<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358</atom:id><lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2026 19:21:32 +0000</lastBuildDate><category>Aneh dan Unik</category><category>Tips</category><category>Berita Lokal</category><category>Berita Dunia</category><category>Selebriti</category><category>Sains</category><category>Relation</category><category>Humor dan Hiburan</category><category>Sejarah</category><category>Alam</category><category>Cinema</category><category>Bikini Model</category><category>Cerita Sex</category><category>Seni dan Budaya</category><category>sitemap</category><category>Dunia Malam</category><title>Infostres</title><description></description><link>http://infostres.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1092</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-2424287030400630715</guid><pubDate>Tue, 06 Sep 2011 23:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-07T06:35:50.022+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Ngesex dengan Tante Ken</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Sebelum bercerita panjang , saya akan membahas tentang banyaknya email yang bertanya tentang tips mendapatkan tante girang di internet. Cara Menggaet Tante Girang di Internet. Bagi beberapa pria, mendapatkan seorang tante girang adalah sebuah prestasi dalam kehidupan seks mereka. namun untuk lebih jelasnya tips itu, akan saya bahas pada postingan berikutnya. Berikut kisah seorang tante aduhai bernama tante ken...&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh70XUOjtR_p01m-aGuOZpq6jyBOdn_Oi-4IS-ROs0XSdMUaAJEdKoDDLMS1pZHkdpTfR72tQd1SkupPipmGjAcwqScVcaRbphfEsnLHDI6Bpk9nrxIvTHCHB7rSlP5Y8T9YKC_UQvCZlQ/s640/tante_pamer_body_mulus.jpg" width="512" /&gt;&lt;br /&gt;
Bercinta dengan tante ken yang aduhai...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah ini terjadi kurang lebih setahun yang lalu. Tepatnya awal bulan mei 2003. Panggil saja namaku Roni. Usiaku saat ini 27 tahun. Dikampungku ada seorang janda berusia 46 tahun, namanya panggil aja Tente Ken. Meski usianya sudah kepala empat dan sudah punya 3 orang anak yang sudah besar-besar, namun tubuhnya masih tetap tampak bagus dan terawat. Tante Ken mempunyai wajah yang cantik dengan rambut sebahu. Kulitnya putih bersih. Selain itu yang membuatku selama ini terpesona adalah payudara tante Ken yang luar biasa montok. Perkiraanku payudaranya berukuran 36C. Ditambah lagi pinggul aduhai yang dimiliki oleh janda cantik itu. Bodi tante Ken yang indah itulah yang membuatku tak dapat menahan birahiku dan selalu berangan-angan bisa menikmati tubuhnya yang padat berisi. Setiap melakukan onani, wajah dan tubuh tetanggaku itu selalu menjadi inspirasiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi itu jam sudah menunjukan angka tujuh. Aku sudah bersiap untuk berangkat ke kampus. Motor aku jalankan pelan keluar dari gerbang rumah. Dikejauhan aku melihat sosok seorang wanita yang berjalan sendirian. Mataku secara reflek terus mengikuti wanita itu. Maklum aja, aku terpesona melihat tubuh wanita itu yang menurutku aduhai, meskipun dari belakang. Pinggul dan pantatnya sungguh membuat jantungku berdesir. Saat itu aku hanya menduga-duga kalau wanita itu adalah tante Ken. Bersamaan dengan itu, celanaku mulai agak sesak karena kontolku mulai tidak bisa diajak kompromi alias ngaceng berat.&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan motor aku arahkan agak mendekat agar yakin bahwa wanita itu adalah tante Ken.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh tante Ken. Mau kemana tante?”, sapaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante Ken agak kaget mendengar suaraku. Tapi beliau kemudian tersenyum manis dan membalas sapaanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ehm.. Kamu Ron. Tante mau ke kantor. Kamu mau ke kampus?”, tante Ken balik bertanya.&lt;br /&gt;
“Iya nih tante. Masuk jam delapan. Kalau gitu gimana kalau tante saya anter dulu ke kantor? Kebetulan saya bawa helm satu lagi”, kataku sambil menawarkan jasa dan berharap tante Ken tidak menolak ajakanku.&lt;br /&gt;
“Nggak usah deh, nanti kamu terlambat sampai kampus lho.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tante Ken yang empuk dan lembut sesaat membuat penisku semakin menegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak apa-apa kok tante. Lagian kampus saya kan sebenarnya dekat”, kataku sambil mataku selalu mencuri pandang ke seluruh tubuhnya yang pagi itu mengenakkan bletzer dan celana panjang. Meski tertutup oleh pakaian yang rapi, tapi aku tetap bisa melihat kemontokan payudaranya yang lekukannya tampak jelas.&lt;br /&gt;
“Benar nih Roni mau nganterin tante ke kantor? Kalau gitu bolehlah tante bonceng kamu”, kata tante Ken sambil melangkahkan kakinya diboncengan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sempat agak terkejut karena cara membonceng tante yang seperti itu. Tapi bagaimanapun aku tetap diuntungkan karena punggungku bisa sesekali merasakan&lt;br /&gt;
empuknya payudara tante yang memang sangat aku kagumi. Apalagi ketika melewati gundukan yang ada di jalan, rasanya buah dada tante semakin tambah menempel di punggungku. Pagi itu tante Ken aku anter sampai ke kantornya. Dan aku segera menuju ke kampus dengan perasaan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu itu hari sabtu. Kebetulan kuliahku libur. Tiba-tiba telepon di sebelah tempat tidurku berdering. Segera saja aku angkat. Dari seberang terdengar suara lembut seorang wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisa bicara dengan Roni?”&lt;br /&gt;
“Iya saya sendiri?”, jawabku masih dengan tanda tanya karena merasa asing dengan suara ditelepon.&lt;br /&gt;
“Selamat pagi Roni. Ini tante Ken!”, aku benar-benar kaget bercampur aduk.&lt;br /&gt;
“Se.. Selamat.. Pa.. Gi tante. Wah tumben nelpon saya. Ada yang bisa saya bantu tante?”, kataku agak gugup.&lt;br /&gt;
“Pagi ini kamu ada acara nggak Ron? Kalau nggak ada acara datang ke rumah tante ya. Bisa kan?”, pinta tante Keny dari ujung telepon.&lt;br /&gt;
“Eh.. Dengan senang hati tante. Nanti sehabis mandi saya langsung ke tempat tante”, jawabku. Kemudian sambil secara reflek tangan kiriku memegang kontolku yang mulai membesar karena membayangkan tante Ken.&lt;br /&gt;
“Baiklah kalau begitu. Aku tunggu ya. Met pagi Roni.. Sampai nanti!” Suara lembut tante Ken yang bagiku sangat menggairahkan itu akhirnya hilang diujung tepelon sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi itu aku benar-benar senang mendengar permintaan tante Ken untuk datang ke rumahnya. Dan pikiranku nglantur kemana-mana. Sementara tanganku masih saja mengelus-elus penisku yang makin lama, makin membesar sambil membayangkan jika yang memegang kontolku itu adalah tante Ken. Karena hasratku sudah menggebu, maka segera saja aku lampiaskan birahiku itu dengan onani menggunakan boneka didol montok yang aku beli beberapa bulan yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bayangkan aku sedang bersetubuh dengan tante Ken yang sudah telanjang bulat sehingga payudaranya yang montok menunggu untuk dikenyut dan diremas. Mulut dan tanganku segera menyapu seluruh tubuh boneka itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tante… Tubuhmu indah sekali. Payudaramu montok sekali tante. Aaah.. Ehs.. Ah”, mulutku mulai merancau membayangkan nikmatnya ML dengan tante Ken.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah tidak tahan lagi, segera saja batang penisku, kumasukkan ke dalam vagina didol itu. Aku mulai melakukan gerakan naik turun sambil mendekap erat dan menciumi bibir boneka yang aku umpamakan sebagai tante Ken itu dengan penuh nafsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ehm.. Ehs.. Nikmat sekali sayang..”&lt;br /&gt;
Kontolku semakin aku kayuh dengan cepat.&lt;br /&gt;
“Tante.. Nikmat sekali memekmu. Aaah.. Punyaku mau keluar sayang..”, mulutku meracau ngomong sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya tak lama kemudian penisku menyemburkan cairan putih kental ke dalam lubang vagina boneka itu. Lemas sudah tubuhku. Setelah beristirahat sejenak, aku kemudian segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan kontol dan tubuhku.&lt;br /&gt;
Jarum jam sudah menunjuk ke angka 8 lebih 30 menit. Aku sudah selesai mandi dan berdandan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nah, sekarang saatnya berangkat ke tempat tante Ken. Aku sudah nggak tahan pingin lihat kemolekan tubuhmu dari dekat sayang”, gumamku dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kulangkahkan kakiku menuju rumah tante Ken yang hanya berjarak 100 meter aja dari rumahku. Sampai di rumah janda montok itu, segera saja aku ketuk pintunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, sebentar”, sahut suara seorang wanita dari dalam yang tak lain adalah tante Ken.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pintu dibuka, mataku benar-benar dimanja oleh tampilan sosok tante Ken yang aduhai dan berdiri persis di hadapanku. Pagi itu tante mengenakan celana street hitam dipadu dengan atasan kaos ketat berwarna merah dengan belahan lehernya yang agak ke bawah. Sehingga nampak jelas belahan yang membatasi kedua payudaranya yang memang montok luar biasa. Tante Ken kemudian mengajakku masuk ke dalam rumahnya dan menutup serta mengunci pintu kamar tamu. Aku sempat dibuat heran dengan apa yang dilakukan janda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa sih tante, kok pintunya harus ditutup dan dikunci segala?”, tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman indah dari bibir sensual tante Ken mengembang sesaat mendengar pertanyaanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, biar aman aja. Kan aku mau ajak kamu ke kamar tengah biar lebih rilek ngobrolnya sambil nonton TV”, jawab tante Ken seraya menggandeng tanganku mengajak ke ruangan tengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya sudah sejak di depan pintu tadi penisku tegang karena terangsang oleh penampilan tante Ken. Malahan kali ini tangan halusnya menggenggam tanganku, sehingga kontolku nggak bisa diajak kompromi karena semakin besar aja. Di ruang tengah terhampar karpet biru dan ada dua bantal besar diatasnya. Sementara diatas meja sudah disediakan minuman es sirup berwarna merah. Kami kemudian duduk berdampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo Ron diminum dulu sirupnya”, kata tante padaku.&lt;br /&gt;
Aku kemudian mengambil gelas dan meminumnya.&lt;br /&gt;
“Ron. Kamu tahu nggak kenapa aku minta kamu datang ke sini?”, tanya tante Ken sambil tangan kanan beliau memegang pahaku hingga membuatku terkejut dan agak gugup.&lt;br /&gt;
“Ehm.. Eng.. Nggak tante”, jawabku.&lt;br /&gt;
“Tante sebenarnya butuh teman ngobrol. Maklumlah anak-anak tante sudah jarang sekali pulang karena kerja mereka di luar kota dan harus sering menetap disana. Jadinya ya.. Kamu tahu sendiri kan, tante kesepian. Kira-kira kamu mau nggak jadi teman ngobrol tante? Nggak harus setiap hari kok..!”, kata tente Ken seperti mengiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hati aku senang karena kesempatan untuk bertemu dan berdekatan dengan tante akan terbuka luas. Angan-angan untuk menikmati pemandangan indah dari tubuh janda itu pun tentu akan menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau sekiranya saya dibutuhkan, ya boleh-boleh aja tante. Justru saya senang bisa ngobrol sama tante. Biar saja juga ada teman. Bahkan setiap hari juga nggak apa kok.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante tersenyum mendengar jawabanku. Akhirnya kami berdua mulai ngobrol tentang apa saja sambil menikmati acara di TV. Enjoi sekali. Apalagi bau wangi yang menguar dari tubuh tante membuat angan-anganku semakin melayang jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron, udara hari ini panas ya? Tante kepanasan nih. Kamu kepanasan nggak?”, tanya tante Ken yang kali ini sedikit manja.&lt;br /&gt;
“Ehm.. Iya tante. Panas banget. Padahal kipas anginnya sudah dihidupin”, jawabku sambil sesekali mataku melirik buah dada tante yang agak menyembul, seakan ingin meloncat dari kaos yang menutupinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Tante Ken terus menatapku hingga membuatku sedikit grogi, meski sebenarnya birahiku sedang menanjak. Tanpa kuduga, tangan tante memegang kancing bajuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau panas dilepas aja ya Ron, biar cepet adem”, kata tante Ken sembari membuka satu-persatu kancing bajuku, dan melepaskannya hingga aku telanjang dada…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku saat itu benar-benar kaget dengan apa yang dilakukan tante padaku. Dan aku pun hanya bisa diam terbengong-bengong. Aku tambah terheran-heran lagi dengan sikap tente Ken pagi itu yang memintaku untuk membantu melepaskan kaos ketatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron, tolongin tante dong. Lepasin kaos tante. Habis panas sih..”, pinta tante Ken dengan suara yang manja tapi terkesan menggairahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sedikit gemetaran karena tak menyangka akan pengalaman nyataku ini, aku lepas kaos ketat berwarna merah itu dari tubuh tante Ken. Dan apa yang berikutnya aku lihat sungguh membuat darahku berdesir dan penisku semakin tegang membesar serta jantung berdetak kencang. Payudara tante Ken yang besar tampak nyata di depan mataku, tanpa terbungkus kutang. Dua gunung indah milik janda itu tampak kencang dan padat sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa Ron. Kok tiba-tiba diam?”, tanya tante Ken padaku.&lt;br /&gt;
“E.. Em.. Nggak apa-apa kok tante”, jawabku spontan sambil menundukkan kepala.&lt;br /&gt;
“Ala.. enggak usah pura-pura. Aku tahu kok apa yang sedang kamu pikirkan selama ini. Tante sering memperhatikan kamu. Roni sebenarnya sudah lama pingin ini tante kan?” kata tante sambil meraih kedua tanganku dan meletakkan telapak tanganku di kedua buah dadanya yang montok.&lt;br /&gt;
“Ehm.. Tante.. Sa.. Ya.. Ee..”, aku seperti tak mampu menyelesaikan kata-kataku karena gugup. Apalagi tubuh tante Ken semakin merapat ke tubuhku.&lt;br /&gt;
“Ron.. Remas susuku ini sayang. Ehm.. Lakukan sesukamu. Nggak usah takut-takut sayang. Aku sudah lama ingin menimati kehangatan dari seorang laki-laki”, rajuk tante Ken sembari menuntun tanganku meremas payudara montoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara kegugupanku sudah mulai dapat dikuasai. Aku semakin memberanikan diri untuk menikmati kesempatan langka yang selama ini hanya ada dalam angan-anganku saja. Dengan nafsu yang membara, susu tante Ken aku remas-remas. Sementara bibirku dan bibirnya saling berpagutan mesra penuh gairah. Entah kapan celanaku dan celana tante lepas, yang pasti saat itu tubuh kami berdua sudah polos tanpa selembar kainpun menempel di tubuh. Permaianan kami semakin panas. Setelah puas memagut bibir tante, mulutku seperti sudah nggak sabar untuk menikmati payudara montoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuhh… Aah…” Tante Ken mendesah-desah tatkala lidahku menjilat-jilat ujung puting susunya yang berbentuk dadu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku permainkan puting susu yang munjung dan menggiurkan itu dengan bebasnya. Sekali-kali putingnya aku gigit hingga membuat Tante Ken menggelinjang merasakan kenikmatan. Sementara tangan kananku mulai menggerayangi “vagina” yang sudah mulai basah. Aku usap-usap bibir vagina tante dengan lembut hingga desahan-desahan menggairahkan semakin keras dari bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron.. Nik.. Maat.. Sekali sa.. Yaang.. Uuuhh.. Puasilah tante sayang.. Tubuhku adalah milikmu”, suara itu keluar dari bibir janda montok itu.&lt;br /&gt;
Aku menghiraukan ucapan tante karena sedang asyik menikmati tubuh moleknya. Perlahan setelah puas bermain-main dengan payudaranya mulutku mulai kubawa ke bawah menuju vagina tante Ken yang bersih terawat tanpa bulu. Dengan leluasa lidahku mulai menyapu vagina yang sudah basah oleh cairan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sudah tudak sabar lagi. Batang penisku yang sudah sedari tadi tegak berdiri ingin sekali merasakan jepitan vagina janda cantik nan montok itu. Akhirnya, perlahan kumasukkan batang penisku ke celah-celah vagina. Sementara tangan tante membantu menuntun tongkatku masuk ke jalannya. Kutekan perlahan dan…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aaah…”, suara itu keluar dari mulut tante Ken setelah penisku berhasil masuk ke dalam liang senggamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kupompa penisku dengan gerakan naik turun. Desahan dan erangan yang menggairahkanpun meluncur dari mulut tante yang sudah semakin panas birahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aach.. Ach.. Aah.. Terus sayang.. Lebih dalam.. Lagi.. Aah.. Nik.. Mat..”, tante Ken mulai menikmati permainan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku terus mengayuh penisku sambil mulutku melumat habis kedua buah dadanya yang montok. Mungkin sudah 20 menitan kami bergumul. Aku merasa sudah hampir&lt;br /&gt;
tidak tahan lagi. Batang kemaluanku sudah nyaris menyemprotkan cairan sperma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tante.. Punyaku sudah mau keluar..”&lt;br /&gt;
“Tahan seb.. Bentar sayang.. Aku jug.. A.. Mau sampai.. Aaach..”, akhirnya tante Ken tidak tahan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamipun mengeluarkan cairan kenikmatan secara hampir bersamaan. Banyak sekali air mani yang aku semprotkan ke dalam liang senggama tante, hingga kemudian kami kecapekan dan berbaring di atas karpet biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih Roni. Tante puas dengan permainan ini. Kamu benar-benar jantan. Kamu nggak nyeselkan tidur dengan tante?”, tanya beliau padaku.&lt;br /&gt;
Aku tersenyum sambil mencium kening janda itu dengan penuh sayang.&lt;br /&gt;
“Aku sangat senang tante. Tidak kusangka tante memberikan kenikmatan ini padaku. Karena sudah lama sekali aku berangan-angan bisa menikmati tubuh tante yang montok ini”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante Ken tersenyum senang mendengar jawabanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Roni sayang. Mulai saat ini kamu boleh tidur dengan tante kapan saja, karena tubuh tante sekarang adalah milikmu. Tapi kamu juga janji lho. Kalau tante kepingin… Roni temani tante ya.”, kata tante Ken kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan mengangguk tanda setuju. Dan kami pun mulai saling merangsang dan bercinta untuk yang kedua kalinya. Hari itu adalah hari yang tidak pernah bisa aku lupakan. Karena angan-anganku untuk bisa bercinta dengan tante Ken dapat terwujud menjadi kenyataan. Sampai saat ini aku dan tante Ken masih selalu melakukan aktivitas sex dengan berbagai variasi. Dan kami sangat bahagia.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/09/ngesex-dengan-tante-ken.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh70XUOjtR_p01m-aGuOZpq6jyBOdn_Oi-4IS-ROs0XSdMUaAJEdKoDDLMS1pZHkdpTfR72tQd1SkupPipmGjAcwqScVcaRbphfEsnLHDI6Bpk9nrxIvTHCHB7rSlP5Y8T9YKC_UQvCZlQ/s72-c/tante_pamer_body_mulus.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-7873303047662325991</guid><pubDate>Tue, 06 Sep 2011 19:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-07T02:17:23.740+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Foto-Foto Payudara Alami Sexy</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Monggo gan di nikmati foto-fotonya.......jangan kedip yah....ckckckck&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglb3mY0-7G1iYBx35lF9D-97WVZqJrZM4rWERe08dMW-ZaNTpDR6x0rBa95bxexrQWV70RPKZoV9TDnsmlBAZNwIBhdeimCs9yPRcb3WTsxO3v21-YAwhukKXrXcJ3nhnYmMKFwaC7w0k/s640/payudara_alami_Indah_21.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigRbaUijZHXebnIxtIz-BodtjESG24vNPkQP7ljci9tTj0sZNqLrL3MIsgB6XCmMzJO2JRLHxk0n7FKrEYY5hFN_Zdye5CTxpXzAeWsrQ4D9jVWR-5-ooieerZdfNGD5K5S7h1ALqQ7W0/s640/payudara_alami_Indah_.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw-avIBD73Pq3bP9SLkX6z50WQpBRltm5VjZeiQBImvAXtasyX6adZwDvgpVWH8_boeU3dfbJ7ngUqnjKpo8pICcWt3aUcomH9Um_CWeA6dQDVcj2rQ0GHAgfwMMZkVZGFgKhNQdLdHJQ/s640/payudara_alami_Indah_1.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="382" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirEILJb5ad-2IH1AjAhi1o3NBkMutCCbWrugdiog5VG2zt7uh4hL7wcxx868ExAptuvU0HRoX4TzDteGxibyei4ykEkB5U1chMs2aNPHlv63SfB4dgYEffTQ5qIY-Gy2uC_OIztD1Io_E/s640/payudara_alami_Indah_3.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqJyDd6UltvciWVv0mMJMdkmNC7Zhh8WrpmyGECnU6fNM_lOzQmgXIV620fAc5aAWOWLcRVf3CuLZbDUaNwwc0OuGXtyPpHkw_fU907DiDbJKsk-SnL161P4bKTnqWyUk9szs1VWtndn0/s640/payudara_alami_Indah_4.jpg" width="480" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUjfdh9inFGbud1uNiZdJL-1xOmDG9DlHRbMBqp2ofg3mySJ3i46Z5zdY4B66V7RnULaEA-l7UWqdzBAfK6MB4NGMXE7b1plAl_8YwxizUoVl5IsYXIL4DG_mDobZkkr5lXSvQkXcWWu4/s640/payudara_alami_Indah_5.JPG" width="582" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="370" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhzpcnSNoKhvas8PTdGugT9Xn3B8ecA8FI26GaQnj8PSEynmdbC8ucX5DFnrddzSdqAPOuifySyaS0tP3MXNj0P6sPOIdHuAc_ZiBHPSYH_qzAvluTf2wKRyWk32S69mORcs0W0-tFKPQ/s640/payudara_alami_Indah_6.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6PgYEtRJYv9dUigOOVRP8sC-A15FnQDwDyD9VwwvWSQSMAL7q1laD-NOxweD4tty_7FYi5dcawiGP3GvxFk7gQnfp7mt4AcnREctNa1Njb7_sh-VJG2jIMH_ZgbXxxeRNnyV-OwXuK0M/s640/payudara_alami_Indah_7.jpg" width="480" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5ctVjSYADqjIdexTCRp2avYuVbVodItLNvvlN1zVh1PYz55JR2OAPTFnsf2a8-Z2r-q6YGUHjXZOotTLNK7Z-rz-2jvNhwPYy3nwFvSxtb3Q1H4UJ57bIqbyKQzVhEvROWSriv4YLN4A/s640/payudara_alami_Indah_8.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBGO8F5JL7tnaR_uxuHzjbQov8RNjw1cXfDKDiG1sLIt3k-7i-to_bdx6AsPiqh7MhuF73D6g_7sJBbTizCZDiUE7xbtKJWpm9VyNAnGmDPzRm30GbWp7BPrwuafQ_5QuMBbUljMY87Cw/s640/payudara_alami_Indah_9.