<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" gd:etag="W/&quot;CUIHQHYyeSp7ImA9WhVTE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261</id><updated>2012-02-27T07:45:31.891+07:00</updated><category term="Studi Islam" /><category term="Opini dan Coretan" /><category term="Tips Romantis Praktis" /><category term="Download Powerpoint" /><category term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><category term="Internet dan Gadget" /><category term="Serba Serbi" /><category term="Kuliah Twitter" /><category term="Rubrik Keluarga" /><category term="Konsultasi dan Tanya Jawab" /><category term="Mahasiswa Pemuda" /><category term="Liputan Kegiatan" /><category term="Sejarah dan Dunia Islam" /><category term="Kultum Ramadhan" /><category term="Indonesia Kita" /><category term="Dakwah Taiwan" /><category term="Ekonomi Syariah" /><title>INDONESIA OPTIMIS.com</title><subtitle type="html">Hatta Syamsuddin Official Site</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>403</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/IndonesiaOptimis" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="indonesiaoptimis" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">IndonesiaOptimis</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;CUUNRXcyeSp7ImA9WhVTE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-8651577401283055824</id><published>2012-02-27T07:25:00.004+07:00</published><updated>2012-02-27T07:41:34.991+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-27T07:41:34.991+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba Serbi" /><title>Daftar Buku dan Karya : Hatta Syamsuddin</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8wAzbAgPd48/T0rNkWlXDzI/AAAAAAAABhE/ZxUof5hUHXQ/s1600/Canda+Tawa+Ikhwan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-8wAzbAgPd48/T0rNkWlXDzI/AAAAAAAABhE/ZxUof5hUHXQ/s200/Canda+Tawa+Ikhwan.jpg" width="195" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Canda Tawa Ikhwan&amp;nbsp; (FBA Press- Juni 2005)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Buku ini terinspirasi dari anekdot dan guyonan yang sering muncul ditengah para aktifis dakwah dalam menjalankan kegiatannya. Ternyata aktifis dakwah yang dikenal khusyuk dan santun juga tak mau kalah dalam melempar canda dan tawa antar sesamanya. Maka buku ini menjadi semacam potret dan rekaman suasana keseharian aktifis dakwah yang penuh ukhuwah. Membacanya dengan santai akan menambah rasa indahnya ukhuwah dan kecintaan di jalan dakwah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FjKwzVEDugY/T0rN3oXKPDI/AAAAAAAABhM/9ynKiwWr-F4/s1600/bukuku.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-FjKwzVEDugY/T0rN3oXKPDI/AAAAAAAABhM/9ynKiwWr-F4/s200/bukuku.jpg" width="138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muhammad SAW The Inspiring Romance&amp;nbsp; (Indiva Media Kreasi 2007)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pengalaman menjalani Long Distance Relationship (LDR) ketika menempuh studi di Sudan selama kurang lebih dua tahun, nampaknya membangkitkan energi romantis yang luar biasa bagi penulis. Namun dilihatnya literarur buku romantis yang ada banyak diwarnai referensi barat yang kadang tak menggugah. Maka dicarinya riwayat romantis dari rumah tangga Rasulullah yang banyak terserak, kemudian disusun menjadi sebuah buku panduan romantis ala rumah tangga nabawi, yang memuat setidaknya 40 tips romantis. Untuk lebih jauh resensi buku ini bisa Anda dapatkan &lt;a href="http://www.indonesiaoptimis.com/2009/12/hadiah-resensi-dari-seorang-sahabat.html"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_oFbebshcau4/TNIY3VRttoI/AAAAAAAAAz8/J3DT14Ydtdg/s200/buku2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_oFbebshcau4/TNIY3VRttoI/AAAAAAAAAz8/J3DT14Ydtdg/s200/buku2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kumpulan Cerpen Istri Baru Gede ( Ebook – 2007)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Menulis cerpen di sela-sela kesibukan perkuliahan di Sudan, dengan berbagai tema kisah dan latar belakang. Dari mulai kehidupan khas aktifis dakwah, pernikahan, sampai tentang aksi demonstrasi yang membuahkan luka dan keprihatinan. Versi ebook-nya awalnya dijual secara online pada tahun 2008, sampai kemudian dishare dalam blog ini secara gratis pada 2011. Anda bisa menikmati kumpulan cerpen yang menggugah cita dan cinta ini &lt;a href="http://www.indonesiaoptimis.com/2010/11/download-gratis-ebook-kumpulan-cerpen.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-QdcmoXBEhb8/T0rOR0kvP3I/AAAAAAAABhU/AUs88olf1JI/s1600/Agar+Ngampus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-QdcmoXBEhb8/T0rOR0kvP3I/AAAAAAAABhU/AUs88olf1JI/s200/Agar+Ngampus.jpg" width="138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Agar Ngampus Tak Sekedar Status ( kolaborasi) Indiva Media Kreasi 2008&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Buku kolaborasi dengan istri tercinta Robiah Al-Adawiyah, mengupas tentang seluk beluk dunia mahasiswa, serta berbagi tips agar menjadikan masa kuliah sebagai penempa diri untuk berprestasi dan berbuat luar biasa. Buku ini dilengkapi dengan tips panduan kuliah di luar negeri, yang memuat banyak hal dari mulai niatan untuk studi ke luar negeri, cara memperoleh beasiswa dan informasi, serta tentu saja hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan saat hendak berangkat, maupun saat benar-benar sudah menjejakkan langkah di negeri orang nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pacaran Nggak Banget ( kolaborasi) Indiva Media Kreasi 2009&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lm-kFrKCtwA/T0rP0gLtUeI/AAAAAAAABhc/sjduhtK1oVw/s1600/pacaran+book.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-lm-kFrKCtwA/T0rP0gLtUeI/AAAAAAAABhc/sjduhtK1oVw/s200/pacaran+book.jpg" width="135" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Buku Kenapa Harus Pacaran yang ditulis oleh Robiah Al-adawiyah pada tahun 2004 mendapat sambutan luar biasa dan menjadi buku best seller di jamannya. Salah satu bukti apresiasi adalah banyaknya pertanyaan kepada penulis baik melalui surat maupun email. Satu demi satu email pertanyaan tersebut dikumpukan dan disusun sesuai dengan tema terbaiknya, lalu dicobalah untuk menjawabnya hingga kemudian lahirlah buku “ Pacaran Nggak Banget”. Penulis di sini memberikan kontribusi dengan&amp;nbsp; menambah nuansa ‘fiqh’ dalam jawaban yang ada, serta menuliskan artikel khusus di akhir buku tentang lingkaran setan bernama pacaran. Cocok bagi mereka yang ingin segara hengkang dari hubungan tanpa status yang senantiasa dicatat malaikat sebagai sebuah tindak maksiat. Hiii ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kumpulan Ceramah Ramadhan Praktis ( Ziyad Visi Media – Bina Insan Mandiri 2011)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-mQLZNcvy4Lo/T0rQ1ydXuiI/AAAAAAAABhk/ZPpm-3W27N8/s1600/buku+kultum.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-mQLZNcvy4Lo/T0rQ1ydXuiI/AAAAAAAABhk/ZPpm-3W27N8/s200/buku+kultum.jpg" width="143" /&gt;&lt;/a&gt;Berawal dari kumpulan naskah ceramah yang disusun penulis dalam berbagai kesempatan dan momentum, saat Ramadhan tiba pun ada keinginan untuk berbagi kepada masyarakat lainnya yang memang menjadikan Ramadhan sebagai festival ceramah keagamaan dari semua tingkatannya, mulai langgar musholla sampai hotel bintang lima.&amp;nbsp; Keinginan ini bersambut gayung dengan KJKS Bina Insan Mandiri Karanganya yang salah satu program CSR-nya kali ini adalah membagi buku kultum ramadhan yang praktis untuk dai dan muballigh muda di masyarakat. Maka bekerja sama dengan PT Ziyad Visi Media diterbitkanlah buku ini secara terbatas untuk segmen terbatas. Namun edisi ebooknya telah mendapatkan apresiasi luar biasa dari pembaca web indonesiaoptimis. Sampai saat ini telah didownload oleh sekitar 11000 pembaca. Anda juga bisa ikut membacanya di &lt;a href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/07/download-kumpulan-ceramah-kultum.html"&gt;link berikut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Amazing Romance ( 2012-insya Allah )&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sekuel kedua dari Muhammad Inspiring Romance ini sebenarnya dijadwalkan terbit pada 2010, namun kondisi dan kesibukan menjadikan naskah yang sudah 75% belum sempat mendapatkan sentuhan akhir untuk bisa diterbitkan menjadi sebuah buku. Mohon doa dari pembaca sekalian untuk mewujudkan kelahirannya di tahun 2012 ini ..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-8651577401283055824?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/8651577401283055824/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/daftar-buku-dan-karya-hatta-syamsuddin.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/8651577401283055824?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/8651577401283055824?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/daftar-buku-dan-karya-hatta-syamsuddin.html" title="Daftar Buku dan Karya : Hatta Syamsuddin" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-8wAzbAgPd48/T0rNkWlXDzI/AAAAAAAABhE/ZxUof5hUHXQ/s72-c/Canda+Tawa+Ikhwan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4EQXg9cCp7ImA9WhVTEEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-5758115695601741724</id><published>2012-02-24T07:21:00.000+07:00</published><updated>2012-02-24T07:21:40.668+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-24T07:21:40.668+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Powerpoint" /><title>Download Powerpoint Berinteraksi dengan Al-Quran</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-PswooGAY_tM/T0bYBwDR93I/AAAAAAAABg8/5o3aQhQ6DLA/s1600/quran7.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://1.bp.blogspot.com/-PswooGAY_tM/T0bYBwDR93I/AAAAAAAABg8/5o3aQhQ6DLA/s320/quran7.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kajian rutin Pena IKADI (Pengajian Ahad Pagi) yang diselenggarakan IKADI Sragen Ahad 19 Februari yang lalu mengangkat tema tentang " berinteraksi terhadap Al-Quran". Versi artikel dan tulisannya bisa Anda simak di artikel : &lt;a href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/lebih-dekat-terhadap-al-quran-bagian-1.html"&gt;Lebih Dekat Terhadap Al-Quran&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/berinteraksi-dengan-al-quran-bagian-2.html"&gt;Berinteraksi Terhadap Al-Quran&lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi Anda yang gemar berbagi inspirasi dan motivasi seputar tema keagamaan, silahkan download versi powerpoint nya dalam link berikut ini. Tentu saja masih banyak diperlukan tambahan penjelasan serta variasi kisah dan kejadian unik untuk menghidupkan suasana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LINK DOWNLOAD :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/file/wR7Gtk6t/Berinteraksi_Dengan_AlQuran.html"&gt;http://www.4shared.com/file/wR7Gtk6t/Berinteraksi_Dengan_AlQuran.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-5758115695601741724?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/5758115695601741724/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/download-powerpoint-berinteraksi-dengan.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/5758115695601741724?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/5758115695601741724?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/download-powerpoint-berinteraksi-dengan.html" title="Download Powerpoint Berinteraksi dengan Al-Quran" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-PswooGAY_tM/T0bYBwDR93I/AAAAAAAABg8/5o3aQhQ6DLA/s72-c/quran7.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4ERXc7fCp7ImA9WhRaGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-7656238464275740746</id><published>2012-02-22T09:13:00.002+07:00</published><updated>2012-02-22T09:15:04.904+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-22T09:15:04.904+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><title>Berinteraksi Dengan Al-Quran (Bagian 2)</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-gcI7gO8FuCw/T0RPjMedGZI/AAAAAAAABg0/I786GdyQj8k/s1600/quran2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://3.bp.blogspot.com/-gcI7gO8FuCw/T0RPjMedGZI/AAAAAAAABg0/I786GdyQj8k/s320/quran2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Lalu bagaimana idealnya seorang muslim dalam berinteraksi dengan Al-Quran ? Sejauh manakah interaksi kita selama ini dengan Al-Quran. Apakah cukup dengan membaca Al-Quran setiap hari dengan target beberapa halaman misalnya ?&amp;nbsp; Setidaknya 7 hal berikut ini bisa menjadi bahan renungan dan lecutan tentang apa-apa saja yang semestinya kita tingkatkan untuk mendekatkan interaksi kita dengan Al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama : Mendengarkan dan Menyimak Al-Quran&lt;br /&gt;
Bentuk yang paling mendasar dan sederhana dalam interaksi kita terhadap Al-Quran adalah dengan mendengarkan dengan seksama atau menyimak. Allah SWT mengingatkan salah satu sebab terbukanya pintu rahmat-Nya adalah ketika kita mendengarkan dan menyimak saat Al-Quran dibacakan. Firman Allah SWT : &lt;br /&gt;
وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ&lt;br /&gt;
“dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat “ ( QS Al A’rof 204)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang berkebalikan ditunjukkan oleh kaum kafir qurays, yang senantiasa menghindar atau meremehkan ayat-ayat Al-Quran yang dibacakan. Sangat penting bagi kita untuk mengalokasikan waktu untuk menyimak bacaan Al-Quran, karena bisa jadi bacaan kita masih banyak yang salah dan hal itu menjadi koreksian bagi kita, ataupun karena memang kita ingin mendengarkan lantunan Al-Quran yang lebih merdu dan menggugah. Ini bukan hal yang aneh, bahkan sekelas Rasulullah SAW pun pernah meminta sahabat secara khusus untuk membacakan untuknya ayat Al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua : Membaca dengan Tajwid&lt;br /&gt;
Perintah membaca Al-Quran serta keutamaan tilawahnya terserak dalam banyak riwayat hadits. Yang perlu kembali kita renungkan adalah yang terkait dengan adab-adab tilawah. Dengan kesempurnaan tajwid dan memenuhi adab tilawah, maka akan semakin dekat interaksi dengan Al-Quran. Perlu diperhatikan juga target dalam menyelesaikan khataman Al-Quran, sebagaimana juga mengincar keberkahan dengan membaca surat-surat tertentu untuk momentum-momentum tertentu, seperti membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga : Menjaga dan Menghafalkan&lt;br /&gt;
Al-Quran dijamin oleh Allah SWT akan terpelihara dari segala kesalahan dan kekeliruan dalam ayat-ayatnya. Salah satu bukti yang paling nyata adalah banyaknya para huffadz sepanjang lintasan sejarah kaum muslimin.&amp;nbsp; Secara khusus, Rasulullah SAW jelas memotivasi kita untuk berupaya mengumpulkan Al-Quran dalam dada kita, dalam arti berupaya menghafalkannya. Beliau bersabda :&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
"Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur'an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat : Memahami dan Mentadabburi&lt;br /&gt;
Bentuk interaksi kita berikutnya terhadap Al-Quran adalah, dengan berupaya mengkaji dan memahami ayat-ayatnya. Hal ini biasa disebut dengan tadabbur, yang bisa kita lakukan melalui majelis-majelis pengajian tafsir, buku-buku, atau sarana lainnya. Dalam proses tadabbur kita akan banyak mendapatkan pencerahan yang luar biasa, dan senantiasa bertambah terus dari waktu ke waktu. Inilah&amp;nbsp; mungkin yang diisyaratkan dalam firman Allah SWT :&lt;br /&gt;
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا&lt;br /&gt;
“ Apakah mereka tidak mentadabburi alquran, ataukah pada hati-hati mereka (terletak) kunci gemboknya ?” (QS Muhammad 24)&lt;br /&gt;
Seorang sahabat ada yang menjelaskan salah satu maksud dalam ayat di atas, yaitu setiap manusia dalam hatinya terkunci dengan gembok-gembok, yang mana hanya bisa dibuka dengan tadabbur dan pemahaman yang baik terhadap al-quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima :&amp;nbsp; Belajar, Mengajarkan, Mendakwahkan&lt;br /&gt;
Bentuk interaksi lainnya adalah belajar, mengajarkan dan mendakwah Al-Quran. Inilah yang disebut sebagai ciri generasi Robbani yang disebutkan dalam Surat Ali Imron 79 :&amp;nbsp; tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya . Sebagaimana pula motivasi Rasulullah SAW kepada kita dalam sabdanya yang sudah sangat terkenal : “yang paling baik diantara kalian adalah mereka yang belajar dan mengajarkan Al-Quran”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itulah perlu kita membuat dan menghadirkan majelis-majelis al-quran, dalam bentuk pengajian, kajian maupun halaqoh-halaqoh al-quran, dimana keistimewaannya begitu gamblang dijelaskan di dalam hadist riwayat muslim : “ Tidaklah sebuah kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah, mereka membaca AlQuran dan saling mempelajari diantara mereka, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, rahmat Allah akan meliputi mereka, malaikat pun menaungi mereka, bahkan Allah SWT menyebutkan nama-nama mereka kepada yang ada di sisi-Nya” (HR Muslim dari Abu Hurairoh)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam : Mengaplikasikan dalam Kehidupan Sehari-hari&lt;br /&gt;
