<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541</id><updated>2024-10-04T21:04:10.257-07:00</updated><category term="Info"/><category term="Kader"/><category term="Litbang"/><category term="PR"/><category term="Penmas"/><category term="Penprof"/><category term="Prestasi"/><title type='text'>MAHASISWA PANGAN DAN GIZI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-5930722843278755056</id><published>2013-09-16T07:49:00.000-07:00</published><updated>2013-09-16T07:49:16.724-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kacang Hijau</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU2BofHBK31HzbuvMrcTp0-axJ-xvR93ae4vcnZIuAyBC8cWshSwKArCqN9wJTk5mmn7Hz3u_0V4M9pgRMXh7YCaxzTBAgzciLqju1ah9DCLL1QIDmbxy2HsGmhCs1GVif7EQ_ir8pfOLk/s1600/Kacang-Hijau.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;177&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU2BofHBK31HzbuvMrcTp0-axJ-xvR93ae4vcnZIuAyBC8cWshSwKArCqN9wJTk5mmn7Hz3u_0V4M9pgRMXh7YCaxzTBAgzciLqju1ah9DCLL1QIDmbxy2HsGmhCs1GVif7EQ_ir8pfOLk/s320/Kacang-Hijau.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Kacang hijau memiliki nama latin &lt;i&gt;Vigna radiata&lt;/i&gt; dan termasuk ke dalam famili &lt;i&gt;Fabaceae&lt;/i&gt;.
 Kacang hijau masih bersaudara dengan kacang panjang, kacang polong dan 
kacang kedelai. Di Indonesia, kacang hijau biasa dikonsumsi dan diolah 
menjadi bubur. Makanya dikenal dengan nama bubur kacang ijo, yang isinya
 merupakan campuran antara kacang hijau, santan dan gula serta beras 
ketan hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kacang hijau memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa. Bahkan dikenal 
sebagai makanannya para tentara agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi, 
fisiknya kuat dan otaknya cerdas. Oke berikut ini merupakan penjelasan 
mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kacang hijau untuk kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/08/kandungan-manfaat-kacang-hijau.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Kandungan Nutrisi Kacang Hijau&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai salah satu sumber makanan yang baik untuk kesehatan, kacang 
hijau mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/07/jenis-jenis-vitamin-dan-fungsinya-bagi.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Kaya Vitamin&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kacang hijau mengandung asam folat sebesar 159 µg/100 gr dan vitamin B1 
sebesar 0,2 mg/100 gr. Tidak hanya itu, kacang hijau juga dilengkapi 
dengan riboflavin, B6, asam pantothenat, serta niasin, yang berguna 
membantu fungsi metabolisme dan organ tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/06/macam-macam-fungsi-mineral-bagi-tubuh.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Sumber Mineral&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kacang hijau kaya akan mineral. Dalam 100 gram kacang hijau terdapat potasium (266 mg), fosfor (99 mg), mangan (48 mg), &lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/06/sumber-kalsium.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kalsium&lt;/a&gt; (27 mg), magnesium (0,3 mg), &lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/06/sumber-zat-besi.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;zat besi&lt;/a&gt; (1,4 mg), zinc (0,8 mg), selenium (2,5 µg).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/06/sumber-protein.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Kaya Protein&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kacang hijau bisa menjadi sumber  protein alternatif bagi para 
vegetarian. Kandungan protein dalam setiap  100 gr kacang hijau sebesar 7
 gr protein. Protein dalam kacang hijau  memiliki profil asam amino 
lengkap dan dapat diserap tubuh lebih cepat.  Protein berguna dalam 
membantu pembentukan sel-sel otot, mempercepat  pemulihan, meningkatkan 
daya tahan tubuh, dan membantu Anda kenyang  lebih lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/06/20-makanan-sumber-serat-dan-jenis-jenis.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Kaya Serat&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kandungan serat dalam 100  gr kacang hijau sebesar 7,6 gr serat. Jumlah 
ini dapat memenuhi  kebutuhan serat harian sebesar 30 persen. Serat 
bermanfaat dalam menjaga  fungsi saluran cerna, mencegah sembelit, dan 
membantu menurunkan  kolesterol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/08/sumber-makanan-yang-mengandung-omega-3.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Kaya Omega-3&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kacang hijau juga  diperkaya dengan Omega-3 sebesar 0,9 mg/100gr dan 
Omega-6 sebesar 119  mg/100gr. Seperti kita ketahui bahwa asam lemak 
esensial ini berguna  untuk menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan 
jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/08/kandungan-manfaat-kacang-hijau.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Kandungan nutrisi lengkap yang terkandung dalam kacang hijau, menjadikan
 makanan ini sebagai sumber makanan dengan segudang manfaat kesehatan, 
antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Membantu Penyerapan Nutrisi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penelitian mengungkapkan bahwa kekurangan vitamin B1 menyebabkan 
metabolisme melambat sehingga proses penyerapan nutrisi dari makanan 
tidak berjalan maksimal. Kandungan vitmin B1 dan enzim-enzim aktif pada 
kacang hijau dapat memperbaiki kondisi ini dengan meningkatkan 
penyerapan nutrisi dan metabolisme tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mencegah Penyakit Jantung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kacang hijau mengandung serat tinggi yang berfungsi membersihkan saluran
 pencernaan, meningkatkan gerak peristaltik usus sehingga mengurangi 
waktu kotoran menumpuk di dalam usus, serat juga berperan dalam 
menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga efektif untuk 
mencegah penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mencegah Anemia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Diperkaya dengan zinc dan zat besi menjadikan kacang hijau sebagai 
makanan pilihan untuk mengatasi anemia, membantu keseimbangan hormon dan
 sistem kelenjar, serta menjaga metabolisme tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Membantu Pertumbuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kacang hijau mengandung  protein lengkap yang membantu pertumbuhan dan 
pembentukan sel-sel tubuh,  yaitu sel-sel organ, otot, dan otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmmh, mengingat begitu banyaknya kandungan nutrisi dalam kacang hijau 
serta khasiatnya bagi kesehatan, tidak salah bila anda memasukkan kacang
 hijau dalam menu harian anda. Jika anda bingung cara mengolahnya, 
sekarang ini sudah banyak minuman kesehatan yang terbuat dari sari 
kacang hijau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/08/kandungan-manfaat-kacang-hijau.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/5930722843278755056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/09/kandungan-nutrisi-dan-manfaat-kacang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/5930722843278755056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/5930722843278755056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/09/kandungan-nutrisi-dan-manfaat-kacang.html' title='Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kacang Hijau'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU2BofHBK31HzbuvMrcTp0-axJ-xvR93ae4vcnZIuAyBC8cWshSwKArCqN9wJTk5mmn7Hz3u_0V4M9pgRMXh7YCaxzTBAgzciLqju1ah9DCLL1QIDmbxy2HsGmhCs1GVif7EQ_ir8pfOLk/s72-c/Kacang-Hijau.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-774996504895596558</id><published>2013-08-20T00:59:00.000-07:00</published><updated>2013-08-20T00:59:32.041-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Bahaya Memasak Mie Instan Bersama Bumbunya</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;
   &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;
   &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;&amp;#45;-&quot;/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;
   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; DefUnhideWhenUsed=&quot;true&quot;
  DefSemiHidden=&quot;true&quot; DefQFormat=&quot;false&quot; DefPriority=&quot;99&quot;
  LatentStyleCount=&quot;267&quot;&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;0&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Normal&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;35&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;caption&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;10&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; Name=&quot;Default Paragraph Font&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;11&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtitle&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;22&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Strong&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;20&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;59&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Table Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Placeholder Text&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;No Spacing&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Revision&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;34&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;List Paragraph&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;29&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;30&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;19&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;21&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;31&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;32&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;33&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Book Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;37&quot; Name=&quot;Bibliography&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;TOC Heading&quot;/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0in;
 mso-para-margin-right:0in;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0in;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu_HEb2PlBgXlqRijzSMCNGYaeCyQmF1xBJbzFBuAbm3dD9Fw3PZEySw8sFuhNkG9P1KGRR8gsykJZOO0jV9GNRuQXSyDZD3yKQm3R-clzw-jlg31B1d7X3PVra89b53mYo4ALKDIvki7-/s1600/ade.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;182&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu_HEb2PlBgXlqRijzSMCNGYaeCyQmF1xBJbzFBuAbm3dD9Fw3PZEySw8sFuhNkG9P1KGRR8gsykJZOO0jV9GNRuQXSyDZD3yKQm3R-clzw-jlg31B1d7X3PVra89b53mYo4ALKDIvki7-/s320/ade.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Mie instan adalah sebuah produk yang
sangat laris di pasar Indonesia. Para produsen mie Instan di Indonesia selalu
melakukan inovasi cita rasa, sehingga mie Instan yang dijual memilik berbagai
macam varian rasa. Selain kemudahannya untuk dimasak dan dibawa, berbagai macam
rasa yang sesuai dengan lidah orang Indonesia, membuat mie instan menjadi salah
satu makanan Andalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Dibalik kelezatan dan kemudahannya,
mie Instan menurut beberapa sumber bukanlah makanan yang sehat karena
mengandung zat-zat pengawet. Oleh sebab itu konsumen harus tahu bahwa
mengkonsumsi makanan berpengawet terlalu sering akan memberi dampak buruk bagi
kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Kita sudah terlalu banyak
menkonsumsi makanan kemasan (yang biasanya berpengawat), termasuk mie Instan.
Mengendalikan diri untuk tidak terlalu sering memakan mie instan adalah salah
satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Selain itu, kita juga perlu tahu
bagaimana cara menkonsumsi mie instan yang lebih sehat. Memakan mie Instan
tanpa memasaknya terlebih dahulu adalah cara yang cukup berbahaya, karena zat
pengawet yang ada dalam mie langsung masuk ke dalam tubuh. Jika mie telah
direbus, zat-zat pengawet yang ada dalam mie akan larut ke dalam air rebusan,
meskipun kita tidak tahu berapa persen yang masih tersisa. Lalu sebaiknya air
rebusan mie dibuang dan memakai air panas lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Lalu bagaimana dengan bumbunya, jika
air rebusan dibuang? Banyak orang yang tidak memerhatikan tata cara masak mie
Instan yang baik sesuai petunjuknya. Dalam setiap kemasan mie instan ada
petunjuk langkah-langkah memasaknya. Pertama&lt;br /&gt;
merebus air sampai mendidih, lalu mie dimasak dalam rebusan air tersebut,
sementara menunggu mie matang, siapkan bumbu di dalam piring, baru setelah mie
matang campurkan bumbu ke dalam mie.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Banyak orang yang merebus mie instan
bersamaan dengan bumbu-bumbunya. Padahal cara ini sangat tidak baik. Apa
Alasannya?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Bumbu mie Instan mengandung bahan
yang disebut dengan MSG (Monosodium Glutamate), yaitu zat penambah rasa makanan
terbuat dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes gula tebu atau beet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;MSG yang sering disebut juga dengan michin
berfungsi sebagai penyedap rasa. Tapi kita perlu tahu, MSG berbahaya jika
dipanaskan hingga mencapai suhu 120 derajat celcius lebh. MSG yang dipanaskan
melebih suhu tersebut akan berpotensi menjadi Karsinogen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Apa itu Karsinogen? Karsinogen
merupakan zat penyebab kanker. Zat Karsinogen mampu merubah DNA (asam
deoksiribonukleat) di dalam sel-sel tubuh, hal ini akan menggangu proses-prose
biologis. Jika tubuh kita sering mengalami perubahan ini, maka kanker dapat
mudah muncul dalam tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Kita sebagai konsumen harus jeli dan
tahu dengan benar sebelum menkonsumsi makanan maupun minuman Instan. Tidak
hanya mie Instan, makanan dan minuman lainnya yang ada dalam kemasan perlu kita
waspadai. Jangan sering makan dan minum makanan dan minuman kemasan, mungkin itu
cara terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/774996504895596558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/bahaya-memasak-mie-instan-bersama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/774996504895596558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/774996504895596558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/bahaya-memasak-mie-instan-bersama.html' title='Bahaya Memasak Mie Instan Bersama Bumbunya'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu_HEb2PlBgXlqRijzSMCNGYaeCyQmF1xBJbzFBuAbm3dD9Fw3PZEySw8sFuhNkG9P1KGRR8gsykJZOO0jV9GNRuQXSyDZD3yKQm3R-clzw-jlg31B1d7X3PVra89b53mYo4ALKDIvki7-/s72-c/ade.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-7026494691677175477</id><published>2013-08-18T05:56:00.001-07:00</published><updated>2013-08-18T05:56:15.438-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Bahaya Terlalu Banyak Tidur</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/16/1151169shutterstock-29143171780x390.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/16/1151169shutterstock-29143171780x390.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Tidur merupakan cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh. Kurang 
tidur diketahui berakibat buruk pada konsentrasi, daya analisis, 
kreativitas, hingga memicu timbulnya berbagai penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar 
tidak kurang tidur, para pakar merekomendasikan untuk tidur tidak kurang
 dari enam jam setiap harinya. Hanya saja, di balik manfaatnya yang 
melimpah, tidur pun menyimpan risiko kesehatan saat dilakukan secara 
berlebihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa alasan kenapa kita tidak boleh tidur berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Diabetes&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa
 studi menunjukkan orang yang tidur lebih lama dari orang pada umumnya 
cenderung untuk mengembangkan penyakit diabetes. Terlebih, saat memiliki
 riwayat penyakit ini dari orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Penyakit jantung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika
 terbiasa tidur lebih dari delapan jam setiap harinya, maka Anda 
memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung. 
Menurut beberapa peneliti, tidur sekitar 9-12 jam per hari merupakan 
faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Cepat lupa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya,
 tidur baik untuk pembentukan ingatan. Namun tidur lebih dari 8-9 jam 
per hari justru memberikan dampak yang sebaliknya. Tidur berlebihan 
memperlambat fungsi sel otak yang menunjukkan tanda-tanda kepikunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Depresi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak
 studi yang mempelajari masalah ini. Beberapa di antaranya menyatakan, 
penderita depresi cenderung tidur lebih lama daripada orang umumnya. 
Yang lebih buruk lagi, tidur berlebihan dikatakan memperparah keadaan 
tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Nyeri punggung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidur 
berlebihan cenderung untuk mengalami nyeri punggung lebih sering 
daripada orang yang tidak. Kecuali, mereka tidur di kasur khusus yang 
sudah disesuaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Obesitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat tidur, 
metabolisme berjalan lebih lambat sehingga jika dilakukan berlebihan, 
cepat atau lambat Anda pun terancam mengalami obesitas. Menurut sebuah 
studi, mereka yang tidur berlebihan memiliki risiko 21 persen lebih 
tinggi untuk terkena obesitas dibandingkan orang yang tidur normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Kematian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meskipun belum ada alasan ilmiah, tetapi banyak studi menunjukkan tidur berlebihan berkaitan dengan tingginya risiko kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Menjadi kurang menarik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terlalu
 banyak tidur juga memengaruhi kehidupan sosial Anda. Saat menghabiskan 
terlalu banyak waktu untuk tidur, Anda cenderung untuk melewatkan banyak
 aktivitas sosial sehingga mungkin sedikit banyak mengurangi daya tarik 
Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://health.kompas.com/read/2013/08/17/1337214/Bahaya.Terlalu.Banyak.Tidur&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/7026494691677175477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/bahaya-terlalu-banyak-tidur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7026494691677175477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7026494691677175477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/bahaya-terlalu-banyak-tidur.html' title='Bahaya Terlalu Banyak Tidur'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-3787101368213426709</id><published>2013-08-18T05:44:00.001-07:00</published><updated>2013-08-18T05:54:25.336-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Ada Teknologi dibalik Carbonated Soft Drink</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Banyak yang bilang, konsumsi softdrink
 kurang sehat. ya.. itu kembali kepada pola konsumsi setiap individu. 
tapi banyak hal menarik dibalik minuman ringan ini yaitu pada 
prosesnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada
 prinsipnya, pembuatan minuman berkarbonasi adalah mencapur air gula 
dengan sirup dan flavor kemudian diinjeksi gas karbondioksida pada suhu 
rendah dan tekanan tinggi. Ada sebuah TEKNOLOGI dibalik minuman 
berkarbonasi, mari kita kupas secara lebih lanjut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1. Pencampuran Awal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proses pencampuran dilakukan dengan mencampurkan gula rafinasi dengan air yang telah diberi perlakuan sehingga tidak sadah (&lt;i&gt;treated water&lt;/i&gt;)
 kemudian diaduk dengan agitator yang berfungsi mencampurkan kedua zat 
secara turbulent sehingga didapatkankan campuran dengan viskositas dan 
brix tertentu.Setelah itu, larutan gula ini ditambahkan konsentrat 
dengan takaran tertentu manjadi &lt;i&gt;beverage&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2. Pencampuran lanjut&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proses pencampuran selanjutnya adalah mencampurkan &lt;i&gt;beverage &lt;/i&gt;dengan
 air dan gas CO2 dalam takaran tertentu sehingga menjadi minuman ringan 
yang siap dibotolkan. Yang menarik dari proses ini adalah pencampuran 
minman dengan karbondioksida. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kelarutan Gas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pada minuman berkarbonasi, digunakan ilmu mengenai kelarutan 2 jenis zat yang berbeda yaitu air&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;dan CO2. Gas yang tidak larut dalam cairan, akan membentuk buih/foam. Tentu saja buih tidak diinginkan dalam proses &lt;i&gt;filling &lt;/i&gt;atau pengisian karena akan mengurangi volume produk dalam kemasan. Untuk itu faktor-faktor yang mempengaruhi uaitu :&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Tekanan
 : jika tekanan yang digunakan untuk injeksi CO2 ke dalam minuman itu 
tinggi, maka kelarutan gas akan seakin baik (berdasarkan hukum Henry)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Suhu : berbanding terbalik dengan tekanan, suhu yang tinggi akan 
mengurangi kelarutan gas karena saat suhu tinggi gas akan mengalami 
ekspansi atau perpindahan. Sehingga suhu optimum injeksi CO2 adalah 4 
0C.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Adanya gula/garam: air akan lebih senang berikatan dengan gula/garam
 yang bersifat polar sehingga kandungan gula/garam yang tinggi pada &lt;i&gt;beverage &lt;/i&gt;akan
 menurunkan kelarutan gas. Air yang lebih banyak berikatan dengan gula 
atau garam menyebabkan gas akan keluar. Penggunaan aspartam (gula 
alkohol) akan meningkatkan kelarutan dalam softdrink karena bersifat non
 polar.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
3. Proses pengisian&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proses pengisian/&lt;i&gt;filling &lt;/i&gt;minuman
 berkarbonasi ke dalam botol atau kaleng dilakukan dengan tekanan tinggi
 dan suhu yang rendah, hal ini bertujuan untuk mencegah &lt;i&gt;foaming &lt;/i&gt;.
 Harus ada proses penyetaraan tekanan botol dengan tekanan filler, untuk
 mencegah terjadinya penekanan pada botol, dan menyebabkan botol pecah. 
Setelah diisi, kemudian botol di tutup dengan crown.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Aspek Kemasan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemasan
 sangat menentukan kualitas softdrink. Tidak ada kan softdrink dalam 
kemasan kertas multilapis atau tetrapak? Karena minuman berkarbonasi 
mengandung gas CO2, dan inti dari kualitas terletak pada gas tersebut 
maka diperlukan kemasan yang tidak permeable dengan gas seperti botol 
kaca, PET, atau kaleng. Masing-masing&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;punya plus minus tersendiri :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
1.&amp;nbsp;
 Botol kaca : sangat baik menahan CO2 tetapi berat, dan dari segi 
pengemasan kurang variatif. Tetapi cukup mengurangi &quot;sampah&quot; kemasan 
karena dapat diisi ulang (&lt;i&gt;reusable&lt;/i&gt;)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
2.&amp;nbsp; PET : &lt;i&gt;Polyethylene Terepthalate &lt;/i&gt;kurang baik menahan CO2, tetapi ringan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
3. Kaleng : saat ini menjadi primadona pengemasan minuman berkarbonasi karena sifatnya cukup baik menahan CO2, praktis (&lt;i&gt;disposible&lt;/i&gt;), dan variasi design kemasan mudah dikembangkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mengenai efek soft drink, 
kembali ke masing-masing personal dalam mengatur pola konsumsi. tetapi, 
selalu ada hal menarik berbasis TEKNOLOGI yang dapat digali dari semua 
produk pangan. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://gayatri-infood.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/3787101368213426709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/ada-teknologi-dibalik-carbonated-soft.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3787101368213426709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3787101368213426709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/ada-teknologi-dibalik-carbonated-soft.html' title='Ada Teknologi dibalik Carbonated Soft Drink'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-1567517669917628821</id><published>2013-08-18T05:39:00.000-07:00</published><updated>2013-08-18T05:39:09.385-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Halo para Ahli Madya Pangan, khususnya lulusan Supervisor Jaminan Mutu Pangan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Berikut
 ini adalah info yang bisa saya share buat para adik kelas atau alumni 
SJMP yang mau meneruskan kuliah Sarjana di UB (singkat saja ya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Para lulusan SJMP yang ingin meneruskan kuliah sarjana di FTP UB dapat memilih 3 jurusan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol start=&quot;1&quot; type=&quot;1&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jurusan Ilmu dan Teknologi      Pangan (ITP, dulu THP) dengan menempuh 53 sks (minat pengolahan pangan)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jurusan
 Teknologi Industri      Pertanian (TIP) minat Bisnis Pangan dengan 
menempuh 74 sks, minat TIP dengan menempuh lebih kurang 80 sks&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jurusan Keteknikan Pertanian      (TEP)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Rata-rata banyak yang bertanya kepada kami para ALJ (sebutan mahasiswa SAP) FTP UB&amp;nbsp; seperti ini :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: white none repeat scroll 0% 0%; color: black; line-height: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Kapan      pendaftaran dan tes masuk FTP UB?&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Tes
 masuk program SAP dilakukan 2x setahun yaitu      semester ganjil 
(bulan Juli) dan semester genap (bulan Januari), dengan      pendaftaran
 dilakukan 1 bulan atau beberapaminggu sebelumnya. Syaratnya      adalah
 fotokopi&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt; ijazah+transkrip D3 legalisir dan      foto 4x6 2 lembar&lt;/span&gt;. Biaya pendaftaran sebesar Rp 350.000 (kalau      tidak berubah)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Tes      meliputi apa saja?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt; Tes      masuk program SAP merupakan ujian tertulis yang materinya disesuaikan      dengan jurusan pilihan. &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;Untuk jurusan ITP, soal      meliputi bidang pangan&lt;/span&gt; seperti istilah proses pangan, kimia,      mikrobiologi, dsb. Sedangkan untuk &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;jurusan TIP,      soal meliputi bidang menajemen dan matematika&lt;/span&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Akreditasi Jurusannya apa?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Akreditasi jurusan ITP dan TIP      adalah &lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Kuliahnya berapa lama?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt; &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;Lamanya kuliah itu tergantung kita sebagai mahasiswa      yang menjalani&lt;/span&gt;,
 untuk jurusan ITP sebanyak 53 sks dapat ditempuh      sekitar 1,5-2 
tahun (normalnya). Sedangkan TIP sekitar 2-2,5 tahun. Kenapa      saya 
bilang tergantung kita, karena banyaknya SKS yang dapat ditempuh      
setiap semesternya tergantung IP yang diperoleh semester sebelumnya.    
  Semakin tinggi IP semakin cepat selsesai. Selain itu, tergantung lama 
     skripsi juga, kalau penelitiannya lama, ya lulusnya juga lama.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Biaya      masuknya berapa?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Biaya
      masuk itu sebenarnya tergantung kemampuan, tidak dipatok sekian. 
Tetapi      biasanya itu untuk seleksi di smester ganjil, Artinya tiap 
orang dengan      jurusan yang sama bisa saja membayar dalam jumlah yg 
berbeda. Sedangkan di      semester genap biasanya dipukul rata, Artinya
 tiap orang yg masuk di FTP      bayarannya sama. Rate di semester genap
 2010 adalah Rp      16.020.000 sedangkan di ganjil 2011 sebesar Rp 
16.000.000 s.d Rp      18.000.000. Pembayaran tersebut termasuk SPP 
semester awal, jaket alamamater, tes kesehatan, dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Biaya      Semesterannya berapa?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt; Biaya      semesteran di UB juga &lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;proporsional&lt;/span&gt;,
      artinya setiap orang membayar sesuai kemampuan. Penentuan SPP 
merupakan      keputusan bagian keuangan rektorat berdasarkan data-data 
pribadi calon      mahasiswa seperti slip gaji ortu, PBB rumah, pajak 
kendaraan, tagihan      listri air telpon 3 bulan terakhir, dll. Biaya 
SPP sekitar 2 - 2,8      juta (kalau belum berubah).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Biaya      hidup di Malang mahal atau murah ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: red; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Jawab : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Biaya
      hidup sih tergantung gaya hidup mahasiswanya mas mbak.. Kos-kosan 
ada yg      harganya 1.5juta setahun. Rate kosan rata-rata 1,5 juta - 
3,5 juta      pertahun di daerah kisaran kampus. sedangkan yang jauh 
dari kampus ada yg      mahal ada yg murah. Kalu untuk urusan makanan 
terbilang cukup murah. Apalagi bakso , dengan Rp 3.500 aja udah kenyang 
hehe ^_^&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Sekian
 info yang bisa saya berikan untuk para Ahli Madya yang berkeinginan 
melanjutkan kuliah sarjana di FTP UB. info ini bukan merupakan media 
promosi, melainkan sekedar share informasi saja. Jika ingin tahu lebih 
jau mengenai universitas bisa klik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ub.ac.id/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: blue; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;http://www.ub.ac.id&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;Informasi ini bisa di share ke teman-teman yg membutuhkan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://gayatri-infood.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/1567517669917628821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/halo-para-ahli-madya-pangan-khususnya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/1567517669917628821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/1567517669917628821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/halo-para-ahli-madya-pangan-khususnya.html' title='Halo para Ahli Madya Pangan, khususnya lulusan Supervisor Jaminan Mutu Pangan'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-6814000408246008778</id><published>2013-08-18T05:33:00.000-07:00</published><updated>2013-08-18T05:33:42.538-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Bahaya Minum Kopi 4 Cangkir Setiap Hari</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/13/1531192-manfaat-bubuk-kopi-780x390.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/13/1531192-manfaat-bubuk-kopi-780x390.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, jika diminum dalam jumlah
 berlebihan, maka kopi bisa meningkatkan risiko kematian, terutama bagi 
mereka yang berusia muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah studi baru dari jurnal &lt;em&gt;Mayo Clinic Proceedings&lt;/em&gt;
 menemukan, orang yang berusia di bawah 55 tahun yang minum empat atau 
lebih cangkir kopi per hari memiliki risiko kematian 50 persen lebih 
besar daripada mereka yang tidak. Itu sebabnya, sebaiknya Anda mulai 
membatasi jumlah cangkir kopi yang diminum setiap hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para 
peneliti menganalisis data dari sekitar 43.000 peserta. Mereka meminta 
peserta untuk menjawab kuesioner yang berisi gaya hidup dan riwayat 
kesehatan keluarga antara tahun 1979 dan 1998. Setelah diikuti 17 tahun 
kemudian, 2.512 orang dari para peserta itu meninggal dunia. Studi 
menunjukkan, peserta yang merupakan peminum berat kopi cenderung untuk 
meninggal lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua studi
 Junxiu Liu, peneliti dari departemen biostatistik dan epidemiologi di 
University of South Carolina, mengatakan, ada hubungan positif antara 
konsumsi kopi berlebihan dan kematian pada populasi pria dan wanita yang
 berusia lebih muda dari 55 tahun. Bagi mereka dengan usia lebih dari 55
 tahun, hubungan ini tidak terlalu signifikan pada kedua gender. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para
 peneliti belum dapat menemukan alasan mengapa hubungan tersebut tidak 
signifikan pada mereka yang berusia tua. Namun, Rebecca Solomon, ahli 
gizi klinik dari Mount Sinai Medical Center New York berpendapat, 
peminum berat kopi usia muda umumnya juga melakukan kebiasaan negatif 
lainnya sehingga dampaknya lebih nyata pada kesehatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Peminum
 berat kopi cenderung juga merokok dan minum alkohol. Selain itu, kafein
 dalam kopi dapat membuat dehidrasi. Jika mereka tidak minum cukup air, 
maka dampaknya akan buruk,&quot; tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, imbuhnya, orang
 yang minum 28 cangkir kopi setiap minggunya juga cenderung memiliki 
kebiasaan tidur yang tidak sehat. Padahal, banyak studi membuktikan, 
kurang tidur memberikan dampak buruk, seperti obesitas, penyakit 
kardiovaskular, dan gangguan kesehatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kafein termasuk obat yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memberikan efek negatif,&quot; tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solomon
 menyarankan, pengurangan konsumsi kopi perlu dilakukan secara bertahap.
 Jika terbiasa minum empat hingga lebih cangkir, kurangi menjadi tiga. 
Setelah cukup terbiasa, kurangi lagi menjadi dua, dan seterusnya. 
Pengurangan mendadak akan mengakibatkan pusing yang berlebihan.&lt;br /&gt;
Banyak orang yang memiliki kebiasaan minum kopi di pagi hari. Kebiasaan
 tersebut tidak salah, justru baik untuk membangkitkan semangat dan 
mengusir kantuk. Bahkan, minum kopi juga memiliki banyak manfaat, antara
 lain, baik untuk kesehatan jantung, mengurangi risiko kanker payudara, 
penyakit parkinson, dan depresi.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/6814000408246008778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/bahaya-minum-kopi-4-cangkir-setiap-hari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/6814000408246008778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/6814000408246008778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/bahaya-minum-kopi-4-cangkir-setiap-hari.html' title='Bahaya Minum Kopi 4 Cangkir Setiap Hari'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-1147331518817357895</id><published>2013-08-18T05:30:00.001-07:00</published><updated>2013-08-18T05:33:42.537-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Informasi Gizi Penting untuk Pilih Makanan Sehat</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2009/03/23/1036202p.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://assets.kompas.com/data/photo/2009/03/23/1036202p.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Label makanan penting agar masyarakat mendapat informasi tentang  kandungan gizi dan bisa mengatur asupan kalori. Saat ini Kementerian  Kesehatan menyusun regulasi yang mewajibkan makanan dalam kemasan dan  makanan cepat saji mencantumkan label informasi nilai gizi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Regulasi  berbentuk peraturan menteri kesehatan itu diharapkan selesai dalam  waktu dekat,” kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular  Kementerian Kesehatan Ekowati Rahajeng, dalam Sarasehan Sehati Bicara;  Awas Bahaya Komplikasi Diabetes, Kamis (9/8) petang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia  mengatakan, belum semua makanan kemasan dan makanan cepat saji disertai  label berisi informasi nilai gizi, terutama kandungan garam, gula, dan  lemak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal, makanan kemasan dan cepat saji makin banyak  dikonsumsi masyarakat. ”Tanpa informasi kandungan gizi, masyarakat tidak  sadar mengonsumsi terlalu banyak,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingginya konsumsi  gula, garam, dan lemak menjadi faktor risiko utama kerusakan pembuluh  darah, tingginya tekanan darah dan kadar gula darah yang berujung pada  gangguan jantung, stroke, dan diabetes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Eko, label  makanan diharapkan mengedukasi masyarakat untuk memilih jumlah dan jenis  makanan yang baik. Rekomendasi konsumsi garam per hari 6 gram, setara  satu sendok teh (2.400 mg) natrium. Kebutuhan gula per hari bergantung  pada usia (balita hingga lansia), 2-12 sendok teh. Adapun lemak 20-25  persen total energi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Di restoran cepat saji, makanan tinggi lemak dan garam, karena itu minuman sebaiknya hanya air putih,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru  Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah  Thabrany mengatakan, bahaya mengonsumsi berlebihan gula, garam, dan  lemak telah disadari dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Resolusi Tujuan Pembangunan Milenium  yang baru menargetkan negara anggota PBB menurunkan konsumsi gula,  garam, dan lemak untuk mengurangi penyakit tidak menular,” kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di  Jepang, Hasbullah mencontohkan, restoran mencantumkan kandungan gizi  makanan yang disajikan. ”Jadi, masyarakat tak hanya melihat harga  makanan, tetapi juga kandungan gizinya,” kata Hasbullah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Regulasi  label makanan diharapkan membentuk perilaku masyarakat dalam memilih  dan mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://health.kompas.com/read/2012/08/11/07403881/Informasi.Gizi.Penting.untuk.Pilih.Makanan.Sehat&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/1147331518817357895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/informasi-gizi-penting-untuk-pilih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/1147331518817357895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/1147331518817357895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/08/informasi-gizi-penting-untuk-pilih.html' title='Informasi Gizi Penting untuk Pilih Makanan Sehat'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-4235982734956657600</id><published>2013-05-29T22:03:00.000-07:00</published><updated>2013-05-29T22:03:09.774-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Pangan Fermentasi Fungsional</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Pangan tradisional adalah pangan (makanan dan minuman) yang biasa 
dikonsumsi oleh masyarakat tertentu, dengan citarasa khas yang diterima 
oleh masyarakat tersebut. Produk-produk pangan tradisional merupakan 
bagian penting dari budaya, identitas dan warisan nenek moyang yang 
berkontribusi pada perkembangan dan keberlangsungan dari suatu daerah 
dan menyediakan variasi pilihan pangan pada konsumen. Produk ini 
biasanya memiliki karakteristik sensorik tertentu yang khas dan biasanya
 dihubungkan konsumen dengan identitas daerah asalnya. &lt;br /&gt;

