<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371</id><updated>2024-08-28T18:34:28.809-07:00</updated><category term="Artikel Penting"/><category term="Bimbingan Orang tua"/><category term="Pengertian Psikologi"/><category term="Disclaimer Jasa Konsultasi Online"/><category term="Kontak Kami"/><category term="Privacy Policy"/><category term="Site Map Jasa Konsultasi Online"/><category term="Tentang Kami"/><title type='text'>Curhat dan konsultasi masalah kehidupan | Jasa Konsultasi Online</title><subtitle type='html'>selamat datang di blog yang senantiasa menyediakan jasa konsultasi psikologi online secara gratis dan siap memberikan solusi bagi anda yang ingin curhat sekaligus membutuhkan dan memerlukan bantuan untuk memecahkan masalah dikehidupan sosial maupun percintaan anda | Jasa konsultasi psikologi online</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-4749872781314073492</id><published>2012-06-27T03:01:00.000-07:00</published><updated>2012-06-27T03:01:00.734-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Pembentukan Kepribadian</title><content type='html'>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelum kami membagi sedikit ilmu mengenai &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pembentukan Kepribadian&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;, kami mohon maaf karena baru sempat mengisi kembali artikel yang mungkin anda butuhkan di jasakonsultasionline.blogspot.com. Dan berikut langsung saja disimak artikel mengenai &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pembentukan Kepribadian.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjctCJVm1PthGXWPuP47xgj2XwU7Lfmo1OaKp1j9Qgkf4MxyM80ztFTpjUsNZBsbSLLZOMINyZXdX86nlvNCu6Iup_TYtDmnGeqa_dkM-OTH_WqZDucMbpiRcd0ufyhgO5q8N8h0gXHSi4/s1600/personality.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;235&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjctCJVm1PthGXWPuP47xgj2XwU7Lfmo1OaKp1j9Qgkf4MxyM80ztFTpjUsNZBsbSLLZOMINyZXdX86nlvNCu6Iup_TYtDmnGeqa_dkM-OTH_WqZDucMbpiRcd0ufyhgO5q8N8h0gXHSi4/s400/personality.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Istilah bahasa inggris untuk &lt;i&gt;kepribadian&lt;/i&gt;, adalah personality, yang berasal dari kata latin persona yang artinya adalah topeng. Dulu topeng dipakai dalam teater untuk menunjukan karakter tokoh yang dimainkan. &lt;b&gt;&lt;i&gt;kepribadian&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;i&gt;adalah sebuah konsep yang sangat sukar dimengerti dalam psikologi, meskipun istilah ini digunakan sehari-hari&lt;/i&gt;. seperti artikel-artikel mengenai psikologi kami yang lain, dalam pembahasan mengenai &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;pembentukan kepribadian&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; juga mengalami kesimpulan definisi yang beragam dari para pakar psikologi. Dari banyaknya definisi yang dibuat oleh para ahli psikologi, yang kami rasa paling mudah dipahami adalah definisi dari gordon w.allport yang sudah merintis konsep tentang kepribadian ini sejak 1937 sebagai berikut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kepribadian&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; adalah organisasi dinamis dalam diri individu yang terdiri dari sistem-sistem psiko-fisik yang menentukan cara penyesuaian diri yang unik ( khusus ) dari individu tersebut terhadap lingkungannya&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata kunci dari definisi allport tersebut adalah :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Sistem psikis ( pikiran,perasaan,motivaisi,minat,dll ) dalam sistem fisik ( tinggi badan,warna kulit, sistem syaraf, pencernan, kacamata, jerawat, gemuk / kurus, dll )&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Organisasi dinamis yang menggabungkan semua sistem psiko-fisik tadi dalam suatu proses kerja yang saling berkaitan dan terus berubah dari waktu ke waktu sebagai upaya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyesuaian diri individu tersebut terhadap lingkungannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Secara unik ( khas, tidak sama dengan individu lainnya ).&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Itulah yang disebut dengan kepribadian, kepribadian selalu berubah-ubah karena selalu menyesuaikan diri dengan keadaan tetapi juga ada yang menetap. Dalam pemeriksaan psikologis,tugas psikolog adalah mengidentifikasi aspek-aspek kepribadian yang sifatnya relatif menetap yang akan menentukan prestasinya kelak di pekerjaannya. Menurut allport, salah satu aspek yang menetap itu adalah sifat ( trait ) seperti amarah, cepat tanggap, atau pemberani. Termasuk juga disini aspek kecerdasan. Sebaliknya, ada aspek-aspek yang sifatnya sementara dan bisa diubah atau dikembangkan melalui pengalaman dan pelatihan, seperti sikap kerja, ketekunan, disiplin, dll. Disinilah faktor bawaan akan dipadukan dengan faktor pengalaman dalam suatu hasil pemeriksaan psikologis yang komprehensif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seperti hal-nya dalam intelegensi dalam&lt;i&gt; kepribadian&lt;/i&gt; juga digunakan alat-alat psikodiagnostis atau psiokotes. Dalam asesmen ( teknik evaluasi psikologik yan lebih lengkap ) , tidak hanya digunakan alat-alat psikodiagnostis, melainkan juga digunakan metode wawancara dan observasi melalui proses simulasi, games, diskusi, dll. Semua itu dilakukan agar psikolog dapat memberikan gambaran yang selengkap dan setepat mungkin tentang kepribadian para subjek yang diperiksa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbeda dengan alat - alat psikodiagnostik untuk mengetahui tingkat kecerdasan, tes kepribadian tidak hanya menggunakan teknik mengukur ( kuantitatif, psikometri ) , melainkan juga menggunakan teknik tes proyeksi dan tes inventori.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seperti sudah dijelaskan diatas dalam melaksanakan tugasnya untuk mendeskripsikan kepribadian seseorang,khususnya dalam proses asesmen, psikolog juga menggunakan teknik wawancara, diskusi atau stimulasi. Dalam teknik - teknik itu ada dua hal yang perlu diperhatikan karena terkait dengan pengalaman masa lalu yang ikut membentuk keribadian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Pengalaman yang umum yaitu yang dialami tiap - tiap individu dalam kebudayaan tertentu. Meskipun demikian, kepribadian seseorang tidak dapat diramalkan atau dikenali hanya berdasarkan pengetahuan tentang struktur kebudayaan dimana orang itu hidup.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengalaman yang khusus, yaitu pengalaman - pengalaman yang terjadi dan dialami individu, terlepas dari status dan peranan orang yang bersangkutan dalam masyarakat. hal ini harus tertangkap oleh psikolog karena sangat besar kemungkinannya terkait dengan corak kepribadian subjek yang sedang diperiksa.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Ekspresi Kepribadian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sudah kami jabarkan diatas mengenai arti kepribadian, oleh karena itu jika kita hendak menggambarkan atau menguraikan kepribadian seseorang, kita harus membagi-bagi kepribadian dalam beberapa karakteristik yang dapat dilihat atau diukur. Dalam artian kepribadian seseorang itu diartikan dalam beberapa karakteristik sehingga dengan memahami karakteristik - karakteristik tersebut, kita dapat mengerti pula kepribadian orang yang bersangkutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Meski tidak semua pakar sependapat, namun karakteristik - karakteristik yang saya anggap paling penting untuk mengenali kepribadian ialah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Penampilan fisik&lt;/b&gt; : Tubuh yang besar, wajah yang tampan, pakaian yang rapi, atau tubuh yang kurang sehat, pakaian kusut, semuanya menggambarkan kepribadian dari orang yang bersangkutan. Juga bisa dilihat apakah ia berwibawah dan percaya diri, atau kurang semangat dan mempunyai perasaan rendah diri dan sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tempramen&lt;/b&gt; : Yaitu suasana hati yang menetap dan khas pada orang yang bersangkutan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kecerdasaan dan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;kemampuan &lt;/b&gt;: trmasuk kreativitasnya, mengikuti teori &lt;i&gt;multiple intellegence,&lt;/i&gt; kita bisa mengidentifikasi kemampuan yang menonjol pada orang yang bersangkutan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Arah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;dan pandangan mengenai nilai - nilai &lt;/b&gt;: seperti hobi, pekerjaan, dan kebiasaan sehari - hari merupakan indikator terbaik untuk menggambarkan arah minat dan pandangan moral seseorang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sikap sosial &lt;/b&gt;: hal ini bisa diukur dengan psikotes atau skala, namun juga bisa digali dari wawancara mendalam atau observasi dalam proses simulasi, games, atau diskusi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kecenderungan - Kecenderungan dalam motivasinya&lt;/b&gt; : hal ini juga bisa diketahui melalui beberapa tes wawancara serta observasi selama pemeriksaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Cara - cara pembawaan diri&lt;/b&gt; : seperti sopan santun, banyak bicara, kritis, mudah bergaul, dll.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kecenderungan patologis&lt;/b&gt; : ini merupakan tanda - tanda adanya gangguan jiwa yang serius.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jenis Kepribadian &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meskipun kepribadian itu unik, berbeda pada setiap orang, tetapi ada pakar psikologi yang berusaha menggolong - golongkan kepribadian dalam beberapa jenis. Usaha ini adalah usaha yang sukar sekali, karena itu penggolongan yang dibuat hanya dapat didasarkan pada satu atau dua aspek saja dari keseluruhan kepribadian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penggolongan menurut Ernst Kretschmer didasari pada ciri fisik dan berorientasi pada penyakit - penyakit kejiwaan. Ada tiga macam penggolongan yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe asthenis&lt;/b&gt; : bertubuh kurus, jangkung, memiliki tempramen yang mirip dengan penderita skizofrenia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe Atletis&lt;/b&gt; : bertubuh tegap, seperti olahragawan, memiliki tempramen yang mirip dengan penderita epilepsi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe piknis&lt;/b&gt; : gemuk, pendek, bertempramen mirip dengan penderita manis-depresif.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penggolongan yunani kuno &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hipokrates, bapak ilmu kedokteran berpendapat bahwa kepribadian seseorang dipengaruhi oleh proses - proses faali dalam tubuh. Teorinya tentu saja mengenai cairan - cairan tubuh sekarang relevan lagi namun tipologinya masih banyak dipakai, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe sanguinis&lt;/b&gt; : sangat periang, dipengaruhi terbesar oleh darah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe Phlekmatik &lt;/b&gt;: lamban, tak bersemangat, yang paling berpengaruh adalah kelenjar ludah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe Melankolik&lt;/b&gt; : sedih, murung, banyak dipengaruhi oleh empedu hitam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe kholerik&lt;/b&gt; : pemarah, cepat bereaksi, banyak dipengaruhi oleh empedu kuning.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Tripologi yang lebih modern dilakukan oleh Carl Gustav Jung, yang mendasarkan penggolongannya pada perilaku atau karakteristik psikologis saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe introvert&lt;/b&gt; : yaitu orang dengan kepribadian yang cenderung untuk menarik dir dan menyendiri, terutama dalam keadaan emosional, sedang menghadapi masalah atau konflik. Ia pemalu dan lebih suka menyendiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe ekstrovert&lt;/b&gt; : yaitu orang yang dalam keadaan tertekan justru akan menggabungkan diri dengan orang banyak sehingga bebannya terasa berkurang. ia pemarah dan memilih pekerjaan seperti pedagang, pekerja sosial, juru bicara dan semacamnya, yaitu pekerjaan - pekerjaan yang banyak melibatkan orang - orang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tipe Ambivert&lt;/b&gt; : yaitu orang - orang yang memiliki kepribadian campuran dari kedua jenis diatas. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Demikian artikel mengenai &lt;b&gt;Pembentukan Kepribadian&lt;/b&gt; dari kami, semoga bermanfaat dan jika ada kekurangan silahkan tambahkan di kotak komentar di bawah.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/inteligensi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; title=&quot;Inteligensi&quot;&gt;Inteligensi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/definisi-teori-dan-jenis-emosi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; title=&quot;Definisi, Teori Dan Jenis Emosi&quot;&gt;Definisi, Teori Dan Jenis Emosi&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/4749872781314073492/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/pembentukan-kepribadian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4749872781314073492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4749872781314073492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/pembentukan-kepribadian.html' title='Pembentukan Kepribadian'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjctCJVm1PthGXWPuP47xgj2XwU7Lfmo1OaKp1j9Qgkf4MxyM80ztFTpjUsNZBsbSLLZOMINyZXdX86nlvNCu6Iup_TYtDmnGeqa_dkM-OTH_WqZDucMbpiRcd0ufyhgO5q8N8h0gXHSi4/s72-c/personality.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-276981775898657714</id><published>2012-06-11T20:09:00.005-07:00</published><updated>2012-06-11T20:09:47.637-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Inteligensi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5FEs6s0Hsipt9JV42JUFhIjfne3NlhAqqeGWLLCfYTaVhsciPab-4Nu-vB7fyS_q__SDa6LNqsSH-cWtg-2SUji67JdPbNJ4rXvZAEvgW_UpIajF1JC7pXc4ZskEjU27htdhSzvkXlzU/s1600/Yaiyalah.com+-+ilmuwan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;259&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5FEs6s0Hsipt9JV42JUFhIjfne3NlhAqqeGWLLCfYTaVhsciPab-4Nu-vB7fyS_q__SDa6LNqsSH-cWtg-2SUji67JdPbNJ4rXvZAEvgW_UpIajF1JC7pXc4ZskEjU27htdhSzvkXlzU/s320/Yaiyalah.com+-+ilmuwan.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Ya kali ini kita akan membahas mengenai&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u style=&quot;font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;inteligensi&lt;/u&gt;&amp;nbsp;, Sebelum masuk ke pembahasan mengenai &lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;inteleginsi&amp;nbsp;&lt;/i&gt;seperti biasa saya ingatkan buat para pembaca blog ini agar melihat dan membaca artikel yang sebelumnya agar para pembaca tidak bingung. Langsung saja kita mulai untuk membahas mengenai&amp;nbsp;&lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;inteligensi&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;Seperti yang kita ketahui bahwa setiap individu ( manusia maupun hewan ) mempunyai kekhususannya sendiri yang membedakan dengan individu-individu yang lainnya. Secara lebih mendalam perbedaan dalam individual ini dipelajari dalam psikologi dan menjadi dasar dari hal -hal yang akan dibahas kali ini. Yaitu kekhususan indivudual dalam kecerdasan&amp;nbsp;&lt;i&gt;inteligensi&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Inteligensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Meskipun semua orang tahu bahwa apa yang kira-kira dimaksudkan dalam inteligensi atau kecerdasan itu, namun ternyata susah sekali untuk mendefinisikan konsep ini dengan tepat. banyak dijelaskan definisi dari para psikologi namun karena banyaknya perbedaan definisi, membuat persoalan ini semakin tidak jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; edouard claparede seorang pakar psikologi pendidika prancis dan wiliam stern, seorang pakar psikologi dari jerman, penemu konsep IQ misalnya, mendefinisikan inteligensi secara sangat fungsional dan terbatas yaitu &lt;i&gt;inteligensi adalah penyesuaian diri secara mental terhadap situsasi atau kondisi baru. &lt;/i&gt;dari pihak lain dari karl buhler , mendefinisikan dengan sangat luas yaitu &lt;i&gt;untelegensi adalah perbuatan yang disertai dengan pemahaman atau pengertian.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/i&gt;Perdebatan definisi ini tak kunjung selesai. Pada tahun 1990-an pun ketika para pakar psikologi mencoba untuk bersepakat mengenai apa yang dimaksud dalam inteligensi itu, masi terdapat dua kelompok definisi, yaitu kelompok 52 peneliti yang menamakan diri mereka &lt;i&gt;mainstream&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;sience on intelegence ( SMI ) . dan versi APA ( american psychological assosiation ) &lt;/i&gt;1995.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Versi SMI memberi definisi berdasarkan ke-52 penandatangan naskah definisi itu, yaitu &quot; inteligensi adalah suatu kemampuan mental yang sangat umum yang antara lain melibatkan kemampuan akal, merencana, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami ide - ide yang kompleks, cepat belajar, dan belajar dari pengalaman &quot;. Disisi lain definisi versi MSI itu dianggap oleh sebagian pakar inteligensi yang lain sebagai sekedar sebuah daftar dari berbagai kemampuan yang diidentifikasi atau diajukan oleh para anggaota kelompok 52 sendiri dan dikumpulkan menjadi satu. Dengan demikian definisi itu diragukan fungsinya menjadi definisi. Oleh karena itu versi APA tidak memberikan satu definisi, melainkan hanya menyebutkan satu perbedaan antar individu dalam memahami sesuatu ( ide, lingkungan, masalah dan sebagainya ). Namun hal yang membuat perbedaan kemampuan individu itulah yang disebut inteligensi, sementara definisinya sendiri tak mungkin untuk dirumuskan, karena jika ada selusin pakar yang membuat definisi, maka ada selusin pula definisi tentang inteligensi yang akan dihasilkan. Dengan demikian definisi versi APA lebih mengutamakan faktor &quot;S&quot; ( Specific, Special/khusus ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Karena sangat susah untuk mendefinisikan inteligensi, maka kami akan memberi sedikit ilustrasi saja tentang apa yang dimaksud dengan inteligensi. Ilustrasi memang tidak bisa membatasi dengan tegas tentang suatu hal, tetapi setidaknya ia bisa memberi gambaran mengenai hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kalau kita memandangi sebuah kursi, maka perbuatan kita itu disebut sebagai presepsi. Bayangan kursi itu melalui searabut - serabut syaraf tertentu diproyeksikan diotak sehingga kemudian kita dapat melihat kursi. tetapi kalau saat kita melihat kursi itu, kita juga melihat jenis kayunya, teknik pembuatannya dan memikirkan bagaimana agar kursi itu bisa terlihat bagus, maka perbuatan tersebut sudah termasuk inteligensi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dengan demikian inteligense itu adalah kemampuan untuk mengelola lebih jauh lagi hal - hal yang kita amati. kemampuan itu terdiri atas dua jenis, yaitu kemampuan umum dan kemampuan khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Inteligensi : fluid intelligence dan crystallized intelligence&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dalam kehidupan sehari - hari kita sering mendengar perbedaan kemampuan berpikir anak - anak dan para lansia. Untuk menghafalkan nomor telpon atau nama, anak - anak tidak mengalami kesulitan sama sekali, Sebaliknya para lansia sering mengalami kesulitan. Pada saat lain ketika ada persoalan yang ingin diselesaikan dan memerlukan informasi yang telah didapat sebelumnya justru para lansia dapat mengerjakannya. Gejala ini kemudian dijelaskan oleh dua inteligensi yaitu&amp;nbsp;fluid intelligence dan crystallized intelligence.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Yang disebut fluid inteligence adalah kemampuan proses informasi secara cepat, hubungan berpikir dan ingatan dalam bentuk analogi, mengingat rangkaian kata dan kategorisasi. Sementara crystallized intelligence adalah akumulasi informasi, ketrampilan dan strategi yang telah dipelajari selama hidup dan dapat diterapkan untuk memecahkan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Demikian penjelasan kami mengenai inteligensi, semoga sedikit penjelasan diatas bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi para pembaca. tidak lupa kami katakan, jika ada tambahan silakan isi komentar dibawah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/definisi-teori-dan-jenis-emosi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Definisi, Teori Dan Jenis Emosi&quot;&gt;Definisi, Teori Dan Jenis Emosi&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/proses-belajar-dan-berpikir.