<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294</id><updated>2026-11-01T12:06:02.187+07:00</updated><category term="Kuliah"/><category term="Tugas"/><category term="Ekonomi"/><category term="Tips dan Trik"/><category term="Blogging"/><category term="Komputer"/><category term="Organisasi"/><category term="SEO"/><category term="Akutansi"/><category term="Flash"/><category term="Jaringan"/><category term="Random"/><category term="SPK"/><category term="UML"/><category term="Bahasa"/><category term="Cinta"/><category term="Lain-lain"/><category term="Blogger Tool"/><category term="Compiere"/><category term="PL/SQL"/><category term="Pengetahuan Alam"/><category term="SQL"/><category term="Sistem Informasi"/><category term="Latex"/><category term="Makalah"/><category term="Manajemen"/><category term="Open Office"/><category term="Pascal"/><category term="Psikologi"/><category term="Video Mr.Bean"/><category term="Adsense"/><category term="VB"/><category term="Video Tata Surya"/><category term="Hewan Unik"/><category term="Internet"/><category term="Kehidupan"/><category term="Pancasila"/><category term="Unik"/><title type='text'>Irpantips4u</title><subtitle type='html'>Apa yang anda ketahui ? Ketahui disni !!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>247</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-414789080070666302</id><published>2016-02-13T07:43:00.003+07:00</published><updated>2016-02-13T07:45:30.836+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ekonomi"/><title type='text'> Pengertian Mea dan Ciri-ciri Masyarakat Ekonomi ASEAN</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
Pengertian Mea dan Ciri-ciri Masyarakat Ekonomi ASEAN&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
MEA merupakan singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN yang memiliki pola mengintegrasikan ekonomu ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade antara negara-negara anggota ASEAN. Para anggota ASEAN termasuk Indonesia telah menyepakati suatu perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN tersebut. MEA adalah istilah yang hadir dalam indonesia tapi pada dasarnya MEA itu sama saja dengan AEC atau ASEAN ECONOMIC COMMUNITY. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awal mula MEA berawal pada KTT yang dilaksanakan di Kuala Lumpur pada tanggal 1997 dimana para pemimpin ASEAN akhirnya memutuskan untuk melakukan pengubahan ASEAN dengan menjadi suatu kawasan makmur, stabil dan sangat bersaing dalam perkembangan ekonomi yang berlaku adil dan dapat mengurangi kesenjangan dan kemiskinan sosial ekonomi (ASEAN Vision 2020). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kemudian dilanjutkan pada KTT bali yang terjadi pada bulan Oktober pada tahun 2003, para pemimpin ASEAN mengaluarkan pernyataan bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA akan menjadi sebuah tujuan dari perilaku integrasi ekonomi regional di tahun 2020, ASEA SECURITY COMMUNITY dan beberapa komunitas sosial Budaya ASEAN  merupakan dua pilar yang tidak bisa terpisahkan dari komunitas ASEA. Seluruh pihak diharapkan agar dapat bekerja sama secara kuat didalam membangun komunitas ASEAN di tahun 2020.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, selanjutnya pada pertemuan dengan Menteri EKonomi ASEAN yang telah diselenggarakan di bulan Agustus 2006 yang ada di Kuala Lumpur, Malaysia mulai bersepakat untuk bisa memajukan masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA dengan memiliki target yang jelas dan terjadwal dalam pelaksanaannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di KTT ASEAN yang ke-12 di bulan Januari 2007, para pemimpin mulai menegaskan komitmen mereka tentang melakukan percepatan pembentukan komunitas ASEAN di tahun 2015 yang telah diusulkan oleh ASEAN Vision 2020 dan ASEAN Concord II, dan adanya penandatanganan deklarasi CEBU mengenai percepatan pembentukan komunitas ekonomi ASEAN di tahun 2015 dan untuk melakukan pengubahan ASEAN menjadi suatu daerah perdagangan yang bebas barang, investasi, tenaga kerja terampil, jasa dan aliran modal yang lebih bebas lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Ciri-ciri dan Unsur Masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) &lt;/h2&gt;
MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN ialah suatu realisasi dari tujuan akhir terhadap integrasi ekonomi yang telah dianut didalam ASEAN Visi 2020 yang berdasarkan atas konvergensi kepentingan para negara-negara anggota ASEAN untuk dapat memperluas dan memperdalam integrasi ekonomi lewat inisiatif yang ada dan baru dengan memiliki batas waktu yang jelas. Didalammendirikan masyarakat ekonomi ASEAN atau MEA, ASEAN mesti melakukan tidakan sesuai dengan pada prinsip-prinsip terbuka, berorientasi untuk mengarah ke luar, terbuka, dan mengarah pada pasar ekonomi yang teguh pendirian dengan peraturan multilateral serta patuh terhadap sistem untuk pelaksanaan dan kepatuhan komitmen ekonomi yang efektif berdasarkan aturan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MEA akan mulai membentuk ASEAN menjadi pasar dan basis dari produksi tunggal yang dapat membuat ASEAN terlihat dinamis dan dapat bersaing dengan adanya mekanisme dan langkah-langkah dalam memperkuat pelaksanaan baru yang berinisiatif ekonomi; mempercepat perpaduan regional yang ada disektor-sektor prioritas; memberikan fasilitas terhadap gerakan bisnis, tenaga kerja memiliki bakat dan terampil; dapat memperkuat kelembagaan mekanisme di ASEAn. Menjadi langkah awal dalam mewujudkan MEA atau MAsyarakat Ekonomi ASEAN. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di saat yang sama, MEA akan dapat mengatasi kesenjangan pada pembangunan dan melakukan percepatan integrasi kepada negara Laos, Myanmar, VIetnam dan Kamboja lewat Initiative for ASEAN integration dan inisiatif dari regional yang lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun bentuk kerjasamanya ialah &lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Pengembangan pada sumber daya manusia dan adanya peningkatan kapasitas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Pengakuan terkait kualifikasi profesional&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Konsultasi yang lebih dekat terhadap kebijakan makro keuangan dan ekonomi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Memilik langkah-langkah dalam pembiayaan perdagangan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Meningkatkan infrastruktur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; melakukan pengembangan pada transaksi elektronik lewat e-ASEAN.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Memperpadukan segala industri yang ada diseluruh wilayah untuk dapat mempromosikan sumber daerah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; meningkatkan peran dari sektor swasta untuk dapat membangun MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Pentingnya digalakkannya perdagangan eksternal kepada ASEAN dan keperluan dalam komunitas ASEAN yang secara keseluruhan untuk tetap dapat menatap kedepan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun ciri-ciri utama MEA&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt; Kawasan ekonomi yang sangat kompetitif.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Memiliki wilayah pembangunan ekonomi yang merata.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Daerah-daerah akan terintegrasi secara penuh dalam ekonomi global&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Basis dan pasar produksi tunggal. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Ciri-ciri ini akan sangat saling berkaitan dengan kuat. Dengan memasukkan pada unsur-unsur yang paling dibutuhkan dari setiap masing-masing ciri-ciri dan mesti dapat memastikan untuk konsisten dan adanya keterpaduan dari unsur-unsur dan pelaksanaannya yang tepat dan bisa saling mengkoordinasi antara para pemangku kekuasaan atau kepentingan yang punya relevansi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : &lt;a href=&quot;http://pengertian.website/pengertian-mea-dan-ciri-ciri-masyarakat-ekonomi-asean&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://pengertian.website/pengertian-mea-dan-ciri-ciri-masyarakat-ekonomi-asean&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/414789080070666302/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/pengertian-mea-dan-ciri-ciri-masyarakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/414789080070666302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/414789080070666302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/pengertian-mea-dan-ciri-ciri-masyarakat.html' title=' Pengertian Mea dan Ciri-ciri Masyarakat Ekonomi ASEAN'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08564931622701934657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-3967641405555741694</id><published>2016-02-06T12:52:00.002+07:00</published><updated>2016-02-06T12:52:38.318+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi"/><title type='text'>Sistem Informasi Psikologi</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Pengertian Sistem&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) yang dapat diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. &lt;br /&gt; Sistem dapat disebut juga suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan teroganisir  untuk membentuk keseluruhan yang utuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pengertian sistem menurut para tokoh: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1.     C.W. Churchman: &lt;br /&gt; sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt; 2.     J.C. Hinggins: &lt;br /&gt; sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt; 3.     Edgar F Huse dan James L. Bowdict: &lt;br /&gt; sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt; 4.     Ludwig Von Bartalanfy &lt;br /&gt; Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
5.     L. Ackof &lt;br /&gt; Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
 Pengertian Informasi&lt;/h3&gt;
Berasal dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”. Definisi informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pengertian informasi menurut para tokoh: &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1.     Kenneth C. Laudon &lt;br /&gt; Informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2.     Gordon B. Davis &lt;br /&gt; Informasi adalah data yang telah dirposes/diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3.     Oner Hasugian &lt;br /&gt; Informasi adalah sebuah konsep yang universal dalam jumlah muatan yang besar, meliputi banyak hal dalam ruang lingkupnya masing-masing dan terekam pada sejumlah  media. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
 Pengertian Psikologi&lt;/h3&gt;
Psikologi berasal dari perkataan Yunani yaitu “psyche” yang artinya jiwa, dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi secara etimologis (arti kata) psikologi artinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya, maupun latar belakangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Psikologi menurut para tokoh &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1.     Allport &lt;br /&gt; Psikologi adalah satu upaya untuk memahami dan menjelaskan bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu yang dipengaruhi oleh kehadiran orang lain secara aktual, dibayangkan, atau hadir secara tidak langsung &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2.      Richard Mayer &lt;br /&gt; Psikologi merupakan analisi mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3.     Wilhem Wundt &amp;amp; E.B Titchener &lt;br /&gt; Psikologi adalah pengalaman manusia yang dipelajari dari sudut pandang pribadi yang mengalaminya seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (feeling), dan kehendak. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari seluruh definisi psikologi di atas, dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan hewan, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat secara langsung yang berguna sebagai suatu usaha untuk memahami proses mental. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jadi sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang terarah dan berkaitan dengan tingkah laku atau kepribadian manusia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sumber : Ahmadi, H. Abu. (2009). Psikologi umum (edisi revisi 2009). Jakarta: RINEKA CIPTA&lt;br /&gt; Basuki, A. M. Heru. (2008). Psikologi umum. Depok: Universitas Gunadarma&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://pratistabellaanindhita.blogspot.co.id/2015/10/sistem-informasi-psikologi-okt-15.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://pratistabellaanindhita.blogspot.co.id/2015/10/sistem-informasi-psikologi-okt-15.html&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/3967641405555741694/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/sistem-informasi-psikologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/3967641405555741694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/3967641405555741694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/sistem-informasi-psikologi.html' title='Sistem Informasi Psikologi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-7588166116773616088</id><published>2016-02-06T12:12:00.001+07:00</published><updated>2016-02-06T12:12:42.492+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi"/><title type='text'>Pengertian Psikoterapi</title><content type='html'>&lt;h3&gt;
  Pengertian Psikoterapi&lt;/h3&gt;
Berasal dari bahasa yunani yang artinya perawatan terhadap aspek kejiwaan seseorang. &lt;br /&gt; Menurut tokoh :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
 A.     WATSON&amp;amp; MORSE (1977) &lt;/h4&gt;
Psikoterapi dirumuskan sebagai bentuk khusus dari interaksi antara dua orang,pasien dan terapis pada mana pasien memulai interaksi dengan mempergunakan dasar psikologi dan terapis menyusun interaksi dengan mempergunakan dasar psikologi untuk membantu pasien meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupannya dengan mengubaj pikiran ,perasaan dan tindakannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;h4&gt;
 B.     CORSINI(1989) &lt;/h4&gt;
Proses formal dari interaksi antara dua pihak,setiap pihak terdiri dari satu orang tetapi ada kemungkinan terdiri dari dua orang atau lebih pada setiap pihak dengan tujuan memperbaiki keadaan yang tidak menyenangkan karena ketidak mampuan pada salah satu dari bidang berikut: fungsi kognitif,fungsi afektif,fungsi perilaku. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;h4&gt;
 C.     WATKINS(Dalam Wolman ,1965) &lt;/h4&gt;
Disiplin dari ilmu lain maka dari itu perumusan menjadi beragam ,dan dibagi menjadi : &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;(Wolberg,1954)  :Psikoterapi adalah bentuk perawatan yang dasarnya emosi seseorang yang terlatih dan membentuk hubungan profesional dengan pasien &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; (Whitaker &amp;amp; Malone 1953) : Psikoterapi adalah meliputi semua upaya untuk mempercepat pertumbuhan manusia sebagai pribadi&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;h4&gt;
  3.      (Rogers,1942) &lt;/h4&gt;
Menitikberatkan pada peningkatan hubungan-hubungan antar pribadi meliputi kemampuan untuk memberi dan menerima kasih sayang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Berdasarkan pengertian menurut tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa psikoterapi adalah suatu kegiatan untuk menyembuhkan masalah baik itu masalah perilaku,perasaan ,pikiran dan termasuk terapi kejiwaan dimana didalam nya terdapat interaksi antara pasien dengan terapis. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
 Tujuan Psikoterapi  &lt;/h3&gt;
&lt;h4&gt;
  Tujuan Psikodinamika &lt;/h4&gt;
Membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Membantu klien menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat dan bekerja melalui konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;h4&gt;
 Tujuan psikoterapi dengan pendekatan psikoanalisis &lt;/h4&gt;
Corey (1991), yaitu membantu klien menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat melalui konflik-konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Tujuan Psikoterapi behavioristik &lt;/h4&gt;
Bertujuan untuk menghilangkan kesalahan dalam belajar, mengganti dengan pola-pola perilaku yang lebih sesuai dan belajar perilaku yang efektif &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Tujuan psikoterapi Pendekatan gestalt &lt;/h4&gt;
Menurut Corey, untuk membantu klien memperoleh pemahaman mengenai pengalaman-pengalamannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
  Unsur Psikoterapi&lt;/h3&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Terapis : orang yang melakukan serangkaian terapi untuk membantu penyembuhan klien&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Klien : seseorang atau sekelompok orang yang akan melakukan serangkaian terapi untuk penyembuhan biasanya bermasalah pada perasaan dan kejiwaan &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Proses : proses pelaksaan terapi nya yang dilakukan terapis kepada klien jadi disini ada proses interaksi nya. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Sumber: &lt;br /&gt;  Gunarsa, Singgih D. (1996). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: BPK Gunung Mulia&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://pratistabellaanindhita.blogspot.co.id/2015/03/tubas-soft-skill-minggu-pertama.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://pratistabellaanindhita.blogspot.co.id/2015/03/tubas-soft-skill-minggu-pertama.html &lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/7588166116773616088/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/pengertian-psikoterapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/7588166116773616088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/7588166116773616088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/pengertian-psikoterapi.html' title='Pengertian Psikoterapi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-970485383581732181</id><published>2016-02-06T12:03:00.001+07:00</published><updated>2016-02-06T12:12:42.495+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi"/><title type='text'>Terapi Humanistik</title><content type='html'>&lt;h3&gt;
 Tujuan Terapi Humanistik Eksistensial &lt;/h3&gt;
Menolong klien dari kecemasandengan cara pemilihan nilai dan dan kesadaran bahwa dirinya bukan hanya sekedar korban kekuatan-kekuatan determinisik dari luar dirinya. Terapi eksistensial memiliki cirinya sendiri oleh karena pemahamannya bahwa tugas manusia adalah menciptakan eksistensinya yang bercirikan integritas dan makna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
 Peran dan fungsi terapis&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Adalah sebagai berikut : &lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt; Mengembangkan kesadaran &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Memahami dunia klien dan membantu klien untuk berfikir dan mengambil keputusan atas pilihannya yang sesuai dengan keadaan sekarang. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Sebagai fasilitator memberi dorongan dan motivasi agar klien mampu memahami dirinya dan bertanggung jawab menghadapi reality. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Membentuk kesempatan seluas – luasnya kepada klien, bahwa putusan akhir pilihannya terletak ditangan klien. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
 Penerapan Teknik dan Prosedur Terapeutik&lt;/h3&gt;
Meliputi tiga tahap. &lt;br /&gt; &lt;b&gt;Tahap pendahuluan&lt;/b&gt;, konselor membantu klien dalam mengidentifikasi dan mengklarifikasi asumsi mereka terhadap dunia. Klien diajak mendefinisikan cara pandang agar eksistensi mereka diterima. Konselor mengajarkan mereka bercermin pada eksistensi mereka dan meneliti peran mereka dalam hal pencitpaan masalah dalam kehidupan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahap pertengahan&lt;/b&gt;, klien diusahakan agar bersemangat untuk lebih dalam meneliti sumber dan otoritas dari system mereka. Semangat ini akan memberikan klien pemahaman baru dan restrukturisasi nilai dan sikap mereka untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan dianggap pantas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahap Terakhir&lt;/b&gt; berfokus pada untuk bisa melaksanakan apa yang telah mereka pelajari tentang diri mereka. Klien didorong untuk mengaplikasikan nilai barunya dengan jalan yang kongkrit. Klien biasanya akan menemukan kekuatan untuk menjalani eksistensi kehidupanya yang memiliki tujuan. Dalam perspektif eksistensial, teknik sendiri dipandang alat untuk membuat klien sadar akan pilihan mereka, serta bertanggungjawab atas penggunaaan kebebasan pribadinya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/970485383581732181/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/terapi-humanistik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/970485383581732181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/970485383581732181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/terapi-humanistik.html' title='Terapi Humanistik'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-2277457346941943554</id><published>2016-02-06T11:42:00.000+07:00</published><updated>2016-02-06T11:42:02.722+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bahasa"/><title type='text'>Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengertian kalimat efektif: adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri kalimat efektif:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;h4&gt;
1.Kesepadanan &lt;/h4&gt;
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa. &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi ke rumah temannya untuk belajar. (tidak efektif) &lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Amara pergi ke sekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar. (efektif) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata &lt;/h4&gt;
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda) &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswi perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (tidak efektif) &lt;br /&gt;Mahasiswi yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah. (efektif)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;h4&gt;
3.Kehematan &lt;/h4&gt;
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama belajar di rumahku. (tidak efektif) &lt;br /&gt;Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
4. Kelogisan &lt;/h4&gt;
Bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif) &lt;br /&gt;Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
5.Kesatuan atau Kepaduan &lt;/h4&gt;
Maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif) &lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
6. Keparalelan atau Kesejajaran &lt;/h4&gt;
Adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif) &lt;br /&gt;Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif) &lt;br /&gt;Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif) &lt;br /&gt;Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : &lt;a href=&quot;https://dayintapinasthika.wordpress.com/2013/01/02/contoh-kalimat-efektif-dan-kalimat-tidak-efektif/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;https://dayintapinasthika.wordpress.com/2013/01/02/contoh-kalimat-efektif-dan-kalimat-tidak-efektif/ &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/2277457346941943554/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/kalimat-efektif-dan-kalimat-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/2277457346941943554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/2277457346941943554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2016/02/kalimat-efektif-dan-kalimat-tidak.html' title='Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif '/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-4582866662031010137</id><published>2014-05-24T09:05:00.001+07:00</published><updated>2015-04-09T09:24:51.778+07:00</updated><title type='text'>Pengertian Event Organizer Menurut Pakar Manajemen</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8qBR5TghpTRSfiS-EWIYvHKMgv9W2JpIZxDwQ2xFNhv37B2vav_Z0Y8Ll2goj-Vnw54Kr8gJxufb8nYswtOw77e9CzWGEbZeJciYLNOFXIWXAJPpAHSyJ6qFh4lK2FctsHwhceFqCiGE/s1600/ServiceUnitImage.aspx_.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8qBR5TghpTRSfiS-EWIYvHKMgv9W2JpIZxDwQ2xFNhv37B2vav_Z0Y8Ll2goj-Vnw54Kr8gJxufb8nYswtOw77e9CzWGEbZeJciYLNOFXIWXAJPpAHSyJ6qFh4lK2FctsHwhceFqCiGE/s1600/ServiceUnitImage.aspx_.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kita lihat, dewasa ini banyak sekali acara-acara yang dilaksanakan untuk memasarkan atau memperkenalkan suatu produk, baik yang dilaksanakan di televisi (online) atau pun yang dilaksanakan di tempat secara offline.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acara-acara tersebut di selenggarakan oleh perusahaan yang bersangkutan, namun semua pelaksananya dilakukan oleh sebuah penyedia jasa acara yang sering disebut event organizer atau EO&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut pakar manajemen Rhenald Kasali, bahwa Event Organizer adalah bisnis yang menerapkan konsep manajemen secara berkesinambungan dan konsisten dalam mengeksplorasi dunia entertainment sedalam-dalamnya. Yang dibangun dari sebuah tim yang mencatat every single detail dari proses memilih acara, mengemas acara, memenuhi pembayaran, mengurus perizinan, meyakinkan keamanan pelaksanaan, merekam gejolak keinginan pasar, serta menyiapkan teknologi dan pemasarannya, sampai pada event report (laporan pertanggung jawaban) atau evaluasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak perusahaan eo yang ada, menurut jenis acara yang diadakan eo dapat dibagi menjadi :&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;One Stop Service Agency: E.O. besar yang mampu menyelenggarakan berbagai jenis acara hingga skala internasional sekalipun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;MICE : Kependekan dari Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). E.O. yang khusus bergerak di bidang penyelenggaraan acara berbentuk pertemuan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Brand Activation ; adalah EO yang secara spesifik membantu client-nya untuk mempromosikan dalam rangka peningkatan penjualan, peningkatan pengenalan merk di kalangan konsumen, dengan berinteraksi langsung ke target marketnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Musik dan Hiburan: E.O. yang memiliki spesialisasi di bidang hiburan terutama musik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyelenggara Pernikahan: E.O. yang mengkhususkan diri membantu klien mengadakan pesta pernikahan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyelenggara Ulang Tahun: E.O. yang ahli membuat pesta ulang tahun termasuk untuk anak-anak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyelenggara Pribadi: E.O. khusus yang bergerak untuk penyelenggaraan pesta pribadi terutama bagi orang kaya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;sumber : wikipesdia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu EO yang mencakup keseluruhan jenis diatas adalah Neria Oganizer.&lt;br /&gt;
Neria Organizer (anda bisa menyebutnya) adalah sebuah perusahan event organizer yang dapat menghandle acara seperti gathering, seminar workshop, launching product, pameran, konser musik, wedding atau pernikahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda tertarik untuk bekerja sama dengan neria organizer, tidak perlu ragu.. anda bisa menghubunginya di contact pada situs neriaorganizer.com&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/4582866662031010137/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2014/05/pengertian-event-organizer-menurut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/4582866662031010137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/4582866662031010137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2014/05/pengertian-event-organizer-menurut.html' title='Pengertian Event Organizer Menurut Pakar Manajemen'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8qBR5TghpTRSfiS-EWIYvHKMgv9W2JpIZxDwQ2xFNhv37B2vav_Z0Y8Ll2goj-Vnw54Kr8gJxufb8nYswtOw77e9CzWGEbZeJciYLNOFXIWXAJPpAHSyJ6qFh4lK2FctsHwhceFqCiGE/s72-c/ServiceUnitImage.aspx_.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-5878557580352575115</id><published>2013-12-20T17:21:00.004+07:00</published><updated>2013-12-20T17:24:03.534+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Perbedaan Antara Karangan Ilmiah, Non-Ilmiah dan Semi-Ilmiah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karangan adalah hasil dari Inspirasi seseorang yang dituangkan melalui tulisan. Nurdin (2005:231) mengatakan bahwa karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulan bahwa karangan adalah hasil dari inspirasi seseorang yang dituangkan dalam bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karangan dibagi menjadi 3 :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Karangan Ilmiah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Karangan Non-Ilmiah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Karangan Semi-Ilmiah&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apa sih perbedaannya? Disini saya akan menjelaskan perbedaannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
1. Karangan Ilmiah&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karangan Ilmiah dalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
2. Karangan Non-Ilmiah&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal). Contohnya : Dongeng, Cerpen, Novel, Drama, Roman, dll.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
Perbedaan Karya Ilmiah dengan Non-ilmiah&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam dunia tulis-menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut, hal yang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya, kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian. Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karya nonilmiah bersifat :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
3. Karangan Semi Ilmiah&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semi Ilmiah adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya pun tidak semi formal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen. Karakteristiknya :  berada diantara ilmiah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
Kesimpulan&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada karangan ilmiah, karangan semi ilmiah dan karangan non ilmiah memiliki karakteristik yang berbeda. Karangan ilmiah memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Sedangkan karangan non ilmiah adalah karangan yang tidak terikat pada karangan baku, sedangkan karangan semi ilmiah berada diantara keduanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://massofa.wordpress.com/2008/08/03/analisis-letak-kalimat-utama-dalam-karangan-siswa-kelas-i-sma-bab-ii/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://massofa.wordpress.com/2008/08/03/analisis-letak-kalimat-utama-dalam-karangan-siswa-kelas-i-sma-bab-ii/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Karya_ilmiah&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Karya_ilmiah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://ami26chan.wordpress.com/2011/03/08/karya-non-ilmiah/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://ami26chan.wordpress.com/2011/03/08/karya-non-ilmiah/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://amatirs.blogspot.com/2010/04/perbedaan-karangan-non-ilmiah-semi.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://amatirs.blogspot.com/2010/04/perbedaan-karangan-non-ilmiah-semi.html&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://novatyas.blogspot.com/2012/03/perbedaan-karangan-ilmiah-karangan-semi.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://novatyas.blogspot.com/2012/03/perbedaan-karangan-ilmiah-karangan-semi.html&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://rcardiansyah.blogspot.com/2012/04/perbedaan-antara-karangan-ilmiah-non.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://rcardiansyah.blogspot.com/2012/04/perbedaan-antara-karangan-ilmiah-non.html&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/5878557580352575115/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/perbedaan-antara-karangan-ilmiah-non.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5878557580352575115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5878557580352575115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/perbedaan-antara-karangan-ilmiah-non.html' title='Perbedaan Antara Karangan Ilmiah, Non-Ilmiah dan Semi-Ilmiah'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-34062517094604313</id><published>2013-12-20T17:12:00.002+07:00</published><updated>2013-12-20T17:15:33.638+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Kerangka Karangan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
BAB I&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
PENDAHULUAN&lt;/div&gt;
&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
1.1 Latar Belakang&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada umumnya kerangka karangan merupakan rencana garis besar karangan berdasarkan tingkat kepentingannya (teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan), serta pedoman bagi pembaca untuk mengetahui isi suatu karangan. Kerangka karangan yang belum final disebut outline sementara, sedangkan kerangka karangan yang sudah tersusun rapi dan lengkap disebut outline final. Didalam Bahasa Indonesia penulisan kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan dalam sekilas pandang, sehingga dapat dipastikan apakah susunan dan hubungan timbal-balik antara gagasan-gagasan itu sudah tepat, apakah gagasan-gagasan itu sudah disajikan dengan baik, harmonis dalam perimbangannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan merupakan miniatur atau prototipe dari sebuah karangan. Dalam bentuk miniatur ini karangan tersebut dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyeluruh, bukan secara terlepas-lepas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
1.2 Batasan Masalah&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan banyak dipergunakan didalam setiap pembuatan penulisan karya ilmiah sehingga banyak ketentuan yang harus dilakukan untuk pembuatan penulisan tersebut. Untuk itu Penulis hanya membatasi penulisan ini pada pola susunan secara garis besar, macam–macam dan syarat pembuatan outline (kerangka karangan).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
1.3 Tujuan Penulisan&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Untuk mengetahui bagaimana pola susunan outline (kerangka karangan) secara garis besar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk mengetahui macam-macam outline (kerangka karangan) berdasar sifat rinciannya dan berdasar perumusan teksnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk mengetahui syarat outline (kerangka karangan) yang baik.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
1.4 Metode Penelitian&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Metode yang digunakan penulis dalam mencari atau mengumpulkan data ini menggunakan metode kepustakaan. Dimana metode ini pengumpulan data dengan cara mengkaji dan menelaah data dari internet.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
BAB II&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
PEMBAHASAN&lt;/div&gt;
&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
2.1 Pengertian Outline (Kerangka karangan)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini pengertian dari outline (kerangka karangan) adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
2.1.1 Pengertian Outline&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengertian Outline menurut bahasa adalah : kerangka, regangan, gari besar, atau guratan. Jadi Outline merupakan rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan digarap dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;/h4&gt;
&lt;h4&gt;
2.1.2 Pengertian Karangan&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
&lt;/h4&gt;
&lt;h4&gt;
2.1.3 Pengertian Kerangka Karangan&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan adalah rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan. Kerangka karangan yang belum final di sebut outline sementara sedangkan kerangka karangan yang sudah tersusun rapi dan lengkap disebut outline final.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas,susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas, susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan, atau dapat juga didefinisikan sebagai satu metode dalam pembuatan karangan yang mana topiknya dipecah kedalam sub-sub topik dan mungkin dipecah lagi kedalam sub-sub topik yang lebih terperinci.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
2.2 Manfaat Outline (Kerangka Karangan)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk menyusun karangan secara teratur. Kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan dalam sekilas pandang, sehingga dapat dipastikan apakah susunan dan hubungan timbal-balik antara gagasan-gagasan itu sudah tepat, apakah gagasan-gagasan itu sudah disajikan dengan baik, harmonis dalam perimbangannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda-beda. Setiap tulisan dikembangkan menuju ke satu klimaks tertentu. Namun sebelum mencapai klimaks dari seluruh karangan itu, terdapat sejumlah bagian yang berbeda-beda kepentingannya terhadap klimaks utama tadi. Tiap bagian juga mempunyai klimaks tersendiri dalam bagiannya. Supaya pembaca dapat terpikat secara terus menerus menuju kepada klimaks utama, maka susunan bagian-bagian harus diatur pula sekian macam sehingga tercapai klimaks yang berbeda-beda yang dapat memikat perhatian pembaca.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih. Ada kemungkinan suatu bagian perlu dibicarakan dua kali atau lebih, sesuai kebutuhan tiap bagian dari karangan itu. Namun penggarapan suatu topik sampai dua kali atau lebih tidak perlu, karena hal itu hanya akan membawa efek yang tidak menguntungkan; misalnya, bila penulis tidak sadar betul maka pendapatnya mengenai topik yang sama pada bagian terdahulu berbeda dengan yang diutarakan pada bagian kemudian, atau bahkan bertentangan satu sama lain. Hal yang demikian ini tidak dapat diterima. Di pihak lain menggarap suatu topik lebih dari satu kali hanya membuang waktu, tenaga, dan materi. Kalau memang tidak dapat dihindari maka penulis harus menetapkan pada bagian mana topik tadi akan diuraikan, sedangkan di bagian lain cukup dengan menunjuk kepada bagian tadi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memudahkan penulis mencari materi pembantu. Dengan mempergunakan rincian-rincian dalam kerangka karangan penulis akan dengan mudah mencari data-data atau fakta-fakta untuk memperjelas atau membuktikan pendapatnya. Atau data dan fakta yang telah dikumpulkan itu akan dipergunakan di bagian mana dalam karangannya itu.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bila seorang pembaca kelak menghadapi karangan yang telah siap, ia dapat menyusutkan kembali kepada kerangka karangan yang hakekatnya sama dengan apa yang telah dibuat penggarapnya. Dengan penyusutan ini pembaca akan melihat wujud, gagasan, struktur, serta nilai umum dari karangan itu. Kerangka karangan merupakan miniatur atau prototipe dari sebuah karangan. Dalam bentuk miniatur ini karangan tersebut dapat diteliti, dianalisis, dan dipertimbangkan secara menyelurih, bukan secara terlepas-lepas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
2.3 Pola Susunan Outline (Kerangka Karangan)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara garis besar, pola kerangka karangan dibagi menjadi dua yaitu pola alamiah dan pola logis, berikut akan di jelaskan secara singkat pola susunan kerangka karangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
1. Pola Alamiah&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan suatu urutan unit–unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan yang nyata di alam. Disebut pola alamiah karena memakai pendekatan berdasarkan faktor alamiah yang esensial. Pola alamiah mengikuti keadaan alam yang berdimensi ruang dan waktu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pola alamiah dapat terbagi menjadi 3 yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;a. Kronologis (waktu)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Urutan yang di dasarkan pada runtunan peristiwa atau tahap-tahap kejadian. Biasanya tulisan seperti ini kurang menarik minat pembaca.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contohnya : Topik (riwayat hidup seorang penulis)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;asal usul penulis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;pendidikan si penulis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kondisi kehidupan penulis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;keinginan penulis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;karir penulis&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;b. Spasial (ruang)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Landasan yang paling penting, bila topik yang di uraikan mempunyai pertalian yang sangat erat dengan ruang atau tempat . Urutan ini biasanya di gunakan dalam tulisan–tulisan yang bersifat deskriptif .&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contohnya : Topik (hutan yang sering mengalami kebakaran)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Di daerah Kalimantan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di daerah Sulawesi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di daerah Sumatra&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;c. Topik yang ada&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Suatu pola peralihan yang dapat di masukkan dalam pola alamiah adalah urutan berdasarkan topik yang ada . Suatu peristiwa sudah di kenal dengan bagian–bagian tertentu . Untuk menggambarkan hal tersebut secara lengkap, mau tidak mau bagian–bagian itu harus di jelaskan berturut–turut dalam karangan itu, tanpa mempersoalkan bagian mana lebih penting dari lainnya, tanpa memberi tanggapan atas bagian–bagiannya itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
2. Pola Logis&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tanggapan yang sesuai dengan jalan pikiran untuk menemukan landasan bagi setiap persoalan, mampu di tuang dalam suatu susunan atau urutan logis . Urutan logis sama sekali tidak ada hubungan dengan suatu ciri yang intern dalam materinya, tetapi erat dengan tanggapan penulis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dinamakan pola logis karena memakai pendekatan berdasarkan jalan pikir atau cara pikir manusia yang selalu mengamati sesuatu berdasarkan logika. Pola logis dapat dibagi menjadi 6, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;a.      Klimaks dan Antiklimaks&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Urutan ini timbul sebagai tanggapan penulis yang berpendirian bahwa posisi tertentu dari suatu rangkaian merupakan posisi yang paling tinggi kedudukannya atau yang paling menonjol.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh : Topik (turunnya Suharto)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Keresahan masyarakat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merajalela nya praktek KKN&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Keresahan masyarakat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kerusuhan social&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tuntutan reformasi menggema&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;b.    Kausal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mencakup dua pola yaitu urutan dari sebab ke akibat dan urutan akibat ke sebab . Pada pola pertama suatu masalah di anggap sebagai sebab, yang kemudian di lanjutkan dengan perincian–perincian yang menelusuri akibat–akibat yang mungkin terjadi. Urutan ini sangat efektif dalam penulisan sejarah atau dalam membicarakan persoalan–persoalan yang di hadapi umat manusia pada umumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh : Topik (krisis moneter melanda tanah air)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tingginya harga bahan pangan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyebab krisis moneter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dampak terjadi krisis moneter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Solusi pemecahan masalah krisis moneter&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;c.   Pemecahan Masalah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di mulai dari suatu masalah tertentu, kemudian bergerak menuju kesimpulan umum atau pemecahan atas masalah tersebut . Sekurang-kurangnya uraian yang mempergunakan landasan pemecahan masalah terdiri dari tiga bagian utama, yaitu deskripsi mengenai peristiwa atau persoalan tadi, dan akhirnya alternatif–alternatif untuk jalan keluar dari masalah yang di hadapi tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh : Topik (virus flu babi / H1N1 dan upaya penanggulangannya)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Apa itu virusH1N1&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bahaya virus H1N1&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cara penanggulangannya&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;d.    Umum khusus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dimulai dari pembahasan topik secara menyeluruh (umum), lalu di ikuti dengan pembahasan secara terperinci (khusus).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh : Topik (pengaruh internet)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Para pangguna internet
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Anak–anak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Remaja&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dewasa&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Manfaat internet
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Media informasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bisnis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jaringan social&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dan lain–lain&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;e. Familiaritas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Urutan familiaritas dimulai dengan mengemukakan sesuatu yang sudah di kenal, kemudian berangsur–angsur pindah kepada hal–hal yang kurang di kenal atau belum di kenal. Dalam keadaan–keadaan tertentu cara ini misalnya di terapkan dengan mempergunakan analogi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;f. Akseptabilitas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Urutan akseptabilitas mirip dengan urutan familiaritas. Bila urutan familiaritas mempersoalkan apakah suatu barang atau hal sudah dikenal atau tidak oleh pembaca, maka urutan akseptabilitas mempersoalkan apakah suatu gagasan di terima atau tidak oleh para pembaca, apakah suatu pendapat di setujui atau tidak oleh para pembaca&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h3&gt;
2.4 Macam-macam Outline (Kerangka Karangan)&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h4&gt;
A.      Berdasar Sifat Rinciannya:&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1)      Kerangka Karangan Sementara / Non-formal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cukup terdiri atas dua tingkat, dengan alasan:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
a) Topiknya tidak kompleks&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
b) Akan segera digarap&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2) Kerangka Karangan Formal:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Terdiri atas tiga tingkat, dengan alasan:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
a) Topiknya sangat kompleks&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
b) Topiknya sederhana, tetapi tidak segera digarap&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Cara kerjanya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rumuskan tema berupa tesis, kemudian pecah-pecah menjadi sub-ordinasi yang dikembangkan untuk menjelaskan gagasan utama. Tiap sub-ordinasi dapat dirinci lebih lanjut. Tesis yang dirinci minimal tiga tingkat sudah dapat disebut Kerangka Karangan Formal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh keranka karangan formal, perhatikan contoh dibawah ini :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Topik&lt;/b&gt;    :&lt;br /&gt;
Penggunaan kompor briket batubara&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Judul&lt;/b&gt;     :&lt;br /&gt;
Dilema Penggunaan Kompor Briket Batubara dan Penanggulangannya&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Tujuan&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;
Memperoleh jalan keluar dari dilema penggunaan kompor briket batubara dengan meningkatnya pencemaran&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Rumusan Masalah&lt;/b&gt; :&lt;br /&gt;
