<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874</id><updated>2016-06-28T00:56:27.195-07:00</updated><category term="Nabi Ibrahim"/><category term="Istri Nabi"/><category term="NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA"/><category term="pemakaman rasul"/><category term="PENYUSUN SEJARAH"/><category term="Wallpaper"/><category term="nabi isa"/><category term="orang bimbang"/><category term="tabur dan kematian Ibrahim"/><category term="zakat"/><title type='text'>KUMPULAN CERITA SUFI</title><subtitle type='html'>Cinta pada pencipta adalah cermin dari orang beriman, cerita sufi membangun pribadi mulia</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-1319297159316056213</id><published>2011-12-15T00:45:00.000-08:00</published><updated>2011-12-15T00:45:30.225-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nabi Ibrahim"/><title type='text'>TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM (3/3)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hanya  saja  sesudah Tabuk, Abdullah b. Ubayy ini tidak lama lagi hidupnya. Setelah dua bulan menderita  sakit  ia  mati.Meskipun  rasa  dengki  terhadap Muslimin sudah menggerogoti hatinya sejak Nabi tinggal di Medinah, namun Muhammad  lebih suka  kaum Muslimin jangan menggangu Ibn Ubayy. Ketika orangini meninggal dan Nabi diminta  menyembahyangkannya,  dengan segera  pula Nabi pun menyembahyangkan dan mendoakan ketikadikuburkan sampai upacara itu selesai.  Dengan  matinya  Ibn Ubayy  sendi kaum Munafik itu juga runtuh. Mereka yang masih ada, sekarang dengan sungguh-sungguh mereka bertaubat kepada Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan  ekspedisi  Tabuk  ini  maka  selesailah amanat Tuhan diajarkan ke seluruh jazirah Arab, dan Muhammad sudah merasa aman  dari  setiap  permusuhan  yang  akan  ditujukan kepada agama. Utusan-utusan dari pelbagai  daerah  sekarang  datang menghadap  kepadanya  dengan  menyatakan sekali kesetiaannya serta mengumumkan pula keislamannya.  Ekspedisi  sekali  ini buat  Nabi  a.s.  merupakan  ekspedisi terakhir. Sesudah itu Muhammad menetap di  Medinah,  menikmati  karunia  pemberian Tuhan  kepadanya.  Ibrahim  anaknya  merupakan  jantung hati cindur  mata  selama  enambelas  atau  delapanbelas   bulan. Apabila   ia   selesai   menerima   para   utusan,  mengurus masalah-masalah kaum Muslimin, menunaikan  kewajiban  kepada Tuhan  serta  hak kewajiban seluruh keluarga, hatinya merasa sejuk dengan melihat bayi yang selalu  berkembang  dan  baik sekali   pertumbuhannya   itu.   Makin   lama   makin  jelas kesamaannya, yang membuat sang ayah makin  cinta  dan  kasih kepadanya.   Sepanjang   bulan   itu   yang   menjadi  inang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pengasuhnya ialah Umm Saif,  yang  menyusui  dan  memberikan susu kambing pengasih Nabi dulu itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cinta-kasih  Muhammad kepada Ibrahim sebenarnya bukan karena suatu maksud pribadi yang  ada  hubungannya  dengan  Risalah yang  dibawanya, atau dengan yang akan menjadi penggantinya. Muhammad a.s. dengan imannya kepada Tuhan dan kepada Risalah Tuhan  tidak  akan  memikirkan  anak  atau  siapa  yang akan mewarisinya. Bahkan dikatakannya:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Kami  para  Nabi,  tidak  dapat  diwarisi.  Apa  yang  kami tinggalkan untuk sedekah.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan  tetapi,  rasa  kasih  insani dalam artinya yang luhur, rasa kasih insani yang  begitu  dalam  tertanam  dalam  hati Muhammad  -  yang kiranya tidak akan dicapai oleh siapa pun,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;rasa insani yang akan membuat manusia  Arab  memandang  anak laki-laki yang akan mewarisinya sebagai sebuah lukisan abadi - rasa kasih inilah yang telah membuat Muhammad  mencurahkan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;semua  cintanya  kepada  Ibrahim,  kasih-sayang  yang  tiada taranya. Dan rasa kasih ini lebih  parah  merasuk  ke  dalamhati, karena sebelum itu ia telah kehilangan kedua puteranya - Qasim dan Tahir, - dan keduanya masih bayi dalam  pangkuan Khadijah   ibunya.  Setelah  Khadijah  wafat  ia  kehilangan puteri-puterinya  pula,  satu  demi  satu,  setelah   mereka bersuami  dan  menjadi ibu. Sekarang tak ada lagi yang masih hidup, selain Fatimah. Putera-putera dan puteri-puteri  itu, yang  satu  demi  satu  berguguran  di  tangannya dan dengan tangannya  sendiri  pula  ia  menguburkan  mereka  ke  dalam pusara, yang telah meninggalkan luka yang begitu pedih dalam hatinya, kini terasa terobat juga dengan  lahirnya  Ibrahim, tempat  buah  hati  meletakkan  segala  harapan.  Dan  sudah sepantasnya pula bila dengan harapan itu ia merasa  gembira, merasa bahagia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi  harapan  ini  tidak  berlangsung  lama; hanya selama beberapa  bulan  saja  seperti  yang  sudah  kita  sebutkan. Sesudah   itu   Ibrahim   jatuh  sakit,  sakit  yang  sangat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menguatirkan. Ia dipindahkan ke sebuah tempat  dengan  kebun kurma  di  samping  Masyraba  Umm  Ibrahim.  Maria dan Sirin adiknya selalu menjaga dan merawatnya. Bayi ini  tidak  lama&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sakitnya  Tatkala  ajal  sudah  dekat  dan Nabi diberi tahu, karena rasa sedih yang sangat mendalam, ia  berjalan  dengan memegang   tangan   Abdur-Rahman  b.  &#39;Auf  sambil  bertumpu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kepadanya. Bila ia sudah sampai ke  tempat  itu  di  samping Alia  - tempat Masyraba yang sekarang - dijumpainya Ibrahim dalam  pangkuan  ibunya,  sedang  menarik  napas   terakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Diambilnya  anak  itu,  lalu  diletakkannya  di  pangkuannya dengan hati yang remuk-redam rasanya.  Tangannya  menggigil. Kalbu  yang  duka  dan  pilu rasa mencekam seluruh sanubari.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lukisan hati yang sedih mulai membayang dalam raut wajahnya. Sambil meletakkan anak itu di pangkuan ia berkata: &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Ibrahim, kami tak dapat menolongmu dari kehendak Tuhan.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam  keadaan  hening  yang menekan itu kemudian airmatanya berderai bercucuran, sementara anak itu sedang menarik napas terakhir.  Sang  ibu dan Sirin menangis menjerit-jerit; oleh Rasulullah dibiarkan mereka begitu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah tubuh  Ibrahim  tiada  bergerak  lagi,  sudah  tiada bernyawa,  dan  dengan  kematiannya  itu  padam  pula  semua harapan yang selama ini membuka hati Nabi, makin deras  pula airmata Muhammad mengucur, sambil ia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Oh  Ibrahim,  kalau  bukan karena soal kenyataan, dan janji yang tak dapat dibantah lagi, dan bahwa kami  yang  kemudian akan  menyusul  orang yang sudah lebih dahulu daripada kami,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tentu akan lebih lagi kesedihan kami dari ini.&quot; Dan  setelah diam  sejenak,  katanya  lagi:  &quot;Mata boleh bercucuran, hati dapat merasa duka, tapi kami hanya berkata apa yang  menjadi perkenan  Tuhan,  dan  bahwa  kami, O Ibrahim, sungguh sedih terhadapmu.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Muslimin yang melihat Muhammad begitu duka,  beberapa  orang terkemuka  hendak  mengurangi hal itu dengan mengingatkannya akan larangannya berbuat demikian. Tapi  ia  menjawab:  &quot;Aku&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tidak  melarang  orang  berduka  cita,  tapi  yang  kularang menangis dengan suara  keras.  Apa  yang  kamu  lihat  dalam diriku  sekarang,  ialah  pengaruh  cinta  dan kasih didalam&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hati. Orang yang tiada menunjukkan  kasih  sayangnya,  orang lain  pun  tiada  akan  menunjukkan kasih sayang kepadanya.&quot; Atau seperti dikatakan juga: Kemudian  ia  berusaha  menahan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;duka  hatinya. Ia memandang Maria dan Sirin dengan pandangan penuh kasih. Kepada mereka dimintanya  supaya  lebih  tenang sambil katanya: &quot;Ia akan mendapat inang pengasuh di surga.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian setelah ia dimandikan oleh Umm Burda, - sumber lain menyebutkan oleh Fadzl bin&#39;l-&#39;Abbas - dibawa dari rumah  itu di  atas  sebuah  ranjang  kecil.  Nabi  dan Abbas pamannya, begitu juga sejumlah kaum Muslimin ikut mengantarkan  sampai ke    Baqi&#39;.   Di   tempat   itu   ia   dimakamkan setelah disembahyangkan oleh Nabi. Selesai pemakaman Muhammad  minta supaya   makam  itu  ditutup  kemudian  diratakannya  dengan tangannya sendiri. Ia memercikkan air dan memberi  tanda  di atas kubur itu. Lalu katanya:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Sebenarnya   ini   tidak   membawa   kerugian,  juga  tidak mendatangkan keuntungan. Tetapi hanya akan menyenangkan hati orang  yang  masih hidup. Apabila orang mengerjakan sesuatu,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tuhan lebih suka bila dikerjakan secara sempurna.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bersamaan dengan kematian Ibrahim itu kebetulan terjadi pula matahari  gerhana.  Kaum  Muslimin  menganggap peristiwa itu suatu mujizat. Kata mereka matahari gerhana  karena  Ibrahim meninggal. Hal ini terdengar oleh Nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena  cintanya  yang begitu besar kepada Ibrahim, dan rasa duka yang begitu dalam karena kematiannya,  adakah  ia  lalu merasa    terhibur    mendengar    kata-kata    itu,    atau&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;setidak-tidaknya akan didiamkan saja, menutup  mata  melihat orang  sudah  begitu  terpesona  karena telah menganggap itu suatu mujizat? Tidak. Dalam keadaan serupa  itu,  kalau  pun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ini   layak   dilakukan  oleh  mereka  yang  suka  mengambil kesempatan karena kebodohan orang, atau layak dilakukan oleh mereka yang  sudah  tak  sadar karena terlampau sedih,  buat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;orang yang berpikir sehat tentu hal ini tidak layak, apalagi buat  Nabi  Besar!  Muhammad  melihat mereka yang mengatakan bahwa matahari telah jadi gerhana karena  kematian  Ibrahim,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dalam khotbahnya kepada mereka ia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Matahari  dan bulan ialah tanda kebesaran Tuhan, yang tidak akan jadi gerhana karena kematian atau  hidupnya  seseorang. Kalau kamu melihat hal itu, berlindunglah dalam zikir kepada Tuhan dengan berdoa.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh suatu kebesaran  yang  tiada  taranya.  Rasul  tidak melupakan  risalahnya  itu  dalam  suatu situasi yang begitu gawat, situasi jiwa yang sedang dalam keharuan dan kesedihan yang   amat  dalam!  Kalangan  Orientalis  dalam  menanggapi peristiwa yang terjadi terhadap  diri  Muhammad  ini,  tidak bisa  lain  mereka  bersikap hormat dan kagum sekali! Mereka tidak dapat menyembunyikan rasa kekaguman dan rasa hormatnya itu  kepadanya.  Mereka  menyatakan pengakuan mereka tentang kejujuran orang itu, yang dalam situasi yang sangat gawat ia tetap mempertahankan    hak    dan    kejujurannya   yang sungguh-sungguh !&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gerangan bagaimana pula perasaan isteri-isteri Nabi  melihat kesedihan  dan  dukacita  yang  menimpanya  begitu  mendalam karena  kematian  Ibrahim  itu?  Dia  sendiri  sudah  merasa terhibur  dengan karunia Tuhan itu dan dapat pula meneruskan tugas menunaikan risalah  serta  dengan  bertambahnya  Islam tersebar  pada perutusan yang terus-menerus datang kepadanya dari segenap penjuru, sehingga tahun  kesepuluh  Hijrah  ini diberi nama &#39;Am&#39;lWufud - Tahun rutusan.&#39; Pada tahun itulah Abu Bakr memimpin orang menunaikan ibadat haji.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Catatan kaki:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Zakat  &#39;usyr ialah zakat hasil bumi  yang  dikenakan  1/10 dari produksi hasil pertanian bila diolah dengan bantuan air hujan atau  mata  air  alam  dan  1/20  bila  diairi  dengan menggunakan  tenaga.  Ada  yang  berpendapat,  bahwa  secara teknis ini bukan zakat, karena yang dikenakan hanya hasilnya(A).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pajak kepala sebagai kompensasi atas setiap non-Muslim di bawah pemerintahan Islam dengan mendapat  jarninan  keamanan dan dibebaskannya ia dari wajib militer (A)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aila  ialah  Elath  atau  &#39;Aqaba sekarang, di dekat Teluk Aqaba (A).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jarba&#39; sebuah desa  di  dekat  Amman  di  bilangan  Balqa, wilayah Syam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&#39;Adhruh,  nama  tempat di ujung Syam antara Balqa, dengan Amman, berdekatan dengan Hijaz dan tidak jauh dari Jarba&#39;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Duma,  ialah  yang  dikenal  dengan  nama  Dumat&#39;l-Jandal, terletak sekitar 220 km  dari Damsyik ke jurusan Medinah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mesjid  ini  dikenal  dengan  nama  &#39;Masjid  Dziral&#39; atau &#39;Masjid  Bencana,&#39;  dzirar  harfiah   berarti   &#39;kerusuhan,&#39;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&#39;kerugian,&#39;, &#39;bahaya&#39; (A).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/1319297159316056213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2011/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-33.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/1319297159316056213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/1319297159316056213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2011/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-33.html' title='TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM (3/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-2431263554013228082</id><published>2011-12-05T20:39:00.000-08:00</published><updated>2011-12-15T00:46:52.543-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nabi Ibrahim"/><title type='text'>TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM  (2/3)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan &amp;nbsp; demikian &amp;nbsp; mereka &amp;nbsp; pun &amp;nbsp; kembali, &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;bercucuran airmata. Mereka sedih, karena tak ada &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;sumbangkan. Karena tangisan mereka itu mereka&amp;nbsp;diberi nama Al-Bakka&#39;un (orang-orang yang menangis). Pasukan&amp;nbsp;yang sudah berkumpul mendampingi Muhammad ini - yang disebut&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pasukan &#39;Usra karena &amp;nbsp;kesukaran &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dialami &amp;nbsp;sejak &amp;nbsp;mulai&amp;nbsp;dibangun &amp;nbsp;- sebanyak tigapuluh ribu Muslimin. Dalam menunggu&amp;nbsp;Muhammad kembali dari mengurus beberapa masalah di &amp;nbsp;Medinah,&amp;nbsp;sementara dia tidak ada, di tengah-tengah pasukan yang sudah&amp;nbsp;berkumpul &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakrlah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;bertindak &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;imam&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sembahyang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekarang, &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;masalah-masalah &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;kota &amp;nbsp;diserahkan&amp;nbsp;kepada Muhammad b. Maslama; dan Ali b. &amp;nbsp;Abi &amp;nbsp;Talib &amp;nbsp;diserahi&amp;nbsp;urusan &amp;nbsp;keluarga &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;disuruhnya &amp;nbsp;ia tinggal dengan mereka.&amp;nbsp;Setelah segala &amp;nbsp;sesuatunya &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;dianggap &amp;nbsp;beres, &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;pun&amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;semula &amp;nbsp;memimpin &amp;nbsp;pasukan. &amp;nbsp;Ketika &amp;nbsp;itu&amp;nbsp;Abdullah b. Ubayy juga &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;siap &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;pasukan&amp;nbsp;terdiri &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;golongannya sendiri, akan berangkat disamping&amp;nbsp;pasukan Muhammad. Akan tetapi &amp;nbsp;menurut &amp;nbsp;Nabi, &amp;nbsp;Abdullah &amp;nbsp;dan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pasukannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;tetap di Medinah saja karena selain&amp;nbsp;kurang dapat dipercaya imannya juga ia tidak kuat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah mendapat perintah, pasukan itu pun &amp;nbsp;berangkat, &amp;nbsp;debu&amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pasir &amp;nbsp;halus &amp;nbsp;mengepul-ngepul &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;udara diselingi oleh&amp;nbsp;ringkik kuda. &amp;nbsp;Wanita-wanita &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;pergi &amp;nbsp;naik &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;atas&amp;nbsp;loteng &amp;nbsp;hendak menyaksikan pasukan tentara yang dahsyat ini,&amp;nbsp;berangkat hendak menerobos &amp;nbsp;padang &amp;nbsp;sahara &amp;nbsp;menuju &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;arah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Syam; &amp;nbsp;yang demi di jalan Allah, tidak mereka pedulikan lagi&amp;nbsp;udara panas, rasa &amp;nbsp;dahaga &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;lapar, &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;meninggalkan&amp;nbsp;mereka &amp;nbsp; yang &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;duduk-duduk &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;belakang,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;orang-orang yang lebih suka tinggal di tempat yang teduh dan&amp;nbsp;bersenang-senang &amp;nbsp;daripada &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;ujian iman dan perkenanan&amp;nbsp;Tuhan. Pasukan tentara yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;didahului &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;sepuluh&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ribu pasukan berkuda serta kaum wanita yang begitu terpesona&amp;nbsp;menyaksikan segala kebesaran dan &amp;nbsp;kekuatan &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;suasananya&amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;menggerakkan &amp;nbsp;hati beberapa orang yang tadinya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;surut dalam &amp;nbsp;menerima &amp;nbsp;ajakan &amp;nbsp;Rasul &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;ikut.&amp;nbsp;Demikian &amp;nbsp;juga Abu Khaithama, setelah melihat suasana itu ia&amp;nbsp;kembali &amp;nbsp; pulang. &amp;nbsp; Kedua &amp;nbsp; orang &amp;nbsp; isterinya &amp;nbsp; &amp;nbsp;dijumpainya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;masing-masing sedang menyirami tempat ia berteduh dan sedang&amp;nbsp;mendinginkan air minum dan &amp;nbsp;menyediakan &amp;nbsp;makanan &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;dia.Setelah dilihatnya apa yang dilakukan wanita itu ia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Rasulullah &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;terik &amp;nbsp;matahari, &amp;nbsp;angin dan udara panas,&amp;nbsp;sedang Abu Khaithama di &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;teduh, &amp;nbsp;sejuk &amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;makanan &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; wanita &amp;nbsp; cantik &amp;nbsp; diam &amp;nbsp;di &amp;nbsp;rumah. &amp;nbsp;Sediakan&amp;nbsp;perbekalanku, aku akan menyusul.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah bekal &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diperlukan &amp;nbsp;disediakan, &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;pergi&amp;nbsp;menyusul &amp;nbsp;pasukan tentara. Mungkin masih ada juga sekelompok&amp;nbsp;orang yang tinggal di belakang telah &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;mengikuti &amp;nbsp;jejak&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu &amp;nbsp;Khaithama, &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;menyadari &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;tindakan&amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;mengelak &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;takut-takut &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;suatu&amp;nbsp;tindakan tercela dan hina.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam &amp;nbsp;perjalanannya &amp;nbsp;tentara &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah sampai di Hijr. Di&amp;nbsp;tempat ini terdapat pula puing-puing bekas rumah-rumah &amp;nbsp;kaum&amp;nbsp;Thamud &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terukir &amp;nbsp;pada batu besar. Di tempat itu mereka&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;oleh &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;diperintahkan &amp;nbsp;berhenti. &amp;nbsp;Orang-orang &amp;nbsp;pun&amp;nbsp;mulai &amp;nbsp;mengambil air dari sumur. Setelah selesai, kata Rasul&amp;nbsp;kepada mereka:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jangan ada yang minum air sumur ini, &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;jangan &amp;nbsp;dipakai&amp;nbsp;berwudu &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;sembahyang. &amp;nbsp;Bila sudah ada adonan yang kamu&amp;nbsp;buat dengan air itu berikanlah kepada ternak dan &amp;nbsp;samasekali&amp;nbsp;jangan &amp;nbsp;kamu &amp;nbsp;makan. &amp;nbsp;Juga &amp;nbsp;jangan ada yang keluar malam ini&amp;nbsp;kalau tidak disertai seorang teman.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Soalnya tempat itu tiada pernah &amp;nbsp;dilalui &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kadang&amp;nbsp;timbul &amp;nbsp;angin badai berupa pasir yang dapat menimbun manusia&amp;nbsp;atau binatang. Malam itu ada dua orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;keluar &amp;nbsp;diluar&amp;nbsp;perintah &amp;nbsp;Rasul. &amp;nbsp;Salah seorang daripada mereka dibawa angin&amp;nbsp;dan yang seorang &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;tertimbun &amp;nbsp;pasir. &amp;nbsp;Keesokan &amp;nbsp;harinya&amp;nbsp;orang &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;pasir itu telah menimbuni sumur sehingga air&amp;nbsp;tidak ada lagi. Orang jadi takut akan kehausan &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;ngeri&amp;nbsp;lagi karena perjalanan masih panjang. Akan tetapi, sementara&amp;nbsp;mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba datang awan membawa&amp;nbsp;hujan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;kini mendapat air berlimpah-limpah.&amp;nbsp;Perasaan takut &amp;nbsp;hilang &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;semua &amp;nbsp;bergembira. &amp;nbsp;Ada&amp;nbsp;mereka yang berkata satu sama lain, bahwa itu suatu mujizat.&amp;nbsp;Sedang yang lain mengatakan itu hanya awan lalu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah itu pasukan tentara &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;meneruskan &amp;nbsp;perjalanan &amp;nbsp;ke&amp;nbsp;Tabuk. &amp;nbsp; Sebenarnya &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;pasukan &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kekuatannya&amp;nbsp;beritanya sudah sampai kepada pihak Rumawi. Oleh karena &amp;nbsp;itu&amp;nbsp;ia &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;suka menarik mundur pasukannya yang tadinya sudah&amp;nbsp;ditujukan ke &amp;nbsp;perbatasan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;maksud &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;melindungi&amp;nbsp;daerah &amp;nbsp;Syam &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;benteng-bentengnya &amp;nbsp;itu. Setelah pihak&amp;nbsp;Muslimin sampai &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Tabuk &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;mengetahui &amp;nbsp;pihak&amp;nbsp;Rumawi menarik diri dan berada dalam ketakutan, dirasa sudah&amp;nbsp;tidak pada tempatnya akan mengejar mereka &amp;nbsp;terus &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;ke&amp;nbsp;dalam negeri mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oleh &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;tetap &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;perbatasan, &amp;nbsp;akan&amp;nbsp;menghadapi siapa saja yang akan menyerang &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;melawannya.&amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;berusaha menjaga perbatasan-perbatasan itu supaya jangan&amp;nbsp;ada pihak yang melandanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika itulah Yohanna bin Ru&#39;ba - &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;amir &amp;nbsp;(penguasa)&amp;nbsp;Aila3 yang tinggal &amp;nbsp;di perbatasan &amp;nbsp; oleh Nabi telah dikirimi&amp;nbsp;surat supaya ia tunduk atau &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;diserbu. &amp;nbsp;Yohanna &amp;nbsp;datang&amp;nbsp;sendiri dengan memakai salib dari emas di dadanya. Ia datang&amp;nbsp;dengan membawa hadiah dan menyatakan &amp;nbsp;setia. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;mengadakan&amp;nbsp;perdamaian &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;bersedia &amp;nbsp;membayar &amp;nbsp;jizya&amp;nbsp;seperti yang juga dilakukan oleh pihak Jarba&#39;4 &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Adhruh5&amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;membayar jizya. Di samping itu Rasulullah telah pula&amp;nbsp;membuat surat-surat &amp;nbsp;perjanjian &amp;nbsp;perdamaian &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;mereka.&amp;nbsp;Berikut &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;salah &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;bunyi teks itu, yakni yang dibuat&amp;nbsp;dengan Yohanna:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Atas nama Allah, Pengasih dan Penyayang. &amp;nbsp;Surat &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;ialah&amp;nbsp;perjanjian &amp;nbsp;keamanan &amp;nbsp;atas &amp;nbsp;nama &amp;nbsp;Tuhan &amp;nbsp;dari Muhammad, Nabi&amp;nbsp;Utusan Allah kepada Yohanna ibn Ru&#39;ba serta &amp;nbsp;penduduk &amp;nbsp;Aila,&amp;nbsp;atas &amp;nbsp;kapal-kapal &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kendaraan-kendaraan dalam perjalanan&amp;nbsp;mereka di darat dan di laut, &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;jaminan&amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;dan Muhammad, termasuk mereka penduduk Syam, penduduk&amp;nbsp;Yaman dan penduduk pantai laut. Barangsiapa melakukan &amp;nbsp;suatu&amp;nbsp;pelanggaran &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;selain &amp;nbsp;dirinya, &amp;nbsp;hartanya itu tidak akan&amp;nbsp;dapat melindunginya dan Muhammad &amp;nbsp;dibenarkan &amp;nbsp;mengambil &amp;nbsp;itu&amp;nbsp;dari &amp;nbsp;mereka. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;boleh dirintangi dari air yang&amp;nbsp;dikehendaki atau jalan yang akan ditempuhnya, di darat &amp;nbsp;atau&amp;nbsp;di laut.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai tanda persetujuan atas perjanjian ini Muhammad telah&amp;nbsp;pula memberikan hadiah kepada Yohanna berupa mantel &amp;nbsp;tenunan&amp;nbsp;Yaman &amp;nbsp;disertai perhatian penuh kepadanya, setelah diperoleh&amp;nbsp;persetujuan bahwa Aila &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;membayar &amp;nbsp;jizya &amp;nbsp;sebesar &amp;nbsp;3000&amp;nbsp;dinar tiap tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Muhammad sebenarnya sudah tidak perlu lagi berperang setelah&amp;nbsp;pihak Rumawi &amp;nbsp;menarik &amp;nbsp;diri, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dibuat &amp;nbsp;perjanjian&amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;daerah-daerah yang terletak di perbatasan dan karena&amp;nbsp;sudah merasa aman setelah pula balatentara Bizantium kembali&amp;nbsp;dari &amp;nbsp;wilayah &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;kalau &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;lalu timbul suatu&amp;nbsp;kekuatiran baru. &amp;nbsp;Pihak &amp;nbsp;Ukaidir &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;&#39;Abd&#39;l-Malik &amp;nbsp;al-Kindi&amp;nbsp;orang &amp;nbsp;Nasrani, &amp;nbsp;Penguasa &amp;nbsp;Duma6 itu akan memberontak dengan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mendapat bantuan balatentara Rumawi bilamana &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;datang&amp;nbsp;dari &amp;nbsp;jurusan &amp;nbsp;itu. Itu sebabnya Nabi lalu menugaskan Khalid&amp;nbsp;bin&#39;l-Walid dengan sebuah pasukan berkuda terdiri &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;500&amp;nbsp;orang. &amp;nbsp;Dia &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;berbalik &amp;nbsp;dengan pasukannya kembali ke&amp;nbsp;Medinah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan cepat sekali Khalid terjun menyusur &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Duma &amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;setahu &amp;nbsp;penguasa &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;yang dalam malam terang bulan&amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;disertai &amp;nbsp;saudaranya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;bernama &amp;nbsp;Hassan, &amp;nbsp;sedang&amp;nbsp;sama-sama &amp;nbsp; memburu &amp;nbsp; lembu &amp;nbsp; liar. &amp;nbsp;Khalid &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mendapat&amp;nbsp;perlawanan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berarti. &amp;nbsp;Hassan &amp;nbsp;terbunuh &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; Ukaidir&amp;nbsp;ditawan. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;diancam &amp;nbsp;akan dibunuh kalau pintu gerbang Duma&amp;nbsp;tidak dibuka. Oleh &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;pintu-pintu &amp;nbsp;kota &amp;nbsp;kemudian&amp;nbsp;dibuka &amp;nbsp;sebagai tebusan atas diri sang amir. Dari tempat ini&amp;nbsp;Khalid kemudian dapat mengangkut sebanyak duaribu ekor unta,&amp;nbsp;delapan ratus ekor kambing, empat ratus wasq (muatan) gandum&amp;nbsp;dan empat ratus buah pakaian &amp;nbsp;besi. &amp;nbsp;Semua &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;diangkutnya&amp;nbsp;bersama-sama &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Ukaidir &amp;nbsp;sampai dapat menyusul Nabi di&amp;nbsp;Ibukota. &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;menawarkan &amp;nbsp;Islam &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Ukaidir &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;kemudian diterimanya dan ia pun menjadi pula sekutunya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Muhammad &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;memimpin &amp;nbsp;ribuan &amp;nbsp;anggota Pasukan&amp;nbsp;Usra ini dari perbatasan Syam &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Medinah, &amp;nbsp;bukanlah &amp;nbsp;soal&amp;nbsp;yang &amp;nbsp;ringan. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kebanyakan &amp;nbsp;tidak mengerti makna&amp;nbsp;persetujuan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;diadakan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;amir &amp;nbsp;Aila &amp;nbsp; dan&amp;nbsp;negeri-negeri &amp;nbsp;tetangganya, &amp;nbsp;Juga &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;menganggap&amp;nbsp;begitu penting &amp;nbsp;persetujuan-persetujuan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dibuat&amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;guna menjamin keamanan di perbatasan seluruh&amp;nbsp;jazirah &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; serta &amp;nbsp; dibangunnya &amp;nbsp; &amp;nbsp;benteng-benteng &amp;nbsp; &amp;nbsp;di&amp;nbsp;tempat-tempat &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;perbatasan dengan pihak Rumawi.&amp;nbsp;Sebaliknya yang dapat mereka lihat &amp;nbsp;hanyalah, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;mereka&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menempuh &amp;nbsp;jalan yang sulit dan panjang ini, dengan mengalami&amp;nbsp;gangguan-gangguan, kemudian kembali tanpa membawa &amp;nbsp;rampasan,&amp;nbsp;tanpa &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;tawanan perang, bahkan berperang juga tidak.&amp;nbsp;Segala yang dapat mereka lakukan hanyalah tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Tabuk&amp;nbsp;selama hampir duapuluh hari.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jadi, &amp;nbsp;hanya untuk inikah mereka mengarungi padang sahara di&amp;nbsp;bawah &amp;nbsp;tekanan &amp;nbsp; panas &amp;nbsp; musim &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; dahsyat, &amp;nbsp; sementara&amp;nbsp;buah-buahan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;sudah mulai masak, dan orang sudah&amp;nbsp;pula dapat menikmatinya? &amp;nbsp;Ada &amp;nbsp;segolongan &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;lalu&amp;nbsp;mengejek &amp;nbsp;apa &amp;nbsp;yang telah dilakukan Muhammad itu. Orang yang&amp;nbsp;memang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;teguh &amp;nbsp; imannya, &amp;nbsp; menyampaikan &amp;nbsp; kabar &amp;nbsp; ini&amp;nbsp;kepadanya. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;mengambil tindakan terhadap orang-orang yang&amp;nbsp;mengejeknya itu, kadang dengan kekerasan, kadang dengan cara&amp;nbsp;lemah-lembut, &amp;nbsp; &amp;nbsp;sementara &amp;nbsp; &amp;nbsp;pasukan &amp;nbsp; tentara &amp;nbsp; meneruskan&amp;nbsp;perjalanan pulang ke Medinah sambil selalu Muhammad &amp;nbsp;menjaga&amp;nbsp;dan mengatur barisan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tatkala &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;di &amp;nbsp;kota, Khalid bin&#39;l-Walid pun&amp;nbsp;menyusul pula sampai. Ia datang bersama dengan Ukaidir &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;dibawanya &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;Duma, &amp;nbsp;berikut &amp;nbsp;unta, &amp;nbsp;kambing, &amp;nbsp;gandum dan&amp;nbsp;baju-baju &amp;nbsp;besi. &amp;nbsp;Ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Ukaidir &amp;nbsp;mengenakan &amp;nbsp; pakaian&amp;nbsp;lengkap &amp;nbsp;dari sutera berat dengan berumbaikan emas. Penduduk&amp;nbsp;Medinah sangat terpesona melihatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mereka yang tinggal di belakang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mengikutinya &amp;nbsp;merasa&amp;nbsp;gelisah &amp;nbsp;sekali. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tadinya &amp;nbsp;mengejek kini mulai&amp;nbsp;sadar sendiri. Mereka datang sekarang sambil &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;dalih&amp;nbsp;minta maaf. Tetapi kebanyakan mereka minta maaf itu disertai&amp;nbsp;kebohongan. &amp;nbsp;Sikap &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;ini &amp;nbsp; oleh &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; ditolak,&amp;nbsp;diserahkan kepada kebijaksanaan Tuhan. Tetapi ada tiga orang&amp;nbsp;yang sudah beriman kepada Allah dan kepada Rasul, mereka ini&amp;nbsp;mengakui &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;tindakan &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;belakang &amp;nbsp;dan&amp;nbsp;mengakui pula dosa mereka. Mereka itu ialah Ka&#39;b &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;Malik,&amp;nbsp;Murara bin&#39;r-Rabi&#39; dan Hilal b. Umayya. Karena larangan yang&amp;nbsp;pernah dikeluarkan oleh Muhammad, mereka bertiga itu &amp;nbsp;selama&amp;nbsp;limapuluh &amp;nbsp;hari tidak diajak bicara oleh kaum Muslimin, juga&amp;nbsp;tidak seorang Muslim pun mengadakan hubungan &amp;nbsp;dagang &amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;mereka. Tetapi Tuhan kemudian mengampuni mereka bertiga, dan&amp;nbsp;firman Tuhan ini turun:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang Muhajirin dan&amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Anshar &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;mengikuti &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;pada masa&amp;nbsp;kesulitan (&#39;usra) setelah ada sebahagian mereka yang &amp;nbsp;hampir&amp;nbsp;menyimpang &amp;nbsp;hatinya. &amp;nbsp;Tetapi &amp;nbsp;kemudian Tuhan menerima taubat&amp;nbsp;mereka. Allah Maha Pengasih &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Penyayang &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;mereka.&amp;nbsp;Juga &amp;nbsp;terhadap tiga orang yang tinggal di belakang, sehingga&amp;nbsp;bumi yang seluas ini terasa sempit oleh mereka, napas mereka&amp;nbsp;pun &amp;nbsp;terasa &amp;nbsp;sesak, dan mereka sudah mengerti, bahwa tak ada&amp;nbsp;tempat berlindung dari siksa Tuhan selain kepada Tuhan juga.&amp;nbsp;Kemudian &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;menerima taubat mereka supaya mereka selalu&amp;nbsp;bertaubat. Dan Allah Maha Penerima segala &amp;nbsp;taubat &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Maha&amp;nbsp;Pengasih.&quot; (Qur&#39;an, 9:117-118)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;bersikap &amp;nbsp;tegas &amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;orang-orang&amp;nbsp;Munafik, &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;sikap &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp; biasa &amp;nbsp; mereka &amp;nbsp; alami&amp;nbsp;sebelumnya. &amp;nbsp;Soalnya ialah karena jumlah kaum Muslimin sudah&amp;nbsp;bertambah banyak. Tingkah-laku kaum Munafik terhadap &amp;nbsp;mereka&amp;nbsp;akan &amp;nbsp;berbahaya &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;dan sangat dikuatirkan. Oleh karena&amp;nbsp;itu perlu diatasi. Muhammad &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;yakin &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;-&amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;janji Tuhan akan memberikan kemenangan kepada agama&amp;nbsp;dan perintah Tuhan - bahwa &amp;nbsp;jumlah &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;bertambah,&amp;nbsp;akan &amp;nbsp;berlipat-ganda &amp;nbsp;banyaknya &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sekarang. &amp;nbsp;Maka&amp;nbsp;ketika itulah &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Munafik &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;merupakan &amp;nbsp;bahaya&amp;nbsp;besar. &amp;nbsp;Keadaan &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;tatkala Islam masih terbatas&amp;nbsp;dalam kota &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;sekitarnya, &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terjadi&amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp; kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mengawasinya.&amp;nbsp;Tetapi, sesudah agama meluas &amp;nbsp;tersebar &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;seluruh &amp;nbsp;jazirah&amp;nbsp;Arab, &amp;nbsp; bahkan &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;hampir &amp;nbsp;meluas &amp;nbsp;keluar, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;setiap&amp;nbsp;kelalaian terhadap orang-orang &amp;nbsp;Munafik &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;berarti &amp;nbsp;akan&amp;nbsp;merupakan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;bencana yang sangat dikuatirkan akibatnya,&amp;nbsp;akan merupakan bahaya yang cepat sekali akan &amp;nbsp;menjalar &amp;nbsp;jika&amp;nbsp;tidak lekas-lekas pula kuman-kuman itu diberantas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;membuat &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;mesjid7 &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Dhu Awan&amp;nbsp;sejauh satu jam perjalanan dari &amp;nbsp;Medinah. &amp;nbsp;Ke &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;mesjid&amp;nbsp;inilah &amp;nbsp;kelompok &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Munafik &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;selalu &amp;nbsp;datang.&amp;nbsp;Mereka berusaha &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;mengubah &amp;nbsp;ajaran &amp;nbsp;Tuhan &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;sebenarnya. &amp;nbsp;Dengan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;memecah-belah kaum&amp;nbsp;Muslimin dengan menimbulkan bencana dan kekufuran. &amp;nbsp;Kelompok&amp;nbsp;ini &amp;nbsp;meminta &amp;nbsp;kepada Nabi supaya membuka mesjid dan sekalian&amp;nbsp;sembahyang di tempat itu. Permintaan mereka diajukan sebelum&amp;nbsp;peristiwa Tabuk. Oleh Nabi mereka diminta menunggu sampai ia&amp;nbsp;kembali. Tetapi setelah &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mengetahui &amp;nbsp;persoalan&amp;nbsp;mesjid &amp;nbsp;itu serta untuk apa pula tujuan sebenarnya dibangun,&amp;nbsp;oleh Nabi diperintahkan supaya mesjid &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dibakar. &amp;nbsp;Dengan&amp;nbsp;demikian &amp;nbsp; hal &amp;nbsp; itu &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;contoh, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;membuat&amp;nbsp;orang-orang Munafik itu jadi &amp;nbsp;ketakutan. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;surut &amp;nbsp;dan&amp;nbsp;menyisihkan &amp;nbsp;diri. Yang akan melindungi mereka pun sudah tak&amp;nbsp;ada lagi selain Abdullah b. Ubayy, ketua dan pemimpin merekaitu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2011/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-33.html&quot;&gt;(bersambung 3/3)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;br /&gt;&amp;nbsp; oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;&amp;nbsp; diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&amp;nbsp; Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;&amp;nbsp; Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&amp;nbsp; Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&amp;nbsp; Seri PUSTAKA ISLAM No.1</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/2431263554013228082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2011/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/2431263554013228082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/2431263554013228082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2011/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-23.html' title='TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM  (2/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-7245102368135833916</id><published>2011-11-24T01:16:00.000-08:00</published><updated>2011-12-05T20:49:16.012-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nabi Ibrahim"/><title type='text'>TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM (1/3)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketentuan Zakat dan Kharaj - Berita Rumawi &amp;nbsp;bersiap &amp;nbsp;siap &amp;nbsp;-&amp;nbsp;Seruan &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;menghadapi &amp;nbsp;Rumawi &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;menyambut&amp;nbsp;seruan &amp;nbsp;Rasul &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp; belakang &amp;nbsp; dan&amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Munafik &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;bersikap &amp;nbsp;tegas - Tentara&amp;nbsp;Rumawi - Jalan ke Syam yang panas membakar - Rumawi &amp;nbsp;menarik&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;diri &amp;nbsp;ketakutan &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Perjanjian &amp;nbsp;dengan Yohanna dan para amir&amp;nbsp;perbatasan - Kembali ke Medinah - Ibrahim sakit &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Muhammad&amp;nbsp;meratapi kematian Ibrahim.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;PERISTIWA rumah-tangga serta ketegangan dan kegelisahan yang&amp;nbsp;timbul antara &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;isteri-isterinya &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;sampai&amp;nbsp;mengubah &amp;nbsp; segala &amp;nbsp;sesuatu &amp;nbsp;mengenai &amp;nbsp;masalah-masalah &amp;nbsp;umum.&amp;nbsp;Setelah Mekah dibebaskan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;penduduk &amp;nbsp;kota &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;menerima&amp;nbsp;Islam, &amp;nbsp;sekarang masalah-masalah umum itu sudah terasa makin&amp;nbsp;penting &amp;nbsp;sekali. &amp;nbsp;Seluruh &amp;nbsp;masyarakat &amp;nbsp; Arab &amp;nbsp; sudah &amp;nbsp; mulai&amp;nbsp;merasakan &amp;nbsp;betapa &amp;nbsp;pentingnya &amp;nbsp;hal itu. Rumah Suci itu sudah&amp;nbsp;merupakan &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;suci &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;Arab, &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp; mereka&amp;nbsp;berziarah &amp;nbsp;sejak &amp;nbsp;berabad-abad &amp;nbsp;lamanya. &amp;nbsp;Rumah Suci ini dan&amp;nbsp;segala sesuatunya yang berhubungan dengan itu &amp;nbsp;- &amp;nbsp;penjagaan,&amp;nbsp;penyediaan &amp;nbsp;makanan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;air serta hal-hal yang berhubungan&amp;nbsp;dengan masalah haji dari pelbagai macam upacara &amp;nbsp;- &amp;nbsp;sekarang&amp;nbsp;berada &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tangan Muhammad dan di bawah undang-undang agama&amp;nbsp;baru ini. Sudah &amp;nbsp;tentu &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;dibebaskannya &amp;nbsp;Mekah&amp;nbsp;masalah-masalah &amp;nbsp; umum &amp;nbsp; di &amp;nbsp; kalangan &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;jadi&amp;nbsp;bertambah, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;bertambah &amp;nbsp; pula&amp;nbsp;merasakan &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;adanya &amp;nbsp;pengaruh &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;di segala pelosok&amp;nbsp;jazirah. Dengan bertambahnya masalah-masalah umum ini dengan&amp;nbsp;sendirinya &amp;nbsp; akan &amp;nbsp; bertambah &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;pengeluaran-pengeluaran&amp;nbsp;masyarakat umum itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oleh karena &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;harus &amp;nbsp;mengeluarkan &amp;nbsp;zakat&amp;nbsp;&#39;usyr1 &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;bertahan dengan&amp;nbsp;jahiliahnya diharuskan pula membayar kharaj &amp;nbsp;(pajak &amp;nbsp;tanah).&amp;nbsp;Hal &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;menimbulkan kegelisahan di kalangan mereka; kadang&amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;menggerutu, &amp;nbsp;bahkan &amp;nbsp; lebih &amp;nbsp; dari &amp;nbsp; hanya &amp;nbsp; sekadar&amp;nbsp;menggerutu. &amp;nbsp;Akan &amp;nbsp;tetapi, &amp;nbsp;peraturan &amp;nbsp;baru yang berhubungan&amp;nbsp;dengan agama baru ini, soal pemungutan &#39;usyr dan &amp;nbsp;kharaj &amp;nbsp;di&amp;nbsp;seluruh &amp;nbsp;jazirah &amp;nbsp;belum merupakan suatu jalan ke luar. Untuk&amp;nbsp;maksud itu Muhammad kemudian mengutus &amp;nbsp;sahabat-sahabatnya &amp;nbsp;-&amp;nbsp;tak &amp;nbsp;lama &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;dari Mekah - untuk memungut&amp;nbsp;&#39;usyr dari penghasilan &amp;nbsp;para &amp;nbsp;kabilah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;beragama&amp;nbsp;Islam &amp;nbsp;tanpa &amp;nbsp;mengusik-usik &amp;nbsp;modal &amp;nbsp;pokok. &amp;nbsp;Mereka semua itu&amp;nbsp;berangkat menuju tujuannya masing-masing, dan &amp;nbsp;para &amp;nbsp;kabilah&amp;nbsp;itu pun menyambut mereka dengan ramah sekali dan zakat &#39;usyr&amp;nbsp;itu pun dibayarnya dengan segala senang hati. Tak ada &amp;nbsp;pihak&amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;mengelak &amp;nbsp;dari itu selain daripada anak-suku dari&amp;nbsp;Banu Tamim dan Banu&#39;l-Mushtaliq. Sementara zakat &amp;nbsp;&#39;usyr &amp;nbsp;tu&amp;nbsp;dikenakan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;kabilah-kabilah &amp;nbsp;dekat kabilah Banu Tamim&amp;nbsp;yang mereka laksanakan berupa ternak &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;harta, &amp;nbsp;tiba-tiba&amp;nbsp;Banu&#39;l-&#39;Anbar &amp;nbsp;[anak &amp;nbsp;suku &amp;nbsp;Banu &amp;nbsp;Tamim], sebelum mereka itu&amp;nbsp;dimintai zakat, mereka sudah siap membawa tombak dan &amp;nbsp;pedang&amp;nbsp;mengusir petugas itu dari daerahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah &amp;nbsp;berita &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;disampaikan kepada Muhammad, ia segera&amp;nbsp;menugaskan &amp;nbsp;&#39;Uyaina &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;Hishn &amp;nbsp;memimpin &amp;nbsp;lima &amp;nbsp;puluh &amp;nbsp;orang&amp;nbsp;anggota &amp;nbsp;pasukan berkuda. Mereka diserbu dengan tiada setahu&amp;nbsp;mereka dan mereka pun lari tunggang-langgang. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Lebih &amp;nbsp;dari&amp;nbsp;limapuluh orang terdiri dari laki-laki, wanita dan anak-anak&amp;nbsp;menjadi tawanan, dan mereka ini dibawa &amp;nbsp;pulang &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Medinah.