<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092</atom:id><lastBuildDate>Sat, 07 Sep 2024 20:56:40 +0000</lastBuildDate><category>Mencari Lowongan Pekerjaan</category><category>Surat Lamaran Kerja</category><category>CPNS 2014</category><category>Tes Seleksi Kerja</category><category>Daftar Riwayat Hidup</category><title>Melamar Kerja</title><description>Kumpulan tips melamar kerja, mencari lowongan pekerjaan, wawancara kerja, membuat surat lamaran kerja, membuat resume, curriculum vitae, daftar riwayat hidup</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-8716680722572941243</guid><pubDate>Sat, 28 Jun 2014 05:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-27T22:33:00.415-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tes Seleksi Kerja</category><title>Sistem Penilaian Tes Seleksi Kerja</title><description>Sebelum kita lanjut lebih jauh, Saya akan memberikan gambaran mengenai sistem penilaian yang dilakukan oleh pihak perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada 3 komponen penting yang dinilai pihak perusahaan, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kemampuan Akademik =  50%&lt;br /&gt;
2. Pengalaman =  25%&lt;br /&gt;
3. Karakter =  25%&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Komponen pertama&lt;/b&gt; yang akan dinilai oleh pihak perusahaan adalah kemampuan akademik calon karyawan. Komponen ini sangat penting, karena jika calon karyawan ini cerdas, maka soal pengalaman bisa dipinggirkan, dengan pelatihan dan waktu yang cukup, karyawan yang cerdas ini pasti mampu melakukan tuganya dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aspek yang dinilai dari komponen ini adalah Asal Sekolah Anda, Nilai / IPK Anda waktu Sekolah, nilai pada saat Anda mengikuti psikotes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Komponen Kedua&lt;/b&gt; adalah pengalaman. Pada umumnya memang perusahaan lebih menyukai orang yang telah berpengalaman, karena tidak perlu mengajari segala sesuatu dari awal, namun tidak semuanya demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada banyak perusahaan yang justru memprioritaskan para fresh graduate! Ada beberapa sebab :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
1. Posisi yang di-iklankan adalah untuk jangka panjang, jadi perusahaan punya banyak waktu untuk mendidik karyawan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Nah, untuk tujuan ini, kalau karyawan berpengalaman, biasanya punya kebiasaan dan pola pikir sendiri, sehingga sulit dibentuk oleh pihak perusahaan, maka fresh graduate lebih cocok untuk tujuan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Posisi yang ditawarkan adalah posisi entry level (pemula) yang tidak memerlukan keahlian khusus, sehingga kalau memakai karyawan pengalaman, tentu gajinya pun akan lebih besar. &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, jika Anda melihat ada iklan lowongan kerja yang mencantumkan syarat pengalaman kerja, Anda jangan mundur, terutama jika syarat pengalamannya hanya 1 atau 2 tahun. Selama Anda yakin punya kemampuan untuk posisi itu, maka tetaplah kirimkan Surat Lamaran Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Komponen Ketiga&lt;/b&gt; adalah karakter calon karyawan, hal ini akan diukur melalui psikotes dan wawancara kerja. Karakter ini sangat penting, karena memiliki karyawan yang baik, tidak hanya cerdas saja, tapi harus memiliki sikap yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekalipun Anda secara kecerdasan menonjol, tapi kalau tes karakter Anda jelek, maka Anda tidak akan diterima.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2014/06/sistem-penilaian-tes-seleksi-kerja.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-3001079182966106204</guid><pubDate>Sat, 21 Jun 2014 05:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-20T22:30:05.237-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">CPNS 2014</category><title>Seleksi CPNS 2014 Gratis, Hati-Hati Dengan Mafia CPNS!</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saya membaca pada sebuah portal berita online JPNN.com yang isinya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Bapak Azwar Abu Bakar menegaskan bahwa seleksi CPNS 2014 gratis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tidak ada model titip-titip CPNS, tanpa sogokan uang dna bebas KKN. Pak Menteri juga mengatakan bahwa seleksi gratis sudah dilakukan sejak 2012. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hati-Hati Mafia dan Calo CPNS Berkeliaran!&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rencananya pemerintah bakal menggelar seleksi CPNS pada Agustus 2014 mendatang. Akan tetapi, para mafia dan calo pun mulai bermunculan mengatasnamakan pejabat KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menawarkan jasa untuk membantu meloloskan peserta CPNS.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jadi, untuk Anda yang berminat untuk ikut seleksi CPNS 2014 jangan mudah tergoda dengan iming-iming seseorang yang mengaku dari Kemnenterian PAN RB. Jika Anda dijanjikan lolos CPNS 2014 dan dimintai sejumlah dana tertentu maka jangan percaya!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pak Menteri PAN RB, Azwar Abubakar sudah menegaskan, &lt;a href=&quot;http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2014/06/kapan-pendaftaran-lowongan-cpns-2014.html&quot;&gt;pendaftaran dan seleksi CPNS 2014 tidak dipungut biaya alias gratis&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2014/06/seleksi-cpns-2014-gratis-hati-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-8276850037335098443</guid><pubDate>Sat, 21 Jun 2014 05:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-20T22:15:13.483-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">CPNS 2014</category><title>Info Formasi CPNS 2014</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2014/06/kapan-pendaftaran-lowongan-cpns-2014.html&quot;&gt;Sebanyak 100.000 lowongan dibuka untuk CPNS 2014&lt;/a&gt; pada minggu ketiga ( 3 ) bulan Juli 2014. Formasi CPNS terdiri dari 65.000 untuk CPNS dan 35.000 untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Lowongan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) 2014 tersebar di 482 instansi pemerintah, yang terdiri dari 31 kementerian dan 40 lembaga, serta 28 pemerintah provinsi dan 383 pemerintah kabupaten/kota. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rinciannya, CPNS, 25 ribu formasi disediakan untuk instansi pemerintah pusat, dan 40 ribu formasi untuk pemerintah daerah. Sedangkan PPPK terdiri dari 10 ribu untuk pusat dan 25 ribu untuk daerah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Materi Tes&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk materi tes CPNS 2014 masih sama dengan tahun lalu yaitu materi tes kemampuan dasar (TKD) terdiri dari tiga kelompok soal. Kelompok pertama adalah wawasan kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kelompok kedua adalah karakteristk pribadi, yakni integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan dan lain-lain. Sedangkan kelompok soal ketiga adalah intelegensia umum, yang meliputi  kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seleksi Menggunakan Sistem Komputerisasi&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk menjamin transparansi, obyektivitas, dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam seleksi, hampir semua seleksi CPNS 2014 akan menggunakan sistem komputerisasi atau Computer Assisted Test (CAT).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan demikian, pemerintah optimis bisa menjaring putera-puteri bangsa terbaik untuk menjadi Aparatur Sipil Negara.&lt;/div&gt;
