<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>mas stein</title>
	<atom:link href="https://mastein.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mastein.wordpress.com</link>
	<description>menulis selayaknya berbicara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Jan 2022 07:50:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6193006</site><cloud domain='mastein.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/1f55308dd3a319c82b904f964f278b2555059161debf47fdea2e73b392eec2de?s=96&#038;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>mas stein</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://mastein.wordpress.com/osd.xml" title="mas stein" />
	<atom:link rel='hub' href='https://mastein.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Kembali ke Dasar</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2022/01/30/kembali-ke-dasar/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2022/01/30/kembali-ke-dasar/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2022 07:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ndobos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3984</guid>

					<description><![CDATA[Suatu saat, bapak saya menanam beberapa tanaman hias di halaman. Ketika bapak sedang sibuk dengan cangkulnya, budhe saya lewat. Sambil menenteng jun (sejenis gerabah yang digunakan untuk mengambil air) ia bertanya, &#8220;Nandur ngono kuwi kanggo apa? Mbok ya nandur lombok utawa tomat.&#8221; Untuk apa menanam tanaman yang tidak bisa dimakan? Adegan itu kembali terbayang di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Suatu saat, bapak saya menanam beberapa tanaman hias di halaman. Ketika bapak sedang sibuk dengan cangkulnya, budhe saya lewat. Sambil menenteng <em>jun </em>(sejenis gerabah yang digunakan untuk mengambil air) ia bertanya, &#8220;Nandur ngono kuwi kanggo apa? Mbok ya nandur lombok utawa tomat.&#8221; Untuk apa menanam tanaman yang tidak bisa dimakan?</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img width="683" height="1024" data-attachment-id="3983" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2022/01/30/kembali-ke-dasar/img_20220130_0914092/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg" data-orig-size="2088,3131" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;1.89&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Redmi Note 9 Pro&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1643534052&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;5.43&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.0019723865877712&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG_20220130_091409~2" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=200" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=640" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=683" alt="" class="wp-image-3983" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=683 683w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=1366 1366w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=100 100w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=200 200w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=768 768w" sizes="(max-width: 683px) 100vw, 683px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Adegan itu kembali terbayang di kepala saat tadi pagi saya mengantri di Warung Pecel Pincuk Bu Ida, Gading Serpong. Budhe&#8211;dan juga warga desa yang lain, saya rasa&#8211;mungkin geleng-geleng kepala kalau mereka tahu saya menempuh 17 kilometer untuk mengantri makan pecel. Makan di rumah sendiri, <em>kan</em>, bisa?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya, sebagai orang desa yang sudah keracunan gaya hidup ala kota, sudah mengenal makanan autentik, tempat <em>instagrammable</em>, warung <em>hits, </em>dan sebagainya. Budhe saya, di lain sisi, menempatkan kegiatan makan sebagai kebutuhan dasar untuk hidup. Apa bedanya makan sepuluh ribu dan seratus ribu? Sama-sama supaya <em>gak </em>mati, <em>kan</em>?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya pikir, ada saatnya saya harus kembali belajar dari budhe. Ketika hidup sudah mulai ruwet, hari-hari terasa panjang, dan waktu&#8211;juga duit&#8211;selalu terasa kurang, pertanyaan itu harus saya renungkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budhe saya tak pernah memberikan pertanyaan spesifik, tetapi ada seorang kawan yang mewakilinya merumuskan dalam kalimat sederhana. &#8220;Mas, yang harus ditanyakan pertama kali itu bukan apakah hal itu bisa diwujudkan, tetapi apakah perlu?&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selamat siang, Gita Wiryawan. Hari ini, sudah berapa hal tak perlu yang dilakukan?</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2022/01/30/kembali-ke-dasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3984</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/01/img_20220130_0914097e2.jpg?w=683" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Tour Jeep Lava Merapi</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2018 04:32:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berkelana]]></category>
		<category><![CDATA[jip]]></category>
		<category><![CDATA[kali kuning]]></category>
		<category><![CDATA[merapi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3947</guid>

					<description><![CDATA[Keluarga besar ibu saya yang berasal dari Jogja, ditambah dengan mbakyu yang tinggal di Sleman, dan bapak saya yang tinggal di sana juga, membuat saya sering wira-wiri ke Jogja. Namun, jarang sekali saya menikmati wisata di Jogja. Ke Jogja berarti pindah tidur ke tempat saudara, selalu seperti itu. Libur lebaran kali ini saya juga mudik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Keluarga besar ibu saya yang berasal dari Jogja, ditambah dengan mbakyu yang tinggal di Sleman, dan bapak saya yang tinggal di sana juga, membuat saya sering wira-wiri ke Jogja. Namun, jarang sekali saya menikmati wisata di Jogja. Ke Jogja berarti pindah tidur ke tempat saudara, selalu seperti itu. Libur lebaran kali ini saya juga mudik ke Jogja, yang berbeda adalah istri saya sudah memiliki rencana: Lava Tour Merapi.</p>
<p style="text-align:justify;">Awalnya saya sempat ragu karena Merapi dikabarkan beberapa kali meletus saat Ramadan kemarin. Namun, setelah nanya-nanya ke Mbak Google (catet, ya, berdasarkan suaranya Google ini Mbak, bukan Mbah), ternyata Merapi tetap aman dikunjungi sampai jarak tiga kilometer dari puncak. Lalu kami pun berburu info lewat instagram. Karena itu, ketahuilah wahai orang-orang yang percaya, sesungguhnya telah merugi orang-orang yang berjualan namun tak eksis di instagram.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya lalu mengontak <a href="https://www.instagram.com/jeepwisatamerapi_86/">86 MJTC</a> yang juga punya situs <a href="http://jeepmerapi86.com/">jeepmerapi86.com</a>. Saya kuatir jumlah pengunjung di saat libur lebaran membludak sehingga ndak kebagian tempat. Kekawatiran yang kemudian ndak terbukti. Jebul di sepanjang jalan menuju Umbulharjo, Cangkringan, jasa wisata jip ini ombyokan, buanyak banget! Ngomong-ngomong, kalau pengelola Jeep Merapi 86 baca tulisan ini, tolong bio yang di instagram diedit, ya. Situs yang tertulis di situ ndak bisa diakses.</p>
<p style="text-align:justify;">Sehari sebelum lebaran saya berangkat menuju <a href="https://goo.gl/maps/sJv2P1yEVx92">basecamp 86 MJTC</a>. Perjalanan dari rumah mbakyu saya di sekitaran lapangan Denggung, Sleman, menuju Umbulharjo, Cangkringan ditempuh sekitar 45 menit. Saya mengajak bapak dan empat keponakan, sehingga total ada tiga orang dewasa dan enam anak-anak. Saya sudah janjian sama mbak di 86 MJTC untuk memakai dua mobil jip.<span id="more-3947"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum sampai ke basecamp, terdapat gerbang masuk kawasan wisata Merapi Kaliurang. Di situ ada petugas yang memungut tiket masuk. Murah, cuma lima ribu rupiah per orang, plus parkir lima ribu juga. Lebih murah lagi karena anak-anak ndak dihitung. Orang Indonesia memang baik hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Posisi basecamp 86 MJTC ini di atas, dan di sepanjang jalan saya melihat banyak sekali basecamp-basecamp jip yang juga menawarkan wisata tour lava merapi. Menjelang basecamp 86 MJTC saya dihentikan bapak-bapak yang menjaga tempat parkir wisata Merapi. &#8220;Mas, wisata Merapi parkirnya di sini,&#8221; kata si bapak, dan tempat itu memang terlihat seperti tempat parkir resmi. Namun, setelah saya jelaskan bahwa saya mau ke 86 MJTC, saya diperbolehkan lanjut. Lagian tempat parkirnya juga sudah nempel dengan basecamp, ndak sampai sepelemparan kancut.</p>
<p style="text-align:justify;">Terdapat beberapa pilihan rute perjalanan yang bisa sampeyan pilih:</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;">Short Route (1 jam) Rp350.000</div>
<p style="text-align:justify;">Basecamp 86 MJTC, Museum Mini (Sisa Hartaku / Omahku Memoriku), Batu Alien, Bunker Kaliadem, Puncak Kaliadem;</p>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Medium Route (2 jam) Rp450.000</div>
<p style="text-align:justify;">Basecamp 86 MJTC, Museum Mini (Sisa Hartaku / Omahku Memoriku), Batu Alien, Bunker Kaliadem, Puncak Kaliadem, (Opsi I) Makam Alm. Mbah Maridjan, (Opsi II) Plunyon (Taman Nasional Gunung Merapi) Dan Makam Massal;</p>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Long Route (3-4 jam) Rp550.000</div>
<p style="text-align:justify;">Basecamp 86 MJTC, Puncak Kaliadem, Bunker Kaliadem, Batu Alien, Museum Mini (Sisa Hartaku/Omahku Memoriku), (Opsi I) Tambahan Plunyon (TN Gunung Merapi) + Kalikuning (Track Air), (Opsi II) Tambahan Makam Mbah Maridjan &amp; Bukit Glagahsari, (Opsi III) Tambahan Makam Mbah Maridjan + Kalikuning (Track Air).</p>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Paket Sunrise &amp; Paket Khusus</div>
<p style="text-align:justify;">Monggo dicek sendiri <a href="http://jeepmerapi86.com/paket-dan-layanan/">di situsnya</a>.</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Saya memilih Medium Route dengan pertimbangan jangan sampai melewati waktu sholat Dhuhur (uhuks!) dan nganu&#8230; mbayarnya lumayan juga untuk kelas buruh pabrik macem saya. Sebenarnya rute medium itu mencakup lima lokasi, akan tetapi karena saya meminta track air yang letaknya lumayan jauh maka kami hanya mendapat tiga tempat: Bunker Kaliadem, Museum Mini (Sisa Hartaku/Omahku Memoriku), dan track air di Kali Kuning.</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/#gallery-3947-1-slideshow">Klik untuk melihat slideshow</a></p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan pertama menuju Bunker Kaliadem. Kalau sampeyan masih ingat, saat Merapi meletus di tahun 2006, ada dua orang relawan yang meninggal karena terjebak lava di tempat ini. Menurut sopir jip yang juga merangkap guide mengatakan bahwa bunker ini sudah tidak lagi difungsikan karena posisinya yang terlalu dekat dengan puncak Merapi. Di dalamnya terdapat bongkahan batu sisa lava pijar yang membeku. Membayangkannya syerem, Paklik!</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/#gallery-3947-2-slideshow">Klik untuk melihat slideshow</a></p>
<p style="text-align:justify;">Lokasi kedua adalah Museum Sisa Hartaku. Di sini terdapat sisa-sisa harta benda yang hancur saat letusan Merapi. Terdapat juga foto-foto saat bencana itu terjadi.</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/#gallery-3947-3-slideshow">Klik untuk melihat slideshow</a></p>
