<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690</id><updated>2024-11-08T23:38:07.811+08:00</updated><category term="tradingsaham"/><category term="saham"/><category term="umum"/><category term="pasarmodal"/><category term="reksadana"/><category term="investasi"/><category term="tradingbeli"/><category term="tradingjual"/><category term="obligasi"/><title type='text'>Informasi Pasar Modal dan Saham </title><subtitle type='html'>Memberikan infomasi mengenai pasar modal, saham, reksadana dan jual beli-saham</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-548346239001079327</id><published>2014-08-11T09:56:00.001+08:00</published><updated>2014-08-11T09:56:05.076+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Indikator Makro Ekonomi untuk Pasar Modal</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Yang namanya pasar , tentu terkait dengan kondisi pasar, sisi permintaan dan sisi penawaran. Demikian juga dengan pasar modal, kondisi permintaan dan penawaran sangat berpengaruh bagi harga saham di pasar modal. Permintaan dan penawaran sendiri sangat terkait dengan kondisi mikro perusahaan atau emiten dan kondisi makro ekonomi global.&lt;br /&gt;
Untuk menentukan apakah suatu investasi cocok dilakukan di suatu negara ataukah tidak, suatu sektor usaha cocok untuk investasi ataukah tidak, dan pilihan-pilihan lain, investor harus memahami kondisi ekonomi makro suatu negara.&lt;br /&gt;
Untuk jual beli saham di Pasar Modal, terdapat tiga indikator penting makro ekonomi yang harus diperhatikkan, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
1. Pendapatan Domestik Bruto (PDB)&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
PDB dapat diartikan sebagai keseluruhan nilai dari semua barang yang dihasilkan oleh suatu negara. Data PDB biasanya diterbitkan tiap kuartal dan dapat diakses melalui &lt;a href=&quot;http://bps.go.id/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;BPS&lt;/a&gt;. Yang perlu diperhatikan oleh investor adalah pertumbuhan PDB. Semakin tumbuh PDB, berarti semakin baik suatu negara. Bandingkan juga dengan pertumbuhan tahun lalu, adakah kenaikan atau malah menurun. Jika menurun, bisa dimungkinkan adanya perlambatan ekonomi suatu negara.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Selain menggambarkan kondisi ekonomi suatu negara, kondisi per sektor juga dapat dianalisis. Data mengenai PDB per sektor dapat juga dilihat di &lt;a href=&quot;http://bps.go.id/pdb.php?kat=2&amp;amp;id_subyek=11&amp;amp;notab=0&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;BPS&lt;/a&gt;. Nah jika anda sebagai investor akan masuk ke salah satu sektor investasi, misalnya pertambangan, jangan lupa untuk membandingkan PDB per sektor juga karena tiap-tiap sektor bisa jadi mempunyai tingkat pertumbuhan yang berbeda-beda. Semakin tinggi pertumbuhan PDB suatu sektor maka semakin baik untuk investasi.&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
2. Neraca Pedagangan&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Sesuai namanya, neraca perdagangan bisa diangap suatu timbangan yang membandingkan impor terhadap ekspor suatu negara. Jika ekspor lebih besar maka berarti neraca perdagangan positif/surplus, dan sebaliknya jika impor yang lebih besar maka neracanya negatif/defisit. Jika neraca perdagangannya selalu surplus, artinya ekonomi suatu negara dapat dikatakan baik. Logikanya, banyak barang yang diekspor daripada yang diimpor, artinya negara tersebut &quot;mampu mandiri&quot; bahkan menyuplai kebutuhan negara lain. Begitu juga sebaliknya, jika neraca perdagangan defisit, maka negara bisa jadi bangkrut, atau minimal menjadi &quot;tergantung&quot; pada negara lain. Jika suatu negara banyak bergantung pada negara lain, maka dimungkinkan secara politis dan ekonomis dikuasai / dipengaruhi oleh negara asing. Nah, untuk investor, kondisi neraca perdagangan ini juga akan berpengaruh pada potensi keuntungan karena jika banyak terjadi impor, kemungkinan perubahan biaya yang digunakan perusahaan (terutama yang banyak menggunakan bahan impor) akan sangat berdampak jika ada perubahan kurs . Untuk mengetahui kondisi ekspor dan impor Indonesia, anda dapat melihat di &lt;a href=&quot;http://bps.go.id/exim-frame.php?kat=2&amp;amp;id_subyek=08&amp;amp;notab=50&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;situs BPS&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
3. Tingkat Suku Bunga&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas kondisi perbankan, bank Indonesia merilis tingkat suku bunga dan menjadi acuan perbankan untuk menentukan bunga yang akan dibebankan kepada nasabah maupun istitusi perbankan lainnya (terutama bunga pinjaman). Jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga, maka dapat digambarkan bahwa bank Indonesia berpandangan bahwa aktivitas ekonomi sebaiknya direm laju pertumbuhannya, dan sebaliknya, jika suku bunga diturunkan maka ekonomi akan ditumbuhkan. mengapa suku bunga berpengaruh pada ekonomi?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Secara logika, jika tingkat suku bunga naik, masyarakat akan cenderung menabung dan akan berpengaruh pada pengurangan uang beredar. Artinya, masyarakat yang akan mengembangkan usahanya dimungkinkan akan berpikir kembali, apakah mau ekspansi atau cukup dengan menabung saja. Selain itu, logika lainnya adalah jika tingkat suku bunga dinaikkan, pebisnis yang akan ekspansi (terutama yang menggunakan uang modal hutang) akan berpikir dua kali karena harus membandingkan kembali potensi keuntungan, perkiraan BEP, dll dengan biaya hutang yang harus dibayar ke bank. Jadi, dengan logika tersebut, jika terjadi kenaikan tingkat suku bunga, investasi ke produk perbankan meningkat tetapi investasi ke sektor riil bisa menurun dan berlaku juga sebaliknya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika anda ingin mengetahui tingkat suku bunga perbankan (bukan BI), &lt;a href=&quot;http://www.bi.go.id/id/perbankan/suku-bunga-dasar/Default.aspx&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;silahkan menuju ke situs BI ini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/548346239001079327/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/indikator-makro-ekonomi-untuk-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/548346239001079327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/548346239001079327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/indikator-makro-ekonomi-untuk-pasar.html' title='Indikator Makro Ekonomi untuk Pasar Modal'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-6762320210729932637</id><published>2014-08-11T07:41:00.002+08:00</published><updated>2014-08-11T08:51:41.617+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Membeli saham murah-Cek Opini Auditor</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
Dalam dunia pasar modal, ada kewajiban emiten untuk
mempublikasikan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(KAP) , paling lambat 90 hari setelah berakhirnya periode laporan keuangan
tahunan. Ini berarti paling lambat tanggal 31 harus ada laporan keuangan yang
dipublikasikan. Nah, dengan laporan keuangan ini, anda harus meneliti dan
menganalisis kondisi keuangan perusahaan sebelum memutuskan untuk membeli saham
emiten. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;text-indent: -18pt;&quot;&gt;Predikat
penilaian Auditor Kantor Akuntan Publik&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot;&gt;
Dalam laporan keuangan yang telah diaudit
dan dipublikasikan emiten, Anda harus melihat predikat apa yang tercantum dalam
laporan keuangan yang telah diaudittersebut. Umumnya, ada empat predikat yang
dicantumkan, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;-&lt;span style=&quot;font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Wajar tanpa Pengecualian (WTP atau Unqualified
opinion)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
Laporan keuangan dengan status Wajar tanpa Pengecualian ini berarti semua
laporan yang telah diaudit oleh KAP sesuai dengan seluruh transaksi, tidak
ditemukan hal-hal yang bertentangan atau menyimpang dari standarakuntansi yang
berlaku umum. Jika emiten mendapatkan predikat WTP, maka anda dapat mulai
menganalisis laporan keuangannya secara lebih mendalam&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;-&lt;span style=&quot;font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Wajar dengan pengecualian (qualified opinion)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
Laporan keuangan dengan status &lt;b&gt;Wajar
dengan Pengecualian&lt;/b&gt; ini berarti ada transaksi penting yang telah diaudit
oleh KAP yang tidak sesuai dengan standarakuntansi yang berlaku umum sehingga
auditor harus memberikan catatan. Jika emiten mendapatkan predikat ini, maka
anda harus berhati-hati dalam mulai menganalisis laporan keuangannya secara
lebih mendalam karena bisa jadi transaksi yang diberikan catatan tersebut akan
berpengaruh pada investasi anda.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;-&lt;span style=&quot;font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tidak wajar (adverse)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
Nah, jika pendapatnya adverse, artinya banyak transaksi emiten yang susah
ditelusuri dan terdapat kesalahan material dalam laporan keuangan sehingga
laporan tersebut bisa memberikan informasi yang salah dan menyesatkan, termasuk
bisa merugikan investor.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;-&lt;span style=&quot;font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tidak ada Pendapat dari auditor (disclaimer)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
Ini predikat yang paling parah. Artinya, karena sangat semrawut, banyak
yang merugikan, sekelas akuntan saja memberikan pendapat disclaimer, artinya
auditor aja tidak dapat memastikan kebenaran laporan keuangan, apalagi orang
awam. So, jangan bertransaksi/ berinvestasi pada emiten yang &lt;b&gt;meragukan&lt;/b&gt; seperti ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
`&lt;b&gt;2. &lt;a href=&quot;http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mari-membeli-saham-murah.html&quot;&gt;Analisis Price Earning Ratio&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto;&quot;&gt;
Untuk analisis ini sudah pernah dibahas dipostingan &lt;a href=&quot;http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mari-membeli-saham-murah.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;mari membeli saham murah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot;&gt;
Untuk analisis lainnya tunggu postingan berikutnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/6762320210729932637/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/membeli-saham-murah-cek-opini-auditor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6762320210729932637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6762320210729932637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/membeli-saham-murah-cek-opini-auditor.html' title='Membeli saham murah-Cek Opini Auditor'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-29820986768673522</id><published>2014-08-08T15:05:00.003+08:00</published><updated>2014-08-08T15:05:56.964+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obligasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><title type='text'>Pilihan Produk Investasi di Pasar Modal</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Pasar modal merupakan salah satu pasar untuk investasi. Sesuai UU Pasar modal No 8 Tahun 1995, instrumen atau produk yang diperdagangkan di pasar modal disebut dengan efek. Efek adalah surat berharga, yang meliputi&amp;nbsp;saham, obligasi,&amp;nbsp;surat pengakuan utang, surat berharga komersial, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Saham&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang tercatat di bursa efek. Perusahaan yang tercatat tersbut disebut dengan &lt;b&gt;emiten. &lt;/b&gt;Saham dapat dibeli oleh investor melalui penawaran umum perdana &amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Initial &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Public Offering atau IPO&lt;/i&gt;&amp;nbsp;atau membeli di bursa efek atau disebut pasar sekunder. Saat ini ada sekitar 480 emiten yang mendaftarkan sahamnya di BEI. Bagi Investor, kepemilikan saham mempunyai dua cara untuk mendapatkan keuntungan, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Capital Gain, yaitu selisih harga jual dengan harga beli. Bagi investor yang memang memanfaatkan perubahan harga di bursa, sebagian besar dari mereka bertujuan untuk mendapatkan capital gain, terutama bagi pemain yang menggunakan margin trading dan sistem short selling. Untuk short selling, investor yang spekulatif yang berani mengambil resiko ini. Capital gain untuk investasi jangka panjang juga bagus untuk investor yang memang investasi untuk jangka panjang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Deviden, yaitu pembagian laba oleh perusahaan kepada pemegang saham. Ini sangat ccok bagi investor yang benar-benar invest dananya untuk memperoleh keuntungan dari operasional perusahaan. Yang perlu diperhatikan bagi investor jika menginginkan deviden adalah kinerja dan tipe perusahaan. Kinerja sangat berpengaruh pada laba yang dihasilkan, sedangkan tipe perusahaan berpengaruh pada apakah perusahaan sering membagi deviden ataukah tidak. Jika sering membagi deviden dengan jumlah besar, maka perusahaan ini untuk jangka panjang tidak cepat berkembang karena penambahan modal ekspansi tidak ada dan sebaliknya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Pembelian saham membutuhkan modal yang lumayan besar karena jual-beli saham dihitung berdasarkan lot (1 lot = 100 lembar saham) dan minimum transaksi adalah 1 lot. Jadi jika anda ingin membeli saham PT ABCD seharga Rp.1.500,00 / saham, maka minimal anda membutuhkan dana sebesar Rp.1.500.000,00.