<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936</id><updated>2015-09-30T20:59:17.208-07:00</updated><category term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><category term="Curriculum Vitae Indonesia"/><category term="Curriculum Vitae English"/><category term="Surat Lamaran English"/><category term="Tips Surat Lamaran Dan CV"/><category term="Tips Wawancara Kerja"/><category term="Surat Lamaran Indonesia"/><category term="Surat Lamaran CPNS"/><category term="Test Psikotest"/><title type='text'>Contoh Curriculum Vitae | Surat Lamaran Kerja | Tips Wawancara | Resume | Psikotes</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1189070296098123331</id><published>2011-08-06T07:13:00.001-07:00</published><updated>2011-09-07T05:36:58.001-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Fresh Graduate. Potensi yang Tergali, Bukan Terbentuk</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Hampir semua orang, termasuk Anda pernah mengalami masa di mana Anda kesulitan dalam &lt;a href=&quot;http://www.lokerkimia.blogspot.com/&quot;&gt;mencari &lt;b&gt;pekerjaan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, terutama ketika Anda baru saja menyelesaikan masa pendidikan dan Anda menyandang gelar sebagai seorang fresh graduate.  Pada masa ini, Anda mengalami begitu banyak dilematik dalam mencari  pekerjaan. Yang paling sering menjadi permasalahan bagi seorang &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt; adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikannya. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Umumnya, ketika seorang &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt; membuka iklan &lt;a href=&quot;http://lokerkimia.blogspot.com/&quot;&gt;lowongan kerja&lt;/a&gt; &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt;  yang ada di media massa ataupun online, ia hanya akan memilih lowongan  pekerjaan yang diminati atau sesuai dengan ilmu yang ia pelajari saat  masa pendidikannya berlangsung. Fenomena seperti ini sudah menjadi  sebuah tradisi baku yang turun temurun, dan jika Anda melihat realitanya  dalam dunia kerja, tidak mungkin semua perusahaan dapat mempekerjakan  para &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt; yang terus bertambah tiap tahunnya. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Di tengah keadaan dunia kerja yang penuh persaingan seperti ini, sebagai seorang &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt;, Anda harus mampu merubah paradigma dan pola pikir yang baku tanpa harus melunturkan idealisme. Untuk itu, sebagai seorang &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt;,  Anda perlu menyiasati keadaan ini, sebab jika tidak, Anda akan semakin  sulit mendapatkan pekerjaan. Mulailah dari hal–hal yang kecil, seperti :&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Kenali betul–betul potensi, minat dan bakat Anda. Perlu Anda ingat, tidak semua manajer HRD (&lt;i&gt;Human Resources Development&lt;/i&gt;) itu memiliki gelar sarjana psikologi.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Coba gali lebih dalam mengenai pemahaman Anda terhadap bidang atau ilmu  yang Anda pelajari selama ini. Lakukan observasi, sejauh mana Anda  menguasai ilmu yang telah Anda pelajari semasa pendidikan dulu. Apakah  Anda mampu menerapkannya secara optimal dalam kehidupan Anda  sehari–hari?&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Pelajari betul–betul, adakah hubungan atau korelasi yang positif antara  ilmu yang Anda pelajari dengan minat dan bakat Anda. Lihat pada  realitanya, cukup banyak orang memiliki kemampuan eksak yang tinggi  namun lebih memilih mendalami dan bekerja di bidang seni.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Buka wawasan dan gali kreatifitas Anda. Cobalah untuk terbuka terhadap  hal–hal baru di luar bidang yang Anda geluti. Ingat, seorang manajer  keuangan yang hebat bukan hanya sekedar mampu menghitung pembukuan dan  neraca saja, namun juga harus mampu menghitung perkiraan dan memprediksi  kerugian serta keuntungan perusahaan tempat ia bekerja di masa  mendatang.  &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Sangat perlu bagi Anda, para &lt;i&gt;fresh graduate&lt;/i&gt;  untuk terbuka dan berani mencoba hal baru yang memiliki nilai positif,  karena dengan begitu Anda akan mampu menghadapi persaingan serta dapat  mengatasi masalah dalam setiap pekerjaan Anda. Dan jangan pernah  terjebak oleh banyaknya persepsi baku dan kolot yang berkembang di  masyarakat pada umumnya yang hanya akan membentuk tapi tidak menggali  kemampuan Anda.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Sumber : &lt;a href=&quot;http://id.jobsdb.com/&quot;&gt;Job DB&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1189070296098123331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1189070296098123331' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1189070296098123331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1189070296098123331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/08/fresh-graduate-potensi-yang-tergali.html' title='Fresh Graduate. Potensi yang Tergali, Bukan Terbentuk'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1692855381764703482</id><published>2011-08-06T06:59:00.000-07:00</published><updated>2011-09-07T05:36:33.175-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Saat Ide Anda Dicuri Rekan Kerja</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Dalam sebuah &lt;i&gt;meeting&lt;/i&gt; divisi, Anda mendengarkan sang boss yang sedang berusaha untuk membakar semangat karyawannya agar memberikan ide cemerlang dalam sesi &lt;i&gt;brain storming&lt;/i&gt;. Tiba-tiba salah seorang rekan kerja  Anda mengangkat tangannya ingin  mengutarakan sesuatu.  Namun, rasanya  ‘kok ide yang dilontarkan tidak asing untuk Anda.  Astaga, itu ide yang  pernah Anda ceritakan kepadanya! Lebih parahnya lagi, si boss suka  dengan ide itu dan memujinya. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Berapa banyak dari Anda yang mengalami hal yang sama?  Terkadang keinginan untuk jadi anak emas si boss atau ketidakmampuan  untuk berpikir kreatif alias malas membuat rekan kerja ‘tega’ mencuri  ide yang aslinya adalah milik Anda.  Memang menyebalkan, namun hal ini  bukan hal yang asing.  Persaingan dunia kerja seringkali tidak membedakan teman dan lawan. Apapun dilakukan untuk mempertahankan posisi  bahkan mendapatkan promosi.  Namun bukan berarti Anda harus diam dan  pasrah menghadapi hal tersebut. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan  untuk menghadapi atau menghindari hal tersebut.&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Keep your idea&lt;/i&gt; dan lontarkan ke publik di saat yang tepat.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mungkin akan menyusahkan karena sudah jadi naluri manusia  untuk berbagi cerita kepada orang yang dianggap dekat.  Utarakan ide  pada saat &lt;i&gt;meeting&lt;/i&gt; atau pertemuan yang diikuti oleh lebih dari dua  orang.  Tuliskan ide dengan detail agar Anda tetap ingat pada saat  mengutarakannya kepada atasan atau memiliki ide baru. Jika Anda tidak  tahan untuk curhat, hati-hati memilih pendengar.  Jika Anda dekat dengan  atasan Anda, tidak ada salahnya membicarakan ide tersebut kepadanya.   Atasan yang bijak tentunya akan menghargai pencetus ide yaitu Anda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ubah cara pandang Anda.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anggaplah yang dilakukan oleh rekan kerja sebagai pekerjaan Public Relations  yang mempublikasikan ide Anda. Daripada marah, ucapkan selamat dan  terima kasih karena sudah mengkomunikasikan ide Anda.   Kemudian  sampaikan kepada atasan bahwa Anda memiliki rekan kerja yang perhatian karena berhasil ‘memunculkan’ ide Anda ke depan publik.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Berpikir lebih jauh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya berkutat di  ide yang masih berbentuk pemikiran.  Maju selangkah dengan  merealisasikannya.  Jadikan ide Anda sebagai proyek tim yang membutuhkan  dukungan semua anggota tim.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jangan terlalu cepat mengambil tindakan yang mungkin akan Anda sesali.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tahan keinginan untuk marah atau melaporkan ke atasan. Percayalah Anda akan dianggap sebagai &lt;i&gt;whinger&lt;/i&gt;, alias tukang ngeluh.  Atau lebih parah lagi, Anda dianggap sebagai karyawan tukang ‘ngadu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Lihat pola ‘pencurian’.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jika pelaku  melakukannya untuk ide yang tidak terlalu signifikan, Anda bisa memilih  untuk melupakannya.  Namun jika orang tersebut sering mendapatkan pujian  atau bahkan &lt;i&gt;reward&lt;/i&gt; karena ide cemerlang orang lain, termasuk Anda maka inilah saatnya untuk bertindak lebih asertif. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Beri contoh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya jika Anda pernah  mengkomunikasikan ide rekan kerja Anda ke publik.  Jangan lupa untuk  memberikan kredit pada temen Anda saat ide tersebut mendapat pujian.  Tindakan tersebut sangat dihargai rekan dan memberikan ‘ancaman’ mental  pada rekan lain jika mereka ingin mencuri ide Anda.&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Sumber : &lt;a href=&quot;http://id.jobsdb.com/&quot;&gt;JobDb.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1692855381764703482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1692855381764703482' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1692855381764703482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1692855381764703482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/08/saat-ide-anda-dicuri-rekan-kerja.html' title='Saat Ide Anda Dicuri Rekan Kerja'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-8938031621649728435</id><published>2011-07-04T10:40:00.001-07:00</published><updated>2011-08-14T03:25:21.252-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Rahasia Yang Perlu Anda Jaga Dari Teman Kantor</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Bersosialisasi memang wajib dilakukan dalam pekerjaan  Anda.  Menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja tidak hanya  membuat pekerjaan Anda jadi lebih lancar, tetapi juga membuat Anda lebih  nyaman bekerja. Lingkungan yang bersahabat adalah salah satu faktor  yang bisa membuat seorang karyawan bersemangat untuk menyelesaikan  tanggung jawabnya. &lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Hubungan yang baik dengan rekan kerja terkadang  bisa berkembang lebih jauh menjadi teman akrab. Anda menghabiskan waktu  sesudah jam kerja dengan dia, ‘ngobrol’ panjang lebar tentang persoalan  pribadi maupun tentang pekerjaan. Namun seakrab-akrabnya Anda dengan  rekan kerja, ada batasan tentang hal yang bisa Anda ‘obrolkan’ dengan  mereka. Diantaranya adalah sebagai berikut : &lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt; Usaha Anda untuk mencari pekerjaan baru.&lt;/b&gt; Mungkin Anda &lt;i&gt;excited&lt;/i&gt;  saat  menemukan satu kesempatan kerja yang sesuai atau dipanggil untuk  menjalani tes dan wawancara. Anda ingin segera berbagi cerita dengan  orang terdekat Anda, termasuk teman yang juga rekan kantor.  Namun,  betapapun besarnya keinginan tersebut, lebih baik Anda tahan ‘nafsu’  bercerita.  Bukan tidak mungkin berita ini akan beredar dikalangan  manajemen dan mereka mulai meragukan loyalitas Anda pada perusahaan.  Padahal Anda sudah bertekad untuk tetap melaksanakan tanggung jawab Anda  sampai menemukan pekerjaan baru.  Jika ternyata nanti Anda memutuskan  untuk tetap berada di perusahaan sekarang, issue seperti ini akan  mempengaruhi kemungkinan promosi yang akan Anda terima. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Gaji dan besarnya tunjangan yang Anda terima.&lt;/b&gt;  Gaji  adalah masalah sensitif yang sebaiknya tidak dibicarakan dengan  karyawan lain.  Bahkan ada perusahaan yang mewanti-wanti agar setiap hal  yang berkaitan dengan besarnya gaji, tunjangan atau bonus tidak  dibicarakan dengan karyawan lainnya.  Tujuannya agar tidak timbul  suasana yang tidak mengenakkan dan tidak kondusif untuk bekerja karena  saling iri dengan gaji rekan kerja. HRD memiliki penilaian tersendiri  dalam menentukan besarnya gaji. Hal ini yang terkadang tidak diketahui  semua karyawan sehingga mereka merasa bisa menilai gaji yang sebaiknya  diterima oleh mereka dan karyawan lain.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Unek-unek tentang rekan kerja lain atau tentang bos Anda.&lt;/b&gt;&lt;i&gt;  Not all day is sunny day at work. &lt;/i&gt;Terkadang  Anda harus mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari atasan  Anda, deadline yang dimajukan tiba-tiba atau pekerjaan yang harus  direvisi secara total gara-gara seorang anggota tim Anda yang  pekerjaannya tidak kompeten.  Rasanya Anda ingin ‘meledak’ saat itu juga  dan mengungkapkan kekesalan dan kemarahan Anda terhadap bos atau rekan  kerja kepada teman kantor.  Tapi hati-hati dengan tindakan ini.  