendapatkan nilai bila berhasil menembak jatuh &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Muazin&quot;&gt;muadzin&lt;/a&gt; dari menara masjid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/10/31/143639-kelompok-ultra-kanan-jerman-terus-kampanyekan-penolakan-masjid-koln&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1820176221382341194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/1820176221382341194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/kelompok-ultra-kanan-jerman-terus.html' title='Kelompok Ultra Kanan Jerman Terus Kampanyekan Penolakan Masjid Koln'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQTRem58QJ4jKbwAUSzMGYD_sWs0zudeFzDAqUtQYRmvLFn5AAvdS5LToowXgz2gM2tr1ByaaC6J4Xls33jNNHf-57PkluKWVG1j6k45SqttSjjh3gjnRfMMG9TA5V63HSfXNxL7Kld_xJ/s72-c/ilustrasi_101031224323.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-7855808419755889562</id><published>2010-10-29T22:34:00.003+07:00</published><updated>2010-11-17T11:30:39.442+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perspektif"/><title type='text'>Mbah Maridjan: Antara  Amanat,Rasional,Kultus Individu</title><content type='html'>Saat saya mendengarkan ceramah Jum&#39;at tadi, saya menyimak dengan seksama sang khatib membaca khutbah. Materi ceramah yang dibacakannya menarik perhatian saya karena mengangkat isu aktual yang sedang ramai saat ini yaitu: MBAH MARIDJAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang menyikapi perihal kematian Mbah Maridjan ini dari mulai yang mengaitkannya dengan ke &quot;Shalihan&quot; Mbah Maridjan dikarenakan posisi jenazahnya yang sedang sujud dan juga yang menyesalkan tindakannya tidak menuruti perintah rajanya (Hamengku Buwono X) yang menyebabkan ke &quot;Saktiannya&quot; luntur. &lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi terlepas dari beragam sikap dan personal opinion para pengamat, saya mencoba mengaitkan nya peristiwa semacam ini dengan penyakit yang memang sudah akut di sebagian rakyat Indonesia yaitu: KULTUS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kultus individu sepertinya memang sulit dilepaskan dari budaya Bangsa ini, hal ini mungkin terkait erat dengan sejarah kepercayaan lama Bangsa ini yaitu Animisme dan Dinamisme. Mungkin hal ini jika ditinjau dari aspek sosiologis tidaklah aneh menimpa masyarakat sederhana (adat)yang jika dalam disiplin ilmu antropologi hukum disebut tidak rasional dan bercorak magis religius. Akan tetapi akan terasa aneh jika hal ini menimpa masyarakat modern yang rasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai rasional yang saya maksud adalah peringatan dari BMKG tentang status Gunung Merapi yang benar-benar akan meletus. Nah saat itulah Almarhum Mbah Maridjan ini mengimbau warga sekitar agar jangan panik dan tidak perlu turun. Ucapan Sang Juru Kunci tersebut dipatuhi warga yang menganggap Mbah sebagai orang sakti dan orang suci. Nah disinilah perbedaan antara masyarakat adat dengan modern yang saya maksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Presiden sudah membujuk Mbah Maridjan agar mau meninggalkan tempat tersebut akan tetapi ditolak, tidak ketinggalan pula Sultan Hamengku Buwono X yang merupakan anak dari Hamengku Buwono IX yang mengamanatkan Gunung Merapi kepada Mbah Maridjan telah membujuk Sang Kuncen membujuk warganya untuk meinggalkan lokasi. Wlaupun akhirnya warga menuruti perintah sang Sultan akan tetapi hal itu tak merubah pendirian Mbah Maridjan untuk tetap teguh memegang amanah yang diberikan kepadanya untuk tidak meninggalkan Gunung Merapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sesuai prediksi BMKG bahwa Merapi benar-benar meletus dan Sang Kuncen pun menjadi korban lahar Merapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ada Hikmah yang dapat dipetik dari kejadian ini bahwa bagaimanapun Mbah Maridjan adalah manusia biasa, dan ini membuka pikiran masyarakat adat bahwa tak ada manusia yang sakti. Dan yang perlu saya garis bawahi sosok Mbah Maridjan yang teguh memegang manah ini sebenarnya pantas ditiru pemimpin kita yang sudah tumpul Nurani dan tak punya rasa malu telah menyia-nyiakan amanah rakyat.