<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MediaSiber.com</title>
	<atom:link href="http://mediasiber.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mediasiber.com</link>
	<description>Singkat Beritanya, Akurat Isinya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Oct 2026 01:14:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>http://mediasiber.com/wp-content/uploads/2016/09/g4222.png</url>
	<title>MediaSiber.com</title>
	<link>http://mediasiber.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakapolri Dorong Kapasitas Sepolwan, Target Pendidikan 1.000 Polwan pada 2027</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/10/01/wakapolri-dorong-kapasitas-sepolwan-target-pendidikan-1-000-polwan-pada-2027/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/10/01/wakapolri-dorong-kapasitas-sepolwan-target-pendidikan-1-000-polwan-pada-2027/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 01:14:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#Wakapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Komjen Dedi Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Sepolwan]]></category>
		<category><![CDATA[Sepolwan Lemdiklat Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25067</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA – Cara belajar calon Polisi Wanita (Polwan)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA – Cara belajar calon Polisi Wanita (Polwan) di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri terus berubah. Outcome Based Education (OBE) dan Learning Management System (LMS) kini menjadi bagian dari transformasi pendidikan untuk memastikan siswa tidak hanya memahami materi, tetapi memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan saat bertugas di tengah masyarakat.</p>
<p>Hal tersebut menjadi perhatian Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. saat mengunjungi Sepolwan Lemdiklat Polri, Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026).</p>
<p>Wakapolri menyapa dan berdialog langsung dengan para siswa, termasuk Polwan yang memiliki prestasi di bidang akademik, bahasa dan olahraga. Ia juga mengunjungi kelas digital, kelas judo, kelas menembak dan dormitory untuk melihat langsung proses pendidikan sekaligus kehidupan siswa.</p>
<p>“Masyarakat berubah, tantangan berubah, maka cara kita belajar juga harus berubah. Polwan ke depan harus mampu menggunakan teknologi, berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik dan memahami kebutuhan masyarakat,” ujar Wakapolri.</p>
<p><strong>Bukan Sekadar Belajar Materi</strong></p>
<p>OBE mengubah orientasi pendidikan dari sekadar menyampaikan materi menjadi memastikan kompetensi siswa benar-benar terbentuk.</p>
<p>Siswa didorong memahami apa yang harus mereka kuasai, bagaimana menggunakan pengetahuan tersebut dan bagaimana menerapkannya dalam situasi nyata.</p>
<p>Sementara LMS menjadi bagian dari digitalisasi pendidikan yang memperluas ruang belajar. Dengan sistem tersebut, siswa dapat mengakses materi, mengikuti pembelajaran, berdiskusi dan mendapatkan evaluasi secara lebih terintegrasi.</p>
<p>Kasepolwan Lemdiklat Polri Kombes Pol. Dr. Melda Yanny, S.I.K., M.H. mengatakan penggunaan laptop, OBE dan LMS telah diterapkan dalam proses pembelajaran.</p>
<p>“Siswa sekarang merupakan generasi yang sangat dekat dengan teknologi. Karena itu proses pembelajaran juga harus melibatkan teknologi. Pengajar menjadi fasilitator, sementara siswa didorong untuk aktif berdiskusi dan berpikir kritis,” jelas Melda.</p>
<p>Wakapolri pun mengingatkan siswa agar memanfaatkan teknologi untuk memperluas pengetahuan.</p>
<p>“Jangan hanya menjadi siswa yang menunggu diberi tahu. Jadilah pembelajar yang aktif. Teknologi sudah memberikan begitu banyak sumber pengetahuan. Gunakan itu untuk memperkuat kemampuan kalian,” pesan Wakapolri.</p>
<p><strong>Belajar di Kelas, Menguji di Lapangan</strong></p>
<p>Transformasi pembelajaran tidak berhenti di depan layar.</p>
<p>Wakapolri menekankan agar pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan melalui latihan kerja (latja).</p>
<p>Salah satu kemampuan yang harus diperkuat adalah komunikasi. Polwan harus mampu mendengarkan masyarakat, menjelaskan kebijakan dan berkomunikasi secara tepat sesuai kewenangan.</p>
<p>Kemampuan tersebut semakin penting ketika Polri terlibat dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk perlindungan sosial.</p>
<p>“Polisi bekerja dengan masyarakat. Karena itu kemampuan komunikasi menjadi kompetensi utama. Apa yang dipelajari di kelas harus bisa dibawa ke lapangan,” kata Wakapolri.</p>
<p><strong>Wakapolri Menyapa dan Berdialog dengan Polwan Berprestasi</strong></p>
<p>Dalam kunjungannya, Wakapolri tidak hanya melihat proses pembelajaran, tetapi menyapa dan berdialog langsung dengan siswa.</p>
<p>Wakapolri menggali pengalaman, prestasi dan kemampuan yang mereka miliki, sekaligus memberikan motivasi agar para siswa tidak berhenti mengembangkan diri.</p>
<p>Salah satunya Fransina Putri Iriani Blesya, Nosis 184, kelas 3B, siswa kiriman Polda Papua Barat Daya.</p>
<p>Fransina merupakan lulusan SMA dengan Kurikulum Merdeka dan pernah memperoleh beasiswa penuh Pemerintah New South Wales untuk menempuh Bachelor of Chemical Engineering di Macquarie University, Sydney, Australia.</p>
<p>Ia menguasai Bahasa Inggris aktif dan Bahasa Spanyol pasif serta memiliki prestasi OSN-P Ekonomi, OSN-P Astronomi, Olimpiade Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin, Paskibraka tingkat provinsi dan Exhibition NZ Science.</p>
<p>Ayahnya, Eduard Blesya, bekerja sebagai nelayan, sedangkan ibunya, Supriyani, merupakan guru.</p>
<p><strong>9 Siswa Sepolwan Berlaga di Ajang Internasional</strong></p>
<p>Talenta siswa juga terlihat dari 9 siswa yang mengikuti kompetisi olahraga internasional.</p>
<p>Sebanyak 8 siswa mengikuti ASEAN Games di Jepang, sedangkan 1 siswa mengikuti Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di China dan Chili.</p>
<p><strong>Tinju – ASEAN Games Jepang</strong></p>
<p>* Nabila – Nosis 648, Kelas 2F.</p>
<p><strong>Hockey – ASEAN Games Jepang</strong></p>
<p>* Fatma Sri Hapsari – Nosis 417, Kelas 2D.<br />
* Dea Destian – Nosis 444, Kelas 3D.<br />
* Natasya Naiborhu – Nosis 400, Kelas 1D.<br />
* Richa Azlia – Nosis 649, Kelas 2F.<br />
* Asri Dewi Prasasti – Nosis 675, Kelas 3F.<br />
* Innes Aditiya – Nosis 324, Kelas 3C.</p>
<p><strong>Balap Sepeda – ASEAN Games Jepang</strong></p>
<p>* Ayustina Delia Priatna – Nosis 338, Kelas 4C.</p>
<p><strong>Panjat Tebing – Kejuaraan Dunia</strong></p>
<p>* Kadek Adi Asih – Nosis 066, Kelas 3A.</p>
<p>Keberadaan para siswa tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Polwan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan prestasi di luar kompetensi kepolisian.</p>