<p style="text-align:justify;">Yang paling menyenangkan tentu saja track air. Walaupun sempat takut karena saat turun ke Kali Kuning ada jip berhenti di tengah sungai dengan sopirnya berkata enteng, &#8220;Kuwi mau pelekku ucul.&#8221; (Itu tadi peleknya lepas). Sampeyan bisa minta ke sopir jipnya, mau sedikit basah atau basah kuyup.</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/#gallery-3947-4-slideshow">Klik untuk melihat slideshow</a></p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kami bersenang-senang di Kali Kuning terjadi sebuah kejadian lucu. Ada mobil Mitsubishi Pajero dengan banyak tulisan di kiri kanan khas anggota komunitas tertentu ikut turun ke sungai. Gagah dan gahar, maklum, mobil mahal. Dan begitu masuk ke sungai langsung terjebak, ndak bisa jalan. Kapok! <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/2017_0112_04123900/" rel="attachment wp-att-3969"><img data-attachment-id="3969" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/2017_0112_04123900/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg" data-orig-size="1776,1184" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;8&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;X-M1&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1484194359&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;50&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;200&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.008&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="2017_0112_04123900" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3969" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=640" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pulang dari Merapi saya sempat mampir ke Museum Gunung Merapi yang terletak di Jalan Boyong, Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Sayangnya kami datang terlalu sore, loketnya sudah tutup. Saat melihat kami, seorang penjaga keluar dan bertanya kami dari mana. Dan setelah kami bilang datang dari Malang, oleh penjaga tersebut kami malah dipersilakan masuk tanpa membayar.</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/#gallery-3947-5-slideshow">Klik untuk melihat slideshow</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2018/06/21/wisata-tour-jeep-lava-merapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>7</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3947</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/06/2017_0112_04123900.jpg?w=640" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tutorial Pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi WP PP 46 Dengan E-Form</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2018 02:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agak Teknis]]></category>
		<category><![CDATA[e-form]]></category>
		<category><![CDATA[orang pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[pp 46]]></category>
		<category><![CDATA[spt tahunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3929</guid>

					<description><![CDATA[Fasilitas pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi dengan E-Form ndak cuma bisa digunakan oleh karyawan dan wajib pajak yang memiliki pekerjaan bebas. Sampeyan wajib pajak yang memiliki usaha dengan omset setahun di bawah 4,8 miliar, yang setiap bulan membayar PPh Final sebesar satu persen juga bisa menggunakan fasilitas ini. Kelebihan E-Form dibanding fasilitas pelaporan online lainnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Fasilitas pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi dengan E-Form ndak cuma<a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/"> bisa digunakan oleh karyawan dan wajib pajak yang memiliki pekerjaan bebas</a>. Sampeyan wajib pajak yang memiliki usaha dengan omset setahun di bawah 4,8 miliar, yang setiap bulan membayar PPh Final sebesar satu persen juga bisa menggunakan fasilitas ini. Kelebihan E-Form dibanding fasilitas pelaporan online lainnya adalah lebih sederhana -karena bentuknya seperti SPT manual- dan ndak boros kuota, karena sampeyan hanya diharuskan online saat mengunduh serta mengunggah formulir. Pada saat ngisi bisa offline.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalo sampeyan termasuk wajib pajak yang dikenakan pajak penghasilan berdasarkan Peraturan Pemerintah No 46 tahun 2013 (alias PPh Final 1%) dan ingin lebih mudah dalam berbakti pada negeri, silakan disimak cara mengisi SPT Tahunan menggunakan E-Form.</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;">Siapkan rekap penghasilan sampeyan selama satu tahun.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Siapkan juga rincian harta, utang, serta kartu keluarga. Karena nanti pada saat mengisi SPT ada daftar tanggungan yang harus sampeyan isi beserta Nomor Induk Kependudukan-nya.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Silakan login ke <a href="https://djponline.pajak.go.id/">djponline</a>, Apabila sampeyan belum melakukan registrasi dan belum memiliki nomor efin, silakan datang ke KPP terdekat dengan membawa fotokopi KTP dan NPWP untuk melakukan aktivasi efin. Kenapa harus ke KPP terdekat? Aktivasi efin ini ibarat sampeyan mau aktivasi token i-banking, harus yang bersangkutan yang datang.<span id="more-3929"></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Apabila fitur E-Form belum diaktifkan, masuk ke profil lengkap <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/profil-depan-2/" rel="attachment wp-att-3722"><img data-attachment-id="3722" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/profil-depan-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png" data-orig-size="906,510" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="profil-depan" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3722" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png?w=640&amp;h=360 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png?w=150&amp;h=84 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png?w=300&amp;h=169 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png?w=768&amp;h=432 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png 906w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Aktifkan fitur E-Form <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/ubah-profil-2/" rel="attachment wp-att-3723"><img loading="lazy" data-attachment-id="3723" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/ubah-profil-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png" data-orig-size="587,401" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="ubah-profil" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png?w=587" class="aligncenter size-full wp-image-3723" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png" alt="" width="587" height="401" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png 587w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png?w=150&amp;h=102 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png?w=300&amp;h=205 300w" sizes="(max-width: 587px) 100vw, 587px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Setelah berhasil mengubah hak akses, sampeyan akan diminta untuk login ulang, lalu klik E-Form <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/eform-sudah-ada-2/" rel="attachment wp-att-3724"><img loading="lazy" data-attachment-id="3724" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/eform-sudah-ada-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png" data-orig-size="906,510" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="eform-sudah-ada" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3724" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png?w=640&amp;h=360 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png?w=150&amp;h=84 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png?w=300&amp;h=169 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png?w=768&amp;h=432 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png 906w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Pilih buat SPT <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/buat-spt-2/" rel="attachment wp-att-3725"><img loading="lazy" data-attachment-id="3725" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/buat-spt-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png" data-orig-size="548,421" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="buat-spt" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png?w=548" class="aligncenter size-full wp-image-3725" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png" alt="" width="548" height="421" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png 548w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png?w=150&amp;h=115 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png?w=300&amp;h=230 300w" sizes="(max-width: 548px) 100vw, 548px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Pada pertanyaan, &#8220;Apakah anda menjalankan usaha atau pekerjaan bebas?&#8221; Pilih ya. <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/pilih-spt/" rel="attachment wp-att-3726"><img loading="lazy" data-attachment-id="3726" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/pilih-spt/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png" data-orig-size="654,299" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="pilih SPT" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3726" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png" alt="" width="640" height="293" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png?w=640&amp;h=293 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png?w=150&amp;h=69 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png?w=300&amp;h=137 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png 654w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Pilih tahun pajak 2017, lalu klik kirim permintaan untuk mengunduh formulir dengan ekstensi *.xfdl <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/pilih-tahun-pajak/" rel="attachment wp-att-3930"><img loading="lazy" data-attachment-id="3930" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/pilih-tahun-pajak/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png" data-orig-size="1010,626" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="pilih tahun pajak" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3930" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=640" alt="" width="640" height="397" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png 1010w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Pada saat bersamaan, sebuah kode verifikasi yang nantinya sampeyan perlukan saat mengunggah laporan akan dikirimkan ke email sampeyan <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/kode-verifikasi-2/" rel="attachment wp-att-3728"><img loading="lazy" data-attachment-id="3728" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/kode-verifikasi-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png" data-orig-size="648,295" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="kode-verifikasi" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3728" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png" alt="" width="640" height="291" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png?w=640&amp;h=291 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png?w=150&amp;h=68 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png?w=300&amp;h=137 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png 648w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Untuk membuka dan mengedit file SPT sampeyan yang berekstensi xfdl tadi, sampeyan butuh IBM Forms Viewer. Silakan <a href="https://eform.pajak.go.id/eform/viewer">unduh di djponline</a>, atau bisa sampeyan coba <a href="https://drive.google.com/open?id=0BwFU0AVSactvLWs1eVRBTE1mLVk">unduh di sini</a>.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Setelah viewer terinstall, buka e-Form yang sudah sampeyan unduh <a href="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/buka-form-2/" rel="attachment wp-att-3729"><img loading="lazy" data-attachment-id="3729" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/03/16/cara-melaporkan-spt-tahunan-dengan-e-form-bagi-freelancer/buka-form-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png" data-orig-size="906,510" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="buka-form" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3729" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png?w=640&amp;h=360 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png?w=150&amp;h=84 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png?w=300&amp;h=169 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png?w=768&amp;h=432 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png 906w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Mulailah mengisi dengan memastikan masa dan tahun pajak di kanan atas sudah terisi tahun 2017, jangan lupa di bawahnya pilih pencatatan. <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-iv-2/" rel="attachment wp-att-3940"><img loading="lazy" data-attachment-id="3940" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-iv-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png" data-orig-size="976,533" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="lampiran IV" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3940" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=640" alt="" width="640" height="350" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png 976w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Setelah itu isilah daftar harta, utang, serta daftar keluarga. Harap sampeyan ingat, harga perolehan harta adalah harga pada saat sampeyan beli, bukan harga pasar sekarang. Sedangkan jumlah utang adalah posisi sisa pokok utang per 31 Desember 2017.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Klik halaman berikutnya, klik di angka 16 untuk memberi tanda centang, lalu klik PP-46 di bagian atas untuk memasukkan rincian omset per bulan <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-iii/" rel="attachment wp-att-3932"><img loading="lazy" data-attachment-id="3932" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-iii/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png" data-orig-size="929,704" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Lampiran III" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3932" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=640" alt="" width="640" height="485" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png 929w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Masukkan rincian omset per bulan, jangan lupa memilih &#8220;Ya&#8221; untuk pertanyaan &#8220;Pindahkan nilai ke lampiran III?&#8221; <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-pp-46/" rel="attachment wp-att-3933"><img loading="lazy" data-attachment-id="3933" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-pp-46/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png" data-orig-size="894,501" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Lampiran PP 46" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3933" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=640" alt="" width="640" height="359" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png 894w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></div>