Upaya apa yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar tanpa menimbulkan masalah baru.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Aspek yang diteliti&lt;/b&gt; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;kebutuhan bahan bakar masyarakat Indonesia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sumber bahan bakar di Indonesia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;cadangan bahan bakar di Indonesia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kenyataan yang terjadi di masyarakat saat ini berkaitan dengan kebutuhan dan penggunaan bahan bakar batubara sebagai bahan bakar alternatif&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;efek negatif batubara sebagai bahan bakar alternatif&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;jalan keluar atas dilema penggunaan kompor briket batubara&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Metode Penelitian&lt;/b&gt; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
studi pustaka survey melalui wawancara dan penyebaran angket&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Literatur&lt;/b&gt; :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cinningham, W.P. &amp;amp; B.W. Saigo. 1999. Environmental Science: a global concern.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Fifth edition. Mc Graw, Boston&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kupchella, C.E. &amp;amp; M.C.Hyland. 1993. Environmental Science: Living in the&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
environment. Brooks Cole Publishing company, Pacific Grove, CA.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Raven, P.H., L.R. Berg &amp;amp; G.B.Johnsons. 1998. Environment. Second Edition.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saunders College Publishing, Forthworth, FL.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tribun Bandung, Minggu (16 Oktober 2005), hal. 2&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.wikipedia.com/&quot;&gt;www.wikipedia.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h4&gt;
B. Berdasar Perumusan Teksnya&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1) Kerangka Kalimat&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2) Kerangka Topik&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3) Gabungan antara Kerangka Kalimat dan Kerangka Topik&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h3&gt;
2.5 Syarat Kerangka Karangan yang baik&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Tesis atau pengungkapan maksud harus jelas. Pilihlah topik yang merupakan hal yang khas, kemudian tentukan tujuan yang Jelas. Kemudian buatlah tesis atau pengungkapan maksud.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tiap unit hanya mengandung satu gagasan. Bila satu unit terdapat lebih dari satu gagasan, maka unit tersebut harus dirinci.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tergambar jelas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Harus menggunakan simbol yang konsisten. Pada dasarnya untuk menyusun karangan dibutuhkan langkah-langkah awal untuk membentuk kebiasaan teratur dan sistematis yang memudahkan kita dalam mengembangkan karangan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h3&gt;
2.6  Langkah-langkah menyusun karangan satu per satu:&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h4&gt;
1. Menentukan tema dan judul&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tema adalah pokok persoalan, permasalahan, atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Judul adalah kepala karangan. Misalkan tema cakupannya lebih besar dan menyangkut pada persoalan yang diangkat sedangkan judul lebih pada penjelasan awal (penunjuk singkat) isi karangan yang akan ditulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h4&gt;
2. Mengumpulkan bahan&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bahan yang menjadi bekal dalam menunjukkan eksistensi tulisan, banyak cara mengumpulkannya, masing-masing penulis mempunyai cara masing - masing sesuai juga dengan tujuan tulisannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h4&gt;
3. Menyeleksi bahan&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Agar tidak terlalu bias dan abstrak, perlu dipilih bahan-bahan yang sesuai dengan tema pembahasan. polanya melalui klarifikasi tingkat urgensi bahan yang telah dikumpulkan dengan teliti dan sistematis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini petunjuk –  petunjuknya :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Catat hal penting semampunya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jadikan membaca sebagai kebutuhan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Banyak diskusi, dan mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
4. Membuat kerangka&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan menguraikan tiap topik atau masalah menjadi beberapa bahasan yang lebih fokus dan terukur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan belum tentu sama dengan daftar isi, atau uraian per bab. kerangka ini merupakan catatan kecil yang sewaktu-waktu dapat berubah dengan tujuan untuk mencapai tahap yang sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut fungsi kerangka karangan :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Memudahkan pengelolaan susunan karangan agar teratur dan sistematis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memudahkan penulis dalam menguraikan setiap permasalahan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membantu menyeleksi materi yang penting maupun yang tidak penting&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tahapan dalam menyusun kerangka karangan :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mencatat gagasan. Alat yang mudah digunakan adalah pohon pikiran (diagram yang menjelaskan gagasan-gagasan yang timbul).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengatur urutan gagasan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memeriksa kembali yang telah diatur dalam bab dan subbab.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membuat kerangka yang terperinci dan lengkap&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerangka karangan yang baik adalah kerangka yang urut dan logis karena bila terdapat ide yang bersilangan, akan mempersulit proses pengembangan karangan. (karangan tidak mengalir).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h4&gt;
5. Mengembangkan kerangka karangan&lt;/h4&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Proses pengembangan karangan tergantung sepenuhnya pada penguasaan terhadap materi yang hendak ditulis. jika benar-benar memahami materi dengan baik, permasalahan dapat diangkat dengan kreatif, mengalir dan nyata.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
BAB III&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
PENUTUP&lt;/div&gt;
&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h3&gt;
3.1 Kesimpulan&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di dalam bahasa indonesia untuk membuat suatu penulisan ilmiah harus membuat Outline (Kerangka karangan) dimaksudkan agar penulisan ilmiah tersebut terarah dan sesuai dengan yang diharapkan karena kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas,susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penyusunan outline (kerangka karangan) secara garis besar dapat dilakukan dengan menggunakan pola alamiah dan pola logis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Macam–macam outline ( kerangka karangan ) dapat berdasarkan atas : sifat rinciannya dan berdasar perumusan teksnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Syarat outline ( kerangka karangan ) yang baik adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tesis atau pengungkapan maksud harus jelas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tergambar jelas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Harus menggunakan simbol yang konsisten.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
DAFTAR PUSTAKA&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Arifin, E. Zaenal dan S.Amran Tasai. 2006. Cermat Berbahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta : CV Akademika Pressindo.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;W. J. S Poerwadarminta. Bahasa Indonesia untuk Karang Mengarang, cetakan ke-2. `1979.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Eksposisi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Karangan&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Karangan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://farchanbinadnan.blogspot.com/2009/12/membuat-kerangka-karangan.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://farchanbinadnan.blogspot.com/2009/12/membuat-kerangka-karangan.html&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/34062517094604313/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/kerangka-karangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/34062517094604313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/34062517094604313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/kerangka-karangan.html' title='Kerangka Karangan'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-6394507836745189274</id><published>2013-12-20T16:47:00.004+07:00</published><updated>2013-12-20T16:47:49.785+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Web Semantik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Semantic web atau web semantik merupakan salah satu perkembangan pada aplikasi web. Menurut bahasa, web semantik mempunyai arti web yang memiliki makna. Dengan kata lain, web semantik merupakan suatu aplikasi web yang mempunyai knowledge base tertentu sehingga bisa dikatakan web semantik mempunyai sifat lebih pintar dari web sebelumnya. Salah satu contoh dari web semantik adalah web tersebut bisa merekomendasikan sesuatu kepada user sesuai dengan interest usernya masing-masing.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan demikian, bisa jadi ketika beberapa orang mengakses satu alamat web yang sama, konten atau isi dari halaman web tersebut tidak akan sama. Salah satu contoh dari web semantik adalah &lt;a href=&quot;http://www.google.com/ig&quot; rel=&quot;&quot;&gt;igoogle&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ketika pertama kali membuka igoogle, kita akan diminta untuk mengisi lokasi tempat kita berada, setelah itu baru kita menuju ke halaman beranda igoogle. Dengan demikian, bisa jadi isi dari halaman beranda igoogle akan berbeda-beda sesuai dengan lokasi yang diisikan sebelumnya, baik itu dari isi berita, suhu udara, dan yang lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Web semantic atau semantik web dicetuskan pertama kali oleh  Tim Berners-Lee pada tahun 2001.  Web semantik sering disebut sebagai web versi 3.0. Dalam pembuatan aplikasi web semantik tidak semudah membuat aplikasi web biasa. Untuk membuat web semantik terdapat beberapa teknologi yang perlu dipelajari, diantaranya adalah RDF, ontologi, query RDF, RDF Store, dll.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Web semantic memang dapat memahami bahasa manusia melalui masukkan, namun web semantic bukanlah system artificial intelligent(AI). Karena web semantic  memahami bahasa manusia yang sudah di tentukan sebelumnya(well-defined problems), dan akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan pula(well-defined operators), begitu juga dengan pemakaian data juga sudah ditentukan(well-defined data). Sehingga masukkan yang tidak dikenali oleh well-defined data web semantic tidak dapat memproses hal tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://ilmuweb.net/semantic-web/web-semantik/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://ilmuweb.net/semantic-web/web-semantik/&lt;/a&gt; diakses tgl 30 Juni 2013&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/969/1/10107946.pdf&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/969/1/10107946.pdf&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/969/1/10107946.pdf&lt;/a&gt;&amp;nbsp;diakses tgl 30 Juni 2013&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/6394507836745189274/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/web-semantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/6394507836745189274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/6394507836745189274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/web-semantik.html' title='Web Semantik'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-5378799616716028949</id><published>2013-12-20T16:32:00.003+07:00</published><updated>2013-12-20T16:37:13.703+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>RUU Informasi dan Transaksi Elektronik</title><content type='html'>&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Latar Belakang Indonesia Memerlukan UU ITE&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hampir semua Bank di Indonesia sudah menggunakan ICT. Rata-rata harian nasional transaksi RTGS, kliring dan Kartu Pembayaran di Indonesia yang semakin cepat perkembangannya setiap tahun. Sektor pariwisata cenderung menuju e-tourism ( 25% booking hotel sudah dilakukan secara online dan prosentasenya cenderung naik tiap tahun)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Trafik internet Indonesia paling besar mengakses Situs Negatif, sementara jumlah pengguna internet anak-anak semakin meningkat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Proses perijinan ekspor produk indonesia harus mengikuti prosedur di negera tujuan yang lebih mengutamakan proses elektronik. Sehingga produk dari Indonesia sering terlambat sampai di tangan konsumen negara tujuan daripada kompetitor.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ancaman perbuatan yang dilarang (Serangan (attack), Penyusupan (intruder) atau Penyalahgunaan (Misuse/abuse)) semakin banyak.(sumber :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
RUU Informasi dan Transaksi Elektronik&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik memuat beberapa hal yakni: masalah yurisdiksi, perlindungan hak pribadi, azas perdagangan secara e-commerce, azas persaingan usaha usaha tidak sehat dan perlindungan konsumen, azas-azas hak atas kekayaan intelektual (HaKI) dan Hukum Internasional serta azas Cybercrime.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik telah di susun sejak tahun 2001. Penyusunan materi UU ITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Unpad dan UI. Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan para pakar di ITB yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). Sedangkan tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh tim yang dipimpin Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR. Pada tanggal 25 Maret 2008 pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) telah mengesahkan undang–undang baru tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Undang-Undang ITE&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UU ITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet. UU ITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara umum, materi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik mengacu pada beberapa instrumen internasional, seperti UNCITRAL Model Law on eCommerce dan UNCITRAL Model Law on eSignature. Bagian ini dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat umumnya guna mendapatkan kepastian hukum dalam melakukan transaksi elektronik. Beberapa materi yang diatur, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah (Pasal 5 &amp;amp; Pasal 6 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;tanda tangan elektronik (Pasal 11 &amp;amp; Pasal 12 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;penyelenggaraan sertifikasi elektronik (certification authority, Pasal 13 &amp;amp; Pasal 14 UU ITE); dan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;penyelenggaraan sistem elektronik (Pasal 15 &amp;amp; Pasal 16 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa materi perbuatan yang dilarang (cybercrimes) yang diatur dalam UU ITE, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;konten ilegal, yang terdiri dari, antara lain: kesusilaan, perjudian, penghinaan/pencemaran nama baik, pengancaman dan pemerasan (Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;akses ilegal (Pasal 30);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;intersepsi ilegal (Pasal 31);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;gangguan terhadap data (data interference, Pasal 32 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;gangguan terhadap sistem (system interference, Pasal 33 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;penyalahgunaan alat dan perangkat (misuse of device, Pasal 34 UU ITE);&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
UU ITE terdiri dari 13 Bab dan 54 Pasal yang mengupas secara mendetail bagaimana aturan hidup di dunia maya dan transaksi yang terjadi didalamnya. Bagian-bagian UU ITE :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bab 1 : Ketentuan Umum (Pasal 1)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 2 : Asas &amp;amp; Tujuan (Pasal 2 – Pasal 3)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 3 : Informasi Elektronik (Pasal 4 – Pasal 16)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 4 : Penyelenggaraan Sistem Elektronik (Pasal 12 – Pasal 18)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 5 : Transaksi Elektronik (Pasal 19 – Pasal 25)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 6 : Nama Domain, Hak Kekayaan Intelektual &amp;amp; Perlindungan Hak Pribadi (Pasal 26 – Pasal 28)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 7 : Pemanfaatan Teknologi Informasi  Perlindungan Sistem Elektronik (Pasal 29 – Pasal 36)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 8 : Penyelesaian Sengketa (Pasal 37 – Pasal 42)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 9 : Peran Pemerintah &amp;amp; Masyarakat (Pasal 43 – Pasal 44)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 10 : Yurisdiksi (Pasal 45 – Pasal 46)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 11 : Penyidikan (Pasal 47)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 12 : Ketentuan Pidana (Pasal 48 – Pasal 52)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 13 : Ketentuan Peralihan (Pasal 53)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bab 14 : Ketentuan Penutup (Pasal 54)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Yurisdiksi dalam UU ITE&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
UU ini berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam UU ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun diluar wilayah hukum Indonesai, yang memiliki akibat hukum di wilayah Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yang dimaksud merugikan kepentingan Indonesia adalah meliputi, kerugian yang ditimbulkan terhadap kepentingan ekonomi nasional, perlindungan data strategis, harkat dan martabat bangsa, pertahanan dan keamanan Negara, kedaulatan Negara, warga negara, serta badan hukum Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
UU ini memiliki jangkauan yurisdiksi tidak semata-mata untuk perbuatan hukum yang berlaku di Indonesia dan/atau dilakukan oleh WNI, tetapi juga berlaku untuk perbuatan hukum yang dilakukan di luar wilayah hukum (yurisdiksi) Indonesia baik oleh Wni maupun WNA atau badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing yang memiliki akibat hukum di Indonesia,mengingat pemanfaatan TI untuk Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik dapat bersifat Lintas Terotorial atau Universal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Tujuan UU ITE&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari MID (Masyarakat Informasi Dunia)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap orang untuk memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan dan pemanfaatan TI seoptimal mungkin dan bertanggung jawab.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara TI.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Pro dan Kontra UU ITE&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sejak disetujui oleh pemerintah dan DPR pada 25 Maret 2008 dan kemudian diundangkan 21 April 2008 silam, UU ITE sudah disambut pro dan kontra. Dukungan dan penolakan UU ITE juga disuarakan oleh publik, terutama para blogger Indonesia. Suara yang mendukung UU ITE mengatakan kurang lebih bahwa undang-undang tersebut merupakan gebrakan dalam hukum Indonesia. Undang-Undang ITE dilihat sebagai produk hukum yang cukup berani untuk mengatur suatu komunitas atau interaksi masyarakat yang tercipta melalui internet. Demikian antara lain pendapat Robaga G. Simanjuntak, advokat-blogger.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara, mereka yang menolak UU ITE pada umumnya keberatan dengan sebagian substansinya yang dinilai berpotensi mengancam hak kebebasan menyatakan pendapat yang dijamin konstitusi. Karena itu advokat-blogger lainnya, Anggara, dalam salah artikelnya menyatakan di antaranya “UU ITE jelas merupakan ancaman serius bagi blogger Indonesia”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di mata Anggara, ada tiga ancaman yang dibawa UU ITE yang berpotensi menimpa blogger di Indonesia yaitu ancaman pelanggaran kesusilaan [Pasal 27 ayat (1)], penghinaan dan/atau pencemaran nama baik [Pasal 27 ayat (3)], dan penyebaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) [Pasal 28 ayat (2)].&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lepas dari berbagai pendapat di atas, substansi tertentu di dalam UU ITE boleh jadi memang perlu mendapat perhatian serius dari para pengguna internet pada umumnya, tidak hanya blogger. Khususnya ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang menyatakan: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada tiga unsur yang dikandung Pasal 27 ayat (3) UU ITE yaitu (1) unsur setiap orang; (2) unsur dengan segaja dan tanpa hak; serta (3) unsur mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari Pasal 27 ayat (3) UU ITE dapat diketahui bahwa cakupan pasal tersebut sangat luas. Bahkan, perbuatan memberikan taut (hyperlink) ke sebuah situs yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik juga dapat dijerat juga memenuhi unsur ketiga pasal tersebut. Karena itu mungkin dapat dipahami mengapa sebagian orang melihat pasal tersebut sebagai ancaman serius bagi pengguna internet pada umumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Contoh Kasus Pelanggaran UU ITE&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti yang kita ketahui, kasus Prita Mulyasari merupakan kasus pelanggaran terhadap UU ITE yang mengemparkan Indonesia. Nyaris berbulan-bulan kasus ini mendapat sorotan masyarakat lewat media elektronik, media cetak dan jaringan sosial seperti facebook dan twitter.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Prita Mulyasari adalah seorang ibu rumah tangga, mantan pasien Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra Tangerang. Saat dirawat di Rumah Sakit tersebut Prita tidak mendapat kesembuhan namun penyakitnya malah bertambah parah. Pihak rumah sakit tidak memberikan keterangan yang pasti mengenai penyakit Prita, serta pihak Rumah Sakitpun tidak memberikan rekam medis yang diperlukan oleh Prita. Kemudian Prita Mulyasari mengeluhkan pelayanan rumah sakit tersebut melalui surat elektronik yang kemudian menyebar ke berbagai mailing list di dunia maya. Akibatnya, pihak Rumah Sakit Omni Internasional marah, dan merasa dicemarkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu RS Omni International mengadukan Prita Mulyasari secara pidana. Sebelumnya Prita Mulyasari sudah diputus bersalah dalam pengadilan perdata. Dan waktu itupun Prita sempat ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang sejak 13 Mei 2009 karena dijerat pasal pencemaran nama baik dengan menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kasus ini kemudian banyak menyedot perhatian publik yang berimbas dengan munculnya gerakan solidaritas “Koin Kepedulian untuk Prita”. Pada tanggal 29 Desember 2009, Ibu Prita Mulyasari divonis Bebas oleh Pengadilan Negeri Tangerang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh kasus di atas merupakan contoh kasus mengenai pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 pasal 27 ayat 3 tahun 2008 tentang UU ITE. Dalam pasal tersebut tertuliskan bahwa: Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/ atau mentransmisikan dan/ atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan /atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/ atau pencemaran nama baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber :&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://rcardiansyah.blogspot.com/2013/05/ruu-tentang-informasi-dan-transaksi.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://rcardiansyah.blogspot.com/2013/05/ruu-tentang-informasi-dan-transaksi.