</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/7855808419755889562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/7855808419755889562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/mbah-maridjan-antara.html' title='Mbah Maridjan: Antara  Amanat,Rasional,Kultus Individu'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-6439354820197744301</id><published>2010-10-28T23:50:00.003+07:00</published><updated>2010-10-29T00:21:16.027+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Masjid"/><title type='text'>Muslim Moskow Butuh Masjid Baru</title><content type='html'>Tempat bukan penghalang melaksanakan perintah Allah, setidaknya itulah yang dilakukan Muslimin di Moskow,Rusia. Pada saat Jum&#39;at tiba, warga Muslim Moskow memadati trotoar jalan untuk melaksanakan Sholat Jum&#39;at. Di atas sajadah, mereka melakukan ibadah dengan khusyuk menggunakan sepatu untuk menjaga kaki tetap hangat walau harus melawan rasa dingin yang sangat menusuk tulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ironisnya jamaah sholat Jumat sudah tak bisa ditampung lagi oleh masjid yang tersedia di Ibukota Rusia itu. Apalagi, Muslim di Rusia termasuk salah satu yang terbanyak di Eropa. Sementara di Moskow hanya terdapat empat masjid saja.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Umat Muslim di Moskow membutuhkan pembangunan masjid baru untuk menampung kegiatan ibadah. Namun sampai sekarang, pembangunan masjid baru tak bisa dilakukan karena selalu ditentang oleh kelompok nasionalis Rusia. &#39;&#39;&lt;i&gt;Kalau saya datang lebih awal, saya bisa mendapatkan tempat di dalam masjid. Tapi jika tidak maka saya hanya kebagian tempat di luar&lt;/i&gt;,&#39;&#39; ujar &lt;b&gt;Abdyl Ashim Ibraimov&lt;/b&gt; (30), Muslim yang biasa sholat di Masjid Sobornaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ribuan umat Islam menjalankan sholat Jumat di masjid itu setiap pekannya. Namun masjid dengan atap berwarna hijau dengan bulan sabit warna emas itu hanya sanggup menampung sebanyak 800 jamaah. Letaknya pun berada di antara blok-blok apartemen dan sebuah stadion besar di pusat kota Moskow.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila masjid sudah penuh, jamaah otomatis akan melimpah ke kantor pengelola masjid, halaman, dan trotoar jalan di sekitarnya. &#39;&#39;&lt;i&gt;Sholat Jumat itu sangat penting. Itu sebabnya kami datang ke sini apakah itu dalam keadaan hujan atau bersalju&lt;/i&gt;,&#39;&#39; tutur Ashur Ashurov, jamaah berusia sekitar 60 tahun yang berambut perak ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini Moskow dihuni oleh sekitar 10,5 juta penduduk. Menurut pemerintah Rusia, di kota ini terdapat 1,2 juta penduduk Muslim. Namun Dewan Mufti setempat memperkirakan umat Islam di Moskow mendekati 2 juta orang. &#39;&#39;&lt;i&gt;Dengan hanya ada empat masjid tentu terjadi kekuarangan tempat beribadah&lt;/i&gt;,&#39;&#39; ujar imam Masjid Sobornaya, &lt;b&gt;Ildar Khazrat Alyautdinov&lt;/b&gt;. &#39;&#39;&lt;i&gt;Tidak cukup untuk menampung jamaah yang ingin sholat&lt;/i&gt;.&#39;&#39;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991, ratusan ribu imigran dari eks negara bagian Soviet di Asia Tengah yang beragama Islam, berbondong-bondong mendatangi Moskow. Kenaikan populasi Muslim di kota ini begitu pesatnya. &#39;&#39;&lt;i&gt;Kami meminta agar dibangun satu masjid di setiap wilayah, idealnya di setiap lingkungan&lt;/i&gt;,&#39;&#39; cetus Alyautdinov.