<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Little Place of Kamaruddin</title><link>http://kamaruddin.jajanmedan.com</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/LittlePlaceOfKamaruddin" /><description>From Layman to Layman</description><language>en</language><lastBuildDate>Tue, 21 Sep 2010 02:00:00 PDT</lastBuildDate><generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator><sy:updatePeriod xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/">hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/">1</sy:updateFrequency><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/LittlePlaceOfKamaruddin" /><feedburner:info uri="littleplaceofkamaruddin" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><title>Mengapa nge-blog?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/787kvT4zce4/</link><category>Thoughts</category><category>blog</category><category>mengapa ngeblog</category><category>ngeblog</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Sun, 12 Sep 2010 11:20:47 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=617</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/09/blog-enter-key-300x225.jpg" alt="" title="blog-enter-key" width="300" height="225" style="float:left;margin-right:20px" />Mengapa anda nge-blog? Bagi sebagian besar orang mungkin jawabannya adalah popularitas/ekistensi di internet, <em>sharing</em> ilmu, dokumentasi, curhat, arena makian, promosi, mendulang uang dan alasan lainnya. Bagi saya <strong>blogging adalah sama seperti membuka koran/media pribadi</strong>. Dan ciri khas blogging saya adalah <em>niche</em> ke IT dengan menggumpulkan referensi sebanyak mungkin untuk mendukung/melengkapi postingan saya. Adapun hal ini supaya postingan tidak sekedar <abbr title="Asal Bunyi">AsBun</abbr>.  Karena gaya <em>nyeleneh</em> (sambil ngotot) mempertahankan prinsip inilah blog ini sempat <em>ndak</em> update yang berlangsung sampai setengah tahun lebih. Tapi <em>sorry sorry sorry Jack</em>, saya tidak ingin menjadi seperti &#8220;Pakar&#8221; yang sering muncul di mana-mana <em>prat pret</em> tanpa mendalami masalah terlebih dahulu. </p>
<p>Kelemahan saya selain yang di atas juga suasana dan bahasa. Suasana yang membuat saya betah ngeblog adalah complete silence (di atas jam 10 malam) di mana saya bisa lebih fokus dan tidak terganggu. Maklumlah sudah ada pemberani kecil yang belajar berlari. Ah&#8230; kamera saja sudah tidak sanggup membekukan bayangannya sejak 9 bulan. Tinggal <em>situ</em> bayangin saja &#8220;latihan pinggang&#8221; dan <em>omongan</em> &#8220;no&#8221; yang harus saya jalani setiap hari. Bahasa, nah yang ini saya masih belajar banyak dari blogger-blogger lain. Saya masih kacau meriah soal bahasa Indonesia yang baik dan benar <img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Untuk itulah saya perlu revise update puluhan kali. Selain itu, ada keluhan beberapa teman mengenai blog IT-related ini&#8230; <em>&#8220;gua gak tahu mau komen apa, kaga ngarti&#8230;.&#8221;</em> (gdubrak) </p>
<p>Tapi saya akan tersinggung bila ada yang menganggap blogging adalah opini pribadi. Apa!? Blogging cuma sekedar menulis pendapat sendiri? Well, apakah membuka media cetak sendiri tidak perlu mengambil sumber/informasi dari narasumber terpercaya? Apakah stasiun TV yang baru dibuka akan dipenuhi dengan semua pendapat dan omongan pendirinya? Apakah postingan IT yang ditulis di sini dianggap sekedar pendapat sendiri tanpa riset? Apakah gambar ilustrasi yang menemani postingan ini tidak perlu dicari yang sesuai? Apakah para blogger lainnya menulis artikel hanya sekedar mengetik saja. Inspirasi saya adalah mas <a href="http://www.priyadi.net">Priyadi</a> (dengan artikel <em>debunking</em>-nya), <a href="http://blogombal.org/">Paman Tyo</a> (wartawan senior yang sempat sekali bertandang di sini, saya terhormat bin tersanjung dan hampir membuat pengumuman se-RT), <a href="http://indonesia-anonymus.blogspot.com/">Indonesia Anonymus</a> (untuk English blog mereka yang <em>suangat</em> excellent). Banyak blog-blog di Internet yang membuat pembacanya selain bertambah cerdas juga termotivasi dan merubah hidup. Perusahaanpun membuat blog di situs resminya untuk membuat tanggapan yang lebih cepat dan personal kepada pelanggannya, contohnya <a href="http://blogs.adobe.com/">Adobe</a>, <a href="http://blogs.technet.com/b/microsoft_blog/">Microsoft</a>, <a href="http://blogs.avg.com/id-en/blogs">AVG</a>, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Nah apa yang membuat anda nge-blog?</p>
