<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495</atom:id><lastBuildDate>Tue, 02 Jul 2024 06:24:16 +0000</lastBuildDate><category>Cara Membuat Blog</category><category>AL ISLAM</category><category>Artikel dan</category><category>Cara Membakar Lemak</category><category>Cara membuat Teks Bergerak</category><category>Drivers NoteBook Lenovo</category><category>FIQH NIKAH</category><category>Hikmah Dan Kisah Nabi ADAM AS</category><category>Ilmu Mawaris</category><category>KUMPULAN MAKALAH MATERI PAI: JUAL BELI</category><category>Kisah Nabi ADAM AS</category><category>Kumpulan Makalah</category><category>MATERI KHUTBAH JUMAT</category><category>MENULIS DAN MEMPUBLIKASIKAN BLOG</category><category>Makalah Materi PAI</category><category>Masa Kemunduran Dunia Islam</category><category>Menurunkan Berat Badan</category><category>PUASA</category><category>RPP IPS Ekonomi</category><category>SEO Ilmu Komputer</category><category>SHOLAT JUMAT</category><category>Sedot Lemak</category><category>Situs-situs peluang jobs</category><title>Gerbang Iklan</title><description>Kumpulan Iklan berupa Informasi-informasi Bisnis Online</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Sonin)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kumpulan Iklan berupa Informasi-informasi Bisnis Online</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-1139607385501686800</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2016 02:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-19T09:31:47.138+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cara Membakar Lemak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Menurunkan Berat Badan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sedot Lemak</category><title>CARA MENGHILANGKAN LEMAK</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Tips cara menghilangkan lemak, maksud saya mengurangi lemak di berut agar berat badan meningkat. Anda tidak perlu meninggu lama, dan susah-susah sebab banyak sekali solusinya, dan ramuan-ramuna herbal mengatasi hal tersebut, karena segala sesuatu yang Allah ciptakan, dan segala sesuatu penyakit tentu ada solusinya atau obatnya. Ingat hukum sebab akibat di dunia ini sehingga Pribahasa mengatakan bahwa "Ada api karena ada asap", demikian juga kalau ada penyakit karena ada sebabnya, apalagi cuma untuk mengurangi lemak pada badan, kan cuma mengurang persentasi lemaknya, heheh .... hehe,, cuma ber canda dikit, maklum langsung terbayang dengan seseorang yang banyak lemaknya, bukan lemaknya ikan patin kalau lemak ikan patin memang banyak, walaupun ikannya masih kecil tapi sudah banyak lemak, ini berbicara lemak pada seseorang/ pada manusia. Bapak-pabak Ibu-ibu, tante-tante, kakak-kakak, adik-adik semunya, pada umumnya, lemak pada seseorang di Indonesia,,, yang orang asing juga dan jauh beda, hehehe, biasanya pada usia 25 atau 30 mulai meningkat, ini karena pada usia itu adalah usia seseorang baru menikah, dan setelah usia itu semakin meningkat, tingkatan lemaknya karena lemaknya semakin betah tinggal pada diri seseorang. Kenapa pada usia setelah menikah lemak itu semakin banyak?, Rasionalnya begini, pada saat seeorang sebelum menikah lemaknya dibakar oleh kesedihan, penderitaan, kesusahan karena kenapa?, semalam sulit tidur ya, makan susah, kenapa makan susah?, mau makan tirangat si dia, dalam piring ada banyannya, di cangkir teh teringat dirinya, hehehe, mau tidur teringat dirinya, hehe hehe itu cuma nyanyian sedikit, he.....hehe,
Intinya pada usia sebelum nikah banyak pikiran, setelah nikah tidak terlalu banyak pikiran, sehingga makannya banyak, tidurnya banyak. Itu yang bagi yang tidak susah karena nyari makan, alias perekonomiannya cukup atau bisa dikatakan perekonomian menengah ke atas. Lantas bagaimana jika setelah nikah masih kurus, karena pada dirinya tentu ada pembakar lemaknya, pembakar lemak bisa karena kerja keraas, olah raga, pikiran banyak, masih banyak kesususahan, kenapa demikian???, kalau sebelumnya susah karena mikirkan cinta, setelah nikah susah mikirkan pekerjaan atau perekonomian keluarga, walaupun kita lihat kaya raya namun belum tentu merasa cukup, karena batas kaya itu relatif, menurut pandangan masing-masing. Lalu bagaimana seseorang sebelum menikah sudah banyak lemak, bisa juga karena gen alias keturunan tapi di sini kita tidak membicarakan malah keturunan, hehehe ,,, oya, hampir lupa, selain faktor keturunan juga bisa karena memang dia agak cuwek untuk memikirkan cinta, sehingga dia tetap enjoi saja, namun jangan dikira seseorang yang kelihatan agak cuek untuk memikirkan cinta (lawan jenis/pacar/pasangan hidup), dia tidak punya cinta, tapi suatu saat dia juga ingin di cinta dan mencintai, cuma apakah pada masa itu dengan waktu yang singkat itu, lemak pada dirinya akan meningkat secara drastis?,,,
Pembicaraan di atas, cuma pengantarnya saja, barang kali ada yang berpikir kok, berbicara masalah cinta?, berbicara masalah usia? berbicara masalah pernikahan?, berbicara masalah gen?, dan malah berbicara sampai kepada terlihat wajahmu (si dia) di dalam piring?, hehehe he kwkwkkk,,,, Siiiiis, jangan berisik, nanti kedenganaran dari tetangga. Sesuai dengan Cudul maka ane berikan link-link berikut yang jika anda baca secara teliti kemudian anda amalkan InsyaAllah Lemak pada diri kita akan menurun. Baca Ilmunya cara menurunkan lemak berikut ini:&lt;br /&gt;
1. &lt;a href="http://id.zapmetasearch.com/ws?q=penurun%20berat%20badan%20alami&amp;amp;asid=zm_id_gc3_04&amp;amp;mt=b&amp;amp;nw=g&amp;amp;de=c&amp;amp;ap=1o1"&gt;Menurunkan Berat Badan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2. &lt;a href="http://www.berkahherbal.com/?id=syakiroh" rel="nofollow"&gt;Herbal Syakiroh&lt;/a&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2016/08/cara-menghilangkan-lemak.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-1811426602577876005</guid><pubDate>Wed, 09 Jan 2013 17:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-10T00:53:15.958+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Makalah Materi PAI</category><title>KUMPULAN MAKALAH MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;BAHAN MAKALAH MATERI PENDIDIKAN
AGAMA ISLAM&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; text-decoration: none;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/09/masa-kemunduran-dunia-islam.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;MASA KEMUNDURANDUNIA ISLAM&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/pelajaran-dan-hikmah-dari-kisah-nabi.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;Hikmah KisahNabi ADAM AS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/tarekh-islam_06.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;TAREKH ISLAM 1&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;TAREKH ILSAM &lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/tarekh-islam.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;(SKI)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/puasa.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;MAKALAH TENTANGPUASA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/sholat-jumat.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;MAKALAH MATERIPAI: SHOLAT JUM'AT&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/fiqh-pernikahan.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;FIQH PERNIKAHAN&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/01/waris-hibah-hadiah-hak-waris-seorang.html" target="_blank"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #76923c; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 191;"&gt;Waris, Hibah,Hadiah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #4f6228; mso-bidi-font-family: Calibri; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 128; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #4f6228; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 128;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/01/kumpulan-makalah-materi-pai.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #4f6228; mso-themecolor: accent3; mso-themeshade: 128;"&gt;JUAL BELI&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #4f6228;"&gt;&lt;span style="color: #4f6228;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="color: blue; margin-left: 0cm;"&gt;
&lt;u&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;MATERI KEISLAMAN LAINNYA&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 0cm;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000; mso-bidi-font-family: Calibri; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;&lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/11/contoh-nama-nama-islami.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;Nama-nama islami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk anak laki-laki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000; mso-bidi-font-family: Calibri; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;&lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/11/nama-untuk-anak-perempuan-islami.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;Nama-nama islami untuk anak perempuan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000; mso-bidi-font-family: Calibri; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;&lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/10/cara-shalat-idul-adha.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;Tuntunan Shalat Idul Adha&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #c00000; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US;"&gt;&lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/07/buku-panduan-kegiatan-ramadhan-gratis.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;Buku Panduan Kegiatan Ramadhan Gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="color: #4f6228;"&gt;&lt;span style="color: #4f6228;"&gt;&amp;nbsp;Jika Makalah-makalah atau artikel di atas di rasa bermanfaat bagi anda silahkan berikomentar dan tautkan blog ini dengan join menjadi memberi di google+ atau dilink lainnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2013/01/kumpulan-makalah-materi-pendidikan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-2810552142225344462</guid><pubDate>Mon, 08 Oct 2012 13:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-08T20:38:40.077+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Situs-situs peluang jobs</category><title>Kumpulan Situs Pencari Kerja</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
SITUS-SITUS PELUANG KERJA&lt;br /&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Zaman sekarang untuk mencari lowongan kerja tidaklah sesulit dahulu, yangg mana dulu untuk mencari lowongan kerja dari lisan kelisan, baik dari keluarga atau tetangga rumah dan yang paling modern melalui koran atau radio, kemudian disusul pada tahun 90 an bisa melihat pelung kerja melalui Televisi. Akan tetapi untuk peluang kerja semakin hari semakin ketat persaingan,,, beruntunglah bagi orang yang memiliki banyak &amp;nbsp;kemampuan, termasuk kemampuan dalam menjari peluang kerja sebagai gerbang keberhasilan. Gerbang inilah salah satu celah untuk menuju keberhasilan. Karena itu banyak perusahaan yang ingin mencari karyawannya melalui internet atau media maya, selain biaya pemasangan iklan di dunia maya mudah dan murah juga media internet salah satu media yang di anggap efektif untuk memasang iklan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kumpulan situs peluang kerja yang cukup terkenal dibawah ini kami cantumkan linknnya, silahkan dilihat dan cari innformasi disana,,,. INGAT kami cuma mencantumkan link situsnya saja untuk selanjutnya terserah anda. Bagi yang ingin melihat atau mempelajari peluang-pelunganya silahkan lihat link-link dibawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1Hp" rel="nofollow" target="_blank"&gt;lowongankerjas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1Ps" rel="nofollow" target="_blank"&gt;detikjobs.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1VE" rel="nofollow" target="_blank"&gt;jobindo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1bY" rel="nofollow" target="_blank"&gt;karir.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1f5" rel="nofollow" target="_blank"&gt;batamsjob.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1lX" rel="nofollow" target="_blank"&gt;kerjait.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1qU" rel="nofollow" target="_blank"&gt;asia-employment.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW1v5" rel="nofollow" target="_blank"&gt;lowongancpns.blogsome.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW216" rel="nofollow" target="_blank"&gt;indotcom.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW258" rel="nofollow" target="_blank"&gt;datakarir.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW2Aa" rel="nofollow" target="_blank"&gt;birokerrja.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.jobstreet.com/"&gt;jobstreet.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW2wk" rel="nofollow" target="_blank"&gt;jobsdb.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://adf.ly/DW0qa" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://adf.ly/DW0qa&lt;b&gt; &lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: #f1c232;"&gt;(peluang kerja online)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika innformasi link di atas bermanfaat bagi anda sudilah kiranya untuk memasang link blog ini: &lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;http://gerbangiklan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&amp;nbsp;, di blog / facebook atau website anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mencari pekerjaan semoga berhasil dan sukses&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2012/10/kumpulan-situs-pencari-kerja.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-7181677302479216372</guid><pubDate>Sun, 18 Dec 2011 23:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T19:42:14.373+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Drivers NoteBook Lenovo</category><title>DRIVERS NOTEBOOK LENOVO</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;DRIVERS NOTEBOOK LENOVO&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagi anda yang ingin mencari Driver notebook Lenovo silahkan anda Download Link dibawah ini:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span class="b_strong" style="color: blue;"&gt;&lt;a href="http://id.driverscollection.com/?file_cid=429002442002771da82e8f03a85"&gt;Drivers Notebook Lenovo Gratis&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2011/12/drivers-notebook-lenovo-bagi-anda-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-6640021097199721578</guid><pubDate>Sat, 18 Sep 2010 06:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-18T18:00:39.009+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel dan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kumpulan Makalah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Masa Kemunduran Dunia Islam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SEO Ilmu Komputer</category><title>MASA KEMUNDURAN DUNIA ISLAM</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;b&gt;Masa Kemunduran Dunia Islam (1250 M-1500 M)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada masa jayanya kota Baghdad dikenal secara luas sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Islam yang sangat kaya dengan khazanah ilmu pengetahuan dan  telah berhasil mengguli kota-kota lain yang dikenal sebagai pusat peradaban manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun hal itu berubah drastis sejak penyerangan yang dilakukan tentara Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan.Peristiwa ini terjadi pada tahun 1250 M. Dengan hadirnya Hulagu Khan, maka pusat-pusat ilmu pengetahuan, baik yang berupa perpustakaan maupun lembaga-lembaga pendidikan semuanya mereka porak-porandakan dan mereka bakar sampai punah tak berbekas.    &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan dibumihanguskannya kota Baghdad berikut kekayaan intelektual yang ada didalamnya, maka berakhirlah kebesaran pemerintahan Islam masa lalu, baik dalam wilayah kekuasaan maupun intelektual.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penghancuran pusat kebudayaan Islam itu juga berakibat hilangnya dan putusnya akar sejarah intelektual yang telah dengan susah payah dibangun pada masa awal-awal Islam . Adanya kekalahan politik itu berpengaruh besar pada cara pandang dan berpikirnya umat Islam yang telah mulai mengalihkan pandangan dan pemikiran umat Islam yang semula berpaham dinamis berubah menjadi berpaham fatalis (Samsul Nizar, 2007:173).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari peristiwa itu kita dapat menarik kesimpulan bahwa.  Jatuhnya kota Baghdad di tangan Hulagu Khan pada tahun 1250 M. bukan saja pertanda yang awal dari berakhirnya supremasi Khilafah Abbasyiyah dalam dominasi politiknya, tetapi berdampak sangat luas bagi perjalanan sejarah umat Islam.Karena ini merupakan titik awal kemunduran umat Islam di bidang politik dan peradaban Islam yang selama berabad-abad lamanya menjadi kebanggaan umat (Ensiklopedi Islam, 1999:5).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun selain penyerangan itu, ada faktor-faktor lain  juga yang menyebabkan   &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
jatuhnya Baghdad, di antaranya:  &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1.      Adanya persaingan tidak sehat antara beberapa bangsa yang terhimpun dalam Daulah Abbasyiah, terutama Arab, Persia dan Yurki.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2.      Adanya konflik  aliran pemikiran dalam Islam yang sering menyebabkan timbulnya konflik berdarah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3.      Munculnya dinasti-dinasti kecil yang memerdekakan diri dari kekuasaan pusat di Baghdad.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
4.      Kemerosotan ekonomi (Samsul Nizar, 2007:173).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pendidikan Islam Pada Masa Kemunduran&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kehancuran total yang dialami oleh Baghdad sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan Islam kala itu, menandai runtuhnya sendi-sendi pendidikan dan kebudayaan Islam.Musnahnya lembaga-lembaga pendidikan dan semua buku-buku ilmu pengetahuan dari  pusat pendidikan Islam tersebut, menyebabkan pula kemunduran pendidikan di seluruh dunia Islam terutama dalam bidang intelektual dan material, tetapi dalam kehidupan batin dan spiritual (Zuhairi, 2000:111).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adapun untuk lebih jelasnya, kami akan memaparkan kondisi pendidikan Islam pada masa ini:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
·        Kurangnya perhatian para pemimpin (Khalifah) terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan ulama.Sehingga perkembangan  intelektual agak tersendat-sendat Para pemimpin terlalu sibuk memikirkan pemerintahan  (Zuhairi, 2000:110).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
·        Terbakarnya perpustakaan serta lembaga pendidikan yang ada, menyebabkan banyaknya khazanah intelektual Islam yang hilang dan hangus terbakar (Abuddin Nata, 2004:156).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
·        Suasana gelap dan mencekam yang dialami oleh dunia Islam benar-benar memprihatinkan.Dan pada saat yang bersamaan, bangsa Eropa justru sedang mencapai kejayaan sebagai pengaruh dari berkembangnya paham Renaissance, dan sibuk melakukan misi penjajahan  ke negara-negara Islam.Oleh karena itu, banyak umat Islam yang frustasi dan akhirnya berusaha menjauhi kehidupan duniawi, termasuk meninggalkan kehidupan  intelektual.Mereka lebih memilih menutup diri dan menjalani kehidupan sebagai seorang sufi.Akhirnya perkembangan ilmu pendidikan menjadi mandeg .&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
·        Kehidupan sufi berkembang pesat.Madrasah madrasah yang ada berkembang menjadi Zawiyat-zawiyat untuk mengadakan  riyadhah di bawah bimbingan dan otoritas seorang Syaikh yang akhirnya berkembang menjadi lembaga tarekat.Dan di madrasah-madrasah  yang masih tersisa itu, hampir seluruh kurikulum diisi dengan karya-karya sufistik (Samsul Nizar, 2007:179).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
·        Berkembangnya praktek bid’ah dan khurafat.hal itu ditandai dengan banyaknya umat  Islam yang mengkultuskan posisi seorang Syaikh  dalam suatu tarekat.sampai-sampai ada yang berdoa minta di kuburan seorang syaikh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
·        Dalam bidang fikih, yang terjadi adalah berkembangnya taklid buta di kalangan umat.Dengan sikap hidup yang statis itu, tidak ada penemuan-penemuan baru dalam bidang fikih.Apa yang sudah ada dalam kitab-kitab lama dianggap sebagai sesuatu yang baku, mantap, benar, dan harus diikuti  serta dilaksanakan sebagaimana adanya.Sehingga memunculkan pendapat bahwa “pintu ijtihad sudah tertutup”(Zuhairi : 2000:111).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kesimpulan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa penyebab utama dari mundurnya dunia pendidikan Islam ditandai dengan runtuhnya Baghdad selaku ibukota Daulah Abbasyiah ke tangan bangsa Mongol.Hal itu pun menyebabkan seluruh dunia Islam juga mengalami kemunduran.Karena Baghdad pada saat itu berfungsi sebagai kiblat bagi perkembangan ilmu pengetahuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kemudian disebabkan oleh kondisi itu, banyak umat Islam yang frustasi akibatnya mereka memilih menjalani kehidupan sebagai seorang sufi, dan berusaha meninggalkan kehidupan intelektual.Mereka yang semula bersifat kritis dan dinamis, kontras berubah menjadi statis.Dan dari sikap itu, berkembang menjadi taklid buta kepada ulama, karena bagi mereka pintu ijtihad telah tertutup.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun di belahan bumi yang lain ternyata bangsa Eropa justru sedang mengalami kemajuan yang pesat diakibatkan oleh berkembangnya paham Renaissance.Mereka telah berhasil keluar dari dominasi doktrin gereja yang terjadi pada masa Scholastik (Abad Pertengahan).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Oleh karena itu, jika umat Islam ingin maju maka umat Islam harus kembali kepada ajaran al-Quran dan Sunnah.Umat Islam juga harus bersikap kritis dan merdeka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dan dari kejadian inilah muncullah ungkapan “Umat Islam maju karena dekat dengan agamanya, sedangkan umat Kristen maju karena jauh dari agamanya”.Wallahu a’lam bis showab .    &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pendahuluan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada masa Daulah Bani Umayyah, umat Islam mulai merintis suatu arah kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan.di setiap tempat, kegiatan pendidikan terjadi.Di masjid, Kuttab, bahkan di istana pun kegiatan jadi berlangsung.meskipun ilmu pengetahuan belum berkembang dengan pesat, namun periode ini dikenal sebagai masa Inkubasi (Masa Pertumbuhan).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kemudian perkembangan ini dilanjutkan pada masa Daulah Abbasyiah .pada masa ini, Baghdad (sebagai ibukota kala itu) benar-benar menjadi kiblat bagi  perkembangan ilmu pengetahuan. Hal itu terbukti dengan lahirnya ilmuwan-ilmuwan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan.Seperti Filsafat (Ibnu Rusyd), Kimia (Ibnu Arabi), Matematika (Al-Khawarizmi), Kedokteran (Ibnu sina), dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun di belahan bumi yang lain, bangsa Eropa justru berada dalam keadaan yang kontras.Mereka berada dalam masa kegelapan karena dominasi doktrin gereja pada abad pertengahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun kemudian, memasuki kurun waktu 1250 M-1500 M keadaan justru berbalik 180 derajat.Umat Islam mengalami kemunduran, dan bangsa Eropa justru mengalami kemajuan yang pesat.lalu timbul pertanyaan, kenapa hal itu bias terjadi? Nah, hal itulah yang akan kami jelaskan dalam pembahasan selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;MAKALAH DAN ARTIKEL LAIN YANG BARANG KALI BERMANFAAT&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: blue;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: blue;"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;ol start="1" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;a href="http://karyasonin.blogspot.com/2013/01/kumpulan-makalah-psikologi.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Kumpulan     Makalah Psikologi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="2" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;a href="http://karyasonin.blogspot.com/2013/01/kumpulan-makalah-filsafat.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Kumpulan     Makalah Filsafat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="3" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;a href="http://karyasonin.blogspot.com/2012/09/perangkat-pembelajaran-mi-terbaru.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Perangkat     Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="4" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;a href="http://blogdosen.blogspot.com/2013/01/kumpulan-teks-ceramah-agama.html" rel="nofollow" target=""&gt;Teks Khutbah Jum'at&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol start="5" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2013/01/kumpulan-makalah-materi-pendidikan.htm" target="_blank"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Kumpulan     Makalah Materi Pendidikan Agama Islam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="6" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2013/01/penulisan-karya-ilmiah.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Penulisan     Karya Ilmiah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol start="7" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3;"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;a href="http://soninkomputer.blogspot.com/2013/01/seo-ilmu-komputerku.html"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Seo Ilmu
     Komputer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="8" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="https://affiliate-program.amazon.com/" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;Jual Produk Amazon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="9" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.berkahherbal.com/?id=syakiroh" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;Jual Obat Herbal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; line-height: normal; margin-left: 36pt;"&gt;
&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start="10" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="https://www.facebook.com/sonin.saputra" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;My Facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol start="11" style="color: blue;" type="1"&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;a href="https://plus.google.com/112964406567474773817/posts" rel="nofollow"&gt;&lt;span class="MsoHyperlink"&gt;My Google+&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/09/masa-kemunduran-dunia-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-4687503990647066337</guid><pubDate>Tue, 15 Jun 2010 16:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-30T07:35:54.182+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">RPP IPS Ekonomi</category><title>RPP EKONOMI Kelas 10</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;CONTOH:&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;(RPP)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya  dengan                                           kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi kebutuhan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian kebutuhan.&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan jenis-jenis kebutuhan.&lt;br /&gt;
3. Mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan.&lt;br /&gt;
4. Mengidentifikasi pengertian benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
5. Mendeskripsikan macam-macam benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
6. Mendeskripsikan kegunaan benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian kebutuhan.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan jenis-jenis kebutuhan.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat mengidentifikasi pengertian benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
e) Siswa dapat mendeskripsikan macam-macam benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
f) Siswa dapat mendeskripsikan kegunaan benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Kebutuhan manusia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian kebutuhan &lt;br /&gt;
b) Macam-macam kebutuhan&lt;br /&gt;
c) Hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan&lt;br /&gt;
d) Pengertian benda pemuas kebutuhan&lt;br /&gt;
e) Macam-macam benda pemuas kebutuhan&lt;br /&gt;
