<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>MAS SYAM BLOG</title><description>Belajar, Berteman dan Berbagi</description><managingEditor>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</managingEditor><pubDate>Wed, 25 Sep 2024 04:15:43 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><blogger:adultContent xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008">true</blogger:adultContent><link>http://massyam04.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Belajar, Berteman dan Berbagi</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Asal-usul Tangerang sebagai Kota Benteng</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/asal-usul-tangerang-sebagai-kota.html</link><category>Sejarah Kotaku</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 10 Aug 2009 10:57:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-5098243091162873194</guid><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengungkapkan asal-usul tangerang sebagai kota "Benteng", diperlukan catatan yang menyangkut perjuangan. Menurut sari tulisan F. de Haan yang diambil dari arsip VOC,resolusi tanggal 1 Juni 1660 dilaporkan bahwa Sultan Banten telah membuat negeri besar yang terletak di sebelah barat sungai Untung Jawa, dan untuk mengisi negeri baru tersebut Sultan Banten telah memindahkan 5 sampai 6.000 penduduk. &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam Dag Register tertanggal 20 Desember 1668 diberitakan bahwa Sultan Banten telah mengangkat Radin Sina Patij dan Keaij Daman sebagai penguasa di daerah baru tersebut. Karena dicurigai akan merebut kerajaan, Raden Sena Pati dan Kyai Demang dipecat Sultan. Sebagai gantinya diangkat Pangeran Dipati lainnya. Atas pemecatan tersebut Ki Demang sakit hati. Kemudian tindakan selanjutnya ia mengadu domba antara Banten dan VOC. Tetapi ia terbunuh di Kademangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam arsip VOC selanjutnya, yaitu dalam Dag Register tertanggal 4 Maret 1980 menjelaskan bahwa penguasa Tangerang pada waktu itu adalah Keaij Dipattij Soera Dielaga. Kyai Soeradilaga dan putranya Subraja minta perlindungan kompeni dengan diikuti 143 pengiring dan tentaranya (keterangan ini terdapat dalam Dag Register tanggal 2 Juli 1982). Ia dan pengiringnya ketika itu diberi tempat di sebelah timur sungai, berbatasan dengan pagar kompeni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bertempur dengan Banten, ia beserta ahli perangnya berhasil memukul mundur pasikan Banten. Atas jasa keunggulannya itu kemudian ia diberi gelar kehormatan Raden Aria Suryamanggala, sedangkan Pangerang Subraja diberi gelar Kyai Dipati Soetadilaga. Selanjutnya Raden Aria Soetadilaga diangkat menjadi Bupati Tangerang I dengan wilayah meliputi antara sungai Angke dan Cisadane. Gelar yang digunakannya adalah Aria Soetidilaga I. Kemudian dengan perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 17 April 1684, Tangerang menjadi kekuasaan kompeni, Banten tidak mempunyai hak untuk campur tangan dalam mengatur tata pemerintahan di Tangerang. Salah satu pasal dari perjanjian tersebut berbunyi: "Dan harus diketahui dengan pasti sejauh mana batas-batas daerah kekuasaan yang sejak masa lalu telah dimaklumi maka akan tetap ditentukan yaitu daerah yang dibatasi oleh sungai Untung Jawa atau Tangerang dari pantai Laut Jawa hingga pegunungan-pegunungan sejauh aliran sungai tersebut dengan kelokan-kelokannya dan kemudian menurut garis lurus dari daerah Selatan hingga utara sampai Laut Selatan. Bahwa semua tanah disepanjang Untung Jawa atau Tangerang akan menjadi milik atau ditempati kompeni"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya perjanjian tersebut daerah kekuasaan bupati bertambah luas sampai sebelah barat sungai Tangerang. Untuk mengawasi Tangerang maka dipandang perlu menambah pos-pos penjagaan di sepanjang perbatasan sungai Tangerang, karena orang-orang Banten selalu menekan penyerangan secara tiba-tiba. Menurut peta yang dibuat tahun 1962, pos yang paling tua terletak di muara sungai Mookervaart, tepatnya disebelah utara Kampung Baru. Namun kemudian ketika didirikan pos yang baru, bergeserlah letaknya ke sebelah Selatan atau tepatnya di muara sungai Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut arsip Gewone Resolutie Van hat Casteel Batavia tanggal 3 April 1705 ada rencana merobohkan bangunan-bangunan dalam pos karena hanya berdinding bambu. Kemudian bangunannya diusulkan diganti dengan tembok. Gubernur Jenderal Zwaardeczon sangat menyetujui usulan tersbut, bahkan diinstruksikan untuk membuat pagar tembok mengelilingi bangunan-bangunan dalam pos penjagaan. Hal ini dimaksudkan agar orang Banten tidak dapat melakukan penyerangan. Benteng baru yang akan dibangun untuk ditempati itu direncanakan punya ketebalan dinding 20 kaki atau lebih. Disana akan ditempatkan 30 orang Eropa dibawah pimpinan seorang Vandrig(Peltu) dan 28 orang Makasar yang akan tinggal diluar benteng. Bahan dasar benteng adalah batu bata yang diperoleh dari Bupati Tangerang Aria Soetadilaga I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah benteng selesai dibangun personilnya menjadi 60 orang Eropa dan 30 orang hitam. Yang dikatakan orang hitam adalah orang-orang Makasar yang direkrut sebagai serdadu kompeni. Benteng ini kemudian menjadi basis kompeni dalam menghadapi pemberontakan dari Banten. Kemudian pada tahun 1801, diputuskan untuk memperbaiki dan memperkuat pos atau garnisun itu, dengan letak bangunan baru 60 roeden agak ke tenggara, tepatnya terletak disebelah timur Jalan Besar pal 17. Orang-orang pribumi pada waktu itu lebih mengenal bangunan ini dengan sebutan "Benteng". Sejak itu, Tangerang terkenal dengan sebutan Benteng. Benteng ini sejak tahun 1812 sudah tidak terawat lagi, bahkan menurut "Superintendant of Publik Building and Work" tanggal 6 Maret 1816 menyatakan: "...Benteng dan barak di Tangerang sekarang tidak terurus, tak seorangpun mau melihatnya lagi. Pintu dan jendela banyak yang rusak bahkan diambil orang untuk kepentingannya"()&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Marhaban Ya Ramadhan</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/marhaban-ya-ramadhan.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 10 Aug 2009 10:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-4333120694335082028</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh0o8R0FB9mki7C1R8s0L40Y9f95agTOYrmKPEWEF5RwdJZzeygxRX3qecg01kq8mYDjXPgKw2BdaVlhKIed7mziSrr1Hvw8aB6-oJu70D93diZDneNcUhVWsC1fiwADJRkLxqd5MiOLXE/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+23.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh0o8R0FB9mki7C1R8s0L40Y9f95agTOYrmKPEWEF5RwdJZzeygxRX3qecg01kq8mYDjXPgKw2BdaVlhKIed7mziSrr1Hvw8aB6-oJu70D93diZDneNcUhVWsC1fiwADJRkLxqd5MiOLXE/s200/Wall+Mania+%23037+-+23.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368156084535145938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ramadhan…Bulan yang dirindukan hampir tiba…Marhaban Ya Ramadhan…Selamat datang wahai Ramadhan. Ramadhan adalah bulan nan penuh berkah, maghfirah dan pembebasan dari api neraka, yang di dalamnya Allah menurunkan kitab mulia, petunjuk dan cahaya, di dalamnya pula Allah memberikan kemenangan besar bagi hambaNya pada saat perang Badar. Ramadhan adalah bulan istimewa, sungguh merupakan nikmat yang sangat besar adalah berjumpa bulan Ramadhan untuk memakmurkannya dengan berbagai amal saleh demi mencapai ridha Allah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangatlah rugi orang yang tidak bisa meraih keutamaan-keutamaan tersebut dan menyamakan bulan Ramadhan dengan bulan-bulan yang lain. Marilah kita berlomba-lomba untuk mendapatkan semua keutamaan tersebut agar kita mendapatkan kesuksesan dunia dan akhirat. Amien.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MENYAMBUT BULAN RAMADHAN&lt;br /&gt;Hendaklah kita menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan beberapa perkara berikut:&lt;br /&gt;1.      Membayar hutang puasa (apabila mempunyai hutang) sebelum masuk bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;2.      Memperbanyak puasa dan membaca Al-Qur’an serta amal saleh lainnya pada bulan Sya’ban untuk persiapan Ramadhan.&lt;br /&gt;3.      Mempersiapkan diri (lahir dan batin / jasmani dan rohani) secara matang.&lt;br /&gt;DIANTARA KEUTAMAAN SHOUM (BERPUASA) DAN BULAN RAMADHAN:&lt;br /&gt;1.      Diturunkan di dalamnya Al-Qur’an. (QS. Al-Baqarah: 185).&lt;br /&gt;2.      Pintu-pintu surga dibuka dikarenakan banyaknya amal saleh dari orang-orang mukmin.&lt;br /&gt;3.      Pintu-pintu neraka ditutup sebagai rahmat bagi orang-orang mukmin dikarenakan sedikitnya maksiat.&lt;br /&gt;4.      Setan-setan dibelenggu sehingga tidak sebebas hari-hari lainnya. ( Ketiganya adalah hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim beserta syarh para ulama).&lt;br /&gt;5.      Setiap malam ada penyeru yang berseru: “Wahai orang yang berbuat kebaikan menghadaplah dan wahai orang yang berbuat keburukan berhentilah”.&lt;br /&gt;6.      Setiap malam Allah memerdekakan hamba-hambaNya dari api neraka. (Keduanya adalah hadits riwayat At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah dengan sanad hasan).&lt;br /&gt;7.      Orang yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala Allah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;8.      Pahala puasa dilipatgandakan oleh Allah tanpa batas. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;9.      Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu: ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;10.  Bau mulut orang berpuasa lebih wangi disisi Allah dari Misk (parfum yang paling wangi). (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;11.  Puasa adalah tameng pelindung dari api neraka. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;12.  Orang yang berpuasa akan mendapatkan keistimewaan dengan surga yang dikhususkan untuk mereka, yaitu: Ar-Royyan. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;13.  Puasa kelak memberi syafa’at (pertolongan) kepada orang yang berpuasa. (HR. Imam Ahmad, Al-Hakim dll dengan sanad hasan).&lt;br /&gt;14.  Orang yang berpuasa termasuk shiddiqin dan syuhada. (HR Ibnu Hibban dengan sanad shahih).&lt;br /&gt;15.  Barangsiapa melakukan Qiyam Ramadhan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;16.  Barangsiapa shalat tarawih berjamaah bersama imam sampai selesai maka dicatat untuknya shalat semalam suntuk. (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh syaikh Al-Albani).&lt;br /&gt;17.  Di dalamnya terdapat Lailatul Qadr, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan. (QS. Al-Qadr: 1-5)&lt;br /&gt;18.  Do’a orang berpuasa dikabulkan terutama menjelang berbuka. (HR. Ibnu Majah dengan sanad hasan).&lt;br /&gt;19.  Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian menambahnya dengan berpuasa enam hari pada bulan Syawal maka seakan dia berpuasa selama setahun. (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Abdullah Saleh Hadrami&lt;br /&gt;[www.hatibening.com/www.kajianislam.net]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh0o8R0FB9mki7C1R8s0L40Y9f95agTOYrmKPEWEF5RwdJZzeygxRX3qecg01kq8mYDjXPgKw2BdaVlhKIed7mziSrr1Hvw8aB6-oJu70D93diZDneNcUhVWsC1fiwADJRkLxqd5MiOLXE/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+23.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Nishfu Sya'ban</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/nishfu-syaban.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Thu, 6 Aug 2009 08:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-8621619015876674149</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjl9eilOyAHcZ_QB32hnA6sGHWrr1p0hWDAV9fPYH3L9BvVNeQvJl0KSaq8PZsmsFVXQdaL3hVAX_A1f-gSYAan6jlcIKA6tSSwHdAix7gNtwUxky_9FTEnlrCTwqJw2WMF4YppYy9REwj5/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+25.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjl9eilOyAHcZ_QB32hnA6sGHWrr1p0hWDAV9fPYH3L9BvVNeQvJl0KSaq8PZsmsFVXQdaL3hVAX_A1f-gSYAan6jlcIKA6tSSwHdAix7gNtwUxky_9FTEnlrCTwqJw2WMF4YppYy9REwj5/s200/Wall+Mania+%23037+-+25.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366650796330445394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;BULAN SYA'BAN (bulan kedelapan dalam sistem penanggalan Hijriyah) adalah bulan yang penuh keutamaan namun sering dilupakan umat Islam karena bulan ini diapit oleh dua bulan utama. Pertama, bulan Rajab yang teristimewa karena pada bulan ini terjadi peristiwa besar Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan kemudian mulailah ada kewajiban melaksanakan shalat lima waktu. Kedua bulan Ramadhan, saat kaum muslimin diwajibkan menjalankan puasa sebulan suntuk dan saat pahala kebaikan dilipatgandakan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedianya bulan Sya’ban tidak dilupakan karena setelah mendapatkan banyak pelajaran tentang Isra’ Mi’raj dan setelah membenahi shalat kita pada akhir bulan Rajab, maka pada bulan Sya’ban saatnyalah mempersiapkan diri untuk memasuki bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, dalam bulan Sya’ban sendiri terdapat berbagai keistimewaan. Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Allah SWT turun pada malam Nishfu Sya'ban (pertengahan Sya’ban) ke langit dunia dan akan mengampuni manusia lebih dari jumlah banyaknya bulu kambing dan anjing. [HR Tirmizi].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mu'az Ibn Jabal meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: Pada malam Nishfu Sya'ban. Allah akan melihat semua makhluk-Nya, kemudian mengampuni mereka kecuali yang musyrik dan orang yang memusuhi orang lain. [HR Sunan Ibn Majah].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh para ahli hadits, dua hadits di atas dianggap yang tidak terlalu valid alias dla’if karena ada beberapa kesimpangsiuran dalam periwayatan dan mengenai periwayat haditsnya (sanad). Namun guna menyemangati hamba dalam menjalankan ibadah (fadlailul a’mal) para ulama membolehkan hadits ini sebagai pegangan. Selain itu, diriwayatkan juga Rasulullah SAW paling mencintai bulan ini dan beliau tidak melakukan puasa (selain Ramadhan) sebanyak puasa di bulan ini [HR Ahmad dari Usamah bin Zaid].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ada perbedaan pendapat diantara umat Islam dalam menyikapi satu hal dalam bulan ini, yaitu yang tersebut dalam hadits di atas sebagai Nishfu Sya’ban. Nishfu artinya setengah atau pertengahan. Nishfu Sya'ban berarti pertengahan bulan Sya'ban atau malam tanggal 15 Sya'ban dan esok harinya. Sebagian besar umat Islam menjalankan berbagai macam ibadah pada malam nisfu sya’ban, namun umat Islam yang lain ada yang tidak sepakat dan bahkan menganggap ibadah yang telah dilakukan oleh umat Islam pada malam Nishfu Sya’ban itu sebagai ibadah yang menyimpang atau mengada-ngada (bid’ah) karena tidak dicontohkan atau diperintahkan oleh Nabi secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn al-Jauzi memopulerkan hadits dari Abi Hurairah bahwa Nabi SAW telah bersabda: Siapa yang melakukan shalat pada malam Nishfu Sya'ban sebanyak dua belas rakaat dan membaca qul huwallahu ahad (Surat al-Ihlas) tiga puluh kali pada setiap rakaatnya, ia tidak akan keluar dari dunia ini sebelum melihat tempat duduknya di dalam surga dan memberi syafa'at sepuluh orang ahli keluarganya yang seluruh masuk neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam hadits ini ada enam orang perawinya yang identitasnya kurang lengkap (majhul), yaitu: Ahmad Ibn 'Ali Al-Khatib, Abu Sahl 'Abd As-Samad Ibn Muhammad Al-Qantari, Abu Al-Hasan 'Ali Ibn Ahmad Al-Yunani, Ahmad Ibn 'Abd Allah Ibn Dawud, Muhammad Ibn Jabhan, dan 'Umar Ibn Ar-Rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits lain ditakhrij oleh oleh Imam As-Suyuti bahwa Ibrahim meriwayatkan 'Ali Ibn Abi Talib melihat Rasulullah pada malam Nishfu Sya'ban berdiri lalu beliau melakukan shalat empat belas rakaat. Setelah selesai lalu Nabi duduk kemudian membaca ummul Qur'an (Surat Al-Fatihah) empat belas kali, qul huwallahu ahad (Surat al-Ihlas) empat belas kali, ayat kursi satu kali. Ketika Nabi selesai shalat Ali bertanya tentang apa yang telah dia lihat. Rasulullah SAW lalu bersabda: "Siapa yang melakukan yang seperti apa yang telah engkau lihat, adalah baginya seperti dua puluh kali mengerjakan haji yang mabrur (sempurna), puasa dua puluh tahun yang maqbul (diterima), dan jika ia puasa pada siangnya, ia seperti puasa enam puluh tahun yang sudah lalu dan setahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang tersebut di atas juga menyandung tujuh orang perawinya yang majhul bahkan ada seorang perawi yang dianggap sebagai pemalsu hadits yaitu Muhammad Ibn al-Muhajir sebagaimana penilaian yang dikemukakan oleh As-Suyuti sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian hadits-hadits yang menjelaskan ibadah yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW seperti di atas adalah dla’if. Para ulama menyatakan bahwa hadits dla’if dapat diamalkan dan diikuti sebatas sebagai penyemangat ibadah (fadailul a'mal), berisi nasihat-nasihat dan cerita-cerita baik, bukan untuk menentukan halal dan haram dan tidak berhubungan dengan sifat-sifat Allah SWT. Pendapat ini diperpegangi oleh Ahmad Ibn Hanbal, an-Nawawi, Ibn Hajar al-Asqalani, As-Suyuti, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan di kalangan umat Islam juga semakin mendalam ketika ada kalangan umat Islam lainya yang tidak menyia-nyiakan malam nisfu Sya’ban untuk melakukan beberapa keutamaan seperti membaca surat yasin dan tahlil. Bagi kalangan yang terlalu kaku menganggap ibadah ini mengada-ngada karena jelas-jelas tidak ada hadits yang dloif sekalipun. Kalangan yang tersebut barusan tidak melakukan ibadah apapun yang pada waktu-waktu tertentu tidak dilakukan, diperintahkan atau dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(A. Khoirul Anam)Sumber : http://www.nu.or.id&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjl9eilOyAHcZ_QB32hnA6sGHWrr1p0hWDAV9fPYH3L9BvVNeQvJl0KSaq8PZsmsFVXQdaL3hVAX_A1f-gSYAan6jlcIKA6tSSwHdAix7gNtwUxky_9FTEnlrCTwqJw2WMF4YppYy9REwj5/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+25.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SINAR MATAHARI YANG MENYEHATKAN</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/sinar-matahari-yang-menyehatkan.html</link><category>Artikel Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Wed, 5 Aug 2009 16:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-6256856175517062270</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_LQUjV6D1AJX6aT75cEg2kee-7yAqvQDasnCHHoSvlTzbOahDmHcLQY-RgooQ_BzzOCPdIizolZjsVP5YNgi1mUgLQJ05vA00uxY4kH9nvejQPkaj9bd5WijWSI7ycGid8ZeqILtqGn5z/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+30.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_LQUjV6D1AJX6aT75cEg2kee-7yAqvQDasnCHHoSvlTzbOahDmHcLQY-RgooQ_BzzOCPdIizolZjsVP5YNgi1mUgLQJ05vA00uxY4kH9nvejQPkaj9bd5WijWSI7ycGid8ZeqILtqGn5z/s200/Wall+Mania+%23037+-+30.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366410543762727154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Studi terbaru tentang Bioteknologi menemukan bahwa, Sinar-Inframerah-Gelombang Panjang (Far Infrared/FIR dengan panjang gelombang antara 6-14 mikron) yang bisa kita dapat pada saat matahari condong yaitu sebelum pukul 09.00 pagi dan setelah pukul 16.00 sore, berperan penting dalam formasi dan pertumbuhan makhluk hidup. Termasuk memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia .&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Manfaat itu antara lain : &lt;br /&gt;- Membantu memproduksi Vit.D. Disaat mengenai kulit, sinar matahari mengubah simpanan kolesterol di bawah kulit menjadi Vit. D. Memaparkan 5 menit, akan memberikan 400 unit Vit D.Vit D yang dihasilkan akan membantu penyerapan kalsium yang bermanfaat untuk menguatkan tulang, memperbaiki tulang dan mencegah osteoporosis, Rakhitis dan Osteomalacia (Pelembutan tulang yang tidak normal)&lt;br /&gt;-Sinar matahari memiliki efek desinfektan atau pembersih kuman.Bisa membunuh bakteri, Virus dan jamur.&lt;br /&gt;Sangat bermanfaat untuk perawatan TBC, keracunan darah, peritonitis, pnemonia dan asma saluran pernafasan. &lt;br /&gt;-Menurunkan resiko diabetes, karena sinar matahari memberikan kemudahan bagi glukosa untuk diserap masuk ke dalam sel sel tubuh. ini merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (Glukosa) menjadi gula yang tersimpan (Glycogen) yang tersimpan di hati dan otot , sehingga menurunkan gula darah. &lt;br /&gt;-Meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkan kejaringan-jaringan tubuh. &lt;br /&gt;-Menambah sel darah putih, terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit dan antibodi (Gamma Globulins)menjadi bertambah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Demikian semoga bermanfaat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;Majalah Ar-risalah&lt;br /&gt;Sya'ban-Ramadhan 1430 H/Agustus 2009&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_LQUjV6D1AJX6aT75cEg2kee-7yAqvQDasnCHHoSvlTzbOahDmHcLQY-RgooQ_BzzOCPdIizolZjsVP5YNgi1mUgLQJ05vA00uxY4kH9nvejQPkaj9bd5WijWSI7ycGid8ZeqILtqGn5z/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+30.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Situs Bersejarah Tangerang Nyaris Punah</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/situs-bersejarah-tangerang-nyaris-punah.html</link><category>Berita Kota</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Wed, 5 Aug 2009 15:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-4470686102982393060</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYcj1Yl_ryHMy-iSyUJfz5-tfScU_XnNwEH8ip0yW1ea8NptuQAmsvfl8bV0P8s9p2-5fS5wQ-sWGDuJoxmkOxmYrgm1gvQ00QZKsY7JWMf8AjatBRfORlBKVP_92vpRcgyS90qCTmM0nj/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+18.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYcj1Yl_ryHMy-iSyUJfz5-tfScU_XnNwEH8ip0yW1ea8NptuQAmsvfl8bV0P8s9p2-5fS5wQ-sWGDuJoxmkOxmYrgm1gvQ00QZKsY7JWMf8AjatBRfORlBKVP_92vpRcgyS90qCTmM0nj/s200/Wall+Mania+%23037+-+18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366391289620119506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Situs bersejarah di Kota Tangerang nyaris punah. Saat ini tinggal 13 situs yang masih tersisa di permukaan tanah dan tak terawat. Padahal situs tersebut seharusnya dilindungi karena mengandung nilai pendidikan dan bisa menjadi obyek wisata sejarah Kota Tangerang.