<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973</id><updated>2025-08-14T16:39:22.457+08:00</updated><category term="Mendirikan Toko"/><category term="Manajamen Brand"/><category term="Manajamen Toko"/><category term="Peluang Bisnis"/><title type='text'>MINI MARKET</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-9057278069571829733</id><published>2009-04-27T00:46:00.000+08:00</published><updated>2009-04-27T00:46:01.263+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajamen Toko"/><title type='text'>Konsep Pelayanan Dalam Mini Market</title><content type='html'>Dalam manajemen pengelolaan layanan konsumen didalam mini market ada dua opsi yang &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;pilihan  &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;swalayan penuh&lt;/span&gt; atau &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;semi swalayan&lt;/span&gt;. Sebenarnya kedua jenis layanan ini selalu berdampingan tergantung situasi dan kondisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Swalayan penuh itu berarti memberikan kebebasan kepada calon konsumen untuk melihat, mengambil dan membawa barang sendiri ke kasir untuk dibayar. Jenis pelayanan ini tentu saja memerlukan ruang / space dispay / pajang yang memadai sehingga barang bisa mudah dilihat, dijangkau calon konsumen. Pemilik / pengelola toko hanya terlibat dalam menghitung jumlah belanjaan, kemudian menerima pembayaran dari pembeli saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semi Swalayan adalah jenis pelayanan  dimana ada batas-batas tertentu yang tidak memungkinkan calon konsumen untuk melihat, dan mengambil barang secara langsung, harus meminta bantuan pemilik atau pelayan toko. Biasanya pelayanan jenis ini berlaku pada produk yang dijual dengan karakter harga mahal jadi rawan kejahatan, gampang rusak atau dalam jumlah besar pembeliannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya sebuah toko yang  menerapkan konsep mini market menggunakan konsep layanan ini secara berdampingan. Kadang bersamaan mengingat kedua jenis pelayanan  ini sangat di pengaruhi oleh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Karakter Calon konsumen&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Bagi seorang pengelola usaha apapun kunci utama kesuksesan yang harus di kuasai adalah kemampuan mengenal calon pembeli. Seorang pengelola toko harus bisa “menebak” karakter calon konsumen dari pandangan pertama.  Dari raut wajah, sinar maa, po;ah tingkah serta gerak-gerik seorang pengunjung sudah bisa di ‘tebak‘ orang tersebut berniat beli atau tidak?’ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut anda pengunjung tersebut adalah orang yang sudah dikenal (sering datang belanja) dan memang berniat membeli, maka cukup di bimbing kea rah produk yang di butuhkan. Cukup awasi dari jauh, biarkan pengunjung melihat, mengambil dan membawa barang sendiri. Ini berarti konsep pelayanan pertama diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi lain cerita kalau dari awal sudah ‘tebak’ bahwa pengunjung yang datang tidak berniat membeli alias berniat kurang baik. Langkah yang harus di lakukan adalah mendampingi dari awal sampai akhir atau pengunjung keluar dari toko. Mengambilkan barang, memperlihatkan serta membawa barang belanjaan ke kasir. Meminimalisasi sentuhan langsung dari calon pembeli terhadap barang. Jenis pelayanan Semi Swalayan yang kita terapkan kepada karakter konsumen seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Karakter Barang yang dijual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam barang memiliki keunikan terntentu, seperti mudah pecah, mudah habis atau harga produk yang relative mahal. Ini perlu dilakukan perlakuan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang-barang seperti perfume dan kosmetik biasanya mudah pecah dan gampang habis. Produk-produk ini tidak bisa diberikan kebebasan kepada calon konsumen, karena mereka akan mencoba – coba (bau dan rasa), kalau mereka jadi membeli tidak terlalu menjadi masalah. Akan tetapi tidak jarang ada beberapa pengunjung yang hanya mau mencari keuntungan sendiri, pura-pura ingin membeli perfume dengan menyemprot langsung kebadan mereka, padahal tujuannya hanya ingin menggunakan pengharum tanpa harus membeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu kaleng yang dewasa ini relative mahal sebagai contoh barang mahal yang tidak bisa diberikan kebebasan bagi calon konumen untuk mengambil sendiri. Salah satu jenis produk yang sering menjadi sasaran pencurian adalah kelompok barang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya kedua jenis pelayanan ini dipergunakan secara bersamaan. Situasi dan kondisi sangat berpengaruh. Hanya pengelola toko yang dapat menentukan kapan konsep pelayanan tersebut dipergunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/9057278069571829733/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/04/konsep-pelayanan-dalam-mini-market.html#comment-form' title='27 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/9057278069571829733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/9057278069571829733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/04/konsep-pelayanan-dalam-mini-market.html' title='Konsep Pelayanan Dalam Mini Market'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-1948218417210659054</id><published>2009-04-26T00:38:00.000+08:00</published><updated>2009-04-26T00:38:01.560+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mendirikan Toko"/><title type='text'>Jenis Bangunan Yang Sesuai Untuk Mini Market</title><content type='html'>Dalam persiapan mendirikan toko atau mini