<p><strong>Dari Bahasa Asing hingga Seni dan Komunikasi</strong></p>
<p>Pemetaan talenta Sepolwan menunjukkan kemampuan siswa sangat beragam.</p>
<p>Di bidang bahasa asing terdapat siswa yang menguasai Bahasa Inggris, Arab, Turki dan Spanyol.</p>
<p>Di bidang olahraga terdapat pengalaman internasional dalam cabang downhill, kabaddi, judo, futsal, dayung, karate, panjat tebing, bulutangkis, hockey, menembak dan kick boxing.</p>
<p>Prestasi nasional juga tercatat dalam Karate, Taekwondo, Pencak Silat, Voli, Kempo, Bulutangkis, Selam dan Hockey Indoor.</p>
<p>Di bidang seni, siswa memiliki kemampuan memainkan gitar, keyboard, biola, flute dan saxophone, serta bernyanyi, menciptakan lagu, paduan suara dan tari tradisional.</p>
<p>Sementara di bidang komunikasi terdapat siswa dengan kemampuan public speaking, MC formal, moderator, talkshow hingga stand-up comedy.</p>
<p><strong>Wakapolri: Prestasi Harus Jadi Modal Berkembang</strong></p>
<p>Wakapolri menegaskan bahwa prestasi siswa tidak boleh berhenti sebagai penghargaan.</p>
<p>Kemampuan yang sudah terlihat sejak pendidikan perlu dipetakan dan dikembangkan sebagai bagian dari manajemen talenta Polri.</p>
<p>“Prestasi jangan berhenti sebagai piala. Jadikan prestasi sebagai modal untuk terus belajar dan berkembang. Kalian harus terus meningkatkan kemampuan karena tantangan Polri ke depan semakin kompleks,” ujar Wakapolri.</p>
<p>Siswa Polwan yang berprestasi juga didorong memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan lanjutan, termasuk S1 STIK dan program pendidikan yang didukung LPDP.</p>
<p><strong>Kelas Judo, Menembak hingga Dormitory</strong></p>
<p>Dalam kunjungannya, Wakapolri melihat langsung sejumlah fasilitas pendidikan.</p>
<p>Di kelas digital, Wakapolri melihat penerapan pembelajaran berbasis teknologi.</p>
<p>Di kelas judo dan kelas menembak, Wakapolri melihat proses pembentukan keterampilan dan kesiapan fisik siswa.</p>
<p>Sementara di dormitory, Wakapolri melihat kehidupan siswa di luar kelas yang menjadi bagian dari pembentukan disiplin, kemandirian dan kebersamaan.</p>
<p>Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog langsung antara pimpinan Polri dengan generasi Polwan yang sedang dipersiapkan untuk bertugas.</p>
<p><strong>Menyiapkan Polwan untuk Masyarakat yang Terus Berubah</strong></p>
<p>Wakapolri berharap kapasitas Sepolwan dapat dimaksimalkan sehingga pada 2027 mampu mendidik 1.000 Polwan, dengan tetap memperhatikan kesiapan sarana-prasarana dan kualitas pendidikan.</p>
<p>Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S., M.Si. menyampaikan bahwa Lemdiklat terus melakukan pembaruan sistem pendidikan, termasuk penguatan LMS dan kerja sama pendidikan internasional.</p>
<p>Transformasi Sepolwan bukan sekadar digitalisasi.</p>
<p>OBE mengubah orientasi pembelajaran menjadi kompetensi. LMS memperluas ruang belajar. Latja menghubungkan teori dengan praktik. Sementara pemetaan prestasi membuka ruang pengembangan talenta.</p>
<p>Semua diarahkan pada satu kebutuhan: mempersiapkan Polwan yang mampu menghadapi masyarakat yang semakin dinamis, kritis dan dekat dengan teknologi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/10/01/wakapolri-dorong-kapasitas-sepolwan-target-pendidikan-1-000-polwan-pada-2027/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angkatan Ketiga Segera Dibuka, SMA KTB Perkuat Kesiapan Fasilitas dan Pembelajaran</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/29/angkatan-ketiga-segera-dibuka-sma-ktb-perkuat-kesiapan-fasilitas-dan-pembelajaran/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/29/angkatan-ketiga-segera-dibuka-sma-ktb-perkuat-kesiapan-fasilitas-dan-pembelajaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 14:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#Wakapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Komjen Pol Dedi Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Kemala Taruna Bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[SMA KTB Angkatan Ketiga]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB SMA KTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25063</guid>

					<description><![CDATA[BOGOR – Sehari setelah membuka Seleksi Penerimaan Murid...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BOGOR – Sehari setelah membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga Tahun Ajaran 2027/2028, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., kembali mengecek kesiapan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Bogor, Selasa (29/9/2026).</p>
<p>Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Wakapolri mengawal pengembangan SMA KTB agar semakin siap menerima siswa baru. Pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas, mutu pembelajaran, tata kelola, penguatan karakter, budaya literasi, pengembangan teknologi, hingga standar layanan pendidikan.</p>
<p>Wakapolri meninjau sejumlah fasilitas utama sekolah, mulai dari lapangan sepak bola dan lintasan jogging, ruang siswa, asrama, rumah tenaga pendidik, perpustakaan hingga laboratorium robotik.</p>
<p>Ia meminta fasilitas yang telah tersedia dimanfaatkan secara optimal dan seluruh lingkungan sekolah dipastikan siap mendukung proses pembelajaran yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas.</p>
<p>“Yang kita siapkan bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi ekosistem pendidikan yang mampu membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan siswa menghadapi perkembangan zaman,” ujar Wakapolri.</p>
<p><strong>Hasil Akreditasi Jadi Bahan Pembenahan</strong></p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri berdiskusi dengan tim Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) mengenai proses dan hasil asesmen SMA KTB.</p>
<p>Tim asesor BAN-PDM memberikan apresiasi terhadap kemandirian siswa serta kemampuan akademik dan nonakademik yang telah berkembang di SMA KTB.</p>
<p>Proses akreditasi juga memberikan sejumlah masukan yang menjadi bahan penting bagi sekolah untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan mutu pembelajaran, tata kelola, kualitas peserta didik, dan standar layanan pendidikan.</p>
<p>Wakapolri menegaskan bahwa hasil akreditasi harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas sekolah.</p>
<p>“Setiap hasil dan masukan dari proses akreditasi harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki apa yang masih kurang dan memperkuat apa yang sudah baik. Yang kita bangun adalah sistem pendidikan yang terus belajar dan berkembang,” kata Wakapolri.</p>
<p>Dengan demikian, akreditasi tidak berhenti pada proses penilaian, tetapi menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu SMA KTB secara berkelanjutan.</p>
<p><strong>Perpustakaan Didorong Jadi Pusat Pembelajaran</strong></p>