&lt;br /&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Obligasi&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Obligasi berisi kontrak antara pemberi dana (investor) dengan pihak yang memperoleh dana (emiten). Emiten penerbit obligasi akan membayar bunga atau kupon secara periodik kepada investor. obligasi bisa dibeli dipasar perdana ataupun di pasar sekunder. obligasi ada jatuh tempo. Di saaat jatuh tempo, pokok obligasi akan dibayarkan kepada investor dan secara otomatis tidak lagi tercatat di BEI. Bagi investor, keuntungan yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Capital Gain, yaitu selisih harga jual dengan harga beli.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bunga / kupon yang dibayarkan secara periodik&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Obligasi dibagi dua jenis yaitu &lt;b&gt;obligasi korporasi &lt;/b&gt;(diterbitkan emiten) dan &lt;b&gt;obligasi pemerintah (&lt;/b&gt;Surat berharga Negara / SBN, baik dalam bentuk Surat Utang Negara / SUN, Obligasi Ritel Indonesia / ORI, dan Sukuk)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pembelian obligasi membutuhkan modal yang besar karena rata-rata korporasi kebanyakan mengeluarkan obligasi korporat senilai Rp 1.000.000.000,00. nilai obligasi minimum yang bisa anda beli adalah Rp.5.000.000,00 yaitu atas obligasi pemerintah berupa ORI atau Sukuk Ritel&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://rumorpasar.blogspot.com/search/label/reksadana&quot;&gt;Reksadana&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Untuk reksadana sudah banyak dibahas pada postingan sebelumnya, silahkan &lt;a href=&quot;http://rumorpasar.blogspot.com/search/label/reksadana&quot;&gt;klik disini&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/29820986768673522/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/pilihan-produk-investasi-di-pasar-modal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/29820986768673522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/29820986768673522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/pilihan-produk-investasi-di-pasar-modal.html' title='Pilihan Produk Investasi di Pasar Modal'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-3976624594002453559</id><published>2014-08-08T11:30:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T11:30:48.930+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Arti Lot dan Odd Lot</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Dalam pasar modal terdapat istilah Lot dan Odd Lot. Di bursa saham lot digunakan untuk order jual dan beli di pasar reguler. Jika anda mau bertransaksi, minimal harus jual atau beli satu lot. Pada status Bid atau offer saham di order book, yang biasa tertera adalah besaran lot, bukan lembar saham. Jadi jika 1 lot = 100 dan anda bid dengan volume 1000, berarti anda bid sebanyak 1000 lot atau 100.000 lembar saham.&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
1. Lot&lt;/h4&gt;
Lot adalah istilah pemain saham untuk satuan volume saham. Satu lot di bursa efek sama dengan 100 lembar saham. Dahulu, sebelum 1 lot = 100 saham, di bursa saham, 1 lot = 1000 untuk perbankan dan 1 lot = 500 untuk sektor yang lainnya. Karena nilai 1 lot yang besar pada saat itu, hanya sedikit investor yang dapat main saham karena membutuhkan modal besar. Hal ini juga berpengaruh pada frekuensi perdagangan di bursa. Dengan adanya penetapan 1 lot = 100 lembar, diharapkan pelaku pasar modal dapat semakin banyak, termasuk investor dengan modal kecil, serta lebih memperbanyak frekuensi perdagangan.&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
2. Odd Lot&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Secara harfiah, odd lot artinya lot yang aneh. tetapi secara istilah odd lot adalah jumlah saham yang tidak genap satu lot, alias tidak mencapai 100 lembar. Contoh, anda mempunyai 80 lembar saham, maka ini disebut odd lot.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika saham anda termasuk odd lot, maka anda tidak dapat menjual saham tersebut di pasar reguler karena di pasar tersebut, transaksi harus dalam bentuk lot. Jadi jika anda ingin bertransaksi, harus dilakukan di pasar non reguler.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Mengapa bisa odd lot?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Odd lot biasanya terjadi sebagai akibat aksi perusahaan, misalnya kebijakan pembagian bonus saham dan right issue.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/3976624594002453559/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/art-lot-dan-odd-lot.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3976624594002453559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3976624594002453559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/art-lot-dan-odd-lot.html' title='Arti Lot dan Odd Lot'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-3385687295765478052</id><published>2014-08-08T10:33:00.002+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:37.287+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingbeli"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Mari membeli saham murah</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Sebagai manusia, sangat manusiawi jika memiliki keinginan untuk mendapatkan barang yang murah dengan kualitas bagus lalu dijual dengan harga mahal. Tetapi bisakah diperoleh barang murah berarti kualitas bagus ? Tentu tidak semudah itu. Begitu juga dengan jual-beli saham. Mindest yang beredar masih saja &quot;saham murah itu pasti harganya rendah&quot;. Padahal istilah di jawa sering menyebut &quot;ono rego ono rupo&quot; artinya harga yang kita bayarkan akan setimpal dengan kualitasnya. Istilah &quot;saham murah&quot; disini saya ambil bukan berdasarkan harga sahamnya yang murah, tetapi &lt;i&gt;&lt;b&gt;nilai saham yang dijual murah dibandingkan dengan nilai sebenarnya.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Saham-saham banyak dijual dengan nominal murah tetapi secara valuasi (nilai) ternyata dijual sangat mahal.&lt;br /&gt;
Untuk mengetahui apakah saham itu murah atau mahal bisa dilakukan analisis dengan menghitung nilai &lt;b&gt;Price Earning Ratio (PER).&lt;/b&gt;&amp;nbsp;PER adalah perbandingan harga saham dibandingkan dengan laba bersih setahun (&lt;b&gt;Earning Per Share / EPS&lt;/b&gt;) yang dihasilkan oleh perusahaan selama setahun. &lt;b&gt;Semakin tinggi PER, semakin &lt;i&gt;mahal &lt;/i&gt;harga saham tersebut. &lt;/b&gt;&amp;nbsp;Normalnya, saham dikatakan murah jika nilai PER-nya tidak lebih dari 10 kali.&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana Logika PER bisa mendeteksi murahnya saham?&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Logika yang berlaku dalam mendeteksi saham dengan analisis PER adalah bagaimana perusahaan bisa mengembalikan investasi pemegang saham. Logikanya tentu berhubungan dengan Break Even Poin dan Keuntungan investasi. Untuk contohnya sebagai berikut :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
1. Saham ABCD , harga per saham 100, laba bersih per saham 10, maka PER-nya 100/10 = 10. Apa artinya bagi investor : harga ABCD adalah 10 kali &lt;b&gt;EPS&lt;/b&gt;-nya. &amp;nbsp;jika dia beli saham tersebut maka BEP akan tercapai paling tidak 10 tahun, setelah itu keuntungan yang diperoleh.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
2. Saham XVGB, harga per saham 100, laba bersih per saham 20, maka PER-nya 100/20 = 5. Apa artinya? harga ABCD adalah 5 kali&amp;nbsp;&lt;b&gt;EPS&lt;/b&gt;-nya. jika kondisi stabil, investor akan BEP pada tahun ke-5, dan setelah itu keuntungan yang diperoleh.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika logikanya seperti itu, anda pilih beli saham ABCD atau XVGB ? Silahkan dianalisis dan didalami sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana menghitung PER perusahaan dan sumber datanya?&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Setelah ada kewajiban publikasi oleh BEI/OJK kepada perusahaan emitten, investor lebih mudah mengawasi perusahaan terbuka. Biasanya tiap perusahaan melaporkan kinerja tiap triwulan (Quarter / Q), semesteran atau tahunan sebelum dilakukan Rapat umum Pemegang Saham. Nah dengan data publikasi ini, kita dapat menghitung PER perusahaan tersebut. Jika dasar yang digunakan adalah Laporan Triwulanan (Q) maka harus dikalikan 4 dulu sehingga diperoleh per tahun.&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Bagaimana membandingkan PER untuk memperoleh saham murah?&lt;/h4&gt;
&lt;div&gt;
Penggunaan PER untuk menentukan saham yang murah hanya dapat dilakukan sebagai perbandingan antar beberapa perusahaan dengan sektor yang sama. Perbandingan apel dengan apel,&amp;nbsp;bayam&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;bayam, jangan membandingkan apel dengan bayam. Maksudnya jika anda akan menggunakan PER ini untuk membandingkan saham untuk mendapatkan saham termurah, maka anda harus membandingkan PER dari perusahaan dengan sektor yang sama, misalnya saham perusahaan Bank BCA dengan bank Mandiri, Saham perusahaan perkebunan A dengan saham perkebunan B. Kenapa harus sektor yang sama? karena bisnis dan kondisi ekonomi global berpengaruh secara menyeluruh pada perusahaan dengan sektor yang sama. Contohnya : Kenaikan harga batubara akan sangat berpengaruh pada kinerja perusahaan di sektor pertambangan batu bara, demikian juga dengan perubahan harga CPO dunia, akan berpengaruh pada kinerja perusahaan perkebunan dan produsen minyak goreng.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/3385687295765478052/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mari-membeli-saham-murah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3385687295765478052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3385687295765478052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mari-membeli-saham-murah.html' title='Mari membeli saham murah'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-538636924338183749</id><published>2014-08-08T09:44:00.005+08:00</published><updated>2014-08-08T09:46:02.008+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Mengenal Jenis-Jenis Saham</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Sebagai sebuah bukti kepemilikan, saham ternyata mempunyai beberapa jenis, dengan keunggulan tertentu bagi pemiliknya. Salah satu pembagian jenis saham adalah dilihat dari sisi klaimnya, kategori / kinerja perdagangan dan cara peralihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pembagian Jenis Saham menurut klaimnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
Dari sisi klaimnya, saham dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Saham Biasa / Common Stock&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
Saham biasa atau common stock biasanya merupakan jenis efek yang paling sering digunakan oleh perusahaan emitten yang menjual sahamnya kepada publik untuk memperoleh dana dari masyarakat . Saham jenis ini paling populer di pasar modal karena paling sering diperdagangkan. Pemilik saham ini mempunyai hak suara proporsional pada pemilihan direksi serta keputusan lain yang ditetapkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pemegang saham ini juga akan menerima deviden jika perusahaan memperoleh laba dan disetujui adanya pembagian laba oleh RUPS. Selain itu, pemilik saham biasa juga mempunyai hak mendahulu jika perusahaan akan menerbitkan saham baru (right issue). Lebih khusus lagi, tanggung jawab pemegang saham hanya terbatas pada saham yang dimiliki saja.&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Saham Preferen / Preferred Stock&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
Saham preferen biasanya disebut juga sebagai saham campuran karena memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi). seperti saham biasa tetapi memiliki karakteristik yang unik. Karakteristik unik saham preferen adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Bisa mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis diatas lembaran saham.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Saham preferen memiliki berbagai tingkat dan perusahaan dapat menerbitkan dengan karakteristik yang berbeda.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mempunyai tagihan terhadap aktiva dan penghasilan serta mempunyai prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam pembagian dividen&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sifat dividen kumulatif, maksudnya jika belum menerima deviden dari periode sebelumnya maka dapat memperoleh deviden yang belum dibagikan tersebut pada saat pembagian deviden berikutnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pembagian Jenis Saham menurut kinerja perdagangan / kategorinya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;
