<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935</id><updated>2025-11-19T15:52:39.133+08:00</updated><category term="Hoax Kristen"/><category term="Kesaksian Palsu"/><category term="Fitnah Kristen"/><category term="Islam Menjawab"/><category term="Murtadin Gadungan"/><category term="Berita Bohong"/><category term="Mukjizat Dusta"/><title type='text'>Membongkar Hoax Kekristenan</title><subtitle type='html'>Mengkaji Data, Mengungkap Dusta</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-6425164713547726146</id><published>2014-04-10T23:26:00.000+08:00</published><updated>2014-04-18T01:00:49.418+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hoax Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesaksian Palsu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Murtadin Gadungan"/><title type='text'>Mengaku Sarjana Islam, Pendeta Samuel Hermawan Terbongkar Kedoknya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLXXpDC85D6uA2iLwP-xmDfmqtWnhM-IbzQuF0Nic2kFj8tzVnZDabjs-F9DR9sIhgkHVKKAXSmzcRflY0H5LODTrpx77zKdd1r-TGJ7Srd9ZoxiG5PyJ91icRNboAzB14RC95TRNw8s8/s0/Samuel+Hermawan+-+Sarjana+Islam+Gadungan.jpg&quot; alt=&quot;Samuel Hermawan, Sarjana Islam Gadungan, Murtadin Palsu&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;270&quot; height=&quot;212&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Bintaro&lt;/b&gt; - Di kalangan Kristen, &lt;b&gt;Pendeta Samuel Hermawan&lt;/b&gt; dikenal sebagai ahli Islamologi mantan Muslim. Namanya mulai naik daun ketika Samuel menuliskan pengalaman rohaninya mengapa ia beralih meninggalkan Islam dan kini menjadi pendeta. Dalam testimoni berjudul &quot;&lt;i&gt;Yesus adalah Tuhan dan Raja&lt;/i&gt;&quot;, Samuel menuliskan sebagai berikut:
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;
“&lt;i&gt;Saya dulunya dari muslim tamatan sebuah pesantren dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bandung. Saya ingin memberikan kekuatan untuk para sahabat sekalian orang-orang Kristen bahwa apa yang kalian sembah itu adalah benar-benar Tuhan dan Juruselamat. Yesus adalah Tuhan dan Raja sesuai yang tercantum dalam Al-Qur&#39;an, Hadist dan Injil.&lt;/i&gt;”
&lt;/ul&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
Dalam sebuah dialog Islam dan Kristen, dusta Pendeta Samuel terbongkar. Ternyata dia bukan mantan muslim, terbukti karena ia tidak bisa baca-tulis Al-Qur’an. Pengakuannya sebagai ahli Islamologi lulusan pesantren dan Sarjana Islam lulusan STAIN Bandung, adalah kebohongan besar untuk memuluskan Kristenisasi.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Terjadinya Dialog Islam-Kristen&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Bermula ketika Indarwati (bukan nama sebenarnya), yang mempengaruhi kakak kandung, orang tua dan pamannya untuk masuk Kristen.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Empat tahun yang lalu, Indarwati menikah secara Islam dengan seorang pemuda. Seluruh keluarga Indar merestui pernikahan itu, karena beranggapan, sang mempelai pria itu adalah seorang Muslim yang taat beragama.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Belakangan, setelah Indar dikaruniai seorang anak, keluarganya baru tahu kalau suami Indar adalah seorang pendeta. Namun ia tidak mengaku pura-pura Muslim ketika menikah. Kilahnya, kekristenan itu ia terima setelah pernikahan. Kini, Indar sudah berganti iman menjadi aktivis gereja, mengikuti jejak suaminya. Bahkan seorang adiknya berhasil ditarik menjadi seorang Kristen.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ketika Indar mempengaruhi Eddy, pamannya, untuk masuk Kristen, terjadilah percekcokan ringan. Eddy adalah mantan aktivis PII (Pelajar Islam Indonesia).
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Kamu ini, kok bisa-bisanya masuk Kristen dan ngajak-ngajak keluarga untuk masuk Kristen?” tanya sang paman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Ya, karena sekarang saya tahu kalau Kristen itu jauh lebih baik dari Islam, paman,” jawab Indar santai.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Siapa sebenarnya yang mempengaruhimu kok sekarang jadi seperti ini?” tanya sang paman lagi.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Saya tidak dipengaruhi siapa-siapa, paman. Tuhan Yesus sendiri yang memanggil saya. Sekarang saya tahu bahwa Kristen itu kasih dan menyelamatkan,” kata Indar.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Apa buktinya kalau Kristen itu menyelamatkan dan lebih baik dari Islam?” selidik sang paman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Saya tidak bisa menjelaskan secara detil, paman. Kalau Paman ingin tahu jawabannya, nanti saya panggil pendeta saya. Pendeta Samuel Hermawan adalah ahli Islamologi, lulusan pesantren dan STAIN Bandung. Paman bisa bertanya sepuasnya tentang kekristenan kepada pak pendeta,” jawab Indar. Maka disepakatilah pertemuan dialog agama di rumah sang paman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVFTQVuzjzLzIpMLNjfatAonutKxr36jfdyaB6eaOkvi_-pb7emku6h7fD1fEQLuy-N8ePnGyMBpgT-_foy08aw14zNlyNpILWAKE8UvW05aVBvJ0BaF3ljXTgYynC0I64ytylot4Ix5c/s0/Insan+LS+Mokoginta+-+Kristolog+Muallaf.jpg&quot; Alt=&quot;Insan LS Mokoginta, Mantan Pendeta, Ustadz Kristologi&quot; style=&quot;margin: 0pt 5px 0px 0pt;&quot; width=&quot;200&quot; height=&quot;190&quot; align=&quot;left&quot;&gt;
Ahad malam, 15 November 2009, di Bintaro diadakan pertemuan sederhana. Tapi sang paman tidak mau menghadapi sendiri. Karena penasaran, kok ada lulusan pesantren dan sarjana Islam yang bisa pindah iman, maka ia mengundang sanak saudara dan para tetangga. Tidak lupa, ia mengundang &lt;b&gt;Insan Mokoginta Wenceslaus&lt;/b&gt;, seorang ustadz mantan Kristen.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Pendeta Samuel Hermawan pun juga datang tidak sendirian. Ia itemani beberapa pendeta, aktivis gereja dan beberapa jemaat setianya. Dengan dandanan yang klemis dengan baju batik coklat yang dikenakannya, ia tampil sangat percaya diri. Seluruh materi Islamologi yang akan dipresentasikan sudah disiapkan dalam laptop dan &lt;i&gt;infocus&lt;/i&gt;, lengkap dengan seorang wanita operatornya. Dialog dimulai pukul 8 malam, disaksikan lima puluhan pendengar dari kalangan Islam dan Kristen.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Setelah memperkenalkan diri, Samuel mulai menerangkan ketuhanan Yesus menurutnya berdasarkan ayat-ayat Al-Qur&#39;an. Puluhan ayat Al-Qur’an ditampilkan di layar &lt;i&gt;infocus&lt;/i&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTLO_Ryo4fM1Dl-U9DOZBdko7AEOhi7qZrhMpNO01Hg6jMKzxmWwYPTOy-VIF3ZNdmInJ6IVQuiuhkdJFl1u76ihkrhzUGgNRlQknXt7lOrzpiNVD98K9H7o2dTRUj9t00y6sxKoukdU8/s0/Pendera+Menghujat+Muallaf+Meralat.jpg&quot; Alt=&quot;Insan LS Mokoginta, Buku Kristologi&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; align=&quot;right&quot; height=&quot;165&quot;&gt;
Insan yang sudah tidak asing dengan makalah itu menyela, “Maaf Pak Pendeta, paparan yang anda tampilkan itu sebenarnya bukan pemikiran anda. Anda hanya mengutip brosur Kristen &quot;&lt;i&gt;Rahasia Jalan ke Surga&lt;/i&gt;&quot; yang memakai nama penerbit palsu Dakwah Ukhuwah. Saya sudah menjawabnya dalam buku &quot;&lt;i&gt;Muallaf Membimbing Pendeta ke Surga&lt;/i&gt;&quot; tahun 1999.”
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Meski tak bisa membantah bahwa presentasi makalahnya sama persis dengan brosur Dakwah Ukhuwah, Samuel kekeuh menyangkalnya, dan terus melanjutkan ceramah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Yesus alias Nabi Isa adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Al-Qur’an sendiri mengakui bahwa Yesus bisa menyembuhkan orang buta sejak lahir. Bahkan Yesus bisa menghidupkan orang yang sudah mati. Mari kita renungkan. Selain Tuhan, siapa yang bisa memberi nyawa kepada orang mati. Karena Yesus bisa menghidupkan orang mati, maka dia adalah Tuhan,” tukasnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Insan membantah, “Saya tahu, ayat Al-Qur’an yang anda maksudkan adalah surat Ali Imran 49 dan Al-Ma’idah 110. Tapi ayat ini jangan dibaca sepotong saja. Bila dibaca secara utuh, seluruh mukjizat Nabi Isa itu selalu diiringi dengan kalimat ‘&lt;i&gt;bi-idznillah&lt;/i&gt;’ yang artinya dengan seizin Allah. Jadi, seluruh mukjizat itu bukan karena kehebatan Nabi Isa, tapi karena izin dan pemberian Allah. Karenanya, yang menyembuhkan dan menghidupkan itu bukan Nabi Isa, melainkan Allah Subhana Wa Ta&#39;ala,” jelas Insan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Samuel tak dapat membantah argumen ini, lalu beralih ke pembicaraan lain. Ia menyatakan bahwa menurut Injil Lukas, tidak semua perbuatan Yesus ditulis dalam Injil. Karena tidak ada kitab yang bisa memuat seluruh ajaran Yesus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Tolong Pak Pendeta baca, Injil Lukas yang anda maksud tersebut!” tanya Insan menimpali. 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Wah, saya tidak hafal ayatnya, Pak,” jawabnya singkat.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Tolong pendeta yang lain atau jemaat membaca Injil Lukas yang dimaksud,” tanya Insan kepada jemaat Kristen.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Karena tak mendapat jawaban apapun dari pihak Kristen, maka Insan menjawab pertanyaannya sendiri. “Sebetulnya, ayat yang dimaksudkan Pendeta Samuel itu bukan Injil Lukas, tapi Injil Yohanes 25:21. Kalau tidak percaya silakan baca ayat tersebut,” Insan mempersilakan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jemaat pun membaca ayat yang dimaksud, ternyata betul. Mereka semakin gusar.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Ternyata Sarjana Islam Gadungan&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ketika ingin membuktikan ketuhanan Yesus sebagai orang yang tahu hari kiamat, Samuel mengutip terjemahan Al-Qur’an surat Luqman ayat 34: “&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat.&lt;/i&gt;”
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Penasaran dengan banyaknya kutipan ayat yang hanya dibaca terjemahannya saja, Insan minta Samuel untuk membaca nas Arabnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Pak Pendeta, dari tadi anda hanya membaca terjemahan ayat tanpa membaca nas Arab-nya. Anda kan ngaku lulusan pesantren dan sarjana Islam, tolong baca nas Arab-nya!” pintanya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tak disangka, permintaan Insan ini meruntuhkan nyali sang pendeta. Beberapa menit ia hanya memandangi presentasi di layar. Mulutnya terkatup, sesekali ia memandangi jemaatnya, dan sesekali menundukkan wajahnya yang mulai memucat.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jemaat dan para pendeta yang hadir pun nampak gusar, malu, dan salah tingkah di hadapan puluhan hadirin Muslim. Pendeta Samuel Hermawan yang selama ini mereka elu-elukan sebagai ahli Islamologi, lulusan pesantren dan sarjana Muslim, ternyata tak lebih pintar dari siswa TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an). Sementara hadirin dari pihak Islam sebagian tertawa, sebagian geleng-geleng dan sebagian bertepuk tangan. Mereka terheran-heran terhadap Samuel Hermawan yang ditokohkan dan dihormati di gereja, padahal mereka selama ini dicekoki dengan kesaksian dusta.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“Pak Samuel ini aneh sekali. Bagaimana bisa jadi pendeta dan mengaku ahli islamomogi? Padahal anda tidak menguasai Bibel dan tidak paham Al-Qur’an? Mana mungkin anda bisa memahami dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an untuk kepentingan kristenisasi, padahal anda tidak mengerti baca-tulis Al-Qur’an? Tolong anda beragama yang jujur saja, jangan menipu jemaat,” kata Insan menasihati.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Situasi dialog jadi tidak imbang, Insan yang jauh di atas angin, seperti dosen menceramahi anak SD. Tepat pukul 10 malam acara diakhiri, tuan rumah mempersilahkan seluruh hadirin untuk menikmati makan malam yang sudah disediakan secara mewah. Terlanjur malu, Pendeta Samuel dan seorang pendeta lainnya buru-buru pamitan pulang meninggalkan para jemaatnya yang sudah membaur bersama hadirin lainnya di meja hidangan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seorang peserta yang sangat kecewa terhadap Pendeta Samuel berkomentar, “Katanya lulusan pesantren dan sarjana Islam, gak tahunya seperti ayam sayur,” kata pria berusia 60 tahun yang datang jauh-jauh dari Depok, Jawa Barat.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Referensi&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
http://www.voa-islam.com/read/christology/2009/11/28/1744/mengaku-sarjana-islam-pendeta-terbongkar-kedoknya/
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/p&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/6425164713547726146/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/04/mengaku-sarjana-islam-pendeta-samuel.html#comment-form' title='72 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/6425164713547726146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/6425164713547726146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/04/mengaku-sarjana-islam-pendeta-samuel.html' title='Mengaku Sarjana Islam, Pendeta Samuel Hermawan Terbongkar Kedoknya'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLXXpDC85D6uA2iLwP-xmDfmqtWnhM-IbzQuF0Nic2kFj8tzVnZDabjs-F9DR9sIhgkHVKKAXSmzcRflY0H5LODTrpx77zKdd1r-TGJ7Srd9ZoxiG5PyJ91icRNboAzB14RC95TRNw8s8/s72-c/Samuel+Hermawan+-+Sarjana+Islam+Gadungan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>72</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-5729628769855201438</id><published>2014-04-01T11:17:00.000+08:00</published><updated>2014-04-17T22:51:05.112+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hoax Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesaksian Palsu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Murtadin Gadungan"/><title type='text'>Pengakuan Dusta Muhammad Ali Makrus: Mantan FPI Masuk Kristen</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDaVgszCQN5HWrftj6FaEGbT9Ui_8HtEsjwssW70PfgiRAtAetB71i0nmOxxchOyKL3N4DSMfi4KBCnR4XTazXsLDTwyJWMsTb-wFTchZzeDE5PBFRWHDGtHG11BIqia0nbKlPT3AWI0g/s0/Ali+Makrus+-+Murtadin+Palsu.jpg&quot; Alt=&quot;Muhammad Ali Makrus, Mantan FPI Masuk Kristen&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;270&quot; height=&quot;212&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/p&gt;
Membongkar kesaksian palsu berkedok murtadin yang mengaku tokoh agama dengan pangkat tinggi tidak akan habis dibahas pada agama Kristen. Sebagai agama yang ditegakkan dengan pengakuan bohong dan dusta, Kristen berjasa memproduksi banyak kesaksian menyesatkan dari mulut murtadin gadungan. Salah satu contohnya adalah sosok yang mengaku bernama &lt;b&gt;Muhammad Ali Makrus&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Pendeta &lt;b&gt;Markus Margiyanto&lt;/b&gt; (mengklaim memiliki nama Islam &lt;i&gt;Muhammad Ali Makhrus&lt;/i&gt;, serta nama lain yang dilekatkan kepadanya antara lain &lt;i&gt;Muhammad Paulus bin Ali Makhrus at Tamimi&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Habib Paulus Mohamad Ali Mahkrus Ata Mimi&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Ali Mahrus Atamimi&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Mohammad Ali Makrus&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Markus Ali Atamimi&lt;/i&gt;, dll) telah membuat heboh dengan VCD kesaksiannya yang berdurasi 1 jam lebih. Video kesaksian yang syarat dengan pernyataan yang melecehkan Islam tersebut beredar bebas di Malang, Jawa Timur, tahun 2007 lalu dan mengejutkan banyak pihak.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Di Youtube sendiri, video kesaksian Ali Makrus ini telah menyebar luas dengan beragam judul, ada kategori full dan ada juga yang dibagi beberapa part. Berikut adalah sedikit potongan dari video kesaksian yang dimaksud:
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemuka FPI Surabaya Bertobat, Menerima Yesus&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;center&gt;&lt;iframe width=&quot;420&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/Yp1K7IBdNdk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Untuk artikel sendiri, telah banyak situs dan blog Kristen yang menampilkan cerita mengenai kesaksian Ali Makrus ini dengan judul dan narasi yang bermacam-macam pula seperti: &quot;&lt;i&gt;Mantan Pemimpin FPI Menerima Yesus&lt;/i&gt;&quot;, &quot;&lt;i&gt;Kesaksian Mantan Ketua Tim Pemburu Hantu&lt;/i&gt;&quot;, dan lain sebagainya yang akan sangat panjang jika ingin dibahas semua satu persatu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Lantas siapakah sesungguhnya Ali Makrus ini? Pengakuan menghebohkan keluar dari dari mulutnya bahwa dia adalah:&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mantan Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mantan Anggota Tim Pemburu Hantu (Lativi)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Seorang Habib Keturunan Nabi Muhammad&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pendiri Laskar Jihad Ambon&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;DLL&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Klaim suatu pangkat dan gelar yang sungguh mencengangkan. Namun ternyata semuanya bohong besar, tidak ada satupun pangkat yang disebutkan pernah dirasakan oleh seorang Ali Makrus alias Markus Margiyanto ini. Semuanya tidak lebih dari bualan belaka dalam menipu para penonton videonya. Pencaplokan berbagai gelar hebat yang ingin mengesankan kesaksiannya seakan berotoritas, yang sejujurnya gelar-gelar itu mustahil didapatkan oleh orang seperti Ali Makrus, telah mengungkap sendiri bahwa Ali Makrus bahkan sejatinya bukanlah seorang mantan Muslim apalagi ketua organisasi yang dia sebutkan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Siapakah Ali Makrus?&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tahun 2007, menjelang idul Fitri 1428 Hijriah, sebuah kabar beredar diberbagai forum mengenai adanya VCD seorang mantan Muslim mengeluarkan sejumlah statement yang melecehkan, menfitnah, menghujat, dan mencaci maki Islam. Dalam VCD tersebut, Pendeta Ali Makrus berceramah dengan durasi 1 jam 11 menit 53 detik, menggunakan baju formal berwarna biru motif kotak-kotak. Lelaki berjenggot panjang dan rapi bak aktivis Islam ini ahli memelintir dan mengaburkan makna ayat Al-Quran dan Hadits Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Abu Rantizy&lt;/b&gt;, Ketua Tim &lt;b&gt;FAKTA&lt;/b&gt; (Forum Anti Gerakan Kemurtadan) Malang, mendapatkan VCD ini dari temannya yang berinisial EU, seorang mekanik komputer di Kota Batu, pada tanggal 25 Agustus 2007. EU mendapatkan video tersebut di komputer milik pegawai Kecamatan Batu yang dia servis. &quot;Saya melihat kok ada filmnya si Makhrus itu, lalu saya minta dan diapun mengijinkan. Kemudian saya segera melapor ke FAKTA,&quot; tutur EU saat ditemui di bengkel komputernya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tim FAKTA lalu menyerahkan VCD tsb ke MUI kota Malang, yang kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian. “Sudah kami laporkan ke Polwil dan ke Kapolda, tinggal menunggu kerja kepolisian sekarang,” ujar sekretaris MUI Kota Malang M Nizhom hidayatullah kepada Sabili.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berdasarkan penelusuran Tim FAKTA, inilah yang didapatkan mengenai identitas dari Ali Makrus Atamimi:
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt; Ali Makhrus: Pendeta Tukang Tipu beraksi di Jawa Timur&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Siapakah Mahkrus? Tanggal 12 Oktober 2005 silam, seorang pemuda 36 tahun bernama Markus Margiyanto datang menemui KH Abdullah Wasi’an dirumahnya, di Sidoarjo, Jawa timur. Kepada kristolog kondang itu, Markus menyatakan niatnya untuk pindah agama dari Kristen ke Islam. Alasannya setelah membaca buku KH Abdullah Wasi’an yang berjudul Benteng Islam terbitan Pustaka Dai, ia jadi tertarik dengan islam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dengan berbaik sangka, mendengar paparan Markus yang sangat memukau itu, KH Abdullah Wasi’an pun menuntun pensyahadatan Markus tepat pukul 11.00 WIB. Syahadat itupun ditandai dengan surat keterangan sementara yang ditandatangai oleh KH Abdullah Wasi’an dan beberapa saksi. Usai pensyahadatan, Pendeta Markus pulang dengan disangoni uang tunai. Nama Islamnya pun menjadi Makhrus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Namun setelah majalah Modus melakukan pengecekan secara mendetail pada bulan November 2005 lalu, ditemukan sejumlah kebohongan pada Markus Margiyanto. Diantaranya, alamat KTP-nya di Jl. Pogot Lama II/91 RW 06/05 Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya ternyata tidak benar. Karena rumah itu telah dijual lima tahun lalu kepada Sutarso. Sutarso pun mengaku tidak tahu menahu tentang seluk beluk dan aktivitas Markus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sementara itu, Darmo, tetangga depan rumah Sutarso yang tinggal di sana sejak tahun 1980 mengatakan bahwa yang berprofesi sebagai pendeta itu adalah ayahnya Markus. Setelah ditelusuri, ternyata markus bersama keluarganya yang terdiri dari anak, istri, ibu dan adiknya tinggal di Tanah merah II/22, Kalikedinding, Kenjeran, Surabaya. Rumah yang sempat difungsikan sebagai gereja ini asalnya adalah milik Pendeta Petrus Salindeho yang pernah bermasalah dengan umat islam hingga divonis hukuman penjara, beberapa tahun lalu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tak jauh dari rumah Markus di Tanah Merah itu, tinggallah Ustadz Ahmad Ghazali, salah seorang tokoh masyarakat yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris PC NU Surabaya. Ustadz Ghazali tahu persis daftar penipuan Markus yang bermodus ingin masuk islam dihadapan tokoh Islam lalu mendapat simpati sang tokoh hingga mendapat hadiah sejumlah uang dan materi lainnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Beberapa kiai yang sempat didatangi Markus, antara lain KH Miftah, di Kedung Tarukan Surabaya yang akhirnya menyumbangkan uang tunai Rp. 250.000 dan sarung merek Al-Ma’ruf berharga ratusan ribu. Ada juga KH Asep mantan ketua PC NU Surabaya, KH Abdul Syakur, KH Abdurrahman Navis dan lainnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Masrukin adalah salah seorang korban penipuan Markus. Dia adalah pengurus Masjid Nurul Jannah Kalilom, Surabaya. Kira-kira empat tahun lalu, Markus Margiyanto datang ke Mesjid Nurul Jannah dan menyatakan niatnya untuk masuk islam. Diapun disyahadatkan oleh Ridwan, modin setempat.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Setelah masuk islam, karena tidak punya rumah, Markus pun butuh rumah tinggal. Dengan ikhlas, Masrukin memberikan salah satu rumahnya yang baru selesai dibangun untuk ditempati Markus secara Cuma-Cuma. Diapun tinggal dirumah itu bersama istrinya, Muslimah anak seorang kiai di Singosari, Malang.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Selama di rumah Masrukin, Markus sama sekali tidak bekerja untuk menafkahi anak dan istrinya. Kebutuhan sehari-harinya ditanggung oleh jamaah mesjid, terutama oleh keluarga Masrukin. “Mualaf itu bagi orang islam merupakan aset,” alasan Masrukin. Jamaah Masjid pun simpati dengan keislaman Markus, sehingga segala permintaannya dikabulkan jamaah. “Jamaah masjid sini sudah banyak berkorban materi, tenaga dan pikiran untuk Markus,” imbuh Masrukin.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Suatu saat, Masrukin merasakan ada gelagat yang lain karena setiap hari Minggu, pagi-pagi Markus pergi memakai baju yang rapi. “Ternyata Markus pergi ke Gereja,” kata Masrukin. Maka Markuspun dia usir dari rumahnya. Setelah pindah dari Kalilom, Markus melancarkan penipuan yang sama dengan modus pura-pura masuk islam untuk mendapat simpati dan uang dari jamaah masjid di Tanah Merah, Surabaya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jauh sebelum melancarkan aksinya di Surabaya. Pendeta Markus pura-pura masuk islam dan nyantri di PIQ Singosari Malang dibawah asuhan KH Bashori Alwi. Karena sudah dipercaya, dia dijadikan menantu oleh KH Ahmad Rifai, pengasuh sebuah pesantren di Singosari, Malang. Namun setelah mempunyai dua anak Markus memboyong anak-anak dan istrinya ke Jakarta lalu mengkristenkan semuanya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dalam pengakuannya kepada tim FAKTA Surabaya, Markus mengungkapkan bahwa ceramah-ceramahnya yang menghina islam itu berdasarkan pesanan gereja. Dia juga mengaku ditekan oleh bapaknya dan paman-pamannya yang pendeta. “Apa yang saya ungkapkan di VCD itu adalah rekayasa palsu pihak gereja,” kata Markus kepada Masyhud, ketua tim FAKTA Surabaya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Selain tekanan gereja, Markus juga rela memberikan kesaksian-kesaksian palsu tentang islam, karena alasan ekonomi dan dorongan finansial. “Pihak gereja sengaja memanfaatkan saya untuk membenturkan islam dengan kristen,” beber pendeta yang memiliki 20 tempat pemuridan tersebut. Yang dimaksud tempat pemuridan adalah semacam tempat pembinaan dan pendidikan Islamologi bagi umat kristen.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Markus juga menyebutkan bahwa pihak gereja sengaja menyebarkan VCD ceramahnya itu untuk menghina umat islam. Posisinya sebagai mantan orang islam yang memberikan kesaksian palsu tentang islam, bagi gereja akan lebih mengena. Walau demikian, dia mengaku masih tetap seorang muslim, bukan murtad. Tentu saja kesaksiannya ini masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sudah banyak yang menjadi korban penipuan Pendeta Markus Margiyanto. Penipuan bermodus pura-pura masuk islam ini sungguh berbahaya. Jika setiap saat bersyahadat di hadapan tokoh islam untuk mendapat simpati dalam bentuk materi, maka jelas bahwa “penipuan berkedok masuk islam” adalah profesi Pendeta Markus. Dan ternyata si Mahkrus ini juga adalah seorang residivis. &lt;b&gt;(Tim FAKTA Malang)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;i&gt;Chairul Akhmad&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
Laporan: &lt;i&gt;Kukuh Santoso&lt;/i&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Sabili&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
No.7 Th. XV&lt;br&gt;
18 Oktober 2007&lt;br&gt;
6 Syawal 1428
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Demikianlah sosok Markus Margiyanto alias Ali Makrus. Berdasarkan penelusuran yang ditemukan oleh Tim FAKTA, rekam jejak Ali Makrus menunjukkan bahwa dia adalah seorang penipu ulung dengan melakukan aksi Kristenisasi berkedok masuk Islam secara pura-pura. Hal tersebut tidak mengherankan mengingat perihal modus Kristenisasi dengan modal dusta adalah sesuatu yang lumrah bagi aktivis Gereja. Begitu juga saat Ali Makrus mengaku mantan Ketua FPI yang masuk Kristen, semuanya tidak lebih dari kebohongan besar yang direkam dan disebarkan para misionaris licik dan penipu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekarang ini, rekaman kesaksian Ali Makrus itu telah tersebar luas melalui internet, versi video maupun mp3-nya. Dan sampai saat ini pun masih banyak Kristiani yang memuji, membanggakan, dan mengelu-elukan namanya, sembari sangat percaya dengan apa yang disampaikan Ali Makrus dalam video itu. Bahkan fitnah yang disampaikan Ali Makrus terkadang dijadikan argumen oleh Kristiani dalam berdebat. Meskipun bantahan mengenai pengakuan Ali Makrus tersebut telah banyak diulas diberbagai tempat, masih banyak Kristiani yang tidak rela dan tidak mau percaya kalau Ali Makrus ini telah terbukti murtadin gadungan dengan berbagai pernyataan palsunya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Hujatan Ali Makrus Terhadap Islam&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam VCD ceramahnya, Ali Makrus membual tentang berbagai hal. Antara lain, ia mengklaim dirinya sebagai keturunan Habib (Cucu Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam) dari bani Tamim dan pernah belajar di Makkah. Dia juga mengaku telah diangkat sebagai ketua FPI Jatim pada tanggal 10 Jan 2004 silam, serta mengaku sangat dekat dengan Ja’far Umar Thalib dan Laskar Jihad-nya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Beberapa penghinaan yang diucapkan Ali Makrus dalam ceramahnya itu antara lain menyebut bahwa Nabi Muhammad diracun oleh istrinya ketika akan meninggal dulu. “Pada saat usia 61 tahun, Muhammad tidak bisa mendeteksi racun yang masuk di tubuhnya, karena Muhammad diracun oleh istrinya sendiri, istri yang ke-17. Jadi, total istrinya Muhammad itu ada 22,” bual Makrus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Menurut dia, istri ke-17 inilah yang meracun Muhammad selama dua tahun agar sekarat, hidup tidak matipun tidak. Kejadian ini pula yang dijadikan dasar oleh umat islam untuk membaca surah Yasin kala melihat orang sakit atau sekarat. “Jadi surat Yasin dibaca agar yang bersangkutan mau mati ya, agar cepat mati, kalau hidup agar cepat sembuh,” ujarnya enteng.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Pendeta yang telah menipu banyak orang ini juga menghina ibadah shalat Shubuh yang dilakukan umat islam. Kata Ali Makrus, orang islam itu shalat shubuh karena mengingat Yesus bangkit dari alam kubur yang terjadi tepat pada saat shubuh. Kiamat juga akan datang pada saat Subuh. “Itu menurut keyakinan mereka. Dua masalah inilah yang membuat orang-orang islam bangun dari tidurnya dan sujud menyembah dalam shalat subuh.”
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Pendeta yang mengaku anggota Laskar Jihad Ambon ini juga menganggap orang Kristen itu adalah majikan sedang orang Islam adalah pembantu. Dia juga mengklaim bahwa 75 persen isi al-Qur’an bersumber dari Alkitab Bible. Dia menganggap orang-orang yang pergi haji ke Makkah tak lebih dari sekadar wisata. Menurutnya, ritual ibadah haji sebagai permainan anak-anak kecil, karenanya umat Islam yang berhaji itu perlu diperiksakan ke psikiater. Baginya, orang yang mencium Hajar Aswad adalah mencium jin. Tentang air Zamzam, Ali Makrus pun menuding bahwa air yang dibawah jemaah haji itu sebenarnya air suling dari PDAM Arab. Masih banyak lagi penghinaan Makrus yang bikin geram dan merah kuping.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Semua hujatan dan bualan penghinaan itu dikemas panjang lebar dalam videonya yang berdurasi satu jam lebih, dan parahnya umat Kristiani tampaknya begitu percaya dengan berbagai bentuk pelecehan yang dilontarkan Ali Makrus terhadap Islam tersebut. Sebagai murtadin gadungan yang berbicara perihal Islam secara sok tahu dan serampangan ditambah dengan bumbu penistaan yang tidak sesuai fakta, maka Ali Makrus sangat pantas untuk diadili melalui jalur hukum.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Mengungkap Dusta Ali Makrus&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekarang akan kita ungkap mengenai berbagai dusta dan finah Ali Makrus terhadap Islam, mulai dari pengakuan gelarnya sampai pernyataan pelecehannya. Argumen-argumen Ali Makrus versi teks dari video rekamannya berikut kami dapatkan dari berbagai sumber.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Bualan Ali Makrus Tentang Gelar&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
1. &lt;b&gt;Habib Keturunan Nabi Muhammad&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 1: Habib At-Tamimi Keturunan Nabi Muhammad&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Sumur yang besar ini masuk ke Masjidil Haram, itu tempat untuk tempat orang-orang ambil air wudhu. Itu dipagar betis. Jadi sumur itu tidak boleh dilihat oleh satupun juga. Jadi orang-orang yang berangkat naik haji itu hanya lihat dari pagar betis, sebagai mitos dia percaya bahwa sumur itu mengeluarkan sumber air kehidupan yang disebut air Zamzam. Yang boleh masuk ke sumur itu, melihat, yang boleh masuk ke dalam Ka’bah, itu hanya ada dua turunan: Habaib dengan Syekh. Ulama besar pun tidak akan boleh masuk kalau tidak mempunyai gelar Habaib.&quot;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;Yah, Habaib ini merupakan silsilah turunan. Orang yang disebut Habaib itu bukan sekedar orang Arab. Tidak semua orang Arab bisa disebut Habaib. Jadi Habaib ini memang ada silsilah. Orang kalau berani memberikan nama Habaib, berarti orang itu pasti mempunyai faktor keturunan dari Muhammad itu sendiri, disebut Habaib. Kebetulan kami sendiri dari keluarga Habaib, jadi kami mendapat izin respon positif untuk melihat sumur itu selama saya ada empat tahun di sana. Apa yang terjadi? Jadi di sumur yang besar itu, di dalam sumur itu nggak ada airnya. Kosong dan kering!&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Pendeta Ali Makrus membual mengaku sebagai seorang habib keturunan Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam. Orang Kristen boleh memberikan &lt;i&gt;applause&lt;/i&gt; mendengar ceramah itu, karena mereka tidak sadar telah dibodohi. Tapi semua orang Arab akan tertawa mendengar lelucon pendeta asal Bangil Jawa Timur ini. Karena semua orang Arab tahu bahwa &quot;&lt;i&gt;At-Tamimi&lt;/i&gt;&quot; itu bukan gelar untuk kalangan &lt;b&gt;Habib&lt;/b&gt;, melainkan dari kalangan &lt;b&gt;Syeikh&lt;/b&gt;. Ali Makrus mengaku habib dengan fam At-Tamimi, hal ini jelas dusta karena At-Tamimi bukan untuk Habib tapi Syeikh.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kedustaan ini semakin mencolok ketika menyatakan orang tidak boleh masuk ke dalam Ka&#39;bah kalau bukan dari kalangan habib. Semakin jelas bahwa Ali Makrus sama sekali tidak mengenal Ka&#39;bah dan Kota Mekkah. Padahal dunia tahu bahwa para presiden negara lain pun mendapat kehormatan untuk masuk ke dalam Ka&#39;bah, termasuk tokoh yang dianggap penting. Bukankah Presiden Soekarno, Soeharto, SBY, dll pernah mendapat kehormatan masuk ke dalam Ka&#39;bah padahal bukan kalangan habib?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ini bukti kalau Ali Makrus adalah habib abal-abal, gelar itu dicomotnya tanpa memiliki pengetahuan mendasar sebelumnya. Dijamin seratus persen, Ali Makrus tidak akan dapat menunjukkan bukti nasab bagaimana garis keturunan atau silsilahnya dapat sampai kepada Nabi Muhammad, karena memang dia hanya berdusta mengenai gelar ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
2. &lt;b&gt;Mantan Ketua DPD FPI Jatim&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 2: Mantan Ketua DPD Front Pembela Islam Surabaya, Jawa Timur&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Terus lahirlah FPI itu sendiri. Pada saat itu di Jawa Timur masih kosong, belum ada gerakan FPI sama sekali. Sehingga Habib Riski waktu itu memanggil saya. Disampaikan bahwa seluruh dewan pengurus yang ada di FPI meminta saya untuk memimpin, menjabat FPI di Jawa Timur. Karena tugas FPI ini harus diserahkan kepada orang yang punya gelar habaib. Kalau tidak ada embel-embelnya habaib, ndak boleh. Akhirnya saya pimpin. Karena pemimpin FPI harus memiliki banyak kriteria, salah satunya tidak pernah kenal kompromi sama sekali, bengis, licik, picik. Pada tanggal 10 Januari tahun 2004 saya dilantik.&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Saya di Surabaya memang dipersiapkan untuk mengisi kekosongan sebagai pimpinan dewan pengurus FPI, karena memang di Surabaya ini FPI belum berkembang dengan pesat. Sehingga waktu terjadi Musyawarah Daerah di Jakarta waktu itu, pimpinan pusat bapak Habib Rizqi menunjuk saya untuk memimpin kota Surabaya didalam gerakan FPI, karena saya diberikan amanat, karena beliau tahu persis watak yg ada dalam pribadi saya, karena pemimpin-pemimpin FPI ini adalah pemimpin-pemimpin radikal, pemimpin-pemimpin yang punya jiwa pemberani siap mati, khususnya, didalam berjihad dijalan agamanya.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Ceramah bagian ini lucu sekali. Lupakan cuap-cuap Ali Makrus bahwa dirinya didaulat menjadi Ketua FPI karena memenuhi kriteria FPI yaitu bengis, licik dan picik. Ketika menyebut Ketua Umum FPI Pusat, berulang kali Ali Makrus menyebutnya dengan nama &quot;&lt;i&gt;Habib Riski&lt;/i&gt;&quot;, padahal semua orang tahu bahwa nama Ketua Umum FPI adalah &quot;&lt;i&gt;Habib Rizieq&lt;/i&gt;&quot;, lengkapnya &lt;b&gt;Al-Habib Muhammad bin Rizieq Shihab Asy-Syafi’i&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kesalahan kecil namun fatal ini membuktikan bahwa kesaksian Ali Makrus adalah kebohongan belaka. Dan yang pasti, seluruh masyarakat Jawa Timur tahu bahwa Ketua FPI Jawa Timur adalah &lt;b&gt;Habib Haidar Al-Hamid&lt;/b&gt;. Tak pernah ada Ketua FPI di seluruh Indonesia yang bernama Habib Ali Makrus Atamimi.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jelaslah bahwa kriteria bengis, licik, dan picik tak pernah ada dalam persyaratan Ketua FPI. Bahkan persyaratan menjadi anggota FPI saja tiga kriteria ini dilarang keras. Ketiga kriteria keji itu justru dimiliki Ali Makrus, karena jelas-jelas telah berperilaku bengis, licik, dan picik dalam berdusta mengenai dirinya dan menfitnah Islam serta organisasi Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mengingat Ali Makrus sebenarnya aslinya adalah pendeta pembohong belaka, maka mungkin sekali kriteria itu diteladaninya dari Bible sendiri, utamanya perkataan Paulus yang menganjurkan kelicikan dan tipu daya &lt;b&gt;(II Korintus 12:16)&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
3. &lt;b&gt;Mantan Anggota Tim Pemburu Hantu&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 3: Mantan Anggota Tim Pemburu Hantu Lativi&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Saya juga bukan plus sebagai seorang paranormal, tetapi kegiatan paranormal saya ini kegiatan ekstrakulikuler, namun saya sendiri terikat di salah satu televisi swasta di tim Pemburu Hantu, mungkin kalau bapak-bapak ibu-ibu aaaa…. sering melihat Tim Pemburu Hantu enggak akan asing dengan wajah saya ini tapi saya di tim pemburu hantu rambut saya agak panjang jenggot saya agak panjang, jadi wajahnya yah persis seperti genderowo gitu, karena namanya ha… ya.. tim Pemburu Hantu.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Pengakuan Ali Makrus sebagai salah seorang anggota Tim Pemburu Hantu yang dulu sering tayang di salah satu stasiun televisi hanyalah isapan jempol yang tidak berarti. Semakin banyak gelar yang dia lekatkan pada dirinya, semakin nampak kebodohannya sebagai penipu dan pendusta dihadapan publik.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Faktanya, tidak pernah ada seorang pun anggota Tim Pemburu Hantu bernama Ali Makrus ini. Foto-foto berikut juga menunjukkan bahwa pengakuan Ali Makrus bagaimana tampangnya mirip &quot;genderuwo&quot; dalam tayangan acara tersebut juga tidak terbukti. Perhatikan, adakah orang yang tampangnya sama dengan wajah Ali Makrus?