market harus menetapkan  &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2008/12/pemilihan-lokasi-mendirikan-toko-atau_619.html&quot;&gt;lokasi yang sesuai&lt;/a&gt;,  langkah selanjutnya adalah pertimbangan tentang jenis bangunan yang akan dipergunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bangunan terbagi menjadi 3 type seperti : &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Permanen&lt;/span&gt; yaitu bangunan rumah yang dibangun menggunakan dinding batu bata dilapisi pasir dicampur semen. &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Semi Permanen&lt;/span&gt; yakni bangunan setengah batu bata setengahnya lagi kayu atau bambu. &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Tidak permanent&lt;/span&gt; adalah bangunan yang keseluruhan bangunannya terbuat dari kayu atau bahan – bahan yang gampang lapuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang yang baru mulai usaha toko tidak jarang hal ini &lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;tidak / kurang dipertimbangkan&lt;/span&gt; karena berbagai alasan. Salah satu alasan mengenai besarnya modal investasi yang akan ditanamkan di bangunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang membangun sendiri biasanya mengambil jalan pintas membangun dari kayu dan papan saja. Bahkan lebih parah menggunakan bahan-bahan ‘apkiran’ seperti papan-papan yang tidak dipakai oleh sawmill atau bahan bekas. Ini biasanya dengan alasan hemat dan cepat jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang yang menggunakan bangunan pihak lain alias menyewa, sering beralasan dengan harga sewa / kontrak yang tidak terjangkau. Ada kecenderungan menyewa bangunan yang semi permanent. Bukan rahasia lagi kalau bangunan yang permanent lebih besar biaya sewanya dari pada bangunan semi permanent (sesuai saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya  kalau memilih bangunan untuk membuka usaha toko dengan konsep mini market &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;pilihlah bangunan permanent&lt;/span&gt;. Karena akan banyak keuntungan yang diperoleh dengan wajah bangunan tersebut. Karena sebenarnya jenis bangunan yang dipergunakan sangat berpengaruh terhadap perkembangan usaha kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S&lt;blockquote&gt;aya sendiri punya pengalaman tentang hal ini. Sekitar tahun 2001 – 2007 saya mengelola usaha saya menggunakan sebuah bangunan yang terbuat dari kayu. Biaya sewa yang saya keluarkan sangat murah mulai dari 7 jt/ tahun sampai terakhir 10 jt/ thn. Baru tahun 2008 saya menggunakan bangunan yang permanent (beton) dengan biaya sewa yang lima kali lipat yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini saya merasakan perbedaan yang cukup mencolok. Ternyata omzet penjualan saya meningkat tajam tiga kali lipat. Ini tentu saja dari peningkatan jumlah konsumen, yang sebelumnya kebanyakan orang-orang sekitar sekarang lebih luas. Dari konsumen yang hanya jalan kaki dan naik sepeda motor sekarang ketambahan ada yang menggunakan mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling menggembirakan plus menyedihkan, dari komunikasi dengan konsumen, banyak dari mereka tidak pernah mengetahui keberadaan toko saya ini sebelumnya. Padahal dari awal sudah ada plank nama toko serta jarak tempat yang lama dengan tempat yang baru ini hanya lima meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi, sebelumnya saya tidak pernah di kunjungi oleh pihak perbankan, akan tetapi saat ini sering para marketing bank mampir untuk menawarkan tambahan modal.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dari kejadian tersebut ada hal perlu menjadi pertimbangan seorang pemilik usaha toko dengan konsep mini market kenapa harus menggunakan bangunan permanent. Ada kecenderungan calon kosumen memperhatikan model bangunan sebuah toko / mini market terlebih dahulu sebelum mendatangi. Ini biasanya amat jelas pada calon konsumen menengah ke atas. Untuk mensiasati supaya kelompok calon konsumen ini bisa datang mengunjungi toko, tampilah dengan wajah gagah berani seperti bangunan beton yang berlantai-lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/1948218417210659054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/04/jenis-bangunan-yang-sesuai-untuk-mini.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/1948218417210659054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/1948218417210659054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/04/jenis-bangunan-yang-sesuai-untuk-mini.html' title='Jenis Bangunan Yang Sesuai Untuk Mini Market'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-4125614957494278835</id><published>2009-04-25T00:32:00.003+08:00</published><updated>2009-04-25T00:38:01.563+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajamen Brand"/><title type='text'>Kesalahan Mini Swalayan - pengertian</title><content type='html'>Tidak jarang ditemukan di pinggir jalan terpampang plank nama bertuliskan nama toko yang di belakangnya ada embel-embel &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Mini Market&lt;/span&gt;. Contoh Johan Mini Market, Iwan Mini Market, 88 Mini Market dan sebagainya. Akan tetapi sangat jangggal rasanya kalau kita menemukan Arjuna Swalayan, Planet Swalayan. Apa yang janggal ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan kata &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Mini Market&lt;/span&gt; dan &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Mini Swalayan&lt;/span&gt; ini meskipun “maksudnya” sama akan tetapi bila dipergunakan sembarangan tanpa mengingat arti harfiah masing-masing akan terasa janggal dan