<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144</id><updated>2024-09-01T20:51:52.025+07:00</updated><category term="belajar gitar"/><category term="profile"/><title type='text'>It&#39;s about Music</title><subtitle type='html'>Musik dan Gitar</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-3401879525303772789</id><published>2012-08-01T14:58:00.002+07:00</published><updated>2012-08-01T15:20:37.919+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Modes? Bagaimana cara menggunakannya?</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Satu lagi materi yang mantep dari bang Andy Owen, ini dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Orang yang baru mulai belajar musik biasanya selalu saja dibingungkan dengan istilah-istilah modes ataupun penggunaannya. Di sini saya mencoba menerangkannya dengan sesederhana mungkin semoga bisa lebih mudah dipahami. Kali ini kita akan mengenal 7 modes&lt;span id=&quot;more-21&quot;&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;yang dibangun dari tangga nada Mayor Penamaan modes tersebut diambil dari bahasa Yunani. Dengan mengenal Mode akan memudahkan bagi kita dalam berimprovisasi saat bermain gitar. Langkah pertama untuk kita bisa menggunakan mode adalah dengan mengenal strukturnya, kemudian tahu bagaimana mode itu dibangun, dan apa saja derajat scalenya, dan terakhir bagaimana cara menggunakannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Seperti kita ketahui dalam musik, melodi tidak bisa dipisahkan dengan harmoni, misalnya seorang pemain gitar yang sedang mengisi solo melodi biasanya dilatarbelakangi oleh kord yang mengiringinya sehingga struktur kord dan melodi yang dimainkan akan menyatu membentuk harmoni. Untuk mengetahui bagaimana mode itu dibangun, sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui hubungan antar kord dan tangga nada dengan dua cara pandang. Pertama adalah hubungan antara kord tersebut secara individual dengan tangga nada, dan yang kedua adalah hubungan keduanya baik kord dan tangga nada dengan sebuah nada dasar / key.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Pada materi yang lalu saya pernah menulis tentang Major Seventh Harmony dan berikut ini adalah susunan harmoni yang dihasilkan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Ima7 IImi7 IIImi7 IVma7 V7 VImi7 VIImi7(b5)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Jika kita bermain pada Kunci C atau tangga nada C mayor maka susunan kord yang dihasilkan adalah sbb&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Cma7 Dmi7 Emi7 Fma7 G7 Ami7 Bmi7(b5)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Pertama-tama mari kita lihat hubungan antara kord Cma7 dengan tangga nada C mayor. Kebetulan root / nada dasar dari kord dan tangga nada keduanya sama-sama dari C. Kita juga tahu bahwa ada kord lain yang ada pada harmoni mayor, khusus untuk kord lain selain dari C tentu saja root kordnya akan berbeda dengan tonic / nada dasar dari tangga nada C mayor. Misalnya G7 yang merupakan kord V7 dari tangga nada C Mayor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Jika tangga nada C mayor dimainkan dengan latar belakang kord G7 maka tanpa memperhatikan perbedaan kord tersebut kita akan mendengarkan secara bersamaan seolah ada 2 nada dasar, yaitu melodi yang berputar pada C dan harmoni kord yang ada pada G. Akan tetapi, bagaimanapun jika nada dasar dari melodi tsb dipindah menjadi ke G tanpa merubah struktur tangga nada C mayor, hasilnya menjadi pas dengan kord G7 yang kita mainkan, dengan tetap mempertahankan hubungannya dengan kunci dasarnya yang asli. Dengan kata lain tangga nada C tidak dirubah akan tetapi, sekarang nada yang menerima penekanan lebih, bukan lagi C melainkan G. Dengan begini kita telah menciptakan sebuah mode Kebetulan mode tsb disebut dengan nama G Mixolydian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Jadi membentuk mode dari tangga nada mayor adalah dengan cara merubah nada dasar dengan nada yang ada pada tangga nada mayor tsb, tanpa merubah struktur asli yang membentuknya. Dengan prinsip yang sama kita bisa menerapkannya pada masing masing chord yang ada pada harmonisasi tangga nada C Mayor. Seperti halnya harmoni tangga nada, mode akan selalu muncul dengan urutan yang sama pada setiap tangga nada mayor. Jadi setelah kita belajar mode pada nada dasar / kunci C kita akan dapat menerapkan prinsip mode pada kunci-kunci lainnya. Ketika kita berbicara mengenai mode tertentu biasanya kita akan menyertakan nada dasar dari mana mode tsb dibentuk disertai nama modenya, contoh F lydian, G Mixolydian, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Berikut ini adalah urutan nama mode dan hubungannya dengan kord pada major 7th harmony.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Dengan mengenal struktur jarak dan derajat tangga nada masing-masing mode tsb kita dapat dengan mudah menyusun mode-mode yang dihasilkan dari tangga nada mayor contoh berikut adalah mode yang di hasilkan dari tangga nada C mayor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;C Ionian : C D E F G A B C&lt;br /&gt;D Dorian : D E F G A B C D&lt;br /&gt;E Phrygian : E F G A B C D E&lt;br /&gt;F Lydian : F G A B C D E F&lt;br /&gt;G Mixolydian : G A B C D E F G&lt;br /&gt;A Aeolian : A B C D E F G A&lt;br /&gt;B Locrian : B C D E F G A B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Sekarang kita sampai pada permasalahan bagaimana menggunakan mode-mode tsb. Coba mainkan progresi berikut dan berimprovisasi dengan mode yang dibangun dari masing-masing kord tsb.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;|: CMa7 | Emi7 | Dmi7 | G7&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;:|&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; src=&quot;http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif?m=1129645325g&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Bar pertama pada kord Cma7 kita menggunakan C ionian / C mayor, kemudian pd kord Emi7 kita berimprovisasi menggunakan E Phrygian, pada kord Dmi7 kita menggunakan D dorian dan pada kord G7 kita menggunakan G mixolydian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dengan mencobanya saja pasti kalian sudah berpikir, “Kalau begini berarti kita sama saja berimprovisasi tetap di jalur tangga nada C, dan untuk apa kita mesti susah-susah memutar otak kita untuk berimprovisasi dengan menggunakan mode?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Ya benar, dengan tetap bermain di tangga nada C mayor pada progresi kord di atas, kita sebenarnya sudah mempraktekkan mode. Jadi jika kalian berimprovisasi dengan tetap menggunakan tangga nada mayor kunci dasarnya dalam sebuah progresi kord , sadar / tidak sadar sebenarnya kalian juga sudah mempraktekkan mode. Lalu muncul pertanyaan lagi, “Jika benar kita sudah mempraktekkan mode, mengapa kita tidak bisa merasakan perbedaan suasana dari masing-masing mode tsb?” Benar, setiap mode mempunyai suasana / nuansa yang berbeda. Mengapa kita tidak bisa merasakan perbedaan suasana dari mode-mode tsb? Hal ini karena progresi tsb berpindah terlalu cepat (hanya 1 bar). Jika Progresi kord berpindah terlalu cepat, melodi yang disusun dari tangga nada tsb tidak mempunyai cukup waktu untuk merubah identitasnya. Melodi tsb lebih cenderung untuk kembali lagi ke nada dasar dari keseluruhan progresi, dan tidak bisa menahan identitasnya pada kord tertentu yang kita mainkan. Cara yang paling mudah untuk memunculkan suasana dari masing-masing mode tsb adalah dengan menahan sebuah kord pada sebuah progresi dengan cukup lama, dengan begitu interaksi antara kord dan melodi akan memunculkan suasana dari mode tsb. Contohnya dengan mencoba menahan Emi7 pada contoh progresi di atas dengan cukup lama maka kita baru dapat memunculkan suasana mode Phrygian. Atau dengan menahan Dmi7 selama 4 bar atau lebih maka kita akan dapat memunculkan suasana mode Dorian. Menahan Dmi7 cukup lama akan membuat melodi mempunyai cukup waktu untuk lebih menekankan pada nada dasar D dan bukan C, hal tersebutlah yang membuat modes dorian terasa suasananya. Selain dari cara tsb ada juga beberapa cara lain. Dengan memulai progresi kord tidak pada kord I nya kita juga bisa memunculkan suasana mode. Contoh, coba suruh teman kalian memainkan progres kord di bawah ini dan cobalah kamu berimprovisasi dengan menggunakan tangga nada C mayor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;|: G | F C&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;:|&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; src=&quot;http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif?m=1129645325g&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Kemudian suruh kembali temanmu memainkan progresi berikut dan cobalah kalian berimprovisasi tetap pada tangga nada C.