<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Maski Azizah&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="https://maskiazizah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://maskiazizah.wordpress.com</link>
	<description>Ingin Jadi Guru Matematika Profesional, Kreatif dan Inovatif</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jun 2014 20:40:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10912894</site><cloud domain='maskiazizah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/10436c23e76b31c99ae1567e590e5fcbdc0f877c82454d5c2d321efbf30fb154?s=96&#038;d=https%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fwebclip.png</url>
		<title>Maski Azizah&#039;s Blog</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://maskiazizah.wordpress.com/osd.xml" title="Maski Azizah&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='https://maskiazizah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Shiephe&#8217;s Phone</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2014/06/29/shiephes-phone/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2014/06/29/shiephes-phone/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2014 20:40:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dagangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=335</guid>

					<description><![CDATA[shiephe&#8217;s phone]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a target="_blank" href="http://www.amazon.com/gp/search?ie=UTF8&amp;camp=1789&amp;creative=9325&amp;index=mobile&amp;keywords=chiephs&amp;linkCode=ur2&amp;tag=maski-20&amp;linkId=FNMZLKBDIXFKFLWQ">shiephe&#8217;s phone</a><img src="http://ir-na.amazon-adsystem.com/e/ir?t=maski-20&amp;l=ur2&amp;o=1" width="1" height="1" border="0" alt="" style="border:none !important;margin:0!important;" /></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2014/06/29/shiephes-phone/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">335</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ir-na.amazon-adsystem.com/e/ir?t=maski-20&#038;l=ur2&#038;o=1" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Segi Empat</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/08/04/tentang-segi-empat/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/08/04/tentang-segi-empat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 16:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=322</guid>

					<description><![CDATA[Ketika suatu hari saya tunjukkan sebuah bangun (persegi panjang) kepada anak saya yang masih duduk di TK-A, dan saya tanya dia apa nama bangun itu? Dia langsung menjawab, “Segi empat!” Tentu saja jawabannya itu tepat, karena bangun persegi panjang itu memang merupakan segi empat. Kemudian ketika saya tanya lagi, “ini apa?” (sambil menunjukkan bangun persegi), dia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika suatu hari saya tunjukkan sebuah bangun (persegi panjang) kepada anak saya yang masih duduk di TK-A, dan saya tanya dia apa nama bangun itu? Dia langsung menjawab, “Segi empat!”</p>
<p>Tentu saja jawabannya itu tepat, karena bangun persegi panjang itu memang merupakan segi empat. Kemudian ketika saya tanya lagi, “ini apa?” (sambil menunjukkan bangun persegi), dia langsung menjawab, “persegi!” Ya, jawabannya kali ini tepat sekali!</p>
<p>Ada satu hal menarik mengenai jawaban anak saya itu, bahwa dalam pemahamannya itu seolah-olah, bahwa bangun pertama yang saya tunjukkan kepadanya adalah segi empat, sementara bangun yang kedua bukan segi empat, tetapi persegi. Wadduh, saya tidak pernah mengajarinya begitu kok! Mudah-mudahan juga bukan gurunya di sekolah yang mengajarinya.</p>
<p>Ya, kejadian seperti itu rupanya sering menimpa anak-anak sekolah bahkan di level yang lebih tinggi. Sering terjadi kekeliruan, bahwa segi empat itu merupakan nama spesifik untuk sebuah bangun datar (biasanya menunjuk ke bangun persegi panjang atau persegi). Padahal kenyataannya tidaklah demikian.</p>
<p>Persegi panjang ataupun persegi merupakan bagian atau jenis dari bangun segi empat. Selain bangun-bangun itu masih ada jenis-jenis bangun segi empat lainnya, baik yang sederhana maupun yang kompleks.</p>
<p>Berikut adalah macam-macam bangun segi empat yang sudah dikenal umum dan dipelajari di sekolah, terutama di level SD dan SMP. Lengkap dengan sifat atau karakteristik yang dimilikinya.</p>
<h3><strong>1.  Persegi Panjang (<em>Rectangle</em>)</strong></h3>
<p><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/persegipanjang.jpg"><img title="persegipanjang" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/persegipanjang.jpg" alt="" width="200" height="129" /></a></p>
<p>Persegi panjang adalah segi empat (bangun yang dibatasi oleh empat buah sisi) yang memiliki sepasang-sepasang sisi yang sama panjang dan saling sejajar. Keempat sudutnya berbentuk siku-siku.</p>
<h3><strong>2. Belah Ketupat (<em>Rhombus</em>)</strong></h3>
<p><strong><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/rhombus1.jpg"><img title="rhombus" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/rhombus1.jpg" alt="" width="200" height="339" /></a></strong></p>
<p>Belah ketupat adalah segi empat yang semua sisinya sama panjang. Sudut-sudut bersebrangannya sama besar. Dua garis diagonal pada be;ah ketupat saling berpotongan tegak lurus.</p>
<h3><strong>3. Persegi/ Bujur Sangkar (<em>Square</em>)</strong></h3>
<p><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/persegi.jpg"><img loading="lazy" title="persegi" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/persegi.jpg" alt="" width="200" height="206" /></a></p>
<p>Persegi adalah bangun segi empat yang semua sisinya sama panjang dan keempat sudutnya siku-siku.</p>
<h3><strong>4. Jajarangenjang (<em>Paralellogram</em>)</strong></h3>
<p><strong><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/parallelogram1.jpg"><img loading="lazy" title="parallelogram" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/parallelogram1.jpg" alt="" width="200" height="122" /></a></strong></p>
<p>Jajarangenjang adalah segi empat yang memiliki dua pasang sisi yang saling sejajar. Perhatikan bahwa sudut-sudut yang bersebrangan pada jajarangenjang besarnya sama.</p>