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun keinginan itu masih sulit dipenuhi. Penduduk Moskow yang dipengaruhi kalangan nasionalis keberatan dengan rencana pembangunan masjid baru. Bahkan, ungkap Alyautdinova, pengembangan Masjid Sobornaya pun gagal dilakukan hanya gara-gara dihambat oleh birokrasi di sana. Warga Moskow juga menggagalkan rencana pembangunan sebuah masjid baru di tenggara Moskow yang sanggup menampung sekitar 5.000 jamaah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga saja realisasi pembangunan Masjid baru bisa segera terlaksana. Amin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh: &lt;a href=&quot;http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/tentang-saya.html&quot;&gt;Sayyid Syafiq Ashalaibiyyah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/10/28/143195-tiap-sholat-jumat-di-trotoar-jalan-muslim-moskow-membutuhkan-masjid&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/6439354820197744301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/6439354820197744301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/muslim-moskow-butuh-masjid-baru.html' title='Muslim Moskow Butuh Masjid Baru'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-2837656414146540482</id><published>2010-10-27T00:04:00.000+07:00</published><updated>2010-10-27T00:04:27.037+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mujahid"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pakistan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taliban"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Teroris"/><title type='text'>Talibanpobia Menyerang AS</title><content type='html'>Talibanpobia rupanya menghinggapi pemerintah Amerika Serikat. Seorang pria Hawaii telah ditangkap dan dituduh bepergian ke Pakistan untuk bergabung dengan kelompok Taliban atau militan lainnya.walaupun pada akhirnya dia gagal bergabung dengan taliban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia &lt;b&gt;Abdel  Hameed Shehade&lt;/b&gt;h (21), dituduh membuat pernyataan palsu dalam kegiatannya  yang melibatkan terorisme internasional, sidang pengadilan mengenai dirinya akan dimulai Senin di Distrik Timur New York. Jika terbukti bersalah, Shehadeh akan menghadapi hukuman maksimum delapan tahun penjara.pihak kementrian Kehakiman mengatakan Shehadeh ditangkap  Jumat di Honolulu dan proses pengadilan dijadwalkan akan di mulai hari Senin.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut keterangan, Shehadeh adalah warga AS. Pada  awal 2008 ia tinggal di&lt;br /&gt;
Staten Island, New York. Ia menyusun rencana untuk melakukan perjalanan ke &lt;br /&gt;
Pakistan untuk bergabung dengan Taliban atau kelompok militan lainnya. Shehadeh&lt;br /&gt;
terbang dengan hanya membeli tiket one way tanpa membeli tiket return. tanggal&lt;br /&gt;
13 Juni 2008 dari John F Kennedy  International Airport Shehadeh terbang menuju&lt;br /&gt;
Islamabad, Pakistan, Tetapi setelah mendarat di Pakistan, Shehadeh ditolak masuk&lt;br /&gt;
oleh pejabat Pakistan karena tidak membawa tiket return sehingga kembali ke&lt;br /&gt;
AS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika diinterogasi oleh agen-agen FBI dan detektif polisi New York,  Shehadeh&lt;br /&gt;
awalnya mengatakan ia pergi ke Pakistan untuk mengunjungi  sebuah universitas&lt;br /&gt;
Islam dan menghadiri pernikahan seorang teman. Tapi akhirnya Shehadeh  &lt;br /&gt;
mengaku bahwa tujuan sebenarnya dari perjalanannya ke Pakistan untuk bergabung dengan kelompok pejuang Taliban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Ia diduga berusaha merekrut orang lain untuk bergabung  dengannya setelah dia mendengar khotbah ulama radikal kelahiran Amerika, Anwar Al-Awlaki. Selain  itu, dia juga diduga menciptakan beberapa  situs Web yang mengarah pada penyebaran ideologi jihad dan kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://sabili.co.id/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=2579&quot;&gt;Sabili.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/2837656414146540482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/2837656414146540482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/talibanpobia-menyerang-as.html' title='Talibanpobia Menyerang AS'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-5230179963982851529</id><published>2010-10-26T23:52:00.001+07:00</published><updated>2010-10-26T23:55:02.869+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fatwa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Haji"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="MUI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wawancara"/><title type='text'>Menanti Fatwa ONH Via Bank Syariah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkhheDk4n_CL_QMIZq6xgtyjChtE9RzHsDP7DArZ82oMZ1ZZX0yallECjQa6E42ZezPPHismwQVuL4md2kdIH-yao-7IHacKrli8pe3-rDPbDibGGuJLodf1Cgw64QSzCtlG_70BbAy5Mi/s1600/abdulgafurdjawahir.