<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>MaNongAn</title>
	
	<link>http://gandung.info</link>
	<description>MAkan NONGkrong NGANtuk</description>
	<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 11:56:18 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/manongan" type="application/rss+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>Bunderan HIK</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/uyU0FgUYoLc/</link>
		<comments>http://gandung.info/2009/06/01/bunderan-hik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 11:56:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[kopdar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Bunderan Hotel Indonesia Kempinski
Sudah hampir 3 bulan gak sowan dan ngikut ritual Rumat Lambe Asu. Kebetulan minggu ini sedang berada di Ibukota, maka saya menyempatkan diri untuk pergi kesana.
Sejak hari Senin 25 Mei 2008 kemaren, nemenin Bokap yang lagi &#8220;Bosan&#8221; tidur di rumah. Syukurlah pada hari senin ini (1 Juni 2008), Bokap udah &#8220;kangen&#8221; ama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><center><strong>Bunderan Hotel Indonesia Kempinski</strong></center></p>
<p>Sudah hampir 3 bulan gak sowan dan ngikut ritual <a href="http://gandung.info/2009/01/26/rumat-lambe-asu/" target="_blank"><strong>Rumat Lambe Asu</strong></a>. Kebetulan minggu ini sedang berada di Ibukota, maka saya menyempatkan diri untuk pergi kesana.</p>
<p>Sejak hari Senin 25 Mei 2008 kemaren, nemenin <strong>Bokap</strong> yang lagi &#8220;<em>Bosan</em>&#8221; tidur di rumah. Syukurlah pada hari senin ini (1 Juni 2008), Bokap udah &#8220;<em>kangen</em>&#8221; ama rumah kembali.</p>
<p>Sekitar jam 4 sore Jum&#8217;at 29 Mei 2008, saya berangkat menuju &#8220;<strong>Kampus Langsat</strong>&#8220;. Dari seberang <strong>RSUP Fatmawati</strong> naek <strong>Metromini 610</strong> jurusan Blok M - Pondok Labu. Sesampai di <strong>Taman Barito</strong> saya turun dan melanjutkan perjalanan menyusuri <strong>Pasar Burung</strong> hingga <strong>Pasar Mayestik</strong>. Dipertigaan Mayestik saya belok ke Kiri arah yang menuju <strong>Radio Dalam</strong>. Hingga sampailah saya di jalan Langsat 1 tempat : <strong><a href="http://dagdigdug.com" target="_blank">DagDigDug</a>, <a href="http://www.rumahweb.com/" target="_blank">Rumah Web</a>, <a href="http://www.myindo.co.id/" target="_blank">MyIndo</a>, dan <a href="http://wetiga.com/" target="_blank">Wetiga</a></strong> berlokasi.</p>
<p>Ditempat tersebut ketemu sama Ndoro Kakung, Zam, Pak Didi, Sahir (Cachak), Epat, &#038; Tony. Sedangkan dari BHI, saya ditemani oleh dua orang <strong>Presiden</strong>. Yaitu : <a href="http://bahtiar.web.id" target="_blank"><strong>Presiden BHI (Mas Bahtiar)</strong></a> dan <a href="http://www.mrbambang.web.id" target="_blank"><strong>Presiden SBY (Saya Bambang Yogya)</strong></a>. Sedangkan Juragan Gembul datang sekitar jam 09.30 malam.</p>
<p>Sekitar jam 10 malam saya berboncengan dengan Mas Bahtiar menuju Bundaran Hotel Indonesia. Ternyata bapak-bapak satpam masih mengusiri orang-orang yang duduk di marmer indah Plaza Indonesia. Agak malam, berturut-turut teman yang lain datang : Zen, Teguh, Bambang, Lowobiroe, Iqbal, dan Yudhi.</p>
<p>Setelah Mas Bahtiar pamit, Bambang dan Teguh menyusul. Sisanya : Saya, Zen, Iqbal, Yudhi, dan Lowobiroe melanjutkan &#8220;<strong>Berwisata Malam</strong>&#8220;.</p>
<p>Berjalan kaki kami meyusuri : Start dari <strong><a href="http://www.kempinski-jakarta.com/en/home/index.htm">BHI</a></strong>, menyusuri <strong>Jl. Thamrin</strong> hingga perempatan <strong>Sarinah</strong>, belok ke Timur menyusuri <strong>Jl. KH. Wahid Hasyim</strong> hingga perempatan <strong>Sabang</strong>. Disana kami menyusuri <strong>Pusat Jajan Malam Jl. Sabang</strong> hingga ketemu <strong>Jl. Kebon Sirih</strong>. Dari sini kami berbelok ke arah Timur hingga di <strong>Jl. Jaksa</strong>. Disini akhirnya saya menemukan rokok yang sudah hampir 3 bulan saya idam-idamkan (<strong>SURYA ROLAS</strong>). Setelah beli rokok dan numpang ke kamar kecil, kamipun kembali menyelusuri hingar-bingarnya jalan jaksa hingga ketemu Jl. KH. Wahid Hasyim Kembali.</p>
<p>Disini kami berhenti sejenak di sebuah kios rokok sambil ketawa-ketiwi membayangkan <em>kebodohan</em> yang barusan dilakukan (jalan gak tentu arah-tujuan). Disini Zen berpisah, lainnya melanjutkan menyusuri jalan kembali.</p>
<p>Di perempatan Sarinah, Iqbal memisahkan diri. Dan akhirnya Saya, Yudhi, dan Lowobiroe kembali berjalan menuju tempat kos Yudhi di <strong>Kebon Kacang (Boncang Guest Host)</strong>. Sesampai di kos, kamipun terkapar dengan suksesnya hingga ke esokan hari.</p>
<p>Dah ah&#8230;&#8230; pegel.<br />
<strong>Pijetin donk&#8230;&#8230;&#8230;!!</strong></p>
<p><em>PS : sorry, gak punya kamera.</em></p>
<p>.::he<strong>509</strong>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/uyU0FgUYoLc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2009/06/01/bunderan-hik/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2009/06/01/bunderan-hik/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>SURAT TERBUKA</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/_4tiVMu7ix4/</link>
		<comments>http://gandung.info/2009/03/31/surat-terbuka/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 09:20:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[liputan]]></category>

		<category><![CDATA[Surat Terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[
Ruang Publik yang biasa kami pakai untuk kumpul-kumpul setiap Jum&#8217;at Malam di Emperan Plaza Indonesia, akhirnya DI GUSUR dengan alasan yang tidak jelas. Tidak hanya kami, melainkan semua orang yang biasanya bisa bersantai-santai di emperan tersebut di usir oleh aparat dari Plaza Indonesia. Dari pagi hingga malam, minimal ada satu aparat yang berjaga-jaga disana untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://i530.photobucket.com/albums/dd347/moeqtafin/bhi.jpg' alt='Dilarang Istirahat di Sini' class='aligncenter' /></p>
<p><strong>Ruang Publik</strong> yang biasa kami pakai untuk kumpul-kumpul setiap <a href="http://gandung.info/2009/01/26/rumat-lambe-asu/">Jum&#8217;at Malam</a> di <a href="http://www.plazaindonesia.com"><strong>Emperan Plaza Indonesia</strong></a>, akhirnya <strong>DI GUSUR</strong> dengan alasan yang tidak jelas. Tidak hanya kami, melainkan semua orang yang biasanya bisa bersantai-santai di emperan tersebut di usir oleh aparat dari Plaza Indonesia. Dari pagi hingga malam, minimal ada satu aparat yang berjaga-jaga disana untuk mengusir orang-orang yang ingin beristirahat di marmer coklat yang indah itu.</p>
<p>Kami pernah ingin menanyakan permasalahan kepada pihak manajemen PI kenapa emperan tersebut sudah tidak bisa dipakai kembali sebagai ruang publik bagi masyarakat. Sampai-sampai 2 (dua) orang rekan kami yang masuk kedalam Plaza Indonesia tidak bisa menemui <strong>Pihak Manajemen</strong> maupun <strong>Kepala Security</strong>, karena katanya mereka sedang tidak berada di tempat. Saat itu (Jum&#8217;at 29 Februari 2009) kami sedang kedatangan wartawan dari <strong>KOMPAS</strong> yang ingin wawancara mengenai kegiatan kami. Dan akhirnya masalah pengusiran ini sedikit disinggung dalam tulisannya (Minggu, 1 Maret 2009).</p>
<p>Pada Jum&#8217;at malam kemarin rekan-rekan yang berkumpul di sana mengalami pengusiran kembali. Meski sempat ditanya kenapa dan atas kebijakan siapa, namun bapak aparat tersebut tidak bisa memberikan jawaban pasti. Kami memaklumi, beliau adalah alat kepanjangan tangan dari pihak manajemen. Dan memang seharusnya pihak manajemen lah yang harus memberikan keterangan sejelas-jelasnya mengenai <strong>PELARANGAN MEMAKAI RUANG PUBLIK</strong> yang sejak dahulu sudah menjadi singgahan bagi orang-orang yang ingin beristirahat. Dan karena tempat tersebut sudah menjadi Ruang Publik, sebaiknya untuk pelarangan tersebut mereka harus mengumumkannya di mass media atau papan pengumuman.</p>