</li>
<li>Klik halaman berikutnya <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-ii/" rel="attachment wp-att-3934"><img loading="lazy" data-attachment-id="3934" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-ii/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png" data-orig-size="978,496" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Lampiran II" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3934" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=640" alt="" width="640" height="325" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png 978w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Klik halaman berikutnya <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-i/" rel="attachment wp-att-3935"><img loading="lazy" data-attachment-id="3935" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/lampiran-i/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png" data-orig-size="940,648" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Lampiran I" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3935" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=640" alt="" width="640" height="441" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png 940w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Klik lagi halaman berikutnya, di sini jangan lupa pilih status perkawinan pada bagian yang dilingkari merah<a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/induk-i/" rel="attachment wp-att-3936"><img loading="lazy" data-attachment-id="3936" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/induk-i/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png" data-orig-size="871,674" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Induk I" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3936" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=640" alt="" width="640" height="495" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png 871w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Jangan lupa masukkan tanggal pelaporan <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/induk-ii/" rel="attachment wp-att-3937"><img loading="lazy" data-attachment-id="3937" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/induk-ii/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png" data-orig-size="864,530" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Induk II" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3937" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=640" alt="" width="640" height="393" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png 864w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Setelah itu klik halaman berikutnya, masukkan kode verifikasi yang ada di email sampeyan, lalu klik submit. <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/submit-2/" rel="attachment wp-att-3938"><img loading="lazy" data-attachment-id="3938" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/submit-2/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png" data-orig-size="813,465" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="submit" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3938" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=640" alt="" width="640" height="366" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png 813w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Selesai sudah. Monggo fasilitas ini dimanfaatkan, daripada antri uyel-uyelan di kantor pajak. Saran saya laporkan sekarang, mumpung tanggal 31 Maret masih jauh. Lebih awal lebih nyaman. Kalo ada yang kurang jelas monggo hubungi saya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2018/03/05/tutorial-pelaporan-spt-tahunan-orang-pribadi-wp-pp-46-dengan-e-form/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>7</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3929</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/profil-depan.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/ubah-profil.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/eform-sudah-ada.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buat-spt.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/pilih-spt.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/pilih-tahun-pajak.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/kode-verifikasi.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/03/buka-form.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iv1.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-iii.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-pp-46.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-ii.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/lampiran-i.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-i.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/induk-ii.png?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/03/submit.png?w=640" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Karena Duit Saja Ndak Cukup</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2018/03/04/karena-duit-saja-ndak-cukup/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2018/03/04/karena-duit-saja-ndak-cukup/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Mar 2018 23:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ndobos]]></category>
		<category><![CDATA[gak jelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3922</guid>

					<description><![CDATA[Sekian waktu yang lalu Kang Noyo pernah menawari saya untuk menjadi orang tua asuh. Sampeyan mungkin pernah juga pernah membaca tawaran semacam itu. Untuk SD nilainya sekian rupiah per anak, SMP sekian, SMA sekian, dan seterusnya. Saya cuma nyengir. Ndak, saya ndak bermaksud meremehkan tawaran semacam itu. Bukan pula karena yang menawarkan adalah Kang Noyo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sekian waktu yang lalu Kang Noyo pernah menawari saya untuk menjadi orang tua asuh. Sampeyan mungkin pernah juga pernah membaca tawaran semacam itu. Untuk SD nilainya sekian rupiah per anak, SMP sekian, SMA sekian, dan seterusnya. Saya cuma nyengir.</p>
<p style="text-align:justify;">Ndak, saya ndak bermaksud meremehkan tawaran semacam itu. Bukan pula karena yang menawarkan adalah Kang Noyo, seorang perokok yang memberatkan teman dan penggemar kopi gratisan. Apalagi sampai ingin membelokkannya ke arah, &#8220;Bukankah itu tanggung jawabnya negara?&#8221; <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/not-talking.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai seorang jarkoni –iso ngajar ora iso nglakoni- saya membalas penawaran itu dengan sebuah usulan, &#8220;Gimana kalo dana semacam itu dikelola sendiri, Kang.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Ambillah contoh, misalnya seperti Direktorat Jenderal Pajak. Sebuah instansi pemerintah yang memiliki ratusan kantor dengan puluhan ribu pegawai. Dalam beberapa tahun terakhir mereka rutin mengumpulkan dana dari pegawai yang berkenan. Dana itu lantas disalurkan untuk membiayai pendidikan anak-anak yang membutuhkan di sekitar lokasi kantor masing-masing. Penyalurannya bukan atas nama instansi, tentu saja, melainkan atas nama paguyuban pegawai.<span id="more-3922"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Riya? <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/thinking.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Oh, ndak. Riya itu kalau misalnya masing-masing orang ingin terlihat dermawan. Ini ndak seperti itu. Para pegawai itu hanya ingin memberi manfaat bagi sesama manusia. Dan manfaat apa yang lebih besar daripada ilmu yang bermanfaat? Manfaat yang beranak-pinak. Kalau misalnya di sebuah momen wisuda kok kebetulan ada salah satu siswa (atau mahasiswa) berkata dengan nada terharu dan suara bergetar, &#8220;Terima kasih saya ucapkan kepada KPP Pratama Anu,&#8221; lalu nama DJP terangkat dan mendadak petugas pajak disambut hangat di masyarakat ya itu cuma efek samping. Niatannya kan ndak begitu.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang mengelola siapa? Ah, sampeyan itu. Instansi sebesar DJP kan ndak pernah kekurangan orang. Selalu ada golongan yang mempunyai kelebihan energi sampai ikut organisasi macem-macem, kegiatan macem-macem, bahkan paham dan aliran macem-macem. Banyak di antara mereka yang selalu berkeluh kesah ingin mengubah keadaan, kan? Ya mereka ini pengelolalnya. Alhamdulillah ndak pernah ada masalah.</p>
<p style="text-align:justify;">Haibat, bukan? Khoir ya akhiy&#8230;. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/not-worthy.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Eh, itu contoh beneran ndak, sih? <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/liar-liar.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pokoknya contoh semacam itulah yang saya uraikan kepada Kang Noyo. Ibarat kata pepatah, sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. <span style="text-decoration:line-through;">Ya Rabb, dayungnya segede apa coba?</span> Selain memberi manfaat pada sesama juga menyumbang nama baik pada instansi.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya teringat tawaran Kang Noyo itu gara-gara saat ngopi di warung Mbok Darmi tadi sore saya ketemu Mbah Suto, juragan paling sugih sekampung. Beliau lagi mumet.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mbok ojo mumet tho, Mbah. Kalo urusan sesepele mumet saja sudah Sampeyan ambil, lalu kroco mumet seperti saya kebagian apa?&#8221; tanya saya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ngomong maneh, tak tuku lambemu!&#8221; Saya langsung mak klakep. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/it-was-not-me.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata beliau mumet karena salah satu anak asuhnya minggat. Jadi ceritanya Mbah Suto ini punya pembantu, seorang janda beranak satu. Sebagai juragan yang bertanggungjawab, tur sugih, beliau membiayai sekolah anaknya si pembantu. Ndilalah, si anak yang baru kelas satu SMA ini berulah. Uang SPP dua bulan ndak dibayarkan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Aku sebenarnya ndak masalah, Le. Umur segitu kan memang ndableg-ndablegnya bocah. Tapi anaknya entah malu apa gimana, trus ndak mau sekolah.&#8221; Ujar Mbah Suto.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah beberapa kali pihak sekolah, juga Mbah Suto mendatangi si anak di rumah mbahnya. &#8220;Kemarin itu anaknya sudah sempat mau sekolah, masuk setengah hari. Pengennya tak suruh tinggal di rumahku saja, biar gampang ngawasi, lha kok malah sekarang minggat,&#8221; keluh Mbah Suto.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kamu dengar itu? Iyo nek dibayari sekolah terus lulus dan bilang terima kasih. Kalau dibayari terus minggat, piye?&#8221; Suara nyinyir Kang Noyo mendadak terdengar. Ampas tenan. Sekian lama ndak ke warung Mbok Darmi, sekalinya datang kok yo ketemu makhluk ini lagi. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/doh%21.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Wong-wong sing duite nanggung koyo kowe ki ncen sering salah kaprah. Kowe jarang pegang duit tho? Jadi mbok pikir semua-muanya bakal beres kalau ada duit.&#8221; Kata Mbah Suto.</p>