f) Kegunaan benda pemuas kebutuhan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengingatkan dan mengembangkan pengetahuan siswa tentang kebutuhan siswa sendiri dan pengertian kebutuhan pada umumnya. Kemudian guru mempersilakan siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan atau melakukan kunjungan ke pasar di daerah sekitar. Selama kegiatan tersebut, guru menghimbau siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemenuhan kebutuhan adalah salah satu kegiatan ekonomi yang sangat mendasar. Pada pemenuhan kebutuhan, terlihat sikap seseorang dalam perencanaan perjalanan hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi enam kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian kebutuhan.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan jenis-jenis kebutuhan.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mengidentifikasi pengertian benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
f. Kelompok kelima diberi tugas untuk mendeskripsikan macam-macam benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
g. Kelompok keenam diberi tugas untuk mendeskripsikan kegunaan benda pemuas kebutuhan.&lt;br /&gt;
h. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
i. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Tes lisan dengan beberapa pertanyaan (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP, spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
(RPP)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya  dengan                                                     kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 1.2 Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan         kebutuhan manusia yang tak terbatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian kelangkaan.&lt;br /&gt;
2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan.&lt;br /&gt;
3. Mengidentifikasi pengalokasian sumber daya yang mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.&lt;br /&gt;
4. Bersikap rasional dalam menyikapi berbagai pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian kelangkaan.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mengidentifikasi mengidentifikasi pengalokasian sumber daya yang mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat bersikap rasional dalam menyikapi berbagai pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Kelangkaan dan pengalokasian sumber daya ekonomi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian kelangkaan &lt;br /&gt;
b) Penyebab kelangkaan&lt;br /&gt;
c) Penentuan alokasi sumber daya ekonomi&lt;br /&gt;
d) Sikap rasional dalam memenuhi kebutuhan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang kebutuhan. Banyak kebutuhan yang tidak terpenuhi karena keterbatasan sumber daya ekonomi. Kemudian guru mempersilahkan siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan masalah kelangkaan. Selama kegiatan tersebut, guru menghimbau siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Masalah kelangkaan adalah inti dari pembahasan mengenai masalah ekonomi. &lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk  mendeskripsikan pengertian kelangkaan.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengidentifikasi pengalokasian sumber daya yang mendatangkan manfaat bagi rakyat banyak.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan sikap rasional dalam menyikapi berbagai pilihan.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
d. Siswa diberi tugas untuk mencari artikel koran dan majalah yang berkaitan dengan masalah kelangkaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP, spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN&lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya  dengan                                           kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 1.3 Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan barang apa yang diproduksi.&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan bagaimana cara memproduksi barang.&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan untuk siapa barang diproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan barang apa yang diproduksi.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan bagaimana cara memproduksi barang.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan untuk siapa barang diproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Masalah ekonomi tentang apa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Barang apa yang akan diproduksi dan berapa jumlahnya.&lt;br /&gt;
b) Bagaimana cara memproduksi barang.&lt;br /&gt;
c) Untuk siapa barang tersebut diproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang kelangkaan. Kemudian guru mengaitkan masalah kelangkaan tersebut dengan masalah tentang apa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi serta memberi penjelasan yang singkat dan jelas tentang materi yang baru dan kompetensi yang harus dikuasai.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Masalah tentang apa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi adalah masalah ekonomi yang paling mendasar, sehingga harus dipahami dengan tuntas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi tiga kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 10-12 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan barang apa yang diproduksi.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan bagaimana cara memproduksi.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mendeskripsikan untuk siapa barang barang diproduksi.&lt;br /&gt;
e. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
f. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Tes lisan dengan beberapa pertanyaan (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya  dengan                                                     kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 1.4 Mengidentifikasi hilangnya kesempatan pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Membedakan biaya sehari-hari dengan biaya peluang&lt;br /&gt;
2. Kurva kemungkinan produksi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat membedakan biaya sehari-hari dengan biaya peluang.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat menjelaskan konsep yang terdapat pada kurva kemungkinan produksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Hilangnya kesempatan pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Arti biaya sehari-hari dan biaya peluang&lt;br /&gt;
b) Kurva kemungkinan produksi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang kelangkaan yang menyebabkan individu harus membuat pilihan. Kemudian guru mengaitkan materi tersebut dengan hilangnya kesempatan pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain serta memberi penjelasan yang singkat dan jelas tentang materi yang baru dan kompetensi yang harus dikuasai.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemahaman mengenai konsep biaya peluang dan kurva kemungkinan produksi sangat diperlukan untuk mempermudah pemahaman materi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi enam kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk  mendeskripsikan pengertian biaya.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian biaya peluang.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mencari perbedaan biaya sehari-hari dengan biaya peluang.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian laba akuntansi dan laba ekonomi.&lt;br /&gt;
f. Kelompok kelima diberi tugas untuk membuat contoh soal tentang laba akuntansi dan laba ekonomi.&lt;br /&gt;
g. Kelompok keenam diberi tugas untuk menjelaskan konsep yang terdapat pada kurva kemungkinan produksi.&lt;br /&gt;
h. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
i. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
d. Siswa diberi tugas untuk mencari artikel koran dan majalah yang berkaitan dengan masalah kelangkaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;                                                                        …………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ……….. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;                                                                       NIP/NRK…………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;(RPP)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya  dengan                                                     kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 1.5 Mengidentifikasi sistem ekonomi untuk memecahkan masalah ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi tradisional.&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi pasar.&lt;br /&gt;
4. Mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi komando.&lt;br /&gt;
5. Mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi campuran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian sistem ekonomi.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi tradisional.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi pasar.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi komando.&lt;br /&gt;
e) Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri, kebaikan dan keburukan sistem ekonomi campuran.&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Sistem ekonomi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian sistem skonomi&lt;br /&gt;
b) Sistem ekonomi tradisional&lt;br /&gt;
c) Sistem ekonomi pasar&lt;br /&gt;
d) Sistem ekonomi komando&lt;br /&gt;
e) Sistem ekonomi campuran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru memberi penjelasan tentang pentingnya sistem ekonomi, macam-macam sistem ekonomi, dan cara memecahkan masalah ekonomi melalui sistem ekonomi yang dianut. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Sistem ekonomi berpengaruh pada kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang sistem ekonomi tradisional.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang sistem ekonomi pasar.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang sistem ekonomi komando.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang sistem ekonomi campuran.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 2. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi produsen dan konsumen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 2.1 Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan manfaat dan nilai suatu barang.&lt;br /&gt;
2. Membuat kesimpulan tentang hukum Gossen.&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan teori perilaku konsumen.&lt;br /&gt;
4. Menerapkan pola hidup hemat dan bersahaja dalam perilaku konsumen.&lt;br /&gt;
5. Membuat kesimpulan dari tabel dan grafik persamaan produksi.&lt;br /&gt;
6. Mendeskripsikan teori produksi.&lt;br /&gt;
7. Mengidentifikasi perilaku produsen yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan yang merugikan masyarakat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan manfaat dan nilai suatu barang.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat membuat kesimpulan tentang hukum Gossen.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan teori perilaku konsumen.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat hidup hemat dan bersahaja.&lt;br /&gt;
e) Siswa dapat membuat kesimpulan dari tabel dan grafik persamaan produksi.&lt;br /&gt;
f) Siswa dapat mendeskripsikan teori produksi.&lt;br /&gt;
g) Siswa dapat mengidentifikasi perilaku produsen yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan yang merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Perilaku konsumen dan produsen&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Manfaat dan nilai suatu barang&lt;br /&gt;
b) Hukum Gossen I dan II&lt;br /&gt;
c) Teori perilaku konsumen&lt;br /&gt;
d) Pola hidup hemat dan bersahaja&lt;br /&gt;
e) Persamaan produksi&lt;br /&gt;
f) Teori produksi&lt;br /&gt;
g) Perilaku produsen yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan yang merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi-materi yang lalu tentang kebutuhan, kelangkaan dan sistem ekonomi. Kemudian guru memberi penjelasan yang singkat dan jelas tentang hal-hal penting yang berkaitan dengan perilaku konsumen dan produsen sebelum siswa melihat tayangan yang berhubungan dengan perilaku konsumen dan produsen.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemahaman mengenai perilaku konsumen dan produsen sangat penting karena dapat diterapkan pada kehidupan ekonomi siswa sehari-hari dan dapat mempermudah pemahaman materi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi enam kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian konsumsi, membuat kesimpulan tentang hukum Gossen, dan mendeskripsikan manfaat dan nilai suatu barang. &lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang perilaku konsumen dengan pendekatan kardinal.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang perilaku konsumen dengan pendekatan ordinal.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian produksi, persamaan produksi, faktor produksi, dan mengidentifikasi kegiatan produksi yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan yang merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;
f. Kelompok kelima diberi tugas untuk mendeskripsikan produksi total, produksi marjinal dan produksi rata-rata.&lt;br /&gt;
g. Kelompok keenam diberi tugas untuk mendeskripsikan hukum produk marjinal yang semakin menurun. &lt;br /&gt;
h. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
i. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 2. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi produsen dan konsumen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan Circular Flow Diagram&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Membuat model Circular Flow Diagram&lt;br /&gt;
2. Mengidentifikasi manfaat Circular Flow Diagram&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat membuat model Circular Flow Diagram.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mengidentifikasi manfaat Circular Flow Diagram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Circulair Flow Diagram&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Circular Flow Diagram&lt;br /&gt;
b) Manfaat Circular Flow Diagram&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru memberi informasi awal tentang kegiatan ekonomi antarpelaku ekonomi.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemahaman mengenai Circular Flow Diagram akan mempermudah pemahaman materi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk membuat Circular Flow Diagram.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengidentifikasi manfaat Circular Flow Diagram.&lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
d. Siswa diberi tugas untuk mencari artikel koran dan majalah yang berkaitan dengan masalah kelangkaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 2. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi produsen dan konsumen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 2.3 Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mengidentifikasi peran konsumen dalam kegiatan ekonomi. &lt;br /&gt;
2. Mengidentifikasi peran produsen dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mengidentifikasi peran konsumen dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mengidentifikasi peran produsen dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Peran konsumen dan produsen&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Peran konsumen dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
b) Peran produsen dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang circular flow diagram dan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh konsumen dan produsen. Kemudian guru memberi penjelasan yang singkat dan jelas tentang hal-hal penting yang berkaitan dengan peran konsumen dan produsen.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemahaman mengenai peran konsumen dan produsen sangat penting karena dapat diterapkan pada kehidupan ekonomi siswa sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mengidentifikasi peran konsumen. &lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengidentifikasi peran podusen.&lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 3.1 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
2. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan.&lt;br /&gt;
3. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran.&lt;br /&gt;
4. Menggambar kurva permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat menggambar kurva permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Permintaan dan penawaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian permintaan &lt;br /&gt;
b) Pengertian penawaran&lt;br /&gt;
c) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan &lt;br /&gt;
d) Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran&lt;br /&gt;
e) Kurva permintaan dan penawaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengajak siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan permintaan dan penawaran. Kemudian guru menggali pengetahuan siswa tentang permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Konsep permintaan dan penawaran adalah konsep dasar yang terdapat di pasar, sehingga pemahaman mengenai permintaan dan penawaran akan mempermudah pemahaman tentang pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang permintaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. &lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang penawaran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. &lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 3.2 Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Menginterpretasikan hukum permintaan dan penawaran&lt;br /&gt;
2. Memberi contoh penerapan hukum permintaan dan penawaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat menginterpretasikan hukum permintaan.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat memberi contoh penerapan hukum permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Hukum permintaan dan penawaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Hukum permintaan &lt;br /&gt;
b) Hukum penawaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang pengertian permintaan dan penawaran dan menjelaskan kaitannya dengan pembahasan materi yang baru tentang hukum permintaan dan penawaran. Kemudian guru menguraikan dengan jelas isi dan asumsi dari hukum permintaan dan penawaran.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Hukum permintaan dan penawaran adalah materi yang sangat krusial dan akan terus berlaku dalam ilmu serta kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk menguraikan hukum permintaan.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk menguraikan hukum penawaran.&lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 3.3 Mendeskripsikan pengertian harga dan jumlah keseimbangan.&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Menerapkan fungsi permintaan dan fungsi penawaran serta    menggambarkan kurvanya.&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan jumlah  keseimbangan serta menggambarkan kurvanya.&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan elastisitas dan jenis-jenisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat menerapkan fungsi permintaan dan fungsi penawaran serta    menggambarkan grafiknya.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan jumlah  keseimbangan serta menggambarkan kurvanya.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan elastisitas dan jenis-jenisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Harga keseimbangan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Fungsi permintaan &lt;br /&gt;
b) Fungsi penawaran&lt;br /&gt;
c) Kurva permintaan &lt;br /&gt;
d) Kurva penawaran&lt;br /&gt;
e) Harga dan jumlah keseimbangan&lt;br /&gt;
f) Elastisitas permintaan dan penawaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengajak siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat tayangan transaksi jual beli di suatu pasar. Kemudian guru memberi pengarahan agar siswa mencatat hal-hal yang berkaitan dengan kompetensi dasar.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemahaman mengenai harga dan jumlah keseimbangan akan mempermudah pemahaman materi selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk menerapkan fungsi permintaan dan fungsi penawaran serta    menggambarkan grafiknya.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan jumlah  keseimbangan serta menggambarkan grafiknya.&lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 3.4 Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar barang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar barang&lt;br /&gt;
2. Mengidentifikasi ciri-ciri berbagai bentuk pasar barang&lt;br /&gt;
3. Mengidentifikasi kebaikan dan keburukan dari bentuk pasar &lt;br /&gt;
4. Memberi contoh berbagai bentuk pasar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan berbagai bentuk pasar barang.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri berbagai bentuk pasar barang.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mengidentifikasi kebaikan dan keburukan dari bentuk pasar.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat memberi contoh berbagai bentuk pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Pasar barang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian berbagai bentuk pasar barang&lt;br /&gt;
b) Ciri-ciri pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, pasar oligopoli, dan pasar persaingan monopolistik.  &lt;br /&gt;
c) Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, pasar oligopoli, dan pasar persaingan monopolistik.  &lt;br /&gt;
d) Contoh berbagai bentuk pasar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengajak siswa memasuki ruang audio visual untuk melihat kegiatan berbagai bentuk pasar barang. Kemudian guru memberi pengarahan agar siswa mencatat hal-hal yang berkaitan dengan ciri-ciri berbagai bentuk pasar barang.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Siswa dapat membedakan berbagai bentuk pasar barang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang ciri-ciri, kebaikan dan keburukan, serta contoh pasar persaingan sempurna.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang ciri-ciri, kebaikan dan keburukan, serta contoh pasar monopoli.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang ciri-ciri, kebaikan dan keburukan, serta contoh pasar oligopoli.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang ciri-ciri, kebaikan dan keburukan, serta contoh pasar persaingan monopolistik.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 3. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 3.5 Mendeskripsikan pasar input (pasar faktor produksi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Mengidentifikasi pentingnya analisis harga faktor produksi&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan teori produktivitas marjinal&lt;br /&gt;
3. Menjelaskan TPP, MPP, dan MRP &lt;br /&gt;
4. Mendeskripsikan tinggi rendahnya sewa tanah&lt;br /&gt;
5. Mendeskripsikan tinggi rendahnya upah pekerja&lt;br /&gt;
6. Mendeskripsikan tinggi rendahnya bunga modal&lt;br /&gt;
7. Mendeskripsikan laba pengusaha&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mengidentifikasi pentingnya analisis harga faktor produksi.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan teori produktivitas marjinal.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat menjelaskan TPP, MPP, dan MRP.&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat mendeskripsikan tinggi rendahnya sewa tanah.&lt;br /&gt;
e) Siswa dapat mendeskripsikan tinggi rendahnya upah pekerja.&lt;br /&gt;
f) Siswa dapat mendeskripsikan tinggi rendahnya bunga modal.&lt;br /&gt;
g) Siswa dapat mendeskripsikan laba pengusaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Pasar input&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Analisis harga faktor produksi&lt;br /&gt;
b) TPP, MPP, dan MRP&lt;br /&gt;
c) Sewa tanah&lt;br /&gt;
d) Upah pekerja&lt;br /&gt;
e) Bunga modal&lt;br /&gt;
f) Laba pengusaha&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang pasar barang. Kemudian guru memberikan penjelasan tentang pasar input dan menguraikan perbedaan pasar input dengan pasar barang.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Siswa dapat mengetahui pentingnya pasar input dan membedakan pasar input dengan pasar barang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi enam kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pentingnya analisis harga faktor produksi. &lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan TPP, MPP, dan MRP.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mendeskripsikan tinggi rendahnya sewa tanah.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan tinggi rendahnya upah pekerja.&lt;br /&gt;
f.  Kelompok kelima diberi tugas untuk mendeskripsikan tinggi rendahnya bunga modal.&lt;br /&gt;
g. Kelompok keenam diberi tugas untuk mendeskripsikan laba pengusaha.&lt;br /&gt;
h. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
i. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 4. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 4.1 Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Mendeskripsikan pengertian ekonomi mikro dan makro&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan makro&lt;br /&gt;
3. Memberi contoh di masyarakat tentang ekonomi mikro dan makro&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian ekonomi mikro dan makro.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan makro.&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat memberi contoh di masyarakat tentang ekonomi mikro dan makro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Ekonomi mikro dan makro&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian ekonomi mikro dan makro&lt;br /&gt;
b) Perbedaan antara ekonomi mikro dan makro&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru memberikan penjelasan tentang pembagian ilmu ekonomi menjadi ekonomi mikro dan makro. Kemudian guru menguraikan pengertian dari ekonomi mikro dan makro serta perbedaan antara keduanya.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Ekonomi mikro dan makro merupakan ilmu ekonomi yang penting untuk dipelajari karena dapat membantu individu, masyarakat dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang isu-isu yang termasuk ke dalam ekonomi mikro.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang isu-isu yang termasuk ke dalam ekonomi makro.&lt;br /&gt;
e. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
f. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 4. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 4.2 Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan cara mengatasi masalah-masalah di bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan cara mengatasi masalah-masalah di bidang ekonomi.&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Masalah ekonomi yang dihadapi pemerintah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pertumbuhan ekonomi&lt;br /&gt;
b) Inflasi&lt;br /&gt;
c) Pengangguran&lt;br /&gt;
d) Kemiskinan&lt;br /&gt;
e) Defisit anggaran pemerintah&lt;br /&gt;
f) Utang luar negeri&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru memberikan penjelasan singkat tentang kompetensi dasar yang harus dicapai dan esensi dari materi yang harus dikuasai.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Kebijakan ekonomi pemerintah adalah penerapan ilmu ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
Siswa diberi tugas untuk mengumpulkan informasi tentang masalah ekonomi yang dihadapi pemerintah melalui studi pustaka, kemudian siswa membuat esai tentang masalah ekonomi yang dihadapi pemerintah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
d. Siswa diberi tugas untuk mencari artikel koran dan majalah yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 5. Memahami Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendapatan Nasional Bruto (PNB), dan Pendapatan Nasional (PN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 5.1 Menjelaskan konsep PDB, PDRB, PNB, dan PN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : Mendeskripsikan konsep PDB, PDRB, PNB, dan PN&lt;br /&gt;
Menghitung pendapatan per kapita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
Siswa dapat mendeskripsikan konsep PDB, PDRB, PNB, dan PN serta menghitung pendapatan per kapita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Pendapatan nasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) PDB&lt;br /&gt;
b) PDRB&lt;br /&gt;
c) PNB&lt;br /&gt;
d) PN&lt;br /&gt;
e) Pendapatan per kapita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menggali dan mengembangkan pengetahuan siswa tentang pendapatan nasional dengan cara menghubungkannya dengan pendapatan orang tuanya atau pendapatan masyarakat sekitar. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Pemahaman tentang pendapatan nasional akan mempermudah pemahaman materi selanjutnya.&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan PDB.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan PDRB.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mendeskripsikan PNB.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan PN.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 5. Memahami Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendapatan Nasional Bruto (PNB), dan Pendapatan Nasional (PN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 5.2 Menjelaskan manfaat perhitungan pendapatan nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : Mengidentifikasi manfaat dan melakukan perhitungan pendapatan nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 1 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