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Proses Belajar Dan Berpikir&quot;&gt;Proses Belajar Dan Berpikir&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/276981775898657714/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/inteligensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/276981775898657714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/276981775898657714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/inteligensi.html' title='Inteligensi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5FEs6s0Hsipt9JV42JUFhIjfne3NlhAqqeGWLLCfYTaVhsciPab-4Nu-vB7fyS_q__SDa6LNqsSH-cWtg-2SUji67JdPbNJ4rXvZAEvgW_UpIajF1JC7pXc4ZskEjU27htdhSzvkXlzU/s72-c/Yaiyalah.com+-+ilmuwan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-3910498552071406094</id><published>2012-06-06T04:27:00.000-07:00</published><updated>2012-06-06T04:27:18.865-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Definisi, Teori Dan Jenis Emosi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-XGcW8rimhxbtisYSgvjOkfNVTaSEMqYcVjRLSEP0HLqwHokmoWLy9QlKQVlSC2jNyvKZ90pa03P4seNNVP2q3rYOHuAWsepQK01rhJI16_rnWmFJO8rNUXG2_8Ea_WZ7p7kS1RS7bYg/s1600/emosi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;237&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-XGcW8rimhxbtisYSgvjOkfNVTaSEMqYcVjRLSEP0HLqwHokmoWLy9QlKQVlSC2jNyvKZ90pa03P4seNNVP2q3rYOHuAWsepQK01rhJI16_rnWmFJO8rNUXG2_8Ea_WZ7p7kS1RS7bYg/s320/emosi.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b style=&quot;font-style: italic; text-decoration: underline;&quot;&gt;Definisi, teori dan penyebab emosi&lt;/b&gt;. Ya hal ini terkadang tidak diketahui oleh setiap orang, menurut mereka emosi itu ya marah - marah, padahal tidak semua emosi itu marah. Dan kami &lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/&quot;&gt;jasa konsultasi online&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; akan membahas mengenai &lt;u style=&quot;font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;Definisi, Teori Dan Penyebab EMOSI.&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Selain dipengaruhi oleh pengindraan ( presepsi ) dan pikiran seperti yang sudah kami bahas di artikel kami sebelumnya yang berjudul &lt;i&gt;Fungsi - Fungsi Psikis. &lt;/i&gt;Perilaku manusia juga dipengaruhi oleh perasaan atau emosi. Perasaan emosi bisa positif ( senang ) atau negatif ( tidak senang ). Perasaan senang atau tidak senang yang selalu mewarnai perilaku kita sehari - hari itu, ketika masih dekat pada tataran biologi dan fisiologi/faal disebut warna efektif. warna efektif ini kadang - kadang kuat dan terkadang juga lemah atau samar saja. Dalam warna efektif yang kuat maka perasaan - perasaan menjadi lebih mendalam, lebih luas, lebih terarah dan sudah mencapai tingkat mental atau psikologi, tidak lagi pada tingkat biologi atau fisiologi saja. Perasaan inilah yang disebut dengan emosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Perbedaan antara perasaan dan emosi tidak dapat dinyatakan dengan tegas, karena keduanya merupakan suatu kelangsungan kualitatif yang tidak jelas batasnya. Dilain kesempatan warna efektif juga bisa dinyatakan sebagai emosi. Seperti kasus ini : &quot; &lt;i&gt;Seorang karyawan pulang kerumah dengan muka cemberut karena dikantor dia dimarahi oleh atasannya, setibanya dirumah istrinya bertanya ( kenapa mukamu kok cemberut ? ) karyawan itu langsung meluapkan kekesalannya pada bosnya keistrinya sampai istrinya ketakutan &quot;. &lt;/i&gt;Yang menjadi pertanyaan ialah, apakah emosi itu terjadi ketika karyawan itu memarahi istrinya ( muka cemberut dan rasa kesal masih tergolong warna efektif ) atau sudah terjadi sejak dia dimarahi atasannya dikantor ( muka cemberut dan rasa kesal juga sudah tergolong emosi ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Definisi Emosi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Emosi banyak sekali jenisnya. Sebagai perbandingan dalam bahasa inggris ditemukan lebih dari 500 kata yang menggambarkan emosi, dan ketidak seragaman nama itu terjadi karena tergantung pada banyak faktor, seperti perilaku yang tampak ( menangis dan tertawa ), rangsangan yang memicu ( benda menaktkan atau apapun yang memuji ), reaksi fisiologi yang timbul ( debaran jantung ), dan situasi sosial - budaya ( perempuan boleh manja atau lelaki jangan menangis dan sebagainya ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Oleh karena itu dapat dipahami bahwa emosi adalah suatu konsep yang sanga majemuk sehingga tidak ada satupun definisi yang diterima oleh universal. Walaupun demikian kami akan sedikit memberi pandangan mengenai definisi emosi bahwa&lt;b style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; emosi sebagai reaksi penilaian ( positif atau negatif ) yang komplek dari sistem syaraf seseorang terhadap rangsangan dari luar atau dari dalam dirinya sendiri. &lt;/b&gt;Selain itu secara etimologi, emosi berasal dari kata prancis emotion, yang berasal lagi dari emouvoir, &#39;excite&#39;, yang berdasarkan kata latin emovere, yang terdiri dari kata-kata e-(variant atau ex-), artinya &quot; keluar &quot; dan movere artinya &quot; bergerak &quot; dengan demikian secara etimologi, emosi berarti &quot; bergerak keluar &quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teori - Teori Emosi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Ada dua macam pendapat tentang terjadinya emosi, yaitu pendapat nativistik ( emosi adalah bawaan ) dan pendapat empirik ( emosi adalah hasil belajar dan pengalaman ). Emosi yang kuat pada umulnya diikuti perubahan - perubahan pada tubuh, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Reaksi elektris pada kulit : meningkat bila terpesona.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peredaran darah : bertambah cepat bila marah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Denyut jantung : bertambah cepat bila terkejut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pernafasan : bernafas panjang kalau kecewa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pupil mata : membesar bila sakit atau marah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Liur : mengering kalau takut dan tegang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buluroma : berdiri kalau takut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pencernaan : terganggu jika tegang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Otot : ketegangan dan ketakutan menyebabkan otot menegang dan bergetar ( tremor ).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Komposisi darah : komposisi darah akan ikut berubah dalam keadaan emosional karena kelenjar - kelenjar lebih aktif.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Karena adanya perubahan - perubahan fisiologi yang mengikuti keadaan emosi tertentu, maka dibuatlah mesin pencatat kebohongan. Mesin ini akan disambungkan pada orang yang akan diperiksa ( biasanya untuk tersangka tindak kejahatan ) dan bisa mengukur perubahan - perubahan faal yang terjadi pada tubuh orang yang bersangkutan ( denyut nadi, debar jantung, keringat dingin, tekanan darah, dll ). Namun mesin ini tidak terlalu efektif karena :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Emosi - emosi yang kuat biasanya mengakibakan perubahan fisiologik yang sama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Faktor budaya, Menurut penelitian faktor budaya sangat besar sekali peranannya pada emosi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jenis - jenis atau nama - nama emosi ditentukan oleh jenis rangsangannya dan bukan oleh perasaan atau perubahan tubuh yang terjadi pada orang yang mengalami emosi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pengarug budaya besar sekali pada perkembangan emosi, karena dalam setiap kebudayaan diajarkan cara menyatakan emosi yang konvensional dan khas dalam kebudayaan yang bersangkutan sehingga ekspresi emosi tersebut dapat dimiliki oleh orang lain dalam kebudayaan yang sama, tetapi belum tentu dipahami oleh orang dari kebudayaan yang berbeda.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Jenis - jenis emosi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Takut&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Takut adalah salah satu bentuk emosi yang mendorong individu untuk menjauhi sesuatu dan sedapat mungkin menghindari kontak dengan satu hal. Bentuk ekstrem dari takut adalah takut patologis, yang disebut phobia. phobia adalah perasaan takut terhadap hal - hal tertentu yang demikian kuatnya, meskipun tidak ada alasan yang nyata. Rasa takut lain yang bisa merupakan indikasi kelainan kejiwaan ialah kecemasan, yaitu rasa takut yang tak jelas sasarannya dan juga tidak jelas alasannya ( biasanya diderita oleh penderita psiko neurosis atau gangguan jiwa ringan akibat terlalu banyak stres yang disadari maupun yang tidak disadari).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Cemburu&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Kecemburuan adalah bentuk khusus dari kekhawatiran yang didasari oleh krang adanya keyakinan terhadap diri sendiri dan ketakutan akan kehilangan kasih sayang dari pasangannya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Gembira&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Gembira adalah ekspresi dari kelegaan, yaitu perasaan terbebas dari ketegangan. Dan biasanya gembira disebabkan oleh hal-hal yang bersifat surprise.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Marah&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sumber utama kemarahan adalah hal -hal yang mengganggu aktivitas untuk sampai pada tujuannya. Dengan demikian ketegangan yang terjadi dalam aktivitas itu tidak mereda, bahkan semakin bertambah. Dan untuk menyalurkan ketegangan itu individu akan menjadi marah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Kecerdasan emosi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Suatu terobosan emosi yang dikemukakan oleh Daniel Goleman dalam bukunya the emotional intelligence. Yang menyatakan emosi itu bukan bakat tetapi bisa dibuat dilatih atau dibuang sama sekali. Emosi itu bisa diukur seperti inteligensi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Adapun orang yang dikatakan mempunyai EQ tinggi jika ia memenuhi kelima kriteria berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Mampu mengenali emosinya sendiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mampu mengendalikan emosi sesuai dengan situasi dan kondisi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mampu menggunakan emosinya untuk meningkatkan motivasinya sendiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mampu mengenali emosi orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mampu berinteraksi positif dengan orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Demikian pembahasan kami mengenai &lt;b&gt;&lt;i&gt;Definisi, Teori Dan Jenis Emosi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Jika ada kekurangan silakan para pembaca bisa memberikan tambahan di kotak komentar yang sudah ada dibawah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Baca juga :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/proses-belajar-dan-berpikir.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Proses Belajar Dan Berpikir&quot;&gt;Proses Belajar Dan Berpikir&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/fungsi-fungsi-psikis.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Fungsi - Fungsi Psikis&quot;&gt;Fungsi - Fungsi Psikis&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/3910498552071406094/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/definisi-teori-dan-jenis-emosi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/3910498552071406094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/3910498552071406094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/definisi-teori-dan-jenis-emosi.html' title='Definisi, Teori Dan Jenis Emosi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-XGcW8rimhxbtisYSgvjOkfNVTaSEMqYcVjRLSEP0HLqwHokmoWLy9QlKQVlSC2jNyvKZ90pa03P4seNNVP2q3rYOHuAWsepQK01rhJI16_rnWmFJO8rNUXG2_8Ea_WZ7p7kS1RS7bYg/s72-c/emosi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-4863613979122880206</id><published>2012-06-05T05:37:00.000-07:00</published><updated>2012-06-05T05:37:11.217-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Proses Belajar Dan Berpikir</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFtv4r5VOQQnO2GEstHuFQp_hxCwfrqN9ACn9NpYUkljCfSwwnO4h7GAxAsXeJIqvpT4236lJwuux8e81YY4ahDR6F7QkWgn5Bs2HbUjwC9vgDZtDT3EefXpg5C1Kj-6mUpUA-4mVdP1s/s1600/images+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;395&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFtv4r5VOQQnO2GEstHuFQp_hxCwfrqN9ACn9NpYUkljCfSwwnO4h7GAxAsXeJIqvpT4236lJwuux8e81YY4ahDR6F7QkWgn5Bs2HbUjwC9vgDZtDT3EefXpg5C1Kj-6mUpUA-4mVdP1s/s400/images+(1).jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Hal ini sering menjadi tujuan utama orang dalam hidupnya, apa lagi jika bukan untuk terus &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;belajar dan berpikir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Dalam artikel ini kami akan mengulas mengenai proses &lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;belajar dan berpikir.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;langsung saja kita simak artikel mengenai proses &lt;i&gt;belajar dan berpikir&lt;/i&gt; berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kita contohkan dari seorang anak yang mendapat sebuah hadiah sepatu roda dari ayahnya. ketika si anak mencoba sepatu roda-nya dan menemukan reaksi-reaksi atas rangsangan - rangsangan yang ditimbulkan oleh sepatu roda tersebut. Lama - lama reaksi -reaksi itu akan semakin teratur dan pada suatu saat dia akan bisa menguasai sepatu roda tersebut. Anak yang tadinya tidak bisa naik sepatu roda, sekarang &amp;nbsp;jadi bisa naik sepatu roda. Ini adalah contoh proses belajar. Jadi belajar adalah suatu proses dimana suatu perilaku telah ditimbulkan, diubah atau diperbaiki melalui serentetan reaksi atas situasi ( rangsangan ) yang terjadi. Dan perlu diketahui, bahwa proses belajar tidak hanya meliputi perilaku motorik, tetapi juga berpikir dan emosi. Belajar bahasa inggris misalnya, itu merupakan proses belajar dan berpikir dan belajar motorik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Seperti hukum Gesalt bahwa manusia berpikir secara menyeluruh, maka proses belajar yang terutama melibatkan proses berpikir, harus dimulai dengan mempelajari materi secara keseluruhan, baru kedetail atau bagian - bagiannya. Tetapi dalam belajar yang melibatkan aktivitas motorik harus dimulai dari detainya dahulu, selanjutnya digabungkan menjadi ketrampilan yang menyeluruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dalam proses belajar yang melibatkan berpikir, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi proses dari belajar itu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Waktu istirahat : &lt;/b&gt;Kalau sedang mempelajari sesuatu yang meliputi bahan yang banyak atau proses yang panjang, dan dilakukan sebagian - sebagian, perlu disediakan waktu - waktu tertentu untuk beristirahat. Pada waktu istirahat tersebut sebaiknya jangan melakukan kegiatan yang terkait dengan hal yang dipelajari tersebut agar ada waktu untuk mengendapkan apa yang dipelajari tadi ke ingatan kita. hal itu juga untuk menghindari kejenuhan otak sehingga proses belajar yang sudah dilakukan menjadi efektif.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pengetahuan tentang materi yang dipelajari secara menyeluruh : &lt;/b&gt;Dalam mempelajari sesuatu akan lebih baik jika kita mempelajari materi atau bahan yang ada terlebih dahulu secara keseluruhan, baru setelah itu mempelajari dengan seksama bagian - bagian detailnya. Tetapi jika kesulitan dalam mempelajari materi dan bahan secara keseluruhan sekaligus, anda bisa membagi itu ke dalam bagian - bagian atau sub-sub bagian, lalu jika sudah mengerti bisa anda satukan kembali kedalam bagian keseluruhan. Dalam kaitan pendidikan, prinsip pengatahuan materi secara menyeluruh ini diterapkan dengan memberitahukan kepada siswa pada awal proses belajar mengajar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pemahaman terhadap materi yang dipelajari : &lt;/b&gt;Kalau kita mempelajari sesuatu tanpa pemahaman, maka usaha belajar kita akan menemui banyak kesulitan. Misalnya ; dua orang disuruh menghafal sebuah puisi bahasa inggris. Orang pertama mengerti bahasa inggris dan orang kedua tidak mengerti bahasa inggris, akibat yang ditimbulkan adalah puisi tersebut akan lebih cepat dihafalkan oleh orang pertama yang mengerti bahasa inggris.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pengetahuan akan prestasi sendiri : &lt;/b&gt;Jika tiap kali kita dapat mengetahui hasil prestasi kita sendiri, dalam artian mengetahui mana yang masih salah dan mana yang sudah benar, maka akan lebih mudah kita memperbaiki kesalahan - kesalahan itu dari pada kalau kita harus merabah - rabah terus. Pengetahuan akan prestasi sendiri mempercepat dan mempermudah kita dalam mempelajari sesuatu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Transfer : &lt;/b&gt;Pengetahuan kita akan hal - hal yang pernah kita pelajari sebelumnya, bisa mempengaruhi proses belajar. Pengaruh ini disebut transfer. Transfer bisa bersifat positif, kalau hasil belajar masa lalu mempermudah proses belajar sekarang, tetapi bisa bersifat negatif kalau hasil belajar yang sebelumnya justru menyulitkan proses belajar yang sekarang.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Selanjutnya, proses berpikir itu sendiri dapat digolongkan ke dalam dua jenis, yaitu berpikir asosiatif dan berpikir terarah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Berpikir asosiatif.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; proses berpikir dimana suatu ide merangsang timbulnya ide - ide lain. jalan pikiran dalam proses berpikir asosiatif tidak ditentukan atau diarahkan sebelumnya. Jadi ide - ide itu timbul terasosiasi dengan ide sebelumnya secara tiba - tiba. Jenis - jenis berfikir asosiatif adalah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Asosiasi bebas :&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Satu ide tertentu akan menimbulkan ide mengenai hal lain, yaitu hal apa saja tanpa ada batasnya. Misal ; kita punya ide tentang makanan, ide ini dapat merangsang timbulnya ide tentang restoran,dapur,sumbangan makanan ke anak yatim, dll.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Asosiasi terkontrol : &lt;/b&gt;Satu ide tertentu akan menimbulkan ide tertentu mengenai hal lain dalam batas - batas tertentu saja. Misal : Ide membeli motor, akan merangsang ide tentang harganya, pajaknya, pemeliharaannya. Tapi tidak merangsang ide lainnya seperti peraturan lalulintas, polisi lalu lintas, dll.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Melamun : &lt;/b&gt;Menghayal bebas tanpa batas juga mengenai hal - hal yang tidak realistis. Misal : berkhayal jadi orang kaya, jadi superman, atau jadi apalah yang aneh - aneh.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mimpi : &lt;/b&gt;Ide - ide tentang berbagai hal yang timbul tanpa disadari pada waktu tidur. Mimpi terkadang masih diingat, juga terkadang terlupakan pada saat bangun tidur. Mimpi bisa saja merupakan kilas balik kejadian masalalu, tapi juga bisa saja harapan - harapan yang belum terwujud, atau bahkan terkadang tak bermakna sama sekali. Sigmund freud menilai bahwa mimpi saangat penting sekali karena merupakan dorongan dari alam bawah sadar yang tidak muncul di alam sadar karena dilarang oleh &quot; super-ego&quot; bahkan freud suka menggali mimpi - mimpi pasiennya untuk dianalisis dengan teknik &quot; analisis mimpi &quot;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Berpikir artistik : &lt;/b&gt;Merupakan proses berpikir yang sangat subjektif. Jalan pikiran sangat dipengaruhi pendapat dan pandangan diri pribadi tanpa menghiraukan keadaan sekitar. Hal ini sering dilakukan para seniman ketika menciptakan karya seninya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Berpikir terarah.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Ini adalah jenis berpikir yang lain, yaitu proses berpikir yang sudah ditentukan sebelumnya dan diarahkan pada sesuatu, biasanya diarahkan pada pemecahan suatu persoalan. Proses berpikir seperti ini juga disebut sebagai berpikir konvergen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Penggunaan Simbol Dalam Berpikir.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Proses berpikir selalu menggunakan simbol, yaitu sesuatu yang dapat mewakili segala hal di lingkungan luar, ataupun yang ada pada diri kita sendiri dalam alam pikiran kita. Kata &quot; buku &quot; adalah simbol yang mengartikan tumpukan kertas yang disusun menjadi satu. Orang yang pandai,berpengalaman, banyak membaca atau bergaul, mempunyai lebih banyak kosa kata yang disimpan dalam memory-nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Selain kata - kata, bentuk - bentuk simbol yang digunakan oleh manusia adalah angka - angka, simbol - simbol matematika, simbol tanda lalulintas, not musik, mata uang, dll. Simbol adalah suatu lambang yang digunakan manusia sesuai kesepakatan bersama yang disebut kebudayaan, dianggap mewakili suatu hal tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Strategi berpikir.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Telah dikatakan bahwa berpikir terarah diperlukan dalam pemecahan persoalan - persoalan. Untuk dapat mengarahkan jalan pikiran pada pemecahan persoalan, maka terlebih dahulu diperlukan penyusunan strategi. Ada dua strategi umum dalam memecahkan persoalan yaitu :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Strategi menyeluruh : &lt;/b&gt;Disini persoalan dipandang sebagai suatu keseluruhan dan dicoba dipecahkan dalam kerangka keseluruhan itu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Strategi detailistis : &lt;/b&gt;Disini persolan dibagi - bagi dalam bagian - bagian dan dicoba dipecahkan bagian demi bagian.