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfYJrySEfybLrseO9P1ux9aoCMrLkyljC9KMfNbpfpIwpq-g6pRxagTdgEdlGkZKS50TgJucb0NnayRESSe8nfmKg1FNijOlzj38c9InTfU_m3Yl6O3qp7APcZY-XfRVsY9mCF1NP64iA/s640/payudara_alami_Indah_10.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxQr8xhoZR7V46NJbkbdv_EEr341Nmooj-zYNlQWjaZNL5pU-Obj485V57FPc3JVBSucGm4kifk7itw57BaJPz95k4NEAJEjPB7P71vW-i_D0L7bLbcFhRgBjsUMV2GN-IqvPn2F2yV1o/s640/payudara_alami_Indah_hotpants.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheBJA2Ieqjq0jzvQCBMQ3Vl_NbTch5o4wLRExiFot5FLRIAym36nXaYqUc7Cgb00S2deYPP5CUX49DAXCECZLfisPagMupyt0v7xF7GJtDnKP09D_CVY47SijWdT-ACTA5j2wevy07418/s640/payudara_alami_Indah_susu_gede.jpg" width="480" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvf2IP_OWA8u_pYxlgcgbP2MiPaYrWnGd8r2GBTWTTFuWgw6gw57Gc06JId0MmGyZBoPcQ4LUQXEm4AuN9rfp3C60Ei0XZcvUjdUIy-1cdRHBVfUTAJg36gbQje1Vk6w33JsmO0acqUo0/s640/payudara_alami_Indah_11.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNqg03C2VYTma4pH2gFGqtmx2ShtUC5tzehgSocpaMQnll8vSfGNxHRX_yHw7rQayWDVVCvc_7pio4yiNa7jJS-YXB2y6f4eBAH29JackRfcsphapFvvOdy0CaMR_6R0ZRIKhbWHDWX6A/s640/payudara_alami_Indah_12.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpKbBK_xJeYQOYWVW5gOPorlskoi00DzBFlVd7T4XK0uNKaOvcfvPPlDLP7aqq1cq5D-7TIjan2RO6pJeh-q6s81ddHq7mxa5xOZE4EcjGnYk49C1PBM3JZYSEQ-eV1AGBG1e1TnCMaNA/s640/payudara_alami_Indah_13.jpg" width="428" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghmDziEWbaBbQbrxhSpfwVRGinR3jdzq8Ml2gtPIiSa_Pqyfd3eq30n0CbqMSckAQ06t4rryVTznIg0V4hZuLpe0LO9qGV8qlfAhFr969YCu9xH-ROG5NyptSEvEKPHWcCpRpR9QhhZGQ/s640/payudara_alami_Indah_14.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1qfC7XungI5yHS5U2feyonCIjMKijTx7ldLeYKBwSMNm0CnAt2c3YDpOzlf842oefLsMuXRXyktK1MA8XH9dQ62XwJPI573YnSK7e3wsS0UljHKoo5ulwP5ukhACgW0Ua3QSMmRtvhc8/s640/payudara_alami_Indah_15.jpg" width="548" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs2yvgHnV1Kn5tMbmoV2JRdIKr0HhpqJz3LU4q1F9uxSPCDSK3qYUnetvybDN63qeFE3v9U4mPPKIz-lVsJiEa444jCmoJ-PO4xkuMhBzjQKboS5KORa08a1Lee4VR_pLO8PEaTuRMf24/s640/payudara_alami_Indah_16.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipbzzoSnnLV_hyphenhyphenFboxCJXscXrK1PQq5Zpjxf4ugAM9lJiygaO0F6PL5hPJRQL4B8KXTYw4-1Px17icuLmBdTw2xps0ktCLxl7c2jnMl28LtawqI9PWhFy3OmyfJOUDFIaWA7ZmWOlrZbU/s640/payudara_alami_Indah_17.jpg" width="484" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizzOQ5NIF_IkJbNex295OFCxmLbwmpvp-lNPlpYenj3M2nhY0yjPbszRKm9JmmP8w-PkLPqtNHKEQfD73N_fDXYeW-HBXJKN58cvVhVxIjTTvjKDdm5VSwRrMeaRl-mLdJufEy0JwcIMI/s640/payudara_alami_Indah_18.jpg" width="512" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="566" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlhkmKCcUco-iMR4m2rBpI6pbDc8cQzh0FBoqWXuM9lllfmnSh4hwVOxBYpkCfnUK8QbNASZ-eLRe681Jg38YTYYUm9DcryKmTAqJdDNewDPy_RBE_femwJ420OzjveKVdGlczr4RgNpE/s640/payudara_alami_Indah_close_up_foto_payudara.jpg" width="600" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjl-aQVZzkLF5rpw7Or-MQ0K1CZSJGVtWKWakTFpfbqRmjlFchm7jfGT_OWpM2I6tf0MFXw9lsPnWXhBNUBoRNU9_-0Gg-kJteClIFdi-hPlqitpoaBavnH_uYaWKh6iIRPhoFd_Y_LIcM/s640/payudara_alami_Indah_19.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivJmr3AxE6GOQyyff_QS8b36wey3_41VgmM3RFZK7Mn2rpXt3tPKdzyHSL621v17ZlncVQWKvjq_byBEvQkx_73U74uO8ZXTI9uB0QtDGrRb3CsTCU_ZHgAvm_UG-IRPD2IC6Nkl_z-vU/s640/payudara_alami_Indah_20.jpg" width="480" /&gt; &lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/09/foto-foto-payudara-alami-sexy.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglb3mY0-7G1iYBx35lF9D-97WVZqJrZM4rWERe08dMW-ZaNTpDR6x0rBa95bxexrQWV70RPKZoV9TDnsmlBAZNwIBhdeimCs9yPRcb3WTsxO3v21-YAwhukKXrXcJ3nhnYmMKFwaC7w0k/s72-c/payudara_alami_Indah_21.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-6410001353041250633</guid><pubDate>Tue, 06 Sep 2011 18:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-07T01:16:41.224+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Cerita Sex: Nikmatnya Sex dengan Mbak Maya</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Tak ada yang bisa di ungkapkan selain dengan kata mujur, ya.. cerita kali ini adalah kemujuran bagi seorang laki-laki muda yang berkenalan dengan tante girang, dapat nomer hp tante girang, langsung ketemuan lagi dan akhirnya bisa ngentot tante girang. ceritanya gak datar, seru bikin jatung degdegan, cerita tante girang yang mungkin belum pernah anda baca. berikut cerita lengkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB31yE9NWiPFajVM5u9kjJh-fHj0LplWdf4cVBh0FvvDfXOU5p8VDq3HQjfBGQiM3qUP-KNDWXrI2XHYCxfI3QHv9Zf7Xq8ZNEnN3kN01w-ah87toUziFy6oD036FtxEKchpIZ1FUs04g/s640/tante_girang_maya_sexy_montok.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Pada suatu siang sekitar jam 12-an aku berada di sebuah toko buku Gramedia di Gatot Subroto untuk membeli majalah edisi khusus, yang katanya sih edisi terbatas. Hari itu aku mengenakan kaos t-shirt putih dan celana katun abu-abu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya potongan badanku sih biasa saja, tinggi 170 cm berat 63 kg, badan cukup tegap, rambut cepak. Wajahku biasa saja, bahkan cenderung terkesan sangar. Agak kotak, hidung biasa, tidak mancung dan tidak pesek, mataku agak kecil selalu menatap dengan tajam, alisku tebal dan jidatku cukup pas deh. Jadi tidak ada yang istimewa denganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu keadaan di toko buku tersebut tidak terlalu ramai, meskipun saat itu adalah jam makan siang, hanya ada sekitar 7-8 orang. Aku segera mendatangi rak bagian majalah. Nah, ketika aku hendak mengambil majalah tersebut ada tangan yang juga hendak mengambil majalah tersebut. Kami sempat saling merebut sesaat (sepersekian detik) dan kemudian saling melepaskan pegangan pada majalah tersebut hingga majalah tersebut jatuh ke lantai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf..” kataku sambil memungut majalah tersebut dan memberikannya kepada orang tersebut yang ternyata adalah seorang wanita yang berumur sekitar 37 tahun (dan ternyata tebakanku salah, yang benar 36 tahun), berwajah bulat, bermata tajam (bahkan agak berani), tingginya sama denganku (memakai sepatu hak tinggi), dan dadanya cukup membusung. “Busyet! molek juga nih ibu-ibu”, pikirku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak pa-pa kok, nyari majalah X juga yah.. saya sudah mencari ke mana-mana tapi nggak dapet”, katanya sambil tersenyum manis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yah, edisi ini katanya sih terbatas Mbak..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu suka juga fotografi yah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak kok, cuma buat koleksi aja kok..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu kami berbicara banyak tentang fotografi sampai akhirnya,&lt;br /&gt;
“Mah, Mamah.. Ira sudah dapet komiknya, beli dua ya Mah”, potong seorang gadis cilik masih berseragam SD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sudah dapet Ra.. oh ya maaf ya Dik, Mbak duluan”, katanya sambil menggandeng anaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya sudah, nggak dapat majalah ya nggak pa-pa, aku lihat-lihat buku terbitan yang baru saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar setengah jam kemudian ada yang menegurku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hi, asyik amat baca bukunya”, tegur suara wanita yang halus dan ternyata yang menegurku adalah wanita yang tadi pergi bersama anaknya. Rupanaya dia balik lagi, nggak bawa anaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada yang kelupaan Mbak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh tidak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Putrinya mana, Mbak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Les piano di daerah Tebet”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak dianter?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, supir yang nganter.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian kami terlibat pembicaraan tentang fotografi, cukup lama kami berbicara sampai kaki ini pegal dan mulut pun jadi haus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya mbak yang bernama Maya tersebut mengajakku makan fast food di lantai bawah. Aku duduk di dekat jendela dan Mbak Maya duduk di sampingku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harum parfum dan tubuhnnya membuatku konak. Dan aku merasa, semakin lama dia semakin mendekatkan badannya padaku, aku juga merasakan tubuhnya sangat hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Busyet dah, lengan kananku selalu bergesekan dengan lengan kirinya, tidak keras dan kasar tapi sehalus mungkin. Kemudian, kutempelkan paha kananku pada paha kirinya, terus kunaik-turunkan tumitku sehingga pahaku menggesek-gesek dengan perlahan paha kirinya. Terlihat dia beberapa kali menelan ludah dan menggaruk-garukkan tangannya ke rambutnya. Wah dia udah kena nih, pikirku. Akhirnya dia mengajakku pergi meninggalkan restoran tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ke mana?” tanyaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terserah kamu saja”, balasnya mesra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu tahu nggak tempat yang privat yang enak buat ngobrol”, kataku memberanikan diri, terus terang aja nih, maksudku sih motel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku tahu tempat yang privat dan enak buat ngobrol”, katanya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami menggunakan taksi, dan di dalam taksi itu kami hanya berdiam diri lalu kuberanikan untuk meremas-remas jemarinya dan dia pun membalasnya dengan cukup hot. Sambil meremas-remas kutaruh tanganku di atas pahanya, dan kugesek-gesekkan. Hawa tubuh kami meningkat dengan tajam, aku tidak tahu apakah karena AC di taksi itu sangat buruk apa nafsu kami sudah sangat tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami tiba di sebuah motel di kawasan kota dan langsung memesan kamar standart. Kami masuk lift diantar oleh seorang room boy, dan di dalam lift tersebut aku memilih berdiri di belakang Mbak Maya yang berdiri sejajar dengan sang room boy. Kugesek-gesekan dengan perlahan burungku ke pantat Mbak Maya, Mbak Maya pun memberi respon dengan menggoyang-goyangkan pantatnya berlawanan arah dengan gesekanku. Ketika room boy meninggalkan kami di kamar, langsung kepeluk Mbak Maya dari belakang, kuremas-remas dadanya yang membusung dan kucium tengkuknya. “Mmhhh.. kamu nakal sekali deh dari tadi.. hhm, aku sudah tidak tahan nih”, sambil dengan cepat dia membuka bajunya dan dilanjutkan dengan membuka roknya. Ketika tangannya mencari reitsleting roknya, masih sempat-sempatnya tangannya meremas batanganku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia segera membalikkan tubuhnya, payudaranya yang berada di balik BH-nya telah membusung. “Buka dong bajumu”, pintanya dengan penuh kemesraan. Dengan cepat kutarik kaosku ke atas, dan celanaku ke bawah. Dia sempat terbelalak ketika melihat batang kemaluanku yang sudah keluar dari CD-ku. Kepala batangku cuma 1/2 cm dari pusar. Aku sih tidak mau ambil pusing, segera kucium bibirnya yang tipis dan kulumat, segera terjadi pertempuran lidah yang cukup dahsyat sampai nafasku ngos-ngosan dibuatnya.&lt;br /&gt;
Sambil berciuman, kutarik kedua cup BH-nya ke atas (ini adalah cara paling gampang membuka BH, tidak perlu mencari kaitannya). Dan bleggh.., payudaranya sangat besar dan bulat, dengan puting yang kecil warnanya coklat dan terlihat urat-uratnya kebiruan. Tangan kananku segera memilin puting sebelah kiri dan tangan kiriku sibuk menurunkan CD-nya. Ketika CD-nya sudah mendekati lutut segera kuaktifkan jempol kaki kananku untuk menurunkan CD yang menggantung dekat lututnya, dan bibirku terus turun melalui lehernya yang cukup jenjang. Nafas Mbak Maya semakin mendengus-dengus dan kedua tangannya meremas-remas buah pantatku dan kadang-kadang memencetnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya mulutku sampai juga ke buah semangkanya. Gila, besar sekali.. ampun deh, kurasa BH-nya diimpor secara khusus kali. Kudorong tubuhnya secara perlahan hingga kami akhirnya saling menindih di atas kasur yang cukup empuk. Segera kunikmati payudaranya dengan menggunakan tangan dan lidahku bergantian antara kiri dan kanan. Setelah cukup puas, aku segera menurunkan ciumanku semakin ke bawah, ketika ciumanku mencapai bagian iga, Mbak Maya menggeliat-geliat, saya tidak tahu apakah ini karena efek ciumanku atau kedua tanganku yang memilin-milin putingnya yang sudah keras. Dan semakin ke bawah terlihat bulu kemaluannya yang tercukur rapi, dan wangi khas wanita yang sangat merangsang membuatku bergegas menuju liang senggamanya dan segera kujilat bagian atasnya beberapa kali.&lt;br /&gt;
Kulihat Mbak Maya segera menghentak-hentakkan pinggulnya ketika aku memainkan klitorisnya. Dan sekarang terlihat dengan jelas klitorisnya yang kecil. Dengan rakus kujilat dengan keras dan cepat. Mbak Maya bergoyang (maju mundur) dengan cepat, jadi sasaran jilatanku nggak begitu tepat, segera kutekan pinggulnya. Kujilat lagi dengan cepat dan tepat, Mbak Maya ingin menggerak-gerakkan pinggulnya tapi tertahan. Tenaga pinggulnya luar biasa kuatnya. Aku berusaha menahan dengan sekuat tenaga dan erangan Mbak Maya yang tadinya sayup-sayup sekarang menjadi keras dan liar. Dan kuhisap-hisap klitorisnya, dan aku merasa ada yang masuk ke dalam mulutku, segera kujepit diantara gigi atasku dan bibir bawahku dan segera kugerak-gerakkan bibir bawahku ke kiri dan ke kanan sambil menarik ke atas. Mbak Maya menjerit-jerit keras dan tubuhnya melenting tinggi, aku sudah tidak kuasa untuk menahan pinggulnya yang bergerak melenting ke atas. Terasa liang kewanitaannya sangat basah oleh cairan kenikmatannya. Dan dengan segera kupersiapkan batanganku, kuarahkan ke liang senggamanya dan, “Slebbb…” tidak masuk, hanya ujung batanganku saja yang menempel dan Mbak Maya merintih kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pelan-pelan Ndi”, pintanya lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya deh Mbak”, dan kuulangi lagi, tidak masuk juga. Busyet nih cewek, sudah punya anak tapi masih kayak perawan begini. Segera kukorek cairan di dalam liang kewanitaannya untuk melumuri kepala kemaluanku, lalu perlahan-lahan tapi pasti kudorong lagi senjataku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aarrghh.. pelan Ndi..” Busyet padahal baru kepalanya saja, sudah susah masuknya. Kutarik perlahan, dan kumasukan perlahan juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hitungan ketiga, kutancap agak keras. “Arrhhghh…” Mbak Maya menjerit, terlihat air matanya meleleh di sisi matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa Mbak, mau udahan dulu?” bisikku padda Mbak Maya setelah melihatnya kesakitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan Ndi, terus aja”, balasnya manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian kumainkan maju mundur dan pada hitungan ketiga kutancap dengan keras. Yah, bibir kemaluannya ikut masuk ke dalam. Wah sakit juga, habis sampai bulu kemaluannya ikut masuk, bayangkan aja, bulu kemaluan kan kasar, terus menempel di batanganku dan dijepit oleh bibir kewanitaan Mbak Maya yang ketat sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan usaha tiga hitungan tersebut, akhirnya mentok juga batanganku di dalam liang senggama Mbak Maya. Terus terang saja, usahaku ini sangat menguras tenaga, hal ini bisa dilihat dari keringatku yang mengalir sangat deras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Mbak Maya tenang, segera senjataku kugerakkan maju mundur dengan perlahan dan Mbak Maya mulai menikmatinya. Mulai ikut bergoyang dan suaranya mulai ikut mengalun bersama genjotanku. Akhirnya liang kewanitaan Mbak Maya mulai terasa licin dan rasa sakit yang diakibatkan oleh kasar dan lebatnya bulu kemaluannya sedikit berkurang dan bagiku ini adalah sangat nikmat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru sekitar 12 menitan menggenjot, tiba-tiba dia memelukku dengan kencang dan, “Auuwwww….”, jeritannya sangat keras, dan beberapa detik kemudian dia melepaskan pelukannya dan terbaring lemas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Istirahat dulu Mbak”, tanyaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya Ndi.. aku ingin istirahat, abis capek banget sich.. Tulang-tulang Mbak terasa mau lepas Ndi”, bisiknya dengan nada manja.&lt;br /&gt;
“Oke deh Mbak, kita lanjutkan nanti aja..”, balasku tak kalah mesranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ndi, kamu sering ya ginian sama wanita lain..”, pancing Mbak Maya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah nggak kok Mbak, baru kali ini”, jawabku berbohong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi dari caramu tadi terlihat profesional Ndi, Kamu hebat Ndi..&lt;br /&gt;
Sungguh perkasa”, puji Mbak Maya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mbak juga hebat, lubang surga Mbak sempit banget sich.., padahal kan Mbak udah punya anak”, balasku balik memuji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah kamu bisa aja, kalau itu sich rahasia dapur”, balasnya manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamipun tertawa berdua sambil berpelukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak terasa karena lelah, kami berdua tertidur pulas sambil berpelukan dan kami kaget saat terbangun, rupanya kami tertidur selama tiga jam. Kami pun melanjutkan permainan yang tertunda tadi. Kali ini permainan lebih buas dan liar, kami bercinta dengan bermacam-macam posisi. Dan yang lebih menggembirakan lagi, pada permainan tahap kedua ini kami tidak menemui kesulitan yang berarti, karena selain kami sudah sama-sama berpengalaman, ternyata liang senggama Mbak Maya tidak sesempit yang pertama tadi, mungkin karena sudah ditembus oleh senjataku yang luar biasa ini sehingga kini lancarlah senjataku memasuki liang sorganya. Tapi permainan ini tidak berlangsung lama karena Mbak Maya harus cepat-cepat pulang menemui anaknya yang sudah pulang dari les piano. Tapi sebelum berpisah kami saling memberikan alamat dan nomer telepon sehingga kami bisa bercinta lagi di lain saat dengan tenang dan damai.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/09/cerita-sex-nikmatnya-sex-dengan-mbak.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB31yE9NWiPFajVM5u9kjJh-fHj0LplWdf4cVBh0FvvDfXOU5p8VDq3HQjfBGQiM3qUP-KNDWXrI2XHYCxfI3QHv9Zf7Xq8ZNEnN3kN01w-ah87toUziFy6oD036FtxEKchpIZ1FUs04g/s72-c/tante_girang_maya_sexy_montok.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-8460969215272366329</guid><pubDate>Tue, 06 Sep 2011 16:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-06T23:39:48.811+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Pengalamanku: Cerita Sex Tante Girang</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt; - Cerita seks&lt;/b&gt; ini aku bagi karena rasa bahagianya diriku, bagaikan mendapat durian runtuh, entah dari mana datangnya, akhirnya gue mengenal seorang tante, kenalan lalu main di ranjang, cerita tante girang ini aku ceritakan untuk kalian yang doyan tante girang, tante girang cantik, no hp tante girang dan semua tentang tante girang.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8GVVSX4yIu-cpf9Nl5lIsV-jGE0A-_gQzE_StNEe57cSXrsAiW3-EQrgsNgFbX7-eGrU6quVQgWxZbxw4Dv-b6hLQ4etIVZAqxkreVQ8_avT2yuB3k7qboZt0nj3TR2x0JZ92sJlerP0/s640/cerita+sex+foto+tante+girang.jpg" width="492" /&gt;&lt;br /&gt;
sore hari menjelang malam pulang kantor naik motor tengah jalan hujan deras terpaksa minggir dulu berteduh samping ATM BCA. lagi berdiri sendirian kedinginan tiba2 ada sinar lampu mobil yang silau banget. sialan bener nih orang parkir mobil persis depan muka gue. dari pintu pengemudi keluarlah sosok seorang tante dengan gaun pesta yang lumayan seksi lari2x kehujanan langsung masuk ke dalam ruang ATM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
terdengar suara tante itu ngomel2x sendiri, ternyata ATM dia di blokir dan dia perlu uang cash. gue coba masuk ke dalam pura2x nanya kenapa. omigod! bajunya seksi banget, bentuk tubuhnya makin keliatan karena di dalam ruang ATM lampunya terang. baju hitam berbahan sutra tipis banget, pentilnya njeplak karena gak pake beha. pahanya yang putih mulus banget karena roknya pendek banget. bahkan gue bisa tahu kalo dia pake g-string karena pantatnya mulus gak ada garis celana dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jantung gue berdetak cepat dan celana mulai terasa sempit. dia juga kaget waktu gue masuk, ternyata dia gak liat waktu gue di luar. kenapa tante, bisa saya bantu? aku perlu cash nih tapi ATM-ku error. pake kartu saya aja tante, nanti gantinya belakangan. saya minta alamat dan nomer telpon tante aja buat ambil uang saya nanti. aduh makasih banget ya mas, aku bener2x kepepet nih butuh 500 ribu aja kok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
celana gue makin terasa mau robek, titit gue yang membesar makin keliatan menyembul. sementara gue ambil duit dari ATM, tante melihat ke arah celana gue. kamu kedinginan ya? iya tante.. AC-nya dingin banget, mana hujan lagi. gue kaget banget si tante mengelus titit dengan tiba2x. mmmhh.. besar juga punya kamu!! aduh tante, bikin jantung saya hampir copot. hihihi… mendingan jantung copot atau celana kamu yang saya copot??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
si tante terus mengelus titit gue sampe gue gak tahan dan gue langsung cium bibirnya. akhirnya kita french kiss lama banget, gue lupa kartu ATM gue masih di dalam mesin akhirnya kartunya ditelan lagi sama mesinnya. gue gak peduli lagi sama kartu ATM gue, karena udah sange berat. tangan gue masuk ke dalam roknya gue tarik g-stringnya. terasa memeknya tercukur halus, tanpa jembut sehelai pun. ternyata si tante juga udah basah banget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
