<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576</id><updated>2024-11-08T07:12:59.198-08:00</updated><category term="Kegiatan"/><category term="Bersih Gunung"/><category term="Papandayan"/><category term="Curug"/><category term="Agenda"/><category term="Baksos"/><category term="Muara Gembong"/><category term="Savemugo"/><category term="Program Kerja"/><category term="Rapat"/><category term="Seragam"/><category term="Tegal Alun"/><title type='text'>KOMUNITAS PECINTA ALAM DMCTI</title><subtitle type='html'>Komunitas Pecinta Alam DMCTI | Pekerja Pecinta Alam | Pekerja Peduli Alam | Pecinta Alam Asal Cikarang Bekasi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-2728321109449147302</id><published>2015-09-07T03:05:00.001-07:00</published><updated>2015-09-07T03:05:29.973-07:00</updated><title type='text'>Jenis Perjalanan Berdasarkan Tingkat Kesulitan Medan</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpiiKshFMxjHHXMb8Sd0npaUAlZs-tgS5BWU4f5I_S7PK7wdBHC3Be9iKgFvQNadUqAe7QbulOy_5xLUnEKqILPzl11v394Oe5hbfhPse71lFWIomX1zVtzTg-YLD_VqLOa51QoRg8ABs-/s1600/bddbhdgd-729974.png&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpiiKshFMxjHHXMb8Sd0npaUAlZs-tgS5BWU4f5I_S7PK7wdBHC3Be9iKgFvQNadUqAe7QbulOy_5xLUnEKqILPzl11v394Oe5hbfhPse71lFWIomX1zVtzTg-YLD_VqLOa51QoRg8ABs-/s320/bddbhdgd-729974.png&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6191712172959568786&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;      &lt;/div&gt;      Perjalanan baik pendakian atau pemanjatan berdasarkan pada tingkat      kesulitan medan yang dihadapi dapat dibagi sebagai berikut:&lt;br&gt;      1. Walking : Berjalan tegak, tidak diperlukan perlengkapan kaki yang      serius.&lt;br&gt;      2. Hiking (hill walking) : Medan sedikit bertambah sulit sehingga      dibutuhkan perlengkapan kaki yang memadai.&lt;br&gt;      3. Climbing&lt;br&gt;      a. Rock Climbing : Pemanjatan pada medan batu .&lt;br&gt;      &lt;blockquote&gt;- Scrambling : Medan semakin curam sehingga dibutuhkan        bantuan tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Praktis tidak        memerlukan tali ataupun perlengkapan lainnya yang khusus.&lt;br&gt;        - Technical Climbing : Pemanjatan pada permukaan tebing&lt;br&gt;        yang sulit. Dibutuhkan teknik khusus dan bantuan peralatan. Jenis        ini di&lt;br&gt;        bagi dua, yaitu :&lt;br&gt;        Ø Free Climbing: Rute yang dilalui sulit sehingga dibutuhkan tali,        alat-alat dan teknik yang khusus untuk melindungi bila terjatuh .        Patut diperhatikan bahwa alat –alat disini hanya berfungsi sebagai        alat- alat pengaman saja dan bukan sebagai penambah ketinggian.&lt;br&gt;        Ø Artificial Climbing: Tebing hanya memberikan celah yang sangat        tipis atau bahkan tidak ada sehingga penggunaan tangan dan kaki        saja adalah mustahil. Untuk itu pendakian jenis ini sepenuhnya        tergantung kepada perealatan yang juga dipergunakan secara        langsung untuk menambah ketinggian . Dapat dikatakan ketinggian        kita dapat terus bertambah hanya semata-mata karena bantuan        alat-alat seperti tangga tali dfan sebagainya.&lt;br&gt;        b . Snow/Ice Climbing : Pemanjatan pada medan es dan salju&lt;br&gt;      &lt;/blockquote&gt;      &lt;br&gt;      4. Expedition : Kegiatan pendakian yang membutuhkan berbagai      pengetahuan dan membutuhkan waktu yang lama serta memerlukan      pengorganisasian tertentu dengan berbagai variasi medan yang harus      dilalui&lt;br&gt;      Tidak semua medan yang dilalui untuk menuju puncak itu seragam      sehingga ada beberapa sistem/teknik yang dilakukan untuk menuju      puncak yang harus disesuaikan dengan karakter medan. Pada beberapa      pendakian kita kenal ada tiga buah sistem/teknik pendakian yaitu :&lt;br&gt;      &lt;blockquote&gt;1. Alpin Taktik : sistem pendakian ini biasa dilakukan        pada medan yang jaraknya tidak terlalu jauh, dan tidak kembali        lagi ke base camp serta seluruh tim pendaki harus dapat mencapi        puncak (taktik ini berkembang di pegunungan alpen yang karakternya        sangat sesuai dengan taktik ini)&lt;br&gt;        2. Himalayan taktik : Sistem pendakian ini biasa dilakukan pada        medan yang jaraknya cukup jauh sehingga untuk menuju puncak ada        beberapa base camp yang didirikan guna melakukan sistem drop        barang, pada taktik ini tidak semua anggota tim harus mencapai        puncak (taktik ini berkembang di pegunungan himalaya yang        karakternya sangat sesuai dengantaktik ini)&lt;br&gt;        3. Siege taktik : Gabungan antara Alpin Taktik dan Himalayan        taktik.&lt;/blockquote&gt;    </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/2728321109449147302/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/jenis-perjalanan-berdasarkan-tingkat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2728321109449147302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2728321109449147302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/jenis-perjalanan-berdasarkan-tingkat.html' title='Jenis Perjalanan Berdasarkan Tingkat Kesulitan Medan'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpiiKshFMxjHHXMb8Sd0npaUAlZs-tgS5BWU4f5I_S7PK7wdBHC3Be9iKgFvQNadUqAe7QbulOy_5xLUnEKqILPzl11v394Oe5hbfhPse71lFWIomX1zVtzTg-YLD_VqLOa51QoRg8ABs-/s72-c/bddbhdgd-729974.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-2345291143883252759</id><published>2015-09-07T00:11:00.001-07:00</published><updated>2015-09-07T00:11:47.953-07:00</updated><title type='text'>Persiapan dalam pendakian Gunung</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTgFY3-gAraLDF6BbRliTtsI3Ehl-eeaSW1GFwfVaakL2BgbqEVcz8VU5EFt6LXPGuRWaiWrdEOMqAK9aJk1J08lOen0msobjdNa63w9zaNoVVYy9sf5XttonisYOdoH5G6zX1fEOoM9Nc/s1600/jgdagifj-707954.png&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTgFY3-gAraLDF6BbRliTtsI3Ehl-eeaSW1GFwfVaakL2BgbqEVcz8VU5EFt6LXPGuRWaiWrdEOMqAK9aJk1J08lOen0msobjdNa63w9zaNoVVYy9sf5XttonisYOdoH5G6zX1fEOoM9Nc/s320/jgdagifj-707954.png&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6191667408538402562&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;      &lt;/div&gt;      1. Dapat berpikir secara logis.&lt;br&gt;      Ini adalah elemen yang terpenting dalam membuat keputusan selama      pendakian, dimana cara berpikir seperti ini lebih banyak      mempertimbangkan faktor safety atau keselamatannya.&lt;br&gt;      2. Memiliki pengetahuan dan keterampilan.&lt;br&gt;      Meliputi pengetahuan tentang medan ( navigasi darat) ,cuaca dan      teknik pendakian ,&lt;br&gt;      pengetahuan tentang alat pendakian atau pemanjatan dan sebagainya.&lt;br&gt;      3. Dapat mengkoordinir tubuh kita.&lt;br&gt;      a. koordinasi antara otak dengan anggota tubuh.&lt;br&gt;      - Haruslah terdapat keseimbangan antara apa yang dipikirkan di&lt;br&gt;      Otak dan apa yang sanggup dilakukan oleh tubuh.&lt;br&gt;      - Keseimbangan antara emosi dan kemampuan diri.&lt;br&gt;      - Ketenangan dalam melakukan tindakan .&lt;br&gt;      b. koordinasi antar anggota tubuh.&lt;br&gt;      Ialah keseimbangan dan irama anggota tubuh itu sendiri dalam membuat      gerakan-&lt;br&gt;      gerakan atau langkah- langkah ketika berjalan atau diam&lt;br&gt;      4. kondisi fisik yang memadai.&lt;br&gt;      Ini dapat dimengerti karena mendaki gunung termasuk dalam olahraga      yang cukup berat . Seringkali berhasil tidaknya suatu pendakian /      pemanjatan bergantung pada kekuatan fisik. Untuk mempunyai kondisi      fisik yang baik dan selalu siap maka jalan satu-satunya haruslah      berlatih.&lt;br&gt;      5. Berdoa&lt;br&gt;      Selamat Mendaki !!!!!    </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/2345291143883252759/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/persiapan-dalam-pendakian-gunung.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2345291143883252759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2345291143883252759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/persiapan-dalam-pendakian-gunung.html' title='Persiapan dalam pendakian Gunung'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTgFY3-gAraLDF6BbRliTtsI3Ehl-eeaSW1GFwfVaakL2BgbqEVcz8VU5EFt6LXPGuRWaiWrdEOMqAK9aJk1J08lOen0msobjdNa63w9zaNoVVYy9sf5XttonisYOdoH5G6zX1fEOoM9Nc/s72-c/jgdagifj-707954.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-115763139329063499</id><published>2015-09-06T23:56:00.001-07:00</published><updated>2015-09-06T23:56:50.486-07:00</updated><title type='text'>Materi Manajemen Perjalanan Pecinta Alam</title><content type='html'>Perjalanan yang akan dilakukan harus dipersiapkan dengan matang.      Persiapan ini sangat berguna bagi petualang karena akan mengurangi      resiko yang mungkin timbul dalam perjalanan. Sudah sangat sering      kita mendengar seseorang atau sekelompok orang meninggal dalam suatu      petualangan hanya karena manajemen perjalanan yang kurang baik.&lt;br&gt;      &lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT2rnqhUpfQvBzQcaZGIcOWPws-F9ZNEF399K_kTds5kCWN0RHTq6iVpvKqSeY4tUuM6O1PYS8vbFAPZ5Jxli4sNn9kVRIm-jaApH_VemJPvJP1sq8UXJtWK5Jee5-15u40ZP0MBu_81gl/s1600/fgeaigih-710487.png&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT2rnqhUpfQvBzQcaZGIcOWPws-F9ZNEF399K_kTds5kCWN0RHTq6iVpvKqSeY4tUuM6O1PYS8vbFAPZ5Jxli4sNn9kVRIm-jaApH_VemJPvJP1sq8UXJtWK5Jee5-15u40ZP0MBu_81gl/s320/fgeaigih-710487.png&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6191663553429357234&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;      &lt;/div&gt;      Keinginan untuk berpetualang di alam terbuka menyebabkan para      penggiatnya melakukan berbagai kegiatan petualangan dan perjalanan,      mulai dari pendakian gunung, penyusuran pantai, pengarungan sungai      berarus deras, panjat tebing, penelusuran gua sampai dengan      perjalanan besar yang sering disebut ekspedisi. Berbagai tujuan      melandasi perjalanan tersebut, mulai perjalanan eksplorasi, survei,      maupun hanya sekedar jalan-jalan. Semua jenis perjalanan tersebut      memerlukan persiapan yang baik, mengingat kondisi alam yang apabila      tidak dapat kita atasi dengan baik akan membawa kita pada keadaan      yang membahayakan jiwa. Dalam upaya mengatasi kondisi alam yang      selalu berubah itu, sebelum melakukan suatu perjalanan kita wajib      melakukan perencanaan yang matang. Sangat konyol bila dalam      melakukan petualangan dengan alasan gagah-gagahan ataupun modal      nekad dengan mengesampingkan manajemen perjalanan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Suatu manajemen perjalanan menunjukkan hubungan yang selaras antara      persiapan, perjalanan dan perlengkapan serta kesehatan. Artinya      dengan persiapan yang matang dan memperhatikan perlengkapan maka      seseorang pelaku perjalanan atau petualang akan lebih dapat      menikmati perjalanan tersebut, dan juga tidak akan merepotkan rekan      satu tim. Apalagi dengan kondisi kesehatan yang menunjang selama      perjalanan. Sebab tidak tertutup kemungkinan karena alas an      kesehatan perjalanan dihentikan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Perencanaan Kegiatan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Ketika anda memutuskan untuk melakukan perjalanan dalam suatu      kegiatan, tentu anda seharusnya mempersiapkan segala sesuatunya      secara matang, baik personil, logistik, perlengkapan maupun      pengetahuan medan .Ketika anda merencanakan untuk kegiatan keluar,      tentu anda juga akan menyiapkan tim yang ideal dan solid menurut      anda, dan anda tahu betul kemampuannya. Perbekalan dan peralatan      yang cukup juga situasi medan dan route yang akan anda lalui,      kemudian anda siap untuk melakukan perjalanan. Bahaya tentu saja      akan selalu ada baik itu dari anda dan tim anda yang menyangkut      kesiapan perlengkapan dan peralatan tim maupun pengetahuan dan      ketrampilan yang dimiliki tim dalam melakukan perjalanan. Bahaya      dari luar akan selalu ada, tergantung kesiapan tim dan kesolitan tim      dalam menghadapinya. Mental akan sangat berpengaruh dalam perjalanan      anda.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi. Untuk      mendapatkan data-data kita dapat memperoleh dari literatur-      literatur yang berupa buku-buku atau artikel-artikel yang kita      butuhkan atau dari orang-orang yang pernah melakukan pendakian pada      objek yang akan kita tuju. Tidak salah juga bila meminta informasi      dari penduduk setempat atau siapa saja yang mengerti tentang      gambaran medan lokasi yang akan kita daki.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Selanjutnya buatlah ROP (Rencana Operasi Perjalanan). Buatlah      perencanaan secara detail dan rinci, yang berisi tentang daerah mana      yang dituju, berapa lama kegiatan berlangsung, perlengkapan apa saja      yang dibutuhkan, makanan yang perlu dibawa, perkiraan biaya      perjalanan, bagaimana mencapai daerah tersebut, serta prosedur      pengurusan ijin mendaki di daerah tersebut. Lalu buatlah ROP secara      teliti dan sedetail mungkin, mulai dari rincian waktu sebelum      kegiatan sampai dengan setelah kegiatan. Aturlah pembagian job      dengan anggota pendaki yang lain (satu kelompok), tentukan kapan      waktu makan, kapan harus istirahat, dan sebagainya&lt;br&gt;      Untuk merencanakan suatu kegiatan ke alam bebas harus ada persiapan      dan penyusunan secara matang. ada rumusan yang umum digunakan yaitu      4W &amp;amp;amp;amp; 1 H, yang kepanjangannya adalah Where, Who, Why,      When dan How. Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut :&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      1. Where (Dimana), untuk melakukan suatu kegiatan alam kita harus      mengetahui dimana yang akan kita digunakan&lt;br&gt;      2. Who (Siapa), apakah anda akan melakukan kegiatan alam tersebut      sendiri atau dengan berkelompok, siapa yang menjadi leader atau      mengetahui kemampuan diri dll.&lt;br&gt;      3. Why (Mengapa), ini adalah pertanyaan yang cukup panjang dan bisa      bermacam-macam jawaban.&lt;br&gt;      4. When (Kapan) waktu pelaksanaan Kegiatan tersebut, berapa lama?.&lt;br&gt;      5. How/Bagaimana merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif      dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :&lt;br&gt;      • Bagaimana kondisi Tempat&lt;br&gt;      • Bagaimana cuaca disana&lt;br&gt;      • Bagaimana perizinannya&lt;br&gt;      • Bagaimana mendapatkan air&lt;br&gt;      • Bagaimana pengaturan tugas panitia&lt;br&gt;      • Bagaimana materi yang disampaikan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Dari Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita      dapat menyusun Rencana Kegiatan yang didalamnya mencakup rincian&lt;br&gt;      1. Pemilihan medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp panitia,      pembagian waktu dan sebagainya.&lt;br&gt;      2. Pengurusan perizinan (Kepolisian, Kepala Sekolah, Orang Tua,      Kepala Desa Setempat)&lt;br&gt;      3. Pembagian tugas panitia&lt;br&gt;      4. Penyusunan Rencana Kegiatan&lt;br&gt;      5. Perencanaan kebutuhan peralatan, perlengkapan dan Transportasi.&lt;br&gt;      6. Dll.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Dan yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan      point-point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan      kegiatan tersebut.&lt;br&gt;      Faktor Perencanaan Perjalanan&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      1&lt;b&gt;. Faktor Alam&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Mencakup pemahaman mengenai lokasi tujuan, medan yang akan ditempuh,      iklim di daerah yang akan dituju, dan hal lain yang berkaitan dengan      lingkungan. Pengantisipasian hal ini adalah dengan melakukan studi      literatur yang baik, analisis peta, pengumpulan informasi dari      pemerintah setempat.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;2. Faktor Peserta&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Merupakan hal yang berhubungan dengan personil peserta perjalanan,      mencakup pemilihan personil, leader, hierarki, diskripsi kerja dan      tanggung jawab masing-masing, serta kemampuan setiap peserta      perjalanan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;3. Faktor Penyelenggaraan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Mencakup faktor teknis, non teknis, serta semi teknis.&lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Faktor teknis&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Berhubungan langsung dengan tingkat kesulitan medan. Beberapa hal      yang termasuk didalamnya yaitu penyiapan kemampuan personil,      skenario dan sistem operasi, sistem pendokumentasian, serta hal yang      berkaitan dengan masalah safety.&lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Faktor non teknis&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Daya dukung operasi yang tidak berhubungan dengan tingkat kesulitan      medan. Mencakup masalah administrasi organisasi dan pendukung      operasi global.&lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Faktor semi teknis&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Faktor ini hanya terdapat dalam ekspedisi-ekspedisi besar dan      kompleks. Berhubungan langsung dengan tingkat kesulitan medan tapi      bersifat non teknis. Misalnya masalah komunikasi, base camp team,      advance-team, take in &amp;amp;amp;amp; out team, rescue team, dsb.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Intinya dalam perencanaan pendakian, hendaknya memperhatikan hal-hal      sebagai berikut:&lt;br&gt;      o Mendapatkan informasi yang lengkap tentang daerah yang mau dituju      (medan, panjang rute, sumber air,dll)&lt;br&gt;      o Mengenali kegiatan pokok yang akan ditempuh (bergerak, makan,      tidur, penelitian, dll)&lt;br&gt;      o Lama perjalanan&lt;br&gt;      o Tujuan perjalanan&lt;br&gt;      o Mengenali kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan.&lt;br&gt;      o Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat      mungkin.&lt;br&gt;      o Pikirkan waktu yang digunakan dalam pendakian.&lt;br&gt;      o Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa.&lt;br&gt;      o Keterbatasan kita dalam membawa barang&lt;br&gt;      o Dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Persiapan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Persiapan umum untuk mendaki gunung antara lain kesiapan mental,      fisik, etika, pengetahuan dan ketrampilan.