<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>THE MINIMALIS NEWS</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (amadnoy)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 03:34:48 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">622</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://amadnoy.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Mimpi</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2018/01/mimpi.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sat, 20 Jan 2018 07:09:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-9073460347585974880</guid><description>        Kata orang,kehidupan itu seperti mimpi. Sekejap saja, lalu ia berlalu pergi. Maka, sebagian orang menjalani kehidupannya dalam mimpi—berada di atas lalu jatuh ke bawah lagi, bangkit, lalu naik ke atas lagi.Jika hari ini ia bermimpi berada di selokan, maka keesokan harinya, bangunlah ia di atas tempat tidur sang Raja,ketika ia terbangun dari mimpinya di ranjang, ia menemukan dirinya </description></item><item><title>Balon Meletus</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2018/01/balon-meletus.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sun, 14 Jan 2018 04:54:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-1575850509923088370</guid><description>
Balonku ada 5, rupa-rupa warnanya.
Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru.
Meletus Balon Hijau…Dorrr, Hatiku sangat kacau.
Balonku Tinggal Empat, Kupegang Erat-erat.
(Lagu Balonku)
Teman-teman tentu tak asing dengan lagu di atas. Teman-teman pernah meniup balon sampai meletus? Kalau ya, berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai balon tersebut meletus? Kurang dari 1 menit, 1 menit, 2 menit , dll</description></item><item><title>Senyuman di Langit Awangga</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2018/01/senyuman-di-langit-awangga.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Wed, 10 Jan 2018 02:37:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-534718667365952438</guid><description>Awan mendung menggelayut langit Awangga. Angin dingin berhembus menerkam kebahagian. Semua berganti muram. Awangga telah lelah dipermainkan oleh alam. Dan saat ini negara itu telah jatuh dalam kemurungan. Kesedihan melanda seluruh istana.
Tangisan lirih menggema dari sudut ruangan besar di kaputren. Sebuah ranjang tergeletak dengan sesosok tubuh diatasnya. Terdengar suara isak tangis tertahan. </description></item><item><title>Gulali Chaca</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2018/01/gulali-chaca.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Tue, 9 Jan 2018 21:27:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-1605500903968064008</guid><description>“Eh&amp;#8230; lihat!” terdengar di kanan telinga Chaca.
“Apa&amp;#8230;,” sahut Chaca menoleh yang di tunjuk Sinta.
“Nyam&amp;#8230; Gulali!” ucap Chaca dan Sinta serentak dan berlari ke arah yang ditunjuk Sinta.
Wow&amp;#8230; banyak banget yang membeli gulali, dari anak kelas satu sampai kelas enam. Rasanya yang sweet, warna yang top dan berbentuk sesuka hati para siswa. Wah, ada yang berbentuk raket, </description></item><item><title>Emak, Gue Jadi Artis!</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/12/emak-gue-jadi-artis.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Fri, 29 Dec 2017 20:00:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-2424209442338374130</guid><description>“Mak, liat deh tuh!” kataku seraya menunjukkan jari ke arah televisi.
“Apaan sih?” timpal Emak yang penasaran.
“Itu loh mak acara di tipi. Noh, emak liat kan? Duh mak, hati gue serasa diiris-iris liat begituan. Untungnya kita nggak separah dan bersyukurnya lebih beruntung di banding mereka-mereka ye mak.” Cerocos gue dengan hati miris sembari mantengin layar televisi yang lagi nayangin acara </description></item><item><title>Diary Sahabatku Dinda</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/12/diary-sahabatku-dinda.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Tue, 5 Dec 2017 11:55:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-7734860526126499556</guid><description>Hai&amp;#8230; Namaku karin pagi ini aku berada di kamar sahabatku dinda, aku berdiri di balik jendela sambil menatap langit yang biru bersih. Biasanya di saat sepi seperti ini sahabatku dinda ada untukku. Tapi kini dinda telah tiada, aku selalu sedih jika mengingat kejadian itu, kejadian itu selalu membuatku merasa bersalah, seharusnya waktu aku hampir tertabrak mobil dinda tidak menyelamatkanku. </description></item><item><title>Sakit Gigi dan Sakit Hati</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/11/sakit-gigi-dan-sakit-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Thu, 30 Nov 2017 19:45:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-3614418010947093630</guid><description>