&amp;nbsp;Tawanan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;oleh Nabi dipenjarakan. Di kalangan Banu Tamim&amp;nbsp;ini sudah &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;sejumlah &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;ikut&amp;nbsp;berperang &amp;nbsp;di &amp;nbsp;samping &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;dalam membebaskan Mekah dan di&amp;nbsp;Hunain. Yang sebagian lagi masih tetap dalam jahiliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah mengetahui apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terjadi &amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;kawan-kawan&amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;dari Banu&#39;l-&#39;Anbar itu, mereka mengirimkan utusan ke&amp;nbsp;Medinah, terdiri dari &amp;nbsp;pemuka-pemuka &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;sendiri. &amp;nbsp;Bila&amp;nbsp;mereka sudah sampai di mesjid, mereka memanggil-manggil Nabi&amp;nbsp;dari luar kamar: &amp;nbsp;Muhammad, &amp;nbsp;keluarlah &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;mari. &amp;nbsp;Panggilan&amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;ini sangat mengganggu Nabi. Sebenarnya ia tidak akan&amp;nbsp;keluar menemui mereka, kalau tidak &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;terdengar &amp;nbsp;suara&amp;nbsp;azan &amp;nbsp;sembahyang &amp;nbsp;lohor. &amp;nbsp;Begitu mereka melihat Nabi, segera&amp;nbsp;mereka melaporkan apa yang telah dilakukan &#39;Uyaina &amp;nbsp;terhadap&amp;nbsp;golongan mereka itu. Juga mereka melaporkan tentang beberapa&amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;masuk &amp;nbsp;Islam &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;berjuang &amp;nbsp; di&amp;nbsp;sampingnya, &amp;nbsp;selanjutnya &amp;nbsp;dikatakan &amp;nbsp;betapa kedudukan mereka&amp;nbsp;itu di tengah-tengah masyarakat Arab.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Kami kemari hendak berlumba,&quot; kata &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;lagi. &amp;nbsp;&quot;Berilah&amp;nbsp;ijin kepada penyair dan orator kami.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian &amp;nbsp;juru &amp;nbsp;pidato &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;&#39;Utarid b. Hajib berpidato.&amp;nbsp;Setelah selesai, Rasulullah memanggil Thabit b. &amp;nbsp;Qais &amp;nbsp;untuk&amp;nbsp;membalasnya. &amp;nbsp;Seterusnya penyair mereka, Az-Zabriqan b. Badr&amp;nbsp;membacakan sajak-sajak yang kemudian dibalas oleh Hassan &amp;nbsp;b.&amp;nbsp;Thabit. &amp;nbsp;Setelah &amp;nbsp;selesai &amp;nbsp;perlombaan &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;&#39;Afra&#39; b. Habis&amp;nbsp;berkata: Orang ini &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;tepat &amp;nbsp;sekali. &amp;nbsp;Oratornya &amp;nbsp;lebih&amp;nbsp;ulung &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;orator &amp;nbsp;kita, penyairnya juga lebih pandai dari&amp;nbsp;penyair kita dan suara mereka lebih nyaring dari suara kita.Dan &amp;nbsp;rombongan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;pun menerima Islam. Tawanan-tawanan itu&amp;nbsp;oleh Nabi dibebaskan dan dikembalikan kepada mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada pun Banu Mushtaliq, begitu mereka melihat pemungut zakat&amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pajak, &amp;nbsp;mereka lari ketakutan. Kemudian mereka mengutus&amp;nbsp;orang kepada Nabi melaporkan, bahwa adanya &amp;nbsp;kekuatiran &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;tempatnya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;menimbulkan adanya salah&amp;nbsp;paham.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pengaruh &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;kini &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;mulai &amp;nbsp;terasa &amp;nbsp; sampai &amp;nbsp; ke&amp;nbsp;pelosok-pelosok &amp;nbsp;jazirah. &amp;nbsp;Setiap &amp;nbsp;ada golongan atau kabilah&amp;nbsp;yang mencoba-coba hendak melawan pengaruh &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;sudah&amp;nbsp;siap &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;mengirimkan &amp;nbsp;kekuatan &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;sana dan mengharuskan&amp;nbsp;mereka tunduk membayar kharaj dengan tetap dalam kepercayaan&amp;nbsp;mereka, atau sebagai orang Islam dengan membayar zakat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara &amp;nbsp;perhatiannya &amp;nbsp;sedang diarahkan ke seluruh jazirah&amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;jangan &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; akan &amp;nbsp; dapat&amp;nbsp;menggoyahkan, &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; keamanan &amp;nbsp; di &amp;nbsp; seluruh &amp;nbsp; wilayah &amp;nbsp;itu&amp;nbsp;benar-benar aman sampai ke &amp;nbsp;pelosok-pelosok, &amp;nbsp;tiba-tiba &amp;nbsp;ada&amp;nbsp;berita &amp;nbsp;sampai kepadanya dari pihak Rumawi, bahwa negara itu&amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;menyiapkan &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;pasukan &amp;nbsp;tentara &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; hendak&amp;nbsp;menyerang &amp;nbsp;perbatasan tanah Arab sebelah utara, dengan suatu&amp;nbsp;serangan yang akan membuat orang lupa akan penarikan &amp;nbsp;mundur&amp;nbsp;yang &amp;nbsp;secara &amp;nbsp;cerdik dilakukan pihak Arab di Mu&#39;ta dulu itu.&amp;nbsp;Juga akan membuat orang lupa &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;pengaruh &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;yang&amp;nbsp;deras &amp;nbsp; maju &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;segenap &amp;nbsp;penjuru &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;membendung&amp;nbsp;kekuasaan Rumawi di &amp;nbsp;Syam &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kekuasaan &amp;nbsp;Persia &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Hira.&amp;nbsp;Berita &amp;nbsp; itu &amp;nbsp;tiba &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;begitu &amp;nbsp;konkrit. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;lagi&amp;nbsp;ragu-ragu &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;mengambil &amp;nbsp;kesempatan &amp;nbsp; ini. &amp;nbsp; Ia &amp;nbsp; hendak&amp;nbsp;menghadapi &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;kekuatan &amp;nbsp;itu dan akan menghancurkannya&amp;nbsp;sekali dengan &amp;nbsp;mengikis &amp;nbsp;habis &amp;nbsp;setiap &amp;nbsp;harapan &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hati&amp;nbsp;pemimpin-pemimpin mereka yang bermaksud hendak menyerang dan&amp;nbsp;mengganggu kawasan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika itu musim panas belum berakhir. Suhu panas musim pada&amp;nbsp;awal &amp;nbsp;musim rontok yang sampai pada titik yang sangat tinggi&amp;nbsp;itu merupakan musim maut yang &amp;nbsp;sangat &amp;nbsp;mencekam &amp;nbsp;di &amp;nbsp;wilayah&amp;nbsp;padang &amp;nbsp;pasir. Di samping itu memang perjalanan dari Medinah&amp;nbsp;ke Syam, selain perjalanan yang panjang &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;sangat &amp;nbsp;sukar&amp;nbsp;sekali &amp;nbsp; ditempuh. &amp;nbsp;Perlu &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;keuletan, &amp;nbsp;persediaan &amp;nbsp;bahan&amp;nbsp;makanan dan air. Jadi, tidak ada jalan lain &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;harus&amp;nbsp;memberitahukan &amp;nbsp;niatnya &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;berangkat menghadapi Rumawi&amp;nbsp;itu kepada umum; supaya mereka juga bersiap-siap. Tidak &amp;nbsp;ada&amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;harus &amp;nbsp;menyimpang &amp;nbsp;pula dari kebiasaannya&amp;nbsp;dalam ekspedisi-ekspedisinya yang &amp;nbsp;sudah-sudah, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;memimpin &amp;nbsp; pasukannya &amp;nbsp;sering &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;menuju &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;jurusan &amp;nbsp;lain&amp;nbsp;daripada yang sebenarnya &amp;nbsp;dituju, &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;menyesatkan &amp;nbsp;pihak&amp;nbsp;musuh supaya berita perjalanannya itu tidak diketahui.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian &amp;nbsp; &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp; menyerukan &amp;nbsp; kepada &amp;nbsp; semua &amp;nbsp; kabilah&amp;nbsp;bersiap-siap &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; pasukan &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; sebesar &amp;nbsp; &amp;nbsp;mungkin.&amp;nbsp;Orang-orang &amp;nbsp;kaya &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;kalangan &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;juga dimintanya&amp;nbsp;supaya ikut serta dalam menyiapkan pasukan itu dengan &amp;nbsp;harta&amp;nbsp;yang &amp;nbsp; ada &amp;nbsp; pada &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;mengerahkan &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;supaya&amp;nbsp;sama-sama menggabungkan diri ke dalam &amp;nbsp;pasukan &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Dengan&amp;nbsp;demikian, &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;berarti &amp;nbsp;sekali sehingga dapat membawa&amp;nbsp;rasa cemas kedalam jiwa pihak Rumawi, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;terkenal&amp;nbsp;oleh banyaknya jumlah orang dan besarnya perlengkapan.&amp;nbsp;Bagaimana &amp;nbsp;gerangan kaum Muslimin menyambut seruan ini, yang&amp;nbsp;berarti harus meninggalkan &amp;nbsp;isteri, &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;harta-benda,&amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;panas &amp;nbsp;musim &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;begitu &amp;nbsp;dahsyat, dalam mengarungi&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;lautan tandus padang sahara, kering, air pun &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;seberapa,&amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;harus pula menghadapi musuh yang sudah mengalahkan&amp;nbsp;Persia, dan belum dapat dikalahkan oleh kaum Muslimin? &amp;nbsp;Akan&amp;nbsp;tetapi &amp;nbsp;iman &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;kecintaan &amp;nbsp;mereka kepada Rasul, serta&amp;nbsp;kemesraan kepada agama, mereka pun terjun &amp;nbsp;menyambut &amp;nbsp;seruan&amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;berangkat &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;arak-arakan yang rasanya dapat&amp;nbsp;menyempitkan ruang padang &amp;nbsp;sahara &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;sambil &amp;nbsp;mengerahkan&amp;nbsp;semua harta dan ternak mereka, siap dengan senjata ditangan,&amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;debu &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;mengepul, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp; begitu &amp;nbsp; sampai&amp;nbsp;beritanya &amp;nbsp;kepada musuh, mereka akan lari tunggang-langgang.&amp;nbsp;Ataukah barangkali perjalanan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;begitu &amp;nbsp;sulit &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;di&amp;nbsp;bawah &amp;nbsp;lecutan &amp;nbsp;udara panas, dibawah ancaman lapar dan haus,&amp;nbsp;mereka akan jadi enggan dan kembali surut?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dua perasaan itu di kalangan Muslimin ada &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;itu.&amp;nbsp;Ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menyambut &amp;nbsp;agama &amp;nbsp;ini dengan hati yang bersemarak&amp;nbsp;cahaya dan &amp;nbsp;bimbingan &amp;nbsp;Tuhan, &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;berkilauan&amp;nbsp;cahaya iman, dan ia sudah tidak mengenal yang lain. Ada yang&amp;nbsp;masuk agama dengan suatu harapan, dan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;rasa &amp;nbsp;gentar.&amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp; &amp;nbsp;mengharapkan &amp;nbsp; harta &amp;nbsp; rampasan &amp;nbsp; perang, &amp;nbsp; karena&amp;nbsp;kabilah-kabilah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;berdaya &amp;nbsp;menahan &amp;nbsp; serbuan&amp;nbsp;Muslimin, &amp;nbsp;lalu mereka menyerah dan bersedia membayar jizya2&amp;nbsp;dengan taat dan patuh. Yang merasa &amp;nbsp;gentar &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;kekuatan&amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;menghantam kekuatan lain yang merintanginya, dan&amp;nbsp;ditakuti kekuasaannya oleh setiap &amp;nbsp;raja. &amp;nbsp;Golongan &amp;nbsp;pertama,&amp;nbsp;dengan segera mereka itu berbondong-bondong menyambut seruan&amp;nbsp;Rasulullah. Ada orang miskin &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;ada&amp;nbsp;binatang beban yang akan ditungganginya, ada pula orang yang&amp;nbsp;kaya &amp;nbsp;raya, &amp;nbsp;menyerahkan &amp;nbsp; semua &amp;nbsp; harta &amp;nbsp; kepadanya &amp;nbsp; untuk&amp;nbsp;diserahkan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;perjuangan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;jalan Allah, dengan hati&amp;nbsp;ikhlas, dengan harapan akan gugur &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;syahid &amp;nbsp;di&amp;nbsp;sisi &amp;nbsp;Tuhan. &amp;nbsp;Sedang yang lain masih berat-berat langkah dan&amp;nbsp;mulai mereka itu mencari-cari alasan, sambil &amp;nbsp;berbisik-bisik&amp;nbsp;sesama &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mencemooh ajakan Muhammad kepada mereka&amp;nbsp;untuk menghadapi suatu peperangan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;jauh, &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;udara&amp;nbsp;yang begitu panas membakar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Itulah &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;munafik, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;karenanya Surah&amp;nbsp;At-Taubah turun, yang berisi ajakan perjuangan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;paling&amp;nbsp;besar &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tegas-tegas &amp;nbsp;menyampaikan &amp;nbsp;ancaman &amp;nbsp;Tuhan kepada&amp;nbsp;mereka yang membelakangi ajakan Rasulullah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada sekelompok orang-orang munafik yang &amp;nbsp;berkata &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;sama&amp;nbsp;lain: Jangan kalian berangkat perang dalam udara panas. Maka&amp;nbsp;firman Tuhan ini turun:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;É dan mereka berkata: &quot;Jangan kamu berangkat &amp;nbsp;perang &amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;udara &amp;nbsp;panas &amp;nbsp;begini.&#39; &amp;nbsp;Tapi &amp;nbsp;katakanlah: &amp;nbsp;&#39;Api neraka lebih&amp;nbsp;panas lagi, kalau &amp;nbsp;kamu &amp;nbsp;mengerti! &amp;nbsp;Biarlah &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;tertawa&amp;nbsp;sedikit dan menangis lebih banyak sebagai balasan atas hasil&amp;nbsp;perbuatan mereka.&quot; (Qur&#39;an, 9: 81-82)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kata Muhamnmad kepada Jadd b. &amp;nbsp;Qais &amp;nbsp;- &amp;nbsp;salah &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;Banu&amp;nbsp;Salima:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Hai &amp;nbsp; &amp;nbsp;Jadd, &amp;nbsp; engkau &amp;nbsp; bersedia &amp;nbsp; tahun &amp;nbsp; ini &amp;nbsp; menghadapi&amp;nbsp;Banu&#39;l Ashfar?&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Rasulullah,&quot; kata &amp;nbsp;Jadd. &amp;nbsp; &amp;nbsp;&quot;Ijinkanlah &amp;nbsp;saya &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;tidak&amp;nbsp;dibawa &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;ujian &amp;nbsp;serupa &amp;nbsp;ini. Masyarakat saya sudah&amp;nbsp;cukup mengenal, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;berahi&amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;wanita &amp;nbsp;seperti saya ini. Kuatir saya, bahwa kalau&amp;nbsp;saya melihat wanita-wanita Banu&#39;l-Ashfar, saya takkan &amp;nbsp;dapat&amp;nbsp;menahan diri.&quot; [Banu&#39;lAshfar ialah bangsa Rumawi].&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oleh &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;ditinggalkan. &amp;nbsp;Dalam hubungan ini ayat&amp;nbsp;berikut ini turun:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Ada pula di antara mereka yang &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;&#39;Ijinkanlah &amp;nbsp;saya&amp;nbsp;(tidak &amp;nbsp;ikut &amp;nbsp;serta) &amp;nbsp;dan jangan kaubawa saya ke dalam ujian&amp;nbsp;ini.&#39; Ya, ketahuilah, mereka kini sudah &amp;nbsp;terjatuh &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;ujian &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;neraka &amp;nbsp;itu melingkungi orang-orang&amp;nbsp;kafir.&quot; (Qur&#39;an, 9:49)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang-orang yang memang sudah membawa bibit-bibit &amp;nbsp;kebencian&amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hatinya &amp;nbsp;kepada Muhammad, mereka mengambil kesempatan&amp;nbsp;dalam peristiwa ini supaya orang-orang &amp;nbsp;munafik &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;tambah&amp;nbsp;munafik dan menghasut orang supaya tinggal di belakang medan&amp;nbsp;perang. Muhammad melihat bahwa mereka itu tak &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;diberi&amp;nbsp;hati, &amp;nbsp;kuatir &amp;nbsp;nanti &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;merajalela. &amp;nbsp;Ia berpendapat akan&amp;nbsp;mengambil tindakan terhadap mereka dengan &amp;nbsp;tangan &amp;nbsp;besi. &amp;nbsp;Ia&amp;nbsp;mengetahui, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;berkumpul di rumah Sulaim&amp;nbsp;orang Yahudi itu. Mereka &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;mengalang-alangi &amp;nbsp;orang, &amp;nbsp;mau&amp;nbsp;menanamkan &amp;nbsp;rasa &amp;nbsp;enggan &amp;nbsp;dalam hati orang dan supaya mereka&amp;nbsp;tinggal saja di garis &amp;nbsp;belakang. &amp;nbsp;Didampingi &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;beberapa&amp;nbsp;orang sahabat ia mengutus Talha b. &#39;Ubaidillah kepada mereka&amp;nbsp;dan rumah Sulaim itu &amp;nbsp;dibakar. &amp;nbsp;Salah &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;mereka&amp;nbsp;patah kakinya ketika ia melarikan diri dari dalam rumah itu.&amp;nbsp;Yang &amp;nbsp;lain-lain &amp;nbsp;langsung &amp;nbsp;menerobos &amp;nbsp;api &amp;nbsp;itu &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; dapat&amp;nbsp;meloloskan diri.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi &amp;nbsp;mereka sudah tidak lagi mengulangi perbuatan semacam&amp;nbsp;itu. Bahkan itu menjadi contoh buat yang lain. &amp;nbsp;Sesudah &amp;nbsp;itu&amp;nbsp;tak ada lagi orang berani melakukan perbuatan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tindakan &amp;nbsp;tegas &amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;munafik itu ada juga&amp;nbsp;bekasnya. Dalam mempersiapkan pasukan itu &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;kaya&amp;nbsp;dan &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;menyumbangkan&amp;nbsp;hartanya dalam jumlah yang cukup besar. Usman b. &#39;Affan saja&amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;menyumbang seribu dinar, dan banyak lagi yang lain,&amp;nbsp;masing-masing menurut kemampuannya. Setiap orang yang &amp;nbsp;mampu&amp;nbsp;tampil &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; perlengkapan &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; biaya &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;pula.&amp;nbsp;Orang-orang yang tidak punya juga banyak yang &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;ingin&amp;nbsp;dibawa &amp;nbsp;serta oleh Nabi. Mereka yang mampu oleh Nabi dibawa,&amp;nbsp;sedang kepada yang lain ia &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;&quot;Dalam &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;saya&amp;nbsp;tidak mendapat kendaraan yang akan dapat membawa kamu.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; (&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2011/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-23.html&quot;&gt;bersambung 2/3&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; Cetakan Kelima, 1980&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp; Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/7245102368135833916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2011/11/tabuk-dan-kematian-ibrahim-13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/7245102368135833916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/7245102368135833916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2011/11/tabuk-dan-kematian-ibrahim-13.html' title='TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM (1/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-8462978915227785048</id><published>2010-03-17T20:54:00.000-07:00</published><updated>2010-03-17T20:54:26.180-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA"/><title type='text'>NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (3/3)</title><content type='html'>Juga orang berselisih pendapat mengenai &amp;nbsp;tugas &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dipegang&lt;br /&gt;Muhammad &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;perang &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mengatakan &amp;nbsp;tugasnya&lt;br /&gt;mengumpulkan anak-anak panah yang datang &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp;Hawazin&lt;br /&gt;lalu di berikan kepada paman-pamannya untuk dibalikkan kembali&lt;br /&gt;kepada pihak lawan. Yang &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;berpendapat, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;dia&lt;br /&gt;sendiri yang ikut melemparkan panah. Tetapi, selama peperangan&lt;br /&gt;tersebut telah berlangsung sampai empat tahun, maka &amp;nbsp;kebenaran&lt;br /&gt;kedua &amp;nbsp;pendapat &amp;nbsp;itu dapat saja diterima. Mungkin pada mulanya&lt;br /&gt;ia &amp;nbsp;mengumpulkan &amp;nbsp;anak-anak &amp;nbsp;panah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;pamannya &amp;nbsp; dan&lt;br /&gt;kemudian &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;sendiripun &amp;nbsp;ikut &amp;nbsp;melemparkan. &amp;nbsp;Beberapa &amp;nbsp;tahun&lt;br /&gt;sesudah &amp;nbsp;kenabiannya &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;menyebutkan &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;Perang&lt;br /&gt;Fijar &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;&quot;Aku mengikutinya bersama dengan&lt;br /&gt;paman-pamanku, juga ikut melemparkan panah dalam &amp;nbsp;perang &amp;nbsp;itu;&lt;br /&gt;sebab aku tidak suka kalau tidak juga aku ikut melaksanakan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah &amp;nbsp;Perang &amp;nbsp;Fijar &amp;nbsp;Quraisy &amp;nbsp;merasakan sekali bencana yang&lt;br /&gt;menimpa mereka dan menimpa Mekah seluruhnya, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;disebabkan&lt;br /&gt;oleh perpecahan, sesudah Hasyim dan &#39;Abd&#39;l-Muttalib wafat, dan&lt;br /&gt;masing-masing pihak berkeras mau &amp;nbsp;jadi &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berkuasa. &amp;nbsp;Kalau&lt;br /&gt;tadinya orang-orang Arab itu menjauhi, sekarang mereka berebut&lt;br /&gt;mau berkuasa. Atas anjuran Zubair bin &#39;Abd&#39;l-Muttalib di rumah&lt;br /&gt;Abdullah &amp;nbsp;bin &amp;nbsp;Jud&#39;an &amp;nbsp;diadakan &amp;nbsp;pertemuan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;mengadakan&lt;br /&gt;jamuan makan, dihadiri oleh &amp;nbsp;keluarga-keluarga &amp;nbsp;Hasyim, &amp;nbsp;Zuhra&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;Taym. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;sepakat &amp;nbsp;dan berjanji atas nama Tuhan Maha&lt;br /&gt;Pembalas, bahwa Tuhan akan &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;di &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;teraniaya&lt;br /&gt;sampai &amp;nbsp;orang itu tertolong. Muhammad menghadiri pertemuan itu&lt;br /&gt;yang oleh mereka disebut Hilf&#39;l-Fudzul. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;mengatakan, &amp;nbsp;&quot;Aku&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;suka &amp;nbsp;mengganti fakta yang kuhadiri di rumah Ibn Jud&#39;an&lt;br /&gt;itu dengan jenis unta yang baik. &amp;nbsp;Kalau &amp;nbsp;sekarang &amp;nbsp;aku &amp;nbsp;diajak&lt;br /&gt;pasti kukabulkan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti &amp;nbsp; kita &amp;nbsp;lihat, &amp;nbsp;Perang &amp;nbsp;Fijar &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;berlangsung &amp;nbsp;hanya&lt;br /&gt;beberapa hari saja tiap tahun. &amp;nbsp;Sedang &amp;nbsp;selebihnya &amp;nbsp;masyarakat&lt;br /&gt;Arab &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;pekerjaannya &amp;nbsp;masing-masing. Pahit-getirnya&lt;br /&gt;peperangan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tergores &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp; tidak &amp;nbsp; akan&lt;br /&gt;menghalangi &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;kegiatan &amp;nbsp;perdagangan, &amp;nbsp;menjalankan&lt;br /&gt;riba, minum minuman keras serta pelbagai macam kesenangan &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;hiburan sepuas-puasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;Muhammad ikut serta dengan mereka dalam hal ini?&lt;br /&gt;Ataukah sebaliknya perasaannya yang halus, &amp;nbsp;kemampuannya &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;terbatas &amp;nbsp;serta asuhan pamannya membuatnya jadi menjauhi semua&lt;br /&gt;itu, dan melihat segala kemewahan dengan &amp;nbsp;mata &amp;nbsp;bernafsu &amp;nbsp;tapi&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;mampu? Bahwasanya dia telah menjauhi semua itu, sejarah&lt;br /&gt;cukup menjadi saksi. Yang terang ia menjauhi itu bukan &amp;nbsp;karena&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;mampu &amp;nbsp;mencapainya. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tinggal di pinggiran&lt;br /&gt;Mekah, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mempunyai &amp;nbsp;mata &amp;nbsp;pencarian, &amp;nbsp;hidup &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;kemiskinan dan kekurangan, ikut hanyut juga dalam hiburan itu.&lt;br /&gt;Bahkan di antaranya lebih gila lagi dari &amp;nbsp;pemuka-pemuka &amp;nbsp;Mekah&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;bangsawan-bangsawan &amp;nbsp;Quraisy &amp;nbsp;dalam menghanyutkan diri ke&lt;br /&gt;dalam kesenangan demikian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi jiwa Muhammad &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;jiwa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;ingin &amp;nbsp;melihat,&lt;br /&gt;ingin &amp;nbsp;mendengar, &amp;nbsp;ingin &amp;nbsp;mengetahui. &amp;nbsp;Dan &amp;nbsp;seolah &amp;nbsp;tidak ikut&lt;br /&gt;sertanya ia belajar seperti yang dilakukan teman-temannya dari&lt;br /&gt;anak-anak &amp;nbsp;bangsawan &amp;nbsp;menyebabkan &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;keras lagi ingin&lt;br /&gt;memiliki pengetahuan. Karena jiwanya yang besar, yang kemudian&lt;br /&gt;pengaruhnya tampak berkilauan menerangi dunia, jiwa besar yang&lt;br /&gt;selalu mendambakan kesempurnaan, itu jugalah yang &amp;nbsp;menyebabkan&lt;br /&gt;dia &amp;nbsp;menjauhi &amp;nbsp;foya-foya, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;biasa &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;sasaran utama&lt;br /&gt;pemduduk Mekah. Ia mendambakan cahaya hidup &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;lahir&lt;br /&gt;dalam &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;manifestasi kehidupan, dan yang akan dicapainya&lt;br /&gt;hanya dengan dasar kebenaran. Kenyataan &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dibuktikan &amp;nbsp;oleh&lt;br /&gt;julukan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diberikan &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;kepadanya dan bawaan yang ada&lt;br /&gt;dalam dirinya. Itu sebabnya, sejak masa ia kanak-kanak &amp;nbsp;gejala&lt;br /&gt;kesempurnaan, &amp;nbsp;kedewasaan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kejujuran &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;sudah tampak,&lt;br /&gt;sehingga penduduk Mekah semua &amp;nbsp;memanggilnya &amp;nbsp;Al-Amin &amp;nbsp;(artinya&lt;br /&gt;&#39;yang dapat dipercaya&#39;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menyebabkan dia lebih banyak merenung dan berpikir, ialah&lt;br /&gt;pekerjaannya menggembalakan kambing sejak dalam &amp;nbsp;masa &amp;nbsp;mudanya&lt;br /&gt;itu. &amp;nbsp; Dia &amp;nbsp;menggembalakan &amp;nbsp;kambing &amp;nbsp;keluarganya &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kambing&lt;br /&gt;penduduk Mekah. Dengan rasa gembira ia &amp;nbsp;menyebutkan &amp;nbsp;saat-saat&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;dialaminya &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;waktu menggembala itu. Di antaranya ia&lt;br /&gt;berkata: &quot;Nabi-nabi yang diutus Allah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;gembala &amp;nbsp;kambing.&quot;&lt;br /&gt;Dan &amp;nbsp;katanya &amp;nbsp;lagi: &amp;nbsp;&quot;Musa &amp;nbsp;diutus, &amp;nbsp;dia gembala kambing, Daud&lt;br /&gt;diutus, dia gembala kambing, aku diutus, juga gembala &amp;nbsp;kambing&lt;br /&gt;keluargaku di Ajyad.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gembala &amp;nbsp;kambing &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berhati &amp;nbsp;terang &amp;nbsp;itu, dalam udara yang&lt;br /&gt;bebas lepas di siang hari, dalam kemilau &amp;nbsp;bintang &amp;nbsp;bila &amp;nbsp;malam&lt;br /&gt;sudah &amp;nbsp;bertahta, &amp;nbsp;menemukan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;serasi untuk&lt;br /&gt;pemikiran dan permenungannya. Ia menerawang dalam suasana alam&lt;br /&gt;demikian &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;karena ia ingin melihat sesuatu di balik semua&lt;br /&gt;itu. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;pelbagai &amp;nbsp;manifestasi &amp;nbsp;alam &amp;nbsp;ia &amp;nbsp; mencari &amp;nbsp; suatu&lt;br /&gt;penafsiran &amp;nbsp;tentang penciptaan semesta ini. Ia melihat dirinya&lt;br /&gt;sendiri. Karena hatinya yang terang, jantungnya yang hidup, ia&lt;br /&gt;melihat dirinya tidak terpisah dari alam semesta itu. Bukankah&lt;br /&gt;juga ia menghirup udaranya, dan kalau tidak &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;berarti&lt;br /&gt;kematian? &amp;nbsp; Bukankah &amp;nbsp; ia &amp;nbsp; dihidupkan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;sinar &amp;nbsp;matahari,&lt;br /&gt;bermandikan cahaya bulan dan kehadirannya &amp;nbsp;berhubungan &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;bintang-bintang &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dengan seluruh alam? Bintang-bintang dan&lt;br /&gt;semesta alam yang tampak membentang di &amp;nbsp;depannya, &amp;nbsp;berhubungan&lt;br /&gt;satu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;dalam susunan yang sudah ditentukan,&lt;br /&gt;matahari tiada seharusnya dapat mengejar bulan atau malam akan&lt;br /&gt;mendahului &amp;nbsp;siang. &amp;nbsp;Apabila kelompok kambing yang ada di depan&lt;br /&gt;Muhammad itu &amp;nbsp;memintakan &amp;nbsp;kesadaran &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;perhatiannya &amp;nbsp;supaya&lt;br /&gt;jangan &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;serigala &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;menerkam &amp;nbsp;domba itu, jangan&lt;br /&gt;sampai - selama tugasnya di pedalaman itu &amp;nbsp;- &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;domba &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;sesat, maka kesadaran dan kekuatan apakah yang menjaga susunan&lt;br /&gt;alam yang begitu kuat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran dan permenungan demikian membuat ia jauh dari segala&lt;br /&gt;pemikiran &amp;nbsp;nafsu &amp;nbsp;manusia duniawi. Ia berada lebih tinggi dari&lt;br /&gt;itu sehingga adanya hidup palsu yang sia-sia akan tampak jelas&lt;br /&gt;di &amp;nbsp; hadapannya. &amp;nbsp; Oleh &amp;nbsp; karena &amp;nbsp; itu, &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;perbuatan &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;tingkah-lakunya Muhammad terhindar dari segala &amp;nbsp;penodaan &amp;nbsp;nama&lt;br /&gt;yang sudah diberikan kepadanya oleh penduduk Mekah, dan memang&lt;br /&gt;begitu adanya: Al-Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dibuktikan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;keterangan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diceritakannya&lt;br /&gt;kemudian, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;menggembala kambing&lt;br /&gt;dengan seorang kawannya. &amp;nbsp;Pada &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;hari &amp;nbsp;hatinya &amp;nbsp;berkata,&lt;br /&gt;bahwa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;ingin &amp;nbsp;bermain-main seperti pemuda-pemuda lain. Hal&lt;br /&gt;ini dikatakannya kepada kawannya pada suatu &amp;nbsp;senja, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;ingin &amp;nbsp;turun &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Mekah, &amp;nbsp;bermain-main &amp;nbsp;seperti para pemuda di&lt;br /&gt;gelap &amp;nbsp;malam, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dimintanya &amp;nbsp;kawannya &amp;nbsp;menjagakan &amp;nbsp; kambing&lt;br /&gt;ternaknya itu. Tetapi sesampainya di ujung Mekah, perhatiannya&lt;br /&gt;tertarik pada suatu pesta perkawinan dan dia hadir &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tempat&lt;br /&gt;itu. &amp;nbsp;Tetapi &amp;nbsp;tiba-tiba &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;tertidur. &amp;nbsp;Pada &amp;nbsp;malam berikutnya&lt;br /&gt;datang lagi ia ke Mekah, dengan maksud &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sama. &amp;nbsp;Terdengar&lt;br /&gt;olehnya &amp;nbsp;irama &amp;nbsp;musik yang indah, seolah turun dari langit. Ia&lt;br /&gt;duduk mendengarkan. Lalu tertidur lagi sampai pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apakah gerangan pengaruh segala daya &amp;nbsp;penarik &amp;nbsp;Mekah &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;terhadap &amp;nbsp;kalbu &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;jiwa &amp;nbsp;yang begitu padat oleh pikiran dan&lt;br /&gt;renungan? Gerangan apa pula artinya segala daya &amp;nbsp;penarik &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;kita &amp;nbsp;gambarkan itu yang juga tidak disenangi oleh mereka yang&lt;br /&gt;martabatnya jauh di bawah Muhammad?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu ia terhindar dari cacat. Yang sangat &amp;nbsp;terasa &amp;nbsp;benar&lt;br /&gt;nikmatnya, &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;bila &amp;nbsp;ia sedang berpikir atau merenung. Dan&lt;br /&gt;kehidupan &amp;nbsp;berpikir &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;merenung &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;kesenangan &amp;nbsp;bekerja&lt;br /&gt;sekadarnya seperti menggembalakan kambing, bukanlah suatu cara&lt;br /&gt;hidup yang &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;kekayaan &amp;nbsp;berlimpah-limpah &amp;nbsp;baginya. &amp;nbsp;Dan&lt;br /&gt;memang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;mempedulikan &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;itu. Dalam&lt;br /&gt;hidupnya &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;menjauhkan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;pengaruh&lt;br /&gt;materi. &amp;nbsp;Apa &amp;nbsp;gunanya &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;mcngejar &amp;nbsp;itu padahal sudah menjadi&lt;br /&gt;bawaannya ia tidak pernah tertarik? Yang &amp;nbsp;diperlukannya &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;hidup ini asal dia masih dapat menyambung hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah &amp;nbsp;dia juga yang pernahh berkata: &quot;Kami adalah golongan&lt;br /&gt;yang hanya makan bila merasa lapar, dan bila sudah makan tidak&lt;br /&gt;sampai &amp;nbsp;kenyang?&quot; &amp;nbsp;Bukankah &amp;nbsp;dia juga yang sudah dikenal orang&lt;br /&gt;hidup &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;kekurangan &amp;nbsp;selalu &amp;nbsp;dan &amp;nbsp; minta &amp;nbsp; supaya &amp;nbsp; orang&lt;br /&gt;bergembira &amp;nbsp;menghadapi &amp;nbsp;penderitaan hidup? Cara orang mengejar&lt;br /&gt;harta dengan &amp;nbsp;serakah &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;memenuhi &amp;nbsp;hawa &amp;nbsp;nafsunya, &amp;nbsp;sama&lt;br /&gt;sekali &amp;nbsp; tidak &amp;nbsp; pernah &amp;nbsp; dikenal &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;hidupnya.&lt;br /&gt;Kenikmatan jiwa yang &amp;nbsp;paling &amp;nbsp;besar, &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;merasakan &amp;nbsp;adanya&lt;br /&gt;keindahan &amp;nbsp;alam &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dan mengajak orang merenungkannya. Suatu&lt;br /&gt;kenikmatan besar, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;hanya &amp;nbsp;sedikit &amp;nbsp;saja &amp;nbsp;dikenal &amp;nbsp;orang.&lt;br /&gt;Kenikmatan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dirasakan Muhammad sejak masa pertumbuhannya&lt;br /&gt;yang mula-mula &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;diperlihatkan &amp;nbsp;dunia &amp;nbsp;sejak &amp;nbsp;masa&lt;br /&gt;mudanya &amp;nbsp;adalah kenangan yang selalu hidup dalam jiwanya, yang&lt;br /&gt;mengajak orang &amp;nbsp;hidup &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;hanya &amp;nbsp;mementingkan &amp;nbsp;dunia. &amp;nbsp;Ini&lt;br /&gt;dimulai &amp;nbsp; sejak &amp;nbsp; kematian &amp;nbsp; ayahnya &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;kandungan, &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;kematian &amp;nbsp; ibunya, &amp;nbsp; kemudian &amp;nbsp; kematian&lt;br /&gt;kakeknya. &amp;nbsp;Kenikmatan &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;memerlukan &amp;nbsp;harta&lt;br /&gt;kekayaan yang besar, tetapi &amp;nbsp;memerlukan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;kekayaan &amp;nbsp;jiwa&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;kuat. &amp;nbsp;sehingga &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;mengetahui: &amp;nbsp;bagaimana ia&lt;br /&gt;memelihara diri dan menyesuaikannya dengan kehidupan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata pada waktu itu Muhammad dibiarkan saja begitu, tentu&lt;br /&gt;takkan tertarik ia kepada harta. Dengan keadaannya itu ia akan&lt;br /&gt;tetap bahagia, seperti halnya dengan gembala-gembala &amp;nbsp;pemikir,&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;menggabungkan alam ke dalam diri mereka dan telah&lt;br /&gt;pula mereka berada dalam pelukan kalbu alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi Abu Talib pamannya - seperti sudah &amp;nbsp;kita &amp;nbsp;sebutkan&lt;br /&gt;tadi &amp;nbsp;-hidup &amp;nbsp;miskin dan banyak anak. Dari kemenakannya itu ia&lt;br /&gt;mengharapkan akan dapat memberikan tambahan rejeki &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;diperoleh &amp;nbsp; dari &amp;nbsp; pemilik-pemilik &amp;nbsp; kambing &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;kambingnya&lt;br /&gt;digembalakan. Suatu waktu ia mendengar berita, bahwa &amp;nbsp;Khadijah&lt;br /&gt;bint &amp;nbsp;Khuwailid mengupah orang-orang Quraisy untuk menjalankan&lt;br /&gt;perdagangannya. Khadijah adalah seorang wanita &amp;nbsp;pedagang &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;kaya &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dihormati, mengupah orang yang akan memperdagangkan&lt;br /&gt;hartanya itu. Berasal dari Keluarga (Banu) Asad, ia &amp;nbsp;bertambah&lt;br /&gt;kaya &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;kali &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;keluarga Makhzum,&lt;br /&gt;sehingga dia menjadi seorang penduduk Mekah yang &amp;nbsp;terkaya. &amp;nbsp;Ia&lt;br /&gt;menjalankan &amp;nbsp;dagangannya &amp;nbsp;itu dengan bantuan ayahnya Khuwailid&lt;br /&gt;dan beberapa orang &amp;nbsp;kepercayaannya. &amp;nbsp;Beberapa &amp;nbsp;pemuka &amp;nbsp;Quraisy&lt;br /&gt;pernah &amp;nbsp;melamarnya, &amp;nbsp;tetapi &amp;nbsp;ditolaknya. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;yakin mereka itu&lt;br /&gt;melamar hanya karena &amp;nbsp;memandang &amp;nbsp;hartanya. &amp;nbsp;Sungguhpun &amp;nbsp;begitu&lt;br /&gt;usahanya itu terus dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Abu Talib mengetahui, bahwa Khadijah sedang menyiapkan&lt;br /&gt;perdagangan yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;dibawa &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;kafilah &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Syam, &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;memanggil &amp;nbsp; kemenakannya &amp;nbsp;- &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;berumur&lt;br /&gt;duapuluh lima tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Anakku,&quot; kata Abu Talib, &quot;aku bukan orang &amp;nbsp;berpunya. &amp;nbsp;Keadaan&lt;br /&gt;makin &amp;nbsp; menekan &amp;nbsp;kita &amp;nbsp;juga. &amp;nbsp;Aku &amp;nbsp;mendengar, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;Khadijah&lt;br /&gt;mengupah orang dengan dua &amp;nbsp;ekor &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;unta. &amp;nbsp;Tapi &amp;nbsp;aku &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;setuju &amp;nbsp;kalau &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;mendapat upah semacam itu juga. Setujukah&lt;br /&gt;kau kalau hal ini kubicarakan dengan dia?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Terserah paman,&quot; jawab Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Talibpun pergi mengunjungi Khadijah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Khadijah, setujukah kau mengupah Muhammad?&quot; tanya Abu &amp;nbsp;Talib.&lt;br /&gt;&quot;Aku mendengar engkau mengupah orang dengan dua ekor anak unta&lt;br /&gt;Tapi buat Muhammad aku tidak setuju kurang dari empat ekor.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau &amp;nbsp;permintaanmu &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;jauh &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;kusukai, &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;kukabulkan, &amp;nbsp;apalagi buat orang yang dekat dan&lt;br /&gt;kusukai.&quot; Demikian jawab Khadijah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalilah sang paman kepada kemenakannya dengan &amp;nbsp;menceritakan&lt;br /&gt;peristiwa &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;&quot;Ini &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;rejeki &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dilimpahkan Tuhan&lt;br /&gt;kepadamu,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat nasehat paman-pamannya Muhammad pergi &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;Maisara, &amp;nbsp;budak &amp;nbsp;Khadijah. Dengan mengambil jalan padang pasir&lt;br /&gt;kafilah &amp;nbsp;itupun &amp;nbsp;berangkat &amp;nbsp; menuju &amp;nbsp; Syam, &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; melalui&lt;br /&gt;Wadi&#39;l-Qura, &amp;nbsp;Madyan &amp;nbsp;dan Diar Thamud serta daerah-daerah yang&lt;br /&gt;dulu pernah dilalui Muhammad dengan pamannya Abu Talib tatkala&lt;br /&gt;umurnya baru duabelas tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;ini telah menghidupkan kembali kenangannya&lt;br /&gt;tentag perjalanan yang pertama dulu itu. Hal ini menambah &amp;nbsp;dia&lt;br /&gt;lebih &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;bermenung, lebih banyak berpikir tentang segala&lt;br /&gt;yang pernah dilihat, yang pernah didengar sebelumnya: &amp;nbsp;tentang&lt;br /&gt;peribadatan &amp;nbsp; dan &amp;nbsp;kepercayaan-kepercayaan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Syam &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;pasar-pasar sekeliling Mekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di Bushra ia bertemu dengan agama Nasrani Syam.&lt;br /&gt;Ia &amp;nbsp;bicara &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;rahib-rahib dan pendeta-pendeta agama itu,&lt;br /&gt;dan seorang rahib Nestoria juga mengajaknya bicara. Barangkali&lt;br /&gt;dia &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;rahib-rahib &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;mengajak Muhammad&lt;br /&gt;berdebat &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;agama &amp;nbsp;Isa, &amp;nbsp;agama &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;berpecah-belah &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;golongan &amp;nbsp;dan sekta-sekta -&lt;br /&gt;seperti sudah kita uraikan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kejujuran &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kemampuannya &amp;nbsp;ternyata &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;mampu&lt;br /&gt;benar &amp;nbsp;memperdagangkan &amp;nbsp;barang-barang &amp;nbsp;Khadijah, &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;cara&lt;br /&gt;perdagangan yang &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;menguntungkan &amp;nbsp;daripada &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;dilakukan orang lain sebelumnya. Demikian juga dengan karakter&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;manis &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;perasaannya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;luhur &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;menarik&lt;br /&gt;kecintaan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;penghormatan &amp;nbsp;Maisara &amp;nbsp;kepadanya. Setelah tiba&lt;br /&gt;waktunya mereka akan kembali, &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;membeli &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;barang&lt;br /&gt;dagangan dari Syam yang kira-kira akan disukai oleh Khadijah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam &amp;nbsp; &amp;nbsp;perjalanan &amp;nbsp; &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp; &amp;nbsp;kafilah &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; singgah &amp;nbsp; di&lt;br /&gt;Marr&#39;-z-Zahran. &amp;nbsp;Ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp; Maisara &amp;nbsp; berkata: &amp;nbsp; &quot;Muhammad,&lt;br /&gt;cepat-cepatlah &amp;nbsp; &amp;nbsp;kau &amp;nbsp; &amp;nbsp;menemui &amp;nbsp; &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; ceritakan&lt;br /&gt;pengalamanmu. Dia akan mengerti hal itu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad berangkat dan tengah &amp;nbsp;hari &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Mekah.&lt;br /&gt;Ketika &amp;nbsp; itu &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;di &amp;nbsp;ruang &amp;nbsp;atas. &amp;nbsp;Bila&lt;br /&gt;dilihatnya Muhammad di atas unta dan &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;memasuki &amp;nbsp;halaman&lt;br /&gt;rumahnya. &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;turun &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;menyambutnya. &amp;nbsp;Didengarnya Muhammad&lt;br /&gt;bercerita &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; bahasa &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; begitu &amp;nbsp; fasih &amp;nbsp; &amp;nbsp;tentang&lt;br /&gt;perjalanannya &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;laba &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diperolehnya, &amp;nbsp;demikian juga&lt;br /&gt;mengenai barang-barang Syam yang dibawanya. &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;gembira&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;tertarik &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;mendengarkan. &amp;nbsp;Sesudah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Maisarapun&lt;br /&gt;datang pula yang lalu bercerita juga tentang Muhammad, &amp;nbsp;betapa&lt;br /&gt;halusnya &amp;nbsp;wataknya, &amp;nbsp;betapa tingginya budi-pekertinya. Hal ini&lt;br /&gt;menambah &amp;nbsp;pengetahuan &amp;nbsp; Khadijah &amp;nbsp; di &amp;nbsp; samping &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; sudah&lt;br /&gt;diketahuinya sebagai pemuda Mekah yang besar jasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;singkat &amp;nbsp;saja &amp;nbsp;kegembiraan &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;berubah menjadi rasa cinta, sehingga dia - yang sudah &amp;nbsp;berusia&lt;br /&gt;empatpuluh &amp;nbsp;tahun, &amp;nbsp;dan yang sebelum itu telah menolak lamaran&lt;br /&gt;pemuka-pemuka dan pembesar-pembesar Quraisy &amp;nbsp;- &amp;nbsp;tertarik &amp;nbsp;juga&lt;br /&gt;hatinya &amp;nbsp;mengawini &amp;nbsp;pemuda &amp;nbsp;ini, yang tutur kata dan pandangan&lt;br /&gt;matanya telah menembusi kalbunya. Pernah ia &amp;nbsp;membicarakan &amp;nbsp;hal&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;saudaranya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;perempuan - kata sebuah sumber,&lt;br /&gt;atau dengan sahabatnya, Nufaisa &amp;nbsp;bint &amp;nbsp;Mun-ya &amp;nbsp;- &amp;nbsp;kata &amp;nbsp;sumber&lt;br /&gt;lain. Nufaisa pergi menjajagi Muhammad seraya berkata: &quot;Kenapa&lt;br /&gt;kau tidak mau kawin?