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkhheDk4n_CL_QMIZq6xgtyjChtE9RzHsDP7DArZ82oMZ1ZZX0yallECjQa6E42ZezPPHismwQVuL4md2kdIH-yao-7IHacKrli8pe3-rDPbDibGGuJLodf1Cgw64QSzCtlG_70BbAy5Mi/s1600/abdulgafurdjawahir.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Abdul Ghafur Djawahir&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekditjen Haji dan Umroh Kementrian Agama&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kenapa setoran ongkos haji (ONH) tidak ke Bank Syariah?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di UU No 13 Tahun 2008, setoran ongkos haji bisa ke bank syariah maupun bank konvensional. Jadi, setoran tidak harus ke bank syariah saja. Ini terjadi karena ketika UU ini disahkan, perbankan syariah belum memiliki punya UU sendiri dan jaringan bank syariah belum sampai ke daerah-daerah. Sehingga, dikhawatirkan banyak jamaah haji yang tidak bisa berangkat karena tidak bisa membayar ke bank syariah yang belum di daerahnya.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini bank syariah suduh menyebar ke pelosok negeri, kenapa setoran ongkos haji tidak ke bank syariah saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya sangat memungkinkan, tapi kita harus mengubah UU No 13 Tahun 2008 terlebih dulu. Dulu pada UU Noo 17 Tahun 1999, bank syariah belum dimasukan, tapi pada UU No 13 Tahun 2008 bank syariah dimasukan bersama bank konvensional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bunga (riba) hukumnya haram, berarti jamaah haji Indonesia menjalankan ibadah haji dengan biaya haram?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah ini menjadi domainnya MUI. Untuk soal vaksin MUI sudah jelas, tapi untuk masalah setoran ongkos haji ini MUI belum mengeluarkan fatwa. Saat ini, MUI mungkin masih mensikapinya sebagai keadaan darurat. Tapi jika MUI mengeluarkan fatwa seperti vaksin meningitis, maka harus ada revisi UU agar semua setoran ongkos haji melalui bank syariah. Pemerintah dalam hal ini Kementrian Agama hanya melaksanakaan, sedangkan kewenangan mengubah UU ada di DPR bersama MUI. Kita tunggu saja langkah MUI dan DPR. (Danial Handoko) dari &lt;a href=&quot;http://sabili.co.id/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=2565&quot;&gt;Sabili&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/5230179963982851529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/5230179963982851529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/menanti-fatwa-onh-via-bank-syariah.html' title='Menanti Fatwa ONH Via Bank Syariah'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkhheDk4n_CL_QMIZq6xgtyjChtE9RzHsDP7DArZ82oMZ1ZZX0yallECjQa6E42ZezPPHismwQVuL4md2kdIH-yao-7IHacKrli8pe3-rDPbDibGGuJLodf1Cgw64QSzCtlG_70BbAy5Mi/s72-c/abdulgafurdjawahir.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5108541531864993254.post-6750469706474059467</id><published>2010-10-26T23:39:00.000+07:00</published><updated>2010-10-26T23:39:36.997+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Katolik"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Vatikan"/><title type='text'>Ketika Vatikan Dikritik</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Vatikan&quot;&gt;Vatikan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; lagi-lagi diguncang kritik.  