Al-Quran adalah kitab aplikatif yang berisi larangan, perintah serta panduan bagi seorang muslim untuk bersikap dalam kehidupannya sehari-hari. Karenanya merupakan kewajiban seorang muslim, lebih khusus lagi mereka aktifis dakwah dan pegiat pengajian untuk menjadi yang pertama berupaya melaksanakan perintah dan panduan al-Quran, sebelum tampil keluar berdakwah dan menyeru kepada manusia lainnya. Allah SWT mengingatkan hal ini dengan begitu jelas dalam firman-Nya : “&lt;br /&gt;
mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca Al kitab ? Maka tidaklah kamu berpikir? “ (QS Baqoroh 44)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh : Membela dan Mensyiarkan&lt;br /&gt;
Yang terakhir Al-Quran sebagai salah satu syiar dan simbol dalam Agama ini haruslah mendapat tempat yang terhormat dalam hati kita, diagungkan sebagai bukti ketakwaan diri. Allah SWT berfirman : Barang siapa mengagungkan syiar Allah, maka itu adalah bagian dari ketakwaan dalam hati (QS Al Hajj 32)&lt;br /&gt;
Karena itulah, saat ada orang-orang yang melecehkan dan menghinakan Al-Quran, baik secara fisik maupun dengan mengubah-ubah arti dan hukumnya, sangat layak bagi seorang muslim untuk terpanggil membela dan meluruskan, meneguhkan dan mengembalikan pada ajaran Islam yang lurus dan terjaga. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, semoga kita mampu mengaplikasikan tujuh hal di atas dalam keseharian kita, agar menjadi lebih dekat terhadap Al-Quran, maka bertambahlah keberkahan dan pengaruh Al-Quran dalam warna kehidupan kita. Semoga Allah SWT memudahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat salam optimis !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-7656238464275740746?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/7656238464275740746/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/berinteraksi-dengan-al-quran-bagian-2.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/7656238464275740746?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/7656238464275740746?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/berinteraksi-dengan-al-quran-bagian-2.html" title="Berinteraksi Dengan Al-Quran (Bagian 2)" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-gcI7gO8FuCw/T0RPjMedGZI/AAAAAAAABg0/I786GdyQj8k/s72-c/quran2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEAHSH46fCp7ImA9WhRaGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-574915076262287779</id><published>2012-02-22T09:11:00.001+07:00</published><updated>2012-02-22T09:12:19.014+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-22T09:12:19.014+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><title>Lebih Dekat Terhadap Al-Quran ( Bagian 1 )</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-p6uNWtvuUUs/T0RO5_dAFyI/AAAAAAAABgs/PSjq8kjSsiI/s1600/quran1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="http://1.bp.blogspot.com/-p6uNWtvuUUs/T0RO5_dAFyI/AAAAAAAABgs/PSjq8kjSsiI/s320/quran1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Al-Quran sebagai kitab suci, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan seorang muslim. Bukan saja sebagai bacaan dalam sholat dan tilawah, namun juga sebagai panduan dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Karena itu menjadi hal yang mutlak bagi seorang muslim, untuk senantias memperkuat interaksinya dengan Al-Quran. Namun kenyataan berbicara hal yang berbeda. Sejak dahulu ada kecenderungan Al-Quran terlalaikan oleh kaum muslimin itu sendiri. Inilah isyarat yang terungkap dalam ayat Al-Quran :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا &lt;br /&gt;
“Dan berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, Sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan“ (QS Alfurqon 30) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun konteks asbabun nuzul ayat tersebut terkait pengingkaran serta ketidakpedulian kaum kafir Qurays saat Rasulullah SAW menawarkan dan membacakan ayat Al-Quran di hadapan mereka, namun kita bisa mengambil ibroh umum dari ayat tersebut. Sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, bahwa yang dimaksud dengan lafadz “ mahjuuro” itu bisa berarti : tidak mempelajari dan menghafalkan Al-Quran, tidak mengimani serta mentadabburinya, tidak menjalankan perintah-perintah yang terkandung di dalamnya, serta bahkan berpaling dari Al-Quran atau sibuk dengan hal lainnya. Dengan penjelasan Ibnu Katsir tersebut, jika kita renungkan dengan konteks hari ini, maka betapa tepat dan riil apa yang dikeluhkan Rasulullah SAW dalam ayat tersebut, tentang mulai ditinggalkannya Al-Quran dalam kehidupan banyak muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Quran sejatinya mempunyai manfaat dan pengaruh luar biasa dalam kehidupan seorang muslim. Banyak ayat menyebutkan tentang fungsi Al-Quran, salah satunya yang dijelaskan dalam surat Yunus 57 : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hai manusia, Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ayat di atas Al-Quran sesungguhnya mampu menjadi : mauidhoh ( nasehat atau pelajaran), begitu juga Syifaa lima fis sudhur (penyembuh hati), huda (petunjuk atau panduan), dan tentu saja menjadi rahmat dan anugerah bagi kaum beriman.&amp;nbsp; Jika kaitkan dengan realita ditinggalkan dan diacuhkannya Al-Quran, maka betapa banyak kaum muslimin yang mempunyai dan membaca Al-Quran, namun tak kunjung juga merasakan kedahsyatan fungsi Al-Quran tersebut. Hal ini sesungguhnya banyak disebabkan karena minimnya interaksi kita dengan Al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana idealnya seorang muslim dalam berinteraksi dengan Al-Quran ? Sejauh manakah interaksi kita selama ini dengan Al-Quran. Apakah cukup dengan membaca Al-Quran setiap hari dengan target beberapa halaman misalnya ?&amp;nbsp; Setidaknya 7 hal berikut ini bisa menjadi bahan renungan dan lecutan tentang apa-apa saja yang semestinya kita tingkatkan untuk mendekatkan interaksi kita dengan Al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Bersambung Bagian 2&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-574915076262287779?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/574915076262287779/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/lebih-dekat-terhadap-al-quran-bagian-1.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/574915076262287779?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/574915076262287779?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/lebih-dekat-terhadap-al-quran-bagian-1.html" title="Lebih Dekat Terhadap Al-Quran ( Bagian 1 )" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-p6uNWtvuUUs/T0RO5_dAFyI/AAAAAAAABgs/PSjq8kjSsiI/s72-c/quran1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAAR34-fSp7ImA9WhRaE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-2939421870413394128</id><published>2012-02-15T17:28:00.001+07:00</published><updated>2012-02-16T16:32:26.055+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-16T16:32:26.055+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Powerpoint" /><title>Download Powerpoint Bekal Para Dai dalam Pelatihan Muballigh IKADI - Pemkot Surakarta</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CAJfcgfTCYI/TzzLj5fXAlI/AAAAAAAABgk/iAQMADt1rVg/s1600/ikadi.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-CAJfcgfTCYI/TzzLj5fXAlI/AAAAAAAABgk/iAQMADt1rVg/s320/ikadi.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bertempat di Restoran Chaca, Klodran, selama tiga hari ini sekitar 50-an perwakilan Muballigh dari seluruh Kelurahan di Surakarta menimba ilmu bersama dalam Pelatihan Muballigh tingkat dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan IKADI Solo dan tentu saja Kementrian Agama Surakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peserta terlihat antusias sejak hari pertama dengan terlihatnya banyak yang bertanya dan sharing dalam sessi yang ada. Saya sendiri diberikan kesempatan untuk memberikan materi " Bekal Para Da'i " untuk sessi pertama di hari kedua pagi tadi, Rabu 15 Februari 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut Materi Powerpoint " Bekal Para Da'i " yang saya sampaikan, sebagaimana biasa kami share di web ini agar semakin luas kemanfaatannya. Mohon maaf atas segala kekurangan dan ketidaksempurnaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk download silahkan klik :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/file/rxguYM4B/Bekal_Para_Dai.html"&gt;http://www.4shared.com/file/rxguYM4B/Bekal_Para_Dai.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
smoga bermanfaat dan salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-2939421870413394128?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/2939421870413394128/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/download-powerpoint-bekal-para-dai.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/2939421870413394128?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/2939421870413394128?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/download-powerpoint-bekal-para-dai.html" title="Download Powerpoint Bekal Para Dai dalam Pelatihan Muballigh IKADI - Pemkot Surakarta" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-CAJfcgfTCYI/TzzLj5fXAlI/AAAAAAAABgk/iAQMADt1rVg/s72-c/ikadi.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMAQ3o9fip7ImA9WhRbFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-4580745841345980674</id><published>2012-02-07T08:00:00.000+07:00</published><updated>2012-02-07T08:00:42.466+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-07T08:00:42.466+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba Serbi" /><title>My First Book : Canda Tawa Ikhwan</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-aO8CAFVPjDA/TzB0vLXuWDI/AAAAAAAABgc/wpiLpZhFeEM/s1600/buku+satu.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-aO8CAFVPjDA/TzB0vLXuWDI/AAAAAAAABgc/wpiLpZhFeEM/s1600/buku+satu.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sudah menjadi keinginan sejak SMA, bahwa&amp;nbsp; sebelum selesai kuliah setidaknya saya harus telah melakukan dua hal : menikah dan menerbitkan buku. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah SWT kedua keinginan tersebut tercapai. Pada tahun 2004 saya menikah, dan setahun berikutnya tahun 2005, saya menerbitkan buku pertama saya Canda Tawa Ikhwan. Pada saat itu saya tengah menjalani perkuliahan semester keenam jika tidak salah. Terima kasih secara khusus pada istri saya Vida Robiah al adawiyah yang memotivasi saya secara khusus untuk menulis dan menulis, begitupun mbak Izzatul Jannah (Ketua Umum FLP Pusat Sekarang) yang memfasilitasi kehadiran buku ini, serta tak lupa kepada Kang Nassirun Purwokartun yang menjadi tim eksekutor (editor dan layout) buku ringan dan sederhana ini.&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Bagi sahabat Indonesia Optimis yang ingin mengetahui lebih jauh konten buku ini, saya lampirkan resensi dari seorang sahabat di Sumatra berikut ini. Salam optimis dan semoga bermanfaat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Judul &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : CANDA TAWA IKHWAN&lt;br /&gt;
Halaman : 100 halaman&lt;br /&gt;
Penulis&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Abu Farwah&amp;nbsp; ( Hatta Syamsuddin )&lt;br /&gt;
Terbit&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; :&amp;nbsp; Tahun 2005&lt;br /&gt;
Penerbit&amp;nbsp; : FBA Press (Fatahilah Bina Alfikri Press)&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;Bagi orang-orang yang lagi sedih dan kecewa mereka lebih memilih hal-hal yang akan menyenangkan dan menghibur serta mengusir rasa sedih. Salah satunya dengan membaca anekdot. Tidak hanya orang-orang yang seperti ini menyukai anekdot akan tetapi anda yang normal mungkin saja doyan sekali dengan cerita lucu. Dan bagi kamu-kamu remaja muslim sayang sekali kali kalau kamu ngelewatin CANDA TAWA IKHWAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah kumpulan anekdot yang siap mengocok perutmu. Kumpulan anekdot dalam buku ini dibuka dengan cerita pertama berjudul Mau Ngaji Apa Ngapel. Cerita pertama ini mengisahkan seorang akhwan yang pergi mengaji di di malam minggu. Akan tetapi, teman kosannya sedikir curiga dengan kegiatannya. Selidik punya selidik ternyata sang temen ternyata bener-bener pergi mengaji dan terselip pula istilah ngapel. Ternyata Ngapel yang dimaksudkan memiliki arti tersendiri. Cerita pembukan ini akan membuat anda tertawa terpinkal-pinkal. Buku karangan Abu Farwah ini terinsipirasi dengan kehidupan dan pengalaman aktifis Islam yang diramu dengan bumbu humor. Setiap cerita yang ada di dalam buku ini berkelanjutan ke cerita berikutnya. Kisah kehidupan aktifis yang diceritakan ini mengalami hal-hal yang terunik dalam kehidupannya, terus berlanjut hingga ia memiliki keluarga. Cerita uni lainnya seperti James Bond ala Ikhwah halaman 12 juga menyajikan humor yang akan membuat kamu ngakak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penulis meramunya dengan bahasa yang mudah dimengerti. Akan tetapi ada beberapa istilah dalam demonstrasi dan istilah-istilah dalam bahasa arab turut mewarnai buku ini. Cerita yang disajikan pun sangat singkat, bahkan singkat dari cerpen. Buku ini mungkin akan menjadi teman yang akan menghibur anda. Namun, ada nilai yang tersirat dalam buku ini, meskipun esensi buku ini menitikberatkan pada anekdot buku, sedikit akan membangun spirit kamu-kamu generasi muda islam. Buku ini juga memiliki nilai kemasyarakatan dimana penulis juga menggodok cerita dengan sisi kehidupan umat muslim dalam keluarga dan bermasyarakat Rahmadanil, SMA Semen Padang--pecinta buku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://ramdansk.multiply.com/journal/item/24?&amp;amp;show_interstitial=1&amp;amp;u=%2Fjournal%2Fitem"&gt;http://ramdansk.multiply.com/journal/item/24?&amp;amp;show_interstitial=1&amp;amp;u=%2Fjournal%2Fitem&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-4580745841345980674?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/4580745841345980674/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/my-first-book-canda-tawa-ikhwan.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/4580745841345980674?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/4580745841345980674?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/02/my-first-book-canda-tawa-ikhwan.html" title="My First Book : Canda Tawa Ikhwan" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-aO8CAFVPjDA/TzB0vLXuWDI/AAAAAAAABgc/wpiLpZhFeEM/s72-c/buku+satu.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUHQno7fip7ImA9WhRUFU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-4971194351292064675</id><published>2012-01-26T06:28:00.001+07:00</published><updated>2012-01-26T06:30:33.406+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-26T06:30:33.406+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Powerpoint" /><title>Download Powerpoint Fiqh dan Adab seputar Makan Minum</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Rc49wZ1KvAc/TyCQel6ZW8I/AAAAAAAABgU/K5hrsIaY6bg/s1600/makan+tenan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-Rc49wZ1KvAc/TyCQel6ZW8I/AAAAAAAABgU/K5hrsIaY6bg/s320/makan+tenan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Seluruh sendi kehidupan seorang muslim begitu indah dipandu oleh syariat Islam, bahkan dalam urusan perut dan lidah sekalipun. Makan bagi seorang muslim bukan sekedar untuk bertahan hidup, atau mengisi kehidupan, namun menjadi sarana pengokoh fisik agar senantiasa menebar manfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;