<p>Wakapolri memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan perpustakaan SMA KTB. Perpustakaan diarahkan menjadi pusat pembelajaran dan interaksi akademik, bukan sekadar tempat menyimpan buku.</p>
<p>Pengembangannya akan memadukan koleksi fisik dengan layanan digital, termasuk peluang integrasi dengan Perpustakaan Nasional serta sistem pemanfaatan ruang belajar.</p>
<p>Jam layanan juga didorong lebih fleksibel hingga malam hari sehingga siswa memiliki ruang yang mendukung kegiatan belajar mandiri.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyerahkan sejumlah buku kepada perwakilan siswa Angkatan Kedua sebagai bagian dari penguatan budaya literasi.</p>
<p><strong>Robotik, AI, dan Teknologi Masa Depan</strong></p>
<p>Di laboratorium robotik, Wakapolri melihat pengembangan pembelajaran berbasis teknologi yang menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem pendidikan SMA KTB.</p>
<p>Ia mendorong agar pembelajaran terus berkembang pada bidang robotik, kecerdasan artifisial (AI), drone, dan teknologi masa depan.</p>
<p>SMA KTB juga didorong memanfaatkan sumber daya dan fasilitas teknologi yang dimiliki Polri, seperti Cyber Lab, Pusinafis, dan laboratorium forensik, sebagai bagian dari pengalaman belajar siswa.</p>
<p>Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia dan Divisi Hubungan Internasional juga diminta mengeksplorasi peluang pendidikan, pelatihan, short course, dan summer course di luar negeri, khususnya dalam bidang robotik, AI, drone, dan teknologi lainnya.</p>
<p>Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan dan pengalaman internasional siswa sekaligus memperkuat kemampuan mereka menghadapi perkembangan teknologi.</p>
<p><strong>SMA KTB Dikembangkan sebagai Learning Campus</strong></p>
<p>Pembenahan SMA KTB juga diarahkan untuk membangun konsep learning campus, yaitu lingkungan belajar yang tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kapasitas kepala sekolah dan tenaga pendidik.</p>
<p>Sekitar 500 tenaga pendidik ditargetkan dapat memperoleh pengembangan kapasitas dalam bidang manajemen sekolah dan kurikulum internasional.</p>
<p>Wakapolri juga meminta para taruna Akpol diberikan kesempatan mengunjungi SMA KTB untuk melihat langsung pengelolaan fasilitas, lingkungan pendidikan, dan sistem pembelajaran.</p>
<p>Konsep tersebut diharapkan menciptakan pertukaran pengalaman dan praktik pendidikan antara lembaga pendidikan Polri.</p>
<p><strong>Siapkan Angkatan Ketiga</strong></p>
<p>Pembenahan tersebut dilakukan bersamaan dengan persiapan penerimaan Angkatan Ketiga SMA KTB.</p>
<p>SPMB Tahun Ajaran 2027/2028 telah dibuka pada 28 September hingga 28 Oktober 2026 dengan kapasitas 180 siswa.</p>
<p>Proses penerimaan menggunakan prinsip blind admission dengan mengedepankan keterbukaan, kesetaraan, objektivitas, transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas. Seleksi dibuka melalui jalur reguler dan jalur undangan, termasuk bagi siswa berprestasi di bidang olahraga melalui O2SN.</p>
<p>Siswa Indonesia yang diterima akan memperoleh beasiswa penuh selama tiga tahun.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB terus meningkat. Pada Angkatan Pertama terdapat 11.765 pendaftar, kemudian meningkat menjadi 17.291 pendaftar pada Angkatan Kedua.</p>
<p>Sekretaris Eksekutif LPKTB Dirgayuza Setiawan mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan lebih dari 17.000 pendaftar dari seluruh Indonesia.</p>
<p>“Target kami tahun ini lebih dari 17 ribu pendaftar. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan putra-putri yang memang terbaik di seluruh Indonesia untuk mengikuti pendidikan selama tiga tahun di SMA KTB,” ujar Dirgayuza.</p>
<p>Menurut Dirgayuza, jajaran SMA KTB bersama Polri di daerah sebelumnya telah melakukan sosialisasi ke lebih dari 3.000 SMP di seluruh Indonesia.</p>
<p>Tahun ini juga disiapkan fasilitas tryout dan persiapan seleksi, khususnya di wilayah yang pada penerimaan sebelumnya masih memiliki jumlah pendaftar relatif rendah.</p>
<p>“Ini bukan kuota berdasarkan wilayah. Prinsipnya tetap seleksi berdasarkan kemampuan. Tetapi kami ingin memastikan informasi dan kesempatan mengikuti seleksi bisa menjangkau lebih banyak anak Indonesia,” kata Dirgayuza.</p>
<p>Dengan pembenahan yang terus dilakukan, SMA KTB diarahkan menjadi ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, karakter, kepemimpinan, literasi, teknologi, dan wawasan global.</p>
<p>Kesiapan Angkatan Ketiga tidak hanya dimaknai sebagai kesiapan ruang kelas dan fasilitas, tetapi juga kesiapan seluruh ekosistem pendidikan agar siswa dapat belajar dalam lingkungan yang memiliki standar mutu, tata kelola, dan budaya akademik yang terus berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/29/angkatan-ketiga-segera-dibuka-sma-ktb-perkuat-kesiapan-fasilitas-dan-pembelajaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dirgayuza: SMA KTB Buka Kesempatan Luas, Seleksi Tetap Kompetitif</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/28/dirgayuza-sma-ktb-buka-kesempatan-luas-seleksi-tetap-kompetitif/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/28/dirgayuza-sma-ktb-buka-kesempatan-luas-seleksi-tetap-kompetitif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 10:53:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#Wakapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa SMA KTB]]></category>
		<category><![CDATA[Dirgayuza]]></category>
		<category><![CDATA[Komjen Dedi Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Kemala Taruna Bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB SMA KTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25058</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA – SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA – SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) kembali mencari talenta terbaik dari seluruh Indonesia melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga Tahun Ajaran 2027/2028.</p>
<p>Pendaftaran dibuka mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026, dengan daya tampung 180 siswa. Para siswa Indonesia yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh selama tiga tahun pendidikan.</p>
<p>Sekretaris Eksekutif Lembaga Pendidikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (LPSKTB) Dirgayuza Setiawan mengatakan perluasan penjaringan dilakukan untuk memastikan kesempatan mengikuti seleksi dapat diketahui putra-putri potensial dari berbagai daerah.</p>
<p>“Target kami tahun ini lebih dari 17 ribu pendaftar. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan putra-putri yang memang terbaik di seluruh Indonesia untuk bisa mengikuti pendidikan selama tiga tahun di SMA KTB,” ujar Dirgayuza saat launching SPMB SMA KTB di Pusdalsis Lantai 5 Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/9/2026).</p>