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEDXSiqQsbIKMgb9Z2EQIO79uIma-wVOg4i3qexTEsSpb-U3y-xz408f641PnuMGLaCfNPPJEBJnkZhQ_b4fZNpTNac17HMnVyf7o88kjawsPIh6ARNQ0bd_WY5SXgljH_WrQaWkD-VH4/s0/Tim+Pemburu+Hantu+1.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEDXSiqQsbIKMgb9Z2EQIO79uIma-wVOg4i3qexTEsSpb-U3y-xz408f641PnuMGLaCfNPPJEBJnkZhQ_b4fZNpTNac17HMnVyf7o88kjawsPIh6ARNQ0bd_WY5SXgljH_WrQaWkD-VH4/s0/Tim+Pemburu+Hantu+1.jpg&quot; Alt=&quot;Ali Makrus, Tim Pemburu Hantu&quot; height=&quot;200&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixq3SyiO_QHjyJaTFrwSOgeQoRsymvbmKglQc5YmwOEzz4rmgcAfSnMP6DKDZnp0Kq0WKT8eyHZEfrO4_Jz1jX-8uFewTAr6W3nUrSbGVBGxFXVk3kYpnPx1MIfERiHXgb_Z5LAi9DPJk/s0/Tim+Pemburu+Hantu+2.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixq3SyiO_QHjyJaTFrwSOgeQoRsymvbmKglQc5YmwOEzz4rmgcAfSnMP6DKDZnp0Kq0WKT8eyHZEfrO4_Jz1jX-8uFewTAr6W3nUrSbGVBGxFXVk3kYpnPx1MIfERiHXgb_Z5LAi9DPJk/s0/Tim+Pemburu+Hantu+2.jpg&quot; Alt=&quot;Ali Makrus, Tim Pemburu Hantu&quot; height=&quot;200&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaeDiuRHrpRYWJzTeA-dXis9Qkg3MAKWSlCPzyPmvnFC6_AL1yR3ChMVSf878SZn5gnsieBlAYTUrwTzZgCe0FPoMDjb-nZTsYevkAjZASn3MP-OMX4tpbFXX6PwnUdqHqihnhT2XsKPU/s0/Tim+Pemburu+Hantu+3.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaeDiuRHrpRYWJzTeA-dXis9Qkg3MAKWSlCPzyPmvnFC6_AL1yR3ChMVSf878SZn5gnsieBlAYTUrwTzZgCe0FPoMDjb-nZTsYevkAjZASn3MP-OMX4tpbFXX6PwnUdqHqihnhT2XsKPU/s0/Tim+Pemburu+Hantu+3.jpg&quot; Alt=&quot;Ali Makrus, Tim Pemburu Hantu&quot; height=&quot;200&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo2hz6-mgTC-OVVcQ8sawHgLpXv1FTedJu3bz9DUBMg49VPv4wblj5Hz0kvtF3J4rFl94XdCLmViH2WEA-vwMCiBeet94X2Yoh3DIaLKcccEV_L0Dhadd5jVn1jMVkGstxEITTKd5QK34/s0/Tim+Pemburu+Hantu+4.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo2hz6-mgTC-OVVcQ8sawHgLpXv1FTedJu3bz9DUBMg49VPv4wblj5Hz0kvtF3J4rFl94XdCLmViH2WEA-vwMCiBeet94X2Yoh3DIaLKcccEV_L0Dhadd5jVn1jMVkGstxEITTKd5QK34/s0/Tim+Pemburu+Hantu+4.jpg&quot; Alt=&quot;Ali Makrus, Tim Pemburu Hantu&quot; height=&quot;200&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Ali Makrus terlalu kecanduan dalam melakukan pembohongan. Sudah mengaku Ketua FPI, mengaku Anggota Jihad, sampai mengaku dirinya pernah mengisi acara televisi. Sudah terlalu dungu jika ada orang yang mau percaya bualan konyol yang kebablasan ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
4. &lt;b&gt;Pendiri Laskar Jihad&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 4: Pendiri Laskar Jihad di Ambon Bersama Ja’far Umar Thalib&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Ketika habis dari Madinah, saya keluar ke Afghanistan. Saya dipersiapkan untuk menjadi Laskar Jihad. Sebelum saya menjadi Laskar Jihad, saya benar-benar dibentuk waktu itu ada di Ambon. Saya bersama Ustadz Ja’far waktu itu. Karena Laskar Jihad ini merupakan sebuah laskar yang dipersiapkan betul untuk menghadapi kelompok-kelompok orang Kristen.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Lagi-lagi Ali Makrus melakukan kebohongan kebablasan bak mimpi disiang bolong. Laskar Jihad itu didirikan dan dideklarasikan pada tanggal 17 April 2000 di Jakarta, bukan di Ambon. Bahkan, Ustadz &lt;b&gt;Ja&#39;far Umar Thalib&lt;/b&gt; telah mengkonfirmasuk kedustaan Ali Makrus terhadap Islam dan dirinya dalam sebuah video atas penelusuran Tim FAKTA.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;&lt;iframe width=&quot;420&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/QeN1LftH3HA&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Dalam video tersebut Ustadz Ja&#39;far menyinggung bagaimana Ali Makrus tidak dapat membaca bahasa Arab dengan benar, nyeleneh dan asal-asalan. Pengetahuan Ali Makrus sangat rendah mengenai Madinah, Ka&#39;bah, dan Hajar Aswad, bahkan cenderung penghinaan semata. Apa yang disampaikan Ali Makrus hanya sebatas khayalan yang tidak terbukti.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Terakhir, Ustadz Ja&#39;far membantah kedekatannya dengan Ali Makrus. Bagi Ustadz Ja&#39;far sebagai panglima Laskar Jihad, dia tidak pernah mengenal anggota Laskar Jihad bernama Ali Makrus Atamimi. Ustadz Ja&#39;far mengaku sangat mengenal setiap anggotanya dan memang beliau tidak pernah mengenal sama sekali Ali Makrus ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ustadz Ja&#39;far pun mengecam keras fitnah-fitnah dalam VCD tersebut bahkan menyampaikan kepada pihak Gereja yang menyebarkan hal itu, bahwa ini adalah panggilan perang yang mereka memulainya. Ustadz Ja&#39;far pun tidak keberatan jika mereka mau melanjutkan seruan perang tersebut. Sampai disini, masihkah anda mau mempercayai sosok tukang fitnah Ali Makrus?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Itulah referensi yang dapat kami kemukakan terkait pengakuan Ali Makrus terhadap gelar-gelar hebat yang dia lekatkan pada dirinya. Semua gelar itu sekali lagi tidak pernah dirasakan Ali Makrus, semuanya hoax dan khayalan semata dari seorang pendeta berwatak penipu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Bualan Ali Makrus Tentang Islam&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
1. &lt;b&gt;Sumur Zamzam&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 1: Sumur Zamzam di Madinah Adalah Air PDAM&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Tetapi pada akhirnya ketika saya empat tahun di Madinah, hati saya tidak pernah damai, khususnya ketika saya melihat satu fenomena, satu gambaran di mana apa yang selama ini yang setiap tahun dibawa oleh orang-orang, baik itu yang naik haji atau umroh yang disebut air zamzam. Itu di sana di sumurnya itu ditulis dalam bahasa Arab.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dan ketika saya ada di Madinah sana, saya melihat ada sebuah hal yang aneh, sumur yang di mana yang selama ini dipercaya sebagai sumber air kehidupan itu, ternyata di dalam sumur itu nggak ada airnya, setetes pun tidak pernah ada airnya. Lantas yang dibawa oleh pulang naik haji itu apa? Ternyata selidik demi selidik selama saya empat tahun dididik di sana, itu di atas sumur itu ada sebuah dam pipa besar. Jadi sedikit demi sedikit, air yang dibawa pulang oleh orang naik haji itu bukan dari sumur air yang itu tadi, tetapi air PDAM. Ini kan sebuah sebuah kebodohan, sebuah kebohongan besar yang sudah diciptakan. Ini hal yang membuat saya waktu itu sedih.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Masuk ke Indonesia dimasukkan ke Masjid Sunan Ampel. Di Masjid Sunan Ampel dioplos lagi. Di oplos sama air Sunan Ampel, air sumur Sunan Ampel. Itu satu botol Aqua itu dijual 12.500. Yang dari sana bukan air zamzam disini dioplos lagi sama air sunan Ampel. Dijual 12.500, Subhanalloh&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Apa yang diutakan Ali Makrus tersebut nampak sekali bualannya. Pasalnya, Makrus berkali-kali menyebutkan bahwa sumur Zamzam itu berada di Kota Madinah, padahal semua juga tahu bahwa sumur Zamzam itu adanya di kota Mekkah, bukan Madinah. Zamzam merupakan sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Kabah dan jelas itu adanya di kota Makkah. Makkah dan Madinah berjarak sekitar 490 km, jadi bagaimana bisa dikatakan sumur Zamzam adanya di Madinah? Mungkinkah orang yang empat tahun berada bahkan belajar disana nama tempat saja tidak tahu? 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dari sini dapat dibuktikan bahwa pengakuan Ali Makrus yang katanya empat tahun berada di Madinah, melihat sumur Zamzam kering, melihat dam pipa besar, terlebih oplosan air dari Masjid Sunan Ampel, semuanya hoax dan mengada-ada. Ali Makrus tidak pernah berada di Madinah maupun Makkah, semua hanya omong kosong yang terkesan seperti lelucon dan fitnah ala Gereja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
2. &lt;b&gt;Hajar Aswad&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 2: Hajar Aswad Dihuni Jin Huda Al-Fitri&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Orang-orang yang berangkat haji itu sebenarnya tidak lebih dari sekedar ziarah dan tour saja. Setelah itu dia puter Ka’bah, tujuh kali keliling Ka’bah. Dia puter. Kalau bapak-bapak lagi ke sana, kalau melihat orang-orang di sana, kalau duduk termenung. Saya pernah sama temen-temen saya, beberapa santri di sana, duduk termenung sambil berpikir. Ketika orang-orang itu muteri Kakbah, melempar batu zumroh, itu mulai saya berpikir. Pikiran saya hanya satu, kenapa permainan anak kecil ini dibawa ke sini? Coba, anak kecil itu kan seneng muter-muter. Habis muter keliling Ka’bah, tek tujuh kali keliling, setiap orang mencium Hajar Aswad rebutan. Ngambung Hajar Aswad iku lho rebutan. Hajar Aswad itu dihuni oleh 8.888 jin, yang dikepalai satu jin yang namanya Huda Al-Fitiri. Ngambung jin rebutan, bojone gak tau diambung, jin diambungi nang kono. Lak wis gak lumayan tah wong-wong iki. Ngambung jin iku lho rebutan. Nah, ini kan mulai pikiran manusia ini perlu diperiksakan ke psikiater.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Nampak sekali dari sini nafsu Ali Makrus dalam melecehkan Islam, ceramah tidak karuan dan menfitnah asal-asalan. Tidak perlu dibahas mengenai pelecehan Ali Makrus terhadap Ibadah Haji yang menurutnya permainan anak-anak, seharusnya Gereja berpikir kenapa pendeta tukang hujat seperti ini mau diundang bahkan direkam testimoni palsunya?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Terlebih penghujatan Ali Makrus terhadap Hajar Aswad bahwa disana dihuni 8.888 jin yang dikepalai jin bernama Huda Al-Fitri, ini semua jelas kebohongan yang sungguh tidak pantas disebutkan orang yang setara tokoh agama. Tidak ada satupun literatur yang menyebutkan Hajar Aswad dihuni jin apalagi ada jin bernama Huda Al-Fitri. Semuanya hanya umbaran kebencian semata yang pencetusnya pertamakali bisa jadi dari mulut Ali Makrus sendiri. Jadi, yang perlu diperiksakan ke psikiater adalah Ali Makrus ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sungguh ironis, ternyata Gereja banyak memproduksi pendeta berpikiran picik dan provokator seperti ini. Mungkinkah akan ada perdamaian jika pendeta tidak waras saja direkam ceramahnya oleh Gereja?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
3. &lt;b&gt;Shalawat&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 3: Shalawat Palsu Buatan Sendiri&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Setiap habis orang sholat, wajib hukumnya baca solawat. Setiap orang habis ngaji, wajib hukumnya baca solawat. Allohumma solli ala sayyidina muhammadin wa ala sayyidina muhammad ku anfusakum wa ahlikum naron. Ya Alloh, selamatkanlah junjunganku Muhammad wa ala alihi dan selamatkanlah juga sanak kadang keluarganya. Wa sohbihi, selamatkan juga keluarganya. Ku anfusakum wa ahlikum naron, dari ancaman Alloh yang berupa neraka.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Perhatikan kalimat shalawat Nabi yang dibaca Ali Makrus, jelas sekali kalimat shalawat yang benar dan wajib tidak seperti itu. Kristiani yang mendengar apa yang disampaikan Ali Makrus bisa saja kagum dan takjub dengan ilmu jongkok Ali Makrus ini, karena memang mereka tidak tahu apa-apa. Tapi dijamin seandainya disana ada Muslim yang kebetulan ikut menyimak, mungkin dia sudah tertawa sejak tadi sampai semua jemaat lain menengok dan merasa bingung.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Anak SD Islam saja tertawa mendengar ceramah kesaksian Ali Makrus ini. Karena di SD sudah diajarkan bacaan shalawat Nabi yang benar: &quot;&lt;i&gt;Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa ‘ala aali Muhammad kama shallayta ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali Ibrahim&lt;/i&gt;&quot;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Terlebih dalam beberapa bagian Ali Makrus menyebutkan bahwa kewajiban mengucapkan shalawat sebanyak 17 kali. Ini bohong karena yang wajib dalam Shalat adalah 9 kali. Rinciannya: Shubuh = &lt;b&gt;1&lt;/b&gt;, Dhuhur = &lt;b&gt;2&lt;/b&gt;, Ashar = &lt;b&gt;2&lt;/b&gt;, Maghrib = &lt;b&gt;2&lt;/b&gt;, Isya = &lt;b&gt;2&lt;/b&gt;, total = &lt;b&gt;9 kali&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seseorang yang bodoh agama, pembohong, tak hafal doa shalawat dan buta bacaan huruf Arab, tapi berani mengaku sebagai seorang Habib keturunan Nabi lulusan Universitas Madinah. Sungguh tipuan besar dari seorang pendeta Kristen. Umat Islam tidak akan goyah iman dengan kesaksian dusta Pendeta Ali Makrus ini. Kasihan umat Kristen, banyak yang percaya terhadap kesaksian sampah pendeta ini, padahal mereka tak sadar telah dibodohi dan dibohongi Ali Makrus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
4. &lt;b&gt;Yesus &amp; Muhammad&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 4: Dalam Al-Qur&#39;an Yesus Ditulis Lebih Banyak Daripada Nabi Muhammad&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Muhammad ditulis di Al-Qur’an itu cuma 2 %, Yesus ditulis di Al-Qur’an 75%, bisa kelihatan, harusnya itu Yesus ditulis 2% Muhammad ditulis 70%, ini kan kebalikannya. Sehingga banyak orang Islam mulai berpikir kenapa kok bisa begini.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Ini adalah tuduhan yang kekanak-kanakan. Memang nama Nabi Muhammad lebih sedikit disebutkan dibandingkan nama Nabi Isa/Yesus, tepatnya nama Nabi Muhammad disebutkan 4 kali sedangkan nama Nabi Isa 25 kali. Tapi hal itu tidak perlu menjadi masalah apalagi sampai dipikir kok bisa begini? Pasalnya, justru banyaknya sebutan Nabi Isa dalam Al-Qur&#39;an malah semakin menegaskan bahwa Nabi Isa atau Yesus hanya utusan dan bukan Tuhan seperti yang diyakini Kristen. Banyak sebutan Nabi Isa dalam Al-Qur&#39;an untuk mengkonfirmasi dan menegaskan bahwa dia hanyalah Nabi atau Utusan, bukan Tuhan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Berkata Isa: &quot;Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Maryam&#39; 19:30)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: &quot;Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: &quot;Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.&quot; Isa menjawab: &quot;Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib&quot;.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:116)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَذَا سِحْرٌ مُبِينٌ&lt;br&gt;
“Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: &quot;Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).&quot; Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: &quot;Ini adalah sihir yang nyata&quot;.” (QS. Ash-Shaff&#39; 61:6)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Begitu juga dengan penyebutan nama Nabi Muhammad, meskipun hanya 4 kali, tapi sudah cukup mengkonfirmasi bahwa dia adalah seorang Nabi yang diutus Allah setelah Nabi Isa. Nabi yang telah dinubuatkan sebelumnya untuk membawa ajaran Islam bagi seluruh manusia.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Intinya, jumlah penyebutan nama tidak penting, Syaithan pun disebutkan sekitar 60 kali dalam Al-Qur&#39;an, Iblis 11 kali, tapi jelas kuantitas penyebutan nama tidak membuktikan kemuliaan atau ketinggian dari yang lain. Yang penting adalah konfirmasi yang dijelaskan atas nama-nama itu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
5. &lt;b&gt;Shalat&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 5: Shalat Shubuh Untuk Menanti Kebangkitan Yesus&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Shubuh ini melambangkan bagaimana Yesus bangkit dari alam kubur. Dipagi-pagi buta, Yesus sudah bangkit dari alam kubur…..dasarnya yang diletakkan oleh orang Islam, karena dia mengingat bagaimana Yesus, Isa, itu bangkit dari alam kubur, tepatnya itu pas shubuh, itu menurut iman keyakinan saya…….. karena mereka yakin bahwa Yesus itu nanti akan datang ke muka bumi ini pada hari kiamat itu nanti tepat pada shubuh.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Entah darimana lagi Ali Makrus mendapatkan pernyataan aneh dan konyol ini. Shalat Shubuh merupakan ibadah wajib yang merupakan salah satu bentuk dari Shalat 5 waktu. Shalat 5 waktu dijelaskan dalam Al-Qur&#39;an:
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
أَقِمِ الصَّلاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا&lt;br&gt;
“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh*. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” &lt;b&gt;(QS. Al-Israa&#39; 17:78)&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
* Ayat ini menerangkan waktu-waktu shalat yang lima. Tergelincir matahari untuk waktu shalat Zhuhur dan Ashar, gelap malam untuk waktu Magrib dan Isya. 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tidak ada keterangan dari dalam maupun dari luar Islam bahwa Shalat Shubuh untuk menanti kebangkitan Yesus dari dalam kubur. Pendeta Ali Makrus ini konyol sekali aksi perkataan tipu-tipunya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
6. &lt;b&gt;Al-Qur&#39;an&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 6: 75% Isi Al-Qur&#39;an Berasal Dari Alkitab&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Karena kenapa, 75% alquran, seluruhnya yg ada dalam alQuran, 75%, sumbernya diambil dari alkitab.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Ini merupakan tuduhan basi yang terlalu lama dipertahankan Kristiani penghujat Islam. Buktikanlah jika memang ada 75% ayat dalam Al-Qur&#39;an sama dengan ayat dalam Alkitab Bible. Jika seandainya benar 75% ayat dalam Al-Qur&#39;an sumbernya dari Bible, atau dengan kata lain ada 75% ayat Al-Qur&#39;an sama dengan ayat dalam Bible, maka jelas tidak ada pilihan lain bagi Kristiani selain masuk Islam. Kenapa? Karena Al-Qur&#39;an mencatat dengan nyata bagaimana kekafiran orang Kristen/Nasrani dan Yahudi, kekafiran orang yang menuhankan Nabi Isa/Yesus maupun Tritunggal, serta kebenaran Islam sebagai agama yang diridhai Allah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi Kristiani harus berpikir dulu jika mau menuduh Al-Qur&#39;an sumbernya berasal dari Bible mereka. Oknum Kristiani yang melakukan tuduhan konyol seperti itu sebenarnya hanya ada tiga kemungkinan:&lt;ul&gt;
&lt;b&gt;Pertama,&lt;/b&gt; dia tidak pernah membaca Bible.&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Kedua,&lt;/b&gt; dia tidak pernah membaca Al-Qur&#39;an.&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Ketiga,&lt;/b&gt; dia tidak pernah membaca Bible dan Al-Qur&#39;an.
&lt;/ul&gt;
Padahal seandainya mereka mau membaca kandungan dalam Al-Qur&#39;an dan Bible, maka pasti mereka akan malu sendiri karena mempertahankan tuduhan ini. Nyata sekali Al-Qur&#39;an diakui teolog penuh dengan hikmat kebesaran Allah, setiap ayatnya mencerahkan dan membimbing ke arah surgawi. Sedangkan Bible, bagi teolog dan pemikir adalah kitab yang paling berbahaya dimuka bumi dan kitab yang paling penuh dengan kesalahan fatal yang tidak akan bisa ditolerir.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mana ada dalam Al-Qur&#39;an mencatat menjamah buah dada dan anjuran selingkuh serta perilaku incest seperti dalam Bible? Mana ada dalam Al-Qur&#39;an penciptaan dunia kontradiksi dan terbalik-balik seperti dalam Bible? Bukti lebih lanjut, silahkan beli atau download Al-Qur&#39;an dan Bible digital, kemudian baca satu persatu dan pada akhirnya Kristiani yang cerdas akan sadar dan malu sendiri karena mempertahankan tuduhan konyol itu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
 ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Baqarah&#39; 2:2-5)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
وَمَا كَانَ هَذَا الْقُرْآنُ أَنْ يُفْتَرَى مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ الْكِتَابِ لا رَيْبَ فِيهِ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Yunus&#39; 10:37)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
7. &lt;b&gt;Alif Lam Mim&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bualan Makrus 7: Alif Lam Mim Artinya Allah Sumber Kehidupan&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&quot;Alif lam mim. Alif itu Allah, Lam itu air, Mim itu kehidupan. Jadi didalam sumur yang dipercaya didalamnya mengandung air Zamzam itu tertulis bahwa Allah itu adalah air kehidupan.&quot;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Lagi-lagi Ali Makrus menafsirkan ayat berdasarkan rumus karangan sendiri yang terinspirasi dari mimpi disiang bolong. &quot;Alif Lam Mim&quot; merupakan ayat pembuka dari beberapa surah Al-Qur&#39;an contohnya surah Al-Baqarah. Ayat tersebut dipercaya sebagai ayat Mustasyaabihaat dimana takwil sesungguhnya hanya Allah Yang Tahu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلا اللَّهُ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلا أُولُو الألْبَابِ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al-Qur&#39;an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta&#39;wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta&#39;wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: &quot;Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.&quot; Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Ali-Imran&#39; 3:7)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mengenai fungsi atau keistimewaan ayat-ayat Mutasyaabihaat itu sendiri akan panjang jika dijabarkan disini. Tapi yang jelas apa yang diutarakan Ali Makrus mengenai &quot;&lt;i&gt;Alif Lam Mim&lt;/i&gt;&quot; adalah salah. Alif Lam Mim artinya bukan Allah adalah air kehidupan, tidak ada keterangan dalam Islam yang menjelaskan demikian.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Air sendiri bahasa Arabnya bukan Lam. &quot;&lt;i&gt;Lam&lt;/i&gt;&quot; (ل) itu hanya sebuah abjad dalam bahasa Arab. Air bahasa Arabnya &quot;&lt;i&gt;Moya/Ma&#39;&lt;/i&gt;&quot; (مَاء). Jadi apa yang disampaikan Ali Makrus mengenai Alif Lam Mim itu hanya sebatas tafsiran dongeng yang tidak jelas.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sebenarnya masih banyak bualan dan fitnah Ali Makrus terhadap Islam, tapi akan terlalu panjang jika semuanya mau dibahas disini. Intinya, hampir seratus persen ceramah Ali Makrus dalam VCD berdurasi satu jam lebih itu adalah bohong dan dusta semata. Telah terungkap bahwa gelar-gelar yang diklaim Ali Makrus ternyata hoax semua, begitu juga dengan semua tuduhan ngawurnya terhadap Islam adalah kedustaan yang disebar-luaskan oleh kelompok Gereja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Ali Makrus Masuk Islam Lagi?&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Setetelah berselang beredarnya VCD rekaman Ali Makrus yang melecehkan Islam itu diberbagai tempat, tidak lama kemudian terdapat info lain yang mengatakan bahwa Ali Makrus telah masuk Islam kembali. Terdapat video dimana Ali Makrus mengkonfirmasi mengenai pertobatannya seraya meminta maaf kepada &lt;b&gt;Habib Rizieq&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Ja&#39;far Umar Thalib&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mantan Pendeta Moh Ali Makrus Masuk Islam Lagi&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;center&gt;&lt;iframe width=&quot;420&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/8JFFUhTE_-s&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Terkait video tersebut, kami menemukan komentar di sebuah forum Kristen yang cukup objektif menyatakan kemungkinannya atas testimoni baru itu.
&lt;p&gt;&lt;ul&gt;
&lt;i&gt;September 02, 2011, 01:44:04 PM&lt;/i&gt;
&lt;h4&gt;&lt;img src=&quot;http://forumkristen.com/Themes/Pro2/images/useroff.gif&quot; alt=&quot;Offline&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;&quot; title=&quot;View the profile of Kahlil_Gibson&quot;&gt;Kahlil_Gibson&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;b&gt;Global Moderator&lt;br&gt;
FK - Hero&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;&quot;&gt;Quote from: Winengku on September 02, 2011, 12:08:38 AM&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;blockquote class=&quot;bbc_standard_quote&quot;&gt;Syaloom.&lt;br&gt;Saya liat di Youtube ada pengakuan Ali Makrus yg balik ke Islam lagi (bener gak tuh ya??)&lt;br&gt;&lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/watch?v=8JFFUhTE_-s#&quot; rel=&quot;nofollow&quot; class=&quot;bbc_link&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Mantan Pendeta moh Ali makrus masuk islam lagi&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br&gt;
Kalau video, kemungkinan besar benar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saya sendiri mengajukan beberapa kemungkinan:&lt;br&gt;1. Sejak awal, &lt;strong&gt;Ali Makrus&lt;/strong&gt; bertindak sebagai &quot;Kuda Troya&quot;. Ia diminta pura-pura menjadi Kristen dan memberikan kesaksian-kesaksian buruk tentang Islam. Tujuannya supaya mereka punya alasan untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu terhadap umat Kristen. Setelah saatnya tiba, &lt;strong&gt;Ali Makrus&lt;/strong&gt; kembali ke imannya yang sebenarnya yaitu Islam.&lt;br&gt;
2. &lt;strong&gt;Ali Makrus&lt;/strong&gt; memang benar-benar pernah jadi Kristen. Tapi banyak isi kesaksiannya tentang Islam yang tidak akurat. Misalnya ketika ia menyebut Isa sebagai satu-satunya nabi bergelar A.S (Faktanya, Musa, Ibrahim, dan lain-lain juga bergelar A.S.)&lt;br&gt;Kesalahan-kesalahan kesaksian seperti itu menyulut amarah umat Islam. Karena nyawanya (beserta keluarga) terancam, &lt;strong&gt;Ali Makrus&lt;/strong&gt; kembali memeluk Islam.&lt;br&gt;
3. Pada awalnya, &lt;strong&gt;Ali Makrus&lt;/strong&gt; bukanlah muslim, melainkan orang Kristen yang berpura-pura menjadi mantan muslim. Karena suatu alasan, sekarang &lt;strong&gt;Ali Makrus&lt;/strong&gt; masuk Islam dan membuat pernyataan permintaan maaf.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Cukup menarik untuk dieksplorasi &lt;img src=&quot;http://forumkristen.com/Smileys/smilies_smf/smiley.gif&quot; alt=&quot;:)&quot; title=&quot;smiley&quot; class=&quot;smiley&quot;&gt;
&lt;br&gt;
Salam
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;div class=&quot;smalltext reportlinks&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://forumkristen.com/Themes/Pro2/images/ip.gif&quot; alt=&quot;&quot;&gt;Logged&lt;/div&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/p&gt;
Berikut berita yang juga turut menegaskan bahwa Ali Makrus telah masuk Islam.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ali Makhrus Atamimi Klarifikasi Berita Perihal Khotbah Menghujat Islamnya&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Sehari setelah diberitakan di situs-situs Islam menyangkut VCD khotbah nya yang meresahkan kaum Muslimin Padang (Sumatera) dan Mentawai, Jumat, (30/5), didampingi seorang kristolog muda asal Surabaya, Masyhud, SM, Ali Makhrus Atamimi, mengunjungi kantor redaksi hidatullah.com.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kepada redaksi, ia menjelaskan tentang kisah VCD yang dianggap menghina Islam itu. Hanya saja, kali ini ia mengaku bukan sebagai Ali Makhrus yang seperti di VCD di mana ia dulu sebagai seorang pendeta. “Sekarang, saya sudah kembali menjadi seorang Muslim,” ujarnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Makhrus tak menyangkal jika khotbah di VCD yang meresahkan itu adalah dirinya. Menurutnya, VCD itu dibuat saat ia masih aktif menjadi seorang misionaris. Namun saat itu dia sendiri tak mengetahui dengan kapan dan pasti khotbahnya direkam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Yang jelas, menurut pria berkumis ini, VCD itu direkam dan digandakan oleh kalangan tertentu sebagai alat untuk memikat perhatian untuk tujuan idiologis.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Menurut saya itu adalah ‘lagu lama’. Sebelum saya, banyak yang sudah melakukan dengan cara-cara seperti itu,” tambahnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Yang dimaksud Ali dengan ‘lagu lama’ adalah cara-cara kelompok tertentu yang menjadikan alat orang-orang Muslim yang berpindah ke Nashrani.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Ali lantas menyebut para pendahulunya seperti pendeta Yusuf Roni, pria yang namanya terkenal di kalangan gereja di tahun 70-an karena mengaku-ngaku pernah dididik di pesantren dan Wakil Seketaris Jendral Organisasi Islam Sedunia. Yusuf Roni kemudian mendirikan Sekolah Tinggi Teologia (STT) Apostolos di Jakarta.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tepat tahun 2007, Ali Makhrus menyadari kekeliruannya. Ia kemudian kembali dalam pelukan Islam. Ia bahkan pernah membuat surat pernyataan yang dikirimkan ke beberapa media massa sebagai bentuk sikapnya yang baru.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Saya mencabut dan meralat semua pernyataan saya yang pernah saya sampaikan dalam khotbah itu. Saya juga tidak meridhoi peredaran VCD itu, sebab bagaimanapun, saya sekarang sudah kembali Muslim, “tambahnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Soal Air Zam-zam dan Habaib&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sebagaimana diketahui, VCD berisi khotbah Ali Makhrus itu berisi tentang pernyataannya yang agak memutar-balikkan sejarah Islam. Ia dalam VCD itu berbohong dengan mengaku sebagai keturunan seorang Habaib (cucu Rasulullah SAW). Dalam khotbah yang berdurasi satu jam itu, Makhrus juga mengklaim pernah belajar di Mekah dan mengaku telah diangkat sebagai ketua FPI Jatim pada tanggal 10 Jan 2004 silam dan sangat dekat dengan pimpinan Laskar Jihad Ja&#39;far Umar Thalib. Ia juga mengatakan, mengenai air zam-zam yang aslinya hanyalah air seperti PDAM.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Ketika dikonfirmasi, Makhrus hanya tersenyum dan menampik semuanya. “Ya kan sudah saya bilang itu hanya ‘lagu lama’ untuk menyudutkan Islam. Jadi itu hanya bumbu-bumbu saja, “ katanya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Namun yang jelas, menurut Ali, data-data kebohongan Islam itu sebenarnya bersumber dari buku berjudul “Islamic Invation” karangan Robert Moorey yang menyesatkan itu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Menurut Makhrus, banyak kalangan non-Muslim menggunakan sumber itu dan sering memanfaatkannya untuk tujuan tertentu, sebagaimana yang pernah ia lakukan sebelum memeluk Islam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Keluarga Kristen&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Lahir di Bangil, Jawa Timur 29 Maret 1962, Ali Makhrus bernama asli Markus. Sejak kecil Markus (kini Makhrus) dididik dan dibesarkan dalam keluarga Kristen. Ayahnya, M. Yusuf (60) tahun adalah seorang pendeta yang kini masih aktif di GSJA (Gembala Sidang Jemaat Allah), Jalan Pogot Surabaya. Selain itu juga memiliki jemaah di gereja GPPS Sepanjang, Surabaya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Selain ayah dan ibunya yang seorang aktivis gereja, kakak dan pamannya, semuanya adalah seorang pendeta.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Saat remaja, Makhrus dikirim sang ayah untuk melanjutkan studi di Sekolah Teologi (STH) Gereja Tuhan, Medan dan lulus tahun 1989. Lulus kuliah ia lantas ditugaskan di gereja Bethani dan GSJA Surabaya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kegundahan keyakinan membuat pria lima anak ini memeluk Islam di tahun 1989. Sayangnya, dalam kondisi ekonomi yang sulit dan tanggungjawab sebagai ayah, godaan ekonomi membuat ia menerima tawaran gereja untuk kembali sebagai seorang misionaris.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Terus terang, saat itu saya hanya tertarik karena alasan ekonomi saja, “ujarnya kepada hidayatullah.com.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Suatu ketika, antara tahun 2006 sampai 2007, ia bertemu dengan seorang kristilog muda asal Surabaya, Masyud. SM. Dari diskusi dengan Masyhud inilah akhirnya membuat Makhrus ingin kembali memeluk Islam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Saya kemudian melakukan syahadat di Masjid Ampel Surabaya bulan November 2007 di bawah bimbingan KH. Syahal, “ katanya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Bersama istri dan kelima anaknya, ia kini tinggal di sebuah rumah di daerah Sidoyoso, Surabaya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia membuka usaha jual-beli kendaraan bermotor.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Saya tahu, umat Islam kecewa dengan langkah-langkah saya yang keliru di masa lalu. Setidaknya, saya mohon diberi kesempatan membuktian diri, bahwa saya ingin serius menjalani Islam,” ujarnya berharap.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kepada www.hidayatullah.com, kristolog muda Surabaya, Masyhud, SM, membenarkan bila Makhrus kini sedang mempelajari Islam. (fkr/hidayatullah)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
SUMBER: http://www.muslimdaily.net/berita/lokal/801/ali-makhrus-atamimi-klarifikasi-berita-perihal-khotbah-menghujat-islamnya
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Hal tersebut juga dibahas dalam forum &lt;a href=&quot;http://www.laskarislam.com/t674-alhamdulillah-mantan-pendeta-habib-muhammad-ali-makrus-masuk-islam-lagi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;laskarislam.com&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi, telah terbukti berdasarkan data-data itu kalau Ali Makrus telah masuk Islam, dimana pada awalnya merupakan seorang Pendeta Kristen yang mengaku mantan Islam belaka. Apakah dia masuk Islam karena keikhlasan melalui keinginan pribadi atau ada maksud tertentu, hanya Allah Yang Tahu. Yang pasti kita doakan semoga Ali Makrus bertobat sesungguh-sungguhnya setelah dosa keji yang dia lakukan sebelumnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Cukup sampai disini hasil penelurusan kami, semoga bermanfaat bagi anda yang mencoba mengenal sosok &lt;b&gt;Ali Makrus Atamimi&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Referensi&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
http://forum.muslim-menjawab.com/2010/12/30/membongkar-kebohongan-murtadin-ali-makrus/&lt;br&gt;
http://www.voa-islam.com/read/indonesia/2010/02/18/3387/pendeta-mengaku-habib-gegerkan-madura/&lt;br&gt;
http://www.voa-islam.com/read/christology/2012/10/11/21102/akal-bulus-markus-pendeta-yang-mengaku-habib-fpi-keturunan-nabi-2/&lt;br&gt;
http://www.laskarislam.com/t674-alhamdulillah-mantan-pendeta-habib-muhammad-ali-makrus-masuk-islam-lagi&lt;br&gt;
http://timfakta.blogspot.com/2007/10/habib-paulus-mohamad-ali-mahkrus-ata.html
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/5729628769855201438/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/04/pengakuan-dusta-muhammad-ali-makrus.html#comment-form' title='233 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/5729628769855201438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/5729628769855201438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/04/pengakuan-dusta-muhammad-ali-makrus.html' title='Pengakuan Dusta Muhammad Ali Makrus: Mantan FPI Masuk Kristen'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDaVgszCQN5HWrftj6FaEGbT9Ui_8HtEsjwssW70PfgiRAtAetB71i0nmOxxchOyKL3N4DSMfi4KBCnR4XTazXsLDTwyJWMsTb-wFTchZzeDE5PBFRWHDGtHG11BIqia0nbKlPT3AWI0g/s72-c/Ali+Makrus+-+Murtadin+Palsu.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>233</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-5000033007765498506</id><published>2014-03-20T02:07:00.001+08:00</published><updated>2014-03-25T19:36:08.618+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fitnah Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam Menjawab"/><title type='text'>Menjawab Masalah Shalawat Terhadap Nabi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://fbcdn-photos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/t1.0-0/313075_283492355005706_739967786_a.jpg&quot; alt=&quot;Menjawab Masalah Shalawat Terhadap Nabi&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;235&quot; height=&quot;235&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/p&gt;
Salah satu tuduhan populer kaum kafir terhadap Islam adalah tuduhan bahwa umat Muslim bershalawat kepada Nabi Muhammad menandakan Nabi Muhammad belum selamat. Tuduhan tersebut muncul akibat ketidakmengertian mereka mengenai arti shalawat itu sendiri. Sebelumnya kita ketahui terlebih dahulu arti dari shalawat. Shalawat artinya kemuliaan atau kesejahteraan, perintah shalawat tertulis jelas dalam Al-Qur&#39;an firman Allah Subhana Wa Ta&#39;ala.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-Ahzab&#39; 33:56)&lt;/b&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jika dilihat, shalawat itu memang hampir mirip seperti doa, tapi sesungguhnya tidak bermakna doa manusia pada umumnya. Bershalawat dari Allah berarti pemberian rahmat oleh Allah, malaikat bershalawat kepada Nabi maksudnya malaikat turut memohon ampunan kepada Allah, dan shalawat orang-orang beriman kepada Nabi bermakna ucapan salam dan penghormatan atas rahmat dan kesejahteraan yang diberikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Shalawat merupakan kewajiban bagi kaum Muslim sebagai bagian dari perintah dari Allah. Lantas apakah itu berarti Nabi Muhammad belum selamat?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Setiap Nabi Dijamin Masuk Surga&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam sudah dijamin masuk surga, ayatnya secara eksplisit maupun implisit banyak tertera dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
مَنْ كَانَ يَظُنُّ أَنْ لَنْ يَنْصُرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى السَّمَاءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْ فَلْيَنْظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُ مَا يَغِيظُ&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya, kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-Hajj&#39; 22:15)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا لِيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-Fath&#39; 48:1-2)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dosa Nabi Muhammad telah diampuni oleh Allah baik yang telah lalu maupun yang akan datang, serta beliau dipimpin ke jalan yang lurus. Itulah salah satu keistimewaan para nabi-nabi Allah yang semuanya sudah pasti mendapat jaminan surga. Semua utusan pilihan Allah sudah jelas akan diselamatkan diakhirat kelak beserta orang-orang yang beriman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الأشْهَادُ&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-Mu&#39;min&#39; 40:51)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Para Rasul Allah dipastikan selamat dunia dan akhirat, tapi jaminan itu tidak menyurutkan niat mereka untuk tetap taat beribadah kepada Allah serta terus memohon ampunan kepada-Nya. Dan hal tersebut merupakan keistimewaan lain para Nabi dibanding manusia biasa. Walaupun jaminan surga sudah mereka dapatkan, tapi mereka tidak henti-hentinya bersyukur dengan ibadah yang lebih tekun.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Diriwanyaatkan dari Ibunda Aisyah Radhiyallahu ‘Anha berkata: “&lt;i&gt;Sungguh Nabi Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam shalat malam hingga merekah kedua telapak kakinya. Aku bertanya kepada beliau, ”Mengapa engkau melakukan hal ini, wahai Rasulullah? Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”, Beliau menjawab, “Apa aku tidak ingin menjadi hamba yang bersyukur?&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(HR. Bukhari &amp; Muslim)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Hadits diatas adalah contoh bagaimana Nabi Muhammad terus bersyukur walaupun kehidupannya sudah dijamin dunia dan akhirat. Tanpa perlu penjelasan panjang lagi kita sudah mengetahui bahwa Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alahi Wasallam telah dijamin keselamatan dan surga baginya. Sekarang pertanyaannya, mengapa kita masih harus bershalawat kepada Nabi Muhammad, bukankah dia sudah pasti masuk surga? Lantas apa fungsi shalawat itu?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Fungsi Shalawat Kepada Nabi&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tujuan Allah menyuruh manusia bershalawat kepada Nabi Muhammad ialah agar umat Islam seluruhnya menaruh rasa hormat kepada beliau. Sebab beliau adalah pilihan-Nya untuk menjadi Nabi terakhir dan penutup para Nabi, yang membebaskan manusia dari kehidupan jahiliyah. Atas perjuangan beliau, umat manusia bisa dihantarkan ke alam yang terang benderang. Beliaulah yang mengantarkan umat manusia dari kehidupan hewani menjadi kehidupan yang manusiawi. Jika tanpa beliau yang diutus atas izin Allah, maka tidak akan ada yang membendung kebejatan moral yang dilakukan umat manusia hari ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Oleh sebab itu sebagai orang yang tahu diri, umat manusia sangat wajib untuk mensyukuri jasa beliau. Untuk mengabadikan rasa syukur dan jasa Nabi Muhammad inilah maka shalawat serta salam dijadikan sebagai salah satu rukun dzikri, yaitu suatu bacaan rukun bagi umatnya setiap mengerjakan shalat.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dapat dilihat masyarakat kita pun memiliki cara tersendiri untuk mengenang jasa orang yang menurut mereka pahlawan. Contohnya membuat patungnya, gambarnya, atau seperti para pahlawan Indonesia yang wajahnya diabadikan dalam uang kertas. Sedangkan Allah memberi petunjuk kepada kita untuk mengenang jasa Nabi terakhir Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam yang terpuji dengan mengucapkan shalawat kepadanya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seandainya Allah tidak memberikan contoh dan petunjuk tentang tata cara mensyukuri karunia-Nya yang telah diberikan melalui baginda Nabi, tentu akan terjadi bermacam-macam cara dalam mensyukuri nikmat tersebut. Misalnya dengan memberikan sesajian, tumbal, korban hewan, dan lain-lain menurut selera serta keinginan masing-masing sehingga akhirnya mengarah pada pengkhultusan dan kemusyrikan. Oleh karena Allah memberikan petunjuk Al-Qur&#39;an dalam hal etika menghormati manusia pilihan-Nya, maka umat Islam mematuhi perintah tersebut agar tidak terjadi kekacauan dalam beribadah kepada-Nya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Fungsi lain shalawat pun tertera dalam salah satu hadits yang disebutkan sebagai berikut:
&lt;br&gt;
Dari Anas bin Malik radiallahu &#39;anhu bahwa Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam bersabda: &quot;&lt;i&gt;Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali saja, niscaya Allah akan memberikan sepuluh kesejahteraan kepadanya dan dihapuskan darinya sepuluh kesalahan dan diangkat baginya sepuluh derajat.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Bukhari, Nasa&#39;i, Ibnu Hibban &amp; Hakim)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Atas dasar hadits tersebut, maka umat Islam dimanapun berada selalu membacakan shalawat kepada Rasulullah setiap waktu shalat maupun setiap kali mendengar namanya disebut. Sebab dengan membacakan satu kali shalawat kepada Rasulullah, maka balasannya adalah mendapat sepuluh kebaikan dan dihapuskan sepuluh keburukan. Siapa yang tidak mau mendapat pahala sebanyak itu? Tentu saja untuk mendapatkan pahala kemuliaan itu pribadi kita juga harus didukung nilai-nilai Islami.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dengan demikian, keberadaan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah sungguh membawa berkah dan rahmat bagi umatnya. Sebab dengan bershalawat kepadanya satu kali saja, akan memperoleh pahala sepuluh kebaikan dan menghilangkan sepuluh keburukan. Sungguh beruntung menjadi pengikut beliau.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi intinya shalawat kepada Nabi itupun kembali kepada diri kita sendiri. Lantas apakah hanya Nabi Muhammad yang mesti dishalawatkan?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Nabi Lain Juga Dishalawatkan&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Al-Qur&#39;an mencatat bahwa setiap Nabi yang diutus oleh Allah, juga diberikan karunia shalawat atas mereka. Begitupun dengan umat mereka juga bershalawat kepada Nabi yang diutus untuknya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk para Rasul Allah:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan. Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaaffaat&#39; 37:180-183)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk Nabi Ibrahim Alaihissalam:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu)&quot;Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaaffaat&#39; 37:108-109)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk Nabi Musa Alaihissalam dan Nabi Harun Alaihissalam:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) dikalangan orang-orang yang datang kemudian; (yaitu): &quot;Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Harun.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaaffaat&#39; 37:119-120)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk Nabi Nuh Alaihissalam:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian; &quot;Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaaffaat&#39; 37:78-79)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk Nabi Ilyas Alaihissalam:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (yaitu): &quot;Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas?&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaffaat&#39; 37:129-130)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk Nabi Yahya Alaihissalam:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak, dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa, dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Maryam&#39; 13:12-15)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;br&gt;