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Situs bersejarah di Kota Tangerang nyaris punah. Saat ini tinggal 13 situs yang masih tersisa di permukaan tanah dan tak terawat. Padahal situs tersebut seharusnya dilindungi karena mengandung nilai pendidikan dan bisa menjadi obyek wisata sejarah Kota Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs yang masih tersisa antara lain bekas benteng Belanda berbentuk limas, segi empat dan menara pantau di pinggir kali Cisadane, Jalan Kisamaun, Kali Pasir Kota Tangerang. Selain itu terdapat makam yang masih berada di atas permukaan tanah yang juga berada di pinggir kali Cisadane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua situs lain berupa pintu gerbang milik Belanda di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang bertuliskan Leen Hoof dan Weer Gade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Uyus Setyabakti, Sekretaris Koalisi Antar Generasi, tiga situs 'bentengan' yang tepat berada di pinggir kali Cisadane setengahnya kini berada di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs yang merupakan cikal bakal nama Tangerang tersebut kini terancam rusak oleh pembangunan turab kali Cisadane. Sementara itu tiga situs bersejarah yaitu rumah tua 'Oei Ji San' dan rumah bola serta pabrik karet 'rubben klappen' di Karawaci telah jelas-jelas hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uyus Setyabakti menyayangkan hilangnya situs-situs tersebut. Menurutnya, pemerintah setempat seharusnya menyikapi dengan menerbitkan SK Walikota atau kepala daerah yang menyatakan bahwa situs tersebut milik Kota Tangerang atau pemerintah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perawatannyapun harus dibiayai oleh pemerintah setempat,&amp;quot; kata Uyus Setyabakti kepada tangerangonline, Selasa (04/08/09).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Budaya serta Pariwisata Kota Tangerang, Tabrani, menyatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menjaga situs-situs bersejarah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk yang di pinggir kali Cisadane (makam), kita telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek turab pelebaran kali Cisadane agar tidak merusak situs yang berada di sekitar lokasi," kata Tabrani melalui telepon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.tangerangonline.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYcj1Yl_ryHMy-iSyUJfz5-tfScU_XnNwEH8ip0yW1ea8NptuQAmsvfl8bV0P8s9p2-5fS5wQ-sWGDuJoxmkOxmYrgm1gvQ00QZKsY7JWMf8AjatBRfORlBKVP_92vpRcgyS90qCTmM0nj/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+18.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Allah SWT Menunggumu</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/allah-swt-menunggumu.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Wed, 5 Aug 2009 15:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-6613905627916431809</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTZvsZ9VNAgRZdZh4Nuq14bSzIKEL6E9DnbNHhlrvBTFjSXEiPm2mSVSLWehoWCzoop8aELV2JL8IHLjOqnJwaedki87oBIh872CBqR4zrnNF_9g7SUrCB3XzROHsOGC5z77WKXtdTxHFw/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+08.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTZvsZ9VNAgRZdZh4Nuq14bSzIKEL6E9DnbNHhlrvBTFjSXEiPm2mSVSLWehoWCzoop8aELV2JL8IHLjOqnJwaedki87oBIh872CBqR4zrnNF_9g7SUrCB3XzROHsOGC5z77WKXtdTxHFw/s200/Wall+Mania+%23037+-+08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366388247195416946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seandainya kita mengetahui bahwasanya kita memiliki seorang raja yang mampu menjamin segala kebutuhan hidup kita di dunia dan di akhirat, yang berkuasa untuk mengampuni dan menghukum segala bentuk kesalahan kita, yang mampu menyelamatkan kita dari segala bentuk musibah dan kemudharatan, yang mampu menimpakan musibah kepada kita, yang tidak pernah berdusta atau menzalimi kita, yang selalu siap untuk membela kita, yang senantiasa memberikan yang terbaik bagi kita dalam hal apapun, yang tiada tandingannya dalam hal apapun, tiba-tiba menunggu kedatangan kita… mungkin kita tidak akan berpikir panjang lagi, kita akan segera mendatanginya tanpa menunggu apapun. Dan sebisa mungkin, tentunya kita akan berusaha untuk membawakan sesuatu yang terbaik dari yang kita miliki.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Segera menghampiri serta membawakan dan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, itulah yang pastinya akan kita lakukan. Dan itulah yang memang sepatutnya kita lakukan terhadap seorang raja yang memiliki jasa teramat besar tiada taranya bagi kita.&lt;br /&gt;Hal itu pulalah yang harusnya kita lakukan kepada Allah swt, Penguasa seluruh alam. Allah swt yang menjamin segala kebutuhan hidup seluruh makhluk, Allah swt yang berkuasa untuk mengampuni dan menghukum segala bentuk kesalahan dan dosa seluruh makhluk-Nya, Allah swt yang mampu menyelamatkan kita dari segala bentuk musibah dan kemudharatan, Allah swt yang mampu menimpakan musibah sebagai teguran maupun hukuman bagi seluruh makhluk-Nya, Allah swt yang tidak pernah berdusta atau menzalimi kita, Allah swt yang selalu siap membela umatnya yang benar, Allah swt yang senantiasa memberikan yang terbaik bagi seluruh makhluk-Nya, Allah swt yang tiada tandingannya dalam hal apapun. &lt;br /&gt;Tahukah engkau bahwa sesungguhnya Allah swt senantiasa menanti kita semua? Allah swt rindu akan perbuatan baik kita kepada-Nya. Allah swt ingin sekali agar kita berbuat baik kepada-Nya. Tahukah engkau dimana Allah swt senantiasa menanti kita?&lt;br /&gt;Ketahuilah saudaraku, sesungguhnya Allah swt senantiasa menanti kita semua ditempat dimana orang-orang miskin, orang-orang yang kelaparan, orang-orang yang kehausan, dan orang-orang sakit berada. Allah swt menanti kita di tempat hamba-hamba-Nya yang tidak mampu, serba kekurangan, dan membutuhkan uluran tangan dari kita.&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;Abu Hurairah ra. berkata:Rasulullah saw bersabda, “Pada hari kiamat Allah swt akan memanggil dan berkata: ‘Hai anak Adam, Aku sakit dan kau tidak menjenguk kepada-Ku’. Jawabnya: ‘Rabb-ku bagaimana aku menjenguk kepada Engkau padahal Engkau Rabbul’alamin?’ Firman Allah swt: ‘Apakah kau tidak tahu bahwa si fulan hambaku sedang sakit, maka kau tidakmenjenguk padanya. Apakah kau tidak mengetahui sekiranya kau menjenguk niscaya kau akan mendapati Aku di sana?’ ‘Hai anak Adam, Aku minta makan, maka tidak kau beri makan.’ Jawabnya: ‘Rabb-ku, bagaimana aku akan memberi makan kepada Engkau padahal Engkau Rabbul’alamin?’ Firman Allah swt: ‘Tidakkah kau mengetahui bahwa hamba-Ku si fulan minta makan kepadamu, maka tidak kau beri makan. Apakah kau tidak tahu bahwa sekiranya kau memberi makan kepadanya, tentu kau dapatkan itu pada-Ku?’ 'Hai anak Adam, Aku meminta minum kepadamu, maka tidak kau beri minum.’‘Rabb-ku bagaimana aku akan memberi minum kepada-Mu padahal Engkau Rabbul’alamin.’ Firman Allah swt: ‘Fulan hamba-Ku minta minum kepadamu, maka tidak kau beri minum, apakah kau tidak mengetahui bahwa sekiranya kau beri minum, niscaya kau mendapatkan itu padaku.’” (HR. Muslim, Kitab Riyadhus shalihin II). Jawabnya: &lt;br /&gt;Wahai saudaraku, ingatkah kita sedah berapa banyak orang miskin yang kelaparan, kehausan, sakit, dan membutuhkan uluran tangan kita namun kita mengabaikannya. Kita tidak membantunya, justru kita berburuk sangka kepada mereka, mencurigai mereka, membenci mereka, dan menjauhi mereka. &lt;br /&gt;Bayangkanlah saudaraku, bagaimana jika orang yang menderita itu, yang kelaparan, yang kehausan, yang sakit, yang membutuhkan pertolongan itu adalah diri kita, bukan mereka, apa yang akan kita lakukan? &lt;br /&gt;Hadits di atas mengatakan bahwa Allah swt senantiasa bersama orang-orang yang lemah, miskin, kelaparan, kehausan, dan membutuhkan pertolongan. Kemudian, hadits tersebut uga menggambarkan betapa sombongnya orang yang mampu namun tidak mau mengulurkan bantuannya kepada saudara-saudaranya yang tidak mampu, betapa sombongnya orang yang tidak memperdulikan keadaan orang-orang yang kelaparan dan kehausan, padahal Allah swt Dzat Yang Maha Sempurna sedang bersama mereka menunggu uluran tangan kita. &lt;br /&gt;Berdasarkan hadits di atas, tidak memperdulikan nasib saudara-saudara kita yang tengah mengalami penderitaan, baik karena musibah, penyakit, kemiskinan, dan sebagainya, berarti sama saja tidak memperdulikan Allah swt. Maka bersiaplah untuk mendapatkan sidang Allah swt di hari kiamat kelak.&lt;br /&gt;Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa mendatangi panggilan dan penantian Allah swt dengan senantiasa berbagi bersama mereka yang tengah mengalami penderitaan berupa kelaparan, kehausan, kemiskinan, bencana, penyakit, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Wallahua’lam. &lt;br /&gt;sumber : www.syahadat.com&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTZvsZ9VNAgRZdZh4Nuq14bSzIKEL6E9DnbNHhlrvBTFjSXEiPm2mSVSLWehoWCzoop8aELV2JL8IHLjOqnJwaedki87oBIh872CBqR4zrnNF_9g7SUrCB3XzROHsOGC5z77WKXtdTxHFw/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+08.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sampah Abad Berantakan (Membangun Budaya Bersih dalam Kesadaran Akhlakul Karimah)</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/sampah-abad-berantakan-membangun-budaya.html</link><category>Artikel Lingkungan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Wed, 5 Aug 2009 14:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-1967966115462437685</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOlf96FZa87vNDStimqnJN4GZyO1QJz5DzNTbL4s1QYcETfron9dooHBtAx7jXE6cWX7Nut1Oh7Y1PJTHofuV36mxG41IhdasWxJpnfwNRzBW2SoRTF4xT1wZ3T_B91rF3Dvepeg6J9vln/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+34.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOlf96FZa87vNDStimqnJN4GZyO1QJz5DzNTbL4s1QYcETfron9dooHBtAx7jXE6cWX7Nut1Oh7Y1PJTHofuV36mxG41IhdasWxJpnfwNRzBW2SoRTF4xT1wZ3T_B91rF3Dvepeg6J9vln/s200/Wall+Mania+%23037+-+34.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366384071708344594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam pengalaman individu, kita menghadapi gejala-gejala yang demikian beraneka, demikian rumit dan saling bertentangan, sehingga jarang saja kita mampu melihat secara jernih. (Ernst Cassirer (1874-1945)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manusia sudah berabad-abad hidup di bumi ini. Namun seiring usia bumi semakin tua, perilaku manusia terhadap bumi jauh dari kearifan. Manusia mutlak membutuhkan bumi untuk keberlangsungan hidup, tetapi manusia juga yang merusak dan menyakiti bumi ini. Itulah cermin manusia modern pada abad berantakan di mana nilai-nilai tidak dihormati, tidak dijadikan pandangan hidup, ditabrak, dilupakan, dan bahkan dibebaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sampah yang menjadi kasus paling nyata. Ada kesan sampah sebagai sebuah teks yang gelap, yang tidak diberi ruang cahaya dalam akal sehat manusia. Sampah dicampakkan dan dimarjinalkan seperti dibuang ke parit, sungai, laut, jalan serta sudut-sudut lantai dan halaman kantor, ke taman-taman perumahan, lahan-lahan kosong atau lahan tidur milik orang lain, dan saluran air. Ironisnya juga masih ada sampah yang dibuang di sekitar rumah sendiri-sendiri. Itu belum termasuk sampah di pasar-pasar, terminal-terminal, dan sekolah-sekolah. Di kawasan yang disucikan pun sampah terkadang masih tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi menjadi begitu kotor, kumuh, dan selera manusia untuk hidup sehat di bumi yang bersih seperti mati rasa. Memang ada yang mengolah sampah menjadi pupuk, tapi itu belum menjadi kesadaran kolektif masyarakat. Manusia memang telengas dalam memperlakukan sampah : sampah dibuang sesuka hati, dan bahkan primitif seperti mencampurkan adukan sampah basah, kering, dan berbahaya. Limbah cair yang berbahaya pun masih saja dibuang ke sungai hingga merusak biota sungai. Lagi-lagi ini gambaran dalam abad berantakan di mana manusia sebagai makhluk berpikir menentang kesantuan, moral, kultur, keseimbangan alam, dan agama. Padahal Tuhan tidak pernah mencipta sesuatu di bumi ini dengan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah perumahan dan pemukiman, pernah juga ditemukan kalimat di tembok-tembok yang sangat menonjok karena ditulis dengan kata-kata kasar : Jangan Buang Sampah di Sini Kecuali Binatang. Begitulah, bentuk ekpresi kekesalan yang campur baur dengan kekecewaan. Itu pun bisa membuat orang menjadi sakit lalu membentuk kristalisasi dendam. Dalam konteks ini sampah bukan lagi urusan pribadi, akan tetapi urusan sosial yang jika tidak dikelola dengan baik bisa memicu konflik. Maka negara atau pemerintah wajib melakukan intervensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, membuang sampah tanpa pertimbangan rasional, religiusitas, aspek keindahan dan keselarasan serta kelestarian lingkungan, serta aspek-aspek sosial-budaya, bahkan etika, dan moralitas serta agama, akan merusak pencitraan sebuah kota dan perilaku masyarakatnya yang tidak cerdas, dinilai mundur atau terbelakang. Lebih dari itu, akan melahirkan bencana yang sangat pedih bagi manusia di bumi : banjir yang merusak infrastruktur kehidupan, kematian roda ekonomi, pengorbanan harta dan jiwa serta beragam penyakit yang berbahaya dan mengancam kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku kontroversial manusia dengan sampah masih terjadi di sebagaian kehidupan masyarakat Kota Tangerang, sehingga pada tahun 2007, Kota Tangerang ditetapkan sebagai “Kota Terkotor” dari kementrian lingkungan hidup, sebuah legitimasi yang sangat menyedihkan. Keputusan itu diprotes Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim karena penilaian itu tidak relevan dengan kenyataan. Dan belum lama ini, Wahidin mewacanakan meminta fatwa kepada MUI Kota Tangerang tentang limbah dan sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adipura dan Perubahan Perilaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahidin adalah figur Wali Kota yang berbeda dari kebanyakan Wali Kota yang lain. Ada karakteristik dan ciri khas pembeda dari Wahidin, yang kemudian dibuktikan dalam giroh untuk membangun birokrasi yang kuat dengan aparaturnya yang betul-betul bersih dan produktif, menjunjung nilai-nilai etika dan moralitas, serta kekuatan religius. Pondasi itu semata-mata untuk melayani keperluan dan kepentingan masyarakat Kota Tangerang dalam keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahidin mengabdikan hidupnya pada masyarakat dengan visi membangun masyarakat akhlakul karimah : sebuah masyarakat yang berakar pada nilai-nilai keluhuran akal budi. Akhlakul karimah melingkupi seluruh aspek kehidupan dan agama-agama. Tentu sudah ada pencapaian yang diraih Wahidin seperti Pelayanan Publik Terbaik tingkat nasional tahun 2008; dan Pengelolaan Keuangan Terbaik se-Indonesia versi BPK RI tahun 2007. Untuk bidang pendidikan meraih Tingkat Kelulusan se-Provinsi Banten dan Peringkat 5 tingkat nasional tahun 2007, dan beberapa prestasi mengkilap lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sampai saat ini belum meraih Piala Adipura sebagai simbol dan pengharagaan terhadap kota yang bersih. Wahidin terus berbenah dengan melakukan gerakan penghijauan; lalu memindahkan pasar tradisonal yang jorok yang selama ini menjadi biang kekotoran di jantung kota; melakukan gerakan kebersihan secara masif yang melibatkan seluruh pegawai agar menjadi tauladan bagi masyarakat; mengeluarkan larangan merokok di lingkungan sekolah dan perkantora; melakukan sosialisasi melalui dialog warga; dan mengundang puluhan pengusaha untuk menandatangani kesepakatan tidak membuang limbah secara sembarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target Wahidin meraih Adipura tahun 2012. Namun target itu lebih dipercepat, sekaligus juga dijadikan sebagai gerakan moral untuk merubah mainset perilaku masyarakat terhadap kebersihan. Suka tidak suka, perilaku hidup bersih memang masih rendah dalam kehidupan warga Kota Tangerang. Ada saja warga yang membuang sampah seperti dari mobil-mobil angkot, bahkan dari mobil-mobil pribadi yang mewah sekalipun, atau dari kendaraan bermotor seperti anak-anak kecil yang belum matang pikirannya. Oleh karena itu ada saja sampah yang berserakan atau tercecer di jalan-jalan, di perumahan dan pemukiman, di kawasan kantor-kantor seperti masih ada puntung-puntung rokok, di sekolah-sekolah bekas jajanan anak-anak, dan juga di terminal-terminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahidin menyadari dengan kondisi Kota Tangerang. Warga Kota Tangerang yang sudah mencapai 1,4 juta jiwa ini, kemudian menghasilkan sampah yang sangat produktif dengan timbunannya yang mencapai 3.367 M3 per hari. Sedangkan timbunan sampah yang terlayani baru mencapai 2.356 M3 per hari (tangerangkota.go.id). Karena itu masih ada persoalan pelayanan sampah sampai di tingkat masyarakat terkecil. Pembentukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan adalah langkah jenius dari Wahidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan dan Regulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Tangerang adalah sebuah wailayah dengan tingkat urbanisasi yang sangat tinggi. Suku-suku dari nusantara hidup di kota ini. Maka dalam membangun budaya bersih di kota ini dibutuhkan pendekatan yang beragam atau variatif juga yang kemudian diperkuat dengan regulasi yang mendukung visi itu. Pendekatan itu bisa berupa mengacu pada kultur dari mana warga itu berasal, namun bisa pula sebuah budaya yang diciptakan baru yang menjadi karakteristik kehidupan kota dengan penciptaaan simbol-simbolnya yang mudah diterima masyarakat kekinian di sebuah kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu membutuhkan kerja keras. Namun Wahidin bisa memaksimalkan Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Porbudpar). Dinas ini kemudian bisa bekerja dengan para seniman dan budayawan untuk melakukan perubahan mainset dalam membangun budaya hidup bersih dengan membawa tema besar membersihkan Kota Tangerang dari sampah. Pendekatan kultural ini menjadi pola yang menarik karena yang disentuh atau yang diungkit adalah soal hati nurani, sisi kemanusiaan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun budaya bersih ini juga bisa dilakukan melalui dunia pendidikan dengan memasukkan muatan lokal, atau bisa saja berupa tambahan jam pelajaran dari mata pelajaran yang sudah ada seperti pelajaran IPA, sosial, lingkungan, dan agama. Dinas Pendidikan bisa didorong untuk membuat konsepnya yang cerdas dan berkolaborasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Dari pendekatan intelektual ini akan lahir generasi baru yang akan lebih mengerti dalam memperlakukan sampah dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan secara disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi akhlakul karimah sudah pasti bisa dijadikan pendekatan untuk membangun budaya bersih di masyarakat. Karena akhlakul karimah itu adalah sebuah konsep universal yang tidak menyentuh perbedaan suku apalagi agama-agama tertentu. Karena itu kesadaran religius perlu terus ditembuhkan karena membuang sampah sembarangan itu harus disadari sebagai dosa dalam kesadaran keimanan. Itu bisa melalui tokoh masyarakat, pemuda, dan agama, serta lembaga-lembaga sosial yang memiliki visi yang sama. Pemerintah Kota Tangerang juga bisa mendengar ide-ide dari dari masyarakat tentang pengelolaan dan penanganan sampah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Pemkot juga tak bisa selamanya menggantungkan pada pendekatan-pendekatan semacam itu.Karena itu perlu dibuat aturan yang sifatnya mengikat terhadap pelanggar lingkungan, mengingat pelanggaran terhadap lingkungan memiliki kemungkinan tetap terjadi. Karena itu Wahidin perlu menggulirkan regulasi khusus tentang pelarangan membuang sampah sembarangan yang didukung oleh DPRD. Larangan, sanksi dan denda itu harus betul-betul ditegakan. Manusia memang harus dipaksa dan disadarkan agar taat pada aturan sebagai bentuk dari manusia yang beradab, tanpa melupakan sosialisasi yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gilirannya Pemkot wajib menyediakan tempat-tempat sampah di tempat-termpat strategis, dan menyediakan kendaraan pengangkut sampah dalam ukuran kecil hingga bisa masuk ke pemukiman-pemukiman. Dalam kontek ini, dari mulai RT/RW, kelurahan, dan kecamatan bisa dilibatkan, digerakan untuk turun ke masyarakat secara langsung, masyarakat juga terus dimotivasi agar respon terhadap gerakan ini. Dengan begitu, lambat laun perilaku masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih akan terbentuk dari kesadaran hukum, intelektual, budaya, dan alkhalul karimah atau religius. Siapa yang tak ingin Kota Tangerang menjadi kota yang bersih dan bebas dari sampah? Sesunguhnya itulah dirindukan kita sejak lama. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi Sabarudin, wartawan Fajar Banten&lt;br /&gt;www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOlf96FZa87vNDStimqnJN4GZyO1QJz5DzNTbL4s1QYcETfron9dooHBtAx7jXE6cWX7Nut1Oh7Y1PJTHofuV36mxG41IhdasWxJpnfwNRzBW2SoRTF4xT1wZ3T_B91rF3Dvepeg6J9vln/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+34.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Asinan Tangerang: Asem, Manis, Pedas, dan Gurih</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/asinan-tangerang-asem-manis-pedas-dan.html</link><category>Kuliner Kota</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Tue, 4 Aug 2009 16:54:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-1702116889231149722</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGMWB9QWbZT-B12AlZQJXmRYm7uNN6AvdJcTbDxDuUKOnwYwBhjow3DCgw07cAyL0G4zW6DLsjCHapa_J0fcQbPAV4FviM0yzPG1C0GRaSfSr1UdivSc-gVvPzz2Wap8CzoC_KXa-BMFaH/s1600-h/asinan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGMWB9QWbZT-B12AlZQJXmRYm7uNN6AvdJcTbDxDuUKOnwYwBhjow3DCgw07cAyL0G4zW6DLsjCHapa_J0fcQbPAV4FviM0yzPG1C0GRaSfSr1UdivSc-gVvPzz2Wap8CzoC_KXa-BMFaH/s200/asinan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366045052453088306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;BUKAN hanya bogor saja yang punya asinan istimewa, di Kota Tangerang kuliner bercita-rasa segar-segar nikmat pun ada. Kuliner itu adalah Asinan Tangerang.&lt;br /&gt;Sebenarnya asinan Tangerang telah berkembang sejak puluhan tahun lalu di kampung-kampung tua Kota Benteng ini. Semisal di Pasar Lama, Pinang, dan Babakan. Asinan berkuah cabe dicampur cuka, garam, dan bumbu kacang ini membuat asinan ini berbeda dengan asinan daerah lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sayur-mayur atau buah yang dimasukkan ke dalam kuah campuran di atas hampir sama dengan asinan lainnya, tetapi asinan Tangerang dahulunya punya kekhasan tersendiri juga, yaitu dengan dimasukkan irisan kentang goreng.  &lt;br /&gt;Saat ini, tak banyak ada penjual asinan yang benar-benar bercita-rasa asinan Tangerang. Namun, bila penasaran ingin mencobanya, datanglah ke tepian Jl. KH Hasyim Asyhari, tepatnya di lingkungan RW 05 Kelurahan Nerotog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. &lt;br /&gt;Kebetulan ada dua penjual asinan khas Tangerang di sana, yaitu Ny. Anisah – akrab dipanggil Mpok Manis dan Ny. Sofiah. Lokasi berdagang keduanya berhadap-hadapan, hanya dipisahkan Jl. KH Hasyim Asyhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khas Rasa Tangerang&lt;br /&gt;Penjual asinan Tangerang ini menuturkan perbedaan asinan Tangerang dengan asinan Betawi atau Bogor, dapat dilihat dari bumbunya. Khas asinan Tangerang memakai bumbu kacang, bukan bawang putih yang biasanya bening.