<p>Apabila sebelumnya ada pemberitahuan dan memang kuat unsur serta dasar hukumnya, kamipun dengan sukarela tidak akan mempermasalahkannya. Dan akhirnya, seorang rekan kamipun memberanikan diri untuk mengirimkan sebuah tulisan <strong>SURAT PEMBACA</strong> dan di muat oleh <strong>KORAN SEPUTAR INDONESIA (SINDO) hari ini (SELASA 31 Maret 2009), halaman 7, berjudul : RUANG PUBLIK UNTUK KAMI?</strong></p>
<p>Demikian sedikit permasalahan yang kami hadapi. Sebagian orang-orang yang biasa singgah di emperan tersebut selepas kerja atau sekedar ingin melihat-lihat air mancur Bunderan Hotel Indonesia pasti mempunyai perasaan dan pertanyaan yang sama. Oleh karena itu, jika rekan-rekan membaca tulisan ini, saya atas nama pribadi memohon bantuannya dalam bentuk apapun juga agar kami semua sesegera mungkin bisa mendapat jawaban dari pihak <a href="http://www.plazaindonesia.com"><strong>Manajemen Plaza Indonesia</strong></a> mengenai RUANG PUBLIK YANG TERGUSUR ini. Bantuan bisa berbentuk apapun, yang penting teman-teman <strong>IKHLAS</strong> dan <strong>BUKAN</strong> dalam bentuk <strong>Anarkhis</strong>.</p>
<p>Kepada Pihak <a href="http://www.plazaindonesia.com/"><strong>Manajemen Plaza Indonesia</strong></a>, saya mohonkan jawaban atau alasannya di beritakan melalui <strong>Mass Media</strong>, agar kami semua bisa memahami akar permasalahannya.</p>
<p>Sekian Terimakasih.</p>
<p><strong>-MaNongAn-<br />
.::he509x™::.</strong></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/_4tiVMu7ix4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2009/03/31/surat-terbuka/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2009/03/31/surat-terbuka/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sebaris Kata</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/kakNlvzO9C0/</link>
		<comments>http://gandung.info/2009/03/25/sebaris-kata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 14:19:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[mutiara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[
Siapa yang berharap, harus siap untuk kecewa.
Tanpa HARAPAN, tak kan ada cita-cita.
Tak punya cita-cita, HIDUP tidak akan bermakna.
Apalah artinya HIDUP jika tidak berguna.


Hidup adalah perjalanan panjang,
Dan perjuangan takkan pernah selesai.


Sepahit apapun hasil yang didapat,
PERJUANGAN dan HARAPAN harus tetap ada.


Saat aku tertidur, dunia ini sangat indah.
Saatku terbangun aku sadar,
bahwa HIDUP adalah PERJUANGAN dan HARAPAN.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>
Siapa yang berharap, harus siap untuk kecewa.<br />
Tanpa HARAPAN, tak kan ada cita-cita.<br />
Tak punya cita-cita, HIDUP tidak akan bermakna.<br />
Apalah artinya HIDUP jika tidak berguna.
</p></blockquote>
<blockquote><p>
Hidup adalah perjalanan panjang,<br />
Dan perjuangan takkan pernah selesai.
</p></blockquote>
<blockquote><p>
Sepahit apapun hasil yang didapat,<br />
PERJUANGAN dan HARAPAN harus tetap ada.
</p></blockquote>
<blockquote><p>
Saat aku tertidur, dunia ini sangat indah.<br />
Saatku terbangun aku sadar,<br />
bahwa HIDUP adalah PERJUANGAN dan HARAPAN.
</p></blockquote>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/kakNlvzO9C0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2009/03/25/sebaris-kata/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2009/03/25/sebaris-kata/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Rumat Lambe Asu</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/t3UQRZ-Q4sE/</link>
		<comments>http://gandung.info/2009/01/26/rumat-lambe-asu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 12:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[

&#8220;Eh Mit, anak-anak BHI itu MUNA yah !&#8221;.
&#8220;Maksudnya ?&#8221;.
&#8220;Yah itu&#8230; katanya mereka adalah komunitas yang berangkat dari semangat KERE. Tetapi kalo ngumpul kok pada di Cafe/Mall, nenteng-nenteng LAPTOP, terus gak ada ngobrolnya karena mereka asyik AUTIS sendiri-sendiri&#8221;.
&#8220;Hhmm&#8230;. Elo salah liat orang kali.&#8221;.

Percakapan diatas merupakan sedikit gambaran dari sebagian masyarakat terhadap Warga B-HI. Pandangan mereka tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i40.tinypic.com/jkxamu.jpg" border="0" alt="" width="210" height="224" /></p>
<ul>
<li>&#8220;Eh Mit, anak-anak BHI itu MUNA yah !&#8221;.</li>
<li>&#8220;Maksudnya ?&#8221;.</li>
<li>&#8220;Yah itu&#8230; katanya mereka adalah komunitas yang berangkat dari semangat KERE. Tetapi kalo ngumpul kok pada di Cafe/Mall, nenteng-nenteng LAPTOP, terus gak ada ngobrolnya karena mereka asyik AUTIS sendiri-sendiri&#8221;.</li>
<li>&#8220;Hhmm&#8230;. Elo salah liat orang kali.&#8221;.</li>
</ul>
<p>Percakapan diatas merupakan sedikit gambaran dari sebagian masyarakat terhadap Warga B-HI. Pandangan mereka tidak bisa disalahkan, dan tidak semuanya benar.<br />
Saya sedikit tergelitik, oleh karenanya saya menurunkan postingan ini. Semoga teman-teman diluar sana akhirnya bisa memahami dan memahami siapa, apa, dan bagaimana Warga B-HI itu.</p>
<p>Kumpulan Warga B-HI bermula dari para penghuni kos di Kebon Kacang II yang notabene bereka adalah kaum urban yang sedang berusaha untuk mencari peruntungan di Ibu Kota. Diantaranya adalah : <a href="http://bahtiar.web.id/">Bahtiar</a>, <a href="http://bangsari.blogspot.com/">Syaiful</a>, dan <a href="http://annasagung.blog.com/">Nanang</a>. Kebetulan mereka bertiga adalah Alumni dari sebuah Perguruan Tinggi di kota Yogyakarta.</p>
<p>Kehidupan kota Jakarta yang serba cepat, ditambah beban pekerjaan sehari-hari, dan biaya hidup yang mahal, membuat mereka merindukan saat-saat hidup di kota Yogya dengan segala keramah-tamahan, kemurahan, serta ritme yang santai.</p>
<p>Merekapun mulai mencari-cari sebuah tempat yang nyaman dan <strong>GAK PAKE MAHAL</strong>. Setelah berkeliling keberbagai tempat, akhirnya ditemukanlah daerah / kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pertimbangannya adalah, karena dikawasan tersebut merupakan salah satu jantung kota Jakarta. Selainnya, karena dekat dengan tempat kos mereka. Lalu, waktu dan haripun dicari yang cocok dengan mempertimbangkan jam kesibukan mereka.</p>
<p>Kemudian merekapun mulai bersosialisasi dengan sekitar, selainnya mereka menuliskan kegiatan mereka tersebut kedalam BLOG masing-masing. <em>Gaung Bersambut</em>, lama-kelamaan mulailah berdatangan teman-teman yang bertujuan sama dengan mereka. Hingga sekian lama, maka semakin ramailah kumpulan mereka itu.</p>
<p>Dan kini setelah sekitar 2 tahun, nama kumpulan merekapun sudah cukup dikenal oleh masyarakat. Tidak hanya dikalangan para BLOGGER, merekapun mulai dikenal oleh masyarakat di dalam maupun di luar negeri. Apalagi setelah beberapa kegiatan sosial ditulis dan diposting oleh para anggota serta partisipan di daerah lain. Juga tidak ketinggalan, Mass Media Cetak dan Elektronikpun banyak yang meliputnya.</p>
<p>Pada dasarnya, mereka tidak pernah membentuk sebuah <strong>Struktur Organisasi</strong>. Jumlah anggotapun <strong>TIDAK TERHINGGA</strong>. Siapapun boleh menganggap mereka sebagai Warga B-HI tanpa dipungut <strong>KEWAJIBAN</strong> apapun seperti Struktur Organisasi pada umumnya.</p>
<p>Siapapun anda, Apapun jabatan anda, Bagaimanapun status sosial anda. Di dalam lingkungan warga B-HI semuanya bebas untuk ikut bergabung dan berkumpul bersama. Selama anda <strong>TIDAK</strong> berusaha untuk mempengaruhi dan atau menghasut dan atau mengajak rekan-rekan lain untuk berbuat melawan dan atau melanggar ketentuan <strong>HUKUM</strong>, <strong>ATAU</strong> berusaha untuk memasukkan dan atau mempengaruhi sebuah <strong>IDEOLOGI</strong> maupun Keyakinan apapun, <strong>ATAU</strong> mencelakai dan atau menciderai dan atau menyakiti rekan lainnya.</p>
<p>Inti dari kumpul-kumpul/nongkrong/cangkrukan di B-HI adalah :<br />