&lt;li&gt;Shalawat untuk Nabi Isa Alaihissalam:&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Berkata Isa: &quot;Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Maryam&#39; 19:30-33)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Itulah ucapan shalawat untuk para Nabi dalam Al-Qur&#39;an. Gelar &quot;&lt;i&gt;Alaihissalam&lt;/i&gt;&quot; sendiri yang dimiliki oleh para Nabi juga merupakan shalawat yang berarti &quot;&lt;i&gt;semoga keselamatan dilimpahkan kepadanya&lt;/i&gt;&quot;. Begitu juga dengan gelar Nabi Muhammad yaitu Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam. Intinya bershalawat kepada Nabi adalah perintah Allah, bukan atas inisiatif para Nabi, bukan karena semata-mata keinginan Nabi Muhammad, tapi perintah Allah kepada manusia beriman sebagai bentuk pernghormatan kepada para Nabi-Nya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ketauhilah, bershalawat atau tidaknya kita kepada Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam tidak akan menurunkan derajat beliau disisi Allah sebagai manusia termulia. Seandainya pun di dunia ini tidak ada yang bershalawat kepada beliau, tentu Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam akan tetap menjadi manusia yang terdahulu masuk surga bersama umatnya di akhirat kelak.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Yesus Dalam Bible Dishalawatkan&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Umat Kristen begitu bersemangat mempermasalahkan masalah shalawat Nabi ini karena mereka berpikir dalam Bible-nya tidak ada shalawat terhadap Nabi. Apakah mereka betul? Ternyata mereka salah! Sang Nabi dari Nazaret pun didoakan shalawat oleh para pengikut beliau pada zamannya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Matius 23:39&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat aku lagi, hingga kamu berkata: DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan!&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Lukas 13:35&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat aku lagi hingga pada saat kamu berkata: DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan!&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Lukas 19:38&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Kata mereka: “DIBERKATILAH DIA yang datang sebagai raja dalam nama Tuhan, damai sejahtera di sorga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi!&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Yohanes 12:13&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Isa Al Masih sambil berseru-seru: “Hosana! DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Matius 21:9&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: &quot;Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!&quot;&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ucapan pemberkatan dan doa Hosana tersebut tersebut diatas adalah untuk Yesus. Apakah arti &quot;Hosana&quot;? Doa atau pujian? Kita lihat Hosana dalam Perjanjian Lama.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Mazmur 118:25&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
אנא יהוה הושיעה נא אנא יהוה הצליחה נא&lt;br&gt;
&lt;b&gt;ānnā’ yəhwâ HWOSI‘AH NA’ ’ānnā’ yəhwâ haṣəlîḥâ nnā’&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;i&gt;Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kita bisa mengerti bahwa dalam banyak referensi Hosana mengandung pengertian seruan doa:
&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&quot;&lt;i&gt;derived from Aramaic ( הושע נא ) from Hebrew הושיעה נא) ) (Psalm 118:25, הוֹשִׁיעָהנָּא ), meaning “help” or “save, I pray“, “an appeal that became a liturgical formula; as part of the Hallel… familiar to everyone in Israel.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(The Bauer lexicon)&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Diambil dari bahasa aram ( הושע נא ) dan juga bahasa Ibrani ( הושיעה נא ) (Mazmur 118:25, הוֹשִׁיעָהנָּא ) yang berarti “Tolong” atau “Selamatkanlah, Ku berdoa”. Sebuah seruan yang menjadi tata cara ibadah; sebagai bagian dari Hallel. yang dikenal setiap orang di israel.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(Kamus Kata Bauer)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;hosanna, indecl. particle translit. fr. the Heb.; strictly, a cry expressing an appeal for divine help “save! Help, we pray!”; in a liturgical usage, a shout of praise and worship “hosanna, we praise you” (Matthew 21:9)&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(The Friberg Lexicon)&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hosanna, diambil dari bahasa Ibrani yang berarti: seruan dengan sungguh sungguh &amp; tegas untuk meminta pertolongan Tuhan. “Selamatkanlah! Tolonglah, kami memohon!”. Dalam tata ibadah, seruan untuk berdoa &amp; memohon “HOSANA, Kami memberkatimu&quot; (Matius 21:9)&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(Kamus Kata Friberg)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;hosanna (in Aramaic), an exclamation of praise literally meaning, “Save, I pray”.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(The UBS Lexicon)&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hosanna (bahasa aram), sebuah seruan doa yang berarti: “Selamatkanlah, Kumohon”.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(Kamus Kata USB)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;hosanna (an Aramaic expression meaning “help, I pray” or “save, I pray,” but which had become a strictly liturgical formula of praise)&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(The Louw-Nida Lexicon)&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hosanna (sebuah ekspresi dari orang aram yang berarti “Selamatkanlah, Ku doakan”, tapi menjadi susunan kata ibadah doa yang tegas).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(Kamus Kata Louw-Nida)&lt;/b&gt;
&lt;/ul&gt;
&quot;&lt;i&gt;A Hebrew exclamation of praise to the Lord, or an invocation of blessings&lt;/i&gt;&quot; (&lt;a href=&quot;http://www.artikata.com/arti-90566-hosanna.php&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.artikata.com/arti-90566-hosanna.php&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hosanna in the highest,” the closing words of which no longer give any sense The same is the case with the words “Hosanna to the son of David” in Matt xxi. 9, “Hosanna in the highest” being a corruption of the original version.&lt;/i&gt;&quot; (&lt;a href=&quot;http://www.jewishencyclopedia.com/view.jsp?artid=925&amp;letter=H&amp;searc h=hosanna&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.jewishencyclopedia.com/view.jsp?artid=925&amp;letter=H&amp;searc h=hosanna&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hoshanot Today is Hoshana Rabbah, the seventh day of the festival of Sukkot which is also a minor holiday of its own. The name means “The Great Hoshana” or “The Great ‘Please Save Us’!”.&lt;/i&gt;&quot; (&lt;a href=&quot;http://velveteenrabbi.blogs.com/blog/2010/09/hoshanot.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://velveteenrabbi.blogs.com/blog/2010/09/hoshanot.html&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Menurut info dari Wikipedia, pengertian kata Hosana ada 2 pandangan:&lt;br&gt;
1. &lt;b&gt;Judaism&lt;/b&gt;: &lt;i&gt;&quot;Hoshana&quot; ( הושענא ) is a Hebrew word meaning PLEASE SAVE OR SAVE NOW. In Jewish liturgy, the word is applied specifically to the Hoshana Service, a cycle of prayers from which a selection is sung each morning during Sukkot, the Feast of Booths or Tabernacles. The complete cycle is sung on the seventh day of the festival, which is called Hoshana Rabbah ( הושענא רבא , “Great Hosanna”).&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
2. &lt;b&gt;Christianity&lt;/b&gt; &lt;i&gt;&quot;Hosanna&quot; (Greek transcription: ὡσαννά, hōsanna) is the CRY OF PRAISE OR ADORATION shouted in recognition of the Messiahship of Jesus on his entry into Jerusalem, Hosanna! Blessed is the one who comes in the name of the Lord![3] It is used in the same way in Christian praise.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
(&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Hosanna&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Hosanna&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi Yahudi yang empunya kata Hosana mengartikannya sebagai permohonan alias doa sedangkan Kristen mengartikannya sebagai pujian atau sanjungan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekarang kita lihat maknanya secara etimologi:&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Etymology:&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Hosanna \Ho*san”na\ (h[-o]*z[a^]n”n[.a]), noun; plural Hosannas(-n[.a]z). [Greek, from Hebrew h[=o]sh[=i]‘[=a]h nn[=a]save now, save, we pray, h[=o]sh[=i]a’ to save (Hiphil, a causative form, of y[=a]sha’) + n[=a], a particle.]&lt;/i&gt;&lt;br&gt; (&lt;a href=&quot;http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt26b8.htm&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt26b8.htm&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dari etimologi diatas jelas bahwa makna kata &quot;Hosana&quot; adalah memohon atau mengharapkan selamat atasnya, bukan memuji sang penyelamat.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi berdasarkan info-info tersebut, Hosana memiliki makna sebagai permohonan dilimpahkan atau doa keselamatan atasnya. Cek juga pemakaian kata itu pada liturgy Jahudi, dan ternyata para patriarch Abraham, Isaac, Jacob, Moses, Aaron, Joseph dan David juga dihosanahi alias dimohonkan keselamatannya. (&lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Hoshana_Rabbah&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Hoshana_Rabbah&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam penggalan ayat Bible yang telah ditampilkan sebelumnya, dapat dilihat doa sekaligus berkat juga dialamatkan untuk Yesus Kristus atau Nabiullah Isa Al-Masih dari para pengikutnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Anda dapat mendoakan orang lain dengan format yang serupa pemberkatan. Misal, &quot;&lt;i&gt;Diberkatilah kamu oleh Tuhan&lt;/i&gt;&quot;, &quot;&lt;i&gt;Allah memberkatimu&lt;/i&gt;&quot;, &quot;&lt;i&gt;Dilapangkanlah jalan-jalanmu&lt;/i&gt;&quot;, &quot;&lt;i&gt;Dimudahkanlah ujian hari ini&lt;/i&gt;&quot;, dan sebagainya. Dalam bahasa Arab, seringkali seorang muslim mendoakan saudaranya dengan kalimat &quot;&lt;i&gt;Barokallahu fiikum&lt;/i&gt;&quot; yang berarti &quot;&lt;i&gt;Semoga ALLAH memberkahi anda&lt;/i&gt;&quot; atau &quot;&lt;i&gt;Berkat ALLAH tercurah atas anda&lt;/i&gt;&quot;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Yesus bukan hanya mendoakan para pengikutnya, bahkan Nasrani generasi pertama pun juga mendoakan shalawat dan berkat untuk beliau. Sekali lagi, doa shalawat dan salam adalah kebiasaan setiap pengikut para Nabi dari dulu untuk Nabi mereka. Dan Islam pun terus melestarikan hal ini. Semoga ini dapat menjawab keraguan anda terhadap Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Allahumma Shalli &#39;alaa Muhammad, Wa&#39;alaa aali Muhammad. kama Shallaita&#39; alaa Ibrahima Wa&#39;alaa aali Ibrahima Wabarikh &#39;alaa Muhammad Wa&#39;alaa aali Muhammad, Kama Barakhta &#39;alaa Ibrahima wa&#39;ala aali Ibrahima, fil&#39; aalamiinaa&#39; Innaka hamidun majiid&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Salam Bagi Kaum Yang Mengikuti Petunjuk&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;SUMBER:&lt;/b&gt; &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/notes/%DB%9E-kristologi-%DB%9E/answering-christianity-menjawab-masalah-shalawat-terhadap-nabi/283492128339062&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;۞ KRISTOLOGI ۞&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/5000033007765498506/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/03/menjawab-masalah-shalawat-terhadap-nabi.html#comment-form' title='34 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/5000033007765498506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/5000033007765498506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/03/menjawab-masalah-shalawat-terhadap-nabi.html' title='Menjawab Masalah Shalawat Terhadap Nabi'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>34</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-3924218204042945200</id><published>2014-03-10T01:00:00.000+08:00</published><updated>2014-03-13T23:27:22.923+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fitnah Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam Menjawab"/><title type='text'>Menjawab Masalah Perbudakan Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/t1/10002937_728626813825589_1782045948_n.png&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/t1/10002937_728626813825589_1782045948_n.png&quot; alt=&quot;Menjawab Masalah Perbudakan Dalam Islam&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;260&quot; height=&quot;215&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
Islam sering diidentikan dengan perbudakan, dan kaum kafir sering menfitnah Islam tentang masalah perbudakan, termasuk kebolehan menyetubuhi budak. Mereka sering mengutip ayat Al-Qur&#39;an yang berbicara perihal budak belian.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ
إِلا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-Mu&#39;minun&#39; 23:5-6)&lt;/b&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلا تَعُولُوا&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap perempuan yang yatim, maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka seorang saja atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. An-Nisa&#39; 4:3)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ النِّسَاءِ إِلا مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ كِتَابَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَأُحِلَّ لَكُمْ مَا وَرَاءَ ذَلِكُمْ أَنْ تَبْتَغُوا بِأَمْوَالِكُمْ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ فَمَا اسْتَمْتَعْتُمْ بِهِ مِنْهُنَّ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةً وَلا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا تَرَاضَيْتُمْ بِهِ مِنْ بَعْدِ الْفَرِيضَةِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki. (Allah telah menetapkan hukum itu), sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu, selain yang demikian, (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini, bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campur) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu, terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. An-Nisa&#39; 5:24)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Pembolehan itu kalau kita lihat di masa sekarang ini, sekilas memang terasa aneh dan tidak sesuai dengan rasio kita. Sebab kita hidup di abad 21, dimana perbudakan sudah menjadi barang yang asing. Kalau sampai kita membaca ayat Al-Qur&#39;an yang seolah menerima konsep perbudakan, bahkan pemiliknya sampai boleh menyetubuhinya, tentu saja kita akan merasa janggal dan heran.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tapi mari kita renungkan kembali keadaan sosial kemasyarakatan di masa itu, yakni abad ke-7 M, tentu pandangan kita akan berbeda jauh. Harus diketahui bahwa perbudakan itu sendiri bukanlah produk agama Islam. Perbudakan itu sudah ada jauh sebelum Al-Qur&#39;an diturunkan. Di zaman Romawi kuno, Yunani, Persia, China dan hampir seluruh peradaban manusia di masa lalu telah mengenal perbudakan. Di zaman Musa sampai Yesus pun juga sudah mengenal perbudakan, dan semua itu terjadi berabad-abad sebelum Islam datang.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sedangkan negeri Arab termasuk negeri yang belakangan mengenal perbudakan, sebagaimana belakangan pula dalam mengenal kejahiliyahan dan kebejatan moral. Minuman keras, perjudian, menyembah berhala, dan budaya-budaya kotor lainnya bukan berasal dari negeri Arab, tetapi justru dari peradaban-peradaban besar manusia lainnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ini penting kita pahami terlebih dahulu sebelum memvonis ajaran Islam. Arab adalah peradaban yang terkemudian mengenal budaya-budaya kotor dari hasil persinggungan mereka dengan dunia luar. Karena orang Makkah itu biasa melakukan perjalanan dagang ke berbagai negeri. Justru dari peradaban-peradaban maju lainlah, masyarakat Arab mengenal kejahiliyahan. Jika belum tahu, berhala-berhala berjumlah 360 buah yang pernah ada di depan dan mengotori Ka&#39;bah itu adalah produk impor. Yang terbesar di antaranya adalah Hubal yang asli produk impor dari negeri Yaman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Saat itu dunia mengenal perbudakan dan berlaku secara internasional, dimana tiap budak ada tarif dan harganya. Hal ini sangat berpengaruh pada mekanisme pasar dunia pada masa itu. Bisa dikatakan bahwa budak adalah salah satu komoditi suatu negara, bisa diperjual-belikan dan dimiliki sebagai investasi layaknya ternak. Dan hukum internasional saat itu membenarkan menyetubuhi budak milik sendiri, hal tersebut sudah menjadi konvensi bahkan sebuah kelaziman. Zaman dulu, semua tawanan perang secara otomatis menjadi budak pihak yang menang meski itu adalah keluarga kerajaan dan puteri-puteri pembesar. Ini semua terjadi bukan cuma di Arab, tapi hampir diseluruh peradaban dunia saat itu. Arab termasuk yang mendapat imbasnya saja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam kondisi dunia yang centang perenang itulah Islam diturunkan. Bukan hanya untuk dunia Arab, karena kejahiliyahan bukan milik bangsa Arab sendiri. Maka wajar bila Al-Qur&#39;an banyak menyebutkan fenomena yang ada pada masa itu termasuk perbudakan dan kebolehan menyetubuhi budak. Itu semata-mata bukan ajaran Islam dan bukan berarti Al-Qur&#39;an menganjurkannya, tetapi merupakan petunjuk untuk melakukan kebijakan di tengah sistem kehidupan yang masih mengakui perbudakan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Lantas mengapa Islam tidak langsung menghapuskan perbudakan? Kita harus tahu bahwa perbudakan tidaklah semata-mata penindasan, tapi pahamilah bahwa di masa itu perbudakan adalah komoditi. Harga budak itu cukup mahal, seseorang dalam sekejap akan jatuh miskin bila secara tiba-tiba perbudakan dihapuskan oleh Islam. Seorang tuan yang memiliki 100 budak, akan menjadi fakir miskin bila pada suatu hari perbudakan dihapuskan. Padahal dia mendapatkan budak itu dari membeli dan mengeluarkan tabungan uang yang besar pula. Bila hal itu terjadi, di mana sisi keadilan bagi orang yang memiliki budak, sedangkan dia ditakdirkan hidup di zaman dimana perbudakan terjadi dan menjadi barang dagangan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Karena itu Islam tidak secara tiba-tiba menghapuskan perbudakan dalam satu hari. Islam melakukannya dengan proses kultural dan &#39;&lt;i&gt;smooth&lt;/i&gt;&#39;. Banyak sekali hukum dan kaffarah yang bentuknya membebaskan budak, bahkan dalam syariah dikenal kredit pembebasan budak. Seorang budak boleh mencicil sejumlah uang untuk menebus dirinya sendiri yang tidak boleh dihalangi oleh tuannya. Padahal sebelumnya, budak tidak memiliki hak untuk itu. Tanpa pemerdekaan dari tuannya, budak harus tetap bekerja pada tuannya seumur hidup. Itulah hukum perbudakan sebelum Islam datang dengan hukum-hukum perbudakan yang lebih menyegarkan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sedikit demi sedikit tapi pasti, dengan cara yang sistematis dan proses yang alami, perbudakan hilang dari dunia Islam jauh sebelum orang Barat meninggalkan perbudakan. Jadi di dunia dengan negara-negara yang marak perbudakan, Islam lah yang sebenarnya mulai menghapuskan perbudakan yang kemudian berangsur-angsur diikuti oleh negara Barat setelah universalisme Islam menyebar. Pantaslah seorang profesor India, &lt;b&gt;K.S Ramakrishna&lt;/b&gt;, mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah pelindung hamba sahaya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi kalau hari ini ada yang mengatakan Islam adalah agama yang menganjurkan perbudakan serta perlakuan buruk terhadap budak, itu menunjukkan kedangkalan ilmunya karena Islam lah yang memulai menghapuskan perbudakan dan budak pada zaman itu pastilah berterimakasih dengan kedatangan Islam. Sehingga siapapun yang mengatakan Al-Qur&#39;an melegalisasi aksi perbudakan dan penyetubuhan terhadapnya, maka dia perlu belajar sejarah lebih dalam sebelum berbicara. Pendapatnya itu hanya akan meperkenalkan kepada dunia tentang keterbatasan ilmunya dan pada gilirannya akan menjadi bahan tertawaan saja. Dengan sudah berakhirnya era perbudakan manusia oleh sebab turunnya agama Islam, maka otomatis urusan kebolehan menyetubuhi budak pun tidak perlu dibicarakan lagi. Karena perbudakan sendiri sudah dilenyapkan oleh syariah. &lt;br&gt;&lt;br&gt;
Saat ini dunia hanya mengenal pembantu atau pelayan dalam rumah tangga, dan jelas mereka tidak sama dengan budak. Zaman dulu budak dapat dikurung alias dikerangkeng dan tamu yang berkunjung ke rumah tuan dari budak tersebut dapat melihatnya tanpa perlu merasa kasihan karena memang demikianlah hukum internasional yang berlaku. Pembantu jelas tidak boleh diperlakukan seperti ini. Intinya, era perbudakan telah berakhir berangsur-angsur dengan kedatangan Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mungkin ada yang bertanya, jika perbudakan sudah lenyap mengapa Al-Qur&#39;an masih saja berbicara tentang perbudakan? Untuk menjawab itu kita perlu melihat konteks lebih luas. Marilah kita membuat pengandaian sederhana. Seandainya suatu ketika nanti terjadi perang dunia yang melumat semua kehidupan manusia. Lalu pasca perang itu peradaban umat manusia hancur lebur, mungkin juga peradaban kembali kepada kehidupan purba dan akhirnya umat manusia kembali jatuh ke jurang perbudakan, maka agama Islam masih punya hukum-hukum suci yang mengatur masalah tersebut.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tidak ada jaminan bahwa fenomena perbudakan itu telah hilang untuk selamanya, karena kejahiliyahan manusia selalu berulang. Kebobrokan umat terdahulu yang telah Allah hancurkan, di masa mendatang bisa saja kembali terjadi. Termasuk perbudakan meskipun yang pasti kita berharap era itu tidak terulang kembali. Kebetulan saja hari ini kita hidup di masa dimana perbudakan kelihatannya sudah tidak ada lagi. Meskipun begitu, perbudakan baru saja berlalu beberapa ratus tahun yang lalu di Barat yang katanya modern, jadi tidak ada ayat Al-Qur&#39;an yang habis masa berlakunya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Di sisi lain, dalam Al-Qur&#39;an dan As-Sunnah hampir semua hukum yang berkaitan dengan perbudakan itu berintikan pembebasan mereka. Semua pintu yang mengarah kepada pembebasan budak terbuka lebar. Dan sebaliknya, semua pintu menuju kepada eksisnya perbudakan tertutup rapat. Dengan demikian, secara sistematis jumlah budak akan habis seiring perjalanan waktu. Jadi, adalah kebohongan besar akibat ketidaktahuan mereka non-muslim saja yang sering dibungkus kebencian jika saat ini masih mengatakan ada perbudakan dalam Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekarang tidak adil rasanya jika kita hanya membahas masalah perbudakan dalam Al-Qur&#39;an tanpa menyoal perihal perbudakan dalam Bible, utamanya sebagai bahan introspeksi diri dari kalangan penghujat Islam khususnya dari umat Kristiani. Bagaimanakah Bible mengatasi masalah perbudakan? Apakah dalam Bible perbudakan dilarang? Tidak! Justru dalam Bible banyak ditemukan masalah perbudakan dan Yesus sendiri tidak pernah memberikan ketegasan hukum untuk membebaskan budak.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Imamat 25:44-46&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
25:44 &lt;i&gt;Tetapi budakmu laki-laki atau perempuan yang boleh kaumiliki adalah dari antara bangsa-bangsa yang di sekelilingmu; hanya dari antara merekalah kamu boleh membeli budak laki-laki dan perempuan.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
25:45 &lt;i&gt;Juga dari antara anak-anak pendatang yang tinggal di antaramu boleh kamu membelinya dan dari antara kaum mereka yang tinggal di antaramu, yang dilahirkan di negerimu. Orang-orang itu boleh menjadi milikmu.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
25:46 &lt;i&gt;Kamu harus membagikan mereka sebagai milik pusaka kepada anak-anakmu yang kemudian, supaya diwarisi sebagai milik; kamu harus memperbudakkan mereka untuk selama-lamanya, tetapi atas saudara-saudaramu, orang-orang Israel, janganlah memerintah dengan kejam yang satu sama yang lain.&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam ayat Imamat diatas dikatakan bahwa Tuhan memaklumi perbudakan dan penjualan terhadap budak. Bahkan dalam ayat selanjutnya disebutkan Tuhan menyetujui perbudakan seumur hidup, budak harus dijadikan warisan kepada anak-anak dan diperbudak selamanya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Keluaran 21:20-21&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
21:20 &lt;i&gt;Apabila seseorang memukul budaknya laki-laki atau perempuan dengan tongkat, sehingga mati karena pukulan itu, pastilah budak itu dibalaskan.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
21:21 &lt;i&gt;Hanya jika budak itu masih hidup sehari dua, maka janganlah dituntut belanya, sebab budak itu adalah miliknya sendiri.&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam ayat Keluaran diatas Tuhan membenarkan pemukulan atau penyiksaan terhadap budak. Budak dapat dipukul oleh tuannya asal tidak sampai mati atau kematiannya baru terjadi setelah dua hari kemudian, pembelaan terhadap budak tersebut baru diterapkan setelah dia mati akibat pemukulan itu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Keluaran 21:7-10&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
21:7 &lt;i&gt;Apabila ada seorang menjual anaknya yang perempuan sebagai budak, maka perempuan itu tidak boleh keluar seperti cara budak-budak lelaki keluar.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
21:8 &lt;i&gt;Jika perempuan itu tidak disukai tuannya, yang telah menyediakannya bagi dirinya sendiri, maka haruslah tuannya itu mengizinkan ia ditebus; tuannya itu tidak berhak untuk menjualnya kepada bangsa asing, karena ia memungkiri janjinya kepada perempuan itu.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
21:9 &lt;i&gt;Jika tuannya itu menyediakannya bagi anaknya laki-laki, maka haruslah tuannya itu memperlakukannya seperti anak-anak perempuan berhak diperlakukan.&lt;br&gt;
21:10 Jika tuannya itu mengambil perempuan lain, ia tidak boleh mengurangi makanan perempuan itu, pakaiannya dan persetubuhan dengan dia.&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam ayat ini bahkan dikatakan bahwa seseorang dapat menjual anak perempuannya sebagai budak, sedangkan dalam Al-Qur&#39;an sama sekali tidak ada persetujuan untuk menjual anak perempuan sendiri sebagai budak. Ini merupakan perbuatan keji. Ayat diatas juga mengatakan soal persetubuhan terhadap budak adalah kemakluman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam Bible Yesus sendiri membenarkan pemukulan terhadap budak:&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Lukas 12:47&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi dalam Bible sendiri banyak mengisahkan fenomena dan hukum perbudakan, dan jika disimak dalam Bible maupun dalam ajaran Yesus tidak ada ketegasan untuk membebaskan budak atau menghapuskan perbudakan. Bahkan mungkin jika tanpa Islam dan hukum-hukumnya maka perbudakan sampai saat ini masih tetap ada.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Terkadang Islam juga sering diserang cacian dengan adanya berita tentang negara Arab yang perlakuannya buruk terhadap TKI. Jika penindasan dan pemerkosaan terhadap TKI itu benar disebabkan banyak orang Arab sana mengganggap TKI itu budak, jelas hal itu tidak dibenarkan dalam Islam. Mereka melakukan itu karena terpengaruh oleh budaya jahiliyah. Islam sendiri sudah berhasil menghapuskan sistem perbudakan yang notabene bukan berasal dari Islam melainkan warisan jahiliyah budaya peradaban besar sebelumnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Islam bukan Arab dan Arab belum tentu Islam. Jadi tidak ada kaitannya kelakuan orang Arab dengan ajaran Islam selama memang bertentangan dengan hukum Al-Qur&#39;an dan Hadits. Terkadang lucu jika non-muslim sering mengaitkan berita dari Arab dengan ajaran Islam, padahal kita ketahui bahwa mayoritas Muslim tersebesar di dunia adalah Indonesia, jadi sebenarnya belum tentu orang Arab yang melakukan perbuatan buruk tersebut adalah orang Islam. Dan ingatlah, Islam pernah membebaskan Arab dari keterpurukan moral. Dan seandainya Arab kembali lagi kepada keterpurukan tersebut, maka itu bukan kesalahan Islam, melainkan kesalahan mereka sendiri yang telah melupakan hukum Islam yang sempurna.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tapi perlu diketahui hukum Allah dalam Al-Qur&#39;an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam akan tetap jaya dimuka bumi ini dan tidak akan sirna oleh ulah tangan kejahiliyahan bangsa manapun, karena Islam adalah ajaran universal yang tidak terikat dengan budaya bangsa apapun. Sama seperti bani Israel yang pernah terselamatkan oleh hukum Taurat dan banyaknya nabi yang muncul dikalangan mereka untuk menyadarkan mereka, tapi pada akhirnya bani Israel tetap menjadi bangsa terkutuk yang selalu membangkang Penciptanya yang pernah melebihkan mereka diatas segala umat. Dan mungkin bani Israel akan tetap membangkang sampai hari kiamat kecuali sebagian kecil dari mereka.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Semoga Allah berkenan membukakan pintu hati setiap manusia akibat kejahiliyahan pribadi yang membuat mereka berani melanggar perintah dan hukum Allah, karena sungguh besar azab Allah bagi mereka yang senantiasa memperolok-olok ayat-ayat dan Rasul-Nya. &lt;i&gt;Aamiin..&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
*****
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
ذَلِكَ جَزَاؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوا وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَرُسُلِي هُزُوًا&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Kahfi&#39; 18:106)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Salam Bagi Kaum Yang Mengikuti Petunjuk&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;SUMBER:&lt;/b&gt; &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/notes/%DB%9E-kristologi-%DB%9E/answering-christianity-menjawab-masalah-perbudakan-dalam-islam/445963408758599&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;۞ KRISTOLOGI ۞&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/3924218204042945200/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/03/menjawab-masalah-perbudakan-dalam-islam.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/3924218204042945200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/3924218204042945200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/03/menjawab-masalah-perbudakan-dalam-islam.html' title='Menjawab Masalah Perbudakan Dalam Islam'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-2599406317235666442</id><published>2014-03-01T03:05:00.000+08:00</published><updated>2014-03-21T21:44:27.432+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fitnah Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam Menjawab"/><title type='text'>Menjawab Klaim Ketuhanan Isa Dalam Al-Qur&#39;an Dan Hadits</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;http://fbcdn-photos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/t1.0-0/10009287_728329683855302_1847528489_a.jpg&quot; Alt=&quot;Klaim Ketuhanan Yesus, Identitas Yesus Islam, Isa Dan Yesus&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; height=&quot;240&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/p&gt;
Kristiani senantiasa mencari cara untuk mendukung dogma palsu yang mereka anut, salah satunya dengan memilintir berbagai ayat dalam Al-Qur&#39;an begitu juga dengan Hadits Rasulullah untuk mencari klaim soal kebenaran agama mereka yang sesungguhnya tidak pernah ada. Seperti apa yang akan kita bahas saat ini, yaitu berbagai klaim ketuhanan Isa yang menurut Kristiani ada dalam Al-Qur&#39;an dan Hadits.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tentu klaim ketuhanan Isa ini merupakan pernyataan konyol dan mengada-ada, lebih irasional lagi referensinya diambil dari Al-Qur&#39;an dan Hadits. Karena jelas selama mengacu kepada Al-Qur&#39;an dan sumber Islam lainnya, tidak akan pernah ditemukan ketuhanan Nabi Isa dan pendukungan terhadap dogma Kristen. Justru Al-Qur&#39;an datang salah satunya untuk meluruskan berbagai penyesatan ajaran sebelumnya terutama Kristen dan Yahudi, dimana salah satunya membantah fitnah Kristen yang mengatakan Nabi Isa adalah Tuhan dan fitnah Yahudi yang mengatakan Nabi Isa adalah nabi palsu dan anak hasil perzinahan.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Bantahan terhadap Nasrani/Kristen:&lt;br&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Bantahan terhadap Judaism/Yahudi:&lt;br&gt;
وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًا&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. An-Nisaa&#39; 4:156)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Adanya klaim ketuhanan Isa ini menjadikan bermunculannya murtadin-murtadin palsu yang mengaku meninggalkan Islam dan masuk Kristen dengan alasan menemukan ketuhanan Nabi Isa dalam Al-Qur&#39;an. Jelas ini pengakuan konyol sekaligus memalukan, apa yang mereka lakukan hanyalah mempertontonkan ketidaktahuan karena ayat yang mereka kutip pada dasarnya hanya memperkuat kedudukan Nabi Isa sebagai utusan Allah sehingga hanya akan menjadi bahan tertawaan umat Muslim saja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Walaupun klaim-klaim kosong yang mereka berikan itu hanyalah sesuatu yang mempermalukan diri mereka sendiri sekaligus menunjukkan kebutaan mereka terhadap Islam dan Al-Qur&#39;an, tidak jarang ada saja Muslim awam yang kurang mengetahui terpengaruh dengan perkataan mereka yang menipu. Untuk itu disini kami akan membahas secara singkat berbagai klaim tidak berdasar tersebut.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;KLAIM AL-QUR&#39;AN&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;1. Isa terkemuka dunia dan akhirat&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: &quot;Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),&quot; (QS. Ali-Imran 3:45)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Sebelumnya mari kita lihat kata Arab yang digunakan dalam ayat tersebut.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;QS. Ali-Imran 3:45&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
إِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ &lt;b&gt;وَجِيهًا&lt;/b&gt; فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ&lt;br&gt;
&quot;Idz Qaalati malaaikatu yaamaryamu innallaaha yubasysyiruka bikalimatin minhu ismunul masiihu isa ibnu maryama &lt;b&gt;wajihan&lt;/b&gt; fiddunnya wal akhirati wa minal muqarrabiin&quot;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam ayat diatas, &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; yang diartikan sebagai terkemuka. Kata &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; juga berarti terhormat namun &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; bukan bermakna paling atau mengungguli. Penghormatan atas nabi lain pun menggunakan kata &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; karena para nabi  adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah Subhana Wa Ta&#39;ala. Contohnya penyebutan Nabi Musa juga memakai kata &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;QS. Al-Ahzab&#39; 33:69&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَى فَبَرَّأَهُ اللَّهُ مِمَّا قَالُوا وَكَانَ عِنْدَ اللَّهِ &lt;b&gt;وَجِيهًا&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana &#39;indallaahi &lt;b&gt;wajihan&lt;/b&gt;.&quot;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti  orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari  tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang  mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jelasnya yang dimaksud orang yang termuka dalam Al-Qur&#39;an bukan hanya Nabi Isa namun juga nabi-nabi yang lain. Jadi ayat diatas tidak  membuktikan bahwa derajat Nabi Isa lebih tinggi dari nabi lain, karena  semua nabi tentunya terkemuka disisi Allah Subhana Wa Ta&#39;ala. Mengenai &quot;&lt;i&gt;muqarrabin&lt;/i&gt;&quot; atau orang yang didekatkan, kata tersebut jelas menunjukkan bahwa Nabi Isa adalah salah satu orang yang didekatkan artinya masih banyak &quot;&lt;i&gt;muqarrabin&lt;/i&gt;&quot; lainnya yaitu para Nabi juga orang-orang pilihan disisi Allah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kristiani mengira bahwa sosok terkemuka dunia akhirat adalah Tuhan, padahal Allah adalah Dzat penguasa dunia dan akhirat sedang terkemuka sama sekali tidak mengindikasikan penguasaan. Terkemuka dan berkuasa jelas kata yang berbeda. Penguasa mengindikasikan terkemuka, tapi  terkemuka belum tentu mengindikasikan penguasa. Analoginya Bill Gates  terkemuka diberbagai negara karena menciptakan Microsoft, apakah itu  berarti dia pemilik suatu negara? Begitu juga telah terjawab dengan Nabi Musa yang juga terkemuka disisi Allah, tentu kedudukan disisi Allah lebih besar dibanding dunia akhirat dan segala isinya. Sehingga klaim  kosong Kristiani harus berakhir disini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;2. Isa menunjukkan jalan yang lurus&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Tunjukilah kami jalan yang lurus.&quot; (QS. Al-Faatihah&#39; 1:6)&lt;br&gt;