</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2014/06/info-formasi-cpns-2014.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-2014144530014093352</guid><pubDate>Sat, 21 Jun 2014 05:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2014-06-20T22:04:35.581-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">CPNS 2014</category><title>Kapan Pendaftaran Lowongan CPNS 2014 Dibuka?</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mulanya pendaftaran CPNS 2014 digelar Bulan Juni ini. Namun, jadwal pendaftaran CPNS diundur pada minggu ke 3 dan 4 bulan Juli 2014. pemerintah rencananya akan membuka lowongan sebanyak 100.000 dengan rincian, 65.000 llowongan PNS ( Pegawai Negeri Sipil ) dan 35.000 lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemenkeu ( Kemeterian Keuangan ) membuka lowongan paling banyak sebab kebutuhan penambahan yang besar untuk pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Azwar Abubakar, kemungkinan lowongan untuk Kemenkeu sekitar 5.000.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain Kemenkeu, Kemendikbud ( Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ) juga memperoleh porsi besar untuk lowongan CPNS 2014. hal ini dikarenakan kebutuhan akan penerimaan dosen dan guru.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiga (3 ) kementerian yang membuka banyak lowongan adalah Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum dan HAM) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). MenPAN RB, Azwar Abubakar mengungkapkan jumlah lowongan untuk ketiga kementerian tersebut di atas 1000 an.&lt;/div&gt;
</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2014/06/kapan-pendaftaran-lowongan-cpns-2014.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-25366767213923574</guid><pubDate>Wed, 25 Sep 2013 04:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-24T21:08:01.759-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tes Seleksi Kerja</category><title>Ini Adalah Tentang Tes Seleksi Kerja</title><description>Setelah kita mengirimkan berkas lamaran kerja, maka kita menunggu panggilan tes seleksi kerja. Pihak perusahaan umumnya akan menelpon Anda melalui ponsel maupun melalui telepon rumah. Oleh karena itu Anda jangan lupa mencantumkan nomor telepon Anda di Surat Lamaran dan CV Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa berpesan pada orang rumah, jika Anda sedang tidak ada di rumah, bila pihak perusahaan menelepon, minta orang rumah untuk mencatat dengan detil apa yang dipesankan oleh pihak perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, tes seleksi kerja dibagi dalam 3 fase, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pskiotest &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Tes Bidang &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Tes Wawancara Kerja atau Interview &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuk dan urutan tes ini berbeda-beda di tiap perusahaan. Biasanya tes ini memakai sistem gugur berdasarkan ranking tertinggi. Itu artinya hanya akan ada sebagian kecil saja dari calon pelamar yang akan sampai pada tahap wawancara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tes seleksi kerja ini adalah saat terpenting, karena itu persiapan Anda harus matang. Seringkali pihak perusahaan melakukan tes seleksi kerja ini dalam waktu 1 hari. Karena itu Anda jangan melakukan kesalahan fatal seperti anak kuliahan, yaitu memakai Sistem Kebut Semalam (SKS).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda tetap harus membaca-baca buku tes psikotes dan wawancara kerja, namun tujuannya bukan untuk dihafalkan apalagi Anda sampai tidak tidur semalaman menjelang tes ke-esokan harinya. Tujuan Anda yang benar adalah membiasakan diri dengan bentuk-bentuk tes dan pertanyaan2 wawancara kerja, agar Anda tidak kaget dan bingung ketika menghadapinya sehingga hasilnya jelek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kunci sukses tes seleksi kerja adalah Fisik dan mental Anda harus kuat! Karena itu Saya katakan Anda harus cukup makan dan tidur menjelang tes seleksi kerja. Percayalah, Anda akan sangat loyo menghadapi tes dari jam 8 pagi sampai jam 3-4 sore non stop kalau Anda tidak cukup istirahat dan makan sehingga otak tidak akan mampu berpikir sehinggan Anda pasti gagal!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percuma saja Anda hafal segala macam jawabannya, kalau Anda begadang semalaman hanya untuk menghafalkannya, maka pada hari tesnya Anda akan gagal! Untuk menguasai Tes seleksi kerja ini, tidak bisa dalam 1x kesempatan, makin sering Anda ikut tes ini, maka Anda akan secara naluriah mampu menjawab setiap pertanyaan dengan baik, karena jujur saja, bentuk psikotes dan wawancara kerja ini tidak berbeda jauh dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, practice makes perfect! Kalau sudah begini, kunci paling utama adalah Anda cukup makan dan istirahat! Mungkin bagi Anda yang pemula akan tertawa membaca ini, tapi Anda akan paham apa yang Saya tuliskan jika Anda sudah pernah mengikuti tes seleksi kerja.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2013/09/ini-adalah-tentang-tes-seleksi-kerja.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-3102727251330064016</guid><pubDate>Wed, 25 Sep 2013 04:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-09-24T21:00:01.428-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tes Seleksi Kerja</category><title>Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengikuti Tes Seleksi Kerja</title><description>Panggilan untuk mengikuti tes seleksi kerja umumnya dilakukan melalui telepon. Karena itu, pada waktu Anda menerima telepon dari mereka, jangan lupa Anda tanyakan dan catat hal-hal ini di selembar kertas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Lokasi Pelaksanaan Tes&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ini akan diberitahukan secara otomatis, jika Anda merasa belum tahu gambaran daerahnya, mintalah keterangan lebih lanjut, misalnya patokan lokasi gedungnya, ada di sebelah mana dari Rumah Sakit A atau Sebelah mananya Gedung ABCD, atau kalau dari Jalan AXYZ, ke Gedung itu ada di sebelah kiri atau kanan jalan, dsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Waktu Pelaksanaan Tes&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini sangat penting, jangan sampai Anda terlambat datang karena Anda langsung dinilai negatif, Anda sendiri akan merasa tidak tenang dalam menjalani tesnya. Kalau perlu, sebelum hari pelaksanaan, Anda survey lokasi tes, misalnya Anda naik motor, coba jalani rute yang sama dengan rute sebenarnya, jadi Anda akan tahu persis kira2 perlu waktu berapa lama untuk sampai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Barang-barang yang harus Anda Bawa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa Tanya, apa saja yang harus Anda bawa? Biasanya Anda perlu membawa pensil 2B dan pena, penghapus pensil dan tip-ex. Usahakan Anda membawa serutan pensil, dan bawalah 3-4 pensil dan 3-4 pena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Siapkan Pakaian Formal Yang Akan Anda Pakai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakailah pakaian formal, baik Pria maupun Wanita, karena Anda akan masuk dunia kerja, maka berpakaianlah selayaknya seorang karyawan profesional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, pada hari pelaksanaan, biasanya Anda akan diminta menunggu dulu di sebuah ruangan bersama-sama dengan kandidat lain, dan Anda akan diminta mengisi formulir Pendaftaran Calon Karyawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski terlihat sederhana, Anda tetap harus mengisinya dengan baik dan rapi, karena ini juga adalah bagian penilaian, kalau Anda asal dalam mengisinya, maka Anda akan dinilai asal juga dalam bekerja.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2013/09/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-6493939252261698477</guid><pubDate>Mon, 26 Nov 2012 03:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-11-25T19:31:31.873-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran Kerja</category><title>Ini biasanya yang harus Anda isi dalam Surat Lamaran</title><description>1. Nama : Tulis nama lengkap, jangan disingkat &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Alamat : Tulis alamat lengkap, sesuai KTP atau SIM &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Nomor KTP/SIM : isi dengan benar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Posisi yang di-inginkan : tulis posisi yang hendak Anda lamar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Keluarga : tuliskan nama Ayah, Ibu, Kakak, Adik, Suami/Istri, sekolah mereka, pendidikannya, bekerja dimana. Isi sesuai kenyataan, jangan berbohong &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Pendidikan : Isi riwayat sekolah Anda, nama sekolah, tahun belajar, tahun lulus, jurusan dan prestasi Anda &lt;br /&gt;
