<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Koalisi Perempuan Indonesia</title>
	
	<link>http://www.koalisiperempuan.or.id</link>
	<description>untuk Keadilan dan Demokrasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Feb 2012 05:10:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/KoalisiPerempuanIndonesia" /><feedburner:info uri="koalisiperempuanindonesia" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>KoalisiPerempuanIndonesia</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>radang/infeksi kandung kemih</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/MH6I4qFuLYo/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/radanginfeksi-kandung-kemih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:10:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3309</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu radang/infeksi kandung kemih ? Radang atau infeksi kandung kemih dengan istilah kerennya sistitis adalah peradangan di saluran kandung kemih yang mengakibatkan nyeri disaluran kandung kemih. Penyebab nya adalah ? Bakteri utama penyebab ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang banyak terdapat pada tinja manusia dan biasa hidup di kolon. Wanita lebih rentan terkena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2012/02/infeksi-saluran-kemih.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-3310" title="infeksi-saluran-kemih" src="http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2012/02/infeksi-saluran-kemih.gif" alt="" width="236" height="299" /></a>Apa itu radang/infeksi kandung kemih ?</strong></p>
<p>Radang atau infeksi kandung kemih dengan istilah kerennya sistitis adalah peradangan di saluran kandung kemih yang mengakibatkan nyeri disaluran kandung kemih.</p>
<p><strong>Penyebab nya adalah ?</strong></p>
<p>Bakteri utama penyebab ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang banyak terdapat pada tinja manusia dan biasa hidup di kolon. Wanita lebih rentan terkena ISK karena uretra wanita lebih pendek daripada uretra pria sehingga bakteri ini lebih mudah menjangkaunya. Infeksi juga dapat dipicu oleh batu di saluran kencing yang menahan koloni kuman. Sebaliknya, ISK kronis juga dapat menimbulkan batu.</p>
<p><strong>Gejalanya adalah ?</strong></p>
<ul>
<li>Selalu ingin buang air seni (sering) dan terasa sakit dengan kram kandung kemih.</li>
<li>Terasa gatal atau panas sewaktu buang air seni.</li>
<li>Radang kandung kemih juga menyebabkan adanya darah didalam urin, serta dapat menyebabkan demam.</li>
<li>Sebagian penderita merasa sakit pinggang.</li>
<li>Perasaan tidak nyaman, mual, dan muntah.</li>
<li>Kesakitan pada permukaan kandung kemih, dan kedinginan.</li>
<li>Pada pria dijumpai cairan yang keluar dari uretra.</li>
</ul>
<p><strong>Pengobatannya adalah ?</strong></p>
<p>Berikut ini ramuan tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk infeksi saluran kemih, adalah :</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Resep 1</span><br />
15 gram sambiloto, 30 gram daun kumis kucing, dan 30 gram daun sendok direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian airnya diminum 2 kali sehari.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Resep 2.</span><br />
30 gram kulit semangka kering + 60 gram rambut janggung + 60 gram akar alang-alang direbus dengan 800 cc hingga tersisa 400 cc. Kemudian air, rebusannya diminum untuk 2 kali sehari.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Resep 3.</span><br />
30 gram tumbuhan leunca + 30 gram rumput mutiara + 30 gram meniran direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian airnya diminum 2 kali sehari.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Resep 4.</span><br />
30 gram pegagan + 15 gram sambiloto + 60 gram krokot segar, dicuci dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Catatan :</span></p>
<ul>
<li>Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.</li>
<li>Untuk wadah perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca atau panci email.</li>
<li>Jika telah sampai 1 kiur (10-12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari, setelah itu, pengobatan dapat dilakukan kembali.</li>
<li>Tetap konsultasi ke dokter</li>
</ul>
<p><strong>Pencegahannya adalah ?</strong></p>
<p>Usahakan untuk buang air seni pada waktu bangun di pagi hari. Buang air seni dapat membantu mengeluarkan bakteri dari kandung kemih yang akan keluar bersama urin. Jarang buang air seni menyebabkan beberapa bakteri mendapat peluang untuk berkembang biak dengan cepat dalam kandung kemih dalam waktu singkat. Minum air 6 sampai 8 gelas setiap hari dapat melancarkan buang air seni sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit infeksi saluran kemih. Minuman ringan yang biasanya mengandung garam kurang baik dikonsumsi sebab dapat memperlambat buang air kecil.</p>
<p>Buah-buahan, sari buah, juice sangat baik untuk dikonsumsi sebab dapat melancarkan peredaran darah. Apabila bagian perut terasa sakit atau terasa terbakar, letakkan air hangat pada bagian perut yang sakit. Beberapa petunjuk pencegahan untuk mengobati infeksi saluran kemih dan mencegah terulang kembali antara lain :</p>
<ul>
<li>Perhatikan kebersihan secara baik, misalnya setiap buang air seni, bersihkanlah dari depan ke belakang. Hal ini akan mengurangi kemungkinan bakteri masuk ke saluran urin dari rektum.</li>
<li>Ganti selalu pakaian dalam setiap hari, karena bila tidak diganti, bakteri akan berkembang biak secara cepat dalam pakaian dalam.</li>
<li>Pakailah bahan katun sebagai bahan pakaian dalam, bahan katun dapat memperlancar sirkulasi udara.</li>
<li>Hindari pakaian ketat yang dapat mengurangi ventilasi udara, dan dapat mendorong perkembangbiakan bakteri.</li>