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://id.wikisource.org/wiki/Undang-Undang_Republik_Indonesia_Nomor_11_Tahun_2008&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://roseshit.blogspot.com/2012/03/implikasi-pemberlakuan-ruu-ite.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://ratnasari267.blogspot.com/2012/10/contoh-kasus-pelanggaran-uu-ite.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://www.unindra.ac.id/?q=node/70&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;amp;id=51742&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://djagoan.wordpress.com/2008/03/29/pro-dan-kontra-uu-ite/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://topodasawulan.wordpress.com/2010/01/24/pro-kontra-uu-ite/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_2145142229&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://lastmanifa.blogspot.com/2012/11/pro-kontra-uu-ite-pasal-27-ayat-3.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ratnasari267.blogspot.com/2012/10/contoh-kasus-pelanggaran-uu-ite.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://ratnasari267.blogspot.com/2012/10/contoh-kasus-pelanggaran-uu-ite.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/5378799616716028949/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/ruu-informasi-dan-transaksi-elektronik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5378799616716028949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5378799616716028949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/12/ruu-informasi-dan-transaksi-elektronik.html' title='RUU Informasi dan Transaksi Elektronik'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-844405893507179234</id><published>2013-07-01T23:13:00.000+07:00</published><updated>2013-09-11T05:48:38.326+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Sertifikasi Profesi di Bidang Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adanya standar kompetensi dibutuhkan untuk memudahkan bagi perusahaan atau institusi untuk menilai kemampuan (skill) calon pegawai atau pegawainya. Adanya inisiatif untuk membuat standar dan sertifikasi sangat dibutuhkan. Namun masih terdapat permasalahan seperti beragamnya standar dan sertifikasi. Standar dan sertifikasi dapat dilakukan oleh badan yang resmi dari pemerintah atau dapat juga mengikuti standar sertifikasi di industri, yang sering juga disebut vendor certification.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada banyak keuntungan yang dapat menjadi tambahan alasan untuk mempertimbangkan mengambil sertifikasi TI. Salah satu yang utama tentu saja membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan. Sertifikat TI dapat meningkatkan kredibilitas seorang profesional TI di mata pemberi kerja. Bagi mereka yang sudah bekerja di bidang TI, sertifikasi memberi cara yang standar dan terukur untuk mengukur kemampuan teknis. Dengan memiliki sebuah sertifikat TI yang diakui secara global, seorang profesional TI akan memiliki rasa kepercayaan diri yang lebih tinggi terkait dengan keterampilan yang dimilikinya. Ini karena melalui proses sertifikasi keterampilan yang dimiliki sudah mengalami validasi oleh pihak ketiga, dalam hal ini lembaga pemberi sertifikasi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Sertifikasi &lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membentuk standar kerja TI yang tinggi,&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengembangan profesional yang berkesinambungan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sedangkan bagi tenaga TI profesional bertujuan untuk :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, gaji)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perencanaan karir&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Profesional development&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bagi masyarakat luas sertifikasi ini memberikan kontribusi positif untuk :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki staf yang up to date dan berkualitas tinggi.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor dan konsultan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan produktifitas secara mikro maupun makro.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menaikkan pengakuan industri dan secara intenasional.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Jenis sertifikasi&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada dasarnya ada 2 jenis sertikasi yang umum dikenal di masyarakat, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sertifikasi akademik (sebetulnya tidak tepat disebut sertifikasi) yang memberiakn gelar, Sarjana, Master dll&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sertifikasi profesi. Yaitu suatu sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu unutk profesi tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sedangkan sertifikasi profesional pada dasarnya memiliki 3 model, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dikembangkan oleh Profesional Society, sebagai contoh British Computer Society (BCS), Australian Computer Soicety (ACS), South East Asian Regional Computer Confederation (SEARCC) etc&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dikeluarkan oleh Komunitas suatu profesi, sebagai contoh Linux Profesional, SAGE (System Administration Guild), CISA(IS Auditing) [http://www.isaca.org/]&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dikeluarkan oleh vendor sebagai contoh MCSE (by Microsoft), CCNA (Cisco), CNE (Netware), RHCE (Red Hat) etc. Biasanya skill yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikat ini sangat spesifik dan sangat berorientasi pada suatu produk dari vendor tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kelemahan pelaksanaan sertifikasi adalah:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biaya Mahal&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemampuan yang kurang memadai&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Manfaat adanya sertifikasi profesionalisme :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ikut berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengakuan resmi pemerintah tentang tingkat keahlian individu terhadap sebuah profesi&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengakuan dari organisasi profesi sejenis, baik tingkat regional maupun internasional&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membuka akses lapangan pekerjaan secara nasional, regional maupun internasional&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memperoleh peningkatan karier dan pendapatan sesuai perimbangan dengan pedoman skala yang diberlakukan&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Contoh institusi yang menyelenggarakan sertifikasi yang berorientasi pada pekerjaan, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Institute for Certification of Computing Professionals (ICCP)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan badan sertifikasi profesi teknologi informasi di Amerika. ICCP melakukan pengujian terhadap 19 bidang minat, diantaranya adalah bussiness information system, office information system, internet, system development, dan software engineer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa contoh sertifikasi dari ICCP adalah :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;CDP (Certified Data Processor) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang memiliki orientasi pekerjaan bidang pemrosesan data.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;CCP (Certified Computer Programmer) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang bekerja sebagai programer.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;CSP (Certified Systems Professional) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang bekerja pada bidang analis desain dan pengembangan komputer berbasis komputer.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Institute for Certification of Computing Professionals (CompTIA)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan Asosiasi industri teknologi komputer yang beranggotakan antara lain: Microsoft, Intel, IBM, Novell, Linux, HP, dan CISCO. Asosiasi ini memberikan sertifikasi di berbagai bidang, misalnya network support, dan computer technical.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adapun beberapa sertifikasi yang diberikan adalah :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;A+ (Entry Level Computer Service) merupakan sertifikasi untuk profesional yang memiliki orientasi pekerjaan di bidang teknisi komputer.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Network+ (Network Support and Administration) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang memiliki orientasi pekerjaan bidang jaringan komputer.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Security+ (Computer and Information Security) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang memiliki orientasi pekerjaan di bidang keamanan komputer.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;HTI+ (Home Technology Installation) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang memiliki orientasi pekerjaan di bidang instalasi sampai pada pemeliharaan dan teknisi home technology.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;IT Project+ (IT Project Managemant) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang memiliki orientasi pekerjaan dalam manajemen proyek di bidang teknologi informasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sertifikasi Berorientasi Produk&lt;/h2&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Sertifikasi Microsoft&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jenis-jenis Sertifikasi Microsoft :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Desktop Support Technicians ( MCDSTs )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Systems Administrator ( MCSAs )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Systems Engineer ( MCSes )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Database Administrator ( MCDBAs )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Trainers ( MCTs )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Application Developers ( MCADs )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Certified Solution Developers ( MCSDs )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Microsoft Office Specialists ( Office Specialist )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Sertifikasi Java&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jenis-Jenis Sertifikasi Java :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sun menawarkan tiga jenjang sertifikasi bagi programmer Java. Dari tingkat dasar ke advanced jenjang tersebut adalah: * Sun Certified Programmer&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sun Certified Developer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sun Certified Architect.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Sertifikasi Oracle&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jenis-jenis Sertifikasi Oracle :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oracle Certified Associate ( OCA )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oracle Certified Professional ( OCP )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oracle Certified Master ( OCM )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
4. Sertifikasi CISCO&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jenis-jenis Sertifikasi CISCO :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cisco Certified Networking Associate ( CCNA )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cisco Certified Networking Professional ( CCNP )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cisco Certified Internetworking Expert ( CCIA )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
5. Sertifikasi Novell&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jenis-jenis Sertifikasi Novell :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Novell Certified Linux Professional ( Novell CLP )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Novell Certified Linux Enginer ( Novell CLE )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suse Certified Linux Professional ( Suse CLP )&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Master Certified Novell Engineer ( MCNE )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 Sertifikasi Berorientasi Profesi&lt;/h2&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Institute for Certification of Computing Professionals&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
a. Certified Data Processor ( CDP )&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
b. Certified Computer Programmer ( CCP )&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
c. Certified Systems Professional ( CSP )&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Institute for Certification of Computing Professionals&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
a. Entry Level Computer Serivce&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
b. Network Support and Administration&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
c. Computer and Information Security&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
d. Home Technology Installation&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
e. IT Project Management&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://irmarr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11619/SERTIFIKASI_KEAHLIAN_DI_BIDANG_IT.doc&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://irmarr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11619/SERTIFIKASI_KEAHLIAN_DI_BIDANG_IT.doc&lt;/a&gt; Diakses tanggal 01 Juli 2013&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://forevereny.wordpress.com/2012/11/06/sertifikasi-di-bidang-it/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://forevereny.wordpress.com/2012/11/06/sertifikasi-di-bidang-it/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://forevereny.wordpress.com/2012/11/06/sertifikasi-di-bidang-it/ &lt;/a&gt; Diakses tanggal 01 Juli 2013&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/844405893507179234/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/sertifikasi-profesi-di-bidang-teknologi_1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/844405893507179234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/844405893507179234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/sertifikasi-profesi-di-bidang-teknologi_1.html' title='Sertifikasi Profesi di Bidang Teknologi Informasi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-2375108868806385654</id><published>2013-07-01T22:33:00.003+07:00</published><updated>2013-09-11T05:38:52.626+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Organisasi Profesi Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Profesi merupakan bidang pekerjaan yang didasari oleh pendidikan keahlian tertentu. Contohnya adalah dokter, arsitek, pengacara, akuntan, dll. Di zaman teknologi ini, muncul profesi baru yaitu  professional IT(Teknologi Informasi). Profesional IT banyak macamnya, tergantung pada keahlian dalam spesifikasi tertentu, misalnya system analis, programmer, konsultan IT, dll. Para professional akan tergabung dalam sebuah organisasi profesi. Organisasi profesi merupakan organisasi yang anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas  mereka sebagai individu. Contoh dari organisasi profesi diantaranya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
ACM (Association for Computing Machinery)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Organisasi ini adalah serikat ilmiah  dan pendidikan computer yang didirikan pada tahun 1947. Anggotanya pernah sebanyak 78 ribu yang terdiri dari para professional dan para pelajar yang tertarik dengan teknologi computer. Kantor pusatnya ada di kota New York Amerika Serikat. Secara umum ACM mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru dalam bidang tertentu.  ACM pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan computer IBM Deep Blue.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
IEEE(Institute of Electrical and Electronics Engineers)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan organisasi internasional yang anggotanya adalah para insinyur dengan tujuan untuk mengembangkan teknologi. Peran dari organisasi ini adalah mengembangkan standar-standar dan ikut serta dalam usaha mempercepat teknologi-teknologi baru dalam aspek dalam bidang industry dan engineering yang meliputi telekomunikasi, jaringan computer, kerlistrikan, antariksa dan elektronika.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
IEEE di Indonesia dikenal dengan IEEE Indonesia Section yang berada pada IEEE Region 10(Asia Pasifik).  IEEE Indonesia Section memiliki beberapa chapter, diantaranya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Communication Society Chapter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Circuits and Systems Society Chapter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Engineering in Medicine and Biology Chapter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Join Chapter of Education Society, Electron Devices Society, Power Electronics Society, Signal Processing Society.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Joint Chapter MTT/AP-S&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
South East Asia Regional Computer Confideration(SEARCC)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan himpunan professional IT di Asia Tenggara. Dibentuk pada bulan februari tahun 1978 di Negara Singapure, oleh enam ikatan computer dari Negara Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapore dan Thailand. SEARCC mengadakan konferensi dua kali dalam setahun di tiap anggotanya secara bergilir. Salah satu kegiatannya adalah SRIG-PS(Special Regional Interest Group on Profesional Standardisation) yang merumuskan standarisasi pekerjaan di dalam dunia Teknologi Informasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
SRIG-PS dibentuk karena dibutuhkannya standart professional di bidang IT, khususnya ketika SDM di wilayah ini memiliki potensi yang cukup dalam mengembangkan IT secara global. Hasil yang diberikan oleh SRIG-PS diantaranya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Adanya kode etik untuk professional IT&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Klasifikasi pekerjaan dibidang IT&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Panduan metoda dalam sertifikasi IT&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Promosi program SRIG-PS di setiap anggotanya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://anugerawan.blogspot.com/2011/05/model-pengembangan-standar-profesi.html&quot;&gt;http://anugerawan.blogspot.com/2011/05/model-pengembangan-standar-profesi.html&lt;/a&gt; Diakses tanggal 30 Juni 2013&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/2375108868806385654/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/organisasi-profesi-teknologi-informasi_2721.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/2375108868806385654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/2375108868806385654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/organisasi-profesi-teknologi-informasi_2721.html' title='Organisasi Profesi Teknologi Informasi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-3922629456501139739</id><published>2013-07-01T06:08:00.000+07:00</published><updated>2013-09-11T06:09:40.058+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>10 macam sertifikasi IT Terpopuler</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Memiliki sertifikasi di bidang IT dapat meningkatkan nilai tambah seseorang dalam&amp;nbsp; mendapatkan pekerjaan. Selain itu meningkatnya karir dan pendapatan juga relative mudah. Seperti artikel yang dirilis oleh Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada tahun yang lalu, melalui situsnya bahwa ada 10 macam sertifikasi IT&amp;nbsp; Terpopuler, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;1.CCNA(Cisco Certified Network Associate)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUycm_DqdBkQcICI2TD4fsThb_-VZVGzILKd6aj8o30Cly8uTjzXW_VUEOoDPLdsmdZI0T1GNgFRiSDp7DZHekeVXdrcxpbei7zBamVeDpmQ_-51f-rahUSr3qKvA8XIIH4L31T4Lu0xC3/s1600/ccna+cert.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #007f74; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;153&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUycm_DqdBkQcICI2TD4fsThb_-VZVGzILKd6aj8o30Cly8uTjzXW_VUEOoDPLdsmdZI0T1GNgFRiSDp7DZHekeVXdrcxpbei7zBamVeDpmQ_-51f-rahUSr3qKvA8XIIH4L31T4Lu0xC3/s200/ccna+cert.jpg&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Program CCNA meliputi keterampilan administrasi dasar untuk entry level jaringan professional yang bekerja dengan mid-sized routed dan switched network. Keterampilan ini mencangkup WAN, IP Address dan protol lainnya, jaringan nirkabel dan keamanan. Menurut Global Knowledge rata-rata gaji pegawai selama setahun yang memiliki sertifikasi ini sebesar 79.536 dolar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;2.CCIE(Cisco Certified Internetwork Expert)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;http://krosnov.org/certs/int/csco/ccie.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #007f74; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;145&quot; src=&quot;http://krosnov.org/certs/int/csco/ccie.jpg&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan sertifikasi yang cocok untuk para insinyur jaringan. Ada yang berpendapat bahwa sertifikasi ini paling menguntungkan. Hal ini dibuktikan oleh Foote Partners member peringkat CCIE kedua setelah ahli desain Cisco Certified sebagai sertifikasi jaringan pembayar tertinggi pada dua tahun lalu. Menurut Global Knowledge, mereka yang memegang sertifikat CCIE Routing dan Switching credential mendapatkan gaji rata-rata 120.008 dolar selama setahun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;3.RHCE(Red Hat Certified Engineer)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBPHfX6HN6L8egNPEm6dfbYOyPF6FlynJuurTSGow_8ttlKkC9HBccmVMDi_2JJr8CItP4zfOfz5lzT0xqFVYmTsJVEfHncJ3xSBTDvmzhlZl_hs-ninMpekMa-IOUHkzPmnkq6TP0lCnv/s1600/RHCE+Cert.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #007f74; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;152&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBPHfX6HN6L8egNPEm6dfbYOyPF6FlynJuurTSGow_8ttlKkC9HBccmVMDi_2JJr8CItP4zfOfz5lzT0xqFVYmTsJVEfHncJ3xSBTDvmzhlZl_hs-ninMpekMa-IOUHkzPmnkq6TP0lCnv/s200/RHCE+Cert.jpg&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Merupakan sertifikasi yang cocok untuk system administrator senior yang bekerja dengan system Linux Enterprise. Sertifikasi ini meliputi IP traffic routing, virtual host dan konfigurasi Private Directory. Rata-rata gaji yang memiliki sertifikasi ini adalah 92.322 dolar setahunnya versi Global Knowledge.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;4.MCTS(Microsoft Certified Technology Specialist)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRDCijhRjEnebW9IgjNE5c3jt-iOflY0Krw0BTWWZtZjUcxojXNHQ&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #007f74; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRDCijhRjEnebW9IgjNE5c3jt-iOflY0Krw0BTWWZtZjUcxojXNHQ&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sertifikasi yang cocok bagi profesional IT atau pengembang yang sudah memiliki pengalaman.&amp;nbsp; MCTS dan MCITP(Microsoft Certified IT Professional) menawarkan pelatihan teknologi terbaru seperti Microsoft Exchange Server 2010. Windows Server 2008 dan SQL Server 2008. Para professional yang bekerja dengan MCTS rata-rata berpendapatan 73.474 dolar setahun(Global Knowledge).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;5.MCITP(Microsoft Certified IT Professional)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSIhO_gQYrBYJbymyoFbgXViHlhEjVk1bIxZkSzj4IzE0sMTqLBTA&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #007f74; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSIhO_gQYrBYJbymyoFbgXViHlhEjVk1bIxZkSzj4IzE0sMTqLBTA&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bidang sertifikasi utamanya meliputi Enterrise Desktop Administrator, Server Administrator dan Enterprise Messaging Administrator. Gaji rata-rata setahun yang bersertifikat ini adalah 79.824 dolar(Global Knowledge).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;6.PMP(Project Management Professional)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTgirU_TSdIhtFQHJav3WL78qmkcg1YXd4ZWCnIhhq2AsodyN50&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #007f74; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;158&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTgirU_TSdIhtFQHJav3WL78qmkcg1YXd4ZWCnIhhq2AsodyN50&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
