<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204</id><updated>2016-09-07T20:09:55.832-07:00</updated><category term="islam"/><category term="agama yang benar"/><category term="arti cinta"/><category term="akhlaq"/><category term="arti belahan hati"/><category term="arti belahan jiwa"/><category term="budi perkerti"/><category term="dicintai"/><category term="disenangi"/><category term="disukai"/><category term="jati diri manusia"/><category term="aku bukan superman"/><category term="alvinburhani"/><category term="arti mahabbah"/><category term="arti seorang istri"/><category term="awal ramadhan"/><category term="cermin diri manusia"/><category term="fitnah hidup"/><category term="hubungan yang rumit"/><category term="kristologi"/><category term="mencari rizki"/><category term="menuntut ilmu"/><category term="presiden indonesia"/><category term="saranghae"/><category term="tuhan"/><category term="annual meeting perusahaan"/><category term="awal syawwal"/><category term="berodo&#39;a"/><category term="catatan akhir tahun"/><category term="jihad menuntut ilmu"/><category term="jodoh"/><category term="kangen"/><category term="kebenaran"/><category term="malas bekerja"/><category term="mencari fadhilah"/><category term="mencari kerja"/><category term="muhasabah"/><category term="pemilu"/><category term="pemimpin"/><category term="pilpres"/><category term="rizki"/><category term="rizki yang halal"/><category term="rukyat"/><category term="syariah"/><category term="airmata buaya"/><category term="apocrypha"/><category term="arti mimpi"/><category term="arti mimpi meninggal dunia"/><category term="asma binti abu bakar"/><category term="banjir"/><category term="banjir jakarta"/><category term="bencana banjir"/><category term="berdoa sebelum makan"/><category term="bni"/><category term="boyolali"/><category term="buaya darat"/><category term="cara menarik kesimpulan"/><category term="cemburu"/><category term="citilink"/><category term="complicated status"/><category term="dakhanun"/><category term="dampak banjir"/><category term="dengki"/><category term="desain jiwa manusia"/><category term="dramaturgi"/><category term="empirisme"/><category term="filosofi buaya"/><category term="fitnah mati"/><category term="furu&#39; syara&#39;"/><category term="ghibah"/><category term="haji"/><category term="hisab"/><category term="hizbul wathan"/><category term="ibunda"/><category term="imkan rukyat"/><category term="indonesia idol"/><category term="intuisi &amp; wahyu"/><category term="iri hati"/><category term="izinkanlah"/><category term="jalan-jalan"/><category term="jihad"/><category term="jodoh atau karir"/><category term="jodoh atau pekerjaan"/><category term="karir"/><category term="karomah ibu"/><category term="kedamaian"/><category term="kepemimpinan nasional"/><category term="kiamat"/><category term="korupsi"/><category term="kutukan tuhan"/><category term="laporan kinerja perusahaan 2011"/><category term="laporan kinerja perusahaan 2013"/><category term="makanan beracun"/><category term="makanan sembarangan"/><category term="menjadi marketing"/><category term="metode deduktif"/><category term="metode induktif"/><category term="mimpi meninggal dunia"/><category term="modern"/><category term="mp3ei"/><category term="pantun jatuh hati"/><category term="pantun kasih"/><category term="pantun melayu"/><category term="pantun rindu"/><category term="penjual"/><category term="pensiun"/><category term="perempuan dua selendang"/><category term="poligami"/><category term="pramuka"/><category term="puasa."/><category term="roti buaya"/><category term="sales"/><category term="sebab banjir"/><category term="sholat"/><category term="sholawat wahidiyah"/><category term="sholawat yang benar"/><category term="simponi"/><category term="sirik"/><category term="su&#39;udhan"/><category term="surabaya"/><category term="syara&#39;"/><category term="taaddud"/><category term="tafsir mimpi"/><category term="tajjassus"/><category term="tanda-tada hari kiamat"/><category term="tarwiyah"/><category term="valentines day"/><category term="zubair bin awwam"/><title type='text'>MUHAMMAD BURHANUDDIN</title><subtitle type='html'>My Blog Diary Year 2015</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>77</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-19760014391179756</id><published>2015-11-30T19:23:00.000-08:00</published><updated>2015-11-30T19:26:25.140-08:00</updated><title type='text'>Khawatir Itu Sebab Cinta</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak semua yang kita inginkan serta merta dapat kita peroleh. Tidak semua ujung dari ikhtiar seperti yang kita rencanakan diawal, bahwa ketika saya merangkai hidup dua ditambah dua dan empat yang harapkan itu terjadi. Karena ada saatnya tidak selamannya begitu. Kenapa? pada akhirnya takdir Allah SWT lah yang akan terjadi, meski kadang takdir tak sesuai dengan apa yang kita perhitungkan. Ya.. ketika takdir tak lagi mampu dipahami apa yang harus dilakukan dan apa yang telah terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-5c5kectAeC0/Vl0TSmGlmnI/AAAAAAAAC6U/QF2EHLKVGNo/s1600/20150828_161254_resized.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-5c5kectAeC0/Vl0TSmGlmnI/AAAAAAAAC6U/QF2EHLKVGNo/s320/20150828_161254_resized.jpg&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masih jelas ditelingakalimat “Man purpose, but God dispose” saat hidup adalah rangkaian ikhtiar demi ikhtiar, dan ujung dari ikhtiar ini bukan manusia yang menyelesaikan, namun Allah yang menyelesaikan. Ia berawal dari sebuah niat, niat yang mulia maupun tidak mulia, maka akan selalu ada dua kemungkinan yang terjadi diujung ikhtiar yaitu apakah hasil yang akan terjadi itu sesuai dengan rencana saya atau sebaliknya, inilah ruang kuasa Allah SWT. Disitu ada ruang dimana setiap ikhitiar tak dapat saya ketahui ujungnya, ruang dimana Allah yang memainkannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Itulah, dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Catatan dari Blog sebelah cukuplah sebagai penghibur kekhawatiranku. Katanya, didalam cinta ada tiga hal yang selalu tumbuh, yaitu rindu, senang, lalu khawatir alias takut kehilangan. Ketiganya menyatu. Bermula dari kebaikan yang disampaikan, lalu merasuk ke dalam hati. Dan sebagaimana lazimnya cinta, kebaikan orang itu selalu saja melintas berlari di kepala. Berharap agar kebaikan-kebaikannya kita rasakan lagi. Seperti mata air yang segar, jernih airnya, mengalir, menderas, ini yang namanya rindu, meski mungkin yang kita rindukan tidak merasakan hal yang sama, tapi cinta datang dan pergi sesuka hatinya bukan?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada ia yang kita cinta, inginnya tak ada kekhawatiran itu, tak ada kecemasan, selain kepastian, bahwa ia baik-baik saja. Namun apalah daya, tak semua hal dalam genggaman kita. Yang kita tahu, kita punya Allah. Tempat menggantungkan segala urusan, tempat mencurahkan segala kekhawatiran, pun untuk dia yang kita cintai, meski dia tidak tahu betapa kita mengkhawatirkannya.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/19760014391179756/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=19760014391179756&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/19760014391179756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/19760014391179756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2015/11/khawatir-itu-sebab-cinta.html' title='Khawatir Itu Sebab Cinta'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-5c5kectAeC0/Vl0TSmGlmnI/AAAAAAAAC6U/QF2EHLKVGNo/s72-c/20150828_161254_resized.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-5775522636995821858</id><published>2015-10-13T17:00:00.002-07:00</published><updated>2015-10-13T17:04:32.913-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="catatan akhir tahun"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><title type='text'>Selamat Tahun Baru Hijrah 1437 H</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salah satu makna baru Hijrah yang sering diangkat ke permukaan adalah perubahan total untuk menjadi baik atau lebih baik di masa mendatang. Hijrah diandaikan dengan keinginan besar untuk melakukan apa saja yang dapat mendukung niatnya menjadi manusia baru. Sebaliknya, segala hal yang dinilai akan menghambat dirinya mencapai titik balik itu akan ditinggalkan dengan segala harga dan resiko yang mesti ditanggung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-3k-VoJFjxY4/Vh2a9TiPoyI/AAAAAAAAC5E/dbrX7p_ytsE/s1600/10693839_703981603029772_1766301259_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-3k-VoJFjxY4/Vh2a9TiPoyI/AAAAAAAAC5E/dbrX7p_ytsE/s320/10693839_703981603029772_1766301259_n.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Ada sebuah fenomena yang sebenarnya sudah cukup lama kita saksikan di Indonesia. Di beberapa kelompok umat Islam saat ini, ketika seseorang berikrar untuk menjadi manusia baru yang taat beragama, kadang-kadang ia dihadapkan dengan persoalan yang boleh jadi setingkat dengan dilema. Karena masa lalunya selalu diasosiasikan dengan ke-jahiliyah-an dan kemaksiatan, maka ia selalu&amp;nbsp;dianjurkan untuk memutuskan dirinya dengan masa lalu tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masa lalu yang mesti ditinggalkan itu mencakup teman dan sahabat lama, lingkungan di mana ia hidup sebelumnya, bahkan keluarga dekat termasuk orang tua. Alhasil, tidak hanya meninggalkan masa lalunya, ia juga kadang-kadang harus ‘bermusuhan’ dengan teman/sahabat lama bahkan membenci keluarganya sendiri. Ini, sebelum dan sesudahnya, dilegitimasi dengan konsep Hijrah yang telah diberi makna baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan konsep Hijrah seperti itu, kita menemukan banyak dari kita yang tega meninggalkan dan memusuhi orang tuanya karena ‘pencerahan’ agama yang baru mereka dapatkan secara instan. Dengan pemaknaan Hijrah seperti ini, mereka tidak mau lagi menghubungi atau dihubungi oleh teman atau sahabat lama mereka. Mereka betul-betul memutuskan hubungan dengan ‘masa lalu’ yang mereka nilai gelap, kelam dan penuh kemaksiatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal seperti ini sangat mungkin terjadi di keluarga kita, teman kita atau di lingkungan orang-orang yang kita cintai. Karenanya, diperlukan pemurnian sekaligus pemaknaan baru yang tidak terputus dengan makna awalnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rasulullah pernah bersabda: &lt;i&gt;Tidak akan bergeser telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat kelak, sehingga ia dapat mempertanggung jawabkan empat hal: pertama; tentang umur-nya, untuk apa dihabiskan, kedua; tentang ilmunya, apa yang telah dia sumbangsihkan (dihasilkannya), ketiga; tentang hartanya, bagaimana ia memper-olehnya dan untuk apa saja ia pergunakan, dan keempat; fisiknya (jasmaninya), dalam hal apa ia kurbankan dan gunakan&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sabda Rasulullah tersebut di atas memberikan petunjuk kepada kita, untuk mengisi hidup dan kehidupan ini, maka segala potensi yang kita miliki haruslah kita daya gunakan semaksimal mungkin ke arah hal-hal yang positif sehingga menjadi amal saleh, yang Allah rida dengannya dan juga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan masyarakat, termasuk untuk dirinya sendiri karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang mampu memberikan nilai tambah atau memberikan manfaat buat orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang pasti mempunyai motivasi atau niat. Hal ini pernah ditegaskan oleh Rasulullah, ketika seorang sahabatnya ikut berhijrah dari Makkah ke Madinah. Beliau berkata: &lt;i&gt;Setiap pekerjaan haruslah di dahului dengan niat, maka siapa saja yang hijrah didorong oleh niat semata-mata karena Allah, hijrahnya akan dinilai demikian. Akan tetapi siapa saja yang niatnya hanya didorong oleh keinginan mendapatkan keuntungan duniawi atau karena ingin mengawini seseorang, maka hijrahnya juga dinilai sesuai dengan tujuan tersebut&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Mari kita berhijrah…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hijrah yang kita maknai dengan berpin­dah dari suatu keadaan/situasi kepada keadaan/situasi yang lebih baik, situasi yang lebih menguntungkan, situasi yang lebih kondusif untuk memaksimalkan pendayagunaan segala potensi diri yang kita miliki, mendayagunakan umur yang masih tersisa, mendayagunakan harta yang kita miliki, menda­yagunakan ilmu serta ketrampilan yang kita kuasai, sehingga hidup dan kehidupan kita lebih bermakna dari hari-hari sebelumnya, dan Allah meridhainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tahun ini bagiku adalah tahun perubahan hidup...&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/5775522636995821858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=5775522636995821858&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/5775522636995821858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/5775522636995821858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2015/10/selamat-tahun-baru-hijrah-1437-h.html' title='Selamat Tahun Baru Hijrah 1437 H'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-3k-VoJFjxY4/Vh2a9TiPoyI/AAAAAAAAC5E/dbrX7p_ytsE/s72-c/10693839_703981603029772_1766301259_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3289358068983800905</id><published>2015-08-23T05:27:00.001-07:00</published><updated>2015-08-23T05:27:07.173-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti belahan jiwa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti cinta"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="berodo&#39;a"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="budi perkerti"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cermin diri manusia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="fitnah hidup"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hubungan yang rumit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jodoh"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mencari rizki"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="rizki"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="rizki yang halal"/><title type='text'>Rizki Sempit Setelah Menikah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada buku bagus, judulnya &lt;i&gt;Sudah Nikah, Kok Tetap Miskin?&lt;/i&gt; Penulisnya Azizah Hefni, penerbit oleh Diva Press, cetakan I bulan Oktober 2014, tebal 223 halaman, ISBN 978-602-296-037-9, bahasannya tentang penghalang datangnya rizki setelah pernikahan. Maklum, banyak kejadian, seseorang setelah menikah kok malah tambah suram ekonominya, bukan malah tambah banyak seperti yang dijanjikan Allah SWT dalam Qur&#39;an Surat An Nuur 32, &quot;...Jika mereka miskin Allah Yang akan memampukan mereka dengan karunia-Nya&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-QJvk92kjEos/Vdm64jBRZDI/AAAAAAAAC4w/ITtve3pGg-o/s1600/cover-buku-sudah-nikah-kok-tetap-miskin-223x320.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-QJvk92kjEos/Vdm64jBRZDI/AAAAAAAAC4w/ITtve3pGg-o/s1600/cover-buku-sudah-nikah-kok-tetap-miskin-223x320.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pernikahan adalah sebuah peristiwa sakral, bahkan Allah SWT telah menjanjikan pahala yang sangat besar dan menjamin kesejahteraan dan kebahagiaan pelakunya. Menikah adalah satu peristiwa sakral yang memiliki nilai pahala dan penghargaan yang cukup tinggi di dalam agama Islam. Setiap orang yang memutuskan untuk melangsungkan pernikahan harus memahami benar apa saja syarat sah dan rukun dari sebuah pernikahan. Satu saja ketentuan itu terlewatkan, dengan alasan sengaja atau tidak, akan berdampak pada keabsahan pernikahan tersebut. Dan jika pernikahan tersebut dijalankan dengan cara yang tidak ma’ruf, maka keberkahan, kebahagiaan dan kenikmatan itu menjadi hilang. (Hal. 7)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai penyempurna agama, pernikahan memiliki jaminan kesejahteraan hidup bagi pelakunya. Allah SWT memerintahkan hamba-hamba-Nya yang mampu untuk menikah tentu dengan satu jaminan, bahwa mereka akan mendapatkan kebahagiaan yang jauh lebih besar. Jelas sekali dalam firman Allah dalam surat an-Nuur ayat 32 yang berbunyi,” …jika mereka miskin, Allah SWT akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah SWT Maha luas (pemberiaan-Nya) lagi Maha Mengetahui.” Jadi sama sekali tidak mungkin Allah SWT ingkar pada janji-Nya. Apa yang diserukan ketika dijalankan dengan benar oleh hamba-hamba-Nya, maka Allah SWT akan melimpahkan kebaikan pada mereka. (Hal. 8)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak sekali hikmah dari pernikahan, hikmah yang sangat erat dengan pernikahan tentu adalah rezeki. Di samping itu menikah juga memiliki tujuan diantaranya untuk melestarikan manusia/memperbanyak keturunan, untuk memelihara kemaluannya dengan melakukan hubungan seks yang fitriyah. Adanya kerja sama pasangan suami isteri di dalam mendidik anak dan menjaga kehidupan. Mengatur hubungan laki-laki dan perempuan berdasarkan prinsip pertukaran hak dan kewajiban. Untuk beribadah kepada Allah SWT, bekerja sama secara produktif dalam suasana penuh kasih sayang dan saling menghormati. (Hal. 26-27)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika sudah melangkah dalam bahtera rumah tangga, namun masih ditemui kesusahan ekonomi, mungkin ada hal-hal yang salah atau memang sudah jalan takdirnya sedemikian rupa. Sedangkan hal-hal yang salah yang terjadi bisa saja ketika sebelum pernikahan itu terjadi ada kesalahan niat untuk menikah. Bisa saja karena niatnya bukan semata-mata mencari ridha Allah SWT, akan tetapi menikah karena harta, menikah karena kemapanan, karena kecantikan dan sebagainya. Menikah untuk merebut harta, menikah untuk mengangkat derajat dan seterusnya. Menata niat adalah langkah awal penentu kebahagiaan seseorang. Kalau niat kita sudah baik, murni karena Allah SWT maka kebaikan-kebaikan pun selanjutnya akan mengiringi dengan sendirinya. (Hal. 36)&lt;/div&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesalahan yang kedua yang menjadikan penghalang datangnya rezeki adalah kesalahan memilih pasangan. Siapa pun pasti menginginkan dapat memiliki pasangan yang bisa membahagiakan kita secara lahir batin. Maka dari itu baiknya kita harus mengenali bakal pasangan kita nantinya, bagaimana akhlaknya itu yang terpenting. Kriteria mendasar paling penting adalah mengenai agamanya. Apabila agamanya baik, berarti dia adalah orang yang taat dan dekat dengan Allah SWT, orang yang taat beragama biasanya memiliki perangai yang baik. Sebab ia tahu mana yang baik dan buruk. Jika kriteria dasar sudah sesuai maka kriteria pendukung selanjutnya adalah yang penyayang, bisa memberikan keturunan, berilmu, bertanggung jawab, dan bernasab baik. (Hal. 55-58)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesalahan yang ketiga adalah kesalahan prosedur keabsahan menikah. Menikah jelas harus mengikuti prosedur, Islam sudah mengaturnya dengan rapi dan tertib. Harus ada mempelai pria, mempelai perempuan, wali nikah, dua orang saksi, shighat atau akad nikah, dan mahar atau mas kawin. Mahar adalah symbol kepemilikan suami atas isterinya, mahar juga berarti bentuk penghormatan suami kepada istrinya. Mahar tidak perlu mahal. Syarat dan rukun nikah harus ada lengkap tidak boleh kurang satu pun. Karena jika kurang berarti tidak sah nikahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesalahan selanjutnya yaitu mengenai masalah restu, ridha dari orang tua itu sangatlah penting. Karena itu berhubungan dengan keberlangsungan hidup kita selanjutnya. Jika orang tua masih belum bisa menerima pilihan kita, itu artinya kita butuh waktu untuk meyakinkan mereka. Untuk meluluhkan mereka tentu saja tidak bisa instan. Butuh proses untuk melunakkan hati mereka. Mungkin orang tua memiliki pandangan lain. Jangan tolak mentah-mentah pendapat mereka. Kita pun perlu mempertimbangkan pendapat mereka. Dan jangan lupa terus berdoa kepada Allah SWT sebab, Allah-lah yang memberikan hidayah pada mereka, bukan kita. Maka pasrahkanlah semuanya kepada Allah. Jika memang niat baik, pertimbangan kita sudah matang, atau perencanaan kita sudah matang, Allah SWT pasti akan memudahkannya. Jangan sampai memutuskan untuk kawin lari, karena cara yang demikian bisa mengakibatkan orang tua tersakiti, marah dan kecewa. Apabila sudah demikian, maka jangan heran nanti jika pernikahan dan keluarga kita jauh dari rezeki.