<li>Buang air seni sesering mungkin (setiap 3 jam) untuk mengosongkan kandung kemih.</li>
<li>Jangan menunda buang air kecil, sebab menahan buang air seni merupakan sebab terbesar dari infeksi saluran urin.</li>
<li>Buang air seni sesudah hubungan kelamin, hal ini membantu menghindari saluran urin dari bakteri.</li>
<li>Hindari kafein, minuman mengandung karbonat dan alkohol sebab semua bahan ini akan mengiritasi kandung kemih.</li>
<li>Usahakan jangan pernah malu untuk berkonsultasi kepada dokter agar dapat dicegah penyebaran bakterinya.</li>
</ul>
<p>Sumber :</p>
<p><a href="http://cbn.net.id" target="_blank">cbn</a><br />
<a href="http://http://medicastore.com" target="_blank">medicastore</a></p>
<p>ilustrasi gambar<br />
<a href="http://http://majalahkesehatan.com" target="_blank">majalahkesehatan</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/MH6I4qFuLYo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/radanginfeksi-kandung-kemih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/radanginfeksi-kandung-kemih/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Umi Sardjono</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/b3ivOe3mEfQ/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/umi-sardjono/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 05:11:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3301</guid>
		<description><![CDATA[Terlahir sebagai anak seorang Lurah, Umi terlibat dalam perjuangan melawan jepang sejak usia 20 tahun dengan bergabung dalam Laskar Perempuan. Masuk penjara bukan hal baru bagi Umi, baik ketika melawan Jepang maupun Belanda. Saat tertangkap di Blitar, Umi bertemu dengan SK Trimurti yang kemudian menjabat sebagai Menteri Perburuhan pada era Amir Syarifudin. Kemerdekaan digenggam namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="size-full wp-image-3303 alignleft" title="umi sardjono" src="http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2012/02/umi-sardjono.jpg" alt="" width="380" height="260" />Terlahir sebagai anak seorang Lurah, Umi terlibat dalam perjuangan melawan jepang sejak usia 20 tahun dengan bergabung dalam Laskar Perempuan. Masuk penjara bukan hal baru bagi Umi, baik ketika melawan Jepang maupun Belanda. Saat tertangkap di Blitar, Umi bertemu dengan SK Trimurti yang kemudian menjabat sebagai Menteri Perburuhan pada era Amir Syarifudin.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemerdekaan digenggam namun perjuangan memerangi imperialisme belum tamat. Untuk memperkuat perjuangan emansipasi, sejumlah perempuan memandang perlu membangun suatu organisasi perempuan yang berkesadaran politik. Berdirilah Gerakan Perempuan Indonesia Sedar (Gerwis) dan melakukan kongres pada tahun 1950. Gerwis merupakan gabungan dari tujuh organisasi perempuan.Tris Metty terpilih sebagai ketua sedangkan Umi dan Trimurti sebagai wakil ketua.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1960-an merupakan masa keemasan Gerwani dan merupakan titik terpenting kepemimpinan Umi Sarjono. Jumlah kader terus bertambah, berbagai program terus berjalan mulai dari pendirian sekolah-sekolah dan penitipan anak, kursus-kursus pemberantasan buta huruf hingga kampanye Irian Barat. Gerwani mendidik kadernya untuk menjadi perempuan melek politik dan mandiri. Organiser perempuan setiap hari turun ke basisi-basis petani dan buruh,mendirikan TK Melati, penitipan anak, kursus buta huruf gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">Tercatat sekitar 1.500 balai penitipan anak dibangun oleh Gerwani tahun 1960-an. Para petani,buruh tak perlu bayar. Dari sinilah rakyat banyak mendaftar sebagai anggota. Nilai-nilai yang dipasok ke anggotanya adalah kemerdekaan,kerja keras dan pengabdian pada perjuangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun 1959 Umi melangkah ke Parlemen sebagai utusan dari Fraksi Golongan Karya. Populer di basis,dalam politikpun pengaruh Umi makin diperhitungkan.Umi dikenal sebagai konseptor dan piawai melakukan lobi. Pada tahun 1965,Umi ditangkap saat selesai bersidang di Senayan. Umi ditangkap berlima dengan Salawati Daud, Ny.Mudigdo, Siti Aminah, Dahliar dan digelandang ke Markas Kostrad.Diinterogasi berhari-hari akhirnya dijebloskan ke Penjara Bukit Duri selama 13 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Gerwani,organisasi yang dibangun selama 15 tahun yang bervisi tegas memperjuangkan hak perempuan dan melawan imperialisme akhirnya tumbang. Organisasi dengan anggota 1,5 juta orang tersebut runtuh seketika dan Gerwani dicap sebagai organisasi beringas dan amoral.Dalam pemeriksaan terhadap Umi Sarjono,berkali-kali ia menolak fitnah keji terhadap Gerwani.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejarah yang ditulis dalam Orde Baru telah mencuci otak jutaan rakyat Indonesia, untuk membenci Gerwani,organisasi perjuangan terbesar dalam sejarah Indonesia. Berbagai bukti dari para peneliti akhirnya menguak kebenaran sejarah,bagaimana upaya memfitnah Gerwani tersebut. Hasil Outopsi terhadap mayat para Jenderal misalnya,ternyata secara resmi menyatakan tidak ada penyiksaan terhadap tubuh korban termasuk pemotongan anggota tubuh para korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Orde Baru bisa memenjarakan tubuh Umi Sarjono, tetapi tidak pikirannya.Pikiran Umi Sarjono dan para pejuang lainnya akan terus hidup dan menginspirasi perjuangan generasi berikutnya&#8230;generasi yang sadar bahwa selama ini telah dipecundangi oleh kekuasaan yang membungkam suara rakyatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">sumber : google.com</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/b3ivOe3mEfQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/umi-sardjono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/umi-sardjono/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Workshop Modul Anti Korupsi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/ZVWrAAwKBMU/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/workshop-modul-anti-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 05:11:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>By</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Events]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3298</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 24 Februari 2012 Koalisi Perempuan Indonesia didukung oleh UNODC selama dua hari melakukan Workshop modul anti korupsi bersama ahli di bidang anti korupsi. Kegiatan yang sudah dimulai pada tanggal 23 Februari 2012 ini telah mendapat masukan dari para ahli anti korupsi yang selama ini melakukan kerja-kerja anti korupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi yang diwakili [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, 24 Februari 2012</p>
<p>Koalisi Perempuan Indonesia didukung oleh UNODC selama dua hari melakukan Workshop modul anti korupsi bersama ahli di bidang anti korupsi. Kegiatan yang sudah dimulai pada tanggal 23 Februari 2012 ini telah mendapat masukan dari para ahli anti korupsi yang selama ini melakukan kerja-kerja anti korupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi yang diwakili oleh Bapak Dedie A. Rachim, direktur Pendidikan dan pelayanan Masyarakat , Yuna Farhan dari SEKNAS FITRA ( Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran ) , Heni Yulianto (TII) dan Rizki Indrawansyah ( UNODC) yang akan dijadikan bahan untuk perbaikan modul.</p>
<p>Workshop yang dilakukan untuk membedah modul anti korupsi yang sudah disusun oleh Tim Penyusun Koalisi Perempuan Indonesia  ini di fasilitasi oleh Yenni Sucipto dari FITRA  diikuti oleh tim Penyusun dan juga Presidium Nasional Koalisi Perempuan Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/ZVWrAAwKBMU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/workshop-modul-anti-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/workshop-modul-anti-korupsi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kliping on media Januari 2012</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/YImeXzcgCl4/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/kliping-on-media-januari-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 04:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>By</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dokumen dan Publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3288</guid>
		<description><![CDATA[Perempuan dalam Lingkaran Kasus Korupsi   PENDAPAT yang berbeda dinyatakan oleh aktivis perempuan dan politisi menyikapi kasus-kasus penyelewengan anggaran di Indonesia akhir-akhir ini yang banyak menyeret kaum hawa ke pengadilan tinggi tindak pidana korupsi. Menurut Ketua Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Dian Kartika Sari di Jakarta, Rabu (18/1), kaum wanita telah dijadikan alat dari lawan jenisnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perempuan dalam Lingkaran Kasus Korupsi</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>PENDAPAT yang berbeda</p>
<p>dinyatakan oleh aktivis perempuan</p>
<p>dan politisi menyikapi</p>
<p>kasus-kasus penyelewengan</p>
<p>anggaran di Indonesia</p>
<p>akhir-akhir ini yang banyak</p>
<p>menyeret kaum hawa ke</p>
<p>pengadilan tinggi tindak</p>
<p>pidana korupsi.</p>
<p>Menurut Ketua Koalisi</p>
<p>Perempuan Indonesia (KPI)</p>
<p>Dian Kartika Sari di Jakarta,</p>
<p>Rabu (18/1), kaum wanita</p>
<p>telah dijadikan alat dari lawan</p>
<p>jenisnya untuk melakukan</p>
<p>tindakan pidana korupsi,</p>
<p>sedangkan anggota Dewan</p>
<p>Perwakilan Rakyat (DPR) Eva</p>
<p>Kusuma Sundari secara terpisah</p>
<p>mengatakan koruptor</p>
<p>perempuan tetap merupakan</p>
<p>koruptor meskipun bukan</p>
<p>merupakan pemain utama.</p>
<p>“Kita saat ini sadar bahwa</p>
<p>perempuan bisa dijadikan</p>
<p>alat bagi laki-laki untuk</p>
<p>melakukan korupsi, mereka</p>
<p>disuruh membagikan uang</p>
<p>kepada anggota DPR, atau</p>
<p>menjadi penghubung antara</p>
<p>aktor-aktor korupsi,” kata Dian</p>
<p>Kartika Sari.</p>
<p>Namun Dian menegaskan</p>
<p>bahwa pernyataan tersebut</p>
<p>tidak boleh ditafsirkan sebagai</p>
<p>dukungan KPI terhadap koruptor</p>
<p>perempuan, dia mengatakan</p>
<p>bahwa korupsi bukan persoalan</p>
<p>gender dan tetap merupakan</p>
<p>kejahatan yang harus dihukum</p>
<p>seberat-beratnya.</p>
<p>“Pada dasarnya kami</p>
<p>tidak memiliki toleransi</p>
<p>terhadap korupsi baik itu</p>
<p>dilakukan laki-laki maupun</p>
<p>perempuan. Namun fakta yang</p>
<p>kita dapatkan adalah kaum</p>
<p>hawa, dalam sebagian besar</p>
<p>kasus, bukan merupakan</p>
<p>pemain utama tindakan tersebut,”</p>
<p>kata Dian.</p>
<p>Ia juga berpendapat bahwa</p>
<p>ketidak-tahuan perempuan</p>
<p>telah menyebabkan mereka</p>
<p>masuk ke dalam sistem yang</p>
<p>korup dan akhirnya terseret</p>
<p>oleh arus besar sistem itu.</p>
<p>“Yang sekarang bisa dilakukan</p>
<p>adalah menguatkan</p>
<p>pengetahuan perempuan terhadap</p>
<p>korupsi, tentang aturan-aturannya,</p>
<p>mana yang boleh dan</p>
<p>mana yang tidak,” kata dia.</p>
<p>Dengan pengetahuan tentang</p>
<p>korupsi tersebut perempuanperempuan</p>
<p>yang memiliki</p>
<p>jabatan di birokrasi pemerintah</p>
<p>ataupun wakil rakyat ditingkat</p>
<p>pusat maupun daerah bisa</p>
<p>mengatakan “tidak” jika atasannya</p>
<p>meminta untuk melakukan</p>
<p>tindakan yang melanggar</p>
<p>hukum.</p>
<p>Di sisi lain, Eva Kusuma</p>