&lt;br /&gt;“Saat di lidah asinan Tangerang, akan terkecap rasa asem, manis, pedas bercampur rasa gurih bumbu kacangnya. Semuanya bersatu di mulut maka akan terasa sedap,” kata Mpok Manis. &lt;br /&gt;“Sayur-mayurnya sendiri bisa memakai ketimun, toge, kol, wortel, sawi dan lobak,” tambah Sofiah. Rasanya akan bertambah nikmat saat asinan sayur ini bertemu dengan kerupuk mie, kerupuk tepung diberi warna kuning yang digoreng secara khusus.&lt;br /&gt;Kemudian untuk asinan buah, isinya bisa memakai buah lobi-lobi, mangga, bengkuang, kedondong dan salak. Bila menyukai asinan buah pilihlah yang masa waktunya telah lama atau berada di dalam kulkas. Pasalnya potongan-potongan buahnya lebih empuk dan enak saat dikunyah. Belum lagi air bumbunya yang menyegarkan mulut.          &lt;br /&gt;“Di sini pembeli boleh menambah atau mengurangi rasanya sendiri sesuai selera. Sementara kami membantu mengepaskan rasanya saja,” kata Mpok Manis yang juga mengatakan bila di siang hari pembelinya selalu banyak.&lt;br /&gt;Asinan, baik yang sayur maupun buah per kantong plastik dijual Rp 6.000. Para pembeli sendiri ada yang menyantapnya di warung itu atau dibawa pulang ke rumah. “Kalau untuk arisan atau prasmanan, biasanya pelanggan akan memesannya jauh-jauh hari,” tambah Sofiah.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembeli Luar Daerah&lt;br /&gt;Keberadaan asinan khas Tangerang sendiri sebenarnya sudah cukup dikenal. Jangan heran, bila pembelinya tidak hanya datang dari Kota Tangerang dan sekitarnya saja, tetapi juga dari luar daerah.&lt;br /&gt;Semisal pelanggan dari Jakarta, Bali, Manado, atau Padang. Mereka yang hobbi asinan ini, saat datang ke Kota Tangerang, tak mau melewatkan waktu untuk mampir di warung asinan Mpok Manis dan Ny. Sofiah. &lt;br /&gt;Para pembeli yang seringkali datang berrombongan ini, selain menikmatinya di warung, sebagian besar sengaja membeli asinan dalam bungkusan untuk oleh-oleh pulang ke daerahnya. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGMWB9QWbZT-B12AlZQJXmRYm7uNN6AvdJcTbDxDuUKOnwYwBhjow3DCgw07cAyL0G4zW6DLsjCHapa_J0fcQbPAV4FviM0yzPG1C0GRaSfSr1UdivSc-gVvPzz2Wap8CzoC_KXa-BMFaH/s72-c/asinan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Lepet Asli Tangerang, Bikin Lidah Bergoyang</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/lepet-asli-tangerang-bikin-lidah.html</link><category>Kuliner Kota</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Tue, 4 Aug 2009 16:48:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-1098045463051191224</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhMNrvpWM1DBECehXZhnwMp0RauTT07xGjXUdj8OsiB3eAutTUFXV29k_XnnUPLGTydbvU6Yn6OcFs9x1rsVVEgID2mdaQ8YIfL59damC07diTms-TckdEbPgm_TGLkgvDiBAx48wc4HyI/s1600-h/lepet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 120px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhMNrvpWM1DBECehXZhnwMp0RauTT07xGjXUdj8OsiB3eAutTUFXV29k_XnnUPLGTydbvU6Yn6OcFs9x1rsVVEgID2mdaQ8YIfL59damC07diTms-TckdEbPgm_TGLkgvDiBAx48wc4HyI/s200/lepet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366043978680973522" /&gt;&lt;/a&gt;LEPET adalah makanan dari beras ketan yang dibungkus daun kelapa dengan proses pematangannya direbus. Penganan ini akrab dengan warga Kota Tangerang, bahkan Jabodetabek, khususnya yang dijajakan di tepian di kamoung-kampung, sekolah-sekolah, dan tepian jalan protokol khususnya di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tahukan anda bahwa penganan ini ternyata banyak diproduksi warga Kampung Ketapang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Mulailah dari tangan-tangan termapil warga di sini, lepet menyebar ke banyak kampung, sekolah, dan tepian jalan-jalan protokol di Tangerang dan DKI Jakarta.&lt;br /&gt;Makanan cemilan yang sebelumnya sudah melangka tetapi kini mulai digemari lagi, sebelumnya hanya ditemui bila ada kendurian dan hiburan warga, semisal pertunjukan layar tancap. Yang menjualnya pun para orangtua yang sudah memiliki cucu. Namun kini, lepet sudah banyak diproduksi orang, meskipun tak seasli lepet produksi Ketapang.&lt;br /&gt;Lepet dapat disantap dalam suasana apa saja. Agar lebih mantap biasanya pendamping makanan bulat seperti bantal itu cocoknya dengan telur asin atau kopi. Rasa asli lepet sendiri gurih dan lezat. Yang membuat gurih dan lezat itu adalah karena rasa  beras ketannya yang dicampur sari kelapa dan butiran kacang tunggak.&lt;br /&gt;Camun, usia 60 tahun, pembuat lepet, saat dihubungi Rabu (17/6), mengungkapkan agar lepet terasa gurih dan wangi, kelapanya meski diparut dan direbusdengan kayu bakar. “Makin lama merebus biasanya semakin legit,” kata nenek 14  cucu ini.&lt;br /&gt;Proses pembuatannya beras ketan dicuci lalu dimasak, kemudian kelapa diparut. Setelah diadon, beras ketan dibungkus memakai daun kelapa. Selanjutnya direbus selama 2 jam.&lt;br /&gt;Dalam sehari Camun memasak 20 liter beras ketan. Beras sebanyak itu bisa menjadi 1.000 bungkus lepet yang dijual Rp 500. Keluarganya menjual ke pasar Kebon Jeruk di Jakarta Barat dan Kapuk, Jakarta Utara.&lt;br /&gt;Usaha ini sendiri banyak dilakoni warga Ketapang yang telah menjadi nafkah pencarian keluarga mereka. Pesanan pun sesekali datang dari PKK kelurahan, kecamatan, dan Kota Tangerang, termasuk pesanan hajatan warga. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhMNrvpWM1DBECehXZhnwMp0RauTT07xGjXUdj8OsiB3eAutTUFXV29k_XnnUPLGTydbvU6Yn6OcFs9x1rsVVEgID2mdaQ8YIfL59damC07diTms-TckdEbPgm_TGLkgvDiBAx48wc4HyI/s72-c/lepet.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kota Tangerang memiliki 9 situ/danau</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/kota-tangerang-memiliki-9-situdanau.html</link><category>Berita Kota</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Tue, 4 Aug 2009 16:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-7975693183575337620</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZCqI2UJCyHs-sekKRkPXr_M-SLF1JLHb0d2_eI2uMQ1NZ0Xcq6eFw9l138wHtN6FVaLFvQ9CRggA7Cl7oT_MIE6M5dmKT-EMh3tN5N0la9uIl9h5v83OT-Snh8yYZss7v2caM4WtCsV2a/s1600-h/Dock.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZCqI2UJCyHs-sekKRkPXr_M-SLF1JLHb0d2_eI2uMQ1NZ0Xcq6eFw9l138wHtN6FVaLFvQ9CRggA7Cl7oT_MIE6M5dmKT-EMh3tN5N0la9uIl9h5v83OT-Snh8yYZss7v2caM4WtCsV2a/s200/Dock.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366041717039640770" /&gt;&lt;/a&gt;Jumlah situ di Kota Tangerang mengalami penurunan. Hal ini akibat perkembangan guna lahan terbangun. Jumlah situ di Kota Tangerang saat ini hanya tinggal 6 (enam) buah lagi itu pun dalam kondisi yang memprihatinkan. Jika tidak ada tindakan konservasi terhadap situ-situ yang tersisa tersebut, dapat dipastikan jumlah situ yang ada akan terus berkurang dan bukan suatu hal yang tidak mungkin keberadaan situ hanya ada dalam sejarah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Situ adalah suatu wadah genangan air diatas permukaan tanah yang terbentuk secara alami rnaupun buatan, dengan sumber air yang berasal dari air tanah dan atau air permukaan. Situ merupakan salah satu bentuk kawasan lindung setempat (non-hutan). Situ memiliki berbagai fungsi penting, antara lain sebagai tempat parkir air dan kawasan resapan air, sehingga dapat mengurangi volume air permukaan (run off) yang tidak tertampung (penyebab banjir). Disamping itu, situ dapat dimanfaatkan sebagai irigasi, pengimbuh (recharge) air pada cekungan airtanah, cadangan air bersih, perikanan darat, sarana rekreasi, memperindah wajah kota maupun wisata alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situ yang saat ini telah hanya menjadi sejarah adalah Situ Kompeni di Kecamatan Benda, Situ Plawad di Kecamatan Cipondoh dan Situ Kambing di Kecamatan Karang Tengah. Dari situ yang telah hilang ini, Situ Kompeni merupakan situ dengan area terluas mencapai 70 Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situ yang masih dapat kita nikmati keberadaannya sampai dengan saat ini adalah Situ Cipondoh di Kecamatan Cipondoh, Situ Gede di Kecamatan Tangerang, Situ Cangkring di Kecamatan Priuk, Situ Bulakan di Kecamatan Priuk, Situ Kunciran di Kecamatan Pinang dan Situ Bojong di Kecamatan Pinang. Situ Cipondoh merupakan situ dengan area terluas yang mencapai 142 Ha. Namun demikian, akibat proses alami atau proses non alami, luas areal situ ini semakin berkurang dan hingga saat ini hanya seluas 126,17 Ha. Kedalaman situ-situ ini berkisar antara 2,5 m - 3 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kita membiarkan situ-situ yang tersisa menjadi tinggal nama?atau kita lakukan penyelamatan situ dan pengembangan situ-situ baru yang dapat memberikan banyak kebaikan bagi kota kita tercinta..!?***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZCqI2UJCyHs-sekKRkPXr_M-SLF1JLHb0d2_eI2uMQ1NZ0Xcq6eFw9l138wHtN6FVaLFvQ9CRggA7Cl7oT_MIE6M5dmKT-EMh3tN5N0la9uIl9h5v83OT-Snh8yYZss7v2caM4WtCsV2a/s72-c/Dock.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keistimewaan Bulan Sya'ban dan Ramadhan</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/keistimewaan-bulan-syaban-dan-ramadhan.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Tue, 4 Aug 2009 16:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-4685299519824561025</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmFEEickcFW3seFq9NLcCWTIBFA9lGXb4ZRjrV-HsBMHwzuji_Sf1Sgb3a1TPC9UCaTPL5ccrW6w05Ce-7afuE8BS9mG0cdr9NRwm0xmqzMpLWQZ7q0FNzCMHMFQR9we_gRvMCg7Na4lVw/s1600-h/Waterfall.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmFEEickcFW3seFq9NLcCWTIBFA9lGXb4ZRjrV-HsBMHwzuji_Sf1Sgb3a1TPC9UCaTPL5ccrW6w05Ce-7afuE8BS9mG0cdr9NRwm0xmqzMpLWQZ7q0FNzCMHMFQR9we_gRvMCg7Na4lVw/s200/Waterfall.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366041120043331186" /&gt;&lt;/a&gt;Sesungguhnya untuk yang mau mempelajari bulan demi bulan mengandung kelebihan tersendiri, Ramadhan turunnya Al-Quran, Zulhijjah disebut bulan haji, Nabi Ibrahim mengorbankan anak sendiri Ismail kemudian umat Nabi Muhammad SAW, menamakannya bulan korban. Bulan Rajab Isra’ Mikraj Rasulullah SAW. Bulan Sya’ban meiliki jumlah keistimewaan dan hikmah pula, yakni hikmah dan kebaikan yang dikandungnya. Bulan Sya’ban mendatangi kita tiap tahun guna memberikan kesempatan agar meningkatkan dan melipatgandakan berbagai amal kebaikan. Pada bulan inilah kesempatan bagi kaum muslimin memperbanyak amal ibadahnya serta perbuatan lainnya seperti memberi sedekah fakir miskin, membina anak yatim, memperbanyak puasa sunnat guna melatih diri menghadapi puasa Ramadhan nantinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aisyah istri Rasulullah SAW, menjelaskan sebagai berikut, bahwa selain Ramadhan, Nabi Muhammad SAW, selalu berpuasa pada bulan Sya’ban. Hadis yang diriwayatkan Usmah bin Zaid menjelaskan : “saya bertanya kepada Rasulullah SAW, : Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya tidak pernah melihat engkau memperbanyak puasa sunnat mu pada bulan-bulan yang lain, seperti yang engkau lakukan pada bulan Sya’ban. Rasulullah SAW, menjawab kepadanya dengan mengatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan yang terletak antara bulan bulan Rajab dan Ramadhan sering kali orang melupakan fadilah dan keutamaan yang terkandung didalamnya bulan tersebut. Padahal bulan tersebut segala amal perbuatan selama satu tahun diangkat kehadapan Allah SWT. Dan inilah sebabnya kenapa saya banyak berpuasa sunnat pada bulan tersebut, karenanya ingin amal dan perbuatan saya diangkat kehadapan Allah SWT. Dan saya dalam keadaan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis diatas kemudian diperkuat lagi oleh hadis riwayat Anas ra. ” Orang muslim di zaman Rasulullah SAW, dan sahabatnya selalu meningkatkan bacaan Al-Quran setiap kali memasuki bulan Sya’ban, dan pada bulan Sya’ban jugalah mereka selalu membayar zakat mereka terhadap fakir miskin demi untuk membantu menghadapi bulan Ramadhan dengan jiwa yang tenang”. Kedua hadis Rasulullah itu mengingatkan kaum muslimin menyambut bulan Sya’ban dengan melaksanakan perintah Allah SWT, dan melaksanakan perbuatan yang baik-baik. Bagi mereka yang mendapatkan rezki yang dilebihkan Allah jangan lupa menyisihkan sebagian rezki itu untuk bersedekah dan membayar zakat. Mudah-mudahan Allah SWT, dengan menunjukkan amal ikhlas seorang muslim sejati disisi Allah SWT, akan menurunkan rahmat yang berlimpah kepada manusia dan alam sekitar. Seperti rahmat kesehatan, rahmat kesempatan, rahmat Iman dan rahmat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis lain tentang keistimewaan bulan Sya’ban ialah kata Aisyah :” saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW, menyempurnakan puasanya satu bulan penuh, selain puasa bulan Ramadhan dan saya tidak melihat pula Rasul SAW, berpuasa dibulan lain, lebih banyak dari bulan Sya’ban”. (Hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim). Keterangan hadis diatas menyelaraskan puasa sunnat yang dilakukan Rasul SAW, pada bulan Sya’ban lebih banyak dilakukan dibanding dengan bulan-bulan lainnya. Kecuali Ramadhan Rasul SAW. Melakukan puasa sunnat, cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa puasa bulan Ramadhan dilakukan sebulan penuh? Karena puasa pada bulan Ramadhan merupakan puasa yang diwajibkan bagi orang-orang beriman (Al-Baqarah : 183). Berpuasa berarti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas rahmdan karunia dan nikmat Allah yang kita peroleh. Melalui puasa sunnat dan puasa wajib, berarti kita menyatakan rasa syukur kepada-Nya. Selain berterima kasih itu melalui puasa membuktikan bahwa kita sanggup menahan makan dan minum dan menahan segala hawa nafsu yang menyesatkan disebut hawa nafsu hewani. Dan hikmah puasa lainnya, adalah memberikan pendidikan kepada kita untuk berdisiplin diri dan mendidik pula rasa belas kasihan bagi orang-orang yang tidak mampu dan dengan puasa dapat terjaga kesehatan rohani dan jasmani. Sebaiknya lakukan puasa baik puasa sunnat dibulan Sya’ban maupun puasa wajib di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dapat memahami dan menjalankan apa yang terkandung pada bulan Sya’ban jadi istimewa sebagai hadis Rasul SAW, tersebut diatas yang diriwayatkan Usmah bin Zaid, kapan sampai bilangan perjalanan bulan sampai bulan Ramadhan bermodalkan pengalaman di bulan Sya’ban Insya Allah dapat dengan ikhlas mengamalkan ibadah selama bulan Ramadhan nanti ikhlas karena Allah SWT. Benar cara mengerjakan ibadah tersebut, yakni tujuan hendak dicapai redha Allah. Merasakan fakir dalam amal (miskin dalam amal) selama Ramadhan nanti hindari menunda amal shaleh untuk dikerjakan atau mengulur-ngulur waktu shalat umpamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://oyonk.com&lt;br /&gt;www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmFEEickcFW3seFq9NLcCWTIBFA9lGXb4ZRjrV-HsBMHwzuji_Sf1Sgb3a1TPC9UCaTPL5ccrW6w05Ce-7afuE8BS9mG0cdr9NRwm0xmqzMpLWQZ7q0FNzCMHMFQR9we_gRvMCg7Na4lVw/s72-c/Waterfall.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Waspadai Penyakit Pancaroba Pada Anak</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/waspadai-penyakit-pancaroba-pada-anak.html</link><category>Artikel Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Tue, 4 Aug 2009 16:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-5149703382059307156</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdv2ZK9Ga9e9397NFBMStp7jOpM2e-HM6Ap7Iq5qWx4gTDP80Lrz_RFneEYVGZWjPBjgTM2av2SFZSjNFt9C9LYQVgOVpEMt-G29pqNHS7uovA_efbYMCxDgFvap39lswWKJBCBnh9Ry54/s1600-h/pancaroba.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 158px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdv2ZK9Ga9e9397NFBMStp7jOpM2e-HM6Ap7Iq5qWx4gTDP80Lrz_RFneEYVGZWjPBjgTM2av2SFZSjNFt9C9LYQVgOVpEMt-G29pqNHS7uovA_efbYMCxDgFvap39lswWKJBCBnh9Ry54/s200/pancaroba.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366039870429601666" /&gt;&lt;/a&gt;Saat pergantian musim terjadi, tubuh beradaptasi ekstra keras menghadapi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Udara yang semula panas-kering, tiba-tiba menjadi dingin-lembap. Kondisi ini, menimbulkan ketidaknyamanan, juga membuat tubuh mudah terserang penyakit.  Umumnya musim pancaroba diawali hujan yang tidak merata.Ini menyebabkan sebagian kawasan masih tetap berdebu dan berudara panas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, debu dan kotoran yang masih tersisa di kawasan tersebut dengan mudah diterbangkan angin ke kawasan lain, dan menjadi vektor (pembawa) penyakit. Anak-anak, terutama usia balita, termasuk yang rentan penyakit di musim pancaroba. Kalau dibiarkan, bukan tidak mungkin berkembang menjadi gangguan kesehatan yang merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam&lt;br /&gt;Demam adalah salah satu gangguan kesehatan yang kerap diderita anak di musim pancaroba. Ini bisa jadi lantaran baru di musim pancaroba inilah anak-anak digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-besaran. Demam bukan penyakit. Melainkan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Saluran Pernafasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyakit anak di musim pancaroba yang didahului demam adalah penyakit pada sistem pernapasan. Demam yang merupakan gejala penyakit sistem pernafasan biasanya ringan sampai sedang (37,4 – 39,4 derajat Celsius).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pada beberapa kasus influensa pada anak, demam bisa mencapai 39,9 derajat Celsius. Gejala awal penyakit saluran pernapasan bisa berupa batuk, yang kadang disertai sesak napas. Bisa juga berupa batuk yang disertai pilek, bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh. Bisa juga muncul gejala khusus, yaitu pernapasan yang tidak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan lokasi yang diserang, penyakit ini dibedakan menjadi dua:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Penyakit saluran pernapasan bagian atas .Umumnya gejala penyakit saluran napas bagian atas lebih ringan, misalnya batuk-pilek. Hanya saja pada kasus tertentu bisa muncul gejala yang serius, misalnya demam yang agak tinggi (pada radang tenggorok) dan toksemia atau keracunan (pada difteri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Penyakit saluran pernapasan bagian bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan di bagian ini bisa memunculkan bronkopneumonia, yaitu radang paru-paru yang berasal dari cabang-cabang tenggorokan yang mengalami infeksi, dan bronkioetitis, yaitu infeksi serius pada cabang terakhir saluran napas yang berdekatan dengan jaringan paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Saluran Cerna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di peralihan musim kemarau ke musim hujan, kasus penyakit ini menjadi tinggi lantaran banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan dari luar rumah. Mengingat pola makan anak yang cenderung semaunya, kemungkinan terjadinya penyakit ini menjadi sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit saluran cerna biasanya didahului keluhan mencret, mual dan muntah. Gejala muntah dan mencret biasanya disertai demam, sakit kepala dan mulas-mulas. Tinja anak mungkin tampak berlendir dan bahkan berdarah (jika penyebabnya bukan infeksi, gejala muntah dan mencret jarang disertai mulas dan tinjanya pun tanpa lendir dan darah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan, pertolongan pertama biasanya diprioritaskan untuk menghentikan muntah dan mencret. Dan setelah diberi penanganan, dalam 3 hari umumnya keluhan berkurang. Jika tidak, anak perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan dan Pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga asupan makanan anak. &lt;br /&gt;Nutrisi yang cukup - sesuai usia, berat badan dan aktivitas anak Anda - akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.&lt;br /&gt;Melengkapinya dengan multivitamin. &lt;br /&gt;Suplemen ini mengandung beragam vitamin esensial (yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh). Bila diberikan secara tepat – komposisi dan dosisnya disesuaikan dengan kebutuhan anak – multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba.&lt;br /&gt;Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut anak adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, bujuklah anak untuk tidak jajan sembarangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.conectique.com&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdv2ZK9Ga9e9397NFBMStp7jOpM2e-HM6Ap7Iq5qWx4gTDP80Lrz_RFneEYVGZWjPBjgTM2av2SFZSjNFt9C9LYQVgOVpEMt-G29pqNHS7uovA_efbYMCxDgFvap39lswWKJBCBnh9Ry54/s72-c/pancaroba.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Waspadai Musim Pancaroba</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/waspadai-musim-pancaroba.html</link><category>Artikel Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Tue, 4 Aug 2009 16:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-6905916986393753339</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJXZCIrMHRT3VW7-XAHebwMnq4Y6NcSJ_VwLhH7hlalE3fvBVAxQOzGWFgrjflmh7-rpoTNFe84dcoqq1hfKtSnJQPajNfFirbyDumUhRzXJ-wGS1bYxJHfmXMpxoUI5QzhW0-IhtwJ9YK/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+30.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJXZCIrMHRT3VW7-XAHebwMnq4Y6NcSJ_VwLhH7hlalE3fvBVAxQOzGWFgrjflmh7-rpoTNFe84dcoqq1hfKtSnJQPajNfFirbyDumUhRzXJ-wGS1bYxJHfmXMpxoUI5QzhW0-IhtwJ9YK/s200/Wall+Mania+%23037+-+30.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366039307084878978" /&gt;&lt;/a&gt;MUSIM Pancaroba! Demikian masyarakat menyebut iklim saat ini. Hal itu karena seringnya terjadi perubahan cuaca dari terik matahari yang panas di musim yang sudah masuk pada kemarau menjadi hujan lebat kadang disertai petir dan angin ribut dengan udara yang tiba-tiba dingin. Demikian sebaliknya. Suhu udara jadi sering berganti. Pagi dan malam hari yang biasanya dingin menjadi terasa sangat panas. Perubahan cuaca yang drastis ini tentu saja membuat tubuh harus pandai beradaptasi dengan cuaca. Untuk itu dibutuhkan stamina yang prima atau fit. Jika tidak, tubuh menjadi kurang dapat beradaptasi. Inilah yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama bagi mereka yang sering bekerja keras dan kurang beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yang sering menyerang tubuh di musim pancaroba atau musim peralihan adalah flu, batuk, pilek, demam, gangguan saluran napas atau infeksi saluran pernapasan, radang tenggorokan, masuk angin, influenza, gangguan pencernaan seperti diare, dan tifus abdominalis. Kemunculan penyakit-penyakit tersebut kasusnya menjadi tinggi pada awal perubahan musim pancaroba disebabkan juga banyaknya bakteri atau virus yang mencemari lingkungan sekitar kita ditambah menurunnya daya tahan atau stamina kita pada musim peralihan ini. Berikut ini adalah solusi agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang kurang bersahabat : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi makanan bergizi. Daya tahan tubuh yang baik selain butuh makanan yang cukup jumlahnya, juga harus memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh yaitu : karbohidrat, lemak,protein, vitamin,dan mineral. Istirahat yang cukup. Tidur 6-8 jam sehari. Kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh kita.&lt;br /&gt;Sempatkan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selama 30 menit.