<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597</id><updated>2024-11-08T23:36:41.966+08:00</updated><category term="Photo"/><category term="Puisi"/><category term="Aksi"/><category term="In Media"/><category term="Informasi"/><category term="VIDEO"/><category term="Artikel"/><category term="Organisasi"/><category term="Cerpen"/><category term="Travel"/><category term="Trik"/><category term="Disclaimer"/><category term="Press Rillis"/><category term="Profile"/><category term="Resensi"/><title type='text'>Ilalang Victoria</title><subtitle type='html'>Setia Di Garis Massa</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>75</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-5266536704845811069</id><published>2014-10-29T23:04:00.002+08:00</published><updated>2014-10-29T23:04:39.967+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel"/><title type='text'>BMI DAN JERAT JERAT YANG MENGELILINGINYA</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;_5pbx userContent&quot; data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;K&amp;quot;}&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; &lt;span id=&quot;goog_1695716706&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHpFdalf9xn9dohKllRFECUAFdm9Uhl-SUWKu7TzwCXY3Idwv02hnsCfnjq_fOS1HJMuCS8f6TCLtTAg9dCt1fr985A8dMZwrln6W_SFScYtZKJ8f3WZGTiEVsdRrR46AcLKzUtiQYRpo/s1600/life+too+short+for+the+wrong+job11.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Buruh Migran, Jerat Perbudakan Modern&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHpFdalf9xn9dohKllRFECUAFdm9Uhl-SUWKu7TzwCXY3Idwv02hnsCfnjq_fOS1HJMuCS8f6TCLtTAg9dCt1fr985A8dMZwrln6W_SFScYtZKJ8f3WZGTiEVsdRrR46AcLKzUtiQYRpo/s1600/life+too+short+for+the+wrong+job11.jpg&quot; height=&quot;320&quot; title=&quot;BMI DAN JERAT JERAT YANG MENGELILINGINYA&quot; width=&quot;226&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr align=&quot;left&quot;&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Buruh Migran, Kerja Perbudakan&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span id=&quot;goog_1695716707&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Oleh&lt;b&gt; Ilalang Vicktoria&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Hong Kong, dikenal sebagai Negara penempatan buruh migrant dengan 
kondisi kebijakan lebih baik dari Negara Negara lainnya. Aturan hari 
libur yang diwajibkan kepada buruh migran setiap satu minggu sekali, dan
 12 hari libur umum dalam setahun, serta ditambah lagi libur cuti 
tahunan yang biasa digunakan oleh  buruh migran untuk menengok 
keluargannya di tanah air. Sesuai dengan aturannya, buruh migran diberi 
libur 24 jam, tidak diwajibkan untuk mengerjakan pekerjaan apapun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Di 
sela hari liburnya, buruh migrant bisa menggunakan waktunya untuk 
memanjakan diri, mencari ilmu, berorganisasi, mengembangkan bakat yang 
terpendam, atau menggunakan waktu benar-benar untuk istirahat. Kondisi 
seperti ini tidak kita jumpai di negara-negara Timur Tengah, Malaysia 
bahkan Singapura yang kondisi negaranya hampir sama dengan Hong Kong. 
Tapi mengapa banyak Buruh  migran yang meninggal dunia di negara dengan 
perlindungan buruh migran lebih baik dari pada negara-negara lain? 
Apakah karena Tuhan  sudah menakdirkan buruh migran tersebut meninggal 
di negara penempatan?  Tentu saja sebelum ke faktor takdir, ada banyak 
faktor yang seharusnya diperjuangkan agar bisa menghindari diri dari 
pada kematian tragis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Mayoritas buruh migran pekerja rumah tangga dipekerjakan over time&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;
 &lt;/b&gt;Menjadi buruh migran pekerja rumah tangga, buruh tak mempunyai jam 
kerja yang pasti. Buruh rumah tangga di Hong Kong rata rata harus 
menjalani 16-18 jam dalam sehari, bahkan ada yang lebih. Waktu yang 
panjang itu menjadi terasa berat ketika majikan tinggal di rumah . 
Hingga  Bukan hanya faktor pekerjaan saja yang akan membuat tertekan, 
tapi sering kali sikap majikan dan kondisi keluarga majikan juga 
menambah ketertekanan kita menjadi lebih berat dalam bekerja. Dari 
beberapa konseling yang saya tangani, dalam satu minggu rata rata 3 
dari BMI pendatang baru mengeluhkan jam kerja yang panjang dan bekerja 
tidak sesuai dengan perjanjian yang ditanda tangani di dalam kontrak. 
Selain berhadapan dengan jam kerja yang panjang , tempat tidur juga 
sangat berpengaruh pada kesehatan. Karena banyak Buruh Migran yang 
terpaksa harus menerima kondisi tidur yang tidak layak (tidur di 
lantai, dapur, ruang tamu bahkan ada yang tidur di kamar mandi ). Ketika
 hal tersebut di atas menyatu pada kondisi kerja yang tidak layak, sudah 
pasti kesehatan Buruh migran tidak akan terjamin, dan akan gampang 
diserang penyakit yang tidak kita sadari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Biaya agency membuat BMI terjerat dalam kondisi buruk di rumah majikan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;
 Adalah Jenny (bukan nama sebenarnya), buruh migran asal Magelang, yang
 baru saja datang 3 minggu di Hong kong, dalam kontrak kerjannya , ia 
hanya menandatangani pekerjaan rumah tangga, seperti bersih-bersih 
rumah, memasak, mengasuh anak, belanja, mencuci mobil dan memijit. 
Namun apa yang menjadi kenyataan dihadapinya adalah ia dipekerjakan 
untuk memijit langganan majikannya yang membuka praktek memijit di 
rumahnnya. Jenny diminta untuk memijit dalam jangka waktu yang lama, 
sehingga tangannya sering kali merasa kesakitan. Bahkan perkembangan 
terakhir ia mengalami bengkak pada tangannya.  Beberapa kali jenny 
melapor ke agen, namun agen menjadi marah-marah dengan mengatakan bahwa Jenny tak berniat bekerja. Karena tidak terima diperlakukan seperti itu 
kemudian Jenny aku sarankan untuk membuat catatan semua yang dialami 
yang tidak sesuai dengan kontrak kerja untuk dijadikan bahan laporan ke 
Labor Departeman dan Imigrasi sebagai bahan komplin atas pekerjaannya 
yang tidak sesuai dengan Perjanjian Kerja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Namun yang 
terjadi, ia menjadi ketakutan karena agennya mengancam bila Jenny 
diinterminit dan dipulangkan ke Indonesia Jenny harus membayar ganti 
rugi kepada agen dan PJTKI yang memberangkatkannya. Berapa jumlahnnya? 
Adalah sebesar potongan gaji yang harus dia bayar ke agen yaitu sekitar 
HK $ 18 000 atau sekitar 27 juta rupiah. Bagaimana Jenny akan membayar 
uang sebanyak itu ketika kondisi ekonomi keluarganya di tanah air 
sangat pas-pasan? Hal inilah yang sering kali membuat buruh migran tak 
mampu melawan pada ketidak adilan yang menimpanya di negara penempatan. 
Kemudian apa yang terjadi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Banyak  Buruh migran bertahan pada kondisi 
buruk tersebut hanya agar bisa melunasi potongan agen dan keluarga di 
tanah air. Tidak di teror oleh PJTKI. (meski sebenarnya buruh migran 
yang diperlakukan tidak layak sebagai pekerja mempunyai hak untuk 
menginterminate majikannya, namun keberanian untuk menggunakan hak itu 
masih sangat tipis pada buruh migran tersebut karena faktor ketakutan 
ancaman dari PJTKI dan Agen!) dari sinilah seringkali kondisi psikologi
 Buruh Migran mulai tidak sehat dan berlanjut pada sakit-sakit yang 
lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; Jebakan jerat BMI berawal dari kebijakan pemerintah Indonesia terkait dengan biaya agency.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;
 UUPPTKILN no 39 tahun 2004, pasal 24 menyebutkan “ penempatan TKI pada 
pengguna perseorangan Harus melalui mitra usaha di Negara tujuan “. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Pada pasal tersebut sudah sangat jelas bahwa pemerintah menyerahkan 
CTKI (CBMI) kepada pihak swasta yang menjadi kaki tangan negara untuk 
mengurus semua proses pemberangkatan CTKI (CBMI ). Proses 
pemberangkatan tersebut dari  mulai paspor hingga perlindungannya 
diserahkan kepada pihak sewasta (PJTKI dan Agency). Pasal 24 tersebut 
menjadi berat ketika BMI juga dihadapkan pada kebijakan CBMI harus 
melalui tahapan belajar Bahasa dan bekerja yang mengharuskan CBMI 
tinggal di penampungan dalam jangka waktu paling sedikit 3 bulan. Dalam 
hal ini pemerintah tidak memberi batasan biaya yang harus ditanggung 
oleh CBMI, sehingga  membuat PJTKI bisa membubungkan biaya penempatan 
sesuai keinginannnya. Padahal jelas sekali tertera  dalam UU 39, pasal 
76 tentang komponen biaya yang harus dibayar oleh CBMI hanya meliputi :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt; • Pengurusan dokumen jati diri (paspor, surat - surat yang diperlukan dari pemerintah daerah CBMI , foto dll )&lt;br /&gt; • Biaya medical ketika di Indonesia (meliputi biaya pemeriksaan kesehatan dan psikologi).&lt;br /&gt; • Pelatihan kerja dan sertifikasi dan kompetensi kerja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Dan Jumlah biayanya tidak lebih dari 1 bulan gaji, sementara biaya 
akomodasi dan kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan kondisi di negara 
penempatan adalah menjadi kewajiban pengguna jasa atau majikan untuk 
menyediakannya. Namun sekali lagi pelimpahan wewenang pemerintah kepada
 pihak swasta dalam bentuk diwajibkannya CBMI  masuk PJTKI maka biaya 
menjadi sangat membengkak dan menjadi awal BMI terjerat pada 
perbudakan hutang yang berefek pada masalah kejiwaan BMI setelah di 
negara penempatan!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Lain halnnya bila BMI diberi kekuasaan untuk 
mengurus proses kontrak secara mandiri, hal ini selain membuat BMI 
terhindar dari masalah perbudakan hutang, juga akan membuat Buruh 
Migran lebih diperhitungkan capabellitynya sebagai pekerja. Namun sampai
 detik  ini pemerintah Indonesia sepertinya enggan untuk memberikan saja
 sedikit angin segar kepada BMI untuk memproses kontraknya secara 
mandiri!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; Kebijakan stay in pemerintah Hong Kong membuat Buruh migran rentan pada kondisi tertekan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;
 Setelah BMI dipaksa berhadapan dengan biaya agen yang tinggi, BMI juga 
dihadapkan pada kondisi kerja ditempat majikan yang dari segi lingkungan
 dan budayannya sangat berbeda. Sebagai pekerja rumah tangga, BMI 
dituntut untuk stand by selama 24 jam untuk melayani majikan. Bagi 
majikan yang sedikit baik hati, mungkin ia akan memberikan fasilitas 
sedikit longgar kepada buruhnya, namun banyak juga majikan yang 
memperlakukan buruhnya semena-mena. Bahkan dari kasus konseling yang 
ditangani oleh kawan-kawan organisasi banyak diantara mereka yang 
menjadi korban long working hours (jam kerja berlebihan). Hal ini 
karena pemerintah Hong Kong tidak memberikan kebijakan kepada pekerja 
rumah tangga asing untuk memilih Stay Out (Tinggal di luar) untuk 
menghindari long working Hours dan kondisi psikologi rumah majikan yang 
sering kali membuat para buruh rumah tangga mau tidak mau harus 
berhadapan dengan situasi yang melibatkan emosinya, meskipun itu adalah 
urusannya majiikan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Mengupas sisi negatif dari kebijakan wajib 
Stay In, banyak sekali faktor yang bisa menjadi penyebab buruh migran 
memilih mengakhiri hidupnya di negara penempatan, baik disengaja maupun
 kecelakaan. Banyak kasus kasus pelecehan yang tidak terungkap dan 
membuat Buruh Migran menjadi tertekan karena tidak berani 
mengungkapkannya. Hal ini sangat bertentangan dengan konvensi 
internasional tentang kebijakan pekerja rumah tangga yang tertuang dalam
 aturan ILC189 tentang perlindungan buruh migran dan keluarganya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; &lt;b&gt;Apa yang harus kita lakukan agar bisa melindungi diri di rumah majikan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;
 Pahamilah hak-hak kita sebagai pekerja (seperti hak menolak ketika 
kita dipekerjakan tidak sesuai dengan pekerjaan yang kita tanda tangani 
di dalam kontrak). Gunakanlah waktu libur sebaik-baiknnya untuk mencari
 informasi dan jangan ragu untuk bergabung dengan organisasi organisasi 
yang giat memberikan pelayanan terhadap buruh migran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Apa bila menemui
 hal hal yang sekiranya membahayakan keselamatan diri, segeralah 
melaporkan kepada pihak-pihak yang bisa dimintai tolong (polisi dan 
lembaga-lembaga bantuan lainnya). Usahakan mempunyai buku catatan yang 
bisa kita gunakan untuk menuangkan segala rasa agar tidak menjadi beban 
berat untuk diri sendiri. Berkomunikasilah dengan teman –teman 
