<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335</id><updated>2024-09-19T23:26:51.288+07:00</updated><title type='text'>KISAH PENUH HIKMAH</title><subtitle type='html'>Semoga KISAH PENUH HIKMAH yang ada di Blog ini bermanfaat untuk menambah ke-imanan kita kepada Allah SWT</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-2873223096020703349</id><published>2012-12-09T08:43:00.000+07:00</published><updated>2012-12-09T08:43:08.425+07:00</updated><title type='text'>ATAS NAMA CINTA</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Cinta, satu kata yang tak kan habis dibicarakan sepanjang waktu, kata yang akan terus laku dijual dalam dunia cerita, dunia layar, dan dunia nyata. Cinta itu tidak bisa dilihat namun nyata bisa dirasakan. Cinta tidak dapat diciptakan atau dipaksakan dan tidak dapat dimusnahkan, hanya dapat beralih bentuk.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Cinta dapat ditemukan pada semua hal.Atas nama cinta banyak orang memperoleh kebahagiaan, atas nama cinta pula banyak orang menuai luka nestapa. Karena cinta seseorang yang gagap tiba-tiba menjadi puitis, karena cinta pula seseorang ahli sastra seolah seperti anak kecil yang baru belajar bicara.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Cinta bisa membuat seorang pengecut menjadi pemberani, membuat yang paling berani menjadi jinak dihadapannya. Demi tak ada lautan yang tak bisa diseberangi, tak ada gunung yang tak bisa didaki. Karena cinta pembunuh akan jadi penyayang yang paling baik, cinta pula yang memberi harapan kepada yang putus asa. Atas nama cinta.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Sungguh mulia cinta, ia putih, suci bersih tanpa noda. Cinta adalah kasih sayang yang tulus, yang diberikan pencipta kita Allah swt., Dialah sumber segala kasih sayang dan cinta yang ada di permukaan bumi dan langit serta yang ada diantara keduanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Allah-lah yang berkehendak menjadikan setiap akal dan hati kita cenderung pada perasaan saling menyayangi, saling membutuhkan. Bukan hanya butuh untuk dicintai, tapi juga butuh untuk mencintai. Cinta adalah fitrah manusia. Tanpa cinta takkan lengkap keberadaan kita sebagai manusia, takkan sempurna kita sebagai makhluk Allah.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Sejak awal penciptaan kita pun, cinta telah berperan disana. Manusia dimulai dari ketiadaan, ruang kosong tanpa waktu, lalu Allah berkehendak menjadikan kita dengan cinta-Nya. Ditiupkan-Nya ruh kepada kita, yang membuat kita menjadi ada. Yang membuat kita bisa merasakan lezatnya hidangan yang kita santap, sejuknya udara disaat hujan mereda, dan membuat semua indra kita bisa berfungsi. Tanpa kehendak Allah dan tanpa izin-Nya, mustahil semua yang ada pada diri kita bisa kita nikmati. Mustahil.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Lalu kita tumbuh dan berkembang di dalam cinta di rahim ibu kita yang tersayang, yang diawali dari pernikahan mulia ayah dan ibu kita. Mereka berdua setiap hari melihat perkembangan kita. Ayah kita begitu gembira menanti kedatangan kita, ditengah usahanya menafkahi ibu dan calon anaknya serta menabung untuk kelahiran buah hatinya ia tak jarang mengingat kita, selalu terusik kerjanya bila muncul pertanyaan ”apakah anakku baik-baik saja?”. Setiap upah yang ia terima selaslu diprioritaskannya untuk kita nanti, sering ayah dan ibu kita menahan lapar dengan alasan ”ini untuk si kecil nanti..”.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Ibu, sungguh tak terhitung jasamu ya ibuku tersayang. Setiap hari kita memberatkan dan membatasi mereka dengan tubuh kita yang setiap hari semakin membesar. Setiap hari disibukkannya dengan membaca buku ”bagaimana mempersiapkan kedatangan seorang bayi?”. Ibu kita makan makanan yang bergizi walaupun saat itu mereka tidak menginginkan, bukan karena apa-apa, karena kita membutuhkan gizi dan makanan yang baik. Di masa-masa menjelang kelahiran, semua keluarga besar bergembira, ayah dan ibu kita berdiskusi memilih nama apa yang paling tepat untuk kita.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Sampai kelahiran kita pun dipenuhi dengan cinta yang tulus. Perasaan senang, kuatir dan takut bercampur menjadi satu pada diri mereka berdua. Senang karena kita akan segera lahir ke dunia, kuatir dengan proses persalinan yang mereka lakukan, dan takut jangan-jangan Allah memanggilnya ketika melahirkan kita, sehingga ibu kita tidak bisa menemani dan membimbing kita menjadi dewasa dan menjadi anak yang shalih. Setiap teriakan yang dia keluarkan menambah kecemasan ayah kita yang setia menunggu proses kelahiran kita, bagi ayah kita, itulah waktu terlama yang pernah ia rasakan, ia berpikir ”Ya Allah, saat ini, apapun tidak berarti kecuali kelahiran buah hatiku”.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Teriakan demi teriakan berlanjut, setiap teriakan manggambarkan pertaruhan nyawa yang sedang dilakukan oleh ibu kita. Demi buah hatinya, tak tersisip sedikitpun rasa gentar menjalani semua itu. Lalu lahirlah kita. Dengan teriakan yang nyaring dan menggema, diperlihatkan wajah kita yang masih belum bisa membuka mata dan masih bermandikan darah ibu kita. Ia tersenyum, merasa dirinya paling bahagia di seluruh semesta. Padahal tadi ia berteriak-teriak kesakitan, semua hilang seketika melihat wajah kita. Inilah cinta. Ayah pun menghambur masuk, mencium ibu dan segera mengumandangkan adzan ke telinga kita, tanda syukur yang mendalam, buyar sudah semua cemas-galaunya. Inilah cinta.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Ketika kita tumbuh dan berkembangpun semuanya diliputi kehangatan cinta, tangis kita menjadi usikan dikala mereka berdua tidur, tapi dengan senang hati ibu bangun, mengganti popok yang basah, menenangkan kita yang rewel untuk tidur kembali, tak berapa saat kita pun membangunkan kembali tidur mereka yang baru sedikit pulas, kali ini karena lapar. Dengan penuh kesabaran, kembali ibu bangun dan menyusui kita sampai kita tenang dan tertidur kembali. Inilah namanya cinta.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Ketika kita beranjak dewasa, mereka mendengarkan semua keluhan dan makian kita, suara kita yang keras saat marah dengan mereka, mereka balas dengan nasihat yang tulus. Diajarinya kita semua hal tentang dunia dan hidup. Setiap hari tak lupa didoakannya kita setelah shalatnya, sampai detik inipun ia masih berdoa.. ”ya Allah, jadikanlah putra-putriku sedap dipandang mata dan berikanlah mereka hati yang lembut dan keshalihan”. Seringkali mereka menangis disaat kita membentak mereka, sakit. Tapi esoknya, kembali diperlihatnkannya wajah dan senyum cerianya, kembali memasak makanan dan menyiapkan pakaian kita. Tanpa keluhan. Inilah cinta&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Tapi, mari kita putar balik memori kita. Tulusnya cinta kedua orangtua kita yang selalu memberi tanpa pamrih, sudahkah kita menghargainya dan mengingatnya? Pernahkah kita memberikan hadiah kepada ibu kita, memberikan sekuntum bunga kepada ibu kita, atau sekedar memeluk ibu kita dan mengucapkan ”terima kasih ya ibu..” atas pemberiannya yang tak kan bisa kita balas? Pernahkah kita mengucapkan ”terima kasih ayah, atas upayamu menghidupi dan mencukupi keluarga..” atau pernahkah kita meminta maaf saat kita melakukan kesalahan pada ayah kita? Atau sekedar berdoa bagi mereka berdua setelah shalat? Ingatkah kita pada mereka berdua disaat kita mendapatkan kesenangan?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Lebih jauh lagi, apakah kita termasuk orang yang mengingkari cinta yang diberikan Allah dan rasulnya Muhammad. Kita mengaku ummat Muhammad, menulisnya dalam kolom tokoh idola kita, tapi mungkin tak sedikitpun merindukannya. Padahal rasulullah, manusia mulia yang dijamin masuk surga rela dilempari dengan batu hingga kakinya berdarah, rela dihina, dimaki, dilempari kotoran, demi kita, demi ummatnya. Bahkan sampai wafatnya pun rasul selalu memikirkan ummatnya lebih daripada dia dan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;”Ummati.. ummati.. ummati..” itulah kata-kata terakhirnya. Padahal jika tidak ada rasul dan agama yang dibawanya, mana mungkin kita mempunyai kedua orang tua yang baik. Tanpa izin Allah, sumber segala cinta, bagaimanakah orangtua kita bisa ada di dunia ini. Maka kepada Allah-lah kita harus berterimakasih paling banyak dan paling besar, bersyukurlah. Lalu bershalawatlah kepada nabi Muhammad saw. yang memperjuangkan agama Islam dengan darah dan bahaya serta kesusahan Berikutnya adalah kepada kedua orangtua, atas cinta kasih mereka.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Kita lebih cenderung pada tipuan dunia dibanding mengikuti ajaran Allah yang dibawa oleh Muhammad saw., pun kepada kedua orangtua kita juga seperti itu, kebaikan mereka kita anggap kewajaran yang sangat jarang kita hargai. Kita hanyut begitu saja saat nafsu muncul dalam diri kita. Kita lebih percaya pada kata-kata di televisi, media dan seruan orang lain dibanding orangtua kita.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Kita mungkin tidak mengetahui, ternyata ada orang-orang munafik, kafir dan musyrik yang sengaja ingin menjatuhkan agama Islam yang sempurna dengan berbagai cara dan upaya yang mereka lakukan. Mereka tau pemuda adalah tumpuan ummat, ketika rusak pemuda, maka rusaklah ummat itu pada akhirmya. Mereka lalu memperkenalkan kepada kita budaya-budaya hedonis mereka atas nama cinta, padahal tidak lain hanyalah nafsu yang mereka katakan cinta. Mereka begitu cantik membungkus budaya sampah mereka dengan jargon-jargon, dengan propaganda, iklan dan opini sehingga pemuda muslim tunduk dibuatnya, membebek mereka.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Padahal tujuan mereka sangat jelas. Menjauhkan pemuda dari Islam. Membuat pemuda Islam berfikir bahwa pengajian itu kolot, Islam itu ketinggalan zaman, aturan Allah itu kejam dan lain sebagainya. Satu-satunya yang mereka khawatirkan adalah apabila al-Qur’an dan as-Sunnah menyatu dalam akal dan perasaan setiap pribadi pemuda di dalam masyarakat dan menjelma menjadi peraturan hidup yang diterapkan secara formal dalam kehidupan. Mereka takut dengan itu. Saking cemasnya mereka berusaha agar jangan sampai bersatu antara Islam dan kaum muslim, terutama pemudanya. Karena kalau sampai itu terjadi, maka akan terlihatlah wajah asli mereka yang buruk.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Hanya ada dua jalan yang dijadikan Allah swt. satu menuju ke surga yang diridhai-Nya, satu menuju ke Neraka. Dan hanya ada satu jalan ke surga, yaitu mengambil Islam secara kaaffah. Islam adalah sistem hidup yang sempurna, ia menyediakan semua solusi permasalahan. Dan tidaklah diperkenankan untuk menyembah sesuatu selain Allah, ataupun mengambil ajaran selain Islam, karena itupun berati menyekutukan Allah swt. yang telah menurunkan Islam secara sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Jangan nodai nama cinta dengan mengatas namakan cinta atas pekerjaan nafsu. Karena cinta berbeda dengan nafsu. Cinta tak akan pernah menginginkan yang dicintai menjadi sengsara dan susah. Jangan katakan cinta apabila ia tahu perbuatannya akan mengantarkan yang dicintainya ke api neraka sementara ia tetap melakukannya. Bukan cinta bila lebih mementingkan ajaran lain selain ajaran nabi Muhammad saw.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Ya Allah, sesungguhnya banyak sekali salah dan khilaf kami kepada-Mu. Kami tahu api neraka itu panas, tetapi tetap saja kami melakukan yang dilarang oleh-Mu. Kami tahu surga itu ni’mat tapi kami tidak berusaha dan bersegera meraihnya. Kami terkadang sombong dengan karunia-Mu, padahal semua yang kami punya dapat Engkau ambil kapanpun Engkau menginginkannya. Kami jarang sekali berbuat baik kepada kedua orangtua kami, seringkali kami membentaknya, memarahinya, memakinya, padahal kami tau ridha orangtua kami adalah ridha-Mu, dan murka orangtua kami adalah murka-Mu.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Ya Allah jadikanlah mereka berumur panjang agar kami dapat sedikit membalas kebaikan-kebaikan mereka yang tak akan bisa kami balas. Jangan jadikan kami orang yang menyesal dan baru menyadari semua kesalahan kami justru pada saat mereka tiada. Ampunilah pada kedua orangtua kami dosa-dosa yang pernah mereka lakukan karena Engkaulah Maha Pemberi Taubat dan Maha Penyayang. Ya Allah kami lemah, tidak memiliki apapun untuk membahagiakan mereka, maka jadikanlah kami anak yang shalih dan shalihah, karena inilah yang baru dapat kami lakukan pada mereka. Rabbana atiina fi ad-dunya hasanah, wa fi al-akhirati hasanah, wa qiina adzab an-naar. wa al-hamdulillahi rabb al-alamin.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Wallahua’lam bi ash-shawab&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/2873223096020703349/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/12/atas-nama-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/2873223096020703349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/2873223096020703349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/12/atas-nama-cinta.html' title='ATAS NAMA CINTA'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-2900283435764472185</id><published>2012-10-14T16:40:00.000+07:00</published><updated>2012-10-14T16:40:10.438+07:00</updated><title type='text'>‎5 Tips Supaya Ingatan Mantap!</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Seringkali kesal di depan komputer gara-gara lupa password email yang dibuat seminggu yang lalu? Atau mati-matian mengingat kombinasi kunci gembok tas jinjing?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Menarik ketika saya mendapatkan satu fakta pahit bahwa manusia rata-rata akan melupakan 90% informasi setelah 30 hari, dan sebagian besarnya justru hilang dalam beberapa jam pertama. Ternyata manusia memang tempatnya salah dan lupa&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Tapi tidak bearti kita menjustifikasi kealpaan diri dengan hal-hal semacam itu, dan disini ada beberapa tips &amp;amp; trik untuk menguatkan ingatan akan sesuatu, bisa dipakai oleh mahasiswa atau pelajar, yang lagi ngapalin Al-Qur’an, pengemban dakwah yang menyampaikan materi, ataupun anda yang iseng-iseng baca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;text_exposed_show&quot; style=&quot;background-color: white; color: #333333; display: inline; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Buatlah ringkasan dari informasi menarik apapun yang kita dapatkan hari ini, bisa di catatan, diary, terserah. Asal jangan di buku orang lain aja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Memori yang kita kenang karena emosi akan jauh lebih lama tertanam daripada yang biasa. Misal: Anda tentu masih mengingat ada dimana Anda ketika tanggal 11 September 2001, ya kan,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;jadi buatlah ikatan emosi, sesuatu yang kita pikir sangat penting biasanya melibatkan emosi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Yang paling penting, ulangi informasi apa yang ingin kita ingat dalam waktu 30 detik sejak kita mendapatkannya, mau lewat perkataan, ataupun dimasukkan dalam pembicaraan, atau cara apapun.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Semakin banyak kita mengulang, semakin bagus. Beri jeda untuk setiap pengulangan. Jadi, lebih baik Anda mengulang satu informasi untuk diingat 10x dalam 1 hari daripada 10x dalam 1 menit. Ulangi untuk mengingat, dan ingat untuk mengulangi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Tidur. Yup, tidur mengkonsolidasi memori seperti udara mengeraskan semen. Maka kalo lagi buntu, tidur sejenak deh, karena ketika tidur otak kita justru bekerja lebih keras untuk memecahkan masalah atau mengingat informasi. Asal jangan kebanyakan tidur, cacingan tau.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;Jangan terlalu memasukkan banyak informasi, selesai&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;text_exposed_show&quot; style=&quot;background-color: white; color: #333333; display: inline; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 17px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;sumber : Felix Siauw&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/2900283435764472185/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/10/5-tips-supaya-ingatan-mantap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/2900283435764472185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/2900283435764472185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/10/5-tips-supaya-ingatan-mantap.html' title='‎5 Tips Supaya Ingatan Mantap!'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-4308102520653350022</id><published>2012-02-19T08:05:00.002+07:00</published><updated>2012-02-19T08:05:58.162+07:00</updated><title type='text'>Di Bawah Kibaran Jilbab</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Sebelum lebih jauh, mari kita renungi lagi perintah mengenakan hijab bagi seorang muslimah:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;em&gt;“Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita mukmin lainnya, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(QS. Al-Ahzab (33): 59)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &#39;Traditional Arabic&#39;; font-size: x-large;&quot;&gt;يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ 
قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ 
جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ 
غَفُورًا رَحِيمًا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saudariku..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Perintah mengenakan jilbab merupakan perintah Allah secara langsung kepada semua muslimah. Namun, walaupun hal demikian adalah perintah Tuhan secara langsung yang bertujuan untuk kebaikan dan kehormatan diri seorang muslimah, kebebasan untuk melaksanakan perintah tersebut membutuhkan perjuangan yang ekstra. Kebebasan mengenakan Pakaian takwa ini banyak dihalang-halangi oleh skandal-skandal tertentu yang tidak mengerti islam secara kaffah (menyeluruh).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Tahukah kalian bahwa berkibarnya jilbab di tanah air ini sebelumnya memerlukan pengorbanan??&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Pengorbanan yang mungkin mempertaruhkan nyawa dan harga diri demi sebuah hijab sebagai bentuk kecintaan kepada Allah semata..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Sungguh, kebebasan menutup aurat (jilbab) yang kita rasakan sekarang adalah bentuk upaya mereka yang memperjuangkan hak-hak muslimah di tanah air..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Berikut ini awal mula jilbab berkibar di Indonesia:&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-image: initial; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; clear: both; color: #336699; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 17px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 10px; padding-right: 10px; padding-top: 2px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
Berkibarnya jilbab di bumi pertiwi telah melewati sejarah luka yang panjang dan lama. Sekitar tahun 1980-an, ribuan mahasiswi dan pelajar berjilbab membanjiri jalanan di berbagai kota besar. Mereka memprotes keputusan yang melarang jilbab di sekolah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
Revolusi jilbab di Indonesia bermula tahun 1979. Siswi-siswi berkerudung di SPG Negeri Bandung hendak dipisahkan pada lokal khusus. Mereka langsung memberontak atas perlakuan diskriminasi terhadap jilbabnya. Ketua MUI Jawa Barat turun tangan hingga pemisahan itu berhasil digagalkan. Ini adalah kasus awal dari rentetan panjang sejarah jilbab di bumi persada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
Selanjutnya tanggal 17 Maret 1982 keluar SK 052/C/Kep/D.82 tentang seragam sekolah nasional oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah , Prof. Darji Darmodiharjo, S. H. Pelaksanaan terhadap surat keputusan itu malah berujung pada larangan terhadap jilbab. Maka meledaklah demo barisan pembela jilbab di seantero Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
Ketika itu tengah gencar-gencarnya penggusuran jilbaber dari bangku pelajaran. Para muslimah terpaksa hengkang dari studi demi konsisten menjalankan syariat. Mereka yang diusir dari sekolah, bahkan menggelar perkara ini sampai ke pengadilan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
Belum reda perjuangan jilbab di sekolah-sekolah, muncul fitnah baru di penghujung 1989. Jilbab penebar racun!? Ny. Fadillah berbelanja di Pasar Rawu, diserang tiba-tiba, diteriaki dan dituduh penebar racun. Orang-orang yang tersulut emosi langsung merajam wanita itu hingga hampir meninggal dunia. Para muslimah menjadi takut keluar rumah. Hingga kembali digelar tabligh akbar lautan pendukung jilbab.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