&#8220;BERSOSIALISASI dan BERSILAHTURAHMI dalam suatu KEBERSAMAAN dengan lingkungan KEKELUARGAAN&#8221;, serta sesekali melakukan/melaksanakan kegiatan sosial yang sudah disepakati bersama dalam suatu musyawarah.</p>
<p>Kembali pada percakapan diawal tulisan. Bisa jadi apa yang sudah dilihat oleh seorang kawan itu, sedikit ada benarnya.</p>
<ol>
<li>Karena warga B-HI itu berasal dari berbagai kalangan, termasuk kalangan Eksekutif Muda.</li>
<li>Cafe, Mall, Warung, dll, bisa menjadi tempat berkumpul alternatif diluar waktu yang sudah ditentukan (Juma&#8217;t Malam jam 10 malam).</li>
<li>Notebook, Laptop, HP, dan alat elektronik lain, hanya merupakan alat bantu untuk menginformasikan kegiatan atau pekerjaan.</li>
<li>Di kota Jakarta, bukan hanya warga B-HI saja yang menjadi satu-satunya komunitas Blogger (ada id-GMail, kopdar jakarta, dll).</li>
<li>Warga B-HI bukanlah komunitas Blogger, karena tidak semua warga punya BLOG. (Buktinya, dalam 2 kali Pesta Blogger, Warga B-HI tidak pernah sekalipun diucapkan / diperkenalkan / disebut sebagai komunitas Blogger).</li>
</ol>
<p>Sekiranya demikianlah gambaran saya mengenai warga B-HI. Untuk lebih memahami dan mengerti <strong>APA dan BAGAIMANA</strong> warga B-HI yang sesungguhnya, silahkan anda untuk datang, melihat, dan bergabung bersama mereka di : <strong>Depan (emperan) Hyaatt/Plaza Indonesia. Setiap JUMAT MALAM, mulai JAM 10 MALAM - UNTIL DROP.</strong></p>
<p>Tidak ada hidangan istimewa selain minuman hangat dari <strong>MBOK BAKUL</strong> yang selalu setia menunggui kami hingga kami bubar. Membawa makanan dan minuman dari luar untuk dimakan sendiri ataupun rame-ramepun diperbolehkan. <strong>POKOKNYA</strong>, buatlah diri anda sebebas, seaman, dan senyaman mungkin. Bila sudah bosan, bolehlah anda mengundurkan diri.</p>
<p><strong>NB :</strong><br />
Rumat Lambe Asu = cangk<strong>RU</strong>kan ju<strong>MAT</strong> ma<strong>LAM BE</strong>bas, <strong>A</strong>syik, dan <strong>S</strong>yantai. <strong>SU&#8230;..!!</strong><br />
(Istilah ini <strong>BUKAN</strong> istilah resmi dari warga B-HI, melainkan sebuah istilah yang saya karang sendiri untuk menyebut kegiatan kumpul-kumpul mereka).</p>
<p>.::he<strong>509</strong>x::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/t3UQRZ-Q4sE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2009/01/26/rumat-lambe-asu/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2009/01/26/rumat-lambe-asu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bogor</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/g2OYjM4tM6M/</link>
		<comments>http://gandung.info/2009/01/09/bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 08:36:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[makan]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 24 Desember 2008 s/d 05 Januari 2009 kemaren sempet berkunjung ke rumah kakak sepupu di Bogor. Disini gak terlalu banyak kegiatan, kebanyakan sih cuma maen-maen ke Studio Musik sama Warung Bakso. Inilah mereka :


Selain kesana, ada sempat JJS ke Kebun Raya dan Rumah Pakde Mbilung. Tapi, besok-besok aja lah posting lagi.
.::he509x™::.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 24 Desember 2008 s/d 05 Januari 2009 kemaren sempet berkunjung ke rumah kakak sepupu di Bogor. Disini gak terlalu banyak kegiatan, kebanyakan sih cuma maen-maen ke Studio Musik sama Warung Bakso. Inilah mereka :</p>
<p><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2009/01/zms.jpg" alt="Zidan Music Studio" title="zidan" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-97" /></p>
<p><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2009/01/baju212.jpg" alt="Bakso Keju 212" title="baju212" width="400" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-98" /></p>
<p>Selain kesana, ada sempat JJS ke Kebun Raya dan Rumah Pakde Mbilung. Tapi, besok-besok aja lah posting lagi.</p>
<p>.::he<strong>509</strong>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/g2OYjM4tM6M" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2009/01/09/bogor/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2009/01/09/bogor/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>WajahJogja</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/UMVOrvo9eTc/</link>
		<comments>http://gandung.info/2009/01/07/wajahjogja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 04:31:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[
Tanggal 27 Oktober 2008 yang lalu, bertempat di &#8220;Angkringan WiFi Umar Khayam-Yogyakarta&#8221; diselenggarakan Tasyakuran untuk memperingati  First Annyversary (Hari jadi Blogger Nasional), yang pada tahun sebelumnya (2007) dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Moh.Nuh) dalam acara Pesta BLoger 2007 di Jakarta.
Selain acara tersebut, diadakan pula perkenalan dan peluncuran &#8220;WajahJogja.com&#8220;. Sebuah website yang merupakan salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://wajahjogja.com'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2009/01/wajo-1.jpg" alt="WajahJogja" title="wajo-1" width="100" height="100" class="alignleft size-medium wp-image-95" /></a><br />
Tanggal 27 Oktober 2008 yang lalu, bertempat di &#8220;Angkringan WiFi Umar Khayam-Yogyakarta&#8221; diselenggarakan <em>Tasyakuran</em> untuk memperingati  First Annyversary (Hari jadi Blogger Nasional), yang pada tahun sebelumnya (2007) dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Moh.Nuh) dalam acara Pesta BLoger 2007 di Jakarta.</p>
<p>Selain acara tersebut, diadakan pula perkenalan dan peluncuran &#8220;<strong>WajahJogja.com</strong>&#8220;. Sebuah website yang merupakan salah satu bentuk perwujudan serta sumbangsih teman-teman <a href="http://cahandong.org"><strong>Komunitas Bloger CahAndong</strong></a> kepada kota. Website ini diharapkan dapat memunculkan Profile dari tokoh-tokoh yang cerita kehidupannya bisa dijadikan contoh/cerminan pendorong semangat kepada masyarakat Jogjakarta pada khususnya.</p>
<p>Sementara ini wajahjogja lebih banyak menampilkan tokoh-tokoh dari kalangan bawah yang kurang dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini dikarenakan untuk memberikan kesempatan kepada kalangan menengah kebawah tersebut untuk tampil dan kisah-kisah hidupnya diharapkan dapat menjadikan inspirasi bagi para pembaca.</p>
<p>Dimasa yang akan datang, tidak menutup kemungkinan akan dimunculkan tokoh-tokoh yang sudah dikenal oleh masyarakat sebagai penyeimbang isi serta keragaman dari WajahJogja. Sebenarnya disini tidak pilih-pilih tokoh, karakter, pekerjaan, status, dan lain sebagainya. Intinya, setiap orang (yang berhubungan dgn Yogya) bisa ditampilkan. Begitu juga dengan penulis/kontributornya, siapapun boleh mengirimkan hasil tulisannya kepada redaktur WajahJogja.</p>
<p>WajahJogja murni sebuah kegiatan <em>Non Profit</em>. Penulis dan Redaktur tidak mendapatkan sepeserpun gaji/hadiah. Andaikan ada Banner yang masuk, dari awal sudah disepakati bersama bahwa hasilnya tersebut dipergunakan sepenuhnya untuk kegiatan-kegiatan sosial yang sering dilaksanakan oleh komunitas.</p>
<p>.::he<strong>509</strong>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/UMVOrvo9eTc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2009/01/07/wajahjogja/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2009/01/07/wajahjogja/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Muktamar</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/OfSes34ln_Y/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/12/10/muktamar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 04:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[PB08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[MUKTAMAR II BLoger 1429H, di Bundaran Hotel Indonesia
Sekitar jam 9 malam, saya dan temen-temen datang dilokasi. Suasana sudah ramai dengan para Bloger yang akan mengikuti Muktamar serta masyarakat umum yang sedang duduk bersantai maupun yang lewat (maklum, tempatnya di emperan).