<p>Pada penerimaan sebelumnya, jajaran Polri di daerah telah membantu melakukan sosialisasi ke lebih dari 3.000 SMP di seluruh Indonesia.</p>
<p>Menurut Dirgayuza, pola tersebut akan kembali diperkuat tahun ini. SMA KTB juga menyiapkan fasilitas ujian persiapan atau tryout, terutama bagi wilayah yang pada dua periode sebelumnya memiliki jumlah pendaftar atau keterwakilan siswa yang masih rendah.</p>
<p>“Ini bukan kuota berdasarkan wilayah. Prinsipnya tetap seleksi berdasarkan kemampuan. Tetapi kami ingin memastikan informasi dan kesempatan mengikuti seleksi bisa menjangkau lebih banyak anak Indonesia,” jelas Dirgayuza.</p>
<p>Ia menegaskan, perluasan penjaringan tidak mengubah prinsip seleksi yang objektif dan kompetitif. Dari ribuan pendaftar, hanya 180 siswa yang akan diterima pada Angkatan Ketiga.</p>
<p>Salah satu daya tarik SMA KTB adalah kesempatan memperoleh beasiswa penuh selama tiga tahun pendidikan bagi siswa Indonesia yang diterima. Dengan demikian, talenta potensial dari berbagai daerah dapat mengikuti pendidikan tanpa menjadikan persoalan biaya sebagai penghalang.</p>
<p>Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan oleh putra-putri Indonesia yang memenuhi persyaratan.</p>
<p>“Apabila memiliki putra-putri yang memenuhi syarat dan berminat menempuh pendidikan di SMA KTB, saya persilakan untuk mendaftarkan putra-putrinya. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti proses seleksi dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Dedi.</p>
<p>Dedi mengatakan SMA KTB dikembangkan bukan hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan akademik, karakter, kepemimpinan dan wawasan global.</p>
<p>“Kita ingin mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas, berjiwa pemimpin, memiliki kepedulian sosial dan mampu beradaptasi menghadapi perubahan dunia,” katanya.</p>
<p>Dikembangkan Jadi Learning Campus</p>
<p>Dirgayuza mengatakan SMA KTB juga dikembangkan sebagai learning campus. Konsep tersebut membuat SMA KTB tidak hanya menjadi tempat belajar siswa, tetapi juga ruang pengembangan bagi tenaga pendidik dan calon pemimpin sekolah.</p>
<p>“Kita di SMA KTB telah merancang SMA ini untuk menjadi learning campus. Kampus belajar tidak hanya untuk siswa-siswi yang belajar sebagai siswa SMA, tetapi juga untuk calon-calon pemimpin sekolah di mana pun mereka nantinya berada,” ujarnya.</p>
<p>Tahun ini, SMA KTB merencanakan penerimaan sekaligus pelatihan sekitar 500 tenaga pendidik dengan fokus pada pengelolaan sekolah berbasis kurikulum internasional.</p>
<p>Langkah tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi, tetapi juga memperkuat kapasitas guru dan kepemimpinan sekolah.</p>
<p>Dari sisi akademik, SMA KTB memadukan Kurikulum Nasional dengan International Baccalaureate (IB) dan telah memperoleh status IB World School.</p>
<p>Wakapolri menilai perpaduan kurikulum nasional dan internasional penting agar siswa memiliki identitas kebangsaan sekaligus kompetensi global.</p>
<p>“Perpaduan kurikulum nasional dan internasional ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya berakar kuat pada identitas bangsa, namun juga memiliki kompetensi dan wawasan global,” ujar Dedi.</p>
<p>SMA KTB juga memberikan pembinaan karakter, olahraga, seni dan berbagai kegiatan pengembangan diri.</p>
<p>Dengan target lebih dari 17 ribu pendaftar, sosialisasi ke ribuan sekolah, fasilitas persiapan seleksi dan beasiswa penuh bagi siswa yang diterima, SMA KTB membuka ruang lebih luas bagi talenta terbaik dari seluruh Indonesia untuk mengikuti proses seleksi dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun global.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/28/dirgayuza-sma-ktb-buka-kesempatan-luas-seleksi-tetap-kompetitif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakapolri Dedi Prasetyo: 180 Beasiswa Tersedia, Biaya Bukan Penghalang Masuk SMA KTB</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/28/wakapolri-dedi-prasetyo-180-beasiswa-tersedia-biaya-bukan-penghalang-masuk-sma-ktb/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/28/wakapolri-dedi-prasetyo-180-beasiswa-tersedia-biaya-bukan-penghalang-masuk-sma-ktb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 09:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#Wakapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa SMA KTB]]></category>
		<category><![CDATA[Komjen Dedi Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Kemala Taruna Bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[SMA KTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25053</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengajak putra-putri terbaik Indonesia mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) Tahun Ajaran 2027/2028.</p>
<p>Pendaftaran dibuka pada 28 September hingga 28 Oktober 2026 dengan daya tampung 180 siswa. Siswa Indonesia yang diterima akan memperoleh beasiswa penuh selama tiga tahun, termasuk akomodasi, makanan, dan seragam.</p>
<p>“Apabila memiliki putra-putri yang memenuhi syarat dan berminat menempuh pendidikan di SMA KTB, saya persilakan untuk mendaftarkan putra-putrinya. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti proses seleksi dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Dedi saat peluncuran SPMB di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/9/2026).</p>
<p>SMA KTB menyediakan kursi melalui jalur reguler dan undangan, termasuk bagi siswa berprestasi olahraga melalui O2SN. Seleksi dilakukan secara terbuka dan setara dengan sistem blind admission.</p>
<p>Dedi menegaskan biaya tidak boleh menjadi penghalang bagi calon siswa. “Jangan sampai ada putra-putri terbaik Indonesia yang mengurungkan niat untuk mendaftar hanya karena persoalan biaya,” tegasnya.</p>
<p>Antusiasme terhadap SMA KTB meningkat. Pada angkatan pertama terdapat 11.765 pendaftar, dengan 120 siswa diterima. Jumlah itu naik menjadi 17.291 pendaftar pada angkatan kedua, dengan 180 siswa diterima.</p>
<p>“Jumlah pendaftar ini bertambah hampir 52 persen, lebih dari 6.000 orang, hanya dalam waktu satu periode penerimaan,” kata Dedi.</p>
<p>SMA KTB memadukan Kurikulum Nasional dan International Baccalaureate (IB) serta telah berstatus IB World School. Siswa kelas X mengikuti kurikulum nasional sekaligus dipersiapkan menuju pembelajaran internasional, sedangkan kelas XI dan XII diproyeksikan mengikuti IB Diploma Programme.</p>
<p>“Perpaduan kurikulum nasional dan internasional ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya berakar kuat pada identitas bangsa, tetapi juga memiliki kompetensi dan wawasan global,” ujar Dedi.</p>
<p>Sekretaris Eksekutif Lembaga Pendidikan SMA KTB, Dirgayuza Setiawan, menargetkan jumlah pendaftar tahun ini kembali melampaui 17 ribu peserta.</p>