<p>PS: Postingan ini untuk menghindari omelan dan janji ke rekan blogger, terutama <a href="http://wongmuntilan.wordpress.com/">mbak ini</a> dan <a href="http://tonggo.wordpress.com/">bro blogger</a> ini <img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8212;<br />
Gambar diambil dari <a href="http://bit.ly/d60FnC">Tutor2u.net</a></p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=617&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/787kvT4zce4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Mengapa anda nge-blog? Bagi sebagian besar orang mungkin jawabannya adalah popularitas/ekistensi di internet, sharing ilmu, dokumentasi, curhat, arena makian, promosi, mendulang uang dan alasan lainnya. Bagi saya blogging adalah sama seperti membuka koran/media pribadi. Dan ciri khas blogging saya adalah niche ke IT dengan menggumpulkan referensi sebanyak mungkin untuk mendukung/melengkapi postingan saya. Adapun hal ini [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2010/09/13/mengapa-nge-blog/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">2</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2010/09/13/mengapa-nge-blog/</feedburner:origLink></item><item><title>Fatherhood Movies</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/bT2JAQQakBM/</link><category>Indonesian</category><category>Miscellaneous</category><category>film dedikasi kepada ayah</category><category>film tribute to father</category><category>movie tribute to father</category><category>movies dedicated to fathers</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Thu, 04 Mar 2010 05:39:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=565</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Banyak kisah dan <a href="http://www.womenofchina.cn/Lifestyle/Leisure_Time/movie/204522.jsp">film tentang ibu yang berjuang membesarkan anaknya</a> berikut tantangannya dalam mempertahankan keluarga. Dibandingkan dengan ibu, seorang ayah jelas berperan jauh lebih sedikit dalam mengasuh namun tetap mempunyai andil dalam membesarkan anak di sebuah keluarga. Daftar di bawah ini adalah beberapa film yang pernah saya tonton yang mengisahkan perjuangan seorang ayah dalam keluarga.</p>
<p>1. <a href="http://www.imdb.com/title/tt0085388/">Papa, Can You Hear Me Sing</a> (1983)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/papa-can-you-hear-me-sing.jpg" alt="" title="papa-can-you-hear-me-sing" style="float:left;margin-right:20px" />Seorang veteran perang bisu melewatkan hari demi hari sebagai penjual botol arak bekas. Suatu hari dia menemukan bayi perempuan yang ditelantarkan di jalan. Bayi itu dibesarkan sendiri dan menjadi salah satu alasan untuk tetap hidup di dunia. Setelah dewasa, si anak menjadi penyanyi terkenal. Karena kesibukan dan &#8220;prosedur&#8221;, si anak semakin terpisah dengan ayah. Ayah bisu di dera rindu teramat dalam dan sakit. Di tengah konser si anak menyusul ke RS namun terlambat sudah. Dengan hati hancur, si anak tampil di akhir konser menyanyikan gubahan lagu &#8220;Any Empty Wine Bottle to Sell&#8221; yang menjadi legenda.</p>
<p>Saya menontonnya pertama kali sewaktu masih SD dan sudah sangat lama mencari film legendaris Taiwan ini. Siapkan tissue karena film ini akan menguras air mata. Selain kisah mengharubiru, kita juga bisa melihat jelinya sutradara menangkap suasana Hongkong 80-an, daerah kumuh dan kehidupannya kemudian dikontraskan dengan pesatnya pembangunan di pusat kota akan terlihat di sini. Film ini memenangkan 4 <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Horse_Awards">Golden Horse Award</a> (Oscar versi Hongkong). Pemeran ayah bisu, Sun Yueh, tampil sangat memukau walau tanpa sepatah katapun.<br />
<span id="more-565"></span><br />
<strong>Lirik &#8220;Any Empty Wine Bottle to Sell&#8221;</strong></p>
<p><em>Do you have wine bottles to sell<br />
What a familiar sound that is<br />
It´s been with me day in and day out<br />
I never need to think about it.<br />
It´s something I can never forget.</p>