<p><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/catatan.jpg"><img loading="lazy" title="catatan" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/catatan.jpg" alt="" width="400" height="143" /></a></p>
<h3><strong>5. Trapesium (<em>Travezium/ Travezoid</em>)</strong></h3>
<p><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/trapesium.jpg"><img loading="lazy" title="trapesium" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/trapesium.jpg" alt="" width="200" height="120" /></a></p>
<p>Trapesium adalah segi empat yang memiliki sepasang sisi sejajar. Jika dua sisi tidak sejajarnya memiliki panjang yang sama, dan kedua sudut alasnya sama besar, maka dinamakan trapesium sama kaki. Trapesium bukan jajarangenjang, karena hanya memiliki sepasang sisi sejajar.</p>
<h3><strong>6. Layang-layang (<em>Kite</em>)</strong></h3>
<p><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/kite.jpg"><img loading="lazy" title="kite" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/kite.jpg" alt="" width="200" height="246" /></a></p>
<p>Sebuah layang-layang memiliki sepasang-sepasang sisi yang sama panjang. Sebuah layang-layang dibuat dari dua buah segi tiga sama kaki yang saling berimpit di sisi alasnya.</p>
<p>Itulah sekilas pengertian dari berbagai macam bentuk segi empat beraturan. Berikut adalah hubungan keterkaitan diantara bangun-bangun segi empat yang dijelaskan di atas.</p>
<p><a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/segi41.jpg"><img loading="lazy" title="segi4" src="https://i0.wp.com/www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/segi41.jpg" alt="" width="500" height="490" /></a></p>
<p>Sumber:  <a href="http://www.matematikamenyenangkan.com/tentang-segi-empat/">http://www.matematikamenyenangkan.com/tentang-segi-empat/</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/08/04/tentang-segi-empat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">322</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/persegipanjang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">persegipanjang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/rhombus1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rhombus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/persegi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">persegi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/parallelogram1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">parallelogram</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/catatan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">catatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/trapesium.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">trapesium</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/kite.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.matematikamenyenangkan.com/wp-content/uploads/2010/07/segi41.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">segi4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#062;Foto Galeri</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/05/02/foto-galeri/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/05/02/foto-galeri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 11:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/2011/05/02/foto-galeri</guid>

					<description><![CDATA[&#62;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&gt;<a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/1111111.jpg"><img src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/1111111.jpg?w=300" border="0" /></a><br /><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/111.jpg"><img src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/111.jpg?w=300" border="0" /></a><br /><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/111112.jpg"><img src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/111112.jpg?w=300" border="0" /></a><br /><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/11112.jpg"><img src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/11112.jpg?w=300" border="0" /></a><br /><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/1113.jpg"><img src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/1113.jpg?w=300" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/05/02/foto-galeri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">299</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/1111111.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/111.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/111112.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/11112.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/05/1113.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>whos.amung.us</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/14/whos-amung-us/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/14/whos-amung-us/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 14:49:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/14/whos-amung-us/</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" style="visibility:hidden;width:0;height:0;" border="0" width="0" height="0" src="https://i0.wp.com/c.gigcount.com/wildfire/IMP/CXNID%3D2000002.0NXC/bHQ9MTMwMjc5MjUzMDEwNSZwdD%2AxMzAyNzkyNTU%2ANzc1JnA9OTAzMDExJmQ9Jm49d29yZHByZXNzJmc9MSZvPWE3NjI4NWU3NjI%2A/NTRhZTg5ODkwNjk3ZWU2NWE%2AZTI3Jm9mPTA%3D.gif" /><a href="http://whos.amung.us/stats/n50kn1pr33pj/"><img loading="lazy" src="https://whos.amung.us/cwidget/n50kn1pr33pj/008fd4000000.png" width="81" height="29" border="0" title="Click to see how many people are online" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/14/whos-amung-us/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">297</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://c.gigcount.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTMwMjc5MjUzMDEwNSZwdD*xMzAyNzkyNTU*Nzc1JnA9OTAzMDExJmQ9Jm49d29yZHByZXNzJmc9MSZvPWE3NjI4NWU3NjI*/NTRhZTg5ODkwNjk3ZWU2NWE*ZTI3Jm9mPTA=.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://whos.amung.us/cwidget/n50kn1pr33pj/008fd4000000.png" medium="image">
			<media:title type="html">Click to see how many people are online</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Konflik Guru vs Murid</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/11/mengatasi-konflik-guru-vs-murid/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/11/mengatasi-konflik-guru-vs-murid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 04:09:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=288</guid>