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku tidak punya apa-apa sebagai persiapan perkawinan,&quot; &amp;nbsp;jawab&lt;br /&gt;Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau itu disediakan dan yang melamarmu itu cantik, berharta,&lt;br /&gt;terhormat dan memenuhi syarat, tidakkah akan kauterima?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Siapa itu?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nufaisa menjawab hanya dengan sepatah kata: &quot;Khadijah.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dengan cara bagaimana?&quot; tanya Muhammad. Sebenarnya ia sendiri&lt;br /&gt;berkenan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;sekalipun hati kecilnya belum lagi&lt;br /&gt;memikirkan soal perkawinan, mengingat Khadijah &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;menolak&lt;br /&gt;permintaan hartawan-hartawan dan bangsawan-bangsawan Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah &amp;nbsp;atas pertanyaan itu Nufaisa mengatakan: &quot;Serahkan hal&lt;br /&gt;itu kepadaku,&quot; maka iapun menyatakan persetujuannya. Tak &amp;nbsp;lama&lt;br /&gt;kemudian Khadijah menentukan waktunya yang kelak akan dihadiri&lt;br /&gt;oleh paman-paman Muhammad supaya dapat bertemu dengan keluarga&lt;br /&gt;Khadijah guna menentukan hari perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian perkawinan itu berlangsung dengan diwakili oleh paman&lt;br /&gt;Khadijah, &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;bin &amp;nbsp;Asad, &amp;nbsp;sebab &amp;nbsp;Khuwailid &amp;nbsp;ayahnya &amp;nbsp; sudah&lt;br /&gt;meninggal &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;Perang &amp;nbsp;Fijar. &amp;nbsp;Hal &amp;nbsp;ini dengan sendirinya&lt;br /&gt;telah membantah apa yang biasa dikatakan, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ayahnya &amp;nbsp;ada&lt;br /&gt;tapi &amp;nbsp;tidak menyetujui perkawinan itu dan bahwa Khadijah telah&lt;br /&gt;memberikan minuman keras sehingga ia mabuk dan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;begitu&lt;br /&gt;perkawinannya dengan Muhammad kemudian dilangsungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &amp;nbsp;sinilah dimulainya lembaran baru dalam kehidupan Muhammad.&lt;br /&gt;Dimulainya kehidupan itu sebagai &amp;nbsp;suami-isteri &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;ibu-bapa,&lt;br /&gt;suami-isten &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;harmonis &amp;nbsp;dan sedap dari kedua belah pihak,&lt;br /&gt;dan sebagai ibu-bapa yang telah merasakan pedihnya &amp;nbsp;kehilangan&lt;br /&gt;anak sebagaimana pernah dialami Muhammad yang telah kehilangan&lt;br /&gt;ibu-bapa semasa ia masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;1 Muhammad atau Mahmud artinya yang terpuji (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;2 Abwa&#39; ialah sebuah desa antara Medinah dengan Juhfa,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; jaraknya 23 mil (37 km) dari Medinah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;3 Al-Mu&#39;allaqat nama yang diberikan kepada tujuh buah kumpulan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; puisi Arab pra Islam yang dianggap terbaik, oleh tujuh&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; penyair: Imr&#39;l-Qais, Tarafa, Zuhair, Labid, &#39;Antara, &#39;Amr ibn&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kulthum dan Harith ibn Hilizza. Mu&#39;allaqat berarti &#39;yang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; digantungkan&#39; yakni sajak-sajak yang ditulis dengan tinta emas&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (almudhahhab) di atas kain lina (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;4 Pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku (A).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------&lt;br /&gt;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/8462978915227785048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/8462978915227785048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/8462978915227785048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai_17.html' title='NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (3/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-4869719186095069268</id><published>2010-03-11T23:21:00.000-08:00</published><updated>2011-11-14T04:22:32.404-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA"/><title type='text'>NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (2/3)</title><content type='html'>Baik &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;maupun beberapa kalangan kaum Muslimin&lt;br /&gt;sendiri tidak merasa puas dengan cerita dua malaikat &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;menganggap &amp;nbsp; sumber &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;lemah &amp;nbsp;sekali. &amp;nbsp;Yang &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;kedua&lt;br /&gt;laki-laki (malaikat) dalam cerita penulis-penulis sejarah &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;hanya &amp;nbsp;anak-anak &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;baru &amp;nbsp;dua tahun lebih sedikit umurnya.&lt;br /&gt;Begitu juga umur Muhammad waktu itu. Akan tetapi sumber-sumber&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp; sependapat &amp;nbsp; bahwa &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tengah-tengah&lt;br /&gt;Keluarga Sa&#39;d itu sampai mencapai usia lima &amp;nbsp;tahun. &amp;nbsp;Andaikata&lt;br /&gt;peristiwa &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;terjadi &amp;nbsp;ketika ia berusia dua setengah tahun,&lt;br /&gt;dan ketika itu Halimah dan &amp;nbsp;suaminya &amp;nbsp;mengembalikannya &amp;nbsp;kepada&lt;br /&gt;ibunya, &amp;nbsp;tentulah terdapat kontradiksi dalam dua sumber cerita&lt;br /&gt;itu yang tak dapat diterima. Oleh karena itu beberapa &amp;nbsp;penulis&lt;br /&gt;berpendapat, &amp;nbsp;bahwa ia kembali dengan Halimah itu untuk ketiga&lt;br /&gt;kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini Sir William Muir tidak &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;menyebutkan &amp;nbsp;cerita&lt;br /&gt;tentang &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;berbaju putih itu, dan hanya menyebutkan,&lt;br /&gt;bahwa kalau Halimah dan suaminya sudah menyadari adanya &amp;nbsp;suatu&lt;br /&gt;gangguan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;anak itu, maka mungkin saja itu adalah suatu&lt;br /&gt;gangguan krisis urat-saraf, dan kalau &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;sampai&lt;br /&gt;mengganggu &amp;nbsp;kesehatannya &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;bentuk &amp;nbsp;tubuhnya yang&lt;br /&gt;baik. Barangkali yang &amp;nbsp;lainpun &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;Baginya &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;diperlukan &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;harus &amp;nbsp;membelah &amp;nbsp;perut atau&lt;br /&gt;dadanya, sebab sejak dilahirkan Tuhan &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;mempersiapkannya&lt;br /&gt;supaya &amp;nbsp;menjalankan &amp;nbsp;risalahNya. Dermenghem berpendapat, bahwa&lt;br /&gt;cerita ini tidak mempunyai dasar kecuali dari &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diketahui&lt;br /&gt;orang &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;teks &amp;nbsp;ayat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berbunyi: &amp;nbsp;&quot;Bukankah sudah Kami&lt;br /&gt;lapangkan dadamu? Dan sudah Kami lepaskan beban dari kau? Yang&lt;br /&gt;telah memberati punggungmu?&quot; (Qur&#39;an 94: 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;diisyaratkan &amp;nbsp;Qur&#39;an &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;adalah dalam arti&lt;br /&gt;rohani semata, yang maksudnya ialah membersihkan &amp;nbsp;(menyucikan)&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;mencuci &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;yang akan menerima Risalah Kudus, kemudian&lt;br /&gt;meneruskannya &amp;nbsp;seikhlas-ikhlasnya, &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;menanggung &amp;nbsp;segala&lt;br /&gt;beban karena Risalah yang berat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diminta &amp;nbsp;oleh kaum Orientalis dan&lt;br /&gt;pemikir-pemikir Muslim dalam hal ini ialah &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;peri &amp;nbsp;hidup&lt;br /&gt;Muhammad adalah sifatnya manusia semata-mata dan bersifat peri&lt;br /&gt;kemanusiaan yang luhur. Dan untuk memperkuat &amp;nbsp;kenabiannya &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;memang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;perlu &amp;nbsp;ia harus bersandar kepada apa yang biasa&lt;br /&gt;dilakukan oleh &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;suka &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;ajaib-ajaib.&lt;br /&gt;Dengan &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;beralasan &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;menolak tanggapan&lt;br /&gt;penulis-penulis Arab dan kaum Muslimin tentang peri hidup Nabi&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;masuk akal itu. Mereka berpendapat bahwa apa yang&lt;br /&gt;dikemukakan itu tidak sejalan dengan &amp;nbsp;apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diminta &amp;nbsp;oleh&lt;br /&gt;Qur&#39;an &amp;nbsp; supaya &amp;nbsp; merenungkan &amp;nbsp; ciptaan &amp;nbsp; Tuhan, &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; bahwa&lt;br /&gt;undang-undang Tuhan takkan ada yang berubah-ubah. Tidak sesuai&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;ekspresi &amp;nbsp;Qur&#39;an &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;kaum Musyrik yang tidak mau&lt;br /&gt;mendalami dan tidak mau mengerti juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad tinggal pada Keluarga Sa&#39;d sampai mencapai usia &amp;nbsp;lima&lt;br /&gt;tahun, &amp;nbsp;menghirup &amp;nbsp;jiwa &amp;nbsp;kebebasan dan kemerdekaan dalam udara&lt;br /&gt;sahara &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;lepas &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Dari &amp;nbsp; kabilah &amp;nbsp; ini &amp;nbsp; ia &amp;nbsp; belajar&lt;br /&gt;mempergunakan &amp;nbsp;bahasa &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;murni, &amp;nbsp;sehingga &amp;nbsp;pernah ia&lt;br /&gt;mengatakan kepada teman-temannya kemudian: &amp;nbsp;&quot;Aku &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;paling&lt;br /&gt;fasih di antara kamu sekalian. Aku dari Quraisy tapi diasuh di&lt;br /&gt;tengah-tengah Keluarga Sa&#39;d bin Bakr.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun masa yang ditempuhnya itu telah memberikan kenangan&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;indah &amp;nbsp;sekali dan kekal dalam jiwanya. Demikian juga Ibu&lt;br /&gt;Halimah dan keluarganya &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;menumpahkan &amp;nbsp;rasa &amp;nbsp;kasih&lt;br /&gt;sayang dan hormat selama hidupnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk &amp;nbsp;daerah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;mengalami &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;masa paceklik&lt;br /&gt;sesudah perkawinan Muhammad dengan Khadijah. Bilamana &amp;nbsp;Halimah&lt;br /&gt;kemudian &amp;nbsp;mengunjunginya, sepulangnya ia dibekali dengan harta&lt;br /&gt;Khadijah berupa unta yang dimuati air &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;empat &amp;nbsp;puluh &amp;nbsp;ekor&lt;br /&gt;kambing. Dan setiap dia datang dibentangkannya pakaiannya yang&lt;br /&gt;paling berharga untuk tempat duduk Ibu Halimah &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;tanda&lt;br /&gt;penghormatan. Ketika Syaima, puterinya berada di bawah tawanan&lt;br /&gt;bersama-sama pihak Hawazin setelah &amp;nbsp;Ta&#39;if &amp;nbsp;dikepung, &amp;nbsp;kemudian&lt;br /&gt;dibawa &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Muhammad, &amp;nbsp;ia segera mengenalnya. Ia dihormati&lt;br /&gt;dan dikembalikan kepada keluarganya &amp;nbsp;sesuai &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;keinginan&lt;br /&gt;wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah &amp;nbsp;lima &amp;nbsp;tahun, kemudian Muhammad kembali kepada ibunya.&lt;br /&gt;Dikatakan juga, bahwa Halimah pernah mencari tatkala ia sedang&lt;br /&gt;membawanya &amp;nbsp; &amp;nbsp;pulang &amp;nbsp; &amp;nbsp;ketempat &amp;nbsp; &amp;nbsp;keluarganya &amp;nbsp; tapi &amp;nbsp; tidak&lt;br /&gt;menjumpainya. Ia mendatangi Abd&#39;l-Muttalib dan &amp;nbsp;memberitahukan&lt;br /&gt;bahwa &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;sesat jalan ketika berada di hulu kota&lt;br /&gt;Mekah. Lalu Abd&#39;l-Muttalibpun menyuruh orang mencarinya, &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;akhirnya &amp;nbsp; dikembalikan &amp;nbsp; oleh &amp;nbsp;Waraqa &amp;nbsp;bin &amp;nbsp;Naufal, &amp;nbsp;demikian&lt;br /&gt;setengah orang berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Abd&#39;l-Muttalib yang bertindak mengasuh &amp;nbsp;cucunya &amp;nbsp;itu.&lt;br /&gt;Ia &amp;nbsp; memeliharanya &amp;nbsp; sungguh-sungguh &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mencurahkan &amp;nbsp;segala&lt;br /&gt;kasih-sayangnya kepada cucu ini. Biasanya buat orang tua itu -&lt;br /&gt;pemimpin &amp;nbsp;seluruh &amp;nbsp;Quraisy &amp;nbsp;dan pemimpin Mekah - diletakkannya&lt;br /&gt;hamparan &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;duduk &amp;nbsp;di &amp;nbsp;bawah &amp;nbsp;naungan &amp;nbsp;Ka&#39;bah, &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;anak-anaknya &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;duduk pula sekeliling hamparan itu sebagai&lt;br /&gt;penghormatan kepada orang tua. Tetapi &amp;nbsp;apabila &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;datang maka didudukkannya ia di sampingnya diatas hamparan itu&lt;br /&gt;sambil ia mengelus-ngelus punggungnya. Melihat betapa besarnya&lt;br /&gt;rasa cintanya itu paman-paman Muhammad tidak mau membiarkannya&lt;br /&gt;di belakang dari tempat mereka duduk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih-lebih lagi kecintaan kakek &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;cucunya &amp;nbsp;ketika&lt;br /&gt;Aminah &amp;nbsp; kemudian &amp;nbsp; membawa &amp;nbsp; anaknya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;untuk&lt;br /&gt;diperkenalkan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;saudara-saudara &amp;nbsp;kakeknya &amp;nbsp;dari &amp;nbsp; pihak&lt;br /&gt;Keluarga Najjar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan itu dibawanya juga Umm Aiman, budak perempuan&lt;br /&gt;yang ditinggalkan ayahnya dulu. &amp;nbsp;Sesampai &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Medinah&lt;br /&gt;kepada &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu diperlihatkan rumah tempat ayahnya meninggal&lt;br /&gt;dulu serta tempat ia dikuburkan. Itu adalah yang pertama &amp;nbsp;kali&lt;br /&gt;ia &amp;nbsp;merasakan &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;anak yatim. Dan barangkali juga ibunya&lt;br /&gt;pernah menceritakan dengan panjang lebar tentang ayah tercinta&lt;br /&gt;itu, &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; setelah &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;bersama-sama,&lt;br /&gt;kemudian meninggal dunia di tengah-tengah pamannya dari &amp;nbsp;pihak&lt;br /&gt;ibu. &amp;nbsp;Sesudah &amp;nbsp;Hijrah &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;menceritakan kepada&lt;br /&gt;sahabat-sahabatnya kisah perjalanannya yang pertama ke Medinah&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;ibunya itu. Kisah yang penuh cinta pada Medinah, kisah&lt;br /&gt;yang penuh duka pada orang yang ditinggalkan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah cukup sebulan mereka tinggal di Medinah, Aminah &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;bersiap-siap &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;pulang. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;rombongan kembali pulang&lt;br /&gt;dengan dua ekor unta yang membawa mereka dari Mekah. Tetapi di&lt;br /&gt;tengah &amp;nbsp;perjalanan, &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;di Abwa&#39;,2 ibunda&lt;br /&gt;Aminah menderita sakit, yang kemudian meninggal dan dikuburkan&lt;br /&gt;pula di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Umm &amp;nbsp;Aiman &amp;nbsp;dibawa &amp;nbsp;pulang &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Mekah, pulang&lt;br /&gt;menangis dengan hati yang pilu, sebatang kara. Ia makin merasa&lt;br /&gt;kehilangan; &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;ditakdirkan &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;yatim. &amp;nbsp;Terasa&lt;br /&gt;olehnya hidup yang makin sunyi, &amp;nbsp;makin &amp;nbsp;sedih. &amp;nbsp;Baru &amp;nbsp;beberapa&lt;br /&gt;hari &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; lalu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;mendengar &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;Ibunda &amp;nbsp;keluhan &amp;nbsp;duka&lt;br /&gt;kehilangan Ayahanda semasa ia masih dalam kandungan. &amp;nbsp;Kini &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;melihat &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;dihadapannya, &amp;nbsp;ibu pergi untuk tidak kembali&lt;br /&gt;lagi, seperti ayah dulu. &amp;nbsp;Tubuh &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;kecil &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kini&lt;br /&gt;dibiarkan memikul beban hidup yang berat, sebagai yatim-piatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih-lebih &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;kecintaan &amp;nbsp;Abd&#39;l-Muttalib kepadanya. Tetapi&lt;br /&gt;sungguhpun begitu, kenangan sedih sebagai anak yatim-piatu itu&lt;br /&gt;bekasnya masih mendalam sekali dalam jiwanya sehingga di dalam&lt;br /&gt;Qur&#39;anpun disebutkan, &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;mengingatkan &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;nikmat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dianugerahkan &amp;nbsp;kepadanya &amp;nbsp;itu: &amp;nbsp;&quot;Bukankah engkau&lt;br /&gt;dalam keadaan yatim-piatu? Lalu diadakanNya &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;melindungimu? &amp;nbsp;Dan &amp;nbsp;menemukan &amp;nbsp;kau &amp;nbsp;kehilangan &amp;nbsp;pedoman, &amp;nbsp;lalu&lt;br /&gt;ditunjukkanNya jalan itu?&quot; (Qur&#39;an, 93: 6-7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan yang memilukan hati ini barangkali akan &amp;nbsp;terasa &amp;nbsp;agak&lt;br /&gt;meringankan juga sedikit, sekiranya Abd&#39;l-Muttalib masih dapat&lt;br /&gt;hidup lebih lama lagi. Tetapi orang tua &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;meninggal,&lt;br /&gt;dalam &amp;nbsp;usia delapanpuluh tahun, sedang Muhammad waktu itu baru&lt;br /&gt;berumur &amp;nbsp;delapan &amp;nbsp;tahun. &amp;nbsp;Sekali &amp;nbsp; lagi &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; dirundung&lt;br /&gt;kesedihan &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;kematian &amp;nbsp;kakeknya &amp;nbsp;itu, seperti yang sudah&lt;br /&gt;dialaminya &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;ibunya &amp;nbsp;meninggal. &amp;nbsp;Begitu &amp;nbsp;sedihnya &amp;nbsp;dia,&lt;br /&gt;sehingga &amp;nbsp; selalu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;menangis &amp;nbsp;sambil &amp;nbsp;mengantarkan &amp;nbsp;keranda&lt;br /&gt;jenazah sampai ketempat peraduan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sesudah itupun ia masih tetap mengenangkannya sekalipun&lt;br /&gt;sesudah &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;di &amp;nbsp;bawah asuhan Abu Talib pamannya ia mendapat&lt;br /&gt;perhatian &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pemeliharaan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp; baik &amp;nbsp; sekali, &amp;nbsp; mendapat&lt;br /&gt;perlindungan &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;masa &amp;nbsp;kenabiannya, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terus demikian&lt;br /&gt;sampai pamannya itupun achirnya meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kematian Abd&#39;l-Muttalib ini merupakan pukulan berat&lt;br /&gt;bagi Keluarga Hasyim semua. Di antara anak-anaknya itu tak ada&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;seperti &amp;nbsp;dia: &amp;nbsp;mempunyai &amp;nbsp;keteguhan &amp;nbsp;hati, &amp;nbsp; kewibawaan,&lt;br /&gt;pandangan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tajam, &amp;nbsp;terhormat dan berpengaruh di kalangan&lt;br /&gt;Arab semua. Dia menyediakan makanan dan &amp;nbsp;minuman &amp;nbsp;bagi &amp;nbsp;mereka&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;berziarah, &amp;nbsp;memberikan &amp;nbsp;bantuan &amp;nbsp;kepada penduduk&lt;br /&gt;Mekah bila mereka mendapat bencana. Sekarang ternyata tak &amp;nbsp;ada&lt;br /&gt;lagi &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;anak-anaknya &amp;nbsp;itu yang akan dapat meneruskan. Yang&lt;br /&gt;dalam keadaan miskin, tidak mampu melakukan itu, &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;kaya &amp;nbsp;hidupnya &amp;nbsp;kikir &amp;nbsp;sekali. &amp;nbsp;Oleh &amp;nbsp;karena itu maka Keluarga&lt;br /&gt;Umaya yang lalu tampil ke depan akan mengambil tampuk pimpinan&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;sejak &amp;nbsp;dulu &amp;nbsp;diinginkan &amp;nbsp;itu, tanpa menghiraukan&lt;br /&gt;ancaman yang datang dari pihak Keluarga Hasyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasuhan Muhammad di pegang oleh Abu &amp;nbsp;Talib, &amp;nbsp;sekalipun &amp;nbsp;dia&lt;br /&gt;bukan yang tertua di antara saudara-saudaranya. Saudara tertua&lt;br /&gt;adalah Harith, tapi dia tidak seberapa mampu. Sebaliknya Abbas&lt;br /&gt;yang mampu, tapi dia kikir sekali dengan hartanya. Oleh karena&lt;br /&gt;itu ia hanya memegang urusan siqaya (pengairan) tanpa mengurus&lt;br /&gt;rifada &amp;nbsp;(makanan). Sekalipun dalam kemiskinannya itu, tapi Abu&lt;br /&gt;Talib &amp;nbsp;mempunyai &amp;nbsp;perasaan &amp;nbsp;paling &amp;nbsp;halus &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;terhormat &amp;nbsp; di&lt;br /&gt;kalangan &amp;nbsp; Quraisy. &amp;nbsp; Dan &amp;nbsp; tidak &amp;nbsp; pula &amp;nbsp; mengherankan &amp;nbsp;kalau&lt;br /&gt;Abd&#39;l-Muttalib menyerahkan asuhan Muhammad kemudian kepada Abu&lt;br /&gt;Talib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu &amp;nbsp; &amp;nbsp;Talib &amp;nbsp; mencintai &amp;nbsp; kemenakannya &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; sama &amp;nbsp; seperti&lt;br /&gt;Abd&#39;l-Muttalib juga. Karena kecintaannya itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;mendahulukan&lt;br /&gt;kemenakan daripada anak-anaknya sendiri. Budi pekerti Muhammad&lt;br /&gt;yang luhur, cerdas, suka berbakti dan baik hati, &amp;nbsp;itulah &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;lebih &amp;nbsp;menarik hati pamannya. Pernah pada suatu ketika ia akan&lt;br /&gt;pergi ke Syam membawa dagangan - ketika itu usia Muhammad baru&lt;br /&gt;duabelas &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;- &amp;nbsp;mengingat sulitnya perjalanan menyeberangi&lt;br /&gt;padang pasir, tak terpikirkan olehnya akan &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;Muhammad.&lt;br /&gt;Akan &amp;nbsp;tetapi &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;ikhlas &amp;nbsp;menyatakan &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;menemani pamannya &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menghilangkan &amp;nbsp;sikap&lt;br /&gt;ragu-ragu dalam hati Abu Talib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;turut &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;dalam rombongan kafilah, hingga&lt;br /&gt;sampai di Bushra di &amp;nbsp;sebelah &amp;nbsp;selatan &amp;nbsp;Syam. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;buku-buku&lt;br /&gt;riwayat &amp;nbsp;hidup &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;diceritakan, &amp;nbsp;bahwa dalam perjalanan&lt;br /&gt;inilah ia bertemu dengan rahib Bahira, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;rahib &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;telah &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;tanda-tanda &amp;nbsp;kenabian &amp;nbsp;padanya &amp;nbsp;sesuai &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;petunjuk cerita-cerita Kristen. Sebagian sumber &amp;nbsp;menceritakan,&lt;br /&gt;bahwa &amp;nbsp; rahib &amp;nbsp; itu &amp;nbsp;menasehatkan &amp;nbsp;keluarganya &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;jangan&lt;br /&gt;terlampau &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;memasuki &amp;nbsp;daerah &amp;nbsp;Syam, &amp;nbsp;sebab &amp;nbsp; dikuatirkan&lt;br /&gt;orang-orang &amp;nbsp; Yahudi &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mengetahui &amp;nbsp;tanda-tanda &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;berbuat jahat terhadap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan itulah sepasang mata Muhammad yang indah &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;melihat &amp;nbsp;luasnya &amp;nbsp;padang &amp;nbsp;pasir, &amp;nbsp;menatap bintang-bintang yang&lt;br /&gt;berkilauan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;langit &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;jernih &amp;nbsp; cemerlang. &amp;nbsp; Dilaluinya&lt;br /&gt;daerah-daerah &amp;nbsp; &amp;nbsp;Madyan, &amp;nbsp; &amp;nbsp;Wadit&#39;l-Qura &amp;nbsp; serta &amp;nbsp; peninggalan&lt;br /&gt;bangunan-bangunan Thamud. Didengarnya dengan &amp;nbsp;telinganya &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;tajam &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;cerita &amp;nbsp;orang-orang Arab dan penduduk pedalaman&lt;br /&gt;tentang bangunan-bangunan itu, tentang sejarahnya masa lampau.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke daerah Syam ini ia berhenti di kebun-kebun&lt;br /&gt;yang lebat dengan buab-buahan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;masak, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;membuat &amp;nbsp;ia lupa akan kebun-kebun di Ta&#39;if serta segala cerita&lt;br /&gt;orang tentang itu. Taman-taman yang dilihatnya dibandingkannya&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;dataran pasir yang gersang dan gunung-gunung tandus di&lt;br /&gt;sekeliling Mekah itu. Di Syam &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;mengetahui&lt;br /&gt;berita-berita &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;Kerajaan &amp;nbsp;Rumawi dan agama Kristennya,&lt;br /&gt;didengarnya berita tentang Kitab &amp;nbsp;Suci &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;oposisi&lt;br /&gt;Persia &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;penyembah &amp;nbsp;api &amp;nbsp;terhadap mereka dan persiapannya&lt;br /&gt;menghadapi perang dengan Persia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun &amp;nbsp;usianya &amp;nbsp;baru &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;belas &amp;nbsp;tahun, &amp;nbsp;tapi &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;mempunyai &amp;nbsp;persiapan &amp;nbsp;kebesaran jiwa, kecerdasan dan ketajaman&lt;br /&gt;otak, sudah mempunyai tinjauan yang begitu dalam &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;ingatan&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;cukup &amp;nbsp;kuat &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;sifat-sifat semacam itu yang&lt;br /&gt;diberikan alam kepadanya sebagai suatu persiapan akan menerima&lt;br /&gt;risalah &amp;nbsp;(misi) &amp;nbsp;maha besar yang sedang menantinya. Ia melihat&lt;br /&gt;ke sekeliling, dengan sikap menyelidiki, &amp;nbsp;meneliti. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;puas terhadap segala yang didengar dan dilihatnya. Ia bertanya&lt;br /&gt;kepada diri sendiri: Di manakah kebenaran dari semua itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Talib &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp; banyak &amp;nbsp; membawa &amp;nbsp; harta &amp;nbsp; dari&lt;br /&gt;perjalanannya &amp;nbsp; itu. &amp;nbsp; Ia &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;mengadakan &amp;nbsp;perjalanan&lt;br /&gt;demikian. &amp;nbsp;Malah &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;merasa &amp;nbsp;cukup &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; sudah&lt;br /&gt;diperolehnya &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;menetap di Mekah mengasuh anak-anaknya&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;sekalipun &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;harta &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;seberapa.&lt;br /&gt;Muhammad &amp;nbsp;juga tinggal dengan pamannya, menerima apa yang ada.&lt;br /&gt;Ia melakukan pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh mereka &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;seusia &amp;nbsp;dia. &amp;nbsp;Bila tiba bulan-bulan suci, kadang ia tinggal di&lt;br /&gt;Mekah &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;keluarga, &amp;nbsp;kadang &amp;nbsp;pergi &amp;nbsp;bersama &amp;nbsp; mereka &amp;nbsp; ke&lt;br /&gt;pekan-pekan &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; berdekatan &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp;&#39;Ukaz, &amp;nbsp;Majanna &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;Dhu&#39;l-Majaz, &amp;nbsp;mendengarkan &amp;nbsp;sajak-sajak &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dibawakan &amp;nbsp;oleh&lt;br /&gt;penyair-penyair &amp;nbsp;Mudhahhabat &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Mu&#39;allaqat.3 Pendengarannya&lt;br /&gt;terpesona oleh sajak-sajak yang fasih &amp;nbsp;melukiskan &amp;nbsp;lagu &amp;nbsp;cinta&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;puisi-puisi &amp;nbsp;kebanggaan, &amp;nbsp;melukiskan nenek moyang mereka,&lt;br /&gt;peperangan &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;kemurahan &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;jasa-jasa &amp;nbsp; mereka.&lt;br /&gt;Didengarnya &amp;nbsp;ahli-ahli &amp;nbsp;pidato di antaranya orang-orang Yahudi&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;Nasrani &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;membenci &amp;nbsp;paganisma &amp;nbsp;Arab. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;bicara&lt;br /&gt;tentang &amp;nbsp;Kitab-kitab &amp;nbsp;Suci &amp;nbsp;Isa &amp;nbsp;dan Musa, dan mengajak kepada&lt;br /&gt;kebenaran &amp;nbsp;menurut &amp;nbsp;keyakinan &amp;nbsp;mereka. &amp;nbsp;Dinilainya &amp;nbsp;semua &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;nuraninya, &amp;nbsp;dilihatnya &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;lebih baik daripada&lt;br /&gt;paganisma yang telah &amp;nbsp;menghanyutkan &amp;nbsp;keluarganya &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Tetapi&lt;br /&gt;tidak sepenuhnya ia merasa lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan &amp;nbsp;demikian sejak muda-belia takdir telah mengantarkannya&lt;br /&gt;ke jurusan yang akan membawanya ke suatu saat bersejarah, saat&lt;br /&gt;mula &amp;nbsp;pertama &amp;nbsp;datangnya wahyu, tatkala Tuhan memerintahkan ia&lt;br /&gt;menyampaikan &amp;nbsp;risalahNya &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Yakni &amp;nbsp;risalah &amp;nbsp;kebenaran &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;petunjuk bagi seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;sudah mengenal seluk-beluk jalan padang pasir&lt;br /&gt;dengan pamannya &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Talib, &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;mendengar &amp;nbsp;para &amp;nbsp;penyair,&lt;br /&gt;ahli-ahli &amp;nbsp;pidato &amp;nbsp;membacakan &amp;nbsp;sajak-sajak &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pidato-pidato&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;keluarganya &amp;nbsp;dulu &amp;nbsp;di &amp;nbsp;pekan &amp;nbsp;sekitar &amp;nbsp; Mekah &amp;nbsp; selama&lt;br /&gt;bulan-bulan &amp;nbsp;suci, &amp;nbsp;maka ia juga telah mengenal arti memanggul&lt;br /&gt;senjata, ketika ia &amp;nbsp;mendampingi &amp;nbsp;paman-pamannya &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;Perang&lt;br /&gt;Fijar. &amp;nbsp;Dan &amp;nbsp;Perang &amp;nbsp;Fijar &amp;nbsp;itulah &amp;nbsp;di &amp;nbsp;antaranya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;menimbulkan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;sangkut-pautnya &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;peperangan &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;kalangan &amp;nbsp;kabilah-kabilah Arab. Dinamakan al-fijar4 ini karena&lt;br /&gt;ia terjadi dalam bulan-bulan suci, pada waktu &amp;nbsp;kabilah-kabilah&lt;br /&gt;seharusnya &amp;nbsp; tidak &amp;nbsp; boleh &amp;nbsp; berperang. &amp;nbsp; Pada &amp;nbsp; waktu &amp;nbsp;itulah&lt;br /&gt;pekan-pekan dagang diadakan di &amp;nbsp;&#39;Ukaz, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terletak &amp;nbsp;antara&lt;br /&gt;Ta&#39;if &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Nakhla &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;antara Majanna dengan Dhu&#39;l-Majaz,&lt;br /&gt;tidak jauh dari &#39;Arafat. Mereka di sana saling &amp;nbsp;tukar &amp;nbsp;menukar&lt;br /&gt;perdagangan, &amp;nbsp;berlumba &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;berdiskusi, &amp;nbsp;sesudah itu kemudian&lt;br /&gt;berziarah ke tempat berhala-berhala mereka &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Ka&#39;bah. &amp;nbsp;Pekan&lt;br /&gt;&#39;Ukaz &amp;nbsp;adalah pekan yang paling terkenal di antara pekan-pekan&lt;br /&gt;Arab &amp;nbsp;lainnya. &amp;nbsp;Di &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; penyair-penyair &amp;nbsp; terkemuka&lt;br /&gt;membacakan &amp;nbsp;sajak-sajaknya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terbaik, &amp;nbsp;di tempat itu Quss&lt;br /&gt;(bin Sa&#39;ida) berpidato dan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;orang-orang&lt;br /&gt;Yahudi, &amp;nbsp;Nasrani dan penyembah-penyembah berhala masing-masing&lt;br /&gt;mengemukakan pandangan dengan bebas, &amp;nbsp;sebab &amp;nbsp;bulan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;bulan&lt;br /&gt;suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan &amp;nbsp;tetapi &amp;nbsp;Barradz &amp;nbsp;bin Qais dari kabilah Kinana tidak lagi&lt;br /&gt;menghormati &amp;nbsp;bulan &amp;nbsp;suci &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp; mengambil &amp;nbsp; kesempatan&lt;br /&gt;membunuh &amp;nbsp;&#39;Urwa &amp;nbsp;ar-Rahhal &amp;nbsp;bin &amp;nbsp;&#39;Utba &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;kabilah Hawazin.&lt;br /&gt;Kejadian &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;disebabkan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;Nu&#39;man &amp;nbsp;bin&#39;l-Mundhir&lt;br /&gt;setiap &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;mengirimkan &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;kafilah dari Hira ke &#39;Ukaz&lt;br /&gt;membawa muskus, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;gantinya &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;membawa &amp;nbsp;kulit &amp;nbsp;hewan, tali, kain tenun sulam Yaman. Tiba-tiba&lt;br /&gt;Barradz tampil &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;kafilah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;bawah&lt;br /&gt;pengawasan &amp;nbsp;kabilah &amp;nbsp;Kinana. &amp;nbsp;Demikian &amp;nbsp;juga &#39;Urwa lalu tampil&lt;br /&gt;pula sendiri dengan melintasi jalan Najd menuju Hijaz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pilihan &amp;nbsp;Nu&#39;man &amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;&#39;Urwa &amp;nbsp;(Hawazin) &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;menimbulkan &amp;nbsp; kejengkelan &amp;nbsp; Barradz &amp;nbsp;(Kinana), &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;kemudian&lt;br /&gt;mengikutinya dari belakang, &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;membunuhnya &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mengambil&lt;br /&gt;kabilah &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Sesudah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;Barradz &amp;nbsp;memberitahukan&lt;br /&gt;kepada Basyar bin Abi Hazim, bahwa pihak Hawazin akan menuntut&lt;br /&gt;balas &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Quraisy. &amp;nbsp;Fihak Hawazin segera menyusul Quraisy&lt;br /&gt;sebelum masuknya bulan suci. &amp;nbsp;Maka &amp;nbsp;terjadilah &amp;nbsp;perang &amp;nbsp;antara&lt;br /&gt;mereka itu. Pihak Quraisy mundur dan menggabungkan diri dengan&lt;br /&gt;pihak yang menang di Mekah. Pihak Hawazin &amp;nbsp;memberi &amp;nbsp;peringatan&lt;br /&gt;bahwa tahun depan perang akan diadakan di &#39;Ukaz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;berlangsung &amp;nbsp;antara &amp;nbsp;kedua &amp;nbsp;belah pihak&lt;br /&gt;selama empat tahun terus-menerus &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;berakhir &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;suatu&lt;br /&gt;perdamaian &amp;nbsp; model &amp;nbsp;pedalaman, &amp;nbsp;yaitu &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menderita &amp;nbsp;korban&lt;br /&gt;manusia lebih &amp;nbsp;kecil &amp;nbsp;harus &amp;nbsp;membayar &amp;nbsp;ganti &amp;nbsp;sebanyak &amp;nbsp;jumlah&lt;br /&gt;kelebihan &amp;nbsp;korban &amp;nbsp;itu kepada pihak lain. Maka dengan demikian&lt;br /&gt;Quraisy telah &amp;nbsp;membayar &amp;nbsp;kompensasi &amp;nbsp;sebanyak &amp;nbsp;duapuluh &amp;nbsp;orang&lt;br /&gt;Hawazin. &amp;nbsp;Nama &amp;nbsp;Barradz &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;kemudian menjadi peribahasa yang&lt;br /&gt;menggambarkan kemalangan. Sejarah tidak &amp;nbsp;memberikan &amp;nbsp;kepastian&lt;br /&gt;mengenai &amp;nbsp;umur &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;pada waktu Perang Fijar itu terjadi.&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan umurnya limabelas &amp;nbsp;tahun, &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;mengatakan &amp;nbsp;duapuluh tahun. Mungkin sebab perbedaan ini karena&lt;br /&gt;perang tersebut berlangsung selama &amp;nbsp;empat &amp;nbsp;tahun. &amp;nbsp;Pada &amp;nbsp;tahun&lt;br /&gt;permulaan &amp;nbsp; ia &amp;nbsp; berumur &amp;nbsp; limabelas &amp;nbsp; tahun &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;tahun&lt;br /&gt;berakhirnya perang itu ia sudah memasuki umur duapuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai_17.htm&quot;&gt;bersambung ke bagian 3/3&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------&lt;br /&gt;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/4869719186095069268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4869719186095069268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4869719186095069268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai_11.html' title='NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (2/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-9115566124014971334</id><published>2010-03-03T20:45:00.000-08:00</published><updated>2011-11-14T04:20:43.654-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA"/><title type='text'>NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (1/3)</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perkawinan Abdullah dengan Aminah - Abdullah wafat -&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Muhammad lahir disusukan oleh Keluarga Sa&#39;d - Kisah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dua malaikat - Lima tahun selama tinggal di pedalaman&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Aminah wafat - Di bawah asuhan Abd&#39;l-Muttalib -&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Abd&#39;l-Muttalib wafat - Di bawah asuhan Abu Talib -&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pergi ke Suria dalam usia dua belas tahun- Perang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fijar - Menggembala kambing - Ke Suria membawa&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dagangan Khadijah - Perkawinannya dengan Khadijah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;USIA Abd&#39;l-Muttalib sudah &amp;nbsp;hampir &amp;nbsp;mencapai &amp;nbsp;tujuhpuluh &amp;nbsp;tahun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;atau &amp;nbsp; lebih &amp;nbsp; tatkala &amp;nbsp;Abraha &amp;nbsp;mencoba &amp;nbsp;menyerang &amp;nbsp;Mekah &amp;nbsp;dan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menghancurkan Rumah Purba. Ketika itu &amp;nbsp;umur &amp;nbsp;Abdullah &amp;nbsp;anaknya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sudah duapuluh empat tahun, dan sudah tiba masanya dikawinkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pilihan Abd&#39;l-Muttalib jatuh kepada Aminah bint Wahb &amp;nbsp;bin &amp;nbsp;Abd&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manaf &amp;nbsp;bin Zuhra, - pemimpin suku Zuhra ketika itu yang sesuai&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pula usianya dan mempunyai kedudukan terhormat. Maka &amp;nbsp;pergilah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;anak-beranak &amp;nbsp;itu hendak mengunjungi keluarga Zuhra. Ia dengan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;anaknya menemui Wahb dan melamar puterinya. &amp;nbsp;Sebagian &amp;nbsp;penulis&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sejarah &amp;nbsp;berpendapat, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;pergi &amp;nbsp;menemui &amp;nbsp;Uhyab, paman&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah, sebab waktu itu ayahnya sudah &amp;nbsp;meninggal &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;di&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bawah &amp;nbsp;asuhan &amp;nbsp;pamannya. &amp;nbsp;Pada hari perkawinan Abdullah dengan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah itu, Abd&#39;l-Muttalib &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Hala, &amp;nbsp;puteri&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pamannya. &amp;nbsp;Dari perkawinan ini lahirlah Hamzah, paman Nabi dan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;yang seusia dengan dia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abdullah dengan Aminah &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;tiga &amp;nbsp;hari &amp;nbsp;di &amp;nbsp;rumah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah, &amp;nbsp;sesuai &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;adat &amp;nbsp;kebiasaan &amp;nbsp;Arab bila perkawinan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dilangsungkan di rumah keluarga pengantin puteri. Sesudah &amp;nbsp;itu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mereka &amp;nbsp;pindah &amp;nbsp;bersama-sama &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;keluarga Abd&#39;l-Muttalib. Tak&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;seberapa lama kemudian Abdullahpun &amp;nbsp;pergi &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;usaha&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;perdagangan &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Suria &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;meninggalkan isteri yang dalam&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;keadaan hamil. Tentang ini masih terdapat beberapa &amp;nbsp;keterangan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;yang &amp;nbsp;berbeda-beda: &amp;nbsp;adakah &amp;nbsp;Abdullah kawin lagi selain dengan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah; &amp;nbsp;adakah &amp;nbsp;wanita &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;menawarkan &amp;nbsp; diri&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kepadanya? &amp;nbsp; &amp;nbsp; Rasanya &amp;nbsp; &amp;nbsp;tak &amp;nbsp; &amp;nbsp;ada &amp;nbsp; &amp;nbsp;gunanya &amp;nbsp; &amp;nbsp;menyelidiki&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;keterangan-keterangan semacam ini. Yang pasti &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;Abdullah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;adalah &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;pemuda &amp;nbsp;yang tegap dan tampan. Bukan hal yang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;luar biasa jika ada wanita lain yang ingin &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;isterinya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;selain &amp;nbsp;Aminah. Tetapi setelah perkawinannya dengan Aminah itu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hilanglah harapan yang lain walaupun &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;sementara. &amp;nbsp;Siapa&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tahu, &amp;nbsp; barangkali &amp;nbsp; mereka &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;menunggu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;pulang &amp;nbsp;dari&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;perjalanannya ke &amp;nbsp;Syam &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;isterinya &amp;nbsp;di &amp;nbsp;samping&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam &amp;nbsp;perjalanannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Abdullah &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;beberapa&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bulan. Dalam pada itu ia pergi juga ke Gaza dan kembali &amp;nbsp;lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;singgah &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;saudara-saudara &amp;nbsp;ibunya &amp;nbsp;di&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Medinah sekadar beristirahat sesudah merasa letih selama dalam&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;perjalanan. &amp;nbsp;Sesudah itu ia akan kembali pulang dengan kafilah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ke Mekah. Akan tetapi kemudian ia menderita &amp;nbsp;sakit &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tempat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;saudara-saudara &amp;nbsp;ibunya &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Kawan-kawannyapun &amp;nbsp;pulang lebih&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dulu meninggalkan dia. Dan merekalah yang menyampaikan &amp;nbsp;berita&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sakitnya itu kepada ayahnya setelah mereka sampai di Mekah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Begitu &amp;nbsp;berita sampai kepada Abd&#39;l-Muttalib ia mengutus Harith&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;- anaknya yang sulung - ke &amp;nbsp;Medinah, &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;kembali&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bila &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;sembuh. &amp;nbsp;Tetapi &amp;nbsp;sesampainya &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;ia&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mengetahui bahwa Abdullah sudah meninggal dan sudah dikuburkan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pula, &amp;nbsp; sebulan &amp;nbsp; sesudah &amp;nbsp; kafilahnya &amp;nbsp; berangkat &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Mekah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kembalilah Harith kepada keluarganya dengan &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;perasaan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pilu &amp;nbsp;atas &amp;nbsp;kematian &amp;nbsp;adiknya itu. Rasa duka dan sedih menimpa&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hati Abd&#39;l-Muttalib, menimpa hati Aminah, karena ia kehilangan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;seorang &amp;nbsp;suami &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;menjadi harapan kebahagiaan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hidupnya. Demikian juga Abd&#39;l-Muttalib sangat sayang kepadanya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sehingga penebusannya terhadap Sang Berhala yang demikian rupa&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;belum pernah terjadi di kalangan masyarakat Arab sebelum itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Peninggalan Abdullah sesudah &amp;nbsp;wafat &amp;nbsp;terdiri &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;lima &amp;nbsp;ekor&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;unta, &amp;nbsp;sekelompok &amp;nbsp;ternak kambing dan seorang budak perempuan,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;yaitu Umm Ayman - yang kemudian menjadi pengasuh &amp;nbsp;Nabi. &amp;nbsp;Boleh&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;jadi &amp;nbsp; peninggalan &amp;nbsp; serupa &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;bukan &amp;nbsp;berarti &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;tanda&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kekayaan; tapi &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;merupakan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;kemiskinan. &amp;nbsp;Di&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;samping &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;umur &amp;nbsp;Abdullah yang masih dalam usia muda belia,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sudah mampu bekerja dan berusaha mencapai kekayaan. Dalam pada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;memang tidak mewarisi sesuatu dari ayahnya yang masih&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hidup itu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah sudah hamil, dan kemudian, seperti &amp;nbsp;wanita &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;iapun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;melahirkan. &amp;nbsp;Selesai &amp;nbsp;bersalin &amp;nbsp;dikirimnya berita kepada Abd&#39;l&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Muttalib &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Ka&#39;bah, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp; melahirkan &amp;nbsp; seorang &amp;nbsp; anak&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;laki-laki. &amp;nbsp;Alangkah gembiranya orang tua itu setelah menerima&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;berita. Sekaligus ia teringat kepada Abdullah anaknya. Gembira&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sekali &amp;nbsp;hatinya &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;ternyata pengganti anaknya sudah ada.