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dalam strategi yang pertama, sering kali dapat terlihat hal - hal yang sama pada beberapa bagian sehingga dapat diatasi sekaligus. Dengan demikian cara ini lebih efisien dan cepat, dan terutama berguna saat waktunya terbatas.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kesulitan dalam memecahkan persoalan dapat ditimbulkan oleh :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Set : &lt;/b&gt;Cara pemecahan persoalan yang berhasil biasanya cenderung dipertahankan peda persoalan - persoalan yang berikutnya. Pola yang sama untuk memecahkan persoalan yang berbeda disebut set. Seperti yang sudah dikatakan diatas, tidak semua persoalan bisa dipecahkan dengan set yang sudah terbentuk. Dalam hal ini akan timbul kesulitan - kesulitan, terutama jika orang yang bersangkutan tidak mau mengubah set-nya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sempitnya pandangan : &lt;/b&gt;Seringkali dalam memecahkan persoalan, seseorang hanya melihat satu kemungkinan jalan keluar. Meskipun ternyata kemungkinan yang satu ini tidak benar, orang tersebut akan mencobanya terus, karena dia tidak bisa melihat jalan keluar yang lainnya. Dalam &lt;i&gt;psikologi sosial&lt;/i&gt;, ada yang dinamakan &quot;group think&quot;, yaitu suatu proses berpikir yang sudah demikian diyakini oleh suatu kelompok tertentu sebagai suatu pandangan atau cara yang terbaik sehingga mereka tidak memerlukan pandangan atau cara lain.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Demikian yang bisa kami bagi mengenai proses belajar dan berpikir, jika ada kekurangan mohon di tambahkan di kotak komentar yang sudah kami sediakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Baca juga :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/fungsi-fungsi-psikis.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Fungsi - Fungsi Psikis&quot;&gt;Fungsi - Fungsi Psikis&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/contoh-masa-peralihan-remaja.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Contoh masa peralihan remaja&quot;&gt;Contoh masa peralihan remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/4863613979122880206/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/proses-belajar-dan-berpikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4863613979122880206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4863613979122880206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/proses-belajar-dan-berpikir.html' title='Proses Belajar Dan Berpikir'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFtv4r5VOQQnO2GEstHuFQp_hxCwfrqN9ACn9NpYUkljCfSwwnO4h7GAxAsXeJIqvpT4236lJwuux8e81YY4ahDR6F7QkWgn5Bs2HbUjwC9vgDZtDT3EefXpg5C1Kj-6mUpUA-4mVdP1s/s72-c/images+(1).jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-2155051014845910276</id><published>2012-06-01T05:48:00.000-07:00</published><updated>2012-06-01T05:48:19.743-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Fungsi - Fungsi Psikis</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgULJZEnVXsqdjQr54uYfN9fAvMTtET524i85nbzWyahmtQ0cj5LqQ_bUms2eBqpOYgoeDbfyJLFAHlg5JhVJwHJDKBpxOOd2LCkxZpoVs0TRNXhzcLNNVwVZUxhekMsS3rS2G3Jn4DjKU/s1600/arrow.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgULJZEnVXsqdjQr54uYfN9fAvMTtET524i85nbzWyahmtQ0cj5LqQ_bUms2eBqpOYgoeDbfyJLFAHlg5JhVJwHJDKBpxOOd2LCkxZpoVs0TRNXhzcLNNVwVZUxhekMsS3rS2G3Jn4DjKU/s400/arrow.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Selamat malam pembaca, kali ini kami akan membagi sedikit pengetahuan kami mengenai &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;fungsi - fungsi psikis&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Sebelum kita membahas mengenai &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;fungsi - fungsi psikis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;, sebelumnya kami ingin sampaikan kepada para pembaca bahwa ada teman kita yang curhat mengenai masalah kehidupannya. Tetapi kami mohon maaf belum bisa mempost-kan curhat teman kita di blog ini, maka sering - seringlah membuka jasakonsultasionline.blogspot.com karena apa yang di ceritakan teman kita akan segera kami post di blog ini. Oke langsung saja kita mulai pembahasan mengenai &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;fungsi - fungsi psikis&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Persepsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Apa yang ada disekitar kita, akan kita tangkap melalui panca indra dan di proyeksikan pada bagian tertentu di otak, sehingga kita dapat mengamati apakah itu. Pada seorang anak yang baru lahir ( bayi ) bayangan - bayangan yang dikirim ke otak masih begitu tercampur aduk sehingga anak yang baru lahir belum bisa membedakan benda dengan jel`s. tetapi semakin besar anak tersebut maka ogan syaraf - syaraf yang ada di otaknya serta dengan bertambahnya pengalaman anak tersebut maka dia akan bisa mengenali benda - benda yang ada disekitarnya. Kemampuan membedakan, mengelompokkan, memfokuskan itulah yang selanjutnya diinterpretasi sebagai &lt;i&gt;presepsi.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Presepsi akan berlangsung ketika seseorang menerima stimulus dari dunia luar yang ditangkap oleh organ bantunya yang kemudian dikirim kedalam otak. Dan didalam otak akan terjadi proses berfikir yang pada akhirnya terwujud dalam sebuah pemahaman. Sebelum terjadi presepsi pada manusia, diperlukan stimulus yang harus ditangkap melalui organ tubuh yang digunakan sebagai alat bantunya yang dinamakan panca indra. semua panca indra memiliki &lt;i&gt;fungsi - fungsi psikis tersendiri.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Telinga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Berbicara mengenai telinga, Tidak hanya pada daun telinga saja. Karena terdapat 3 bagian dalam telinga, yaitu telinga luar, telinga bagian tengah, dan bagian dalam telinga. Untuk bagian luar dimulai dari bunyi, bunyi adalah suatu gerakan molekul - molekul udara yang terbuat oleh getaran sebuah objek. Objek pertama yang bertemu dengan gelombang suara adalah gendang telinga, ketika mendengar bunyi yang semakin intensif maka gendang telinga akan semakin bergetar. Getaran yang diterima oleh gendang telinga akan dikirim ke bagian tengah telinga yang bentuknya seperti ruangan kecil yang didalamnya terdapat tiga ruang lagi yaitu &lt;i&gt;hammer, anvil, &lt;/i&gt;dan&lt;i&gt; stirrup. &lt;/i&gt;pada bagian tengah getaran akan semakin diperkuat lalu dikiri ke bagian dalam telinga. Pada bagian dalam telinga getaran tersebut akan di ubah agar bisa ditransmisikan ke otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hidung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Banyak makhluk hidup yang bisa menghirup bebauan lebih banyak dari manusia, tetapi manusia tetap bisa menghirup 10.000 bebauan yang berbada. Cara kerja hidung dimulai dari ketika molekul - molekul dari sebuah subtansi masuk dalam saluran hidung dan mengenai sel - sel olfaktori. Sel olfaktori merupakan syaraf reseptor yang jumblah dan jenisnya ribuan. tiap reseptor bekerja untuk bauan yang spesifik, setelah bauan dierima oleh reseptor maka akan langsung dikirim ke otak dan dimulai proses pengenalan dari masing - masing bauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lidah&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Bagian pengecap ini memiliki lebih dari seribu sel reseptor. Secara garis besar para ahli hanya percaya ada empat tipe dasar reseptor yaitu untuk mengetahui rasa manis, asam, asin, dan pahit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Kita dapat membedakan objek kasar, halus, keras, dan lembek dimulai dari informasi yang dikirim dari kulit. Reseptor - reseptor menyebar disetiap bagian kulit dengan kedalaman yang berbeda di setiap bagian tubuh. oleh karena itu ada beberapa bagian tubuh yang sangat sensitif seperti ujung jari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Dalam analogi yang sederhana, mata mirip dengan kamera. mata harus mengukur dan mengatur cahaya yang masuk. Lensa mata kemudian memfokuskan cahaya ke retina yang bekerja layaknya film, membentuk gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Alat - alat indra diatas sangatlah membantu dalam kehidupan manusia. semua alat indra dapat memberikan sensasi. sensasi adalah stimulan dari dunia luar yang dibawa masuk ke dalam sistem syaraf. Adanya penambahan informasi yang merupakan wujud interpretasi ( memasukkan makna dari yang dirasakan / sensasi dengan yang ada terlebih dahulu ) lenjadikan sensasi yang awalnya hanya fisik bertambah nilainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Perhatian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pada setiap saat ada ratusan, mungkin ribuan rangsangan yang tertangkap oleh setiap panca indra kita. Dan tentunya kita tidak mampu menyerap seluruh rangsangan yang ada sekaligus. Karena keterbatasan daya serap dari persepsi kita, maka kita terpaksa harus memfokuskan perhatian kita pada 1 atau 2 objek saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Set&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Set ( mental set ) adalah kesiapan mental seseorang untuk menghadapi sesuatu rangsangan yang akan timbul dengan cara tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Kebutuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Kebutuhan kebutuhan sesaat maupun yang menetap pada diri seseorang, akan mempengaruhi persepsi orang tersebut. Dengan demikian kebutuhan - kebutuhan yang berbeda akan menyebabkan perbedaan persepsi. Misalnya : sepasang suami istri berbelanja ke mal, sang suami memilih pergi ketoko olah raga atau aksesoris mobil, sedangkan sang istri memilih ke toko tas dan sepatu. Hal ini akan menimbulkan persepsi yang berbeda tentang mal itu dari sepasang suami dan istri tadi. sang suami mengeluh bahwa mal itu serba mahal ( harga alat olah raga dan aksesoris mobilnya mahal ) sedangkan sang istri dengan riang berkata bahwa mal tersebut paling murah harganya ( tentang tas dan sepatu ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Sistem Nilai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat sangat berpengaruh pada persepsi. suatu eksperimen di amerika menunjukkan bahwa anak yang berasal dari keluarga miskin mempersepsikan mata uang logam lebih besar dari pada ukuran yang sebenarnya. dan gejala ini tidak terdapat pada anak dari keluarga kaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Tipe Kepribadian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Tipe kepribadian juga mempengaruhi persepsi. Misal : farida dan linda bekerja dalam satu kantor yang sama dibawah pengawasan dari atasan yang sama. farida bertipe tertutup ( introvert ) dan pemalu sedangkan linda bertipe terbuka ( ekstrovert ) dan percaya diri. Sangat mungkin frida akan mempersepsi atasannya sebagai sosok yang menakutkan dan perlu dijauhi. sedangkan untuk linda atasannya adalah sosok yang biasa saja yang bisa diajak bergaul seperti orang lain pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Gangguan Kejiwaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Sebagai gejala normal, ilusi berbeda dari halusinasi dan delusi. yaitu kesalahan persepsi pada penderita gangguan kejiwaan. penyandang gejala halusinasi visual seakan - akan melihat sesutu ( cahaya , bayangan , hantu atau malaikat ) dan ia percaya sekali bahwa yang dilihatnya itu realita. Sedangkan penyandang gejala halusinasi auditif seakan - akan mendengar suara tertentu ( bisikan, suara orang bercakap - cakap, gemuruh, dan sebagainya ), yang diyakininya sebagai realita. gejala halusinasi visual dan auditif dan mungkin juga halusinasi pada indra yang lain, bisa terdapat pada satu orang, yang menyebabkan orang itu mengalami delusi. Delusi merupakan keyakinan bahwa dirinya menjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan realita ( fixed false belief ), Misal : Merasa dirinya menjadi rasul tuhan atau kesatria piningit, raja majapahit, atau superman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Demikian pembahasan kami jika ada hal yang kurang atau yang belum kami sampaikan silakan beri tambahan melalui kotak komentar atau email kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/contoh-masa-peralihan-remaja.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Contoh masa peralihan remaja&quot;&gt;Contoh masa peralihan remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-hal-penting,yang-perlu.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Beberapa Hal Penting Yang Perlu Ditanamkan Pada Diri Anak&quot;&gt;Beberapa Hal Penting Yang Perlu Ditanamkan Pada Diri Anak&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/2155051014845910276/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/fungsi-fungsi-psikis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/2155051014845910276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/2155051014845910276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/06/fungsi-fungsi-psikis.html' title='Fungsi - Fungsi Psikis'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgULJZEnVXsqdjQr54uYfN9fAvMTtET524i85nbzWyahmtQ0cj5LqQ_bUms2eBqpOYgoeDbfyJLFAHlg5JhVJwHJDKBpxOOd2LCkxZpoVs0TRNXhzcLNNVwVZUxhekMsS3rS2G3Jn4DjKU/s72-c/arrow.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-2928111405748776514</id><published>2012-05-28T02:13:00.000-07:00</published><updated>2012-05-28T02:14:29.391-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Contoh masa peralihan remaja</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRs-PlYKMyGzSGzUzWWfVjSUwdsN7ZeygFNSN-z0slNWsUhoheOHDf9qi9B1gKl6K-VFNhLy7hxF74aDF-fdI-ch13YH7OSoTQydD_HQqd5ly1uowpqzR9vthkUQyvylSMWiVe5qaWec/s1600/milihi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRs-PlYKMyGzSGzUzWWfVjSUwdsN7ZeygFNSN-z0slNWsUhoheOHDf9qi9B1gKl6K-VFNhLy7hxF74aDF-fdI-ch13YH7OSoTQydD_HQqd5ly1uowpqzR9vthkUQyvylSMWiVe5qaWec/s400/milihi.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kita akan kembali membahas masalah remaja, banyak hal yang perlu kita bahas mengenai remaja. Berikut &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/contoh-masa-peralihan-remaja.html&quot;&gt;contoh masa peralihan remaja&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tinjauan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Remaja menghadapi berbagai isu perkembangan. Havighurst menyarankan bahwa dua area penting termasuk pekerjaan dan hubungan. Levinson berfokus pada perubahan hubungan dan pada eksplorasi, sementara Erikson mengomentari keintiman dan komitmen untuk tujuan. Super (1963) menunjukkan bahwa eksplorasi dan mengkristal pilihan pekerjaan yang penting bagi remaja yang lebih tua dan dewasa muda. Apa yang tampak jelas adalah bahwa remaja yang lebih tua dan dewasa muda memasuki transisi dengan tujuan menjadi independen berfungsi dewasa, karena mereka berusaha untuk memenuhi berkembang kebutuhan terkait pribadi dan karir. Perubahan yang cepat dan meningkat di pasar tenaga kerja dan pasca-sekolah menengah kesempatan pendidikan berarti bahwa remaja sekarang dihadapkan dengan tantangan untuk memenuhi kebutuhan mereka pribadi dan karir ketika tidak bisa memberikan kepastian atau rasa kontrol pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Transisi Dari SMA&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sebuah studi longitudinal dengan Amundson, Borgen, dan Tench (dalam pers) menemukan bahwa orang muda meninggalkan sekolah tinggi tidak siap untuk karir realitas saat ini dan bahwa baik karir dan wilayah pribadi kehidupan mereka berada dalam keadaan perubahan dan ketidakpastian. Pada akhir tahun terakhir mereka sekolah tinggi, orang muda dalam penelitian ini menyatakan optimisme tentang memasuki area karir pilihan mereka dan mereka diharapkan menjadi pekerja yang sukses dalam pekerjaan menantang yang menawarkan kepuasan pribadi. Sekitar setengah responden menunjukkan beberapa kekhawatiran tentang pertemuan pasca-sekolah menengah standar masuk. Sekitar 9 dan 18 bulan setelah lulus, depresi, harga diri, dan kecemasan yang berkorelasi dengan berbagai masalah yang dirasakan, termasuk uang, kurangnya dukungan dari keluarga dan teman, atribusi internal masalah transisi umum, atribusi eksternal karier / kerja kesulitan , dan kurangnya kepuasan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pada akhir penelitian, beberapa anak muda diwawancarai. Mereka diminta mengenai faktor yang membantu atau menghambat transisi pasca-sekolah menengah. Faktor positif termasuk keluarga yang mendukung dan teman-teman, menghasilkan uang, memuaskan kegiatan santai, prestasi pribadi, dan keberhasilan pendidikan. Faktor negatif termasuk masalah hubungan, kebingungan karir, kesulitan keuangan, pengangguran, kurangnya kerja memuaskan, kurangnya pasca sekolah menengah kesempatan pendidikan, dan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan pasca-sekolah menengah pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Secara perkembangan, anak-anak muda berusaha untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan yang berhubungan dengan karier, yang dalam keadaan fluks dan ketidakpastian. Itu jelas bahwa kurangnya kemajuan di satu daerah bisa memiliki pengaruh negatif di sisi lain (misalnya, ketidakmampuan untuk mendapatkan pasca-sekolah menengah masuk pendidikan atau pekerjaan yang dibayar secara drastis dapat mengubah kemampuan seseorang untuk bergerak dari menjadi remaja tergantung kepada orang dewasa mandiri ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sebuah View Expanded Konseling Karir: Kompetensi Engendering&lt;br /&gt;
Penelitian di atas menunjukkan kebutuhan untuk pandangan yang lebih luas dari konseling karir; konseling yang mengakui kebutuhan perkembangan anak muda, pengaruh perubahan sosial dan ekonomi, dan pentingnya mendasarkan strategi intervensi pada kompetensi pribadi dan karir, semua dalam konteks berkurang dan mengubah peluang untuk pilihan. Untuk mengatasi hal ini lebih luas dari masalah, kami telah mempekerjakan model kompetensi dengan delapan bidang utama (Amundson, Borgen &amp;amp; Tench, dalam pers): tujuan, pemecahan masalah, kemampuan komunikasi, pengetahuan teoritis, pengetahuan terapan, kemampuan beradaptasi organisasi, manusia- hubungan keterampilan, dan kepercayaan diri. Kami juga telah mengembangkan beberapa strategi konseling yang memfasilitasi transisi halus:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Mengembangkan Rencana Berganda. Banyak anak muda meninggalkan sekolah tinggi dengan rencana aksi dan sempit dengan beberapa alternatif. Mereka sangat berharap untuk menjadi sukses dengan rencana dan tidak siap untuk menghadapi hambatan. Mengembangkan fleksibilitas dalam perencanaan karir memerlukan rasa tujuan, keterampilan pemecahan masalah, dan beberapa rencana. Strategi membantu termasuk visualisasi, berpikir lateral, pilihan melakukan penilaian dan pengambilan keputusan dalam konteks ketidakpastian (Gelatt ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Self-Advokasi dan Pemasaran. Sebagai orang muda bergerak ke arah pendidikan lanjutan, atau ke pasar tenaga kerja, sangat penting bagi mereka untuk pasar dan advokasi untuk diri mereka sendiri. Dengan kesempatan langka dan birokrasi membingungkan, ada kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi organisasi, dan efektivitas dalam hubungan manusia. Hal ini memerlukan kegiatan seperti mentoring, praktek peran-bermain, dan dukungan ekonomi, emosional, dan informasi yang sedang berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Mengelola Mengubah Hubungan. Perubahan emosi dan sosial remaja pengalaman dapat menantang anak muda ketika mereka mencoba untuk mengatasi hambatan dalam sistem pendidikan dan pasar tenaga kerja. Teman memberikan dukungan emosional, tapi ini adalah saat ketika pola persahabatan berubah. Orang tua dibutuhkan untuk emosional, material, dan dukungan informasi, tetapi, pada saat yang sama, mereka perlu untuk memungkinkan orang muda ruang yang cukup untuk mengembangkan rasa mereka sendiri identitas. Mengatasi masalah hubungan dapat difasilitasi melalui komunikasi, pelatihan hubungan manusia, dan pemecahan masalah, yang mengaburkan sebagian besar perbedaan tradisional antara karir dan konseling pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Memenuhi Kebutuhan Dasar. Kaum muda memiliki kebutuhan yang kuat untuk masyarakat. Kebutuhan sentral lainnya termasuk memiliki rasa arti dalam hidup, keamanan fisik dan emosional, dan struktur dasar dalam hubungan dan hidup. Sebagai orang muda Mover luar sekolah tinggi, banyak dari kebutuhan dasar memerlukan revaluasi. Selain mengubah hubungan, muncul pertanyaan tentang bagaimana untuk membuat hidup, bagaimana merencanakan kegiatan yang berarti, dan bagaimana untuk secara efektif mengelola waktu. Untuk memfasilitasi perubahan ini, kaum muda harus membangun rasa tujuan dan memahami bagaimana mereka memenuhi kebutuhan mereka saat ini dan masa depan. Konselor dapat membantu memperjelas masalah ini. Tanpa jenis bantuan perkembangan, anak muda sering tidak memiliki ketahanan untuk manuver di dalam lingkungan pasar yang semakin kompetitif pendidikan dan tenaga kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Mengatasi Stres. Masa remaja adalah masa stres yang cukup besar. Sementara banyak stres dengan dapat diminimalkan melalui dukungan, ketekunan, dan pengambilan keputusan dan perencanaan aktif, masih akan ada saat-saat ketika orang muda menemukan dirinya dalam situasi sulit. Mengatasi stres dikaitkan dengan berbagai kompetensi seperti kemampuan beradaptasi organisasi, hubungan manusia, pemecahan masalah, dan kepercayaan diri. Strategi khusus untuk manajemen stres mencakup teknik relaksasi, mengelola &#39;berbicara sendiri&#39;, fokus, dan menggunakan sistem dukungan.&lt;br /&gt;
