<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;D0EESH04eyp7ImA9WhRUEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981</id><updated>2012-01-22T14:00:09.333+07:00</updated><category term="Haji" /><category term="Islam" /><category term="Perempuan" /><category term="Renungan" /><category term="Perjalanan" /><category term="Inspirasi" /><category term="Berita" /><category term="Cinta" /><category term="Harian" /><category term="Keluarga" /><title>Cerita Mamah</title><subtitle type="html">when a mother writes her thoughts simply because of love</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>343</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/MomsStories" /><feedburner:info uri="momsstories" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>MomsStories</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><entry gd:etag="W/&quot;A0IDSX8-eSp7ImA9WhdQEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-4204747140620968838</id><published>2011-08-13T14:12:00.000+07:00</published><updated>2011-08-13T14:12:58.151+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-13T14:12:58.151+07:00</app:edited><title>MENJARAH HAK RAKYAT</title><content type="html">&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjarah hak rakyat ?&lt;br /&gt;
Iya, menjarah, bukan mengambil.&lt;br /&gt;
saking banyaknya yang diambil, istilah paling tepat ya menjarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coba bayangkan,hak rakyat yang tertuang dalam APBN untuk berbagai proyek, dipangkas disana sini untuk berbagai suap, sogok, dan dana kelompok......astaghfirullahaladziim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat nggak sih , rakyat sudah bertanggung jawab, atas kesadaran sendiri mengantri di kantor pajak , hanya untuk membayar pajak demi "kebutuhan rakyat "&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat nggak sih , anak anak banyak yang nggak bisa sekolah karena biaya sekolah, yang katanya gratis, malah biayanya mencekik leher , sekolah sekolah butut butut, fasilitas pendidikan minim bahkan transportasi ke sekolah jauh dari memadai. Banyak anak menmepuh ber kilo kilometer untuk bersekolah, menyebrang laut, melintasi sungai yang deras, bahkan bergelantungan di kabel yang melintang diatas sungai lebar nan deras&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka melihat nggak sih, banyak tunawisma, banyak yang nggak bisa berobat karena kemiskinannya, bantyak yang nggak bisa makan, banyak yang nggak punya tempat berteduh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara mereka berpesta pora bagi bagi uang rakyat yang ditilap, dipakai renovasi rumah, beli mobil keren, bahkan untuk berhaji....astaghfirullahaladziim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak cukup hanya itu, setelah menjarah gila gilaan, malah pada kabur pula keluar negara, bersembunyi entah dimana, menikmati harta jarahannya. Kalaupun tertangkap, biaya memulangkannya lagi lagi memakai uang rakyat yang besarnya gila gilaan&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
Semoga kita senantiasa dijauhkan dari hal hal yang menghinakan diri kita, hal hal yang merugikan rakyat banyak, amin&lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-4204747140620968838?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/4204747140620968838/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=4204747140620968838" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/4204747140620968838?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/4204747140620968838?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/08/menjarah-hak-rakyat.html" title="MENJARAH HAK RAKYAT" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak4NQHY-cSp7ImA9WhdQEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-3491531716028866487</id><published>2011-08-13T14:03:00.000+07:00</published><updated>2011-08-13T14:03:11.859+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-13T14:03:11.859+07:00</app:edited><title>INDONESIA GEMILANG</title><content type="html">&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indonesia Gemilang ?&lt;br /&gt;
Artinya, Indonesia gagah tangguh mandiri, adil  makmur sentosa, rakyatnya sejahtera dan dimuliakan dimata dunia?&lt;br /&gt;
Lha iyalah, bisa koq , why not ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indonesia Gemilang ini hanya soal waktu, jika, nah, ini dia jikanya juga ada :&lt;br /&gt;
1. Kita semua membiasakan diri punya budaya kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan ikhlas&lt;br /&gt;
2. Kita semua berupaya keras memperbaiki skill dan profesionalisme kita&lt;br /&gt;
3. Kita semua mampu berkomunikasi dengan siapapun, mempunyai network yang luas&lt;br /&gt;
4. Kita semua punya kekuatan spiritual yang akan mendorong ketahanan mental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayo...siapa yang mau ikut barisan meningkatkan kualitas diri dalam ke 4 hal diatas, demi kegemilangan Indonesia ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerja keras kawan ! Tunjukkan skil jempolanmu !&lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-3491531716028866487?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/3491531716028866487/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=3491531716028866487" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3491531716028866487?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3491531716028866487?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/08/indonesia-gemilang.html" title="INDONESIA GEMILANG" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck8CRno9cSp7ImA9Wx9aGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-6410781107676418432</id><published>2011-03-12T10:34:00.000+07:00</published><updated>2011-03-12T10:34:27.469+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-03-12T10:34:27.469+07:00</app:edited><title>UJIAN  NASIONAL</title><content type="html">Lagi, dan lagi, dan lagi, kita disuguhi tontonan yang sama, Sinetron Ujian Nasional.&lt;br /&gt;
Sinetron yang diperankan oleh siswa siswi mulai SD sampai SMA diseluruh pelosok tanah air, dengan karakter utama menonjolkan kecemasan, ketakutan, kekhawatiran, putus asa, kehilangan percaya diri, bahkan keputus asaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betul, menjelang Ujian Nasional yang tinggal menghitung hari, betapa banyak anak yang resah gelisah, sulit tidur dan keluhan lain yang menggambarkan adanya ketegangan, adanya stressor yang hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inikah yang kita inginkan ?&lt;br /&gt;
Generasi yang penuh kecemasan dan ketidak berdayaan ?&lt;br /&gt;
Inikah yang kita harapkan ?&lt;br /&gt;
Generasi yang stress dan membawa beban berat dan suatu saat akan mereka tumpahkan , akan mereka luahkan bebannya kepada siapa saja dalam bentuk hal hal yang sangat tidak kita harapkan ? &lt;br /&gt;
Tawuran, kekerasan, ugal ugalan, bullying, narkotika dan berbagai penyimpangan lainnya, adalah  contoh dampak dari beratnya beban yang dipundak pelaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujian Nasional dan stress, sepertinya bagai dua sisi mata uang.&lt;br /&gt;
Tak ada yang "nggak stress" mendengar Ujian Nasional.&lt;br /&gt;
Baik siswa, guru, orang tua, semua menanggung stress yang skalanya makin meningkat dengan semakin mendekatnya Ujian Nasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak anak yang merasa takut karena tidak siap.&lt;br /&gt;
Lho, koq nggak siap sih ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukannya sudah bertahun tahun belajar?&lt;br /&gt;
Bukannya sudah berulang kali "mendengar" dan "melihat" materi yang akan diujikan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau sudah pernah mendengar dan melihat, apalagi berkali kali, artinya pasti ada memori di otak bukan ?&lt;br /&gt;
Bagaikan proses fotografi, apa yang dilihat, pasti ada rekaman filmnya di otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tugas siswa sebenarnya kan tinggal memanggil kembali "rekaman" di otak.&lt;br /&gt;
Yang tidak disadari atau dipahami, ialah, bahwa "rekaman" itu akan sulit menampilkan gambar gambar yang jelas, bila si empunya rekaman dalam "tekanan", atau dalam keadaan khawatir, takut, sedih, ngeri dll dlsb&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tugas kitalah sebenarnya mengingatkan kemampuan siswa, bahwa mereka semua sudah mempunyai rekaman materi di memorinya masing masing.&lt;br /&gt;
Dan tugas kita pulalah membantu menciptakan suasana yang kondusif, menyenangkan, menyegarkan, membangkitkan kepercayaan diri dan membuat mereka mampu memutar rekaman di memorinya masing masing dan menghasilkan "gambar" yang jernih dan jelas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terjadi kan sebaliknya.&lt;br /&gt;
Anak ditekan, didera dengan melipatgandakan jam belajar, dengan memperbanyak tugas dan nasihat nasihat atau petatah petitih yang justru "melemahkan" mental;, mengurangi kepercayaan diri dan pada akhirnya menyebabkan kesediha,kegalauan dan kegundahan. Anak merasa tak berdaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saatnya kita, para dewasa dilingkungan siswa yang akan bertarung dimedan Ujian Nasional, membantu menciptakan situasi dan kondisi yang membuat mereka tenang, nyaman, bersukacita dan percaya diri.&lt;br /&gt;