&lt;br&gt;      &lt;b&gt;1. Kesiapan mental.&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Mental amat berpengaruh, karena jika mentalnya sedang fit, maka      fisik pun akan fit, tetapi bisa saja terjadi sebaliknya.&lt;br&gt;      &lt;b&gt;&lt;br&gt;        2. Kesiapan fisik.&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Beberapa latihan fisik yang perlu kita lakukan, misalnya :      Stretching /perenggangan [sebelum dan sesudah melakukan aktifitas      olahraga, lakukanlah perenggangan, agar tubuh kita dapat terlatih      kelenturannya]. Jogging ( lari pelan-pelan ) Lama waktu dan jarak      sesuai dengan kemampuan kita, tetapi waktu, jarak dan kecepatan      selalu kita tambah dari waktu sebelumnya. Latihan lainnya bisa saja      sit-up, push-up dan pull-up Lakukan sesuai kemampuan kita dan      tambahlah porsinya melebihi porsi sebelumnya.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;3. Kesiapan administrasi.&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Mempersiapkan seluruh prosedur yang dibutuhkan untuk perijinan      memasuki kawasan yang akan dituju.&lt;br&gt;      4. Kesiapan pengetahuan dan ketrampilan.&lt;br&gt;      Pengetahuan untuk dapat hidup di alam bebas. Kemampuan minimal yang      perlu bagi pendaki adalah pengetahuan tentang navigasi darat,      survival serta EMC [emergency medical care] praktis.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Perlengkapan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Secara umum peralatan dapat kita bagi menjadi :&lt;br&gt;      1. Peralatan dasar, yaitu peralatan yang selalu kita perlukan setiap      saat seperti pakaian, peralatan memasak dan makan/minum peralatan      MCK dan perlengkapan pribadi.&lt;br&gt;      2. Peralatan khusus, yaitu peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan      medan perjalanan atau tujuan perjalanan apakah untuk penelitian,      dokumentasi, pemanjatan tebing dan sebagainya.&lt;br&gt;      3. Peralatan tambahan, yang bisa dibawa atau tidak dan lebih kepada      hal-hal kenyamanan&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Perlengkapan Dasar&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Ransel / carrier.&lt;br&gt;      Perlengkapan jalan :&lt;br&gt;      o Sepatu&lt;br&gt;      o Kaos kaki&lt;br&gt;      o Celana lapangan&lt;br&gt;      o Ikat pinggang&lt;br&gt;      o Baju lapangan&lt;br&gt;      o Jaket&lt;br&gt;      o Topi&lt;br&gt;      o Jas hujan&lt;br&gt;      o Dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Alat bantu perlengkapan jalan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      o Peralatan navigasi&lt;br&gt;      Kompas, peta, penggaris segitiga, busur derajat, pensil, dll.&lt;br&gt;      o Lampu Senter&lt;br&gt;      Dengan bola lampu dan baterai cadangan&lt;br&gt;      o Pisau&lt;br&gt;      Pisau saku serbaguna (multi blade) seperti Victorinox, pisau      pinggang, golok tebas&lt;br&gt;      o Peluit&lt;br&gt;      o Survival kit:&lt;br&gt;      Alat menjahit, tali sepatu cadangan, korek api, gunting kecil,      perlengkapan p3k, alat pancing, alat jerat, dll&lt;br&gt;      o Jam tangan&lt;br&gt;      o Dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Perlengkapan tidur :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      o Sepasang pakaian tidur&lt;br&gt;      o Kaus kaki tebal&lt;br&gt;      o Matras&lt;br&gt;      o Sleeping bag&lt;br&gt;      o Sarung tangan&lt;br&gt;      o Kupluk/balaklava&lt;br&gt;      o Ponco&lt;br&gt;      o Dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Perlengkapan masak dan makan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      o Kompor lapangan&lt;br&gt;      o Bahan bakar&lt;br&gt;      o Tempat memasak&lt;br&gt;      o Wadah air&lt;br&gt;      o Pematik/pembuat api&lt;br&gt;      o Alat makan/minum.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;• Perlengkapan pribadi :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      o Jarum, benang, kancing&lt;br&gt;      o Peralatan ibadah&lt;br&gt;      o Alat tulis/dokumentasi&lt;br&gt;      o Obat pribadi&lt;br&gt;      o Tempat minum&lt;br&gt;      o Peralatan mandi&lt;br&gt;      o Tissue&lt;br&gt;      o Dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Peralatan Khusus&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Peralatan kusus berkaitan dengan medan dan tujuan perjalanan. Bila      akan mengadakan kegiatan pendakian tebing harus membawa tali static      dan dinamic, harnes, dsb.&lt;br&gt;      Bila akan mengadakan arung sungai kita harus membawa peralatan      pengarungan. Untuk kegiatan dokumentasi kita harus menyiapkan      peralatan dokumentasi.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Peralatan Tambahan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Peralatan ini tiadak harus dibawa namun untuk kenyamanan ada baiknya      disertakan :&lt;br&gt;      • Putis, Pembalut betis agar otot-ototnya tetap fit&lt;br&gt;      • Gaiter, Melindungi kaki dari pacet, duri, dan mencegah sepatu      kemasukan pasir&lt;br&gt;      • Kelambu, Melindungi dari nyamuk dan lebah&lt;br&gt;      • Semir sepatu&lt;br&gt;      • dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Packing&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Sebelum melakukan kegiatan kita biasanya menentukan dahulu peralatan      dan perlengkapan yang akan dibawa, jika telah siap semua inilah      saatnya mempacking barang-barang tersebut ke dalam Carier atau      backpack. Packing adalah pengepakan barang-barang yang sudah terdata      dan pasti akan dimasukkan kedalam carier. Packing yang baik      menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak      menyulitkan. Prinsip dasar yang mutlak dalam mempacking adalah :&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      • Pada saat carier dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak      Mengapa beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan      pendakian kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak,      bayangkan jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh      kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak, dan anda      menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul      belakang. Ingat : Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan      terdekat dengan punggung. Barang-barang yang relatif lebih ringan      (sleeping bag, pakaian tidur) ditempatkan dibagian bawah&lt;br&gt;      • Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri      pundak Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak      dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur      berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan      dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya.      Pertimbangan lainnya adalah sebagai berikut&lt;br&gt;      • Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu      kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi      ditaruh dalam satu kantung plastik.&lt;br&gt;      • Maksimalkan tempat yang ada, misalkan nesting (panci serbaguna)      jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam      ransel, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.&lt;br&gt;      • Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah      dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat / jas hujan pada      bagian atas cerier / ransel.&lt;br&gt;      • Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar ransel, karena      menggantungkan barang diluar ransel akan mengganggu perjalanan anda      karena tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya      dapat dipacking ke dalam ransel.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda, sebenarnya      adalah suatu angka yang relatif, patokan umum idealnya adalah 1/3      dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik      setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri,      lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa      dengan selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot      yang ringan dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;b&gt;Perencanaan Perbekalan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;      Dalam perencanaan perjalanan, perencanaan perbekalan merupakan salah      satu hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Beberapa hal yang      perlu diperhatikan :&lt;br&gt;      Lamanya perjalanan yang akan dilakukan&lt;br&gt;      Aktifitas apa saja yang akan dilakukan&lt;br&gt;      Keadaaan medan yang akan dihadapi (terjal, sering hujan, dsb)&lt;br&gt;      Sehubungan dengan keadaan diatas, ada beberapa syarat yang harus      diperhatikan dalam merencanakan perjalanan:&lt;br&gt;      • Cukup mengandung kalori dan mempunyai komposisi gizi yang memadai.&lt;br&gt;      • Terlindung dari kerusakan, tahan lama, dan mudah menanganinya.&lt;br&gt;      • Sebaiknya makanan yang siap saji atau tidak perlu dimasak terlalu      lama, irit air dan bahan bakar.&lt;br&gt;      • Ringan, mudah didapat&lt;br&gt;      • Jenis dan rasa yang vareatif&lt;br&gt;      • Dll&lt;br&gt;      &lt;br&gt;    </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/115763139329063499/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/materi-manajemen-perjalanan-pecinta-alam.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/115763139329063499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/115763139329063499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/materi-manajemen-perjalanan-pecinta-alam.html' title='Materi Manajemen Perjalanan Pecinta Alam'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT2rnqhUpfQvBzQcaZGIcOWPws-F9ZNEF399K_kTds5kCWN0RHTq6iVpvKqSeY4tUuM6O1PYS8vbFAPZ5Jxli4sNn9kVRIm-jaApH_VemJPvJP1sq8UXJtWK5Jee5-15u40ZP0MBu_81gl/s72-c/fgeaigih-710487.png" height="72" width="72"/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-3549059298096087818</id><published>2015-09-06T23:46:00.000-07:00</published><updated>2015-09-06T23:46:00.023-07:00</updated><title type='text'>Teknik Navigasi dengan Kompas buat pendaki</title><content type='html'>TEHNIK NAVIGASI HANYA DENGAN MENGGUNAKAN KOMPAS&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Ini merupakan pengetahuan yang mudah, dan bisa dikatakan tidak cukup      untuk mengadakan perjalanan yang aman di daerah yang tidak dikenal.      Hal pertama yang hatus dimengerti adalah ARAH. Utara, Selatan, dan      Barat. Perhatikan kompas anda dan pelajari bagaimana sudut Utara      merupakan sesuatu yang sangat penting.&lt;br&gt;      Ada banyak macam kompas, ada yang pemakaiannya dengan menempelkan      pada peta dan ada juga yang pemakaiannya dengan memempelkan pada ibu      jari kita. Kompas ibu jari (kompas bidik) banyak dipakai oleh para      orienteer yang selalu bergerak cepat, dan jenis kompas ini yang      biasanya normal dipakai. Tapi ini bukanlah hal yang tutorial.&lt;br&gt;      &lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-k1541EsJOrfw5wVAmIYGDeY6TmCAYH7EAPLlTUvW5CV1gUNmn18zQG7m9RPPwFN3epOk-4MKV0uQKXMmLFqTlV1mhnc6bXPNkZJoF4wWLVbYVES2fQ8r3gxuXO_QEUKbT4foi2moTCJe/s1600/abidegah-760028.png&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-k1541EsJOrfw5wVAmIYGDeY6TmCAYH7EAPLlTUvW5CV1gUNmn18zQG7m9RPPwFN3epOk-4MKV0uQKXMmLFqTlV1mhnc6bXPNkZJoF4wWLVbYVES2fQ8r3gxuXO_QEUKbT4foi2moTCJe/s320/abidegah-760028.png&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6191660760565184322&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      MENGENAL BAGIAN KOMPAS.&lt;br&gt;      Temukan panah yang berwana merah dan hitam, yang disebut juga jarum      kompas. Dan dibeberapa jenis kompas lain ada yang berwarna merah dan      putih. Tapi itinya, bagian yang merah selalu menunjukan arah      magnetik bumi yaitu kutup utara. Hal dasar inilah yang harus      dipahami terlebih dahulu. Dan bagaimana caranya jika tujuan kita      bukan ke Utara, tapi arah lain? jawabnya simple saja, yaitu pada      bagian kompas terdapat bagian yang bisa diputar yang disebut juga      rumah kompas. Pada bagian atas sisi dari rumah kompas akan ditemukan      skala yang menunjukan angka 0 sampai 360 atau dari 0 samapai 400.      Itu semua adalah sudut derajat atau bearing dan kita juga akan      menemukan huruf abjad N, S, W dan E yang diartikan sebagai North      (Utara), South (Selatan), West (Barat) dan East (Timur). Jika kita      hendak menuju kearah diatara dari dua arah diatas, yang dilakukan      adalah mengkombinasikannya. Misalnya kita akan menuju kearah diatara      Utara dan Barat yaitu Barat Laut: yang dilakukan adalah, temukan      sudut barat Laut pada rumah kompas, dan putar rumah kompas sehingga      sudut barat Laut berada persis diatas ujung penunjuk arah pada rumah      kompas. Peganglah kompas secara datar dengan begitu jarum kompas      bisa berputar bebas, kemudian putarlah tubuh dan tangan sehingga      bagian utara dari jarum kompas yang berwarna merah menempel sama      dengan bagian utara pada rumah kompas. Hati-hati karena bagian ini      sangat penting untuk diperhatikan. Jika sudut selatan jarum kompas      yang menempel pada utara rumah kompas, maka artinya kita berjalan      pada arah berlawanan dari arah yang kita tuju. perhatikan hal ini      karena banyak pemula yang melakukan kesalahan pada bagian ini. Jadi      selalu perhatikan untuk memastikan posisi kita sudah benar.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Prolem kedua yang kita sebut dengan local magnetic attraction.&lt;br&gt;      Jika kita membawa sesuatu benda yang mengandung besi, hal ini akan      memungkinkan terganggunya jarum kompas. Bahkan staple pada peta akan      memungkinkan terganggunya jarum kompas. Pastikan tidak adanya hal      sejenis diatas disekeliling kompas. Hal lain yang memungkinkan      terjadinya gangguan magnetik pada tanah yang disebut juga magnetic      deviation, tapi hal ini jarang terjadi. Hal ini akan mungkin terjadi      jika kita berada pada wilyah penambangan mineral yang mengandung      biji besi. Jika kita sudah yakin pada posisi yang benar, berjalanlah      pada arah yang ditunjukan oleh ujung penunjuk arah pada rumah      kompas. Untuk menghindari keluar dari jalur, pastikan untuk selalu      mengawasi kompas secara kontinyu, katakan saja setiap seratus meter      kita cek selalu posisi kompas. Tapi ini kadang cukup melelahkan      untuk menunduk terus, jalan keluarnya adalah temukan sesuatu objek      yang jelas dan gampang dikenal pada jalur lintasan kita dan pergilah      menuju titik tersebut dari sana kemudian lakukan lagi hal yang sama      dan jangan sampai menyimpang dari titik koordinat lintasan kita.      Tapi hal ini akan lebih penting lagi bila kita mempunyai peta. Ada      hal yang harus diperhatikan untuk menghindari menuju arah yang      salah, yaitu : Matahari, pada sore hari matahari kira-kira berada di      Selatan (atau di Utara pada wilayah sounthern hemisphere), jadi jika      anda menuju arah utara dan mendapatkan sinar matahari pada wajah,      itu artinya anda harus melakukan penentuan arah lagi.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      KAPAN KITA MEMERLUKAN TEHNIK KOMPAS INI?&lt;br&gt;      Jika kita berada dialam terbuka tanpa peta, dan kita tidak tahu      berada dimana, tapi kita mengetahui adanya jalan, trail, kali kecil      , sungai atau sesuatu yang besar atau panjang yang mudah dikenali      jika kita menuju arah yang benar. Dan kita mengetahui arah mana yang      harus ditempuh, setidak-tidaknya kira-kira kearah mana. Kemudian      yang perlu dilakukan adalah, arahkan penujuk arah pada rumah kompas      ke arah yang akan dituju kemudian putarlah rumah kompas sehingga      jarum kompas yang berwarna merah menempel sama dengan bagian utara      rumah kompas. Ikutilah langkah tersebut diatas, akan tetapi hal ini      saja tidak cukup, karena tidak begitu akurat. kita menuju arah yang      benar, dan tidak akan berputar-putar, tapi ini merupakan      keberuntungankarena kita menemukan titik yang bisa dikenali pada      lintasan ini. Karena itulah hal deklinasi tidak dibahas. Karena      deklinasi merupakan hal yang berhubungan dengan penggunaan peta.      Tapi jika kita bisa mengimajinasikan peta dan tahu apa itu peta,      lakukanlah hal tersebut. Tapi rasa kita tidak akan begitu akurat      jadi deklinasi tidak membuat sesuatu yang berbeda. Jika kita      melakukan perjalanan panjang pada medan yang tidak dikenal, kita      harus selalu membawa peta yang baik yang mengambarkan wilayah tujuan      kita. Terlebih lagi jika kita meninggalkan jalan setapak, ini akan      lebih membuat penggunakan kompas dan peta lebih interaktif, dan pada      saat itulah kompas akan mejadi sesuatu yang sangat berharga.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      TIPE DARI KOMPAS&lt;br&gt;      Kompas yang baik mempunyai rumah kompas yang berisi cairan, cairan      tersebut menahan jarum kompas, sehingga kita tidak harus terlalu      memeggang kompas dengan posisi yang betul-betul diam. Hindarilah      membeli kompas yang tidak mempunyai cairan dalam rumah kompasnya.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Jarum kompas mempunyai dua warna, jika kompas dipegang rata, bagian      merah akan mengarah ke utara dan yang putih kearah selatan. Hal yang      menarik adalah adanya nothern dan southern hemisphere kompas. Ini      merupakan keharusan karena adanya fakta akan bidang garis magnetik,      yang mana tempat terpasangnya jarum kompas, menunjukan sudut bumi      pada kutup magnetik utara dan selatan. Pada northern hemisphere      bagian ujung utara dari jarum kompas tertarik kearah bawah, dan      ujung utara merupakan pengantisipasi keseimbangan jarum kompas. Jika      kita menggunakan northern hemisphere kompas, katakan saja Australia,      bagian ujung utara magnet akan tertarik kearah bawah dari bidang      magnetik, dan juga lebih berat dari pada ujung utara - hal ini      membuat jarum kompas terarah dan berpindah pada bagian bawah dari      rumah kompas jika compas di pegang horisontal. Kompas yang baik akan      bertahan lama. akan tetapi, kadang-kadang ada suatu hal yang tidak      beres pada kompas, komponen plastiknya rusak, atau rumah kompasnya      bocor. Dalam waktu yang panjang, cairan dalam rumah kompas mungkin      akan berubah warna menjadi biru kehijauan. Dan sangat jarang bidang      magnetik dari jarum kompas berubah, misalnya ujung utara erubah      menjadi ujung selatan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      ADA DUA MACAM KOMPAS ORIENTEERING.