					<description><![CDATA[Sering kita temui keluhan para guru adanya siswa bermasalah, demikian juga diantara siswa-dengan siswa juga banyak kita temui banyak masalah. Pada posting ini kita akan secara ringkas menerangkan apa yang harus dilakukan guru menghadapi konflik tersebut. Apabila suatu ketika Anda mendengar kalimat “Ibu Guru benci sama aku!” diucapkan si kecil berulang kali, dan si kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="290" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/11/mengatasi-konflik-guru-vs-murid/gel/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg" data-orig-size="177,196" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="gel" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg?w=177" class="alignleft size-full wp-image-290" title="gel" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg?w=67&amp;h=74 67w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg?w=134&amp;h=148 134w" sizes="(max-width: 67px) 100vw, 67px" /></a>Sering kita temui keluhan para guru adanya siswa bermasalah, demikian juga diantara siswa-dengan siswa juga banyak kita temui banyak masalah. Pada posting ini kita akan secara ringkas menerangkan apa yang harus dilakukan guru menghadapi konflik tersebut.<br />
<span id="more-288"></span><br />
Apabila suatu ketika Anda mendengar kalimat “Ibu Guru benci sama aku!” diucapkan si kecil berulang kali, dan si kecil menjadi rewel, sudah sepatutnya Anda lebih memperhatikannya secara khusus. Suasana seperti ini bisa memberi dampak serius terhadap pelajaran anak di sekolah. Walaupun si kecil dan gurunya tidak cocok, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki situasi dan merintis saling keterbukaan, yaitu:<br />
1.	Berpikir positif dengan mencoba untuk bersikap netral dan melihat permasalahan secara jernih.<br />
2.	Simak baik-baik penjelasan anak Anda, apa maksud dari kalimat “Ibu Guru benci sama aku!”.<br />
3.	Cari solusi bersama anak Anda untuk mengatasi masalah ini.<br />
4.	Amati situasi, misalnya dengan bertanya kepada orang tua lain yang anaknya juga atau pernah menjadi murid dari guru tersebut, apabila konflik berawal dari guru.<br />
5.	Bicara dengan guru, dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan menghindari sikap atau kata-kata yang menyalahkan. Sebelumnya, Anda bisa bertanya dahulu mengenai perkembangan akademis dan emosional anak Anda di kelas.<br />
6.	Laksanakan rencana dengan menindaklanjuti secara teratur perkembangan yang dialami oleh anak Anda. Apabila masalah terletak pada ketidakcocokan, pastikan anak Anda mengerti bahwa hal ini bukan salahnya dan jelaskan padanya bahwa hal ini merupakan kesempatan baginya untuk mempraktekkan cara berhubungan dengan baik dengan orang lain yang memiliki berbagai macam sifat dan perilaku.<br />
7.	Datang rutin, luangkan waktu atau jadwalkan secara teratur untuk bertemu dengan guru anak Anda, akan menciptakan adanya saling pengertian dan komukasi yang baik.<br />
8.	Temui kepala sekolah, apabila situasi tidak membaik dan tidak mendapatkan respons seperti yang diharapkan.<br />
9.	Pindah sekolah, apabila semua usaha sudah dilakukan tetapi tidak berhasil.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/11/mengatasi-konflik-guru-vs-murid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">288</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/gel.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asal Mula Bilangan Fibonacci</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/08/asal-mula-bilangan-fibonacci/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/08/asal-mula-bilangan-fibonacci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 07:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Fibonacci]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=281</guid>

					<description><![CDATA[Dalam matematika, bilangan Fibonacci adalah barisan yang didefinisikan secara rekursif sebagai berikut: Penjelasan: barisan ini berawal dari 0 dan 1, kemudian angka berikutnya didapat dengan cara menambahkan kedua bilangan yang berurutan sebelumnya. Dengan aturan ini, maka barisan bilangan Fibonaccci yang pertama adalah: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam matematika, bilangan Fibonacci adalah barisan yang didefinisikan secara rekursif sebagai berikut:<br />
<a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="282" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/08/asal-mula-bilangan-fibonacci/fib/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg" data-orig-size="319,75" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="fib" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg?w=319" class="alignleft size-full wp-image-282" title="fib" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg 319w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg?w=150&amp;h=35 150w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg?w=300&amp;h=71 300w" sizes="(max-width: 319px) 100vw, 319px" /></a><br />
<span id="more-281"></span><br />
Penjelasan: barisan ini berawal dari 0 dan 1, kemudian angka berikutnya didapat dengan cara menambahkan kedua bilangan yang berurutan sebelumnya. Dengan aturan ini, maka barisan bilangan Fibonaccci yang pertama adalah:</p>
<p>0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765, 10946&#8230;</p>
<p>Barisan bilangan Fibonacci dapat dinyatakan sebagai berikut:</p>
<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="283" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/08/asal-mula-bilangan-fibonacci/fib1/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg" data-orig-size="332,102" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="fib1" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg?w=332" class="alignleft size-full wp-image-283" title="fib1" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg 332w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg?w=150&amp;h=46 150w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg?w=300&amp;h=92 300w" sizes="(max-width: 332px) 100vw, 332px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perbandingan antara Fn+1 dengan Fn hampir selalu sama untuk sebarang nilai n dan mulai nilai n tertentu, perbandingan ini nilainya tetap. Perbandingan itu disebut Golden Ratio yang nilainya mendekati 1,618.</p>