Korban demi korban terus berjatuhan tetapi semangat berbusana takwa makin berkobar hebat. Akhirnya, kebenaran tidak bisa lagi dihempang, aturan Tuhanlah yang maha benar. Unjuk rasa, protes, demonstrasi dan dialog intensif serta jalur hukum sampailah di saat yang berbahagia. Seiring keluarnya SK Dirjen Dikdarmen No. 100/C/Kep/D/1991 jilbab lengkap dengan busana menutup auratnya dinyatakan ‘halal’ masuk sekolah. Allahu Akbar!!??!!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.3em; margin-bottom: 5px; margin-top: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 5px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;em&gt;Sumber: Hemdi, Yoli. 2005. Ukhtiy… Hatimu di Jendela Dunia (Sebuah Torehan Wajah Perempuan dan Peristiwa). Zikrul Media Intelektual: Jakarta Timur&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saudariku…&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Buah perjuangan merekalah yang kita nikmati sekarang, di mana-mana disaksikan lautan jilbab. Busana yang memancarkan pesona ‘dalam’ yang kuat. Pakaian takwa yang berfungsi sebagai benteng kehormatan diri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saudariku …&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saya sangat yakin, bahwa kita semua sebagai seorang muslimah, diminta mencopot jilbab bagaikan memaksa telanjang di depan umum. Jilbab bukan sekedar urusan busana, tetapi melambangkan keislaman seorang perempuan. Sekaligus sebagai simbol kesalehan dan ketaatan kita kepada Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saudariku…&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Pakaian takwa bukan hanya sekedar pembungkus tubuh. Busana adalah ekspresi jiwa terhadap identitas pemakainya. Ia merupakan kemasan apik dari pribadi luhur pemakainya. Sosok muslimah berpakaian takwa bagaikan oase penyejuk di tengah panasnya bisnis obral aurat. Jilbab ini telah menuntun kita tidak menjadi golongan dari mereka. Peliharalah hijab kita ini hingga kita bertemu Allah. Hijab yang akan membuat kita berucap bangga ketika bertemu Allah “semua yang kulakukan di dunia ini adalah sebagai pertanda rasa cintaku yang besar kepada-Mu yaa Rabb”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saudariku …&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Jangan dianggap jilbab malah membuat kita terkesan tidak menarik. Muslimah berjilbab memberikan kesan khusus terhadap lawan jenis. Pribadi yang menimbulkan citra tentang sesuatu yang berharga, makin banyak yang tertutupi makin menariklah ia. Ibarat mutiara yang mempunyai banyak sudut, di mana tiap-tiapnya memancarkan pesona yang berbeda. Keanggunan yang membuat hati tertawan, sehingga kegelapan berubah kegemilangan. Wanita shalihah semakin lama kian bertambah keindahan dari perhiasan budi pekertinya. Sementara muslimah sejati cemerlang dengan inner beauty dari hijabnya, cantik hingga ke hatinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Yakinlah saudariku..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Keribetan kita di dunia akan hijab ini akan dibalas kemudahan oleh Allah di akhirat..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Ingatlah sebuah hadits yang memposisikan keutuhan suatu Negara berdasarkan wanita di dalamnya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;“Wanita adalah tiang Negara, jika rusak, maka Negara juga akan rusak, dan jika baik, Negara juga kan menjadi baik”.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Betapa besarnya peran kita sebagai seorang muslimah. Peran yang bisa menghantarkan keutuhan suatu Negara ataupun keruntuhan suatu Negara. Jagalah selalu hijab ini karena dengan demikian kita tidak akan termasuk wanita yang menghancurkan Negara. (Aamiiinn)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Satu lagi hiasan kalimat yang sangat saya senangi:&amp;nbsp;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Banyak pria hebat menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi dan motivasi yang tertinggi. Selalu ada perempuan kuat dibalik lelaki hebat. Entah itu berperan sebagai ibu, istri, kekasih, atau sahabat. Karena itu, ia dianggap sebagai tonggak-tonggak penyangga sebuah peradaban”.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
“Jagalah selalu jilbabmu Ukhti, karena itu sungguh nyaman, tenteram, anggun, cantik, mempesona dan tentunya sejuk di mata.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
—&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;em&gt;Teruntuk semua muslimah kebanggaan Islam dan penggerak peradaban ^_^&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: left;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.dakwatuna.com/2011/12/16960/di-bawah-kibaran-jilbab/#ixzz1mqQRajdJ&quot; style=&quot;color: #003399; font-size: 16px; text-decoration: none;&quot;&gt;http://www.dakwatuna.com/2011/12/16960/di-bawah-kibaran-jilbab/#ixzz1mqQRajdJ&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/4308102520653350022/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/02/di-bawah-kibaran-jilbab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/4308102520653350022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/4308102520653350022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/02/di-bawah-kibaran-jilbab.html' title='Di Bawah Kibaran Jilbab'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-7652451534199828292</id><published>2012-02-17T07:52:00.002+07:00</published><updated>2012-02-17T07:52:32.475+07:00</updated><title type='text'>Ada “Mekah” di Kota London</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2012/02/shalat-jumat-di-london.jpg?c13ed3&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;262&quot; src=&quot;http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2012/02/shalat-jumat-di-london.jpg?c13ed3&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
“Mekah” sudah berada di tengah kota London, karena umat Islam melaksanakan Shalat Jumat di sebuah jalan di London akibat masjid sudah tidak dapat menampung mereka, demikian laporan harian terkemuka di London “The Daily Mail”, akhir pekan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam artikel bertajuk “The Mecca of the city: In a London street, the faithful find a way to pray as their mosque overflows”, harian itu melaporkan banyak orang yang merasa terkejut ketika datang ke daerah itu pada hari Jumat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Mereka melihat banyak orang berdoa bersama di luar dan hal itu bukanlah pemandangan sehari-hari di Inggris. Dalam bayangan gedung pencakar langit dan ruang kaca serta baja di Mile Square, London, ratusan umat Muslim berlutut di jalanan melaksanakan Shalat Jumat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Selama satu jam dari jantung distrik keuangan kota London, ternyata kegiatan itu menjadi sangat populer, sehingga jamaah memenuhi jalan-jalan di sekitar masjid komunitas kecil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Para pekerja di kota ada dalam setelan jas berbaur dengan umat Muslim dari komunitas lokal Bangladesh itu pun tumpah sampai ke jalan-jalan di samping Bentley dan daerah perparkiran mobil.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Masjid Brune Street, di Spitalfields, London Timur, merupakan masjid terdekat untuk Shalat Jumat bagi pekerja di City dan juga banyak yang datang dari Brick Lane dan Whitechapel.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Para pekerja profesional mengisi jalan di bawah gedung perkantoran yang menjulang tinggi, umat Muslim tanpa sepatu melakukan Shalat Jumat dan bersujud menghadap ke Mekkah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Masjid Brune Street, di Spitalfields, London Timur, merupakan masjid terdekat untuk Shalat Jumat bagi pekerja Kota London dan juga yang bekerja di daerah Brick Lane dan Whitechapel.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam ruangan masjid yang hanya dapat menampung 100 orang pada hari Jumat, sekitar 300 umat Muslim yang bekerja di sekitar gedung bermunculan berbaur bersama penduduk setempat yang juga ingin menjalani Shalat Jumat, sehingga meluber.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Salah seorang pekerja yang mengenakan jas, setelah melaksanakan Shalat Jumat menyebutkan bahwa mereka yang ingin melakukan Shalat Jumat pada setiap tahun terus berkembang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
“Itu tumbuh dan berkembang dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
Awalnya, hanya dimulai dalam satu ruangan di masjid, tapi sekarang orang-orang datang dari seluruh penjuru kota, karena tidak tersedia tempat bagi mereka di dalam gedung untuk melaksanakan Shalat Jumat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
“Anda mendapatkan seluruh masyarakat, semua orang dari anak laki-laki di City sampai pada masyarakat sekitar di daerah setempat melaksanakan Shalat Jumat. Sangat menyenangkan berada di luar pada hari seperti hari ini, tapi tidak begitu menyenangkan saat hujan,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 1.3em; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
“Banyak orang yang merasa terkejut ketika datang ke daerah itu pada hari Jumat, karena mereka melihat banyak orang berdoa bersama di luar. Anda tidak akan mengetahui, kecuali Anda mencari untuk itu, tapi mereka melaksanakan shalat tepat di tengah Kota,” katanya. (ZG/E011) (B Kunto Wibisono/Ant)&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; text-align: left;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; line-height: 17px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.dakwatuna.com/2012/02/18487/harian-inggris-ada-mekah-di-kota-london/#ixzz1mefaI4u0&quot; style=&quot;color: #003399; font-size: 16px; text-decoration: none;&quot;&gt;http://www.dakwatuna.com/2012/02/18487/harian-inggris-ada-mekah-di-kota-london/#ixzz1mefaI4u0&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/7652451534199828292/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/02/ada-mekah-di-kota-london.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/7652451534199828292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/7652451534199828292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2012/02/ada-mekah-di-kota-london.html' title='Ada “Mekah” di Kota London'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-3953504504525741000</id><published>2011-08-25T09:28:00.000+07:00</published><updated>2011-08-25T09:28:03.003+07:00</updated><title type='text'>Menangisi Karunia</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Arial, Helvetica, sans-serif, &#39;Liberation Sans&#39;, FreeSans; font-size: 12px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Lelaki itu tertegun syahdu. Bulir-bulir kristal bening perlahan membasahi pipinya. Mata yang basah itu menatap kosong ke arah meja hidangan di depannya. Baru saja semangkuk makanan diantarkan untuknya berbuka puasa. Perlahan, terdengar gumaman parau dari mulutnya, &quot;Aku ingat Mush`ab bin Umair yang syahid di Uhud. Ia jauh lebih baik dariku. Ketika ia syahid, tidak ada kain yang cukup untuk menutupi sekujur jenazahnya. Sekarang, kesenangan dunia sedang dibentangkan untuk kita. Aku khawatir, balasan amal kita dipercepat Allah di dunia, hingga tidak ada lagi bagian kita di akhirat kelak.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Abdurrahman bin Auf nama lelaki itu. Satu dari sepuluh manusia yang beruntung mendapat jaminan surga. Seorang Sahabat Rasulullah yang dikenal dalam sejarah Islam sebagai konglomerat yang dermawan. Kisah di atas terjadi cukup jauh setelah Rasulullah mangkat. Saat di mana daerah Islam semakin meluas, dan kesenangan duniawi mulai membelai lembut wajah kaum muslimin.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Cukup menarik menyaksikan Sahabat ini menangis di depan hidangan berbukanya. Seorang manusia yang telah dijamin masuk surga, namun masih saja merasa lebih hina dari orang lain yang tidak mendapatkan jaminan itu. Seorang yang terbiasa dengan limpahan harta, namun masih saja terisak menyaksikan semangkok hidangan berbuka puasa. Ia merasa khawatir jika makanan di depannya akan membuat jatah kebahagiaan di akhirat akan berkurang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Telah separoh Ramadhan terlewati, sederhana saja, pernahkan perasaan yang sama kita rasakan di depan hidangan ifthar kita? Pernahkah ada bayangan orang-orang tak beruntung di benak kita ketika regukan air pertama membasahi tenggorokan? Tidak usah jauh-jauh berpikir seperti Abdurrahman yang khawatir kalau nikmat ini akan mengurangi balasan di akhirat, paling tidak, pernahkah rasa syukur tulus membuncah ketika suap demi suap memenuhi perut?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Puasa demikian indah mengajarkan banyak hal. Mulai dari perihnya rasa lapar yang dirasakan kaum papa, hingga perasaan selalu dilihat oleh Sang Pencipta. Sayangnya, semua itu acapkali alpa dihayati ketika makanan telah terhidang di depan kita. Lupa bahwa banyak saudara seiman yang kurang beruntung di tempat lain. Lupa bahwa di kolong-kolong jembatan sana , banyak umat Islam yang hanya berbuka dengan sereguk air sungai, mengais-ngais bekas makanan orang lain untuk melepas lapar seharian. Lupa bahwa di negeri-negeri yang tidak sedamai kita banyak saudara seakidah yang berbuka puasa di bawah desingan peluru, melepas lapar di bawah bayang-bayang kematian.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Jangankan untuk peduli dengan nasib orang lain, hidangan yang menggiurkan kadang malah membuat doa makan terlewatkan. Terkadang yang ada hanya obsesi untuk membalas rasa lapar seharian dengan melahap segala yang ada, naudzubillah. Bila ini yang terjadi, ironis, kita baru mencatat prestasi mampu bertahan lapar dan haus saja.&amp;nbsp;&lt;em&gt;&quot;Betapa banyak manusia yang berpuasa, namun tidak menghasilkan apa-apa selain lapar dan haus belaka&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(HR. Ahmad).&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Tulisan ini tidak bermaksud untuk melarang berbahagia ketika masa-masa berbuka tiba, karena kita memang berhak untuk gembira ketika itu. Hanya sekedar ajakan untuk menyisakan sedikit waktu merenung dalam kebahagiaan itu. Belajar untuk memahami arti nikmat yang Allah berikan. Belajar memahami kebesaran karunia Allah dalam semangkuk hidangan ifthâr. Bahwa tidak semua orang seberuntung kita. Bahwa di saat mulut ini mengecap nikmat, di tempat lain mungkin banyak mulut yang merintih menahan derita.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;background-attachment: scroll; background-color: transparent; background-image: url(http://www.eramuslim.com/img/line.gif); background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; color: #222222; font: normal normal normal 12px/23px verdana; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 0px;&quot;&gt;Syukur-syukur bila terucap sebait doa untuk mereka-mereka yang kurang beruntung. Lebih syukur lagi bila perenungan itu mampu melahirkan air mata tulus, menangisi karunia Allah, meratapi kelemahan diri mensyukuri segala pemberian-Nya. Sungguh, tidak ada kebahagian di atas kesuksesan meresapi makna pemberian-Nya. Wallâhu a&#39;lam.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/3953504504525741000/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/menangisi-karunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3953504504525741000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3953504504525741000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/menangisi-karunia.html' title='Menangisi Karunia'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-8596480222111990028</id><published>2011-08-15T11:05:00.000+07:00</published><updated>2011-08-15T11:05:01.820+07:00</updated><title type='text'>Kisah Penanam Duri</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain kisah-kisah popular yang menggugah nurani dari &quot;Chicken Soup&quot;, sampai saat ini saya juga tidak pernah kehilangan kekaguman setiap kali membaca dan menikmati kisah-kisah dari Jalaluddin Rumi. Seorang sufi besar yang karya-karyanya tidak saja mengisi khazanah perbendaharaan kisah klasik di dunia Timur kaum Muslimin. Tetapi, sampai saat ini juga sangat digemari oleh masyarakat Barat yang sudah kehilangan semangat religi dan mengalami kegersangan spiritual.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jalaluddin Rumi pernah bercerita tentang seorang penduduk Konya yang punya kebiasaan aneh, ia suka menanam duri di tepi jalan. Ia menanami duri itu setiap hari sehingga tanaman berduri itu tumbuh besar. Mula-mula orang tidak merasa terganggu dengan duri itu. Mereka mulai protes ketika duri itu mulai bercabang &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dan menyempitkan jalan orang yang melewatinya. Hampir setiap orang pernah tertusuk durinya. Yang menarik, bukan orang lain saja yang terkena tusukan itu, si penanamnya pun berulang kali tertusuk duri dari tanaman yang ia pelihara. &lt;br /&gt;
Petugas Kota Konya lalu datang dan meminta agar orang itu menyingkirkan tanaman berduri itu dari jalan. Orang itu enggan untuk menebangnya. Tapi akhirnya setelah perdebatan yang panjang, orang itu berjanji untuk menyingkirkannya keesokan harinya. Ternyata di hari berikutnya, ia menangguhkan pekerjaannya itu. Demikian pula hari berikutnya, janjinya tidak pernah ia tunaikan. Hal itu terus menerus terjadi, sehingga akhirnya, orang itu sudah amat tua dan tanaman berduri itu kini telah menjadi pohon yang amat kokoh. Orang itu menjadi lemah, sakit-sakitan dan tak sanggup lagi untuk mencabut pohon berduri yang ia tanam.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Sebagaimana biasanya, selalu di akhir ceritanya, Rumi berkata, &quot;Kalian, hai hamba-hamba yang malang, adalah penanam-penanam duri. Tanaman berduri itu adalah kebiasaan-kebiasaan buruk kalian, perilaku yang tercela yang selalu kalian pelihara dan sirami. Karena perilaku buruk itu, sudah banyak orang yang menjadi korban dan korban yang paling menderita adalah kalian sendiri. Karena itu, jangan tangguhkan untuk memotong duri-duri itu. ambillah sekarang kapak ‘Haydar&#39; dan tebanglah duri-duri itu supaya orang bisa melanjutkan perjalanannya tanpa terganggu oleh kamu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kisah ini sebenarnya Rumi mengajarkan kepada kita bahwa perjalanan tasawuf dimulai oleh pembersihan diri dengan pemangkasan duri-duri yang kita tanam melalui perilaku kita yang tercela. Jika tidak segera dibersihkan, duri itu satu saat akan menjadi terlalu besar untuk kita pangkas dengan memakai senjata apa pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Praktik pembersihan diri itu dalam tasawuf disebut sebagai praktek&amp;nbsp;takhliyyah, yang artinya mengosongkan, membersihkan, atau mensucikan diri. Seperti halnya jika kita ingin mengisi sebuah botol dengan air mineral yang bermanfaat, pertama-tama kita harus mengosongkan isi botol itu terlebih dahulu. Sia-sia saja apabila kita memasukkan air bersih ke dalam botol, jika botol itu sendiri masih kotor. Proses pembersihan diri itu disebut&amp;nbsp;takhliyyah. Kita melakukan hal itu melalui tiga cara:&amp;nbsp;al-ju&#39;iatau lapar (upaya untuk membersihkan diri dari ketundukan kepada hawa nafsu),&amp;nbsp;as-sumtu&amp;nbsp;atau diam (upaya untuk membersihkan hati dari penyakit-penyakit yang tumbuh karena kejahatan lidah), danshaum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menempuh praktik pembersihan diri itu, para penempuh jalan tasawuf kemudian mengamalkan praktek&amp;nbsp;tahliyyah. Yang termasuk pada golongan ini adalah praktek zikir dan khidmat atau pengabdian kepada sesama manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai zikir yang dijadikan praktik dalam pembersihan diri, ada sebuah kisah menarik lainnya. Suatu saat, Imam Ghazali ditanya oleh seseorang, &quot;Katanya setan dapat tersingkir oleh zikir kita, tapi mengapa saya selalu berzikir namun setan tak pernah terusir?&quot; Imam Ghazali menjawab, &quot;Setan itu seperti anjing. Kalau kita hardik, anjing itu akan lari menyingkir. Tapi jika di sekitar diri kita masih terdapat makanan anjing, anjing itu tetap akan datang kembali. Bahkan mungkin anjing itu bersiap-siap mengincar diri kita, dan ketika kita lengah, ia menghampiri kita.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al Ghazali lalu meneruskan, &quot;Begitu pula halnya dengan zikir. Zikir tidak akan bermanfaat jika di dalam hati masih kita sediakan makanan-makanan setan. Ketika sedang memburu makanan, setan tidak akan takut untuk digebrak dengan zikir mana pun. Pada kenyataannya, bukan setan yang menggoda kita tetapi kitalah yang menggoda setan dengan berbagai penyakit hati yang kita derita. Zikir harus dimulai setelah kita membersihkan diri kita dari berbagai penyakit hati dan menutup pintu-pintu masuk setan ke dalam diri kita.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Islam, seluruh amal ada batas-batasnya. Misalnya amalan puasa, kita hanya diwajibkan untuk menjalankannya pada bulan Ramadan saja. Demikian pula amalan haji, kita dibatasi waktu untuk melakukannya. Menurut Imam Ghazali, hanya ada satu amalan yang tidak dibatasi, yaitu zikir. Al-Quran mengatakan, &quot;Berzikirlah kamu kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya.&quot; (QS. Al-Ahzab [33]: 41).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam amalan-amalan lain selain zikir yang diutamakan adalah kualitasnya, bukan kuantitasnya. Yang penting adalah baik tidaknya amal bukan banyak tidaknya amal itu. Kata sifat untuk amal adalah&amp;nbsp;‘amalan shaliha bukan ‘amalan katsira. Tapi khusus untuk zikir, Al-Quran memakai kata sifat&amp;nbsp;dzikran katsirabukan&amp;nbsp;dzikran shaliha. Betapa pun jelek kualitas zikir kita, kita dianjurkan untuk berzikir sebanyak-banyaknya. Karena zikir harus kita lakukan sebanyak-banyaknya, maka tidak ada batasan waktu untuk berzikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda ingin hidup bahagia? Anda ingin setan terusir dalam kehidupan? Tebanglah tanaman berduri yang hingga saat masih kita pelihara dalam diri kita. Selamat mencoba. Wassalam!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/8596480222111990028/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/kisah-penanam-duri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8596480222111990028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8596480222111990028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/kisah-penanam-duri.html' title='Kisah Penanam Duri'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-1110112173400044104</id><published>2011-08-14T14:10:00.000+07:00</published><updated>2011-08-14T14:10:55.364+07:00</updated><title type='text'>KISAH PENUH HIKMAH: HADIAH BUAT YANG TERSAYANG</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/hadiah-buat-yang-tersayang.html?spref=bl&quot;&gt;KISAH PENUH HIKMAH: HADIAH BUAT YANG TERSAYANG&lt;/a&gt;: &quot;disudut ruangan I.C.U. Rumah sakit umum disebuah kota kecil, Seorang pemuda yang tidak tampan dan tidak jelek tapi culun iya (hehe..) terdu...