(Hal. 83-84)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pergaulan bebas adalah salah satu bentuk kemudharatan. Orang yang bergaul bebas, tanpa mengindahkan aturan yang mengikat pada dirinya, akan mengalami banyak persoalan. Orang-orang yang lebih memilih jalan nista, yakni berzina adalah orang-orang yang tidak sabar dan tidak punya tanggung jawab. Jika memang kita belum punya bekal lahir maupun batin yang cukup untuk menikah, Allah sudah memerintahkan kepada kita untuk menjaga pandangan dan berpuasa. Seseorang yang memulai pernikahannya dengan berzina bisa saja cukup secara ekonomi, namun ia pasti akan menemui masalah-maslah yang terus datang dan sulit dipecahkan. Setiap orang menanggung akibat dari perbuatannya sendiri. Jangan nodai pernikahan kita dengan perbuatan nista. Itu akan menjauhkan kita dari keberkahan. (Hal. 93-94)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kalau ada hal-hal yang harus benar-benar kita perhatikan sebelum menikah, ada juga kesalahan-kesalahan setelah menikah yang dapat menyurutkan rezeki. Di antaranya, suami isteri lalai terhadap kewajiban dan abai pada haknya masing-masing, tidak tawakal, bersikap buruk pada orang tua atau mertua, mencari nafkah dengan cara yang haram, berbuat dzalim terhadap pasangan dan orang lain, kikir, kufur nikmat, tidak bersabar, malas beribadah, malas bekerja dan malas bercinta. Suami dan isteri adalah ladang pahala, keruklah ladang pahala itu dengan gegas dan tangkas, dan berlarilah bersama untuk menggapai rezeki yang berkah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pernikahan adalah penyempurna agama. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas halalnya hubungan biologis antara laki-laki dan perempuan. Pernikahan memiliki fungsi yang sangat banyak. Fungsi-fungsi mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta, kasih, perlindungan, fungsi reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan juga fungsi pembinaan lingkungan. Semua fungsi itu dalam Islam dikenal sebagai hikmah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pernikahan membutuhkan kedewasaan, ilmu, dan kesadaran spiritual. Sebab, untuk memahami nilai dan hikmah yang terkandung di dalamnya, kita membutuhkan modal tiga unsur tersebut. Tiga modal tersebut akan mengantarkan kita pada niat, cara, dan tujuan yang benar. Jika niat, cara, dan tujuan kita sudah tepat, tidak melanggar syariat Islam, niscaya kita akan mereguk nikmatnya pernikahan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan pernah ragu pada rezeki yang akan kita dapat saat menikah nanti. Kita tidak sedang berorientasi mencari rezeki berupa harta yang berlimpah saja. Orientasi itu terlalu sempit. Sebab, ada banyak rezeki yang nilainya jauh lebih besar dari sekadar materi, seperti kesehatan, kerukunan, keimanan, ketentraman hati, kemanfaatan, dan lainnya. Memang, kita tidak memungkiri bahwa materi juga sangat kita butuhkan, tetapi itu bukanlah satu-satunya kenikmatan. Asalkan kita mengindahkan syariat Islam, bekerja semampu kita, memberi kemanfaatan sebanyak-banyaknya, dan memasrahkan semua hasil dan keadaan kepada Allah SWT Sang penentu kehidupan, Insya Allah pernikahan kita akan senantiasa di bawah pengawasan, pertolongan, dan perlindungan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Satu lagi hadir di antara kita buku yang berjudul “Sudah Nikah, Kok Tetap Miskin?” Buku yang bisa menjadi jawaban bagi orang-orang yang betah berlama-lama untuk membujang. Tidak ada keraguan akan rezeki dari Allah bagi yang menikah, bahkan Allah akan memberi kekayaan yang fantastis. Namun, jika masih seret rezeki dan jauh dari keberkahan hidup perlu kita kaji mulai dari niat awal nikah dan kehidupan pasca-menikah. Apa yang masih salah harus diperbaiki, apa yang sebaiknya dilakukan suami isteri. Buku setebal 223 halaman ini memberi jawaban secara komprehensif atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Nikmat Allah sangat luas bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selamat membaca!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3289358068983800905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3289358068983800905&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3289358068983800905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3289358068983800905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2015/08/rizki-sempit-setelah-menikah.html' title='Rizki Sempit Setelah Menikah'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-QJvk92kjEos/Vdm64jBRZDI/AAAAAAAAC4w/ITtve3pGg-o/s72-c/cover-buku-sudah-nikah-kok-tetap-miskin-223x320.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3569122235410671413</id><published>2015-04-21T16:33:00.003-07:00</published><updated>2015-04-21T16:37:36.249-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cemburu"/><title type='text'>Tentang Cemburu</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cemburu merupakan emosi dan biasanya merujuk pada fikiran negatif dan perasaan terancam, takut, atau risau akan kehilangan sesuatu yang dihargai oleh seseorang, terutama merujuk pada hubungan manusia. Cemburu sering kali merupakan gabungan emosi yang ditunjukkan seperti marah, benci, kekurangan, tidak berdaya dan meluat. Perasaan cemburu memang manusiawi. Dalam kasus hubungan dua sejoli yang tengah mabuk asmara, misalnya, cemburu kerap muncul. Justru,  jika rasa ini hilang, kecintaan orang terhadap sesuatu akan  dipertanyakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi setiap insan sudah pasti akan ada masa-masa yang memunculkan rasa cemburu, apalagi yang sudah berkeluarga seperti diriku. Candaan yang menyinggung rasa cemburu kadang kita lontarkan untuk mencairkan suasana. Dan saya pun bersyukur sebab pasangan kita ada rasa cemburu itu, karena bagaimanapun juga, rasa cemburu adalah parameter apakah pasangan kita masih perhatian dengan kita atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aisyah radhiallahu anha mengisahkan: suatu malam Rasulullah  shallallahu alaihi wasallam secara diam diam keluar dari rumahku. Maka  sikap beliau ini menjadikan aku merasa cemburu. Sekembalinya beliau dari  luar rumah,  beliau memahami sikapku yang sedang hanyut dalam rasa cemburu. Segera  beliau bertanya kepadaku: apakah engkau sedang ditimpa rasa cemburu?&lt;/div&gt;&lt;span id=&quot;more-763&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat pertanyaan seperti ini, Aisyah menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وما لي لا يغار مثلي على مثلك؟&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Mana mungkin wanita seperti aku tidak terus ditimpa rasa cemburu karena  memiliki suami seperti engkau&quot; (suami idaman setiap wanita)? (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada kisah lain, suatu hari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam  pulang ke rumah Aisyah radhiallahu anha seusai mengiringi jenazah ke  kuburan Baqi’. Kala itu Aisyah sedang mengeluhkan rasa pening di  kepalanya, sehingga Aisyah berkata kepada Rasulullah shallallahu alaihi  wa sallam: aduh, peningnya kepalaku. Namun ternyata Rasulullah  shallallahu alaihi wa sallam juga mengeluhkan hal yang sama dan berkata:  &quot;aku juga merasakan pening di kepalaku.&quot;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selanjutnya beliau seakan ingin mencairkan suasana, dan mencandai istrinya dengan berkata:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;ما ضرك لو مت قبلي، فغسلتك وكفنتك، ثم صليت عليك، ودفنتك؟&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Apa salahnya bila engkau meninggal duluan sebelumku, maka aku sendirilah  yang akan memandikanmu, lalu mengkafanimu, selanjutkan menyolatimu, dan  aku pula yang akan menguburkanmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar candaan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ini, Aisyah berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لكأني بك، والله لو فعلت ذلك لقد رجعت إلى بيتي فأعرست فيه ببعض نسائك،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Sungguh aku mengira, bila hal itu terjadi, maka aku sudah bisa bayangkan  bahwa sepulangmu ke rumahku dari menguburkanku niscaya engkau segera  bersenang senang dengan sebagian istrimu yang lainnya di rumahku ini.&quot;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban Aisyah ini, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tersenyum-senyum. (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ternyata candaan dan rasa cemburu seperti itu hadir juga dalam kehidupan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai pasangan yang pas adalah suatu kebahagiaan dan kebanggaan. Namun dari sisi lain, membutuhkan jiwa  besar dan lapang dada, karena ternyata ada diantara kita yang sering  dirundung kekawatiran (kecemburuan) kalau kalau pasangannya diambil orang, atau menikah lagi dengan wanita lain. Oleh karena itu, bijaksanalah diantara mereka...&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3569122235410671413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3569122235410671413&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3569122235410671413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3569122235410671413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2015/04/tentang-cemburu.html' title='Tentang Cemburu'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-9176551865011007430</id><published>2015-01-26T06:16:00.000-08:00</published><updated>2015-01-26T06:16:43.666-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pantun jatuh hati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pantun kasih"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pantun melayu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pantun rindu"/><title type='text'>Kumpulan Pantun</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-P5PoIG8kLVM/VMZL_bN3LLI/AAAAAAAAC3U/8Cd0Qp8P9hE/s1600/bg.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-P5PoIG8kLVM/VMZL_bN3LLI/AAAAAAAAC3U/8Cd0Qp8P9hE/s1600/bg.jpg&quot; height=&quot;180&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Anak itik mulailah terbang&lt;br /&gt;Ambilkan dedak berilah makan&lt;br /&gt;Janganlah adik merasa bimbang&lt;br /&gt;Segala kehendak abang tunaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawa peti dari malaka&lt;br /&gt;Berisi pakaian si anak raja&lt;br /&gt;Kalau hati sudah merasa suka&lt;br /&gt;Semua keadaan indah di mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan batu di atas bara&lt;br /&gt;Pohon selasih di tepi kota&lt;br /&gt;Pikiran buntu badan sengsara&lt;br /&gt;Bila kekasih jauh di mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada budak membuang dedak&lt;br /&gt;Penuh setimba di celah batu&lt;br /&gt;Berdua tidak, bertiga pun tidak&lt;br /&gt;Kekasih hamba hanyalah satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di celah batu bunga terselit&lt;br /&gt;Lembut debu bunga seroja&lt;br /&gt;Kasih tuan kasih di kulit&lt;br /&gt;Tanam tebu di bibir saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah di kota amatlah bersih&lt;br /&gt;Tempat bermain si orang kaya&lt;br /&gt;Berpantang mata berasa kasih&lt;br /&gt;Jumpa yang lain lupakan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok selasih pokok bayam&lt;br /&gt;Dalam kepuk buah berangan&lt;br /&gt;Seorang kasih seorang sayang&lt;br /&gt;Tidak bertepuk sebelah tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumput kuberantas habis rata&lt;br /&gt;Burung serindik mematuk betik&lt;br /&gt;Beribu melintas di depan mata&lt;br /&gt;Hanyalah adik yang paling cantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tamu di hari raya&lt;br /&gt;Penganan sura rasanya tawar&lt;br /&gt;Hendak bertemu apakah daya&lt;br /&gt;Hanya suara menjadi penawar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda cantik tinggi semampai&lt;br /&gt;Dada bidang rambut mengurai&lt;br /&gt;Putih melepak lembut gemulai&lt;br /&gt;Kakanda melihat rasa terkulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau banyak bunga di taman&lt;br /&gt;Bungan mawar masih dikenang&lt;br /&gt;Walau banyak kupunya teman&lt;br /&gt;Dalam hatiku dinda seorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon selasih tumbuh melata&lt;br /&gt;Tumbuh perdu jauh di sana&lt;br /&gt;Sepasang kasih mabuk bercinta&lt;br /&gt;Siang merindu malam merana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi-tinggi burung merbuk&lt;br /&gt;Terbang melayang ke tanah rata&lt;br /&gt;Hati teringat mulut menyebut&lt;br /&gt;Wajah terbayang di depan mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan basah habis pun basah&lt;br /&gt;Duduk sendiri tidak mengapa&lt;br /&gt;Sudah lama kita berpisah&lt;br /&gt;Baru kini kita berjumpa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga saya bunga melati&lt;br /&gt;Bunga-bungaan harum baunya&lt;br /&gt;Kasih saya sepenuh hati&lt;br /&gt;Kasih tuan ke mana hinggapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pungguk terbang di atas awan&lt;br /&gt;Hampir tak terlihat oleh mata&lt;br /&gt;Kalau hati rindu-rinduan&lt;br /&gt;Rindu di hati meronta-ronta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itik di sambar elang&lt;br /&gt;Dari sumur sampai ke kali&lt;br /&gt;Tinggalkan adik abang kan pulang&lt;br /&gt;Panjang umur jumpa kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri di taman memakai gelang&lt;br /&gt;Rambut berurai bawa mahkota&lt;br /&gt;Bunga idaman disambar orang&lt;br /&gt;Jatuh berderai si air mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang-sayang mabuk kepayang&lt;br /&gt;Bunga di taman disunting kumbang&lt;br /&gt;Belum dapat abang disayang&lt;br /&gt;Sudah dapat abang dibuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melompat belalang di atas kapuk&lt;br /&gt;Melihat orang hendak berperang&lt;br /&gt;Alangkah malang si bujang lapuk&lt;br /&gt;Bunga di tangan disambar orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada sumur di ladang&lt;br /&gt;Mandi jangan di bulan terang&lt;br /&gt;Sudah nasib celaka badan&lt;br /&gt;Tunangan hilang dibawa orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan di laut garam di darat&lt;br /&gt;Dalam kuali bertemu jua&lt;br /&gt;Hati terpaut janji terikat&lt;br /&gt;Atas pelamin bertemu jua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan di laut asam di darat&lt;br /&gt;Dalam kuali bertemu jua&lt;br /&gt;Orang jauh berkirim surat&lt;br /&gt;Berkali-kali dibaca juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang selasih tidak berbunga&lt;br /&gt;Engganlah kumbang untuk menyapa&lt;br /&gt;Sayang kekasih tidak setia&lt;br /&gt;Badan merana kini jadinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga yang malang jaga dirimu&lt;br /&gt;Janganlah layu sebelum kembang&lt;br /&gt;Pupuklah iman dalam hatimu&lt;br /&gt;Kalau kau layu dibuang orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukir-ukirlah si kayu jati&lt;br /&gt;Jadikanlah sebuah jambangan&lt;br /&gt;Pikir-pikirlah sebelum terjadi&lt;br /&gt;Jangan menyesal kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbaju batik mata memikat&lt;br /&gt;Melirik senyuman memukau semua&lt;br /&gt;Duhai cantik saya terpikat&lt;br /&gt;Bolehkah tahu siapa namanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunyi lagu membangkit suasana&lt;br /&gt;Bunga mekar di depan mata&lt;br /&gt;Sunyi rasa tak dapat bersama&lt;br /&gt;Kekasih hati jauh di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layang-layang terputus tali&lt;br /&gt;Jatuh ke bumi melayang laju&lt;br /&gt;Duhai kekasih aku berjanji&lt;br /&gt;Aku tercipta hanya untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan turun laut memburu&lt;br /&gt;Dingin malam mengusik kalbu&lt;br /&gt;Biar batu menjadi debu&lt;br /&gt;Aku tetap sayang padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada jantung ada debaran&lt;br /&gt;Ingin bertanya tetapi malu&lt;br /&gt;Kumenunggu penuh harapan&lt;br /&gt;Sudikah engkau menerimaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelap-kelip bintang bertaburan&lt;br /&gt;Cuma satu yang tampak terang&lt;br /&gt;Sungguh banyak gadis pilihan&lt;br /&gt;Hanya dinda yang paling kusayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelap-kelip bintang bertaburan&lt;br /&gt;Begitu indah bagai berlian&lt;br /&gt;Sungguh banyak gadis menawan&lt;br /&gt;Hanya dinda yang kurindukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelap-kelip di tengah malam&lt;br /&gt;Cahaya bintang sangat menawan&lt;br /&gt;Biar cinta banyak rintangan&lt;br /&gt;Akan kujaga dengan kesetiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelap-kelip bintang seribu&lt;br /&gt;Indah menawan di tengah malam&lt;br /&gt;Sungguh aku sedang merindu&lt;br /&gt;Rindu di hati yang paling dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelap-kelip bintang menari&lt;br /&gt;Indahnya bagai mata bidadari&lt;br /&gt;Dinda kuharap menjaga diri&lt;br /&gt;Untuk diriku sampai ku kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber...</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/9176551865011007430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=9176551865011007430&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/9176551865011007430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/9176551865011007430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2015/01/kumpulan-pantun.html' title='Kumpulan Pantun'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-P5PoIG8kLVM/VMZL_bN3LLI/AAAAAAAAC3U/8Cd0Qp8P9hE/s72-c/bg.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-7265708674009838494</id><published>2015-01-25T16:46:00.000-08:00</published><updated>2015-01-25T17:58:00.104-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti cinta"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><title type='text'>Bukan Nabi Bukan Syuhada&#39;</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-0DAx-3Abt9c/VMWdffmYp3I/AAAAAAAAC3A/8wb9qqIhEYU/s1600/IMG_6029.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-0DAx-3Abt9c/VMWdffmYp3I/AAAAAAAAC3A/8wb9qqIhEYU/s1600/IMG_6029.JPG&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;213&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&quot;Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu ada beberapa orang yang bukan nabi dan syuhada menginginkan keadaan seperti mereka, karena kedudukannya disisi Allah.&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sahabat bertanya: &quot;Ya Rasulullah, tolong kami beritahu siapa mereka?&quot;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&#39;alaihi wa sallam menjawab:  &quot;Mereka adalah satu kaum yang cinta mencintai dengan ruh Allah tanpa ada hubungan sanak saudara, kerabat diantara mereka serta tidak ada hubungan harta benda yang ada pada mereka. Maka, demi Allah wajah-wajah mereka sungguh bercahaya, sedang mereka tidak takut apa-apa dikala orang lain takut, dan mereka tidak berduka cita dikala orang lain berduka cita.&quot; (H.R. Abu Daud)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kehidupan ini kandang kala ada yang menakjubkan walau ia bukanlah siapa-siapa hanya seorang hamba Allah yang taat,dan memang suatu perbuatan yang baik itu tidak mesti di miliki oleh Rasul dan para Syuhadah saja. dan dalam hadis-hadis Rasul disebutkan bahwa mereka memiliki kedudukan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Di hadits lain dikatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya, didalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, dari wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan para Nabi ataupun Syuhada. Para Nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya para sahabat, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah saling bersahabat karena Allah dan saling berkunjung karena Allah.” (HR Tirmidzi)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Datang karena Allah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pergi karena Allah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mencintai dan menyayangi karena Allah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nikah karena Allah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jikapun harus bercerai, itu harus karena Allah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/7265708674009838494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=7265708674009838494&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/7265708674009838494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/7265708674009838494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2015/01/bukan-nabi-bukan-syuhada.html' title='Bukan Nabi Bukan Syuhada&#39;'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-0DAx-3Abt9c/VMWdffmYp3I/AAAAAAAAC3A/8wb9qqIhEYU/s72-c/IMG_6029.