<p><strong>Asal mula</strong><br />
Berdasarkan buku The Art of Computer Programming karya Donald E. Knuth, barisan ini pertama kali dijelaskan oleh matematikawan India, Gopala dan Hemachandra pada tahun 1150, ketika menyelidiki berbagai kemungkinan untuk memasukkan barang-barang ke dalam kantong. Di dunia barat, barisan ini pertama kali dipelajari oleh Leonardo da Pisa, yang juga dikenal sebagai Fibonacci (sekitar 1200), ketika membahas pertumbuhan ideal dari populasi kelinci.<br />
Sumber: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_Fibonacci">http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_Fibonacci</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/08/asal-mula-bilangan-fibonacci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">281</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/fib1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fib1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KD.4.2 Himpunan Bagian</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/06/kd-4-2-himpunan-bagian/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/06/kd-4-2-himpunan-bagian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 12:11:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Himpunan Bagian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=274</guid>

					<description><![CDATA[Indikator ☻ Menentukan himpunan bagian dari suatu himpunan ☻ Menentukan banyak himpunan bagian suatu himpunan ☻ Mengenal pengertian himpunan semesta, serta dapat menyebutkan anggotanya A. Himpunan bagian Himpunan A merupakan himpunan bagian dari himpunan B, jika setiap anggota A menjadi anggota B. A himpunan bagian dari B ditulis dengan notasi A  B. Contoh : [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="275" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/06/kd-4-2-himpunan-bagian/himp/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg" data-orig-size="189,121" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="himp" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg?w=189" class="alignleft size-full wp-image-275" title="himp" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg?w=150&amp;h=96 150w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg 189w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" /></a><strong>Indikator</strong><br />
☻	Menentukan himpunan bagian dari suatu himpunan<br />
☻	Menentukan banyak himpunan bagian suatu himpunan<br />
☻	Mengenal pengertian himpunan semesta, serta dapat menyebutkan anggotanya<br />
<span id="more-274"></span></p>
<p><strong>A.	Himpunan bagian</strong><br />
Himpunan A merupakan himpunan bagian dari himpunan B, jika setiap anggota A menjadi anggota B. A himpunan bagian dari B ditulis dengan notasi A  B.<br />
Contoh :<br />
i)	B = {a, i, u, e, o}	A = {a, i, u}, 	maka 	A  B<br />
ii)	E = {merah, kuning, hijau}	D = {merah}, 	maka	D  E</p>
<p>☻Menentukan banyaknya himpunan bagian<br />
Setiap himpunan kosong dan himpunan itu sendiri termasuk himpunan bagian dari himpunan bagian itu.<br />
Contoh :<br />
Tentukan banyaknya himpunan bagian dari :<br />
1.	A = {1}<br />
Jawab :<br />
Himpunan bagiannya adalah { } dan {1}.	Banyaknya himpunan bagian = 2 buah.</p>
<p>2.	B = {1, 2}<br />
Jawab :<br />
Himpunan bagiannya adalah { }, {1}, {2}, {1,2}<br />
Banyaknya himpunan bagian adalah = 4 buah</p>
<p>3.	C = {1, 2, 3}<br />
Jawab :<br />
Himpunan bagiannya adalah { }, {1}, {2}, {3}{1,2}, {1,3}, {2,3}, {1,2,3}<br />
Banyaknya himpunan bagian adalah = 8 buah.<br />
Dari contoh di atas dapat diamati :<br />
n(A) = 1	himpunan bagian A = 2 = 21<br />
n(B) = 2	himpunan bagian B = 4 = 22<br />
n(C) = 3	himpunan bagian C = 8 = 23<br />
Sehingga rumus banyaknya himpunan bagian dari P = 2n(P)</p>
<p><strong>B.	Himpunan semesta</strong><br />
Himpunan semesta adalah himpunan yang memuat semua anggota himpunan yang sedang dibicarakan. Himpunan semesta disebut juga semesta pembicaraan atau himpunan universum, dan ditulis dengan lambang S.</p>
<p>Contoh :<br />
A = {1,2,3,4,5}, maka himpunan semestanya adalah<br />
S	= {bilangan asli kurang dari 6}<br />
S	= {bilangan asli}<br />
S	= {bilangan bulat}</p>
<p><strong>Soal Latihan</strong></p>
<p>1.&nbsp;&nbsp; P = { 1, 3, 5, 7 }, semesta pembicaraan yang mungkin adalah ….<br />
a.&nbsp;&nbsp; { bilangan prima }<br />
b.&nbsp;&nbsp; { bilangan ganjil &lt; 9 }<br />
c.&nbsp;&nbsp; { bilangan kuadrat }<br />
d.&nbsp;&nbsp; { bilangan asli }</p>
<p>2.&nbsp;&nbsp; Himpunan – himpunan berikut dapat menjadi himpunan semesta dari {0, 2, 4, 6, 8, …}, &nbsp;kecuali ….<br />
a.&nbsp;&nbsp; { bilangan asli }<br />
b.&nbsp;&nbsp; { bilangan cacah }<br />
c.&nbsp;&nbsp; { bilangan bulat }<br />
d.&nbsp;&nbsp; { bilangan genap }</p>
<p>3.&nbsp;&nbsp; Diketahui:<br />
K ={ bilangan bulat }<br />
L ={ bilangan prima }<br />
M = { bilangan prima }<br />
Dari ketiga himpunan diatas, yang dapat menjadi himpunan semesta bagi { 73, 79, 83, 87 } adalah ….<br />
a.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; hanya K dan L<br />
b.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; hanya K dan M<br />
c.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; hanya L dan M<br />
d.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; K, L, dan M</p>
<p>4.&nbsp;&nbsp; Diketahui:<br />
A = { 1, 2, 4 }&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B = { 2, 4, 6, 8 }<br />
C = { 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 }<br />
Pernyataan yang benar untuk himpunan – himpunan di atas adalah ..<br />
a.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A Ì B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; c. B Ì C<br />
b.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A Ì C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; d. C Ì A</p>
<p>5.&nbsp;&nbsp; Diketahui A = { b, e, r, l, i, m, p, a, h}. Dari himpunan – himpunan berikut :<br />
(i) &nbsp;&nbsp;&nbsp; K&nbsp;&nbsp; = { r, u, a, h }<br />
(ii)&nbsp;&nbsp;&nbsp; L &nbsp;&nbsp; = { h, a, m, p, i, r }<br />
(iii) &nbsp; M&nbsp;&nbsp; = { l, i, m, p, a, h }<br />
(iv) &nbsp; N &nbsp; = { b, e, l, i, a, n }<br />