<p style="text-align:justify;">Wogh, sapi! <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/cow.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Mbah Suto lantas bercerita. Suatu saat ada anak di kampungnya yang berniat ndak sekolah setelah lulus SMP karena faktor biaya. Si anak lantas dibiayai untuk masuk SMA. Semua berjalan lancar, sepertinya, sampai beberapa bulan kemudian Mbah Suto mendengar kabar bahwa si anak sudah ndak masuk sekolah selama sebulan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jebul situasi keluarganya ndak terlalu mendukung dia untuk tetep sekolah. Akhirnya anak itu tak suruh tinggal di rumahku, mengulang SMA dari kelas satu,&#8221; cerita Mbah Suto.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kalau kamu ngomongin anak sekolah, itu ndak cukup kalau kamu cuma setor duit, terus semua mbok serahkan ke pihak sekolah. Keluarga dan lingkungan juga ikut berpengaruh,&#8221; lanjut Mbah Suto.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kamu harus ikut memotivasi, mengikuti perkembangan, mengawasi lingkungan pergaulan dan segala macemnya. Nek kamu berniat jadi orang tua asuh yo harus berlaku selaiknya orang tua.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya cuma diam. Pengalaman saya jadi orang tua memang baru seujung upil beliau. Apalagi pengalaman mengeluarkan duit. Yang saya rada ndak ikhlas diamnya itu karena melihat Kang Noyo yang manggut-manggut sambil melirik seolah dia sederajad sama Mbah Suto.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kita itu sama-sama kroco mumet, Kang!&#8221; Saya misuh. Dalam hati, tentu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kamu dengarkan itu, Le. Menyekolahkan itu ndak sesederhana membayar sekolah.&#8221; Kang Noyo sekarang mulai menimpali.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ndak cukup kalo kamu nyekolahin, terus cuma nanya, mbayarmu piro? Butuhmu opo? Segini, cukup? Sana sekolah.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sekolah ki ndak cukup mung nyoh, nyoh, nyoh! Nek kurang njaluk maneh.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tak lagi menyimak obrolan. Sore ini harusnya menjadi sore receh yang menyenangkan. Dan saya bertekad untuk tetap menjadikannya seperti itu. Cukuplah sepotong ubi, secangkir kopi, dan segenggam lamunan yang melenakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya melihat Kang Noyo berdiri, &#8220;Ini semua yang mbayar Sampeyan kan, Mbah?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dasar ampas tahu. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/yawn.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Jiyan!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2018/03/04/karena-duit-saja-ndak-cukup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3922</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/not-talking.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/thinking.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/not-worthy.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/liar-liar.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/it-was-not-me.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/doh!.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/cow.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/yawn.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>(Bukan Review) Eiffel I’m in Love 2</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2018/02/28/bukan-review-eiffel-im-in-love-2/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2018/02/28/bukan-review-eiffel-im-in-love-2/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2018 14:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berkelana]]></category>
		<category><![CDATA[Eiffel I'm in Love 2]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3913</guid>

					<description><![CDATA[Sampeyan sudah nonton Dilan 1990? Film penuh adegan absurd yang berhasil membuat banyak perempuan (dan juga laki-laki) keluar bioskop dengan senyum malu-malu. Saya nonton film itu. Walaupun berbeda dengan kebanyakan orang –mereka senang, saya sedih- namun saya tidak bisa bilang film itu jelek. Dilan adalah film yang romantisnya receh, ringan dikunyah, semacam oase di sela [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sampeyan sudah nonton Dilan 1990? Film penuh adegan absurd yang berhasil membuat banyak perempuan (dan juga laki-laki) keluar bioskop dengan senyum malu-malu. Saya nonton film itu. Walaupun berbeda dengan kebanyakan orang –mereka senang, saya sedih- namun saya tidak bisa bilang film itu jelek. Dilan adalah film yang romantisnya receh, ringan dikunyah, semacam oase di sela hidup sampeyan yang makin ruwet. Iya, hidup sampeyan, hidup saya sih&#8230; sama juga.<img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/straight-face.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan euforia kedilanan semacam itu, istri saya ngajak nonton film Indonesia lainnya, Eiffel I&#8217;m in Love 2. Saya liat trailernya waktu nonton Dilan, dialog semacam: &#8220;Nama gue Tita, bukan Tit!&#8221; sepertinya cukup menjanjikan. Another receh movie. Hidup sudah kebanyakan mikir, mosok nonton film juga nyari yang masih butuh mikir?</p>
<p style="text-align:justify;">Film ini dibuka dengan foto-foto adegan dari Eiffel I&#8217;m in Love yang dirilis 12 lebaran yang lalu. Lengkap dengan soundtrack lawas gubahan Melly Guslaw yang walaupun sedikit diubah namun masih mampu membawa kenangan sampeyan ke masa itu. Jaman kreditan motor belum lunas, bayaran masih kecil, cicilan rumah sering nunggak. Dan juga kenangan saat Tita dan Adit, kedua tokoh utama film ini, masih belasan tahun dan sedang lucu-lucunya, tentu saja.<span id="more-3913"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu adegan dimulai dari sebuah pesta pernikahan. Tita bertemu dengan teman-teman lamanya. &#8220;Eh, gue minta nomor lu, dong,&#8221; kata seorang temannya di situ. Yang lantas dijawab oleh sang tokoh utama, &#8220;Gue masih belum boleh punya hape sama nyokap.&#8221; <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/confused.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Oke, saya langsung menarik kesimpulan dengan semena-mena: Tita masih belum punya pekerjaan di umurnya yang ke-27. Hidupnya masih mengandalkan tunjangan orang tua. Lha piye, ini 2018, Pakdhe! Precil-precil yang belum lancar membaca saja sudah pinter dolanan youtube, jhe. Mosok yang sudah segerang Tita ndak punya hape? Kecuali ya itu tadi, dia masih belum punya penghasilan sendiri. Trus biar drama, orang tuanya ndak mau ngasih hape. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/not-talking.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Adegan lalu berlanjut dengan Tita -yang ternyata saat kondangan ditemani asisten rumah tangga serta supir- ditelpon oleh ibunya melalui hape sang asisten, disuruh pulang. Lalu iklan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hooh, iklan. Tita laper dan pengen makan cheese burger-nya McD. Di saat dia hampir pingsan menunggu makanan di layanan drive through, muncullah sang pahlawan, Adam. Saya terkesan sekali dengan aktingnya Adam, ketawanya itu lho, mengingatkan saya pada ketawa ala anak kekinian di medsos. Ehe ehe ehe, selesai, sudah. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/yawn.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Saat di mobil, Tita ditelepon lagi, kali ini Adit yang nelpon. Tita lalu cerita tentang pertemuan dengan Adam. Adit marah. Hubungan LDR memang begitu, lebih gampang cemburuan. Walaupun saya rada mikir juga, setelah 12 lebaran, empat kali lebih lama dari rekor Bang Toyib, memang masih segitu ya level insecure-nya?</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah ndak boleh marah-marah? Ya terserah sih. Lagian salah satu jualan film ini kan memang pertengkarannya Adit-Tita. Apalagi ternyata kemudian si Adam ini ngasih hadiah ulang tahun ke Tita berupa Ipad. Ipad, bossku! Bukan tablet advan seperti yang sampeyan beli kredit enam bulan itu. Wajar kalo Adit marah-marah. Yang gak wajar itu ibunya si Tita yang membiarkan anaknya mainan Ipad. Wong nerima telpon saja harus minjem hp orang lain, ini mainan Ipad malah ndak papa. Heran saya.<img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/thinking.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Ngomong-ngomong saya baru tau, ternyata ayah Tita itu senior jauh saya, Helmy Yahya. Kakaknya bernama Alan, diperankan Tommy Kurniawan yang aktingnya sekelas dengan si pria ehe ehe ehe, maksud saya Adam. Pokoknya tiap kali Alan (dan juga Adam) ini muncul di layar, saya langsung sambat, &#8220;Duh Gusti, filmnya masih lama, ya?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Biar filmnya ndak kelamaan, sang ayah mengumumkan bahwa mereka sekeluarga akan pindah ke Paris untuk mengurus bisnis restoran yang terbengkelai sejak ayah Adit meninggal. Sekeluarga langsung seneng, dong. Membuat saya makin ndak suka sama Alan, sudah aktingnya memprihatinkan, punya istri lagi hamil, masih tinggal sama ortu, dan main iya aja diajak pindah ke Paris. Kasian Bang Helmy Yahya, dua anaknya pengangguran semua! <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/surprised.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Dan jebul saya salah. Di awal tadi saya bilang saya sudah semena-mena menyimpulkan bahwa Tita ini ndak punya pekerjaan. Ternyata dia ini dokter hewan. Adegan berikutnya adalah dia sedang mengelus dan menyuntik kucing di sebuah klinik. Jangan berharap terlalu banyak, saat menyuntik tentu saja kamera cuma menyorot mukanya Tita.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu datanglah Adam, sang pria ehe ehe ehe, dengan membawa anjingnya yang segede kambing. Setelah adegan canggung pemeriksaan hewan ala ala, mereka lalu ngobrol di depan klinik. Adam terlihat sedih karena akan ditinggal Tita ke Paris. Adegan ini dilihat oleh temen Tita yang datang bersama suaminya naik mobil.</p>
<p style="text-align:justify;">Ndak usah terlalu memperhatikan dialog Tita dan Adam, nanti sampeyan sedih. Sedih lihat aktingnya. Lihatlah betapa pedenya teman Tita yang parkir tanpa menutup kaca mobil. Ya tapi ndak papa sih, kalo kaca jendela ditutup mungkin mereka kuatir akan terlihat bayangan kamera. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/straight-face.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Asyem tenan, kok. Sudah berusaha ndak liat aktingnya pun film ini masih tetap membuat sedih.</p>
<p style="text-align:justify;">Singkat cerita, Tita sekeluarga sudah sampai di Paris. Mereka sempat kawatir dengan kemampuan bahasa Perancis, karena Adit ternyata ndak bisa njemput. Jiyan calon mantu kurang ajar, jauh-jauh dari Jakarta gak dijemput. Untungnya penjemput mereka adalah orang Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah pertemuan Adit-Tita yang diwarnai pertengkaran-pertengkaran kecil, yang ternyata sudah ndak lucu lagi karena mereka bukan anak kecil, ada adegan yang membuat saya nyaris bersorak. Ceritanya Adit membelikan Tita gaun untuk dipakai saat dinner. Setelah itu ada adegan mereka dinner di tempat romantis, eh tapi kok warna gaunnya beda dari yang dibelikan? Saya sudah siap-siap misuh, &#8220;Sing nggawe film pekok!&#8221; Jebul adegan itu cuma mimpi, wooo trembelane!</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa adegan memang memancing tawa. Misalnya saat Tita yang sudah berbunga-bunga diajak dinner jebul cuma diajak ke McD. Tapi lama-lama saya ndak kuat juga. Di tengah pemutaran film kami memutuskan keluar dari studio. Kali ini berbeda dengan saat saya nonton Dilan. Waktu itu saya keluar bioskop sambil setengah melamun, sedih. Sekarang saya ngakak.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2018/02/28/bukan-review-eiffel-im-in-love-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3913</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/straight-face.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/confused.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/not-talking.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/yawn.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/thinking.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/surprised.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/straight-face.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menambah Ukuran Kertas Custom Size</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2018 04:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agak Teknis]]></category>
		<category><![CDATA[custom size]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft office 2007]]></category>
		<category><![CDATA[windows 10]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3900</guid>