PMP ini merupakan sertifikasi yang sangat menguntungkan bagi menejer proyek. &amp;nbsp;Cocok untuk para sarjana yang memiliki pengalaman di industri dan pernah mendapatkan pendidikan manajemen proyek setidaknya selama 35 jam. Sertifikasi ini menvalidasi keterampilan yang dibutuhkan dalam memimpin proyek teknologi, termsuk perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan proyek. Gaji yang memiliki PMP ini rata-rata 103.570 dolar dalam setahun(Global Knowledge).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;7.CISSP(Certified Information Systems Security Professional)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTpElYYYDQfa-CJtEx1QO3r5dPCxgL3-shIEnMt0DQZWvmf7ZuG3Q&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #007f74; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;151&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTpElYYYDQfa-CJtEx1QO3r5dPCxgL3-shIEnMt0DQZWvmf7ZuG3Q&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sertifikasi ini merupakan sertifikasi yang memiliki produktifitas tertinggi dalam bidang keamanan. Sertifikasi ini menvalidasi kompetensi dalam berbagai bidang keamanan teknologi informasi yang meliputi keamanan arsitektur, kriptografi, keamanan telekomunikasi, keamanan pengembangan aplikasi dan masih banyak lagi. Untuk mengikuti sertifikasi ini idealnya memiliki pengalaman selama lima tahun di bidang keamanan. Gaji pemilik sertifikasi ini rata-rata adalah 100.735 dolar setahun(Global Knowledge)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;8.CCSA(Check Point Certified Security Administrator)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR7-A5pSJPqi0nkgAM95VsROcFnHsGHBdm07i94HtiL0ry0eUuAHg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #007f74; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR7-A5pSJPqi0nkgAM95VsROcFnHsGHBdm07i94HtiL0ry0eUuAHg&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kualifikasi CCSA pada tingkat awal membutuhkan pengetahuan dasar tentang jaringan. Gaji pemilik CCSA bersertifikat professional rata-rata adalah 93.512 dolar(Global Knowledge).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;9.VCP(VMware Certified Professional)&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRmTL1SPTE5foXUip_62LUXD0ir4eLotXdU8a_iRaQ8SIadYzt0&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #007f74; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;155&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRmTL1SPTE5foXUip_62LUXD0ir4eLotXdU8a_iRaQ8SIadYzt0&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan memiliki VCP menunjukkan memiliki keterampilan dalam penyebaran dan administrasi perusahaan teknologi virtualisasi VMware vSphere 4.&amp;nbsp; Trek yang berbeda mengakomodasi tingkat keterampilan baik dasar maupun lanjutan. Gaji rata-rata setahun pemilik sertifikasi ini adalah&amp;nbsp; 87.151 dolar setahun(Global Network).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;10.CompTIA A+&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTusyLyy7iXzBeNI60sfikcQVMudZqcFf8HtxTEfEBOw_waFSAk4g&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; color: #007f74; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;146&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTusyLyy7iXzBeNI60sfikcQVMudZqcFf8HtxTEfEBOw_waFSAk4g&quot; style=&quot;border-width: 0px; height: auto; max-width: 620px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perusahaan yang membutuhkan pemilik sertifikasi ini diantaranya Dell, Intel, pemerintah federal di negara Amerika Serikat untuk menanganiservis IT. Sertifikasi ini mencangkup pemeliharaan, pencegahan, jaringan, instalasi, keamanan dan troubleshooting. Gaji untuk yang memiliki sertifikasi ini rata-rata dalam setahun adalah 67.608 dalam setahun(Global Knowledge).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sertifikasi IT memberikan upaya dalam menghadapi tantangan yang selalu berubah dan merupakan kesempatan untuk mengembangkan keahlian. Dengan pendapatan yang begitu menggiurkan, maka dengan bersertifikasi tentu merupakan investasi yang menjanjikan di hari esok.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #222222; font-family: &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; margin-bottom: 15px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://bpptik.kominfo.go.id/index.php/id/artikel/127-10-sertifikasi-teknologi-informasi-untuk-meningkatkan-karir-di-2012&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #d8471d; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;http://bpptik.kominfo.go.id/index.php/id/artikel/127-10-sertifikasi-teknologi-informasi-untuk-meningkatkan-karir-di-2012&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px;&quot;&gt;&amp;nbsp;diakses tanggal 01 Juli 2013&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/3922629456501139739/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/10-macam-sertifikasi-it-terpopuler.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/3922629456501139739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/3922629456501139739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/10-macam-sertifikasi-it-terpopuler.html' title='10 macam sertifikasi IT Terpopuler'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUycm_DqdBkQcICI2TD4fsThb_-VZVGzILKd6aj8o30Cly8uTjzXW_VUEOoDPLdsmdZI0T1GNgFRiSDp7DZHekeVXdrcxpbei7zBamVeDpmQ_-51f-rahUSr3qKvA8XIIH4L31T4Lu0xC3/s72-c/ccna+cert.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-3286033212789916719</id><published>2013-07-01T05:56:00.002+07:00</published><updated>2013-09-11T06:01:43.993+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Forensik Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perkembangan teknologi salah satunya adalah teknologi informasi memberikan dampak positif maupun negative. Dampak positif ini misalnya adalah pengaksesan informasi secara cepat dan mudah. Dampak negative dari hal ini misalnya terjadinya kejahatan-kejahatan di bidang teknologi informasi, seperti perusakan system informasi pihak tertentu atau mencuri data dari system informasi pihak lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara garis besar kejahatan yang berkaitan dengan teknologi informasi dapat dibedakan menjadi dua bagian, yang pertama adalah merusak atau menyerang system informasi pihak tertentu. Yang kedua adalah kejahatan dengan memanfaatkan teknologi informasi itu sendiri, misalnya computer beserta internet.Namun karena perkembangan masih terus berlanjut, maka kejahatan pun berkembang menjadi semakin beragam.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan catatan dari berbagai sumber mengenai cybercrime, terdapat banyak sekali kejahatan-kejahatan yang dilakukan di dunia cyber. Misalnya kejahatan-kejahatan umum yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti penipuan kartu kredit, ATM, dan sejenisnya, penipuan perbankan, penipuan bursa efek, pornografi anak, perdagangan narkoba, dan terorisme. Disisi lain ada juga kejahatan yang menjadikan teknologi informasi sebagai sasarannya seperti denial of service attack, defacing, cracking dan phreaking.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ancaman terhadap system computer yang dalam hal ini sebagai penyedia informasi, dapat dibedakan sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Interruption dimana mengancam terhadap ketersediaan data atau informasi.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Interception dimana mengancam terhadap kerahasiaan data yang seharusnya tidak boleh diketahui oleh pihak lain.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Modification dimana mengancam integritas dari data karena pihak yang tidak berwenang melakukan perubahan terhadap data tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fabrication dimana pihak yang tidak berwenang dapat membuat data duplicat dari data asli. Hal ini sangat berbahaya karena pihak pemakai data mengira bahwa data yang diterima adalah data asli.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan adanya kejahatan-kejahatan semacam itu, maka diperlukan suatu tata cara untuk menganalisis dan menelusuri bukti-bukti digital dari kejahatan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di Indonesia, kegiatan ini diperkuat dengan Undang-Undang  Republik Indonesia No. 11  Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang menyatakan bahwa informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti hukum yang sah. Hal ini menjadikan peran digital forensic dalam suatu kasus kejahatan computer menjadi sangat penting.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sejarah Komputer Forensik&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Barang bukti yang dihasilkan dari computer telah digunakan dalam persidangan sejak lama. Pada awalnya hakim tidak membedakan bukti tersebut dengan bukti-bukti lainnya. Namun dengan perkembangan yang ada menjadikan hal tersebut menjadi bermasalah. Bukti-bukti computer dimasukkan ke dalam dokumen resmi hukum melalui US Federal Rules of Evidance pada tahun 1976. Kemudian dengan perkembangannya muncul beberapa dokumen hukum lainnya seperti:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;The Electronic Communications Privacy Act (1986) berkaitan dengan penyadapan alat elektronik.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;The Computer Security Act (Public Law 100-235) berkaitan dengan keamanan system computer pemerintah&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Econimic Espionage Act (1996) berkaitan dengan pencurian rahasia dagang.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Karena penjahat pada umumnya berusaha menghilangkan jejaknya begitu juga penjahat di dunia cyber, maka perlu upaya untuk mengungkap kejahatan tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan pengujian system oleh detektif bukan oleh user. Kejahatan ini tidak mengenal sisi geografis, sehingga dapat dilakukan dimana saja dapat dengan jarak yang dekat maupun jauh sekalipun dan dengan mendapatkan hasil yang sama.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Para penjahat pada umumnya lebih maju dalam melaksanakan kejahatannya hingga menghilangkan barang bukti dari pada penegak hukum. Oleh karenanya peran ahli digital forensic untuk menegakkan hukum, mendapatkan dan mengamankan barang bukti, dan memastikan barang bukti tersebut dapat digunakan di pengadilan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara umum digital forensic dapat digunakan untuk keperluan sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keperluan investigasi criminal dan perkara pelanggaran hukum&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rekonstruksi insiden keamanan computer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Upaya-upaya pemulihan kerusakan system&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Throubleshooting yang melibatkan software dan hardware&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keperluan untuk memahami system maupun alat digital lainnya dengan lebih baik.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Definisi Digital Forensik&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seperti halnya yang lain, ada berbagai pihak yang memberikan definisi mengenai digital forensic.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut Marcella digital forensic adalah aktifitas yang berhubungan dengan pemeliharaan, identifikasi, pengambilan/penyaringan dan dokumentasi bukti digital dalam kejahatan computer.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut Budhisantoso digital forensic adalah kombinasi disiplin ilmu hukum dan pengetahuan computer dalam mengumpulkan dan menganalisa data dari system computer, jaringan, komunikasi nirkabel, dan perangkat penyimpanan sehingga dapat dibawa sebagai barang bukti di dalam penegakan hukum.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari kedua definisi tersebut, mungkin dapat disimpulkan bahwa digital forensic adalah penggunaan teknik analisis dan investigasi untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, memeriksa dan menyimpan bukti/informasi secara magnetis tersimpan/tersandikan pada computer atau media penyimpanan digital sebagai alat bukti dalam mengungkap kasus kejahatan yang dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Begitu luasnya lingkup dari digital forensic, maka digital forensic dibagi ke dalam beberapa bagian yaitu : firewall forensics, network forensics, database forensics dan mobile device forensics.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Komponen Digital Forensik&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Komponen yang melekat pada digital forensic itu, diantaranya manusia, aturan, dan perangkat.  Ketiganya dikelola, dirangkai, diberdayakan sedemikian rupa sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan dengan segala kelayakan dan kualitas. Manusia yang terlibat tentunya memiliki kualifikasi tersendiri yang berfungsi sebagai pelaku dari kegiatan ini. Untuk menjadi ahli di bidang ini diperlukan pengetahuan yang lebih mengenai ilmu dibidang computer, selain itu juga berbagai pengalaman dan pelatihan mengenai materi digital forensic.Pelaku digital forensic dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Collection Specialist yang bertugas mengumpulkan barang bukti berupa digital evidence&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Examiner yang berperan menguji terhadap media dan mengekstrak data&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Investigator yang berperan sebagai penyidik.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Peralatan yang biasa digunakan dalam digital forensic dibedakan menjadi dua, yaitu hardware dan software yang dari keduanya beragam sesuai dengan keperluan dan kemampuan peralatan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Komponen yang ketiga adalah aturan yang menyangkut mengenai prosedur atau tata cara dalam mendapatkan, menggali, menganalisa barang bukti dan akhirnya bagaimana menyajikan hasil penyelidikan dalam aturan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tahapan implementasi digital forensic&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam proses implementasinya, digital forensic dapat dibagi kedalam empat tahap, yaitu: identifikasi bukti digital, penyimpanan bukti digital, analisa bukti digital dan presentasi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Training dan Sertifikasi&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk  menjadi ahli di bidang digital forensic, seseorang harus memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai teknologi informasi baik hardware maupun software. Selain itu harus mendapatkan pelatihan khusus mengenai digital forensic dari berbagai lembaga dangan dibuktikan dengan sertifikat yang banyak dari Certified Information System Security Professional(CISSP), Certified Forensics Analyst(CFA), Experienced Computer Forensic Examiner(ECFE), Certified Computer Examiner(CCE), Computer Hacking Forensic Investigator(CHFI), dan Advanced Information Security(AIS). Selain itu, yang menjadi penilaian lain adalah seberapa lama jam terbang dalam bidang ini, kasus-kasus yang sudah pernah ditangani dan menjadi saksi ahli dalam perkara tersebut. Seperti profesi lainnya, ahli forensic juga memiliki kode etik seperti mengutamakan kejujuran, kebenaran, ketelitian, ketepatan tindakkan, tidak merusak barang bukti, dan independen.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Budhisantoso, Nugroho, Personal Site, ( &lt;a href=&quot;http://www.forensik-komputer.info/&quot;&gt;http://www.forensik-komputer.info&lt;/a&gt;, diakses 24&amp;nbsp;Desember 2010).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://budi.insan.co.id/courses/el7010/2003/rahmadi-report.pdf&quot;&gt;http://budi.insan.co.id/courses/el7010/2003/rahmadi-report.pdf&lt;/a&gt;, diakses pada: 12 Januari&amp;nbsp;2011.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemmish, R. M. What is Forensic Computer. Australian institute of Criminology,&amp;nbsp;Canberra. (&lt;a href=&quot;http://www.aic.gov.au/publications/tandi/ti118.pdf&quot;&gt;http://www.aic.gov.au/publications/tandi/ti118.pdf&lt;/a&gt;, diakses 15&amp;nbsp;Desember 2010).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kirschenbaum, M. G, dkk. 2010. Digital Forensic and Born-Digital Content in&amp;nbsp;Cultural Heritage Collection. Washington: Council on Library and Information&amp;nbsp;Resources.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Marcella, A. J. &amp;amp; Greenfiled, R. S. 2002. “Cyber Forensics a field manual for&amp;nbsp;collecting, examining, and preserving evidence of computer crimes”. Florida:&amp;nbsp;CRC Press LLC.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Prayudi, Y &amp;amp; Afrianto, D. S. 2007. Antisipasi Cyber Crime menggunakan Teknik&amp;nbsp;Komputer Forensik. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Aplikasi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Teknologi Informasi 2007, diselenggarakan Universitas Islam Indonesia,&amp;nbsp;Yogyakarta, 16 Juni 2007.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Simarmata, J. 2006. Pengamanan Sistem Komputer. Yogyakarta : Andi Offset.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan&amp;nbsp;Transaksi Elektronik Bab III Informasi Dokumen dan Tanda Tangan Elektronik&amp;nbsp;pasal 5 ayat 1. 2009. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Wahid, A. &amp;amp; Labib, M. 2005. Kejahatan Mayantara (Cyber Crime). Bandung: PT.&amp;nbsp;Refika Aditama.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/3286033212789916719/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/forensik-teknologi-informasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/3286033212789916719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/3286033212789916719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/forensik-teknologi-informasi.html' title='Forensik Teknologi Informasi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-7992212485586061421</id><published>2013-07-01T05:50:00.003+07:00</published><updated>2013-09-11T05:54:25.786+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam dunia industry, apapun bentuknya industry tersebut, dibutuhkan suatu kreatifitas dan inovasi untuk meningkatkan atau memberikan nilai lebih pada produk yang dihasilkan sehingga mampu bersaing dipasar. Masyarakat yang berkecimpung didunia semacam ini tentunya harus sadar akan pentingnya menghormati dan menghargai hasil karya orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Oleh karena itu perlu dibuat suatu konsep untuk melindungi karya-karya yang diciptakan dan di Indonesia dikenal dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual(HAKI). Dengan disadarkannya masyarakat tentang hakikat HAKI, diharapkan dapat memberikan stimulus kepada mereka untuk berinovasi dan berkreasi dalam menghasilkan produk diberbagai bidang.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sosialisasi tentang HAKI ini perlu, karena dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat sehingga mereka dapat memperoleh gambaran mengenai Hak Cipta, Paten, Merek dan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam mempersiapkan diri dalam dunia perdagangan bebas, pembangunan yang menunjang industry yang dapat memberikan nilai tambah yang tinggi harus menjadi salah satu prioritas utama. Dengan menjadi anggota beberapa organisasi dagang dunia seperti ASEAN Free Trade Area(AFTA), World Trade Organization(WTO), Asia Pacific Economic Cooperation(APEC) dll, memberikan bukti bahwa pemerintah telah melangkahkan kebijakan dalam hal perdagangan kearah tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perdagangan bebas memang tidak diterapkan secara spontan, tetapi dampaknya dapat dirasakan sedikit demi sedikit. Tanpa disadari bahwa persaingan dagang semakin berat, karena banyaknya pihak competitor sehingga sangat perlu untuk meningkatkan daya saing dari produk demi memenangkan pasar. Hal ini menyadarkan bahwa HAKI memang menjadi suatu yang penting dan diperlukan untuk mengatur hal-hal tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Implementasi HAKI yang berhasil memerlukan dorongan berbagai pihak mulai dari undang-undang yang tepat, penegak hukum, administrasi dan sosialisasi yang maksimal mengenai ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemerintah Indonesia saat ini telah memiliki peraturan perundang-undangan tentang HAKI yang mencangkup hal-hal sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Undang-Undang No. 12 Tahun1997  Tentang Perubahan Undang-Undang No. 6 tahun 1982 Tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 1987 (UU Hak Cipta) yang dalam waktu dekat undang-undang ini akan direvisi untuk mengakomodasikan perkembangan tentang hak cipta.&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Undang-Undang No. 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Undang-Undang No. 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Undang-Undang No. 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Undang-Undang No. 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Undang-Undang No. 14 Tahun 2001 Tentang Paten (UU Paten)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Undang-undang tersebut telah sesuai dengan kesepakatan Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights TRIPS(merupakan kesepakatan internasional). Perundang-undangan yang bertema HAKI ini, kerap kali berubah, sejalan dengan kesepakatan TRIPS, karena konsekuensi sebagai masyarakat international dan anggota organisasi international.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemerintah Indonesia telah memberikan perlindungan atas merek sejak tahun 1961, hak cipta sejak 1982, dan paten sejak 1991.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berjalan dengan hal tersebut, Pemerintah Indonesia juga telah meratifikasi 5 konvensi internasional dibidang HAKI, yaitu sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Paris Convention for the Protection Industrial Property dan Convention Establishing the World Intellectual Property Organization yang ada pada Keputusan Presiden No. 15 Tahun 1997  Tentang Atas Perubahan Keputusan Presiden No. 24 Tahun 1979.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Patent Cooperation Treaty(PCT) and Regulation Under the PCT yang ada pada Keputusan Presiden No. 16 Tahun 1997.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Trademark Law Treaty yang ada dalam Keputusan Presiden No. 17 Tahun 1997.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berne Convention for the Protection of Literary and Artisctic Works yang ada pada Keputusan Presiden No. 18 Tahun 1997.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;WIPO Copyright Treaty yang ada pada Keputusan Presiden No. 19 Tahun 1997.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Adminsitrasi HAKI&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Di Indonesia institusi yang menangani masalah ini adalah Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual yang bertugas menyelenggarakan administrasi hak cipta paten, merek, desain industry, dan desain tata letak sirkuit terpadu. Sejarahnya direktorat ini semula bernama Direktorat Jendral Hak Cipta, Paten dan Merek yang dibentuk pada tahun 1998.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, semenjak tahun 2000 pengajuan hak kekayaan intelektual dapat dilakukan di kantor-kantor wilayah departemen kehakiman dan hak asasi manusia. Selanjutnya kantor wilayah tersebut menyerahkan kepada Direktorat Jendaral Hak Kekayaan Intelektual untuki proses lebih lanjut. Untuk mendapatkan hak kekayaan intelektual dari varietas tanaman tidak dari direktorat Jendral Kekayaan Intelektual, tetapi dapat mengajukan kepada Departemen Pertanian.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penegakan Hukum HAKI&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagaimana penegakan hukum pada bidang lainnya, pelanggaran hukum HAKI tentu harus mendapatkan sangsi. Berdasarkan Keputusan Presiden No. 189 Tahun 1998, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual telah diberi tugas untuk berkoordinasi dengan semua instansi pemerintah yang kompeten mengenai segala kegiatan dan permasalahan di bidang hak kekayaan intelektual.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Peningkatan Kesadaran Masyarakat&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Upaya yang dilakuakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya HAKI ini adalah sosialisasi secara bertahap dan berkesinambungan mengenai hak kekayaan intelektual di berbagai bidang di kehidupan masyarakat sehari-hari seperti kegiatan perindustrian, perdagangan, investasi, kegiatan penelitian dan pengembangan, dll dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Dengan indikator semakin banyaknya masyarakat yang mendaftarkan kekayaan intelektual kepada Direktorat Jendral Hak dan Kekayaan Intelektual dapat menjadi patokan bahwa sosialisasi berhasil dilaksanakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :Materi dari web milik kemenperin.go.id yang diakses pada tanggal 18 Juni 2013&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/7992212485586061421/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/haki-hak-atas-kekayaan-intelektual.