Dalam masalah makanan yang paling sering dibahas adalah seputar halal dan haram. Terlampau banyak jenis makanan dan minuman di seluruh penjuru muka bumi ini jika harus dibahas satu persatu dalam presentasi singkat ini, karenanya yang paling menjadi prioritas untuk dikuatkan adalah menangkap isyarat dan pesan syariat tentang Kaidah-kaidah dan prisip dalam halal dan haram makanan. Artinya, hukum asal semua makanan adalah boleh, kecuali ada dalil syariat yang jelas melarangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain seputar halal dan haram dzatnya, juga perlu dikaji tentang adab, anjuran, atau sunnah Rasulullah SAW seputar cara atau kaifiyah beliau makan dalam kesehariannya. Setiap laku beliau adalah contoh yang jelas bagi umatnya serta teladan bagi yang ingin mendulang pahala keberkahan yang terus bertambah. Di dalam setiap sunnah dan anjuran beliau, tersimpan sejuta manfaat dan hikmah yang salah satunya mungkin kita lihat dari sisi kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Halal dan haramnya sebuah makanan, terkadang berawal dari cara mencari rizki yang salah atau tidak tepat. Karenanya, bisa jadi seorang kepala keluarga mengeluarkan budget belanja harian yang besar, digunakan untuk membeli masakan dengan menu hebat sekalipun, akan kehilangan kerbekahannnya jika didapat dengan cara yang menjaugi aturan syariat yang indah dan elegan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari Ahad 15 Januari yang lalu, kami berkesempatan kembali untuk mengisi Kajian Rutin Ikadi Sragen, dan kali ini mengambil tema Fiqh dan Adab seputar Makan dan Minum. Presentasi sederhana kami hadirkan, tentu banyak kekurangan disana-sini, mohon bisa diperbaiki dan disempurnakan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DOWNLOAD PRESENTASI KLIK -- &amp;gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/file/Dj2pyt9L/21_Fiqh_Makanan_dan_Minuman.html"&gt;http://www.4shared.com/file/Dj2pyt9L/21_Fiqh_Makanan_dan_Minuman.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-4971194351292064675?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/4971194351292064675/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/01/download-powerpoint-fiqh-dan-adab.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/4971194351292064675?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/4971194351292064675?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/01/download-powerpoint-fiqh-dan-adab.html" title="Download Powerpoint Fiqh dan Adab seputar Makan Minum" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-Rc49wZ1KvAc/TyCQel6ZW8I/AAAAAAAABgU/K5hrsIaY6bg/s72-c/makan+tenan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUEBQ305eyp7ImA9WhRVGEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-6154105296494378778</id><published>2012-01-18T06:35:00.001+07:00</published><updated>2012-01-18T06:40:52.323+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-18T06:40:52.323+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Romantis Praktis" /><title>Pemenang Kuis #Inspiring Romance di Twitter Land</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qrhkBxe3r5A/TkSkJrgkgRI/AAAAAAAABIs/6TuJ5NO-KfU/s1600/bukuku.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-qrhkBxe3r5A/TkSkJrgkgRI/AAAAAAAABIs/6TuJ5NO-KfU/s200/bukuku.jpg" width="138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Semua bisa romantis. Setiap orang mempunyai potensi romantis tersembunyi, bahkan sebagian telah benar-benar sukses meledakkan potensi itu dalam kehidupan keluarganya. Semua bisa romantis, hanya saja dengan cara yang berbeda-beda. Memang tidak ada standar dalam menentukan romantis tidaknya, setiap orang bisa memiliki madzhab romantis tersendiri, asalkan sesuai dengan etika agamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun terkadang romantis yang kita produk dalam kehidupan kita begitu terbatas. Karenanya kita membutuhkan banyak inspirasi romantis, agar senantiasa mampu memperbarui energi romantis kita. Adalah Rasulullah SAW sebenarnya yang sejak awal telah banyak menorehkan catatan romantis dalam kehidupannya, sungguh layak kita wujudkan dalam rumah kita. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buku Muhammad SAW The Inspiring Romance yang terbit tahun 2007 adalah upaya mengumpulkan riwayat yang terserak seputar kehidupan rumah tangga nabawi yang full romantis. Setiap episode kehidupan menginspirasi kita untuk mampu berlaku menjadi yang terbaik bagi keluarganya. Karenanya romantis yang kita temukan dalam rumah tangga Rasulullah SAW adalah sesuatu yang menakjubkan, melewati setiap sisi kehidupan. Saat bercanda begitu berbunga-bunga, saat ujian mendera pun selalu survive dengan cara yang romantis, bahkan saat tak lagi bersama masih berlimpah isyarat-isyarat romantis yang tersisa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembali ke tagline kita kali ini : Semua bisa romantis, dan perlu berbagi inspirasi untuk menambah semarak khazanah romantis setiap keluarga. Karena itu semua, Senin 16 Januari lalu melalui media sosial Twitter saya mencoba untuk menggali dan mengorek pengalaman romantis keluarga Indonesia, dalam bentuk kuis #Inspiring Romance yang sederhana. Hadiah buat pemenang sungguh tak seberapa, namun sharing kisah romantis yang berlalu-lalang menjadi ilmu yang sangat berharga. Betapa romantis itu sangat universal, melewati setiap kondisi, dan cenderung kreatif dan dinamis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
55 jawaban yang berisi sharing kisah romantis pun hadir di timeline saya. Semuanya indah dan inspiratif, tidak ada kisah romantis satupun kecuali layak bagi kita untuk mengambil inspirasi dan pelajaran darinya. Maka menentukan 3 pemenang dari semua kisah yang ada bukan hal yang mudah. Semua layak menjadi guru inspirasi romantis bagi yang lainnya. Namun karena harus ada pemenang dalam setiap perlombaan, maka akhirnya kami memilih tiga kisah romantis yang akan kami apresiasi dengan buku Muhammad SAW the Inspiring Romance. Pemilihan dan penjurian ini saya lakukan bersama istri, sebagai bagian dari episode romantis kami.&amp;nbsp; Berikut 3 pemenang kuis #InspiringRomance yang kami pilih sesuai dengan ‘madzhab’ romantis kami, dan bisa jadi bagi yang lainnya ada pandangan berbeda, mohon dimaklumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PEMENANG KUIS INSPIRING ROMANCE :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://twitter.com/#%21/pakarseo"&gt;@pakarseo&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Ali Akbar&lt;/b&gt; : Setiap bln ada sessi #TukarImpian, spy slg bantu mencapai Impian masing-masing-masing &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://twitter.com/#%21/sahlandemarco"&gt;@sahlandemarco&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Sahlan DeMarco&lt;/b&gt; : setiap hari sisihin duit,berdua masukin duit kecelengan buat beliin kado buat kedua ibu kita pas hari ibu #InspiringRomance&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://twitter.com/#%21/tinanoona"&gt;@tinanoona&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Martina Rahmi &lt;/b&gt;:Menjahit pasien luka bersama. Berdiri berjam-jam jd tak terasa krn berdua; kdg saling lirik penuh cinta: #romantisberdarah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi tiga pemenang di atas diharapkan segera mengirimkan alamat untuk pengiriman Buku Muhammad SAW the Inspiring Romance, baik via SMS : 081329078646, atau email : sirohcenter@gmail.com, atau melalui PM di Twitter. Ongkos kirim pulau Jawa gratis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan Salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-6154105296494378778?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/6154105296494378778/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/01/pemenang-kuis-inspiring-romance-di.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/6154105296494378778?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/6154105296494378778?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/01/pemenang-kuis-inspiring-romance-di.html" title="Pemenang Kuis #Inspiring Romance di Twitter Land" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-qrhkBxe3r5A/TkSkJrgkgRI/AAAAAAAABIs/6TuJ5NO-KfU/s72-c/bukuku.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUCRn08eCp7ImA9WhRVFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-66060332349006493</id><published>2012-01-13T16:28:00.001+07:00</published><updated>2012-01-13T16:34:27.370+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-13T16:34:27.370+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba Serbi" /><title>Video Inspiratif dari Training Keluarga Romantis</title><content type="html">Dalam Training Keluarga Romantis yang kami ampu selama ini, point penting yang menjadi titik perhatian kami bahwa Cinta adalah sebuah anugerah dan keajaiban yang harus kita syukuri dan rawat. Permasalahan asam garam kehidupan pastilah akan ada, namun dengan menyadari betapa agung dan ajaibnya anugerah cinta ini, maka sungguh setiap masalah menjadi pekerjaan rumah yang menguatkan ikatan antara suami istri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka tag awal yang selalu saya ulang-ulang adalah Mensyukuri Cinta Kita dan All is Well, keluarga kita baik-baik saja selama kita menyadari akan hal ini. Di luar sana lebih banyak permasalahan mendera yang mungkin jauh lebih berat dari yang menimpa kita, begitu pula ke depan akan banyak godaan mendera, sebagaimana juga di alami oleh orang-orang mulia, bahkan juga Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga saya dan Anda, serta pasangan bisa sama-sama mewujudkannya. Semua bisa romantis, hanya saja tidak semua menyadari pentingnya mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/OlMZ8yTphkI" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-66060332349006493?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/66060332349006493/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/01/video-inspiratif-dari-training-keluarga.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/66060332349006493?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/66060332349006493?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2012/01/video-inspiratif-dari-training-keluarga.html" title="Video Inspiratif dari Training Keluarga Romantis" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://img.youtube.com/vi/OlMZ8yTphkI/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUASX8_eCp7ImA9WhRWEk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3191418888347772837</id><published>2011-12-30T06:43:00.001+07:00</published><updated>2011-12-30T06:44:08.140+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-30T06:44:08.140+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Liputan Kegiatan" /><title>Lomba Menggambar dan Mewarnai Anak Yatim Se-Solo Raya</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dlkPaf9PP34/Tvz7C8BUhLI/AAAAAAAABfI/591PyuyM2KI/s1600/gambar.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-dlkPaf9PP34/Tvz7C8BUhLI/AAAAAAAABfI/591PyuyM2KI/s320/gambar.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Yayasan Aitam Indonesia bekerja sama dengan LAZIS JATENG Solo Raya  akan mengadakan kegiatan Lomba Menggambar dan Mewarnai untuk Anak Yatim  se-Solo Raya. Kegiatan yang mengusung tema "Cita-Citaku" tersebut akan  diselenggarakan pada hari Ahad, 8 Januari 2012 mulai pukul 06.00 hingga  selesai di depan Grha Solo Raya Gladag. &lt;br /&gt;
Berikut ini detail informasi terkait dengan kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara Pendaftaran:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengisi formulir pendaftaran. Formulir dapat diambil di kantor LAZIS  Jateng Cabang Solo Raya (Jl. Apel II No. 30 Jajar Laweyan, Surakarta)  atau bisa diunduh &lt;a href="http://aitam-indonesia.or.id/files/formpendaftaran.doc" title="Formulir pendaftaran Lomba Menggambar dan Mewarnai"&gt;disini&lt;/a&gt;, atau bisa menghubungi contact person di bawah informasi ini. Pendaftaran dibuka mulai tanggal &lt;b&gt;5 Desember 2011 s/d 5 Januari 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kriteria Peserta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Anak yatim non panti (putra/putri)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Didampingi orang tua / wali&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lomba mewarnai untuk usia 4 - 7 tahun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lomba Gambar untuk usia 8 - 12 tahun&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fasilitas:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Snack dan makan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alat gambar (termasuk meja gambar)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Doorprize menarik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Akomodasi ditanggung panitia&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Contact Person&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ari (0856 472 13 682)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ika (0856 473 400 79&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Semoga bermanfaat dan salam optimis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3191418888347772837?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3191418888347772837/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/lomba-menggambar-dan-mewarnai-anak.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3191418888347772837?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3191418888347772837?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/lomba-menggambar-dan-mewarnai-anak.html" title="Lomba Menggambar dan Mewarnai Anak Yatim Se-Solo Raya" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-dlkPaf9PP34/Tvz7C8BUhLI/AAAAAAAABfI/591PyuyM2KI/s72-c/gambar.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MASX44eSp7ImA9WhRXGEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3826087835674192735</id><published>2011-12-26T18:36:00.001+07:00</published><updated>2011-12-26T18:37:28.031+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-26T18:37:28.031+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Powerpoint" /><title>Download Powerpoint : Adab Bergaul dengan Non Muslim</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kgfp6q02XuQ/TvhcNy8BkyI/AAAAAAAABew/TyNOooVJnyo/s1600/ahli+kitab.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-kgfp6q02XuQ/TvhcNy8BkyI/AAAAAAAABew/TyNOooVJnyo/s200/ahli+kitab.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Tiap akhir tahun seperti ini perdebatan tentang hubungan muslim dan non muslim kembali menghangat. Salah satu yang sering diperdebatkan adalah fenomena SPG yang berpenampilan bak sinterklas karena tuntutan bosnya. Ada juga perdebatan seputar ucapan selamat natal. Dalam syariat Islam hubungan dengan umat beragama lain diatur sedemikian rupa, khususnya yang berkaitan dengan ahlu kitab, yaitu Yahudi dan Nasrani. Membahas dan mengkaji seputar ini menjauhkan kita dari dua kutub berlainan yang sama-sama tidak mewakili keindahan ajaran Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kutub yang pertama mereka yang berlebihan dalam memandang umat beragama lain, dan cenderung menggeneralisir permasalahan dengan mengganggap semuanya sebagai musuh, merendahkannya, dan tidak membuka peluang interaksi kebaikan sedikitpun. Maka yang ada di dalam dada adalah kebencian dan permusuhan yang menyala-nyala. Hal ini tidaklah sedikitpun bagian dari risalah islam yang rohmatan lil alamin, bahkan kepada hewan sekalipun, apalagi kepada sesama umat manusia anak turun nabi Adam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Riwayat seorang laki-laki yang diampuni dosa-dosanya karena memberikan minuman pada anjing yang kehausan, sekali lagi anjing, bukan unta atau kambing, menjadi isyarat bagaimana hakikat ajaran islam yang rohmatan lil alamin bagi setiap makhluknya. Dalam hadits shohih lainnya juga diceritakan bagaimana seorang wanita terancam masuk penjara karena mengurung seekor kucing tanpa memberinya makan, lalu mati setelahnya. Ini sebagian kecil bukti ajaran Islam rohmatan lil alamin, maka tak layak mengecap semua yang berbeda keyakinan sebagai musuh yang harus dibenci dan diserang. Dalam masalah peperangan dengan musuh, Islam memberikan syarat dan ketentuan yang jelas diatur dalam fiqhul jihad.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun kutub berikutnya mereka yang kehilangan jati diri dan identitas keislamannya, maka berbaur mencair bahkan mengikuti apa saja yang ditawarkan umat beragama lain, dari masalah life style hingga yang berhubungan dengan akidah. Mereka lupa dengan kemuliaan Islam, kalah dalam rangkaian godaan dan propaganda yang dibawa misi umat agama lainnya.&amp;nbsp; Hidup tanpa kejelasan sikap dan perilaku, bahkan masalah akidah dan keyakinan pun tak terlalu kaku lagi baginya. Ini musibah yang sama hebatnya dengan yang terjadi pada kutub pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahad, 25 Desember kemarin bersamaan dengan umat Nasrani merayakan hari rayanya, saya berkesempatan mengisi pengajian Ahad Pagi IKADI Sragen di Masjid Agung Kauman Kabupaten Sragen. Sengaja saya memilih topik 'hangat' tersebut, agar kita terhindar dari dua kutub berlainan di atas. Agar tetap menjalankan syariat Islam yang wasathiyah dan rohmatan lil Alamin. Semoga kita mapu menghadirkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Wallahu a'lam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DOWNLOAD POWERPOINT &lt;/b&gt;: silahkan klik link berikut &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/file/9kpJahNG/20_Fiqh_Muamalah_Ahlu_Kitab.html"&gt;http://www.4shared.com/file/9kpJahNG/20_Fiqh_Muamalah_Ahlu_Kitab.