Mengatasi Macet. Kami terkejut pada sejauh mana kaum muda dipengaruhi oleh kerugian pribadi yang beragam. Kerugian ini terlibat kematian dalam keluarga (orang tua biasanya besar) dan pengalaman pemisahan orang tua dan perceraian. Dampak dari kerugian atas peristiwa karir cukup besar, menunjukkan kebutuhan yang nyata bagi pemuda untuk mengembangkan kompetensi dalam menangani kehilangan dan berduka. Konseling dalam domain ini mengaburkan banyak perbedaan tradisional antara daerah pribadi dan karir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Bridging Program. Banyak anak muda tidak memiliki &quot;hands-on&quot; pengalaman karena mereka berusaha untuk memasuki dunia kerja. Banyak juga tidak terbiasa dengan, dan takut, pindah ke pasca-sekolah menengah pendidikan. Untuk mengatasi kekhawatiran ini, konselor perlu mengembangkan pengalaman kerja dan program pendidikan co-op untuk membantu kaum muda memperoleh pengalaman yang diperlukan. Program pendidikan pasca-sekolah menengah masuk juga dapat memainkan peran penting dalam mengurangi kesulitan transisi.&lt;br /&gt;
Informasi dan Akses Informasi. Tantangan di era informasi tidak hanya bagaimana mengumpulkan informasi, tetapi bagaimana mengubah informasi menjadi pengetahuan pribadi yang relevan. Kaum muda perlu up-to-date informasi mengenai karier, program pendidikan, dan tren pasar. Mereka juga harus mengembangkan kemampuan untuk menilai relevansi dari informasi. Memperoleh keterampilan ini melibatkan baik teoritis dan pengetahuan terapan. Konseling strategi dalam domain ini termasuk membantu kaum muda mengembangkan penelitian, wawancara, dan kritis analisis keterampilan.&lt;br /&gt;
Kesimpulan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Luasnya komponen di atas menunjukkan bahwa :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konseling karir perlu mencakup rentang yang lebih besar isu.&amp;nbsp;Pribadi dan masalah karir yang saling terkait bagi kaum muda.&amp;nbsp;Cara-cara di mana orang muda membuat beberapa transisi mereka pengalaman sangat mempengaruhi psikologis mereka menjadi baik.&amp;nbsp;Keluarga dan teman-teman membentuk dasar yang kuat untuk mendukung dalam masa transisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;REFERENSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Amundson, NE, Borgen, WA, &amp;amp; Tench, E. &quot;Kepribadian dan kecerdasan dalam pendidikan karir dan konseling bimbingan kejuruan.&quot; Dalam DH Saklofske &amp;amp; M. Zeidner. International Handbook of Kepribadian dan Intelijen, New York: Plenum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Erikson, E. H. Identitas pemuda dan krisis. Jakarta: W. Norton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelatt, H. B. &quot;Positif ketidakpastian: Sebuah keputusan baru membuat kerangka untuk konseling.&quot; Jurnal Psikologi Konseling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Havighurst, R. J. Perkembangan tugas dan pendidikan. New York: David McKay.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Levinson, D. Musim kehidupan seorang pria. New York: Ballantine.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Super, D. E. Pengembangan karir: Esai dalam pengembangan kejuruan. New York: College Entrance Pemeriksaan Dewan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
William Borgen dan Norm Amundson adalah profesor di Departemen Psikologi Konseling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; ERIC Digests berada dalam domain publik dan dapat bebas direproduksi dan disebarluaskan. Publikasi ini didanai oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat, Kantor Penelitian dan Perbaikan, Kontrak No RR93002004. Pendapat yang dikemukakan dalam laporan ini tidak mencerminkan posisi dari Departemen Pendidikan Amerika Serikat, OERI, atau ERIC / CASS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian pembahasan kami mengenai contoh masa peralihan remaja. jika ada tambahan atau kekeliruan dalam artikel ini, silakan beri komentar di kotak yang sudah kami sediakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-hal-penting-yang-perlu.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Beberapa Hal Penting Yang Perlu Ditanamkan Pada Diri Anak&quot;&gt;Beberapa Hal Penting Yang Perlu Ditanamkan Pada Diri Anak&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/2928111405748776514/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/contoh-masa-peralihan-remaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/2928111405748776514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/2928111405748776514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/contoh-masa-peralihan-remaja.html' title='Contoh masa peralihan remaja'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkRs-PlYKMyGzSGzUzWWfVjSUwdsN7ZeygFNSN-z0slNWsUhoheOHDf9qi9B1gKl6K-VFNhLy7hxF74aDF-fdI-ch13YH7OSoTQydD_HQqd5ly1uowpqzR9vthkUQyvylSMWiVe5qaWec/s72-c/milihi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-6173444420944875311</id><published>2012-05-22T04:47:00.000-07:00</published><updated>2012-05-22T04:48:39.951-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Beberapa Hal Penting Yang Perlu Ditanamkan Pada Diri Anak</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2E7r_jMJJNgfSy9Yiy7ePRKFQIJsJO1hFkrg5iB4dx4kVQ9s8ekc8xhufLSPndigDUEDTjZKIqyHKbRHkMt3p11J9hTx-D84a2-Us0NCZBevWlAuk3CefH1FsypJOWAb_CfI0c3jixPU/s1600/gambar-anak-duduk-sarjana1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2E7r_jMJJNgfSy9Yiy7ePRKFQIJsJO1hFkrg5iB4dx4kVQ9s8ekc8xhufLSPndigDUEDTjZKIqyHKbRHkMt3p11J9hTx-D84a2-Us0NCZBevWlAuk3CefH1FsypJOWAb_CfI0c3jixPU/s400/gambar-anak-duduk-sarjana1.jpg&quot; width=&quot;267&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Berbicara mengenai anak, terkadang sebagai orang tua kita sering lupa akan &lt;b style=&quot;font-style: italic; text-decoration: underline;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-hal-penting-yang-perlu.html&quot;&gt;beberapa hal penting yang perlu ditanamkan pada diri anak&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; agar anak tersebut tidak menjadi pribadi yang tidak baik dalam berperilaku. Tentunya setiap orang tua tidak ingin jika anak mereka kelak menjadi orang yang gagal dalam hal prestasi,tingkah laku,agama,dan lain - lain. Tetapi terkadang kita sebagai orang tua juga sering melupakan beberapa point - point penting dalam mendidik pribadi anak - anak kita. Fakta yang terjadi di era saat ini adalah orang tua sering membiarkan anak - anak mereka mempelajari suatu hal yang benar - benar ingin mereka ketahui tanpa ada pendampingan / pengawasan dari orang tua mereka. Dan yang membuat saya prihatin dan mempunyai ide untuk membuat artikel ini adalah apa yang saya lihat disekitar lingkungan saya, para orang tua membiarkan anaknya bermain apapun yang mereka suka tanpa ada pengawasan, dan kalaupun ada pengawasan mereka hanya berteriak dari jauh jika anak tersebut di rasa salah tanpa ada tindak lanjut untuk menasehati. Dan hal itu yang membentuk pola pikir seorang anak bahwa &quot; apa yang saya lakukan bukanlah sebuah kesalahan yang besar, dan saya tidak akan mendapatkan sanksi jika saya lakukan hal itu lagi &quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh kasus : &lt;i&gt;seorang anak yang sedang bermain dengan teman sebayanya, tiba - tiba memukul temannya karena temannya tidak mau memberi apa yang ingin dipinjamnya, dan ketika orang tua dari anak itu mengetahui jika anaknya memukul temannya, orang tua tersebut hanya berkata dari jauh &quot; hey nak, jangan memukul &quot;. Dan apa yang akan terjadi pada anak saat dia mulai bertambah umur? anak terebut mempunyai kemungkinan besar akan menjadi anak yang suka memaksakan kehendaknya terhadap teman - temannya, bahkan bisa saja si anak menjadi suka memalak temannya dan jika tidak berhasil dia akan memukul temannya tersebut.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Hal diatas terjadi karena si anak merasa jika memukul bukanlah hal yang bisa membuat dia kena marah atau nasehat dari orang tuanya. Sungguh hal yang tidak pernah kita duga sebelumnya bukan? ya terkadang kita melupakan hal - hal demikian dan menganggap dengan bertambahnya umur anak, maka anak tersebut akan mengerti mana yang baik dan mana yang tidak baik. Tapi sebenarnya itu bukan sebuah kemungkinan besar dalam pertumbuhan pribadi si anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Nampaknya kita sebagai orang tua harus belajar lebih banyak tentang beberapa hal yang perlu di tanamkan pada diri anak, kita tidak bisa begitu saja membiarkan anak kita menjadi pribadi yang gagal dalam segala hal, apa lagi dengan menyalahkannya dikemudian hari ketika sang anak sudah menjadi pribadi yang gagal. Karena tidak dapat di pungkiri lagi bahwa terkadang kita lalai akan apa yang seharusnya kita ajarkan kepada anak kita, mana hal yang baik dan mana yang buruk, apa saja yang tidak boleh di lakukan, ajaran agama yang seharusnya menjadi faktor terpentingpun terkadang kita melupakannya. Apa lagi di era teknologi seperti sekarang, anak - anak bisa dengan mudah mengakses segala hal yang bisa membuat mereka menjadi pribadi yang gagal di masa mendatang melalui teknologi yang ada jika kita kurang dalam mengawasi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu kita tanamkan pada diri anak, agar dimasa mendatang anak - anak kita bisa menjadi pribadi yang sukses dalam segala hal terutama agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mengajarkan anak bertingkah laku sesuai norma - norma yang ada sejak dini.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kita harus mengajarkan dasar - dasar norma yang ada dikehidupan kita kepada anak kita, hal ini bisa kita mlai dengan diri kita yang selalu bertingkah sesuai norma, karena anak akan mempelajari sesuatu mulai dari apa yang dilakukan oleh orang tua-nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Memberi nasehat - nasehat kepada anak.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kita bisa memulai dari menasehatinya jika apa yang diinginkan si anak memang tidak baik untuk kesehatannya atau dirinya. misalnya : ketika si anak menangis meminta makanan yang dilihatnya di luar, sedangkan anda sebagai orang tua tahu bahwa si anak tidak boleh memakan makanan tersebut dikarenakan bisa menyebabkan sakit pada perut. maka orang tua seharusnya memberi pengertian kepada anak tersebut mengenai hal buruk itu, bukannya malah memarahi si anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menanamkan nilai - nilai beragama pada anak.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ya menanamkan nilai - nilai beragama adalah menjadi hal yang mutlak harus kita berikan kepada anak. Karena tidak ada 1 hal burukpun yang diajarkan oleh semua agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mengajarkan anak untuk tidak berbohong dan selalu jujur.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Orang tua tidak hanya mengajarkan tetapi harus bisa memberi contoh kepada anak-anak bahwa mereka pun tidak berbohong. Bila anak mengetahui orang tua berbohong maka jangan harap anda berhasil mengajarkan pelajaran ini kepada anak anda. Dia akan meniru apa yang telah anda contohkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ajarkan pada anak tentang berbagi.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Bila anda memiliki 2 orang anak, ajarkan untuk saling berbagi baik itu makanan, minuman atau mainan anak. Bila anda memiliki anak tunggal anda dapat mengajak atau mengundang teman anak anda untuk main bersama dengan si kecil, anda dapat mengajarkan anak anda hal berbagi mainan atau makanan dengan teman bermainnya, dengan demikian si kecil akan belajar satu hal bahwa ”berbagi dengan sesama itu adalah hal yang baik ”. hal ini bisa menghindarkan anak dari sifat ingin menang sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ajarkan anak untuk membicarakan masalahnya kepada keluarga.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ini adalah hal penting yang paling sering dilupakan oleh orang tua. jika kita mengajarkan anak kita untuk terbuka kepada kita, maka suatu saat dia bisa menjadi pribadi yang terbuka dan bisa menyelesaikan segala masalah dengan membicarakannya kepada orang tua. Misal : si anak sedang mengalami masalah dengan teman sekolahnya, dia akan lebih memilih meminta pendapat kepada orang tua dari pada terus memikirkan masalah itu sendiri sehingga pelajarannya terganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tanamkan rasa percaya diri kepada anak.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; kebanyakan orang tua hanya bisa menganalisa tingkat kepercaya dirian sang anak ketika mereka mulai bertambah umur tanpa memupuk rasa percayadiri kepada sang anak. Ingat rasa percaya diri si anak sangat penting dan dibutuhkan si anak kelak ketika ia dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sikap memaafkan.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ajarkan kepada anak kita untuk menjadi pribadi yang bisa memaafkan, dengan cara mengajarkan anak untuk memaafkan temannya yang telah mengusilinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Jika hal - hal di atas bisa kita ajarkan terhadap anak kita, kemungkinan besar pola pikir anak kita akan lebih tertata dan terarah, sehingga kelak dia bisa membedakan mana yang baik untuk dirinya dan mana yang tidak seharusnya dia kerjakan karena itu tidak baik untuk dirinya. Karena pada dasarnya tingkat kecerdasan setiap anak itu tidak sama, dan itu berpengaruh terhadap cara pandang mereka maupun pola pikir mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Tetap ajarkan hal - hal positif terhadap anak kita agar masa depan mereka lebih terarah. Semoga apa yang saya tulis diatas bisa sedikit memberi manfaat terhadap para pembaca yang sudah menjadi orang tua maupun yang masih akan menjadi orang tua. Jika ada tambahan silakan isi kotak komentar yang sudah kami sediakan di blog jasakonsultasionline.blogspot.com ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/definisi-manusia.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Definisi Manusia&quot;&gt;Definisi Manusia&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;/h3&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/6173444420944875311/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-hal-penting-yang-perlu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/6173444420944875311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/6173444420944875311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-hal-penting-yang-perlu.html' title='Beberapa Hal Penting Yang Perlu Ditanamkan Pada Diri Anak'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2E7r_jMJJNgfSy9Yiy7ePRKFQIJsJO1hFkrg5iB4dx4kVQ9s8ekc8xhufLSPndigDUEDTjZKIqyHKbRHkMt3p11J9hTx-D84a2-Us0NCZBevWlAuk3CefH1FsypJOWAb_CfI0c3jixPU/s72-c/gambar-anak-duduk-sarjana1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-7563462117756511004</id><published>2012-05-19T22:05:00.001-07:00</published><updated>2012-05-19T22:05:57.939-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Beberapa Ciri - Ciri Perilaku Manusia Yang Membedakannya Dari Hewan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCdmoWON1_u1ZsTB95xx5haQxMZgcxJ_ozFgUenbT6IEdTp4ED35j6zC2WvwMh0HcyFoK1bPeUVXW2cz3kgnJwCWrtbJMEEyfKyGZa-6ouTydkfQ2TIFkZxPVDjpGV52O5j-sNcn2y-Ro/s1600/mario-question-mark-block-tissue-block_1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;372&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCdmoWON1_u1ZsTB95xx5haQxMZgcxJ_ozFgUenbT6IEdTp4ED35j6zC2WvwMh0HcyFoK1bPeUVXW2cz3kgnJwCWrtbJMEEyfKyGZa-6ouTydkfQ2TIFkZxPVDjpGV52O5j-sNcn2y-Ro/s400/mario-question-mark-block-tissue-block_1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam hal ini memang biasanya ada sedikit kesamaan ciri tapi ada beberapa hal yang membuat berbeda adalah manusia memiliki beberapa sifat yang lebih dari pada hewan. berikut &lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;beberapa ciri - ciri perilaku manusia yang membedakannya dari hewan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri - ciri perilaku yang pertama adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Manusia Memiliki Kepekaan Sosial&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Manusia bukan hanya merupakan makhluk sosial, dalam arti manusia adalah makhluk yang saling berketergantungan dan saling membutuhkan kerja sama dengan manusia yang lainnya. Hal ini mirip dengan beberapa jenis hewan tertentu, seperti semut. Namun tidak hanya itu, manusia memiliki kepekaan sosial ( kepekaan untuk menyesuaikan sesuatu perilaku dengan harapan ataupun pandangan manusia yang lainnya ). Sebagai contoh : &lt;i&gt;sikap orang yang selalu berbeda jika sedang menghadapi orang yang sedang marah, sedih, maupun gembira&lt;/i&gt;. Dan seseorang yang tidak mampu memahami dan menyesuaikan diri dengan kondisi di sekelilingnya maka berarti orang itu tidak memiliki &lt;i&gt;kepekaan sosial&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kelangsungan Perilaku&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perilaku atau perbuatan manusia tidak akan terjadi secara &lt;i&gt;sporadis&lt;/i&gt; ( timbul dan hilang begitu saja ), namun selalu berkelangsungan antara perbuatan sebelumnya dengan perbuatan selanjutnya. Misalnya, seekor ular akan makan jika dia sedang lapar, dan setelah kenyang dia akan tidur sampai dia lapar lagi maka dia akan bangun dan mencari mangsa untuk makan kembali dan begitu seterusnya, sedangkan manusia sejak kecil ia akan sekolah, dan terus sekolah sampai bertahun - tahun lalu sampai ia menjadi seorang sarjana dan kemudian bekerja lalu berpenghasilan dan berkeluarga sampai mempunyai keturunan dan seterusnya. Dengan kata lain perilaku manusia tidak pernah terhenti disuatu saat. Karena perbuatan yang dilakukan manusia di masa lalu adalah persiapan untuk masa depannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Memiliki Orientasi Pada Tugas&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua perilaku manusia selalu mengarah pada suatu tugas tertentu, hal ini nampak jelas ketika mereka sedang belajar atau bekerja meskipun terkadang juga tampak pada suatu hal yang seolah - olah tidak memiliki suatu tujuan yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sifat Usaha Dan Perjuangan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Sifat yang ini juga sering dijupai pada makhluk selain manusia, misalnya pada kucing yang selalu mengendap - endap saat kucing itu mengintai seekor kucing yang akan menjadi mangsanya. Usaha dan perjuangan juga melekat pada diri manusia namun dengan cara yang berbeda. Hal ini karena apa yang diperjuangkan adalah satu hal yang ditentukan dan sudah menjadi pilihnya sendiri, dan manusia tidak akan memperjuangkan apa yang memang tidak diinginkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Memang terkadang ada juga seseorang yang memperjuangkan hal yang telah dipaksakan oleh orang lain tetapi sesungguhnya itu dilakukan untuk dirinya sendiri juga. Intinya dalam hal ini manusia mempunyai aspirasi yang diperjuangkannya, sedangkan hewan hanya memperjuangkan apa yang sudah diberi oleh alam. Seperti &quot; Harga Diri &quot; adalah sesuatu yang akan diperjuangkan manusia yang tidak terdapat pada hewan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Setiap Individu Manusia Adalah Unik&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Unik adalah berbeda dari yang lain. Jadi sebenarnya manusia itu mempunyai ciri - ciri dan sifat - sifat tersendiri yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya, meskipun mereka terlahir sebagai saudara kembar. hal itu juga yang membedakan manusia dari hewan.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut pembahasan kami mengenai &lt;i&gt;beberapa ciri - ciri perilaku manusia yang membedakannya dari hewan&lt;/i&gt; jika ada tambahan silahkan komentar di kotak komentar yang sudah kami sediakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca Juga :&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/definisi-manusia.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; title=&quot;Definisi Manusia&quot;&gt;Definisi Manusia&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-metode-dalam-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; title=&quot;Beberapa Metode Dalam Psikologi&quot;&gt;Beberapa Metode Dalam Psikologi&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/7563462117756511004/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-ciri-ciri-perilaku-manusia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/7563462117756511004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/7563462117756511004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-ciri-ciri-perilaku-manusia.html' title='Beberapa Ciri - Ciri Perilaku Manusia Yang Membedakannya Dari Hewan'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCdmoWON1_u1ZsTB95xx5haQxMZgcxJ_ozFgUenbT6IEdTp4ED35j6zC2WvwMh0HcyFoK1bPeUVXW2cz3kgnJwCWrtbJMEEyfKyGZa-6ouTydkfQ2TIFkZxPVDjpGV52O5j-sNcn2y-Ro/s72-c/mario-question-mark-block-tissue-block_1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-4367782509337539433</id><published>2012-05-15T04:25:00.000-07:00</published><updated>2012-05-15T04:28:28.310-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Definisi Manusia</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEissHVf-UkY7HIwLU9haRER5yH7gQOnW-0vJYOjjFkQfethcwdsOsZkQ5jlY-Y_YpH69bHNlSa9lXdijlOLb4L6854ew44iK3dyEKMOgPUsfRVoJt_jTT3DJlGEo6E9etKMQ1VdKdlwQVg/s1600/psikologi-mampukahagamamengubahperilakumanusia_stridirmablogunsacid.