Oleh: Ongky Hojanto
Setiap kita pasti pernah mengalami kedua hal di atas, yang tentunya respon dari setiap kita akan berbeda terhadap dua hal tersebut. Sakit gigi adalah sakit secara fisik yang dapat menyebabkan pikiran kita terganggu. Saya yakin Anda tidakakan bisa bekerja secara optimal disaat sakit gigi sedang dating menghampiri Anda. Jangankan bekerja secara optimal, mendengarkan suara yang </description></item><item><title>Menulis Buku Best Seller di Sekolah</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/11/menulis-buku-best-seller-di-sekolah.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sun, 19 Nov 2017 14:18:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-7452432201649027804</guid><description>Oleh: Emmy Liana Dewi
Saya sungguh  beruntung pernah mengajar di Caltex American School–Duri (CAS–D), Riau selama 12 tahun. Saya adalah satu-satunya guru yang berkewarganegaraan Indonesia di di CAS-D yang terletak di negara Indonesia,  sedangkan staff pengajar lainnya adalah guru yang ‘diimpor’ dari Kanada dan Amerika yang telah direkrut  di Amerika dan ada ada satu – dua istri karyawan warga </description></item><item><title>Mimpi untuk Dunia</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/11/mimpi-untuk-dunia.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Thu, 16 Nov 2017 06:10:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-5354892877304167425</guid><description>Hari ini tanggal 11 september 2012, 6 buah handphone terus berbunyi tepat pukul 00.00 wib. Satu… dua… tiga…. Mimpi untuk Dunia….. itulah suara keenam sahabat berteriak di sebuah perkampungan. Seketika lampu rumah penduduk terus menyala, pintu-pintu terbuka dalam selang waktu yang bersamaan, para lelaki mulai berteriak, mengejar kami.
“kabur……” kata Fadil sambil berlari
Kamipun segera berlari </description></item><item><title>Gadis Kecil Dengan Kotak Emas</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/10/gadis-kecil-dengan-kotak-emas.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Tue, 10 Oct 2017 19:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-3011754671777040710</guid><description>Di sebuah keluarga miskin, seorang ayah tampak kesal pada anak perempuannya 
  yang berusia tiga tahun. Anak perempuannya baru saja menghabiskan uang untuk 
  membeli kertas kado emas untuk membungkus sekotak kado. 
Keesokan harinya, anak perempuan itu memberikan kado itu sebagai hadiah ulang 
  tahun pada sang ayah.
&amp;#8220;Ini untuk ayah,&amp;#8221; kata anak gadis itu.
Sang ayah tak jadi marah. </description></item><item><title>Matahari pun Tak Bosan</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/10/matahari-pun-tak-bosan.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Tue, 3 Oct 2017 23:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-3286206022297601035</guid><description>Di pucuk dedaunan masih bergelayutan embun nan segar. Malu-malu ia untuk pergi meninggalkan tempatnya. Hasil gutasi ditambah suasana dinginnya malam dia muncul disana. Perlahan-lahan dia sebar senyum disekitarnya. Kulihat sejenak. Kutatap lama. Senyumnya terlempar buatku. Hatiku menyambut senyum itu. Namun, kehadirannya tak bertahan lama. Seiring datangnya mentari, senyumnya menghilang. Angin  </description></item><item><title>Wiro Sableng #43 : Dewi Lembah Bangkai</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/09/wiro-sableng-43-dewi-lembah-bangkai.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Fri, 29 Sep 2017 05:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-8387767474129413913</guid><description>WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