posisi masih berdiri sambil berciuman tapi rok tante udah terangkat dan g-stringnya udah di lantai. sedangkan celana gue udah melorot tinggal celana dalam masih utuh. tangan kanan gue meremas toket tante yang tak berbeha dan tangan kiri gue mainin klitorisnya. sementara tangan tante melingkar di pundak gue. akhirnya tante buka celana dalam gue dan bibirnya menukik ke bawah ke arah titit dan berlutut. anjrit! jilatannya lembut banget sampe akhirnya dia gak tahan dia sedot palkon gue. sambil berlutut tante mengulum biji peler gue dan bergantian menyedot batang titit gue. ngilu abisss!!! gue cuma bisa merem nikmat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tante… udah yuk, takut saya keburu keluar. tante berdiri ngangkang gue coba masukin titit gue ke dalam memeknya. pas udah masuk, si tante gue gendong sambil bersandar di mesin ATM. kedua tangan tante melingkar di leher gue. kedua tangan gue pegangin pahanya. gue sampe lupa kalo gue gak pake kondom, mana kepikiran.. gak ada waktu juga. kesempatan seperti ini hanya sekali. pahanya gue pegel dengan posisi kuda2x begitu sambil gendong si tante, untung aja badannya kurus jadi gak berat2x banget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sekitar 15 menit.. gue capek dengan posisi gitu, gue suruh tante berdiri balik badan trus agak nungging. gue hajar memeknya dengan posisi doggy style, tangan gue sambil meremas toket tante dari belakang. si tante meraung-raung (nikmat atau sakit, gue gak ngerti), yang pasti gue sih merasa nikmat banget. akhirnya udah gak tahan lagi, gue croot di dalam meki si tante. ternyata kita keluar bareng, karena disemprot cairan peju hangat dalam memek, si tante ikutan croot juga. hujan berhenti, kita masuk ke dalam mobil. belum begitu puas, kita lanjut ke salah satu hotel transit di daerah cilandak…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai disini dulu cerita sex kali ini, akan ada sambungan cerita seks tante girang yang mampu memuaskan gairah seks ku, gairah tante girang emang bikin aku tak bisa melupakan si tante cantik ini….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersambung…..&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/09/pengalamanku-cerita-sex-tante-girang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8GVVSX4yIu-cpf9Nl5lIsV-jGE0A-_gQzE_StNEe57cSXrsAiW3-EQrgsNgFbX7-eGrU6quVQgWxZbxw4Dv-b6hLQ4etIVZAqxkreVQ8_avT2yuB3k7qboZt0nj3TR2x0JZ92sJlerP0/s72-c/cerita+sex+foto+tante+girang.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-597123116651388339</guid><pubDate>Mon, 05 Sep 2011 16:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-05T23:48:18.462+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Nikmatnya Sex dengan Tante Bella</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt; - Cerita Sex tante bella&lt;/b&gt;, Awal aku mengenalnya pada saat dia mengundang perusahaan tempatku bekerja untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai produk yang akan dipesannya.&lt;br /&gt;
Sebagai marketing, perusahaan mengutusku untuk menemuinya. Pada awal pertemuan siang itu, aku sama sekali tidak menduga bahwa Ibu Bella yang kutemui ternyata pemilik langsung perusahaan. Wajahnya cantik, kulitnya putih laksana pualam, tubuhnya tinggi langsing (Sekitar 175 cm) dengan dada yang menonjol indah. Dan pinggulnya yang dibalut span ketat membuat bentuk pinggangnya yang ramping kian mempesona, juga pantatnya wah.. sungguh sangat montok, bulat dan masih kencang. &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmXdErGOVWdtIo0eJV5jY4pD6iY8VR_Bc4isNiwgmLkBGeYKIaLIJ8lgC0thKPElZIYSV1y2Fn_NluPZcLnJKrFrXFTxUOviFRiJJRoPqeWkrHZ7AkAjuT_rP4yGXVDAG4mQLfZ89WzEg/s640/tante_bella.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Sepanjang pembicaraan dengannya, konsentrasiku tidak 100%, melihat gaya bicaranya yang intelek, gerakan bibirnya yang sensual saat sedang bicara, apalagi kalau sedang menunduk belahan buah dadanya nampak jelas, putih dan besar.&lt;br /&gt;
Di sofa yang berada di ruangannya yang mewah dan lux, kami akhirnya sepakat mengikat kontrak kerja. Sambil menunggu sekretaris Ibu Bella membuat kontrak kerja, kami mengobrol kesana-kemari bahkan sampai ke hal yang agak pribadi. Aku berani bicara kearah sana karena Ibu Bella sendiri yang memulai. Dari pembicaraan itu, baru kuketahui bahwa usianya baru 25 tahun, dia memegang jabatan direktur sekaligus pemilik perusahaan menggantikan almarhum suaminya yang meninggal karena kecelakaan pesawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pak gala sendiri umur berapa”, bisiknya dengan nada mesra.&lt;br /&gt;
“Saya umur 26 tahun, Bu!” balasku.&lt;br /&gt;
“sudah berkeluarga”, pertanyaannya semakin menjurus, aku sampai GR sendiri.&lt;br /&gt;
“Belum, Bu!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa kutanya, Ibu Bella menerangkan bahwa sejak kematian suaminya setahun lalu, dia belum mendapatkan penggantinya.&lt;br /&gt;
“Ibu cantik, masih muda, saya rasa seribu lelaki akan berlomba mendapatkan Ibu bella”, aku sedikit memujinya.&lt;br /&gt;
“Memang, ada benarnya juga yang Bapak Gala ucapkan, tapi mereka rata-rata juga mengincar kekayaan saya”, nadanya sedikit merendah.&lt;br /&gt;
Tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu, Ibu Bella bangkit berdiri membukakan pintu, ternyata sekretarisnya telah selesai membuat kontrak kerjanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu, saya permisi pulang, Bu!, semoga kerjasama ini dapat bertahan dan saling menguntungkan”, aku segera pamit dan mengulurkan tangan.&lt;br /&gt;
“Semoga saja”, tangannya menyambut uluran tanganku.&lt;br /&gt;
“Terima kasih atas kunjungannya, pak Gala.”&lt;br /&gt;
Cukup lama kami bersalaman, aku merasakan kelembutan tangannya yang bagaikan sutera, namun sebentar kemudian aku segera menarik tanganku, takut dikira kurang ajar. Namun naluri laki-lakiku bekerja, dengan halus aku mulai merancang strategi mendekatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh ya, Bu Bella, sebelum saya lupa, sebagai perkenalan dan mengawali kerjasama kita, bagaimana kalau Ibu Bella saya undang untuk makan malam bersama”, aku mulai memasang jerat.&lt;br /&gt;
“Terima kasih”, jawabnya singkat.&lt;br /&gt;
“Mungkin lain waktu, saya hubungi Pak Gala, untuk tawaran ini.”&lt;br /&gt;
“Saya tunggu, Bu.. permisi”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak mau mendesaknya lebih lanjut. Aku segera meninggalkan kantor Ibu Bella dengan sejuta pikiran menggelayuti benakku. Sepanjang perjalanan, aku selalu terbayang kecantikan wajahnya, postur tubuhnya yang ideal. Ah.. kayaknya semua kriteria cewek idaman ada padanya.&lt;br /&gt;
Tak terasa satu bulan sejak pertemuan itu, meskipun aku sering mampir ke tempat Ibu Bella dalam kurun waktu tersebut, tapi tidak kutemui tanda-tanda aku bisa mengajaknya sekedar Dinner. Meskipun hubunganku dengannya menjadi semakin akrab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menginjak bulan ke-2, akhirnya aku bisa mengajaknya keluar sekedar makan malam. Aku ingat sekali waktu itu malam Minggu, kami bagai sepasang kekasih, meskipun pada awalnya dia ngotot ingin menggunakan mobilnya yang mewah, akhirnya dia bersedia juga menggunakan mobil Katanaku yang bisa bikin perut mules.&lt;br /&gt;
Beberapa kali malam Minggu kami keluar, sungguh aku jadi bingung sendiri, aku hanya berani menggenggam jarinya saja, itupun aku gemetaran, degup-degup di jantungku terasa berdetak kencang padahal hubungan kami sudah sangat dekat, bahkan aku dan dia sama-sama saling memanggil nama saja, tanpa embel-embel Pak atau Bu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai pada malam Minggu yang kesekian kalinya, kuberanikan diri untuk memulainya, waktu itu kami di dalam bioskop. Dalam keremangan, aku menggenggam jarinya, kuelus dengan mesra, kelembutan jarinya mengantarkan desiran-desiran aneh di tubuhku, kucoba mencium tangannya pelan, tidak ada respon, kulepas jemari tangannya dengan lembut. Kurapatkan tubuhku dengan tubuhnya, kupandangi wajahnya yang sedang serius menatap layar bioskop.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan keberanian yang kupaksakan, kukecup pipinya. Dia terkejut, sebentar memandangku. Aku berpikir pasti dia akan marah, tapi respon yang kuterima sungguh membuatku kaget. Dengan tiba-tiba dia memelukku, mulutnya yang mungil langsung menyambar mulutku dan melumatnya. Sekian detik aku terpana, tapi segera aku sadar dan balas melumat bibirnya, ciumannya makin ganas, lidah kami saling membelit mencoba menelusuri rongga mulut lawan. Sementara tangannya semakin kuat mencengkram bahuku. Aku mulai beraksi, tanganku bergerak merambat ke punggungnya, kuusap lembut punggungnya, bibirku yang terlepas menjalar ke lehernya yang jenjang dan putih, aku menggelitik belakang telinganya dengan lidahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bella, aku sayang kamu”, kubisikkan kalimat mesra di telinganya.&lt;br /&gt;
“Gal, akupun sayang kamu”, suaranya sedikit mendesah menahan birahinya yang mulai bangkit.&lt;br /&gt;
Dan saat tanganku menyusup ke dalam blousnya, erangannya semakin jelas terdengar. Aku merasakan kelembutan buah dadanya, kenyal. Kupilin halus putingnnya, sementara tanganku yang satunya menelusuri pinggangnya dan meremas-remas pinggulnya yang sangat bahenol.&lt;br /&gt;
Segera kubuka kancing blous bagian depannya, suasana bioskop yang gelap sangat kontras sekali dengan buah dadanya yang putih. Perlahan kukeluarkan buah dadanya dari branya, kini di depanku terpampang buah dadanya yang sangat indah, kucium dan kujilat belahannya, hidungku bersembunyi diantara belahan dadanya, lidahku yang basah dan hangat terus menciumi sekelilingnya perlahan naik hingga ke bagian putingnya. Kuhisap pelan putingnya yang masih mungil, kugigit lembut, kudorong dengan lidahku. Bella semakin meracau. Tanganya menekan kuat kepalaku saat putingnya kuhisap agak kuat. Sementara aku merasakan gerakan di celanaku semakin kuat, senjataku sudah menegang maksimal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanganku yang satunya sudah bergerak ke pahanya, spannya kutarik ke atas hingga batang pahanya tampak mulus, putih. Kubelai, kupilin pahanya sementara mulutku mengisap terus puting buah dadanya kiri dan kanan. Dan saat jariku sampai di pangkal pahanya, aku menemukan celana dalamnya. Perlahan jari-jariku masuk lewat celah celana dalamnya, kugeser ke kiri, akhirnya jari-jariku menemukan rambut kemaluannya yang sangat lebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan tak sabar, kugosokkan jariku di klitorisnya sementara mulutku masih asyik menjilati puting buah dadanya yang semakin mencuat ke atas pertanda gairahnya sudah memuncak, meskipun jari-jariku sedikit terhalang celana dalamnya tapi aku masih dapat menggesek klitorisnya, bahkan dengan cepat kumasukkan jariku ke dalam celahnya yang lembat, terasa agak basah. Jariku berputar-putar di dalamnya, sampai kutemukan tonjolan lembut bergerigi di dalam kemaluannya, kutekan dengan lembut G-spotnya itu, kekiri dan kekanan perlahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Achhh… Gala.. aku sudah nggak tahan.. Terus Gal… oh…” Suaranya makin keras, birahinya sudah dipuncak. Tangannya menekan kepalaku ke buah dadanya hingga aku sulit bernafas, sementara tangan yang satunya menekan tanganku yang di kemaluannya semakin dalam. Akhirnya kurasakan seluruh tubuhnya bergetar, kuhisap kuat puting susunya, kumasukkan jariku semakin dalam. “Ahhh… oh.. Gal.. aku ke..lu..ar…” Kurasakan jariku hangat dan basah. “Makasih Gal, sudah lama aku tak merasakan kenikmatan ini.” Aku hanya bisa diam, menahan tegangnya senjataku yang belum terlampiaskan tapi rupanya Bella sangat pengertian. Dengan lincahnya dibukanya reitsleting celanaku, jari-jarinya mencari senjataku. Aku membantunya dengan menggerakan sedikit tubuhku. Saat tangannya mendapatkan apa yang dicarinya, sungguh reaksinya sangat hebat. “Oh… besar sekali Gal.. aku suka.. aku suka barang yang besar..” Bella seperti anak kecil yang mendapatkan permen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senjataku yang sudah kaku perlahan dikocoknya, aku merasakan nikmat atas perlakuannya, sementara tangannya asyik mengocok batang senjataku, tangan satunya membuka kancing bajuku, mulutnya yang basah menciumi dadaku dan menjilati putingku, sesekali Bella menghisap putingku. Aliran darahku semakin panas, gairahku makin terbakar. Aku merasakan spermaku sudah mengumpul di ujung, sementara kepala senjataku semakin basah oleh pelumas yang keluar.&lt;br /&gt;
“Bella, aku sudah nggak tahan…”&lt;br /&gt;
“Tahan sebentar, Gal..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bella melepaskan jilatan lidahnya di dadaku dan langsung memasukkan senjataku ke dalam mulutnya, aku merasakan kuluman mulutnya yang hangat dan sempit. Kulihat mulutnya yang mungil sampai sesak oleh kemaluanku. Bella semakin kuat mengocok batang senjataku ke dalam mulutnya. Akhirnya kakiku sedikit mengejang untuk melepaskan spermaku. “Awas Bell, aku mau keluar..” kutarik rambutnya agar menjauh dari batang senjataku, tapi Bella malah memasukkan senjataku ke dalam mulutnya lebih dalam, aku tak tahan lagi, kulepaskan tembakanku, 7 kali denyutan cukup memenuhi mulutnya yang mungil dengan spermaku. Bella dengan lahap langsung menelannya dan membersihkan cairan yang tertinggal di kepala senjataku dengan lidahnya. Aku menarik nafas panjang mengatur degup jantungku yang tadi sangat cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah lampu menyala kembali pertanda pertunjukan telah usai, kami sudah rapi kembali. Kulihat jam di pergelangan tanganku menunjukan pukul 10.00 malam. Aku langsung mengantarnya pulang, dalam perjalanan kami tak banyak bicara, kami saling memikirkan kejadian yang baru saja kami alami bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai di rumahnya yang mewah di bilangan Pluit, aku langsung ditariknya menuju kamar pribadinya yang sangat luas. “Gal, saya belum puas, kita teruskan permainan yang tadi..” Tangannya langsung membuka kancing bajuku dan mulai membangkitkan gairahku, sementara pikiranku semakin bingung, kenapa Bella yang tadinya kalem bisa berubah ganas begini? Tapi pikiranku kalah dengan gairah yang mulai berkobar di dadaku, terlebih saat tangannya dengan lihai mengusap dadaku. Bagai musafir seluruh tubuhku dicium dan dijilatinya dengan penuh nafsu. Aku pun tak mau kalah sigap, di ranjangnya yang empuk kami bergulat saling memilin, melumat, dan saling menghisap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pakaian kami mulai tertanggal dari tempatnya. Kami saling melihat, aku melihat kesempurnaan tubuhnya, apalagi di daerah selangkangannya yang putih bersih, sangat kontras dengan bulu kemaluannya yang sangat hitam dan lebat. Dan Bella memandangi senjataku yang mengacung menunjuk langit-langit kamar. Hanya sebentar kami berpandangan, aku langsung meraih tubuhnya dan memapahnya ke ranjang. Kuletakkan hati-hati tubuhnya yang gempal dan lembut, aku mulai menciumi seluruh tubuhnya, lidahku menari-nari dari leher sampai ke jari-jari kakinya. Kuhisap puting buah dadanya yang kemerahan, kujilat dan sesekali kugigit mesra. Ssementara tanganku yang lain meremas-remas pinggul dan pantatnya yang sangat kenyal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pergulatan kami semakin seru, kini posisi kami berbalikan seperti angka 69, kami saling menghisap puting dada. Saat aku memainkan puting dadanya yang sudah mencuat, lidahnya menjilati putingku. Aku turun menjilati perutnya, kurasakan juga perutku dijilati dan akhirnya lidah kami saling menghisap kemaluan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku merasakan hangat di kepala senjataku saat lidahku menari-nari menelusuri celah kemaluannya, lidahku semakin dalam masuk ke dalam celah kewanitaannya yang telah basah, kuhisap klitorisnya kuat-kuat, kurasakan tubuhnya bergetar hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lima belas menit sudah kami saling menghisap, nafsuku yang sudah di ubun-ubun menuntut penyelesaian. Segera aku membalikkan tubuhku. Kini kami kembali saling melumat bibir, sementara senjataku yang sudah basah oleh liurnya kuarahkan ke celah pahanya, sekuat tenaga aku mendorongnya namun sulit sekali. Tubuh kami sudah bersimbah peluh. Akhirnya tak sabar tangan Bella memandu senjataku, setelah sampai di pintu kemaluannya, kutekan kuat, Bella membuka pahanya lebar-lebar dan senjataku melesak ke dalam kemaluannya. Kepala senjataku sudah berada di dalam celahnya, hangat dan menggigit. Kutahan pantatku, aku menikmati remasan kemaluannya di batanganku. Perlahan kutekan pantatku, senjataku amblas sedalam-dalamnya. Gigi Bella yang runcing tertancap di lenganku saat aku mulai menaikturunkan pantatku dengan gerakan teratur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Remasan dan gigitan liang kewanitaannya di seluruh batang senjataku terasa sangat nikmat. Kubalikan tubuhnya, kini tubuh Bella menghadap ke samping. Senjataku menghujam semakin dalam, kuangkat sebelah kakinya ke pundakku. Batang senjataku amblas sampai mentok di mulut rahimnya. Puas dari samping, tanpa mencabut senjataku, kuangkat tubuhnya, dengan gerakan elastis kini aku menghajarnya dari belakang. Tanganku meremas bongkahan pantatnya dengan kuat, sementara senjataku keluar masuk semakin cepat. Erangan dan rintihan yang tak jelas terdengar lirih, membuat semangatku semakin bertambah. Ketika kurasakan ada yang mau keluar dari kemaluanku, segera kucabut senjataku. “Pllop..” terdengar suara saat senjataku kucabut, mungkin karena ketatnya lubang kemaluan Bella mencengkram senjataku. “Achh, kenapa Gal.. aku sedikit lagi”, protes Bella. Dia langsung mendorong tubuhku, kini aku telentang di bawah, dengan sigap Bella meraih senjataku dan memasukkannya ke dalam lubang sorganya sambil berjongkok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini Bella dengan buasnya menaikturunkan pantatnya, sementara aku di bawah sudah tak sanggup rasanya menahan nikmat yang kuterima dari gerakan Bella, apalagi saat pinggulnya sambil naik-turun digoyangkan juga diputar-putar, aku bertahan sekuat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu jam sudah berlalu, kulihat Bella semakin cepat bergerak, cepat hingga akhirnya aku merasakan semburan hangat di senjataku saat tubuhnya bergetar dan mulutnya meracau panjang. “Oh.. aku puas Gal, sangat puas..” tubuhnya tengkurap di atas tubuhku, namun senjataku yang sudah berdenyut-denyut belum tercabut dari kemaluannya. Kurasakan buah dadanya yang montok menekan tubuhku seirama dengan tarikan nafasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa saat, aku sudah merasakan air maniku tidak jadi keluar, segera kubalikkan tubuhnya kembali. Kini dengan gaya konvensional aku mencoba meraih puncak kenikmatan, kemaluannya yang agak basah tidak mengurangi kenikmatan. Aku terus menggerakkan tubuhku. Perlahan gairahnya kembali bangkit, terlebih saat batang senjataku mengorek-ngorek lubang kemaluannya kadang sedikit kuangkat pantatku agar G-spotnya tersentuh. Kini pinggul Bella yang seksi mulai bergoyang seirama dengan gerakan pantatku. Jari-jarinya yang lentik mengusap dadaku, putingku dipilin-pilinnya, hingga sensasi yang kurasakan tambah gila.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setengah jam sudah aku bertahan dengan gaya konvensional. Perlahan aku mulai merasakan cairanku sudah kembali ke ujung kepala senjataku. Saat gerakanku sudah tak beraturan lagi, berbarengan dengan hisapan Bella pada putingku dan pitingan kakinya di pinggangku, kusemprotkan air maniku ke dalam kemaluannya, kami berbarengan orgasme.&lt;br /&gt;
Sejak kejadian itu, kami sering melakukannya. Aku baru tahu bahwa gairahnya sangat tinggi, selama ini dia bersikap alim, karena tidak mau sembarangan main dengan cowok. Dia mau denganku karena aku sabar, baik dan tidak mengejar kekayaannya. Apalagi begitu dia tahu bahwa senjataku dua kali lipat mantan suaminya, tambah lengket saja. Memang yang kukejar hanyalah kenikmatan dunia yang didasari Cinta. Kalau harta sih, ada sukur, nggak ada ya.. cari dong.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/09/nikmatnya-sex-dengan-tante-bella.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmXdErGOVWdtIo0eJV5jY4pD6iY8VR_Bc4isNiwgmLkBGeYKIaLIJ8lgC0thKPElZIYSV1y2Fn_NluPZcLnJKrFrXFTxUOviFRiJJRoPqeWkrHZ7AkAjuT_rP4yGXVDAG4mQLfZ89WzEg/s72-c/tante_bella.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-7643971886143166748</guid><pubDate>Wed, 24 Aug 2011 18:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-25T01:47:18.056+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Video Seks Kim Kardashian di Pernikahannya(Foto)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;- LEBIH dari dua juta orang login untuk menonton video seks Kim Kardashian saat dia menikah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Video dari bintang realitas,, 30 diposting online oleh dia mantan rapper Ray J pada tahun 2007, biasanya menarik 300.000 pengguna online bulan.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="438" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNRhAGGdfcOFInUmvRj_brf18tlpjHdzl7Ee81rwiwZWfRMzdQqCAMb3pCw0cRtOi0Wq06fG6u4oO-l0ouuRJtlbErZNXDUDSUimToJe1cDcEacQe2qRHf5PWFh9ky7QNi-gRsBR2exacv/s640/Kim+Kardashian%2527s+Sex+Tape+Boom+--+Kim+K+Wedding.JPG" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Tapi seperti hype atas Kim dan hari besar basket as Kris Humphries 'dibangun, jutaan disetel masuk&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mesin pencari Google mengatakan Irlandia adalah pengamat terbesar - membayar £ 30 untuk melihatnya selama sebulan di web.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="478" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgflkTVaqWQJa_HjaMeMVBhLQQ7nnef_azw6OoxzzMPwxBEA4Nbaovj8EmCU5LKigWAB-QRcnk5TcMdAQImCdpG78AUlE07HmG6MB_5ad3Q4Pnsfr-xDa4OUJKXObFoTtyNubw6QE95sXw/s640/kim-kardashian-sex-video.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="434" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoM_ulr1jBGmhIKgcWvHIOSZyTAopnWWujpZe1zW5H65fx8db0_8zplZXkwLE_jOuMVeE9xKpEQXPju5_snWNl2xwAmZGRA-11vR0ggER7PU4qEs9HkisHPZYWlRtn17yTKTaXu3IJhG84/s640/Kim+Kardashian%2527s+Sex+Tape+Boom+--+Kim+K+Wedding-2.JPG" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Kim, yang mendapat 3million £ keuntungan yang bisa di atas rekaman itu, mengatakan awal tahun ini: "Ada rasa malu dan kecelaannya."&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="430" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJ30fIJ4VZ5PsTKiUvFhsDNNmjNGDTpG0vw_AKv6nV6hr5vNmk1NEB2Bvr15QoHHBgv5avJHMr5rVUZxNHqG1QV2jkAnP00mBOQFADtpdydu6j0tM-j_girUh-HMpO75yXDnVL0NqtYIXm/s640/Kim+Kardashian%2527s+Sex+Tape+Boom+--+Kim+K+Wedding-1.JPG" width="600" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://kimksuperstar.com/?nats=MTMzNzgzLjIwLjMuNS4wLjAuMC4wLjA"&gt;&lt;b&gt;Liat Videonya di sini &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; http://www.2shared.com/video/lPs3qyge/Kim_Kardashian_Ray_J_Se_x_Tape.html&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/video-seks-kim-kardashian-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNRhAGGdfcOFInUmvRj_brf18tlpjHdzl7Ee81rwiwZWfRMzdQqCAMb3pCw0cRtOi0Wq06fG6u4oO-l0ouuRJtlbErZNXDUDSUimToJe1cDcEacQe2qRHf5PWFh9ky7QNi-gRsBR2exacv/s72-c/Kim+Kardashian%2527s+Sex+Tape+Boom+--+Kim+K+Wedding.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-3689176352039234116</guid><pubDate>Wed, 24 Aug 2011 18:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-25T01:04:49.065+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Foto Model Imut Gemma Merna Pamer Payudara Sexy-nya</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Gemma merna adalah bentak mendapatkan buah saat ia berpose untuk kalender amal di acara Channel 4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan, untuk parafrase Gadis Film Kalender, sepertinya dia mungkin perlu "jauh lebih besar" melon, untuk membantu menyembunyikan aset-aset indah nya.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="374" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ5i_R6OO7CFW-bD4e3Bpjh95V_icAKZl5cvscU8u8TQJixC-F6jrpq5siwJTs28zt9JrmNgeVndwCpF8pk0Wm12TrIvOdaomc61kS5gcQ1HPiX-WHPDn4LYwNseIe8T5SYxXDpoNBvek/s640/Gemma-Merna-pamer-payudara.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai Carmel McQueen, si pirang berdada telah mengorganisir photoshoot.&lt;br /&gt;