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEissHVf-UkY7HIwLU9haRER5yH7gQOnW-0vJYOjjFkQfethcwdsOsZkQ5jlY-Y_YpH69bHNlSa9lXdijlOLb4L6854ew44iK3dyEKMOgPUsfRVoJt_jTT3DJlGEo6E9etKMQ1VdKdlwQVg/s400/psikologi-mampukahagamamengubahperilakumanusia_stridirmablogunsacid.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ya, Setelah sebelumnya kita fokus ke pembahasan mengenai hal-hal yang bersifat &lt;b style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;pengertian awal, &lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot;&gt;sejarah dan definisi psikologi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;sampai cabang - cabang psikologi. &lt;/i&gt;Sekarang kita akan masuk ke pembahasan mengenai &quot; &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Definisi Manusia&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &quot;, seperti pembahasan sebelumnya &quot; &lt;u style=&quot;font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;Definisi Manusia&lt;/u&gt; &quot; juga mengalami beberapa proses pembahasan / penelitian oleh para ahli psikologi. Langsung saja kita mulai pembahasan tentang Definisi Manusia :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Manusia Sebagai Makhluk Yang Bereksistensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Menurut pendapat para filsuf sebelum berlakunya teori sokrates, sampai zaman modern ini bahwa manusia selain merupakan makhluk biologis yang sama dengan makhluk lainnya adalah makhluk yang mempunyai sifat yang khas. maka dalam mempelajari definisi-nya pun kita harus mempunyai sudut pandang yang khusus/khas juga. Jika menurut pandangan psikologi modern adalah &amp;nbsp;kita tidak bisa menjadikan manusia hanya sebagai objek seperti pandangan kaum &lt;i&gt;materialis&lt;/i&gt;, dan kita juga tidak bisa mempelajari manusia hanya dari kesadarannya seperti pandangan kaum &lt;i&gt;idealis, &lt;/i&gt;karena manusia adalah objek yang sekaligus subjek. Tidak sedikit juga sarjana yang memberi definisi mengenai manusia salah satunya, E. Cassirer menyatakan &quot; manusia sebagai makhluk simbolis &quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sedangkan menurut faham filsafat eksistensialisme : &quot; manusia adalah eksistensi &quot;. Manusia tidak hanya ada atau berada di dunia ini, &amp;nbsp;tetapi ia secara aktif &quot;meng-ada-kan&quot; dirinya. Manusia tidak lantas pasrah terhadap kodratnya dan secara pasif menerima keadaan-nya, tetapi secara aktif dan sadar menjadikan dirinya sesuatu. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, yang sepenuhnya tergantung pada alam. Kebutuhan yang meneruslah yang menjadikan-nya khas manusiawi dan karena itulah manusia bisa berkarya. Disinilah psikologi berinteraksi dengan ilmu-ilmu lainnya seperti antropologi dan sosiologi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Manusia Sebagai Makhluk Hidup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sebelum kita membicarakan sifat-sifat dari manusia yang khas dan lain dari makhluk-makhluk lainnya, kita akan membahas sifat-sifat manusia sebagai makhluk hidup pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ikatan - ikatan biologis&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Bertentangan dengan eksistensinya, manusia adalah makhluk biologis yang sampai pada batas-batas tertentu terikat pada kodrat alam. Manusia tetap membutuhkan udara untuk bernafas serta makan dan minum dari alam untuk kebutuhan hidupnya. manusia juga memerlukan hubungan seksual untuk menambah keturunannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dibandingkan dengan makhluk lain, manusia tidak mempunyai alat - alat untuk bertahan dalam lingkungan-nya secara alamiah. Manusia tidak memiliki bulu yang tebal untuk menahan dingin, tidak memiliki taring yang tajam dan lain-lain. Semua itu menunjukkan bahwa manusia sebagai makhluk hidup yang sangatlah lemah. Menurut teori Darwin, hanya tingkat keerdasan yang tinggilah sebagai bekal manusia untuk bertahan didunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Manusia adalah satuan hidup&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Setiap makhluk hidup mempunyai bagian-bagian tubuh, ada yang sederhana terdiri dari satu atau dua sel, yang membentuk satu tubuh. yang lain ada juga yang lebih dan sangat canggih terdiri dari ratusan, jutaan bahkan miliaran sel. Setiap bagian mempunyai fungsinya sendiri-sendiri dan fungsi-fungsi itu dikoordinasikan agar makhluk yang bersangkutan mampu beradaptasi dan bertahan dalam lingkungannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sistem energi yang dinamis&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Dalam psikologi, pakar-pakar yang mementingkan faktor energi antara lain adalah Sigmund freud ( energi untuk mendorong libido seksual ), Carl justav jung ( energi sebagai penggerak libido non-seksual ), Kurt lewin ( energi bergerak dari satu region kognitif ke region kognitif lainnya ), dan Abraham moslow ( energi dari kebutuhan fisiologi diperlukan untuk mendorong tumbuhnya kebutuhan-kebutuhan lain yang lebih tinggi ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pertumbuhan Mengikuti Pola Tertentu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pertumbuhan manusia sejak dalam kandungan inilah yang sudah ditentukan polanya, dan tiap-tiap sel tubuh berkembang sesuai dengan jalur perkembangannya masing-masing. Semua mengarah pada satu tujuan untuk menjadi seorang manusia dengan organ-organ yang tersusun secara harmonis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perkembangan Menjadi Manusia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sedikit pembahasan mengenai pertumbuhan manusia ( proses terbentuknya manusia ). Ketika sel telur dari perempuan dibuahi oleh sperma, dari lelaki menjadikan sel baru yang dinamakan zigot. Dan zigot inilah yang nantinya selama sembilan bulan berikutnya berkembang. Tentunya pertumbuhan ini melewati beberapa tahapan yang masing - masing membutuhkan waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ketika memasuki minggu kedua pembuahan, akan didapati zigot yang telah memiliki 150 sel yang pada sebelunya hanya 32 sel. Ketika embrio berusia delapan minggu atau awal minggu kesembilan maka ia disebut sebagai fetus. Pada masa ini sudah bisa merespon sentuhan, perkembangan lain adalah organ-organ tubuh dan sel-sel saraf mulai bekerja. Yang akhirnya setelah hidup dirahim selama 38 sampai 40 minggu sang bayi manusia akan lahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pengaruh Proses Pematangan Terhadap Perilaku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Perilaku manusia tidak dapat lepas dari proses pematangan organ-organ tubuh. Contoh : seorang bayi belum bisa duduk atau berdiri jika organ-organ tubuhnya seperti tulang,otot, dll belum cukup kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai disini pembahasan kita kali ini jika ada kekurangan tolong ditambahkan dikolom komentar yang sudah kami sediakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan jangan lupa baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/aliran-aliran-yang-ada-dalam-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Aliran – Aliran Yang Ada Dalam Psikologi&quot;&gt;Aliran – Aliran Yang Ada Dalam Psikologi&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/4367782509337539433/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/definisi-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4367782509337539433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4367782509337539433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/definisi-manusia.html' title='Definisi Manusia'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEissHVf-UkY7HIwLU9haRER5yH7gQOnW-0vJYOjjFkQfethcwdsOsZkQ5jlY-Y_YpH69bHNlSa9lXdijlOLb4L6854ew44iK3dyEKMOgPUsfRVoJt_jTT3DJlGEo6E9etKMQ1VdKdlwQVg/s72-c/psikologi-mampukahagamamengubahperilakumanusia_stridirmablogunsacid.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-4885266746725106402</id><published>2012-05-09T06:00:00.002-07:00</published><updated>2012-05-09T06:26:44.325-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Aliran – Aliran Yang Ada Dalam Psikologi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUjjd-W_j-Q3wN3QW5c5f018fAhi-w8vg76VD2_DRBCxq5Tu_rX8oWD37YZFN6X7Hy8TXaZdpvvS12H3YDZMhS2kh-ESLVW63XcVv-_Zso6HWLolaSuwUHf4gxJGHsCHaKB_RHwhUuMq8/s1600/images+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;296&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUjjd-W_j-Q3wN3QW5c5f018fAhi-w8vg76VD2_DRBCxq5Tu_rX8oWD37YZFN6X7Hy8TXaZdpvvS12H3YDZMhS2kh-ESLVW63XcVv-_Zso6HWLolaSuwUHf4gxJGHsCHaKB_RHwhUuMq8/s400/images+(1).jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kali ini adalah tahap terakhir penjelasan kami mengenai pengenalan terhadap kalian tentang “ psikologi ” yaitu tentang &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/aliran-aliran-yang-ada-dalam-psikologi.html&quot;&gt;aliran – aliran yang ada dalam psikologi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Dan berikutnya kami akan mulai membahas hal-hal mengenai “ manusia dan perkembangannya “. Baik langsung saja kita mulai, psikologi adalah ilmu yang masih muda. Ia terpisah menjadi ilmu yang berdiri sendiri sejak 1879, yaitu pada waktu didirikannya laboratorium psikologi pertama di jerman oleh Wilhelm Wundt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Setelah itu, berbagai macam ilmu lain memberi &amp;nbsp;pengaruh terhadap pertumbuhan psikologi, ilmu-ilmu itu antara lain, biologi, ilmu alam, dan ilmu kimia. Hal ini terjadi karena para ahli dari masing – masing ilmu itu mulai memperhatikan mengenai gejala – gejala psikologis. Meskipun pada saat ini psikologis tidak memiliki hubungan yang erat pada ilmu-ilmu alam dan biologi, tetapi dahulu ilmu – ilmu itu ikut memberikan sumbangan bagi lahirnya psikologi sebagai ilmu yang berdiri sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dua Pendekatan Pertama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Disini diketahui terdapat dua teori yang mulai mengarahkan berdirinya psikologi sebagai ilmu yang berdiri sendiri. Kedua teori ini adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Psikologi Pembawaan / Psikologi nativistik&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Teori ini mengatakan bahwa jiwa terdiri dari beberapa factor yang dibawa sejak lahir yang disebut pembawaan atau bakat. Pembawaan terpenting adalah pikiran perasaan dan kehendak, yang masing - masing terbagi lagi ke jenis pembawaan yang lebih kecil. Perilaku atau aktivitas jiwa ditentukan oleh pembawaan - pembawaan ini. Tokoh terkenal dari aliran ini adalah Franz Joseph Gall yang mencoba menemukan lokasi pembawaan - pembawaan itu diotak. Dengan teori ini gall mengajukan suat metode untuk mengenal seseorang dengan memerikasa tengkorak kepalanya, dan metode ini dikenal dengan nama &lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Frenologi&lt;/i&gt;. Namun metode ini tidak bertahan lama karena dianggap kurang kuat dasar - dasar ilmiahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Psikologi Asosiasi / Psikologi Empirik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Menurut teori ini, jiwa berisi ide-ide yang didapatkan melalui panca indera, dimemorikan dan saling di asosiasikan yang satu sama lain melalui prinsip - prinsip kesamaan, kekontrasan, dan kelangsungan. Perilaku diterangkan oleh teori ini melalui prinsip asosiasi ide - ide, misalnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Seorang bayi yang lapar lalu diberi makan oleh ibu-nya. Melalui panca indera-nya, bayi itu mengetahui bahwa rasa lapar selalu diikuti oleh makanan ( prinsip kelangsungan ) dan makanan itu selalu menghilangkan rasa laparnya. sehingga lama - lama rasa lapar diasosiasikan oleh makanan, dan jika dia lapar akan selalu mencari makanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;&lt;b&gt;Pengaruh - Pengaruh Lain Terhadap Psikologi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Francis Galton&lt;/b&gt;, ialah seorang perintis psikologi eksperimental di inggris yang mempunyai peranan penting dalam pengembangan tes intelegensia di kemudian hari.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Charles Darwin&lt;/b&gt;, Juga berasal dari inggris dan juga terkenal dengan teori evolusinya, adanya pendapat darwin bahwa ada kontinuitas antara hewan dengan manusia maka timbullah psikologi komparatif (&lt;i&gt; psikologi perbandingan&lt;/i&gt; ).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Anton Mesmer&lt;/b&gt;, ia membawa pengaruh dari dunia kedokteran dan pengobatan, khususnya psikiatri, terutama dalam pengobatan penderita kejiwaan. Ia memperkenalkan &lt;i&gt;hipnotisme &lt;/i&gt;yang kemudian dikembangkan dan timbullah teori tentang alam &lt;i&gt;ketidaksadaran.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Teori - Teori Dalam Psikologi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;Setelah psikologi berdiri sendiri, lambat laun para ahli psikologi mengembangkan sistematika dan metode-metodenya sendiri yang saling berbeda satu sama lain. Maka timbullah apa yang disebut dengan aliran - aliran dalam psikologi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Aliran - aliran itu mengajukan teori - teorinya masing - masing yang banyak diantaranya menjadi dasar dalam teori-teori psikologi modern masa kini. Beberapa aliran yang terkemuka akan di kemukakan di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Elementisme atau strukturalisme&lt;/b&gt;, aliran ini diajukan oleh W. Wundt dari laboraorium Leipzig. Wundt pada masa itu sangat mengutamakan penyelidikan tentang struktur kejiwaan manusia dan ia mendapati bahwa jiwa manusia itu terdiri dari berbagai elemen seperti penginderaan, perasaan, ingatan dan sebagainya. semua elemen tersebut dikaitkan oleh asosiasi. Oleh karena itu aliran Wundt dinamakan elementisme, strukturalisme, dan asosiasionisme. Akan tetapi aliran ini segera mendapat tentangan karena aliran psikologi di amerika yang dipelopori oleh William James tidak setuju dengan penyelidikan yang terlalu mendalam tentang struktur dan element jiwa. Mereka lebih suka mempelajari fungsi atau kegunaan jiwa.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dengan cara pandang khas amerika serikat yang serba pragmatis, fungsionalisme mendapatkan bahwa fungsi jiwa adalah alat manusia untuk menyesuaikan dii terhadap lingkungannya sehingga psikologi terapan lebih banyak berkembang di amerika serikat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &quot;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Behaviourisme &quot;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;atau&lt;b&gt; psikologi &quot; S-R &quot;&lt;/b&gt;, adalah aliran yang khususnya terdapat di amerika serikat. Aliran ini ditemukan oleh John B Watson. Ia menentang pendapat yang umum berlaku saat itu bahwa didalam eksperimen - eksperimen psikologi diperlukan introspeksi yang berarti mengamati perasaan sendiri. Watson dilain pihak memperkenalkan psikologi yang sama sekali tidak mempergunakan introspeksi. Menurut dia proses kesadaran tidak perlu diselidiki karena yang paling penting adalah proses adaptasi, gerakan otot, dan aktifitas kelenjar - kelenjar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;b&gt; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Psikologi &quot; Gesalt &quot;, &lt;/b&gt;Gesalt adalah sebuah kata jerman yang sering diterjemahkan kedaam bahasa inggris sebagai &quot; form &quot; atau &quot; configuration &quot;. Teori yang mereka ajukan adalah bahwa dalam pengamatan atau presepsi suatu situasi, rangsangan ditangkap secara keseluruhan, jadi presepsi merupakan suatu keseluruhan dari detail - detail. Eksperimen gesalt yang pertama adalah tentang pengamatan gerakan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Psikoanalisis, &lt;/b&gt;dikenalkan oleh Sigmound Freud. Teori ini merupakan temuan baru karena selama itu para ahli hanya menyibukkan diri dengan alam &lt;i&gt;kesadaran &lt;/i&gt;sebagaimana yang nyata dalam teori - teori lain yang berlaku di saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Psikologi Humanistik&lt;/b&gt;, psikologi ini adalah faham yang mengutamakan manusia sebagai makhluk keseluruhan. Mereka tidak setuju dengan pendekatan - pendekatan lain yang memandang manusia hanya dari salah satu aspek saja, apakah itu dari persepsinya ( gesalt ), refleksnya ( behaviourisme ), kesadaran ( psikoanalisis ). Karena tugas psikologis menurut faham ini adalah mendorong potensi - potensi yang baik pada diri seseorang dalam proses aktualisasi dirinya. Karena manusia itu unik, maka penanganannya dalam psikoterapi juga harus unik.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/4885266746725106402/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/aliran-aliran-yang-ada-dalam-psikologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4885266746725106402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4885266746725106402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/aliran-aliran-yang-ada-dalam-psikologi.html' title='Aliran – Aliran Yang Ada Dalam Psikologi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUjjd-W_j-Q3wN3QW5c5f018fAhi-w8vg76VD2_DRBCxq5Tu_rX8oWD37YZFN6X7Hy8TXaZdpvvS12H3YDZMhS2kh-ESLVW63XcVv-_Zso6HWLolaSuwUHf4gxJGHsCHaKB_RHwhUuMq8/s72-c/images+(1).jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-8991099579307414358</id><published>2012-05-07T01:03:00.001-07:00</published><updated>2012-05-07T01:23:37.346-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Beberapa Metode Dalam Psikologi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmQL_zwxZOLQ2Tvs1uqFOJHM0sB7-RHZr7JegpsuUe2xw8Y5jmi99eFvmnmeeHlzY7fKOu9szXzJnkiO9vDdsQo4BTG_3U54fBg2tUWnfNBYxE2LM9JbZa9EyedEQxUL2fnNGVD04N9hc/s1600/picture+metode+penelitian.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmQL_zwxZOLQ2Tvs1uqFOJHM0sB7-RHZr7JegpsuUe2xw8Y5jmi99eFvmnmeeHlzY7fKOu9szXzJnkiO9vDdsQo4BTG_3U54fBg2tUWnfNBYxE2LM9JbZa9EyedEQxUL2fnNGVD04N9hc/s1600/picture+metode+penelitian.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Selayaknya ilmu-ilmu yang lain-nya, psikologi juga menerapkan beberapa metode yang ada dalam psikologi itu sendiri. Dalam hal ini kami akan sedikit menjelaskan &lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-metode-dalam-psikologi.html&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;beberapa metode yang digunakan dalam psikologi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;.&lt;/span&gt; Bagi pembaca jasakonsultasionline.blogspot.com sebelum membaca artikel yang ini saya sarankan agar membaca juga artikel mengenai&amp;nbsp;&lt;i style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; text-align: left; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; text-align: left; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Sejarah Dan Definisi Psikologi&quot;&gt;Sejarah Dan Definisi Psikologi&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;i style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; text-align: left; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/hubungan-antara-psikologi-dengan-ilmu.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; text-align: left; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Hubungan Antara Psikologi Dengan Ilmu-Ilmu Lainnya&quot;&gt;Hubungan Antara Psikologi Dengan Ilmu-Ilmu Lainnya&lt;/a&gt;, dan&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/persamaan-dan-perbedaan-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; text-align: left; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Persamaan Dan Perbedaan Psikologi Dengan Psikiatri&quot;&gt;&lt;i&gt;Persamaan Dan Perbedaan Psikologi Dengan Psikiatri&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
