<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708</atom:id><lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 02:18:19 +0000</lastBuildDate><category>Motivasi</category><category>Internet</category><category>Tetorial</category><title>Bukan Guyu Lebbay</title><description>Berbagi Pengalaman dan Realita Kehidupan</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708.post-7210752569356189254</guid><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 13:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-14T20:24:53.302+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>MAWAR UNTUK IBU</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga
yang akan dipaketkan pada sang Ibu yang tinggal sejauh 250 km darinya. Begitu
keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan
sambil menangis tersedu-sedu. Pria itu menanyainya kenapa dan di jawab oleh
gadis kecil, “Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya.
Tapi saya cuman punya uang lima ratus rupiah saja, sedangkan harga mawar itu
seribu”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pria itu tersenyum dan berkata, “Ayo ikut, aku&amp;nbsp; akan membelikanmu bunga yang kau mau”.
Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus
memesankan karangan Bunga untuk dikirimkan ke ibunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantar
gadis kecil itu pulang kerumah. Gadis kecil itu melinjak gembira, katanya, “Ya
tentu saja. Maukah anda mengantarkan ketempat ibu saya ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kemudian mereka berdua menuju ketempat yang ditunjukkan gadis kecil
itu, yaitu pemakaman umum, dimana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada
sebuah kuburan yang masih basah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Melihat hal ini, hati pria itu menjadi terenyuh dan teringat sesuatu.
Bergegas, ia kembali menuju ke toko bunga tadi dan membatalkan kirimannya. Ia
mengambil karangan bunga yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya
sejauh 250 km menuju rumah ibunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Untuk itu, kenanglah Ibu yang selalu menyayangimu dan selalu meneteskan
airmatanya ketika kita hendak pergi. Ingatkah kita, ketika Ibu rela tidur tanpa
selimut demi melihat kita tidur nyenyak dengan dua selimut membalut ditubuh.
Ingatlah ketika jemari ibu mengusap lembut kepala kita dan ingatlah &amp;nbsp;ketika air mata menetes dari mata Ibu mana kala
ia melihat kita terbaring sakit…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesekali jenguklah Ibu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah
tempat kau dilahirkan… Kembalilah memohon maaf pada Ibu yang selalu setia rindu
akan senyumanmu. Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau
rindukan di masa datang. Ketika Ibu telah tiada, tak ada lagi yang berdiri
didepan pintu menyambut kita, tak adalagi senyuman indah tanda bahagia. Ya… yang
ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya. Yang ada hanyalah baju yang
digantung dilemari kamarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata dan
mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya. Kembalilah segera….&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Peluklah Ibu yang selalu menyayangimu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ciumlah kaki Ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik
diakhir hayatnya…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; line-height: 115%;&quot;&gt;Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/2012/03/mawar-untuk-ibu.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708.post-1440818842860187943</guid><pubDate>Sun, 11 Mar 2012 21:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-12T04:25:02.360+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Dengan Izin-Nya</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
MANUSIA adalah makhluk paling unik. Terkadang logikanya pun sering kacau, sehingga suka menarik kesimpulan sendiri. ”Tuhan tidak adil, tidak memihak yang lemah dan teraniaya,” kita memandang adil atau baik menurut versi kita sendiri, tidak dengan kehendak ilahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketidakadilan itu pula yang sering dipersoalkan seorang ibu, kala bayinya yang lucu dan manis meninggal. “kenapa bukan anak orang lain,” katanya menggugat Tuhan. Ia tak rela. Itulah buah keagamaan iman jika cinta pada sesama melebihi kepada Allah. Ya… tak dapat dipungkiri saya pun sering menggugat Tuhan manakala terkandas dalam suatu masalah.&lt;span 
class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dengan sikap Barakah ‘Abidah di Arabia. Ia sukses. “Namun, aku masih saja khawatir kalau-kalau penghasilanku sama sekali tidak berarti dihadapan Allah. Karena itu, aku pun sedih seraya berpikir, sekiranya Allah memang benar-benar menginginkan kekayaanku, dia pasti bakal membinasakanharta dan anak-anakku,” katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar saja. Akhirnya, baik anak-anak maupun hartanya tidak tersisa. “Namun, semuanya toh membuatku bahagia. Aku curiga, jangan-jangan Allah menginginkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagiku melalui berbagai ujian ini. Dan inilah cara-Nya mengingat diriku serta menjadikan jiwaku suci,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mensucikan harta juga dilakukan seorang nonmuslim asal Sumatera. Ia senang membelikan peti mati pada keluarga yang tak mampu. Tiap minggu, dua atau tiga peti pasti disumbangkan. “Saya merasa nikmat sekali setelah membantu mereka,” katanya. Namun, kenikmatan itu ada yang mengganjal. Soalnya, uang untuk membeli peti mati itu bukan jerih payah sendiri, melainkan hasil keringat suami. “Saya ingin bisnis sendiri agar bisa membelikan peti mati untuk orang-orang tak mampu,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya, jika pemberian itu seizing suami, makna dan barokahnya tetap sama tanpa ada ganjalan. Persis kisah Narada di pewayangan. Dia putra seorang pembantu. Dia tidak terdidik. Kadang, jika ibunya berhalangan, dia pula yang melayani para resi.