<p>“Target kami tahun ini lebih dari 17 ribu pendaftar. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan putra-putri yang memang terbaik di seluruh Indonesia untuk mengikuti pendidikan selama tiga tahun di SMA KTB,” katanya.</p>
<p>Dirgayuza menyebut sosialisasi SPMB sebelumnya telah menjangkau lebih dari 3.000 SMP di seluruh Indonesia melalui jajaran Polri di daerah.</p>
<p>Selain pendidikan akademik, SMA KTB memberikan pembinaan melalui 12 nilai karakter kebhayangkaraan serta pengembangan olahraga, seni, dan kegiatan nonakademik untuk membentuk siswa berintegritas, berjiwa pemimpin, dan mampu bersaing secara global.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/28/wakapolri-dedi-prasetyo-180-beasiswa-tersedia-biaya-bukan-penghalang-masuk-sma-ktb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolri Tegaskan Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan Jaga Persatuan dan NKRI</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/26/kapolri-tegaskan-sinergi-ulama-dan-umara-jadi-kekuatan-jaga-persatuan-dan-nkri/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/26/kapolri-tegaskan-sinergi-ulama-dan-umara-jadi-kekuatan-jaga-persatuan-dan-nkri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:43:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Baha]]></category>
		<category><![CDATA[Ngaji Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama dan Umara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25039</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Dalam acara Ngaji Kebangsaan bersama KH...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Dalam acara Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) di Rembang, Jawa Tengah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa sinergi antara ulama dan umara merupakan warisan sejarah perjuangan sejak merebut hingga mempertahankan kemerdekaan yang harus terus dijaga dan diperkuat.</p>
<p>“Umara dan ulama memiliki sejarah perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Saat ini, kita juga memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun bangsa,” ujar Kapolri.</p>
<p>Kapolri menekankan ulama berperan sebagai lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa, sementara Polri selaku umara memikul tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pengayoman agar agenda pembangunan berjalan baik di tengah keberagaman dan tantangan saat ini.</p>
<p>“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/26/kapolri-tegaskan-sinergi-ulama-dan-umara-jadi-kekuatan-jaga-persatuan-dan-nkri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tolak Eksploitasi Pekerja, Koalisi Buruh Desak Penghapusan Outsourcing dan Batasi Kontrak Maksimal 1 Tahun</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/24/tolak-eksploitasi-pekerja-koalisi-buruh-desak-penghapusan-outsourcing-dan-batasi-kontrak-maksimal-1-tahun/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/24/tolak-eksploitasi-pekerja-koalisi-buruh-desak-penghapusan-outsourcing-dan-batasi-kontrak-maksimal-1-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibu Susanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25049</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA — Sekitar 5.000 massa yang tergabung dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA —</strong> Sekitar 5.000 massa yang tergabung dalam Koalisi Besar Pejuang Buruh Indonesia memadati kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Gabungan dari puluhan elemen serikat buruh se-Jabodetabek dan Jawa Barat ini turun ke jalan untuk mengawal pembahasan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan agar tidak bernasib sama dengan UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan pekerja.</p>
<p>Dengan membawa sembilan unit mobil komando (mokom), bendera, serta spanduk tuntutan, massa mendesak pemerintah dan DPR RI mengakomodasi pasal-pasal krusial yang berhubungan dengan kesejahteraan buruh. Ketua Umum PP FSP, R. Abdullah, menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan RUU Ketenagakerjaan yang baru ini lebih berpihak pada pekerja dibandingkan aturan sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Kami meminta agar pemerintah memastikan regulasi yang baru bisa mengurangi sistem kerja alih daya (outsourcing) dan menjamin pemberian upah serta kompensasi yang layak bagi kaum buruh,&#8221; ujar Abdullah di hadapan massa aksi.</p>
<p>Secara lebih rinci, Presiden PPMI dan KBMI, Daeng Wahidin, mengungkapkan bahwa UU Cipta Kerja selama ini telah menurunkan daya beli masyarakat sehingga target pertumbuhan ekonomi 8% akan sulit tercapai. Ia pun mendesak adanya perbaikan radikal pada sistem kontrak. Menurut Daeng, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) tidak boleh mengeksploitasi pekerja dan harus dibatasi maksimal 1 tahun termasuk masa perpanjangan, untuk kemudian wajib diangkat menjadi karyawan tetap (PKWTT).</p>
<p>&#8220;Sistem outsourcing harus dihapus. Pemagangan juga hanya boleh diberlakukan untuk siswa atau mahasiswa sesuai kurikulum, bukan untuk pekerja di sektor produksi. Untuk pengupahan, kami meminta agar dihitung berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pada tahun berjalan, ditambah nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi,&#8221; urainya.</p>
<p>Daeng juga mengusulkan pembentukan Komite Pengawasan Ketenagakerjaan Tripartit (serikat pekerja, pemerintah, pengusaha) dan mengabarkan bahwa dokumen tuntutan buruh telah diterima oleh pihak Kepala Staf Kepresidenan (KSP).</p>
<p><strong>Ancaman Aksi Lanjutan dan Bantahan Isu Makar</strong><br />
Meski draf tuntutan telah diterima KSP, Ketua Umum KASBI Sunarno mengungkapkan masih ada sejumlah isu krusial yang belum diakomodasi ke dalam RUU. Karenanya, ia menyerukan massa untuk kembali menggelar unjuk rasa di Gedung DPR RI pada 29 September mendatang.</p>
<p>Puncak eskalasi peringatan disampaikan oleh Presiden KSPSI, Andi Gani. Ia menegaskan Koalisi Besar Pejuang Buruh Indonesia siap melipatgandakan kekuatan dan menggelar aksi besar berskala nasional pada awal Oktober jika DPR dan pemerintah tidak serius mengakomodasi pasal terkait pengupahan, jaminan sosial, dan outsourcing. Kendati demikian, Andi Gani membantah keras narasi hoaks yang menyebut gerakan buruh ini ditunggangi kepentingan politik untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>&#8220;Ini murni perjuangan buruh. Kami menegaskan komitmen Koalisi Besar Pejuang Buruh Indonesia untuk mendukung dan mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara konstitusional hingga tahun 2029,&#8221; tegas Andi.</p>