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3897836981532837602</id><published>2014-11-11T17:12:00.001-08:00</published><updated>2014-11-11T17:33:44.294-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="disenangi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="disukai"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><title type='text'>Kisah Dracula Untold</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kisah hidup Dracula merupakan salah satu contoh bentuk manipulasi sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian dihasilkan seolah-olah menjadi tokoh yang nyata oleh Barat, tetapi Dracula merupakan keterbalikannya, tokoh fakta dijadikan fiksi.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Diawali dari novel karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, kemudian tokoh ini mulai difilmkan seperti Dracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Hoor of of Dracula (1958), Nosferatu (1922) yang dibuat ulang pada tahun 1979 dan film-film dracula yang lain yang dikemas dalam bentuk yang lebih moden seperti Twilight.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-4h1wIad8naM/VGK2dhPP_MI/AAAAAAAAC2A/-nXXbaSSaiU/s1600/download.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;//2.bp.blogspot.com/-4h1wIad8naM/VGK2dhPP_MI/AAAAAAAAC2A/-nXXbaSSaiU/s1600/download.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dalam buku berjudul “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna, kisah Dracula sebenarnya merupakan pembesar Wallachia , berketurunan Vlad Dracul.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Dalam uraian Hyphatia tersebut, kisah Dracula tidak boleh diceritakan paska Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ustmaniyah sebagai wakil Islam, dan Kerajaan Hungary sebagai wakil Kristen.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Keduanya tersebut berusaha menguasai dan merebutkan wilayah-wilayah baik Eropa maupun di Asia. Puncak peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel, yaitu ketika benteng Kristian ada di tangan kekuasaan khilafah Ustmaniyah.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Dalam peristiwa Perang Salib, Dracula merupakan salah seorang panglima tentera Salib. Dalam perang inilah Dracula banyak melakukan pembunuhan terhadap umat Islam. Hyphatia memaparkan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 jiwa umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara yang sangat biadab dan kejam, yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang itu ditusuk dubur dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya ditajamkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dimasukan sehingga kayu sula tersebut menembus hingga perut, kerongkongan hingga menembus kepala melalui mulut.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Hyphatia mengatakan dalam bukunya :&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulakan. Para prajurit melakukan perintah tersebut seolah seperti robot yang telah dipogram. Penyulaan disulami dengan teriakan kesakitan dan jeritan penderitaan yang segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam pada saat itu sedang dijemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami.”&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban kekejaman penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis kerana mereka kesakitan yang amat apabila hujung kayu menembus perut kecilnya. Tubuh-tubuh korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajalnya.”&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi kerana dua sebab. Pertama, pembunuhan beramai – ramai yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak boleh dihapuskan dari Perang Salib.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Negara–negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi tunggak utama tentera Salib, tidak mau tercoreng wajahnya. Mereka termasuk yang mengutuk dan menentang pembunuhan beramai – ramai oleh Hilter dan Pol Pot, tidak ingin membuka aib mereka sendiri. Dan ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin tampil seperti pahlawan.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Walau bagaimana pun kejamnya Dracula, nama baiknya akan selalu dilindungi. Sehingga di Rumania saat ini, Dracula masih dianggap pahlawan. Sebagaimana sebahagian besar sejarah pahlawan – pahlawan pasti akan diambil sebagai superhero dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-8U6f9S_-YfM/VGK31PprAcI/AAAAAAAAC2M/_3CBDKm5Jks/s1600/vlad-the-impaler-holding-court.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;260&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-8U6f9S_-YfM/VGK31PprAcI/AAAAAAAAC2M/_3CBDKm5Jks/s400/vlad-the-impaler-holding-court.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Untuk menutup kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Mereka berusaha agar sejarah jati diri Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui bahwa usaha Barat untuk mengubah sejarah Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dengan banyaknya masyarakat, khususnya umat Islam sendiri yang tidak mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Masyarakat umum hanya mengetahui bahwa Dracula adalah merupakan lagenda vampire yang kehausan darah, tanpa mengetahui kisah sebenarnya. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah diketahui umum bahawa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak boleh dilepaskan dari dua benda, yaitu bawang putih dan salib. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;Konon hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan dikalahkan. Menurut Hyphatia penggunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus jejak sejarah pahlawan mujahid-mujahid Islam dalam perang salib, sekaligus untuk menunjukkan kehebatan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II) dan juga dikenali sebagai Al- Fatih dalam sejarah Islam. Sultan ini merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula, ia adalah seorang yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danua Snagov. Namun barat berusaha memutarbalikkan fakta ini. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-pVzKYd4xiOc/VGK4gdYCipI/AAAAAAAAC2U/UUr6FQYQSGw/s1600/dracula-untold-wide-560x282.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-pVzKYd4xiOc/VGK4gdYCipI/AAAAAAAAC2U/UUr6FQYQSGw/s1600/dracula-untold-wide-560x282.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Cerita film Dracula Untold ini berlatar belakang abad ke-15, Transylvania (di negara Rumania) menjadi bagian dari penaklukkan kekaisaran Ottoman (Utsmaniyah) dari Turki. Demi memperbesar kekuasaannya, kekaisaran mengambil paksa anak laki-laki di Transylvania untuk dilatih menjadi tentara yang tangguh. Dari sana, muncullah seorang panglima perang bernama Vlad (Luke Evans, bintang The Hobbit dan Fast &amp;amp; Furious 6) yang bengis dan ditakuti, karena kerap menyula korban-korbannya dengan tiang kayu. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Waktu berlalu, Vlad memilih hidup dengan damai di istananya bersama istrinya, Mirena (Sarah Gadon), dan putranya, Ingeras (Art Parkinson). Ia pun berusaha menjaga hubungan dengan kekaisaran Ottoman yang dipimpin Sultan Mehmed II (Dominic Cooper), dengan rutin memberi upeti. Akan tetapi, kali ini Mehmed menuntut lebih. Ia ingin kembali mengambil para anak laki-laki dari Transylvania untuk dijadikan tentara, termsuk Ingeras, dan mengancam akan menyerang Transylvania jika tak dituruti. &lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Melihat begitu besar dan kuatnya pasukan Mehmed, Vlad kehabisan akal. Berpalinglah ia pada sesosok makhluk misterius di sebuah gua gelap di gunung, yang dalam legenda disebut sebagai vampir (Charles Dance) yang hidup dengan menghisap darah manusia. Demi rakyat dan keluarganya, Vlad mengadakan perjanjian maut dengan makhluk tersebut, sekalipun taruhannya sangat besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-OoTJf7vz2dQ/VGK4se-Vs3I/AAAAAAAAC2c/x-ihoAGY704/s1600/1280x720-KZz.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-OoTJf7vz2dQ/VGK4se-Vs3I/AAAAAAAAC2c/x-ihoAGY704/s400/1280x720-KZz.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Film Dracula Untold sendiri tetap mengambil jalur fiksi dalam mengisahkan asal usul Dracula sang vampir. Namun, skenario yang ditulis Matt Sazama dan Burk Sharpless turut meminjam sebagian latar sejarah dari sosok Vlad yang asli tadi, kemudian digabungkan dengan unsur mistisnya, serta merangkainya menjadi sebuah kisah asal muasal yang belum pernah diceritakan sebelumnya. Yang menjadi kontroversi saat ini adalah pencitraan kesultanan Turki yang dibolak-balikan faktanya dalam film tersebut. Kesultanan Turki dicitrakan dengan sosok menakutkan dan penjahat dunia. Dalam film ini Sultan Mehmed II digambarkan gila harta, dan semena-mena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-khMRStZmVpA/VGK42in9xCI/AAAAAAAAC2k/MH-wQ138qWo/s1600/Pelecehan%2BTerhadap%2BIslam%2Bdalam%2BFilm%2BDracula%2BUntold.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;381&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-khMRStZmVpA/VGK42in9xCI/AAAAAAAAC2k/MH-wQ138qWo/s400/Pelecehan%2BTerhadap%2BIslam%2Bdalam%2BFilm%2BDracula%2BUntold.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Dari film ini jelas, barat ingin memutar-balikkan sejarah. Pada cuplikan diatas adalah bagian dimana Raja Mehmed [sultan turki] meminta kepada sang Raja Transylvania, Vlad untuk &quot;mengorbankan&quot; anaknya agar bisa dibawa ke Turki dan dijadikan tentara, difilm itu ditampakkan kalau sultan turki membubuhi cap jempol pada semacam kertas perjanjian dengan darahnya dan disebelah tanda cap jempol ini ada kata dalam huruf arab yang kalau dibaca adalah Allah, menurut saya hal ini seperti ingin menunjukkan seakan bahwa pemerintahan islam adalah pemerintahan yang keji dan sadis.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Seharusnya pembuat film lebih beretika kalau memuat unsur nama Tuhan salah satu agama besar disitu...&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3897836981532837602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3897836981532837602&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3897836981532837602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3897836981532837602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/11/kisah-dracula-untold.html' title='Kisah Dracula Untold'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-8U6f9S_-YfM/VGK31PprAcI/AAAAAAAAC2M/_3CBDKm5Jks/s72-c/vlad-the-impaler-holding-court.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-2790927593763303436</id><published>2014-09-03T22:32:00.001-07:00</published><updated>2014-09-03T22:32:47.250-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti mimpi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="haji"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tarwiyah"/><title type='text'>Tarwiyah &amp; Arti Mimpi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-r5slFuxWoKI/VAf5Rsq195I/AAAAAAAACyo/U2kEHg7KRYI/s1600/995642_10202175850510843_2776038583972882453_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-r5slFuxWoKI/VAf5Rsq195I/AAAAAAAACyo/U2kEHg7KRYI/s1600/995642_10202175850510843_2776038583972882453_n.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;213&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tarwiyah adalah hari ke-8 bulan Dzulhijjah. Tarwiyah bermakna berpikir atau merenung. Dengan demikian, hari &lt;i&gt;tarwiyah&lt;/i&gt; disebut juga hari merenung, berpikir, dan hari dimana ada keragu- raguan. Penamaan &lt;i&gt;tarwiyah&lt;/i&gt; ini berkaitan erat dengan kisah Nabi Ibrahim yang diperlntahkan Allah SWT untuk mengorbankan anaknya Ismail a.s. melalui suatu mimpi. Mimpi itu terjadi pada malam tanggal 8 Dzulhijjah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nabi Ibrahim a.s. merasa ragu tentang kebenaran mimpinya tersebut, apakah mimpi itu benar berasal dari Allah sahingga manjadi suatu perintah yang harus dikerjakan, atau hanya berasal dari syaitan untuk mengganggunya. Sampai siang harinya, Nabi Ibrahim terus berpikir dan merenung tentang mimpinya tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada malam berikutnya tanggal 9 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim a.s. kembali mengalami mimpi yang sama, yaitu menyembelih putaranya Ismail a.s. Mimpi kedua kalinya ini mulai menimbulkan keyakinan dalam hati Nabi Ibrahim a.s. yang semula ragu-ragu bahwa perintah ini benar berasal dari Allah SWT. Ini dapat dihubungkan dengan nama hari kesembilan bulan Dzulhijjah, yaitu hari &lt;i&gt;arafah&lt;/i&gt;. Arafah bermakna pemahaman atau pengetahuan. Maksudnya, Nabi Ibrahim a.s. sudah mulai paham tentang kebenaran dan tujuan mimpinya. Akan tetapi, Nabi Ibrahim belum melaksanakan perintah dalam mimpinya tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada malam berikutnya lagi, yaitu tanggal 10 Dzulhijjah Nabi Ibrahim kembali mengalami mimpi serupa. Oleh karena mimpi ini telah tiga kali terjadi, maka besoknya (siang hari tanggal 10 Zulhijjah) Nabi Ibrahim a.s. memutuskan untuk melaksanakan mimpi tersebut setelah terlebih dahulu berdiskusi dengan anak dan isterinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketetapan Nabi Ibrahim a.s. untuk melaksanakan penyembelihan Ismail a.s. pada hari itu dapat dihubungkan dengan nama hari tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut juga dengan hari &lt;i&gt;nahar&lt;/i&gt;. Nahar berarti menyembelih. Sedangkan pada hari 11-12, dan 13 Zulhijjah, Nabi Ibrahim selalu digoda oleh Iblis maka hari itu disebut hari &lt;i&gt;tasyriq&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keraguan yang dialami oleh Nabi Ibrahim as tersebut dapat dimengerti dan dipahami. Betapa tidak, Nabi Ibrahim as diperintahkan menyembelih anaknya sendiri, anak yang cukup lama diharapkan kehadirannya. Sekian lama Nabi Ibrahim as memohon kepada Allah SWT agar dikaruniai seorang anak. Akhirnya permohonan Nabi Ibrahim itu dipenuhi dengan lahirnya seorang anak laki-laki yang diberi nama Ismail.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh gembira hati Nabi Ibrahim menyambut kehadiran Ismail. Akan tetapi, kegembiraan itu tidak berlangsung lama. Dikala Ismail masih bayi, dia terpaksa dipindahkan bersama ibunya, Siti Hajar, dari Syam ke lembah gersang yang sunyi di Makkah. Maka berpisahlah Nabi Ibrahim a.s. dengan anak dan isteri yang sangat dicintainya. Sampai akhirnya mereka dipertemukan lagi di Makkah ketika Ismail sudah beranjak dewasa.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pertemuan yang kedua inipun tidak berlangsung lama. Mimpi yang benar dari Allah SWT. yang berisi perintah penyembelihan Ismail harus dilaksanakan. Mana mungkin dia harus menyembelih anaknya sendiri. Mana mungkin anak yang selama ini hanya dibesarkan oleh jerih payah ibunya yang berjuang sendiri menghidupi dan membesarkan anaknya, lalu tiba-tiba dia datang dan membawa pergi anak tersebut untuk disembelih. Sungguh suatu keadaan dan pilihan yang sangat berat bagi Nabi Ibrahim. Wajar jika dia berpikir, merenung, dan ragu terhadap apa yang sedang dialaminya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cobaan yang sama beratnya juga dialami Ismail as. Dia harus menyerahkan lehernya untuk disembelih oleh ayah kandungnya, yang selama proses pertumbuhannya hampir tidak pernah dilihatnya. Dia juga harus meninggalkan ibunda tercinta yang selama ini telah bersusah payah sebatang kara mendidik, merawat dan membesarkannya. Dia belum sempat membalas jasa-jasa ibunya Siti Hajar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah ayah dan anak itu sepakat untuk melaksanakan penyembalihan, mereka berjalan menuju suatu bukit batu yang kemudian disebut Jabal Qurbati (Bukit Qurban). Dalam perjalanan, iblis menggoda den membujuk keduanya agar penyembelihan Ismail tidak dilaksanakan. Nabi Ibrahim a.s. dan Ismail tidak mau tergoda. Mareka melempari iblis dengan batu kerikil supaya menghentikan godaannya. Akan tatapi iblis tatap mengejar meraka dan kembali mambujuk agar niat mereka itu diurungkan. Namun keduanya tatap berbulat tekad untuk melaksanakannya. Kembali mareka mangusir dan melempar iblis tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demikianlah peristiwa pelemparan iblis terjadi di tiga tempat. Ketiga tempat itulah yang disebut dengan Jumrah Aqabah, Wustha, dan Ula. Jarak antara Aqabah dan Wustha lebih kurang 116 m, Jarak antara Wustha dan U la lebih kurang 156 m. Peristiwa besar yang merupakan ujian berat bagi kedua orang rasul Allah yang amat tabah itu digambarkan Allah dalam Al Quran surat Ash-Shaffaat ayat 100-111.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Inti dari ayat ayat tersebut adalah kepatuhan Nabi Ibrahim a.s. kepada Allah dan keikhlasannya menunaikan perintah Allah, walaupun ia harus menyembelih anak kesayangannya. Demikian pula Ismail yang dengan sabar dan ikhlas menyerahkan nyawanya sebagai pelaksanaan perintah Allah kepada ayahnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kedua orang tersebut sungguh manusia pilihan yang amat patuh dan taat kepada perintah Allah, walaupun perintah tersebut amat berat. Dalam ujian tersebut mereka lulus dengan sempurna, maka dengan seketika Allah mengganti Ismail dengan seekor hewan korban dan menyatakan bahwa perintah Allah lewat mimpi Ibrahim itu adalah ujian-Nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karenanya Allah memberi balasan yang baik baginya, namanya harum sepanjang masa dan ia menjadi teladan bagi nabi-nabi yang datang sesudahnya. Bahkan dalam waktu shalat pada tahyat akhir terdapat doa untuk Nabi Muhammad SAW seperti yang pernah diberikan kepada Nabi Ibrahim a.s..&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jejak sejarah yang ditinggalkan oleh keluarga Ibrahim a.s. di atas kemudian dikukuhkan oleh Nabi Muhammad s.a.w. seperti yang tercermin dalam ibadah haji yang merupakan napak tilas perjalanan Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail. Tidak saja dari segi perbuatannya tetapi juga hari-hari yang dijalani keluarga Ibrahim ini diabadikan dalam Ibadah haji.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam kaitannya dengan pelaksanaan Ibadah haji pada hari ke-8 (hari&lt;i&gt; tarwiyah&lt;/i&gt;) semua jamaah mempersiapkan diri untuk menghadapi wukuf di Arafah pada hari ke-9 Dzulhijjah. Sejak pagi hari &lt;i&gt;tarwiyah&lt;/i&gt;, jamaah haji mulai menaiki kendaraan secara berombongan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada dua cara yang dilakukan jamaah haji pada hari &lt;i&gt;tarwiyah&lt;/i&gt;. Pertama, Jamaah yang langsung berangkat menuju Arafah, seperti umumnya jamaah haji Indonesia, kecuali jamaah haji yang berada di bawah bimbingan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) tertentu. Kedua, berangkat ke Mina terlebih dahulu, baru menuju Arafah. Cara ini pernah dilaksanakan Rasulullah SAW pada tanggal 8 Zulhijjah tahun 10 Hijriah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah Nabi berniat berihram untuk haji, dia bersama-sama sahabat meninggalkan Makkah menuju Mina dengan mengendarai onta yang bernama Al-Qashwa dengan lama perjalanan satu hari satu malam. Sesampai di Mina, Nabi beristirahat. Setelah selesai shalat subuh, ketika matahari sudah terbit, Nabi menyuruh sahabat mendirikan kemah di Namirah (di tempat ini sekarang berdiri Masjid Namirah).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah istirahat di Namirah, Nabi melajutkan perjalanannya menuju Arafah pada pagi hari ke-9 Dzulhijjah. Dalam perjalanannya itu, Nabi singgah di Muzdalifah, (disebut dengan Mabit di Muzdalifah) sebagaimana dulu orang Quraisy melaksanakannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah waktu wuquf masuk, yaitu tergelincirnya matahari tanggal 9 Dzulhijjah, Nabi berangkat menuju Wadi Aranah (Bathnul Wadi) di dekat Arafah. Disinilah Nabi menyampaikan Khutbah Wada&#39;. Selesai Khutbah Wada’ Nabi memerintahkan Bilal melakukan azan, karena waktu Zhuhur telah tiba.