Yang merupakan himpunan bagian dari A adalah ….<br />
a.&nbsp;&nbsp; (i) dan (iii)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; c.&nbsp;&nbsp; (i) dan (iv)<br />
b.&nbsp;&nbsp; (ii) dan (iii)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; d.&nbsp;&nbsp; (ii) dan (iv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/06/kd-4-2-himpunan-bagian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">274</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/himp.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">himp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teorema Pythagoras</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 02:20:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Teorema Pythagoras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=247</guid>

					<description><![CDATA[Pythagoras (582 SM – 496 SM, bahasa Yunani: Πυθαγόρας) adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya. Dikenal sebagai &#8220;Bapak Bilangan&#8221;, dia memberikan sumbangan yang penting terhadap filsafat dan ajaran keagamaan pada akhir abad ke-6 SM. Kehidupan dan ajarannya tidak begitu jelas akibat banyaknya legenda dan kisah-kisah buatan mengenai dirinya. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="251" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/phyt0/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg" data-orig-size="170,192" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="phyt0" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg?w=170" class="alignleft size-thumbnail wp-image-251" title="phyt0" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg?w=132&#038;h=150" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg?w=86 86w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg?w=133 133w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg 170w" sizes="(max-width: 86px) 100vw, 86px" /></a>Pythagoras (582 SM – 496 SM, bahasa Yunani: Πυθαγόρας) adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya. Dikenal sebagai &#8220;Bapak Bilangan&#8221;, dia memberikan sumbangan yang penting terhadap filsafat dan ajaran keagamaan pada akhir abad ke-6 SM. Kehidupan dan ajarannya tidak begitu jelas akibat banyaknya legenda dan kisah-kisah buatan mengenai dirinya.<br />
<span id="more-247"></span><br />
Salah satu peninggalan Pythagoras yang terkenal adalah teorema Pythagoras, yang menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa dari suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya (sisi-sisi siku-sikunya). Walaupun fakta di dalam teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya Pythagoras, namun teorema ini dikreditkan kepada Pythagoras karena ia yang pertama kali membuktikan pengamatan ini secara matematis.</p>
<p>Pythagoras dan murid-muridnya percaya bahwa segala sesuatu di dunia ini berhubungan dengan matematika, dan merasa bahwa segalanya dapat diprediksikan dan diukur dalam siklus beritme. Ia percaya keindahan matematika disebabkan segala fenomena alam dapat dinyatakan dalam bilangan-bilangan atau perbandingan bilangan. Terdapat legenda yang menyatakan bahwa ketika muridnya Hippasus menemukan bahwa, hipotenusa dari segitiga siku-siku sama kaki dengan sisi siku-siku masing-masing 1, adalah bilangan irasional, murid-murid Pythagoras lainnya memutuskan untuk membunuhnya karena tidak dapat membantah bukti yang diajukan Hippasus.</p>
<p><strong>Teorema Pythagoras </strong><br />
Dalam matematika, teorema Pythagoras adalah suatu keterkaitan dalam geometri Euklides antara tiga sisi sebuah segitiga siku-siku. Teorema ini dinamakan menurut nama filsuf dan matematikawan Yunani abad ke-6 SM, Pythagoras. Pythagoras sering dianggap sebagai penemu teorema ini meskipun sebenarnya fakta-fakta teorema ini sudah diketahui oleh matematikawan India (dalam Sulbasutra Baudhayana dan Katyayana), Yunani, Tionghoa dan Babilonia jauh sebelum Pythagoras lahir.</p>
<p>Pythagoras mendapat kredit karena ialah yang pertama membuktikan kebenaran universal dari teorema ini melalui pembuktian matematis. Teorema Pythagoras menyatakan bahwa: Jumlah luas bujur sangkar pada kaki sebuah segitiga siku-siku sama dengan luas bujur sangkar di hipotenus.</p>
<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="257" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/phyt-2/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg" data-orig-size="311,243" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="phyt" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg?w=311" class="size-full wp-image-257 alignleft" title="phyt" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg?w=210&amp;h=164 210w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg?w=150&amp;h=117 150w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg?w=300&amp;h=234 300w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg 311w" sizes="(max-width: 210px) 100vw, 210px" /></a> <a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt31.jpg"></a><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt32.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="260" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/phyt3-2/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt32.jpg" data-orig-size="116,178" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="phyt3" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt32.jpg?w=116" class="aligncenter size-full wp-image-260" title="phyt3" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt32.jpg?w=630" alt=""   /></a><br />
Sebuah segitiga siku-siku adalah segitiga yang mempunyai sebuah sudut siku-siku; kaki-nya adalah dua sisi yang membentuk sudut siku-siku tersebut, dan hipotenus adalah sisi ketiga yang berhadapan dengan sudut siku-siku tersebut. Pada gambar di bawah ini, a dan b adalah kaki segitiga siku-siku dan c adalah hipotenus:</p>
<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="252" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/phyt1/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg" data-orig-size="279,162" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="phyt1" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg?w=279" class="alignleft size-full wp-image-252" title="phyt1" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg 279w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg?w=150&amp;h=87 150w" sizes="(max-width: 279px) 100vw, 279px" /></a> Pythagoras menyatakan teorema ini dalam gaya goemetris,sebagai pernyataan tentang luas bujur sangkar:<br />