Sembari menunggu para Muktamirin lain hadir, kamipun saling bersalaman, berkenalan, dan berbagi cerita mengenai pribadi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><center><strong>MUKTAMAR II BLoger 1429H, di Bundaran Hotel Indonesia</strong></center></p>
<p>Sekitar jam 9 malam, saya dan temen-temen datang dilokasi. Suasana sudah ramai dengan para Bloger yang akan mengikuti Muktamar serta masyarakat umum yang sedang duduk bersantai maupun yang lewat (maklum, tempatnya di emperan).</p>
<p>Sembari menunggu para Muktamirin lain hadir, kamipun saling bersalaman, berkenalan, dan berbagi cerita mengenai pribadi dan komunitas. Satu persatu para muktamirin datang dari berbagai daerah. Hingga suatu saat mbak Ainun datang membawa makanan, lalu kamipun sekejap terfokus menyantap makanan tersebut.</p>
<p>Sekitar jam 11 malam, <strong>Yenni Wahid</strong> datang menghadiri muktamar (beliau merupakan salah satu penyumbang G1000Buku). Minggu sebelumnya bertempat di &#8220;wetiga&#8221; (halaman kantor DagDigDug), <strong>Duta Besar USA</strong> untuk Indonesia berkesempatan hadir menyerahkan langsung sumbangan buku untuk G1000Buku yang di motori oleh Komunitas B-HI.</p>
<p>Acara dimulai dengan pengenalan Komunitas B-HI oleh Presiden B-HI saudara <strong>Bachtiar Rifai</strong>. Di lanjutkan laporan kegiatan tahun lalu (Wedus for Bangsari) oleh <strong>M. Saifulloh (Ipoel)</strong>. Kemudian dilanjutkan laporan kegiatan Gerakan1000Buku oleh Saudara <strong>Pitik</strong>.</p>
<p>Setelah prosesi pengenalan, dilanjutkan penyerahan secara simbolis banyuan buku dari <em>Wahid Institute</em> yang diserahkan oleh Yeni Wahid kepada Koordinator <em>G1000Buku</em> saudara Pitik. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis sumbangan buku kepada calon penerima yang diwakilkan oleh masing-masing koordinator didaerah.</p>
<p>Setelah pidato singkat perkenalan dari Yeni Wahid, acarapun dilanjutkan dengan bebas. Kamipun kembali berbincang-bincang dan berfoto bersama. Hingga sekitar jam 1 pagi, satu persatu pesertapun mulai membubarkan diri.</p>
<p>Syukur <em><strong>Alhamdulillah</strong></em>, acara malam itu berjalan dengan lancar tanpa ada halangan sedikitpun. Cuaca yang tadinya mendung menjadi cerah. Meski ada beberapa Intel yang mondar-mandir (maklum tidak ada izin keramaian dari kepolisian), tetapi acara tetap berjalan dengan lancar.</p>
<p>Acara tersebut sukses berkat kerjasama seluruh muktamirin yang hadir dan menghadiri prosesi seluruh acara dengan tertib tanpa menimbulkan keributan apalagi sampe ada Muktamar tandingan atau Muktamar Luar Biasa.</p>
<p>Sebagian angota/komunitas yang hadir pada malam itu adalah :</p>
<ul>
<li>Komunitas Bloger Makasar, Anging Mamiri.</li>
<li>Komunitas Bloger Palembang, Wong Kito.</li>
<li>Komunitas Bloger Semarang, Loenpia.</li>
<li>Komunitas Bloger Surabaya, TPC.</li>
<li>Komunitas Bloger Bogor, Blogor.</li>
<li>Komunitas Bliger Yogyakarta, CahAndong.</li>
<li>Komunitas Bloger Solo, Blogos.</li>
<li>Komunitas Bloger Jakarta, B-HI.</li>
<li>Komunitas Bloger Blogfam.</li>
<li>Komunitas Plurker.</li>
<li>Bloger non komunitas.</li>
<li>Komunitas Sepeda Onthel Jakarta.</li>
<li>Perwakilan penerima sumbangan buku.</li>
<li>Penyumbang buku.</li>
<li>Mass Media cetak dan elektronik.</li>
<li>Stasiun TV swasta.</li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/OfSes34ln_Y" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/12/10/muktamar/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/12/10/muktamar/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Perjalanan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/Fd6p0jnyAOM/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/12/10/perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 03:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[PB08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Kejakarta aku kan Kembali
by. Koes Plus
Di sana rumahku
Dalam kabut biru
Hatiku sedih
Di hari minggu
Di sana kasihku
Berdiri menunggu
Di batas waktu
Yang tak tertentu
Reff.
Ke jakarta aku kan kembali
Walaupun apa yang kan terjadi
Kembali ke reff.