rancu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat Mini Market kalau kita ‘usik’ perkata menjadi &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;mini&lt;/span&gt; = kecil , &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;market&lt;/span&gt; = pasar diterjemahkan secara bebas mungkin arti pasar kecil. Mengingatkan seseorang akan pasar yang dimana tersedia beraneka macam produk diperjualbelikan. Ini berarti toko tersebut menjual variant barang yang cukup variatif sehingga besar kemungkinan produk yang dibutuhkan pelanggan akan ada. Pengertian yang muncul dibenak orang adalah konsep pengadaan barang : Barang-barang yang yang tersedia di toko tersebut cukup variatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa maksud dari kalimat Mini Swalayan? Kalau kita terjemahkan perkata maka : mini = kecil, swalayan = melayani diri sendiri atau kalau yang dimaksud tempat maka pengertian swalayan itu toko. Dus, kalau dihubungkan apa pengertiannya menjadi : Toko Setengah melayani diri sendiri atau setengah dilayani ? atau Toko Kecil, atau Tempat Belanja Kecil ? Ribet kan artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Mini Market adalah &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;strategi&lt;/span&gt; pengadaan barang sebuah toko. Sedangkan Mini Swalayan adalah konsep pelayanan kepada pelanggan - konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh : Johan mau membuka sebuah usaha dagang keperluan sehari-hari. Model usaha yang dia ingin lakukan adalah Toko. Toko tersebut akan menerapkan konsep mini market yakni menyediakan barang dengan pilihan yang variatif. Konsep pelayanan yang dia terapkan dalam melayani pembeli / konsumen adalah mini swalayan; yakni konsumen dapat mengambil barang-barang yang akan dibeli sendiri kemudian di bawa ke kasir. Akan tetapi untuk beberapa produk yang memerlukan perlakuan khusus akan dilayani secara langsung ( barang diambilkan untuk pembeli sesuai permintaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pola demikian sangat pantas Johan membuat plang nama toko :Johan Mini Market bukan di tulis menjadi Johan Mini Swalayan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/4125614957494278835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/04/kesalahan-mini-swalayan-pengertian.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/4125614957494278835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/4125614957494278835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/04/kesalahan-mini-swalayan-pengertian.html' title='Kesalahan Mini Swalayan - pengertian'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-2541979170736979310</id><published>2009-02-15T02:11:00.002+08:00</published><updated>2009-02-15T02:22:06.943+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mendirikan Toko"/><title type='text'>Barang Yang Dijual di Mini Market</title><content type='html'>Setelah mengetahui apa &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2008/08/mendirikan-toko.html&quot;&gt;pengertian mini market&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2008/12/pemilihan-lokasi-mendirikan-toko-atau_619.html&quot;&gt;bisa menentukan lokasi yang sesuai&lt;/a&gt;, serta menetapkan &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2008/12/menetapkan-calon-konsumen.html&quot;&gt;target konsumen&lt;/a&gt; mini market atau toko, kini saat mencari tahu Barang &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2009/02/barang-yang-dijual-di-mini-market.html&quot;&gt;apa saja yang di jual&lt;/a&gt; sebuah mini market atau toko.&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya tidak ada patokan tentang &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;jumlah dan jenis barang yang bisa di pajang di etalase mini market atau toko&lt;/span&gt;. Akan tetapi paling tidak kita merefleksi sedikit tentang arti dari mini market itu sendiri. Tentunya mendekati keinginan pasar, sekali belanja bisa mendapatkan berbagai macam kebutuhannya. Berarti varian barang yang ditawarkan juga harus variatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan kedua, dengan memperhatikan target konsumen yang telah dibuat sebelumnya. Disini kita harus pandai-pandai mencari tahu apa saja keperluan dan kebutuhan dari target konsumen pertama. Jangan sampai orang terdekat membutuhkan suatu barang, ternyata serba tidak tersedia. Ini merupakan awal yang kurang baik, karena mereka inilah yang menjadi nasabah atau kosumen pertama. Jadi harus dilayani dengan baik salah satu caranya dengan menyiapkan barang kebutuhan mereka. Meskipun jumlah tidak banyak yang penting lengkap dan ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan target konsumen utama, menjadi inspirasi dalam usaha mendatangkan barang dalam jumlah yang banyak. Ini perlu di perhatikan secara bertahap. Biasanya pada awal-awal membuka usaha, hal ini kurang bisa di antisipasi. Akan tetapi seiring dengan tekad dan kemauan untuk mencari tahu, maka problem ini bisa diatasi secara perlahan. Jumlah persediaan barang untuk kelompok ini sedikit lebih banyak; mungkin dua kali lipat dari prediksi kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari langkah tersebut bisa terisi sudah toko atau mini market dengan produk kebutuhan masyarakat. Dimulai dari kebutuhan sekitarnya baru melangkah untuk kebutuhan masyarakat luar dari lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar pengamatan dan pengalaman saya sendiri sebagai pelaku bisnis ini, macam jenis produk untuk mengisi mini market sangat banyak dan luas. Sedikit banyak juga dipengaruhi oleh kemampuan daya tampung ruang dan rak display. Akan tetapi pada umumnya kita  bisa menjumpai isi toko atau mini market seperti :&lt;br /&gt;Rokok, mie instans, minyak makan, barang-barang toiletries, alat kencantikan / cosmetic, susu bubuk dan kental manis, aneka biscuit dan roti basah, miniman ringan bersoda atau tidak dengan kemasan yang beraneka (kotak, kaleng, botol), perlengkapan rumah tangga, bahan kue, pembasmi serangga, obat-obatan bebas, alat listrik dan tukang praktis, alat tulis, perlengkapan baby dan bisa di tambahi dengan mainan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di lihat jenis dan macamnya relative banyak, jadi tidak bisa langsung dilakukan dalam satu tahap. Sediakan beberapa kebutuhan tersebut secara bertahap.Bisa ditambah atau di inovasi sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan setempat.  