<p>Sundari yang berasal dari</p>
<p>Partai Demokrasi Indonesia</p>
<p>Perjuangan mengatakan bahwa</p>
<p>korupsi tidak terkait dengan</p>
<p>persoalan gender sehingga</p>
<p>meskipun bukan merupakan</p>
<p>pemain utama dalam tindakan</p>
<p>penyelewengan anggaran</p>
<p>tersebut, perempuan yang</p>
<p>terbukti terlibat harus</p>
<p>diperlakukan sama di hadapan</p>
<p>hukum dengan laki-laki.</p>
<p>“Mereka (perempuan-perempuan</p>
<p>yang terlibat korupsi)</p>
<p>tetap saja mengambil</p>
<p>keuntungan dari tidakan</p>
<p>pidana tersebut sehingga apa</p>
<p>pun alasannya, mereka harus</p>
<p>diperlakukan sama di hadapan</p>
<p>hukum,” demikian pendapatnya.</p>
<p>Selain mendapatkan keuntungan</p>
<p>dari tindakan korupsi,</p>
<p>meskipun bukan merupakan</p>
<p>pemain utama, Eva juga mengatakan</p>
<p>bahwa perempuan-perempuan</p>
<p>tersebut mempunyai</p>
<p>pilihan untuk menolak perintah</p>
<p>dari atasannya.</p>
<p>“Jika dibandingkan dengan</p>
<p>perempuan-perempuan dari</p>
<p>daerah pemilihan saya, para</p>
<p>koruptor wanita ini jelas</p>
<p>mempunyai pilihan yang lebih</p>
<p>baik. Toh jika mereka dipecat</p>
<p>atau diasingkan, mereka tetap</p>
<p>bisa makan karena bukan</p>
<p>orang miskin. Sedangkan di</p>
<p>tempat saya, kaum hawa</p>
<p>hanya punya dua pilihan untuk</p>
<p>bisa makan, melacur atau</p>
<p>menjadi tenaga kerja wanita</p>
<p>di luar negeri,” kata dia.</p>
<p>Eva yang berasal dari</p>
<p>Nganjuk Jawa Timur ini</p>
<p>mengatakan bahwa korupsi</p>
<p>terjadi karena munculnya</p>
<p>kesempatan yang terbuka</p>
<p>lebar jika seseorang menduduki</p>
<p>jabatan publik, sehingga</p>
<p>siapapun siapapun</p>
<p>yang lemah imannya, dan</p>
<p>apapun jenis kelaminnya,</p>
<p>akan tergoda untuk melakukan</p>
<p>tindakan tersebut.</p>
<p>“Kebetulan saja sekarang</p>
<p>ini, perempuan-perempuan</p>
<p>sudah banyak yang menduduki</p>
<p>jabatan strategis dan</p>
<p>oleh karena itu sangat terbuka</p>
<p>kesempatan bagi mereka</p>
<p>untuk melakukan tindakan</p>
<p>korupsi,” kata menjelaskan</p>
<p>kenapa akhir-akhir ini banyak</p>
<p>kaum hawa yang terseret di</p>
<p>pengadilan tinggi tindak</p>
<p>pidana korupsi (tipikor).</p>
<p>Beberapa perempuan yang</p>
<p>saat ini tersangkut korupsi</p>
<p>adalah terpidana korupsi</p>
<p>Wisma Atlet SEA Games Rosa</p>
<p>Manulang, tersangka penyebaran</p>
<p>cek perjalanan ke DPR</p>
<p>Nunun Nurbaeti, dan terdakwa</p>
<p>kasus suap Kementerian</p>
<p>Tenaga Kerja dan Transmigrasi</p>
<p>Dharnawati. Nama tersebut</p>
<p>belum mencakup sejumlah</p>
<p>perempuan seperti anggota</p>
<p>DPR dari Partai Demokrat</p>
<p>Angelina Sondakh yang disebut</p>
<p>Rosa dan Muhammad Nazaruddin</p>
<p>terlibat korupsi Wisma</p>
<p>Atlet.</p>
<p>Belum lagi perempuan lain</p>
<p>yang dijadikan sorotan publik</p>
<p>karena menghabiskan anggaran</p>
<p>Rp20 miliar hanya</p>
<p>untuk merenovasi ruang rapat</p>
<p>Badan Anggaran DPR berukuran</p>
<p>10X10 meter. Di sisi</p>
<p>lain, terdapat juga perempuan</p>
<p>yang didakwa melakukan</p>
<p>penipuan terhadap nasabah</p>
<p>Citibank, Malinda Dee.</p>
<p>Meskipun banyak kaum</p>
<p>sejenisnya yang melakukan</p>
<p>tindakan korupsi, Eva mengaku</p>
<p>tidak khawatir hal tersebut</p>
<p>akan menurunkan kredibilitas</p>
<p>perempuan sebagai wakil</p>
<p>rakyat menjelang pemilihan</p>
<p>umum DPR dan Presiden/Wakil</p>
<p>Presiden 2014 mendatang.</p>
<p>“Biarkan para pemilih di</p>
<p>Indonesia menjadi pemilih</p>
<p>yang cerdas, jangan sampai</p>
<p>mereka tertipu oleh ‘kulitnya’</p>
<p>dan tidak mempertimbangkan</p>
<p>‘isinya’ dalam pesta demokrasi</p>
<p>rakyat lima tahunan nanti,”</p>
<p>kata dia.</p>
<p>Pemilih cerdas yang dimaksud</p>
<p>oleh Eva adalah</p>
<p>warga negara yang mendelegasikan</p>
<p>kepentingannya kepada</p>
<p>wakil rakyat yang</p>
<p>mempunyai kapabilitas, kualitas,</p>
<p>visi, dan komitmen untuk</p>
<p>memperjuangkan aspirasi</p>
<p>rakyat tanpa mempedulikan</p>
<p>jenis kelamin, status sosial,</p>
<p>ataupun keturunan.</p>
<p>“Adalah mitos jika wakil</p>
<p>rakyat perempuan pasti akan</p>
<p>memperjuangkan nasib sesama</p>
<p>jenisnya. Banyak juga kok</p>
<p>wanita yang menjadi legislator</p>
<p>hanya karena ikut-ikutan dan</p>
<p>karena jatah suaminya yang</p>
<p>menjadi Gubernur atau Bupati,</p>
<p>yang jenis seperti itu yang</p>
<p>susah,” kata dia.</p>
<p>Oleh karena itu menurut</p>
<p>Eva, batas minimal 30 persen</p>
<p>keterwakilan perempuan dalam</p>
<p>daftar bakal calon peserta</p>
<p>pemilihan umum DPR, sebagaimana</p>
<p>diatur dalam Undang-</p>
<p>Undang No. 10 tahun</p>
<p>2008 tentang Partai Politik,</p>
<p>belum cukup karena tanpa</p>
<p>diimbangi pola pikir yang</p>
<p>benar maka batas tersebut</p>
<p>tidak akan mendatangkan</p>
<p>manfaat.</p>
<p>Pada sisi ini pendapat</p>
<p>Dian Kartika Sari nampak</p>
<p>sejalan dengan pandangan</p>
<p>Eva. Dian mengatakan bahwa</p>
<p>cara berpikir gender lebih</p>
<p>penting ketimbang kuantitas</p>
<p>keterwakilan perempuan dalam</p>
<p>anggota dewan.</p>
<p>“Bukan hanya dalam badan</p>
<p>legislatif pola pikir keadilan</p>
<p>gender ini harus ada,</p>
<p>yang lebih penting adalah</p>
<p>bagaimana menerapkan</p>
<p>‘framework’ ini dalam kebijakan</p>
<p>nyata di tingkatan</p>
<p>eksekutif yang berdampak</p>
<p>langsung pada perempuan,”</p>
<p>kata dia.</p>
<p>Menurut Dian, lembagalembaga</p>
<p>pemerintah saat ini</p>
<p>belum bisa mengartikulasikan</p>
<p>pola pikir keadilan gender</p>
<p>dalam praktik dan hanya</p>
<p>berhenti pada perkataan.</p>
<p>“Dalam Departemen Pekerjaan</p>
<p>Umum misalnya,</p>
<p>para pengambil kebijakan di</p>
<p>departemen tersebut tidak</p>
<p>tahu bagaimana menerapkan</p>
<p>keadilan gender dalam pembangunan</p>