  Indonesia merupakan negara multi pulau dan multi etnis. Keberagaman
 kondisi lingkungan dan budaya secara tidak langsung mempengaruhi 
karakteristik produk pangan masyarakatnya dan kondisi tersebut 
melahirkan banyak produk pangan tradisional khas daerah. Ada banyak 
jenis pangan tradisional dan salah satunya adalah dari jenis pangan 
fermentasi. Artikel berikut akan membahas mengenai produk pangan 
fermentasi khas Indonesia.&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;  Fermentasi pangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
  Sejarah produk pangan fermentasi telah berlangsung panjang, sama 
panjangnya dengan sejarah peradaban manusia itu sendiri. Seperti halnya 
pangan tradisional lainnya, metode dan pengetahuan yang terkait dengan 
pengolahan pangan fermentasi lokal diwariskan ke generasi berikutnya 
secara turun-temurun. Tentu saja, proses fermentasi yang dilakukan di 
masa lalu tidak berdasarkan pada kajian ilmiah peran mikroba dalam 
merubah karakteristik pangan, tetapi didasarkan pada tradisi bahwa 
teknik penyimpanan dan penanganan bahan pangan dengan cara tertentu 
ternyata menghasilkan produk pangan baru yang berbeda dari pangan 
asalnya. &lt;br /&gt;