Dalam Srimad-Bhagavata diuraikan bahwa Narada, yang mencuci piring bekas makan para penyembah mulia itu, ingin mencicipi sisa-sisa makanan. Ia pun pinta izin kepada para resi. “Bolehkah saya makan makanan sisa ini.&quot; Narada penuh harap. Diizinkan. Rupanya, izin itulah yang membebaskannya dari segala reaksi dosa. Rupanya, sisa makanan para resi ittu pula yang berangsur-angsur membuat hati Narada sesuci mereka. Bahka, melalui pergaulan itu, minat hatinya untuk memuji kebesaran Tuhan berkembang pesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bercerita tentang izin juga mengingatkan seorang budak cantik bernama Tuhfah di abad IX. Ia tak mengenal tidur maupun makan. Kala kondisinya semakin gawat, majikannya mengirimkannya ke rumah sakit jiwa. Kendati ia berpakaian mewah dan wangi, kedua kakinya dirantai. Ia sering melantunkan bait-bait syair cinta.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Wahai, aku tidak gila tapi hanya mabuk!
Kalbuku sadar betul dan amat bening
Satu-satunya dosa dan kesalahanku ialah dengan tidak tahu malu menjadi kekasih-Nya…&lt;/blockquote&gt;
Dan setelah itu, Tuhfah pingsan. Begitu siuman, ia ditanya siapa yang engkau cintai? “Aku mencintai Zat yang membuatku sadar akan anugerah, yang berbagai macam karunia-Nya menyebabkanku dikenai kewajiban, yang dekat dengan segenap kalbu, yang mengabulkan orang-orang yang membutuhkan,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syaikh al-Saqati yang mendengar syair itu tergetar. Ia menyimpulkan, Tuhfah tidak gila dan memintanya pergi kemana saja. Tapi gadis itu menjawab “Aku hanya akan pergi jika majikanku mengizinkan. Kalau tidak, aku akan tetap disini.” “Demi allah,” kata Al-Saqati dalam hati, “ia lebih bijak ketimbang diriku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa disangka-sangka, majikan Tuhfah dating. Ternyata, wanita yang pandai bernyanyi dan bermain harpa itu dibelinya 22.000 dirham. “Semua kekayaan dan modalku habis,” katanya. Ia berharap untung. Ternyata, Tuhfah justru sering termenung, menangis, dan membuat orang lain tak bisa tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya ia dijebloskan ke rumah sakit jiwa. Jika begitu, “Berapa pun harga yang kau minta, akan kubayar,” kata Al-Saqati kepada majikan Tuhfah. Tawaran itu dicemohkan. Memang, Al-Saqati tidak punya uang sedirham pun saat itu. Sembari berlinang air mata, ia pulang kerumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam itu pula, pintu rumah Al-Saqati diketuk orang. Orang itu, menyebut dirinya Ahmad Musni, membawa lima pundi uang. Ia datang atas bisikan “suara gaib” agar Al-Saqati bisa membebaskan Tuhfah. Kontan, Al-Saqati bersyukur mencium tanah. Esoknya ia gamit tangan tamunya menuju rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak urung, penembusan itu membuat mata Tuhfah berlinang. Disaat itu pula, majikan Tuhfah dating sembari meratap dan menangis. Aneh!Janganlah menangis, “Harga yang kau minta telah ku bawakan, dengan keuntungan lima ribu dinar,” kata Al-Saqati. “Demi Allah, tidak,” kata majikan Tuhfah. Al-Saqati lalu menambahkan 10.000 dinar. Lagi-lagi dijawab “Tidak tuan.” “Sekiranya Anda
memberiku seluruh dunia ini untuk membelinya, aku tidak akan menerimanya,” ia menambahkan. Ia ingin membebaskan Tuhfah tanpa penembusan. Budak itu pun pergi dengan linangan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu pun berlalu. Al-Saqati, majikan Tuhfah, dan Ahmad Musni menunaikan haji. Tapi, diperjalanan, Ahmad wafat. Kala tawaf mengelilingi Ka’bah, Al-Saqati mendengar ratapan aneh nan pilu, jerit kesedihan dari hati yang terluka. Namun, ia tak mengenalinya. “Maha suci Allah! Tidak ada Tuhan selain Dia. Dulu aku pernah dikenal. Kini aku tidak dikenal lagi. Ini aku Tuhfah,”katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masya Allah! Begitu diberitahu bahwa mantan majikannya juga sedang berhaji, gadis itu berdoa sebentar, lalu roboh disamping Ka’bah dan wafat. Tak lama setelah itu, mantan majikannya yang sedih melihat Tuhfah telah tiada terjatuh disamping Tuhfah, lalu meninggal pula.&lt;br /&gt;