7. Kegiatan Ekstrakurikuler : Tuliskan kegiatan2 yang Anda ikuti dulu &lt;br /&gt;
8. Pengalaman Organisasi : Tuliskan nama, Tahun dan nama organisasinya &lt;br /&gt;
9. Kursus/Seminar/Workhsop  :   Isi   semua   dengan   kegiatan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
yang pernah Anda ikuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Pengalaman Kerja : Tulis semua dengan benar, tahun Anda bekerja, posisi Anda, nama atasan, gaji Anda dan alasan Anda mau pindah&lt;br /&gt;
11. Riwayat Kesehatan : Apakah Anda pernah dioperasi, pernah sakit berat, pernah rawat inap, punya sakit alergi dsb. Isi dengan benar, karena pada akhirnya akan ada tes kesehatan dari Rumah Sakit &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Gaji yang di-inginkan : Tulis gaji yang Anda inginkan. Saya akan memperlengkapi Anda dengan standard gaji di berbagai perusahaan agar Anda tahu nilai Anda dan mendapat gaji maksimal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Kesediaan Untuk Mulai Bekerja Jika Diterima : Tuliskan kapan Anda bisa masuk kerja jika diterima, jika Anda fresh graduate, tulis saja secepatnya Saya diterima, namun jika Anda sekarang sedang bekerja di perusahaan lama, Anda tulis sesuai dengan waktu yang diperlukan untuk mengajukan surat resign. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Apakah Anda Bersedia Ditempatkan Di seluruh Wilayah Indonesia? Ini biasanya untuk menguji keseriusan Anda, sebaiknya jawab Ya. &lt;br /&gt;
15. Referensi : Tuliskan nama orang yang bisa dimintai keterangan lebih lanjut mengenai Anda. Lebih baik lagi jika orang ini adalah orang berpengaruh atau yang memiliki pengalaman di bidang kerja yang akan Anda masuki ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16.    Apakah  Anda  Bersedia  Mengikuti  Masa  Percobaan?  :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Ya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Apa Alasan Anda Melamar di Perusahaan Ini? Jawablah dengan jawaban positif, misalnya mengembangkan karier, menerapkan ilmu yang Anda dapat selama Anda kuliah. Jangan menjawab dengan negative, misalnya : Gaji saya yang sekarang terlalu rendah, atau atasan Saya kolot dsb. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Apa Hobby Anda? Isi dengan yang positif, misalnya membaca, olahraga, jangan isi dengan negative, misalnya tidur, main game komputer dsb. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Apa Anda bersedia Dinas ke Luar Kota? Jawab : Ya &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Apakah Anda Bersedia Lembur? : Jawab Ya &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal-Hal yang Perlu Anda perhatikan dalam mengisi formulir &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Tulisan Anda harus jelas dan rapi, jangan ada coretan2. Tulis dengan huruf Balok jangan latin. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Baca dengan hati-hati gara jawaban yang Anda isi sesuai dengan pertanyaan &lt;br /&gt;
3. Tulis dengan Pena, kalau ada yang salah, pakai tipe-ex, jangan coret2 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Jangan lupa nama dan tanda tangan Anda.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2012/11/ini-biasanya-yang-harus-anda-isi-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-2939471527085468511</guid><pubDate>Thu, 23 Dec 2010 10:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T02:45:28.227-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran Kerja</category><title>Anda juga perlu dokumen dalam surat lamaran kerja</title><description>Selain Surat Lamaran dan CV, berkas lamaran juga harus dilengkapi dengan dokumen tercetak. Dokumen ini berfungsi sebagai alat bukti bahwa semua keterangan yang dicantumkan dalam surat lamaran dan CV adalah benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokumen yang terdapat dalam berkas lamaran biasanya terdiri dari :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;1. Foto : biasanya ukuran 3x4 atau 4x6 berwarna, 1 lembar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Foto Copy KTP, 1 lembar &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Foto Copy Ijazah dan Transkrip Nilai yang telah dilegalisir, masing 1 lembar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Foto Copy sertifikat kursus, workshop atau seminar dll &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Foto Copy penghargaan2 yang Anda cantumkan dalam CV. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Pastikan semua hasil foto copy dokumen tersebut jelas dan mudah terbaca. Khusus untuk foto, pilihlah foto dengan pose normal, seperti umumnya pas photo biasa. Usahakan Anda terlihat rapi. Setelah Semua Anda buat, Surat lamaran, CV dan Dokumen yang dibutuhkan, beginilah cara Anda menyusunnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Surat Lamaran ada di bagian paling atas, dibagian kiri atas, jepitkan dengan paper clip, foto copy KTP dan Foto Anda. Kemudian bawah surat lamaran kerja, Anda letakkan CV dan terakhir dokumen-dokumen lain. Semuanya Anda jepit dengan paper clip (Bukan memakai Staples). Lalu Anda masukkan dalam amplop coklat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk alamat tujuan di Amplop dan nama dan alamat Anda di bagian belakang amplop, serta kode pekerjaan di bagian kiri atas amplop harus Anda ketik pakai komputer, print lalu tempelkan masing2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu Anda kirimkan surat lamaran Anda. Kalau memungkinkan, Anda kirim pakai surat kilat khusus, apalagi jika waktu penutupan pendaftaran sudah mepet, selain itu kilat khusus jelas lebih cepat sampainya dibandingkan dengan pos biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, pihak perusahaan akan memprioritaskan surat lamaran yang masuk lebih dulu. Kalau sudah dapat calon di depan, perusahaan tidak akan memeriksa calon2 yang surat lamarannya datang belakangan. Karena itu kecepatan sampainya surat lamaran itu sangat penting!</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/anda-juga-perlu-dokumen-dalam-surat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-9018980543247915016</guid><pubDate>Wed, 22 Dec 2010 10:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-22T02:05:41.791-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Daftar Riwayat Hidup</category><title>11 Bagian Curriculum Vitae Yang Harus Anda Ketahui</title><description>Sebuah CV pada umumnya terdiri dari 11 bagian, namun penggunaannya tentu harus disesuaikan dengan keadaan Anda sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.  Pengirim (Heading)     &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Nama: …, Alamat: …, Telepon: …, Email :…)&lt;br /&gt;