Produk pangan fermentasi dihasilkan dengan melibatkan aktivitas 
mikroba dalam produksinya. Selama fermentasi terjadi aktivitas pemecahan
 komponen pangan karena aktivitas enzimatis mikroba terutama enzim 
amilase, protease dan lipase yang menghidrolisis polisakarida, protein 
dan lemak &lt;br /&gt;

menjadi komponen-komponen sederhana seperti asam, alkohol, karbon 
dioksida, peptida, asam amino, asam lemak dan komponen-komponen lainnya.
 Asam, alkohol dan karbon dioksida berperan penting dalam menekan 
pertumbuhan mikroba pembusuk dan patogen. Secara bersama-sama, 
komponen-komponen tersebut juga menyebabkan modifikasi tekstur, aroma 
dan rasa sehingga dihasilkan karakteristik produk yang unik dan berbeda 
dengan produk asalnya.&lt;br /&gt;

Tujuan fermentasi pangan awalnya adalah untuk mengawetkan pangan yang
 bersifat musiman dan mudah rusak. Sejalan dengan perkembangan 
alternatif pengawetan pangan maka pengembangan produk pangan fermentasi 
saat ini lebih karena tekstur, aroma dan rasanya yang unik. Dampak 
positif dari produk fermentasi terhadap kesehatan konsumen juga menjadi 
alasan pengembngan produk fermentasi sekarang ini. Pemecahan komponen 
yang kompleks menjadi komponen-komponen yang lebih sederhana menyebabkan
 produk fermentasi lebih mudah dicerna daripada produk pangan asalnya. 
Pada beberapa produk fermentasi, dilaporkan pula adanya peningkatan 
kandungan beberapa vitamin, antioksidan, dan senyawa lain yang 
bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, ketika produk diproduksi sebagai 
produk probiotik, maka keberadaan “mikroba baik” yang dapat mencapai 
usus dalam keadaan hidup dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna 
dan, tergantung dari jenis bakterinya, juga dapat mencegah munculnya 
penyakit-penyakit degeneratif. &lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Mengenal produk fermentasi khas Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tempe merupakan produk fermentasi khas Indonesia yang paling populer; 
popularitasnya bahkan sudah mencapai manca negara. Setiap orang pasti 
akan dengan cepat bisa menjelaskan ciri ataupun cara membuat 
(fermentasi) tempe. Tapi bagaimana dengan produk fermentasi khas 
Indonesia yang lain? Barangkali masyarakat hanya terbiasa dengan makanan
 tradisional didaerahnya dan asing dengan yang diproduksi oleh daerah 
lain. &lt;br /&gt;

Jenis produk fermentasi sangat beragam. Jika dilihat dari mekanisme 
kerja mikrobanya, maka produk fermentasi khas Indonesia secara umum 
dapat dimasukkan dalam beberapa kelompok sebagai berikut: &lt;br /&gt;

  Fermentasi yang secara enzimatis menghidrolisis protein dari ikan, 
udang dan produk-produk laut lainnya pada lingkungan dengan konsentrasi 
garam yang relatif tinggi menghasilkan produk dengan tekstur seperti 
saos atau pasta dengan flavor seperti daging. Contoh produknya adalah 
terasi, yang digunakan sebagai bahan penyedap makanan. Terasi dibuat 
dari udang atau ikan berukuran kecil yang bernilai ekonomis rendah jika 
dijual dalam bentuk segarnya. Bagan Siapi Api merupakan daerah penghasil
 terasi yang terkenal, tetapi walau demikian produk ini juga banyak 
diproduksi di daerah sepanjang pesisir pulau Jawa.&lt;br /&gt; 
  &lt;br /&gt;
  Fermentasi yang menghasilkan tekstur seperti daging pada substrat 
sereal, biji-bijian, ataupun kacang-kacangan, karena pembentukan 
miselium kapang yang berfungsi sebagai pengikat antar butir-butir 
serealia, biji-bijian ataupun kacang- kacangan. Contoh produknya tempe 
dan oncom. Tempe dibuat dari kedelai dengan bantuan kapang Rhizopus 
(ragi tempe), sementara oncom dibuat dari ampas tahu (oncom merah) dan 
bungkil kacang tanah (oncom hitam) menggunakan kapang Neurospora 
sitophila dan Rhizopus oligosporus. Perbedaan warna pada oncom merah dan
 hitam disebabkan   oleh perbedaan pigmen yang   dihasilkan oleh kapang 
yang   digunakan dalam fermentasi.    Tempe umum dijumpai    di daerah 
Jawa bahkan    juga diberbagai daerah di luar   Jawa, sementara oncom   
populer terutama hanya di   daerah Jawa Barat.     &lt;br /&gt;
  Fermentasi yang melibatkan prinsip koji, dimana mikroba starter 
ditumbuhkan pada substrat (kacang- kacangan atau serealia) untuk 
menghasilkan koji atau konsentrat enzim yang bisa digunakan untuk 
menghidrolisis komponen tertentu dalam suatu proses fermentasi. Contoh 
produknya adalah kecap, tauco, tempe, oncom dan tape. Kecap merupakan 
produk seasoning dan kondimen serbaguna, dibuat dari kedelai terutama 
kedelai hitam. Penampakan kecap seperti pasta, dengan citarasa manis 
atau asin. Penambahan gula aren dalam produksi kecap manis menyebabkan 
teksturnya menjadi lebih kental dengan warna yang lebih gelap 
dibandingkan kecap asin. Tauco berbentuk pasta, berwarna kuning, 
citarasa asin dan konsistensi seperti bubur dengan flavor seperti 
daging; merupakan produk fermentasi kedelai oleh kapang, kamir dan 
bakteri. Kecap dan tauco terutama digemari oleh masyarakat Jawa. &lt;br /&gt;
  Fermentasi yang menghasilkan asam organik sebagai produk utamanya. 
Yang masuk dalam kelompok ini contohnya dadih, dangke, acar, tempoyak, 
urutan dan tape. Tempe juga dapat dimasukkan dalam kategori ini karena 
proses pengasaman terjadi pada saat perendaman kedelai di awal proses 
pengolahan. Dadih adalah susu kerbau fermentasi, dijumpai di daerah 
Sumatera Barat. Proses fermentasinya dilakukan secara spontan oleh 
bakteri asam laktat yang terdapat didalam tabung bambu yang digunakan 
sebagai wadah fermentasinya. Dadih memiliki tekstur seperti gel dengan 
citarasa yang asam. Dangke adalah sejenis keju lunak yang dibuat oleh 
masyarakat Enrekang, Sulawesi Selatan dengan menggunakan susu kerbau 
sebagai bahan bakunya. Acar atau produk fermentasi sayuran, umum 
dijumpai di berbagai daerah Indonesia. Tempoyak yang bercitarasa asam 
dengan sedikit rasa manis dan asin merupakan produk fermentasi daging 
durian yang sudah lewat matang (over ripe). Berkembang di Palembang 
(Sumatera Selatan) dan beberapa daerah di Kalimantan, produk ini biasa 
digunakan sebagai kondimen untuk beberapa produk olahan ikan dan sayur. 
Urutan merupakan produk sosis fermentasi lokal, yang berasal dari daerah
 Bali dan menggunakan daging babi sebagai bahan bakunya. Proses 
fermentasinya dilakukan bersama-sama dengan proses pengeringan. &lt;br /&gt;
  Fermentasi yang menghasilkan alkohol (etanol) sebagai produk utama. 
Contoh produknya adalah tape ketan dan brem. Tape ketan memiliki 
citarasa manis/ asam. Kapang Amylomyces rouxii dan kamir Endomycopsis 
burtonii menghidrolisis nasi ketan menjadi maltosa dan glukosa lalu 
fermentasi lebih lanjutnya memecah gula menjadi etanol dan asam organik.
 Jus dari tape ketan bisa digunakan untuk memproduksi brem. Ada tiga 
tipe brem: brem Madiun berwarna putih kekuningan, dengan citararasa 
asam-manis dan berbentuk balok berukuran 0,5 x 5 to 7 cm; brem Wonogiri 
berwarna putih, rasa manis, sangat mudah larut dan dibuat dalam bentuk 
balok bundar tipis berdiameter sekitar 5 cm; dan brem Bali merupakan 
minuman keras terkenal di daerah Bali. Selain tape ketan, juga dikenal 
tape singkong. Tape singkong populer diberbagai daerah di Indonesia, 
teksturnya lunak dan berair. Pengecualian dijumpai pada tape singkong di
 daerah Jawa Barat: tape singkongnya walaupun lunak, tapi tidak berair 
dan dikenal dengan nama peuyem. &lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Masalah yang perlu diperhatikan dalam pengembangan produk&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;
Produk fermentasi tradisional umumnya dibuat oleh unit usaha kecil. 
Teknologi fermentasi yang digunakan berkembang melalui pengalaman 
bertahun-tahun dan bukan karena inovasi ilmiah. Pengembangan industri ke
 skala yang lebih besar, perlu memperhatikan beberapa aspek sebagai 
berikut:&lt;br /&gt;