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;|: C | F G&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;:|&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; src=&quot;http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif?m=1129645325g&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Apakah kalian dapat merasakan perbedaannya? Progresi yang pertama lebih menekankan pada nada dasar G walaupun kalian tetap berimprovisasi dengan menggunakan tangga nada C, dengan demikian kalian sudah mempraktekkan mode Mixolydian. Sedangkan untuk progresi yang kedua adalah progresi yang biasa kalian mainkan yaitu menekankan nada C yang mana sama dengan nada dasarnya, dengan demikian kalian sedang memainkan tangga nada mayor atau mode ionian.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jadi munculnya suasana mode sangat dipengaruhi dari kord / progresi kord yang kita mainkan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Cara lain untuk memunculkan mode adalah dengan menggunakan slash chord. Slash chord adalah kord yang dimainkan pada bass yang berbeda dengan rootnya. Misalkan G/B berarti kita harus memainkan kord G dengan menggunakan nada B sebagai nada bassnya. Slash kord adalah cara yang mudah, dan cepat untuk mendeskripsikan kord yang kompleks.&lt;br /&gt;Coba bandingkan kedua progresi dibawah ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;|: C | F/C G/C&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;:|&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; src=&quot;http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif?m=1129645325g&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;|: F/D | G/D&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;:|&quot; class=&quot;wp-smiley&quot; src=&quot;http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif?m=1129645325g&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Progresi pertama adalah progresi yang umum kita mainkan, cobalah kalian berimprovisasi dengan menggunakan tangga nada C mayor / C ionian, kemudian setelah itu cobalah memainkan tangga nada yang sama dengan diiringi progresi kord yang ke dua. Apakah kalian bisa merasakan perbedaan nuansanya? Pada progresi yang pertama, karena kalian menekankan nada C pada tangga nada C mayor, mengakibatkan kalian memunculkan suasana modes ionian / major scale yang bernuansa gembira. Sedangkan pada progresi yang kedua kalian menekankan nada D pada tangga nada C mayor, dengan begitu berarti kalian sedang memainkan mode D dorian yang mempunyai suasana yang lebih sendu. Setiap mode mempunyai nuansa sendiri yang berbeda satu sama lain. Cobalah kalian rasakan perbedaan nuansa-nuansa dari keseluruhan modes yang ada, dan coba untuk memunculkannya dengan cara-cara di atas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Sebuah kord dibangun dengan cara yang sama tanpa mengindahkan scale harmony nya. Misalnya Dmi7, tidak peduli Dmi7 sebagai IImi7 pada tangga nada C mayor, atau Dmi7 sebagai IIImi7 pada tangga nada Bb mayor, ataupun Dmi7 sebagai VImi7 pada tangga nada F mayor, Dmi7 akan tetap mengandung komponen nada yang sama yang menyusunnya yaitu D F A C. Namun walaupun begitu modes yang dihasilkan dari ketiga tangga nada di atas (C mayor, Bb mayor, &amp;amp; F mayor) akan berbeda, yaitu D dorian, D phrygian, dan D aeolian, semuanya memiliki struktur yang berbeda. Jika ketiga mode tsb dikeluarkan dari konteks diatonis, maka ketiga modes tsb dapat dilihat sebagai tiga tangga nada yang dapat digunakan pada kord minor 7. Dalam sebuah musik yang menahan kord minor 7 sampai beberapa bar kita dapat mencampurkan ketiga mode tsb untuk menciptakan efek melodik yang menarik. Walaupun secara teori ketiga mode tsb bisa digunakan pada kord minor 7 akan tetapi pada prakteknya terkadang ada beberapa lines melodi yang kurang cocok untuk dimainkan dengan menggabungkan ketiga mode tsb. Dalam kasus seperti ini biarkanlah telinga kita menjadi hakim yang paling akhir yang menentukannya.&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Perlu diingat bahwa teori dibuat untuk musik yang akan kita dengar, dan bukan sebaliknya!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Kita dapat membagi mode dalam 4 kategori kord dasar. Dengan menghafalkan kategori tsb maka kita dapat dengan mudah berpikir untuk memainkan beberapa mode sekaligus dalam sebuah kord. 4 kategori tsb adalah sbb:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Mayor 7 (I&amp;amp;IV) Modes yang dapat digunakan adalah Ionian dan Lydian&lt;br /&gt;Minor 7 (II, III, VI) Modes yang dapat digunakan adalah Dorian, Phrygian, &amp;amp; Aeolian&lt;br /&gt;Dominant 7 (V) Modes yang dapat digunakan adalah Mixolydian&lt;br /&gt;Minor 7 (b5) Modes yang dapat digunakan adalah Locrian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Tips dari saya cobalah untuk tidak berpikir terlalu rumit mengenai mode. Dengan menghafalkan urutan mode kalian dapat berpikir lebih sederhana dalam berimprovisasi. Misalkan kalian akan memainkan D dorian. Karena kalian tahu bahwa dorian adalah urutan kedua dari tangga nada C mayor maka sebagai ganti berpikir untuk memainkan D dorian kalian cukup berpikir untuk memainkan tangga nada C mayor dengan penekanan pada nada D. Hal ini juga berlaku pada mode yang lainnya. Dengan begitu kalian tidak terlalu dipusingkan oleh mode. Semoga Tulisan ini bisa membantu teman2 yang selama ini dipusingkan mengenai modes dan cara menggunakan Modes.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Terima kasih untuk mas Andy Owen yang telah membuat materi ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/3401879525303772789/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/08/modes-bagaimana-cara-menggunakannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/3401879525303772789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/3401879525303772789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/08/modes-bagaimana-cara-menggunakannya.html' title='Modes? Bagaimana cara menggunakannya?'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-6569754037179851616</id><published>2012-07-29T21:52:00.001+07:00</published><updated>2012-07-29T21:55:18.921+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Major dan Major 7th Harmony</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Jika kita mendengarkan sebuah lagu, maka kita dapat merasakan ada sebuah perputaran atau perpindahan chord. Perputaran chord yang nyaman akan menghasilkan harmoni yang indah. Pada materi yang lalu kita menggunakan angka arab (1, 2, 3, 4,….) untuk mengidentifikasi&lt;span id=&quot;more-15&quot;&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;urutan pada interval, kini kita akan menggunakan angka Romawi (I, II, III, IV…) untuk mengidentifikasi urutan pada kord. Untuk membedakan jenis kordnya kita tambah sedikit ekstensi dibelakang angka tsb.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Untuk kord mayor kita tidak tambahkan apa-apa, sedangkan untuk kord minor kita tambahkan (mi) sesudah angka romawi tsb, dan untuk kord diminished kita tambahkan lambang ( º ).&lt;br /&gt;Agar lebih mudah memahami harmoni mayor, berikut ini saya sertakan daftar tangga nada mayor dalam kunci C, D, E, F, G, A, &amp;amp; B. Dengan daftar tsb kalian dapat dengan mudah melihat derajat interval untuk mengidentifikasi masing-masing kord.