(Wanita-wanita Sufi, Dr. Javad Nurbakhsh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu, takdir di depan rumah Allah ini dengan seizin-Nya jua.&lt;br /&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/2012/03/dengan-izin-nya.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708.post-6039380062246647649</guid><pubDate>Sun, 11 Mar 2012 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-12T04:27:08.244+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Cermin Anak</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Suatu ketika disebuah sekolah, diadakan pementasan drama. Pentas drama yang meriah, dengan pemain yang semuanya siswa-siswi disana. Setiap anak mendapat peran, dan memakai kostum sesuai dengan tokoh yang mereka perankan. Semuanya tampak serius,sebab Pak Guru akan memberikan hadiah kepada anak yang tampil terbaik dipentas. &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan panggung, semua orang tua murid ikut hadir dan menyemarakkan acara itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lakon drama berjalan dengan sempurna. Semua anak tampil dengan maksimal. Ada yang berperan sebagai petani, lengkap dengan cangkul dan topinya, ada pula yang menjadi nelayan, dengan jala yang disampirkan dibahu. Disudut sana, tampak pula seorang
anak dengan raut muka ketus, sementara disudut lain, terlihat anak dengan wajah sedih, layaknya pemurung yang selalu menangis. Tepuk tangan dari para orang tua dan guru kerap terdengar, disisi kiri dan kanan panggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tibalah kini akhir dari pementasan drama. Dan itu berarti, sudah saatnya Pak Guru mengumumkan siapa yang berhak mendapat hadiah. Setiap anak tampak berdebar dalam hati, berharap mereka terpilih menjadi pemain drama yang terbaik. Dalam komat-kamit mereka berdoa, supaya Pak Guru akan menyebutkan nama mereka dan mengundang keatas panggung untuk menerima hadiah. Para Orangtua pun ikut berdoa, membayangkan anak mereka menjadi yang terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pak Guru telah menaiki panggung, dan tak lama kemudian dia menyebutkan sebuah nama. Ahha… ternyata, anak yang menjadi pak tua pemarah-lah yang menjadi juara. Dengan wajah berbinar, sang anak bersorak gembira. “Aku menang….”, begitu ucapannya. Ia pun bergegas menuju panggung, diiringi kedua orangtuanya yang tampak bangga. Tepuk tangan terdengar lagi. Sang orangtua menatap sekeliling, menatap ke seluruh hadirin. Mereka bangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pak Guru menyambut mereka. Sebelum menyerahkan hadiah, ia sedikit bertanya kepada sang jagoan, “Nak, kamu memang hebat. Kamu pantas mendapatkannya. Peranmu sebagai seorang yang pemarah terlihat bagus sekali. Apa rahasianya ya, sehingga kamu bisa tampil sebaik ini? Kamu pasti rajin mengikuti latihan, tak heran jika kamu terpilih menjadi yang terbaik..” tanya Pak Guru. “Coba kamu ceritakan kepada kami semua, apa yang bisa membuat kamu seperti ini…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang anak pun menjawab, “Terima kasih atas hadiahnya Pak. Dan sebenarnya saya harus berterima kasih kepada Ayah saya. Karena, dari Ayah lah saya belajar berteriak dan menjadi pemarah. Kepada Ayah lah saya meniru perilaku ini. Ayah sering berteriak kepada saya, maka bukan hal yang sulit untuk menjadi pemarah seperti ayah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tampak sang Ayah yang mulai tercenung. Sang anak mulai melanjutkan, “…Ayah membesarkan saya dengan cara seperti ini, jadi peran ini, adalah peran yang mudah buat saya…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyap. Usai bibir anak itu terkatup, keadaan tambah senyap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitupun kedua orangtua sang anak di atas panggung, mereka tampak tertunduk, jika sebelumnya mereka merasa bangga, kini keadaannya berubah. Seakan, mereka berdiri sebagai terdakwa dimuka pengadilan. &lt;i&gt;Mereka belajar sesuatu hari itu. Ada yang perlu diluruskan dalam perilaku mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;Disini kita dapat memetik satu pelajaran, bahwa ketika lahir manusia sangat tergantung kepada orang lain, terutama orangtua, dan lebih khusus lagi kepada ayah. Di masa anak-anakpun ketergantungan itu masih sangat tampak. Karena ketergantungan itu, maka penting sekali peranan orangtua terhadap perkembangan kepribadian anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini, orang tua perlu bertindak hati-hati dan bijak. Sebab pola asuh yang salah jelas bakal merugikan anak kelak. Untuk itu, orang tua harus mengetahui aturan dan rambu-rambu dalam mengasuh anak. Dr. Jusni Ichsan Solichin, Sp.KJ, dalam bukunya memaparkan 11 tuntunan bagi orang tua dalam pengasuhan anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.  Harus Disertai Kasih Sayang&lt;br /&gt;
Anak sudah dapat merasakan apakah ia disayangi, diperhatikan, diterima, dan dihargai atau tidak. Orang tua dapat menunjukkan kasih sayang secara wajar sesuai umur anak. Dengan mencium atau membelai, berkata lembut, hingga anak merasa ia memang disayang. Pencurahan kasih sayang ini harus dilakukan konstan, tulus, dan nyata sehingga anak benar-benar merasakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.  Tanamkan Disiplin yang Membangun&lt;br /&gt;
Perlu memberlakukan tata tertib yang tidak berkesan serba membatasi. Hal ini akan menjadi pedoman bagi anak, hingga ia mengerti perilaku apa yang diperbolehkan dan mana yang tidak. Juga mengenalkan anak pada disiplin. Dengan demikian ia diharapkan mampu mengendalikan diri sekaligus melatih tanggung jawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.  Luangkan Waktu bagi Kebersamaan&lt;br /&gt;
Memanfaatkan waktu bersama anak merupakan hal yang sangat penting dalam pengasuhan anak. Dari sini akan tercipta lingkungan dan suasana yang menunjang perkembangan. Orang tua bisa menggunakan waktu tersebut dengan bermain bersama, berbincang-bincang, melatih keterampilan sehari-hari, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.  Ajarkan Salah-Benar/Baik-Buruk&lt;br /&gt;
Hal-hal yang dapat diajarkan adalah nilai-nilai yang berlaku di lingkungan keluarga,masyarakat sekitar dan budaya bangsa. Misalnya, adat istiadat, norma dan nilai yang berlaku. Hal ini sangat diperlukan agar anak mudah menyesuaikan diri dengan orang lain. Mintalah anak berlaku ramah dan jujur serta melarangnya menyakiti orang lain. Selain harus terus-menerus dan konsisten, terangkan kenapa perbuatan menyakiti tidak boleh dilakukan sedangkan sikap ramah diperlukan. Dengan begitu anak tahu kenapa mereka dilarang berbuat sesuatu, serta dapat memahami apa arti salah-benar dan baik-buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.  Kembangkan Sikap Saling Menghargai&lt;br /&gt;
Sikap saling menghargai dapat dicontohkan. Bila orang tua berbuat salah, jangan segan meminta maaf. Kelak ketika anak berbuat salah, dia pun tak segan meminta maaf. Orang tua yang menghormati anak akan merangsang anak untuk menghargai dan menghormati orang tua maupun siapa saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6.  Perhatikan dan Dengarkan Pendapat Anak&lt;br /&gt;
Jika anak punya pendapat, dengarkan dan berikan perhatian tanpa berusaha untuk mempengaruhinya. Bila perlu, kemukakan pendapat dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti anak. Hal ini akan membuat hubungan orang tua dan anak jadi lebih akrab, hingga
anak dapat menyatakan perasaannya. Termasuk perasaan yang baik dan buruk, seperti marah dan tidak senang, tanpa takut kehilangan kasih sayang dari orang tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7.  Membantu Mengatasi Masalah&lt;br /&gt;
Anak butuh bimbingan kala menghadapi masalah, namun orang tua jangan sesekali memaksakan pendapatnya. Pahami masalah sesuai sudut pandang anak dan berikan beberapa pendapat serta doronglah anak untuk memilih yang sesuai dengan keadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8.  Melatih Anak Mengenal Diri Sendiri dan Lingkungan&lt;br /&gt;