Banyak cerita jenaka, banyak bernyanyi, banyak bergembira meneriakkan yel yel yang menggugah semangat, atau bahkan teriakan teriakan yang membuang semua gundah gulana dihati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
UN ? Siapa takut ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-6410781107676418432?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/6410781107676418432/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=6410781107676418432" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/6410781107676418432?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/6410781107676418432?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/03/ujian-nasional.html" title="UJIAN  NASIONAL" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEFQX4-fyp7ImA9Wx9WGUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-7149618352872085882</id><published>2011-01-25T06:43:00.000+07:00</published><updated>2011-01-25T06:43:30.057+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-25T06:43:30.057+07:00</app:edited><title>SUKSES</title><content type="html">Hiruk pikuk dan gembar gembor "Pembangunan Karakter Bangsa ", mengingatkan kita kepada arti sebuah SUKSES.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah lumrah umumnya orang kagum kepada orang orang "SUKSES", yang kriterianya dipatok oleh masyarakat sendiri : Terkenal, berharta, berkedudukan, bergelar, berpangkat, ganteng, cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka, berlomba lombalah orang berburu "KESUKSESAN" dengan berbagai cara, tak peduli dengan "potensi" dan tak hirau dengan "cara"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah dan body di permak habis, gelar diburu dengan bayaran, pangkat dan kedudukan diraih dengan sikut menyikut, harta diraih dengan cara cara yang menghinakan.&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya, generasi muda juga tak diberi keteladanan dalam sikap dan perbuatan.&lt;br /&gt;
Bahkan, mereka didorong untuk meraih "kesuksesan " dengan cara apapun.&lt;br /&gt;
"Rangking berapa Nak?"&lt; adalah pertanyaan umum yang dilontarkan orang dewasa kepada anak anak yang baru dibagi Rapor.&lt;br /&gt;
Otomatis, anak akan menganggap Ranking itu amat sangat penting, dan mereka berlomba meraihnya dengan cara apapun, menyontek menjadi kebiasaan yang tak pernah "diluruskan"&lt;br /&gt;
Karena baik orang tua maupun pihak sekolah "bangga" dengan nilai hasil akhir, bukan proses pencapaiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak heran, menyontek, sikut sikutan, korupsi, menjadi sulit diberantas, karena memang kita, masyarakat jugalah yang "salah " mengapresiasi seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUKSES yang sesungguhnya, sangat erat kaitannya dengan "VALUE", dengan arti sebuah "NILAI", ialah  Nilai Nilai Kehidupan, bagaimana kita menjalankan amanah Allah sebagai ummatNYA, ialah berkhidmat kepada mahluk mahlukNYA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kita tak ingin bangsa ini terjerumus, terperosok makin dalam kejurang kegagalan, sudah selayaknya kita semua, ya, kita semua tidak silau oleh "SUKSES PALSU" yang ditampilkan oleh mereka yang justru merusak "Nilai Nilai Kehidupan".&lt;br /&gt;
Ganteng, cantik, beken, bergelar, berharta, berpangkat, berkedudukan, tapi nggak BENER dan nggak BAGEUR.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, masih mau nanya : "Ranking berapa kamu Nak ?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-7149618352872085882?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/7149618352872085882/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=7149618352872085882" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/7149618352872085882?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/7149618352872085882?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/sukses.html" title="SUKSES" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIBRHw7cSp7ImA9Wx9WFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-4002099992873536379</id><published>2011-01-22T13:56:00.002+07:00</published><updated>2011-01-22T14:49:15.209+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-22T14:49:15.209+07:00</app:edited><title>KEMAJUAN TEKNOLOGI, MENDEKATKAN YANG JAUH, MENJAUHKAN YANG DEKAT</title><content type="html">Apa dampak kemajuan teknologi?&lt;br /&gt;
Yang positif sih banyak.&lt;br /&gt;
Disamping menambah wawasan, mau bertanya apa saja juga tersedia, sumber informasi yang cepat tepat akurat, juga bisa bertemu kembali dengan teman teman lama, bisa berkomunikasi dengan yang jauh, bahkan bisa ber "SKYPE" ria, sambil menatap lawan bicara kita di layar komputer.&lt;br /&gt;
Luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dampak negatifnya?&lt;br /&gt;
Wah, banyak juga koq.&lt;br /&gt;
Selain makin maraknya pornografi, tak adanya privacy , segala hal tentang kita bisa di obok obok oom Google kan ? juga makin jauhnya hubungan silaturahmi orang orang yang dekat dengan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang keranjingan game game, hingga lupa waktu, lupa kewajiban, berkutat terus di meja komputer.&lt;br /&gt;
Banyak juga yang tergila gila chattingan, walau lawan komunikasi tidak dikenalnya sekalipun, tersita waktu karena asyik bermain Face book, dll, dlsb&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suami terabaikan, istri terkucilkan, bahkan anak kena bentakan karena dianggap mengganggu keasyikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arrrrrrgh....koq jadi begini ya&lt;br /&gt;
Yang jauh jadi terasa dekat, tapi yang dekat koq jadi semakin jauh ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sering tampak di status FB, seorang ibu berkomunikasi dengan anaknya justru lewat status FB, padahal anaknya ada dikamar lain, masih dirumah yang sama :&lt;br /&gt;
" Nak, mandi dulu !"&lt;br /&gt;
" Nak, ayo siap siap kita berangkat!"&lt;br /&gt;
" Nak,sudah siap belum, kita berangkat sekarang!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sighhhhhhhh......&lt;br /&gt;
Hayo...siapa yang begitu tuh ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-4002099992873536379?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/4002099992873536379/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=4002099992873536379" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/4002099992873536379?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/4002099992873536379?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/kemajuan-teknologi-mendekatkan-yang.html" title="KEMAJUAN TEKNOLOGI, MENDEKATKAN YANG JAUH, MENJAUHKAN YANG DEKAT" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkAEQ3o6eSp7ImA9Wx9WFko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-8991381771922544135</id><published>2011-01-22T13:45:00.000+07:00</published><updated>2011-01-22T13:45:02.411+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-22T13:45:02.411+07:00</app:edited><title>PORNOGRAFI</title><content type="html">Kasihan ya anak anak jaman sekarang.&lt;br /&gt;
Kemajuan teknologi, kebebasan informasi, tidak mendapat pendampingan yang baik dan benar.&lt;br /&gt;
Jadi aja dampak negatifnya merajalela.&lt;br /&gt;
Sudah bukan rahasia umum lagi, siswa yang sudah tak perawan, aborsi di kalangan remaja, seks bebas, penyimpangan seksual, dll, dlsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tayangan di berbagai media yang membangkitkan berahi, situs situs pornografi yang mudah di akses, benar benar menjadi lahan sekaligus pupuk yang subur untuk terjadinya berbagai penyimpangan "moral".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua dari kelompok yang kurang beruntung, tentu saja tidak pernah punya waktu untuk membimbing putra putrinya masuk kedunia kemajuan teknologi, karena mereka harus membanting tulang memeras keringat mencari nafkah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara anak anak dari kelompok mampu sama saja nasibnya.&lt;br /&gt;
Mereka berkelana sendiri, asyik mengakses berbagai situs pornografi bahkan menyimpan file nya, bahkan memamerkannya ke dunia luar, menebar  energi negatif ke seluruh penjuru dunia, tanpa kontrol dan pendampingan orang tuanya, yang sibuk "bersosialisasi" di berbagai pertemuan : pengajian lah, arisan lah, berbagai organisasi sosial ah, hang outlah, bahkan tak jarang orang tua yang ikut ikutan "maceuh", malah ber "dugem".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasihan banget anak anak jaman sekarang yah?&lt;br /&gt;
Mulai usia SD tuh, sudah mulai berkelana sendiri di laptop masing masing atau di warnet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kumaha yeuh ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-8991381771922544135?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/8991381771922544135/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=8991381771922544135" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8991381771922544135?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8991381771922544135?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/pornografi.html" title="PORNOGRAFI" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMHR3kycCp7ImA9Wx9WFE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-8164286942930166472</id><published>2011-01-19T16:13:00.000+07:00</published><updated>2011-01-19T16:13:56.798+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-19T16:13:56.798+07:00</app:edited><title>THE TRIUMPH OF EVIL</title><content type="html">All that is necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing.&lt;br /&gt;