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cepat-cepat ia menemui menantunya itu, &amp;nbsp;diangkatnya &amp;nbsp;bayi &amp;nbsp;itu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;lalu &amp;nbsp;dibawanya &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;Ka&#39;bah. Ia diberi nama Muhammad. Nama ini&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tidak umum di kalangan orang Arab tapi cukup dikenal. Kemudian&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dikembalikannya &amp;nbsp;bayi &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;ibunya. Kini mereka sedang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menantikan orang yang akan menyusukannya &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;Keluarga &amp;nbsp;Sa&#39;d&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(Banu &amp;nbsp;Sa&#39;d), &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;menyerahkan anaknya itu kepada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;salah seorang dari mereka, sebagaimana sudah menjadi adat kaum&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bangsawan Arab di Mekah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengenai &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;dilahirkan, &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;ahli&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;berlainan pendapat. Sebagian besar mengatakan pada Tahun Gajah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;(570 &amp;nbsp;Masehi). &amp;nbsp;Ibn &amp;nbsp;Abbas mengatakan ia dilahirkan pada Tahun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gajah itu. Yang lain berpendapat &amp;nbsp;kelahirannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;limabelas&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tahun sebelum peristiwa gajah. Selanjutnya ada yang mengatakan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ia dilahirkan beberapa hari &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;bulan &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;juga&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;beberapa &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;sesudah &amp;nbsp;Tahun &amp;nbsp;Gajah. Ada yang menaksir tiga&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;puluh tahun, dan ada &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menaksir &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;tujuhpuluh&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Juga para ahli berlainan pendapat mengenai bulan kelahirannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagian besar mengatakan ia dilahirkan bulan Rabiul Awal. Ada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;yang &amp;nbsp;berkata lahir dalam bulan Muharam, yang lain berpendapat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dalam bulan Safar, sebagian lagi menyatakan dalam bulan Rajab,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sementara yang lain mengatakan dalam bulan Ramadan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kelainan &amp;nbsp;pendapat itu juga mengenai hari bulan ia dilahirkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Satu pendapat mengatakan pada malam kedua &amp;nbsp;Rabiul &amp;nbsp;Awal, &amp;nbsp;atau&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;malam &amp;nbsp; kedelapan, &amp;nbsp; atau &amp;nbsp; kesembilan. &amp;nbsp;Tetapi &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;umumnya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mengatakan, bahwa dia dilahirkan pada tanggal duabelas &amp;nbsp;Rabiul&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Awal. Ini adalah pendapat Ibn Ishaq dan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selanjutnya &amp;nbsp; terdapat &amp;nbsp; perbedaan &amp;nbsp; pendapat &amp;nbsp;mengenai &amp;nbsp;waktu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kelahirannya, yaitu siang atau malam, demikian &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;mengenai&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tempat &amp;nbsp;kelahirannya di Mekah. Caussin de Perceval dalam Essai&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sur &amp;nbsp;l&#39;Histoire &amp;nbsp;des &amp;nbsp; Arabes &amp;nbsp; menyatakan, &amp;nbsp; bahwa &amp;nbsp; Muhammad&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dilahirkan bulan Agustus 570, yakni Tahun Gajah, dan bahwa dia&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dilahirkan di Mekah di rumah kakeknya Abd&#39;l-Muttalib.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada &amp;nbsp;hari &amp;nbsp;ketujuh &amp;nbsp;kelahirannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Abd&#39;l-Muttalib &amp;nbsp; minta&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;disembelihkan &amp;nbsp; unta. &amp;nbsp; Hal &amp;nbsp; ini &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;dilakukan &amp;nbsp;dengan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mengundang makan masyarakat Quraisy. Setelah mereka mengetahui&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bahwa &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;diberi &amp;nbsp;nama Muhammad, mereka bertanya-tanya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mengapa ia tidak suka memakai nama nenek &amp;nbsp;moyang. &amp;nbsp;&quot;Kuinginkan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dia akan &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang Terpuji,1 &amp;nbsp;bagi Tuhan di langit&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dan bagi makhlukNya di bumi,&quot; jawab Abd&#39;l Muttalib.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aminah masih menunggu &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;menyerahkan &amp;nbsp;anaknya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kepada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;salah &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;Keluarga &amp;nbsp;Sa&#39;d &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan menyusukan anaknya,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sebagaimana sudah menjadi kebiasaan &amp;nbsp;bangsawan-bangsawan &amp;nbsp;Arab&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;di &amp;nbsp; &amp;nbsp;Mekah. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Adat &amp;nbsp; demikian &amp;nbsp; ini &amp;nbsp; masih &amp;nbsp; berlaku &amp;nbsp; pada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bangsawan-bangsawan &amp;nbsp;Mekah. &amp;nbsp;Pada &amp;nbsp; hari &amp;nbsp; kedelapan &amp;nbsp; sesudah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dilahirkan &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itupun &amp;nbsp;dikirimkan &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;pedalaman &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;baru&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kembali pulang ke kota sesudah ia berumur delapan atau sepuluh&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tahun. &amp;nbsp;Di &amp;nbsp;kalangan &amp;nbsp;kabilah-kabilah &amp;nbsp;pedalaman yang terkenal&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dalam menyusukan ini di antaranya &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;kabilah &amp;nbsp;Banu &amp;nbsp;Sa&#39;d.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara masih menunggu orang yang akan menyusukan itu Aminah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menyerahkan anaknya kepada Thuwaiba, budak perempuan pamannya,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu &amp;nbsp;Lahab. Selama beberapa waktu ia disusukan, seperti Hamzah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;yang juga kemudian disusukannya. Jadi &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;saudara&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;susuan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekalipun &amp;nbsp;Thuwaiba hanya beberapa hari saja menyusukan, namun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ia tetap memelihara hubungan yang baik sekali selama hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah &amp;nbsp;wanita &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;meninggal &amp;nbsp;pada tahun ketujuh sesudah ia&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hijrah ke Medinah, &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;meneruskan &amp;nbsp;hubungan &amp;nbsp;baik &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ia&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menanyakan &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;anaknya yang juga menjadi saudara susuan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi kemudian &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;mengetahui &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;sudah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;meninggal sebelum ibunya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akhirnya &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;wanita-wanita &amp;nbsp;Keluarga Sa&#39;d yang akan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menyusukan itu ke Mekah. Mereka memang mencari bayi yang &amp;nbsp;akan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mereka &amp;nbsp;susukan. &amp;nbsp;Akan &amp;nbsp;tetapi &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;menghindari &amp;nbsp;anak-anak&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;yatim. Sebenarnya mereka masih mengharapkan sesuatu jasa &amp;nbsp;dari&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;sang &amp;nbsp;ayah. &amp;nbsp;Sedang &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;anak-anak yatim sedikit sekali yang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dapat mereka harapkan. Oleh karena itu di &amp;nbsp;antara &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;itu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tak &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;mendatangi Muhammad. Mereka akan mendapat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;hasil yang lumayan bila mendatangi keluarga yang dapat &amp;nbsp;mereka&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;harapkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan tetapi Halimah bint Abi-Dhua&#39;ib yang pada mulanya menolak&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Muhammad, seperti yang lain-lain juga, ternyata tidak mendapat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bayi &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;sebagai gantinya. Di samping itu karena dia memang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;seorang &amp;nbsp;wanita &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;kurang &amp;nbsp;mampu, &amp;nbsp;ibu-ibu &amp;nbsp;lainpun &amp;nbsp;tidak&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menghiraukannya. &amp;nbsp;Setelah &amp;nbsp;sepakat &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;meninggalkan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mekah. Halimah berkata kepada Harith bin Abd&#39;l-&#39;Uzza suaminya:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tidak &amp;nbsp;senang &amp;nbsp;aku pulang bersama dengan teman-temanku tanpa&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;membawa seorang bayi. Biarlah aku pergi kepada anak yatim &amp;nbsp;itu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dan akan kubawa juga.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Baiklah,&quot; &amp;nbsp;jawab &amp;nbsp;suaminya. &amp;nbsp;&quot;Mudah-mudahan &amp;nbsp;karena itu Tuhan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;akan memberi berkah kepada kita.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Halimah &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;mengambil &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dibawanya &amp;nbsp; pergi&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bersama-sama &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; teman-temannya &amp;nbsp; ke &amp;nbsp; pedalaman. &amp;nbsp; Dia&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bercerita, bahwa sejak diambilnya anak itu ia merasa &amp;nbsp;mendapat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;berkah. &amp;nbsp; Ternak &amp;nbsp; kambingnya &amp;nbsp; gemuk-gemuk &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; susunyapun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bertambah. Tuhan telah memberkati semua yang ada padanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selama dua tahun Muhammad tinggal di &amp;nbsp;sahara, &amp;nbsp;disusukan &amp;nbsp;oleh&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Halimah &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;diasuh oleh Syaima&#39;, puterinya. Udara sahara dan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kehidupan pedalaman yang &amp;nbsp;kasar &amp;nbsp;menyebabkannya &amp;nbsp;cepat &amp;nbsp;sekali&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menjadi &amp;nbsp;besar, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;menambah &amp;nbsp;indah &amp;nbsp;bentuk &amp;nbsp;dan pertumbuhan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;badannya. Setelah cukup dua tahun dan &amp;nbsp;tiba &amp;nbsp;masanya &amp;nbsp;disapih,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Halimah &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;ibunya &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;sesudah &amp;nbsp;itu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;membawanya kembali ke &amp;nbsp;pedalaman. &amp;nbsp;Hal &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dilakukan &amp;nbsp;karena&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kehendak &amp;nbsp;ibunya, &amp;nbsp;kata sebuah keterangan, dan keterangan lain&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mengatakan karena kehendak Halimah sendiri. Ia dibawa &amp;nbsp;kembali&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;supaya &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;matang, &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;dikuatirkan &amp;nbsp;dari adanya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;serangan wabah Mekah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dua tahun lagi anak itu tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;sahara, &amp;nbsp;menikmati &amp;nbsp;udara&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pedalaman &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;jernih &amp;nbsp;dan bebas, tidak terikat oleh sesuatu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ikatan jiwa, juga tidak oleh ikatan materi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada masa itu, sebelum usianya &amp;nbsp;mencapai &amp;nbsp;tiga &amp;nbsp;tahun, &amp;nbsp;ketika&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;itulah &amp;nbsp;terjadi &amp;nbsp;cerita &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;banyak dikisahkan orang. Yakni,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;bahwa &amp;nbsp;sementara &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;saudaranya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sebaya &amp;nbsp;sesama&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;anak-anak &amp;nbsp; itu &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;di &amp;nbsp;belakang &amp;nbsp;rumah &amp;nbsp;di &amp;nbsp;luar&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pengawasan keluarganya, tiba-tiba anak yang dari Keluarga Sa&#39;d&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;itu &amp;nbsp; kembali &amp;nbsp; pulang &amp;nbsp;sambil &amp;nbsp;berlari, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;berkata &amp;nbsp;kepada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ibu-bapanya: &quot;Saudaraku yang dari Quraisy &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;diambil&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;oleh &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;laki-laki &amp;nbsp;berbaju &amp;nbsp;putih. &amp;nbsp;Dia dibaringkan,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;perutnya dibedah, sambil di balik-balikan.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan tentang Halimah ini ada juga diceritakan, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;mengenai&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;diri &amp;nbsp;dan suaminya ia berkata: &quot;Lalu saya pergi dengan ayahnya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ke &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Kami &amp;nbsp;jumpai &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;berdiri. &amp;nbsp;Mukanya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;pucat-pasi. Kuperhatikan dia. demikian juga ayahnya. Lalu kami&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;tanyakan: &quot;Kenapa kau, nak?&quot; Dia menjawab: &quot;Aku didatangi oleh&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dua &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;laki-laki berpakaian putih. Aku di baringkan, lalu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;perutku di bedah. Mereka mencari sesuatu di dalamnya. Tak tahu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;aku apa yang mereka cari.&quot;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Halimah dan suaminya kembali pulang ke rumah. Orang itu sangat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;ketakutan, kalau-kalau anak itu sudah kesurupan. Sesudah &amp;nbsp;itu,&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dibawanya &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;ibunya &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Mekah. Atas&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;peristiwa ini Ibn Ishaq &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;Hadis &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;sesudah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kenabiannya. Tetapi dalam menceritakan peristiwa ini Ibn Ishaq&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;nampaknya &amp;nbsp;hati-hati &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;dan &amp;nbsp; mengatakan &amp;nbsp; bahwa &amp;nbsp; sebab&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dikembalikannya &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;ibunya bukan karena cerita adanya dua&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;malaikat itu, melainkan - seperti cerita Halimah kepada Aminah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;- &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;ia di bawa pulang oleh Halimah sesudah disapih, ada&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;beberapa orang Nasrani &amp;nbsp;Abisinia &amp;nbsp;memperhatikan &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;dan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menanyakan &amp;nbsp; kepada &amp;nbsp; Halimah &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Dilihatnya&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;belakang anak itu, lalu mereka berkata:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Biarlah kami bawa anak ini kepada raja kami di &amp;nbsp;negeri &amp;nbsp;kami.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anak &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;akan menjadi orang penting. Kamilah yang mengetahui&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;keadaannya.&quot; Halimah lalu cepat-cepat menghindarkan diri &amp;nbsp;dari&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;mereka &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Demikian juga cerita yang&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;dibawa oleh Tabari, tapi &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;di &amp;nbsp;ragukan; &amp;nbsp;sebab &amp;nbsp;dia&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menyebutkan &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; dalam &amp;nbsp; usianya &amp;nbsp; itu, &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;kembali&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menyebutkan &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;terjadi &amp;nbsp; tidak &amp;nbsp; lama &amp;nbsp; sebelum&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;kenabiannya dan usianya empatpuluh tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai_11.htm&quot;&gt;bersambung ke bagian 2/3&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;---------------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/9115566124014971334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/9115566124014971334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/9115566124014971334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/03/nabi-muhammad-saw-dari-kelahiran-sampai.html' title='NABI MUHAMMAD SAW DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA (1/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-749275142551853742</id><published>2010-02-10T22:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-10T22:06:34.202-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemakaman rasul"/><title type='text'>PEMAKAMAN RASUL Part 2</title><content type='html'>Sementara kaum Muslimin sedang berlainan pendapat &amp;nbsp;- &amp;nbsp;kemudian&lt;br /&gt;kembali &amp;nbsp;sependapat &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;dalam melantik Abu Bakr dalam Ikrar&lt;br /&gt;Saqifa &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;Ikrar &amp;nbsp;Umum &amp;nbsp;- &amp;nbsp;jenazah &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;masih &amp;nbsp; tetap&lt;br /&gt;ditempatnya &amp;nbsp; di &amp;nbsp; atas &amp;nbsp; ranjang &amp;nbsp;kematian &amp;nbsp;dikelilingi &amp;nbsp;oleh&lt;br /&gt;kerabat-kerabat dan pihak keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai memberikan ikrar kepada Abu Bakr orang segera bergegas&lt;br /&gt;lagi &amp;nbsp;hendak &amp;nbsp;menyelenggarakan pemakaman Rasulullah. Dalam hal&lt;br /&gt;di &amp;nbsp;mana &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;dimakamkan, &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;berbeda &amp;nbsp; pendapat.&lt;br /&gt;Kalangan Muhajirin berpendapat akan dimakamkan di Mekah, tanah&lt;br /&gt;tumpah darahnya dan di tengah-tengah &amp;nbsp;keluarganya. &amp;nbsp;Yang &amp;nbsp;lain&lt;br /&gt;berpendapat &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;dimakamkan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Bait&#39;l-Maqdis (Yerusalem}&lt;br /&gt;karena para nabi sebelumnya di &amp;nbsp;sana &amp;nbsp;dimakamkan. &amp;nbsp;Saya &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;tahu &amp;nbsp;bagaimana &amp;nbsp;orang-orang ini berpendapat demikian, padahal&lt;br /&gt;Bait&#39;l-Maqdis pada waktu itu masih di tangan Rumawi dan &amp;nbsp;sejak&lt;br /&gt;kejadian &amp;nbsp;Mu&#39;ta &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Tabuk, &amp;nbsp;Rumawi dengan pihak Islam sedang&lt;br /&gt;dalam permusuhan, sehingga Rasulullah menyiapkan pasukan Usama&lt;br /&gt;untuk mengadakan pembalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;tak dapat menyetujui pendapat ini, juga mereka&lt;br /&gt;tidak setuju Nabi dimakamkan di Mekah. Mereka ini &amp;nbsp;berpendapat&lt;br /&gt;supaya &amp;nbsp;Nabi dimakamkan di Medinah, kota yang telah memberikan&lt;br /&gt;perlindungan dan pertolongan, dan kota yang mula-mula bernaung&lt;br /&gt;di &amp;nbsp;bawah &amp;nbsp;bendera &amp;nbsp;Islam. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;berunding, &amp;nbsp;di &amp;nbsp;mana &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;dimakamkan? &amp;nbsp;Satu &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp;mengatakan: &amp;nbsp;dimakamkan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;mesjid,&lt;br /&gt;tempat &amp;nbsp;dia memberi khotbah dan bimbingan serta memimpin orang&lt;br /&gt;sembahyang, dan &amp;nbsp;menurut &amp;nbsp;pendapat &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;dimakamkan&lt;br /&gt;ditempat &amp;nbsp;mimbar &amp;nbsp;atau di sampingnya. Tetapi pendapat demikian&lt;br /&gt;ini kemudian ditolak, mengingat adanya keterangan berasal dari&lt;br /&gt;Aisyah, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;sakit &amp;nbsp;keras, &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;mengenakan kain selubung &amp;nbsp;hitam, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;ditutupkan &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;mukanya, &amp;nbsp;kadang &amp;nbsp;dibukakan &amp;nbsp;sambil ia berkata: &quot;Laknat6 Tuhan&lt;br /&gt;kepada suatu golongan yang mempergunakan &amp;nbsp;pekuburan &amp;nbsp;nabi-nabi&lt;br /&gt;sebagai mesjid.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr &amp;nbsp;tampil &amp;nbsp;memberikan keputusan kepada orang&lt;br /&gt;ramai itu dengan mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya dengar Rasulullah s.a.w. &amp;nbsp;berkata &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Setiap &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;nabi&lt;br /&gt;meninggal, ia dimakamkan di tempat dia meninggal.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu &amp;nbsp;diambil &amp;nbsp;keputusan, bahwa pada letak tempat tidur ketika&lt;br /&gt;Nabi meninggal itu, di tempat itulah akan digali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya yang bertindak memandikan Nabi &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;keluarganya&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;dekat. Yang pertama sekali Ali b. Abi Talib, lalu &#39;Abbas&lt;br /&gt;b. &#39;Abd&#39;l-Muttalib serta kedua &amp;nbsp;puteranya, &amp;nbsp;Fadzl &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Qutham&lt;br /&gt;serta Usama b. Zaid. Usama b. Zaid dan Syuqran, pembantu Nabi,&lt;br /&gt;bertindak menuangkan air sedang Ali yang memandikannya berikut&lt;br /&gt;baju &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dipakainya. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;tidak mau melepaskan baju itu&lt;br /&gt;dari (badan) Nabi. Dalam pada itu mereka juga mendapatkan Nabi&lt;br /&gt;begitu harum, sehingga Ali berkata: &quot;Demi ibu bapaku! Alangkah&lt;br /&gt;harumnya engkau di waktu hidup dan di waktu mati.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu juga &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berpendapat,&lt;br /&gt;bahwa &amp;nbsp;bau &amp;nbsp;harum &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;disebabkan &amp;nbsp;Nabi selama hidupnya biasa&lt;br /&gt;memakai wangi-wangian. Ia menganggap wangi-wangian &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;menjadi barang kesukaannya dalam kehidupan dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai dimandikan dengan mengenakan baju yang dipakainya itu,&lt;br /&gt;Nabi dikafani dengan tiga lapis pakaian: dua Shuhari7 dan satu&lt;br /&gt;pakaian &amp;nbsp;jenis &amp;nbsp;burd &amp;nbsp;hibara dengan sekali dilipatkan. Selesai&lt;br /&gt;penyelenggaraan dengan cara &amp;nbsp;demikian, &amp;nbsp;jenazah &amp;nbsp;dibiarkan &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;tempatnya. &amp;nbsp; Pintu-pintu &amp;nbsp; kemudian &amp;nbsp;dibuka &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;memberikan&lt;br /&gt;kesempatan kepada kaum Muslimin, yang memasuki tempat itu dari&lt;br /&gt;jurusan &amp;nbsp;mesjid, untuk mengelilingi serta melepaskan pandangan&lt;br /&gt;perpisahan dan memberikan doa selawat &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Nabi. &amp;nbsp;Kemudian&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;keluar lagi dengan membawa perasaan duka dan kepahitan&lt;br /&gt;yang dalam sekali, yang sangat menekan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruangan itu telah menjadi penuh kembali tatkala &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;Abu&lt;br /&gt;Bakr dan Umar masuk melakukan sembahyang bersama-sama Muslimin&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;lain, &amp;nbsp;tanpa &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;bertindak &amp;nbsp;selaku &amp;nbsp;imam &amp;nbsp; dalam&lt;br /&gt;sembahyang &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Setelah orang duduk kembali dan keadaan jadi&lt;br /&gt;sunyi, Abu Bakr berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Salam kepadamu &amp;nbsp;ya &amp;nbsp;Rasulullah, &amp;nbsp;beserta &amp;nbsp;rahmat &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;berkah&lt;br /&gt;Tuhan.8 &amp;nbsp; Kami &amp;nbsp;bersaksi, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;menyampaikan risalah Tuhan, &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;berjuang &amp;nbsp;di &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;Allah&lt;br /&gt;sampai Tuhan memberikan pertolongan untuk kemenangan agama. Ia&lt;br /&gt;telah menunaikan janjinya, dan menyuruh orang menyembah &amp;nbsp;hanya&lt;br /&gt;kepada Allah tidak bersekutu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada &amp;nbsp;setiap &amp;nbsp;kata &amp;nbsp;yang diucapkan oleh Abu Bakr disambut oleh&lt;br /&gt;Muslimin dengan penuh syahdu dan khusyu: Amin! Amin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai bagian laki-laki melakukan sembahyang, setelah &amp;nbsp;mereka&lt;br /&gt;keluar, &amp;nbsp;masuk &amp;nbsp;pula kaum wanita, dan setelah mereka, kemudian&lt;br /&gt;masuk pula anak-anak. Semua mereka itu, masing-masing &amp;nbsp;membawa&lt;br /&gt;hati &amp;nbsp;yang pedih, perasan duka dan sedih menekan kalbu, karena&lt;br /&gt;mereka harus berpisah dengan Rasulullah, penutup para nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan saya sekarang - setelah lampau &amp;nbsp;seribu &amp;nbsp;tiga &amp;nbsp;ratus&lt;br /&gt;tahun &amp;nbsp;yang lalu - terbentang sebuah lukisan peristiwa khidmat&lt;br /&gt;dan syahdu &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;memenuhi &amp;nbsp;hati &amp;nbsp;saya, &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;segala&lt;br /&gt;kerendahan &amp;nbsp; hati &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;hormat. &amp;nbsp;Tubuh &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;terbungkus &amp;nbsp;kini&lt;br /&gt;terletak dalam sebuah sudut, dalam ruangan yang nantinya &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;menjadi &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;makam, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;ruangan yang tadinya dihuni oleh&lt;br /&gt;orang yang mengenal makna &amp;nbsp;hidup, &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;penuh &amp;nbsp;rahmat,&lt;br /&gt;penuh &amp;nbsp;cahaya. &amp;nbsp;Tubuh &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;suci ini, yang telah mengajak dan&lt;br /&gt;membimbing orang ke jalan yang benar, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;mereka&lt;br /&gt;telah &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;teladan &amp;nbsp;tertinggi &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;arti kebaikan dan&lt;br /&gt;kasih sayang, tentang &amp;nbsp;ketangkasan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;harga &amp;nbsp;diri, &amp;nbsp;tentang&lt;br /&gt;keadilan dan kesadaran dalam menghadapi kekejaman serta segala&lt;br /&gt;tindakan tirani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang banyak itu kini lalu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;perasaan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;remuk-redam, &amp;nbsp;dengan hati yang sendu, hati yang tersayat pilu.&lt;br /&gt;Setiap &amp;nbsp;pria, &amp;nbsp;setiap &amp;nbsp;wanita, &amp;nbsp;setiap &amp;nbsp;anak-anak &amp;nbsp;- &amp;nbsp;terhadap&lt;br /&gt;laki-laki &amp;nbsp;yang sekarang memilih tempatnya di sisi Tuhan itu -&lt;br /&gt;mengenangkannya sebagai ayah, sebagai kawan setia dan sahabat,&lt;br /&gt;sebagai &amp;nbsp;Nabi dan Rasulullah. Betapakah perasaan yang sekarang&lt;br /&gt;sedang rimbun memenuhi kalbu &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;penuh &amp;nbsp;semarak &amp;nbsp;iman &amp;nbsp;itu,&lt;br /&gt;kalbu yang penuh prihatin akan rahasia hari esok setelah Rasui&lt;br /&gt;wafat?! &amp;nbsp;Lukisan &amp;nbsp;peristiwa &amp;nbsp;khidmat &amp;nbsp;inilah &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; sekarang&lt;br /&gt;terbentang &amp;nbsp;di &amp;nbsp;hadapan &amp;nbsp;saya. &amp;nbsp;Saya &amp;nbsp;lihat &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;saya sedang&lt;br /&gt;tercengang menatapnya, dengan sepenuh hati akan keagungan yang&lt;br /&gt;penuh &amp;nbsp;syahdu &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;khidmat &amp;nbsp;ini; hampir-hampir saya tak dapat&lt;br /&gt;melepaskan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sepantasnya pula &amp;nbsp;apabila &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;jadi &amp;nbsp;kuatir.&lt;br /&gt;Sejak &amp;nbsp; diumumkannya &amp;nbsp;berita &amp;nbsp;kematian &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;kemudian tersebar pula sampai kepada kabilah-kabilah &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;sekitar &amp;nbsp;kota, &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp;Yahudi dan Nasrani segera memasang mata&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;telinga, &amp;nbsp; sifat-sifat &amp;nbsp; munafik &amp;nbsp; mulai &amp;nbsp; timbul, &amp;nbsp; iman&lt;br /&gt;orang-orang &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;masih lemah mulai pula guncang. Dalam&lt;br /&gt;pada itu orang-orang Mekah juga sudah siap-siap akan &amp;nbsp;berbalik&lt;br /&gt;dari &amp;nbsp;Islam, &amp;nbsp;bahkan &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;bertindak demikian, sehingga&lt;br /&gt;&#39;Attab b. Asid wakil Nabi di Mekah &amp;nbsp;merasa &amp;nbsp;kuatir &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;menampakkan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;mereka. Tepat sekali Suhail b. &#39;Amr&lt;br /&gt;yang berada di tengah-tengah mereka itu ketika ia &amp;nbsp;tampil &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;berkata &amp;nbsp;- &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;menerangkan &amp;nbsp;kematian &amp;nbsp;Nabi - bahwa Islam&lt;br /&gt;sekarang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;bertambah &amp;nbsp;kuat, &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; siapa &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; masih&lt;br /&gt;menyangsikan &amp;nbsp;kami, &amp;nbsp;kami &amp;nbsp;penggal &amp;nbsp;lehernya. Kemudian katanya&lt;br /&gt;lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Penduduk Mekah! Kamu adalah orang yang terakhir masuk &amp;nbsp;Islam,&lt;br /&gt;maka &amp;nbsp;janganlah &amp;nbsp;jadi &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang pertama murtad! Demi Allah.&lt;br /&gt;Tuhanlah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;menyelesaikan &amp;nbsp;soal &amp;nbsp;ini. &amp;nbsp;Seperti &amp;nbsp;kata&lt;br /&gt;Rasulullah s.a.w. - Belum jugakah mereka sadar dari kemurtadan&lt;br /&gt;mereka itu?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua &amp;nbsp;cara &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;menggali&lt;br /&gt;kuburan: pertama cara orang Mekah yang menggali kuburan dengan&lt;br /&gt;dasarnya yang rata; kedua cara &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menggali&lt;br /&gt;kuburan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;dasarnya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dilengkungkan. &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;&#39;Ubaidah&lt;br /&gt;bin&#39;l-Jarrah misalnya, ia menggali cara &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;Mekah, &amp;nbsp;sedang&lt;br /&gt;Abu &amp;nbsp;Talha &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;b. Sahl menggali kuburan cara orang Medinah.&lt;br /&gt;Keluarga Nabi juga memperbincangkan cara mana kuburan itu akan&lt;br /&gt;digali. &amp;nbsp; &#39;Abbas &amp;nbsp; paman &amp;nbsp; Nabi &amp;nbsp;segera &amp;nbsp;mengutus &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;orang,&lt;br /&gt;masing-masing supaya memanggil Abu &#39;Ubaida dan Abu Talha. Yang&lt;br /&gt;diutus &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;&#39;Ubaida kembali tidak bersama dengan yang&lt;br /&gt;dipanggil, &amp;nbsp; sedang &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; diutus &amp;nbsp; kepada &amp;nbsp; Talha &amp;nbsp; &amp;nbsp;datang&lt;br /&gt;bersama-sama. &amp;nbsp; Maka &amp;nbsp;makam &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;digali &amp;nbsp;menurut &amp;nbsp;cara&lt;br /&gt;Medinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana hari sudah senja, dan setelah kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;selesai&lt;br /&gt;menjenguk tubuh yang suci itu serta mengadakan perpisahan yang&lt;br /&gt;terakhir, keluarga Nabi sudah siap pula &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;menguburkannya.&lt;br /&gt;Mereka &amp;nbsp;menunggu &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;tengah &amp;nbsp;malam. Kemudian sehelai syal&lt;br /&gt;berwarna merah yang biasa dipakai Nabi dihamparkannya di dalam&lt;br /&gt;kuburan &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Lalu ia diturunkan dan dikebumikan ke tempatnya&lt;br /&gt;yang terakhir oleh mereka yang telah &amp;nbsp;memandikannya. &amp;nbsp;Di &amp;nbsp;atas&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;dipasang &amp;nbsp;bata mentah kemudian kuburan itu ditimbun&lt;br /&gt;dengan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;Aisyah &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;&quot;Kami &amp;nbsp;mengetahui &amp;nbsp;pemakaman&lt;br /&gt;Rasulullah &amp;nbsp;s.a.w. &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;setelah mendengar suara-suara sekop&lt;br /&gt;pada tengah malam itu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah juga berkata seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara pemakaman itu terjadi pada malam Rabu &amp;nbsp;14 &amp;nbsp;Rabiulawal,&lt;br /&gt;yakni dua hari setelah Rasul berpulang ke rahmatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Aisyah tinggal menetap di rumahnya dalam ruangan&lt;br /&gt;yang berdampingan dengan ruangan makam Nabi. Ia merasa bahagia&lt;br /&gt;di samping tetangga yang sangat mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Abu Bakr wafat ia dimakamkan di samping Nabi, demikian&lt;br /&gt;juga &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;menyusul &amp;nbsp;dimakamkan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;sebelahnya &amp;nbsp; lagi. &amp;nbsp; Ada&lt;br /&gt;disebutkan, &amp;nbsp;bahwa Aisyah berziarah ke ruangan makam itu tidak&lt;br /&gt;mengenakan kudung, sebab &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;dimakamkan, &amp;nbsp;di &amp;nbsp;sana&lt;br /&gt;hanya &amp;nbsp;ayah dan suaminya. Tetapi setelah juga Umar dimakamkan,&lt;br /&gt;setiap ia masuk selalu &amp;nbsp;berkudung &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;mengenakan &amp;nbsp;pakaian&lt;br /&gt;lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu &amp;nbsp; selesai &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;menyelenggarakan &amp;nbsp;pemakaman&lt;br /&gt;Rasulullah, Abu Bakr memerintahkan &amp;nbsp;pasukan &amp;nbsp;Usama &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;menyerbu &amp;nbsp;Syam &amp;nbsp;segera diteruskan sebagai pelaksanaan apa yang&lt;br /&gt;telah diperintahkan oleh Rasulullah. Ada &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;merasa &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;setuju &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;seperti yang pernah&lt;br /&gt;terjadi ketika Nabi sedang sakit. &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;termasuk &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;setuju. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;berpendapat &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;bercerai-berai. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp;harus &amp;nbsp; tetap &amp;nbsp; di &amp;nbsp; Medinah, &amp;nbsp; sebab&lt;br /&gt;dikuatirkan &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;terjadi &amp;nbsp;hal-hal &amp;nbsp;yang kurang menyenangkan.&lt;br /&gt;Tetapi dalam melaksanakan perintah Rasul Abu Bakr tidak pernah&lt;br /&gt;ragu-tagu. &amp;nbsp;Dia &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;menolak &amp;nbsp;pendapat orang yang mengusulkan&lt;br /&gt;supaya mengangkat seorang komandan yang lebih tua usianya dari&lt;br /&gt;Usama dan lebih berpengalaman dalam perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;pasukan di Jurf itu tetap disiapkan di bawah&lt;br /&gt;pimpinan Usama, dan Abu Bakr pergi melepaskannya. &amp;nbsp;Ketika &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;dimintanya kepada Usama supaya Umar dibebaskan dari tugas itu.&lt;br /&gt;Ia perlu tinggal &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;memberi &amp;nbsp;nasehat&lt;br /&gt;kepada Abu Bakr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum &amp;nbsp;selang &amp;nbsp;duapuluh &amp;nbsp;hari setelah tentara berangkat, pihak&lt;br /&gt;Muslimin sudah &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;menyerang &amp;nbsp;Balqa&#39;. &amp;nbsp;Usama &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dapat&lt;br /&gt;mengadakan &amp;nbsp;pembalasan &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;dan ayahnya yang&lt;br /&gt;telah terbunuh di Mu&#39;ta dulu. Dalam &amp;nbsp;peristiwa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;gemilang&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;semboyan &amp;nbsp;perang yang diucapkan ialah: &quot;Untuk kemenangan,&lt;br /&gt;matilah!&quot;9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian baik &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;Usama &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dapat&lt;br /&gt;melaksanakan &amp;nbsp;perintah &amp;nbsp;Nabi. Ia kembali dengan pasukannya itu&lt;br /&gt;ke &amp;nbsp;Medinah &amp;nbsp;didahului &amp;nbsp;panji &amp;nbsp;yang &amp;nbsp; oleh &amp;nbsp; Rasulullah &amp;nbsp; dulu&lt;br /&gt;diserahkan di tangannya &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;menunggang kuda yang juga&lt;br /&gt;dulu dipakai ayahnya di Mu&#39;ta sampai tewasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nabi berpulang, Fatimah &amp;nbsp;puterinya &amp;nbsp;minta &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Abu&lt;br /&gt;Bakr &amp;nbsp;tanah peninggalan Nabi di Fadak dan di Khaibar diberikan&lt;br /&gt;kepadanya. Tetapi Abu Bakr menjawab dengan kata-kata &amp;nbsp;ayahnya:&lt;br /&gt;&quot;Kami &amp;nbsp;para &amp;nbsp;nabi tidak mewariskan.10 Apa yang kami tinggalkan&lt;br /&gt;buat sedekah.&quot; Kemudian kata Abu Bakr kepada Fatimah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau &amp;nbsp;ayahmu &amp;nbsp;dulu &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;menghibahkan &amp;nbsp;harta &amp;nbsp; ini&lt;br /&gt;kepadamu, maka usulmu itu saya terima, dan saya laksanakan apa&lt;br /&gt;yang dimintanya itu.&quot; Tetapi Fatimah &amp;nbsp;menjawab &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;tentang&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;ayahnya &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;berkata apa-apa kepadanya hanya Umm Aiman&lt;br /&gt;yang mengatakan kepadanya &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;itulah &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;dimaksudkan. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;ini Abu Bakr menekankan supaya Fadak&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;Khaibar &amp;nbsp;tetap &amp;nbsp;dikembalikan &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;baitulmal &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp; kaum&lt;br /&gt;Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, &amp;nbsp;Muhammad pergi melepaskan dunia ini dengan tiada&lt;br /&gt;meninggalkan sesuatu kekayaan dunia &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;fana &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;siapa&lt;br /&gt;pun. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;pergi &amp;nbsp;melepaskan dunia ini seprti ketika ia datang.&lt;br /&gt;Sebagai peninggalan ia telah memberikan agama yang &amp;nbsp;lurus &amp;nbsp;ini&lt;br /&gt;kepada &amp;nbsp;umat manusia. Ia telah merintis jalan kebudayaan Islam&lt;br /&gt;yang maha besar, yang telah &amp;nbsp;menaungi &amp;nbsp;dunia &amp;nbsp;sebelumnya, &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;akan &amp;nbsp;menaungi &amp;nbsp;dunia &amp;nbsp;kemudian. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;menanamkan ajaran&lt;br /&gt;Tauhid, menempatkan ajaran &amp;nbsp;Tuhan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tinggi &amp;nbsp;di &amp;nbsp;atas &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;ajaran &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;kafir &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;rendah &amp;nbsp;di &amp;nbsp;bawah. Kehidupan&lt;br /&gt;paganisma dalam segala bentuk dan penampilannya telah &amp;nbsp;dikikis&lt;br /&gt;habis. &amp;nbsp;Manusia &amp;nbsp;sekarang &amp;nbsp;diajaknya &amp;nbsp;melakukan perbuatan yang&lt;br /&gt;baik dan takwa, bukan perbuatan dosa dan permusuhan. &amp;nbsp;Kemudian&lt;br /&gt;ia &amp;nbsp;meninggalkan &amp;nbsp;Kitabullah &amp;nbsp;buat manusia, sebagai rahmat dan&lt;br /&gt;petunjuk. Ia meninggalkan &amp;nbsp;teladan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tinggi, &amp;nbsp;contoh &amp;nbsp;nan&lt;br /&gt;indah. &amp;nbsp;Contoh &amp;nbsp;terakhir &amp;nbsp;diberikannya &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;umat &amp;nbsp;manusia,&lt;br /&gt;ketika dalam sakit, ia berkata kepada orang banyak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Wahai manusia! Barangsiapa punggungnya pernah &amp;nbsp;kucambuk, &amp;nbsp;ini&lt;br /&gt;punggungku, balaslah! Barangsiapa kehormatannya pernah kucela,&lt;br /&gt;ini kehormatanku, balaslah! Dan &amp;nbsp;barangsiapa &amp;nbsp;hartanya &amp;nbsp;pernah&lt;br /&gt;kuambil, &amp;nbsp; ini &amp;nbsp; hartaku, &amp;nbsp;ambillah! &amp;nbsp;Jangan &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;takut&lt;br /&gt;permusuhan, itu bukan bawaanku.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana ada orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;menuntut &amp;nbsp;uang &amp;nbsp;tiga &amp;nbsp;dirham&lt;br /&gt;kepadanya, &amp;nbsp;kepada orang itu diberikan pula gantinya. Kemudian&lt;br /&gt;ia melepaskan dunia ini &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;meninggalkan &amp;nbsp;warisan &amp;nbsp;rohani&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;agung, &amp;nbsp;yang selalu memancar di semesta dunia ini. Tuhan&lt;br /&gt;akan menyempurnakan ajaranNya, akan menolong agamaNya di &amp;nbsp;atas&lt;br /&gt;semua agama, sekali pun oleh orang-orang kafir tidak diakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memberi rahmat dan kedamaian kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shallallahu &#39;alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;1 Sejenis kain bersulam buatan Yaman.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;2 Diucapkan sebagai tanda cinta dan mendoakan. Lihat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; halaman 326 (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;3 Saqifa berarti &#39;serambi beratap&#39; (N) (LA) atau&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &#39;ruangan besar beratap&#39; (LA), semacam balairung (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;4 Umara&#39; jamak amir, harfiah &#39;yang memerintah,&#39;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pemimpin-pemimpin, dapat diartikan kepala-kepala&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; negara; wuzana&#39; jamak wazir &#39;yang memberi dukungan&#39;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (N), yakni &#39;para menteri&#39; (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;5 Harfiah &#39;Saya kayu pasak tempat ternak bergerak dan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; setandan kurma yang bertopang,&#39; yakni &#39;saya tempat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; orang yang mencari pengobatan dengan pendapatnya,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; seperti unta mengobati sakit gatalnya dengan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; bergaruk-garuk pada kayu pasak.