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3826087835674192735?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3826087835674192735/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/download-powerpoint-adab-bergaul-dengan.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3826087835674192735?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3826087835674192735?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/download-powerpoint-adab-bergaul-dengan.html" title="Download Powerpoint : Adab Bergaul dengan Non Muslim" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-kgfp6q02XuQ/TvhcNy8BkyI/AAAAAAAABew/TyNOooVJnyo/s72-c/ahli+kitab.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkUNQX8zfSp7ImA9WhRXFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3741770636238129065</id><published>2011-12-21T16:04:00.000+07:00</published><updated>2011-12-21T16:04:50.185+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-21T16:04:50.185+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Liputan Kegiatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Serba Serbi" /><title>Opening Toko Lezati : Spesialis Cake Berbahan Alami</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wiwFcrDRLtc/TvGhHUDQUaI/AAAAAAAABek/saCFuMtjL4w/s1600/mauraroti.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-wiwFcrDRLtc/TvGhHUDQUaI/AAAAAAAABek/saCFuMtjL4w/s320/mauraroti.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;SEHAT&lt;/strong&gt; dan aman, demikian produk aneka penganan dan cake yang ditawarkan Robiah Al Adawiyah.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Pengusaha cake dan roti ''Lezati'' tersebut menjamin seluruh produknya bebas dari zat adiktif yang berbahaya bagi tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Seluruh  produk kami berbahan alami sehingga aman dan menyehatkan tubuh. Tanpa  pengawet, pewarna buatan, pemanis buatan atau MSG (monosodium  glutamat/penyedap rasa-Red). Untuk pengembang, kami menggunakan yang  masih dalam batas toleransi,'' jelas dia di toko Lezati, Jl Cilosari 33  Semanggi, Pasarkliwon Solo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya, ibu tiga anak tersebut  mengaku prihatin dengan maraknya makanan yang mengandung zat adiktif.  Kondisi itu diperparah dengan minimnya serat yang terkandung pada  makanan tersebut. Mulai dari hobi memasak itulah, dia mencoba untuk  membuka toko roti di depan rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Awalnya memang hanya  coba-coba. Saya memasukkan sayuran ke cake yang saya buat untuk anak  saya. Ada wortel, saya masukkan. Juga ada korma, pisang dan labu kuning.  Ternyata anak-anak menyukainya. Jadi anak tetap bisa mendapatkan  makanan yang sehat dan bergizi dengan sedikit kreasi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cake yang  dia tawarkan pun berukuran mini atau satuan. Berbeda dengan cake yang  biasanya berukuran besar, cake mini buatannya ckup praktis untuk  langsung dimakan. "Tidak perlu harus memotong sendiri, karena memang  yang kami sediakan ukurannya mini."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain cake korma, pisang,  labu kuning dan wortel, beragam penganan tradisional juga dia tawarkan.  Di antaranya serabi, pastel, arem-arem dan sosis. Juga ada aneka bubur  tradisional seperti sumsum, mutiara, pati, grendul dan ketan hitam. "Ada  juga produk minuman yang alami seperti susu kedelai aneka rasa seperti  coklat, vanilla dan strawberry."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lezati juga menawarkan layanan&amp;nbsp;  snack box dengan ragam isian menarik. Sejumlah paket yang ditawarkan&amp;nbsp;  adalah paket maksi berisi lima jenis snack seharga Rp 7.000, paket jumbo  berisi empat jenis snack seharga Rp 6.000, paket happy berisi tiga  jenis snack&amp;nbsp; seharga Rp 5.000 dan paket smart berisi 2 jenis snack.  "Semuanya sudah termasuk box dan air mineral."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga  menyediakan paket tamu istimewa berisi 30 snack dengan tiga jenis  seharga Rp 50.000, paket keluarga bahagia berisi dua jenis snack  masing-masing 10 buah, paket santai ria berisi satu jenis snack.&lt;br /&gt;
"Toko  kami buka lebih awal, yakni mulai pukul 07.00. Sehingga bisa menjadi  alternatif bagi yang menginginkan snack di pagi hari. Juga di sore hari  mulai pukul 15.00 - 17.00, sehingga yang ingin bersantai di sore hari  bisa mendapatkan hidangan yang &lt;em&gt;fresh&lt;/em&gt; dan lezat."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/kuliner/2011/12/21/224/Lezati-Spesialis-Cake-Berbahan-Alami&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pembaca : mohon doa restu semoga Toko Lezati sukses, lancar dan berkah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3741770636238129065?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3741770636238129065/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/opening-toko-lezati-spesialis-cake.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3741770636238129065?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3741770636238129065?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/opening-toko-lezati-spesialis-cake.html" title="Opening Toko Lezati : Spesialis Cake Berbahan Alami" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-wiwFcrDRLtc/TvGhHUDQUaI/AAAAAAAABek/saCFuMtjL4w/s72-c/mauraroti.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUMCQXY9eyp7ImA9WhRQFUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-658123892786897795</id><published>2011-12-11T07:30:00.001+07:00</published><updated>2011-12-11T07:31:00.863+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-11T07:31:00.863+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Powerpoint" /><title>Download Powerpoint : Optimalisasi Ukhuwah &amp; Menjauhi  Buruk Sangka</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-blRzwg5_1NE/TuP5iqywmRI/AAAAAAAABeU/YkaqlPJ6KvE/s1600/buruksangka.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-blRzwg5_1NE/TuP5iqywmRI/AAAAAAAABeU/YkaqlPJ6KvE/s1600/buruksangka.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Rasulullah SAW memberikan pengandaian yang sungguh indah tentang kesatuan kaum muslimin. Beliau bersabda : "Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta, simpati dan kasih sayang mereka seperti satu tubuh, jika salah satu dari organ tubuh ada yang sakit, seluruh tubuh mengeluh panas dan tidak bisa tidur karenanya. “ (HR Bukhori Muslim). Gambaran ukhuwah yang diliputi solidaritas dan semangat kebersamaan. Namun dalam perjalanan kehidupan, di tengah kehidupan bermasyarakat, atau berorganisasi pastilah muncul riak-riak yang mengganggu ukhuwah pada satu sisi, dan pada sisi yang lain sebenarnya menguji ukhuwah itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa banyak bisnis bangkrut karena tak pandai merawat ukhuwah, partai tercerai berai karena semangat ukhuwah tertinggal saat musyawarah nasional, atau juga kelompok dakwah saling tunjuk hidung dan mencemooh karena tak lagi menghayati ukhuwah. Dan jika hal itu kemudian merambat menular ke sebuah organisasi dakwah, lengkap sudah segala kegelisahan yang melanda kita di kehidupan dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah organisasi dakwah, ukhuwah menjadi kekuatan kedua setelah keimanan. Disitulah seluruh energi keimanan bertaut dan bergerak dan menimbulkan kekuatan kebaikan yang luar biasa.&amp;nbsp; Sebaliknya, ukhuwah yang kurang optimal dalam implementasi, selalu melahirkan kelemahan berantai, merambah dan menular ke yang lainnya. Allah SWT telah mengingatkan dengan jelas dalam firman-Nya : " dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS al Anfaal 46)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahapan ukhuwah sebagaimana disebutkan para ulama, yang paling tinggi adalah itsar ( mendahulukan orang lain dari diri sendiri), sementara yang paling rendah adalah salamatus shodr (lapang dada) kepada saudara. Lapang dada ini adalah modal awal bertautnya ukhuwah, dan itu tidak mungkin terpenuhi tanpa kita menghilangkan segala benih prasangka dan buruk sangka kepada saudara kita. Larangan buruk sangka begitu jelas termaktub dalam Al-Quran : "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa" (QS Al Hujurot 12). Semoga kita mampu menjauhinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DOWNLOAD POWERPOINT OPTIMALISASI UKHUWAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KLIK DISINI -- &amp;gt; &lt;a href="http://www.4shared.com/file/p30027OU/Seri_Ukhuwah.html"&gt;http://www.4shared.com/file/p30027OU/Seri_Ukhuwah.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan salam optimis !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-658123892786897795?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/658123892786897795/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/download-powerpoint-optimalisasi.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/658123892786897795?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/658123892786897795?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/download-powerpoint-optimalisasi.html" title="Download Powerpoint : Optimalisasi Ukhuwah &amp; Menjauhi  Buruk Sangka" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-blRzwg5_1NE/TuP5iqywmRI/AAAAAAAABeU/YkaqlPJ6KvE/s72-c/buruksangka.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEYHQns5cSp7ImA9WhRQE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3259423049171484860</id><published>2011-12-09T06:15:00.000+07:00</published><updated>2011-12-09T06:15:33.529+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-09T06:15:33.529+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><title>Berkah di Musim Penghujan</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IQX98qv2a5Q/TuFE-SXLNSI/AAAAAAAABeM/kjKCH31NsrQ/s1600/hujanlagi.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="141" src="http://4.bp.blogspot.com/-IQX98qv2a5Q/TuFE-SXLNSI/AAAAAAAABeM/kjKCH31NsrQ/s200/hujanlagi.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Musim penghujan telah tiba menyapa kita. Ada rasa gembira, juga terkadang muncul rasa was-was, mengingat ancaman bencana banjir setiap saat bisa melanda. Bagi kita kaum muslimin, musim penghujan harus menjadi momentum meningkatkan keimananan, sekaligus mengoptimalkan pahala dengan beribadah di dalamnya.&amp;nbsp; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Yang pertama&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, adalah mensyukuri sepenuh hati turunnya hujan sebagai anugerah dari Allah SWT dan tanda-tanda kekuasaan-Nya. Firman Allah SWT :&amp;nbsp; “dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau Lihat bumi kering dan gersang, Maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur “ (QS Fushilat 39).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita tinggal di bumi Indonesia yang beriklim tropis, seharusnya merasa bersyukur karena mendapatkan limpahan hujan yang lebih banyak. Di belahan bumi yang lain, negara Sudan misalnya, hujan dalam setahun hanya turun beberapa kali pada bulan Agustus saja. Kita juga menghayati bagaimana dengan air hujan yang menyirami bumi itu, hari ini kita dapat menikmati dan mengkonsumsi aneka ragam makanan yang lezat bergizi. Karena itu semualah rasa syukur di musim hujan haruslah dipanjatkan. Imam Nawawi dalam kitab Al Adzkar menyebutkan : “Dianjurkan untuk bersyukur kepada Allah atas curahan nikmat ini, yaitu nikmat diturunkannya hujan”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Yang kedua&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, Selain meningkatkan keimanan dan rasa syukur, musim hujan hendaknya menjadikan momentum bagi kita untuk lebih mengkhusyukkan hati, takut dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.&amp;nbsp; Tidak selayaknya kita bertakabbur apalagi bermaksiat, sementara dihadapan kita hujan turun sebagai bukti keagungan Allah SWT. Rasa was-was dan gelisah saat hujan akan turun, juga ditampakkan oleh Rasulullah SAW sang tauladan. Ketika ibunda Aisyah terheran mengapa wajah beliau yang mulia begitu muram saat melihat awan mendung berarak mendekat, maka beliaupun menjelaskan : “Wahai Aisyah tidak ada yang memberi keamanan aku akan datangnya adzab&amp;nbsp; yang telah mengadzab suatu kaum dengan angin (kencang), padahal kaum tersebut melihat adzab itu lalu mereka mengatakan: 'Ini hanya mendung yang akan menurunkan hujan kepada kami’-QS. Al Ahqaf 24- (HR. Bukari dan Muslim). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turunnya hujan yang lebat seharusnya mampu menghancurkan kesombongan dalam diri manusia, untuk diganti dengan rasa takut penuh pengharapan hanya kepada Allah SWT. Kita pun diajarkan saat hujan turun dengan lebat, untuk meminta keselamatan dengan berdoa : “Ya Allah turunkanlah hujan di daerah sekitar kami, bukan di daerah kami. Turunkanlah hujan di perbukitan, pegunungan, di lembah-lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan” (HR Bukhori Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Yang ketiga&lt;/b&gt;, musim penghujan membuka peluang pahala dengan mengoptimalkan beberapa ragam ibadah dan anjuran di dalamnya. Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah memperbanyak doa saat turun hujan, yang termasuk dalam kategori waktu yang mudah dikabulkannya doa-doa kita.&amp;nbsp; Rasulullah SAW menganjurkan hal ini dengan jelas&amp;nbsp; dalam sabdanya : “Bergegaslah berdo’a di waktu-waktu yang mustajab, yaitu ketika bertemunya dua pasukan di medan pertempuran, ketika shalat hendak dilaksanakan, dan turunnya hujan”. (HR Baihaqi). Selain memperbanyak doa, dianjurkan pula mencari keberkahan dari air hujan yang baru turun sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dalam riwayat yang shohih, dan begitu pula dengan menggunakan air hujan untuk berwudhu. Rasulullah SAW memberi alasan mengapa beliau bersemangat merasakan berkah air hujan dengan mengatakan : “ karena ia (air hujan) baru saja tercipta dari sisi Tuhan-nya” (HR Muslim). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu semua, setiap ibadah yang kita rasakan berat menjalaninya -khususnya dalam musim hujan ini- namun tetap kita tunaikan, insya Allah bernilai pahala yang lebih dan berlipat-libat. Dalam riwayat Muslim Rasulullah SAW pernah mengajarkan pada para sahabat, amalan-amalan yang membuat derajat kita meningkat serta terhapus dosa-dosa, diantara amal tersebut adalah : menyempurnakan wudhu di saat yang berat atau dingin luar biasa. Akhirnya, Semoga kita semua mampu mewujudkan musim penghujan yang penuh keberkahan. Wallahu a’lam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;i&gt;dimuat di Rubrik Tausiyah Suara Merdeka Suara Solo, Jumat 9 Desember 2011&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3259423049171484860?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3259423049171484860/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/berkah-di-musim-penghujan.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3259423049171484860?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3259423049171484860?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/12/berkah-di-musim-penghujan.html" title="Berkah di Musim Penghujan" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-IQX98qv2a5Q/TuFE-SXLNSI/AAAAAAAABeM/kjKCH31NsrQ/s72-c/hujanlagi.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAAQng_eSp7ImA9WhRREks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-1646768651870306919</id><published>2011-11-26T06:43:00.001+07:00</published><updated>2011-11-26T06:45:43.641+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-26T06:45:43.641+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Romantis Praktis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rubrik Keluarga" /><title>Merawat Romantis Mengejar Surga</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YDVQU4VCAwo/TtAogPd4vII/AAAAAAAABdI/oMYt6-OVYDc/s1600/mesra1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-YDVQU4VCAwo/TtAogPd4vII/AAAAAAAABdI/oMYt6-OVYDc/s1600/mesra1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Dua puluh empat jam sehari modal yang kita punya untuk memesan tiket ke surga di langit sana. Padahal surga itu sangat indah dan tiketnya pun teramat mahal untuk dihitung dengan dinar emas, dirham perak, dolar, apalagi rupiah yang konsisten melemah. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk segera mendapatkannya ? Berbondong-bondong memenuhi masjid, majlis dzikr, majlis ilmu agar mendapatkan segenap keutamaan ilmu dan ibadah ? Ataukah justru kita bertebaran di bumi Allah untuk mencari rizki sebanyak-banyaknya, lalu dengan harta itu kita turun ke jalan-jalan untuk menolong sesama, memberi makan yang kelaparan dan bantuan pada mereka yang membutuhkan sebagai bentuk investasi kita untuk Akhirat sana ? Ataukah justru kita menggua di mihrab masjid atau sudut-sudut kamar, meneggelamkan diri dalam lantunan tilawah, dzikr dan khusyuknya sholat nafilah hingga berurai air mata kita ? Ataukah justru ketiga-tiganya kita lakukan sekuat mungkin dengan tenaga kita yang terbatas serta dua puluh empat jam sehari yang kita punya ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya-rasanya, jika kita nekat melakukan salah satu apalagi semuanya dengan mengambil sebagian besar waktu kita atas nama 'mengejar surga', pasti ada yang terzalimi. Mereka adalah anak istri kita, orang-orang yang berada di sekitar kita dan mencintai kita. Tidak sempat lagi ada canda tawa, ketenangan, apalagi romantis yang bertambah-tambah saat bersama mereka. Bagaimana mungkin kita bisa romantis, sementara kita pulang dan berkumpul dengan keluarga kita dengan energi sisa, membawa sejuta lelah yang tak terhingga. Padahal, romantis membutuhkan energi khusus, perhatian khusus, dan juga alokasi waktu khusus. Setelah cinta itu tumbuh dan romantis mulai berbunga, jangan biarkan layu hanya karena kita sibuk dan tak ada waktu untuk bersenda gurau bersama istri, atas nama berburu tiket ke surga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haruslah ada waktu-waktu khusus untuk romantis, dan itu sama sekali di luar sekian agenda ibadah khusus kita yang bertumpuk-tumpuk dalam rangka mengejar surga. Lagi pula, sejak awal bukankah kita sudah meniatkan romantis sebagai salah satu sarana kita mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat ? Hadits di bawah ini akan mengingatkan kita betapa memang ada waktu-waktu khusus dimana kita berhak untuk mengisinya dengan hal-hal romantis bersama istri atau keluarga kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu ketika Handzalah al-Asidi curhat pada Abu Bakar As-Shiddiq. Ia sangat risau dan merasa menjadi seorang munafik. Pasalnya, saat berada dalam majlis Rasulullah SAW, Handzalah senantiasa&amp;nbsp; ingat akan surga dan neraka, namun saat kembali ke rumah dan bermain, bercanda dengan anak istri ia kembali lupa akan nasehat-nasehat Rasullah SAW. Uniknya, ternyata Abu Bakar juga mengalami hal yang yang tidak jauh berbeda. Khusyuk di majlis Rasulullah SAW dan kembali biasa saat berada di tengah-tengah keluarga.&amp;nbsp; Akhirnya mereka berdua sepakat mengadukan hal ini pada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantas apa komentar beliau tentang kegelisahan dua sahabatnya tersebut ? Marahkah beliau mendengar keluhan tersebut ? Tidak, namun dengan tenang dan yakin, beliau bersabda : “ … Demi zat yang diriku dalam kekuasaannya. Sesungguhnya kalau kamu senantiasa menepati apa yang pernah kamu dengar ketika bersamaku dan juga tekun dalam zikir, niscaya malaikat akan menjabat tanganmu di tempat-tempat tidurmu dan dijalan-jalan kamu. Akan tetapi wahai Hanzhalah, sesaat (begini) dan sesaat (begitu) “ Beliau mengulangi ucapan ini sampai tiga kali. (HR Muslim (8/94) Tirmidzi (2/84) dan Ahmad (2/304))&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, ada saat-saat berharga bersama keluarga, anak dan istri, yang harus tetap diagendakan dalam mengisi hari-hari kita. Sesibuk apapun kita dalam mencari rizki-Nya, sekhusyuk apapun ibadah kita, tetap saja ada waktu-waktu khusus untuk merawat romantis Anda berdua. Banyak rangkaian hal romantis yang bisa Anda kerjakan di sela-sela kesibukan Anda dalam beribadah dan bekerja. Hal-hal romantis yang sederhana dan mestinya tidak membutuhkan waktu yang panjang, apalagi biaya yang besar. Sesaat di pagi hari, sesaat di siang hari, demikian seterusnya. Semuanya tersedia bagi Anda, yang sungguh-sungguh ingin merawat romantis sekaligus menjaga cinta Anda berdua. Dunia akan terharu dengan niat tulus suci Anda. Subhanallah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-1646768651870306919?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/1646768651870306919/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/merawat-romantis-mengejar-surga.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/1646768651870306919?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/1646768651870306919?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/merawat-romantis-mengejar-surga.html" title="Merawat Romantis Mengejar Surga" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-YDVQU4VCAwo/TtAogPd4vII/AAAAAAAABdI/oMYt6-OVYDc/s72-c/mesra1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkcBQHs7eip7ImA9WhRREUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3468426258148622053</id><published>2011-11-25T09:27:00.000+07:00</published><updated>2011-11-25T09:27:31.502+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-25T09:27:31.502+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Liputan Kegiatan" /><title>Lowongan Guru di SDIT Al-Ihsan Solo Raya</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hfCufp1V7To/Ts78xON1CcI/AAAAAAAABdA/JXNx4UP-BzU/s1600/sdit.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="252" src="http://4.bp.blogspot.com/-hfCufp1V7To/Ts78xON1CcI/AAAAAAAABdA/JXNx4UP-BzU/s320/sdit.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bagi sahabat Indonesia yang optimis, tepat di hari guru 25 November ini, sekedar berbagi informasi peluang mendulang pahala mulia sekaligus menebar ilmu nan manfaat penuh barokah. Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Ihsan Karanganyar membutuhkan beberapa tenaga untuk menempati posisi sebagai:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepala Sekolah (Kode: KS), 1 Org&lt;/b&gt;Syarat:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muslim, berakhlaqul karimah&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengalaman mengajar min. 2 thn&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Usia maks 35 thn&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lulusan S1, diutamakan lulusan kependidikan atau Sarjana Umum ber-Akta IV, dengan IPK min 2.75&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diutamakan memiliki pengalaman organisasi.&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu mengoperasikan komputer minimal MS Office.&lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bisa membaca Al-Qur'an&lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mencintai dunia anak dan pendidikan.&lt;br /&gt;
9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak merokok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Guru Mata Pelajaran Umum (Kode: GPU), 2 Org&lt;/b&gt;Syarat:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muslim/ah, berakhlaqul karimah&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Usia maks 30 thn&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lulusan S1, diutamakan lulusan kependidikan atau Sarjana Umum ber-Akta IV, dengan IPK min 2.75&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu mengoperasikan komputer minimal MS Office.&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diutamakan memiliki pengalaman organisasi.&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bisa membaca Al-Qur'an.&lt;br /&gt;
7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mencintai dunia anak dan pendidikan.&lt;br /&gt;
8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak merokok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Guru Al-Qur'an (Kode: GPQ), 1 Org&lt;/b&gt;Syarat:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muslim, berakhlaqul karimah&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mampu membaca Al qur'an dengan baik dan benar&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hafal Al Qur'an min. Juz 30 (juz 'Amma)&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Senang dengan dunia anak-anak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Administrasi (Kode: ADM), 1 Org&lt;/b&gt;Syarat:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muslim/ah, berakhlaqul karimah&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lulusan D3/S1 Ekonomi&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mampu mengoperasikan komputer minimal MS Office.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Security (Kode: SEC), 3 Org&lt;/b&gt;Syarat:&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muslim, berakhlaqul karimah&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendidikan min SMA&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sanggup bekerja dengan sistem shift&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak merokok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cleaning Service (Kode: CSV), 1 Org&lt;/b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muslim, berakhaqul karimah&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendidikan min. SMP&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulis lamaran lengkap dengan melampirkan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fotocopy ijazah terakhir&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fotocopy KTP&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fotocopy dokumen lainnya yang mendukung dan relevan masing-masing posisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lamaran dikirim atau diantar ke:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bagian SDM Yayasan Aitam Indonesia&lt;/b&gt;Jln. Apel II No. 30 Jajar Laweyan Surakarta&lt;br /&gt;
Paling lambat 3 Des 2011, jam 14.00&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengumuman seleksi dapat dilihat pada website Yayasan Aitam Indonesia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : &lt;a href="http://aitam-indonesia.or.id/info/4-yayasan/2-lowongan-sdit-al-ihsan.html"&gt;http://aitam-indonesia.or.id/info/4-yayasan/2-lowongan-sdit-al-ihsan.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
semoga bermanfaat dan salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3468426258148622053?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3468426258148622053/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/lowongan-guru-di-sdit-al-ihsan-solo.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3468426258148622053?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3468426258148622053?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/lowongan-guru-di-sdit-al-ihsan-solo.html" title="Lowongan Guru di SDIT Al-Ihsan Solo Raya" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-hfCufp1V7To/Ts78xON1CcI/AAAAAAAABdA/JXNx4UP-BzU/s72-c/sdit.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkQNQ3g4eSp7ImA9WhRREE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3754064130219011729</id><published>2011-11-23T05:16:00.001+07:00</published><updated>2011-11-23T05:19:52.631+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-23T05:19:52.631+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><title>Enam Amalan Utama Seputar Masjid</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ttog97k089w/THZq2IKH2HI/AAAAAAAAB0k/uCpRQIaaPz4/s400/Masjid+ciputat.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_ttog97k089w/THZq2IKH2HI/AAAAAAAAB0k/uCpRQIaaPz4/s320/Masjid+ciputat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Ternyata setiap muslim memiliki rumah tempat hatinya tentram saat memasukinya, yaitu masjid.&amp;nbsp; Perasaan ini harus kita wujudkan dan menghiasi hati kita, Rasulullah bahkan bersabda dengan jelas tersirat : Masjid itu adalah rumah setiap orang yang bertaqwa, Allah memberi jaminan kepada orang yang menganggap masjid sebagai rumahnya, bahwa ia akan diberi ketenangan dan rahmat serta kemampuan untuk melintas shirathal mustaqim menuju keridhaan Allah, yakni syurga &lt;b&gt;(HR. Thabrani dan Bazzar dari Abu Darda ra).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Karena masjid adalah rumah orang beriman, maka ada sekian banyak hal yang bisa dilakukan yang semuanya berbuah keutamaan. Ada pahala yang dijanjikan bagi siapa saja yang menjalankan serangkaian amalan-amalan terkait di masjid. Berikut enam hal diantaranya, semoga kita mampu mewujudkannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Pertama : Keutamaan Merindukan Masjid&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Amalan yang pertama seputar masjid adalah bagaimana mengkondisikan hati dan seorang muslim, senantiasa mengarah pada masjid. Ia merindukan masjid dan merasakan ketenangan dan begitu betah saat berada di dalamnya.&amp;nbsp; Dengan merindukan masjid, kita berharap termasuk dalam golongan yang akan diberikan perlindungan oleh Allah SWT, sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya : “ Ada tujuh golongan orang yang akan dinaungi Allah yang pada hari itu tidak ada naungan kecuali dari Allah: (salah satunya) &amp;nbsp;…seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid ketika ia keluar hingga kembali kepadanya&amp;nbsp; (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Kedua : Keutamaan Mendatangi Masjid&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dalam sehari kewajiban sholat ada lima kali, dan sangat dianjurkan bagi seorang muslim untuk hadir berjamaah. Karenanya kebiasaan mendatangi masjid juga mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Rasulullah SAW. Beliau menjadikan kebiasaan ini sebagai indikator standar seorang dalam kondisi kebaikan dan keimanan yang mulia. Beliau menyatakan kepada para sahabat : “ Apabila kamu sekalian melihat seseorang biasa ke masjid, maka saksikanlah bahwa ia benar-benar beriman (HR. Tirmidzi dari Abu Sa’id Al Khudri).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mendatangi masjid secara khusus untuk keperluan sholat berjamaah, dijanjikan pahala yang berlimpah ruah. Satu langkah berarti mengurangi beban dosa dalam diri kita, dan ayunan langkah berikutnya menaikkan derajat kemuliaan seseorang dihadapan Allah SWT. &lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-style: normal;"&gt;Dari Abdullah bin Mas'ud, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;"Tidaklah seseorang yang bersuci dengan sempurna (di rumahnya), kemudian pergi ke masjid, melainkan dengan setiap langkah yang ditempuhnya,Allah akan mencatat satu kebaikan untuknya, meninggikan derajatnya satu tingkat, dan menghapuskan satu dosanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;." (HR Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Ketiga : Keutamaan membersihkan Masjid &amp;amp; Merapikan Masjid&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebagai sebuah tempat ideal menjalankan ibadah penuh kekhusyukan, maka masjid haruslah senantiasa dalam kondisi bersih yang membuat nyaman mereka yang berada di dalamnya. Karenanya syariat kita menjanjikan pahala pada setiap amal yang dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan masjid. Kepada mereka yang gemar membersihkan masjid meskipun dengan cara sederhana, Rasulullah SAW memberikan isyarat pahala, beliau bersabda : “ Dihadapkan padaku semua pahala yang diperbuat umatku, sampai-sampai kepada satu kotoran yang dikeluarkan oleh seseorang dari dalam masjid&amp;nbsp; (HR. Abu Daud, Tirmdizi).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selain soal kebersihan, juga dianjurkan untuk merapikan masjid untuk menambah suasana semakin tenang dan syahdu. Agar doa-doa yang terlantun benar-benar keluar dari hati yang khusyuk tanpa ragu. Bahkan secara khusus dianjurkan menambah aroma terapi wewangian tertentu, sebagaimana diriwayatkan bahwa : &lt;i&gt;Rasulullah Saw memerintahkan membangun masjid di kampung dan membersihkan serta memberinya wangi-wangian &lt;/i&gt;(HR. Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi). &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun dalam merapikan dan menambah keindahan masjid, harus dihindari segala hal yang berbau kemewahan tanpa makna, apalagi&amp;nbsp; jika dengan itu kekhusyukan dalam sholat kita dipertaruhkan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Kelima : Keutamaan membangun Masjid&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Amalan berikutnya seputar masjid adalah membangun masjid, tentu saja dengan niatan ikhlas hanya karena Allah semata, bukan mengharapkan simpati atau riya dari masyarakat di sekitarnya. Hari ini kita lihat pemandangan yang sungguh menyedihkan, orang kaya tidak sedikit di negeri ini namun masih kita temukan masjid yang dibangun dengan mengandalkan kotak infak yang disiapkan untuk menghadang jalan. &amp;nbsp;Rasulullah SAW jelas-jelas memotivasi kita dalam hal ini, beliau bersabda : “ Barang siapa membangun masjid bagi Allah mencari ridha Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga” (HR Muttafaq Alaih), bahkan dalam riwatar : “ Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah seperti sangkar burung ketika mengerami telurnya atau yang lebih kecil dari itu, maka Allah membangun sebuah rumah di surga untuknya". (HR Ibnu Majah).