Ajaklah anak mengenal dirinya. “Saya ini anak laki-laki” atau “Saya adalah anak perempuan”. Lalu mengenalkan orang lain di lingkungannya, ada ibu, bapak, kakek, nenek, paman dan lainnya. Dengan demikian, semakin lama pengenalan anak kian luas. Anak juga perlu dilatih mengenal emosi dan cara menyalurkan emosi yang baik agar tidak menyakiti dirinya sendiri atau orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9.  Mengembangkan Kemandirian&lt;br /&gt;
Rangsanglah inisiatif dan berikan kebebasan untuk mengembangkan diri. Beri kesempatan mengerjakan sesuatu menurut keinginan mereka sendiri. Tentu saja asalkan tidak bertentangan dengan norma masyarakat. Untuk memupuk inisiatif anak, beri pujian pada apa yang telah berhasil dilakukan dan bukan malah mencelanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Memahami Keterbatasan Anak&lt;br /&gt;
Setiap individu, termasuk anak, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Orang tua hendaknya jangan menuntut melebihi kemampuan anak. Yang tak kalah penting, jangan pernah membanding-bandingkan anak yang satu dengan anak yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Menerapkan Nilai Agama dalam Kehidupan Sehari-hari&lt;br /&gt;
Nilai-nilai agama perlu diajarkan sejak usia dini sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Cara paling baik, beri contoh dan minta anak berlaku sama. Misalnya berdoa sebelum melakukan kegiatan apa pun, memaafkan kesalahan orang lain, mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan dan lain-lain.&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/2012/03/cermin-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Wolio, Baubau, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-5.4847680181412617 122.6129150390625</georss:point><georss:box>-5.9906560181412614 121.9812010390625 -4.978880018141262 123.2446290390625</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708.post-5176208905980226968</guid><pubDate>Wed, 06 Apr 2011 12:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-12T04:27:48.920+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Motivasi</category><title>Garam dan Telaga</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak tua yang bijak, hanya mendengarkan dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakana bagaimana rasanya….”, ujar Pak tua itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pak tua itu, pak tua itu sedikit tersenyum. Lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ketepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pak Tua lalu kembali menaburkan segenggam garam, kedalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-ngaduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Segar”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, Tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda, lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh disamping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tapi kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bida kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pak Tua itu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu kembali menyimpan “segenggam garam” untuk anak muda yang lain, yang sering dating padanya membawa keresahan jiwa…..&lt;br /&gt;
  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/2011/04/garam-dan-telaga.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708.post-3564472314500144557</guid><pubDate>Sat, 05 Mar 2011 18:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-13T09:12:10.587+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Internet</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tetorial</category><title>Mengganti layout Facebook</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI_nDmfQDEKnB63wFCE2ySAoeuQ4GNltrucaZvCn3I0iAjrfRg9YxCxlsUMfoUWEVefObPgmakrZsJRbxRnt5cPItPIqNM_BzZUB_djl2taUt7wD_LgBZ0GDiYjlJkeaCxuXS4KTFcQHA/s1600/catsSkin33.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;K&lt;/span&gt;ali ini saya coba berbagi cara mengganti layout (background) facebook. sebagian facebooker mungkin ga ngerti, tapi jujur saya pun awalnya ga ngerti.....&lt;br /&gt;