Tampilan produk. Tidak bisa dipungkiri bahwa penampilan adalah daya 
tarik awal konsumen membeli suatu produk. Ini terutama berlaku ntuk 
konsumen non lokal, yang belum mengenal produk. Kemasan yang terkesan 
apa adanya, ukuran yang tidak seragam dan tidak memperhatikan berapa 
ukuran yang pantas untuk satu kali penyajian adalah beberapa contoh 
masalah tampilan yang membuat produk tidak populer.&lt;br /&gt;

Kebersihan dan sanitasi. Merupakan aspek penting untuk dikendalikan. 
Produsen atau penjual pangan tradisional termasuk pangan fermentasi 
masih banyak yang mengabaikan faktor kebersihan dan sanitasinya. Dengan 
kondisi kebersihan dan sanitasi yang buruk, maka calon pembeli (terutama
 dari golongan berada) akan menjadi tidak berminat membeli makanan ini 
karena khawatir dengan faktor keamanannya. &lt;br /&gt;

Masalah skala produksi. Skala usaha yang kecil menyebabkan industri 
tidak bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Kenapa demikian? Selain 
faktor modal, hal ini juga terkait dengan masalah kemampuan produksi 
yang belum memadai. Selain itu, teknik produksi yang umumnya tidak 
menerapkan prosedur operasional baku dan hanya didasarkan pada kebiasaan
 tanpa dasar ilmiah yang memadai menyebabkan variasi mutu produk ketika 
skala produksi ditingkatkan.&lt;br /&gt;
  Mungkin masih ada kendala lain yang menyebabkan pangan fermentasi 
tradisional kita tidak populer di negeri sendiri (apalagi di negeri 
orang), tetapi paling tidak tiga masalah diatas mutlak dibenahi. &lt;br /&gt;

Citra pangan fermentasi tradisional juga perlu diangkat dengan 
promosi yang dilakukan secara terus-menerus, baik mengenai citarasanya, 
manfaat kesehatannya maupun hal-hal menarik lain terkait dengan produk 
tersebut. Acara-acara wisata kuliner yang marak di media massa sekarang 
ini, adalah salah satu contoh promosi pangan tradisional yang sangat 
baik. Tetapi, promosi saja tidaklah cukup. Produk juga harus tampil 
bersih, cantik dan seksi sehingga mengundang konsumen untuk membeli. 
Juga perlu kerjasama antara pelaku industri dan peneliti yang dimediasi 
oleh pemerintah untuk mengembangkan perbaikan dan modernisasi proses 
pengolahan produk fermentasi tradisional, sehingga diperoleh produk yang
 tetap memiliki ciri khas asalnya dengan kualitas yang baik dan 
kuantitas produksi yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://kulinologi.biz/index1.php?view&amp;amp;id=980&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/4235982734956657600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/pangan-fermentasi-fungsional.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/4235982734956657600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/4235982734956657600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/pangan-fermentasi-fungsional.html' title='Pangan Fermentasi Fungsional'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-3719914081898796522</id><published>2013-05-29T21:50:00.003-07:00</published><updated>2013-05-29T21:57:23.915-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Bahaya Makanan Siap Saji</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;data-post&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Gaya
 hidup modern dengan segala sesuatu yang serba praktis seringkali 
membuat Anda mengonsumsi makanan siap saji. Akan tetapi, sebelum 
meneruskan pola makan seperti ini, ada baiknya mempertimbangkan dulu 
dampak buruknya bagi kesehatan. Tidak hanya menjadi pemicu obesitas, 
makanan cepat saji atau yang lebih dikenal dengan fast food ini juga 
bisa menurunkan kepadatan tulang.&lt;br /&gt;
Fast food mengandung banyak lemak, sodium, dan gula yang telah 
dinyatakan bisa menurunkan kepadatan tulang. Selain itu, fast food juga 
tidak mengandung nutrisi yang seimbang karena proses memasaknya yang 
tidak bisa dikontrol. Beberapa jenis fast food kaya akan minyak dan 
mentega, yang tentunya juga tanpa ada jaminan kebersihan, dan hampir 
tidak tersedia pilihan fast food dengan kadar lemak yang dikurangi. Di 
samping itu, fast food juga cenderung hanya mengandung sedikit sayur dan
 buah.&lt;br /&gt;
Fast food biasanya sejalan dengan soda atau kola sebagai minumannya. 
Tahukah Anda, soda dan kola mengandung banyak fosfor, mineral yang akan 
membentuk asam di dalam tubuh. Penelitian telah menemukan, fosfor bisa 
mengganggu kemampuan tulang dalam menyerap kalsium. Sebuah studi yang 
dipublikasikan di Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine 
menunjukkan, remaja perempuan yang minum banyak soda berisiko lebih 
tinggi mengalami patah tulang dan osteoporosis.&lt;br /&gt;
Selain itu, minuman ini juga banyak mengandung gula sederhana yang sama 
berbahayanya dengan gula dalam menyebabkan penurunan kepadatan tulang. 
Masa remaja, merupakan puncak pembentukan tulang (sekitar 40-60%), ada 
baiknya memilih diet dari whole foods dan minuman yang bebas dari risiko
 penurunan massa tulang.&lt;br /&gt;
Meskipun Anda merasa mengonsumsi fast food dalam jumlah sedang, para 
peneliti menyatakan bahwa risiko Anda mengalami obesitas tetap lebih 
besar. Perbedaan antara fast food dan makanan yang dimasak di rumah, 
menurut peneliti, adalah jumlah kandungan kalori dalam 1 takaran yang 
sama.&lt;br /&gt;
Jumlah kalori yang seharusnya Anda konsumsi dalam sehari bisa dipenuhi 
hanya dengan sekali makan di fast food outlet dengan mengonsumsi makanan
 seperti burger, kentang goreng, minuman dan makanan penutup. Menurut 
para pakar biologi, makan fast food berlebih bisa memicu perubahan 
psikologis yang bisa menghentikan kerja hormon-hormon dalam mengirim 
sinyal kenyang. Karna itu, Anda akan terus makan tanpa sadar.&lt;br /&gt;
Dalam kondisi normal, hormon-hormon ini akan mengontrol proses makan dan
 berat badan. Leptin misalnya, akan secara terus-menerus dikeluarkan 
oleh sel-sel lemak. Kadar leptin dalam darah mengindikasikan status 
persediaan lemak tubuh. Sinyal ini selanjutnya akan dibaca oleh 
hypothalamus, area otak yang mengatur kebiasaan makan, dan menjadikan 
ini sebagai panduan dalam menjaga kestabilan persediaan.&lt;br /&gt;
Masalah, menurut endocrinologist dari University of Washington di 
Seattle Michael Schwartz, akan timbul pada mereka yang kelebihan berat 
badan. Mereka yang obesitas, menurut Schwartz, akan kebal terhadap 
leptin.”Otak akan kehilangan kemampuan dalam merespon hormon-hormon ini 
jika lemak tubuh meningkat,” tutur Schwartz, seperti dikutip situs 
womenfitness.&lt;br /&gt;
Semakin banyak lemak yang terdapat dalam tubuh, maka hypothalamus akan 
semakin tidak sensitif. Pada akhirnya, hypothalamus akan menganggap 
kalau jumlah berlebih dalam tubuh sebagai jumlah yang normal. Dan 
selanjutnya, setiap penurunan jumlah leptin dibaca sebagai isyarat 
lapar. Dengan begitu, frekuensi dan jumlah makan Anda akan berlebih.&lt;br /&gt;
Kemajuan ilmu dan teknologi berkembang dengan pesat diberbagai bidang, 
termasuk dalam bidang pangan, kemajuan teknologi ini membawa dampak 
positif maupun negatif. Dampak positif teknologi tersebut mampu 
meningkatkan kuantitas dan kualitas pangan, juga meningkatkan 
diversivikasi, hygiene, sanitasi, praktis dan lebih ekonomis. Dampak 
negatif kemajuan teknologi tersebut ternyata cukup besar bagi kesehatan 
konsumen dengan adanya penggunaan zat aditif yang berbahaya.&lt;br /&gt;
Pola kehidupan masa kini dicirikan dengan tingginya biaya hidup, 
emansipasi atau karena alasan lain menyebabkan wanita bekerja diluar 
rumah. Data statistik tahun 2002 menunjukkan bahwa wanita yang bekerja 
pada angkatan kerja berjumlah 33,06 juta atau 44,23% dari jumlah total 
usia wanita antara 15-60 tahun (BPS, 2002). Wanita sebagai ibu rumah 
tangga dan sebagian lain berprofesi bekerja di luar rumah, karena 
keterbatasan waktu dan kesibukan, serta sulitnya mencari pramuwisma 
menyebabkan makanan siap saji menjadi menu utama sehari-hari di rumah.&lt;br /&gt;
Ritme kehidupan yang menuntut segala sesuatu serba cepat, waktu 
terbatas, anak harus pergi sekolah sementara ibu dan bapak harus segera 
berangkat kerja, sebagai jalan pintas untuk sarapan disediakanlah 
makanan siap saji yang memakan waktu penyiapan 3 sampai 5 menit. Siang 
hari pulang sekolah ibu dan bapak masih bekerja dikantor, anak-anak 
kembali menikmati makanan siap saji ini. Selain mudah disajikan makanan 
ini umumnya mempunyai cita rasa yang gurih dan umumnya disukai, terutama
 oleh anak-anak usia sekolah.&lt;br /&gt;
Masalah lain yang jadi fenomena dimasyarakat adalah tersedianya berbagai
 jajanan yang dikemas dapat dipastikan “kaya” zat aditif. Tercatat 13 
jenis snack mengandung bahan aditif dalam kandungan yang cukup tinggi 
(Republika, 2003). Pertanyaan yang muncul adalah sejauh manakah 
bahan-bahan aditif tersebut terkonsumsi dan terakumulasi dalam tubuh, 
bagaimana dampaknya bagi kesehatan? Dan bagaimana tindakan konsumen 
terutama ibu-ibu rumah tangga dalam memilih, mengolah makanan yang aman,
 higienis, cukup gizi dan menyehatkan anggota keluarganya?&lt;br /&gt;
Pengertian Makanan Siap Saji dan Kesehatan Konsumen&lt;br /&gt;
Makanan siap saji&lt;br /&gt;
Makanan siap saji yang dimaksud adalah jenis makanan yang dikemas, mudah
 disajikan, praktis, atau diolah dengan cara sederhana. Makanan tersebut
 umumnya diproduksi oleh industri pengolahan pangan dengan teknologi 
tinggi dan memberikan berbagai zat aditif untuk mengawetkan dan 
memberikan cita rasa bagi produk tersebut. Makanan siap saji biasanya 
berupa lauk pauk dalam kemasan, mie instan, nugget, atau juga corn 
flakes sebagai makanan untuk sarapan.&lt;br /&gt;
Zat Aditif Makanan&lt;br /&gt;
Zat aditif adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan dengan 
tujuan untuk meningkatkan kualitas, menambahkan rasa dan memantapkan 
kesegaran produk tersebut.&lt;br /&gt;
Kemasan Makanan&lt;br /&gt;
Kemasan makanan adalah wadah atau tempat makanan agar kualitas makanan 
tetap baik, meningkatkan penampilan produk, dan memudahkan transportasi.&lt;br /&gt;
Sehat&lt;br /&gt;
Sehat adalah berfungsinya organ tubuh secara fisiologis normal. Dalam 
konsumsi pangan konsumen tidak hanya menilai dari citarasa dan nilai 
gizinya tetapi juga mempertimbangkan pengaruh pangan terhadap kesehatan 
dan kebugaran tubuh, atau menurunkan efek negatif suatu penyakit, dan 
kalau memungkinkan menyembuhkan penyakit tersebut.&lt;br /&gt;
Jenis Zat Aditif dan Kemasan Makanan&lt;br /&gt;
Menurut Majeed (1996) zat aditif dapat dibagi menjadi beberapa kelompok 
berdasarkan tujuan penggunaannya, yaitu: 1) agen emulsi yaitu aditif 
yang berbahan lemak dan air contohnya lecitin 2) agen penstabil dan 
pemekat contohnya alginat dan gliserin, 3) agen penghalang kerak untuk 
mencegah penggumpalan, 4) agen peningkatan nutrisi contohnya berbagai 
vitamin, 5) agen pengawet contohnya garam nitrat dan nitrit, 6) agen 
antioksidan contohnya vitamin C dan E ; BHT (Butylated Hydroxy-Toluen) 
dan BHA (Butylated Hydroxy-Anisol), 7) agen pengembang untuk roti dan 
bolu, &amp;nbsp;agen penyedap rasa contoh monosodium glutamat (MSG), 9) bahan 
pewarna. Selain kesembilan zat aditif diatas Denfer (2001) juga 
menyatakan terdapat bahan lain yang ditambahkan dalam makanan 
diantaranya: 1) agen peluntur, 2) lemak hewani, 3) bahan pengasam, 4) 
bahan pemisah, 5) pati termodifikasi, 6) alkohol, dan 7) gelatin .&lt;br /&gt;
Di samping bahan-bahan yang telah disebutkan diatas yang menggunaan, 
ukuran dan aturannya sudah ditentukan sesuai Standar Nasional Indonesia 
(SNI), yang patut kita waspadai adalah adanya pewarna maupun pengawet 
yang ditambahkan yang penggunaannya bukan untuk makanan seperti, borak 
dan formalin sebagai pengawet yang telah dilaporkan oleh Suriawiria 
(2003). Dimana disinyalir 86,2% mie basah yang terdapat dipasar dan 
swalayan mengandung formalin. Selain itu warna merah pada terasi 50% 
adalah menggunakan pewarna rhodamin B yang seharusnya digunakan untuk 
tekstil. Selain itu rhodamin juga biasa diberikan dalam sirop untuk 
menimbulkan warna merah.&lt;br /&gt;
Kemasan Makanan Siap Saji&lt;br /&gt;
Sampai saat ini menurut Ketua Federasi Pengemasan Indonesia Hengky 
Darmawan di Indonesia sistem pengemasannya baru 10% yang sesuai aturan 
SNI. Pemilihan jenis kemasan harus memperhatikan food grade dan food 
safety (Kompas, 2003).&lt;br /&gt;
Beberapa faktor yang mempengaruhi produsen dalam memilih kemasan adalah 
tampil menarik, mampu melindungi produk yang dikemas, dan pertimbangan 
ekonomis. Bahan yang digunakan selama ini berupa plastik atau styrofoam 
(pembungkus mie instant dan nugget), PVC (polyvinyl clorida untuk 
pembungkus kembang gula), kaleng (makanan buah, susu, makanan 
lauk-pauk).&lt;br /&gt;
Dampak Makanan Siap Saji&lt;br /&gt;
Manfaat Makanan Siap Saji&lt;br /&gt;
Makan siap saji yang beredar saat ini tercatat 500 – 600 jenis (Media 
Indonesia, 2003). Jenis tersebut terdiri dari minuman dan makanan yang 
diproduksi dalam skala kecil dan besar. Ketersediaan makanan siap saji 
ini akan memberikan kemudahan pemilihan jenis makanan, keragaman 
makanan, kualitas makanan dan praktis.&lt;br /&gt;
Bahaya Makanan Siap Saji&lt;br /&gt;
World Health Organization (WHO) dan Food and Agricultural Organization 
(FAO) menyatakan bahwa ancaman potensial dari residu bahan makanan 
terhadap kesehatan manusia dibagi dalam 3 katagori yaitu : 1) aspek 
toksikologis, katagori residu bahan makanan yang dapat bersifat racun 
terhadap organ-organ tubuh, 2) aspek mikrobiologis, mikroba dalam bahan 
makanan yang dapat mengganggu keseimbangan mikroba dalam saluran 
pencernaan, 3) aspek imunopatologis, keberadaan residu yang dapat 
menurunkan kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;
Dampak negatif zat aditif terhadap kesehatan dapat secara langsung 
maupun tidak langsung, dalam jangka pendek maupun jangka panjang.&lt;br /&gt;
Disamping bahaya dari zat aditif makanan siap saji diatas, bahaya lain 
yang dihadapi oleh konsumen/pengguna makanan siap saji adalah efek 
samping bahan pengemas. Unsur-unsur bahan pengemas yang berbahaya bagi 
kesehatan konsumen karena terdapatnya zat plastik berbahaya seperti PVC 
yang dapat menghambat produksi hormon testosteron (Atterwill dan Flack, 
1992) kemasan kaleng disinyalir mengandung timbal (Pb) dan VCM (Vinyl 
Chlorid Monomer) yang bersifat karsinogenik yaitu memacu sel kanker 
(Media Indonesia, 2003), dan styrofoam bersifat mutagenik (mengubah gen)
 dan karsinogenik (Kompas, 2003).&lt;br /&gt;
Upaya Meminimalisasi Dampak Negatif&lt;br /&gt;
Untuk mengurangi dan meminimalisasi dampak negatif zat aditif makanan dapat di upayakan dengan beberapa cara antara lain :&lt;br /&gt;
1. Secara Internal&lt;br /&gt;
Mengurangi konsumsi makanan siap saji, meningkatkan konsumsi sayur dan 
buah-buahan serta mengkonsumsi vitamin. Beberapa vitamin diduga 
mengandung zat antikarsinogen diantaranya adalah Vitamin A, C, E banyak 
terdapat dalam sayur dan buah; asam folat terdapat dalam brokoli, bayam 
dan asparagus: Betakaroten, Vitamin B3 (niasin), vitamin D dalam bentuk 
aktif (1.25-hidroksi) terdapat pada mentega, susu, kuning telur, hati, 
beras dan ikan.&lt;br /&gt;
Memberi pengertian pada keluarga tentang bahaya zat aditif, mengawasi, 
mengontrol pemberian dan penggunaan uang jajan dan membiasakan membawa 
bekal makanan sehat dari rumah&lt;br /&gt;
2. Secara Eksternal&lt;br /&gt;
Produsen; diperlukan kesadaran dan tanggung jawab produsen terhadap 
penggunaan zat aditif pada bahan pangan yang diproduksikan, memberikan 
informasi yang jelas komposisi makanan termasuk zat aditif yang 
ditambahkan&lt;br /&gt;
Pemerintah; melakukan pengawasan dan menindak tegas produsen yang 
melanggar aturan yang berlaku. Meneruskan kegiatan PMT-AS (Program 
Makanan Tambahan-Anak Sekolah) dengan memanfaatkan sumber makanan lokal.&lt;br /&gt;
Non-pemerintah (LSM); memfasilitasi terbentuknya kelompok konsumen, 
mendorong peran serta masyarakat sebagai pengawas kebijakan publik, 
mengantisipasi kebijakan global yang berdampak pada konsumen, melakukan 
pengawasan dan bertindak sebagai pembela konsumen.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://satganaunai1990.blogspot.com/2012/04/gaya-hidup-modern-dengan-segala-sesuatu.html&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/3719914081898796522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/bahaya-makanan-siap-saji.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3719914081898796522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3719914081898796522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/bahaya-makanan-siap-saji.html' title='Bahaya Makanan Siap Saji'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-1672861298343096486</id><published>2013-05-12T05:50:00.001-07:00</published><updated>2013-05-12T05:50:21.297-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Sarapan Sehat dan Menyehatkan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Apakah anda sering tidak sarapan ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Anda kecanduan minum kopi lebih dari 3 gelas sehari ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Apakah pada jam 9-10 pagi dan jam 4-5 sore anda merasa mengantuk ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Apakah setelah sarapan pagi, anda merasa mengantuk ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Apakah anda divonis oleh dokter mengalami sindrom metabolik ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Apakah anda sulit untuk memulai pola hidup sehat ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Anda susah untuk langsing meskipun hanya makan 1x sehari ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Anda ingin menjalankan diet sehat dengan manajemen makan sendiri ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Berat badan anda normal, namun perut buncit dan kolesterol tinggi ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Anda mengalami badan pegal dan capek setelah bangun tidur ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Haid tidak teratur dan tidak bisa mengendalikan nafsu ngemil ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 130%;&quot;&gt;Anda pasangan suami istri yang menjalankan pola makan kurang baik sehingga berpengaruh pada kualitas kesuburan anda ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Jika
  ada satu ato lebih pertanyaan di atas yang anda alami, berarti anda  
harus memperbaiki menu sarapan pagi anda. Kualitas nutrisi dalam menu  
sarapan anda haruslah lebih baik.  Menu sarapan adalah menu terpenting  
dalam rangkaian pola makan anda dalam sehari. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sarapan
  pagi bukan semata memasukkan makanan ke mulut sebagai pengganjal 
perut,  atau memasukan bahan bakar untuk dipakai bekerja, tetapi sarapan
 adalah  memasukan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh kita tetapi tidak 
merusak  organ tubuh lainnya. Pankreaslah yang mengatur semuanya! 
Pankreas adalah  organ di badan kita yang memproduksi Gastric Juice dan 
Insulin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sarapan
  pagi seperti halnya kita menyiapkan air radiator mobil dan lainnya  
untuk kita bisa gunakan bekerja seharian. Sarapan pagi sangat berguna  
untuk mengganti kebutuhan sel akan nutrisi yang hilang setelah istirahat
  malam. Menu sarapan sehat sangat berpengaruh pada tingkat besar  
metabolisme anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://menusarapansehat.blogspot.com/&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/1672861298343096486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/sarapan-sehat-dan-menyehatkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/1672861298343096486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/1672861298343096486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/sarapan-sehat-dan-menyehatkan.html' title='Sarapan Sehat dan Menyehatkan'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-3659319657621483086</id><published>2013-05-12T05:48:00.002-07:00</published><updated>2013-05-12T05:49:01.624-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>7 Makanan yang menyehatkan hati</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;