1LIMA PERAJURIT berkuda berderap memasuki halaman rumah yang penuh ditumbuhi pohon singkong. Mereka memiliki tampang-tampang galak, membekal golok besar di pinggang masing-masing. Begitu sampai di depan rumah papan beratap rumbia, kelimanya langsung melompat turun. Yang didepan sekali menendang pintu rumah sambil berteriak:

"</description></item><item><title>Hidup Begitu Berharga</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/09/hidup-begitu-berharga.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Fri, 22 Sep 2017 02:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-3567678186619495675</guid><description>
“It’s your choice, make it great day! – Itu pilihan Anda, jadikan hari Anda menyenangkan.”
Greg Gorman.
Hidup ini sebenarnya sangat singkat, karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan nanti. Kata sang Buddha, hidup ini hanya 2 tarikan nafas. Jika kita berhasil menghirup udara, belum tentu kita berhasil mengeluarkannya.
Sekedar ilustrasi, jika Anda ingin hidup 70 tahun, berarti </description></item><item><title>Suara Sang Kertas</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/09/suara-sang-kertas.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Thu, 21 Sep 2017 22:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-3613481194000974322</guid><description>Aku putih, tapi aku juga bisa coklat, bisa juga kuning, hijau dan pink. Tapi mereka menyukai aku bebewarna putih. katanya, putih itu terlihat bersih dan terlihat mahal. padahal, semua warna itu indah. Semua warna mempunyai kecantikan masing-masing.
Kemarin, aku mendapat sebuah cerita yang lucu sekali. cerita itu benar-benar bagus menurutku. tentang perjalanan kisah cinta antara dua remaja, tapi </description></item><item><title>Anjing Cerdas</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/09/anjing-cerdas.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sun, 17 Sep 2017 08:02:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-5694977540654970437</guid><description>Seorang tukang daging heran ketika melihat ada anjing yang masuk ke tokonya, dia beberapa kali mencoba mengusir anjing itu, tetapi beberapa kali juga anjing itu selalu kembali lagi ke tokonya.

?Dengan penuh tanda tanya, akhirnya tukang daging tersebut mulai mendekati dan mengamati anjing tersebut. Penjual daging itu terkejut ketika ia mendapati bahwa ada sebuah kertas kecil yang tergantung di </description></item><item><title>Padamu Wanita Indonesia</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/09/padamu-wanita-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sat, 16 Sep 2017 18:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-4353439220730326434</guid><description>Hari ini aku dan kawanku Fadyta berkunjung ke salah satu desa di Kabupatenku, Kabupaten Banjarawi. Disana kami telah merencanakan apa yang akan kami lakukan sesuai perintah Pak Fajar Arif, wali kelasku. Pak Fajar memerintahkan aku dan teman-teman sekelasku untuk berkunjung ke Desa Kartini di Kabupaten Banjarawi. Disana, kami ditugaskan untuk mewawancarai seseorang yang kami anggap sebagai wanita </description></item><item><title>Bersyukur Setiap Waktu Atas Segala Hal</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/08/bersyukur-setiap-waktu-atas-segala-hal.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Mon, 21 Aug 2017 20:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-6675798430434046772</guid><description>Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si supir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai" Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"

Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, </description></item><item><title>Wiro Sableng #88 : Muslihat Cinta Iblis</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/08/wiro-sableng-88-muslihat-cinta-iblis.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Wed, 9 Aug 2017 15:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-8595284608939095496</guid><description>WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : WASIAT IBLIS