<p>infrastruktur.</p>
<p>Sebenarnya contoh yang</p>
<p>paling mudah ya di Departemen</p>
<p>Perhubungan, maraknya kasus</p>
<p>perkosaan di angkutan kota</p>
<p>menunjukkan ada sesuatu yang</p>
<p>salah dalam pembangunan alat</p>
<p>transportasi massal di negara</p>
<p>ini,” jelas Dian.</p>
<p>􀂄 <strong>(ant/gm nur lintang</strong></p>
<p><strong>muhammad)</strong></p>
<p><strong>Sumber :</strong></p>
<p><strong>Harian Haluan edisi 19 Januari 2012</strong></p>
<p><strong>Halaman 12 </strong></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/YImeXzcgCl4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/kliping-on-media-januari-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/kliping-on-media-januari-2012/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mendorong Peran Anggota Legislatif Perempuan dalam Penyusunan Prolegnas dan Anggaran 2012 yang Adil Gender</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/4NKi_YSHYwM/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/mendorong-peran-anggota-legislatif-perempuan-dalam-penyusunan-prolegnas-dan-anggaran-2012-yang-adil-gender/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 08:12:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Issu Strategis dan Advokasi kebijakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3266</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 25 Januari 2012 Tanggal 18 Januari 2012 yang lalu Koalisi Perempuan Indonesia umtuk Keadilan dan Demokrasi yang didukung oleh Search for Commond Ground menyelenggarakan Semiloka tentang Mendorong Peran Anggota Lesgislatif dalam Penyusunan Prolegnas ( Program Legislasi Nasional) dan Anggaran 2012 yang adil gender yang menghadirkan pembicara anggota legislative perempuan Eva Kusuma Sundari ( anggota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, 25 Januari 2012</p>
<p>Tanggal 18 Januari 2012 yang lalu Koalisi Perempuan Indonesia umtuk Keadilan dan Demokrasi yang didukung oleh Search for Commond Ground menyelenggarakan Semiloka tentang Mendorong Peran Anggota Lesgislatif dalam Penyusunan Prolegnas ( Program Legislasi Nasional) dan Anggaran 2012 yang adil gender yang menghadirkan pembicara anggota legislative perempuan Eva Kusuma Sundari ( anggota Komisi III), Andi Timo Pangerang ( Ketua KPPRI) dan Tety Kadi Bawono ( Anggota Badan Legislasi) yang diselenggarakan di Hotel Bidakara , Jakarta.</p>
<p>Dalam makalah yang disampaikan Tety Kadi membahas tentang bagaimana proses legisilasi nasional di lakukan , sementara itu Andi Timo sebagai ketua KPPRI lebih banyak sharing tentang bagaimana kiprah KPPRI dalam proses legislasi di DPR. “ Kalau ingin tahu tentang politik , maka harus langsung terjun di dalam politik itu sendiri “ demikian yang juga sempat dikatakan oleh Eva Sundari dalam seminar tersebut. Mbak Eva panggilan akrabnya mengatakan bahwa proses penganggaran yang nyata itu ada di pemerintah sehingga DPR hanya sebagai pengawas anggaran.</p>
<p>Seminar yang dihadiri oleh anggota Koalisi Perempuan dari berbagai daerah ini dan juga aktivis perempuan dilanjutkan dengan lokakarya untuk melihat strategi yang akan dilakukan oleh kelompok perempuan untuk melakukan advokasi lebih lanjut tentang prolegnas. Lokakarya sendiri dipandu oleh Ruth Indiah Rahayu ( Yuyud) menghasilkan beberapa rekomendasi untuk mengawal gerak beberapa undang-undang antara lain  Revisi UU Pangan, UU Desa dan RUU undang-undang Perlindungan Petani.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/4NKi_YSHYwM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/mendorong-peran-anggota-legislatif-perempuan-dalam-penyusunan-prolegnas-dan-anggaran-2012-yang-adil-gender/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/mendorong-peran-anggota-legislatif-perempuan-dalam-penyusunan-prolegnas-dan-anggaran-2012-yang-adil-gender/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Rapat Kerja Nasional III</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/76dU168NvIM/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/rapat-kerja-nasional-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 07:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Issu Strategis dan Advokasi kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Kerja Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3260</guid>
		<description><![CDATA[Rapat Kerja Nasional III Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi &#160; Jakarta, 25 Januari 2012 Berlangsung selama lima hari sejak tanggal 19 s/d 23 Januari 2012, Koalisi Perempuan Indonesia menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional III periode kepengurusan 2009 s/d 2014. Kegiatan tahunan yang bertujuan untuk melihat kembali logframe kerja 5 tahunan, melihat apa yang telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rapat Kerja Nasional III</p>
<p>Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta, 25 Januari 2012</p>
<p>Berlangsung selama lima hari sejak tanggal 19 s/d 23 Januari 2012, Koalisi Perempuan Indonesia menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional III periode kepengurusan 2009 s/d 2014. Kegiatan tahunan yang bertujuan untuk melihat kembali logframe kerja 5 tahunan, melihat apa yang telah dilakukan selama setahun dan untuk menyusun program kerja tahun 2012 diikuti oleh 13 Wilayah dan 9 cabang yang belum terbentuk wilayah.</p>