Bila ditinjau dari kategori atau kinerja perdagangan, jenis-jenis saham adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Blue chip stocks, saham biasa ini dikeluarkan oleh perusahaan dengan reputasi tinggi, penghasilan (laba) yang stabil , perusahaan yang menjadi leader dalam industri yang digeluti, dan konsisten dalam melakukan pembayaran dividen&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Income stocks, saham ini diterbitkan oleh perusahaan dengan kemampuan membayarkan dividen melebihi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya dan secara teratur membaginya dalam bentuk deviden tunai. Perusahaan penerbit saham ini biasanya tidak mementingkan potensi (termasuk pengembangan usaha) sehingga fokus pada pembagian deviden dan tidak mempunyai laba ditahan yang banyak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Growth stocks, terdiri dari well-known (dikeluarkan oleh perusahaan terkenal) dan lesser-known (dikeluarkan oleh perusahaan tidak terkenal).&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Speculative stocks, saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, mempunyai prospek yang tidak pasti dimasa mendatang tetapi mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Counter Cyclical stocks, saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum. Artinya, jika resesi ekonomi dunia terjadi, harga saham tidak banyak terpengaruh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Emerging Growth Stocks, saham yang dikeluarkan oleh perusahaan emiten yang relatif kecil, relatif stabil walau kondisi ekonomi yang kurang mendukung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Defensive Stocks, saham yang baik, tetap stabil , baik dari suatu periode atau dari kondisi yang tidak menentu dan resesi ekonomi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyeVIk1Uar1S0zgHmax9wfE3_U3ifTGUlXtwzC-zyVfNk18zt9YFkR-PXnmFmXES334R0bwnYINNwz0a0ZBktwfaXNIxdnACGvc-klSxI-Dcswh1WA_NDlTZlYwtmgy9JMs6MbYvTuGdw/s1600/INVESTASI.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyeVIk1Uar1S0zgHmax9wfE3_U3ifTGUlXtwzC-zyVfNk18zt9YFkR-PXnmFmXES334R0bwnYINNwz0a0ZBktwfaXNIxdnACGvc-klSxI-Dcswh1WA_NDlTZlYwtmgy9JMs6MbYvTuGdw/s1600/INVESTASI.png&quot; title=&quot;Mengenal saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/538636924338183749/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mengenal-jenis-jenis-saham.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/538636924338183749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/538636924338183749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mengenal-jenis-jenis-saham.html' title='Mengenal Jenis-Jenis Saham'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyeVIk1Uar1S0zgHmax9wfE3_U3ifTGUlXtwzC-zyVfNk18zt9YFkR-PXnmFmXES334R0bwnYINNwz0a0ZBktwfaXNIxdnACGvc-klSxI-Dcswh1WA_NDlTZlYwtmgy9JMs6MbYvTuGdw/s72-c/INVESTASI.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-1606783755273746480</id><published>2014-08-05T16:44:00.003+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:24.959+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Mengenal apa itu IHSG</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Jika berbicara tentang pasar modal, terutama saham, tentu sering mendengar istilah Indeks Harga Saham gabungan (IHSG). IHSG ini merupakan indikator pergerakan pasar saham, dan bahkan menjadi cerminan dari wajah perekonomian nasional, termasuk patokan bagi investor untuk menilai performa portofolio saham.&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana IHSG terbentuk&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Harga saham yang digunakan dalam menghitung IHSG adalah harga saham di pasar reguler. metode penghitungannya menggunakan nilai pasar seluruh saham yang tercatat di bursa sebagai bobot penghitungan indeks. nilai pasar suatu saham adalah hasil perkalian jumlah saham yang dicatatkan dengan harganya. Nilai Pasar ini juga biasa disebut dengan kapitalisasi pasar. Sedangkan untuk hari dasar perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Secara sederhana, setiap saham dihitung terlebih dahulu kapitalisasi pasarnya, kemudian dijumlahkan seluruh kapitalisasi pasar unuk semua saham, lalu dibagi dengan nilai dasar, kemudian dikalikan 100. Nilai dasar merupakan kapitalisasi pasar seluruh saham pada hari dasar.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bursa efek Indonesia, sebagai otoritas yang mengelola IHSG saat ini mengumumkan IHSG setiap hari, tepatnya setelah penutupan perdagangan. BEI seharusnya menggunakan semua harga saham perusahaan yang tercatat di bursa sebagai komponen penghitungan indeks. namun, agar IHSG dapat menggambarkan pasar yang wajar, BEI dapat dan mempunyai wewenang untuk sewaktu-waktu mengeluarkan atau tidak menggunakan saham-saham tertentu dari perhitungan. dasar pertimbangannya antara lain jika jumlah saham perusahaan tersebut yang dimiliki oleh publik (free float) relatif kecil sementara kapitalisasi pasarnya cukup besar, sehingga perubahan harga saham berpotensi mempengaruhi IHSG padahal transaksinya sedikit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Apakah kenaikan / penurunan IHSG berarti&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;kenaikan / penurunan semua saham?&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Kenaikan/penurunan IHSG tidak berarti terjadi kenaikan/penurunan seluruh saham. Tetapi hanya menggambarkan bahwa sebagian besar saham mengalami kenaikan/penurunan. Misalnya hari A terjadi kenaikan IHSG, artinya saham-saham yang mengalami kenaikan mempunyai kapitalisasi yang lebih besar dibandingkan saham-saham yang mengalami penurunan. Demikian juga sebaliknya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/1606783755273746480/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mengenal-apa-itu-ihsg.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/1606783755273746480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/1606783755273746480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/mengenal-apa-itu-ihsg.html' title='Mengenal apa itu IHSG'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-4965152937565244478</id><published>2014-08-04T09:11:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:24.996+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Trading Untuk Investor Modal Besar</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Kita telah membahas investasi untuk investor pemula dengan modal kecil melalui reksa dana. So, apakah ada jenis investasi seperti reksa dana bagi investor dengan modal besar tapi tidak punya waktu dan kemampuan untuk trading di saham?&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Investor Besar bisa bursa tanpa harus mengetahui bursa&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Uang adalah segalanya, Jangan anda yang bekerja demi uang tetapi biarkan uang yang bekerja untuk anda, begitu kata pepatah, kelihatannya mudah, tapi khusus bagi orang yang kaya, bagi yang pas-pasan ya tidak berlaku. Begitu juga di pasar modal, kalau investor kecil dengan modal pas-pasan bisa masuk pasar modal melalui reksa dana, Bagi investor modal besar banyak cara untuk masuk pasar modal, seperti bermain sendiri atau menuruh orang untuk melakukannya. Cara pertama sepertinya tidak cocok karena investor bermodal besar tentu tidak mau merepotkan diri sendiri atau lebih baik bersenang-senang dan berbisnis lain yang menjadi core businessnya, so yang cocok adalah cara kedua.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana investor bermodal besar bisa masuk ke pasar modal?&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Seperti reksa dana, investor bermodal besar, baik modalnya berasal dari kekayaan yang terakumulasi, baru menjual prperti, atau memperoleh warisan, dapat masuk ke pasar modal melalui manajer investasi untuk mencari produk yang sesuai. nah, khusus untuk investor bermodal besar, manajer investasi mengelola produk investasi yang disebut &lt;b&gt;Kontrak Pengelolaan Dana (KPD).&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
KPD adalah pengelolaan portofolio efek yang dibuat untuk kepentingan investor berdasarkan perjanjian pengelolaan dana yang bersifat bilateral dan individual, disusun sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan harus mendapatkan pernyataan efektif dari OJK sebelum ditawarkan ke investor. KPD bisa dimiliki perorangan atau institusi. Jumlah dana kelolaan awal setiap nasabah secara individual minimal 10 milyar. Dana pengelolaan bisa berkurang jika penurunan terjadi karena pergerakan harga pasar atas portofolio efek.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Keuntungan investasi&amp;nbsp;&lt;b&gt;Kontrak Pengelolaan Dana (KPD)&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Ada beberapa keuntungannya bagi investor bermodal besar berinvestasi melaui KPD:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Fleksibel, artinya Investor dan manajer investasi dapat menentukan kebijakan investasi (portofolio) yang menjadi dasar investasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Transparan. Investor secara rutin memperoleh laporan berkala tentang perkembangan dana atau efek yang dikelola.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mudah. Investor tidak perlu mendalami secara detail masalah pasar saham/ pasar modal karena telah dikelola oleh manajer investasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Yang harus diperhatikan investor&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semua investasi ada resikonya. Yang perlu diperhatikan oleh investor untuk meminimalkan resiko dalam KPD adalah&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrC3HoktzVgIQqRMo-lBcHAl3gugds0gQWVDDudd1i7RR3wQ5MRyYd4pNZJE3kJW1fE232he6Np7h7G1HahlnNl-M-GX6RANDEkULlYl1gKUIfdqZFCe7MRF9FXSNGFd9zAAOHfGbBTCc/s1600/INVESTASI.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;kontrak pengelolaan dana&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrC3HoktzVgIQqRMo-lBcHAl3gugds0gQWVDDudd1i7RR3wQ5MRyYd4pNZJE3kJW1fE232he6Np7h7G1HahlnNl-M-GX6RANDEkULlYl1gKUIfdqZFCe7MRF9FXSNGFd9zAAOHfGbBTCc/s1600/INVESTASI.png&quot; title=&quot;investasi bermodal besar&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Investor wajib mengetahui dan memahami aspek resiko yang terkait kontrak pengelolaan dana&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;KPD bukan produk ritel karena dibuat untuk kepentingan investor tertentu, sehingga hanya bisa ditawarkan langsung oleh manajer investasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Manajer investasi harus menjelaskan produk KPD yang ditawarkan termasuk portofolio alokasi dana KPD seperti : saham, obligasi, investasi langsung, properti dll.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/4965152937565244478/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/trading-untuk-investor-modal-besar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/4965152937565244478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/4965152937565244478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/trading-untuk-investor-modal-besar.html' title='Trading Untuk Investor Modal Besar'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrC3HoktzVgIQqRMo-lBcHAl3gugds0gQWVDDudd1i7RR3wQ5MRyYd4pNZJE3kJW1fE232he6Np7h7G1HahlnNl-M-GX6RANDEkULlYl1gKUIfdqZFCe7MRF9FXSNGFd9zAAOHfGbBTCc/s72-c/INVESTASI.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-4517738857588867729</id><published>2014-08-04T08:48:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:24.991+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Investasi Saham vs Investasi Bisnis Riil</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Bagi sebagian besar orang, pendapat buruk mengenai berinvestasi di pasar modal terutama saham masih tetap ada, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&quot;main saham itu seperti judi&quot;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&quot;main saham bisa bikin bangkrut&quot;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&quot;daripada main di saham mending di bisnis riil, lebih pasti&quot;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Benarkah demikian? Ada benarnya juga sih, tetapi tidak selalu 100% benar. Tetapi berdampak besar pada investasi di bidang pasar modal karena sampai saat ini, investor saham di Indonesia hanya sekitar 0,2% dari jumlah penduduk atau sekitar 350 ribu orang. Mengapa?&lt;br /&gt;
Bisnis riil memang lebih kelihatan, artinya dapat diprediksi dengan jelas dan matematis. tetapi tidak demikian dengan resikonya. Sebagai contoh adalah bisnis waralaba/ franchise yang beberapa tahun ini sangat marak. Modal yang dibutuhkan juga variatif, tergantung jenis franchise-nya, bisa mulai 3 juta sd miliaran. Kalkulasi potensi keuntungan juga digambarkan jelas oleh franchisor dan menggiurkan. tetapi semuanya tetap mempunyai resiko, apakah resiko bisa digambarkan dengan jelas? Karena menyangkut ketidakpastian, tentu saja tidak dapat diprediksi dengan jelas, hanya dapat diperkirakan, misalnya syarat break even point tercapai 2 tahun jika pembelian sekian kali. So, banyak juga franchisee yang akhirnya tutup karena rugi karena salah perhitungan dan salah antisipasi, termasuk terlilit utang. Jika utang tidak terbayar tentu dilakukan sita dan lelang.&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana dengan saham? sama saja, ada potensi keuntungan, dan ada potensi kerugian hingga bangkrut. Secara teori, kebangkrutan pada investasi saham sering terjadi jika investor banyak menggunakan fasilitas margin trading atau utang untuk membeli saham. Jika saat beli dengan fasilitas margin mendapatkan saham berkualitas dan ketika menjualnya kembali memperoleh untung, maka investor untung, tetapi bagaimana jika tidak, tentu rugi, rugi diharga saham, plus rugi dibunga jika pembayaran fasilitas melewati jatuh tempo pembayaran.&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bagaimana cara meminimalkan kerugian trading saham?&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Ada berbagai teknik untuk meminimalkan potensi kerugian dalam trading saham, salah satunya adalah pembelian saham-saham blue chip yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan yang kuat secara fundamental dan berkinerja bagus, seperti : Indofood, Astra, BCA, dll.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