agar tidak bingung saat membaca artikel berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa metode dalam psikologi antara lain adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Metode eksperimental&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Bisanya cara ini dilakukan dalam laboratorium oleh para peneliti dengan mengadakan berbagai eksperimen. Satu hal yang cukup penting disini ialah, bahwa orang yang melaksanakan eksperimen tersebut harus dapat benar-benar menguasai situasi, yang berarti si peneliti harus bisa menimbulkan atau mengatasi bebagai situasi sesuai kehendaknya. Hal ini dikarenakan metode ini bertujuan menemukan prinsip-prinsip yang bekerja dalam tingkah laku atau bertujuan dalam mengungkap hubungan sebab akibat. Dengan menimbulkan atau meniadakan situasi-situasi tertentu, maka peneliti dapat melihat reaksi-reaksi tertentu pula dari seseorang yang diperiksa. Dengan kata lain situasi yang ada dalam eksperimen sengaja di buat oleh si peneliti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Metode Metode ini biasanya diawali dengan hipotesis, yakni prediksi / peramalan dala hal ini tentunya bukan meramal seperti yang dilakukan paranormal ya, hehe...tetapi memprediksi dan menguraikan lalu merumuskan sebuah masalah sehingga bisa dilakukan proses uji coba. Prosesnya dimulai dengan pembagian kelompok, kelompok pertama sebagai kelompok kontrol dan kelompok kedua disebut kelompok khusus. kelompok inilah yang kemudian disebut kelompok eksperimen. adapun kelompuk yang diperlakukan secara khusus untuk menghasilkan situasi yang diinginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Observasi Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Dalam metode yang digunakan diatas ( metode eksperimen ) jelas bahwa peneliti punya kontrol sepenuhnya terhadap jalannya eksperimen. Tidak dengan observasi ilmiah, dalam observasi ilmiah situasi yang timbul terjadi secara tidak sengaja. Disini hanya dilakukan pengamatan terhadap situasi yang sudah ada, situasi yang terjadi secara spontan, karena situasi tersebut terjadi karena kehendak alam, yang alamiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Observasi ilmiah ini dapat juga diterapkan terhadap gejala tingkah laku yang lain, misalnya tingkah laku orang-orang di keramaian. Dan kesimpulannya adalah : &lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Gejala yang tidak dapat di eksperimenkan, hanya dapat di teliti melalui observasi ilmiah. &lt;/i&gt;Dan yang perlu diingat dalam observasi ilmiah ini adalah kita tidak boleh mencampurkan kepentingan dan minat pribadi kita dapat membuat kesimpulan-kesimpilan yang seobjektif mungkin. Adapun hasil pengamatan di catat dalam data-data yang detail, sehingga bisa mendapatkan hasil analisis yang tajam dan akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sejarah Kehidupan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Metode yang ini lebih mengarah ke sejarah kehidupan. Karena sejarah hisup seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk mempengaruhi &quot; jiwa &quot; orang yang bersankutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Sejarah kehidupan ini dapat disusun melalui dua cara, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pembuatan buku harian. &lt;/b&gt;Mulai suatu saat tertentu orang yang diperiksa disuruh menulis buku harian untuk beberapa selang waktu, dan sewaktu-waktu diperiksa untuk diadakan penelitian.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Rekonstruksi biografi. &lt;/b&gt;Cara ini biasanya lebih sering dilakukan pertama-tama, dikumpulkan data riwayat hidup seseorang yang akan diperiksa,lalu disusun menjadi biografi. Dan Data tersebut bisa didapat melalui wawancara dengan orang yang bersangkutan atau dengan orang-orang yang kenal dengan orang yang diperiksa.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Wawancara&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Metode yang berikut ini cukup sederhana. Wawancara sendiri adalah melakukan proses tanya jawab antara psikolog dengan yang diperiksa. Maksudnya adalah memancing agar orang yang diperiksa mengungkapkan isi hatinya, pandangan-pandangan-nya, dll, sehingga psikolog bisa lenggali informasi yang diperlukan. untuk wawancara yang baik memang tidak mudah dan perlu beberapa latihan karena tidak mudah untuk membuka pintu hati seseorang dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ada beberapa teknik wawancara yang bisa anda pelajari yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Wawancara bebas, &lt;/b&gt;pertanyaan dan jawaban diberikan secara bebas oleh psikolog maupun yang diwawancara.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Wawancara terarah, &lt;/b&gt;dalam hal ini sudah ada beberapa pokok pembahasan yang harus diikuti pewawancara dalam mengadakan wawancaranya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Wawancara terbuka, &lt;/b&gt;pertanyaan sudah ditentukan sebelumnya, namun jawaban dapat diberikan secara bebas / tidak terikat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Wawancara tertutup, &lt;/b&gt;Pertanyaan sudah ditentukan sebelumnya dan kemungkinan-kemungkinan jawaban juga sudah disediakan sehingga orang yang diperiksa hanya tinggal memilih obsi jawaban yang sudah di sediakan oleh pewawancara.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Angket&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Angket adalah wawancara tertulis. pertanyaan sudah disusun secara tertulis dalam beberapa lembar kertas. Orang yang diperiksa tinggal membaca pertanyaan yang sudah disediakan dan tinggal menjawab secara tertulis pula dalam kolom yang sudah disediakan. jawaban-jawaban tersebut yang selanjutnya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang sedang diselidiki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Seperti hal-nya yang ada dalam metode wawancara, dalam metode angket juga terdapat pertanyaan yang sifatnya terbuka dan tertutup, termasuk angket khusus yang disebut skala sikap, yaitu pertanyaan mengenai suatu hal tertentu dan orang yang diwawancara diminta mengemukakan sikapnya terhadap masing-masing pertanyaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pemeriksaan psikologis&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Pemeriksaan psikologis atau lebih populernya disebut dengan psikotes, metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahlih yang benar-benar terlatih. Keuntungan metode ini adalah dalam waktu yang sangat singkat bisa didapatkan banyak data mengenai seseorang, termasuk juga data yang tidak dapat diketahui melalui metode yang lainnya. Dan metode ini dapat digunakan secara masal maka akan didapat data yang banyak dari beberapa rang yang sedang diteliti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah sedikit penjelasan dari sedikit ilmu yang ingin kami bagi kepada anda para pembaca, apabila ada yang mau menambahkan silahkan komentar di kolom yang sudah kami sediakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/8991099579307414358/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-metode-dalam-psikologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/8991099579307414358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/8991099579307414358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/beberapa-metode-dalam-psikologi.html' title='Beberapa Metode Dalam Psikologi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmQL_zwxZOLQ2Tvs1uqFOJHM0sB7-RHZr7JegpsuUe2xw8Y5jmi99eFvmnmeeHlzY7fKOu9szXzJnkiO9vDdsQo4BTG_3U54fBg2tUWnfNBYxE2LM9JbZa9EyedEQxUL2fnNGVD04N9hc/s72-c/picture+metode+penelitian.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-4059115709574887276</id><published>2012-05-04T07:48:00.000-07:00</published><updated>2012-05-04T07:49:17.007-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Persamaan Dan Perbedaan Psikologi Dengan Psikiatri</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCY1JlfBXzuUiy6qIOillTr82VpjpiK2aRM3ryaYObvB3Pp_y63Do6gI7JRhLcv_2CQ2qFkySH8WylCddSl3KYnDKwcGDb_oM4RoIkv3bRLCig0txi-KzsQIFj8GBIs-hZjsvzu_YAc7k/s1600/question-mark-feather.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCY1JlfBXzuUiy6qIOillTr82VpjpiK2aRM3ryaYObvB3Pp_y63Do6gI7JRhLcv_2CQ2qFkySH8WylCddSl3KYnDKwcGDb_oM4RoIkv3bRLCig0txi-KzsQIFj8GBIs-hZjsvzu_YAc7k/s400/question-mark-feather.jpg&quot; width=&quot;362&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Selamat malam para pembaca, kali ini kami akan memberi sedikit pengertian mengenai &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/persamaan-dan-perbedaan-psikologi.html&quot;&gt;persamaan dan perbedaan psikologi dengan psikiatri&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, dalam hal ini banyak orang yang salah paham atau mencampuradukkan psikologi dengan psikiatri. Objek studi dari keduanya memang &quot;jiwa&quot; manusia, tetapi psikiatri adalah cabang ( spesialisasi ) ilmu kedokteran yang busang utamanya adalah penyakit-penyakit, dalam hal ini adalah penyakit. &amp;nbsp;Lebih jelasnya tugas psikiatri sebagai seorang dokter adalah mengobati orang-orang yang sakit atau mengalami gangguan jiwa, termasuk psikosis dan penyalah gunaan narkoba. Pendidikan psikiatri untuk menjadi psikiaterpun adalah pendidikan kedokteran, mulai dari dari fakultas kedokteran lalu mengambil spesialis kedokteran jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dilain pihak, psikologi mempelajari perilaku pada umumnya, jadi tidak hanya mengatasi penyakit-penyakit. Psikolog banyak berhubungan dengan orang normal dari pada orang sakit. Meskipun demikian memang sering terjadi simpang tindih ( over lapping ) karena psikiatri akhir-akhir ini tidak berorientasi pada medis saja, tetapi juga sudah memperhatikan faktor-faktor sosial, kebudayaan,dll. Begitu pula dalam &amp;nbsp;psikologi-pun dikenal bidang psikologi klinis atau psikologi abnormal yang menangani masalah-masalah yang timbul akibat gangguan - gangguan kejiwaan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Teknik yang digunakan oleh psikolog adalah observasi dan berbagai bentuk wawancara mulai dari konsultasi, konseling, sampai psikoterapi. Jika digambarkan hubungan antara psikologi dengan psikiatri adalah seperti berikut :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLElFt-zUycoK0yhyphenhyphenKXPqJTLE2MSO3aRnch7qpoz0xZL3g6K-PoS18paApUUnXLEKw1UKRtnY5l_z-AkSJHUYBlWmMFY_HI3rgLzGQ8twRzzhvhehR5G0JcteIgLz7noq3d-S5E1LpYVE/s1600/ndol.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;146&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLElFt-zUycoK0yhyphenhyphenKXPqJTLE2MSO3aRnch7qpoz0xZL3g6K-PoS18paApUUnXLEKw1UKRtnY5l_z-AkSJHUYBlWmMFY_HI3rgLzGQ8twRzzhvhehR5G0JcteIgLz7noq3d-S5E1LpYVE/s320/ndol.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Berikut penjelasan kami mengenai persamaan dan perbedaan psikologi dengan psikiatri. Jika ada yang mau menambahkan silakan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Baca juga :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;

&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/hubungan-antara-psikologi-dengan-ilmu.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Hubungan Antara Psikologi Dengan Ilmu-Ilmu Lainnya&quot;&gt;Hubungan Antara Psikologi Dengan Ilmu-Ilmu Lainnya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Sejarah Dan Definisi Psikologi&quot;&gt;Sejarah Dan Definisi Psikologi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/4059115709574887276/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/persamaan-dan-perbedaan-psikologi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4059115709574887276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4059115709574887276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/persamaan-dan-perbedaan-psikologi.html' title='Persamaan Dan Perbedaan Psikologi Dengan Psikiatri'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCY1JlfBXzuUiy6qIOillTr82VpjpiK2aRM3ryaYObvB3Pp_y63Do6gI7JRhLcv_2CQ2qFkySH8WylCddSl3KYnDKwcGDb_oM4RoIkv3bRLCig0txi-KzsQIFj8GBIs-hZjsvzu_YAc7k/s72-c/question-mark-feather.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-3647003273172771523</id><published>2012-05-02T06:27:00.000-07:00</published><updated>2012-05-04T05:49:16.299-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Hubungan Antara Psikologi Dengan Ilmu-Ilmu Lainnya</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMD5Hp6cSaWBGNayrL8CT7VUU7nioFr9kHi5rn6AlsSnIv2ImE1WpzQVELC2nGjZnvis1CUSNSehA7R7UQj_WNJ7ESCnl92OEKrLrncX6-R-gG6va9GbQvu33trUdCRkZEMMMVB_LBXSY/s1600/psikologi-organisasi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;296&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMD5Hp6cSaWBGNayrL8CT7VUU7nioFr9kHi5rn6AlsSnIv2ImE1WpzQVELC2nGjZnvis1CUSNSehA7R7UQj_WNJ7ESCnl92OEKrLrncX6-R-gG6va9GbQvu33trUdCRkZEMMMVB_LBXSY/s400/psikologi-organisasi.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Apakah psikologi dengan ilmu-ilmu lainnya saling berhubungan? ya &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/hubungan-antara-psikologi-dengan-ilmu.html&quot;&gt;antara psikologi dengan ilmu-ilmu lainnya&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; memang saling berkaitan. jika dilihat dari &lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;sejarah dan definisi psikologi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang pernah saya bahas di artikel saya yang sebelumnya, sudah bisa di simpulkan bahwa psikologi dan ilmu-ilmu lainnya saling berhubungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ilmu-ilmu sosial adalah yang pertama berhubungan dan yang terdekat dengan psikologi, karena hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan dalam ilmu-ilmu sosial dikembangkan berdasarkan perilaku manusia atau kelompok manusia ( masyarakat, komunitas, kelompok etnik,dll ). Termasuk dalam ilmu-ilmu sosial misalnya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sosiologi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ilmu Ekonomi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ilmu Hukum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ilmu Politik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Antropologi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Filsafat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Disamping itu pada ilmu-ilmu pasti dan teknologi,terutama yang diamalkan untuk kepentingan manusia, psikologi juga banyak membantu misalnya dalam :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ilmu kedokteran, psikologi membantu para dokter untuk mengadakan pendekatan yang sebaik-baiknya terhadap para pasien dan menemukan penyebab-penyebab non medis.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Arsitektur dan tata kota, psikologi membantu para arsitek untuk membuat rumah yang nyaman bagi para penghuninya, atau menyusun tata kota / pemukiman yang sesuai dengan pola perilaku warga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Teknologi penerbangan, psikologi membantu para insinyur untuk membuat pesawat-pesawat terbang yang dapat menghindarkan penerbang dari stres yang tidak perlu dan menghindarkan kelelahan yang terlalu cepat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Selain itu, psikologipun banyak sekali membantu berbagai profesi seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Guru dalam mendidik murid-muridnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Manager perusahaan dalam mengatur pegawai-pegawainya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tentara dalam menyusun strategi perang &quot; urat syaraf &quot; ( Psywar ).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Polisi dalam menginterogasi tahanan atau mengatasi huru-hara, dsb.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Ilmu-ilmu yang kurang mempergunakan psikologi dengan sendirinya adalah ilmu-ilmu yang tidak langsung berhubungan dengan manusia sebagai objeknya, seperti ilmu pengetahuan murni ( matematika ) dan ilmu pengetahuan alam ( ilmu kimia, ilmu alam, ilmu hayat ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Demikian penjelasan kami mengenai hubungan antara psikologi dengan ilmu-ilmu lainnya. Jika ada tambahan dari para pembaca yang terhormat silakan di post-kan di kotak komentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;


&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tanda-anda-terkena-depresi-dan-faktor.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi&quot;&gt;Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/h3&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/3647003273172771523/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/hubungan-antara-psikologi-dengan-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/3647003273172771523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/3647003273172771523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/05/hubungan-antara-psikologi-dengan-ilmu.html' title='Hubungan Antara Psikologi Dengan Ilmu-Ilmu Lainnya'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMD5Hp6cSaWBGNayrL8CT7VUU7nioFr9kHi5rn6AlsSnIv2ImE1WpzQVELC2nGjZnvis1CUSNSehA7R7UQj_WNJ7ESCnl92OEKrLrncX6-R-gG6va9GbQvu33trUdCRkZEMMMVB_LBXSY/s72-c/psikologi-organisasi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-362641400525117700</id><published>2012-04-30T04:15:00.004-07:00</published><updated>2012-05-04T05:51:04.011-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengertian Psikologi"/><title type='text'>Sejarah Dan Definisi Psikologi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpLLl8XoRE-E_7v8mDtmUi6FMJtpaFdfr5zl7aEU55w_nA_EplWLvDeW8aCwnzO13uFnTUgNirQvEsCCk6cNcdvVdzvDZGsmT_8QqaUanwFnyVjWo1-gMr-yIM45qEgO-04otUvl0H4aY/s1600/psychology1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sejarah Dan Definisi Psikologi&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;226&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpLLl8XoRE-E_7v8mDtmUi6FMJtpaFdfr5zl7aEU55w_nA_EplWLvDeW8aCwnzO13uFnTUgNirQvEsCCk6cNcdvVdzvDZGsmT_8QqaUanwFnyVjWo1-gMr-yIM45qEgO-04otUvl0H4aY/s320/psychology1.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Berbicara mengenai &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot;&gt;sejarah dan definisi psikologi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, hal ini selalu mengingatkan saya saat masih kuliah dulu. karena membicarakan soal sejarah memang cukup membuat saya pusing..hehe ya walaupun sebenarnya itu sangat penting. hmm langsung saja berikut pembahasan mengenai &lt;b&gt;&lt;i&gt;sejarah dan definisi psikologi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Menurut asal kata-nya, psikologi berasal dari bahasa yunani yaitu &lt;b&gt;Psyche&lt;/b&gt; yang berarti jiwa dan &lt;b&gt;logos &lt;/b&gt;yang berarti ilmu. jadi secara harfiahnya psikologi berarti &#39;&#39; ilmu jiwa &#39;&#39;. Namun pada saat itu arti dari &quot; ilmu jiwa &quot; masih sangat kabur sekali, apa yang dimaksud dengan &quot; jiwa &quot;? masih belum ada yang tahu makna sesungguhnya. bahkan banyak sarjana psikologi memberi definisi sendiri sesuai dengan arah minat dan aliran masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sebelum psikologi berdiri sendiri sebagai ilmu pengetahuan pada tahun 1879, psikologi dipelajari oleh filsafat dan ilmu faal. filsafat sudah mempelajari gejala - gejala kejiwaan sejak 500-600 tahun SM melalui filsuf-filsuf yunani kuno. Ada diantara para filsuf yang dianggap sebagai bapak filsafat yaitu Thales. Beliau mengartikan bahwa jiwa sebagai sesuatu yang spernatural, jadi jiwa itu tidak ada karena yang ada di alam ini hanyalah gejala alam ( natural phenomena ) dan gejala alam itu berasal dari air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; tetapi ada yang berpendapat lain yaitu Anaximander yang berpendapat bahwa segala sesuatu berasal dari apeiron yang artinya tak terbatas,tak berbentuk,tak bisa mati yaitu seperti konsep tuhan dijaman kita sekarang. Berdasarkan hal tersebut beliau berpendapat bahwa jiwa itu ada. Adapun anaximenes seoranf filsuf yang berpendapat bahwa jiwa itu ada karena segala sesuatu berasal dari udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; hmm agak bingung juga ya dengan pendapat para filsuf &amp;nbsp;di atas. tapi ada juga filsafat yunani kuno berikutnya yang sudah lebih kongkrit dalam memaknai jiwa. Seperti salah satunya adalah Hipokrates yang juga dikenal sebagai bapak ilmu kedokteran yang beranggapan bahwa manusia dapat digolongkan menjadi empat tipe kepribadian berdasarkan cairan tubuh yang dominan yaitu tipe sanguin ( riang ) yang didominasi oleh darah, tipe melankolis ( murung ) oleh sumsum hitam, koleris ( cepat bereaksi, plegmatis ( lamban ) oleh lendir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Wah dari sekian banyak tokoh yang sudah saya jabarkan tadi ternyata ada yang kemudian berperan penting dalam perkembangan psikologi ratusan tahun kedepan yaitu tiga serangkai sokrates,plato, dan aristoteles,yang sering disebut dengan trio SPA. Plato adalah murid dari sokrates, sedangkan aristoteles adalah murid dari plato. sokrates memperkenalkan teknik wawancara intuk memancing pikiran-pikiran dari seseorang, karena dia percaya bahwa jiwa ada didalam tubuh manusia. Kemudian muncul teori&amp;nbsp;dari plato bahwa jiwa manusia mulai masuk ke tubuhnya sejak manusia berada dalam kandungan. dan aristoteles menyumbangkan pikiran yang sangat penting dalam tulisannya yang berjudul &quot; The Anima &quot; , dia mengatakan makhluk hidup terbagh dari tiga golongan yaitu &amp;nbsp;Anima vegetativa ( tumbuh-tumbuhan ), Anima sensitiva ( hewan ), dan Anima Intelektiva ( manusia ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pemikiran para filsuf yunani kuno berkembang terus sampai pada zaman renaisan,yaitu zaman revolusi ilmu pengetahuan di eropa. Di era ini seorang filsuf prancis mencetuskan definisi bahwa ilmu jiwa ( psikologi ) adalah ilmu tentang kesadaran. Ia mengemukakan motonya yang terkenal &quot; cogito ergo sum &quot; karena menurut beliau segala sesuatu didunia ini tidak ada yang dapat dipastikan kecuali pikirannya sendiri. Di era yang sama namun pada generasi berikutnya seorang filsuf inggris mengemukakan pendapat bahwa yang terpenting adalah penginderaan, bukan kesadaran atau rasio. Menurutnya segala sesuatu berawal dari penginderaan, rasio hanya mengikuti apa yang diserap oleh penginderaan. Oleh karena itu dalam pandangan barkeley psikologi adalah ilmu tentang penginderaan ( persepsi ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Era ilmu faal dimulai pasca renaisan. Ketika itu para ilmu faal khususnya para dokter tertrik pada masalah-masalah kejiwaan. Pada saat itu dengan berkembangnya ilmu pengetahuan di negara-negara eropa khususnya dibidang fisika dan biologi, para ahli