&lt;br /&gt;Konsumsi minuman sulpemen yang tepat. Sebagian besar dari kita sulit memenuhi kebutuhan gizi harian dengan diet yang seimbang, sehingga suplemen penambah stamina diperlukan terutama di musim pancaroba. Pilih minuman penambah stamina yang benar-benar mengandung vitamin B yang lengkap yang diperlukan untuk menjaga stamina tubuh seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B8 dan B12. Selain itu, makanan/minuman energi tersebut dalam kemasannya harus mencantumkan kandungan zat, aturan pakai, masa kadaluarsa dan nomor registrasi badan pengawasan obat makanan (BPOM).&lt;br /&gt;Kelola Stress dengan baik. Hanya dengan belajar mengelolanya secara tepat, kita dapat terhindar dari dampak negatif stress seperti sulit tidur, nafsu makan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi daya tahan tubuh kita.&lt;br /&gt;Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.&lt;br /&gt;Menjaga kebersihan makanan dan minuman, membersihkan sesudah buang air besar atau menjelang makan serta menjaga kebersihan lingkungan, memberantas lalat, nyamuk, kecoa, semut.&lt;br /&gt;Bila terjadi keluhan yang serius, segera pergi ke dokter.&lt;br /&gt;Lakukan tips diatas secara rutin dan berkelanjutan maka kita akan terhindar dari penyakit pancaroba untuk masuk ke dalam tubuh kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.analisadaily.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJXZCIrMHRT3VW7-XAHebwMnq4Y6NcSJ_VwLhH7hlalE3fvBVAxQOzGWFgrjflmh7-rpoTNFe84dcoqq1hfKtSnJQPajNfFirbyDumUhRzXJ-wGS1bYxJHfmXMpxoUI5QzhW0-IhtwJ9YK/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+30.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>"Bicycle Tour de Office" Dilakukan Pejabat Dinas Infokom</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/bicycle-tour-de-office-dilakukan.html</link><category>Info Publik</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 3 Aug 2009 17:45:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-247424774753832048</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhciMrHlSRsyo6nYRWNJkCwnqDWZgyTRyRaoa6ELlUMFiyqqJX6IiqveCchim7otnAkYXzqDnHAk4cq1_-mBBDpwtxy1mKQsR3OqzKDpKb9ztPwGpzi7QvjmC9PdOyGOzMjxzLlHpuD_DrZ/s1600-h/100_0022.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhciMrHlSRsyo6nYRWNJkCwnqDWZgyTRyRaoa6ELlUMFiyqqJX6IiqveCchim7otnAkYXzqDnHAk4cq1_-mBBDpwtxy1mKQsR3OqzKDpKb9ztPwGpzi7QvjmC9PdOyGOzMjxzLlHpuD_DrZ/s200/100_0022.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365688118295492354" /&gt;&lt;/a&gt;"KEREN abis…" barangkali sepintas judul di atas akan sangat menarik minat pembaca untuk menyimak tulisan ringan di bawah ini. Tetapi, memang bukan dibuat-buat, para pejabat Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Pemkot Tangerang pada setiap Hari Jumat datang  ke kantornya di Gedung Puspem Kota Tangerang dengan bersepeda-ria.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, biar keren sebut saja kebiasaan di akhir pekan berkantor itu, dengan nama Bicycle Tour de Office. “Kita sudah lakukan ini sejak tiga bulan lalu, sesaat Dinas Infokom diebntuk sesuai SOTK Pemkot Tangerang yang baru,” kata H. Saeful Rohman, Kepala Dinas Infokom Pemkot Tangerang.&lt;br /&gt;Awalnya hanya beberapa pejabat saja di Dinas Infokom yang bersepeda-ria ini, kini jajaran kepala bidang pun turut serta. Sontak banyak rekan-rekan pejabat di Pemkot Tangerang mengacungkan ibu jarinya bagi kebiasaan para pejabat Dinas Infokom di hari Jumat yang menyehatkan jantung dan membugarkan tubuh itu.&lt;br /&gt;Obsesi para pejabat Dinas Infokom atas soal ini adalah agar kebiasaan meraka ini bisa diturut-sertai para pejabat dan pegawai lainnya di Lingkup Pemkot Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar jalan-jalan protokol dan jalan-jalan lingkungan yang dilewati menjadi ramai dengan bunyi, “kriiing… kriiing… kriiing…” dari bel sepeda para pejabat dan pegawai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tour Sepeda Wisata&lt;br /&gt;Mau tahu sejauhmana aktifitas kegemaran bersepeda-ria mereka? Pembaca pasti akan terkejut, karena aktifitas mereka boleh dibilang rada-rada kesohor juga, karena di hari-hari libur panjang mereka biasa melakukan tour sepeda wisata sampai jauhnya puluhan kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja, Tour de Bayah-Cibareno sejauh 35 km, lalu Tour de Cagak-Sumedang sejauh 30 km, atau Tour de Carita sejauh 65 km. Medan yang dilaluinya selain naik-turun, juga jalan mulus-jalan rusak, sampai belokan 90 derajat di sebuah turunan terjal. Konon ada satu di antara mereka yang sampai kebablasan masuk ilalang, akhirnya kudu diurut dahulu baru jalan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Kadis Infokom yang memang lebih senior urusan kayuh-mengayuh pedal sepeda, dia bisa menempuh dengan kecepatan rata-rata 25 km per jam. “Kalau saya enggak ketinggalan jauh, lho…” timpal Samsul, Kabid Telematika Dinas Infokom Pemkot Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ato Nuryanto, Kabid Postel Dinas Infokom memaparkan dirinya pun tak terlalu payah dibandingkan Kadis Infokom. “Ada lagi yang lebih payah, sampe-sampe di jalan menanjak, sepedanya didorong, “ha… ha… ha…” semuanya tertawa. Namun tampang mereka di sepeda lengkap dengan helm dan kaos special touring bicycle memang mirip pembalap-pembalap sepeda beneran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, semua kegarangan dan kepayahan para pejabat ini dalam menaklukan setiap medan terrekam orisinal kamera yang dibawa Asep Tahyudin, staf Dinas Infokom yang sempat hasil rekamannya diperlihatkan kepada penulis. Medan turut-naik dengan kerindangan pohon yang subur mirip hutan memang terlihat menyenangkan dilintasi mereka. Apalagi, suguhan air kelapa hijau sesekali ditemui mereka. Waduh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat Bawa Sepeda&lt;br /&gt;Direncanakan Kapala Dinas Infokom suatu saat rapat dinas di luar kota, maka peserta rapat akan dimintanya membawa sepeda masing-masing. Sesuai rapat,  waktu bisa dimanfaatkan berwisata sepeda mengelilingi kawasan rapat yang tentunya akan dipilih yang menyenangkan dan berhawa segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya mudah-mudahan saja harapan ini bisa diwujudkan karena bersepeda, selain bisa menyehatkan jantung dan membugarkan tubuh, sisi lainnya santai dengan sepeda pun bisa menghilangkan stress keseharian yang dihadapi banyak pagawai dan pejabat.&lt;br /&gt;Siapa mau ikut, kriiing… kriiing… kriiing. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhciMrHlSRsyo6nYRWNJkCwnqDWZgyTRyRaoa6ELlUMFiyqqJX6IiqveCchim7otnAkYXzqDnHAk4cq1_-mBBDpwtxy1mKQsR3OqzKDpKb9ztPwGpzi7QvjmC9PdOyGOzMjxzLlHpuD_DrZ/s72-c/100_0022.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Serba-Serbi Bulan Sya'ban</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/serba-serbi-bulan-syaban.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 3 Aug 2009 16:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-3072008251384810770</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKA2c7aGpbdii_sRLso87j63WG1yVb1ieSrYuGsDxOfryy4kVpZmiB2uhqF-XVXYCd4MxzYf-KACRIgo6PmfkFRxsSg52TFEJm3NMUgBEBq_AqfFP2pZb8kwDOh648roMkZ322XJs2ECaw/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+24.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKA2c7aGpbdii_sRLso87j63WG1yVb1ieSrYuGsDxOfryy4kVpZmiB2uhqF-XVXYCd4MxzYf-KACRIgo6PmfkFRxsSg52TFEJm3NMUgBEBq_AqfFP2pZb8kwDOh648roMkZ322XJs2ECaw/s200/Wall+Mania+%23037+-+24.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365661091532787474" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah, saat ini kita telah menginjak bulan Sya’ban. Namun kadang kaum muslimin belum mengetahui amalan-amalan yang ada di bulan tersebut. Juga terkadang kaum muslimin melampaui batas dengan melakukan suatu amalan yang sebenarnya tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga dalam tulisan yang singkat ini, Allah memudahkan kami untuk membahas serba-serbi bulan Sya’ban. Allahumma a’in wa yassir (Ya Allah, tolong dan mudahkanlah kami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak Berpuasa di Bulan Sya’ban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat suatu amalan yang dapat dilakukan di bulan ini yaitu amalan puasa. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri banyak berpuasa ketika bulan Sya’ban dibanding bulan-bulan lainnya selain puasa wajib di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun tidak berpuasa sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156). Dalam lafazh Muslim, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya. Namun beliau berpuasa hanya sedikit hari saja.” (HR. Muslim no. 1156). Dari Ummu Salamah, beliau mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam setahun tidak berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Sya’ban, lalu dilanjutkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang dimaksud dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya (Kaana yashumu sya’ban kullahu)? Asy Syaukani mengatakan, “Riwayat-riwayat ini bisa dikompromikan dengan kita katakan bahwa yang dimaksud dengan kata “kullu” (seluruhnya) di situ adalah kebanyakannya (mayoritasnya). Alasannya, sebagaimana dinukil oleh At Tirmidzi dari Ibnul Mubarrok. Beliau mengatakan bahwa boleh dalam bahasa Arab disebut berpuasa pada kebanyakan hari dalam satu bulan dengan dikatakan berpuasa pada seluruh bulan.” (Nailul Author, 7/148). Jadi, yang dimaksud Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa di seluruh hari bulan Sya’ban adalah berpuasa di mayoritas harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah di balik puasa Sya’ban adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bulan Sya’ban adalah bulan tempat manusia lalai. Karena mereka sudah terhanyut dengan istimewanya bulan Rajab (yang termasuk bulan Harom) dan juga menanti bulan sesudahnya yaitu bulan Ramadhan. Tatkalah manusia lalai, inilah keutamaan melakukan amalan puasa ketika itu.&lt;br /&gt;   2. Puasa di bulan Sya’ban adalah sebagai latihan atau pemanasan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Jika seseorang sudah terbiasa berpuasa sebelum puasa Ramadhan, tentu dia akan lebih kuat dan lebih bersemangat untuk melakukan puasa wajib di bulan Ramadhan. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, hal. 234-243)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghidupkan Malam Nishfu Sya’ban dengan Shalat dan Do’a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ulama negeri Syam ada yang menganjurkan untuk menghidupkan atau memeriahkan malam tersebut dengan berkumpul ramai-ramai di masjid. Landasan mereka sebenarnya adalah dari berita Bani Isroil (berita Isroiliyat). Sedangkan mayoritas ulama berpendapat bahwa berkumpul di masjid pada malam Nishfu Sya’ban –dengan shalat, berdo’a atau membaca berbagai kisah- untuk menghidupkan malam tersebut adalah sesuatu yang terlarang. Mereka berpendapat bahwa menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan berkumpul di masjid rutin setiap tahunnya adalah suatu amalan yang tidak ada tuntunannya (baca: bid’ah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimanakah jika menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan shalat di rumah dan khusus untuk dirinya sendiri atau mungkin dilakukan dengan jama’ah tertentu (tanpa terang-terangan, pen)? Sebagian ulama tidak melarang hal ini. Namun, mayoritas ulama -di antaranya adalah ‘Atho, Ibnu Abi Mulaikah, para fuqoha (pakar fiqih) penduduk Madinah, dan ulama Malikiyah -mengatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya (baca: bid’ah). (Lathoif Al Ma’arif, 247-248). Dan di sini pendapat mayoritas ulama itu lebih kuat (rojih). Adapun sanggahan untuk pendapat yang mengatakan bahwa menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan shalat sendirian di rumah tidaklah terlarang adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, tidak ada satu dalil pun yang shahih yang menjelaskan keutamaan malam Nishfu Sya’ban. Bahkan Ibnu Rajab sendiri mengatakan, “Tidak ada satu dalil pun yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat yang menganjurkan menghidupkan malam Nishfu Sya’ban. Dan dalil yang ada hanyalah dari beberapa tabi’in yang merupakan fuqoha’ negeri Syam.” (Lathoif Al Ma’arif, 248).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ulama yang mengatakan tidak mengapa menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dan menyebutkan bahwa ada sebagian tabi’in yang menghidupkan malam tersebut, sebenarnya sandaran mereka adalah dari berita Isroiliyat. Lalu jika sandarannya dari berita tersebut, bagaimana mungkin bisa jadi dalil untuk beramal[?] Juga orang-orang yang menghidupkan malam Nishfu Sya’ban, sandaran mereka adalah dari perbuatan tabi’in. Kami katakan, “Bagaimana mungkin hanya sekedar perbuatan tabi’in itu menjadi dalil untuk beramal[?]” (Lihat Al Bida’ Al Hawliyah, 296)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, adapun orang-orang yang berdalil dengan pendapat bahwa tidak terlarang menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan shalat sendirian sebenarnya mereka tidak memiliki satu dalil pun. Seandainya ada dalil tentang hal ini, tentu saja mereka akan menyebutkannya. Maka cukup kami mengingkari alasan semacam ini dengan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718). Ingatlah, ibadah itu haruslah tauqifiyah yang harus dibangun di atas dalil yang shahih dan tidak boleh kita beribadah tanpa dalil dan tanpa tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Lihat Al Bida’ Al Hawliyah, 296-297)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah mengkhususkan malam Jum’at dari malam lainnya untuk shalat. Dan janganlah mengkhususkan hari Jum’at dari hari lainnya untuk berpuasa.” (HR. Muslim no. 1144) Seandainya ada pengkhususan suatu malam tertentu untuk ibadah, tentu malam Jum’at lebih utama dikhususkan daripada malam lainnya. Karena malam Jum’at lebih utama daripada malam-malam lainnya. Dan hari Jum’at adalah hari yang lebih baik dari hari lainnya karena dalam hadits dikatakan, “Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at.” (HR. Muslim). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan agar jangan mengkhususkan malam Jum’at dari malam lainnya dengan shalat tertentu, hal ini menunjukkan bahwa malam-malam lainnya lebih utama untuk tidak boleh dikhususkan suatu ibadah di dalamnya kecuali jika ada suatu dalil yang mengkhususkannya. (At Tahdzir minal Bida’, 28). Semoga Allah selalu memberi hidayah kepada kaum muslimin yang masih ragu dengan berbagai alasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa Setelah Pertengahan Sya’ban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika tersisa separuh bulan Sya’ban, janganlah berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 738 dan Abu Daud no. 2337) Dalam lafazh lain, “Jika tersisa separuh bulan Sya’ban, maka tidak ada puasa sampai datang Ramadhan.” (HR. Ibnu Majah no. 1651)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya para ulama berselisih pendapat dalam menilai hadits-hadits di atas dan hukum mengamalkannya. Di antara ulama yang menshahihkan hadits di atas adalah At Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al Hakim, Ath Thahawiy, dan Ibnu ‘Abdil Barr. Di antara ulama belakangan yang menshahihkannya adalah Syaikh Al Albani rahimahullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ulama lainnya mengatakan bahwa hadits tersebut adalah hadits yang mungkar dan hadits mungkar adalah di antara hadits yang lemah. Di antara ulama yang berpendapat demikian adalah ’Abdurrahman bin Mahdiy, Imam Ahmad, Abu Zur’ah Ar Rozi, dan Al Atsrom. Alasan mereka adalah karena hadits di atas bertentangan dengan hadits, “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa.” (HR. Muslim no. 1082). Jika dipahami dari hadits ini, berarti boleh mendahulukan sebelum ramadhan dengan berpuasa dua hari atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Atsrom mengatakan, “Hadits larangan berpuasa setelah separuh bulan Sya’ban bertentangan dengan hadits lainnya. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri berpuasa di bulan Sya’ban seluruhnya (mayoritasnya) dan beliau lanjutkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan. Dan hadits di atas juga bertentangan dengan hadits yang melarang berpuasa dua hari sebelum Ramadhan. Kesimpulannya, hadits tersebut adalah hadits yang syadz, bertentangan dengan hadits yang lebih kuat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At Thahawiy mengatakan bahwa mayoritas ulama memang tidak mengamalkan hadits tersebut. Namun ada pendapat dari Imam Asy Syafi’i dan ulama Syafi’iyah, juga hal ini mencocoki pendapat sebagian ulama belakangan dari Hambali. Mereka mengatakan bahwa larangan berpuasa setelah separuh bulan Sya’ban adalah bagi orang yang tidak memiliki kebiasaan berpuasa ketika itu. Jadi bagi yang memiliki kebiasaan berpuasa (seperti puasa senin-kamis), boleh berpuasa ketika itu, menurut pendapat ini. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, 244-245)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa Satu atau Dua Hari Sebelum Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa kecuali jika seseorang memiliki kebiasaan berpuasa, maka berpuasalah.” (HR. Muslim no. 1082)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan keterangan dari Ibnu Rajab rahimahullah, berpuasa di akhir bulan Sya’ban ada tiga model:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, jika berniat dalam rangka berhati-hati dalam perhitungan puasa Ramadhan sehingga dia berpuasa terlebih dahulu, maka seperti ini jelas terlarang.&lt;br /&gt;Kedua, jika berniat untuk berpuasa nadzar atau mengqodho puasa Ramadhan yang belum dikerjakan, atau membayar kafaroh (tebusan), maka mayoritas ulama membolehkannya.&lt;br /&gt;Ketiga, jika berniat berpuasa sunnah semata, maka ulama yang mengatakan harus ada pemisah antara puasa Sya’ban dan Ramadhan melarang hal ini walaupun itu mencocoki kebiasaan dia berpuasa, di antaranya adalah Al Hasan Al Bashri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang tepat dilihat apakah puasa tersebut adalah puasa yang biasa dia lakukan ataukah tidak sebagaimana makna tekstual dari hadits. Jadi jika satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah kebiasaan dia berpuasa –seperti puasa Senin-Kamis-, maka itu dibolehkan. Namun jika tidak, itulah yang terlarang. Pendapat inilah yang dipilih oleh Imam Asy Syafi’i, Imam Ahmad dan Al Auza’i. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, 257-258)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ada larangan mendahulukan puasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan? Pertama, jika berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan adalah dalam rangka hati-hati, maka hal ini terlarang agar tidak menambah hari berpuasa Ramadhan yang tidak dituntunkan. Kedua, agar memisahkan antara puasa wajib Ramadhan dan puasa sunnah di bulan Sya’ban. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, 258-259)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber :  At Tauhid edisi V/30 ; Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://buletin.muslim.or.id dan www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKA2c7aGpbdii_sRLso87j63WG1yVb1ieSrYuGsDxOfryy4kVpZmiB2uhqF-XVXYCd4MxzYf-KACRIgo6PmfkFRxsSg52TFEJm3NMUgBEBq_AqfFP2pZb8kwDOh648roMkZ322XJs2ECaw/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+24.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengubah Sampah Menjadi Berkah</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/mengubah-sampah-menjadi-berkah.html</link><category>Berita Lingkungan Hidup</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 3 Aug 2009 11:27:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-5277174841191099683</guid><description>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOm9V-Df9R5v9Ex6wu7LVbY5A74_0BKoRiRQp6JzLmmng8Q1LF2S4uHbdfP1Bs5pnTDLGl8mbxLJfVfo6QenCfq2__SS_eQ8kPA17-b953wCaQLVuyNlfe0UvhcxF4S2KH-x8sxVjrL9hU/s1600-h/sctv.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOm9V-Df9R5v9Ex6wu7LVbY5A74_0BKoRiRQp6JzLmmng8Q1LF2S4uHbdfP1Bs5pnTDLGl8mbxLJfVfo6QenCfq2__SS_eQ8kPA17-b953wCaQLVuyNlfe0UvhcxF4S2KH-x8sxVjrL9hU/s200/sctv.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365590549577731346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tak selamanya sampah harus dibuang begitu saja. Dengan sentuhan kreatif, sampah plastik dapat dijadikan aneka produk bernilai ekonomis. Seperti yang dihasilkan Maria Septriana, ibu rumah tangga dari Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. Kegiatan tersebut bermula dari keprihatinan Maria tentang ratusan ton sampah plastik yang tiap hari menumpuk tanpa dapat diurai. Ia kemudian mengajak ibu-ibu di lingkungannya untuk mengumpulkan berbagai macam produk sampah plastik. Seperti bungkus minyak goreng, pewangi pakaian, sampo, dan kemasan sachet minuman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tak kurang dari 50 kilogram sampah tiap dua pekan berhasil diolah. Setelah dibersihkan, sampah-sampah plastik tersebut dibentuk menjadi aneka produk berharga, seperti bantal, tas plastik, dompet, dan berbagai macam produk lainnya. Produk tas dijual dari mulai Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. Sementara dompet dihargai Rp 5 ribu. Selengkapnya simak dalam video berita berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.liputan6.com&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOm9V-Df9R5v9Ex6wu7LVbY5A74_0BKoRiRQp6JzLmmng8Q1LF2S4uHbdfP1Bs5pnTDLGl8mbxLJfVfo6QenCfq2__SS_eQ8kPA17-b953wCaQLVuyNlfe0UvhcxF4S2KH-x8sxVjrL9hU/s72-c/sctv.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Alergi</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/alergi.html</link><category>Artikel Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 3 Aug 2009 10:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-3899374422984234062</guid><description>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnJjIwOmuxLrjlmEbpfWWm9pdKo-Diceb0rcC5S2PhRnK-CoyfGqPimWUaVi3gNCyaOznCv9Cl8CsvuZ0UbK_2qpCvXQSjSNaViNzC6L5t0pdF8HLFmK_EUPAlTUBxQsaS7rj1IDuGsGmv/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnJjIwOmuxLrjlmEbpfWWm9pdKo-Diceb0rcC5S2PhRnK-CoyfGqPimWUaVi3gNCyaOznCv9Cl8CsvuZ0UbK_2qpCvXQSjSNaViNzC6L5t0pdF8HLFmK_EUPAlTUBxQsaS7rj1IDuGsGmv/s200/Wall+Mania+%23037+-+02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365580125679542354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;Apakah alergi itu?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Alergi adalah reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu benda yang umumnya tidak berbahaya bagi sebagian besar orang. Saat Anda alergi maka sistem kekebalan tubuh Anda akan mengenali bahan yang masuk (yang tidak berbahaya bagi sebagian besar orang) sebagai bahan yang berbahaya bagi tubuh Anda. Bahan yang menyebabkan reaksi alergi seperti makanan tertentu, debu, serbuk sari atau obat disebut alergen. Dalam rangka melindungi tubuh maka sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan antibodi IgE terhadap alergen tersebut. Antibodi IgE menyebabkan sel-sel tertentu dalam tubuh untuk mengeluarkan bahan-bahan kimia ke dalam aliran darah, salah satu bahan kimia yang dikeluarkan adalah histamin.