( Edmund Burke )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Negeri kita yang secara geografis bagaikan taburan intan permata, jamrud di Khatulistiwa, yang subur makmur, alamnya kaya raya, seharusnya menjadi tempat yang makmur sentosa, rakyatnya sejahtera bahagia, tata tentrem kerta raharja, aman tentram damai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini ?&lt;br /&gt;
jajauheun pisan.&lt;br /&gt;
Mengapa demikian ya?&lt;br /&gt;
Ya itulah, sampai sekarang kan yang muncul, yang  punya power sehingga menguasai berbagai sendi kehidupan kayaknya bersifat "evil", dan para good men yang mayoritas, diam menonton, penuh toleransi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yah, kalau sudah begini mah, kapan adil makmurnya atuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayo good men, bararangun atuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang, untuk urusan pribadi, soal keyakinan, jalan hidup mah seharusnya napsi napsi, kita kan bukan panitia Surga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mah tibaralik, soal keyakinan orang diperdebatkan, dipermasalahkan, tapi soal duniawi diarantepkeun masing mau pada curaling oge.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi , bagaimana yah ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau soal keyakinan mah, biarin aja atuh tanggung jawab pribadi masing masing, napsi napsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga kita sadar, bahwa ada urusan pribadi, privacy, seperti keyakinan dll, tapi juga ada urusan umum, seperti koruptor, pengemplang pajak,  itu kan urusan umum,merugikan rakyat banyak.&lt;br /&gt;
Nah, yang begini begini seharusnya kita serentak satu suara, GANYANG !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan sampai si EVIL merajalela, merayakan pesta pora dimana mana.&lt;br /&gt;
Goodmen, bersatulah, dan mari kita satukan langkah, ACTION !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-8164286942930166472?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/8164286942930166472/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=8164286942930166472" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8164286942930166472?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8164286942930166472?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/triumph-of-evil.html" title="THE TRIUMPH OF EVIL" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck4AQ347eCp7ImA9Wx9WE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-7884479360439947942</id><published>2011-01-18T07:35:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T07:35:42.000+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-18T07:35:42.000+07:00</app:edited><title>CAGEUR, BAGEUR, BENER, PINTER</title><content type="html">Anak pinter ?&lt;br /&gt;
SWGTL ? So What Gitu Loh ?( hehehehe..itu kata anak jaman kiwarikan begitu )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pinter aja kan nggak cukup, justru yang jauh lebih penting itu bener dan bageur.&lt;br /&gt;
Makanya, doa orang tua berupa paket cageur , bageur, bener,pinter, justru pinter diletakkannya kan dibelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya orang cageur yang bisa memberi energi , bisa bermanfaat maksimal  kepada lainnya.&lt;br /&gt;
Orang cageur yang bageur, akan jauh memberi makna kehidupan.&lt;br /&gt;
Lantas orang cageur yang bageur dan bener, apalagi, akan besar banget dampak positifnya.&lt;br /&gt;
Kemudian, orang cageur yang bageur, bener dan pinter, sungguh luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita semua sedang gembar gembor "pembangunan karakter bangsa" supaya bangsa kita gagah tangguh mandiri, sejahtera dan makmur dalam keadilan, mulia penuh martabat.&lt;br /&gt;
Darimanakah mulainya pembentukan karakter bangsa yang jempolan ?&lt;br /&gt;
Lha, dari diri sendiri dulu dong.&lt;br /&gt;
Kemudian, ditularkan, diteladani oleh lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita, para orang tua, wajib dan  kudu memberi teladan dan kemudian memberi bimbingan, mengaping yang muda muda yang tampaknya sudah pada pinter pinter karena banyaknya fasilitas kemajuan teknologi yang membantu memberikan input apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga saja, paket cageur bageur bener pinter, melekat erat pada setiap pribadi bangsa Indonesia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
( postingan ini didedikasikan kepada anak yang pinter di HI UNPAD, Erlangga Dwi Putranto, blogger juga, ada di Twitter juga, ada di facebook juga,  : ingat orang tuamu ya nak, jangan sampai mengecewakan mereka dengan "ulahmu" )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-7884479360439947942?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/7884479360439947942/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=7884479360439947942" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/7884479360439947942?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/7884479360439947942?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/cageur-bageur-bener-pinter.html" title="CAGEUR, BAGEUR, BENER, PINTER" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0UDRXw7eCp7ImA9Wx9WEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-116033870838332988</id><published>2011-01-17T06:07:00.000+07:00</published><updated>2011-01-17T06:07:54.200+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-17T06:07:54.200+07:00</app:edited><title>LLC, Listen, Learn, Change</title><content type="html">&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc66cc;"&gt;LLC, Listen, Learn, Change&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apaan tuh......?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah suatu ketika baca tulisan tentang Listen, Learn, Change......wuuuuiiiih, bagus banged ya..... !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pokoknya, kalau kita bertindak, melangkah, mengambil keputusan dll dll berdasarkan pada listen dan learn, pasti yang kita putuskan itu akan bagus, hebat dan bermakna bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah saja memberi kita 2 telinga dan 1 mulut, artinya kita harus 2 kali lebih banyak mendengar dari pada berbicara kali ya.......&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nggak seperti sekarang, orang pada berebuuuuuut bicara....orang pada berebuuuuut adu teriak, pokoknya bicara, bicara, teriak, adu mulut, gogorowokan teu puguh lah........pusing dengerinnya juga........kayaknya, sekarang kalau orang dikasih kesempatan bicara, hayooooooooh aja ngomong segala diumbar, diomongin, dikeluarkan seluruh isi perutnya (....heuheuheu...pantesan isi bicaranya jadi bau....). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
Terkadang, melihat orang teriak teriak bicara, atau adu mulut, adu argumen, seolah olah mereka bener sendiri dan pinter sendiri, atau melihat orang capetang dan ngocoblaksendiri ( apa bahasa indonesianya ngocoblak ya ) aku sih suka jadi inget ( maaf) gogog tetangga yang suka adu kaing kaing sama sesama gogog lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka itu tahu nggak sih, bahwa lidah itu bisa lebih tajam dari pedang, bisa melukai hati dan perasaan, bisa bikin orang mual dan sakit perut, bisa bikin orang pusing dan gatel gatel.......kayaknya yang suka seneng bicara itu nggak ngngngeuh tuh, kalau kita yang dengerin udah nnnnnneg banget......yang penting mah output nyata atuh, bukan bau mulut doang......&lt;br /&gt;
mereka itu tahu nggak sih, bahwa dari setiap kata yang kita ucapkan, setiap lisan yang dikeluarkan mulut kita, ada pertanggungjawabannya kelak ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Listen, Learn, Change......bagus bukan ? banyak banyaklah mendengar dan kemudian pelajari dengan benar sebelum mengambil langkah. Celakanya, kalau boleh dibilang celaka, banyak juga orang yang "mendengar", tapi salah memilih narasumber apa yang didengarnya,. bukan rahasia lagi, jaman kiwari banyak banged juru bisik, juru lapor, juru hasut dll dll yang bisa membuat kita salah mengambil sikap, namanya juga manusia punya perasaan dan punya bioritmik emosi jiwa, bisa ikut terhasut juga tuh sewaktu waktu ( atau bahkan sepanjang waktu ??? hahaha...). Gimana sih denger yang baik itu ? kayaknya, disinilah peran ketajaman nurani, ketajaman kalbu, kebersihan dan kebeningan kalbu banyak berperan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Boleh saja orang juga pake istilah aura, indra keenam, ketajaman nurani, atau apalah.....tapi bener lho, kita juga bisa menyaring apapun baik sumber pendengaran atau lainnya, kalau kita belajar membersihkan kalbu kita, nggak semua apa yang kita dengar akan kita percaya begitu saja, kontrol terbesar, penyaring terkuat adalah ketajaman nurani atau kebersihan hati kita bukan ? Nggak semua apa yang dibisikkan akan kita percayai bukan ?