Dia berharap untuk membantu mengumpulkan uang untuk menghancurkan rahasia Fransiskus.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="396" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyiMNzbHdJK-WV6eDAO-XiRl2ZOjrj6M7jfYYEl3eFzas2VPUnxvSQ8dahfRcfGkmDU5GsQidR4hV49mWwjZ51aZu3qplOw3SP3-pRoOZahbQVCHz00AJNT8YfbSRHvfGRfmbawajANPQ/s640/Gemma-Merna-pamer-payudara-1.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Maka itu tidak lama sebelum dia strip off untuk bergabung dalam juga - baik, itu semua untuk alasan yang baik - dan memberikan Carmel sekilas tubuh surgawi dia sudah bersembunyi di bawah jubahnya.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/gemma-merna-pamer-payudara-sexy-nya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ5i_R6OO7CFW-bD4e3Bpjh95V_icAKZl5cvscU8u8TQJixC-F6jrpq5siwJTs28zt9JrmNgeVndwCpF8pk0Wm12TrIvOdaomc61kS5gcQ1HPiX-WHPDn4LYwNseIe8T5SYxXDpoNBvek/s72-c/Gemma-Merna-pamer-payudara.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-5707023439601071909</guid><pubDate>Wed, 24 Aug 2011 17:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-25T00:44:13.772+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Foto Topless Kate Moss Kalender Pirelli</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Ia mungkin seorang wanita yang sudah menikah, tapi itu tidak menghentikan Kate Moss melakukan apa yang dia lakukan yang terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Model 37 tahun terlihat berpose topless untuk kalender Pirelli yang terkenal dalam pemotretan yang terjadi hanya beberapa minggu sebelum ia menikah dengan Jamie Hince rocker musim panas ini.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4aqRBSY9dRY7a4XwCRQCoO__sVUaNlFzRJfK0UKbFpWXMAaAhCfaiw9z0yTdnsHp2i0ik3n-4Ung1HkKN9wak7P4A5mD6p4XG5tSI9lX0RCmddOiqFv7_MJkymd0qr1zh4SWzURgIlRw/s640/kate-moss-topples-picture-pirelli-calender-kate-moss-bugil.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Ibu satu anak Kate terlihat hanya dengan selembar untuk melindungi kesopanan saat ia berpose untuk fotografer Mario Sorrenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Foto-foto itu diberikan kepada Vanity Fair Italia sebagai bagian dari sneak preview dari kalender terkenal yang akan resmi diluncurkan di New York pada Desember.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="384" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqiZEO9qkxkg82Ocn58m0kb_8vRCy9YYPJUOu8zMzRbFzT51xKJJfLBTOk9PtTs1D7vsDBkhCDDSllobjghptio1bM1H_Dh6Gb4OC_fFH8Wb1P4mSB7rN6gxYyjlrJBHCoXeUkdz_Ta-k/s640/kate-moss-topples-picture-pirelli-calender-kate-moss-bugil-1.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Kate dan sebelas model mempesona lainnya diterbangkan ke Murtoli di pulau Mediterania Corsica untuk tugas minggu yang panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lokasi rumah-rumah pertanian tua digunakan termasuk ditinggalkan serta air laut biru dengan latar belakang singkapan berbatu - dengan penjaga keamanan menjaga penonton di teluk untuk menghentikan gambar licik yang diambil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kebetulan Sorrenti adalah pacar lama Kate dan dia fotografer beberapa kali selama tahun 1990 untuk desainer Calvin Klein dan teman dekat keduanya tetap meskipun berpisah.&lt;i&gt;(Daily Mail)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/foto-topless-kate-moss-kalender-pirelli.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4aqRBSY9dRY7a4XwCRQCoO__sVUaNlFzRJfK0UKbFpWXMAaAhCfaiw9z0yTdnsHp2i0ik3n-4Ung1HkKN9wak7P4A5mD6p4XG5tSI9lX0RCmddOiqFv7_MJkymd0qr1zh4SWzURgIlRw/s72-c/kate-moss-topples-picture-pirelli-calender-kate-moss-bugil.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-1253242716431588100</guid><pubDate>Wed, 24 Aug 2011 00:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-24T07:13:15.656+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Relation</category><title>Kenapa Perselingkuhan Terjadi? Ini Penyebabnya</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Pernikahan adalah momen membangun kehidupan baru bersama pasangan. Suka duka akan dihadapi berdua, sebisa mungkin tidak melibatkan pihak lain untuk menyelesaikan masalah. Namun, masalah rumah tangga kadang tidak sesederhana yang dihadapi ketika masih pacaran. Bukan cinta lagi yang dibutuhkan, tetapi komitmen, untuk menjaga keutuhan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut psikolog Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono, cinta bukanlah pengikat pernikahan. Cinta hanyalah faktor yang bisa menarik seseorang untuk memutuskan berpasangan.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="504" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdE4MhcNiqOa9BOqNGxxveWYa7N-nsGDhBEBsCkS_1LC1rzsBi223rVwz509199ZzJ9ZyVHwujb9GdOa6TUQq536wAfnePWD3Ji0eQcLcVt5NWFDgiTVkfXC-tdEH090e8zRHSMQbZvuw/s640/kepergok-selingkuh-tetangga.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
“Cinta paling lama bertahan tiga tahun, lalu hilang. Sisanya adalah komitmen, kesetiaan, dan tanggung jawab,” ujar Prof Sarlito, saat peluncuran buku Mencegah Selingkuh dan Cerai karya sosiolog Dra Hartati Nurwijaya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Minggu (14/8/2011) lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu penyebab retaknya rumah tangga menurut Prof Sarlito adalah perselingkuhan. Perselingkuhan itu sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kemajuan teknologi, workaholic, dan sifat posesif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kemajuan teknologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Teknologi bukan hal yang menjadi asal-usul perselingkuhan, namun bisa memicu perselingkuhan. Ketakutan bahwa kemajuan teknologi bisa membuat pasangan selingkuh, bisa membuat seseorang melanggar privasi pasangannya. Misalnya, membuka e-mail, SMS, atau situs jejaring sosial pasangan, bahkan minta password segala. Kebiasaan inilah yang menurut Prof Sarlito kerap memicu pertengkaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Beri kepercayaan pada pasangan untuk punya wilayah privasinya sendiri. Kalau ternyata dia selingkuh, itu bisa diurus belakangan. Intinya jangan cari-cari masalah,” jelas Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia yang mendalami Psikologi Sosial ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, teknologi akan mempermudah pekerjaan dan kehidupan seseorang. Jadi, pasangan pun berhak menikmatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Workaholic&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bila salah satu atau kedua pihak terlalu asyik dengan pekerjaan masing-masing, perlahan-lahan bisa menghilangkan kesetiaan. Jika workaholic tidak diselingi dengan kencan berdua, misalnya, akan sulit bagi pasangan untuk bertahan. Hubungan pernikahan akan terasa hambar dan terasa sama saja dengan rutinitas hidup yang lain. Rasa hambar ini kelak akan berujung pada keinginan untuk mencari “selingan”. Siapa yang menjadi "selingan" tersebut? Kemungkinan besar adalah rekan kerja, partner bisnis, atau siapapun yang biasa Anda jumpai saat bekerja atau beraktivitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sifat posesif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Orang yang selalu menginginkan pasangan berperilaku sesuai dengan keinginannya cenderung membuat pasangan menjadi bosan. Kehidupan rumah tangga pun menjadi kaku karena pasangan selalu merasa diawasi dan akhirnya merasa terkekang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya masalah cemburu. Cemburu yang berlebihan bisa memberi penghakiman yang terlalu cepat kepada pasangan, padahal perselingkuhan belum tentu terjadi. Kemarahan yang tidak memiliki alasan kuat justru akan menambah keretakan hubungan. Karena sifat manusia cenderung selalu memilih yang lebih baik, jangan sampai ulah Anda yang pencemburu atau posesif mendorong pasangan mencari orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan bermimpi mengubah seseorang, tapi ubah dulu diri Anda, maka pasangan akan mengikuti,” tukasnya.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/kenapa-perselingkuhan-terjadi-ini.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdE4MhcNiqOa9BOqNGxxveWYa7N-nsGDhBEBsCkS_1LC1rzsBi223rVwz509199ZzJ9ZyVHwujb9GdOa6TUQq536wAfnePWD3Ji0eQcLcVt5NWFDgiTVkfXC-tdEH090e8zRHSMQbZvuw/s72-c/kepergok-selingkuh-tetangga.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-5770326842238971155</guid><pubDate>Mon, 22 Aug 2011 19:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-23T02:38:54.395+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita Dunia</category><title>Heboh!! Puluhan Wanita Topless Tuntut Izin Pamer Payudara(FOTO)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com &lt;/a&gt;- CALIFORNIA -&lt;/b&gt;  Puluhan wanita turun ke jalan-jalan di  sekitar Venice Beach,  California, untuk memperingati Hari Kesetaraan  Wanita. Uniknya, mereka  melakukan pawai dengan kondisi telanjang. &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="396" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRPumkOUTx0XwI0B_mT-A3eKd6Iq15lG_Cxd9cGLMuGfahmZKyfgyfo-AcOaP0gkMjPrBPWu4sbA-CaB5wTkVu3K_8xXabWcikyAEX8-iJ9jSt_klBa5yLIeJzkM_hJ1OoMFZuzFgtDMoW/s640/Demo-telanjang-di-umum.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Dilansir &lt;a href="http://www.thesun.co.uk/sol/homepage/news/3766954/Women-strip-for-Go-Topless-Day.html"&gt;&lt;i&gt;The Sun&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, mereka memprotes hak individu agar diizinkan secara hukum untuk bertelanjang dada di tempat umum, seperti laiknya laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah  pria juga ikut dalam aksi ini. Mereka melakukan aksi unjuk  rasa di dua  belas negara bagian, di antaranya New York, North Carolina,  dan  California.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi tahunan yang telah digelar keempat kalinya ini untuk menuntut agar diizinkan memamerkan payudara.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikpEaQ-OxJyq_eXwpwUHw-Ju5DjKE4EIntvJmygaSER6C4-L1Sn6jH16IN4rQPAZQGP86vY-fmkImcAoWtVz7WA0KjNFBTkjZPCwS9EEa_M7HkJ0Y6Tibd41-hMdySLgVpm63QR3HxZrE/s640/topeless-day10.jpg" width="338" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="426" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx_dW9jwmnl5D37xnipq99cixo0kwumos-j_RGV19l3pASJFTyW6fKn9q-unMhb2xKATsci7IEJ0D3TRXIKOHHAXry2QH4p52sg0hxmBweWNOGf8r_9yiCTOBl1DaM_QkUB1VdZh64BRw/s640/topeless-day11.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="422" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHYI-qEnKUO9ZrH2dG69BAdatljkO7P58Q0M_1yiu4MLjlgthRTHs6V7zPuDBE61ay2r4Cr17NLH78jAXVSiiiJEtYnk2c49Ppmi-Jak72isemdLdwmll_zAkfRx2YCJZR_Gzk2qh9Y7c/s640/topeless-day7.jpg" width="600" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="390" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzCWmUoFVy0HXBLSRnx4eIQFfkFFM9wqFhmi89DKeqvvgo9cIDtGnU-BDMa9vywrnZRXuaTnZrUMMdVoPEQaZF7IyXabry2m1Irun0_UUjo3Olgreny0i3uhGZyDWhDxJVSCrjaV8lW-o/s640/topeless-day8.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyucXCEhOgAIcls_Gu1P7Vls4ExMtJRakzocF3LvwWDgln9THor818FjFaJqdU40Kulj5Zfb4Veei6Jy7L_35vZsm1XlaPfmVAzLV7JKyv4ZCaXg6jp3DtpJLUgZP7BIehnxz8OeVRj5Y/s640/topeless-day9.jpg" width="338" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5wFcsXCclZUBSci5U_1bZHWBNisRD5y5XhCgNsDIYz5X_d5E9aiH4HKI6C_O_GjTGnUpByDSvSJgb_V3UcZsI7T2znZGKVG6X-ThcDbhWKDx2WlKWXdMSlVcsNgl8dcQumi-fNutj-4E/s640/topeless-day5.jpg" width="272" /&gt;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNaoM41mIv0FBCStcjP4GipJrntGmcij-Rzua1aME5otg5miE2hkWUoCJt1Uo1LyU5gHbQX16Ji69KTB5Jir5XUpWtXiHpZND116NMsQiyhPqUkDhcNOqIFOeUbu2D3lRGAy5knzbpTZE/s640/topeless-day6.jpg" width="272" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCx52lUZgiNc7vCNtnz7Erkx0MsPVeEwgnbRx6kvblIJemr9mmbDoJVDVm4WC1KmxXFxse1yEvOx6KeE7Tm6K6e2VUmHcqyITZsErGWR6mHhT3Igx1spsTu_gSazetphXuRMZS9eQmv-k/s640/topless-day1.jpg" width="448" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPaxSJYrZAUnpC58SXh4H7RHyl8aszGQBFPOUDpqONuK3-GbXkbsebaiuk114_lIaXnDpxwMsA7-nv8-LjJU91d7GGxg212gEZXrCAqhrHgEWth9AlknBq7UUIS_BPdp5eWvFNGG3GL6k/s640/topless-day4.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="450" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5A5wVBiY5cfihQ4wWnUcPQSjaKLpsYhQTWAdazKATV6Oy-Bx_vGL2aui__wZFbssMrbXuawkje315NiUAElMetu7CRZHI4FTAQf1hBrwieb2Xn4hQi2tDEUAxzzJjoXFfZ9Gs0BCQAgM4/s640/topless-day2.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="408" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidnd-6cS-bFX3vwy05VG4syxUQwtI-J9DxjLntXKZjKhir0ynyEvKaQtvvAsZhhRoR4k-di3XJdHj4jbG3XR7BFo6Btw6m_hLXgoMhEzp-7c24K0hEdd10zKdXBgN_-c6vCBWg_8nxh7OR/s640/topless-day3.jpg" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/heboh-puluhan-wanita-topless-tuntut.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRPumkOUTx0XwI0B_mT-A3eKd6Iq15lG_Cxd9cGLMuGfahmZKyfgyfo-AcOaP0gkMjPrBPWu4sbA-CaB5wTkVu3K_8xXabWcikyAEX8-iJ9jSt_klBa5yLIeJzkM_hJ1OoMFZuzFgtDMoW/s72-c/Demo-telanjang-di-umum.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-6694097247062308375</guid><pubDate>Sun, 14 Aug 2011 17:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-15T00:49:57.658+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Malam</category><title>Duda Sange, Menantu Sendiri di Mesumi Dua Kali</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Lama hidup menduda, membuat Suar, 49, warga Dusun V, Kampung Poncowati, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, yang serumah dengan anak dan menantunya, gelap mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat meniduri menantunya, ST, 27, Suar kepergok anak kandungnya, RM, 29, (suami ST). Perbuatan asusila itu akhirnya berujung ke kantor polisi, kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="564" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxKWO2h4UfADASyZ1Ca4Ey_gVTUb_v5WSUtw0-TgG-ZCK7bwzl5I0bxtgkoVGHawXC4kfUhidU_sk6YyNW1yTjLOeLKXvvTe4_wEsLUt7kf-TSxAA47T4bNZPp0T_MRvdZavCB1xvm-Os/s640/ABG-dan-kakek-mesum.JPG" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mertua tidak tau diri, tidak kuat hidup menduda menantu sendiri digarap hingga dua kali&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Perbuatan bejad Suar sudah kedua kalinya. Sebelum dipergoki sang suami, yang tak lain anak kandungnya sendiri, aksi mesum pertama dilakukan, Minggu (31/7) silam di semak-semak usai berziarah di kuburan istri Suar di dekat pemakaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saya menggauli mantu saya pertama kali di semak-semak dekat pemakaman habis ziarah ke kuburan istri saya. Sedangkan yang kedua sekiarang ini, saat kondisi sepi karena anak saya berangkat ke ladang pagi-pagi. Mantu saya baru selesai mandi, langsung saya ajak untuk berhubungan, dia menurut saja, jadi tidak ada unsur paksaan,” ujar Suar di kantor polisi, Minggu (14/8).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut pelaku, perbuatan mesum dengan anak menantunya itu dilakukan atas dasar suka sama suka. Tanpa ada paksaan. Selain itu, tukas Suar, karena dirinya kerap membantu menantunya itu saat sakit perut, sehingga lama kelamaan nafsu syahwatnya sudah tidak bisa lagi dibendung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Humas Polsek Terbanggi Besar, Aipda Subardi menjelaskan, pelaku ditangkap setelah mendapat laporan dari sang suami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau dari pengakuan ST, tidak jauh berbeda dari keterangan mertuanya. Mereka melakukan tanpa ada paksaan atas dasar suka sama suka,” ungkap Subardi.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/duda-sange-menantu-sendiri-di-mesumi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxKWO2h4UfADASyZ1Ca4Ey_gVTUb_v5WSUtw0-TgG-ZCK7bwzl5I0bxtgkoVGHawXC4kfUhidU_sk6YyNW1yTjLOeLKXvvTe4_wEsLUt7kf-TSxAA47T4bNZPp0T_MRvdZavCB1xvm-Os/s72-c/ABG-dan-kakek-mesum.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-4695328915544897601</guid><pubDate>Sun, 14 Aug 2011 17:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-15T00:18:45.447+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita Dunia</category><title>Rekor Dunia! Mandi Massal di Pantai Bournemouth (Foto)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Mereka basah dan hanya liar tentang memecahkan rekor dunia untuk jumlah terbesar orang yang pernah mandi bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu meningkat saat 152 orang - banyak gadis di bikini - dibersihkan cara mereka ke dalam buku rekor di Bournemouth pantai. Mereka menyabuni di bawah struktur enam meter pancuran raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penawaran diselenggarakan oleh Lynx mengalahkan rekor sebelumnya ditetapkan di Amerika dua tahun lalu ketika 145 orang mandi bersama-sama di Illinois.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="554" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCCgLksgkB0tKtC9v7Mh8igF4ZGsHs32yZtRWHMI17a1Ss7MFA8rqU9UZabX-U3qfMt2JfG-4RO3AHlPMyfQUby3BbMNFQudfjFdaoOpprAV8nQlmWK6MaxXOPnG6_KT0kLqmTKX8qNzc/s640/Bournemouth+beach+at+the+weekend-bikini-sexy.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="404" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3H4mT7TMDK3uGkN2f4Y_GL1a2RHLjx3E1Mlcg_Sj24LPPqmaGjQmC19yRT8pQDOl8LiyvyZKf2qYg1dRsnUqlq-Z0n9N7C522p5HQ7yV_bK5HoWJZewdN17H2dKCCvofMTxipOdWPn8A/s640/Bournemouth+beach+at+the+weekend.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="416" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVmkgqYIVHQJkMrmDKY9boBC0uWSv4wc8nw54E81cLTK8cfYQ0pbuuu6-dFRoqoCRF3cnHoHZYUbzshlbHldz2shQOiMh3BqTOLDbTX9h4V26vUZkg_SjTylvAeugNVSo8bm89ocJxcvc/s640/Bournemouth-beach-at-the-weekend.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="288" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjioosd6jF_q_G8oCU2hQXAx3sAeW-DSIDQHMiYWPdb7LlEbeSgQ66CnPub2vrg2EE7GC8PaZ7W1YxnX94n19SUsBwPcWdOaKu3HmbIfaeqsqCVcNnHR9JuTHsdiED8FElrRJGMjyXCcvw/s640/Bournemouth-beach-at-the-weekend-.jpg" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/rekor-dunia-mandi-massal-di-pantai.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCCgLksgkB0tKtC9v7Mh8igF4ZGsHs32yZtRWHMI17a1Ss7MFA8rqU9UZabX-U3qfMt2JfG-4RO3AHlPMyfQUby3BbMNFQudfjFdaoOpprAV8nQlmWK6MaxXOPnG6_KT0kLqmTKX8qNzc/s72-c/Bournemouth+beach+at+the+weekend-bikini-sexy.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-5529626424492958760</guid><pubDate>Thu, 11 Aug 2011 19:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-12T02:07:43.583+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Cerita Sex 3 Brondong Gilir Tante Girang</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt; - Cerita Sex&lt;/b&gt;  kali ini akan menceritakan bagaimana dahsyatnya permainan sex seorang  tante dengan 3 brondong yang masih duduk di bangku SMA, Cerita sex ini  bermula dari sebuah kebetulan belaka, Dan sedikit kecerobohan mungkin,  di ceritakan langsung oleh sang tante yang mengalami &lt;b&gt;cerita sex&lt;/b&gt; ini. dimana dia di gangbang oleh 3 brondong SMA. Berikut ceritanya :&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR-OaS1IsUwQKBVwTfQjejayjhaEnOy8hRklsoSBlcEw0Ch8Wpe07n3vbonyQU86KeVBOZ5S2DVvkc8-v4rfVgljvR8KGaad1_m68kc3V5I86NFrZ5wDa3vo_jM62J_L-SGlZtxbQgDQM/s640/Melanie_toket_gede.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian  ini sudah lama terjadi, tapi aku akan membagikan nya buat pembaca  semua, karena bagi aku ini pengalaman pertama aku yang aku rasa seru  banget.