Jumlah luas bujur sangkar biru dan merah sama dengan luas bujur sangkar ungu.<br />
Akan halnya, Sulbasutra India juga menyatakan bahwa:</p>
<p>Tali yang direntangkan sepanjang panjang diagonal sebuah persegi panjang akan menghasilkan luas yang dihasilkan sisi vertikal dan horisontalnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="253" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/phyt2/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg" data-orig-size="435,260" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="phyt2" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg?w=435" class="size-full wp-image-253 alignleft" title="phyt2" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg?w=630" alt=""   srcset="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg?w=355&amp;h=212 355w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg?w=150&amp;h=90 150w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg?w=300&amp;h=179 300w, https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg 435w" sizes="(max-width: 355px) 100vw, 355px" /></a>Menggunakan aljabar, kita dapat mengformulasikan ulang teorema tersebut ke dalam pernyataan modern dengan mengambil catatan bahwa luas sebuah bujur sangkar adalah pangkat dua dari panjang sisinya:<br />
Jika sebuah segitiga siku-siku mempunyai kaki dengan panjang a dan b dan hipotenus dengan panjang c, maka a2 + b2 = c2.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teorema_Pythagoras">http://id.wikipedia.org/wiki/Teorema_Pythagoras</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/05/teorema-pythagoras/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">247</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt0.jpg?w=132" medium="image">
			<media:title type="html">phyt0</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">phyt</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt32.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">phyt3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">phyt1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/phyt2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">phyt2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matematika Prasejarah</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/02/matematika-prasejarah/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/02/matematika-prasejarah/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 01:14:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Matematika Prasejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=238</guid>

					<description><![CDATA[Asal mula pemikiran matematika terletak di dalam konsep bilangan, besaran, dan bangun.[8] Pengkajian modern terhadap fosil binatang menunjukkan bahwa konsep ini tidak berlaku unik bagi manusia. Konsep ini mungkin juga menjadi bagian sehari-hari di dalam kawanan pemburu. Bahwa konsep bilangan berkembang tahap demi tahap seiring waktu adalah bukti di beberapa bahasa zaman kini mengawetkan perbedaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/aa.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="242" data-permalink="https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/02/matematika-prasejarah/aa/" data-orig-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/aa.jpg" data-orig-size="242,107" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="aa" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/aa.jpg?w=242" class="alignleft size-thumbnail wp-image-242" title="aa" src="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/aa.jpg?w=150&#038;h=105" alt=""   /></a>Asal mula pemikiran matematika terletak di dalam konsep bilangan, besaran, dan bangun.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Boyer_1991_loc.3DOrigins_p._3-7">[8]</a></sup> Pengkajian modern terhadap fosil binatang menunjukkan bahwa konsep ini  tidak berlaku unik bagi manusia. Konsep ini mungkin juga menjadi bagian  sehari-hari di dalam kawanan pemburu.</p>
<p><span id="more-238"></span></p>
<p>Bahwa konsep bilangan berkembang tahap demi tahap seiring waktu  adalah bukti di beberapa bahasa zaman kini mengawetkan perbedaan antara  &#8220;satu&#8221;, &#8220;dua&#8221;, dan &#8220;banyak&#8221;, tetapi bilangan yang lebih dari dua  tidaklah demikian.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Boyer_1991_loc.3DOrigins_p._3-7">[8]</a></sup></p>
<p>Benda matematika tertua yang sudah diketahui adalah <a title="Tulang Lebombo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tulang_Lebombo&amp;action=edit&amp;redlink=1">tulang Lebombo</a>, ditemukan di pegunungan Lebombo di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swaziland">Swaziland</a> dan mungkin berasal dari tahun 35000 SM.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-8">[9]</a></sup> Tulang ini berisi 29 torehan yang berbeda yang sengaja digoreskan pada tulang fibula baboon.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Diaspora-9">[10]</a></sup> Terdapat bukti bahwa kaum perempuan biasa menghitung untuk mengingat <a title="Siklus haid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siklus_haid">siklus haid</a> mereka; 28 sampai 30 goresan pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tulang">tulang</a> atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batu">batu</a>, diikuti dengan tanda yang berbeda.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-10">[11]</a></sup> Juga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Artefak">artefak</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prasejarah">prasejarah</a> ditemukan di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a>, dari tahun 35.000 SM dan berumur 20.000 tahun,<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-11">[12]</a></sup> menunjukkan upaya dini untuk menghitung waktu.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-12">[13]</a></sup></p>