&quot;Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.&quot; (QS. Az-Zukhruf&#39; 43:61)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Tidak jelas maksud Kristiani mengutip ayat &lt;b&gt;Al-Faatihah&lt;/b&gt; kemudian menyandingkannya dengan ayat &lt;b&gt;Az-Zukhruf&lt;/b&gt;, sekaligus menunjukkan minimnya pengetahuan mereka akan makna jalan yang lurus. Sebenarnya makna jalan yang lurus telah jelas dalam ayat selanjutnya dari surat &lt;b&gt;Al-Faatihah&lt;/b&gt; yang mereka kutip.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Faatihah&#39; 1:6-7)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah adalah nabi-nabi utusan Allah, para shiddiiqiin (Muslim yang sangat teguh kepercayaannya pada kebenaran Rasul), orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh sebagaimana termaktub dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:69)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jalan mereka semua adalah jalan Islam dimana Islam adalah ajaran sempurna dan diridhai Allah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;...Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu...&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:3)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Jin&#39; 72:16)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sehingga jelas bahwa jalan lurus yang dimaksud tersebut adalah Islam. Ayat selanjutnya, yang dimaksud dengan &quot;mereka yang dimurkai&quot; dan &quot;mereka yang sesat&quot; secara umum ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam. Secara khusus &quot;mereka yang dimurkai&quot; ditujukan kepada umat Yahudi, mereka kaum yang mendapat laknat Allah karena mengetahui kebenaran tetapi mengingkari dan menyembunyikannya serta mempertahankan kekafirannya. Sedang &quot;mereka yang sesat&quot; ditujukan kepada umat Nasrani atau Kristen, karena mereka kaum yang kuat beribadah tapi menjalankan ajaran yang salah dan menyesatkan akibat kebutaan mereka akan kebenaran.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;i&gt;Shirathal mustaqiim&lt;/i&gt; merupakan jalan para Rasul Allah, karena semua Nabi berada pada jalan yang lurus. Esensi &lt;i&gt;shirathal mustaqiim&lt;/i&gt; sendiri adalah beribadah kepada Allah tanpa mempersekutukannya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu&quot;, dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Yaasiin&#39; 36:61)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Nabi Isa menegaskan jalan yang lurus adalah bertauhid dan menyembah hanya kepada Allah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:51)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Umat Muslim sama sekali tidak menampik bahwa Nabi Isa menunjukkan jalan yang lurus dimana beliau telah menyerukan jalan yang lurus tersebut kepada bani Israel yaitu menyembah Allah sebagai Tuhan semua manusia. Nabi Ibrahim juga berada di jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS. An-Nahl&#39; 16:120-121)&lt;/b&gt;. Dakwah utamanya adalah mengajak kedua orangtua dan umatnya agar mengikutinya dan mengajak mereka pada jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS. Maryam&#39; 19:42-43)&lt;/b&gt;. Nabi Musa dan Harun juga berada di jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS Ash-Shaffat 37:114-118)&lt;/b&gt;.  Nabi Ishaq, Ya&#39;qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa, Harun, Zakariya, Yahya, Ilyas, Ismail, Ilyasa&#39;, Yunus, Luth, semuanya diberi hidayah oleh Allah Subhana Wa Ta&#39;ala, berada di jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS. Al-An&#39;am&#39; 6:84-87)&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi juga berada di jalan yang lurus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;aa siin. Demi Al Quran yang penuh hikmah, Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) diatas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Yaasiin&#39; 36:6)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari&#39;at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari&#39;at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Hajj&#39; 22:67)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Nabi Muhammad berdakwah menyerukan jalan yang lurus, beliau diwahyukan Al-Qur&#39;an sebagai cahaya yang memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan sesungguhnya kamu benar-benar menyeru mereka kepada jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Mu&#39;minuun&#39; 23:73)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Asy-Syuura&#39; 42:52)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Begitu juga dengan umat yang mengikutinya dan berpegang teguh pada ajaran Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:175)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi kesimpulannya, &lt;i&gt;sirathal mustaqiim&lt;/i&gt; atau jalan yang lurus adalah ajaran semua Nabi dan orang yang mengikuti mereka juga berada pada jalan yang lurus. Dengan begitu, mengakui Nabi Isa mengajarkan jalan yang lurus bukan berarti menuhankan Nabi Isa, melainkan bertauhid dan menyembah hanya kepada Allah sebagai esensi jalan lurus tersebut sebagaimana ajaran Nabi Isa dan nabi lainnya. Allah adalah tujuan, bukan jalan, dan cara untuk sampai kepada-Nya yaitu mengikuti jalan lurus yang diajarkan setiap nabi. Dimana pokok ajaran dan inti ketentuan para nabi tersebut telah disempurnakan dalam Islam yang dibawah oleh Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi untuk semua bangsa. Islam lah jalan yang lurus itu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Soal klaim lainnya, sering kali Kristiani juga mempermasalahkan kalimat bahwa Nabi Isa memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Maksud dari hal tersebut adalah Nabi Isa menceritakan perihal kiamat kepada umatnya, yang lain memaknai bahwa Nabi Isa merupakan pertanda kiamat terjadi dengan diutusnya beliau diakhir zaman. Sedangkan kapan waktu kiamat tersebut terjadi hanya Allah saja yang tahu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: &quot;Bilakah terjadinya?&quot; Katakanlah: &quot;Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.&quot; Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: &quot;Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-A&#39;raaf&#39; 7:187)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Semua Nabi memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kepada umatnya, begitu juga dengan Nabi Muhammad dimana dalam banyak Hadits beliau menceritakan tanda-tanda dan perihal yang terjadi sewaktu kiamat tiba. Tapi, pengetahuan tentang kapan hari kiamat terjadi hanya Allah yang tahu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Segungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Thaahaa&#39; 20:15)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Lebih jauh, dalam Bible sendiri Yesus mengaku tidak mengetahui kapan hari kiamat tiba.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Markus 13:32 &lt;i&gt;Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang  tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa  saja.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam Bible Yesus pun hanya menceritakan peristiwa apa saja yang terjadi sewaktu kiamat, tapi tentang kapan kiamat tersebut tiba Yesus mengaku dia tidak mengetahuinya, melainkan Bapa saja. Bagaimana mungkin Kristen mau mempertahankan asumsi bahwa dalam Al-Qur&#39;an Nabi Isa mengetahui hari kiamat sedang dalam Bible-nya sendiri Yesus mengakui secara jujur dia tidak memiliki pengetahuan tentang kapan waktunya kiamat terjadi?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;3. Isa adalah roh Allah dan kalimat-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;... Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya ...&quot; (QS. An-Nisaa&#39; 4:171)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Mari kita lihat keseluruhan isi ayat tersebut yang dipotong-potong oleh Kristiani.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: &quot;(Tuhan itu) tiga&quot;, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:171)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sebenarnya kandungan ayat tersebut telah membantah banyak dogma umum dalam iman Kristen. Mulai dari menuhankan Nabi Isa, mengatakan Allah mempunyai anak, dan Tritunggal semuanya dibantah dalam ayat diatas. Al-Masih Isa putera Maryam itu adalah utusan Allah, bukan anak Allah, bukan reinkarnasi Allah. Perihal Nabi Isa adalah roh Allah, Kristiani berpikir bahwa apa yang dimaksud roh Allah dalam Al-Qur&#39;an adalah Allah itu sendiri, keyakinan ini merupakan dogma Kristiani bahwa Allah berwujud roh. Padahal jelas dalam Al-Qur&#39;an, wujud Allah bukanlah roh. Dzat Allah tidak serupa dengan apapun makhluk-Nya begitu juga dengan roh karena roh merupakan makhluk atau ciptaan. Dalam Al-Qur&#39;an, semua manusia memiliki roh Allah dalam arti roh ciptaan Allah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: &quot;Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Shaad&#39; 38:71-72)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dari ayat diatas dapat dimengerti bahwa apa yang dimaksud roh Allah dalam Al-Qur&#39;an bukanlah Allah itu sendiri, melainkan ciptaan-Nya sehingga Dia dapat memberikan roh-Nya kepada siapa saja makhluk ciptaan-Nya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Soal penciptaan Nabi Isa yang dari kalimat Allah, maksudnya Allah menciptakan Nabi Isa dengan kalimat &quot;&lt;i&gt;kun&lt;/i&gt;&quot; (jadilah) tanpa perantara seorang ayah, sama seperti Nabi Adam yang diciptakan dengan kalimat &quot;&lt;i&gt;kun&lt;/i&gt;&quot; tanpa perantara kedua orang tua. Al-Qur&#39;an telah menjelaskannya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: &quot;Jadilah&quot; (seorang manusia), maka jadilah dia.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:59)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi, keistimewaan penciptaan Nabi Isa sama halnya dengan kejadian Nabi Adam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;4. Isa lahir, wafat, dan bangkit kembali&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:33)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Ayat ini sering digunakan Kristiani untuk mendukung dogma mereka soal penyaliban, padahal ayat ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan penyaliban. Perlu diketahui bahwa semua manusia mengalami fase seperti ini, yaitu manusia dilahirkan, meninggal, dan akan dibangkitkan kembali saat hari penghakiman, begitu juga dengan Nabi Isa maupun nabi lainnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak, dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa, dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Maryam&#39; 13:12-15)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Ayat diatas berbicara mengenai Nabi Yahya. Dikatakan dalam ayat tersebut &quot;&lt;i&gt;Kesejahteraan atas dirinya (Nabi Yahya) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.&lt;/i&gt;&quot;, yang sebenarnya merupakan shalawat keselamatan dari Allah buat beliau. Jika mengikuti asumsi Kristiani, apakah Nabi Yahya juga lahir, meninggal diatas kayu salib, kemudian bangkit pada hari ketiga sebagaimana mereka memandang ayat yang membicarakan Nabi Isa?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Allah berfirman: &quot;Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-A&#39;raaf&#39; 7:25)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jelas sekali kesesatan Kristiani yang tidak mengetahui Al-Qur&#39;an dilandasi pemaksaan terhadap dogma yang mereka anut sehingga menafsirkan ayat secara sembrono dan asal-asalan diluar pengetahuan. Bantahan terhadap penyaliban bahwa Nabi Isa selamat dari kematian salib telah dijelaskan dalam Al-Qur&#39;an melalui &lt;b&gt;QS. An-Nisaa&#39; 4:157&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;5. Isa anak laki-laki suci&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Ia (jibril) berkata: &quot;Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:19)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Pada dasarnya semua Nabi itu suci. Sedang dalam konteks ayat ini, maksudnya Maryam akan mengandung seorang bayi suci yang bebas dari perzinahan. Ayat ini memiliki keterkaitan dengan penolakan terhadap tuduhan kaum Yahudi bahwa Maryam berzina sehingga lahir Nabi Isa.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Selain itu diterangkan dalam Hadits bahwa setiap bayi yang baru lahir sejatinya dalam keadaan suci.&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi  (penyembah api dan berhala).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Bukhari)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Semua bayi yang baru lahir itu suci, tidak ada yang terkena dosa waris.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;6. Isa membawa mukjizat dan harus ditaati&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.&quot; (QS. Ali-Imran&#39; 3:50)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Dalam ayat diatas telah diterangkan bahwa Nabi Isa membawa tanda atau mukjizat dari Tuhan, yaitu Allah. Jadi semua mukjizatnya terjadi atas izin Allah semata. Setiap Nabi dan Rasul harus ditaati sebagai penunjuk jalan, tapi kita diharuskan bertakwa hanya kepada Allah sebagai pemilik jalan itu. Semua Nabi dalam Al-Qur&#39;an mengajarkan demikian.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Asy-Syu&#39;araa&#39; 26:161-163)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Nuh berkata: &quot;Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Nuh&#39; 71:2)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:59)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Soal apa yang harus ditaati, sudah dijelaskan pada ayat selanjutnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:50-51)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sudah cukup untuk membantah klaim pembenaran Kristiani. Bertakwalah hanya kepada Allah, dan taatilah ajaran Rasul-Nya, yaitu menyembah dan beribadah hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;7. Isa diperkuat ruhul qudus&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: &quot;Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus...&quot; (QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:110)&lt;br&gt;
&quot;... Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus...&quot; (QS. Al-Baqarah&#39; 2:253)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Ayat diatas mengatakan bahwa Allah lah yang menguatkan Nabi Isa dengan Ruhul Qudus, sehingga kekuatan dan mukjizat bukan milik Nabi Isa sendiri, melainkan atas izin Allah. Tanpa izin Allah, tentu Nabi Isa tidak akan diperkuat Ruhul Qudus dan tidak dapat bermukjizat apa-apa.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sedang maksud dari diperkuat Ruhul Qudus, maksudnya kelahiran Nabi Isa adalah kejadian diluar penalaran manusia yaitu tanpa ayah, melainkan melalui tiupan Ruhul Qudus kepada diri Maryam. Hal ini termasuk mukjizat Nabi Isa. Ruhul Qudus adalah Malaikat Jibril seperti disebutkan dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Katakanlah: &quot;Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nahl&#39; 16:102)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Nabi Isa diperkuat Malaikat Jibril yang merupakan utusan Allah atas izin Allah pula, sehingga keistimewaan ini sama sekali tidak menunjukkan Nabi Isa memiliki sifat ketuhanan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;8. Isa mengatakan perkataan yang benar&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:34)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Sungguh, tidak ada seorang Muslim pun yang menampik bahwa Nabi Isa mengatakan perkataan yang benar. Muslim mengakui bahwa Nabi Isa adalah utusan atau rasul Allah bagi bani Israel, messias bagi bani Israel, tanda kekuasaan bagi bani Israel. Nabi Isa mengajarkan menyembah hanya kepada Allah seperti yang diterangkan dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:50-51)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam kebenaran sabdanya, Nabi Isa juga menubuatkan Nabi akhir zaman setelah dirinya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: &quot;Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).&quot; Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: &quot;Ini adalah sihir yang nyata.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaff&#39; 61:6)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi tidak ada umat Muslim yang membantah Nabi Isa mengatakan perkataan yang benar sebagaimana nabi yang lain sudah pasti mengatakan perkataan yang benar.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;9. Roh Allah menjelma menjadi manusia&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:17)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Cara-cara dusta dengan bentuk pemelintiran ayat adalah hal biasa bagi Kristen, salah  satunya pada ayat ini. Berikut kutipan lengkap dari konteks ayat tersebut.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;T-QS. Maryam&#39; 19:16-19&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
16. &lt;i&gt;Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
17. &lt;i&gt;maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
18. &lt;i&gt;Maryam berkata: &quot;Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
19. &lt;i&gt;Ia (jibril) berkata: &quot;Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.&quot;&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sudah jelas lampiran ayat diatas menunjukkan yang dimaksud roh Kami atau roh Allah yang diutus menjadi manusia sama sekali bukan tertuju pada Nabi Isa, melainkan kepada Malaikat yaitu Malaikat Jibril a.s. Nabi Isa sendiri belum lahir bahkan belum ada dirahim Maryam saat konteks peristiwa ayat tersebut.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Kristiani terlalu bernafsu menuding bahwa roh Allah berarti Allah itu sendiri, sehingga menurut mereka setiap ayat yang mengatakan roh Allah atau roh Kami, mestilah merujuk kepada Nabi Isa sebagai pendukungan terhadap dogma sesat Kristen. Padahal jelas konteks dari ayat diatas telah membantah asumsi Kristen dengan menunjukkan bahwa roh Allah juga dapat berupa Malaikat yang diutus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekali lagi, wujud Allah bukanlah roh. Dzat Allah tidak serupa dengan apapun makhluknya termasuk roh karena roh merupakan ciptaan. Setiap makhluk mempunyai roh Allah dalam arti roh ciptaan Allah. Jadi, saat Allah berfirman bahwa Dia mengutus roh-Nya, berarti Dia mengutus utusan-Nya seperti Malaikat Jibril a.s dalam ayat diatas, bukan mengutus diri-Nya sendiri. (Bible sendiri tidak memiliki keterangan spesifik mengenai asumsi Kristen ini. Silahkan ikuti Topic Discuss &lt;b&gt;۞ KRISTOLOGI ۞&lt;/b&gt; bertema &quot;&lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/KRISTOLOGI/posts/277036582317950&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Wujud Tuhan Allah Dalam Bible&lt;/a&gt;&quot;)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kristiani sering mencari pembenaran diri perihal doktrin dan dogma mereka dalam Al-Qur&#39;an, padahal Al-Qur&#39;an jelas bukan kitab yang cocok untuk mereka melakukan klaim kesesatan. Pasalnya Al-Qur&#39;an secara terang-terangan menyatakan kekeliruan ajaran mereka sendiri. Apalagi yang mereka lakukan hanyalah memilintir sebagian ayat lantas mengabaikan ayat lainnya tanpa menggunakan ilmu penafsiran yang pasti. Apakah mereka merasa sebagai ahli tafsir Al-Qur&#39;an? Jika demikian mengapa mereka tidak pernah menyinggung ayat semacam ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(T-QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:19)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: &quot;Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani.&quot; Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: &quot;Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Baqarah&#39; 2:111)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mengapa Kristiani tidak pernah menyinggung firman Allah yang berkata demikian? Bukankah menurut Kristiani yang mencari pembenaran diri tersebut merasa Al-Qur&#39;an mendukung dogma mereka? Dengan hanya bermodal kemampuan memotong ayat dan mengabaikan ayat lainnya lantas menafsirkan tanpa pemahaman yang obyektif, bukankah itu merupakan bentuk penyesatan terhadap diri mereka sendiri?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jika umat Muslim memberikan argumen soal ketidaktuhanan Yesus dengan menggunakan referensi dari Bible, hal itu beralasan karena dalam Bible memang nihil ayat yang mendukung doktrin ketuhanan Yesus serta dogma Kekristenan selain dari surat Paulus yang menyesatkan. Apalagi dalam Al-Qur&#39;an jelas membicarakan soal kekafiran umat yang menuhankan Nabi Isa sehingga merupakan tanggung jawab umat Muslim dalam dakwah untuk menyampaikan kebenaran.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tapi lain halnya jika Kristiani mencari pembenaran lewat Al-Qur&#39;an yang jelas-jelas membantah setiap dogma mereka, terlebih yang mereka lakukan hanyalah pemaksaan asumsi terhadap ayat Al-Qur&#39;an dengan argumen tidak ilmiah dan tidak memiliki dasar fondasi kebenaran. Apakah mereka tidak berpikir bahwa apa yang mereka lakukan tersebut adalah hal yang memalukan? Dan sampai kapan mereka akan mempertahankan hal yang memalukan itu? Semoga mereka segera mendapat hidayah Allah. &lt;i&gt;Aamiin..&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;KLAIM HADITS&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Selain Al-Qur&#39;an, Kristiani juga sering mencari klaim pembenaran dalam Hadits yang merupakan sabda Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam. Padahal mereka sama sekali tidak mengerti perihal ilmu Hadits, kedudukan Hadits, bagaimana Hadits dapat dikatakan sahih (terbukti), dhoif (lemah), dan maudhu (palsu). Perkataan Rasulullah tidak terlepas dari Al-Qur&#39;an, dimana pribadi beliau digambarkan para sahabat sebagai Al-Qur&#39;an berjalan. Sehingga jika ada yang mengatakan Hadits mendukung dogma Kristen, sudah pasti asumsi sesat yang memalukan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;1. Isa roh Allah dan kalimat-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Isa itu Rohullah, Rasululullah, dan Kalimatullah.&quot; (Anas bin Malik hal 72)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Ini sudah dijawab diatas sehingga tidak perlu lagi penjelasan lebih lanjut. Kesimpulannya:&lt;br&gt;
1. Roh Allah bukan Allah atau wujud Allah itu sendiri.&lt;br&gt;
2. Allah dapat memberikan roh-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.&lt;br&gt;
3. Semua makhluk memiliki roh Allah dalam arti roh ciptaan-Nya.&lt;br&gt;
4. Kalimatullah berarti penciptaan dengan kalimat &quot;kun&quot; sebagaimana Nabi Adam.&lt;br&gt;
5. Nabi Isa hanya utusan seperti utusan lainnya, tidak lebih.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;2. Isa adalah Imam Mahdi&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra Maryam.&quot; (Hadits Ibnu Majah)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Entah apa maksud Kristiani menjadikan Hadits ini sebagai bahan klaim adanya otoritas keilahian dalam pribadi Nabi Isa, padahal mereka tidak tahu siapa itu Imam Mahdi sebenarnya. Perlu diketahui Imam Mahdi adalah pembela Islam akhir zaman. Imam Mahdi dengan jabatan mulianya, akan muncul pada akhir zaman membangunkan Islam dan meninggikannya diatas agama lain. Selain itu dalam bahasa Arab, istilah al-Mahdi atau Mahdi berarti orang yang mendapat petunjuk. Petunjuk yang dimaksud adalah petunjuk dari Allah, yaitu sama dengan petunjuk yang pernah diterima oleh keempat orang Khalifah Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam terdahulu. Petunjuk tersebut adalah petunjuk untuk membawa seluruh manusia kepada jalan Allah, kepada ajaran Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Terlepas dari perbedaan pendapat siapa Imam Mahdi sesungguhnya, apakah  Nabi Isa atau oknum lain, yang jelas Imam Mahdi hanya seorang hamba Allah bahkan seorang Muslim dan tidak ada yang perlu Kristiani banggakan mengenai Imam Mahdi jika dia adalah Nabi Isa. (Penjelasan selengkapnya  mengenai Imam Mahdi: &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi&lt;/a&gt;)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;3. Nafas Muhammad ditangan Isa&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Mutiara Hadits 2002 jilid III no.152&lt;br&gt;
Muhammad Berkata: Nafsihi bi yadihi Isabnu Maryama&lt;br&gt;artinya: Nafasku ada di tangan Isa Putera Maryam
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Tanpa perlu penjelasan lebar lagi sudah dapat dideteksi Hadits diatas adalah Hadits maudhu (palsu). Hadits diatas tidak jelas siapa perawinya dan tidak ada sanadnya, juga tidak terdapat dalam kitab Bukhari dan Muslim. Dan tidak ada dalam sumber Islam perawi Hadits bernama &quot;Mutiara&quot;. Berikut 7 daftar ulama periwayat Hadits yang umum diketahui: &lt;b&gt;Imam Bukhari&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Muslim&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Abu Daud&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Turmudzi&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Ahmad&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Nasa&#39;i&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;Imam Ibnu Majah&lt;/b&gt;. Lebih konyol lagi, Hadits ini pun dicantumkan tahunnya, yaitu tahun 2002. Mana ada Hadits diciptakan 1400 tahun setelah kematian Nabi Muhammad?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Agaknya Kristiani terlalu bodoh menisbahkan kalimat ini sebagai perkataan Nabi Muhammad. Jika mereka pintar, seharusnya mereka tidak menamakan Hadits ini dengan judul &quot;Mutiara Hadits&quot; yang tidak dikenal siapapun, melainkan dengan nama perawi yang lebih umum. Contohnya &quot;Hadits Bukhari 2002 jilid III no.152&quot;, walaupun dusta mereka akan langsung terbongkar karena jelas Hadits dari Imam Bukhari tidak ditulis tahun 2002 dan tidak ada dalam kitab Hadits tersebut tercantum kalimat ini sebagai Hadits dhoi&#39;f maupun maudhu, itu lebih baik bagi Kristiani dari pada melakukan hal yang memalukan. Bukankah cara-cara dusta sudah biasa dilakukan kalangan Kristiani? Kecuali kalau mereka mengatakan bahwa cara memalukan pun sudah biasa dilakukan, terserah saja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Perkataan Nabi Muhammad tidak pernah terlepas dari Al-Qur&#39;an, sehingga jika ada Hadits yang bertentangan dengan Al-Qur&#39;an, sudah dipastikan palsu. Al-Qur&#39;an adalah rujukan pertama dalam mengenali Hadits. Hanya dalam Kekuasaan Allah lah kehidupan dan nyawa setiap makhluk.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;4. Muhammad meminta dipertemukan Teman Yang Maha Tinggi&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi&quot; (Hadits Shahih Bukhari 1574)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Hadits diatas adalah pelintiran, berikut Hadits yang lebih menjelaskan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
44.450/4104. Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Muhammad Telah menceritakan kepada kami Abdullah, Yunus berkata; Az Zuhri berkata; Telah mengabarkan kepadaku Sa’id bin Al Musayyab -di antara orang-orang yang berilmu-, bahwa Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata; &quot;&lt;i&gt;Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada dalam keadaan sehat wal afiat, beliau pernah bersabda: ‘Sesungguhnya seorang nabi tidaklah diwafatkan hingga diperlihatkan kepadanya tempatnya di surga lalu ia dipersilahkan untuk memilih.’ Aisyah berkata; Ketika malaikat pencabut nyawa datang kepada Rasulullah, sementara kepala beliau berada di pangkuan saya, maka Rasulullah pingsan beberapa saat. Tak lama kemudian ia sadar kembali. Setelah itu, beliau menatap pandangannya ke atas sambil mengucapkan: Ya Allah, pertemukanlah aku dengan kekasihku, Allah Yang Maha Tinggi! ‘ Aisyah berkata; Dengan demikian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memilih untuk hidup Iebih lama lagi bersama kami. Aisyah pernah berkata; Saya teringat ucapan yang pernah beliau sampaikan kepada kami ketika beliau masih sehat; Itulah kata-kata terakhir yang pernah beliau ucapkan, yaitu: ‘Ya Allah, pertemukanlah aku dengan kekasihku, Yang Maha Tinggi.’&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Bukhari)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Rasulullah meminta dipertemukan dengan kekasihnya, ada yang mengatakan para sahabatnya ataupun Muslim yang senantiasa mengamalkan sunnahnya. Sedang frasa &quot;Yang Maha Tinggi&quot; merujuk kepada Allah. Ini hanya kesalahan persepsi dalam membaca karena adanya faktor penyelewengan teks yang sengaja dilakukan oleh kalangan Kristiani sehingga seakan Rasulullah meminta bertemu dengan sosok yang dikatakan &quot;Teman Yang Maha Tinggi&quot;. Sifat Maha hanya dimiliki oleh Allah, sedang Allah tidak boleh disamakan dengan makhluk-Nya. Tidak boleh manusia menyebut Allah sebagai teman dimana definisi teman adalah orang yang kita kenal sehingga terjalin hubungan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Allah bisa saja menganggap kita manusia sebagai teman-Nya atau frasa yang lain dimana Allah menyebut nabi-Nabi yang diutus-Nya sebagai kekasih-Nya yang menunjukkan kedekatan-Nya terhadap manusia yang beriman. Tapi tentu kita selaku manusia tidak boleh mengklaim diri sebagai teman Allah, kekasih Allah dan lainnya, kita hanya diperuntukkan merendahkan diri dihadapan Allah sebagai seorang hamba Allah atau makhluk ciptaan-Nya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Penafsiran lain mengatakan bahwa kata Arab dalam Hadits tersebut adalah &quot;&lt;i&gt;rafaka&lt;/i&gt;&quot; yang bisa berarti &quot;teman&quot;, namun bisa pula berarti &quot;bermanfaat&quot; atau &quot;penolong&quot;. Sehingga jika diletakkan dalam pengertian Hadits diatas, berarti makna Hadits tersebut adalah Rasulullah meminta dihubungkan dengan Sang Pemberi Manfaat atau Pertolongan, yaitu Allah sendiri.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Yang jelas Kristiani tidak mempunyai dasar dengan mengatakatan bahwa teman yang dimaksud tersebut adalah Nabi Isa sedang dalam Hadits lain dikatakan semua Nabi itu bersaudara. Singkatnya, tidak ada dasarnya Nabi Muhammad harus menyinggung Nabi Isa menjelang wafatnya. Justru dalam banyak Hadits dikatakan Nabi Muhammad menyebut umatnya berulang kali sebelum wafat yang menunjukkan kecintaan beliau terhadap umat Muslimun.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;5. Isa turun menjadi hakim yang adil&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil.&quot; (Hadits Muslim No. 127)
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Hakim yang dimaksud dalam Hadits ini tidak sama dengan penghakiman Allah terhadap manusia di padang mahsyar kelak. Maksud dari menjadi hakim yang adil berarti menjadi penengah yang adil, menciptakan iklim keadilan antara umat manusia. Menetapkan hukum dengan adil merupakan perintah Allah kepada semua manusia.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:58)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seperti halnya hakim dalam pengadilan, jika dia menetapkan hukum dengan adil, berarti dia hakim yang adil. Manusia yang menetapkan hukum dengan adil adalah hakim yang adil, sedangkan Allah adalah Hakim Yang Seadil-adilnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. At-Tiin&#39; 95:8)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Hanya Allah yang menghakimi dan menetapkan keputusan atas kehidupan manusia diakhirat kelak. 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tidak sampai memelintir ayat Al-Qur&#39;an, Kristiani juga hobby memelintir Hadits demi mendukung dogma keselamatan palsu yang mereka anut, contohnya pada Hadits ini. Hadits diatas sebenarnya masih memiliki lanjutan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam Bersabda: &quot;&lt;i&gt;Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkannya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi bersedia menerima pemberian.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Shahih Muslim)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi berdasarkan Hadits diatas, seandainya benar bahwa dipenghujung kiamat nanti Nabi Isa akan kembali ke bumi, tugasnya adalah untuk menghancurkan salib, dalam pengertian menghancurkan dogma kekristenan serta menyangkal penyembahan Kristiani terhadapnya. Bible sendiri mencatat peristiwa ini sebagai nubuat Yesus (Matius 7:21-23). Intinya jika Nabi Isa turun ke bumi, dia akan menjadi musuh dogma Kekristenan sehingga ini bukan hal yang patut dibanggakan oleh Kristiani. Dalam Hadits lain lebih dijelaskan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam Bersabda:&lt;br&gt;
اْلأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ وَأَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ِلأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلاً مَرْبُوعًا إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ مُمَصَّرَانِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَدْعُو النَّاسَ إِلَى اْلإِسْلاَمِ فَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمِلَلَ كُلَّهَا إِلاَّ اْلإِسْلَامَ وَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ وَتَقَعُ اْلأَمَنَةُ عَلَى اْلأَرْضِ حَتَّى تَرْتَعَ اْلأُسُودُ مَعَ اْلإِبِلِ وَالنِّمَارُ مَعَ الْبَقَرِ وَالذِّئَابُ مَعَ الْغَنَمِ وَيَلْعَبَ الصِّبْيَانُ بِالْحَيَّاتِ لاَ تَضُرُّهُمْ فَيَمْكُثُ أَرْبَعِينَ سَنَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ. (رواه أحمد وصححه ابن شاكر)&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Para Nabi adalah seperti saudara sebapak, ibu mereka berbeda tapi agama mereka satu. Sesungguhnya akulah yang paling berhak dengan Isa Ibnu Maryam karena tidak ada antaraku dan dia seorang nabi pun. Sungguh dia akan turun, maka jika kalian melihatnya kenalilah dia! Dia adalah seorang yang berkulit antara merah dan putih dalam keadaan berpakaian dua kain yang bercelup ja’faran, rambut-nya seperti meneteskan air padahal tidak basah. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi, menggugurkan jizyah, dan mengajak manusia kepada agama Islam. Allah binasakan pada zaman-nya seluruh agama-agama selain Islam. Allah binasakan juga Dajjal. Maka terjadilah keamanan di muka bumi hingga singa bersama dengan unta, macan dengan sapi, dan serigala dengan domba, serta anak-anak kecil bermain dengan ular dengan tidak memberikan bahaya sedikit pun kepada mereka. Demikianlah berlangsung selama empat puluh tahun, kemudian beliau meninggal dan dishalatkan oleh kaum Muslimin.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi pada akhir zaman nanti, Nabi Isa akan turun sebagai seorang Muslim dengan misi menegakkan ajaran Islam, bahkan akan wafat dan dishalatkan oleh kaum Muslimin. &lt;i&gt;Wallahu&#39;alam Bish shawab..&lt;/i&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Demikian beberapa jawaban singkat yang kami paparkan atas berbagai klaim kosong yang penuh tipuan dari kalangan Kristiani dalam memperkuat dogma palsu mereka yang akan tetap rapuh. Berbagai cara ditempuh Kristiani dalam rangka menjadikan manusia khususnya umat Islam mau mengimani kepercayaan mereka yang tidak berdiri dalam kebenaran Tuhan, walaupun dengan cara licik dan memalukan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Liciknya Kristiani begitu bernafsu memilintir dan memutar balikkan makna ayat Al-Qur&#39;an dan Hadits sehingga menurut mereka dapat sejalan dengan pemikiran Gereja. Memalukannya kembali dalam sikap kelicikan tadi, ayat-ayat Al-Qur&#39;an dan Hadits yang jelas tidak mendukung dogma yang mereka anut dipelintir sedemikian rupa dengan argumen tidak mendukung, dan tetap saja hasilnya nihil, dogma mereka tetap tidak terbukti kebenarannya. Justru pembenaran diri yang Kristiani lakukan menunjukkan keputusasaan mereka terhadap sumber Kekristenan mereka sendiri yang juga tidak mendukung soal ketuhanan Yesus.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Meskipun demikian, kita seharusnya kasihan terhadap kaum Kristiani atas cahaya kebenaran yang belum masuk ke dalam hati dan pikiran mereka, karena klaim mereka itu sama sekali tidak merugikan siapapun kecuali diri mereka sendiri, hanya menambah kesesatan mereka sehingga makin jauh dari kebenaran sejati. Semoga kita yang telah diberikan nikmat Keislaman dapat terus merasakan kenikmatan tersebut sampai ajal menjemput, dan semoga Kristiani yang masih mempertahankan jalannya yang salah segera bertaubat dan memperoleh hidayah Allah. &lt;i&gt;Aamiin..&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
*****
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Salam Bagi Kaum Yang Mengikuti Petunjuk&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;SUMBER:&lt;/b&gt; &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/notes/%DB%9E-kristologi-%DB%9E/answering-christianity-menjawab-klaim-ketuhanan-isa-dalam-al-quran-dan-hadits/338372406184367&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;۞ KRISTOLOGI ۞&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/2599406317235666442/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/03/menjawab-klaim-ketuhanan-isa-dalam-al.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/2599406317235666442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/2599406317235666442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/03/menjawab-klaim-ketuhanan-isa-dalam-al.html' title='Menjawab Klaim Ketuhanan Isa Dalam Al-Qur&#39;an Dan Hadits'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-4866387204597231866</id><published>2014-02-20T18:39:00.000+08:00</published><updated>2014-03-13T23:28:55.728+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hoax Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesaksian Palsu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mukjizat Dusta"/><title type='text'>Seorang Pelacur Membongkar Kesaksian Palsu Penyembuhan Atas Nama Yesus</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA1MuIG1eMJxCgvLw_vrU2Hq0BrkRe6v3zvZ6Ome46jo12-IwitFPwsHV8R7NtKUXLV3Uv1oSYAyGomw2utpFdtBAJjmsxnobWXjzhkh7UU0KfsxZnDjZWLSpjg3zeQ8E0CTLtgG7WR2I/s0/Esther+Mwende+-+Penyembuhan+Yesus.JPG&quot; alt=&quot;Esther Mwende, Penyembuhan Yesus, Mukjizat Palsu&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;270&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/p&gt;
Kebohongan pendeta &lt;b&gt;Michael Njoroge&lt;/b&gt; dari Gereja &#39;&lt;i&gt;Fire Ministries&lt;/i&gt;&#39; Kenya, yang sering melakukan aksi penyembuhan dihadapan publik dan menampilkan saksi sosok orang yang mengaku disembuhkan itu, akhirnya terkuak. Permainan tersebut terbongkar setelah adanya pengaduan dari pelacur yang telah disewa menuntut kepada pendeta karena kontrak sewanya tidak dibayar. Para pelacur mengaku bahwa mereka telah disewa untuk memberikan kesaksian palsu kalau dirinya telah disembuhkan dan menerima mukjizat setelah di doakan pendeta atas nama Yesus.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Salah seorang pelacur bernama &lt;b&gt;Esther Mwende&lt;/b&gt;, telah membongkar kesaksian palsu penyembuhan atas nama Yesus yang sering dibawa-bawa oleh para pendeta. Sang pendeta memintanya untuk berperan sebagai seorang wanita dengan mulut bengkok dan kemudian harus datang pada hari Minggu berikutnya untuk bersaksi bahwa dia telah disembuhkan melalui doa dari pendeta, dan pelacur tersebut memenuhinya. Esther Mwende mengatakan, ia bertemu pendeta Michael Njoroge di Embakasi Fire Ministries yang mendekatinya sebagai seorang pelanggan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dalam misi yang dilakukan, pendeta mengunyah buah &quot;terlarang&quot; dan kemudian memulai sebuah ritual untuk menipu para pengikut dan jemaatnya. Istri Michael, &lt;b&gt;Esther Kagure&lt;/b&gt; membenarkan apa yang disampaikan pelacur tersebut, ia menegaskan bahwa pernyataan itu benar karena dia mengenal betul pribadi sang pendeta dan aksinya selama ini. Esther mengaku bahwa ketika mereka bersama-sama, pendeta menggunakan banyak orang sebagai aktor untuk mengklaim kalau mereka telah sembuh dari HIV/AIDS dan penyakit lainnya, kemudian membayarnya.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihr2p45l-sZgYQE5FkXIvksRDvKJYGO1sFo9XMDNyOVafrP73XJCi64KpQAcjCzrlbJ4F52dEiLCVQaA6uavC64lMFUOau5HJPzs1ekL3r7gHZXsWp0ZlsesKDkH6Z4oidoI1iNo2WJhg/s0/Esther+Mwende+-+Kesaksian+Palsu.JPG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihr2p45l-sZgYQE5FkXIvksRDvKJYGO1sFo9XMDNyOVafrP73XJCi64KpQAcjCzrlbJ4F52dEiLCVQaA6uavC64lMFUOau5HJPzs1ekL3r7gHZXsWp0ZlsesKDkH6Z4oidoI1iNo2WJhg/s0/Esther+Mwende+-+Kesaksian+Palsu.JPG&quot; alt=&quot;Esther Mwende, Penyembuhan Yesus, Mukjizat Palsu&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; height=&quot;250&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGTHz-4nd-h5DuZ002JVNvPicPLkOHXCgz6UTSaPdwx-Ovud0K0COm5ASxPhqwkdMY-uCKcbopPwENHZTvCR6Ha5lqrmHLM14jZL3ShUEt2MSXsKc-GIJwWXIOorvk0J0JMyM0CP3_3V0/s0/Penyembuhan+Palsu+Nama+Yesus.JPG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGTHz-4nd-h5DuZ002JVNvPicPLkOHXCgz6UTSaPdwx-Ovud0K0COm5ASxPhqwkdMY-uCKcbopPwENHZTvCR6Ha5lqrmHLM14jZL3ShUEt2MSXsKc-GIJwWXIOorvk0J0JMyM0CP3_3V0/s0/Penyembuhan+Palsu+Nama+Yesus.JPG&quot; alt=&quot;Esther Mwende, Michael Njoroge, Penyembuhan Yesus&quot; height=&quot;250&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Terkait pengungkapan masalah ini, Esther Mwende telah mendapatkan ancaman dari orang yang tidak dikenal. Dua wartawan yang meliput hal tersebut di sebuah media dimana mengungkap perilaku pendeta selama ini yang menggunakan cara tidak bermoral dalam mengelabui para jemaat untuk membuat mereka tertarik dan terkesan dengan Gereja, juga tidak luput dari ancaman pendeta Michael Njoroge. Gereja juga melakukan pengamanan ketat, beberapa pengunjung muda diperiksa saat memasuki gereja dan melarang setiap orang yang membawa kamera.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kenya selama beberapa tahun terakhir mengalami ledakan pendirian sejumlah gereja baru, seiring dengan kekhawatiran masyarakat bahwa tokoh gereja semacam pendeta dan penginjil menggunakan gereja untuk memperkaya diri mereka sendiri dan mengambil keuntungan dari orang Kristen yang memang mudah tertipu.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dengan kemudahan penggunaan ponsel untuk melakukan transfer uang, para televangelis dan pendeta lainnya sering kali menampilkan nomor telpon untuk meminta dan mengumpulkan uang dari orang yang percaya dengan mengatakan bahwa itu akan digunakan untuk proyek-proyek gereja dan penyebaran kesaksian dalam memastikan lebih banyak lagi orang yang mendapatkan mukjizat.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tapi pada konferensi pers yang diadakan di Nairobi, seperti yang dikisahkan &lt;i&gt;Kenya Daily Post&lt;/i&gt;, Jaksa Agung &lt;b&gt;Githu Muigai&lt;/b&gt; telah menyatakan keprihatinan di NTV yang menyoroti berita tentang seorang pendeta di Kota Cabanas dimana menggunakan pelacur untuk mengelabui orang-orang Kristen yang tidak tahu.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFSEZmSXin_i2o12QShiPGfxCZGFxeWG1poVHS5R7wYnCvDSHp5Fsw6EOzWj4ugjuE6LMzOCcAoIMbm0EIDXIMyQACwuso_aZp2-73b93pF1m2fToMhgKQdOMO5OzBFZ0EgK9C6ORSqlE/s0/Pendeta+Michael+Njoroge.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFSEZmSXin_i2o12QShiPGfxCZGFxeWG1poVHS5R7wYnCvDSHp5Fsw6EOzWj4ugjuE6LMzOCcAoIMbm0EIDXIMyQACwuso_aZp2-73b93pF1m2fToMhgKQdOMO5OzBFZ0EgK9C6ORSqlE/s0/Pendeta+Michael+Njoroge.PNG&quot; alt=&quot;Pendeta KKR, Michael Njoroge, Gereja Fire Ministries&quot; height=&quot;280&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa pendeta Michael Njoroge dapat ditangkap dan diseret ke pengadilan jika masyarakat publik mengajukan keluhan dan memberikan cukup bukti kepada hakim yang dapat memberatkan kasus pendeta. Muigai lebih lanjut menambahkan bahwa gereja di mana pendeta beroperasi juga dapat diblacklist atau dibatalkan lisensi operasi mereka oleh pemerintah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Saking menariknya kasus ini, banyak rumor yang beredar kalau Esther Mwende, pelacur sewaan pendeta Michael Njoroge dalam mengarang kesaksian palsu itu, telah mati terbunuh. Dikatakan dalam media sosial banyak orang mendiskusikan dan membicarakan mengenai pembunuhan secara brutal kepada Mwende sehubungan dengan perannya mengungkap aksi &quot;suci&quot; pendeta Njoroge. Namun beberapa media sudah ada yang mengkonfirmasi kalau Esther Mwende masih hidup dan beberapa wartawan mengatakan telah berkomunikasi dengannya via Twitter.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Video&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;center&gt;&lt;iframe width=&quot;500&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/df9170BjGW4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Referensi&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
http://www.jambonewspot.com/pastor-michael-njoroge-can-be-arrested-say-ag-githu-muigai/&lt;br&gt;
http://thenet.ng/2013/07/esther-mwende-of-pastor-njoroge-scandal-is-not-dead/&lt;br&gt;
http://www.kenyan-post.com/2013/07/esther-mwende-of-pastor-njoroge-fame-is.html&lt;br&gt;
http://www.africanseer.com/news/297339-esther-mwende-of-pastor-njoroge-fame-is-not-dead-ktn-s-mohammed-ali.html&lt;br&gt;
http://hotsecretz.blogspot.com/2012/07/the-esther-mwendefake-miracle-pastor-in.html
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Aksi-aksi para pendeta lain dalam penyembuhan atas nama Yesus dan pengadaan mukjizat di berbagai acara TV maupun lapangan KKR yang sering disiarkan secara live, kurang lebih sama dengan apa yang dilakukan pendeta Michael Njoroge. Apa yang selama ini Kristiani percayai sebagai mukjizat Tuhan terhadap jemaat-Nya, ternyata hanya bualan tokoh gereja semata dengan aktor yang bermain dibelakangnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Logikanya, jika para pendeta dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan kelumpuhan bermodal atas nama Yesus, maka tidak perlu ada rumah sakit di negara-negara mayoritas Kristen yang akan membuang biaya semata. Cukup diproduksi dan didatangkan banyak pendeta yang penuh &quot;hikmat&quot; itu. Tidak ada satupun pendeta yang dapat menyembuhkan penyakit dirinya, penyakit anaknya, maupun penyakit isterinya. Tanpa TV dan aktor, pendeta tidak bisa melakukan apa-apa. Masihkah orang harus percaya dengan mukjizat penyembuhan Gereja yang penuh tipu daya?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/4866387204597231866/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/02/seorang-pelacur-membongkar-kesaksian.html#comment-form' title='48 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/4866387204597231866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/4866387204597231866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/02/seorang-pelacur-membongkar-kesaksian.html' title='Seorang Pelacur Membongkar Kesaksian Palsu Penyembuhan Atas Nama Yesus'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA1MuIG1eMJxCgvLw_vrU2Hq0BrkRe6v3zvZ6Ome46jo12-IwitFPwsHV8R7NtKUXLV3Uv1oSYAyGomw2utpFdtBAJjmsxnobWXjzhkh7UU0KfsxZnDjZWLSpjg3zeQ8E0CTLtgG7WR2I/s72-c/Esther+Mwende+-+Penyembuhan+Yesus.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>48</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-8128315883278384376</id><published>2014-02-10T10:23:00.000+08:00</published><updated>2014-03-13T23:29:59.933+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Bohong"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hoax Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesaksian Palsu"/><title type='text'>Benarkah Ada Rombongan Jemaat Natal Selamat Sewaktu Tsunami Aceh 2004?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdZju22JNXOYAXWP_D5NMH9jYMBg-sdWnv3vSOunupfDyzsICDbPCFPbShTDeWx9Qc-mUyT3moq57rPSnlhIkEqfGbQZIUCOkdiWKEmR_CzFCST8qK8QITcnu0lMcwEuNGyEwKWIkN0HY/s0/Kesaksian+Tsunami+Aceh+2004.jpg&quot; Alt=&quot;Kesaksian Tsunami Aceh, Rahasia Besar Tsunami Aceh&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;270&quot; height=&quot;205&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/p&gt;
Pastinya anda tahu mengenai &lt;b&gt;Tsunami Samudra Hindia 2004&lt;/b&gt; atau yang umum dikenal di Indonesia dengan sebutan &lt;b&gt;Tsunami Aceh&lt;/b&gt;. Banyak orang tidak akan pernah melupakan bencana gempa bumi yang menghasilkan serangkaian tsunami khususnya di &lt;b&gt;Nanggroe Aceh Darussalam&lt;/b&gt; yang menelan ribuan jiwa. Dibalik bencana kemanusiaan yang seharusnya setiap manusia bersimpati atasnya, justru ada beberapa kalangan Kristen yang memanfaatkan momen itu untuk mengarang dan menyebarkan cerita palsu yang tidak memiliki dasar dan referensi bukti kebenaran.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Banyak blog Kristen mencantumkan artikel yang mengisahkan kesaksian adanya rombongan jemaat Natal yang selamat sewaktu tsunami di Aceh terjadi. Berikut kutipan lengkapnya:
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Rahasia Besar di Balik Tsunami Aceh 2004&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Rahasia Besar di Balik Tsunami Aceh 2004
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Bencana Raya Tsunami Aceh 2004 sudah lama berlalu, tapi tak seorangpun yang akan pernah melupakannya. Prahara itu setara dasyatnya dengan Bom Hiroshima dalam catatan sejarah bumi ini. Sampai kapanpun orang tidak akan pernah lupa pada Tsunami Aceh, dan seluruh umat manusia, keturunan demi keturunan, akan terus mengenangnya. Orang akan tetap mengingatnya sebagai bencana alam terbesar sepanjang zaman modern. Tak seorangpun yang akan lupa betapa stasiun-stasiun TV menayangkan video-video mengerikan: mayat-mayat manusia bergeletakan tak berarti di jalan-jalan, di trotoar, di lapangan, di selokan-selokan, tergantung di tiang listrik, di atas pohon dan tempat-tempat lain. Para reporter melaporkan langsung dengan berdiri di sekitar tumpukan mayat berserakan, bagai tumpukan ikan di pasar ikan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tapi adakah yang tahu rahasia besar di balik peristiwa dasyat itu? Sekaranglah saatnya rahasia itu diungkapkan secara luas, agar menjadi peringatan besar bagi dunia, sama seperti Bahtera Nuh menjadi peringatan akan bengisnya murka Allah atas manusia di jaman itu.