(Name: …, Address: …, Phone: …, Email :…)&lt;/blockquote&gt;Bagian ini yang terletak di bagian paling atas. Dimulai dengan nama lengkap dengan gelar (Banyak buku mangajarkan tanpa gelar, karena buku ini terjemahan buku Amerika, di Indonesia gelar sangat dihargai, karena itu Anda harus cantumkan), alamat lengkap, nomor telepon rumah dan handphone dan alamat email.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2.  Jabatan yang di-inginkan (Objectives)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Objectives yang baik selalu focus pada satu posisi saja, misalnya Management Trainee, Sales Staff, Financial Controller dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3.  Pengalaman Kerja (Work Experience)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Jenis Pekerjaan: …, Waktu Kerja: …, Nama Perusahaan : …., Pencapaian : …., Proyek : …, Tugas : …)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Job Title : …, Dates : …., Employer : …, Accomplishments: …, Projects : …., Major Duties : ….)&lt;/blockquote&gt;Ini adalah bagian yang terpenting dibandingkan dengan bagian-bagian lama dalam sebuah CV. Bagian inilah yang menjawab pertanyaan perusahaan tentang apa kira2 manfaat yang akan Anda berikan bagi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi fresh graduate, cantumkanlah pengalaman magang Anda, atau kerjaan part-time Anda, atau apa saja kegiatan positif Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4.  Pendidikan (Educations)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Nama Perguruan Tinggi:…, Jurusan :…., Gelar :…., Masa Kuliah :…)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(University:…., Major :…., Degree : …., Dates :….)&lt;/blockquote&gt;Latar belakang pendidikan adalah bagian nomor dua terpenting setelah pengalaman kerja. Pencapaian dan latar belakang pendidikan yang baik membuat Anda semakin besar peluangnya untuk dipanggil wawancara kerja dan psikotes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, buat Anda yang fresh graduate tanpa pengalaman kerja, disinilah poin terpenting Anda. Tulislah pencapaian terbaik Anda, IP Anda yang tertinggi, semua gelar yang Anda punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5.  Penghargaan (Honors)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Jenis Penghargaan : …, Waktu Penghargaan :…., ) (Awarding Organization : … , Dates :….)&lt;/blockquote&gt;Cantumkanlah semua penghargaan yang diperoleh dimuali dari dengan nama lembaga yang memberikan penghargaan, tanggal penghargaan itu diberikan secara berurutan sesuai dengan tanggal pemberiannya. Fungsi poin ini adalah memberikan nilai tambah bagi Anda disamping pendidikan formal Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6.  Pengalaman Organisasi (Organization)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Organisasi: …., Jabatan : …,) (Organization : …., Position : ….)&lt;/blockquote&gt;Cantumkan semua kegiatan social maupun pengalaman organisasi Anda. Hal ini juga akan menjadi nilai tambah bagi Anda. Anda akan dinilai sebagai orang yang aktif, bisa bekerjasama dalam tim, memiliki semangat pengabdian dan mampu bersosialisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Sertifikat Seminar, Workshop dan Kursus (Seminar, Workshop and Course). &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Nama Seminar/Workshop/Kursus : …, Waktu : ….,) (Seminar/Workshop/Course: …, Date : …. )&lt;/blockquote&gt;Nilai tambah bagi Anda adalah selain Anda akan dinilai sebagai orang yang kompeten, Anda juga mendapat nilai plus sebagai orang yang mau terus belajar mengembangkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8.  Karya Lain (Publications)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Judul Karya :… , Penerbit :… Waktu Terbit : ….)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;(Title of Publication : …, Publisher:…., Date Published: …)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Seandainya Anda pernah menulis suatu artikel atau buku atau jurnal, atau media kampus ini juga suatu nilai tambah, apalagi jika Anda hendak bekerja di perusahaan penerbitan atau media televisi, radio, majalah dsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9.  Keahlian Khusus (Special Skills)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Poin ini memberikan kesempatan yang sangat baik bagi pelamar untuk menjelaskan keahlian khusus yang dimilikinya, misalnya Anda mampu berbahasa Inggris, Jepang, Mandarin atau menguasai MS office, internet, bisa bahasa program dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. Informasi Pribadi (Personal Information)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada prinsipnya, tidak banyak yang mencantumkan PI dalam CV, namun tidak ada salahnya juga bila Anda ingin mencantumkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya yang dicantumkan adalah nama, tempat tanggal lahir, dan status. Sementara soal agama dan etnik atau suku tidak perlu dituliskan untuk menghindari adanya diskriminasi, sehingga yang seharusnya seseorang dinilai dari keahliannya menjadi dinilai secara bias sehingga kesempatan Anda untuk dipanggil menjadi hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;11. Referensi (References)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kenyataannya, jarang ada pelamar yang mencantumkan referensi. Hanya jika benar-benar ada referensi yang bisa sangat membantu Anda, sebaiknya Anda kontak mereka agar mereka dapat memberikan penjelasan yang benar kepada pihak perusahaan jika benar-benar dihubungi nantinya.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/11-bagian-curriculum-vitae-yang-harus.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-4992541988966225752</guid><pubDate>Tue, 21 Dec 2010 09:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-21T01:24:11.480-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Daftar Riwayat Hidup</category><title>Melampirkan CV Adalah Suatu Keharusan</title><description>Surat lamaran Kerja juga wajib disertai dengan Daftar Riwayat Hidup (Selanjutnya disebut dengan Curriculum Vitae atau CV saja). Mengapa demikian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena surat lamaran kerja tidak berisi perincian yang lengkap tentang data pribadi Anda, latar belakang pendidikan yang jelas, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, keahlian tambahan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar sebuah CV menimbulkan daya tarik yang kuat bagi pembacanya, CV tersebut haruslah lebih banyak menonjolkan apa yang dikehendaki oleh pihak perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu dalam CV Anda, tuliskanlah lebih banyak tentang kemampuan atau keterampilan Anda, keberhasilan atau prestasi-prestasi Anda.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/melampirkan-cv-adalah-suatu-keharusan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-7358904976872443274</guid><pubDate>Mon, 20 Dec 2010 10:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-20T02:02:27.986-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran Kerja</category><title>Pantangan-Pantangan Dalam Membuat Surat Lamaran Kerja</title><description>&lt;b&gt;Dalam penulisan surat lamaran kerja, ada beberapa pantangan yang harus Anda perhatikan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan sekali-kali Anda menulis surat lamaran kerja dengan tulisan tangan, kecuali pihak pemasang iklan yang memintanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan mengetik surat lamaran Anda dengan komputer selain dengan tinta warna hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan sekali-kali mengetik surat lamaran Anda dengan font (bentuk huruf) yang aneh, cukup pakai times new roman atau arial atau verdana atau Tahoma, selain bentuknya nyaman di mata juga umum digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan sekali-kali ada bekas tip-ex atau kesalahan ejaan, karena itu Anda harus check berkali-kali, pastikan tidak ada yang salah, kalau perlu minta bantuan orang lain untuk memeriksanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa demikian? Saat ini, profesionalitas sangat tinggi nilainya dalam dunia kerja. Profesionalitas surat lamaran kerja itu dinilai dari bentuk tulisan yang rapi, warna dan bentuk huruf yang normal, bebas dari salah ejaan dan bekas tip-ex.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan sekali-kali mencantumkan gaji yang Anda harapkan dalam surat lamaran kerja. Anda pasti langsung ditolak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa demikian? Karena:&lt;br /&gt;