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada saat inilah Rasulullah melaksanakan Shalat Jamak Taqdim. Selesai shalat lalu Nabi menaiki onta Al-Qashwa menuju tempat wukuf di tengah-tengah padang Arafah di kaki bukit Jabal Rahmah. Di sini Rasulullah SAW melaksanakan wukuf dan mendoa, dan berzikir terus dilakukan hingga matahari terbenam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cara menuju Arafah langsung seperti yang dilakukan oleh Jamaah Haji Indonesia didasarkan kepada fatwa Ulama Kerajaan Saudi, dengan pertimbangan kesulitan mengatur transportasi jamaah yang demikian banyaknya. Sedangkan yang cara kedua tetap menjadi pilihan utama bagi jamaah KBIH Khusus atau Jamaah KBIH yang sudah punya hubungan kuat di Arab Saudi. Alasan yang mereka pakal di sini adalah mengikuti sunnah seperti dijelaskan dl atas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Ensiklopedi Haji dan Umrah</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/2790927593763303436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=2790927593763303436&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/2790927593763303436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/2790927593763303436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/09/tarwiyah-arti-mimpi.html' title='Tarwiyah &amp; Arti Mimpi'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-r5slFuxWoKI/VAf5Rsq195I/AAAAAAAACyo/U2kEHg7KRYI/s72-c/995642_10202175850510843_2776038583972882453_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-9177490610968983578</id><published>2014-08-21T18:18:00.000-07:00</published><updated>2014-08-21T18:18:03.629-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemimpin"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="presiden indonesia"/><title type='text'>Selamat Datang Pemimpin Baru Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-1cId8IizPrA/U_aYUTbGlOI/AAAAAAAACyY/BlQaIThcGuI/s1600/IMG_5572.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-1cId8IizPrA/U_aYUTbGlOI/AAAAAAAACyY/BlQaIThcGuI/s1600/IMG_5572.JPG&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;286&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 Indonesia telah menemukan siapa sosok seorang pemimpin yang akan menjadi ujung tombak Indonesia dalam 1 periode 5 tahun kedepan. Ir. H. Joko Widodo dan M. Jusuf Kalla merupaka pasangan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 5 tahun kedepan setelah dipastikan melalui pengumuman KPU pada 22 Juli 2014, 20.00 WIB.dan diperkuat dengan putusan MK tanggal 21 Agustus 2014 yang menolak gugatan dari Pasangan No. 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kini bukan saatnya untuk saling mencela.., Inilah kehendak Allah untuk negeri ini. &lt;i&gt;Qaddarallah wa maa syaa’a fa’al&lt;/i&gt;. Bila memang dia yang Allah pilihkan untuk kita, maka berdoalah semoga Allah selalu menjaga dia, membimbing segala keputusannya kepada apa yang diridhai-Nya. Tak ada gunanya saling menghujat… karena hujatan takkan merubah taqdir-Nya... Mari ganti hujatan itu dengan selaksa do’a yang tulus…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi saya… Pemenang sejati adalah mereka yang mampu menahan lidah &amp;amp; juga prasangkanya dari hal-hal yang buruk.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kepada pasangan Pak Brabowo Subianto beserta Pak Hatta Rajasa yang belum terpilih, saya ucapkan selamat untuk bapak...&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selamat.. karena Allah&lt;i&gt; azza wa jalla&lt;/i&gt; telah menyelamatkan bapak dari tanggung jawab besar yang kelak akan menjadi penyesalan di hari akhir nanti. Dalam wasiatnya kepada sahabat Abu Dzar, Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu alaihi wasallam&lt;/i&gt; bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;يَا أَبَا ذَرٍّ إِنَّكَ ضَعِيفٌ وَإِنَّهَا أَمَانَةٌ وَإِنَّهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ خِزْىٌ وَنَدَامَةٌ إِلاَّ مَنْ أَخَذَهَا بِحَقِّهَا وَأَدَّى الَّذِى عَلَيْهِ فِيهَا&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau lemah, sementara jabatan adalah amanah, &amp;amp; sungguh ia adalah kehinaan &amp;amp; penyesalan pada hari kiamat, kecuali bagi orang yang mengembannya dengan cara yang hak lalu menunaikan apa yang menjadi kewajibannya.”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita masih punya banyak PR…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semoga yang tercerai tersatukan lagi…&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rapatkan barisan lalu kembalilah kita dalam hubungan silaturrahmi yang baik...&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan bagi para pendukung Prabowo &amp;amp; Hatta Rajasa, saya ucapkan selamat, dan patutlah kita bersyukur.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kisah dibawah ini boleh dijadikan ibrah, bahwa dikisahkan dari Abu Wail Shaqiq bin Salamah sesungguhnya Umar bin Khathab ra. telah melantik Bashar bin Asim ra. untuk memungut zakat penduduk Hawazin. Bashar ra. telah melewat-lewatkan kepergiannya lalu beliau telah ditemui oleh Umar ra. dan telah berkata kepadanya, &lt;i&gt;“Apakah yang telah menyebabkanmu terlambat?”&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;&quot;Adakah kamu tidak mendengar dan taat kepada perintah kami?”&lt;/i&gt;. Bashar ra. berkata, &lt;i&gt;“Tidak, melainkan aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,”Barang siapa yang menjadi ketua bagi sesuatu urusan kaum Muslimin, maka ia akan datang pada hari kiamat sehingga ia akan berdiri di atas sebuah jembatan Neraka. Jika ia telah melakukan kebaikan, ia akan selamat. Jika telah melakukan kejahatan, jembatan itu akan runtuh lalu ia akan terjatuh ke dalam api Neraka tersebut selama tujuh puluh tahun”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu Dzar ra. telah berkata kepada Umar ra.&lt;i&gt; “Adakah kamu telah mendengar sesuatu dari Rasulullah SAW?”&lt;/i&gt; Umar ra. pun menjawab. &lt;i&gt;“Tidak”&lt;/i&gt;. Abu Dzar ra. berkata, &lt;i&gt;“Sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;‘Barangsiapa yang bertanggungjawab ke atas urusan kaum Muslimin, ia akan datang pada hari kiamat sehingga ia akan berdiri di atas sebuah jembatan neraka. Jika beliau melakukan melakukan kebaikan dalam tanggungjawabnya ia akan selamat. Jika sebaliknya jembatan itu akan rubuh dan ia akan tejatuh ke dalam neraka itu selama tujuh puluh tahun dan Neraka itu amat gelap dan hitam’.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Maka hadis yang mana satukah yang lebih menggetarkan hatimu?”&lt;/i&gt;. Umar ra. mejawab, &lt;i&gt;“Kedua-duanya. Oleh karena itu siapakah yang mau mengambil jabatan Khalifah ini?”&lt;/i&gt;. Abu Dzar ra. pun berkata, &lt;i&gt;“Hanya orang yang hidungnya telah terpotong dan pipinya telah dilekatkan diatas tanah yang akan mengambil alih jabatan ini. Adapun aku tidak mengetahui melainkan jabatan Khalifah ini baik untuk mu. Karena jika kamu memberikan jabatan Khalifah ini kepada seseorang yang tidak akan berlaku adil, kamu juga akan menanggung dosa bersama dengannya”&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saya termasuk beruntung sebab dalam setiap pemilihan di Indonesia, siapa saja yang saya pilih tidak pernah menjadi pemimpin negeri yang mayoritas penduduknya ini beragama Islam. &lt;i&gt;Alhamdulillah, wallahu a&#39;lam!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/9177490610968983578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=9177490610968983578&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/9177490610968983578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/9177490610968983578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/08/selamat-datang-pemimpin-baru-indonesia.html' title='Selamat Datang Pemimpin Baru Indonesia'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-1cId8IizPrA/U_aYUTbGlOI/AAAAAAAACyY/BlQaIThcGuI/s72-c/IMG_5572.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-2511689341839304378</id><published>2014-08-13T17:33:00.001-07:00</published><updated>2014-08-13T17:33:09.518-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hizbul wathan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pramuka"/><title type='text'>Selamat Hari Pramuka</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kenapa kita perlu berlatih baris-berbaris, kenapa perlu berlatih hidup di alam bebas, kenapa kita perlu melakukan upacara bendera, kenapa kita perlu melatih diri untuk mencapai kecakapan umum dan kecakapan khusus, kenapa kita perlu merasakan dipimpin dan memimpin, merasakan melatih dan dilatih? Semua tidak mungkin diterangkan satu persatu kecuali kita pernah ikut Pramuka. Pramuka yang beneran, bukan yang kalau ikut perkemahan diantar orang tua atau pembantu, atau perkemahan disamping restoran cepat saji McDonnald.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-QH65Gc-jqHI/U-wDsHG-doI/AAAAAAAAGt4/-ge71JEAbv4/s1600/pegang%2Bular.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-QH65Gc-jqHI/U-wDsHG-doI/AAAAAAAAGt4/-ge71JEAbv4/s1600/pegang%2Bular.JPG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Selamat Hari Pramuka... Galang satu utuh, Ceria bersama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/2511689341839304378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=2511689341839304378&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/2511689341839304378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/2511689341839304378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/08/selamat-hari-pramuka.html' title='Selamat Hari Pramuka'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-QH65Gc-jqHI/U-wDsHG-doI/AAAAAAAAGt4/-ge71JEAbv4/s72-c/pegang%2Bular.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-5778974420326785652</id><published>2014-07-09T17:47:00.003-07:00</published><updated>2014-07-09T19:00:03.975-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kepemimpinan nasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemilu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="presiden indonesia"/><title type='text'>Pemilihan Umum 2014 dan Kepemimpinan Nasional</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/--jsX2mf_yIg/U73nPTBvRiI/AAAAAAAACw0/xdfi86JZoK0/s1600/2014-06-27+15.50.14.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/--jsX2mf_yIg/U73nPTBvRiI/AAAAAAAACw0/xdfi86JZoK0/s1600/2014-06-27+15.50.14.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;180&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Pemilihan umum 2014 merupakan tonggak penting bagi penentuan nasib bangsa Indonesia karena melalui pemilu ini akan muncul pemimpin baru untruk lima atau bahkan sepuluh tahun mendatang. &amp;nbsp;Sejarah perkembangan masyarakat Indonesia dalam bidang politik menunjukkan, bahwa terjadinya peralihan-peralihan kekuasaan sebagai perwujudan pergantian kepemimpinan nasional.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemilihan Umum memang menghasilkan peralihan kekuasaan dengan bergantinya kepemimpinan nasional, tetapi dengan pergantian ini masyarakat masih belum dapat mengharapkan adanya perubahan yang diperlukan, malahan Pemilu biasanya menghasilkan &lt;i&gt;reformis-reformis oportunis&lt;/i&gt; dan mengambil alih kekuasaan dengan maksud &lt;i&gt;giliran&lt;/i&gt; berkuasa untuk bergantian mendapatkan keuntungan-keuntungan kekuasaan. Bagi mereka masalah kesejahteraan rakyat, martabat bangsa, dan kemerdekaan republik ini bukan menjadi masalah utama, tetapi hanya merupakan masalah kedua.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjelang Pemilu 2014 banyak orang yang mencalonkan diri sebagai Presiden, baik perorangan, maupun melalui konvensi. Hal ini merupakan salah satu bentuk bukti bahwa Indonesia ada krisis kepemimpinan. Krisis kepemimpinan yang dimaksud adalah bukan sudah tidak ada lagi calon yang mau memimpin bangsa ini, akan tetapi Indonesia belum memiliki sosok atau figur pemimpin yang pas, yang cocok, dan mampu membawa aroma perubahan terhadap kondisi negeri ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Munculnya tokoh-tokoh baru dalam bursa capres RI 2014 seperti Hatta Rajasa, Abu Rizal Bakrie, Dahlan Iskan, Prabowo Subianto, Joko Widodo, bahkan sampai Raja Dangdut Rhoma Irama, apalagi Farhat Abbas, dan lain-lain merupakan suatu bentuk ketidakpuasan terhadap suatu kondisi yang ada di Indonesia, dan kemudian ketidakpercayaan kepada calon-calon yang muncul itu untuk memberikan perubahan yang signifikan ke arah yang lebih baik kepada kondisi yang sekarang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kepemimpinan merupakan posisi yang sangat strategis, karena kepemimpinan sama seperti kepala dari tubuh, ketika bagian kepala sakit maka bagian tubuh yang lainnya akan terganggu, demikian pula sebaliknya ketika kepala sehat maka seluruh tubuh akan sehat. Di tangan pemimpin banyak keputusan yang akan sangat menentukan arah dari keberlangsungan dan kebijaksanaan bangsa ini, bangsa sebagai tubuh sangat ditentukan oleh sang kepala.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Belajar dari sejarah bangsa tentang pola kepemimpinan di Indonesia, Feith dalam bukunya &lt;i&gt;The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia&lt;/i&gt; (1962), memberikan contoh bahwa Muhammad Hatta selaku wakil presiden merupakan pemimpin dengan tipe pengelola, sementara Presiden Soekarno merupakan pemimpin tipe pemersatu. Dua karakter kepemimpinan ini jarang bercampur pada diri satu orang. Para pemimpin dengan tipe pemersatu biasanya mampu mengumpulkan dukungan rakyat serta berhasil mempengaruhi mereka, tetapi ketika harus mengelola pemerintahan, dia gagal dan kerap mengecewakan. Sebaliknya, para pemimpin dengan tipe pengelola umumnya cakap dalam mengelola pemerintahan tapi kurang mendapat dukungan dari rakyat. Karena kurang menguasai retorika atau tak memiliki kecakapan yang cukup untuk mendekati massa, tipe pemimpin pengelola biasanya sering disalahpahami orang. Tentu saja, yang ideal adalah jika kedua karakter ini bersatu dalam satu tokoh.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-6r2ZeF7O6tU/U73nCijCj-I/AAAAAAAACws/DFGQS3pJ6GY/s1600/result.php%25282%2529.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-6r2ZeF7O6tU/U73nCijCj-I/AAAAAAAACws/DFGQS3pJ6GY/s1600/result.php%25282%2529.jpeg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Disini, kepemimpinan merupakan pokok yang sangat penting di dalam suatu bangsa dan masyarakat. Krisis yang di alami oleh bangsa Indonesia yang berkepanjangan dan belum lagi adanya ancaman-ancaman bangsa dari luar (bukan ancaman perang saja, ancaman ekonomi, ancaman pasar bebas) menyadarkan semua bahwa diperlukan model kepemimpinan yang baru di Indonesia. Jika tidak ada model yang baru, maka pemimpin yang berperan sebagai nahkoda bangsa akan terus membawa kapal Indonesia ini berputar-putar, dan arah untuk mencapai tujuan akhirnya lambat. Kita menjadi tidak makmur dan bisa jadi kita menjadi obyek penderita dari bangsa atau negara-negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kepemimpinan bangsa ini sedang mengalami titik yang terendah sepanjang sejarah, karena akhirnya semua disadarkan bahwa walaupun bangsa ini sudah ada lebih dari 69 tahun merdeka dan sudah bergonta-ganti pemimpin dengan segala tipenya, tetapi masalah bangsa ini semakin berat. Beberapa era sudah di lewati, Era Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi satu dekade tampaknya hanya jalan ditempat atau kurang kelihatan perubahannya. Misalnya, orde baru bukannya meningkatkan taraf hidup masyarakat, tetapi membawa kesengsaraan mayoritas warga dan mewariskan bahaya disintegrasi nasional. Walaupun banyak keberhasilan ekonomi dan sosial, Orde Baru akhirnya erat terkait dengan represi politik yang kejam, korupsi yang mencolok dan nepotisme, serta tiadanya kepastian hukum dan lemahnya penegakan hukum. Kemudian paska Orde Baru, tipe kepemimpinannya merupakan tipe pemimpin &lt;i&gt;administrator&lt;/i&gt; pengelola dan &lt;i&gt;transaksional&lt;/i&gt; bagi-bagi, yang berusaha mempertukarkan kekuasaan untuk mendapatkan posisi-posisi yang dapat menguntungkan dirinya dan kelompoknya. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Persoalan kepemimpinan yang dihadapi bangsa ini adalah karena model pemimpin yang sudah dibangun dimasyarakat adalah sesuatu yang salah, begitu juga dengan prosesnya dalam menghasilkan pemimpin pun tidak mendukung untuk menghasilkan produk pemimpin yang benar. Situasi ini disebabkan karena konsep kita belum terbangun menyiapkan pemimpin, sehingga muncul politisi aktor dadakan. Model kepemimpinan di Indonesia adalah bagaimana melanggengkan kekuasaan, bukan menciptakan pemimpin-pemimpin baru yang akan memimpin Indonesia dimasa depan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-wALYVchGX5E/U73pyocQpkI/AAAAAAAACxA/ZC2JTzC6p1U/s1600/20140626_135119.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-wALYVchGX5E/U73pyocQpkI/AAAAAAAACxA/ZC2JTzC6p1U/s1600/20140626_135119.jpg&quot; height=&quot;225&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Indonesia sekarang sudah besar dan dewasa, kesiapan konsep seperti di luar negeri, misalnya dengan diumumkannya kabinet bayangan untuk menjadi acuan bisa dijadikan terobosan. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh partai politik di Indonesia yang padahal harusnya mereka dapat siapkan untuk menjalankan konsep pemerintahan, jika nanti partainya menang. Akibat belum adanya acuan yang kuat dalam kepemimpinan, maka hal ini mengakibatkan terjadi koalisi dan kompromi yang sampai hari ini belum menyiapkan konsep koalisi yang sempurna untuk rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di tengah pengap dan gegap gempitanya jeritan ekonomi rakyat yang belum nampak ke arah perbaikan yang berarti. Lobi-lobi politik di tingkat elit sudah mulai dieratkan seiring isu-isu politik yang berpengaruh pada dampak kebijakan dan pamor tokoh-tokoh politik dan yang ditokohkan. Persoalan dalam negeri yang membludak seperti air bah malah tidak menyurutkan langkah mantan-mantan presiden atau wakil presiden yang sebelumnya telah gagal memimpin bangsa ini ke arah perbaikan untuk menjadi presiden lagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Miris memang kegagalan memimpin bangsa ini ke arah perbaikan nasib rakyat di masa lalu bukan menjadi bahan introspeksi dan sadar diri akan hakekat pemimpin yang sebenarnya ini malah semakin kecanduan, karena ada rakyat yang masih mempercayainya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jusuf Kalla barangkali dinilai memiliki sedikit &lt;i&gt;overlapping&lt;/i&gt; terutama dalam mengubah pola pengambilan keputusan yang relatif cepat dan transformatif jika dibandingkan dengan para wakil presiden sebelumnya yang dianggap kurang memiliki &lt;i&gt;power&lt;/i&gt; dan berada di bawah bayang-bayang presiden dalam pengambilan keputusan. Namun hal ini sepertinya tidak disukai oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebab itu ia tidak lagi diminta bersanding dengannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melihat pemimpin bangsa saat ini, cita-cita luhur proklamasi 1945 mungkin hanya akan ada dalam impian. Pemimpin bangsa telah kehilangan hati dan intelektualitasnya. Miskinnya hati nurani, terbukti dengan semakin banyaknya kasus-kasus memalukan dilakukan pejabat yang notabene pemimpin bangsa di semua lini tatanan pemerintahan, mulai dari pelecehan seksual anggota dewan, proyek pribadi, bagi-bagi daging, hingga penyuapan jaksa, atau masalah agama yang dikorupsi untuk kepentingan pribadi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/--ifBsdS2jtM/U73rC93_3BI/AAAAAAAACxE/-E1VBE6FUTw/s1600/10432099_1438291786425734_3654200398331550950_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/--ifBsdS2jtM/U73rC93_3BI/AAAAAAAACxE/-E1VBE6FUTw/s1600/10432099_1438291786425734_3654200398331550950_n.jpg&quot; height=&quot;400&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kegagalan bangsa ini yang lepas dari permasalahan bangsa adalah indikator bahwa para pemimpin tidak punya kapabilitas intelektual yang cukup dan masih minimnya hati nurani. Kebijakan-kebijakan yang mereka ambilpun lebih cenderung pada solusi &lt;i&gt;instant&lt;/i&gt; terhadap permasalahan yang saat itu mereka hadapi, bukan pada penyelesaian masalah secara komprehensif. Dengan pola pikir pemimpin seperti itu, tidak mengerankan jika ada pemimpin lebih memilih menjual asset bangsa dari pada mencari alternatif solusi lain.&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kini Indonesia telah mengambil keputusan untuk memilih pemimpin baru ditengah banyaknya permasalahan kepemimpinan dan permasalahan bangsa yang tidak kunjung henti, yang menyebabkan rakyat bisa tidak lagi percaya dengan kepemimpinan di Indonesia saat ini.