&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/1110112173400044104/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/kisah-penuh-hikmah-hadiah-buat-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1110112173400044104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1110112173400044104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/kisah-penuh-hikmah-hadiah-buat-yang.html' title='KISAH PENUH HIKMAH: HADIAH BUAT YANG TERSAYANG'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-4980179876920953162</id><published>2011-08-12T15:20:00.000+07:00</published><updated>2011-08-12T15:20:51.909+07:00</updated><title type='text'>HADIAH BUAT YANG TERSAYANG</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;background-color: white; color: #333333; font-family: &#39;lucida grande&#39;, tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;disudut ruangan I.C.U. Rumah sakit umum disebuah kota kecil, Seorang pemuda yang tidak tampan dan tidak jelek tapi culun iya (hehe..) terduduk lesu sambil menunggu. Tiba-tiba dokter specialis bedah keluar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;dok.. Ambilin persediaan darah A-B segera. Ini darurat. Pesien mengalami pendarahan hebat&quot; teriak sang dokter pada rekannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;maaf dok..!!&lt;span class=&quot;text_exposed_show&quot; style=&quot;display: inline; line-height: 16px;&quot;&gt;&amp;nbsp;Persediaan darah untuk A-B sudah habis. Saya akan coba carikan di P.M.I terdekat&quot; sahut rekannya itu dibalik ruangan lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;text_exposed_show&quot; style=&quot;display: inline; line-height: 16px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;cepetan. Tidak ada waktu lagi. Saya membutuhkannya sekarang juga&quot; jawab dokter specialis itu yang sangat tegang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Mendengar percakapan dokter itu, Dengan segera pemuda yang duduk disudut ruangan itu menghampiri dokter bedah yang sedang melakukan operasi itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;silahkan ambil darah saya dok..!! Golongan darah saya kebetulan A-B&quot; ujar pemuda itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;apa kamu yakin. Kita tidak mau gegabah mengambil keputusan. Saya harus melakukan pemeriksaan dulu&quot; jawab doter bedah itu yang sangat hati-hati.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;ambil aja dulu darah saya. Habis itu coba aja langsung diperiksa. Saya yakin darah saya ini A-B&quot; tegas pemuda itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Karna sudah tidak ada waktu lagi, dokter itu langsung membawa pemuda itu keruangan khusus untuk mengambil darahnya. Dokter bedah yang berpengalaman itu langsung yakin pemuda itu benar-benar berdarah A-B.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;ambil aja berapa yang bapak perlu..!! Saya iklas&quot; ujar pemuda itu kepada sang dokter.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;dokter itu pun mengambil darah pemuda itu sesuai dengan keadaan tubuh pemuda itu. Kemudian dokter itu langsung menuju keruangan operasi dan memberikan kepada pasien korban tabrak lari itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Waktu demi waktu berlalu. Dokter itu tampaknya masih membutuhkan donor darah lagi. Kembali pemuda itu menawarkan darahnya. Namun dokter itu menolak karna darah pemuda itu sudah banyak terkuras tadi. Namun bantuan darah belum datang juga. Kali ini pemuda itu dengan tegas setengah memaksa, menyuruh dokter itu untuk mengambil darahnya lagi. Dengan sangat terpaksa dokter itu mengambil darah pemuda itu. Kali ini darah yang diambil begitu menguras tenaga pemuda. Kepalanya menjadi berkunang-kunang. Kondisi tubuhnya mulah melemah. Tapi pasien korban tabrak lari itu masih memerlukan bantuan darah lagi. Itu pun diketahui lagi oleh pemuda itu. Dengan mencari akal. Pemuda itu menemui doker lain dengan berlagak layaknya sedang dalam keadaan segar bugar. Padahal kondisinya saat ini begitu parah akibat darah yang ada didalam tubuhnya sudah tinggal sedikit. Langsung aja dokter yang ditemuinya itu mengambil darahnya lagi. Dokter itu tidak tau kalo pemuda itu sudah sangat banyak mendonorkan darahnya. apalagi dokter itu belum banyak pengalamannya dan dia dokter baru dirumah sakit itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Setelah darahnya diambil, pemuda itu menyuruh dokter itu cepat-cepat pergi memberikan darah itu supaya nyawa pasien tabrak lari itu bisa diselamatkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Kali ini pemuda itu sudah tidak mampu berdiri lari. kondisi tubuhnya sudah sangat melemah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Singkat cerita. Akhirnya korban tabrak lari itu bisa diselamatkan. Korban tabrak lari itu akhirnya sadar setelah 2 hari berikutnya. dan lama kelamaan kondisinya semakin membaik. Setelah kondisinya membaik, dokter yang waktu itu melakukan operasinya mengatakan pada pasien itu yang berjenis kelamin perempuan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;nona sungguh sangat beruntung. Seseorang telah mendonorkan darahnya untuk nona dimana saat itu kami sedang kesulitan mencari golongan darah yang sesuai dengan golongan darah nona. Berterima kasihlah nona kepada tuhan karna berkat dialah nona bisa diselamatkan melalui pertolongan seseorang yang amat sangat menyayangimu.&quot; ujar sang dokter kepada pasien wanita itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;boleh saya tau siapa orang yang telah membantu menyumbangkan darah kepada saya pak..?&quot; tanya wanita itu penasaran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;nona tidak akan bisa menemuinya. Dia menitipkan surat kesaya untuk diberikan kepada nona&quot; jawab dokter itu sambil memberikan sepucuk amplop surat dari pemuda yang waktu itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Surat itu pun dibuka oleh wanita itu dan dia membacanya dengan teliti. Isi surat itu adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;[&quot;untuk yang tersayang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Maaf saat ini aku sudah tidak bisa menemuimu lagi. saya harap kamu bisa selamat dengan apa yang aku berikan ini dan semoga kamu cepat sembuh. Hanya itu yang aku bisa lakukan waktu itu. Aku tidak tau apakah dengan ini kamu bisa selamat. Mudah-mudahan saja usaha yang saya lakukan ini tidak sia-sia. Saya akan sangat senang bila kamu selamat. Karna cuma hanya itu yang aku harapkan darimu. Aku sangat mencintaimu. Cintaku hanya satu untukmu. Walau pun kamu tidak sadari akan besarnya cintaku. Jaga dirimu baik-baik. Jangan sampai kejadian itu terulang lagi. Aku akan selalu ada disetiap aliran darahmu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Maafkan saya yang sangat mencintaimu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Udah dulu ya. I LOVE U&quot;]&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Tertanda: anu..mmm..anu (nama dirahasiakan oleh don doank)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Setelah membaca surat itu, wanita itu menangis berlinangan air mata. Dia begitu sedih. Karena pemuda itu adalah orang yang pernah menyatakan cintanya dan ditolak mentah-mentah oleh wanita itu. Wanita itu selalu besikap sombong pada pria itu bahkan wanita itu pernah menghina-hina pemuda itu. Sekarang dia sangat begitu menyesal. wanita itu sekarang tau arti cinta yang sesunggungnya. Lalu wanita itu bertanya pada sang dokter.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;dimana sekarang orang yang menolongku itu pak..?&quot; tanya wanita itu sambil menangis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Dengat berat hati dokter itu menjawab&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&quot;dia sudah meninggal dinia karna terlalu banyak kehabisan darah. Saya sudah memperingatinya jika darahnya diambil lagi akibatnya bisa fatal. Tapi pemuda itu malah kucing-kucingan mencari dokter lain untuk memberikan darahnya dengan berlagak segar bugar. Padahal waktu itu kondisinya pasti melemah setelah darahnya diambil&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Mendengar jawaban dokter itu, wanita itu langsung menangis menjerit keras. Dia terlambat membalas cinta pemuda itu yang kini sudah berada dialam sana&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/4980179876920953162/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/hadiah-buat-yang-tersayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/4980179876920953162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/4980179876920953162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/hadiah-buat-yang-tersayang.html' title='HADIAH BUAT YANG TERSAYANG'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-3442660194306486843</id><published>2011-08-10T07:30:00.000+07:00</published><updated>2011-08-10T07:30:27.945+07:00</updated><title type='text'>Perlu Diketahui Sebenarnya IBU itu adalah seorang PEMBOHONG</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;background-color: #cccccc; font-family: arial;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Sukar untuk orang lain percaya,tapi itulah yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan. Kami sering kelaparan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;ibu berkata : “”Makanlah nak ibu tak lapar.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan watu senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk disamping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi. Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Ibu berkata : “Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : “Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada Illahi agar saya lulus ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu dan menyuruhnya minum.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Tapi ibu cepat-cepat menolaknya dan berkata : “Minumlah nak, ibu tak haus!!”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu. Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan nasihat mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Ibu berkata : “Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah tua. Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Malah ibu mengirim balik uang itu,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;dan ibu berkata : “Jangan susah-susah, ibu ada uang.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar Negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negara. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula. Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Ibu tidak mau menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; “Tak usahlah nak, ibu tak bisa tinggal di negara orang.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerima berita ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya. Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakit sekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Tetapi ibu tetap tersenyum dan berkata : “Jangan menangis nak, ibu tak sakit.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEMBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk terakhir kali. Anda beruntung karena masih mempunyai ibu dan ayah. Anda boleh memeluk dan menciumnya. Kalau ibu anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan berkata, ‘Ibu,saya sayang ibu.’ Tapi tidak saya, hingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat karena biarpun saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;Ibu, maafkan saya. Saya sayang ibu…..&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;clear: both; line-height: 1.5em; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; padding-bottom: 5px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PESAN&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Sayangilah Ibu &amp;amp; Ayahmu selagi mereka masih hidup dan selagi kamu masih diberi umur oleh-Nya&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;background-color: #cccccc; font-family: arial; line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/281742_231045910263987_100000757386161_601580_4463267_n.jpg&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;&quot; /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/3442660194306486843/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/sukar-untuk-orang-lain-percayatapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3442660194306486843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3442660194306486843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/08/sukar-untuk-orang-lain-percayatapi.html' title='Perlu Diketahui Sebenarnya IBU itu adalah seorang PEMBOHONG'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-5190384060840131966</id><published>2011-07-03T09:01:00.000+07:00</published><updated>2011-07-03T09:01:46.951+07:00</updated><title type='text'>Kisah Berkat Di Balik Membaca Basmallah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;Section1&quot;&gt;  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 15px;&quot;&gt;mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 14px;&quot;&gt;sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Suaminya berkata sambil mengejak, &quot;Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : &quot;Suatu hari nanti akan aku buat kamu&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 15px;&quot;&gt;kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kepada isterinya dengan berkata, &quot;Simpan duit ini.&quot; Isterinya mengambil duit itu dan&amp;nbsp;menyimpan di tempat yang aman, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.3pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, &quot;Berikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca,&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 14px;&quot;&gt;&quot;Bismillahirrahmanirrahiim.&quot; Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.3pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-layout-grid-align: none; mso-line-height-rule: exactly; mso-pagination: none; text-autospace: none;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 15px;&quot;&gt;isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 15px;&quot;&gt;membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/5190384060840131966/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/07/kisah-berkat-di-balik-membaca-basmallah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/5190384060840131966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/5190384060840131966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/07/kisah-berkat-di-balik-membaca-basmallah.html' title='Kisah Berkat Di Balik Membaca Basmallah'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-8437962076333765679</id><published>2011-07-01T08:33:00.000+07:00</published><updated>2011-07-01T08:33:44.394+07:00</updated><title type='text'>KISAH LIMA PERKARA ANEH</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;Section1&quot;&gt;  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyur. Suatu ketika dia pernah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;berkata, ayahku menceritakan bahwa antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;diperintahkan yang berbunyi, &quot;Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat, pertama; apa yang negkau lihat (hadapi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;maka makanlah, kedua; engkau sembunyikan, ketiga; engkau terimalah, keempat; jangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;engkau putuskan harapan, yang kelima; larilah engkau daripadanya.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;berkata, &quot;Aku diperintahkan memakan pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;mustahil yang tidak dapat dilaksanakan.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Maka Nabi itu terus berjalan menuju ke bukit itu dengan hasrat untuk memakannya. Ketika dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan diri sehingga menjadi sebesar buku roti. Maka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Nabi itu pun mengambilnya lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;bagaikan madu. Dia pun mengucapkan syukur &#39;Alhamdulillah&#39;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya lalu bertemu pula dengan sebuah mangkuk emas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Dia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan, lantas Nabi itu pun menggali sebuah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;lubang lalu ditanamkan mangkuk emas itu, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;itu terkeluar semula. Nabi itu pun menanamkannya semula sehingga tiga kali berturut-turut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Maka berkatalah Nabi itu, &quot;Aku telah melaksanakan perintahmu.&quot; Lalu dia pun meneruskan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;perjalanannya tanpa disadari oleh Nabi itu yang mangkuk emas itu terkeluar semula dari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;tempat ia ditanam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Ketika dia sedang berjalan, tiba-tiba dia ternampak seekor burung helang sedang mengejar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata, &quot;Wahai Nabi Allah,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;tolonglah aku.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Mendengar rayuan burung itu, hatinya merasa simpati lalu dia pun mengambil burung itu dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;dimasukkan ke dalam bajunya. Melihatkan keadaan itu, lantas burung helang itu pun datang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;menghampiri Nabi itu sambil berkata, &quot;Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;burung itu sejak pagi tadi. Oleh itu janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Nabi itu teringatkan pesanan arahan dalam mimpinya yang keempat, iaitu tidak boleh putuskan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;harapan. Dia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya dia membuat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;keputusan untuk mengambil pedangnya lalu memotong sedikit daging pehanya dan diberikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;kepada helang itu. Setelah mendapat daging itu, helang pun terbang dan burung kecil tadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;dilepaskan dari dalam bajunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Selepas kejadian itu, Nabi meneruskan perjalannya. Tidak lama kemudian dia bertemu dengan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;satu bangkai yang amat busuk baunya, maka dia pun bergegas lari dari situ kerana tidak tahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;menghidu bau yang menyakitkan hidungnya. Setelah menemui kelima-lima peristiwa itu, maka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;kembalilah Nabi ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya dia berkata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;&quot;Ya Allah, aku telah pun melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberitahu di dalam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku erti semuanya ini.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Dalam mimpi beliau telah diberitahu oleh Allah S.W.T. bahwa, &quot;Yang pertama engkau makan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;itu ialah marah. Pada mulanya nampak besar seperti bukittetapi pada akhirnya jika bersabar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;dan dapat mengawal serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;daripada madu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Kedua; semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan nampak jua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Ketiga; jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Keempat; jika orang meminta kepadamu, maka usahakanlah untuknya demi membantu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;kepadanya meskipun kau sendiri berhajat. Kelima; bau yang busuk itu ialah ghibah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;(menceritakan hal seseorang). Maka larilah dari orang-orang yang sedang duduk berkumpul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;membuat ghibah.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Saudara-saudaraku, kelima-lima kisah ini hendaklah kita semaikan dalam diri kita, sebab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;kelima-lima perkara ini sentiasa saja berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Perkara yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;tidak dapat kita elakkan setiap hari ialah mengata hal orang, memang menjadi tabiat seseorang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;itu suka mengata hal orang lain. Haruslah kita ingat bahwa kata-mengata hal seseorang itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;akan menghilangkan pahala kita, sebab ada sebuah hadis mengatakan di akhirat nanti ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.15pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;seorang hamba Allah akan terkejut melihat pahala yang tidak pernah dikerjakannya. Lalu dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.35pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;bertanya, &quot;Wahai Allah, sesungguhnya pahala yang Kamu berikan ini tidak pernah aku kerjakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;di dunia dulu.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.2pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Maka berkata Allah S.W.T., &quot;Ini adalah pahala orang yang mengata-ngata tentang dirimu.&quot;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;Dengan ini haruslah kita sedar bahwa walaupun apa yang kita kata itu memang benar, tetapi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.4pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;kata-mengata itu akan merugikan diri kita sendiri. Oleh kerana itu, hendaklah kita jangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 11.25pt; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 87.55pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;&quot;&gt;mengata hal orang walaupun ia benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/8437962076333765679/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/07/kisah-lima-perkara-aneh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8437962076333765679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8437962076333765679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/07/kisah-lima-perkara-aneh.html' title='KISAH LIMA PERKARA ANEH'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-6083292428217966665</id><published>2011-06-22T09:56:00.000+07:00</published><updated>2011-06-22T09:56:28.203+07:00</updated><title type='text'>GURAU DAN CANDA RASULULLAH SAW</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;bergaul dengan semua orang.