1. Tempat nego gaji yang sepantasnya ada pada wawancara kerja.&lt;br /&gt;
2. Karena kalau gaji yang Anda minta tidak sesuai dengan standar perusahaan, tidak ada gunanya mencoba merekrut Anda bukan?</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/pantangan-pantangan-dalam-membuat-surat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-2644295385494143374</guid><pubDate>Sun, 19 Dec 2010 10:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-19T02:15:09.990-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran Kerja</category><title>Bagian-Bagian Penting Dari Surat Lamaran Kerja Yang Harus Diperhatikan</title><description>Berikut ini adalah bagian-bagian penting dari surat lamaran yang harus diperhatikan : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;A. Informasi Pelamar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian atas surat lamaran kerja cantumkan nama lengkap dan gelar, alamat lengkap Anda, nomor telpon Anda, HP dan rumah, alamat email.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;B. Tanggal dan Tahun Penulisan Surat Lamaran Kerja&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;C. Nama pihak yang dituju dan Jabatannya, Nama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perusahaan  dan    alamatnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah, sedapat mungkin tuliskan nama yang dituju dengan spesifik, hindari menulis surat lamaran yang ditujukan kepada orang yan terlalu umum, misalnya :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Kepada yth Manager HRD , atau Dear Sir or Madam, dsb&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Jadi Anda punya tugas untuk mencari tahu nama orang tersebut, Anda bisa cari tahu dengan cara menelepon ke perusahaan tersebut, atau browsing di internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;D. Salam Pembuka &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;E. Tuliskan Dimana Anda menemukan iklan lowongan kerja ini dan posisi apa yang Anda inginkan. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;F. Perkenalan Diri &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Disinilah Anda cantumkan kalimat pertama &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;G. Tuliskan Kemampuan Anda, Keterampilan dan Pengalaman yang Relevan dengan Posisi yang hendak Anda   lamar.     (kalimat   kedua   seperti   contoh   diatas)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;H. Kesimpulan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada bagian ini, Anda sebaiknya mencantumkan kalimat yang menunjukkan keyakinan diri Anda. Misalnya : Berdasarkan fakta diatas, Saya sangat yakin bisa memberikan kontribusi bagi perusahaan dan bisa bekerjasama dengan rekan-rekan yang lain untuk memajukan perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;I. Penutup &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ucapakan terima kasih atas kesediaan mereka membaca surat lamaran kerja Anda. Akhiri dengan kalimat, Hormat Saya atau sincerely yours, kemudian tanda tangan Anda dan nama Anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah tulisan nama Anda, tulis : Lampiran : Daftar Riwayat Hidup atau Enclosure : CV</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/bagian-bagian-penting-dari-surat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-5129004810496616426</guid><pubDate>Sat, 18 Dec 2010 09:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-18T01:52:52.762-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Surat Lamaran Kerja</category><title>Teknik Menulis Surat lamaran Kerja</title><description>Banyak orang yang mengira bahwa setiap surat lamaran kerja yang mereka kirimkan pasti akan dilihat satu-per-satu oleh pihak HRD. Kenyataannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata dari penelitian, 83% dari orang yang menyeleksi surat lamaran kerja dan CV hanya memakai kurang dari 1 menit saja untuk menyortir 1 surat lamaran kerja, artinya tiap surat lamaran kerja yang masuk hanya dilihat sekilas saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, bagaimana agar surat lamaran kerja Anda bisa termasuk yang diperhatikan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti yang Saya katakan sebelumnya, mengingat ada banyak sekali surat lamaran yang masuk, maka agar surat lamaran kerja bisa ditanggapi dengan positif, maka isi surat Anda harus bisa membuat penasaran si pembaca, membangkitkan rasa ingin tahunya tentang Anda sehingga membuatnya ingin bertemu dengan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk itu surat lamaran kerja Anda harus tampil unik, beda dari surat lamaran kerja yang lain, namun harus tetap diusahakan memenuhi syarat-syaratnya juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimat pertama dari surat lamaran kerja, akan sangat menentukan apakah pihak HRD akan meneruskan membaca surat lamaran Anda atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya, surat lamaran yang biasa, kalimat pertamanya adalah Berkaitan dengan iklan lowongan kerja Bapak/Ibu tanggal sekian di harian ABCD, Maka Saya mengirimkan surat lamaran kerja untuk dipertimbangkan sebagai calon pengisi posisi xxxxxx. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Saya yang jadi HRD-nya, surat semacam ini tidak akan menimbulkan kesan yang istimewa. Coba lihat kalimat pertama dari surat lamaran kerja berikut ini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Suatu kebanggan bagi Saya untuk dapat bergabung dengan perusahaan xxxx yang merupakan pemimpin pasar selama bertahun-tahun untuk produk ABCD, Saya Joko Santoso ingin bertemu Bapak Joni Pratama sebagai Manager HRD untuk menjelaskan kualifikasi Saya untuk mengisi posisi xxxx yang ditawarkan di media ABCD tanggal xx-xx-xxxx&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Saya yakin, si pembaca surat lamaran Anda akan terkejut, sedikit bertanya-tanya, atau lebih tepatnya penasaran dan ada senangnya juga. Mengapa demikian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda telah memuji dengan mengatakan bangga akan bergabung dengan perusahaan yang sukses, pada dasarnya setiap manusia senang dipuji dan tidak suka dikritik. Selain itu dia akan ada rasa penasaran karena Anda “berani” secara tidak langsung mengatakan Anda calon karyawan yang tahu persis apa yang Anda mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa untuk “menonjolkan” kelebihan Anda pada kalimat berikutnya. Kalimat kedua ini sebaiknya menunjukkan mengapa Anda adalah kandidat yang sangat pantas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Misalkan&lt;/b&gt; : Berdasarkan pengalaman kerja yang solid di bidang ABCD selama 3 tahun dan ditambah dengan prestasi saya di bidang ABCD maka Saya yakin mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Misalnya&lt;/b&gt; Anda tidak punya pengalaman pun, Anda bisa tonjolkan latar belakang pendidikan Anda. Misalnya : Berdasarkan latar belakang pendidikan Saya di salah satu universitas terkemuka di Indonesia yang sangat sesuai di bidang ABCD maka Saya yakin bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Intinya&lt;/b&gt;, berikan kesan bahwa Anda adalah seseorang yang mampu memberikan kontribusi dan menyelesaikan permasalahan yang ada.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/teknik-menulis-surat-lamaran-kerja.