Berikut ini saya salin dari catatan harian saya dari tahun 2005 lalu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Tadi pagi saya mendengar cerita yang menggetarkan dari tante saya. Beliau adik perempuan ibu saya, yang baru tiba dari Pekan Baru-Riau beberapa hari lalu ke kota ini, untuk meninjau anaknya yang sekolah disini. Cerita itu terlalu mengguncangkan sampai saya merinding mendengarnya dan memutuskan untuk menulisnya disini. Beliau bercerita tentang sebuah peristiwa yang luput dari pers, yang menjadi awal dari bencana besar Tsunami Aceh 2004 lalu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tanggal 24 Desember 2004, sebuah jemaat gereja berjumlah kira-kira 400 jiwa di Meulaboh, Aceh Darussalam, sedang kumpul-kumpul di gedung gereja untuk persiapan Natal, tiba-tiba mereka didatangi segerombol besar massa berwajah beringas. Mereka adalah warga kota, tetua-tetua kota, aparatur pemerintah serta polisi syariat. Massa ini dengan marah mengultimatum orang-orang kristen itu untuk tidak merayakan Natal. Tetapi pendeta dan jemaat gereja itu mencoba membela diri, kurang lebih berkata: “Mengapa Pak? Kami kan hanya merayakan hari besar agama kami. Kami tidak berbuat rusuh atau kejahatan kok. Acara besok untuk memuji dan menyembah Tuhan kok, Pak. Yakinlah, kami tidak akan mengganggu siapapun.”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tetapi massa itu tidak menggubris dan kurang lebih berkata: “Sekali tidak boleh, ya tidak boleh! Ini negeri Islam! Kalian orang-orang kafir tidak boleh mengotori kota kami ini! Dengar, kalau kami membunuh kalian, tidak satupun yang akan membela kalian, kalian tahu itu!?”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tetapi orang-orang kristen itu tetap berusaha membujuk-bujuk massa itu. Lalu massa yang ganas itu memutuskan begini: “Kalian tidak boleh merayakan Natal di dalam kota. Kalau kalian merayakannya disini, kalian akan tahu sendiri akibatnya! Tapi kalau kalian tetap mau merayakan Natal, kalian kami ijinkan merayakannya di hutan di gunung sana!!”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Setelah mengultimatum demikian, massa itupun pergi. Lalu pendeta dan jemaat gereja itu berunding, menimbang-nimbang apakah sebaiknya membatalkan Natal saja, ataukah pergi ke hutan dan bernatal disana. Akhirnya mereka memilih pilihan kedua. Lalu berangkatlah mereka ke hutan, di daerah pegunungan. Di suatu tempat, mereka mulai membersihkan rumput dan belukar, mengikatkan terpal-terpal plastik ke pohon-pohon sebagai atap peneduh, lalu mulai menggelar tikar. Besoknya, 25 Desember 2004, jemaat gereja itu berbondong-bondong ke hutan untuk merayakan Natal. Perayaan Natal yang sungguh memilukan sekali. Mereka menangis meraung-raung kepada Tuhan, meminta pembelaanNya. Sebagian besar mereka memutuskan menginap di hutan malam itu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Lalu pagi-pagi buta sekali, ketika hari masih gelap, istri si pendeta terbangun dari tidur. Ia bermimpi aneh, membangunkan suaminya dan yang lain. Dalam mimpinya itu Yesus datang kepadanya, menghiburnya dengan berkata: “Kuatkanlah hatimu, hai anakKu. Jangan engkau menangis lagi. Bukan kalian yang diusir bangsa itu, tetapi Aku! Setiap bangsa yang mengusir Aku dan namaKu dari negeri mereka, tidak akan luput dari murkaKu yang menyala-nyala. Bangunlah dan pergilah ke kota, bawa semua saudaramu yang tertinggal disana ke tempat ini sekarang juga, karena Aku akan memukul negeri ini dengan tanganKu!”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Lalu mereka membahas sejenak mimpi itu. Sebagian orang menganggap itu mimpi biasa, menenangkan si ibu pendeta dengan berkata kira-kira begini: “sudahlah Ibu, jangan bersedih lagi. Tentulah mimpi itu muncul karena ibu terlalu sedih”. Tetapi sebagian lagi percaya atau agak percaya bahwa mimpi itu memang betul-betul pesan Tuhan. Akhirnya mereka memutuskan mengerjakan pesan seperti dalam mimpi itu. Beberapa orang ditugaskan ke kota pagi buta itu juga untuk memanggil keluarga-keluarga jemaat yang tak ikut bernatal ke hutan. Ketika pagi hari, sekitar pukul 7 s/d 8 pagi mereka semua telah berada kembali di pegunungan, mereka dikejutkan goncangan gempa yang dasyat sekali. Tak lama kemudian, peristiwa Tsunami Besar itupun terjadi.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Begitulah intisari cerita tante saya itu. Saya termangu-mangu, teringat pada peristiwa kebinasaan kota Sodom dan Gomora dimana Tuhan juga menyuruh semua orang percaya (keluarga Lot) keluar dari kota itu sebelum bencana itu terjadi. Lalu saya tanya beliau dari mana tahu cerita itu. Tante saya mengatakan bahwa pendeta gereja yang selamat itu telah pergi kemana-mana, mempersaksikan kisah luar biasa itu ke gereja-gereja di seluruh Indonesia, termasuk ke gereja dimana tante saya beribadah, di Pekan Baru. Saya tidak tahu kebenaran cerita tante saya itu, sebab dialah orang satu-satunya yang pernah bercerita begitu pada saya. Itulah sebabnya saya tulis dulu di buku harian ini supaya saya tidak lupa dan supaya bila kelak saya telah mendengar cerita yang sama dari orang lain, barulah saya akan percaya dan akan saya ceritakan kepada sebanyak-banyaknya orang.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Saudara dalam Yesus, Beberapa waktu lalu, saya teringat pada catatan itu lalu terpikir untuk surfing di internet ini, apakah ada orang lain yang mendengar kesaksian yang sama. jika ada, berarti tante saya itu tidak membual pada saya, dan berarti peristiwa itu benar terjadi. Lalu apa yang saya temukan? Saya BENAR-BENAR menemukannya setelah dengan susah payah membuka-buka banyak situs. Salah satunya saya temukan di pedalaman salib.net. Itulah sebabnya catatan harian itu saya publikasikan di blog ini untuk saudara publikasikan lebih luas lagi ke seluruh dunia. Biarlah seluruh dunia tahu bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Ia sungguh-sungguh HIDUP! Haleluyah!! Saya mengundang saudara untuk meninggalkan komentar, dan jika anda pernah mendengar kesaksian yang sama, mari saling menguatkan kesaksian ini.
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Setelah membaca tulisan diatas, sebenarnya sudah nyata secara faktualitas kisah tersebut tidak dapat dipercaya. Cerita diatas, selain hanya bersumber dari Diary seseorang, pemilik Diary tersebut pun menerima ceritanya dari seorang keluarga jauh juga. Belum lagi keluarga jauhnya ini alias tantenya itu pun menerima cerita ini hanya dari satu kesaksian seorang pendeta yang mengaku berasal dari Aceh sewaktu peristiwa itu terjadi. Dan sekarang sudah tidak diketahui lagi darimana blog asal dari cerita ini bermula. Kalau sudah kiriman berantai tidak jelas seperti ini, bagaimana bisa dilacak kebenaran ceritanya?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mungkin dalam tubuh Gereja sudah menjadi kemakluman bahwa hal-hal berupa dusta yang tidak memiliki bekas keaslian dan jejak kevalidan bukan lagi sekedar halal, tapi kewajiban untuk menjaga jemaat tetap di kandang. Cerita ini sendiri sudah lama beredar dikalangan Kristen, bisa dibilang dimulai hanya beberapa bulan setelah peristiwa tsunami itu terjadi. Mayoritas Kristiani sangat mempercayai kisah ini, bahkan diberbagai forum netral pun Kristiani tidak ragu menyatakan perihal kesaksian ini tanpa mau menyelidiki dulu kebenarannya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berikut beberapa komentar Facebook yang kami temukan berbicara perihal cerita ini disuatu post berita, dimana pada komentar bawah ada seseorang yang membantahnya:
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUda_Bv1P3AOQKGMvKCja7An9MQJ6KC-REgnkDHdd5j8enklIY2Q_FOsaGRUy2K6z1seFaKuq5jTtKKG3RWVB_wNgAgJIxOJiZYOZEvPI1xa_erRK2Pv_T9NQzPkyS3yXJCQVtBiwzw0U/s0/Komentar+Facebook+-+Natal+Tsunami+Aceh.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUda_Bv1P3AOQKGMvKCja7An9MQJ6KC-REgnkDHdd5j8enklIY2Q_FOsaGRUy2K6z1seFaKuq5jTtKKG3RWVB_wNgAgJIxOJiZYOZEvPI1xa_erRK2Pv_T9NQzPkyS3yXJCQVtBiwzw0U/s0/Komentar+Facebook+-+Natal+Tsunami+Aceh.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Facebook, Natal Tsunami Aceh&quot; height=&quot;600&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Bukan masalah sebenarnya jika Kristiani ingin tetap hidup dalam euforia hoax belaka, itu adalah hak mereka yang tidak perlu kami larang. Tapi jika kelompok ini menyebarkan kesaksian dusta dengan mengatasnamakan berita atau informasi yang terkesan menohok keimanan umat Islam, contohnya dalam kasus ini dimana Kristiani seakan ingin mengatakan: &quot;&lt;i&gt;Yesus menghukum Muslim di Aceh karena melarang-larang Natal!&lt;/i&gt;&quot;, maka adalah kewajiban kami juga untuk menanggapi dan menindaklanjuti kebohongan murahan ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Peristiwa Tsunami Aceh&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sebelum membahas lebih jauh, marilah kita mengingat kembali sejarah tragedi tsunami Aceh yang pernah terjadi.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tanggal &lt;b&gt;26 Desember 2004&lt;/b&gt;, terjadi gempa bumi &lt;i&gt;megathrust&lt;/i&gt; bawah laut pada hari Minggu pukul 00:58:53 UTC. Gempa ini dikenal sebagai gempa bumi Samudra Hindia 2004, terjadi ketika lempeng Hindia disubduksi oleh lempeng Burma dan menghasilkan serangkaian tsunami mematikan di pesisir sebagian besar daratan yang berbatasan dengan Samudra Hindia.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Gelombang tsunami yang puncak tertingginya mencapai 30 meter ini menewaskan lebih dari 230.000 orang di 14 negara dan menenggelamkan banyak permukiman tepi pantai. &lt;b&gt;Indonesia&lt;/b&gt; adalah negara yang terkena dampak paling besar, diikuti &lt;b&gt;Sri Lanka&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;India&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;Thailand&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tsunami yang terjadi di Indonesia itulah yang sering disebut tsunami Aceh, dimana mayoritas korbannya berada disana. Kerusakan yang meluas akibat tsunami membuat kelompok pemberontak &lt;b&gt;Gerakan Aceh Merdeka (GAM)&lt;/b&gt; menyatakan gencatan senjata pada 28 Desember 2004, diikuti oleh pemerintah Indonesia. Kedua belah pihak melanjutkan pembicaraan damai yang sudah lama buntu dan berujung pada perjanjian damai yang ditandatangani tanggal 15 Agustus 2005.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Demikianlan sekelumit sejarah yang dapat dikisahkan mengenai peristiwa tsunami Aceh.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Menjawab Klaim Kebohongan&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekarang kita fokus kembali pada cerita kesaksian yang beredar diberbagai forum dan media internet itu. Berbagai klaim yang ditampilkan dalam cerita tersebut akan kami bongkar melalui penelitian sejauh mana faktualitas info yang diberikan dalam kesaksian itu, serta melalui analisa argumen dan testimoni lain yang kami dapatkan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;• Klaim 1: Kesaksian Pendeta ⇒ Seorang Tante ⇒ Penerima Cerita ⇒ Buku Diary ⇒ Menulis di Blog ⇒ Beredar di berbagai tempat&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;Dalam narasi cerita tersebut, kurang lebih demikianlah kronologis kejadian sehingga cerita itu bisa sampai pada blog ini untuk kami bahas. Hal yang menarik adalah, hampir semua tokoh yang terlibat dalam kronologis cerita itu serba misterius, tidak jelas, tanpa identitas, dan tidak saling menguatkan.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mulai dari &lt;b&gt;kesaksian sang pendeta&lt;/b&gt;. Dikatakan pendeta ini telah berkunjung keberbagai tempat dan gereja untuk menyebarkan kesaksian yang dialaminya. Tentu perlu dipertanyakan siapakah sebenarnya pendeta ini? Sungguh aneh jika pendeta ini telah pergi ke berbagai gereja di daerah berbeda tapi namanya saja tidak ada satupun orang yang tahu. Terlebih lagi, jika keberadaan pendeta ini benar dengan berbagai petualangan yang dialaminya, sudah pasti kesaksian yang beredar akan sangat banyak.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Namun yang kami temukan tidak ada satupun yang memberikan kesaksian serupa yang langsung mendengar melalui mulut pendeta tersebut. Yang ada disetiap komentar di dunia maya, setiap membicarakan cerita itu mereka selalu mengatakan: &quot;&lt;i&gt;Saya pernah membaca.. bla.. bla..bla..&lt;/i&gt;&quot;. Apa artinya? Artinya mereka hanya membaca kesaksian ini tanpa menjadi saksi kesaksian itu sendiri. Dan darimanakah mereka membacanya? Tentunya dari satu cerita ini juga.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kemudian &lt;b&gt;si penerima cerita dengan tantenya&lt;/b&gt;. Ini juga misterius karena nama mereka pun tidak ada keterangan. Alamat email atau sekedar insial saja nihil disertakan. Dan tampaknya sekarang ini sudah sangat mustahil dideteksi siapakah sosok pasti dari tante dan keponakan dalam cerita ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Selanjutnya &lt;b&gt;penulisan ke buku Diary yang berlanjut pada artikel di blog&lt;/b&gt;. Seperti yang dikatakan sebelumnya, penerima ceritanya saja namanya tidak diketahui, jadi pertanyaannya sama saja siapakah nama orang pemilik Diary ini? Dan dimana dia pertamakali menulis ceritanya dalam forum maya? Serba membingungkan dan tidak jelas.&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Jadi berdasarkan tinjauan ini, sudah bisa disinyalir bahwa cerita kesaksian diatas dengan berbagai kronologis peredarannya, sangat meragukan dan kuat indikasi adalah hoax.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Status Klaim Ke-1: MERAGUKAN &amp; HOAX&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;• Klaim 2: 400 Jemaat Gereja di Meulaboh diusir dengan paksa&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Klaim 2&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Tanggal 24 Desember 2004, sebuah jemaat gereja berjumlah kira-kira 400 jiwa di Meulaboh, Aceh Darussalam, sedang kumpul-kumpul di gedung gereja untuk persiapan Natal, tiba-tiba mereka didatangi segerombol besar massa berwajah beringas. Mereka adalah warga kota, tetua-tetua kota, aparatur pemerintah serta polisi syariat. Massa ini dengan marah mengultimatum orang-orang kristen itu untuk tidak merayakan Natal. Tetapi pendeta dan jemaat gereja itu mencoba membela diri, kurang lebih berkata: “Mengapa Pak? Kami kan hanya merayakan hari besar agama kami. Kami tidak berbuat rusuh atau kejahatan kok. Acara besok untuk memuji dan menyembah Tuhan kok, Pak. Yakinlah, kami tidak akan mengganggu siapapun.” Tetapi massa itu tidak menggubris dan kurang lebih berkata: “Sekali tidak boleh, ya tidak boleh! Ini negeri Islam! Kalian orang-orang kafir tidak boleh mengotori kota kami ini! Dengar, kalau kami membunuh kalian, tidak satupun yang akan membela kalian, kalian tahu itu!?” Tetapi orang-orang kristen itu tetap berusaha membujuk-bujuk massa itu. Lalu massa yang ganas itu memutuskan begini: “Kalian tidak boleh merayakan Natal di dalam kota. Kalau kalian merayakannya disini, kalian akan tahu sendiri akibatnya! Tapi kalau kalian tetap mau merayakan Natal, kalian kami ijinkan merayakannya di hutan di gunung sana!!”
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
Dari kutipan tersebut, tampak sekali cerita ini didramatisir sedemikian rupa dengan bahasa tendensius yang terkesan sangat ingin memojokkan umat Islam di Aceh. Padahal, diberbagai blog dimana tulisan itu dimuat, sudah banyak komentar klarifikasi dari orang Aceh sendiri bahwa ini adalah fitnah dan Aceh merupakan daerah yang sangat toleran dengan agama lain.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berikut beberapa komentar yang mengaku sebagai orang Aceh menjelaskan bantahannya secara sopan tentang kebenaran cerita tersebut di blog yang menampilkan artikel itu:
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipBpBu_0541-rmYzpUn3xqb24p__mI5yfHwOuGHwsuLVgJZv3UgVX0p70N84f105eoDPtUY-wdGMUDbFlKSR9KgvEzdEwlzLi_czG1rVyrMvb1t8waPlzBGrkYbNqOdP7N3W1AGTR_-p8/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+1.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipBpBu_0541-rmYzpUn3xqb24p__mI5yfHwOuGHwsuLVgJZv3UgVX0p70N84f105eoDPtUY-wdGMUDbFlKSR9KgvEzdEwlzLi_czG1rVyrMvb1t8waPlzBGrkYbNqOdP7N3W1AGTR_-p8/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+1.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;300&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img src=&quot;http://img1.blogblog.com/img/anon36.png&quot; align=&quot;left&quot;&gt;&lt;cite class=&quot;user&quot;&gt;Anonymous&lt;/cite&gt; &lt;a href=&quot;javascript:;&quot;&gt;May 17, 2011 at 10:36 AM&lt;/a&gt;
&lt;p style=&quot;font-size: 12px; line-height: 160%;&quot; &quot;id=&quot;bc_0_2MC&quot; class=&quot;comment-content&quot;&gt;
saya orang Aceh asli kelahiran Meulaboh Aceh Barat sekarang tinggal di Banda Aceh perlu mengklarifikasi berita dalam artikel diatas bahwa berita tersebut bohong dan fitnah adanya,orang Aceh memang fanatik dalam beragama Islam tapi sangat menghargai agama dan keyakinan orang lain selama tidak mengganggu/menghina agama Islam karna dalam Islam sudah jelas seperti yang tertera dalam Alquran bahwa &quot;Bagimu agamamu dan bagiku agamaku&quot;. dan &quot;Tidak ada paksaan dalam beragama&quot;. coba lihat orang-orang etnis Tionghoa yang beragama berbeda dengan orang Aceh bisa hidup rukun berdampingan dengan orang Aceh yang Islami sejak abad 16 sampai sekarang bahkan mereka punya sebuah kampung Pecinan Town atau Peunayong di kota Banda Aceh dan disitu ada 4 vihara/klenteng dan 2 gereja Protestan dan 1 gereja Katolik.bahkan pemerintah kota Banda Aceh awal bulan Mei 2011 mengadakan Festival Kampoeng Cina di Peunayong dengan segala kebudayaan Tionghoanya.Itu membuktikan  bahwa orang Aceh bisa menerima dan hidup berdampingan dengan  orang lain yang  berbeda agama sejak zaman Kerajaan-kerajaan dahulu kala hingga sekarang dan selamanya. Jadi saya sangat menyayangkan artikel fitnah yang memprovokasi agama. Bukankah hidup damai itu indah walau berbeda keyakinan dan itu yang diajarkan oleh semua agama? Peace 4ever&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;javascript:;&quot;&gt;Reply&lt;/a&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy4HXVzwhZgFIyiUnJz5MKFcDcgr7u5ZuwmcQ2LPNx6Fx3mPGtOFYxnWw9_R1Hd0-WSFGOO4XlnGJaOEs6CL-1w6STFBF_Hqju1aU57L2KSjyDUyN-AAoEWIK64iciGLwm9INqXaw30X8/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+2.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy4HXVzwhZgFIyiUnJz5MKFcDcgr7u5ZuwmcQ2LPNx6Fx3mPGtOFYxnWw9_R1Hd0-WSFGOO4XlnGJaOEs6CL-1w6STFBF_Hqju1aU57L2KSjyDUyN-AAoEWIK64iciGLwm9INqXaw30X8/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+2.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;300&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img src=&quot;http://img1.blogblog.com/img/anon36.png&quot; align=&quot;left&quot;&gt;&lt;cite class=&quot;user&quot;&gt;Anonymous&lt;/cite&gt; &lt;a href=&quot;javascript:;&quot;&gt;December 19, 2011 at 3:27 PM&lt;/a&gt;
&lt;p style=&quot;font-size: 12px; line-height: 160%;&quot; id=&quot;bc_0_98MC&quot; class=&quot;comment-content&quot;&gt;
aku orang Aceh asli { Aceh Tok TOK } sekarang tinggal di rumah bantuan Tsunami di Ulee Lheu{sebuah desa di tepi pantai dan pelabuhan penyeberangan ke Sabang. saat Tsunami 2004 wilayah kami luluh lantak, yang tersisa hanya Mesjid yang letaknya persis dibibir pantai,aku dan keluarga Alhamduliilah selamat karena berada di Seutui{bagian kota Banda Aceh agak jauh dari pantai,kebetulan ada kenduri kawin saudara disitu}. kami semua mengungsi di Mesjid Kupiah Meukeutub di Seutui, yang ingin aku sampaikan adalah ternyata diantara ratusan pengungsi ada tetangga aku di kampung aku di Ulee Lheu yang mengungsi di Mesjid itu adalah Leonardus,istri dan dua anaknya{kemudian aku tahu tiga anaknya yang lain dibawa Tunami}, yang perlu dicatat bahwa Leonardus dan keluarganya adalah asli Flores NTT dan beragama Katolik. aku dan beberapa orang Ulee Lheu yang mengungsi di Masjid tersebut sangat mengenal mereka bukan Muslim tapi mereka tinggal bersama kami selama 2 minggu, kemudian oleh Pemkot mereka dipindahkan ke Peunayong{bagian kota Banda Aceh yang banyak NOn Muslim} dengan alasan kepraktisan saja,bersama pengungsi Kristen/Katolik mereka bisa disediakan konselor Rohani dan hal-hal lain yang sesuai dengan agama mereka. Sekarang mereka kembali tinggal di Ulee Lheu di rumah bantuan seperti kami dan dia kembali membuka usaha bengkel motor seperti sebelum Tsunami.Pernah  setelah Tusnami mereka pulang kampung di Ende Flores NTT tapi kembali lagi ke Banda Aceh karena  merasa sudah seperti orang Aceh.Yang jadi persoalan adalah seandainya orang Aceh fanatik  buta apakah mereka yang jelas bukan Islam bisa tinggal bersama kami apalagi dalam Mesjid ?. aku sebagai orang Aceh sangat tersinggung dengan semua artikel dalan blog ini karena sengaja menjelek-jelekkan agama kami Islam dan juga suku kami Aceh, padahal Islam tidak mengajarkan kebencian dan permusuhan tapi perdamaian karena bagi kami, agama adalah urusan pemeluknya masing-masing, tapi aku tidak mengklaim semua Kristen/Katolik seperti penulis dalam blog ini,setidaknya tetanggaku Leonardus dan keluaganya pemeluk Katolik taat dan baik hati.  damai selalu dunia ku. dari Muhammad Ihsan,ULee Lheu Banda Aceh&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;javascript:;&quot;&gt;Reply&lt;/a&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/ul&gt;
Dapat dilihat berdasarkan pernyataan-pernyataan dari orang Aceh sendiri, umat Muslim Aceh sangat toleran dengan agama lain. Mereka menghargai perbedaan dan tidak melarang kegiatan peribadatan yang diluar dari Keislaman.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kristen seringkali mengkonotasikan arti kata fanatik dengan maksud negatif, padahal fanatik dalam hal agama itu sebenarnya bermakna positif. Fanatik dan radikal itu beda. Fanatik dalam agama berarti sangat menjunjung tinggi nilai-nilai dalam agamanya, sangat taat beribadah dan sangat mengerti implementasi dari ajaran agamanya termasuk dalam hal toleransi. Dalam Islam sendiri pilar toleransi itu ada sepuluh.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jika Kristiani mengatakan bahwa dalam agamanya tidak ada orang fanatik, itu berarti tidak ada Kristiani yang rajin betul ke gereja dan tiap malam selalu berdoa.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi rakyat Aceh fanatik beragama tapi sangat toleran dengan agama lain. Terbukti disana gereja dan vihara aman-aman saja. Tidak ada konflik atas nama agama yang berarti di Aceh. Konflik di Aceh lebih sering terjadi antara GAM dan TNI, tidak ada antara Islam dan Kristen. Sangat berbeda jauh dengan Papua dan Poso serta daerah-daerah mayoritas Kristen lainnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berdasarkan hal ini, maka pengusiran paksa oleh para tetua dan polisi Aceh kepada 400 jemaat itu adalah fitnah dan tidak terbukti. Tidak ada satupun saksi dari korban yang menguatkan. Seandainya pun ada pelarangan maka tidak mungkin sedramatis dalam kisah itu. Orang-orang Kristen pastinya masih bisa merayakan Natal di rumah dan gereja masing-masing tanpa ada hak polisi syariah untuk mengultimatum.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seharusnya Kristiani yang membuat cerita ini malu, karena cerita tersebut dapat menimbulkan dampak negatif pada saudara Kristen mereka sendiri di Aceh. Orang Muslim Aceh, yang awalnya sangat respect dengan keberagaman, membaca cerita ini bisa menjadi sentimen dengan Kristen sehingga timbul benih intimidasi yang semestinya tidak perlu terjadi. Jadi sekali lagi, orang Kristen yang membuat dan menyebarkan cerita ini harusnya berkaca dan malu, karena telah berjasa memprovokasi kelompok agama disana dan memberikan gambaran buruk pada pikiran orang Aceh terhadap Kristen.
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Dengan begitu dapat dimengerti bahwa klaim pengusiran jemaat tersebut adalah hoax sekaligus fitnah. Rakyat Aceh sampai saat ini tetap rukun dalam hal agama dan issue-issue intimidasi yang beredar, jika anda perhatikan semuanya pasti hanya dicetuskan dan dipropogandakan oleh kalangan luar Aceh tanpa pembenaran dari kalangan Kristen Aceh sendiri.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Status Klaim Ke-2: FITNAH &amp; HOAX&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;• Klaim 3: Jemaat Gereja yang diusir pergi ke hutan dan bukit&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Klaim 3&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Lalu pendeta dan jemaat gereja itu berunding, menimbang-nimbang apakah sebaiknya membatalkan Natal saja, ataukah pergi ke hutan dan bernatal disana. Akhirnya mereka memilih pilihan kedua. Lalu berangkatlah mereka ke hutan, di daerah pegunungan. Di suatu tempat, mereka mulai membersihkan rumput dan belukar, mengikatkan terpal-terpal plastik ke pohon-pohon sebagai atap peneduh, lalu mulai menggelar tikar. Besoknya, 25 Desember 2004, jemaat gereja itu berbondong-bondong ke hutan untuk merayakan Natal. Perayaan Natal yang sungguh memilukan sekali. Mereka menangis meraung-raung kepada Tuhan, meminta pembelaanNya. Sebagian besar mereka memutuskan menginap di hutan malam itu.
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
Sebenarnya sudah tidak perlu membahas klaim yang ketiga ini, mengingat pada jawaban dari klaim yang sebelumnya pengusiran jemaat itu saja sudah tidak terbukti. Tapi tidak apa-apa untuk semakin menguatkan fakta bahwa semua bagian dari cerita tersebut adalah bohong semata, akan tetap kami bahas dan analisa dengan data.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dikatakan bahwa 400 jemaat Gereja Meulaboh tersebut diusir untuk tidak merayakan Natal, dan akhirnya memilih merayakan Natal di hutan disuatu gunung. Disanalah mereka menyusun tenda dan lain-lain.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Sekarang kita baca lagi pernyataan dari orang asli Aceh berikut:
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAwSj49AK1dLQMuaDS3djh7Gu_IBcWuzp5elmeEXLoBbGM9B0zwqJ1cuzTtNRvMiQtXUepL75FykDWQZzXkVmtuf7yA8DbckgEYmDrrhJhUWZEmQPOB20j90NAexwDBxvzMWbDIAhxKfg/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+3.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAwSj49AK1dLQMuaDS3djh7Gu_IBcWuzp5elmeEXLoBbGM9B0zwqJ1cuzTtNRvMiQtXUepL75FykDWQZzXkVmtuf7yA8DbckgEYmDrrhJhUWZEmQPOB20j90NAexwDBxvzMWbDIAhxKfg/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+3.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; width=&quot;300&quot; align=&quot;right&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;img src=&quot;http://img1.blogblog.com/img/anon36.png&quot; align=&quot;left&quot;&gt;&lt;cite class=&quot;user&quot;&gt;Anonymous&lt;/cite&gt; &lt;a href=&quot;javascript:;&quot;&gt;December 12, 2011 at 11:26 AM&lt;/a&gt;
&lt;p style=&quot;font-size: 12px; line-height: 160%;&quot; id=&quot;bc_0_98MC&quot; class=&quot;comment-content&quot;&gt;
aku asli Aceh tinggal di Lamno Aceh Barat dan masih keturunan Portugis,makanya perawakan aku seperti Bule,tinggi dan ganteng kata orang he he..sewaktu brows aku masuk ke blog ini dan kubaca semua artikel di blog ini,kesimpulan aku bahwa semua cerita dalam blog ini rekayasa alias karangan semata,mengapa?  aku ambil satu artikel saja tentang kaum Nasrani yang merayakan misa Natal di gunung, cerita ini sangat lucu dan menggemaskan karena ada orang Kristen merayakan misa Natal di gunung,dimasa damai saja itu tidak mungkin terjadi apalagi tahun 2004,Aceh masih bergejolak,untuk orang Aceh asli saja yang mau berladang di kaki bukit saja perlu mikir-mikir dulu karena akan berhadapan dengan orang GAM dan TNI, apalagi ada kaum Kristiani mau misa Natal, kalo di gereja resmi tidak ada larangan karena orang Aceh itu fanatik beragama Islam tapi sangat toleran kepada orang yang berbeda,di Lamno tidak ada gereja karena kota kecamatan.bila anda tidak percaya silakan main-main ke Aceh. dulu GAM tidak pernah bermusuhan dengan orang Non Muslim tapi dengan Pemerintah Indonesia tapi Alhamdulillah Aceh sekarang sudah damai. tapi kalau ada kaum Kristen mengadakan misa Natal di gunung di masa damai apalgi di masa konflik aku pastikan tidak ada satu orang Kristen pun yang lolos, jadi semua cerita dalam blog ini aku pastikan semuanya rekayasa alias karangan alias untuk menyenangkan kaum Kristen saja. Salam damai dari Agil Muntasyir di Lamno Aceh Barat&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;javascript:;&quot;&gt;Reply&lt;/a&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/ul&gt;
Jadi berdasarkan penuturannya, adalah hal mustahil jika merayakan Natal di hutan apalagi di pegunungan. Kenapa? Karena waktu itu Aceh masih bergejolak dengan gelombang konflik antara GAM dan TNI, dan daerah-daerah strategis seperti itu sering dipakai pasukan pemberontak maupun tentara untuk saling bertikai dan menyusun serangan. Bahkan bisa jadi disana banyak ranjau yang bertebaran.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi sungguh lucu jika ratusan massa jemaat ini mengadakan Natal dengan tenang di daerah rawan konflik. Gencatan senjata antara GAM dan TNI baru benar-benar berakhir pasca tsunami terjadi, daerah-daerah perbukitan (kecuali dibeberapa titik tempat yang memang berupa pemukiman warga) sangat mustahil didatangi. Seperti penuturun komentator Aceh diatas, masa damai saja masih tidak mungkin, apalagi sewaktu masa konflik.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Selain itu, pernyataan dari orang Aceh di forum lain pun menegaskan bahwa orang-orang Kristen juga banyak yang merayakan Natal di daerah pantai. Dan yang merayakan Natal di gunung itu cuma segelintir orang yang memang tinggal di daerah itu. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa dibeberapa titik masih ada pemukiman warga.