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Baginda s.a.w&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menerima hamba, orang buta, dan anak-anak.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;bergurau dengan anak kecil, bermain-main dengan mereka, bersenda gurau dengan orang tua. Akan tetapi&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;tidak berkata kecuali yang benar saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Suatu hari seorang perempuan datang kepada beliau lalu berkata,&amp;nbsp;&quot;Ya&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;! Naikkan saya ke atas unta&quot;, katanya.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt; &quot;Aku akan naikkan engkau ke atas anak unta&quot;, kata&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;.&amp;nbsp;&quot;Ia tidak mampu&quot;, kata perempuan itu. &quot;Tidak, aku akan naikkan engkau ke atas anak unta&quot;.&quot;Ia tidak mampu&quot;.Para sahabat yang berada di situ berkata,&amp;nbsp;&quot;Bukankah unta itu juga anak unta?&quot;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt; Datang seorang perempuan lain, dia memberitahu&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;:&quot;Ya&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;, suamiku jatuh sakit. Dia memanggilmu&quot;.&amp;nbsp;&quot;Semoga suamimu yang dalam matanya putih&quot;, kata&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Perempuan itu kembali ke rumahnya. Dan dia pun membuka mata suaminya. Suaminya bertanya dengan keheranan, &quot;Kenapa kamu ini?&quot;.&amp;nbsp;&quot;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;memberitahu bahawa dalam matamu putih&quot;, kata isterinya menerangkan. &quot;Bukankah semua mata ada warna putih?&quot; kata suaminya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Seorang perempuan lain berkata kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;: &quot;Ya&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;, doakanlah kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;agar aku dimasukkan ke dalam syurga&quot;. &quot;Wahai ummi fulan, syurga tidak dimasuki oleh orang tua&quot;.&amp;nbsp;Perempuan itu lalu menangis.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menjelaskan, &quot;Tidakkah kamu membaca firman&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;ini:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt; &quot;&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Serta kami telah menciptakan isteri-isteri mereka dengan ciptaan istimewa, serta kami jadikan mereka senantiasa perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya&quot;.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt; Para sahabat&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 13.5pt;&quot;&gt;suka tertawa tapi iman di dalam hati mereka bagai gunung yang teguh. Na&#39;im adalah seorang sahabat yang paling suka bergurau dan tertawa. Mendengar kata-kata dan melihat gelagatnya, Rasulullah turut tersenyum.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/6083292428217966665/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/gurau-dan-canda-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/6083292428217966665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/6083292428217966665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/gurau-dan-canda-rasulullah-saw.html' title='GURAU DAN CANDA RASULULLAH SAW'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-5032452014146585476</id><published>2011-06-17T11:13:00.000+07:00</published><updated>2011-06-17T11:13:54.866+07:00</updated><title type='text'>FATIMAH AZ-ZAHRA Rha dan GILINGAN GANDUM</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Suatu hari masuklah&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menemui anakdanya Fathimah az-zahra rha. Didapatinya anakdanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;bertanya pada anandanya, &quot;Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah?, semoga&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;tidak menyebabkan matamu menangis&quot;. Fathimah rha. berkata, &quot;Ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis&quot;. Lalu duduklah&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;di sisi anakdanya. Fathimah rha. melanjutkan perkataannya, &quot;Ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta &#39;aliy (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah&quot;. Mendengar perkataan anandanya ini maka bangunlah&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&quot;Bismillaahirrahmaanirrahiim&quot;.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;berkata kepada gilingan tersebut, &quot;Berhentilah berputar dengan izin&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&quot;, maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata. Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, &quot;Ya&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;, demi&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t. Tuhan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;yang telah menjadikan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Baginda s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;, kalaulah&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Baginda s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;.suatu ayat yang bermaksud:&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;terhadap apa yang dititahkan-&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt; Maka hamba takut, ya&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu,&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&quot;Bergembiralah kerana engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam syurga&quot;.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;bersabda kepada anakdanya, &quot;Jika&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menghendaki dituliskan-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;beberapa kesalahanmu dan diangkat-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;untukmu beberapa derajat. Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt; &quot;Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang. Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt; &quot;Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahawa ridha suami itu daripada&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;dan kemarahannya itu dari kemarahan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;?. Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;. yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga, dan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan mengkurniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.&quot;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt; Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan mengampuni dosa-dosanya semua dan&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;untuknya seribu pahala haji dan umrah. Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), &quot;Teruskanlah &#39;amalmu maka&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang&quot;. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan memberinya minuman dari sungai-sungai syurga dan&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan meringankan sakaratulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga serta&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat&quot;.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/5032452014146585476/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/fatimah-az-zahra-rha-dan-gilingan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/5032452014146585476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/5032452014146585476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/fatimah-az-zahra-rha-dan-gilingan.html' title='FATIMAH AZ-ZAHRA Rha dan GILINGAN GANDUM'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-8147728459258970110</id><published>2011-06-07T10:32:00.000+07:00</published><updated>2011-06-07T10:32:32.675+07:00</updated><title type='text'>JIBRIL as, KERBAU, KELELAWAR DAN CACING</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Suatu hari&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;memerintahkan malaikat Jibril a.s. untuk pergi menemui salah satu makhluk-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril a.s. segera pergi menemui si Kerbau.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril a.s. mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, &quot;Hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;sebagai seekor kerbau&quot;. Si kerbau menjawab, &quot;Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, daripada aku dijadikan-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;sebagai seekor kelelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri&quot;. Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril a.s. segera pergi menemui seekor kelelawar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Malaikat Jibril a.s. mendatanginya seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah gua. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar, &quot;Hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;sebagai seekor kelelawar&quot;. &quot;Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikan-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya&quot;, jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril a.s. segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Malaikat Jibril a.s. bertanya kepada si cacing, &quot;Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;sebagai seekor cacing&quot;. Si cacing menjawab, &quot; Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, dari pada dijadikaan-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal soleh ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya&quot;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/8147728459258970110/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/jibril-as-kerbau-kelelawar-dan-cacing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8147728459258970110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8147728459258970110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/jibril-as-kerbau-kelelawar-dan-cacing.html' title='JIBRIL as, KERBAU, KELELAWAR DAN CACING'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-4754520219180826981</id><published>2011-06-06T11:00:00.000+07:00</published><updated>2011-06-06T11:00:46.049+07:00</updated><title type='text'>KURMA MADINAH</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Ketika&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;memerintahkan para sahabatnya untuk segera berangkat ke Tabuk menghadapi kaum kafir, mereka semua bersegera menyambutnya. Hanya beberapa orang sahabat yang tidak mengikuti peperangan tersebut, selain orang tua, para wanita dan anak-anak serta orang-orang munafik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Musim kurma hampir tiba dan masa itu musim panas yang terik sedang melanda, sementara perbekalan dan persenjataan yang dimiliki sangat minim, akan tetapi&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;dan para sahabatnya r.a. tetap berangkat. Diwaktu itulah keimanan dan pengorbanan para sahabat diuji. Orang-orang munafik mulai menyebarkan desas-desus dan menghasut para sahabat r.a. agar tidak meninggalkan kebun kurma mereka dan tidak menyertai peperangan tersebut. Hasutan para munafiqin itu tidak hanya kepada para sahabat r.a. tetapi isteri para sahabat r.a. pun tidak luput dari hasutan mereka.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Times, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Mereka para munafiqin itu berkata, &quot;Suami-suami kalian pergi ke Tabuk sementara kurma di kebun-kebun kalian sebentar lagi ranum, siapakah yang akan mengurusnya. Mereka meninggalkan kesempatan yang bagus ini dan pergi meninggalkannya begitu saja&quot;. Isteri-isteri para sahabat itu menjawab dengan keimanan mereka, &quot;Pencari rezeki telah pergi dan pemberi rezeki telah datang&quot;. Pada masa itu&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;dan para sahabat r.a. dengan pertolongan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;kembali dari peperangan dalam waktu yang sangat singkat.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;menjaga kebun-kebun kurma dan keluarga mereka. Tidak satupun buah kurma yang telah masak itu jatuh dari tangkainya, kebun mereka berlipat ganda hasilnya dan walaupun demikian harga kurma Madinah saat itu mencapai harga tertinggi sehingga para sahabat r.a. tidak mendapatkan kerugian sedikit pun. Sampai saat ini kurma Madinah adalah yang paling digemari dan terkenal di mana-mana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/4754520219180826981/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kurma-madinah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/4754520219180826981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/4754520219180826981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kurma-madinah.html' title='KURMA MADINAH'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-3024356020704319168</id><published>2011-06-05T08:15:00.000+07:00</published><updated>2011-06-05T08:15:43.987+07:00</updated><title type='text'>KISAH PENDETA YANG INSAF</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Ibrahim al-Khawas ialah seorang wali&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;yang terkenal keramat dan dimakbulkan segala doanya oleh&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;. Beliau pernah menceritakan suatu peristiwa yang pernah dialaminya. Katanya, &quot;Menurut kebiasaanku, aku keluar menziarahi Mekah tanpa kenderaan dan kafilah. Pada suatu kali, tiba-tiba aku tersesat jalan dan kemudian aku berhadapan dengan seorang rahib Nasrani (Pendita Kristian).&quot; Bila dia melihat aku dia pun berkata, &quot;Wahai rahib Muslim, bolehkah aku bersahabat denganmu?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Ibrahim segera menjawab, &quot;Ya, tidaklah aku akan menghalangi kehendakmu itu.&quot; Maka berjalanlah Ibrahim bersama dengannya selama tiga hari tanpa meminta makanan sehinggalah rahib itu menyatakan rasa laparnya kepadaku, katanya, &quot;Tiadalah ingin aku memberitakan kepadamu bahawa aku telah menderita kelaparan. Kerana itu berilah aku sesuatu makanan yang ada padamu.&quot; Mendengar permintaan rahib itu, lantas Ibrahim pun bermohon kepada&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;dengan berkata, &quot;Wahai Tuhanku, Pemimpinku, Pemerintahku, janganlah engkau memalukan aku di hadapan seteru engkau ini.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 18px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Belum pun habis Ibrahim berdoa, tiba-tiba turunlah setalam hidangan dari langit berisi dua keping roti, air minuman, daging masak dan tamar. Maka mereka pun makan dan minum bersama dengan seronok sekali. &quot;Sesudah itu aku pun meneruskan perjalananku. Sesudah tiga hari tiada makanan dan minuman, maka di kala pagi, aku pun berkata kepada rahib itu, &quot;Hai rahib Nasrani, berikanlah ke mari sesuatu makanan yang ada kamu. Rahib itu menghadap kepada&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;, tiba-tiba turun setalam hidangan dari langit seperti yang diturunkan kepadaku dulu.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 18px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Sambung Ibrahim lagi, &quot;Tatkala aku melihat yang demikian, maka aku pun berkata kepada rahib itu - Demi kemuliaan dan ketinggian&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;, tiadalah aku makan sehingga engkau memberitahukan (hal ini) kepadaku.&quot; Jawab rahib itu, &quot;Hai Ibrahim, tatkala aku bersahabat denganmu, maka jatuhlah telekan makrifah (pengenalan) engkau kepadaku, lalu aku memeluk agama engkau. Sesungguhnya aku telah membuang-buang masa di dalam kesesatan dan sekarang aku telah mendekati&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;dan berpegang kepada-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;. Dengan kemuliaan engkau, tiadalah dia memalukan aku. Maka terjadilah kejadian yang engkau lihat sekarang ini. Aku telah mengucapkan seperti ucapanmu (kalimah syahadah).&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 18px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&quot;Maka sucitalah aku setelah mendengar jawapan rahib itu. Kemudian aku pun meneruskan perjalanan sehingga sampai ke Mekah yang mulia. Setelah kami mengerjakan haji, maka kami tinggal dua tiga hari lagi di tanah suci itu. Suatu ketika, rahib itu tiada kelihatan olehku, lalu aku mencarinya di masjidil haram, tiba-tiba aku mendapati dia sedang bersembahyang di sisi Kaabah.&quot; Setelah selesai rahib itu bersembahyang maka dia pun berkata, &quot;Hai Ibrahim, sesungguhnya telah hampir perjumpaanku dengan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;, maka peliharalah kamu akan persahabatan dan persauaaraanku denganmu.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 18px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Sebaik sahaja dia berkata begitu, tiba-tiba dia menghembuskan nafasnya yang terakhir iaitu pulang ke rahmatullah. Seterusnya Ibrahim menceritakan, &quot;Maka aku berasa amat dukacita di atas pemergiannya itu. Aku segera menguruskan hal-hal pemandian, kapan dan pengebumiannya. Apabila malam aku bermimpi melihat rahib itu dalam keadaan yang begitu cantik sekali tubuhnya dihiasi dengan pakaian sutera yang indah.&quot; Melihatkan itu, Ibrahim pun terus bertanya, &quot;Bukankah engkau ini sahabat aku kelmarin, apakah yang telah dilakukan oleh&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;terhadap engkau?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 18px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Dia menjawab, &quot;Aku berjumpa dengan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;dengan dosa yang banyak, tetapi dimaafkan dan diampunkan-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;semua itu kerana aku bersangka baik (zanku) kepada-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;dan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Dia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;menjadikan aku seolah-olah bersahabat dengan engkau di dunia dan berhampiran dengan engkau di akhirat.&quot; Begitulah persahabatan di antara dua orang yang berpengetahuan dan beragama itu akan memperolehi hasil yang baik dan memuaskan. Walaupun salah seorang dahulunya beragama lain, tetapi berkat keikhlasan dan kebaktian kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 13.5pt; line-height: 115%;&quot;&gt;, maka dia ditarik kepada Islam dan mengalami ajaran-ajarannya.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/3024356020704319168/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kisah-pendeta-yang-insaf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3024356020704319168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3024356020704319168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kisah-pendeta-yang-insaf.html' title='KISAH PENDETA YANG INSAF'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-2156204079826782165</id><published>2011-06-04T13:53:00.000+07:00</published><updated>2011-06-04T13:53:29.820+07:00</updated><title type='text'>KISAH PEMUDA YANG BERNAMA &#39;UZAIR</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;Pada suatu hari ketika &#39;Uzair memasuki kebunnya yang menghijau dengan pokok-pokok tamar dan tiba-tiba hatinya telah terpesona serta tertarik untuk memikirkan rahsia keindahan dan keajaiban alam ini. Sesudah memetik buah-buahan dia pulang dengan keledainya sambil menikmati keindahan-keindahan alam sekitarnya sehingga keledai yang ditungganginya tersesat jalan. Setelah sekian lama barulah dia sedar bahwa dia telah berada di suatu daerah yang tidak dikenali oleh beliau serta sudah jauh dari negerinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebaik sahaja dia sampai ke daerah itu dilihatnya kampung itu baru sahaja diserbu oleh musuh-musuh sehingga menjadi rusak-binasa sama sekali. Di tapak atau bekas runtuhan terdapat mayat-mayat manusia yang bergelimpangan yang sudah busuk serta hancur. Melihatkan pemandangan yang mengerikan itu, dia pun turun dari keldainya dengan membawa dua keranjang buah-buahan. Manakala keldainya itu ditambat di situ, kemudian dia pun duduk bersandar pada dinding sebuah rumah yang sudah runtuh untuk melepaskan penatnya. Dalam pada itu, fikirannya mulai memikirkan mayat manusia yang sudah busuk itu.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Bagaimana orang-orang yang sudah mati dan hancur itu akan dihidupkan oleh Tuhan kembali di negeri akhirat?&quot; begitulah pertanyaan yang datang bertalu-talu dan tidak terjawab olehnya sehingga dia menjadi lemah-longlai dan kemudian terus tertidur. Dalam tidur itu, dia seakan-akan bertemu dengan semua arwah (roh-roh) orang-orang yang sudah meninggal itu. Tidurnya amat luar biasa sekali, bukan hanya sejam atau semalam, tetapi dia telah tidur terus-menerus tanpa bangun-bangun selama seratus tahun lamanya.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Dalam masa dia tertidur itu, keadaan di sekitarnya sudah ramai lapisan baru, rumah serta bangunan-bangunan banyak yang telah didirikan. Dalam masa seratus tahun itu, segala-galanya sudah berubah, manakala &#39;Uzair tetap terus tidur tersandar di dinding buruk itu menjadi jasad (tubuh) yang tidak bernyawa lagi. Dagingnya sudah hancur dan tulang belulangnya sudah hancur lebur berderai. Kemudian jasad &#39;Uzair yang telah mati, daging dan tulangnya yang sudah hancur itu disusun kembali oleh&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;pada bahagiannya masing-masing lalu ditiupkan ruhnya. Dan ketika itu juga &#39;Uzair hidup kembali seperti dahulu. &#39;Uzair terus berdiri seperti orang yang bangun dari tidur lantas dia mencari keldai dan buah-buahannya di dalam keranjang dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak berapa lama kemudian, turunlah beberapa malaikat seraya bertanya, &quot;Tahukah engkau ya &#39;Uzair berapa lama engkau tidur?