&lt;br&gt;      1.BASE PLATE ATAU PROTRACTOR COMPASS&lt;br&gt;      Jenis kompas ini dikembangkan oleh Kjellstrm bersaudara dimasa era      perang dunia ke II dan terdiri dari piringan dasar bersegi empat,      yand diberi tanda dengan anah panah merah yang menunjukan arah axis,      dan rumah kompas yang bisa diputar diberi tanda dengan sudut (360      derajat untuk lingkaran penuh dari keseluruhan dunia, tapi hanya 400      pada beberapa kompas Eropah). Pada bagian dasar dari rumah berputar      dari kompas diberi tanda dengan panah dan set garis paralel pada      tandah panah tersebut. Sebagai tambahan kadang juga ada tali untuk      mengikatkan kompas pada pergelangan tangan, sisi penggaris dengan      ukurannya untuk digunakan mengukur jarak pada peta, kaca pembesar      untuk membaca peta lebih baik dan contoh dari lingkaran serta      segitiga untuk membuat tanda yang digunakan kursus orieentaring pada      peta.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      2. THUMB COMPASS (kompas jempol)&lt;br&gt;      Pada pertengahan tahun 1980&#39;an, top Swedia orienteer membuat      alternatif pada kompas type dasar piringan dengan menipiskan dasar      piringannya dan menempatkan strap pada kompas yang nantinya akan      dipakai pada ibu jari. Kompas ini dipakai pada ibu jari tangan kiri,      yang melekatkannya pada peta. Kelebihan dari system ini adalah peta      dan kompas selalu dibaca sebagai satu unit, peta lebih gampang dan      lebih cepat diluruskan, ditambah lagi tangan yang satunya bebas,      kekurangannya adalah karena kakuratannya membuat agak sulit pada      bearing. Kecendrungan pribadi biasanya memutuskan type kompas yang      dipakai; pemedang kejuaraan dunia orienteering telah menang dengan      menggunakan kedua type kompas diatas.&lt;br&gt;      Ada dua basic skill yang diperlukan oleh orienteer yaitu, Peta      Orienting dan Menghitung Bearing.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      MENGGUNAKAN KOMPAS UNTUK ORIENTASI PETA&lt;br&gt;      Ini merupakan keahlian yang mudah, dan juga merupakan hal penting      pada penggunaan kompas. sbb:&lt;br&gt;      Peganglah peta secara horisontal&lt;br&gt;      Letakan kompas diatas bidang datar peta&lt;br&gt;      Putar peta sampai garis utara pada peta (bisa ditemukan dua garis      lurus berujung panah yang menunjukan utara magnetik atau bagian atas      dari abjad yang terdapat di peta adalah utara peta) sampai sama      dengan utara kompas.&lt;br&gt;      Sekarang peta sudah terorientasi pada medan. Ini membuatnya lebih      mudah dibaca&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      MENGHITUNG BEARING&lt;br&gt;      Setiap arah bisa dinyatakan sebagai sudut yang terhubung dengan      utara. Pada militer ini disebut &quot;Azimuth&quot; dan bearing dinyatakan      sebagai jumlah derajat. Orienteer menggambil jalan keluar yang      gampang, dengan mensetting sudut pada kompasnya dan menjaga jarum      kompasnya, dan ini membuat mereka tetap bergerak pada arah yang      benar. Instruksi langkah-langkah mudah cara mengeset bearing ada      pada dasar kompas type baseplate adalah:&lt;br&gt;      Letakan kompas diatas peta penunjuk arah mengarah kearah tujuan      kita.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Putar rumah kompas sehingga tanda panahnya yang terdapat pada dasar      plastiknya paralel dengan panah yang tegambar pada peta (pastikan      mata anak panahnya mengarah ke utara bukan selatan).&lt;br&gt;      Pisahkan kompas dengan peta dan pengganglah peta didepan kita jadi      dengan begitu arah perjalanan kita terbentang didepan kita.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Putarlah tubuh sehingga jarum kompas tepat pada tanda panah didasar      rumah kompas.&lt;br&gt;      Pilihlah sebuah objek jelas didepan kita yang terletak dijalur      perjalanan kita, ulangi prose ini(cara ini kita bisa memutari      rintangan dan tetap berada pada jalur bearing kita).&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      SEBERAPA PENTINGNYA SEBUAH KOMPAS?&lt;br&gt;      Peralatan yang paling penting yang digunakan pada orienteering      adalah otak manusia. Satu peralatan lain yang diijinkan dan      digunakan secara general yaitu: Kompas. Kompas sangat berguna      sebagai penghitung bearing dan untuk orientasi peta, sehingga      membuat peta cocok dengan medan. Tapi mungkin, di hampir banyak      area, untuk melakukan sebuah jalur sangat mudah dan efisien tanpa      kompas (sebagai pengecualian: akan sangat sulit untuk bernavigasi      pada area yang kurang tanda-tanda alamnya tanpa kompas). Hanya      kompas yang legal digunakan pada orienteering. Altimeter sangat      dilarang dan GPS unit termasuk yang dilarang oleh peraturan. Sudah      merupakan pernyataan yang jelas kalau GPS unit sangat berguna dan      alat yang sangat menolong, tapi saat dipertanyakan bagaimana bila      setiap orienteer mengunakan GPS unit dalam setiap perlombaan?      orienteering merupakan hal yang tidak menarik lagi. Bagi pemula      dalam orienting, wajib dan perlu mengenal pengetahuan dasar kompas      dan piawai dalam membaca peta.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      MEMAKAI KOMPAS DALAM SUATU INTERAKSI DENGAN PETA&lt;br&gt;      Ini merupakan pelajaran yang sangat penting, dan harus kita ketahui      secara baik. Bila kita menggunakan kompas dan peta, maka akan terasa      sekali kegunaan kompas, dan kita akan bisa bernavigasi di medan yang      tidak dikenal dengan lebih akurat walaupun tanpa mengikuti jalan      setapak. Tapi ini membutuhkan latihan dan pengalaman, disini kita      tidak membahas secara khusus mengenai peta, sebab hal tersebut bisa      anda dapatkan pada subjek lain di situs ini. Tapi pelajaran ini akan      lebih bermafaat jika kita juga mempunyai kemampuan merasakan apa      yang dikatakan oleh peta.&lt;br&gt;      Kembali ke pelajaran kompas.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Pada prinsipnya pelajaran ini sama dengan yang sebelumnya, kita akan      menggunakan peta untuk mengetahui yang benar dan bukan berdasarkan      intuisi kita.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Pegang Peta: Pada contoh kita yang pertama, kita perhatikan peta      yang dibuat untuk orintasi, dan ini sangat jelas??? sebenarnya tidak      juga, mari kita lihat peta yang kita buat secara fiktif dalam      imaginasi kita.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Menuju Titik: Kita akan bergerak dari jalan setapak melintasi titik      A ke arah batu di B. Tentu saja untuk membuat metode ini bisa      berhasil kita harus tahu betul posisi kita di titik A tersebut. Apa      yang kita lakukan? letakan kompas diatas peta sehingga sisi dari      kompas ada pada titik A. Sisi tersebut harus kita gunakan, sisi      tersebut harus paralel dengan arah dari panah penunjuk arah      perjalanan. Dan kemudian tempatkan titik B disuatu tempat      disepanjang sisi yang sama, gambarannya seperti itu. Tentu saja,      kita bisa menggunakan panah penunjuk arah tersebut, atau satu dari      garis paralel, tapi biasanya, lebih mudah menggunakan sisi. Pada      titik ini, beberapa instruktor mengatakan bahwa kita harus      menggunakan pencil dan menggambarkan garis sepajang arah kita. Tapi      sebaiknya jangan, pertama, ini membutuhkan waktu, kedua, jika kita      mendapatkan cuaca yang basah, akan membuat rusak peta kita, atau      jika berangin, kita mungkin akan kehilangan peta tersebut. Kita      harus menyimpan peta (sebaiknya dalam kantong anti air) yang      transparan. Dan jika berangin ikatkan pada lengan atau ransel kita.      Yang paling penting adalah jika kita menggambarkan terlalu banyak      garis pada peta, iniakan membuat kita akan kehilangan hal-hal yang      detail pada peta tersebut.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Saatnya untuk berhati-hati: Sisi dari kompas, atau juga panah      penunjuk arah, harus mengarah dari titik A ke B. dan lagi, jika kita      melkukannya dengan salah, kita akan melangkah kearah yang berlainan      dari arah yang seharusnya kita tuju. Jadi selalu periksa lagi, para      pemula kadang membuat kesalahan pada point ini.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Jaga dan tempatkan kompas selalu stedy pada peta: Apa yang akan kita      lakukan selanjutnya adalah kita harus meluruskan garis orientasi dan      panah orientasi dengan garis meridian peta. Garis pada peta menuju      Utara, jadi, saat kita meluruskan sisi kompas dengan hati-hati dari      A ke B, putar rumah kompas sehingga garis orientasi pada rumah      kompas sejajar dengan garis meridien peta. Selama proses ini, jangan      perdulikan apa yang terjadi pada jarum kompas. Ada beberapa      kesalahan serius yang bisa terjadi disini. Mari kita ambil masalah      tersebut dengan mengambil arah lawannya terlebih dahulu. Kita harus      benar-benar mengerti dimana utara pada peta, dan benar-benar yakin      kalau panah orientasi mengarah kearah utara pada peta. Normalnya,      utara adalah bagian atas dari peta. Kesalahan yang mungkin terjadi      adalah membiarkan panah orientasi mengarah ke arah selatan dari      peta.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Dan kemudian, perhatikan sisi dari kompas: Jika sisinya mengarah      sepanjang garis dari A ke B maka saat kita selesai memutar rumah      kompas, kita akan mendapatkan kesalahan pada arah kita, dan bisa      membuat kita keluar dari jalur. Jika kita yakin menggunakan rumah      kompas dengan benar, kita bisa memisahkan kompas dengan peta. Dan      sekarang, kita bisa dengan nyata membaca bering dari rumah kompas,      dari arah dimana rumah kompas bertemu dengan panah penujuk arah.      Yakinkan jika rumah kompas tidak berputar, sebelum kita mencapai      titik B. Langkah terakhir adalah sama dengan pelajaran sebelumnya.      Pegangalah kompas pada tangan. Dan sekarang kita harus memegannya      sedatar mungkin, sehingga jarum kompas bisa bebas berputar. Lalu      putarlah tubuh kita sehingga jarum kompas sejajar dengan garis      didalam rumah kompas. Kesalahan lagi jika kita membiarkan jarum      kompas mengarah ke selatan. Bagian merah dari jarum kompas harus      menunjukan arah utara pada rumah kompas, atau kita akan bergerak      kearah yang berlawanan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Saatnya untuk bergerak: Tapi untuk melakukan itu dengan akurasi yang      optimal, kita harus melakukannya dengan cara yang special juga.      Peganglah kompas ditangan, dengan jarumnya sejajar dengan arah panah      orienting, kemudian bidik sasaran sehati-hati mungkin, pada arah      menunjuk ke arah dari panah perjalanan. Carilah sesuatu yang bisa      dijadikan tanda di medan yang dituju, dan berjalanlah kearah sana.      Saat bergerak pastikan bahwa rumah kompas tidak berputar. Jika kita      di hutan yang rapat, kita harus selalu mencari arah beberapa kali.      Dengan cara ini diharapkan kita bis mencapai titik B dengan selamat.      Akan tetapi, kadang-kandang atau sering juga terjadi apa yang      disebut dengan magnetic declination.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      MENENTUKAN ARAH TANPA KOMPAS&lt;br&gt;      Kita tersesat, benar-benar tersesat. Berdiri disuatu tempat yang      tidak kita ketahui, dan kita tidak tahu harus kemana. Kita dalam      masalah, hal yang pertama yang harus diingat adalah, Tetap tenang,      berpikir rasional, dan kita bisa bertahan dalam waktu lama tanpa      makan. Yang kita butuhkan adalah air. Hal yang lebih detail tentang      survival ada pada bagian lain dari situs ini. Disini hanya membahas      bagaimana menghadapi situasi mencari jalan tanpa kompas. Apa yang      kita punya adalah, matahari, bintang, dan alam disekeliling kita.      Halaman ini lebih membahas bagian dari northern hemisphere dari      bumi, utara sebenarnya 23.5° , akan tetapi metode yang dijelaskan      disini juga bisa berlaku di southern hemisphere, tapi dibeberapa      tempat mungkin perlu untuk menukar utara jadi selatan agar menjadi      benar. Sangat diharapkan agar kita bisa memahaminya.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Sebagai permulaan: Mungkin akan merupakan ide yang bagus untuk      mendaki keatas bukit, dan melakukan orientasi pada alam sekeliling.      Cobalah untuk mencari tanda-tanda dari kehidupan manusia. Jika tidak      menemukan apa-apa, kita harus mencoba menemukan arah yang baik untuk      memulai pergerakan. jika kita tidak mempunyai peta, cobalah      menggambarnya jika kita bisa memandang medan didepan kita, dan      cobalah menandai dimana utara dengan cara menggunakan metode      dibawah. Jika kita mempunyai peta, cobalah untuk menentukan dimana      kita berada, Ingat, kita tidak harus mendaki lagi bukit yang      seharusnya tidak kita daki. Juga kita harus hati-hati untuk tidak      mendaki dan memboroskan energi karena kita sudah sangat lelah. Pada      saat seperti ini kita seharusnya tetap berada dimana kita berada.      Cara mencari perhatian untuk bantuan ada pada bagian survival pada      situs ini.&lt;br&gt;      Mari kita mulai dengan metode yang paling akurat:&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Pada metode ini sangat dibutuhkan langit dalam keadaan cerah, dan      membutuhkan banyak waktu. Salah satu dari keuntungannya adalah kita      tidak membutuhkan peralatan apapun. Yang diperlukan hanyalah sebuah      tongkat kira-kira dengan panjang 1 meter, dua tongkat kecil atau      batu. tongkat lain atau batu yang perlu sedikit diruncingkan dan      sesuatu yang bisa dipakai sebagai tali.&lt;br&gt;      Pagi hari, atau paling tidak sebelum siang, trik dimulai: Tancapkan      tongkat yang panjang diatas tanah. Dan tanah disekitar tongkat harus      datar. Sekarang, kita bisa meletakan salah satu tongkat kecil diatas      tanah persis dimana ujung bayangan dari tongkat. Kemudian ikatkan      tali pada dasar dari tongkat, dan ikat juga tongkat yang kecil pada      masing-masing ujungnya&lt;br&gt;      &lt;br&gt;    </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/3549059298096087818/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/teknik-navigasi-dengan-kompas-buat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3549059298096087818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3549059298096087818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/teknik-navigasi-dengan-kompas-buat.html' title='Teknik Navigasi dengan Kompas buat pendaki'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-k1541EsJOrfw5wVAmIYGDeY6TmCAYH7EAPLlTUvW5CV1gUNmn18zQG7m9RPPwFN3epOk-4MKV0uQKXMmLFqTlV1mhnc6bXPNkZJoF4wWLVbYVES2fQ8r3gxuXO_QEUKbT4foi2moTCJe/s72-c/abidegah-760028.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-7620443532742778743</id><published>2015-09-06T23:39:00.001-07:00</published><updated>2015-09-06T23:39:35.757-07:00</updated><title type='text'>Tas Ransel untuk Adventure</title><content type='html'>&quot;TAS RANSEL&quot; UNTUK ADVENTURE (CARRIER/RUCKSACKS)&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      &lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6mASQBLuPBZJtt1RjbkPo-bZunBeBI9r7PNUN1jSiUw0nlV17PDn2hs7L0bNBHZkS6xrgneqdvTaU9pW7r9sF6QAMoXih9vESsR-2y0-WhS4OzjIwd4Ko5ZdHP6OKR0iIzRXrloLGIqTZ/s1600/fdddfced-775758.png&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6mASQBLuPBZJtt1RjbkPo-bZunBeBI9r7PNUN1jSiUw0nlV17PDn2hs7L0bNBHZkS6xrgneqdvTaU9pW7r9sF6QAMoXih9vESsR-2y0-WhS4OzjIwd4Ko5ZdHP6OKR0iIzRXrloLGIqTZ/s320/fdddfced-775758.png&quot;  border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6191659114017190706&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;      Dalam sebuah kegiatan perjalanan petualangan, ransel merupakan salah      satu unsur yang penting untuk diperhatikan, karena dengan ransel      tersebut seluruh perlengkapan yang akan anda pergunakan akan anda      bawa. Oleh karenanya sebuah ransel haruslah nyaman untuk anda pakai,      dan dapat secara efisien menampung segala kebutuhan atau      perlengkapan yang anda butuhkan selama berkegiatan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Kapasitas Ransel&lt;br&gt;      Pilih ukuran ransel sesuai kebutuhan anda.&lt;br&gt;      Ransel untuk perjalanan sehari tentu berbeda ukurannya ketika anda      akan melakukan perjalanan panjang yang memakan waktu hingga beberapa      hari. Lokasi dimana kegiatan akan dilakukan juga sangat mempengaruhi      pertimbangan dalam hal memilih jenis ransel yang akan anda      pergunakan.&lt;br&gt;      Untuk perjalanan singkat satu hari ke hutan atau gunung, ransel      berukuran 30-40 liter cukup memadai sebagai tempat untuk membawa      perlengkapan anda yang terbatas seperti kamera, tabir surya, makanan      dan perlengkapan lainnya.&lt;br&gt;      Untuk pendakian alpin atau perjalanan yang mengharuskan anda      menginap satu malam, ukuran 50-55 liter akan lebih baik, karena anda      harus membawa perlengkapan yang lebih banyak.&lt;br&gt;      Sedang untuk perjalanan panjang yang memakan waktu berhari-hari      ukuran 65-70 liter merupakan ukuran yang cocok agar perlengkapan      yang akan anda bawa seperti tenda, alat masak, makanan, dan pakaian      dapat masuk ke dalamnya.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      Kenyamanan merupakan urutan terpenting dibanding kekuatan, kualitas,      dan harga. Pilih bahan yang tahan air, kalau perlu lengkapi dengan      penutup ransel. Jangan lupa membungkus perlengkapan/pakaian dengan      bahan yang tidak tembus air. Perhatikan pula detil-detil di bawah      ini ketika anda memilih dan mencari ransel yang nyaman dan cocok      dengan selera serta kebutuhan anda&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Tali Pinggang&lt;br&gt;      Tali pinggang merupakan komponen penting yang akan menentukan      tingkat kenyamanan anda saat menggendong ransel, karena sebagian      besar berat ransel tersebut akan ditopang oleh tali pinggang yang      jatuh tepat pada posisi tonjolan tulang pinggang. Pilih ransel yang      mempunyai tali pinggang dengan bantalan empuk dan tidak gampang      turun dari pinggang, karena pingganglah yang akan menahan beban      lebih banyak dibanding bahu.