&lt;br&gt;
&lt;p&gt;&lt;center&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRLxZrCWD_4FK1bci-Pal_f__G5pzvCYXZMXXSYIcWh-W6eQFzwE8MnM-Vcb68aDXlVcEc6AVG08E1rI_TDI2Y0Kg5MPoSOJJHp1Zi82cyM0gi4XMCiKml00pRsWqBD5d3dvig-7E7BdI/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+4.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRLxZrCWD_4FK1bci-Pal_f__G5pzvCYXZMXXSYIcWh-W6eQFzwE8MnM-Vcb68aDXlVcEc6AVG08E1rI_TDI2Y0Kg5MPoSOJJHp1Zi82cyM0gi4XMCiKml00pRsWqBD5d3dvig-7E7BdI/s0/Testimoni+Tsunami+Aceh+4.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; width=&quot;600&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;/p&gt;
Berdasarkan itu semua, adalah bohong jika jemaat Gereja ada yang diusir dan pergi ke atas bukit. Apalagi dalam kisah tersebut dikatakan orang-orang yang sudah mengungsi ini turut memanggil saudara Kristen-nya yang lain dibawah untuk ikut mengungsi, nyatanya masih ada Kristiani yang disapu tsunami, Kristiani yang mengungsi di masjid pun juga ada.&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Berdasarkan fakta ini, sudah terdeteksi bahwa pengungsian 400 jemaat Natal tersebut ke atas gunung adalah rekayasa dan cerita fiksi, bahkan terkesan konyol. 400 jemaat Natal ini tampaknya memang tidak ada.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Status Klaim Ke-3: KONYOL &amp; HOAX&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;• Klaim 4: Isteri pendeta bermimpi bertemu Yesus&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Klaim 4&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Lalu pagi-pagi buta sekali, ketika hari masih gelap, istri si pendeta terbangun dari tidur. Ia bermimpi aneh, membangunkan suaminya dan yang lain. Dalam mimpinya itu Yesus datang kepadanya, menghiburnya dengan berkata: “Kuatkanlah hatimu, hai anakKu. Jangan engkau menangis lagi. Bukan kalian yang diusir bangsa itu, tetapi Aku! Setiap bangsa yang mengusir Aku dan namaKu dari negeri mereka, tidak akan luput dari murkaKu yang menyala-nyala. Bangunlah dan pergilah ke kota, bawa semua saudaramu yang tertinggal disana ke tempat ini sekarang juga, karena Aku akan memukul negeri ini dengan tanganKu!”
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
Kalau pada bagian ini, sebenarnya ini masalah iman, dan iman juga harus dibuktikan. Tapi tidak perlu dikaji secara faktualitas informasi, meskipun bisa ditanyakan bagaimana identitas pendeta dan isterinya ini? Namun lebih penting dikaji melalui daliliah kitab suci dan konsep ajaran. Kita tahu bahwa Kristiani itu memang gemar sekali &quot;bertemu Yesus&quot;, dimana hanya sebatas klaim dan imajinasi. Padahal seharusnya kita bertanya darimana dia tahu itu benar-benar Yesus? Kira-kira Isteri pendeta ini bertemu Yesus versi Eropa atau Yesus versi Aceh? Mengenai hal ini cukup baca saja tulisan kami &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/photo.php?fbid=652355528143421&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Dan mengenai perintah yang didapatkan dalam mimpi itu, yang ingin mengesankan Yesus benar-benar Tuhan, sebenarnya tidak bisa dipercaya sebelum dibuktikan secara daliliah bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Begitu juga dengan kesaksian lainnya yang serupa dalam hal ini. Sebelum dibuktikan secara textual kitab bahwa Yesus adalah Tuhan, maka kesaksian-kesaksian modal imani saja seperti itu tidak dapat dipercaya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jadi bagi Kristiani yang sangat mempercayai kesaksian-kesaksian seperti itu, kami cukup memberi kado ini saja. Selamat membaca.
&lt;br&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Indeks Bible: Yesus Bukan Tuhan&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;b&gt;# Yesus dengan tegas mengatakan bahwa dirinya bukan Tuhan :&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
• Yohanes 20:17 “Aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, Allahku dan Allahmu.”&lt;br&gt;
• Yohanes 8:54 “Jika aku memuliakan diriku sendiri, maka kemuliaanku 
itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa/Allah-kulah yang memuliakanku.”&lt;br&gt;
• Matius 18:19 “Permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa/Allah-ku di sorga.”&lt;br&gt;
• Markus 10:18 “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”&lt;br&gt;
• Matius 7:21“Bukan setiap orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan! Akan masuk kerajaan sorga. Melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa/Allah-ku disorga.”&lt;br&gt;
• Lukas 18:19 “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”&lt;br&gt;
• Matius 19-17 “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Semua yang tidak mengakui dirinya sebagai Tuhan, ia tidak pantas disebut sebagai Tuhan.&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
- Karena Tuhan pasti menyebut diri-Nya sebagai Tuhan : Imamat 19:31 &amp;amp; Yesaya 43:11.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;# Yesus dengan tegas mengatakan bahwa Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu (bukan trinitas) yaitu Allah Tuhannya Yesus dan Tuhannya alam semesta :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
• Matius 4:10 “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”&lt;br&gt;
• Matius 23:9 “Hanya satu Bapamu, Dia yang disurga.”&lt;br&gt;
• Markus 12:29 “Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.”&lt;br&gt;
• Markus 12:32 “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah).” = Laa Ilaaha Illallah&lt;br&gt;
• Lukas 10:21 “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”&lt;br&gt;
• Yohanes 5:44 “Allah yang Esa.”&lt;br&gt;
• Yohanes 17:3 “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Semua yang lebih dari satu, tidak pantas disebut sebagai Tuhan karena 
Tuhan Maha Satu. Laa Ilaaha illallah (Tiada tuhan selain Allah) :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
- Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan 4:35&lt;br&gt;
- Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan 6:4&lt;br&gt;
- Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya : Keluaran, 3:15&lt;br&gt;
- Laa Ilaah Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya 46:9.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;# Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
• Yohanes 12:49 “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Matius 15:24-26 “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 17:3 “Hidup kekal mengenal Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 15:21 “Dia, yang telah mengutus aku (Yesus)” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Matius 10:40 “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Matius 23:10 “Hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias.” = hanya Pemimpin umat.&lt;br&gt;
• Markus 6:4-6a “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.&lt;br&gt;
• Lukas 4:18 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Lukas 4:24 “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.&lt;br&gt;
• Lukas 4:43 “Untuk itulah aku diutus.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Lukas 7:16 “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”&lt;br&gt;
• Lukas 7:39 “Yesus diam saja, ketika orang menyebut dirinya hanya seorang Nabi.”&lt;br&gt;
• Lukas 9:48 “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Lukas 10:16 “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 4:34 “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 4:44 “Yesus bersaksi bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 4:19 “Yesus membenarkan wanita yang menyebut dirinya hanya Nabi.”&lt;br&gt;
• Yohanes 6:38 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 6:39 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 6:57 “Bapa/Allah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 7:16 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 7:33 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 8:29 “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 8:18 “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 9:4 “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 11:42 “Engkaulah (Allah) yang mengutus aku.” = Rasul Allah.&lt;br&gt;
• Yohanes 17 :6-9 “Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Semua yang diutus Allah adalah hamba Allah bukan Tuhan&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
- Semua yang diutus Tuhan adalah hamba Tuhan : Matius 12:17 &amp;amp; Kisah 4:27.&lt;br&gt;
- Hamba Tuhan tidak pantas disebut sebagai Tuhan: Matius 19:17 &amp;amp; Lukas 18:18 &amp;amp; Markus 10:18.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;# Yesus berkata bahwa Tuhan/Bapa/Allah ada di sorga (bukan Yesus yang ada di bumi) :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
• Matius 23:9 “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 6:9 “Bapa/Allah kami yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 5:48 “Bapa/Allahmu yang di sorga adalah sempurna.”&lt;br&gt;
• Matius 10:32 “Di depan Bapa/Allah-ku yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 12:50 “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 15:13 “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 16:17 “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Yohanes 6:32-33 “Bapa/Allah-Ku yang memberikan kamu roti dari sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 18:10 “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 18:19 “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”&lt;br&gt;
• Matius 7:21-23 “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Semua yang ada di bumi adalah ciptaan Allah :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
- Kejadian 1 &amp;amp; 2 “Allah menciptakan langit dan bumi.”&lt;br&gt;
- Lukas 10:21 “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;# Tuhan tidak dapat dilihat di bumi oleh manusia :&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
• I Yohanes 4:12 “Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah...”&lt;br&gt;
• Yohanes 1:18 “Tak seorangpun pernah melihat Tuhan.”&lt;br&gt;
• 1 Timotius 6:16 “Tuhan tidak pernah dilihat manusia, dan manusia memang tidak dapat melihat-Nya….”&lt;br&gt;
• Keluaran 33:20 “Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan me-mandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku yang dapat hidup.” &lt;br&gt;
• Keluaran 19:24 “Rakyat tidak boleh menghadap Tuhan, supaya jangan dilanda-Nya.”&lt;br&gt;
• Keluaran 20:19 “Janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Kesaksian apapun itu, selama irasional dan tidak memiliki acuan ajaran yang pasti untuk menolak keirasionalannya, maka tidak lebih dari dusta.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Status Klaim Ke-4: DUSTA &amp; HOAX&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;• Klaim 5: 400 Jemaat Natal terhindar dari tsunami dan turun dengan selamat&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Klaim 5&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Beberapa orang ditugaskan ke kota pagi buta itu juga untuk memanggil keluarga-keluarga jemaat yang tak ikut bernatal ke hutan. Ketika pagi hari, sekitar pukul 7 s/d 8 pagi mereka semua telah berada kembali di pegunungan, mereka dikejutkan goncangan gempa yang dasyat sekali. Tak lama kemudian, peristiwa Tsunami Besar itupun terjadi.
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
Mungkin beberapa dari anda merasa bahwa tanggapan klaim yang ke-5 ini adalah sia-sia, karena pasalnya dari jawaban klaim-klaim sebelumnya sudah nyata meruntuhkan cerita ini sebagai informasi yang dapat dipercaya. Tapi kami akan membahas secara singkat klaim terakhir ini sebagai bahan pelajaran buat Kristiani. Entah dengan membaca ini apakah mereka akan memutuskan untuk menghentikan klaim-klaim kebohongan memalukan itu atau justru melanjutkannya dengan kebohongan yang lebih baru dan deskriptif, terserah mereka saja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Pertama,&lt;/b&gt; dalam cerita tersebut sebenarnya penulisnya sendiri sudah mengaku bahwa cerita ini luput dari pers.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;blockquote&gt;
... &lt;i&gt;Beliau bercerita tentang sebuah peristiwa yang luput dari pers, yang menjadi awal dari bencana besar Tsunami Aceh 2004 lalu&lt;/i&gt; ...&lt;/blockquote&gt;
&lt;br&gt;
Tentu ini menjadi pertanyaan, apakah pers itu sebegitu bodohnya sehingga kejadian luar biasa seperti ini dilewatkan begitu saja? Coba dinalar secara logika, wartawan macam apa yang melewatkan satu saja kesaksian dari 400 orang selamat yang bisa menjadi narasumber? Sewaktu tsunami telah terjadi, peliput berita berdatangan dari segala penjuru, bahkan luar negeri. Pastinya pers itu pun ada dari kalangan non-muslim. Tapi sungguh aneh, dari 400 orang, satu orang saja yang bisa diwawancarai, direkam, divideo, sama sekali tidak ada. Dari 400 orang tidak ada satupun yang bertemu dengan media apakah ini masuk akal?
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Bahkan foto dari 400 jemaat ini saja tidak ada sewaktu mereka diatas bukit. Padahal, adalah hal yang lumrah jika mereka mengabadikan momen-momen seperti itu apalagi saat perayaan Natal. Tapi ironisnya, satu saja foto narsis dari mereka benar-benar nihil.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Kedua,&lt;/b&gt; sebenarnya sudah ada beberapa situs luar yang menanggapi klaim keselamatan 400 jemaat Natal ini sewaktu terjadi tsunami. Salah satunya dalam link berikut [&lt;a href=&quot;http://www.snopes.com/religion/tsunami.asp&quot; target=&quot;_blannk&quot;&gt;http://www.snopes.com/religion/tsunami.asp&lt;/a&gt;]. Dalam situs tersebut, rumor mengenai adanya rombongan Natal yang selamat sewaktu tsunami terjadi ternyata tidak hanya muncul di Indonesia, tapi juga di negara lain seperti India dan Sri Lanka. Situs tersebut menjelaskan semuanya melalui analisa data dan logika dukungan kemudian memberikan status terhadap klaim-klaim tersebut sebagai palsu dan dusta.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Mengenai klaim dari Gereja Indonesia sendiri tentang 400 jemaat Natal selamat di Meulaboh, dimana situs tersebut memang membahasnya secara khusus, situs itu menuliskan sebagai berikut.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&quot;&lt;i&gt;It is an interesting story. Unfortunately, the facts do not support it.&lt;br&gt;
After the tsunamis, disaster teams moved into the city of Meulaboh as quickly as they could get there, both to bring relief to the surviving inhabitants and to establish one of the two major aid distribution points for Aceh province (Banda Aceh is the other). Even amid all the chaos, the return of 400 people would not have gone unnoticed, nor would their story of having been away worshipping on a mountaintop when the waves came in have gone unreported. Yet despite the immediate presence of aid workers from around the world who came to help distribute supplies, a great many of whom were Christian and who would have been happy to trumpet any good news from the site of the disaster, the story did not surface. The press failed to pick it up too - not so much as one of those 400 supposedly spared told his tale of salvation to any of the reporters there to cover the devastation.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Terjemahan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Ini adalah cerita yang menarik. Sayangnya, fakta-fakta tidak mendukungnya.&lt;br&gt;
Setelah tsunami, tim bencana pindah ke kota Meulaboh secepat mereka bisa untuk sampai di sana, baik untuk membawa bantuan ke penduduk yang masih hidup dan untuk menetapkan salah satu dari dua titik distribusi bantuan utama untuk provinsi Aceh (Banda Aceh adalah yang lain). Bahkan di tengah semua kekacauan, kembalinya 400 orang tidak akan menghilang begitu saja tanpa diketahui, dan tidak mungkin cerita mereka yang telah pergi beribadah di puncak gunung saat ombak datang juga tidak dilaporkan. Dan meskipun kehadiran langsung para pemberi bantuan dari seluruh dunia yang datang untuk membantu mendistribusikan pasokan, dimana banyak sekali dari mereka adalah orang Kristen yang pasti senang mendengar berita baik dari lokasi bencana, ceritanya pun juga tidak muncul. Pers gagal untuk meliput salah satu dari begitu banyak saksi dimana seharusnya 400 orang yang terhindar itu menceritakan kisah tentang keselamatan kepada salah satu wartawan di sana lantas meliput kehancuran.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;
Situs tersebut juga menuliskan bahwa pada dasarnya sebagian besar Muslim di provinsi Aceh itu cenderung moderat, dapat menerima perbedaan dengan tulus tanpa meninggalkan akidahnya sendiri. Selain itu, situs tersebut juga mencatat hal ini.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&quot;&lt;i&gt;It is interesting to note that a number of mosques in Aceh survived the tidal waves while other buildings around them were destroyed, an unfolding of events those of the Muslim faith might take as a sign of their religion enjoying heavenly protection, not censure, in that it could appear an attempt was made to spare the faithful. Yet it is also true those mosques were better constructed and more structurally sound than the buildings that were razed.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Terjemahan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sangat menarik untuk dicatat bahwa sejumlah masjid di Aceh selamat dari gelombang pasang, sementara bangunan lain di sekitarnya hancur, terungkapnya peristiwa tersebut dalam keimanan Muslim mungkin dijadikan sebagai pertanda bahwa agama mereka mendapatkan perlindungan surgawi, tidak dikecam, karena itu bisa muncul upaya keselamatan bagi sebagian yang beriman. Tapi benar juga jika masjid itu dibangun lebih baik dan lebih struktural dari bangunan yang hancur.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;
Demikian sedikit kutipan dari artikel yang juga membantah klaim Gereja mengenai adanya rombongan jemaat Natal yang terhindar dari tsunami dan turun dengan selamat.&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Jadi berdasarkan tidak adanya bukti dukungan informasi dan nihilnya saksi yang menguatkan klaim ini, ditambah tidak satupun dari pers dan media pasti yang meliputnya, maka dapat dipastikan cerita ini adalah bohong belaka.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Status Klaim Ke-5: BOHONG &amp; HOAX&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Demikianlah jawaban kami terhadap berbagai klaim yang melekat dalam cerita mengenai kesaksian adanya rombongan jemaat Gereja yang selamat sewaktu tsunami di Aceh. Berikut kami uraikan kembali secara singkat kesimpulan dari status setiap klaim yang telah dipaparkan sebelumnya.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klaim 1:&lt;/b&gt; Kesaksian Pendeta ⇒ Seorang Tante ⇒ Penerima Cerita ⇒ Buku Diary ⇒ Menulis di Blog ⇒ Beredar di berbagai tempat&lt;br&gt;
Status: &lt;b&gt;MERAGUKAN &amp; HOAX&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klaim 2:&lt;/b&gt; 400 Jemaat Gereja di Meulaboh diusir dengan paksa&lt;br&gt;
Status: &lt;b&gt;FITNAH &amp; HOAX&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klaim 3:&lt;/b&gt; Jemaat Gereja yang diusir pergi ke hutan dan bukit&lt;br&gt;
Status: &lt;b&gt;KONYOL &amp; HOAX&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klaim 4:&lt;/b&gt; Isteri pendeta bermimpi bertemu Yesus&lt;br&gt;
Status: &lt;b&gt;DUSTA &amp; HOAX&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Klaim 5:&lt;/b&gt; 400 Jemaat Natal terhindar dari tsunami dan turun dengan selamat&lt;br&gt;
Status: &lt;b&gt;BOHONG &amp; HOAX&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;
Sehingga berdasarkan uraian melalui analisis data dan informasi ini, sudah jelas kesimpulan akhirnya bahwa cerita atau kesaksian yang mengatakan ada 400 rombongan jemaat Natal di Meulaboh yang selamat sewaktu tsunami Aceh 2004 terjadi (dimana sering dialamatkan dengan judul &quot;&lt;b&gt;Rahasia Besar di Balik Tsunami Aceh 2004&lt;/b&gt;&quot;), adalah cerita hoax dan karangan dusta belaka. Dimana isinya tidak lebih dari materi penuh fitnah dan dongeng ala Gereja.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Teori Mengenai Tsunami Aceh&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Banyak teori yang beredar mengenai kemunculan tsunami tahun 2004, mulai dari alasan geografis sampai teori konspirasi dan lain sebagainya. Sebagai penutup sekaligus pelengkap tulisan ini, berikut kami sertakan berbagai artikel yang beredar mengenai mengapa tragedi tsunami yang menelan ratusan ribu massa penduduk itu bisa terjadi.
&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kedok Amerika Dibalik Tragedi Tsunami Aceh Terbongkar&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Dulu Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), DR Eggi Sudjana SH Msi mensinyalir, bahwa bencana yang menimpa NAD dan sekitarnya bukanlah gempa dan gelombang tsunami yang sesungguhnya. Akan tetapi sebuah gelombang bom termonuklir yang sengaja diledakkan di bawah laut.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Pendapat Eggi tersebut dikemukakan kepada Wawasan, usai dialog menyoal seratus hari pemerintahan SBY, di kantor pengacara Taufik SH di Solo. &quot;Melalui pendapat dan analisa yang dikemukakan pakar nuklir independen asal Australia Joe Vialls, saya sepakat, bahwa ada indikasi kuat Amerika dengan dua kapal perangnya satu diantaranya bernama USS Abraham Lincoln, berada di balik tragedi itu,&quot; katanya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Menurut Eggi, sebelum terjadi bencana itu, Amerika telah mengeluarkan travel warning kepada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia. Sementara masuknya kapal induk asing, cukup mengundang pertanyaan, kenapa diperbolehkan oleh pemerintah kita. Dengan kata lain, Jakarta tahu benar akan keberadaan kapal asing di perairan kita.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Ada temuan kejanggalan lagi, CNN selama ini memberitakan bahwa pusat gempa terjadi di dekat pulau We. Sementara yang terjadi sesungguhnya di dekat pulau Nias dengan kekuatan gempa hanya 5,4 skala richter. Namun yang terjadi adalah sebuah gelombang susulan dengan kekuatan yang lebih dahsyat. Ironisnya, perusahaan AS Exxon yang ada di sana, luput dari bencana itu. Sehingga ada dugaan keras, ada senjata pemusnah massal yang diarahkan ke sana,&quot; paparnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Usai kejadian itu, lanjut dia, tentara AS di kapal induk USS Abraham Lincoln yang jumlahnya 15.600 personil langsung diterjunkan. Sementara Kopassus dan Pasukan Reaksi Cepat (PRC), yang fungsinya sebagai penanggulangan bencana sama sekali tak diturunkan. Sementara India, Srilanka dan Thailand menolak kehadiran tentara asing itu. Televisi Al Jazeera pernah menyiarkan, bahwa bencana di Aceh bukanlah akibat gelombang tsunami. Akan tetapi sebuah bom helium yang bersifat halus namun mematikan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Kami menduga India memang sudah tahu akan adanya bencana itu. Karena negara itu justru punya pencatat gempa, yang bisa membedakan mana gempa sungguhan dan mana gempa buatan. Di India di Tamil Nadu, merupakan pusat nuklir. Sehingga sudah terdeteksi dulu.&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Menurut Eggi, Joe Vialls tahu benar senjata termonuklir yang diledakkan di bawah laut akan menimbulkan gelombang dahsyat. Sementara jika tsunami, ketinggian gelombang maksimal, tidak akan mencapai seperti yang terjadi di Aceh. &quot;Sejarah juga mencatat, selamanya tsunami tidak berdampak membakar korbannya, karena air. Namun sempat ditemukan tiga orang anak nelayan Aceh yang terbakar dengan tubuh penuh oli.&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Disinggung rencana besar apa di balik itu, Eggi mengatakan, AS ingin menjadikan pangkalan militernya di Aceh. Hal itu dikuatkan dengan ditolaknya percepatan militer itu untuk segera mengakhiri bantuannya di sana. Aceh juga akan dijadikan jaringan pasar bebas perdagangan AS. &quot;Dalam kontek ini, SBY lemah, intelijen kita juga lemah. Apalagi TNI,&quot; jelasnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
SUMBER: http://www.globalmuslim.web.id/2011/02/biadab-kedok-amerika-dibalik-tragedi.html
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Penemuan Gua Mengungkap Sejarah Tsunami di Aceh&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Sebuah gua ditemukan dekat pusat gempa pemicu tsunami di Indonesia, yang memuat jejak ombak raksasa hingga 7.500 tahun lalu. Arsip alam yang langka yang menunjukkan kapan kira-kira bencana berikutnya terjadi.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Temuan ini menunjukkan alur waktu terpanjang dan terinci tsunami-tsunami yang pernah terjadi di lepas pantai bagian barat provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Tepatnya di dekat pusat gempa bumi berkekuatan 9,1 skala Richter yang memicu ombak setinggi 30 meter pada 26 Desember 2004 yang menewaskan 230.000 orang di sejumlah negara, separuhnya di Indonesia.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Gua batu kapur ini terletak beberapa meter di lepas pantai Banda Aceh, satu meter di atas ombak setinggi lutut, dan terlindungi dari badai serta angin. Hanya ombak besar yang dapat menggenangi wilayah pesisir yang mampu menyembur ke dalam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kalangan periset tahun 2011 lalu menemukan endapan pasir di dasar laut yang tersapu ke dalam gua ribuan tahun lalu dan berakhir secara rapih dalam lapisan-lapisan di antara kotoran kelelawar seperti kue geologis. Analisa radiokarbon atas materi-materi yang ditemukan, termasuk kulit kerang dan sisa-sisa organisme mikroskopis, memberi bukti adanya 11 tsunami sebelum tahun 2004.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Periode yang bervariasi
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jangka waktu antar bencana tidak pasti, menurut kepala tim riset Charles Rubin dari Earth Observatory of Singapore (EOS). Yang terakhir sebelum 2004 terjadi sekitar 2.800 tahun lalu, namun ada empat tsunami yang terjadi dalam periode 500 tahun sebelum itu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dan mungkin saja ada bencana alam lainnya. Para peneliti mengetahui, misalnya, bahwa ada dua gempa bumi besar di seputar wilayah Banda Aceh sekitar tahun 1393 dan 1450. Rubin mengatakan sebuah tsunami besar bisa saja menyapu bukti adanya bencana lain melalui erosi.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Para ilmuwan masih berusaha untuk menentukan ukuran ombak yang dapat memasuki gua.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Kesimpulan yang bisa diambil adalah bencana besar yang terjadi tahun 2004 bukan berarti tidak akan terjadi lagi dalam 500 tahun ke depan,&quot; kata Rubin, seraya menambahkan bahwa gua tersebut ditemukan secara tidak sengaja dan bukan bagian dari kerja lapangan yang direncanakan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Memperlengkap data
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Gempa bumi yang berujung pada tsunami 2004 mengejutkan kalangan peneliti karena patahan yang menghasilkan gempa bumi dahsyat, tidak aktif dalam ratusan tahun. Dan sejak gempa besar terakhir lebih dari 500 tahun sebelumnya, tidak pernah ada sejarah lisan yang bisa membantu memahami risiko semacam itu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sejak 2004, banyak penelitian yang digelar untuk mencoba memahami sejarah pesisir barat pulau Sumatera dengan meneliti timbunan pasir, mengangkat terumbu karang dan data GPS.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Temuannya sangat signifikan,&quot; ungkap Katrin Monecke, seorang profesor ilmu bumi di Wellesley College di Massachusetts.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Ia mempelajari timbunan pasir tsunami yang ditemukan di rawa-rawa di wilayah tersebut, namun tidak terlibat dalam penelitian gua, yang dipresentasikan pada konferensi Persatuan Geofisika Amerika di San Francisco. &quot;Lapisan pasir dalam gua merekam dalam jangka waktu yang sangat panjang dan memberi keterangan mengenai frekuensi gempa.&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Meski rekaman jangka panjang terlindungi di dalam gua, Rubin mengatakan frekuensi tsunami tetap belum dapat diketahui secara pasti atau kapan kira-kira bencana dapat terjadi dalam periode singkat antara satu sama lain.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Perspektif ahli geofisika
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Ahli geologi Kerry Sieh, direktur EOS yang turut serta dalam penelitian gua, telah memprediksi bahwa gempa raksasa dapat kembali mengguncang wilayah Aceh dalam beberapa dekade mendatang. Mereka umumnya datang dalam bentuk siklus dan terjadinya gempa pada tahun 2004 meningkatkan lebih banyak tekanan pada patahan tadi. Namun sejarahnya sangat beragam, sehingga mustahil untuk memberi prediksi yang tepat.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;Dengan mempelajari tipe tsunami yang terjadi di masa lalu, mungkin kami dapat merencanakan mitigasi untuk tsunami berikutnya,&quot; ucap Nazli Ismail, kepala departemen fisika dan geofisika di Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh yang ikut mengerjakan proyek ini.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kepulauan Indonesia terletak pada Cincin Api Pasifik, rangkaian gunung berapi dan garis patahan yang mengelilingi cekungan Pasifik. Inilah tempat terjadinya aktivitas seismik terbesar dan paling mematikan di dunia.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
SUMBER: http://www.dw.de/gua-mengungkap-sejarah-tsunami-di-aceh/a-17323858
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;
Antara Tsunami Aceh Dan Bom Termonuklir Amerika&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
Sebagian besar orang menganggap Tsunami Aceh adalah bencana alam murni, sebagian kecil lainnya melihat “out of the box” bahwa tsunami adalah hasil rekayasa senjata thermonuklir Amerika yang diujicobakan. Salah satu dari mereka, M.Dzikron AM, dosen Fak Teknik Unisba menjelaskan hipotesa tentang hal ini.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
1. NOAA, National Oceanic and Atmospheric Administration, beberapa kali merubah data magnitudo dan posisi episentrum gempa, serta kejanggalan tidak adanya peringatan pada ‘seismograf’ di Indonesia dan India. Secara sederhana, gempa selalu dipicu oleh apa yang disebut frekuensi elektromagnetik pada 0,5 atau 12 Hertz, dan bukan merupakan sebuah proses yang terjadi secara mendadak spt tsunami di Aceh.&lt;br&gt;
2. Sebagian besar mayat yang ditemukan terbujur kaku dengan kulit berwarna hitam pekat, kematian akibat tenggelam tidak akan mengubah warna kulit sedemikian cepat dan sedemikian hitam, sebaliknya mayat-mayat hitam juga nampak pasca dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.&lt;br&gt;
3. Kapal-kapal perang Amerika berdatangan dengan cepat dan bertahan di Aceh selama beberapa bulan bukan sekedar memasukkan bantuan namun juga mengawasi wilayah laut agar peneliti Indonesia tidak turun ke sana.&lt;br&gt;
4. Ditemukan sampah nuklir 2 bulan pasca tsunami di wilayah Somalia yang kemudian diungkap UNEP, yang diduga berasal dari Samudera Hindia.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
HAARP (High Altitude Atmospheric Research Project) adalah senjata yang didisain untuk menciptakan bencana alam seperti gempa, badai dan tsunami. HAARP memiliki alasan sendiri untuk dijadikan sebagai kekuatan baru dalam isu pemanasan global, seperti dalam project teranyar mereka yang menggunakan ELF (Extremely Low Frequency) untuk menembus lapisan tanah dan es kemudian menghancurkan/melelehkan lempeng artik, melubangi ozon seperti yg sdh dijelaskan, membuat gempa spt di Haiti, China dan Korea, serta menciptakan ‘hurricane‘.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jenis senjata HAARP yang digunakan diperkirakan disebut Warhead Thermonuklir W-53 dengan kekuatan 9 megaton ternyata dapat dengan mudah ditempatkan dalam wadah yang mirip diving chamber (alat selam dalam) yang biasanya digunakan dalam eksploitasi minyak. Wadah ini sekaligus melindunginya dari tekanan sebesar 10.000 pon per inchi persegi di dasar palung laut dalam. Bobot total dengan wadahnya kurang dari lima ton, sehingga dapat dijatuhkan dari buritan kapal suplai anjungan pengeboran minyak lepas pantai. Metode teknologinya disebut SCALAR, yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk memanipulasi kekuatan alam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Teknologi perusak berbasis gelombang elektromagnetik pertama kali dikenalkan saintis Rusia Nikola Tesla Saintis ini menjadikan bencana gempa di berbagai negara pada 1937 sebagai sampel penelitian. Selanjutnya, Tesla melakukan penelitian mengenai penciptaan alat yang mampu memunculkan gelombang frekuensi tinggi yang bisa memicu badai dan gempa tektonik. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, alat itu mampu mengalahkan kekuatan Nuklir. Belakangan senjata pemusnah massal itu dikenal sebagai elektromangnetik SCALAR. Anehnya, rancangan Tesla ini kemudian hilang tak berbekas setelah ia meninggal dan muncul kembali dalam program HAARP, padahal ketika pertama kali ditawarkan kepada Pentagon, rancangan Tesla ini ditolak mentah-mentah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Menurut Bertell, AS sudah melakukan uji coba sejak puluhan tahun lalu. Negeri Paman Sam menggunakan Barium dan Lithium yang “dikirim” ke lapisan ozon dengan bantuan gelombang elektromagnetik ke langit negara-negara asia. Teori Bertell didukung Michel Chossudovsky yang berprofesi sebagai analis persenjataan global. Chossudovsky menuduh Pentagon sudah lama membuat senjata untuk memanipulasi cuaca. April 1997, menurut Menhan William Cohen, AS terpaksa menghadapi serangan senjata perubah cuaca dengan senjata sejenis. Demikian juga dengan penggunaan gelombang elektromagnetik pemicu gempa dan tsunami.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Apa yang dijelaskan Bartell dan Chossudovsky sebenarnya berada di luar nalar logika kita, sehingga kita lebih percaya bahwa sebuah tsunami terlalu musykil dibuat dan dirancang oleh manusia. Namun bila kita memikirkan isu apa yang saat ini digadang-gadang oleh Amerika dan sekutunya, khususnya mereka yang terlibat dalam manipulasi Pemanasan Global, maka senjata HAARP bukan lagi cerita fantasy Hollywood, seperti orang-orang di seluruh dunia yang sebelumnya tidak pernah percaya pada Bom Atom yang dijatuhkan Enola Gay ternyata hasil rekayasa teknologi nuklir yang pada masa itu dianggap begitu canggih.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
SUMBER: http://lirilir-ambulan.blogspot.com/2012/05/antara-tsunami-aceh-2004-dan-bom.html
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Referensi Teori Lainnya&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
http://sejarah.kompasiana.com/2011/06/18/siapa-dalang-tsunami-di-aceh-373830.html&lt;br&gt;
http://hankam.kompasiana.com/2011/09/18/tsunami-aceh-2004-israel-bermain-nuklir-di-laut-indonesia-oleh-salvador-astucia-394418.html&lt;br&gt;
http://darnanto.blog.ugm.ac.id/2012/03/22/konspirasi-gempa-tsunami-aceh-terkuak/&lt;br&gt;
http://menujubermartabat.wordpress.com/2012/05/01/tsunami-aceh-2004-hasil-bom-thermonuklir/&lt;br&gt;
http://islamterbuktibenar.net/?pg=articles&amp;article=16168 | Tsunami Aceh 2004 Hasil Bom Thermonuklir???&lt;br&gt;
http://www.ibnurusydy.com/tsunami-aceh-murni-kejadian-alam/&lt;br&gt;
http://www.geotek.lipi.go.id/?p=141794 | Tsunami 2004 Bukan Pertama Bagi Aceh