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Sebagai awal kita akan mengharmonisasi tangga nada C Mayor dalam bentuk triad, caranya dengan menyusun tiga nada menjadi sebuah grup, dan susunan tsb dibuat dengan cara melompat satu nada dari tangga nada mayornya. Berikut ini susunan yang dihasilkan dari tangga nada C Mayor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;I = C E G = 1 3 5 = Mayor&lt;br /&gt;II = D F A = 1 b3 5 = minor&lt;br /&gt;III = E G B = 1 b3 5 = minor&lt;br /&gt;IV = F A C = 1 3 5 = Mayor&lt;br /&gt;V = G B D = 1 3 5 = Mayor&lt;br /&gt;VI = A C E = 1 b3 5 = minor&lt;br /&gt;VII = B D F = 1 b3 b5= Diminished&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Mari kita analisa masing masing grup tsb! Untuk kord I nada yang dihasilkan berdasarkan tangga nada C mayor adalah C E G, dari situ bisa kita lihat derajat intervalnya yaitu 1, 3, 5. Kemudian untuk kord II, dapat kita lihat derajat intervalnya dengan cara melihat tangga nada D mayor. Di situ tidak kita lihat nada F melainkan nada F#. Nada F# mempunyai derajat interval 3 sedangkan yang kita cari derajat intervalnya adalah nada F. Dari nada F# ke nada F harus kita turunkan setengah langkah oleh karena itu kita bisa identifikasi nada F dengan derajat interval b3 (flat 3). Jadi kord II dapat kita identifikasi dengan derajat interval 1, b3, 5. Jika kita identifikasi keseluruhan kord tsb maka akan kita peroleh rumus interval dari masing-masing kord seperti yang ada di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Setiap kord mempunyai formula sendiri. Formula kord ditulis dengan menggunakan derajat interval. Berikut ini adalah formula dari kord triad dasar:&lt;br /&gt;1. Mayor = 1 3 5&lt;br /&gt;2. minor = 1 b3 5&lt;br /&gt;3. Diminished = 1 b3 b5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Jika kita perhatikan, yang membedakan antara kord mayor dan minor adalah pada interval 3 nya. Pada kord minor, interval 3 diturunkan setengah langkah menjadi b3. Dalam tangga nada mayor kord minor dapat ditemukan pada kord II, III, dan VI, sedangkan kord mayor dapat kita temukan pada kord I, IV, dan V. Pada kord diminished selain interval 3 yang diturunkan, interval 5 juga ikut diturunkan. Kord diminished bisa kita temukan pada kord VII. Pada tangga nada C mayor kord VII berisikan nada B, D, F, dan jika kita perhatikan pada tangga nada B mayor tidak kita temukan nada D dan F melainkan nada D# dan nada F#. Dari situ bisa kita lihat selain interval 3 yang diturunkan setengah langkah ternyata interval 5 nya juga ikut diturunkan setengah langkah menjadi b5. Hal itulah yang menyebabkan mengapa kord VII teridentifikasi menjadi kord diminished.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dari harmoni yang kita susun tadi di atas maka kita memperoleh rumus susunan harmoni kord pada tangga nada mayor sbb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;I IImi IIImi IV V VImi VIIº&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Karena tangga nada mayor mempunyai rumus jarak yang tetap maka rumus kord triad di atas berlaku untuk keseluruhan tangga nada mayor. Berikut ini adalah daftar dari rumus kord triad dari keseluruhan tangga nada Mayor&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Kunci I IImi IIImi IV V VImi VIIº&lt;br /&gt;—————————————————-&lt;br /&gt;C mayor C Dmi Emi F G Ami Bº&lt;br /&gt;G mayor G Ami Bmi C D Emi F#º&lt;br /&gt;D mayor D Emi F#mi G A Bmi C#º&lt;br /&gt;A mayor A Bmi C#mi D E F#mi G#º&lt;br /&gt;E mayor E F#mi G#mi A B C#mi D#º&lt;br /&gt;B mayor B C#mi D#mi E F# G#mi A#º&lt;br /&gt;F mayor F Gmi Ami Bb C Dmi Eº&lt;br /&gt;Bb mayor Bb Cmi Dmi Eb F Gmi Aº&lt;br /&gt;Eb mayor Eb Fmi Gmi Ab Bb Cmi Dº&lt;br /&gt;Ab mayor Ab Bbmi Cmi Db Eb Fmi Gº&lt;br /&gt;Db mayor Db Ebmi Fmi Gb Ab Bbmi Cº&lt;br /&gt;Gb mayor Gb Abmi Bbmi Cb Db Ebmi Fº&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dengan mengetahui rumus harmoni mayor tersebut maka kita dapat dengan mudah memindahkah sebuah melodi atau perpindahan kord dari kunci (nada dasar) ke kunci yang lainnya. Contoh misalnya sebuah lagu dalam kunci C mempunyai progresi kord sebagai berikut. C, Am, Em, F, G. Jika kita lihat pada rumus di atas maka perpindahan kord tsb dapat kita identifikasi sebagai berikut I, VImi, IIImi, IV, dan V. Jika vokal anda / penyanyi anda tidak bisa menjangkau nada-nada dalam kunci tersebut kita dapat merubah perpindahan kordnya ke kunci yang berbeda, seperti kunci G misalnya. Dari tabel di atas dapat kita peroleh perpindahan kord yang baru yaitu G, Em, Bm, C, dan D. Cobalah kalian mainkan lagu-lagu yang ada pada majalah kord dengan menggunakan kunci / nada dasar yang berbeda sesuai dengan jangkauan vokal anda. Memindah sebuah melodi atau progresi kord dari satu kunci ke kunci yang lainnya disebut transposing. Dengan menghafalkan progresi kord menggunakan angka akan memudahkan kita dalam melakukan transposing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;MAJOR 7th HARMONY&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dengan menambahkan nada ke 4 dari tangga nada mayor pada triad-triad di atas (interval 7) maka kita akan memperoleh susunan kord-kord baru. Sementara pada kord-kord triad terdengar sangat nyaman di telinga penambahan sebuah nada tadi menyebabkan kord tsb menjadi terdengar lebih kompleks dan lebih disonant. Kord-kord seperti ini biasanya lebih sering digunakan dalam musik blues atau jazz. Kita dapat membagi kord-kord tsb menjadi 4 bagian sbb:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;1. ma7 = major 7th = 1 3 5 7&lt;br /&gt;2. mi7 = minor 7th = 1 b3 5 b7&lt;br /&gt;3. mi7(b5) = minor 7th b5 = 1 b3 b5 b7&lt;br /&gt;4. 7 = dominant 7th = 1 3 5 b7&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Jika kita susun tangga nada C mayor dengan menggunakan harmoni mayor 7 maka akan menghasilkan susunan kord sbb&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;I = C E G B = 1 3 5 7 = Major 7th&lt;br /&gt;II = D F A C = 1 b3 5 b7 = minor 7th&lt;br /&gt;III = E G B D = 1 b3 5 b7 = minor 7th&lt;br /&gt;IV = F A C E = 1 3 5 7 = Major 7th&lt;br /&gt;V = G B D F = 1 3 5 b7 = Dominant 7th&lt;br /&gt;VI = A C E G = 1 b3 5 b7 = minor 7th&lt;br /&gt;VII = B D F A = 1 b3 b5 b7= minor 7th b5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Dari rumus susunan kord di atas maka kita dapat memperoleh rumus susunan kord harmoni mayor 7 sbb:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Ima7 IImi7 IIImi7 IVma7 V7 VImi7 VIImi7(b5)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Untuk musik Pop atau rock biasanya musisi cenderung lebih senang menggunakan harmoni mayor dibanding harmoni mayor 7, karena lebih nyaman dan mudah ditangkap oleh telinga. Sedangkan untuk musik Blues / Jazz musisi lebih senang menggunakan kord-kord yang ada pada harmoni mayor 7. Dengan memahami harmoni mayor ini kalian para pemain gitar dan pemain bass dapat bekerja sama dengan baik sekali. Pemain bass dapat memvariasi nada-nada yang ada pada kord gitar yang sedang dimainkan oleh pemain gitarnya. Misalnya jika pemain gitar sedang memainkan kord C mayor maka pemain gitar tidak harus membunyikan nada C juga, tetapi dia bisa memvariasikan nada yang ada pada kord C mayor yaitu C E G. Artinya dia juga bisa membunyikan nada E ataupun nada G saat pemain gitarnya memainkan kord C mayor. Hal ini akan memperkaya harmoni lagu yang kalian buat atau mainkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Perlu diperhatikan juga pada popular harmony, Chord diminished jarang sekali dimainkan dikarenakan sifatnya yang terlalu dissonant, biasanya dia digantikan menggunakan chord V dengan third on bass, misalnya pada C major harmony, chord&amp;nbsp;B diminished akan digantikan dengan chord G/B sehingga lebih terdengar manis.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;Mempelajari harmoni secara otomatis juga akan sangat membantu kita dalam melakukan improvisasi dalam sebuah progresi kord. Ok selamat mencoba semoga bisa bermanfaat!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;Terima kasih kepada mas Andy Owen yang membuat materi ini, karenannya kita bisa belajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/6569754037179851616/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/major-dan-major-7th-harmony.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/6569754037179851616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/6569754037179851616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/major-dan-major-7th-harmony.html' title='Major dan Major 7th Harmony'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-265065914839328733</id><published>2012-07-29T20:22:00.000+07:00</published><updated>2012-07-29T20:22:20.595+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Mp3 Metronome</title><content type='html'>Dalam belajar, metronome juga berperan penting oleh sebab itu saya hadirkan mp3 dari metronome 60 - 140 bpm karena seseorang pernah berkata &quot;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Using a metronome when learning to play guitar, can help you increase your overall performance on the instrument &quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Download mp3 : &lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/zip/HYfwN6Mr/Metronome_mp3.html?&quot;&gt;mp3 metronome&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