sekeliling untuk hal hal yang positif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; Semoga kita senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang maha Rahman dan Rakhim. Amiin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/5266536704845811069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/10/bmi-dan-jerat-jerat-yang-mengelilinginya.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5266536704845811069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5266536704845811069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/10/bmi-dan-jerat-jerat-yang-mengelilinginya.html' title='BMI DAN JERAT JERAT YANG MENGELILINGINYA'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHpFdalf9xn9dohKllRFECUAFdm9Uhl-SUWKu7TzwCXY3Idwv02hnsCfnjq_fOS1HJMuCS8f6TCLtTAg9dCt1fr985A8dMZwrln6W_SFScYtZKJ8f3WZGTiEVsdRrR46AcLKzUtiQYRpo/s72-c/life+too+short+for+the+wrong+job11.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-3453897393387524561</id><published>2014-06-16T15:06:00.004+08:00</published><updated>2014-06-16T15:06:55.105+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Aksi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Press Rillis"/><title type='text'>Press Rillis Aliansi Migran Progresif (AMP-HK)</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga8jT8rZFfzssz3JcMEtXqlWaNOW7pfFmVX_GMTX2l-qULKKP-j6VYjGm0BbldnbRi5-AHFabgmP616un0EB_lXZjASsJi38_DYJVzFdpunqKNlm3Nc141ihHR-7qqESQ0LiCsu9kVPfk/s1600/press-rillis-aliansi-migran-progresif-amp-hk.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hari PRT Sedunia 2014&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga8jT8rZFfzssz3JcMEtXqlWaNOW7pfFmVX_GMTX2l-qULKKP-j6VYjGm0BbldnbRi5-AHFabgmP616un0EB_lXZjASsJi38_DYJVzFdpunqKNlm3Nc141ihHR-7qqESQ0LiCsu9kVPfk/s1600/press-rillis-aliansi-migran-progresif-amp-hk.jpg&quot; height=&quot;424&quot; title=&quot;Press Rillis Aliansi Migran Progresif (AMP-HK)&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: xx-small;&quot;&gt;Aliansi Migran Progresif Hong Kong(AMP-HK)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Referensi: &lt;b&gt;Umi Sudarto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Phone : &lt;b&gt;+85266757652&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Melihat kondisi rakyat Indonesia yang mayoritas hidup di bawah tekanan garis kemiskinan karena minimnya lapangan pekerjaan, murahnya upah buruh, mahalnya kebutuhan pokok, tingginya harga pendidikan serta maraknya perampasan tanah rakyat oleh pemerintah Indonesia yang di sokong oleh peran Imperialis memaksa rakyat miskin terpaksa harus bermigrasi menjadi buruh murah ke luar negeri, yang kepergiannya bertujuan untuk memperbaiki kondisi ekonomi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Namun kenyataan impian tak semudah apa yang diharapkan karena berbagai permasalahan menjadi BMI sering kali bermunculan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Minggu 15 juni 2014 ,dalam rangka mempringati hari PRT-Internasional yang ke tiga. Aliansi Migrant Progresif ( AMP ) Menggelar aksi demo didepan KJRI -HK. Dalam aksi yang dihadiri oleh anggota organisasi AMP dan massa luar yang ikut gabung tidak kurang dari 90 orang, bergerak menuntut perubahan dan perbaikan bagi perlindungan BMI yang mengacu pada konvensi ILO C189, mengingat kondisi BMI sejak adanya program ekspor buruh murah atau yang lebih tepat du sebut &quot; Program Perdagangan Rakyat Indonesia ke luar negeri &quot; sangat rentan dan banyak sekali kasus-kasus seperti pelecehan seksual, penganiayaan dan bahkan eksploitasi fisik yang terjadi dikalangan BMI.Sikap pemerintah yang melakukan Pelimpahan tanggung jawab dalam perlindungan pada swastanisasi didukung lagi belum adanya memotorium kedua pihak antara pengirim dan negara penerima tenaga kerja memicu banyaknya permasalahan di atas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Maka kami menuntut perubahan yang sejati kepada pemerintah Indonesia dengan menyikapi lebih serius segala permasalan BMI di Hong Kong khususnya dan BMI di negara penempatan lainya agar sistem perlindungan lebih berpihak kepada BMI bukan majikan dan agensi. mengingat banyaknya kasus kasus kekerasan dan. penindasan yang bermunculan, dan ini bukan terjadi pada PRTA dari Indonesia saja, tapi juga dari negara lain&quot; Jelas Ryan sebagai penanggung jawab aksi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Dalam aksi tersebut juga disampaikan permaslahan - permasalahan BMI-PRT di Hong Kong khususnya, salah satunya adalah kontrak mandiri yang benar benar menjadi kebutuhan BMI agar terlepas dari sistem perbudakan hutang oleh agency melalui potongan gaji&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Terciptanya alat pemerasan bernama KTKLN menjadi momok bagi BMI untuk lebih tenang dan senang saat pulang ke kmpung halaman, meski Permen No 4 tahun 2013 mengatakan bahwa KTKLN hanya diberlakukan bagi BMI yang pertama kali ke luar negri. Namun pada prakteknnya banyak BMI yang masih dicekal di bandara bandara di Tanah Air. Jelas Ani dalam orasinya tentang KTKLN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Syistem Online dan pelarangan pindah agen menjadi salah satu dari tuntutan AMP untuk segera dihapus, karna kebijakan KJRI yang menciptakan system ini hanya menguntungkan bagi agency dan PT saja untuk melegalkan jeratan pada BMI agar tidak pindah agen sebelum dua tahun masa Kontrak habis. Dan peraturan ini semakin membuat BMI terjerat pada potongan yang tinggi. Belum lagi agen nakal yang suka memprovokasi majikan untuk menginterminit pembantunya, jelas Amooy dari SERPAN saat aksi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Dari Organisasi Bocah Lali Omah (OBLO) juga menjelaskan biaya agen yang tinggi karna adanya peraturan seperti syistem Online dan di dicabutnya perijinan Kontrak mandiri pada 2004, Disitulah akar perbudakan hutang kembali bermunculan dalam kasus overcharging sering yang menimpa buruh migran Indonesia karna harus membayar biaya Agen terus menerus dan di benarkan oleh Ryan Salah satu Koordinator aksi, yang juga menyampaikan bahwa tanggal 16 juni adalah hari PRT internasional dan.AMP tidak akan berhenti untuk menuntut pemerintah Indonesia agar secepatnya meratifikasi C189 sebagai undang-undang aturan kerja layak untuk BMI-PRT yang berada diluar negeri, maupun di seluruh Indonesia, bukan dan tidak hanya sanggup untuk menandatangani saja. namun juga harus mengesahkan,menetapkan dan menerapkan. Selain pidato, juga dibacakan statemen AMP yang berisi tuntutan aksi kepada pemerintah Indonesia yang dibawakan oleh Sifa Nurhasanah dari IMMI-HK (Ikatan Migran Muslim Indonesia)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;AMP juga menuntut KJRI HK dalam perbaikan pelayanan publik, khususnya terhadap BMI yang mengadukan kasus dan masalahnya ke KJRI jelas Umi Sudarto menuntup aksi ini di tambahkan pula oleh Umi Sudarto bahwa Selama ada peraturan yang merugikan, selama hak BMI terus dirampas disitulah basis perlawanan akan terus dikobarkan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;karena jika perjuangan BMI berhenti sampai di sini maka jelas akan semakin memperpanjang barisan perbudakan modern.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Acara aksi yang. berlangsung selama 1 jam tersebut sebelumnnya juga di adakan acara lingkaran Aksi dan penggalangan dana untuk KARTIKA dan MELINDA serta memahamkan massa tentang hari PRT sedunia dan permasalahanya, AMP juga menggelar lingkaran aksi yang diisi dengan pendidikan pemahaman permasalahan BMI-PRTA di Hong kong Dan Tanah air dan di gelar pula dengan berbagai acara pentas seni BMI dari organisasi anggota Aliansi Migran Progresif (AMP)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Hidup buruh migran Indonesia !!! Jayalah AMP !!!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Jayalah perjuangan rakyat tertindas!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Diam ditindas...!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Atau bangkit melawan !!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/3453897393387524561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/press-rillis-aliansi-migran-progresif.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/3453897393387524561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/3453897393387524561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/press-rillis-aliansi-migran-progresif.html' title='Press Rillis Aliansi Migran Progresif (AMP-HK)'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga8jT8rZFfzssz3JcMEtXqlWaNOW7pfFmVX_GMTX2l-qULKKP-j6VYjGm0BbldnbRi5-AHFabgmP616un0EB_lXZjASsJi38_DYJVzFdpunqKNlm3Nc141ihHR-7qqESQ0LiCsu9kVPfk/s72-c/press-rillis-aliansi-migran-progresif-amp-hk.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-8832805140985219603</id><published>2014-06-16T06:34:00.001+08:00</published><updated>2014-06-16T06:34:44.119+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Aku Bicara Perihal Cinta</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdD40kQHE3unmXlWF8E_ANab6RGHHIbcfPwRY8AgAHwphD0HBbpj6LTIM8JYpR5hq29BY2GGd-66IjSUfBci8BXD8CFzDtWbTku-9CjtKU-ZceraGINVHUNMwGkG0t0UuMM_XL_fy1hJI/s1600/aku-bicara-perihal-cinta.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Perihal Cinta Khalil Gibran&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdD40kQHE3unmXlWF8E_ANab6RGHHIbcfPwRY8AgAHwphD0HBbpj6LTIM8JYpR5hq29BY2GGd-66IjSUfBci8BXD8CFzDtWbTku-9CjtKU-ZceraGINVHUNMwGkG0t0UuMM_XL_fy1hJI/s1600/aku-bicara-perihal-cinta.jpg&quot; height=&quot;372&quot; title=&quot;Aku Bicara Perihal Cinta&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia, Walau jalannya sukar dan curam. Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya. Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu. Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya. Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman. Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia kan menyalibmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu. Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari. Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami. Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Dia menebah engkau hingga engkau telanjang. Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu. Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih. Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar; Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya. Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan. Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu. Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”. Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh. Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta; Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira. Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih; Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap; Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur; Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Khalil Gibran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/8832805140985219603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/aku-bicara-perihal-cinta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8832805140985219603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8832805140985219603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/aku-bicara-perihal-cinta.html' title='Aku Bicara Perihal Cinta'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdD40kQHE3unmXlWF8E_ANab6RGHHIbcfPwRY8AgAHwphD0HBbpj6LTIM8JYpR5hq29BY2GGd-66IjSUfBci8BXD8CFzDtWbTku-9CjtKU-ZceraGINVHUNMwGkG0t0UuMM_XL_fy1hJI/s72-c/aku-bicara-perihal-cinta.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Singapore</georss:featurename><georss:point>1.352083 103.81983600000001</georss:point><georss:box>0.84410649999999987 103.174389 1.8600595 104.46528300000001</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-3395643686047222722</id><published>2014-06-15T08:02:00.000+08:00</published><updated>2014-06-15T08:02:17.931+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Di Sini Rinduku Ditemui</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Menulis puisi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Entah untuk siapa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Sepi mendera jiwa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Sara yang tak kentara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Bulan sabit berenda biru,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Mengukir senyum sendu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Di antara tengah malam , engkau yang ku tunggu tak kunjung datang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Seharusnya hangat ini tak membeku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Oleh semilir nafas rembulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;entah, aku hanya ingin berpuisi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Mugkin di sini rinduku di temui.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;abbr data-utime=&quot;1363500248&quot; style=&quot;border-bottom-style: none;&quot; title=&quot;16 Maret 2013&quot;&gt;16 Maret 2013 pukul 23:04&lt;/abbr&gt;&lt;br /&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/3395643686047222722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/di-sini-rinduku-ditemui.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/3395643686047222722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/3395643686047222722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/di-sini-rinduku-ditemui.html' title='Di Sini Rinduku Ditemui'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Blitar, Blitar City, East Java, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.1 112.14999999999998</georss:point><georss:box>-8.1 112.14999999999998 -8.1 112.14999999999998</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-2385811405759346768</id><published>2014-06-15T07:57:00.001+08:00</published><updated>2014-06-15T07:57:16.112+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Puisi Rindu</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