&lt;span class=&quot;mdk-body-reporter&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span id=&quot;mdk-body-news-subtitle&quot;&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br class=&quot;clear&quot; /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;mdk-body-news-detimg&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;7 Makanan yang menyehatkan hati&quot; src=&quot;http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/03/04/158986/540x270/7-makanan-yang-menyehatkan-hati.jpg&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;mdk-body-news-detimg&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
Hati adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting. Sebab hati 
membantu metabolisme segala hal yang masuk ke dalam tubuh. Jadi jaga 
kesehatan hati dengan mengikuti kebiasaan makan seperti yang dilansir 
dari &lt;em&gt;Care2&lt;/em&gt; berikut ini.&lt;br /&gt;

&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Minumlah secangkir teh hijau setiap hari. Kandungan catechin di dalamnya mampu membersihkan kotoran di dalam hati.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada pagi hari, minum segelas air lemon untuk mengusir racun dari hati dan melancarkan pencernaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Daripada minum jus buah, sebaiknya nikmati buah segar secara 
langsung. Keluarga buah berry dan jeruk adalah camilan yang disarankan 
karena ada banyak antioksidan yang terkandung di dalamnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tambahkan kunyit ke dalam masakan sup atau kaldu untuk membantu 
proses penyembuhan infeksi hati. Sebab kunyit adalah agen anti inflamasi
 bagi tubuh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sayuran China, seperti bok choy (kubis China) adalah makanan lain 
yang sebaiknya sekali-kali Anda konsumsi. Bok choy akan membantu 
detoksifikasi racun yang masuk ke dalam hati.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beberapa makanan yang pahit, contohnya pare, juga menyehatkan hati. 
Sebab makanan pahit merangsang produksi empedu dan membuat kinerja hati 
menjadi lebih baik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kabar baik bagi Anda yang suka bawang putih. Pasalnya ada asam amino
 bernama methionine dalam bawang putih yang membantu hati bekerja lebih 
baik dan melindunginya dari kerusakan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;Itulah berbagai makanan yang menyehatkan hati. Pastikan Anda mengonsumsinya agar organ penting tersebut tetap sehat dan bugar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.merdeka.com/sehat/7-makanan-yang-menyehatkan-hati.html&quot;&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/3659319657621483086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/7-makanan-yang-menyehatkan-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3659319657621483086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3659319657621483086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/05/7-makanan-yang-menyehatkan-hati.html' title='7 Makanan yang menyehatkan hati'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-4408899075741919948</id><published>2013-04-25T08:54:00.003-07:00</published><updated>2013-04-25T08:55:32.124-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>5 Alasan Kenapa Saat Tidur Kita Ngiler dan Cara Mengatasi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;/h1&gt;
&lt;div style=&quot;margin-top: 5px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Tanpa kita sadari begitu bangun banyak air liur keluar dari mulut 
kita mengalir di sekitar mulut bahkan menetes di bantal. Mengiler 
disebut juga dengan sialorrhea, yaitu suatu kondisi yang dialami oleh 
jutaan orang dalam tidurnya setiap malam. Hal ini terjadi ketika 
seseorang bermimpi atau saat istirahat.&lt;br /&gt;

Salah satu penyebab dari kondisi mengiler saat tidur adalah akibat 
mulut yang kering sehingga memicu produksi air liur berlebih. Selain itu
 ada juga beberapa kondisi lain, yaitu :&lt;br /&gt;

&lt;div&gt;
&lt;img alt=&quot;5 Alasan Kenapa Saat Tidur Kita Ngiler dan Cara Mengatasi&quot; border=&quot;0&quot; class=&quot;aligncenter&quot; height=&quot;252&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLZ40s0yAhlh6vYriD74m1HyTKgvVr89ZIybO33yEyC7m6vWfN68jnUxzKv5AerH1_wFy72Ep2dwo6x9G_bMFVTABP_ix2ZwMD66icsb3-Ow2uPLKpeYnToQ6YETOLCpGZyMRLsyx0E25D/s320/br9llvvu.jpg&quot; title=&quot;5 Alasan Kenapa Saat Tidur Kita Ngiler dan Cara Mengatasi&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Tidur dengan mulut terbuka. Tidur dengan kondisi seperti ini 
menyebabkan mulut kering lebih cepat karena kelembaban dari mulut 
hilang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hal ini memicu air liur yang ada di dalam mulut untuk keluar, sehingga membuat orang mengiler.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Efek samping dari obat yang dikonsumsi. Beberapa obat terkadang 
memiliki efek samping seperti mulut kering atau menyebabkan adanya 
gangguan pada kelenjar yang bertugas memproduksi air liur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Adanya masalah pada gigi, seperti infeksi pada gigi atau gusi orang tersebut yang mempengaruhi air liur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki anatomi mulut yang tidak normal, seperti lidah yang terlalu
 besar, gigi yang terlalu rapat atau pembesaran kelenjar limpa.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;b&gt;CARA MENGATASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;

Untuk mengatasinya seseorang harus mengetahui terlebih dahulu apa penyebab ia mengiler saat tidur.&lt;br /&gt;

Cara terbaik untuk mengurangi kondisi ini adalah dengan menghindari 
posisi tidur miring, karena posisi ini akan mendorong rahang untuk 
terbuka sehingga menyebabkan mulut terbuka saat tidur.&lt;br /&gt;

Jika penyebabnya adalah kondisi medis, maka tak ada salahnya untuk konsultasikan dengan dokter.&lt;br /&gt;

Jika jumlah air liur yang dikeluarkan memang berlebihan, maka dokter 
akan meresepkan obat untuk mengurangi jumlah air liur yang dihasilkan 
oleh kelenjar.&lt;br /&gt;