&#39; (N). Perumpamaan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melayu di atas berarti, saya yang memberi dua&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pertolongan dalam satu perjalanan.&#39; (A)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;6 Dalam teks Hadis digunakan kata &#39;la&#39;ana&#39; dan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &#39;qatala,&#39; yang menurut (N) dapat diartikan sama (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;7 Shuhari dan Shuhar nama sebuah desa di Yaman. Juga&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dikatakan dari kata shuhra, yakni warna merah muda.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;8 Assalamu&#39;alaika, ya Rasulullah wa rahmatullahi wa&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; barakatuhu&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;9 &#39;Ya manshur, amit!,&#39; Harfiah: &#39;O yang menang, matilah&#39;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut (N). ini berarti perintah mati sebagai&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; optimisma kemenangan yang akan dicapai, juga dipakai&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; sebagai sandi untuk saling kenal-mengenal dalam gelap&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; malam (A).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;10 Aslinya dalam bentuk penderita atau obyek = tidak&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; diwarisi (A).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------&lt;br /&gt;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/749275142551853742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/02/pemakaman-rasul-part-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/749275142551853742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/749275142551853742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/02/pemakaman-rasul-part-2.html' title='PEMAKAMAN RASUL Part 2'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-4236274002353808653</id><published>2010-02-08T02:32:00.000-08:00</published><updated>2010-02-08T02:32:06.039-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemakaman rasul"/><title type='text'>PEMAKAMAN RASUL</title><content type='html'>Muslimin berselisih: sudah wafatkah Rasul &amp;nbsp; Umar&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; berpidato mengatakan tidak &amp;nbsp; Abu Bakr mengatakan sudah&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; wafat dengan membacakan ayat Qur&#39;an &amp;nbsp; Pendapat Abu Bakr&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; meyakinkan Muslimin - Ikrar Saqifa kemudian Ikral Umum&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; terhadap Abu Bakr - Menyelenggarakan dan memandikan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; jenazah Nabi - Diantar oleh semua orang: pria, wanita&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dan anak-anak - Dimakamkan di tempat Nabi wafat -&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pasukan Usama ke Syam dilaksanakan dan berhasil -&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kata-kata Rasulullah s.a.w. yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NABI telah memilih Handai Tertinggi &amp;nbsp;di &amp;nbsp;rumah &amp;nbsp;Aisyah &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;kepala di pangkuannya. Kemudian Aisyah meletakkan kepalanya di&lt;br /&gt;atas bantal. Ia berdiri, dan bersama-sama dengan wanita-wanita&lt;br /&gt;lain - yang segera datang begitu berita sampai kepada mereka -&lt;br /&gt;ia memukul-mukul mukanya sendiri. Dengan &amp;nbsp;peristiwa &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kaum&lt;br /&gt;Muslimin &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;mesjid &amp;nbsp;sangat terkejut&lt;br /&gt;sekali, &amp;nbsp;sebab &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;paginya &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp; Nabi &amp;nbsp; dari&lt;br /&gt;segalanya &amp;nbsp; menunjukkan, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;sembuh. &amp;nbsp;Itu &amp;nbsp;pula&lt;br /&gt;sebabnya Abu Bakr pergi mengunjungi isterinya Bint Kharija &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;Sunh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah &amp;nbsp;mengetahui hal itu cepat-cepat Umar ke tempat jenazah&lt;br /&gt;disemayamkan. Ia tidak percaya bahwa Rasulullah &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;wafat.&lt;br /&gt;Ketika &amp;nbsp;dia datang, dibukanya tutup mukanya. Ternyata ia sudah&lt;br /&gt;tidak bergerak lagi. Umar menduga bahwa Nabi &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;pingsan.&lt;br /&gt;Jadi &amp;nbsp;tentu &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;siuman &amp;nbsp;lagi. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;hal ini sia-sia saja,&lt;br /&gt;Mughira hendak meyakinkan Umar atas kenyataan yang pahit &amp;nbsp;ini.&lt;br /&gt;Ia &amp;nbsp;tetap berkeyakinan, bahwa Muhammad tidak mati. Oleh karena&lt;br /&gt;Mughira tetap juga mendesak, ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Engkau dusta!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia keluar ke mesjid bersama-sama sambil berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ada orang dari kaum munafik &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mengira &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;Rasulullah&lt;br /&gt;s.a.w. &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;wafat. &amp;nbsp;Tetapi, demi Allah sebenarnya dia tidak&lt;br /&gt;meninggal, melainkan ia pergi kepada Tuhan, seperti &amp;nbsp;Musa &amp;nbsp;bin&lt;br /&gt;&#39;Imran. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;telah menghilang dari tengah-tengah masyarakatnya&lt;br /&gt;selama empat puluh &amp;nbsp;hari, &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;tengah&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;dikatakan dia sudah mati. Sungguh, Rasulullah&lt;br /&gt;pasti akan kembali seperti Musa juga. Orang yang menduga bahwa&lt;br /&gt;dia telah meninggal, tangan dan kakinya harus dipotong!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriakan Umar yang datang bertubi-tubi ini telah didengar oleh&lt;br /&gt;kaum &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;di &amp;nbsp; mesjid. &amp;nbsp; Mereka &amp;nbsp; jadi &amp;nbsp; seperti &amp;nbsp; orang&lt;br /&gt;kebingungan. &amp;nbsp; Memang, &amp;nbsp; kalau &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;benar &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;berpulang, alangkah pilunya hati! Alangkah gundahnya &amp;nbsp;perasaan&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;melihatnya, &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;mendengarkan &amp;nbsp;tutur&lt;br /&gt;katanya, orang-orang yang &amp;nbsp;beriman &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;Yang &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;mengutusnya membawa petunjuk dan agama yang benar! Rasa gundah&lt;br /&gt;dan kesedihan yang &amp;nbsp;sungguh &amp;nbsp;membingungkan, &amp;nbsp;sungguh &amp;nbsp;menyayat&lt;br /&gt;kalbu! &amp;nbsp;Apabila Muhammad telah pergi menghadap Tuhan - seperti&lt;br /&gt;kata Umar &amp;nbsp;- &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;sungguh &amp;nbsp;membingungkan. &amp;nbsp;Dan &amp;nbsp;menunggu &amp;nbsp;dia&lt;br /&gt;kembali &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;seperti &amp;nbsp;kembalinya &amp;nbsp;Musa, lebih-lebih lagi ini&lt;br /&gt;mengherankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua datang mengerumuni Umar, lebih mempercayainya dan&lt;br /&gt;lebih &amp;nbsp;yakin, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;Rasulullah tidak meninggal. Belum selang&lt;br /&gt;lama tadi mereka bersama-sama, mereka melihatnya dan mendengar&lt;br /&gt;suaranya &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; keras &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; jelas, &amp;nbsp;mendengar &amp;nbsp;doanya &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;pengampunan yang &amp;nbsp;dimohonkannya. &amp;nbsp;Betapa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;meninggal,&lt;br /&gt;padahal &amp;nbsp; dia &amp;nbsp; adalah &amp;nbsp; Khalilullah &amp;nbsp; yang &amp;nbsp;dipilihNya &amp;nbsp;untuk&lt;br /&gt;menyampaikan risalah, risalah yang sekarang sudah dianut &amp;nbsp;oleh&lt;br /&gt;Arab &amp;nbsp;se]uruhnya, &amp;nbsp;tinggal &amp;nbsp;lagi Kisra dan Heraklius yang akan&lt;br /&gt;menganut Islam! &amp;nbsp;Betapa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;meninggal, &amp;nbsp;padahal &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;kekuatannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;selama duapuluh tahun terus-menerus ia telah&lt;br /&gt;menggoncangkan dunia &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;menimbulkan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;revolusi&lt;br /&gt;rohani yang paling hebat yang pernah dikenal sejarah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi &amp;nbsp;di &amp;nbsp;sana &amp;nbsp;wanita-wanita &amp;nbsp;masih juga memukul-mukul muka&lt;br /&gt;sendiri sebagai tanda, bahwa ia telah meninggal. &amp;nbsp;Sungguh &amp;nbsp;pun&lt;br /&gt;begitu &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;di mesjid masih juga terus menyebutkan bahwa dia&lt;br /&gt;tidak wafat, dia sedang pergi kepada Tuhan &amp;nbsp;seperti &amp;nbsp;Musa &amp;nbsp;bin&lt;br /&gt;&#39;Imran, &amp;nbsp;dan mereka yang berpendapat bahwa ia sudah meninggal,&lt;br /&gt;mereka itu golongan orang-orang munafik, orang &amp;nbsp;munafik, &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;tangan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kakinya &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;nanti &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;dihantamnya&lt;br /&gt;setelah ia &amp;nbsp;kembali. &amp;nbsp;Mana &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mesti &amp;nbsp;dipercaya &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;kaum&lt;br /&gt;Muslimin? &amp;nbsp;Mula-mula &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;cemas sekali. Kemudian kata-kata&lt;br /&gt;Umar itu masih menimbulkan harapan dalam hati &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;karena&lt;br /&gt;Muhammad &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;kembali. Hampir saja angan-angan mereka&lt;br /&gt;itu mereka percayai, menggambarkan dalam hati &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;sendiri&lt;br /&gt;hal-hal &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;hampir-hampir &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;jadi puas&lt;br /&gt;karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara mereka &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;keadaan &amp;nbsp;begitu &amp;nbsp;tiba-tiba &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr&lt;br /&gt;datang. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;segera kembali dari Sunh setelah berita sedih itu&lt;br /&gt;diterimanya. Ketika dilihatnya &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;demikian, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Umar&lt;br /&gt;sedang &amp;nbsp;berpidato, &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;tidak berhenti lama-lama di tempat itu&lt;br /&gt;melainkan &amp;nbsp;terus &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;rumah &amp;nbsp;Aisyah &amp;nbsp;tanpa &amp;nbsp;menoleh &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp; ke&lt;br /&gt;kanan-kiri. &amp;nbsp; Ia &amp;nbsp; minta &amp;nbsp; ijin &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;masuk, &amp;nbsp;tapi &amp;nbsp;dikatakan&lt;br /&gt;kepadanya, orang tidak perlu minta ijin untuk hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ia masuk, dilihatnya Nabi &amp;nbsp;di &amp;nbsp;salah &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;bagian &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;rumah &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; sudah &amp;nbsp; diselubungi &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp;burd &amp;nbsp;hibara.1 &amp;nbsp;Ia&lt;br /&gt;menyingkapkan &amp;nbsp;selubung &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;wajah &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;dan &amp;nbsp; setelah&lt;br /&gt;menciumnya ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Alangkah &amp;nbsp;sedapnya &amp;nbsp;di &amp;nbsp;waktu engkau hidup, alangkah sedapnya&lt;br /&gt;pula di waktu engkau mati.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kepala Nabi &amp;nbsp;diangkatnya &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;diperhatikannya &amp;nbsp;paras&lt;br /&gt;mukanya, yang ternyata memang menunjukkan ciri-ciri kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Demi &amp;nbsp;ibu-bapakku.2 Maut yang sudah ditentukan Tuhan kepadamu&lt;br /&gt;sekarang sudah sampai kaurasakan. Sesudah itu takkan ada &amp;nbsp;lagi&lt;br /&gt;maut menimpamu!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian &amp;nbsp;dikembalikannya &amp;nbsp;kepala itu ke bantal, ditutupkannya&lt;br /&gt;kembali kain &amp;nbsp;burd &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;kemukanya. &amp;nbsp;Sesudah &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;keluar.&lt;br /&gt;Ternyata &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;bicara &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;mau meyakinkan orang bahwa&lt;br /&gt;Muhammad tidak meninggal. Orang banyak memberikan jalan kepada&lt;br /&gt;Abu Bakr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sabar, &amp;nbsp;sabarlah &amp;nbsp;Umar!&quot; &amp;nbsp;katanya &amp;nbsp;setelah ia berada di dekat&lt;br /&gt;Umar. &quot;Dengarkan!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Umar tidak mau diam dan juga tidak mau mendengarkan. Ia&lt;br /&gt;terus &amp;nbsp;bicara. &amp;nbsp;Sekarang &amp;nbsp;Abu Bakr menghampiri orang-orang itu&lt;br /&gt;seraya memberi isyarat, bahwa dia akan bicara &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;mereka.&lt;br /&gt;Dan &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;siapa &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;yang akan seperti Abu Bakr!&lt;br /&gt;Bukankah dia Ash-Siddiq &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dipilih &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;sekiranya &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;akan mengambil orang sebagai teman kesayangan&lt;br /&gt;tentu dialah teman kesayangannya?! Oleh karena itu cepat-cepat&lt;br /&gt;orang memenuhi seruannya itu dan Umar ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Abu Bakr berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saudara-saudara! Barangsiapa mau menyembah Muhammad, Muhammad&lt;br /&gt;sudah meninggal. Tetapi barangsiapa mau menyembah Tuhan, Tuhan&lt;br /&gt;hidup selalu tak pernah mati.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia membacakan firman Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Muhammad hanyalah seorang rasul. Sebelum dia pun telah banyak&lt;br /&gt;rasul-rasul yang sudah lampau. Apabila dia mati atau terbunuh,&lt;br /&gt;apakah kamu akan berbalik ke belakang? Barangsiapa berbalik ke&lt;br /&gt;belakang, ia tidak akan merugikan Tuhan sedikit pun. Dan Tuhan&lt;br /&gt;akan &amp;nbsp;memberikan &amp;nbsp;balasan &amp;nbsp;kepada orang-orang yang bersyukur.&quot;&lt;br /&gt;(Qur&#39;an, 3:144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu Umar juga &amp;nbsp;turut &amp;nbsp;mendengarkan &amp;nbsp;tatkala &amp;nbsp;dilihatnya&lt;br /&gt;orang banyak pergi ke tempat Abu Bakr. Setelah didengarnya Abu&lt;br /&gt;Bakr membacakan ayat itu, &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;jatuh &amp;nbsp;tersungkur &amp;nbsp;ke &amp;nbsp;tanah.&lt;br /&gt;Kedua &amp;nbsp;kakinya &amp;nbsp;sudah tak dapat menahan lagi, setelah ia yakin&lt;br /&gt;bahwa Rasulullah memang sudah wafat. &amp;nbsp;Ada &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;banyak,&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;sebelum itu sudah terpengaruh oleh pendapat Umar, begitu&lt;br /&gt;mendengar bunyi ayat yang &amp;nbsp;dibacakan &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr, &amp;nbsp;baru &amp;nbsp;mereka&lt;br /&gt;sadar; &amp;nbsp;seolah &amp;nbsp;mereka tidak pernah mengetahui, bahwa ayat ini&lt;br /&gt;pernah turun. &amp;nbsp;Dengan &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;perasaan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;masih&lt;br /&gt;ragu-ragu &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;berpulang &amp;nbsp;ke rahmat Allah,&lt;br /&gt;dapat dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah melampaui bataskah Umar &amp;nbsp;ketika &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;berkeyakinan &amp;nbsp;bahwa&lt;br /&gt;Muhammad &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mati, &amp;nbsp;ketika mengajak orang lain supaya juga&lt;br /&gt;yakin seperti dia? Tidak! &amp;nbsp;Para &amp;nbsp;sarjana &amp;nbsp;sekarang &amp;nbsp;mengatakan&lt;br /&gt;kepada kita, bahwa matahari akan terus memercik sepanjang abad&lt;br /&gt;sebelum tiba &amp;nbsp;waktunya &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;habis &amp;nbsp;hilang &amp;nbsp;sama &amp;nbsp;sekali. &amp;nbsp;Akan&lt;br /&gt;percayakah &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;pendapat &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;tanpa &amp;nbsp;ia ragukan lagi&lt;br /&gt;kemungkinannya? Matahari yang memancarkan sinar dan kehangatan&lt;br /&gt;sehingga &amp;nbsp;karenanya &amp;nbsp;alam &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;hidup, &amp;nbsp;bagaimana &amp;nbsp;akan habis,&lt;br /&gt;bagaimana akan padam sesudah itu kemudian alam ini masih &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;tetap &amp;nbsp;ada? &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;pun tidak kurang pula dari matahari itu&lt;br /&gt;sinarnya, kehangatannya, kekuatannya. &amp;nbsp;Seperti &amp;nbsp;matahari &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;telah &amp;nbsp;melimpahkan &amp;nbsp;jasa, &amp;nbsp;Muhammad pun telah pula melimpahkan&lt;br /&gt;jasa. Seperti halnya dengan matahari &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;berhubungan&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;alam, &amp;nbsp;jiwa Muhammad pun telah pula berhubungan dengan&lt;br /&gt;semesta &amp;nbsp;alam &amp;nbsp;ini, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;selalu &amp;nbsp; sebutan &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; s.a.w.&lt;br /&gt;mengharumkan alam ini keseluruhannya. Jadi tidak heran apabila&lt;br /&gt;Umar yakin bahwa Muhammad tidak mungkin akan mati. Dan &amp;nbsp;memang&lt;br /&gt;benar ia tidak mati, dan tidak akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usama &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;pagi itu pergi ke&lt;br /&gt;mesjid, seperti orang-orang Islam yang lain &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;menduga&lt;br /&gt;bahwa &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;sudah sembuh. Bersama-sama dengan anggota pasukan&lt;br /&gt;yang hendak diberangkatkan ke Syam yang sementara &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;pulang&lt;br /&gt;ke &amp;nbsp;Medinah, &amp;nbsp;sekarang &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;menggabungkan diri dengan&lt;br /&gt;markas &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Jurf. &amp;nbsp;Perintah &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;dikeluarkan &amp;nbsp; supaya&lt;br /&gt;pasukannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;siap-siap &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;berangkat. Tetapi dalam pada&lt;br /&gt;itu, tiba-tiba &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;menyusulnya, &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;membawa &amp;nbsp;berita &amp;nbsp;sedih &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;kematian Nabi. Ia membatalkan&lt;br /&gt;niatnya akan berangkat dan &amp;nbsp;pasukannya &amp;nbsp;diperintahkan &amp;nbsp;kembali&lt;br /&gt;semua &amp;nbsp;ke Medinah. Ia pergi ke rumah Aisyah dan ditancapkannya&lt;br /&gt;benderanya di depan pintu rumah itu, sambil menantikan keadaan&lt;br /&gt;Muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya &amp;nbsp;Muslimin &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;keadaan bingung. Setelah&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;mendengar &amp;nbsp;pidato &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;yakin &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;bahwa&lt;br /&gt;Muhammad &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;wafat, mereka lalu terpencar-pencar. Golongan&lt;br /&gt;Anshar lalu &amp;nbsp;menggabungkan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Said &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;&#39;Ubada &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;Saqifa3 Banu Sa&#39;ida; Ali b. Abi Talib, Zubair ibn&#39;l-&#39;Awwam dan&lt;br /&gt;Talha b. &#39;Ubaidillah menyendiri pula di rumah &amp;nbsp;Fatimah; &amp;nbsp;pihak&lt;br /&gt;Muhajirin, &amp;nbsp;termasuk &amp;nbsp;Usaid b. Hudzair dari Banu &#39;Abd&#39;l-Asyhal&lt;br /&gt;menggabungkan diri kepada Abu Bakr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Abu Bakr dan Umar dalam keadaan demikian, &amp;nbsp;tiba-tiba&lt;br /&gt;ada &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;datang &amp;nbsp;menyampaikan &amp;nbsp;berita &amp;nbsp;kepada mereka, bahwa&lt;br /&gt;Anshar telah menggabungkan diri kepada Sa&#39;d b. &#39;Ubada, &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;menambahkan &amp;nbsp;bahwa: &amp;nbsp;Kalau ada masalah yang perlu diselesaikan&lt;br /&gt;dengan mereka, segera susullah mereka, &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;keadaan &amp;nbsp;jadi&lt;br /&gt;berbahaya. &amp;nbsp;Rasulullah s.a.w. masih di dalam rumah, belum lagi&lt;br /&gt;selesai (dimakamkan) dan &amp;nbsp;keluarganya &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;menutupkan&lt;br /&gt;pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Baiklah,&quot; &amp;nbsp;kata &amp;nbsp;Umar menujukan kata-katanya kepada Abu Bakr.&lt;br /&gt;&quot;Kita berangkat ke tempat &amp;nbsp;saudara-saudara &amp;nbsp;kita &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;Anshar&lt;br /&gt;itu, supaya dapat kita lihat keadaan mereka.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tengah perjalanan, mereka bertemu dengan dua orang&lt;br /&gt;baik-baik dari kalangan &amp;nbsp;Anshar, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;menceritakan&lt;br /&gt;kepada &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp;Muhajirin &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;tentang adanya orang-orang yang&lt;br /&gt;sedang mengadakan persepakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuan-tuan mau ke mana?&quot; tanya dua orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah &amp;nbsp;diketahui &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;menemui &amp;nbsp; orang-orang&lt;br /&gt;Anshar, kedua orang itu berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak &amp;nbsp; ada &amp;nbsp; salahnya &amp;nbsp; tuan-tuan &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mendekati &amp;nbsp;mereka.&lt;br /&gt;Saudara-saudara Muhajirin, selesaikanlah persoalan tuan-tuan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak, kami akan menemui mereka,&quot; kata Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mereka &amp;nbsp;meneruskan &amp;nbsp;perjalanan &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;di &amp;nbsp;Serambi &amp;nbsp;Banu&lt;br /&gt;Sa&#39;ida. Di tengah-tengah mereka itu ada seorang laki-laki yang&lt;br /&gt;sedang berselubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Siapa ini?&quot; tanya Umar bin&#39;l-Khattab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sa&#39;d b. &#39;Ubada,&quot; jawab mereka. &quot;Dia sedang sakit.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pihak &amp;nbsp;Muhajirin &amp;nbsp;duduk, &amp;nbsp;salah &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;Anshar&lt;br /&gt;berpidato. Sesudah mengucapkan syukur dan puji kepada Tuhan ia&lt;br /&gt;berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kemudian daripada itu. Kami adalah &amp;nbsp;Ansharullah &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pasukan&lt;br /&gt;Islam, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kalian &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;kalangan Muhajirin sekelompok kecil&lt;br /&gt;dari kami yang datang ke &amp;nbsp;mari &amp;nbsp;mewakili &amp;nbsp;golongan &amp;nbsp;tuan-tuan.&lt;br /&gt;Ternyata &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;itu mau menggabungkan kami dan mengambil hak&lt;br /&gt;kami serta mau memaksa kami.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang demikian ini memang &amp;nbsp;merupakan &amp;nbsp;jiwa &amp;nbsp;Anshar &amp;nbsp;sejak &amp;nbsp;masa&lt;br /&gt;hidup &amp;nbsp;Nabi. &amp;nbsp;Oleh karena itu, begitu Umar mendengar kata-kata&lt;br /&gt;tersebut ia ingin segera menangkisnya. Tetapi &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr&lt;br /&gt;ditahan, sebab sikapnya yang keras sangat dikuatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sabarlah, Umar!&quot; katanya. Kemudian ia memulai pembicaraannya,&lt;br /&gt;ditujukan kepada Anshar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saudara-saudara! Kami dari pihak Muhajirin orang yang pertama&lt;br /&gt;menerima &amp;nbsp; Islam, &amp;nbsp;keturunan &amp;nbsp;kami &amp;nbsp;baik-baik, &amp;nbsp;keluarga &amp;nbsp;kami&lt;br /&gt;terpandang, kedudukan kami baik pula. Di kalangan Arab kamilah&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;memberikan &amp;nbsp;keturunan, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kami &amp;nbsp;sangat sayang&lt;br /&gt;kepada Rasulullah. Kami sudah Islam sebelum tuan-tuan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;dalam &amp;nbsp;Qu&#39;ran &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;kami &amp;nbsp;didahulukan dari tuan-tuan; seperti&lt;br /&gt;dalam firman Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&#39;Orang-orang yang terdahulu dan mula-mula (masuk Islam), &amp;nbsp;dari&lt;br /&gt;Muhajirin &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka&lt;br /&gt;dalam melakukan kebaikan.&#39; (Qur&#39;an, 9:100)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi &amp;nbsp; kami &amp;nbsp; Muhajirin &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; tuan-tuan &amp;nbsp; &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp; &amp;nbsp;Anshar,&lt;br /&gt;saudara-saudara kami seagama, bersama-sama menghadapi rampasan&lt;br /&gt;perang dan mengeluarkan &amp;nbsp;pajak &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;penolong-penolong &amp;nbsp;kami&lt;br /&gt;dalam &amp;nbsp;menghadapi &amp;nbsp;musuh. &amp;nbsp;Apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah tuan-tuan katakan,&lt;br /&gt;bahwa segala kebaikan &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;tuan-tuan, &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;pada&lt;br /&gt;tempatnya. &amp;nbsp;Tuan-tuanlah &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;seluruh penghuni bumi ini yang&lt;br /&gt;patut &amp;nbsp;dipuji. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;hal-ini &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;itu &amp;nbsp; hanya&lt;br /&gt;mengenal &amp;nbsp;lingkungan &amp;nbsp;Quraisy &amp;nbsp;ini. &amp;nbsp;Jadi dari pihak kami para&lt;br /&gt;amir dan dari pihak tuan-tuan para wazir.&quot;4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu salah seorang dari kalangan Anshar ada yang &amp;nbsp;marah,&lt;br /&gt;lalu berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya &amp;nbsp;tongkat &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;senjata.5 &amp;nbsp;Saudara-saudara Quraisy, dari&lt;br /&gt;kami seorang amir dan dari tuan-tuan juga seorang amir.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dari kami para amir dan dari tuan-tuan para wazir,&quot; kata &amp;nbsp;Abu&lt;br /&gt;Bakr. &amp;nbsp;&quot;Saya &amp;nbsp;menyetujui salah seorang dari yang dua ini untuk&lt;br /&gt;kita. Berikanlah ikrar tuan-tuan kepada yang &amp;nbsp;mana &amp;nbsp;saja &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;tuan-tuan sukai.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;mengangkat &amp;nbsp;tangan Umar bin&#39;l-Khattab dan tangan Abu&lt;br /&gt;&#39;Ubaida bin&#39;l-Jarrah, sambil dia duduk &amp;nbsp;di &amp;nbsp;antara &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;orang&lt;br /&gt;itu. &amp;nbsp; Lalu &amp;nbsp;timbul &amp;nbsp;suara-suara &amp;nbsp;ribut &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;keras. &amp;nbsp;Hal &amp;nbsp;ini&lt;br /&gt;dikuatirkan akan membawa pertentangan. Ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;Umar &amp;nbsp;lalu&lt;br /&gt;berkata dengan suaranya yang lantang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Abu Bakr, bentangkan tanganmu!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu &amp;nbsp;Bakr &amp;nbsp;membentangkan tangan dan dia diikrarkan seraya kata&lt;br /&gt;Umar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Abu Bakr, bukankah Nabi sudah &amp;nbsp;menyuruhmu, &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;engkaulah&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;memimpin &amp;nbsp;Muslimin bersembahyang? Engkaulah penggantinya&lt;br /&gt;(khalifah). Kami akan mengikrarkan orang yang &amp;nbsp;paling &amp;nbsp;disukai&lt;br /&gt;oleh Rasulullah di antara kita semua ini.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;ternyata &amp;nbsp;sangat &amp;nbsp;menyentuh hati Muslimin yang&lt;br /&gt;hadir, karena benar-benar telah dapat melukiskan kehendak Nabi&lt;br /&gt;sampai &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;hari &amp;nbsp;terakhir orang melihatnya. Dengan demikian&lt;br /&gt;pertentangan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;kalangan &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;dihilangkan. &amp;nbsp;Pihak&lt;br /&gt;Muhajirin &amp;nbsp;datang memberikan ikrar, kemudian pihak Anshar juga&lt;br /&gt;memberikan ikrarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana keesokan harinya Abu Bakr duduk di atas mimbar, &amp;nbsp;Umar&lt;br /&gt;ibn&#39;l-Khattab &amp;nbsp; tampil &amp;nbsp;berbicara &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;Abu &amp;nbsp;Bakr, &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;mengatakan - setelah mengucapkan syukur dan puji kepada Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kepada &amp;nbsp;saudara-saudara &amp;nbsp;kemarin &amp;nbsp; saya &amp;nbsp; sudah &amp;nbsp; mengucapkan&lt;br /&gt;kata-kata &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;terdapat &amp;nbsp;dalam Kitabullah, juga bukan&lt;br /&gt;suatu pesan yang &amp;nbsp;diberikan &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;saya. &amp;nbsp;Tetapi&lt;br /&gt;ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;saya &amp;nbsp;berpendapat, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;mengurus &amp;nbsp;soal &amp;nbsp;kita, &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;terakhir &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tinggal&lt;br /&gt;bersama-sama kita. Tetapi Tuhan telah meninggalkan Qu&#39;ran buat&lt;br /&gt;kita, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;penuntun &amp;nbsp;RasulNya. &amp;nbsp; Kalau &amp;nbsp; kita&lt;br /&gt;berpegang &amp;nbsp;pada Kitab itu Tuhan menuntun kita, yang juga telah&lt;br /&gt;menuntun Rasulullah. Sekarang Tuhan telah menyatukan persoalan&lt;br /&gt;kita di tangan &amp;nbsp;sahabat &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp; &amp;nbsp;s.a.w. &amp;nbsp;yang terbaik di&lt;br /&gt;antara kita dan salah seorang dari dua orang, ketika &amp;nbsp;keduanya&lt;br /&gt;itu berada dalam gua. Maka marilah kita ikrarkan dia.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;memberikan &amp;nbsp;ikrarnya kepada Abu Bakr&lt;br /&gt;sebagai Ikrar Umum setelah Ikrar Saqifa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai ikrar kemudian Abu Bakr berdiri. Di hadapan mereka itu&lt;br /&gt;ia &amp;nbsp;mengucapkan &amp;nbsp;sebuah &amp;nbsp;pidato &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dapat dipandang sebagai&lt;br /&gt;contoh yang sungguh bijaksana dan sangat &amp;nbsp;menentukan. &amp;nbsp;Setelah&lt;br /&gt;mengucap puji syukur kepada Tuhan Abu Bakr r.a. berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kemudian, saudara-saudara. Saya sudah dijadikan penguasa atas&lt;br /&gt;kamu sekalian, dan saya bukanlah orang yang terbaik di &amp;nbsp;antara&lt;br /&gt;kamu. Kalau saya berlaku baik, bantulah saya. Kebenaran adalah&lt;br /&gt;suatu kepercayaan, dan dusta adalah pengkhianatan. Orang &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;lemah &amp;nbsp;di &amp;nbsp;kalangan &amp;nbsp;kamu &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;kuat &amp;nbsp;di mata saya, sesudah&lt;br /&gt;haknya nanti saya berikan kepadanya - insya Allah, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;orang&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;kuat, &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;saya &amp;nbsp;adalah lemah sesudah haknya itu nanti&lt;br /&gt;saya &amp;nbsp;ambil &amp;nbsp;- &amp;nbsp;insya &amp;nbsp;Allah. &amp;nbsp;Apabila &amp;nbsp; ada &amp;nbsp; golongan &amp;nbsp; yang&lt;br /&gt;meninggalkan &amp;nbsp;perjuangan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;Allah, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;akan&lt;br /&gt;menimpakan kehinaan kepada mereka. Apabila kejahatan itu sudah&lt;br /&gt;meluas &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;golongan, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;menyebarkan&lt;br /&gt;bencana pada mereka. Taatilah saya &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;saya &amp;nbsp;taat &amp;nbsp;kepada&lt;br /&gt;(perintah) &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;dan RasulNya. Tetapi apabila saya melanggar&lt;br /&gt;(perintah) Allah dan Rasul maka &amp;nbsp;gugurlah &amp;nbsp;kesetiaanmu &amp;nbsp;kepada&lt;br /&gt;saya. &amp;nbsp;Laksanakanlah &amp;nbsp;salat &amp;nbsp;kamu, &amp;nbsp;Allah &amp;nbsp;akan merahmati kamu&lt;br /&gt;sekalian.&quot;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;(bersambung ke bagian 2/2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/4236274002353808653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/02/pemakaman-rasul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4236274002353808653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4236274002353808653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/02/pemakaman-rasul.html' title='PEMAKAMAN RASUL'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-4721696046473127608</id><published>2010-02-02T22:57:00.000-08:00</published><updated>2010-02-02T22:57:10.098-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PENYUSUN SEJARAH"/><title type='text'>PENYUSUNAN SEJARAH</title><content type='html'>Konon, ada sebuah kota yang &amp;nbsp;terdiri &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;sejajar. Seorang darwis berjalan lewat salah satu jalan itu,&lt;br /&gt;dan ketika ia mencapai jalan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;lagi, &amp;nbsp;orang-orang&lt;br /&gt;melihat &amp;nbsp;matanya &amp;nbsp;berlinang air mata. &quot;Ada yang meninggal di&lt;br /&gt;jalan sebelah itu!&quot; &amp;nbsp;teriak &amp;nbsp;seseorang. &amp;nbsp;Anak-anak &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;sekitar itupun segera mendengar teriakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang &amp;nbsp;sebenarnya &amp;nbsp;terjadi &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;darwis &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;mengupas bawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sekejap teriakan itu telah mencapai jalan pertama; dan&lt;br /&gt;orang-orang &amp;nbsp;dewasa &amp;nbsp;di &amp;nbsp;kedua &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;begitu sedih dan&lt;br /&gt;khawatir (sebab masyarakat di kedua jalan itu &amp;nbsp;masih &amp;nbsp;saling&lt;br /&gt;berebut) &amp;nbsp; sehingga &amp;nbsp; mereka &amp;nbsp;takut &amp;nbsp;mengusut &amp;nbsp;sebab-musabah&lt;br /&gt;kehebohan itu sampai tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bijaksana berusaha bernalar dengan &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;di&lt;br /&gt;kedua &amp;nbsp; jalan &amp;nbsp;tersebut, &amp;nbsp;menanyakan &amp;nbsp;mengapa &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;mengusut &amp;nbsp;sebab-musababnya. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;keadaan &amp;nbsp;begitu &amp;nbsp;bingung&lt;br /&gt;untuk &amp;nbsp;memahami &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dikatakannya &amp;nbsp;sendiri, beberapa orang&lt;br /&gt;berucap, &quot;Yang kami tahu, ada wabah di jalan sana.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar burung ini pun menyebar &amp;nbsp;bagai &amp;nbsp;kobaran &amp;nbsp;api &amp;nbsp;sehingga&lt;br /&gt;orang-orang &amp;nbsp;di &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;ini beranggapan orang-orang di jalan&lt;br /&gt;yang lain tertimpa bencana; demikian pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ketenangan kembali terasa, &amp;nbsp;masing-masing &amp;nbsp;masyarakat&lt;br /&gt;memutuskan &amp;nbsp;untuk pindah saja demi keselamatan. Demikianlah,&lt;br /&gt;akhirnya kedua jalan di kota itu &amp;nbsp;sama &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;ditinggalkan&lt;br /&gt;penghuninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;abad kemudian, kota itu masih ditinggalkan;&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;berapa &amp;nbsp;jauh &amp;nbsp;darinya &amp;nbsp; terdapat &amp;nbsp; dua &amp;nbsp; buah &amp;nbsp; desa.&lt;br /&gt;Masing-masing &amp;nbsp; desa &amp;nbsp; mempunyai &amp;nbsp;kisahnya &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;tentang&lt;br /&gt;bagaimana mula-mula rakyatnya &amp;nbsp;mengadakan &amp;nbsp;perpindahan &amp;nbsp;dari&lt;br /&gt;sebuah &amp;nbsp;kota yang tertimpa bencana, beruntung bisa melarikan&lt;br /&gt;diri dari &amp;nbsp;malapetaka &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;dikenal, &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;masa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;jauh&lt;br /&gt;lampau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam &amp;nbsp; ajaran &amp;nbsp; kejiwaannya, &amp;nbsp;para &amp;nbsp;Sufi &amp;nbsp;menyatakan &amp;nbsp;bahwa&lt;br /&gt;penyampaian &amp;nbsp;pengetahuan &amp;nbsp;secara &amp;nbsp;biasa &amp;nbsp;mudah &amp;nbsp; menyebabkan&lt;br /&gt;kekeliruan &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;adanya &amp;nbsp;penambahan &amp;nbsp;atau pengurangan dan&lt;br /&gt;ingatan yang salah; karenanya pengetahuan semacam itu &amp;nbsp;tidak&lt;br /&gt;bisa &amp;nbsp;dipergunakan &amp;nbsp;sebagai pengganti persepsi langsung atas&lt;br /&gt;kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah yang &amp;nbsp;menggambarkan &amp;nbsp;subyektivitas &amp;nbsp;otak &amp;nbsp;manusia &amp;nbsp;ini&lt;br /&gt;dikutip dari buku &amp;nbsp;pelajaran Asrar-i-Khilwatia &#39;Rahasia Para&lt;br /&gt;Pertapa,&#39; &amp;nbsp;karangan &amp;nbsp;Syeh &amp;nbsp;Qalandar &amp;nbsp; Syah, &amp;nbsp; anggota &amp;nbsp; Kaum&lt;br /&gt;Suhrawardi, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;meninggal tahun 1832. Makamnya di Lahore,&lt;br /&gt;Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;K I S A H - K I S A H &amp;nbsp; S U F I&lt;br /&gt;Kumpulan kisah nasehat para guru sufi&lt;br /&gt;selama seribu tahun yang lampau&lt;br /&gt;oleh Idries Shah (terjemahan: Sapardi Djoko Damono)&lt;br /&gt;Penerbit: Pustaka Firdaus, 1984</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/4721696046473127608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/02/penyusunan-sejarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4721696046473127608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4721696046473127608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/02/penyusunan-sejarah.html' title='PENYUSUNAN SEJARAH'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-7554287866565441901</id><published>2010-01-11T02:00:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T02:08:49.129-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Istri Nabi"/><title type='text'>ISTRI ISTRI NABI (3/3)</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Dan apakah yang ialah dicatat oleh sejarah? Sejarah mencatat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;bahwa Muhammad telah melamar Zainab anak &amp;nbsp;bibinya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;buat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Zaid &amp;nbsp;bekas &amp;nbsp;budaknya. &amp;nbsp;Abdullah &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;Jahsy &amp;nbsp;saudara &amp;nbsp;Zainab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menolak, kalau saudara perempuannya sebagai orang dari &amp;nbsp;suku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Quraisy &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;keluarga &amp;nbsp;Hasyim pula, di samping itu semua ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;masih sepupu Rasul dari &amp;nbsp;pihak &amp;nbsp;ibu &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;berada &amp;nbsp;di &amp;nbsp;bawah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;seorang &amp;nbsp; budak &amp;nbsp; belian &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dibeli &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dimerdekakan oleh Muhammad. Hal ini dianggap &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;suatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;aib &amp;nbsp;besar &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;Zainab. Dan memang benar sekali hal ini di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kalangan Arab &amp;nbsp;ketika itu merupakan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;aib &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;sekali. &amp;nbsp;Memang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;gadis-gadis kaum bangsawan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;terhormat akan kawin dengan bekas-bekas budak sekalipun yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;sudah &amp;nbsp; &amp;nbsp;dimerdekakan. &amp;nbsp; Tetapi &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; justeru &amp;nbsp; ingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menghilangkan segala macam pertimbangan yang masih &amp;nbsp;berkuasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dalam &amp;nbsp;jiwa mereka hanya atas dasar ashabia (fanatisma) itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Ia ingin supaya orang mengerti bahwa orang Arab tidak &amp;nbsp;lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;tinggi dari yang bukan Arab, kecuali dengan takwa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&quot;Bahwa &amp;nbsp; orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;paling &amp;nbsp;mulia &amp;nbsp;di &amp;nbsp;antara &amp;nbsp;kamu &amp;nbsp;dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;pandangan Tuhan ialah orang yang lebih &amp;nbsp;bertakwa.&quot; &amp;nbsp;(Qur&#39;an,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;49:13)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Sungguhpun &amp;nbsp;begitu ia merasa tidak perlu memaksa wanita lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;untuk itu di luar keluarganya. &amp;nbsp;Biarlah &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Jahsy,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;sepupunya &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menanggung, yang karena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;telah meninggalkan tradisi &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;menghancurkan &amp;nbsp;adat-lembaga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Arab, &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;sasaran &amp;nbsp;buah &amp;nbsp;mulut &amp;nbsp;orang tentang dirinya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;suatu hal yang memang tidak ingin didengarnya. Juga &amp;nbsp;biarlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Zaid, bekas budaknya yang dijadikannya anak angkat, dan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menurut hukum &amp;nbsp;adat &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tradisi &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berhak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menerima &amp;nbsp;waris &amp;nbsp;sama &amp;nbsp;seperti anak-anaknya sendiri itu, dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;juga yang mengawininya. Maka &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;bersedia &amp;nbsp;berkorban,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;karena &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;ditentukan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Tuhan bagi anak-anak angkat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;dijadikan &amp;nbsp; anaknya &amp;nbsp; itu. &amp;nbsp; Biarlah &amp;nbsp; Muhammad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;memperlihatkan &amp;nbsp;desakannya &amp;nbsp;itu supaya Zainab dan saudaranya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Abdullah b. Jahsy juga mau menerima Zaid sebagai suami. &amp;nbsp;Dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;untuk itu biarlah firman Tuhan juga yang datang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&quot;Bagi &amp;nbsp;laki-laki dan wanita yang beriman, bilamana Allah dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;RasulNya telah &amp;nbsp;menetapkan &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;ketentuan, &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;boleh mengambil kemauan sendiri dalam urusan mereka itu. Dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;barangsiapa tidak mematuhi Allah dan RasulNya, mereka &amp;nbsp;telah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;melakukan kesesatan yang nyata sekali.&quot; (Qur&#39;an, 33:36)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Setelah &amp;nbsp;turun ayat ini tak ada jalan lain buat Abdullah dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Zainab &amp;nbsp;saudaranya, &amp;nbsp;selain &amp;nbsp;harus &amp;nbsp;tunduk &amp;nbsp;menerima. &amp;nbsp;&quot;Kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menerima, &amp;nbsp;Rasulullah,&quot; &amp;nbsp;kata &amp;nbsp;mereka. &amp;nbsp;Lalu Zaid dikawinkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kepada Zainab setelah mas-kawinnya &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;disampaikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Dan &amp;nbsp;sesudah &amp;nbsp;Zainab menjadi isteri, ternyata ia tidak mudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dikendalikan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;mau &amp;nbsp;tunduk. &amp;nbsp; Malah &amp;nbsp; ia &amp;nbsp; banyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;mengganggu &amp;nbsp;Zaid. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;membanggakan diri kepadanya dari segi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;keturunan dan bahwa dia katanya tidak mau &amp;nbsp;ditundukkan &amp;nbsp;oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;seorang budak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Sikap Zainab yang tidak baik kepadanya itu tidak jarang oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Zaid diadukan kepada Nabi, dan bukan sekali saja ia &amp;nbsp;meminta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ijin &amp;nbsp; &amp;nbsp;kepadanya &amp;nbsp; hendak &amp;nbsp; menceraikannya. &amp;nbsp; Tetapi &amp;nbsp; Nabi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menjawabnya: &quot;Jaga baik-baik &amp;nbsp;isterimu, &amp;nbsp;jangan &amp;nbsp;diceraikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Hendaklah engkau takut kepada Allah.