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Histamin akan mempengaruhi mata, hidung, tenggorokan, paru-paru, kulit atau saluran pencernaan dan menyebabkan gejala-gejala dari reaksi alergi. Paparan berikutnya terhadap alergen yang sama akan memicu pembentukan antibodi IgE kembali sehingga setiap Anda terpapar alergen yang sama maka Anda akan mengalami reaksi alergi. Reaksi alergi dapat ringan berupa hidung berair, atau dapat berat seperti kesulitan bernapas. Pada serangan asma merupakan contoh reaksi alergi terhadap sesuatu yang terhirup ke dalam paru-paru orang yang memiliki bakat alergi/rentan alergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alergi juga menimbulkan bermacam-macam gejala, pada keadaan berat walaupun jarang dapat terjadi reaksi alergi berat atau anfilaksis. Tanda anfilaksis adalah kesulitan bernapas, kesulitan menelan, pembengkakan bibir, lidah dan tenggorokan atau bagian tubuh lainnya dan pusing atau kehilangan kesadaran. Anafilaksis umumnya timbul beberapa menit setelah terpapar bahan alergen, seperti kacang, namun dapat juga baru muncul dalam 4 jam. Untungnya anfilaksis cukup jarang dan dapat dilewati bila ditatalaksana dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;Mengapa orang mengalami alergi?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Kecenderungan untuk mengalami alergi umumnya diturunkan melalui alur genetik. Walaupun orang tua atau saudara kandung memiliki alergi bukan berarti kita juga akan mengalami alergi. Seseorang tidak secara khusus mendapat alergi khusus tetapi hanya kecenderungan / bakat mengalami alergi&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Barang/bahan apa yang menyebabkan alergi pada umumnya?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Beberapa alergen yang umum adalah :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Makanan. Alergi makanan seringkali terjadi pada bayi dan umumnya menghilang saat bayi lebih besar. Banyak gejala seperti ruam yang gatal, hidung tersumbat dan diare. Makanan yang paling sering menyebabkan alergi adalah susu dan produk turunannya, telur, kacang, kedelai, seafood&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gigitan dan sengatan serangga. Racun dari gigitan dan sengatan serangga dapat menyebabkan reaksi alergi pada banyak orang. Alergi ini dapat menjadi berat dan menyebabkan anafilaksis pada beberapa orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Partikel-partikel di udara. Ini disebut alergen lingkungan dan ini merupakan alergen yang paling sering. Beberapa contoh partikel udara yang menyebabkan alergi adalah tungau debu rumah; spora jamur; serpihan kulit binatang atau liur yang kering; serbuk sari tumbuhan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Obat. Antibiotik adalah obat yang paling sering menyebabkan reaksi alergi. Obat-obatan lainnya termasuk obat yang dijual bebas juga dapat menyebabkan reaksi alergi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Bahan kimia. Kadangkala bahan kosmetik atau deterjen dapat menyebabkan urtikaria. Umumnya hal  ini terjadi karena seseorang bereaksi terhadap bahan kimia dalam produk tersebut. Bahan pewarna, pembersih rumah tangga dan pestisida dapat juga menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana dokter mendiagnosis dan menatalaksana alergi?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Jika dokter keluarga Anda memduga Anda mengalami alergi maka dokter akan mengumpulkan data-data gejala dan riwayat mengenai alergi. Dokter dapat mengusulkan pemeriksaan tambahan untuk memastikan alergi (tergantung tipe alergi, bisa berupa tes kulit atau tes darah) atau dokter keluarga dapat merujuk Anda ke ahli alergi. Cara yang paling utama untuk mengatasi reaksi alergi adalah penghindaran dari alergen (avoidance). Dokter juga akan memberikan obat untuk mengurangi reaksi alergi.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;Avoidance (Pencegahan)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada kasus alergi makanan, pencegahan adalah satu-satunya cara mengatasi alergi makanan. Dengan tidak makan makanan yang sudah terbukti menyebabkan alergi. Dengan avoidance maka orang dapat terlindungi dari alergen kimia dan alergen non-makanan. Pada beberapa orang dengan avoidance cukup untuk mencegah reaksi alergi sehingga tidak perlu menggunakan obat antialergi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Beberapa cara mencegah alergen udara&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;•    Jauhkan binatang peliharaan dari ruangan tertentu, misal tidak boleh ada binatang peliharaan di dalam kamar tidur. Mandikan binatang peliharaan secara teratur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;•    Jangan gunakan karpet atau bahan-bahan berbulu dalam ruangan Anda (karena karpet mengumpulkan deb&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;•    Jangan menggantung pakaian karena dapat mengumpulkan debu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;•    Bersihkan rumah/ruangan secara teratu&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;•    Gunakan pelapis untuk bantal atau tempat tidur jika Anda alergi tungau debu rumah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;•    Jika Anda alergi serbuk sari maka tutup jendela saat musim penyerbukan, ganti baju setiap Anda dari luar ruanga&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;•    Hindari tempat lembab seperti ruang bawah tanah jika Anda alergi terhadap spora jamur. Jaga kamar mandi dan ruangan yang lembab tetap bersih dan kering.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;Obat-obatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Obat seperti obat minum dan semprot hidung seringkali digunakan untuk mengobati alergi. Obat alergi dapat mengobati gejal alergi (seperti bersin, sakit kepala atau hidung tersumbat) namun tidak menyembuhkan dan tidak menghilangkan bakat alergi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Obat untuk alergi berat / anafilaksis adalah epinefrin. Jika Anda memiliki riwayat riwayat anafilaksis maka dokter dapat menyarankan Anda untuk membawa epinefrin auto inject.&lt;/p&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;Imunoterapi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Imunoterapi dengan cara pemberian injeksi sejumlah kecil alergen, sehingga tubuh Anda secara bertahap dapat membentuk antibodi dan mengubah sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah reaksi terhadap zat alergen nantinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Imunoterapi direkomendasikan untuk alergi yang spesifik, seperti alergi yang terhirup (seperti serbuk sari atau debu binatang) atau sengatan binatang. Imunoterapi tidak berkerja pada alergi lain seperti alergi makanan.&lt;/p&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;&lt;strong style="border-style: none; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none; font-weight: bold;"&gt;Menghadapi alergi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat Anda mengalami alergi maka yang paling penting adalah mencegah agar tidak terpapar alergen. Jika Anda alergi makanan maka hindari makanan pemicu alergi. Jika Anda alergi terhadap alergen lingkungan maka tetap jaga rumah bersih dari tungau debu rumah dan bulu-bulu binatang. Jika alergi bahan kimia maka hindari bahan kimia yang menyebabkan alergi, pilih deterjen yang bebas parfum dan pewarna, hindari kosmetik dan produk kecantikan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Jika Anda menggunakan obat anti alergi maka ikuti petunjuk pemakaian dan jangan lupa untuk kontrol ke dokter. Jika Anda mengalami alergi berat maka pertimbangkan Anda menggunakan tanda identitas bahwa Anda memiliki riwayat alergi berat.&lt;/p&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;Disarikan dari&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Allergies. William J.Geimeier.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 22px;"&gt;&lt;p style="border-style: none; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; vertical-align: baseline; outline-style: none; font-size: 13px; background-color: transparent; text-decoration: none;"&gt;http://kidshealth.org/PageManager.jsp?dn=familydoctor&amp;amp;article_set=20954&amp;amp;lic=44&amp;amp;cat_id=20156#www.sehatgroup.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnJjIwOmuxLrjlmEbpfWWm9pdKo-Diceb0rcC5S2PhRnK-CoyfGqPimWUaVi3gNCyaOznCv9Cl8CsvuZ0UbK_2qpCvXQSjSNaViNzC6L5t0pdF8HLFmK_EUPAlTUBxQsaS7rj1IDuGsGmv/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+02.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keajaiban Shalawat</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/08/keajaiban-shalawat.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Mon, 3 Aug 2009 09:42:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-3441261255458241154</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYQcSVQh9AZeb29-9FMOgMGBmCbRxTBsG0FdHqFy8mFnxB-noI3Bqi1_Ext8D07_wc1T2PLeEfKVLmu96qMBJin0SdxcfOCaZ6ICQpQr7upbubUGlxQONFnqJklNSaSB6eEKPV_br8Qe92/s1600-h/Wall+Mania+%23037+-+12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYQcSVQh9AZeb29-9FMOgMGBmCbRxTBsG0FdHqFy8mFnxB-noI3Bqi1_Ext8D07_wc1T2PLeEfKVLmu96qMBJin0SdxcfOCaZ6ICQpQr7upbubUGlxQONFnqJklNSaSB6eEKPV_br8Qe92/s200/Wall+Mania+%23037+-+12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365692082698057986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Shalawat Nabi SAW dipercaya telah menjadi syafaat, rahmat, berkah, dan obat yang orisinil untuk menyelamatkan kehidupan seseorang baik di dunia maupun di akhirat. Bahkan kerap kali shalawat ini memutarbalikkan sebuah fakta inderawi. Berikut beberpa buah kisah yang bertutur tentang keajaiban shalawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEORANG SUFI DAN PENJAHAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon seorang sufi menceritakan pengalaman hidupnya tentang keajaiban dari shalawat Nabi SAW. Ia menuturkan bahwa ada seorang penjahat yang sangat melampaui batas yang kehidupannya hanya diisi dengan perbuatan-perbuatan maksiat. Demikian tenggelamnya penjahat itu ke dalam lumpur kemaksiatan seperti kebiasaan mabuk-mabukan, ia tidak bisa lagi membedakan mana hari kemarin, hari ini, dan hari esok. Sang sufi lalu menasehati sang penjahat agar ia tidak mengulangi lagi kedurhakaannya, dan segera bertobat pada Allah SWT. Namun demikian, penjahat tetaplah penjahat, nasehat sang sufi tidaklah digubrisnya. Ia tetap bersikeras untuk melakukan perbuatan-perbuatan bejatnya sampai sang ajal datang menjemputnya. Sang penjahat, menurut sufi, benar-benar yang bernasib tidak baik karena ia tidak sempat mengubah haluan hidupnya yang hina dan bahkan tidak sempat bertobat. Secara logis, sang sufi mengatakan bahwa si penjahat akan dijebloskan Allah SWT ke dalam azab neraka. Namun apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Pada suatu malam, sang sufi bermimpi, ia melihat sang penjahat menempati posisi yang amat tinggi dan mulia dengan memakai pakaian surga yang hijau yang merupakan pakaian kemuliaan dan kebesaran. Sang sufi pun terheran-heran dan bertanya pada sang penjahat, “Apakah gerangan yang menyebabkanmumendapatkan martabat setinggi ini?” Sang penjahat menjawab, “Wahai sang sufi, ketika aku hadir di suatu majelis yang sedang melakukan dzikir, aku mendengarkan orang yang alim yang ada disitu berkata, “Barangsiapa yang bershalawat atas Nabi Muhammad SAW niscaya menjadi wajib baginya mendapatkan surga.” Kemudian sang alim itu mengangkatkan suaranya demi membacakan shalawat atas Nabi SAW dan aku pun beserta orang-orang yang hadir disekitarnya mengangkat suara untuk melakukan hal yang sama. Maka, pada saat itulah, aku dan kami semua diampuni dan dirahmati oleh Allah SWT Yang Maha Pemurah terhadap nikmatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEORANG IBU DAN ANAKNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan pula bahwasanya ada seorang wanita yang memiliki anak yang sangat jahat dan hari-harinya pun dilalui dengan lumuran dosa. Si ibu yang merupakan sosok wanita shalihah yang menyadari anaknya seperti itu, tentu saja menyuruh si anak untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruknya dan kemudian berbuat kebajikan serta tidak berpindah lagi kepada kebiasaan buruknya tersebut. Tetapi, anaknya tetap membandel, ia tidak mau berpindah dari kelakuan jahatnya yang telah dilakukannya selama ini. Perbuatan maksiat itu terus dilakukannya sampai ia menemui ajalnya. Maka bersedihlah sang ibu demi melihat anaknya yang mati tanpa tobat, dimana ia tidak melihat satu sisi pun dari kehidupan anaknya yang akan menyelamatkannya di hadapan Tuhan Penguasa Akhirat. Sang ibu tampaknya pasrah dengan nasib buruk yang akan dialami oleh sang anak di dalam kubur dan lebih-lebih di neraka.&lt;br /&gt;Di suatu malam, ketika wanita itu tertidur, ia bermimpi tentang anaknya disiksa oleh malaikat penjaga kubur di dalam kuburnya. Akibatnya, semakin bertambah kedukaan sang ibu tersebut manakala bayangannya selama ini dilihatnya secara langsung sekali pun hanya dalam mimpi. Tetapi benarkah sang anak disiksa? Ternyata, ketika sang ibu memimpikan lagi anaknya di lain kesempatan, ia melihat anaknya dalam rupa dan kondisi yang sebaliknya dalam mimpi sebelumnya. Ia melihat anaknya saat itu diperlakukan dengan perlakuan yang sangat elok, yang berada dalam keadaan suka dan bahagia. Sehingga, ibunya pun terheran-heran dan bertanya pada sang anak, “Apa gerangan yang membuatmu bisa diperlakukan seperti ini, padahal dulu semasa engkau hidup engkau penuh dengan lumuran dosa?” Sang anak menjawab, “Wahai ibunda, di suatu ketika telah lewat di hadapanku sekelompok orang yang sedang mengusung jenazah yang hendak dikuburkan. Mayat itu kukenal, dan ia semasa hidupnya ternyata lebih jahat daripada diriku. Kemudian aku ikut mengiringi pemakamanny, dan disana aku sempat menyaksikan makam-makam lainnya. Ketika itulah aku berpikir bahwa laki-laki sial itu sudah pasti ditimpa oleh huru-hara akhirat akibat perbuatan maksiatnya. Secara tidak sadar aku menangis dan membayangkan kalau diriku juga bakal ditimpa peristiwa yang mengerikan yang sama. Pada saat itulah aku menyesali segala kesalahan dan dosa yang telah kuperbuat, dan bertobat dengan sebenar-benarnya tobat di hadapan Ilahi. Kemudian, aku membaca Al-quran dan shalawat Nabi SAW sebanyak sepuluh kali dan membacakan shalawat kesebelas kalinya dan pahalanya kuhadiahkan kepad ahli kubur yang naas tersebut, sehingga disitulah Allah SWT menunjukkan kemahapengampunanNya. Dia mengampuni dosa-dosaku. Jadi apa yang telah engkau lihat wahai ibunda, itulah nikmat yang telah diberikan Allah SWT atasku. Ketahuilah ibunda, bahwa shalawat atas Nabi SAW itu menjadi cahaya di dalam kuburku, menghapuskan dosa-dosaku dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang hidup maupun yang sudah meninggal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEORANG MUSAFIR DAN AYAHNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah lain, juga diriwayatkan tentang seorang musafir bersama ayahnya. Sang musafir mengisahkan bahwa di suatu ketika di suatu negeri, ayahnya meninggal dunia sehingga wajah dan sekujur tubuhnya menjadi hitam dan perutnya membusung. Sang musafir lalu mengucapkan “La haula wala quwwata illa billahil aliyyil azhim (Tiada daya dan kekuatan kecuali Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung).&lt;br /&gt;Ayah sang musafir tersebut mati dalam kedukaan, dan hal ini diumpamakan dengan kelakuan sang ayah ketika ia masih hidup. Pada saat itulah sang musafir merasakan beban teramat berat menimpanya karena mendapatkan ayahnya mati dalam kondisi seperti itu. Tetapi, ketika ia terlelap tertidur, ia bermimpi bahwa seorang laki-laki yang sangat tampan dan tubuhnya dipenuhi bulu halus datang kepada ayahnya dan menyapu wajah dan tubuh ayahnya tersebut dengan tangannya sehingga jasad sang ayah menjadi putih kembali, bahkan lebih bagus daripada bentuknya semula dan berseri-seri dengan cahaya. Melihat perlakuan baik lelaki ini terhadap ayahnya sng musafir takjub dan kemudian bertanya, “Siapakah Anda, yang telah menyampaikan karunia Ilahi atas ayahku?” Laki-laki itu menjawab, “Aku adalah Rasulullah. Ayahmu termasuk dianatara orang-orang yang memperbanyak bershalawat atasku. Maka, tatkala ia berhasil melakukannya aku pun datang untuk membersihkannya.” Kemudian sang musafir merasa sangat berbahagia. Ia melihat pancaran dan cahaya keputihan itu ada pada ayahnya. Dia mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT mengangungkan dan menanamkanNya didalam hatinya serta bershalawat kepada Nabi SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTA MENJADI SAKSI BAGI ORANG YANG DIFITNAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa permulaan Islam, ada seorang muslim yang difitnah telah mencuri seekor unta. Pemfitnahnya mengajukan saksi-saksi palsu, yakni orang-orang munafik yang tidak segan untuk bersumpah palsu. Maka, orang yang seyogyanya tak bersalah itu diputus oleh hakim sebagai pencuri.&lt;br /&gt;Menurut hukum Islam, seorang pencuri harus dihukum potong tangan. Lalu, orang mukmin yang malang ini pun berdoa, “Tuhanku, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Mereka telah memfitnahku. Aku tidak mencuri unta itu. Engkau Mahatahu, selamatkanlah aku dari kehinaan ini, karena aku telah bershalawat pada Nabi paling mulia. Engkau Mahakuasa, izinkanlah unta itu berbicara. Jadikanlah ia sebagai saksiku.” Setelah berdoa demikian, dia mendesah keras, dan rahmat Allah SWT pun meliputi dirinya. Tak sulit bagi Sang Mahaperkasa dan Mahakuasa untuk membuat unta tersebut dapat berbicara dengan bahasa manusia. Hewan ini berkata, “ Ya, Rasulullah, aku milik orang beriman ini. Orang-orang itu adalah saksi palsu dan si pemfitnah telah membuat tuduhan palsu terhadap orang mukmin sejati ini.” Lantas unta tersebut mendekati pemiliknya dengan sikap tunduk dan duduk didepannya.&lt;br /&gt;Syahdan, terkuaklah kebohongan saksi-saksi palsu ini, mereka tak dapat berkutik dengan kesaksian unta itu dan merasa malu. Seiring dengan itu, tumbuhlah cahaya iman dalam hati orang-orang yang turut menyaksikan peristiwa menakjubkan ini. Nabi Muhammad SAW bertanaya, “Wahai orang mukmin, bagaimana engkau dapat memperoleh keajaiban itu?” Orang mukmin tadi menjawab, Ya Rasulullah, saya selalu bershalawat kepadamu sepuluh kali sebelum tidur.”&lt;br /&gt;Nabi yang adil dan suci bersabda, “Karena shalawatmu kepadaku, Allah SWT bukan hanya menyelamatkanmu dari hukuman potong tangan di dunia ini, tetapi juga akan menyelamatkanmu dari siksa neraka di akhirat. Barangsiapa bershalawat kepadaku sepuluh kali pada sore hari dan sepuluh kali pada pagi hari, Allah SWT akan membangkitkannya bersama para nabi kesayangan dan kepercayaanNya dan wali-wali yang patuh, dan Dia akan melimpahkan berkah kepadanya sebagaimana berkah kepada nabiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUFYAN ATS-TSAURI DAN KISAH ANAK SI TUKANG RIBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sufyan ats-Tsauri menuturkan, “ Aku pergi haji. Manakala Tawaf di Ka’bah, aku melihat seoerang pemuda yang tak berdoa apapun selain hanya bershalawat kepada Nabi SAW. Baik ketika di Ka’bah, di Padang Arafah, di mudzdalifah dan Mina, atau ketika tawaf di Baytullah, doanya hanayalah shalawat kepada Baginda Nabi SAW.”&lt;br /&gt;Saat kesempatan yang tepat datang, aku berkata kepadanya dengan hati-hati, “Sahabatku, ada doa khusus untuk setiap tempat. Jikalau engkau tidak mengetahuinya, perkenankanlah aku mengajarimu.” Namun, dia berkata, “Aku tahu semuanya. Izinkan aku menceritakan apa yang terjadi padaku agar engkau mengerti tindakanku yang aneh ini.”&lt;br /&gt;“Aku berasal dari Khurasan. Ketika para jamaah haji mulai berangkat meninggalkan daerah kami, ayahku dan aku mengikuti mereka untuk menunaikan kewajiban agama kami. Naik turun gunung, lembah, dan gurun. Kami akhirnya memasuki kota Kufah. Disana ayahku jatuh sakit, dan pada tengah malam dia meninggal dunia. Dan aku mengkafani jenazahnya. Agar tidak mengganggu jemaah lain, aku duduk menangis dalam batin dan memasrahkan segala urusan pada Allah SWT. Sejenak kemudian, aku merasa ingin sekali menatap wajah ayahku, yang meninggalkanku seorang diri di daerah asing itu. Akan tetapi, kala aku membuka kafan penutup wajahnya, aku melihat kepala ayahku berubah jadi kepala keledai. Terhenyak oleh pemandangan ini, aku tak tahu apa yang mesti kulakukan. Aku tidak dapat menceritakan hal ini pada orang lain. Sewaktu duduk merenung, aku seperti tertidur. Lalu, pintu tenda kami terbuka, dan tampaklah sesosok orang bercadar. Seraya membuka penutup wajahnya, dia berkata, “Alangkah tampak sedih engkau! Ada apakah gerangan?” Aku pun berkata, “Tuan, yang menimpaku memang bukan sukacita. Tapi, aku tak boleh meratap supaya orang lain tak bersedih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu orang asing itu mendekati jenazah ayahku, membuka kain kafannya, dan mengusap wajahnya. Aku berdiri dan melihat wajah ayahku lebih berseri-seri ketimbang wajah tuanya. Wajahnya bersinar seperti bulan purnama. Melihat keajaiban ini, aku mendekati orang itu dan bertanya, “Siapakah Anda, wahai kekasih kebaikan?” Dia menjawab, “Aku Muhammad al Musthafa” (semoga Allah melimpahkan kemuliaan dan kedamaian kepada Rasul pilihanNya). Mendengar perkataan ini, aku pun langsung berlutut di kakinya, menangis dan berkata, “Masya Allah, ada apa ini? Demi Allah, mohon engkau menjelaskannya ya Rasulullah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dengan lembut beliau berkata, “ayahmu dulunya tukang riba. Baik di dunia ini maupun di akhirat nanti. Wajah mereka berubah menjadi wajah keledai, tetapi disini Allah Yang Mahaagung mengubah lagi wajah ayahmu. Ayahmu dulu mempunyai sifat dan kebiasaan yang baik. Setiap malam sebelum tidur, dia melafalkan shalawat seratus kali untukku. Saat diberitahu perihal nasib ayahmu, aku segera memohon izin Allah untuk memberinya syafaat karena shalawatnya kepadaku. Setelah diizinkan, aku datang dan menyelamatkan ayahmu dengan syafaatku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sufyan menuturkan, “Anak muda itu berkata, “Sejak saat itulah aku bersumpah untuk tidak berdoa selain shalawat kepada Rasulullah, sebab aku tahu hanya shalawatlah yang dibutuhkan manusia di dunia dan di akhirat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW telah bersabda bahwa, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail Alaihumus Salam telah berkata kepadaku. Jibril As. berkata, “Wahai Rasulullah, siapa yang membaca shalawat atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan kubimbing tangannya dan akan ku bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata pula Mikail As., “Mereka yang bershalawat atasmu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.” Dan Israfil As. berkata pula, “Mereka yang bershalawat kepadamu, maka aku akan bersujud kepada Allah SWT dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah SWT mengampuni orang itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Malaikat Izrail As. pun berkata, ”Bagi mereka yang bershalawat atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita tidak cinta kepada Rasulullah SAW? Sementara para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang bershalawat atas Rasulullah SAW. Dengan kisah yang dikemukakan ini, semoga kita tidak akan melepaskan peluang untuk selalu bershalawat kepada pemimpin kita, cahaya dan pemberi syafaat kita, Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah SWT, Rasul, dan para MalaikatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga shalawat, salam, serta berkah senantiasa tercurah ke hadirat Nabi kita, Rasul kita, cahaya kita, dan imam kita, Muhammad al Musthafa SAW beserta seluruh keluarga, keturunan, dan sahabat-sahabat beliau, dan seluruh kaum mukmin yang senantiasa untuk melazimkan bershalawat kepada beliau. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari buku : Hikayat-Hikayat Spiritual Pencerahan Matahati “Nafas Cinta Ilahi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYQcSVQh9AZeb29-9FMOgMGBmCbRxTBsG0FdHqFy8mFnxB-noI3Bqi1_Ext8D07_wc1T2PLeEfKVLmu96qMBJin0SdxcfOCaZ6ICQpQr7upbubUGlxQONFnqJklNSaSB6eEKPV_br8Qe92/s72-c/Wall+Mania+%23037+-+12.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>HIV/AIDS</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/hivaids.html</link><category>Artikel Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 17:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-2427808390392015274</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="text1"&gt;      &lt;p style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;" class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;A.&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b style=""&gt;HIV/AIDS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="text1"&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;" class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh menurunnya imunitas tubuh sebagai akibat dari serangan &lt;i style=""&gt;Human Imunodeficiency Virus, &lt;/i&gt;maka penderita mudah diserang berbagai macam penyakit infeksi dan kanker yang tidak biasa. Kasus HIV/AIDS di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hingga September 2008, penderita AIDS yang dilaporkan berjumlah 13.958 orang. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (1997-2007) terjadi peningkatan kasus AIDS lebih dari 40 kali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;" class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;" class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Gejala dan Tanda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bila seseorang terserang HIV gejala awalnya sama dengan gejala serangan penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Demam tinggi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 1in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Malaise, flu, radang tenggorokan, sakit kepala, nyeri perut, pegal-pegal, sangat lelah dan terasa meriang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 1in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setelah beberapa hari s/d sekitar 2 (dua) minggu kemudian gejalanya hilang dan masuk ke fase laten (fase tenang disebut juga fase inkubasi).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beberapa tahun s/d sekitar 10 (sepuluh) tahun kemudian baru muncul tanda dan gejala sebagai penderita AIDS. Tanda dan gejala AIDS tersebut diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Mencret sampai berbulan-bulan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Berat badan menurun drastic&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Infeksi yang tidak kunjung sembuh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Pucat dan lemah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Gigi sering berdarah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Berkeringat waktu malam hari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;- Pembesaran di kelenjar getah bening&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;" class="MsoListParagraph"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Cara Penularan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;1) Hubungan seksual, dengan risiko penularan 0,1-1% tiap hubungan seksual&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;2) Melalui darah, yaitu: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Transfusi darah yang mengandung HIV, risiko penularan 90-98%&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Tertusuk jarum yang mengandung HIV, resiko penularan 0,03%&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Terpapar mukosa yang mengandung HIV risiko penularan 0,0051%&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;3) Transmisi dari ibu ke anak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Selama kehamilan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Saat persalinan, risiko penularan 50%&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.5in; text-indent: 0.5in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Melalui air susu ibu (ASI) 14%&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;" class="MsoListParagraph"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;Diagnosis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Stadium Klinis WHO&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 0in 10pt 0.75in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pemeriksaan diagnostic dengan tiga jenis rapid test HIV yang berbeda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/span&gt;                &lt;br /&gt;                                      &lt;input name="button" onclick="javascript:history.back()" value="Back" type="button"&gt;                                                         &lt;!-- PRogram dan Kegiatan --&gt;                                                &lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tuberkulosis</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/tuberkulosis.html</link><category>Artikel Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 17:07:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-2400820999151230626</guid><description>&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Identifikasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Penyakit yang disebabkan oleh mikrobakterium ini merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian hampir di sebagian besar negara diseluruh dunia. Infeksi awal biasanya berlangsung tanpa gejala; tes tuberkulin akan memberikan hasil yang positif 2 – 10 minggu kemudian. Lesi awal pada paru umumya akan sembuh dengan sendirinya tanpa meninggalkan gejala sisa walaupun sangat jarang terjadi kalsifikasi pada kelenjar limfe paru dan kelenjar limfe trakeobronkial. Hampir 90 – 95% mereka yang mengalami infeksi awal akan memasuki fase laten dengan risiko terjadi reaktivasi seumur hidup mereka. Pemberian kemoterapi preventif yang sempurna dapat mengurangi risiko terjadinya TB klinis seumur hidup sebesar 95% dan kemoterapi preventif ini sangat efektif pada penderita HIV/AIDS. Hanya 5% dari orang normal dam 50% penderita HIV/AIDS yang terinfeksi TB akan berkembang menjadi TB paru klinis atau menjadi TB ekstrapulmoner. Akibat serius infeksi TB awal lebih sering terjadi pada bayi, dewasa muda dan pada orang dengan kelainan imunitas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;TB ekstrapulmoner lebih jarang terjadi dibandingkan dengan TB paru. Anak-anak dan orang-orang dengan imunodefisiensi seperti halnya pada penderita HIV/AIDS lebih mudah mendapatkan TB ekstrapulmoner, namun TB paru tetap merupakan bentuk klinis yang menonjol dari infeksi TB di seluruh dunia. Infeksi TB dapat juga menyerang organ-organ lain dalam tubuh manusia seperti kelenjar limfe, pleura, perikardium, ginjal, tulang dan sendi, laring, telinga bagian tengah, kulit, usus, peritonium dan mata. TB Paru progresif muncul dari reinfeksi eksogen atau muncul dari reaktivasi endogen dari fokus laten infeksi primer. Penderita TB progresif jika tidak diobati dengan benar akan meninggal dalam waktu &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tahun, rata-rata dalam waktu 18 bulan. Status klinis ditentukan dengan ditemukannya basil TB dalam sputum atau dari gambaran foto thorax. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Gambaran densitas abnormal pada foto thorax sebagai tanda adanya infiltrat pada paru,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kavitasi dan fibrosis. Gambaran ini bisa muncul sebelum timbul gejala klinis: lesu, demam, berkeringat dimalam hari, berat badan turun, dapat muncul lebih awal. Sedangkan gejala lokal seperti batuk, sakit dada, suara serak dan batuk darah menonjol pada stadium lanjut dari penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Orang dengan imunokompeten jika terinfeksi oleh &lt;i style=""&gt;Mycobacterium tuberculosis, M. africanum &lt;/i&gt;atau &lt;i style=""&gt;M. bovis &lt;/i&gt;akan memberikan hasil tes tuberkulosis dengan reaksi intermedier. Tes tuberkulosis menggunakan 5 IU &lt;i style=""&gt;International Standard of Purified Protein Deriva Standard&lt;/i&gt; (PPD-S). Reaksi dikatakan positif jika muncul indurasi dengan ukuran 5, 10 atau 15 mm tergantung pada tingkat pemajanan penyakit. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Sekitar 10 – 20% penderita TB aktif tidak memberikan reaksi positif terhadap PPD. Dengan demikian, tes tuberkulin yang hasilnya negatif tidak berarti bahwa seseorang tidak menderita TB aktif. Hasil tes tuberulin dengan indurasi lebih dari 5 mm dianggap positif untuk anggota rumah tangga atau mereka yang kontak dengan penderita TB aktif. Sedangkan orang dengan gambaran foto thorax yang abnormal menandakan penderita TB lama yang sudah sembuh atau mereka yang terinfeksi oleh HIV/AIDS, sedangkan tes tuberkulin dengan diameter 10mm dianggap positif untuk orang-orang dengan faktor risiko (diabetes mellitus, pecandu obat dan alkohol), orang-orang yang tinggal didaerah prevalensi TB tinggi, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;orang-orang yang tinggal di daerah dengan status sosial ekonomi rendah, penghuni dan staf suatu institusi seperti penjara dan rumah tahanan serta untuk anak-anak usia dibawah 4 tahun. Sedangkan hasil tes tuberkulin dengan diameter 15 mm atau lebih dianggap positif pada oang dewasa dan anak-anak usia diatas 4 tahun yang tinggal didaerah dengan prevalensi TB rendah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Tes tuberkulin terhadap penderita energi tidak dianjurkan walaupun untuk penderita dengan risiko tinggi seperti penderita dengan infeksi HIV. Tes tuberkulin untuk semua akan tidak lagi dilakukan di AS. Tes tuberkulin dilakukan segera terhadap anak-anak yang diduga menderita TB aktif, terhadap mereka yang berkunjung kedaerah endemis dan kontak penderita, terhadap migran dari daerah endemis. Terhadap penderita penyakit kronis yang tidak bisa sembuh dan terhadap penderita HIV/AIDS dilakukan tes tekulin setiap tahun. Terhadap anak-anak yang terpajan dengan orang dengan risiko tinggi, tes tuberkulin dilakukan setiap 2 – 3 tahun. Tes tuberkulin untuk anak usia 4 – 6 tahun dan usia 11 – 12 tahun dilakukan bila orang tua mereka adalah imigran dari daerah endemis atau jika anak-anak tersebut tinggal didaerah risiko tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Kadang kala pada penderita TB terjadi hipersensitivitas tertunda terhadap tes tuberkulin yang akan menghilang dengan berjalannya waktu. Pada orang ini jika dilakukan tes tuberkulin, akan memberikan hasil yang negatif. Namun dapat juga terjadi tes tuberkulin pertama yang dilakukan akan merangsang tubuh untuk memberikan reaksi positif pada tes tuberkulin berikutnya. Reaksi “&lt;i style=""&gt;boosted”&lt;/i&gt; ini sering disalah artikan sebagai infeksi baru. &lt;i style=""&gt;“Boosting”&lt;/i&gt; juga terjadi pada orang yang mendapatkan vaksinasi BCG. Untuk membedakan reaksi &lt;i style=""&gt;“boosted”&lt;/i&gt; ini dengan infeksi baru dilakukan tes tuberkulin dua tahap. Apabila tes pertama dinyatakan negatif maka dilakukan tes tuberkulin yang kedua 1 – 3 minggu kemudian. Hasil positif pada tes kedua kemungkinan karena reaksi “&lt;i style=""&gt;boosted&lt;/i&gt;”. Berdasarkan hasil tes kedua, orang ini dianggap sebelumnya telah terinfeksi dan harus ditangani sebagaimana mestinya dan tidak dianggap sebagai konversi hasil tes tuberkulin. Jika tes kedua hasilnya juga negatif maka orang ini dianggap belum pernah terinfeksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Tes dua tahap dilakukan terhadap orang dewasa yang akan mendapat tes tuberkulin berkala, seperti halnya pada petugas kesehatan. Tes dua tahap ini dilakukan pada saat tes tuberkulin awal. Diagnosa &lt;i style=""&gt;presumptive&lt;/i&gt; penderita TB aktif dibuat jika ditemukan BTA positif dari sediaan sputum atau sediaan yang diambil dari cairan tubuh lainnya. Ditemukannya BTA positif indikasi untuk segera melakukan pengobatan dengan OAT. Diagnosa pasti ditegakkan jika ditemukan &lt;i style=""&gt;Mycobacterium tuberculosis, &lt;/i&gt;melalui kultur. Cara ini juga dapat dilakukan untuk uji sensitivitas organisme terhadap obat. Jika fasilitas laboratorium mikrobiologi tidak memadai maka diagnosa dapat dibuat berdasarkan gejala klinis yang ada dengan pemeriksaan histologis atau radiologis terhadap mereka yang memberikan hasil tes tuberkulin positif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Penyebab Penyakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Penyebab infeksi adalah kompleks &lt;i style=""&gt;M. tuberculosis&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kompleks ini termasuk &lt;i style=""&gt;M. tuberculosis&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;M. africanum&lt;/i&gt; terutama berasal dari manusia dan &lt;i style=""&gt;M. bovis&lt;/i&gt; yang berasal dari sapi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mycobacteria lain biasanya menimbulkan gejala klinis yang sulit dibedakan dengan tuberkulosis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Etiologi penyakit dapat di identifikasi dengan kultur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Analisis &lt;i style=""&gt;genetic sequence&lt;/i&gt; dengan menggunakan teknik PCR sangat membantu identifikasi non kultur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Distribusi Penyakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tersebar diseluruh dunia. Pada awalnya di Negara industri penyakit tuberkulosis menunjukkan kecenderungan yang menurun baik mortalitas maupun morbiditasnya selama beberapa tahun, namun diakhir tahun 1980 an jumlah kasus yang dilaporkan mencapai grafik mendatar (&lt;i style=""&gt;plateau&lt;/i&gt;) dan kemudian meningkat di daerah dengan populasi yang prevalensi HIV–nya tinggi dan di daerah yang dihuni oleh penduduk yang datang dari daerah dengan prevalensi TB tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mortalitas dan morbiditas meningkat sesuai dengan umur,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada orang dewasa lebih tinggi pada laki-laki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Morbiditas TBC lebih tinggi diantara penduduk miskin dan daerah perkotaan jika dibandingkan dengan pedesaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Di AS insidensi TBC menurun sejak tahun 1994, penderita yang dilaporkan adalah 9,4/100.000 (lebih dari 24.000 kasus). Daerah dengan insidens rendah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;termasuk di berbagai wilayah di AS,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebanyakan kasus TBC berasal dari reaktivasi dari fokus laten yang berasal dari infeksi primer. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Di sebagian daerah urban yang luas 1/3 kasus berasal dari infeksi baru. Walaupun TBC menempati rangking terendah diantara penyakit menular berdasarkan lama waktu pajanan. Namun pajanan dalam jangka waktu lama dalam lingkungan keluarga menyebabkan risiko terinfeksi sebesar 30%. Jika infeksi terjadi pada anak maka risiko menjadi sakit selama hidupnya sekitar 10%.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bila terjadi koinfeksi dengan HIV risiko pertahun menjadi 2-7% dan risiko kumulatif sebesar 60-80%. KLB dilaporkan terjadi pada kelompok orang yang tinggal pada ruangan yang tertutup seperti dipanti asuhan, penampungan tunawisma, rumah sakit, sekolah, penjara dan gedung perkantoran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sejak tahun 1989 sampai dengan awal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahun 1990 telah dilaporkan terjadi KLB – MDR yang cukup ekstensif terutama terhadap rifampisin dan INH ditempat dimana banyak penderita HIV yang dirawat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;KLB ini menimbulkan angka mortalitas tinggi dan terjadi penularan kepada petugas kesehatan. Dengan penerapan dan pelaksanaan yang ketat pedoman pemberantasan telah berhasil menanggulangi KLB ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Prevalensi infeksi TB yang ditemukan dengan tes tuberkulin meningkat sesuai dengan umur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Insidensi infeksi di negara berkembang menurun secara bermakna dalam beberapa dekade ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Angka infeksi pertahun di AS rata-rata kurang dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;10/100.000 penduduk walaupun di beberapa daerah di AS angka kejadian infeksi baru pertahun lebih tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di daerah dimana terjadi infeksi dengan &lt;i style=""&gt;mycobacterium&lt;/i&gt; lain selain tuberkulosis menyebabkan reaksi silang yang menyulitkan interpretasi hasil tes tuberkulin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Infeksi &lt;i style=""&gt;M. bovis&lt;/i&gt; pada manusia jarang terjadi di AS tetapi masih menjadi masalah dibeberapa daerah seperti didaerah perbatasan Meksiko dimana penyakit ini pada ternak tidak ditangani dengan baik dan masyarakat masih mengkonsumsi susu mentah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: black;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: black;"&gt;Reservoir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Umumnya manusia berperan sebagai reservoir, jarang sekali primata, dibeberapa daerah terjadi infeksi yang menyerang ternak seperti sapi, babi dan mamalia lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Cara Penyebaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Penularan terjadi melalui udara yang mengandung basil TB dalam percikan ludah yang dikeluarkan oleh penderita TB paru atau TB laring pada waktu mereka batuk, bersin atau pada waktu bernyanyi. Petugas kesehatan dapat tertulari pada waktu mereka melakukan otopsi, bronkoskopi atau pada waktu mereka melakukan intubasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;TB laring sangat menular. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Kontak jangka panjang dengan penderita TB menyebabkan risiko tertulari, infeksi melalui selaput lendir atau kulit yang lecet bisa terjadi namun sangat jarang. TB bovinum penularannya dapat tejadi jika orang terpajan dengan sapi yang menderita TB, bisanya karena minum susu yang tidak dipasteurisasi atau karena mengkonsumsi produk susu yang tidak diolah dengan sempurna. Penularan lewat udara juga terjadi kepada petani dan perternak TB ekstra pulmoner (selain TB laring) biasanya tidak menular, kecuali dari sinus keluar &lt;i style=""&gt;discharge.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 50%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 50%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Masa inkubasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Mulai saat masuknya bibit penyakit sampai timbul gejala adanya lesi primer atau reaksi tes tubrkulosis positif kira-kira memakan waktu 2 – 10 minggu. Risiko menjadi TB paru dan TB ekstrapulmoner progresif setelah infeksi primer biasanya terjadi pada tahun pertama dan kedua. Infeksi laten dapat berlangsung seumur hidup. Infeksi HIV meningkatkan risiko terhadap infeksi TB dan memperpendek masa inkubasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 50%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 50%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Masa Penularan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Secara teoritis seorang penderita tetap menular sepanjang ditemukan basil TB didalam sputum mereka. Penderita yang tidak diobati atau yang diobati tidak sempurna dahaknya akan tetap mengandung basil TB selama bertahun tahun. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tingkat penularan sangat tergantung pada hal-hal sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Jumlah basil TB yang dikeluarkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Virulensi dari basil TB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Terpajannya basil TB dengan sinar ultra violet&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Terjadinya aerosolisasi pada saat batuk, bersin, bicara atau pada saat bernyanyi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Tindakan medis dengan risiko tinggi seperti pada waktu otopsi, intubasi atau pada waktu melakukan bronkoskopi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 14.2pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Pemberian OAT yang efektif mencegah terjadinya penularan dalam beberapa minggu paling tidak dalam lingkungan rumah tangga. Anak-anak dengan TB primer biasanya tidak menular.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; line-height: 50%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 50%;" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Kerentanan dan Kekebalan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Risiko terinfeksi dengan basil TB berhubungan langsung dengan tingkat pajanan dan tidak ada hubungan dengan faktor keturunan atau faktor lainnya pada pejamu. Periode yang paling kritis timbulnya gejala klinis adalah 6–12 bulan setelah infeksi. Risiko untuk menjadi sakit paling tinggi pada usia dibawah 3 tahun dan paling rendah pada usia akhir masa kanak-kanak dan risiko meningkat lagi pada usia adolesen dan dewasa muda, usia tua dan pada penderita dengan kelainan sistem imunitas. Reaktivasi dari infeksi laten yang berlangsung lama sebagian besar terjadi pada penderita TB usia lebih tua. Untuk mereka yang terinfeksi oleh basil TB kemungkinan berkembang menjadi TB klinis meningkat pada penderita HIV/AIDS, mereka dengan kelainan sistem imunitas, mereka dengan berat badan rendah dan kekurangan gizi, penderita dengan penyakit kronis seperti gagal ginjal kronis, penderita kanker, silikosis, diabetes, postgastrektomi, pemakai NAPZA. Orang dewasa dengan TB laten yang juga disertai dengan infeksi HIV kemungkinan untuk menderita TB klinis selama hidupnya berkisar antara 10% sampai dengan 60–80%. Interaksi kedua penyakit ini mengakibatkan terjadinya pandemi paralel dari penyakit TB: misalnya dinegara negara Sub Sahara di Afrika 10–15% orang dewasa menderita infeksi HIV dan TB. Angka kesakitan TB meningkat 5–10 kali lipat pada akhir pertengahan tahun 1990-an.