Namun pemberian obat ini harus atas resep dokter karena bisa menyebabkan dehidrasi.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/4408899075741919948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/04/5-alasan-kenapa-saat-tidur-kita-ngiler.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/4408899075741919948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/4408899075741919948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/04/5-alasan-kenapa-saat-tidur-kita-ngiler.html' title='5 Alasan Kenapa Saat Tidur Kita Ngiler dan Cara Mengatasi'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLZ40s0yAhlh6vYriD74m1HyTKgvVr89ZIybO33yEyC7m6vWfN68jnUxzKv5AerH1_wFy72Ep2dwo6x9G_bMFVTABP_ix2ZwMD66icsb3-Ow2uPLKpeYnToQ6YETOLCpGZyMRLsyx0E25D/s72-c/br9llvvu.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-19515574757512905</id><published>2013-03-23T10:18:00.001-07:00</published><updated>2013-03-23T10:18:21.877-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Cara Usir Kantuk Saat Bangun Pagi Tanpa Harus Minum Kopi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfkltj3mwsXX7ZnV4VVnwgxLyjc2btqTxuw-_4s1K9KVWxNi7K48g47GjIoCxCduEXGLZA6k31qL29DflKo8BugnfoE9DW9ueKnZ61O62R2YcuOkwpi2hmgyeqr7X0WC235ZOAvynHYqja/s1600/afegegr.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfkltj3mwsXX7ZnV4VVnwgxLyjc2btqTxuw-_4s1K9KVWxNi7K48g47GjIoCxCduEXGLZA6k31qL29DflKo8BugnfoE9DW9ueKnZ61O62R2YcuOkwpi2hmgyeqr7X0WC235ZOAvynHYqja/s1600/afegegr.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt; Banyak orang belum bisa benar-benar bangun 
tidur kalau belum minum kopi, padahal efeknya kurang baik kalau terlalu 
banyak. Ada banyak cara selain minum kopi untuk membuat tubuh cepat 
terjaga dan tidak kelamaan &#39;ngulet&#39; di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar jantung 
tidak berdebar-debar karena harus minum kopi tiap hari hanya supaya bisa
 cepat bangun, berikut ini adalah beberapa alternatif yang bisa 
dilakukan saat bangun pagi seperti dikutip dari &lt;em&gt;Weekendnotes, &lt;/em&gt;Senin (16/4/2012).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Buka jendela&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal
 pertama yang harus dilakukan supaya cepat terjaga saat bangun tidur 
adalah dengan menyalakan lampu ruangan, atau membuka tirai jendela jika 
langsung berhadapan dengan arah datangnya sinar matahari. Jam biologis 
manusia sangat dipengaruhi oleh cahaya, sehingga rasa kantuk susah 
hilang kalau ruangan masih gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Minum air putih atau teh hijau&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara
 teori, tubuh akan lebih bugar ketika kehilangan cairan tubuh yang 
terjadi selama tidur langsung diganti minimal dengan segelas air putih 
saat bangun. Beberapa penelitian mengungkan teh hijau sama efektifnya 
dengan air putih dalam mengembalikan status hidrasi, sekaligus memberi 
efek menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Patuhi aturan 10 menit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa
 paling kritis dalam mengawali hari adalah 10 menit sejak pertama kali 
terjaga dari tidur. Jika sanggup melawan hasrat untuk tidur lagi dalam 
waktu 10 menit tersebut, umumnya rasa kantuk dan malas bangun akan 
segera hilang dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Lakukan aktivitas fisik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa
 orang bisa langsung terjaga kalau sudah membaca koran pagi. Namun jika 
tetap merasa malas dan mengantuk, coba lakukan kegiatan yang sifatnya 
lebih aktif secara fisik misalnya memasak atau langsung membereskan 
tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Sarapan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melewatkan 
sarapan bisa membuat sistem metabolisme kehilangan keseimbangan,s 
ehingga tubuh cepat kehabisan energi. Konsekuensi dari kekurangan energi
 adalah tubuh terasa lemas, kurang gairah dan tetu saja gampang 
mengantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Patuhi jadwal tidur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi 
jangka panjang bagi yang sering merasa mengantuk dan malas untuk segera 
bangun tidur adalah dengan mendisiplinkan pola tidur setiap hari. 
Membiasakan diri untuk menebus kekurangan waktu tidur di dengan tidur 
seharian di akhir pekan hanya akan memperburuk gangguan tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Kencangkan musik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memutar
 musik kencang-kencang bisa memberikan efek yang sama seperti minum 
kopi, yakni mengusir arasa kantuk. Bahkan beberapa jenis lagi dengan 
irama yang menghentak bisa membuat tubuh terasa lebih bergairah 
dibandingkan saat hanya minum kopi&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/19515574757512905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/cara-usir-kantuk-saat-bangun-pagi-tanpa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/19515574757512905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/19515574757512905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/cara-usir-kantuk-saat-bangun-pagi-tanpa.html' title='Cara Usir Kantuk Saat Bangun Pagi Tanpa Harus Minum Kopi'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfkltj3mwsXX7ZnV4VVnwgxLyjc2btqTxuw-_4s1K9KVWxNi7K48g47GjIoCxCduEXGLZA6k31qL29DflKo8BugnfoE9DW9ueKnZ61O62R2YcuOkwpi2hmgyeqr7X0WC235ZOAvynHYqja/s72-c/afegegr.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-7047141387039467286</id><published>2013-03-23T10:09:00.001-07:00</published><updated>2013-03-23T10:09:48.774-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Ini Akibatnya Habis Makan Langsung Tidur</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU5qgUgt-tNVa4f5SBYLgwHvmVRTVALYBN0P3N_CPzr_Qb5zg6cvr5wrKzqHP65RlEkmBQtrcI0BXLsSosD234vM03BjGlqwiUVViaBjHb-jdnTlx0qnJA2FFDOW1H2Xafvj5Zpl5vMCn1/s1600/adadada.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU5qgUgt-tNVa4f5SBYLgwHvmVRTVALYBN0P3N_CPzr_Qb5zg6cvr5wrKzqHP65RlEkmBQtrcI0BXLsSosD234vM03BjGlqwiUVViaBjHb-jdnTlx0qnJA2FFDOW1H2Xafvj5Zpl5vMCn1/s1600/adadada.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Saat perut kenyang setelah makan, kebanyakan 
orang akan merasa mengantuk dan tak jarang juga langsung tidur. Tak 
hanya bisa menimbun lemak, langsung tidur setelah makan bisa 
mengakibatkan hal buruk pada tubuh. Apa saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung tidur 
setelah makan dapat membuat tubuh Anda bekerja keras untuk mencerna 
makanan terakhir yang masuk ke perut dan hal tersebut dapat menyebabkan 
masalah, mulai dari gangguan pencernaan hingga peningkatan risiko 
stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa bahaya yang terjadi jika Anda langsung tidur setelah makan, seperti dilansir &lt;em&gt;Livestrong&lt;/em&gt;, Senin (23/4/2012):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Berat badan naik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk
 menurunkan berat badan, Anda harus membakar kalori lebih banyak dari 
kalori yang Anda masukkan ke tubuh. Makan larut malam sangat berbahaya 
karena bisa membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak. Jika Anda lapar 
tengah makan, sebaiknya cobalah mengisi perut dengan makanan sehat 
seperti salad dan buah, bukan makanan tinggi kalori seperti kue atau 
pizza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Rasa panas di dada&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berbaring 
setelah makan mungkin akan membuat Anda merasa baik pada awalnya. Tapi 
sementara tubuh beristirahat, sistem pencernaan akan bekerja keras. 
Langsung tidur setelah makan bisa memicu sakit maag, yang disebabkan 
oleh kelebihan asam lambung sehingga menimbulkan rasa panas yang 
menyebar naik dari perut ke dada dan kadang sampai tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Refluks asam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gastroesophageal
 reflux disease (GERD) atau refluks asam terjadi karena katup antara 
perut dan kerongkongan tidak menutup sepanjang jalan. Hal ini 
memungkinkan asam lambung untuk kembali ke tenggorokan, yang menyebabkan
 sensasi terbakar. Berbaring ke sisi kanan setelah makan dapat 
memperburuk kondisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Stroke&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Langsung 
tidur setelah makan juga dapat meningkatkan peluang untuk mengalami 
stroke, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of 
Ioannina Medical School di Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang difokuskan 
pada 500 orang sehat, menemukan bahwa orang yang menunggu paling lama 
antara makan dan tidur berada di risiko terendah mengalami stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori
 pertama menyebutkan hal ini terjadi karena refluks asam lebih mungkin 
menyebabkan apnea tidur, yaitu henti napas saat tidur yang dapat 
meningkatkan risiko stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori lain menjelaskan bahwa hal ini 
terjadi karena sistem pencernaan bekerja keras sehingga dampaknya 
meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah dan mungkin juga 
mempengaruhi kolesterol yang meningkatkan peluang stroke. Namun 
penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://health.detik.com/read/2012/04/23/093047/1898721/766/ini-akibatnya-jika-langsung-tidur-setelah-makan&quot;&gt;Sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/7047141387039467286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/ini-akibatnya-habis-makan-langsung-tidur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7047141387039467286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7047141387039467286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/ini-akibatnya-habis-makan-langsung-tidur.html' title='Ini Akibatnya Habis Makan Langsung Tidur'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU5qgUgt-tNVa4f5SBYLgwHvmVRTVALYBN0P3N_CPzr_Qb5zg6cvr5wrKzqHP65RlEkmBQtrcI0BXLsSosD234vM03BjGlqwiUVViaBjHb-jdnTlx0qnJA2FFDOW1H2Xafvj5Zpl5vMCn1/s72-c/adadada.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-7626137657799052914</id><published>2013-03-22T08:12:00.001-07:00</published><updated>2013-03-22T08:12:48.025-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kader"/><title type='text'>Upgrading 2013 di Kebun Raya Bogor</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Salam MAPAGI!!!&lt;br /&gt;foody yummy healthy!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat MAPAGI baru-baru ini Mipro Mapagi Baru saja mengadakan acara upgrading kepengurusan baru, yang merupakan salah satu proker dari departemen Kaderisasi. Upgrading kali ini mengambil tema &quot;MAPAGI Bersinergi, Berinovasi Membangun Kreativitas.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJir0VKUbOHgjkBANohdEgeKWUTzkul8uaevNzq1-XdelneaAU2YY6iWmCxYx3QC8ntC_uYmPxlCY_-1Iu_AJRPv6lRLN_51QE6xEqdy9GoadeE51ZArusLO_2N_B_PW1YYKJeSWEdpd7L/s1600/IMG_8709.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJir0VKUbOHgjkBANohdEgeKWUTzkul8uaevNzq1-XdelneaAU2YY6iWmCxYx3QC8ntC_uYmPxlCY_-1Iu_AJRPv6lRLN_51QE6xEqdy9GoadeE51ZArusLO_2N_B_PW1YYKJeSWEdpd7L/s320/IMG_8709.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;Departemen Penelitian dan Pengemban (Litbang)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFe98EMGPc07HBIK2M9TgPzzy0SyU3jqhL5oaFtF99yflyDlNIoXPHa4L1e2y33RJIWbmg4wuV1VCF49eWyzWhyphenhyphenYJ2Bp88QWkxvUwaSWXQVWoQab3ejbERvCxw1RhyphenhypheneQBJb16sGy9VFZi6/s1600/IMG_8706.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFe98EMGPc07HBIK2M9TgPzzy0SyU3jqhL5oaFtF99yflyDlNIoXPHa4L1e2y33RJIWbmg4wuV1VCF49eWyzWhyphenhyphenYJ2Bp88QWkxvUwaSWXQVWoQab3ejbERvCxw1RhyphenhypheneQBJb16sGy9VFZi6/s320/IMG_8706.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;Departemen Pengabdian Masyarakat (Penmas)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPLyZSK786lrDbX6Xuc8-Gzs0EweVbCeXAj13Aaq06gRFWQ7CqjsmxZXtDPlla7aUVmnYVlIm24-WpW_v4_y02dXi_JOzgCth9zO5otuRJm6lkeVY3mlWtZAutdr7R6s49l3z3EY7n1Zkf/s1600/IMG_8704.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPLyZSK786lrDbX6Xuc8-Gzs0EweVbCeXAj13Aaq06gRFWQ7CqjsmxZXtDPlla7aUVmnYVlIm24-WpW_v4_y02dXi_JOzgCth9zO5otuRJm6lkeVY3mlWtZAutdr7R6s49l3z3EY7n1Zkf/s320/IMG_8704.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;Departemen Public Relation (PR)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUUFjgCbLdGqeV8XEC7qsHsZ7R8gD6hn469rNB7dX0QIs3xyXT3NPhhoHjBfhhPZAt86tw3vnJRaNWBlAL8pzT9Muoeentva0IR6BKeL_hExmG90C0DQXcsJSK0zhvi1UKeollxjA5jteR/s1600/IMG_8714.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUUFjgCbLdGqeV8XEC7qsHsZ7R8gD6hn469rNB7dX0QIs3xyXT3NPhhoHjBfhhPZAt86tw3vnJRaNWBlAL8pzT9Muoeentva0IR6BKeL_hExmG90C0DQXcsJSK0zhvi1UKeollxjA5jteR/s320/IMG_8714.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&amp;nbsp;Departemen Kaderisasi (Kader)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigv9gKkXeJHevITE9MVkYS84mXdPKJDAjKJVj7cfCAv4qbe6omdKcr4Osp0eadH5Jzbpfpax3aSEOwCm_OZuWcNEtNbNuRF9g06XIMNQSoyMxCX8eJI5pvzQcEIsiIJ2HkQTvhhlynqP5_/s1600/IMG_8711.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigv9gKkXeJHevITE9MVkYS84mXdPKJDAjKJVj7cfCAv4qbe6omdKcr4Osp0eadH5Jzbpfpax3aSEOwCm_OZuWcNEtNbNuRF9g06XIMNQSoyMxCX8eJI5pvzQcEIsiIJ2HkQTvhhlynqP5_/s320/IMG_8711.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Departemen Pendidikan dan Profesi (Penprof)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj23mfyc7SVhvHa-IXvuQWhwOL15t9-cnI9ioXwgdxjpHS9PEkJfiBdx-0TmTpHn23NS_sOHwEPs4Ynoth0qgOQgLLRO926eDkTId09Hdn8WDDNdJHaYlzZWCok-NYuhYtg6wu83TpNW2gB/s1600/IMG_8717.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj23mfyc7SVhvHa-IXvuQWhwOL15t9-cnI9ioXwgdxjpHS9PEkJfiBdx-0TmTpHn23NS_sOHwEPs4Ynoth0qgOQgLLRO926eDkTId09Hdn8WDDNdJHaYlzZWCok-NYuhYtg6wu83TpNW2gB/s320/IMG_8717.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Badan Pengurus Harian (BPH) MAPAGI&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Terima Kasih atas partisipasi teman-teman sekalian yang telah mengikuti acara ini sampai akhir, walau dilanda dengan hujan yang cukup deras ditengah acara, tetapi semangat kalianlah yang membuat acara ini begitu ber-arti.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/7626137657799052914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/upgrading-2013-di-kebun-raya-bogor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7626137657799052914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7626137657799052914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/upgrading-2013-di-kebun-raya-bogor.html' title='Upgrading 2013 di Kebun Raya Bogor'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJir0VKUbOHgjkBANohdEgeKWUTzkul8uaevNzq1-XdelneaAU2YY6iWmCxYx3QC8ntC_uYmPxlCY_-1Iu_AJRPv6lRLN_51QE6xEqdy9GoadeE51ZArusLO_2N_B_PW1YYKJeSWEdpd7L/s72-c/IMG_8709.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-5648367860885877694</id><published>2013-03-21T09:55:00.000-07:00</published><updated>2013-03-21T09:55:45.373-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Mau Tahu Baik Buruknya Kopi untuk Kesehatan?</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3um4FbbsOH3UQj0UVebcKgfpwKlCRSSkvTvQ0dkehF4o-sTaJ39bUPOOlgVyRvxCXDQndEpMKLGwofQPsCu7Qd1ZvKdX6QZlRYnmYA-ThUA8Z37yQR6kWym38DHXNx1ndIgGe0d64ZZo/s1600/baik-buruk-minum-kopi.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Baik dan Buruknya Minum Kopi&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3um4FbbsOH3UQj0UVebcKgfpwKlCRSSkvTvQ0dkehF4o-sTaJ39bUPOOlgVyRvxCXDQndEpMKLGwofQPsCu7Qd1ZvKdX6QZlRYnmYA-ThUA8Z37yQR6kWym38DHXNx1ndIgGe0d64ZZo/s1600/baik-buruk-minum-kopi.jpg&quot; title=&quot;Baik dan Buruknya Minum Kopi&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Saatnya mengetahui apa baik dan buruknya minum kopi bagi kesehatan kita.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Di masyarakat urban, kopi sudah menjadi satu ciri tersendiri bagi mereka
 yang hidup aktif dan energik, minum kopi menjadi gaya hidup. Kemudian 
timbur berbagai anggapan yang menyatakan bahwa kopi memiliki efek yang 
buruk bagi kesehatan, pendapat lainnya menyatakan sebaliknya. &lt;i&gt;Nah&lt;/i&gt;, berikut ini kami merangkum&lt;b&gt; manfaat kopi untuk kesehatan&lt;/b&gt; yang harus Anda ketahui dari minum kopi;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;span style=&quot;color: #b45f06;&quot;&gt;Manfaat/Kebaikan Minum Kopi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kopi meningkatkan metabolisme hingga 20 persen, menurut penelitian. Bahkan bisa memicu mekanisme peremajaan jaringan otot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi setara dengan dua cangkir kopi 
satu jam sebelum olahraga juga dapat membantu mengurangi risiko nyeri 
otot hingga 48 persen. Sebelum olahraga, kopi akan merangsang produksi 
energi dan pembakaran lemak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Penelitian telah menunjukkan bahwa baik biji kakao utuh dan kopi 
memiliki kemampuan luar biasa untuk melindung otak. Bukti menunjukkan, 
masyarakat Amerika Latin yang sering minum kopi giling dari biji kopi 
utuh memiliki risiko kecil terkena Alzheimer dan penyakit Parkinson.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Teh, kopi, dan cokelat merupakan sumber kafein alami. Ketiganya 
mempunyai manfaat dan memberikan banyak nutrisi dan antioksidan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Kafein melakukan pengambilan glutamat yang merupakan penghambatan di 
otak Anda, sehingga membuat Anda waspada dan siap beraktivitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;span style=&quot;color: #b45f06;&quot;&gt;Efek Buruk Minum Kopi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
1. Minum kopi setelah berolahraga adalah tindakan yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Minum kopi hitam, harus tanpa gula. Penambah gula tidak akan memberikan manfaat justru akan menyebabkan resistensi insulin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kafein yang terisolasi tidak memberi manfaat kesehatan dari biji kopi dan dapat menjadi racun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp; Pengeringan dan pemanggangan biji kopi berdampak negatif pada 
kesehatan. Anda dapat mendeteksi kualitas kopi dengan mencium aromanya. 
Kopi yang tidak memiliki aroma baik mungkin sudah basi dan tidak berguna
 jika dikonsumsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Sebagian besar kopi yang dihasilkan telah terkontaminasi dengan 
pestisida. Untuk keamanan, Anda bisa membeli kopi organik yang bebas 
pestisida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Kopi adalah zat kuat, dan dapat mempengaruhi kelenjar adrenal. Jika 
Anda mengalami penurunan fungsi adrenal, sebaiknya hati-hati untuk minum
 kopi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Kopi merupakan zat pembentuk asam dalam tubuh Anda. Pengasaman yang 
berlebihan dalam tubuh bisa menyebabkan masalaha pada otot dan tulang, 
dan meningkatkan risiko terhadap penyakit degeneratif. Jadi, jika Anda 
minum kopi, pastikan asupan buah dan sayuran mentah yang tinggi untuk 
melawan keasaman kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.makanansehat.web.id/2013/01/ini-dia-baik-dan-buruknya-minum-kopi.html&quot;&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/5648367860885877694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/mau-tahu-baik-buruknya-kopi-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/5648367860885877694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/5648367860885877694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/mau-tahu-baik-buruknya-kopi-untuk.html' title='Mau Tahu Baik Buruknya Kopi untuk Kesehatan?'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3um4FbbsOH3UQj0UVebcKgfpwKlCRSSkvTvQ0dkehF4o-sTaJ39bUPOOlgVyRvxCXDQndEpMKLGwofQPsCu7Qd1ZvKdX6QZlRYnmYA-ThUA8Z37yQR6kWym38DHXNx1ndIgGe0d64ZZo/s72-c/baik-buruk-minum-kopi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-9127282389438332612</id><published>2013-03-21T09:33:00.003-07:00</published><updated>2013-03-21T09:34:22.842-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Efek Konsumsi Makanan Pedas untuk Kesehatan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Makanan pedas sangat populer untuk lidah orang Indonesia. Berbagai resep
 menu makanan Nusantara tidak lepas dari sajian makanan pedas, bahkan 
beberapa daerah dikenal dengan ciri khas makanannya yang &lt;i&gt;wahhhhh&lt;/i&gt;, siap-siap membuat bibir anda memble. &lt;i&gt;Hehehehe&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan
 pedas ibarat mata uang dengan dua sisi, yaitu mengandung manfaat yang 
positif dan efek negatif terhadap kesehatan tubuh kita. Itulah makanan 
kenapa makanan pedas tidak dihindari kendati banyak orang yang kadang 
harus menderita gangguan pencernaan akibat makanan pedas, padahal dia 
tahu bahwa kondisi kesehatan/tidak mendukungnya untuk bebas mengkonsumsi
 berbagai jenis makanan, terutama yang pedas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang 
lainnya seperti telah kebal terhadap efek makanan pedas, biasanya mereka
 telah terbiasa dengan makanan tersebut sejak kecil, sehingga nyaris 
tidak ada gangguan kesehatan yang dialami, walaupun tidak dipungkiri 
bahwa kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas sejak kecil bukanlah jaminan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Nah&lt;/i&gt;, berikut ini beberapa efek atau bahaya mengkonsumsi makanan pedas terhadap kesehatan tubuh. Mari disimak;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Beberapa Efek Makanan Pedas Terhadap Kesehatan&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Makanan pedas mengakibatkan kerusakan dinding lambung. Ini 
dikarenakan, jenis makanan yang pedas merupakan kombinasi asam dan 
terlalu banyak asam masuk keperut, maka menyebabkan kerusakan dinding 
lambung anda. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Makanan pedas mengakibatkan penyakit Gastritis atau maag akut. 
Gejala gastritis yaitu seperti muntah, mual-mual, diare. Dampak penyakit
 