<p>Without heaven, where would earth be?<br />
Without earth, where would home be?<br />
Without home, where would you be?<br />
Without you, where would l be?</p>
<p>Without you to raise me<br />
To give me warmth and life<br />
Without you to protect me<br />
What would my fate be?<br />
It was you who raised me<br />
Accompany me from my first word saying<br />
It was you who gave me a home<br />
To share with you, together</p>
<p>You cannot open your mouth and speak<br />
But you know black &#038; white, right and wrong<br />
You cannot express how you feel<br />
You contribute your precious life, though<br />
Your familiar sound, from afar<br />
Reminds me of your loving soul<br />
When will you return to my side<br />
And let us sing together</p>
<p>Do you have wine bottles to sell<br />
What a familiar sound that is<br />
It´s been with me day in and day out<br />
I never need to think about it.<br />
It´s something I can never forget.<br />
</em></p>
<p>2. <a href="http://www.imdb.com/title/tt0118799/">La vita è bella/Life is Beautiful</a> (1997)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/la_vita_e_bella.jpg" alt="la_vita_e_bella" style="float:left;margin-right:20px" />Berlatar belakang Jerman menguasai Italia, sang Ayah dan anak dikerjapaksakan di kamp konsetrasi Jerman. Sang ayah membohongi si anak bahwa mereka semua yang ada di sana sedang bermain permainan yang hadiah utamanya adalah sebuah tank. Siapa yang bertahan terakhir, dialah yang akan membawa pulang sebuah tank. Kebohongan sang ayahnya beberapa kali dan pada akhirnya menyelamatkan si anak, membuatnya tetap hidup hingga menarasikan kembali pengorbanan ayahnya. </p>
<p>Film Italia ini berhasil memenangkan 3 Oscar. Walau tergolong bagus, saya pribadi kurang begitu suka dengan gaya si ayah nyentrik <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Roberto_Benigni">Roberto Benigni</a>. Seperti menonton &#8220;Jim Carrey&#8221;-nya Italia.</p>
<p>3. <a href="http://www.imdb.com/title/tt0257044/">Road to Perdition</a> (2002)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/roadtoperdition.jpg" alt="roadtoperdition" title="roadtoperdition" style="float:left;margin-right:20px" />Michael Sullivan adalah seorang ayah dan anggota mafia, pekerjaannya <em>hitman</em>. Pekerjaan yang selama ini selalu dirahasiakan kepada anak-anaknya. Suatu hari, anak sulungnya menyelinap ke dalam mobil dan menyaksikan ayahnya &#8220;bekerja&#8221;. Akibatnya? Perencanaan pembunuhan seluruh keluarga yang berujung pada terbunuhnya ibu dan adiknya. Anak tersebut kemudian menjadi target dan terus diburu oleh anak bos mafia yang menganggap bocah tersebut adalah saksi yang perlu dilenyapkan. Tugas sang ayah berubah menjadi pelindung anaknya sendiri dari orang-orang yang ia kenal dan selama ini memberinya nafkah.</p>
<p>4. <a href="http://www.imdb.com/title/tt0352248/">Cinderella Man</a> (2005)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/cinderellaman.jpg" alt="" title="Cinderellaman" style="float:left;margin-right:20px" /></a>Berlatar belakang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_great_depression">&#8220;The Great Depression&#8221;</a>, sang ayah, petinju ternama terpaksa menjadi pekerja kasar di pelabuhan. Tanpa mempedulikan cederanya, ia juga bertarung kecil-kecilan (seringkali tanpa sarapan) untuk mencukupi kebutuhan. Sampai pada suatu saat, sang ayah dengan tebal muka singgah ke tempat bos/temannya terdahulu meminta sedekah demi keluarganya. Kebesaran hati ayah benar-benar terlihat di film kisah nyata ini. Bagaimana dia lebih memperhatikan kondisi istri dan anaknya. Menelan harga diri, menahan malu dan bertebal muka. Sebuah inspirasi dan motivasi kepada setiap ayah.</p>
<p>5. <a href="http://www.imdb.com/title/tt0454921/">The Pursuit of Happyness</a> (2006)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/pursuitofhappyness.jpg" alt="" title="pursuitofhappyness" style="float:left;margin-right:20px" /> Ini adalah kisah nyata <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chris_gardner">Chris Gardner</a>, salah satu jutawan dan penulis &#8220;The Pursuit of Happyness&#8221;. Kisah salesman tunawisma dan jungkir baliknya membesarkan anak sendirian untuk hidup layak. Film ini mengambarkan kesulitan-kesulitan hidup yang terus menghantam Chris. Pisah dengan istrinya, diusir karena menunggak sewa rumah, dikejar karena naik taksi tidak bayar, ditipu, tidur semalaman bersama sang anak di toilet umum (ya, anda tidak salah baca), berebut tempat dengan tuna wisma lainnya di <em>homeless shelter</em> (rumah singgah) demi tidur layak sang anak dan tidak gelandangan di jalan. Sampai kepada perjuangannya mendapatkan pekerjaan sebagai seorang broker dan mendirikan firma keuangannya sendiri.</p>