&quot; Tanpa berfikir panjang &#39;Uzair menjawab, &quot;Saya tertidur sehari dua ataupun setengah hari.&quot; Lalu malaikat pun berkata kepadanya, &quot;Bahawa engkau terdampar di sini genap seratus tahun lamanya. Disinilah engkau berbaring, berhujan dan berpanas matahari, kadang-kadang ditiup badai dan berhawa sejuk dan juga panas terik. Dalam masa yang begitu panjang, makanan engkau tetap baik keadaannya. Tetapi cuba lihat keadaan keldai itu, dia sendiri pun sudah hancur dan dagingnya sudah busuk.&quot;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Berkata malaikat lagi, &quot;Lihatlah dan perhatikanlah sungguh-sungguh. Demikianlah kekuasaan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;dapat menghidupkan kembali orang yang sudah mati dan mengembalikan jasad-jasad yang sudah hancur lebur dan dengan semudah itu pulalah&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;akan membangkitkan semua manusia yang sudah mati itu nanti di akhirat untuk diperiksa dan diadili segala perbuatannya. Hal ini diperlihatkan oleh&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;kepada engkau supaya iman engkau tetap dan engkau sendiri dapat menjadi bukti kepada manusia-manusia lain supaya engkau dan manusia-manusia lain tiada syak dan ragu-ragu lagi tentang apa yang diterangkan&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;tentang akhirat itu.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Setelah &#39;Uzair melihat makanan dan keldainya yang sudah hancur itu, maka &#39;Uzair pun berkata, &quot;Sekarang tahulah saya bahawa&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;itu adalah berkuasa ke atas tiap-tiap sesuatu.&quot; Tiba-tiba keldai yang sudah hancur berderai itu dilihatnya mulai dikumpulkan daging dan tulangnya. Dan akhirnya menjadi seperti sediakala iaitu hidup kembali bergerak-gerak dan berdiri sebagaimana sebelum mati. Maka &#39;Uzair pun berkata, &quot;Sekarang tahulah saya bahawa&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;berkuasa di atas segala-galanya.&quot; Lalu dia pun terus mengambil keldainya dahulu dan terus menunggangnya pulang ke rumahnya dahulu dengan mencari-cari jalan yang sukar untuk dikenali. Dilihatnya segala-gala telah berubah. Dia cuba mengingati apa yang pernah dilihatnya seratus tahun dahulu. Setelah menempuhi berbagai kesukaran, akhirnya dia pun sampai ke rumahnya. Sebaik sahaja dia sampai di situ, dia mendapati rumahnya sudah pun buruk di mana segala dinding rumahnya telah habis runtuh. Semasa dia memandang keadaan sekeliling rumahnya, dia ternampak seorang perempuan tua, lantas dia pun bertanya, &quot;Inikah rumah tuan &#39;Uzair?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&quot;Ya,&quot; jawab perempuan itu. &quot;Inilah rumah &#39;Uzair dahulu, tetapi &#39;Uzair telah lama pergi dan tiada didengar berita tentangnya lagi sehingga semua orang pun lupa padanya dan saya sendiri tidak pernah menyebut namanya selain kali ini sahaja.&quot; Kata perempuan itu sambil menitiskan airmata. &#39;Sayalah &#39;Uzair,&quot; jawab &#39;Uzair dengan pantas. &quot;Saya telah dimatikan oleh&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;seratus tahun dahulu dan sekrang saya sudah dihidupkan oleh&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;kembali.&quot; Perempuan tua itu terkejut seakan-akan tidak percaya, lalu dia pun berkata, &quot;&#39;Uzair itu adalah seorang yang paling soleh, doanya selalu dimakbulkan oleh&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;dan telah banyak jasanya di dalam menyembuhkan orang yang sakit tenat.&quot; Sambunya lagi, &quot;Saya ini adalah hambanya sendiri, badan saya telah tua dan lemah, mata saya telah pun buta kerana selalu menangis terkenangkan &#39;Uzair. Kalaulah tuan ini &#39;Uzair maka cubalah tuan doakan kepada&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;supaya mata saya terang kembali dan dapat melihat tuan.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&quot;Uzair pun menadah kedua belah tangannya ke langit lalu berdoa ke hadrat&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;. Tiba-tiba mata orang rua itupun terbuka dan dapat melihat dengan lebih terang lagi. Tubuhnya yang tua dan lemah itu kembali kuat seakan-akan kembali muda. Setelah merenung wajah &#39;Uzair dia pun berkata, &quot;Benar, tuanlah &#39;Uzair. Saya masih ingat.&quot; Hambanya itu terus mencium tangan &#39;Uzair lalu keduanya pergi mendapatkan orang ramai, bangsa Israil. &#39;Uzair memperkenalkan dirinya bahawa dialah &#39;Uzair yang pernah hidup di kampung itu lebih seratus tahun yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berita itu bukan sahaja mengejutkan bangsa Israil, tetapi ada juga meragukan dan ada yang tidak percaya kepadanya. Walau bagaimanapun berita itu menarik perhatian semua orang yang hidup ketika itu. Kerana itu mereka ingin menguji kebenaran &#39;Uzair. Kemudian datanglah anak kandungnya sendiri seraya bertanya, &quot;Saya masih ingat bahawa bapa saya mempunyai tanda di punggungnya. Cubalah periksa tanda itu. Kalau ada benarlah dia &#39;Uzair.&quot;Tanda itu memang ada pada &#39;Uzair, lalu percayalah sebahagian daripada mereka. Akan tetapi sebahagian lagi mahukan bukti yang lebih nyata, maka mereka berkata kepada &#39;Uzair, &quot;Bahawa sejak penyerbuan Nebukadnezar ke atas bangsa dan negara Israil dan setelah tentera tersebut membakar kitab suci Taurat, maka tiadalah seorang pun bani Israil yang hafal isi Taurat kecuali &#39;Uzair sahaja. Kalau benarlah tuan Uzair, cubalah tuan sebutkan isi Taurat yang betul.&quot;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&#39;Uzair pun membaca isi Taurat itu satu persatu dengan fasih dan lancar serta tidak salah walaupun sedikit. Mendengarkan itu barulah mereka percaya bahawa sungguh benar itulah &#39;Uzair. Ketika itu, semua bangsa Israil punpercaya bahawa dialah &#39;Uzair yang telah mati dan dihidupkan semual oleh&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot; style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;. Banyak di antara mereka yang bersalam dan mencium tangan &#39;Uzair serta meminta nasihat dan panduan daripadanya. Tetapi sebahagian daripada kaum Yahudi yang bodoh menganggap &#39;Uzair sebagai anak&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;pula.&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Maha Suci Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;tidak mempunyai anak samada &#39;Uzair mahupun Isa kerana semua makhluk adalah kepunyaan-&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;belaka. Janganlah kita was-was tentang kekuasaan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;, maka hendaklah dia fikir siapakah yang menciptakan dirinya itu. Adalah mustahil sesuatu benda itu terjadi dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Kalau masih ada orang yang ragu-ragu tentang kekuasaan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;, ubatnya hanya satu sahaja, hendaklah dia membaca dan memahami al-Quran, was-was terhadap kekuasaan&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;itu hanya datangnya dari syaitan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 18px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;Allah s.w.t.&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;apple-converted-space&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 13.5pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;telah meletakkan akal dalam kepala kita untuk berfikir, oleh itu gunakanlah akal kita untuk berfikir.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/2156204079826782165/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kisah-pemuda-yang-bernama-uzair.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/2156204079826782165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/2156204079826782165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kisah-pemuda-yang-bernama-uzair.html' title='KISAH PEMUDA YANG BERNAMA &#39;UZAIR'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-1901906344675408004</id><published>2011-06-03T17:00:00.000+07:00</published><updated>2011-06-03T17:00:37.090+07:00</updated><title type='text'>KISAH UWAIS AL-QARNI</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: tahoma, &#39;Trebuchet MS&#39;, lucida, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;b&gt;TAK TERKENAL DI BUMI, TERKENAL DI LANGIT&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: tahoma, &#39;Trebuchet MS&#39;, lucida, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: tahoma, &#39;Trebuchet MS&#39;, lucida, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit. Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya.Dia adalah&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“Uwais al-Qarni”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ia tak dikenal banyak orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.Seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena ingin duduk dengannya, memberinya hadiah dua helai pakaian, tapi tak berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi diterima lalu dikembalikan lagi olehnya seraya berkata :“Aku khawatir, nanti sebagian orang menuduh aku, dari mana kamu dapatkan pakaian itu, kalau tidak dari membujuk pasti dari mencuri”.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya.Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran.Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam. Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya.Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata:“Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi. Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang.Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang. Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”.Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah r.a. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW, sayyidatina ‘Aisyah r.a. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah r.a., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya. ”Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada sayyidina Ali k.w. dan sayyidina Umar r.a. dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. telah di estafetkan Khalifah Umar r.a. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali k.w. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka. Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka. Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni. Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan sholat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar ! Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais. Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;“Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ? ”&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Uwais kemudian berkata: &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Nama saya Uwais al-Qorni”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali k.w. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah: &lt;i&gt;&lt;b&gt;“Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata: &lt;i&gt;&lt;b&gt;“Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi&quot;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais , waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan sholat di atas air. Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu.&lt;i&gt;&lt;b&gt;“Wahai waliyullah,”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; Tolonglah kami !” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi, &lt;b&gt;&lt;i&gt;” Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata: &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Apa yang terjadi ?” “Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak ?”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;tanya kami. &lt;i&gt;&lt;b&gt;“Dekatkanlah diri kalian pada Allah ! ”&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;katanya. &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Kami telah melakukannya.”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;“Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaanirrohiim!”&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut. Lalu orang itu berkata pada kami , &lt;i&gt;&lt;b&gt;”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan ? ”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Tanya kami. &lt;i&gt;&lt;b&gt;“Uwais al-Qorni”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Jawabnya dengan singkat. Kemudian kami berkata lagi kepadanya, &lt;b&gt;&lt;i&gt;”Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; tanyanya. &lt;i&gt;&lt;b&gt;“Ya,”jawab kami&quot;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Orang itu pun melaksanakan sholat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang tertinggal.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya. Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan sayyidina Umar r.a.) Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni ? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi menjadi terkenal di langit.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/1901906344675408004/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kisah-uwais-al-qarni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1901906344675408004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1901906344675408004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/kisah-uwais-al-qarni.html' title='KISAH UWAIS AL-QARNI'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-1716019459297991760</id><published>2011-06-02T07:46:00.000+07:00</published><updated>2011-06-02T07:46:38.110+07:00</updated><title type='text'>TOBATNYA ABU HURAIRAH, Ra</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari Abu Hurairah, ia berkata, &quot;Pada suatu malam setelah salat Isya saya keluar bersama Rasulullah saw. Tiba-tiba di hadapanku ada seorang wanita bercadar yg sedang berdiri di tengah jalan, seraya berkata, &quot;Wahai Abu Hurairah! Sesungguhnya aku telah melakukan perbuatan dosa besar. Apakah masih ada kesempatan bagiku untuk bertobat?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu saya tanya wanita itu, &quot;Apakah dosamu itu?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dia menjawab, &quot;Aku telah berzina dan membunuh anakku dari hasil zina itu.&quot; Kukatakan padanya, &quot;Kau telah binasakan dirimu dan telah binasakan orang lain. Demi Allah, tidak ada kesempatan bertobat bagimu.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mendengar jawabanku, wanitu itu menjerit histeris dan jatuh pingsan. Setelah siuman dia pun lantas pergi. Aku berkata di dalam hati, &quot;Aku berfatwa, padahal Rasulullah saw. ada ditengah-tengah kami?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada pagi harinya aku menemui Rasulullah dan berkata, &quot;Wahai Rasulullah! Tadi malam ada seorang wanita meminta fatwa kepadaku berkenaan dengan ini…. dan ini….&quot; Setelah mendengar penjelasan aku, beliau bersabda, &quot;Innaa lillahi wa inna ilahi raajiun! Demi Allah, celakalah engkau dan telah mencelakakan orang lain. Tidakkah kau ingat ayat ini : &quot;Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Furqaan:68-70)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka aku keluar dari sisi Rasulullah saw. dan berlari menyusuri gang-gang jalan Madinah, sambil bertanya-tanya, &quot;Siapakah yg bisa menunjukkan aku kepada seorang wanita yang meminta fatwa kepadaku tentang begini dan begini tadi malam?&quot; Sementara anak-anak bersorak, &quot;Abu Hurairah sudah gila!&quot; Hingga menjelang larut malam, baru aku menemukannya di tempat itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka kuberitahukan segera pada wanita itu seperti apa yang dikatakan Rasulullah saw. bahwa dia boleh bertobat. Wanita itu kembali menjerit kegirangan seraya berkata, &quot;Kebun yg kumiliki akan kusedekahkan kepada orang-orang miskin karena dosaku.&quot;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/1716019459297991760/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/tobatnya-abu-hurairah-ra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1716019459297991760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1716019459297991760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/06/tobatnya-abu-hurairah-ra.html' title='TOBATNYA ABU HURAIRAH, Ra'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-1213664154563586392</id><published>2011-05-28T10:15:00.000+07:00</published><updated>2011-05-28T10:15:09.579+07:00</updated><title type='text'>PANGLIMA ROMAWI YANG BERTOBAT</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam kegemparan terjadinya peperangan Yarmuk, salah seorang panglima Romawi yang bermana George memanggil Khalid bin Walid. Kedua orang panglima itu saling mendekat sampai kedua kepala kuda mereka saling bertemu. Kepada Khalid, George bertanya: &quot;Wahai Khalid, aku meminta kamu berbicara dengan jujur dan jangan berdusta sedikitpun, kerana Tuhan Yang Maha Mulia tidak pernah berdusta, dan jangan pula kamu menipuku, karana sesungguhnya orang yang beriman itu tidak akan berdusta di sisi Allah.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tanyalah apa yang ingin engkau tanyakan,&quot; kata Khalid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Apakah Allah menurunkan kepada Nabi-Nya Muhammad SAW sebuah pedang dari langit kemudian diberikannya kepadamu sehingga jika kamu pakai pedang itu untuk berperang, pasti kamu akan menang?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tidak!&quot; Jawab Khalid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Apakah sebabnya kamu digelar dengan Saifullah (Pedang Allah)?&quot; Tanya George.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Khalid menjawab: &quot;Ketika Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW, seluruh kaumnya sangat memusuhinya termasuk juga aku, aku adalah orang yang paling membencinya. Setelah Allah SWT memberikan hidayah-Nya kepadaku, maka aku pun masuk Islam. Ketika aku masuk Islam Rasulullah SAW menerimaku dan memberi gelaran kepadaku &quot;Saifullah&quot; (pedang Allah).&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jadi tujuan kamu berperang ini untuk apa?&quot; Tanya George. &quot;Kami ingin mengajak kamu supaya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad itu adalah utusan Allah dan kami juga ingin mengajak kamu untuk mempercayai bahwa segala apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW itu adalah benar.&quot; Jawab Khalid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;George bertanya: &quot;Apakah hukumannya bila orang itu tidak mahu menerimanya?&quot; Jawab Khalid: &quot;Hukumannya adalah harus membayar jizyah, maka kami tidak akan memeranginya.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Bagaimana kalau mereka tidak mahu membayar?&quot; Tanya George.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Kami akan mengumumkan perang kepadanya,&quot; kata Khalid bin Walid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;George bertanya: &quot;Bagaimanakah kedudukannya jika orang masuk Islam pada hari ini?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Khalid menjawab: &quot;Di hadapan Allah SWT, kita akan sama semuanya, baik dia orang yang kuat, orang yang lemah, yang dahulu maupun yang kemudian masuk Islam.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Apakah orang dahulu masuk Islam kedudukannya akan sama dengan orang yang baru masuk?&quot; Tanya George.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Khalid menjawab: &quot;Orang yang datang kemudian akan lebih tinggi kedudukannya dari orang yang terdahulu, sebab kami yang terlebih dahulu masuk Islam, menerima Islam itu ketika Rasulullah SAW masih hidup dan kami dapat menyaksikan turunnya wahyu kepada baginda. Sedangkan orang yang masuk Islam kemudian tidak menyaksikan apa yang telah kami saksikan. Oleh kerana itu siapa saja yang masuk Islam yang datang terakhir maka dia akan lebih mulia kedudukannya, sebab dia masuk Islam tanpa menyaksikan bukti-bukti yang lebih meyakinkannya terlebih dahulu.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;George bertanya: &quot;Apakah yang kamu katakan itu benar?&quot; &quot;Demi Allah, sesungguhnya apa yang aku katakan itu adalah benar,&quot;jawab Khalid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;George berkata: &quot;Kalau begitu aku akan percaya kepada apa yang kamu katakan itu, mulai saat ini aku bertaubat untuk tidak lagi memusuhi Islam dan aku menyatakan diri masuk ke dalam agama Islam, wahai Khalid tolonglah ajarkan aku tentang Islam.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu Khalid bin Walid membawa George ke dalam khemahnya, kemudian menuangkan air ke dalam timba untuk menyuruh George bersuci dan mengerjakan solat dua rakaat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika Khalid bersama dengan George masuk ke dalam khemah, maka tentara Romawi mengadakan serangan besar-besaran terhadap pertahanan umat Islam. Setelah selesai mengerjakan solat, maka Khalid bin Walid bersama dengan George dan kaum Muslimin lainnya meneruskan peperangan sampai matahari terbenam dan di saat itu kaum Muslimin mengerjakan solat Zohor dan Asar dengan isyarat saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam pertempuran itu, George yang telah bergabung dengan barisan kaum Muslimin itu terbunuh, dan dia hanya baru mengerjakan solat dua rakaat bersama dengan Khalid bin Walid. Walaupun demikian, ia telah menyatakan keIslamannya dan berjanji untuk tidak akan kembali lagi kepada agama lamanya. Semoga Allah menempatkan George ke dalam golongan orang-orang yang mati syahid. Amin.