gastritis mengakibatkan anda terkena serangan sakit kepala.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makanan pedas mengakibatkan penyakit Ulkus Gaster atau tukak 
lambung. Gejala yang Nampak, ketika anda terkena penyakit ini yaitu 
perut serasa terbakar, gejala mual-mual, muntah-muntah. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makanan pedas mengakibatkan anda terkena insomnia atau susah tidur 
pada malam hari. Sehingga sebaiknya anda tidak memakan makanan pedas di 
saat malam hari. Karena istrihat anda tidak akan nyaman. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makanan pedas mengakibatkan anda akan kehilangan nafsu makan. Jadi 
usahakan untuk mengurangi makanan yang berasa pedas untuk kesehatan 
tubuh anda. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Makanan pedas mengakibatkan berat badan anda semakin menurun. Jadi 
kurangi atau hilangkan dari kebiasan memakan makanan yang pedas jika 
anda ingin agak gemuk atau anda yang tergolong kurus.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQSB7MX64ipHou82UaOO6ceiSVxhlFMwnNMS0d72yg07YIvg0keSQRqohTDGdDF5raBTkuYMhcoNBP_Gng3NfDg7T3SeVv-iQalTYKDcjv0snF8FMLADZ50AtG5clpV1GO2H06LKnle2Y/s1600/makanan-pedas-sambal.jpg&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Makanan Pedas&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;217&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQSB7MX64ipHou82UaOO6ceiSVxhlFMwnNMS0d72yg07YIvg0keSQRqohTDGdDF5raBTkuYMhcoNBP_Gng3NfDg7T3SeVv-iQalTYKDcjv0snF8FMLADZ50AtG5clpV1GO2H06LKnle2Y/s320/makanan-pedas-sambal.jpg&quot; title=&quot;Makanan Pedas&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Sambal jadi satu ciri resep khas makanan Nusantara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Seperti disebutkan tadi, bahwa makanan pedas tidak saja memiliki efek 
buruk, melainkan memberikan manfaat untuk kesehatan seperti; Rasa pedas 
pada makanan ternyata memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan 
sendi dan kerusakan tulang, sehingga bermanfaat untuk mencegah penyakit 
peradangan sendi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, rasa pedas dalam makanan juga bisa mengurangi resiko 
terserang kanker, karena pada rasa pedas itu bisa membunuh sel kanker 
dengan cara menyerang mitokondria tanpa merusak sel-sel yang sehat, dan 
dapat meringankan rasa sakit di mulut bagi penderita kanker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.makanansehat.web.id/2013/01/efek-konsumsi-makanan-pedas-terhadap.html&quot;&gt;Sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/9127282389438332612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/efek-konsumsi-makanan-pedas-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/9127282389438332612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/9127282389438332612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/efek-konsumsi-makanan-pedas-untuk.html' title='Efek Konsumsi Makanan Pedas untuk Kesehatan'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQSB7MX64ipHou82UaOO6ceiSVxhlFMwnNMS0d72yg07YIvg0keSQRqohTDGdDF5raBTkuYMhcoNBP_Gng3NfDg7T3SeVv-iQalTYKDcjv0snF8FMLADZ50AtG5clpV1GO2H06LKnle2Y/s72-c/makanan-pedas-sambal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-5807357958579108434</id><published>2013-03-21T09:16:00.000-07:00</published><updated>2013-03-21T09:16:43.397-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Pola Makan Mahasiswa Jangan Asal Kenyang</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Makan
 adalah kegiatan rutin yang dilakukan karena kebutuhan tubuh akan 
pasokan energi. Bagi sebagian mahasiswa, makan memiliki suatu pemaknaan 
dan pelaksanaan sendiri-sendiri. Perlu diperhatikan, bahwa &lt;a href=&quot;http://www.makanansehat.web.id/2011/12/pola-makan-mahasiswa-jangan-asal.html&quot;&gt;&lt;b&gt;pola makan sebagian mahasiswa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; kurang disadari sebagai sebuah bagian penting dalam siklus kehidupan. Akhirnya pola makan asal kenyang menjadi suatu budaya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Studi mengenai &lt;a href=&quot;http://www.makanansehat.web.id/2011/12/pola-makan-mahasiswa-jangan-asal.html&quot;&gt;pola makan mahasiswa&lt;/a&gt;
 yang dilakukan oleh Syifa Puji (Alumnus PSKM, Fakultas Kedokteran UIN 
Syarif Hidayatullah) menunjukkan bahwa dari 125 mahasiswa PSKM (Program 
Studi kesehatan Masyarakat), terdapat 57,6 persen mahasiswa yang 
memiliki pola makan yang tidak sesuai dengan pedoman umum gizi seimbang 
yang disebut empat sehat lima sempurna. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulan lain dari penelitian itu, pola makan mahasiswa yang dinilai 
burut itu tidak berkorelasi dengan jumlah uang saku, jenis kelamin, 
pengetahuan gizi, aktifitas dan tempat tinggal mahasiswa. Mahasiswa yang
 memiliki uang saku cukup pun tidak menjamin pola makan yang sehat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alas an mahasiswa pada umumnya adalah kesibukan kampus yang tinggi dan 
tidak tersedianya kantin sehat di dekat tempat kuliah mereka. Kondisi 
ini membuat mahasiswa sulit mencari makanan yang bersih dan memiliki 
gizi seimbang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk2dWDusGjIoW895ewB3FTeA77bGvqGJMYw6EzqQOzGc-HPe7co-FZdLoJtBwXRAFVfOnTruZZtM3HnmRx7AkVm5uSdhxpXmGmgpzoww7Ee5Kt-64e38S7lIexU9Vk5jpUlQ3uAZ6PHyc/s1600/gaya-hidup-sehat.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk2dWDusGjIoW895ewB3FTeA77bGvqGJMYw6EzqQOzGc-HPe7co-FZdLoJtBwXRAFVfOnTruZZtM3HnmRx7AkVm5uSdhxpXmGmgpzoww7Ee5Kt-64e38S7lIexU9Vk5jpUlQ3uAZ6PHyc/s1600/gaya-hidup-sehat.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;Ancaman Beragam Penyakit &lt;/b&gt;Mengingat mengonsumsi makanan sehat 
dengan gizi seimbang itu penting bagi seseorang, dokter Inge Permadhi, 
spesialis gizi yang menjadi staf pada departemen ilmu gizi, Fakultas 
Kedokteran Universitas Indonesia, mengingatkan bahwa banyak penyakit 
mengancam mereka yang berpola makan salah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aneka penyakit yang menancam tersebut antara lain diabetes melitus, 
penyakit jantung dan pembuluh darah (termasuk hipertensi), pelemahan 
hati, pelemahan saraf di leher dan lidah yang bisa menyebabkan seseorang
 meninggal mendadak, serta kanker. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola makan sehat, kata Inge, adalah pola makan dalam takaran yang sesuai
 dengan kebutuhan tubuh. Kelebihan makan bisa membuat orang kegemukan 
sehingga rawan terkena diabetes melitus dan penyakit lainnya. Sementara 
orang yang kekurangan makan bisa terkena sakit pencernaan dan penurunan 
daya tahan tubuh. Kondisi ini akan membuat orang itu rentan terkena 
peyakit. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengetahui kebutuhan makan yang pas, setiap orang harus tahu berat
 badan idealnya. Secara umum setiap kali makan kita membutuhkan 
karbohidrat sebagak 55 perse, protein 15 persen, dan lemak dari unsuk 
hewani ataupun nabati sebesar 30 persen. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam memilih makanan, Inge menyarankan sebaiknya kita memilih makanan 
yang diolah dengan direbuh, dibakar, atau ditim/dikukus. Alasannya 
minyak goreng akan menambah unsure lemak yang tidak dibutuhkan oleh 
tubuh. Ada baiknya mengurangi/menghindari penggunaan minyak goreng 
secara berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;span itemprop=&quot;rating&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.makanansehat.web.id/2011/12/pola-makan-mahasiswa-jangan-asal.html&quot;&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;