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendung  tebal angin dingin mulai menghembus, aku terus melaju mobil ku  melintasi jalan raya yang agak sepi, aku baru saja mengunjungi salah  satu nasabahku yang tempatnya agak jauh dari kota, aku harus melewati  jalan raya yang sepi dan jauh dari perumahan penduduk.Tiba tiba saja aku  merasakan ban mobilku kempes, lalu aku menoba berhenti dan  memeriksanya, ternyata ban belakang sebelah kiri kempes."ah g papa pasti  aku masih bisa menaikinya sampai di kota" pikirku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan  ketika aku membuka pintu mobilku, aku tak bisa membuka nya.Astaga aku  menutup pintu mobilku dan kunci mobil masih mengantung di dalam,  haaa...dasar sial. aku mencoba mencari Hpku, Oh no..! Hp dan tas ku juga  di dalam mobil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hujan  mulai turun aku bsah kuyup kehujanan, mana sudah menjelang malam,  tempat sunyi kek begini weeeeeeh....merinding rasanya.Setelah 20 menit  berlalu aku melihat lampu mobil, aku melambai lambaikan tanganku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mobil itu berhenti dan ternyata pengendaranya adalah anak anak muda, sepertinya pelajar SMU.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"eehhhmmm....boleh  minta tolong g dik, pinjem Hp nya buat telpon ke rumah, bentar  aja,kunci mobil aku kekunci didalam mobil,dan tas aku di dalam juga"  kataku sambil gemetaran menahan dingin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"waduh  mbak..eh tante masuk mobil aja dulu, biar g kedinginan" jawab salah  seorang darimereka.Aku masuk kemobil, karena memang kedinginan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aduh  sorry ya mobil nya jadi basah" kataku. ternyata dimobil itu ada tiga  orang remaja yang masih berseragam SMU, bau mobil terasa banget bau  rokok, dan seperti nya mereka abis minum minum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" ah g apa apa tante, ini HP nya ,telpon aja dulu" kata pemuda itu sambil menyerahkan HP.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkali kali aku coba menghubungi G ada yang menjawab,tidak biasanya di rumah sepi jam segini, gerutuku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"G ada yang angkat ya tante?" tanya pemuda yg di sebelahku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"iya, g tau kemana mereka" kataku mulai gelisah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" kalo begitu kita anter aja deh tante, rumah nya dimana"jawab pemuda yang di depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"wah agak jauh dek, di jln kartini" jawabku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" gpp tante paling juga 30 menit kan dari sini" jawabnya lagi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"iya deh makasih kalo g keberatan nanti aku ganti uang bensin nya ya" kataku lagi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mobil  melaju,agak perlahan karena hujan lebat sekali, aku semakin kedinginan  karena baju yang aku kenakan basah sekali.Aku mencoba menggosok gosokkan  telapak tanganku, untuk mengurangi ras dingin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Riki  lepas donk jaket lo, kasih ke tante biar g kedinginan, lo mah dah liat  gitu di diemin aja" kata pemuda yang menyetir mobil. kemudian pemuda  yang duduk di kursi depan melepas jaket nya dan memberikan nya padaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"kenalin tante yang di sebelah tante tuh namanya Dendi, nah ini Riki, and gw Angga " kata si angga mengenalkan diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tante  masih dingin ya, mau gw peluk tante biar agak hangatan dikit" tanya si  Dendi tiba tiba. aku tak menjawab karena tubuhku bener bener gemetar  kedinginan, aku biarkan saja si Dendi memelukku.aku mulai merasakan  hangat di tubuhku. aku memejamkan mataku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba  tiba aku merasakan sesuatu merayap ke buah dadaku, aku membiarkan  nya,aku pura pura tak merasakan apa apa,aku merasakan nafas Dendi mulai  takteratur.perlahan perlakuan Dendi membangkitkan gairahku, aku geserkan  tubuhku sedikit agar Dendi bisa leluasa bermain main di payudaraku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dendi menngecup kupingku, yang seketika itu mengalirkan getar birahi, yang secepatkilat menjalar keseluruh tubuhku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"oh..ssshhhh.....aaahhh" desahku,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tante...aahhh  ...kamu cantik sekali" desah Dendi, sambil perlahan mulai meraih  bibirku, kami berciuman, lidah Dendi bermain main di ronngga mulutku,  tanganku mulai aktif, menjamah dan mengelus apapun yang bisa aku elus  dari tubuh Dendi.Aku benar benar lupa kalo di mobil itu ada oarang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan  tanpa aku sadari aku merasakan elusan elusan lain di pahaku, sementara  tangan Dendi masih memainkan payudaraku, dan bibirnya masih terus  melumat bibirku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ahk...aahhh...aaaaahhh...."aku  terpekik mana kala elusan elusan itu menyentuh sesuatu yang paling  sensitif itu. rupa nya Riki tanpa kusadari telah berpindah tempat, Riki  terus mengelus dan mulai melepas celana dalamku, aku benar benar di  derai perasaan nikmat yang teramat sangat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ooohhhh....terusin...oh  yah...aaahhh" desahku mana kala Riki mengelus elus Vaginaku dan  sesekali menyentuh clitku dengan jempolnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dendi  meucuti pakaianku, melepas braku, aku benar benar tak kuasa menolak  kenikmatan itu. Dendi melumat , menghisap dan mengulum puting payudaraku  bergantian. dan Riki mulai menjilati bibir kemaluanku. sunnguh  kenikmatan yang luar biasa menyerang aku dari bwah dan atas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tante...nikmat sekali payudara tante " kata Dendi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"isep Den..terusin Den...aaah" ceracauku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"oooohhh....Ki  aahhh...masukin jari nya ki...terus ki...Buka ki masukin lidah kamu  Ki...oooohh" aku semakin gila.Aku mengangkat angkat pantatku sambil  tanganku menekan kepala Riki yang sibuk menjilati kemaluanku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aaaahhh...Tante memek tante enak sekali...Riki suka sekali" kata riki&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aduh kalian jahat ya...masak gw suruh nyetir mobil sambil ****** gw ngaceng kek gini" celoteh Angga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  Den...tante buka ya" kataku sambil meraih seleting celana Dendi. Dendi  pasarah saja. Gundukan yang keras di balik CD biru itu membuat aku tak  tahan ingin segera menikmatinya. Dendi bangkit dan melepas celana dan CD  nya. Riki mengikuti hal yg dilakukan Dendi, kemudian aku duduk diantara  mereka, kedua nya melumat payudaraku bergantian, sementara aku  melebarkan kakiku, sebelah kiri ke Riki dan sebelah kanan di atas paha  Dendi, jelas sekali memekku yang basah itu terpampang dengan jelas nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sementara kedua tanganku sibuk memainkan titit Dendi dan Riki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tangan  Dendi merambat turun dan menyentuh vaginaku, aku mengeliat ketika jari  riki mulai menusuk lubang vaginaku. kemudian aku merubah posisiku,  dengan membelakangi Riki dan mengoral titit Dendi. tapi kemudian riki  menarik pantatku dan mengangkat nya, sehingga posisiku setengah  menungging.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" aaahh...tante...isep tante...oooohhh nikmat sekali" ceracau dendi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"isep  ****** gw tante....oooohhhh ...terusin tante ....isep..."dendi  mengeliat tak karuan ketika buah jakar itu aku isep dan aku coba  masukkan semua kemulutku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aku terus mempermainkan ****** Dendi, menusuk nusukkan ujung lidah ku ke lubang yang kecil itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sementara  itu, Riki memberiku sensasi yang luar biasa, ketika lidah dendi menyapu  anusku,memainkan lidah nya di anusku. tiba tiba aja Angga mengejutkan  kita semua.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dah sampe  neh...giliran gw kalian mundur semua " kata Angga sambil membuka pintu  mobil, yang tanpa aku sadari ternyata kita sudah di dalam ganransi mobil  Angga. kemudian Dendi turun yang diikuti oleh Riki, mereka berdua  tergopoh gopoh memakai kembali celana mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;angga  menarik jaket yang hendak ku kenakan kembali, dan menarik tanganku  keluar dari mobil, dalam keadaan baju yang terbuka dan bra yang  terlepas, Rok yang berantakan, Angga menariku masuk kerumah nya, aku  mengikuti saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"gantian,  lo harus muasin gw, dari tadi gw dah ngaceng negliat tingkah kalian"  kata si Angga yang sambil mendorongku jatuh ke sofa, kemudian dengan  kasar dia membuka celananya sendiri dan menyodorkan ****** nya yang  sudah mengeras ke mulutku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ayo isep bich...hah...ayo!" Dengan kasar Angga menyumpal mulutku dengan kontolnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku  mengisap, ****** angga memainkan dengan lidahku,sesekali aku kocok  dengan tanganku. lidahku berputar putar di seputar buah pelirnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"oooh yah...terus sayang...isep...lo emang lihai...aahhh...aaahhh"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;' ****** kamu enak banget Ngga...aku suka banget" aku mengumam menikmati ****** Angga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ngga ...boleh ya aku isep ****** lo ampe keluar? " godaku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  Iya sayang....aahhh....isep sayang...oooohhh....yah begitu...begitu  sayang terus...terusin.." angga meracau menikmati seponganku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku  merasakan kedutan di batang Angga, yang aku tau dia sebentar lagi bakal  menyemburkan pejuhnya, aku sengaja mempermainkan Angga, dengan  menghentikan aktifitasku, aku melepas ****** itu dari mulutku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  sayang kenapa berhenti...ayo donk isep lagi...dah mau keluar neh...ayo  donk" rayu Angga sambil menyodorkan ****** nya ke mulutku. aku tersenyum  sambil berdiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" he he he ...nanti donk Ngga...aku haus nih...boleh minta minum ya?" godaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"g boleh ayo ...isepin dulu ampe keluar please donk sayang...ayao.." kata angga sambil mengelus elus pantatku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" kalo lo bisa buktiin ke aku kalo lo bisa muasin aku....aku mau isep punya kamu ampe keluar" tantangku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  dasar perempuan....sini gw puasin lo minta yang gimana hah?" angga  geram mendengar tantanganku. kemudian dengan kasar dia membopong tubuhku  ke meja makan. Angga menciumiku dengan kasar, yang dimana buat aku  semakin membakar gairahku, ciuman angga semakin ganas, dari telingaku  kemudian leherku menjadi sasarannya, dengan kasar Angga melucuti  pakaianku sehingga aku berbugil ria.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dalam  sepintas pandang aku melihat riki dan Dendi yang ternyata dari tadi  melihatku sambil beronani. ciuman angga turun ke payudaraku, memilin  milin putingku dengan liah nya, semnetara tangan angga menyusuri pahaku,  mengelus dan mulai meraba raba vaginaku yang sudah basah. aku  merenggangkan kakiku agar angga bisa leluasa memainkan vaginaku yang  becek.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;angga memasukkan jari nya ke memeku mencoba mencari G spot dan mengocok nya dengan gerakan yang cepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" oh ya...yah...yaaah...terus ngga...terus" ceracauku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"lo suka hah...enak kalo memek lo gw beginikan hah"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"iya ngga..terusin sayang...oooohhh..nikmat nya nggak...terus ngga"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  ayo bilang lo mo gw apain...mo gw isepin ...mo gw entot memek lo ini  hah"kata angga sambil mengocok memekku dengan jarinya. kemudian angga  mengangkat tubuhku agar aku duduk di meja makan, kemudian angga mulai  menggisap memekku dengan lidah nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" ayo bilang bich..enak g gw giniin...hah...memek lo udah basah..memek lo udah gatal kan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" iay ngga...memk aku udah g sabar minta lo entot..ayo ngga masukin ngga...aku mohon"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aku merintih memohon pada angga agar segera mengentotku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"hhmmm...memek lo nikmat ...ooohhh...aku suka sekali" ceracau angga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;' nggak...ooohhh....aaaahhh....gigit nggak itil aku ngga...iyah begitu...ooohhh"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" lo suka dikasarin yah...heh....gw akan entot lo...ampe lo puas"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ngga  ...ayo ngga masukin ngga...aku udah g tahan" rintihku, sambil terus  meremas remas rambut angga, angga seakan akan sengaja mempermainkan  gairahku, dia terus mengisap memeku dan jarinya menusuk nusuk memekku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Riki  dan Dendi mendekati aku dan angga, yang kemudaian dendi segera meraih  payudaraku, sementara Riki melumat bibirku, sungguh pengalam luar biasa  yang belum pernah aku rasakan, di serbu dari segala arah membuat aku  semkain tak bisa menahan dasyat nya kenikmatan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  aaahhhkkk....ooohhh....aku...ak...aku ke..keluar  nggaaaaaa....aaah...aaahhh" aku menjerit sambil tanganku menekan kepala  angga, aku mengalami orgasme yang teramat hebat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angga  berdiri dan menarik tanganku, aku mengikutinya, disusul dendi dan riki,  Angga membawaku ke ruang tamu, kemudian angga mulai mencumbuku kembali,  kali ini Angga menyuruhku duduk di sofa, dan dengan nafsu yang meletup  letup angga menciumi bibirku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kemudian  angga memutar tubuhku, kakiku disandaran sofa sementara kepalaku  menggelantuh kelantai, kemudian dendi menarik kakuku agar lebih naik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kemudain  angga mengangkangi kepalaku dan mulai menyodok nyodokkan ****** nya ke  mulutku, sementara itu Riki dan Dendi secara bergantian menghisap isap  memekku,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ooohh....yah  baby suck it ...suck...terus tante...oooohhh" angga menikmati permainan  permanian lidahku, aku sendiri merasakan kenikmatan yangluar biasa mana  kala aku merasakan jari jari dendi dan riki memainkan clitku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;lima menit kemudian angga menarik tubuhku dan memintaku terlentang di sofa, dan mulai lah angga memasukkan ****** nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aaahhh....angga...enak ngga...enak sayang...entot aku ngga" celotehku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tante memek tante enak....sempit sekali tante...rasanya ****** angga kek di sedot sedot"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"entot aku ngga...terus ngga sodok yang dalem ngga"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tante...gw mo keluar tante...gw udah g tahan....aaahh...aaahhh...enak tante"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Jangan  ngga...tante masih suka ****** kamu ngga...aaahhh...jangan keluarin  dulu ngga" pintaku, tapi angga keburu menyemprotkan pejuh nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aaaaahhhhhhhh.........aaaaaahhhh........aaah...aa hh..." erang angga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"sorry tante...angga g kuat nahan tante...udah dari tadi sih tante"jawab angga&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aku kecewa rasanya karena memekku masih ingin merasakan sodokan sodokan ****** angga yang besar dan panjang itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"  Dendi ayo donk sayang...fuck me...memek tante masih pengen ****** lagi  ayo..." pintaku ke Dendi yang dari tadi coli sendiri. kemudian Dendi  mendekatiku dan mulai memasukkan penis nya yang tak seberapa besar  ukuranya. sementara Riki memintaku mengoralnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"oh ya...ooohhh....yah...yah...entot tante Den...yaah...terus Den" ocehku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tante goyang tante...yah begitu tante ...oooohhhh...nikmat tante..enak"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Ki...****** lo enak banget....tante suka sekali"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kemudian  aku melepas isepanku di ****** Riki ..dan meminta Dendi berhenti, aku  berganti posisi, aku meminta Riki duduk di sofa yang kemudian aku naik  dan menggoyang nya dari atas, semnetara itu aku meminta Dendi untuk  memasukkan ****** nya ke anusku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aahkk...pelan  pelan Den...tante belom pernah soal nya" pintaku ketika Dendi main  sodok aja ke anusku. setelah berulangkali gagal menembus anusku ahirnya  masuk juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aaahhh...oooohhh..tante peret sekali...lebih sempit" kata dendi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ooohhh....tante memek tante enak sekali"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ayo sayang...nikmati tubuh tante ini...ayo...aahhh...nikmatin sampai kalian puas" racauku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ooohhh tante dendi mo keluar...barengan yah tante"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"tahan dulu den...biar barengan ma Riki" pintaku&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tiga menit kemudian riki memintaku menggoyang nya lebih cepat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"ayo tante goyang...iya ...begitu...terus tante...terus"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"aaaahhhhhh.......ahhk...aaahkk...aaaahhhh"  kami bertiga keluar bersamaan, kakiku gemetar menahan kenikmatan itu,  sementara Dendi mencabut penis nya dan terkulai di sofa, semnetara aku  memeluk erat Riki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami  melakukan nya kembali, mereka mengentotku bergantian, payudaraku  lengket lengket karena pejuh mereka, sekujurtubuhku terasa bagaikan kena  lem lengket dimana mana, tak terasa waktu menunjukan pukul 11 malam,  lalu aku bergegas mandi dan meminta angga untuk mengantarku pulang.  dalam perjalanan pulang, aku merasakan kepuasan yang tak terhingga,  ternyata enak juga ML dengan anak anak muda. mereka lebih rakus lebih  dasyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekianlah &lt;b&gt;cerita sex tante&lt;/b&gt; kali ini, lain kali akan ada cerita-cerita sex lain nya dari tante tante girang yang lain&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/cerita-sex-3-brondong-gilir-tante.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR-OaS1IsUwQKBVwTfQjejayjhaEnOy8hRklsoSBlcEw0Ch8Wpe07n3vbonyQU86KeVBOZ5S2DVvkc8-v4rfVgljvR8KGaad1_m68kc3V5I86NFrZ5wDa3vo_jM62J_L-SGlZtxbQgDQM/s72-c/Melanie_toket_gede.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-848045166217897501</guid><pubDate>Wed, 10 Aug 2011 19:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-11T02:16:11.030+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita Lokal</category><title>SPG Kosmestik Ini Dirampok dan Ditelanjangi</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Peristiwa perampokan dan percobaan pembunuhan nyaris terjadi di wilayah hukum Polres Kediri. Dinar (22), seorang sales kosmestik ditemukan dalam keadaan telanjang bulat dan sekarat di areal persawahan Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Beruntung, nyawa warga Lingkungan Magersari, Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri ini masih berhasil diselamatkan, setelah dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar. Bahkan korban juga masih bisa dimintai keterangan walaupun agak sulit berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="523" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyjDXvjpaQgQdRJr3zbuF6Q2BwYKB5gmMTIwDIbE9Mq2I-YQLpvobORD0BK7ZDZhzjaPK6K553GQiSJap2TYyNLvz4weECNa6mNDmILHDpUPerwkIS4miqTMp7do3C0qahld6PCO8EWnE/s640/ilustrasi_.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ilustrasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Korban pertama kali ditemukan oleh Yuli (45), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri saat mengairi sawah. Saat ditemukan, korban dalam keadaan telanjang bulat dan akhirnya diberi pakaian oleh warga. “Saat ditemukan masih telanjang dan saya kira orang gila. Namun setelah agak bisa bicara, ternyata adalah korban kejahatan,” ujar Yuli. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari keterangan korban, akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku berhasil diamankan warga dan diserahkan polisi. Pelaku perampokan itu ternyata dilakukan oleh mantan suami korban yang sudah menghilang sejak 2 tahun. Menurut informasi, awalnya korban yang sudah sekitar 2 tahun berpisah dengan pelaku tiba-tiba janjian ketemuan lagi melalui telepon. Selasa (09/08) malam korban mendapat telepon dari pelaku dan janjian ketemuan di seputar wilayah Desa Tulungrejo Kecamatan Pare dengan diantar adiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku janjian ketemu sama Daniel, antarkan sampek sini saja (perempatan lampu merah Tulungrejo),” kata paman korban yang enggan disebutkan namanya menirukan ucapan Dinar. Entah apa yang terjadi, korban yang malam itu habis gajian dan membawa uang sekitar Rp 7 juta tiba-tiba ditemukan warga dalam kondisi bugil dan sekarat di tengah sawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sementara barang bukti hasil kejahatan diakui oleh tersangka sudah dilenyabkan termasuk pakaian korban dibuang ke sungai,” kata Kasubag Humas Polres Kediri AKP Muhamad Mansur.