Membicarakan rekan atau bos di belakang mereka akan berdampak kurang  baik bagi Anda sendiri. Seungguhnya Anda sedang menciptakan image diri  sebagai karyawan yang tidak professional dan tidak menghormati atasan,  suka mencari masalah atau &lt;i&gt; trouble maker&lt;/i&gt;. Bukan tidak mungkin  mereka juga menganggap Anda sedang menghasut untuk membenci bos atau  rekan kerja lain.  Selain itu, secara terbuka atau terang-terangan  mengungkapkan ketidaksukaan Anda akan menciptakan lingkungan kerja yang  tidak nyaman bagi karyawan lain. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Kehidupan pribadi. &lt;/b&gt;  Terkadang mengeluh bisa  membuat perasaan Anda lebih ringan dalam menghadapi persoalan.  Namun  biasakanlah untuk tidak mengumbar masalah pribadi Anda kepada teman  kantor. Tidak ada gunanya  menceritakan kegagalan kehidupan percintaan  Anda, jumlah pacar Anda sekarang, pertengkaran dengan suami atau pacar.   Justru Anda akan dinilai sebagai orang yang tidak bisa mengatasi  masalah Anda sendiri.  Lagipula, walaupun Anda merasa sudah dekat dengan  seorang teman kantor, belum tentu ia merasa nyaman mendengarkan semua  cerita dan keluh kesah Anda.  &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Obrolan yang bersifat SARA.&lt;/b&gt;  Sudah bukan jamannya  lagi membicarakan mengenai hal-hal yang berkaitan dan menyinggung SARA.   Terlebih lagi di kantor. Jangan sampai promosi Anda dimasa depan  terganjal gara-gara Anda pernah mengungkapkan preferensi Anda tentang  SARA karyawan lain di kantor. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Anda pernah memalsukan surat sakit Anda.&lt;/b&gt;  Terkadang  karena alasan jenuh, atau bosan ada saatnya Anda tidak bersemangat  bekerja dan memilih untuk berbohong mengatakan bahwa Anda sakit kepada  boss.  Kejenuhan adalah hal yang bisa dimaklumi namun bohong dan bolos  kerja bukanlah hal yang bisa dibanggakan, apalagi untuk diceritakan  kepada teman kantor.   &lt;/li&gt; &lt;div class=&quot;addthis_toolbox addthis_default_style&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/ol&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/8938031621649728435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=8938031621649728435' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/8938031621649728435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/8938031621649728435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/07/rahasia-yang-perlu-anda-jaga-dari-teman.html' title='Rahasia Yang Perlu Anda Jaga Dari Teman Kantor'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-6853755792636220683</id><published>2011-07-04T10:39:00.000-07:00</published><updated>2011-08-14T03:26:53.543-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Menghadapi Anak Buah yang Tak Kooperatif</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;note_content text_align_ltr direction_ltr&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Akhirnya, Anda dapat juga posisi itu. Manager. Berarti, bisa  mengarahkan subordinat untuk mengerjakan serangkaian tugas supaya tujuan  perusahaan bisa dicapai. Tentu saja mereka harus melakukannya, lagipula  Anda memang atasan mereka, bukan? Aaah, andaikan saja segampang itu.  Sayang, perusahaan Anda tidak menggunakan prinsip militer di mana  perintah dikeluarkan lantas dilakukan. Tak ada kata tapi, tak ada  pertanyaan, muka marah ataupun penolakan. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Situasi di lingkungan kerja jelas berbeda. Bagian  memberi perintah dan menjelaskan proses eksekusinya memang mudah. Tapi  apakah mereka benar-benar menjalankan tugas tersebut sesuai yang Anda  harapkan? Nah, di sini letak tantangannya. Memang, tidak semua bawahan  Anda tidak kompeten. Namun di saat yang bersamaan, tidak semua tingkah  laku mereka juga menguntungkan buat hasil akhir dari kerja tim. Bahkan  bisa jadi ada salah satu yang bersikap seakan-akan dia tak bisa menerima  perintah dari siapapun, tak juga Anda yang jelas-jelas atasannya. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Menghadapi karakter subordinat yang sulit memang  bukan hal baru. Anda yang ditugaskan sebagai pihak untuk menangani tim  diharapkan untuk siap menghadapinya. Namun apakah Anda telah benar-benar  menangani karyawan yang tak gampang diajak bekerja sama itu? Memang  tidak disarankan untuk bertindak impulsif, tapi di lain pihak Anda juga  dituntut untuk bertindak cepat. Tentu saja karena taruhannya adalah  kinerja tim. Semakin lama tindakan tak kooperatif itu berlangsung,  semakin susah pula tindakan tersebut diubah atau berhenti. Berikut  beberapa langkah yang perlu diingat setiap kali Anda sampai terbersit  pertanyaan, &quot;Sebenarnya yang bos itu siapa, sih?&quot;:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Hadapi Masalah.&lt;/b&gt; Lebih gampang memang rasanya untuk  mengabaikan karyawan yang Anda rasa tidak memberikan yang terbaik untuk  kesuksesan tim dengan melimpahkan tugas ke bawahan lain yang tampaknya  lebih bisa diandalkan. Sama sekali bukan ide yang bagus. Ingat, hal ini  justru salah satu bagian penting dalam pekerjaan Anda. Dan percayalah,  masalah tersebut tidak akan terpecahkan dengan sendirinya. Bahkan bisa  bertambah arah. Konfrontasi semacam ini sebenarnya sudah menjadi agenda  Anda. Berikutnya, tinggal dilaksanakan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Tangani Tingkah Laku, Bukan Pribadi. &lt;/b&gt;Tujuan Anda adalah  mencapai satu solusi, bukan untuk “menang”. Jadi sebaiknya fokuskan pada  tindakan-tindakan yang kurang kooperatif, tanpa perlu menyerang sang  subordinat secara personal. Gunakan pernyataan-pernyataan menggunakan  “Saya” seperti, “Saya butuh setiap orang di dalam tim ini untuk tepat  waktu agar goal tiap akhir bulan bisa dicapai,” daripada menitikberatkan  sang karyawan dengan menggunakan “Kamu” seperti, “Kamu selalu telat!”  Lalu, beri kesempatan buat bawahan tersebut untuk ikut mencari jalan  keluar dari masalahnya. Saat mereka juga diberi tanggungjawab untuk  menghasilkan solusi, bawahan akan lebih merangkul jalan keluar tersebut  saat akhirnya ditemukan. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Cari Penyebab. &lt;/b&gt;Saat mengajak diskusi dengan karyawan yang tak  kooperatif, tetaplah bersikap tenang dan positif, tapi tetap adil.  Lemparkan serangkaian pertanyaan kunci yang tak bisa dijawab dengan satu  atau dua kata. Dan, saat Anda merespon terhadap tanggapannya, sekali  lagi, berusahalah untuk menjaga emosi agar tetap tenang. Rangkum kembali  kepadanya apa saja yang baru saja ia katakan, Dengan begini, ia akan  mengerti bahwa Anda benar-benar mendengarkan. Jika dari diskusi tersebut  Anda berhasil menemukan sumber dari tingkah lakunya yang sulit saat  bekerja, berarti akan lebih besar kemungkinanya buat Anda untuk  mendapatkan solusi yang paling tepat. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Ulangi Bila Perlu. &lt;/b&gt;Beberapa masalah sepele seperti telat  datang ke kantor, bisa segera ditangani dengan percakapan singkat di  ruangan Anda bersama sang karyawan. Namun masalah lebih berat seperti  subordinat yang kerap bertindak seakan yang punya perusahaan terhadap  rekan-rekannya yang lain karena memang punya kebiasaan menggertak, butuh  lebih dari satu kali konfrontasi sebelum melihat perubahan.  Bersabarlah. Jangan selalu mengharapkan hasil instan. Sebaliknya,  usahakan untuk meraih peningkatan yang kontinu daripada ngotot meraih  sukses instan. &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/6853755792636220683/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=6853755792636220683' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6853755792636220683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6853755792636220683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/07/menghadapi-anak-buah-yang-tak.html' title='Menghadapi Anak Buah yang Tak Kooperatif'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-8169679602967509406</id><published>2011-06-15T07:36:00.001-07:00</published><updated>2011-08-14T03:27:47.196-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Kedewasaan Mempengaruhi Keberhasilan Pemimpin</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Kedewasaan adalah saat seseorang tetap bisa bersikap  tenang dan bijaksana dalam menyelesaikan sebuah situasi atau masalah  seberat apapun. Banyak orang yang menganggap dirinya dewasa tetapi tidak  memperhatikan perasaan orang lain. Karena sifat kekanak - kanakannya  tidak dapat dikalahkan, mereka hanya dapat melihat suatu masalah dari  satu sudut pandang saja dan orang itu tidak pernah merasakan apa yang  orang lain rasakan. Kedewasaan seseorang dapat di ukur dari sudut  pandang pemikiran, cara berfikir dan cara menyikapi suatu masalah bukan  dari umur seseorang. &lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Dalam sebuah lingkungan kerja,  pasti ada seorang pemimpin yang tentunya akan menentukan arah kepada  bawahannya untuk memajukan sebuah perusahaan. Di saat Anda berada pada  sebuah posisi  sebagai seorang pemimpin, kedewasaan merupakan sebuah  titik penentu apakah Anda mampu memimpin bawahan Anda atau tidak. Tidak  jarang sebagai seorang pemimpin kita menemukan bawahan yang sulit untuk  diatur baik dalam hal kinerja maupun sikap. Dalam hal ini, kedewasaan  seorang pemimpin sangat dibutuhkan.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Seorang pemimpin yang baik akan selalu menempatkan  dirinya pada posisi yang tepat dan bersikap bijaksana tanpa melibatkan  keegoisannya. Keberhasilan pemimpin tergantung dari kemampuannya  bersikap dewasa, karena saat pemimpin tidak dapat bersikap dewasa dan  mementingkan kepentingannya sendiri, maka bersiaplah untuk tidak di  dengarkan. Berikut ini beberapa hal yang membutuhkan kedewasaan sikap  seorang pemimpin:&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Saat menghadapi bawahan yang menunjukkan sikap sulit  di atur, posisikanlah diri Anda sebagai pembimbing dan pahami karakter  baawahan Anda.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Ketika Mood Anda sedang tidak baik jangan pernah bawa  itu menjadi masalah yang Anda limpahkan ke bawahan Anda, apalagi jika  Anda menganggap apa yang mereka lakukan selalu salah.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Dalam membuat keputusan, seorang pemimpin yang dewasa  akan membuat keputusan dengan sangat bijaksana dengan tanpa  mementingkan egonya.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu  menumbuhkan kedewasaan dalam dirinya. Dengan begitu, Anda bisa  mendapatkan kebijaksanaan dalam diri Anda.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/8169679602967509406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=8169679602967509406' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/8169679602967509406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/8169679602967509406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/06/kedewasaan-mempengaruhi-keberhasilan.html' title='Kedewasaan Mempengaruhi Keberhasilan Pemimpin'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-2348897186513486455</id><published>2011-06-15T07:35:00.000-07:00</published><updated>2011-08-14T06:02:32.927-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Surat Lamaran Dan CV"/><title type='text'>Tips Mengirim Surat Lamaran Kerja Melalui Email</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Di jaman yang serba canggih saat ini, dunia  seakan-akan tidak ada batasan ruang dan waktu sehingga membuat proses  komunikasi antar manusia yang berbeda waktu dan ruang menjadi lebih  mudah. Proses kerja juga akan lebih cepat dan efesien dengan adanya  kemajuan teknologi. Bukan hanya dalam proses kerja, tetapi juga dalam  proses pencarian kerja akan menjadi lebih mudah, contohnya saat kita  mengirimkan &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/search/label/Tips%20Surat%20Lamaran%20Dan%20CV&quot;&gt;surat lamaran kerja&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; menggunakan  email. Jika dibandingkan dengan menggunakan pos, menggunakan email akan lebih cepat dan efisien.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengijinkan  para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini  tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar. Bagi  perusahaan, menggunakan email akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam  bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih  mudah bagi perusahaan untuk mengirimkan balasan surat lamaran berbentuk  email tersebut ke para pelamarnya. Sedangkan bagi pelamar kerja, dokumen  mereka akan cepat diproses.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Sekarang yang harus diperhatikan oleh pencari kerja  adalah cara penulisan surat lamaran yang akan dikirimkan melalui email.  