&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/5807357958579108434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/pola-makan-mahasiswa-jangan-asal-kenyang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/5807357958579108434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/5807357958579108434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/pola-makan-mahasiswa-jangan-asal-kenyang.html' title='Pola Makan Mahasiswa Jangan Asal Kenyang'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk2dWDusGjIoW895ewB3FTeA77bGvqGJMYw6EzqQOzGc-HPe7co-FZdLoJtBwXRAFVfOnTruZZtM3HnmRx7AkVm5uSdhxpXmGmgpzoww7Ee5Kt-64e38S7lIexU9Vk5jpUlQ3uAZ6PHyc/s72-c/gaya-hidup-sehat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-4175568222320293012</id><published>2013-03-14T11:17:00.000-07:00</published><updated>2013-03-14T11:19:52.456-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>KANDUNGAN GIZI KEDELAI</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Kacang kedalai terkenal kaya gizi. Kedelai merupakan bahan makanan dengan &quot;protein lengkap&quot; dan merupakan salah satu bahan pangan yang penting dan diperlukan oleh tubuh. Tidak seperti makanan lain yang mengandung lemak jenuh dan tidak dapat dicerna , yang terdapat apda sebagian besar makanan hewani, kacang kedalai tidak mengandung kolessterol, mempunyai rasio kalori yang rendah dibandingkan protein, dan bertindak sebagai makanan yang tidak menggemukkan bagi penderita obesitas. Kacang kedelai adalahh satu-satunya tumbuhan yang memiliki protein sangat besar karena memiliki kadar protein 11 kali lebih banyak dibandingkan susu, 2 kali lebih banyak darpada daging ikan, 1 1/2 kali lebih banyak daripada keju, dan yang paling penting adalah mengandung lecithin. Manfaat-manfaat lecithin antara lain:&lt;/div&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #0b5394; font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-unsur-dasar-pembentuk-sel-sel.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;1.&amp;nbsp;Lecithin Unsur Dasar Pembentuk Sel-Sel Tubuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-unsur-dasar-pembentuk-sel-sel.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;2.&amp;nbsp;Lecithin Merupakan Sumber Choline&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-sumber-inositol.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;3.&amp;nbsp;Lecithin Sumber Inositol&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-sebagai-antioksidan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;4.&amp;nbsp;Lecithin Sebagai Antioksidan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-menigkatkan-imuitas-dalam-tubuh.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;5.&amp;nbsp;Lecithin Menigkatkan Imunitas dalam Tubuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-menanggulangi-kolesterol.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;6.&amp;nbsp;Lecithin untuk Menanggulangi Kolesterol&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-kadiovaskuler.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;7.&amp;nbsp;Lecithin untuk Kardiovaskuler&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-penderita-diabetes.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;8.&amp;nbsp;Lecithin untuk Penderita Diabetes&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-unuk-penderita-gagal-ginjal.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;9.&amp;nbsp;Lecithin untuk Penderita Gagal Ginjal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-impotensi-dan-lemah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;10.&amp;nbsp;Lecithn untuk Impotensi dan Lemah Syahwat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-membangun-kecerdasan-dan-daya.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;11.&amp;nbsp;Lecithin Membangun Kecerdasan dan Daya Ingat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-menanggulangi-stres.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;12.&amp;nbsp;Lecithin untuk Menanggulangi Stres&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-obat-awet-muda-kepikunan-dan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;13.&amp;nbsp;Lecithin Obat Awet Muda, Kepikunan, dan Panjang Umur&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-menanggulangi-kebotakan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;14.&amp;nbsp;Lecithin Menanggulangi Kebotakan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #0b5394; font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #767676; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 20px;&quot;&gt;Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;

</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/4175568222320293012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/kandungan-gizi-kedelai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/4175568222320293012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/4175568222320293012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/kandungan-gizi-kedelai.html' title='KANDUNGAN GIZI KEDELAI'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-7787369778480704300</id><published>2013-03-14T11:03:00.002-07:00</published><updated>2013-03-14T11:18:38.084-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Lecithin Unsur Dasar Pembentuk Sel-Sel Tubuh</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Lebih dari 50% membran sel tubuh terdiri dari&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Phospholipid&lt;/i&gt;. Tanpa adanya lecithin, pembentukan membran sel tidak akan terjadi. Menurut Dianne Craft, Ma, bila otak manusia dikeringkan dan dianalisis maka 30% jaringan sel-sel otak manusia merupakan unsur lecithin. Hati, limpa empedu, ginjal, pankreas, &amp;nbsp;serta organ penting lain jugamengandung lecithin. Oleh sebab itu, jika tubuh kekurangan leithin maka organ-organ tersebut mudah terjangkit penyakit serta penyakit lain yang mengikutinya, seperti diabetes, darah tinggi, jantung, kanker, autoimmune,&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;multiple sklerosis, rheumatoid, arthritis, fibrocystic breast, parkinson, stroke,&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;dan sebagainya. Kelelahan fisik, mental, saraf, serta sulit untuk mengingat dan menjadikan sesorang menjadi mudah tersinggung serta depresi juga rawan terjadi. Lecithin merupakan salah satu komponen yang berfungsi dalam pembuatan dan aktivitas berbagai hormon dalam tubuh, seperti hormon adrenalin, hormon thiroid, hormon seks.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/7787369778480704300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-unsur-dasar-pembentuk-sel-sel.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7787369778480704300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7787369778480704300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-unsur-dasar-pembentuk-sel-sel.html' title='Lecithin Unsur Dasar Pembentuk Sel-Sel Tubuh'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-3947622801086632435</id><published>2013-03-14T11:02:00.007-07:00</published><updated>2013-03-14T11:18:38.074-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Lecithin Merupakan Sumber Choline</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Choline dalam bentuk&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Phospodilcholine&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;sangat berfungsi dalam pembentukan sel-sel mebran tubuh. Tanpa choline metabolisme tubuh akan terganggu karena lemak akan terperangkap dihati. Lecithin merupakan sumber choline yang merupakan nutrisi untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan&lt;i&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;acethycholine&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;(Ach) dalam tubuh. Emmert dan kawan-kawan menyatakan dalam tulisannya bahwa pada sbuah penelitian dikatakan lecithin menydiakan suatu persediaan bio yang banyak dar&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;choline&lt;/i&gt;.&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;National Academy of Sciences&lt;/i&gt;, USA menyatakan bahwa choline berefek menigkatkan kesehatan , emperbaiki otak, meningkatkan daya ingat, meningkatkan dan memperbaiki fungsi lever, jantung, dan alat reproduksi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/3947622801086632435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-merupakan-sumber-choline.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3947622801086632435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/3947622801086632435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-merupakan-sumber-choline.html' title='Lecithin Merupakan Sumber Choline'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-8820676582562679572</id><published>2013-03-14T11:02:00.004-07:00</published><updated>2013-03-14T11:18:38.087-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Lecithin Sumber Inositol</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Inositol memiliki fungsi yang mirip dengan choline. Insitol juga merupakan komponene struktural dari phospholipid yang ditemukan pada seluruh sel-sel tubuh. Inositol, seperti halnya choline, memiliki pengaruh &quot;lipotropik&quot; mejaga lemak agar tetap cair sehingga aliran lemak menuju dan dari hati. Kekurangan inositol menyebabkan banyak kelainan pada tubuh, terutama pada hati, seperti terjadinya cirrosis hepatis serta penyakit-penyakit hati yang lain. Kekurangan inositol juga berdampak buruk pada penderita diabetes keran sel-sel saraf yang kekurangan inositol mengakibatkan peurunan fungsi sehingga menyebabkan komplikasi pada penderita diabetes, yang sering disebut diabetes neoropathi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/8820676582562679572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-sumber-inositol.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/8820676582562679572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/8820676582562679572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-sumber-inositol.html' title='Lecithin Sumber Inositol'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-7222821288700691983</id><published>2013-03-14T11:02:00.001-07:00</published><updated>2013-03-14T11:18:38.081-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Lecithin Sebagai Antioksidan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Hampir semua penyakit berawal dari oksidator jahat yang tidak dapat ditanggulangi oleh&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;superoksid dismutase&lt;/i&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(SOD) katalase dan&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;glutation peroksidase&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(GSH). Perubahan lecithin akan memperbaiki sitem antioksidan pada&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;superoksid dismutase&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(SOD) karena lecithin merupakan komponen struktural pada SOD. Selain itu, lecithin memiliki kandungan Alfa karoten, Alfa tokoferol, Alfa tokotrienol, Beta karoten, Beta tokotrienol, retinol, dan lain-lain, yang merupakan antioksidan untuk menjaga keseimbangan tubuh serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat oksidator jahat lain.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Penambahan lecithin sebagai antioksidan akan menajaga tubuh dari serangan radikal bebas. Lecithin akan melapisi membran sel tubuh dari organ-organ penting, seperti pada otak, jantung, hati, paru-paru, ginjal, dan serabut-serabut saraf manusia, juga pada kulit tubuh dengan selaput tipis untuk menjaga dan mengantisipasi kedatangan para oksidator pemberontak. Dan yang jelas, selain sebgai antioksidan, zat pelengkap pada kandungan lecithin kacang kedelai merupakan unsur paling essensial bagi pembentukan sel serta organ ubuh yang sangat penting sehingga akan memberikan 1001 manfaat kesehatan dan pengobatan yang amat luar biasa bagi tubuh. Dalam hal ini Dr. Lester M. Morrison telah melakukan analisis dan evaluasi selma bertahun-tahun serta mengatakan;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&quot;Saya yakin kalau lecithin adalah salah satu senjata kita yang paling ampuh untuk melawan berbagai penyakit, serta sebuah benteng paling istimewa...&quot;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/7222821288700691983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-sebagai-antioksidan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7222821288700691983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/7222821288700691983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-sebagai-antioksidan.html' title='Lecithin Sebagai Antioksidan'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-67660344619443312</id><published>2013-03-14T11:01:00.004-07:00</published><updated>2013-03-14T11:18:38.078-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Lecithin Menigkatkan Imuitas dalam Tubuh</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Jika kita mengonsumsi lecithin secara rutin, kandungan isoflavon, piridoksin, karoten, dan kandungan lain pada lecithin akan menjadika regulator ketahanan tubuh meningkat dengan pesat. menurut Dr. Lester M. Morrison dalam penelitiannya menyatakan bahwa kandungan lecithin pada kacang kedelai memilki kemampuan yang luar biasa untuk meningkatkan kandungan gamma globulin dalam protein darah. Gamma globulin dikenal sebagai kekuatan untuk perlindungan dari berbagai serangan dan virus dalam tubuh. Dalam hal ini Dr. Lester M. Morrison mengatakan&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&quot;Lecithin adalah... benteng paling istimewa menahan terbentuknya pergeseran pembuluh nadri dan segala komplikasi jantung, otak serta ginjal&quot;.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Dalam penelitiannya, dalma darah pasien-pasiennya yang mengonsumsi lecithin ditemukan adanya imunitas terhadap infeksi virus serta terhadap pneumonia.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/67660344619443312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-menigkatkan-imuitas-dalam-tubuh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/67660344619443312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/67660344619443312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-menigkatkan-imuitas-dalam-tubuh.html' title='Lecithin Menigkatkan Imuitas dalam Tubuh'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1444298502813893541.post-8638457627895488911</id><published>2013-03-14T11:01:00.000-07:00</published><updated>2013-03-14T11:18:38.086-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info"/><title type='text'>Lecithin untuk menanggulangi Kolesterol</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Tubuh manusia memerlukan kolesterol sebanyak 1/3 dari makanan sehari-hari. Fungsi kolesterol adalah sebagai pembentuk hormon seks, hormon adrenal, vitamin D, serta cairan empedu. Kolesterol juga berperan untuk mempertebal serta memperkuat dinding pembuluh darah yang tipis agar tidak mudah pecah. Dr. Daniel Steinberg, profesor di bidang pengobatan pada Universitas California di San Diego, mengatakan bahwa oksidari kolesterol LDL merupaka faktor utama dalam&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;aterosklerosis&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dan penyakit arteri koroner yang bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
Lecithin sebgai antioksidan mampu menjada kolesterol LDL agar tidak teroksidai. Namun, jika kolesterol LDL atau tumpukan pertikel berlemak teroksidasi &amp;nbsp;dan menggumpal yang mengakibatkan pengerasan pembuluh nadi (&lt;i&gt;artherosclerosis&lt;/i&gt;) maka lecithin sanggup memecahkannya menjadi partikel-partikel kecil. Hal ini bisa dilakukan lecithin karena lecithin memiliki unsur cholin dan Inositol yang mampu mengendalikan lemak dan mengemulsinya untuk dikeluarkan dari tubuh serta mampu mencegahnya sehingga manjadikan peredaran darah ke-seluruh tubuh berjalan lancar, tanpa hambatan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: auto; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 0px;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-size-adjust: auto; -webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; margin: 0px; orphans: auto; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: auto; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
Sumber: 101++ Keajaiban khasiat kedelai&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://d3mapagi.blogspot.com/feeds/8638457627895488911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-menanggulangi-kolesterol.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/8638457627895488911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1444298502813893541/posts/default/8638457627895488911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://d3mapagi.blogspot.com/2013/03/lecithin-untuk-menanggulangi-kolesterol.html' title='Lecithin untuk menanggulangi Kolesterol'/><author><name>MAPAGI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05379266391983777882</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_R7PzFb-qpco/TNU2BVCjqQI/AAAAAAAAADU/lxQtb5Kry9E/S220/logo+mapagi+copy.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>