Demi kemudahan dalam pengelolaan inventori, kelompokkan barang – barang tersebut dalam dua kelompok besar lagi yakni Kelompok barang utama dan kelompok barang pelengkap. Hal ini untuk menghindari jangan sampai terjadi kelebihan stok pada barang-barang yang sebenarnya tambahan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengandalkan dasar-dasar di atas serta di lambari dengan daya kepekaan kita dalam pemenuhan kebutuhan orang lain, maka mini market kita bisa terisi mendekati ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat perlu di buat rencana tentang barang apa saja yang akan di sediakan, maka kelak dalam usaha pengisian barang-barang tidak akan mengalami kebingungan. Disamping itu kita juga bisa memanfaatkan uang modal semaksimal mungkin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/08/mendirikan-toko.html' length='0'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/menetapkan-calon-konsumen.html' length='0'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/pemilihan-lokasi-mendirikan-toko-atau_619.html' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/2541979170736979310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/02/barang-yang-dijual-di-mini-market.html#comment-form' title='40 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/2541979170736979310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/2541979170736979310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2009/02/barang-yang-dijual-di-mini-market.html' title='Barang Yang Dijual di Mini Market'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>40</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-5431878317258325118</id><published>2008-12-22T20:54:00.002+08:00</published><updated>2008-12-22T20:59:28.171+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mendirikan Toko"/><title type='text'>MENETAPKAN CALON KONSUMEN</title><content type='html'>Calon Konsumen adalah pihak luar yang akan menjadi pembeli produk Anda. Disini dikatakan sebagai calon karena belum melakukan transaksi. Dalam usaha mendirikan toko atau mini market, setelah &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2008/12/pemilihan-lokasi-mendirikan-toko-atau_619.html&quot;&gt;menentukan lokasi usaha&lt;/a&gt;, hal penting yang perlu  Anda tentukan jauh-jauh hari adalah &lt;a href=&quot;http://market55.blogspot.com/2008/12/menetapkan-calon-konsumen.html&quot;&gt;Menetapkan Calon Konsumen&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang usaha semacam ini terlena dengan opini bahwa produk yang dijual kebutuhan sehari-hari, sehingga timbul pemikiran  produk apapun yang disediakan pasti laku / dibeli oleh pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran ini kurang bijaksana menurut saya. Tidak ada satu titik terang dimana bisa mempertemukan antara kebutuhan dengan pembeli. Tidak ada ketepatan dalam hal menyediakan produk, harga dan layanan yang baik . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana banyak dirilis oleh para pebisnis, focus itu sangat penting. Demikian pula dengan usaha anda dalam menyediakan berbagai macam produk di dalam toko atau mini market yang Anda jalankan. Anda harus punya Target Konsument Pertama dan Target Konsumen Utama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda perlu menetapkan siapa yang akan menjadi target pertama konsumen Anda. Karena mereka yang ditempatkan sebagai sasarant pertama penjualan, biasanya tidak banyak dan sulit berkembang dalam jumlah. Untuk menyikapi supaya kelompok konsumen ini tidak lepas meskipun jumlah tidak banyak akan tetapi diharapkan kontinyu, Anda harus menempatkan sebagai konsumen pertama yang akan digarap.Anda harus mempelajari berbagai macam keperluan pokok mereka plus tingkat harga yang sesuai serta tingkat pelayanan yang memadai, paling tidak mengikuti tradisi setempat. Sebaiknya tempatkan masyarakat disekitar lokasi usaha di posisi ini. Masyarakat inilah yang biasanya menjadi konsumen pertama usaha Anda. Mereka tidak banyak dan bersifat tetap jumlahnya terkecuali daerah yang masih berkembang. Akan tetapi mereka ini biasanya menjadi corong iklan pertama Anda. Jadi manfaatkan mereka dengan bijaksana dan berkualitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target Konsumen Utama adalah kelompok calon pembeli yang diharapkan secara kontinyu berbelanja di toko atau mini market Anda. Baik dalam jumlah maupun volume belanjaan juga ada kemungkinan meningkat. Jumlah sangat tidak terbatas karena lingkup yang di pilih sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh seandainya Anda mendirikan usaha di pinggir jalan dua arah yang padat penduduk. Disekitar jalan tersebut terdapat fasilitas umum seperti rumah sakit serta tempat ibadah. Maka Anda bisa menempatkan para pengunjung atau pengguna fasilitas umum dan pengguna jalan tersebut sebagai target utama konsumen. Serta jangan lupa dengan