So, mana yang anda pilih, Bisnis Riil atau Investasi Saham? dua-duanya penya resiko dan potensi keuntungan.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrC3HoktzVgIQqRMo-lBcHAl3gugds0gQWVDDudd1i7RR3wQ5MRyYd4pNZJE3kJW1fE232he6Np7h7G1HahlnNl-M-GX6RANDEkULlYl1gKUIfdqZFCe7MRF9FXSNGFd9zAAOHfGbBTCc/s1600/INVESTASI.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bisnis riil&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrC3HoktzVgIQqRMo-lBcHAl3gugds0gQWVDDudd1i7RR3wQ5MRyYd4pNZJE3kJW1fE232he6Np7h7G1HahlnNl-M-GX6RANDEkULlYl1gKUIfdqZFCe7MRF9FXSNGFd9zAAOHfGbBTCc/s1600/INVESTASI.png&quot; title=&quot;Investasi saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/4517738857588867729/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/investasi-saham-vs-investasi-bisnis-riil.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/4517738857588867729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/4517738857588867729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/08/investasi-saham-vs-investasi-bisnis-riil.html' title='Investasi Saham vs Investasi Bisnis Riil'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrC3HoktzVgIQqRMo-lBcHAl3gugds0gQWVDDudd1i7RR3wQ5MRyYd4pNZJE3kJW1fE232he6Np7h7G1HahlnNl-M-GX6RANDEkULlYl1gKUIfdqZFCe7MRF9FXSNGFd9zAAOHfGbBTCc/s72-c/INVESTASI.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-5289399047714280352</id><published>2014-07-24T14:53:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:48:09.128+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Mengenal Apa itu Obligasi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Di Pasar Modal, selain menerbitkan saham , terdapat pula alternatif pendanaan lain bagi perusahaan yaitu melakukan penerbitan obligasi.&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Obligasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Obligasi atau surat utang &lt;/b&gt;adalah efek yang sangat umum ditemukan dalam dunia keuangan, baik diterbitkan oleh perusahaan maupun diterbitkan oleh pemerintah. Mungkin anda pernah mendengar istilah &quot;ORI = obligasi ritel Indonesia&quot;. Nah, itu salah satunya. &amp;nbsp;Dalam obligasi , investor sebagai kreditor (pemberi utang) sedangkan perusahaan sebagai debitor (pengutang). Obligasi umumnya berjangka panjang, berkisar 3-10 tahun. . Proses penerbitan obligasi hampir sama dengan penerbitan saham. Perusahaan yang akan menerbitkan obligasi menunjuk perusahaan efek yang memiliki izin sebagai &lt;b&gt;Penjamin Emisi Efek (PEE). &lt;/b&gt;Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penerbitan obligasi adalah :&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Wali Amanat&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Wali amanat merupakan lembaga penunjang yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat utang atau sukuk, baik di dalam maupun diluar pengadilan. Wali amanat diberi kuasa berdasarkan UU Pasar Modal No 8 tahun 1995 untuk mewakili pemegang efek berupa utang atau sukuk dalam melakukan tindakan hukum yang berkaitan dengan kepentingan pemegang efek bersifat utang / sukuk, termasuk melakukan penuntutan hak-hak pemegang efek tanpa memerlukan surat kuasa khusus dari pemegang efek.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Keuntungan Investor&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Investor dapat membeli obligasi &amp;nbsp;di pasar perdana, saat penawaran umum,dan memegang obligasi hingga jatuh tempo dengan imbalan / penghasilan kupon yang dibayarkan tiap periode. Atau investor juga bisa menjual obligasi di Pasar Sekunder saat telah tercatat di BEI. Jadi keuntungan/penghasilan investor bisa dari 2 sebab, yaitu : kupon yang dibayarkan tiap periode tertentu dan capital gain (keuntungan penjualan obligasi dipasar sekunder). Saat menjualnya di pasar sekunder, harga obligasi sangat tergantung pada mekanisme pasar.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Rating / Peringkat Utang&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Rating/peringkat utang wajib disertakan dalam penerbitan obligasi. rating ini dikeluarkan oleh lembaga rating yang tercatat di otoritas jasa keuangan (OJK). Peringkat utang ini akan menentukan kupon obligasi yang diterbitkan. Semakin tinggi rating, maka semakin bagus surat utang yang diterbitkan. Maksudnya kemampuan perusahaan dalam membayar utang semakin valid dan tingkat resiko jika membeli obligasi semakin rendah. Umumnya, investor institusi hanya akan membeli obligasi dengan rating investment grade atau layak investasi.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Izin Efektif oleh OJK&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Sebelum menerbitkan obligasi, perusahaan emiten harus melakukan pendaftaran ke OJK untuk memperoleh izin efektif. Jika sudah ada izin, perusahaan baru bisa melakukan penawaran umum obligasi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Syarat Penerbitan Obligasi&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Dalam menerbitkan obligasi, perusahaan emitten harus memenuhi persyaratan sesuai Peraturan OJK, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;telah menjadi emiten atau perusahaan publik minimal 2 tahun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penawaran umum berkelanjutan secara bertahap selama dua tahun terakhir sebelum melunasi efek, perusahaan emitten tidak pernah mengalami gagal bayar hingga tanggal penyampaian pernyataan pendaftaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Obligasi yang diterbitkan melalui penawaran umum berkelanjutan masuk dalam kategori investment grade atau empat peringkat teratas berdasarkan rating lembaga pemeringkat efek. Emiten wajib menyampaikan laporan hasil penawaran umum berkelanjutan ke OJK.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/5289399047714280352/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/mengenal-apa-itu-obligasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5289399047714280352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5289399047714280352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/mengenal-apa-itu-obligasi.html' title='Mengenal Apa itu Obligasi'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-8714486422009767984</id><published>2014-07-23T15:23:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:25.023+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Belajar Analisis Saham : Candlestick Bearish Marubazu</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Untuk menganalisis pergerakan saham, investor dapat melihat grafik pergerakan saham dan grafik candlestick. Dengan mengamati pergerakan harga pada hari terbentuknya candlestick dapat membantu investor memahami potensi keuntungan yang diperoleh. Untuk belajar analisis yang kedua adalah mengenal Candle stick tipe Bearish Marubazu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Skenario Bearish Marubazu pertama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfjHedoqIFZP7fxTTT1xbUCe7dA8XF2XoDzzi5cWeXzDeuhziNmGHzVWoo4DF7SQZ7un0Ap3GAmoLPsAgkDK1KLj-BNES9DOoDOcQLItPeCXgtdmooWiLJsL5EH4eZY9MnH88DLTUjqrY/s1600/bear+maribazu.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;marubazu&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfjHedoqIFZP7fxTTT1xbUCe7dA8XF2XoDzzi5cWeXzDeuhziNmGHzVWoo4DF7SQZ7un0Ap3GAmoLPsAgkDK1KLj-BNES9DOoDOcQLItPeCXgtdmooWiLJsL5EH4eZY9MnH88DLTUjqrY/s1600/bear+maribazu.png&quot; height=&quot;152&quot; title=&quot;bearish&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
Proses terbentuknya bearish marubazu merupakan kebalikan dari bullish marubazu. Pada bearish marubazu, seller dan buyer saling bergantian mendominasi pasar dan seller akhirnya lebih kuat sehingga harga ditutup di level terendah harian.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/8714486422009767984/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/belajar-analisis-saham-candlestick_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/8714486422009767984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/8714486422009767984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/belajar-analisis-saham-candlestick_23.html' title='Belajar Analisis Saham : Candlestick Bearish Marubazu'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfjHedoqIFZP7fxTTT1xbUCe7dA8XF2XoDzzi5cWeXzDeuhziNmGHzVWoo4DF7SQZ7un0Ap3GAmoLPsAgkDK1KLj-BNES9DOoDOcQLItPeCXgtdmooWiLJsL5EH4eZY9MnH88DLTUjqrY/s72-c/bear+maribazu.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-1760864613481709588</id><published>2014-07-23T14:36:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:24.964+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Investasi pasar modal = investasi konvensional</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Investasi pasar modal sebenarnya sama dengan investasi konvensional seperti properti, emas atau tanah. Hanya saja karena banyak pengalaman buruk di masa lalu termasuk penggalangan dana oleh pihak yang tidak berhak (investasi bodong) seperti broker yang membawa lari uang nasabah, resiko yang timbul, hingga rumitnya jadi investor membuat saat itu masyarakat enggan berinvestai di pasar modal.&lt;br /&gt;
Pasar Modal di Indonesia berkembang pesat setelah digunakannya teknologi sehingga terjadi peningkatan volume transaksi, frekuensi, dan nilai transaksi lebih mudah diakses secara real time. Seluruh transaksi, baik proses tawar-menawar harga, jual beli, hingga penyelesaian transaksi digunakan secara elektronik dan sistem pemindahbukuan. Investor juga tidak perlu menyimpan kertas tanda bukti kepemilikan saham karena sudah ada data elektronik sehingga tidak perlu takut hilang, rusak atau dipalsukan. Semua catatan kepemilikan saham tercatat dan disimpan dalam data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku satu-satunya Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia. Selain itu, menjamurnya perusahaan efek yang menyediakan &lt;b&gt;fasilitas online trading &lt;/b&gt;dengan beberapa platform aplikasi seperti internet, BB dan android yang memudahkan investor bertransaksi langsung secara real time.&amp;nbsp;Dan yang lebih hebatnya lagi &lt;b&gt;kepemilikan saham dapat diakses langsung oleh investor.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kok bisa? Cara mengetahui kepemilikan saham investor adalah dengan menggunakan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Securitas) dari KSEI. Melalui perusahaan efek atau Bank Kustodian tempat investor terdaftar sebagai nasabah, KSEI akan memberikan Kartu AKSes dan PIN Code untuk login ke Fasilitas AKSes. Pembuatan kartu ini secara otomatis dilakukan oleh perusahaan efek saat membukakan Sub Rekening Efek di KSEI atas nama masing-masing nasabah. Untuk mengakses fasilitas ini, investor dapat menggunakan situs &lt;a href=&quot;http://investor.ksei.co.id/&quot;&gt;http://investor.ksei.co.id&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan melalui aplikasi ponsel (RIM-BB, Android dan Apple).&lt;br /&gt;
Jadi lebih mirip buku tabungan ya--- ada PIN, kartu ATM bisa ke ATM ngecek saldo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-1RTUkS5Wcj9sbPllQtwT6llhuR2BO4aUVXNCPXXzrDM3C0R6IpRUzdWSJpkGNTwtTGnDAbRL7ZSjWpPSvICAhd33z6aYKyeNL5CN62wgszZpzsJhFYgrSVaxwlneAs4NvL9CUDP3Z-8/s1600/INVESTASI.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pasar modal&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-1RTUkS5Wcj9sbPllQtwT6llhuR2BO4aUVXNCPXXzrDM3C0R6IpRUzdWSJpkGNTwtTGnDAbRL7ZSjWpPSvICAhd33z6aYKyeNL5CN62wgszZpzsJhFYgrSVaxwlneAs4NvL9CUDP3Z-8/s1600/INVESTASI.png&quot; title=&quot;investasi&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/1760864613481709588/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/investasi-pasar-modal-investasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/1760864613481709588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/1760864613481709588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/investasi-pasar-modal-investasi.html' title='Investasi pasar modal = investasi konvensional'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-1RTUkS5Wcj9sbPllQtwT6llhuR2BO4aUVXNCPXXzrDM3C0R6IpRUzdWSJpkGNTwtTGnDAbRL7ZSjWpPSvICAhd33z6aYKyeNL5CN62wgszZpzsJhFYgrSVaxwlneAs4NvL9CUDP3Z-8/s72-c/INVESTASI.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-6158719455094732490</id><published>2014-07-23T14:01:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:25.009+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Tips belajar Saham</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Sebelum memulai melakukan trading, investor pemula wajib mengetahui apa itu saham, bagaimana proses transaksi dan &amp;nbsp;tips-tips jual-beli atau perdagangan saham.&lt;br /&gt;
Saham adalah salah satu produk keuangan yang cocok untuk investasi. Di Pasar keuangan/pasar finansial, saham termasuk produk pasar modal selain reksadana dan obligasi, dimana saham merupakan bukti kepemilikan terhadap perusahaan yang menerbitkan saham itu. Saham mempunyai nilai intrinsik dan nilai aktual. Nilai intrinsik adalah nilai yang tertulis diakta kepemilikan dan akta pendirian perusahaan, sedangkan nilai aktual adalah nilai / harga yang terjadi di pasar. Misalnya : di akte pendirian, PT ABCD menerbitkan 1.000.000.000 lembar saham dengan nilai/saham Rp.5.000,00 (nilai intrinsik). Saat ini, saham PT ABCD jika dijualbelikan dapat mencapai harga Rp.5.500,00 (nilai aktual).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya tips untuk jual-beli saham adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1. Perhatikan Tujuan Investasi Anda&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mengetahui tujuan investasi pada diri sendiri adalah faktor utama dalam menentukan suatu jenis investasi termasuk pada apa akan diinvestasikan. Jika anda bertujuan untuk investasi jangka panjang, maka saham-saham perusahaan besar (blue chips) sangat cocok untuk anda karena rata-rata harga saham perusahaan blue chips mempunyai tren meningkat disamping pengelolaan perusahaan yang profesional. Saham blue chips juga cocok untuk investor pemula, beli saat saham turun karena kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama akan meningkat kembali.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Perlakukan saham sebagai manusia&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Apa maksudnya? Saham bukan semata-mata kertas atau bukti kepemilikan, tetapi ada apa yang dibelakangnya. Saham sangat terpengaruh oleh kinerja perusahaan, pimpinan perusahaan, jenis dan karakteristik produk, persaingan, ekonomi global dll. Artinya apa? Saham akan terus berubah tergantung kondisi pasar. Seperti manusia yang kadang terpengaruh lingkungan, mood dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;3. Disiplin&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Yang dimaksud disiplin disini adalah bahwa investor wajib menetapkan batas atas dan batas bawah atau melakukan perencanaan. Seperti batasan cut-loss. Aturan itu harus ditaati dan jangan sekali-kali mengikuti nafsu dan emosi sesaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;4. Tekun dalam menganalisis&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;dan serius&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jangan lupa untuk melakukan review atau analisis portofolio secara berkala. Untuk lebih mudahnya, jangan terlalu banyak diversifikasi agar tidak kesulitan menganalisisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;5. Belajar fundamental ekonomi global dan perusahaan emiten&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Saham sangat fluktuatif, jadi mau tidak mau investor harus melihat perkembangan ekonomi perusahaan dan ekonomi dunia karena biasanya saling terkait.