Tuk lebih jelasnya, ini gambarannya...&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ8zJMkvYRejUcYXJ6yJBdOBuDs7d2SOdR2_rNmeutag521ZX6qKoAb4HKdylwgzxQw8-oq_qqY04YFPCsTCt5as4znAVPZ5pwV-RLqozAjJAdViL79P4sPwQFRWawPQv4TMqb1D3FuFU/s1600/Skin.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;164&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ8zJMkvYRejUcYXJ6yJBdOBuDs7d2SOdR2_rNmeutag521ZX6qKoAb4HKdylwgzxQw8-oq_qqY04YFPCsTCt5as4znAVPZ5pwV-RLqozAjJAdViL79P4sPwQFRWawPQv4TMqb1D3FuFU/s320/Skin.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Nah sekarang dah paham kan...!!&lt;/span&gt;&lt;img src=&quot;http://cdn.rep.sc.sweetim.com/cont/emoticons/26_winking.gif&quot; title=&quot;winking&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: 12pt;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt; Langsung aja ye kita ke tahap pemasangannya...&lt;br /&gt;
Instalnya lumayan mudah loh, namun ada baiknya laptop taw PC yang akan di instal milik pribadi...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt; Browser yang di gunakan adalah mozila firefox.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt; Instal addons stylish pada firefox anda &lt;a href=&quot;http://adf.ly/gifk&quot;&gt;&lt;i&gt;klik disini&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; untuk menginstal.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI_nDmfQDEKnB63wFCE2ySAoeuQ4GNltrucaZvCn3I0iAjrfRg9YxCxlsUMfoUWEVefObPgmakrZsJRbxRnt5cPItPIqNM_BzZUB_djl2taUt7wD_LgBZ0GDiYjlJkeaCxuXS4KTFcQHA/s1600/catsSkin33.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;139&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI_nDmfQDEKnB63wFCE2ySAoeuQ4GNltrucaZvCn3I0iAjrfRg9YxCxlsUMfoUWEVefObPgmakrZsJRbxRnt5cPItPIqNM_BzZUB_djl2taUt7wD_LgBZ0GDiYjlJkeaCxuXS4KTFcQHA/s320/catsSkin33.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Klik tombol &lt;i&gt;&lt;b&gt;Download Ora&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;li&gt;Selanjutnya sampai muncul tombol instal, kalo sudah muncul klik tombol&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt; &lt;i style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;instal now&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tinggal tunggu dech proses instalasi sampai selesai lalu klik restart browser anda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kalo udah di restart lanjut dengan memilih layout yang anda suka, GPL klik aja &lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/giZg&quot;&gt;&lt;u&gt;disini&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah link kebuka, klik layout &amp;amp; klik instal with stylish yg Bro/Sis sukai...&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6B33RLWen5n2q-TkJTaHlw5wGqbVL452Hujm_JD2vdAzxuvLOmUEeKb-dTHkY5ApNODOpUfXfEr17gRV9eUu4DPa8klQKb-pVebMElIYIKKLnbc-t_LN_OY5cdhbG4lhF-k8-cL99Zi8/s1600/catsSkin44.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;169&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6B33RLWen5n2q-TkJTaHlw5wGqbVL452Hujm_JD2vdAzxuvLOmUEeKb-dTHkY5ApNODOpUfXfEr17gRV9eUu4DPa8klQKb-pVebMElIYIKKLnbc-t_LN_OY5cdhbG4lhF-k8-cL99Zi8/s320/catsSkin44.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwdrEXC7ziHkX9sJFV88_O0sBhFy-lhseVCxhlStGTvP28fi41Aiqan5G58shdvYIBClVWrM9QYEbpnPO0ObteEG-yr3PliLRSWbCNpO6R-5cQoxEksAg_L-KPzrCAKrfEu5D3OrB2-bQ/s1600/catsSkin5.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;209&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwdrEXC7ziHkX9sJFV88_O0sBhFy-lhseVCxhlStGTvP28fi41Aiqan5G58shdvYIBClVWrM9QYEbpnPO0ObteEG-yr3PliLRSWbCNpO6R-5cQoxEksAg_L-KPzrCAKrfEu5D3OrB2-bQ/s320/catsSkin5.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Selamat mencoba Bro &amp;amp; Sis....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;&quot;&gt;OOaammm, ngantuk taya.. he he he,,,,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;NB:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;Untuk hasil yang sempurna sebaiknya anda registrasi lebih dahulu di &lt;b&gt;http://my.imageshack.us/registration/&lt;/b&gt; (free loh)...