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Silahkan pembaca sendiri menilai teori mana yang mesti dipercaya dari berbagai artikel tersebut diatas. Kami pribadi tidak mengklaim teori mana yang benar dan teori mana yang salah. Terlebih mengingat untuk mengkritisi keakuratan informasi teori tersebut dengan pembuktian realitas yang terjadi bukan tempatnya disini, maka terkait kebenaran teori yang dijabarkan artikel-artikel itu kami kembalikan kepada pembaca sendiri untuk memilih.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Renungan&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Mengambil Hikmah Dibalik Teguran-Nya &amp; Melihat Tanda Kuasa-Nya Dibalik Bencana&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sebagai seorang Muslim, kepercayaan kita terhadap bencana adalah pasti bahwa setiap bencana di bumi ini tidak luput dari izin Allah dan telah melalui garis takdir-Nya. Sejumlah orang percaya bahwa tsunami Aceh ini adalah hukuman Allah karena umat Muslim di Aceh malas beribadah atau menjalani gaya hidup yang materialistik, meskipun mengaku daerahnya menerapkan syariat secara penuh dengan julukannya sebagai &#39;Serambi Mekkah&#39;. Sedangkan yang lainnya mengatakan bahwa Allah murka karena Muslim membunuh sesama Muslim dalam konflik yang terjadi. Seorang ulama Arab Saudi, &lt;b&gt;Muhammad Al-Munajjid&lt;/b&gt;, menyebutnya sebagai hukuman Tuhan terhadap wisatawan kafir yang berpesta pora di pantai dan pub sambil minum anggur selama libur Natal.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Apapun itu, sudah sepatutnya semua manusia merefleksikan diri dari bencana ini. Mencoba berinstrospeksi diri dan mengambil hikmah dari semua bencana yang terjadi khususnya bagi umat Islam di Aceh. Karena sebagaimana firman Allah, tidak ada bencana yang terjadi di dunia ini yang tidak luput dari kehendak Allah. Baik sebagai hukuman maupun peringatan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الأرْضِ وَلا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-Hadiid&#39; 57:22)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Diperlukan kejernihan hati dan pikiran ketika kita ingin mengambil saripati hikmah dari setiap skenario peristiwa yang Allah tunjukan kepada kita. Allah Yang Maha Baik pasti memiliki maksud atas setiap kejadian yang datang di negeri ini.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dari Anas ibn Malik radhiyallahu &#39;anhu bahwa Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam bersabda: “&lt;i&gt;Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, niscaya Allah akan menyegerakan hukuman baginya di dunia. Dan jika Allah menghendaki keburukan pada hamba-Nya, niscaya Allah akan mengakhirkan hukuman atas dosa-dosanya. Sehingga Allah akan menyempurnakan hukuman baginya di akhirat kelak,&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(HR. Al-Imam At-Tirmidzi)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jika Allah menghendaki kehancuran pada suatu negeri, maka Dia cukup menenggelamkannya dalam sekejap dengan hujan batu seperti pada kaum Sodom-Gomorah atau banjir besar pada masa Nabi Nuh. Dan jika Allah menghendaki perbaikan pada suatu negeri, maka Dia akan memberi peringatan dengan bencana-bencana yang penuh hikmah kebesaran-Nya. Jadi marilah kita semua kembali kepada-Nya dengan iman Islam yang kaffah dan berharap bencana di negeri ini diangkat dengan kebahagiaan yang indah. &lt;i&gt;Aamiin Ya Rabbal&#39;alamin..&lt;/i&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(QS. Al-A&#39;raaf&#39; 7:96)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;center&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcvBS6RfHufx9KU4r6b-RQ7o7Hhydc0p091M_-U8yZDbQPDt11m2HymUXi2BqhWmtFvyt37nv5IPP8n4SW0Q7StZa4Bwq1_NUTrDWX2hGFN18Q-pGOazOZ3Oijg7mA-yBHhblpdIBs-Ec/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+1.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcvBS6RfHufx9KU4r6b-RQ7o7Hhydc0p091M_-U8yZDbQPDt11m2HymUXi2BqhWmtFvyt37nv5IPP8n4SW0Q7StZa4Bwq1_NUTrDWX2hGFN18Q-pGOazOZ3Oijg7mA-yBHhblpdIBs-Ec/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+1.PNG&quot; Alt=&quot;Tragedi Bencana, Tsunami Aceh 2004&quot; height=&quot;248&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAJpVj-yMkSagQP8-dQiNEPd1FE95nI90DGrum56IqR8YH3CIs92Hg-KmGI1NSEF_FkX9ZsqGbTtUkpyZE2x20LoPaDk526OKoScpbQnmVg9qmhHvOzNHB-73DN703bWO28IuVXgpAWho/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+2.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAJpVj-yMkSagQP8-dQiNEPd1FE95nI90DGrum56IqR8YH3CIs92Hg-KmGI1NSEF_FkX9ZsqGbTtUkpyZE2x20LoPaDk526OKoScpbQnmVg9qmhHvOzNHB-73DN703bWO28IuVXgpAWho/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+2.PNG&quot; Alt=&quot;Keajaiban Lafadz Allah, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;248&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCpFN9WXvzXcCPywf7rp-LKIcdNKiRguuBALs6BtcRK-s-gKZWk6IC9fMKdaqnLDX8Ozlx3g_W2M4d_sGAfHZ5WdGYtjf03JnpjjmWqnCTMy2NaCG-YUkASQUS3gNP-rUzNnOT1vQDZ7Y/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+3.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCpFN9WXvzXcCPywf7rp-LKIcdNKiRguuBALs6BtcRK-s-gKZWk6IC9fMKdaqnLDX8Ozlx3g_W2M4d_sGAfHZ5WdGYtjf03JnpjjmWqnCTMy2NaCG-YUkASQUS3gNP-rUzNnOT1vQDZ7Y/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+3.PNG&quot; Alt=&quot;Masjid Selamat, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;226&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfyavQV4VkDFfcRRwwIHPAp_2oYWcuRBb84l4giffyLVBhz5rK3XrnkgA9czmNQMU58JhsP_JRLXyiuzAoPNk4k2KZY36kMEgL5j6z4j8DFJKN_0H-MgI_Kogy75xs3ahaz9SstAVGxS4/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+4.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfyavQV4VkDFfcRRwwIHPAp_2oYWcuRBb84l4giffyLVBhz5rK3XrnkgA9czmNQMU58JhsP_JRLXyiuzAoPNk4k2KZY36kMEgL5j6z4j8DFJKN_0H-MgI_Kogy75xs3ahaz9SstAVGxS4/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+4.PNG&quot; Alt=&quot;Masjid Selamat, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;226&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5SgDNzhlH-8Fiw6RmAgMBdHgOysp57f2LQGeFavEaRI6w09qNKWcEBOoSl2ngIiMRNY68VX3c-SotTzLHufNHv-5_yDICb-TSLzbqgAaY0DNeu9z0VTtiJFV5GYGvY4LhIyUsataJ66o/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+5.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5SgDNzhlH-8Fiw6RmAgMBdHgOysp57f2LQGeFavEaRI6w09qNKWcEBOoSl2ngIiMRNY68VX3c-SotTzLHufNHv-5_yDICb-TSLzbqgAaY0DNeu9z0VTtiJFV5GYGvY4LhIyUsataJ66o/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+5.PNG&quot; Alt=&quot;Tragedi Bencana, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;232&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgD1s1Uf1XI82U2i0IT32Yum5ZC9JuSqXY47LN-99aHCEB-m2XAAg5JyU7itZj42sHwy7TjtP4PrVAA4IIE6KxHQyalRYYVRqsqmHBzoEoFAso9DqRBW1WVFi0g4GNN2459BlyjhaJ0nHo/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+6.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgD1s1Uf1XI82U2i0IT32Yum5ZC9JuSqXY47LN-99aHCEB-m2XAAg5JyU7itZj42sHwy7TjtP4PrVAA4IIE6KxHQyalRYYVRqsqmHBzoEoFAso9DqRBW1WVFi0g4GNN2459BlyjhaJ0nHo/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+6.PNG&quot; Alt=&quot;Masjid Selamat, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;232&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUk5T368QmgBtbMgXV9duziVszfDOtTwpLMPi_r2sgMl1JWbmoE5kiGvSxB_Wwo_60PH334CWIUoiRO4sr5ri3cyap2EvUOTlVRO0zC-wkNhjujFglLWP28ttWLz7nxwb2wLaYmQXISW0/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+7.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUk5T368QmgBtbMgXV9duziVszfDOtTwpLMPi_r2sgMl1JWbmoE5kiGvSxB_Wwo_60PH334CWIUoiRO4sr5ri3cyap2EvUOTlVRO0zC-wkNhjujFglLWP28ttWLz7nxwb2wLaYmQXISW0/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+7.PNG&quot; Alt=&quot;Masjid Selamat, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;238&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC-ozAVWP2n_YBggb1_S18Wm6CY6sBbDWRnWhusL4Ydprd5tFkJpdBwqFSWfszHTRGOhKxE0l_739KNgSxRHyYKSj-dLaCnYgE03D4htPbtsOvMhKliQuyeixcfnO566rA2bwpwyaQFew/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+8.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC-ozAVWP2n_YBggb1_S18Wm6CY6sBbDWRnWhusL4Ydprd5tFkJpdBwqFSWfszHTRGOhKxE0l_739KNgSxRHyYKSj-dLaCnYgE03D4htPbtsOvMhKliQuyeixcfnO566rA2bwpwyaQFew/s0/Renungan+Tsunami+Aceh+8.PNG&quot; Alt=&quot;Masjid Selamat, Tsunami Aceh&quot; height=&quot;238&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdELGj9opJVASbnMVNd7glHbjRDjcL9jjGUAhFX_vgFx-M3-UqYc0Jhn0WpTRrkNY29lwwgFles7dC0krK5nANLKOcV_wWxhnMipeB4p_d8PiFBHpUPnJjynh4b5GjBLwsTGhPJ6Ry6J4/s0/Keajaiban+Tsunami+Aceh.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdELGj9opJVASbnMVNd7glHbjRDjcL9jjGUAhFX_vgFx-M3-UqYc0Jhn0WpTRrkNY29lwwgFles7dC0krK5nANLKOcV_wWxhnMipeB4p_d8PiFBHpUPnJjynh4b5GjBLwsTGhPJ6Ry6J4/s0/Keajaiban+Tsunami+Aceh.PNG&quot; Alt=&quot;Masjid Selamat, Rahasia Besar Tsunami Aceh, Keajaiban Tsunami Aceh&quot; height=&quot;330&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1igZ22YiUgoQ0mCM82dwkRfmmrM6-XeCNQE9x-z0JkML3ffNhDxFoNxVYfAgSRGFi00jvamyTn9W4K6eWv089RuKZJHC6cPvc-56vT4NawUVjQa4Hi70AKMUCRUl0UANwPG-wBao7EBs/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+1.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1igZ22YiUgoQ0mCM82dwkRfmmrM6-XeCNQE9x-z0JkML3ffNhDxFoNxVYfAgSRGFi00jvamyTn9W4K6eWv089RuKZJHC6cPvc-56vT4NawUVjQa4Hi70AKMUCRUl0UANwPG-wBao7EBs/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+1.PNG&quot; width=&quot;80&quot; height=&quot;330&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaI1RPuVY6zixDgo4KYVOHgVkngqkz2qhkK2PGVy5SfjLQfUSY7MoMw0J6DR5vhgd-CoFUfn2R0EIOPRQaAFHXXoRWJ_Xka49FoWr9bljsMaO0fW0YDuNH5__v7n7LyW_ejeIlxtZFOaM/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+2.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaI1RPuVY6zixDgo4KYVOHgVkngqkz2qhkK2PGVy5SfjLQfUSY7MoMw0J6DR5vhgd-CoFUfn2R0EIOPRQaAFHXXoRWJ_Xka49FoWr9bljsMaO0fW0YDuNH5__v7n7LyW_ejeIlxtZFOaM/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+2.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; width=&quot;208&quot; height=&quot;100&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEji9kmIA64JK15mtebsyE0wHRpp1qyj6B1q3cyUfbU8zUsly3j9qVUFLNK-a4uIFz8rPtxDAJjC87tnI-Bfba27x1DPWhyphenhyphenz_v1_XFQu7Pl1dLbQRLPpEl7zEkYJ-82OYQeakBaGHgnC2yA/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+3.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEji9kmIA64JK15mtebsyE0wHRpp1qyj6B1q3cyUfbU8zUsly3j9qVUFLNK-a4uIFz8rPtxDAJjC87tnI-Bfba27x1DPWhyphenhyphenz_v1_XFQu7Pl1dLbQRLPpEl7zEkYJ-82OYQeakBaGHgnC2yA/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+3.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; width=&quot;208&quot; height=&quot;100&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4jyyEF60iqfI0eHjO4iZ8KCU6uGX1uEn8EUdZLYXEw36WclAZ4YCcWadBWvSYFGAq1vZj0yVB6OcNBezanAz8UrV-BfApvGLQflOoyTwDcBg7vD_L1vjX53fbIx5j1mQm52rSymETxE4/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+4.PNG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4jyyEF60iqfI0eHjO4iZ8KCU6uGX1uEn8EUdZLYXEw36WclAZ4YCcWadBWvSYFGAq1vZj0yVB6OcNBezanAz8UrV-BfApvGLQflOoyTwDcBg7vD_L1vjX53fbIx5j1mQm52rSymETxE4/s0/Komentar+Tsunami+Aceh+4.PNG&quot; Alt=&quot;Komentar Testimoni Tsunami Aceh&quot; width=&quot;208&quot; height=&quot;100&quot; align=&quot;top&quot;&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/p&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/8128315883278384376/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/02/benarkah-ada-rombongan-jemaat-natal.html#comment-form' title='192 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/8128315883278384376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/8128315883278384376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/02/benarkah-ada-rombongan-jemaat-natal.html' title='Benarkah Ada Rombongan Jemaat Natal Selamat Sewaktu Tsunami Aceh 2004?'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdZju22JNXOYAXWP_D5NMH9jYMBg-sdWnv3vSOunupfDyzsICDbPCFPbShTDeWx9Qc-mUyT3moq57rPSnlhIkEqfGbQZIUCOkdiWKEmR_CzFCST8qK8QITcnu0lMcwEuNGyEwKWIkN0HY/s72-c/Kesaksian+Tsunami+Aceh+2004.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>192</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7796038986406744935.post-5911830500917283793</id><published>2014-02-01T15:09:00.000+08:00</published><updated>2014-03-13T23:31:36.214+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hoax Kristen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesaksian Palsu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Murtadin Gadungan"/><title type='text'>Kebohongan Kesaksian Ahmad Qoni Rizki: Tuhan Yesus Dalam Alquran</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Menyebarkan kesaksian hoax dengan tokoh fiktif merupakan salah satu bentuk keahlian Kristen dalam menegakkan agamanya. Dengan bermodal pengetahuan Islam yang minim dan penyelewengan potongan dalil Al-Qur&#39;an, ditambah imajinasi kebohongan dalam merangkai narasi fiksi, membuat individu Kristen berhasil menciptakan sebuah karangan hoax yang sangat populer diberbagai jejaring sosmed.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Kesaksian tersebut mengatasnamakan &lt;b&gt;Ahmad Qoni Rizki&lt;/b&gt; yang mengaku menemukan ketuhanan Yesus dalam Al-Qur&#39;an. Berikut tulisan lengkapnya:
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kesaksian Ahmad Qoni Rizki: Tuhan Yesus Dalam Alquran&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
KESAKSIAN AHMAD QONI’ RIZQI
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
TUHAN YESUS KRISTUS DALAM ALQURAN — Di dalam perenungan saya menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua orang Kristen sudah menerima anugrah keselamatan. Sedangkan saya masih terus berdoa siang malam meminta-minta untuk diberi keselamatan dan mendoakan nabi Muhammad Saw beserta keluarganya supaya diberi keselamatan. Dari situ saya bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur’an. Mulai dari Surat Al Faatikhah sampai surat An Nas. Dimana penekanan surat Al Faatikhah terletak pada ayat 5 dan 6, yang mana manusia diperintahkan untuk menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada allah saja, supaya manusia diberi hidayah (petunjuk) allah ke jalan yang lurus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“Iyyaa kana’ budu wa iyya kanasta’iin Ihdinaash shiroo thol mustaqiim ” “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan tunjukilah kami jalan yang lurus. “Qs. 1:5-6.&lt;br&gt;
Saya teruskan membaca Al Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat saya temukan jawabannya yang berbunyi:&lt;br&gt;
“wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim.”&lt;br&gt;
“Dan sesungguhnya ISA AL MASIH itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Ini lah jalan yang lurus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Az Zukhruf 43:61&lt;br&gt;
Di situ Al Qur’an menyatakan bahwa ISA AL MASIH memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Timbul pertanyaan dalam hatiku: “Bukankah hanya allah Swt yang mengetahui tentang hari kiamat itu?” Sebab kalau menurut pernyataan Al Qur’an Surat Luqman, bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah.&lt;br&gt;
“Innallaha `indahu `ilmussa’ati wa yunazzilul ghoitsa… “&lt;br&gt;
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat im… ” Qs. Luqman 31.34&lt;br&gt;
Tapi mengapa ISA AL MASIH juga mengetahui lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama ISA AL MASIH itu ?
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu, saya bolak balik membaca Al Qur’an. Lalu di saat saya membaca Surat All Imrom 3:45, disitu kutemukan jawaban yang bunyinya demikian: “idz golatil malaikatu ya maryama innalloha yubasysyiniki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu maryama wajihan fiddunya wal akhiroti wa minal muqarrobin”&lt;br&gt;
“Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan rahmat daripada-Nya namanya AL MASIH ISA Putra Maryam. Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang terdekat dengan Tuhan”. Qs. 3:45
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Saya merasa terentak melihat pernyataan ayat di atas itu, kata hati rohani saya semakin menyadari dan memahaminya. Karena dengan jelas dan tegas ayat itu mengatakan bahwa ISA AL MASIH dalam pra keberadaan-NYA atau sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Kalam atau Firman dari Allah. Kata AL MASIH artinya yang diurapi yang ditahbiskan atau yang dinobatkan, serta diikuti dengan kata Wajihaan fiiddunyaa wal akhirah, yang artinya terkemuka di dunia dan di akhirat.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jadi seeara tersirat dan tersurat ayat itu menyatakan bahwa ISA AL MASIH itu pada hakikatnya adalah Firman ALLAH yang diurapi dengan status kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat.&lt;br&gt;
Pertanyaannya, siapakah oknum yang punya kedudukan dan kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah Swt. Lalu, siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu ? Sebab tidak ada manusia, Nabi, Rasul sampai Malaikat pun yang punya kedudukan atau kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Saya dibuat semakin bertanya-tanya dan akhirnya saya temukan juga jawabannya dalam Surat An Nisaa 4:171 yang saya ambil pointnya saja demikian bunyinya: “Innamaal masiikhu Isabnu maryama Rasulullah wa kalimatuhu al qohaa ilaa maryama wa rukhu minhu”. Artinya: Sesungguhnya AL MASIH ISA Putra Maryam itu, adalah utusan ALLAH dan kalimat-NYA yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-NYA”. Qs. 4:171
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dari sini bisa saya simpulkan bahwa ayat di atas menyatakan ISA AL MASIH itu utusan ALLAH, ISA AL MASIH itu Firman ALLAH, ISA AL MASIH itu ROH ALLAH, ayat itu juga didukung Hadits Shahih Bukhari (HSB) 1496 clan Hadits Anas Bin Malik hal. 72:&lt;br&gt;
ISA faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu.&lt;br&gt;
ISA itu sesungguhnya ROH ALLAH dan Kalam ALLAH.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Disamping itu saya juga membaca pernyataan Hadits Shokhih Muslim dan Hadits Shokhih Bukhori yang mengatakan:&lt;br&gt;
“Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon “&lt;br&gt;
Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditangah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil. “&lt;br&gt;
HSM 127, HSB 1090&lt;br&gt;
Kembali timbul sebuah pertanyaan lagi dalam hatiku, “Siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu?” Karena kalau menurut pernyataan di dalam Al Qur’an, bahwa Allah itulah Hakim yang seadil-adilnya.&lt;br&gt;
“Alaysallahu bi akh khamil khakhimin ” “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya ” Qs. At Tim 95:8
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Walaupun semuanya itu sudah jelas, tetapi saya tetap belum mau mempercayai dan mengimani YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruselamat saya. Karena masalah keyakinan kepercayaan dan keimanan, tidak segampang orang membalikkan telapak tangan langsung terima dan diaminkan atau tidak semudah orang yang beli jajan di pinggir jalan langsung ditelan jadi kenyang. Tetapi ini masalah hati nurani yang suci, maka membutuhkan pencerahan, penerangan Sang Ilahi Yang Maha Suci supaya hati nurani ini dapat mengambil suatu keputusan untuk menyatakan keberanian tentang kebenaran yang datang dari TUHAN Pencipta dan Penguasa Semesta Alam. Maka untuk mendukung dan memperkuat semuanya itu saya langsung terus untuk mengumpulkan data-data yang bersumber dari Al Qur’an maupun Hadits yang berkaitan dengan kesaksian dan pengakuan mengenai pemyataan tentang ISA AL MASIH itu:
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dalam Al Qur’an:&lt;br&gt;
1. Qs. 19 : 19 — “ Isa Al Masih seorang anak laki-laki yang suci.&lt;br&gt;
2. Qs. 19:21 — “ ISA AL MASIH sebagai tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah.&lt;br&gt;
3. Qs. 3:46, 5:19, 20, 110 — “ ISA AL MASIH semasa dalam buaian dan ayunan sudah bisa berbicara dengan manusia.&lt;br&gt;
4. Qs. 19:31 — “ ISA AL MASIH seorang yang diberkati Allah dimana saja berada.&lt;br&gt;
5. Qs. 3:49, 5:110 — “ ISA AL MASIH, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit sopak (lepra) dan menghidupkan orang mati.&lt;br&gt;
6. Qs. 3:45 — “ ISA AL MASIH adalah Kalam Allah, terkemuka di dunia dan di akhirat.&lt;br&gt;
7. Qs. 4:171 — “ ISA AL MASIH utusan Allah, Kalam Allah dan Roh Allah.&lt;br&gt;
8. Qs. 21:91 — “ ISA AL MASIH dan ibunya dijadikan tanda yang besar bagi semesta alam
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dalam Hadits:&lt;br&gt;
l. HSB. 1496 — “ ISA AL MASIH itu utusan Allah, Kalam Allah, Rob Allah.&lt;br&gt;
2. HSB. 1090 dan HSM 127 — “ ISA AL MASIH akan turun menjadi Hakim yang adil.&lt;br&gt;
3. H. Anas bin Malik hal. 72 — “ ISA AL MASIH Roh Allah dan Kalam Allah.&lt;br&gt;
4. HSM Jilid I hal. 74 — “ ISA AL MASIH adalah Iman Mahdi dan Hakim yang adil.&lt;br&gt;
5. H. Ibnu Majah — “ Tidak ada Imam Mahdi selain — “ ISA AL MASIH putra Maryam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dengan dukungan dan pernyataan beberapa ayat-ayat Al Qur’an dan Hadits perasaan saya seperti disinari dengan pancaran terang kebenaran untuk terus melangkah menuju “Jalan Keselamatan”. Tetapi ada satu hal yang membuat saya berat melangkah untuk berjalan terus menuju ke puncak keputusan, yaitu masalah amal yang selama ini udah saya kumpulkan sejak dari awal dengan jerih payah ibadah yang melelahkan dan memakan kurun waktu yang cukup panjang. Sebab menurut ajaran agama Islam, apabila orang itu sudah murtad (keluar) dari agama Islam segala amal ibadahnya akan musnah terhapus. Padahal bekal untuk menuju kehidupan kekal harus disertai dengan banyak amal.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dari sini saya kembali dihantui perasaan takut, kuatir, keraguan, kebimbangan dan ke-bingungan. Saya lantas terus kembali buka-buka Kitab Hadits dan Al Qur’an. Pada saat membuka Hadits Shohih Muslim, saya temukan jawaban persoalan amal yang sangat melegakan dan memuaskan yaitu di HSM no. 2412-2414 yang menjelaskan dengan gamblang bahwa:&lt;br&gt;
” Anjaabir qaala sami ‘tun nabiyya sholallahu `alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum `amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah ” “Dari Jabir r.a. katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: “Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka” HSM 2412-2414
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dan Al Qur’an pun juga menyatakan dengan jelas yaitu Qs. 44:40-42, “Inna yaumal fashli miiqaatuhum ajma’iin “&lt;br&gt;
“Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya ” Qs. 44:40&lt;br&gt;
“Yauma laa yughnii maulan anmaulan syaian walaahum yunsharuun” “Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan ” Qs. 44:41&lt;br&gt;
`Illa man rrakhimallahu innahu huwal `aziizur- rokhiim. ” “Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. ” Qs. 44:42&lt;br&gt;
Kesimpulannya Qs. Ad Dukhaan ayat 40-42 menyatakan:&lt;br&gt;
Pada hari keputusan (penghakiman, pengadilan) tak seorang pun kerabat yang bisa memberi manfaat (pertolongan) kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Ternyata menurut pernyataan Qs. 19:21: Bahwa ISA AL MASIH itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah.&lt;br&gt;
“Qaala kadzaliki qaala rabbuka huwa `alayya hayyinum wa linaj’alahu, ayatanllinnaasi warakhmatan minnaa; wa kana amran maqdhiyyaa. “&lt;br&gt;
Jibril berkata:: Demikianlah Tuhanmu berfirman “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. ” Qs. Maryam 19.21
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
KESIMPULAN&lt;br&gt;
Dengan demikian akhirnya saya simpulkan bahwa umat Kristen sudah dijamin dengan kepastian keselamatan, sedangkan kami setiap hari berkali-kali berdoa meminta supaya diberi keselamatan, serta berkali-kali pula setiap hari kami mendoakan nabi Muhammad Saw dan keluarganya supaya diberikan keselamatan:&lt;br&gt;
Allah huma sholi `ala Muhammad wa `ala `ali Muhammad.&lt;br&gt;
Ya Allah berikanlah keselamatan kepada nabi Muhammad dan keluarganya (doa Shalawat).
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Karena hal itu adalah perintah Al-Qur’an bahkan Allah dan para Malaikat pun juga bershalawat untuk Nabi.&lt;br&gt;
Innallaha wa malaikatuhu yusholluuna `alaannabiyyi, yaa ayyu halladziina amanuu shalluu `alaihi wasalimuu tasliimaa. Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Qs. Al Ahzab. 33:56)&lt;br&gt;
Oleh sebab itu kami setiap hari berkali-kali juga memohon kepada Tuhan supaya ditunjukkan ialan yang lurus.&lt;br&gt;
Ihdinash shiroothol mustaqiim. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Qs. Al Faatikhah 1:6).
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dan Allah memberikan jawaban permohonan kami itu di dalam Al Qur’an “wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim. “&lt;br&gt;
“Dan sesungguhnya ISA AL MASIH itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Az Zukhruf 43:61&lt;br&gt;
Maka di dalam Al Qur’an ayat berikutnya ISA AL MASIH memberikan perintah supaya bertagwa kepada Allah dan taat kepadanya. … fat taqullaha wa athii ‘uun … maka bertaqwalah kepada Allah clan Taatlah kepadaku (Qs. Az Zukhruf 43:63).&lt;br&gt;
Melalui pernyataan itu akhirnya bisa saya ketahui bahwa ISA AL MASIH adalah sosok pribadi yang terkemuka atau terbesar di dunia dan di akhirat (Qs. 3:45). Serta Kalam Allah dan Roh Allah (Qs. 4:171 clan HSB 1496).&lt;br&gt;
Dan ISA AL MASIH itulah nanti yang akan menjadi Hakim yang adil (HSB. 1090 clan HSM. 127). Lewat keputusan Hakim yang adil itulah setiap manusia akan dinyatakan masuk ke dalam surga atau dijebloskan ke dalam neraka.&lt;br&gt;
Di hadapan Hakim yang adil itu nanti tidak ada siapa saja dan apa saja yang bisa memberi syafaat (pertolongan) kecuali orang yang telah diberi rahmat dari Allah (HSM. 2412-2414 clan Qs. 44:40-42).&lt;br&gt;
Siapakah sosok pribadi yang disebut rahmat dari Allah itu? Sesungguhnya ISA AL MASIH itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah (Qs. 19:21).&lt;br&gt;
Dengan demikian manusia itu bisa selamat di hadapan Hakim yang adil nanti kalau orang itu sudah punya tanda dan rahmat dari Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Apakah tandanya itu nanti ? Yaitu mempercayai dan mengimani dengan sepenuh hati serta tulus murni bahwa ISA AL MASIH atau YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruslamatnya.
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Dari artikel diatas, Admin pribadi sangat yakin Muslim yang awam sekalipun dapat mendeteksi dan mensinyalir bahwa cerita diatas hanyalah karangan hoax belaka. Penuh dengan potongan dalil tanpa pengertian sempurna yang hanya ditambal dengan asumsi pribadi nyata menunjukkan penulisnya tidak memiliki pengetahuan apa-apa mengenai Islam apalagi ilmu memadai tentang Al-Qur&#39;an. Belum lagi narasi yang tidak lebih baik dari karangan bebas anak-anak ditambah tidak adanya identitas yang pasti mengenai siapa Ahmad Qoni Rizki dalam tulisan tersebut semakin membuktikan bahwa kesaksian itu hanya sebatas dongeng belaka.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Meskipun begitu, kesaksian palsu ini benar-benar populer dikalangan Kristen. Bahkan di jejaring sosial Facebook terutama dalam postingan seorang facebooker bernick &lt;b&gt;Samuel Benny&lt;/b&gt;, kesaksian ini telah di share sampai ribuan kali dengan komentator Kristen yang terus bertambah.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpYdIPWKUAyzt6_XPiCYClkKRiAqTLcmF1TAWt9Z0svkN5XMdFt-_ZPHzmQvHDH8k7in3a-_gpMz6cTsFlUkHXrFHHB6vJGICqVBUGNmrOY6_u_Bhwrcnz5YgV59d7BRl7_LcgZiidtvU/s0/Samuel+Benny+-+Yesus+Dalam+Alquran.PNG&quot; Alt=&quot;Ahmad Qoni Rizki, Samuel Benny, Yesus Dalam Alquran&quot;&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Kesaksian ini pun juga disebarluaskan di media lain semacam Kaskus dan Yahoo oleh para misionaris Gereja. Dan materi atau isi konten dalam tulisan tersebut, yang sebenarnya sudah basi dan nyata dustanya, banyak digunakan dan dicopy paste para Kristiani dalam berargumen dengan umat Muslim. Bermodal kutipan dalil yang tidak lengkap, Kristiani pun merasa dirinya sebagai pakar Islamologi meskipun statement mereka sangat mudah dibantah.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Menanggapi hal ini, Admin tentu saja bukan mengkhawatirkan keimanan saudara Muslim apakah akan terpengaruh dengan kesaksian palsu seperti itu. Tapi karena jelas cerita ini pada dasarnya telah melecehkan Islam dengan mengarang sesuatu yang bukan kebenaran tapi mengatasnamakan Al-Qur&#39;an, membuat tokoh fiktif dengan identitas nama seorang Muslim yang telah mengkonfirmasi tidak pernah memberi kesaksian itu, serta tulisan yang hanya menjauhkan Kristiani sendiri dari kebenaran sesungguhnya. Maka dari itu perlunya dibongkar berbagai kepalsuan dalam cerita tersebut untuk membuktikan bahwa kesaksian itu hanyalah karangan hoax belaka.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Konfirmasi Dari Ahmad Qoni Rizki&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgD6QaRxDQdGuY_Sf85AUDgGBKIOgXxPfiF55beG-6Gw8SirL89THooOe06YHIycX942EUpLzRO4_f9ML10_6wsbkXGNwV4DGiPM60lnAeyEKc-f3ntTAMPSDMiBLpCoyWjcH1otjtGRHM/s0/Konfirmasi+Ahmad+Qoni+Rizki.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgD6QaRxDQdGuY_Sf85AUDgGBKIOgXxPfiF55beG-6Gw8SirL89THooOe06YHIycX942EUpLzRO4_f9ML10_6wsbkXGNwV4DGiPM60lnAeyEKc-f3ntTAMPSDMiBLpCoyWjcH1otjtGRHM/s0/Konfirmasi+Ahmad+Qoni+Rizki.jpg&quot; Alt=&quot;Ahmad Qoni Rizki, Komentar Facebook&quot; style=&quot;margin: 0pt 0px 0px 5pt;&quot; align=&quot;right&quot; width=&quot;300&quot;&gt;&lt;/a&gt;
Seperti yang telah dibaca dalam tulisan diatas, kesaksian tersebut mengatasnamakan Ahmad Qoni Rizki sebagai sosok yang mengaku menemukan ketuhanan Yesus dalam Al-Qur&#39;an. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Qoni Rizki ini dalam kisah itu benar-benar ada dan pernah eksis. Ini membuktikan bahwa sosok Ahmad Qoni Rizki dalam kisah kesaksian diatas adalah bohong dan tokoh fiksi belaka.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Justru yang ada, nama Ahmad Qoni Rizki adalah nickname seorang facebooker Muslim yang telah memberikan konfirmasi bantahan sendiri mengenai kebenaran kesaksian tersebut. &lt;b&gt;Ahmad Qoni Rizki&lt;/b&gt; membantah secara tegas kesaksian yang mencatut namanya itu yang kini telah tersebar luas.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berikut komentar penegasannya:
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;ul&gt;
| &lt;b&gt;Ahmad Qoni&#39; Rizki&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
itu ya yang ada di akun milik samuel benny? Atau sudah ada dan menyebar di akun2 lain? jujur kaget banget waktu teman saya mengabari bahwa nama saya dipakai PIHAK KRISTEN untuk “cerita fiksi kesaksian”.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
SAYA BERSAKSI bahwa saya tidak pernah memberi kesaksian seperti itu. PIHAK KRISTEN/MISSIONARIS memanfaatkannya supaya ORANG PERCAYA DAN TERPEROSOK ke dalam ajarannya. PADAHAL ITU KESAKSIAN PALSU. Perlu anda ketahui, saya sejak beberapa tahun lalu tergabung dalam grup diskusi agama. Mungkin dari situ pihak kristen memanfaatkan nama-nama untuk dijadikan kesaksian.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Bisa anda simpulkan, bagaimana tindaktanduk pihak kristen dalam melancarkan misi kristenisasi di negeri ini, apapun dihalalkan. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah memberi kesaksian itu.&lt;br&gt;
&lt;b&gt;13 Maret pukul 14:53&lt;/b&gt;
&lt;/ul&gt;
Pernyataan tersebut merupakan klarifikasi langsung dari komentar pertanyaan seorang facebooker bernickname &lt;b&gt;Mariam Netayahu&lt;/b&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berdasarkan fakta ini, Ahmad Qoni Rizki dalam kisah kesaksian yang dibuat Kristiani adalah sosok fiktif atau rekayasa dan hanya mencatut nama dari seorang facebooker Muslim yang sampai saat ini masih beragama Islam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Referensi Karangan Dari Paulus M&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tulisan yang diklaim sebagai kesaksian Ahmad Qoni Rizki tersebut materi sebenarnya bersumber dari buku seorang Kristiani bernama &lt;b&gt;Paulus M&lt;/b&gt;. Isi kesaksian itu berasal dan dicopas dari buku yang berjudul &#39;&lt;i&gt;Islam Bertanya Kristen Menjawab&lt;/i&gt;&#39; karya Paulus M ini. Dalam buku itu sendiri, tidak dicantumkan nama siapa yang memberi kesaksian.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;center&gt;&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijdnzMs0-uvnD07GMD7rHS_Pu3vRCk2sz9_0FUNkdDoqao9SZChp_N0yc9Zp8GmbLSp1HoNfQXmBXGDNtLr4z-kywrYxQZN6Eh993lzeSUOso2ODmaDE_ePO-k0FbCCzZ-jqFbIf-9cMQ/s550/Islam+Bertanya+Kristen+Menjawab.PNG&quot; Alt=&quot;Islam Bertanya Kristen Menjawab, Paulus M&quot; width=&quot;550&quot;&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/p&gt;
Dan Paulus M ini sendiri tidak jelas identitasnya siapa. Apakah dia seorang tokoh pendeta, murtadin, atau blogger Kristen biasa, tidak ada referensi yang menjelaskan dengan pasti dalam bukunya maupun dari sumber lain.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Yang pasti Paulus M ini telah sukses menyebarkan hoax populer dikalangan orang Gereja. Dan tulisan dalam bukunya itu banyak disebarluaskan para misionaris internet dengan pencaplokan nama-nama fiktif agar artikel kesaksian yang sudah terbukti palsu tersebut terkesan berotoritas.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Berdasarkan penelusuran kami sebelumnya, tulisan yang tersebar itu tidak hanya dialamatkan pada nama Ahmad Qoni Rizki, tapi juga nama lain bahkan nama perempuan, yang sampai saat ini kami masih lupa dimana pernah menemukan situs yang mencatat demikian. Jika ada yang tahu silahkan infokan disini untuk menambah referensi bukti hoax dari kisah diatas.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Menjawab Klaim Ketuhanan Isa&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Seperti yang diutarakan dimuka, materi utama dari isi kesaksian hoax tersebut sebenarnya sudah basi dan telah sering dijawab oleh umat Islam dalam berbagai argumen dan kesempatan. Pada dasarnya Al-Qur&#39;an sendiri juga tidak mendukung klaim yang disebut sebagai ketuhanan Isa itu. Secara tegas Al-Qur&#39;an sudah memberikan konfirmasi mengenai kekafiran dan kesesatan bagi siapapun yang menuhankan Nabi Isa Alaihissalam.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Laqad kafaral-ladziina qaaluuu innallaha huwal masiihuubnu maryama waqaalal masiihu yaa banii israa-iilaa’buduullaha rabbii warabbakum innahu man yusyrik billahi faqad harramallahu ’alaihil jannata wama’waahunnaaru wamaa li-zhzhaalimiina min anshaarin&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ قُلْ فَمَنْ يَمْلِكُ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ أَنْ يُهْلِكَ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ وَمَنْ فِي الأرْضِ جَمِيعًا وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا يخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Laqad kafaral-ladziina qaaluuu innallaha huwal masiihuubnu maryama qul faman yamliku minallahi syai-an in araada an yuhlikal masiihaabna maryama wa-ummahu waman fiil ardhi jamii’an walillahi mulkus-samaawaati wal ardhi wamaa bainahumaa yakhluqu maa yasyaa-u wallahu ’ala kulli syai-in qadiirun&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam.&quot; Katakanlah: &quot;Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?.&quot; Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:17)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Maa qultu lahum ilaa maa amartanii bihi anii’buduullaha rabbii warabbakum wakuntu ’alaihim syahiidan maa dumtu fiihim falammaa tawaffaitanii kunta antarraqiiba ’alaihim wa-anta ’ala kulli syai-in syahiidun&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Aku (Isa) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: &quot;Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu&quot;, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:117)&lt;/b&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Jika ayat-ayat diatas masih belum cukup, maka berikut pemaparan yang lebih cermat dan lugas atas bantahan terhadap klaim Kristiani bahwa ayat-ayat dalam Al-Qur&#39;an dan Hadits mendukung ketuhanan Isa.