&lt;br&gt;      Tali Penyeimbang Samping&lt;br&gt;      Tali penyeimbang samping berfungsi untuk mengatur tegangan antara      tali pinggang dan punggung ransel saat anda menggendongnya. Fungsi      lain adalah untuk mengatur kestabilannya saat anda berjalan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Tali Bahu&lt;br&gt;      Bantalan bahu harus empuk dan terdapat webbing pengatur yang      dihubungkan dengan bagian atas ransel. Bantalan bahu tersebut juga      idealnya berbentuk kurva melengkung agar kenyamanan dan posisi jatuh      di bahu juga enak, terutama untuk wanita. Bahan bantalan bahu juga      harus lembut di kulit maupun pakaian anda.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Tali Pengatur Atas&lt;br&gt;      Kecenderungan alami sebuah ransel yang berisi adalah akan      menggelantung ke belakang, sehingga anda akan selalu melawan      kecenderungan itu dengan membungkukkan badan anda ke depan. Untuk      membuat nyaman sebuah ransel, maka harus mempunyai ikatan pengatur      tambahan di antara badan ransel dan puncak bantalan bahu yang      berfungsi untuk mendekatkan ransel itu dengan punggung pembawa      sehingga ransel akan tetap tegak di punggung pembawa. Penggunaan      pengatur atas ini juga bermanfaat untuk membantu menyebarkan titik      beban antara puncak bahu dan tulang leher.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Tali Dada&lt;br&gt;      Tali dada selian berfungsi untuk menahan bantalan bahu agar tetap di      tempatnya, dan juga membantu sebagai penyeimbang ransel.&lt;br&gt;      Pengatur Panjang Punggung&lt;br&gt;      Pada umumnya hampir semua ransel dapat diatur panjang punggung      ransel sesuai dengan panjang punggung pemakai, dengan cara      menaikturunkan pengatur yang terbuat dari aluminum, plastik atau      webbing.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Bantalan Punggung&lt;br&gt;      Bantalan pungung adalah titik utama sentuhan antara ransel dan      punggung anda, oleh karenanya harus nyaman dan mudah untuk diatur.      Pilih yang mempunyai mempunyai bantalan di lumbar dan scapula.      Bantalan punggung ini juga harus mempunyai rongga udara di bagian      punggung. Bahan bantalan punggung ini juga harus cepat kering dan      memberi ruang untuk sirkulasi udara.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Ruang Utama&lt;br&gt;      Ruang utama ini merupakan tempat anda menaruh tenda, pakaian, dan      bahan makanan anda. Aturlah agar benda terberat yang anda bawa dekat      dengan punggung. Beberapa ransel menggunakan bahan anti air.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Ruang Dasar&lt;br&gt;      Ketika ransel anda dibagi menjadi dua ruang, pemisah ruang tersebut      bisa saja tetap atau dapat di buka. Namun yang jelas masing-masing      akan mempunyai pintu tersendiri. Ruang bawah itu biasanya untuk      menempatkan barang yang ringan tetapi mempunyai volume yang besar      misalnya kantong tidur.&lt;br&gt;      Kantung Samping&lt;br&gt;      Tidak setiap ransel dilengkapi dengan kantong samping. Adapula yang      kantong sampingnya merupakan tambahan dan dapat dibongkar pasang.      Untuk kegiatan panjat tebing atau naik gunung yang berlereng terjal,      ransel tanpa kantong samping merupakan pilihan yang terbaik. Namun      saat anda pergi trekking di gunung atau hutan dan membutuhkan tempat      untuk pernak-pernik anda seperti botol air minum, atau botol bahan      bakar, kantong samping akan sangat bermanfaat.&lt;br&gt;      Lid&lt;br&gt;      Sebagian besar ransel juga dilengkapi dengan penutup ruang utama      yang dapat berfungsi pula sebagai penambah ruang isi ransel, di mana      di bagian atasnya dilengkapi pula dengan tali pengikat yang      dihubungkan dengan gesper di bagian belakang ransel.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Kantong Atas&lt;br&gt;      Kantong atas merupakan tempat terbaik untuk menyimpan beberapa      perlengkapan yang paling sering digunakan, seperti kaos tangan,      makanan kecil, topi dan lain-lain.&lt;br&gt;      Rangka Dalam&lt;br&gt;      Tidak seperti rangka luar, rangka dalam sebuah ransel mempunyai      fungsi yang lebih baik karena lebih ramping dan makin mendekatkan      ransel tersebut dengan punggung pemakai sehingga memperbaiki      kestabilan dan kenyamanan. Pada umumnya rangka dalam ini dibuat      dengan alumunium ataupun lembaran plastik yang ringan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;      •Fitur Lain&lt;br&gt;      Dengan punggungan yang dapat diatur, tak hanya anda yang dapat      menggunakan ransel tersebut, tetapi juga anggota keluarga atau      teman-teman anda. Di samping itu, anda tetap dapat memendekkan      punggungan itu tanpa merubah kapasitas ransel. Hanya saja pada      punggungan yang bisa disetel biasanya mempunyai berat yang lebih      dibanding ransel-ransel yang mempunyai punggungan yang tetap.&lt;br&gt;      Pengikat tambahan yang menempel di luar ransel, dapat berfungsi      untuk berbagai keperluan, seperti untuk menaruh matras atau      perlengkapan lainnya yang dibutuhkan.&lt;br&gt;      Ransel Khusus Perempuan . Perempuan mempunyai punggung yang lebih      pendek dibanding laki-laki. Pinggul perempuan juga mempunyai bentuk      yang berbeda dengan laki-laki. Tak hanya itu, di bagian dada pun      mempunyai bentuk yang berbeda sehingga membutuhkan rancangan dan      konstruksi yang berbeda.&lt;br&gt;      Ransel khusus untuk perempuan pada punggung bagian bawah biasanya      mempunyai kecenderungan untuk menjauh di bagian pinggul untuk      menghindari kontak, sehingga konstruksi tali pinggul harus      betul-betul nyaman. Sedang pada bantalan bahu titik awalnya lebih      dekat dibanding ransel laki-laki dan bentuknya juga lebih melengkung      disesuaikan dengan bentuk umum dada seorang perempuan.&lt;br&gt;      &lt;br&gt;    </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/7620443532742778743/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/tas-ransel-untuk-adventure.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/7620443532742778743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/7620443532742778743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/09/tas-ransel-untuk-adventure.html' title='Tas Ransel untuk Adventure'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6mASQBLuPBZJtt1RjbkPo-bZunBeBI9r7PNUN1jSiUw0nlV17PDn2hs7L0bNBHZkS6xrgneqdvTaU9pW7r9sF6QAMoXih9vESsR-2y0-WhS4OzjIwd4Ko5ZdHP6OKR0iIzRXrloLGIqTZ/s72-c/fdddfced-775758.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-5801981080893913827</id><published>2015-08-21T00:39:00.001-07:00</published><updated>2015-08-21T00:45:00.856-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Curug"/><title type='text'>Anggota KPA-DTI di Curuq Cileat Subang</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHzgT3t_lUTTzetEOEyvc6VemzkyNLASNQmmYV3IhhjfTDKkp64T4eSyeZDnsRzKMITXd7KfXWFp3YsE5z9Nad3mKnawniXRwAhWRo-OQdA8DftcfU3tWMWGW6J6EW6PL61xquKouCa5VM/s1600/icbbabbd-700462.png&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6185366229545202018&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHzgT3t_lUTTzetEOEyvc6VemzkyNLASNQmmYV3IhhjfTDKkp64T4eSyeZDnsRzKMITXd7KfXWFp3YsE5z9Nad3mKnawniXRwAhWRo-OQdA8DftcfU3tWMWGW6J6EW6PL61xquKouCa5VM/s320/icbbabbd-700462.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Curug Cileat memiliki ketinggian ± 100 m dan berada di Gunung      Canggah. Tumpahan airnya membentuk sebuah kubangan atau kolam yang      sangat besar dengan radius hampir 40 meter sehingga pengunjung dapat      bermain air dan berendam di dalammnya.&amp;nbsp; Curug Cileat ini terdiri dua      buah air terjun yang berdampingan menempel di atas tebing batu,      Curug yang satu debit airnya tidak terlalu besar sedangkan curug      satunya lagi jatuhan airnya cukup deras dan besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyyjS-6LVsqV-9exX0lGBheEbOMOKXklQ8gvwdmnar1QiukgtgTzJGLNfvQgSbm8J3YnK2MhH-TfeeR4CwmgoTG_wlOlQtId2CXKv4Kc5svoEhtz7vjDTtmYYSkIc3bvwgCj3GlnaEy14T/s1600/fcjeahah-794210.png&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6185366203610730898&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyyjS-6LVsqV-9exX0lGBheEbOMOKXklQ8gvwdmnar1QiukgtgTzJGLNfvQgSbm8J3YnK2MhH-TfeeR4CwmgoTG_wlOlQtId2CXKv4Kc5svoEhtz7vjDTtmYYSkIc3bvwgCj3GlnaEy14T/s320/fcjeahah-794210.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ_ILqhmxf5AEnkMC3z5AhLd1IDgNQHGq0-jsQmQmziHoHfrnF-k_WSkb6KTvS7qTW6M7oSPSFGgAnKg2cZcK_XoiCjhGyiOA3jmrhD3PrkOCiJt5AguNbgpTlbCmeeiKYhvEqnjSqeQCc/s1600/ddhcjbgb-797778.png&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6185366221869439106&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ_ILqhmxf5AEnkMC3z5AhLd1IDgNQHGq0-jsQmQmziHoHfrnF-k_WSkb6KTvS7qTW6M7oSPSFGgAnKg2cZcK_XoiCjhGyiOA3jmrhD3PrkOCiJt5AguNbgpTlbCmeeiKYhvEqnjSqeQCc/s320/ddhcjbgb-797778.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Di sekitar Curug terdapat sebuah bangunan yang terbengkalai yang      entah peruntukannya untuk apa, keindahan sekitar Curug sedikit      ternoda oleh berserakannya sampah bekas pengunjung, cukup      disayangakan. Hari itu pun tak ada orang yang berkunjung ke Curug,      jadi suasana sangat sepi tapi cukup damai dan tenang.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan menuju Curug Cileat ini ada 3 buah curug yang akan      ditemui&amp;nbsp; yaitu Curug Citorok yang memiliki tinggi sekitar 70 m,      Curug Cimuncang 1 dengan ketinggian sekitar 80 m, dan Cimuncang 2      (Pasir) dengan ketinggian sekitar 90 m. </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/5801981080893913827/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/anggota-kpa-curuq-cileat-subang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/5801981080893913827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/5801981080893913827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/anggota-kpa-curuq-cileat-subang.html' title='Anggota KPA-DTI di Curuq Cileat Subang'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHzgT3t_lUTTzetEOEyvc6VemzkyNLASNQmmYV3IhhjfTDKkp64T4eSyeZDnsRzKMITXd7KfXWFp3YsE5z9Nad3mKnawniXRwAhWRo-OQdA8DftcfU3tWMWGW6J6EW6PL61xquKouCa5VM/s72-c/icbbabbd-700462.png" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-2923378585488167497</id><published>2015-08-20T17:47:00.001-07:00</published><updated>2015-08-20T17:47:40.179-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Agenda"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Seragam"/><title type='text'>Seragam PDL Komunitas KPA-DTI Ready</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfW4Ww1FnSNDDq953CgtZdGTDF1wgJW4h-WARBpB6LYAlYnYFu5ghZFMfm-h_ifp2iR0XQqzLpHPnqZbUkhdRRU4WgWgp6VoRhE9ONAXGaiJDn1A23x3k3IkNSDeQBUaBpiu50d-O16N65/s1600/Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;180&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfW4Ww1FnSNDDq953CgtZdGTDF1wgJW4h-WARBpB6LYAlYnYFu5ghZFMfm-h_ifp2iR0XQqzLpHPnqZbUkhdRRU4WgWgp6VoRhE9ONAXGaiJDn1A23x3k3IkNSDeQBUaBpiu50d-O16N65/s320/Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dalam kurun waktu 3 bulan didirikan,kini anggota komunitas KPA-DTI telah memiliki seragam&amp;nbsp; PDL atau Pakaian Dinas Luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi seragam PDL nantinya akan di gunakan pada saat ada acara acara seperti pendakian, bakti sosial, pertemuan ,dan lain lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seragam PDL&amp;nbsp; diperoleh dari iuran anggota selama 3 bulan dengan iuran sebesar 50.000,- rupiah .&amp;nbsp; Seragam PDL memiliki ciri ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;~Bendera merah putih di kanan sebelah kanan .&lt;br /&gt;~Logo KPA-DTI di lengan sebelah kiri.&lt;br /&gt;~Warna Seragam&amp;nbsp; berwarna Krem.&lt;br /&gt;~Nama peserta di dada sebelah kiri.&lt;br /&gt;~Lengan panjang dengan pengikat gulungan 1 kancing.&lt;br /&gt;~Di atas pundak kanan dan kiri ada penjepit kepangkatan dengan 1 kancing.&lt;br /&gt;~Ada kantong dengan penutup di kanan dan kiri.&lt;br /&gt;~ Bagian tengah dengan kancing bukan resleting.&lt;br /&gt;~Menggunakan Krah di bagian lehernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya seragam PDL ini akan berdampak pada rasa cinta dan bangga menjadi&amp;nbsp; anggota KPA-DTI serta semakin percaya diri. Salam Rimba! (NTM)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF-mCjplI-I2bECbCGDolxXNc42XCKBJJhBYbjC-0JvRCZChj46q7Pjqol6QxWIDNd7iL7Hvm4KurH2q-LDvS2OYfzig205WtukRAvUt7BnmkhZ3gw77ehTSoqAE10MN6faMXVFCLl9w8O/s1600/Baju_Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;231&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF-mCjplI-I2bECbCGDolxXNc42XCKBJJhBYbjC-0JvRCZChj46q7Pjqol6QxWIDNd7iL7Hvm4KurH2q-LDvS2OYfzig205WtukRAvUt7BnmkhZ3gw77ehTSoqAE10MN6faMXVFCLl9w8O/s400/Baju_Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnC_Cn6ROK_KyMCFm8122jmCyeHLhTSS8DK91X3bdp6eAx5KFBuecoi8LZdVQlngek0Riy71e8rmBz_pYyFv1eOfF6YZ0Pw392I57HmukMHZqakC04ZuZZZo6BzkWW0vNMUzcaCbocOlho/s1600/Rancangan_Baju_Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;298&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnC_Cn6ROK_KyMCFm8122jmCyeHLhTSS8DK91X3bdp6eAx5KFBuecoi8LZdVQlngek0Riy71e8rmBz_pYyFv1eOfF6YZ0Pw392I57HmukMHZqakC04ZuZZZo6BzkWW0vNMUzcaCbocOlho/s400/Rancangan_Baju_Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/2923378585488167497/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/seragam-pdl-komunitas-kpa-dti-ready.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2923378585488167497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2923378585488167497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/seragam-pdl-komunitas-kpa-dti-ready.html' title='Seragam PDL Komunitas KPA-DTI Ready'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfW4Ww1FnSNDDq953CgtZdGTDF1wgJW4h-WARBpB6LYAlYnYFu5ghZFMfm-h_ifp2iR0XQqzLpHPnqZbUkhdRRU4WgWgp6VoRhE9ONAXGaiJDn1A23x3k3IkNSDeQBUaBpiu50d-O16N65/s72-c/Seragam_PDL_KPA_DTI_Pecinta_alam.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Cikarang Selatan, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat 17530, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3465386 107.11070569999993</georss:point><georss:box>-6.3485111 107.10818419999993 -6.3445661 107.11322719999993</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-2367082442729350761</id><published>2015-08-19T02:26:00.000-07:00</published><updated>2015-08-19T02:32:11.372-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Agenda"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Program Kerja"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rapat"/><title type='text'>Rencana Rapat Program Kerja KPA-DTI</title><content type='html'>Dengan semakin berumur organisasi kita ini dan makin existnya di dunia maya komunitas KPA-DTI
maka sudah selayaknya sebagai organisasi memiliki program kerja ke depan .
Oleh sebab itu kami selaku pengurus mengajak seluruh anggota dan pengurus
untuk duduk bersama membahas bagaimana kita kedepannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbyFKgJxvKuXkPk3mlKGRGocgUj2oh3T6ssAlWPa6u71YB6PMJ8jKmYUAhIsIMcQWPGYyd-5eNZu4GqvMkF67wc9aE5pWi3fxGpUtKxUconyIJ2CZgxjiBK7f3NdAxBnk28Z1-EK8uCR8O/s1600/IMG_20150819_162435-729249.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184652101078409058&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbyFKgJxvKuXkPk3mlKGRGocgUj2oh3T6ssAlWPa6u71YB6PMJ8jKmYUAhIsIMcQWPGYyd-5eNZu4GqvMkF67wc9aE5pWi3fxGpUtKxUconyIJ2CZgxjiBK7f3NdAxBnk28Z1-EK8uCR8O/s320/IMG_20150819_162435-729249.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Acara rapat pembentukan Program Kerja&amp;nbsp; dan silaturahmi dengan&amp;nbsp; Team Sekanji&amp;nbsp; yang akan kami selenggarakan pada :&lt;br /&gt;Hari&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; :&amp;nbsp; Sabtu malam Minggu. &lt;br /&gt;Tanggal&amp;nbsp; &amp;nbsp; :&amp;nbsp; 22 Agustus 2015&lt;br /&gt;Pukul&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; :&amp;nbsp; 17 : 00 WIB s/d&amp;nbsp; selesai&lt;br /&gt;Tempat&amp;nbsp; &amp;nbsp; :&amp;nbsp; Kediaman Bp. Rudi Gangsar Susilo&lt;br /&gt;D/a. Perum. Grand Bekasi / VIDA. Jl. Taman Apel Hijau I.&amp;nbsp; Blok A10 RT.09 RW.09.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kelurahan Padurenan. Kec. Mustika Jaya . Bekasi kota. Jawa Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Kami mengharap dengan sangat kehadiran rekan rekan dalam acara tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Atas perhatian dan partisipasinya kami ucapkan banyak Terima kasih.&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/2367082442729350761/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/rencana-rapat-program-kerja-kpa-dti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2367082442729350761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/2367082442729350761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/rencana-rapat-program-kerja-kpa-dti.html' title='Rencana Rapat Program Kerja KPA-DTI'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbyFKgJxvKuXkPk3mlKGRGocgUj2oh3T6ssAlWPa6u71YB6PMJ8jKmYUAhIsIMcQWPGYyd-5eNZu4GqvMkF67wc9aE5pWi3fxGpUtKxUconyIJ2CZgxjiBK7f3NdAxBnk28Z1-EK8uCR8O/s72-c/IMG_20150819_162435-729249.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Jalan Pedurenan, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat 17425, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3129083 106.94675499999994</georss:point><georss:box>-6.3207993 106.93666999999994 -6.3050173 106.95683999999994</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-3422550926383810298</id><published>2015-08-19T02:02:00.001-07:00</published><updated>2015-08-19T02:15:57.385-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Curug"/><title type='text'>Team KPA-DTI di Green Canyon Mini Karawang</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxmMAVSW9lUU6hby4zwV7gy-BXpnYwgXHQlTzsZHydB9J9SFev56PRUThBGfH9v5dyRTaNob5WqVXbMo8eYZWSnlNG0-d8sqmLGl7fpAfB3pXHveGvpnCfhjTuMRTyI4R1R4r6dAPrsoyY/s1600/IMG-20150819-WA0021-764153.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184645379405308642&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxmMAVSW9lUU6hby4zwV7gy-BXpnYwgXHQlTzsZHydB9J9SFev56PRUThBGfH9v5dyRTaNob5WqVXbMo8eYZWSnlNG0-d8sqmLGl7fpAfB3pXHveGvpnCfhjTuMRTyI4R1R4r6dAPrsoyY/s320/IMG-20150819-WA0021-764153.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Kabupaten Karawang memiliki destinasi alam, green canyon. Jika dibandinkan dengan Green Canyon (Cukang Taneuh) Pangandaran, tentu masih jauh dan kalah hebat.