&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau begitu, intinya sih bukan diawali dengan mendengarkan bukan ? kata sepuh juga, kalau mau bagus segalanya sih, intinya di kebeningan hati ( sing beresih hate....begitu kata orang tuaku juga , dulu, semoga Allah memuliakan ibu bapakku disana )&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi ???? ya baguslah listen, learn, change....tapi awali dululah dengan upaya upaya membersihkan hati, agar apa yang kita dengar itu benar, agar kita juga mempelajari dan mengamatinya juga benar, dan agar apapun langkah kita selanjutnya Insya Allah juga benar....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi inget Aa Gym....jagalah hati, jangan kau kotori, jagalah hati cahaya hidup ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barudak.....sok ah rajin rajin membersihkan hati, agar menjadi bening dan kita bisa menjalankan &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;listen, learn, change&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; dengan baik dan benar. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-116033870838332988?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/116033870838332988/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=116033870838332988" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/116033870838332988?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/116033870838332988?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2006/10/llc-listen-learn-change.html" title="LLC, Listen, Learn, Change" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0MDRn84cCp7ImA9Wx9XF0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-600798480471234826</id><published>2011-01-12T05:37:00.000+07:00</published><updated>2011-01-12T05:37:57.138+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-12T05:37:57.138+07:00</app:edited><title>PEMIMPIN</title><content type="html">Seorang siswa bertanya :&lt;br /&gt;
" Bu, apa artinya bahwa pemimpin itu harus dare, share, care ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arrrrgh...pemimpin mah jangan banyak syarat teori.&lt;br /&gt;
Pokoknya, yang jadi pemimpin itu ialah mereka yang full energi positif, sudah nggak butuh apa apa lagi buat dirinya, baik sanjungan-pujian-penghormatan, apalagi materi.&lt;br /&gt;
Seluruh waktunya, pikirannya, aktifitasnya, hanya dicurahkan untuk sebesar besar kemajuan bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dare, share, care, apalagi deh, boleh ditambah sebagai bumbu penyedap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-600798480471234826?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/600798480471234826/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=600798480471234826" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/600798480471234826?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/600798480471234826?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/pemimpin.html" title="PEMIMPIN" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0ANRHc4fip7ImA9Wx9XF0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-2462680160654007862</id><published>2011-01-11T09:06:00.002+07:00</published><updated>2011-01-11T09:09:55.936+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-11T09:09:55.936+07:00</app:edited><title>STATUS  FACEBOOK</title><content type="html">Mengamati status Facebook, sungguh menarik, bahkan bisa dibikin sebuah thesis..hehehe&lt;br /&gt;
Coba deh amati.&lt;br /&gt;
Begitu banyak ragamnya, dan kecenderungan orang per orang untuk menampilkan jenis status yang sama jelas tergambar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang rajin menginfokan kepada dunia agenda hariannya. Jam sekian mau kemana, mau ngapain, sama siapa, dll, dlsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang getol memuji menyanjung diri sendiri serta orang seputarnya...hehehehe, narsis.com banget nih yang model ini sih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang secara halus mengabari dunia, bahwa dirinya itu selalu sibuk dengan pekerjaanya. Diungkapkannya "kegalauan" dan 'kekecewaan" dikemas dalam bahasa yang memabukkan...hehehehe&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang penggila kuliner, sehingga statusnya tak lebih tak kurang cuma nama nama makanan dan resto yang diincarnya saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang sepanjang hari, setiap waktu, memaki maki entah siapa, statusnya penuh kata kata kasar, brutal dan menyita energi yang membacanya. &lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang selalu berisi khutbah, dilengkapi ayat atau hadists, sementara kita tahu, sang pemilik Facebook ahlaknya tidak menggambarkan ungkapan yang ditampilkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada pula yang sombong, egois, statusnya hanya menunjukkanapa yang dia miliki, apa yang dia beli, atau menunjukkan adanya barang yang bisa dibeli disuatu tempat, seperti yang sudah dibelinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga yang teduh menyejukkan, setiap yang mampir akan meninggalkan account tersebut dengan energi positif dan senyum penuh semangat dan jiwa yang tentram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
facebook, bagaimanapun adalah produk kemajuan teknologi yang bisa menguntungkan, tapi bisa juga menyesatkan dan merugikan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantas, status FB anda seperti apa ya ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-2462680160654007862?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/2462680160654007862/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=2462680160654007862" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/2462680160654007862?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/2462680160654007862?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/status-facebook.html" title="STATUS  FACEBOOK" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04AQncyeyp7ImA9Wx9XE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-1546367739660491261</id><published>2011-01-07T14:39:00.000+07:00</published><updated>2011-01-07T14:39:03.993+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-07T14:39:03.993+07:00</app:edited><title>SERAB</title><content type="html">Ini jaman apa ya ?&lt;br /&gt;
Koq jadi banyak yang ngararaco begini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang menjadi salah arah, salah tujuan, salah prinsip hidup, pokoknya mah ngararaco deh, makin banyak yang munafik, pura pura baik.&lt;br /&gt;
Apa pasal ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya sih, kalau meminjam istilah ibuku, karena orang itu gampang serab alias silau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silau akan jabatan, silau akan kedudukan, silau akan materi, silau akan duit.&lt;br /&gt;
Pokoknya harta dan tahta sudah menjadi sesuatu yang diincar habis habisan tanpa mempedulikan bagaimana cara mendapatkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serab akan jabatan, serab akan harta, serab akan sanjungan, membuat orang lupa diri, kehilangan akal pikiran, kehilangan logika, kehilangan rasa malu, kehilangan moral, kehilangan suara hati, kehilangan nurani.&lt;br /&gt;
Bahkan, kata mertua saya, dulu, bukannya nggak punya muka, sudah  nggak punya kepala&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidup ini kan cuma butuh keselarasan, butuh harmoni, agar tentram damai bahagia.&lt;br /&gt;
Nggak perlu lah jadi munafikun, pura pura baik, padahal hatinya bluwek.&lt;br /&gt;
Itu mah musang berbulu domba.&lt;br /&gt;
Sayangnya, sekarang ,makin banyak banget musangnya ya ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-1546367739660491261?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/1546367739660491261/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=1546367739660491261" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/1546367739660491261?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/1546367739660491261?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/serab.html" title="SERAB" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0YNR3s-eCp7ImA9Wx9XE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-9111862855388877560</id><published>2011-01-07T14:26:00.000+07:00</published><updated>2011-01-07T14:26:36.550+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-07T14:26:36.550+07:00</app:edited><title>TENTRAM   BAHAGIA</title><content type="html">Apa sih sebenarnya yang ingin diraih dalam hidup?&lt;br /&gt;
Gelar ?  Pangkat ?  Kedudukan ? Tahta ? Harta ?&lt;br /&gt;
Penghormatan ? Puja dan pujian? Sanjungan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujung ujungnya, orang ingin tentram bahagia.&lt;br /&gt;
Padahal, untuk menjadi bahagia, cuma butuh keselarasan hidup.&lt;br /&gt;
Jiwa yang tentram, hati yang tenang, ikhlas, sehat dan bisa manfaat, tentu akan membuat hidup selaras yang pada akhirnya akan membuat orang bahagia.&lt;br /&gt;