Berikut beberapa tips bagaimana menulis dan mengirimkan surat lamaran  Anda:&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Judul email,&lt;/b&gt; tulislah judul surat lamaran Anda  dengan jelas dan singkat misalnya, “Melamar kerja untuk Manajer  Penjualan”. Sehingga orang yang menerima email Anda dapat dengan cepat  mengetahui maksud dari email Anda. Ada juga perusahaan yang sudah  menentukan judul email yang akan dipakai, misalnya “Accounting” atau  sekedar kode “ACC”. Jika Anda menemukan persyaratan seperti ini, harap  untuk mengikuti ketentuan yang diberikan oleh perusahaan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Dimana surat lamaran ditulis,&lt;/b&gt; sudah ketentuan  umum, seperti pada surat yang menggunakan kertas yang berfungsi sebagai  pembuka komunikasi, maka isi surat lamaran ditulis di bagian bodi email /  di dalam email.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Resume,&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; sebaiknya &lt;i&gt;resume&lt;/i&gt; ditulis di file tersendiri yaitu sebagai lampiran email Anda. Jangan menulis &lt;i&gt;resume&lt;/i&gt; di badan email, karena bisa menjadikan surat lamaran Anda tidak enak dibaca.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Lampiran yang dikirim,&lt;/b&gt; pada umumnya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerjanya, jenis &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; yang boleh Anda kirim. Perusahaan biasanya mensyaratkan jenis &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; .doc, pdf atau .txt kalau perusahaan tidak menyebutkan syarat jenis &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; yang dikirim sebaiknya menggunakan &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; .doc. Usahakan ukuran &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; tidak melebihi 300 KB termasuk foto, periksa terlebih dahulu ukuran &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; sebelum dikirim. Dan lebih baik lagi jika &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; yang dikirim di zip terlebih dahulu. Hal ini akan mempengaruhi si penerima email, apabila &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; yang di lampirkan terlalu besar tentunya si penerima akan malas untuk men-&lt;i&gt;download&lt;/i&gt;-nya.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Uji coba,&lt;/b&gt; sebelum email dikirim ada baiknya  Anda menguji coba dulu mengirim email Anda ke email Anda yang lain,  jangan ke email perusahaan yang akan dituju, hal ini untuk memastikan  bahwa email dan &lt;i&gt;file&lt;/i&gt; lampirannya terkirim dengan baik, dan apabia ada kesalahan Anda masih bisa memperbaikinya.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/2348897186513486455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=2348897186513486455' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/2348897186513486455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/2348897186513486455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/06/tips-mengirim-surat-lamaran-kerja.html' title='Tips Mengirim Surat Lamaran Kerja Melalui Email'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1820337838522341092</id><published>2011-06-15T07:33:00.000-07:00</published><updated>2011-08-19T18:33:30.158-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Jitu Menghadapi Career Expo</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Di zaman yang serba cepat ini banyak perusahaan–perusahaan yang melakukan perekrutan tenaga kerja melalui event–event seperti &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://lokerkimia.blogspot.com/search/label/Career%20Fair&quot;&gt;Career Expo&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, Job Fair, atau Campus Hiring. Dalam event seperti ini, para job seeker dan fresh graduate akan menemukan banyak sekali lowongan pekerjaan dari perusahaan–perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja. Seringnya, penyelenggara event Career Expo akan melibatkan perusahaan–perusahaan berskala nasional dan multinasional. &lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Bagi para profesional yang memang sudah terjun ke dunia kerja dan berusaha untuk mencari pekerjaan yang lebih baik dan mereka yang fresh graduate,  acara seperti ini merupakan sebuah peluang kerja yang baik. Di sini  mereka akan mendapatkan kesempatan kerja di perusahaan terbaik Indonesia  dan mereka semua akan mencari info dan berbondong–bondong mendatangi event Career Expo yang akan atau sedang berlangsung.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Dalam menghadapi event Career Expo, ada beberapa tips untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih besar:&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, lakukan riset terlebih dahulu tentang event &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://lokerkimia.blogspot.com/search/label/Career%20Fair&quot;&gt;Career Expo&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang akan Anda ikuti. Dapatkan info lowongan kerja dan perusahaan apa saja yang terdaftar pada event tersebut, sehingga Anda dapat mempersiapkan diri dan bergerak lebih cepat untuk memasukan lamaran pekerjaan Anda.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, Persiapkan segala sesuatunya sebaik  mungkin. Sebelum Anda menghadiri Career Expo, sebaiknya Anda mencari  tahu ketentuan apa saja yang harus Anda lakukan untuk melamar pekerjaan  di Career Expo. Contohnya saja dalam Career Expo yang akan diadakan oleh  JobsDB.com, pihak JobsDB.com meminta semua pencari kerja untuk membawa  surat lamaran, CV  dan dokumen lainnya dalam bentuk soft copy  (maks. 200 KB). Setelah Anda mengetahui semua persyaratan yang diminta,  Anda akan lebih percaya diri untuk mendapat pekerjaan di event  tersebut. Dan juga jangan lupa untuk daftar riwayat hidup Anda semenarik  mungkin tapi tidak manipulatif. Sertakan ijazah Anda yang telah  dilegalisir, dengan begitu akan terlihat kalau Anda memiliki kemauan dan  motivasi yang tinggi untuk mendapatkan pekerjaan.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, fokus pada tujuan utama. Pusatkan  perhatian pada jenis industri, perusahaan, serta bidang pekerjaan yang  Anda inginkan. Utamakan pada bidang pekerjaan yang berhubungan dengan  latar belakang pendidikan Anda atau bidang yang sudah Anda kuasai serta  minati&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, daftarkan diri Anda sesegera mungkin. Perlu diingat, dalam event Career Expo bukan hanya Anda yang ingin mendapatkan pekerjaan. Anda akan bersaing dengan puluhan bahkan ratusan job seeker lainnya, jadi Anda harus bergerak cepat untuk segera mendaftarkan diri ke perusahaan atau lowongan kerja yang diinginkan.&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kelima&lt;/b&gt;, tampilkan yang terbaik. Ketika menjalani tahap interview  awal, Anda harus tampil dengan penuh rasa percaya diri. Kenalilah diri  Anda sebaik mungkin sebelum menghadapi Career Expo, dengan begitu Anda  akan mampu menjawab pertanyaan–pertanyaan yang diberikan oleh petugas  rekrutmen dari perusahaan yang Anda lamar.  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Keenam&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;, coba membangun &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Networking&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;.  Saat Anda berada dalam Career Expo, usahakan untuk mencari koneksi serta  jaringan kerja. Anda jangan ragu untuk sekedar mencari info dari  petugas rekrutmen perusahaan yang membuka &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;stand&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt; atau berbagi info&lt;b&gt; &lt;a href=&quot;http://lokerkimia.blogspot.com/&quot;&gt;lowongan kerja&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; dengan sesama &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;job seeker&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;. &lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1820337838522341092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1820337838522341092' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1820337838522341092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1820337838522341092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/06/tips-jitu-menghadapi-career-expo.html' title='Tips Jitu Menghadapi Career Expo'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-2246364105079089009</id><published>2011-03-14T11:00:00.001-07:00</published><updated>2011-08-19T18:38:15.091-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Menulis CV Yang Efisien Dan Efektif</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;display: block; float: right; font-family: arial; margin: 0px 0px 0px 5px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;&lt;a class=&quot;addthis_button&quot; href=&quot;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: arial; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;1. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Data pribadi.&lt;/span&gt; nama, usia, jenis kelamin, status&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Riwayat pendidikan.&lt;/span&gt;  Tulis pendidikan terakhir saja.Tidak perlu dirunut dari TK.Jika anda  lulusan S1, tulis pendidikan terakhir anda di universitas saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Riwayat pengalaman kerja.&lt;/span&gt; Diawali dengan pekerjaan terakhir lalu diikuti dengan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Keahlian.&lt;/span&gt; cantumkan kursus-kursus yang pernah anda ikuti, yang tentu saja relevan dengan pekerjan yang anda lamar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Kualifikasi.&lt;/span&gt; antara lain penghargaan yang pernah anda peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Aktifitas.&lt;/span&gt; ekstrakurikuler yang relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Keanggotaan professional yang sebaiknya dihindari dalam CV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Agama, suku afiliasi, keangotaan parpol dan sejenisnya.&lt;/span&gt;  Hal ini menghindari perlakuan diskriminatif terhadap anda oleh  penyeleksi maupun kesan yang ditimbulkan penyeleksi terhadap anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; Permintaan besarnya gaji. &lt;/span&gt;Pada  beberapa iklan lowongan, kadangkala memang diminta untuk  dicantumkan.Jika demikian halnya, cobalah untuk memberi batas-antara  sekian sampai sekian- atau disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.               &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/2246364105079089009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=2246364105079089009' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/2246364105079089009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/2246364105079089009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-menulis-cv-yang-efisien-dan.html' title='Tips Menulis CV Yang Efisien Dan Efektif'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-6823819863896990373</id><published>2011-03-14T10:59:00.001-07:00</published><updated>2011-03-14T10:59:50.136-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>8 Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Yang Baik</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;display: block; float: right; margin: 0px 0px 0px 5px; font-family: arial;&quot;&gt; &lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;a class=&quot;addthis_button&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt; &lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;1. Impresif. Tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu merendahkan diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;2. Menarik minat calon atasan. Begitu dibaca, orang langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;3. Menyebutkan kualifikasi yang diraih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;4.  Mengunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat. Hindari  pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak efektif,  ejaan yang salah, maupun pengunaan tata bahasa yang buruk.(bila perlu,  beli buku yang berisi contoh-contoh surat lamaran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;5. Hindari  mengunakan bahasa Inggris (jika tidak diminta) apabila anda merasa bahwa  kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik. Daripada ketahuan salahnya,  lebih baik gunakan bahasa Indonesia saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;6. Cantumkan tujuan dan alasan anda melamar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;7.  Jangan sampai surat lamaran anda memberikan kesan kotor,  seadanya.gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapi, tidak usut, tebal,  tidak mudah robek.Hindari tipp-ex. Tinta juga jangan terlalu tipis  supaya mudah dibaca.