SATU

Di ujung malam di mana cuaca masih gelap dan hawa dingin membungkus serta angin berhembus kencang, laut selatan bergelombang dahsyat tidak seperti biasanya. Dalam keadaan seperti itu sebuah perahu berpenumpang dua orang -seolah tak bisa dipercaya- meluncur pesat membelah ombak. Bertindak sebagai </description></item><item><title>Hasil Riset Tentang Uang: Menggembirakan atau Menyakitkan?</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/08/hasil-riset-tentang-uang-menggembirakan.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Tue, 1 Aug 2017 01:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-2076649800321291972</guid><description>
Judul sebuah artikel di Harvard Business Review edisi Maret 2010 menggelitik saya untuk segera membacanya. Tulisan yang berjudul “The Mere Thought of Money Makes You Fell Less Pain” tersebut mengungkapkan hasil penelitian Kathleen D. Vohs, seorang professor bidang Marketing di University of Minnesota, Amerika Serikat.  Kathleen melakukan riset dengan metode eksperimen yaitu dengan meminta satu </description></item><item><title>JANGAN-JANGAN POSITIVE THINKINGLAH SUMBER MASALAHNYA (2)</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/07/jangan-jangan-positive-thinkinglah.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Wed, 19 Jul 2017 11:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-8446937065872328908</guid><description>18 Agustus 2008 &amp;#8211; 10:00   (Diposting oleh: Editor)
Entah kenapa yang selalu muncul pertama kali adalah skeptisisme saat berhadapan dengan positivisme yang hampir selalu berlebihan. Sesuatu yang selalu menekan tombol kritis pikiran sehingga menganggapnya sebagai kekonyolan karena benar-benar kelewatan dan menggelikan. Misalnya sikap para peyakin harta karun peninggalan rezim Sukarno atau </description></item><item><title>Senja di Tepi Pantai</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/07/senja-di-tepi-pantai.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sat, 8 Jul 2017 04:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-6849318664689671888</guid><description>&amp;#8220;Aku menyayangimu seperti halnya, aku menyayangi saudaraku, Ku tak kan Biarkan waktu dan Usia memisahkan persahabatan kita. Ku kan teriakan pada dunia bahwa kau adalah sahabat terbaikku”
Aku masih ingat awal aku bertemu dengan gadis berambut panjang, bermata belo, berbibir tipis dan kulit kuning langsat. Langit berwarna biru bersih, mentari pagi yang menghangatkan badan, kicauan burung yang</description></item><item><title>Wiro Sableng #1 : Empat Berewok Dari Goa Sanggreng</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/07/wiro-sableng-1-empat-berewok-dari-goa.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Wed, 5 Jul 2017 12:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-6248274686166199301</guid><description>WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : EMPAT BEREWOK DARI GOA SANGGRENG

"Ini!" kata laki-laki berkumis melintang itu dengan suara kasar. "Berikan sama dia! Aku harus terima jawaban hari ini juga, Kalingundil!! Kau dengar!?" Orang yang bernama Kalingundil mengangguk. Diambil surat yang disodorkan.

"Kalau dia banyak bacot.....," kata laki-laki berkumis </description></item><item><title>Tangan Yang Diatas</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/06/tangan-yang-diatas.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Tue, 6 Jun 2017 08:46:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-4183345050943639164</guid><description>Bulan ramadhan adalah bulan yang paling di tunggu orang muslim. Bagi Farid, ramadhan tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari dia harus hidup sendiri tanpa ibunya yang telah meninggal enam bulan yang lalu, dan sekarang dia harus hidup susah di Jakarta. Baginya tak ada pilihan lain selain merantau ke Jakarta. Di kampungnya tidak ada keluarga ibunya yang peduli padanya. </description></item><item><title>Nguwongke: Memanusiakan Manusia</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/06/nguwongke-memanusiakan-manusia.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sat, 3 Jun 2017 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-7649511385496148432</guid><description>
Dalam teori ekonomi manusia dimasukkan sebagai faktor produksi, sama halnya bahan baku, mesin, dan uang.  Akibatnya banyak teori turunannya yang menempatkan manusia sebagai alat produksi juga.  Ilustrasi logikanya begini: “Kamu bekerja di sini digaji Rp. 5 juta maka kamu harus menghasilkan untuk perusahaan Rp. 8 juta sehingga perusahaan untung Rp. 3 juta. Kalau kamu menghasilkan dibawah Rp. 5 </description></item><item><title>Melawan Rasa Takut</title><link>http://amadnoy.blogspot.com/2017/05/melawan-rasa-takut.html</link><author>noreply@blogger.com (amadnoy)</author><pubDate>Sun, 21 May 2017 22:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6352965451925987842.post-6976851127073842455</guid><description>“Fara lihat ini, kak Ame punya gambar bagus lho&amp;#8230;” kata kak Ame.” Iya, gambar ini akan keluar dan makan fara,” tambah kak Tata seraya memperlihatkan gambar itu. Aku pun menjerit, lalu lari ke dapur mencari ibuku. “Bu&amp;#8230; kak Ame dan kak Tata takut-takutin Fara dengan kertas itu lagi..” kataku merengek kepada ibuku.
Aku benar-benar takut dengan kertas itu. Kertas itu sebenarnya adalah </description></item></channel></rss>