That's all&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-9111862855388877560?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/9111862855388877560/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=9111862855388877560" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/9111862855388877560?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/9111862855388877560?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2011/01/tentram-bahagia.html" title="TENTRAM   BAHAGIA" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIDQng8fCp7ImA9Wx9QFU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-8746044989464253941</id><published>2010-12-28T14:49:00.000+07:00</published><updated>2010-12-28T14:49:33.674+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-28T14:49:33.674+07:00</app:edited><title>RUMUS QABULNYA DOA</title><content type="html">Setelah hiruk pikuk komentar akibat kekalahan TIMNAS GARUDA 3-0 dari TIMNAS Malaysia di Bukit Jalil, postingan seorang sahabat,  Kang Niel Makinuddin, sangat bagus untuk bahan renungan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
" Rumus qabulnya doa adalah diserta tepat-cukupnya ikhtiar karena ikhtiar hakekatnya adalah upaya memenuhi “syarat-Nya” (sunnatullah). Rasul SAW banyak memberikan contoh soal ini. Kalo liat permainan kita kemarin (mental, taktik, focus, dll) ketika kebobolan, rasanya tidak memenuhi “syarat-Nya” utk dikabulkan deh.. Istilahnya kang Iwan, pake ilmu IQRA dong team PSSI.. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, doa sebaiknya tdk dipertontonkan secara nyaring (volume maupun publikasi). Sebab DIA mengajari doa itu (dalam QS 7:204) secara tulus, suara direndahkan, dan harap2 cemas (bukan sok pasti akan dikabulkan).. karena Tuhan tidak tuli dan berkuasa penuh.."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari  kita introspeksi agar harapan menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;
Selamat berjuang TIMNAS GARUDA.&lt;br /&gt;
Dengan doa dan ikhtiar, tak ada yang tak mungkin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-8746044989464253941?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/8746044989464253941/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=8746044989464253941" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8746044989464253941?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8746044989464253941?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/12/rumus-qabulnya-doa.html" title="RUMUS QABULNYA DOA" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0AFRHg5eCp7ImA9Wx9RGUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-762370688472465035</id><published>2010-12-22T10:48:00.002+07:00</published><updated>2010-12-22T10:48:35.620+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-22T10:48:35.620+07:00</app:edited><title>SELAMAT HARI IBU</title><content type="html">SELAMAT HARI IBU , untuk seluruh PEREMPUAN INDONESIA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari Ibu, adalah hari untuk introspeksi seberapa besar peran kaum "perempuan" dalam membangun bangsa dan negara .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga kita semua bisa turut serta membangun "karakter bangsa", dan akan terlahir generasi yang berkarakter, yang membuat bangsa ini menjadi bangsa yang gagah, kuat, tangguh mandiri , dikagumi karena bisa meraih kemuliaan yang bermartabat.&lt;br /&gt;
Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-762370688472465035?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/762370688472465035/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=762370688472465035" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/762370688472465035?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/762370688472465035?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/12/selamat-hari-ibu.html" title="SELAMAT HARI IBU" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE8MQXY_fyp7ImA9Wx9RFUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-4906100103447813538</id><published>2010-12-17T09:28:00.000+07:00</published><updated>2010-12-17T09:28:00.847+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-17T09:28:00.847+07:00</app:edited><title>SOME WISE WORDS FROM THOMAS JEFFERSON</title><content type="html">kiriman Cpt.Pilot Iwan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Never put off till tomorrow what you can do today.&lt;br /&gt;
2. Never trouble another for what you can do yourself&lt;br /&gt;
3. Never spend your money before you have it.&lt;br /&gt;
4. Never buy what you do not want because it is cheap;&lt;br /&gt;
it will never be dear to you.&lt;br /&gt;
5. Pride costs us more than hunger, thirst, and cold.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
            ‎6. Never repent of having eaten too little.&lt;br /&gt;
            7. Nothing is troublesome that we do willingly.&lt;br /&gt;
            8. Don't let the evils which have never happened cost you pain.&lt;br /&gt;
            9. Always take things by their smooth handle.&lt;br /&gt;
            10. When angry, count to ten before you s...peak;if very angry, count&lt;br /&gt;
to one hundred.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-4906100103447813538?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/4906100103447813538/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=4906100103447813538" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/4906100103447813538?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/4906100103447813538?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/12/some-wise-words-from-thomas-jefferson.html" title="SOME WISE WORDS FROM THOMAS JEFFERSON" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIFRX0_eyp7ImA9Wx9RFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-6769933390815931638</id><published>2010-12-16T13:54:00.001+07:00</published><updated>2010-12-16T13:55:14.343+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-16T13:55:14.343+07:00</app:edited><title>AHLAK</title><content type="html">Konon, tahun depan DIKNAS mencanangkan Pendidikan Berbasis Ahlak yang mulia.&lt;br /&gt;
Terdengar sangat "menjanjikan".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahlak, itulah biang keladi segala permasalahan yang timbul sekarang ini.&lt;br /&gt;
Gampangkah menjalankan pendidikan berbasis ahlak yang mulia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmmmmmmm....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelajaran Ahlak itu kan bukan sekedar teori.&lt;br /&gt;
Yang lantas ada ulangannya, ada ujiannya.&lt;br /&gt;
Jangan jangan anak anak malah menyontek, kalau hanya mengejar "nilai ulangan" Ahlak. Malah berlawanan dengan tujuan awal, berahlak koq nyontek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menegakkan pendidikan berbasis Ahlak Yang Mulia, maka GURU dan seluruh jajaran perangkat sekolahnyalah yang harus benar benar berahlak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahlak, bukan sekedar teori&lt;br /&gt;
Ahlak, harus meresap ke relung jiwa, melekat erat pada seluruh sel tubuh dan terpancar dikeseharian dalam bentuk perkataan dan perbuatan yang meneduhkan, menyejukkan, full manfaat dan pantas diteladani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-6769933390815931638?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/6769933390815931638/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=6769933390815931638" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/6769933390815931638?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/6769933390815931638?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/12/ahlak.html" title="AHLAK" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUFRHw7eip7ImA9Wx9RFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-3178237385490146502</id><published>2010-12-16T08:50:00.000+07:00</published><updated>2010-12-16T08:50:15.202+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-16T08:50:15.202+07:00</app:edited><title>MOTTO</title><content type="html">Motto itu dibuat agar bisa meresap kedalam jiwa dan jadi semacam pegangan dalam berkehidupan&lt;br /&gt;
" with knowledge we serve , berilmu berbakti" ,itu motto University Putra Malaysia, simple, munel ( padat isinya), gampang dipahami&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
" rakyat didahulukan, pencapaian diutamakan", itu terpampang sepanjang waktu di TV Malaysia, rakyat gampang memahami&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jadi inget motto berbagai kota di Indonesia yang malah disingkat singkat jadi memusingkan....Kota X berhiber, kota Y berilmu, kota Z  ber apa lagi tuh, dan semuanya singkatan.....rakyat jadi nggak paham&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jadi inget quotes :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Watch your thoughts, for they become words.&lt;br /&gt;
Watch your words, for they become actions.&lt;br /&gt;
Watch your actions, for they become habits.&lt;br /&gt;
Watch your habits, for they become character.&lt;br /&gt;
Watch your character, for it becomes your destiny.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-3178237385490146502?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/3178237385490146502/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=3178237385490146502" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3178237385490146502?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3178237385490146502?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/12/motto.html" title="MOTTO" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUcGQnYzcCp7ImA9Wx9RFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-8826798738734486328</id><published>2010-12-16T08:30:00.000+07:00</published><updated>2010-12-16T08:30:23.888+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-16T08:30:23.888+07:00</app:edited><title>HIDUP SEHAT DAN BERUMUR PANJANG</title><content type="html">dari berbagai tips atau rahasia bagaimana untuk berusia panjang dan tetap  sehat , artinya diusia tua juga tetap bisa sehat dan manfaat, ternyata intinya ya itu itu juga, giat beraktifitas menggerakan tubuh, makanan lebih banyak sayur-buah dan ikan, plus berkegiatan sosial yang menggairahkan jiwa&lt;br /&gt;