mulailah dari tempo yang pelan terlebih dahulu, dan perhatikan sound yang dihasilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat belajar</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/265065914839328733/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/mp3-metronome.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/265065914839328733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/265065914839328733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/mp3-metronome.html' title='Mp3 Metronome'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-4301492832179025674</id><published>2012-07-29T19:27:00.002+07:00</published><updated>2012-07-29T19:27:44.913+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Interval Antar Nada</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sebuah scale / tangga nada adalah sebuah bentuk dari susunan nada-nada yang terpusat pada satu nada dasar. Di dalam tangga nada ada lagi bentuk kecil yang menyusun tangga nada tsb, yaitu hubungan antar masing-masing not secara individu yang membentuk melodi&lt;span id=&quot;more-13&quot;&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;dan harmoni. Dengan memahami bentuk hubungan tsb maka kita akan lebih mudah dalam mencapai pemahaman tentang emosi yang dapat kita ciptakan untuk para pendengar musik.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 1.5em;&quot;&gt;Jarak antara dua buah nada dikenal sebagai interval. Jika dua buah nada tsb dimainkan secara bersama-sama maka kita mengenalnya dengan istilah harmonic interval, dan jika dua buah nada tsb dimainkan satu kemudian disusul dengan nada yang lain maka kita mengenalnya dengan istilah melodic interval.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ketika dua buah not dimainkan secara bersamaan kita akan mendengarkan tiga hal yaitu dua buah not tsb ditambah dengan komponen ke tiga yaitu kombinasi dari kedua buah not itu sendiri. Setiap interval mempunyai kualitas dan suasana sendiri. Setiap not akan kita identifikasikan dengan angka sehingga angka-angka tsb bisa kita terapkan dalam kunci / not yang berbeda, karena walaupun not tsb berbeda kualitas interval yang kita dengarkan akan tetap sama. Kualitas interval perfect 5th antara nada C dan G akan terdengar sama dengan kualitas perfect 5th antara nada G dan D, ataupun kualitas interval perfect 5th pada nada-nada yang lainnya. Kualitas interval ditunjukan dengan jumlah ½ langkah antara ke dua buah nada tsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kita menggunakan tangga nada Mayor dengan Kunci / nada dasar C. Angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 digunakan dengan asumsi menggunakan jarak tangga nada mayor. Jika kita perhatikan pada tangga nada di atas jarak ½ langkah hanya ada pada jarak nada antara 3 ke 4 dan 7 ke 1. Selain dari nada-nada tsb jumlahnya adalah 1 langkah, maka otomatis di antara nada-nada tsb masih terdapat satu buah nada lagi yang ditunjukan pada diagram di atas. Nada-nada tsb juga kita identifikasikan dengan angka-angka untuk mempermudah kita mengenal kualitas interval. Terkadang interval kita sebut dengan menggunakan 2 nama yang berbeda tergantung dari cara kita melihatnya. Beberapa nama interval adalah nama-nama interval yang paling umum digunakan dalam pengajaran musik, dan saya akan menuliskan keduanya baik menggunakan nama yang umum maupun yang tidak umum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Interval kita bagi menjadi dua kategori, yaitu perfect dan imperfect. Interval imperfect mempunyai dua versi yaitu mayor dan minor. Versi mayor dapat ditemukan pada not-not yang ada pada tangga nada mayor, sedangkan untuk yang minor dapat ditemukan dengan cara menurunkan ½ langkah (1 fret) dari not-not yang ada pada tangga nada mayor tsb. Interval perfect tidak mempunyai versi mayor ataupun minor. Yang termasuk interval perfect adalah jarak dari 1 ke 1 yaitu unison, jarak dari 1 ke 4 yaitu perfect 4th, jarak dari 1 ke 5 yaitu perfect 5th dan jarak dari 1 ke 1′ yaitu octave.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;1. Jika interval lebih kecil ½ langkah dari interval mayor maka interval tsb kita sebut dengan minor.&lt;br /&gt;2. Jika interval lebih kecil ½ langkah dari interval perfect / minor maka, kita menyebutnya dengan diminished.&lt;br /&gt;3. Jika interval lebih besar ½ langkah dari interval perfect / mayor kita menyebutnya dengan augmented.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Interval-interval tsb mempunyai suasana yang berbeda-beda. Ada yang terdengar nyaman di telinga ada juga yang terdengar ganjil. Kenyamanan dari interval-interval tsb dapat ditunjukan dengan tingkat consonance / disonance. Semakin consonance sebuah interval artinya interval tsb semakin nyaman terdengar di telinga, dan semakin disonance sebuah interval artinya interval tsb semakin tidak nyaman terdengar di telinga. Kemampuan kita dalam mengidentifikasi hubungan dari dua buah nada atau interval dikenal dengan kemampuan relative pitch, sedangkan kemampuan untuk mengidentifikasi sebuah nada dengan tepat dikenal dengan kemampuan perfect pitch. Kedua kemampuan tsb sama pentingnya untuk dipelajari. Belajar mengenal interval akan mempertajam kemampuan relative pitch kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Cobalah mainkan interval-interval tsb dan rasakan bagaimana kedua buah not tsb menyatu. Suasana interval-interval tsb bisa didefinisikan sbb:&lt;br /&gt;1. Unison dan Octave : Karena notnya sama maka interval ini akan terdengar menyatu sekali dengan sempurna, nyaris tanpa interaksi, atau sangat tipis&lt;br /&gt;2. Perfect fifth : Kuat, tenang, kosong, nyaman tidak ingin berpindah.&lt;br /&gt;3. Perfect fourth : Lebih consonant daripada perfect fifth, rasanya ingin jatuh ke interval yang lebih nyaman yaitu major third.&lt;br /&gt;4. Major third : Berwarna, bahagia, sangat tenang, santai, dan tidak ingin berpindah-pindah lagi.&lt;br /&gt;5. Minor third : Sedih, dan sedikit agak gelap&lt;br /&gt;6. Major sixth : Berwarna, bahagia seperti major third, tetapi tidak senyaman atau setenang major third, karena interval ini suasananya terasa sekali ingin berpindah ke interval yang lebih nyaman yaitu perfect fifth.&lt;br /&gt;7. Minor sixth : Sedih seperti minor third, dan suasanya sangat kuat terasa ingin jatuh ke interval perfect fifth.&lt;br /&gt;8. Major second : Dissonant, menggantung, agak gelap.&lt;br /&gt;9. Minor second : Dramatis, gelap, horor, dan suasananya sangat kuat terasa ingin jatuh ke rootnya.&lt;br /&gt;10. Major seventh : dissonant, jazzy, dan suasanya sangat kuat terasa ingin jatuh ke interval yang lebih tenang yaitu octave.&lt;br /&gt;11. Minor seventh : Menggantung, dan membutuhkan resolusi.&lt;br /&gt;12. Diminished fifth : Sangat tidak stabil, membutuhkan resolusi ke interval yang lebih nyaman seperti perfect fifth jika dimainkan sebagai harmonic interval, dan akan terdengar sangat ganjil jika dimainkan sebagai melodic interval. Interval ini juga menimbulkan kesan gelap, horor, mistis, tegang dan ngeri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Deskripsi suasana di atas yang saya buat sangatlah subyektif. Setiap orang bisa mempunyai deskripsi sendiri terhadap setiap interval, akan tetapi deskripsi-deskripsi tsb akan bisa kita tarik benang merahnya yang kurang lebih agak mirip.