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Inilah barangkali yang menjadi rahasia begitu bersemangatnya para pengusaha di Arab untuk menebarkan masjid di wilayah-wilayah pelosok di Indonesia, bahkan terkadang lupa untuk melanjutkan pembangunan fisik dengan riayah (&lt;i&gt;maintenance&lt;/i&gt;) berupa kegiatan dan pengelolaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Keenam : Keutamaan memakmurkan Masjid&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;Selain yang terkait fisik, juga secara umum keutamaan berlaku pada mereka yang memakmurkan masjid dengan cara menghidupkannya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, baik bersifat ibadah, maupun yang lainnya.&amp;nbsp; Firman Allah SWT : Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, emnunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.(At-Taubah 18)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dalam masa Rasulullah SAW jelas tergambar peranan masjid sebagai pusat kegiatan umat dan pemberdayaan masyarakat. Menjadi tempat ibadah sekaligus ladang pengkaderan,&amp;nbsp; bahkan juga menjadi pusat kegiatan politik dan pemerintahan.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Akhirnya, kita perlu memperluas peranan masjid di tengah masyarakat kita, bukan sekedar sebagai tempat ibadah semata, namun juga diisi dengan berbagai inovasi kegiatan dan produk dakwah yang menarik, yang membuat masyarakat tergerak untuk kembali ke masjid. Semoga Allah SWT memudahkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semoga bermanfaat dan salam optimis !&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3754064130219011729?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3754064130219011729/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/enam-amalan-utama-seputar-masjid.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3754064130219011729?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3754064130219011729?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/enam-amalan-utama-seputar-masjid.html" title="Enam Amalan Utama Seputar Masjid" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_ttog97k089w/THZq2IKH2HI/AAAAAAAAB0k/uCpRQIaaPz4/s72-c/Masjid+ciputat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4FRH84fSp7ImA9WhRSGEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-7498253247531199569</id><published>2011-11-21T15:59:00.003+07:00</published><updated>2011-11-21T16:15:15.135+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-21T16:15:15.135+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Liputan Kegiatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dakwah Taiwan" /><title>Sekilas Perjalanan Dakwah di Taiwan</title><content type="html">&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AsgSP5eUnqI/TsoTvUx7kcI/AAAAAAAABco/WGTt2lT82ZA/s1600/Photo0347.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-AsgSP5eUnqI/TsoTvUx7kcI/AAAAAAAABco/WGTt2lT82ZA/s320/Photo0347.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;dakwah di Salon Kecantikan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Segala puji hanyalah bagi Allah SWT, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Merupakan suatu kehormatan sekaligus amanah besar, pada bulan Juli dan Agustus ini saya diberikan kepercayaan untuk bersilaturahmi dan berdakwah di kalangan masyarakat Indonesia di Taiwan, khususnya di kalangan pekerja dan mahasiswa. Waktu satu bulan tanpa terasa berjalan begitu singkat, dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain, dari satu tempat ke tempat berikutnya, sehingga tibalah masa pulang kembali ke tanah air. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Latar belakang awal dari kegiatan safari dakwah ini adalah undangan dari FOSMIT (Forum Silaturahmi Muslim Indonesia Taiwan) dengan nomor 02/IC/FOSMIT/2011, tertanggal 23 Juni 2011 yang meminta saya untuk hadir dalam Tabligh Akbar 3 Juli sekaligus peresmian Islamic Center. Tujuan dan harapan awal adalah saya diharap bisa aktif menjadi Ustadz Islamic Center Taiwan sekaligus Imam Masjid Chung Li yang kedua. Namun karena keterbatasan saya secara pribadi dan regulasi keimigrasian mengharuskan saya hanya bisa tinggal selama sebulan di Taiwan.&amp;nbsp; Sebelum keberangkatan ke Taiwan, saya juga menghubungi pihak PKPU untuk membuka peluang kerja sama dan alhamdulillah pihak PKPU&amp;nbsp; memberikan dukungan dan support pada kegiatan perjalanan dakwah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ragam Kegiatan Dakwah :&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Adapun rangkaian kegiatan dakwah yang kami jalani selama sebulan ini, bisa dibagi menjadi beberapa kategori, masing-masing antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kuliah Shubuh di Masjid Chung Li.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kegiatan berupa Tadarus bakda Shubuh yang dilanjutkan dengan kuliah shubuh selama 30 menit dan tanya jawab. Pada awalnya bisa dilakukan setiap hari secara rutin, namun karena kesibukan para pekerja akhirnya difokuskan pada Sabtu, Ahad dan Senin pagi, melihat situasi dan kondisi peserta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kajian Online melalui Internet maupun Telepon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Kajian online menjadi ciri dan keunikan dakwah di Taiwan secara khusus, karena keterbatasan pekerja untuk berkumpul dan mendatangi masjid, maka kemudian banyak bermunculan jamaah pengajian online, masing-masing dengan jadwal, pembina dan tema yang berbeda dan beragam. Kami berkesempatan mengisi pengajian online dibeberapa jamaah antara lain : IWAMIT, AL Hikmah dan FORMMIT&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengajian Darat ( Tatap Muka) Langsung atau Kajian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Yaitu mendatangi tempat-tempat berkumpul dan majelis taklim yang&amp;nbsp; sudah ada selama ini, biasanya secara rutin bulanan. Dalam&amp;nbsp; satu bulan ini kami sempat untuk beberapa kali mengisi pengajian darat, antara lain :&amp;nbsp; Pengajian Tarhib Ramadhan di Salon Mbak Jenny Taiwan, Pengajian Buka Puasa Bersama di KDEI Taiwan, Pengajian Jelang Buka di NTUST, dan Pengajian di Majelis Taklim Nurul Iman Hualien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kunjungan dan Berbagi Motivasi di DC / Penjara Imigrasi TKI Ilegal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Alhamdulillah, dengan dukungan penuh dari Haji Aslam – warga negara Pakistan yang menikah dengan wanita Indonesia- beberapa kali kami berkesempatan mengunjungi DC-DC di sekitar Taiwan Utara untuk memberikan pengajian motivasi dan mengingatkan untuk menjaga semangat beribadah di bulan Ramadhan. Masing-masing DC yang sempat kami kunjungi antara lain :&amp;nbsp; Shincu dan Sanxia (masing-masing 2x), Nantau (Taichung), dan Laudung (Yilan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;e.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pelatihan dan Training&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Bentuk kegiatan training dan pelatihan yang kami berkesempatan untuk mengisinya antara lain Training Zakat bersama PKPU di dua tempat ( Taipei dan Tainan), serta Training serta Workshop Kepenulisan di Masjid Chung Li kerja sama dengan KMIT dan majalah Salam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;f.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Silaturahmi&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bentuk silaturahmi yang kami jalankan selama ini antara lain dengan pihak KDEI di awal kedatangan, kemudian dengan beberapa MIT seperti di Tainan dan Hualien, juga dengan beberapa pihak luar seperti warga negara keturunan Pakistan, Jordania dan Tunisia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;g.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Konsultasi ( Istisyaroh) Syariah dan keluarga&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Kami membuka ruang yang luas bagi para TKI maupun mahasiswa untuk bertanya selama keberadaan kami di Taiwan, ada yang secara resmi datang di Kantor Islamic Center di Chung Li, dan ada pula yang melalui telpon dan Facebook. Kebanyakan mengeluhkan permasalan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;h.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imam Rowatib dan Tarawih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Selain berbagai kegiatan di atas, kami juga beberapa kali menggantikan Imam Utama masjid Chung Li dalam sholat rowatib saat beliau berhalangan, juga menjadi imam tarawih di masjid Chung LI sesuai jadwak ( 2x), di KDEI (1x) dan di Hualien (1x).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Catatan Ringan : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pertama :&lt;/i&gt; Dari pengalaman keberadaan kami selama sebulan di sini, memang tidak bisa dibantah lagi bahwa keberadaan Islamic Center dengan ustadz yang permanen adalah hal yang sangat positif dan bermanfaat, secara khusus bagi warga FOSMIT, dan secara umum bagi masyarakat Indonesia di Taiwan. Hanya saja tinggal mencari format hubungan yang resmi antara Islamic Center Taiwan dengan pihak masjid Chung Li. Perlu juga dipertimbangkan untuk mencari dan memilih ustadz yang muda belum menikah, dan siap berkiprah lebih banyak di bumi Taiwan. Dan hal tersebut akan sangat lengkap jika ustadz yang bersangkutan juga menempuh studi di Taiwan, atau berkeluarga secara tetap di Taiwan. Dan sangat menyenangkan jika ustadz tersebut juga berkesempatan mempelajari bahasa mandarin agar lebih optimal dalam mengarungi medan dakwah di bumi Formosa ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; : Perjalanan dakwah dan safari dakwah berikutnya akan senantiasa terus diharapkan oleh masyarakat Indonesia di Taiwan, secara khusus mereka yang berada di lokasi agak terisolir seperti Hualien dan Penghu misalnya. Begitu pula ustadz pada safari dakwah bisa lebih aktif mengisi dalam pengajian online untuk memberikan wacana syariah yang lebih mendalam, karena pada kenyataannya pengajian online yang marak tanpa bimbingan dan pantauan ustadz berkafaah syar’i –terkadang- bisa menimbulkan pemahaman yang kurang syumuliyah dan shohih tentang Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian catatan sekilas dakwah ini kami susun secara ringkas dan sederhana, agar dapat memberikan gambaran kepada pihak-pihak yang akan terlibat lebih jauh dalam dakwah di bumi Taiwan. Atas segala kekurangan dan ketidakoptimalan dalam menjalankan amanah dakwah ini, saya berharap ampunan dari Allah SWT dan permakluman semua pihak.&amp;nbsp; Akhirnya semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kemudahan dalam aktifitas dakwah kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Special Thanks To:&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
FOSMIT (Mas Iyan dkk) ,&lt;br /&gt;
PKPU Taiwan (Bang Zulhendry Hasmy dkk), PKPU Pusat (Mbak Linda, Mas Tommy)&lt;br /&gt;
FORRMIT (Mas Sigit, Yuherina Gusman dkk),&lt;br /&gt;
Masjid Chung Li (Imam Abdullah, Haj Aslam),&lt;br /&gt;
KDEI (Haji Romli)&lt;br /&gt;
KMIT ( Mas Bedu)&lt;br /&gt;
dan seluruh pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-7498253247531199569?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/7498253247531199569/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/sekilas-perjalanan-dakwah-di-taiwan.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/7498253247531199569?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/7498253247531199569?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/sekilas-perjalanan-dakwah-di-taiwan.html" title="Sekilas Perjalanan Dakwah di Taiwan" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-AsgSP5eUnqI/TsoTvUx7kcI/AAAAAAAABco/WGTt2lT82ZA/s72-c/Photo0347.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0UFQn44cSp7ImA9WhRSGE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-8255681546963865306</id><published>2011-11-17T08:07:00.000+07:00</published><updated>2011-11-21T03:33:33.039+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-21T03:33:33.039+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Liputan Kegiatan" /><title>Putra Nugraha Gelar Pengajian Idul Adha bersama Karyawan</title><content type="html">&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gmv54HBfOEc/SjIIWulJJBI/AAAAAAAAACw/Uht2_buKCTM/s160/Redaksional_L.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_gmv54HBfOEc/SjIIWulJJBI/AAAAAAAAACw/Uht2_buKCTM/s320/Redaksional_L.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Karyawan Putra Nugraha&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;SOLO—Guna memperingati Idul Adha, manajemen CV Putra Nugraha Group, salah satu perusahaan penerbitan dan percetakan yang memiliki sejumlah anak perusahaan, termasuk Harian Joglosemar, CV Wahyu, Radio PTPN Solo, serta Warnet Spider.Net, menggelar kegiatan pengajian bersama karyawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kesempatan tersebut, dihadiri oleh para pimpinan perusahaan yang bernaung di bawah perusahaan CV Putra Nugraha Groups. Kegiatan pengajian itu, dipimpin Ustaz Hatta Syamsudin LC, sejumlah pimpinan perusahaan di antaranya, Direktur Umum (Dirut) CV Putra Nugraha, Nugroho Arief Harmawan dan Wakil Pemimpin Umum Joglosemar, Alfian Mujani, turut hadir dalam kegiatan pengajian di tengah-tengah ratusan karyawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semoga, dengan adanya kegiatan semacam ini dapat mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara para pimpinan perusahaan dan karyawan yang bernaung di bawahnya,” kata Dirut CV Putra Nugraha Groups, Nugroho Arief Harmawan, di hadapan para karyawannya, di awal kegiatan pengajian, yang berlokasi di kantor Pusat CV Putra Nugraha, Mojosongo, Sabtu (12/11).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kegiatan pengajian, pimpinan perusahaan juga menggelar makan bersama ratusan karyawannya. Menu yang disajikan berbahan dasar daging sapi dan kambing hasil sumbangan beberapa kalangan dalam rangka menyambut Idul Adha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara, Ustaz Hatta Syamsudin, Lc dalam ceramahnya mengatakan, berkurban dalam penuh kesabaran seperti meniru perilaku Nabi Ibrahim as dan para nabi lain yang bersabar menerima segala cobaan yang diberikan oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kesabaran luar biasa, diperlihatkan nabi Ibrahim as yang memiliki kesabaran luar biasa dalam berdakwah di tengah-tengah kaumnya, sehingga terpilih menjadi salah satu nabi ulul azmi” tuturnya. (&lt;i&gt;Fariz Fardianto-edited&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://www.harianjoglosemar.com/berita/putra-nugraha-gelar-pengajian-bersama-karyawan-60417.html"&gt;Harian Joglo Semar Senin 14 November 2011&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-8255681546963865306?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/8255681546963865306/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/putra-nugraha-gelar-pengajian-idul-adha.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/8255681546963865306?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/8255681546963865306?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/putra-nugraha-gelar-pengajian-idul-adha.html" title="Putra Nugraha Gelar Pengajian Idul Adha bersama Karyawan" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_gmv54HBfOEc/SjIIWulJJBI/AAAAAAAAACw/Uht2_buKCTM/s72-c/Redaksional_L.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUcAQng4fyp7ImA9WhRSFEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-3502828253251039352</id><published>2011-11-16T10:06:00.003+07:00</published><updated>2011-11-16T10:10:43.637+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-16T10:10:43.637+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah Twitter" /><title>Tujuh Tanda Keikhlasan ( Kuliah Twitter )</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5FbEC_q8qR4/TsMpaJ7uT-I/AAAAAAAABcI/-EznSbkih8A/s1600/berdoa-4.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-5FbEC_q8qR4/TsMpaJ7uT-I/AAAAAAAABcI/-EznSbkih8A/s200/berdoa-4.