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tetapi &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;tahan &amp;nbsp;lama-lama &amp;nbsp;bergaul dengan Zainab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;serta &amp;nbsp; sikapnya &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; angkuh &amp;nbsp; kepadanya &amp;nbsp; &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;diceraikannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Kehendak Tuhan juga kiranya yang mau menghapuskan melekatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;hubungan &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;angkat &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;keluarga &amp;nbsp;bersangkutan &amp;nbsp; dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;asal-usul &amp;nbsp;keluarga &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;menjadi anutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;masyarakat Arab, juga &amp;nbsp;pemberian &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;hak &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;kandung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kepada &amp;nbsp;anak angkat, segala pelaksanaan hukum termasuk hukum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;waris dan nasab, dan supaya anak &amp;nbsp;angkat &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pengikut &amp;nbsp;itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;hanya &amp;nbsp;mempunyai &amp;nbsp;hak &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;pengikut dan sebagai saudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;seagama. Demikian firman Tuhan turun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&quot;Dan tiada pula Ia menjadikan anak-anak angkat kamu &amp;nbsp;menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;anak-anak &amp;nbsp;kamu. &amp;nbsp;Itu hanya kata-kata kamu dengan mulut kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;saja. Tuhan mengatakan yang sebenarnya dan &amp;nbsp;Dia &amp;nbsp;menunjukkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;jalan yang benar.&quot; (Qur&#39;an, 33:4)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Ini &amp;nbsp;berarti &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;angkat &amp;nbsp;boleh &amp;nbsp;kawin dengan bekas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;isteri bapa angkatnya, dan bapa &amp;nbsp;boleh &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;bekas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;isteri anak angkatnya. Tetapi bagaimana caranya melaksanakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ini? Siapa pula dari kalangan &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;membongkar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;adat-istiadat yang sudah turun-temurun itu. Muhammad sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kendatipun dengan kemauannya yang &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;begitu &amp;nbsp;keras &amp;nbsp;dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;memahami &amp;nbsp;benar arti perintah Tuhan itu, masih merasa kurang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;mampu melaksanakan &amp;nbsp;ketentuan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;mengawini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Zainab &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;diceraikan oleh Zaid, masih terlintas dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;pikirannya apa yang kira-kira akan dikatakan &amp;nbsp;orang, &amp;nbsp;karena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dia &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;mendobrak &amp;nbsp;adat lapuk yang sudah berurat berakar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dalam jiwa masyarakat &amp;nbsp;Arab &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Itulah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dikehendaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tuhan dalam firmanNya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&quot;Dan &amp;nbsp;engkau &amp;nbsp;menyembunyikan &amp;nbsp;sesuatu dalam hatimu yang oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tuhan sudah diterangkan. Engkau takut kepada manusia padahal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;hanya Allah yang lebih patut kautakuti.&quot; (Qur&#39;an, 33:37)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Akan &amp;nbsp;tetapi &amp;nbsp;Muhammad adalah suri-teladan dalam segala hal,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;yang oleh Tuhan telah &amp;nbsp;diperintahkan &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dibebankan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kepadanya &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;disampaikan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;umat &amp;nbsp;manusia. Tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;takut &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp; dikatakan &amp;nbsp; orang &amp;nbsp; dalam &amp;nbsp; hal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;perkawinannya dengan isteri bekas budaknya itu. Takut kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;manusia tak ada artinya dibandingkan dengan takutnya &amp;nbsp;kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Tuhan &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;melaksanakan &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;perintahNya. Biarlah dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kawin saja dengan Zainab supaya &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;teladan &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;dihapuskan &amp;nbsp;Tuhan &amp;nbsp;mengenai &amp;nbsp;hak-hak yang sudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ditentukan dalam hal bapa angkat dan anak angkat itu. &amp;nbsp;Dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;hal inilah firman Tuhan itu turun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&quot;Maka &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;meluluskan &amp;nbsp;kehendak &amp;nbsp;wanita itu, Kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kawinkan dia &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;engkau, &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;kelak &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;alangan &amp;nbsp; bagi &amp;nbsp;orang-orang &amp;nbsp;beriman &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;(bekas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;isteri-isteri anak-anak &amp;nbsp;angkat &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;bilamana &amp;nbsp;kehendak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;mereka &amp;nbsp;(wanita-wanita) itu sudah diluluskan. Perintah Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;itu mesti dilaksanakan.&quot; (Qur&#39;an, 33:37)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Inilah peristiwa sejarah yang sebenarnya &amp;nbsp;sehubungan &amp;nbsp;dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;soal &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. Jahsy serta perkawinannya dengan Muhammad.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Dia &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;puteri &amp;nbsp;bibinya, &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;dilihatnya &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;sudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;diketahuinya &amp;nbsp; sampai &amp;nbsp; berapa &amp;nbsp;jauh &amp;nbsp;kecantikannya &amp;nbsp;sebelum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dikawinkan dengan Zaid, dan dia pula &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;melamarnya &amp;nbsp;buat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Zaid, juga dia melihatnya setelah perkawinannya dengan Zaid,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;karena pada waktu itu bertutup muka belum lagi dikenal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Sungguhpun begitu dari pihak Zainab sendiri, &amp;nbsp;sesuai &amp;nbsp;dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ketentuan &amp;nbsp;hubungan kekeluargaan dari satu segi, dan sebagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;isteri &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;angkatnya &amp;nbsp; dari &amp;nbsp; segi &amp;nbsp; lain, &amp;nbsp; Zainab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menghubungi &amp;nbsp;dia karena beberapa hal dalam urusannya sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dan juga karena seringnya Zaid mengadukan halnya itu. &amp;nbsp;Semua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ketentuan &amp;nbsp;hukum &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sudah diturunkan. Lalu diperkuat lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dengan &amp;nbsp;peristiwa &amp;nbsp;perkawinan &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp; Zainab &amp;nbsp; serta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kemudian &amp;nbsp;perceraiannya, lalu perkawinan Muhammad dengan dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;sesudah itu. Semua &amp;nbsp;ketentuan &amp;nbsp;hukum &amp;nbsp;ini, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mengangkat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;martabat &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dimerdekakan ke tingkat orang merdeka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;yang terhormat, dan yang menghapuskan hak &amp;nbsp;anak-anak &amp;nbsp;angkat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dengan &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;praktek &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;dikaburkan &amp;nbsp;atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ditafsir-tafsirkan lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Sesudah semua itu, masih adakah pengaruh cerita-cerita &amp;nbsp;yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;selalu &amp;nbsp; diulang-ulang &amp;nbsp; oleh &amp;nbsp; pihak &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;misi-misi penginjil, &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Muir, &amp;nbsp;Irving, &amp;nbsp;Sprenger, &amp;nbsp;Well,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Dermenghem, Lammens dan yang lain, yang suka menulis sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;hidup Muhammad? Ya, kadang ini adalah napsu misi penginjilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;yang &amp;nbsp;secara &amp;nbsp;terang-terangan, &amp;nbsp;kadang cara misi penginjilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;atas nama ilmu pengetahuan. Adanya permusuhan lama &amp;nbsp;terhadap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Islam &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;permusuhan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sudah berurat berakar dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;jiwa &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;sejak &amp;nbsp;terjadinya &amp;nbsp;serentetan &amp;nbsp;perang &amp;nbsp; Salib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dahulu. &amp;nbsp;Itulah &amp;nbsp;yang mengilhami mereka semua dalam menulis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;yang dalam menghadapi soal perkawinan, khususnya &amp;nbsp;perkawinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Muhammad &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Jahsy, &amp;nbsp;membuat mereka sampai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;nmemperkosa &amp;nbsp;sejarah, &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;mencari &amp;nbsp;cerita-cerita &amp;nbsp; yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;paling &amp;nbsp; lemah &amp;nbsp; sekalipun &amp;nbsp; asal &amp;nbsp; dapat &amp;nbsp; dimasukkan &amp;nbsp; dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dihubung-hubungkan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Andaikata apa yang mereka katakan itu &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;benar, &amp;nbsp;tentu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;saja kita pun masih akan dapat menolaknya dengan mengatakan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;bahwa kebesaran itu tidak tunduk kepada undang-undang. Bahwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;sebelum &amp;nbsp;itu, Musa, Isa dan Yunus, mereka itu berada di atas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;hukum &amp;nbsp;alam, &amp;nbsp;diatas &amp;nbsp;ketentuan-ketentuan &amp;nbsp;masyarakat &amp;nbsp; yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;berlaku. &amp;nbsp;Ada &amp;nbsp;yang karena kelahirannya, ada pula yang dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;masa kehidupannya, tapi &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;mendiskreditkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;kebesaran &amp;nbsp;mereka. &amp;nbsp;Sebaliknya Muhammad, ia telah meletakkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;ketentuan-ketentuan masyarakat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sebaik-baiknya &amp;nbsp;dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;wahyu &amp;nbsp;Tuhan, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dilaksanakan &amp;nbsp;atas &amp;nbsp;perintah Tuhan, yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dalam hal ini merupakan contoh yang tinggi &amp;nbsp;sekali, &amp;nbsp;sebagai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;teladan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sangat baik dalam melaksanakan apa yang telah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;diperintahkan Tuhan itu. Ataukah barangkali yang dikehendaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;oleh &amp;nbsp; misi-misi &amp;nbsp; penginjil &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; supaya &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;menceraikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;isteri-isterinya dan jangan &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;empat &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;seperti &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;kemudian &amp;nbsp;disyariatkan &amp;nbsp;kepada kaum Muslimin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;setelah perkawinannya dengan mereka semua itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Adakah juga pada waktu &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;selamat &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;kritik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;mereka? Sebenarnya hubungan Muhammad dengan isteri-isterinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;itu &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;hubungan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sungguh &amp;nbsp;terhormat &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;agung,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;seperti &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;kita &amp;nbsp;lihat seperlunya dalam keterangan Umar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;bin&#39;l-Khattab yang sudah kita sebutkan; dan &amp;nbsp;contoh &amp;nbsp;semacam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;itu &amp;nbsp;akan banyak kita jumpai dalam beberapa bagian buku ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Semua itu akan menjadi contoh yang berbicara sendiri, &amp;nbsp;bahwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;belum &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;orang yang dapat menghormati wanita seperti yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;pernah diberikan oleh Muhammad, belum ada orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;mengangkat &amp;nbsp;martabat wanita ketempat yang layak seperti yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;dilakukan oleh Muhammad itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Catatan kaki:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;1 Harfiah: Seseorang dari &amp;nbsp;kamu &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;beriman &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;menyukai &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;saudaranya &amp;nbsp;apa &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;disukai &amp;nbsp;buat dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;sendiri. &amp;nbsp;Terjemahan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;atas &amp;nbsp;didasarkan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;komentar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Nuruddin &amp;nbsp;as-Sindi &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;anotasi &amp;nbsp;pada Shahih Al-Bukhari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;1/12 (A).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8067254/ISTERINABI_3.pdf.html&quot;&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;------------------------------ &amp;nbsp;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cetakan Kelima, 1980&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8067254/ISTERINABI_3.pdf.html&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/7554287866565441901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/istri-istri-nabi-33.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/7554287866565441901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/7554287866565441901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/istri-istri-nabi-33.html' title='ISTRI ISTRI NABI (3/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-4594726951585659260</id><published>2010-01-11T01:54:00.001-08:00</published><updated>2010-01-11T02:06:48.745-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Istri Nabi"/><title type='text'>ISTRI ISTRI NABI (2/3)</title><content type='html'>Muhammad hidup hanya &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;tujuh &amp;nbsp;belas&lt;br /&gt;tahun &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;kerasulannya &amp;nbsp;dan sebelas tahun sesudah itu;&lt;br /&gt;dan dalam pada itu &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;sama &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;terlintas &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;pikirannya ia ingin kawin lagi dengan wanita lain. Baik pada&lt;br /&gt;masa Khadijah masih hidup, atau &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;belum&lt;br /&gt;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Khadijah, &amp;nbsp;belum &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;terdengar &amp;nbsp;bahwa ia&lt;br /&gt;termasuk &amp;nbsp;orang &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; mudah &amp;nbsp; tergoda &amp;nbsp; oleh &amp;nbsp; kecantikan&lt;br /&gt;wanita-wanita &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;justeru wanita-wanita&lt;br /&gt;belum tertutup. Bahkan mereka itu suka memamerkan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;memamerkan &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;macam &amp;nbsp;perhiasan, yang kemudian dilarang&lt;br /&gt;oleh Islam. Sudah tentu tidak wajar sekali apabila akan kita&lt;br /&gt;lihat, &amp;nbsp;sesudah &amp;nbsp;lampau &amp;nbsp;limapuluh tahun, mendadak sontak ia&lt;br /&gt;berubah demikian rupa sehingga begitu ia melihat Zainab bint&lt;br /&gt;Jahsy &amp;nbsp;- &amp;nbsp;padahal &amp;nbsp;waktu &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;isterinya &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;lima &amp;nbsp;orang&lt;br /&gt;diantaranya Aisyah yang selalu dicintainya &amp;nbsp;- &amp;nbsp;tiba-tiba &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;tertarik &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;hanyut siang-malam memikirkannya. Juga&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;wajar &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;apabila &amp;nbsp;kita &amp;nbsp;lihat, &amp;nbsp;sesudah &amp;nbsp;lampau&lt;br /&gt;limapuluh &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;usianya, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;lima &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;beristerikan lebih dari tujuh orang, dan dalam &amp;nbsp;tujuh &amp;nbsp;tahun&lt;br /&gt;sembilan &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;isteri. Semuanya itu, motifnya hanya karena&lt;br /&gt;dia &amp;nbsp;terdorong &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;nafsu &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;wanita, &amp;nbsp;sehingga &amp;nbsp; ada&lt;br /&gt;beberapa &amp;nbsp;penulis &amp;nbsp;Muslim &amp;nbsp;- &amp;nbsp;dan juga penulis-penulis Barat&lt;br /&gt;mengikuti jejaknya - melukiskannya sedemikian rupa, demikian&lt;br /&gt;merendahkan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;bagi &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;materialis sekalipun sudah&lt;br /&gt;tidak layak, apalagi buat orang besar, yang ajarannya &amp;nbsp;dapat&lt;br /&gt;mengubah dunia dan mengubah jalannya roda sejarah, dan masih&lt;br /&gt;selalu akan mengubah dunia sekali lagi, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;mengubah&lt;br /&gt;jalannya roda sejarah sekali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apabila &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;suatu hal yang aneh dan tidak wajar, maka akan&lt;br /&gt;jadi aneh juga kita melihat bahwa perkawinan Muhammad dengan&lt;br /&gt;Khadijah &amp;nbsp; telah &amp;nbsp; memberikan &amp;nbsp; keturunan, &amp;nbsp; laki-laki &amp;nbsp; dan&lt;br /&gt;perempuan, sampai sebelum ia mencapai usia limapuluh &amp;nbsp;tahun,&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;bahwa Maria melahirkan Ibrahim sesudah Muhammad berusia&lt;br /&gt;enampuluh tahun dan hanya dari yang dua &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;sajalah&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;membawa &amp;nbsp;keturunan. Padahal isteri-isteri itu ada yang&lt;br /&gt;dalam usia muda, yang akan dapat juga hamil dan &amp;nbsp;melahirkan,&lt;br /&gt;baik &amp;nbsp;dari pihak suami atau pihak isteri, dan ada yang sudah&lt;br /&gt;cukup usia, sudah lebih dari tigapuluh &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;umurnya, &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;sebelum &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;pun &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;punya &amp;nbsp;anak. Bagaimana pula&lt;br /&gt;gejala aneh dalam hidup Nabi ini ditafsirkan, &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;gejala&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;tunduk &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;undang-undang &amp;nbsp;yang biasa, yang&lt;br /&gt;sekaligus terhadap kesembilan wanita itu?! Sebagai &amp;nbsp;manusia,&lt;br /&gt;sudah &amp;nbsp;tentu &amp;nbsp;jiwa &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;cenderung sekali ingin beroleh&lt;br /&gt;seorang putera, sekalipun - dalam kedudukannya sebagai &amp;nbsp;nabi&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;rasul &amp;nbsp;- dari segi rohani ia sudah menjadi bapa seluruh&lt;br /&gt;umat Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian peristiwa-peristiwa sejarah &amp;nbsp;serta &amp;nbsp;logikanya &amp;nbsp;juga&lt;br /&gt;menjadi &amp;nbsp; saksi &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;jujur &amp;nbsp;mendustakan &amp;nbsp;cerita &amp;nbsp;misi-misi&lt;br /&gt;penginjil dan para Orientalis itu sehubungan dengan poligami&lt;br /&gt;Nabi. &amp;nbsp;Seperti &amp;nbsp;kita sebutkan tadi, selama 28 tahun ia hanya&lt;br /&gt;beristerikan Khadijah &amp;nbsp;seorang, &amp;nbsp;tiada &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;lain. &amp;nbsp;Setelah&lt;br /&gt;Khadijah &amp;nbsp;wafat, &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Sauda bint Zam&#39;a, janda&lt;br /&gt;Sakran b. &#39;Amr b. &#39;Abd Syams. Tidak ada &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;sumber &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;menyebutkan, &amp;nbsp;bahwa Sauda adalah seorang wanita yang cantik,&lt;br /&gt;atau berharta atau mempunyai &amp;nbsp;kedudukan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;memberi&lt;br /&gt;pengaruh &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;hasrat &amp;nbsp;duniawi &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;perkawinannya itu.&lt;br /&gt;Melainkan soalnya ialah, &amp;nbsp;Sauda &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;isteri &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;termasuk &amp;nbsp;mula-mula &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;lslam, termasuk orang-orang yang&lt;br /&gt;dalam &amp;nbsp;membela &amp;nbsp; agama, &amp;nbsp; turut &amp;nbsp; memikul &amp;nbsp; pelbagai &amp;nbsp; macam&lt;br /&gt;penderitaan, &amp;nbsp;turut berhijrah ke Abisinia setelah dianjurkan&lt;br /&gt;Nabi hijrah ke seberang lautan itu. Sauda juga &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;Islam&lt;br /&gt;dan &amp;nbsp;ikut hijrah bersama-sama, ia juga turut sengsara, turut&lt;br /&gt;menderita. Kalau sesudah itu Muhammad kemudian &amp;nbsp;mengawininya&lt;br /&gt;untuk &amp;nbsp;memberikan &amp;nbsp;perlindungan &amp;nbsp;hidup &amp;nbsp;dan untuk memberikan&lt;br /&gt;tempat setarap dengan Umm&#39;l-Mu&#39;minin, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;patut&lt;br /&gt;sekali dipuji dan patut mendapat penghargaan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun &amp;nbsp;Aisyah &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Hafsha &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;puteri-puteri dua orang&lt;br /&gt;pembantu dekatnya, Abu &amp;nbsp;Bakr &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Umar. &amp;nbsp;Segi &amp;nbsp;inilah &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;membuat &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;mengikatkan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;dengan kedua orang itu&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;ikatan &amp;nbsp;semenda &amp;nbsp;perkawinan &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; puteri-puteri&lt;br /&gt;mereka. &amp;nbsp;Sama &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;halnya ia mengikatkan diri dengan Usman&lt;br /&gt;dan Ali dengan &amp;nbsp;jalan &amp;nbsp;mengawinkan &amp;nbsp;kedua &amp;nbsp;puterinya &amp;nbsp;kepada&lt;br /&gt;mereka. &amp;nbsp;Kalaupun &amp;nbsp;benar &amp;nbsp;kata &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;mengenai Aisyah serta&lt;br /&gt;kecintaan Muhammad kepadanya &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;cinta &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;timbul&lt;br /&gt;sesudah &amp;nbsp; perkawinan, &amp;nbsp; bukan &amp;nbsp; ketika &amp;nbsp; kawin. &amp;nbsp; Gadis &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;dipinangnya kepada orangtuanya tatkala ia &amp;nbsp;berusia &amp;nbsp;sembilan&lt;br /&gt;tahun &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; dibiarkannya &amp;nbsp; dua &amp;nbsp;tahun &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;perkawinan&lt;br /&gt;dilangsungkan. Logika tidak akan menerima kiranya, bahwa dia&lt;br /&gt;sudah &amp;nbsp;mencintainya &amp;nbsp;dalam usia yang masih begitu kecil. Hal&lt;br /&gt;ini diperkuat lagi oleh perkawinannya dengan Hafsha bt. Umar&lt;br /&gt;yang juga bukan karena dorongan cinta berahi, dengan ayahnya&lt;br /&gt;sendiri sebagai saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sungguh,&quot; kata Umar, &quot;tatkala kami &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;zaman &amp;nbsp;jahiliah,&lt;br /&gt;wanita-wanita &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;kami &amp;nbsp;hargai. Baru setelah Tuhan&lt;br /&gt;memberikan ketentuan tentang mereka dan memberikan pula &amp;nbsp;hak&lt;br /&gt;kepada &amp;nbsp;mereka.&quot; Dan katanya lagi: &quot;Ketika saya sedang dalam&lt;br /&gt;suatu &amp;nbsp;urusan &amp;nbsp;tiba-tiba &amp;nbsp;isteri &amp;nbsp;saya &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;&#39;Coba &amp;nbsp;kau&lt;br /&gt;berbuat &amp;nbsp;begini &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;begitu.&quot; &amp;nbsp;Jawab saya: &quot;Ada urusan apa&lt;br /&gt;engkau disini, dan perlu apa engkau &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;urusanku!&quot; &amp;nbsp;Dia&lt;br /&gt;pun &amp;nbsp;membalas: &amp;nbsp;&quot;Aneh &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;engkau Umar. Engkau tidak mau&lt;br /&gt;ditentang, &amp;nbsp;padahal &amp;nbsp;puterimu &amp;nbsp;menentang &amp;nbsp;Rasulullah &amp;nbsp;s.a.w.&lt;br /&gt;sehingga &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;gusar &amp;nbsp;sepanjang hari.&quot; Kata Umar selanjutnya:&lt;br /&gt;&quot;Kuambil mantelku, lalu aku keluar, &amp;nbsp;pergi &amp;nbsp;menemui &amp;nbsp;Hafsha.&lt;br /&gt;&quot;Anakku,&quot; &amp;nbsp;kataku &amp;nbsp;kepadanya. &amp;nbsp;&quot;Engkau &amp;nbsp;menentang Rasulullah&lt;br /&gt;s.a.w. sampai &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;merasa &amp;nbsp;gusar &amp;nbsp;sepanjang &amp;nbsp;hari?!&quot; &amp;nbsp;Hafsha&lt;br /&gt;menjawab: &amp;nbsp;&quot;Memang &amp;nbsp;kami menentangnya.&quot; &quot;Engkau harus tahu,&quot;&lt;br /&gt;kataku. &amp;nbsp;&quot;Kuperingatkan &amp;nbsp;engkau &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;siksaan &amp;nbsp;Tuhan &amp;nbsp;serta&lt;br /&gt;kemurkaan &amp;nbsp;RasulNya. &amp;nbsp;Anakku, &amp;nbsp;engkau &amp;nbsp;jangan teperdaya oleh&lt;br /&gt;kecintaan orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah &amp;nbsp;terpesona &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;kecantikannya&lt;br /&gt;sendiri &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;kecintaan &amp;nbsp;Rasulullah s.a.w.&quot; Katanya lagi:&lt;br /&gt;&quot;Engkau sudah mengetahui, Rasulullah tidak mencintaimu, &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;kalau tidak karena aku engkau tentu sudah diceraikan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;bukan, bahwa Muhammad mengawini Aisyah&lt;br /&gt;atau mengawini Hafsha &amp;nbsp;bukan &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;cintanya &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;karena&lt;br /&gt;suatu &amp;nbsp;dorongan &amp;nbsp;berahi, tapi karena hendak memperkukuh tali&lt;br /&gt;masyarakat Islam yang &amp;nbsp;baru &amp;nbsp;tumbuh &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;dua &amp;nbsp;orang&lt;br /&gt;pembantu &amp;nbsp;dekatnya &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Sama halnya ketika ia kawin dengan&lt;br /&gt;Sauda, &amp;nbsp;maksudnya &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp; pejuang-pejuang &amp;nbsp; Muslimin &amp;nbsp; itu&lt;br /&gt;mengetahui, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;kalau &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;gugur &amp;nbsp;untuk agama Allah,&lt;br /&gt;isteri-isteri dan &amp;nbsp;anak-anak &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;dibiarkan&lt;br /&gt;hidup sengsara dalam kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinannya &amp;nbsp;dengah &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Khuzaima &amp;nbsp;dan dengan Umm&lt;br /&gt;Salama &amp;nbsp;mempertegas &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;isteri&lt;br /&gt;&#39;Ubaida &amp;nbsp;bin&#39;l-Harith bin&#39;l-Muttalib yang telah mati syahid,&lt;br /&gt;gugur dalam perang Badr. Dia tidak &amp;nbsp;cantik, &amp;nbsp;hanya &amp;nbsp;terkenal&lt;br /&gt;karena &amp;nbsp;kebaikan &amp;nbsp;hatinya dan suka menolong orang, sampai ia&lt;br /&gt;diberi gelar Umm&#39;l-Masakin (Ibu orang-orang miskin). Umurnya&lt;br /&gt;pun &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;muda lagi. Hanya setahun dua saja sesudah&lt;br /&gt;itu ia pun meninggal. Sesudah Khadijah &amp;nbsp;dialah &amp;nbsp;satu-satunya&lt;br /&gt;isteri Nabi yang telah wafat mendahuluinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang &amp;nbsp;Umm &amp;nbsp;Salama &amp;nbsp;sudah banyak anaknya sebagai isteri Abu&lt;br /&gt;Salama, seperti &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;disebutkan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;atas, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;perang Uhud ia menderita luka-luka, kemudian sembuh kembali.&lt;br /&gt;Oleh Nabi ia diserahi pimpinan untuk &amp;nbsp;menghadapi &amp;nbsp;Banu &amp;nbsp;Asad&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;berhasil &amp;nbsp;di &amp;nbsp;kucar-kacirkan dan ia kembali ke Medinah&lt;br /&gt;dengan membawa rampasan perang. Tetapi bekas lukanya di Uhud&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;terbuka &amp;nbsp;dan kembali mengucurkan darah yang dideritanya&lt;br /&gt;terus sampai meninggalnya. &amp;nbsp;Ketika &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;di &amp;nbsp;atas &amp;nbsp;ranjang&lt;br /&gt;kematiannya, Nabi juga hadir dan terus mendampinginya sambil&lt;br /&gt;mendoakan untuk kebaikannya, sampai ia &amp;nbsp;wafat. &amp;nbsp;Empat &amp;nbsp;bulan&lt;br /&gt;setelah &amp;nbsp;kematiannya itu Muhammad meminta tangan Umm Salama.&lt;br /&gt;Tetapi wanita ini menolak &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;lemah &amp;nbsp;lembut &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;sudah &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;sudah tidak muda lagi. Hanya dalam&lt;br /&gt;pada itu akhirnya sampai juga ia mengawini dan &amp;nbsp;dia &amp;nbsp;sendiri&lt;br /&gt;yang bertindak menguruskan dan memelihara anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah &amp;nbsp;sesudah ini semua para misi penginjil dan Orientalis&lt;br /&gt;itu masih akan &amp;nbsp;mendakwakan, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;kecantikan &amp;nbsp;Umm&lt;br /&gt;Salama &amp;nbsp;itulah &amp;nbsp;maka Muhammad terdorong hendak mengawininya?&lt;br /&gt;Kalau hanya karena itu saja, masih banyak &amp;nbsp;gadis-gadis &amp;nbsp;kaum&lt;br /&gt;Muhajirin &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;Anshar &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;lain, &amp;nbsp;yang jauh lebih cantik,&lt;br /&gt;lebih muda, lebih kaya dan bersemarak, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;akan &amp;nbsp;dibebani &amp;nbsp;dengan anak-anaknya. Akan tetapi sebaliknya,&lt;br /&gt;ia mengawininya itu karena pertimbangan yang luhur itu juga,&lt;br /&gt;sama halnya dengan perkawinannya dengan Zainab bt. Khuzaima,&lt;br /&gt;yang membuat kaum Muslimin bahkan makin cinta kepadanya &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;membuat &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;lebih-lebih &amp;nbsp;lagi memandangnya sebagai Nabi&lt;br /&gt;dan Rasul Allah. Di samping itu mereka &amp;nbsp;semua &amp;nbsp;memang &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;menganggapnya &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;ayah mereka. Ayah bagi segenap orang&lt;br /&gt;miskin, &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;tertekan, &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;lemah, &amp;nbsp;orang &amp;nbsp; yang&lt;br /&gt;sengsara &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;berdaya. &amp;nbsp;Ayah &amp;nbsp;bagi &amp;nbsp;setiap &amp;nbsp;orang yang&lt;br /&gt;kehilangan ayah, yang gugur membela agama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari apa yang sudah diuraikan di &amp;nbsp;atas, &amp;nbsp;apakah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dapat&lt;br /&gt;disimpulkan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;penelitian sejarah yang murni? Yang dapat&lt;br /&gt;disimpulkan &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp; bahwa &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; menganjurkan &amp;nbsp; orang&lt;br /&gt;beristeri &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;dalam kehidupan biasa. Ia menganjurkan cara&lt;br /&gt;demikian seperti contoh yang sudah diberikannya selama &amp;nbsp;masa&lt;br /&gt;Khadijah. Untuk itu firman Tuhan dalam Qur&#39;an menyebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dan &amp;nbsp;kalau &amp;nbsp;kamu kuatir takkan dapat berlaku lurus terhadap&lt;br /&gt;anak-anak yatim itu, maka kawinilah wanita-wanita yang &amp;nbsp;kamu&lt;br /&gt;sukai: &amp;nbsp;dua, &amp;nbsp;tiga &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;(sampai) &amp;nbsp;empat. &amp;nbsp;Tetapi kalau kamu&lt;br /&gt;kuatir takkan dapat berlaku &amp;nbsp;adil, &amp;nbsp;hendaklah &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;saja&lt;br /&gt;atau yang sudah ada menjadi milik kamu.&quot; (Qur&#39;an, 4:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dan &amp;nbsp;(itu &amp;nbsp;pun) tidak akan kamu dapat berlaku adil terhadap&lt;br /&gt;wanita, betapa kamu sendiri &amp;nbsp;menginginkan &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Sebab &amp;nbsp;itu,&lt;br /&gt;janganlah &amp;nbsp;kamu &amp;nbsp;terlalu &amp;nbsp;condong &amp;nbsp;kepada yang seorang, lalu&lt;br /&gt;kamu biarkan dia terkatung-katung.&quot; (Qur&#39;an, 4:129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat ini turun pada akhir-akhir tahun kedelapan Hijrah,&lt;br /&gt;setelah &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;kawin dengan semua isterinya, maksudnya untuk&lt;br /&gt;membatasi jumlah isteri itu sampai &amp;nbsp;empat &amp;nbsp;orang, &amp;nbsp;sementara&lt;br /&gt;sebelum &amp;nbsp;turun &amp;nbsp;ayat tersebut pembatasan tidak ada. Ini juga&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp; telah &amp;nbsp; menggugurkan &amp;nbsp; kata-kata &amp;nbsp; orang: &amp;nbsp; &amp;nbsp;Muhammad&lt;br /&gt;membolehkan &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;dirinya &amp;nbsp;sendiri &amp;nbsp;dan melarang buat orang&lt;br /&gt;lain. Kemudian &amp;nbsp;turun &amp;nbsp;ayat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;memperkuat &amp;nbsp;diutamakannya&lt;br /&gt;isteri &amp;nbsp;satu &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;menganjurkan &amp;nbsp;demikian karena dikuatirkan&lt;br /&gt;takkan berlaku adil dengan ditekankan bahwa berlaku adil itu&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;disanggupi. &amp;nbsp;Hanya saja dalam keadaan kehidupan&lt;br /&gt;masyarakat yang dikecualikan ia &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;kemungkinan&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;mendesak &amp;nbsp;perlunya &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;empat dengan syarat&lt;br /&gt;berlaku adil. Dia telah melakukan &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;contoh &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;diberikannya &amp;nbsp;ketika kaum Muslimin terlibat dalam peperangan&lt;br /&gt;dan banyak di antara mereka itu yang gugur dan mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolonglah sebutkan! Pada waktu peperangan sedang berkecamuk,&lt;br /&gt;panyakit &amp;nbsp; menular &amp;nbsp;berjangkit &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;pemberontakan &amp;nbsp;berkobar&lt;br /&gt;merenggut ribuan bahkan jutaan umat manusia, dapatkah &amp;nbsp;orang&lt;br /&gt;memastikan, &amp;nbsp;bahwa membatasi pada isteri satu itu lebih baik&lt;br /&gt;dan poligami yang dibolehkan dengan jalan &amp;nbsp;kekecualian &amp;nbsp;itu?&lt;br /&gt;Dapatkah orang-orang Eropa - pada waktu ini, setelah selesai&lt;br /&gt;Perang Dunia - mengatakan bahwa sistem monogami &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;sistem&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;paling tepat dalam praktek, karena mereka memang sudah&lt;br /&gt;mengatakan &amp;nbsp; bahwa &amp;nbsp; sistem &amp;nbsp; itu &amp;nbsp; tepat &amp;nbsp; &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp; &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;undang-undang? &amp;nbsp;Bukankah &amp;nbsp;tirnbulnya &amp;nbsp;kekacauan &amp;nbsp;ekonomi dan&lt;br /&gt;sosial setelah perang disebabkan oleh tidak adanya kerjasama&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;teratur antara pria dan wanita dalam perkawinan, suatu&lt;br /&gt;kerjasama yang kiranya sedikit &amp;nbsp;banyak &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;membawa&lt;br /&gt;keseimbangan ekonomi? Saya tidak bermaksud dengan ini hendak&lt;br /&gt;membuat suatu keputusan hukum. Saya serahkan soal ini kepada&lt;br /&gt;ahli-ahli &amp;nbsp;pikir, kepada pihak penguasa untuk memikirkan dan&lt;br /&gt;merencanakannya, &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;catatan &amp;nbsp;selalu, &amp;nbsp;bahwa &amp;nbsp; bilamana&lt;br /&gt;keadaan &amp;nbsp;hidup &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;kembali &amp;nbsp;biasa, maka yang paling baik&lt;br /&gt;dapat &amp;nbsp;menjamin &amp;nbsp;kebahagiaan &amp;nbsp;masyarakat &amp;nbsp; ialah &amp;nbsp; membatasi&lt;br /&gt;laki-laki hanya pada satu isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan &amp;nbsp;dengan cerita tentang Zainab bt. Jahsy serta apa&lt;br /&gt;yang ditambah-tambahkan oleh beberapa orang ahli hadis, oleh&lt;br /&gt;kaum &amp;nbsp; &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp; &amp;nbsp;dan &amp;nbsp; &amp;nbsp;misi-misi &amp;nbsp; &amp;nbsp;penginjil &amp;nbsp; dengan&lt;br /&gt;bermacam-macam tabir khayal &amp;nbsp;sehingga &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;dijadikan &amp;nbsp;sebuah&lt;br /&gt;cerita &amp;nbsp;roman &amp;nbsp;percintaan, &amp;nbsp;sejarah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sebenarnya &amp;nbsp;dapat&lt;br /&gt;mencatat, bahwa teladan yang &amp;nbsp;diberikan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;patut &amp;nbsp;dibanggakan, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;sebagai contoh iman yang sempurna,&lt;br /&gt;ialah bahwa dia telah menerapkan bunyi hadis yang maksudnya:&lt;br /&gt;Iman &amp;nbsp; seseorang &amp;nbsp; belum &amp;nbsp; sempurna &amp;nbsp; sebelum &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;mencintai&lt;br /&gt;saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.1 Dirinya telah&lt;br /&gt;dijadikan &amp;nbsp;contoh &amp;nbsp;pertama &amp;nbsp;manakala &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;melaksanakan suatu&lt;br /&gt;hukum yang pada dasarnya hendak menghapus tradisi dan segala&lt;br /&gt;adat-istiadat &amp;nbsp;jahiliah, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;sekaligus dengan itu ia&lt;br /&gt;menetapkan peraturan baru, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diturunkan &amp;nbsp;Tuhan &amp;nbsp;sebagai&lt;br /&gt;bimbingan dan rahmat buat semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk &amp;nbsp;menghapuskan &amp;nbsp;semua &amp;nbsp;cerita mereka yang kita baca itu&lt;br /&gt;dari dasarnya, cukup kalau kita sebutkan, bahwa &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt.&lt;br /&gt;Jahsy &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;puteri &amp;nbsp;Umaima &amp;nbsp;bt. Abd&#39;l-Muttalib, bibi&lt;br /&gt;Rasulullah a.s. Ia dibesarkan di bawah asuhannya sendiri dan&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;bantuannya &amp;nbsp;pula. &amp;nbsp;Maka &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;demikian &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;seperti puterinya atau seperti &amp;nbsp;adiknya &amp;nbsp;sendiri. &amp;nbsp;Ia &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;mengenal &amp;nbsp;Zainab dan mengetahui benar apakah dia cantik atau&lt;br /&gt;tidak, &amp;nbsp;sebelum &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;dikawinkan &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp; Zaid. &amp;nbsp; Ia &amp;nbsp; sudah&lt;br /&gt;melihatnya sejak dari mula pertumbuhannya, sebagai bayi yang&lt;br /&gt;masih merangkak hingga menjelang gadis &amp;nbsp;remaja &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;dewasa,&lt;br /&gt;dan dia juga yang melamarnya buat Zaid bekas budaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau orang sudah mengetahui semua ini, maka hancurlah&lt;br /&gt;segala macam khayal dan cerita-cerita yang menyebutkan bahwa&lt;br /&gt;dia &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;kerumah Zaid dan orang ini tidak di rumah, lalu&lt;br /&gt;dilihatnya &amp;nbsp;Zainab, &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;terpesona &amp;nbsp;sekali &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp; begitu&lt;br /&gt;cantik, &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;berkata: &amp;nbsp;&quot;Maha &amp;nbsp;suci Tuhan, Yang telah&lt;br /&gt;membalikkan hati manusia!&quot; Atau juga ketika ia membuka pintu&lt;br /&gt;rumah &amp;nbsp;Zaid, &amp;nbsp;kebetulan angin bertiup menguakkan tirai kamar&lt;br /&gt;Zainab, lalu dilihatnya wanita &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;gaunnya &amp;nbsp;sedang&lt;br /&gt;berbaring &amp;nbsp;- &amp;nbsp;seolah-olah seperti Madame Recamier - mendadak&lt;br /&gt;sontak &amp;nbsp;hatinya &amp;nbsp;berubah. &amp;nbsp;Lupa &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Sauda, &amp;nbsp;Aisyah,&lt;br /&gt;Hafsha, &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Khuzaima dan Umm Salama. Juga Khadijah&lt;br /&gt;sudah dilupakannya, yang seperti kata Aisyah, bahwa &amp;nbsp;dirinya&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;cemburu &amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;isteri-isteri Nabi seperti&lt;br /&gt;terhadap Khadijah ketika disebut-sebut. Kalau perasaan cinta&lt;br /&gt;itu sedikit banyak sudah terlintas dalam hati, tentu ia akan&lt;br /&gt;melamar kepada keluarganya untuk dirinya, bukan untuk &amp;nbsp;Zaid.&lt;br /&gt;Dengan &amp;nbsp;melihat &amp;nbsp;hubungan &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;dengan Muhammad ini serta&lt;br /&gt;gambaran yang kita kemukakan &amp;nbsp;di &amp;nbsp;atas, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;macam&lt;br /&gt;cerita &amp;nbsp;khayal yang dibawa orang itu, sudah tidak lagi dapat&lt;br /&gt;dipertahankan dan ternyata samasekali memang tidak mempunyai&lt;br /&gt;dasar yang benar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/istri-istri-nabi-33.html&quot;&gt;(bersambung 3/3)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8067255/ISTERINABI_2.pdf.html&quot;&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;---------------------------------------- &amp;nbsp;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Seri PUSTAKA ISLAM No.1</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/4594726951585659260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/istri-istri-nabi-23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4594726951585659260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/4594726951585659260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/istri-istri-nabi-23.html' title='ISTRI ISTRI NABI (2/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-6961858362999458616</id><published>2010-01-08T03:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T02:05:35.927-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Istri Nabi"/><title type='text'>ISTERI-ISTERI NABI (1/3)</title><content type='html'>Teriakan &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;tentang &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Jahsy &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Zainab&lt;br /&gt;menurut &amp;nbsp;gambaran &amp;nbsp;kaum Orientalis - Orang-orang besar tidak&lt;br /&gt;tunduk kepada undang-undang - Penggambaran &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;keliru &amp;nbsp;- Sampai usia 50 tahun hanya beristerikan Khadijah -&lt;br /&gt;Hanya Khadijah yang membawa keturunan - Perkawinan Sauda bt.&lt;br /&gt;Zam&#39;a &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Penelitian sejarah dan kesimpulannya Cerita Zainab&lt;br /&gt;bt. Jahsy - Kekeluargaan Muhammad dengan Zainab - Melamarnya&lt;br /&gt;untuk &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;dan penolakan Zainab - Terpaksa menerima - Zaid&lt;br /&gt;mengadukan Zainab dan perceraian &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Hukum &amp;nbsp;pengaduan &amp;nbsp;dalam&lt;br /&gt;Islam &amp;nbsp;- &amp;nbsp;Bagaimana Muhammad kawin dengan Zainab - Bagaimana&lt;br /&gt;pendapat kaum Orientalis tentang cerita Zainab bt. &amp;nbsp;Jahsy &amp;nbsp;-&lt;br /&gt;Muhammad menjunjung tinggi kedudukan wanita.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMENTARA &amp;nbsp;peristiwa-peristiwa &amp;nbsp;dalam dua bagian di atas itu&lt;br /&gt;terjadi, Muhammad kawin dengan Zainab bt. Khuzaima, kemudian&lt;br /&gt;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Umm &amp;nbsp;Salama &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Abi &amp;nbsp;Umayya &amp;nbsp;bin&#39;l-Mughira,&lt;br /&gt;selanjutnya kawin &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;bt. &amp;nbsp;Jahsy &amp;nbsp;setelah&lt;br /&gt;dicerai &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;b. &amp;nbsp;Haritha. &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;inilah &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;diangkat &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;anak &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;dibebaskan&lt;br /&gt;sebagai &amp;nbsp;budak sejak ia dibelikan oleh Yasar untuk Khadijah.