Pernah kualami
Hidupku sendiri
Temanku pergi
Dan menjauhi
Lama kumenanti
Ku harus mencari
Atau ku tiada
Dikenal lagi

Setelah melalui beberapa proses, akhirnya : Saya, Leksa, Goen, Nico, dan Iphan berangkat ke kota Jakarta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kejakarta aku kan Kembali</strong><br />
by. Koes Plus</p>
<p>Di sana rumahku<br />
Dalam kabut biru<br />
Hatiku sedih<br />
Di hari minggu</p>
<p>Di sana kasihku<br />
Berdiri menunggu<br />
Di batas waktu<br />
Yang tak tertentu</p>
<p>Reff.</p>
<p>Ke jakarta aku kan kembali<br />
Walaupun apa yang kan terjadi</p>
<p>Kembali ke reff.</p>
<p>Pernah kualami<br />
Hidupku sendiri<br />
Temanku pergi<br />
Dan menjauhi</p>
<p>Lama kumenanti<br />
Ku harus mencari<br />
Atau ku tiada<br />
Dikenal lagi</p>
<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/kereta1.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/kereta1-150x150.jpg" alt="" title="kereta1" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-88" /></a></p>
<p>Setelah melalui beberapa proses, akhirnya : <strong>Saya, Leksa, Goen, Nico, dan Iphan</strong> berangkat ke kota Jakarta untuk menghadiri <em>&#8220;Muktamar II Bloger 14229H dan Pesta Bloger 2 th 2008&#8243;</em> naik <strong>KA. Progo</strong>. Biaya yang murah-meriah (Rp. 38.000,-/orang) menjadi acuan kami untuk menaiki KA tersebut. Sebenernya ada ke khawatiran di hati kami bahwa naik KA. Ekonomi pasti akan rame, penuh, dan sumpek. Ditambah lagi dengan adanya kehadiran para pengamen dan pedagang yang bersliweran tiada henti.</p>
<p>Tetapi apa yang menjadi ke khawatiran kami sebelum berangkat ternyata tidak sepenuhnya terbukti. Meski sedikit ramai, dan banyak pedagang yang bersliweran, tetapi mereka tertib dan tidak terlalu mengganggu kenyamanan para penumpang. Pengamen hanya ada sampai di kota Kutoarjo. Para Keamanan tiap beberapa menit sekali selalu mengontrol seluruh gerbong. Perjalanannya pun cepat sekali. Berangkat sekitar jam 5 sore dari Lempuyangan-Yogya, sampai di Stasiun Pasar Senen-Jakarta sekitar pukul 2.30 WIB.</p>
<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/bajaj1.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/bajaj1-150x150.jpg" alt="" title="bajaj1" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-89" /></a></p>
<p>Sekitar jam 3 pagi kami di jemput oleh <strong>Zen</strong>, lalu kami berangkat menuju kantornya dengan naek Bajaj. Disana kami beristirahat menunggu malam untuk berangkat menuju <em><strong>&#8220;Muktamar II BLogger 1429H&#8221;</strong></em> di seputaran Bundaran Hotel Indonesia (sekarang hotelnya sudah berganti nama).</p>
<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/istiqlal-mng1.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/istiqlal-mng1-150x150.jpg" alt="" title="istiqlal-mng1" width="150" height="150" class="alignright size-thumbnail wp-image-90" /></a></p>
<p>Siang harinya, saya dan Nico berkesempatan untuk Sholat Jum&#8217;at di <em><strong>Masjid Istiqlal</strong></em>. Nico baru kali itu sholat disana, sedangkan saya sudah sekitar 16th lebih tidak sholat disana. Ada rasa haru begitu memasuki halaman masjid, suasana didalam tidak banyak berubah. Hanya terasa lebih besar aja dari yang dulu. Selesai sholat, kamipun berfoto sejenak.</p>
<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/regusa1.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/12/regusa1-150x150.jpg" alt="" title="regusa1" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-92" /></a></p>
<p>Pulang dari masjid, kami mampir di <strong><em>&#8220;Ragusa Es Italia&#8221;</em></strong> Jl. Veteran I yang terkenal sejak jaman Belanda dulu. Menurut saya, rasanya sih biasa saja hampir sama dengan ice cream buatan rumahan lainnya. Tapi,mungkin ini karena kami beli yang harganya murah. Gak tau deh kalo yang harganya mahal itu rasanya seperti apa.</p>
<p>Menunggu malam, kami tidur-tiduran dan bermain billyard sejenak. Sekitar jam 8 malam kamipun bergerak menuju HI naek <em>Busway</em> dari Juanda, berganti di Harmoni, langsung turun di selter Bundaran HI.</p>
<p>Setelah sampai, ternyata disana sudah banyak orang.<br />
Rame ooiiii&#8230;&#8230;..</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/Fd6p0jnyAOM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/12/10/perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/12/10/perjalanan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>PserverMouse</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/Oiz0EKyGMbI/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/10/10/pservermouse/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 07:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini dikejutkan dengan software PserverMouse.exe yang tiba-tiba muncul dilayar komputer. Dia berusaha untuk connect ke internet tetapi gagal karena memang saat ini saya memakai Dial-Up untuk connect ke Internet.
Lalu saya berusaha buka Uncle Google menanyakan jenis apakah software tersebut, dan dikatakan bahwa ternyata PserverMouse ini merupakan sebuah Virus yang bandel menyerang melalui FlashDisk dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini dikejutkan dengan <b>software PserverMouse.exe</b> yang tiba-tiba muncul dilayar komputer. Dia berusaha untuk connect ke internet tetapi gagal karena memang saat ini saya memakai Dial-Up untuk connect ke Internet.</p>
<p>Lalu saya berusaha buka <b>Uncle Google</b> menanyakan jenis apakah software tersebut, dan dikatakan bahwa ternyata PserverMouse ini merupakan sebuah Virus yang bandel menyerang melalui FlashDisk dan bisa merubah file-file anda menjadi <b>.exe</b></p>
<p>Melalui informasi yang didapat dari uncle google tersebut, akhirnya saya mencoba untuk membersihkan virus tersebut secara manual. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Buka <b>Task Manager - Processes</b>, KLIK <b>PserverMouse.exe</b>, KLIK Button <b>End Process</b>.</li>
<li><b>RUN - ketik MSConfig</b>, buka <b>TAB Startup</b>, hilangkan centang pada PserverMouse.exe, Klik Button <b>Apply</b>. Apabila ada pilihan Restart - Exit without Restart, pilih yang <b>Exit Without Restart</b>.</li>
<li>Kemudian kembali ke <b>RUN - Regedit</b>, Klik pada bagian folder atas sendiri <b>(My Computer)</b>. <b>FIND (Ctrl+F)</b> ketik pservermouse - ENTER. Jika ketemu, <b>DELETE</b> semua file dan foldernya. Ulangi dengan <b>Find Next (F3)</b>, delete semua file dan foldernya. (hati-hati jangan salah delete yang bukan folder bawaan PserverMouse).</li>
<li>Langkah terakhir, buka <b>Windows Explore</b>. Sebelumnya, pastikan settingan Tools <b>Show Hidden File</b> sudah terbuka dengan cara klik <b>Tools - Folder Options - View</b>. Kemudian <b>DELETE file c:\\PserverMouse.exe</b>.</li>
<li>Ulangi Find di directory c: atau di directory windows anda. Delete semua file yang berhubungan dengan PserverMouse. Saya menemukan di <b>..\\Windows\PserverMouse.pf</b> ada 2 (dua) file.</li>
<li>Restart.</li>
<li>Selesai</li>
</ol>
<p>Demikian sharing saya menghadapi <b>Virus PserverMouse</b> yang menyerang <b>PC</b> saya. Mengenai yang di <b>FlashDisk</b>, sepertinya lebih manjur jika FlashDisk tersebut di <b>FORMAT</b>. Tetapi jika banyak data yang penting, coba di DELETE file <b>PserverMouse.exe dan Autorun.inf</b>.</p>
<p>Semoga yang sedikit ini berguna untuk rekan-rekan sekalian. Bila ada penyampaian atau kata-kata yang kurang, mohon saya di ma&#8217;afkan.</p>
<p>.::he<b>509</b>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/Oiz0EKyGMbI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/10/10/pservermouse/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/10/10/pservermouse/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sungkeman</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/EpSkchN0rn4/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/10/04/sungkeman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 07:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[budaya]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[
Sungkeman adalah sebuah sikap hormat dalam posisi berjongkok dan menghaturkan sembah kepada orang tua atau orang yang dituakan.
Sungkeman ini merupakan sebuah tradisi masa lampau yang hingga kini masih di lestarikan dan di lakukan khususnya bagi masyarakat jawa. Sungkeman berarti menunjukkan sebuah dharma bakti seorang anak kepada orang tua atas segala usaha yang di lakukan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/10/sungkeman2c.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/10/sungkeman2c.jpg" alt="" title="sungkeman" width="450" height="494" class="aligncenter size-full wp-image-85" /></a></p>
<p><strong>Sungkeman</strong> adalah sebuah sikap hormat dalam posisi berjongkok dan menghaturkan sembah kepada orang tua atau orang yang dituakan.</p>
<p>Sungkeman ini merupakan sebuah tradisi masa lampau yang hingga kini masih di lestarikan dan di lakukan khususnya bagi masyarakat jawa. Sungkeman berarti menunjukkan sebuah dharma bakti seorang anak kepada orang tua atas segala usaha yang di lakukan dalam memelihara dan membina serta memberikan kasih sayang dari kecil hingga dewasa.</p>
<p>Dalam hari raya idul fitri, acara sungkeman juga di pergunakan sebagai usaha permintaan ma&#8217;af dari orang yang lebih muda kepada orang yang di tuakan atas segala kesalahan yang sudah dilakukan. Sungkeman bisa juga di pergunakan sebagai usaha seorang anak/anak muda untuk meminta restu atau do&#8217;a kepada orang tua.</p>
<p>Dalam prosesi acara sungkeman, posisi berjongkok merendahkan diri serta sikap tangan yang menyembah, hal ini bukan berarti bahwa kita benar-benar dalam artian menyembah orang tersebut, melainkan hanya sekedar sebuah tata cara saja. Karena hanya <strong>Tuhan</strong> sajalah yang wajib di sembah.</p>
<p>Acara sungkeman bisa dilakukan kapan saja tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Yang paling sering di lakukan orang-orang, acara ini di laksanakan pada saat Hari Raya Idul Fitri setelah sholat, dan juga pada saat acara Pernikahan.</p>
<p><strong>Tuhan</strong> tidak akan memberikan ma&#8217;af kepada seseorang jika orang yang di zolimi tersebut belum memberikan ma&#8217;af, khususnya kesalahan kepada orang tua. Dan do&#8217;a orang tua merupakan salah satu do&#8217;a yang manjur bagi putra-putrinya.</p>
<p>Oleh karena itu, selagi kita masih sempat di berikan kebersamaan dengan orang tua, maka pergunakanlah untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka. Juga, mintalah do&#8217;a dan restu agar kehidupan kita di dunia ini mendapatkan rakhmat serta hidayah dari <strong>Tuhan S.W.T.</strong></p>
<p>.::he<b>509</b>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/EpSkchN0rn4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/10/04/sungkeman/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/10/04/sungkeman/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Lebaran</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/_xt2p9YXo_g/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/09/29/lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 17:45:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/09/ied2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-83" title="ied2" src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/09/ied2.jpg" alt="1 Syawal 1429 H" width="500" height="375" /></a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/_xt2p9YXo_g" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/09/29/lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/09/29/lebaran/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Berdebat</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/VtNTOyakV6U/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/09/23/berdebat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 18:31:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[
Berdebat atau berbantah-bantahan dalam suatu masalah hanya akan menimbulkan pertikaian/pertengkaran/perselisihan, hal ini di karenakan antara satu orang/kelompok dengan yang lainnya lebih mementingkan serta mempertahankan pembenaran atas pendapatnya sendiri. Saling tegang, tarik urat syaraf, serta meninggikan suara akhirnya menimbulkan konflik diantara mereka. Ukhuwah dan silahturahmi yang sudah terbina sekian lama menjadi hilang musnah seketika.