					<description><![CDATA[Sejak menginstall Windows 10 saya kehilangan sesuatu yang sederhana tapi cukup penting buat kerjaan sehari-hari: custom size ukuran kertas pada office. Heran, padahal program yang saya pakai masih sama, Microsoft Office 2007 versi petani. Saya butuh ukuran kertas F4, 8.5 x 13, tapi yang disediakan cuma A4 (yang terlalu kecil) dan Legal (yang terlalu panjang). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sejak menginstall Windows 10 saya kehilangan sesuatu yang sederhana tapi cukup penting buat kerjaan sehari-hari: custom size ukuran kertas pada office. Heran, padahal program yang saya pakai masih sama, Microsoft Office 2007 <del>versi petani</del>. Saya butuh ukuran kertas F4, 8.5 x 13, tapi yang disediakan cuma A4 (yang terlalu kecil) dan Legal (yang terlalu panjang).</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil googling menyuruh saya untuk menambah setting pada print server properties, yang ndak saya temukan menunya. Setelah nyoba otak-atik sendiri, jebul gampang banget. Kalo sampeyan termasuk orang yang gaptek dan kehilangan menu custom size seperti saya, begini langkah menambah ukuran kertas pada windows 10 dan Microsoft Office 2007:<span id="more-3900"></span></p>
<ol>
<li>Klik menu cetak <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/menu-print/" rel="attachment wp-att-3902"><img loading="lazy" data-attachment-id="3902" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/menu-print/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png" data-orig-size="566,507" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="menu print" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png?w=566" class="aligncenter size-full wp-image-3902" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png" alt="" width="566" height="507" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png 566w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png?w=150&amp;h=134 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png?w=300&amp;h=269 300w" sizes="(max-width: 566px) 100vw, 566px" /></a></li>
<li>Pilih printer yang akan digunakan, lalu klik properties <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/properties/" rel="attachment wp-att-3903"><img loading="lazy" data-attachment-id="3903" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/properties/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png" data-orig-size="553,430" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="properties" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png?w=553" class="aligncenter size-full wp-image-3903" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png" alt="" width="553" height="430" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png 553w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png?w=150&amp;h=117 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png?w=300&amp;h=233 300w" sizes="(max-width: 553px) 100vw, 553px" /></a></li>
<li>Klik tab Paper/Quality lalu klik Custom <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/paper/" rel="attachment wp-att-3904"><img loading="lazy" data-attachment-id="3904" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/paper/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png" data-orig-size="685,572" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="paper" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3904" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png" alt="" width="640" height="534" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png?w=640&amp;h=534 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png?w=150&amp;h=125 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png?w=300&amp;h=251 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png 685w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Klik New <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/new/" rel="attachment wp-att-3905"><img loading="lazy" data-attachment-id="3905" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/new/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png" data-orig-size="679,463" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="new" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3905" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png" alt="" width="640" height="436" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png?w=640&amp;h=436 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png?w=150&amp;h=102 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png?w=300&amp;h=205 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png 679w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Isi nama yang sampeyan mau, beserta ukuran yang dikehendaki, lalu klik Ok <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/add-custom/" rel="attachment wp-att-3906"><img loading="lazy" data-attachment-id="3906" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/add-custom/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png" data-orig-size="651,479" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="add custom" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3906" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png" alt="" width="640" height="471" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png?w=640&amp;h=471 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png?w=150&amp;h=110 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png?w=300&amp;h=221 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png 651w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Jeng jeng jeng! Ukuran kertas yang sampeyan bikin sudah muncul <a href="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/kertasku/" rel="attachment wp-att-3907"><img loading="lazy" data-attachment-id="3907" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/kertasku/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png" data-orig-size="695,652" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="kertasku" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png?w=640" class="aligncenter size-full wp-image-3907" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png" alt="" width="640" height="600" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png?w=640&amp;h=600 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png?w=150&amp;h=141 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png?w=300&amp;h=281 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png 695w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></li>
<li>Buat secangkir kopi lalu nikmati hari.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Jangan menghabiskan semua kerjaan hari ini. Kalo hari ini semua pekerjaan selesai, besok sampeyan bingung mau kerja apa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2018/02/13/menambah-ukuran-kertas-custom-size/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3900</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/menu-print.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/properties.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/paper.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/new.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/add-custom.png" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/02/kertasku.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Berlibur ke Pantai Bangsring dan Pulau Tabuhan</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2018 04:37:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berkelana]]></category>
		<category><![CDATA[banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[pantai bangsring]]></category>
		<category><![CDATA[pulau tabuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3870</guid>

					<description><![CDATA[Sekian tahun yang lalu seorang guru saya pernah mengatakan, &#8220;Istirahat adalah berganti dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain.&#8221; Beliau mengatakan hal itu saat kami, segerombolan pemalas yang terjebak dalam full day school, meminta rehat sewaktu kegiatan belajar di kelas. Beliau bersungguh-sungguh mengatakan hal itu, dan saya juga bersungguh-sungguh tidak mempercayainya. Istirahat itu ya istirahat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sekian tahun yang lalu seorang guru saya pernah mengatakan, &#8220;Istirahat adalah berganti dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain.&#8221; Beliau mengatakan hal itu saat kami, segerombolan pemalas yang terjebak dalam full day school, meminta rehat sewaktu kegiatan belajar di kelas. Beliau bersungguh-sungguh mengatakan hal itu, dan saya juga bersungguh-sungguh tidak mempercayainya. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/not-talking.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Istirahat itu ya istirahat, leyeh-leyeh, ndak ngapa-ngapain. Itulah kenapa saya selalu merasa ada yang ndak pas saat seseorang mengatakan, &#8220;Sampeyan sudah terlalu banyak bekerja, mbok ya istirahat, liburan dulu sana.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya jarang menemukan orang yang acara liburannya diisi dengan istirahat. Bermalas-malasan di kamar hotel, misalnya. Yang ada malah kadang ketemu tipikal orang liburan ala kejar setoran, &#8220;Mumpung di sini, ayo kita kunjungi semuanya.&#8221; Ndak peduli waktunya terlalu mepet, pokoknya yang penting pernah. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/oh-go-on.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mumpung Ibu di sini, kita liburan yuk.&#8221; Kata istri saya seminggu yang lalu. Ceritanya ibu mertua saya datang dari Jakarta, sudah lama ndak nengok cucu-cucunya. Saya mengiyakan, bukan semata karena ingin menyenangkan mertua, tapi karena saya memang merasa butuh liburan.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba diingat-ingat, apakah sampeyan memelankan kendaraan saat sedang terjadi kecelakaan demi melihat kendaraan yang hancur? Atau sampeyan berburu video gedung Bursa Efek Jakarta yang ambrol dengan para mahasiswa berjatuhan? Kalau iya, berarti sampeyan butuh liburan, karena di luar sana masih banyak pemandangan non musibah yang bisa sampeyan nikmati.<img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/whistling.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sempat mempertimbangkan Bali sebagai tempat berlibur, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Banyuwangi. Daripada ke Bali hanya demi mengejar predikat yang penting pernah, lebih masuk akal ke Banyuwangi yang jaraknya sekitar 276 km dan bisa ditempuh selama 7 jam 9 menit bermobil menurut google map.<span id="more-3870"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kendala yang mungkin timbul saat sampeyan memutuskan berlibur ke Banyuwangi adalah hotel. Banyuwangi merupakan salah satu tempat yang industri pariwisatanya sedang berkembang. Bukan perkara mudah untuk memesan dua kamar hotel dengan pemandangan bagus (baca: hotel menghadap laut) selama dua malam di akhir pekan. Akhirnya terpaksa kami memesan dua malam di hotel yang berbeda, itupun tiap kamar dipesan dengan aplikasi yang berlainan. Satu kamar saya pesan lewat <a href="http://www.traveloka.com"><span style="color:#4f81bd;">traveloka</span></a>, satunya lagi lewat <a href="http://www.agoda.com/"><span style="color:#4f81bd;">agoda</span></a>. Dan ternyata sodara-sodara, pesan lewat agoda harganya sedikit lebih murah&#8230;. <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/do-not-tell-anyone.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Hari Jumat kami berangkat dengan mobil sendiri. Karena masih hari kerja, saya berangkat jam 5 pagi, menghindari padatnya jalur Malang-Pasuruan saat orang-orang berangkat kerja. Pengennya sih sarapan di <a href="https://www.google.com/maps/uv?hl=id&amp;pb=!1s0x2dd703427639cf99:0x6045f1796868ae99!2m22!2m2!1i80!2i80!3m1!2i20!16m16!1b1!2m2!1m1!1e1!2m2!1m1!1e3!2m2!1m1!1e5!2m2!1m1!1e4!2m2!1m1!1e6!3m1!7e115!4s/maps/place/warung%2Bpak%2Bcip%2Bprobolinggo/@-7.7193556,113.5490"><span style="color:#4f81bd;">Warung Pak Cip</span></a> Paiton, apa daya saat waktu menunjukkan pukul tujuh dan kami baru sampai Dringu, Probolinggo, anak saya yang kecil sudah bilang lapar.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah sarapan di sebuah warung di Dringu, kami melanjutkan perjalanan. Santai, ndak ada acara kebut-kebutan. Bukan karena saya mengutamakan keselamatan, tapi lebih karena saya memang sopir amatir, ndak bisa ngebut. Acara berhenti berikutnya adalah saat mengisi bensin di <a href="https://www.google.com/search?q=pom%20bensin%20utama%20raya%20paiton&amp;ie=utf-8&amp;oe=utf-8&amp;client=firefox-b-ab&amp;safe=off&amp;npsic=0&amp;rflfq=1&amp;rlha=0&amp;rllag=-7724076,113620275,52&amp;tbm=lcl&amp;rldimm=10824194909686256826&amp;ved=0ahUKEwi71My_utvYAhXHlpQKHUFPD0oQvS4IUTAA&amp;rldoc=1"><span style="color:#4f81bd;">Utama Raya</span></a>, pom bensin di Situbondo yang juga memiliki rest area, hotel, dan toilet bersih dengan fasilitas air panas.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah melalui pantai <a href="https://www.google.com/maps/place/Pasir+Putih,+Bungatan,+Kabupaten+Situbondo,+Jawa+Timur/@-7.7090506,113.8006579,13z/data=!3m1!4b1!4m5!3m4!1s0x2dd721400ec15f25:0x43a7853abbfa53d7!8m2!3d-7.698725!4d113.8465758"><span style="color:#4f81bd;">Pasir Putih</span></a> yang menggoda untuk mampir, jalur panjang Situbondo yang membosankan, serta Taman Nasional Baluran dengan monyet-monyet berjejer di pinggir jalan, akhirnya sekitar pukul duabelas siang kami sampai di hotel untuk hari pertama, <a href="https://www.google.com/maps/place/Watu+Dodol+Hotel/@-8.0972402,114.4120114,15z/data=!4m5!3m4!1s0x0:0xef703d840886b7dc!8m2!3d-8.0972402!4d114.4120114"><span style="color:#4f81bd;">Hotel Watu Dodol</span></a>. Dan kesan pertama adalah, &#8220;Iki tenanan hotelnya?&#8221; <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/surprised.gif" /></p>