Siswa dapat mengidentifikasi manfaat dan melakukan perhitungan pendapatan nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Perhitungan pendapatan nasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Manfaat perhitungan pendapatan nasional&lt;br /&gt;
b) Menghitung pendapatan nasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengulas kembali pembahasan materi yang lalu tentang konsep pendapatan nasional. Kemudian guru menjelaskan cara-cara perhitungan pendapatan nasional. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Perhitungan pendapatan nasional sangat penting mengingat pendapatan nasional adalah salah satu indikator kesejahteraan suatu negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mengidentifikasi manfaat perhitungan pendapatan nasional.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan produksi.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 5. Memahami Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendapatan Nasional Bruto (PNB), dan Pendapatan Nasional (PN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 5.3 Membandingkan PDB dan pendapatan per kapita Indonesia dengan negara lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : Membandingkan PDB dan pendapatan per kapita Indonesia dengan negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
Siswa dapat membandingkan PDB dan pendapatan per kapita Indonesia dengan negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
PDB dan pendapatan per kapita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
Membandingkan PDB dan pendapatan per kapita Indonesia dengan negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru mengembangkan pengetahuan siswa dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pendapatan nasional dan mengarahkan pemikiran pada kompetensi dasar.&lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Membandingkan PDB dan pendapatan per kapita Indonesia dengan negara lainnya dapat mengingatkan kita pada ketertinggalan negara kita sekaligus memicu semangat untuk turut serta membangun dan mengatasi ketertinggalan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
Siswa diminta untuk mengamati data PDB dan pendapatan per kapita beberapa negara, kemudian membandingkan data tersebut dengan data PDB dan pendapatan per kapita Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 5. Memahami Produk Domestik Bruto (PDB), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pendapatan Nasional Bruto (PNB), dan Pendapatan Nasional (PN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 5.4 Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Mendeskripsikan pengertian indeks harga dan indeks harga konsumen&lt;br /&gt;
2. Menghubungkan indeks harga dengan inflasi&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan pengertian dan jenis-jenis inflasi&lt;br /&gt;
4. Mengidentifikasi penyebab, dampak, dan cara-cara mengatasi inflasi&lt;br /&gt;
5. Menghitung angka inflasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian indeks harga dan indeks harga konsumen&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat menghubungkan indeks harga dengan inflasi&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian dan jenis-jenis inflasi&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat mengidentifikasi penyebab, dampak, dan cara-cara mengatasi inflasi&lt;br /&gt;
e) Siswa dapat menghitung angka inflasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Indeks harga dan inflasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian indeks harga dan indeks harga konsumen&lt;br /&gt;
b) Hubungan indeks harga dengan inflasi&lt;br /&gt;
c) Pengertian dan jenis-jenis inflasi&lt;br /&gt;
d) Penyebab, dampak, dan cara-cara mengatasi inflasi&lt;br /&gt;
e) Perhitungan angka inflasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai dan indikator pencapaian kompetensi dasar. Kemudian siswa dipersilahkan melihat tayangan yang berhubungan dengan inflasi. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Indeks harga dan inflasi adalah salah satu indikator perekonomian suatu negara yang senantiasa menjadi perhatian seluruh masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian indeks harga, indeks harga konsumen, dan inflasi.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk menghubungkan indeks harga dengan inflasi.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mendeskripsikan jenis-jenis inflasi dan mengidentifikasi penyebab, dampak, dan cara-cara mengatasi inflasi.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk menghitung angka inflasi.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 6. Memahami konsumsi dan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 6.1 Mendeskripsikan fungsi konsumsi dan fungsi tabungan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator : 1. Menggunakan fungsi konsumsi dan cara menggambarkannya&lt;br /&gt;
2. Menggunakan fungsi tabungan dan cara menggambarkannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat menggunakan fungsi konsumsi dan cara menggambarkannya&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat menggunakan fungsi tabungan dan cara menggambarkannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Fungsi konsumsi dan fungsi tabungan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Fungsi konsumsi&lt;br /&gt;
b) Fungsi tabungan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai dan indikator pencapaian kompetensi dasar. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Fungsi konsumsi dan fungsi tabungan menggambarkan bagaimana pendapatan dialokasikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan fungsi konsumsi.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan fungsi tabungan.&lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 6. Memahami konsumsi dan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 6.2 Mendeskripsikan kurva permintaan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian investasi&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan fungsi investasi&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan kurva permintaan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian investasi&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan fungsi investasi&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan kurva permintaan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Kurva permintaan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian investasi&lt;br /&gt;
b) Fungsi investasi&lt;br /&gt;
c) Kurva permintaan investasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai dan indikator pencapaian kompetensi dasar. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Investasi merupakan salah satu penentu nilai pendapatan nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian dan fungsi investasi.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan kurva permintaan investasi.&lt;br /&gt;
d. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
e. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 7. Memahami uang dan perbankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 7.1 Menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian uang&lt;br /&gt;
2. Mengidentifikasi fungsi uang&lt;br /&gt;
3. Mendeskripsikan permintaan uang&lt;br /&gt;
4. Mendeskripsikan penawaran uang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian uang&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan fungsi uang&lt;br /&gt;
c) Siswa dapat mendeskripsikan permintaan uang&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat mendeskripsikan penawaran uang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Permintaan dan penawaran uang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian uang&lt;br /&gt;
b) Fungsi uang&lt;br /&gt;
c) Permintaan uang&lt;br /&gt;
d) Penawaran uang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai dan indikator pencapaian kompetensi dasar. Kemudian guru mempersilahkan siswa untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan uang. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Uang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan memiliki fungsi yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian uang.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan fungsi uang.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mendeskripsikan permintaan uang.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan penawaran uang.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 7. Memahami uang dan perbankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 7.2 Membedakan peran bank umum dan bank sentral&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan pengertian bank&lt;br /&gt;
2. Menguraikan fungsi bank sentral&lt;br /&gt;
3. Menguraikan fungsi bank umum&lt;br /&gt;
4. Menguraikan fungsi bank syariah&lt;br /&gt;
5. Menguraikan fungsi bank perkreditan rakyat&lt;br /&gt;
6. Mengidentifikasi peran bank umum dan bank sentral&lt;br /&gt;
7. Mengidentifikasi produk-produk perbankan&lt;br /&gt;
8. Menyebutkan jenis dan fungsi lembaga keuangan&lt;br /&gt;
9. Menguraikan 5C&lt;br /&gt;
10. Mendeskripsikan kebaikan dan keburukan kredit bagi nasabah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan pengertian bank&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat menguraikan fungsi bank sentral &lt;br /&gt;
c) Siswa dapat menguraikan fungsi bank umum&lt;br /&gt;
d) Siswa dapat menguraikan fungsi bank syariah&lt;br /&gt;
e) Siswa dapat menguraikan fungsi bank perkreditan rakyat&lt;br /&gt;
f) Siswa dapat mengidentifikasi peran bank umum dan bank sentral&lt;br /&gt;
g) Siswa dapat mengidentifikasi produk-produk perbankan&lt;br /&gt;
h) Siswa dapat menyebutkan jenis dan fungsi lembaga keuangan&lt;br /&gt;
i) Siswa dapat menguraikan 5C&lt;br /&gt;
j) Siswa dapat mendeskripsikan kebaikan dan keburukan kredit bagi nasabah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Bank dan lembaga keuangan bukan bank&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Pengertian bank &lt;br /&gt;
b) Fungsi bank&lt;br /&gt;
c) Peran bank umum dan bank sentral&lt;br /&gt;
d) Produk-produk perbankan&lt;br /&gt;
e) 5C&lt;br /&gt;
f) kebaikan dan keburukan kredit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai dan indikator pencapaian kompetensi dasar. Kemudian guru mempersilahkan siswa untuk melihat tayangan yang berhubungan dengan kegiatan bank. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Bank sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan memiliki fungsi yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi enam kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan pengertian dan fungsi bank&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan perbedaan peran bank umum dan bank sentral.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mengidentifikasi produk-produk perbankan.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi lembaga keuangan.&lt;br /&gt;
f. Kelompok kelima diberi tugas untuk menguraikan 5C.&lt;br /&gt;
g. Kelompok keenam diberi tugas untuk mendeskripsikan kebaikan dan keburukan kredit bagi nasabah.&lt;br /&gt;
h. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
i. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks, OHP dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN &lt;br /&gt;
(RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah  : SMA ….&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran : Ekonomi&lt;br /&gt;
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi : 7. Memahami uang dan perbankan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar : 7.3 Mendeskripsikan kebijakan pemerintah di bidang moneter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator  : 1. Mendeskripsikan tujuan kebijakan moneter&lt;br /&gt;
2. Mendeskripsikan kebijakan dan instrumen kebijakan moneter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Tujuan Pembelajaran&lt;br /&gt;
a) Siswa dapat mendeskripsikan tujuan kebijakan moneter&lt;br /&gt;
b) Siswa dapat mendeskripsikan kebijakan moneter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Materi Pokok&lt;br /&gt;
Kebijakan pemerintah di bidang moneter&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Uraian Materi&lt;br /&gt;
a) Tujuan kebijakan moneter&lt;br /&gt;
b) Kebijakan moneter pasar terbuka&lt;br /&gt;
c) Kebijakan moneter diskonto&lt;br /&gt;
d) Kebijakan moneter cadangan kas&lt;br /&gt;
e) Kebijakan moneter dorongan moral&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D. Pendekatan&lt;br /&gt;
Kontekstual&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E. Metode Pembelajaran&lt;br /&gt;
Diskusi kelompok dan studi kepustakaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F. Skenario Pembelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kegiatan Awal &lt;br /&gt;
a. Apersepsi&lt;br /&gt;
Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai dan indikator pencapaian kompetensi dasar. &lt;br /&gt;
b. Motivasi&lt;br /&gt;
Kebijakan moneter adalah kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral untuk memperbaiki keadaan ekonomi dengan cara mengubah jumlah uang beredar. Siswa sudah semestinya mempelajari tentang kbijakan moneter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
a. Siswa dikelompokkan menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang (disesuaikan dengan jumlah siswa).&lt;br /&gt;
b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mendeskripsikan kebijakan moneter pasar terbuka.&lt;br /&gt;
c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mendeskripsikan kebijakan moneter diskonto.&lt;br /&gt;
d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mendeskripsikan kebijakan moneter cadangan kas.&lt;br /&gt;
e. Kelompok keempat diberi tugas untuk mendeskripsikan kebijakan moneter dorongan moral.&lt;br /&gt;
f. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi.&lt;br /&gt;
g. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
a. Guru dan siswa melakukan refleksi&lt;br /&gt;
b. Penilaian&lt;br /&gt;
• Hasil kerja kelompok (kognitif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (afektif)&lt;br /&gt;
• Lembar pengamatan (psiko motorik)&lt;br /&gt;
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang terdapat pada buku teks Ekonomi  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G. Sumber dan Alat&lt;br /&gt;
Buku teks dan spidol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui              ………, ………200….   &lt;br /&gt;
Kepala Sekolah ….                                                                       Guru Mata Pelajaran …&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………...                                                                        ………………………&lt;br /&gt;
NIP/NRK ………..                                                                        NIP/NRK …………...&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/06/rpp-ekonomi-kelas-10.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-5086940892151402148</guid><pubDate>Fri, 28 May 2010 13:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-28T20:18:31.295+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cara membuat Teks Bergerak</category><title>Cara Membuat Teks Berjalan</title><description>Pernahkah anda berkunjung ke website atau blog tertentu dan menemukan  sebuah tulisan yang bergerak baik itu bergerak dari kiri ke kanan, dari  kanan ke kiri, dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah ? kalau belum  pernah lihat, anda bisa lihat di blog ini tepat di bawah judul blog ini dan ada juga yang berada di bagian paling akhir dari blog ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mau   tau dan ingin membuat tulisan bergerak dalam blog milik anda ? silahkan  ikut bersama Petunjuk untuk menuntun anda dalam belajar membuat  teks bergerak milik anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalkan anda hendak membuat kalimat&amp;nbsp;&lt;a href="http://belajar-ilmu-komputer.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/"&gt;http://gerbangiklan.blogspot.com&lt;/a&gt;  bergerak dari kanan ke kiri dalam blog anda, maka login/sign-in  terlebih dahulu untuk masuk ke blogger dengan menggunakan akun anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klik   Layout atau Tataletak kemudian klik Add Gadget atau Tambah Gadget dan  pilih HTML/JavaScript.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah berikutnya copy dan pastekan  script berikut ini&lt;br /&gt;
&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/"&gt;http://gerbangiklan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.histats.com/viewstats/?act=2&amp;amp;sid=1053315"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Setelah   di pastekan, gantilah teks atau tulisan yang berwarna biru dengan  kata yang anda kehendaki. Hasilnya akan seperti berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/"&gt;&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/a&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/"&gt;Selamat Datang di ; http://gerbangiklan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bagaimana   jika anda menginginkan untuk mengubahnya sehingga tidak bergerak dari  kanan ke kiri melainkan dari kiri ke kanan maka ubah directionnya Left  menjadi Right, sehingga akan menjadi seperti berikut :&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/"&gt;gerbangiklan.blogspot.com&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;br /&gt;
&lt;marquee direction="left"&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/div&gt;dan   hasilnya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;marquee direction="right"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/"&gt;Selamat Datang di ; http://gerbangiklan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian Juga tulisan bergerak dari  bawah ke atas direction diubah menjadi Up :&lt;br /&gt;
Tulisan   bergerak dari atas ke bawah, direction diubah menjadi Down&lt;marquee direction="down"&gt;&lt;/marquee&gt;</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/cara-membuat-teks-berjalan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-2370300869348730554</guid><pubDate>Mon, 10 May 2010 15:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-30T07:36:59.640+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hikmah Dan Kisah Nabi ADAM AS</category><title>Hikmah Kisah Nabi ADAM AS</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;Pelajaran dan Hikmah Kisah Nabi ADAM AS&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun di antara faidah yang dapat diambil dari kisah Nabi Adam As. adalah: &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Sesungguhnya kisah besar ini telah dipaparkan Allah di dalam kitab-Nya dalam beberapa tempat (ayat) dengan paparan yang jelas yang di dalamnya tidak ada keraguan dan termasuk kisah yang sangat besar yang disepakati para rasul, kitab-kitab suci samawi diturunkan karenanya dan seluruh pengikut para nabi dari mulai yang pertama hingga yang terakhir telah meyakini kebenarannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dewasa ini muncul sekelompok zindiq yang mengingkari seluruh ajaran yang dibawa para rasul, mengingkari adanya Pencipta (Rabb) serta tidak mempercayai ilmu kecuali ilmu alam (fisika); sehingga pengetahuan mereka tidak akan dapat mengantarkan kepada keyakinan tersebut, karena pengetahuan mereka sangat terbatas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berkenaan dengan madzhab yang jauh dari kebenaran ini; baik menurut syara’ maupun akal sehat, bahwa mereka telah mengingkari keberadaan Nabi Adam AS dan Hawa dan keterangan yang dijelaskan oleh Allah dan Rasul-Nya tentang keberadaan keduanya.*&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mereka beranggapan bahwa manusia itu berasal dari kera atau sejenisnya, kemudian ia berevolusi sehingga mencapai wujudnya yang sekarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mereka terpedaya oleh teori mereka yang sangat keliru yang didasarkan pada asumsi akal mereka yang sejak semula telah rusak dan mengabaikan keterangan yang bersumber dari ilmu-ilmu yang benar, khususnya ilmu-ilmu yang dibawa para rasul.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah Ta’ala telah menegaskan tentang kebenaran ilmu-ilmu yang dibawa para rasul dalam firman-Nya, “Maka tatkala datang kepada mereka rasul-sasul (yang dulu diutus kepada) mereka dengan membawa keterangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh adzab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.” (Al-Mukmin: 83).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keberadaan mereka sangatlah jelas bagi kaum muslimin yang berilmu dan orang-orang yang percaya adanya Pencipta, bahwa mereka adalah kelompok paling sesat. Tetapi sebagian pengaruh pendapat madzhab atheis itu dan pendapat-pendapat lainnya yang merujuk pendapat madzhab itu telah diminumkan dan dicekokkan kepada sebagian kaum muslimin.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika sekolompok intelektual muslim yang menamakan diri sebagai kelompok modernis menafsirkan tentang sujudnya para malaikat kepada Nabi Adam AS dengan makna tunduknya alam ini kepada manusia, dimana benda-benda bumi, barang tambang dan sejenisnya telah ditundukan Allah Ta’ala kepada manusia. Itulah makna sujud para malaikat kepada Nabi Adam AS.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir niscaya tidak akan ragu bahwa pendapat itu bersumber dari pemikiran yang rusak dan bertentangan dengan kitab Allah (Al-Qur’an), dimana tidak ada perbedaan di antara penentangannya dengan penentangan yang dilakukan aliran kebatinan dan Qaramithah (salah satu sekte Syi’ah). Jika penafsiran kisah di atas dimaknai dengan makna tersebut, maka penyimpangan tersebut dapat terjadi pada kisah-kisah Al-Qur’an yang lainnya dan Al-Qur’an akan beralih fungsi yang tadinya sebagai penjelas atas segala sesuatu, petunjuk serta rahmat menjadi sebuah simbol yang memungkinkan semua musuh Islam memperlakukannya dengan perlakuan tersebut, sehingga aturan-aturan hukum Al-Qur’an dapat dibatalkan dengan penafsiran tersebut. Selain itu petunjuk Al-Qur’an akan berubah menjadi kesesatan dan rahmatnya berubah menjadi malapetaka. Maha Suci Engkau, Ya Allah. Sesungguhnya perbuatan tersebut merupakan kebohongan yang besar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagi seorang mukmin dalam menyikapi penafsiran semacam itu, maka cukup baginya dengan membatilkan pemikiran atau pendapat keji tersebut dan berpaling kepada keterangan yang dijelaskan Allah kepada kita tentang sujudnya para malaikat kepada Nabi Adam AS, sehingga ia mengetahui bahwa pendapat itu dimaksudkan untuk menafikan keterangan yang dijelaskan Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya keindahan tutur kata para pemeluk madzhab tersebut hanya menarik perhatian orang yang berprasangka baik kepada mereka, sedangkan seorang mukmin tidak akan membiarkan keimanannya serta kitab suci Rabb-nya dinodai oleh pendapat yang mengandung tipuan para pengikut madzhab tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. Faidah lainnya berkaitan dengan keutamaan ilmu, dimana sikap para malaikat saat ditunjukan kepada mereka keutamaan Nabi Adam AS dengan ilmunya maka mereka mengakui keutamaan dan kesempurnaannya, sehingga berhak mendapat pernghormatan dan pengagungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. Bahwa orang yang dikaruniai ilmu oleh Allah wajib mengakui ni’mat Allah yang telah dikaruniakan kepadanya dan semestinya ia berkata sebagaimana perkataan para malaikat dan para rasul, “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.” (Al-Baqarah: 32). Selain itu sudah semestinya baginya memelihara perkataannya dari segala hal yang tidak diketahuinya. Ilmu termasuk ni’mat yang sangat besar, dan cara mensyukurinya adalah mengakuinya sebagai milik Allah, memuji-Nya, mempelajarinya, mengajari orang bodoh, memahamkan sesuatu hal yang telah diketahui kepada seseorang dan berdiam diri dari sesuatu hal yang tidak diketahuinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
4. Bahwa Allah menjadikan kisah tersebut sebagai pelajaran bagi kita, dimana kesombongan, kedengkian dan ketamakan adalah akhlak yang sangat berbahaya bagi seorang hamba,** karena kesombongan dan kedengkian Iblis kepada Nabi Adam AS telah mengubah keadaannya sebagaimana telah anda ketahui serta ketamakan Nabi Adam AS dan Hawa istrinya telah mendorong keduanya memetik buah pohon yang dilarang. Jika saja tidak ada rahmat Allah kepada keduanya, niscaya keduanya akan terjerumus ke dalam jurang kebinasaan. Dengan adanya rahmat Allah, sehingga yang kurang menjadi sempurna, yang kalah menjadi menang, yang binasa menjadi selamat dan yang hina menjadi mulia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
5. Bahwa diwajibkan atas seseorang ketika jatuh ke dalam perbuatan dosa untuk segera bertaubat dan mengakui dosa yang diperbuatnya serta mengucapkan ucapan sebagaimana yang diucapkan kedua ibu bapaknya (yakni Nabi Adam AS dan Hawa) dengan hati yang ikhlas dan bertaubat dengan benar. Tidaklah Allah menceritakan taubat keduanya, kecuali supaya kita mengikuti taubat keduanya, sehingga kita mendapatkan kebahagiaan dan diselamatkan dari kebinasaan. Juga tidaklah Allah Ta’ala menceritakan kepada kita tentang hal-hal yang dibisikan syetan dari sesuatu yang dijanjikan kepada kita dan tipu daya yang dihembuskannya untuk menyesatkan kita yang dilakukannya dengan berbagai cara, kecuali supaya kita waspada terhadap musuh tersebut yang secara terang-terangan dan terus-menerus menunjukan permusuhannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah mencintai kita dengan memerintahkan kita supaya melawan Iblis dengan mengerahkan segenap kemampuan menjauhi jalannya dan garis-garis kebijakannya dan melakukan hal-hal yang akan menumbuhkan perasaan takut akan terjatuh ke dalam perangkapnya, melakukan amalan-amalan yang menjadi benteng pelindung seperti: wirid-wirid yang shahih, dzikir hati dan ta’awudz yang bermacam-macam, menyiapkan senjata penghancur perangkapnya berupa iman yang benar serta kekuatan tawakal kepada Allah, mengabaikan kebenciaannya terhadap amal-amal kebaikan dan menentang bujukannya dan pikiran-pikiran keji yang selalu dihembuskannya setiap saat ke dalam hati dengan melakukan perbuatan yang sebaliknya dan yang membatalkannya seperti ilmu-ilmu yang bermanfaat dan melakukan segala hal yang benar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
6. Bahwa di dalam kisah di atas terdapat dalil bagi madzhab Ahlussunnah Wal Jama’ah yang menetapkan bagi Allah sesuatu yang telah ditetapkan-Nya untuk Dzat-Nya seperti nama-nama yang baik (Asmmaa`ul Husnaa) dan sifat-sifat secara keseluruhan, tanpa membedakan di antara sifat-sifat Dzat dan sifat-sifat perbuatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
7. Menetapkan dua tangan bagi Allah*** seperti disebutkan dengan jelas di dalam kisah Nabi Adam AS, “Lammaa Khalaqtu Bi Yadayya (… yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku).” (Shaad: 75). Yakni Allah memiliki dua tangan menurut makna yang hakiki yang tidak serupa dengan tangan mahluk, seperti halnya Dzat-Nya tidak serupa dengan dzat mahluk serta sifat-sifat-Nya tidak serupa dengan sifat-sifat mahluk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
* Sedangkan di antara mereka yang pendapatnya dianggap sesat adalah orang-orang yang berpendapat bahwa manusia mengalami perkembangan dan kemajuan dalam masalah akidah, sebagaimana berkembang dan majunya teknologi. Dengan pendapat tersebut, mereka bermaksud menafikan sejarah akidah, sebagaimana yang dijelaskan Al-Qur’an dalam kisah Nabi Adam AS dan Iblis dan menafikan wahyu dan para rasul.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