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;1. Syeikh Abdullah Khotib dalam kitab Nadzhorot fii Risalah Takliim mnyebutkan beberapa #TandaIkhlas, mari kita renungi dan ambil inspirasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Pertama adalah Takut Popularitas, krna takut akan beramal untuk menjaga popularitas itu. Ini menjebak bg mereka yg tak siap #TandaIKhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Ibnu Mas'ud ketika keluar rumah selalu dikuntit oleh orang2 yg mengelu2kannya. Ibnu Mas'ud khawatir dengan popularitasnya #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Akhirnya ia berkata : Seandainya kalian tahu apa yg aku perbuat saat pintu tertutup, niscaya tak ada lagi yg mau mengikutiku #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Hal itu dilakukan Ibnu Mas'ud krn khawatir terjebak dg popularitas, ia meminta para fans-nya tak berlebihan mengidolakannya #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Takut popularitas bukan berarti populer itu haram. Bukankah nabi, sahabat dan tabiin adalah orang-orang yang populer juga ? #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Imam Ghozali memotivasi : " Popularitas itu fitnah (bencana) bagi orang-orang yang lemah, tapi tidak bagi orang-orang kuat" #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. #TandaIkhlas yg kedua, adalah mempunyai amal andalan tersembunyi dan lebih menyukainya daripada amal yg heboh dan diketahui banyak orang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Bukan berarti tdk hadiri majelis atau forum brsm orang2, tapi dia mempunyai amal2 andalan tersembunyi antara dia &amp;amp; Robb-nya #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Sabda Rasul : Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang atqiya (bertakwa) dan akhfiya (tersembunyi) dalam ibadahnya #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Kisah pahlawan bertopeng "shohibu naqb" dlm peperangan yg dipimpin Musallamah bin Abdul Malik, tak ada yg tahu siapa dia #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Bagi kita,ibadah saat ramai atau sepi kualitasnya tak jauh beda. Jgn saat jd imam baca Al-Ghosiyah, saat sendiri Al-Kautsar #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. #TandaIkhlas yg ketiga : Sama saja bagi dia pujian atau cercaan orang, karena ia beramal hanya mengharap Ridho Allah semata #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Bagi sebagian orang pujian membuat bangga &amp;amp; ujub, cercaan membuat lemah &amp;amp; undur diri, bagi yg ikhlas sama saja tak ada beda #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Kalau ada yg mencela saat yakin kita melakukan hal yang benar, lalu kita merasa kecewa &amp;amp; terpuruk, evaluasi keikhlasan diri @TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. #TandaIkhlas yang keempat adalah : Senantiasa merasa kurang optimal dalam amal, hal ini disebabkan karena ia 'melupakan' amalan2nya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Ibnu Umar sahabat hebat yg berlimpah ilmu dan amal menyatakan : seandainya 2 rekaat sholatku ini diterima cukuplah sudah #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. #TandaIkhlas melupakan amal kebaikan bukan mengingat dan mencatatnya dlm pikiran kita, serahkan pada malaikat untuk menunaikan tugasnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Benarlah pepatah Arab yg menyatakan : Perbuatlah kebaikan lalu lempar-lempar jauh ke lautan, alias lupakanlah #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Mereka yg ikhlas merasa kurang dalam beramal, bukan merasa puas dengan amalan yg ada, dan tenang menikmati royalti pahala #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. #TandaIkhlas yg ke5 : sama saja bginya jadi imam atau makmum, ketua atau anggota, panglima atau prajurit, ia tetap memberikan yg terbaik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. Mereka yg ikhlas fokus pd amaliyah, bukan prestise sebuah jabatan. Ia meyakini catatan malaikat berdasarkan prestasi amal #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. Baik saat mengisi kajian atau 'sekedar' menjemput ustadz pengisinya, dua2nya dirasakan sama2 peluang pahala yg luar biasa #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24. Menjadi ketua panitia kegiatan atau 'sekedar' seksi perlengkapan, dijalani dg baik dan serius, meyakini pahala karena kerja #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25. #TandaIkhlas yang ke-6 : Optimis, mereka yg ikhlas selalu berorientasi ke depan, tak lelah oleh hambatan cobaan yg datang berlalu lalang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
26. Mengapa mereka selalu optimis ? Karena mrk lebih fokus ke proses, bukan hasil yang merupakan wilayah ketentuan Allah semata #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
27. Yang Ikhlas menjadikan segala aral melintang sebagai pemicu dan pelecut untuk beramal lebih baik dan giat lagi, #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
28. #TandaIkhlas yang terakhir, soal hati : Gembira saat ada rekanbaru yang lebih baik darinya, karena akan bersinergi membantunya beramal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
29. Seperti Imam masjid di kampung, yg gembira melihat ada anak muda fasih membaca Quran, lalu mengangkatnya jadi imam sholat #TandaIkhlas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
30. Sekian twit tentang Tujuh #TandaIkhlas smoga satu demi satu mampu kita wujudkan dalam hari-hari kita. Smoga bermanfaat dan salam optimis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-3502828253251039352?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/3502828253251039352/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/tujuh-tanda-keikhlasan-kuliah-twitter.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3502828253251039352?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/3502828253251039352?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/tujuh-tanda-keikhlasan-kuliah-twitter.html" title="Tujuh Tanda Keikhlasan ( Kuliah Twitter )" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-5FbEC_q8qR4/TsMpaJ7uT-I/AAAAAAAABcI/-EznSbkih8A/s72-c/berdoa-4.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUUBSHo5fyp7ImA9WhRSEkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-2524897596613986340</id><published>2011-11-14T11:00:00.000+07:00</published><updated>2011-11-14T11:00:59.427+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-14T11:00:59.427+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah Twitter" /><title>Berburu Pahala di Musim Hujan (Kuliah Twitter)</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-My-LKYkntC4/TsCSZ9dP5qI/AAAAAAAABcA/jeK--hD_u88/s1600/hujan5.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="http://4.bp.blogspot.com/-My-LKYkntC4/TsCSZ9dP5qI/AAAAAAAABcA/jeK--hD_u88/s320/hujan5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;1. Alhamdulillah, kita bersyukur telah memasuki #MusimHujan, yg bukan hanya menambah suasana khusyuk syahdu, tp juga bertebar peluang pahala&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Pembahasan unik menarik dan jarang dikupas, yaitu Fiqih dan Adab seorang muslim di #MusimHujan, ternyata riwayatnya banyak terserak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Selain bersyukur karena #MusimHujan adalah anugerah serta tanda-tanda kekuasaan Allah SWT (QS Fushilat 39), juga menjadi sarana muhasabah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Ibunda Aisyah terheran ketika mendung datang, Rasulullah terlihat gelisah. Bukankah banyak org bergembira dg turunnya hujan? #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Kecintaan Rasul kpd kaumnya, beliau khawatir stiap ada mendung datang krn tak ada yg menjamin apakah itu rahmat atau azab ? #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Maka dg kegelisahan Rasulullah tsb, sangat layak bagi kita bermuhasabah di #MusimHujan, mengingat umat2 yg membangkang diazab dg hujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. #MusimHujan jadi momentum yg tepat mengoptimalkan pahala, bukankah " al-ajru ala qodril masyaqqoh?", pahala tergantung tingkat kesulitan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Rasulullah mengajarkan sahabat, amalan penggugur dosa &amp;amp; menaikkan derajat, salah satunya : menyempurnakan wudhu saat dingin #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Inilah rahasia pahala berlimpah di #MusimHujan, karena kondisi lebih berat, dan sisi yg lain karena suasana hati lebih syahdu &amp;amp; khusyuk&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Para sahabat bergembira saat menyambut musim dingin, mereka berbagi motivasi untuk mengoptimalkan ibadah didalamnya #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Umar bin Khottob berkata memotivasi kita : " Musim dingin adalah bonus bagi mereka yang suka beribadah " #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Ibnu Mas'ud: " Slamat datang musim dingin, turun keberkahan, malam2 panjang untuk qiyamul lail, siang pendek untuk berpuasa" #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Bahkan mereka terkadang menangis, saat terlewat untuk tahajud di malam hari dan berpuasa di siang hari musim dingin. #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Ada sekian adab dan anjuran yang bisa kita coba optimalkan di #MusimHujan, mari melihat cara Rasulullah menyambut hujan turun ke bumi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Yang pertama :memperbanyak doa di #MusimHujan, karena selain termasuk waktu mustajab, jg karena suasana hati jauh lebih khusyuk bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Rasul bersabda: "Carilah do’a mustajab pd 3 kondisi : saat berjihad, jelang shalat, dan saat hujan turun.” (HR Baihaqi’) #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Memperbanyak doa umum saat #MusimHujan, namun ada juga doa2 khusus ketika hujan, yang ini jarang diajarkan di TPA dan madrasah kita :-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Dari mulai doa saat angin berhembus, doa ketika melihat awan mendung, ketika benar2 turun hujan, juga ketika melihat petir #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Doa saat angin berhembus : (اللهم إني أسألك خيرها وخير ما أرسلت به، وأعوذ بك من شرها وشر ما أرسلت به ) ‎#MusimHujan‏, memohon perlindungan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Doa saat melihat awan mendung berarak ( اللهم إني أعوذ بك من شرها ), ya Allah aku berlindung kepadMu dari keburukannya #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. Dan ketika hujan itu benar2 turun, maka lanjutkan dengan doa (اللهم صيباً نافعاً ) jadikan hujan yang bermanfaat dan rahmat #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. Ketika petir menggelegar, saatnya berdoa (سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ) Maha Suci yang Malaikat bertasbih untuk-Nya #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. Yang unik, ada juga doa dalam riwayat shohih Bukhori untuk anti banjir &amp;amp; mengalihkan hujan, cocok buat pawang hujan syariah #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24. Doa anti banjir saat hujan turun lebat : Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. .... #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25. ... Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.”#MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
26. Selain memperbanyak doa di #MusimHujan, ternyata Rasulullah pun bermain hujan-hujan dalam rangka mencari keberkahan lho, simak haditsnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
27. Riwayat muslim dikisahkan oleh Anas, saat mereka kehujanan Rasulullah menyingkap bajunya agar tersentuh air hujan. Mengapa ? #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
28. Rasulullah ingin mencari keberkahan dg tersentuh langsung air hujan, beliau beralasan: Karena dia baru saja Allah ciptakan.” #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
29. Hadits tersebut mungkin bisa untuk alasan main hujan2, tapi lebih pas agar kita lebih bersyukur saat terpaksa kehujanan :D #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
30. Dalam riwayat lain beliau mengajak sahabat untuk berwudhu dari air hujan. Ayo mumpung masih #MusimHujan, segera praktekan tanpa ragu !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31. Syariat memberikan rukhsoh di #MusimHujan, diantaranya kebolehan menjamak sholat saat hujan turun lebat, khusus mereka yg di masjid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
32. Juga keringanan tidak berjamaah di masjid, bahkan lafadz adzan " hayya ala sholah" pun diganti dengan " Shollu fi buyutikum" #MusimHujan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
33. Ketika suasana #MusimHujan romantis dan tiba2 Anda harus mandi wajib di pagi hari, saat teramat dingin sekali bolehlah diganti tayammum&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
34. Sekian tweet tentang #MusimHujan, mari optimalkan pahala di dalamnya dengan hati yang khusyuk syahdu, tetap semangat dan salam optimis!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-2524897596613986340?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/2524897596613986340/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/berburu-pahala-di-musim-hujan-kuliah.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/2524897596613986340?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/2524897596613986340?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/berburu-pahala-di-musim-hujan-kuliah.html" title="Berburu Pahala di Musim Hujan (Kuliah Twitter)" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-My-LKYkntC4/TsCSZ9dP5qI/AAAAAAAABcA/jeK--hD_u88/s72-c/hujan5.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMEQH4zfCp7ImA9WhRSEk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-1132371908221344394</id><published>2011-11-13T22:45:00.001+07:00</published><updated>2011-11-13T23:06:41.084+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-13T23:06:41.084+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Powerpoint" /><title>Download Powerpoint Fiqih dan Adab di Musim Hujan</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pSqt-xh7tWw/Tr_mB9uCFeI/AAAAAAAABb4/3PwiI0jWEoA/s1600/hujan6.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-pSqt-xh7tWw/Tr_mB9uCFeI/AAAAAAAABb4/3PwiI0jWEoA/s320/hujan6.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kali ini bahasan yang saya presentasikan di Kajian Ahad ke 3 IKADI Sragen adalah seputar : Adab dan Fiqh di Musim Penghujan. Awalnya memang terasa aneh, apa hubungannya antara fiqih dan musim hujan ? Ternyata jika kita cermati khazanah Islam lebih jauh, banyak kita temukan hal-hal menarik seputar musim hujan yang diungkap dan diriwayatkan oleh para sahabat. Dari mulai hal-hal apa saja yang dilakukan Rasulullah SAW ketika turun hujan, sampai dengan hukum-hukum fiqih yang berkenaan dengan musim hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini kita telah memasuki musim penghujan, hari-hari kita lalui dengan penuh kesiapan menghadapi hujan. Ada istilah sedia payung sebelum hujan, maka dalam konteks kaum&amp;nbsp; muslimin adalah mari belajar terlebih dahulu tentang Fiqih Musim Hujan sebelum benar-benar kita memasukinya. Belajar kembali tentang fiqih hujan, membuat kita kembali diingatkan tentang hakikat kekuasaan Allah SWT dan anugerah yang Maha luas kepada manusia :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” &lt;/i&gt;(QS. Fushshilat [41]: 39)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi seorang muslim yang taat, turunnya hujan tidak hanya menjadi anugerah dan nikmat yang harus disyukuri, namun juga menjadi peluang amal kebaikan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Apa saja amalan yang bisa kita optimalkan di musim penghujan ? Silahkan simak lebih jauh di materi presentasi berikut. Selamat berbagi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DOWNLOAD POWERPOINT :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.4shared.com/file/Wr6wUDVn/19_Fiqh_Musim_Hujan.html"&gt;http://www.4shared.com/file/Wr6wUDVn/19_Fiqh_Musim_Hujan.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan salam optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-1132371908221344394?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/1132371908221344394/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/download-powerpoint-fiqih-dan-adab-di.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/1132371908221344394?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/1132371908221344394?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/download-powerpoint-fiqih-dan-adab-di.html" title="Download Powerpoint Fiqih dan Adab di Musim Hujan" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-pSqt-xh7tWw/Tr_mB9uCFeI/AAAAAAAABb4/3PwiI0jWEoA/s72-c/hujan6.