Kaku dan kolot begitulah sepertinya yang ditujukan pada Tahta Suci umat &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Katolik&quot;&gt;Katolik&lt;/a&gt; tersebut. Terlepas dari perannya yang sangat sentral dalam mengatur hieraki masyarakat Katolik, Gereja Vatikan acapkali menjadi sasaran kritikan emosional. Dari sekian banyak kritikan, bentuk yang paling pedas dan tajam banyak muncul dari mulut entertainer semisal musisi, pemain film, animator dan lainnya. Berikut kumpulan kritikan yang dihimpun &lt;a href=&quot;http://time.com&quot;&gt;time.com&lt;/a&gt; terkait dengan Vatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/John_Lennon&quot;&gt;John Lennon&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pentolan kelompok musik legendaris asal Inggris, &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/The_Beatles&quot;&gt;The Beatles&lt;/a&gt; ini pernah berkomentar tentang Vatikan di masa jayanya. Kala itu, komentar Lennon begitu menggaung. Bahkan telinga Vatikan panas dibuatnya. &quot;&lt;i&gt;The Beatles lebih populer ketimbang Yesus Kristus&lt;/i&gt;,&quot; ujar Lennon.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Sin%C3%A9ad_O%27Connor&quot;&gt;Sinead O&#39;connor&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lain Lennon, lain Sinead O&#39;connor. Musisi ternama di zamannya ini merobek foto bergambarkan &lt;a href=&quot;http://ms.wikipedia.org/wiki/Paus_John_Paul_II&quot;&gt;Paus John Paul II&lt;/a&gt;. Saat itu, O&#39;connor tengah mengisi acara Saturday Night Live. &quot;Lawan musuh sebenarnya,&quot; kata dia setelah membawakan lagu Bob Marley. Kepada Time, dia mengatakan apa yang dilakukannya merupakan simbol penolakan terhadap sosok yang mengajari masyarakat tentang arti kepercayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/The_Simpsons&quot;&gt;The Simpsons&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serial kartun The Simpson yang sarat dengan kritik sosial juga tak ketinggalan menghujat Vatikan. Cerita berawal dari surat kabar Vatikan yang memutuskan bahwa keluarga Simpons adalah penganut Katolik yang taat. Kesimpulan itu terjadi ketika satu edisi The Simpsons menceritakan keluarga Simpson tengah berkumpul dan berdoa bersama sebelum makan. Namun, pihak Vatikan rupanya tidak melihat edisi lanjutan yang menceritakan tentang kritikan terhadap gereja Katolik Roma. Kepada Entertaiment Weekly, produser eksekutif The Simpsons, AL Jen mengatakan pihaknya secara jelas menunjukan bahwa Homer dan keluarga bukan penganut Katolik. &#39;&lt;i&gt;saya tidak berpikir, The Simpson seorang katolik. Dia bisa pergi tanpa makan daging pada hari Jum&#39;at, meski hanya satu jam sekalipun&lt;/i&gt;,&quot; ketusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Bibliografi_Madonna&quot;&gt;Madonna&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Madonna punya cara sendiri dalam mengkritik kepausan Vatikan. Video klip berjudul &quot;Like a Prayer&quot; yang dibuat tahun 1989 menggambarkan hal itu. Telinga Vatikan segera memerah dan mengutuk tindakan Madonna. Madonna yang dibesarkan dalam keluarga Katolik kemudian berganti kepercayaan dengan menganut Kabala, salah satu kepercayaan Yahudi kuno.Tak berhenti disitu, Madonna dalam sebuah konser memprovokasi Paus dan Vatikan dengan menyalib dirinya sendiri. Madonna pun mengumpat dengan mengatakan,&quot;Saya mendedikasikan lagu ini untuk Paus, karena aku anak Allah,&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/The_Passion_of_the_Christ&quot;&gt;The Passion of Christ&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 1960, buku Nikos Kazantzakis yang berjudul &#39;The Last Temptation&quot; segera memancing kemarahan gereja Ortodoks Yunani. Buku itu masuk dalam daftar buku yang dilarang Vatikan. Selang beberapa dekade, buku itu difilmkan. Sebelum film itu tayang, aksi protes terjadi lantaran dalam narasi film berisikan hujatan terhadap perkawinan antara Yesus dan Maria Magdalena. Meski gagal tayang, tahun 2004, Mel Gibson, membuat film berjudul &quot;The Passion of Christ&quot;. Film ini memang tidak menghujat namun sempat terjadi salah interpretasi dikalangan Vatikan. Seorang juru bicara Paus mengatakan Paus memberikan pujian dua jempol kepada film tersebut. Vatikan segera mencabut pernyataan itu dengan mengatakan Paus tidak melakukan review film.