Tapi keberadaan green canyon di Karawang, yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan green canyon Ciomas. Bentuknya yang mini, menjadikan destinasi ini layak untuk dikunjungi.
Lokasinya berdekatan dengan Curug Ciomas di Kampung Tonjong Roke, Desa Medal Sari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. Belakangan ini, green canyon ini banyak dibicarakan para travelers, terutama para penggiat wisata alam.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut sejumlah warga setempat belum terlalu terkenal, karena letaknya yang cukup terpencil dan hanya bisa diakses melalui jalan kaki, sekitar satu jam perjalanan dari Dusun Cipaga.
Lokasinya tidak terlalu luas, namun pemandangan serta keberadaan tebing yang mengapit aliran sungai kecil di bawahnya, batu-batu besar serta akar-akar pohon tua cukup eksotis dan memanjakan para pelancong.
Sangat disayangkan belum adanya perhatian pemerintah setempat terhadap keberadaan lokasi wisata ini, hal yang sama juga dikeluhkan warga setempat.
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgG0iMVx-cx3mo-OUbcQQ5la8AU1BpEE5gdWSuNhJgzwYGCtfnislpaDs8MpGLmwBHXy7SzBc4hIGrr8ycx6QrVO3uyScyqSdNoDplpuO6L3dXhEMCH_g9ejdugsE-Pl6Q-03kA6PiMNFAL/s1600/IMG-20150819-WA0026-761552.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184645365992520594&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgG0iMVx-cx3mo-OUbcQQ5la8AU1BpEE5gdWSuNhJgzwYGCtfnislpaDs8MpGLmwBHXy7SzBc4hIGrr8ycx6QrVO3uyScyqSdNoDplpuO6L3dXhEMCH_g9ejdugsE-Pl6Q-03kA6PiMNFAL/s320/IMG-20150819-WA0026-761552.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Tidak ada rambu-rambu yang menerangkan arah ke Curug Ciomas tersebut, meski animo masyarakat setempat cukup besar untuk berwisata ke wilayah yang cukup indah ini.
Untuk mencapai lokasi ini tidaklah terlalu sulit. Hanya berjarak tempuh sekitar 45 menit saja dari pusat kota Karawang, bisa sampai di Green Canyon (Curug Taneuh) Karawang. Mesti tak sebagus Green Canyon Cijulang, Ciamis, pesona Green Canyon mini di Karawang yang berbatasan dengan Bogor ini, terbilang cukup menarik untuk dikunjungi.
Dari pusat kota Karawang dengan arah tol Karawang Barat,  kurang dari satu kilometer sebelum masuk gerbang tol, kendaraan mengambil arah kiri untuk berbelok ke kanan melewati kolong jembatan layang menuju  Daerah Badami lanjut ke Loji. Beberapa puluh meter sebelum sampai ke Pasar Loji, arah kendaraan belok ke kanan terus menelusuri jalan beton yang sesekali ditemukan jalan berbatu.

Selintas memang sulit menemukan titik lokasi Green Canyon mini itu. Sebab tak satupun petunjuk arah yang bisa didapat karena memang belum populer. Hanya saja, masyarakat sekitar yang tampak begitu ramah bisa memberi petunjuk lokasi yang dicari, yakni Curug Ciomas.
Ciri pintu masuk ke titik lokasi hanya ada 2 warung terbuat dari bambu yang tampak sederhana yang berdampingan dengan jembatan. Makanan siap saji ala masyarakat setempat dengan harga murah meriah bisa dinikmati, sebelum melintasi jalan setapak kira-kira sepanjang 20 meter menuju Green Canyon mini.
Harus ektra hati-hati melintasi jalan setapak itu. Jalan yang memang benar-benar setapak dengan pemandangan tebing curam.

&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4AHJ9-T9c1Rp5l9tZfnwhAMOsWbXVJFH0baujfTZl4TfODS9PAv1Q34aMOx9Sdx8wat0VnBDdmJWEOe_hWZLwtfsSjJ6azUAABWzCZm92AiCLWuFAvyoL-3eXrLByQ7PDYMXjfeOK2Mw3/s1600/IMG-20150819-WA0019-766717.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184645388583389810&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4AHJ9-T9c1Rp5l9tZfnwhAMOsWbXVJFH0baujfTZl4TfODS9PAv1Q34aMOx9Sdx8wat0VnBDdmJWEOe_hWZLwtfsSjJ6azUAABWzCZm92AiCLWuFAvyoL-3eXrLByQ7PDYMXjfeOK2Mw3/s320/IMG-20150819-WA0019-766717.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Nah, untuk melintasi Green Canyon mini di Karawang ini, jangan bermimpi bisa menyewa perahu seperti pada Green Canyon di Ciamis. Fasilitas yang disediakan masyarakat desa sekitar hanya berupa ban untuk berenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga, jika beniat melintasi kawasan itu berperahu, maka harus membawa sendiri&lt;br /&gt;
perlengkapannya. Namun jenis perahu karet kecil tentunya, lantaran rute sejauh sekitar 100 meter di lokasi itu terbilang sempit dijepit bebatuan eksotis di sisi kiri kanannya.
Green Canyon mini Karawang ini layak untuk dicoba. Bahkan di ujung Green Canyon mini, Anda bisa bertemu air terjun setinggi sekitar 7 meter membasahi tubuh Anda. Sumber&amp;nbsp; : http://www.galamedianews.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/3422550926383810298/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/team-kpa-dti-di-green-canyon-mini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3422550926383810298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3422550926383810298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/team-kpa-dti-di-green-canyon-mini.html' title='Team KPA-DTI di Green Canyon Mini Karawang'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxmMAVSW9lUU6hby4zwV7gy-BXpnYwgXHQlTzsZHydB9J9SFev56PRUThBGfH9v5dyRTaNob5WqVXbMo8eYZWSnlNG0-d8sqmLGl7fpAfB3pXHveGvpnCfhjTuMRTyI4R1R4r6dAPrsoyY/s72-c/IMG-20150819-WA0021-764153.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-4394444653838695967</id><published>2015-08-19T01:46:00.001-07:00</published><updated>2015-08-19T01:52:14.634-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Curug"/><title type='text'>Anggota KPA-DTI Ke Curug Ciomas Karawang</title><content type='html'>Curug Ciomas terletak di Kampung Tonjong Roke, Desa Medal Sari, Kecamatan Pangkalan, Karawang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPZj4FsHyq7astewToEZALnjfc6DLRhM30OuKtNh7yKd1hZq6eHBRQeNdaWlPOqwh8fL06A5j60NQyCQTtdZouweyJLE1w7slswvt3_gbTZjHAC37DbyKxxNiQabkQFx6Yyr0iWrqe3gpY/s1600/IMG-20150819-WA0018-716448.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184641311654288050&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPZj4FsHyq7astewToEZALnjfc6DLRhM30OuKtNh7yKd1hZq6eHBRQeNdaWlPOqwh8fL06A5j60NQyCQTtdZouweyJLE1w7slswvt3_gbTZjHAC37DbyKxxNiQabkQFx6Yyr0iWrqe3gpY/s320/IMG-20150819-WA0018-716448.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Curug Ciomas sebagai tempat yang disebut-sebut sebagai &#39;Mini Green Canyon&#39; ini punya air terjun dan sungai berwarna hijau yang jernih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCOeQSPbgFpXW2HvKV35L3JH7UGPsH_edFcurpK4K3if27XFDUWKqELBtEHFH3ToCH7OZqVCWr25XpjSC-sEC22aQ9CYKWKvVOJCftrnU28fiMeJCS4s3Ao8MBqpfI2sfkFpzt3FQ2Trrs/s1600/IMG-20150819-WA0015-720302.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184641330310940882&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCOeQSPbgFpXW2HvKV35L3JH7UGPsH_edFcurpK4K3if27XFDUWKqELBtEHFH3ToCH7OZqVCWr25XpjSC-sEC22aQ9CYKWKvVOJCftrnU28fiMeJCS4s3Ao8MBqpfI2sfkFpzt3FQ2Trrs/s320/IMG-20150819-WA0015-720302.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Curug Ciomas Cocok untuk liburan akhir pekan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBKECsomrt5CzSTRkHJqDksE7xtRl6tWg4fb_QVEe-_jo6vATMbWa30LUs8Wdo0MPZLpDr_EglJzRfnuP4eOb2_eAraC30Bp5pwGQFLeVOSJvJKprkzJuayzdqz7QA-vH3InkAFeJnndpS/s1600/IMG-20150819-WA0033-723966.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184641344032861714&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBKECsomrt5CzSTRkHJqDksE7xtRl6tWg4fb_QVEe-_jo6vATMbWa30LUs8Wdo0MPZLpDr_EglJzRfnuP4eOb2_eAraC30Bp5pwGQFLeVOSJvJKprkzJuayzdqz7QA-vH3InkAFeJnndpS/s320/IMG-20150819-WA0033-723966.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;mobile-photo&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Anggota KPA-DTI Ketempat ini dengan menggunakan Motor . Dan hanya 2 orang saja pada liburan menjelang 17 Agustus 2015 ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5QEAelWBtS_x9InEhboo5APnQDZ_flnbgjTFn-A8hPcIvzgjFJ_GFFMe1X_PibMnYloo-MWMwacRMa7kE71uOWYduTEpv3DeEb1M0Qf7ammeusR7H7ZDbxKCD7yR2YS1NtGehb7LbfjPZ/s1600/IMG-20150819-WA0019-727978.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_6184641357585985202&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5QEAelWBtS_x9InEhboo5APnQDZ_flnbgjTFn-A8hPcIvzgjFJ_GFFMe1X_PibMnYloo-MWMwacRMa7kE71uOWYduTEpv3DeEb1M0Qf7ammeusR7H7ZDbxKCD7yR2YS1NtGehb7LbfjPZ/s320/IMG-20150819-WA0019-727978.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/4394444653838695967/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/anggota-kpa-dti-ke-curug-ciomas-karawang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/4394444653838695967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/4394444653838695967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/08/anggota-kpa-dti-ke-curug-ciomas-karawang.html' title='Anggota KPA-DTI Ke Curug Ciomas Karawang'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPZj4FsHyq7astewToEZALnjfc6DLRhM30OuKtNh7yKd1hZq6eHBRQeNdaWlPOqwh8fL06A5j60NQyCQTtdZouweyJLE1w7slswvt3_gbTZjHAC37DbyKxxNiQabkQFx6Yyr0iWrqe3gpY/s72-c/IMG-20150819-WA0018-716448.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-1384070409935946500</id><published>2015-04-29T09:29:00.001-07:00</published><updated>2015-04-29T09:34:30.825-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Baksos"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Muara Gembong"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Savemugo"/><title type='text'>Bendera KPA-DTI Ada Di Titik 0m dpl</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxM9DPJcA3Qg-MWnzQYZAZVG6k2lJxdYxj0Q60mmwG5MZc-aiP1KrSzlEY6Op3DUw9wr3cNO89E2ozudi-ADtyp-Vb9DusNFmYfUpdJOm-Ak8UcBmWgTdN9B9rqUfbLYUZpH_0qlTdNwkL/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(3).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxM9DPJcA3Qg-MWnzQYZAZVG6k2lJxdYxj0Q60mmwG5MZc-aiP1KrSzlEY6Op3DUw9wr3cNO89E2ozudi-ADtyp-Vb9DusNFmYfUpdJOm-Ak8UcBmWgTdN9B9rqUfbLYUZpH_0qlTdNwkL/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(3).jpg&quot; height=&quot;267&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Lagi, Bendera KPA-DTI&amp;nbsp; berkibar dalam kegiatan bakti sosial Delegasi Savemugo. Sebuah kegiatan Bakti sosial yang berusaha menyelamatkan muara gembong bekasi dari kemusnahan akibat kikisan abrasi laut Jawa dan usaha penyelamatan habitat Lutung Jawa yang ada di Muara Gembong Bekasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhN4CVh2CHtOmpjCnf7cO0PltkQf8Qt79Ohqq-fZ-4DXSwoqfXIkEbp0gokmYrw9sbKX_ck7TVcgV5nf_uaho9tkU9FveedhlZwfErSRqOQjfe6GwdePw8zACyvXvYCK5HFymDzbur2LdRU/s1600/Lutung-jawa-muara-gembong-bekasi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhN4CVh2CHtOmpjCnf7cO0PltkQf8Qt79Ohqq-fZ-4DXSwoqfXIkEbp0gokmYrw9sbKX_ck7TVcgV5nf_uaho9tkU9FveedhlZwfErSRqOQjfe6GwdePw8zACyvXvYCK5HFymDzbur2LdRU/s1600/Lutung-jawa-muara-gembong-bekasi.jpg&quot; height=&quot;222&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kegiatan Baksos tersebut yang di ikuti 259 orang dari 36 komunitas delegasi savemugo menanam lebih dari 1000 pohon mangrove. Jika satu orang menanam 4 batang pohon mangrove denga jumlah 259 orang maka tertanam sekitar 1.036 batang pohon mangrove. Nah disinilah pula Bendera KPA DTI kembali berkibar dalam hal kebaikan. Bendera KPA DTI berada di 0 meter dpl (diatas permukaan laut)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5Xvz9l7vRii1h2CKLOIMZos_kxen2sQvJKNcuJ_fDAJ2a4iwXWlOUEwCCRe59w0tB03JGY3YDawRDsgkXFzMhEhUHCd2_0Tu1aLWnqeyyMzqJlhfz_kpXS3Yzogt_IzURINAKMu14NENw/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5Xvz9l7vRii1h2CKLOIMZos_kxen2sQvJKNcuJ_fDAJ2a4iwXWlOUEwCCRe59w0tB03JGY3YDawRDsgkXFzMhEhUHCd2_0Tu1aLWnqeyyMzqJlhfz_kpXS3Yzogt_IzURINAKMu14NENw/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(1).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh8ppZYOD3huwLgLveyR_aASmQEhqQdQmE4TZcpQII0gr0Lz3ZDdZGzuhA-i13qpcjbcGaldFDXy1Py8mMJNSpTxH-x1FpVCFoLo8LIj4qCko1tnlyblcGtaw_gYxz2k8cMQreWCSgVPHH/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh8ppZYOD3huwLgLveyR_aASmQEhqQdQmE4TZcpQII0gr0Lz3ZDdZGzuhA-i13qpcjbcGaldFDXy1Py8mMJNSpTxH-x1FpVCFoLo8LIj4qCko1tnlyblcGtaw_gYxz2k8cMQreWCSgVPHH/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(2).jpg&quot; height=&quot;225&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRKZ7ErTZBmOLU4dQAUemUFrJwO-1EJ6O73zv06vsSV4n0htmffBcsTLUs3FgOwnS5LaCv5ydqRyCC9grz4sfzQS5tVq4wlxkihGPKMwAx_VnZg351O1G901ank0yNbPysmsAqeGRr1EID/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(4).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRKZ7ErTZBmOLU4dQAUemUFrJwO-1EJ6O73zv06vsSV4n0htmffBcsTLUs3FgOwnS5LaCv5ydqRyCC9grz4sfzQS5tVq4wlxkihGPKMwAx_VnZg351O1G901ank0yNbPysmsAqeGRr1EID/s1600/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(4).jpg&quot; height=&quot;225&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/1384070409935946500/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/bendera-kpa-dti-ada-di-titik-0m-dpl.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/1384070409935946500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/1384070409935946500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/bendera-kpa-dti-ada-di-titik-0m-dpl.html' title='Bendera KPA-DTI Ada Di Titik 0m dpl'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxM9DPJcA3Qg-MWnzQYZAZVG6k2lJxdYxj0Q60mmwG5MZc-aiP1KrSzlEY6Op3DUw9wr3cNO89E2ozudi-ADtyp-Vb9DusNFmYfUpdJOm-Ak8UcBmWgTdN9B9rqUfbLYUZpH_0qlTdNwkL/s72-c/bendera-kpa-dti-muara-gembong-savemugo-delegasi+(3).jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Muara Gembong, Bekasi, West Java, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-5.9962168 107.04213240000001</georss:point><georss:box>-6.2488853 106.71940890000002 -5.7435483 107.36485590000001</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-3843178936433058725</id><published>2015-04-29T09:00:00.000-07:00</published><updated>2015-04-29T09:00:17.980-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Baksos"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Muara Gembong"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Savemugo"/><title type='text'>KPA-DTI Andil dalam Kegiatan Delegasi Savemugo</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVi2rFzg1KOl2pfybwVmlJK64q8d5xEMGRofuksWrzFxWDbiNASPXI5_gEQbpliF67afvTw2Alhyx20QYvlNOF6r9flAeIQIrM5UqCKCMCHQdGSRMQ_FgtV4ZZB4vCF-gOxsLgMkfmf_Iw/s1600/IMG-20150426-WA0028.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVi2rFzg1KOl2pfybwVmlJK64q8d5xEMGRofuksWrzFxWDbiNASPXI5_gEQbpliF67afvTw2Alhyx20QYvlNOF6r9flAeIQIrM5UqCKCMCHQdGSRMQ_FgtV4ZZB4vCF-gOxsLgMkfmf_Iw/s1600/IMG-20150426-WA0028.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