Mendayu aku tersipu&lt;br /&gt;
bibirnya berucap,&lt;br /&gt;
Padahal hanya salam,&lt;br /&gt;
tapi bergetar seluruh badan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
bisiknya menembus jantung hati.&lt;br /&gt;
lagu malam terindukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16 Maret 2013&amp;nbsp;&lt;abbr data-utime=&quot;1363502061&quot; style=&quot;border-bottom-style: none;&quot; title=&quot;16 Maret 2013&quot;&gt;pukul 23:34&lt;/abbr&gt;&lt;br /&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/2385811405759346768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/puisi-rindu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2385811405759346768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2385811405759346768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/puisi-rindu.html' title='Puisi Rindu'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-158500995813429698</id><published>2014-06-15T05:33:00.003+08:00</published><updated>2014-06-15T05:33:31.695+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Aksi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informasi"/><title type='text'>Kartika Puspitasari Banding, Tersus Berjuang Di Pengadilan Hongkong</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFCQGm70FvIgQ-mvwfUNEKw_VroHRKRtyYznwAJOULoduYe5ouZK0skWqvCKNJw_eJgnrtA8Vke_46SMnucrms3KGY-bA41VRyPSNrfwH0KRfTba8NDpVIuuYY-HOumRLGjNDKsY2vcoo/s1600/kartika-puspitasari-banding-terus-berjuang-di-pengadilan-hongkong.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;BMI Hong Kong&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFCQGm70FvIgQ-mvwfUNEKw_VroHRKRtyYznwAJOULoduYe5ouZK0skWqvCKNJw_eJgnrtA8Vke_46SMnucrms3KGY-bA41VRyPSNrfwH0KRfTba8NDpVIuuYY-HOumRLGjNDKsY2vcoo/s1600/kartika-puspitasari-banding-terus-berjuang-di-pengadilan-hongkong.jpg&quot; height=&quot;353&quot; title=&quot;Kartika Puspitasari Banding, Tersus Berjuang Di Pengadilan Hongkong&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kartika Puspitasari, dok. istimewa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Kartika Puspitasari, BMI Hong Kong yang mengalami penyiksaan dan dikurung selama satu minggu di dalam kamar mandi tanpa air dan makan, datang ke Vicktoria Park di markas organisasi Wanodya Indonesia Club.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Hari Minggu itu (25 Mei 2014),&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;d&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;ia menceritakan kejadian yang menimpanya  saat dia bekerja di rumah majikan yang tidak menggajinya selama dua tahun lebih, bahkan ia memperlihatkan bekas luka luka di tubuhnya, salah satunya adalah bekas luka di bagian lengannya yang diiris dengan silet. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Bekas luka tersebut mengakibatkan lengannya seperti terlihat daging tumbuh dari dalam. Saat ditanya apa yang dirasakannya saat itu, Ia menjawab bahwa perlakuan kasar dan penyiksaan itu kerap diterimanya hampir setiap hari, karena saking sering hingga dia tidak merasakan apa-apa (kebal atau mati rasa). Sementara kawan kawan BMI sekitar yang ikut mendengarkan terlihat tegang, geram. Bahkan beberapa dari mereka ada yang terlihat berkaca kaca seperti ikut merasakan sakit yang dialami Kartika waktu itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Apa yang membuatnya berhasil menumbuhkan keberanian lari, ia menjawab dengan hati-hati sekali seperti kembali kepada kejadian waktu itu. &quot;Saya diancam gigi saya akan dirontokkan&quot; jelasnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Menanggapi kekalahan kasusnya, dia tetap optimis akan menuntut banding, sidang lanjutan akan digelar tanggal 9 juni di Jordan, pukul 9.30. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&quot;Itu adalah sidang penentuan buat saya, berharap sekali bisa mendapatkan gaji saya yang tidak dibayar selama dua tahun lebih. Begitu jelasnya.&quot; Harapnya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Sementara Ryan Aryanti, ketua dari organisasi Wanodya Indonesia Club mengajak kawan-kawan untuk memberikan dukungan terhadap Kartika, dia berharap kawan-kawan BMI yang bisa keluar pada hari persidangan Kartika nanti bisa ikut mendampingi untuk mensuportnya agar Kartika tidak merasa bahwa dia sendirian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Mega Vriestian, salah satu koordinator SOLIKA Solidaritas Untuk Kartika) membuat penggalangan dana terbuka untuk Kartika.  Selama menunggu persidangan Kartika tidak diperbolehkan untuk bekerja dan  penggalangan dana yang dilakukan  adalah untuk membantu keluarga Kartika di tanah air.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&quot;Kondisi psikologisnya sangat trauma, dia butuh pendampingan psikologis untuk mengembalikan kepercayaan dirinya dan dia juga butuh penerjemah yang bisa diandalakan untuk membantu proses persidangannya nanti&quot; Terang Mega.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Dihubungi secara terpisah melalui whatsaap, KONJEN RI di Hong Kong mengatakan, &quot;kami selalu memberikan pendampingan bagi mbak Kartika dan juga menghormati proses hukum pemerintah Hong Kong.&quot; terangnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Setelah mendapat balasan dari Konjen Chalif Akbar tentang kasus Kartika, kawan-kawan buruh migran yang tergabung dalam  Aliansi Migran Progresi (AMP) dan massa luas mengirimkan sms tuntutan kepada KJRI agar mengupayakan pembelaan maksimal serta upaya naik banding dan menjamin Kartika mendapatkan hak gaji dan hak-hak lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Namun sejauh mana pendampingan itu dilakukan oleh KJRI? Pendampingan yang dilakukan kasus perkasus, hanya akan menjadi tambal sulam bagi permaslahan yang menimpa Buruh Migran Indonesia. Pemerintah Indonesia sepertinya tidak mau belajar dari apa yang terjadi, bahwa kasus-kasus yang ada adalah akibat dari kebijakan-kebijakan yang bukan menjadi kebutuhan dasar buruh migran tetapi tetap diberlakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/158500995813429698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/harapan-katika-puspitasari-pada-sidang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/158500995813429698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/158500995813429698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/06/harapan-katika-puspitasari-pada-sidang.html' title='Kartika Puspitasari Banding, Tersus Berjuang Di Pengadilan Hongkong'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFCQGm70FvIgQ-mvwfUNEKw_VroHRKRtyYznwAJOULoduYe5ouZK0skWqvCKNJw_eJgnrtA8Vke_46SMnucrms3KGY-bA41VRyPSNrfwH0KRfTba8NDpVIuuYY-HOumRLGjNDKsY2vcoo/s72-c/kartika-puspitasari-banding-terus-berjuang-di-pengadilan-hongkong.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-557519892512573532</id><published>2014-04-17T14:18:00.002+08:00</published><updated>2014-04-17T14:18:57.411+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Sajak Kopi Siang Hari</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtDyEtcPo7THmzNneoG2wtoxNLv4T6p_IaXUi1dvKwmP3dMsa7uEy-aiGmqbLhwMTg86mrb3oNAM7ojhD7ljjcsekjKW19e_LQQ1nO0NeRKsO-60Jmgf7qtxaQlQKmeSaFgTYyxGHWFAw/s1600/sajak-kopi-siang-hari.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Puisi-puisi Ilalang Victoria&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtDyEtcPo7THmzNneoG2wtoxNLv4T6p_IaXUi1dvKwmP3dMsa7uEy-aiGmqbLhwMTg86mrb3oNAM7ojhD7ljjcsekjKW19e_LQQ1nO0NeRKsO-60Jmgf7qtxaQlQKmeSaFgTYyxGHWFAw/s1600/sajak-kopi-siang-hari.jpg&quot; height=&quot;306&quot; title=&quot;Sajak Kopi Siang Hari&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Hitam dan putih&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Gula dan kopi&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bercampur aduk&lt;br /&gt;Pahit manis kehidupan&lt;br /&gt;Menendang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitam dan putih , kopi dan susu&lt;br /&gt;Bercampur aduk , Tanpa gula. &lt;br /&gt;Menyisa harum,&lt;br /&gt;Hirup pahit perjalanan&lt;br /&gt;Dalam secangkir kisah, Entah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak kalah, Hanya terpisah!&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/557519892512573532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/sajak-kopi-siang-hari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/557519892512573532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/557519892512573532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/sajak-kopi-siang-hari.html' title='Sajak Kopi Siang Hari'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtDyEtcPo7THmzNneoG2wtoxNLv4T6p_IaXUi1dvKwmP3dMsa7uEy-aiGmqbLhwMTg86mrb3oNAM7ojhD7ljjcsekjKW19e_LQQ1nO0NeRKsO-60Jmgf7qtxaQlQKmeSaFgTYyxGHWFAw/s72-c/sajak-kopi-siang-hari.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-1642426674793735967</id><published>2014-04-14T18:47:00.001+08:00</published><updated>2014-04-14T18:50:15.876+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Pemilu Borjuis, Bulshit!!</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinyKClAkEeZinONx9shO8NbnZg4iuEWzpCIdOSTsvUeVBwZwKIeO911cq9Kcv4wpnABsP2WqjIRrItJosEY3soGoqqSD7p2eQLJj86b2DuGkzkrBPo2Vxl5mENHbHytm9ztVcnydhjIa0/s1600/pemilu-borjuis-bulshit.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pemilu 2014&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinyKClAkEeZinONx9shO8NbnZg4iuEWzpCIdOSTsvUeVBwZwKIeO911cq9Kcv4wpnABsP2WqjIRrItJosEY3soGoqqSD7p2eQLJj86b2DuGkzkrBPo2Vxl5mENHbHytm9ztVcnydhjIa0/s1600/pemilu-borjuis-bulshit.jpg&quot; height=&quot;366&quot; title=&quot;Pemilu Borjuis, Bulshit!!&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani tak bersawah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Berduyun duyun&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Coba menulis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;kan sejarah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;di TPS&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buruh buruh pabrik&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Tak punya rumah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Berbaris gelisah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Ikut tentukan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Arah sejarah&lt;br /&gt;Di TPS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan nelayanku&lt;br /&gt;Tak berperahu&lt;br /&gt;Menggerutu&lt;br /&gt;berjalan&lt;br /&gt;ke TPS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan kawan ku&lt;br /&gt;Buruh migran&lt;br /&gt;Di lapangan&lt;br /&gt;berbaris&lt;br /&gt;antre&lt;br /&gt;TPS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang orang pinggiran&lt;br /&gt;Menitipkan nasib&lt;br /&gt;Pada kaum elit&lt;br /&gt;Setelah itu&lt;br /&gt;Bulshit!!&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/1642426674793735967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/pemilu-borjuis-bulshit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/1642426674793735967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/1642426674793735967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/pemilu-borjuis-bulshit.html' title='Pemilu Borjuis, Bulshit!!'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinyKClAkEeZinONx9shO8NbnZg4iuEWzpCIdOSTsvUeVBwZwKIeO911cq9Kcv4wpnABsP2WqjIRrItJosEY3soGoqqSD7p2eQLJj86b2DuGkzkrBPo2Vxl5mENHbHytm9ztVcnydhjIa0/s72-c/pemilu-borjuis-bulshit.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>22.396428 114.10949700000003 22.396428 114.10949700000003</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-8364707718695400640</id><published>2014-04-14T18:38:00.001+08:00</published><updated>2014-04-14T18:38:08.331+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Usai Pesta</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwdk4aTo3M0v0s8L1KNrFizZLKNTs4DRskwsxBlhHog0RW-lt6cYpoSwMMfn-scg-LFQnEMwJXSW6nR_ishUrz8ciCyHbM4JL2BvaN2DqQNxzT2d8mt5VIJay6ufk0GmU5pM3UUnYmXLM/s1600/usai-pesta-pemilu.