Musyawarah dan mufakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/09/al-anfaal-46.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/09/al-anfaal-46.jpg" alt="" title="al-anfaal-46" width="500" height="150" class="aligncenter size-full wp-image-80" /></a></p>
<p>Berdebat atau berbantah-bantahan dalam suatu masalah hanya akan menimbulkan pertikaian/pertengkaran/perselisihan, hal ini di karenakan antara satu orang/kelompok dengan yang lainnya lebih mementingkan serta mempertahankan pembenaran atas pendapatnya sendiri. Saling tegang, tarik urat syaraf, serta meninggikan suara akhirnya menimbulkan konflik diantara mereka. <em>Ukhuwah</em> dan <em>silahturahmi</em> yang sudah terbina sekian lama menjadi hilang musnah seketika.</p>
<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/09/al-hujuraat-10.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/09/al-hujuraat-10.jpg" alt="" title="al-hujuraat-10" width="500" height="137" class="aligncenter size-full wp-image-81" /></a></p>
<p>Musyawarah dan mufakat adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Antara lain caranya adalah :</p>
<ol>
<li> Bersikap Tawadhu dan berprilaku merendah diri,</li>
<li> Berkata/berujar dengan sopan, santun, serta lembut,</li>
<li> Memberikan kemudahan kepada lawan tanpa menunjukkan ketamakan diri,</li>
<li> Mencintai, menghormati, berbagi rasa dan rela berkorban demi mempererat tali silahturahmi,</li>
<li> Bersabar, bertawakal, dan berserah diri hanya kepada <em>Allah S.W.T</em>.</li>
</ol>
<blockquote><p><em>&#8220;Takutlah kepada Allah, berdamailah sesama kamu agar Allah menciptakan perdamaian sesama Muslim.&#8221;</em><br />
Ramuz El-Hadis, jilid 1, hlm.13.</p></blockquote>
<p><strong>NB :</strong> Catatan kecil bahan renungan bagi teman-temanku yang sedang terlibat perdebatan untuk memecahkan masalah diantara mereka.</p>
<p>.::he<strong>509</strong>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/VtNTOyakV6U" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/09/23/berdebat/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/09/23/berdebat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ebliz dan IBLIS</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/N_R7yMi9J7s/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/08/24/ebliz-dan-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 14:29:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[info]]></category>

		<category><![CDATA[kopdar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/2008/08/24/ebliz-dan-iblis/</guid>
		<description><![CDATA[TUHAN itu kalah baik dengan IBLIS. TUHAN selalu memberikan cobaan-cobaan sepada seluruh umatnya hingga akhir hayat. Sedangkan IBLIS selalu memberikan kesenangan dan kesejahteraan bagi penganutnya.
Demikianlah kira-kira ungkapan dari para manusia yang sudah tertutup hatinya, para manusia yang hanya memikirkan diri sendiri, para manusia yang sudah dibutakan seluruh panca inderanya untuk melihat serta merasakan kebesaran dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong><em>TUHAN itu kalah baik dengan IBLIS. TUHAN selalu memberikan cobaan-cobaan sepada seluruh umatnya hingga akhir hayat. Sedangkan IBLIS selalu memberikan kesenangan dan kesejahteraan bagi penganutnya.</em></strong></p></blockquote>
<p>Demikianlah kira-kira ungkapan dari para manusia yang sudah tertutup hatinya, para manusia yang hanya memikirkan diri sendiri, para manusia yang sudah dibutakan seluruh panca inderanya untuk melihat serta merasakan kebesaran dan rakhmat dari TUHAN Yang Maha Esa.</p>
<p>Mereka telah mulupakan, bahwa TUHAN berbuat demikian karena CINTA dan SAYANG yang sangat besar kepada kita semua. Mengapa hal yang sepertinya sangat menyusahkan tersebut justru disebut dengan CINTA dan SAYANG ?</p>
<p>Karena, hanya TUHAN lah yang tahu pasti berapa kadar DOSA dan AMAL/IBADAH yang kita miliki. TUHAN tidak akan memberikan cobaan-cobaan kepada seluruh umat manusia jika manusia tersebut tidak kuat untuk menanggungnya. Bahkan dengan diberikan cobaan tersebut, TUHAN sedikit demi sedikit menghapuskan segala DOSA yang ada pada diri manusia hingga dosa yang dimilikinya itu habis. Selanjutnya, janji SURGA sudah menanti manusia dikehidupannya yang akan datang dan lebih kekal.</p>
<p>Kenapa pula IBLIS selalu memberikan rasa kesenangan, kebahagiaan, serta kemakmuran kepada para pengikutnya ?</p>
<p>Jangan salah sangka dulu. Dia berbuat demikian karena sengaja ingin menjerumuskan umat manusia agar bisa menemaninya di NERAKA pada kehidupan yang akan datang. Pula, IBLIS hanya bisa memberikan semua hal yang terlihat indah itu hanya dikehidupan sekarang saja. Lain itu IBLIS berbuat demikian juga bukan tanpa syarat, minimal syaratnya adalah manusia itu harus mau menjadi pengikutnya selama-lamanya.</p>
<p>Demikianlah hasil dari suatu perenungan yang saya dapatkan setelah bersama rekan-rekan EBLIZ (jelata andong) pada malam minggu kemaren menonton pementasan &#8220;Teater Dinasti&#8221; yang dimotori oleh EMHA AINUN NAJID beserta KYAI KANJENG dengan judul : <strong>&#8220;TIKUNGAN IBLIZ&#8221;</strong> di Taman Budaya Yogyakarta. Kami yang ikut serta adalah : <b>saya, Goop, Tika, Antobilang, Leksa, Pangsit, Sandalian, dan temannya</b>. Sebenarnya Momon tadinya ingin ikut serta, tetapi karena baru saja kembali dari Jakarta dan tertidur saat kami jemput, akhirnya dia tidak jadi ikut serta. Sedangkan yang mengajak kami menonton adalah <a href="http://blog.fiandigital.web.id/"><strong>Mas FIAN</strong></a>, seorang wartawan sebuah Mass Media Nasional dari Komunitas Loenpia-Semarang.</p>
<p><a href='http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/dothoghoboso-s.jpg'><img src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/dothoghoboso-s.jpg" alt="Ngawi Script" title="dothoghoboso-s" width="221" height="160" class="alignleft size-medium wp-image-78" /></a><br />
Pada awal cerita sudah ada pertanyaan pada pikiran saya, kenapa 4 malaikat itu bernama : &#8220;Djabralara, Makahala, Harasapala, dan Hadjarala&#8221; berlanjut setelah IBLIS bernama : &#8220;Smorobhumi atau Smorobhomo.&#8221; Lebih kaget lagi setelah ada satu adegan yang menyebutkan sebuah paragraf dengan kalimat aneh : &#8220;do tho gho bo so ko djo do lo ho djo do ngo ko po ho go ho go so to &#8230;&#8230;&#8230;.&#8221;.</p>
<p>Saya memperkirakan bahwa skenario naskah pementasan ini sedikit-banyak mengambil dari <strong>&#8220;LAYANG DJOYOBOYO&#8221;</strong> yang pernah saya dapat dari seorang rekan di Negeri Belanda. Dia mengatakan bahwa huruf dan bahasa dari tulisan ini bernama : &#8220;Huruf NGAWI GHAIB dengan Bahasanya bernama HOSOKO DJOWO&#8221; berasal dari buku yang diketemukan di Gua Semangleng Gunung Pathok Kediri, yang konon katanya adalah tempat MUKSO nya <strong>Raja Agung Sri Djoyoboyo</strong>. Huruf ini diyakini berusia sangat tua, lebih tua dari huruf jawa kawi, sansekerta, palawa, china, jepang, thagalog, mesir kuno, sumerian, dan segala huruf yang ada di muka bumi ini. Entah benar tidaknya berita ini, harus ada pembuktian secara ilmu bahasa, arkheologi, dan juga dari segi keilmuan lainnya.</p>