berkegiatan sosial mungkin artinya banyak  menyenangkan orang lain, to serve with heart and honor, berkhidmat kepada mahluk mahlukNYA &lt;br /&gt;
plus...hara hachibu....itu ritual sekelompok orang Jepang sebelum makan, yang konon artinya berhentilah makan sebelum kenyang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-8826798738734486328?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/8826798738734486328/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=8826798738734486328" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8826798738734486328?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/8826798738734486328?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/12/hidup-sehat-dan-berumur-panjang.html" title="HIDUP SEHAT DAN BERUMUR PANJANG" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04HRX44fCp7ImA9Wx5UGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-2041711744759399208</id><published>2010-10-25T04:32:00.000+07:00</published><updated>2010-10-25T04:32:14.034+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-25T04:32:14.034+07:00</app:edited><title>WHEN YOU THOUGHT I WASN'T LOOKING</title><content type="html">Copy paste dari milis, bagus nih :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
WHEN YOU THOUGHT I WASN'T LOOKING &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A message every adult should read because children &lt;br /&gt;
are watching you and doing as you do, not as you say. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking&lt;br /&gt;
I saw you hang my first painting on the refrigerator, &lt;br /&gt;
and I immediately wanted to paint another one. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking&lt;br /&gt;
I saw you feed a stray cat, &lt;br /&gt;
and I learned that it was good to be kind to animals. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I saw you make my favorite cake for me, &lt;br /&gt;
and I learned that the little things can be the special things in life. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I heard you say a prayer,&lt;br /&gt;
and I knew that there is a God I could always talk to, and I learned to trust in Him. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking&lt;br /&gt;
I saw you make a meal and take it to a friend who was sick, &lt;br /&gt;
and I learned that we all have to help take care of each other. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking,&lt;br /&gt;
I saw you give of your time and money to help people who had nothing, &lt;br /&gt;
and I learned that those who have something should give to those who don't. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking&lt;br /&gt;
I saw you take care of our house and everyone in it, &lt;br /&gt;
and I learned we have to take care of what we are given. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I saw how you handled your responsibilities, even when you didn't feel good,&lt;br /&gt;
and I learned that I would have to be responsible when I grow up. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I saw tears come from your eyes, &lt;br /&gt;
and I learned that sometimes things hurt, but it's all right to cry. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I saw that you cared, &lt;br /&gt;
and I wanted to be everything that I could be. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I learned most of life's lessons &lt;br /&gt;
that I need to know to be a good and productive person when I grow up. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
When you thought I wasn't looking &lt;br /&gt;
I looked at you and wanted to say, &lt;br /&gt;
'Thanks for all the things I saw when you thought I wasn't looking.'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-2041711744759399208?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/2041711744759399208/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=2041711744759399208" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/2041711744759399208?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/2041711744759399208?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/10/when-you-thought-i-wasnt-looking.html" title="WHEN YOU THOUGHT I WASN'T LOOKING" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0AFSHcyfip7ImA9Wx5UGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-3579765642813468608</id><published>2010-10-25T04:28:00.002+07:00</published><updated>2010-10-25T04:28:39.996+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-25T04:28:39.996+07:00</app:edited><title>DOING AS YOU DO</title><content type="html">Children are watching you and doing as you do, not as you say. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betul banget.&lt;br /&gt;
Jadi miris kalau ingat ceritera seorang murid kemarin, didepan sebuah kampus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
( Dari Notes FB )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena hujan besar, ia menerima jasa anak kecil yang menawarkan ojek payung&lt;br /&gt;
Berjalan ke pinggir jalan, paling cuma 25 meteran&lt;br /&gt;
Pas nanya berapa jasanya ? LIMA RIBU RUPIAH, kata anak kecil tsb&lt;br /&gt;
Haaaaah ? bisa kurang nggak ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
NGGAK, kata si anak, atau saya laporkan ke temen temen saya tuh&lt;br /&gt;
Dia menunjuk segerombolan pemuda yang sedang kongkow kongkow tanpa kerjaan.&lt;br /&gt;
Ini kan premanisme, pemersan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim....belajar apa kamu Nak ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persis kayak ibu ibu "mengemis" di pinggir jalan sambil mengasuh anak anaknya, padahal diseputarnya ada beberapa nenek nenek penyapu jalan atau lewat pemulung sampah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mau jadi apa mereka kelak ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-3579765642813468608?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/3579765642813468608/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=3579765642813468608" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3579765642813468608?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3579765642813468608?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/10/doing-as-you-do.html" title="DOING AS YOU DO" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0IAQHc5fCp7ImA9Wx5UGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-5157196491924946774</id><published>2010-10-25T04:25:00.000+07:00</published><updated>2010-10-25T04:25:41.924+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-25T04:25:41.924+07:00</app:edited><title>PENJAJAHAN</title><content type="html">Dicopy paste dari Notes FB ( 13 Juli 2010 )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Postingan ini terinspirasi oleh "pengaduan" murid yang kemarin, dihari pra Ospek, mengalami pengalaman yang luar biasa, traumatik dan meruntuhkan semangat juangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayangin, dihari pertama menginjakkan kaki ke kampus yang berlabel "Islam", justru malah perlakuan tidak Islami yang didapat.&lt;br /&gt;
Bentakan, hardikan, olok olok yang menihilkan, menghina, melecehkan, meniadakan arti "kemanusiaan", dilakukan oleh para senior di bidang kesehatan dikampus yang berbau Islam.&lt;br /&gt;
Double gardan istilahnya. Ya kesehatan, ya Islam.&lt;br /&gt;
Dua kata yang seharusnya menambah nilai "kemanusiaan", yang seharusnya mempertontonkan kesantunan, kelembutan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ucapan, perlakuan, tindakan, yang diharapkan muncul dari senior kesehatan yang Islami, sama sekali tidak didapatkan, hilang entah kemana, dengan restu "penguasa kampus "&lt;br /&gt;
Maka, yang ada adalah, kecewa, kemarahan, kekesalan, ketakutan, kekhawatiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat, untuk para senior yang sudah "berhasil" membuat adik adiknya ketakutan, trauma dan entah apa lagi, merusak tatanan dan bangunan yang bertahun tahun dibangun bersama oleh masyarakat sekolah dilevel dibawahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekerasan, dalam bentuk apapun, tentu tidak bisa ditolerir.&lt;br /&gt;
Anehnya, kampus dan senior selalu berkilah, untuk mendidik, untuk mengajar ketangguhan, untuk mengajar kemandirian, untuk mengajar disiplin, dll, dlsb&lt;br /&gt;
Nonsens, omong besar, bualan semata, cuma alasan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia, justru akan menjadi on the track, kalau keberadaannya dihargai, dianggap ada, dianggap bagian dari masyarakat yang akan memberi manfaat.&lt;br /&gt;
Pengakuan, penghargaan, kasih sayang, contoh perlakuan yang sebaik baiknya, akan melekat erat sepanjang masa, dan akan menjadi energi bagi yang bersangkutan dalam menyongsong hari harinya agar full manfaat memberi kontribusi positif dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;