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Harry_Potter&quot;&gt;Harry Potter&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di AS, kehadiran novel dan film Harry Potter membuat kekhawatiran kalangan gereja terhadap kecenderungan anak-anak muggle--anak-anak keturunan penyihir-- yang lebih dekat dengan okulteisme--kepercayaan terhadap hal-hal berbau supranatural--ketimbang Tuhan mereka. Bahkan Paus Benekdiktus XVI sebelum naik ke tahta suci sempat berkorenspondensi dengan seorang penulis agama di Jereman ihwal potensi bahaya dari karya JK Rowling. Paus saat itu menulis, &quot;Adalah hal yang baik untuk kita mengajarkan tentang Harry Potter. Karena Potter merupakan godaan halus yang hampir tidak kentara dan justu karena itu memiliki efek mendalam dan merusak iman Kristen dalam jiwa sebelum iman itu tumbuh.&quot; Apapun masalahnya, Vatikan mendadak berubah pikiran. Melalui juru bicara resminya, L&#39;Osservatore Romano, Vatikan memuji film Harry Potter dan Pangeran Berdarah sebagai simbol yang memperjelas garis pembatas antara yang baik dan yang jahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/The_Da_Vinci_Code&quot;&gt;The Da Vinci Code&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika The Da Vinci Code laris manis menjadi tontonan bioskop tahun 2006, para pemimpin Katolik di seluruh dunia menyerukan untuk memboikot film tersebut. Salah satu bagian dari film itu dinilai Vatikan tersirat sifat keilaian Yesus. Vatikan pun menunjukan nada tidak senang dengan mempersulit izin pengambilan gambar di Roma. Dua bulan sebelum film diputar secara perdana, muncul rumor yang mengatakan gereja secara terbuka akan memboikot Angels &amp; Demons. Akhirnya, mereka menetap pada sebuah pernyataan yang tegas diterbitkan surat kabar resmi Vatikan yang menyatakan bahwa mereka &quot;tidak dapat menyetujui&quot; film tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Twilight_%28seri_novel%29&quot;&gt;Twilight&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehari sebelum penanyangan perdana film Twilight November 2009, Monsignor Franco Perazzolo dari Dewan Kepausan untuk Budaya mengeluarkan pernyatakan yang mengutuk film tersebut. Vatikan berkilah, film itu tak lebih dari kekosongan moral dengan penyimpangan pesan. Meski dikritik Vatikan, film vampir ini sukses merauh pundi-pundi keuntungan sekitar 700 juta dolar AS di seluruh dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9. &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Avatar&quot;&gt;Avatar&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesuksesan James Cameron dalam menampilkan visualisasi film Avatar tidak cukup kuat untuk menghentikan kritik yang terlontar dari Vatikan. Menurut juru bicara Vatikan, Avatar dinilai menciptakan spritual semu yang berhubungan dengan kepercayaan dalam cerita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/The_Blues_Brothers&quot;&gt;The Blues Brothers&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kami misi dari Tuhan,&quot; celoteh The Blues Brothers. Sebelum telinga Vatikan memanas, Paus menyadari pentingnya keberadaan The Blues Brothers. Pasalnya, kelompok musik blues asal New York itu memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka memiliki panti asuhan Katolik yang dibiayai melalui hasil penjualan album dan tiket konser.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rujukan: &lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/10/26/142655-kritik-para-pesohor-untuk-tahta-suci-vatikan&quot;&gt;Republika.co.id&lt;/a&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/6750469706474059467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5108541531864993254/posts/default/6750469706474059467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikhwanfpi.blogspot.com/2010/10/ketika-vatikan-dikritik.html' title='Ketika Vatikan Dikritik'/><author><name>Sayyid Syafiq Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01637156323617863615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNdT6TK5OpjNUN1blrT-ML3hj7BJBsO9bQXHH_pOQfdFiPRp6hOB0Apfoh8mf9xfhZMi_Eyzn_NXv2MeECrGARHbQScgVc83F7f3dQulP62-EJ_ySA2qxRmjdCMlBGsw/s220/Alaydruzzzzzz.jpg'/></author></entry></feed>