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pemilu 2014&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwdk4aTo3M0v0s8L1KNrFizZLKNTs4DRskwsxBlhHog0RW-lt6cYpoSwMMfn-scg-LFQnEMwJXSW6nR_ishUrz8ciCyHbM4JL2BvaN2DqQNxzT2d8mt5VIJay6ufk0GmU5pM3UUnYmXLM/s1600/usai-pesta-pemilu.jpg&quot; height=&quot;378&quot; title=&quot;Usai Pesta&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Usai pesta&lt;br /&gt;Pulang melangkah sia sia&lt;br /&gt;Terbayang sorak sorai&lt;br /&gt;Terbayang umpat tak lerai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang buruh tetap buruh&lt;br /&gt;Yang Gelandangan tetap utuh&lt;br /&gt;Yang Korup kapan diusut&lt;br /&gt;Yang Rakus tetap saja Tikus!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai Pesta&lt;br /&gt;Pestanya siapa&lt;br /&gt;Ya jelas pesta orang kaya&lt;br /&gt;Orang miskin mana mampu berpesta!!&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/8364707718695400640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/usai-pesta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8364707718695400640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8364707718695400640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/usai-pesta.html' title='Usai Pesta'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwdk4aTo3M0v0s8L1KNrFizZLKNTs4DRskwsxBlhHog0RW-lt6cYpoSwMMfn-scg-LFQnEMwJXSW6nR_ishUrz8ciCyHbM4JL2BvaN2DqQNxzT2d8mt5VIJay6ufk0GmU5pM3UUnYmXLM/s72-c/usai-pesta-pemilu.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-8196989031792481227</id><published>2014-04-14T00:57:00.000+08:00</published><updated>2014-04-14T00:57:07.838+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Perempuan Berkerudung Membaca Kitab</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtsbaYnH7fXqDZPbYr1pSHSeGL1zMtL5Yd94aOUuOcwT-_-SgBwPhRzRt1GJFDegkzm-SDL7B5ahgCfLXQV4ofW2x4LiE0bkALVSMhyphenhyphenD3T08GmiSOx_GiF84sTohb9ficgoh3JJQPmtwg/s1600/perempuan-berkerudung-membaca-kitab.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;puisi perempuan berkerudung&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtsbaYnH7fXqDZPbYr1pSHSeGL1zMtL5Yd94aOUuOcwT-_-SgBwPhRzRt1GJFDegkzm-SDL7B5ahgCfLXQV4ofW2x4LiE0bkALVSMhyphenhyphenD3T08GmiSOx_GiF84sTohb9ficgoh3JJQPmtwg/s1600/perempuan-berkerudung-membaca-kitab.jpg&quot; height=&quot;222&quot; title=&quot;Perempuan Berkerudung Membaca Kitab&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Perempuan perempuan berkerudung&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Melantun riang tentang pujian&lt;br /&gt;Kepada Nabi, Nabi akhir jaman&lt;br /&gt;Pelawan peradaban, Peradaban kejam!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;Perempuan perempuan berkerudung&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Duduk melingkar,&lt;br /&gt;Membaca kitab kitab&lt;br /&gt;Kitab kitab pembebasan&lt;br /&gt;Kitab kitab perlawanan&lt;br /&gt;Perlawanan penindasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taukah mereka maknannya?&lt;br /&gt;Atau hanya sebatas bacaan saja&lt;br /&gt;Untuk mendapat syafa&#39;atnya&lt;br /&gt;Di yaumul qiyamah nantinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kau pahami&lt;br /&gt;Semoga kau mengerti&lt;br /&gt;Ayat ayat itu adalah ayat ayat perlawanan melawan penindasan&lt;br /&gt;Bukan hanya ayat ayat, untuk mendapat syafa&#39;at!!&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/8196989031792481227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/perempuan-berkerudung-membaca-kitab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8196989031792481227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8196989031792481227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/perempuan-berkerudung-membaca-kitab.html' title='Perempuan Berkerudung Membaca Kitab'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtsbaYnH7fXqDZPbYr1pSHSeGL1zMtL5Yd94aOUuOcwT-_-SgBwPhRzRt1GJFDegkzm-SDL7B5ahgCfLXQV4ofW2x4LiE0bkALVSMhyphenhyphenD3T08GmiSOx_GiF84sTohb9ficgoh3JJQPmtwg/s72-c/perempuan-berkerudung-membaca-kitab.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-3258365077067661648</id><published>2014-04-05T13:34:00.002+08:00</published><updated>2014-04-05T13:34:24.159+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class=&quot;costum img_style1&quot;&gt;
    &lt;img alt=&quot;Keterangan gambar atau photo &quot; src=&quot;url_gambar&quot; /&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/3258365077067661648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/3258365077067661648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/04/keterangan-gambar-atau-photo.html' title=''/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-5017385109727967231</id><published>2014-02-11T18:05:00.003+08:00</published><updated>2014-02-11T18:05:56.940+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel"/><title type='text'>Victoria Park, Tempat Kami Berorganisasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxNMHQWQ2J3DmkhFudgJrxDqOkq2W_p-H_OOx6pXgyLe8SmRCn_aUHSrAOrSqOt7r2Itoh7jWnsXenjrk7uHBtsMQpQMQuzcnqwQp-7HDk9eec5cWdTU1BQY6mHuc-BYoXHiWZSur6DjI/s1600/Victoria-park-+hong-kong.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Rumah kami sebagai buruh migran&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxNMHQWQ2J3DmkhFudgJrxDqOkq2W_p-H_OOx6pXgyLe8SmRCn_aUHSrAOrSqOt7r2Itoh7jWnsXenjrk7uHBtsMQpQMQuzcnqwQp-7HDk9eec5cWdTU1BQY6mHuc-BYoXHiWZSur6DjI/s1600/Victoria-park-+hong-kong.png&quot; height=&quot;480&quot; title=&quot;Victoria Park&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;Victoria Park, Hong Kong&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: #38761d;&quot;&gt;Victoria Park&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b;&quot;&gt; adalah sebuah taman kota seluas 4 hektar, terbesar di Hongkong. Terletak di daerah Causeway Bay, bagian utara Hongkong Island. Taman kota ini merupakan ruang publik yang nyaman sebagai tempat berkumpul dan bersantai warga kotanya. Tempat yang luas ini dilengkapi beberapa fasilitas olahraga, seperti trek joging, lapangan basket, lapangan tenis, hingga lapangan sepak bola. Tempat bermain anak-anak pun disediakan di sini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnw4eAGE46zFH9vVCZGqJs_Kkg028x_wPO3YzXyNOZxJByPPt2-JPJ9Fe9VX76VT5yJB813gWNQzUH6t9aDlZ-bzcHI7lymfrUlop__EccZuo65aEPtHPy3sI94BiTNaqqMkRmN1SUfCc/s1600/aksi-gammi19.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnw4eAGE46zFH9vVCZGqJs_Kkg028x_wPO3YzXyNOZxJByPPt2-JPJ9Fe9VX76VT5yJB813gWNQzUH6t9aDlZ-bzcHI7lymfrUlop__EccZuo65aEPtHPy3sI94BiTNaqqMkRmN1SUfCc/s1600/aksi-gammi19.jpg&quot; height=&quot;192&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;Pada hari minggu beada di Victoria Park seperti berada di Indonesia pada saat musim libur dimana orang-orang ramai berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan atau Taman Mini dimana hampir 100% diisi oleh orang-orang Indonesia yang bekerja sebagai buruh yang lebih sering kita juluki dengan PRT (Pekerja Rumah Tangga).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;Kami biasanya memanfaatkan waktu libur satu hari dengan menggelar tikar, membawa bekal makanan, membawa radio, sambil lesehan tentunya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaYGEfMaUxCEgA3Ei2TmPfPkO3_maBPYCPtJfa209aqaDIJnkQQ3vVmLHuvjQXLIC3-VtOvTSvwV75YKjMZ8Pmy9syOk3JXGvFR2ZZG0Jq0ZOoHaSsZ6WEtRl01Fpuaa6uGKlLmjQG_cg/s1600/aksi-gammi6.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;GAMMI Gabungan Migran Muslim Indonesia&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaYGEfMaUxCEgA3Ei2TmPfPkO3_maBPYCPtJfa209aqaDIJnkQQ3vVmLHuvjQXLIC3-VtOvTSvwV75YKjMZ8Pmy9syOk3JXGvFR2ZZG0Jq0ZOoHaSsZ6WEtRl01Fpuaa6uGKlLmjQG_cg/s1600/aksi-gammi6.jpg&quot; height=&quot;240&quot; title=&quot;Berorganisasi&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;Berorganisasi, GAMMI&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;Bagi kami sendiri, Victoria Park adalah tempat favorit kami untuk berorganisasi sambil menikmati makan siang ala Indonesia. Cukup merogoh kocek 12 dollar Hongkong, kita akan mendapatkan seporsi makan siang yang mengenyangkan dan berselera Indonesia. Cocok untuk dinikmati dengan bersantai sambil beraktivitas bahkan berinteraksi dengan warga Hong Kong asli walau sepertinya masih ada batas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;Bahasa yang kami gunakan di tempat ini tentu saja bahasa jawa dan ada beberapa bahasa jawa. dari daerah lainnya di Indonesia. Sesekali terdengar ada yang menelpon ke saudara-saudara mereka di tanah air dengan bahasa daerah masing-masing. Di jalan yang menuju lokasi ini banyak dijumpai mobil-mobil pengirim paket yang menawarkan kiriman paket ke tanah air dan juga operator-operator telepon seluler menawarkan pulsa murah yang bisa menelpon ke tanah air.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #4b4b4b; font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 23.999998092651367px;&quot;&gt;Tulisan ini aku berhentikan dulu karena harus memasak untuk Bos dan anak-anaknya. Sebentar akan kusambung ya, tentu saja dengan sudut pandangku sebagai buruh domestik alias PRT.... Bersambung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/5017385109727967231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/victoria-park-tempat-kami-berorganisasi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5017385109727967231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5017385109727967231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/victoria-park-tempat-kami-berorganisasi.html' title='Victoria Park, Tempat Kami Berorganisasi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxNMHQWQ2J3DmkhFudgJrxDqOkq2W_p-H_OOx6pXgyLe8SmRCn_aUHSrAOrSqOt7r2Itoh7jWnsXenjrk7uHBtsMQpQMQuzcnqwQp-7HDk9eec5cWdTU1BQY6mHuc-BYoXHiWZSur6DjI/s72-c/Victoria-park-+hong-kong.png" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total><georss:featurename>Causeway Road, Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.2808068 114.18970319999994</georss:point><georss:box>22.2808068 114.18970319999994 22.2808068 114.18970319999994</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-6241335725885006971</id><published>2014-02-11T16:33:00.000+08:00</published><updated>2014-02-11T16:33:33.944+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel"/><title type='text'>Visit to Pink Beach, a Little Heaven in Lombok Timur</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDrX8rE8d5xT2GmZAvH4-wfKXwAnPihOmkOgbceVjz3CmL8vhO-DnRZ3YsgN1fQpKFf5CQlxdKFbxgAWSNrvVV1mZ3twaiz1WLB7qW3XVjLn3upIY71j1S-48qHEaucTkKDIVZyOrtHLw/s1600/pantai-pink-lombok-timur-blog.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tujuan wisata di lombok timur&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDrX8rE8d5xT2GmZAvH4-wfKXwAnPihOmkOgbceVjz3CmL8vhO-DnRZ3YsgN1fQpKFf5CQlxdKFbxgAWSNrvVV1mZ3twaiz1WLB7qW3XVjLn3upIY71j1S-48qHEaucTkKDIVZyOrtHLw/s1600/pantai-pink-lombok-timur-blog.jpg&quot; height=&quot;360&quot; title=&quot;Pantai Pink&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;Pantai Pink Lombok&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;Discussing about beach tourism, as the island nation with longest coastline fourth in the world, Indonesia is paradise. But did you know of the many beaches in Indonesia, only two of them which have pink sand.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;One that is quite popular located in Flores, Nusa Tenggara&amp;nbsp; Timur. While others turned out to be located in Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;Not as popular as Gili Trawangan in Lombok Utara, Tangsi beach - or better known as the Pink Beach - it is still not a lot get attention of domestic and foreign tourists. In fact, the pink sandy beaches offer a natural charm that is not less beautiful.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #555555;&quot;&gt;Pink color of sand beach, which is generated when &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.exoticlombok.com/news/item/visit-to-pink-beach-a-little-heaven-in-lombok-timur#.UvnZUWKSySo&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #38761d;&quot;&gt;READ MORE&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/6241335725885006971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/visit-to-pink-beach-little-heaven-in.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/6241335725885006971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/6241335725885006971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/visit-to-pink-beach-little-heaven-in.html' title='Visit to Pink Beach, a Little Heaven in Lombok Timur'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDrX8rE8d5xT2GmZAvH4-wfKXwAnPihOmkOgbceVjz3CmL8vhO-DnRZ3YsgN1fQpKFf5CQlxdKFbxgAWSNrvVV1mZ3twaiz1WLB7qW3XVjLn3upIY71j1S-48qHEaucTkKDIVZyOrtHLw/s72-c/pantai-pink-lombok-timur-blog.