Junior akan "Do as you doing, not as you saying".&lt;br /&gt;
Kan rumusnya begitu ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka, ketika para senior dengan pongahnya berkacak pinggang, menghardik dan membentak, bahkan "menyiksa" junior, itulah yang terpatri dan akan dikenang, plus akan dilakukan junior : Semena mena ketika memegang kendali, sesuka hati ketika memegang kuasa , menginjak yang kecil dan tak berdaya.&lt;br /&gt;
Klop sudah gambaran "pemimpin" yang akan datang yang jelas, akan sangat amburadul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pantesan, sekarang kan nyata nyata banyak yang berkuasa dan sesuka hati, boro boro empati sama "orang kecil ". yang ada malah tindakan yang dzalim, meremehkan, menihilkan, atau bahkan jegal jegalan, meniadakan yang baik dan benar.&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senior, beperilaku menyimpang, melakukan tindakan dan ucapan yang sama sekali tidak membangun, memerintahkan membuat tugas yang memboroskan uang dan waktu serta energi, adalah juga produk senior terdahulu, plus ditambah pengawasan kampus yang minim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu banyak kampus yang MOS nya mulus, menyenangkan, manfaat dan membangun energi positif.&lt;br /&gt;
SGU, UPN Pondok Labu, misalnya, MOSnya begitu efektif efisien dan tidak dalam situasi menegangkan atau penuh ketakutan.&lt;br /&gt;
Bahkan, program team building di alam terbuka, membangun kebersamaan yang penuh manfaat dalam sukacita.&lt;br /&gt;
Senior, yang menyodorkan dan menyuguhkan sebuah coklat sebagai tanda "welcome" dengan penuh senyuman, menjadikan adik adik kelasnya merasa nyaman, teduh dan muncul spirit untuk meraih hari depan dengan kebersamaan.&lt;br /&gt;
Itu terjadi, di kampus yang nggak pake label "islam'&lt;br /&gt;
Bukankah kampus yang menyandang embel embel Islam seharusnya lebih Islami ? Lebih meneduhkan dan menentramkan ?&lt;br /&gt;
Ini ????&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Percuma saja Diknas melarang MOS, OSPEK, dan sejenisnya, kalau pengawasan di tingkat lapangan begitu rendahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insan kampus, terutama dosen, dekan , Rektor, bertanggung jawab penuh atas segala hal yang terjadi selama MOS.&lt;br /&gt;
Apakah kita akan selalu membuang waktu, membuang energi, bahkan membuang uang untuk hal hal konyol tak berguna ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarin, untuk persiapan hari ini saja, konon seorang mahasiswa baru harus mengeluarkan dana sekitar lima ratus ribuan.&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim. &lt;br /&gt;
Hari hari tanggung bulan begini koq seneng banget menyusahlan orang dengan menguras dompet untuk hal hal"sampah"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pantesan, kita selalu menjadi bangsa yang tertinggal dalam kesejahteraan, dalam kemakmuran, karena kita selalu membuang sumber daya kita sendiri, baik berupa waktu, energi dan materi.&lt;br /&gt;
( Jadi teringat uang ratusan miliar per hari yang dipakai pengguna narkoba, juga ratusan miliar per hari yang "dibakar" para perokok )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah begitu cinta dan merahmati siapapun yang mempergunakan segala sumber daya dan potensi yang sudah dikaruniakanNya dengan sebaik baiknya untuk kepentingan mahluk hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terpulang kepada kita, akankah kita selamanya bermental koeli dengan pelestarian "penjajahan" dimana mana, khususnya pada saat MOS, OSPEK ?&lt;br /&gt;
Atau kita mulai bahu membahu menyadari segala kekeliruan yang membuat kita terpuruk, terpuruk dan makin terpuruk?&lt;br /&gt;
Dan mulai erat berpegangan tangan bahu membahu dalam sukacita tanpa penindasan oleh siapapun ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saatnya good men do something, jangan biarkan "evil" merajalela, karena kita selalu DIAM&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
STOP MOS, OSPEK, atau apapun namanya yang diselenggarakan dengan cara cara yang tidak baik dan tidak mempertontonkan ucapan dan perilaku yang menyenangkan.&lt;br /&gt;
STOP segala bentuk tindakan dan ucapan yang "merendahkan" bahkan "menihilkan" manusia.&lt;br /&gt;
Allah sangat murka bagi siapapun yang "menghina" dan tidak menghormati mahluk mahlukNya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-5157196491924946774?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/5157196491924946774/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=5157196491924946774" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/5157196491924946774?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/5157196491924946774?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/10/penjajahan.html" title="PENJAJAHAN" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0UGRH0zeSp7ImA9Wx5UGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-5584965975383561425</id><published>2010-10-25T04:20:00.003+07:00</published><updated>2010-10-25T04:20:25.381+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-25T04:20:25.381+07:00</app:edited><title>PIKUKUH URANG BADUY</title><content type="html">Dari FB DR.T.Bachtiar Geo :&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Gunung teu meunang dilebur&lt;br /&gt;
Lebak teu meunang diruksak&lt;br /&gt;
Larangan teu meunang dirempak&lt;br /&gt;
Buyut teu meunang dirobah&lt;br /&gt;
Lojor teu meunang dipotong&lt;br /&gt;
Pondok teu meunang disambung &lt;br /&gt;
Nu lain kudu dilainkeun&lt;br /&gt;
Nu ulah kudu diulahkeun&lt;br /&gt;
Nu enya kudu dienyakeun&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Mipit kudu amit&lt;br /&gt;
Ngala kudu menta&lt;br /&gt;
Ngeduk cikur kudu mihatur&lt;br /&gt;
Nyongkel jahe kudu micarek&lt;br /&gt;
Ngagedag kudu bewara&lt;br /&gt;
Nyaur kudu diukur&lt;br /&gt;
Nyabda kudu diunggang&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Ulah ngomong sageto-geto&lt;br /&gt;
Ulah lemek sadaek-daek&lt;br /&gt;
Ulah maling papanjingan&lt;br /&gt;
Ulah jinah papacangan&lt;br /&gt;
Kudu ngadek sacekna&lt;br /&gt;
Nilas saplasna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-5584965975383561425?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/5584965975383561425/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=5584965975383561425" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/5584965975383561425?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/5584965975383561425?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/10/pikukuh-urang-baduy.html" title="PIKUKUH URANG BADUY" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0UEQnY7fip7ImA9Wx9WEkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-1085584756525113943</id><published>2010-10-25T04:18:00.003+07:00</published><updated>2011-01-17T06:06:43.806+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-17T06:06:43.806+07:00</app:edited><title>YOU ARE</title><content type="html">Ada yang bagus dari Dr.Sam Askari Soemadipradja :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You Are&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are strong... when you take your grief and teach it to smile.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are brave... when you overcome your fear and help others to do the same.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are happy... when you see a flower and are thankful for the blessing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are loving... when your own pain does not blind you to the pain of others.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are wise... when you know the limits of your wisdom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are true... when you admit there are times you fool yourself.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are alive... when tomorrow's hope means more to you than yesterday's mistake.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are growing... when you know what you are but not what you will become.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are free... when you are in control of yourself and do not wish to control others.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are honorable... when you find your honor is to honor others.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are generous... when you can take as sweetly as you can give.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are humble... when you do not know how humble you are.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are thoughtful... when you see me just as I am and treat me just as you are.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are merciful... when you forgive in others the faults you condemn in yourself.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are beautiful... when you don't need a mirror to tell you.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are rich... when you never need more than what you have.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