<blockquote><p>Don&#8217;t ever let somebody tell you&#8230; you can&#8217;t do something. Not even me. All right?</p>
<p>&#8230; If you want something, go get it. Period.</p></blockquote>
<p>6. <a href="http://www.imdb.com/title/tt1262981/">World&#8217;s Greatest Dad</a> (2009)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/WorldGreatest-Dad.jpg" alt="" title="WorldGreatest Dad" style="float:left;margin-right:20px" />Film ini adalah film komedi tidak biasa yang membawa anda ke dunia sesungguhnya. Jadi jangan berharap berakhir seperti film komedi lain. Aktor serba bisa, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Robin_williams">Robin Williams</a>, bermain sebagai seorang penulis, guru sastra sekaligus ayah yang lemah dalam mendidik anak remajanya. Datanglah realita yang cukup tragis, sang anak mati karena masturbasi di kamarnya sendiri. Sang ayah menutupi kematiannya dengan keahlian menulisnya. Tulisannya menginspirasi teman-teman, bahkan seluruh sekolah anaknya demam &#8220;Kyle Clayton&#8221;. Sebuah kesempatan seumur hidup, si ayah bisa mencapai puncak ketenaran dengan &#8220;memanfaatkan&#8221; kematian anaknya sendiri. Namun sang ayah lebih memilih hidup seperti sebelumnya dan mengakui perbuatannya karena dia lebih mencintai anaknya sendiri.</p>
<blockquote><p>&#8220;My son is a douche bag. But I love him&#8230;&#8221;</p></blockquote>
<p>7. <a href="http://www.imdb.com/title/tt0107614/">Mrs. Doubtfire</a> (1993)<br />
Sebuah film yang melesatkan karir Robin Williams. Menyamar sebagai pengasuh baru, Mrs. Doubtfire, untuk mendekatkan diri kepada anak-anaknya setelah proses perceraian dengan istrinya. Sepertinya hampir setiap orang pernah menonton film ini. </p>
<p>8. <a href="http://www.imdb.com/title/tt1125849/">The Wrestler</a> (2008)</p>
<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/03/wrestler.jpg" alt="" title="wrestler" style="float:left;margin-right:20px" /></a>Mantan pegulat terkenal 80-an, Randy Robinson, berjuang untuk hidup  dan berkeluarga di akhir karirnya. Cedera dan sakit jantungnya membuatnya tidak cukup kuat lagi untuk bertarung. Sang ayah lalu mencoba menjalani hidup normal dan mencoba mendekatkan diri kepada anak perempuannya yang pernah ditinggalkannya sewaktu masih kecil.  Diapun mencoba bertahan hidup dengan bekerja sebagai pelayan supermarket. Sayangnya dunia tidak menerimanya untuk hidup selain dari dunia di atas ring. Kesendiriannya dan kesulitan untuk membina hubungan dengan anaknya membuatnya bertarung terakhir kalinya di atas ring, yang mana kemudian membebaskannya.</p>
<p><em>to be continued&#8230;</em></p>
<p>akan updating daftar setelah menonton film ini:<br />
<a href="http://www.imdb.com/title/tt0107207/">In the Name of the Father</a> (1993)<br />
<a href="http://www.imdb.com/title/tt0040522/">Ladri di biciclette/The Bicycle thieves</a> (1948)</p>
<p>&#8212;<br />
Reference:</p>
<p>1. <a href="http://www.imdb.com">IMDB</a> (Internet Movie DataBase)<br />
2. <a href="http://en.wikipedia.org">Wikipedia</a><br />
3. <a href="http://www.associatedcontent.com/article/269095/ten_great_movies_about_father_figures.html?cat=40">Ten Great Movies About Father Figures</a></p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=565&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/bT2JAQQakBM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Banyak kisah dan film tentang ibu yang berjuang membesarkan anaknya berikut tantangannya dalam mempertahankan keluarga. Dibandingkan dengan ibu, seorang ayah jelas berperan jauh lebih sedikit dalam mengasuh namun tetap mempunyai andil dalam membesarkan anak di sebuah keluarga. Daftar di bawah ini adalah beberapa film yang pernah saya tonton yang mengisahkan perjuangan seorang ayah dalam keluarga.