** Al-Hafizh Ibnu Al-Qayyim berkata dalam kitabnya Al-Fawaa`id (hal. 105): “Sumber kesalahan semuanya ada tiga hal, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kesombongan, sifat yang menyebabkan Iblis mengalami akibat sebagaimana dijelaskan di atas. Ketamakan, sifat yang menyebabkan Nabi Adam AS AS dikeluarkan dari surga. Kedengkian, sifat yang menyebabkan seseorang bertindak lalim (lancang) kepada saudaranya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Barangsiapa yang terjerumus ke dalam kejelekkan ketiga sifat tersebut, niscaya ia telah jatuh ke dalam kejelekkan. Kekufuran bersumber dari kesombongan, kema’siatan bersumber dari ketamakan dan kelancangan dan kelaliman bersumber dari kedengkian.”&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
*** Ahlussunnah sepakat bahwa Allah Ta’ala memiliki dua tangan yang selalu terbentang memberikan karunia serta keni’matan, dan keduanya merupakan sifat dzatiyah yang tetap bagi-Nya menurut kepatutan; dan mereka sepakat bahwa keduanya adalah tangan dalam arti hakiki yang tidak serupa dengan tangan mahluk serta tidak boleh mengalihkan makna keduanya kepada makna kekuasaan, ni’mat serta makna lainnya karena beberapa alasan, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pertama, mengalihkan pembicaraan dari makna hakiki ke makna majazi (kiasan) tanpa dalil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kedua, makna tersebut tidak sesuai secara bahasa dalam konteks kalimat seperti firman Allah: “Lammâ Khalaqtu Bi Yadayya (… yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku) dan tidak tepat menggantinya dengan makna: “Lammâ Khalaqtu Bi Ni’matî Au Quwwatî (yang telah Ku-ciptakan dengan ni’mat-Ku atau kekuasaan-Ku) .&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketiga, adanya penyandaran kata yadd kepada kata Allah dalam bentuk Tatsniyyah (kata yang menunjukkan makna dua), dan tidak ditemukan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah pada satu tempat pun menyandarkan kata ni’mat atau quwwah kepada kata Allah dalam bentuk Tatsniyyah, sehingga bagaimana mungkin menafsirkan kata yang satu dengan kata yang satunya lagi?&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keempat, Jika yang dimaksud dengan kedua tangan dalam konteks tersebut adalah kekuasaan, maka entunya dipandang sah mengatakan, “Sesungguhnya Allah telah menciptakan Iblis dengan kekuasaan-Nya” dan perkataan sejenisnya. Seandainya dibolehkan, niscaya Iblis akan berargumen dengan perkataan itu kepada Rabb-nya ketika berfirman kepadanya, “Hai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku.” (Shaad: 75).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Masih banyak alasan lainnya. Utuk lebih jelasnya dapat merujuk kitab &lt;i&gt;Al-Fatwa Al-Hamawiyyah&lt;/i&gt;, karya Syaikh Islam Ibnu Taimiyah dan ringkasannya karya Ibnu ‘Utsaimin dan masih banyak lagi Referensi-referensi yang menarik &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/pelajaran-dan-hikmah-dari-kisah-nabi.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-4737828909098592593</guid><pubDate>Thu, 06 May 2010 06:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T21:30:14.866+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kisah Nabi ADAM AS</category><title>TAREKH ISLAM 1</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;Kisah Nabi ADAM AS&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mukaddimah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kisah-kisah para Nabi (Qashashul Anbiya`) yang akan kami tampilkan selanjutnya adalah buah karya besar dari Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy, seorang faqih, mufassir dan penulis yang produktif, berjudul Qashash al-Anbiyaa`. Di dalamnya, terdapat beberapa pelajaran penting dari kisah-kisah para Nabi tersebut, juga kisah menarik lainnya yang terdapat di dalam al-Qur’an. Dalam hal ini, penulisnya tidak memaparkan sisi riwayat hidup secara panjang-lebar tetapi lebih kepada bagaimana refleksi dan pelajaran yang dapat dipetik dari kisah-kisah tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adapun tujuan kami menampilkan kajian ini adalah agar kita mendapatkan pelajaran yang berharga dari kisah-kisah tersebut sebab al-Qur’an memerintahkan kita agar mengambil pelajaran dari kisah-kisah masa lampau; apa yang baik darinya kita jadikan pegangan hidup dan yang buruk kita tinggalkan agar tidak terjadi di dalam kehidupan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Buku yang akan kami tampilkan selanjutnya secara berkala ini (dengan sedikit perubahan) diterbitkan oleh PUSTAKA AL-SOFWA sehingga tidak diperkenankan memperbanyaknya untuk tujuan pribadi atau komersial kecuali untuk bahan-bahan pengajian, ceramah dan semisalnya yang bermanfa’at untuk umat. Dan, apabila anda menginginkan buku yang sebentar lagi akan terbit tersebut secara lengkap dapat memesannya pada penerbit bersangkutan.&lt;/div&gt;
Buku ini disusun oleh Abu Muhammad Asyraf bin Abdil Maqshud.(red.,)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekilas Mengenai Biografi Penulis, Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy&lt;br /&gt;
Ia adalah Syaikh Abu Abdillah Abdurrahman bin Nashir bin Abdillah bin Nashir keturunan As-Sa’adi dari kabilah Bani Tamim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia lahir di kota Unaizah bagian dari wilayah Al-Qashim pada tanggal 12 Muharram 1307 H. Ia ditinggal wafat kedua orang tuanya saat masih kecil, dimana Ibunya wafat saat ia berusia 4 tahun dan bapaknya wafat saat ia berusia 7 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia telah hafal Al-Qur’an beserta ilmu tajwidnya dalam usia tidak lebih dari 11 tahun, kemudian ia sibuk belajar serta menuntut ilmu kepada sejumlah ulama yang terdapat di negerinya dan ulama yang datang ke negerinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di antara guru-gurunya yang terkenal adalah Syaikh Ibrahim bin Muhammad bin Hasir, Syaikh Muhammad bin Abdil Karim Asy-Syibl, Syaikh Shalih bin ‘Utsman qadhi Unaizah, Syaikh Muhammad Asy-Syanqithi seorang tamu dari Hijaz dan lain-lain. Sungguh benar seseorang yang berkata, “Di antara gurunya yang paling agung adalah Syaikh Islam Ibnu Taimiyah serta muridnya Ibnu Al-Qayyim karena keseriusannya di dalam mengkaji dan menerima karya-karya keduanya.”&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adapun akhlaknya yang paling utama dan terpuji adalah ketawadhuannya yang luar biasa kepada anak kecil dan orang tua, selalu berbicara dengan setiap orang mengenai hal-hal yang mendatangkan kemaslahatan dan kebaikkan kepada mereka dan sangat zuhud terhadap kesenangan dunia serta kemewahan hidup, sehingga ia tidak suka berkumpul dengan orang-orang dalam suatu kumpulan yang membahas jabatan dan uang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia memiliki sejumlah karya di antaranya adalah Tafsir al-Qur’an (8 jilid), Haasyiyah Fiqhiyyah, Diwaan khathab, al-Qawaa’id al-Hasanaat, Tanziih ad-Diin (bantahan terhadap faham al-Qashimi), al-Haq al-Waadhih al-Mubiin, Bahjah al-Quluub, ar-Riyaadh an-Nadhirah dan lain-lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Syaikh rahimahullah senantiasa melakukan hal-hal yang diridhai dan berperilaku terpuji hingga Allah mewafatkannya pada tanggal 22 Jumadi Ats-Tsaniyah 1376 H. Semoga Allah selalu merahmati, meridhai, memasukkannya ke dalam golongan ash-shiddîqîn (orang-orang yang memiliki iman yang teguh) dan menempatkannya pada tempat yang sangat tinggi. Amin!&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bismillahirrahmanirrahim&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. al-Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Yusuf: 111).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengantar Penulis&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah SWT telah mengkisahkan kepada kita dalam Kitab-Nya (al-Qur’an) sejumlah kisah yang baik yang di dalamnya menjelaskan sejumlah berita tentang para nabi-Nya dan Allah menyifatinya sebagai kisah terbaik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyifatan itu berasal dari Allah Yang Maha Agung yang menunjukkan kebenaran, ketepatan dan manfaat dari kisah itu bagi hamba-hamba-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di antara manfaat terpenting dari kisah-kisah tersebut ialah menambah kesempurnaan iman kepada para nabi Shallallahu ‘Alaihim Wa Sallam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jika kita beriman kepada para nabi masih dalam bentuk keimanan yang bersifat umum, maka keimanan yang bersifat mendetail kepada mereka dapat terbentuk melalui faidah yang diperoleh dengan memahami kisah mereka, sifat-sifat mereka sebagaimana yang dijelaskan Allah, misalnya: kejujuran yang sempurna dan sifat-sifat kesempurnaan lainnya yang termasuk sifat-sifat yang menunjukkan bahwa keluhuran, keutamaan dan kebaikan mereka melebihi manusia lainnya, bahkan kebaikan mereka dilakukan terhadap semua binatang yang diperintahkan kepada para mukallaf dalam hal mengurusnya serta menunaikan haknya. Keimanan yang bersifat mendetail kepada para nabi akan mengantarkan seseorang kepada pencapaian keimanan yang sempurna dan sebagai materi tambahan dalam membahas masalah keimanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berkenaan dengan hal itu, maka dalam kisah para nabi terkandung penetapan keimanan kepada Allah, mentauhidkan-Nya, mengikhlaskan amal semata-mata hanya mencari keridhaan-Nya, beriman kepada hari akhir, penjelasan tentang kebaikan dan manfaat tauhid dan kewajiban-kewajibannya serta penjelasan tentang keburukan musyrik sebagai penyebab kehancuran dan kesengsaraan di dunia dan akhirat.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Juga dalam kisah mereka terkandung pelajaran berharga bagi kaum mukminin yang mengikuti atau meniru mereka dalam urusan agama, tauhid, ibadah, dakwah, sabar, ketetapan hati dalam menghadapi berbagai musibah, ketenangan, ketentraman, keteguhan pendirian, keyakinan, keikhlasan beramal semata-mata karena Allah, berdiam diri dan mengharapkan sejumlah pahala dari Allah serta tidak menuntut bayaran, pahala dan ucapan terima kasih dari mahluk, melainkan hanya menuntut hal-hal yang bermanfaat bagi mahluk.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Juga dalam kisah mereka terkandung pelajaran mengenai kesepakatan mereka untuk memegang teguh agama yang satu dan keyakinan yang satu; yang menyerukan kepada seluruh mahluk agar melakukan kebaikan, keshalihan atau kemaslahatan dan melarang mereka melakukan perbuatan yang sebaliknya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Juga dalam kisah mereka terkandung faidah-faidah fiqh, hukum-hukum syara’ dan rahasia-rahasia ilmu yang luhur yang tidak akan pernah merasa puas bagi semua pencari yang ingin mengetahuinya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Juga dalam kisah mereka terdapat nasehat, peringatan, dorongan, keharusan bersikap hati-hati, pemberitahuan bahwa kebahagiaan datang menyertai penderitaan, kemudahan datang menyertai kesusahan, akibat yang baik niscaya akan terlihat di dunia ini, sanjungan yang baik dan tumbuhnya kecintaan dalam hati mahluk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan demikian apa yang terkandung dalam kisah mereka dapat meningkatkan semangat bagi orang-orang yang bertakwa, menambah kebahagiaan bagi orang-orang yang taat beribadah, menjadi obat penawar bagi orang-orang yang sedang bersedih dan menjadi nasehat bagi orang-orang yang beriman.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tujuan dari pemaparan kisah mereka bukan hanya sebatas cerita, akan tetapi tujuan terbesarnya adalah menjadikannya sebagai peringatan dan pelajaran.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebelum memaparkan kisah mereka, perlu diketahui bahwa kebanyakan dari kisah mereka dikemukakan oleh Allah Ta’ala di dalam Kitab-Nya secara berulang kali dengan gaya bahasa yang sesuai dengan konteksnya. Terkadang sejumlah tambahan dan faidah yang dipaparkan pada suatu tempat tidak terdapat pada tempat yang lain; atau diungkapkan dengan gaya bahasa dan kalimat yang tidak digunakan dalam kisah yang lainnya dengan makna yang sejalan dan saling berdekatan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Terlepas dari semuanya itu, bahwa paparan itu bersifat ringkas, sehingga terkadang sejumlah kisah dipaparkan serta dikumpulkan dalam satu tempat dan dikupas berdasarkan makna yang ditunjukkan kalimat al-Qur’an dari awal hingga akhir.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setiap kisah diikuti dengan keterangan yang dijelaskan Allah, baik yang berkaitan dengan materi pokok-pokok agama, cabang-cabangnya, akhlak, pendidikan dan meteri-materi yang lainnya yang beraneka ragam.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seraya mengharapkan pertolongan dari Allah SWT, semoga Dia memberikan pertolongan kepadaku dalam menyusun tulisan ini berupa kebenaran kalimatku dan keikhlasan hatiku sesuai dengan keridhaan-Nya dan menjadikan tulisan ini bermanfaat dengan manfaat yang bersifat menyeluruh. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pemurah lagi Maha Mulia.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
KISAH NABI ADAM AS (BAPAK MANUSIA)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah ialah yang awal; yang tidak ada sesuatu sebelum-Nya, yang berbuat sesuai kehendak-Nya, tidak ada waktu yang membatasi seluruh perbuatan-Nya, firman-Nya keluar sesuai dengan kehendak-Nya, kehendak-Nya sejalan dengan kebijakan-Nya; karena memang Allah adalah Dzat Yang Maha Bijaksana dalam segala hal yang telah ditakdirkan dan ditetapkan-Nya, sebagaimana Allah pun Maha Bijaksana dalam menetapkan semua ketentuan syari’at-Nya kepada hamba-hamba-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berdasarkan kebijaksanaan Allah yang menyeluruh, ilmu-Nya yang melingkupi segala hal dan rahmat-Nya yang sempurna maka Allah Ta’ala memutuskan untuk menciptakan Nabi Adam AS sebagai bapaknya manusia, dimana Allah mengutamakan manusia di atas mahluk lainnya dengan beberapa keutamaan. Kemudian Allah Ta’ala memberitahukannya kepada para malaikat, seraya berfirman, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (al-Baqarah: 30). Yakni seorang khalifah yang berbeda dari mahluk sebelum mereka yang tidak akan mengetahuinya selain Allah.”&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian para malaikat berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah.” (Al-Baqarah: 30). Perkataan itu diutarakan mereka dengan maksud mengagungkan Rabb mereka jangan sampai Rabb mereka menciptakan mahluk di muka bumi ini yang akhlaknya menyerupai akhlak mahluk yang pertama atau Allah Ta’ala mengabarkan kepada mereka tentang penciptaan Nabi Adam AS dan pelanggaran yang akan diperbuat keturunannya.*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (al-Baqarah: 30)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sesungguhnya ilmu Allah meliputi segala sesuatu serta hal-hal yang berkaitan dengan keadaan mahluk tersebut (Nabi Adam AS) mengenai maslahat dan manfaatnya yang tidak terhitung dan tidak terhingga.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah memberitahukan kepada mereka tentang keberadaan Dzat-Nya yang sempurna ilmu-Nya dan Allah mesti mengenalkan keberadaan Dzat-Nya yang memiliki keluasan ilmu dan hikmah, sehingga Dia tidak mungkin menciptakan sesuatu dengan sia-sia dan tidak ada hikmah di baliknya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kemudian Allah menjelaskan kepada para malaikat secara mendetail; bahwa Dia akan menciptakan Nabi Adam AS dengan tangan-Nya** langsung dan akan memuliakannya di atas seluruh mahluk lainnya. Allah menggenggam satu genggaman dari semua lapisan tanah; baik yang halus, yang kasar, yang subur dan yang gersang, sehingga keturunannya memiliki tabiat-tabiat tersebut. Pada mulanya hanya berupa tanah, kemudian Allah meneteskan air di atasnya, sehingga berubah menjadi lumpur (tanah liat), dan setelah keberadaan air di dalam lumpur tersebut telah cukup lama, maka lumpur itu berubah menjadi lumpur hitam yang diberi bentuk. Selanjutnya Allah Ta’ala menyempurnakan kejadiannya setelah membentuknya terlebih dahulu; sehingga keberadaannya bagaikan tembikar dari tanah liat. Pada tahapan ini, maka ia hanya berbentuk jasad tanpa ruh. Setelah Allah menyempurnakan penciptaan jasadnya, maka Allah meniupkan ruh ke dalamnya, sehingga jasad itu berubah yang tadinya hanya benda mati menjadi mahluk yang mempunyai tulang, daging, urat saraf, urat-urat kecil dan ruh. Itulah hakikat penciptaan manusia, dan Allah menjanjikannya dengan semua ilmu dan kebaikan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah menyempurnakan ni’mat-Nya kepada Nabi Adam AS dan mengajarinya nama-nama semua benda. Ilmu yang sempurna niscaya dapat membawa kepada kesempurnaan yang pari purna dan kesempurnaan akhlak. Allah hendak memperlihatkan kepada para malaikat mengenai kesempurnaan mahluk ini (Nabi Adam AS). Kemudian Allah menanyakan kepada para malaikat tentang nama-nama benda yang telah disebutkan Nabi Adam AS, seraya Allah Ta’ala berfirman kepada mereka: “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman, “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika memang kamu orang yang benar!” (Al-Baqarah: 31). Yakni perkataan para malaikat yang terdahulu yang meminta supaya Allah SWT meninggalkan penciptaan-Nya didasarkan pada kenyataan yang tampak di hadapan mereka pada saat itu.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Para malaikat tidak mampu mengetahui nama-nama benda yang telah disebutkan Nabi Adam AS, seraya mereka berkata, “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Al-Baqarah: 32)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah Ta’ala berfirman, “Hai Adam, beritahukan kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya nama-nama benda itu, Allah berfirman, “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.” (Al-Baqarah: 33)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Para malaikat menyaksikan langsung kesempurnaan mahluk tersebut (Nabi Adam AS) dan kesempurnaan ilmunya yang tidak dimiliki mereka dalam hal hitungannya. Dengan kejadian itu, mereka mengetahui secara mendetail dan menyaksikan langsung kebijaksanaan Allah, kemudian mereka pun mengagungkan serta menghormati Nabi Adam AS. Allah menghendaki pengagungan dan penghormatan yang diperlihatkan para malaikat kepada Nabi Adam AS dilakukan secara lahir dan bathin.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Allah Ta’ala berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam.” (Al-Baqarah: 34). Yakni hendaklah kamu menghormati, mengagungkan dan memuliakannya sebagai ibadah, ketaatan, kecintaan dan kepatuhanmu kepada Rabbmu. [BERSAMBUNG]&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
CATATAN:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
* Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam kitabnya al-Bidaayah Wa an-Nihaayah (1/70-71): “Allah Ta’ala mengabarkan kepada para malaikat dengan gaya bahasa pujian mengenai penciptaan Nabi Nabi Adam AS dan keturunannya, seperti halnya Allah mengabarkan urusan yang besar sebelum penciptaannya. Para malaikat pun bertanya dengan maksud menyelidiki dan mencari tahu tentang hikmah di balik penciptaannya tersebut; dan bukan bermaksud menentang penciptaan Nabi Adam AS dan keturunannya atau iri terhadap mereka; sebagaimana yang dituduhkan para mufassir yang bodoh.”&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
** Sebagaian ulama menafsirkan kata tangan bagi Allah dengan kekuasaan&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/tarekh-islam_06.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-1675676432582990677</guid><pubDate>Mon, 03 May 2010 23:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-23T20:37:29.295+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">AL ISLAM</category><title>TAREKH ISLAM</title><description>&lt;div class="judul" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kisah Nabi  ADAM AS (2-3)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="judul" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian para malaikat pun  segera bersujud seluruhnya. Ketika mereka sujud, maka ketika itu Iblis  berada di antara mereka dan Allah memerintahkannya supaya bersujud  kepadanya bersama-sama dengan para malaikat. Iblis bukan berasal dari  golongan malaikat, melainkan berasal dari golongan jin yang diciptakan  dari api yang sangat panas. Iblis menyembunyikan keingkaran terhadap  perintah Allah dan ia merasa iri dengan manusia yang diberikan keutamaan  dengan keutamaan tersebut. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesombongan dan keingkaran Iblis menyeretnya ke lembah penolakan  bersujud kepada Nabi Adam AS., dan sebagai bentuk keingkaran terhadap  perintah Allah Ta’ala dan menunjukkan kesombongan.* Iblis tidak dapat  menahan perasaan benci dan keengganannya bersujud kepada Nabi Adam AS.,  sehingga ia mentolelir dirinya untuk menunjukkan penentangannya kepada  Rabbnya serta mencela kebijakan-Nya, seraya berkata, &lt;i&gt; “Saya lebih  baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau  ciptakan dari tanah.” &lt;/i&gt; (al-A’raf: 12). Di dalam ayat lain Allah SWT  berfirman kepadanya: &lt;i&gt;“Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud  kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu  menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang  (lebih) tinggi?” &lt;/i&gt; (Shad: 75) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jadi kekufuran, kesombongan, keingkaran dan kedengkian adalah sebab  utama yang membuat Iblis diusir dan dilaknat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman kepadanya: &lt;i&gt; “Turunlah kamu dari surga itu;  karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka  keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.” &lt;/i&gt;  (al-A’raf: 13) &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Iblis tidak mau tunduk terhadap perintah Rabbnya dan tidak mau  bertaubat kepada-Nya, bahkan ia secara terang-terangan memperlihatkan  sikap permusuhannya dan bersikeras akan memusuhi Nabi Adam AS dan  keturunannya. Setelah Iblis mengetahui bahwa Allah telah memutuskan  baginya penderitaan yang abadi, maka ia segera menyiapkan dirinya untuk  menyeru keturunan Nabi Adam AS (manusia) melalui perkataannya atau  perbuatannya dan menjadikan mereka sebagai bala tentaranya serta  pengikut setianya yang dijanjikan bagi mereka lembah kebinasaan. Iblis  berkata, &lt;i&gt;“Ya Rabbku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka  dibangkitkan.” &lt;/i&gt; (Shad: 79). Selanjutnya tuntaslah pemberian hak atas  Iblis untuk memusuhi Nabi Adam AS dan keturunannya. &lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena kebijakan Allah telah ditetapkan, bahwa manusia terdiri dari  beberapa tabiat yang saling berlawanan, akhlak yang baik atau yang  jelek, maka merupakan suatu kemestian untuk membedakan akhlak itu dan  cara membersihkannya sesuai dengan kadar penyebabnya dari ujian yang  dihadapinya. Ujian terbesarnya adalah kemungkinan Iblis menyeru mereka  kepada segala kejahatan, dimana Allah telah mengabulkan permintaan  Iblis, seraya berfirman, &lt;i&gt; “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang  yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya  (hari kiamat).” &lt;/i&gt; (Shad: 80-81) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Iblis berkata kepada Rabbnya sambil mengikrarkan  kedurhakaannya serta permusuhannya kepada Nabi Adam AS dan keturunannya:  &lt;i&gt;“Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan  (menghalangi-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya  akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan  dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka  bersyukur (ta'at).” &lt;/i&gt; (al-A’raf: 16-17) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iblis mengutarakan perkataannya itu, karena ia merasa yakin tidak  akan gagal menggoda manusia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman, &lt;i&gt;“Dan sesungguhnya iblis telah dapat  membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka  mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman.” &lt;/i&gt;  (as-Saba’: 20) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya Allah menetapkan perintah yang dikehendaki oleh Iblis  yaitu menyesatkan Nabi Adam AS dan keturunannya, seraya Allah berfirman  kepadanya: &lt;i&gt;“Pergilah, barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu,  maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu  pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara  mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda  dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada  harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang  dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka.” &lt;/i&gt;  (al-Isra’: 63-64) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yakni, jika kamu mampu, maka jadikanlah mereka sebagai orang-orang  yang menyimpang dalam mendidik anak-anak mereka dengan pendidikan yang  mendatangkan kemudaratan, dan dalam mengelola harta mereka dengan  pengelolaan yang menimbulkan kemudaratan dan kegiatan usaha yang  melahirkan penderitaan. Kemudian akan berserikat dengannya dari mereka  dalam harta dan anak-anak, yaitu orang-orang yang jika memakan makanan,  meminum air dan melangsungkan pernikahan, maka mereka tidak menyebut  nama Allah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman, &lt;i&gt; “… dan beri janjilah mereka” &lt;/i&gt;, yakni  perintahkanlah kepada mereka agar mendustakan &lt;i&gt;Ba’ats&lt;/i&gt;  (kebangkitan dari kubur) serta adanya balasan pahala, tidak menggiring  mereka kepada kebaikkan, menakut-nakuti mereka dengan para kekasihmu dan  menakut-nakuti mereka ketika akan mengeluarkan infak yang bermanfaat  dengan menggiring mereka kepada kekejian dan kebakhilan. Ketentuan itu  berasal dari Allah untuk memperlihatkan sejumlah hikmah dan rahasia yang  besar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya kamu, hai musuh yang nyata (Iblis), bahwa kemampuanmu  tidak akan tersisa sedikitpun dalam menyesatkan mereka. Orang jahat dari  mereka akan terlihat kejahatan dan keburukannya, dan Allah tidak akan  mempedulikannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya keturunan Nabi Adam AS terutama para nabi dan para  pengikut mereka yang terdiri dari orang-orang yang jujur, orang-orang  yang menjaga kesucian diri, para wali dan orang-orang mukmin niscaya  Allah Ta’ala tidak memberikan kekuasaan kepada Iblis untuk menyesatkan  mereka. Bahkan Allah Ta’ala mendirikan untuk mereka sebuah benteng yang  diliputi perlindungan serta jaminan-Nya, dan membekali mereka senjata  yang tidak mungkin sanggup diterjang musuh yaitu keimanan kepada Allah  dan kekuatan tawakkal mereka kepada-Nya, sebagaimana ditegaskan Allah  dalam firman-Nya, &lt;i&gt; “Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasannya atas  orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya.” &lt;/i&gt;  (an-Nahl: 99) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Selain itu Allah telah membantu mereka untuk menentang musuh  tersebut (Iblis) dengan beberapa cara, yaitu: &lt;br /&gt;
- Allah telah menurunkan kepada mereka Kitab-Nya yang mencakup  ilmu-ilmu yang bermanfaat dan nasehat-nasehat yang meninggalkan kesan  dan memberikan pengaruh serta memberikan dorongan untuk mengerjakan  sejumlah kebaikan dan mewanti-wanti dari mengerjakan sejumlah keburukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Allah telah mengutus para rasul kepada mereka untuk memberikan  kabar gembira kepada orang yang beriman kepada Allah dan taat kepada-Nya  dengan balasan pahala yang kontan dan memperingatkan orang yang kufur,  mendustakan ayat Allah dan berpaling dari jalan-Nya dengan siksaan yang  bermacam-macam. Kemudian menjamin orang yang mengikuti petunjuk-Nya yang  diturunkan kepadanya melalui kitab-Nya serta mengutus para rasul-Nya  kepadanya supaya tidak tersesat di dunia dan tidak sengsara di akhirat  serta baginya tidak ada ketakutan dan tidak ada kesedihan yang  memilukannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Allah telah memberikan bimbingan kepada mereka yang tertera dalam  kitab-Nya serta melalui lisan para rasul-Nya supaya mengerjakan  langkah-langkah yang dapat mengalahkan musuh mereka (Iblis), dan  menjelaskan kepada mereka tentang hal-hal yang diserukan syetan dan  jalan-jalannya yang dapat menyebabkan khalifah (manusia) menjadi mangsa  buruannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Sebagaimana halnya Allah telah membimbing mereka dengan  menjelaskan hal-hal yang diserukan syetan dan jalan-jalannya, maka Allah  juga telah membimbing mereka ke jalan yang akan menyelamatkan mereka  dari kejahatan dan fitnahnya dan menolong mereka untuk mewujudkannya  dengan pertolongan takdir yang di luar kemampuan mereka. Karena ketika  mereka mengerahkan seluruh usaha mereka serta memohon pertolongan kepada  Rabb mereka, niscaya Allah sebagai Rabb mereka akan memberi kemudahan  kepada mereka dalam menempuh semua jalan yang dapat menyampaikan mereka  kepada tujuan yang dimaksud. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Allah menyempurnakan ni’mat-Nya kepada Nabi Adam AS dengan  diciptakannya Hawa sebagai pasangan dari jenisnya dan sesuai dengan  wujudnya agar ia merasa senang kepadanya dan Allah pun menyempurnakan  sejumlah tujuan yang bermacam-macam melalui proses perkawinan,  perkumpulan dan penjagaan keturunan melalui proses perkawinan tersebut. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT berfirman kepada Nabi Adam AS dan istrinya: “Sesungguhnya  syetan itu ialah musuh kamu berdua, hendaklah kamu berdua berhati-hati  kepadanya, sehingga jangan sampai syetan itu mengeluarkan kamu berdua  dari surga, yang Allah telah menempatkan kamu berdua di dalamnya; dan  Allah telah membolehkan kamu berdua memakan seluruh buah-buahan dan  meni’mati seluruh keni’matannya, kecuali hanya satu pohon yang dilarang  Allah di dalam surga tersebut, dimana Allah telah mengharamkannya kepada  keduanya, seraya berfirman, &lt;i&gt; “Hai Adam, bertempat tinggallah kamu  dan istrimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) dimana  saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini,  lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zhalim.” &lt;/i&gt;  (al-A’raf: 19) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman kepada Nabi Adam AS dalam meni’mati seluruh ni’mat  yang tersedia di dalam surga: &lt;i&gt; “Sesungguhnya kamu tidak akan  kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang, dan sesungguhnya kamu  tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di  dalamnya.” &lt;/i&gt; (Thaha: 118-119) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Keduanya tinggal di dalam surga tersebut sesuai dengan kehendak  Allah; sebagaimana yang telah dijelaskan Allah bahwa musuh keduanya  selalu mengawasi atau mengintai keduanya dan menunggu kesempatan untuk  menggoda keduanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Iblis melihat kebahagiaan pada diri Nabi Adam AS dengan  dimasukan ke dalam surga dan keinginannya yang besar untuk tetap kekal  di dalamnya, maka Iblis menemuinya dengan cara yang halus dalam wujud  seorang teman yang akan memberikan nasehat, seraya berkata, “Hai Adam,  apakah kamu ingin aku tunjukkan ke suatu pohon yang jika kamu memakan  buahnya, maka kamu akan kekal dalam surga ini. Sedang Rabb Yang Maha  Kuasa tidak menghendakimu kekal di dalamnya.” &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Iblis senantiasa berusaha membisikan pikiran-pikiran jahat, merayu,  menggoda, membujuk, berjanji, bersumpah dan menasehati keduanya dengan  nasehat yang nyata-nyata sebagai tipu daya yang besar; sehingga akhirnya  keduanya terpedaya dan memakan buah pohon yang dilarang atau diharamkan  Allah atas keduanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika keduanya memakan buah pohon itu, maka tampaklah aurat  keduanya yang sebelumnya tertutupi, sehingga keduanya memetik daun-daun  dari surga untuk menutupi aurat keduanya. Yakni menempelkan daun-daun  surga itu untuk menutupi badan keduanya yang telanjang sebagai pengganti  pakaian. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seketika itu juga turun dan tampak di hadapan keduanya akibat  pelanggaran yang telah dilakukan keduanya, sehingga Rabb keduanya  menegur keduanya, seraya berfirman, &lt;i&gt;“Bukankah Aku telah melarang kamu  berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya  setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua.” &lt;/i&gt; (al-A’raf: 22) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala menumbuhkan dalam hati keduanya keinginan untuk  bertaubat yang sesungguhnya dan memohon ampunan yang sejujurnya,  sebagaimana ditegaskan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya, &lt;i&gt; “Kemudian  Adam menerima beberapa kalimat dari Rabb-nya.” (Al-Baqarah: 37).  Selanjutnya “keduanya berkata, “Ya Rabb kami, kami telah menganiaya diri  kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat  kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” &lt;/i&gt;  (al-A’raf: 23) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Allah menerima taubat keduanya dan menghapus dosa yang  telah diperbuat keduanya, akan tetapi Allah tetap memberikan peringatan  atas perbuatan dosa tersebut; yaitu dengan mengeluarkan keduanya dari  surga karena memakan buah dari pohon yang telah ditetapkan. Keduanya  dikeluarkan dari surga dan diturunkan ke bumi yang kebaikannya datang  silih berganti dengan keburukannya, kebahagiaannya datang silih berganti  dengan penderitaannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah juga mengabarkan kepada keduanya, bahwa Dia akan menguji  keduanya dan keturunan keduanya, dimana bagi orang yang beriman dan  beramal shalih, niscaya akan mendapatkan balasan yang lebih baik dari  keadaannya semula, sedang bagi orang yang mendustakan ayat-ayat Allah  dan berpaling dari jalan-Nya, niscaya akan memperoleh balasan akhir yang  buruk yaitu penderitaan yang abadi dan siksaan yang kekal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala mewanti-wanti kepada keturunan keduanya supaya waspada  terhadap godaan dan tipu daya syetan, seraya berfirman, &lt;i&gt;“Hai anak  Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia  telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari  keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya.  Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat  yang kamu tidak bisa melihat mereka.” &lt;/i&gt; (al-A’raf: 27) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah memerintahkan kepada keduanya supaya mengganti pakaian  keduanya yang dilepaskan oleh syetan dengan pakaian yang dapat menutupi  aurat keduanya. Dengan pakaian tersebut maka tercapailah keindahan  lahiriyah dalam kehidupan. Akan tetapi pakaian yang lebih tinggi  kedudukannya dari pakaian tersebut adalah pakaian takwa yang menjadi  pakaian hati dan ruh, yaitu: keimanan, keikhlasan, taubat dan menghiasi  diri dengan semua akhlak terpuji dan menjauhkan diri dari semua akhlak  tercela. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Allah mengembangbiakkan keturunan dari Nabi Adam AS dan  Hawa istrinya yang terdiri dari kaum laki-laki dan kaum wanita dalam  jumlah yang banyak, menyebarluaskan mereka di muka bumi dan menjadikan  mereka sebagai khalifah di dalamnya untuk melihat bagaimanakah mereka  beramal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cataan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Allah SWT berfirman dalam surat al-Kahfi, &lt;i&gt;“Dan (ingatlah)  ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Nabi  Adam AS”, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan  jin, maka ia mendurhakai perintah Rabbnya. Patutkah kamu mengambil dia  dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang  mereka adalah musuhmu Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah)  bagi orang-orang yang zalim.” &lt;/i&gt; (al-Kahfi: 50). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam kitabnya al-Bidaayah Wa  an-Nihaayah (1/72-73): “Iblis keluar dari ketaatan kepada Allah Ta’ala  dengan sengaja dan menunjukkan keingkaran atau kesombongannya dengan  menolak perintah-Nya. Tidaklah Iblis menunjukkan sikap tersebut, kecuali  ia telah mengkhianati tabi’atnya serta materi jasadnya, dimana materi  yang jelek akan membutuhkan sesuatu yang dapat menutupi kejelekkannya,  dan ia adalah mahluk yang diciptakan dari api sebagaimana Allah telah  menjelaskan dalam firman-Nya. Juga sebagaimana telah dijelaskan dalam  kitab Shahîh Muslim dari Aisyah RA dari Rasulullah SAW, seraya bersabda,  “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api dan Nabi Adam  AS diciptakan dari apa yangtelah digambarkan kepada kalian (dari  tanah).” &lt;/div&gt;</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/tarekh-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-8984716429404322170</guid><pubDate>Thu, 29 Apr 2010 15:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-23T20:38:52.847+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cara Membuat Blog</category><title>CARA MEMBUAT BLOG</title><description>&lt;div style="background-color: white; color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Pertama&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah. Lihat Gambar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyct5sa3SI-OoexCBaAk4YOwzdXwdpBMRAbjvdZVs3YZI6Ufojx6uu4ifKC5b6FPt_O0EEGErT4EW01rFKtsijPJS8EUAjrdVxGp5nKyJz_EYGoCDcK4dk6R7Y9MFoQc3ZcgnXHOu5W0x9/s1600/Gambar+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyct5sa3SI-OoexCBaAk4YOwzdXwdpBMRAbjvdZVs3YZI6Ufojx6uu4ifKC5b6FPt_O0EEGErT4EW01rFKtsijPJS8EUAjrdVxGp5nKyJz_EYGoCDcK4dk6R7Y9MFoQc3ZcgnXHOu5W0x9/s320/Gambar+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Kedua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Silahkan lengkapi.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;2. Lengkapi data yang lainnya.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan. Lihat gambar di bawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_719627112"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_719627113"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Ketiga&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Sssst, jangan curiga, Hasna adalah putri saya. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://hasna-zahidah.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;sebagai alaternatif, bisa juga http://hasnazahidah.blogspot.com.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan nama Anda.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Keempat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Pilih Salah satu dari Gambar. Seperti Gambar dibawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman, dan penggantian tema jika Anda menginginkan tema yang lain. Ini untuk tingkat lanjut.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam, saya anjurkan Anda membaca ebook Nge-Blog Dapat Duit.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Pada ebook tersebut, bukan hanya diajarkan cara nge-blog, tetapi juga bagaimana mendapatkan uang dari blog. Saya sendiri sudah membuktikannya, saya mendapatkan uang dari ngeblog. Jangan heran kalau saya rajin ngeblog.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/04/langkah-pertama-silahkan-kunjungi.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyct5sa3SI-OoexCBaAk4YOwzdXwdpBMRAbjvdZVs3YZI6Ufojx6uu4ifKC5b6FPt_O0EEGErT4EW01rFKtsijPJS8EUAjrdVxGp5nKyJz_EYGoCDcK4dk6R7Y9MFoQc3ZcgnXHOu5W0x9/s72-c/Gambar+1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-1421550760615641292</guid><pubDate>Sun, 25 Apr 2010 12:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T22:09:03.933+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MENULIS DAN MEMPUBLIKASIKAN BLOG</category><title>MENULIS DAN MEMPUBLIKASIKAN BLOG</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
MENULIS DAN MEMPUBLIKASIKAN BLOG&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memulai menulis di blogspot, klik Tulisan Mulai Posting bagian Bawah sebelah kanan jika anda baru membuat Blog, atau buka halam Elemen blog an&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;/span&gt;da dan Klik Tulisan Posting bagian Atas sebelah kiri pada Elemen Blog anda, maka anda akan menemukan gambar seperti dibawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8svPGEbnXPOGjQve9Q8IgzaWUSabK29Rfxp7Hb7a6_LHNm2tMTqdxWGuS_Kmn9z3oAGZVpFzkRlF_cE799fvTshKItpExQMJM9b9G1RymK0Qo7kfZlthETj0cIEc0Gp9AGSTyQv87ROl6/s1600/gambar+1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8svPGEbnXPOGjQve9Q8IgzaWUSabK29Rfxp7Hb7a6_LHNm2tMTqdxWGuS_Kmn9z3oAGZVpFzkRlF_cE799fvTshKItpExQMJM9b9G1RymK0Qo7kfZlthETj0cIEc0Gp9AGSTyQv87ROl6/s320/gambar+1.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Tuliskan judul tulisan pada kolom Judul dan Isi tulisan atau content pada kolom kosong di bawahnya. Jika and ingin mengatur tulisan anda, anda bisa mengatur jenis font, rata kanan / tengah/kiri, tambah gambar, tambah video, dan lain-lain dengan menggunakan bantuan toolbar. Jika tulisan anda sudah siap, klik tulisan mempublikasikan posting/ Terbitkan Entri. Jika anda ingin menambah posting, caranya sama dengan pertama tadi dengan cara mengikuti langkah-langkah seperti di atas.Jika ingin mengedit tulisan yang sudah di publish, anda bisa menggunakan perintah edit seperti gambar dibawah ini. Selanjutnya setelah di edit kalau mau di publikasikan kembali jangan lupa klik tulisan publikasikan yang di simpan. SELAMAT BEKERJA SEMOGA BERHASIL DAN SUKSES&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdMZ-e4A3PZfjxmPvejFuC4VmvKlgpyPjW7lHprdca1CfAiufjNgBImkXhPf6IO_5QUj_qK18byg6TRpX19WTqntmHt6mcZrDDuDOKWmx63kx0ivY11_TrqQce3vzhLRq2LeCmAjMHQx8d/s1600/gmabr+2.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdMZ-e4A3PZfjxmPvejFuC4VmvKlgpyPjW7lHprdca1CfAiufjNgBImkXhPf6IO_5QUj_qK18byg6TRpX19WTqntmHt6mcZrDDuDOKWmx63kx0ivY11_TrqQce3vzhLRq2LeCmAjMHQx8d/s320/gmabr+2.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/04/menulis-dan-mempublikasikan-blog.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8svPGEbnXPOGjQve9Q8IgzaWUSabK29Rfxp7Hb7a6_LHNm2tMTqdxWGuS_Kmn9z3oAGZVpFzkRlF_cE799fvTshKItpExQMJM9b9G1RymK0Qo7kfZlthETj0cIEc0Gp9AGSTyQv87ROl6/s72-c/gambar+1.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-4019921567257932485</guid><pubDate>Sat, 27 Mar 2010 11:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T22:10:41.862+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cara Membuat Blog</category><title>CARA MEMBUAT BLOG di Blogspot</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="background-color: white; text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;CARA MEMBUAT BLOG&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Pertama&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;a href="http://draft.blogger.com/goog_782316472"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah. Lihat Gambar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyct5sa3SI-OoexCBaAk4YOwzdXwdpBMRAbjvdZVs3YZI6Ufojx6uu4ifKC5b6FPt_O0EEGErT4EW01rFKtsijPJS8EUAjrdVxGp5nKyJz_EYGoCDcK4dk6R7Y9MFoQc3ZcgnXHOu5W0x9/s1600/Gambar+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyct5sa3SI-OoexCBaAk4YOwzdXwdpBMRAbjvdZVs3YZI6Ufojx6uu4ifKC5b6FPt_O0EEGErT4EW01rFKtsijPJS8EUAjrdVxGp5nKyJz_EYGoCDcK4dk6R7Y9MFoQc3ZcgnXHOu5W0x9/s320/Gambar+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Kedua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Silahkan lengkapi.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;2. Lengkapi data yang lainnya.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan. Lihat gambar di bawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVyBFAqmteq0FaK0s512COEDGx3e9a5YEHyz8CBS685YIrVm6LS1NjjXL_8gbHoS4R3y_l-0OYdwMjHO_sWomArsjui6plrrSDPmnhpfUqfLEbl4ploeHrw26oUIXDr24UTRXDIdB4HKeE/s1600/Gambar+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVyBFAqmteq0FaK0s512COEDGx3e9a5YEHyz8CBS685YIrVm6LS1NjjXL_8gbHoS4R3y_l-0OYdwMjHO_sWomArsjui6plrrSDPmnhpfUqfLEbl4ploeHrw26oUIXDr24UTRXDIdB4HKeE/s320/Gambar+2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPuomQjdn5UrDZG57VqgK75lDkf0602MTe37fVQ4cK_BzjXHPEPXRV9TraAkvZsLZ-SXGZ_PNTTlqCE9vD4d9neuOFuV2f756M72qeb5IiRe1hy1GNVMFA5sGTAdg0y0xfTTMVdA_-shYw/s1600/Gambar+3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPuomQjdn5UrDZG57VqgK75lDkf0602MTe37fVQ4cK_BzjXHPEPXRV9TraAkvZsLZ-SXGZ_PNTTlqCE9vD4d9neuOFuV2f756M72qeb5IiRe1hy1GNVMFA5sGTAdg0y0xfTTMVdA_-shYw/s320/Gambar+3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Ketiga&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama / nama blog anda dan alamat blog Anda. Untuk Nama Blog sebaiknya sesuai dengan Tujuan anda membuat Blog. Seperti : Iklan, Bisnis online, Artikel dll.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya dengan berupa tahun atau nama yang di anggap mendukung lainnya.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQJj_2Hd1Bp8Jdh9jQYnbb6T5_zglRuotqnq0RCsuZTysPIMCBH12iioWPK4HwQFF6dLajRV5MhuYxZ657JUhibawnsPEVP8phcWZ8t2EC4mq2Y3zXN1sBrguMgKA0UTDSfPTAGccl616l/s1600/Gambar+4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQJj_2Hd1Bp8Jdh9jQYnbb6T5_zglRuotqnq0RCsuZTysPIMCBH12iioWPK4HwQFF6dLajRV5MhuYxZ657JUhibawnsPEVP8phcWZ8t2EC4mq2Y3zXN1sBrguMgKA0UTDSfPTAGccl616l/s320/Gambar+4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Langkah Keempat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Jika sudah mengklik Lanjutkan maka anda akan berhasil. Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Pilih Salah satu dari Gambar. Seperti Gambar dibawah.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh Interneter. Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman,&amp;nbsp; dll. Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam anda bisa mempelajari materi-materi dari posting selanjutnya.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/langkah-pertama-silahkan-kunjungi.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyct5sa3SI-OoexCBaAk4YOwzdXwdpBMRAbjvdZVs3YZI6Ufojx6uu4ifKC5b6FPt_O0EEGErT4EW01rFKtsijPJS8EUAjrdVxGp5nKyJz_EYGoCDcK4dk6R7Y9MFoQc3ZcgnXHOu5W0x9/s72-c/Gambar+1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-1449173569513610499</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 12:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T19:35:00.982+07:00</atom:updated><title>HUBUNGAN FILSAFAT YUNANI DENGAN FILSAFAT ISLAM</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengertian Filsafat Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum sampai kepada definisi Filsafat Islam, terlebih dahulu kami akan memberikan makna filsafat yang berkembang di kalangan cendikiawan muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Mustofa Abdur Razik pemakaian kata filsafat di kalangan umat Islam adalah kata hikmah. Sehingga kata hakim ditempatkan pada kata failusuf atau hukum Al-Islam (hakim-hakim Islam) sama dengan falasifatul Islam (failasuf-failasuf Islam). Hal ini dikuatkan oleh Dr. Faud Al-Ahwani, bahwa kebanyakan pengaran-pengarang Arab menempatkan kalimat hikmah di tempat kalimat filsafat, dan menempatkan kalimat hakim di tempat kalimat failusuf atau sebaliknya. Namun demikian, mereka mengatakan bahwa sebenarnya kata hikmah itu berada di atas kata filsafat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Farabi berkata: Failusuf adalah orang yang menjadikan seluruh kesungguhan dari kehidupannya dan seluruh maksud dari umurnya mencari hikmah yaitu mema'rifati Allah yang mengandung pengertian mema'rifati kebaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibnu Sina mengatakan, hikmah adalah mencari kesempurnaan diri manusia dengan dapat menggambarkan segala urusan dan membenarkan segala hakikat baik yang bersifat teori maupun praktik menurut kadar kemampuan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Ahli tafsir Muhammad Abduh mengatakan bahwa hikmah adalah ilmu yang berhubungan dengan rahasia-rahasia, yang kokoh/rapi, dan bermanfaat dalam menggerakkan amal pekerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu ada yang berpendapat bahwa asal makna hikmah adalah tali kendali untuk kuda dalam mengekang kenakalannya. Dari sini makna diambillah kata hikmah dalam arti pengetahuan atau kebijaksanaan karena hikmah ini menghalang-halangi dari orang yang mempunyai perbuatan rendah. Kemudian hikmah diartikan perkara yang tinggi yang dapat dicapai oleh manusia dengan melalui alat-alatnya yang tertentu yaitu akal dan metode-metode berpikirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila melihat ayat-ayat Al-Qur’an, maka ada beberapa arti yang dikandung dalam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; kata hikmah itu, antara lain adalah:&lt;br /&gt;
Untuk memperhatikan keadaan dengan seksama untuk memahami rahasia syariat dan maksud-maksudnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Kenabian&lt;br /&gt;
Dengan demikian hikmah yang diidentikkan dengan filsafat adalah ilmu yang membahas tentang hakikat sesuatu, baik yang bersifat teoritis (etika, estetika maupun metafisika) atau yang bersifat praktis yakni pengetahuan yang harus diwujudkan dengan amal baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampailah kita pada pengertian Filsafat Islam yang merupakan gabungan dari filsafat dan Islam. Menurut Mustofa Abdur Razik, Filsafat Islam adalah filsafat yang tumbuh di negeri Islam dan di bawah naungan negara Islam, tanpa memandang agama dan bahasa-bahasa pemiliknya. Pengertian ini diperkuat oleh Prof. Tara Chand, bahwa orang-orang Nasrani dan Yahudi yang telah menulis kitab-kitab filsafat yang bersifat kritis atau terpengaruh oleh Islam sebaiknya dimasukkan ke dalam Filsafat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr. Ibrahim Madzkur mengatakan: Filsafat Arab bukanlah berarti bahwa ia adalah produk suatu ras atau umat. Meskipun demikian saya mengutamakan menamakannya filsafat Islam, karena Islam bukan akidah saja, tetapi juga sebagai peradaban. Setiap peradaban mempunyai kehidupannya sendiri dalam aspek moral, material, intelektual dan emosional. Dengan demikian, Filsafat Islam mencakup seluruh studi filosofis yang ditulis di bumi Islam, apakah ia hasil karya orang-orang Islam atau orang-orang Nasrani ataupun orang-orang Yahudi (Fuad Al-Ahwani, Hal. 15).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drs. Sidi Gazalba memberikan gambaran sebagai berikut: Bahwa Tuhan memberikan akal kepada manusia itu menurunkan nakal (wahyu/sunnah) untuk dia. Dengan akal itu ia membentuk pengetahuan. Apabila pengetahuan manusia itu digerakkan oleh nakal, menjadilah ia filsafat Islam. Wahyu dan Sunnah (terutama mengenai yang ghaib) yang tidak mungkin dibuktikan kebenarannya dengan riset, filsafat Islamlah yang memberikan keterangan, ulasan dan tafsiran sehingga kebenarannya terbuktikan dengan pemikiran budi yang bersistem, radikal dan umum (Drs. Sidi Gazalba, hal. 31).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan uraian di atas maka dapatlah disimpulkan bahwa filsafat Islam adalah suatu ilmu yang dicelup ajaran Islam dalam membahas hakikat kebenaran segala sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak di kalangan para ahli berbeda dalam menanamkan filsafat Islam. Apakah ia merupakan filsafat Islam atau filsafat Arab atau ada nama lain dari kedua istilah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prof. Mu'in, menyatakan apabila filsafat itu disebut dengan Filsafat Arab, berarti mengeluarkan orang Iran, orang Afghanistan, orang Pakistan, dan orang India. Oleh karena itu memilih dengan Filsafat Islam. Demikian pula orientalis Perancis Courbin, seorang Islamolog dan kebudayaan Iran, membela dengan Filsafat Islam. Sebagaimana dikatakannya. Jika kita mengambil nama Filsafat Arab, pengertiannya sempit sekali bahkan keliru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dengan As-Sahrawardi Ar-Razi, beliau lebih suka memilih pendapat yang menamakannya Filsafat di dunia Islam, adapun Mauric de Wild, Emik Brehier dan Lutfi As Sayid menyebutkan dengan Filsafat Arab. Pada umumnya pendapat yang menyebutkan Filsafat Arab beralasan bahwa filsafat itu ditulis dalam bahasa Arab, atau ia diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dengan menambah unsur-unsur baru dalam bahasa Arab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya perbedaan istilah tersebut hanya perbedaan nama saja, sebab bagaimanapun juga hidup dan suburnya pemikiran filsafat tersebut adalah di bawah naungan Islam dan kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab. Kalau yang dimaksud dengan Filsafat Arab ialah bahwa filsafat tersebut adalah hasil orang Arab semata-mata, maka tidak benar. Sebab kenyataan menunjukkan bahwa Islah telah mempersatukan berbagai-bagai umat, dan kesemuanya telah ikut serta dalam memberikan sumbangannya dalam filsafat tersebut. Sebaliknya kalau yang dimaksud dengan filsafat Islam adalah hasil pemikiran kaum muslimin semata-mata, juga berlawanan dengan sejarah, karena mereka pertama-tama berguru pada aliran Nestorius dan Yacobias dari golongan Masehi, Yahudi dan penganut agama Shabi’ah, dan kegiatan mereka dalam berilmu dan filsafat selalu berhubungan dengan orang-orang Masehi dan Yahudi yang ada pada masanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun pemikiran-pemikiran filsafat pada kaum muslimin lebih tepat disebut filsafat Islam, mengingat bahwa Islam bukan saja sekedar agama, tetapi juga peradaban. Pemikiran filsafat ini sudah barang tentu berpengaruh oleh peradaban Islam tersebut, meskipun pemkiran itu banyak sumbernya dan berbeda-beda jenis orangnya. Corak pemikiran tersebut adalah Islam, baik tentang problem-problemnya, motif pembinaannya maupun tujuannya, karena Islam telah memadu dan menampung aneka peradaban serta pemikiran dalam satu kesatuan. Apabila hal ini ditunjang dengan pemakaian buku-buku yang berasal dari filosuf Islam seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, ataupun Al-Farabi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Objek Filsafat Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telah disebutkan bahwa objek filsafat adalah menelaah hakikat tentang Tuhan, tentang manusia dan tentang segala realitas yang nampak di hadapan manusia. Ada beberapa persoalan yang biasa dikedepankan dalam mencari objek filsafat meskipun akhirnya tidak akan lepas dari ketiga hal itu, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Dari apakah benda-benda dapat berubah menjadi lainnya, seperti perubahan oksigen dan hidrogen menjadi air?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Apakah jaman itu yang menjadi ukuran gerakan dan ukuran wujud semua perkara?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Apakah bedanya makhluk hidup dengan makhluk yang tidak hidup?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Apakah ciri-ciri khas makhluk hidup itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Apa jiwa itu? Jika jiwa itu ada, apakah jiwa manusia itu abadi atau musnah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Dan masih ada lagi pertanyaan-pertanyaan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persoalan-persoalan tersebut membentuk ilmu fisika dan dari sini kita meningkat kepada ilmu yang lebih umum ialah ilmu metafisika, yang membahas tentang wujud pada umumnya, tentang sebab wujud, tentang sifat zat yang mengadakan. Dari sini kita bisa menjawab pertanyaan: Apakah alam semesta ini wujud dengan sendirinya ataukah ia mempunyai sebab yang tidak nampak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian kita dapat membuat obyek pembahasa lagi, yaitu pengetahuan/pengenalan itu sendiri, cara-cara dan syarat-syarat kebenaran atau salahnya, dan dari sini maka keluarlah ilmu logika (ilmu mantiq) yang tidak ada kemiripannya dengan ilmu-ilmu positif. Kemudian kita melihat kepada akhlak dan apa yang seharusnya diperbuat oleh perorangan, keluarga dan masyarakat, yang berbeda dengan ilmu. Sosiologi lebih menekankan kepada pengertian tentang gejala-gejala kemasyarakatan dan hubungannya, tanpa meneliti apa yang seharusnya terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari uraian ini, maka filsafat sebagai ilmu yang mengungkap tentang wujud-wujud melalui sebab-sebab yang jauh, yakni pengetahuan yang yakin yang sampai kepada munculnya suatu sebab. Ilmu terhadap wujud-wujud itu adalah bersifat keseluruhan, bukan terperinci, karena pengetahuan secara terperinci menjadi lapangan ilmu-ilmu khusus. Oleh karena sifatnya keseluruhan, maka filsafat hanya membicarakan benda pada umumnya atau kehidupan pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian filsafat mencakup seluruh benda dan semua yang hidup yakni pengetahuan terhadap sebab-sebab yang jauh yang tidak perlu lagi dicari sesudahnya. Filsafat berusaha untuk menafsirkan hidup itu sendiri yang menjadi sebab pokok bagi partikel-partikel itu beserta fungsi-fungsinya. Cakupan filsafat Islam tidak jauh berbeda dari objek filsafat ini. Hanya dalam proses pencarian itu Filsafat Islam telah diwarnai oleh nilai-nilai yang Islami. Kebebasan pola pikirannya pun digantungkan nilai etis yakni sebuah ketergantungan yang didasarkan pada kebenaran ajaran ialah Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hubungan Filsafat Islam Dengan Filsafat Yunani&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses sejarah masa lalu, tidak dapat dielakkan begitu saja bahwa pemikiran filsafat Islam terpengaruh oleh filsafat Yunani. Para filosuf Islam banyak mengambil pemikiran Aristoteles dan mereka banyak tertarik terhadap pemikiran-pemikiran Platinus. Sehingga banyak teori-teori filosuf Yunani diambil oleh filsuf Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian keadaan orang yang dapat kemudian. Kedatangan para filosuf Islam yang terpengaruh oleh orang-orang sebelumnya, dan berguru kepada filsuf Yunani. Bahkan kita yang hidup pada abad ke-20 ini, banyak yang berhutang budi kepada orang-orang Yunani dan Romawi. Akan tetap berguru tidak berarti mengekor dan mengutip, sehingga dapat dikatakan bahwa filsafat Islam itu hanya kutipan semata-mata dari Aristoteles, sebagaimana yang dikatakan oleh Renan, karena filsafat Islam telah mampu menampung dan mempertemukan berbagai aliran pikiran. Kalau filsafat Yunani merupakan salah satu sumbernya, maka tidak aneh kalau kebudayaan India dan Iran juga menjadi sumbernya. Pertukaran dan perpindahan suatu pikiran bukan selalu dikatakan utang budi. Suatu persoalan dan hasilnya dapat mempunyai bermacam-macam corak. Seorang dapat mengemukakan persoalan yang pernah dikemukakan oleh orang lain sambil mengemukakan teorinya sendiri. Spinoza, misalnya, meskipun banyak mengutip Descartes, ia mempunyai mahzab sendiri. Ibnu Sina, meskipun menjadi murid setia Aristoteles, ia mempunyai pemikiran yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para filsuf Islam pada umumnya hidup dalam lingkungan dan suasana yang berbeda dari apa yang dialami oleh filsuf-filsuf lain. Sehingga pengaruh lingkungan terhadap jalan pikiran mereka tidak bisa dilupakan. Pada akhirnya, tidaklah dapat dipungkiri bahwa dunia Islam berhasil membentuk filsafat yang sesuai dengan prinsip-prinsip agama dan keadaan masyarakat Islam itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hubungan Filsafat Islam dengan Ilmu-ilmu Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keunggulan khusus bagi filsafat Islam dalam masalah pembagian cabang-cabangnya adalah mencakup ilmu kedokteran, biologi, kimia, musik ataupun falak yang semuanya menjadi cabang filsafat Islam. Sehingga hal ini menjadi nilai lebih bagi filsafat Islam. Dengan demikian filsafat Islam secara khusus memisahkan diri sebagai ilmu yang mandiri. Walaupun hasil juga ditemukan keidentikan dengan Pemandangan orang Yunani (Aristoteles) dalam masalah teori tentang pembagian filsafat oleh filosuf-filosuf Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filsafat memasuki lapangan-lapangan ilmu ke-Islaman dan mempengaruhi pembatas-pembatasnya. Penyelidikan terhadap keilmuan meliputi kegiatan filsafat dalam dunia Islam. Dan yang menjadi perluasan ilmu dengan tidak membatasi diri dari hasil-hasil karya filosuf Islam saja, tetapi dengan memperluas pembahasannya. Hasil ini meliputi ilmu kalam, tasawuf, ushul fiqh dan tarikh tasyri’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para ulama Islam memikirkan sesuatu dengan jalan filsafat ada yang lebih berani dan lebih bebas daripada pemikiran-pemikiran mereka yang biasa dikenal dengan nama filosuf-filosuf Islam. Di mana perlu diketahui bahwa pembahasan ilmu kalam dan tasawuf banyak terdapat pemikiran dan teori-teori yang tidak kalah teliti daripada filosuf-filosuf Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemikiran Islam mempunyai ciri khas tersendiri dibanding dengan filsafat Aristoteles, seperti halnya pemikiran Islam pada ilmu kalam dan tasawuf. Demikian pula pada pokok-pokok hukum Islam (tasyri’) dan Ushul Fiqh juga terdapat beberapa uraian yang logis dan sistematis dan mengandung segi-segi kefilsafatan. Syekh Mustafa Abdur Raziq adalah orang yang pertama mengusulkan ilmu Fiqh menjadi bagian dari filsafat. Berikut ini ada beberapa hubungan filsafat Islam dengan Ilmu Tasawuf, Ilmu Fiqh, dan Ilmu Pengetahuan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Filsafat Islam dengan Ilmu Kalam&lt;br /&gt;