masyarakat pengguna jalan yang berlalu lalang juga merupakan target utama konsumen yang sangat potensial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui Target Konsumen Pertama dan Target Konsumen Utama sangat menguntungkan dalam perencanaan usaha . Anda bisa menyediakan produk-produk dalam toko atau mini market secara proporsional. Tidak melimpah ataupun tidak kekurangan. Jumlah produk tidak kurang dari permintaan. Kualitas Produk tidak lebih rendah dari harapan/tingkatan strata ekonomi konsumen. Harga produk bisa mendekati ideal sebagaimana harapan konsumen. Serta model /bentuk pelayanan yang Anda berikan ke masing-masing konsumen pun bisa terarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain daripada itu, dengan mengetahui target pasar diikuti dengan usaha pemenuhan akan kebutuhan mereka dengan terarah maka kemungkinan overstock dalam inventory bisa dihindari. Dengan demikian perputaran modal bisa berjalan dengan lancar. Karena sebenarnya usaha ini hal pokok yang perlu disadari adalah perputaran modal yang cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/5431878317258325118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/menetapkan-calon-konsumen.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/5431878317258325118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/5431878317258325118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/menetapkan-calon-konsumen.html' title='MENETAPKAN CALON KONSUMEN'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-4515170816860879177</id><published>2008-12-17T03:40:00.005+08:00</published><updated>2008-12-17T03:53:37.168+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mendirikan Toko"/><title type='text'>PEMILIHAN LOKASI MENDIRIKAN TOKO atau MINI MARKET</title><content type='html'>Apabila ingin &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;mendirikan Toko &lt;/span&gt;atau &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Mini Market&lt;/span&gt;, masalah pemilihan lokasi merupakan aspek penting yang harus dipertimbangkan dengan matang. Tidak jarang kesalahan dalam pemilihan lokasi mengakibatkan kegagalan dari usaha toko atau mini market.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi atau suatu daerah yang dipergunakan untuk membuka toko atau mini market sebaiknya diperitmbangkan dua hal yakni telah ada kegiatan  sejenis yang telah eksis dalam kurun waktu tertentu  dan. Lokasi tersebut strategis.&lt;br /&gt;Daerah sekitar kegiatan ekonomi setempat sangat bagus untuk prospek usaha ini. Daerah ini biasanya seputaran pasar atau mal-mal. Karena banyak orang yang mencari kebutuhan hidupnya sehari-hari kedaerah tersebut. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengundang calon konsumen dating ke lokasi Anda berjualan.&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Andaikan Anda ingin mendirikan sebuah toko atau mini market di tempat yang sepi, percaya saja perkembangan usaha akan mengalami kegagalan minimal akan sangat lambat berkembang. Kenapa? Tahukah Anda bahwa masa sekarang yang namanya toko atau Mini market hampir ada disetiap sudut tempat tinggal. Coba saja perhatikan sekitar Anda barang sejenak. Anda bisa temukan hanya berjarak beberapa meter saja sudah ada usaha seperti ini. Lantas di mana lokasi  yang tidak ada usaha tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya janganlah Anda pernah ingin mendirikan usaha seperti ini di daerah yang tidak ada usaha seperti yang ingin di lakukan. Sejauh saya ketahui lokasi yang tidak ada terdapat usaha seperti yang ingin dilakukan hanya ada di lokasi kuburan! Apa Anda mau mendirikan toko atau mini market di lokasi tersebut?....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pilih lokasi dimana lokasi tersebut telah ada  usaha toko  atau mini market. Serta sejauh ini usaha-usaha tersebut masih berjalan dengan baik. Dari keberadaan usaha –usaha yang telah ada  dan bisa bertahan lama Anda bisa menjadikan sebuah pemikiran cemerlang; bahwa di lokasi tersebut &lt;span style=&quot;color: rgb(51, 51, 255);&quot;&gt;TELAH ADA KONSUMEN.&lt;/span&gt; Kalau Anda mendirikan usaha seperti tersebut maka Anda tidak terlalu kesulitan dalam hal mendatangkan calon pembeli, Anda akan mendapat lemparan konsumen dari usaha yang telah terlebih dulu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategis dalam pengertian lokasi yang dipilih memeiliki akses yang fleksibel untuk dijangkau. Calon konsumen bisa gampang mengetahui dan mendatangi karena salah satunya jalur tranfortasi yang memadai. Jalan untuk berkunjung cukup gampang karena ada jalan raya serta  sarana kendaraan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi-lokasi yang biasa strategis dan sangat sesuai untuk didirikan usaha toko atau mini market adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;Jalan yang aksesnya dua arah&lt;/span&gt;. Dua arah berarti banyak orang yang berlalu lalang baik jalan kaki maupun naik kendaraan. Sebaiknya pilih posisi sebelah kiri orang pulang kerja. Perhatikan juga kepadatan penduduk sekitarnya sebaiknya pilih daerah yang ada penduduknya baik sisi kiri maupun sisi kanan jalan. Ini sebagai modal untuk mendapat calon konsumen. Dan jangan pilih daerah jalur dua yang merupakan jalur cepat atau jalan protocol dimana jalan tersebut biasanya sekedar jalur untuk orang cepat-cepat saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;Lokasi sekitar  fasilitas umum&lt;/span&gt;. Bisa di dekat rumah sakit, sekitar terminal atau di sekitar tempat ibadah. Ini daerah sangat bagus, karena akan banyak orang yang tanpa sadar mengetahui keberadaan usaha Anda dengan berkunjung ke fasilitas umum tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;Dalam kompleks suatu perumahan&lt;/span&gt;. Sekarang ini telah banyak bertebaran kompleks-komplek perumahan di daerah kita. Tidak jarang nama kompleks tersebut bisa memberikan gambaran sebesar apa penghasilan masyarakat daerah tersebut. Dengan mendirikan usaha di dalam kompleks perumahan tertentu Anda telah menjemput bola, mendatangi calon konsumen dengan barang keperluan mereka. Sudah jelas calon konsumen yang ingin di bidik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic;&quot;&gt;Di ujung gang&lt;/span&gt;  bisa menjadi sebuah lokasi yang menarik. Karena biasanya pusat pemberhentian orang untuk masuk ke sebuah kampong adalah ujung gang / pintu gerbang. Jadi disini Anda bisa menembak dua calon konsumen sekaligus, penghuni gang tersebut serta pengunjung gang tersebut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemilihan lokasi pendirian usaha took atau mini market yang terencana dan terperinci dari awal, akan menjadi sebuah momentum yang sangat menentukan dalam hal menunjang kelangsungan usaha dan perkembangan usaha yang Anda lakukan nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Merintis Usaha Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/4515170816860879177/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/pemilihan-lokasi-mendirikan-toko-atau_619.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/4515170816860879177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/4515170816860879177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/pemilihan-lokasi-mendirikan-toko-atau_619.html' title='PEMILIHAN LOKASI MENDIRIKAN TOKO atau MINI MARKET'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-473625701315950004</id><published>2008-12-14T14:09:00.001+08:00</published><updated>2008-12-14T14:14:56.678+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Peluang Bisnis"/><title type='text'>Bisnis Sambilan untuk Karyawan</title><content type='html'>Mencari Bisnis tidak milik orang yang belum memiliki bisnis saja. Tidak jarang diantara orang-orang yang sudah memiliki pekerjaan tetap dengan hasil yang tetap setiap bulan juga ingin memiliki bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi beberapa orang yang statusnya sebagai karyawan, tingkat kejenuhan pasti akan muncul suatu saat. Bagaimana tidak? Rutinitas berangkat pagi dan pulang sore. Di kantor ditantang dengan kesibukan serta gesekan-gesekan keras seputar aktivitas kantor. Situasi tersebut telah dilakoni puluhan tahun. Dalam kenyataan hasil yang diterima stabil saja bertolak belakang dengan tuntutan kerja yang kian hari semakin berlipat sesuai dengan date line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Kondisi demikian tentu saja akan mengusik hati kecil sang Karyawan untuk mencari suasana baru tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang sudah ada. Salah satu jalan yang biasa ditempuh adalah dengan memikirkan ide bisnis lain yang bisa dilakukan secara sambilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam hal menemukan ide bisnis sambilan yang dapat dilakukan seorang karyawan secara sampingan, bukanlah sebuah perkara yang mudah. Karena bisnis apapun yang akan dilakukan,  sebenarnya sangat memerlukan totalitas kita secara terfokus. Bisnis tidak bisa dilakukan sebagai selingan atau sampingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengalaman  orang-orang yang sudah melakukan, mereka yang melakukan bisnis sambilan memiliki potensi penghasilan tambahan sebesar tiga kali lipat dari penghasilan utama sebagai karyawan. Padahal tingkat kesulitan mungkin sama saja dengan yang hasilnya berlipat-lipat atau tidak terbatas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kalau ingin hasil yang lebih Anda harus &lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;focus&lt;/span&gt; untuk berbisnis dan tidak sekedar menjadikannya sebagai pekerjaan sampingan saja. Apabila jalan ini yang Anda pilih maka hasil yang bisa diraihpun pasti tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, untuk menentukan jenis usaha yang cocok untuk dilakukan seorang karyawan sebagai bisnis sampingan, ada beberapa &lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;criteria&lt;/span&gt; yang bisa Anda pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih &lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;jenis usaha yang sesuai dengan hobi atau kegemaran&lt;/span&gt; Anda sebagai pilihan pertama. Dengan mengembangkan bisnis berdasarkan criteria ini Anda sangat familiar dengan jenis usaha ini karena sebuah kegemaran atau hobi pasti sering atau sudah terbiasa dilakukan. Anda bisa mengamati hobi atau kegemaran Anda saat ini sedang terjadi tentu lebih dari satu, jadi pilihlah salah satu yang yang punya prospek bagus. Ambil contoh Anda punya hobi pelihara kucing. Tidak ada salahnya anda membuka jasa perawatan kucing sebagai usaha utama kelak bisa dikembangkan ke jasa pemiliharaan binatang pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah &lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;jenis usaha yang sesuai dengan keahlian&lt;/span&gt; Anda. Pengembangan usaha menggunakan keahlian ini penuh tantangan. Maka setiap saat kemampuan diri yang berkaitan dengan keahlian selalu diasah untuk lebih tajam. Apabila Anda memiliki keahlian dalam bidang pijat refleksi, maka ini bisa dilakukan sebagai usaha dengan menjual jasa pijat releksi. Bisa juga kalau Anda memiliki keahlian dalam obat-obatan herbal, maka  bisa berbisnis tanaman herbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternative jenis usaha selanjutnya bisa dengan memilih j&lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;enis usaha yang memiliki prospek pasar luas&lt;/span&gt;. Jenis usaha ini sangat bagus karena tidak memerlukan waktu yang relative lama untuk sosialisasi produk sehingga bisnis bisa cepat berjalan. Salah satu jenis produk yang memiliki pasar luas adalah produk kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan jenis usaha ini Anda bisa membuka Rombong Roko atau Toko Sembako.