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/7992212485586061421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/7992212485586061421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/haki-hak-atas-kekayaan-intelektual.html' title='HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-6646888074189549330</id><published>2013-07-01T05:33:00.000+07:00</published><updated>2013-09-11T05:37:19.946+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Perilaku Kode Etik Penggunaan Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kode etik merupakan tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Jika dikaitkan dengan norma yang berlaku dimasyarakat, kode etik dapat dimasukkan ke dalam norma social, dimana sangsi yang dikenakan jika terjadi pelanggaran adalah sangsi social. Namun jika sudah diatur kembali dalam undang-undang pemerintah, maka kode etik ini dapat dimasukkan ke dalam norma hukum.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kode etik biasa dipakai dalam menyatakan aturan suatu bidang pekerjaan tertentu, misalnya kode etik dokter, kode etik pengacara, kode etik notaries. Dengan adanya kode etik ini, maka akan melindungi klien dari tindakan yang tidak professional dari pelaku professional bidang kerja tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Begitu juga dengan bidang teknologi informasi, dimana didalamnya terdapat bermacam-macam pelaku professional. Jelas sekali diperlukan kode etik di bidang ini.  Dalam memanfaatkan teknologi informasi, terdapat beberapa prinsip yang harus dipegang agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan pihak lain. Prinsip-prinsip tersebut antara lain availability, prifacy, confidentiality, dan integrity.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Integrity adalah suatu upaya agar informasi yang dimiliki tidak dapat dirubah atau dimodifikasi tanpa seijin pemilik. Tidak dapat dibayangkan jika suatu informasi telah dirubah oleh penjahat system, sehingga informasi tersebut tidak lagi valid dan akan menyesatkan. Contoh dari pelanggaran ini adalah, misalnya menerobos studentsite mahasiswa lain dan melakukan perubahan alamat blog pada daftar tugas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Confidentiality adalah upaya menjamin kerahasian informasi dari pihak lain yang tidak berwenang. Tidak semua informasi perlu diketahui oleh khalayak ramai. Ada informasi tertentu yang memang perlu dirahasiakan. Maka dapat disimpilkan bahwa pengguna IT yang mencoba mencari informasi rahasia dengan cara yang tidak dibenarkan, maka dapat dikatakan telah melakukan pelanggaran dalam penggunaan teknologi informasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Availability merupakan upaya untuk dapat menjamin ketersediaan informasi ketika diperlukan oleh pihak yang berwenang. Maka, penggunaan system keamanan yang memadai untuk melindungi system informasi merupakan hal yang penting. Jika tidak pemilik system telah melakukan tindakan yang bodoh, dan mungkin telah melakukan pelanggaran dalam penggunaan teknologi informasi. Lain halnya jika system keamanan mereka dibobol oleh penjahat cyber.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Privasy merupakan upaya untuk menyimpan informasi pribadi, agar tidak diketahui oleh pihak lain. Misalnya merahasiakan nomor PIN ATM kepada siapa pun, sekalipun kepada istri ataupun anak-anak. Hal ini merupakan upaya untuk melindungi akses informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari keempat prinsip tersebut, mari kita sebagai masyarakat yang telah memanfaatkan tekologi informasi untuk instropeksi diri, apakah kita telah menggunakan teknologi informasi dengan bijaksana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.psikologizone.com/kode-etik-psikologi-download/06511283&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://www.psikologizone.com/kode-etik-psikologi-download/06511283&lt;/a&gt; Diakses tanggal 01 Juli 2013&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://zaenal-zaeblogs.blogspot.com/2013/05/praktek-praktek-kode-etik-dalam.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://zaenal-zaeblogs.blogspot.com/2013/05/praktek-praktek-kode-etik-dalam.html&lt;/a&gt; Diakses tanggal 01 Juli 2013&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/6646888074189549330/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/perilaku-kode-etik-penggunaan-teknologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/6646888074189549330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/6646888074189549330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/07/perilaku-kode-etik-penggunaan-teknologi.html' title='Perilaku Kode Etik Penggunaan Teknologi Informasi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-960627195757477166</id><published>2013-06-04T08:11:00.001+07:00</published><updated>2013-06-04T08:11:16.301+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><title type='text'>Kriteria Manajer Proyek yang Baik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Ada beberapa alasan mengapa gaji seorang Manajer Proyek sangat tinggi, salah satunya adalah&amp;nbsp;posisi Manajer Proyek memegang peranan kritis dalam keberhasilan sebuah proyek terutama di bidang teknologi informasi. Lalu bagaimana tips untuk menentukan kriteria manajer proyek yang baik? Untuk itu simaklah artikel ini.&lt;/div&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px;&quot; /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Manajer proyek&lt;/b&gt;&amp;nbsp;merupakan seseorang yang bertanggung jawab dalam mengurus sebuah proyek. Menurut Ritz (1994) seorang manajer proyek berasal dari suatu institusi atau seorang pengusaha yang sinonim dengan pengurus, eksekutif, supervisor dan boss.&lt;/div&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px;&quot; /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini kualifikasi teknis maupun nonteknis yang harus dipenuhi seorang Manajer Proyek yang bersumber dari IT Project Management Handbook. Setidaknya ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karakter Pribadi&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Seorang Manajer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;1. Karakter Pribadi Seorang Manajer&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam hal ini manajer memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya, sehingga mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab. Selain itu manajer harus memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja, serta memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;2. Karakter Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Terdapat beberapa aspek penting yang harus dipenuhi seorang manajer proyek yang baik dalam hal kemampuan terkait, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;3. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa kemampuan dengan tim yang dipimpin harus dimiliki oleh manajer yang baik, seperti berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka. Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Demikianlan postingan kali ini mengenai Kriteria Manajer Proyek yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga Bermanfaat bagi teman-teman yang mempunyai impian/cita-cita menjadi proyek manajer.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Referensi:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #222222; font-family: &#39;Segoe UI&#39;, Arial; font-size: 14px; line-height: 22.390625px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;i&gt;url :&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.setiabudi.name/archives/990&quot; style=&quot;color: #007f74; text-decoration: none;&quot;&gt;http://www.setiabudi.name/archives/990&lt;/a&gt;, Diakses Tanggal 21 April 2013.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/960627195757477166/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/06/kriteria-manajer-proyek-yang-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/960627195757477166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/960627195757477166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/06/kriteria-manajer-proyek-yang-baik.html' title='Kriteria Manajer Proyek yang Baik'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-1895400155459739710</id><published>2013-06-04T08:02:00.001+07:00</published><updated>2013-06-04T08:02:44.792+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><title type='text'>Pengenalan Constructive Cost Model (COCOMO)</title><content type='html'>&lt;h2&gt;
I. Apa itu COCOMO ?&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
COCOMO adalah singkatan dari Constructive Cost Model yang merupakan sebuah kombinasi dari estimasi parameter persamaan dan metode pembobotan. Satu hasil observasi yang paling penting dalam model ini adalah bahwa motivasi dari tiap orang yang terlibat ditempatkan sebagai titik berat. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kerja sama tim merupakan sesuatu yang penting, namun demikian poin pada bagian ini sering diabaikan.COCOMO adalah model terbuka, sehingga semua detail dipublikasikan, termasuk : Dasar persamaan perkiraan biaya, Setiap asumsi yang dibuat dalam model, Setiap definisi, serta Biaya yang disertakan dalam perkiraan dinyatakan secara eksplisit&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;
II. Sejarah Singkat Constructive Cost Model (COCOMO)&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W.&#39;s Book ekonomi Software engineering sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyek perangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehm adalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksa proyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode, dan bahasa pemrograman mulai dari perakitan untuk PL / I. Proyek-proyek ini didasarkan pada model pengembangan perangkat lunak waterfall yang merupakan proses software umum pembangunan di 1981.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;
III. Jenis-Jenis Constructive Cost Model (COCOMO)&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Terdapat jenis-jenis COCOMO yang saat ini masih digunakan dalam perkembangan software engineering untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyeknya. Diantaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
A. Model Dasar COCOMO (Basic COCOMO)&lt;/h3&gt;
Jenis Dasar COCOMO menggunakan estimasi parameter persamaan (dibedakan menurut tipe sistem yang berbeda) upaya pengembangan dan pembangunan durasi dihitung berdasarkan perkiraan DSI. Dengan rincian untuk fase ini diwujudkan dalam persentase. Dalam hubungan ini dibedakan menurut tipe sistem (organik-batch, sebagian bersambung-on-line, embedded-real-time) dan ukuran proyek (kecil, menengah, sedang, besar, sangat besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proyek sedang (semi-detached mode) Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Model COCOMO dasar ditunjukkan dalam persamaan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeJr_kEdgs5yvFgEyXKTRfAmKF67LFvJQbcLhVRfEF__PRgE0mKhaoI7Q6zGXOGo4lkpn096Lf11fh8raEtQjcwbn3aQ4kL80uilud8pMI3_zo2myk_O-L7dxQNHcJQ1bO2YIwW-Uzu8k/s1600/cocomo.jpg&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeJr_kEdgs5yvFgEyXKTRfAmKF67LFvJQbcLhVRfEF__PRgE0mKhaoI7Q6zGXOGo4lkpn096Lf11fh8raEtQjcwbn3aQ4kL80uilud8pMI3_zo2myk_O-L7dxQNHcJQ1bO2YIwW-Uzu8k/s1600/cocomo.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;E =besarnya usaha (orang-bulan)&lt;br /&gt;D = lama waktu pengerjaan (bulan)&lt;br /&gt;KLOC = estimasi jumlah baris kode (ribuan)&lt;br /&gt;P = jumlah orang yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
B. Model COCOMO Lanjut (Intermidate COCOMO)&lt;/h3&gt;
Pengembangan model COCOMO ini dengan menambahkan atribut yang dapat menentukan jumlah biaya dan tenaga dalam pengembangan perangkat lunak, yang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Atribut produk (product attributes) : Kategori ini terdiri dari sub kategori antara lain: Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY), Ukuran basis data aplikasi (DATA), serta Kompleksitas produk (CPLX).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Atribut perangkat keras (computer attributes) : Kategori ini terdiri dari sub kategori : Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME), Memori yang dipakai (STOR), Kecepatan mesin virtual (VIRT), Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Atribut sumber daya manusia (personnel attributes) : Kategori ini berisikan sub kategori Kemampuan analisis (ACAP), Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP), Pengalaman membuat aplikasi (AEXP), Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP), Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Atribut proyek (project attributes) : Mempunyai sub kategori antara lain: Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP), Penggunaan perangkat lunak (TOOL), Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED).&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3&gt;
C. Model COCOMO II (Complete atau Detailed COCOMO Model)&lt;/h3&gt;
Pada awal desainnya terdiri dari 7 bobot pengali yang relevan dan kemudian menjadi 16 yang dapat digunakan pada arsitektur terbarunya. Sama seperti COCOMO Intermediate (COCOMO81), masing-masing sub katagori bisa digunakan untuk aplikasi tertentu pada kondisi very low, low, manual, nominal, high maupun very high.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing kondisi memiliki nilai bobot tertentu. Nilai yang lebih besar dari 1 menunjukkan usaha pengembangan yang meningkat, sedangkan nilai di bawah 1 menyebabkan usaha yang menurun. Kondisi Laju nominal (1) berarti bobot pengali tidak berpengaruh pada estimasi. Maksud dari bobot yang digunakan dalam COCOMO II, harus dimasukkan dan direfisikan di kemudian hari sebagai detail dari proyek aktual yang ditambahkan dalam database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;url : &lt;a href=&quot;http://haryanto.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/16702/COCOMO.ppt&quot;&gt;http://haryanto.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/16702/COCOMO.ppt&lt;/a&gt;, Diakses Tanggal 21 April 2013</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/1895400155459739710/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/06/pengenalan-constructive-cost-model.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/1895400155459739710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/1895400155459739710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/06/pengenalan-constructive-cost-model.html' title='Pengenalan Constructive Cost Model (COCOMO)'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeJr_kEdgs5yvFgEyXKTRfAmKF67LFvJQbcLhVRfEF__PRgE0mKhaoI7Q6zGXOGo4lkpn096Lf11fh8raEtQjcwbn3aQ4kL80uilud8pMI3_zo2myk_O-L7dxQNHcJQ1bO2YIwW-Uzu8k/s72-c/cocomo.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-4925269854886537202</id><published>2013-05-10T06:55:00.011+07:00</published><updated>2013-09-11T06:59:46.665+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Model Pengembangan Standar Profesi</title><content type='html'>&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Definisi Profesi&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Organisasi profesi merupakan organisasi yang anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa Pengertian Profesi Menurut Beberapa Pendapat&lt;/h2&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Winsley (1964)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Profesi adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan badan ilmu sebagai dasar untuk pengembangan teori yang sistematis guna mengahadapi banyak tantangan baru, memerlukan pendidikan dan pelatihan yang cukup lama, serta memiliki kode etik dengan fokus utama pada pelayan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Schein E. H (1962)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Profesi merupakan suatu keahlian atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hughes E. C (1963)&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Profesi merupakan suatu keahlian dalam mengetahui segala sesuatu dengan lebih baik dibandingkan orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
ACM (Association for Computing Machinery)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
ACM (Association for Computing Machinery) atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah serikat ilmiah dan pendidikan komputer pertama di dunia yang didirikan pada tahun 1947. Anggota ACM sekitar 78.000 terdiri dari para profesional dan para pelajar yang tertarik akan komputer. ACM bermarkas besar di Kota New York. ACM diatur menjadi 170 bagian lokal dan 34 grup minat khusus (SIG), di mana mereka melakukan kegiatannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
SIG dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru dalam bidang tertentu. Tidak hanya mensponsori konferensi, ACM juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan komputer IBM Deep Blue.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
IEEE adalah organisasi internasional beranggotakan para insinyur dengan tujuan untuk mengembangan teknologi untuk meningkatkan harkat kemanusiaan. Sebelumnya IEEE memiliki kepanjangan yang dalam Indonesia berarti Institut Insinyur Listrik dan Elektronik (Institute of Electrical and Electronics Engineers). Namun kini kepanjangan itu tak lagi digunakan, sehingga organisasi ini memiliki nama resmi IEEE saja.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
IEEE adalah sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi-teknologi baru dalam semua aspek dalam industri dan rekayasa (engineering), yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, antariksa, dan elektronika.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
IEEE memiliki lebih dari 300.000 anggota individual yang tersebar dalam lebih dari 150 negara. Aktivitasnya mencakup beberapa panitia pembuat standar, publikasi terhadap standar-standar teknik, serta mengadakan konferensi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pembentukan Standar Profesi Teknologi Informasi di Indonesia&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam memformulasikan standard untuk Indonesia, suatu workshop sebaiknya diselenggarakan oleh IPKIN. Partisipan workshop tersebut adalah orang-orang dari industri, pendidikan, dan pemerintah. Workshop ini diharapkan bisa memformulasikan deskripsi pekerjaan dari klasifikasi pekerjaan yang belum dicakup oleh model SRIG-PS, misalnya operator. Terlebih lagi, workshop tersebut akan menyesuaikan model SRIG-PS dengan kondisi Indonesia dan menghasilkan model standard untuk Indonesia. Klasifikasi pekerjaan dan deskripsi pekerjaan ini harus diperluas dan menjadi standard kompetensi untuk profesioanal dalam Teknologi Informasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Persetujuan dan pengakuan dari pemerintah adalah hal penting dalam pengimplementasian standard di Indonesia. Dengan demikian, setelah standard kompetensi diformulasikan, standard tersebut dapat diajukan kepada kepada Pemerintah melalui Menteri Tenaga Kerja. Selain itu standard tersebut juga sebaiknya harus diajukan kepada Menteri Pendidikan dengan tujuan membantu pembentukan kurikulum Pendidikan Teknologi Informasi di Indonesia dan untuk menciptakan pemahaman dalam pengembangan model sertifikasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk melengkapi standardisasi, IPKIN sudah perlu menetapkan Kode Etik untuk Profesi Teknologi Informasi. Kode Etik IPKIN akan dikembangkan dengan mengacu pada Kode Etik SEARCC dan menambahkan pertimbangan-pertimbangan yang sesuai dengan kondisi di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selanjutnya, mekanisme sertifikasi harus dikembangkan untuk mengimplementasikan standard kompetensi ini. Beberapa cara pendekatan dari negara lain harus dipertimbangkan. Dengan demikian, adalah penting untuk mengumpulkan mekanisme standard dari negara-negara lain sebelum mengembangkan mekanisme sertifikasi di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sertifikasi sebaiknya dilaksanakan oleh IPKIN sebagai Asosiasi Komputer Indonesia. Pemerintah diharapkan akan mengakui sertifikat ini, dan memperkenalkan dan mendorong implementasinya di industri. Dalam mengimplementasikan mekanisme sertifikasi, beberapa badan perlu dibentuk:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Badan Penguji&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Panitia Persiapan Ujian&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelaksana Ujian&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelaksana akreditasi training centre&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelaksana resertifikasi&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kerja sama antara institusi terkait dikoordinasikan. IPKIN sebagai Asosiasi Profesi dapat memainkan peranan sebagai koordinator. Dalam pembentukan mekanisme sertifikasi harus diperhatikan beberapa hal yang dapat dianggap sebagai kriteria utama:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sistem sertifikasi sebaiknya kompatibel dengan pembagian pekerjaan yang diakui secara regional.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki berbagai instrument penilaian, misal test, studi kasus, presentasi panel dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Harus memiliki mekanisme untuk menilai dan memvalidasi pengalaman kerja dari para peserta, karena kompetensi profesional juga bergantung dari pengalaman kerja pada bidang tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Harus diakui pada negara asal.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Harus memiliki silabus dan materi pelatihan, yang menyediakan sarana untuk mempersiapkan diri untuk melakukan ujian sertifikasi tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaiknya memungkinkan untuk dilakukan re-sertifikasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagai kriteria tambahan adalah:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terintegrasi dengan Program Pengembangan Profesional.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dapat dilakukan pada region tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam hal sertifikasi ini SEARCC memiliki peranan dalam hal:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menyusun panduan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memonitor/dan bertukar pengalaman.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengakreditasi sistem sertifikasi, agar mudah diakui oleh negara lain anggota SEARCC.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengimplementasi sistem yang terakreditasi tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model dan standar profesi di USA dan Kanada&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dunia Teknologi Informasi (TI) merupakan suatu industri yang berkembang dengan begitu pesatnya pada tahun-tahun terakhir ini. Ini akan terus berlangsung untuk tahun-tahun mendatang. Perkembangan industri dalam bidang TI ini membutuhkan formalisasi ya ng lebih baik dan tepat mengenai pekerjaan, profesi berkaian dengan keahlian dan fungsi dari tiap jabatan. South East Asia Regional Computer Confideration (SEARCC) merupakan suatu forum/badan yang beranggotakan himpunan profiesional IT (Information Technology) yang terdiri dari 13 negara. SEARCC dibentuk pada Februari 1978, di Singapore oleh 6 ikata n komputer dari negara-negara; Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Philipine, Singapore dan Thailand. SEARCC mengadakan konferensi setahun dua kali di tiap negara anggotanya secara bergiliran. Keanggotaan SEARCC bertambah, sehingga konferensi dilakukan seka li tiap tahunnya. Konferensi yang ke-15 ini, yang bernama SEARCC ’96 kali ini diselenggarakan oleh Computer Society of Thailand di Thailand dari tanggal 3-8 Juli 1996.