<p>Aksi yang mewakili berbagai federasi besar seperti SPSI AG, SBSI 1992, KASBI, hingga ASPEK ini berlangsung dengan tertib. Menjelang bubar, Andi Gani secara khusus mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat yang telah mengamankan jalannya penyampaian aspirasi puluhan ribu buruh secara damai, sebelum akhirnya massa diarahkan pulang ke wilayah masing-masing menunggu hasil perundingan lanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/24/tolak-eksploitasi-pekerja-koalisi-buruh-desak-penghapusan-outsourcing-dan-batasi-kontrak-maksimal-1-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JARI 98 Minta Dugaan Penggelapan Motor di Kediri Diusut Berdasarkan Bukti</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/23/jari-98-minta-dugaan-penggelapan-motor-di-kediri-diusut-berdasarkan-bukti/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/23/jari-98-minta-dugaan-penggelapan-motor-di-kediri-diusut-berdasarkan-bukti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 03:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[#Jari 98]]></category>
		<category><![CDATA[Donny Fraga Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Penggelapan Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Wasekjen Jari 98]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25035</guid>

					<description><![CDATA[KEDIRI — Wasekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KEDIRI — Wasekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98), Donny Fraga Wijaya, menyatakan dukungan kepada Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, untuk memberikan atensi dan mengusut tuntas laporan dugaan penipuan dan/atau penggelapan kendaraan bermotor yang tengah ditangani Polres Kediri.</p>
<p>Donny menilai respons cepat dan profesional dari Polres Kediri penting agar perkara tersebut dapat segera memperoleh kejelasan berdasarkan fakta dan alat bukti. Terlebih, informasi dalam laporan menyebutkan terlapor merupakan anak dari anggota Polres Kediri.</p>
<p>&#8220;Kami mendukung Kapolres Kediri untuk memberikan atensi terhadap perkara ini. Biarkan penyidik bekerja secara profesional, objektif dan berdasarkan bukti. Kalau ditemukan pelanggaran, siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai aturan,&#8221; katanya.</p>
<p>Donny juga meminta agar penyidik tidak hanya memeriksa peran terlapor, tetapi menelusuri seluruh rangkaian peristiwa dan kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk apabila ditemukan fakta yang mengarah pada keterlibatan ayah terlapor.</p>
<p>“Kalau dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan adanya kesepakatan atau pemufakatan untuk melakukan tindak pidana, tentu harus didalami secara serius. Tetapi semuanya harus berdasarkan bukti, bukan asumsi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurut Donny, dukungan terhadap Kapolres Kediri sekaligus merupakan dukungan terhadap penyidik agar dapat bekerja tanpa intervensi.</p>
<p>“Kami justru mendukung penyidiknya. Berikan ruang untuk bekerja cepat, profesional dan transparan. Telusuri kendaraan, transaksi, komunikasi, kronologi, serta pihak-pihak yang memang memiliki keterkaitan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia menegaskan, latar belakang keluarga terlapor tidak boleh menjadi faktor yang membuat proses hukum berbeda.</p>
<p>“Kalau memang ada oknum yang terbukti terlibat, tindak tegas sesuai aturan. Kalau tidak terbukti, sampaikan juga secara transparan. Jangan sampai masyarakat kecewa terhadap Polisi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Perkara yang dilaporkan berkaitan dengan Honda Vario 125 warna merah nomor polisi AG 3061 EDT yang berdasarkan laporan disebut disewakan kepada terlapor dan belum dikembalikan kepada pemilik. Status pihak yang dilaporkan masih sebagai terlapor dan seluruh dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum.</p>
<p>JARI 98 berharap Kapolres Kediri dapat segera menuntaskan penanganan perkara secara profesional dan transparan, sehingga kasus ini tidak hanya memberikan kepastian bagi para pihak, tetapi juga menjadi pembelajaran bahwa penegakan hukum di Polres Kediri berjalan tanpa pandang bulu.</p>
<p>“Kami dukung Kapolres Kediri dan penyidiknya. Tuntaskan secara terang berdasarkan hukum dan bukti. Kalau benar ada pelanggaran, jangan ragu bertindak tegas,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/23/jari-98-minta-dugaan-penggelapan-motor-di-kediri-diusut-berdasarkan-bukti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polri Hadir di Tengah Galodo Solok, SAR Bergerak dan Mapolres Dibuka untuk Pengungsi</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/22/polri-hadir-di-tengah-galodo-solok-sar-bergerak-dan-mapolres-dibuka-untuk-pengungsi/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/22/polri-hadir-di-tengah-galodo-solok-sar-bergerak-dan-mapolres-dibuka-untuk-pengungsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 11:09:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Solok Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Satbrimob Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25031</guid>

					<description><![CDATA[SOLOK – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SOLOK – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sejak Senin (21/9/2026) sore memicu banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin malam. Begitu bencana terjadi, Polri langsung bergerak menyelamatkan masyarakat dan memberikan pelayanan di tengah situasi darurat.</p>
<p>Banjir bandang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah longsor pada bukit di sekitar hulu Sungai Batang Laso membawa material pasir, batu, lumpur dan air hingga menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.</p>
<p>Material banjir bahkan meluap hingga badan Jalan Raya Solok–Padang di sekitar kawasan Kantor Bupati Solok.</p>
<p>Sejak awal kejadian, personel Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelamatan, pencarian warga, evakuasi korban, pengamanan kawasan, membuka akses serta memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.</p>
<p>Penanganan awal dipimpin langsung Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, SS, S.I.K., dengan melibatkan personel Polres Solok, Polsek Gunung Talang, Dit Samapta Polda Sumbar dan Satbrimob Polda Sumbar bersama BPBD Provinsi Sumbar, BPBD Kabupaten/Kota Solok dan Kodim 0309 Solok.</p>
<p><strong>TIM SAR POLRI LANGSUNG DIBERANGKATKAN</strong></p>
<p>Respons cepat dilakukan Satbrimob Polda Sumbar dengan melaksanakan apel pemberangkatan Tim SAR pada pukul 20.20 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi bencana pada pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Kekuatan awal terdiri dari 2 SSK Tim SAR dari Mako Padang Sarai, Kota Padang, serta 1 peleton dari Mako Yon B Kota Padang Panjang.</p>
<p>Untuk mendukung operasi penyelamatan, Polri mengerahkan berbagai perlengkapan SAR, di antaranya 60 pelampung, 75 helm SAR, 40 cangkul, 40 sekop, 30 HT, 2 tali karmantel, 10 karabiner, 2 katrol, 5 body harness, 2 chain saw dan 1 genset.</p>