ilmu faal berpendapat bahwa jiwa erat sekali hubungannya dengan susunan syaraf dan refleks-refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Dimulai dengan Sir Charles Bell dan &amp;nbsp;Franchoise Magendie menemukan syaraf-syaraf sensorik dan syaraf-syaraf motorik, kemudian menemukan berbagai hal antara lain pusat bicara di otak dan mekanisme refleks. Setelah itu timbulah definisi tentang psikologi yang mengaitkan psikologi dengan tingkah laku dan selanjutnya mengaitkan tingkah laku dengan refleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Perkembangan definisi itu masih berlanjut hingga sekarang diantara para sarjana psikologi moderen yang mengemukakan definisinya, dapat dikemukakan diantaranya misalnya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Gardner Murphy : &quot; psikologi adalah ilmu yang mempelajari respon yang diberikan oleh mahluk hidup terhadap lingkungannya. &quot;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Boring, Edwin G, Herbert S. Lanfeld, Harry P. Weld : &quot; Psikologi adalah studi tentang hakikat manusia &quot;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Clifford T. Morgan : &quot; Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan. &quot;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Saat ini sudah demikian banyak definisi psikologi sehingga sulit dikatakan bahwa ada satu definisi yang berlaku umum. Ada juga sebagian pakar ingin definisi yang lebih konkrit daripada jiwa, atau mental, sehingga mereka mendefinisikan psikologi sebagai &quot; Aktifitas Mental &quot; Namun ada yang beranggapan bahwa itu masih pengertian luas. maka munculah definisi psikologi sebagai &quot; Elemen Introspeksi atau mawas diri, &amp;nbsp;waktu reaksi, refleks, atau perilaku. &quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Namun perkembangan ini tidak memuaskan beberapa pakar psikologi yang lain, karena definisi-definisi tersebut dianggap melanggar janji awal psikologi yang secara etimologis berarti ilmu jiwa. Gene Zimmer pernah menyatakan bahwa psikologi harus mampu menjelaskan hal-hal seperti imajinasi, perhatian, intelek, kewaspadaan, niat, akal, kemauan, tanggung jawab, memori dll yang sehari-hari melekat pada diri kita, karena tanpa itu psikologi tidak akan banyak bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Walaupun demikian, kita membutuhkan satu definisi yang paling sesuai digunakan, tanpa adanya satu definisi yang dapat dijadikan pegangan maka sukarlah kita berbicara mengenai psikologi. Untuk itu saya ajak kalian untuk melihat kembali definisi-definisi di atas yang sekalipun berbeda-beda pada hakikatnya tetap mempunyai beberapa kesamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dalam definisi di atas kita lihat beberapa unsur yaitu :&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;&amp;nbsp; Ilmu Pengetahuan, &lt;/b&gt;yaitu suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan mempunyai metode-metode tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;b&gt; Perilaku atau Perbuatan, &lt;/b&gt;Perilaku mempunyai arti yang lebih knnkrit daripada jiwa. karena leih konkrit itu maka perilaku lebih mudah dipelajari daripada jiwa dan melalui perilaku kita tetap dapat mempelajari jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Manusia, &lt;/b&gt;Makin lama objek materil psikologi makin mengarah kepada manusia karena manusialah yang paling berkepentingan dengan ilmu ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;Lingkungan, &lt;/b&gt;Yaitu tempat dimana manusia itu hidup menyesuaikan diri ( beradaptasi ) dan mengembangkan dirinya. Berbeda dengan mahluk-mahluk lainnya di dunia ini. Dengan menggunakan ilmu pengetahuan manusia bisa membangun gedung-gedung pencakar langit atau roket kebulan dan dengan menggunakan bahasa, manusia dapat saling berhubungan dan saling mengerti satu sama lain. dengan bantuan teknologi manusia menggunakan telepon genggam dan internet untuk saling berkomunikasi ke seluruh dunia dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian sedikit informasi dari kami jasakonsultasionline.blogspot.com. Silakan jika ada yang mau menambahkan mengenai pembahasan di atas. dan jangan lupa baca juga *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;background-color: white; color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tanda-anda-terkena-depresi-dan-faktor.html&quot;&gt;Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/362641400525117700/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/362641400525117700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/362641400525117700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html' title='Sejarah Dan Definisi Psikologi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpLLl8XoRE-E_7v8mDtmUi6FMJtpaFdfr5zl7aEU55w_nA_EplWLvDeW8aCwnzO13uFnTUgNirQvEsCCk6cNcdvVdzvDZGsmT_8QqaUanwFnyVjWo1-gMr-yIM45qEgO-04otUvl0H4aY/s72-c/psychology1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-5949063659369932154</id><published>2012-04-25T06:02:00.003-07:00</published><updated>2012-05-04T05:51:39.169-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><title type='text'>Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQtvF-iCGDyHdyQ9ZFuku8rz13zspRI1GW5t6fi-7tLORTUuzoDmRNhZuLNBsQnUng-mTs-AC0Ec7wBqGnT5yYhkPQOGuFJZxi2VbAqVZwT9lPS3IZKhLWnufFCQNDqE1enUjj1Md3lLM/s1600/business-stock-photos.com.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;tanda anda terkena depresi dan faktor utama penyebab depresi&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;152&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQtvF-iCGDyHdyQ9ZFuku8rz13zspRI1GW5t6fi-7tLORTUuzoDmRNhZuLNBsQnUng-mTs-AC0Ec7wBqGnT5yYhkPQOGuFJZxi2VbAqVZwT9lPS3IZKhLWnufFCQNDqE1enUjj1Md3lLM/s200/business-stock-photos.com.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
DEPRESI???&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ya depresi adalah perasaan yang di alami seseorang pada suatu masa di kehidupan mereka. &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tanda-anda-terkena-depresi-dan-faktor.html&quot;&gt;Berikut tanda seseorang yang terkena depresi dan faktor penyebab depresi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; itu sendiri. Depresi akan bedampak sangat negatif terhadap kejiwaan anda. maka jika anda merasa atau mendapati diri anda pada beberapa tanda dan penyebab depresi di bawah ini segera konsultasikan kepada psikolog anda, jika anda tidak mempunyai uang lebih untuk membayar jasa seorang psikolog, anda bisa berkonsultasi di blog ini jasa &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://konsultasionline.blogspot.com/&quot;&gt;konsultasionline.blogspot.com&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kesedihan, kekhawatiran, frustasi akan sebuah hal adalah perasaan yang umum dirasakan oleh semua orang, apalagi ketika kita mengalami hal berpa kekecewaan, perpisahan, kesedihan, dan atau kehilangan seseorang yang kita sayangi dalam hidup kita. Perasaa tersebut sudah merupakan hal yang wajar bagi setiap orang yang mengalaminya. Namun tahukah anda bila perasaan - perasaan tersebut bisa menjadi hal yang menguntungkan buat kita, jika kita bisa selalu berfikir positif dalam menyikapi semua hal. Perasaan - perasaan tersebut memberikan informasi kepada kita akan kelemahan dan kekurangan kita, dan jika anda sadari perasaan - perasaan itulah yang bisa anda gunakan untuk menangani depresi dan menjadikan anda kuat dan siap untuk menjalani kehidupan di masa depan karena anda sudah bisa mengeri apa yang membuat anda merasakan hal-hal yang negatif di masa itu, dan anda tidak perlu mengulanginya lagi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Ketika perasaan seperti di atas terus menerus muncul dan mengganggu setiap kegiatan kita, maka kemungkinan anda mulai mengalami depresi, Maka anda harus segera menemukan bagaimana cara untuk membebaskan anda dari depresi tersebut. Kenapa saya bisa berkata demikian??? Karena karakteristik dari depresi adalah perasaan negatif atau yang menggaggu setiap kegiatan keseharian anda dan perasaan itu berlangsung dalam waktu yang lama.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Apa Saja Tanda - Tanda Utama Depresi Pada Kehidupan Kita?&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Duka berkepanjangan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Stamina lemah dan selalu merasa letih.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perubahan pada bertambah atau berkurangnya nafsu makan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cenderung susah tidur karena perasaan tidak menentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bimbang, cepat marah, dan stress.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hilangnya hasrat seksual.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hilangnya hasrat untuk memikirkan masa depan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Lalu Apa Saja Penyebab Utama Dari Depresi?&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kurangnya Berfikir Positif&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Hal ini yang menjadi kenapa anda harus selalu berfikir positif di setiap langkah kehidupan anda. Karena ketika seseorang mengalami depresi, mereka akan merasa bahwa akan ada hal - hal buruk yang akan terjadi, dan hal ini akan terjadi berulang kali. Dalam hal ini seseorang yang depresi akan melihat hal buruk terhadap sesuatu yang dijumpainya secara sadar maupun tidak sadar. Mereka akan memfokuskan perhatian mereka kepada sebuah masalah yang sebenarnya masih lebih berharga di banding pencapaian keberhasilan yang sudah mereka raih. Bagi seseorang yang selalu berfikir negatif dan cenderung ke depresi, semua perubahan yang ada di sekitar diri mereka yang seharusnya merupakan perubahan yang wajar, dalam pemikiran mereka itu adalah bukti bahwa semua perubahan yang bersifat negatif penyebabnya adalah mereka ( selalu merasa bersalah ).&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kurangnya Rasa Percaya Diri&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Seorang yang depresi selalu merasa tidak percaya diri, bahkan mereka selalu menganggap semua hal yang terjadi menjadi buah hasil kesalahan mereka. Dan mereka akan menganggap kesalahan sekecil apapun menjadi kesalahan yang sangat besar.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Terfokus Kepada Sebuah Kesalahan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Perlu anda ingat, dalam setiap kehidupan seseorang pasti ada yang namanya kesalahan, bahkan beberapa orang membuat lebih banyak kesalahan dari pada anda. Orang yang mengalami depresi akan terfokus bahwa setiap jengkal kehidupan mereka adalah berupa kesalahan - kesalahan yang mereka perbuat, tanpa mengingat bahwa mereka juga pernah membuat sebuah keberhasilan yang mengesankan. Dan parahnya mereka menciptakan kesan negatif pada diri mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Merasa Tertekan Dengan Berbagai Kewajiban Yang Harus Mereka Lekukan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Disinilah perlunya kita belajar iklhas. Karena dalam hal ini seorang yang depresi selalu berfikir mengenai apa yang harus mereka lakukan dan apa yang seharusnya tidak mereka lajukan. Alhasil, mereka akan terbebani oleh beberapa komitmen yang mereka buat sendiri. Dan mereka akan memfokuskan pikiran mereka pada kepahitan dan lelahnya menjalani kehidupan+ dan hal ini akan berpengaruh terhadap perubahan sikap orang-orang disekitar terhadap mereka sendiri, tentunya perubahan sikap yang merugikan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Merasa Lemah&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Permasalahan bagi orang yang mengalami depresi adalah mereka merasa tidak ada satu hal pun yang bisa memuaskan mereka. Bahkan ketika mereka menyadari mereka bisa memperbaiki mood mereka, mereka tidak melakukannya. Nasihat yang mereka peroleh dari teman-teman dan keluarga dianggap tidak perlu dan taj berguna. Satu hal yang paling mereka rasakan adalah ketidakmampuan mereka untuk berharap, atau terinspirasi oleh sesuatu dan memperhatikannya. Mereka menyadari bahwa banyak orang yang membutuhkan mereka, tapi mereka akan selalu merasa tidak mampu. Karena depresi akan membuat mereka kehilangan kebahagiaan dan rasa optimisme.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Lalu Bagaimana Kita Mengatasi Depresi???&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kita bisa mengatasi depresi dengan bantuan seorang spesialis dibidang ini ( Psikolog ). Nasihat yang diberikan seorang Psikolog bisa sangat bermanfaat dan membantu. Mereka akan membantu memperbaiki mekanisme biologis dan pola berfikir seseorang yang membuat mereka depresi. Karena dengan merubah pola berfikir menjadi lebih positif anda bisa membuat perlindungan diri anda dari depresi dalam jangka waktu yang penjang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Bisakah Kita Mengatasi Depresi Dengan Diri Sendiri ( Tanpa Bantuan Psikolog )&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;b&gt;&amp;nbsp;Bisa!!!&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Anda bisa mengatasi depresi tanpa bantuan dari Psikolog dengan cara sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menerima Diri Anda Dengan Segala Kelemahan Anda Sendiri&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Ya, anda harus menjadi pribadi yang ikhlas dengan segala kekurangan yang ada pada diri anda, jika anda tidak mampu melakukan sesuatu dengan sendiri dan usaha anda selalu gagal, hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah menerima kenyataan bahwa anda tidak bisa melakukan hal tersebut sendirian. Dari pada anda terus memaksakan diri anda yang sudah pasti akan membawa anda ke jurang depresi lebih baik anda mengakuinya dan minta bantuan kepada orang lain atau lebih memfokuskan perhatian anda terhadap hal-hal yang lampu anda lakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kenali Pikiran - Pikiran Serta Perasaan Negatif Anda&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Agar anda bisa mengatasi dan mengendalikan pikiran negatif anda yang bisa membuat anda terperangkap dalam jurang depresi, sangatlah penting bagi anda untuk mengenali alasan-alasan tersebut. Teknik yang dapat digunakan adalah dengan mencatat pikiran-pikiran negatif anda setiap hari selama beberapa waktu. Lalu luangkan waktu setidaknya 20 menit sehari untuk mengenali, mengelompokan, dan mempelajari pikiran-pikiran negatif tersebut. Dengan catatan Pemeriksaan anda terhadap pikiran-pikiran negatif tersebut membuat anda bisa mengetahui dan mencegah pikiran-pikiran tersebut untuk membuat anda masuk ke jurang depresi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Mengatasi Depresi Dengan Pengobatan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Meskipun anda memiliki alasan yang tepat untuk menghindari penggunaan obat yang berlebih, anda masih bisa mengatasi depresi dengan menggunakan obat anti depresi. Obat anti depresi mempengaruhi otak dan sel-sel syaraf,secara spesifik obat ini mengubah reaksi kimia (neurotransmitter ) yang di gunakan sel syaraf untuk berkomunikasi satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Obat anti depresi merupakan obat yang aman untuk digunakan. Obat semacam ini tidak menimbulkan efek ketergantungan, tidak menimbulkan efek samping yang berahaya dan bisa membantu anda mengatasi depresi. Tentunya obat ini tidak bisa mengatasi masalah anda, tapi bisa membantu anda untuk membiarkan diri anda sedikit lebih tenang. Perhatian : Penggunaan obat ini tetap harus dilakukan setelah anda konsultasi dan dengan resep dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dan Cara Terbaik Mengatasi Depresi Adalah Dengan Bantuan Psikoterapi&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Depresi merupakan indikasi bahwa anda memiliki masalah yang harus anda temukan solusinya. Depresi bukan sekedar penyakit melainkan sinyal dari otak dan harus segera anda sembuhkan. Mengatasi depresi harus anda lakukan sebagai sarana untuk mengembangkan diri anda dan mengubah hidup otak dan pola pikir anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Ahli psikologi bisa membantu anda untuk memahami alasan-alasan psikologis yang menyebabkan anda terkena depresi, dan menawarkan dukungan untuk melalui proses yang sulit tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Psikoterapi Dapat Membantu Anda Mengatasi Depresi Melalui&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Melakukan proses penyelidikan pemicu depresi dalam pikiran dan sikap anda secara lebih mendalam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Membantu anda mengenali masalah yang menyebabkan depresi mana yang bisa anda selesaikan dan masalah mana yang harus anda jalani bersamaan dengan hidup anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Membantu anda memperbaiki jubungan dan menemukan kembali kebahagiaan anda yang hilang karena depresi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Membantu anda mengekspresikan perasaan anda sehingga rasa percaya diri dan herga diri anda kembali meningkat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Membantu anda menetapkan tujuan hidup anda agar hidup anda menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Demikian penjelasan dari kami, dan pesan dari kami. Semakin sehat dan kuat rasa percaya diri anda, maka akan semakin mudah pula anda dalam mengatasi depresi yang kemungkinan terjadi pada diri anda. Namun yang terpenting adalah pengembangan diri anda dalam memonitor dan mengendalikan diri anda sendiri untuk mengubah pola pikir anda dalam mengatasi depresi dengan pemikiran yang lebih positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: left;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Sejarah Dan Definisi Psikologi&quot;&gt;Sejarah Dan Definisi Psikologi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;h3 class=&quot;entry-title&quot; style=&quot;color: #0066cc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.25em; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&quot;&gt;Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/5949063659369932154/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tanda-anda-terkena-depresi-dan-faktor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/5949063659369932154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/5949063659369932154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tanda-anda-terkena-depresi-dan-faktor.html' title='Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQtvF-iCGDyHdyQ9ZFuku8rz13zspRI1GW5t6fi-7tLORTUuzoDmRNhZuLNBsQnUng-mTs-AC0Ec7wBqGnT5yYhkPQOGuFJZxi2VbAqVZwT9lPS3IZKhLWnufFCQNDqE1enUjj1Md3lLM/s72-c/business-stock-photos.com.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-1091582067243058228</id><published>2012-04-18T04:01:00.003-07:00</published><updated>2012-05-04T06:20:39.769-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel Penting"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bimbingan Orang tua"/><title type='text'>Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7J8ZJPvHicMBVqiFNYiwnWLzeihU3zXWqbebcaMs9sun-ltl1tgkZeasP20zx-qG2sqfzkqx-OPZ3jGuDWi8ulYzA4yVqFaIeNHlhPaMwvL91kYLW8BTKzKpJLO_9BWRCxnM7oHSafgw/s1600/kenakalan-remaja.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7J8ZJPvHicMBVqiFNYiwnWLzeihU3zXWqbebcaMs9sun-ltl1tgkZeasP20zx-qG2sqfzkqx-OPZ3jGuDWi8ulYzA4yVqFaIeNHlhPaMwvL91kYLW8BTKzKpJLO_9BWRCxnM7oHSafgw/s1600/kenakalan-remaja.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Untuk mengawali artikel kami, kami akan membahas mengenai penyebab &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html&quot;&gt;kenakalan remaja dan bagaimana cara menghadapinya&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;Saat ini tingkah para remaja kita semakin memperihatinkan, kenakalan remaja selama ini terjadi mempunyai banyak faktor penyebab termasuk peran penting orang tua mereka sendiri, semakin hari ada saja ulah nakal yang mereka lakukan, seperti tawuran, konsumsi minuman keras, narkoba, bahkan free sex.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu di dasari oleh banyak motif dan faktor, seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Kurangnya peran orang tua dalam keseharian si anak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mudahnya si anak untuk terpengaruh dengan pergaulan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perkembangan teknologi yang sangat pesat, tanpa pengetahuan yang cukup teknologi bisa menjadi faktor kenakalan remaja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kurang-nya bimbingan kepribadian dari sekolah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lemahnya pengetahuan tentang Agama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak adanya motifasi terhadap hoby anak, bahkan kebanyakan orang tua terlalu cepat menganggap hoby mereka itu buruk.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Masalah yang dipendam, sehingga anak menjadi stres ringan yang mengakibatkan mereka mengarah ke hal-hal negatif yang di anggap bisa mengurangi beban mereka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertengkaran orang tua di depan si anak.