&lt;br /&gt;Di sinilah &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;misi-misi &amp;nbsp;penginjil &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;kemudian &amp;nbsp; berteriak &amp;nbsp; keras-keras: &amp;nbsp;Lihat! &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;sudah&lt;br /&gt;berubah. Tadinya, ketika ia masih di Mekah sebagai &amp;nbsp;pengajar&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp; hidup &amp;nbsp; sederhana, &amp;nbsp; yang &amp;nbsp; dapat &amp;nbsp;menahan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;mengajarkan tauhid, sangat &amp;nbsp;menjauhi &amp;nbsp;nafsu &amp;nbsp;hidup &amp;nbsp;duniawi,&lt;br /&gt;sekarang &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sudah &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;orang yang diburu syahwat, air&lt;br /&gt;liurnya mengalir bila melihat wanita. Tidak cukup tiga orang&lt;br /&gt;isteri &amp;nbsp;saja &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;rumah, bahkan ia kawin lagi dengan tiga&lt;br /&gt;orang wanita seperti yang disebutkan di &amp;nbsp;atas. &amp;nbsp;Sesudah &amp;nbsp;itu&lt;br /&gt;mengawini &amp;nbsp;tiga &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;wanita &amp;nbsp;lagi, &amp;nbsp;selain Raihana. Tidak&lt;br /&gt;cukup kawin dengan wanita-wanita yang tidak bersuami, bahkan&lt;br /&gt;ia &amp;nbsp;jatuh &amp;nbsp;cinta &amp;nbsp;kepada Zainab bt. Jahsy yang masih terikat&lt;br /&gt;sebagai isteri Zaid b. Haritha bekas budaknya. Soalnya tidak&lt;br /&gt;lain karena ia pernah singgah di rumah Zaid ketika ia sedang&lt;br /&gt;tidak ada di tempat &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;lalu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;disambut &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;Zainab.&lt;br /&gt;Tatkala itu ia sedang mengenakan pakaian yang memperlihatkan&lt;br /&gt;kecantikannya, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;kecantikan &amp;nbsp;ini &amp;nbsp; sangat &amp;nbsp; mempengaruhi&lt;br /&gt;hatinya. Waktu itu ia berkata &quot;Maha suci Ia yang telah dapat&lt;br /&gt;membalikkan hati manusia!&quot; Kata-kata &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;diulanginya &amp;nbsp;lagi&lt;br /&gt;ketika &amp;nbsp; ia &amp;nbsp; meninggalkan &amp;nbsp; tempat &amp;nbsp;itu. &amp;nbsp;Zainab &amp;nbsp;mendengar&lt;br /&gt;kata-kata itu dan ia melihat api &amp;nbsp;cinta &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;bersinar &amp;nbsp;dari&lt;br /&gt;matanya. &amp;nbsp;Zainab merasa bangga terhadap dirinya dan apa yang&lt;br /&gt;didengarnya itu diberitahukannya kepada Zaid. Langsung waktu&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;juga Zaid menemui Nabi dan mengatakan bahwa ia bersedia&lt;br /&gt;menceraikannya. Lalu kata Nabi kepadanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jaga &amp;nbsp;baik-baik &amp;nbsp;isterimu, &amp;nbsp;jangan &amp;nbsp;diceraikan. &amp;nbsp; Hendaklah&lt;br /&gt;engkau takut kepada Allah.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi &amp;nbsp;pergaulan &amp;nbsp;Zainab dengan Zaid sudah tidak baik iagi.&lt;br /&gt;Kemudian ia dicerai. &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;menahan &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;segera&lt;br /&gt;mengawininya &amp;nbsp;sekalipun &amp;nbsp;hatinya &amp;nbsp;gelisah. Ketika itu firman&lt;br /&gt;Tuhan datang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ingat, tatkala &amp;nbsp;engkau &amp;nbsp;berkata &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;diberi &amp;nbsp;karunia oleh Allah dan engkau pun telah pula berbudi&lt;br /&gt;kepadanya: &amp;nbsp;Jagalah &amp;nbsp;baik-baik &amp;nbsp;isterimu. &amp;nbsp;Hendaklah &amp;nbsp;engkau&lt;br /&gt;takut &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Allah. &amp;nbsp;Dan &amp;nbsp;engkau menyembunyikan sesuatu di&lt;br /&gt;dalam hatimu apa yang oleh Tuhan sudah &amp;nbsp;diterangkan. &amp;nbsp;Engkau&lt;br /&gt;takut &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;manusia, &amp;nbsp;padahal seharusnya Allah yang lebih&lt;br /&gt;patut &amp;nbsp;kautakuti. &amp;nbsp;Maka &amp;nbsp;setelah &amp;nbsp;Zaid &amp;nbsp;meluluskan &amp;nbsp;kehendak&lt;br /&gt;wanita &amp;nbsp;itu, &amp;nbsp;Kami &amp;nbsp;kawinkan dia dengan engkau, supaya kelak&lt;br /&gt;tidak menjadi alangan bagi orang-orang beriman kawin &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;(bekas) &amp;nbsp;isteri-isteri &amp;nbsp;anak-anak &amp;nbsp;angkat &amp;nbsp;mereka, &amp;nbsp;bilamana&lt;br /&gt;kehendak &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;(wanita-wanita) &amp;nbsp;itu &amp;nbsp; sudah &amp;nbsp; diluluskan.&lt;br /&gt;Perintah Allah itu mesti dilaksanakan.&quot; (Qur&#39;an, 33:37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika &amp;nbsp;itulah wanita itu dikawininya. Dengan perkawinan ini&lt;br /&gt;semarak cinta berahi dan api &amp;nbsp;asmaranya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;menyala-nyala&lt;br /&gt;dapat &amp;nbsp;dipadamkan. &amp;nbsp;Nabi &amp;nbsp;apa itu!? Bagaimana ia membenarkan&lt;br /&gt;hal &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;dirinya &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;buat &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;lain &amp;nbsp; tidak?!&lt;br /&gt;Bagaimana &amp;nbsp;ia tidak tunduk kepada undang-undang yang katanya&lt;br /&gt;diturunkan Tuhan &amp;nbsp;kepadanya?! &amp;nbsp;Bagaimana &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;&quot;harem&quot; &amp;nbsp;ini&lt;br /&gt;diciptakan, &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;mengingatkan &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;raja-raja yang&lt;br /&gt;hidup mewah-mewah, bukan &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;para &amp;nbsp;nabi &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;saleh &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;memperbaiki &amp;nbsp;kehidupan &amp;nbsp;umat?! Selanjutnya bagaimana pula ia&lt;br /&gt;menyerah kepada kekuasaan &amp;nbsp;cinta &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hubungannya &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;Zainab &amp;nbsp;sehingga &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;menghubungi Zaid bekas budaknya supaya&lt;br /&gt;menceraikannya, kemudian ia tampil mengawininya! Hal semacam&lt;br /&gt;ini &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;zaman jahiliah dilarang, tapi nabinya orang Islam&lt;br /&gt;ini membolehkan, karena mau menuruti kehendak nafsunya, &amp;nbsp;mau&lt;br /&gt;memenuhi dorongan cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana &amp;nbsp;kaum &amp;nbsp;Orientalis &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;para &amp;nbsp;misi penginjil bicara&lt;br /&gt;mengenai masalah ini dalam &amp;nbsp;sejarah &amp;nbsp;Muhammad, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;mereka&lt;br /&gt;membiarkan &amp;nbsp;khayal &amp;nbsp;mereka itu bebas tak terkendalikan lagi;&lt;br /&gt;sehingga ada diantara mereka itu yang menggambarkan Zainab -&lt;br /&gt;ketika terlihat oleh Nabi - dalam keadaan setengah telanjang&lt;br /&gt;atau hampir telanjang, dengan rambutnya yang &amp;nbsp;hitam &amp;nbsp;panjang&lt;br /&gt;lepas &amp;nbsp;terurai sampai menjamah tubuhnya yang lembut gemulai,&lt;br /&gt;yang akan dapat menterjemahkan &amp;nbsp;segala &amp;nbsp;arti &amp;nbsp;cinta &amp;nbsp;berahi.&lt;br /&gt;Yang &amp;nbsp;lain &amp;nbsp;lagi &amp;nbsp;menyebutkan, bahwa ketika ia membuka pintu&lt;br /&gt;rumah Zaid, angin menghembus menguakkan tabir kamar &amp;nbsp;Zainab.&lt;br /&gt;Ketika &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;sedang &amp;nbsp;telentang &amp;nbsp;di &amp;nbsp;tempat &amp;nbsp;tidur dengan&lt;br /&gt;mengenakan baju tidur. Pemandangan ini &amp;nbsp;sangat &amp;nbsp;menggetarkan&lt;br /&gt;jantung &amp;nbsp;laki-laki &amp;nbsp;yang gila perempuan dengan kecantikannya&lt;br /&gt;itu. Ia menyembunyikan perasaan hatinya meskipun &amp;nbsp;sebenarnya&lt;br /&gt;ia tidak dapat tahan lama demikian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;diciptakan &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;khayal demikian itu banyak&lt;br /&gt;sekali. &amp;nbsp;Akan &amp;nbsp;kita &amp;nbsp;jumpai &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;karya-karya &amp;nbsp; Muir,&lt;br /&gt;Dermenghem, &amp;nbsp;Washington &amp;nbsp;Irving, Lammens dan yang lain, baik&lt;br /&gt;mereka ini para Orientalis &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;misi-misi &amp;nbsp;penginjil. &amp;nbsp;Dan&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp; sungguh &amp;nbsp; disayangkan &amp;nbsp; lagi &amp;nbsp; karena &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;membuat&lt;br /&gt;cerita-cerita itu, semua mereka memang &amp;nbsp;mengambil &amp;nbsp;sumbernya&lt;br /&gt;dari &amp;nbsp;kitab-kitab &amp;nbsp;sejarah &amp;nbsp;Nabi dan tidak sedikit pula dari&lt;br /&gt;hadis. Kemudian dengan apa yang mereka gambarkan itu, mereka&lt;br /&gt;membangun &amp;nbsp;istana-istana &amp;nbsp;gading &amp;nbsp;dari khayal mereka sendiri&lt;br /&gt;tentang Muhammad serta &amp;nbsp;hubungannya &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;wanita. &amp;nbsp;Alasan&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;karena isterinya banyak, yang sampai sembilan&lt;br /&gt;orang menurut pendapat yang lebih tepat, atau lebih dari itu&lt;br /&gt;menurut sumber-sumber lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya &amp;nbsp;dapat saja kita membantah semua kata-kata mereka&lt;br /&gt;itu dengan ucapan: Anggaplah semua itu benar, tetapi &amp;nbsp;dengan&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp; apa &amp;nbsp;pula &amp;nbsp;kiranya &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;mendiskreditkan&lt;br /&gt;kebesaran &amp;nbsp; Muhammad &amp;nbsp; atau &amp;nbsp; kenabian &amp;nbsp; dan &amp;nbsp; kerasulannya.&lt;br /&gt;Undang-undang &amp;nbsp;yang biasanya berlaku pada umum, tidak mempan&lt;br /&gt;terhadap orang-orang besar, lebih-lebih terhadap para &amp;nbsp;rasul&lt;br /&gt;dan nabi. Bukankah ketika Musa a.s. melihat perselisihan dua&lt;br /&gt;orang, yang &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;golongannya &amp;nbsp;sendiri, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;seorang lagi dari pihak musuhnya, ditinjunya orang yang dari&lt;br /&gt;pihak musuh itu hingga menemui ajalnya, &amp;nbsp;padahal &amp;nbsp;pembunuhan&lt;br /&gt;demikian &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;dilarang, baik dalam perang atau pun setengah&lt;br /&gt;perang? Ini berarti melanggar undang-undang. Jadi Musa tidak&lt;br /&gt;tunduk &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;undang-undang, &amp;nbsp;tapi &amp;nbsp;juga tidak berarti ini&lt;br /&gt;dapat mendiskreditkan &amp;nbsp;kenabian &amp;nbsp;atau &amp;nbsp;kerasulannya, &amp;nbsp;bahkan&lt;br /&gt;mengurangi &amp;nbsp;kebesarannyapun &amp;nbsp;juga &amp;nbsp;tidak. Dan dalam hal Isa,&lt;br /&gt;dalam menyalahi undang-undang lebih besar lagi dari &amp;nbsp;masalah&lt;br /&gt;Muhammad, &amp;nbsp;dari &amp;nbsp;para &amp;nbsp;nabi &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;para &amp;nbsp;rasul &amp;nbsp;semuanya. Dan&lt;br /&gt;soalnya tidak hanya &amp;nbsp;terbatas &amp;nbsp;pada &amp;nbsp;besarnya &amp;nbsp;kekuatan &amp;nbsp;dan&lt;br /&gt;keinginan &amp;nbsp;saja, bahkan kelahiran dan kehidupannya pun sudah&lt;br /&gt;melanggar undang-undang dan kodrat alam. Di &amp;nbsp;hadapan &amp;nbsp;ibunya&lt;br /&gt;malaikat &amp;nbsp;muncul &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;manusia &amp;nbsp;yang sempurna, yang akan&lt;br /&gt;mengantarkan seorang anak yang suci bersih kepadanya. Wanita&lt;br /&gt;itu &amp;nbsp;keheranan, &amp;nbsp;sambil berkata: &quot;Bagaimana aku akan beroleh&lt;br /&gt;seorang putera, padahal aku belum disentuh seorang &amp;nbsp;manusia,&lt;br /&gt;juga &amp;nbsp;aku &amp;nbsp;bukan &amp;nbsp;seorang &amp;nbsp;pelacur.&quot; Malaikat berkata, bahwa&lt;br /&gt;Tuhan menghendaki &amp;nbsp;supaya &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;menjadi &amp;nbsp;pertanda &amp;nbsp;bagi &amp;nbsp;umat&lt;br /&gt;manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah terasa sakit hendak melahirkan, ia berkata: &quot;Aduhai,&lt;br /&gt;coba sebelum &amp;nbsp;ini &amp;nbsp;aku &amp;nbsp;mati &amp;nbsp;saja, &amp;nbsp;maka &amp;nbsp;aku &amp;nbsp;akan &amp;nbsp;hilang&lt;br /&gt;dilupakan orang.&quot; Lalu datang suara memanggilnya dari bawah:&lt;br /&gt;&quot;Jangan berdukacita, Tuhan telah mengalirkan &amp;nbsp;sebatang &amp;nbsp;anak&lt;br /&gt;sungai &amp;nbsp;di &amp;nbsp;bawahmu.&quot; Dibawanya anak itu kepada keluarganya.&lt;br /&gt;Mereka pun berkata: &quot;Maryam, engkau datang membawa &amp;nbsp;masalah&lt;br /&gt;besar. &amp;nbsp;Dalam &amp;nbsp;buaiannya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;(usia semuda itu) Isa berkata&lt;br /&gt;kepada mereka: &quot;Aku adalah hamba Allah É&quot; dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun orang-orang Yahudi menolak &amp;nbsp;semua &amp;nbsp;ini, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;oleh&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;Isa &amp;nbsp;dinasabkan &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;Yusuf an-Najjar (Yusuf anak&lt;br /&gt;Heli), sebagian sarjana semacam Renan &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;sekarang &amp;nbsp;pun&lt;br /&gt;memang &amp;nbsp;menganggapnya &amp;nbsp;demikian. &amp;nbsp;Kebesaran Isa, kenabiannya&lt;br /&gt;dan kerasulannya serta penyimpangannya dari hukum dan kodrat&lt;br /&gt;alam &amp;nbsp;adalah &amp;nbsp;suatu &amp;nbsp;pertanda &amp;nbsp;mujizat Tuhan kepadanya. Tapi&lt;br /&gt;anehnya, misi-misi penginjil Kristen itu minta orang &amp;nbsp;supaya&lt;br /&gt;percaya kepada hal-hal yang di luar hukum alam mengenai diri&lt;br /&gt;Yesus, &amp;nbsp;sementara &amp;nbsp;mengenai &amp;nbsp;diri &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp; mereka &amp;nbsp; sudah&lt;br /&gt;menjatuhkan &amp;nbsp;hukuman &amp;nbsp;sendiri. Padahal apa yang dilakukannya&lt;br /&gt;tidak &amp;nbsp;seberapa &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;lebih &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;Muhammad &amp;nbsp;memang&lt;br /&gt;terlalu &amp;nbsp;tinggi &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;tunduk &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;undang-undang&lt;br /&gt;masyarakat &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berlaku &amp;nbsp;terhadap &amp;nbsp;setiap &amp;nbsp; orang &amp;nbsp; besar,&lt;br /&gt;terhadap &amp;nbsp;raja-raja, &amp;nbsp;kepala-kepala negara yang pada umumnya&lt;br /&gt;sudah didahului oleh undang-undang &amp;nbsp;dasar &amp;nbsp;sehingga &amp;nbsp;membuat&lt;br /&gt;mereka tak dapat diganggu-gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya &amp;nbsp;dapat saja kita membantah semua kata-kata mereka&lt;br /&gt;itu dengan jawaban yang sudah tentu akan &amp;nbsp;menjatuhkan &amp;nbsp;semua&lt;br /&gt;argumen &amp;nbsp;misi-misi penginjil dan orang-orang Orientalis yang&lt;br /&gt;juga mau ikut cara-cara mereka itu. &amp;nbsp;Tetapi &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;ini&lt;br /&gt;kita &amp;nbsp; lalu &amp;nbsp;memperkosa &amp;nbsp;sejarah &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;memperkosa &amp;nbsp;kebesaran&lt;br /&gt;Muhammad dan kerasulannya. Dia bukanlah orang &amp;nbsp;seperti &amp;nbsp;yang&lt;br /&gt;mereka &amp;nbsp;gambarkan: &amp;nbsp;orang &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;pikirannya dipengaruhi oleh&lt;br /&gt;hawa nafsu. Tak ada isterinya &amp;nbsp;itu &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;dikawininya &amp;nbsp;hanya&lt;br /&gt;karena &amp;nbsp;ia &amp;nbsp;terdorong &amp;nbsp;oleh &amp;nbsp;syahwat atau nafsu berahi saja.&lt;br /&gt;Kalaupun &amp;nbsp;ada &amp;nbsp;beberapa &amp;nbsp;penulis &amp;nbsp;Muslim &amp;nbsp;pada &amp;nbsp; zaman-zaman&lt;br /&gt;tertentu &amp;nbsp; dengan &amp;nbsp; sesuka &amp;nbsp; hati &amp;nbsp; berkata &amp;nbsp; demikian &amp;nbsp; dan&lt;br /&gt;mengemukakan alasan itu kepada lawan-lawan Islam dengan niat&lt;br /&gt;baik, &amp;nbsp;soalnya &amp;nbsp;ialah &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;tradisi &amp;nbsp;yang &amp;nbsp;berlaku &amp;nbsp;telah&lt;br /&gt;membawa &amp;nbsp;mereka &amp;nbsp;kepada &amp;nbsp;pengertian &amp;nbsp;materi. &amp;nbsp;Mereka &amp;nbsp; ingin&lt;br /&gt;menggambarkan Muhammad itu besar dalam segalanya, juga besar&lt;br /&gt;dalam &amp;nbsp;kehidupan &amp;nbsp;hawa &amp;nbsp;nafsu. &amp;nbsp; Sudah &amp;nbsp; tentu &amp;nbsp; ini &amp;nbsp; suatu&lt;br /&gt;penggambaran &amp;nbsp;yang salah sama sekali. Sejarah hidup Muhammad&lt;br /&gt;sama sekali &amp;nbsp;tak &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;menerima &amp;nbsp;ini, &amp;nbsp;dan &amp;nbsp;seluruh &amp;nbsp;hidup&lt;br /&gt;pribadinya pun dengan sendirinya sudah menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia &amp;nbsp;kawin &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;Khadijah &amp;nbsp;dalam usia duapuluh tiga tahun,&lt;br /&gt;usia muda-remaja, dengan perawakan yang indah dan paras muka&lt;br /&gt;yang begitu tampan, gagah dan tegap. Namun sungguhpun begitu&lt;br /&gt;Khadijah adalah tetap isteri satu-satunya, &amp;nbsp;selama &amp;nbsp;duapuluh&lt;br /&gt;delapan &amp;nbsp;tahun, &amp;nbsp;sampai &amp;nbsp;melampaui usia limapuluhan. Padahal&lt;br /&gt;masalah poligami ialah masalah yang umum sekali di &amp;nbsp;kalangan&lt;br /&gt;masyarakat Arab waktu itu. Di samping itu Muhammad pun bebas&lt;br /&gt;kawin dengan Khadijah atau dengan yang lain, &amp;nbsp;dalam &amp;nbsp;hal &amp;nbsp;ia&lt;br /&gt;dengan &amp;nbsp;isterinya &amp;nbsp;tidak &amp;nbsp;beroleh anak laki-laki yang hidup,&lt;br /&gt;sedang anak perempuan pada waktu itu dikubur hidup-hidup dan&lt;br /&gt;yang &amp;nbsp;dapat &amp;nbsp;dianggap &amp;nbsp;sebagai &amp;nbsp;keturunan pengganti hanyalah&lt;br /&gt;anak laki-laki.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/istri-istri-nabi-23.html&quot;&gt;(bersambung 2/3)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;--------------------------------------------- &amp;nbsp;S E J A R A H &amp;nbsp; &amp;nbsp;H I D U P &amp;nbsp; &amp;nbsp;M U H A M M A D -------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8067253/ISTERINABI_1.pdf.html&quot;&gt;Download.........&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/6961858362999458616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/isteri-isteri-nabi-13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/6961858362999458616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/6961858362999458616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/isteri-isteri-nabi-13.html' title='ISTERI-ISTERI NABI (1/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-8974289104013575468</id><published>2010-01-07T00:14:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T03:06:55.954-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wallpaper"/><title type='text'>Wallpaper</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/S0WW4kRBjYI/AAAAAAAAABM/GhNtI5szygI/s1600-h/tauhid+(black+on+black)+wit+name.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/S0WW4kRBjYI/AAAAAAAAABM/GhNtI5szygI/s320/tauhid+(black+on+black)+wit+name.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8051909/tauhidblackonblackwitname.jpg.html&quot;&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/S0WWrMi4DfI/AAAAAAAAABE/TRGVTJ2nIY0/s1600-h/Bismillah_Faisal+Mosque.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/S0WWrMi4DfI/AAAAAAAAABE/TRGVTJ2nIY0/s320/Bismillah_Faisal+Mosque.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8051908/Bismillah_FaisalMosque.jpg.html&quot;&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/8974289104013575468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/wallpaper.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/8974289104013575468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/8974289104013575468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/wallpaper.html' title='Wallpaper'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/S0WW4kRBjYI/AAAAAAAAABM/GhNtI5szygI/s72-c/tauhid+(black+on+black)+wit+name.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-3941863666212890514</id><published>2010-01-06T00:40:00.000-08:00</published><updated>2010-01-06T23:56:07.677-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nabi Ibrahim"/><title type='text'>TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM  (3/3)</title><content type='html'>&lt;div&gt;Hanya  saja  sesudah Tabuk, Abdullah b. Ubayy ini tidak lama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lagi hidupnya. Setelah dua bulan menderita  sakit  ia  mati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meskipun  rasa  dengki  terhadap Muslimin sudah menggerogoti&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hatinya sejak Nabi tinggal di Medinah, namun Muhammad  lebih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;suka  kaum Muslimin jangan menggangu Ibn Ubayy. Ketika orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini meninggal dan Nabi diminta  menyembahyangkannya,  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;segera  pula  Nabi pun menyembahyangkan dan mendoakan ketika&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dikuburkan sampai upacara itu selesai.  Dengan  matinya  Ibn&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ubayy  sendi kaum Munafik itu juga runtuh. Mereka yang masih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ada, sekarang dengan sungguh-sungguh mereka bertaubat kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan  ekspedisi  Tabuk  ini  maka  selesailah amanat Tuhan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diajarkan ke seluruh jazirah Arab, dan Muhammad sudah merasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;aman  dari  setiap  permusuhan  yang  akan  ditujukan kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;agama. Utusan-utusan dari pelbagai  daerah  sekarang  datang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menghadap  kepadanya  dengan  menyatakan sekali kesetiaannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;serta mengumumkan pula keislamannya.  Ekspedisi  sekali  ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;buat  Nabi  a.s.  merupakan  ekspedisi terakhir. Sesudah itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muhammad menetap di  Medinah,  menikmati  karunia  pemberian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan  kepadanya.  Ibrahim  anaknya  merupakan  jantung hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;cindur  mata  selama  enambelas  atau  delapanbelas   bulan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apabila   ia   selesai   menerima   para   utusan,  mengurus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;masalah-masalah kaum Muslimin, menunaikan  kewajiban  kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan  serta  hak kewajiban seluruh keluarga, hatinya merasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sejuk dengan melihat bayi yang selalu  berkembang  dan  baik&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sekali   pertumbuhannya   itu.   Makin   lama   makin  jelas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kesamaannya, yang membuat sang ayah makin  cinta  dan  kasih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kepadanya.   Sepanjang   bulan   itu   yang   menjadi  inang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pengasuhnya ialah Umm Saif,  yang  menyusui  dan  memberikan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;susu kambing pengasih Nabi dulu itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cinta-kasih  Muhammad kepada Ibrahim sebenarnya bukan karena&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;suatu maksud pribadi yang  ada  hubungannya  dengan  Risalah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang  dibawanya, atau dengan yang akan menjadi penggantinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muhammad a.s. dengan imannya kepada Tuhan dan kepada Risalah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan  tidak  akan  memikirkan  anak  atau  siapa  yang akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mewarisinya. Bahkan dikatakannya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Kami  para  Nabi,  tidak  dapat  diwarisi.  Apa  yang  kami&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tinggalkan untuk sedekah.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akan  tetapi,  rasa  kasih  insani dalam artinya yang luhur,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;rasa kasih insani yang  begitu  dalam  tertanam  dalam  hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muhammad  -  yang kiranya tidak akan dicapai oleh siapa pun,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;rasa insani yang akan membuat manusia  Arab  memandang  anak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;laki-laki yang akan mewarisinya sebagai sebuah lukisan abadi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- rasa kasih inilah yang telah membuat Muhammad  mencurahkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;semua  cintanya  kepada  Ibrahim,  kasih-sayang  yang  tiada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;taranya. Dan rasa kasih ini lebih  parah  merasuk  ke  dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hati, karena sebelum itu ia telah kehilangan kedua puteranya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Qasim dan Tahir, - dan keduanya masih bayi dalam  pangkuan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Khadijah   ibunya.  Setelah  Khadijah  wafat  ia  kehilangan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;puteri-puterinya  pula,  satu  demi  satu,  setelah   mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bersuami  dan  menjadi ibu. Sekarang tak ada lagi yang masih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hidup, selain Fatimah. Putera-putera dan puteri-puteri  itu,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang  satu  demi  satu  berguguran  di  tangannya dan dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tangannya  sendiri  pula  ia  menguburkan  mereka  ke  dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pusara, yang telah meninggalkan luka yang begitu pedih dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hatinya, kini terasa terobat juga dengan  lahirnya  Ibrahim,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tempat  buah  hati  meletakkan  segala  harapan.  Dan  sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sepantasnya pula bila dengan harapan itu ia merasa  gembira,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;merasa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi  harapan  ini  tidak  berlangsung  lama; hanya selama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;beberapa  bulan  saja  seperti  yang  sudah  kita  sebutkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sesudah   itu   Ibrahim   jatuh  sakit,  sakit  yang  sangat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menguatirkan. Ia dipindahkan ke sebuah tempat  dengan  kebun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kurma  di  samping  Masyraba  Umm  Ibrahim.  Maria dan Sirin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;adiknya selalu menjaga dan merawatnya. Bayi ini  tidak  lama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sakitnya  Tatkala  ajal  sudah  dekat  dan Nabi diberi tahu,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;karena rasa sedih yang sangat mendalam, ia  berjalan  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;memegang   tangan   Abdur-Rahman  b.  &#39;Auf  sambil  bertumpu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kepadanya. Bila ia sudah sampai ke  tempat  itu  di  samping&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&#39;Alia  - tempat Masyraba yang sekarang - dijumpainya Ibrahim&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam  pangkuan  ibunya,  sedang  menarik  napas   terakhir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Diambilnya  anak  itu,  lalu  diletakkannya  di  pangkuannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan hati yang remuk-redam rasanya.  Tangannya  menggigil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalbu  yang  duka  dan  pilu rasa mencekam seluruh sanubari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lukisan hati yang sedih mulai membayang dalam raut wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sambil meletakkan anak itu di pangkuan ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Ibrahim, kami tak dapat menolongmu dari kehendak Tuhan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam  keadaan  hening  yang menekan itu kemudian airmatanya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berderai bercucuran, sementara anak itu sedang menarik napas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terakhir.  Sang  ibu dan Sirin menangis menjerit-jerit; oleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah dibiarkan mereka begitu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah tubuh  Ibrahim  tiada  bergerak  lagi,  sudah  tiada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bernyawa,  dan  dengan  kematiannya  itu  padam  pula  semua&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;harapan yang selama ini membuka hati Nabi, makin deras  pula&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;airmata Muhammad mengucur, sambil ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Oh  Ibrahim,  kalau  bukan karena soal kenyataan, dan janji&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang tak dapat dibantah lagi, dan bahwa kami  yang  kemudian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;akan  menyusul  orang yang sudah lebih dahulu daripada kami,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tentu akan lebih lagi kesedihan kami dari ini.&quot; Dan  setelah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diam  sejenak,  katanya  lagi:  &quot;Mata boleh bercucuran, hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dapat merasa duka, tapi kami hanya berkata apa yang  menjadi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perkenan  Tuhan,  dan  bahwa  kami, O Ibrahim, sungguh sedih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terhadapmu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muslimin yang melihat Muhammad begitu duka,  beberapa  orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terkemuka  hendak  mengurangi hal itu dengan mengingatkannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;akan larangannya berbuat demikian. Tapi  ia  menjawab:  &quot;Aku&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak  melarang  orang  berduka  cita,  tapi  yang  kularang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menangis dengan suara  keras.  Apa  yang  kamu  lihat  dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diriku  sekarang,  ialah  pengaruh  cinta  dan kasih didalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hati. Orang yang tiada menunjukkan  kasih  sayangnya,  orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lain  pun  tiada  akan  menunjukkan kasih sayang kepadanya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau seperti dikatakan juga: Kemudian  ia  berusaha  menahan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;duka  hatinya. Ia memandang Maria dan Sirin dengan pandangan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;penuh kasih. Kepada mereka dimintanya  supaya  lebih  tenang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sambil katanya: &quot;Ia akan mendapat inang pengasuh di surga.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian setelah ia dimandikan oleh Umm Burda, - sumber lain&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyebutkan oleh Fadzl bin&#39;l-&#39;Abbas - dibawa dari rumah  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;di  atas  sebuah  ranjang  kecil.  Nabi  dan Abbas pamannya,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begitu juga sejumlah kaum Muslimin ikut mengantarkan  sampai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ke    Baqi&#39;.   Di   tempat   itu   ia   dimakamkan   setelah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;disembahyangkan oleh Nabi. Selesai pemakaman Muhammad  minta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;supaya   makam  itu  ditutup  kemudian  diratakannya  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tangannya sendiri. Ia memercikkan air dan memberi  tanda  di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;atas kubur itu. Lalu katanya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Sebenarnya   ini   tidak   membawa   kerugian,  juga  tidak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mendatangkan keuntungan. Tetapi hanya akan menyenangkan hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang  yang  masih hidup. Apabila orang mengerjakan sesuatu,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan lebih suka bila dikerjakan secara sempurna.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bersamaan dengan kematian Ibrahim itu kebetulan terjadi pula&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;matahari  gerhana.  Kaum  Muslimin  menganggap peristiwa itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;suatu mujizat. Kata mereka matahari gerhana  karena  Ibrahim&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;meninggal. Hal ini terdengar oleh Nabi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena  cintanya  yang begitu besar kepada Ibrahim, dan rasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;duka yang begitu dalam karena kematiannya,  adakah  ia  lalu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;merasa    terhibur    mendengar    kata-kata    itu,    atau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;setidak-tidaknya akan didiamkan saja, menutup  mata  melihat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang  sudah  begitu  terpesona  karena telah menganggap itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;suatu mujizat? Tidak. Dalam keadaan serupa  itu,  kalau  pun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini   layak   dilakukan  oleh  mereka  yang  suka  mengambil&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kesempatan karena kebodohan orang, atau layak dilakukan oleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka yang  sudah  tak  sadar karena terlampau sedih,  buat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang yang berpikir sehat tentu hal ini tidak layak, apalagi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;buat  Nabi  Besar!  Muhammad  melihat mereka yang mengatakan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bahwa matahari telah jadi gerhana karena  kematian  Ibrahim,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam khotbahnya kepada mereka ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Matahari  dan bulan ialah tanda kebesaran Tuhan, yang tidak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;akan jadi gerhana karena kematian atau  hidupnya  seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau kamu melihat hal itu, berlindunglah dalam zikir kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan dengan berdoa.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sungguh suatu kebesaran  yang  tiada  taranya.  Rasul  tidak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;melupakan  risalahnya  itu  dalam  suatu situasi yang begitu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;gawat, situasi jiwa yang sedang dalam keharuan dan kesedihan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang   amat  dalam!  Kalangan  Orientalis  dalam  menanggapi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;peristiwa yang terjadi terhadap  diri  Muhammad  ini,  tidak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bisa  lain  mereka  bersikap hormat dan kagum sekali! Mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak dapat menyembunyikan rasa kekaguman dan rasa hormatnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu  kepadanya.  Mereka  menyatakan pengakuan mereka tentang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kejujuran orang itu, yang dalam situasi yang sangat gawat ia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tetap    mempertahankan    hak    dan    kejujurannya   yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sungguh-sungguh !&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gerangan bagaimana pula perasaan isteri-isteri Nabi  melihat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kesedihan  dan  dukacita  yang  menimpanya  begitu  mendalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;karena  kematian  Ibrahim  itu?  Dia  sendiri  sudah  merasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terhibur  dengan karunia Tuhan itu dan dapat pula meneruskan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tugas menunaikan risalah  serta  dengan  bertambahnya  Islam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tersebar  pada perutusan yang terus-menerus datang kepadanya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari segenap penjuru, sehingga tahun  kesepuluh  Hijrah  ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diberi nama &#39;Am&#39;lWufud - Tahun Perutusan.&#39; Pada tahun itulah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Abu Bakr memimpin orang menunaikan ibadat haji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;1 Zakat  &#39;usyr ialah zakat hasil bumi  yang  dikenakan  1/10&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari produksi hasil pertanian bila diolah dengan bantuan air&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hujan atau  mata  air  alam  dan  1/20  bila  diairi  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menggunakan  tenaga.  Ada  yang  berpendapat,  bahwa  secara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;teknis ini bukan zakat, karena yang dikenakan hanya hasilnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(A).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2  Pajak kepala sebagai kompensasi atas setiap non-Muslim di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bawah pemerintahan Islam dengan mendapat  jarninan  keamanan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan dibebaskannya ia dari wajib militer (A)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3  Aila  ialah  Elath  atau  &#39;Aqaba sekarang, di dekat Teluk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aqaba (A).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;4 Jarba&#39; sebuah desa  di  dekat  Amman  di  bilangan  Balqa,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;wilayah Syam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;5  &#39;Adhruh,  nama  tempat di ujung Syam antara Balqa, dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Amman, berdekatan dengan Hijaz dan tidak jauh dari Jarba&#39;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;6 Duma,  ialah  yang  dikenal  dengan  nama  Dumat&#39;l-Jandal,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terletak sekitar 220 km  dari Damsyik ke jurusan Medinah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;7  Mesjid  ini  dikenal  dengan  nama  &#39;Masjid  Dziral&#39; atau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&#39;Masjid  Bencana,&#39;  dzirar  harfiah   berarti   &#39;kerusuhan,&#39;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&#39;kerugian,&#39;, &#39;bahaya&#39; (A).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;----------------------  S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8048867/TABUKDANKEMATIANIBRAHIM3.pdf.html&quot;&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/3941863666212890514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/tabuk-dan-kematian-ibrahim-33.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/3941863666212890514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/3941863666212890514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/tabuk-dan-kematian-ibrahim-33.html' title='TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM  (3/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-3981255659766973401</id><published>2010-01-06T00:39:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T03:05:56.291-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nabi Ibrahim"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tabur dan kematian Ibrahim"/><title type='text'>TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM   (2/3)</title><content type='html'>&lt;div&gt;Dengan   demikian   mereka   pun   kembali,  kembali  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bercucuran airmata. Mereka sedih, karena tak ada  pula  yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dapat  mereka  sumbangkan. Karena tangisan mereka itu mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diberi nama Al-Bakka&#39;un (orang-orang yang menangis). Pasukan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang sudah berkumpul mendampingi Muhammad ini - yang disebut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pasukan &#39;Usra karena  kesukaran  yang  dialami  sejak  mulai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dibangun  - sebanyak tigapuluh ribu Muslimin. Dalam menunggu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muhammad kembali dari mengurus beberapa masalah di  Medinah,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sementara dia tidak ada, di tengah-tengah pasukan yang sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berkumpul  itu  Abu  Bakrlah  yang  bertindak  sebagai  imam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sembahyang.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekarang,  setelah  masalah-masalah  dalam  kota  diserahkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kepada Muhammad b. Maslama; dan Ali b.  Abi  Talib  diserahi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;urusan  keluarga  dan  disuruhnya  ia tinggal dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah segala  sesuatunya  sudah  dianggap  beres,  ia  pun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kembali  ke  tempat  semula  memimpin  pasukan.  Ketika  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Abdullah b. Ubayy juga  sudah  siap  dengan  sebuah  pasukan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terdiri  dari  golongannya sendiri, akan berangkat disamping&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pasukan Muhammad. Akan tetapi  menurut  Nabi,  Abdullah  dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pasukannya  itu  supaya  tetap di Medinah saja karena selain&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kurang dapat dipercaya imannya juga ia tidak kuat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah mendapat perintah, pasukan itu pun  berangkat,  debu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan  pasir  halus  mengepul-ngepul  ke  udara diselingi oleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ringkik kuda.  Wanita-wanita  Medinah  pergi  naik  ke  atas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;loteng  hendak menyaksikan pasukan tentara yang dahsyat ini,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berangkat hendak menerobos  padang  sahara  menuju  ke  arah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Syam;  yang demi di jalan Allah, tidak mereka pedulikan lagi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;udara panas, rasa  dahaga  dan  lapar,  dengan  meninggalkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka   yang  mau  duduk-duduk  dan  tinggal  di  belakang,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang-orang yang lebih suka tinggal di tempat yang teduh dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bersenang-senang  daripada  suatu  ujian iman dan perkenanan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan. Pasukan tentara yang  telah  didahului  oleh  sepuluh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ribu pasukan berkuda serta kaum wanita yang begitu terpesona&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyaksikan segala kebesaran dan  kekuatan  itu,  suasananya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;telah  dapat  menggerakkan  hati beberapa orang yang tadinya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;surut dalam  menerima  ajakan  Rasul  dan  tidak  mau  ikut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian  juga Abu Khaithama, setelah melihat suasana itu ia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kembali   pulang.   Kedua   orang   isterinya    dijumpainya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;masing-masing sedang menyirami tempat ia berteduh dan sedang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mendinginkan air minum dan  menyediakan  makanan  buat  dia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah dilihatnya apa yang dilakukan wanita itu ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Rasulullah  dalam  terik  matahari,  angin dan udara panas,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sedang Abu Khaithama di  tempat  yang  teduh,  sejuk  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;makanan   dan   wanita   cantik   diam  di  rumah.  Sediakan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perbekalanku, aku akan menyusul.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah bekal  yang  diperlukan  disediakan,  ia  pun  pergi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyusul  pasukan tentara. Mungkin masih ada juga sekelompok&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang yang tinggal di belakang telah  pula  mengikuti  jejak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Abu  Khaithama,  setelah  mereka  menyadari  bahwa  tindakan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka  yang  hendak  mengelak  dan  takut-takut  itu  suatu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tindakan tercela dan hina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam  perjalanannya  tentara  itu  sudah sampai di Hijr. Di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tempat ini terdapat pula puing-puing bekas rumah-rumah  kaum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Thamud  yang  terukir  pada batu besar. Di tempat itu mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh  Rasulullah  diperintahkan  berhenti.  Orang-orang  pun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mulai  mengambil air dari sumur. Setelah selesai, kata Rasul&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kepada mereka:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Jangan ada yang minum air sumur ini,  juga  jangan  dipakai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berwudu  untuk  sembahyang.  Bila sudah ada adonan yang kamu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;buat dengan air itu berikanlah kepada ternak dan  samasekali&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;jangan  kamu  makan.  Juga  jangan ada yang keluar malam ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kalau tidak disertai seorang teman.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Soalnya tempat itu tiada pernah  dilalui  orang  dan  kadang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;timbul  angin badai berupa pasir yang dapat menimbun manusia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;atau binatang. Malam itu ada dua orang  yang  keluar  diluar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perintah  Rasul.  Salah seorang daripada mereka dibawa angin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan yang seorang  lagi  tertimbun  pasir.  Keesokan  harinya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang  melihat  pasir itu telah menimbuni sumur sehingga air&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak ada lagi. Orang jadi takut akan kehausan  lebih  ngeri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lagi karena perjalanan masih panjang. Akan tetapi, sementara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba datang awan membawa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hujan  dan  mereka  pun  kini mendapat air berlimpah-limpah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perasaan takut  hilang  dan  mereka  semua  bergembira.  Ada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka yang berkata satu sama lain, bahwa itu suatu mujizat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sedang yang lain mengatakan itu hanya awan lalu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah itu pasukan tentara  itu  meneruskan  perjalanan  ke&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tabuk.   Sebenarnya  tentang  pasukan  ini  dan  kekuatannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;beritanya sudah sampai kepada pihak Rumawi. Oleh karena  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ia  lebih  suka menarik mundur pasukannya yang tadinya sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ditujukan ke  perbatasan  dengan  maksud  hendak  melindungi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;daerah  Syam  dengan  benteng-bentengnya  itu. Setelah pihak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muslimin sampai  di  Tabuk  dan  Muhammad  mengetahui  pihak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rumawi menarik diri dan berada dalam ketakutan, dirasa sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak pada tempatnya akan mengejar mereka  terus  sampai  ke&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam negeri mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oleh  karena  itu  ia  tetap  tinggal  di  perbatasan,  akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menghadapi siapa saja yang akan menyerang  atau  melawannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia  berusaha menjaga perbatasan-perbatasan itu supaya jangan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ada pihak yang melandanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika itulah Yohanna bin Ru&#39;ba -  seorang  amir  (penguasa)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aila3 yang tinggal  di perbatasan   oleh Nabi telah dikirimi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;surat supaya ia tunduk atau  akan  diserbu.  