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pada abad ke 16 interval-interval dissonant seperti diminished 5th sangat dilarang untuk dimainkan, apalagi di dalam musik-musik gereja. Interval tsb dikenal sebagai ‘diabolus in musica’ atau bisa diterjemahkan sebagai setan di dalam musik, akan tetapi seiring dengan perkembangan jaman, interval dissonant menjadi sangat menarik di telinga modern karena suasana tegang yang ditimbulkan oleh interval itu sendiri. Oleh karena itu interval-interval dissonant biasanya sangat sering ditemui pada musik-musik yang agresif seperti trash metal. Di dalam musik jazz interval-interval tsb juga sering digunakan untuk menciptakan tension. Dengan memahami suasana yang ditimbulkan oleh masing-masing interval tsb maka kita bisa dengan mudah mempengaruhi para pendengar musik kita. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Contohnya jika kita ingin bercerita tentang kesedihan di dalam lagu kita maka kita bisa menggunakan interval-interval minor. Akan terdengar sangat aneh dalam sebuah lagu, jika bercerita tentang kesedihan dengan menggunakan interval-interval seperti major third yang bersuasana bahagia, hal tsb sangatlah bertentangan, walaupun itu sah-sah saja kita lakukan dalam membuat lagu hanya saja efeknya akan kurang mengena ke pendengar. Jika kita ingin membuat lagu dengan suasana horor tentunya kita juga tidak akan menggunakan interval-interval dengan suasana bahagia, tentu kita akan menggunakan interval seperti diminished 5th untuk menciptakan tension dan kengerian. Dengan memahami suasana interval kita bisa dengan mudah mempengaruhi para pendengar musik kita untuk kita bawa masuk ke dalam suasana tertentu yang kita inginkan. Knowledge is power, selamat mencoba, GOOD LUCK!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Terimakasih kepada Mas Andy yang telah membuat materi ini, karenanya kita bisa belajar&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, Tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.5em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/4301492832179025674/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/interval-antar-nada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/4301492832179025674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/4301492832179025674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/interval-antar-nada.html' title='Interval Antar Nada'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-7485556338124016518</id><published>2012-07-29T18:17:00.002+07:00</published><updated>2012-07-29T18:17:32.745+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Intro Isi dalam rock</title><content type='html'>Ini ada mentahan gitar yang direkam pake HP lagu dari band Isi Dalam Rock, lick intronya lumayan buat awal belajar&lt;br /&gt;
download lagunya :&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/mp3/wX52jGtV/xxxxx.html?&quot; style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;isi dalam rock&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Ini Tabs Intronya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-vB9VenbzYrNLZEm_xEsK_lu-SJkbirKwx-47SF2X_5uBvGf3ezk3o5M497DTAG1TBkivln1FOtJQ6uMv1ymtXfqT6An2cOVouXlq4db1d-wC_BV-jCovnUni7VE2TyeMKp28wEd-0Lv1/s1600/Untitled.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;72&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-vB9VenbzYrNLZEm_xEsK_lu-SJkbirKwx-47SF2X_5uBvGf3ezk3o5M497DTAG1TBkivln1FOtJQ6uMv1ymtXfqT6An2cOVouXlq4db1d-wC_BV-jCovnUni7VE2TyeMKp28wEd-0Lv1/s640/Untitled.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Ini Video Gitar intronya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/Jdbp0ij1KT4?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/7485556338124016518/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/intro-isi-dalam-rock.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/7485556338124016518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/7485556338124016518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/intro-isi-dalam-rock.html' title='Intro Isi dalam rock'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-vB9VenbzYrNLZEm_xEsK_lu-SJkbirKwx-47SF2X_5uBvGf3ezk3o5M497DTAG1TBkivln1FOtJQ6uMv1ymtXfqT6An2cOVouXlq4db1d-wC_BV-jCovnUni7VE2TyeMKp28wEd-0Lv1/s72-c/Untitled.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-203987434131676359</id><published>2012-07-29T13:49:00.004+07:00</published><updated>2012-07-29T16:41:07.693+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Fingering Chromatic Scale</title><content type='html'>&amp;nbsp; ini ada beberapa kombinasi sederhana dari chromatic yang bisa dilakukan untuk pemanasan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; UP &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; DOWN&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; a) 1 2 3 4 &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;1 2 3 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; b) 1 2 3 4 &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;4 3 2 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; c) 4 3 2 1 &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;4 3 2 1 &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; ini ada videonya
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;object class=&quot;BLOGGER-youtube-video&quot; classid=&quot;clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000&quot; codebase=&quot;http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0&quot; data-thumbnail-src=&quot;http://i.ytimg.com/vi/N20i3K_PuHI/0.jpg&quot; height=&quot;266&quot; width=&quot;320&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://www.youtube.com/v/N20i3K_PuHI?version=3&amp;f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;bgcolor&quot; value=&quot;#FFFFFF&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot;  src=&quot;http://www.youtube.com/v/N20i3K_PuHI?version=3&amp;f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;kalian bisa memvariasikannya lagi sesuai dengan keinginan,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;misal menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;UP &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; DOWN&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; 1 4 2 3 &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;4 1 3 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; 1 3 2 4 &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;4 2 3 1&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;jangan lupa untuk mencobanya di seluruh fret&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Selamat belajar :)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/203987434131676359/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/qhromatic-scale-practice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/203987434131676359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/203987434131676359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/qhromatic-scale-practice.html' title='Fingering Chromatic Scale'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-2927074424290611334</id><published>2012-07-29T03:01:00.000+07:00</published><updated>2012-07-29T16:27:30.140+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="profile"/><title type='text'>Coldplay</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Coldplay wallpaper&quot; height=&quot;256&quot; src=&quot;http://indexofwallpapers.com/wallpapers/coldplay-wallpapers/coldplay-wallpaper-12780.