&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rakyat mungkin tidak butuh pemimpin yang pintar berorasi dan piawai berpidato, berpendidikan tinggi sampai S3, berpangkat militer tinggi atau Jenderal namum memperdayakan rakyat. Tetapi rakyat butuh pemimpin yang mendengar tangisan pilu nasibnya dan mengulurkan tangannya untuk berdiri tegak bersama-sama dalam mengatasi masalah dengan asas kejujuran dan kepercayaan serta kerendahan dan kesederhanaan. Rakyat butuh pemimpin memikirkan masa depan anak-anak bangsa. Rakyat butuh pemimpin yang tegas, berani mengambil kebijakan untuk mengkounter harga-harga bahan pokok dan menghilangkan kebijakan pengendalian harga pada kelompok tertentu, hingga harga kebutuhan pokok dapat terjangkau.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejarah memberikan contoh bahwa kepemimpinan dan kredibilitas tergantung pada hati, bukan hanya pada otak. Kedua hal tersebut seharusnya ada pada setiap pemimpin bangsa ini, punya intelektualitas yang cerdas dan juga punya hati yang ikhlas untuk memimpin bangsa ini lepas dari berbagai permasalahan yang semakin kompleks. Dengan penyatuan dua hal tersebut tentunya akan mampu membentuk pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia menuju kesejahteraan umum, kecerdasan bangsa, dan keadilan sosial sesuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan Indonesia yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melihat situasi yang sudah genting, maka kita sudah benar-benar membutuhkan keberanian dan terobosan untuk munculnya pemimpin dengan model baru, yakni pemimpin yang memiki motivasi yang bersih untuk mengutamakan kepentingan rakyat banyak dan bukan untuk kepentingan yang lain. Maka tepatlah jika kita mempunyai pemimpin yang bersih dari hutang politik atau hutang janji kepada kelompok manapun, baik internal partainya, maupun ekternalnya dengan negara-negara tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita sudah sangat membutuhkan pemimpin yang memiliki visi yang jelas untuk memberi arah penyelesaian dari krisis berkepanjangan dan mempercepat mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain yang di buat dalam program jangka pendek, menengah dan panjang dengan kriteria keberhasilan yang dapat diukur. Pemimpin yang berani untuk mengubah paradigma mengemis minta bantuan dari bangsa lain dengan paradigma mempercayai bahwa bangsa dengan segala potensinya mampu untuk menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa atau bersama bantuan dari bangsa lain. Kalaupun ada perjanjian dengan bangsa lain harus sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat banyak, jika tidak perjanjian itu harus dievaluasi atau jika perlu renegosiasi, mungkin dibatalkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-Y54wUIHpgb8/U73rpH1qYyI/AAAAAAAACxM/IOg4pQfviJY/s1600/1475965_1374903456097901_1531491720_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-Y54wUIHpgb8/U73rpH1qYyI/AAAAAAAACxM/IOg4pQfviJY/s1600/1475965_1374903456097901_1531491720_n.jpg&quot; height=&quot;266&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Proses melahirkan kepemimpinan yang ada juga harus dibaharui, karena yang ada sekarang hanya menghasilkan pemimpin yang penuh dengan hutang politik, petugas partai, dan balas budi kepada orang lain atau kelompok tertentu, ini harus segera dihentikan. Jika pelatihan kepemimpinan tidak hanya di pendidikan kemilititeran, maka pelatihan-pelatihan kepemimpinan juga harus ada di kampus-kampus, kalaupun sudah ada, maka harus tetap ditingkatkan agar terjadi regenerasi kepemimpinan yang dinamis dan berkesinambungan. Dan sebagai upaya untuk membentuk kader-kader bangsa yang tangguh, berkepribadian dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Buat mahasiswa-mahasiswa yang didalam kehidupan berbangsa dan bernegera sebagai &lt;i&gt;agen of change&lt;/i&gt; harus benar-benar sadar atas apa yang telah mereka sandang selama ini, jangan bisanya demo saja, protes sana, protes sini, apalagi berpangku tangan saja atas apa yang sedang terjadi di negara ini. Tetapi ikut memikirkan bagaimana nasib bangsa ini kedepan, bagaimana memajukan bangsa ini agar terbebas dari berbagai permasalahan bangsa yang semakin hari semakin sulit, tulislah ide-idemu dalam jurnal, surat kabar, blog atau buku-buku.&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan buat presiden baru, selamat bekerja!&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjadi pemimpin memang bukan pekerjaan mudah. Salah langkah atau salah memutuskan dapat menjadi penghalang dalam memasuki surga-Nya. Karena jika satu saja dari orang-orang yang dipimpin tidak ridha atas diri sang pemimpin ataupun keputusan-keputusan yang dibuat, maka dapat menahan langkah sang pemimpin kelak di yaumul akhir, karena Allah akan menunda rahmat-Nya ketika ada satu mahluknya yang tidak ridha. Karena itulah, setiap keputusan yang dibuat oleh seorang pemimpin haruslah dipikirkan secara matang dan terencana. Bukan sekedar mengikuti arus, atau mengikuti situasi dan kondisi yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/5778974420326785652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=5778974420326785652&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/5778974420326785652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/5778974420326785652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/07/pemilihan-umum-2014-dan-kepemimpinan.html' title='Pemilihan Umum 2014 dan Kepemimpinan Nasional'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/--jsX2mf_yIg/U73nPTBvRiI/AAAAAAAACw0/xdfi86JZoK0/s72-c/2014-06-27+15.50.14.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-8162636622800570031</id><published>2014-06-27T19:51:00.003-07:00</published><updated>2014-07-09T17:48:13.898-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="awal ramadhan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mencari fadhilah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="puasa."/><title type='text'>Catatan Ramadhan 1435 H</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-EkE96kLjgv4/U64tq02jFDI/AAAAAAAACwM/TKNwdNgrP8k/s1600/baba.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-EkE96kLjgv4/U64tq02jFDI/AAAAAAAACwM/TKNwdNgrP8k/s1600/baba.JPG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;By Burhan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam Al Qur&#39;an surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman; yang artinya &lt;i&gt;&quot;Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa&quot;&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;Disitu, terdapat kata &lt;i&gt;‘kutiba’&lt;/i&gt; yang arti sederhanya adalah &quot;telah dituliskan&quot;. Dari kata &lt;i&gt;ka-ta-ba&lt;/i&gt; yang berarti menulis. Kutiba adalah bentuk pasif dari kata &lt;i&gt;ka-ta-ba,&lt;/i&gt; sehingga maknanya &lt;i&gt;‘dituliskan’&lt;/i&gt;. Kalau dalam bahasa Jawa iku artine &quot;aku wis tekan&quot; atau &quot;aku wis teko&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dituliskan, artinya sudah ditetapkan; yang pada ujungnya hukumnya menjadi wajib bagi seorang muslim untuk berpuasa. Kalau sudah ditulis, berarti ketetapan ini sudah ada sejak dulu. Oleh karena itu dijelaskan juga bahwa puasa tidak saja diwajibkan kepada ummat Nabi Muhammad, namun sebelum itu sudah diwajibkan berpuasa terhadap ummat-ummat terdahulu. Bisa jadi kewajiban puasa ini ditetapkannya bersamaan dengan keputusan Allah menciptakan manusia itu sendiri. &lt;i&gt;Wallahu &#39;a&#39;lam.&lt;/i&gt; Kemudian, tujuannya akhirnya adalah &quot;agar kamu bertaqwa&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Agar kamu bertaqwa itu artinya, kita senantiasa bertaqwa, ia terjadi secara terus menerus. Ini juga bukan berarti &quot;agar kalian menjadi orang yang bertakwa&quot; atau bahasa Arabnya&amp;nbsp;&lt;i&gt;la’alla an takunal muttaqun&lt;/i&gt;. Namun ayat tersebut menyebutnya dengan &lt;i&gt;la&#39;allakum tattaquun.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Maknanya, ketaqwaan itu merupakan perbuatan yang ditunaikan secara terus-menerus, tanpa mengenal istilah akhir.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pertanyaanya kemudian, apa rahasianya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita semua tahu bahwa banyak diatara kita pada bulan suci Ramadhan yang mengejar pahala, karena memang demikianlah pahala di bulan Ramadahan banyak yang dilipat gandakan daripada bulan-bulan yang lain. Namun, kenyataanya banyak diatara kita yang lupa, bahwa tujuannya adalah kita itu senantiasa menjadi orang yang bertaqwa. Mencari banyak pahala belum tentu menjadikan kita bertaqwa. Namun jika kita bertaqwa, pahala sudah tentu ada padanya. Apakah setelah seseorang meraih gelar muttaqun (orang bertakwa), lalu dia meninggalkan perbuatan taqwa? Ia sama seperti seseorang yang terus belajar tanpa henti, ia tidak mengenal istilah tamat dalam belajar. Ilustrasinya; ini berbeda dengan para sarjana yang seketika berhenti belajar, setelah meraih gelar sarjananya. Banyak nggak?&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pertanyaan kedua adalah, apa sih indikatornya kalau dia itu bertaqwa? Teorinya sih mudah, yaitu menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah. Namun pada kenyataanya, indikasinya selalu dapat dirasakan oleh orang disekitarnya. Misalkan, Allah memberikan beberapa petunjuk ciri-ciri dari orang yang bertaqwa itu dalam Al Qur&#39;an: seperti:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bersegera memohon ampunan Allah bila berbuat dosa dan mudah meminta maaf kepada sesama manusia alias tidak gengsi untuk mengakui dosa atau sebuah kesalahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mau berinfaq, sedekah dalam keadaan lapang maupun sempit alias tidak pelit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bisa menahan amarah, ia tidak ngambekan atau emosian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah memaafkan kesalahan orang lain alias tidak punya rasa dendam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Senantiasa melakukan kebaikan atau berbuat baik atau boleh disebut ia tidak jahat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu menepati janji.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersabar dalam menerima cobaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak sombong dan tidak berbuat kerusakan di muka bumi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu ingat kepada Allah (dzikrullah) dengan menggunakan akal, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu berhati-hati dalam setiap tindakan karena takut terhadap azab Allah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;Dalam tulisan ini saya ingin menyederhanakan konteksnya berdasarkan firman Allah SWT dalam Al Qur&#39;an surat Adz Dzaariyaat ayat 15:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِى جَنَّـٰتٍ۬ وَعُيُونٍ&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada di dalam taman-taman surga yang banyak mata-airnya&quot;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ciri-cirinya apa? Yang pertama adalah sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik (ayat 16); Ini sangat cocok dengan penjelasan tentang kebaikan orang bertaqwa itu seperti penjelasan diatas, seperti sabar, gak mudah marah, tepat janji, tidak sombong, dan bersabar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;إِنَّہُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٲلِكَ مُحۡسِنِينَ&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang berikutnya adalah, mereka sedikit sekali tidur di waktu malam (ayat 17), kemudian di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah (ayat 18). Kata, &quot;di akhir-akhir malam&quot; dalam ayat tersebut dengan &lt;i&gt;&quot;askhar&quot;&lt;/i&gt;, atau waktu sahur. Ini berbeda dengan kita, jika hubunganya dengan konteks puasa, waktu sahur adalah waktu makan untuk sahur. Namun sebenarnya waktu sahur itu bagi orang-orang yang bertaqwa jelas kelihatan ada rahasia dibaliknya, yaitu mereka memohon ampun kepada Allah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk itu mari kita perhatikan dalam Qur&#39;an Surat Ali Imran ayat 15-17, maka akan sama maknanya. Perhatikan artinya:&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;...Untuk orang-orang yang bertakwa kepada Allah, pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan mereka dikaruniai isteri-isteri (bidadari) yang disucikan serta keridhaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (15) [Yaitu] mereka adalah orang-orang yang berdo’a: &quot;Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,&quot; (16) [kemudian, mereka adalah] orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta’at, yang menafkahkan hartanya [di jalan Allah], dan yang memohon ampun di waktu sahur.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian, ciri yang ketiga adalah pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian (maksudnya orang miskin yang enggan meminta-minta). Ia bukan orang yang pelit untuk membayar zakat dan menginfakkan harta bendanya. Ia juga bukan orang yang berlebih-lebihan dalam berinfaq, melainkan ditengah-tengah antara kikir dan berlebih-lebihan. seperti penjelasan dalam surat Al Furqan ayat 67.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;وَٱلَّذِينَ إِذَآ أَنفَقُواْ لَمۡ يُسۡرِفُواْ وَلَمۡ يَقۡتُرُواْ وَڪَانَ بَيۡنَ ذَٲلِكَ قَوَامً۬ا&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dan orang-orang yang apabila membelanjakan [harta], mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak [pula] kikir, dan adalah [pembelanjaan itu] di tengah-tengah antara yang demikian.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal ini karena ia faham betul bagaimana cara membagi-bagi harta yang ia perloleh beserta hak-hak dan kewajibannya sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Isra&#39; ayat 26 - 29. Mereka bukan pemboros, namun bukan pula orang yang berlebih-lebihan dalam memberi sehingga diri sediri menjadi, tercekik lehernya sendiri, tercela dan menyesal.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ramadhan hanyalah satu bulan saja, ia adalah sarana tempat latihan untuk mengasah kembali ketajaman dari ketaqwaan kita, mengingatkan kembali untuk terus meng-upgrade menjadi lebih baik. Apalagi ada bonus malam lailatul qadar, dimana Allah Yang Maha Berkendak dapat saja mereset nasib kita di dunia menjadi lebih baik dan otomatis akan berdampak penuh juga dengan kehidupan kita kelak di akhirat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akhirnya, mudah mudahan apa yang kita kerjakan buat diri kita dan orang lain, apa yang kita ajarkan kepada anak keturunan kita, serta apa yang telah kita dapatkan dari guru-guru kita, dan orang tua kita, akan menjadikan kita kembali berkumpul sebagai orang-orang yang bertaqwa.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&amp;nbsp;رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٲجِنَا وَذُرِّيَّـٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٍ۬ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati [kami], dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/8162636622800570031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=8162636622800570031&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/8162636622800570031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/8162636622800570031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/06/catatan-ramadhan-1435-h-bagian-1.html' title='Catatan Ramadhan 1435 H'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-EkE96kLjgv4/U64tq02jFDI/AAAAAAAACwM/TKNwdNgrP8k/s72-c/baba.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-7264435154731327329</id><published>2014-06-24T01:45:00.000-07:00</published><updated>2014-06-24T23:18:53.567-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="aku bukan superman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mencari kerja"/><title type='text'>Arti Sukses</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-VhoveGxl4YA/U6jaTLhdYGI/AAAAAAAACvM/u_G7q34xNvs/s1600/IMG_4880.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-VhoveGxl4YA/U6jaTLhdYGI/AAAAAAAACvM/u_G7q34xNvs/s1600/IMG_4880.JPG&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;213&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Makna sukses bagi saya ada 2 (dua), yaitu sukses hidup di dunia dan sukses hidup di akhirat (karena saya beragama Islam, dan begitulah seharusnya tujuan akhirnya, yaitu masuk kedalam syurga Tuhan).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mencapai itu harus ada ilmu, harus ada pengetahuannya. Yang kedua, karena kita masih di dunia, maka seluruh pekerjaan dan perbuatan di dunia ini haruslah bernilai (ada &lt;i&gt;value added&lt;/i&gt;) di mata Tuhan yang telah menciptakan kita. Dengan demikian sukses didunia adalah kita berhasil membuat nilai tambah, nilai lebih dari apa-apa yang sudah menjadi batas normalnya. Jika ia baik dimata Tuhan, maka ia baik pula lah di mata manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Targetnya, sukses adalah saat kita bermanfaat bagi manusia yang lain dan ada nilai pahala di mata Tuhan. Jika lebih baik, itulah sukses. Misalnya, apa yang kita kerjakan hari ini masih mempunyai nilai manfaat sampai kita tidak hidup lagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita dimuliakan karena kita ada nilai manfaat buat mereka. Oleh sebab itu, hidup mulia juga merupakan sebuah kesuksesan. Kita dihormati karena kita suka menghormati orang lain, kita dikagumi sebab apa yang kita kerjakan ikhlas tanpa ingin dikagumi, kita dihargai sebab kita tidak mengharap untuk diberi harga sehingga kita dapat dibeli atau disuap. Nabi Muhammad pernah berkata&amp;nbsp;&lt;i&gt;khairunnas anfa’uhum linnas&lt;/i&gt;, sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaat bagi orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saya sependapat dengan apa yang dikatakan oleh Ben Sweetland, bahwa &lt;i&gt;success is a journey, not a destination&lt;/i&gt;. Suksesadalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir. Hal ini menunjukkan bahwa setiap orang yang berusaha sukses, maka sesungguhnya mereka sudah sukses, karena berani mengambil langkah untuk mendapatkan kebahagiaan dirinya, berusaha sekuat tenaga untuk mengubah keadaan yang ada pada dirinya, serta mau memperbaiki kekurangan dan kesalahan-kesalahannya dimasa lampau.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun kemudian apakah pantas seseorang yang melakukan perjalanan tanpa disertai pencapaian disebut sukses? Tentulah tidak demikian jawabannya. Operasionalnya sukses itu seperti kita menaiki tangga dari titik terendah menuju titik-titik diatasnya, dimana perjalanan yang kita lakukan akan selalu menghasilkan sebuah pencapaian tertentu, &amp;nbsp;atau target tertentu. Artinya, sukses memang sebuah perjalanan, tetapi bukan sembarang perjalanan. Sukses adalah perjalanan yang setiap langkahnya menghasilkan pencapaian tertentu seperti yang sudah diilustrasikan diatas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesimpulanya, sukses dapat berupa kemenangan, kelestarian, kekekalan, keberuntungan, dan kebertahanan hidup atau dalam bahasa agama disebut dengan al falaah. Kemudian juga disebut dengan an-najaat yang berarti keselamatan atau keterhindaran dari bencana, kegagalan, dan terhalaunya hambatan. Dan yang terakhir adalah al-fauz yang berarti keberhasilan atau keberuntungan yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/7264435154731327329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=7264435154731327329&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/7264435154731327329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/7264435154731327329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/06/arti-sukses.html' title='Arti Sukses'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-VhoveGxl4YA/U6jaTLhdYGI/AAAAAAAACvM/u_G7q34xNvs/s72-c/IMG_4880.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3661486408594272055</id><published>2014-06-23T03:48:00.000-07:00</published><updated>2014-06-23T03:48:13.923-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jihad menuntut ilmu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="menuntut ilmu"/><title type='text'>Tuntutlah Ilmu Setinggi-tingginya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-_H1AdZOMfVQ/U6gFw3m6gpI/AAAAAAAACu8/4tvcJhdS6_A/s1600/IMG_4923a.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-_H1AdZOMfVQ/U6gFw3m6gpI/AAAAAAAACu8/4tvcJhdS6_A/s1600/IMG_4923a.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. Sesungguhnya menuntut ilmu karena Allah itu merupakan suatu kebaikan dan mencarinya merupakan suatu ibadah. Mempelajarinya adalah suatu tasbih, dan menelitinya merupakan suatu jihad. Mengajarkanya adalah suatu sedekah dan memberikan kepada ahlinya merupakan amal taqarrub.” Imam Al Ghazali dalam bukunya Ihya’ Ulumuddin.