Problem yang ada terhadap filsafat Islam, apakah identik dengan Ilmu Kalam? Ataukah sebagai ilmu yang berdiri sendiri? Apakah ilmu kalam itu sebagai cabang dari filsafat?&lt;br /&gt;
Ada beberapa pendapat ahli yang mencoba menjawab pertanyaan di atas antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Dr. Fuad Al-Ahwani di dalam bukunya Filsafat Islam tidak setuju kalau filsafat sama dengan ilmu kalam. Dengan alasan-alasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
Karena ilmu kalam dasarnya adalah keagamaan atau ilmu agama. Sedangkan filsafat merupakan pembuktian intelektual. Obyek pembahasannya bagi ilmu kalam berdasar pada Allah SWT. dan sifat-sifat-Nya serta hubungan-Nya dengan alam dan manusia yang berada di bahwa syariat-Nya. Objek filsafat adalah alam dan manusia serta pemikiran tentang prinsip wujud dan sebab-sebabnya. Seperti filosuf Aristoteles yang dapat membuktikan tentang sebab pertama yaitu Allah. Tetapi ada juga yang mengingkari adanya wujud Allah SWT. sebagaimana aliran materialisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ilmu kalam adalah suatu ilmu Islam asli yang menurut pendapat paling kuat, bahwa ia lahir dari diskusi-diskusi sekitar Al-Qur’an yaitu Kalam Allah, apakah ia Qadim atau makhluk. Perbedaan pendapat terjadi antra Kaum Mu’tazilah, pengikut Ahmad bin Hambal dan pengikut-pengikut Asy’ari. Adapun filsafat adalah istilah Yunani yang masuk ke dalam bahasa Arab sebagai penegasan Al-Farabi bahwa nama filsafat itu berasal dari Yunani dan masuk ke dalam bahasa Arab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Abad 2 H, telah lahir filsafat Islam, dengan bukti adanya filosuf-filosuf Islam seperti Al-Kindi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di samping itu, di kalangan ahli ilmu kalam sudah ada ahli yang terkenal seperti Al-Annazam, Al-Jubbai, Abul-Huzail Al-‘Allaf. Para ahli ilmu kalam ini tidak ada yang menamakan diri sebagai filosuf. Dan ada pertentangan tajam di antara kedua belah pihak. Sebagaimana Al-Ghazali sebagai pengikut aliran Asy’ariyah yang menulis kitab Tahafutul Falasifah. Namun dari kalangan ahli filsafat, Ibnu Rusyd menjawab terhadap tuduhan itu dengan menulis: Tahafutul Al-Tahafuit (Inkosistensinya kitab Tahafut).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Prof. Tara Chana&lt;br /&gt;
Dia mengemukakan bahwa istilah filsafat Islam adalah untuk arti dari ilmu kalam. Ia lebih lanjut menyatakan bahwa filsafat itu telah lahir dari kebutuhan Islam dan perdebatan keagamaan dan pada dasarnya mementingkan pengukuhan landasan aqidah atau mencarikan dasar filosofisnya, ataupun untuk membangun pemikiran-pemikiran theologi keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
·&amp;nbsp; Prof. Fuad Al-Ahwani&lt;br /&gt;
Ia mengakui, bahwa sekolah pada abad ke-6 H, filsafat telah bercampur dengan ilmu kalam, sampai yang terakhir ini telah menelan filsafat sedemikian rupa dan memasukkannya di dalam kitab-kitabnya. Sehingga kitab-kitab tauhid yang membahas ilmu kalam didahului dengan pendahuluan mengenai logika Aristoteles dengan mengikuti cara para filosuf.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/hubungan-filsafat-yunani-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-4200971343624808957</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 12:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T21:49:14.838+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">PUASA</category><title>MAKALAH TENTANG PUASA</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
PUASA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai muslim yang sejati, kedatangan dan kehadiran Ramadhan yang mulia pada tahun ini merupakan sesuatu yang amat membahagiakan kita. Betapa tidak, dengan menunaikan ibadah Ramadhan, amat banyak keuntungan yang akan kita peroleh, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Disinilah letak pentingnya bagi kita untuk membuka tabir rahasia puasa sebagai salah satu bagian terpenting dari ibadah Ramadhan.Dr. Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Al Ibadah Fil Islam mengungkapkan ada lima rahasia puasa yang bisa kita buka untuk selanjutnya bisa kita rasakan kenikmatannya dalam ibadah Ramadhan.1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menguatkan Jiwa &lt;br /&gt;
Dalam hidup, tak sedikit kita dapati manusia yang didominasi oleh hawa nafsunya, lalu manusia itu menuruti &lt;br /&gt;
apapun yang menjadi keinginannya meskipun keinginan itu &lt;br /&gt;
merupakan sesuatu yang bathil dan mengganggu serta &lt;br /&gt;
merugikan orang lain. Karenanya, di dalam Islam ada &lt;br /&gt;
perintah untuk memerangi hawa nafsu dalam arti berusaha &lt;br /&gt;
untuk bisa mengendalikannya, bukan membunuh nafsu yang &lt;br /&gt;
membuat kita tidak mempunyai keinginan terhadap sesuatu &lt;br /&gt;
yang bersifat duniawi. Manakala dalam peperangan ini &lt;br /&gt;
manusia mengalami kekalahan, malapetaka besar akan terjadi &lt;br /&gt;
karena manusia yang kalah dalam perang melawan hawa nafsu &lt;br /&gt;
itu akan mengalihkan penuhanan dari kepada Allah Swt &lt;br /&gt;
sebagai Tuhan yang benar kepada hawa nafsu yang cenderung &lt;br /&gt;
mengarahkan manusia pada kesesatan. Allah memerintahkan &lt;br /&gt;
kita memperhatikan masalah ini dalam firman-Nya yang &lt;br /&gt;
artinya: Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan &lt;br /&gt;
hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya &lt;br /&gt;
sesat berdasarkan ilmu-Nya. (QS 45:23)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ibadah puasa, maka manusia akan berhasil &lt;br /&gt;
mengendalikan hawa nafsunya yang membuat jiwanya menjadi &lt;br /&gt;
kuat, bahkan dengan demikian, manusia akan memperoleh &lt;br /&gt;
derajat yang tinggi seperti layaknya malaikat yang suci &lt;br /&gt;
dan ini akan membuatnya mampu mengetuk dan membuka &lt;br /&gt;
pintu-pintu langit hingga segala do’anya dikabulkan &lt;br /&gt;
oleh Allah Swt, Rasulullah Saw bersabda yang artinya: Ada &lt;br /&gt;
tiga golongan orang yang tidak ditolak do’a mereka: &lt;br /&gt;
orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan &lt;br /&gt;
do’a orang yang dizalimi. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mendidik Kemauan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puasa mendidik seseorang untuk memiliki kemauan yang &lt;br /&gt;
sungguh-sungguh dalam kebaikan, meskipun untuk &lt;br /&gt;
melaksanakan kebaikan itu terhalang oleh berbagai kendala. &lt;br /&gt;
Puasa yang baik akan membuat seseorang terus &lt;br /&gt;
mempertahankan keinginannya yang baik, meskipun peluang &lt;br /&gt;
untuk menyimpang begitu besar. Karena itu, Rasulullah Saw &lt;br /&gt;
menyatakan: Puasa itu setengah dari kesabaran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kaitan ini, maka puasa akan membuat kekuatan rohani &lt;br /&gt;
seorang muslim semakin prima. Kekuatan rohani yang prima &lt;br /&gt;
akan membuat seseorang tidak akan lupa diri meskipun telah &lt;br /&gt;
mencapai keberhasilan atau kenikmatan duniawi yang sangat &lt;br /&gt;
besar, dan kekuatan rohani juga akan membuat seorang &lt;br /&gt;
muslim tidak akan berputus asa meskipun penderitaan yang &lt;br /&gt;
dialami sangat sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyehatkan Badan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disamping kesehatan dan kekuatan rohani, puasa yang baik &lt;br /&gt;
dan benar juga akan memberikan pengaruh positif berupa &lt;br /&gt;
kesehatan jasmani. Hal ini tidak hanya dinyatakan oleh &lt;br /&gt;
Rasulullah Saw, tetapi juga sudah dibuktikan oleh para &lt;br /&gt;
dokter atau ahli-ahli kesehatan dunia yang membuat kita &lt;br /&gt;
tidak perlu meragukannya lagi. Mereka berkesimpulan bahwa &lt;br /&gt;
pada saat-saat tertentu, perut memang harus diistirahatkan &lt;br /&gt;
dari bekerja memproses makanan yang masuk sebagaimana juga &lt;br /&gt;
mesin harus diistirahatkan, apalagi di dalam Islam, isi &lt;br /&gt;
perut kita memang harus dibagi menjadi tiga, sepertiga &lt;br /&gt;
untuk makanan, sepertiga untuk air dan sepertiga untuk &lt;br /&gt;
udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengenal Nilai Kenikmatan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hidup ini, sebenarnya sudah begitu banyak kenikmatan &lt;br /&gt;
yang Allah berikan kepada manusia, tapi banyak pula &lt;br /&gt;
manusia yang tidak pandai mensyukurinya. Dapat satu tidak &lt;br /&gt;
terasa nikmat karena menginginkan dua, dapat dua tidak &lt;br /&gt;
terasa nikmat karena menginginkan tiga dan begitulah &lt;br /&gt;
seterusnya. Padahal kalau manusia mau memperhatikan dan &lt;br /&gt;
merenungi, apa yang diperolehnya sebenarnya sudah sangat &lt;br /&gt;
menyenangkan karena begitu banyak orang yang memperoleh &lt;br /&gt;
sesuatu tidak lebih banyak atau tidak lebih mudah dari apa &lt;br /&gt;
yang kita peroleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka dengan puasa, manusia bukan hanya disuruh &lt;br /&gt;
memperhatikan dan merenungi tentang kenikmatan yang sudah &lt;br /&gt;
diperolehnya, tapi juga disuruh merasaakan langsung betapa &lt;br /&gt;
besar sebenarnya nikmat yang Allah berikan kepada kita. &lt;br /&gt;
Hal ini karena baru beberapa jam saja kita tidak makan dan &lt;br /&gt;
minum sudah terasa betul penderitaan yang kita alami, dan &lt;br /&gt;
pada saat kita berbuka puasa, terasa betul besarnya nikmat &lt;br /&gt;
dari Allah meskipun hanya berupa sebiji kurma atau seteguk &lt;br /&gt;
air. Disinilah letak pentingnya ibadah puasa guna mendidik &lt;br /&gt;
kita untuk menyadari tinggi nilai kenikmatan yang Allah &lt;br /&gt;
berikan agar kita selanjutnya menjadi orang yang pandai &lt;br /&gt;
bersyukur dan tidak mengecilkan arti kenikmatan dari Allah &lt;br /&gt;
meskipun dari segi jumlah memang sedikit dan kecil. Rasa &lt;br /&gt;
syukur memang akan membuat nikmat itu bertambah banyak, &lt;br /&gt;
baik dari segi jumlah atau paling tidak dari segi rasanya, &lt;br /&gt;
Allah berfirman yang artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala &lt;br /&gt;
Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu &lt;br /&gt;
bersyukur, pasati Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, &lt;br /&gt;
dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya &lt;br /&gt;
azab-Ku sangat pedih. (QS 14:7)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengingat dan Merasakan Penderitaan Orang Lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasakan lapar dan haus juga memberikan pengalaman kepada &lt;br /&gt;
kita bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan orang &lt;br /&gt;
lain. Sebab pengalaman lapar dan haus yang kita rasakan &lt;br /&gt;
akan segera berakhir hanya dengan beberapa jam, sementara &lt;br /&gt;
penderitaan orang lain entah kapan akan berakhir. Dari &lt;br /&gt;
sini, semestinya puasa akan menumbuhkan dan memantapkan &lt;br /&gt;
rasa solidaritas kita kepada kaum muslimin lainnya yang &lt;br /&gt;
mengalami penderitaan yang hingga kini masih belum &lt;br /&gt;
teratasi, seperti penderitaan saudara-saudara kita di &lt;br /&gt;
Ambon atau Maluku, Aceh dan di berbagai wilayah lain di &lt;br /&gt;
Tanah Air serta yang terjadi di berbagai belahan dunia &lt;br /&gt;
lainnya seperti di Chechnya, Kosovo, Irak, Palestina dan &lt;br /&gt;
sebagainya.Oleh karena itu, sebagai simbol dari rasa solidaritas itu, sebelum Ramadhan berakhir, kita diwajibkan untuk &lt;br /&gt;
menunaikan zakat agar dengan demikian setahap demi setahap &lt;br /&gt;
kita bisa mengatasi persoalan-persoalan umat yang &lt;br /&gt;
menderita. Bahkan zakat itu tidak hanya bagi kepentingan &lt;br /&gt;
orang yang miskin dan menderita, tapi juga bagi kita yang &lt;br /&gt;
mengeluarkannya agar dengan demikian, hilang kekotoran &lt;br /&gt;
jiwa kita yang berkaitan dengan harta seperti gila harta, &lt;br /&gt;
kikir dan sebagainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah berfirman yang artinya: Ambillah zakat dari sebagian &lt;br /&gt;
harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan &lt;br /&gt;
mensucikan mereka dan mendo’alah untuk mereka. &lt;br /&gt;
Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketentraman &lt;br /&gt;
jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha &lt;br /&gt;
Mengetahui. (QS 9:103). Sambut dengan Gembira Karena rahasia puasa merupakan sesuatu yang amat penting &lt;br /&gt;
bagi kita, maka sudah sepantasnyalah kalau kita harus &lt;br /&gt;
menyambut kedatangan Ramadhan tahun ini dengan penuh rasa &lt;br /&gt;
gembira sehingga kegembiraan kita ini akan membuat kita &lt;br /&gt;
bisa melaksanakan ibadah Ramadhan nanti dengan ringan &lt;br /&gt;
meskipun sebenarnya ibadah Ramadhan itu berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegembiraan kita terhadap datangnya bulan Ramadhan harus &lt;br /&gt;
kita tunjukkan dengan berupaya semaksimal mungkin &lt;br /&gt;
memanfaatkan Ramadhan tahun sebagai momentum untuk &lt;br /&gt;
mentarbiyyah (mendidik) diri, keluarga dan masyarakat &lt;br /&gt;
kearah pengokohan atau pemantapan taqwa kepada Allah Swt, &lt;br /&gt;
sesuatu yang memang amat kita perlukan bagi upaya meraih &lt;br /&gt;
keberkahan dari Allah Swt bagi bangsa kita yang hingga &lt;br /&gt;
kini masih menghadapi berbagai macam persoalan besar. Kita &lt;br /&gt;
tentu harus prihatin akan kondisi bangsa kita yang sedang &lt;br /&gt;
mengalami krisis, krisis yang seharusnya diatasi dengan &lt;br /&gt;
memantapkan iman dan taqwa, tapi malah dengan menggunakan &lt;br /&gt;
cara sendiri-sendiri yang akhirnya malah memicu &lt;br /&gt;
pertentangan dan perpecahan yang justeru menjauhkan kita &lt;br /&gt;
dari rahmat dan keberkahan dari Allah Swt. [Ayani] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puasa dalam Islam&lt;br /&gt;
Puasa dalam agama Islam artinya menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183.&lt;br /&gt;
Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama.&lt;br /&gt;
Waktu haram puasa adalah waktu di mana umat Muslim dilarang berpuasa. Hikmah puasa adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu turut bersama merayakannya.&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal) &lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah) &lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah) &lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perintah dalam Al-Quran&lt;br /&gt;
Perintah berpuasa dari Allah terdapat dalam Al-Qur'an di surat Al-Baqarah ayat 183.&lt;br /&gt;
"Yaa ayyuhaladziina aamanuu kutiba alaikumus siyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la allakum tataquun" &lt;br /&gt;
“ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa."&lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hikmah Puasa&lt;br /&gt;
Ibadah shaum Ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mu’min adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah/2: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al- Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran/3: 146.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara Aktivitas&lt;br /&gt;
Puasa adalah menahan diri dari tidak bamyak bicara, tidak banyak melihat, tidak banyak makan dan minum, tidak banyak tidur. dan puasa juga merupakan tempat nya ibadah umat manusia yg mana setiap kebaikan di lipak gandakan pahalanya.&lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jenis-jenis Puasa&lt;br /&gt;
Puasa yang hukumnya wajib &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa Ramadan &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa karena nazar &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa kifarat atau denda &lt;br /&gt;
Puasa yang hukumnya sunah &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa 6 hari di bulan Syawal &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa Arafah &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa Senin-Kamis &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak) &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puasa Asyura (pada bulan muharam) &lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Syarat wajib puasa :&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beragama Islam &lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berakal sehat &lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Baligh (sudah cukup umur) &lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu melaksanakannya &lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar) &lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Syarat sah puasa :&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Islam (tidak murtad) &lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk) &lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Suci dari haid dan nifas &lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengetahui waktu diterimanya puasa &lt;br /&gt;
•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rukun puasa :&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Niat &lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/puasa.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-7384052442002694354</guid><pubDate>Thu, 18 Mar 2010 18:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T22:11:51.345+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SHOLAT JUMAT</category><title>MAKALAH MATERI PAI: SHOLAT JUM'AT</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;SHOLAT JUMAT&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Shalat jum’at adalah sholat dua rakaat sesudah khotbah pada waktu dzuhur pada hari jum’at.&lt;br /&gt;
Hukumnya adalah fardu ‘ain, artinya wajib atas setiap laki-laki dewasa yang beragama islam, merdeka, dan tetap di dalam negeri. Perempuan kanak, hamba sahaya, dan orang sedang dalam perjalanan tidak wajib untuk shalat jum’at bila tidak bias memungkinkan. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;*Firman Allah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari jum’at. Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.”&amp;nbsp; (Aljumu’ah :9)&lt;br /&gt;
*Sabda Rasulullah Saw :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Shalat jum’at itu&amp;nbsp; hak yang wajib dikerjakan oleh tiap-tiap orang islam dengan berjamaah, kecuali empat macam orang ; (1) hamba sahaya yang di miliki,&amp;nbsp; (2)perempuan, (3) anak-anak (4) orang sakit.” ( Riwayat Abu Dau dan Hakim ) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Syarat-syarat wajib jum’at&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Islam, tidak wajib atas orang non islam .&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Balig, (dewasa), tidak jum;at atas kanak-kanak.&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berakal, tidak wajib jum’at atas orang gila.&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Laki-laki, tidak wajib jum’at atas perempuan.&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sehat, tidak wajib jum’at atas orang sakit atau berhalangan.&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tetap dalam negeri, tidak wajib jum’at atas orang yang sedang dalam perjalanan. &lt;br /&gt;
Khotbah jum’at&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rukun dan khotbah jum’at&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;: &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mengucapkan puji-pujian kepada Allah.&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Membaca salawat atas rasulullah. &lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mengucapkan syahadat (bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang sebenarnya melainkan Allah, dan bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan-Nya).&lt;br /&gt;
Sabda Rasulullah&amp;nbsp; Saw :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tiap-tiap khotbah yang tidak ada syahadatnya adalah sepertitangan yang terpotong.” (Riwayat Ahmad dan Abu Daud)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berwasiat (bernasihat) dengan takwa dan mengajarkan apa-apa yang perlu kepada pendengar, sesuai dengan keadaan tempat dan waktu, baik urusan agama maupun urusan agama, seperti ibadat, kesopanan, pergaulan, perekonomian, pertanian, siasat, dan sebagainya, serta bahasa yang dipahami oleh pendengar.&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Membaca ayat al-qur’an&amp;nbsp; pada salah satu dari kedua khotbah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari jabir bin samurah. Ia berkata. “Rasulullah Saw, khotbah sambil berdiri. Beliau duduk di antara keduanya, lalu beliau membacakan beberapa ayat alqur’an, memperingatkan, dan mempertakuti, manusia.” (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berdoa untuk mukminin dan mukminat pada khutbah yang kedua. Sebagian ulama berpendapat bahwa doa dalam khotbah tidak wajib sebagaimana juga dalam selain kutbah.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sunat yang bersangkutan dengan khutbah&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Khotbah hendaklah dilakukan datas mimbar atau di tempat yang tinggi. Keterangannya adalah amal Rasulullah Saw. Yang dirwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, mimbar tiga tangga tempatnya di sebelah kanan pengimaman.&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Khotbah itu di ucapkan dengan kalimat fasih, terang, mudah di pahami, sederhana, tidak,terlalu panjang, dan tidak pula terlalu pendek.&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Khatib hendaklah tetap menghadap orang banyak jangan berputar-putar kana yang demikian itu tidak disyariatkan.&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Membaca surat Al-ikhlas sewaktu duduk di antara khubah.&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Menertibkan tiga rukun, yaitu dimlai dengan puji-pujian, kemudian salawat atas Nabi, lalu berwasiat (memberi nasihat), selain itu tidak ada tertib.&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pendengar hendaklah diam seta memperhatikan kotbah. Banyak ulama mengatakan bahwa haram bercakap-cakap ketika mendengarkan khutbah.&lt;br /&gt;
Sabda Rasulullah Saw&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Abu Hurairah. Bahwasanya Nbi Saw telah berkata, “Apabila engkau katakana diam kepada temanmu pada hari jum’at sewktu imam berkhotbah, maka sesungguhnya engkau telah menghapus pahala shalat jum’atmu.”(Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Khatib hendaklah memberi salam.&lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Khatib hendaklah duduk diatas mimbar sesudah memberi salam dan sesudah duduk azan dikumandangkan. &lt;br /&gt;
Azan jum’at &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Menurut pendapat yang mu’tamad, sesungguhnya azan jum’at itu satu kali saja, sewaktu khatib sudah duduk diatas mimbar.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sunat yang bersangkutan dengan jum’at :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Di sunatkan mandi pada hari jum’at bagi orang yang akan pergi ke masjid untuk shalat jum’at.&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berhias dengan memakai yang sebaik-baiknya, dan yang lebih baik yang berwarna putih.&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Memakai wangi-wangian,&lt;br /&gt;
Sabda Rasulullah Saw&amp;nbsp; :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“barang siapa yang mandi pada hari jum’at, memakai pakaian yang sebaik-baiknya, memakai eangi-wangian kalau ada, kemudian ia pergi mendatangi jum’at, dan disana ia tidak melangkahi duduk manusia, kemudian ia shalat jum’at serta diam ketika imam keluar sampai selesai shalatnya, maka yang demikian itu akan menghapuskan dosanya antara jum’at dan jum’at yang sebelumnya.” (Riwayat Ibnu Hibban dan Hakim)&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Memotong kuku, mengunting kumis dan menyisir rambut.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rasulullah Saw, memotong kuku dan mengunting kumis pada hari jum’at sebelum beliau pergi shalat.”(Riwayat Baihaqi dan Tabrani)&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Segera pergi jum’at dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hensdaklah ia membaca Al-qur’an ataui zikir sebelum khotbah.&lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pling baik ia membaca surat Al-kahfi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“ barang siapa membaca surat Al-kahfipada hari jum’at , cahaya antara dua jum’at akan menyinarinya.”(Riwayat Hakim dan ia menyahihkan)&lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hendaklah memperbanyak doa dan salawat atas Nabi Saw. Pada hari jum’at dan pada malamnya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Uzur (halangan) jum’at&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Yang dimaksud dengan halangan ialah orang yang tertimpa sala satu dari halangan-halangan yang disebutkan di bawah ini. Dengan demikian ia tidak wajib jum’at.&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Orang sakit&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Karna&amp;nbsp; hujan, apabila karna hujan itu orang mendapat kesukaran untuk pergi ke tempat jum’at.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari ibnu abbas. Ia berkata kepada tuykang azannya (bilal) disaat hari turun hujan,”apabila engkau mengucapkan (dalam azan), ‘saya bersaksi bahwasanya Muhammad utusan Allah,’ sesudah itu janganlah engkau ucapkan,’Marilah sholat,’ tetapi ucaplah olehmu,’salatlah kamu dirumah kamu,’ Kata Ibnu Abbas pula,”Seolah-olah orang banyak membantah yang demikian.” Kemudian katanya pula,”Adakah kamu merasa heran mengenai hal ini ? Sesungguhnya hal ini telah diperbuat oleh orang yang lebih baik dari pada saya, yaitu Nabi Saw. Sesungguhnya jum’at itu wajib, sedangkan saya tidak suka membiarkan kamu keluar berjalan di Lumpur dan tempat yang licin.’’ (Riwayat Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut ulama, hujan itu dikiaskan dengan hujan itu ,”tiap-tiap kesukaran yang menyusakan pergi ketempat jum’at. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DAFTAR PUSTAKA;&lt;br /&gt;
H. SULAIMAN RASJID – FIQH ISLAM &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/sholat-jumat.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-5557355236933099432</guid><pubDate>Thu, 18 Mar 2010 18:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T22:14:00.150+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">FIQH NIKAH</category><title>FIQH PERNIKAHAN</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;NIKAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