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sri Lanka telah menjadi anggota SEARCC sejak tahun 1986, anggota lainnya adalah Austr alia, Hong Kong, India Indonesia, Malaysia, New Zealand, Pakistan, Philipina, Singapore, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Kanada. Indonesia sebagai anggota South East Asia Regional Computer Confideration (SEARCC) turut serta dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh SEARCC . Salah satunya adalah SRIG-PS (Special Regional Interest Group on Profesional Standardisation) , yang mencoba merumuskan standardisasi pekerjaan di dalam dunia Teknologi Informasi. Untuk keperluan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model SRIG-PS - SEARCC&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model SEARCC untuk pembagian job dalam lingkungan TI merupakan model 2 dimensi yang mepertimbangkan jenis pekerjaan dan tingkat keahlian ataupun tingkat pengetahuan yang dibutuhkan. Model sel tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model British Computer Society (BCS)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk model BCS pekerjaan diklasifikasikan dalam tingkatan sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 0 . Unskilled Entry&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 1 . Standard Entry&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 2 . Initially Trainded Practitioner&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 3 . Trained Practitioner&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 4 . Fully Skilled Practitioner&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 5 . Experienced Practitioner/Manager&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 6 . Specialist Practitioner/Manager&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 7 . Senior Specialist/Manager&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 8 . Principal Specialist/Experienced Manager&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Level 9 . Senior Manager/Director&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setiap sel dari model BCS/ISM ditentukan berdasarkan :&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Latar belakang akademik.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengalaman dan tingkatan keahlian.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tugas dan atribut.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelatihan yang dibutuhkan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model Japan IT Engineer&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model JITEE mendefinisikan setiap cell berdasarkan:&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fungsi&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengalaman&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengetahuan, keahlian dan kemampuan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model Klasifikasi Pekerjaan di Singapore&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada model Singapore juga dilakukan pembagian berdasarkan tingkatan senioritas. Misal pada System development dibagi menjadi:&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Programmer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Analyst/Programmer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Senior Analyst/Programmer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Principal Analyst/Programmer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;System Analyst&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Senior System Analyst&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Principal System Analyst&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Development Manager&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model Malaysia&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Model Malaysia ini mirip dengan model Singapore, juga membedakan posisi pekerjaan pada berbagai sektor bisnis. Tetapi berbeda dalam melakukan ranking senioritas, misal untuk System Development.&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Programmer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;System Analyst/Designer&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;System Development Executive&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_1057808259&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://nona-pebrina.blogspot.com/2011/05/model-pengembangan-standar-profesi.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://okizainalfahmi.wordpress.com/2011/03/02/model-pengembangan-standar-profesi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://okizainalfahmi.wordpress.com/2011/03/02/model-pengembangan-standar-profesi/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/4925269854886537202/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/05/model-pengembangan-standar-profesi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/4925269854886537202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/4925269854886537202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/05/model-pengembangan-standar-profesi.html' title='Model Pengembangan Standar Profesi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-2252813595466528280</id><published>2013-05-10T06:51:00.000+07:00</published><updated>2013-09-11T06:55:21.783+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Aspek Bisnis di Bidang Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Prosedur Pendirian Badan Usaha IT&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari beberapa referensi dijelaskan lingkungan usaha dapat dikelompokkan menjadi 2 faktor yaitu faktor lingkungan ekonomi dan faktor lingkungan non ekonomi. Faktor lingkungan ekonomi meliputi segala kejadian atau permasalahan penting di bidang perekonomian nasional yang dapat mempengaruhi kinerja dan kelangsungan hidup dari suatu perusahaan. Sedangkan faktor lingkungan non ekonomi merupakan pristiwa atau isu yang menonjol dibidang politik,keamanan,sosial dan budaya yang mempengaruhi kelangsungan hidup pelaku usaha.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam prakteknya faktor-faktor ekonomi dan non-ekonomi yang tidak dapat dikendalikan oleh pimpinan perusahaan sangat luas dan banyak ragamnya. Sehingga hal ini kadang-kadang membingungkan kita untuk dapat mengamatinya dengan baik . Pada bahasan ini kami pengelompokan berbagai ragam lingkungan eksternal ini menjadi 5(lima) dimensi lingkungan eksternal perusahaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klasifikasi Dimensi Lingkungan Eksternal Kegiatan Usaha:&lt;/h2&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perekonomian Global dan Kerjasama Internasional (Ekonomi)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pembangunan dan Perekonomian Nasional (Ekonomi)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Politik, Hukum dan Perundang-Undangan (Non-Ekonomi)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teknologi (Non-Ekonomi)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demografi, Sosial dan Budaya (Non-Ekonomi)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selanjutnya untuk membangun sebuah badan usaha, terdapat beberapa prosedur peraturan perizinan, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Tahapan pengurusan izin pendirian&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan, sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanda Daftar Perusahaan (TDP)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bukti diri&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu terdapat beberapa Izin perusahaan lainnya yang harus dipenuhi :&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh melalui Dep. Perdagangan&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Surat Izin Usaha Industri (SIUI), diperoleh melalui Dep. Perindustrian&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Izin Domisili&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Izin Gangguan&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Izin Mendirikan Bangunan (IMB)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Izin dari Departemen Teknis&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain yang terkait&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri pembuatan obat berupa SIUP. Maka sebgai kelanjutannya, kegiatan ini harus mendapatkan sertifikasi juga dari BP POM, Izin Gangguan atau HO dari Dinas Perizinan, Izin Reklame.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Draft Kontrak Kerja IT:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masa Percobaan&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang Dapat Membuat Perjanjian Kerja&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bentuk Perjanjian Kerja&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Isi Perjanjian Kerja&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangka Waktu Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penggunaan Perjanjian Kerja&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Uang Panjar&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Referensi :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://exteguh.blogspot.com/2013/01/aspek-bisnis-di-bidang-teknologi.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://exteguh.blogspot.com/2013/01/aspek-bisnis-di-bidang-teknologi.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://gunadiemaha.wordpress.com/2012/03/07/aspek-bisnis-di-bidang-ti-teknologi-informasi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://gunadiemaha.wordpress.com/2012/03/07/aspek-bisnis-di-bidang-ti-teknologi-informasi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://gunadiemaha.wordpress.com/2012/03/07/aspek-bisnis-di-bidang-ti-teknologi-informasi/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/2252813595466528280/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/05/aspek-bisnis-di-bidang-teknologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/2252813595466528280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/2252813595466528280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/05/aspek-bisnis-di-bidang-teknologi.html' title='Aspek Bisnis di Bidang Teknologi Informasi'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-8533235856668014691</id><published>2013-04-22T23:31:00.002+07:00</published><updated>2013-04-22T23:31:41.610+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Membuat website CV sederhana bagian 2</title><content type='html'>Tulisan kali ini saya akan membahas tentang CSS pada postingan saya yang sebelumnya yaitu &lt;a href=&quot;http://irpantips4u.blogspot.com/2013/04/membuat-website-cv-sederhana.html&quot;&gt;Membuat Website CV Sederhana&lt;/a&gt;. sebelum kita membahasnya alangkah baiknya kita tahu terlebih dahulu apa itu CSS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;CSS (Cascading Style Sheet)&lt;/b&gt; merupakan salah satu bahasa pemrograman web  untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. Sama halnya styles dalam aplikasi  pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa file. Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTMLdan XHTML.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna body teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri/kanan/atas/bawah, dan parameter lainnya.CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokument. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Setelah kita mengetahui sedikit tentang CSS, sekarang saya akan membahas CSS pada postingan&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://irpantips4u.blogspot.com/2013/04/membuat-website-cv-sederhana.html&quot;&gt;Membuat Website CV Sederhana&lt;/a&gt;. Pada postingan tersebut ada css yang dimasukan pada bagian atau tag head yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;pre style=&quot;background-image: URL(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguyjsHIMt8W-aSDzhXBGBZCLM5DS-m332p_lO9hnXWOzNsfKnuBSgrJ8wXWbK9W34lKMk_KxPZ8zB3lLMitabPi_QQDmOrApwR5pR5xeSkWlyGS0YtmFnKmt8XGKlvNTeSthUMWxiQc9x4/s1600/bg.gif); background: #f0f0f0; border: 1px dashed #CCCCCC; color: black; font-family: arial; font-size: 12px; height: 550px; line-height: 20px; overflow: auto; padding: 0px; text-align: left; width: 600px;&quot;&gt;&lt;code style=&quot;color: black; word-wrap: normal;&quot;&gt; &amp;lt;style&amp;gt;  
 body{  
 background-color:#2D2F2B;  
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;  
 font-size: 12px;  
 }  
 .block {  
 background-color: #D4D4D4;  
 width: 370px;  
 padding: 9px 35px 35px 35px;  
 border-radius: 11px;  
 margin: auto;  
 margin-top:180px;  
 border: 1px solid #EEE;  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;  
 }  
 .ribbon {  
 margin-top: -17px;  
 width: 38px;  
 float: right;  
 background-color: rgb(120, 5, 185);  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;  
 text-align: center;  
 padding: 10px 0;  
 }  
 table{  
 font-size: 12px;  
 }  
 tr {  
 vertical-align: top;  
 }  
 &amp;lt;/style&amp;gt;  
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
body{ &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;background-color:#2D2F2B; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;font-size: 12px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;} &amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
Diatas merupakan pengaturan tag body, yaitu tag body memiliki warna dasar #2d2f2b (code hexa dari warna), memiliki jenis huruf verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif dengan ukuran 12px&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&amp;nbsp;.block { &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;background-color: #D4D4D4; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;width: 370px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;padding: 9px 35px 35px 35px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;border-radius: 11px;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;margin-top:180px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;border: 1px solid #EEE; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;-moz-box-shadow: 0px 0px 25px black; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;-webkit-box-shadow: 0px 0px 25px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;} &amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
Diatas merupakan pengaturan bagi tag yang memiliki class block, yaitu memiliki atribut :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Memiliki warna dasar #d4d4d4&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki lebar 370px&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jarak yang bersifat menjorok kedalam sebesar atas:9px, kanan:35px, bawah:35px dan kiri: 35px&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memilki border radius sebesar 11px&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memilki jarak atas 180px&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki border sebesar 1px bertipe solid dan berwarna hitam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dan memiliki efek bayangan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&amp;nbsp;.ribbon { &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;margin-top: -17px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;width: 38px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;float: right; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;background-color: rgb(120, 5, 185); &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;-moz-box-shadow: 0px 0px 25px black; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;-webkit-box-shadow: 0px 0px 3px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;text-align: center; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;padding: 10px 0; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;} &amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
Diatas merupakan pengaturan bagi tag yang memiliki class ribbon, yaitu memiliki atribut :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Memilki jarak atas -17px&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memilki lebar 38px&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;float pada sisi kanan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki warna dasar&amp;nbsp;rgb(120, 5, 185)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki efek bayangan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memilki pengaturan text aligment tengah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;dan memiliki jarak yang bersifat menjorok kedalam sebesar atas dan bawah : 10px sedangkan kanan dan kiri sebesar : 0px.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&amp;nbsp;table{ &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;font-size: 12px; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;} &amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
Diatas merupakan pengaturan bagi tag yang tabel, yaitu memiliki ukuran huruf 12px.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
tr { &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;vertical-align: top; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;} &amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
Diatas merupakan pengaturan bagi tag row pada table, yaitu aligment secara vertica berada pada bagian atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan dari pengaturan diatas akan menghasilkan tampilan seperti dibawah ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnxqadIQPaPToaiJy7ZZ1dN0zBn86KrrLWmWPkL6v1dQnbXzIKi4YWpFRXYHeWpy-Ynm1jUYOMDVaf1XA4UhNUM8v_O6BvwMxNhvSUh4MJf7zPr8wS8IMGOuB4SCumv-Ti5SKXbEibEfk/s1600/irpan-jadi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;221&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnxqadIQPaPToaiJy7ZZ1dN0zBn86KrrLWmWPkL6v1dQnbXzIKi4YWpFRXYHeWpy-Ynm1jUYOMDVaf1XA4UhNUM8v_O6BvwMxNhvSUh4MJf7zPr8wS8IMGOuB4SCumv-Ti5SKXbEibEfk/s400/irpan-jadi.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;font-size: 13px;&quot;&gt;printscreen halaman 1&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/8533235856668014691/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/04/membuat-website-cv-sederhana-bagian-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/8533235856668014691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/8533235856668014691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/04/membuat-website-cv-sederhana-bagian-2.html' title='Membuat website CV sederhana bagian 2'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnxqadIQPaPToaiJy7ZZ1dN0zBn86KrrLWmWPkL6v1dQnbXzIKi4YWpFRXYHeWpy-Ynm1jUYOMDVaf1XA4UhNUM8v_O6BvwMxNhvSUh4MJf7zPr8wS8IMGOuB4SCumv-Ti5SKXbEibEfk/s72-c/irpan-jadi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-5126178208109870217</id><published>2013-04-08T15:49:00.002+07:00</published><updated>2013-04-22T23:32:11.234+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Membuat Website CV Sederhana</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Kali ini saya akan membuat sebuah tutorial sederhana untuk membuat sebuah website. Website yang akan dibuat adalah sebuah website curiculum vitae yang terdiri dari 2 halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan website :&lt;br /&gt;
tulislah script dibawah ini, script ini merupakan script halaman 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;pre style=&quot;background-image: URL(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguyjsHIMt8W-aSDzhXBGBZCLM5DS-m332p_lO9hnXWOzNsfKnuBSgrJ8wXWbK9W34lKMk_KxPZ8zB3lLMitabPi_QQDmOrApwR5pR5xeSkWlyGS0YtmFnKmt8XGKlvNTeSthUMWxiQc9x4/s1600/bg.gif); background: #f0f0f0; border: 1px dashed #CCCCCC; color: black; font-family: arial; font-size: 12px; height: 550px; line-height: 20px; overflow: auto; padding: 0px; text-align: left; width: 600px;&quot;&gt;&lt;code style=&quot;color: black; word-wrap: normal;&quot;&gt; &amp;lt;head&amp;gt;  
 &amp;lt;style&amp;gt;  
 body{  
 background-color:#2D2F2B;  
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;  
 font-size: 12px;  
 }  
 .block {  
 background-color: #D4D4D4;  
 width: 370px;  
 padding: 9px 35px 35px 35px;  
 border-radius: 11px;  
 margin: auto;  
 margin-top:180px;  
 border: 1px solid #EEE;  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;  
 }  
 .ribbon {  
 margin-top: -17px;  
 width: 38px;  
 float: right;  
 background-color: rgb(120, 5, 185);  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;  
 text-align: center;  
 padding: 10px 0;  
 }  
 table{  
 font-size: 12px;  
 }  
 tr {  
 vertical-align: top;  
 }  
 &amp;lt;/style&amp;gt;  
 &amp;lt;/head&amp;gt;  
 &amp;lt;body&amp;gt;  
 &amp;lt;div class=&#39;block&#39;&amp;gt;  
 &amp;lt;div class=&#39;ribbon&#39;&amp;gt;&amp;lt;img src=&#39;gunadarma.png&#39; style=&#39;width:36px&#39;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;  
 &amp;lt;h3 style=&quot;border-bottom: 1px solid rgb(146, 146, 146);&quot;&amp;gt;BIODATA&amp;lt;/h3&amp;gt;  
 &amp;lt;img src=&quot;photo.jpg&quot; style=&quot;width: 60px;float: left;margin-right: 14px;&quot;/&amp;gt;  
 &amp;lt;div&amp;gt;  
 &amp;lt;table&amp;gt;  
 &amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Nama         &amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;:&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td style=&quot;width: 56%;&quot;&amp;gt;Muhamad Irpan Ramdani&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;  
 &amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Jenis kelamin     &amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;:&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Laki-laki&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;  
 &amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Kewarganegaraan        &amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;:&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Indonesia&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;  
 &amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Alamat        &amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;:&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Jl. R Kosasih RT.04/07&amp;lt;br/&amp;gt; Cikaret-Bogor 16132&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;  
 &amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;E-mail        &amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;:&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;irpanramdani@gmail.com&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;  
 &amp;lt;tr&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;Website        &amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;:&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;td&amp;gt;&amp;lt;a href=&#39;http://blogitemplate.com/&#39;&amp;gt;BlogiTemplate.com&amp;lt;/td&amp;gt;&amp;lt;/tr&amp;gt;  
 &amp;lt;/table&amp;gt;  
 &amp;lt;a href=&#39;page2.php&#39; title=&#39;Next&#39;&amp;gt;&amp;lt;img src=&#39;arrow_next.png&#39; style=&quot;width: 31px;float: right;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;  
 &amp;lt;/div&amp;gt;  
 &amp;lt;/div&amp;gt;  
 &amp;lt;/body&amp;gt;  
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
setelah itu simpan dengan nama index.php.. kemudian new project pada notepad++ untuk membuat script halaman 2. Berikut ini script untuk halaman 2 :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;pre style=&quot;background-image: URL(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguyjsHIMt8W-aSDzhXBGBZCLM5DS-m332p_lO9hnXWOzNsfKnuBSgrJ8wXWbK9W34lKMk_KxPZ8zB3lLMitabPi_QQDmOrApwR5pR5xeSkWlyGS0YtmFnKmt8XGKlvNTeSthUMWxiQc9x4/s1600/bg.gif); background: #f0f0f0; border: 1px dashed #CCCCCC; color: black; font-family: arial; font-size: 12px; height: 400px; line-height: 20px; overflow: auto; padding: 0px; text-align: left; width: 600px;&quot;&gt;&lt;code style=&quot;color: black; word-wrap: normal;&quot;&gt; &amp;lt;head&amp;gt;  
 &amp;lt;style&amp;gt;  
 body{  
 background-color:#2D2F2B;  
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;  
 font-size: 12px;  
 }  
 .block {  
 background-color: #D4D4D4;  
 width: 370px;  
 padding: 9px 35px 35px 35px;  
 border-radius: 11px;  
 margin: auto;  
 margin-top:180px;  
 border: 1px solid #EEE;  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;  
 }  
 .ribbon {  
 margin-top: -17px;  
 width: 38px;  
 float: right;  
 background-color: rgb(120, 5, 185);  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;  
 text-align: center;  
 padding: 10px 0;  
 }  
 table{  
 font-size: 12px;  
 }  
 &amp;lt;/style&amp;gt;  
 &amp;lt;/head&amp;gt;  
 &amp;lt;body&amp;gt;  
 &amp;lt;div class=&#39;block&#39;&amp;gt;  
 &amp;lt;div class=&#39;ribbon&#39;&amp;gt;&amp;lt;img src=&#39;gunadarma.png&#39; style=&#39;width:36px&#39;&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;  
 &amp;lt;h3 style=&quot;border-bottom: 1px solid rgb(146, 146, 146);&quot;&amp;gt;Tentang Saya&amp;lt;/h3&amp;gt;  
 &amp;lt;div style=&#39;text-align:justify;&#39;&amp;gt;  
 &amp;lt;p&amp;gt;  
 Nama lengkap saya Muhamad Irpan Ramdani sehari-hari bisanya saya dipanggil Irpan, namun ketika saya masuk ke Universitas Gunadarma banyak teman saya yang memanggil saya dengan sebutan Baim, itu pun berawal dari candaan-candaan teman sekelas saya.   