<p>RAKERNAS III dibuka oleh pengurus nasional ini difasilitasi oleh Bapak Wiladi Budiharga dan Ibu Titiek Kartika yang membantu proses Raker kali ini. Sementara itu  Fitrianti,Yessi Momongan, Hamidah, Naswati dan Farsijana Adeney Rissakota menjadi pimpinan sidang tetap . Setelah melalui proses RAKERNAS selama 3 hari maka beberapa keputusan tentang organisasi dan juga rencana program kerja tahun 2012 dihasilkan . Selamat Bekerja , sampai jumpa di RAKERNAS 2013</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/76dU168NvIM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/rapat-kerja-nasional-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/rapat-kerja-nasional-iii/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Catatan Awal Tahun 2012</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/l524YAnEdzE/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/catatan-awal-tahun-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 13:11:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>By</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumen dan Publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Issu Strategis dan Advokasi kebijakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3254</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 17 Januari 2012 Catatan awal tahun 2012 yang disampaikan oleh Sekjend Koalisi Perempuan Indonesia , Ibu Dian Kartikasari, SH dan salah satu Presidium Nasional Fitriyanti di Bakoel Koffie Cikini hari ini. Informasi lengkap dapat diakses di : CAWALU 2011-2012 naskah &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, 17 Januari 2012</p>
<p>Catatan awal tahun 2012 yang disampaikan oleh Sekjend Koalisi Perempuan Indonesia , Ibu Dian Kartikasari, SH dan salah satu Presidium Nasional Fitriyanti di Bakoel Koffie Cikini hari ini.</p>
<p>Informasi lengkap dapat diakses di :</p>
<p><a href="http://www.koalisiperempuan.or.id/catatan-awal-tahun-2012/cawalu-2011-2012-naskah/" rel="attachment wp-att-3255">CAWALU 2011-2012 naskah</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/l524YAnEdzE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/catatan-awal-tahun-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/catatan-awal-tahun-2012/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Konfrensi pers ” koalisi perempuan outlook 2012 “</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/H4Yc8qT7398/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/konfrensi-pers-koalisi-perempuan-outlook-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 10:37:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>By</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dokumen dan Publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Issu Strategis dan Advokasi kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[cawalu]]></category>
		<category><![CDATA[outlook]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3248</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta , 17 Januari 2012 Sore ini bertempat di Bakoel Koffie Cikini , Koalisi Perempuan Indonesia menggelar Konfrensi Pers catatan awal tahun 2012 . Sekretaris Jendral Koalisi Perempuan Indonesia menyatakan bahwa kaum miskin masih belum dapat menikmati hukum yang maksimal dan ada sekitar 93 kasus yg berkaitan dengan fundamentalisme . Selain menyoal tentang kedaulatan pangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta , 17 Januari 2012</p>
<p>Sore ini bertempat di Bakoel Koffie Cikini , Koalisi Perempuan Indonesia menggelar Konfrensi Pers catatan awal tahun 2012 . Sekretaris Jendral Koalisi Perempuan Indonesia menyatakan bahwa kaum miskin masih belum dapat menikmati hukum yang maksimal dan ada sekitar 93 kasus yg berkaitan dengan fundamentalisme . Selain menyoal tentang kedaulatan pangan dan masih adanya pelanggaran HAM dalam kasus kasus agraria yang terjadi di tahun 2011.<br />
Sementara itu salah satu Presidium nasional ibu Fitriyanti dari Sumatera barat menyampaikan kondisi daerahnya yang masih sangat sedikit respon terhadap korban bencana dimana korbannya lebih banyak perempuan dan anak-anak.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/H4Yc8qT7398" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/konfrensi-pers-koalisi-perempuan-outlook-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/konfrensi-pers-koalisi-perempuan-outlook-2012/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Korban banjir di Kec.Kibin&amp;Kragilan Kab.Serang membutuhkan bantuan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/B-AL-1HqgRU/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/korban-banjir-di-kec-kibinkragilan-kab-serang-membutuhkan-bantuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 05:48:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[kibin & kragilan]]></category>
		<category><![CDATA[serang banjir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3241</guid>
		<description><![CDATA[Korban banjir di Kec.Kibin &#38; Kragilan Kab.Serang membutuhkan bantuan berupa makanan, obat2an, baju, selimut, cp. Erwita atau kontak langsung ke Koalisi Perempuan Indonesia di http://www.koalisiperempuan.or.id/kontak/ Terima Kasih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Korban banjir di Kec.Kibin &amp; Kragilan Kab.Serang membutuhkan bantuan berupa makanan, obat2an, baju, selimut, cp. Erwita atau kontak langsung ke Koalisi Perempuan Indonesia di http://www.koalisiperempuan.or.id/kontak/</div>
</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Terima Kasih</div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/B-AL-1HqgRU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/korban-banjir-di-kec-kibinkragilan-kab-serang-membutuhkan-bantuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/korban-banjir-di-kec-kibinkragilan-kab-serang-membutuhkan-bantuan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Keputihan (Pek Tay)</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~3/rXNA41NgqbY/</link>