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.5134471 116.56098569999995</georss:point><georss:box>-9.5236591 115.26459919999995 -7.5032351 117.85737219999994</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-2552105077499740256</id><published>2014-02-11T11:50:00.000+08:00</published><updated>2014-02-11T15:40:52.494+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="In Media"/><title type='text'>Kenapa Jumhur Malah Menuding JBMI Dari Kasus Erwiana</title><content type='html'>&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Artikel ini sengaja aku tidak edit tapi hanya diberi pengantar agar kita bisa melihat secara objektif soal tudingan Kepala BNP2TKI yang malah menuding JBMI sebagai pengeruh suasana karena mengkritisi dampak kebijakan rezim komprador rente SBY Budiono dan para kaki tangannya. Inilah beritanya dan ditunggu komentarnya. In Solidarity.... Hidup Buruh Migran yang berlawan!&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jumhur Minta LSM Tak Perkeruh Kasus Erwiana&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjagucy-RA59cA3Q0d5HsrPRbjXVaFx_QbLZecFZDC1Bwy8F2oQxfgYvRCO9N1dm3OEVL3-qwNcBFmkATkj_4zGiLE5Ov4BDfgRYFpcMRW2xMrlFvKfYwnfUL4Dlv20-hiRafkJy6QdI4M/s1600/si+jumhur.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjagucy-RA59cA3Q0d5HsrPRbjXVaFx_QbLZecFZDC1Bwy8F2oQxfgYvRCO9N1dm3OEVL3-qwNcBFmkATkj_4zGiLE5Ov4BDfgRYFpcMRW2xMrlFvKfYwnfUL4Dlv20-hiRafkJy6QdI4M/s1600/si+jumhur.jpg&quot; height=&quot;374&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Jumhur Protes&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat meminta Jaringan Buruh Migran Indonesia, tidak memperkeruh suasana dalam kasus TKI Erwiana karena pemerintah tetap bekerja baik memfasilitasi maupun terkait penuntasan kasusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Jumhur di Jakarta, Kamis, menyesalkan sikap Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI), Iweng Karsiwen yang sejauh ini justru terindikasi memberi pengaruh negatif pada keluarga Erwiana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bahkan, cara JBMI yang sering menuduh pemerintah lalai dalam menangani kasus Erwiana, dinilai Jumhur seperti aktivis yang mencari panggung di atas penderitaan orang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Pemerintah tidak abai apalagi lalai dalam menangani kasus Erwiana,&quot; tegasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebaliknya, kata Jumhur, dengan berbagai elemen pemerintah di antaranya Perwakilan RI di Hong Kong ataupun yang berada di tanah air, BNP2TKI terus aktif membela kehormatan Erwiana agar mendapatkan rasa keadilan tertinggi akibat kasusnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
BNP2TKI telah menghubungi perusahaan PT Graha Ayu Karsa selaku Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan Erwiana, dan mendapat penjelasan seluruh biaya perawatan TKI korban penganiayaan majikan di Hong Kong selama berada di Rumah Sakit Islam Amal Sehat, Sragen, Jawa Tengah, itu telah disiapkan dalam bentuk deposit di rumah sakit sebesar Rp25 juta termasuk untuk memenuhi kekurangannya yaitu Rp5.284.000.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seluruh biaya perawatan Erwiana Rp30.284.000 sudah dibayarkan oleh perusahaan pada Rabu (5/2/2014) sekitar pukul 16.00, namun kemudian memang dikembalikan lagi oleh rumah sakit ke PT Graha Ayu Karsa, ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jumhur menyatakan kuitansi pengembalian dari rumah sakit ke PT Graha Ayu Karsa, juga dikirim ke BNP2TKI sebagai bukti telah dilakukan pembayaran.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut dia, seharusnya permasalahan biaya rumah sakit sudah terselesaikan pada Rabu itu. Dijelaskan pula, keluarga Erwiana menghendaki perwakilan perusahaan datang ke rumah sakit pada Rabu pukul 15.00, namun karena hambatan waktu di perjalanan maka tim PT Graha Ayu Karsa baru tiba sekitar pukul 16.00 dan langsung melunasi biaya perawatan Erwiana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ia menambahkan, seperti disampaikan Kepala Cabang PT Graha Ayu Karsa Ponorogo, Jawa Timur, Hima Afgan Thoif kepada BNP2TKI, orang tua Erwiana yaitu Rohmat Saputro pada Rabu (5/2) pukul 12.00 melakukan kontak telepon dengan Hima terkait anaknya yang sudah diperolehkan pulang dari perawatan rumah sakit. Dari kabar itu, Hima lantas meluncur dari Ponorogo ke Sragen bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ngawi, Sunarto.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jumhur menduga, adanya hambatan dalam perjalanan boleh jadi menyebabkan keluarga Erwiana tidak sabar, sehingga mengambil inisiatif untuk melakukan pembayaran sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ia mengharapkan keluarga Erwiana dapat berhubungan dengan perusahaan guna menyelesaikan kewajiban terhadap biaya perawatan Erwiana, sebagaimana menjadi tanggung jawab PT Graha Ayu Karsa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jumhur menyebutkan saat ini dana klaim asuransi Erwiana pun telah disediakan oleh konsorsium asuransi TKI sebesar Rp50 juta, untuk diserahkan secepatnya setelah memproses kelengkapan persyaratan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana berasal Dusun Kawis Desa Pucangan, Ngrambe, Ngawi, Jawa Timur yang diberangkatkan PT Graha Ayun Karsa sebagai TKI sektor rumah tangga? ke Hong Kong pada 15 Mei 2013. Ia selanjutnya bekerja di keluarga Law Wan Tung (44) yang beralamat di Apartemen J38/F Blok 5 Beverly Garden 1, Tong Ming Street, Tseung Kwan O, Kowloon, Hongkong.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sejak bekerja atau lebih kurang delapan bulan, Erwiana kerap mendapat perlakukan kasar dari majikannya yang berakibat luka memar di bagian tubuh yakni kepala, wajah, telinga, bokong, serta tangan dan kaki. Penyiksaan dilakukan menggunakan benda keras antara lain gantungan baju.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada 10 Januari 2014, Erwiana dipulangkan oleh majikan secara tidak manusiawi karena ditinggal begitu saja di Bandara Hongkong. Meski dibekali tiket untuk tujuan sampai Surabaya, namun Erwiana hanya diberi uang senilai Rp100 ribu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Majikannya juga membelikan popok untuk dipakai Erwiana selama perjalanan karena bokongnya masih basah dengan luka penyiksaan. Sedangkan hak Erwiana meliputi gaji belum dibayarkan majikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana mulai 11 Januari 2014 dirawat di RSI Amal Sehat, Sragen. Kepala BNP2TKI dan sejumlah polisi Hongkong serta perwakilan Kementerian Perburuhannya mengunjungi Erwiana di RS Amal Sehat, Senin (20/1) malam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada 13 Januari lalu, Kepala BNP2TKI menyurati Konsulat Jenderal RI di Hong Kong untuk upaya tuntutan bagi majikan Erwiana. Selain menuntut proses hukum yang adil, BNP2TKI meminta hak-hak Erwiana yaitu gaji dan biaya perawatan dibayarkan pengguna atau perusahaan yang memberangkatkan. Adapun hak asuransinya akan dimintakan kepada Konsorsium Asuransi Proteksi TKI.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada 20 Januari 2014, polisi Hongkong menangkap Law Wan Tung di Bandara Hong Kong saat akan melarikan diri ke luar negeri dengan tujuan Thailand. Selang dua hari yaitu Rabu, Law Wan Tung dibebaskan oleh polisi dan menjadi tahanan kota melalui penetapan uang jaminan 1 juta HKD (Rp1,5 M) yang dikeluarkan pengadilan setempat. Namun demikian, pengadilan pun menetapkannya sebagai tersangka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengadilan kasus Erwiana akan digelar di Hong Kong pada 25 Maret 2014. (rol)&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/2552105077499740256/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/kenapa-jumhur-malah-menuding-jbmi-dari.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2552105077499740256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2552105077499740256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/kenapa-jumhur-malah-menuding-jbmi-dari.html' title='Kenapa Jumhur Malah Menuding JBMI Dari Kasus Erwiana'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjagucy-RA59cA3Q0d5HsrPRbjXVaFx_QbLZecFZDC1Bwy8F2oQxfgYvRCO9N1dm3OEVL3-qwNcBFmkATkj_4zGiLE5Ov4BDfgRYFpcMRW2xMrlFvKfYwnfUL4Dlv20-hiRafkJy6QdI4M/s72-c/si+jumhur.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Jakarta, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.2087634 106.84559899999999</georss:point><georss:box>-6.4613213999999992 106.5228755 -5.9562054 107.16832249999999</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-8361405549993278623</id><published>2014-02-11T11:17:00.001+08:00</published><updated>2014-02-11T11:17:26.479+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="In Media"/><title type='text'>Ini Kronologi Penyiksaan Erwiana di Hong Kong</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzxWbVHbY8l323WP52nduvw1utGZcMa52UkGkkaH1NRx0THPSPgzr81npXznfgGGXwI_rjuDTIgoYtn-pxBETTIN9LWKsoMBf8-4sYp7kfsIs3xPxb04xeNBHHHxonCoJv4oOQGHMWB-U/s1600/kronologi-erwiana.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kronologi kasus kekerasan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzxWbVHbY8l323WP52nduvw1utGZcMa52UkGkkaH1NRx0THPSPgzr81npXznfgGGXwI_rjuDTIgoYtn-pxBETTIN9LWKsoMBf8-4sYp7kfsIs3xPxb04xeNBHHHxonCoJv4oOQGHMWB-U/s1600/kronologi-erwiana.jpg&quot; height=&quot;320&quot; title=&quot;Erwiana&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;Erwiana&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;SRAGEN&lt;/b&gt; - Delapan bulan tidak digaji, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Erwiana Sulistianingsih &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;yang merupakan BMI asal Desa Pucangan, Kecamatan Ngerambe, Ngawi, Jawa Timur, menjadi bulan-bulanan majikan di Hongkong. Inilah kronologis penyiksaan yang dilakukan sang majikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selama bekerja di Hong Kong, Erwiana hanya diberi makan satu kali. Sisanya gadis asal Ngawi tersebut hanya diberi Roti sebanyak dua kali oleh majikannya. Selain makannya dijatah, pola istirahat Erwiana pun diubah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana hanya diperbolehkan istirahat untuk tidur pada pukul 13.00 siang waktu Hong Kong hingga pukul 17.00 sore. Sedangkan di malam hingga siang hari berikutnya, tenaga Erwiana dikuras habis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Erwiana hanya dikasih makan sekali, itu pun pukul 07.00 pagi. Saat hendak tidur siang pukul 13.00 satu roti dan satu roti lagi malam pukul 22.00 tanpa pakai apa-apa. Sedangkan pula tidurnya diubah,&quot; jelas iwenk dari perwakilan JBMI saat ditemui media di RSU Amal Sehat, Sragen, Jawa Tengah, Jumat (17/1/2014).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena jatah makan yang kurang, membuat Erwiana sering lapar saat bekerja. Pernah suatu ketika karena rasa lapar tidak tertahan, gadis itu pun nekat mengambil biskuit milik majikannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Erwiana dipukul dan dihukum oleh majikannya. Tidak hanya itu, Erwiana dihukum kalau makan di kamar mandi dan minumnya air kamar mandi. Selain itu, penjatahan tak hanya untuk makan tetapi juga untuk minum. Dalam sehari semalam, Erwiana hanya dijatah satu botol minum, jika habis dia disuruh minum air kamar mandi,&quot; tuturnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merasa tidak betah, Erwiana mencoba kabur lari menuju  agen Chans tempat Erwiana di tempatkan di rumah tersebut. Bukannya disarankan melapor ke polisi, justru pihak Agen mengembalikannya ke majikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Erwiana pun disiksa habis-habisan dan dikunci kamarnya kalau sang majikan tidur. Semua penyiksaan dilakukan oleh majikan perempuan, sedangkan selama delapan bulan di Hong Kong, Erwiana belum pernah sekalipun bertemu dengan majikan laki-lakinya,&quot; paparnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kasus ini terungkap ketika Erwiana diantarkan sang majikan ke Bandara. Saat itu majikan Erwiana sengaja memilih penerbangan ke Indonesia pada tengah malam, namun jadwal pesawat yang dinaiki Erwiana mengalami perubahan jadwal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Di Bandara itulah Erwiana bertemu Yanti sesama BMI. Awalnya Erwiana tidak mau bercerita karena majikannya mengancam akan membunuh orangtua Erwiana bila dia berani cerita atau melaporkan ke Polisi. Karena Erwiana tak bisa berjalan, akhirnya dia dikasih uang Rp100 ribu untuk pulang ke Ngawi dan akhirnya bersedia bercerita tentang penderitaannya,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Tulisan dari Buruh tentang Kronologi Erwiana&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan kisah berikut ini adalah kisah dramatis kepulangan Erwiana dari Hongkong ke Indonesia yang dikisahkan oleh BMI (R) yang kebetulan hendak Cuti ke Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanggal 9 Januari 2014, Ketika aku nyampek di Bandara CHEK LAP KOK, HONG KONG, aku melihat ada seorang mbak-mbak BMI juga, kok wajahnya lebam dan jari tangannya juga bengkak menghitam, lalu ku Tanya: Namamu siapa mbak?