You are you... when you are at peace with who you are not&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-1085584756525113943?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/1085584756525113943/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=1085584756525113943" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/1085584756525113943?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/1085584756525113943?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/10/you-are.html" title="YOU ARE" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkQBR386fyp7ImA9WxFVF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-35638981.post-3853500236617114630</id><published>2010-06-17T16:37:00.004+07:00</published><updated>2010-06-17T19:39:16.117+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-06-17T19:39:16.117+07:00</app:edited><title>AIB</title><content type="html">AIB ?&lt;br /&gt;
iya AIB. Seminggu ini kan beritanya panas melulu.&lt;br /&gt;
Tentang AIB, AIB seseorang..&lt;br /&gt;
Dimana mana, media elektronik, kalau ganti channel, pasti nongol lagi tuh berita tentang AIB.&lt;br /&gt;
Ada yang dikupas habis sejam penuh. Ada "ahlinya" yang dengan berbinar binar menguraikan "ilmunya" tentang keaslian apa yang sedang diperbincangkan.&lt;br /&gt;
Semua bicara tentang AIB, diumbar, entah dibumbui atau tidak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di media cetak, sama saja.&lt;br /&gt;
Gambar besar besar blak blakan dihalaman utama , copyan dari "video", katanya, terpampang jelas dan menyita perhatian, beredar di perempatan jalan, di lampu stopan, di bis, angkot, kereta api, dll, dlsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konon, di HP juga begitu.&lt;br /&gt;
Saling tukar gambar, dibuka, ditonton beramai ramai.&lt;br /&gt;
Menertawakan, mencaci maki, menghina dina, mengutuk, menyumpah serapah, dll, dlsb&lt;br /&gt;
Mengutuk tapi sambil matanya berseri seri menonton sampai habis tayangan yang dipertontonkan.&lt;br /&gt;
Menyumpah serapah, mengucap istighfar, tapi sambil terus menyaksikan tayangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini jaman apa sih ?&lt;br /&gt;
Dualisme banget.&lt;br /&gt;
Munafik.&lt;br /&gt;
Katanya dosa, tapi ditonton, dinikmati malah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang menjual, ada yang membeli.&lt;br /&gt;
Ada yang mengumpat sambil mengambil untung.&lt;br /&gt;
Ada yang mencari nafkah sampai larut malam mengejar sumber berita, hanya untuk menyebarkan AIB.&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim.&lt;br /&gt;
kasihan keluarganya, diberi nafkah dari upah menyebarkan AIB orang lain. Sungguh kasihan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menonton tayangan, yang membaca berita, yang melihat rekaman, semakin hari semakin menggila.&lt;br /&gt;
Yang munafik semakin banyak pula.&lt;br /&gt;
Kalau nggak sepakat, ya jangan ditonton, pindah channel.&lt;br /&gt;
Kalau itu dianggap perbuatan nista, ya jangan minta dikirim rekamannya dong.&lt;br /&gt;
Kalau berpendapat yang melakukannya dosa, yang menyebarkannya dosa, ya jangan ikutan nonton dong..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita, suka sibuk menuding, menghakimi, menghina dina, menistakan seseorang yang kita "anggap" berdosa.&lt;br /&gt;
Dan tanpa kita sadar, kita juga terhanyut dosa dengan menonton, mengupas tuntas, membicarakan hal hal yang kita anggap "menghinakan diri sendiri" tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dosa perbuatan seseorang,hanyalah Allah Yang Maha tahu.&lt;br /&gt;
Biarlah Allah yang mengurus dan menghukumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita, nggak punya urusan dengan memperbincangkannya, mengupas tuntasnya, menghakiminya, menghina dinakannya, menistakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita alpa, bahwa kita punya kewajiban berhubungan dengan Allah dan berhubungan dengan mahlukNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jelas, sebagian besar kita, saat ini makin nyata nyata "terlihat" cukup aktif "mendekatkan diri" kepada Allah.&lt;br /&gt;
Kita melihat jelas, banyak yang berupaya keras "mengumpulkan poin demi poin " pahala kebaikan beribadah kepada Allah.&lt;br /&gt;
Masjid penuh, pengajian dimana mana, bimbingan baca Al Quran tersebar diseluruh pelosok.&lt;br /&gt;
Sejak pagi buta tayangan bimbingan agama sudah marak disemua channel TV atau diberbagai pemancar radio, apalagi di masjid masjid, surau, mushala..&lt;br /&gt;
Acara apapun, tak luput ada tausyiah, ada pengajian.&lt;br /&gt;
Hubungan dengan Allah semakin "mesra"", tampaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantas, bagaimana hubungan dengan mahlukNya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini yang aneh.&lt;br /&gt;
Kalau hubungan dengan Allah semakin marak, lho...logikanya kan hubungan dengan mahlukNya juga semakin meningkat kuantitas dan kualitasnya.&lt;br /&gt;
Bukan begitu ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengurus, merawat, menghormati, memelihara, memuliakan mahluk mahlukNya juga kan pada dasarnya menjalankan perintahNya, memuliakanNya, bukan begitu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkhidmat kepada mahlukNya, bukankah berarti berkhidmat juga kepadaNya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita lupa, lalai, alpa,&lt;br /&gt;
Mahluk mahlukNya terabaikan, bahkan diabaikan, bahkan dihina dinakan, dinihilkan, dinistakan.&lt;br /&gt;
Kita merasa paling mulia, paling berahlak, paling nomor satu ahli surga, sehingga berani beraninya menistakan mahlukNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukankah kalau seseorang berbuat salah, adalah kewajiban kita merangkulnya, mengajaknya dengan penuh kelembutan dan kecintaan, memberinya penjelasan dengan arif bijaksana, agar yang tidak tahu menjadi tahu? Agar yang tidak paham menjadi paham? Agar yang tidak mengerti menjadi mengerti?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukankah kita "diwajibkan" bersikap santun, lembut, penuh kasih sayang kepada siapapun ?&lt;br /&gt;
Bukankah yang tahu dosa dan tidak itu hanyalah Allah semata?&lt;br /&gt;
Jangan jangan, kita yang sok mulia, yang sok paling disayang Allah, yang sok ahli surga, malah niat kita sebenernya nggak tulus ikhlas.&lt;br /&gt;
Dan siapakah yang tahu niat seseorang? Bukankah hanya Allah semata ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katakanlah si A,B,C,D yang konon berbuat AIB, benar berbuat AIB.&lt;br /&gt;
Pantas dan layakkah kita mencaci maki, menistakan, menghina dina ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berbuat dosa tokh mereka, dan dalam masyarakat ada kelompok yang berkewajiban menyelesaikannya, jika itu dianggap melanggar hukum. &lt;br /&gt;
Bukan kita, yang malah sibuk bergunjing, ghibah dan bahkan fitnah.&lt;br /&gt;
Kita bahkan wajib merangkulnya dengan santun, memberi pemahaman dan pengertian agar mereka paham dan mengerti, sehingga selanjutnya terhindar dari perbuatan yang tercela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang kita lihat , yang terjadi dalam masyarakat kita saat ini ?&lt;br /&gt;
Yang denger sepotong sepotong, yang menonton tayangannya, lantas menghina dina si pembuat AIB , apakah kita berahlak mulia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miris rasanya, melihat orang lain yang kita anggap "kurang mendekat kepada Allah", tapi berbuat banyak untuk mahluk mahlukNya.&lt;br /&gt;
Dan lebih miris rasanya, melihat mereka "yang konon katanya lebih punya hubungan dengan Allah", malah menistakan mahlukNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Astaghfirullahaladziim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita ingin negara kita yang kaya raya, subur makmur ini bisa memberi kesejahteraan yang memuliakan bagi segenap bangsanya, seluruh rakyatnya.&lt;br /&gt;
Dan untuk itu, kita semua punya kewajiban bersama untuk berkhidmat kepada mahluk mahlukNya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga, dari setiap kejadian perkara, kita diberi hidayah, untuk memahami kehidupan yang hanya sekejap saja. Kita bisa memetik hikmahnya, menjadi mahlukNya yang lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Petatah petitih orang tua tentang berita sih kan jelas, kalau ada berita, ya kita teliti dulu kebenarannya, isi beritanya dan manfaatnya.&lt;br /&gt;
Kalau beritanya cuma "katanya", lantas tentang keburukan seseorang dan nggak ada manfaatnya pula buat kita, ya jangan buang waktu buat dengerin berita tersebut, apalagi menontonnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AIB ?&lt;br /&gt;
Ya jangan ditonton atau diperbincangkan.&lt;br /&gt;
Jangan menyulut dosa berjamaah karena ghibah atau fitnah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35638981-3853500236617114630?l=ceritamamah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ceritamamah.blogspot.com/feeds/3853500236617114630/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35638981&amp;postID=3853500236617114630" title="6 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3853500236617114630?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/35638981/posts/default/3853500236617114630?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ceritamamah.blogspot.com/2010/06/aib.html" title="AIB" /><author><name>Mamah Ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01887940747023587031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://bp0.blogger.com/_lg2wlwwXV2A/SE5C8Th7mII/AAAAAAAAADA/IDSATB4l2fI/S220/momBW.jpg" /></author><thr:total>6</thr:total></entry></feed>