1. [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2010/03/04/fatherhood-movies/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">2</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2010/03/04/fatherhood-movies/</feedburner:origLink></item><item><title>Belajar cinta di lampu merah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/0pMdXhcwA40/</link><category>Indonesian</category><category>Miscellaneous</category><category>Thoughts</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:33:33 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=556</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2010/01/holding-hands.jpg" alt="Mother-Son Holding Hands" title="Mother-Son Holding Hands" class="size-full wp-image-558" /></p>
<p>Hari ini&#8230;</p>
<p>Di persimpangan jalan, seorang pengemis tua duduk bersama seorang bocah di pembatas jalan. Si ibu berkulit gelap, dihiasi kerutan tua mendekap bocah laki-laki yang tertawa riang. Hari itu adalah hari yang biasa bagi mereka. Duduk di pembatas jalan, menunggu sisa kasihan dari orang yang lalu lalang. Si bocah mencium kedua pipi dan kening si ibu kemudian tertawa. Si ibu tersipu lalu menatap kosong ke depan. Mungkin lelah menunggu sesuatu untuk dibawa pulang hari itu.  Dua orang yang (mungkin) sudah dianggap tidak ada. Si bocah lalu mengganggu si ibu kembali. Diambilnya sekeping uang logam, diletakkan di atas kepala si ibu. Beberapa kali dilakukan si bocah sampai saatnya si ibu menyerah, ikut tertawa bersama si bocah lalu menciumnya sayang.</p>
<p>Mobil SUV besar buatan Jepang membatasi aku dan mereka. Bercanda riang tak peduli sepasang mata memandang sedari awal.</p>
<p>Sial! Sekelilingku menyalak, menggonggongku dengan keras! Lampu kurang ajar itu masih merah, tinggal beberapa detik lagi. 2 menit sekian detik adalah waktu yang terlalu lama bagi kebanyakan orang. Bagiku, waktu tersebut saya belajar sesuatu.</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=556&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/0pMdXhcwA40" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Hari ini&amp;#8230;
Di persimpangan jalan, seorang pengemis tua duduk bersama seorang bocah di pembatas jalan. Si ibu berkulit gelap, dihiasi kerutan tua mendekap bocah laki-laki yang tertawa riang. Hari itu adalah hari yang biasa bagi mereka. Duduk di pembatas jalan, menunggu sisa kasihan dari orang yang lalu lalang. Si bocah mencium kedua pipi dan kening si [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2010/01/21/belajar-cinta-di-lampu-merah/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">5</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2010/01/21/belajar-cinta-di-lampu-merah/</feedburner:origLink></item><item><title>Fun: I’m drunk…</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/R5E-ocIF2Nc/</link><category>Fun</category><category>lucu</category><category>mabok susu</category><category>valiant</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Sun, 05 Jul 2009 06:57:14 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=548</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/07/valiant_drunk.jpg" alt="Mabok Susu" title="Mabok Susu" width="420" height="315" class="size-full wp-image-547" /></p>
<p>Drunk after feeding session (Mabok susu). <a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/06/03/define-valiant/">Valiant</a> is guilty as charged.</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=548&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/R5E-ocIF2Nc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Drunk after feeding session (Mabok susu). Valiant is guilty as charged.</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/07/05/fun-im-drunk/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">1</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/07/05/fun-im-drunk/</feedburner:origLink></item><item><title>Love Me… Now and Forever</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/BGpI4uvAIMA/</link><category>Miscellaneous</category><category>Thoughts</category><category>love me</category><category>meaningful song</category><category>popular funeral song</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Tue, 09 Jun 2009 09:55:58 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=539</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><strong>LOVE ME</strong><br />
<a href="http://collinraye.com">Collin Raye</a><br />
All I Can Be (1991)<br />
<a href="http://www.youtube.com/watch?v=GMgMi3wA3C0">Video</a></p>
<p>I read a note my Grandma wrote<br />
Back in 1923<br />
Grandpa kept it in his coat<br />
And he showed it once to me<br />
He said, Boy you might not understand, but a long long time ago<br />
Grandma&#8217;s daddy didn&#8217;t like me none<br />
But I loved your Grandma so</p>
<p>We had this crazy plan to meet<br />
And run away together<br />
Get married in the first town we came to and live forever<br />
But nailed to the tree where we were supposed to meet instead<br />
I found this letter<br />
And this is what it said:</p>
<p><em>&#8220;If you get there before I do<br />
Don&#8217;t give up on me<br />
I&#8217;ll meet you when my chores are through<br />
I don&#8217;t know how long I&#8217;ll be<br />
But i&#8217;m not gonna let you down<br />
Darling wait and see<br />
And between now and then<br />
Until I see you again<br />
I&#8217;ll be loving you<br />
Love, me&#8221;</em></p>
<p>I read those words just hours before<br />
my Grandma passed away<br />
In the doorway of a church<br />
Where me and Grandpa stopped to pray<br />
I know I&#8217;ve never seen him cry<br />
In all my fifteen years<br />
But as he said these words to her<br />
His eyes filled up with tears</p>
<p><em>&#8220;If you get there before I do<br />
Don&#8217;t give up on me<br />