&lt;br&gt;&lt;p&gt;
&lt;div style=&quot;margin: 5px 20px 20px;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;smallfont&quot; style=&quot;margin-bottom: 2px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menjawab Klaim Ketuhanan Isa Dalam Al-Qur&#39;an Dan Hadits&lt;/b&gt;: &lt;input value=&quot;Buka&quot; style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; width: 55px; font-size: 12px;&quot; onclick=&quot;if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display != &#39;&#39;) { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Tutup&#39;; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[1].getElementsByTagName(&#39;div&#39;)[0].style.display = &#39;none&#39;; this.innerText = &#39;&#39;; this.value = &#39;Buka&#39;; }&quot; type=&quot;button&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;alt2&quot; style=&quot;border: 1px inset ; margin: 0px; padding: 6px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;ANSWERING CHRISTIANITY:&lt;/u&gt; Menjawab Klaim Ketuhanan Isa Dalam Al-Qur&#39;an Dan Hadits&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kristiani senantiasa mencari cara untuk mendukung dogma palsu yang mereka anut, salah satunya dengan memilintir berbagai ayat dalam Al-Qur&#39;an begitu juga dengan Hadits Rasulullah untuk mencari klaim soal kebenaran agama mereka yang sesungguhnya tidak pernah ada. Seperti apa yang akan kita bahas saat ini, yaitu berbagai klaim ketuhanan Isa yang menurut Kristiani ada dalam Al-Qur&#39;an dan Hadits.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tentu klaim ketuhanan Isa ini merupakan pernyataan konyol dan mengada-ada, lebih irasional lagi referensinya diambil dari Al-Qur&#39;an dan Hadits. Karena jelas selama mengacu kepada Al-Qur&#39;an dan sumber Islam lainnya, tidak akan pernah ditemukan ketuhanan Nabi Isa dan pendukungan terhadap dogma Kristen. Justru Al-Qur&#39;an datang salah satunya untuk meluruskan berbagai penyesatan ajaran sebelumnya terutama Kristen dan Yahudi, dimana salah satunya membantah fitnah Kristen yang mengatakan Nabi Isa adalah Tuhan dan fitnah Yahudi yang mengatakan Nabi Isa adalah nabi palsu dan anak hasil perzinahan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Bantahan terhadap Nasrani/Kristen:&lt;br&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Bantahan terhadap Judaism/Yahudi:&lt;br&gt;
وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًا&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. An-Nisaa&#39; 4:156)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Adanya klaim ketuhanan Isa ini menjadikan bermunculannya murtadin-murtadin palsu yang mengaku meninggalkan Islam dan masuk Kristen dengan alasan menemukan ketuhanan Nabi Isa dalam Al-Qur&#39;an. Jelas ini pengakuan konyol sekaligus memalukan, apa yang mereka lakukan hanyalah mempertontonkan ketidaktahuan karena ayat yang mereka kutip pada dasarnya hanya memperkuat kedudukan Nabi Isa sebagai utusan Allah sehingga hanya akan menjadi bahan tertawaan umat Muslim saja.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Walaupun klaim-klaim kosong yang mereka berikan itu hanyalah sesuatu yang mempermalukan diri mereka sendiri sekaligus menunjukkan kebutaan mereka terhadap Islam dan Al-Qur&#39;an, tidak jarang ada saja Muslim awam yang kurang mengetahui terpengaruh dengan perkataan mereka yang menipu. Untuk itu disini kami akan membahas secara singkat berbagai klaim tidak berdasar tersebut.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;KLAIM AL-QUR&#39;AN&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;1. Isa terkemuka dunia dan akhirat&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: &quot;Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),&quot; (QS. Ali-Imran 3:45)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Sebelumnya mari kita lihat kata Arab yang digunakan dalam ayat tersebut.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;QS. Ali-Imran 3:45&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
إِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ &lt;b&gt;وَجِيهًا&lt;/b&gt; فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ&lt;br&gt;
&quot;Idz Qaalati malaaikatu yaamaryamu innallaaha yubasysyiruka bikalimatin minhu ismunul masiihu isa ibnu maryama &lt;b&gt;wajihan&lt;/b&gt; fiddunnya wal akhirati wa minal muqarrabiin&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dalam ayat diatas, &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; yang diartikan sebagai terkemuka. Kata &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; juga berarti terhormat namun &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; bukan bermakna paling atau mengungguli. Penghormatan atas nabi lain pun menggunakan kata &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot; karena para nabi  adalah orang-orang yang terkemuka, mereka adalah orang-orang yang diberikan karunia lebih oleh Allah Subhana Wa Ta&#39;ala. Contohnya penyebutan Nabi Musa juga memakai kata &quot;&lt;i&gt;wajihan&lt;/i&gt;&quot;.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;QS. Al-Ahzab&#39; 33:69&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَى فَبَرَّأَهُ اللَّهُ مِمَّا قَالُوا وَكَانَ عِنْدَ اللَّهِ &lt;b&gt;وَجِيهًا&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Yaa ayyuhal ladziina amanuu laa takuunuu kalladziina aadzau muusaa fabarra-ahullaahu mimmaa qaaluu wa kaana &#39;indallaahi &lt;b&gt;wajihan&lt;/b&gt;.&quot;&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti  orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari  tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang  mempunyai kedudukan terhormat/terkemuka di sisi Allah.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jelasnya yang dimaksud orang yang termuka dalam Al-Qur&#39;an bukan hanya Nabi Isa namun juga nabi-nabi yang lain. Jadi ayat diatas tidak  membuktikan bahwa derajat Nabi Isa lebih tinggi dari nabi lain, karena  semua nabi tentunya terkemuka disisi Allah Subhana Wa Ta&#39;ala. Mengenai &quot;&lt;i&gt;muqarrabin&lt;/i&gt;&quot; atau orang yang didekatkan, kata tersebut jelas menunjukkan bahwa Nabi Isa adalah salah satu orang yang didekatkan artinya masih banyak &quot;&lt;i&gt;muqarrabin&lt;/i&gt;&quot; lainnya yaitu para Nabi juga orang-orang pilihan disisi Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kristiani mengira bahwa sosok terkemuka dunia akhirat adalah Tuhan, padahal Allah adalah Dzat penguasa dunia dan akhirat sedang terkemuka sama sekali tidak mengindikasikan penguasaan. Terkemuka dan berkuasa jelas kata yang berbeda. Penguasa mengindikasikan terkemuka, tapi  terkemuka belum tentu mengindikasikan penguasa. Analoginya Bill Gates  terkemuka diberbagai negara karena menciptakan Microsoft, apakah itu  berarti dia pemilik suatu negara? Begitu juga telah terjawab dengan Nabi Musa yang juga terkemuka disisi Allah, tentu kedudukan disisi Allah lebih besar dibanding dunia akhirat dan segala isinya. Sehingga klaim  kosong Kristiani harus berakhir disini.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;2. Isa menunjukkan jalan yang lurus&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Tunjukilah kami jalan yang lurus.&quot; (QS. Al-Faatihah&#39; 1:6)&lt;br&gt;
&quot;Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.&quot; (QS. Az-Zukhruf&#39; 43:61)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Tidak jelas maksud Kristiani mengutip ayat &lt;b&gt;Al-Faatihah&lt;/b&gt; kemudian menyandingkannya dengan ayat &lt;b&gt;Az-Zukhruf&lt;/b&gt;, sekaligus menunjukkan minimnya pengetahuan mereka akan makna jalan yang lurus. Sebenarnya makna jalan yang lurus telah jelas dalam ayat selanjutnya dari surat &lt;b&gt;Al-Faatihah&lt;/b&gt; yang mereka kutip.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Faatihah&#39; 1:6-7)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah adalah nabi-nabi utusan Allah, para shiddiiqiin (Muslim yang sangat teguh kepercayaannya pada kebenaran Rasul), orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh sebagaimana termaktub dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:69)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jalan mereka semua adalah jalan Islam dimana Islam adalah ajaran sempurna dan diridhai Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;...Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu...&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:3)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Jin&#39; 72:16)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sehingga jelas bahwa jalan lurus yang dimaksud tersebut adalah Islam. Ayat selanjutnya, yang dimaksud dengan &quot;mereka yang dimurkai&quot; dan &quot;mereka yang sesat&quot; secara umum ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam. Secara khusus &quot;mereka yang dimurkai&quot; ditujukan kepada umat Yahudi, mereka kaum yang mendapat laknat Allah karena mengetahui kebenaran tetapi mengingkari dan menyembunyikannya serta mempertahankan kekafirannya. Sedang &quot;mereka yang sesat&quot; ditujukan kepada umat Nasrani atau Kristen, karena mereka kaum yang kuat beribadah tapi menjalankan ajaran yang salah dan menyesatkan akibat kebutaan mereka akan kebenaran.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;i&gt;Shirathal mustaqiim&lt;/i&gt; merupakan jalan para Rasul Allah, karena semua Nabi berada pada jalan yang lurus. Esensi &lt;i&gt;shirathal mustaqiim&lt;/i&gt; sendiri adalah beribadah kepada Allah tanpa mempersekutukannya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu&quot;, dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Yaasiin&#39; 36:61)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Nabi Isa menegaskan jalan yang lurus adalah bertauhid dan menyembah hanya kepada Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:51)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Umat Muslim sama sekali tidak menampik bahwa Nabi Isa menunjukkan jalan yang lurus dimana beliau telah menyerukan jalan yang lurus tersebut kepada bani Israel yaitu menyembah Allah sebagai Tuhan semua manusia. Nabi Ibrahim juga berada di jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS. An-Nahl&#39; 16:120-121)&lt;/b&gt;. Dakwah utamanya adalah mengajak kedua orangtua dan umatnya agar mengikutinya dan mengajak mereka pada jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS. Maryam&#39; 19:42-43)&lt;/b&gt;. Nabi Musa dan Harun juga berada di jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS Ash-Shaffat 37:114-118)&lt;/b&gt;.  Nabi Ishaq, Ya&#39;qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa, Harun, Zakariya, Yahya, Ilyas, Ismail, Ilyasa&#39;, Yunus, Luth, semuanya diberi hidayah oleh Allah Subhana Wa Ta&#39;ala, berada di jalan yang lurus &lt;b&gt;(QS. Al-An&#39;am&#39; 6:84-87)&lt;/b&gt;.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi juga berada di jalan yang lurus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;aa siin. Demi Al Quran yang penuh hikmah, Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) diatas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Yaasiin&#39; 36:6)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari&#39;at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari&#39;at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Hajj&#39; 22:67)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Nabi Muhammad berdakwah menyerukan jalan yang lurus, beliau diwahyukan Al-Qur&#39;an sebagai cahaya yang memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan sesungguhnya kamu benar-benar menyeru mereka kepada jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Mu&#39;minuun&#39; 23:73)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Asy-Syuura&#39; 42:52)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Begitu juga dengan umat yang mengikutinya dan berpegang teguh pada ajaran Islam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:175)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jadi kesimpulannya, &lt;i&gt;sirathal mustaqiim&lt;/i&gt; atau jalan yang lurus adalah ajaran semua Nabi dan orang yang mengikuti mereka juga berada pada jalan yang lurus. Dengan begitu, mengakui Nabi Isa mengajarkan jalan yang lurus bukan berarti menuhankan Nabi Isa, melainkan bertauhid dan menyembah hanya kepada Allah sebagai esensi jalan lurus tersebut sebagaimana ajaran Nabi Isa dan nabi lainnya. Allah adalah tujuan, bukan jalan, dan cara untuk sampai kepada-Nya yaitu mengikuti jalan lurus yang diajarkan setiap nabi. Dimana pokok ajaran dan inti ketentuan para nabi tersebut telah disempurnakan dalam Islam yang dibawah oleh Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi untuk semua bangsa. Islam lah jalan yang lurus itu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Soal klaim lainnya, sering kali Kristiani juga mempermasalahkan kalimat bahwa Nabi Isa memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Maksud dari hal tersebut adalah Nabi Isa menceritakan perihal kiamat kepada umatnya, yang lain memaknai bahwa Nabi Isa merupakan pertanda kiamat terjadi dengan diutusnya beliau diakhir zaman. Sedangkan kapan waktu kiamat tersebut terjadi hanya Allah saja yang tahu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: &quot;Bilakah terjadinya?&quot; Katakanlah: &quot;Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.&quot; Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: &quot;Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-A&#39;raaf&#39; 7:187)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Semua Nabi memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kepada umatnya, begitu juga dengan Nabi Muhammad dimana dalam banyak Hadits beliau menceritakan tanda-tanda dan perihal yang terjadi sewaktu kiamat tiba. Tapi, pengetahuan tentang kapan hari kiamat terjadi hanya Allah yang tahu.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Segungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Thaahaa&#39; 20:15)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Lebih jauh, dalam Bible sendiri Yesus mengaku tidak mengetahui kapan hari kiamat tiba.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Markus 13:32 &lt;i&gt;Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang  tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa  saja.&lt;/i&gt;&quot;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dalam Bible Yesus pun hanya menceritakan peristiwa apa saja yang terjadi sewaktu kiamat, tapi tentang kapan kiamat tersebut tiba Yesus mengaku dia tidak mengetahuinya, melainkan Bapa saja. Bagaimana mungkin Kristen mau mempertahankan asumsi bahwa dalam Al-Qur&#39;an Nabi Isa mengetahui hari kiamat sedang dalam Bible-nya sendiri Yesus mengakui secara jujur dia tidak memiliki pengetahuan tentang kapan waktunya kiamat terjadi?
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;3. Isa adalah roh Allah dan kalimat-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;... Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya ...&quot; (QS. An-Nisaa&#39; 4:171)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Mari kita lihat keseluruhan isi ayat tersebut yang dipotong-potong oleh Kristiani.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: &quot;(Tuhan itu) tiga&quot;, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:171)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sebenarnya kandungan ayat tersebut telah membantah banyak dogma umum dalam iman Kristen. Mulai dari menuhankan Nabi Isa, mengatakan Allah mempunyai anak, dan Tritunggal semuanya dibantah dalam ayat diatas. Al-Masih Isa putera Maryam itu adalah utusan Allah, bukan anak Allah, bukan reinkarnasi Allah. Perihal Nabi Isa adalah roh Allah, Kristiani berpikir bahwa apa yang dimaksud roh Allah dalam Al-Qur&#39;an adalah Allah itu sendiri, keyakinan ini merupakan dogma Kristiani bahwa Allah berwujud roh. Padahal jelas dalam Al-Qur&#39;an, wujud Allah bukanlah roh. Dzat Allah tidak serupa dengan apapun makhluk-Nya begitu juga dengan roh karena roh merupakan makhluk atau ciptaan. Dalam Al-Qur&#39;an, semua manusia memiliki roh Allah dalam arti roh ciptaan Allah.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: &quot;Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Shaad&#39; 38:71-72)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dari ayat diatas dapat dimengerti bahwa apa yang dimaksud roh Allah dalam Al-Qur&#39;an bukanlah Allah itu sendiri, melainkan ciptaan-Nya sehingga Dia dapat memberikan roh-Nya kepada siapa saja makhluk ciptaan-Nya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Soal penciptaan Nabi Isa yang dari kalimat Allah, maksudnya Allah menciptakan Nabi Isa dengan kalimat &quot;&lt;i&gt;kun&lt;/i&gt;&quot; (jadilah) tanpa perantara seorang ayah, sama seperti Nabi Adam yang diciptakan dengan kalimat &quot;&lt;i&gt;kun&lt;/i&gt;&quot; tanpa perantara kedua orang tua. Al-Qur&#39;an telah menjelaskannya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: &quot;Jadilah&quot; (seorang manusia), maka jadilah dia.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:59)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jadi, keistimewaan penciptaan Nabi Isa sama halnya dengan kejadian Nabi Adam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;4. Isa lahir, wafat, dan bangkit kembali&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:33)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Ayat ini sering digunakan Kristiani untuk mendukung dogma mereka soal penyaliban, padahal ayat ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan penyaliban. Perlu diketahui bahwa semua manusia mengalami fase seperti ini, yaitu manusia dilahirkan, meninggal, dan akan dibangkitkan kembali saat hari penghakiman, begitu juga dengan Nabi Isa maupun nabi lainnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak, dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa, dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Maryam&#39; 13:12-15)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Ayat diatas berbicara mengenai Nabi Yahya. Dikatakan dalam ayat tersebut &quot;&lt;i&gt;Kesejahteraan atas dirinya (Nabi Yahya) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.&lt;/i&gt;&quot;, yang sebenarnya merupakan shalawat keselamatan dari Allah buat beliau. Jika mengikuti asumsi Kristiani, apakah Nabi Yahya juga lahir, meninggal diatas kayu salib, kemudian bangkit pada hari ketiga sebagaimana mereka memandang ayat yang membicarakan Nabi Isa?
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Allah berfirman: &quot;Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-A&#39;raaf&#39; 7:25)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jelas sekali kesesatan Kristiani yang tidak mengetahui Al-Qur&#39;an dilandasi pemaksaan terhadap dogma yang mereka anut sehingga menafsirkan ayat secara sembrono dan asal-asalan diluar pengetahuan. Bantahan terhadap penyaliban bahwa Nabi Isa selamat dari kematian salib telah dijelaskan dalam Al-Qur&#39;an melalui &lt;b&gt;QS. An-Nisaa&#39; 4:157&lt;/b&gt;.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;5. Isa anak laki-laki suci&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Ia (jibril) berkata: &quot;Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:19)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Pada dasarnya semua Nabi itu suci. Sedang dalam konteks ayat ini, maksudnya Maryam akan mengandung seorang bayi suci yang bebas dari perzinahan. Ayat ini memiliki keterkaitan dengan penolakan terhadap tuduhan kaum Yahudi bahwa Maryam berzina sehingga lahir Nabi Isa.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Selain itu diterangkan dalam Hadits bahwa setiap bayi yang baru lahir sejatinya dalam keadaan suci.&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi  (penyembah api dan berhala).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Bukhari)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Semua bayi yang baru lahir itu suci, tidak ada yang terkena dosa waris.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;6. Isa membawa mukjizat dan harus ditaati&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.&quot; (QS. Ali-Imran&#39; 3:50)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Dalam ayat diatas telah diterangkan bahwa Nabi Isa membawa tanda atau mukjizat dari Tuhan, yaitu Allah. Jadi semua mukjizatnya terjadi atas izin Allah semata. Setiap Nabi dan Rasul harus ditaati sebagai penunjuk jalan, tapi kita diharuskan bertakwa hanya kepada Allah sebagai pemilik jalan itu. Semua Nabi dalam Al-Qur&#39;an mengajarkan demikian.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Asy-Syu&#39;araa&#39; 26:161-163)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Nuh berkata: &quot;Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Nuh&#39; 71:2)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:59)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Soal apa yang harus ditaati, sudah dijelaskan pada ayat selanjutnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:50-51)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sudah cukup untuk membantah klaim pembenaran Kristiani. Bertakwalah hanya kepada Allah, dan taatilah ajaran Rasul-Nya, yaitu menyembah dan beribadah hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;7. Isa diperkuat ruhul qudus&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: &quot;Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus...&quot; (QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:110)&lt;br&gt;
&quot;... Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus...&quot; (QS. Al-Baqarah&#39; 2:253)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Ayat diatas mengatakan bahwa Allah lah yang menguatkan Nabi Isa dengan Ruhul Qudus, sehingga kekuatan dan mukjizat bukan milik Nabi Isa sendiri, melainkan atas izin Allah. Tanpa izin Allah, tentu Nabi Isa tidak akan diperkuat Ruhul Qudus dan tidak dapat bermukjizat apa-apa.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sedang maksud dari diperkuat Ruhul Qudus, maksudnya kelahiran Nabi Isa adalah kejadian diluar penalaran manusia yaitu tanpa ayah, melainkan melalui tiupan Ruhul Qudus kepada diri Maryam. Hal ini termasuk mukjizat Nabi Isa. Ruhul Qudus adalah Malaikat Jibril seperti disebutkan dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Katakanlah: &quot;Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nahl&#39; 16:102)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Nabi Isa diperkuat Malaikat Jibril yang merupakan utusan Allah atas izin Allah pula, sehingga keistimewaan ini sama sekali tidak menunjukkan Nabi Isa memiliki sifat ketuhanan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;8. Isa mengatakan perkataan yang benar&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:34)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Sungguh, tidak ada seorang Muslim pun yang menampik bahwa Nabi Isa mengatakan perkataan yang benar. Muslim mengakui bahwa Nabi Isa adalah utusan atau rasul Allah bagi bani Israel, messias bagi bani Israel, tanda kekuasaan bagi bani Israel. Nabi Isa mengajarkan menyembah hanya kepada Allah seperti yang diterangkan dalam Al-Qur&#39;an.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:50-51)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dalam kebenaran sabdanya, Nabi Isa juga menubuatkan Nabi akhir zaman setelah dirinya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: &quot;Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).&quot; Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: &quot;Ini adalah sihir yang nyata.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ash-Shaff&#39; 61:6)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jadi tidak ada umat Muslim yang membantah Nabi Isa mengatakan perkataan yang benar sebagaimana nabi yang lain sudah pasti mengatakan perkataan yang benar.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;9. Roh Allah menjelma menjadi manusia&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.&quot; (QS. Maryam&#39; 19:17)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Cara-cara dusta dengan bentuk pemelintiran ayat adalah hal biasa bagi Kristen, salah  satunya pada ayat ini. Berikut kutipan lengkap dari konteks ayat tersebut.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;T-QS. Maryam&#39; 19:16-19&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
16. &lt;i&gt;Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
17. &lt;i&gt;maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
18. &lt;i&gt;Maryam berkata: &quot;Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
19. &lt;i&gt;Ia (jibril) berkata: &quot;Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.&quot;&lt;/i&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sudah jelas lampiran ayat diatas menunjukkan yang dimaksud roh Kami atau roh Allah yang diutus menjadi manusia sama sekali bukan tertuju pada Nabi Isa, melainkan kepada Malaikat yaitu Malaikat Jibril a.s. Nabi Isa sendiri belum lahir bahkan belum ada dirahim Maryam saat konteks peristiwa ayat tersebut.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Kristiani terlalu bernafsu menuding bahwa roh Allah berarti Allah itu sendiri, sehingga menurut mereka setiap ayat yang mengatakan roh Allah atau roh Kami, mestilah merujuk kepada Nabi Isa sebagai pendukungan terhadap dogma sesat Kristen. Padahal jelas konteks dari ayat diatas telah membantah asumsi Kristen dengan menunjukkan bahwa roh Allah juga dapat berupa Malaikat yang diutus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Sekali lagi, wujud Allah bukanlah roh. Dzat Allah tidak serupa dengan apapun makhluknya termasuk roh karena roh merupakan ciptaan. Setiap makhluk mempunyai roh Allah dalam arti roh ciptaan Allah. Jadi, saat Allah berfirman bahwa Dia mengutus roh-Nya, berarti Dia mengutus utusan-Nya seperti Malaikat Jibril a.s dalam ayat diatas, bukan mengutus diri-Nya sendiri. (Bible sendiri tidak memiliki keterangan spesifik mengenai asumsi Kristen ini. Silahkan ikuti Topic Discuss ۞ KRISTOLOGI ۞ bertema &quot;&lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/KRISTOLOGI/posts/277036582317950&quot;&gt;Wujud Tuhan Allah Dalam Bible&lt;/a&gt;&quot;)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Kristiani sering mencari pembenaran diri perihal doktrin dan dogma mereka dalam Al-Qur&#39;an, padahal Al-Qur&#39;an jelas bukan kitab yang cocok untuk mereka melakukan klaim kesesatan. Pasalnya Al-Qur&#39;an secara terang-terangan menyatakan kekeliruan ajaran mereka sendiri. Apalagi yang mereka lakukan hanyalah memilintir sebagian ayat lantas mengabaikan ayat lainnya tanpa menggunakan ilmu penafsiran yang pasti. Apakah mereka merasa sebagai ahli tafsir Al-Qur&#39;an? Jika demikian mengapa mereka tidak pernah menyinggung ayat semacam ini.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(T-QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Ali-Imran&#39; 3:19)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: &quot;Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani.&quot; Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: &quot;Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. Al-Baqarah&#39; 2:111)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Mengapa Kristiani tidak pernah menyinggung firman Allah yang berkata demikian? Bukankah menurut Kristiani yang mencari pembenaran diri tersebut merasa Al-Qur&#39;an mendukung dogma mereka? Dengan hanya bermodal kemampuan memotong ayat dan mengabaikan ayat lainnya lantas menafsirkan tanpa pemahaman yang obyektif, bukankah itu merupakan bentuk penyesatan terhadap diri mereka sendiri?
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jika umat Muslim memberikan argumen soal ketidaktuhanan Yesus dengan menggunakan referensi dari Bible, hal itu beralasan karena dalam Bible memang nihil ayat yang mendukung doktrin ketuhanan Yesus serta dogma Kekristenan selain dari surat Paulus yang menyesatkan. Apalagi dalam Al-Qur&#39;an jelas membicarakan soal kekafiran umat yang menuhankan Nabi Isa sehingga merupakan tanggung jawab umat Muslim dalam dakwah untuk menyampaikan kebenaran.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tapi lain halnya jika Kristiani mencari pembenaran lewat Al-Qur&#39;an yang jelas-jelas membantah setiap dogma mereka, terlebih yang mereka lakukan hanyalah pemaksaan asumsi terhadap ayat Al-Qur&#39;an dengan argumen tidak ilmiah dan tidak memiliki dasar fondasi kebenaran. Apakah mereka tidak berpikir bahwa apa yang mereka lakukan tersebut adalah hal yang memalukan? Dan sampai kapan mereka akan mempertahankan hal yang memalukan itu? Semoga mereka segera mendapat hidayah Allah. &lt;i&gt;Aamiin..&lt;/i&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;KLAIM HADITS&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Selain Al-Qur&#39;an, Kristiani juga sering mencari klaim pembenaran dalam Hadits yang merupakan sabda Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam. Padahal mereka sama sekali tidak mengerti perihal ilmu Hadits, kedudukan Hadits, bagaimana Hadits dapat dikatakan sahih (terbukti), dhoif (lemah), dan maudhu (palsu). Perkataan Rasulullah tidak terlepas dari Al-Qur&#39;an, dimana pribadi beliau digambarkan para sahabat sebagai Al-Qur&#39;an berjalan. Sehingga jika ada yang mengatakan Hadits mendukung dogma Kristen, sudah pasti asumsi sesat yang memalukan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;1. Isa roh Allah dan kalimat-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Isa itu Rohullah, Rasululullah, dan Kalimatullah.&quot; (Anas bin Malik hal 72)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Ini sudah dijawab diatas sehingga tidak perlu lagi penjelasan lebih lanjut. Kesimpulannya:&lt;br&gt;
1. Roh Allah bukan Allah atau wujud Allah itu sendiri.&lt;br&gt;
2. Allah dapat memberikan roh-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.&lt;br&gt;
3. Semua makhluk memiliki roh Allah dalam arti roh ciptaan-Nya.&lt;br&gt;
4. Kalimatullah berarti penciptaan dengan kalimat &quot;kun&quot; sebagaimana Nabi Adam.&lt;br&gt;
5. Nabi Isa hanya utusan seperti utusan lainnya, tidak lebih.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;2. Isa adalah Imam Mahdi&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra Maryam.&quot; (Hadits Ibnu Majah)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Entah apa maksud Kristiani menjadikan Hadits ini sebagai bahan klaim adanya otoritas keilahian dalam pribadi Nabi Isa, padahal mereka tidak tahu siapa itu Imam Mahdi sebenarnya. Perlu diketahui Imam Mahdi adalah pembela Islam akhir zaman. Imam Mahdi dengan jabatan mulianya, akan muncul pada akhir zaman membangunkan Islam dan meninggikannya diatas agama lain. Selain itu dalam bahasa Arab, istilah al-Mahdi atau Mahdi berarti orang yang mendapat petunjuk. Petunjuk yang dimaksud adalah petunjuk dari Allah, yaitu sama dengan petunjuk yang pernah diterima oleh keempat orang Khalifah Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam terdahulu. Petunjuk tersebut adalah petunjuk untuk membawa seluruh manusia kepada jalan Allah, kepada ajaran Islam.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Terlepas dari perbedaan pendapat siapa Imam Mahdi sesungguhnya, apakah  Nabi Isa atau oknum lain, yang jelas Imam Mahdi hanya seorang hamba Allah bahkan seorang Muslim dan tidak ada yang perlu Kristiani banggakan mengenai Imam Mahdi jika dia adalah Nabi Isa. (Penjelasan selengkapnya  mengenai Imam Mahdi: &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi&lt;/a&gt;)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;3. Nafas Muhammad ditangan Isa&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Mutiara Hadits 2002 jilid III no.152&lt;br&gt;
Muhammad Berkata: Nafsihi bi yadihi Isabnu Maryama&lt;br&gt;artinya: Nafasku ada di tangan Isa Putera Maryam
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Tanpa perlu penjelasan lebar lagi sudah dapat dideteksi Hadits diatas adalah Hadits maudhu (palsu). Hadits diatas tidak jelas siapa perawinya dan tidak ada sanadnya, juga tidak terdapat dalam kitab Bukhari dan Muslim. Dan tidak ada dalam sumber Islam perawi Hadits bernama &quot;Mutiara&quot;. Berikut 7 daftar ulama periwayat Hadits yang umum diketahui: &lt;b&gt;Imam Bukhari&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Muslim&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Abu Daud&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Turmudzi&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Ahmad&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Nasa&#39;i&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;Imam Ibnu Majah&lt;/b&gt;. Lebih konyol lagi, Hadits ini pun dicantumkan tahunnya, yaitu tahun 2002. Mana ada Hadits diciptakan 1400 tahun setelah kematian Nabi Muhammad?
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Agaknya Kristiani terlalu bodoh menisbahkan kalimat ini sebagai perkataan Nabi Muhammad. Jika mereka pintar, seharusnya mereka tidak menamakan Hadits ini dengan judul &quot;Mutiara Hadits&quot; yang tidak dikenal siapapun, melainkan dengan nama perawi yang lebih umum. Contohnya &quot;Hadits Bukhari 2002 jilid III no.152&quot;, walaupun dusta mereka akan langsung terbongkar karena jelas Hadits dari Imam Bukhari tidak ditulis tahun 2002 dan tidak ada dalam kitab Hadits tersebut tercantum kalimat ini sebagai Hadits dhoi&#39;f maupun maudhu, itu lebih baik bagi Kristiani dari pada melakukan hal yang memalukan. Bukankah cara-cara dusta sudah biasa dilakukan kalangan Kristiani? Kecuali kalau mereka mengatakan bahwa cara memalukan pun sudah biasa dilakukan, terserah saja.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Perkataan Nabi Muhammad tidak pernah terlepas dari Al-Qur&#39;an, sehingga jika ada Hadits yang bertentangan dengan Al-Qur&#39;an, sudah dipastikan palsu. Al-Qur&#39;an adalah rujukan pertama dalam mengenali Hadits. Hanya dalam Kekuasaan Allah lah kehidupan dan nyawa setiap makhluk.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;4. Muhammad meminta dipertemukan Teman Yang Maha Tinggi&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi&quot; (Hadits Shahih Bukhari 1574)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Hadits diatas adalah pelintiran, berikut Hadits yang lebih menjelaskan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
44.450/4104. Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Muhammad Telah menceritakan kepada kami Abdullah, Yunus berkata; Az Zuhri berkata; Telah mengabarkan kepadaku Sa’id bin Al Musayyab -di antara orang-orang yang berilmu-, bahwa Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata; &quot;&lt;i&gt;Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada dalam keadaan sehat wal afiat, beliau pernah bersabda: ‘Sesungguhnya seorang nabi tidaklah diwafatkan hingga diperlihatkan kepadanya tempatnya di surga lalu ia dipersilahkan untuk memilih.’ Aisyah berkata; Ketika malaikat pencabut nyawa datang kepada Rasulullah, sementara kepala beliau berada di pangkuan saya, maka Rasulullah pingsan beberapa saat. Tak lama kemudian ia sadar kembali. Setelah itu, beliau menatap pandangannya ke atas sambil mengucapkan: Ya Allah, pertemukanlah aku dengan kekasihku, Allah Yang Maha Tinggi! ‘ Aisyah berkata; Dengan demikian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memilih untuk hidup Iebih lama lagi bersama kami. Aisyah pernah berkata; Saya teringat ucapan yang pernah beliau sampaikan kepada kami ketika beliau masih sehat; Itulah kata-kata terakhir yang pernah beliau ucapkan, yaitu: ‘Ya Allah, pertemukanlah aku dengan kekasihku, Yang Maha Tinggi.’&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Bukhari)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Rasulullah meminta dipertemukan dengan kekasihnya, ada yang mengatakan para sahabatnya ataupun Muslim yang senantiasa mengamalkan sunnahnya. Sedang frasa &quot;Yang Maha Tinggi&quot; merujuk kepada Allah. Ini hanya kesalahan persepsi dalam membaca karena adanya faktor penyelewengan teks yang sengaja dilakukan oleh kalangan Kristiani sehingga seakan Rasulullah meminta bertemu dengan sosok yang dikatakan &quot;Teman Yang Maha Tinggi&quot;. Sifat Maha hanya dimiliki oleh Allah, sedang Allah tidak boleh disamakan dengan makhluk-Nya. Tidak boleh manusia menyebut Allah sebagai teman dimana definisi teman adalah orang yang kita kenal sehingga terjalin hubungan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Allah bisa saja menganggap kita manusia sebagai teman-Nya atau frasa yang lain dimana Allah menyebut nabi-Nabi yang diutus-Nya sebagai kekasih-Nya yang menunjukkan kedekatan-Nya terhadap manusia yang beriman. Tapi tentu kita selaku manusia tidak boleh mengklaim diri sebagai teman Allah, kekasih Allah dan lainnya, kita hanya diperuntukkan merendahkan diri dihadapan Allah sebagai seorang hamba Allah atau makhluk ciptaan-Nya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Penafsiran lain mengatakan bahwa kata Arab dalam Hadits tersebut adalah &quot;&lt;i&gt;rafaka&lt;/i&gt;&quot; yang bisa berarti &quot;teman&quot;, namun bisa pula berarti &quot;bermanfaat&quot; atau &quot;penolong&quot;. Sehingga jika diletakkan dalam pengertian Hadits diatas, berarti makna Hadits tersebut adalah Rasulullah meminta dihubungkan dengan Sang Pemberi Manfaat atau Pertolongan, yaitu Allah sendiri.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Yang jelas Kristiani tidak mempunyai dasar dengan mengatakatan bahwa teman yang dimaksud tersebut adalah Nabi Isa sedang dalam Hadits lain dikatakan semua Nabi itu bersaudara. Singkatnya, tidak ada dasarnya Nabi Muhammad harus menyinggung Nabi Isa menjelang wafatnya. Justru dalam banyak Hadits dikatakan Nabi Muhammad menyebut umatnya berulang kali sebelum wafat yang menunjukkan kecintaan beliau terhadap umat Muslimun.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;5. Isa turun menjadi hakim yang adil&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&quot;Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil.&quot; (Hadits Muslim No. 127)
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Tanggapan:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
Hakim yang dimaksud dalam Hadits ini tidak sama dengan penghakiman Allah terhadap manusia di padang mahsyar kelak. Maksud dari menjadi hakim yang adil berarti menjadi penengah yang adil, menciptakan iklim keadilan antara umat manusia. Menetapkan hukum dengan adil merupakan perintah Allah kepada semua manusia.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. An-Nisaa&#39; 4:58)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Seperti halnya hakim dalam pengadilan, jika dia menetapkan hukum dengan adil, berarti dia hakim yang adil. Manusia yang menetapkan hukum dengan adil adalah hakim yang adil, sedangkan Allah adalah Hakim Yang Seadil-adilnya.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&quot;&lt;i&gt;Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(T-QS. At-Tiin&#39; 95:8)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Hanya Allah yang menghakimi dan menetapkan keputusan atas kehidupan manusia diakhirat kelak. 
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Tidak sampai memelintir ayat Al-Qur&#39;an, Kristiani juga hobby memelintir Hadits demi mendukung dogma keselamatan palsu yang mereka anut, contohnya pada Hadits ini. Hadits diatas sebenarnya masih memiliki lanjutan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam Bersabda: &quot;&lt;i&gt;Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkannya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi bersedia menerima pemberian.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Shahih Muslim)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jadi berdasarkan Hadits diatas, seandainya benar bahwa dipenghujung kiamat nanti Nabi Isa akan kembali ke bumi, tugasnya adalah untuk menghancurkan salib, dalam pengertian menghancurkan dogma kekristenan serta menyangkal penyembahan Kristiani terhadapnya. Bible sendiri mencatat peristiwa ini sebagai nubuat Yesus (Matius 7:21-23). Intinya jika Nabi Isa turun ke bumi, dia akan menjadi musuh dogma Kekristenan sehingga ini bukan hal yang patut dibanggakan oleh Kristiani. Dalam Hadits lain lebih dijelaskan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam Bersabda:&lt;br&gt;
اْلأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ وَأَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ِلأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلاً مَرْبُوعًا إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ مُمَصَّرَانِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَدْعُو النَّاسَ إِلَى اْلإِسْلاَمِ فَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمِلَلَ كُلَّهَا إِلاَّ اْلإِسْلَامَ وَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ وَتَقَعُ اْلأَمَنَةُ عَلَى اْلأَرْضِ حَتَّى تَرْتَعَ اْلأُسُودُ مَعَ اْلإِبِلِ وَالنِّمَارُ مَعَ الْبَقَرِ وَالذِّئَابُ مَعَ الْغَنَمِ وَيَلْعَبَ الصِّبْيَانُ بِالْحَيَّاتِ لاَ تَضُرُّهُمْ فَيَمْكُثُ أَرْبَعِينَ سَنَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ. (رواه أحمد وصححه ابن شاكر)&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;Para Nabi adalah seperti saudara sebapak, ibu mereka berbeda tapi agama mereka satu. Sesungguhnya akulah yang paling berhak dengan Isa Ibnu Maryam karena tidak ada antaraku dan dia seorang nabi pun. Sungguh dia akan turun, maka jika kalian melihatnya kenalilah dia! Dia adalah seorang yang berkulit antara merah dan putih dalam keadaan berpakaian dua kain yang bercelup ja’faran, rambut-nya seperti meneteskan air padahal tidak basah. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi, menggugurkan jizyah, dan mengajak manusia kepada agama Islam. Allah binasakan pada zaman-nya seluruh agama-agama selain Islam. Allah binasakan juga Dajjal. Maka terjadilah keamanan di muka bumi hingga singa bersama dengan unta, macan dengan sapi, dan serigala dengan domba, serta anak-anak kecil bermain dengan ular dengan tidak memberikan bahaya sedikit pun kepada mereka. Demikianlah berlangsung selama empat puluh tahun, kemudian beliau meninggal dan dishalatkan oleh kaum Muslimin.&lt;/i&gt;&quot; &lt;b&gt;(HR. Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Jadi pada akhir zaman nanti, Nabi Isa akan turun sebagai seorang Muslim dengan misi menegakkan ajaran Islam, bahkan akan wafat dan dishalatkan oleh kaum Muslimin. &lt;i&gt;Wallahu&#39;alam Bish shawab..&lt;/i&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Demikian beberapa jawaban singkat yang kami paparkan atas berbagai klaim kosong yang penuh tipuan dari kalangan Kristiani dalam memperkuat dogma palsu mereka yang akan tetap rapuh. Berbagai cara ditempuh Kristiani dalam rangka menjadikan manusia khususnya umat Islam mau mengimani kepercayaan mereka yang tidak berdiri dalam kebenaran Tuhan, walaupun dengan cara licik dan memalukan.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Liciknya Kristiani begitu bernafsu memilintir dan memutar balikkan makna ayat Al-Qur&#39;an dan Hadits sehingga menurut mereka dapat sejalan dengan pemikiran Gereja. Memalukannya kembali dalam sikap kelicikan tadi, ayat-ayat Al-Qur&#39;an dan Hadits yang jelas tidak mendukung dogma yang mereka anut dipelintir sedemikian rupa dengan argumen tidak mendukung, dan tetap saja hasilnya nihil, dogma mereka tetap tidak terbukti kebenarannya. Justru pembenaran diri yang Kristiani lakukan menunjukkan keputusasaan mereka terhadap sumber Kekristenan mereka sendiri yang juga tidak mendukung soal ketuhanan Yesus.
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
Meskipun demikian, kita seharusnya kasihan terhadap kaum Kristiani atas cahaya kebenaran yang belum masuk ke dalam hati dan pikiran mereka, karena klaim mereka itu sama sekali tidak merugikan siapapun kecuali diri mereka sendiri, hanya menambah kesesatan mereka sehingga makin jauh dari kebenaran sejati. Semoga kita yang telah diberikan nikmat Keislaman dapat terus merasakan kenikmatan tersebut sampai ajal menjemput, dan semoga Kristiani yang masih mempertahankan jalannya yang salah segera bertaubat dan memperoleh hidayah Allah. &lt;i&gt;Aamiin..&lt;/i&gt;&lt;br&gt;
*****
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ&lt;br&gt;
“&lt;i&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &quot;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&quot;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &quot;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.&quot; Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.&lt;/i&gt;” &lt;b&gt;(QS. Al-Maa&#39;idah&#39; 5:72)&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;b&gt;Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya&lt;/b&gt;&lt;br&gt;
&lt;b&gt;Salam Bagi Kaum Yang Mengikuti Petunjuk&lt;/b&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
SUMBER: &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/notes/%DB%9E-kristologi-%DB%9E/answering-christianity-menjawab-klaim-ketuhanan-isa-dalam-al-quran-dan-hadits/338372406184367&quot;&gt;۞ KRISTOLOGI ۞&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/p&gt;
Selain itu, tanggapan atas semua point substansi dari karangan kesaksian Ahmad Qoni Rizki tersebut secara khusus telah dibahas oleh situs &lt;a href=&quot;http://kristolog.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kristolog.com&lt;/a&gt; dalam bentuk E-Book yang bisa di &lt;a href=&quot;http://cristology.files.wordpress.com/2013/03/jawaban-atas-kesaksian-ahmad-qoni1.pdf&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;download disini&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Demikianlah pembahasan bantahan kami terhadap artikel karangan yang mengatasnamakan kesaksian Ahmad Qoni Rizki dan mengklaim adanya ketuhanan pada diri Nabi Isa dalam Al-Qur&#39;an. Dengan point-point ulasan yang kami uraikan secara bertahap untuk membongkar berbagai kebohongan dalam tulisan tersebut, maka sudah semestinya orang-orang yang bernalar aktif dan kritis meyakini dengan sepenuh hati bahwa tulisan berjudul &quot;&lt;b&gt;Kesaksian Ahmad Qoni Rizki: Tuhan Yesus Dalam Alquran&lt;/b&gt;&quot; adalah karangan hoax belaka dari kalangan Gereja untuk menyesatkan manusia. Semoga kajian ini makin mendekatkan kita pada kebenaran.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tulisan ini banyak didasari pada referensi dari situs &lt;a href=&quot;http://forum.muslim-menjawab.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;forum.muslim-menjawab.com&lt;/a&gt;.
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;center&gt;&lt;b&gt;WASSALAM&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/feeds/5911830500917283793/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/01/kebohongan-kesaksian-ahmad-qoni-rizki.html#comment-form' title='74 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/5911830500917283793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7796038986406744935/posts/default/5911830500917283793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hoax-kristen.blogspot.com/2014/01/kebohongan-kesaksian-ahmad-qoni-rizki.html' title='Kebohongan Kesaksian Ahmad Qoni Rizki: Tuhan Yesus Dalam Alquran'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06938910967273741720</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpYdIPWKUAyzt6_XPiCYClkKRiAqTLcmF1TAWt9Z0svkN5XMdFt-_ZPHzmQvHDH8k7in3a-_gpMz6cTsFlUkHXrFHHB6vJGICqVBUGNmrOY6_u_Bhwrcnz5YgV59d7BRl7_LcgZiidtvU/s72-c/Samuel+Benny+-+Yesus+Dalam+Alquran.PNG" height="72" width="72"/><thr:total>74</thr:total></entry></feed>