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;Jenis usaha yang memiliki trend naik&lt;/span&gt; bisa menjadi pilihan selanjutnya. Untuk memiliki jenis usaha yang menjual produk yang trend, Anda harus memiliki kualifikasi yang memadai. Produk-produk yang mempunyai sifat trend naik ini pasti memiliki trend turun juga. Masanya untuk diperlukan ada. Jadi Kalau ingin berbisnis golongan produk ini Anda harus peka dan tangkas mengikuti perkembangan produk. Ini biasa disebut sebagai Bisnis Musiman jadi Anda harus gerak cepat dan melihat perkembangan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis musiman bisa Anda pilih    jika Anda ingin membuka usaha baru bisa langsung laku dan modal yang ditanamkan bisa kembali dalam waktu singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seputar kita kita pasti banyak jenis produk musiman ini sesuai dengan situasi dan kondisi dimana Anda berada. Ambil contoh di Negara kita ini ada Lebaran. Maka saat itu banyak masyarakat yang memerlukan panganan lebaran. Anda bisa terjun dibisnis penyedia panganan lebaran baik sebagai pembuat atau penjual (ambil dari orang lain) atau kalau mau hasilnya sedikit besar bisa sebagai kedua-duanya; membuat sendiri produk kemudian menjual langsung kepada konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bahan pertimbangan untuk terjun dibisnis ini adalah; bisa Anda selidiki apabila permintaan terhadap suatu produk masih banyak dan jumlah produk dipasaran masih sedikit (kurang) maka Anda bisa terjun langsung menjadi penyedia. Namun Anda harus membuang jauh dari pikiran apabila produk ini mengalami trend menurun dimana permintaan sedikit tapi jumlah produk yang beredar melimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Criteria pemilihan &lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;jenis usaha yang jarang dilakoni orang&lt;/span&gt;. Dengan menjalankan jenis bisnis ini, menjual/menciptakan produk yang diperlukan orang dan dan masih jarang  usaha sejenis, maka Anda bisa menjadi trend setter dengan membangun brand dan image. Semakin sedikit orang yang bermain dibisnis tersebut maka semakin besar peluang Anda menjadi sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang dari lima jenis criteria jenis usaha mana yang paling cocok bagi Anda? Bisa Anda lakukan pemilihan bertahap dengan meniliti diri dengan seksama. Pilihlah salah satu yang paling sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sudah menentukan jenis usaha yang cocok, maka tugas selanjutnya Anda harus menjalankan usaha tersebut dengan segera. Tentu saja dengan membuat prencanaan yang fleksibel. Artinya sambil berjalan selalu disesuaikan perencanaan jangan bersifat kaku karena akan mematikan kreatifitas sendiri nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja sambil berbisnis memang sangat menyenangkan. Minimal kita memiliki nilai tambah dari Karyawan yang selevel dengan Anda; tidak kawatir di PHK karena sudah ada pekerjaan yang menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian bekerja sambil berbisnis memerlukan strategi yang khusus. Karena pada dasarnya, Anda pasti menginginkan pekerjaan dikantor dan bisnis sama sukses. Keduanya berjalan seiring tanpa saling mengganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ingin bisnis Anda sukses, lakukan dengan bertahap jangan mau instans atau jor-joran.  Sebagai pertimbangan saja langkah-langkah antisipasi: Susunlah perencanaan diatas kertas mulai dari tujuan Anda berbisnis ; Gunakan sebagian saja modal Anda lebnih dahulu. katakan  Anda memiliki modal uang 30 juta. Sebagai langkah awal cukup menggunakan 15 juta saja dulu separuhnya sebagai cadangan modal. Amati perkembangan usaha Anda dalam masa tiga bulan, kemudian coba lagi enam bulan, apa bila perkembangannya baik bisa dilakukan pengembangan lebih lanjut. Akan tetapi bila perkembangan tidak menguntungkan, Anda sebaiknya banting setir untuk memeilih jenis usaha yang lain saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau ingin supaya pekerjaan dikantor tetap bisa berjalan dengan baik ada saran yang bisa Anda perhatikan. Pilih tempat usaha yang lokasinya berdekatan dengan kantor sehingga gampang untuk memonitornya. Jangan memanfaatkan waktu dan fasilitas kantor Anda untuk berbisnis. Satu hal yang tidak kalah penting, jangan menceritakan secara berlebihan  tentang bisnis  kepada rekan-rekan kantor Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/473625701315950004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/bisnis-sambilan-untuk-karyawan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/473625701315950004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/473625701315950004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/12/bisnis-sambilan-untuk-karyawan.html' title='Bisnis Sambilan untuk Karyawan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-38454622591052259</id><published>2008-08-17T02:42:00.010+08:00</published><updated>2008-11-05T05:57:50.014+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mendirikan Toko"/><title type='text'>MODAL MENDIRIKAN TOKO</title><content type='html'>Setiap ada ide mendirikan atau membuka suatu usaha, perhatian pertama selalu pada masalah modal. Masalah permodalan tidak jarang menjadi momok yang mengakibatkan kegagalan dalam usaha mendirikan toko. Darimana modal ? Berapa modal yang yang dibutuhkan? Bagaimana cara mendapatkan modal untuk mendirikan toko?