Yohanna  datang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sendiri dengan memakai salib dari emas di dadanya. Ia datang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan membawa hadiah dan menyatakan  setia.  Ia  mengadakan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perdamaian  dengan  Muhammad  dan  bersedia  membayar  jizya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;seperti yang juga dilakukan oleh pihak Jarba&#39;4  dan  Adhruh5&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan  membayar jizya. Di samping itu Rasulullah telah pula&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;membuat surat-surat  perjanjian  perdamaian  dengan  mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berikut  ini  salah  satu  bunyi teks itu, yakni yang dibuat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan Yohanna:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Atas nama Allah, Pengasih dan Penyayang.  Surat  ini  ialah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perjanjian  keamanan  atas  nama  Tuhan  dari Muhammad, Nabi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Utusan Allah kepada Yohanna ibn Ru&#39;ba serta  penduduk  Aila,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;atas  kapal-kapal  dan  kendaraan-kendaraan dalam perjalanan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka di darat dan di laut,  mereka  berada  dalam  jaminan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allah  dan Muhammad, termasuk mereka penduduk Syam, penduduk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yaman dan penduduk pantai laut. Barangsiapa melakukan  suatu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pelanggaran  maka  selain  dirinya,  hartanya itu tidak akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dapat melindunginya dan Muhammad  dibenarkan  mengambil  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari  mereka.  Mereka  tidak  boleh dirintangi dari air yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dikehendaki atau jalan yang akan ditempuhnya, di darat  atau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;di laut.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebagai tanda persetujuan atas perjanjian ini Muhammad telah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pula memberikan hadiah kepada Yohanna berupa mantel  tenunan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yaman  disertai perhatian penuh kepadanya, setelah diperoleh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;persetujuan bahwa Aila  akan  membayar  jizya  sebesar  3000&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dinar tiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muhammad sebenarnya sudah tidak perlu lagi berperang setelah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pihak Rumawi  menarik  diri,  dan  telah  dibuat  perjanjian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan  daerah-daerah yang terletak di perbatasan dan karena&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sudah merasa aman setelah pula balatentara Bizantium kembali&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari  wilayah  itu,  kalau  tidak  karena  lalu timbul suatu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kekuatiran baru.  Pihak  Ukaidir  b.  &#39;Abd&#39;l-Malik  al-Kindi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang  Nasrani,  Penguasa  Duma6 itu akan memberontak dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mendapat bantuan balatentara Rumawi bilamana  mereka  datang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari  jurusan  itu. Itu sebabnya Nabi lalu menugaskan Khalid&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bin&#39;l-Walid dengan sebuah pasukan berkuda terdiri  dari  500&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang.  Dia  sendiri  berbalik  dengan pasukannya kembali ke&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Medinah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan cepat sekali Khalid terjun menyusur  ke  Duma  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak  setahu  penguasa  itu,  yang dalam malam terang bulan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan  disertai  saudaranya  yang  bernama  Hassan,  sedang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sama-sama   memburu   lembu   liar.  Khalid  tidak  mendapat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perlawanan  yang  berarti.  Hassan  terbunuh   dan   Ukaidir&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ditawan.  Ia  diancam  akan dibunuh kalau pintu gerbang Duma&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak dibuka. Oleh  karena  itu  pintu-pintu  kota  kemudian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dibuka  sebagai tebusan atas diri sang amir. Dari tempat ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Khalid kemudian dapat mengangkut sebanyak duaribu ekor unta,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;delapan ratus ekor kambing, empat ratus wasq (muatan) gandum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan empat ratus buah pakaian  besi.  Semua  itu  diangkutnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bersama-sama  dengan  Ukaidir  sampai dapat menyusul Nabi di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibukota.  Muhammad  menawarkan  Islam  kepada  Ukaidir  yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kemudian diterimanya dan ia pun menjadi pula sekutunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muhammad  kembali  dengan  memimpin  ribuan  anggota Pasukan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&#39;Usra ini dari perbatasan Syam  ke  Medinah,  bukanlah  soal&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang  ringan.  Mereka  itu  kebanyakan  tidak mengerti makna&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;persetujuan  yang  telah  diadakan  dengan  amir  Aila   dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;negeri-negeri  tetangganya,  Juga  mereka  tidak  menganggap&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begitu penting  persetujuan-persetujuan  yang  telah  dibuat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh  Muhammad  guna menjamin keamanan di perbatasan seluruh&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;jazirah   itu   serta   dibangunnya    benteng-benteng    di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tempat-tempat  itu  sebagai  perbatasan dengan pihak Rumawi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebaliknya yang dapat mereka lihat  hanyalah,  bahwa  mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menempuh  jalan yang sulit dan panjang ini, dengan mengalami&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;gangguan-gangguan, kemudian kembali tanpa membawa  rampasan,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tanpa  membawa  tawanan perang, bahkan berperang juga tidak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Segala yang dapat mereka lakukan hanyalah tinggal  di  Tabuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;selama hampir duapuluh hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi,  hanya untuk inikah mereka mengarungi padang sahara di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bawah  tekanan   panas   musim   yang   dahsyat,   sementara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;buah-buahan  di  Medinah  sudah mulai masak, dan orang sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pula dapat menikmatinya?  Ada  segolongan  orang  yang  lalu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengejek  apa  yang telah dilakukan Muhammad itu. Orang yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;memang  sudah  teguh   imannya,   menyampaikan   kabar   ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kepadanya.  Ia  mengambil tindakan terhadap orang-orang yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengejeknya itu, kadang dengan kekerasan, kadang dengan cara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lemah-lembut,    sementara    pasukan   tentara   meneruskan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perjalanan pulang ke Medinah sambil selalu Muhammad  menjaga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan mengatur barisan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tatkala  ia  sudah  sampai  di  kota, Khalid bin&#39;l-Walid pun&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyusul pula sampai. Ia datang bersama dengan Ukaidir  yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dibawanya  dari  Duma,  berikut  unta,  kambing,  gandum dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;baju-baju  besi.  Ketika  itu  Ukaidir  mengenakan   pakaian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lengkap  dari sutera berat dengan berumbaikan emas. Penduduk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Medinah sangat terpesona melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mereka yang tinggal di belakang  tidak  mengikutinya  merasa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;gelisah  sekali.  Mereka  yang  tadinya  mengejek kini mulai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sadar sendiri. Mereka datang sekarang sambil  membawa  dalih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;minta maaf. Tetapi kebanyakan mereka minta maaf itu disertai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kebohongan.  Sikap  mereka  ini   oleh   Muhammad   ditolak,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diserahkan kepada kebijaksanaan Tuhan. Tetapi ada tiga orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang sudah beriman kepada Allah dan kepada Rasul, mereka ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengakui  akan  tindakan  mereka  tinggal  di  belakang  dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengakui pula dosa mereka. Mereka itu ialah Ka&#39;b  b.  Malik,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Murara bin&#39;r-Rabi&#39; dan Hilal b. Umayya. Karena larangan yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pernah dikeluarkan oleh Muhammad, mereka bertiga itu  selama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;limapuluh  hari tidak diajak bicara oleh kaum Muslimin, juga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak seorang Muslim pun mengadakan hubungan  dagang  dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka. Tetapi Tuhan kemudian mengampuni mereka bertiga, dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;firman Tuhan ini turun:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang Muhajirin dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang-orang  Anshar  yang  telah  mengikuti  Nabi  pada masa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kesulitan (&#39;usra) setelah ada sebahagian mereka yang  hampir&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyimpang  hatinya.  Tetapi  kemudian Tuhan menerima taubat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka. Allah Maha Pengasih  dan  Penyayang  kepada  mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Juga  terhadap tiga orang yang tinggal di belakang, sehingga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bumi yang seluas ini terasa sempit oleh mereka, napas mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pun  terasa  sesak, dan mereka sudah mengerti, bahwa tak ada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tempat berlindung dari siksa Tuhan selain kepada Tuhan juga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian  Allah  menerima taubat mereka supaya mereka selalu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bertaubat. Dan Allah Maha Penerima segala  taubat  dan  Maha&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pengasih.&quot; (Qur&#39;an, 9:117-118)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sejak  itu  Muhammad  bersikap  tegas  terhadap  orang-orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Munafik,  suatu  sikap  yang  tidak   biasa   mereka   alami&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sebelumnya.  Soalnya ialah karena jumlah kaum Muslimin sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bertambah banyak. Tingkah-laku kaum Munafik terhadap  mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;akan  berbahaya  sekali  dan sangat dikuatirkan. Oleh karena&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu perlu diatasi. Muhammad  memang  sudah  yakin  sekali  -&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;setelah  janji Tuhan akan memberikan kemenangan kepada agama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan perintah Tuhan - bahwa  jumlah  mereka  akan  bertambah,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;akan  berlipat-ganda  banyaknya  dari  yang  sekarang.  Maka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ketika itulah  orang-orang  Munafik  akan  merupakan  bahaya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;besar.  Keadaan  sebelum  itu,  tatkala Islam masih terbatas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam kota  Medinah  dan  sekitarnya,  segala  yang  terjadi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terhadap   kaum  Muslimin  dia  sendiri  yang  mengawasinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi, sesudah agama meluas  tersebar  ke  seluruh  jazirah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Arab,   bahkan  sudah  hampir  meluas  keluar,  maka  setiap&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kelalaian terhadap orang-orang  Munafik  itu,  berarti  akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;merupakan  suatu  bencana yang sangat dikuatirkan akibatnya,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;akan merupakan bahaya yang cepat sekali akan  menjalar  jika&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak lekas-lekas pula kuman-kuman itu diberantas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada  beberapa  orang  membuat  sebuah  mesjid7  di  Dhu Awan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sejauh satu jam perjalanan dari  Medinah.  Ke  dalam  mesjid&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;inilah  kelompok  orang-orang  Munafik  itu  selalu  datang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mereka berusaha  hendak  mengubah  ajaran  Tuhan  dari  yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sebenarnya.  Dengan  itu  mereka  hendak  memecah-belah kaum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muslimin dengan menimbulkan bencana dan kekufuran.  Kelompok&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini  meminta  kepada Nabi supaya membuka mesjid dan sekalian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sembahyang di tempat itu. Permintaan mereka diajukan sebelum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;peristiwa Tabuk. Oleh Nabi mereka diminta menunggu sampai ia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kembali. Tetapi setelah  kembali  dan  mengetahui  persoalan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mesjid  itu serta untuk apa pula tujuan sebenarnya dibangun,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh Nabi diperintahkan supaya mesjid  itu  dibakar.  Dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;demikian   hal   itu  telah  menjadi  contoh,  yang  membuat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang-orang Munafik itu jadi  ketakutan.  Mereka  surut  dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyisihkan  diri. Yang akan melindungi mereka pun sudah tak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ada lagi selain Abdullah b. Ubayy, ketua dan pemimpin mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/tabuk-dan-kematian-ibrahim-33.html#more&quot;&gt;(bersambung 3/3)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;----------------------------  S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-style: italic; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8048868/TABUKDANKEMATIANIBRAHIM2.pdf.html&quot;&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/3981255659766973401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/tabuk-dan-kematian-ibrahim-23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/3981255659766973401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/3981255659766973401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/tabuk-dan-kematian-ibrahim-23.html' title='TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM   (2/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-6044175215808810538</id><published>2009-12-30T02:05:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T03:05:08.829-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nabi Ibrahim"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="zakat"/><title type='text'>TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM    (1/3)</title><content type='html'>&lt;div&gt;Ketentuan Zakat dan Kharaj - Berita Rumawi  bersiap  siap  -&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seruan  Muhammad  menghadapi  Rumawi  -  Muslimin  menyambut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;seruan  Rasul  -  Mereka  yang  tinggal  di   belakang   dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang-orang  Munafik  -  Muhammad  bersikap  tegas - Tentara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rumawi - Jalan ke Syam yang panas membakar - Rumawi  menarik&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diri  ketakutan  -  Perjanjian  dengan Yohanna dan para amir&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perbatasan - Kembali ke Medinah - Ibrahim sakit  -  Muhammad&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;meratapi kematian Ibrahim.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;PERISTIWA rumah-tangga serta ketegangan dan kegelisahan yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;timbul antara  Nabi  dengan  isteri-isterinya  tidak  sampai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengubah   segala  sesuatu  mengenai  masalah-masalah  umum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah Mekah dibebaskan  dan  penduduk  kota  itu  menerima&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Islam,  sekarang masalah-masalah umum itu sudah terasa makin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;penting  sekali.  Seluruh  masyarakat   Arab   sudah   mulai&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;merasakan  betapa  pentingnya  hal itu. Rumah Suci itu sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;merupakan  tempat  suci  buat  orang  Arab,  tempat   mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berziarah  sejak  berabad-abad  lamanya.  Rumah Suci ini dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;segala sesuatunya yang berhubungan dengan itu  -  penjagaan,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;penyediaan  makanan  dan  air serta hal-hal yang berhubungan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan masalah haji dari pelbagai macam upacara  -  sekarang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berada  di  tangan Muhammad dan di bawah undang-undang agama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;baru ini. Sudah  tentu  sekali  dengan  dibebaskannya  Mekah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;masalah-masalah   umum   di   kalangan  Muslimin  akan  jadi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bertambah,  dan  kaum  Muslimin  pun  akan  bertambah   pula&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;merasakan  akan  adanya  pengaruh  mereka  di segala pelosok&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;jazirah. Dengan bertambahnya masalah-masalah umum ini dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sendirinya   akan   bertambah  pula  pengeluaran-pengeluaran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;masyarakat umum itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oleh karena  itu  kaum  Muslimin  harus  mengeluarkan  zakat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&#39;usyr1  dan  orang-orang  Arab  yang  masih  bertahan dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;jahiliahnya diharuskan pula membayar kharaj  (pajak  tanah).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hal  ini  menimbulkan kegelisahan di kalangan mereka; kadang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka  menggerutu,  bahkan   lebih   dari   hanya   sekadar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menggerutu.  Akan  tetapi,  peraturan  baru yang berhubungan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan agama baru ini, soal pemungutan &#39;usyr dan  kharaj  di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;seluruh  jazirah  belum merupakan suatu jalan ke luar. Untuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;maksud itu Muhammad kemudian mengutus  sahabat-sahabatnya  -&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tak  lama  setelah  ia  kembali  dari Mekah - untuk memungut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&#39;usyr dari penghasilan  para  kabilah  yang  sudah  beragama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Islam  tanpa  mengusik-usik  modal  pokok.  Mereka semua itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berangkat menuju tujuannya masing-masing, dan  para  kabilah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu pun menyambut mereka dengan ramah sekali dan zakat &#39;usyr&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu pun dibayarnya dengan segala senang hati. Tak ada  pihak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang  mau  mengelak  dari itu selain daripada anak-suku dari&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Banu Tamim dan Banu&#39;l-Mushtaliq. Sementara zakat  &#39;usyr  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dikenakan  kepada  kabilah-kabilah  dekat kabilah Banu Tamim&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang mereka laksanakan berupa ternak  dan  harta,  tiba-tiba&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Banu&#39;l-&#39;Anbar  [anak  suku  Banu  Tamim], sebelum mereka itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dimintai zakat, mereka sudah siap membawa tombak dan  pedang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengusir petugas itu dari daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah  berita  ini  disampaikan kepada Muhammad, ia segera&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menugaskan  &#39;Uyaina  b.  Hishn  memimpin  lima  puluh  orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;anggota  pasukan berkuda. Mereka diserbu dengan tiada setahu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka dan mereka pun lari tunggang-langgang.    Lebih  dari&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;limapuluh orang terdiri dari laki-laki, wanita dan anak-anak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menjadi tawanan, dan mereka ini dibawa  pulang  ke  Medinah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tawanan  itu  oleh Nabi dipenjarakan. Di kalangan Banu Tamim&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini sudah  ada  sejumlah  kaum  Muslimin  yang  pernah  ikut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berperang  di  samping  Nabi  dalam membebaskan Mekah dan di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hunain. Yang sebagian lagi masih tetap dalam jahiliah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah mengetahui apa  yang  terjadi  terhadap  kawan-kawan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka  dari Banu&#39;l-&#39;Anbar itu, mereka mengirimkan utusan ke&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Medinah, terdiri dari  pemuka-pemuka  mereka  sendiri.  Bila&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka sudah sampai di mesjid, mereka memanggil-manggil Nabi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari luar kamar:  Muhammad,  keluarlah  ke  mari.  Panggilan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka  ini sangat mengganggu Nabi. Sebenarnya ia tidak akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;keluar menemui mereka, kalau tidak  karena  terdengar  suara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;azan  sembahyang  lohor.  Begitu mereka melihat Nabi, segera&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka melaporkan apa yang telah dilakukan &#39;Uyaina  terhadap&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;golongan mereka itu. Juga mereka melaporkan tentang beberapa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang  yang  sudah  masuk  Islam  dan  pernah  berjuang   di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sampingnya,  selanjutnya  dikatakan  betapa kedudukan mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu di tengah-tengah masyarakat Arab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Kami kemari hendak berlumba,&quot; kata  mereka  lagi.  &quot;Berilah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ijin kepada penyair dan orator kami.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian  juru  pidato  mereka,  &#39;Utarid b. Hajib berpidato.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah selesai, Rasulullah memanggil Thabit b.  Qais  untuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;membalasnya.  Seterusnya penyair mereka, Az-Zabriqan b. Badr&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;membacakan sajak-sajak yang kemudian dibalas oleh Hassan  b.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Thabit.  Setelah  selesai  perlombaan  itu,  &#39;Afra&#39; b. Habis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berkata: Orang ini  memang  tepat  sekali.  Oratornya  lebih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ulung  dari  orator  kita, penyairnya juga lebih pandai dari&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;penyair kita dan suara mereka lebih nyaring dari suara kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan  rombongan  itu  pun menerima Islam. Tawanan-tawanan itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh Nabi dibebaskan dan dikembalikan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada pun Banu Mushtaliq, begitu mereka melihat pemungut zakat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan  pajak,  mereka lari ketakutan. Kemudian mereka mengutus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang kepada Nabi melaporkan, bahwa adanya  kekuatiran  yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak  pada  tempatnya  itu  telah  menimbulkan adanya salah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;paham.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pengaruh  Muhammad  kini  sudah  mulai  terasa   sampai   ke&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pelosok-pelosok  jazirah.  Setiap  ada golongan atau kabilah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang mencoba-coba hendak melawan pengaruh  itu,  Nabi  sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;siap  pula  mengirimkan  kekuatan  ke  sana dan mengharuskan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka tunduk membayar kharaj dengan tetap dalam kepercayaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka, atau sebagai orang Islam dengan membayar zakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sementara  perhatiannya  sedang diarahkan ke seluruh jazirah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Arab  supaya  jangan  lagi  ada  pihak   yang   akan   dapat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menggoyahkan,   dan   keamanan   di   seluruh   wilayah  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;benar-benar aman sampai ke  pelosok-pelosok,  tiba-tiba  ada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berita  sampai kepadanya dari pihak Rumawi, bahwa negara itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sedang  menyiapkan  sebuah  pasukan  tentara   yang   hendak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyerang  perbatasan tanah Arab sebelah utara, dengan suatu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;serangan yang akan membuat orang lupa akan penarikan  mundur&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang  secara  cerdik dilakukan pihak Arab di Mu&#39;ta dulu itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Juga akan membuat orang lupa  akan  pengaruh  Muslimin  yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;deras   maju  ke  segenap  penjuru  yang  hendak  membendung&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kekuasaan Rumawi di  Syam  dan  kekuasaan  Persia  di  Hira.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berita   itu  tiba  sudah  begitu  konkrit.  Ia  tidak  lagi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ragu-ragu  dalam  mengambil  kesempatan   ini.   Ia   hendak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menghadapi  sendiri  kekuatan  itu dan akan menghancurkannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sekali dengan  mengikis  habis  setiap  harapan  dalam  hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pemimpin-pemimpin mereka yang bermaksud hendak menyerang dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengganggu kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika itu musim panas belum berakhir. Suhu panas musim pada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;awal  musim rontok yang sampai pada titik yang sangat tinggi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu merupakan musim maut yang  sangat  mencekam  di  wilayah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;padang  pasir. Di samping itu memang perjalanan dari Medinah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ke Syam, selain perjalanan yang panjang  juga  sangat  sukar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sekali   ditempuh.  Perlu  ada  keuletan,  persediaan  bahan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;makanan dan air. Jadi, tidak ada jalan lain  Muhammad  harus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;memberitahukan  niatnya  hendak  berangkat menghadapi Rumawi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu kepada umum; supaya mereka juga bersiap-siap. Tidak  ada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;jalan  lain  juga  harus  menyimpang  pula dari kebiasaannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam ekspedisi-ekspedisinya yang  sudah-sudah,  yang  dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;memimpin   pasukannya  sering  ia  menuju  ke  jurusan  lain&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;daripada yang sebenarnya  dituju,  untuk  menyesatkan  pihak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;musuh supaya berita perjalanannya itu tidak diketahui.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian    Muhammad   menyerukan   kepada   semua   kabilah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bersiap-siap   dengan   pasukan   yang   sebesar    mungkin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang-orang  kaya  dari  kalangan  Muslimin  juga dimintanya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;supaya ikut serta dalam menyiapkan pasukan itu dengan  harta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang   ada   pada  mereka  serta  mengerahkan  orang  supaya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sama-sama menggabungkan diri ke dalam  pasukan  itu.  Dengan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;demikian,  itu  akan  berarti  sekali sehingga dapat membawa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;rasa cemas kedalam jiwa pihak Rumawi,  yang  sudah  terkenal&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh banyaknya jumlah orang dan besarnya perlengkapan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagaimana  gerangan kaum Muslimin menyambut seruan ini, yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berarti harus meninggalkan  isteri,  anak  dan  harta-benda,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam  panas  musim  yang  begitu  dahsyat, dalam mengarungi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lautan tandus padang sahara, kering, air pun  tak  seberapa,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kemudian  harus pula menghadapi musuh yang sudah mengalahkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Persia, dan belum dapat dikalahkan oleh kaum Muslimin?  Akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tetapi  iman  mereka,  kecintaan  mereka kepada Rasul, serta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kemesraan kepada agama, mereka pun terjun  menyambut  seruan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu,  berangkat  dalam  satu  arak-arakan yang rasanya dapat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menyempitkan ruang padang  sahara  itu,  sambil  mengerahkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;semua harta dan ternak mereka, siap dengan senjata ditangan,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan  debu  yang  sudah  mengepul,  yang   begitu   sampai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;beritanya  kepada musuh, mereka akan lari tunggang-langgang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ataukah barangkali perjalanan  yang  begitu  sulit  itu,  di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bawah  lecutan  udara panas, dibawah ancaman lapar dan haus,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka akan jadi enggan dan kembali surut?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dua perasaan itu di kalangan Muslimin ada  pada  waktu  itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada  yang  menyambut  agama  ini dengan hati yang bersemarak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;cahaya dan  bimbingan  Tuhan,  hati  yang  sudah  berkilauan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;cahaya iman, dan ia sudah tidak mengenal yang lain. Ada yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;masuk agama dengan suatu harapan, dan  dengan  rasa  gentar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mereka    mengharapkan   harta   rampasan   perang,   karena&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kabilah-kabilah  itu  sudah  tak  berdaya  menahan   serbuan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muslimin,  lalu mereka menyerah dan bersedia membayar jizya2&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan taat dan patuh. Yang merasa  gentar  karena  kekuatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini  dapat  menghantam kekuatan lain yang merintanginya, dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ditakuti kekuasaannya oleh setiap  raja.  Golongan  pertama,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan segera mereka itu berbondong-bondong menyambut seruan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah. Ada orang miskin  dari  mereka  itu,  tidak  ada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;binatang beban yang akan ditungganginya, ada pula orang yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kaya  raya,  menyerahkan   semua   harta   kepadanya   untuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diserahkan  kepada  perjuangan  di  jalan Allah, dengan hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ikhlas, dengan harapan akan gugur  pula  sebagai  syahid  di&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sisi  Tuhan.  Sedang yang lain masih berat-berat langkah dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mulai mereka itu mencari-cari alasan, sambil  berbisik-bisik&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sesama  mereka  dan  mencemooh ajakan Muhammad kepada mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;untuk menghadapi suatu peperangan  yang  jauh,  dalam  udara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang begitu panas membakar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah  mereka  orang-orang  munafik,  yang  karenanya Surah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;At-Taubah turun, yang berisi ajakan perjuangan  yang  paling&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;besar  dan  tegas-tegas  menyampaikan  ancaman  Tuhan kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka yang membelakangi ajakan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada sekelompok orang-orang munafik yang  berkata  satu  sama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lain: Jangan kalian berangkat perang dalam udara panas. Maka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;firman Tuhan ini turun:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;É dan mereka berkata: &quot;Jangan kamu berangkat  perang  dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;udara  panas  begini.&#39;  Tapi  katakanlah:  &#39;Api neraka lebih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;panas lagi, kalau  kamu  mengerti!  Biarlah  mereka  tertawa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sedikit dan menangis lebih banyak sebagai balasan atas hasil&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perbuatan mereka.&quot; (Qur&#39;an, 9: 81-82)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata Muhamnmad kepada Jadd b.  Qais  -  salah  seorang  Banu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salima:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Hai    Jadd,   engkau   bersedia   tahun   ini   menghadapi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Banu&#39;l Ashfar?&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Rasulullah,&quot; kata  Jadd.    &quot;Ijinkanlah  saya  untuk  tidak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dibawa  ke  dalam  ujian  serupa  ini. Masyarakat saya sudah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;cukup mengenal,  bahwa  tak  ada  orang  yang  lebih  berahi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terhadap  wanita  seperti saya ini. Kuatir saya, bahwa kalau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;saya melihat wanita-wanita Banu&#39;l-Ashfar, saya takkan  dapat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menahan diri.&quot; [Banu&#39;lAshfar ialah bangsa Rumawi].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oleh  Rasulullah  ia  ditinggalkan.  Dalam hubungan ini ayat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berikut ini turun:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Ada pula di antara mereka yang  berkata:  &#39;Ijinkanlah  saya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(tidak  ikut  serta)  dan jangan kaubawa saya ke dalam ujian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini.&#39; Ya, ketahuilah, mereka kini sudah  terjatuh  ke  dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ujian  itu,  dan  bahwa  neraka  itu melingkungi orang-orang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kafir.&quot; (Qur&#39;an, 9:49)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang-orang yang memang sudah membawa bibit-bibit  kebencian&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam  hatinya  kepada Muhammad, mereka mengambil kesempatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam peristiwa ini supaya orang-orang  munafik  itu  tambah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;munafik dan menghasut orang supaya tinggal di belakang medan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perang. Muhammad melihat bahwa mereka itu tak  dapat  diberi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hati,  kuatir  nanti  akan  merajalela.  Ia berpendapat akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengambil tindakan terhadap mereka dengan  tangan  besi.  Ia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengetahui,  bahwa  banyak  orang  berkumpul di rumah Sulaim&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang Yahudi itu. Mereka  mau  mengalang-alangi  orang,  mau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menanamkan  rasa  enggan  dalam hati orang dan supaya mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tinggal saja di garis  belakang.  Didampingi  oleh  beberapa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang sahabat ia mengutus Talha b. &#39;Ubaidillah kepada mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan rumah Sulaim itu  dibakar.  Salah  seorang  dari  mereka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;patah kakinya ketika ia melarikan diri dari dalam rumah itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang  lain-lain  langsung  menerobos  api  itu   dan   dapat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;meloloskan diri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi  mereka sudah tidak lagi mengulangi perbuatan semacam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu. Bahkan itu menjadi contoh buat yang lain.  Sesudah  itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tak ada lagi orang berani melakukan perbuatan demikian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tindakan  tegas  terhadap  orang-orang  munafik itu ada juga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bekasnya. Dalam mempersiapkan pasukan itu  orang-orang  kaya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan  orang-orang  berada  telah  pula  datang  menyumbangkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hartanya dalam jumlah yang cukup besar. Usman b. &#39;Affan saja&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sendiri  menyumbang seribu dinar, dan banyak lagi yang lain,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;masing-masing menurut kemampuannya. Setiap orang yang  mampu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tampil   dengan   perlengkapan   dan   biaya  sendiri  pula.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang-orang yang tidak punya juga banyak yang  datang  ingin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dibawa  serta oleh Nabi. Mereka yang mampu oleh Nabi dibawa,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sedang kepada yang lain ia  berkata:  &quot;Dalam  hal  ini  saya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tidak mendapat kendaraan yang akan dapat membawa kamu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href=&quot;http://endahwahid.blogspot.com/2010/01/tabuk-dan-kematian-ibrahim-23.html#more&quot;&gt;(bersambung 2/3)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;----------------------------  S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D------------------------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh MUHAMMAD HUSAIN HAEKAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penerbit PUSTAKA JAYA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jln. Kramat II, No. 31 A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cetakan Kelima, 1980&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seri PUSTAKA ISLAM No.1&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/8048869/TABUKDANKEMATIANIBRAHIM1.pdf.html&quot;&gt;Download Artikel ini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/6044175215808810538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2009/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/6044175215808810538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/6044175215808810538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2009/12/tabuk-dan-kematian-ibrahim-13.html' title='TABUK DAN KEMATIAN IBRAHIM    (1/3)'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1010359884087707874.post-118251385363426724</id><published>2009-12-21T01:43:00.000-08:00</published><updated>2010-01-06T00:44:17.748-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="nabi isa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="orang bimbang"/><title type='text'>ISA DAN ORANG-ORANG BIMBANG</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Diceritakan  oleh  Sang  Guru  Jalaludin   Rumi   dan   yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;lain-lain, pada suatu hari Isa, putra Mariam, berjalan-jalan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;di padang pasir dekat Baitulmukadis bersama-sama  sekelompok&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;orang yang masih suka mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mereka  meminta dengan sangat agar Isa memberitahukan kepada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka  Kata  Rahasia  yang  telah   dipergunakannya   untuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menghidupkan  orang  mati. Isa berkata, &quot;Kalau kukatakan itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;padamu, kau pasti menyalahgunakannya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mereka  berkata,  &quot;Kami  sudah   siap   dan   sesuai   untuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pengetahuan   semacam  itu;  tambahan  lagi,  hal  itu  akan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menambah keyakinan kami.&quot;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&quot;Kalian tak memahami apa yang kalian minta,&quot; katanya -tetapi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diberitahukannya juga Kata Rahasia itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Segera  setelah  itu, orang-orang tersebut berjalan di suatu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tempat yang terlantar dan  mereka  melihat  seonggok  tulang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang sudah memutih. &quot;Mari kita uji keampuhan Kata itu,&quot; kata&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mereka, Dan diucapkanlah Kata itu.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Begitu   Kata   diucapkan,   tulang-tulang   itupun   segera&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terbungkus  daging dan menjelma menjadi seekor binatang liar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang kelaparan, yang kemudian  merobek-robek  mereka  sampai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menjadi serpih-serpih daging.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mereka  yang  dianugerahi  nalar  akan mengerti. Mereka yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;nalarnya terbatas bisa belajar melalui kisah ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Isa dalam kisah ini adalah Yesus,  putra  Maria.  Kisah  ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengandung  gagasan  yang  sama dengan yang ada dalam Magang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sihir, dan juga muncul dalam karya Rumi, di  samping  selalu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;muncul  dalam  dongeng-dongeng  lisan  para  darwis  tentang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yesus. Jumlah dongeng semacam itu banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang  sering   disebut-sebut   sebagai   tokoh   yang   suka&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;mengulang-ngulang  kisah  ini adalah salah seorang di antara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang berhak menyandang sebutan Sufi, Jabir  putra  al-Hayan,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang  dalam  bahasa  Latin  di sebut Geber, yang juga penemu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;alkimia Kristen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia meninggal sekitar 790. Aslinya ia  orang  Sabia,  menurut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;para  pengarang  Barat,  ia  membuat penemuan-penemuan kimia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;penting.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;K I S A H - K I S A H   S U F I&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kumpulan kisah nasehat para guru sufi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;selama seribu tahun yang lampau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;oleh Idries Shah (terjemahan: Sapardi Djoko Damono)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penerbit: Pustaka Firdaus, 1984&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://endahwahid.blogspot.com/feeds/118251385363426724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2009/12/isa-dan-orang-orang-bimbang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/118251385363426724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1010359884087707874/posts/default/118251385363426724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://endahwahid.blogspot.com/2009/12/isa-dan-orang-orang-bimbang.html' title='ISA DAN ORANG-ORANG BIMBANG'/><author><name>Endah Wahid Yatiningsih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13580362815299528079</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//2.bp.blogspot.com/_e63DwCtujUo/Sym5YROJUfI/AAAAAAAAAAM/JLKuXizw1Jk/S220-s151/Dhila2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>