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO4sYrcDV1BvtLDcLb4VFsTHZW8hDYQBuWhv4EEGMURt8sDZjv3x70Mz2yxBNPItnTHx3-YxmhJ58dWgAskHUZi95XamzTFkV59tAY0XJs7Ul2lx-ofKZgFnVEHWEPxxXiyxawXCd_J9I/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;online trading&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO4sYrcDV1BvtLDcLb4VFsTHZW8hDYQBuWhv4EEGMURt8sDZjv3x70Mz2yxBNPItnTHx3-YxmhJ58dWgAskHUZi95XamzTFkV59tAY0XJs7Ul2lx-ofKZgFnVEHWEPxxXiyxawXCd_J9I/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; title=&quot;trading saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/6158719455094732490/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/tips-belajar-saham.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6158719455094732490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6158719455094732490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/tips-belajar-saham.html' title='Tips belajar Saham'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO4sYrcDV1BvtLDcLb4VFsTHZW8hDYQBuWhv4EEGMURt8sDZjv3x70Mz2yxBNPItnTHx3-YxmhJ58dWgAskHUZi95XamzTFkV59tAY0XJs7Ul2lx-ofKZgFnVEHWEPxxXiyxawXCd_J9I/s72-c/JUAL+BELI+SAHAM.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-8196837825243785690</id><published>2014-07-23T12:56:00.000+08:00</published><updated>2014-07-23T12:56:46.519+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><title type='text'>Yuk mengenal Reksa dana</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Oke, untuk investor pemula kita bahas dulu masalah apa itu reksadana.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Secara definisi sesuai UU No 8 Tahun 1995, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi. Jika masih susah mengartikannya, oke, secara gampangnya begini cara kerjanya : dana dari investor dikumpulkan oleh manajer investasi, lalu dikelola ke saham, obligasi, pasar uang atau efek lainnya. Hasil pengelolaan dibagikan ke investor dan ke manajer investasi sesuai perjanjian dalam prospektus reksadana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Terus untungnya bagi investor apa? mungkin itu yang berada dibenak para investor.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Untuk mudahnya, saya bandingkan saja dengan bank. Bank ngumpulin dana dari masyarakat sebagai tabungan/deposito. Dari dana tersebut, dikelola dengan menyalurkan kredit dengan bunga atau bagi hasil. Pendapatan dari bunga atau bagi hasil tersebut kemudian dialokasikan sebagian untuk pihak bank dan sebagian untuk masyarakat yang menabung. Inilah keuntungan menabung di bank.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Terus bagaimana dengan reksa dana?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Sangat mirip. investor ngumpulin dana ke manajer investasi. Dana dikelola untuk portofolio efek, misalnya jual beli saham, obligasi, pasar uang dsb. Pendapatan dari pengelolaan itu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;kemudian dialokasikan sebagian untuk pihak manajer investasi dan sebagian untuk investor. Tapi&amp;nbsp;&lt;b&gt;ada bedanya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bedanya :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;bunga/bagi hasil tabungan di bank bisa langsung dilihat direkening dan diambil langsung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;keuntungan pengelolaan reksa dana bisa langsung dilihat dari perubahan Nilai Aktiva Bersih reksa dana dan bisa dicairkan sekaligus dengan penjualan /pencairan reksa dananya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;So kesimpulannya di reksadana :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;ada dana ditanamkan investor&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;ada investasi dana tersebut ke portofolio efek&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;ada manajer investasi pengelolanya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Pertanyaan yang sering diajukan oleh investor pemula adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;aman atau tidak berinvestasi di reksa dana?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;ada penjaminnya nggak kalau naruh modal di reksa dana?&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;pasti untung nggak ya?&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bisa nggak sih investor memilih alokasi pengelolaan dananya untuk apa saja?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;Jangan khawatir, lain kali saya lanjutkan informasinya. Istirahat dulu yach...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s1600/REKSADANA.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;reksadana&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s1600/REKSADANA.png&quot; title=&quot;reksa dana&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 17.77777862548828px; line-height: 20.69999885559082px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/8196837825243785690/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/yuk-mengenal-reksa-dana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/8196837825243785690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/8196837825243785690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/yuk-mengenal-reksa-dana.html' title='Yuk mengenal Reksa dana'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s72-c/REKSADANA.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-5659073841449158314</id><published>2014-07-23T12:54:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:48:09.132+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pasarmodal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><title type='text'>Modal Kecil Investasi Reksa Dana</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Apakah anda sudah pernah investasi di&amp;nbsp;&lt;b&gt;pasar modal&lt;/b&gt;? Jika belum, sebaiknya anda perhatikan postingan ini. Untuk&amp;nbsp;&lt;b&gt;Investor pemula&lt;/b&gt;, Investasi&amp;nbsp;&lt;b&gt;reksa dana&amp;nbsp;&lt;/b&gt;adalah produk pasar modal yang paling sesuai untuk memulai investasi. Mengapa? ada beberapa alasan yang mendasarinya yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tidak perlu modal besar (tergantung produknya, bisa mulai Rp.100.000,-)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dikelola oleh manajer investasi profesional sehingga investor tidak perlu memiliki keahlian dan memahami portofolio investasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alternatif bentuk investasi dan manajer investasi yang menawarkan produknya sangat banyak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cara investasi bisa langsung melalui kantor&amp;nbsp;&lt;b&gt;perusahaan efek&lt;/b&gt;&amp;nbsp;/&amp;nbsp;&lt;b&gt;sekuritas&amp;nbsp;&lt;/b&gt;atau melalui online&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
.Perusahaan efek yang dapat anda datangi antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;BNI Securities&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Danareksa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sinarmas Securities&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Trimegah Securities&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Jadi, mari segera berinvestasi, mulai dari yang kecil, dari sekarang, untuk masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s1600/REKSADANA.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s1600/REKSADANA.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/5659073841449158314/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/modal-kecil-investasi-reksa-dana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5659073841449158314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5659073841449158314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/modal-kecil-investasi-reksa-dana.html' title='Modal Kecil Investasi Reksa Dana'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s72-c/REKSADANA.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-6531537220836809807</id><published>2014-07-23T12:47:00.006+08:00</published><updated>2014-07-23T12:47:52.392+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><title type='text'>Amankah berinvestasi di Reksa Dana</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Setelah kita bahas dan mengenal apa itu reksa dana, mari membahas&amp;nbsp;&lt;b&gt;keamanan berinvestasi di reksa dana&lt;/b&gt;. Sebenarnya, semua investasi itu ada resikonya, untuk mudahnya beberapa tipe investasi dan beberapa keuntungan dan kekurangannya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Investasi di tabungan/deposito, resikonya :&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bisa menabung dengan jumlah yang kecil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;penghasilan kecil (dari bunga hanya 0%-8% per tahun)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembayaran bunga tidak sebanding dengan inflasi (nilai riil uang semakin mengecil)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;resiko gagal bayar jika likuidasi kecuali yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Minimum rugi di biaya administrasi bulanan dan biaya transaksi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;Investasi di Saham, resikonya :&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;fluktuatif tergantung pasar&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;butuh kejelian dan analisis yang profesional supaya untung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dulu butuh modal lumayan besar (dulu) karena harus beli min 1 lot (500 &amp;nbsp;atau 1000 lembar saham), sekarang karena hanya 1 lot = 100 lembar sudah agak murah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berpotensi rugi jika ada penurunan nilai saham tetapi bisa untung juga dalam jumlah banyak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;terdapat biaya beli dan jual yang cukup besar yang dihitung per transaksi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;Investasi di properti, resikonya :&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;butuh modal yang sangat besar (biaya pembelian, notaris BPHTB, PPh Final Penjualan Tanah, makelar dll)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;waktu yang dibutuhkan lama dari proses tawar-menawar, pembuatan akte jual beli, s.d sertifikat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Biasanya nilai properti selalu meningkat dari waktu ke waktu&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;Investasi di Reksa dana&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;keuntungan / kerugian tergantung kejelian Manajer Investasi dalam mengelola portofolio&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;modal kecil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;mudah dalam pembelian dan penjualan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ul&gt;
Jadi, semua ada resikonya kan? tetapi khusus reksa dana ada batasan-batasan dalam Manajer Investasi mengelola portofolio investasi, yaitu terkait batasan dalam prospektus yang menentukan jenis reksa dana apa yang dipilih. Apa aja&amp;nbsp;&lt;b&gt;jenis reksa dana&amp;nbsp;&lt;/b&gt;itu dan bagaimana batasan portofolio investasi? akan dibahas pada blog selanjutnya.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s1600/REKSADANA.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;reksa dana&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s1600/REKSADANA.png&quot; title=&quot;reksadana&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/6531537220836809807/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/amankah-berinvestasi-di-reksa-dana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6531537220836809807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6531537220836809807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/amankah-berinvestasi-di-reksa-dana.html' title='Amankah berinvestasi di Reksa Dana'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim16bkiZAsnIJTd74X5oQOQyG82FBHPBUHjPCv4WwMnCpwvrAbhSbSxlQ6wzzHeQ50-mbtkOy2TMxseTBaobE37hwVecg8nxO-Nar1ATk2oW6AheGm0QHDx7kJhb4bNHCFdbC_4R3HvMc/s72-c/REKSADANA.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-3656935320544874919</id><published>2014-07-23T12:46:00.002+08:00</published><updated>2014-07-23T12:46:38.179+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><title type='text'>Jenis-jenis reksadana</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Setelah mengetahui apa itu reksadana, ada baiknya kita ketahui juga&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;jenis-jenis reksadana&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Hal ini perlu karena pilihan agar investor terutama&amp;nbsp;&lt;b&gt;investor pemula&lt;/b&gt;&amp;nbsp;dapat menyesuaikan tujuan investasi dengan produk yang dipilihnya. Dalam beberapa literatur, ada beberapa pembagian reksadana, tergantung dari sudut pandangnya. Beberapa pembagian tersebut antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;1. Pembagian menurut Danareksa Investment management&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Jenis reksadana menurut danareksa dilakukan berdasarkan kemudahan transaksi jual dan beli oleh investor. Pembagiannya adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Reksa dana terbuka&lt;/b&gt;, yaitu&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;reksa dana yang dapat dibeli oleh investor dan dijual kembali sewaktu-waktu setiap hari bursa. Untuk reksadana jenis ini, danareksa kemudian membaginya kembali berdasarkan portofolionya, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Reksa dana Indeks.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Reksa dana jenis ini&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;dikelola oleh Manajer Investasi untuk mendapatkan keuntungan investasi yang mirip dengan suatu portofolio indeks yang dijadikan acuan, baik itu obligasi maupun saham.