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;background-color: white; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; line-height: 19px; text-align: justify;&quot;&gt;Coldplay&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; line-height: 19px; text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;grup musik&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;rock alternatif&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;yang dibentuk di&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/goog_447038087&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;London&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Britania Raya&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;, pada tahun&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;1996&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;. Grup musik ini terdiri dari&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Chris Martin&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;vokalis&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;utama,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Jonny Buckland&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;sebagai gitaris utama,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Guy Berryman&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;bassis&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;, dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Will Champion&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;sebagai&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;drummer&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;. Coldplay telah merilis 4 album sepanjang kariernya, dimulai dari album debut&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Parachutes&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2000), kemudian&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;A Rush of Blood to the Head&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;{2002),&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;X&amp;amp;Y&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2005), dan album&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Viva la Vida or Death and All His Friends&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2008) dan terakhir adalah sebuah album konser berjudul&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;LeftRightLeftRightLeft&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2009). Secara keseluruhan, Coldplay telah meraih kesuksesan melalui 4 album ini dengan total penjualan mencapai 33,9 juta album.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Beberapa singelnya telah menjadi hit seperti &quot;Yellow&quot;, &quot;Clocks&quot; (pemenang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Record of the Year&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Grammy Award&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;2004&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;), &quot;The Scientist&quot;, &quot;Speed of Sound&quot;, &quot;Fix You&quot;, dan &quot;Viva la Vida&quot;. Mereka mendapat tanggapan baik dari media di album&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;Viva La Vida Or Death and All His Friends&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;setelah di album&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;X&amp;amp;Y&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;mendapat kritik yang buruk di media.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13px; line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 19px;&quot;&gt;&amp;nbsp;Ini ada sedikit sejarahnya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Para anggota band bertemu di lorong-lorong tinggal di University College London pada bulan September 1996. Martin dan Buckland adalah anggota pertama band, setelah bertemu satu sama lain selama Freshers &#39;minggu. Mereka menghabiskan sisa tahun perencanaan sebuah band; pada satu titik Martin telah dianggap membentuk anak terinspirasi * NSYNC band bernama Pectoralz. Akhirnya, bergabung dengan barisan Berryman, tanpa mempertimbangkan apa arah musik band ini mengambil.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Pada tanggal 8 Januari 1998, band line-up selesai ketika bergabung dengan band Champion untuk mengambil tugas-tugas perkusi. Multi-talented Juara dibesarkan bermain piano, gitar, bass, dan timah peluit; ia dengan cepat belajar drum, meskipun tidak memiliki pengalaman sebelumnya dengan instrumen itu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Pada saat itu, band ini tampil di bawah nama Starfish. Akhirnya, mereka mengambil nama Coldplay dari seorang teman, Tim, yang punya band sendiri. Menurut Martin, &quot;Dia (Tim) memutuskan dia tidak suka nama lagi karena terlalu tertekan.&quot; Pada tahun 1998, Coldplay sedang melakukan pertunjukan klub kecil Camden lokal promotor. Menginginkan lebih banyak kebebasan kreatif, Martin direkrut sesama siswa dan teman masa kecil Phil Harvey untuk bertindak sebagai manager band. Harvey membantu band mengumpulkan uang yang dibutuhkan untuk merekam demo. Harvey berhasil band hingga dan termasuk merilis album debut mereka parasut. Ia kemudian digantikan oleh manajer berbasis Amerika Dave Holmes yang terus mengelola band untuk hari ini. Pada tanggal 18 Mei 1998 band ini merilis 500 eksemplar dari EP Safety. Sebagian besar cakram diberikan kepada perusahaan rekaman dan teman-teman; hanya 50 eksemplar tersisa untuk dijual kepada publik. Pada bulan Desember, Coldplay ditandatangani oleh indie label Fierce Panda, setelah pendiri Simon Williams telah menghadiri pertunjukan band malam itu. Hasilnya adalah tiga lagu EP Brothers Dan dengan cepat Sisters yang direkam selama empat hari di bulan Februari 1999. Cakram dirilis pada April, hanya 2.500 eksemplar ditekan dalam rilis yang sangat terbatas. Buzz perlahan-lahan tumbuh di Inggris, dibantu oleh diputar reguler dari BBC Radio 1 DJ Steve Lamacq.&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Setelah menyelesaikan ujian akhir mereka, Coldplay ditandatangani untuk Parlophone untuk lima album kontrak di musim semi 1999. Setelah membuat penampilan pertama mereka di Glastonbury, band ini masuk ke studio untuk merekam EP ketiga berjudul The Blue Room. Cakram dirilis pada bulan Oktober, dan 5.000 eksemplar dibuat tersedia untuk umum. Sesi perekaman untuk The Blue Room yang penuh gejolak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Juara berjalan keluar selama seminggu, menyebabkan Martin (yang menyatakan dirinya non-peminum dan non-perokok) untuk pergi pada pesta minum. Akhirnya, band ini berhasil perbedaan mereka dan meletakkan seperangkat aturan baru untuk menjaga keutuhan kelompok. Pertama, band ini menyatakan adanya semua-untuk-satu pendekatan; Coldplay adalah sebuah demokrasi, dan keuntungan itu harus dibagi sama rata, mengambil halaman dari band-band seperti U2 dan REM Kedua, band ini akan menembak siapa saja yang menggunakan kokain. Dalam tahun-tahun berikutnya, Martin bercanda tentang band rapi gambar dengan mengatakan &quot;Ini (bermain musik) adalah lebih baik daripada melakukan kokas dari pelacur sudah kembali! Yang kita tidak melakukan!&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;img height=&quot;345&quot; src=&quot;http://kingloaf.com/wp-content/uploads/2011/10/Coldplay-Mylo-Xyloto.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Albumnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; list-style-image: url(data:image/png; list-style-type: square; margin: 0.3em 0px 0px 1.6em; padding: 0px; text-align: -webkit-auto;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;margin-bottom: 0.1em;&quot;&gt;&lt;i&gt;Parachutes&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(2000)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;margin-bottom: 0.1em;&quot;&gt;&lt;i&gt;A Rush of Blood to the Head&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(2002)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;margin-bottom: 0.1em;&quot;&gt;&lt;i&gt;X&amp;amp;Y&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(2005)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;margin-bottom: 0.1em;&quot;&gt;&lt;i&gt;Viva la Vida or Death and All His Friends&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(2008)&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;margin-bottom: 0.1em;&quot;&gt;&lt;i&gt;Mylo Xyloto&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(2011)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Full Konsernya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/znzXyDKsoYc?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/biba07vlGHA?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;object width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot; class=&quot;BLOGGER-youtube-video&quot; classid=&quot;clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000&quot; codebase=&quot;http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0&quot; data-thumbnail-src=&quot;http://0.gvt0.com/vi/onQuB0l77_g/0.jpg&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://www.youtube.com/v/onQuB0l77_g&amp;fs=1&amp;source=uds&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;bgcolor&quot; value=&quot;#FFFFFF&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot;  src=&quot;http://www.youtube.com/v/onQuB0l77_g&amp;fs=1&amp;source=uds&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/FtjZHqnf2Bc?