KPA-DTI beberapa hari lalu turut serta dalam kegiatan dalam acara Delegasi Savemugo atau dalam bahasa yang pasnya adalah &quot;Selamatkan Muara Gembong&quot;. Delegasi Savemugo merupakan perwakilan dari masyarakat yang peduli terhadap kelestrian alam di Muara Gembong dari kepunahan akibat abrasi laut yang semakin mengikis pantai Muara Gembong ke arah daratan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Delegasi Savemugo di ikuti oleh sekitar 259 orang dari 36 Komunitas. Komunitas tersebut menggalang dana untuk penanaman pohon mangrove dan donasi penyelamatan Lutung Jawa. Acara yang diikuti oleh 36 komunitas termasuk salah satunya adalah KPA-DTI. Acara berlangsung pada hari Minggu ,tanggal 26 Maret 2015 . Acara Start dari pukul 06:30 dengan titik Start Alun alun Kota Bekasi di depan Rumah Sakit Bekasi atau depan Polresta Kota Bekasi. Acara berakhir pada hari yang sama pada Jam 17:00 di Muara Gembong Bekasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
36 Komunitas Delegasi Savemugo tersebut adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;1.Sekanji&lt;br /&gt;
2.Shelter 38&lt;br /&gt;
3.B_Summiter&lt;br /&gt;
4.Himpas&lt;br /&gt;
5.Pendaki Bogor&lt;br /&gt;
6.Keluar rmh Adu&lt;br /&gt;
7.Peta Buta&lt;br /&gt;
8.Porsipala&lt;br /&gt;
9.Sahabat Cakrawala&lt;br /&gt;
10.Kpgbs&lt;br /&gt;
11.Pentil Adu&lt;br /&gt;
12.Kamppala&lt;br /&gt;
13.Jejk Backpaker.&lt;br /&gt;
14.Explore Bekasi.&lt;br /&gt;
15.Oi Hitam Putih&lt;br /&gt;
16.Bakul Nasi&lt;br /&gt;
17.Arsenal Bekasi.&lt;br /&gt;
18.Dip Ora Adu&lt;br /&gt;
19.Foker 15&lt;br /&gt;
20.Mapala Tarimba&lt;br /&gt;
21.Nativistir&lt;br /&gt;
22.BRB&lt;br /&gt;
23.Prajapala.&lt;br /&gt;
24.&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;b&gt;KPA DTI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
25.KPK Jakut.&lt;br /&gt;
26.Kpala Besi&lt;br /&gt;
27.Rakapala&lt;br /&gt;
28.ValKomm&lt;br /&gt;
29.KPK Jaksel&lt;br /&gt;
30.KPK Bogor&lt;br /&gt;
31.Shelter Cikarang&lt;br /&gt;
32.SMK Bina Prestasi.&lt;br /&gt;
33.Kancut Keblinger.&lt;br /&gt;
34.HADE&lt;br /&gt;
35.Independent.&lt;br /&gt;
36.Hamba Allah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4bCmr2lasjkCt6jP7d3bUKtT_YYgZ2F-Uh3Z8knuhu9J79-2yyf0LKnrM9jSZji9_cI8_yx-t925pcBwQHcuYki85G-nRlnrUtVQ7xw2CNfcn3VC0CpOF-MXOY38OW3ox-BHxHdo-yXhu/s1600/savemugo-kpa-dti.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4bCmr2lasjkCt6jP7d3bUKtT_YYgZ2F-Uh3Z8knuhu9J79-2yyf0LKnrM9jSZji9_cI8_yx-t925pcBwQHcuYki85G-nRlnrUtVQ7xw2CNfcn3VC0CpOF-MXOY38OW3ox-BHxHdo-yXhu/s1600/savemugo-kpa-dti.jpeg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigxfbJNTCPIcv9lBRFDG8eMhGrvYrmu0Niv8J-ySt4i1m-csrL4dSBXorjPFpo2fJv6v_GE2o8LqYy45HbnQTSvtw1nKBMOH3eeNXCHwhAh6tK0UjjwezNWOurx7FwOF3SivSZh7LtLOjP/s1600/Delegasi-savemugo+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigxfbJNTCPIcv9lBRFDG8eMhGrvYrmu0Niv8J-ySt4i1m-csrL4dSBXorjPFpo2fJv6v_GE2o8LqYy45HbnQTSvtw1nKBMOH3eeNXCHwhAh6tK0UjjwezNWOurx7FwOF3SivSZh7LtLOjP/s1600/Delegasi-savemugo+(1).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOCGCVO6OuDS_1RCeva8-3tRX7FDhp5OJ9e0Cv88vs_znymonpgvAyySONMsNYw3H5oCXwHGApRiBhOz64DxWogVfSMdwIt_U5ToKlsxAGWV6_pMiIHmOliEKbklirhAvmGDzkFZo-TddU/s1600/Delegasi-savemugo+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOCGCVO6OuDS_1RCeva8-3tRX7FDhp5OJ9e0Cv88vs_znymonpgvAyySONMsNYw3H5oCXwHGApRiBhOz64DxWogVfSMdwIt_U5ToKlsxAGWV6_pMiIHmOliEKbklirhAvmGDzkFZo-TddU/s1600/Delegasi-savemugo+(2).jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmySwItHdxRH4SsC2bXkyBRBDpjsnHHYcVPlO-ZLIaKKta_y83RNCjzrq20G0tjK4xZqf5BpocD4YSqA6HB_XDr-CGLxpLava31f2s9mapva4km6dhVoqH2Nk9JxKQDqgNNnSJwv447G8B/s1600/Delegasi-savemugo+(3).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmySwItHdxRH4SsC2bXkyBRBDpjsnHHYcVPlO-ZLIaKKta_y83RNCjzrq20G0tjK4xZqf5BpocD4YSqA6HB_XDr-CGLxpLava31f2s9mapva4km6dhVoqH2Nk9JxKQDqgNNnSJwv447G8B/s1600/Delegasi-savemugo+(3).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeNo5sQMKlZZL2oIxhuNYws-kZ4Pq7vK3HV_hfLQ9fWZLjN1W76TXtSIxoZMFq1YYywlBIaLA7cs0Q4aVzwaMJioeSWE1OMFcjO27mP-UVDNaw3fA8PMDJ77pUYwYa9qQdKt2UsCx3EwIu/s1600/Delegasi-savemugo+(4).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeNo5sQMKlZZL2oIxhuNYws-kZ4Pq7vK3HV_hfLQ9fWZLjN1W76TXtSIxoZMFq1YYywlBIaLA7cs0Q4aVzwaMJioeSWE1OMFcjO27mP-UVDNaw3fA8PMDJ77pUYwYa9qQdKt2UsCx3EwIu/s1600/Delegasi-savemugo+(4).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCA6FkFI4A4Kz9XktND0Fpuw0SBeRz7xQsQL2yEXhNT7RQlE6sqK8pCqpMPwKnT6Lfv4lgxycm2e-vWrHO1e08Eg15_rnO0H7rrVm-1bZtWM-nRRQ92F-geJMNfM3Uh0NYd8O3l_gZooCP/s1600/Delegasi-savemugo+(5).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCA6FkFI4A4Kz9XktND0Fpuw0SBeRz7xQsQL2yEXhNT7RQlE6sqK8pCqpMPwKnT6Lfv4lgxycm2e-vWrHO1e08Eg15_rnO0H7rrVm-1bZtWM-nRRQ92F-geJMNfM3Uh0NYd8O3l_gZooCP/s1600/Delegasi-savemugo+(5).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4pVzwZFvbxeoyxjVGPc6J8V6yFLQo3xNjuiVRoJ1tFnRVhqtftZ32J9C7i_9qm3XDSepyVGmcc6t3GG5BYDNos0V5wKGQ2TsBykrEriJdS_pk1fFD-arSaOndlmKP8YS21vrzJlsu0Qd6/s1600/Delegasi-savemugo+(6).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4pVzwZFvbxeoyxjVGPc6J8V6yFLQo3xNjuiVRoJ1tFnRVhqtftZ32J9C7i_9qm3XDSepyVGmcc6t3GG5BYDNos0V5wKGQ2TsBykrEriJdS_pk1fFD-arSaOndlmKP8YS21vrzJlsu0Qd6/s1600/Delegasi-savemugo+(6).jpg&quot; height=&quot;225&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/3843178936433058725/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-andil-dalam-kegiatan-delegasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3843178936433058725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3843178936433058725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-andil-dalam-kegiatan-delegasi.html' title='KPA-DTI Andil dalam Kegiatan Delegasi Savemugo'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVi2rFzg1KOl2pfybwVmlJK64q8d5xEMGRofuksWrzFxWDbiNASPXI5_gEQbpliF67afvTw2Alhyx20QYvlNOF6r9flAeIQIrM5UqCKCMCHQdGSRMQ_FgtV4ZZB4vCF-gOxsLgMkfmf_Iw/s72-c/IMG-20150426-WA0028.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Muara Gembong, Bekasi, West Java, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-5.9962168 107.04213240000001</georss:point><georss:box>-6.2488853 106.71940890000002 -5.7435483 107.36485590000001</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-3933186331583101354</id><published>2015-04-29T02:56:00.000-07:00</published><updated>2015-04-29T02:56:41.050-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bersih Gunung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Papandayan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tegal Alun"/><title type='text'>KPA-DTI Photo Bersama di Tegal Alun</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuBrQV2v43KZJNldUHM5TFN5oES77K3waz2P07TT9XEWy3QPbA0Fan7JooO3nSfwfnQcLX_hsUCtayCxFaCcXVyj3-1Uf3oSOVaRSnrxCcn20J9d2RlPZXYXMH3FVhVXuAepBJxccg3mjd/s1600/KPA-DTI-Sekanji-Tegal-Alun.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuBrQV2v43KZJNldUHM5TFN5oES77K3waz2P07TT9XEWy3QPbA0Fan7JooO3nSfwfnQcLX_hsUCtayCxFaCcXVyj3-1Uf3oSOVaRSnrxCcn20J9d2RlPZXYXMH3FVhVXuAepBJxccg3mjd/s1600/KPA-DTI-Sekanji-Tegal-Alun.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dalam perjalanan pembersihan Gunung Papandayan, sebagai puncaknya adalah mencapai tegal Alun. Tegal Alun merupakan ladang tumbuhnya bunga eidelweis yang sangat indah. Di Tegal alun inilah pemandangan yang paling terkesan dan menyenangkan. Dimana mana ada bunga eidelweis adayang mekar ada juga yang kuncup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Team KPA-DTI dan Sekanji tak melewatkan moment yang bagus untuk Photo bersama di Tegal Alun.Ada juga beberapa pesonal menggambil gambar buat kepenting pribadi atau sekedar untuk mengganti background facebooknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini photo photo saat di Tegal Alun yang merupakan puncak beberntuk dataran atau tanah lapang di puncak Gunung Papandayan :&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWld0q2zOeaDbhQvA9k1VkSi59M5BZxB0X02tL6fK5-OIXXUlo0n6SAvneQp04mpa5inKnDMf6W0C61YahBbGeegH_qw43EYord_vNDRO3vQAhYffxC8QNroxZY9lqbInT9nW7ZdKFc5g_/s1600/tegal-alun-garut+(1).JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWld0q2zOeaDbhQvA9k1VkSi59M5BZxB0X02tL6fK5-OIXXUlo0n6SAvneQp04mpa5inKnDMf6W0C61YahBbGeegH_qw43EYord_vNDRO3vQAhYffxC8QNroxZY9lqbInT9nW7ZdKFc5g_/s1600/tegal-alun-garut+(1).JPG&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1P8IovJ0kzAVqGfCgaK3o2wfTmOVy3tphx8MqHmnTaD0DVblm4rnclyxNuGrf_0ALprz0ZSzKtpKaBDfD6xqZG9gfDLc_63zhXLSbnvpc7LWUvjYX5slSpApx5F3OhygZsPi0iBDyaNLL/s1600/tegal-alun-garut+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1P8IovJ0kzAVqGfCgaK3o2wfTmOVy3tphx8MqHmnTaD0DVblm4rnclyxNuGrf_0ALprz0ZSzKtpKaBDfD6xqZG9gfDLc_63zhXLSbnvpc7LWUvjYX5slSpApx5F3OhygZsPi0iBDyaNLL/s1600/tegal-alun-garut+(2).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjK1WbsJ0NIrgBi-p-FGPd31p10LM5Jt_UyQ_lQ-YukkzQXkNd7xvf9KYKYvYkL1mHLji7rCkWKZl8oBEwGdMTwePJXvKlRVqv5Jlx2obCav92hXjLAd3UwE5iLQhHuMlNqpnJ_YAoaoeBo/s1600/tegal-alun-garut+(3).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjK1WbsJ0NIrgBi-p-FGPd31p10LM5Jt_UyQ_lQ-YukkzQXkNd7xvf9KYKYvYkL1mHLji7rCkWKZl8oBEwGdMTwePJXvKlRVqv5Jlx2obCav92hXjLAd3UwE5iLQhHuMlNqpnJ_YAoaoeBo/s1600/tegal-alun-garut+(3).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg34wkTUwUX4H7e8E7gEvgeOeES9Zljlj8p01Qir3Bh26sjh2FnlrscHQCNs8HuT4DB8RWOmk1vuy9ApLHnpNYcyqRHCbPKi5FZp-_Fj39AxubrgEft_HV1sZte0OnSq1Y2BQXOVfhcwTRy/s1600/tegal-alun-garut+(4).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg34wkTUwUX4H7e8E7gEvgeOeES9Zljlj8p01Qir3Bh26sjh2FnlrscHQCNs8HuT4DB8RWOmk1vuy9ApLHnpNYcyqRHCbPKi5FZp-_Fj39AxubrgEft_HV1sZte0OnSq1Y2BQXOVfhcwTRy/s1600/tegal-alun-garut+(4).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxH1jfHTW87Se_Dg3qgzb3YHyaibtb6YNUXUdBNhCksCq-4ebMxJL1PbkIQ-zGKqyRvc8tBEiwa9_hpxXp5zxbX68TGtjUgmR9lR0I_Dzn2iusefmJe_d50kY-AvhxHwPrriybYSknNCg-/s1600/Tegal-alun-papandayan+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxH1jfHTW87Se_Dg3qgzb3YHyaibtb6YNUXUdBNhCksCq-4ebMxJL1PbkIQ-zGKqyRvc8tBEiwa9_hpxXp5zxbX68TGtjUgmR9lR0I_Dzn2iusefmJe_d50kY-AvhxHwPrriybYSknNCg-/s1600/Tegal-alun-papandayan+(1).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiItqafl3z7B9AuFOt6JTG3sQVCCIag3CKAYt2RRCC95D5Xv5_gSAQfdOF143PAlKZyha315T5613bAob7yF-X9lVqu2MMrfjwLTwEUtZgv1n0Tf1qjj3VFKvtf03lOlV75HV-G4PU4HaHf/s1600/Tegal-alun-papandayan+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiItqafl3z7B9AuFOt6JTG3sQVCCIag3CKAYt2RRCC95D5Xv5_gSAQfdOF143PAlKZyha315T5613bAob7yF-X9lVqu2MMrfjwLTwEUtZgv1n0Tf1qjj3VFKvtf03lOlV75HV-G4PU4HaHf/s1600/Tegal-alun-papandayan+(2).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7Z9l04D__BRTbD8K92vBj4p1lVpdVHmR1eezVt8QP64SPLh2qiYHpmEqrJAlBNUDSNYkQsl4hPjV72t8dMMk6rLra8Lx2CxqpdTQi3V1uEV1rwRs6sOwn2EH90w0sIifdDIhemwVj0_bf/s1600/Tegal-alun-papandayan+(3).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7Z9l04D__BRTbD8K92vBj4p1lVpdVHmR1eezVt8QP64SPLh2qiYHpmEqrJAlBNUDSNYkQsl4hPjV72t8dMMk6rLra8Lx2CxqpdTQi3V1uEV1rwRs6sOwn2EH90w0sIifdDIhemwVj0_bf/s1600/Tegal-alun-papandayan+(3).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg2-Dc0vRubC0HIeVkIKgshnQSMmT4vjTf_jccOp7FGDM0nGfDCrHL1oS4pN1HEODioopQzt85wFmf40NwZJkVYUF1xh5EHEfLRs6tM2_dms8Wgx1kkjrDBu-XFh3JH1ZtkSZrrQ5zT4iD/s1600/Tegal-alun-papandayan+(4).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg2-Dc0vRubC0HIeVkIKgshnQSMmT4vjTf_jccOp7FGDM0nGfDCrHL1oS4pN1HEODioopQzt85wFmf40NwZJkVYUF1xh5EHEfLRs6tM2_dms8Wgx1kkjrDBu-XFh3JH1ZtkSZrrQ5zT4iD/s1600/Tegal-alun-papandayan+(4).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfRdhDBbXqCE0Edk_NHoHLi21OkpYn6tqQktET4veRxA8FrLIcfGXtHLByoxBaa1G3A0Pb8JeUh6FFwHF98jTLoGyYScs9HTzrCHCDokIGBI4CAyK4UPvlMEVTmqgWz5VnZBbkg_V5PePu/s1600/Tegal-alun-papandayan+(5).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfRdhDBbXqCE0Edk_NHoHLi21OkpYn6tqQktET4veRxA8FrLIcfGXtHLByoxBaa1G3A0Pb8JeUh6FFwHF98jTLoGyYScs9HTzrCHCDokIGBI4CAyK4UPvlMEVTmqgWz5VnZBbkg_V5PePu/s1600/Tegal-alun-papandayan+(5).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBhsDjwE9-5sLsTW0gpKdCvG8sCJHPpO6bZAQTHUoDtWVQ38y85H8Q48h_RYdB2Eiys4qtjma0eCgvV0K48kDuAQ2SyQhougib8Mj2Ivr8XvMT-GmN_009uz7QtvGblvkGJ5YaErfKX1Ts/s1600/Tegal-alun-papandayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBhsDjwE9-5sLsTW0gpKdCvG8sCJHPpO6bZAQTHUoDtWVQ38y85H8Q48h_RYdB2Eiys4qtjma0eCgvV0K48kDuAQ2SyQhougib8Mj2Ivr8XvMT-GmN_009uz7QtvGblvkGJ5YaErfKX1Ts/s1600/Tegal-alun-papandayan.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/3933186331583101354/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-photo-bersama-di-tegal-alun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3933186331583101354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/3933186331583101354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-photo-bersama-di-tegal-alun.html' title='KPA-DTI Photo Bersama di Tegal Alun'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuBrQV2v43KZJNldUHM5TFN5oES77K3waz2P07TT9XEWy3QPbA0Fan7JooO3nSfwfnQcLX_hsUCtayCxFaCcXVyj3-1Uf3oSOVaRSnrxCcn20J9d2RlPZXYXMH3FVhVXuAepBJxccg3mjd/s72-c/KPA-DTI-Sekanji-Tegal-Alun.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Mount Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Garut Regency 44163, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:point><georss:box>-7.3199999999999994 107.73000000000002 -7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-4055653050294804507</id><published>2015-04-29T01:44:00.001-07:00</published><updated>2015-04-29T01:44:08.904-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bersih Gunung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Papandayan"/><title type='text'>Bersih Gunung Papandayan KPA-DTI Bersama Sekanji</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBM8twJPXqeS4ldosHPhtQ0guk4SsUmU9K7acGfi80KJyVK-ZzmL8oQcH7vFJIxMj4cU2g5HCOD6VkcJLCIwErepaW3vZxGiZEBLzj3b4GF7gWFQ410eVMB1gszfwVsFA2hhaKMg21kEaL/s1600/bersih-gunung-papandayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBM8twJPXqeS4ldosHPhtQ0guk4SsUmU9K7acGfi80KJyVK-ZzmL8oQcH7vFJIxMj4cU2g5HCOD6VkcJLCIwErepaW3vZxGiZEBLzj3b4GF7gWFQ410eVMB1gszfwVsFA2hhaKMg21kEaL/s1600/bersih-gunung-papandayan.