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/1213664154563586392/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/panglima-romawi-yang-bertobat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1213664154563586392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/1213664154563586392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/panglima-romawi-yang-bertobat.html' title='PANGLIMA ROMAWI YANG BERTOBAT'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-8018081001834157987</id><published>2011-05-23T08:08:00.000+07:00</published><updated>2011-05-23T08:08:35.724+07:00</updated><title type='text'>TSA&#39;LABAH BIN ABDURRAHMAN RA</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seorang pemuda dari kaum anshar yang bernama Tsa&#39;labah bin Abdurrahman telah masuk Islam. Dia sangat setia melayani Rasulullah saw. dan cekatan. Suatu ketika Rasulullah saw. mengutusnya untuk suatu keperluan. Dalam perjalanannya dia melewati rumah salah seorang dari Anshar, maka terlihat dirinya seorang wanita Anshar yang sedang mandi. Dia takut akan turun wahyu kepada Rasulullah saw. menyangkut perbuatannya itu. Maka dia pun pergi kabur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dia menuju ke sebuah gunung yg berada diantara Mekkah dan Madinah dan terus mendakinya.Selama empat puluh hari Rasulullah saw. kehilangan dia. Lalu Jibril alaihissalam turun kepada Nabi saw. dan berkata, &quot;Wahai Muhammad! Sesungguhnya Tuhanmu menyampaikan salam buatmu dan berfirman kepadamu, `Sesungguhnya seorang laki-laki dari umatmu berada di gunung ini sedang memohon perlindungan kepada-Ku.&#39;&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka Nabi saw. berkata, &quot;Wahai Umar dan Salman! Pergilah cari Tsa&#39;laba bin Aburrahman, lalu bawa kemari.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keduanya pun lalu pergi menyusuri perbukitan Madinah. Dalam pencariannya itu mereka bertemu dengan salah seorang penggembala Madinah yang bernama Dzufafah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Umar bertanya kepadanya, &quot;Apakah engkau tahu seorang pemuda di antra perbukitan ini?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penggembala itu menjawab, &quot;Jangan-jangan yg engkau maksud seorang laki-laki yang lari dari neraka Jahanam?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Bagaimana engkau tahu bahwa dia lari dari neraka Jahanam?&quot; tanya Umar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dzaufafah menjawab, &quot;Karena, apabila malam telah tiba, dia keluar kepada kami dari perbukitan ini dengan meletakkan tangannya di atas kepalanya sambil berkata, &quot;Mengapa tidak cabut saja nyawaku dan Engkau binasakan tubuhku, dan tidak membiarkan aku menanti keputusan!&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Ya, dialah yg kami maksud,&quot; tegas Umar. Akhirnya mereka bertiga pergi bersama-sama.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika malam menjelang, keluarlah dia dari antara perbukitan itu dengan meletakkan tangannya di atas kepalanya sambil berkata, &quot;Wahai, seandainya saja Engkau cabut nyawaku dan Engkau binasakan tubuhku, dan tidak membiarkan aku menanti-nanti keputusan!&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu Umar menghampirinya dan mendekapnya. Tsa&#39;labah berkata, &quot;Wahai Umar! Apakah Rasulullah telah mengetahui dosaku?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Aku tidak tahu, yg jelas kemarin beliau menyebut-nyebut namamu lalu mengutus aku dan Salman untuk mencarimu.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tsa&#39;labah berkata, &quot;Wahai Umar! Jangan kau bawa aku menghadap beliau kecuali dia dalam keadaan salat&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika mereka menemukan Rasulullah saw. tengah melakukan salat, Umar dan Salman segera mengisi shaf. Tatkala Tsa&#39;laba mendengar bacaan Nabi saw, dia tersungkur pingsan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah Nabi mengucapkan salam, beliau bersabda, &quot;Wahai Umar! Salman! Apakah yang telah kau lakukan Tsa&#39;labah?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keduanya menjawab, &quot;Ini dia, wahai Rasulullah saw!&quot; Maka Rasulullah berdiri dan menggerak-gerakkan Tsa&#39;labah yg membuatnya tersadar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasulullah saw. berkata kepadanya, &quot;Mengapa engkau menghilang dariku?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tsa&#39;labah menjawab, &quot;Dosaku, ya Rasulullah!&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beliau mengatakan, &quot;Bukankah telah kuajarkan kepadamu suatu ayat yg apat menghapus dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Benar, wahai Rasulullah.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasulullah saw. bersabda, &quot;Katakan… Ya Tuhan kami, berilah kami sebahagiaan di dunia dan di akhirat serta peliharalah kami dari azab neraka.&quot; (QS al-Baqarah:201)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tsa&#39;labah berkata, &quot;Dosaku, wahai Rasulullah, sangat besar.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beliau bersabda,&quot;Akan tetapi kalamullah lebih besar.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian Rasulullah menyusul agar pulang kerumahnya. Di rumah dia jatuh sakit selama delapan hari. Mendengar Tsa&#39;labah sakit, Salman pun datang menghadap Rasulullah saw. lalu berkata, &quot;Wahai Rasulullah! Masihkah engkau mengingat Tsa&#39;labah? Deia sekarang sedang sakit keras.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka Rasulullah saw. datang menemuinya dan meletakkan kepala Tsa&#39;labah di atas pangkuan beliau. Akan tetapi Tsa&#39;labah menyingkirkan kepalanya dari pangkuan beliau.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengapa engkau singkirkan kepalamu dari pangkuanku?&quot; tanya Rasulullah saw.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Karena penuh dengan dosa.&quot; Jawabnya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beliau bertanya lagi, &quot;Bagaimana yang engkau rasakan?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Seperti dikerubuti semut pada tulang, daging, dan kulitku.&quot; Jawab Tsa&#39;labah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beliau bertanya, &quot;Apa yang kau inginkan?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Ampunan Tuhanku.&quot; Jawabnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka turunlah Jibril as. dan berkata, &quot;Wahai Muhammad! Sesungguhnya Tuhanmu mengucapkan salam untukmu dan berfirman kepadamu, `Kalau saja hamba-Ku ini menemui Aku dengan membawa sepenuh bumi kesalahan, niscaya Aku akan temui dia dengan ampunan sepenuh itu pula.&#39;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka segera Rasulullah saw. membertahukan hal itu kepadanya. Mendengar berita itu, terpekiklah Tsa&#39;labah dan langsung ia meninggal.Lalu Rasulullah saw. memerintahkan agar Tsa&#39;labah segera dimandikan dan dikafani. Ketika telah selesai menyalatkan, Rasulullah saw. berjalan sambil berjingkat-jingkat. Setelah selesai pemakamannya, para sahabat berkata, &quot;Wahai Rasulullah! Kami lihat engkau berjalan sambil berjingkat-jingkat.&quot; Beliau bersabda, &quot;Demi Zat yang telah mengutus aku sebagai seorang nabi yang sebenarnya! Karena, banyaknya malaikat yang turut melayat Tsa&#39;labah.&quot;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/8018081001834157987/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/tsalabah-bin-abdurrahman-ra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8018081001834157987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/8018081001834157987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/tsalabah-bin-abdurrahman-ra.html' title='TSA&#39;LABAH BIN ABDURRAHMAN RA'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-6448181751765465102</id><published>2011-05-22T10:00:00.000+07:00</published><updated>2011-05-22T10:00:50.150+07:00</updated><title type='text'>KISAH ABU YAZID SANG RAJA PARA MISTIK</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid Thoifur bin Isa bin Surusyan al-Busthami. Lahir di Bustham yang terletak di bagian timur Laut Persi. Meninggal di Bustham pada tahun 261 H/874 M. Beliau adalah salah seorang Sulton Aulia, yang merupakan salah satu Syech yang ada di silsilah dalam thoriqoh Sadziliyah, Thoriqoh Suhrowardiyah dan beberapa thoriqoh lain. Tetapi beliau sendiri menyebutkan di dalam kitab karangan tokoh di negeri Irbil sbb:&quot; ...bahwa mulai Abu Bakar Shiddiq sampai ke aku adalah golongan Shiddiqiah.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;MASA REMAJA&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kakek Abu Yazid al Busthami adalah seorang penganut agama Zoroaster. Ayahnya adalah salah satu di antara orang-orang terkemuka di Bustham. Kehidupan Abu Yazid yang luar biasa bermula sejak ia masih berada dalam kandungan. &quot;Setiap kali aku menyuap makanan yang kuragukan kehalalannya&quot; , ibunya sering berkata pada Abu Yazid, &quot;engkau yang masih berada didalam rahimku memberontak dan tidak mau berhenti sebelum makanan itu kumuntahkan kembali&quot;. Pernyataan itu dibenarkan oleh Abu Yazid sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah sampai waktunya, si ibu mengirimkan Abu Yazid ke sekolah. Abu Yazid mempelajari Al Qur-an. pada suatu hari gurunya menerangkan arti satu ayat dari surat Lukman yang berbunyi, &quot;Berterimakasihlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu&quot;. Ayat ini sangat menggetarkan hati Abu Yazid. Abu Yazid meletakkan batu tulisnya dan berkata kepada gurunya, &quot;Ijinkanlah aku untuk pulang,. Ada yang hendak kukatakan pada ibuku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Si guru memberi ijin, Abu Yazid lalu pulang kerumahnya. Ibunya menyambutnya dengan kata-kata,&quot;Thoifur, mengapa engkau sudah pulang? Apakah engkau mendapat hadiah atau adakah sesuatu kejadian istimewa?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tidak&quot; jawab Abu Yazid &quot;Pelajaranku sampai pada ayat dimana Alloh memerintahkan agar aku berbakti kepadaNya dan kepadamu. Tetapi aku tak dapat mengurus dua rumah dalam waktu yang bersamaan. Ayat ini sangat menyusahkan hatiku. Maka wahai ibu, mintalah diriku ini kepada Alloh sehingga aku menjadi milikmu seorang atau serahkanlah aku kepada Alloh semata sehingga aku dapat hidup untuk Dia semata-mata&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Anakku&quot; jawab ibunya &quot;aku serahkan engkau kepada Alloh dan kubebaskan engkau dari semua kewajibanmu terhadapku. Pergilah engkau menjadi hamba Alloh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di kemudian hari Abu Yazid berkata, &quot;Kewajiban yang semula kukira sebagai kewajiban yang paling ringan, paling sepele di antara yang lain-lainnya, ternyata merupakan kewajiban yang paling utama. Yaitu kewajiban untuk berbakti kepada ibuku. Di dalam berbakti kepada ibuku itulah kuperoleh segala sesuatu yang kucari, yakni segalasesuatu yang hanya bisa dipahami lewat tindakan disiplin diri dan pengabdian kepada Alloh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kejadiannya adalah sebagai berikut:Pada suatu malam, ibu meminta air kepadaku. Maka akupun mengambilnya, ternyata didalam tempayan kami tak ada air. Kulihat dalam kendi, tetapi kendi itupun kosong. Oleh karena itu, aku pergi kesungai lalu mengisi kendi tersebut dengan air. Ketika aku pulang, ternyata ibuku sudah tertidur&quot;.&quot;malam itu udara terasa dingin. Kendi itu tetap dalam rangkulanku. Ketika ibu terjaga, ia meminum air yang kubawa itu kemudian memberkati diriku. Kemudian terlihatlah olehku betapa kendi itu telah membuat tangaku kaku.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mengapa engkau tetap memegang kendi itu?&quot; ibuku bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Aku takut ibu terjaga sedang aku sendiri terlena&quot;, jawabku.Kemudian ibu berkata kepadaku, &quot;Biarkan saja pintu itu setengah terbuka&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Sepanjang malam aku berjaga-jaga agar pintu itu tetap dalam keadaan setengah terbuka dan agar aku tidak melalaikan perintah ibuku. Hingga akhirnya fajar terlihat lewat pintu, begitulah yang sering kulakukan berkali-kali&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Wahai ingatkah kita di Qur&#39;an Surat Al-Baqoroh 255) Sedang Alloh tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur. Selalu terjaga. Mengapakah kita masih sering terlena??&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah si ibu memasrahkan anaknya pada Alloh, Abu Yazid meninggalkan Bustham, merantau dari satu negri ke negri lain selama tiga puluh tahun, dan melakukan disiplin diri dengan terus menerus berpuasa di siang hari dan bertirakat sepanjang malam. Ia belajar di bawah bimbingan seratus tiga belas guru spiritual dan telah memperoleh manfaat dari setiap pelajaran yang mereka berikan. Di antara guru-gurunya itu ada seorang yang bernama Shadiq. Ketika Abu Yazid sedang duduk dihadapannya, tiba-tiba Shadiq berkata kepadanya,&quot;Abu Yazid, ambilkan buku yang di jendela itu&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jendela? Jendela yang mana?&quot;, tanya Abu Yazid.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Telah sekian lama engkau belajar disini dan tidak pernah melihat jendela itu?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tidak&quot;, jawab Abu Yazid, &quot;apakah peduliku dengan jendela.Ketika menghadapmu, mataku tertutup terhadap hal-hal lain. Aku tidak datang kesini untuk melihat segala sesuatu yang ada di sini&quot;.&quot;Jika demikian&quot;, kata si guru,&quot; kembalilah ke Bustham. Pelajaranmu telah selesai&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Wahai, bagaimanakah saat kita sholat? Bukankah saat itu kita menghadap pada Sang Maha Kuasa?) Mengapakah masih peduli terhadap lainnya? Pikiran masih melantur kemana-mana, hati masih diskusi sendiri?&quot; Celakalah engkau yang sholat, yaitu engkau yang di dalam sholatmu lalai&quot; Fawailulil musholin aladzinahum ansholatihim sahun&quot;. &quot;Inna sholati li dzikri&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid mendengar bahwa di suatu tempat tertentu ada seorang guru besar. Dari jauh Abu Yazid datang untuk menemuinya. Ketika sudah dekat, Abu Yazid menyaksikan betapa guru yang termasyhur itu meludah ke arah kota Mekkah (diartikan menghina kota Mekah), karena itu segera ia memutar langkahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jika ia memang telah memperoleh semua kemajuan itu dari jalan Alloh&quot;, Abu Yazid berkata mengenai guru tadi,&quot;niscaya ia tidak akan melanggar hukum seperti yang dilakukannya&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Diriwayatkan bahwa rumah Abu Yazid hanya berjarak empat puluh langkah dari sebuah mesjid, ia tidak pernah meludah ke arah jalan dan menghormati masjid itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(syari&#39;at tanpa hakekat adalah kosong sedang hakekat tanpa syari&#39;at adalah batal)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap kali Abu Yazid tiba di depan sebuah masjid, sesaat lamanya ia akan berdiri terpaku dan menangis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mengapa engkau selalu berlaku demikian?&quot; tanya salah seseorang kepadanya. &quot;Aku merasa diriku sebagai seorang wanita yang sedang haid. Aku merasa malu untuk masuk dan mengotori masjid&quot;, jawabnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Lihatlah do&#39;a Nabi Adam atau do&#39;a Nabi Yunus a.s&quot;Laa ilaha ila anta Subhanaka inni kuntum minadholimin&quot;, Tidak ada tuhan melainkan engkau yaa Alloh, sesungguhnya aku ini termasuk orang-orang yang dholim. Atau lihat do&#39;a Abunawas,&#39; Ya Alloh kalau engkau masukkan aku ke dalam sorga, rasanya tidaklah pantas aku berada di dalam sorga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi kalau aku kau masukkan ke dalam neraka, aku tidak akan tahan, aku tidak akan kuat ya Alloh, maka terimalah saja taubatku)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perjalanan Abu Yazid menuju Ka&#39;bah memakan waktu dua belas tahun penuh. Hal ini karena setiap kali ia bersua dengan seorang pengkhotbah yang memberikan pengajaran di dalam perjalanan itu, Abu Yazid segera membentangkan sajadahnya dan melakukan sholat sunnah dua roka&#39;at. Mengenai hal ini Abu Yazid mengatakan: &quot;Ka&#39;bah bukanlah serambi istana raja, tetapi suatu tempat yang dapat dikunjungi orang setiap saat&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akhirnya sampailah ia ke Ka&#39;bah tetapi ia tidak pergi ke Madinah pada tahun itu juga. &quot;Tidaklah pantas perkunjung an ke Madinah hanya sebagai pelengkap saja&quot;, Abu Yazid menjelaskan, &quot;Saya akan mengenakan pakaian haji yang berbeda untuk mengunjungi Madinah&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun berikutnya sekali lagi ia menunaikan ibadah Haji. Ia mengenakan pakaian yang berbeda untuk setiap tahap perjalanannya sejak mulai menempuh padang pasir. Di sebuah kota dalam perjalanan tersebut, suatu rombongan besar telah menjadi muridnya dan ketika ia meninggalkan tanah suci, banyak orang yang mengikutinya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Siapakah orang-orang ini?&quot;, ia bertanya sambil melihat kebelakang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mereka ingin berjalan bersamamu&quot;, terdengar sebuah jawaban.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Ya Alloh!&quot;, Abu Yazid memohon, &quot;Janganlah Engkau tutup penglihatan hamba-hambaMu karenaku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk menghilangkan kecintaan mereka kepada dirinya dan agar dirinya tidak menjadi penghalang bagi mereka, maka setelah selesai melakukan sholat shubuh, Abu Yazid berseru kepada mereka, &quot;Ana Alloh ,Laa ilaha illa ana, Fa&#39;budni&quot;. Sesungguhnya Aku adalah Alloh, Tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka Sembahlah Aku&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Abu Yazid sudah gila!&quot;, seru mereka kemudian meninggalkannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid meneruskan perjalanannya. Di tengah perjalanan, ia menemukan sebuah tengkorak manusia yang bertuliskan, Tuli, bisu, buta ...mereka tidak memahami. Sambil menangis Abu Yazid memungut tengkorak itu lalu menciuminya.&quot;Tampaknya ini adalah kepala seorang sufi&quot;, gumamnya,&quot; yang menjadi tauhid di dalam Alloh ... ia tidak lagi mempunyai telinga untuk mendengar suara abadi, tidak lagi mempunyai mata untuk memandang keindahan abadi, tidak lagi mempunyai lidah untuk memuji kebesaran Alloh, dan tak lagi mempunyai akal walaupun untuk merenung secuil pengetahuan Alloh yang sejati. Tulisan ini adalah mengenai dirinya&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu ketika Abu Yazid di dalam perjalanan, ia membawa seekor unta sebagai tunggangan dan pemikul perbekalannya.&quot;Binatang yang malang, betapa berat beban yang engkau tanggung. Sungguh kejam!&quot;, seseorang berseru.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah beberapa kali mendengar seruan ini, akhirnya Abu Yazid menjawab, &quot;Wahai anak muda, sebenarnya bukan unta ini yang memikul beban&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian si pemuda meneliti apakah beban itu benar-benar berada di atas punggung onta tersebut. Barulah ia percaya setelah melihat beban itu mengambang satu jengkal di atas punggung unta dan binatang itu sedikitpun tidak memikul beban tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Maha besar Alloh, benar-benar menakjubkan!&quot;, seru si pemuda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jika kusembunyikan kenyataan-kenyataan yang sebenarnya mengenai diriku, engkau akan melontarkan celaan kepadaku&quot;, kata Abu Yazid kepadanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tetapi jika kujelaskan kenyataan-kenyataan itu kepadamu, engkau tidak dapat memahaminya. Bagaimana seharusnya sikapku kepadamu?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Menuruti orang itu memang nggak ada benernya, seperti kisah Luqman saat mendidik anaknya, diajaknya anaknya kepasar dengan membawa keledai. Awalnya Luqman yang naik keledai itu. Lewatlah di suatu desa. Orang-orang disitu berteriak mencemooh. &quot;Lihatlah itu, seorang Bapak yang tega pada anaknya. Udara panas begini, anaknya disuruh jalan kaki sedang Bapaknya enak-enak di atas keledai.&quot; . &quot;Catat itu anakku &quot;kata Luqman, kemudian ganti dia yang berjalan sedang anaknya dinaikkan keledai. Lewatlah mereka di satu desa lagi. Orang-orang di desa itu melihat mereka dengan mencemooh,&quot;Lihat itu , jaman sudah edan, itulah contoh anak durhaka pada orang tua, anaknya enak-enak naik keledai, sedang Bapaknya yang sudah tua disuruh jalan kaki diudara panas seperti ini&quot;.&quot;Catat itu anakku&quot;, kata Luqman lagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kini, dua-duanya berjalan kaki. Jadi iring-iringan bertiga dengan keledainya berjalan kaki. Lewatlah mereka di satu desa. Orang-orang di desa itu mencemooh,&quot;Lihat itu, orang-orang bodoh, mereka bercapek-capek jalan kaki sementara ada tunggangan keledai dibiarkan saja&quot;.&quot;Catat itu anakku&quot;kata Luqman . Mereka mencari bambu panjang, dan sekarang keledainya mereka panggul berdua. Lewatlah mereka disatu desa lain. Orang-orang di situ melihat mereka dan mencemooh,&quot;Lihat itu Bapak dan anak sama-sama gila, Keledai tidak apa-apa dipanggul. Enaklah jadi keledainya.&quot; Lukman berkata pada anaknya&quot; Catat itu waahai anakku. Kalau engkau menuruti omongan orang-orang, maka tidak akan pernah benar. Maka kuatkanlah keyakinanmu.)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;MI&#39;ROJ&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid mengisah, &quot;Dengan tatapan yang pasti aku memandang Alloh setelah Dia membebaskan diriku dari semua makhluq-Nya, menerangi diriku dengan Cahaya-Nya, membukakan keajaiban-keajaiban rahasiaNya dan menunjukkan kebesaranNya kepadaku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah menatap Alloh akupun memandang diriku sendiri dan merenungi rahasia serta hakekat diri ini. Cahaya diriku adalah kegelapan jika dibandingkan dengan CahayaNya, kebesaran diriku sangat kecil jika dibandingkan dengan kebesaranNya, kemuliaan diriku hanyalah kesombongan yang sia-sia jika dibandingkan dengan kemuliaanNya. Di dalam Alloh segalanya suci sedang didalam diriku segalanya kotor dan cemar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila kurenungi kembali, maka tahulah aku bahwa aku hidup karena cahaya Alloh. Aku menyadari kemuliaan diriku bersumber dari kemuliaan dan kebesaranNya. Apapun yang telah kulakukan, hanya karena kemahakuasaanNya. Apapun yang telah terlihat oleh mata lahirku, sebenarnya melalui Dia. Aku memandang dengan mata keadilan dan realitas. Segala kebaktianku bersumber dari Alloh, bukan dari diriku sendiri, sedang selama ini aku beranggapan bahwa akulah yang berbakti kepadaNya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aku bertanya, &quot;Ya Alloh, apakah ini?