A.&amp;nbsp; Pengertian dan Hukum Nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengertian Nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nikah menurut istilah syariat islam ialah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang tidak ada hubungan mahram sehingga dengan akad tersebut terjadi hak dan kewajiban antara insan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pergaulan antara laki-laki dan perempuan telah diatur dengan pernikahan ini akan membawa keharmonisan, keberkahan, dan kesejahteraan baik laki-laki maupun perempuan, bagi keturunan antara keduanya bahkan bagi masyarakat yang berada di sekeliling kedua insan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Allah SWT&amp;nbsp; berfirman dalam surat An Nisa’ ayat 3 sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Artinya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“…… Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tdak berlaku adil maka (kawinilah) seseorang saja.“ (An-Nisa’ :3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ayat ini memerintahkan kepada oran laki-laki yang sudah mampu untuk melaksankan nikah. Adapun yang dimaksud dengan adil di dalam ayat ini ialah adil di dalam memberikan kepada istri berupa pakaian, tempat tinggal, giliran dan lain-lain yanga bersifat lahiriah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam Al qur’an surat Al isra’ ayat 32 Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk.” (Al Isra’ : 32) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hukum Nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada dasarnya Islam menganjurkan kepada umatnya yang sudah mampu untuk menikah. Namun karna adanya beberapa kondosi yang bermacam-macam, maka hukum nikah itu dapat di bagi menjadi lima macam hukum :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sunnah, bagi orang yang berkehendak dan baginya mampuyai biaya sehingga dapat membrikan nafkah kepada istrinya dan keperluan-keperluan lain yang mesti di penuhi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Wajib, bagi orang yang mampu untuk melaksankan dan kalau tidak menikah maka ia akan terjerumus dalam perzinaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Makruh, bagi orang yang tidak mampu untuk melaksanakan pernikahan karna tidak mampu memberikan belanja kepada istrinya atau kemungkinan lain karna lemah syahwat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Haram, bagi orang yang ingin menikah seseorang dengan niat untuk menyakiti istrinya atau menyia-nyiakannya. Hukum haram ini juga terkena bagi orang yang tidak mampu memberi belanja kepada istrinya, sedangkan nafsunya tidak mendesak &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mubah, bagi orang yang tidak terdesak oleh hal-hal yang mengharuskan segra menikah atau yang mengharamkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tujuan Nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tujuan pernikahan dapat disebutkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk membina rumah tangga yang serasi dan penuh limpahan kasih sayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk memperoleh keturunan yan sah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menjaga kehormatan dan harkat kemanusiaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Persiapan Pelaksanaan Nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Agar pernikahan dapat berlangsung dengan sebaik-baiknya dan juga membawa manusia kearah kesejahteraan yang di dambakan, maka sebelum pernikahan dilaksanakan perlu disiapkan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Usia Nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Usia nikah ini meliputi fisik dan jiwa yang dianggap sebagai orang yang sudah matang untuk berumah tangga. Menurut Undang-Undang Perkawinan Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1974 seseorang diperbolehkan melaksanakan pernikahan bagi laki-laki apabila telah berusia 19 tahun dan bagi perempuan jika telah berusia minimal 16 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya Kehidupan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi seorang laki-laki yang akan melangsungkan pernikahan hendaklah ia mempersiapkan terlebih dahulu biaya pernikahan dan bekal hidup untuk mengarungi kehidupan berumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perkerjaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi seorang laki-laki yang akan melangsungkan pernikahan hendaklah ia terlebih dahulu mempunyai perkerjaan yang dapat membiayai keperluan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengetahuan/Pendidikan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laki-laki atau perempuan yang ingin melangsungkan pernikahan hendaklah keduanya itu l\telah memiliki penngetahuan atau pendidikan yang cukup tentang bagaimana membina rumah tangga yang rukun dan menigkatkan martabat kemanusiaanya, maka akan dapat memecahkan masalah-masalah yang sering timbul di dalam setiap langkah dalam kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rukun Nikah dan Syaratnya Masing-masing&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rukun nikah ada lima macam :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Calon Suami&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Calon suami harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak terpaksa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bukan mahram calon istri&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak sedang melaksanakan ibadah haji atau umrah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Calon Istri&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Calon istri harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bukan mahram calon suami&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak sedang melakukan ibadah haji atau umrah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Wali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wali harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Baligh (dewasa)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berakal sehat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adil (tidak fasik)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laki-laki&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mempunyai hak untuk menjadi wali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dua Orang Saksi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang saksi harus memenuhi syarat-syarat sebagai berkut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Islam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Baligh (dewasa)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berakal sehat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adil (tidak fasik)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Laki-laki&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6.)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengerti maksud akad nikah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ijab dan Qabul&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yang dmaksud dengan ijab ialah perkataan dari pihak wali perempuan sepertti kata wali : “saya nikahkan engkau dengan anak saya bernama …………….”. Yang dimaksud dengan qabul ialah jawab laki-laki dalam menerima ucapan wali perempuan. Contoh ucapan mempelai laki-laki : “saya terima untuk menikahi …….”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syarat-syarat ijab dan qabul ialah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan kata nikah atau tazwij atau terjemahannya : dengan demikian ijab dan qabul ini tidak sah jika menggunakan kata yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada penyesuaian antara ijab dan qabul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berturur-turut, artinya antara ijab dan qabul itu tidak terselang waktu yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak memakai syarat yang dapat menghalangi kelangsungan pernikahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasuluulah&amp;nbsp; SAW bersabda :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Takutlah kepada Allah dalam urusan perempuan, karna sesungguhnya kamu telah mengambil mereka dengan kepercayaan Allah dan kamu menghalalkan mereka dengan kalimat”.( HR. Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ø&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mahar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mahar atau maskawin ialah pemberian dari seorang laki-laki kepada seorang perempuan baik berupa uang atau benda-benda yang berharga yang disebabkan karna pernikahan di antara keduanya. Pemberian mahar itu merupakan kewajiban bagi laki-lakiyang menikahi perempuan. Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna) sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang telah kamu saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana…...” (An Nisa’ :24)&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/03/fiqh-pernikahan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-6029255676142976163</guid><pubDate>Tue, 26 Jan 2010 08:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-08-23T23:03:24.234+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ilmu Mawaris</category><title>Pembagian Waris-Hibah dan Hadiah</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(7 , 131 , 0); font-size: 20pt; line-height: 200%;"&gt;Waris, Hibah, Hadiah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2425/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Hak Waris Seorang Wanita&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Dari Sa’ad bin Abi Waqqash Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Aku pernah jatuh sakit di Makkah yang kemudian sembuh dan selamat dari kematian. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang membesukku, maka aku tanyakan, Wahai Rasulullah, ‘Aku memiliki harta yang banyak dan tidak ada yang mewarisi hartaku kecuali seorang anak wanita, apakah aku boleh bersedekah dengan 2/3 dari hartaku?’ Beliau menjawab, ‘Tidak.’ Kukatakan, ‘Apakah separuh saja?’ Beliau menjawab, ‘Tidak.’ ‘Apakah sepertiga?’ tanyaku. Beliau menjawab. "Sepertiga itu banyak. Sesungguhnya jika engkau meninggalkan anak-anakmu dalam keadaan kaya adalah lebih baik daripada engkau tinggalkan mereka dalam keadaan miskin yang meminta-minta apa yang ada di tangan orang lain. Sesungguhnya, tidaklah engkau berikan nafkah kepada keluargamu kecuali engkau akan diganjar atasnya, bahkan sampai-sampai satu suapan yang engkau berikan ke mulut isterimu” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2025/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Ilmu Mawarits, Hukum Yang Terabaikan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Jika hukum-hukum syari’at, seperti shalat, zakat, haji dan yang lainnya dijelaskan secara global oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala lalu diperinci oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Sunnah, sedangkan hukum mawarits diterangkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala secara terperinci di dalam Al-Qur’an. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjelaskan di awal dan di akhir &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; An-Nisa. Allah sendiri yang langsung membagi warisan demi kemaslahatan mahlukNya. Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan laki-laki memperoleh dua bagian dari perempuan, tidak ada seorangpun yang boleh menyangkal hukum dan peraturanNya, karena Dia-lah Dzat yang Maha Adil dan Bijaksana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2024/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Bila Warisan Tidak Mencukupi Untuk Membayar Hutang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Jika hutang-hutangnya berkaitan dengan hak manusia, maka dibolehkan bagi wali mayit untuk meminta pengampunan dari para pemilik harta hutang atas hutang-hutang si mayit kepada mereka, baik sebagian maupun keseluruhan. Hal ini terisyaratkan dalam kisah yang dialami oleh Jabir Radhiyallahu ‘anhu ketika ayahnya terbunuh di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;medan&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; perang Uhud, sementara ia menanggung hutang. Dia meminta kepada para pemilik harta hutang untuk membebaskan sebagian hutang ayahnya, tetapi mereka menolak dan tetap berkeinginan untuk mengambil hak mereka. Namun, jika tidak ada seorangpun dari keluarga atau kerabat mayit yang bisa melunasi hutang-hutangnya, maka negara atau pemerintah yang menanggung pelunasan hutangnya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2023/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Perincian Pembagian Harta Waris&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Semua keluarga wanita selain ahli waris sebelas ini, seperti bibi dan seterusnya dinamakan “dzawil arham”, tidak mendapat harta waris. Lihat Muhtashar Fiqhul Islam, hal. 776. Catatan. [1]. Bila ahli waris laki-laki yang berjumlah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; belas di atas masih hidup semua, maka yang berhak mendapatkan harta waris hanya tiga saja, yaitu : Bapak, anak dan suami. Sedangkan yang lainnya mahjub (terhalang) oleh tiga ini. [2]. Bila ahli waris perempuan yang berjumlah sebelas di atas masih hidup semua, maka yang berhak mendapatkan harta waris hanya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; saja, yaitu : Anak perempuan, cucu perempuan dari anak laki-laki, ibu, isteri, saudari sekandung [3]. Jika semua ahli waris laki-laki dan perempuan masih hidup semuanya, maka yang berhak mendapatkan harta waris &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; saja, yaitu : Bapak, anak, suami, atau isteri, anak perempuan, dan ibu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2022/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Pembagian Harta Waris, Bagaimana Menentukan Yang Berhak Menerima Harta Waris?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Al-Muwarrits (orang yang akan mewariskan hartanya) dinyatakan telah mati, bukan pergi yang mungkin kembali, atau hilang yang mungkin dicari. Al-Waritsun wal Waritsat (ahli waris), masih hidup pada saat kematiannya Al-Muwarrits. At-Tarikah (barang pusakanya) ada, dan sudah disisakan untuk kepentingan si mayit. Hendaknya mengerti Ta’silul Mas’alah, yaitu angka yang paling kecil sebagai dasar untuk pembagian suku-suku bagian setiap ahli waris dengan hasil angka bulat. Adapun caranya. Jika ahli waris memiliki bagian ashabah, tidak ada yang lain, maka ta’silul mas’alahnya menurut jumlah yang ada ; yaitu laki-laki mendapat dua bagian dari bagian wanita. Misalnya : Mayit meninggalkan 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Maka angka ta’silul mas’alahnya 3, anak laki-laki = 2 dan anak perempuan =1. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2021/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Pembagian Harta Waris, Siapakah Yang Berwenang Membagi Harta Waris?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Adapun yang berwenang membagi harta waris atau yang menentukan bagiannya yang berhak mendapatkan dan yang tidak, bukanlah orang tua anak, keluarga atau orang lain, tetapi Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena Dia-lah yang menciptakan manusia, dan yang berhak mengatur kebaikan hambaNya. “Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu, bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan…”. Sebab turun ayat ini, sebagaimana diceritakan oleh sahabat Jabir bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan dengan harta yang kutinggalkan ini”? Lalu turunlah ayat An-Nisa ayat 11. Lihat Fathul Baari 8/91, Shahih Muslim 3/1235, An-Nasa’i Fil Kubra 6/320&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2020/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Orang Yang Tidak Berhak Mendapat Harta Waris&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Anak tiri tidak mendapatkan warisan bila bapak tiri atau ibu tirinya meninggal dunia. Juga anak yang dilahirkan hasil zina, maka anak tersebut tidak mendapatkan harta waris dari laki-laki yang menzinai, dan sebaliknya. Tetapi, anak mendapatkan warisan dari ibunya dan juga sebaliknya. Alasannya, karena anak yang mendapatkan harta waris ialah anak senasab atau satu darah, lahir dengan pernikahan syar’i. Lihat Al-Fiqhul Islami Wa Adillatih (8/256). Selain keterangan di atas, ada pula ahli waris yang mahjub isqath terhalang karena ada orang yang lebih kuat dan dekat dengan si mayit. Misalnya kakek mahjub (tidak mendapatkan harta waris), karena ayah si mayit masih hidup, atau cucu mahjub karena anak masih hidup, saudara mahjub dengan anak, bapak dari seterusnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2019/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Fara'idh, Pembagian Harta Waris&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Definisinya menurut syariat ialah pengetahuan tentang bagian-bagian harta waris yang diberikan di antara orang-orang yang berhak menerimnya. Dasar tentang faraidh ini ialah Kitab Allah, yang disebutkan dalam firmanNya : “Allah mensyariatkan bagi kalian tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anak kalian…” . Dasarnya dalam As-Sunnah ialah hadits Ibnu Abbas yang disebutkan dalam bab ini. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; ulama juga sudah menyepakati hal ini. Mengingat harta dan pembagiannya merupakan obyek yang diminati, dan biasanya harta warisan diperuntukkan bagi orang-orang yang lemah dan tidak memiliki kekuatan, maka Allah perlu mengatur sendiri pembagiannya di dalam KitabNya, dengan penjelasan yang detail dan terinci, agar tidak menjadi ajang perdebatan dan rebutan berdasarkan hawa nafsu, membaginya diantara para ahli waris sesuai dengan tuntutan keadilan, kemaslahatan dan manfaat yang diketahuiNya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/1881/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Kapan Seorang Istri Yang Dicerai Masih Berhak Menerima Warisan Dari Suaminya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Istri tersebut berhak mendapatkan warisan dari suamiya ketika masa iddahnya belum habis, dengan syarat cerai/ talak tersebut adalah talak raj’i (talak yang masih boleh rujuk kembali). Adapun jika masa iddahnya sudah habis, maka dia tidak berhak mendapat warisan dari suaminya yang meninggal. Begitu juga perempuan terebut tidak berhak mendapat warisan dari suaminya apabila talaknya talak ba’in (talak yang tidak boleh rujuk kembali). Perlu diketahui bahwa contoh talak ba’in ini adalah talak yang terjadi atas permintaan istri dengan membayar sejumlah uang (atau mengembalikan Mahar), dan talak tiga. Perempuan yang mengalami talak ba’in, dia tidak berhak mendapat warisan dari suaminya karena ketika suaminya meninggal, perempuan tersebut sudah bukan istrinya lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/1751/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Menerima Hadiah Dari Saudara Perempuan Yang Berupa Harta Warisan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Ayah saya meninggal beberapa waktu yang lalu dan beliau meninggalkan sebuah rumah atas nama dirinya. Kami (ahli warisnya) bersepakat untuk menjual rumah tersebut dan membagikan hasilnya. Akan tetapi salah seorang saudara kami yang perempuan ingin melepaskan (mengikhlaskan) hak warisannya dan memberikan bagiannya kepada saya untuk membantu saya dalam menikah. Perlu diketahui bahwa saudara perempuan saya tersebut sudah menikah dan berada dalam kecukupan bersama suaminya. Apakah hal tersebut dibolehkan ? Berikanlah jawaban kepada saya, semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas anda dengan kebaikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/1574/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Bagian Warisan Bagi Yang Telah Meninggal Ketika Ayahnya Masih Hidup&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Disyari'atkan bagi seseorang, bila anaknya meninggal dunia dengan meninggalkan anak-anak, ketika ia masih hidup, untuk mewasiatkan bagi mereka (cucu-cucunya itu) bagian yang kurang dari sepertiganya walaupun paman-paman mereka tidak menyukai hal ini. Karena seseorang itu berhak menggunakan sepertiga hartanya setelah ia meninggal dunia. Jika cucu-cucu itu tidak ikut mewarisi maka dianjurkan untuk mewasiatkan bagian ayah mereka jika sebanyak sepertiganya atau kurang, sesuai dengan ijtihadnya. Kalau ia tidak berwasiat, maka cucu-cucunya itu tidak mendapatkan apa-apa kecuali jika paman-paman mereka mengizinkannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/1456/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Putri-Putri Saudara Kandung Tidak Mewarisi Warisan Paman Yang Meninggal Jika Ada Laki-Laki&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Seorang laki-laki meninggal dunia, ia tidak mempunyai istri tidak pula anak, tapi ada keponakan dari saudara kandungnya yang telah meninggal. Apakah keponakan-keponakan itu, baik laki-laki maupun perempuan, mewarisi harta pamannya yang meninggal itu ? Jawaban beliau : Jika kenyataannya seperti yang disebutkan oleh penanya, maka seluruh warisan itu menjadi hak anak-anak laki-laki saudaranya itu, adapun anak-anak perempuannya tidak mewarisi, demikian menurut ijma' kaum Muslimin berdasrkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. "Berikanlah bagian-bagian warisan itu kepada ahli warisnya, adapun selebihnya menjadi hak kerabat laki-laki yang paling dekat hubungannya (dengan si mayat)".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/1231/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Tidak Boleh Menyamakan Pembagian Warisan Antara Laki-Laki Dan Perempuan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Seorang wanita mengatakan : Saudara laki-laki saya meninggal, ia pernah menitipkan uang pada saya sebanyak 80.000 riyal sebagai amanat. Ia mempunyai soerang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Suatu saat, salah seorang anaknya menemui saya dan meminta uang tersebut, tapi saya mengingkarinya dengan alasan bahwa uang tersebut adalah pemberian untuk saya. Saudara saya mengetahui hal itu. Kemudian di lain waktu, anak perempuannya datang dan mengatakan, "Uang yang ditinggalkan ayahku adalah diamanatkan padamu". Setelah beberapa saat, saya takut Allah akan memberi hukuman pada saya karena amanat yang dibebankan kepada saya. Maka saya segera membagikan uang tersebut dengan sama rata kepada keduanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/750/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Orang Musyrik Tidak Diwarisi Oleh Anak-Anaknya Yang Muwahhid&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Orang yang mengerjakan shalat, puasa dan rukun-rukun Islam lainnya, namun disamping itu ia pun meminta pertolongan kepada orang-orang yang telah meninggal, orang-orang yang tidak ada atau kepada malaikat dan sebagainya, maka ia seorang musyrik. Jika telah dinasehati namun tidak menerima dan tetap seperti itu sampai meninggal, maka ia telah melakukan syirik akbar yang mengeluarkannya dari agama Islam, sehingga tidak boleh dimandikan, tidak boleh dishalatkan jenazahnya, tidak boleh dikubur di pekuburan kaum Muslimin dan tidak boleh dimintakan ampunan untuknya serta warisannya tidak diwarisi oleh anak-anaknya, orang tuanya atau saudara-saudaranya atau lainnya yang muwahhid (yang tidak mempersekutukan Allah). Hal ini karena perbedaan agama mereka dengan si mayat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/692/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Melunasi Utang Sebelum Pembagian Waris&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Saya mewarisi harta dari seorang kerabat. Dalam hal ini ikut pula mewarisi seorang putrinya dan dua orang istrinya. Selang beberapa waktu, baru diketahui bahwa yang meninggal itu mempuyai banyak utang, namun para ahli waris yang lain enggan ikut melunasi utang-utang tersebut, sementara saya merasa kasihan terhadap yang telah meninggal itu karena kelak akan dimintai pertanggung jawab di hadapan Allah, maka saya memutuskan untuk berbisnis dengan harta yang ada pada saya agar bisa berkembang lalu saya bisa melunasi utang-utangnya, karena utang-utang tersebut melebihi harta yang ada pada saya. Bagaimana hukumnya.? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/622/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Yang Dikhususkan Bagi Istri Tidak Termasuk Harta Warisan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt; seorang suami yang meninggal dunia dengan meninggalkan rumah dan isinya, termasuk kamar tidur dan perlengkapannya. Apakah kamar ini dikhususkan bagi istrinya atau milik bersama ahli waris. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; juga emas milik istrinya yang dipinjam olehnya untuk suatu proyek, apakah harus dibayar dari harta peninggalannnya lalu diserahkan kepada sang istri atau tidak. Dan apakah wasiat untuk membangun perkampungan anak-anak yatim -di Riyadh-, sementara ibu dan anak-anak di Amman, yang mana hal ini memerlukan ongkos untuk mendatangkan mereka dari Amman ke Riyadh, apakah boleh memindahkan wasiat karena alasan mendekatkan ke Amman agar lebih dekat kepada mereka ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/564/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Suami Meninggal Sebelum Menggaulinya, Apakah Wajib Berduka Cita Dan Apakah Mendapat Bagian Warisan ?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Jika seorang laki-laki meninggal sebelum menggauli istrinya, maka si istri wajib iddah dan berhak mendapat bagian warisan, berdasarkan firman Allah Ta'ala. "Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan istri-istri (hendaknya para istri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari". Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak membedakan antara yang sudah bercampur dan yang belum, Allah menetapkan secara umum dalam ayat tadi sehingga mencakup semuanya (yang sudah digauli dan yang belum). Diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam secara shahih dari berbagai jalan, bahwa beliau bersabda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/530/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Apakah Istri Yang Belum Digauli Berhak Mendapat Warisan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Ya, ia berhak mewarisinya walaupun belum bercampur.Hal ini karena keumuman firman Allah Ta'ala. "&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu". Jadi, seorang isteri itu statusnya sebagai isteri dengan adanya akad yang benar. Jika akad yang benar telah terjadi, lalu suaminya meninggal, maka ia berhak mewarisinya dan wajib melaksanakan iddah wafat walaupun belum bercampur, serta mendapatkan mahar dengan sempurna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(7 , 131 , 0); font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/492/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Warisan Bagi Istri Yang Dicerai&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Jika itu talak raj'i maka statusnya masih sebagai istri sehingga iddahnya berubah dari iddah talak ke iddah wafat (iddah karena ditinggal mati suami). Talak raj'i yang terjadi setelah campur tanpa iwadh (pengganti talak), baik talak pertama maupun talak yang kedua kali, jika suaminya meninggal, maka si wanita berhak mewarisinya, berdasarkan firman Allah Ta'ala. "Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) itu menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/480/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Warisan Tidak Diberikan Karena Susuan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Hubungan kekeluargaan akibat penyusuan tidak menjadi sebab warisan. Maka, saudara susu atau ayah susuan tidak mempunyai hak waris, hak perwalian, hak nafkah atau hak-hak kekerabatan lainnya. Tapi tentu saja ada hak-hak lain yang harus dihormati, adapun dalam hal warisan tidak mempunyai hak, karena, sebab, warisan itu hanya tiga : Hubungan kerabat (keturunan, baik ke atas maupun ke bawah), pernikahan dan wala' (kekerabatan secara hukum yang ditetapkan oleh syari'at antara yang memerdekakan budak dengan mantan budak yang disebabkan adanya pembebasan status budaknya, atau yang ada akad muwalah atau muhafalah). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/454/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Membagikan Harta Warisan Ketika Pemiliknya Masih Hidup&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Saya seorang laki-laki yang sudah menikah, alhamdulillah. Saya mempunyai harta dan hanya mempunyai seorang anak perempuan disamping seorang saudara laki-laki dan seorang saudara perempuan. Kondisi ekonomi anak saya cukup makmur, ia menginginkan agar saya mencatatkan apa-apa yang dikhususkan bagi pamannya, yaitu saudara saya sendiri, dari harta saya, demikian juga saudara perempuan saya menginginkan hal serupa, yaitu agar saya mencatatkan apa-apa yang dikhususkan baginya.Perlu diketahui, bahwa saya pun beristrikan seorang wanita yang bukan ibu anak saya tersebut. Ia belum melahirkan keturunan, tapi mereka tidak menyukainya. Di sisi lain saya khawatir seandainya saya mencatatkan sesuatu untuk saudara saya, ia akan mengusir saya dan istri saya dari rumah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/426/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Batasan Wasiat Dengan Sepertiga Bagian Warisan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Dilarangnya mewasiatkan warisan lebih dari sepertiganya, karena hak ahli waris tergantung pada harta warisan. Jika dibolehkan mewasiatkan lebih dari sepertiganya, maka akan masuk hak-hak mereka. Karena itulah ketika Sa'ad bin Abi Waqash meminta izin kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mewasiatkan dua pertiga hartanya beliau berkata, "Tidak boleh", Lalu Sa'ad berkata, "Setengahnya". Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun berkata, "Tidak boleh", Lalu Sa'ad berkata lagi, "Kalau begitu sepertiganya". Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. "Sepertiganya. Sepertiganya itu cukup banyak. Sesungguhnya jika engkau meninggalkan para ahli warismu dalam keadaan kaya (cukup) itu lebih baik..." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/407/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Tidak Ada Wasiat Untuk Ahli Waris&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Islam melarang wasiat untuk ahli waris karena akan melanggar ketentuan-ketentuan Allah Azza wa Jalla. Jika seseorang mempunyai seorang anak perempuan dan seorang saudara perempuan sekandung, umpamanya, maka si anak mempunyai hak setengahnya sebagai bagian yang telah ditetapkan (fardh), sementara saudara perempuannya berhak atas sisanya sebagai ashabah. Jika diwasiatkan sepertiganya untuk anak perempuannya, umpamanya, berarti si anak akan mendapat dua pertiga bagian, sementara saudara perempuannya mendapat sepertiga bagian saja. Ini berarti pelanggaran terhadap ketetapan Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/402/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Masalah Warisan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51 , 51 , 51);"&gt;Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan ditanya : Kami sebuah keluarga yang terdiri dari tujuh anak perempuan. Kaka saya yang tertua telah meninggal dunia, ia mempunyai delapan anak. Apakah anak-anaknya mempunyai hak warisan dari harta ayah saya, sementara ayah saya masih hidup, sedangkan kakak saya telah meninggal. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; permasalahan yang terjadi dengan anak-anaknya sehubungan dengan warisan tersebut. Jawab beliau : Anak-anak saudari anda tidak mempunyai hak warisan, karena mereka termasuk dzawil arham, sementara masih ada ashabul furudh dan ashabah, maka tidak ada hak bagi dzawil arham itu dalam warisan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/01/waris-hibah-hadiah-hak-waris-seorang.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-1177997126440882759</guid><pubDate>Tue, 26 Jan 2010 08:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-07-22T21:47:17.511+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KUMPULAN MAKALAH MATERI PAI: JUAL BELI</category><title>KUMPULAN MAKALAH MATERI PAI</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%;"&gt;