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/2011/03/mengganti-layout-facebook.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ8zJMkvYRejUcYXJ6yJBdOBuDs7d2SOdR2_rNmeutag521ZX6qKoAb4HKdylwgzxQw8-oq_qqY04YFPCsTCt5as4znAVPZ5pwV-RLqozAjJAdViL79P4sPwQFRWawPQv4TMqb1D3FuFU/s72-c/Skin.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1716038537777747708.post-7835737535230467201</guid><pubDate>Wed, 02 Mar 2011 21:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-13T09:13:04.252+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Internet</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tetorial</category><title>Trik mengatasi IDM eror pada detik terakhir download</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kesalnya law dah lama nge-download, pas saat terakhir downloadnya eror alias mati. Biasanya masalah ini terjadi kalo file yang di download ukurannya besar. Nah, untuk itu saya mau berbagi bagaimana solusi mengatasi download file dengan IDM yang berhenti di 99 % .....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3nQ6jKp-NCRugSBHfjs7UZnx2ChVFz_EDiDceh3wV8qnvyfEmqD_4dL58XwviIR_I87axDNidweDyXFjs4dXze-cckEqwECjQvHYllU2Z_RxUVLkOf0p_afr6Ok3L1rD5cyBNPVvtt1k/s1600/IDM.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;231&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3nQ6jKp-NCRugSBHfjs7UZnx2ChVFz_EDiDceh3wV8qnvyfEmqD_4dL58XwviIR_I87axDNidweDyXFjs4dXze-cckEqwECjQvHYllU2Z_RxUVLkOf0p_afr6Ok3L1rD5cyBNPVvtt1k/s320/IDM.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Program IDM, pada dasarnya membagi suatu file (part) yang di download menjadi &amp;nbsp;bagian-bagian kecil, (Misalnya 300 MB itu, dibagi menjadi 16 bagian, yang nanti akan disatukan diakhir pementasan). Nah, problem di IDM ini adalah, kalau sudah hampir 100 % sering terjadi error. Program ini terlalu buru – buru untuk menyatukan file, padahal downloadnya belum sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebelum dimulai nih, ciri-ciri file yang gagal di download itu seperti ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sekitar 99 % proses, waktu (time left) terhenti&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kecepatan download (Transfer rate) pada IDM makin      lambat dan akhirnya berakhir di 0 kB/s&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pada status hanya muncul tulisan, connecting dan send      get.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Jika di pause, tidak bisa dilanjutkan lagi (tidak bisa      di resume). Sekalipun di resume, IDM akan meminta alamat yang baru untuk      menyelesaikan prosesnya dan anda akan disuruh untuk menunggu. (tapi pasti nunggunya kelamaan tuh.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Anda me-resumenya lalu muncul tulisan seperti ini :      “Cannot download the file because of timeout”&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-MnsyqevvgUvcFNeuMqQhBqbUXmrySWmp1JYaA5fsx9LBDdh0DiblHbEkFhdKtINNssoV1JH5yjIDHBVeL5cBPmTwKFI5u7BUPt9Y7acjR0RxCmuN7wAK9G2gxPtRR8qVkk1fRmk8hyg/s1600/IDM+2.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-MnsyqevvgUvcFNeuMqQhBqbUXmrySWmp1JYaA5fsx9LBDdh0DiblHbEkFhdKtINNssoV1JH5yjIDHBVeL5cBPmTwKFI5u7BUPt9Y7acjR0RxCmuN7wAK9G2gxPtRR8qVkk1fRmk8hyg/s1600/IDM+2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;dari ciri-ciri diatas ,yang harus anda lakukan adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot; type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pause IDM-nya &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pada toolbar IDM, klik download, kemudian options&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Setelah anda meng-klik options, maka akan muncul sebuah      menu lagi. Klik save to dan cari tulisan “Temporary directory”. Copy      alamat tersebut. contoh, C:\Users\User\AppData\Roaming\IDM\DwnlData&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Klik start pada desktop anda, paste-kan alamat tadi di      search&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Akan muncul jendela baru dan bukalah