<p>Sepertinya Film yang saya tonton bersama Goop dan Tika sebelum menonton Teater, inti jalan ceritanya tidaklah jauh berbeda. <strong>&#8220;The Hunting Party,&#8221;</strong> dibintangi oleh Richard Gere. Bercerita tentang seorang Jurnalis yang tersingkir karena terlalu menceritakan kebenaran dan akhirnya bisa menangkap seorang penjahat perang yang sangat dicari oleh dunia tetapi seolah para pencarinya sengaja untuk tidak menangkap penjahat tersebut.</p>
<p>Pada awal Film tersebut ada tulisan kurang lebih berbunyi : <em>&#8220;&#8230;. kisah nyata pada filem ini terletak pada bagian yang terkonyol&#8230;.&#8221;</em></p>
<p>Telah sekian lama kita telah dibodohi oleh pemikiran-pemikiran dan tingkah laku yang justru telah menenggelamkan manusia dalam penderitaan kehidupan dimuka bumi.</p>
<p>Oh iya&#8230;. setelah absen beberapa lama, akhirnya di akhir JUMINTEN kemaren kita bisa makan di warung BULAT (Bu  Latifah) lagi.</p>
<p>Dan dihari minggu sebelum pulang ditemani oleh Adhit, saya berbelanja Cowek (ulekan) dan Kendi di Pasar Beringharjo pesanan Ibu dirumah. Sesaat sebelum meninggalkan pasar, kita makan Es Dawet. Seger tenannnn &#8230;&#8230; hausnya langsung hilang.</p>
<p>.::he<b>509</b>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/N_R7yMi9J7s" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/08/24/ebliz-dan-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/08/24/ebliz-dan-iblis/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Merdeka</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/ESZjQwU540Y/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/08/17/merdeka/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 08:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Segelas kopi tubruk panas dan sepiring singkong rebus menemani Mbah Tirto menikmati pagi. Wajahnya terlihat murung menatap kosong kedepan. Sebatang rokok tengwe terjepit diantara jari tangannya. Abunya sudah panjang menandakan dia sudah termenung agak lama. Hingga pada akhirnya, api rokok itu membakar sela jari dan membuat Mbah Tirto tersadar dari lamunannya.
Sakit dan panas api tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segelas kopi tubruk panas dan sepiring singkong rebus menemani Mbah Tirto menikmati pagi. Wajahnya terlihat murung menatap kosong kedepan. Sebatang rokok tengwe terjepit diantara jari tangannya. Abunya sudah panjang menandakan dia sudah termenung agak lama. Hingga pada akhirnya, api rokok itu membakar sela jari dan membuat Mbah Tirto tersadar dari lamunannya.</p>
<p>Sakit dan panas api tersebut hanya dilirik saja seolah dia tidak merasakan. &#8220;hhmm&#8230;ppfffuuhhh,&#8221; helaan nafas panjang keluar dari mulut Mbah Tirto. Di ingatnya kembali apa yang sudah membuat hatinya begitu gelisah.</p>
<p>Mbah Tirto adalah seorang petani mantan kepala desa dan seorang pejuang. Sewaktu muda, dia dan sebagian besar penduduk di kampung dan sekitarnya ikut mengangkat senjata berjuang dalam rangka melepas penjajahan Belanda dan juga Jepang. Banyak rekan-rekan dan kerabatnya gugur dalam perjuangan tersebut. Namun kecintaannya pada negri serta semangat untuk merdeka tidak pernah pupus dari hatinya dan dia pun terus menjalankan perjuangannya.</p>
<p>Sejak muda Mbah Tirto di kenal sebagai seseorang yang baik, tegas, serta ulet. Bakat kepemimpinan sungguh-sungguh melekat pada dirinya. Semangatnya dalam mengobarkan api perjuangan kepada seluruh rakyat desa berlanjut hingga ke desa-desa tetangga. Oleh karena itulah, setelah akhirnya kemerdekaan diraih, Mbah Tirto dipercaya oleh seluruh masyarakat untuk menjadi Kepala Desa di kampung halamannya. Selain mempunyai jiwa pemimpin, Mbah Tirto juga mempunyai bakat dalam bidang pertanian. Hal ini dibuktikan dengan majunya sektor pertanian di saat dia menjabat sebagai Kepala Desa.</p>
<p>Lalu apakah yang sudah membuat resah Mbah Tirto sehingga dia termenung di pagi itu?</p>
<p>Rupanya semalam dia bermimpi. Di dalam mimpinya itu, dia didatangi oleh rekan-rekannya yang gugur dalam perjuangan. Mereka mengunjungi Mbah Tirto melalui mimpi dan menanyakan apakah mereka sudah MERDEKA.</p>
<p>Mimpi tersebut telah membuat kegalauan dihati, dan dipagi itu dia merenungi kembali pertanyaan dari rekan-rekan seperjuangannya tersebut.</p>
<p>Mbah Tirto adalah seorang SAKSI. Kesaksian perjuangan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, sekaligus sebagai saksi generasi muda dalam mengisi serta mempertahankan kemerdekaan.</p>
<p>&#8220;<strong>APAKAH KITA SUDAH MERDEKA ?</strong>&#8221; kata-kata itu terus saja terngiang-ngiang di kepala.</p>
<p>&#8220;Duh Gusti, bagaimana saya harus menjawab pertanyaan tersebut jika bertemu dengan rekan-rekan nanti di alam baka ?&#8221; desah Mbah Tirto.</p>
<p>Di ingatnya kembali kondisi desanya yang dahulu subur dan makmur, kini masyarakatnya hidup dalam kesusahan. Tuntutan Ekonomi dengan melambungnya harga-harga, bencana alam, serta keserakahan sebagian manusia sudah merampas kemerdekaan yang seharusnya sudah dan sedang dinikmatinya.</p>
<p>&#8220;Dahulu kami berjuang sangatlah gampang, karena musuh begitu jelas terlihat di depan mata. Sedangkan kini berjuang sangatlah susah, karena yang di hadapi adalah KESERAKAHAN diri pribadi.&#8221; pikir Mbah Tirto.</p>
<p>Walau demikian Mbah Tirto masih mempunyai HARAPAN. &#8220;Semoga seluruh rakyat SADAR atas kekeliruan dalam mengisi serta mempertahankan kemerdekaan ini. Dan semoga mereka bisa bangkit bertsatu padu secara gotong-royong dalam membangun negara yang Adil, Makmur, Aman, Tenteram, serta Sejahtera. Seperti yang sudah dicita-citakan oleh seluruh pejuang pada jamannya dahulu.&#8221;</p>
<p>Akibat terlalu memikirkan hal tersebut dan karena memang kondisinya sudah sangat rapuh, maka jantungnya pun berdegub dengan cepat. Kegalauan hati dan pikiran itu sungguh-sungguh membuatnya amat lelah.</p>
<p>Pada akhirnya, sebuah helaan nafas yang panjang mengakhiri kehidupannya. Bersandar pada dinding bambu teras rumahnya, PEJUANG itupun menutupkan mata untuk selama-lamanya.</p>
<p><em>&#8220;INNALILLAHI WA&#8217;INNAILLAIHI RODJIUNN.&#8221;</em></p>
<p>Seorang <strong>PEJUANG KEMERDEKAAN</strong> telah tutup usia dalam kondisi mempertanyakan <strong>KEMERDEKAAN</strong> yang sudah dibelanya secara mati-matian dan tanpa pamrih apapun juga.</p>
<p>.::he<strong>509</strong>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/ESZjQwU540Y" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/08/17/merdeka/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/08/17/merdeka/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Silahturahmi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/manongan/~3/ZnRXMIESOXU/</link>
		<comments>http://gandung.info/2008/08/12/silahturahmi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 10:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MaNongAn</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[makan]]></category>

		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>

		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>

		<category><![CDATA[kopdar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gandung.info/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya, dipanjangkan umurnya, maka lakukanlah SILATURAHMI.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).