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Komunitas pecinta alam DMCTI atau KPA-DTI bersama team sekanji berjumlah 60 orang berhasil membersihkan sampah yang ada di gunung Papandayan Garut pada tanggal 03~05 April 2015 . Sampah yang berhasil di kumpulkan dan di bawa ke pos 1 gunung papandayan sekitar 3 kuintal sampah. Sampah sampah yang berhasil dibawa berupa sampah plastik yang untuk di urai oleh alam selama puluhan tahun baru hancur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan adanya acara ini semoga pendaki gunung yang lainnya akan mengikuti jejak komunitas KPA DTI dan sekanji sebagai pelopor bersih gunung. Dengan motto &quot; one person one trash bag&quot; KPA DTI menyusuri lorong lorong jalan setapak termasuk hutan mati yang ada di Gunung Papandayan garut Jawa Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini photo photo yang berhasil di ambil saat kegiatan bersih gunung tersebut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfDpVOwiKqBA6kDawcwIojr1Spy7hWjod6TWMdjImWZWBH0c-jlpn3roGuil4RxJfl-I_SLp7jxIxuBOGo-j3l-G5e-55YOAQ7y8WpylNDfpDSn2OlSHQT-Yqa08sjr2nXTTDORyrXYLvN/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfDpVOwiKqBA6kDawcwIojr1Spy7hWjod6TWMdjImWZWBH0c-jlpn3roGuil4RxJfl-I_SLp7jxIxuBOGo-j3l-G5e-55YOAQ7y8WpylNDfpDSn2OlSHQT-Yqa08sjr2nXTTDORyrXYLvN/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(1).jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKjPbHG9YTEvp9dDO3uU3REhWeC_1ia1AjkJlDis_RvKdyVP9IBq88XpmmoQLQLaQKIjeOzI7TJl8UvPJEdGgWsazV_EYXCw3E4u2s4xG0H9ATqMNfOETD2bcOhB9xcLO7SGrtdtIEvlN6/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKjPbHG9YTEvp9dDO3uU3REhWeC_1ia1AjkJlDis_RvKdyVP9IBq88XpmmoQLQLaQKIjeOzI7TJl8UvPJEdGgWsazV_EYXCw3E4u2s4xG0H9ATqMNfOETD2bcOhB9xcLO7SGrtdtIEvlN6/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(2).jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4WByN8I5mEKzIUpN9S0y_YKSjk28Mowe4ApmsXz4EFCYgJ-q-Wb_UjMTG9WAF0YdHOmx1FOlfZU5FERIztTXlLRhl0gDeYE6sgwaXSYPCHEDrqEiA79b1goyhM5C9Jbr9ZXeoP4HRWrDh/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(3).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4WByN8I5mEKzIUpN9S0y_YKSjk28Mowe4ApmsXz4EFCYgJ-q-Wb_UjMTG9WAF0YdHOmx1FOlfZU5FERIztTXlLRhl0gDeYE6sgwaXSYPCHEDrqEiA79b1goyhM5C9Jbr9ZXeoP4HRWrDh/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(3).jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLaZGI3xBb49CZtQHs2pv7BkPANo50QAKsjKPECnsoksD8M3XbzDs-1bGTSMghbKPtx8_xtF7mGsYnWUiwtRFWAP7dCpvW2QtCzEspK1yT7Ro6h_dKa7S2tEgnVJZcTcoRHNHrhL4EFZPy/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(4).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLaZGI3xBb49CZtQHs2pv7BkPANo50QAKsjKPECnsoksD8M3XbzDs-1bGTSMghbKPtx8_xtF7mGsYnWUiwtRFWAP7dCpvW2QtCzEspK1yT7Ro6h_dKa7S2tEgnVJZcTcoRHNHrhL4EFZPy/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(4).jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMyEEgTH6kXLVozC8EO1zTcpNhMLmQNWi13d0K7bAYP7urMJi0LeCqxqxtdcLWuepN99II0AJ2S_H0LkOoVh8NIOoYJzTx3ofNawVyIy6JUWECYYJLqm_s2xwy3XDFC-jEwt60-mMxU8cq/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(5).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMyEEgTH6kXLVozC8EO1zTcpNhMLmQNWi13d0K7bAYP7urMJi0LeCqxqxtdcLWuepN99II0AJ2S_H0LkOoVh8NIOoYJzTx3ofNawVyIy6JUWECYYJLqm_s2xwy3XDFC-jEwt60-mMxU8cq/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(5).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-vrVftL12WtDH0gHnlKOkMtT47MetVwpZ5yZHf2QO0ay2y3i_m6DrzLFqzuP7rj8bxu0IYIkAKZZgs12BVNB30LBu4SpAZ5W6pcdg9qmSqhIBHQkMydAaj5CL2tX3E0GSz1X0SJonPZ3C/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(6).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-vrVftL12WtDH0gHnlKOkMtT47MetVwpZ5yZHf2QO0ay2y3i_m6DrzLFqzuP7rj8bxu0IYIkAKZZgs12BVNB30LBu4SpAZ5W6pcdg9qmSqhIBHQkMydAaj5CL2tX3E0GSz1X0SJonPZ3C/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(6).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVmgRuiIXtV0KZiFsARFcSd1CWVhF-1CEifniq_jUKr1h-1gQ8OkN1GeJ1PXXd0PtyQat6CbwWcgBp-4TWLZsHaHU_Jw2A7pjTPTzJ6CVqI5rJHAdn8N8eDkXRjbljuMVleTIvaGuycvWw/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(7).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVmgRuiIXtV0KZiFsARFcSd1CWVhF-1CEifniq_jUKr1h-1gQ8OkN1GeJ1PXXd0PtyQat6CbwWcgBp-4TWLZsHaHU_Jw2A7pjTPTzJ6CVqI5rJHAdn8N8eDkXRjbljuMVleTIvaGuycvWw/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(7).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhe4NrBkzvHfyTNqKbmsfXj0GFIewsX7nk7BWBbmEQNv1pVakTMYlWp_BoBACh0k1h4WgW0A8NBuA9CLEYGs6iQEJKWWqmAk44VebbUfE62IRu0Db19eLbLzY9RMSU9Kg77yKIPU3SB2D_c/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(8).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhe4NrBkzvHfyTNqKbmsfXj0GFIewsX7nk7BWBbmEQNv1pVakTMYlWp_BoBACh0k1h4WgW0A8NBuA9CLEYGs6iQEJKWWqmAk44VebbUfE62IRu0Db19eLbLzY9RMSU9Kg77yKIPU3SB2D_c/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut+(8).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHUJjqD3Rw4wBVMArK2Baw_4yw9ymvm05v0uUTLjV2_ChhBElg7d1R8v87LG492_b3kSU7xFJHuUkUSnOCWTaLFKORvNtUKYCL866H-5hxNpzZhb55rc5SYNSAoeRyhZSF8Xne7jvpL92o/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHUJjqD3Rw4wBVMArK2Baw_4yw9ymvm05v0uUTLjV2_ChhBElg7d1R8v87LG492_b3kSU7xFJHuUkUSnOCWTaLFKORvNtUKYCL866H-5hxNpzZhb55rc5SYNSAoeRyhZSF8Xne7jvpL92o/s1600/bersih-gunung-papandayan-garut.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/4055653050294804507/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/bersih-gunung-papandayan-kpa-dti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/4055653050294804507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/4055653050294804507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/bersih-gunung-papandayan-kpa-dti.html' title='Bersih Gunung Papandayan KPA-DTI Bersama Sekanji'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBM8twJPXqeS4ldosHPhtQ0guk4SsUmU9K7acGfi80KJyVK-ZzmL8oQcH7vFJIxMj4cU2g5HCOD6VkcJLCIwErepaW3vZxGiZEBLzj3b4GF7gWFQ410eVMB1gszfwVsFA2hhaKMg21kEaL/s72-c/bersih-gunung-papandayan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Mount Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Garut Regency 44163, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:point><georss:box>-7.3199999999999994 107.73000000000002 -7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-1132669385036810903</id><published>2015-04-29T00:57:00.001-07:00</published><updated>2015-04-29T00:57:42.482-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bersih Gunung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Papandayan"/><title type='text'>KPA-DTI Serahkan Dana Sponsorship Bersih Gunung</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3oH4FFFr0xkBXuwggLcm618kqAiAzsFl4A6QXUcomsrJyjHJx6iNe-_n_vVn6_xWSTpWqhWF5aChB6J8fw3SYgZwWfgu5ZTaQdETJx0fFr8z9sGADHoZgks_MvR-cQ69qLquEtNIsllwA/s1600/Serah-terima-dana-sponsorship-opsi-papandayan.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3oH4FFFr0xkBXuwggLcm618kqAiAzsFl4A6QXUcomsrJyjHJx6iNe-_n_vVn6_xWSTpWqhWF5aChB6J8fw3SYgZwWfgu5ZTaQdETJx0fFr8z9sGADHoZgks_MvR-cQ69qLquEtNIsllwA/s1600/Serah-terima-dana-sponsorship-opsi-papandayan.JPG&quot; height=&quot;299&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Suasana penyerahan dana sponsorship oleh KPA-DTI kepada Team sekanji dalam acara bersih gunung Papandayan garut pada tanggal 03 ~5 April 2015. Dana sebesar Rp 500.000,- yang berasal dari anggota di serahkan melalui wakil Ketua Bp.Rudi gangsar Susilo kepada Ketua Team sekanji Bapak Giar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acara serah terima yang di awali acara sharing pengalaman sesama pendaki gunung berlangsung meriah dan penuh dengan keakraban.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfv17tM1GKejypcdYORNGfOjGCo5_QMYIlIzE4Yal2ljX3eS465hGTLgKH5aqcRDaEMDTtG8DwMM1JdJQM1IFP3GqT2v0w-Us5mCn2MS7AR_oRzmIMuSd8__i8MHha9EkhfwbB69rhzTsz/s1600/Serah-terima-dana-sponsorship-opsi-papandayan-1.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfv17tM1GKejypcdYORNGfOjGCo5_QMYIlIzE4Yal2ljX3eS465hGTLgKH5aqcRDaEMDTtG8DwMM1JdJQM1IFP3GqT2v0w-Us5mCn2MS7AR_oRzmIMuSd8__i8MHha9EkhfwbB69rhzTsz/s1600/Serah-terima-dana-sponsorship-opsi-papandayan-1.JPG&quot; height=&quot;303&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/1132669385036810903/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-serahkan-dana-sponsorship.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/1132669385036810903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/1132669385036810903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-serahkan-dana-sponsorship.html' title='KPA-DTI Serahkan Dana Sponsorship Bersih Gunung'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3oH4FFFr0xkBXuwggLcm618kqAiAzsFl4A6QXUcomsrJyjHJx6iNe-_n_vVn6_xWSTpWqhWF5aChB6J8fw3SYgZwWfgu5ZTaQdETJx0fFr8z9sGADHoZgks_MvR-cQ69qLquEtNIsllwA/s72-c/Serah-terima-dana-sponsorship-opsi-papandayan.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Mount Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Garut Regency 44163, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:point><georss:box>-7.3199999999999994 107.73000000000002 -7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-1984309676530115465</id><published>2015-04-29T00:00:00.000-07:00</published><updated>2015-04-29T00:00:03.150-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bersih Gunung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Papandayan"/><title type='text'>Posisi Camp KPA-DTI di Pondok Seladah Papandayan</title><content type='html'>Inilah posisi camp team KPA-DTI dalam acara bersih gunung Papandayan garut. Camp KPA-DTI sebanyak 11 tenda dan berada di antara ratusan tenda dari berbagai daerah di indonesia. Suasana camp yang ramai seperti ini biasanya terjadi di tanggal tanggal liburan dan weekend.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Pondok seladah inilah camp yang di perbolehkan dan di larang mendirikan camp di Tegal Alun Gunung Papandayan. Di Pondok Seladah inilah banyak pendaki bermalam dan mengadakan beberapa acara mengisi waktu kosongnya. Terdapat 3 pintu toilet yang di bangun dan juga ada sebuah mushola darurat bagi pendaki beragama islam untuk menunaikan sholat 5 waktu. Ada juga air pancuran buat yang mengambil air bersih buat memasak dan cuci gerabah di dekat mushola dan Toilet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada hari hari liburan pengunjung membludak dan pada saat itulah untuk antri toiletnya panjang dan bisa memakan waktu 1 jam 40 menit untuk bisa buang air kecil ataupun besar. Perlu kesabaran dalam antrian ke toilet. Jika ingin longgar dan nyaman , bisa di waktu malam hari di atas jam 22:00 WIb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Pondok seladah bagi yang membawa alat komunikasi seperti handphone dan sebagianya,tidak bisa digunakan. Karena dari semua operator telekomunikasi&amp;nbsp; di lokasi Pondok Seladah tidak bisa menangkap sinyal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhccxUOz354380Ci-tiOlQ3o-jJZSShMxgIKATZVrhfc0Sdq_b3SOc5yPCXif-Wy5uhZTAK536BOOQIW3gbVsYHyYDT88xIz7pJRf6mFlBCU376CYTioxMtnX-V9ikwrQBs_FuEjCsZrI1Y/s1600/IMG-20150406-WA0008.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhccxUOz354380Ci-tiOlQ3o-jJZSShMxgIKATZVrhfc0Sdq_b3SOc5yPCXif-Wy5uhZTAK536BOOQIW3gbVsYHyYDT88xIz7pJRf6mFlBCU376CYTioxMtnX-V9ikwrQBs_FuEjCsZrI1Y/s1600/IMG-20150406-WA0008.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidbtYzOr2kby1z0jW1igIiQos4yC1fR7t0qHzu_apxmbJIKPMNsg-ZWNx-qG9pr25J26Bmne7hjGomxapXzVh0e29v55VvcDYqcUGfyENGPSiVXIXVmrsPOQqQhZgTMs_4eNA-D_Bs4N0H/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidbtYzOr2kby1z0jW1igIiQos4yC1fR7t0qHzu_apxmbJIKPMNsg-ZWNx-qG9pr25J26Bmne7hjGomxapXzVh0e29v55VvcDYqcUGfyENGPSiVXIXVmrsPOQqQhZgTMs_4eNA-D_Bs4N0H/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(1).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKnBNAOwTqylAtjsoPoOmoqUZKpsRD2DhSxABvCg04bWgSV2XoAKYVyGijl_zhvhRxbIe2A8vEaJCgxe7m01NGiSgf3Q5W85aQKRPBGUAmzsZBbDL7jecLmqnOfJ_qsEn-9-EhncXdYiqH/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKnBNAOwTqylAtjsoPoOmoqUZKpsRD2DhSxABvCg04bWgSV2XoAKYVyGijl_zhvhRxbIe2A8vEaJCgxe7m01NGiSgf3Q5W85aQKRPBGUAmzsZBbDL7jecLmqnOfJ_qsEn-9-EhncXdYiqH/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(2).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRBKYWotI1S9xSbOmRQUZtYiK_J3Ep_j32x1grAMKe5HZLL5tCVezsmdHo33EbqKKqhMv1M3sCuL4I4yWQJ4JbbkPVF1HhQh60ucw00kMh-MCKVz1PUZ0_lY8fkmisV2_pc-b15q2uMjYe/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(3).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRBKYWotI1S9xSbOmRQUZtYiK_J3Ep_j32x1grAMKe5HZLL5tCVezsmdHo33EbqKKqhMv1M3sCuL4I4yWQJ4JbbkPVF1HhQh60ucw00kMh-MCKVz1PUZ0_lY8fkmisV2_pc-b15q2uMjYe/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(3).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyW4Z-d4vt62JYRKA3lr5GY9qeSOtT49hAwkuPAsauxvAqwPF8Q4CwJ1vkwxI6CJEmQVlBvU2PJJ-e6-1iPJKxr8s7qxz2WbAv8cpq_kq2hvhWiV9LA9BCfodhdmNlX0vL3oKBtxhacYet/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(4).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyW4Z-d4vt62JYRKA3lr5GY9qeSOtT49hAwkuPAsauxvAqwPF8Q4CwJ1vkwxI6CJEmQVlBvU2PJJ-e6-1iPJKxr8s7qxz2WbAv8cpq_kq2hvhWiV9LA9BCfodhdmNlX0vL3oKBtxhacYet/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(4).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBx_uf7r902hjZGObU-GBEMaHQCIIeqm9XY2qOiX5ZbpGey0H8qtOIJBYd0TYhMbVGZBmVNKuEdSajFEPOgB415whASkpbaIStoYUtKy93iJ0aXa7HnhhuvDpOlkQY3yvaIguBndwAZOgc/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(5).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBx_uf7r902hjZGObU-GBEMaHQCIIeqm9XY2qOiX5ZbpGey0H8qtOIJBYd0TYhMbVGZBmVNKuEdSajFEPOgB415whASkpbaIStoYUtKy93iJ0aXa7HnhhuvDpOlkQY3yvaIguBndwAZOgc/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(5).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj85GUXt3FjuaJ2x4TtAAccC8KvtOaSneEyzFPbQSKKt2kFfOTDJ7Gco_u2kr1G_X7qMoc_CR9Hmpy4oMqYipnQqL-BklGokpofxywKFhjHuL0hsfhhMM6UctghfQje8J-sgDQKWuGmpZ_L/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(6).