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkENR3o7cSp7ImA9WhRTGEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-2015362766002424364</id><published>2011-11-10T00:03:00.001+07:00</published><updated>2011-11-10T00:11:36.409+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-10T00:11:36.409+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah Twitter" /><title>Ada Apa dengan Fitnah Wanita ?  (Kuliah Twitter)</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-r5o5XgtWefw/Trq0LTVZbII/AAAAAAAABa4/aNHodhRZpXs/s1600/cemburu.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-r5o5XgtWefw/Trq0LTVZbII/AAAAAAAABa4/aNHodhRZpXs/s200/cemburu.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;1. Syeikh Qordhowi ditanya oleh pembawa acara : Utsman bi Ustman tentang hakikat #FitnahWanita sebenarnya ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Pandangan seputar #FitnahWanita antara yg berlebihan dg mengekang wanita bergerak, dg yg berlebihan membebaskan mereka dlm berpenampilan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Syeikh Qordhowi menjelaskan di awal ttg kata "Fitnah", yang dalam Al-Quran diulang sebanyak 30x dg arti ujian dan cobaan #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Secara asal bahasa, kata Fitnah adalah ungkapan saat emas ditaruh di dalam tungku api untuk membuktikan kemurniannya #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Maka #FitnahWanita bisa diartikan ujian bagi kaum laki-laki, apakah tetap teguh mnjaga diri dihadapan ujian fitrah ketertarikan pd wanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Adalah naluri fitrah alamiah ketertarikan laki-laki &amp;amp; wanita, sejak jaman Nabi Adam yg Allah menciptakan pasangan baginya #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Hanya saja Wanita dijadikan lebih kuat daya tariknya bagi laki-laki, daripada sebaliknya : daya tarik laki-laki bagi wanita #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Syeikh Qardawi kembali ditanya: makna Fitnah cenderung diartikan negatif, smtra dlm AlQuran disebutkan wanita sbg perhiasan?#FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Fitnah adalah semua nikmat yang diberikan Allah kepada manusia, dan mereka punya kecenderungan ketergantungan pd hal tsb #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Maka semua nikmat bisa berarti fitnah, dari mulai harta, anak-anak dan juga wanita. Bahkan Rasulpun mengingatkan tentang #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Rasul berpesan: “Tidaklah aku tinggalkan setelahku suatu fitnah yg lebih berbahaya bagi laki2 melebihi #FitnahWanita.”(Bukhori Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Qardawi menegaskan makna #FitnahWanita tidak berarti sesuatu yang buruk dan celaan, namun ia adalah ujian &amp;amp; cobaan sbgmna kehidupan ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Maka #FitnahWanita sama dengan ungkapan fitnah dunia, fitnah kekuasaan, fitnah anak-anak, semuanya sama, yaitu ujian dan cobaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Apakah wanita hakikat asalnya adalah fitnah, ataukah hal tsbut kembali pada perilaku mereka, cara bicara &amp;amp; berpakaian ? #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Qardhawi menegaskan: Wanita pd hakikat asalnya bukanlah fitnah !Jika mereka komitmen menjalani nilai-nilai agama akhlaknya #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Wanita yang mengubah cara berpakaian, cara berbicara dari yang seharusnya dalam aturan syariah itulah yg kemudian menjadi #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. "Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada penyakit di dalam hatinya" (Al Ahzab 32) #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Qardhawi ditanya tentang yang dimaksud dengan larangan "tunduk dalam berbicara" bagi kaum wanita ? #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Ada ulama yang berlebihan bertakalluf dg mensyaratkan wanita harus menaruh sesuatu di mulutnya agar suaranya terdgar keras #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Qardhawi menilai hal itu berlebihan dan tidak dicontohkan wanita jaman nabi &amp;amp; sahabat sekalipun #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. Yang dimaksud dg larangan tunduk dalam berbicara adalah bgmana seorang wanita berbicara kpd laki-laki dg sesuai kebutuhan #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. Qardhawi ditanya : Saat ini ikhtilat begitu nampak dan membudaya di kampus, pasar, dan jalan2. Apakah ini merubah makna #FitnahWanita ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. Jawaban Qardhawi menarik sekali : Pertama perlu diluruskan bawah istilah " ikhtilat " itu adalah baru dalam khasanah Islam #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24. Khazanah fiqh islam tdk mengenal istilah ikhtilat, yang ada justru bab 'pertemuan' dan 'kunjungan' kaum laki2 perempuan #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25. Dlm KItab Tahrirul Mar'ah disebutkan ratusan bukti partisipasi wanita dalam masyarakat, tdk pernah disebut sbg ikhtilat. #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
26. Kalimat ikhtilat yang berarti bercampur tanpa ada batas dan tidak bisa dibedakan, itu budaya dan pemahaman barat. #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
27. Dalam islam istilah yang ada adalah iltiqo atau pertemuan, ada batas-batasnya dan masing-masing tetap jelas perbedaannya #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
28. Di barat ikhtilat benar2 terjadi sedemikian rupa antara laki2 perempuan, hingga mereka jenuh dan beralih ke sesama jenis #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
29. Qardhawi ditanya bagaimana dengan pandangan sebagian laki-laki yang menilai wanita dari sisi fisik saja #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
30. Mereka lupa bahwa wanita adalah makhluk yg sama sbgm laki2, dan peran wanita dlm Quran dan sejarah Islam tak terbantahkan #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31. Bagaimana dg kemungkinan laki-laki yg menjadi fitnah bg kaum wanita, sebagaiman banyak yg saat ini memainkan hati mereka? #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
32. Qardhawi menjawab : Betul, dan hal tersebut terjadi pada sosok Nabi Yusuf dan Nashr bin Hajjaj pemuda madinah yang menawan #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
33. Wanita madinah terpana dg Nashr bin Hajaj dan bersenandung mabuk kepayang : Adakah cara mendapatkan Nashr bin Hajaj ? #FitnahWanita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
34. Namun pada dasarnya yg lebih banyak adalah #FitnahWanita bagi laki-laki, meskipun keduanya sama2 diperintahkan untuk menundukkan pandang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
35. Syair Syauqi : berawal dari pandangan, lalu senyuman, kemudian salam, ucapan, janjian dan akhirnya ketemuan. Waspadalah #FitnahWanita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-2015362766002424364?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/2015362766002424364/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/syariah-wal-hayah-fitnah-wanita-kuliah.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/2015362766002424364?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/2015362766002424364?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/syariah-wal-hayah-fitnah-wanita-kuliah.html" title="Ada Apa dengan Fitnah Wanita ?  (Kuliah Twitter)" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-r5o5XgtWefw/Trq0LTVZbII/AAAAAAAABa4/aNHodhRZpXs/s72-c/cemburu.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcDR3YyfSp7ImA9WhRTF0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-586590680337862780</id><published>2011-11-09T06:14:00.000+07:00</published><updated>2011-11-09T06:14:36.895+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-09T06:14:36.895+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Romantis Praktis" /><title>Membangun Kemesraan di Sepertiga Malam</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8Dt9CV9AF3A/S0X_wHTHRGI/AAAAAAAAAUE/NCzQHjvJP5Y/s1600/etika-suami-isteri.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_8Dt9CV9AF3A/S0X_wHTHRGI/AAAAAAAAAUE/NCzQHjvJP5Y/s320/etika-suami-isteri.jpg" width="264" /&gt;&lt;/a&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di malam hari lalu sholat, dan ia membangunkan istrinya lalu istrinya pun sholat. Jika istrinya enggan bangun, ia memercikkan air ke wajah istrinya. Allah Swt merahmati seorang wanita yang bangun di malam hari lalu sholat, dan ia membangunkan suaminya lalu suaminya pun sholat. Jika suaminya enggan, maka ia memercikkan air ke wajah suaminya.&amp;nbsp; (HR Nasai )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemesraan yang sesungguhnya justru ada pada malam-malam gelap nan sepi saat kebanyakan manusia pulas dalam tidurnya. Saat seorang suami atau istri saling berlomba untuk bangun malam terlebih dahulu, lalu berusaha membangunkan pasangannya dengan cara-cara mesra yang nyaris tak menyisakan kecuali kekaguman. Subhanallah. Siapapun yang mentadaburi hadits di atas, niscaya akan menemukan betapa indah kemesraan yang ditawarkan oleh Islam. Mulai dari membangunkan pasangan di malam hari dengan sepenuh mesra, hingga tenggelam berdua dalam kekhusyukan shalat malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Abu Said ra, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : “ Apabila seorang laki-laki bangun malam dan membangunkan istrinya, lalu keduanya menunaikan shalat malam dua rekaat, maka mereka ditulis sebagai bagian dari kaum laki-laki dan wanita ahli dzikir" (HR Abu Dawud dalam Jami’us Shagir nomor 330)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka berlombalah dengan pasangan Anda, siapa yang bangun lebih dahulu dialah yang berhak untuk memercikkah air di wajah pasangannya, ketika enggan bangun. Jika belum bisa, mungkin suami atau istri Anda terlampau lelah di siang harinya, maka mulailah menggunakan cara-cara lainnya yang tak kalah mesra. Bisa dengan memeluknya mesra, memijat pelan namun terasa, membelai rambutnya, atau bahkan menciumnya. Namun jangan terlalu semangat karena kemungkinannya ada dua : pasangan Anda marah karena merasa terganggu, atau ia malah terangsang dan membalasnya dengan lebih hebat hingga Anda berdua tenggelam dalam lautan asmara, lantas melupakan agenda sholat malam bersama. Kemungkinan yang kedua ini pasti bisa terjadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-586590680337862780?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/586590680337862780/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/membangun-kemesraan-di-sepertiga-malam.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/586590680337862780?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/586590680337862780?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/membangun-kemesraan-di-sepertiga-malam.html" title="Membangun Kemesraan di Sepertiga Malam" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_8Dt9CV9AF3A/S0X_wHTHRGI/AAAAAAAAAUE/NCzQHjvJP5Y/s72-c/etika-suami-isteri.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C04DQX49fyp7ImA9WhRTFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-285111828649895261.post-8701531392743803867</id><published>2011-11-05T07:09:00.003+07:00</published><updated>2011-11-05T07:12:50.067+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-05T07:12:50.067+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen dan Motivasi Islami" /><title>Ihsan dalam Berqurban</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-IJGjbH1ZxNc/SwSqdxAmvwI/AAAAAAAAAW0/hBhZB5lyIII/s1600/kurban-terbaik-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-IJGjbH1ZxNc/SwSqdxAmvwI/AAAAAAAAAW0/hBhZB5lyIII/s320/kurban-terbaik-1.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;Kaum muslimin kembali sibuk mempersiapkan hari raya. Idul Adha sudah benar-benar ada di hadapan. Salah satu hal yang paling banyak menjadi perhatian adalah persiapan qurban. Ibadah ritual yang bernilai sosial ini memang menjadi amal andalan –selain haji- di hari raya Idul Adha ini.&amp;nbsp; Namun banyak yang menjalani ibadah qurban sebatas mengeluarkan uang semata untuk membeli hewan qurban, tanpa memperhatikan sisi ihsan yang akan menambah keberkahan dan pahala.&amp;nbsp; Mari kita cermati beberapa diantaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pertama&amp;nbsp; : Menjaga Keikhlasan Niat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ibadah qurban secara makna berasal dari kata taqorruban yaitu upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karenanya sebagaimana amal lainnya, dalam berqurban juga kita dituntut untuk menjaga keikhlasan hati, hanya mengharap pahala dan keridhoan Allah SWT. Ibadah qurban termasuk dalam kategori ibadah yang dzhohir (nampak), maka godaan keikhlasan bisa muncul begitu saja. Ada yang berqurban untuk menarik simpati masyarakat, atau tujuan tertentu lainnya. Karena keikhlasan adalah masalah hati, maka hendaknya seorang yang berqurban senantiasa meluruskan niat, berdoa, juga tidak lupa merenungkan firman Allah SWT : “ Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya”. ( QS Al Hajj 37).&amp;nbsp; Ayat di atas menegaskan diterimanya ibadah qurban adalah karena kesungguhan ketaqwaan mereka yang berqurban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kedua : Menghayati Hikmah berqurban&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tidaklah setiap ibadah disyariatkan kecuali mempunyai banyak hikmah untuk kita ambil sebagai bekal menjalani kehidupan. Dalam berqurban kita hendaknya mampu mengenang kembali kesabaran keluarga Nabi Ibrahim as dalam menjalani perintah Allah SWT yaitu menyembelih putranya, Nabi Ismail as. Ujian berat inilah yang mengantarkan sosok nabi Ibrahim pada derajat mulia diantara nabi yang lainnya. Beliau adalah abul anbiya (bapak para nabi), kholilullah (kekasih Allah), sekaligus juga termasuk golongan ulul azmi.&amp;nbsp; Di dalam ibadah qurban kita pun merasakan hikmah berbagi kebahagiaan dengan kaum muslimin lainnya, yang sebagian di antaranya benar-benar teramat jarang menikmati daging dalam menu kesehariannya. Hari raya harus identik dengan bahagia, karenanya ketika Idul Fitri ada syariat zakat fitrah, maka saat idul Adha pun disyariatkan menyembelih hewan qurban dan membagikan sebagian dagingnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ketiga : Ihsan Menjalani Qurban&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setiap yang berqurban dituntut menjaga keikhasanan dalam seluruh rangkaian ritual ibadah qurban, baik dari mulai pemilihan hewan, penyembelihan bahkan hingga pembagian daging. Ihsan dalam pemilihan hewan qurban berarti memilih yang terbaik sesuai kemampuan, sekaligus menghindari hewan yang cacat dan tidak memenuhi syarat. Ihsan dalam&amp;nbsp; penyembelihan berarti melakukan prosesi dengan cepat dan tepat, sehingga tidak ada unsur menyiksa hewan qurban. Disunnahkan bagi mereka yang berqurban untuk menyembelih dengan tangannya sendiri, atau jika tidak memungkinkan, cukup menyaksikan prosesi sepenuh penghayatan seraya berdoa sebagaimana termaktub dalam Surat al-An’am 162 : "Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam “.&amp;nbsp; Sementara itu, ihsan dalam pembagian berarti berlaku bijak, agar pembagian benar-benar membawa keberkahan&amp;nbsp; dan kebahagiaan, bukan malah merusak ukhuwah yang ada.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, dengan memenuhi sisi ihsan dalam ibadah qurban, insya Allah kita akan mendapatkan pahala, keberkahan, sekaligus peluang untuk menambah keimanan kita setingkat lebih baik dari sebelumnya. Selamat berqurban dan selamat Hari Raya Idul Adha. Taqobbalallahu minna wa minkum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Artikel dimuat dalam Rubrik Tausiyah Harian Suara Merdeka Jumat, 4 November 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/285111828649895261-8701531392743803867?l=www.indonesiaoptimis.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.indonesiaoptimis.com/feeds/8701531392743803867/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/ihsan-dalam-berqurban.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/8701531392743803867?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/285111828649895261/posts/default/8701531392743803867?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.indonesiaoptimis.com/2011/11/ihsan-dalam-berqurban.html" title="Ihsan dalam Berqurban" /><author><name>Hatta Syamsuddin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16096046406513724631</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-IJGjbH1ZxNc/SwSqdxAmvwI/AAAAAAAAAW0/hBhZB5lyIII/s72-c/kurban-terbaik-1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry></feed>