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/spg-kosmestik-ini-dirampok-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyjDXvjpaQgQdRJr3zbuF6Q2BwYKB5gmMTIwDIbE9Mq2I-YQLpvobORD0BK7ZDZhzjaPK6K553GQiSJap2TYyNLvz4weECNa6mNDmILHDpUPerwkIS4miqTMp7do3C0qahld6PCO8EWnE/s72-c/ilustrasi_.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-2940584312712079944</guid><pubDate>Tue, 09 Aug 2011 18:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-10T01:49:31.039+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Foto: Gak Nahan! Pacaran ABG Sekarang</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;gaya pacaran abg masakini.... haduhhhhhhh bikin ngiler aja.... :p&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjaV6erlhT5T3UTB8ZBH63wU4qP4dn8D5XdWSCmWQnbwi4-1DHcs20X_FUQpi5efMPJZgHHzJQQ-axFo8gYD2A_mQjnj9eywovyKEESQyeOpi4qSGAEymNGGh6y_29Y5wrj87QnZwGr-w/s640/gaya-abg-cantik-pacaran.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqRfrndFEjP8rgv1eminDa7OeEwiczjpuM1XPh2iW_-dhJTjMFPLHEQYhaSFniDUmDwly9pnR0lLI30NjswNYUdxLRHvXOTDhvrdieW0OKxYGsYD1sb17hKBwbJaQz_bYc3eJf9-WtNJw/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-1.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjTnF4Rq35AeaBS_AqlYQzovyr0MwagLGxxu0gCuCdNGWj5yKzJHSL73qK9ACw1gpKjwwRpf6uwflzihBDQutNoayp9lbwrG6g0P5u9ACcVOaiIw_LgRTr_iBUEbH1APIL6z4TAaMMBJc/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-2.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjL4TvrihTjUJEXp6q8Eyonz4vST8wZR_ZgtBQ4hmVzEAdfqtFqa2GPdTFeT6QzTzeAYKNLf_obTAGXFZcLo4ma1pRFvIdtHhK7i-4ObQWeOv3-s-RuUTK8dQPw11DMwJkjBbRyEJwSAQo/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-13.jpg" width="384" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhABmEFX_Ab6HV-IK_BntR6rWl9bgvLa-3J-afGIQmIYYy1ulelgPCOXr_80Yi1c4sMCzOxxrDVGryBGWWFvaVqmtVQKlubBsoofvqVwP7a3O1oJFXQm0iUV-Pf6Kc7exUeNMDzOwMvIVM/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-3.jpg" width="384" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHNgV0xCVcf90We1iFS4gcQWEqZeBnPRYrTcUThJzChChYD1mDorfcMfghdZmk44-0k6wAx9KD9k2bAqQN_Q-BHfWs3FXBaXI27rksPRYO1h85YF4xKW67qgWcWeenZpeqbdWSUHP8GmQ/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-4.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiX5PxSI006xpaFtdfEuzaLhQOUWyf5beUTsJKpa11tyeKVSgLsG3kNfEsIqlL-I502TARAjwepizpwYbozX0g7CFoVq0SzcwvOyoxFjwJk0jNjobtwL2ECI5SUuPPbysiy6N1U0Y94rT4/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-5.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9pEA0NqgEbt-W5ARQxaV1ZW1tqpSpeWnailBvZ5yjL8dc5pd9Rm8hMO3OQjJ6u0V1ZvEGBbFb_HxlqIBMHEaru6-qnD_XMn74ikAp4a57Ynx1RxccWR6wsKAN1O5ZvO0avPNncQxlaTw/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-6.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmf15BHJ-S3bz49aBwmp8Y4GpFQGht8H77nU5dRPGnUxwtE9hg479AjXhUbRsC8fkUq1AAY6Ble4CzGoGK8WQVarY8VMW5Aew1ZnfFM_O4hThidC5JR9Gx_IrSp6v1dKsVDdj_iAC_fXI/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-7.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggSmR_8dyioDNP6dIuL7rk37ME9kdpsYmxHOd5Hr_8c7edZTLioS7kcyHzJP2LHBVsvM1_sAjLhLV-euoaAHzHQHkM5nDN_ZFZ0yoP10my1AMDIKXnB9VSgGd5DnK5-aAZVmO9qlfHLRs/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-8.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZq9s1mhVx87OIwIsH8p_veyUQEbDcQVNhPM_zWhUcCYsnV5v7CbN0ZPIeTAbxFfAFrufp6BcnRUNQ-HCKnEHrTM8rzKKHad9XY3b7FjdGEpott318wK-V1e4BZQYwd3FW1HAKfPLfUVo/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-9.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikywiam114KTGjSPTRt0sCF__LOz89gvDvyX5qUnU-VgKF4RarNZwRjBNL0Se63c3tqF5gRda8LtaPaUCPL5v6VIBs5xBvI7dKSajvdbg5_qsaH2A4jxgIoPjF23KxZ-Xj2-A0rhffSR0/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-10.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieuC0-yZzgIOd_LUJ1-a4ftmBt98iLXBNhPXOCcCmy9aZxRkrQIVaSSTU4ep_xvLA98eI9C2XJnwBKg9NdNV4bwk8TKX4XLBG-FKMORfkBE3iABYXK4bAZofhHmi9X17i4qlAo_relQaM/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-11.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHv0QqoZ6YNg5TjG3B38UgviZG9ooJFShkWEZS5F4XorhYgGbyiWxVYk76hQRAvcgq_AZHNJync3TBwJe7pMhTH5pcf-E35JTjghfwJ8wvtHglSiNcKosWAbHZwgz9CNH7tk1FmX77Hwc/s640/gaya-abg-cantik-pacaran-12.jpg" width="480" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/gak-nahan-pacaran-abg-sekarang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjaV6erlhT5T3UTB8ZBH63wU4qP4dn8D5XdWSCmWQnbwi4-1DHcs20X_FUQpi5efMPJZgHHzJQQ-axFo8gYD2A_mQjnj9eywovyKEESQyeOpi4qSGAEymNGGh6y_29Y5wrj87QnZwGr-w/s72-c/gaya-abg-cantik-pacaran.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-7885500812628683676</guid><pubDate>Mon, 08 Aug 2011 17:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-09T00:29:53.641+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Relation</category><title>Inilah Alasan Wanita Menjadi Lesbi</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Kebanyakan perempuan umumnya mendapat pengalaman seksual dengan sesama jenis satu atau dua kali dalam hidup mereka. Tetapi mereka tidak menganggap diri mereka lesbian (&lt;b&gt;lesbong&lt;/b&gt;), hanya ingin tahu saja,” ujar Suzi Godson, pakar seks dan hubungan di The Times dan penulis The Sex Book. Ada beberapa hal yang mendasari mengapa perempuan ingin bereksperimen dengan perempuan lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Untuk merasakan sesuatu yang berbeda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="600" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_odTEyR_Uj19DZ2brm-5Ng_n_Xo_mbZuRrLXKeOhRs-WYH7mjLWVy4RwKuVkpOWMkH0YX-oTYut4sC0D6U0va3QnWtRL4zrMcDTC5hARI3C8k3XmFe8NFnPiF_hyay9WFwZZRuUjYWEY/s640/foto_cewek_lesbi.jpg" width="496" /&gt;&lt;br /&gt;
Hal ini cenderung sulit dijelaskan karena sering kali bukan ketertarikan seksual yang dirasakan. Ketika melihat perempuan lain yang cantik, pintar, dan wangi, seperti apa ya rasanya berdekatan dengan dia? Mengapa pria begitu terobsesi dengan payudara perempuan? Apa yang dirasakannya saat bersentuhan dengan titik sensitif perempuan tersebut? Apabila perempuan bisa mengagumi keindahan tubuh perempuan lain, bukankah itu berarti lebih mudah pula memberikan dan merasakan sentuhannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Nyambung secara emosional dan verbal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="456" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB3Q-MtbcYlUIC74rCD0icj83uUWjCOyQD1eltVR5m3f-bftIx4SiAYYsJRqfidL4tqegLRM4mAbO1Eh1ndloSrd9lY7MjreJo6rBbEdN6HARIbEBRg6EkbFpxcjm-YQgC-smHw2Duaeg/s640/foto_bugil_abg_dugem.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Tentu Anda tahu bahwa pria sering kali sulit memahami wanita. Oleh karena itu, eksperimen dengan sesama perempuan sering kali berangkat dari kemampuan perempuan saling memahami bahasa verbal mereka. Perempuan bisa terbuka dan berbicara sejujur-jujurnya. Bukankah sebenarnya ini kunci dari hubungan seks yang baik?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Mengobati sakit hati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="462" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWujINgcqpgjxDqX2pZPmvMXXYq3tQW1ATdGAzV-e3SASbob_lGZT1tb1hvLZOem2_UrFN_T0RPP5gXccpOX8dK8f_s4JAe7IS3Y_qIFHmAoVrXzZd2a7pLkLN640dEaTpjh5lDSybbss/s640/foto-cewek-lesbi-dugem.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Ketika baru berpisah dengan pasangannya, perempuan tentu tetap merasakan saat-saat horny. Selain sedang tak punya pasangan (pria), perempuan mungkin juga sedang tak ingin terlibat dengan pria. Maka, ia pun akan mencoba melakukannya bersama sesama perempuan, entah itu teman lama atau teman yang baru dikenal. Bagaimanapun juga, dalam seks juga ada unsur kehangatan yang didapatkan sehingga perempuan merasa didampingi seseorang yang berpihak kepadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Lebih lembut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihT2hwPTqHIOdWqPNVGC6PczP47xKW-4ooq7Q4rgAHt4U2BlZ2X9APqEl9kMAlHKxZ7o619DWNxQBLS0oZ8iJtlcZJFViCSRfEGWDtqpZhEeP18lV0VY_QDpXLLNBeT6mDkwSeHfSHj9s/s640/anak-sma-lesbi-lesbong.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Perempuan memiliki bibir yang lebih lembut dan mencium dengan lembut pula. Hal ini yang membedakan dengan pria. Ketika merasa bernafsu, pria cenderung mencium terlalu “bersemangat”. Mereka juga selalu melibatkan air liur terlalu banyak saat mencium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Perempuan lebih pintar seks oral&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pria sering kali tidak tahu mana bagian yang menyenangkan untuk disentuh, terutama di area vagina. Perempuan, di pihak lain, tentu tahu hal ini dan tahu bagaimana menyenangkan perempuan lainnya saat bereksperimen dengan seks oral. Lagi pula, tidak ada kumis yang baru dicukur sehingga terasa kasar saat menyentuh area tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Tidak jorok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="600" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1PQyyUqnS5LVWUCN-nYP3za5ZeE5Msb-GLSMMAVv2RhorcHPGj9a4DTmza6_nPHCkzSoK8D7cty1PIwPeK0Nb7EmVJsfRMDS-n4YWH3r2H62LsCWLGbsYqPkDAK-RuYo3nHJj79PrJGU/s640/anak-cewek-sma-ciuman-lesbi-lesbong.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
Perempuan senang melakukannya di tempat yang bersih, dengan seprai yang baru diganti. Ketika ingin buang angin, perempuan tentu akan keluar dari kamar atau setidaknya menyingkir. Pria justru sebaliknya, cenderung buang angin sembarangan dan menganggapnya lucu. &lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/inilah-alasan-wanita-menjadi-lesbi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_odTEyR_Uj19DZ2brm-5Ng_n_Xo_mbZuRrLXKeOhRs-WYH7mjLWVy4RwKuVkpOWMkH0YX-oTYut4sC0D6U0va3QnWtRL4zrMcDTC5hARI3C8k3XmFe8NFnPiF_hyay9WFwZZRuUjYWEY/s72-c/foto_cewek_lesbi.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-7988465025057253051</guid><pubDate>Mon, 08 Aug 2011 16:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-08T23:49:42.869+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Cerita Nikmatnya Sex dengan Tante Chintya</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Cerita tante girang emang gak ada habisnya, selalu saya menarik untuk di ikuti, dalam perjalanan blog ini, sudah banyak cerita-cerita tante girang yang kami berikan, dan semua cerita itu mendapatkan banyak aplous dari pembaca, untuk itu , atas rasa terima kasih kami, kami berikan lagi cerita dari seorang tante girang bernama Chintya.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="442" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7y4ygTZcY8USA23o5YqXo13vHHL9TEhlCO1uHgErPU38GXsGgWK_a1lSZrddobgJ7FRkR5zBHvUvA_wbz2tMnLTaIZWSQ78iawehLqH0RTWRJTNsCWii6RsmgjIimRxOQZoqkCnQBAsE/s640/tante_chintya.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Panggil saja namaku Aldi. Usiaku saat ini 27 tahun. Dikampungku ada seorang janda berusia 46 tahun, namanya panggil aja Tente Chintya. Meski usianya sudah kepala empat dan sudah punya 3 orang anak yang sudah besar-besar, namun tubuhnya masih tetap tampak bagus dan terawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante Chintya mempunyai wajah yang cantik dengan rambut sebahu. Kulitnya putih bersih. Selain itu yang membuatku selama ini terpesona adalah payudara tante Chintya yang luar biasa montok. Perkiraanku payudaranya berukuran 36C. Ditambah lagi pinggul aduhai yang dimiliki oleh janda cantik itu. Bodi tante Chintya yang indah itulah yang membuatku tak dapat menahan birahiku dan selalu berangan-angan bisa menikmati tubuhnya yang padat berisi. Setiap melakukan onani, wajah dan tubuh tetanggaku itu selalu menjadi inspirasiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi itu jam sudah menunjukan angka tujuh. Aku sudah bersiap untuk berangkat ke kampus. Motor aku jalankan pelan keluar dari gerbang rumah. Dikejauhan aku melihat sosok seorang wanita yang berjalan sendirian. Mataku secara reflek terus mengikuti wanita itu. Maklum aja, aku terpesona melihat tubuh wanita itu yang menurutku aduhai, meskipun dari belakang. Pinggul dan pantatnya sungguh membuat jantungku berdesir. Saat itu aku hanya menduga-duga kalau wanita itu adalah tante Chintya. Bersamaan dengan itu, celanaku mulai agak sesak karena kon**lku mulai tidak bisa diajak kompromi alias ngaceng berat.&lt;br /&gt;
Perlahan-lahan motor aku arahkan agak mendekat agar yakin bahwa wanita itu adalah tante Chintya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh tante Chintya. Mau kemana tante?” sapaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante Chintya agak kaget mendengar suaraku. Tapi beliau kemudian tersenyum manis dan membalas sapaanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ehm.. Kamu Ron. Tante mau ke kantor. Kamu mau ke kampus?” tante Chintya balik bertanya.&lt;br /&gt;
“Iya nih tante. Masuk jam delapan. Kalau gitu gimana kalau tante saya anter dulu ke kantor? Kebetulan saya bawa helm satu lagi,” kataku sambil menawarkan jasa dan berharap tante Chintya tidak menolak ajakanku.&lt;br /&gt;
“Nggak usah deh, nanti kamu terlambat sampai kampus lho”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara tante Chintya yang empuk dan lembut sesaat membuat penisku semakin menegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak apa-apa kok tante. Lagian kampus saya kan sebenarnya dekat,” kataku sambil mataku selalu mencuri pandang ke seluruh tubuhnya yang pagi itu mengenakkan bletzer dan celana panjang. Meski tertutup oleh pakaian yang rapi, tapi aku tetap bisa melihat kemontokan payudaranya yang lekukannya tampak jelas.&lt;br /&gt;
“Benar nih Aldi mau nganterin tante ke kantor? Kalau gitu bolehlah tante bonceng kamu,” kata tante Chintya sambil melangkahkan kakinya diboncengan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sempat agak terkejut karena cara membonceng tante yang seperti itu. Tapi bagaimanapun aku tetap diuntungkan karena punggungku bisa sesekali merasakan empuknya payudara tante yang memang sangat aku kagumi. Apalagi ketika melewati gundukan yang ada di jalan, rasanya buah dada tante semakin tambah menempel di punggungku. Pagi itu tante Chintya aku anter sampai ke kantornya. Dan aku segera menuju ke kampus dengan perasaan senang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu itu hari sabtu. Kebetulan kuliahku libur. Tiba-tiba telepon di sebelah tempat tidurku berdering. Segera saja aku angkat. Dari seberang terdengar suara lembut seorang wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bisa bicara dengan Aldi?”&lt;br /&gt;
“Iya saya sendiri?” jawabku masih dengan tanda tanya karena merasa asing dengan suara ditelepon.&lt;br /&gt;
“Selamat pagi Aldi. Ini tante Chintya!,” aku benar-benar kaget bercampur aduk.&lt;br /&gt;
“Se.. Selamat.. Pa.. Gi tante. Wah tumben nelpon saya. Ada yang bisa saya bantu tante?” kataku agak gugup.&lt;br /&gt;
“Pagi ini kamu ada acara nggak Ron? Kalau nggak ada acara datang ke rumah tante ya. Bisa kan?” Pinta tante Chintyay dari ujung telepon.&lt;br /&gt;
“Eh.. Dengan senang hati tante. Nanti sehabis mandi saya langsung ke tempat tante,” jawabku. Kemudian sambil secara reflek tangan kiriku memegang kon**lku yang mulai membesar karena membayangkan tante Chintya.&lt;br /&gt;
“Baiklah kalau begitu. Aku tunggu ya. Met pagi Aldi.. Sampai nanti!” suara lembut tante Chintya yang bagiku sangat menggairahkan itu akhirnya hilang diujung tepelon sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi itu aku benar-benar senang mendengar permintaan tante Chintya untuk datang ke rumahnya. Dan pikiranku nglantur kemana-mana. Sementara tanganku masih saja mengelus-elus penisku yang makin lama, makin membesar sambil membayangkan jika yang memegang kon**lku itu adalah tante Chintya. Karena hasratku sudah menggebu, maka segera saja aku lampiaskan birahiku itu dengan onani menggunakan boneka didol montok yang aku beli beberapa bulan yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku bayangkan aku sedang bersetubuh dengan tante Chintya yang sudah telanjang bulat sehingga payudaranya yang montok menunggu untuk dikenyut dan diremas. Mulut dan tanganku segera menyapu seluruh tubuh boneka itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tante.. Tubuhmu indah sekali. Payudaramu montok sekali tante. Aaah.. Ehs.. Ah,” mulutku mulai merancau membayangkan nikmatnya ML dengan tante Chintya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sudah tidak tahan lagi, segera saja batang penisku, kumasukkan ke dalam vagina didol itu. Aku mulai melakukan gerakan naik turun sambil mendekap erat dan menciumi bibir boneka yang aku umpamakan sebagai tante Chintya itu dengan penuh nafsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ehm.. Ehs.. Nikmat sekali sayang..” kon**lku semakin aku kayuh dengan cepat.&lt;br /&gt;
“Tante.. Nikmat sekali memekmu. Aaah.. Punyaku mau keluar sayang..” mulutku meracau ngomong sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya tak lama kemudian penisku menyemburkan cairan putih kental ke dalam lubang vagina boneka itu. Lemas sudah tubuhku. Setelah beristirahat sejenak, aku kemudian segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan kon**l dan tubuhku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarum jam sudah menunjuk ke angka 8 lebih 30 menit. Aku sudah selesai mandi dan berdandan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nah, sekarang saatnya berangkat ke tempat tante Chintya. Aku sudah nggak tahan pingin lihat kemolekan tubuhmu dari dekat sayang,” gumamku dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kulangkahkan kakiku menuju rumah tante Chintya yang hanya berjarak 100 meter aja dari rumahku. Sampai di rumah janda montok itu, segera saja aku ketuk pintunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, sebentar,” sahut suara seorang wanita dari dalam yang tak lain adalah tante Chintya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pintu dibuka, mataku benar-benar dimanja oleh tampilan sosok tante Chintya yang aduhai dan berdiri persis di hadapanku. Pagi itu tante mengenakan celana street hitam dipadu dengan atasan kaos ketat berwarna merah dengan belahan lehernya yang agak ke bawah. Sehingga nampak jelas belahan yang membatasi kedua payudaranya yang memang montok luar biasa. Tante Chintya kemudian mengajakku masuk ke dalam rumahnya dan menutup serta mengunci pintu kamar tamu. Aku sempat dibuat heran dengan apa yang dilakukan janda itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ada apa sih tante, kok pintunya harus ditutup dan dikunci segala?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyuman indah dari bibir sensual tante Chintya mengembang sesaat mendengar pertanyaanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, biar aman aja. Kan aku mau ajak kamu ke kamar tengah biar lebih rilek ngobrolnya sambil nonton TV,” jawab tante Chintya seraya menggandeng tanganku mengajak ke ruangan tengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya sudah sejak di depan pintu tadi penisku tegang karena terangsang oleh penampilan tante Chintya. Malahan kali ini tangan halusnya menggenggam tanganku, sehingga kon**lku nggak bisa diajak kompromi karena semakin besar aja. Di ruang tengah terhampar karpet biru dan ada dua bantal besar diatasnya. Sementara diatas meja sudah disediakan minuman es sirup berwarna merah. Kami kemudian duduk berdampingan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ayo Ron diminum dulu sirupnya,” kata tante padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku kemudian mengambil gelas dan meminumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron. Kamu tahu nggak kenapa aku minta kamu datang ke sini?” tanya tante Chintya sambil tangan kanan beliau memegang pahaku hingga membuatku terkejut dan agak gugup.&lt;br /&gt;
“Ehm.. Eng.. Nggak tante,” jawabku.&lt;br /&gt;
“Tante sebenarnya butuh teman ngobrol. Maklumlah anak-anak tante sudah jarang sekali pulang karena kerja mereka di luar kota dan harus sering menetap disana. Jadinya ya.. Kamu tahu sendiri kan, tante kesepian. Kira-kira kamu mau nggak jadi teman ngobrol tante? Nggak harus setiap hari kok..!,” kata tente Chintya seperti mengiba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hati aku senang karena kesempatan untuk bertemu dan berdekatan dengan tante akan terbuka luas. Angan-angan untuk menikmati pemandangan indah dari tubuh janda itu pun tentu akan menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau sekiranya saya dibutuhkan, ya boleh-boleh aja tante. Justru saya senang bisa ngobrol sama tante. Biar saja juga ada teman. Bahkan setiap hari juga nggak apa kok”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante tersenyum mendengar jawabanku. Akhirnya kami berdua mulai ngobrol tentang apa saja sambil menikmati acara di TV. Enjoi sekali. Apalagi bau wangi yang menguar dari tubuh tante membuat angan-anganku semakin melayang jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron, udara hari ini panas ya? Tante kepanasan nih. Kamu kepanasan nggak?” tanya tante Chintya yang kali ini sedikit manja.&lt;br /&gt;