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dia menjawab, &quot;Semuanya adalah Aku, tidak ada sesuatupun juga kecuali Aku. Dan sesungguhnya tidak ada wujud selain wujudKu&quot;Kemudian Ia menjahit mataku sehingga aku tidak dapat melihat. Dia menyuruhku untuk merenungi akar permasalahan, yaitu diriNya sendiri. Dia meniadakan aku dari kehidupanNya sendiri, dan Ia memuliakan diriku.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kepadaku dibukakanNya rahasia diriNya sendiri sedikitpun tidak tergoyahkan oleh karena adaku. Demikianlah Alloh, Kebenaran Yang Tunggal menambahkan realitas kedalam diriku. Melalui Alloh aku memandang Alloh, dan kulihat Alloh didalam realitasNya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di sana aku berdiam dan beristirahat untuk beberapa saat lamanya. kututup telinga dari derap perjuangan. Lidah yang meminta-minta kutelan ke dalam tenggorokan keputusasaan. Kucampakkan pengetahuan yang telah kutuntut dan kubungkamkan kata hati yang menggoda kepada perbuatan-perbuatan aniaya. Di sana aku berdiam dengan tenang. Dengan karunia Alloh aku membuang kemewahan-kemewahan dari jalan yang menuju prinsip-prinsip dasar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Alloh menaruh belas kasih kepadaku. Ia memberkahiku dengan pengetahuan abadi dan menanam lidah kebajikanNya ke dalam tenggorokanku. Untuk diciptakanNya sebuah mata dari cahayaNya, semua makhluk kulihat melalui Dia. Dengan lidah kebajikan itu aku berkata-kata kepada Alloh, dengan pengetahuan Alloh kuperoleh sebuah pengetahuan, dan dengan cahaya Alloh aku menatap kepadaNya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Alloh berkata kepadaku, &quot;Wahai engkau yang tak memiliki sesuatupun jua namun telah memperoleh segalanya, yang tak memiliki perbekalan namun telah memiliki kekayaan&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;YaAlloh&quot;jawabku&quot; Jangan biarkan diriku terperdaya oleh semua itu. Jangan biarkan aku puas dengan diriku sendiri tanpa mendambakan diri Mu. Adalah lebih baik jika Engkau menjadi milikku tanpa aku, daripada aku menjadi milikku sendiri tanpa Engkau.Lebih baik jika aku berkata-kata kepadaMu melalui Engkau, daripada aku berkata-kata kepada diriku sendiri tanpa Engkau&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Alloh berkata, &quot;Oleh karena itu perhatikanlah hukumKu dan janganlah engkau melanggar perintah serta laranganKu, agar Kami berterima kasih akan segala jerih payahmu&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Aku telah membuktikan imanku kepadaMu dan aku benar-benar yakin bahwa sesungguhnya Engkau lebih pantas untuk berterimakasih kepada diriMu sendiri dari pada kepada hambaMu. Bahkan seandainya Engkau mengutuk diriku ini, Engkau bebas dari segala perbuatan aniaya&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Dari siapakah engkau belajar?&quot;, tanya Alloh.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Ia Yang Bertanya lebih tahu dari ia yang ditanya&quot;,jawabku,&quot; karena Ia adalah Yang Dihasratkan dan Yang Menghasratkan, Yang Dijawab dan Yang Menjawab, Yang Dirasakan dan Yang Merasakan, Yang Ditanya dan Yang Bertanya&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah Dia menyaksikan kesucian hatiku yang terdalam, aku mendengar seruan puas dari Aloh. Dia mencap diriku dengan cap kepuasanNya. Dia menerangi diriku, menyelamatkan diriku dari kegelapan hawa nafsu dan kecemaran jasmani. Aku tahu bahwa melalui Dialah aku hidup dan karena kelimpahanNya-lah aku bisa menghamparkan permadani kebahagiaan di dalam hatiku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mintalah kepadaKu segala sesuatu yang engkau kehendaki&quot;, kata Alloh. &quot;Engkaulah yang kuinginkan&quot;,jawabku, &quot;karena Engkau lebih dari kemurahan dan melalui Engkau telah kudapatkan kepuasan di dalam Engkau. Karena Engkau adalah milikku, telah kugulung catatan-catatan kelimpahan dan kemurahan. Janganlah Engkau jauhkan aku dari diriMu dan janganlah Engkau berikan kepadaku sesuatu yang lebih rendah daripada Engkau&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa lama Dia tak menjawab. Kemudian sambil meletakkan mahkota kemurahan hati ke atas kepalaku, berkatalah Dia,:&quot;Kebenaranlah yang engkau ucapkan dan realitaslah yang engkau cari, karena itu engkau menyaksikan dan mendengarkan kebenaran&quot;. &quot;Jika aku telah melihat&quot;.,kataku pula, &quot;melalui Engkau-lah aku melihat, dan jika aku telah mendengar, melalui Engkaulah aku mendengar. Setelah Engkau, barulah aku mendengar&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian kuucapkan berbagai pujian kepadaNya. Karena itu Ia hadiahkan kepadaku sayap keagungan, sehingga aku dapat melayang-layang memandangi alam kebesaranNya dan hal-hal menakjubkan dari ciptaanNya. Karena mengetahui kelemahanku dan apa-apa yang kubutuhkan, maka Ia menguatkan diriku dengan perhiasan-perhiasanNya sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ia menaruh mahkota kemurahan hati ke atas kepalaku dan membuka pintu istana ketauhidan untukku. Setelah Ia melihat betapa sifat-sifatku tauhid ke dalam sifat-sifaNya, dihadiahkanNya kepadaku sebuah nama dari hadiratNya sendiri dan berkata-kata kepadaku dalam wujudNya sendiri. Maka terciptalah Tauhid Dzat dan punahlah perpisahan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Kepuasan Kami adalah kepuasanmu&quot;, kataNya, &quot;dan kepuasanmu adalah kepuasan Kami. Ucapan-ucapanmu tak mengandung kecemaran dan tak seorangpun akan menghukummu karena ke-aku-anmu&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian Dia menyuruhku untuk merasakan hunjaman rasa cemburu dan setelah itu Ia menghidupkan aku kembali. Dari dalam api pengujian itu aku keluar dalam keadaan suci bersih. Kemudian Dia bertanya,: &quot;Siapakah yang memiliki kerajaan ini&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Engkau&quot;, jawabku&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Siapakah yang memiliki kekuasaan?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Engkau&quot;, jawabku&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Siapakah yang memiliki kehendak?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Engkau&quot;, jawabku&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena jawaban-jawabanku itu persis seperti yang didengarkan pada awal penciptaan, maka ditunjukkanNya kepadaku betapa jika bukan karena belas kasihNya, alam semesta tidak akan pernah tenang, dan jika bukan karena cintaNya segala sesuatu telah dibinasakan oleh keMahaPerkasaanNya. Dia memandangku dengan mata Yang Maha Melihat melalui medium Yang Maha memaksa, dan segala sesuatu mengenai diriku sirna tak terlihat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam kemabukan itu setiap lembah kuterjuni. Kulumatkan tubuhku ke dalam setiap wadah gejolak api cemburu. Kupacu kuda pemburuan di dalam hutan belantara yang luas. Kutemukan bahwa tidak ada yang lebih baik dari pada kepapaan dan tidak ada yang lebih baik dari ketidak berdayaan (fana-red). Tiada pelita yang lebih terang dari pada keheningan dan tiada kata-kata yang lebih merdu dari pada kebisuan. Dan tiada pula gerak yang lebih sempurna dari pada diam. Aku menghuni istana keheningan, aku mengenakan pakaian ketabahan, sehingga segala masalah terlihat sampai keakar-akarnya. Dia melihat betapa jasmani dan rohaniku bersih dari kilasan hawa nafsu, kemudian dibukakanNya pintu kedamaian di dalam dadaku yang kelam dan diberikanNya kepadaku lidah keselamatan dan ketauhidan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kini telah kumiliki sebuah lidah rahmat nan abadi, sebuah hati yang memancarkan nur ilahi, dan mata yang ditempa oleh tanganNya sendiri. Karena Dia-lah aku berbicara dan dengan kekuasaanNya-lah aku memegang. Karena melalui Dia aku hidup, karena Dia-lah Dzat Yang Maha Hidup dan Maha Menghidupi, maka aku tidak akan pernah mati. Karena telah mencapai tingkat keluhuran ini, maka isyaratku adalah abadi, ucapanku berlaku untuk selama-lamanya, lidahku adalah lidah tauhid dan ruhku adalah ruh keselamatan, ruh Islam,. Aku tidak berbicara mengenai diriku sendiri sebagai seorang pemberi peringatan. Dia-lah yang menggerakkan lidahku sesuai dengan kehendakNya, sedang aku hanyalah seseorang yang menyampaikan. Sebenarnya yang berkata-kata ini adalah Dia, bukan aku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah memuliakan diriku Dia berkata, &quot;Hamba-hambaKu ingin bertemu denganmu&quot;. &quot;Bukanlah keinginanku untuk menemui mereka&quot;, jawabku. &quot;Tetapi jika Engkau menghendakiku untuk menemui mereka, maka aku tidak akan menentang kehendakMu. Hiaslah diriku dengan ke-esaanMu, sehingga apabila hamba-hambaMu memandangku yang terpandang oleh mereka adalah ciptaanMu. Dan mereka akan melihat Sang Pencipta semata-mata, bukan diriku ini&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keinginanku ini dikabulkanNya. DitaruhNya mahkota kemurahan hati ke atas kepalaku dan Ia membantuku mengalahkan jasmaniku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah itu Dia berkata, &quot;temuilah hamba-hambaKu itu&quot;.Akupun berjalan selangkah menjauhi hadiratNya. Tetapi pada langkah yang kedua aku jatuh terjerumus. Terdengarlah seruan,:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Bawalah kembali kekasihKu kemari. Ia tidak dapat hidup tanpa Aku dan tidak ada satu jalanpun yang diketahuinya kecuali jalan yang menuju Aku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah aku mencapai taraf tauhid Dzat-itulah saat pertama aku menatap Yang Esa-bertahun-tahun lamanya aku mengelana di dalam lembah yang berada dikaki bukit pemahaman. Akhirnya aku menjadi seekor burung dengan tubuh yang berasal dari ke-esa-an dan dengan sayap keabadian. Terus menerus aku melayang-layang di angkasa kemutlakan. Setelah terlepas dari segala sesuatu yang diciptakanNya, akupun berkata, &quot; Aku telah sampai kepada Sang Pencipta. Aku telah kembali kepadaNya&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian kutengadahkan kepalaku dari lembah kemuliaan. Dahagaku kupuaskan seperti yang tak pernah terulang di sepanjang zaman. Kemudian selama tiga puluh ribu tahun aku terbang di dalam sifatNya yang luas, tigapuluh ribu tahun di dalam kemuliaan perbuatanNya, dan selama tiga puluh ribu tahun di dalam keesaan DzatNya. Setelah berakhir masa sembilan puluh ribu tahun, terlihat olehku Abu Yazid, dan segala yang terpandang olehku adalah aku sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian aku jelajahi empat ribu padang belantara. Ketika sampai diakhir penjelajahan itu terlihat olehku bahwa aku masih berada pada tahap awal kenabian. Maka kulanjutkan pula pengembaraan yang tak berkesudahan di lautan tanpa tepi itu untuk beberapa lama, aku katakan, &quot;Tidak ada seorang manusiapun yang pernah mencapai kemuliaan yang lebih tinggi daripada yang telah kucapai ini. Tidak mungkin ada tingkatan yang lebih tinggi daripada ini&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi ketika kutajamkan pandangan ternyata kepalaku masih berada di tapak kaki seorang Nabi. Maka sadarlah aku bahwa tingkat terakhir yang dapat dicapai oleh manusia-manusia suci hanyalah sebagai tingkatan awal dari kenabian. Mengenai tingkat terakhir dari kenabian tidak dapat kubayangkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian ruhku menembus segala penjuru di dalam kerajaan Alloh. Surga dan neraka ditunjukkan kepada ruhku itu tetapi ia tidak peduli. Apakah yang dapat menghadang dan membuatnya peduli?. Semua sukma yang bukan Nabi yang ditemuinya tidak dipedulikannya. Ketika ruhku mencapai sukma manusia kesayangan Alloh, Nabi Muhammad SAW, terlihatlah olehku seratus ribu lautan api yang tiada bertepi dan seribu tirai cahaya. Seandainya kujejakkan kaki ke dalam lautan api yang pertama itu, niscaya aku hangus binasa. Aku sedemikian gentar dan bingung sehinga aku menjadi sirna. Tetapi betapapun besar keinginanku, aku tidak berani memandang tiang perkemahan Muhammad. Walaupun aku telah berjumpa dengan Alloh, tetapi aku tidak berani berjumpa dengan Muhammad.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian Abu Yazid berkata, &quot;Ya Alloh, segala sesuatu yang telah terlihat olehku adalah aku sendiri. Bagiku tiada jalan yang menuju kepadaMu selama aku ini masih ada. Aku tidak dapat menembus keakuan ini, apakah yang harus kulakukan?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka terdengarlah perintah, &quot;Untuk melepas keakuanmu itu ikutilah kekasih Kami, Muhammad, si orang Arab. Usaplah matamu dengan debu kakinya dan ikutilah jejaknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka terjunlah aku ke dalam lautan api yang tak bertepi dan kutenggelamkan diriku kedalam tirai-tirai cahaya yang mengelilingi Muhammad. Dan kemudian tak kulihat diriku sendiri, yang kulihat Muhammad. Aku terdampar dan kulihat Abu Yazid berkata,&quot; aku adalah debu kaki Muhammad, maka aku akan mengikuti jejak Muhammad.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;PERANG TANDING ANTARA ABU YAZID DAN YAHYA BIN MU&#39;ADZ&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yahya bin Mu&#39;adz-salah seorang tokoh sufi, aulia, waliyulloh, jaman itu, menulis surat kepada Abu Yazid,&quot; Apakah katamu mengenai seseorang yang telah mereguk secawan arak dan menjadi mabuk tiada henti-hentinya?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Aku tidak tahu&quot;, jawab Abu Yazid.&quot;Yang kuketahui hanyalah bahwa di sini ada seseorang yang sehari semalam telah mereguk isi samudra luas yang tiada bertepi namun masih merasa haus dan dahaga&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yahya bin Mu&#39;adz menyurati lagi,&quot; Ada sebuah rahasia yang hendak kukatakan kepadamu tetapi tempat pertemuan kita adalah di dalam surga. Di sana, di bawah naungan pohon Tuba akan kukatakan rahasia itu kepadamu&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bersamaan surat itu dia kirimkan sepotong roti dengan pesan,&quot;Syech harus memakan roti ini karena aku telah membuatnya dari air zam-zam&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam jawabannya Abu Yazid berkata mengenai rahasia yang hendak disampaikan Yahya itu,&quot; Mengenai tempat pertemuan yang engkau katakan, dengan hanya mengingatNya, pada saat ini juga aku dapat menikmati surga dan puhon Tuba. tetapi roti yang engkau kirimkan itu tidak dapat kunikmati. Engkau memang telah mengatakan air apa yang telah engkau pergunakan, tetapi engkau tidak mengatakan bibit gandum apa yang telah engkau taburkan&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Maka Yahya bin Mu&#39;adz ingin sekali mengunjungi Abu Yazid. Ia datang pada waktu sholat Isya&#39;. Yahya berkisah sebagai berikut,:&quot; Aku tidak mau mengganggu Syech Abu Yazid. Tetapi aku pun tidak dapat bersabar hingga pagi. Maka pergilah aku ke suatu tempat di padang pasir di mana aku dapat menemuinya pada saat itu seperti dikatakan orang-orang kepadaku. Sesampainya ditempat itu terlihat olehku Abu Yazid sedang sholat Isya&#39;. Kemudian ia berdiri di atas jari-jari kakinya sampai keesokan harinya. Aku tegak terpana menyaksikan hal ini. Sepanjang malam kudengar Abu Yazid berkata di dalam do&#39;anya.,&quot; Aku berlindung kepadamu dari segala hasratku untuk menerima kehormatan-kehormatan ini&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah sadar, Yahya mengucapkan salam kepada Abu Yazid dan bertanya apakah yang telah dialaminya pada malam tadi. Abu Yazid menjawab,&quot; lebih dari dua puluh kehormatan telah ditawarkan kepadaku. Tetapi tak satupun yang kuinginkan karena semuanya adalah kehormatan-kehormatan yang membutakan mata&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Guru, mengapakah engkau tidak meminta pengetahuan mistik, karena bukankah Dia Raja diantara raja yang pernah berkata,&quot;Mintalah kepadaKu segala sesuatu yang engkau kehendaki?&quot; Yahya bertanya.&quot;Diamlah!&quot;, sela Abu Yazid,&quot; Aku cemburu kepada diriku sendiri yang telah mengenalNya, karena aku ingin tiada sesuatupun kecuali Dia yang mengenal diriNya. Mengenai pengetahuanNya, apakah peduliku. Sesungguhnya seperti itulah kehendakNya, Yahya. Hanya Dia, dan bukan siapa-siapa yang akan mengenal diriNya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Demi keagungan Alloh&quot;, Yahya bermohon,&quot;berikanlah kepadaku sebagian dari karunia-karunia yang telah ditawarkan kepadamu malam tadi&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Seandainya engkau memperoleh kemuliaan Adam, kesucian Jibril, kelapangan hati Ibrahim, kedambaan Musa kepada Alloh, kekudusan Isa, dan kecintaan Muhammad, niscaya engkau masih merasa belum puas. Engkau akan mengharapkan hal-hal lain yang melampaui segala sesuatu&quot;, jawab Yazid.&quot; Tetaplah merenung Yang Maha Tingi dan jangan rendahkan pandanganmu, karena apabila engkau merendahkan pandanganmu kepada sesuatu hal, maka hal itulah yang akan membutakan matamu&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu hari Abu Yazid berjalan-jalan dengan beberapa orang muridnya. jalan yang sedang mereka lalui sempit dan dari arah yang berlawanan datanglah seekor anjing. Abu Yazid menyingkir kepinggir untuk memberi jalan kepada binatang itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salah seorang murid tidak menyetujui perbuatan Abu Yazid ini dan berkata,&quot; Alloh Yang Maha Besar telah memuliakan manusia di atas segala makhluk-makhlukNya. Abu Yazid adalah &quot;Raja diantara kaum mistik&quot;, tetapi dengan ketinggian martabatnya itu beserta murid-muridnya yang taat masih memberi jalan kepada seekor anjing. Apakah pantas perbuatan seperti itu?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid menjawab,&quot; Anak muda, anjing tadi secara diam-diam telah berkata kepadaku,&#39;Apakah dosaku dan apakah pahalamu pada awal kejadian sehingga aku berpakaian kulit anjing dan engkau mengenakan jubah kehormatan sebagai raja diantara para mistik?&#39;. Begitulah yang sampai dalam pikiranku dan karena itulah aku memberi jalan kepadanya&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu ketika Abu yazid melakukan perjalanan menuju Ka&#39;bah di Makkah, tetapi beberapa saat kemudian ia pun kembali lagi. &quot;Di waktu yang sudah-sudah engkau tidak pernah membatalkan niatmu. Mengapa sekarang engkau berbuat demikian?&quot;, tanya seseorang kepaa Abu Yazid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;baru saja aku palingkan wajahku ke jalan&quot;, jawab Abu Yazid,&quot;terlihat olehku seorang hitam yang menghadang dengan pedang terhunus dan berkata,&quot;Jika engkau kembali, selamat dan sejahtera-lah engkau. Jika tidak, akan kutebas kepalamu. Engkau telah meninggalkan Alloh di Bustham untuk pergi kerumahNya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hatim Tuli-salah seorang waliyulloh masa itu-, berkata kepada murid-muridnya,&quot; Barang siapa di antara kamu yang tidak memohon ampunan bagi penduduk neraka di hari berbangkit nanti, ia bukan muridku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perkataan Hatim ini disampaikan orang kepada Abu Yazid. kemudian Abu yazid menambahkan,&quot; Barang siapa yang berdiri di tebing neraka dan menangkap setiap orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, kemudian mengantarnya ke surga lalu kembali ke neraka sebagai pengganti mereka, ia adalah muridku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ABU YAZID DAN SEORANG MURIDNYA&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada seorang pertapa di antara tokoh-tokoh suci terkenal di Bustham. Ia mempunyai banyak pengikut dan pengagum, tetapi ia sendiri senantiasa mengikuti pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh Abu Yazid. Dengan tekun ia mendengarkan ceramah-ceramah Abu Yazid dan duduk bersama sahabat-sahabat beliau.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada suatu hari berkatalah ia kepada Abu Yazid,&quot;pada hari ini genaplah tigapuluh tahun lamanya aku berpuasa dan memanjatkan do&#39;a sepanjang malam sehingga aku tidak pernah tidur. Namun pengetahuan yang engkau sampaikan ini belum pernah menyentuh hatiku. Walau demikian aku percaya kepada pengetahuan itu dan senang mendengarkan ceramah-ceramahmu&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Walaupun engkau berpuasa siang malam selama tiga ratus tahun, sedikitpun dari ceramah-ceramahku ini tidak akan dapat engkau hayati&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mengapa demikian?&quot;,tanya si murid.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Karena matamu tertutup oleh dirimu sendiri&quot;, jawab Abu Yazid.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Apakah yang harus kulakukan?&quot;,tanya si murid pula.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jika kukatakan, pasti engkau tidak mau menerimanya&quot;, jawab Abu Yazid.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Akan kuterima!. Katakanlah kepadaku agar kulakukan seperti yang engkau petuahkan&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Baiklah!&quot;, jawab Abu Yazid.&quot;Sekarang ini juga, cukurlah janggut dan rambutmu. Tanggalkan pakaian yang sedang engkau kenakan ini dan gantilah dengan cawat yang terbuat dari bulu domba. Gantungkan sebungkus kacang dilehermu, kemudian pergilah ke tempat ramai. Kumpulkan anak-anak sebanyak mungkin dan katakan pada mereka,&quot;Akan kuberikan sebutir kacang kepada setiap orang yang menampar kepalaku&quot;. Dengan cara yang sama pergilah berkeliling kota, terutama sekali ke tempat dimana orang-orang sudah mengenalmu. Itulah yang harus engkau lakukan&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Maha besar Alloh!Tiada Tuhan kecuali Alloh&quot;, cetus simurid setelah mendengar kata-kata Abu Yazid itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jika seorang kafir mengucapkan kata-kata itu niscaya ia menjadi seorang Muslim&quot;,kata Abu Yazid.&quot;Tetapi dengan mengucapkan kata-kata yang sama engkau telah mempersekutukan Alloh&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mengapa begitu?