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;9.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Cara-cara Pemberantasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;a name="_Toc109140330"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;Cara-cara pencegahan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;1).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Temukan semua penderita TB dan berikan segera pengobatan yang tepat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sediakan fasilitas untuk penemuan dan pengobatan penderita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;2).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Sediakan fasilitas medis yang memadai seperti laboratorium dan alat rontgen agar dapat melakukan diagnosa dini terhadap penderita, kontak dan tersangka. Sediakan juga fasilitas pengobatan terhadap penderita dan mereka dengan risiko tinggi terinfeksi; sediakan fasilitas tempat tidur untuk mereka yang perlu mendapatkan perawatan. Di daerah dengan indensi penyakit yang tinggi pemeriksaan spuntum baik langsung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara mikroskopis maupun dengan kultur jika memungkinkan segera dilakukan terhadap penderita yang datang memeriksakan diri di fasilitas kesehatan karena adanya keluhan sakit didada. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Biasanya hasil pemeriksaannya mempunyai nilai diagnosis yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;3).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Beri penyuluhan kepada masyarakat tentang car-cara penularan dan cara-cara pemberantasan serta manfaat penegakan diagnosa dini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;4).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Mengurangi dan menghilangkan kondisi sosial yang mempertinggi risiko terjadinya infeksi misalnya kepadatan hunian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;5).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Program pemberantasa TB harus ada di seluruh fasilitas kesehatan dan difasilitas dimana penderita HIV/penderita imunosupresi lainnya ditangani (seperti di Rumah Sakit, tempat rehabilitasi, pemakai Napza, panti asuhan anak terlantar).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;6).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Pemberian INH sebagai pengobatan preventif memberikan hasil yang cukup efektif untuk mencegah progresivitas infeksi TB laten menjadi TB klinis. Berbagai penelitian yang telah dilakukan terhadap orang dewasa yang menderita infeksi HIV terbukti bahwa pemberian rejimen alternatif seperti pemberian rifampin dan &lt;i style=""&gt;pyrazinamide &lt;/i&gt;jangka pendek ternyata cukup efektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Pemberian terapi preventif merupakan prosedur rutin yang harus dilakukan terhadap penderita HIV/AIDS usia dibawah 35 tahun. Apabila mau melakukan terapi preventif, pertama kali harus diketahui terlebih dahulu bahwa yang bersangkutan tidak menderita TB aktif, terutama pada orang-orang dengan imunokompromais seperti pada penderita HIV/AIDS. Oleh karena ada risiko terjadinya hepatitis dengan bertambahnya usia pada pemberian isoniasid, maka isoniasid tidak diberikan secara rutin pada penderita TB usia diatas 35 tahun kecuali ada hal-hal sebagai berikut: infeksi baru terjadi (dibuktikan dengan baru terjadinya konversi tes tuberkulin); adanya penularan dalam lingkungan rumah tangga atau dalam satu institusi; abnormalitas foto thorax konsisten dengan proses penyembuhan Tb lama, diabetes, silikosis, pengobatan jangka panjang dengan kortikosteroid atau pengobatan lain yang menekan kekebalan tubuh, menderita penyakit yang menekan sistem kekebalan tubuh seperti HIV/AIDS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Mereka yang akan diberi pengobatan preventif harus diberitahu kemungkinan terjadi reaksi samping yang berat seperti terjadinya hepatitis, demam dan ruam yang luas, jika hal ini terjadi dianjurkan untuk menghentikan pengobatan dan hubungi dokter yang merawat. Sebagian besar fasilitas kesehatan yang akan memberikan pengobatan TB akan melakukan tes fungsi hati terlebih dahulu terhadap semua penderita; terutama terhadap yang berusia 35 tahun atau lebih dan terhadap pecandu alkohol sebelum memulai pengobatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: 1pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Prosedur DOPT (&lt;i style=""&gt;Directly Observed, Supervised Preventive Therapy&lt;/i&gt;), hendaknya diterapkan bila memungkinkan, misalnya ditempat tempat fasilitas perawatan/rehabilitasi pemakai Napza, sekolah dsb. Obat yang disediakan tidak boleh lebih dari untuk pemakaian satu bulan. Setiap bulan penderita diingatkan akan kemungkinan terjadiya efek samping. Pemerikasaan laboratorium untuk memantau apakah terjadi hepatitis tidak dilakukan secara rutin terkecuali timbul gejala-gejala hepatitis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Pengobatan preventif dengan isoniasid tidak boleh diberikan pada penderita yang alergi terhadap obat ini atau pada penderita dengan riwayat hepatitis atau penyakit hati akut lainnya. Pada saat hamil pengobatan preventif ditunda pemberiannya sampai saat melahirkan, terkecuali pada penderita dengan risiko tinggi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Jika karena pertimbangan tertentu pengobatan preventif harus diberikan kepada ibu hamil maka harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Isoniasid harus diberikan dengan hati-hati kepada pecandu alkohol dan kepada penderita penyakit hati kronis. Penderita hepatitis C mempunyai risiko tinggi keracunan isoniasid. Kebijakan untuk pemberian pengobatan preventif secara massal sangatlah tidak realistis, kecuali ada sistem supervisi yang terorganisir secara rapi untuk mengawasi bahwa pengobatan dilakukan dengan benar. Dan didaerah tersebut dijamin juga bahwa program pengobatan terhadap penderita TB aktif menjamin angka kesembuhan yang tinggi. Semua penderita infeksi HIV dan mereka yang tes tuberkulinnya positif dan tidak menderita TB aktif harus diberikan pengobatan preventif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;7).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Sediakan fasilitas perawatan penderita dan fasilitas pelayanan diluar institusi untuk penderita yang mendapatkan pengobatan dengan sistem (DOPT/DOTS) dan sediakan juga fasilitas pemeriksaan dan pengobatan preventif untuk kontak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;8).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Terhadap mereka yang diketahui terkena infeksi HIV segara dilakukan tes Mantoux menggunakan PPD kekuatan sedang. Jika tes Mantouxnya positif (indurasi ± 5mm) maka segera diberikan pengobatan profilaktik, dengan catatan bahwa yang bersangkutan tidak menderita TB aktif. Sebaliknya terhadap semua penderita TB aktif harus dilakukan pemeriksaan dan dilakukan konseling jika fasilitas untuk itu tersedia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;9).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Di AS dimana imunisasi BCG tidak dilakukan secara rutin terhadap mereka yang mempunyai risiko tinggi tertulari TB dan HIV dilakukan tes tuberkulin secara selektif dengan tujuan untuk menemukan penderita. Mereka yang diangap mempunyai risiko tinggi ini seperti petugas kesehatan, bayi yang lahir dari daerah risiko tinggi, kelompok risiko tinggi terinfeksi HIV sepeti pada pemakai Napza Suntik. Pada kelompok masyarakat dimana TB masih ada, perlu dilakukan tes tuberkulin secara sistematis untuk mengetahui kecenderungan insidensi penyakit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Pemeriksaan radiologis diperlukan apabila ditemukan gejala klinis TB namun hasil pemeriksaan bakteriologisnya negatif. Imunisasi BCG dapat mengacaukan interpretasi tes tuberkulin yang dilakukan kemudian pada anak-anak dan oran dewasa. Namun reaksi akibat imunisasi BCG terhadap tes tuberkulin bekurang dengan perjalanan waktu, sehingga jika hasil tes tuberkulin positif kuat maka dapat diambil kesimpulan bahwa yang bersangkutan menderita infeksi TB.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -24pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;10).&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Pemberian imunisasi BCG terhadap mereka yang tidak terinfeksi TB (tes tuberkulin negatif), lebih dari 90% akan memberikan hasil tes tuberkulin positif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Proteksi yang diberikan karena pemberian imunisasi BGC berbeda satu sama lain dari berbagai penelitian, hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh karakteristik penduduk , kualitas vaksin, strain dari vaksin BCG yang membrikan perlindungan dampai 20 tahun di wilayah dengan insidens TB tinggi, sedangkan hasil penelitian lain menunjukkan BCG sama sekali tidak memberikan perlindungan (Desain penelitian yang dipakai adalah “&lt;i style=""&gt;Controlled trials&lt;/i&gt;”).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Sedangkan pada penelitian dengan menggunakan desain &lt;i style=""&gt;“Case-Control”&lt;/i&gt; imunisasi BCG secara konsisten memberikan perlindungan terhadap terjadinya meningitis TB dan TB miliair pada anak usia dibawah 5 tahun. Oleh karena risiko penularan di AS sangat rendah maka imunisasi BCG secara rutin tidak dilakukan. Imunisasi BCG harus dipertimbangkan untuk diberikan kepada anak-anak dengan tes tuberkulin segatif yang karena sesuatu hal tidak boleh diberikan terapi preventif namun mereka secara terus menerus terpajan dengan sumber infeksi. Sumber infeksi ini bisa berupa penderita TB yang tidak mendapat pengobatan atau yang mendapat pengobatan tidak adekuat, penderita yang terinfeksi oleh organisme yang resisten terhadap isoniasid dan rifampin. Imunisasi BCG tidak boleh diberikan kepada mereka yang menderita penyakit-penyakit imunodefisiensi seperti penderita HIV/AIDS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -24pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;11).&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Lakukan eliminasi terhadap ternak sapi yang menderita TB bovinum dengan cara menyembelih sapi-sapi yang tes tuberkulinnya positif. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Susu dipasteurisasi sebelum dikonsumsi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -24pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;12).&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Lakukan upaya pencegahan terjadinya silikosis pada pekerja pabrik dan tambang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;a name="_Toc109140331"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;" lang="SV"&gt;Pengawasan penderita, kontak dan lingkungan sekitarnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Laporkan segera kepada instansi kesehatan setempat jika ditemukan penderita TB atau yang diduga menderita TB. Penyakit TB wajib dilaporkan di AS dan hampir di semua negara di dunia kelas 2A (lihat tentang pelaporan penyakit menular). Penderita TB perlu dilaporkan jika hasil pemeriksaan bakteriologis hasilnya positif atau tes tuberkulinnya positif atau didasarkan pada gambaran klinis dan foto rontgen. Departemen Kesehatan mempertahankan sistem pencatatan dan pelaporan yang ada bagi penderita yang membutuhkan pengobatan dan aktif dalam kegiatan perencanaan dan monitoring pengobatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Isolasi: Untuk penderita TB paru untuk mencegah penularan dapat dilakukan dengan pemberian pengobatan spesifik sesegera mungkin. Konversi sputum biasanya terjadi dalam 4 – 8 minggu. Pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit hanya dilakukan terhadap penderita berat dan bagi penderita yang secara medis dan secara sosial tidak bisa dirawat di rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Penderita TB paru dewasa dengan BTA positif pada sputumnya harus ditempatkan dalam ruangan khusus dengan ventilasi bertekanan negatif. Penderita diberitahu agar menutup mulut dan hidung setiap saat batuk dan bersin. Orang yang memasuki ruang perawatan penderita hendaknya mengenakan pelindung pernafasan yang dapat menyaring partikel yang berukuran submikron. Isolasi tidak perlu dilakukan bagi penderita yang hasil pemeriksaan sputumnya negatif, bagi penderita yang tidak batuk dan bagi penderita yang mendapatkan pengobatan yang adekuat (didasarkan juga pada pemeriksaan sensitivitas/resistensi obat dan adanya respons yang baik terhadap pengobatan). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-indent: -4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Penderita remaja harus diperlakukan seperti penderita dewasa. Penilaian terus menerus harus dilakukan terhadap rejimen pengobatan yang diberikan kepada penderita. Terapkan sistem DOPT apabila secara finansial dan logistik memungkinkan dan diterapkan pada penderita yang kemungkinan mengalami resistensi terhadap pengobatan, adanya riwayat &lt;i style=""&gt;compliance&lt;/i&gt; yang jelek, diberlakukan juga terhadap mereka yang hidup dalam lingkungan dimana kalau terjadi relaps dapat menularkan kepada banyak orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;3).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Pencegahan infeksi: Cuci tangan dan praktek menjaga kebersihan rumah harus dipertahankan sebagai kegiatan rutin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak ada tindakan pencegahan khusus untuk barang-barang (piring, sprei, pakaian dan lainnya).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="ES"&gt;Dekontaminasi udara dengan cara ventilasi yang baik dan bisa ditambahkan dengan sinar UV.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;4).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Karantina: Tidak diperlukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;5).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Penanganan kontak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di AS terapi preventif selama 3 bulan bila skin tes negatif harus diulang lagi, imunisasi BCG diperlukan bila ada kontak dengan penderita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Investigasi kontak, sumber penularan dan sumber infeksi: Tes PPD direkomendasikan untuk seluruh anggota keluarga bila ada kontak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bila hasil negatif harus diulang 2-3 bulan kemudian. Lakukan X-ray bila ada gejala yang positif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terapi preventif bila ada reaksi positif dan memiliki risiko tinggi terjadi TBC aktif (terutama untuk anak usia 5 tahun atau lebih) dan mereka yang kontak dengan penderita HIV (+),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diberikan minimal sampai skin tes negatif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sayang sekali di negara berkembang penelusuran kontak didasarkan hanya pada pemeriksaan sputum pada orang yang memiliki gejala-gejala TBC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;7).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Terapi spesifik: Pengawasan Minum obat secara langsung terbukti sangat efektif dalam pengobatan TBC di AS dan telah direkomendasikan untuk diberlakukan di AS. Pengawasan minum obat ini di AS disebut dengan sistem DOPT, sedangkan Indonesia sebagai negara anggota WHO telah mengadopsi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan mengadaptasi sistem yang sama yang disebut DOTS (&lt;i style=""&gt;Directly Observed Treatment Shortcourse&lt;/i&gt;). Penderita TBC hendaknya diberikan OAT kombinasi yang tepat dengan pemeriksaan sputum yang teratur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk penderita yang belum resisten terhadap OAT diberikan regimen selama 6 bulan yang terdiri dari isoniazid (INH), Rifampin (RIF) dan pyrazinamide (PZA) selama 2 bulan kemudia diikuti dengan INH dan PZA selama 4 bulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengobatan inisial dengan 4 macam obat termasuk etambutol (EMB) dan streptomisin diberikan jika infeksi TB terjadi didaerah dengan peningkatan prevalensi resistensi terhadap INH. Namun bila telah dilakukan tes sensititvitas maka harus diberikan obat yang sesuai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Jika tidak ada konversi sputum setelah 2-3 bulan pengobatan atau menjadi positif setelah beberapa kali negatif atau respons klinis terhadap pengobatan tidak baik, maka perlu dilakukan pemeriksaan terhadap kepatuhan minum obat dan tes resistensi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kegagalan pengobatan umumnya karena tidak teraturnya minum obat dan tidak perlu merubah regimen pengobatan. Perubahan Supervisi dilakukan bila tidak ada perubahan respons klinis penderita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Minimal 2 macam obat dimana bekteri tidak resisten harus ada dalam regiemen pengobatan. Jangan sampai menambahkan satu jenis obat baru pada kasus yang gagal. Jika INH atau rifampisin tidak dapat dimasukkan kedalam regimen maka lamanya pengobatan minimal selama 18 bulan setelah biakan menjadi negatif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Untuk penderita baru TBC paru dengan BTA (+) di negara berkembang, WHO merekomendasikan pemberian 4 macam obat setiap harinya selama 2 bulan yang teridiri atas RIF, INH, EMB, PZA diikuti dengan pemberian INH dan RIF 3 kali seminggu selama 4 bulan. Semua pengobatan harus diawasi secara langsung, jika pada pengobatan fase kedua tidak dapat dilakukan pengawasan langsung maka diberikan pengobatan substitusi dengan INH dan EMB selama 6 bulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun pengobatan jangka pendek dengan 4 macam obat lebih mahal daripada pengobatan dengan jumlah obat yang lebih sedikit dengan jangka waktu pengobatan 12- 18 bulan namun pengobatan jangka pendek lebih efektif dengan komplians yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Penderita TBC pada anak-anak diobati dengan regimen yang sama dengan dewasa dengan sedikit modifikasi. Kasus resistensi pada anak umumnya karena tertular dari penderita dewasa yang sudah resisten terlebih dahulu.Anak dengan limfadenopati hilus hanya diberikan INH dan RIF selama 6 bulan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.75in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;Pengobatan anak-anak dengan TBC milier, meningitis, TBC tulang/sendi minimal selama 9-12 bulan, beberapa ahli menganjurkan pengobatan cukup selama 9 bulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Etambutol tidak direkomendasikan untuk diberikan pada anak sampai anak cukup besar sehingga dapat dilakukan pemeriksaan buta warna (biasanya usia &gt; 5 tahun).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penderita TBC pada anak dengan keadaan yang mengancam jiwa harus diberikan pengobatan inisial dengan regimen dengan 4 macam obat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Streptomisin tidak boleh diberikan selama hamil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent3" style="margin: 0in 0in 6pt 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Semua obat kadang-kadang dapat menimbulkan reaksi efek samping yang berat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Operasi toraks kadang diperlukan biasanya pada kasus MDR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;a name="_Toc109140332"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;Tindakan penanggulangan wabah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tingkatkan kewasapadaan dini untuk menemukan dan mengobati penderita TBC baru yang tertulari oleh penderita yang tidak jelas. Lakukan penyelidikan intensif untuk menemukan dan mengobatai sumber penularan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;D.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Implikasi Bencana&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;:&lt;b style=""&gt; &lt;/b&gt;Tidak ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;a name="_Toc109140333"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;Tindakan Internasional&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-style: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tindakan yang dianjurkan bagi imigran yang datang dari negara-negara dengan prevalensi TBC tinggi adalah melakukan skrining dengan foto thorax, tes PPD, pemeriksaan BTA dan kultur terhadap orang dengan tes PPD positif yang disertai gejala klinis. Manfaatkan pusat-pusat kerjasama WHO.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sumber : http://www.penyakitmenular.info&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kesegaran Jambu Klutuk Datang dari Kunciran Jaya</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/kesegaran-jambu-klutuk-datang-dari.html</link><category>Info Publik</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 16:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-4474536339987076364</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd_cbcp9fqYeZ5-phCJ9Jo4NpHduSFRzsfKbV52kJfjSIznRv3lAGTOvy3VIPaNWao6efVwjN_tZ8K7wl3MAUacC9nlZ7rCs2Req1s53JeGEN6T9Ir62QSXCA1ghQcYA9o9JNTMfBgK-RG/s1600-h/jambu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 168px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd_cbcp9fqYeZ5-phCJ9Jo4NpHduSFRzsfKbV52kJfjSIznRv3lAGTOvy3VIPaNWao6efVwjN_tZ8K7wl3MAUacC9nlZ7rCs2Req1s53JeGEN6T9Ir62QSXCA1ghQcYA9o9JNTMfBgK-RG/s200/jambu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364561306942101122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;BERKEMBANG menjadi kota dengan dinamika tinggi pertumbuhan perindustrian, properti, dan jasa perdagangan, tidak lalu membuat Kota Tangerang tertinggal dalam pengadaan hasil pertanian yang berpotensi menjadi bisnis menguntungkan warganya. Hasil pertanian yang kini memperkaya aneka bisnis warga Kota Tangerang adalah usaha pertanian jambu klutuk atau biasa juga disebut jambu batu. Usaha pertanian ini tumbuh subur di sejumlah kampung di Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, yang melibatkan puluhan petani. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari hasil pertanian di sini, akhirnya jambu klutuk itu menyebar dijual secara eceran dengan sepeda, melalui kios-kios buah, sampai dipesan mini market buah-buah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan lima wilayah DKI Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ternyata pula, permintaan buah yang segar dan manis ini, dari hari ke hari terus bertambah, sehingga membuat para petani jambu klutuk pun bisa meraih keuntungan lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Usaha Ikutan Warga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sejumlah petani yang ditemui menuturkan berkembangnya usaha pertanian jambu klutuk awalnya datang dari seorang warga asal Bogor yang tinggal di Kunciran. Warga yang membawa cangkokan jambu klutuk itu menanamnya di tanah miliknya dan menghasilkan buah yang banyak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah sekian lama bertani, warga ini akhirnya memiliki ratusan pohon jambu klutuk dan menjual kepada warga di Jakarta, sehingga tentu saja menghasilkan uang bagi keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sejak itulah, warga Kunciran Jaya yang memang memiliki tanah yang relatif luas, lalu ikut mengembangkan pertanian jambu klutuk itu. Walaupun usaha pertaniannya tidak melulu jambu klutuk itu. Namun, kini puluhan sudah warga di Kunciran Jaya yang bertani jambu klutuk dan menghasilkan uang yang banyak bagi kebutuhan keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jenis jambu klutuk yang dikembangkan di sana adalah jambu klutuk isi merah. Buah yang telah matang akan berwarna kulit kekuning-kuningan cocok dibuat jus. Sementara yang kulitnya keputihan dan kehijauan yang terasa gurih cukup dimakan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Penen Usia 1 Tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pohon ini sudah bisa berbuah di usia 1 tahun ke atas dan masa panennya bisa dilakukan kapan saja atau 2 hari sekali.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Safiih, usia 55 tahun, petani jambu, saat dihubungi Sabtu 27 Juni di perkebunannya di lingkungan RW 03, mengatakan agar buah berkualitas baik saat masih pentil harus dibungkus kertas koran atau plastik. “Bila tidak dibungkus akan membusuk karena pengaruh cuaca dan hama.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diakuinya setiap panen dirinya mendapat 2 kuintal dan dijual per kilogram Rp 8.000. Lurah Kunciran Jaya H. Supriatman menyambut gembira wilayahnya kini dikenal sebagai penghasil buah jambu klutuk. Terkait itu, dia menghimbau warga yang belum menanam jambu klutuk di tanahnya yang relatif luas agar segera menanam jenis tanaman ini yang telah diketahui pangsa pasarnya itu. “Daripada tanah dibiarin kosong, kan lenih enak ditanam jambu klutuk.” ***&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd_cbcp9fqYeZ5-phCJ9Jo4NpHduSFRzsfKbV52kJfjSIznRv3lAGTOvy3VIPaNWao6efVwjN_tZ8K7wl3MAUacC9nlZ7rCs2Req1s53JeGEN6T9Ir62QSXCA1ghQcYA9o9JNTMfBgK-RG/s72-c/jambu.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kejujuran Mubarok</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/kejujuran-mubarok_31.html</link><category>Artikel Islami</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 16:48:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-922265925516592844</guid><description>Dikisahkan dari Mubarok -ayahanda dari Abdulloh Ibnu al-Mubarok- bahwasanya ia pernah bekerja di sebuah kebun milik seorang majikan. Ia tinggal di sana beberapa lama. Kemudian suatu ketika majikannya -yaitu pemilik kebun tadi yang juga salah seorang saudagar dari Hamdzan- datang kepadanya clan mengatakan, "Hai Mubarok, aku ingin satu buah delima yang manis." &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mubarok pun bergegas menuju salah satu pohon dan mengambilkan delima darinya. Majikan tadi lantas memecahnya, ternyata ia mendapati rasanya masih asam. Ia pun marah kepada Mubarok sambil mengatakan, "Aku minta yang manis malah kau beri yang masih asam! Cepat ambilkan yang manis!"&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia pun beranjak dan memetiknya dari pohon yang lain. Setelah dipecah oleh sang majikan; sama, ia mendapati rasanya masih asam. Kontan, majikannya semakin naik pitam. Ia melakukan hal yang sama untuk ketiga kalinya, majikannya mencicipinya lagi. Ternyata, masih juga yang asam rasanya. Setelah itu, majikannya bertanya, "Kamu ini apa tidak tahu; mana yang manis mana yang asam?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubarok menjawab. "Tidak."&lt;br /&gt;"Bagaimana bisa seperti itu?"&lt;br /&gt;&lt;!-- Xtypo - Extra Typografi For Joomla Template By http://www.templateplazza.com --&gt; &lt;blockquote style="border-top: 2px dotted rgb(204, 204, 204); border-bottom: 2px dotted rgb(204, 204, 204); margin: 15px 10px; padding: 10px 20px 10px 60px; background: rgb(255, 255, 255) url(plugins/content/xtypo/icon/quote1.gif) no-repeat scroll left top; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; &lt;p style="padding: 10px 30px 15px 0px; background: transparent url(plugins/content/xtypo/icon/quote2.gif) no-repeat scroll right bottom; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; font-size: 110%; line-height: 120%; color: rgb(153, 153, 153); font-style: italic;"&gt;"Sebab aku tidak pernah makan buah dari kebun ini sampai aku benar-benar mengetahui (kehalalan)nya."&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;!-- End Xtypo --&gt;"Kenapa engkau tidak mau memakannya?" tanya majikannya lagi.&lt;br /&gt;"Karena anda belum mengijinkan aku untuk makan dari kebun ini." Jawab Mubarok. Pemilik kebun tadi menjadi terheran-heran dengan jawabannya itu ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala ia tahu akan kejujuran budaknya ini, Mubarok menjadi besar dalam pandangan matanya, dan bertambah pula nilai orang ini di sisi dia. Kebetulan majikan tadi mempunyai seorang anak perempuan yang banyak dilamar oleh orang. Ia mengatakan, “Wahai Mubarok, menurutmu siapa yang pantas memperistri putriku ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Xtypo - Extra Typografi For Joomla Template By http://www.templateplazza.com --&gt; &lt;blockquote style="border-top: 2px dotted rgb(204, 204, 204); border-bottom: 2px dotted rgb(204, 204, 204); margin: 15px 10px; padding: 10px 20px 10px 60px; background: rgb(255, 255, 255) url(plugins/content/xtypo/icon/quote1.gif) no-repeat scroll left top; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; &lt;p style="padding: 10px 30px 15px 0px; background: transparent url(plugins/content/xtypo/icon/quote2.gif) no-repeat scroll right bottom; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; font-size: 110%; line-height: 120%; color: rgb(153, 153, 153); font-style: italic;"&gt;"Dulu orang-orang jahiliyah menikahkan putri-­putri mereka lantaran keturunan. Orang Yahudi menikahkan karena harta, sementara orang Nashrani menikahkan karena keelokan paras. Dan umat ini menikahkan karena agama." Jawab Mubarok.&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;!-- End Xtypo --&gt;Sang majikan kembali dibuat takjub dengan pemikirannya ini. Akhirnya majikan tadi pergi dan memberitahu isterinya, katanya, "Menurutku, tidak ada yang lebih pantas untuk putri kita ini selain Mubarok."&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Mubarok pun kemudian menikahinya dan mertuanya memberinya harta yang cukup melimpah. Di kemudian hari, isteri Mubarok ini melahirkan Abdullah bin al-Mubarok; seorang alim, pakar hadits, zuhud sekaligus mujahid. Yang merupakan hasil pernikahan terbaik dari pasangan orang tua kala itu. Sampai-sampai Al-Fudhoil bin 'Iyadh Rohimahullah mengatakan -seraya bersumpah dalam perkataannya-, "Demi pemilik Ka'bah, kedua mataku belum pernah melihat orang yang semisal dengan Ibnu al-Mubarok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, kecurangan dan penipuan sudah semakin banyak terjadi dalam kehidupan sebagian orang. Sangat jarang kita temukan orang jujur lagi dipercaya dalam menunaikan amanah serta yang jauh dari sifat curang dan penipu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kalau akibat dari sebuah, perbuatan maksiat itu sudah maklum dan pasti di akhirat kelak, maka tempat kembalinya ketika di dunia lebih dekat lagi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;sumber : http://kisahislam.com&lt;/p&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>MAS SYAM BLOG: Tanamkan Cinta Lingkungan Hidup Pada Generasi Muda</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/mas-syam-blog-tanamkan-cinta-lingkungan.html</link><category>Artikel Lingkungan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 16:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-4751753331082420087</guid><description>&lt;a href="http://massyam04.blogspot.com/2009/07/tanamkan-cinta-lingkungan-hidup-pada_31.html#links"&gt;MAS SYAM BLOG: Tanamkan Cinta Lingkungan Hidup Pada Generasi Muda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tanamkan Cinta Lingkungan Hidup Pada Generasi Muda</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/tanamkan-cinta-lingkungan-hidup-pada_31.html</link><category>Artikel Lingkungan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 16:38:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-5018861973535866262</guid><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dunia dewasa    ini  dilanda   pemanasan global, di mana bumi semakin panas yang mengakibatkan bencna alam, seperti   kekeringan , musim yang tak menentu, sehingga   banyak menimbulkan banjir di berbagai negara dan daerah-daerah di In donesia dan bencana ini telah me nimbulkan  banyak kerugian baik harta maupun jiwa di mana banyak manusia  me ninggal   dnuia, hewan dan tanaman mati, keku rangan air dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Terjadinya pemanasan global .iini   antara lain akibat   dari. pengaruh   rumah   kaca, hutan  yang     ditebang secara sembarangan   tanpa   dilakukan   penenaman kembali   atau   reboisasi  sehingga hutan jadi gundul   dan lain-lain. Dan itu mem buat lapisan ozon semakin   menipis daan  berlubang  sehingga  pabas cahaya  ma tahari   langsung menyen tuh bumi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengurangi pemanasan global, yang dampaknya cukup berat bagi kehi dupan di bumi   atau dunia ini, yang harus    dilakukan  antara lain penghijauan de ngan mrnanam pohon .Masalah penanaman pohon di  hutan itu adalah tugas Peme rintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang meiliki hutan tentunya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam menanggulangi  atau   mengurangan pemanasan global ini, negara-ne gara di dunia telah bergerak, mengadakan pertemuan-pertemuan yang juga diikuti negara kita. Dan apa yang telah   dilakukan  Pemerintah    Kota Tangerang dalam ikut menanggulangi dampak pemanasan global ini?.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut pengamatan penulis  Pemkot Tangerang telah  banyak berbuat    sesu atu dalam    hal penghijauan   dengan   di tunjang dana APBD  serta me ngajak par tisipasi masyarakat seperi pengusaha, pem borong , ulama, tokoh masya rakat dan lain-lain  seperti   membangun   ruang   hijau  terbuka  atau  taman-taman, gerakan   menanam   pohon dan tanaman hias  di jalan-jalan protokol, jalan lingku ngan dan  daerah   perumahan  dan   tempat   tempat lain, meski apa yang dilakukan tersebut  belum   memadai dan memuaskan   dibanding   dengan luasnya la han Kota Tange rang yang 17.000 hektar lebih dan dihuni penduduk 1,4 juta jiwa. Masalah ketidak puasan terhadap hasil penghijauan yang dila0ksanakan ini, Walikota Tange rang  H Wahidin     Halim dan Wakil Walikota Tangerang  H Arief Wismansyah masih be lum merasa    puas dan itu terungkap dalam berbagai pertemuan diberbagai ke sempatan. &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karena itu, untuk  masalah   penghijauan  dengan menyiapkan ruang terbuka hijau atau menanam   pohon, tanaman   hias  sampai memadai, tentunya sulit, dan sampai   kapanpun tak   mungkin bisa   terpenuhi    mengingat luas lahan yang tak mungkin ber tambah  sedang    jumlah penduduk    semakin    bertambah sehingga tanah-tanah ko song atau sawah yang ada  akan berubah   menjadi bangunan untuk kebutuhan peng huninya.,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun demikian, kita bisa  membuat keseimbangan atau melengkapi dengan melakukan  gerakan  penghijauan  dan  gerakan cinta penghijauan dengan mela ku kan pembinaan-pembinaan terhadap   masyarakat  termasuk di dalamnya generasi muda  sebagai  sa saran utama. Jika gerakan penghijauan dan gerakan cinta penghi jauan dengan   menanam   pohon   ini   berhasil, maka   Kota    Tangerang akan se makin hjijau, teduh, indah   dan asri  karena masyarakatnya semakin sadar dan cin ta  lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebab kalau sudah cinta mereka bersedia berkorban, menyisihkan   dana   un tuk membeli pohon untuk ditanam baik di jalan protokol,jalan lingkungan, peruma han maupun tahan   kosong, dan lain-lain sebagai wujud  kesadaran dalam rangka mem buat kse imbangan atau  menggenapi usaha Pemkot Tangerang dalam menyi apkan    ruang hijau terbuka dan penanaman pohon di tempat lain yang  belum me madai sesuai harapan kita semua.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; Gerakan cinta lingkungan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk  mengatasi   masalah     pemanasan global dan i lingkungan hidup ini menurut   penulis dengan melakukan  gerakan penghijauan dan gerakan cinta ling kungan . dengan  menanam   pohon  dan  Pemkot Tangerang sudah mela kukan de ngan   program-progtamnya   yang setiap tahun sudah direncanakan baik itu untuk pengadaan ruang  hijau terbukan maupun penanaman pohonnya dan    pemelihara nnya  dengan  dana  dari APBD   walau   dananya    terbatas. Dan kegiatan penghj auan ini memang  harus dilaku  kan terus. dan masyarakat juga ikut sudah  berpar tisipasi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menyinggung masalah   partisipasi  masyarakat yang menyangkut baik pengu saha,   pemborong,   pengembang    dan   lain-lain, partisipasi  mereka memang su dah ada, dan itu sering terlihat  apabila ada    kegiatan gerakan penghijuan yang di lakukan   pemerintah    Kota Tangerang maupun   Pemerintah Pusat jika  memperi ngati hari-hari besar nasional maupun internasional, seperti misalnya memperinga ti hari  kemerdekaan Indo nesia, hari lingkungan hidup se dunia dan lain-lain.,  Ha sil dari partisipasi masyara kat memang sudah kelihatan dan Kota Tangerang sema kin hijau, teduh dan asri, tapi perlu ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana   meningkatkannya? Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat  karena  ini sifatnya  sukarela,  Pemerintah perlu mengingatkan terus dengan  surat edaran  kepada    industri, pemborong dan pengembang agar terus melakukan gera kan   penghijauan   dilingkungan nya masing-nasing, tanpa harus menunggu kegia tan dari Pemkot Tangerang mau pun Pemerintah Pusat, karena  penghijauan ini un tuk kepentingan bersama dalam mengurangi   dampak panas   bumi di wilayah Ko ta Tangerang di masa yang akan datang.. Sedangkan untuk masyarakat melalui  ke camatan, kelurahan dan RT/TW&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan   gerakan   cinta lingkungan melalui penghijauan dengan  mena nam pohon   atau tanaman    hias, juga harus dilakukan kepada pengusaha, pembo rong dan   pengembang agar muncul    kesadaran dan cinta lingkungan. Selain ke pada mereka juga kepada generasi muda  seperti orman-ormas kepemudaan,  Ka rang Taruna, BKPRMI,  termasuk  pelajar SD,SMP. SMA dan yang  sederajat dan mahasiswa.. Sebab   mereka  merupakan   penghuni bumi khususnya  warga Kota   Tangerang di masa yang akan datang. Dan mereka jugalah yang nantinya akan me rasakan    pengaruh, dampak  dari pemanasan global   yang melanda dunia dewasa in  dan    mereka harus peduli terhadapi  pemanasan global dengan segala dampak nya. .&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan pembinaan ini diharapkan masyarakat    dan  generasi muda sadar, peduli dan sudah siap    menghadapi pemanasan global dengan segala dampaknya, mulai sekarang dengan melakukan penghihauan lingkungannya, *****&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a class="tgl"&gt;Oleh : Jusuf Sumadisastra (Wartawan HU Pelita)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber : www.tangerangkota.go.id&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Melestarikan Cisadane Menyelamatkan Kehidupan</title><link>http://massyam04.blogspot.com/2009/07/melestarikan-cisadane-menyelamatkan.html</link><category>Artikel Lingkungan</category><author>noreply@blogger.com (MASSYAM BLOG)</author><pubDate>Fri, 31 Jul 2009 09:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-132733839955384853.post-6611761287938065277</guid><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Keberadaan Sungai Cisadane yang membelah kota Tangerang sejauh 15 km merupakan sumberdaya alam terbesar yang dimiliki kota ini. Limpahan air sungai Cisadane merupakan sumber air baku air bersih, sumber irigasi petani, mata pencaharian nelayan, penggali pasir, pendayung perahu hingga lalu lintas pedagang bambu. Di saat-saat tertentu, Cisadane juga sebagai tambang olahraga air, pusat berlangsungnya berbagai kegiatan budaya dan atraksi hingga ilham bagi seniman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sungai yang membentang dari hulu di wilayah Bogor dan hilir yang berada di wilayah kabupaten Tangerang menjadi magnet tersendiri bagi kota yang  berpenduduk lebih dari 1,5 juta jiwa ini. Memiliki lebar 100 meter dimulai dari wilayah perbatasan Kabupaten di Gading Serpong Kelurahan Panunggangan dan berakhir di Selapajang Jaya dengan luas daerah aliran sungai 1.1411 km2 menjadikan Cisadane benar-benar sebagai urat nadi kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di kanan kiri sungai terdapat banyak industri, pertokoan, perkantoran, pasar dan sebagaian pemukiman. Pada satu sisi dapat membawa keuntungan bagi penduduk karena terciptanya lapangan kerja yang dapat meningkatkan pendapatan per kapita. Namun disisi lain dampak negatifnya sangat terasa karena banyak buangan limbah industri maupun limbah domstik. Dengan kondisi tersebut kualitas sungai akan memburuk apalagi tidak dikelola dengan sistem yang aplikatif melalui sistem pengendalian pencemaran yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selain pencemaran, dibutuhkan pula keberanian untuk menormalisasikan sungai Cisadane dan membebaskannya bantaran sungai dari bangunan liar. Tak hanya Cisadane sebenarnya yang butuh normalisasi tetapi juga kali Sabi, Cirarab, Angke dan Sungai Cantiga serta situ antara lain Cangkring dan Bubulak di wilayah Kecamatan Priuk, Situ Gede di Kecamatan Tangerang Kota serta Situ Cipondoh di Kecamatan Cipondoh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kondisi sungai dan situ tersebut kini mengalami pendangkalan yang cukup parah. Akibatnya pada saat musim penghujan tiba, sungai maupun situ yang ada tidak lagi mampu menampung volume air, hingga akhirnya meluap dan mengakibatkan banjir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kesulitan muncul terutama dari segi dana dimana keberadaan Cisadane dan empat sungai lainnya bertautan pada tiga wilayah provinsi, masing-masing Provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI sehingga  upaya normalisasi harus diakomodir oleh  pemerintah pusat. Sedangkan untuk konsep teknis pelaksaan dilapangan dirancang oleh masing-masing wilayah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Data dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang, kondisi sendimentasi pada sungai maupun situ di Kota Tangerang saat ini sudah mencapai 50 persen. Dengan kondisi ini normalisasi sungai mutlak dilakukan jika tidak bahaya banjir mengancam penduduk kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Upaya pembebasan bantaran sungai dari bangunan liar juga diakui Kepala Badan Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Cidurian, Provinsi Banten, Joko Suryanto sebagai tahapan normalisasi sungai Cisadane. "Kita harapkan  tidak akan ada lagi bantaran sungai yang digunakan untuk bangunan ataupun fasilitas tertentu,"ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejak berpisah dari provinsi Jawa Barat enam tahun lalu, Provinsi Banten melakukan sewa tanah disepanjang bantaran sungai-sungai yang ada di Banten, seperti sungai Cisadane dan sungai Ciujung. Bantaran itu disewakan kepada pihak ketiga dengan harga sewa Rp 100 pertahun/ meter. Retribusi sewa tanah bantaran ini mampu menyumbang ke kas daerah sebesar Rp 200 juta pertahun." 60 persennya dari sungai Cisadane," kata&lt;br /&gt;dia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selama bantaran sungai itu disewakan, menurut Joko, ada syarat yang harus dipatuhi dan punya aturan main. Antara lain, bangunan atau fasilitas tidak berada digaris sepadan sungai dan tidak boleh ada bangunan permanen. Namun, praktek dilapangan berbagai pihak menyalahi aturan itu dan tumbuh dengan marak bangunan permanen disepanjang bantaran sungai dari Serpong hingga muara Tanjung Burung, Teluk Naga.  Saat ini, kata Joko, ada sekitar 451 bangunan permanen dan semipermanen dengan menggunakan bantaran sungai yang terpakai seluas 367.724.94 hektar. Bangunan itu terdiri dari industri, restoran, usaha galangan kapal dan rumah penduduk yang dihuni hampir 6000 kepala keluarga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk di wilayah kota Tangerang pembebasan bantaran sungai dari bangunan liar mendapat perhatian besar dari walikota Wahidin Halim.  Dalam berbagai kesempatan Wahidin meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera membongkar bangunan liar yang melanggar garis sepadan jalan dan sepadan sungai karena mengganggu kebersihan, kenyamanan dan keindahan Kota .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Walikota menegaskan, bangunan-bangunan yang melanggar garis sepadan jalan, garis sepadan sungai serta bangunan yang menempati saluran air, trotoar seperti halnya kios rokok, tambal ban dan sejenisnya harus ditertibkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penertiban ini, ujar Wahidin, dalam rangka membangun kesadaran masyarakat akan budaya bersih serta dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) No. 18/2000 tentang pelaksanaan Keamanan Kebersihan dan Keindahan (K3).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Usaha ini sekejap terlihat berhasil seperti terlihat, namun tak jarang mereka mendirikan bangunan lagi usai operasi penertiban berlangsung.  Untuk menertibkan bangunan liar di bantaran sungai ini memang terkadang menemui kesulitan. Pasalnya, banyak ditemukan bangunan yang berdiri di atas tanah milik negara itu yang memiliki sertifikat dan girik. Akibatnya, bangunan tersebut sampai sekarang pun masih tetap berdiri. Padahal sesuai dengan Perda No 8 Tahun 1994 Tentang Garis Sempadan dalam Wilayah Kota Tangerang menyebutkan, sempadan untuk sungai dan kali adalah selebar 15 meter dari bibir sungai. Dan, di sepanjang garis sempadan itu dilarang untuk didirikan bangunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kerja keras dari pimpinan dan aparat daerah ini untuk menertibkan sungai Cisadane dari bangunan liar memang tak cukup dilakukan sendiri. Masyarakat dan pemerintah wilayah yang juga dilakukan sungai Cisadane juga harus mempunyai sikap dan kebijakan senada. Meski sedikit terlambat tapi masih banyak waktu untuk dapat melestarikan sungai kebanggaan orang Tangerang tersebut. Tinggal lagi kesadaran untuk segera berbenah seberapa besar. Kalau tidak maka Cisadane dipastikan dari anugerah akan menjadi musibah bagi kehidupan. ***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a class="tgl"&gt;Oleh : Dewi Gustiana (Wartawan Suara Pembaruan)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a class="tgl"&gt;sumber : www.Tangerangkota.go.id&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>