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;8. Menggunakan komputer. Memang ada beberapa  perusahan yang meminta agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Tetapi  jika tidak diminta,lebih baik jika anda mengunakan komputer. Gunakan  pula printer inkjet atau laser. (jangan pula memakai printer dot  matrix). Dengan demikian anda tidak terlihat buta teknologi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/6823819863896990373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=6823819863896990373' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6823819863896990373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6823819863896990373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/8-tips-menulis-surat-lamaran-kerja-yang.html' title='8 Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Yang Baik'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-7646332497071162496</id><published>2011-03-14T10:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:57:57.753-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Sukses Membuat Curriculum Vitae</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;display: block; float: right; margin: 0px 0px 0px 5px; font-family: arial;&quot;&gt; &lt;a class=&quot;addthis_button&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt; &lt;span style=&quot;font-family: arial; font-weight: bold;&quot;&gt;1. Wajah CV.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Siapa  yang tidak menyukai wajah cantik atau penampilan menarik? perumpamaan  itupun berlaku ketika anda membuat CV. Sekalipun anda pintar dan  profesional, perekrut tak akan tertarik membaca CV anda jika terlihat  tidak menarik. Karenanya, kertas dan huruf adalah hal yang perlu  diperhatikan dengan seksama untuk memastikan CV anda dibaca sampai  selesai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;a. Kertas :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Jangan menggunakan kertas bergaris,  berwarna atau yang desainnya meriah. Kesan yang timbul dengan  menggunakan kertas jenis ini adalah : tidak profesional dan kuno.  Sebaiknya gunakan kertas HVS putih polos dan ketik lamaran anda  menggunakan komputer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;Jangan pernah  mengirimkan fotokopi CV, karena anda akan dianggap tidak menghargai  perusahaan yang anda lamar. Biasakan mengeprint beberapa set CV anda  sekaligus, sehingga anda tak akan kerepotan ketika tiba-tiba harus  mengirim lamaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Huruf :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan mengetik CV anda  dengan komputer, karena akan lebih terjamin kerapihannya dibanding kalau  anda menggunakan mesin tik manual. Untuk jenis huruf yang pantas dalam  pengetikan CV, gunakan pilihan huruf yang sederhana tapi jelas terbaca,  misalnya: Arial atau Times New Roman. Jangan memilih huruf yang membuat  efek ukiran, karena akan memusingkan orang yang membacanya dan  mengesankan anda seorang amatiran. Gunakan tinta hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Isi CV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  &#39;menjual&#39; diri anda pada perusahaan yang anda lamar, sebaiknya  kemukakan hal-hal yang pantas diketahui. Adalah hal yang mutlak untuk  menampakkan kejujuran dalam CV anda, tetapi bukan berarti anda mengobral  diri anda dengan menuliskan hal-hal yang tidak perlu, misalnya tinggi  dan berat badan, kondisi kesehatan atau jumlah anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Data diri :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  bagian ini jelaskanlah hal-hal yang secara prinsip harus diketahui  perusahaan tempat anda melamar, yaitu: nama lengkap, tempat/tanggal  lahir, alamat dan nomor telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pendidikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  bagian ini yang perlu disebutkan adalah sertifikat yang berkaitan dengan  pendidikan formal anda, nama lembaga pendidikan tempat anda pernah  menimba ilmu, bidang studi, prestasi, penghargaan atau kursus yang  signifikan dengan pendidikan anda. Kalau anda pernah mendapatkan  beasiswa, penghargaan sebagai pemenang lomba karya tulis atau pernah  kursus bahasa asing atau komputer, maka tuliskanlah dengan singkat dan  jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pengalaman Kerja :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutkan dengan singkat dan  jelas di perusahaan mana saja anda pernah bekerja. Jika anda pernah  bekerja kurang dari enam bulan di suatu perusahaan, sebaiknya jangan  ditulis kecuali ada hal khusus yang anda yakini baik untuk perkembangan  karir anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuliskan dengan singkat apakah anda pernah mempunyai  prestasi di tempat kerja anda yang lama. Hindari untuk menyebutkan nama  bos anda yang lama atau nomor telephone perusahaan anda yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Aktivitas dan keterampilan khusus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Point  ini sifatnya tidak harus. Jika anda memang mempunyai kegiatan atau  keterampilan yang memang mendukung, tuliskanlah. Misalnya: mengikuti  perkumpulan filateli, sekretaris atau punya keterampilan menulis steno,  manajemen dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Minat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutkan dengan singkat minat anda yang anda yakin positif dan signifikan untuk peningkatan karir anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda kesulitan dalam menyusun CV anda supaya lebih menarik, maka tidak&lt;br /&gt;ada salahnya kalau minta bantuan konsultan CV Builder yang berpengalaman.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/7646332497071162496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=7646332497071162496' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/7646332497071162496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/7646332497071162496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-sukses-membuat-curriculum-vitae.html' title='Tips Sukses Membuat Curriculum Vitae'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-5657005844088453863</id><published>2011-03-14T10:54:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:55:11.558-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Cara Mengirim Surat Lamaran Kerja dan CV</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;display: block; float: right; margin: 0px 0px 0px 5px; font-family: arial;&quot;&gt; &lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;a class=&quot;addthis_button&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt; &lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;01. Mengirimkan via E-mail&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Pastikan surat lamaran beserta CV anda terlihat bagus di layar monitor computer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Scan semua dokumen pelengkap yang diminta oleh perusahaan seperti transkrip nilai, ijazah, foto dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;-  Gunakan word document atau .pdf file pada saat anda mengirimkan  attachment dokumen tersebut. Pdf file dipakai dengan menggunakan program  Adobe Acrobat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Bersikap profesional dengan memakai e-mail yang  memakai nama Anda. Misal Udin@yahoo.com . Jangan menggunakan sesuatu  yang mungkin lucu di dunia pergaulan tetapi terlihat sangat tidak  profesional di dunia kerja seperti babinakal@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;02. Mengirimkan via Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;-  Gunakan amplop yang lebih besar ukurannya dari dokumen Anda. Hindari  melipat dokumen kedalam amplop kecil. Kirim surat lamaran dan CV dalam  amplop ukuran A4.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Ketiklah nama dan alamat perusahaan dengan rapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Jangan lupa mencantumkan kode posisi yang diminta oleh perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Pastikan hasil print dokumen Anda terlihat rapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;- Jangan mengirimkan versi asli dokumen penting seperti ijazah, KTP, dll. Kirimkan fotokopi dokumen penting tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;-  Jika perusahaan meminta dokumen penunjang selain ijazah seperti surat  keterangan kelakuan baik, surat keterangan kesehatan, surat referensi  dan lain-lain kirimkan sesuai permintaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/5657005844088453863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=5657005844088453863' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/5657005844088453863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/5657005844088453863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-cara-mengirim-surat-lamaran-kerja.html' title='Tips Cara Mengirim Surat Lamaran Kerja dan CV'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-4214071077746120826</id><published>2011-03-14T10:51:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T11:04:22.760-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara 2</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;1. Menurut anda, apakah anda termasuk orang sukses?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Pertanyaan ini WAJIB dijawab IYA disertai dengan penjelasan singkat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Misalnya: &quot;Saya punya target dan tujuan² dalam hidup, dan saat ini saya sudah berada di dalam jalur pencapaian tujuan² tersebut. I&#39;m on the right track!&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;2. Apa penilaian rekan kerja anda tentang anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Ambil yang positif aja. COntohnya: &quot;Teman saya di perusahaan saya yang sebelumnya selalu berkata bahwa saya adalah seseorang yang idealis dan perfeksionis dalam bekerja.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;3. Hal-hal apa yang anda lakukan selama setahun terakhir ini untuk meningkatkan kemampuan diri anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Sebaiknya sih jangan ngarang karena nanti akan dituntut buktinya. Pertanyaan ini bisa dijawab seperti ini: &quot;Saya mengikuti seminar A, training B, banyak membaca buku pengembangan diri, ikut kegiatan sosial, ikut organisasi, dll&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;4. Apakah anda pernah di PHK?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Jika tidak bilang tidak. Jika iya, jujur aja.dan jawab dengan singkat tanpa ngejelek-jelekin perusahaan/mantan bos yg mem-PHK anda, dan juga jangan &quot;menjatuhkan&quot; citra diri anda secara terang-terangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;5. Ceritakan mengenai pekerjaan impian anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Jangan jawab jenis pekerjaan secara spesifik. Lebih baik tetap bersikap &quot;umum&quot; dengan jawaban seperti: Pekerjaan yang saya cintai, atmosfir lingkungan kerja yang mendukung, pekerjaan dimana saya bisa menyalurkan kreatifitas dan inovasi saya, dst.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;6. Mana yang lebih penting: uang atau pekerjaan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;Tidak ada jawaban yang lebih baik dari: &quot;Uang selalu penting; tapi pekerjaan adalah yang terpenting&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/4214071077746120826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=4214071077746120826' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/4214071077746120826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/4214071077746120826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/pertanyaan-yang-sering-ditanyakan-saat_14.html' title='Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara 2'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-2037424524077187442</id><published>2011-03-14T10:46:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T11:06:30.145-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara 1</title><content type='html'>&lt;div  class=&quot;post-body entry-content&quot; style=&quot;font-family:arial;&quot;&gt;  &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1. Ceritakan tentang diri anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  pertanyaan yang PALING SERING ditanyakan saat interview dan paling  sering dijawab dengan salah. Jawablah dengan jawaban seputar your  strengths and weaknesses point. Ceritakan juga tentang kelebihan dan  kelemahan anda tapi dengan kemasan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya:&lt;br /&gt;Saya  orang yang optimis, pekerja keras, kreatif, dan punya inisiatif tinggi.  Saya mampu bekerja secara independent maupun bekerja sama dalam tim.  Kadangkala saya suka lupa akan hal-hal kecil, tapi untuk menutupi  kelemahan saya itu, saya selalu menyiapkan notepad kecil untuk mencatat  segala hal agar tidak lupa. (ini kelemahan yg dikemas dengan baik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Kenapa anda berhenti dari pekerjaan anda sebelumnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab  dengan positif. Jangan menjelek-jelekan perusahaan anda sebelumnya,  apalagi ngomongin kejelekan bos/supervisor/temen kantor. Jawab dengan  senyuman dan katakan hal-hal positif seperti &quot;mencari kesempatan yg  lebih baik untuk berkembang&quot;, &quot;mencari tantangan baru&quot;, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Apa pengalaman anda di bidang ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  anda fresh graduate dan ngga punya pengalaman sama sekali, jawab aja  dengan jujur. Tapi tambahkan statement bahwa anda adalah orang yang  senang mempelajari hal-hal/tantangan baru dan seorang fast learner.  