<p style="text-align:justify;">Penampakan dari tempat parkir benar-benar menipu, juelek, seperti tempat murahan. Tapi begitu masuk, anak-anak saya langsung teriak gembira. Kamar-kamar berbentuk cottage dengan pemandangan pantai jernih dan Pulau Bali di kejauhan. Kalau sampeyan berniat bermalam di pantai utara Banyuwangi, ini adalah salah satu hotel yang saya rekomendasikan.<img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/thumbs-up.gif" /></p>
<p>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112141101/'><img width="300" height="225" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3875" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112141101/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1515769861&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00095&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20180112141101" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112140801/'><img width="300" height="225" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3874" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112140801/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1515769680&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.000869&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20180112140801" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Favorit anak-anak, berenang.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140801.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112140331/'><img width="300" height="225" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3873" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112140331/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1515765811&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;64&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.001167&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20180112140331" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Mau mancing? Tinggal turun saja ke laut di depan kamar.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112140331.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112131853/'><img width="300" height="225" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3872" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112131853/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1515763133&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.001419&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20180112131853" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Bisa bersantai di depan hotel sambil menikmati angin&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112131853.jpg?w=640" /></a>
</p>
<p style="text-align:justify;">Hari pertama kami habiskan dengan leyeh-leyeh di hotel. Anak-anak berenang, sedangkan saya melamun merenungi arti hidup ini (uhuks!). Malamnya kami pergi ke kota Banyuwangi, cari makan. Kami terlalu malas untuk mencari review makanan di internet, yang kami lakukan adalah membuka aplikasi gojek dan melihat makanan apa yang paling banyak dipesan. Ketemu lah warung ayam betutu dan ayam pedas Garoes, dan rasanya tidak mengecewakan.</p>
<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_3887" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112225336/" rel="attachment wp-att-3887"><img aria-describedby="caption-attachment-3887" loading="lazy" data-attachment-id="3887" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img20180112225336/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1515797617&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;1000&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.04&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20180112225336" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Terima kasih Gojek!&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=640" class="size-medium wp-image-3887" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><p id="caption-attachment-3887" class="wp-caption-text">Terima kasih Gojek!</p></div></p>
<p style="text-align:justify;">Oleh seorang kawan saya disarankan ke pantai Merah pada hari Sabtu lalu dilanjutkan hari minggu ke Bangsring. Sebagai pelancong malas tentu saja pantai Merah langsung saya coret dari daftar, dua setengah jam di jalan rasanya cukup melelahkan. Hari Sabtu kami ke pantai Bangsring, jaraknya sekitar 1,4km dari jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Tiket masuk seribu rupiah per orang, ditambah parkir mobil lima ribu.</p>
<p style="text-align:justify;">Di pantai ini sampeyan bisa ke rumah apung yang berisi ikan-ikan hias, atau mau uji nyali berenang bersama hiu. Mau duduk-duduk santai sambil memberi makan ikan juga bisa, di situ ada yang jualan roti untuk makanan ikan, sepuluh ribu saja. Ongkos menyeberang ke rumah apung cukup lima ribu per orang. Tapi kalau sampeyan mau berkeliling naik perahu sebelum ke rumah apung, siapkan Rp 15.000 per orang untuk naik perahu biasa, atau Rp 25.000 per orang kalau mau naik speedboat.</p>
<p>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0025/'><img width="150" height="300" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg?w=150" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg?w=75 75w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" data-attachment-id="3877" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0025/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg" data-orig-size="576,1152" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0025" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Jangan lama-lama di sini, bikin mabok laut.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg?w=150" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0025.jpg?w=512" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0029/'><img width="150" height="300" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg?w=150" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg?w=75 75w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" data-attachment-id="3878" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0029/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg" data-orig-size="576,1152" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0029" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Ikan sekarang makannya roti.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg?w=150" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0029.jpg?w=512" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0032/'><img width="300" height="150" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3879" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0032/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg" data-orig-size="1152,576" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0032" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Mau nyemplung ke kolam hiu tapi lupa nyewa peralatan&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0032.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0024/'><img width="300" height="150" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3876" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0024/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg" data-orig-size="1152,576" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0024" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Penampakan rumah apung.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0024.jpg?w=640" /></a>
</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah ke Bangsring, sayang kalau ndak nyeberang ke pulau Tabuhan. Rogoh kocek agak dalam untuk yang ini. Ongkos ke pulau Tabuhan adalah Rp 500.000 untuk sewa perahu (maksimal isi 10 orang), Rp 50.000 untuk guide, lalu sewa alat snorkling Rp 30.000 untuk yang berbentuk kacamata, atau Rp 40.000 untuk yang fullface. Saran saya sih pilih yang bentuk kacamata saja, yang fullface agak ribet makainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau sampeyan keberatan membayar Rp 500.000 untuk sewa perahu sendiri, sampeyan bisa nitip nama di tempat pemesanan perahu, nunggu barengan. Kemarin kami bareng empat mahasiswa, lumayan ngirit Rp 200.000. Perjalanan ke pulau Tabuhan menurut guide-nya cuma butuh waktu 15 menit. Praktiknya sedikit lebih lama, dengan cipratan ombak yang cukup besar. Bawalah tas kresek untuk mengamankan barang sampeyan dari air laut selama perjalanan.</p>
<p>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0019/'><img width="150" height="300" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=150" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=75 75w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" data-attachment-id="3880" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0019/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg" data-orig-size="576,1152" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0019" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=150" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=512" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0005/'><img width="150" height="300" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=150" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=75 75w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" data-attachment-id="3881" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0005/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg" data-orig-size="576,1152" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0005" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=150" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=512" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0010/'><img width="300" height="150" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3882" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0010/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg" data-orig-size="1152,576" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0010" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0016/'><img width="300" height="225" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=300" class="attachment-medium size-medium" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=600 600w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-attachment-id="3883" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/img-20180116-wa0016/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg" data-orig-size="1280,958" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="IMG-20180116-WA0016" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=640" /></a>
</p>
<p style="text-align:justify;">Pulau Tabuhan ini pulau kecil dengan pantai berpasir putih. Lautnya tenang dan jernih. Ada tempat ganti baju dan warung yang menjual makanan ala kadarnya. Yang sedikit mengganggu adalah banyaknya sampah yang ditinggalkan pengunjung.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin di antara sampeyan ada yang berpikir, jauh-jauh ke Banyuwangi kok ndak kemana-mana? Ndak papa, seperti sudah saya bilang sebelumnya, saya ini pelancong yang malas. Dan lagi, liburan kok kejar setoran, apa masih belum cukup sampeyan dikejar-kejar target kerjaan? <img src="https://i0.wp.com/www.emoticonr.com/design/yahoo/whistling.gif" /></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2018/01/16/berlibur-ke-pantai-bangsring-dan-pulau-tabuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3870</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/not-talking.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/oh-go-on.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/whistling.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/do-not-tell-anyone.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/surprised.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/thumbs-up.gif" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112141101.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img20180112225336.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0019.jpg?w=150" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0005.jpg?w=150" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0010.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2018/01/img-20180116-wa0016.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://www.emoticonr.com/design/yahoo/whistling.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Patah Hati</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2017/09/11/patah-hati/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2017/09/11/patah-hati/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2017 16:03:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ndobos]]></category>