		<comments>http://www.koalisiperempuan.or.id/keputihan-pek-tay/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 07:12:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[ciri ciri keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[ciri ciri pektay]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[pektay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.koalisiperempuan.or.id/?p=3204</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Keputihan ? Keputihan merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan mengakibatkan cairan yang berlebihan yang terdapat pada alat kelamin dan umumnya diderita oleh perempuan. Ciri Ciri Keputihan ? Keputihan fisiologis (normal) ciri-cirinya, lendirnya seperti lendir bening, Tidak gatal dan tidak berbau. Keputihan Abnormal 1. Keputihan berwarna coklat atau ada sedikit darah Ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3207" src="http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2012/01/keputihan.jpg" alt="" width="255" height="300" />Apa itu Keputihan ?</strong></p>
<p>Keputihan merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan mengakibatkan cairan yang berlebihan yang terdapat pada alat kelamin dan umumnya diderita oleh perempuan.</p>
<p><strong>Ciri Ciri Keputihan ?</strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Keputihan fisiologis (normal)</span><br />
ciri-cirinya, lendirnya seperti lendir bening, Tidak gatal dan tidak berbau.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Keputihan Abnormal<br />
</span>1. Keputihan berwarna coklat atau ada sedikit darah</p>
<p>Ini merupakan keputihan yang seringkali terjadi jika Anda mempunyai siklus menstruasi yang tidak teratur. Waspadai jika keputihan ini disertai perdarahan dari vagina yang sering terjadi dan juga nyeri panggul, karena situasi ini bisa pada penderita kanker serviks maupun kanker endometrium.</p>
<p>2. Keputihan berwarna kuning atau keruh<br />
Jika keputihan ini disertai dengan perdarahan dari vagina di luar siklus menstruasi dan nyeri saat berkemih, bisa jadi ini merupakan tanda infeksi gonorea.</p>
<p>3. Keputihan berwarna kuning atau hijau, berbusa dan berbau busuk<br />
Biasanya keputihan seperti ini disertai dengan nyeri dan gatal saat Anda berkemih. Ada kemungkinan Anda terkena infeksi trikomoniasis.</p>
<p>4. Keputihan berwarna pink<br />
Biasanya keputihan ini terjadi setelah melahirkan.</p>
<p>5. Keputihan berwarna putih kekuningan dan agak kental seperti susu<br />
Keputihan seperti susu ini bila disertai bengkak dan nyeri sekitar bibir vagina, gatal &#8211; gatal hingga nyeri saat berhubungan seks biasanya merupakan pertanda adanya infeksi jamur.</p>
<p>6. Keputihan yang berwarna abu &#8211; abu, atau kuning dengan bau amis seperti ikan<br />
Biasanya keputihan ini disertai oleh rasa panas seperti terbakar, gatal, kemerahan dan bengkak di bibir vagina atau vulva. Ini merupakan pertanda adanya infeksi vagina karena bakteri.</p>
<p><strong>Penyebab Keputihan ?</strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Jamur</span></p>
<p>Penyebab keputihan karena jamur dari jenis Candida albicans, bisa terjadi karena penggunaan pil KB, steroid, diabetes, kegemukan, kehamilan dan juga karena daya tahan tubuh yang kurang. Keputihan karena jamur biasanya berwarna putih kekuningan dan berbau tidak sedap.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Bakteri</span></p>
<p>Penyebab keputihan karena adanya bakteri Gardnerella, bisa terjadi karena kehamilan, penggunaan alat kontrasepsi spiral (IUD) dan juga karena berganti-ganti pasangan. Keputihan karena bakteri biasanya berwarna putih keabuan, berbau amis dan encer.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Virus</span></p>
<p>Penyebab keputihan karena virus biasanya karena adanya penyakit yang diderita wanita, misalnya penyakit HIV/AIDS, herpes, condyloma dan lainnya. Keputihan karena virus ini bisa memicu munculnya penyakit kanker rahim. Untuk keputihan karena virus herpes diakibatkan karena hubungan seksual, dengan gejala melepuh di sekitar vagina dan terasa panas. Sedangkan untuk virus karena condyloma biasanya menyerang ibu hamil, berakibat keluarnya cairan keputihan yang berbau tidak sedap serta timbulnya kutil di beberapa bagian tubuh.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Parasit</span></p>
<p>Penyebab keputihan yang ini karena parasit Trichomonas vaginalis, bisa menular karena hubungan seksual, tukaran akaian dalam, tukaran perlengkapan mandi dan bisa juga karena kloset duduk yang terkontaminasi parasit. Keputihan karena parasit biasanya berwarna kuning kehijauan, berbusa, kental dan berbau tidak sedap.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Tumor atau Kanker Kandungan</span></p>
<p>Penyebab keputihan bisa timbul karena adanya tumor atau kanker kandungan. Biasanya keluar cairan berwarna putih, berbau busuk. Dan kadang disertai dengan adanya bercak darah, gangguan siklus haid, sering demam, rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, badan lesu, pucat, lemas dan tidak terasa bugar. Segera periksakan sesegera mungkin ke dokter untuk mengetahui kepastian keputihan karena tumor atau kanker kandungan ini.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Benda Asing di Vagina</span></p>
<p>Penyebab keputihan berikutnya adalah karena adanya benda asing di dalam vagina. Bisa berupa kapas dan sisa pembalut yang tidak sengaja masuk ke dalam vagina. Pada anak-anak perempuan, bisa juga karena bermain sesuatu benda yang kecil misalnya biji-bijan, kancing baju dan lainnya serta tidak sengaja masuk ke dalam vagina.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Sering Membersihkan Vagina</span></p>