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Erwiana” jawabnya&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku : Lhoh mbak, kenapa wajah dan tanganmu seperti itu?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana : ahh nggak papa kok mbak.. ini Cuma alergi kena air dingin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku : ahhh massa sih alergi air dngin sebegitunya ? kok kayak ada luka gitulo mbak di wajahmu juga lebam?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erna : enggaklah nggak apa-apa kok “ lalu Erwiana diam dan menunduk sambil memainkan jarinya yang menghitam itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku : memang kenapa sih mbak? Apakah kamu di pukul oleh majikanmu?! “aku setengah memaksa dia untuk mengakui ada apasih yang terjadi dengan dirinya&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ernwiana : ora popo mbak, “jawab Er singkat dan lagi-lagi dia menunduk,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku : kamu asal mana?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er: Ngawi mbak,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku : lohhh yo sama ..aku dari Magetan,berarti kita tetangga dekat lo.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er : ohh iyo mbak…”jawab Er seraya memandang ke orang yang sedang berlalu lalang di ruang tunggu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tung..ting..tung… Suara peringatan kepada seluruh Penumpang Pesawat agar segera masuk ke Gate 31.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku: yok masuk ..dah ada peringatan tuh ” ajakku ke Er&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er: aku ewangono mbak, aku gak bisa bawa tasku&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku : looh tadi katamu gak aa apa ? lha kok ? sebenarnya kenapa sih mbak kamu nih?!“nadaku agak jengkel, habis di tanya berkali-kali juga gak mau ngaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er : mbak..iya aku di pukuli oleh majikanku selama 8 bulan, tapi mbak ojo ngomong ngomong yo..aku takut sekali..” wajah Er terlihat banget cemas” Aku gak boleh ngobrol dengan Orang Indonesia ataupun melapor ke Polisi tentang kejadian ini..”tangan Er terlihat gemetar”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku: hahhh..”aku kaget dan mentayangkan banget, kenapa di siksa separah itu kok diam saja…! kenapa??!!!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena waktu sudah mepet dan kamipun harus segera masuk pesawat, maka aku gandeng dia tuk jalan, namun alangkah kagetnya aku! Ternyata dia juga susah jalan, jadi aku harus memapah dia, semua bawaanku ku taruh di kereta barang, aku sudah menawarkan untuk lapor Polisi, dia gak mau dan ngeyel gak mau. Akhirnya kami tiba di depan gate masuk Imigrasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa petugas bertanya pada Er, kamu kenapa? Dan aku yang jawab, ku jelaskan bahwa dia telah di aniaya majikanya, petugas tersebut seketika langsung menyarankan untuk lapor Polisi, dan lagi-lagi Er menolak dengan alasan ingin segera pulang bertemu keluarga di kampung. Akhirnya walaupun banyak orang menyarankannya lapor Polisi tapi dianya gak mau, ya sudah tentu pihak Imigrasipun tidak bisa memaksa seseorang untuk Laporkan kasusnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sampai di dalam pesawat aku bersusah payah untuk memapahnya dan barangku di bawakan teman yang lain, oh ya Er juga tidak mau dipapah teman lainya selain aku, di barisan tempat dudukku jug Er ada orang asing, dan dia melihat kondisi fisik Er yang begitu, lantas penumpang asing itu minta pindah tempat duduk yang kebetulan ada yang masih kosong, (mungkin orang itu takut melihat tangan Er yang seperti penyakit apa gak tau)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di dalam Pesawat, Er tertidur mungkin saking capeknya, dan beberapa kali dia terlelap, bebberapa kali juga dia mengikau, dalam igauanya dia berteriak ketakutan..capek..dan banyak lagi, saat dia tidak tidur, aku coba ajak dia untuk bicara mengenai kondisi dia di majikan hingga dia teraniaya..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er..kutatap wajahnya saat ia tertidur lagi..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;kasihan banget kau Er, wajah ayumu kini berubah lebam, majikanmu hanya memberi satu lembar uang seratus dolar, umurmu yang masih kecil juga harus dituakan tiga tahun“  aku menerawang sedih…&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er terbang ke Hong Kong pada Tanggal 13 May 2013, dan dia juga harus membayar potongan Agen selama 6/7 bulan, dari awal dia bekerja, ER sudah mulai di pukul oleh majikannya menggunakan hanger atau apa saja yang ada di depan majikannya, lalu pada saat dia sudah bekerja satu bulan, dia sempat lari ke bawah rumah telpon pihak PJTKI di Indonesia, Er laporan bahwa dia mengalami penganiayaan fisik dan tiap hari di marahi oleh majikannya, Er gak kuat dan tidak tahu harus bagaimana?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu pihak PJTKI segera menghubungi Agen yang ada di Hong Kong, tak berapa lama Agen datang ke bawah rumah majikan Er menemui Er yang masih di bawah rumah, dan selanjutnya, pihak Agen mengantar Er kembali ke rumah majikan, karena Er belum habis Potongan gaji.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena Er yang masih baru dan tidak tahu harus kemana dan langkah apa yang harus dilakukan, dengan bujuk rayu dari agen HK itu, Er terpaksa kembali ke majikan lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam bekerja sehari-harinya Er selalu mendapat perlakuan tidak baik dari majikannya, Dia juga kurang makan juga kurang tidur.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hingga pada kondisi yang kritis tepatnya tiga hari sebelum dipulangkan, Er mengeluh sakit dan lemah, lalu majikannya menyuruhnya untuk tidur istirahat, ketika mandi, si Er juga dimandikan oleh majikan perempuannya dengan alasan kalau Er mandi sendiri nggak bersih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Akhirnya Pesawat Landing di bandara Indonesia, aku segera memapah Er, ketika dia berasa ingin buang air kecil, segera ku antar Er ke toilet, dan alangkah terkejutnya aku, ternyata Er sudah dipakek-i Pampers..!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
ohhh ya Alloh… Betapa tersiksanya dirimu wahai saudarakuuuu…&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aku hanya bisa berucap dalam hati, ingin sekali aku menangis.. menjerit.. Agar apa yang kurasakan dongkol dalam hati ini berkurang, tapi ku tahan, aku tak ingin terlihat sedih di depan Er.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari bandara, aku mengantarkan Er sampai rumahnya di Ngawi, di halaman depan rumahnya Taxi yang kami tumpangi berhenti, dan keluarganya yang tidak tahu dia akan pulang hari itu pada kaget, apalagi ketika melihat kondisi fisik Er yang mukanya lebam dan harus di bopong masuk ke rumah, spontan keluarga dan tetangga yang disitu pada menangis histeris.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sampai didalam rumah, Er di tidurkan, sebenarnya aku sudah penasaran sejak dari HK, kok kakinya gak bisa buat jalan itu kenapa??? Tapi Er menutupi dan tidak mau memberitahuku, dalam kondisi yang pada menangisi keadaan Er, aku terus bersabar, aku harus kuat, aku harus tatak di hadapan banyak orang, aku gak ingin menangis meskipun batinku menjerit dan airmataku begitu ingin mengalir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dan akhirnya akupun memberanikan diri untuk melihat kondisi kakinya, Duh Gustiiiiii… Ampunilah Dosa Hambamu yang lemah iniiiii…(ku berDoa dalam hati) Kedua kakinya di perban dan aku tidak tahu luka apa ini? bekas diraman.air panaskah? atau bekas apa? ..ya Alloh begini parahnya, aku mencium aroma yang tidak sedap dari kedua kaki Er, namum tak sedikitpun aku merasa jijik atau bagaimana, aku tetap melepas perban perban yang menempel di luka Er, dan menggantikan dengan yang baru.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Er kondisinya sangat lemah dan masih butuh perawatan extra. Saat ini Er sudah dibawa ke Rumah Sakit setempat untuk perawatan.&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Korban Lain dari Sang Majikan Biadab Siap Bersaksi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Selain Erwiana, dua BMI lainnya mengaku juga pernah bekerja untuk sang majikan, Law Wan Tung. Setelah sebelumnya BMI yang bernama Bunga mengungkap kisah pilunya saat harus bekerja dengan Law, maka kisah serupa juga dialami oleh Susi. Susi yang ditemui SCMP saat ikut berunjuk rasa mengaku hanya dibayar oleh Law sebesar HK$5000 atau Rp7,7 juta per tahunnya. Dia menyebut bekerja di kediaman Law sejak tahun 2010 hingga 2011 dan mengalami penyiksaan serupa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;“Ada kalanya majikan meminta saya untuk bunuh diri karena saya mengatakan kepada dia bahwa saya sudah tidak betah bekerja di sana,” ungkap perempuan berusia 31 tahun itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Lalu Susi mengatakan kepada majikannya, bahwa dia boleh memukuli Susi sesuka hati, asal jangan membunuh dirinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;“Saya masih memiliki anak laki-laki di Indonesia,” ujar Susi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Juru Bicara Komite Keadilan, Sringatin, mengklaim pernah mendengar pengakuan dari TKI lainnya yang juga bekerja untuk Law. Pramuwisma yang kini bekerja di Singapura itu pernah bekerja selama tiga bulan selama tahun 2011 silam. Pramuwisma itu akhirnya kabur dan mencari pertolongan dari temannya dan polisi. Namun, Sringatin menyebut, polisi belum berhasil membuat perkembangan apa pun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;“TKI itu bahkan pernah diancam akan dibunuh oleh majikannya dengan pisau yang sedang dia pegang &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;(sumber berbagai media)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/8361405549993278623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/ini-kronologi-penyiksaan-erwiana-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8361405549993278623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8361405549993278623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/ini-kronologi-penyiksaan-erwiana-di.html' title='Ini Kronologi Penyiksaan Erwiana di Hong Kong'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzxWbVHbY8l323WP52nduvw1utGZcMa52UkGkkaH1NRx0THPSPgzr81npXznfgGGXwI_rjuDTIgoYtn-pxBETTIN9LWKsoMBf8-4sYp7kfsIs3xPxb04xeNBHHHxonCoJv4oOQGHMWB-U/s72-c/kronologi-erwiana.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-8754393533685543269</id><published>2014-02-11T10:45:00.001+08:00</published><updated>2014-02-11T10:45:09.831+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="In Media"/><title type='text'>Erwiana, Derita Tiada Henti</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoOIC_YkCocpsmGMef3ObUtFrinczZaclQiBcEpCeRHJpXGTNYiCOfUslnzM1ZXEehkQIX3U-8LG1sHVoCaQ5YcGJS6BgEar1HeCJaf9UsrwHgr3tx05_1rJFh4j4fJh-njm_NtCv7HJo/s1600/Erwiana-asiaone.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;BMI korban perbudakan di Hong Kong&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoOIC_YkCocpsmGMef3ObUtFrinczZaclQiBcEpCeRHJpXGTNYiCOfUslnzM1ZXEehkQIX3U-8LG1sHVoCaQ5YcGJS6BgEar1HeCJaf9UsrwHgr3tx05_1rJFh4j4fJh-njm_NtCv7HJo/s1600/Erwiana-asiaone.jpg&quot; height=&quot;208&quot; title=&quot;Erwiana&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Erwiana&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Nasib Erwiana Sulistyaningsih (22), buruh migran perempuan asal Ngawi di Hongkong. tidak hanya tak digaji. Ia juga nyaris lumpuh oleh siksaan majikannya, Law Wan Tung. Namun, Eh, melihat ancaman hukuman yang ringan, si pelaku kekerasan Law ternyata masih dapat udara kebebasan dengan uang jaminan oleh pengadilan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana meninggalkan daerah asalnya, Dusun Kawis, Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ke Hongkong, dengan harapan mengubah nasib keluarganya yang papa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Namun, bukan upah melimpah yang diterimanya, melainkan perlakuan keji dari majikan. Pihak yang seharusnya melindunginya pun membiarkannya, dan baru sungguh-sungguh tergerak setelah Presiden bicara.