Kalau anda ngga punya pengalaman di bidang itu (tp punya pengalaman di  bidang lain), jawab aja senyambung mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: Anda ngelamar  di bidang Marketing sementara pengalaman anda di Public Relation. Jawab  aja kalau anda punya basic excellent communication skill sewaktu  bekerja sebagai PR yang pastinya merupakan modal untuk  berinteraksi/communicate with customers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan  ini juga lumayan sering ditanyakan. That&#39;s why sangat penting untuk  melakukan background checking pada perusahaan yang anda lamar. Bergerak  dibidang apakah perusahaan itu? Bagaimana pencapaiannya? Range  Marketnya?, dll. Informasi tsb bisa didapatkan via internet, company  website/profile, atau lebih bagus lagi dari &quot;orang dalam&quot; yg bekerja di  perusahaan tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Apakah anda sedang melamar di perusahaan lain selain disini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab dengan jujur, tp jangan bahas kelamaan. Tetap fokus pada interview anda yang sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6. Kenapa anda ingin bekerja di perusahaan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban  atas pertanyaan ini harus dipikirkan dulu dan juga harus didasari oleh  &quot;background checking&quot; yg sudah anda lakukan ttg perusahaan tsb.  Ketulusan menjawab bakal keliatan banget di pertanyaan ini. So, jawablah  dengan jawaban yg berhubungan dengan tujuan karir anda jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7. Apakah anda ada kenalan di perusahaan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati  ngejawab yg satu ini. Pada beberapa perusahaan tertentu ada  kebijakan-kebijakan mengenai hal ini. So, kalau memang lowongan tersebut  anda ketahui dari teman/keluarga, tanyakan dulu kepada mereka mengenai  kebijakan di perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;8. Berapa gaji yang anda inginkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  casenya si interviewer ngga ngasih tau range gajinya, yah terpaksa anda  harus kasih range gaji yang anda inginkan. Untuk penetapan range ini,  pertimbangkan segi biaya transportasi, uang makan, tunjangan kesehatan,  gaji sebelumnya, job description nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;9. Apakah anda bisa bekerja dalam tim?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu jawab IYA. This will add your plus points. Jangan lupa siapkan contoh kalau ditanya buktinya apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;10. Jika anda diterima bekerja disini, berapa lama anda berencana untuk bekerja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya ingin bekerja untuk waktu yang lama. Atau selama kedua belah pihak merasa bahwa saya melakukan pekerjaan saya dengan baik&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;11. Jelaskan mengapa perusahaan kami harus mempekerjakan anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab  dengan semangat, percaya diri, dan antusias. Ini kesempatan bagus untuk  &quot;ngejual&quot; diri anda. Katakan hal2 positif ttg diri anda yang dibutuhkan  dan bisa menunjang kemajuan perusahaan. Berikan beberapa alasan  termasuk skill, pengalaman, dan interest anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;12. Apa saja kekuatan diri anda? (Your greatest strength)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya  tetap berpikiran positif. Contoh-contoh yang bisa dipakai: kemampuan  anda untuk me-manage skala prioritas, kemampuan untuk fokus pada  pekerjaan, kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan, kemampuan anda  dalam pemecahan masalah, kemampuan dalam memimpin team, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;13. Apakah anda bersedia untuk bekerja lembur/bermalam/di akhir minggu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab sejujur-jujurnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;14. Apakah anda ada pertanyaan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu  siapkan satu dua pertanyaan untuk menimbulkan kesan positif. Misalnya  seperti seputar job description, ruang lingkup kerja, market perusahaan,  dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/2037424524077187442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=2037424524077187442' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/2037424524077187442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/2037424524077187442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/pertanyaan-yang-sering-ditanyakan-saat.html' title='Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara 1'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-7076755468001191763</id><published>2011-03-14T10:44:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:45:01.576-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>10 Hal Yang Harus Di Hindari Dalam Wawancara</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Umumnya, anda menghadapi situasi dimana anda harus bersaing dengan banyak pelamar. Situasi semacam ini tentu menuntut anda untuk menawarkan expected dan extra.Bagaimana caranya? Sebagai tambahan atau penegasan dari yang sudah anda ketahui, di bawah ini ada sejumlah &quot;jangan&quot; yang perlu anda hindari atau beberapa hal yang perlu anda lakukan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;1. Jangan terlalu &quot;pede&quot; diterima sehingga anda meremehkan persyaratan, baik tertulis atau yang tidak tertulis. Lebih-lebih ada kesan bahwa anda minta dispesialkan karena punya orang dalam. Sikap anda jangan mengundang datangnya hal-hal buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;2. Jangan juga terlalu pesimis sehingga anda sudah tidah lagi menunjukkan harapan dan gairah. Yang pede dan optimis saja belum tentu diterima, apalagi yang sudah pesimis. Secara naluri universal, tidak ada perusahaan yang tertarik untuk merekrut orang pesimis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;3. Jangan terlalu banyak bertanya. Lebih-lebih pertanyaan itu mengundang penafsiran yang berbeda. Misalnya anda bertanya, apakah keuangan perusahaan ini atau masa depan perusahaan ini sehat atau tidak. Bagi sebagian orang, ini bisa dianggap menyinggung. Kalau anda ingin tahu, carilah informasi dari mantan karyawan, laporan media, atau internet. Bisa juga dengan melakukan pengamatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;4. Jangan juga tidak bertanya sama sekali sehingga interview itu berjalan tanpa kesan. Idealnya, sebelum interview, siapkan maksimal tiga sampai lima pertanyaan yang terkait dengan pekerjaan (bukan perusahaan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;5. Hindari mematok harapan yang tidak rasional, terutama yang terkait dengan gaji atau fasilitas. Ukur dulu kemampuan, lalu simpulkan berapa layaknya, kemudian sempurnakan dengan mencari perbandingan di luar. Kalau bisa, cari informasi tentang kebijakan yang berlaku di perusahaan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;6. Hindari mengeluarkan pernyataan yang melemahkan atau menegatifkan posisi tawar, misalnya: saya tidak mau, saya tidak bisa, saya bisa tetapi, dan lain-lain. Gunakan ungkapan yang memperkuat posisi tawar, yang menunjukkan bahwa anda memang sudah siap secara lahir dan batin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;7. Hindari berpakaian atau mengenakan perhiasan dan aksesoris yang berlebihan atau tidak sesuai dengan ukuran umum untuk posisi yang ingin anda masuki. Banyak perusahaan yang tidak suka merekrut orang yang gaya hidupnya terlalu tinggi untuk posisi yang dilamarnya atau juga terlalu rendah (tidak sesuai). Artinya, sesuaikan dengan posisi yang ingin anda masuki dan juga dengan kultur perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;8. Hindari menceritakan masalah pribadi, apalagi terkesan ingin menjual masalah pribadi untuk mendapatkan simpati dan belas kasihan. Kalau ditanya, jawablah secukupnya saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;9. Hindari menceritakan kejelekan perusahaan, atasan, atau lingkungan kerja yang lama. Supaya tidak terpeleset atau terpancing, siapkan jawaban atau penjelasan yang netral jauh-jauh hari. Apa yang kira-kira akan anda katakan kalau interviewer menanyakan kenapa anda keluar dari perusahaan yang dulu? Temukan jawaban yang tidak mengundang tanda tanya. Tentu saja anda perlu menghindari jawaban yang manipulatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Misalnya anda mengatakan perusahaan itu sudah bangkrut atau pemilikinya meninggal dunia padahal masih beroperasi. Intinya, kreatiflah dalam menciptakan penjelasan, namun janganlah manipulatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;10. Hindari menunjukkan kekurang-dewasaan dalam ucapan, sikap dan tindakan. Misalnya saja ketawa tidak pada tempatnya ketika ditanya atau bertanya tentang hal-hal kecil yang mestinya tidak perlu ditanyakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/7076755468001191763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=7076755468001191763' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/7076755468001191763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/7076755468001191763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/10-hal-yang-harus-di-hindari-dalam.html' title='10 Hal Yang Harus Di Hindari Dalam Wawancara'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1379897153129031539</id><published>2011-03-14T10:43:00.001-07:00</published><updated>2011-03-14T10:43:45.636-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Sukses Melamar Pekerjaan</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Agar bisa  diperhitungkan di tempat Anda melamar pekerjaan, Anda harus bisa  memberikan sesuatu yang lebih. Tak hanya daftar riwayat hidup yang  mengagumkan, tetapi juga harus bisa memberikan impresi yang positif saat  wawancara kerja. Berikut adalah pesan tersirat yang bisa Anda sampaikan  bahkan sebelum wawancara kerja, untuk menciptakan kesan bahwa Anda  adalah calon karyawan yang patut dipekerjakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;1. Materi Yang Baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Para  pelamar kerja yang mengikuti proses aplikasi secara serius akan  ditangani secara serupa oleh si pemberi kerja. Semisal, bacalah kembali  materi surat lamaran Anda untuk kesalahan ketik atau kesalahan  penulisan. Juga, berhati-hatilah dengan penggunaan bahasa. Hindari  penggunaan kata-kata informal, atau bahasa asing bila hal tersebut tak  terlalu penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Memiliki Target&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda  juga bisa mencoba untuk menghubungi si manager personalia perihal  lamaran Anda. Namun, jangan lakukan hal ini jika di media yang  mengiklankan lowongan tersebut tercantum bahwa Anda tak diperbolehkan  menghubungi mereka. Dengan menghubungi tempat kerja tersebut dalam  jangka waktu 2 minggu pengiriman, Anda bisa memastikan apakah sebaiknya  Anda menunggu atau mencoba yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Memiliki Keahlian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan  di mana pun pastinya akan lebih senang jika mereka bisa mempekerjakan  seseorang yang memiliki keahlian tinggi. Anda bisa juga mencantumkan  berbagai keahlian dan sertifikat yang Anda miliki, dan berkaitan dengan  pekerjaan yang Anda incar tadi. Jangan lupa, jika Anda juga tergabung  dengan asosiasi tertentu, cantumkanlah. Hal ini bisa membuat Anda  bernilai tambah karena memiliki koneksi ke institusi tersebut, jika  sewaktu-waktu diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Memberi Solusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  masa ekonomi seperti sekarang ini, banyak perusahaan yang mencari ragam  cara untuk mengurangi pengeluaran. Jika Anda pernah memiliki kesuksesan  memotong pengeluaran di perusahaan sebelumnya, terangkanlah cara Anda  melakukannya di CV. Misalkan, ketika Anda melamar pekerjaan sebagai  asisten administrasi. Anda bisa mencantumkan bahwa di perusahaan  sebelumnya Anda pernah menegosiasikan ulang kontrak dengan pemasok  alat-alat kantor, yang berakibat pada penghematan kantor tanpa perlu  mengurangi kualitas dan kuantitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Gunakan Kata-Kata Yang Tepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan terbaik, pastikan bahwa lamaran  Anda ditargetkan untuk posisi yang spesifik. Gunakan kata-kata yang  sekiranya tepat untuk posisi yang dilamar. Buat kata-kata seakurat  mungkin yang mendeskripsikan pengalaman dan kualifikasi Anda. Kebanyakan  perusahaan menggunakan program peranti lunak yang memindai kata-kata  spesifik untuk kata-kata yang tepat dan spesifik yang berhubungan dengan  posisi tertentu. Jadi, meskipun Anda cukup qualified untuk posisi  tertentu, namun jika tidak menggunakan terminologi yang dicari, maka  lamaran pekerjaan Anda mungkin tak akan dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengirimkan  &quot;pesan&quot; tersirat kepada perusahaan yang Anda incar tak berarti  menggaransikan bahwa Anda akan mendapatkan pekerjaannya. Namun, bisa  meningkatkan peluang dipanggil untuk wawancara kerja. Nah, dari sana,  Anda bisa memberikan kesan terbaik Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1379897153129031539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1379897153129031539' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1379897153129031539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1379897153129031539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-sukses-melamar-pekerjaan.html' title='Tips Sukses Melamar Pekerjaan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1458094661727962038</id><published>2011-03-14T10:39:00.002-07:00</published><updated>2011-03-14T10:40:24.895-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Mengatasi Stress Di Tempat Kerja</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;1. Rencanakan  dengan baik aktivitas anda. Apa, mengapa, bagaimana, kapan dan siapa  yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas. Penting sekali untuk  membuat perencanaan bukan hanya jangka panjang tapi juga jangka pendek  (rencana bulanan, rencana harian).