<p>Karena terlalu sering memberihkan vagina bisa menjadi penyebab terjadinya keputihan. Membersihkan kewanitaan dengan antiseptik tidak selalu berakibat baik, karena kemungkinan kuman baik yang membantu terbentuknya asam di saluran vagina ikut terbunuh. Sifat asam dalam vagina berguna untuk mengusir bibit penyakit.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Karena Usia</span></p>
<p>Usia lanjut bisa menjadi penyebab keputihan karena menipisnya lapisan dan selaput lendir vagina. Keputihan karena usia lanjut kadang disertai dengan keluarnya darah. Hal ini juga bisa terjadi pada masa sebelum pubertas, pada wanita yang memasuki masa menopause dan juga pengidap kencing manis.</p>
<p><strong>Pola Hidup Penyebab Keputihan ?</strong></p>
<ul>
<li>Menggunakan WC umum yang kotor, sehingga rawan terinfeksi oleh bakteri, virus, jamur, dan sebagaianya.</li>
<li>Ketika selesai buang air kecil, hanya membasuh organ intim dengan tissue saja, dan tidak membilasnya dengan air.</li>
<li>Menggunakan pakaian dalam yang sangat ketat, apalagi terbuat dari bahan sintesis.</li>
<li>Melakukan cara pembilasan vagina dengan arah yang salah, umumnya melakukan dari arah anus ke arah vagina, yang benar adalah dari vagina ke arah anus.</li>
<li>Kurangnya menjaga kebersihan organ intim.</li>
<li>Melakukan pertukaran pemakaian handuk/celana dalam dengan orang lain.</li>
<li>Mengalami stress dan kelelahan.</li>
<li>Tidak sering mengganti pembalut saat menstruasi.</li>
<li>Sering menggaruk – garuk pada daerah organ intim.</li>
<li>Tinggal di lingkungan yang kotor.</li>
<li>Mandi dengan berendam air hangat. Jamur penyebab keputihan suka tinggal pada daerah yang hangat.</li>
<li>Sering berganti pasangan seksual.</li>
<li>Memakai pembalut/pantyliner yang tidak berkualitas (terbuat dari bahan daur ulang &amp; mengandung pemutih).</li>
</ul>
<p><strong>Kemandulan bahkan kematian bisa di sebabkan oleh Keputihan ? </strong></p>
<p>Keputihan yang dibiarkan bisa merembet ke rongga rahim kemudian kesaluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul. Tidak jarang perempuan yang menderita keputihan yang kronis (bertahun-tahun) bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian. “Berakibat kematian karena bisa mengakibatkan terjadinya kehamilan di luar kandungan. Kehamilan di luar kandungan, terjadi pendarahan, mengakibatkan kematian pada ibu-ibu” . Selain itu yang harus diwaspadai, keputihan adalah gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi jangan sampai terlambat untuk tahu apa yang menjadi penyebab keputihan. Yang pasti jangan anggap remeh keputihan. Supaya tidak menyesal di belakang hari nanti, karena akibat yang ditimbulkan oleh penyakit keputihan ini.</p>
<p><strong>Mencegah Keputihan ?</strong></p>
<ul>
<li>Menjaga kebersihan daerah vagina (Mengganti pembalut/pantyliner secara teratur)</li>
<li>Membilas vagina dengan cara yang benar (membilas vagina dari arah depan ke belakang ke arah anus)</li>
<li>Jangan suka tukar-tukaran celana dalam menggunakan celana dalam bersama dengan teman wanita lainnya</li>
<li>Jangan menggunakan handuk bersamaan ( suka tukar-tukaran handuk )</li>
<li>Lebih berhati – hati dalam menggunakan sarana toilet umum</li>
<li>Jalani Pola hidup sehat, cukup tidur, olah raga teratur, makan makanan dengan gizi yang seimbang</li>
<li>Hindari gonta ganti pasangan seksual (seks bebas)</li>
<li>Bagi wanita yang sudah melakukan hubungan seksual, setiap tahun harus melakukan papsmear untuk mendeteksi perangai sel-sel yang ada di mulut dan leher rahim.</li>
</ul>
<p><strong>Mengobati Keputihan ?</strong></p>
<ol>
<li>Ramuan tradisional yang paling umum digunakan untuk mengatasi keputihan adalah ramuan sejenis kunci-suruh.Ramuan ini terdiri dari dari campuran temu kunci(biasanya kunci pepet) dengan daun sirih. Kedua bahan ini dicuci bersih lalu direbus dengan segelas air dalam panci tertutup.Setelah mendidih lalu matikan api lalu minum selagi hangat,dua kali sehari satu gelas,selama 7 hari.</li>
<li>Ramuan untuk cuci atau rendam vagina.Caranya 10 lembar daun sirih yang segar tapi cukup tua warna hijau daunnya,dicampur  1 sendok makan serbuk delima putih, campuran direbus dengan 400 cc air dalam panci terutup sampai mendidih,matikan apinya dan diamkan air rebusan lalu cuci vagina,baik untuk cebok,berendam atau disemprotkan  kedalam vagina(Sebaiknya menggunakan alat seperti botol plastik dengan mulut yang panjang yang setiap pemakaian harus dibersihakn dengan air panas botolnya.</li>
<li>Ramuan 3 siung bawang putih, 3 cm kencur, 2 cm jahe ukuran kecil, 5 butir cengkih, 3 cm temu kunci, 1 sdt garam Campur ramuan ini dengan 100 ml air matang dan beri perasan 1 buah jeruk nipis. Minum ramuan ini sekali dalam seminggu sampai gangguan keputihan reda.</li>
<li>Ramuan bahan :madu murni 2 sendok makan,kunyit 3 potong,telur ayam kampung 1 butir,daun sembung 3 lembar,jeruk nipis 1 buah,daun asam muda 1 genggam caranya: kunyit ,daun asam &amp;daun sembung digodok denggan 2 gelas air hingga air tinggal 1 gelas.lalu telur yg sudah diambil kuningnya dicampur dengan perasan jeruk nipis dan madu ,aduk sampai merata kemudian masukkan ke dalam air rebusan daun sembung yg telah dingin ,minumlah 2 kali dalam sehari pagi &amp;saore dengan ramuan yg baru tersebut</li>
<li>Kunjungi dokter special kulit dan kelamin untuk mendapatkan penjelasan lengkap dan pengobatan yang tepat.</li>
</ol>
<p>Sumber : dari berbagai sumber dan petuah.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/KoalisiPerempuanIndonesia/~4/rXNA41NgqbY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.koalisiperempuan.or.id/keputihan-pek-tay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.koalisiperempuan.or.id/keputihan-pek-tay/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