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-1956562837555589547</guid><pubDate>Fri, 17 Dec 2010 10:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-17T02:39:44.700-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mencari Lowongan Pekerjaan</category><title>Alternatif Lain Mencari Lowongan Pekerjaan</title><description>Disamping cara-cara diatas, ada beberapa langkah lain yang patut kita coba, meskipun sebenarnya cara2 diatas sudah cukup, tidak ada salahnya Anda tahu cara lain atau kalau perlu melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Alternatif pertama&lt;/b&gt; adalah Kantor Dinas Tenaga Kerja di kota Anda tinggal atau kota yang hendak Anda tuju. Biasanya, setiap orang yang baru pertama mencari kerja, harus membuat Kartu Tanda Pencari Kerja atau biasanya disebut Kartu Kuning. Kartu ini harus dicantumkan pada berkas lamaran Anda pada waktu Anda melamar ke instansi pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lowongan pekerjaan di kantor ini biasanya bersifat lokal dan jumlahnya terbatas. Khusus untuk lowongan PNS, informasi kerja biasanya ditempelkan di PEMDA, departemen atau lembaga masing2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Alternatif Kedua&lt;/b&gt; adalah dengan cara mengirim langsung surat lamaran ke instansi atau perusahaan yang Anda inginkan. Meskipun saat itu belum tersedia lowongan kerja, cara ini bisa saja menghasilkan (ada beberapa teman yang mendapatkan kerja dengan cara ini), karena jaman sekarang ini dunia kerja makin dinamis dan banyak perubahan (perusahaan swasta khususnya), karyawan keluar masuk dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi begitu mereka membutuhkan karyawan, kalau lamaran Anda sudah masuk lebih dulu maka Anda punya kesempatan yang baik. Pihak perusahaan juga diuntungkan karena sudah punya daftar calon karyawan yang bisa diseleksi tanpa perlu pasang iklan dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, yang perlu Anda ingat, tidak semua perusahaan bisa menerima hal seperti ini. Anda juga harus siap mental untuk menerima penolakan, apalagi jika perusahaan memasang papan bertuliskan tidak menerima lowongan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara-cara yang Saya tulis mungkin terkesan sederhana, namun jika Anda telah terbiasa melakukannya, teknik ini akan menjadi sesuatu yang otomatis, jad begitu Anda melihat suatu iklan, Anda akan dengan sangat cepat mengetahui apakah iklan lowongan kerja tersebut patut ditindaklanji atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Anda punya banyak sumber untuk mencari lowongan pekerjaan yang tepat dan dapat dipercaya. Makin banyak informasi yang Anda punya, makin banyak pula pilihan bagi Anda, jadi kemungkinan Anda mendapat panggilan kerja pun semakin membesar pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu Anda menguasai teknik-teknik ini, bisa dibilang, pintu pertama dalam mendapatkan pekerjaan telah terbuka untuk Anda.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/alternatif-lain-mencari-lowongan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-3173965617222365374</guid><pubDate>Thu, 16 Dec 2010 09:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-16T01:32:15.793-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mencari Lowongan Pekerjaan</category><title>Mencari Lowongan Pekerjaan Melalui Relasi</title><description>Cara lain untuk memperoleh informasi kerja adalah dengan memanfaatkan relasi yang Anda miliki, bisa teman Anda, saudara Anda, temannya teman Anda, temannya saudara Anda, tetangga Anda, kenalan Anda di sekolah dulu, kenalan Anda waktu sama-sama bertemu waktu melamar kerja, atau Dosen Anda dsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam proses mencari kerja, peranan relasi ini termasuk penting. Relasi ini tidak hanya berguna dalam mendapatkan informasi kerja, namun dapat membantu Anda pada saat menulis surat lamaran kerja dan menghadapai wawancara kerja dan psikotes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya, Anda tahu nama manager HRD yang akan menyeleksi surat lamaran kerja, Anda bisa menulis namanya dengan tepat plus gelar-gelarnya, misalnya Anda menuliskan di surat lamaran kepada Bpk. Anton Sudarmo S. Psi, sementara pesaing Anda hanya menuliskan kepada manager HRD di tempat, tentu akan beda nilainya di mata orang yang akan meyeleksi surat lamaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, cobalah kenal banyak orang dan kontak relasi-relasi Anda dimana saja mereka, apalagi dengan kemajuan teknologi, Anda bisa pakai sosial media, misalya facebook atau twitter, email dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apa saja keuntungan menggunakan relasi?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Tidak semua perusahaan membuka informasi lowongan kerjanya untuk umum. Mengapa demikian? Biasanya karena jumlah karyawan yang dibutuhkan sedikit, atau posisi yang ditawarkan adalah posisi penting, sehingga kurang efisien dari segi waktu dan biaya jika harus melakukan seleksi dalam jumlah besar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Informasi lowongan kerja dari relasi, umumnya lebih dapat dipercaya dan lebih cepat infonya dibandingkan dari lowongan Koran atau yang lain. Hal ini tentu sangat menguntungkan Anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Biasanya perusahaan juga lebih suka mempekerjakan orang yang direferensikan oleh orang dalam yang sudah mereka kenal dengan baik dibandingkan harus mencoba mengenal orang baru, terutama untuk posisi yang bersifat umum, misalnya administrasi, namun untuk posisi teknis yang butuh keahlian khusus seperti teknisi, ini belum tentu berlaku.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/mencari-lowongan-pekerjaan-melalui.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-6152921263901053828</guid><pubDate>Wed, 15 Dec 2010 09:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-15T01:32:05.035-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mencari Lowongan Pekerjaan</category><title>Mencari Lowongan Pekerjaan Di Kampus</title><description>Tempat lain dalam mencari lowongan pekerjaan adalah kampus atau sekolah tempat Anda belajar atau kampus atau sekolah lain. Beberapa instansi pemerintah dan perusahaan terkenal, selain memasang iklan di surat kabar, terkadang juga memasang iklan di kampus untuk mendapatkan calon pegawainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang tidak semua kampus mendapatkan iklan ini, biasanya yang dipasangi adalah kampus atau sekolah yang terkenal di daerah tersebut. Nah, kalau kebetulan kampus Anda atau sekolah Anda tidak termasuk di dalamnya, Anda bisa melihat ke kampus/sekolah lain tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemasangan iklan ini biasanya dilakukan jika yang dibutuhkan lebih banyak fresh graduate. Dan iklan yang dipasang biasanya ada di papan pengumuman kampus, atau dekat papan pengumuman di dekat ruangan2, Tata Usaha atau pejabat kampus. Usahakan agar Anda rajin berkunjung ke kampus Anda juga ke kampus lain, agar informasi Anda dapat lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika diperlukan, Anda pun bisa meminta bantuan surat referensi dari tempat Anda belajar, untuk menambah nilai plus Anda.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/mencari-lowongan-pekerjaan-di-kampus.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-3812553988515581258</guid><pubDate>Tue, 14 Dec 2010 09:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-14T01:49:35.709-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mencari Lowongan Pekerjaan</category><title>Mencari Lowongan Pekerjaan Di Internet</title><description>Anda dapat menggunakan website &lt;b&gt;www.jobsdb.com&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;www.karir.com&lt;/b&gt; untuk membantu Anda dalam mencari pekerjaan. Anda cukup daftar gratis di kedua website tersebut, isi data-data Anda yang sebenarnya, dan Anda bisa memasukkan spesifikasi diri Anda yang sebenarnya, jenis jabatan dan bidang pekerjaan yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika nanti website tersebut menemukan lowongan yang sesuai dengan keinginan Anda dan Anda pun dinilai cocok dengan kriteria yang dicari perusahaan pemasang iklan, maka Anda akan dikirimi email dan Anda bisa langsung apply secara online (atau mengirim surat lamaran secara manual).