&amp;nbsp;Reksa Dana ini serupa dengan Reksa Dana Terbuka, karena investor &amp;nbsp;dapat membeli dan menjual setiap hari bursa. Pada Reksa Dana Ini, Manajer Investasi harus menginvestasikan aset minimum 80% sesuai dengan aset-aset yang dijadikan dasar indeks acuannya. Cara ini disebut pengelolaan pasif. Reksa Dana Indeks sangat cocok dan ditujukan bagi investor yang mengharuskan adanya transparansi atas pengelolaan dana investasinya dan mempercayai bahwa pengelolaan secara pasif dapat memberikan keuntungan investasi yang &amp;nbsp;maksimal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Reksa dana Terproteksi. R&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;eksa dana jenis ini memberikan proteksi 100% pokok investasi nasabah pada saat jatuh tempo. Mengapa ada jatuh tempo? Ya, khusus untuk reksa dana ini, Manajer Investasi telah menentukan jangka waktu. Walaupun demikian, reksa dana ini dapat dicairkan sebelum jatuh tempo akan tetapi tidak mendapatkan jaminan adanya proteksi atas pokok investasi. Khusus untuk reksa dana ini, manajer investasi membuat suatu&amp;nbsp;masa penawaran sehingga Investor hanya dapat membeli Reksa Dana ini pada masa &amp;nbsp;penawaran tertentu saja. Sangat berbeda dengan Reksa Dana&amp;nbsp;Terbuka dan Reksa Dana Indeks yang bisa dibeli kapan saja. Reksa Dana Terproteksi sangat cocok bagi investor yang bersifat konservatif dan memiliki tujuan investasi keamanan dan menginginkan hasil yang lebih terukur dalam jangka waktu investasi tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;color: #494a4c; font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Pembagian berdasarkan portofolio investasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #494a4c; font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17px;&quot;&gt;Reksadana berdasarkan portofolio investasi dibagi menjadi beberapa jenis. Maksud pembagian ini adalah dalam mengelola dana investasi yang telah dikumpulkan, manajer investasi terikat pada alokasi dana yang diinvestasikan kepada instrumen investasi apa saja, tergantung pada prospektus produk reksa dana ynag dibeli oleh investor. Alokasi ini biasanya hanya menyangkut persentase minimum dan maksimum, karena manajer investasi membutuhkan keleluasaan portofolio tanpa melanggar batasan persentase minimum dan maksimum untuk memaksimalkan hasil investasi. pembagian reksa dana berdasarkan portofolio investasi ini adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;b&gt;R&lt;/b&gt;&lt;b&gt;eksa dana pasar uang&lt;/b&gt;. Reksadana ini&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #252525; line-height: 21px;&quot;&gt;mengalokasikan 100%&amp;nbsp;investasi&amp;nbsp;pada efek pasar uang yaitu efek&amp;nbsp;hutang yang berjangka kurang dari satu tahun&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;dan sisa jatuh temponya tidak lebih dari dari 1 (satu) tahun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Reksadana ini merupakan&amp;nbsp;reksadana berrisiko terendah tetapi memberikan return yang rendah pula. Reksadana ini cocok bagi investor bertipe&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;sangat konservatif, yaitu yang menginginkan pendapatan teratur dengan risiko rugi rendah, dan jangka waktu investasi kurang dari 1 tahun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Reksa Dana Pendapatan Tetap&lt;/b&gt;. Reksadana ini mempunyai proporsi portofolio minimum 80% diinvestasikan pada obligasi baik&amp;nbsp;pemerintah maupun&amp;nbsp;korporasi . Perkiraan hasil dan resiko investasi pada Reksa Dana ini relatif lebih tinggi dibandingkan Reksa Dana Pasar Uang.&amp;nbsp;Reksa Dana ini sangat sesuaibagi investor yang konservatif, yaitu yang menginginkan sedikit pertumbuhan nilai pokok investasi dan sanggup menerima penurunan nilai investasi sesaat, dan memiliki jangka waktu investasi antara 1 sampai 3 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Reksa Dana Campuran&lt;/b&gt;. Reksa Dana jenis ini&amp;nbsp;mempunyai portofolio&amp;nbsp;investasi pada instrumen&amp;nbsp;Efek Bersifat Utang,&amp;nbsp;Efek&amp;nbsp;Bersifat Ekuitas, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing tidak lebih dari 79% dari Nilai Aktiva Bersih. Portofolio Reksa Dana tersebut wajib terdapat Efek Bersifat Ekuitas dan Efek Bersifat Utang. Reksa Dana ini sesuaibagi investor yang bersifat moderat, yaitu yang menginginkan adanya pertumbuhan investasi yang cukup tinggi dan sanggup menoleransi adanya fluktuasi atas nilai investasi. Investasi di reksadana ini sesuai untuk jangka waktu investasi antara 3 sampai 5 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #494a4c; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Reksa Dana Saham&lt;/b&gt;. Ini adalah reksa dana yang sebagian besar asetnya harus diinvestasikan pada saham,&amp;nbsp;minimum 80%&amp;nbsp;asetnya . Investasi ini adalah yang paling berisiko, tetapi berpotensi pertumbuhan nilai investasi yang paling tinggi dibandingkan semua jenis reksa dana namun juga berpotensi kerugian yang tinggi pula karena sangat fluktuatif. Reksa Dana Saham sesuai &amp;nbsp;bagi investor yang agresif, yaitu siap untung dalam jangka panjang dan sanggup menoleransi kerugian dan fluktuasi nilai investasi yang cukup tajam, serta untuk investasi jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGVQnl2-Vdx68ED_-ZJP8nSRsAq07HU2M7JejK3iYaAjMBzrZgZr9PsWrT6tdwRdGXt6yeNxFkhkH7YaevQmCQbxfuVVAaq2cqSYf6UV2UJ4EpRlPwO18m0eKKj4v36L0ZezfeEnixFBY/s1600/REKSADANA.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;reksa dana&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGVQnl2-Vdx68ED_-ZJP8nSRsAq07HU2M7JejK3iYaAjMBzrZgZr9PsWrT6tdwRdGXt6yeNxFkhkH7YaevQmCQbxfuVVAaq2cqSYf6UV2UJ4EpRlPwO18m0eKKj4v36L0ZezfeEnixFBY/s1600/REKSADANA.png&quot; title=&quot;REKSADANA&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #494a4c; font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/3656935320544874919/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/jenis-jenis-reksadana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3656935320544874919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3656935320544874919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/jenis-jenis-reksadana.html' title='Jenis-jenis reksadana'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGVQnl2-Vdx68ED_-ZJP8nSRsAq07HU2M7JejK3iYaAjMBzrZgZr9PsWrT6tdwRdGXt6yeNxFkhkH7YaevQmCQbxfuVVAaq2cqSYf6UV2UJ4EpRlPwO18m0eKKj4v36L0ZezfeEnixFBY/s72-c/REKSADANA.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-3218334934106927491</id><published>2014-07-23T10:31:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:24.977+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Istilah dalam Trading Saham Pasar Modal</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Dalam trading saham, biasanya ada rekomendasi-rekomendasi dari analis pasar modal. Analis Pasar modal bertugas melakukan analisis terhadap saham, baik fundamental maupun teknikal. hasil riset berupa rekomendasi biasanya dipublikasikan melalui media atau secara khusus dikirimkan kepada investor (biasanya khusus layanan berbayar). Para analis saham ini biasanya bernaung di perusahaan sekuritas atau perusahaan riset tersendiri. Hasil riset analis pasar modal ini sering dijadikan acuan bagi trader dalam membuat keputusan investasi apakah mengambil posisi jual atau posisi beli.&lt;br /&gt;
Istilah-istilah dalam trading saham yang biasa digunakan oleh trader adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1. Bullish&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Istilah ini berarti digunakan untuk menggambarkan posisi sinyal pasar akan membaik akibat pergerakan kenaikan harga saham berupa kenaikan harga saham dan diikuti kenaikan volume perdagangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Bearish&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Istilah ini merupakan kebalikan dari Bullish, yaitu menggambarkan posisi sinyal pasar akan memburuk akibat pergerakan penurunan harga saham berupa penurunan harga saham dan diikuti penurunan volume perdagangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam posisi bullish atau bearish, biasanya rekomendasi analis pasar modal kepada trader bisa dalam bentuk aksi &lt;b&gt;&lt;i&gt;profit taking, cut loss, hold atau wait n see&lt;/i&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;3. Profit taking&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Profit taking artinya adalah aksi ambil untung. Ini biasa direkomendasikan oleh analis pasar modal saat ada kenaikan harga. Biasanya, jika rekomendasinya profit taking, trader kemudian menindaklanjuti dengan menjual saham saat ada kenaikan harga sehingga mereka mendapatkan keuntungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;4. Cut Loss&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Cut loss artinya aksi segera jual. Rekomendasi ini biasanya terjadi jika saham tidak lagi menguntungkan, harga terus turun disebabkan kinerja atau sentimen perusahaan dan ekonomi memburuk. Cut loss dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;5. Hold&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Aksi hold artinya menahan. Jika ada rekomendasi hold, maka trader direkomendasikan untuk menahan posisi sambil melihat perkembangan saham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;6. Buy on Strength&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada rekomendasi ini, saham memiliki volume yang besar sebagai pemicu kenaikan harganya sehingga saat itulah waktu yang tepat bagi trader untuk membeli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;7. Buy on Weakness&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada rekomendasi ini, pasar sedang melemah, tetapi direkomendasikan membeli karena itulah waktu yang tepat bagi trader untuk membeli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTKu6rdePsWK3dsK6sGNtq1kVyiQ6xPz_KQTN4lS-aZYtfKLjajpoNixTURBhMICQkdVrzgUDpdhLQ1gFT4nFh2P4bbH358pDiw43dLXx88PqzhcKwlnBKDTrjF9hmS00m9tju_AK4lqQ/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;online trading&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTKu6rdePsWK3dsK6sGNtq1kVyiQ6xPz_KQTN4lS-aZYtfKLjajpoNixTURBhMICQkdVrzgUDpdhLQ1gFT4nFh2P4bbH358pDiw43dLXx88PqzhcKwlnBKDTrjF9hmS00m9tju_AK4lqQ/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; title=&quot;trading saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/3218334934106927491/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/istilah-dalam-trading-saham-pasar-modal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3218334934106927491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3218334934106927491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/istilah-dalam-trading-saham-pasar-modal.html' title='Istilah dalam Trading Saham Pasar Modal'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTKu6rdePsWK3dsK6sGNtq1kVyiQ6xPz_KQTN4lS-aZYtfKLjajpoNixTURBhMICQkdVrzgUDpdhLQ1gFT4nFh2P4bbH358pDiw43dLXx88PqzhcKwlnBKDTrjF9hmS00m9tju_AK4lqQ/s72-c/JUAL+BELI+SAHAM.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-5696074832372271871</id><published>2014-07-23T09:49:00.000+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:25.004+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Tips Praktis Strategi Trading Optimal</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Dalam dunia jual-beli saham, pelaku trading (trader) memiliki teknik dan strategi masing-masing untuk melakukan analisis dan mengambil keputusan dalam berinvestasi. Beberapa karakteristik trading dimiliki pelaku pasar yang berhasil dan memperoleh trading yang optimal. &lt;b&gt;Tips Praktis Strategi Trading yang optimal &lt;/b&gt;&amp;nbsp;adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Mau menerima kerugian dan fokus pada peluang lain&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Investor yang sukses selalu memahami bahwa investasi beresiko. Tetapi dia tidak meratap jika ada kerugian yang dialami, melainkan langsung fokus kepada potensi dan peluang dari investasi lain. Mereka yang berhasil selalu membuat planning target cut-loss jika memahami adanya kesalahan dan beralih ke saham lain yang menguntungkan. Contohnya : Saham ABCD dibeli seharga 100 dengan target cut loss 80. Pada saat harga 80 dan tren menunjukkan penurunan, trader / investor langsung melakukan penjualan saham ABCD kemudian membeli saham lain yang lebih potensial. Harapan cara seperti ini adalah agar kerugian tidak bertambah banyak dan kerugian yang dialami dapat diganti dengan keuntungan dari saham lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;2. Memiliki Trading Plan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Trader yang sukses selalu memiliki trading plan. Semua transaksi direncanakan dari awal, dan rencana alternatif selalu disediakan jika diperlukan. Selalu ada Plan B jika Plan A tidak berhasil. Secara umum, isi trading plan adalah &lt;b&gt;penentuan waktu &lt;/b&gt;akan mengambil posisi dan melikuidasi posisi serta penentuan resiko dan waktu di harga berapa kerugian akan dihentikan (&amp;nbsp;&lt;i&gt;&lt;b&gt;cut-loss&lt;/b&gt; &lt;/i&gt;), berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Trader yang berhasil harus melaksanakan dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa saham adalah bisnis jangka panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;3. Memperoleh hasil Lebih baik dengan Resiko yang Kecil&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum masuk ke posisi dalam trading, trader harus mempertimbangkan potensi kerugian dan potensi keuntungan. jika peluang resiko lebih besar daripada peluang keuntungan, lebih baik trader itu mengambil posisi &lt;b&gt;menunggu&lt;/b&gt;, alias tidak menentukan posisi jual atau beli. Trader juga tidak buru-buru ambil keuntungan jika masih ada potensi keuntungan lebih besar, tetapi juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;4. Mengikuti arah harga&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam sejarah per-trading-an, trader yang berhasil dapat dilihat pada rader yang mengambil peluang transaksi yang sesuai trend pasar. Untuk, trader jangka pendek (swing trader), mereka juga melihat tren untuk periode tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;5. Tidak melakukan Over trading&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Trader yang berhasil tidak akan menyerahkan semuanya pada satu instrumen atau satu saham saja. Mereka selalu membuat portofolio investasi, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan atau meminimalkan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEtOT6sM93owWsIXfZfwXrAK4-_03k5r5a9iRZkhj7X6gCLzsir6sSIya8fzgO-9jv40DCZbad139PqLKOwDlvn-MsO2WPzfsqE3RBkbxtCbE5vMGeQ1WGw1MiAdDeV82SbwSRQOGqRLI/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;online trading&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEtOT6sM93owWsIXfZfwXrAK4-_03k5r5a9iRZkhj7X6gCLzsir6sSIya8fzgO-9jv40DCZbad139PqLKOwDlvn-MsO2WPzfsqE3RBkbxtCbE5vMGeQ1WGw1MiAdDeV82SbwSRQOGqRLI/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; title=&quot;trading saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/5696074832372271871/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/tips-praktis-strategi-trading-optimal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5696074832372271871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5696074832372271871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/tips-praktis-strategi-trading-optimal.html' title='Tips Praktis Strategi Trading Optimal'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEtOT6sM93owWsIXfZfwXrAK4-_03k5r5a9iRZkhj7X6gCLzsir6sSIya8fzgO-9jv40DCZbad139PqLKOwDlvn-MsO2WPzfsqE3RBkbxtCbE5vMGeQ1WGw1MiAdDeV82SbwSRQOGqRLI/s72-c/JUAL+BELI+SAHAM.