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Tersenyum dalam penderitaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sepotong senyum tersungging di wajah yang penuh bekas noda hitam. Erwiana, yang berkulit putih, terlihat tenang di tengah keluarga dan teman yang mendukungnya. Dia sudah sepekan menjalani rawat inap di Rumah Sakit Islam Amal Sehat, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ia beruntung bertemu Riyanti (30), BMI Magetan, Jatim, di ruang tunggu Bandara Hongkong, sebelum kembali ke Tanah Air. Riyanti membuka hati dan melumerkan ketakutan Erwiana yang duduk sendiri dengan wajah memar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ia pula yang memapah Erwiana, yang tubuhnya terlalu lemah setelah menerima perlakuan kejam dari majikannya, memasuki pesawat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Saya semula tidak menyangka ia orang Indonesia. Wajahnya hitam dan bentuknya aneh. Setelah mendengar dia berbicara dengan bahasa Indonesia, baru saya tahu ia orang Indonesia,” kata Riyanti saat menunggui Erwiana di rumah sakit, pekan lalu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain disiksa, Erwiana juga jarang diberi makan. Majikannya menjadwalkan makan nasi pukul 07.00 dan dua kali waktu makan roti tawar. Ia harus bekerja sepanjang malam dan tidur pukul 13.00-17.00.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ritme hidupnya dibalik sehingga tubuhnya kian lemah. Jika majikan perempuannya tidak puas dengan pekerjaannya, Erwiana dipukul dengan gagang sapu, pengisap debu, atau gantungan baju dari besi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Riyanti sempat akan membawa Erwiana melapor kepada polisi setempat, tetapi ia menolak. Erwiana diancam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Orangtuanya akan dibunuh jika ia berani melapor. Riyanti merelakan tiket Jakarta-Surabaya miliknya hangus agar bisa mendampingi Erwiana mendarat di Bandara Adi Soemarmo di Kabupaten Boyolali, Jateng. Perjalanan ke rumah Erwiana dilanjutkan dengan taksi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Majikan Erwiana sengaja membelikan tiket pesawat dengan jadwal terbang pukul 01.00 agar Erwiana terhindar dari interaksi dengan banyak orang. Majikan juga membantunya check in pesawat dan menuju pemeriksaan imigrasi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Badan Erwiana yang kurus kering ditutupi pakaian enam lapis dan celana panjang dua lapis serta diaper. Ia amat lemah sekadar untuk pergi ke toilet. Ia hanya dibekali uang Rp 100.000.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Barang-barangnya dibuang oleh majikan. Hanya sebuah tas berisi jarit, dua buah diaper, dan sepasang sandal jepit yang dikembalikan kepada Erwiana. Gaji atas jerih payahnya selama hampir delapan bulan bekerja juga tidak dibayarkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Anak saya selepas SMK bekerja di Jakarta selama 1,5 tahun. Karena gajinya tak memuaskan, ia berangkat menjadi TKI, Mei 2013, lewat PT Graha Ayukarsa,” kata Rohmad Saputro (49), ayah Erwiana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ia sebenarnya digaji 3.920 dollar Hongkong (Rp 6,1 juta) per bulan, tetapi 2.543 dollar Hongkong (Rp 3,9 juta) dipotong untuk agen sebagai ganti biaya keberangkatan. Potongan dilakukan selama enam bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebenarnya, sebulan setelah bekerja, Erwiana mencoba kabur karena tidak tahan perlakuan keji majikannya. Ia bisa turun dari lantai 38 apartemen tempat tinggal majikannya, lalu meminjam telepon genggam petugas keamanan apartemen untuk menghubungi penyalurnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bukan pembelaan dan perlindungan yang ia peroleh. Justru Erwiana dikembalikan kepada majikan. Dia disuruh bertahan dengan alasan masih memiliki utang potongan gaji yang harus diserahkan kepada agen. Hari-hari bagai neraka Erwiana berlanjut. Sampai suatu hari ia benar-benar lemah dan tak bisa bergerak sehingga majikan pun memulangkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Riyanti tak hanya membantu dan ikut merawat Erwiana. Ia juga memperjuangkan nasib rekannya itu. Bersama Jaringan Buruh Migran Indonesia, mereka menuntut keadilan untuk Erwiana. (kompas)&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/8754393533685543269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/erwiana-derita-tiada-henti.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8754393533685543269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/8754393533685543269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/erwiana-derita-tiada-henti.html' title='Erwiana, Derita Tiada Henti'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoOIC_YkCocpsmGMef3ObUtFrinczZaclQiBcEpCeRHJpXGTNYiCOfUslnzM1ZXEehkQIX3U-8LG1sHVoCaQ5YcGJS6BgEar1HeCJaf9UsrwHgr3tx05_1rJFh4j4fJh-njm_NtCv7HJo/s72-c/Erwiana-asiaone.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Sragen, Central Java, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.430229 111.021301</georss:point><georss:box>-7.430229 111.021301 -7.430229 111.021301</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-1848609634254233376</id><published>2014-02-11T10:25:00.000+08:00</published><updated>2014-02-11T10:25:26.612+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="In Media"/><title type='text'>TKI Erwiana Pulang dari RS, Siap Bersaksi di Hong Kong</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjquT3_URY0Ekqv0mcJYNx0XO9JVub1vf7Rny8AyQyPFI3m1QJJWdGpY3hSrEDZBJxh-ulXaBKLpPEu5wK25wlEJIDVUzuBNRJurG6YAYfX5p0HwpXE_b539p_KXYfgjSgG-RA0yAQzplQ/s1600/erwiana-detik.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjquT3_URY0Ekqv0mcJYNx0XO9JVub1vf7Rny8AyQyPFI3m1QJJWdGpY3hSrEDZBJxh-ulXaBKLpPEu5wK25wlEJIDVUzuBNRJurG6YAYfX5p0HwpXE_b539p_KXYfgjSgG-RA0yAQzplQ/s1600/erwiana-detik.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Erwiana - detik&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Jakarta - Erwiana, TKI asal Ngawi, Jatim, yang mengalami penyiksaan di Hongkong, hari ini diperbolehkan pulang dari RSI Amal Sehat, Sragen. Erwiana menyatakan siap dipanggil pengadilan Hong Kong untuk bersaksi. Dia juga berharap kasus kekerasan yang menimpanya adalah yang terakhir menimpa TKI dan TKW di luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana TKW asal Desa Pucangan, Ngrambe, Ngawi, mengalami penyiksaan oleh majikannya, Law Wan Tung, di Hong Kong. Dia dipulangkan paksa dengan cara ditinggal begitu saja di Bandara Hong Kong. Sesampai di rumah pada 10 Januari, langsung dirawat di RSI Amal Sehat Sragen karena kondisinya yang memprihatinkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selama di rumah sakit Erwiana mendapat perhatian khusus dari sejumlah kalangan, termasuk dari Presiden Yudhoyono. Kepolisian Hong Kong juga sudah mendatanginya untuk diperiksa sebagai korban.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hari ini, Rabu (5/2/2014) Erwiana diperbolehkan pulang dari rumah sakit, namun masih harus melakukan pemeriksaan sepekan sekali ke rumah sakit. Setidaknya hingga hari ini Erwiana masih mengeluh sering pusing dan pandangan matanya masih belum bisa fokus.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kepada wartawan Erwiana menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dan dukugan semua pihak yang peduli dengan keadaannya. Dia juga berharap kasus yang menimpanya menjadi yang terakhir menimpa TKI atau TKW di luar negeri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu dia meminta Pemerintah menempuh langkah hukum terhadap pelaku kekerasan dan Pemerintah juga didesak segera mengambil langkah konkret utk perlindungan warga negaranya yg menjadi TKI dan TKW.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Erwiana juga mengaku siap jika nantinya pengadilan Hongkong memanggilnya untuk dimintai keterangan selaku korban, dengan catatan ketika dia dipanggil sudah dalam kondisi sehat sepenuhnya dan diijinkan oleh dokter yang menanganinya. Persidangan pertama kasus penganiayaan itu akan digelar pada 25 Maret nanti di Hongkong.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lebih lanjut, lulusan SMK di Ngawi tersebut mengaku setelah sehat nanti akan meneruskan pendidikan dengan dana yang didapatkan dari sumbangan pihak‎ yang peduli. &quot;Saya ini dari keluarga miskin. Rela menjadi TKI itu dulu maksudnya agar bisa mengumpulkan uang untuk keluarga dan selebihnya ingin meneruskan pendidikan. Tapi malah mengalami hal seperti ini,&quot; ujar Erwiana didampingi oleh Rahmad, ayah kandungnya.(detik)&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/1848609634254233376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/tki-erwiana-pulang-dari-rs-siap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/1848609634254233376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/1848609634254233376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/tki-erwiana-pulang-dari-rs-siap.html' title='TKI Erwiana Pulang dari RS, Siap Bersaksi di Hong Kong'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjquT3_URY0Ekqv0mcJYNx0XO9JVub1vf7Rny8AyQyPFI3m1QJJWdGpY3hSrEDZBJxh-ulXaBKLpPEu5wK25wlEJIDVUzuBNRJurG6YAYfX5p0HwpXE_b539p_KXYfgjSgG-RA0yAQzplQ/s72-c/erwiana-detik.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Ngawi, East Java, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.411784 111.43820200000005</georss:point><georss:box>-7.411784 111.43820200000005 -7.411784 111.43820200000005</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-2156960589379358444</id><published>2014-02-11T10:18:00.000+08:00</published><updated>2014-02-11T10:18:16.666+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="In Media"/><title type='text'>Siti Fatimah Dipukul dan Ditampar Majikannya di Hong Kong</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;Jakarta - Siti Fatimah (30), TKI asal Jepara mengalami tindakan kekerasan dari majikannya di Hong Kong. Siti Fatimah sudah melakukan pelaporan ke polisi Hong Kong dan mendapat perlindungan KJRI.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong telah menerima pengaduan dari seorang TKI bernama Siti Fatimah, berusia 30 tahun, berasal dari Jepara, Jawa Tengah, atas dugaan perlakuan kasar berupa pemukulan dan penamparan secara berulang-ulang oleh majikannya,&quot; demikian siaran pers KJRI Hong Kong, Jumat (7/2/2014).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Siti Fatimah mulai bekerja di rumah majikannya sejak 18 Agustus 2013 dan meninggalkan rumah majikan pada 6 Februari 2014 malam hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Yang bersangkutan kemudian melapor kepada Tseung Kwan O Police Station yang langsung membawanya ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan,&quot; jelas dia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
KJRI Hong Kong stelah memberikan perlindungan sepenuhnya kepada yang bersangkutan dan akan memberikan pendampingan untuk proses selanjutnya. (detik)&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/2156960589379358444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/siti-fatimah-dipukul-dan-ditampar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2156960589379358444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2156960589379358444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/siti-fatimah-dipukul-dan-ditampar.html' title='Siti Fatimah Dipukul dan Ditampar Majikannya di Hong Kong'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-1915378005968979164</id><published>2014-02-11T00:33:00.001+08:00</published><updated>2014-02-11T00:33:37.470+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="VIDEO"/><title type='text'>Aksi Penyobekan KTKLN dan Justice For Erwiana</title><content type='html'>&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/X_iYaTiX9EU&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;img
border=&quot;0&quot; height=&quot;0&quot; src=&quot;http://i2.ytimg.com/vi/X_iYaTiX9EU/0.jpg&quot; width=&quot;0&quot; /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/1915378005968979164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-penyobekan-ktkln-dan-justice-for.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/1915378005968979164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/1915378005968979164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-penyobekan-ktkln-dan-justice-for.html' title='Aksi Penyobekan KTKLN dan Justice For Erwiana'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/X_iYaTiX9EU/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-6827145891110267654</id><published>2014-02-11T00:28:00.000+08:00</published><updated>2014-02-11T00:28:20.324+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="VIDEO"/><title type='text'>Aksi Solidaritas 5000 Massa, Justice For Erwiana</title><content type='html'>&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/f_OFM_9zmDE&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;img