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, selain Anda bisa mencari secara aktif lowongan pekerjaan di kedua website tersebut, Anda-pun secara pasif akan dibantu website tersebut untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan Anda. Alternatif lain ialah dengan langsung mengunjungi website perusahaan yang Anda minati. Biasanya perusahaan besar memiliki website dengan menu Karir / lowongan kerja di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya berikan contoh perusahaan-perusahaan tersebut berikut ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Perusahaan di Bidang Consumer Goods&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.unilever.co.id :  PT. Unilever Indonesia &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.bentoel.co.id :  PT. Bentoel International Investama &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
•  www.aqua.com       :  Aqua Danone&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
•  www.indofood.com  : Pt. Indofood Sukses Makmur&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Perusahaan di Bidang Manufactures &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.astra.co.id   :  Astra International &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.ciputraproperty.com : Ciputra Propreti &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Perusahaan di Bidang Media &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.mnc.co.id  : Service Media Nusantara Citra &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.bakrietelecom.com : Bakrie Telecom &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Perusahaan di Bidang AgroBisnis &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.astra-agro.co.id : Astra-Agro &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.smart-tbk.com  : SMART tbk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.sieradproduce.com : Sierad Produce &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Perusahaan di Bidang Minyak dan Gas &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.elnusa.co.id : Elnusa Tbk &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.medcoenergi.com : Medco Energy &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.chevron.com : Chevron &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Perusahaan di Bidang Energi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.antam.com : Aneka Tambang &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.ptba.co.id  : Pt. Bukit Asam &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.bumiresources.com  : Bumi Resources &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.holcim.com : Holcim &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• www.leightonint.com &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda juga bisa memanfaatkan yahoo atau google untuk mencari nama perusahaan yang Anda inginkan lalu masuk ke website mereka. Dari dua cara ini saja, Anda bisa dapat informasi ratusan lowongan pekerjaan yang bisa Anda Lamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk lowongan versi online ini, secara prinsip sama dengan iklan di surat kabar, hanya saja kita tidak bisa melihat ukuran iklan yang dipasang karena seragam. Yang bisa kita lakukan ialah memperhatikan faktor lainnya, misalnya kriteria pekerjaannya jelas atau tidak, nama perusahaannya jelas atau tidak, tawarannya kelihatan masuk akal tidak dsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai kesimpulan, Saya akan memberikan rangkuman tips dalam mencari lowongan pekerjaan di Koran harian maupun di Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada waktu Anda mencari iklan lowongan di kedua media ini, pastikan untuk selalu bersikap teliti dan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal pertama yang harus Anda lihat saat membaca iklan surat kabar adalah bidang pekerjaan yang ditawarkan.&lt;br /&gt;
Jika sesuai dengan minat Anda, coba lihat lagi persyaratan lainnya. Coba lihat syarat latar belakang pendidikan, keterampilan, usia dan pengalaman. Jangan kuatir, Anda tidak perlu terlalu terpaku dengan persyaratan dari perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan perusahaan menetapkan syarat yang banyak itu hanya sebagai gambaran rata-rata saja yang mereka kehendaki dan bahkan syarat-syarat itu ditulis hanya sebagai cara untuk mengurangi jumlah pelamar agar tidak terlalu membludak, jadi tidak terlalu kaku juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, misalnya ada syarat pengalaman minimal 1 tahun, biasanya para pemula akan langsung mundur dan tidak mau mencoba mengirim surat lamaran. Atau syarat usia maksimal 27 tahun, padahal usian Anda 29 tahun atau syarat IPK minimal 3, padahal IPK Anda hanya 2.75, tetap kirinkan saja surat lamaran Anda, yang penting bidang pekerjaannya sesuai minat Anda dan Anda merasa mampu melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda bisa buktikan kemampuan Anda nanti pada waktu menjalani psikotes dan wawancara kerja. Jadi jangan terlalu takut dan kaku dalam memahami syarat-syarat dari perusahaan. Jika Anda bisa memenuhi 70% saja dari syarat-syaratnya, kemungkinan besar Anda tetap dipanggil untuk psikotes dan wawancara kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disamping itu, Anda harus sangat berhati-hati terhadap iklan lowongan kerja yang mencurigakan alias aspal, asli tapi palsu! Iklan semacam ini biasanya menampilkan informasi yang berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mayoritas pekerjaan yang ditawarkan umumnya berhubungan dengan soal penyertaan modal (investasi). Lihat contoh iklan yang Saya berikan diatas. Untuk menarik calon pelamar, biasanya mereka tidak secara langsung mencantumkan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar Anda tidak terjebak iklan semacam itu (agar menghemat waktu, tenaga dan uang Anda), Anda harus bisa membedakan iklan lowongan yang bonafid dan yang aspal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini rangkuman caranya untuk mengingatkan Anda kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Iklan lowongan kerja yang aspal&lt;/b&gt;, biasanya mencantumkan persyaratan yang terlalu mudah, misalnya tidak dibutuhkan keterampilan atau keahlian tertentu, range pendidikan terlalu luas dari D3-S2 untuk 1 posisi yang sama, batasan usia juga terlalu luas, dari 22-40, waktu kerja fleksibel dan iming-iming gaji yang luar biasa besar dibandingkan posisi yang ditawarkan, bahkan ada yang menawarkan gaji dalam bentuk dollar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Posisi yang ditawarkan terlalu umum&lt;/b&gt;, misalnya administrasi, konsultan, business executive, data analyst dsb namun tanpa ada deskripsi lebih lanjut dan tugas apa saja yang diharapkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Biasanya untuk satu posisi&lt;/b&gt;, mereka mencoba merekrut pelamar dalam jumlah yang sangat besar, misalnya 50 orang atau bahkan 100 orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Frekuensi pemasangan Iklan lowongan pekerjaan aspal biasanya sangat tinggi&lt;/b&gt;, tiap sabtu minggu pasti ada terus menerus dan format (bentuk) iklannya sama terus, biasanya iklannya kecil, bahkan dalam bentuk iklan baris, tidak ada perubahan sama sekali, jabatan yang ditawarkan pun tidak berubah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa frekuensinya tinggi? Karena pelamar yang awalnya terjebak, pasti banyak yang keluar, karena itu mereka terus mencari pelamar baru.