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Beberapa hal diatas adalah faktor penyebab kenakalan pada remaja, berikut adalah beberapa informasi yang mungkin bisa di gunaklan untuk mencegah kenakalan para remaja :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Perlunya bimbingan dari orang tua dalam hal apapun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terus pantau apa yang dilakukan anak dengan teman sepergaulan-nya,dengan catatan jangan sampai pengawasan anda menjadikan mereka merasa terkekang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beri mereka pengertian dalam hal pentingnya dalam membagi waktu bermain,belajar,menonton tv.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beri mereka pengertian sejak dini mengenai hal buruk apa saja yang bisa membuat masa depan mereka hancur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tananmkan pada mereka nilai-nilai Agama sejak dini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dukung dan asah kemampuan si anak pada hoby yang mereka sukai, dan jangan selalu menganggap hoby mereka itu buruk, bila perlu fasilitasi mereka, sebelum mereka lari pada minuman beralkohol dan narkoba.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Posisikan diri anda bukan hanya sebagai orang tua yang harus di hormati tapi juga sebagai teman terdekat mereka.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi para pembaca blog ini. Jika ada yang mau menambahkan silakan tulis di komentar dan kita bisa saling bertukar pikiran bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca juga :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 #0066cc;=&quot;&quot; 0.25em;=&quot;&quot; 0px;=&quot;&quot; 14px;=&quot;&quot; 4px;=&quot;&quot; arial,=&quot;&quot; class=&quot;entry-title&quot; color:=&quot;&quot; font-family:=&quot;&quot; font-size:=&quot;&quot; helvetica,=&quot;&quot; left;&quot;=&quot;&quot; margin-bottom:=&quot;&quot; margin-left:=&quot;&quot; margin-right:=&quot;&quot; margin-top:=&quot;&quot; padding-bottom:=&quot;&quot; padding-left:=&quot;&quot; padding-right:=&quot;&quot; padding-top:=&quot;&quot; sans-serif;=&quot;&quot; style-&quot;background-color:=&quot;&quot; text-align:=&quot;&quot; white;=&quot;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/sejarah-dan-definisi-psikologi.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Sejarah Dan Definisi Psikologi&quot;&gt;Sejarah Dan Definisi Psikologi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tanda-anda-terkena-depresi-dan-faktor.html&quot; rel=&quot;bookmark&quot; style=&quot;color: #0066cc; text-decoration: none;&quot; title=&quot;Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi&quot;&gt;Tanda Anda Terkena Depresi Dan Faktor Utama Penyebab Depresi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/h3&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/1091582067243058228/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/1091582067243058228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/1091582067243058228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-menghadapi-kenakalan.html' title='Bagaimana Cara Menghadapi Kenakalan Remaja'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7J8ZJPvHicMBVqiFNYiwnWLzeihU3zXWqbebcaMs9sun-ltl1tgkZeasP20zx-qG2sqfzkqx-OPZ3jGuDWi8ulYzA4yVqFaIeNHlhPaMwvL91kYLW8BTKzKpJLO_9BWRCxnM7oHSafgw/s72-c/kenakalan-remaja.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-359745057898834053</id><published>2012-04-17T20:22:00.001-07:00</published><updated>2012-05-16T02:14:12.167-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Disclaimer Jasa Konsultasi Online"/><title type='text'>Disclaimer Jasa Konsultasi Online</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut adalah beberapa peraturan yang kami buat bagi anda yang mau konsultasi dan sifatnya wajib anda setujui. Apa bila anda berkonsultasi baik dari komentar yang anda kirim di artikel kami atau via email, maka kami menganggap anda sudah menyetujui syarat dan ketentuan kami.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Waktu Konsultasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kami selaku admin dari jasakonsultasionline.blogspot.com belum bisa menjadwalkan kapan kami akan &amp;nbsp; &amp;nbsp; online dan kapan kami bisa menjawab konsultasi pembaca baik via komentar ataupun via email, dikarenakan kesibukan kami yang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kami berhak menolak memberikan konsultasi tanpa harus memberikan alasan kepada anda dan kami berhak mengakhiri konsultasi dengan alasan tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kami online dalam jangka waktu tertentu, jadi kami berhak menentukan waktu untuk anda konsultasi via YM dan kami berhak mengakhiri konsultasi anda jika kami rasa waktu konsultasi anda sudah cukup.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;b&gt;Syarat Konsultasi&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda sudah berumur 17th keatas.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda memberi pernyataan bahwa anda tidak sedang dalam kondisi ingin bunuh diri,membunuh atau dalam kondisi mengancam keselamatan orang lain orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;anda menyatakan bahwa anda tidak sedang dalam pengaruh alkohol atau narkoba selama proses konsultasi.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;anda menyadari bahwa konsultasi menimbulkan perasaan tidak nyaman karena anda sedang mengutarakan masalah kehidupan anda.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda berhak menghentikan konsultasi anda kapanpun yang anda inginkan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda bebas menghentikan konsultasi dengan kami jika anda kurang puas dengan pelayanan kami.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anda sepakat untuk mengizinkan kami menyimpan catatan file kasus Anda dan hanya akan diberikan kepada &amp;nbsp;Anda hanya jika kami beranggapan hal itu diperlukan dan tidak menimbulkan masalah emosional bagi Anda.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Keterbatasan &amp;nbsp;dan disclaimer&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Anda memahami bahwa konsultasi online tidak selalu sesuai untuk semua orang, terutama yang memiliki hal-hal berikut:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Klien secara aktif berusaha bunuh diri/membunuh; memiliki gangguan psikotik; membutuhkan perawatan psikiatris dan dirumahsakitkan; membutuhkan pelayanan tanggap darurat;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Klien yang memiliki riwayat gangguan emosi atau perilaku;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Klien yang memiliki riwayat berulang-ulang menjadi klien perawatan psikiatris dan dirawat di rumah sakit;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
4. Hadirnya beberapa gangguan pikiran, bunuh diri, membahayakan diri, dan atau perilaku merusak;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
5. Klien berada dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan selama proses konsultasi;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
6. Memiliki perilaku kecanduan;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
7. Berada dalam situasi kekerasan;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
8. Gangguan makan;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
9. Masalah klien lebih baik tertangani bila mengikuti proses konseling yang bersifat tatap muka (face to face);&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
10. Klien sudah &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;sedang menerima layanan konseling dan sedang dalam proses terapi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Konsultasi online tidak bisa dipertimbangkan sebagai pengganti bagi psikoterapi yang bersifat tatap muka &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;dan bersifat kontraproduktif untuk gejala-gejala seperti tersebut pada nomor di atas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klien memahami bahwa pelayanan konsultasi online ini seharusnya hanya dianggap sebagai &amp;nbsp;dukungan, panduan, semata-mata untuk konsultasi, dan bersifat pribadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klien memahami bahwa konsultasi online bukan terapi tradisional yang bertatap muka dengan terapis, dan tidak tepat untuk kasus-kasus yang sifatnya darurat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klien memahami keterbatasan konsultasi online (seperti misalnya tidak adanya tanda-tanda nonverbal yang bisa diketahui, tidak terlihatnya ekspresi wajah, tidak terdengarnya intonasi suara, dan sebagainya) sehingga mengurangi potensi keberhasilan proses konsultasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klien sepakat bahwa layanan konsultasi online tidak diperuntukkan bagi pihak-pihak yang memiliki masalah mental serius dan tidak selalu cocok untuk semua orang yang mencari bantuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klien sepakat bahwa pihak http://psikologi-online.com dan konselor yang memberikan jasa layanan konsultasinya tidak bisa dikenakan klaim apapun terkait layanan konsultasi yang diberikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klien sepakat bahwa terdapat kemungkinan terputusnya koneksi internet karena berbagai sebab, sehingga proses konsultasi bisa terhenti sewaktu-waktu di tengah-tengah chat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kami tidak bisa memastikan tingkat keberhasilan dari intervensi yang kami berikan melalui konsultasi online terkait dengan berbagai keterbatasan yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Biaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Layanan konsultasi online ini bersifat gratis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Materi Yang Ada&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi yang ada di jasakonsultasionline.blogspot.com merupakan hasil pengetahuan kami dari beberapa buku psikologi yang telah kami pelajari sebelumnya. tidak ada niat untuk menggandakan materi, atau penjiplakan. kami hanya mencoba memberikan apa yang telah kami pelajari untuk memberi pengetahuan yang lebih kepada para pembaca.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/359745057898834053/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/disclaimer-jasakonsultasionline.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/359745057898834053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/359745057898834053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/disclaimer-jasakonsultasionline.html' title='Disclaimer Jasa Konsultasi Online'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-3716535604829577340</id><published>2012-04-17T19:42:00.001-07:00</published><updated>2012-04-17T21:01:32.462-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kontak Kami"/><title type='text'>Contact jasakonsultasionline</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Silakan hubungui kami disini jika ada saran atau kritikan yang bersifat membangun!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
 id = 129913; 
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src=&quot;http://kontactr.com/wp.js&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
No Spam!!!</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/3716535604829577340/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/contact-jasakonsultasionline.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/3716535604829577340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/3716535604829577340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/contact-jasakonsultasionline.html' title='Contact jasakonsultasionline'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-5069213359818934896</id><published>2012-04-17T19:29:00.002-07:00</published><updated>2012-05-08T05:47:25.232-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tentang Kami"/><title type='text'>Tentang Jasa konsultasi online</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOt9caE0F-3qVteG-uXga-e6-nQFvQRhAbnehF6EOGHIZavCeikt2IczYljRKvxJySDRSIKKgzbccJpHpy3DUj6zi4t2gSsI4B6VnCIHSc0HvQdpRr-IRjeTkBax8Hvz58NFUSvA6KNlA/s1600/Graphic3.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOt9caE0F-3qVteG-uXga-e6-nQFvQRhAbnehF6EOGHIZavCeikt2IczYljRKvxJySDRSIKKgzbccJpHpy3DUj6zi4t2gSsI4B6VnCIHSc0HvQdpRr-IRjeTkBax8Hvz58NFUSvA6KNlA/s1600/Graphic3.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Pertama kami ucapkan puji syukur kehadirat &lt;b&gt;TUHAN&amp;nbsp; Y.M.E&amp;nbsp; &lt;/b&gt;atas tercetusnya ide untuk membangun situs &lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/&quot;&gt;Jasakonsultasionline.blogspot.com&lt;/a&gt; &lt;/i&gt;yang dimana kita semua bisa berkonsultasi secara gratis melalui online tanpa harus bertatap muka.&amp;nbsp; &lt;i&gt;Jasakonsultasionline.blogspot.com&lt;/i&gt; adalah sebuah blog yang hadir sebagai wadah bagi teman-teman semua untuk saling bertukar pikiran dan belajar menyelesaikan masalah dengan sharing di &lt;i&gt;jasakonsultasionline.blogspt.com.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Di &lt;i&gt;jasakonsultasionline.blogspot.com&lt;/i&gt; selain kita akan dibantu oleh “ &lt;b&gt;&lt;u&gt;Alberta Utami Spsi&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;, Seorang Sarjana Psikologi muda dari kota Surabaya dan Asistennya &lt;b&gt;Evendi&lt;/b&gt; Seorang Mahasiswa ” . Kalian juga bisa berturut serta dalam memberi masukan kepada teman-teman yang sedang berusaha menyelesaikan masalah dengan catatan “&lt;u&gt;berilah masukan yang ben&lt;/u&gt;ar”.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Dan semoga dengan adanya &lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://jasakonsultasionline.blogspot.com/&quot;&gt;jasakonsultasionline.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; bisa menjadi sarana kita bersama dalam mempelajari bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan bersama-sama dan dengan tetap berfikir positif karena pada dasarnya “ tidak ada satu masalahpun yang tidak bisa diselesaikan jika kita menghadapinya bersama-sama”. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: .5in;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Terima kasih, tetap semangat,selalu berfikir positif dan selalu tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/5069213359818934896/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tentang-jasa-konsultasi-online.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/5069213359818934896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/5069213359818934896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/tentang-jasa-konsultasi-online.html' title='Tentang Jasa konsultasi online'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOt9caE0F-3qVteG-uXga-e6-nQFvQRhAbnehF6EOGHIZavCeikt2IczYljRKvxJySDRSIKKgzbccJpHpy3DUj6zi4t2gSsI4B6VnCIHSc0HvQdpRr-IRjeTkBax8Hvz58NFUSvA6KNlA/s72-c/Graphic3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-2303492405234045872</id><published>2012-04-17T05:58:00.001-07:00</published><updated>2012-04-17T05:59:13.581-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Privacy Policy"/><title type='text'>Privacy Policy</title><content type='html'>This Privacy Policy governs the manner in which Jasa Konsultasi Online collects, uses, maintains and discloses information collected from users (each, a &quot;User&quot;) of the http://jasakonsultasionline.blogspot.com website (&quot;Site&quot;). This privacy policy applies to the Site and all products and services offered by Jasa Konsultasi Online.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Personal identification information&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
We may collect personal identification information from Users in a variety of ways in connection with activities, services, features or resources we make available on our Site.. We will collect personal identification information from Users only if they voluntarily submit such information to us. Users can always refuse to supply personally identification information, except that it may prevent them from engaging in certain Site related activities.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Non-personal identification information&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
We may collect non-personal identification information about Users whenever they interact with our Site. Non-personal identification information may include the browser name, the type of computer and technical information about Users means of connection to our Site, such as the operating system and the Internet service providers utilized and other similar information.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Web browser cookies&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Our Site may use &quot;cookies&quot; to enhance User experience. User&#39;s web browser places cookies on their hard drive for record-keeping purposes and sometimes to track information about them. User may choose to set their web browser to refuse cookies, or to alert you when cookies are being sent. If they do so, note that some parts of the Site may not function properly.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
How we use collected information&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jasa Konsultasi Online collects and uses Users personal information for the following purposes:&lt;br /&gt;
- To improve our Site&lt;br /&gt;
We continually strive to improve our website offerings based on the information and feedback we receive from you.&lt;br /&gt;
How we protect your information&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
We adopt appropriate data collection, storage and processing practices and security measures to protect against unauthorized access, alteration, disclosure or destruction of your personal information, username, password, transaction information and data stored on our Site.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sharing your personal information&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
We do not sell, trade, or rent Users personal identification information to others. We may share generic aggregated demographic information not linked to any personal identification information regarding visitors and users with our business partners, trusted affiliates and advertisers for the purposes outlined above.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Changes to this privacy policy&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jasa Konsultasi Online has the discretion to update this privacy policy at any time. When we do, we will post a notification on the main page of our Site, revise the updated date at the bottom of this page. We encourage Users to frequently check this page for any changes to stay informed about how we are helping to protect the personal information we collect. You acknowledge and agree that it is your responsibility to review this privacy policy periodically and become aware of modifications.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Your acceptance of these terms&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
By using this Site, you signify your acceptance of this policy. If you do not agree to this policy, please do not use our Site. Your continued use of the Site following the posting of changes to this policy will be deemed your acceptance of those changes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contacting us&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
If you have any questions about this Privacy Policy, the practices of this site, or your dealings with this site, please contact us at:&lt;br /&gt;
Jasa Konsultasi Online&lt;br /&gt;
http://jasakonsultasionline.blogspot.com&lt;br /&gt;
Jl.Danau Ranau 1 Sawojajar Malang&lt;br /&gt;
jasakonsultasionline@gmail.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
This document was last updated on April 17, 2012&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Privacy policy created by Generate Privacy Policy</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/2303492405234045872/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/privacy-policy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/2303492405234045872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/2303492405234045872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/privacy-policy.html' title='Privacy Policy'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7117768036709449371.post-4181618093096768722</id><published>2012-04-16T20:30:00.000-07:00</published><updated>2012-04-18T02:23:52.678-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Site Map Jasa Konsultasi Online"/><title type='text'>Site Map Jasa Konsultasi Online</title><content type='html'>&lt;script src=&quot;http://acizninja.googlecode.com/files/blogspot_sitemap.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;script src=&quot;/feeds/posts/default?max-results=500&amp;amp;alt=json-in-script&amp;amp;callback=loadtoc&quot;&gt;
&lt;/script&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/feeds/4181618093096768722/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/site-map-jasa-konsultasi-online.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4181618093096768722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7117768036709449371/posts/default/4181618093096768722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasakonsultasionline.blogspot.com/2012/04/site-map-jasa-konsultasi-online.html' title='Site Map Jasa Konsultasi Online'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09892673043334383988</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>