border=&quot;0&quot; height=&quot;0&quot; src=&quot;http://i2.ytimg.com/vi/f_OFM_9zmDE/0.jpg&quot; width=&quot;0&quot; /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/6827145891110267654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-solidaritas-5000-massa-justice-for.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/6827145891110267654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/6827145891110267654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-solidaritas-5000-massa-justice-for.html' title='Aksi Solidaritas 5000 Massa, Justice For Erwiana'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/f_OFM_9zmDE/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-5694975158551047946</id><published>2014-02-11T00:14:00.000+08:00</published><updated>2014-02-11T00:14:13.995+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="VIDEO"/><title type='text'>Aksi Demo BMI Hongkong</title><content type='html'>&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/xjHb7m2O1eg&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;img
border=&quot;0&quot; height=&quot;0&quot; src=&quot;http://i2.ytimg.com/vi/xjHb7m2O1eg/0.jpg&quot; width=&quot;0&quot; /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/5694975158551047946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-demo-bmi-hongkong.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5694975158551047946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5694975158551047946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-demo-bmi-hongkong.html' title='Aksi Demo BMI Hongkong'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/xjHb7m2O1eg/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-7270828710361727461</id><published>2014-02-10T22:23:00.002+08:00</published><updated>2014-02-11T00:06:03.055+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="VIDEO"/><title type='text'>Aksi Buruh Migran Di KJRI Hong Kong</title><content type='html'>&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/ACdI-T5jbR0&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://i2.ytimg.com/vi/ACdI-T5jbR0/0.jpg&quot; height=&quot;0&quot; width=&quot;0&quot; /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/7270828710361727461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-buruh-migran-di-kjri-hong-kong.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/7270828710361727461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/7270828710361727461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/aksi-buruh-migran-di-kjri-hong-kong.html' title='Aksi Buruh Migran Di KJRI Hong Kong'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://img.youtube.com/vi/ACdI-T5jbR0/default.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Hong Kong</georss:featurename><georss:point>22.396428 114.10949700000003</georss:point><georss:box>21.9265115 113.46405000000003 22.8663445 114.75494400000004</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-2671260645970049210</id><published>2014-02-10T15:47:00.002+08:00</published><updated>2014-02-11T00:03:25.518+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informasi"/><title type='text'>Keadilan Untuk Kartika</title><content type='html'>&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif; font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tulisan tentang kasus-kasus ketidakadilan baik itu kekerasan, diskriminasi, eksploitasi dan lainnya akan terus aku muat di WeBLOG ini sebagai bentuk perlawanan untuk menuntut perlindungan sejati dari rezim SBY dan pemerintah negara tujuan dimanapun buruh seperti kami ditugaskan sebagai Pahlawan Devisa.................................................................................&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfhPy3E5UYTeOUHFtg0A_EuDCkms9GdLqx65F-Ph16PCyzvajvqD60dYtIH2YLuT0YF6lFhvy8jd30b25dBPLsuVzIphDX2_3h_KKRiMT6vipLog13C1TMy3hfVTuAnwVEmI1pP_WqLIo/s1600/kartika.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Menunggu Keadilan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfhPy3E5UYTeOUHFtg0A_EuDCkms9GdLqx65F-Ph16PCyzvajvqD60dYtIH2YLuT0YF6lFhvy8jd30b25dBPLsuVzIphDX2_3h_KKRiMT6vipLog13C1TMy3hfVTuAnwVEmI1pP_WqLIo/s1600/kartika.jpg&quot; height=&quot;640&quot; title=&quot;Kartika&quot; width=&quot;480&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kartika&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Ini foto Kartika ketika berhasil melarikan diri dari 2 tahun disiksa kedua majikankanya dan ini cuplikan dari kasusnya yang sudah disidangkan beberapa bulan lalu (sidang pidana terhadap kedua majikannya) Kartika Puspitasari yang mantan BMI Singapura, mulai bekerja dengan majikannya pada 12 Juli 2010 hingga 9 Oktober 2012. Majikan lelaki bernama Tai Chi Wa (42) bekerja sebagai sales peralatan listrik dan majikan perempuan bernama Catherine Au Yuk Shan (41), bekerja di rumah sakit sebagai cleaning servis.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Selama bekerja 2 tahun lebih 3 bulan (hingga batas kontrak kerja habis yang diacuhkan oleh majikannya) Kartika selalu mengalami penganiayaan berat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adapun kekejaman penganiayaan yang diterima Kartika adalah :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ditampar wajahnya dengan tangan maupun dengan hak sepatu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Disetrika pada wajah dan pundak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Digunduli rambutnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Disayat bagian tangannya dengan pisau cutter.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Disabeti dengan rantai sepeda punggungnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ditinju bagian rahang pipinya hingga beberapa giginya lepas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dibenturkan kepalanya ke kran wastafel kamar mandi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tiga hari sekali baru dikasih makan dengan makanan tidak layak.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketika mandi diantar majikan ke kamar mandi umum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hanya diberi makan garam dan minum air toilet.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hampir tiap malam tidurnya dengan duduk di kursi dapur atau di toilet dengan tubuh dan kaki terikat.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketika majikan pergi jalan-jalan ke Thailand, selama 6 hari. Kartika diikat seluruh tubuhnya di kursi, dia disuruh memakai Pampers anak majikan yang berumur 3 tahun. Tidak diberi makan dan minum.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Awal tiba di rumah majikan baju-baju yang dibawa Kartika dari Indonesia juga Hpnya dirampas majikan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setiap hari saat di rumah/ bekerja, Kartika disuruh memakai baju anak majikan yang berumur 3 tahun atau disuruh memakai baju dari yang dibuat dari plastik ( transparan) tanpa memakai bra dan celana dalam.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;jika diajak keluar rumah, Kartika diberi baju yang kebesaran milik baju bekas majikan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kartika dilarang berbicara dengan siapapun, tidak pernah dikasih libur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak pernah mendapat gaji selama bekerja 2 tahun lebih.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak pernah diberi kesempatan menelepon orang tuanya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Diancam mau dirontokkan giginya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mohon bantuan doa untuk sidang perdata yang ketiga kalinya yang akan dilakukan besok pada hari Senen (10/02/2014) di kantor Tribunal, Jordan. Jam 9.15 pagi. Semoga ini sidang yang terakhir kalinya dan Kartika bisa mendapatkan semua haknya. Amiiiin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penulis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;lfloat&quot; id=&quot;fbPhotoSnowliftAuthorPic&quot; style=&quot;background-color: white; color: #333333; float: left; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14.079999923706055px; margin-right: 10px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/mega.vristian&quot; style=&quot;color: #3b5998; cursor: pointer; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;_s0 _rw img&quot; src=&quot;http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-ash1/t5/372265_573188302_1286237643_q.jpg&quot; style=&quot;border: 0px; display: block; height: 50px; width: 50px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;_42ef&quot; style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14.079999923706055px; overflow: hidden;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;fbPhotoContributorName&quot; id=&quot;fbPhotoSnowliftAuthorName&quot; style=&quot;display: inline; font-size: 13px; font-weight: bold; line-height: 18px; padding-bottom: 3px; padding-top: 1px;&quot;&gt;
Mega Vristian Sambodo&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/2671260645970049210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/keadilan-untuk-kartika.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2671260645970049210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2671260645970049210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/keadilan-untuk-kartika.html' title='Keadilan Untuk Kartika'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfhPy3E5UYTeOUHFtg0A_EuDCkms9GdLqx65F-Ph16PCyzvajvqD60dYtIH2YLuT0YF6lFhvy8jd30b25dBPLsuVzIphDX2_3h_KKRiMT6vipLog13C1TMy3hfVTuAnwVEmI1pP_WqLIo/s72-c/kartika.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-5750693983130459072</id><published>2014-02-10T15:24:00.000+08:00</published><updated>2014-02-10T15:24:11.226+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Aksi"/><title type='text'>Setia di Garis Massa (2)</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixlSA5gTF3HGRNJG91nN0hfHRDkHsd5DXRYHeS9bseb5EJx_ZWTNTz7ehorrA1oZ7iJHwF0ZDGJjG_9hvpDiBXJCWVBVDOKunJ6JOdbCtIVtTBZyEHlzxoETTxGUk3HSBBiYmdj29Mbhs/s1600/aksi-gammi2.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Justice for Erwiana&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixlSA5gTF3HGRNJG91nN0hfHRDkHsd5DXRYHeS9bseb5EJx_ZWTNTz7ehorrA1oZ7iJHwF0ZDGJjG_9hvpDiBXJCWVBVDOKunJ6JOdbCtIVtTBZyEHlzxoETTxGUk3HSBBiYmdj29Mbhs/s1600/aksi-gammi2.png&quot; height=&quot;358&quot; title=&quot;Setia di garis Massa 2&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;Justice for Erwiana&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/5750693983130459072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/setia-di-garis-massa-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5750693983130459072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/5750693983130459072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/setia-di-garis-massa-2.html' title='Setia di Garis Massa (2)'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixlSA5gTF3HGRNJG91nN0hfHRDkHsd5DXRYHeS9bseb5EJx_ZWTNTz7ehorrA1oZ7iJHwF0ZDGJjG_9hvpDiBXJCWVBVDOKunJ6JOdbCtIVtTBZyEHlzxoETTxGUk3HSBBiYmdj29Mbhs/s72-c/aksi-gammi2.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2694042846940839597.post-2354866243017583443</id><published>2014-02-10T15:17:00.000+08:00</published><updated>2014-02-10T15:17:04.466+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Organisasi"/><title type='text'>Gammi in Stage</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd6TPvqg8noaunTREJGkhfvczLnGFKAItH0LKyClgoqSywnuldTSUyIMqGy8wYV0I_E119pY41hDIFnsB84wQMWEq6H8LAl2LQiU2yZ-aYxXn5cJI10Ntvvro1R17pOCBfQy9LYU3I_D8/s1600/aksi-gammi4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd6TPvqg8noaunTREJGkhfvczLnGFKAItH0LKyClgoqSywnuldTSUyIMqGy8wYV0I_E119pY41hDIFnsB84wQMWEq6H8LAl2LQiU2yZ-aYxXn5cJI10Ntvvro1R17pOCBfQy9LYU3I_D8/s1600/aksi-gammi4.jpg&quot; height=&quot;424&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;GAMMI in STAGE&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/feeds/2354866243017583443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/gammi-in-stage.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2354866243017583443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2694042846940839597/posts/default/2354866243017583443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilalangvictoria.blogspot.com/2014/02/gammi-in-stage.html' title='Gammi in Stage'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15772589031684400883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd6TPvqg8noaunTREJGkhfvczLnGFKAItH0LKyClgoqSywnuldTSUyIMqGy8wYV0I_E119pY41hDIFnsB84wQMWEq6H8LAl2LQiU2yZ-aYxXn5cJI10Ntvvro1R17pOCBfQy9LYU3I_D8/s72-c/aksi-gammi4.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>