		<category><![CDATA[gak jelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3852</guid>

					<description><![CDATA[After all you&#8217;ve said to me You broke my confidence Took it all. Why can&#8217;t you see? It makes no difference to you, it seems What happens to me Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan patah hati sebagai &#8216;kecewa karena putus percintaan; kecewa karena harapannya gagal&#8217;. Sementara dalam buku The Tattoo Encyclopedia: A Guide to Choosing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/09/11/patah-hati/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati/" rel="attachment wp-att-3857"><img loading="lazy" data-attachment-id="3857" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/09/11/patah-hati/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg" data-orig-size="680,290" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3857" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=640" alt="" width="640" height="273" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg 680w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<blockquote><p>After all you&#8217;ve said to me</p>
<p>You broke my confidence</p>
<p>Took it all. Why can&#8217;t you see?</p>
<p>It makes no difference to you, it seems</p>
<p>What happens to me</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan patah hati sebagai &#8216;kecewa karena putus percintaan; kecewa karena harapannya gagal&#8217;. Sementara dalam buku The Tattoo Encyclopedia: A Guide to Choosing Your Tattoo, Teresa Green membuat visualisasinya dalam bentuk hati yang terbelah di tengah.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak penting lagi untuk dibahas bahwa simbol yang terlanjur populer tersebut menurut sebagian besar pendapat sebenarnya berasal dari bentuk jantung. Patah hati adalah suatu metafora yang digunakan untuk menjelaskan sakit emosional yang dirasakan seseorang setelah kehilangan orang yang dicintai. Atau bagi beberapa orang: kehilangan seseorang yang bahkan belum pernah dimiliki.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian orang mungkin akan mengatakan bahwa patah hati sebenarnya tak lebih dari sekadar omong kosong. Sebagaimana romantis adalah bagian dari romantika, sedih dan gembira pun hanyalah tentang kemampuan dalam mengolah rasa. Semua itu sebenarnya hanya ada di dalam kepala.</p>
<p style="text-align:justify;">Benar kah demikian?<span id="more-3852"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Benar dan salah dalam hidup memang tak pernah sederhana. Namun, setidaknya sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ethan Kross, seorang psikolog dari Universitas Michigan, bisa menunjukkan sesuatu kepada kita. Hasil riset yang dilakukan psikolog tersebut menyebutkan bahwa tersiram kopi panas dan ditinggalkan orang yang disayangi adalah dua jenis rasa sakit yang berbeda, namun sama-sama diproses oleh area otak yang bernama <em>somatosensory cortex</em> dan <em>dorsal posterior insula</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil penelitian itu bisa memberi sedikit gambaran bahwa patah hati memang sesuatu yang nyata. Bukan sekadar perasaan menye-menye yang dibuat-buat. Kalau sampeyan ingin mempelajari lebih lanjut silakan baca artikelnya di <a href="https://www.scientificamerican.com/article/what-causes-chest-pains/">sini</a> dan di <a href="http://ns.umich.edu/new/releases/8332-study-illuminates-the-pain-of-social-rejection">sini</a>. Bukannya saya tak mau menjelaskan, tapi lebih karena kemampuan bahasa Inggris saya yang amat memprihatinkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam <a href="https://www.wattpad.com/374452118-psikologi-25-patah-hati">artikel</a> lain dijelaskan bahwa saat sampeyan stress, otak akan mengirimkan kortisol dan epinephrine, hormon yang menimbulkan reaksi perlawanan dan melarikan diri. Misalnya dalam kondisi yang berbahaya, hormon kortisol akan akan memicu otot untuk bergerak menghindarinya. Di sini lah celakanya. Karena, saat patah hati tidak ada gerak fisik yang terjadi, sampeyan hanya lari dari kenyataan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berlebihnya hormon kortisol membuat sistem kekebalan tubuh kelelahan sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap serangan bakteri dan virus. Pada saat yang sama kehadiran hormon tersebut juga mengganggu aliran darah ke sistem pencernaan, sehingga nafsu makan menghilang dan terjadi gangguan pencernaan. Hal ini membuat seseorang makin kehilangan energi dan mempengaruhi seluruh tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana jenis sakit-sakit lainnya, reaksi tiap orang bisa jadi berbeda-beda. Ada yang biasa saja, ada yang mendadak puitis, ada juga beberapa yang memilih untuk melarikan diri dengan cara-cara di luar nalar. Akan tetapi, satu hal yang pasti, patah hati itu nyata.</p>
<p style="text-align:justify;">Proses penyembuhan patah hati secara umum terbagi dalam empat tahap:</p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Mengidentifikasi perasaan atau rasa sakit yang mengganggu. Apakah itu marah, benci, kecewa, dan sebagainya;</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Berdamai dengan perasaan tersebut;</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Memiliki motivasi untuk bergerak maju;</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Berkomitmen untuk mulai melangkah.</div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Lingkungan yang kondusif bisa mempercepat proses penyembuhan. Betapa pun keluhan yang berlebih membuat orang sedih jadi terlihat menyedihkan, berilah lebih banyak empati alih-alih penghakiman. Jangan seperti Kang Noyo.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa pasalnya?</p>
<p style="text-align:justify;">Syahdan, jaman Kang Noyo masih sekolah, ada mbak-mbak teman mainnya yang curhat. &#8220;Mas, aku baru saja putus. Mantanku kok jadi begitu ya? Stress, sering mabuk-mabukan,&#8221; kata si Mbak.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukannya memberi saran semacam, &#8220;Mbok kamu nitip ke kawan-kawannya biar dijaga, ditemani selama proses <em>recovery</em>.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kang Noyo cuma bilang, &#8220;Lha mbok ben, biasa itu. Dia cuma nyari perhatian. Nanti kan ya sembuh sendiri.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Sekian waktu berlalu, perilaku sang mantan makin mengkhawatirkan. Pun begitu, saat si Mbak curhat lagi, Kang Noyo cuma berkomentar, &#8220;Percaya lah, what doesn&#8217;t kill you make you stronger. Cowok ndak serapuh itu, kok. Ndak usah khawatir, ndak ndak kalo dia mati.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya hampir yakin, Kang Noyo meneruskan dalam hati, &#8220;Kalau pun dia mati, itu namanya seleksi alam.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kejam sepertinya, dan sepertinya memang kejam. Namun, Kang Noyo ternyata menyimpan motif tersembunyi. &#8220;Apa itu, Kang?&#8221; tanya saya bertahun-tahun kemudian.</p>
<p style="text-align:justify;">Kang Noyo menjawab lirih, &#8220;Waktu itu ada satu hal yang ndak sempat kusampaikan ke mbaknya, biarkan saja mantanmu, aku jane yo seneng kowe&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Oalah, Kang.</p>
<p style="text-align:justify;">Jiyan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:right;"><em>Lirik di awal tulisan dicuplik dari lagu What Happens to Me, McAuley Schenker Group. Gambar diambil dari <a href="https://setipe.com/advice/memulai-langkah-baru/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati">sini</a>.</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2017/09/11/patah-hati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>9</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3852</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/09/tanya-setipe-bagaimana-cara-memulihkan-diri-paska-patah-hati.jpg?w=640" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menulis dengan Gawai</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2017/09/10/menulis-dengan-gawai/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2017/09/10/menulis-dengan-gawai/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2017 14:25:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ndobos]]></category>
		<category><![CDATA[gak jelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/2017/09/10/menulis-dengan-gawai/</guid>

					<description><![CDATA[Pernah di suatu masa, saya ingin sekali memiliki gawai dengan layar sentuh. Yang terbayang waktu itu, layarnya lebar sehingga memudahkan saya untuk menulis komentar di blog teman-teman. Maklum lah, jaman itu blog masih berjaya. Jaman orang masih belum percaya bahwa makhluk bernama twitter, instagram dan kawan-kawannya akan mampu menenggelamkan tulisan-tulisan panjang. Sempat terbayang juga, dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pernah di suatu masa, saya ingin sekali memiliki gawai dengan layar sentuh. Yang terbayang waktu itu, layarnya lebar sehingga memudahkan saya untuk menulis komentar di blog teman-teman. Maklum lah, jaman itu blog masih berjaya. Jaman orang masih belum percaya bahwa makhluk bernama twitter, instagram dan kawan-kawannya akan mampu menenggelamkan tulisan-tulisan panjang.</p>
<p style="text-align:justify;">Sempat terbayang juga, dengan gawai yang papan kuncinya berbentuk qwerty, saya bisa menulis di mana saja. Tanpa harus terpaku di depan komputer. Waktu itu senjata andalan saya &#8220;cuma&#8221; Sony Ericsson K810 yang baterainya sudah menggembung dan sebuah komputer rakitan dengan prosesor Celeron, hasil kredit pula.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, sesuatu memang akan selalu terlihat indah saat berada di luar jangkauan. Setelah android menggurita dan hampir semua gawai yang beredar di pasaran menggunakan layar sentuh, dua hal yang dulu saya bayangkan hampir tak pernah terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini saya menggunakan gawai keluaran Oppo, sebuah merk yang beberapa die hard fans-nya sering meledek Xiaomi. Mungkin mereka sedang membayangkan iphone dengan penggemar setia yang rela tidur di tenda demi mendapat antrian pertama saat sebuah produk baru dirilis. Jangan tanya apa kelebihannya, ini iphone, cukup itu saja. Dan Oppo sekilas memang terlihat seperti Iphone wannabe, bukan?</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah dengan gawai berlayar sentuh lantas menjadikan saya rajin menyambangi blog untuk kemudian meninggalkan jejak di sana? Tidak. Sama halnya dengan tingkat kerajinan menulis saya yang sama sekali tak bertambah. Sekali lagi, sesuatu akan terlihat lebih indah saat berada di luar jangkauan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan kalau pun gawai yang saya miliki adalah Samsung Galaxy Note yang harganya setara (bahkan lebih mahal) komputer jinjing, saya tak yakin produktivitas menulis akan meningkat. Saya bukanlah Puthut EA, kepala suku Mojok, yang menghasilkan beberapa buah buku dari gawainya. Terlalu jauh kalau saya melihat ke sana. Sekadar status facebook atau cuitan twitter yang bermutu saja, saya tak mampu membuatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tulisan ini memang tak jelas jeluntrungannya. Ini lantaran&nbsp;<a style="font-size:16px;" href="https://blog.bngpy.id/2017/09/10/humans/">Bang Pay</a>, yang dalam seminggu ini mengunggah dua buah tulisan. Keduanya ditulis dengan gawai. Saya penasaran ingin mencoba, sudah, itu saja.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2017/09/10/menulis-dengan-gawai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3847</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ladang Coffee Malang</title>
		<link>https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/</link>
					<comments>https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mas stein]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Aug 2017 16:05:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berkelana]]></category>