<p>Tulang Ishango, ditemukan di dekat batang air <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Nil">Sungai Nil</a> (timur laut <a title="Republik Demokratik Kongo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Demokratik_Kongo">Kongo</a>),  berisi sederetan tanda lidi yang digoreskan di tiga lajur memanjang  pada tulang itu. Tafsiran umum adalah bahwa tulang Ishango menunjukkan  peragaan terkuno yang sudah diketahui tentang <a title="Barisan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barisan&amp;action=edit&amp;redlink=1">barisan</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_prima">bilangan prima</a><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Diaspora-9">[10]</a></sup> atau kalender lunar enam bulan.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Marshack-13">[14]</a></sup> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Periode_Predinastik_Mesir">Periode Predinastik Mesir</a> dari milenium ke-5 SM, secara grafis menampilkan rancangan-rancangan <a title="Geometri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Geometri">geometris</a>. Telah diakui bahwa bangunan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Megalit">megalit</a> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris">Inggris</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skotlandia">Skotlandia</a>, dari milenium ke-3 SM, menggabungkan gagasan-gagasan geometri seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkaran">lingkaran</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elips">elips</a>, dan <a title="Tripel Pythagoras (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tripel_Pythagoras&amp;action=edit&amp;redlink=1">tripel Pythagoras</a> di dalam rancangan mereka.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-14">[15]</a></sup></p>
<p>Bahwa konsep bilangan berkembang tahap demi tahap seiring waktu  adalah bukti di beberapa bahasa zaman kini mengawetkan perbedaan antara  &#8220;satu&#8221;, &#8220;dua&#8221;, dan &#8220;banyak&#8221;, tetapi bilangan yang lebih dari dua  tidaklah demikian.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Boyer_1991_loc.3DOrigins_p._3-7">[8]</a></sup></p>
<p>Benda matematika tertua yang sudah diketahui adalah <a title="Tulang Lebombo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tulang_Lebombo&amp;action=edit&amp;redlink=1">tulang Lebombo</a>, ditemukan di pegunungan Lebombo di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swaziland">Swaziland</a> dan mungkin berasal dari tahun 35000 SM.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-8">[9]</a></sup> Tulang ini berisi 29 torehan yang berbeda yang sengaja digoreskan pada tulang fibula baboon.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Diaspora-9">[10]</a></sup> Terdapat bukti bahwa kaum perempuan biasa menghitung untuk mengingat <a title="Siklus haid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siklus_haid">siklus haid</a> mereka; 28 sampai 30 goresan pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tulang">tulang</a> atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batu">batu</a>, diikuti dengan tanda yang berbeda.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-10">[11]</a></sup> Juga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Artefak">artefak</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prasejarah">prasejarah</a> ditemukan di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a>, dari tahun 35.000 SM dan berumur 20.000 tahun,<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-11">[12]</a></sup> menunjukkan upaya dini untuk menghitung waktu.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-12">[13]</a></sup></p>
<p>Tulang Ishango, ditemukan di dekat batang air <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Nil">Sungai Nil</a> (timur laut <a title="Republik Demokratik Kongo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Demokratik_Kongo">Kongo</a>),  berisi sederetan tanda lidi yang digoreskan di tiga lajur memanjang  pada tulang itu. Tafsiran umum adalah bahwa tulang Ishango menunjukkan  peragaan terkuno yang sudah diketahui tentang <a title="Barisan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barisan&amp;action=edit&amp;redlink=1">barisan</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_prima">bilangan prima</a><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Diaspora-9">[10]</a></sup> atau kalender lunar enam bulan.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Marshack-13">[14]</a></sup> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Periode_Predinastik_Mesir">Periode Predinastik Mesir</a> dari milenium ke-5 SM, secara grafis menampilkan rancangan-rancangan <a title="Geometri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Geometri">geometris</a>. Telah diakui bahwa bangunan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Megalit">megalit</a> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris">Inggris</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skotlandia">Skotlandia</a>, dari milenium ke-3 SM, menggabungkan gagasan-gagasan geometri seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkaran">lingkaran</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elips">elips</a>, dan <a title="Tripel Pythagoras (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tripel_Pythagoras&amp;action=edit&amp;redlink=1">tripel Pythagoras</a> di dalam rancangan mereka.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-14">[15]</a></sup></p>
<p>Bahwa konsep bilangan berkembang tahap demi tahap seiring waktu  adalah bukti di beberapa bahasa zaman kini mengawetkan perbedaan antara  &#8220;satu&#8221;, &#8220;dua&#8221;, dan &#8220;banyak&#8221;, tetapi bilangan yang lebih dari dua  tidaklah demikian.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Boyer_1991_loc.3DOrigins_p._3-7">[8]</a></sup></p>