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-7045071380008186794</id><published>2014-07-18T09:25:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:25.014+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingjual"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Kapan saat menjual Saham ?</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Jawaban dari pertanyaan itu seringkali jauh lebih sulit dibandingkan jawaban mengenai saham mana yang menarik untuk dibeli. Kenyataannya, selalu ada pilihan : tetap dimiliki atau dijual. Jadi pilihlah alasan yang tepat. Beberapa alasan yang biasanya digunakan oleh investor adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Investor&amp;nbsp;menyadari telah membuat keputusan yang salah&lt;/b&gt;. Saat&amp;nbsp;membeli saham,&amp;nbsp;investor&amp;nbsp;akan membuat asumsi sebagai hasil analisis dari suatu bisnis. baik analisis teknikal, maupun fundamental, termasuk rumor-rumor yang ada. Karena investasi ini menyangkut masa depan, dalam perjalanannya terkadang ada faktor yang sebelumnya tidak diperhatikan tetapi berpengaruh besar pada kinerjanya. Misalnya : krisis Amerika Serikat tahun 2008-an yang berdampak anjloknya beberapa harga saham di Indonesia. Padahal kejadiannya diluar negeri, tetapi berdampak di Indonesia juga. Jika suatu saat terjadi hal semacam itu, ingat, investor harus punya target &lt;b&gt;cut loss&lt;/b&gt;&amp;nbsp;untuk saat menjual saham agar kerugian tidak semakin besar lagi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kondisi fundamental perusahaan telah berubah&lt;/b&gt;. Saham perusahaan yang dibeli, biasanya mencerminkan kemampuan potensi perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Tetapi bisnis tidak ada yang abadi, karena persaingan, keterbatasan, peraturan dll. Terus bagaimana jika perusahaan mulai stagnan karena tidak ada ruang untuk ekspansi usaha lebih lanjut. Jika investor bersikukuh untuk tetap memegang sahamnya, maka dipastikan imbal hasil yang diperoleh tidak seperti yang diharapkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Nilai saham tidak dapat menjustifikasi harga.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Maksudnya adalah, harga sangat fluktuatif tergantung mood pasar termasuk rumor yang masih isu pun bisa mempengaruhi pasar. jika mood pasar sedang baik, harga saham cenderung tinggi. Nah saat inilah yang cocok untuk menjual saham lalu membelinya kembali ketika harga wajar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Proporsi saham di portofolio terlalu besar.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Ini menyangkut prinsip &quot;jangan taruh banyak telur di satu keranjang&quot;. karena portofolio yang terlalu besar di investor, maka untuk mendiversifikasinya harus dengan menjual saham. Tetapi tunggu dulu.... pastikan bahwa yang dijual memang tidak berprospek lagi di masa depan. Jika ada saham yang lebih baik, kenapa dipertahankan saham yang lama... betul..betul..betul (kata Ipin)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
So, kapan saat yang tepat untuk menjual saham? Silahkan analisis dulu dari sudut pandang Saudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnmFdRo5QoXNyeNyQvpYUYC-rBhn3aTVcSSJWZwYygfZVIC5nXYPEv2QJg2Vg1MSJjd6uXMr0BiTGp0BC7BAj499dFlw-IT1IrCMpTTF9fR7Oud2URB-D221aFoN4D0ST-WnDswmk7zZs/s1600/menjual+saham.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;trading saham&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnmFdRo5QoXNyeNyQvpYUYC-rBhn3aTVcSSJWZwYygfZVIC5nXYPEv2QJg2Vg1MSJjd6uXMr0BiTGp0BC7BAj499dFlw-IT1IrCMpTTF9fR7Oud2URB-D221aFoN4D0ST-WnDswmk7zZs/s1600/menjual+saham.png&quot; title=&quot;menjual saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=3208657310058219690&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/7045071380008186794/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/kapan-saat-menjual-saham.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/7045071380008186794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/7045071380008186794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/kapan-saat-menjual-saham.html' title='Kapan saat menjual Saham ?'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnmFdRo5QoXNyeNyQvpYUYC-rBhn3aTVcSSJWZwYygfZVIC5nXYPEv2QJg2Vg1MSJjd6uXMr0BiTGp0BC7BAj499dFlw-IT1IrCMpTTF9fR7Oud2URB-D221aFoN4D0ST-WnDswmk7zZs/s72-c/menjual+saham.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-7635935213348509917</id><published>2014-07-17T11:24:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:25.018+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingbeli"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Right Issue - Apa itu? Kenalan Yuk</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;b&gt;Apa artinya ?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Right issue adalah aksi korporasi yang dalam bahasa Indonesia disebut Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). kalau diterjemahkan gampanya adalah menerbitkan hak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Siapa yang menerbitkan Right?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Right diterbitkan oleh perusahaan setelah mendapat persetujuan dari mayoritas pemegang saham. Artinya : Right issue adalah aksi yang dipilih dilakukan oleh pemegang saham mayoritas. Jika anda adalah pemegang saham jumlah kecil, anda mau tidak mau harus ikut keputusan mayoritas pemegang saham.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hak apa yang diterbitkan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam right issue, yang diterbitkan adalah hak (right) memesan saham baru yang akan dijual oleh perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Siapa yang berhak mendapat right?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tentu saja yang punya hak / right itu. Jika anda tidak mempunyai right, anda tidak bisa beli saham baru. Dengan kata lain, yang boleh membeli saham baru (menyetor modal tambahan) adalah pemegang saham lama. Jika anda bukan pemegang saham, anda tidak boleh ikut beli saham baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengapa perusahaan right issue?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Nah, ini pertanyaan yang sulit karena tergantung kasus masing-masing dan motivasi masing-masing. Tiap right issue punya motivasi, karena saat ini sedang puasa, saya ambil contoh motivasi yang positif yaitu akan mengembangkan usaha.&lt;br /&gt;
Dalam pengembangan usaha terutama yang membutuhkan modal besar, perusahaan tidak dapat hanya berdasarkan modal yang telah ada saja atau utang yang terus menerus. Untuk itu, diterbitkan right issue untuk menjamin ketersediaan modal tanpa mengurangi hak pemegang saham lama. Maksudnya adalah, pemegang saham yang lama diberikan kesempatan terlebih dahulu sehingga kepemilikan sahamnya dapat tetap terjaga dibandingkan dengan menjualnya ke pihak luar, yang bisa jadi jika modalnya lebih besar, bisa mengubah kondisi yang ada secara signifikan karena menjadi pemegang saham dominan/mayoritas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZmEkqL5y8lqh66SMgh1uB82JJ4W0mQDgRIkeDduOlAfZE__Z9RsSbIZ9VEtwfgN0XSWpSAsRgMAE_onJwmebxYVCzkKWDTvkk2q74LaeQZZKCPJ_dZwAsWvlqj7KzpUMO9Zl5aJJ3trQ/s1600/membeli+saham.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;trading saham&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZmEkqL5y8lqh66SMgh1uB82JJ4W0mQDgRIkeDduOlAfZE__Z9RsSbIZ9VEtwfgN0XSWpSAsRgMAE_onJwmebxYVCzkKWDTvkk2q74LaeQZZKCPJ_dZwAsWvlqj7KzpUMO9Zl5aJJ3trQ/s1600/membeli+saham.png&quot; title=&quot;beli saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/7635935213348509917/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/right-issue-apa-itu-kenalan-yuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/7635935213348509917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/7635935213348509917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/right-issue-apa-itu-kenalan-yuk.html' title='Right Issue - Apa itu? Kenalan Yuk'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZmEkqL5y8lqh66SMgh1uB82JJ4W0mQDgRIkeDduOlAfZE__Z9RsSbIZ9VEtwfgN0XSWpSAsRgMAE_onJwmebxYVCzkKWDTvkk2q74LaeQZZKCPJ_dZwAsWvlqj7KzpUMO9Zl5aJJ3trQ/s72-c/membeli+saham.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-319053137931779977</id><published>2014-07-16T08:15:00.001+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:24.973+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingbeli"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingjual"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Jangan hanya jual/beli saham berdasarkan Bid/Offer</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Sebelum saya jelaskan mengapa judul itu saya posting, ada baiknya saya jelasan dulu apa itu bid dan apa itu offer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bid = penawaran beli, minat beli, antri beli&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Offer = penawaran jual, minat jual, antri jual&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Nah, dari pengertian diatas, yang namanya bid (minat beli) tidak berarti pasti dapat. Hal ini karena bid (minat beli) anda akan terlaksana hanya jika ada pihak lain yang menjual saham kepada anda pada harga Bid tersebut. Begitu juga offer (minat jual), akan terlaksana hanya jika ada pihak lain yang membeli saham kepada anda pada harga Offer tersebut.&lt;br /&gt;
Masalahnya, sebelum bid atau offer terlaksana, banyak hal yang bisa terjadi dan bisa anda lakukan, yaitu &lt;b&gt;membatalkan (withdraw) atau mengubah (amend) &lt;/b&gt;bid/offer tersebut secara sepihak.&lt;br /&gt;
Agar lebih jelas, lihat ilustrasi sebagai berikut :&lt;br /&gt;
Misalkan harga WSKT saat ini 730 dan anda memasang Bid 100 lot di 710, artinya &quot;kalau WSKT turun ke 710, gue mau beli 100 lot&quot;. Beberapa saat kemudian, saat WSKT turun ke 720, anda berpikir, &quot;kayaknya Bid saya yang 710 masih kemahalan, saya turunin aja dieh di harga 700&quot; Karena order bid anda belum terlaksana, anda boleh saja mencabut Bid di 710 dan memasukkan order baru bid di 700. ini artinya &quot;jika WSKT turun ke 700, baru saya mau beli&quot;. Cara ini adalah sah dan legal termasuk jika dilakukan berulang-ulang.&lt;br /&gt;
Mungkin anda berpikir : &quot;wah, sama ya kayak jual beli di pasar tradisional&quot;. ini benar, tapi ada bedanya, yaitu karena anda tak bertemu dengan penjualnya, maka harga bid/offer dapat dengan mudah diubah atau dibatalkan. Beda kalau anda bertemu langsung dengan penjualnya, jika anda sudah bid 710, masak mau nawar lagi di bid 700, bisa digamparin sama penjualnya tuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, masuk ke permasalahan sesuai judul diatas. Mengapa jangan hanya mendasarkan Bid/Offer dalam jual/beli saham? Jawabannya adalah &quot;psikologi harga&quot;. Masih belum jelas juga? Oke, pakai ilustrasi dan permainan logika saja seperti ini :&lt;br /&gt;
Bagi investor pemula, melihat Bid pada saham ABCD berjumlah puluhan ribu lot pada harga 700, padahal harga terendah offer saat itu 720, mungkin saja langsung berkesimpulan&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;wah, saham ini banyak yang mau beli, prospek bagus untuk ambil keuntungan karena peminatnya banyak. So sebelum ketinggalan dan kehilangan potensi untung, lebih baik saya beli beli sekarang juga. &quot;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Akhirnya, anda Bid pada posisi sama dengan offer 720. Masalahnya, bisa saja setelah bid anda terlaksana, bandar besar yang tadinya pasang bid di harga 700 dengan ribuan lot mencabut bid-nya dan harga saham melorot. Bisa saja itu dimanfaatkan oleh bandar agar saham ABCD yang dia punya bisa terjual di 720. Nah, kena deh dikadalin....&lt;br /&gt;