foldernya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Disana, anda akan melihat banyak file, nah itulah      file-file yang belum selesai di download oleh IDM &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Cari folder dari file anda yang tadi gagal. (Misal,      anda mendownload dengan nama file 5ef388c5024d2564e5c880f9ec0751_156 dan besarnya 600MB) &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Setelah terbuka, anda akan melihat beberapa file (biasanya dari salah satu file itu sudah lengkap contoh &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;5ef388c5024d2564e5c880f9ec0751_156&amp;nbsp; 600MB)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Buat folder baru dan copy-paste file tadi (yang 600 MB) dan foldernya cat-paste ke desktop&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;Nah sekarang dengan menggunakan sofware HJ-Split anda membagi file menjadi 2 bagian dengan extensi &quot;file Universal Extractor&quot; download HJ-Split &lt;a href=&quot;http://adf.ly/n4nd&quot;&gt;disini&lt;/a&gt; gratis loh!!&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7bWR-bsloVxUfzH9zp7T4-KUCf3Y_01Xp5SyAOtLjDRNArkconVGYIefmJoVh5MSA-Yam8VkCpo9kVMHT_10fNYg9A_14tOCo_9QyyId4m2KNY7Z-R0t59zBKUtNBQTkspUDuww4a-gY/s1600/IDM+6.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;155&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7bWR-bsloVxUfzH9zp7T4-KUCf3Y_01Xp5SyAOtLjDRNArkconVGYIefmJoVh5MSA-Yam8VkCpo9kVMHT_10fNYg9A_14tOCo_9QyyId4m2KNY7Z-R0t59zBKUtNBQTkspUDuww4a-gY/s200/IDM+6.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-top: 0cm; text-align: justify;&quot; type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;Buka HJ-Split dan klik SPLIT,&amp;nbsp; input file tadi dan split file size (misal besar file 600 MB maka split file size sebesar 300 MB) terakhir klik star, tunggu sampai proses selesai...&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;selanjutnya buat &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt; Notepad, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;ketikan &quot;copy /b *.0?? movie.mkv&quot; (tanpa tanda kutip) seperti pada gambar diatas&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; dibawah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;Simpan di folder file tadi dengan nama file terserah anda, dan ubah extensinya jadi &lt;b&gt;*.bat&lt;/b&gt;, misal &quot;JoinMovie.bat&quot;, agar file berubah menjadi ekstensi *.bat, gunakan tanda kutip ganda tersebut di jendela konfirmasi penyimpanan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;Klik 2x pada file *.bat tersebut, Maka akan muncul &lt;b&gt;Command Prompt&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;Tunggu hingga selesai penggabungan (hingga &lt;b&gt;Command Prompt hilang dengan sendirinya)&lt;/b&gt; dan selamat menikmati movie anda...(^-^)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1_5WkZLS05RGY2iCj8jLR6IcDxe55XNyuirptL3Uc9amNkmNvcdMhXmJ8HnoLx4nbp7m6cEK2PH5lPxpmEEFomoFawrtzMFpln_u8hGX1ZO3G4EODPpLlnTBl2iy0Qe5adbU5oK8-uNU/s1600/IDM+9.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;161&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1_5WkZLS05RGY2iCj8jLR6IcDxe55XNyuirptL3Uc9amNkmNvcdMhXmJ8HnoLx4nbp7m6cEK2PH5lPxpmEEFomoFawrtzMFpln_u8hGX1ZO3G4EODPpLlnTBl2iy0Qe5adbU5oK8-uNU/s320/IDM+9.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;NB:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;cara yang sama bisa digunakan untuk &lt;b&gt;*.rmvb *.flv &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;ekstension file lainnya&lt;/b&gt; dengan mengubah ekstensinya dari &lt;b&gt;.mkv&lt;/b&gt; menjadi &lt;b&gt;.rmvb&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://lhankbuthonz.blogspot.com/2011/03/trik-mengatasi-idm-eror-pada-detik_12.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3nQ6jKp-NCRugSBHfjs7UZnx2ChVFz_EDiDceh3wV8qnvyfEmqD_4dL58XwviIR_I87axDNidweDyXFjs4dXze-cckEqwECjQvHYllU2Z_RxUVLkOf0p_afr6Ok3L1rD5cyBNPVvtt1k/s72-c/IDM.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>10</thr:total></item></channel></rss>