I&#8217;ll meet you when my chores are through<br />
I don&#8217;t know how long I&#8217;ll be<br />
But i&#8217;m not gonna let you down<br />
Darling wait and see<br />
And between now and then<br />
Until I see you again<br />
I&#8217;ll be loving you . . .<br />
Love, me&#8221;</em></p>
<p>And between now and then<br />
Until I see you again<br />
I&#8217;ll be loving you . . .<br />
Love, me</p>
<p>&#8212;<br />
Note:<br />
I don&#8217;t know Collin Raye and his country music very much except for &#8220;<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/In_This_Life_(album)">In This Life</a>&#8220;. But after listening to and scanning the lyrics &#8220;Love, Me&#8221;, my eyes are filled with tears. &#8220;Love, Me&#8221; is a popular funeral song. </p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=539&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/BGpI4uvAIMA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>LOVE ME
Collin Raye
All I Can Be (1991)
Video
I read a note my Grandma wrote
Back in 1923
Grandpa kept it in his coat
And he showed it once to me
He said, Boy you might not understand, but a long long time ago
Grandma&amp;#8217;s daddy didn&amp;#8217;t like me none
But I loved your Grandma so
We had this crazy plan to meet
And run [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/06/09/love-me-now-and-forever/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">0</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/06/09/love-me-now-and-forever/</feedburner:origLink></item><item><title>Define: Valiant</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/096KgB2Bt0k/</link><category>Miscellaneous</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Wed, 03 Jun 2009 01:45:50 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=517</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><strong>valiant</strong> /ˈvæl.i.ənt/</p>
<p><em>adjective</em><br />
very brave or bravely determined, especially when things are difficult or the situation gives no cause for hope. <em><br />
&#8212; source: <a href="http://www.cambridge.org/elt/dictionaries/cald.htm">Cambridge Advance Learner&#8217;s Dictionary</a></em></p>
<p>Valiant Kamaruddin is beginning his first page of life. Boldly venturing into new world.</p>
<p><a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/06/20090602_valiant.jpg" rel="lightbox" title="Valiant Kamaruddin"><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/06/20090602_valiant-300x225.jpg" alt="Valiant Kamaruddin" title="Valiant Kamaruddin" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-516" style="float:left;margin-right:25px" /></a><br />
&#8212; Statistics &#8212;<br />
Level 1</p>
<p>l: 51 cm<br />
w: 3.8 kg</p>
<p>Agility: 1/10<br />
Armor: 0<br />
Strength: 1/10<br />
Personality: -<br />
Perception: 1/10<br />
Wisdom: -</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=517&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/096KgB2Bt0k" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>valiant /ˈvæl.i.ənt/
adjective
very brave or bravely determined, especially when things are difficult or the situation gives no cause for hope. 
&amp;#8212; source: Cambridge Advance Learner&amp;#8217;s Dictionary
Valiant Kamaruddin is beginning his first page of life. Boldly venturing into new world.

&amp;#8212; Statistics &amp;#8212;
Level 1
l: 51 cm
w: 3.8 kg
Agility: 1/10
Armor: 0
Strength: 1/10
Personality: -
Perception: 1/10
Wisdom: -</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/06/03/define-valiant/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">8</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/06/03/define-valiant/</feedburner:origLink></item><item><title>Review: The New iPod Shuffle</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/gEJJrwgta4U/</link><category>IT in General</category><category>Indonesian</category><category>manually download voiceover</category><category>new ipod shuffle</category><category>review ipod shuffle</category><category>ulasan new ipod shuffle</category><category>voiceover manual download</category><category>voiceoversetup.exe download</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Sat, 23 May 2009 08:47:01 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=496</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p>Saya sudah memendam keinginan cukup lama untuk memiliki iPod Shuffle terbaru, <a href="http://www.apple.com/ipodshuffle/">The New iPod Shuffle</a> atau iPod Shuffle generasi ketiga. Biasa&#8230; produk Apple selalu monumental, spektakuler, dan mencuri perhatian dunia. Seri Shuffle adalah jajaran pemutar musik portable iPod yang &#8220;dipakai&#8221; (wearable). Jadi produknya harus tidak ribet, ultra kecil dan yang terpenting, tetap modis. </p>
<p>Ketika berjalan-jalan sendirian di salah satu mal di Medan hari Sabtu lalu, saya membelinya untuk istri sebagai hadiah. Saya sudah tidak kaget dengan bentuk fisiknya yang lebih kecil daripada Shuffle generasi kedua. Ketahanan baterenya juga cukup lama, sekitar 10 jam.</p>
<p><span id="more-496"></span><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/05/new_ipod_shuffle_03.jpg" alt="New iPod Shuffle 3rd Gen. (belakang)" title="New iPod Shuffle 3rd Gen. (belakang)" width="400" height="300" class="alignnone size-full wp-image-502" /></p>
<p>Shuffle terbaru ini tidak memiliki tombol apapun di badannya. Tombol kendalinya ada pada kabel earphone. Designnya sangat minimalis. Beberapa orang mungkin tidak suka dengan desain baru ini. <a href="http://reviews.cnet.com/mp3-players/apple-ipod-shuffle-third/4505-6490_7-33550035.html">CNET bahkan menyebutkan</a> bahwa Shuffle ini &#8220;boring&#8221;. Tapi bagi orang yang suka menyembunyikan pemutar musiknya maka inilah produk paling tepat setelah iPod Shuffle generasi kedua. Cobalah jepit di kerah baju, tepi kaos, celana jeans, atau mungkin dasi anda. Jika tidak ada yang menanyakan benda apa itu maka kirimlah email kepada Steve Jobs untuk memecat karyawan bagian desain produk. <img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi apa saja yang baru?</p>