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;2. Pastinya anda di masa lalu  pernah mengalami masalah-masalah di tempat kerja. Coba ingat-ingat  kembali adakah cara-cara yang dapat anda gunakan untuk mengatasi masalah  yang anda hadapi saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;3. Ikutlah membangun iklim kerja yang menyenangkan, yaitu dengan bersikap terbuka dan berkomunikasi dengan sesama rekan kerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;4. Pastikan anda mengerti terhadap tugas dan tanggung jawab anda, serta jangan ragu untuk bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Lakukan beberapa kali break/istirahat untuk beberapa menit selama anda  bekerja. Santai dan JANGAN MELAKUKAN APAPUN. Ambil nafas dalam-dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Miliki sikap toleransi kepada sesama rekan kerja. Ingatlah bahwa  masing-masing orang adalah pribadi yang unik. Sebagai contoh; Beberapa  orang justru berprestasi lebih baik di bawah tekanan sementara sebagian  yang lain membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikan  pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Delegasikan sebagian tanggung jawab anda kepada anak buah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pertahankan semangat tim anda, misalnya dengan melakukan perayaan-perayaan kecil, berolahraga atau berekreasi bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Sediakan lingkungan kerja yang baik. Minimalkan gangguan-gangguan seperti suara, ventilasi, cahaya dan suhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping stress di tempat kerja, di kehidupan secara umum kita pun dapat mengalami stress dengan bermacam alasan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1458094661727962038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1458094661727962038' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1458094661727962038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1458094661727962038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-mengatasi-stress-di-tempat-kerja.html' title='Tips Mengatasi Stress Di Tempat Kerja'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-6286538583672878726</id><published>2011-03-14T10:39:00.001-07:00</published><updated>2011-03-14T10:39:32.752-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>5 Alasan Tidak Mendapat Panggilan Interview</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Bila anda sudah mengirimkan surat lamaran dan ternyata tidak mendapat  panggilan, ada beberapa kemungkinan mengapa surat lamaran anda tidak  direspon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;1. Tentunya, pertama-tama anda harus melamar pekerjaan  yang sesuai dengan kemampuan dan minat anda sendiri, yang harus  dicerminkan dalam surat anda. Kemudian, kita perlu memahami bagaimana  suatu perusahaan menyeleksi surat lamaran yang diterimanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;2.  Bagi perusahaan, surat lamaran dapat dianggap sebagai saringan pertama  bagi calon karyawannya. Biasanya,yang ingin diketahui pertama-tama  adalah apakah persyaratan mutlak yang biasanya tercantum dalam iklan  terpenuhi atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;Persyaratan mutlak  itu meliputi misalnya, pendidikan terendah, jumlah pengalaman kerja, dan  juga apakah pengalaman itu relevan dengan pekerjaan yang ditawarkan.  Tentu saja kesan pertama penting sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Surat yang lipatannya  kurang rapi, salah tulis atau ketik menimbulkan kesan kurang baik. Bila  surat lamaran anda lengkap, dilampiri keterangan-keterangan sesuai  persyaratan, maka kesan pribadi yang tampil dari surat lamaran anda akan  menentukan apakah anda akan diundang untuk wawancara atau tidak. Surat  yang mencerminkan penulis yang berkepribadian menarik akan mendapatkan  lebih banyak perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tampilkanlah diri anda secara wajar,  jujur dan profesional. Sebutkanlah lowongan yang dilamar secara jelas.  Ceritakanlah secara ringkas apa yang mendorong anda untuk melamar  pekerjaan itu dan bagaimana anda secara pribadi merasa akan dapat  berkembang dan juga berkontribusi kepada perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Janganlah membuat surat yang terlalu panjang. Satu lembar sudah cukup.  Sertakan lampiran berupa riwayat pekerjaan, pendidikan, salinan ijazah  dan hal-hal lain yang diminta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/6286538583672878726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=6286538583672878726' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6286538583672878726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6286538583672878726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/5-alasan-tidak-mendapat-panggilan.html' title='5 Alasan Tidak Mendapat Panggilan Interview'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1753582126127866215</id><published>2011-03-14T10:35:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:38:14.409-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Mencari Kerja Di Job Fair</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Apa saja tips yang diperlukan untuk mencari pekerjaan lewat job fair?  Berikut tips bagaimana mencari pekerjaan lewat job fair, silahkan anda  simak tips mencari pekerjaan di Job fair berikut ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;1. Fokus  pada tujuan. Maksudnya usahakan supaya saat di job fair tersebut anda  fokus dalam mencari pekerjaan, jangan habiskan waktu hanya untuk  mengobrol dengan pelamar kerja lain atau dengan perekrut dari perusahaan  tersebut, atau malah dengan SPG yang menjaga stand stand tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;2.  Segera daftarkan diri anda. Jika ada job fair, ingat banyak saingan  anda dalam acara job fair ini yang juga sedang mencari pekerjaan di  event-event job fair, juga usahakan mengetahui daftar perusahaan yang  ikut dalam acara job fair tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;3.  Lakukan riset untuk mengetahui informasi dasar mengenai sebuah  perusahaan, jangan sampai anda mendaftar di perusahaan tambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan hanya meletakkan resume anda di meja perekrut dan berjalan pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Siapkan untuk mengiklankan diri anda yang berfokus pada kelebihan unik  yang bisa anda tawarkan kepada perusahaan, Dan persiapkan juga diri anda  untuk menjawab pertanyaan pertanyaan yang umum diajukan saat interview.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mintalah kartu bisnis dari tiap perekrut, minta nomer hp juga boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hilangkan kebiasaan buruk anda saat interview, seperti memainkan rambut, mengunyah permen karet, menguap dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Ingatlah kiat-kiat sukses wawancara, seperti melakukan jabat tangan  yang mantab, senyum yang hangat , kontak mata, suara yang jelas, baju  yang rapi dan sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Berpakaianlah yang rapi untuk membangun kesan bagus dan profesional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jangan lupa membuat koneksi dengan antar sesama pencari kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jangan tanyakan tentang perihal gaji, waktu liburan, dan keuntungan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan  untuk tips mencari pekerjaan yang terakhir, ucapkanlah terimakasih  kepada perekrut atas waktunya men-interiew anda. Berterima kasihlah atas  kesempatan dan waktu yang diberikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1753582126127866215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1753582126127866215' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1753582126127866215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1753582126127866215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-mencari-kerja-di-job-fair.html' title='Tips Mencari Kerja Di Job Fair'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-3648281718292799017</id><published>2011-03-14T10:34:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:35:19.194-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Wawancara Kerja"/><title type='text'>Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Membaca dan memahami bahasa tubuh sangat penting untuk membuat Anda  lolos wawancara kerja. Kemampuan komunikasi non-verbal memberikan nilai  tambah untuk Anda sekaligus membantu untuk memperkirakan apa yang  dipikirkan si pewawancara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;1. Jabat Tangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Jabatan  tangan memperlihatkan siapa diri kita. Hati-hati dengan cara Anda  berjabat tangan. Kenal istilah dead fish, bone crusher, atau wet fish?  Itu adalah istilah-istilah jabat tangan yang tak bagus. Dead fish adalah  tipe jabat tangan yang &quot;malas&quot;, yaitu memberikan tangan saja, tanpa  digenggam, seperti ikan mati. Sementara bone crusher, biasanya datang  dari arah atas, lalu menggenggam sangat kencang seperti mau meremukkan  tulang. Meskipun niatnya menunjukkan tipe orang yang tegas, namun jabat  tangan ini menyakitkan dan justru menunjukkan tipe agresif. Tipe wet  fish menunjukkan tipe orang yang memiliki masalah dengan kepercayaan  diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Tiga langkah jabat tangan yang baik:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pastikan tangan dalam keadaan bersih, kering, dan tidak sedang memegang benda lain.&lt;br /&gt;* Ketika menggenggam tangan lawan, berikan kehangatan namun pastikan ada ruang udara.&lt;br /&gt;* Jabat tangan dengan profesional, sopan, genggaman kuat, dan senyum hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Tatapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  Anda bertemu dengan si pewawancara, tatap matanya dan berpikirlah,  “Wah, senang rasanya bisa bertemu dengan Anda!” Hal ini akan membantu  Anda tersenyum dari dalam hati, dan ia akan mendapati sinyal tersebut  dengan mood positif. Ketika kita bertemu dengan orang yang kita senangi  secara otomatis pupil mata akan membesar, ini merupakan fenomena yang  secara insting ditangkap manusia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama wawancara kerja,  pastikan kontak mata Anda berada dalam seputaran segitiga terbalik wajah  si pewawancara. Yakni di antara titik luar alis kiri, ke hidung bagian  bawah, dan titik luar alis kanan. Menatap bibir seseorang dianggap  pelanggaran seksual, sementara menatap dahi seseorang dianggap  merendahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Postur Tubuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upayakan  untuk duduk lurus, agar kepercayaan diri muncul dari sana. Jika Anda  merasa rendah diri dan jenuh, coba perhatikan cara Anda duduk dan  berdiri. Duduk tidak rapi atau berdiri sambil bersender bisa menekan  dada dan mengurangi asupan udara ke paru-paru, yang menyebabkan  kegugupan dan ketidaknyamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Posisi Kepala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  meningkatkan rasa percaya diri selama wawancara, posisikan kepala Anda  tegak secara horizontal dan vertikal. Ini memberikan sinyal bahwa Anda  serius dalam menggapai tujuan. Namun ketika dalam percakapan, untuk  terlihat lebih bersahabat, miringkan sedikit kepala Anda untuk  menunjukkan simpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Tangan dan Lengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan  dan lengan memberi penilaian akan seberapa &quot;menerimanya&quot; kita. Jadi,  upayakan tangan Anda berada di samping tubuh. Ini menunjukkan bahwa Anda  bersikap terbuka dan siap menerima apapun yang datang kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang  pendiam cenderung melipat dan menjauhkan lengan mereka dari badan,  sementara orang yang supel cenderung menggambarkan maksud dengan gerakan  tangan sambil berbicara. Upayakan gerakan tangan tak jauh dari badan  Anda, supaya tak terlihat berlebihan. Jangan melipat tangan di depan  dada selama wawancara, karena Anda akan terlihat defensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Dua arti gerakan tangan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Telapak tangan menghadap ke luar dan ke atas berarti orangnya terbuka dan bersahabat.