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span id=&quot;goog_1815631764&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1815631765&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ilmu merupakan penghibur tatkala kita sendirian, teman setia dalam kesunyian, dan merupakan petunjuk dalam keadaan suka maupun duka. Ilmu akan menjadi pembantu diantara orang-orang yang kita kasihi. Ilmu akan menjadi teman kita diantara sahabat-sahabat kita yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ilmu merupakan mercu-suar jalan menuju surga. Tuhan telah meninggikan derajat banyak kaum manusia melalui ilmu! Bahkan Allah menjadikan mereka banyak kebaikan, menjadikan mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk. Allah menjadikan mereka sebagai teladan bagi mereka yang memberi petunjuk akan kebaikan. Dijadikannya mereka oleh Allah menjadi kaum yang jejaknya diikuti dan amal perbuatan mereka menjadi pusat perhatian. Bahkan para malaikat ingin menghiasi dan mengusap mereka dengan sayap-sayapnya. Segala yang kering dan basah bertasbih mendo’akan mereka. Bahkan sampai ikan-ikan yang ada di laut dan binatang melata lainya ikut bertasbih mendo’akan orang-orang yang berilmu. Begitu juga semua hewan buas di daratan dan hewan ternak lainya. Langitpun juga berseru dengan bintang-bintangnya. Karena ilmu adalah kehidupan hati dari kesesatan. Ilmu merupakan cahaya penglihatan dari kegelapan serta merupakan kekuatan bagi tubuh dari kelemahan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan Ilmu, seorang hamba Allah dapat mencapai kedudukan kaum “abraar”, serta mendapat derajat yang tinggi. Mencurahkan pikiran untuk ilmu sebanding dengan puasa dan mempelajarinya seimbang dengan qiyam (sholat). Berkat ilmu… Tuhan akan dita’ati, disembah dan diesakan. Dengan Ilmu, seseorang akan memelihara kesucian dirinya dan berkat ilmu pula silaturrahmi akan selalu dihubungkan. Ilmu adalah pemimpin dan amal merupakan pengikutnya. Yang diberi ilham ilmu hanyalah orang-orang yang bahagia dan yang diharamkan darinya hanyalah orang-orang yang celaka.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tuntutlah Ilmu setinggi-tingginya… Dan jangan lupa membagi serta mengamalkannya!&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3661486408594272055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3661486408594272055&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3661486408594272055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3661486408594272055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/06/tuntutlah-ilmu-setinggi-tingginya.html' title='Tuntutlah Ilmu Setinggi-tingginya'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-_H1AdZOMfVQ/U6gFw3m6gpI/AAAAAAAACu8/4tvcJhdS6_A/s72-c/IMG_4923a.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3591194269660791127</id><published>2014-06-18T07:06:00.001-07:00</published><updated>2014-06-18T07:06:13.488-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="malas bekerja"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mencari rizki"/><title type='text'>Tenaga Kerja Indonesia dan MEA 2015</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-OqBOTsUxr_M/U6Gbhf239vI/AAAAAAAAFlE/_UCNtZK-FUQ/s1600/IMG_4698.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-OqBOTsUxr_M/U6Gbhf239vI/AAAAAAAAFlE/_UCNtZK-FUQ/s1600/IMG_4698.JPG&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbanyak di Asia Tenggara. Pertumbuhan penduduk Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga jumlah angkatan kerja juga terus meningkat. Hal tersebut menimbulkan masalah ketenagakerjaan karena tidak adanya keseimbangan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja dalam negeri. Akan dimulainya MEA 2015 akan memberikan dampak positif dan negatif bagi Indonesia. Liberalisme pasar bebas barang dan jasa akan memacu investasi dalam negeri dan menarik tenaga kerja asing ke Indonesia. Masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia dimungkinkan dapat menjadi ancaman apabila tenaga kerja Indonesia tidak mempunyai daya saing yang sebanding. Oleh karena itu, peningkatan daya saing tenaga kerja harus dilakukan jauh hari sebelum MEA 2015 benar-benar dimulai. Hal tersebut dapat di antisipasi dengan mengkorelasikan input penunjang tenaga kerja sehingga tenaga kerja Indonesia memiliki kesiapan mental dan kemampuan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Berbeda dengan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan cenderung jumlahnya semakin berkurang., sumber daya manusia jumlahnya terus meningkat. Kita mengetahui bahwa dari tahun ke tahun jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah, hal ini diperkuat dengan data dari Badan Pusat Statistik yang diakses tanggal 10 April 2013 bahwa jumlah penduduk Indonesia tahun 2010 adalah 194.754.808 jiwa, tahun 2011 adalah 206.264.595 jiwa dan tahun 2012mencapai 237.641.326 jiwa.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Data diatas menunjukkan bahwa sumber daya manusia di Indonesia jumlahnya terus meningkat. Hal ini berbanding terbalik dengan data jumlah perusahaan menurut sub-sektornya pada tahun 2008 adalah 25.694, tahun 2009 adalah 24.468 dan tahun 2010 adalah 23.345. (BPS yang diakses tanggal 15 April2013). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja tidak sebanding dengan laju pertumbuhan penduduk.Pernyataan tersebut diperkuat dengan teori Thomas Robert Malthus bahwa manusia berkembang jauh lebih cepat dibandingkan dengan produksi hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan manusia. Manusia berkembang sesuai dengan deret ukur, sedangkan produksi makanan hanya meningkat sesuai dengan deret hitung. Hal inilah yang menyebabkan suatu kesenjangan antara permintaantenaga kerja dan penawaran tenaga kerja sehingga memunculkan pengangguran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di era globalisasi seperti ini, tentu banyak negara yang saling bekerjasama. Hal ini pula yang terjadi dengan negara-negara yang tergabung dalamASEAN (Association of Southeast Asian Nations). Pada KTT ASEAN ke-9 di Bali, seluruh kepala negara yang tergabung dalam ASEAN menyepakati pembentukan komunitas ASEAN dalam berbagai bidang yang dikenal dengan Bali Concord II yang akan diberlakukan mulai tahun 2015.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Komunitas ASEAN sering disebut dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). MEA adalah salah satu pilar-pilar impian masyarakat ASEAN. Hal-hal yang diharapkan dari MEA antara lain:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1) Pasar tunggal dan kesatuan basis produksi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2) Kawasan ekonomi yang berdaya saing&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3) Pertumbuhan ekonomi yang&amp;nbsp;merata&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4) Meningkatkan kemampuan untuk berintegrasi dengan perekonomian global.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari ketentuan tersebut, nantinya perdagangan barang, jasa, modal dan investasi akan bergerak bebas seakan tidak ada halangan secara geografis. Dimulainya MEA 2015 tersebut tentu akan memberikan dampak positif dan negatif bagi Indonesia. Dampak positifnya adalah MEA 2015 akan memacu pertumbuhan investasi dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, Investasi dalam negeri berpotensi akan meningkat yang akan menambah jumlah lapangan kerja dalam negeri. Bertambahnya lapangan kerja di Indonesia akan menambah kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia. Peluang kedua adalah penduduk Indonesia dapat mencari pekerjaan di luar negeri dengan aturan yang lebih mudah. Dampak negatifnya adanya pasar barang dan jasa secara bebas khususnya pada ketenagakerjaan adalah persaingan tenaga kerja semakin ketat karena tenagakerja asing akan masuk ke Indonesia. Hal inilah yang akan menambah pelik masalah ketenagakerjaan di Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara kuantitas, jumlah penduduk Indonesia memang jauh lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara lain dalam ASEAN. Namun, persaingan secara kuantitas tidak akan memenangkan persaingan ketika kualitas masih jauh dibawahnya. Oleh karena itu, masalah tenaga kerja Indonesia bukan hanya menyangkut jumlah dan kesempatan kerja saja, melainkan juga kualitasnya yang masih rendah (Mamat Ruhimat dalam Jurnal Mobilitas Tenaga Kerja Indonesia dalam Era Globalisasi: 2011). Maka perlu adanya evaluasi terhada ptenaga kerja Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia. Hal tersebut dilakukan agar tenaga kerja Indonesia mempunyai daya saing yang tinggi dengan tenaga kerja asing di pasar lokal maupun pasar global. Tetapi sebagai bangsa yang besar, kita harus tetap optimis bahwa MEA 2015 akan meningkatkan perekonomian kita seperti visi ASEAN: &quot;One Community, Many Opportunities&quot;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tulisan dari&amp;nbsp;Pratiwi, Erliz Nindi dan Rifa Atun Mahmudah Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3591194269660791127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3591194269660791127&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3591194269660791127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3591194269660791127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/06/tenaga-kerja-indonesia-dan-mea-2015.html' title='Tenaga Kerja Indonesia dan MEA 2015'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-OqBOTsUxr_M/U6Gbhf239vI/AAAAAAAAFlE/_UCNtZK-FUQ/s72-c/IMG_4698.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-9118754864475204559</id><published>2014-06-17T06:18:00.001-07:00</published><updated>2014-06-17T06:18:18.788-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="akhlaq"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="aku bukan superman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="menuntut ilmu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="muhasabah"/><title type='text'>Pilar Pilar Jalan Ksatria</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagai bangsa Indonesia, ada baiknya kita mempelajari pilar-pilar utama nilai-nilai budaya bangsa Asia dari negeri matahari terbit yang dikenal dengan &lt;i&gt;wa&lt;/i&gt; (harmoni), &lt;i&gt;kao&lt;/i&gt; (reputasi), dan &lt;i&gt;omoiyari&lt;/i&gt; (loyalitas). Konsep &lt;i&gt;wa&lt;/i&gt; mengandung makna mengedepankan semangat &lt;i&gt;teamwork&lt;/i&gt;, menjaga hubungan baik, dan menghindari ego individu. &lt;i&gt;Kao&lt;/i&gt; berarti wajah. Wajah merupakan cermin harga diri, reputasi, dan status sosial. Masyarakat Jepang pada umumnya menghindari konfrontasi dan kritik terbuka secara langsung. Membuat orang lain “kehilangan muka” merupakan tindakan tabu dan dapat menyebabkan keretakan dalam hubungan bisnis. Sedangkan &lt;i&gt;omoiyari&lt;/i&gt; berarti sikap empati dan loyalitas. Spirit &lt;i&gt;omoiyari &lt;/i&gt;menekankan pentingnya membangun hubungan yang kuat berdasarkan kepercayaan dan kepentingan bersama dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-cwyfV3bz43A/U6A_ew0cwiI/AAAAAAAAFkw/4ROjpVgajI4/s1600/8407056531_1ed6b89030_o.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-cwyfV3bz43A/U6A_ew0cwiI/AAAAAAAAFkw/4ROjpVgajI4/s1600/8407056531_1ed6b89030_o.gif&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;249&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gi atau the truth: kebenaran&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebenaran adalah titik kulminasi pencarian manusia yang tertinggi dalam hidupnya. Karena nilai kebenaran yang tertinggi hanya ada satu dan satu-satunya, yaitu pada Tuhan pencipta semesta alam. Kita harus terus mendapatkan update dan peringatan dari para ahli “kebenaran” untuk mempertegas dan menjaga jalan yang akan di tempuhnya agar tidak melenceng dari arti kebenaran itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kaizen&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kaizen merupakan istilah bahasa jepang terhadap &lt;i&gt;continuous improvement&lt;/i&gt;. Kai berarti perubahan, zen berarti baik. Jadi kaizen berarti melakukan perubahan agar lebih baik secara terus menerus.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bushido&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bushido adalah kode atau prinsip yang dianut oleh para samurai Jepang. Prinsip &lt;i&gt;bushido&lt;/i&gt;&amp;nbsp;menekankan pada kehormatan, keberanian, dan kesetian kepada atasan melebihi apapun. Pejuang samurai yang ideal adalah mereka yang tidak mempunyai rasa takut terhadap kematian tetapi mereka takut jika tugas yang mereka emban tidak berhasil.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Makoto&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Makoto berarti bersungguh-sungguh dengan selalu berkata dan bertindak jujur dengan tidak berlaku curang baik kepada kawan maupun lawan. Pokoknya adalah kejujuran dan ketulusan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Genchi Genbutsu&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Definisi harfiah &lt;i&gt;Genchi Genbutsu&lt;/i&gt; dari bahasa Jepang adalah ‘go and see the problem’. Genchi genbutsu bukan sekadar teori, melainkan lebih menekankan pada praktek dimana kita harus langsung mendatangi masalah untuk mengetahui masalah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hansei&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hansei berarti perenungan. Dalam manajemen bisnis, hansei berarti peninjauan ulang secara cermat yang dilakukan setelah tindakan diambil. Tidak perduli hasil akhirnya sukses atau gagal, mereka tetap harus meninjau hasilnya. Hansei berlawanan dengan pola pikir “kalau tidak rusak mengapa harus diperbaiki”. Kebanyakan kita masih menunggu rusak baru diperbaiki.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meiyo&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, inilah yang sering membuat banyak orang kebingungan dengan seseorang yang sering melakukan sikap “salute” atau menghormat kepada siapapun. Dari presiden, lawan politik, wartawan, kadernya bahkan ke musuhnya. Sikap menghormati merupakan gambaran dan nilai dasar kehormatan bagi para “ksatria”, baik simbolik maupun bahasa tubuh lain seperti membungkuk ala jepang &lt;i&gt;(rei)&lt;/i&gt; atau mengangguk dan tersenyum ala Jawa, dengan kata lain seorang ksatria hanya dapat dikatakan memiliki sebuah kehormatan dalam dirinya, bila ia tahu bagaimana cara menghormati orang lain terlebih dahulu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Chugi - Loyalty atau Kesetiaan/Pengabdian&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sulit untuk membantah karakter ini. Begitu jelas ketika kita mengatakan “Saya setia pada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI″ atau “isyhadu bi-anna muslimin” maka konsekuwensinya adalah perjuangan dan pengabdian. Bukan hanya harta atau material saja, namun bisa juga hingga nyawa. Sudah jelas seorang ksatria butuh tempat mengabdi. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rei - Courtesy atau Sopan Santun&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada yang pernah ngobrol langsung dengan seseorang nggak? Coba perhatikan cara dia mendengarkan kita yang sedang berbicara. Dia akan diam, khitmad, sorot mata fokus dan menunggu kita selesai bicara baru beliau gantian berbicara. Hanya sayangnya, entah budaya baru macam apa yang tengah terjadi pada rakyat Indonesia kini. Menyela pembicaraaan atau ngobrol sendiri saat orang lain sedang berbicara menjadi hal biasa. Perdebatan dan cek-cok seperti menjadi gaya baru berkomunikasi anak bangsa era kini. Jadi jangan heran jika ada orang yang kurang respek dengan orang/profesi yang bicaranya suka memotong pembicaraan atau bicara sendiri saat yang lain berbicara. Kalau lagi personal dan santai, ledek-ledekan sih biasa, gak papa lah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jin - &lt;i&gt;knowledge and wisdom&lt;/i&gt; atau Pengetahuan dan Kebijaksanaan&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cek ruang tamunya yang merangkap perpustakaan. Bagi yang kutu buku bisa “gila” dan histeris melihat koleksi bukunya yang luar biasa. Penataannya juga asyik, ada yang dalam lemari dan ada yang ditata di meja untuk mempermudah pengambilan. Tak perlu dijelaskan bagaimana banyaknya wacana pengetahuan yang sudah diketahui atau dipelajarinya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yuki - Courage atau Keberanian&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk hal terakhir ini, tak perlu lah membahas yang tinggi-tinggi seperti keberaniannya menantang orang untuk berkelahi. Berani karena benar, dan berani jujur ketika salah. Berani bukanlah tawuran, bersatunya orang-orang ciut untuk membentuk sebuah keberanian dengan main keroyok.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, dari pilar pilar budaya sahabat kita dengan jalan ksatria inilah yang sepertinya harus ditularkan karakternya kepada diri kita dan anak didik kita. Meskipun kita punya budaya yang baik, namun tidak serta merta kita menutup diri terhadap hal-hal positif dari semangat seperti ini untuk membangun kembali Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Walau pun memang, karakter ksatria yang cenderung polos, &lt;i&gt;to the point,&lt;/i&gt; &lt;i&gt;blak-blakan&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;bloko suto&lt;/i&gt; dan lurus-lurus saja kadang menjadi bulan-bulanan bagi mereka yang berkarakter terbalik. Pengecut, &lt;i&gt;mencla-mencle&lt;/i&gt;, ingkar janji, watak “ular” atau apa pun namanya. Namun, dalam sejarahnya–sikap ksatria ini akan selalu menang diatas cara-cara rendahan, picik dan berbagai sikap lain khas manusia yang lemah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Padahal, bagi yang pernah belajar Islam tentu sudah paham juga. Nilai-nilai &lt;i&gt;bushido&lt;/i&gt; atau ksatria ini sudah sering dibahas. Contohnya pada kitab “futtuwah” yang ditulis Ali bin Abu Thalib–salah satu khalifaur rasyidin umat Islam yang terkenal dengan kisah membatalkan membunuh lawannya karena musuhnya meludahinya. Meludah yang membelokkan niatnya dari berjuang atas nama Tuhan menjadi atas nama pribadi. Pilar-pilar budaya seperti diatas juga disebutnya dalam bukunya sebagai “keperwiraan spiritual” yang jauh dari kata ‘fasisme’. Kalau ‘militan’ memang iya. Karena militan itu kata sifat, bukan kata benda.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Karena dalam Islam, ksatria, tentara, polisi, pendekar dan rakyat itu adalah satu hal yang sama. Ada saatnya mereka menjadi rakyat biasa yang hidup bertani, berdagang atau yang lainnya. Namun ada saatnya panggilan agama/negara membuat mereka mesti menjadi “tentara”, &quot;pasukan&quot;, &quot;knights&quot;, maupun &quot;pendekar&quot; pada suatu ketika. Hal ini jelas hanya bisa terbentuk jika karakter ksatria/keperwiraannya sangat tinggi.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/9118754864475204559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=9118754864475204559&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/9118754864475204559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/9118754864475204559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/06/pilar-pilar-jalan-ksatria.html' title='Pilar Pilar Jalan Ksatria'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-cwyfV3bz43A/U6A_ew0cwiI/AAAAAAAAFkw/4ROjpVgajI4/s72-c/8407056531_1ed6b89030_o.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-7722419534037315384</id><published>2014-06-02T16:01:00.000-07:00</published><updated>2014-06-02T16:01:00.799-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mp3ei"/><title type='text'>Visi Indonesia Sebagai Macan Asia</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika negeri tetangga kita Malaysia memiliki visi 2020, atau sahabat kita Turki memiliki visi 2023, maka sesungguhnya Indonesia juga punya visi 2025. &amp;nbsp;Indonesia tidak kalah dengan Turki dan Malaysia. Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono membuat visi 2025 yang tergambar dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan sudah diresmikan pada 27 Mei 2011. Hatta Rajasa sebagai Menteri Koordiantor Bidang Ekonomi saat itu menjadi arsitek dari MP3EI ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-mqDqF4QHMDM/U40B4lgcE_I/AAAAAAAACqc/QMARBTNqE10/s1600/IMG_4347.