So, dalam bid / offer ini bisa saja dipakai pihak-pihak tertentu untuk mempengaruhi pasar. Kesimpulannya adalah &quot;Jangan beli atau jual saham hanya berdasarkan Bid dan Offer&quot;, kecuali memang anda ingin menjual / membeli untuk jangka panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGtxdkQPsyNv_qdb4nOIfX55JUI7hKDlzG810DJMMmEs4eWQPLtfca_o2SsFgE6lPv3BNjWQQvAomYc678XoQ8MvUCr6NzrzXAG0SKIqsiezqm8bixyhiRQAbUs7CDhZdx2HQ5GTOFQDk/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;online trading&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGtxdkQPsyNv_qdb4nOIfX55JUI7hKDlzG810DJMMmEs4eWQPLtfca_o2SsFgE6lPv3BNjWQQvAomYc678XoQ8MvUCr6NzrzXAG0SKIqsiezqm8bixyhiRQAbUs7CDhZdx2HQ5GTOFQDk/s1600/JUAL+BELI+SAHAM.png&quot; title=&quot;trading saham&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/319053137931779977/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/jangan-hanya-jualbeli-saham-berdasarkan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/319053137931779977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/319053137931779977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/jangan-hanya-jualbeli-saham-berdasarkan.html' title='Jangan hanya jual/beli saham berdasarkan Bid/Offer'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGtxdkQPsyNv_qdb4nOIfX55JUI7hKDlzG810DJMMmEs4eWQPLtfca_o2SsFgE6lPv3BNjWQQvAomYc678XoQ8MvUCr6NzrzXAG0SKIqsiezqm8bixyhiRQAbUs7CDhZdx2HQ5GTOFQDk/s72-c/JUAL+BELI+SAHAM.png" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-5105840115283165642</id><published>2014-07-15T15:51:00.004+08:00</published><updated>2014-08-08T10:49:25.000+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradingsaham"/><title type='text'>Belajar Analisis Saham : Candlestick Bullish marubazu</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Untuk menganalisis pergerakan saham, investor dapat melihat grafik pergerakan saham dan grafik candlestick. Dengan mengamati pergerakan harga pada hari terbentuknya candlestick dapat membantu investor memahami potensi keuntungan yang diperoleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Candlestick pada Bullish Marubazu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Skenario Bullish Marubazu pertama :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgf7EkioGTRPZIgruZkedziCGzo-mPULyCSR6C9altjaANUDabAmqo1wzdIAIY-JQP3KFL7CZFO_9wjpSkY35I4_hglSm1aDOPx5gx2vspF6FqQqSKUhBRh9_gcmX4GCnYhKYu3aOGKqM/s1600/cek.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;trading saham&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgf7EkioGTRPZIgruZkedziCGzo-mPULyCSR6C9altjaANUDabAmqo1wzdIAIY-JQP3KFL7CZFO_9wjpSkY35I4_hglSm1aDOPx5gx2vspF6FqQqSKUhBRh9_gcmX4GCnYhKYu3aOGKqM/s1600/cek.jpg&quot; height=&quot;181&quot; title=&quot;analisis saham&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Keterangan gambar diatas : Grafik Bull Marubazu menunjukkan buyer sedang mendominasi pasar. Pada skenario pertama terlihat buyer pada awalnya mendominasi pasar sejak pembukaan harga langsung menguat menuju level tertinggi harian. kemudian perdagangan sempat didominasi sementara oleh seller namun tidak sempat menyentuh level terendah harian. hal tersebut disebabkan oleh dominasi buyer masih kuat danpada akhirnya harga kembali menguat dan ditutup di level tertinggi hariannya. Pergerakan harga harian yang seperti itu menunjukkan buyer sangat kuat sehingga harga pada hari berikutnya berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Jadi pada posisi ini, jika anda menjual saham, anda akan untung karena buyernya banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skenario Bullish Marubazu kedua :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=3208657310058219690&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnEC3xQg_61sw5tbg8HtpPCG2zLOb62HSPiXK7lFWjFERKNfhbMmJK606HNpVqFki4zJQSpZI5GRA9VgZqYpjRrM4nhlVAnYgfD-t1uEqIxezFdUWvNIMfWORkW0p6nUnNFqOTGYU1GT4/s1600/bull+marubazu+2.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;trading saham&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnEC3xQg_61sw5tbg8HtpPCG2zLOb62HSPiXK7lFWjFERKNfhbMmJK606HNpVqFki4zJQSpZI5GRA9VgZqYpjRrM4nhlVAnYgfD-t1uEqIxezFdUWvNIMfWORkW0p6nUnNFqOTGYU1GT4/s1600/bull+marubazu+2.png&quot; height=&quot;175&quot; title=&quot;bullish marubazu&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pada skenario kedua, perdagangan pada hari tersebut didominasi hanya oleh buyer. Harga pada saat pembukaan langsung menguat sepanjang hari dan akhirnya ditutup di level tertinggi hari tersebut. Pada kondisi ini sangat penting melihat panjang-pendeknya batang candlestick, karena jika terlalu panjang (kenaikan harga semakin tinggi) maka dapat mendorong seller untuk melakukan penjualan pada perdagangan hari berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/5105840115283165642/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/belajar-analisis-saham-candlestick.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5105840115283165642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/5105840115283165642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/belajar-analisis-saham-candlestick.html' title='Belajar Analisis Saham : Candlestick Bullish marubazu'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgf7EkioGTRPZIgruZkedziCGzo-mPULyCSR6C9altjaANUDabAmqo1wzdIAIY-JQP3KFL7CZFO_9wjpSkY35I4_hglSm1aDOPx5gx2vspF6FqQqSKUhBRh9_gcmX4GCnYhKYu3aOGKqM/s72-c/cek.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-6041104553309280860</id><published>2014-07-15T15:08:00.002+08:00</published><updated>2014-07-23T15:07:37.979+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saham"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Perencanaan Investasi : Kapan dan Dengan Apa Investasi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Perlukah kita merencanakan investasi? bagi investor pemula, mungkin pertanyaan itu yang sering hinggap dipemikirannya. Tetapi jawabannya cuma satu : &lt;b&gt;sangat perlu.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Nah, untuk perencanaan investasi, hal -hal yang harus kita perhatikan adalah&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;1. motivasi atau tujuan berinvestasi.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Untuk motivasi tidak saya jelaskan lebih lanjut karena telah saya postig sebelumnya&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;2. Jangka waktu investasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, jangka waktu investasi dibagi menjadi 3, yaitu jangka pendek (1-2 tahun), jangka menengah (2-5 tahun), dan jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Untuk investasi jangka pendek, investor harus berinvestasi pada produk investasi yang mudah dicairkan kapan saja dan dimana saja. Biasanya untuk &amp;nbsp;jangka pendek, keuntungan tidak terlalu tinggi, dan biasanya pada produk yang udah cair seperti ; tabungan, deposito dan emas. Untuk saham dan reksa dana saham, walaupun bisa dijadikan instrumen, tetapi perlu kewaspadaan karena tingkat fluktuasinya lumayan besar dan beresiko besar. Untuk jangka menengah dan panjang, berinvestasi di saham dan reksadana sangat bagus dengan syarat tren harga saham emiten yang dibeli menunjukkan tren yang positif. Untuk jangka panjang, paling baik jika digunakan produk emas taua real properti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. resiko investasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Semua produk investasi memiliki resiko , keunggulan dan kelemahan masing-masing. Baik itu tabungan, emas,saham, reksadana, obligasi maupun real property semuanya punya resiko. Nah, dipostingan ini saya tidak membahas resiko masing-masing instrumen/produk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Kemampuan berinvestasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini hal yang perlu diperhatikan karena kita tidak bisa berinvestasi jika tidak mempunyai cukup dana untuk berinvestasi. Lihatlah dulu kemampuan kita, baru tentukan tujuan, jangka waktu, dan resiko produk investasi. Janganlah anda berhutang hanya untuk berinvestasi kecuali jika anda yakin hasil dari investasi tersebut dapat digunakan untuk membayar hutang dan bunganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Portofolio Investasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini juga penting. Intinya, anda harus membagi investasi dalam berbagai produk. Ingat : &lt;b&gt;&quot;jangan menaruh banyak telur dalam satu keranjang&quot;&lt;/b&gt;. Kalau pecah kan habis semua. itu intinya. Jadi anda harus mempunyai tabungan dan investasi jenis lainnya. Atau jika anda berinvestasi di saham, jangan hanya beli 1 emiten saja, tetapi beli beberapa saham perusahan yang berbeda, sehingga jika salah satu bankrut, anda tidak rugi terlalu banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKWCnDwjORWPFPRvjE-TP_TrAmTtvayeLk2wTbaSdTXVsP0zWUq32fhw0aTzOaYoL0HvdJHsItW6_mE9-9JuUmwFrndJ2FXnvQjzLxjZDlUR6V2s0ywhx_JwoSOIDgt0mZTp7vUTNlesc/s1600/INVESTASI.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKWCnDwjORWPFPRvjE-TP_TrAmTtvayeLk2wTbaSdTXVsP0zWUq32fhw0aTzOaYoL0HvdJHsItW6_mE9-9JuUmwFrndJ2FXnvQjzLxjZDlUR6V2s0ywhx_JwoSOIDgt0mZTp7vUTNlesc/s1600/INVESTASI.png&quot; title=&quot;investasi&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/6041104553309280860/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/perencanaan-investasi-kapan-dan-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6041104553309280860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/6041104553309280860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/perencanaan-investasi-kapan-dan-dengan.html' title='Perencanaan Investasi : Kapan dan Dengan Apa Investasi'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKWCnDwjORWPFPRvjE-TP_TrAmTtvayeLk2wTbaSdTXVsP0zWUq32fhw0aTzOaYoL0HvdJHsItW6_mE9-9JuUmwFrndJ2FXnvQjzLxjZDlUR6V2s0ywhx_JwoSOIDgt0mZTp7vUTNlesc/s72-c/INVESTASI.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3208657310058219690.post-3916790890674576532</id><published>2014-07-15T14:46:00.001+08:00</published><updated>2014-07-23T15:07:37.976+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="investasi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="reksadana"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="umum"/><title type='text'>Bagaimana berinvestasi di Pasar Modal?</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Sebelum berinvestasi, anda harus menentukan terlebih dahulu tujuan investasi anda. Tujuan / motivasi investasi yang berbeda akan menyebabkan produk yang dipilih juga berbeda. Baiklah untuk jelasnya ada beberapa &lt;b&gt;tujuan berinvestasi&lt;/b&gt;, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Untuk keamanan dan berjaga-jaga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Faktor utama dalam tujuan investasi ini adalah investor memiliki tujuan agar harta yang dipunyainya aman, baik aman secara &quot;arti sebenarnya&quot; maupun dalam &quot;arti yang lain&quot;. Aman dalam arti sebenarnya adalah aman dari kemungkinan dicuri, hilang, dll. Untuk mencari &quot;&lt;b&gt;aman arti sebenarnya&lt;/b&gt;&quot;, investor dapat melakukan investasi di tabungan/deposito di bank &quot;dengan syarat harus terjamin dalam &lt;b&gt;Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). &lt;/b&gt;Nah, untuk menjamin bahwa uang/tabungannya aman, investor harus jeli dan mau berusaha memperoleh informasi mengenai produk tabungan/deposito suatu bank, apakah dijamin LPS atau tidak, karena ada persyaratan-persyaratan sebuah produk perbankan yang dijamin LPS. Nah, untuk&amp;nbsp;&amp;nbsp;mencari &quot;&lt;b&gt;aman arti yang lain&quot;, &lt;/b&gt;investor harus melihat arti yang lain itu dari sudut pandangnya sendiri. Misalnya, investor ingin agar uang / hartanya &lt;b&gt;aman dari penurunan nilai riil karena inflasi.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;nah, untuk tujuan ini, investor harus menggunakan produk-produk yang memberikan keuntungan / pendapatan minimal sebesar tingkat inflasi suatu daerah/negara. Untuk investasi tipe seperti ini, investor dapat berinvestasi melalui &lt;b&gt;emas, real property (tanah dan bangunan) atau obligasi. Emas&lt;/b&gt;&amp;nbsp;cenderung mempunyai nilai yang semakin naik dan sebanding (atau kadang lebih tinggi) inflasi, Real property nilainya cenderung lebih tinggi dari inflasi (tergantung daerah dimana property berada dan faktor lain), obligasi dari pemerintah biasanya tidak berbeda jauh dengan inflasi (tapi harus memperhitungkan pajaknya juga lho). Nah jika anda ingin investasi untuk berjaga-jaga, anda harus menggunakan produk investasi yang aman dan mudah dicairkan seperti tabungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. untuk pendapatan rutin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bagi pensiunan atau non pensiunan yang punya modal, pendapatan rutin selalu didambakan mengingat kepastian pendapatan untuk menghidupi diri dan keluarga sangat dibutuhkan. Jika anda sebagai investor yang menginginkan pendapatan rutin, investasi di &lt;b&gt;tabungan&lt;/b&gt; /&amp;nbsp;&lt;b&gt;deposito&lt;/b&gt; atau di&lt;b&gt;obligasi&lt;/b&gt; sangat cocok untuk anda karena memberikan pendpatan secara rutin (walaupun nilai aslinya semakin berkurang akibat inflasi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Untuk mengharapkan keuntungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Motivasi yang satu ini dapat dipastikan membutuhkan keuntungan investasi diatas nilai investasi. Nah, untuk yang satu ini, investor sangat cocok jika berinvestasi di &lt;b&gt;reksa dana &lt;/b&gt;(jenis campuran atau saham) dan di saham. mengapa? Saham dan reksadana&amp;nbsp;(jenis campuran atau &lt;b&gt;saham&lt;/b&gt;)&amp;nbsp;memiliki potensi keuntungan dan kerugian yang fluktuatif. Ingat pepatah &quot;High Risk High Return, Low Risk Low Return&quot;. Bisa juga berinvestasi di&amp;nbsp;&lt;b&gt;real property (tanah dan bangunan) &lt;/b&gt;jika anda punya banyak modal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKWCnDwjORWPFPRvjE-TP_TrAmTtvayeLk2wTbaSdTXVsP0zWUq32fhw0aTzOaYoL0HvdJHsItW6_mE9-9JuUmwFrndJ2FXnvQjzLxjZDlUR6V2s0ywhx_JwoSOIDgt0mZTp7vUTNlesc/s1600/INVESTASI.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pasar modal&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKWCnDwjORWPFPRvjE-TP_TrAmTtvayeLk2wTbaSdTXVsP0zWUq32fhw0aTzOaYoL0HvdJHsItW6_mE9-9JuUmwFrndJ2FXnvQjzLxjZDlUR6V2s0ywhx_JwoSOIDgt0mZTp7vUTNlesc/s1600/INVESTASI.png&quot; title=&quot;investasi&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumorpasar.blogspot.com/feeds/3916790890674576532/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/bagaimana-berinvestasi-di-pasar-modal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3916790890674576532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3208657310058219690/posts/default/3916790890674576532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumorpasar.blogspot.com/2014/07/bagaimana-berinvestasi-di-pasar-modal.html' title='Bagaimana berinvestasi di Pasar Modal?'/><author><name>sri ariani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15991277469313991719</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKWCnDwjORWPFPRvjE-TP_TrAmTtvayeLk2wTbaSdTXVsP0zWUq32fhw0aTzOaYoL0HvdJHsItW6_mE9-9JuUmwFrndJ2FXnvQjzLxjZDlUR6V2s0ywhx_JwoSOIDgt0mZTp7vUTNlesc/s72-c/INVESTASI.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>