&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Guna menyikapi pertanyaan yang berkecamuk dalam benak kita kan hal tersebut; perlu diambil pengertian yang tegas. Dalam usaha mendirikan toko, menempati peringkat utama masalah permodalan. Permodalan yang diperlukan ada dua kelompok besar, yakni modal yang tidak berujud uang / harta dan modal yang berupa uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal tak berwujud uang&lt;br /&gt;Sering saya berkomunikasi dengan beberapa sales / tenaga pemasar. Setiap saya bertanya kepada mereka : &quot; Kapan kamu bikin bisnis sendiri?&quot; mereka menjawab saya &quot; Bos..boss...jangankan mikir bisnis sendiri, uang belanja sehari-hari aja masih kurang; dari mana modalnya?...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amat disayangkan memang; karena begitu sempit pemikiran tentang modal. Karena modal terbesar untuk mendirikan toko sebenarnya setiap orang bisa/telah memiliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan&lt;br /&gt;Coba kita renungkan selama ini ada berapa orang yang telah mempercayai kita? Mulai dari orang tua sendiri, mertua yang telah menyerahkan anaknya menjadi pasangan hidup kita, Bos tempat kerja yang telah mempercayai kita dengan memberikan kerjaan. Tetangga yang telah percaya dan bersedia menjadi teman dilingkungan. Teman-teman kita yang banyak tersebar. Serta mungkin lebih banyak lagi silahkan pikir sendiri......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usaha mendirikan toko, modal kepercayaan ini sangat penting. Dengan kepercayaan konsumen bisa berbelanja di toko kita. Mereka yakin bahwa barang yang kita jual punya kualitas. Barang yang kita jual dengan harga yang memadai. Dengan modal kepercayaan pula penyalur / agen barang-barang bersedia memberikan kia barang dengan syara pembayaran kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah semua orang memiliki modal ini. Besar kecilnya modal ini setiap orang berbeda-beda. Dan modal ini tidak ini tidak bisa diperoleh dari pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal uang&lt;br /&gt;Dalam hal modal uang, memang sanga perlu dan tidak ada sebuah usaha apapun yang tidak memerlukan modal satu ini. Jadi sudah selayaknya dalam memulai sebuah usaha kita mempunyai modal uang yang cukup memadai. Jumlahnya memang sangat relative sesuai dengan besar kecilnya usaha yang ingin kita lakukan. Kalaupun kita tidak memiliki modal uang sendiri, banyak jalan untuk memperoleh modal satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini saya cuma ingin menekankan bahwa dua modal tersebut diatas harus kita mengerti dan pahami sebelum mencari tahu cara mendirikan toko. Jadi tidak perlu lagi modal menjadi momok yang menakutkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/38454622591052259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/08/modal-mendirikan-toko.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/38454622591052259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/38454622591052259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/08/modal-mendirikan-toko.html' title='MODAL MENDIRIKAN TOKO'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7738510631332161973.post-63936972197234722</id><published>2008-08-14T05:15:00.006+08:00</published><updated>2008-11-05T06:00:29.471+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mendirikan Toko"/><title type='text'>MENDIRIKAN TOKO</title><content type='html'>Salah satu usaha yang banyak digeluti orang dari jaman dahulu kala sampai sekarang adalah toko. Sebuah bangunan yang di dalamnya tertata sedemikian rupa barang-barang keperluan manusia sehari - hari di rak-rak pajangan. Biasanya sudah tertempel harga masingmasing barang tersebut.&lt;br /&gt;  &lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Semua orang pada dasarnya bisa dan mampu mendirikan serta mengelola sebuah usaha yang namanya toko. Pada prinsipnya cukup mengetahui tiga hal pokok dalam bertoko, punya tempat usaha, mampu mendatangkan barang dan memiliki kemampuan manajemen, maka jadilah usaha toko tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untuk mencapai sebuah toko yang sedemikian mendekati ideal, maka mutlak untuk diketahui berbagai hal tentang cara mendirikan toko sampai berkembang menjadi sebuah mini market atau mini swalayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bahwa impian  seseorang yang menjalankan bisnis ini, minimal dalam kurun waktu tertentu tokonya bisa menyandang predikat sebagai mini market, mungkin dalam bahasa awamnya sebuah tempat yang memiliki kemampuan menyediakan berbagai macam keperluan sehingga konsumen sedikit banyak terbantu dalam efesiensi waktu yang diperlukan dalam memenuhi keperluannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://www.feedburner.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/powered_by_fb.gif&quot; alt=&quot;Powered by FeedBurner&quot; style=&quot;border:0&quot;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://market55.blogspot.com/feeds/63936972197234722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/08/mendirikan-toko.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/63936972197234722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7738510631332161973/posts/default/63936972197234722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://market55.blogspot.com/2008/08/mendirikan-toko.html' title='MENDIRIKAN TOKO'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>