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/mencari-lowongan-pekerjaan-di-internet.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-1095739847655419626</guid><pubDate>Tue, 14 Dec 2010 05:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-13T21:18:09.615-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mencari Lowongan Pekerjaan</category><title>Mencari Lowongan Pekerjaan Di Iklan Koran Harian</title><description>&lt;b&gt;Teknik pertama&lt;/b&gt; yang harus Anda perhatikan adalah melihat kota sasaran Anda. Misalnya seperti Saya, Saya memakai harian Kompas sebagai referensi Saya karena kota tujuan Saya adalah kota Jakarta. Nah, bagi Anda yang ingin bekerja di Semarang, misalnya, carilah Koran Suara Merdeka sebagai referensi Anda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kota-kota lain, silakan Anda cari koran apa yang ada di daerah tujuan Anda, yang penting Koran tersebut terkenal namanya, namun jangan yang memuat banyak berita “kacangan”. Mengapa demikian? Karena Koran yang terkenal baik, akan lebih selektif dan lebih berhati-hati dalam menerima iklan yang akan dipasang karena mereka ingin menjaga reputasi korannya dibandingkan Koran-koran “sensasional”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isi iklan lowongan kerjanya pun akan tercermin dari citra Koran tersebut. Koran yang baik dan bersih akan lebih banyak berisi iklan lowongan pekerjaan dari perusahaan2 yang bonafid dan lebih bisa dipercaya. Meski tidak 100% demikian, tapi tetap cenderung lebih baik isinya dibandingkan dengan Koran yang isi beritanya “ecek-ecek dan tidak bermutu”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teknik Kedua&lt;/b&gt; adalah perhatikan ukuran kolom iklan di Koran tersebut! Kalau orang bule sana bilang “Size does matter” yang artinya ukuran itu menentukan! Sekali lagi, meskipun tidak 100% mutlak, namun tetap ini sesuatu yang cenderung benar. Biasanya perusahaan besar dan bonafid, akan memasang iklan lowongan pekerjaan dengan ukuran kolom yang besar pula. Sebaliknya perusahaan kecil akan memasang iklan dalam kolom yang kecil pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya “perusahaan” kelas ruko lebih suka memasang iklan lowongan kerjanya di iklan baris di Koran (yang isinya Cuma 3-4 baris iklan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa ini perlu kita perhatikan? Karena ini nantinya akan menentukan tingkat gaji Anda, akan menentukan jenjang karir Anda, akan menentukan apakah perusahaan kira2 bisa bertahan lama atau tidak, menentukan apakah pekerjaannya benar2 kerja kantoran atau kerjaan seperti toko saja dan sebagainya, terutama agar Anda terhindar dari penipuan oleh perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makin bonafid dan besar perusahaan tersebut, maka akan semakin menguntungkan, nyaman dan lebih menjamin kelangsungan Anda di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teknik Ketiga&lt;/b&gt; adalah perhatikan kejelasan kriteria pekerjaan yang ditawarkan, dan nama perusahaan yang memasang iklan lowongan kerja tersebut. Makin detil dan makin jelas nama perusahaannya, biasanya makin bisa dipercaya. Makin masuk akal tawarannya makin bisa dipercaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaliknya, sebisa mungkin hindari iklan lowongan kerja yang kurang jelas nama perusahaan pemasangnya, hindari iklan yang kriteria pekerjaannya kurang jelas atau terlalu luas, apalagi yang menawarkan penghasilan yang luar biasa padahal jabatan yang ditawarkan adalah jabatan staff atau pegawai biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh Iklan yang mencurigakan ( biasanya dipasang di kolom iklan yang kecil atau iklan baris) :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Sebuah perusahaan ternama di Jakarta yang bergerak di bidang keuangan mencari lulusan D3 s/d S-2 untuk posisi management trainee, lulusan luar negeri dan banyak relasi lebih disukai, penghasilan mencapai 10 juta per bulan.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Dari kriteria pendidikan sudah sangat mencurigakan karena terlalu luas jangkauannya, mana bisa S-2 dibandingan D-3 untuk 1 posisi yang sama?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kriteria lulusan luar negeri dan banyak relasi, tidak nyambung dengan posisi management trainee karena posisi ini lebih banyak berkutat di dalam perusahaan, bukan keluar. Selain itu syarat banyak relasi, arti sesungguhnya adalah Anda harus punya banyak koneksi yang kuat secara finansial agar mau menanamkan uangnya ke perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghasilan 10 juta per bulan? Dari mana 10 juta? Anda lihat posisinya? 10 juta per bulan ini untuk kelas manager menengah, bukan kelas pemula seperti management trainee. Itu pun di kota Jakarta dan kota besar lainnya, kalau kota kecil, biar manager juga gaji tidak sampai 10 juta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu dari nama perusahaan, apakah disebutkan nama perusahaannya dengan jelas atau hanya samar2? Perusahaan yang bonafid tidak akan ragu menyebutkan nama perusahaannya, misalnya PT. Astra Itnternational mencari karyawan dengan syarat2 ABCD, misalnya. Jelas kan nama perusahaannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini berguna bagi perusahaan sendiri, yaitu untuk menjaring bibit2 karyawan dengan kemampuan terbaik, tentu dengan memajang nama perusahaan yang bonafid akan membuat para calon karyawan dengan kualifikasi terbaik akan tertarik untuk mencoba melamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lha kalau nama perusahaannya samar2, lalu bidang usahanya tidak jelas, seperti contoh diatas, bidang keuangan itu apa? Kan ada bank, ada kospin, ada jasa kredit, ada perusahaan valas, dan macam2. anda patut mempertanyakan soal ini. Mengapa mesti sembunyi-sembunyi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, dari contoh kecil seperti ini saja, Anda bisa belajar kritis dalam mencermati iklan lowongan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini penting diperhatikan, agar Anda tidak sia-sia berharap, sia-sia mengeluarkan uang untuk kirim surat lamaran dan sia2 waktu. Dengan tiga teknik ini dan kebiasaan Anda untuk melatihnya, akan membuat Anda mampu membedakan mana perusahaan bonafid yang harus Anda lamar dan mana yang tidak, hanya dalam waktu kurang dari 10 detik saja, Anda bisa tahu!</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/mencari-lowongan-pekerjaan-di-iklan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2410912881067851092.post-9115041084783809846</guid><pubDate>Tue, 14 Dec 2010 05:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-13T21:02:30.179-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mencari Lowongan Pekerjaan</category><title>Mencari Lowongan Pekerjaan</title><description>Apa langkah pertama yang harus kita lakukan dalam mencari pekerjaan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencari lowongan pekerjaan tentu saja. Di mana? Ada beberapa sumber yang bisa kita andalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber tersebut adalah iklan di koran harian (khususnya Koran hari Sabtu dan Minggu), Internet (website khusus tentang lowongan pekerjaan maupun website dari perusahaan itu sendiri), dari kampus atau sekolah tempat Anda belajar atau kampus/sekolah lain dan dari informasi dari relasi, bisa teman maupun orang dalam perusahaan itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita akan dalami satu per satu sumber-sumber tersebut agar Anda mendapat pengertian yang lebih jelas pada postingan selanjutnya.</description><link>http://melamarkerjaonline.blogspot.com/2010/12/mencari-lowongan-pekerjaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author></item></channel></rss>