<ul>
<li><strong>Voiceover</strong><br />
Ya, memang bukan hype yang berlebihan jika Apple mengatakan bahwa iPod inilah yang pertama bisa &#8220;ngomong&#8221;. Jika anda menekan dan tahan tombol tengah di pengendali volume earphone maka teknologi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/VoiceOver">Voiceover</a> menyebutkan lagu dan nama artisnya. Cukup keren bukan? Kini anda bisa tahu lagu apa yang sedang dimainkan. </p>
<p>Masalah yang saya temui adalah suara Voiceover-nya. Nada suaranya terkadang berubah sendiri saat menyebutkan lagu tertentu. Suara Voiceover pada versi Mac juga terdengar lebih tegas dan jelas daripada versi PC. Yang terakhir ini diketahui saat melihat video &#8220;Introducing the New iPod Shuffle&#8221;. </li>
<li><strong>Multiple Playlist</strong><br />
Ini yang saya suka dari iPod baru ini. Dengan iTunes anda bisa membuat playlist untuk lagu-lagu tertentu. Anggaplah playlist itu kategori misalnya &#8220;Jogging&#8221;, &#8220;Rock&#8221;, &#8220;Love Songs&#8221;. Dengan menekan dan tahan setelah Voiceover selesai menyebutkan lagu dan artis, ia akan menyebutkan playlist anda satu per satu berdasarkan abjad. Tekan tombol tengah sekali pada playlist yang disebutkan untuk memainkan semua lagu yang ada dalam playlist tersebut. </li>
<li><strong>Packaging</strong><br />
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/05/new_ipod_shuffle_02.jpg" alt="Unboxing the iPod Shuffle 3rd Gen." title="Unboxing the iPod Shuffle 3rd Gen." width="400" height="301" class="alignnone size-full wp-image-501" /></p>
<p>Produknya kali ini dipaket dengan minimalis. Apple berkomitmen untuk meminimalkan kerusakan lingkungan dengan menggunakan bahan yang bisa didaur ulang dan pemakaian bahan sedikit mungkin. Tentu ini juga meminimalkan cost yang keluar, bukan begitu Steve?</li>
</ul>
<p><strong>Lalu Kekurangannya?</strong></p>
<ul>
<li><strong>Pengendali di earphone</strong><br />
Jika pengendali atau earphone ada gangguan/rusak maka anda terpaksa membeli earphone baru. Saya belum tahu berapa harga earphone baru untuk Shuffle ini, tapi rasanya saya tidak akan mau mendengarkan harganya.</li>
<li><strong>Harus memakai iTunes</strong><br />
Jika Shuffle sebelumnya ada program kecil alternatif seperti <a href="http://agoraphobeus.free.fr/iShuffle/">iShuffle</a>, <a href="http://www.yamipod.com">YamiPod</a>, <a href="http://www.getsharepod.com">Sharepod</a> untuk manajemen file musik, maka kali ini saya harus kecewa. Program kecil di atas masih belum berfungsi baik. Bahkan iShuffle gagal untuk mengenali Shuffle terbaru ini. Hal ini menyebabkan saya terpaksa <a href="http://www.apple.com/itunes/download/">mendownload iTunes</a> sebesar 72 MB yang di dalamnya terdapat Quicktime, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bonjour_(software)">Bonjour</a>, Apple Software Updater dan lain-lain yang wajib dipasang di komputer.  Saya harus pasrah kali ini. Voiceover tetap mewajibkan ada iTunes, pemutar musik sebesar King Kong yang memakan memori ~50MB.</li>
</ul>
<p>Lalu bagaimana dengan harga? Harga sebenarnya cuma $79 di &#8220;sono&#8221;. Di Medan saya mendapatkan harganya $12-$15 lebih tinggi. Maklum barang import dengan garansi internasional (katanya). </p>

<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/05/23/review-the-new-ipod-shuffle/new_ipod_shuffle_02/' title='Unboxing the iPod Shuffle 3rd Gen.'><img width="150" height="150" src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/05/new_ipod_shuffle_02-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Unboxing the iPod Shuffle 3rd Gen." /></a>
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/05/23/review-the-new-ipod-shuffle/new_ipod_shuffle_03/' title='New iPod Shuffle 3rd Gen. (belakang)'><img width="150" height="150" src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/05/new_ipod_shuffle_03-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="New iPod Shuffle 3rd Gen. (belakang)" /></a>
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/05/23/review-the-new-ipod-shuffle/new_ipod_shuffle_04/' title='New iPod Shuffle (depan)'><img width="150" height="150" src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/05/new_ipod_shuffle_04-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="New iPod Shuffle (depan)" /></a>
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/05/23/review-the-new-ipod-shuffle/new_ipod_shuffle_05/' title='How small is the new iPod Shuffle?'><img width="150" height="150" src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/05/new_ipod_shuffle_05-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="How small is the new iPod Shuffle?" /></a>

<p>&#8212;<br />
<strong>Voiceover Manual download</strong><br />
If you fail continuously when installing Voiceover from the internet. Try this for <a href="http://content.info.apple.com/iPod/SBML/osx/bundles/061-6189.20090409.Vbg7U/iPodVoiceOverSetup.exe">Voiceover manual download</a> using your download manager.</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=496&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/gEJJrwgta4U" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Saya sudah memendam keinginan cukup lama untuk memiliki iPod Shuffle terbaru, The New iPod Shuffle atau iPod Shuffle generasi ketiga. Biasa&amp;#8230; produk Apple selalu monumental, spektakuler, dan mencuri perhatian dunia. Seri Shuffle adalah jajaran pemutar musik portable iPod yang &amp;#8220;dipakai&amp;#8221; (wearable). Jadi produknya harus tidak ribet, ultra kecil dan yang terpenting, tetap modis. 