&lt;br /&gt;* Telapak tangan menghadap ke bawah berarti tipe orang yang dominan dan kemungkinan agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6. Kaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa  disadari, kaki cenderung bergerak di luar batas normal ketika kita  gugup, stress, atau sedang kebingungan. Mengatasinya? Upayakan kaki kita  setenang mungkin selama wawancara. Jangan biarkan kaki Anda terlipat,  karena seakan-akan hal itu menciptakan batasan antara Anda dan si  pewawancara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/3648281718292799017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=3648281718292799017' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/3648281718292799017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/3648281718292799017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/bahasa-tubuh-saat-wawancara-kerja.html' title='Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-6076853794246712564</id><published>2011-03-14T10:28:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:29:24.551-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Wawancara Kerja"/><title type='text'>10 Tips Super Efektif Dalam Menghadapi Interview</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Agar wawancara kerja dapat berjalan dengan efektif, maka Anda perlu  mempersiapkan segalanya dengan tepat dan sempurna - paling tidak  mendekati. Persiapkanlah segala aspek yang mungkin terjadi dalam  wawancara kerja tersebut, sehingga apabila Anda berhadapan dengan  permasalahan tersebut, Anda sudah dapat menguasai dan bahkan  mengendalikannya. Berikut ini 10 Tips super efektif dalam menghadapi  wawancara kerja:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;1. Siapkan Interview Kit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Orang-orang  dalam jajaran manajemen tak akan punya banyak waktu untuk mewawancarai  Anda. Untuk itu, bertindak proaktif pasti akan sangat membantu mencegah  terjadinya kemacetan komunikasi, siapkan sebuah berkas yang disebut  Interview Kit. Simpan dokumen penting seperti CV terbaru, ijazah  pendidikan, sertifikasi bidang keahlian dan training, sertifikat  penghargaan yang Anda miliki serta dokumen resmi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;Jangan  lupa juga beberapa lembar fotokopinya. Selain itu jika Anda punya hasil  karya atau bukti karya yang pernah Anda capai, sertakanlah juga.  Interview Kit sangat berguna memberikan gambaran visual diri Anda. Untuk  Anda yang memiliki keahlian dalam bidang kreatif, jangan lupa siapkan  portofolio, misalnya bidang fotografi, desain grafis atau periklanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Buat Daftar Kemahiran Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  akan membantu Anda menjawab pertanyaan yang menyangkut kelebihan diri  sendiri. Misalnya pengatahuan penggunaan internet, kursus intensif  komputer, diploma perpajakan atau sertifikasi internasional yang Anda  miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Buat Strategi &quot;60 detik&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlatihlan  menjawab pertanyaan yang diajukan kurang dari 1 menit. Strategi ini  cocok untuk menjawab pertanyaan seperti: &quot;Ceritakan tentang diri Anda?&quot;  Gunakan strategi ini untuk membuat kesimpulan jawaban. Juga untuk  mengakhiri wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4.Berlatih Memberikan Jawaban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlatih  Memberikan Jawaban Singkat dan Jelas untuk pertanyaan kunci, yakni  pertanyaan seperti, &quot;Mengapa Anda harus keluar dari tempat kerja lama?”  atau “Apakah kelemahan Anda?&quot; dapat Anda jawab dengan lancar jika sudah  dipersiapkan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Latih Penampilan Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan  kamera video dan alat rekam untuk mendengar suara dan melihat postur  tubuh saat wawancara. Minta bantuan teman untuk pura-pura berperan  sebagai si pewawancara. Usahakan berbicara dengan bahasa baku,  terstruktur dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6. Beri Bermacam-Macam Contoh Kejadian Atau Pengalaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa  yang telah Anda lakukan mencerminkan apa yang kelak Anda lakukan.  Pilihlah sebuah pengalaman yang sekiranya tidak hanya mengesankan Anda,  namun juga orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7. Jabat Tangan Si Pewawancara Dengan Tegas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandanglah kedua matanya. Sapa namanya saat masuk dan meninggalkan ruangan. Ucapkan salam standar sepert, &quot;Selamat Siang Bapak&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;8. Dengarkan Semua Pertanyaan Dengan Seksama dan Jawablah Dengan Ringkas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal  ini akan mengesankan Anda cakap dalam berkomunikasi maupun cepat dalam  berfikir. Jika ada pertanyaan yang tidak jelas, tanyakan sekali lagi  supaya Anda benar-benar yakin telah mengerti inti pertanyaan. Namun  jangan sampai hal ini (bertanya), Anda lakukan berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;9. Aktif Dalam Percakapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciptakan  hubungan dan ajukan pertanyaan berkaitan. Misalnya saat berbicara  tentang komputer, tanyakan sistem apa yang dipergunakan oleh perusahaan  tersebut. Berikan beberapa alternatif pengalaman Anda mengenai sistem  komputer tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;10. Perlihatkan Minat dan Semangat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspresi  wajah yang monoton tak akan membuat si pewawancara berminat dan yakin  akan kemampuan Anda. Ceritakan pengalaman yang telah Anda jalani. Lalu  tunjukan bahwa Anda akan sukses melakukan pekerjaan yang baru nantinya  berkat pengalaman masa lalu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/6076853794246712564/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=6076853794246712564' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6076853794246712564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6076853794246712564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/10-tips-super-efektif-dalam-menghadapi.html' title='10 Tips Super Efektif Dalam Menghadapi Interview'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-938181514780558981</id><published>2011-03-14T10:26:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:27:57.897-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Sukses Dalam Karir</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Berikut beberapa tips menentukan tujuan yang membantu Anda mencapai sukses dalam karir juga aspek lain dalam kehidupan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;• Yakinlah tujuan dapat tercapai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Tujuan  yang efektif dan realistis pastilah lebih mudah dicapai meskipun  mungkin diperlukan suatu trik untuk meyakinkan bahwa tujuan tersebut  dapat dicapai. Yakinlah anda merasa tertantang sehingga tujuan dapat  membawa ke tingkat berikutnya. Jika anda menentukan tujuan yang terlalu  tinggi dan berharap sempurna, anda pun harus memperiapkan diri sendiri  menerima kegagalan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Buat tujuan bersifat pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan  sebaiknya menjadi milik Anda bukan milik orang lain bahkan ketika  tujuan muncul dalam dunia karir. Petunjuk ketika memikirkan tujuan  seharusnya seperti “Saya ingin…,” bukan “saya harus…,” atau “saya  perlu….” Penting juga untuk membuang rasa pesimis atau perasaan negatif  ketika mulai menentukan tujuan. Ini artinya jangan membuat tujuan yang  tidak ingin dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Mengawasi tujuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah  susunan tujuan untuk memudahkan menjalankan dan mengerjakannya dengan  serius tiap hari. Tujuan tersebut perlu juga diawasi. Anda tidak selalu  dapat mengawasi apa yang atasan atau rekan pikirkan tentang anda, tetapi  anda dapat mengawasi betapa kerasnya anda bekerja, dan sikap terhadap  rekan kerja misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Memiliki suatu rencana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki  rencana spesifik mengenai bagaimana menjalankan tujuan, itu artinya  anda hampir dekat untuk mendapatkanya. Tulislah tujuan dan pelajari  setiap kemajuan dan catat setiap implementasi tujuan sekecil apapun.  Segera anda akan dapat mengukur kemajuan, ini memudahkan menentukan  tujuan karir yang dapat membantu memajukan diri sendiri atau proyek yang  tengah dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;• Tentukan batas waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan  lupa untuk membuat batas waktu dalam setiap tujuan yang anda  implementasikan. Jika anda tidak membuat batas waktu, anda tidak akan  pernah mendapatkan diri anda dalam usaha mencapai tujuan tersebut. Tanpa  batas waktu, suatu tujuan hanya menjadi angan-angan, dan anda akan  berkahir dengan perasan frutasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/938181514780558981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=938181514780558981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/938181514780558981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/938181514780558981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-sukses-dalam-karir.html' title='Tips Sukses Dalam Karir'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-7797229957342791383</id><published>2011-03-14T10:23:00.001-07:00</published><updated>2011-03-14T10:24:36.231-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Menjawab Pertanyaan Tersulit Wawancara Kerja</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan  merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda  inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan  diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan  memberi Anda tips untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling  umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;1. Beritahukan kami tentang diri Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Biasanya  ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan  terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab  empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan  pengalaman karir terakhir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk  atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget,  permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan  filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa  Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun  jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut,  tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut,  dan jangan memberikan jawaban negatif seperti &quot;Saya tahu perusahaan  anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini&quot;. Tekankan  keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutkan  prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan  kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan  sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan  prioritas, mengidentifikasi masalah, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutkan  tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil  dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Mengapa kami harus merekrut Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan  ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja  kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan  jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan  pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali.  Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan  jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan  Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri  jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda  akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama,  Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti  organisasi perusahaan dan kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;9. Berapa lama Anda akan bersama kami?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beritahukan  pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut  namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun  percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah  menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat  dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda  sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas  termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu  diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu  Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal  masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beritahu  pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik.  Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan  pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih  mementingkan kestabilan keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah  dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif.  Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak  sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan  sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda  berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin  jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa  Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah  Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi  ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa  inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut.  Jangan bersikap defensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;16. Berapa gaji yang Anda minta?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka  kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada  pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi  pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan  mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda  pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan  pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;17. Apa target jangka panjang Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan  tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan  jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan  jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban  yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka  membesar-besarkan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/7797229957342791383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=7797229957342791383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/7797229957342791383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/7797229957342791383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-menjawab-pertanyaan-tersulit.html' title='Tips Menjawab Pertanyaan Tersulit Wawancara Kerja'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-6182377611592786739</id><published>2011-03-14T10:21:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:22:37.065-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Kemungkinan Mengapa Surat Lamaran Anda Tidak Direspon</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Tentunya, pertama-tama anda harus melamar pekerjaan yang sesuai dengan  kemampuan dan minat anda sendiri, yang harus dicerminkan dalam surat  anda. Kemudian, kita perlu memahami bagaimana suatu perusahaan  menyeleksi surat lamaran yang diterimanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Bagi perusahaan, surat  lamaran dapat dianggap sebagai saringan pertama bagi calon karyawannya.  Biasanya, yang ingin diketahui pertama-tama adalah apakah persyaratan  mutlak yang biasanya tercantum dalam iklan terpenuhi atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;Persyaratan  mutlak itu meliputi misalnya, pendidikan terendah, jumlah pengalaman  kerja, dan juga apakah pengalaman itu relevan dengan pekerjaan yang  ditawarkan. Tentu saja kesan pertama penting sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang  lipatannya kurang rapi, salah tulis atau ketik menimbulkan kesan kurang  baik. Bila surat lamaran anda lengkap, dilampiri keterangan-keterangan  sesuai persyaratan, maka kesan pribadi yang tampil dari surat lamaran  anda akan menentukan apakah anda akan diundang untuk wawancara atau  tidak. Surat yang mencerminkan penulis yang berkepribadian menarik akan  mendapatkan lebih banyak perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilkanlah diri anda secara  wajar, jujur dan profesional. Sebutkanlah lowongan yang dilamar secara  jelas. Ceritakanlah secara ringkas apa yang mendorong anda untuk melamar  pekerjaan itu dan bagaimana anda secara pribadi merasa akan dapat  berkembang dan juga berkontribusi kepada perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah  membuat surat yang terlalu panjang. Satu lembar sudah cukup. Sertakan  lampiran berupa riwayat pekerjaan, pendidikan, salinan ijazah dan  hal-hal lain yang diminta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/6182377611592786739/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=6182377611592786739' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6182377611592786739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/6182377611592786739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/kemungkinan-mengapa-surat-lamaran-anda.html' title='Kemungkinan Mengapa Surat Lamaran Anda Tidak Direspon'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-8198413797302754071</id><published>2011-03-14T10:19:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:21:03.103-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Dan Trik Seputar Kerja"/><title type='text'>Tips Cara Cepat Mendapatkan Pekerjaan</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Mencari pekerjaan merupakan hal susah-susah gampang. Sebagian orang  membutuhkan waktu yang lama untuk memperolehnya, namun sebagian lagi  tidak membutuhkan waktu lama, bahkan ada yang dengan mudah  berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain. Kadang  Anda pasti merasa bosan dalam masa pencarian pekerjaan tersebut. 1-2  bulan mungkin belum begitu menggangu, 3-4 bulan mungkin Anda masih bisa  bersabar, namun 5-7 bulan anda masih belum juga mendapat pekerjaan atau  panggilan tes sekalipun, Anda harus segera merubah total strategi Anda  dalam mencari pekerjaan. Untuk itu, berikut ini Tips agar Anda cepat  mendapatkan pekerjaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-family: arial;&quot;&gt;1. Cari Informasi Sebanyak Mungkin Mengenai Bidang Pekerjaan Yang Menarik Bagi Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;Hal  pertama yang harus Anda lakukan adalah berburu informasi lowongan  pekerjaan. Karena informasi lowongan pekerjaan tidak akan datang pada  Anda dengan sendirinya. Gunakan semua sumberdaya media yang ada misalnya  : 1) Surat Kabar. Surat kabar merupakan media terpopuler dalam hal  menyediakan informasi pekerjaan. Supaya Anda tidak ketinggalan, cobalah  untuk berlangganan Surat Kabar atau untuk lebih menghemat  berlanggananlah surat kabar khusus untuk hari sabtu dan minggu, yang  mana lebih banyak memuat iklan lowongan kerja dibanding hari-hari yang  lain, 2) Internet. Anda dapat melakukan browsing di internet, bergabung  dengan situs-situs pencari kerja seperi www.karir.com atau  www.jobsdb.com, maupun melengkapinya dengan menjual diri melalui  pembuatan blog pribadi Anda (sehingga memungkinkan Anda dapat dikenal  pula oleh para penyedia lowongan kerja), 3) Kampus. Sering-seringlah  Anda berkunjung ke Kampus Anda, karena tidak jarang  perusahaan-perusahaan menempelkan publikasi penerimaan pegawai di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Mencari Kesempatan Kerja Yang Sesuai Dengan Target&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  begitu banyak informasi lowongan pekerjaan, pililah lowongan yang  kira-kira sesuai dengan kemampuan dan kualifikasi Anda, agar kesempatan  untuk dipanggil test menjadi lebih besar, pilihlah lowongan dengan  kebutuhan karyawan tahap pemula (entry level) atau fresh graduate.  Biasanya lowongan semacam ini menerima pelamar dengan pengalaman kerja  yang minim atau bahkan belum berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Manfaatkan Kesempatan Bertemu Muka Dengan Orang-Orang Yang Sedang Mencari Karyawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan  kesempatan yang datang kepada Anda. Apabila mendengar lowongan yang  sedang dibuka pada perusahaan temapt seorang teman bekerja, jangan ragu  meminta bantuannya untuk dipertemukan dengan pihak perusahaan tersebut.  Hal ini akan membukan jaringan kerja Anda. Selain itu usahakan dapat  bertemu muka dengan orang-orang yang bekerja pada bidang yang Anda  inginkan tersebut. Siapa tahu pada tahap selanjutnya, Anda harus  diwawancara oleh mereka tentang bidang pekerjaan spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Temui Alumni Yang Bekerja Pada Bidang Yang Anda Inginkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  begitu banyak informasi mengenai lowongan pekerjaan maupun tentang  bagaimana pekerjaan yang akan geluti nantinyadari para kakak kelas Anda  saat kuliah. Siapa tahu ada seseorang yang telah mendapatkan pekerjaan  yang selama ini Anda inginkan. Karena itu jangan ragu untuk datang dan  bergabung dengan acara para alumni .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Gunakan Koneksi Keluarga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  Anda biasanya malas datang ke acara-acara keluarga kini rajin-rajinlah  datang. Siapa tahu, di perusahaan tempat sepupu atau saudara yang lain  bekerja, ada lowongan yang sedang dibuka namun tidak diumumkan secara  terbuka kepada publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6. Gunakan Relasi Komunitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  Anda memiliki hobi dalam hal tertentu, ada baiknya Anda justru semakin  aktif dalam komunitas tersebut, jangan malah menutup diri. Misalnya,  komunitas sepeda, komunitas fotografi, komunitas futsal dsb. Karena  dalam komunitas tersebut, Anda akan bertemu dengan banyak orang dari  berbagai ragam latar belakang pekerjaan. Di sana Anda bisa menciptakan  jaringan kerja, jaringan bisnis dan memperoleh informasi yang mungkin  tidak dipublikasi secara terbuka oleh perusahaan mereka. Ingat  pernyataan jargon bahwa, “Banyak permasalahan bisnis diselesaikan di  lapangan golf”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7. Pelajari Persiapan Berburu Pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda  perlu mempelajari segala hal yang terkait dengan mencari pekerjaan,  mulai dari membuat surat Lamaran yang baik, Resume yang profesional,  Materi Ujian Penerimaan Pegawai, Busana Wawancara, Tata Cara Wawancara  Kerja dsb, mengingat hal ini tidak diajarkan sama sekali di bangku  perkuliahan. Karena berdasarkan pengalaman, akan sangat rugi dan  disesalkan, apabila Anda membuang kesempatan menjalani testing hanya  karena ketidaksiapan dan kesalahan kecil Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;8. Evaluasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasakan  untuk selalu melakukan evaluasi setelah proses testing/wawancara Anda  lakukan. Berpikirlah seakan-akan Anda belum waktunya diterima bekerja di  perusahaan tempat Anda baru saja melakukan testing/wawancara kerja  tersebut.Perdalam kembali hal-hal yang menurut Anda, Anda mengalami  kesulitan, misalnya ketika psikotes atau keitka focus group discussion.  Interospeksi diri, terus berlatih dan mencari referensi baik melalui  buku, internet ataupun bertanya kepada teman. Sehingga secara kualitas,  Anda dapat terus meningkat dan semakin siap untuk bersaing dari testing  ke testing yang lain (learning by doing). Karena pengalaman adalah guru  yang paling berguna.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/8198413797302754071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=8198413797302754071' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/8198413797302754071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/8198413797302754071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-cara-cepat-mendapatkan-pekerjaan.html' title='Tips Cara Cepat Mendapatkan Pekerjaan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5429682482437018936.post-1137894399927590802</id><published>2011-03-14T10:18:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T10:19:18.842-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Wawancara Kerja"/><title type='text'>Tips Menghadapi Pertanyaan Jebakan Saat Wawancara</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Ada 8 jenis pertanyaan yang sering menjebak waktu wawancara, silahkan pelajari dan siap-siap agar anda tidak terjebak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;3. Apa kelemahan utama Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;6. Prestasi apa yang dibanggakan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;7. Berapa gaji yang Anda harapkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: arial;&quot;&gt;Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/feeds/1137894399927590802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5429682482437018936&amp;postID=1137894399927590802' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1137894399927590802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5429682482437018936/posts/default/1137894399927590802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kumpulan-contoh-cv.blogspot.com/2011/03/tips-menghadapi-pertanyaan-jebakan-saat.html' title='Tips Menghadapi Pertanyaan Jebakan Saat Wawancara'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>