“Ehm.. Iya tante. Panas banget. Padahal kipas anginnya sudah dihidupin,” jawabku sambil sesekali mataku melirik buah dada tante yang agak menyembul, seakan ingin meloncat dari kaos yang menutupinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata Tante Chintya terus menatapku hingga membuatku sedikit grogi, meski sebenarnya birahiku sedang menanjak. Tanpa kuduga, tangan tante memegang kancing bajuku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau panas dilepas aja ya Ron, biar cepet adem,” kata tante Chintya sembari membuka satu-persatu kancing bajuku, dan melepaskannya hingga aku telanjang dada..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku saat itu benar-benar kaget dengan apa yang dilakukan tante padaku. Dan aku pun hanya bisa diam terbengong-bengong. Aku tambah terheran-heran lagi dengan sikap tente Chintya pagi itu yang memintaku untuk membantu melepaskan kaos ketatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron, tolongin tante dong. Lepasin kaos tante. Habis panas sih..,” pinta tante Chintya dengan suara yang manja tapi terkesan menggairahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sedikit gemetaran karena tak menyangka akan pengalaman nyataku ini, aku lepas kaos ketat berwarna merah itu dari tubuh tante Chintya. Dan apa yang berikutnya aku lihat sungguh membuat darahku berdesir dan penisku semakin tegang membesar serta jantung berdetak kencang. Payudara tante Chintya yang besar tampak nyata di depan mataku, tanpa terbungkus kutang. Dua gunung indah milik janda itu tampak kencang dan padat sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa Ron. Kok tiba-tiba diam?” tanya tante Chintya padaku.&lt;br /&gt;
“E.. Em.. Nggak apa-apa kok tante,” jawabku spontan sambil menundukkan kepala.&lt;br /&gt;
“Ala.. enggak usah pura-pura. Aku tahu kok apa yang sedang kamu pikirkan selama ini. Tante sering memperhatikan kamu. Aldi sebenarnya sudah lama pingin ini tante kan?” kata tante sambil meraih kedua tanganku dan meletakkan telapak tanganku di kedua buah dadanya yang montok.&lt;br /&gt;
“Ehm.. Tante.. Sa.. Ya.. Ee..,” aku seperti tak mampu menyelesaikan kata-kataku karena gugup. Apalagi tubuh tante Chintya semakin merapat ke tubuhku.&lt;br /&gt;
“Ron.. Remas susuku ini sayang. Ehm.. Lakukan sesukamu. Nggak usah takut-takut sayang. Aku sudah lama ingin menimati kehangatan dari seorang laki-laki,” rajuk tante Chintya sembari menuntun tanganku meremas payudara montoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara kegugupanku sudah mulai dapat dikuasai. Aku semakin memberanikan diri untuk menikmati kesempatan langka yang selama ini hanya ada dalam angan-anganku saja. Dengan nafsu yang membara, susu tante Chintya aku remas-remas. Sementara bibirku dan bibirnya saling berpagutan mesra penuh gairah. Entah kapan celanaku dan celana tante lepas, yang pasti saat itu tubuh kami berdua sudah polos tanpa selembar kainpun menempel di tubuh. Permaianan kami semakin panas. Setelah puas memagut bibir tante, mulutku seperti sudah nggak sabar untuk menikmati payudara montoknya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Uuhh.. Aah..” Tante Chintya mendesah-desah tatkala lidahku menjilat-jilat ujung puting susunya yang berbentuk dadu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku permainkan puting susu yang munjung dan menggiurkan itu dengan bebasnya. Sekali-kali putingnya aku gigit hingga membuat Tante Chintya menggelinjang merasakan kenikmatan. Sementara tangan kananku mulai menggerayangi ‘vagina’ yang sudah mulai basah. Aku usap-usap bibir vagina tante dengan lembut hingga desahan-desahan menggairahkan semakin keras dari bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ron.. Nik.. Maat.. Sekali sa.. Yaang.. Uuuhh.. Puasilah tante sayang.. Tubuhku adalah milikmu,” suara itu keluar dari bibir janda montok itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menghiraukan ucapan tante karena sedang asyik menikmati tubuh moleknya. Perlahan setelah puas bermain-main dengan payudaranya mulutku mulai kubawa ke bawah menuju vagina tante Chintya yang bersih terawat tanpa bulu. Dengan leluasa lidahku mulai menyapu vagina yang sudah basah oleh cairan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sudah tudak sabar lagi. Batang penisku yang sudah sedari tadi tegak berdiri ingin sekali merasakan jepitan vagina janda cantik nan montok itu. Akhirnya, perlahan kumasukkan batang penisku ke celah-celah vagina. Sementara tangan tante membantu menuntun tongkatku masuk ke jalannya. Kutekan perlahan dan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aaah..” suara itu keluar dari mulut tante Chintya setelah penisku berhasil masuk ke dalam liang senggamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kupompa penisku dengan gerakan naik turun. Desahan dan erangan yang menggairahkanpun meluncur dari mulut tante yang sudah semakin panas birahinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aach.. Ach.. Aah.. Terus sayang.. Lebih dalam.. Lagi.. Aah.. Nik.. Mat..,” tante Chintya mulai menikmati permainan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku terus mengayuh penisku sambil mulutku melumat habis kedua buah dadanya yang montok. Mungkin sudah 20 menitan kami bergumul. Aku merasa sudah hampir tidak tahan lagi. Batang kemaluanku sudah nyaris menyemprotkan cairan sperma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tante.. Punyaku sudah mau keluar..”&lt;br /&gt;
“Tahan seb.. Bentar sayang.. Aku jug.. A.. Mau sampai.. Aaach..” akhirnya tante Chintya tidak tahan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamipun mengeluarkan cairan kenikmatan secara hampir bersamaan. Banyak sekali air mani yang aku semprotkan ke dalam liang senggama tante, hingga kemudian kami kecapekan dan berbaring di atas karpet biru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terima kasih Aldi. Tante puas dengan permainan ini. Kamu benar-benar jantan. Kamu nggak nyeselkan tidur dengan tante?” tanya beliau padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum sambil mencium kening janda itu dengan penuh sayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku sangat senang tante. Tidak kusangka tante memberikan kenikmatan ini padaku. Karena sudah lama sekali aku berangan-angan bisa menikmati tubuh tante yang montok ini”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tante Chintya tersenyum senang mendengar jawabanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aldi sayang. Mulai saat ini kamu boleh tidur dengan tante kapan saja, karena tubuh tante sekarang adalah milikmu. Tapi kamu juga janji lho. Kalau tante kepingin.. Aldi temani tante ya.,” kata tante Chintya kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tersenyum dan mengangguk tanda setuju. Dan kami pun mulai saling merangsang dan bercinta untuk yang kedua kalinya. Hari itu adalah hari yang tidak pernah bisa aku lupakan. Karena angan-anganku untuk bisa bercinta dengan tante Chintya dapat terwujud menjadi kenyataan. Sampai saat ini aku dan tante Chintya masih selalu melakukan aktivitas sex dengan berbagai variasi. Dan kami sangat bahagia.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/cerita-nikmatnya-sex-dengan-tante.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7y4ygTZcY8USA23o5YqXo13vHHL9TEhlCO1uHgErPU38GXsGgWK_a1lSZrddobgJ7FRkR5zBHvUvA_wbz2tMnLTaIZWSQ78iawehLqH0RTWRJTNsCWii6RsmgjIimRxOQZoqkCnQBAsE/s72-c/tante_chintya.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-1020769198368668881</guid><pubDate>Sun, 07 Aug 2011 15:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-08T06:45:08.811+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Relation</category><title>9 Mitos Karir Harus Anda Ketahui</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - Banyak alasan mengapa seseorang memilih karir tertentu dalam hidupnya.  Banyak yang beralasan karena besarnya pendapatan yang ditawarkan, masa  depan karir yang cemerlang, sampai karir yang bisa memberikan kekuasaan  yang besar. &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="486" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcVKmH7iiRsXCDCDpHDICeSx2tTNoUk8FHQ1O2Y8dtwPbwY2eRtisztyjDMpGecolj2Qtd1hN4a-EchGb0q87iYSIjFwtRzir8h5EozLi3odeScclyBuqI7nSdqPjoSMjAMH4n4pmUR4s/s640/wanita-karir.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Di antara alasan-alasan tersebut, terdapat mitos yang juga beredar di  kalangan masyarakat. Mitos-mitos inilah yang bisa menyesatkan orang saat  akan menentukan karirnya. Mitos seperti apakah itu?&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=5409343038575670358" name="more" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Memilih karir itu mudah&lt;br /&gt;
Sebenarnya, proses memilih karir membutuhkan waktu yang lama dan serius.  Sebelum memutuskannya, seseorang harus mengenal dirinya sendiri  terlebih dahulu, mengetahui minat, dan kesempatan yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Konsultan karir tahu yang terbaik&lt;br /&gt;
Bahkan seorang konsultan karir tak bisa mengetahui dengan pasti  pekerjaan atau karir apa yang cocok untuk seseorang. Mereka hanya bisa  memberi panduan atau memberikan bimbingan agar seseorang lebih mantap  dalam memilih karir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Hobi tak bisa jadi andalan hidup&lt;br /&gt;
Sudah banyak buktinya, kalau hobi bisa dijadikan mata pencaharian.  Bahkan dengan menjadikan hobi sebagai sebuah pekerjaan, semangat dan  gairah bekerja akan mewujud dalam karya yang cemerlang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Karir terbaik = karir yang populer&lt;br /&gt;
Sering kali, para ahli atau konsultan karir memberikan ”bocoran” soal  karir-karir yang prospeknya akan cemerlang di beberapa tahun ke depan.  Ingatlah, jangan pernah hal ini dijadikan bahan pertimbangan terbesar  saat memutuskan karir. Lagipula, prediksi ini terkadang tak selalu tepat  karena kondisi memang selalu berubah. Akan lebih baik jika memilih  karir berdasarkan ketertarikan dan kemampuan yang dimiliki. Yang penting  untuk diingat ialah, pekerjaan yang prospeknya bagus belum tentu cocok  untuk orang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Banyak uang berarti bahagia&lt;br /&gt;
Gaji memang penting, tapi jangan dijadikan satu-satunya alasan dalam  memilih karir. Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa uang tidak  otomatis membuat seseorang puas dan bahagia dengan karirnya. Buat  banyak orang, kesenangan saat mengerjakan pekerjaan tersebut justru  menjadi hal yang paling penting. Meski begitu, faktor uang atau gaji  juga patut dipertimbangkan saat memilih karir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Mengubah karir sama dengan membuang keahlian&lt;br /&gt;
Keahlian yang sudah dimiliki tak akan pernah tersia-sia. Keahlian  tersebut mungkin saja tidak bisa dipakai seperti saat di pekerjaan  sebelumnya, tapi keahlian itu tidak akan sia-sia dan tetap dapat  digunakan kapan saja, dalam pekerjaan apa saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Jika cocok untuk mereka berarti cocok untuk saya&lt;br /&gt;
Setiap orang pasti berbeda, bahkan jika mereka punya banyak kesamaan.  Karena itulah jangan pernah berpikir bahwa karir yang dimiliki oleh  orang yang karakternya sama dengan Anda, maka pekerjaan tersebut juga  cocok untuk Anda. Jika Anda tertarik dengan karir sahabat atau saudara  Anda, coba cek dan pelajari dulu, apakah karir tersebut benar-benar pas  untuk Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Pilih pekerjaan dulu, setelah itu lihat saja nanti&lt;br /&gt;
Mendapatkan pekerjaan memang satu langkah yang baik, namun hal ini  barulah permulaan. Jika seseorang menginginkan karir yang baik, maka ia  harus membuat rencana-rencana tertentu tentang posisi atau jabatan yang  harus diraih dalam beberapa waktu ke depan. Jika ia asal menerima sebuah  pekerjaan, sangat sulit untuk membuat rencana-rencana tersebut karena  kemungkinan besar iapun tak terlalu paham dan tak memiliki gairah  terhadap karir atau pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Cara paling tepat mengetahui sebuah pekerjaan ialah dengan bekerja di bidang tersebut&lt;br /&gt;
Pengalaman langsung memang yang terbaik, namun ada banyak cara yang bisa  ditempuh untuk mempelajari dan memahami sebuah pekerjaan tanpa harus  mengalaminya sendiri. Berbagai cara, mulai dari membaca berita di surat  kabar, browsing di internet, sampai bertanya pada orang-orang yang  bekerja di bidang tersebut, bisa dipraktekkan untuk mempelajari sebuah  pekerjaan.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/9-mitos-karir-harus-anda-ketahui.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcVKmH7iiRsXCDCDpHDICeSx2tTNoUk8FHQ1O2Y8dtwPbwY2eRtisztyjDMpGecolj2Qtd1hN4a-EchGb0q87iYSIjFwtRzir8h5EozLi3odeScclyBuqI7nSdqPjoSMjAMH4n4pmUR4s/s72-c/wanita-karir.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-4925540736151776416</guid><pubDate>Sun, 07 Aug 2011 15:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-07T22:20:00.425+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aneh dan Unik</category><title>Unik! Angsa Termodis di Dunia (Foto)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;&lt;b&gt;GaulPanas.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; - kwkwkw ada2 aja nih angsa, mungkin karena tinggal di kota jadi ikutan modis dunia kale yah.... &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwHK78qdEEwhi4a32Bi-OjMivofwjfCdqdaFa859L16_ltF4IlsyKHD8qHDj0CSGxuWj9UldkZ3Rkn_UYIUTjx04CTmwZQ5cUcwDoW9-usRUclpqj2f91I68MG4tHhylIf64WCyjM_w7k/s640/angsa-modis-.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="450" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTGthWLhfhU7MFWsO_Ww30uH-mcQUSp_RWAXY8kBEselE3fI0SbWC8-EYwxejrq5dSOnsPDmIUaIkj1ia0XWVafF76twLeAUN852UHu6aRuNiwmmOD_6Ij9FuUyqt12xqKCyxoJxbvDxU/s640/angsa-modis-4.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Jxz12g7XamEuYa8XDQruyNen5_rXXe6aY5d1DV6Af4j48UNf5tZ7voQZxc7yGtxNU143z0DzfWHH-2dvtVueeFM4G7_UIXPcODhVy5cJudHiv9GW4ncfrnCDulGI9_pcG5-AqBZolYg/s640/angsa-modis-1.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXUecnfGSQkiz9kq44IPrkLFBdD2jwuHlza_1az0HzfcBTB4apzVConErOyt8NJR95Nd06LHdFsBqxvf-tRpxUlRdU7vTXBniSqw8zmDVBAcnyvZnMllheWI_DbdK5KbX7g4hj-1QZfVY/s640/angsa-modis-2.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheoKaIHZx-MRByCKngROfmtgd7lqTB5GEvK5ea7ax0FtE1_ge_RsT8252K-v25PyWyGNSMSXIevpESEZUJoMQgRBzzPQJFbmQiQXeN5N1jtz28ktFCRpgHXyWxn2mTMnMWckN5isfW2rI/s640/angsa-modis-3.jpg" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/unik-angsa-termodis-di-dunia-foto.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwHK78qdEEwhi4a32Bi-OjMivofwjfCdqdaFa859L16_ltF4IlsyKHD8qHDj0CSGxuWj9UldkZ3Rkn_UYIUTjx04CTmwZQ5cUcwDoW9-usRUclpqj2f91I68MG4tHhylIf64WCyjM_w7k/s72-c/angsa-modis-.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-2367782835087689973</guid><pubDate>Sun, 07 Aug 2011 15:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-07T22:13:26.943+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aneh dan Unik</category><title>Unik! Bayi Berfoto Ria dengan Harimau</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - Ane nemu foto keren ini gan... cekidotzz...&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="494" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKltI-GJWkornO_aLufRT-qY79v4X-AxoPupe8Zk3PTn_5UMQSVV57qG2z0IRcLnHrwd9gorbIaV3n6nwXkB15iEegjWg1QQI39OE0KLXmZ2o8HbjyKWoUsOsLaXgNHCqdPllHrM9Jdn8/s640/Children+and+tigers.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="484" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-aoRislBZPjLkd7lNuo2pmwm1WJhW8ofl2CG92uBkYrmmzt6_MiaDdBZbExq11lZ1pTvUT2T88QTG9vUN1OwCa91q6jZyGN7N_XwNcFwtnfww2KZaL744SR3uGhP_jrK7Appi9Uc44ks/s640/Children+and+tigers-.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="600" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV5Z9GeH_IrRXTSoQRiejfIQ3ysHTKpPYStbwuzIYqbgG6Mw_TPC9tWskFcm08Ync99alxaaaC83UOPKG7TfjQXOQSAwHfwB1ek123ACX39r4AtwW8g3JMpDKqyLe5BSY_zalzzccY2h4/s640/Children+and+tigers+foto.jpg" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/unik-bayi-berfoto-ria-dengan-harimau.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKltI-GJWkornO_aLufRT-qY79v4X-AxoPupe8Zk3PTn_5UMQSVV57qG2z0IRcLnHrwd9gorbIaV3n6nwXkB15iEegjWg1QQI39OE0KLXmZ2o8HbjyKWoUsOsLaXgNHCqdPllHrM9Jdn8/s72-c/Children+and+tigers.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-825752070196142899</guid><pubDate>Sun, 07 Aug 2011 15:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-07T22:06:19.013+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita Dunia</category><title>Pura-pura Kesurupan Dewa, Remaja Perkosa Gadis</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt; - Sebanyak empat remaja berpura-pura kesurupan dewa. Hal ini mereka lakukan agar bisa menipu gadis remaja supaya mau berhubungan intim.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu, korban yang berusia 14 tahun itu ditakut-takuti akan mendapat hukuman dari dewa jika ia tidak mau mengabulkan keinginan para penyerangnya yang salah satu di antaranya berusia 12 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="556" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHczcl6rCyzjljQJZKyaFu8ceR2AuRqKKb54srKtj7pgRK2y4mxnpTJRRVqzaefYJJGmtBjqZATuYyipDujDwDS-hcLMvY9KOcrgVf3RLb2kTFI54uX6IV35ygVAWpzCHHH7CXBxx-mDk/s640/Ilustrasi_pemerkosaan.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
Selain itu, gadis malang itu juga diperkosa pemimpin penjahat yang datang dengan skema yang ia akui terinspirasi dari warga yang bersembahyang di kuil China yang tiba-tiba menjadi ‘kerasukan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para remaja dropout (DO) yang tak bisa disebutkan namanya untuk melindungi identitas korban ini menyerang korban saat sedang berjalan sendirian di suatu tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjahat ini memberitahu sang korban, ‘Dewa Neraka China’ ingin melakukan hubungan intim dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ia menolak, maka dewa ini akan membunuh semua teman-temannya. Kejadian ini masuk ke pengadilan pada Februari 2008, seperti dikutip Stait Times.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/pura-pura-kesurupan-dewa-remaja-perkosa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHczcl6rCyzjljQJZKyaFu8ceR2AuRqKKb54srKtj7pgRK2y4mxnpTJRRVqzaefYJJGmtBjqZATuYyipDujDwDS-hcLMvY9KOcrgVf3RLb2kTFI54uX6IV35ygVAWpzCHHH7CXBxx-mDk/s72-c/Ilustrasi_pemerkosaan.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-7242765540587638227</guid><pubDate>Sun, 07 Aug 2011 14:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-07T21:48:24.240+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Sex</category><title>Cerita Sex dengan Ibu Netty yang Sexy</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gaulpanas.com/"&gt;GaulPanas.com&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;- Kini cerita sex beralih Pada kepuasan nafsu seseorang, awalnya cerita sex di berikan untuk menjadikan pelajaran bagi kita, agar terhindar dari kesalahan akibat dari birahi, Namun cerita kali ini lebih pada cerita mengumbar nafsu, bagi anda yang belum cukup dewasa sangat tidak di anjurkan membaca cerita berikut ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asmara Birahi Bu Tetty&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
namaku Priambudhy Saktiaji, teman-teman memanggilku Budhy. Aku tinggal di Bogor, sebelah selatan Jakarta. Tinggiku sekitar 167 cm, bentuk wajahku tidak mengecewakan, imut-imut kalau teman-teman perempuanku bilang. Langsung saja aku mulai dengan pengalaman pertamaku ‘make love’ (ML) atau bercinta dengan seorang wanita. Kejadiannya waktu aku masih kelas dua SMA (sekarang SMU).&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq2j5Y-n_et6qdGA8U2bW4SllFEHNKO9avmNLkIXSP2pPMGgzGYJv1n9bzyw-3yb6fUzKdNBcvterNIDJvPr997s6K7VBsjQLBwl0SiXzRN9Qvw5ZJFJH4ppCKDFf-MV5tOvAhFGUHj5M/s640/cerita_sex_Body_sexy_mulus.jpg" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