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/2927074424290611334/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/coldplay-grup-musik-rock-alternatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/2927074424290611334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/2927074424290611334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2012/07/coldplay-grup-musik-rock-alternatif.html' title='Coldplay'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-5098263440407643175</id><published>2011-07-17T10:58:00.000+07:00</published><updated>2012-07-29T13:05:03.770+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="belajar gitar"/><title type='text'>Cara membaca Tab (Tablature)</title><content type='html'>&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tab atau tablature yaitu merupakan suatu cara penulisan untuk alat musik seperti gitar dan bass. Tidak seperti pada penulisan not balok, tab hanya berupa karakter dan angka, dan lebih mudah untuk dipelajari.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kelemahan dan kelebihan tab:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.Kelebihan penggunaan tab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;dapat menunjukkan cara memainkan nada (pull-off, slide, bending dll)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt; dapat menunjukkan string yang harus dimainkan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;dalam tab juga dapat menunjukkan &lt;i&gt;tuning &lt;/i&gt;masing-masing string&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;lebih mudah dipelajari untuk pemula&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;2.Kelemahan pada tab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tidak bisa menunjukkan lamanya nada yang harus dimainkan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tidak&amp;nbsp; bisa menunjukkan jari yang harus digunakkan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tablature mempunyai enam garis horizontal yang menunjukan posisi senar.  Garis horizontal teratas adalah senar satu atau senar terkecil (Jika pada standart tuning yang berarti E), garis kedua merupakan senar kedua, dan seterusnya  hingga garis horizontal keenam atau yang terbawah merupakan senar yang  terbesar pada gitar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cara membacanya sangat mudah, angka menunjukkan letak fret yang harus dimainkan sedangkan garis yang berjumlah enam (pada gitar) menunjukkan letak senar yang harus dimainkan. Fret itu sendiri adalah pembatas antar bar pada fretboard. Pada gitar elektrik biasanya berjumlah 22 dan 24.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;E |–1—2—3—4————————&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;B |—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;G |—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;D |—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;A |—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;E |—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;cara membacanya yaitu mainkan nada pada fret 1,2,3 dan 4 pada senar pertama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|———————-1—2—3—4—-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;hampir sama seperti sebelumnya, mainkan nada pada fret 1,2,3 dan 4 tetapi pada senar kedua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————0————————-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|———–2——2———————&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——–3————-3—————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—–4——————-4————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|—————————————–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;pertama, mainkan nada pada fret ke-4 pada senar 4 lalu, mainkan nada pada fret ke-3 pada senar 3 lalu mainkan nada pada fret ke-2 pada senar 2 lalu, mainkan nada pada fret ke-0 ( dilepas) pada senar pertama dan begitu seterusnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Simbol-simbol dalam Tab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dalam pembacaan tab biasanya kita menemui tanda-tanda atau simbol tertentu sperti 7h9 atau 9p7. 7h9 menunjukkan bahwa kita harus memainkan fret ke-7 lalu langsung ke fret 9 dalam satu kali petikan tanapa melepas jari pada fret ke-7, teknik ini dinamakan hammer on.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;berikut contoh-contoh tanda pada tab:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hammer on&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|–7h9–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pertama kita memainkan nada pada fret 7 senar 1 lalu tanpa melepas jari pada fret 7, kita langsung memainkan nada pada fret 9 senar 1&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pull-off&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;contoh:&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|–9p7–&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;|——&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;agar lebih mudah pertama kita letkkan jari terlebih dahulu pada fret 7 (jari telunjuk) dan fret 9(jari manis) lalu kita mainkan nada pada fret 9 terlebih dahulu lalu lepasakan, atau kita pada saat memainkan nada ke 9 kita bisa tekan sambil melesetkannya ke bawah.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;ini ada video yang saya buat, selamat belajar :D&lt;/b&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/nTkSp6bFEjE?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;/ul&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/5098263440407643175/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2011/07/cara-membaca-tab-tablature.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/5098263440407643175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/5098263440407643175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2011/07/cara-membaca-tab-tablature.html' title='Cara membaca Tab (Tablature)'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-7412730450917203238</id><published>2011-03-05T15:33:00.000+07:00</published><updated>2012-07-29T16:17:09.144+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="profile"/><title type='text'>Joe Satriani</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirUl3U2ufTfSw4fuAgD-rgN03UCgJvkNoFspo9yIrt_P3Lb1w64yhuiV5SXcSfmy4jIaMRcnLIL5y4lzQHcLv1cHEpTCnn-eukfupp0X1qAYwJOK6qCW45sVKmOheTG346APADhgOUcCzZ/s1600/joe-satriani.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: black; clear: both; color: #999999; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: black; color: #999999;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
mau share sedikit tentang Joe Satriani, Idola sekaligus panutan banyak musisi-musisi dunia. . . .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama lengkap : Joe Satriani&lt;br /&gt;
Nama Panggilan : Satch&lt;br /&gt;
Tempat tanggal lahir : 15 Juli 1956, New York&lt;br /&gt;
Group saat ini : Joe Satriani&lt;br /&gt;
Pengaruh : Jimi Hendrix, Ritchie Blackmore&lt;br /&gt;
Gitar : Ibanez JS Series&lt;br /&gt;
Keahlian : Tapping, Alternate Picking, Legato, dll.&lt;br /&gt;