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-mqDqF4QHMDM/U40B4lgcE_I/AAAAAAAACqc/QMARBTNqE10/s1600/IMG_4347.JPG&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;213&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tujuan utama dari MP3EI ini adalah mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi melalui pengembangan delapan program utama meliputi sektor industri manufaktur, pertambangan, pertanian, kelautan, pariwisata, telekomunikasi, energi dan pengembangan kawasan strategis nasional. Kawasan Strategis Nasional ini terbagi menjadi enam koridor ekonomi sesuai dengan keunggulan dan potensi wilayah masing-masing. Koridor Ekonomi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali. Nusa Tenggara dan Papua. Kepulauan Maluku.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;MP3EI ini akan mengerjakan 1568 proyek bernilai Rp 4.481 triliun hingga tahun 2025, yaitu Pembangunan infrastruktur sebanyak 1.048 proyek dengan investasi Rp2.304,3 triliun, sektor riil sebanyak 265 proyek dengan nilai investasi Rp2.155 triliun dan pengembangan SDM-Iptek sebanyak 255 proyek dengan investasi Rp21,7 triliun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apabila semua perencanaan MP3EI ini tercapai, maka dapat dipastikan bahwa Indonesia akan melangkah menjadi sebuah Negara yang lebih maju dan merata yang akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun visi tidak akan bisa terealisasi apabila tidak didukung oleh pemerintahan yang kuat. Turki dapat melesat dengan cepat dari negara bermasalah menjadi negara yang kuat dikarenakan Pemimpin mereka adalah pemimpin yang kuat, bervisi, pekerja keras, dan bekerja untuk rakyat, amanah dan tegas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjelang pemilihan Presiden 2014, adu visi antara dua pasangan calon presiden haruslah benar-benar diuji di depan publik agar masyarakat bisa menilai bagaimana visi masing-masing calon Presiden dan apakah mereka bisa menjelaskan dengan baik bagaimana mereka bisa merealisasikan visi visi tersebut. Kedua calon presiden hendaknya bisa menyampaikan secara gamblang baik secara lisan maupun tertulis yang menunjukkan bahwa mereka secara individu memang menguasai dan berpengalaman dalam menangani permasalahan negara dan bangsa serta menunjukkan bahwa mereka memang layak menjadi orang nomor satu di negeri ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Juga perlu dilihat bagaimana sinergi antara visi masing-masing calon presiden dengan MP3EI yang sudah direncanakan dengan baik dan telah dilaksanakan semasa kepemimpinan Presiden Yudhoyono dan di gawangi oleh Menko Ekonomi Bidang Ekonomi, Hatta Rajasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada masa orde baru, kita mengenal adanya Rencana Pembangunan Lima Tahun dan Pembangunan Lima Tahunan yang disingkat dengan Repelita dan Pelita. Perencanaan jangka panjang yang matang dan terus berkesinambungan terbukti dapat membawa kemajuan negara dan kemakmuran rakyat. Sedangkan visi Negara yang berubah-ubah akhirnya membuat pembangunan menjadi jalan di tempat dan akhirnya rakyat banyak juga lah yang menjadi korban.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akhirnya semoga pemilihan Presiden tahun 2014 ini akan membawa Republik Indonesia menjadi Macan Asia bahkan Macan Dunia, memberikan sebesar besarnya kemakmuran bagi rakyat Indonesia, dan pastinya akan membangunkan raksasa tidur yang bernama INDONESIA.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/7722419534037315384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=7722419534037315384&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/7722419534037315384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/7722419534037315384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/06/visi-indonesia-sebagai-macan-asia.html' title='Visi Indonesia Sebagai Macan Asia'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-mqDqF4QHMDM/U40B4lgcE_I/AAAAAAAACqc/QMARBTNqE10/s72-c/IMG_4347.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-1728400507240161735</id><published>2014-05-25T18:23:00.000-07:00</published><updated>2014-05-25T19:30:32.053-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti belahan hati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti belahan jiwa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti cinta"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti mahabbah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dicintai"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="disenangi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="disukai"/><title type='text'>Itu Rindu Namanya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tak bisa disangkal, manusia akan selalu bersentuhan dengan cinta. Sementara kecintaan memberikan buah kerinduan. Orang yang mencinta akan rindu kepada orang yang dicintainya.&amp;nbsp;Cinta, dalam hal ini adalah &lt;i&gt;al-widaad;&lt;/i&gt; ialah kecenderungan hati pada yang dicintai, dan itu termasuk amalan hati, bukan amalan anggota badan/dhahir. Allah tidak akan menyiksa manusia dalam kecenderungan hatinya. Akan tetapi manusia akan disiksa dengan sebab jika kecenderungan itu diikuti dengan amalan-amalan yang diharamkan. Sedangkan rindu itu ialah cinta yang berlebihan, disini ada rindu yang disertai dengan menjaga diri, dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan.&amp;nbsp;Rindu bukanlah hal yang tercela dan keji secara mutlak, tetapi bisa jadi orang yang rindu itu, rindunya disertai dengan menjaga diri dan&amp;nbsp;kesucian, namun sebaliknya kadang-kadang ada rindu itu disertai kerendahan dan kehinaan,&lt;i&gt; na&#39;udzubillah tsumma na&#39;udzubillahi min dzalik&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-npGPhwk_LMk/UnHl2Ku-y4I/AAAAAAAABqM/weAZa9Zjiz4/s1600/DSC08112aa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-npGPhwk_LMk/UnHl2Ku-y4I/AAAAAAAABqM/weAZa9Zjiz4/s1600/DSC08112aa.jpg&quot; height=&quot;223&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebagaimana telah disebutkan, cinta dan rindu itu termasuk amalan hati, yang orang tidak mampu menguasainya. Tapi manusia akan dihisab atas sebab-sebab yang diharamkan dan atas hasil-hasilnya yang haram. Adapun rindu yang disertai dengan menjaga diri padanya dan menyembunyikannya dari orang-orang, maka padanya pahala, orang-orang yang memendam kerinduan baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap menjaga kehormatan dan menyembunyikan kerinduannya sebab dia tidak mampu untuk mendapatkan apa yang dirindukannya dan bersabar atasnya sampai mati karena kerinduan tersebut maka dia mendapatkan pahala syahid di akhirat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal ini tidak aneh jika fahami kesabaran orang ini dalam kerinduan bukan dalam perbuatan yang mengikuti syahwat dan dia bukan orang yang rendah yang melecehkan kehormatan manusia bahkan dia adalah seorang yang sabar, menjaga diri meskipun dalam hatinya ada kekuatan dan ada keterkaitan dengan yang dirindui, dia tahan kekerasan jiwanya, dia ikat anggota badannya sebab ini di bawah kekuasaannya. Adapun hatinya dia tidak bisa menguasai maka dia bersabar atasnya dengan sikap &lt;i&gt;afaf&lt;/i&gt; (menjaga diri) dan menyembunyikan kerinduannya sehingga dengan itu insya Allah dia mendapat pahala.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oleh sebab itu, ingatlah selalu, orang yang kita rindukan bukanlah pribadi yang sempurna. Ia sangat banyak kekurangan, sehingga tidak layak untuk dipuja, disanjung atau senantiasa dirindukan. Orang yang dirindukan sebenarnya tidak seperti yang dikhayalkan dalam lamuman. Ulama&#39; besar Syaikh Ibnu Al Jauzi pernah berkata, “Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kotoran. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Disebabkan cinta itulah ia tidak lagi melihat adanya aib.” Kalau orang sekarang bilang bahwa cinta itu buta.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita bisa menghukumi sesuatu dengan timbangan keadilan sedangkan orang yang sedang kasmaran tengah dikuasai oleh hawa nafsunya sehingga tak dapat bersikap dengan adil. Kecintaannya menutupi seluruh aib yang dimiliki oleh pasangannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang kedua adalah hindarilah nyanyian dan film-film percintaan. Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina. Bahkan Ibnu Mas’ud r.a. mengatakan, “nyanyian menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayuran.”&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;iframe frameborder=&quot;no&quot; height=&quot;166&quot; scrolling=&quot;no&quot; src=&quot;https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/131427010&amp;amp;color=ff5500&amp;amp;auto_play=false&amp;amp;hide_related=false&amp;amp;show_artwork=true&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/1728400507240161735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=1728400507240161735&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/1728400507240161735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/1728400507240161735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/itu-rindu-namanya.html' title='Itu Rindu Namanya'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-npGPhwk_LMk/UnHl2Ku-y4I/AAAAAAAABqM/weAZa9Zjiz4/s72-c/DSC08112aa.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-5549372389799564412</id><published>2014-05-21T20:16:00.000-07:00</published><updated>2014-05-21T21:31:20.068-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti belahan hati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti belahan jiwa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti cinta"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti seorang istri"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dicintai"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="disenangi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="disukai"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="fitnah hidup"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hubungan yang rumit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jati diri manusia"/><title type='text'>Janda dan Status Janda</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Janda adalah status semata yang sama halnya dengan “menikah”, “tidak menikah”, “duda”, “perjaka”, “perawan” dan kata sandang lainnya yang beredar di masyarakat. Terkadang dalam hidup seseorang harus berhadapan dengan pilihan yang sulit bila masalah akhirnya menyebabkan pernikahannya kandas. Atau ketika kuasa Tuhan bicara lain dari rencana sepasang manusia, dan membuat yang ditinggalkan harus menjalani hidup sendiri. Kalau dalam ajaran agama Islam posisi janda ini diletakkan sedemikian rupa yang harus kita hormati, rasanya tidak adil menempatkan mereka dalam kenegatifan. Dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam pun beristrikan para janda yang ditinggal suaminya meninggal di medan perang, karena beliau ingin menjaga kehormatan para wanita tersebut dan menjamin masa depan anak-anaknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://images-blogger-opensocial.googleusercontent.com/gadgets/proxy?url=http%3A%2F%2Flh4.ggpht.com%2F-1Aof4zSU7tA%2FU31tqTMluZI%2FAAAAAAAACpE%2FrA_ShAB20Wc%2Fs640%2F2014-01-15%2525252013.34.48.png&amp;amp;container=blogger&amp;amp;gadget=a&amp;amp;rewriteMime=image%2F*&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://lh4.ggpht.com/-1Aof4zSU7tA/U31tqTMluZI/AAAAAAAACpE/rA_ShAB20Wc/s640/2014-01-15%25252013.34.48.png&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Model Only, Not Related With Someone!&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Sedangkan dalam mayarakat beberapa dari kita menempatkan seorang janda layaknya obyek tabloid gosip. Rasanya ganjil kalau kita timpang sebelah memberikan cap yang kurang baik pada seorang janda, sedangkan bagi seorang duda, sepertinya hal yang biasa saja. Ketika kita memutuskan untuk memberikan cap tertentu pada sebuah status, tengoklah kembali siapa diri kita sebenarnya ini. Kenapa kita tidak bisa melihat seseorang karena dia adalah pribadi yang menarik, welas-asih, baik hati atau periang? Kenapa kita tidak bisa mengukur seseorang karena kepandaiannya memasak, merangkai bunga, ilmu dan agamanya? Apa perlu kita mencampur adukkan status seseorang dengan kemampuannya dalam masyarakat dan memberikan nilai rendah hanya karena dia berbeda?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Status, apapun itu, apalagi seorang janda, mestinya membuat kita berpikir keras. Berpikir bagaimana si wanita itu menghidupi keluarganya, kalau dia memiliki anak. Berpikir bagaimana bisa berlaku profesional di kantor, bukannya menyulut gosip-gosip iseng tentang kawan kerja yang seorang janda. Semestinya kita terus belajar dengan berkaca pada orang lain, karena di beberapa hal bisa jadi kita ini lebih beruntung.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terlepas dari semua itu, semua janda-muda harus memikul beban yang tidak mudah, apalagi bila mereka sudah dikaruniai keturunan. Selain harus menghidupi dirinya sendiri, sang janda muda juga harus bisa berdiri tegar untuk menghidupi anak-anaknya. Sedangkan untuk urusan asmara, janda-muda suka dihadapkan oleh kendala penolakan dari keluarga laki-laki.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saya sendiri suka menemukan kisah-kisah di mana para janda-muda harus rela patah hati karena keluarga pihak laki-laki menolak kehadiran mereka. Dari berbagai alasan yang disampaikan, penolakan keluarga laki-laki atas kehadiran seorang janda-muda sedikit banyak dipengaruhi oleh bagaimana masyarakat melihat sosok janda-muda itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sosok seorang janda muda mau tidak mau sering dikaitkan dengan persepsi “bekas” atau “second hand“. Akibatnya, janda-muda seperti mengalami penurunan kualitas sebagai calon pasangan hidup. Terlebih lagi bila jandanya disebabkan oleh perceraian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saya pribadi menolak pandangan seperti ini. Karena seorang janda muda hanyalah seseorang yang memang punya jalan hidup seperti itu, terlepas dari ditinggal mati ataupun karena bercerai. Ketika seorang wanita muda menjanda, tidak serta merta dia jadi turun kualitasnya, dan bukan pula berarti dia jadi kurang cocok untuk jadi pasangan hidup dibanding dengan wanita-wanita yang masih lajang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memutuskan untuk meminang seorang janda muda memang punya kendalanya sendiri. Selain penolakan, kita juga harus mau berbesar hati menerima anak-anaknya, dan mungkin suatu saat harus berhadapan dengan mantan suami juga. Hal-hal seperti inilah yang mungkin dipandang sebagai excess baggage nya janda-muda. Bagi seorang laki-laki, kondisi tersebut tentunya akan berdampak pada ketahanan psikologis, fisik dan ketahanan ekonominya. Namun semua kembali pada pilihan. Bila sang janda-muda memang bisa memberikan yang selama ini kita cari dan bisa memberikan kedamaian hati, sudah selayaknyalah kita memperjuangkan dirinya untuk dijadikan pasangan yang akan menemani kita sampai hari tua nanti.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/5549372389799564412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=5549372389799564412&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/5549372389799564412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/5549372389799564412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/janda-dan-status-janda.html' title='Janda dan Status Janda'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/-1Aof4zSU7tA/U31tqTMluZI/AAAAAAAACpE/rA_ShAB20Wc/s72-c/2014-01-15%25252013.34.48.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3638003610223467486</id><published>2014-05-18T18:02:00.000-07:00</published><updated>2014-05-18T18:02:59.986-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bni"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pensiun"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="simponi"/><title type='text'>Mempersiapkan Dana Pensiun Pribadi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mendengar kata pensiun biasanya yang terlintas adalah selesainya masa bakti seorang karyawan di satu instansi pemerintah/perusahaan swasta. Bagi seseorang yang memiliki tunjangan hari tua, ketika saat itu tiba, tentu merasa lega karena masih ada sesuatu yang diharapkan dari uang pensiun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-ypirNZWEHWQ/U3lXqm_Iq3I/AAAAAAAACow/NaXYJWj21lI/s1600/Perpajakan+Dana+Pensiun.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-ypirNZWEHWQ/U3lXqm_Iq3I/AAAAAAAACow/NaXYJWj21lI/s1600/Perpajakan+Dana+Pensiun.jpg&quot; height=&quot;241&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun, tak semua pegawai atau karyawan yang purna tugas mempunyai bekal pensiun, bahkan banyak yang tidak menerima tunjangan apapun. Oleh karena itu seorang karyawan harus menyadari kebutuhan masa depannya, apabila merasa tempat dia bekerja saat ini tidak memberi tunjangan hari tua yang memadai.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pensiun bukanlah sebuah hal yang mutlak bagi mereka yang bekerja di satu perusahaan atau instansi. Bahkan, seorang wiraswasta yang membangun usaha secara pribadi pun, suatu saat juga perlu memikirkan masa tuanya yang damai tanpa beban finansial.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oleh karena itu, mengelola keuangan untuk menciptakan dana pensiun pribadi di masa depan menjadi satu hal yang perlu diperhatikan. Hal ini dikarenakan perusahaan tempat kita bekerja bisa jadi hanya sekadar memberi tali asih sebesar dua atau tiga kali gaji saat karyawan tersebut menyudahi masa baktinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika saat ini banyak yang masih aktif sebagai karyawan, maka saat ini pula harus sudah ditumbuh-kembangkan kesadaran untuk menyiapkan kebutuhan hari tua dengan melakukan investasi dan memanfaatkan sebagian gaji bulanan tersebut. Lebih lanjut lihat di&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://bit.ly/BNI_Simponi&quot;&gt;http://bit.ly/BNI_Simponi&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3638003610223467486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3638003610223467486&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3638003610223467486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3638003610223467486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/pentingnya-mempersiapkan-dana-pensiun.html' title='Mempersiapkan Dana Pensiun Pribadi'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-ypirNZWEHWQ/U3lXqm_Iq3I/AAAAAAAACow/NaXYJWj21lI/s72-c/Perpajakan+Dana+Pensiun.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-6434361487694832386</id><published>2014-05-15T17:08:00.001-07:00</published><updated>2014-05-15T17:08:23.544-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="agama yang benar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="akhlaq"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti belahan hati"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti cinta"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti mahabbah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="arti seorang istri"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="budi perkerti"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cermin diri manusia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dicintai"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="jati diri manusia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saranghae"/><title type='text'>Mencari Cinta Sejati</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak jalan yang ditempuh para pencari cinta sejati guna menemukan jodohnya, tetapi banyak juga yang sebenarnya keliru namun tidak disadari. &amp;nbsp;Ketika semuanya telah terjadi dan punya anak, tidak ada lagi perasaan salah, &amp;nbsp;karena &amp;nbsp;proses adaptasi yang kuat sehingga terperangkap dalam subjektifitas posisinya. Kesalahan dalam memilih calon pasangan hidup itu terletak pada beberapa hal, seperti motivasi, jalan yang ditempuh, dan pandangan hidup yang mendasari penilaiannya. Yang lebih krusial sebenarnya persoalan cinta yang dianggap sama dengan birahi alias nafsu, justru menjadi faktor dominan dalam memilih calon pasangan, sehingga &amp;nbsp;mengalahkan &amp;nbsp;pendekatan intlektual dan spiritual. Padahal pendekatan terahir inilah justru lebih sempurna, tetapi kebanyakan para pencari cinta sejati tidak &amp;nbsp;sanggup untuk menjangkaunya, bahkan dianggapnya &amp;nbsp;kontra produktif terhadap intlektualitas, apa lagi terhadap dorongan syahwatnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-WNl4G3exuYk/U3VVSBPXDdI/AAAAAAAACoY/EJV4ukxl5Hc/s1600/248451_3908269798315_1802283531_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-WNl4G3exuYk/U3VVSBPXDdI/AAAAAAAACoY/EJV4ukxl5Hc/s1600/248451_3908269798315_1802283531_n.