Perjalanan saya kali ini menuju kota Yogya sungguh hal yang tidak sia-sia. Meskipun kurang tidur dan istirahat, tetapi kepuasan batin memang tidak bisa digantikan dengan hal yang lainnya.
Mungkin kawan-kawan sudah bosan melihat tulisan saya yang isinya hanya kopdar,kopdar, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Barang siapa yang ingin diluaskan rizkinya, dipanjangkan umurnya, maka lakukanlah SILATURAHMI.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).</p></blockquote>
<p>Perjalanan saya kali ini menuju kota Yogya sungguh hal yang tidak sia-sia. Meskipun kurang tidur dan istirahat, tetapi kepuasan batin memang tidak bisa digantikan dengan hal yang lainnya.</p>
<p>Mungkin kawan-kawan sudah bosan melihat tulisan saya yang isinya hanya kopdar,kopdar, dan kopdar. Namun demikian yang penting NIAT saya adalah untuk mempererat tali silahturahmi dengan kawan-kawan sekalian. So, silahkan pura-pura gak pernah baca Blog saya aja deh.</p>
<h2>080808 : JUMINTEN</h2>
<p>Acara Pertama <a href="http://jengjeng.matriphe.com" target="_blank">Sultan</a> kembali ke Yogya. Dia pulang dengan membawa calon <a href="http://nonadita.com/" target="_blank">Prameswari</a> yang didapat dari Nagari Pasundan Kutho Angkot. Selain beliau, tamu yang datang adalah <a href="http://ndobos.com">Pakdhe Mbilung</a>, <a href="http://http://suprie.inruangkopi.com/" target="_blank">Mas Suprie</a>, dan <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/">Mas Pitra</a>.<br />
Dini harinya acara dilanjutkan dengan Sarapan di <em>Warung Gudeg Permata</em>. Dari sini meluncur ke <em>Candi Gebang Suite</em>.</p>
<h2>090808 : Momon Day&#8217;s</h2>
<p><a href="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/ngempal.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-72" title="ngempal" src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/ngempal-150x150.jpg" alt="Cerprenista" width="150" height="150" /></a><br />
Pagi hari agak siang Sarapan, terus meluncur ke <em>Wisma Joglo Seturan</em>. Setelah beres-beres dan koordinasi acara untuk nanti malam, saya beserta Pakdhe Mbilung, Tika, dan Suprie meluncur ke <em>Shapire Square</em>. Disini kita hanya sebentar mengantar Pakdhe beli kawos sikil, Suprie beli Sandal<span style="text-decoration: line-through;">ian</span>, dan Tika beli sepatu.</p>
<p>Dari sini kita meluncur ke <em>Starbuck Amplaz</em>. Sedang asyiknya ngobrol, datang <a href="http://pakde.com/" target="_blank">Pakde Totot</a>. Dan tak berapa lama, muncul ekowanz dan <a href="http://yuliadian.blogdetik.com/" target="_blank">Mbak Dian</a>.</p>
<p>Setelah Ashar ekowanz dan Mbak Dian pamit salin pakaian, menjelang maghrib Pakde Totot pamit pulang ke Jakarta. Sedangkan sisanya kembali ke Wisma Joglo untuk salin dan persiapan terakhir acara.</p>
<p>Setelah Maghrib, rombongan <a href="http://dagdigdug.com" target="_blank"><strong>dagdigdug</strong></a> datang. Mereka adalah : <a href="http://pamantyo.dagdigdug.com/" target="_blank">Paman Tyo</a>, Pak Didi Nugrahadi dan Nyonya, Pak Heppy, dan 2 orang lagi yang saya lupa namanya.</p>
<p>Sekitar jam setengah tujuh rekan-rekan lain mulai berdatangan, dan akhirnya acara dimulai sekitar jam 8 malam setelah <a href="http://ndorokakung.com" target="_blank">Ndorokakung</a> datang bersama Antobilang.</p>
<p><a href="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/cepernista.jpg"><img class="centered size-medium wp-image-73" title="cepernista" src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/cepernista-300x120.jpg" alt="cepernista II" width="300" height="120" /></a></p>
<p>Acaranya sederhana saja. Peluncuran cepernista, makan-makan, serta penutup adalah suprise untuk Pepeng-Memeth dan untuk Ketua kelas Momon.</p>
<p><a href="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/berbahagia.jpg"><img class="centered size-medium wp-image-74" title="berbahagia" src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/berbahagia-300x66.jpg" alt="Pasangan Bloger" width="300" height="66" /></a></p>
<p>Setelah acara bubar, kita-kita masih ngobrol sampai dini hari. Dilanjut koprol ke <em>Angkringan Tugu</em> kurang lebih hingga jam 3-an.</p>
<p>Dari sini kita berpencar, sedangkan saya, Pakdhe Mbilung, Suprie, Goen, dan Leksa menginap di <em>Candi Gebang Suite</em>.</p>
<h2>100808 : Wisata Kuliner</h2>
<p>Sekitar jam 11 siang setelah sarapan kami berangkat dari Candi Gebang suite menuju Wisma Joglo. Dari sini kita meluncur ke <em>Gudeg Hj.Ahmad-Seturan</em>.</p>
<p>Dari sini sekitar jam setengah 3 sore, Nona Dita dan Suprie pamit pulang.</p>
<p>Sekitar jam 4 sore rombongan dagdigdug kemblai ke Wisma, sedangkan rombongan kami koprol ke <em>Djendelo Cafe</em> menunggu jam 5 sore. Setelah Mbak Memeth dan Pepeng datang, kami langsung meluncur ke <em>Nasi Goreng Brutu</em> yang terletak di warung tenda sebelah Galleria Mall.</p>
<p>Disini Pasukan dari Semarang ikut bergabung. Setelah puas berhaha-hihi, kami meluncur ke <em>Mie Pak Pele</em> (Pojok Timur-Selatan Alun-alun Utara). Disini kita bertemu kembali dengan rombongan dari dagdigdug.</p>
<p>Menjelang dini hari, setelah rombongan dagdigdug kembali ke Wisma, kita koprol ke <em>Lesehan Kali Code</em>. Disini <a href="http://pitopoenya.com" target="_blank">Mbak Pito</a> bergabung. Karena gerimis mengundang, kita pintong ke <em>MC&#8217;D</em> (disini paman dan momon bergabung). Karena suasana tidak mendukung (terlalu bersih) kita pindah ke <em>Goboek Cafe</em> (Pom Bensin Sagan).</p>
<p>Sekitar jam setengah empat kita bubar. Paman Budayawan dan Ndoro Koran Cerdas berdua naik taksi menuju Wisma, sedangkan saya, Pakdhe Mbilung, Momon, dan Sita mengantar Pito ke Stasiun. Dari sini kita kembali ke <em>CGS</em>.</p>
<p><a href="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/trimaskentir.jpg"><img class="centered size-medium wp-image-75" title="trimaskentir" src="http://gandung.info/wp-content/uploads/2008/08/trimaskentir-300x75.jpg" alt="Tri Must Kenthir" width="300" height="75" /></a></p>
<h2>110808 : PULANG</h2>
<p>Sekitar jam 7 pagi dapat kabar, Ndoro Koran Cerdas tertinggal pesawat. Sepertinya beliau tidak rela mengetahui Pakdhe Mbilung kemarin malam telah membuang 1 tiket menuju Denpasar, dan mencoba untuk membuang juga 1 tiket menuju Jakarta.</p>
<p>Setengah delapan malam berangkat menuju bandara di selingi sarapan didalam mobil.</p>
<p>Setelah Pakdhe berangkat, Tika dan Sita (Tika Sist) mengantar Momon ke kantor. Sedangkan saya koprol ke <em>Stasiun Maguwo</em> untuk menunggu <em>KA.PRAMEKS</em> menuju Solo.</p>
<p>Sekitar jam setengah dua belas siang sampai dirumah. Boboks manis sampai jam 10 malam.</p>
<p><strong>-SEKIAN-</strong><br />
.::he<strong>509</strong>x™::.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/manongan/~4/ZnRXMIESOXU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gandung.info/2008/08/12/silahturahmi/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://gandung.info/2008/08/12/silahturahmi/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