 &amp;lt;p/&amp;gt;&amp;lt;p&amp;gt;  
 Kampung halaman saya ada di Bogor dan Alhamdulillah sampai saat ini saya masih tinggal di kampung halaman saya yang masih sejuk dan asri.   
 &amp;lt;p/&amp;gt;&amp;lt;p&amp;gt;  
 Saat ini saya kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Informasi. Sedikit saya ceritakan awal mula saya mendaftar di universitas ini. Sebenarnya awalnya saya tidak tahu mengenai Universitas Gunadarma ini saya hanya di daftarkan oleh kakak saya yang merupakan salah satu mahasiswa di Universitas Gunadarma. Setelah saya masuk dan mulai mengenal Univeristas ini saya merasa senang dan beruntung telah masuk di univeristas yang sangat bagus dalam bisang Teknologi Informasi.  
 &amp;lt;/p&amp;gt;  
 &amp;lt;a href=&#39;index.php&#39; title=&#39;Previous&#39;&amp;gt;&amp;lt;img src=&#39;arrow_prev.png&#39; style=&quot;width: 31px;float: right;&quot;&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;  
 &amp;lt;/div&amp;gt;  
 &amp;lt;/div&amp;gt;  
 &amp;lt;/body&amp;gt;  
&lt;/code&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
berikut ini merupakan penjelasan berupa print screen gambar dari listing program :&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgju_hmsUuYwjXrjB7LKcRsGJoQrtRNUY4vk-wcQjQ5ZjN3FtEGZwL9Wai-KsFEw0h4x1LIgVzXzo68xU7EcGBJvHSs7vIFsP7BocO-jw5ABxfPNIO4w88Sokeny46g-CQTGqkN-BxsuHI/s1600/irpan1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;212&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgju_hmsUuYwjXrjB7LKcRsGJoQrtRNUY4vk-wcQjQ5ZjN3FtEGZwL9Wai-KsFEw0h4x1LIgVzXzo68xU7EcGBJvHSs7vIFsP7BocO-jw5ABxfPNIO4w88Sokeny46g-CQTGqkN-BxsuHI/s400/irpan1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;halaman 1 part 1&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1N5Uxb0SgLdSMTYkQd0HyuNJGiGkPql1kPRumkLCEPrzwVM5U-6xt57A-X4VLBe_uluzpIJA79cPb2oXKc4dcjj2Nupx0zZdfgnmxbpNdXN1lOptxvypfqfw5qGQcLZZq7pfRoeRTJyw/s1600/irpan2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;115&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1N5Uxb0SgLdSMTYkQd0HyuNJGiGkPql1kPRumkLCEPrzwVM5U-6xt57A-X4VLBe_uluzpIJA79cPb2oXKc4dcjj2Nupx0zZdfgnmxbpNdXN1lOptxvypfqfw5qGQcLZZq7pfRoeRTJyw/s400/irpan2.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;halaman 1 part 2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRDNWvrYNBxrhv9oQ_NkF5l9dK6cWDVAh22Fg3DY_iJyFCyKAyEMd5bLDCALi949XMD2oSc6WoIbus_FHbtVwXPyrd9wSjctUSYxz-X6FF7aOYXso3w32h_WAYWn9ohAsGiQP1LHr_WCg/s1600/irpan3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;212&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRDNWvrYNBxrhv9oQ_NkF5l9dK6cWDVAh22Fg3DY_iJyFCyKAyEMd5bLDCALi949XMD2oSc6WoIbus_FHbtVwXPyrd9wSjctUSYxz-X6FF7aOYXso3w32h_WAYWn9ohAsGiQP1LHr_WCg/s400/irpan3.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;halaman 2 part 1&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPDbA8OUzcnUUx-bkRtjq_KLsx3KsyvMRHO4VZP4NHqye_9GS_4lKc-C1MF0sVGR6q3LWR5Qp_iyp2DSzy4dM9e8T4x4y4hBvQgLrh0hyxGRGvBhkW2feIZzjuStZdFVj5haZVgXfLl9A/s1600/irpan4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;107&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPDbA8OUzcnUUx-bkRtjq_KLsx3KsyvMRHO4VZP4NHqye_9GS_4lKc-C1MF0sVGR6q3LWR5Qp_iyp2DSzy4dM9e8T4x4y4hBvQgLrh0hyxGRGvBhkW2feIZzjuStZdFVj5haZVgXfLl9A/s400/irpan4.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;halaman 2 part 2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
setelah sukses tersimpan mari kita lihat hasil nya..&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnxqadIQPaPToaiJy7ZZ1dN0zBn86KrrLWmWPkL6v1dQnbXzIKi4YWpFRXYHeWpy-Ynm1jUYOMDVaf1XA4UhNUM8v_O6BvwMxNhvSUh4MJf7zPr8wS8IMGOuB4SCumv-Ti5SKXbEibEfk/s1600/irpan-jadi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;221&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnxqadIQPaPToaiJy7ZZ1dN0zBn86KrrLWmWPkL6v1dQnbXzIKi4YWpFRXYHeWpy-Ynm1jUYOMDVaf1XA4UhNUM8v_O6BvwMxNhvSUh4MJf7zPr8wS8IMGOuB4SCumv-Ti5SKXbEibEfk/s400/irpan-jadi.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;printscreen halaman 1&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqCl-PZ8O4W2pV67_xEh4m2Bq7Gib2v7cJNzu8xjCQH3kBau1Jn018bPBDpchTiNGxxf5Is8ziMEr_5TRjL1gfZEUXbJLC-YANEj5A3UoPPP1hTPZ7gpIIwd12gc2EebVt1JE6RTmFcAc/s1600/irpan-jadi2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqCl-PZ8O4W2pV67_xEh4m2Bq7Gib2v7cJNzu8xjCQH3kBau1Jn018bPBDpchTiNGxxf5Is8ziMEr_5TRjL1gfZEUXbJLC-YANEj5A3UoPPP1hTPZ7gpIIwd12gc2EebVt1JE6RTmFcAc/s400/irpan-jadi2.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;printscreen halaman 2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
demikian tutorial sederhana ini semoga berguna :)&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/5126178208109870217/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/04/membuat-website-cv-sederhana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5126178208109870217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5126178208109870217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/04/membuat-website-cv-sederhana.html' title='Membuat Website CV Sederhana'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgju_hmsUuYwjXrjB7LKcRsGJoQrtRNUY4vk-wcQjQ5ZjN3FtEGZwL9Wai-KsFEw0h4x1LIgVzXzo68xU7EcGBJvHSs7vIFsP7BocO-jw5ABxfPNIO4w88Sokeny46g-CQTGqkN-BxsuHI/s72-c/irpan1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-5398404454399938870</id><published>2013-03-26T12:28:00.000+07:00</published><updated>2013-04-22T23:32:27.593+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Etika TSI Dari Sisi Pembuat, Pengelola dan Pengguna</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Etika secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu, yang keberadaanya bisa dipertanggung jawabkan terhadap masyarakat atas perilaku yang diperbuat. Biasanya pengertian etika akan berkaitan dengan masalah moral.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Dalam hubungan dengan Teknologi Informasi seseorang juga harus memiliki etika tidak hanya dalam hal pembuatan namun juga pengelola dan yang paling penting etika dalam penggunaan teknologi agar tidak melanggar khaidah-khaidah norma dan hukum yang berlaku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Etika Pembuat dalam Teknologi Informasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Hal yang harus diperhatikan dari seseorang atau ahli-ahli pembuat teknologi dalam membuat teknologi informasi adalah etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide maupun info dari orang lain secara ilegal. Selain itu seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan (Security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapt mengacaukan sistem kerjanya (misalnya : Hacker, Cracker, Dll). Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Etika Pengelola dalam Teknologi Informasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Seperti hal-nya pembuat, seorang pengelola pun wajib mengikuti etika yang ada, dengan cara mengatur dan me-manage segala informasi yang diterimanya, untuk itulah diperlukan sebuah manajemen sistem informasi agar kerahasian data pembuat terjaga dan pelayanan pada pengguna memuaskan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Etika Pengguna dalam Teknologi Informasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Yang sangat berperan dalam pengguna TSI para Pekerja dibidang teknologi informasi terbagi menjadi 3 kelompok,sistem analis,orang yang bergelut dengan perangkat keras,orang yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px;&quot;&gt;Setelah mengetahui etika apa saja yang harus dimiliki, maka diharapkan seseorang dapat menempatkan diri pada porsinya. Sehingga perkembangan informasi terhadap komputer dan Teknologi pun bisa berjalan selaras berkesinambungan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: 14px; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: xx-small; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Times, serif; font-size: xx-small; line-height: 22.015625px; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://duniahidayat.blogspot.com/2012/03/1.html&quot; style=&quot;color: #3d81ee; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;http://duniahidayat.blogspot.com/2012/03/1.html&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;a href=&quot;http://hendsmountenerings.wordpress.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang-teknologi-informasi/&quot; style=&quot;color: #3d81ee; margin: 0px; padding: 0px;&quot;&gt;http://hendsmountenerings.wordpress.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang-teknologi-informasi/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/5398404454399938870/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/03/etika-tsi-dari-sisi-pembuat-pengelola_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5398404454399938870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/5398404454399938870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/03/etika-tsi-dari-sisi-pembuat-pengelola_26.html' title='Etika TSI Dari Sisi Pembuat, Pengelola dan Pengguna'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-7142200778315911403</id><published>2013-03-23T13:43:00.004+07:00</published><updated>2013-04-22T23:32:27.595+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Etika dan Profesionalisme</title><content type='html'>Etika dan profesionalisme TSI digunakan ketika seseorang hendak menggunakan teknologi sistem informasi yang ada. Tetapi etika dan profesionalisme TSI ini tidak hanya digunakan saat sedang melakukan sebuah proyek yang akan dijalankan, melainkan juga harus dijalankan setiap waktu pada saat yang tepat. Sebuah pertanggung-jawaban dari suatu etika dan profesionalisme harus nyata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun beberapa isu-isu etika yang harus diperhatikan, yakni: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Isu privasi:&lt;/b&gt; rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Isu akurasi:&lt;/b&gt; autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Isu properti:&lt;/b&gt; kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Isu aksesibilitas:&lt;/b&gt; hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu-isu tersebut harus diperhatikan dan dijadikan panduan ketika hendak menggunakan TSI dan harus dilakukan secara profesional mengingat peran seseorang tersebut disuatu perusahaan yang berkaitan erat dengan tanggung jawab orang tersebut di perusahaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus sadar dan bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika seperti yang telah dijelaskan di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, pekerjaan di bidang IT terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya yaitu : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mereka yang bekerja di bidang perangkat lunak (software), seperti : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem analis, orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Programer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web designer, orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web Programmer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Technical engineer, orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan seperti : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDP Operator, orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System Administrator, orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASALAH KEAMANAN DALAM SISTEM INFORMASI &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat kerusakan sistem. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu ancaman ak tif dan ancaman pasif. Ancaman aktif mencakup kecurangan dan kejahatan terhadap komputer, sedangkan ancaman pasif mencakup kegagalan sistem, kesalahan manusia dan bencana alam. Kegagalan sistem menyatakan kegagalan dalam peralatan-peralatan komponen (misalnya hard disk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman terhadap sistem informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana alam dan politik &lt;br /&gt;-    Gempa bumi, banjir, kebakaran, perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan manusia &lt;br /&gt;-    Kesalahan memasukkan data&lt;br /&gt;-    Kesalahan penghapusan data&lt;br /&gt;-    Kesalaha operator (salah memberi label pada pita magnetic).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan perangkat lunak dan perangkat keras &lt;br /&gt;-    Gangguan listrik&lt;br /&gt;-    Kegagalan peralatan&lt;br /&gt;-    Kegagalan fungi perangkat lunak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecurangan dan kejahatan komputer &lt;br /&gt;-    Penyelewengan aktivitas&lt;br /&gt;-    Penyalahgunaan kartu kredit&lt;br /&gt;-    Sabotase&lt;br /&gt;-    Pengaksesan oleh orang yang tidak berhak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program yang jahat/usil &lt;br /&gt;-    Virus, cacing, bom waktu, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana alam merupakan faktor yang tak terduga yang bisa mengancam sistem informasi. Banjir, badai, gempa bumi, dan kebakaran dapat meghancurkan sumber daya pendukung sistem informasi dalam waktu singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan pengoperasian sistem oleh manusia juga dapat mengancam integritas sistem dan data. Pemasukkan data yang salah dapat mengacaukan sistem. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan listrik, kegagalan peralatan dan kegagalan fungsi perangkat lunak dapat menyebabkan data tidak konsisten, transaksi tidak lengkap atau bahkan data rusak, Selain itu, variasi tegangan listrik yang terlalu tajam dapat membuat peralatan terbakar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman lain berupa kecurangan dan kejahatan komputer. Ancaman ini mendasarkan pada komputer sebagai alat untuk melakukan tindakan yang tidak benar. Penggunaan sistem berbasis komputer terkadang menjadi rawan terhadap kecurangan (fraud) dan pencurian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode yang umum digunakan oleh orang dalam melakukan penetrasi terhadap sistem berbasis komputer ada 6 macam : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemanipulasian masukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanipulasian masukan merupakan metode yang paling banyak digunakan, mengingat hal ini bisa dilakukan tanpa memerlukan ketrampilan teknis yang tinggi. Contoh seorang teller bank ditemukan mengambil uang dari rekening-rekening bank melalui sistem komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penggantian program &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanipulasian melalui program biasa dilakukan oleh para spesialis teknologi informasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penggantian berkas secara langsung &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengubahan berkas secara langsung umum dilakukan oleh orang yang punya banyak akses secara langsung terhadap basis data. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pencurian data &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kecanggihan menebak password atau menjebol password para pencuri berhasil mengakses data yang seharusnya tidak menjadi hak mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sabotase &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabotase dapat dilakukan dengan berbagai cara. Istilah umum digunakan untuk menyatakan tindakan masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa otorisasi, yaitu hacking. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://eziekim.wordpress.com/2012/03/10/etika-dan-profesionalisme-tsi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://eziekim.wordpress.com/2012/03/10/etika-dan-profesionalisme-tsi/ &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://nelly_sofi.staff.gunadarma.ac.id/&quot;&gt;http://nelly_sofi.staff.gunadarma.ac.id&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/7142200778315911403/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/03/etika-dan-profesionalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/7142200778315911403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/7142200778315911403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/03/etika-dan-profesionalisme.html' title='Etika dan Profesionalisme'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3772984873147360294.post-1828121352674550533</id><published>2013-03-23T13:37:00.000+07:00</published><updated>2013-04-22T23:32:27.591+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tugas"/><title type='text'>Etika TSI Dari Sisi Pembuat, Pengelola dan Pengguna</title><content type='html'>Etika secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu, yang keberadaanya bisa dipertanggung jawabkan terhadap masyarakat atas perilaku yang diperbuat. Biasanya pengertian etika akan berkaitan dengan masalah moral. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hubungan dengan Teknologi Informasi seseorang juga harus memiliki etika tidak hanya dalam hal pembuatan namun juga pengelola dan yang paling penting etika dalam penggunaan teknologi agar tidak melanggar khaidah-khaidah norma dan hukum yang berlaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;
Etika Pembuat dalam Teknologi Informasi &lt;/h2&gt;
Hal yang harus diperhatikan dari seseorang atau ahli-ahli pembuat teknologi dalam membuat teknologi informasi adalah etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide maupun info dari orang lain secara ilegal. Selain itu seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan (Security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapt mengacaukan sistem kerjanya (misalnya : Hacker, Cracker, Dll). Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;
Etika Pengelola dalam Teknologi Informasi&lt;/h2&gt;
Seperti hal-nya pembuat, seorang pengelola pun wajib mengikuti etika yang ada, dengan cara mengatur dan me-manage segala informasi yang diterimanya, untuk itulah diperlukan sebuah manajemen sistem informasi agar kerahasian data pembuat terjaga dan pelayanan pada pengguna memuaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;
Etika Pengguna dalam Teknologi Informasi &lt;/h2&gt;
Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sangat berperan dalam pengguna TSI para Pekerja dibidang teknologi informasi terbagi menjadi 3 kelompok,sistem analis,orang yang bergelut dengan perangkat keras,orang yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui etika apa saja yang harus dimiliki, maka diharapkan seseorang dapat menempatkan diri pada porsinya. Sehingga perkembangan informasi terhadap komputer dan Teknologi pun bisa berjalan selaras berkesinambungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://duniahidayat.blogspot.com/2012/03/1.html&quot;&gt;http://duniahidayat.blogspot.com/2012/03/1.html&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://hendsmountenerings.wordpress.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang-teknologi-informasi/&quot;&gt;http://hendsmountenerings.wordpress.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang-teknologi-informasi/&lt;/a&gt; </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irpantips4u.blogspot.com/feeds/1828121352674550533/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/03/etika-tsi-dari-sisi-pembuat-pengelola.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/1828121352674550533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3772984873147360294/posts/default/1828121352674550533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irpantips4u.blogspot.com/2013/03/etika-tsi-dari-sisi-pembuat-pengelola.html' title='Etika TSI Dari Sisi Pembuat, Pengelola dan Pengguna'/><author><name>admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00912331163610647111</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>