Saat itu sedang musim ujian, sehingga kami di awasi oleh guru-guru dari kelas yang lain. Kebetulan yang mendapat bagian mengawasi kelas tempatku ujian adalah seorang guru yang bernama Ibu Netty, umurnya masih cukup muda, sekitar 25 tahunan. Tinggi badannya sekitar 155 cm. Kulitnya putih bersih, hidungnya mancung, bentuk wajahnya oval dengan rambut lurus yang di potong pendek sebatas leher, sehingga memperlihatkan lehernya yang jenjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang membuatku sangat tertarik adalah tonjolan dua bukit payudaranya yang cukup besar, bokongnya yang sexy dan bergoyang pada saat dia berjalan. Aku sering mencuri pandang padanya dengan tatapan mata yang tajam, ke arah meja yang didudukinya. Kadang, entah sengaja atau tidak, dia balas menatapku sambil tersenyum kecil. Hal itu membuatku berdebar-debar tidak menentu. Bahkan pada kesempatan lain, sambil menatapku dan memasang senyumnya, dia dengan sengaja menyilangkan kakinya, sehingga menampakkan paha dan betisnya yang mulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di waktu yang lain dia bahkan sengaja menarik roknya yang sudah pendek (di atas lutut, dengan belahan disamping), sambil memandangi wajahku, sehingga aku bisa melihat lebih dalam, ke arah selangkangannya. Terlihat gundukan kecil di tengah, dia memakai celana dalam berbahan katun berwarna putih. Aku agak terkejut dan sedikit melotot dengan ‘show’ yang sedang dilakukannya. Aku memandang sekelilingku, memastikan apa ada teman-temanku yang lain yang juga melihat pada pertunjukan kecil tersebut. Ternyata mereka semua sedang sibuk mengerjakan soal-soal ujian dengan serius. Aku kembali memandang ke arah Ibu Netty, dia masih memandangku sambil tersenyum nakal. Aku membalas senyumannya sambil mengacungkan jempolku, kemudian aku teruskan mengerjakan soal-soal ujian di mejaku. Tentu saja dengan sekali-kali melihat ke arah meja Ibu Netty yang masih setia menyilangkan kakinya dan menurunkannya kembali, sedemikian rupa, sehingga memperlihatkan dengan jelas selangkangannya yang indah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 30 menit sebelum waktu ujian berakhir, aku bangkit dan berjalan ke depan untuk menyerahkan kertas-kertas ujianku kepada Ibu Netty. “Sudah selasai?” katanya sambil tersenyum. “Sudah, bu….” jawabku sambil membalas senyumnya. “Kamu suka dengan yang kamu lihat tadi?” dia bertanya mengagetkanku. Aku menganggukkan kepalaku, kami melakukan semua pembicaraan dengan berbisik-bisik. “Apa saya boleh melihatnya lagi nanti?” kataku memberanikan diri, masih dengan berbisik. “Kita ketemu nanti di depan sekolah, setelah ujian hari ini selesai, ok?” katanya sambil tersenyum simpul. Senyum yang menggetarkan hatiku dan membuat tubuhku jadi panas dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siang itu di depan gerbang sekolah, sambil menenteng tasnya, bu Netty mendekati tempatku berdiri dan berkata, “Bud, kamu ikuti saya dari belakang” Aku mengikutinya, sambil menikmati goyangan pinggul dan pantatnya yang aduhai. Ketika kami sudah jauh dari lingkungan sekolah dan sudah tidak terlihat lagi anak-anak sekolah di sekitar kami, dia berhenti, menungguku sampai di sampingnya. Kami berjalan beriringan. “Kamu benar-benar ingin melihat lagi?” tanyanya memecah kesunyian. “Lihat apa bu?” jawabku berpura-pura lupa, pada permintaanku sendiri sewaktu di kelas tadi pagi. “Ah, kamu, suka pura-pura…” Katanya sambil mencubit pinggangku pelan. Aku tidak berusaha menghindari cubitannya, malah aku pegang telapak tangannya yang halus dan meremasnya dengan gemas. bu Netty balas meremas tanganku, sambil memandangiku lekat-lekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya kami sampai pada satu rumah kecil, agak jauh dari rumah-rumah lain. Sepertinya rumah kontrakan, karena tidak terlihat tambahan ornamen bangunan pada rumah tersebut. Bu Netty membuka tasnya, mengeluarkan kunci dan membuka pintu. “Bud, masuklah. Lepas sepatumu di dalam, tutup dan kunci kembali pintunya!” Perintahnya cepat. Aku turuti permintaannya tanpa banyak bertanya. Begitu sampai di dalam rumah, bu Netty menaruh tasnya di sebuah meja, masuk ke kamar tanpa menutup pintunya. Aku hanya melihat, ketika dengan santainya dia melepaskan kancing bajunya, sehingga memperlihatkan BH-nya yang juga terbuat dari bahan katun berwarna putih, buah dadanya yang putih dan agak besar seperti tidak tertampung dan mencuat keluar dari BH tersebut, membuatnya semakin sexy, kemudian dia memanggilku. “Bud, tolong dong, lepasin pengaitnya…” katanya sambil membelakangiku. Aku buka pengait tali BH-nya, dengan wajah panas dan hati berdebar-debar. Setelah BH-nya terlepas, dia membuka lemari, mengambil sebuah kaos T-shirt berwarna putih, kemudian memakainya, masih dengan posisi membelakangiku. T-shirt tersebut terlihat sangat ketat membungkus tubuhnya yang wangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian dia kembali meminta tolong padaku, kali ini dia minta dibukakan risleting roknya! Aku kembali dibuatnya berdebar-debar dan yang paling parah, aku mulai merasa selangkanganku basah. Kemaluanku berontak di dalam celana dalam yang rangkap dengan celana panjang SMA ku. Ketika dia membelakangiku, dengan cepat aku memperbaiki posisi kemaluanku dari luar celana agar tidak terjepit. Kemudian aku buka risleting rok ketatnya. Dengan perlahan dia menurunkan roknya, sehingga posisinya menungging di depanku. Aku memandangi pantatnya yang sexy dan sekarang tidak terbungkus rok, hanya mengenakan celana dalam putihnya, tanganku meraba pantat bu Netty dan sedikit meremasnya, gemas.&lt;br /&gt;
“Udah nggak sabar ya, Bud?” Kata bu Netty.&lt;br /&gt;
“Maaf, bu, habis bokong ibu sexy banget, jadi gemes saya….”&lt;br /&gt;
“Kalo di sini jangan panggil saya ‘bu’ lagi, panggil ‘teteh’ aja ya?”&lt;br /&gt;
“Iya bu, eh, teh Netty”&lt;br /&gt;
Konsentrasiku buyar melihat pemandangan di hadapanku saat ini, bu Netty dengan kaos T-shirt yang ketat, tanpa BH, sehingga puting susunya mencuat dari balik kaos putihnya, pusarnya yang sexy tidak tertutup, karena ukuran kaos T-shirt-nya yang pendek, celana dalam yang tadi pagi aku lihat dari jauh sekarang aku bisa lihat dengan jelas, gundukan di selangkangannya membuatku menelan ludah, pahanya yang putih mulus dan ramping membuat semuanya serasa dalam mimpi.&lt;br /&gt;
“Gimana Bud, suka nggak kamu?” Katanya sambil berkcak pinggang dan meliuk-liukkan pinggulnya.&lt;br /&gt;
“Kok kamu jadi bengong, Bud?” Lanjutnya sambil menghampiriku.&lt;br /&gt;
Aku terdiam terpaku memandanginya ketika dia memeluk leherku dan mencium bibirku, pada awalnya aku kaget dan tidak bereaksi, tapi tidak lama. Kemudian aku balas ciuman-ciumannya, dia melumat bibirku dengan rakusnya, aku balas lumatannya. “Mmmmmmmmmhhhhhhhhhhh….” Gumamnya ditengah ciuman-ciuman kami. Tidak lama kemudian tangan kanannya mengambil tangan kiriku dan menuntun tanganku ke arah payudaranya, aku dengan cepat menanggapi apa maunya, kuremas-remas dengan lembut payudaranya dan kupilin-pilin putingnya yang mulai mengeras. “Mmmmhhhh….mmmmmhhhhh” Kali ini dia merintih nikmat. Aku usap-usap punggungnya, turun ke pinggangngya yang tidak tertutup oleh kaos T-shirtnya, aku lanjutkan mengusap dan meremas-remas pantatnya yang padat dan sexy, lalu kulanjutkan dengan menyelipkan jari tengahku ke belahan pantatnya, kugesek-gesek kearah dalam sehingga aku bisa menyentuh bibir vaginanya dari luar celana dalam yang dipakainya. Ternyata celana dalamnya sudah sangat basah. Sementara ciuman kami, berubah menjadi saling kulum lidah masing-masing bergantian, kadang-kadang tangannya menjambaki rambutku dengan gemas, tangannya yang lain melepas kancing baju sekolahku satu per satu. Aku melepas pagutanku pada bibirnya dan membantunya melepas bajuku, kemudian kaos dalam ku, ikat pinggangku, aku perosotkan celana panjang abu-abuku dan celana dalam putihku sekaligus. Bu Netty pun melakukan hal yang sama, dengan sedikit terburu-buru melepas kaos T-shirtnya yang baru dia pakai beberapa saat yang lalu, dia perosotkan celana dalam putihnya, sehingga sekarang dia sudah telanjang bulat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuhnya yang putih mulus dan sexy sangat menggiurkan. Hampir bersamaan kami selesai menelanjangi tubuh kami masing-masing, ketika aku menegakkan tubuh kembali, kami berdua sama-sama terpaku sejenak. Aku terpaku melihat tubuh polosnya tanpa sehelai benangpun. Aku sudah sering melihat tubuh telanjang, tetapi secara langsung dan berhadap-hapan baru kali itu aku mengalaminya. Payudaranya yang sudah mengeras tampak kencang, ukurannya melebihi telapak tanganku, sejak tadi aku berusaha meremas seluruh bulatan itu, tapi tidak pernah berhasil, karena ukurannya yang cukup besar. Perutnya rata tidak tampak ada bagian yang berlemak sedikitpun. Pinggangnya ramping dan membulat sangat sexy. Selangkangannya di tumbuhi bulu-bulu yang sengaja tidak dicukur, hanya tumbuh sedikit di atas kemaluannya yang mengkilap karena basah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh telanjang yang pernah aku lihat paling-paling dari gambar-gambar porno, blue film atau paling nyata tubuh ABG tetanggaku yang aku intip kamarnya, sehingga tidak begitu jelas dan kulakukan cepat-cepat karena takut ketahuan. Kebiasaan mengintipku tidak berlangsung lama karena pada dasarnya aku tidak suka mengintip.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara bu Netty memandang lekat kemaluanku yang sudah tegang dan mengeras, pangkalnya di tumbuhi bulu-bulu kasar, bahkan ada banyak bulu yang tumbuh di batang kemaluanku. Ukurannya cukup besar dan panjangnya belasan centi. “Bud, punyamu lumayan juga, besar dan panjang, ada bulunya lagi di batangnya” katanya sambil menghampiriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak kami tidak begitu jauh sehingga dengan cepat dia sudah meraih kemaluanku, sambil berlutut dia meremas-remas batang kemaluanku sambil mengocok-ngocoknya lembut dan berikutnya kepala kemaluanku sudah dikulumnya. Tubuhku mengejang mendapat emutan seperti itu. “Oooohhhh…. enak teh….” rintihku pelan. Dia semakin bersemangat dengan kuluman dan kocokan-kocokannya pada kemaluanku, sementara aku semakin blingsatan akibat perbuatannya itu. Kadang dimasukkannya kemaluanku sampai ke dalam tenggorokannya. Kepalanya dia maju mundurkan, sehingga kemaluanku keluar masuk dari mulutnya, sambil dihisap-hisap dengan rakus. Aku semakin tidak tahan dan akhirnya…, jebol juga pertahananku. Spermaku menyemprot ke dalam mulutnya yang langsung dia sedot dan dia telan, sehingga tidak ada satu tetespun yang menetes ke lantai, memberiku sensasi yang luar biasa. Rasanya jauh lebih nikmat daripada waktu aku masturbasi.&lt;br /&gt;
“Aaaahhhh… ooooohhhhh…. teteeeeehhhhh!” Teriakku tak tertahankan lagi.&lt;br /&gt;
“Gimana? enak Bud?” Tanyanya setelah dia sedot tetesan terakhir dari kemaluanku.&lt;br /&gt;
“Enak banget teh, jauh lebih enak daripada ngocok sendiri” jawabku puas.&lt;br /&gt;
“Gantian dong teh, saya pengen ngerasain punya teteh” lanjutku sedikit memohon.&lt;br /&gt;
“Boleh…,” katanya sambil menuju tempat tidur, kemudian dia merebahkan dirinya di atas ranjang yang rendah, kakinya masih terjulur ke lantai. Aku langsung berlutut di depannya, kuciumi selangkangannya dengan bibirku, tanganku meraih kedua payudaranya, kuremas-remas lembut dan kupilin-pilin pelan puting payudaranya yang sudah mengeras. Dia mulai mengeluarkan rintihan-rintihan perlahan. Sementara mulutku menghisap, memilin, menjilat vaginanya yang semakin lama semakin basah. Aku permainkan clitorisnya dengan lidahku dan ku emut-emut dengan bibirku.&lt;br /&gt;
“Aaaaaahhhhh… ooooohhhhhh, Buuuuddddhyyyyy…, aku sudah tidak tahan, aaaaauuuuuhhhhhh!” Rintihannya semakin lama semakin keras. Aku sedikit kuatir kalau ada tetangganya yang mendengar rintihan-rintihan nikmat tersebut. Tetapi karena aku juga didera nafsu, sehingga akhirnya aku tidak terlalu memperdulikannya. Hingga satu saat aku merasakan tubuhnya mengejang, kemudian aku merasakan semburan cairan hangat di mulutku, aku hisap sebisaku semuanya, aku telan dan aku nikmati dengan rakus, tetes demi tetes. Kakinya yang tadinya menjuntai ke lantai, kini kedua pahanya mengapit kepalaku dengan ketat, kedua tangannya menekan kepalaku supaya lebih lekat lagi menempel di selangkangannya, membuatku sulit bernafas. Tanganku yang sebelumnya bergerilya di kedua payudaranya kini meremas-remas dan mengusap-usap pahanya yang ada di atas pundakku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bud, kamu hebat, bikin aku orgasme sampai kelojotan begini, belajar darimana?” Tanyanya. Aku tidak menjawab, hanya tersenyum. Aku memang banyak membaca tentang hubungan sexual, dari majalah, buku dan internet. Sementara itu kemaluanku sudah sejak tadi menegang lagi karena terangsang dengan rintihan-rintihan nikmatnya bu Netty. Akupun berdiri, memposisikan kemaluanku didepan mulut vaginanya yang masih berkedut dan tampak basah serta licin itu.&lt;br /&gt;
“Aku masukin ya teh?” Tanyaku, tanpa menunggu jawaban darinya, aku melumat bibirnya yang merekah menanti kedatangan bibirku.&lt;br /&gt;
“Oooohhhh…” rintihnya,&lt;br /&gt;
“Aaaahhhh…” kubalas dengan rintihan yang sama nikmatnya, ketika kemaluanku menembus masuk ke dalam vaginanya, hilanglah keperjakaanku. Kenikmatan tiada tara aku rasakan, ketika batang kemaluanku masuk seluruhnya, bergesekan dengan dinding vagina yang lembut, hingga ke pangkalnya. Bu Netty merintih semakin kencang ketika bulu kemaluanku yang tumbuh di batang kemaluanku menggesek bibir vagina dan clitorisnya, matanya setengah terpejam mulutnya menganga, nafasnya mulai tersenggal-senggal.&lt;br /&gt;
“Ahh-ahh-ahh auuuu!” Kutarik lagi kemaluanku perlahan, sampai kepalanya hampir keluar. Kumasukkan lagi perlahan, sementara rintihannya selalu di tambah teriakan kecil, setiap kali pangkal batang kemaluanku menghantam bibir vagina dan clitorisnya. Gerakanku semakin lama semakin cepat, bibirku bergantian antara melumat bibirnya, atau menghisap puting payudaranya kiri dan kanan. Teriakan-teriakannya semakin menggila, kepalanya dia tolehkan kekiri dan kekanan membuatku hanya bisa menghisap puting payudaranya saja, tidak bisa lagi melumat bibirnya yang sexy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu pinggulnya dia angkat setiap kali aku menghunjamkan kemaluanku ke dalam vaginanya yang kini sudah sangat basah, sampai akhirnya, “Buuudddhhyyyyyy…. aku mau keluar lagiiiiii… oooohhhhhh… aaahhhhh” teriakannya semakin kacau.&lt;br /&gt;
Aku memperhatikan dengan puas, saat dia mengejan seperti menahan sesuatu, vaginanya kembali banjir seperti saat dia orgasme di mulutku. Aku memang sengaja mengontrol diriku untuk tidak orgasme, hal ini aku pelajari dengan seksama, walaupun aku belum pernah melakukan ML sebelum itu. Bu Netty sendiri heran dengan kemampuan kontrol diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia melambung dengan orgasme-orgasmenya yang susul- menyusul, aku cabut kemaluanku yang masih perkasa dan keras. Aku memberinya waktu beberapa saat untuk mengatur nafasnya. Kemudian aku memintanya menungging, dia dengan senang hati melakukannya. Kembali kami tenggelam dalam permainan yang panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi aku membuatnya mendapatkan orgasme yang berkepanjangan seakan tiada habisnya, aku sendiri karena sudah cukup lelah, kupercepat gerakanku untuk mengejar ketinggalanku menuju puncak kenikmatan. Akhirnya menyemburlah spermaku, yang sejak tadi aku tahan, saking lemasnya dia dengan pasrah tengkurap diatas perutnya, aku menjatuhkan diriku berbaring di sebelahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kejadian hari itu, aku sudah tidak lagi melakukan masturbasi, kami ML setiap kali kami menginginkannya. Ketika aku tanya mengapa dia memilihku, dia menjawab, karena aku mirip dengan pacar pertamanya, yang membuatnya kehilangan mahkotanya, sewaktu masih SMA. Tapi bedanya, katanya lagi, aku lebih tahan lama saat bercinta (bukan GR lho). Saat kutanya, apa tidak takut hamil?, dengan santai dia menjawab, bahwa dia sudah rutin disuntik setiap 3 bulan.&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/cerita-sex-dengan-ibu-netty-yang-sexy.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq2j5Y-n_et6qdGA8U2bW4SllFEHNKO9avmNLkIXSP2pPMGgzGYJv1n9bzyw-3yb6fUzKdNBcvterNIDJvPr997s6K7VBsjQLBwl0SiXzRN9Qvw5ZJFJH4ppCKDFf-MV5tOvAhFGUHj5M/s72-c/cerita_sex_Body_sexy_mulus.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-3404589102446515752</guid><pubDate>Fri, 05 Aug 2011 17:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-06T00:03:25.909+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Kehabisan Gaya, ABG Ini Pamer Payudara</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Gini deh jadinya Kalo Anak SMA udah Kehabisan Gaya Buat Foto Tapi Mau Eksis&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQGtv2Pti1syDa5EAs61YwLpoBZfq5QbdgK9DolfZ6vXciF3510Z1dncUnt7J97PCtt9z0KwX4TWCb0ekR24mnsn9e0b-dHfuIqsN3nTe7GfZgsxKQsDlW1L-eMtmmTzNm5ncvnAnW9kY/s640/abg-sma-pamer-payudara-12.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizkMh5NhS3lBjaoSKi8sWN4i3dWTesd7ISspDqvWb5gX-lG-eX8jv4VLLkbdNEeQZmHACJqIU-OQ-KCrBvwQUGGWfuEAIZMIkEXJJ4_N44D7kssubw-Newbw8yvSJiFCvV_BDXAQs7h2g/s640/abg-sma-pamer-payudara.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5ImvsQf0Fe9BoSXkLIVSx7uGC5hP0VPHf2q7QioREIwXa9lh-szGRRH7rVJ6bi7mHcPzXiM4JhpBu_MP9jo7TI-A-XeiAX529LMN_Q35YUuD8MjzJanyWCh8e01cbegl7hRBh8mIMRa0/s640/abg-sma-pamer-payudara-1.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjC1bawkcnu20M8JrftCb_aaM0coUQuV18trHMcxZAXwbaRwR_ksgehvQxHO5-mYll3hEjypPHKLm9az-y_OMfsL3gJc3wgktH1aYDwyEy0PAvk2GLmFhtoUtDQhOxHmuHdJZHq9TLq5sk/s640/abg-sma-pamer-payudara-2.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOIrrfdgqBkPJbK0LI1YOD317isL8-w10JUGh5GKqhe8hI0FrvI_oVO2zku0ory40z-nxqDCyeE8oRj4tWYZVr8nRgpKtTVMaKxPvbPGNCArOEYMCuF-L8YomMrgxOb1Kw2uY9pqXfIuI/s640/abg-sma-pamer-payudara-3.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkTA6zXi65F3_QhZnFaH1EdoCWbifiDT8DOi_MUvfCA9gAut6DkJOjQuzZlvnQYJHZ9HuQppBxcBnaZzj6N4UPx1NaJbHh9-N1XXfsDHRyyN6PXn2uNpgIoQVrJ1mMu9grYZEVLDYHoTE/s640/abg-sma-pamer-payudara-5.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeAkVVGHDeItRGgyYYgPylCDtULE7JgsUmT0U4yYD0Zog0KsVbrlQOv2A_s1_F9ZOMkq1G2nqZCsaGEMCcDNmQWE8aYVURpspe938LESngYFqEynbv-0CBTdn3_QlsjXOwYLyoetLb7Os/s640/abg-sma-pamer-payudara-6.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtj858ZYq9bopmqdpAqrEvOnc57CpzG4idvdbJOEDngyhOW9OhplEsZ6fdSyFqS9RbEenYWPasR5dq6mAVS4ItYIXnBTJUIz5FkZKg8BkgOXaS_0bqAqRwTqBxpPLkTH9QxgVrPwV2GtY/s640/abg-sma-pamer-payudara-7.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiewu7k7_hIXl8Ek9CNs3b5GzAbPrXVicH5OrTmrzBIgVlaBfn_FAkFXKq-qFC6BwYlkUlLKdkectipKHH_RYtIaGCSxuF6lFOUQIhxt734W_vlKR55FIxeTbGK3o4hEAKSBhC0LdmmXc/s640/abg-sma-pamer-payudara-8.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgx-H8Gt2lOSHGVDCCZSzX3zIiao0JupISvty3WheNZIhXbap3m_ICqdSyGob0G8c2DxWrLOGug8BlCPrZS4iJpqNBUfJ2z8aElhDZ9W8qzfOF11qoamdCxj4bx_LzKvk_yuV2B9oS_dk8/s640/abg-sma-pamer-payudara-9.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQoS753i6Gy2SiIyNwnKhfhXurzVWXqbHXDTYUIOl3RFvkYtkYS6unEwMDlcmeZ2oMvSCcxP3NcNUrF0Q9FfE1Y7IaZ9TnoQQOHk_1E-GgaN6-QkP2r_7EJmgeoJL4hlR8blSlThONEpA/s640/abg-sma-pamer-payudara-10.JPG" width="480" /&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVDqrBmsWCh1f8yAeYMLzOJcyaOAXEIRkUYwCNSG6SHZaiF0omPqSBugFyVPPJY-bo-f4FWmcAX_PhQ80SeG5RpD2wLVccP2g_VUnHQINGL2laV40LzmuTZ98zWeCSl5fvarCQRYh5qrY/s640/abg-sma-pamer-payudara-11.JPG" width="480" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/kehabisan-gaya-abg-ini-pamer-payudara.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQGtv2Pti1syDa5EAs61YwLpoBZfq5QbdgK9DolfZ6vXciF3510Z1dncUnt7J97PCtt9z0KwX4TWCb0ekR24mnsn9e0b-dHfuIqsN3nTe7GfZgsxKQsDlW1L-eMtmmTzNm5ncvnAnW9kY/s72-c/abg-sma-pamer-payudara-12.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-7524478310065320222</guid><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 20:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-05T03:25:23.224+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Foto ABG Cantik Berdada Besar</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;ABG Cantik Toket Besar ini boleh di bilang membawa nafsu..... cekidot dah fotonya....&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNNeadsINbfhSJuROEYbEzNFiqgCxZQsMr_E69VdDBQLFKzMsQgShadH8Ezpqs0zbRgjr-yiKkZlbpeQV_SOUfp_huqFfyu6y-tex9f57-X2fK-pCeZCxdQE6Xr90budANRny7TZsw1HU/s640/ABG_toket-gede-5.jpg" width="426" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiefFc-W3F4QF9rJwqXKzzetsSBKLXOfo72u8uT97hPeiMjmDBD40G11ovok_M3HMjOkANMTJ0OJVduMOOB3mHuf16RlnSuwvHQtFxJWWXCQYZCBDwNlNd0ubbFt4U1bCIyF03FFdgxL-0/s640/ABG_toket-gede-4.jpg" width="426" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAzt4-gVta7f7YFt7RUt6jxLK3rt5znouKHMHnJypzbOH3ZAWJLZUb0E-m38AgMh0qyQ_BYXT4MV_pnayIgAJmipa_BjdbALmiYIdNsukBsMs9uP97slUjxslC4FwpISZB929ugJSUVHY/s640/ABG_toket-gede-3.jpg" width="426" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoIzpXvjuWoJlGQAFaPFQmiBO-fCaPn13AtkJSFZo77ObZeMsSvf4T4KsphTx3VqNK8fIb4rQs00KDdvIuZqnLyrsVMZuAorR7sBej6BnYPnrdUsjofhkX1K5iRR75qAS3qtEfAT6XFgs/s640/ABG_toket-gede-2.jpg" width="426" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCP7Fq3xrtDeXwkdrFNhqG2-QIj5DSs11LKOzPCFvzo7kk188hbLSxLjFShidopmKmpZC7xoFQdrTFEjI07xeC1Bg8AorPh0OSvbedtJ_QErhyphenhyphenjkqg7ne0TzlKtAgVKZRN1yyg39WncqQ/s640/ABG_toket-gede-1.jpg" width="426" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="640" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVRDYpJsoncOSLvlno02ZzRXMYD-VQV4Z4OPHBEQEFX-Nlidx7RJgE2M-HpLimpkX8m7LAYvTri89DSzPnCu8ZEbelqyQ7KcE0v6oKkYVlEM1CTUTTduYqGgs3pneMuhdcamwa67cOXw8/s640/ABG_toket-gede-.jpg" width="426" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/foto-abg-cantik-berdada-besar.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNNeadsINbfhSJuROEYbEzNFiqgCxZQsMr_E69VdDBQLFKzMsQgShadH8Ezpqs0zbRgjr-yiKkZlbpeQV_SOUfp_huqFfyu6y-tex9f57-X2fK-pCeZCxdQE6Xr90budANRny7TZsw1HU/s72-c/ABG_toket-gede-5.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5409343038575670358.post-3497434070195372676</guid><pubDate>Wed, 03 Aug 2011 15:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-03T22:57:10.130+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bikini Model</category><title>Foto PNS Pamer Vagina (Memek)</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Just Share gan.....Jangan di pandengin terus ya nanti bisa ga tahan liatnya dah.... ckckck &lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="588" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXitWGvH0ltYVNuJxeOxbW-CRwv54g8dMXjBE2JCPuhGSgTJz0Gh3aC336ht4tkOlCu3UO7gI0ZDslIy2Ex0JIr_WdmLu9Qm9uTeL63gv9nmNufeCrKHXDh687myplLqWJS4qMNEwNW4g/s640/PNS_bekasi_Pamer_Memek_Vagina.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="480" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2EsvvXGg7WWSypwVtlKmK0YwLw8l-GegRznRVZ2dj2QX8ays7O1XKZL6wF_uVVieEHN1V1niFf8GSgvGAvqTCKtc-FClbGZ1OYU9iwn1a3qaWeLod3F6Np8U6sCWY6Avew3DrOmlUDD0/s640/PNS_bekasi_Pamer_Memek_Vagina-1.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="464" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnIHJ34zmpmHAd1lJtoY5gf8l-obUjNr8U61AA_hGrhMRQVRGP1VT0QQzU8fns4eF_Eni63MZD2aFpwGpqy2fjqIuS3bGjOXdIKjoRfmEddWnIKKq_9e553f-86ZzkCprlEwe9iVteYJo/s640/PNS_bekasi_Pamer_Memek_Vagina-2.JPG" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="452" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3hd-cybIU_1R1RklJbwUS_QjT-RxHMdY5TeNnD-RSdKB0vTQIY1br2odUkxX0qUlJQtCPVeb0jdBAej7brR7C8IbxiYxtsp3ticYa3mYOahVX_-xJFNAck-1gcWqqS1VY7_TOM0JPZ_0/s640/PNS_bekasi_Pamer_Memek_Vagina-3.jpg" width="600" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" height="468" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKtJQAqj86Nm7utmoUukPrpr0HNE8UVGY3Aj7AtYOz-kAiKIA5bBItqhgt-X9EIUUc4vK_jINWjp6bIHz2vUulC2smqLelzIUKBLhY7dH-whkoOat6-lIIDn59B402FiOfPXKx5lq58co/s640/PNS_bekasi_Pamer_Memek_Vagina-4.jpg" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://infostres.blogspot.com/2011/08/foto-pns-pamer-vagina-memek.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXitWGvH0ltYVNuJxeOxbW-CRwv54g8dMXjBE2JCPuhGSgTJz0Gh3aC336ht4tkOlCu3UO7gI0ZDslIy2Ex0JIr_WdmLu9Qm9uTeL63gv9nmNufeCrKHXDh687myplLqWJS4qMNEwNW4g/s72-c/PNS_bekasi_Pamer_Memek_Vagina.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>