Ketika berjalan-jalan [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/05/23/review-the-new-ipod-shuffle/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">1</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/05/23/review-the-new-ipod-shuffle/</feedburner:origLink></item><item><title>Rope as Marriage Symbol</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/d1FhksRUvM0/</link><category>Miscellaneous</category><category>amazing</category><category>love</category><category>marriage symbol</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Wed, 08 Apr 2009 20:46:57 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=487</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/04/two-rocks-wed.jpg" alt="Two rocks and rope as marriage symbol" title="Two rocks and rope as marriage symbol" width="492" height="343" class="alignnone size-full wp-image-488" /></p>
<p>Japanese <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Shinto">Shinto</a> priests first wed these two hulking rocks off the coast of <a href="http://wikitravel.org/en/Futami">Futami</a> more than 1,300 years ago to symbolize the sanctity of marriage. Today, husband rock (the strong, silent type at 30 feet high) and wife rock are still yoked together in the Pacific Ocean by 100 feet of braided rice straw, which is replaced three times a year. (The priests do that at low tide, when the rocks aren&#8217;t separated by water, and worshippers join in the ceremony by handing the rope from person to person onshore.) In the summer, the scene is perhaps most divine: The sun appears to rise between the two points, with Mount Fuji visible in the distance.</p>
<p>The two wedded rocks are called <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Meoto_Iwa">Meoto Iwa</a> (Husband-and-wife rocks)</p>
<p>&#8212;<br />
Source:<br />
<a href="http://www.rd.com/your-america-inspiring-people-and-stories/four-ways-of-looking-at-a-rope/article127115.html">Four Ways of Looking at a Rope</a> &#8211; Reader&#8217;s Digest</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=487&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/d1FhksRUvM0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>Japanese Shinto priests first wed these two hulking rocks off the coast of Futami more than 1,300 years ago to symbolize the sanctity of marriage. Today, husband rock (the strong, silent type at 30 feet high) and wife rock are still yoked together in the Pacific Ocean by 100 feet of braided rice straw, which [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/04/09/rope-as-marriage-symbol/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">0</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/04/09/rope-as-marriage-symbol/</feedburner:origLink></item><item><title>Fun: Please help yourself to the fried noodles</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/Tfu12Pbe0Sw/</link><category>Fun</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Fri, 27 Mar 2009 22:50:51 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=483</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2009/03/20090328_translation_inggris.jpg" alt="Help Yourself to the fried noodles" width="420" height="315" class="size-full wp-image-482" /></p>
<p>This is one of the advantage of being a teacher. You&#8217;ll get some creative or more often, funny answers.</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=483&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/Tfu12Pbe0Sw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>This is one of the advantage of being a teacher. You&amp;#8217;ll get some creative or more often, funny answers.</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/03/28/fun-please-help-yourself-to-the-fried-noodles/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">1</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/03/28/fun-please-help-yourself-to-the-fried-noodles/</feedburner:origLink></item><item><title>Quote: The Best Streetsweeper</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~3/jBLlBxHpj3k/</link><category>Thoughts</category><category>martin luther king</category><category>quote</category><dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">kamaruddin</dc:creator><pubDate>Tue, 17 Mar 2009 03:19:41 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=478</guid><content:encoded xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><![CDATA[<p><em>If a man is called to be a streetsweeper, he should sweep streets even as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great streetsweeper who did his job well.</em> </p>
<p>&#8211; Martin Luther King Jr.</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=478&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/LittlePlaceOfKamaruddin/~4/jBLlBxHpj3k" height="1" width="1"/>]]></content:encoded><description>If a man is called to be a streetsweeper, he should sweep streets even as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great streetsweeper who did his job well. 
&amp;#8211; Martin [...]</description><wfw:commentRss xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/03/17/quote-the-best-streetsweeper/feed/</wfw:commentRss><slash:comments xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">0</slash:comments><feedburner:origLink>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2009/03/17/quote-the-best-streetsweeper/</feedburner:origLink></item></channel></rss>