&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #078300; line-height: 200%;"&gt;JUAL BELI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2241/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Menjual Barang Yang Belum Dimiliki&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Jual beli yang disebutkan sifatnya di atas termasuk jual beli barang yang tidak anda miliki, apa yang tidak ada pada anda maka tidak diperbolehkan bagi anda untuk memperjual belikan barang itu sehingga anda benar-benar menguasai dan memindahkannya menjadi milik anda. Dan jika anda telah memiliki barang tersebut, maka anda dibolehkan untuk menjualnya kepada pembeli dengan harga yang kalian sepakati dan atas persetujuan kalian berdua. Dengan keuntungan yang bermanfaat bagi anda dan tidak memberi mudharat bagi pembeli. Tetapi, jika anda ditugasi untuk membeli barang tertentu maka anda tidak boleh mengambil tambahan yang lebih banyak dari harganya, karena wakil itu merupakan orang yang diberi amanah. Tetapi jika pembeli memberi anda bagian dari harga sebagai tanda terima kasih atas kerja yang anda lakukan, maka boleh anda mengambilnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2240/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Makelar Atau Pedagang Perantara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Perlu saya beritahukan bahwa saya adalah seorang perantara di bidang property. Pemerintah daerah Tharif telah mengumumkan penjualan beberada bidang tanah yang dipergunakan untuk pengisian bahan bakar dan tempat istirahat. Kemudian saya maju dan bermaksud menjualnya melalui lelang, maka pemerintah daerah menysaratkan agar setiap pembeli harus melalui usaha terlebih dahulu, sebagaimana yang diketahui umum. Kemudian transaksi jual bei dianggap selesai dengan beberapa orang yang jumlahnya kira-kira 50 orang, selain anggota panitia pemantau lelang. Setelah saya menerima nilai tanah yang dimaksudkan, para pembeli tanah itu memberi saya tambahan dari usaha yang ditetapkan atas nama mereka sendiri, apakah tambahan tersebut halal dan apakah saya boleh mengambilnya atau tidak ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2239/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Pelunasan Kredit Sebelum Waktunya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Apa yang disampaikan dalam pertanyaan di atas adalah apa yang dikenal oleh para ahli fiqih dengan istilah “ potong dan percepatlah pembayaran”. Dan mengenai kebolehannya masih terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Dan yang benar adalah pendapat mereka yang membolehkan “pemotongan harga dan percepatan pembayaran”. Yang demikian itu berdasarkan riwayat dari Imam Ahmad dan menjadi pilihan Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim dan dinisbatkan kepada Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma. Dengan nada membolehkan, Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Karena praktek tersebut kebalikan dari praktek riba, dimana riba megandung penambahan pada salah satu pihak, sebagai ganti dari dilampauinya jangka waktu. Sedangkan praktek ini mengandung keterlepasan tanggung jawabnya dari salah satu pihak sebagai imbalan dari berhentinya akhir jangka waktu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2223/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Jual Beli Dengan Perantara, Jual Beli Dengan Sistem Tukar Tambah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Saya seorang pegawai dan saya ingin membangun rumah. Saya ingin perusahaan Ar-Rajihi yang menyediakan bahan-bahan bangunan. Lalu wakil dari perushaan Ar-Rajihi ini mengatakan, “Kami siap saja”. Tetapi saya, pemilik bangunan, tetap pergi ke took bangunan dan mereka memberi harga semua barang yang diminta. Kemudian barang-barang itu diambil oleh perusahaan Ar-Rajihi dalam bentuk faktur. Dan pengiriman barang-barang bangunan itu sesuai dengan permintaan saya dan sepengetahuan Ar-Rajihi. Sebagai pengetahuan saja, bahan bangunan tersebut terdiri dari ; bata, besi, beton, semen, peralatan sanitasi dan peralatan listrik. Sedang perushaan Ar-Rajihi tidak memilikinya. Tetapi dia mengatakan bahwa dengan caranya ini berarti dia telah memilikinya. Tetapi dia mengatakan bahwa dengan caranya ini berarti dia memilikinya. Lalu bagaimana pendapat anda mengenai pertanyaan ini ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin: 6pt 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2117/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Pengharaman Menjual Kotoran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Syariat Islam yang komprehensif ini datang dengan membawa kemaslahatan bagi manusia, memperngatkan hal-hal yang baik, yang merupakan mayoritas penciptaan Allah di bumi bagi kita, dan mengharamkan hal-hal yang kotor. Di antara hal-hal kotor yang diharamkan ialah empat macam yang disebutkan di dalam hadits ini. Masing-masing mengsiyaratkan kepada satu jenis mudharat. Khamr ialah segala sesuatu yang memabukkan dan mengacaukan akal. Ia merupakan induk segala hal yang kotor, yang karenanya nikmat akal menjadi tidak berfungsi pada diri manusia, padahal dengan nikmat akal inilah Allah memuliakan manusia. Di bagian mendatang akan disampaikan keadaan orang yang mabuk, yang menyeretnya ke berbagai jenis kemungkaran dan dosa besar, membangkitkan permusuhan dan kebencian di antara orang-orang Muslim, menghalangi dari kebaikan dan dzikir kepada Allah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2005/slash/0"&gt;&lt;span style="color: green; text-decoration: none;"&gt;Jual Beli Mata Uang Dan Menjual Mata Uang Dengan Tenggang Waktu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Seperti yang anda ketahui bahwa diantara transaksi perdagangan, yaitu jual beli mata uang yang beraneka ragam, sebagian dengan sebagian yang lainnya. Dolar misalnya, dijual dengan Riyal, Riyal dijual dengan Poundsterling, Poundsterling dengan Dinar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Kuwait&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, dan demikian seterusnya. Yang perlu diperhatikan, bahwa masing-masing mata uang tersebut memiliki harga tersendiri untuk dijual dan harga lainnya untuk dibeli. Untuk mata uang lokal yaitu Riyal Saudi, jika kita hendak menjual beberapa dolar ke salah satu money changer maka akan dibeli dengan harga 3,25 (3 riyal 25 halalah). Tetapi jika kita hendak membeli dolar dari tempat yang sama, niscaya dia akan menjual kepada kami satu dolar dengan harga 3,30 (3 riyal 30 halalah), yakni dengan selisih 5 halalah antara dua mata uang tersebut saat beli dan jual.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h1 style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;

&lt;span style="font-family: '; font-size: 12; line-height: 200%;"&gt;Pelunasan Hutang Dan Menunda-Nunda Pembayaran Hutang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Oleh&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta&lt;br /&gt;Pertanyaan.&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta ditanya : Apakah hukum menunda-nunda pembayaran hutang bagi orang yang mampu? Mohon penjelasan rinci.&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Tidak diperbolehkan bagi orang yang mampu untuk menunda-nunda hutang. Yaitu penundaan yang dilakukan oleh orang yang mampu membayar apa yang wajib di tunaikan. Yang demikian itu sesuai dengan apa yang ditegaskan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;“Artinya : Penundaan pembayaran hutang oleh orang-orang yang mampu adalah suatu kezhaliman. Dan jika salah seorang diantara kalian diikutkan kepada orang yang mampu, maka hendaklah dia mengikutinya” [Kesahihannya telah disepakati] [1]&lt;br /&gt;Wabillahit Taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para shahabatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta ditanya : Bagaimanakah hukum menunda-nunda pembayaran hutang ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Barangsiapa mampu membayar hutang maka diharamkan baginya menunda-nunda hutang yang wajib dia lunasi jika sudah jatuh tempo. Hal itu didasarkan pada apa yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;“Artinya : Penundaan pembayaran hutang oleh orang-orang yang mampu adalah suatu kezhaliman. Dan jika salah seorang diantara kalian diikutkan kepada orang yang mampu, maka hendaklah dia mengikutinya” [Kesahihannya telah disepakati]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Oleh karena itu, barangsiapa memiliki hutang, maka hendaklah dia segera membayar hak orang-orang yang wajib dia tunaikan. Dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam hal tersebut sebelum maut menjemputnya dengan tiba-tiba, sementara dia masih tergantung pada hutangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Wabillahit Taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para shahabatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;PELUNASAN HUTANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta ditanya : Ada orang yang mempunyai hutang dan dia bermaksud untuk melunasinya, tetapi dia tidak bisa menjumpai orang-orang yang menghutanginya, ada diantaranya yang sudah meninggal, ada yang pindah ke luar negeri dan tidak pernah kembali lagi ke negaranya, dan ada juga diantaranya yang lupa sehingga tidak menyadarinya lagi. Bagaimana hukumnya?&lt;br /&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Hak-hak hamba itu harus ditunaikan. Oleh karena itu, orang yang mempunyai hutang, siapapun juga, hendaklah dia berusaha keras untuk bisa menjumpainya atau menemui ahli warisnya, jika sudah meninggal dunia. Dan dalam keadaan dia tidak lagi sanggup menjumpainya atau ahli warisnya atau sahabatnya, karena orang yang dicarinya sudah pindah ke negeri yang tidak diketahuinya atau tidak dia ketahui alamatnya, atau lupa namanya secara keseluruhan, maka hendaklah dia membayarkan hutangnya itu kepada kaum fakir miskin dengan niat untuk pemiliknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Dan jika pemberi hutang itu datang, maka hendaklah dia memberitahukan kejadian yang sebenarnya, dan jika dia ridha maka selesai sudah masalahnya, tetapi jika tidak ridha maka dia harus membayarkan hutang itu kepadanya. Dan orang yang bersedekah itu akan mendapatkan pahalanya, insya Allah. Dan tanggung jawabnya tidak lepas tanpa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wabillahit Taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para shahabatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta ditanya : &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; seorang Yamani yang memiliki sebuah toko di dekat rumah saya. Dan saya biasa mengambil barang darinya dengan cara berhutang yang selalu saya lunasi kemudian. Tetapi, saya masih punya hutang padanya 40 riyal. Dan orang itu kemudian pindah dan saya tidak mengetahui sama sekali alamatnya sekarang, dan tidak juga mengenal kerabatnya, lalu apa yang harus saya perbuat dengan 40 riyal ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Jawaban&lt;br /&gt;Uang sejumlah 40 riyal itu masih menjadi hutang bagi anda. Sebenarnya, orang-orang Yaman sering bepergian ke Kerajaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Saudi Arabia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan kembali lagi ke negeri mereka. Sehingga sangat terbuka kemungkinan untuk dapat menjumpai pemiliki toko tersebut. Dan jika anda sudah berputus asa dari upaya menemuinya atau mengetahui tempat tinggalnya, maka anda boleh menyedekahkan uang tersebut atas nama dirinya. Kemudian jika tiba-tiba orang itu datang, maka beritahukan perihal yang sebenarnya kepadanya. Jika dia ridha dengan apa yang anda lakukan maka tidak ada masalah, dan jika dia tidak ridha maka anda harus membayarkan uang tersebut. Dan pahala sedekah itu akan menjdai milik anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;Wabillahit Taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para shahabatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;[Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta, Pertanyaan ke 12 dari Fatwa Nomor 8859, Pertanyaan ke 15 dari Fatwa Nomor 19637, Pertanyaan ke 2 dari Fatwa Nomor 2235 dan Pertanyaan ke 2 dari Fatwa Nomor 1894. Disalin dari Fataawaa Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyyah Wal Ifta, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Jual Beli, Pengumpul dan Penyusun Ahmad bin Abdurrazzaq Ad-Duwaisy, Terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’i]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: '; font-size: 12; line-height: 200%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333; line-height: 200%;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #333333;"&gt;[1]. HR Malik II/674, Ahmad II/245, 252, 377, 380, 463-465, Al-Bukhari III/55, 85 Muslim III/1197 nomor 1564, Abu Dawud III/460-461 nomor 3345, At-Tirmidzi III/600 nomor 1308, An-Nasa’i VII/316 dan 317 nomor 4688 dan 4691, Ibnu Majah II/803 nomor 2403 Ad-Darimi II/261, Abdurrazzaq VIII/316, 317 nomor 15355 dan 15356, Ibnu Abi Syaibah VII/79, Ibnu Hibban XI/435 dan 487 nomor 5053 dan 5090, Ath-Thahawi di dalam kitab Al-Musykil II/412 dan VII/176-178 nomor 951-953, 2752, 2753, Al-Qudha’i I/60, 61 nomor 42, 43, Ibnul Jarud II/155 nomor 560, Al-Baihaqi VI/70, Al-Baghawi VIII/210 nomor 2152.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/01/kumpulan-makalah-materi-pai.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2139953823763453495.post-5622825090269810362</guid><pubDate>Sun, 13 Sep 2009 18:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-07T22:00:36.680+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MATERI KHUTBAH JUMAT</category><title>MATERI KHUTBAH JUMAT</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Shalat Sebagai Kewajiban Orang Muslim&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 90%;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Albertus Medium'; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Oleh: Mursyidi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Albertus Medium'; letter-spacing: -0.2pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kaum Muslimin Rahimakumullah.&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kaum muslimin, khususnya diri saya pribadi untuk menambah ketaqwaan kita kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala , yaitu dengan memperbanyak amal ibadah kita sebagai bekal untuk menghadap Illahi Rabbul Jalil. Serta melaksanakan segala perintah dan meninggalkan segala laranganNya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Seperti firman Allah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Dan berbekallah kalian, karena sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertaqwalah kepadaKu wahai orang-orang yang menggunakan akalnya.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kaum Muslimin Rahimakumullah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kita hidup bukanlah semata-mata mementingkan urusan dunia, sebab urusan ukrawi adalah lebih penting. Kehidupan dunia terbatas oleh usia dan waktu dan kelak pada saatnya kita akan kembali ke alam yang tiada terbatas waktu. Semua amal perbuatan kita selama di dunia akan diminta pertanggungjawabannya, karena amal perbuatan tersebut merupakan tabungan akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kebahagiaan dunia dapat diperoleh melalui keuletan berusaha dan dapat dinikmati hasilnya selagi hidup, baik berwujud materi kebendaan maupun yang hanya dirasakan oleh perasaan batin. Sebaliknya kebahagiaan akhirat tidak nampak sekarang, namun dapat dicapai dengan jalan mengikhlaskan diri dalam Ibadat khusu’ dalam shalat serta menjauhi semua yang dibenci oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Bila suara adzan bergema, membahana membelah dunia untuk menyeru manusia memenuhi panggilan Illahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Apabila suara adzan masuk ke dalam hati orang yang benar-benar beriman, spontan hatinya akan gemetar dan takut, terbayang segala ke Maha Besaran dan ke Maha Kuasaan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Maka dengan hati yang penuh takut dan ikhlas, ia penuhi panggilan dari Allah, ia tinggalkan semua urusan dunia untuk sujud menghadap Illahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Firman Allah dalam Al-Qur’an:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Dan tidaklah mereka disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah yang lurus.”&lt;/i&gt; (Al-Bayyinah: 5).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Berbeda sekali dengan orang yang jauh dari hidayah dan taufik Allah Subhannahu wa Ta'ala .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Suara adzan dianggapnya sebagai suara yang biasa, gema adzan tak sedikitpun mengetuk hatinya untuk memenuhi panggilan Allah. Ibarat kata, masuk telinga kiri keluar telinga kanan, tanpa memberikan kesan dan bekas sedikitpun juga pada dirinya. Telinganya sudah tuli dengan panggilan Allah, mata hatinya sudah buta dengan seruan adzan. Begitulah hati orang yang sudah tertutup dari Inayah dan Hidayah Allah Subhannahu wa Ta'ala .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Firman Allah dalam Al-Qur’an:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya maka kelak mereka akan menemui kesesatan.” &lt;/i&gt;(Maryam: 59).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Orang yang sombong, bukan saja orang yang memamerkan kekayaan, bukan pula orang yang membanggakan jabatan dan sebagainya. Tetapi juga orang yang tidak mengerjakan shalatpun bisa dikatakan orang yang paling sombong. Mengapa tidak?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Bukankah Allah Subhannahu wa Ta'ala , yang telah menjadikan dirinya dari segumpal darah dan daging hingga menjadi manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Firman Allah Subhannahu wa Ta'ala :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="rtl" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;أَقِيْمُوا الصَّلاَةَ لِذِكْرِيْ.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Dirikanlah shalat untuk mengingatku.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Dari ayat di atas, kita diwajibkan oleh Allah untuk men-dirikan shalat dengan tujuan mengingatNya. Karena dengan shalatlah kita coba mendekatkan diri dan selalu mengingat Allah, dalam keseharian kita, dan inipun adalah kewajiban bagi kita sebagai seorang muslim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Firman Allah dalam Al-Qur’an:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Tidakkah Aku jadikan Jin dan Manusia kecuali untuk menyembahKu”&lt;/i&gt; (Adz-Dzariyat: 7).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Berdasarkan ayat di atas, maka merupakan kewajiban kita untuk mengabdi dan menyembah hanya kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala . Dengan menunaikan shalat lima waktu dalam sehari semalam sebagai tanda pengabdian kita kepada Allah Al-Khalik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kaum muslimin rahimakumullah .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Terkadang orang yang tidak mengerjakan shalat itu bukan tidak tahu, bahwa shalat adalah tiang agama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Bahkan mungkin orang itupun tahu shalat itu bisa mencegah dari kejahatan dan kemungkaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Firman Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Sungguh shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Sedangkan mengingat Allah amat besar (manfaatnya) Allah tahu apa yang kamu perbuat.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Firman Allah pula:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Yang mendirikan sembahyang, menunaikan zakat dan yakin terhadap adanya akhirat, merekalah orang-orang yang berjalan di atas pimpinan Tuhan, merekalah orang yang jaya.”&lt;/i&gt; (Luqman: 4-5).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: 0.1pt;"&gt;Pada suatu hari Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bertanya pada sahabat-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;sahabatnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoBodyTextIndent" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهْرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ هَلْ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ؟ قَالُوْا: لاَ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ. قَالَ: فَذَلِكَ مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ، يَمْحُو اللهُ بِهِنَّ الْخَطَايَا. (متفق عليه).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Apakah pendapat kamu, apabila di muka pintu salah satu rumah kamu ada satu sungai yang kamu mandi padanya tiap hari lima kali. Adakah tinggal olehnya kotoran?”&lt;/i&gt; Serentak sahabat menjawab: “Tidak ada, Ya Rasulallah”. Beliau bersabda: &lt;i&gt;“Maka begitu juga perumpamaan shalat lima waktu, dengan itu Allah menghapus kesalahan.”&lt;/i&gt; (Muttafaq ‘alaih).&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Manusia memang sungguh pandai, mereka dapat men-jadikan baja yang tenggelam, menjadi sebuah kapal yang sanggup membawa barang-barang yang berat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Merekapun sanggup membikin baja yang berat menjadi sebuah pesawat yang dapat terbang kesana-kemari. Tetapi sayang mereka tidak pandai bersyukur kepada Allah atas segala rahmatNya, tidak meluangkan waktu bersujud menghadapNya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoBodyTextIndent" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Khutbah kedua:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoBodyTextIndent" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kaum Muslimin Rahimakumullah.&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Orang yang di luar Islam tidak akan berani menghancurkan Islam secara terang-terangan. Mereka harus berfikir seribukali untuk menghancurkan mesjid-mesjid tempat ibadahnya kaum muslimin, tetapi dengan akal mereka yang licik, mereka ciptakan kita lupa shalat, seperti PLAY STATION dan sebagainya. Bukankah anak adalah amanat Allah, menyia-nyiakan amanat adalah perbuatan dosa. Maka hendaklah kita jaga anak serta keluarga kita,seperti firman Allah Subhannahu wa Ta'ala :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld;"&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Peliharlah dirimu dan keluargamu dari api &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Neraka.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Dari ayat-ayat di atas kita dapat mengambil pelajaran, hendaknya kita merasa khawatir kalau-kalau kita kelak menjadi orang-orang yang menyia-nyiakan shalat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Kitapun hendaknya selalu memohon kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala agar anak-cucu kita menjadi orang-orang yang berbahagia di dunia dan di akhirat, tetap mendirikan shalat dan janganlah kiranya mereka kelak menjadi orang-orang yang hanya menurutkan hawa nafsunya belaka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Sekali lagi marilah kita lebih meningkatkan ibadah shalat dengan mengajak anak cucu dengan segenap keluarga agar kita termasuk orang yang memperoleh janji Allah yakni kebahagiaan di dunia dan di akhirat, karena baik buruknya anak-cucu kita tergantung ikhtiar orang tua dalam mendidik dan membinanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Mudah-mudahan kita kaum muslimin, selalu diberi Allah petunjuk untuk mengerjakan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14pt; margin-bottom: 3pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: CenturionOld; letter-spacing: -0.2pt;"&gt;Amin, Amin, Ya robbal alamin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoBodyTextIndent" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;جَعَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْفَائِزِيْنَ وَالآمِنِيْنَ وَأَدْخَلَنَا وَإِيَّاُكْم فِيْ عِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ، وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoBodyTextIndent" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغفر لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ. اَللَّهُمَ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَرْخِصْ أَسْعَارَهُمْ وَآمِنْهُمْ فِيْ أَوْطَانِهِمْ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoBodyTextIndent" dir="rtl" style="direction: rtl; margin-bottom: 6pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 16pt;"&gt;عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
MATERI TERKAIT:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. &lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2010/09/mari-tegakkan-persatuan-umat-islam.html" rel="nofollow"&gt;Mari tegakkan Persatuan Ummat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2. &lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2010/03/contoh-teks-ceramah-tingkat-sekolah.html" rel="nofollow"&gt;Ceramah Tingkat Sekolah; tentang Menuntut Ilmu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3. &lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/11/skripsi-peranan-keluarga-dalam-menanam.html" rel="nofollow"&gt;Skripsi; Peranan Keluarga dalam menanamkan Nilai-nilai Agama&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
4. &lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/12/contoh-abstrak-skripsi-metode-ceramah.html" rel="nofollow"&gt;Skripsi: Metode Ceramah Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
5. &lt;a href="http://mtsmustaqim.blogspot.com/2012/11/teks-ceramah-tentang-menggunjing.html" rel="nofollow"&gt;TEKS Ceramah tentang Menggunjing (Ghibah)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
6. &lt;a href="http://blogdosen.blogspot.com/2010/05/meningkatkan-keimanan-dengan-mengingat.html" rel="nofollow"&gt;MeningkatkanKeimanan Dengan Mengingat Mati&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
7. &lt;a href="http://blogdosen.blogspot.com/2009/09/mensyukuri-nikmat-allah-taala.html" rel="nofollow"&gt;MensyukuriNikmat Allah Ta'ala&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
8. &lt;a href="http://blogdosen.blogspot.com/2009/09/kumpulan-khutbah.html" rel="nofollow"&gt;Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
9. &lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/pelajaran-dan-hikmah-dari-kisah-nabi.html" target="_blank"&gt;Hikmahkisah nabi adam as&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
10. &lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2009/09/kumpulan-khutbah.html" target="_blank"&gt;Shalat Sebagai Kewajiban Orang Muslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
11. &lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/09/masa-kemunduran-dunia-islam.html" target="_blank"&gt;MasaKemunduran Dunia Islam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
12. &lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/tarekh-islam_06.html" target="_blank"&gt;Kisah Nabi ADAM AS&lt;/a&gt; Materi Lanjutannya &lt;a href="http://gerbangiklan.blogspot.com/2010/05/tarekh-islam.html" target="_blank"&gt;Kisah ke-2&lt;/a&gt; 
&lt;/div&gt;
</description><link>http://gerbangiklan.blogspot.com/2009/09/kumpulan-khutbah.html</link><author>noreply@blogger.com (Sonin)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>