		<category><![CDATA[kafe]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mastein.wordpress.com/?p=3818</guid>

					<description><![CDATA[Setinggi-tinggi bangau terbang, akhirnya ke ladang juga. Demikian kata pepatah. Mungkin sampeyan pernah mendengarnya dalam versi yang lain. Tak perlu terlalu diambil hati. Kalau istilah kopitiam dan open mic saja bisa dipatenkan, apalah susahnya mengganti sebuah kata dalam pepatah? Di Malang, sampeyan boleh saja sudah cangkruk di Java Dancer, kafe legendaris yang sudah menjual kopi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Setinggi-tinggi bangau terbang, akhirnya ke ladang juga. Demikian kata pepatah. Mungkin sampeyan pernah mendengarnya dalam versi yang lain. Tak perlu terlalu diambil hati. Kalau istilah <a href="https://tirto.id/sengketa-merek-nan-konyol-ctNZ">kopitiam dan open mic saja bisa dipatenkan</a>, apalah susahnya mengganti sebuah kata dalam pepatah?</p>
<p style="text-align:justify;">Di Malang, sampeyan boleh saja sudah cangkruk di Java Dancer, kafe legendaris yang sudah menjual kopi beneran saat yang lain masih nyeduh kopi sachet-an. Atau <a href="https://mastein.wordpress.com/2013/01/22/vosco-coffee/">Vosco Coffee</a> yang parkirannya ndak pernah kosong. Atau mungkin Starbucks, tempat orang rela antri untuk minum kopi dengan gelas plastik. Namun sampeyan belum benar-benar ngopi sebelum sampeyan leyeh-leyeh di sini, Ladang Coffee.</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123132/" rel="attachment wp-att-3820"><img loading="lazy" data-attachment-id="3820" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123132/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502109093&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;1000&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.050005&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807123132" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=640" class="aligncenter size-large wp-image-3820" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=640" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px"></a></p>
<p><span id="more-3818"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ngopi itu bukan semata soal roasting, brewing, atau apalah istilah yang ruwet-ruwet itu. Ngopi bagi saya adalah sarana kontemplasi. Baiklah, kontemplasi itu ketinggian. Berhubung kemarin juragan saya bilang, &#8220;Nek ngomong ojo dhuwur-dhuwur, mundhak kesampluk montor mabur.&#8221; Saya ganti saja. Tempat ngopi yang ideal bagi saya haruslah enak buat melamun. Dan di Malang, bagi saya belum ada tempat ngopi yang enak buat melamun melebihi Ladang Coffee.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu keunggulan Ladang Coffee dibanding tempat ngopi yang lain adalah lokasi. Dengan lokasi yang ndak pas di tepi jalan utama, tepatnya di Jalan Guntur No 31, Oro-oro Dowo, Klojen, Malang, kafe ini cenderung sepi. Ndak cuma sepi dari lalu lalang kendaraan bermotor, tetapi juga relatif sepi pengunjung. Kecuali sampeyan pas apes, datang berbarengan dengan acaranya klub Pajero Sport yang kadang berkumpul di sini.</p>
<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_3829" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123404/" rel="attachment wp-att-3829"><img aria-describedby="caption-attachment-3829" loading="lazy" data-attachment-id="3829" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123404/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502109244&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;50&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.005736&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807123404" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Bangunan jaman Belanda&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=640" class="size-large wp-image-3829" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=640" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px"></a><p id="caption-attachment-3829" class="wp-caption-text">Bangunan jaman Belanda</p></div></p>
<p style="text-align:justify;">Bangunan yang digunakan Ladang Coffee merupakan bangunan lama. Dalam kondisi yang berbeda mungkin tempat ini cocok sekali dipakai acara uji nyali dunia lain. Ada nuansa yang ndak bisa sampeyan dapatkan pada bangunan-bangunan artistik modern.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sini sampeyan bisa pilih bersantai di sofa, atau kalau mau lebih privat sampeyan bisa pilih tempat di dalam. Mau lebih ngumpet lagi? Silakan pilih tempat di lantai dua. Ini sebenarnya mau ngopi apa main petak umpet, tho?</p>
<p>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123517/'><img width="640" height="480" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=640" class="attachment-large size-large" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" data-attachment-id="3830" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123517/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502109317&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.029995&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807123517" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Kalau mau ngobrol serius bisa pilih tempat di dalam&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123517.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807122350/'><img width="640" height="480" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=640" class="attachment-large size-large" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" data-attachment-id="3822" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807122350/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502108631&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;1000&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.029995&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807122350" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Enak buat leyeh-leyeh&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122350.jpg?w=640" /></a>
<a href='https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807122329/'><img width="640" height="480" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=640" class="attachment-large size-large" alt="" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" data-attachment-id="3821" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807122329/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502108609&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.029995&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807122329" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Meskipun di luar namun tidak bising&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807122329.jpg?w=640" /></a>
</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi sampeyan yang muslim, ada mushola yang lumayan representatif di lantai dua. Disediakan sandal jepit juga untuk berwudhu. Maksud saya bukan wudhunya pakai sandal jepit. Wudhu tetep pakai air. Sandal jepit itu dipakai untuk menuju ke tempat wudhu, paham?</p>
<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_3832" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807140845/" rel="attachment wp-att-3832"><img aria-describedby="caption-attachment-3832" loading="lazy" data-attachment-id="3832" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807140845/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502114926&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;640&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.029995&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807140845" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Cukup hidup sampeyan saja yang salah arah. Arah kiblat jangan.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=640" class="size-large wp-image-3832" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=640" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px"></a><p id="caption-attachment-3832" class="wp-caption-text">Cukup hidup sampeyan saja yang salah arah. Arah kiblat jangan.</p></div></p>
<p style="text-align:justify;">Menu makanan dan minumannya lumayan banyak. Saya ndak bilang lengkap lho ya. Takutnya sampeyan nanti protes, kok ndak ada sempol? Dari makanan ringan sampai yang berat, ada. Favorit saya kalau lagi ke sini adalah Mesoh Mie, mie dengan irisan cabai dan keju parut, pedes wuenak! Untuk minumannya saya biasa pesen Salt Caramel Mocca, yang panas.</p>
<p><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/#gallery-3818-11-slideshow">Klik untuk melihat slideshow</a></p>
<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_3831" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123924/" rel="attachment wp-att-3831"><img aria-describedby="caption-attachment-3831" loading="lazy" data-attachment-id="3831" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807123924/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502109565&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;500&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.029995&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807123924" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Ssambelnya lumayan nendang&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=640" class="wp-image-3831 size-large" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=640" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px"></a><p id="caption-attachment-3831" class="wp-caption-text">Sambelnya lumayan nendang</p></div></p>
<p style="text-align:justify;">Sampeyan yang fakir benwit, jangan kuatir, di sini tersedia wifi yang lumayan kenceng. Kalo persediaan malu sampeyan mulai menipis, sampeyan bisa streaming film tanpa perlu misuh-misuh karena nunggu buffering.</p>
<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_3833" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807141054/" rel="attachment wp-att-3833"><img aria-describedby="caption-attachment-3833" loading="lazy" data-attachment-id="3833" data-permalink="https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/img20170807141054/" data-orig-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg" data-orig-size="4160,3120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;2.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;A1601&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1502115055&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;3.5&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;1250&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.059999&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;1&quot;}" data-image-title="IMG20170807141054" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Di sini menyediakan kopi yang sudah dikemas, boleh dibawa pulang, setelah dibayar tentunya.&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=300" data-large-file="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=640" class="size-large wp-image-3833" src="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=640" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=640 640w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=1280 1280w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=150 150w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=300 300w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=768 768w, https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=1024 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px"></a><p id="caption-attachment-3833" class="wp-caption-text">Di sini menyediakan kopi yang sudah dikemas, boleh dibawa pulang, setelah dibayar tentunya.</p></div></p>
<p style="text-align:justify;">Oiya, pesan saya, kalau sampeyan ke sini jangan melewati tanggal 10. Apa pasalnya? Soale di atas tanggal itu akan lebih masuk akal kalau nongkrongnya bukan di sini, melainkan di Warung Mbok Darmi.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu saya, sih.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mastein.wordpress.com/2017/08/18/ladang-coffee-malang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3818</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/2a5d7292278ee09075250b31891f64188d792a7dfe2eb7d7521c29cf0c0c8631?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">mas stein</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123132.jpg?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123404.jpg?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807140845.jpg?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807123924.jpg?w=640" medium="image" />

		<media:content url="https://mastein.wordpress.com/wp-content/uploads/2017/08/img20170807141054.jpg?w=640" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