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pandangan yang keliru menyebabkan remaja tidak memiliki standar dan neraca keseimbangan bagi pasangan atau &lt;i&gt;kafa’ah &lt;/i&gt;atau se-&lt;i&gt;kufu&lt;/i&gt;&amp;nbsp;yang mengakibatkan terjadinya beberapa kemungkinan buruk dalam keluarga, yaitu ketidak harmonisan yang berujung perceraian, keturunan yang rusak atau tidak terbangunnya agama dalam keluarga, dan yang lebih parah adalah terjadinya poligami tanpa alasan yang mendasar, yang menjatuhkan nilai tertinggi poligami dalam syariat agama Islam.&lt;/div&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;&quot;Dunia penuh perhiasan, dan perhiasan yang paling indah adalah wanita shalihah.&quot; (Hadits riwayat Imam Muslim)&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keluarga sakinah sangat didambakan oleh siapa pun di dunia ini. Namun, faktanya lebih banyak bertolak belakang dengan apa yang kita idam-idamkan: kekecewaan, sakit hati, dan keputusasaan. Hingga kerap timbul pertanyaan, apakah saya salah pilih? atau dia bukan jodoh saya? Padahal Allah SWT menciptakan sesuatu berpasang-pasangan.&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Wanita itu dikawini karena empat hal: pertama karena kecantikannya, &amp;nbsp;kedua karena &amp;nbsp;hartanya, ketiga karena nasabnya dan keempat karena agamanya, maka pilihlah karena agamanya, hidupmu akan bahagia” &amp;nbsp;(HR Bukhari dan Muslim)&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Urutan ”cantik, harta, nasab dan agama” adalah cara bicara Nabi Muhammad SAW. sesuai naluri lawan bicaranya yaitu para pemuda, sehingga cantik menjadi urutan pertama, padahal &amp;nbsp;urutan dimaksud sebenarnya &lt;i&gt;mafhum-&lt;/i&gt;nya dibalik, yaitu “agama, nasab, kedudukan/harta, baru kecantikan”. Bahkan Rasulullah SAW melarang dan mengancam &amp;nbsp;laki-laki yang memilih wanita bukan karena agama:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Jangan kalian mengawini wanita karena kecantikannya, bisa jadi kecantikannya akan membuatnya sombong. Dan jangan pula karena hartanya, bisa jadi kekayaannya membuat dia melawan, tetapi kawinilah wanita karena agamanya. Sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lagi pesek namun beragama &amp;nbsp;itu lebih baik.”&lt;/i&gt;(HR Ibnu Majah)&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Agama yang dimaksud bukan hanya ilmu agama &lt;i&gt;(knowledge)&lt;/i&gt; &amp;nbsp;tapi &lt;i&gt;dzaatuddin&lt;/i&gt;, atau memiliki kesadaran agama. Pilihan agama berada pada peringkat tertinggi karena; meyakini bahwa perjodohan yang ia alami adalah pilihan Tuhan yag terbaik, sehingga akan berusaha menjaganya, menyelesaikan semua masalah melalui ajaran agama, dan dapat menerima kenyataan hidup dalam rumah tangga dengan modal keyakinan terhadap janji Tuhan sehingga konsekwensinya harus kuat bertawakkal. Kedua; taat kepada suaminya selama pasangannya itu tidak maksiat kepada Allah; &amp;nbsp;ketiga; menjaga diri dan harta suaminya, dengan menahan diri dengan tidak belanja sesuatu yang tidak dalam prioritas atau kurang bermanfaat bagi keluarganya. Keempat; berusaha memberikan kasih sayang kepada suami dengan mensyukuri dan merespon positif, apapun yang diberikan kepadanya &lt;i&gt;(mawaddah)&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-DmatVwmxF24/U3VWl2qBP3I/AAAAAAAACog/GAHK_b06v9Y/s1600/988290_4987394655762_1048144017_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-DmatVwmxF24/U3VWl2qBP3I/AAAAAAAACog/GAHK_b06v9Y/s1600/988290_4987394655762_1048144017_n.jpg&quot; height=&quot;266&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mencari gadis atau perempuan yang memiliki keempat potensi seperti itu bukan hal mudah, sehingga disamping mengenal betul kehidupan keluarganya, juga tidak dapat mengabaikan &amp;nbsp;pendekatan spiritual. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rahasia &amp;nbsp;perumpamaan ladang bagi wanita (Al Baqarah: 223) antara lain bahwa ladang lebih menentukan unggulnya bibit yang akan dilahirkan, daripada benihnya. Betapapun unggul benih, jika lahannya gersang, maka disamping akan banyak memakan biaya dan tenaga, juga tidak mampu menjamin keunggulan bibit yang akan terlahir dan menghasilkan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Wanita yang beragama itu mampu menggunakan sifat-sifat keibuannya hanya untuk membimbing anak-anaknya. Sifat keibuan &amp;nbsp;wanita ini biasanya didukung oleh dua hal, seperti wanita itu memiliki rasa cinta &amp;nbsp;lebih besar yang &amp;nbsp;karenanya besar pula pengorbanan demi anak-anaknya, kedua; &amp;nbsp;memiliki &amp;nbsp;kelembutan rasa yang karenanya anak-anak lebih dekat dan nyaman dalam kehangatan dekapannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dua sifat menonjol itu tidak dapat diganti oleh siapapun dan sangat diperlukan bagi pertumbuhan anak anak kita. Tetapi jika dua sifat itu tidak untuk anak-anaknya (keluar dari fitrah), maka efek negatifnya justru akan lebih besar. Seperti rasa cinta wanita terhadap harta, memiliki resistensi tinggi dalam persaingan hidup, atau jika kelembutan rasa yang dimiliki ibu &quot;cerewet&quot; itu untuk suami, maka akan sangat negatif. Ibu &quot;cerewet &quot;terhadap anak-anaknya sangat positif, sedang &amp;nbsp;cerewet terhadap suami menjadi sebaliknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adapun memilih wanita karena keturunan yang baik, keuntungannya antara lain, adalah; ia memiiki &amp;nbsp;genetika yang sangat potensial untuk dibentuk menjadi manusia yang baik, kedua; memiliki sifat-sifat yang telah dibentuk oleh lingkungannya, ketiga; mendapatkan do’a dari nenek moyangnya yang memungkinkan hati menjadi lunak untuk mendapat bimbingan agama dan kebanaran.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memilih wanita karena kedudukan atau kekayaan pada umumnya, boleh juga sebagai alasan. Sebab, kedudukan dan kekayaan (yang wajar) itu berkaitan dengan kecerdasan, pengetahuan dan ketrampilan, Kedua, kedudukan juga berkaitan dengan etika, budi pekerti yang tinggi, menjaga adat istiadat dan tata pergaulan, serta ia berbudaya. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedang &amp;nbsp;memilih wanita karena kecantikannya tidak ada kelebihan kecuali kecantikan itu sendiri. Namun catatan saya, kalau dapat yang cantik ya harus bersyukur &lt;i&gt;alhamdulillah&lt;/i&gt;. Zaman sekarang &lt;i&gt;trend-&lt;/i&gt;nya, cowok &lt;i&gt;so-so&lt;/i&gt; alias &lt;i&gt;gak begitu ngganteng&lt;/i&gt; lebih banyak diserbu cewek cantik, sedangkan cowok &lt;i&gt;ngganteng&lt;/i&gt; banyak yang menyerbu cewek yang tidak begitu cantik alias &lt;i&gt;so-so&lt;/i&gt;, namun yang lebih parah lagi, cowok &lt;i&gt;ngganteng&lt;/i&gt; zaman sekarang ada juga yang suka dengan sesama cowok, &lt;i&gt;na&#39;udzubillah tsumma na&#39;udzubillah&lt;/i&gt;. Jangan sampai kita ini seperti kaum nabi Luth karena legalisasi homoseksual dan lesbian, Okay?&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/6434361487694832386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=6434361487694832386&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/6434361487694832386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/6434361487694832386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/mencari-cinta-sejati.html' title='Mencari Cinta Sejati'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-WNl4G3exuYk/U3VVSBPXDdI/AAAAAAAACoY/EJV4ukxl5Hc/s72-c/248451_3908269798315_1802283531_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-6170954070055961818</id><published>2014-05-12T18:05:00.000-07:00</published><updated>2014-05-12T18:05:25.350-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="awal ramadhan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="awal syawwal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="rukyat"/><title type='text'>Ramadhan 2014 Syamsiyah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun 2014, awal puasa pada bulan Ramadhan 1435 Hijriyah kemungkinan akan berbeda lagi antara Muhammadiyah dan Pemerintah. Muhammadiyah sudah mengumumkan bahwa puasa pertama pada Sabtu 28 Juni 2014. Sedangkan shalat tarwih pertama menurut PP Muhammadiyah dilakukan Jumat 27 Juni 2014. Awal Ramadhan 2014 Syamsiyah akan berbeda dengan perhitungan menurut NU dan pemerintah. Karena waktu matahari terbenam setengah derajat, dan mustahil untuk di rukyat, maka kemungkinan akan menambah 1 hari (istikmal). Mereka akanb baru shalat tarawih perdananya 28 Juni.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-x--_1XgmkM8/U3FvhvjSbrI/AAAAAAAACoI/JCR18RbVWWs/s1600/DSC_1138.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-x--_1XgmkM8/U3FvhvjSbrI/AAAAAAAACoI/JCR18RbVWWs/s1600/DSC_1138.JPG&quot; height=&quot;261&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Menanti Rukyatul Hilal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perbedaan awal Ramadhan 2014 tak ditapik Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thonas Djamaluddin. Menurutnya pada tanggal 27 Juni 2014, bulan masih sangat rendah, hampir mustahil bisa dilihat melalui metode rukyat. Sehingga kemungkinan pemerintah dan ormas yang menggunakan metode rukyat seperti Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan awal atau 1 Ramadhan 1435 H/2014 M jatuh pada 29 Juni 2014.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adapun 1 Syawal 1435 diprediksi bakal jatuh serentak pada hari Senin 28 Juli 2014. Pemantauan bulan untuk penetapan 1 Syawal (lebaran) berada di atas 3 derajat sehingga memungkinkan dilakukan pengamatan langsung atau rukyat. Sehingga 1 Syawal diperkirakan jatuh pada 28 Juli. Demikian juga Muhammadiyah sudah lebih dulu memutuskan 1 Syawal jatuh pada 28 Juli. Sehingga lebaran tahun ini Insya Allah akan kompak pada 28 Juli 2014.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selamat menanti bulan suci Ramadhan 1435 Hijriyah.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/6170954070055961818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=6170954070055961818&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/6170954070055961818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/6170954070055961818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/ramadhan-2014-syamsiyah.html' title='Ramadhan 2014 Syamsiyah'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-x--_1XgmkM8/U3FvhvjSbrI/AAAAAAAACoI/JCR18RbVWWs/s72-c/DSC_1138.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-4982284477443901650</id><published>2014-05-12T08:23:00.000-07:00</published><updated>2014-05-12T18:07:23.586-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kangen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saranghae"/><title type='text'>Tanpamu - Lirik Lagu</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lirik Tanpamu - Vierratale adalah salah satu dari &lt;i&gt;single&lt;/i&gt; yang saya suka dari group musik anak muda ini, kombinasi Kevin Aprilio yang agak &#39;bersinggunggan&#39; dengan beberapa kesamaan sentuhan group musik Indonesia &lt;i&gt;killing me inside&lt;/i&gt;&amp;nbsp;sehingga ada sedikit growling di akhir lagu. Ini yang berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya. Kisah lagunya sih gak jauh jauh dari putus cinta, gak bisa bersama, dan ikhlas lah, tak akan berpaling lagi walaupun itu menyesakkan. Buat widikidiw, &lt;i&gt;thank you so much&lt;/i&gt; telah menyanyikan lagu dalam single ini, maaf saya hanya embed lagunya yang ada di soundclound dan seperti yang lainnya ini adalah khusus untuk didengarkan disini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-LiDIh8VNR_A/U3DnB18ohnI/AAAAAAAACn4/mueX6zarca0/s1600/widivierra.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-LiDIh8VNR_A/U3DnB18ohnI/AAAAAAAACn4/mueX6zarca0/s1600/widivierra.JPG&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Widi - Vierratale Vocalist&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;setahun kita sudah menjalani semua&lt;br /&gt;kau masih tak berubah, keras tanpa bicara&lt;br /&gt;aku harus meninggalkan dirimu yang tak mungkin&lt;br /&gt;(tak mungkin) menjadi milikku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ini semua harus ku lalui&lt;br /&gt;mungkin ini semua harus ku jalani&lt;br /&gt;aku rela takkan berpaling (takkan berpaling)&lt;br /&gt;kini aku akan menjalani hidupku tanpamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidupku tanpa kamu memang tak ada rasanya&lt;br /&gt;tapi bagaimanapun juga aku harus bertahan&lt;br /&gt;aku harus meninggalkan dirimu yang tak mungkin&lt;br /&gt;(tak mungkin) menjadi milikku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ini semua harus ku lalui&lt;br /&gt;mungkin ini semua harus ku jalani&lt;br /&gt;aku rela takkan berpaling (takkan berpaling)&lt;br /&gt;kini aku akan menjalani hidupku tanpamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ini semua harus ku lalui&lt;br /&gt;mungkin ini semua harus ku jalani&lt;br /&gt;aku rela takkan berpaling (takkan berpaling)&lt;br /&gt;kini aku akan menjalani hidupku tanpamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe frameborder=&quot;no&quot; height=&quot;166&quot; scrolling=&quot;no&quot; src=&quot;https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/139645528&amp;amp;color=ff5500&amp;amp;auto_play=false&amp;amp;hide_related=false&amp;amp;show_artwork=true&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/4982284477443901650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=4982284477443901650&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/4982284477443901650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/4982284477443901650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/lirik-tanpamu-vierratale-adalah-salah.html' title='Tanpamu - Lirik Lagu'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-LiDIh8VNR_A/U3DnB18ohnI/AAAAAAAACn4/mueX6zarca0/s72-c/widivierra.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Jakarta, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.2087634 106.84559899999999</georss:point><georss:box>-6.4613213999999992 106.5228755 -5.9562054 107.16832249999999</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-3659303900888933502</id><published>2014-05-05T19:19:00.000-07:00</published><updated>2014-05-05T19:19:00.049-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="aku bukan superman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="alvinburhani"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="izinkanlah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kangen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="saranghae"/><title type='text'>Video Klip Keluarga</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berikut ini adalah beberapa video clip yang dibintangi oleh anggota keluarga atau sekedar snap shoot kejadian kejadian usil untuk membuat suasana lebih bernuansa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;270&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/E6ggoQXZvWw&quot; width=&quot;480&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/BJxvUiUEt14&quot; width=&quot;459&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/pk_rHH1IcmQ&quot; width=&quot;459&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; src=&quot;//www.youtube.com/embed/09yofMwTVfc&quot; width=&quot;459&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tak banyak yang istimewa disini, namun terima kasih telah melihat video klip kami dan semoga bermanfaat atau menjadi inspirasi buat yang lainnya untuk lebih kreatif.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/3659303900888933502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=3659303900888933502&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3659303900888933502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/3659303900888933502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/video-klip-keluarga.html' title='Video Klip Keluarga'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5848060834379409204.post-2905586362815770250</id><published>2014-05-04T04:57:00.000-07:00</published><updated>2014-05-04T04:57:45.401-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemilu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pemimpin"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="presiden indonesia"/><title type='text'>Memilih Presiden Republik Indonesia</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-qmBnTw3_NPc/U2YqyYR0mWI/AAAAAAAAClg/pdDUBMp3VTU/s1600/baba+&amp;amp;+pak+karno.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-qmBnTw3_NPc/U2YqyYR0mWI/AAAAAAAAClg/pdDUBMp3VTU/s1600/baba+&amp;amp;+pak+karno.JPG&quot; height=&quot;200&quot; width=&quot;193&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ketika Harry Truman menjabat sebagai presiden Amerika pada tahun 1947, saat itu, Truman mencanangkan kebijakan bernama &lt;i&gt;containment policy&lt;/i&gt; (strategi pembendungan). Kebijakan ini diterapkan Truman guna mencegah meluasnya pengaruh komunisme di dunia yang kala itu didominasi oleh Uni Soviet dan China. Amerika Serikat memberikan dua opsi kepada negara-negara di dunia, “Bergabung dengan Kami” atau “Anda Adalah Musuh Kami”, dan tidak ada kata tidak memilih. Tak heran bila gerakan Non-Blok yang dianut oleh Indonesia dan banyak negara di Asia-Afrika lainnya, tidak disukai Amerika. Lebih dari itu, gerakan Non-Blok adalah ancaman bagi Amerika.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Meskipun berjudul membendung komunis, tetapi yang digulingkan justru negara-negara dengan pemimpin bergaya nasionalis kerakyatan. Umumnya, pemimpin nasionalis kerakyatan ini mempunyai kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat seperti tanah untuk rakyat, nasionalisasi perusahaan asing, pendidikan gratis hingga universitas, dan undang-undang tenaga kerja yang pro-buruh. Amerika dan beberapa negara-negara Eropa sekutunya yang memiliki aset di bidang perminyakan dan pertambangan di berbagai negara Asia-Afrika, merasa terancam dengan kebijakan para pemimpin berhaluan nasionalis kerakyatan ini. Jalan satu-satunya bagi Amerika untuk melanggengkan kekuasaannya adalah dengan menggulingkan para pemimpin berhaluan nasionalis kerakyatan dan menggantinya dengan orang-orang yang menguntungkan Amerika.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;Beberapa pemimpin berhaluan nasionalis kerakyatan yang berhasil tumbang oleh Amerika, di antaranya adalah presiden Indonesia Soekarno, presiden Cile Salvador Allende, presiden Guatemala Jacobo Arbenz Guzman, perdana menteri Iran Muhammad Mossadeq, dan masih banyak lagi.&amp;nbsp;Amerika sebagai sebuah negara adidaya tidak dapat dipungkiri memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan berbagai negara di dunia. Ada yang mampu bertahan dari gempurannya, tetapi tidak sedikit yang akhirnya kalah dan terjajah secara ekonomi dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap pemimpin Indonesia nanti yang akan terpilih dalam Pilpres 2014 adalah dia yang mau melanjutkan apa yang menjadi impian &lt;i&gt;founding father&lt;/i&gt; Republik Indonesia seperti Ir. Soekarno dengan prinsip trisaktinya, yaitu: bebas dalam berpolitik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian di bidang budaya. Saya pesimis dengan Jokowi namun saya tidak terlalu optimis dengan Prabowo Subianto. Kalau ARB, haduuh, tagihan kita saja di perusahaannya Bakrie Brothers saja masih belum dibayar hingga saya tulis di blog ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alvinburhani.blogspot.com/feeds/2905586362815770250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5848060834379409204&amp;postID=2905586362815770250&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/2905586362815770250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5848060834379409204/posts/default/2905586362815770250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alvinburhani.blogspot.com/2014/05/memilih-presiden-republik-indonesia.html' title='Memilih Presiden Republik Indonesia'/><author><name>Muhammad Burhanuddin</name><uri>https://plus.google.com/101207688833789207597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-iGosL2iZ8yw/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACno/ClV8myu_w68/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-qmBnTw3_NPc/U2YqyYR0mWI/AAAAAAAAClg/pdDUBMp3VTU/s72-c/baba+&amp;+pak+karno.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>