<p>Benda matematika tertua yang sudah diketahui adalah <a title="Tulang Lebombo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tulang_Lebombo&amp;action=edit&amp;redlink=1">tulang Lebombo</a>, ditemukan di pegunungan Lebombo di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swaziland">Swaziland</a> dan mungkin berasal dari tahun 35000 SM.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-8">[9]</a></sup> Tulang ini berisi 29 torehan yang berbeda yang sengaja digoreskan pada tulang fibula baboon.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Diaspora-9">[10]</a></sup> Terdapat bukti bahwa kaum perempuan biasa menghitung untuk mengingat <a title="Siklus haid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siklus_haid">siklus haid</a> mereka; 28 sampai 30 goresan pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tulang">tulang</a> atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batu">batu</a>, diikuti dengan tanda yang berbeda.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-10">[11]</a></sup> Juga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Artefak">artefak</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prasejarah">prasejarah</a> ditemukan di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a>, dari tahun 35.000 SM dan berumur 20.000 tahun,<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-11">[12]</a></sup> menunjukkan upaya dini untuk menghitung waktu.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-12">[13]</a></sup></p>
<p>Tulang Ishango, ditemukan di dekat batang air <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Nil">Sungai Nil</a> (timur laut <a title="Republik Demokratik Kongo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Demokratik_Kongo">Kongo</a>),  berisi sederetan tanda lidi yang digoreskan di tiga lajur memanjang  pada tulang itu. Tafsiran umum adalah bahwa tulang Ishango menunjukkan  peragaan terkuno yang sudah diketahui tentang <a title="Barisan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barisan&amp;action=edit&amp;redlink=1">barisan</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_prima">bilangan prima</a><sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Diaspora-9">[10]</a></sup> atau kalender lunar enam bulan.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-Marshack-13">[14]</a></sup> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Periode_Predinastik_Mesir">Periode Predinastik Mesir</a> dari milenium ke-5 SM, secara grafis menampilkan rancangan-rancangan <a title="Geometri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Geometri">geometris</a>. Telah diakui bahwa bangunan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Megalit">megalit</a> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris">Inggris</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skotlandia">Skotlandia</a>, dari milenium ke-3 SM, menggabungkan gagasan-gagasan geometri seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkaran">lingkaran</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elips">elips</a>, dan <a title="Tripel Pythagoras (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tripel_Pythagoras&amp;action=edit&amp;redlink=1">tripel Pythagoras</a> di dalam rancangan mereka.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_matematika#cite_note-14">[15]</a></sup></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/04/02/matematika-prasejarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://maskiazizah.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/aa.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">aa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Info Lomba Blog dan MPI</title>
		<link>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/03/26/info-lomba-blog-dan-mpi/</link>
					<comments>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/03/26/info-lomba-blog-dan-mpi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[maskiazizah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Mar 2011 05:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Info Lomba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://maskiazizah.wordpress.com/?p=230</guid>

					<description><![CDATA[Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BPTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2011 akan mengadakan Lomba Multimedia Pembelajaran interaktif, Blog Guru, dan Website Sekolah. Sasaran lomba ini terdiri atas: Sasaran Lomba Multimedia Interaktif (MPI) adalah guru-guru tingkat SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, MA dan SMK baik Negeri dan Swasta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bptikp-jateng.net/">Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan</a> (BPTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2011 akan   mengadakan Lomba Multimedia Pembelajaran interaktif, Blog Guru, dan   Website Sekolah.</p>
<p><span id="more-230"></span></p>
<p>Sasaran lomba ini terdiri atas:</p>
<ol>
<li> Sasaran Lomba Multimedia Interaktif (MPI) adalah guru-guru tingkat  SD  dan MI, SMP dan MTs, serta SMA, MA dan SMK baik Negeri dan Swasta   se-Provinsi Jawa Tengah.</li>
<li> Sasaran Lomba Blog Guru adalah guru-guru tingkat SD dan MI, SMP dan   MTs, serta SMA, MA dan SMK baik Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa   Tengah.</li>
<li> Sasaran Lomba Blog Sekolah adalah SD dan MI, SMP dan MTs, serta  SMA,  MA dan SMK baik Negeri dan Swasta se-Provinsi Jawa Tengah.</li>
</ol>
<p>Sedangkan panduan dan formulir pendaftaran lomba dapat diunduh dengan meng KLIK pilihan di bawah ini:</p>
<ol>
<li> <a href="http://bptikp-jateng.net/data/doc/Panduan_Lomba.pdf">Panduan Lomba Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI)</a></li>
<li> <a href="http://bptikp-jateng.net/data/doc/formulir_mpi.rar">Formulir MPI</a></li>
<li> <a href="http://bptikp-jateng.net/data/doc/formulir_blog_guru.rar">Formulir Blog Guru</a></li>
<li> <a href="http://bptikp-jateng.net/data/doc/formulir_blog_sekolah.rar">Formulir Blog Sekolah</a></li>
</ol>
<p>Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi:</p>
<p>SEKRETARIAT PANITIA LOMBA</p>
<p>Panitia Lomba Blog Tahun 2011 BPTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jl. Prof. Dr. Hamka No15 Ngaliyan Semarang</p>
<p>Telp / Fax : 024 7602222</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://maskiazizah.wordpress.com/2011/03/26/info-lomba-blog-dan-mpi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230</post-id>	<georss:point>-6.983510 109.140496</georss:point>
		<geo:lat>-6.983510</geo:lat>
		<geo:long>109.140496</geo:long>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/6e0b425035f0ea54cfbfebfba5fa0d563159d84500fb6a144c4fb3f9cf7b1be9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">maskiazizah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