<p>Polri juga mengerahkan kendaraan operasional, antara lain 2 kendaraan water treatment, 1 kendaraan SAR, 1 Randurlap, 5 bus dan 2 truk, serta kendaraan operasional lainnya.</p>
<p>Dukungan alat berat juga telah berada di lokasi untuk mempercepat penanganan material, yakni 1 ekskavator, 1 wheel loader dan 1 beko dozer.</p>
<p><strong>PENCARIAN KORBAN DAN PEMBERSIHAN MATERIAL</strong></p>
<p>Setibanya di lokasi, personel Polri bersama unsur gabungan langsung melakukan pencarian warga yang masih dilaporkan hilang dan pembersihan material banjir bandang serta longsor yang menutup akses masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan pendataan sementara, terdapat empat korban luka, terdiri dari tiga orang luka ringan dan satu orang luka berat. Korban luka ringan yaitu Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), dan Yurnalis (45). Sementara Muhammad Nur Zen (56) mengalami fraktur pada alat gerak bawah disertai perdarahan dan telah dirujuk ke Semen Padang Hospital (SPH), Kota Padang.</p>
<p>Sementara itu, dua warga masih dalam pencarian, yakni Dafi Arahman (21) dan Agusra (59).</p>
<p>Tim SAR terus melakukan penyisiran di wilayah terdampak dengan memperhatikan kondisi medan dan potensi bencana susulan. Bersamaan dengan pencarian, personel dan operator alat berat melakukan pembersihan material lumpur, batu dan kayu untuk membuka kembali akses masyarakat.</p>
<p>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan bencana tersebut.</p>
<p>“Prioritas kami saat ini adalah keselamatan masyarakat, pencarian warga yang masih dilaporkan hilang, serta pembersihan material yang menutup akses dan fasilitas masyarakat. Personel Polri bersama unsur gabungan terus bekerja di lapangan untuk memastikan proses pencarian dan evakuasi berjalan maksimal,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.</p>
<p><strong>MAPOLRES SOLOK DISIAPKAN UNTUK MELAYANI MASYARAKAT</strong></p>
<p>Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Mapolres Solok disiapkan sebagai salah satu lokasi pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat aman.</p>
<p>Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 50 warga diperkirakan membutuhkan tempat pengungsian.</p>
<p>Selain Mapolres Solok, lokasi pengungsian sementara juga disiapkan di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.</p>
<p>Polri juga menyiapkan posko pelayanan kesehatan, dapur lapangan dan layanan trauma healing untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat, termasuk dukungan psikologis bagi warga dan anak-anak terdampak.</p>
<p>Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan, kehadiran Polri di lokasi bencana tidak berhenti pada proses pencarian dan evakuasi.</p>
<p>“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pertolongan untuk dievakuasi, tetapi juga untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan selama masa tanggap darurat. Karena itu, selain SAR dan pembersihan material, kami menyiapkan pelayanan kesehatan, dapur lapangan, trauma healing dan tempat pengungsian di Mapolres Solok,” katanya.</p>
<p>PERKANTORAN, RUMAH DAN FASILITAS UMUM TERDAMPAK</p>
<p>Material galodo menerjang kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok. Kantor Dinas PUPR tertimbun material sekitar 30 cm, sedangkan Kantor DPMN sekitar 20 cm.</p>
<p>Sejumlah kantor lainnya juga terdampak, antara lain Kantor DPRD, Bapenda, Bapelitbang, Inspektorat Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan BKPSDM dengan ketebalan material berkisar 20–60 cm.</p>
<p>Sekitar 100 unit rumah masyarakat diperkirakan terdampak, sementara pendataan dan verifikasi masih dilakukan BPBD Kabupaten Solok.</p>
<p>Sejumlah kendaraan dinas dan masyarakat juga terdampak. Pendataan kendaraan roda dua masih berlangsung.</p>
<p>Satu unit jembatan penghubung jalan utama Arosuka tertimbun material sehingga belum dapat dilalui. Masjid Kayu Aro juga terdampak material longsor.</p>
<p>POLRI PASTIKAN MASYARAKAT TETAP TERLAYANI</p>
<p>Penanganan bencana dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan keselamatan masyarakat. Personel Polri bersama unsur gabungan terus melakukan pencarian, evakuasi, pembersihan material, pengamanan lokasi, pembukaan akses serta pelayanan kepada masyarakat terdampak.</p>
<p>Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan seluruh langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah situasi bencana.</p>
<p>“Kami ingin masyarakat terdampak merasa aman dan terlayani. Pencarian korban terus dilakukan, material dibersihkan, akses dibuka, sementara kebutuhan dasar dan kondisi psikologis masyarakat juga menjadi perhatian Polri,” pungkasnya.</p>
<p>Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor serta mengikuti arahan petugas di lapangan.</p>
<p>Polri hadir sejak awal untuk menyelamatkan, melindungi dan melayani masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/22/polri-hadir-di-tengah-galodo-solok-sar-bergerak-dan-mapolres-dibuka-untuk-pengungsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WALHI dan Ratusan Warga Gedor DPR, Desak Pengesahan RUU Keadilan Iklim dan Cabut Izin Tambang Merusak</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/21/walhi-dan-ratusan-warga-gedor-dpr-desak-pengesahan-ruu-keadilan-iklim-dan-cabut-izin-tambang-merusak/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/21/walhi-dan-ratusan-warga-gedor-dpr-desak-pengesahan-ruu-keadilan-iklim-dan-cabut-izin-tambang-merusak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ibu Susanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 11:22:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25046</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA — Ratusan massa yang tergabung dalam Wahana Lingkungan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> <strong>— </strong>Ratusan massa yang tergabung dalam Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama perwakilan masyarakat sipil dari berbagai daerah menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026). Mereka mendesak pemerintah dan parlemen untuk mengevaluasi kebijakan perizinan, menghentikan penggusuran, serta mengesahkan RUU Keadilan Iklim dan RUU Reforma Agraria.</p>
<p>Aksi diawali dari titik kumpul di depan Gedung TVRI sekitar pukul 13.00 WIB dengan jumlah massa awal 80 orang. Pada pukul 13.40 WIB, massa bergerak menyusuri Jalan Gatot Subroto menuju Gedung DPR RI. Jumlah peserta aksi melonjak hingga berkisar 200 orang yang terdiri dari aktivis WALHI dan warga umum, lengkap dengan mobil komando serta spanduk tuntutan seperti #PulihkanIndonesia, #PulihkanJakarta, dan Poros Keadilan Ekologis.</p>