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj85GUXt3FjuaJ2x4TtAAccC8KvtOaSneEyzFPbQSKKt2kFfOTDJ7Gco_u2kr1G_X7qMoc_CR9Hmpy4oMqYipnQqL-BklGokpofxywKFhjHuL0hsfhhMM6UctghfQje8J-sgDQKWuGmpZ_L/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut+(6).jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiu1jj9T5eIRbLchN4GVF-kLA__RZIG4pm46gKxp-TYouGAGhVpEWs5HmtinDsJdrY9X565-74HVbZ4rAgmIP0E5WqnUtMlu0xvlksY_RbE53dgUD20ysjph9UIivHilBlnFSDpDJHS3AI/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiu1jj9T5eIRbLchN4GVF-kLA__RZIG4pm46gKxp-TYouGAGhVpEWs5HmtinDsJdrY9X565-74HVbZ4rAgmIP0E5WqnUtMlu0xvlksY_RbE53dgUD20ysjph9UIivHilBlnFSDpDJHS3AI/s1600/pondok-seladah-papandayan-garut.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOH5C2p-Z134pBTL08Yzmjvuoh-ectmkvuYnrR4aA0UPHzzTdDachJmNyo47hhYnV3so1C0pIO826zm99QJH-FCT-ybIC-C25DL-NSus953-RpuyjvN9GrTjyZK-KFjfxNtpjMFs04lM_E/s1600/20150404_055613.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOH5C2p-Z134pBTL08Yzmjvuoh-ectmkvuYnrR4aA0UPHzzTdDachJmNyo47hhYnV3so1C0pIO826zm99QJH-FCT-ybIC-C25DL-NSus953-RpuyjvN9GrTjyZK-KFjfxNtpjMFs04lM_E/s1600/20150404_055613.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgWZ333akzyPgcfbe9RXw05a2FvdzY54LR_64IqSkfW9neUO8fZgbNwWjkIdxxCMAWtzivPncqky7Nhk1ajsn4oTf-kmJZ2HZ1R1ecONw3qE-vQpCfa_z6dKQDmzVdoNAncg_I8fJGFyrx/s1600/20150404_055627.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgWZ333akzyPgcfbe9RXw05a2FvdzY54LR_64IqSkfW9neUO8fZgbNwWjkIdxxCMAWtzivPncqky7Nhk1ajsn4oTf-kmJZ2HZ1R1ecONw3qE-vQpCfa_z6dKQDmzVdoNAncg_I8fJGFyrx/s1600/20150404_055627.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3bE54az36VASYdmv_c-5hEbYKCDbSCWoNyBwvYLAVAceN_RDhM3ZOnbWU1m08WHQA4WRoJNQaIyGzkAXWI16iv1zeMNu7p08O8kvWxQ7CTRx3QxriR0CragPDB0OElpWkBmXG3m11ez2U/s1600/20150404_055632.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3bE54az36VASYdmv_c-5hEbYKCDbSCWoNyBwvYLAVAceN_RDhM3ZOnbWU1m08WHQA4WRoJNQaIyGzkAXWI16iv1zeMNu7p08O8kvWxQ7CTRx3QxriR0CragPDB0OElpWkBmXG3m11ez2U/s1600/20150404_055632.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUrBPWcbGSXo6hTNWeE6DIdFdnQtw9OVNsDf8i-nO7FJ0EwnyZDr84I9QJ-Zr3CsH6kR_S9RDs0S8CPmUfG-XDOuf5WFHBCqGtOSaOF7y2J36FlCDXqhHKIwqpcwoGkzg35HIcKNNxc1ue/s1600/20150404_060022.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUrBPWcbGSXo6hTNWeE6DIdFdnQtw9OVNsDf8i-nO7FJ0EwnyZDr84I9QJ-Zr3CsH6kR_S9RDs0S8CPmUfG-XDOuf5WFHBCqGtOSaOF7y2J36FlCDXqhHKIwqpcwoGkzg35HIcKNNxc1ue/s1600/20150404_060022.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhePiGm3XltO4UguTRwFzXg3JuBaW75KODBai9Yp2qqNCnb55v1c47cqYNI6BK7ddCq9672DzZqOorWd_OPggpvVP8KHlhu80HTq_gGYWrYepvrRmyQL_YkHU3PnwkQ8TNYidmb1Uyc2cX-/s1600/20150404_060052.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhePiGm3XltO4UguTRwFzXg3JuBaW75KODBai9Yp2qqNCnb55v1c47cqYNI6BK7ddCq9672DzZqOorWd_OPggpvVP8KHlhu80HTq_gGYWrYepvrRmyQL_YkHU3PnwkQ8TNYidmb1Uyc2cX-/s1600/20150404_060052.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBc05XR7D8ZXpceosideYGSNXsDzu2L41kqkBYCaMaVVSqf4UuW_tZaTXvEKUfeJ6SbJkp_8e8O7F3YV1AiC3iI7oMHe8yFWI4yWF8zbfdb-LulAFZq8tdQLoKizqPWomxGp-9RPu6mV7p/s1600/20150404_060415.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBc05XR7D8ZXpceosideYGSNXsDzu2L41kqkBYCaMaVVSqf4UuW_tZaTXvEKUfeJ6SbJkp_8e8O7F3YV1AiC3iI7oMHe8yFWI4yWF8zbfdb-LulAFZq8tdQLoKizqPWomxGp-9RPu6mV7p/s1600/20150404_060415.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDAGaxFBLP3Z3OryCPUlG8BWO9_YWeM9VuBGqq4Z9-tq6eYTtoN-8hYjI-hbmPXavpqSYoavFJ1UAF_vAu1gEB-MOQJdN3-bHSrFYZkdlFynIDkaXIhP3zlRVZCS1w5NK1ZC6GQj1DkEQ2/s1600/20150404_060533.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDAGaxFBLP3Z3OryCPUlG8BWO9_YWeM9VuBGqq4Z9-tq6eYTtoN-8hYjI-hbmPXavpqSYoavFJ1UAF_vAu1gEB-MOQJdN3-bHSrFYZkdlFynIDkaXIhP3zlRVZCS1w5NK1ZC6GQj1DkEQ2/s1600/20150404_060533.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/1984309676530115465/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/posisi-camp-kpa-dti-di-pondok-seladah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/1984309676530115465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/1984309676530115465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/posisi-camp-kpa-dti-di-pondok-seladah.html' title='Posisi Camp KPA-DTI di Pondok Seladah Papandayan'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhccxUOz354380Ci-tiOlQ3o-jJZSShMxgIKATZVrhfc0Sdq_b3SOc5yPCXif-Wy5uhZTAK536BOOQIW3gbVsYHyYDT88xIz7pJRf6mFlBCU376CYTioxMtnX-V9ikwrQBs_FuEjCsZrI1Y/s72-c/IMG-20150406-WA0008.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Mount Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Garut Regency 44163, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:point><georss:box>-7.3199999999999994 107.73000000000002 -7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-7073824550633179264</id><published>2015-04-28T22:53:00.002-07:00</published><updated>2015-04-28T22:53:58.648-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bersih Gunung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Papandayan"/><title type='text'>KPA-DTI Perjalanan dari Cisurupan ke Pos 1 Papandayan</title><content type='html'>Inilah suasana perjalana KPA_DTI dariCisurupan menuju pos 1 Gunung papandayan garut. Mereka naik mobil Losbak yang berkapasitas 1 mobilya max 20 orang. Dan kedaraan lain tidak boleh naik. hanya angkutan ini satu satu yang harus di naikin. kalau tidak mau ya ..harus jalan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pulan dan pergi naik mobil los bak. Yang paling ngeri adalah saat naik, karena kondisi naik dan berbelok belok. sedangkan kondisi turun di bilang nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWI0GEYFASCX0q5J6GpLa3MPXcU4Rv-D1HQW-uPCLH9M2bMIHVkdDGzKoGiZSVbh13gajYgG8Qd7cSo88eEjnoWZQXi0NWkiUgXltHhbdUkdPWM0uP8yIYRuAah3ckYUPoj6ef-CHXuIzL/s1600/Perjalanan-ke-pos-1-Papandayan+(1).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWI0GEYFASCX0q5J6GpLa3MPXcU4Rv-D1HQW-uPCLH9M2bMIHVkdDGzKoGiZSVbh13gajYgG8Qd7cSo88eEjnoWZQXi0NWkiUgXltHhbdUkdPWM0uP8yIYRuAah3ckYUPoj6ef-CHXuIzL/s1600/Perjalanan-ke-pos-1-Papandayan+(1).jpg&quot; height=&quot;240&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIn7MLZZy6-PyRxpY5qZRTHeqBd_Cedb4aJC7YjplL2qRLGWG0ueXfiu_8rNHKz__tnnfK1r9fNx2glVJ1NVoWdxSC1mEjmzdEGKNKJxI7hGwLUXi5VGNW25Xm9vq_g-g8_Ic_WSGSE2bf/s1600/Perjalanan-ke-pos-1-Papandayan+(2).jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIn7MLZZy6-PyRxpY5qZRTHeqBd_Cedb4aJC7YjplL2qRLGWG0ueXfiu_8rNHKz__tnnfK1r9fNx2glVJ1NVoWdxSC1mEjmzdEGKNKJxI7hGwLUXi5VGNW25Xm9vq_g-g8_Ic_WSGSE2bf/s1600/Perjalanan-ke-pos-1-Papandayan+(2).jpg&quot; height=&quot;240&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXiTal0RjnTRv-pHch6f_UBGdK4fBXvZ28QJS5VDMzSuS_oa1wm5T7kaC7GYPHNzAuE78k-cMWa7rV_XjI8zNsUtVrcyooU7wLsTUMX9PE0vDL0Gy6POBiocu9QAexFEzDJQ_uCqqYgL8l/s1600/Perjalanan-ke-pos-1.Papandayan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXiTal0RjnTRv-pHch6f_UBGdK4fBXvZ28QJS5VDMzSuS_oa1wm5T7kaC7GYPHNzAuE78k-cMWa7rV_XjI8zNsUtVrcyooU7wLsTUMX9PE0vDL0Gy6POBiocu9QAexFEzDJQ_uCqqYgL8l/s1600/Perjalanan-ke-pos-1.Papandayan.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/7073824550633179264/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-perjalanan-dari-cisurupan-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/7073824550633179264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/7073824550633179264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-perjalanan-dari-cisurupan-ke.html' title='KPA-DTI Perjalanan dari Cisurupan ke Pos 1 Papandayan'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWI0GEYFASCX0q5J6GpLa3MPXcU4Rv-D1HQW-uPCLH9M2bMIHVkdDGzKoGiZSVbh13gajYgG8Qd7cSo88eEjnoWZQXi0NWkiUgXltHhbdUkdPWM0uP8yIYRuAah3ckYUPoj6ef-CHXuIzL/s72-c/Perjalanan-ke-pos-1-Papandayan+(1).jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Mount Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Garut Regency 44163, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:point><georss:box>-32.8420345 66.421406000000019 18.2020345 149.03859400000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8196545649234029576.post-7086953463633685579</id><published>2015-04-28T22:47:00.001-07:00</published><updated>2015-04-28T22:47:48.184-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bersih Gunung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kegiatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Papandayan"/><title type='text'>KPA-DTI Dalam Kegiatan Bersih Gunung Papandayan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh123oZNLsOXhc870KWTCYw0kaH98LsvLOe9mE0VMJyMOk_3WW_FqS4tIopg6OMr2gEkszB58mu8dIsod4A0bDHoTLpxm0JVQsiUUrVIl7uZbZO2eiyUoIpJn8pvZquWyJf2HicTqcF5ZmI/s1600/pendaki-gunung-papandayan.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh123oZNLsOXhc870KWTCYw0kaH98LsvLOe9mE0VMJyMOk_3WW_FqS4tIopg6OMr2gEkszB58mu8dIsod4A0bDHoTLpxm0JVQsiUUrVIl7uZbZO2eiyUoIpJn8pvZquWyJf2HicTqcF5ZmI/s1600/pendaki-gunung-papandayan.JPG&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Gunung Papandayan merupakan Gunung yang terbaik di Kabupaten Garut. Pesona Edelweis dan hutan mati yang begitu memikat mampu menarik para wisatawan untuk mengunjungi gunung yang pernah meletus ditahun 2012 ini.&amp;nbsp; Terdapat 2 Jalur pendakiaan melalui Cisurupan dan Pengalengan, jalur Cisurupan merupakan jalur yang termudah dikarenakan traknya yang aman dan dan bersahabat bahkan bagi pendaki pemua sekalipun. Ditrak pertama pendaki akan melintasi jalur bebatuaan dengan trak yang cukup menanjak, diarea ini pendaki mulai mencium bau belerang yang menyengat. Ada 14 Kawah di Gunung Papandayan namun tidak semua kawah mengeluarkan asap putih&amp;nbsp; ada juga kawah yang mengeluarkan asap berwarna kuning.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQb6VtePiSYoBK6fce3IZ3G9GocHqbF37uBWIVer7HGOaPrU7szHSrTPsElXr2f6KoYfDZfI7QTstJ8x7hbeaT2nuRu_Z75PRWjIUYqvBXM2-5cSYDkweLt-qeTPcRFHchM61bPgVPmLwB/s1600/pendaki-gunung-papandayan-1.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQb6VtePiSYoBK6fce3IZ3G9GocHqbF37uBWIVer7HGOaPrU7szHSrTPsElXr2f6KoYfDZfI7QTstJ8x7hbeaT2nuRu_Z75PRWjIUYqvBXM2-5cSYDkweLt-qeTPcRFHchM61bPgVPmLwB/s1600/pendaki-gunung-papandayan-1.JPG&quot; height=&quot;298&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihXpjmrcc0CHBHNWSofnVZh6xp0uT4BL4idj28nMWjnked1hWqPH-kP1PruXF5pAVpqKDZJx7oRvJCrf-nwwUDkH60wS3mNNLy5OItY2JPIVB0kC3UORU4h1G6IQDJbxZMTMlP-IQR7F5H/s1600/pendaki-gunung-papandayan-2.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihXpjmrcc0CHBHNWSofnVZh6xp0uT4BL4idj28nMWjnked1hWqPH-kP1PruXF5pAVpqKDZJx7oRvJCrf-nwwUDkH60wS3mNNLy5OItY2JPIVB0kC3UORU4h1G6IQDJbxZMTMlP-IQR7F5H/s1600/pendaki-gunung-papandayan-2.JPG&quot; height=&quot;303&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sesampainya di Lawang Langit pendaki akan menemukan tiga jalur, Jalur sebelah kiri menuju Camping Ground Pondok Salada, Jalur sebelah kanan&amp;nbsp; menuju Tegal Alun, sementara jalur lurus menuju Pengalengan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuDugDCNDnklPl-QQeMq0sv6_7jwcv3TzElJKdzWC1fW5edpX_On9-eHY5Sz7yOrutQCULPPTP07h2DdcBCRyRTtG0GTL3mrAA-656eaHvZPqR8iO8gKSqv0EBlplA3WfpRdG2sunxsrJ1/s1600/pendaki-gunung-papandayan-3.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuDugDCNDnklPl-QQeMq0sv6_7jwcv3TzElJKdzWC1fW5edpX_On9-eHY5Sz7yOrutQCULPPTP07h2DdcBCRyRTtG0GTL3mrAA-656eaHvZPqR8iO8gKSqv0EBlplA3WfpRdG2sunxsrJ1/s1600/pendaki-gunung-papandayan-3.JPG&quot; height=&quot;301&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;Dipondok Salada pendaki bisa camping terlebih dahulu karena area ini&amp;nbsp; pendaki dengan mudah mendapatkan air&amp;nbsp; dengan mudah karena debit airnya&amp;nbsp; yang cukup besar, tersedia 3 Toilet, mendirikan tenda menyantap makanan hangat ditengah udara dingin pegunungan dan minum&amp;nbsp; jahe hangat untuk menghilangkan pengat dan dinginnya&amp;nbsp; udara penggunungan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieR8uj4k2zpSg6d7OToooYZHrpMmmydajoIbJYcokFJxoWaA2raCF4IxTxqmT7WB2t7eQc2aBj6pau84m2NhyphenhyphenMKwlzcQba7USRbLcU5XvRXXl1tNQUxGDCnl68_N10HnegT-qJIfF2mvVX/s1600/pendaki-gunung-papandayan-4.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieR8uj4k2zpSg6d7OToooYZHrpMmmydajoIbJYcokFJxoWaA2raCF4IxTxqmT7WB2t7eQc2aBj6pau84m2NhyphenhyphenMKwlzcQba7USRbLcU5XvRXXl1tNQUxGDCnl68_N10HnegT-qJIfF2mvVX/s1600/pendaki-gunung-papandayan-4.JPG&quot; height=&quot;308&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendakiaan ke Tegal Alun&amp;nbsp; Sekaligus Melakukan Kegiatan Operasi Bersih (OPSI)  G. Papandayan&lt;br /&gt;Perjalanan&amp;nbsp; dilanjutkan keesokan harinya menuju Tegal Alun. Sekaligus melakukan kegiatan Operasi Bersih Papandayan team dibagi 2 kelompok untuk team I lokasi pembersihan sampah dari Pondok Salada&amp;nbsp; sampai Lawang Langit&amp;nbsp; dan Team II dari pondok salada sampai&amp;nbsp; ke Tegal Alun, pendaki harus menyusuri hutan mati. Bisa dikatakan Tegal Alun merupakan rimbanya Edelweis dan merupakan padang Edelweis paling luas di Indonesia. Keindahan padang ini selalu dijadikan latar berfoto. Tapi ingat, Edelweis merupakan tanaman yang dilindungi. Oleh karena itu, pendaki dilarang memetik bunganya.&amp;nbsp; Pendaki juga dilarang berkemah di padang ini karena bisa merusak ekosistem Edelweis. Padang Edelweis ini merupakan primadona Papandayan. Di atas puncak ini, pendaki bisa menyaksikan pesona keindahan matahari terbit dan terbenam.&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kpadti.blogspot.com/feeds/7086953463633685579/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-dalam-kegiatan-bersih-gunung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/7086953463633685579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8196545649234029576/posts/default/7086953463633685579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kpadti.blogspot.com/2015/04/kpa-dti-dalam-kegiatan-bersih-gunung.html' title='KPA-DTI Dalam Kegiatan Bersih Gunung Papandayan'/><author><name>KPA DTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12513127332583551331</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh123oZNLsOXhc870KWTCYw0kaH98LsvLOe9mE0VMJyMOk_3WW_FqS4tIopg6OMr2gEkszB58mu8dIsod4A0bDHoTLpxm0JVQsiUUrVIl7uZbZO2eiyUoIpJn8pvZquWyJf2HicTqcF5ZmI/s72-c/pendaki-gunung-papandayan.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Mount Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Garut Regency 44163, Republic of Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.3199999999999994 107.73000000000002</georss:point><georss:box>-32.8420345 66.421406000000019 18.2020345 149.03859400000002</georss:box></entry></feed>