&quot;,tanya si murid.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Karena engkau merasa bahwa dirimu terlalu mulia untuk berbuat seperti yang telah kukatakan tadi. Kemudian engkau mencetuskan kata-kata tadi untuk menunjukkan bahwa engkau adalah seorang penting, dan bukan untuk memuliakan Alloh. Dengan demikian bukankah engkau telah mempersekutukan Alloh?&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Saran-saranmu tadi tidak dapat kulaksanakan. Berikanlah saran-saran yang lain&quot;, si murid berkeberatan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Hanya itu yang dapat kusarankan&quot;,Abu Yazid menegaskan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Aku tak sanggup melaksanakannya&quot;, si murid mengulangi kata-katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Bukankah telah aku katakan bahwa engkau tidak akan sanggup untuk melaksanakannya dan engkau tidak akan menuruti kata-kataku&quot;,kata Abu Yazid.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Duhai, sadarlah aku bahwa kesombongan dalam diriku begitu tebal, betapa pentingnya aku, betapa mulianya aku, betapa orang lain berada lebih rendah dari aku.....lihat nggantengku, lihat kekayaanku, lihat kepandaianku,...lihat kekuatanku....lihat kekuasaanku......! Besi mesti dipanasi untuk dijadikan pedang, besi mesti ditempa untuk dibuat menjadi tajam. Batu kotor mesti digosok supaya jadi berlian. &quot;Gosoklah berlian imanmu dengan Laa illaha ilalloh&quot;. &#39;Jadidu Imanakum bi Laa illaha ilalloh&#39; )&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Engkau dapat berjalan di atas air&quot;, orang-orang berkata kepada Abu Yazid. &quot;Sepotong kayupun dapat melakukan hal itu&quot;, jawab Abu Yazid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Engkau dapat terbang di angkasa&quot;. &quot;Seekor burung pun dapat melakukan itu&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Engkau dapat pergi ke Ka&#39;bah dalam satu malam&quot;. &quot; Setiap orang sakti dapat melakukan perjalanan dari India ke Demavand dalam satu malam&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jika demikian apakah yang harus dilakukan oleh manusia-manusia sejati?&quot;, mereka bertanya kepada Abu Yazid. Abu Yazid menjawab,&quot;Seorang manusia sejati tidak akan menautkan hatinya kepada siapapun dan apapun kecuali kepada Alloh&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid ditanya orang,&quot;Bagaimanakah engkau mencapai tingkat kesalehan yang seperti ini?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;. &quot;Pada suatu malam ketika aku masih kecil,&quot;, jawab Abu Yazid,&quot;aku keluar dari kota Bustham. Bulan bersinar terang dan bumi tertidur tenang. Tiba-tiba kulihat suatu kehadiran. Di sisinya ada delapan belas ribu dunia yang tampaknya sebagai sebuah debu belaka. hatiku bergetar kencang lalu aku hanyut dilanda gelombang ekstase yang dahsyat. Aku berseru &quot;Ya Alloh, sebuah istana yang sedemikian besarnya tapi sedemikian kosongnya. Hasil karya yang sedemikian agung tapi begitu sepi? &quot; Lalu terdengar olehku sebuah jawaban dari langit.&quot; Istana ini kosong bukan karena tak seorangpun memasukinya tetapi Kami tidak memperkenankan setiap orang untuk memasukinya. Tak seorang manusia yang tak mencuci muka-pun yang pantas menghuni istana ini&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Maka aku lalu bertekat untuk mendo&#39;akan semua manusia. Kemudian terpikirlah olehku bahwa yang berhak untuk menjadi penengah manusia adalah Muhammad SAW. Oleh karena itu aku hanya memperhatikan tingkah lakuku sendiri. Kemudian terdengarlah suara yang menyeruku.,&quot; Karena engkau berjaga-jaga untuk selalu bertingkah laku baik, maka Aku muliakan namamu sampai hari Berbangkit nanti dan ummat manusia akan menyebutmu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;RAJA PARA MISTIK&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid menyatakan,&quot; Sewaktu pertama kali memasuki Rumah Suci (Ka&#39;bah), yang terlihat olehku hanya Rumah Suci itu. Ketika untuk kedua kalinya memasuki Rumah Suci itu, yang terlihat olehku adalah Pemilik Rumah Suci. Tetapi ketika untuk ketiga kalinya memasuki Rumah Suci, baik si Pemilik maupun Rumah Suci itu sendiri tidak terlihat olehku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedemikian khusyuknya Abu Yazid dalam berbakti kepada Alloh, sehingga setiap hari apabila ditegur oleh muridnya, yang senantiasa menyertainya selama 20 tahun, ia akan bertanya,&quot; Anakku, siapakah namamu?&quot; Suatu ketika si murid berkata pada Abu Yazid,&quot;Guru, apakah engkau memperolok-olokkanku. Telah 20 tahun aku mengabdi kepadamu, tetapi, setiap hari engkau menanyakan namaku&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Anakku&quot;,Abu Yazid menjawab,&quot;aku tidak memperolok-olokkanmu. Tetapi nama-Nya telah memenuhi hatiku dan telah menyisihkan nama-nama yang lain. Setiap kali aku mendengar sebuah nama yang lain, segeralah nama itu terlupakan olehku&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Yazid mengisahkan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu hari ketika sedang duduk-duduk, datanglah sebuah pikiran ke dalam benakku bahwa aku adalah Syaikh dan tokoh suci zaman ini. Tetapi begitu hal itu terpikirkan olehku, aku segera sadar bahwa aku telah melakukan dosa besar. Aku lalu bangkit dan berangkat ke Khurazan. Di sebuah persinggahan aku berhenti dan bersumpah tidak akan meninggalkan tempat itu sebelum Alloh mengutus seseorang untuk membukakan diriku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tiga hari tiga malam aku tinggal di persinggahan itu. Pada hari yang ke-empat kulihat seseorang yang bermata satu dengan menunggang seekor unta sedang datang ke tempat persinggahan itu. Setelah mengamati dengan seksama, terlihat olehku tanda-tanda kesadaran Ilahi di dalam dirinya. Aku mengisyaratkan agar unta itu berhenti lalu unta itu segera menekukkan kaki-kaki depannya. Lelaki bermata satu itu memandangiku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Sejauh ini engkau memanggilku&quot;, katanya,&quot; hanya untuk membukakan mata yang tertutup dan membukakan pintu yang terkunci serta untuk menenggelamkan penduduk Bustham bersama Abu Yazid?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Aku jatuh lunglai. Kemudian aku bertanya kepada orang itu,&quot;Dari manakah engkau datang?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Sejak engkau bersumpah itu telah beribu-ribu mil yang kutempuh&quot;, kemudian ia menambahkan,&quot;berhati-hatilah Abu Yazid, Jagalah hatimu!&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah berkata demikian ia berpaling dariku dan meninggalkan tempat itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;MASA AKHIR&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Diriwayatkan bahwa Abu Yazid telah tujuh puluh kali diterima Alloh ke hadhiratNya. Setiap kali kembali dari perjumpaan dengan Alloh itu, Abu Yazid mengenakan sebuah ikat pinggang yang lantas diputuskannya pula.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjelang akhir hayatnya Abu Yazid memasuki tempat sholat dan mengenakan sebuah ikat pinggang. Mantel dan topinya yang terbuat dari bulu domba itu dikenakannya secara terbalik. Kemudian ia berkata kepada Alloh:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot; Ya Alloh, aku tidak membanggakan disiplin diri yang telah kulaksanakan seumur hidupku, aku tidak membanggakan sholat yang telah kulakukan sepanjang malam. Aku tidak menyombongkan puasa yang telah kulakukan selama hidupku. Aku tidak menonjolkan telah berapa kali aku menamatkan Al Qur&#39;an. Aku tidak akan mengatakan pengalaman-pengalaman spiritual khususku yang telah kualami, do&#39;a- do&#39;a yang telah kupanjatkan dan betapa akrab hubungan antara Engkau dan aku. Engkaupun mengetahui bahwa aku tidak menonjolkan segala sesuatu yang telah kulakukan itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semua yang kukatakan ini bukanlah untuk membanggakan diri atau mengandalkannya. Semua ini kukatakan kepadaMu karena aku malu atas segala perbuatanku itu. Engkau telah melimpahkan rahmatMu sehingga aku dapat mengenal diriku sendiri. Semuanya tidak berarti, anggaplah itu tidak pernah terjadi. Aku adalah seorang Torkoman yang berusaha tujuh puluh tahun dengan rambut yang telah memutih di dalam kejahilan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari padang pasir aku datang sambil berseru-seru,&#39;Tangri-Tangri&#39; Baru sekarang inilah aku dapat memutus ikat pinggang ini. Baru sekarang inilah aku dapat melangkah ke dalam lingkungan Islam. Baru sekarang inilah aku dapat menggerakkan lidahku untuk mengucapkan syahadat. Segala sesuatu yang Engkau perbuat adalah tanpa sebab. Engkau tidak menerima ummat manusia karena kepatuhan mereka dan Engkau tidak akan menolak mereka hanya karena keingkaran mereka. Segala sesuatu yang kulakukan hanyalah debu. Kepada setiap perbuatanku yang tidak berkenan kepadaMu limpahkanlah ampunanMu. Basuhlah debu keingkaran dari dalam diriku karena akupun telah membasuh debu kelancangan karena mengaku telah mematuhiMu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian Abu Yazid menghembuskan nafas terakhirnya dengan menyebut nama Alloh pada tahun 261 H /874 M.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/6448181751765465102/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/kisah-abu-yazid-sang-raja-para-mistik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/6448181751765465102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/6448181751765465102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/kisah-abu-yazid-sang-raja-para-mistik.html' title='KISAH ABU YAZID SANG RAJA PARA MISTIK'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-5633098077803724955</id><published>2011-05-20T09:41:00.000+07:00</published><updated>2011-05-20T09:41:39.312+07:00</updated><title type='text'>ISRA BERSAMA RASULULLAH SAW KE LANGIT YANG PALING TINGGI</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya dari Anas Ibnu Malik bahwa Rasulullah saw. bersabda, &quot;Didatangkan untukku Buraq yang merupakan hewan putih, panjangnya diatas himar dan dibawah bagal, kukunya berada di akhir ujungnya. Beliau bersabda, `Aku segera menunggainya hingga tiba di Baitul Maqdis.&#39; Beliau bersabda, `Lalu ia mengikatnya dengan tali (rantai) yang biasa dipakai oleh para nabi untuk mengikat.&#39; Beliau melanjutkan, `Kemudian aku memasuki masjid (Baitul Maqdis) dan mendirikan shalat dua rakaat. Setelah itu, aku keluar. Lalu Malaikat Jibril a.s. mendatangiku dan menyodorkan dua buah gelas yang satu berisi khamar dan lainnya berisi susu. Aku memilih gelas yang berisi susu dan Jibril a.s. berkata, `Engkau telah memilih kesucian.&#39;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian ia naik bersamaku ke langit yang pertama. Jibril meminta dibukakan pintu. Lalu (malaikat penjaga langit pertama) bertanya, `Siapakah kamu.&#39; Jibril a.s. menjawab, `Jibril.&#39; Kemudian ia ditanya lagi, `Siapakah yang besertamu?&#39; Jibril a.s. menjawab, `Muhammad.&#39; Malaikat itu bertanya, `Apakah kamu diutus?&#39; Jibril menjawab, `Ya, aku diutus.&#39; Lalu pintu langit dibukakan untuk kami. Ternyata aku bertemu dengan Nabi Adam a.s. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah itu Jibril a.s. naik bersamaku kelangit yang kedua dan meminta dibukakan pintu. Lalu pintu langit kedua dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan dua putra paman Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakaria a.s., keduanya menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu Jibril a.s. naik bersamaku ke langit yang ketiga dan meminta dibukakan pintu langit ketiga. Lalu pintu langit ketiga dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Yusuf a.s. yang telah dianugerahi sebagian nikmat ketampanan. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian Jibril a.s. naik bersamaku kelangit keempat dan meminta dibukakan pintu langit keempat. Lalu pintu langit keempat dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Idris a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Allah SWT berfirman, `Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.&#39;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah itu Jibril a.s. kembali naik bersamaku kelangit yang kelima dan meminta dibukakan pintu langit kelima. Lalu ia membukakan pintu langit yang kelima untuk kami, Di sana aku bertemu dengan Harun a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Malaikat Jibril a.s. kembali naik bersamaku ke langit yang keenam dan meminta dibukakan pintu untuk kami. Lalu ia membukakan pintu keenam untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Musa a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu Jibril a.s. naik lagi bersamaku ke langit yang ketujuh dan meminta dibukakan pintu langit ketujuh. Kemudian malaikat penjaga pintu langit ketujuh membukakan pintu untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Ibrahim a.s. yang menyandarkan punggungnya ke Baitul Ma&#39;mur yang setiap harinya dimasuki oleh tujuh puluh ribu malaikat dan tidak kembali kepadanya -sebelum menyelesaikan urusannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah itu, ia pergi bersamaku ke Sidratul Muntaha. Ternyata, daun-daunnya sebesar kuping gajah dan buah-buahannya menyerupai buah anggur. Begitu perintah Allah SWT menyelubunginya dan menyelubungi apa-apa yang akan diselubungi, ia segera berubah. Tidak ada seorang makhluk Allah pun yang mampu menyifati keindahan dan keelokannya. Lalu Allah Maha Agung mewahyukan apa-apa yang akan diwahyukan-Nya kepadaku dan mewajibkanku untuk mendirikan shalat lima puluh kali setiap hari sehari semalam. Setelah itu, aku turun menemui Musa a.s.. Ia bertanya kepadaku, `Apakah gerangan yang telah diwajibkan Allah SWT atas umatmu.&#39; Aku menjawab,&#39; Mendirikan shalat sebanyak lima puluh kali.&#39; Kemudian ia berkata, `Kembalilah kepada Rabb-mu dan mohonlah kepada-Nya keringanan. Sesungguhnya umatmu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Sesungguhnya aku telah berpengalaman mencobanya kepada Bani Israel.&#39; Beliau melanjutkan sabdanya, `Kemudian aku kembali kepada Rabb-ku dan memohon, `Wahai Rabb, berikanlah keringan untuk umatku.&#39; Dan Ia mengurangi menjadi lima kali. Setelah itu, aku kembali menemui Musa a.s. dan kukatakan kepadanya, `Ia telah mengurangi menjadi lima kali.&#39; Namun Musa a.s. kembali berkata, `Sesungguhnya umatmu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu. Karena itu kembalilah kepada Rabb-mu dan mohonlah keringanan.&#39; Lalu aku bolak-balik bertemu antara Rabb-ku Yang Maha Tinggi dengan Musa a.s.. Lalu Dia berfirman, `Wahai Muhammad, sesungguhnya kelima shalat itu dilaksanakan setiap sehari semalam. Setiap shalat dihitung sepuluh yang berarti berjumlah lima puluh shalat. Barang siapa yang ingin melakukan suatu kebaikan kemudian tidak melaksanakannya, maka Ku-tuliskan untuknya satu kebaikan. Dan jika ia mengerjakannya, maka Ku-tuliskan untuknya sepuluh kebaikan. Barangsiapa ingin melakukan kejelekan kemudian tidak melakukannya, maka Aku tidak menulis apa-apa padanya. Dan jika ia mengerjakannya, maka Aku menuliskannya satu kejelekan.&#39; Beliau kembali melanjutkan sabdanya, `Lalu aku turun hingga sampai kepada Musa a.s. dan memberitahukan hal tersebut. Musa a.s. berkata, `Kembalilah kepada Rabb-mu dan memohonlah keringanan.&#39; Saat itu Rasulullah saw. bersabda, `Aku katakan kepadanya, `Aku telah berulang kali kembali kepada Rabb-ku hingga aku merasa malu kepada-Nya.&#39;&quot;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/5633098077803724955/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/isra-bersama-rasulullah-saw-ke-langit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/5633098077803724955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/5633098077803724955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/isra-bersama-rasulullah-saw-ke-langit.html' title='ISRA BERSAMA RASULULLAH SAW KE LANGIT YANG PALING TINGGI'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-3615164580635491446</id><published>2011-05-18T09:51:00.000+07:00</published><updated>2011-05-18T09:51:30.917+07:00</updated><title type='text'>SEDEKAH</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, &quot;Seseorang berkata, &#39;Sungguh saya akan menyedekahkan sesuatu pada malam ini.&#39; Kemudian dia memberikan sesuatu itu pada tangan seorang pezina. Keesokan harinya orang-orang menceritakan bahwa dia bersedekah kepada seorang pezina.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang itu berkata, &#39;Ya Allah, segala puji kepunyaan Engkau yang telah menetapkan sedekahku bagi pelacur. Sungguh saya akan bersedekah lagi pada malam ini.&#39; Kemudian dia meletakkan di tangan orang kaya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keesokan harinya orang-orang membicarakan bahwa pada malam itu dia bersedekah kepada orang kaya. Maka dia berkata, &#39;Ya Allah, kepunyaan Engkaulah segala puji yang telah menetapkanku bersedekah pada orang kaya. Sungguh, saya akan bersedekah lagi pada malam ini.&#39;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian, dia pergi dan menyimpan sedekah ditangan pencuri. Maka dia berkata, &#39;Ya Allah, kepunyaan Engkaulah segala puji yang telah menetapkanku sedekah bagi pezina, orang kaya dan pencuri.&#39;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian orang itu didatangi oleh seseorang seraya berkata kepadanya, &#39;Sedekahmu sudah diterima. Adapun sedekah yang sampai ke tangan pelacur, mudah-mudahan saja dia berhenti dari melacur; yang sampai orang kaya, mudah-mudahan saja dia mengambil pelajaran dan mau menginfakkan sebagian harta yang telah diberikan Allah kepadanya; dan yang sampai ke pencuri, mudah-mudahan saja menghentikan perbuatan mencurinya.&quot;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/3615164580635491446/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/sedekah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3615164580635491446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3615164580635491446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/sedekah.html' title='SEDEKAH'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5281245326698906335.post-3898668839456316840</id><published>2011-05-17T09:10:00.000+07:00</published><updated>2011-05-17T09:10:54.393+07:00</updated><title type='text'>ALLAH SEBAGAI SAKSI DAN PENJAMIN</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Rasulullah saw., beliau bercerita, &quot;Sesungguhnya ada seorang Bani Israel yang memohon kepada Bani Israel lainnya untuk meminjaminya uang seribu dinar. Orang yang meminjamkan berkata, &#39;Datangkanlah saksi-saksi. Aku ingin mempersaksikan peminjaman ini kepada mereka.&#39; Peminjam berkata, &#39;Cukuplah Allah sebagai saksinya.&#39; Orang yang meminjamkan berkata, &#39;Datangkanlah seorang penjamin.&#39; Peminjam berkata, &#39;Cukuplah Allah sebagai penjamin.&#39; Orang yang meminjamkan berkata, &#39;Kamu benar.&#39; Kemudian dia memberikan uang itu hingga tempo tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Peminjam uang pergi ke laut untuk memenuhi hajatnya. Kemudian dia merasa sangat membutuhkan perahu untuk mengantarkan uang pinjamannya yang sudah jatuh tempo pembayarannya. Namun, dia tidak menemukannya. Kemudian dia mengambil kayu dan melubanginya. Lalu dia memasukkan ke dalamnya uang seribu dinar berikut secarik tulisan yang ditujukan kepada pemilik uang. Kemudian melapisinya agar tidak terkena air. Lalu dia membawa kayu ke laut. Dia berkata, &#39;Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa saya telah meminjam uang seribu dinar kepada si Fulan. Dia meminta penjamin dariku, kemudian kukatakan bahwa cukuplah Allah sebagai penjamin, dan dia pun rela. Dia memintaku mendatangkan saksi, lalu kukatakan bahwa cukuplah Allah sebagai saksi, dan dia pun rela. Sesungguhnya aku telah berusaha untuk mendapatkan perahu yang akan kugunakan untuk mengantarkan uangku kepadanya, namun aku tidak mendapatkannya. Kini, kutitipkan uang itu kepada-Mu.&#39; Kemudian dia melemparkan kayu itu hingga tenggelam. Dia pun pergi. Walau demikian, dia tetap berusaha mencari perahu yang menuju ke negeri orang yang meminjamkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kini, orang yang meminjamkan uang pergi untuk menanti. Barangkali ada perahu datang membawa piutangnya. Tiba-tiba dia menemukan kayu yang berisi uang itu. Dia membawanya pulang sebagai kayu bakar untuk istrinya. Tatkala dia membelahnya, dia menemukan uang dan secarik pesan. Di lain pihak, si peminjam pun datang juga membawa seribu dinar. Dia berkata, &#39;Demi Allah, sebelum aku datang sekarang, aku senantiasa berusaha untuk mendapatkan perahu guna mengantarkan pinjaman kepadamu.&#39; Orang yang meminjamkan berkata, &#39;Apakah kamu mengirimkan sesuatu kepadaku?&#39; Peminjam berkata, &#39;Bukankah telah kuceritakan kepadamu bahwa aku tidak menemukan perahu, sebelum saya mendapatkannya sekarang ini?&#39; Orang yang meminjamkan berkata, &#39;Sesungguhnya Allah telah mengantarkan pinjamanmu yang kau taruh dalam kayu. Maka gunakanlah uangmu yang seribu dinar itu dengan baik.&#39;&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sanad riwayat ini sahih. Al-Bukhari meriwayatkan pula kisah ini dalam&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bentuk yang ketat.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/feeds/3898668839456316840/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/allah-sebagai-saksi-dan-penjamin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3898668839456316840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5281245326698906335/posts/default/3898668839456316840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indahnyaislam-alfira.blogspot.com/2011/05/allah-sebagai-saksi-dan-penjamin.html' title='ALLAH SEBAGAI SAKSI DAN PENJAMIN'/><author><name>Ahmad Fazli</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09288235322619528008</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_UYJn9DOBOF1Scrkeu4r8LSH1j6p-roH1pODwuNEmkNEjBRxUoUPjZPvdm1ZrkKYMczM61oEqxq_8VJ2ik8VktC-KgGSlkkHPiq6pHVqna0H2ffK3wV1wxyIl0F0Wcg/s220/Pas+Photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>