Website : www.joesatriani.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Joe &quot;Satch&quot; Satriani&lt;/b&gt; (lahir di Westbury&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;,  &lt;/span&gt;New York&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;, &lt;/span&gt;Amerika Serikat&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;,  &lt;/span&gt;15 Juli&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt; &lt;/span&gt;1956)  adalah &amp;nbsp; seorang gitaris dan guru gitar. Ia memulai kariernya sejak umur 12  tahun. Beberapa muridnya yang telah menjadi terkenal adalah Steve Vai dan Kirk Hammett. Ia  terkenal ketika menaruh lagunya di Internet, dan banyak orang suka lagu  yang dia mainkan.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada awal  karirnya, Satriani bekerja hanya sebagai instruktur gitar saja  dengan beberapa mantan muridnya telah mencapai ketenaran dengan  kepiawaian gitar mereka, yaitu Steve Vai, Larry LaLonde, Kirk Hammett,  Andy Timmons, Charlie Hunter, Kevin Cadogan, Alex Skolnick. Memang  Satriani telah menjadi sumber inspirasi para musisi dunia sepanjang  karirnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada tahun 1988,  Satriani direkrut oleh Mick Jagger sebagai gitaris  untuk tur solo pertama Jagger, namun kemudian, pada tahun 1994, Satriani  sempat direkrut sebagai gitaris untuk Deep Purple, kemudian &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;sempat pula  bekerjasama dengan berbagai gitaris dari beberapa genre musik, termasuk  Steve Vai, John&amp;nbsp; Petrucci,Eric Johnson, Larry LaLonde, Yngwie  Malmsteen, Brian May, Patrick Rondat, Andy Timmons, Paul Gilbert, Adrian  Legg, dan Robert Fripp melalui konser tahunan Jam Concert G3. Satriani sangat dipengaruhi oleh gitar  blues-rock ikon seperti Jimi  Hendrix, Eric Clapton, Jimmy Page, Ritchie Blackmore dan Jeff Beck,  namun memiliki gaya tersendiri yang tetap menjadi ciri khasnya dalam  memainkan gitar.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s1600/satriani+hair.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s200/satriani+hair.jpg&quot; width=&quot;155&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pas masih gondrong&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s200/Satch.jpg&quot; width=&quot;190&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Sesudah potong rambut&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirUl3U2ufTfSw4fuAgD-rgN03UCgJvkNoFspo9yIrt_P3Lb1w64yhuiV5SXcSfmy4jIaMRcnLIL5y4lzQHcLv1cHEpTCnn-eukfupp0X1qAYwJOK6qCW45sVKmOheTG346APADhgOUcCzZ/s1600/joe-satriani.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;216&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirUl3U2ufTfSw4fuAgD-rgN03UCgJvkNoFspo9yIrt_P3Lb1w64yhuiV5SXcSfmy4jIaMRcnLIL5y4lzQHcLv1cHEpTCnn-eukfupp0X1qAYwJOK6qCW45sVKmOheTG346APADhgOUcCzZ/s320/joe-satriani.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Pas main film Harry  Potter&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FnR9prGMasaVt4LM_gpbbKa1eFjM2UvfKRE0Ik8vIIVWV37umEcmS3wSvW70D_ioBysRL046n2OUMzFIq7JnpODi7LVtjX2vVYuICKvvkVEUQ6bpPl_fKwxOSZVRLctBturleLHG8McB/s1600/Satch.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;ini ada video lesson dari joe satriani yang patut buat diliat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/55aZp5eN0UM?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;Abum dari bang Joe Satriani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Not of This Earth&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1986)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Surfing with the Alien&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1987)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Dreaming #11&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1988)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Flying in a Blue Dream&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1989)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;The Extremist&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1992)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;The Beautiful Guitar&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(European compilation album) (1993)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Time Machine&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1993)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Joe Satriani&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1995)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;G3: Live in Concert&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1997)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Crystal Planet&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(1998)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Engines of Creation&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2000)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Additional Creations&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(Bonus CD with limited &quot;Engines of Creation&quot;) (2000)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Live in San Francisco&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(Previously recorded material) (2001)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Strange Beautiful Music&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2002)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;The Electric Joe Satriani: An Anthology&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2003)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;G3: Rockin&#39; in the Free World&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2004)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Is There Love in Space?&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2004)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;G3: Live in Tokyo&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2005)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Super Colossal&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2006)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Gillan&#39;s Inn&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(Tracks 1,4,12) (2006)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;Professor Satchafunkilus And The Musterion Of Rock&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2008)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;i&gt;Chickenfoot&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;i&gt;Live in Paris: i just wanna rock&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;i&gt;The essential joe satriani&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;i&gt;Black swans and wormhole wizards&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;i&gt;Chickenfoot III&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;Efect-efectnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img src=&quot;http://cdn.mos.musicradar.com/images/features/joe-satriani-gear-boston/satch-pedalboard-460-100-460-70.jpg&quot; /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;Full Konsernya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;object width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot; class=&quot;BLOGGER-youtube-video&quot; classid=&quot;clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000&quot; codebase=&quot;http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0&quot; data-thumbnail-src=&quot;http://3.gvt0.com/vi/QDbGpgJMK_s/0.jpg&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://www.youtube.com/v/QDbGpgJMK_s&amp;fs=1&amp;source=uds&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;bgcolor&quot; value=&quot;#FFFFFF&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot;  src=&quot;http://www.youtube.com/v/QDbGpgJMK_s&amp;fs=1&amp;source=uds&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/AkfFfqTkneY?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/7412730450917203238/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2011/03/joe-satriani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/7412730450917203238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/7412730450917203238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2011/03/joe-satriani.html' title='Joe Satriani'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1fji1Xfwp-MDZ6-amklMeCVlrVioQSJAwdAYUkbtlskWaX3LfGDygaD3p5UW0etS6RP7bI0WiocM8YLZvF-YAthY_RDM-YqGVRVXSBbR6IvLNr0rk_rw2pktspiJUe-Mi0OFeBSBzOria/s72-c/satriani+hair.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8247804597697838144.post-7855033072112656371</id><published>2011-03-04T22:45:00.000+07:00</published><updated>2011-03-04T22:45:40.793+07:00</updated><title type='text'>Poossting pertamaaa. . . . .</title><content type='html'>Posting pertama niih. . .&lt;br /&gt;
hahaha sok-sok&#39;an belajar ngeblog&lt;br /&gt;
tapi semoga bermanfaat lahhh :D</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ngenjod.blogspot.com/feeds/7855033072112656371/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2011/03/poossting-pertamaaa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/7855033072112656371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8247804597697838144/posts/default/7855033072112656371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ngenjod.blogspot.com/2011/03/poossting-pertamaaa.html' title='Poossting pertamaaa. . . . .'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>