<p>Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Boy Jerry Even Sembiring, dalam orasinya pada pukul 14.40 WIB menegaskan bahwa kedatangan warga ke parlemen merupakan bentuk pengawalan atas hak tanah dan lingkungan yang sehat. Ia juga menyoroti belum optimalnya pelaksanaan TAP MPR No. IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. &#8220;DPR RI dibiayai oleh rakyat, sehingga wajib menjalankan mandat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan kelompok tertentu. Berbagai kebijakan perizinan yang merugikan rakyat dan memicu kerusakan lingkungan harus ditinjau kembali melalui mekanisme hukum yang berlaku,&#8221; ujar Boy di lokasi aksi.</p>
<p>Gelombang orasi kemudian dilanjutkan oleh sejumlah tokoh dan perwakilan warga dari berbagai wilayah yang menyuarakan persoalan spesifik di daerah mereka. Umi selaku perwakilan warga Padarincang, menegaskan bahwa hasil bumi merupakan warisan perjuangan leluhur yang harus dilindungi dari perusakan. Sejalan dengan itu, perwakilan Aliansi Santri Padarincang mendesak Presiden dan DPR menghentikan proyek geothermal di seluruh Indonesia serta menegaskan siap melawan jika terjadi intimidasi. Kemudian Abah Hj. Jaelani mengkritik keras kebijakan pemerintah yang dinilai lebih berpihak pada kelompok oligarki ketimbang mengembalikan hak-hak dasar petani, nelayan, dan masyarakat adat. Hal senada ditegaskan Mukrih, yang menilai eksploitasi sumber daya alam secara ugal-ugalan telah memicu pemiskinan terhadap masyarakat. Perwakilan dari Bogor mendesak penghentian aktivitas perusahaan dan pencabutan izin tambang di wilayah penyangga. Sementara perwakilan Marunda Kepu menuntut keadilan atas kepemilikan tanah warga serta mengkritik Pemda yang dinilai tidak responsif. Perwakilan Tokoh Sumba mengingatkan kembali pesan Hari Keadilan Ekologis agar pembangunan tidak merampas tanah rakyat, serta mengajak masyarakat terus melawan penindasan oleh oknum yang haus kekuasaan.</p>
<p>Unjuk rasa berlangsung tertib hingga sore hari. Pada pukul 16.55 WIB, massa aksi menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan sesi foto di depan gerbang utama Gedung DPR RI.<br />
Rangkaian aksi resmi berakhir setelah perwakilan massa yang melakukan audiensi keluar dari dalam Gedung DPR RI pada pukul 17.45 WIB. Seluruh peserta unjuk rasa kemudian membubarkan diri secara teratur menggunakan armada bus.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/21/walhi-dan-ratusan-warga-gedor-dpr-desak-pengesahan-ruu-keadilan-iklim-dan-cabut-izin-tambang-merusak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolri Cup II Satukan Atlet Dunia di Cikeas, FASI Apresiasi Dukungan Polri</title>
		<link>http://mediasiber.com/2026/09/17/kapolri-cup-ii-satukan-atlet-dunia-di-cikeas-fasi-apresiasi-dukungan-polri/</link>
					<comments>http://mediasiber.com/2026/09/17/kapolri-cup-ii-satukan-atlet-dunia-di-cikeas-fasi-apresiasi-dukungan-polri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[superadmin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 11:04:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[FASI]]></category>
		<category><![CDATA[Indoor Skydiving]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri Cup II]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediasiber.com/?p=25027</guid>

					<description><![CDATA[BOGOR – Dari sebuah wind tunnel di Cikeas,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BOGOR – Dari sebuah wind tunnel di Cikeas, Kabupaten Bogor, olahraga indoor skydiving Indonesia tengah membangun koneksi dengan dunia.</p>
<p>Sebanyak 382 peserta dalam 156 tim hadir dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026, yang digelar pada 17–20 September 2026 di Wind Tunnel Korps Brimob Polri.</p>
<p>Kejuaraan ini menghadirkan 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara, serta 20 juri internasional dari 12 negara. Secara keseluruhan, terdapat 20 negara yang terlibat dalam penyelenggaraan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri.</p>
<p>Bagi Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., kejuaraan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perebutan podium.</p>
<p>Irvan melihat kompetisi internasional sebagai salah satu instrumen penting untuk memperluas pengalaman atlet sekaligus membangun ekosistem indoor skydiving yang lebih kuat.</p>
<p>“Upaya pembinaan atlet sekaligus peningkatan kualitas pertandingan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.”</p>
<p>Menurut Irvan, organisasi olahraga terjun payung terus membangun kerja sama dengan organisasi peminat terjun payung di berbagai negara kawasan Asia. Bersama dukungan organisasi terjun payung internasional, upaya tersebut diarahkan untuk mendorong terselenggaranya kejuaraan single event indoor skydiving secara rutin di kawasan Asia.</p>
<p>“Sehingga setiap negara akan lebih memperhatikan lagi pembinaan dan pengembangan atlet.”</p>
<p>Atas dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut, Irvan menyampaikan apresiasi.</p>
<p>“Kami, pengurus olahraga Federasi Terjun Payung Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri atas terselenggaranya kejuaraan ini.”</p>
<p>Pesan yang sama juga disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof Dr Dedi Prasetyo SH.,Mhum.,MSi MM, menurutnya, kompetisi internasional harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus memperluas jejaring olahraga dirgantara Indonesia.</p>
<p>Wakapolri mengatakan prestasi atlet Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas.</p>
<p>Pada FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.</p>
<p>Prestasi tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024 di Cikeas, ketika tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.</p>
<p>“Dengan rekam jejak prestasi dan perluasan jejaring kompetisi ini, Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”</p>
<p>Wakapolri juga menekankan bahwa keberhasilan kejuaraan tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan.</p>
<p>“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”</p>
<p>Bagi Irvan, ada satu pesan yang tidak boleh kalah penting dari target prestasi, yakni keselamatan.</p>
<p>“Kepada para atlet saya ucapkan selamat bertanding, kepada panitia dan para wasit selamat bertugas. Dan agar kita semua selalu dan senantiasa mengutamakan faktor keselamatan. Safety, safety, and safety.”</p>
<p>Setelah Kapolri Cup II, kompetisi di Cikeas dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.</p>
<p>Dengan demikian, Wind Tunnel Korps Brimob Polri bukan hanya menjadi tempat atlet mengejar podium. Cikeas menjadi ruang bertemunya atlet dunia, tempat pengalaman dipertukarkan, jejaring diperluas, dan masa depan indoor skydiving Asia dibangun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://mediasiber.com/2026/09/17/kapolri-cup-ii-satukan-atlet-dunia-di-cikeas-fasi-apresiasi-dukungan-polri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
