<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Musik Gendeng</title>
	<atom:link href="https://musikgendeng.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://musikgendeng.wordpress.com</link>
	<description>Just share all about music :D</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Apr 2012 10:41:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='musikgendeng.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/a049aa109c46e5b6525f6db5be741e05c0b2074a14549af2426247ef8f219179?s=96&#038;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Musik Gendeng</title>
		<link>https://musikgendeng.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://musikgendeng.wordpress.com/osd.xml" title="Musik Gendeng" />
	<atom:link rel='hub' href='https://musikgendeng.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Sepatu Unik Yang Bisa Untuk Mendengarkan Lagu</title>
		<link>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/09/sepatu-unik-yang-bisa-untuk-mendengarkan-lagu/</link>
					<comments>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/09/sepatu-unik-yang-bisa-untuk-mendengarkan-lagu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[iphenkgendeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 10:40:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://musikgendeng.wordpress.com/?p=134</guid>

					<description><![CDATA[      Sepatu Unik Yang Bisa Memutar Lagu – sepatu yang berfungsi sebagai alas kaki mengalami inovasi sesuai denga trend yang ada. Selain sebagai fungsinya kini hadir sepatu yang mengeluarkan musik, tidak harus melalui handphone, televise atau radio. Waw sungguh mengejutkan bukan ? Sepatu ini hasil karya yang unik dari lima siswa kelas 10 SMA ”MIMI” [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/musik.jpg"><img class="aligncenter" src="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/musik.jpg?w=320&#038;h=239" alt="" width="320" height="239" border="0" /></a></p>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><strong>     </strong></em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><strong>Sepatu Unik Yang Bisa Memutar Lagu – </strong>sepatu yang berfungsi sebagai alas kaki mengalami inovasi sesuai denga trend yang ada. Selain sebagai fungsinya kini hadir sepatu yang mengeluarkan musik, tidak harus melalui handphone, televise atau radio. Waw sungguh mengejutkan bukan ? Sepatu ini hasil karya yang unik dari lima siswa kelas 10 SMA ”MIMI” School. Berawal dari keinginan agar bisa berolahraga lebih asyik dengan mendengarkan musik, kelima siswa tersebut, yakni diantaranya Ryan Yurisananda, Andri, Kevin, Frandi dan Wahyu membuat inovasi sepasang sepatu unik yang bisa dipakai untuk mendengarkan musik. Karena zaman sudah canggih maka sepatu ini bisa memutar musik dari </em></span><em>hasil bluetooth.<span id="more-134"></span></em></p>
<p><em>Beberapa waktu lalu sepasang sepatu kets berwarna hitam elegan dicoba dipakai salah seorang penciptanya, Ryan Yurisananda. Ryan menunjukkan sebuah speaker berbentuk bulat yang terpasang di sebelah kanan sepatu. Dari pengeras suara mini ini bisa terdengar musik yang menemani pemakainya dalam beraktivitas. Musik ini dari hasil bluetooth yang tersimpan di dalam sepatu. Mungkin harus berhati – hati saat memakai sepatu ini apalagi dengan air.</em></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Selain untuk mendengarkan musik, inovasi lainnya yaitu mereka menambahkan sebuah laci kecil di bagian bawah sepatu untuk menyimpan sesuatu. Inovasi cerdik para siswa ini merupakan hasil serapan mereka atas pengembangan diri dari program Science Club yang diajarkan di sekolah. Alangkah bangganya jika Bangsa kita ini dipenuhi oleh generasi penerus yang pintar dan kreatif.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Ryan, Andri, Kevin, Frandi dan Wahyu lalu mencoba menjabarkan pelajaran sekolah dalam bentuk yang lebih kreatif. Tidak hanya lima siswa ini saja yang unjuk kreativitas inovasi di “MIMI” School. Sepertinya memang perlu sekali diterapkan beberapa pelajaran yang memicu para siswa untuk berpikir kreatif seperti MIMI school ini.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Dalam School Exhibition yang digelar selama dua hari, mulai 28-29 Januari 2012, hampir semua siswa “MIMI” School, mulai Playgroup, TK, SD, SMP hingga SMA semuanya membuat karya inovasi masing-masing. Kreativitas ini tak hanya berupa karya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) ataupun science saja, melainkan juga dalam banyak bidang lainnya.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Jika bangsa Indonesia ini dipenuhi oleh generasi penerus yang pintar dan kreatif bisa berdampak yang positif sekali. Misalnya jika ada yang kreatif dan membuka usaha sendiri, tentu akan terciptanya lapangan kerja baru dan pengangguran di Negeri kita tercinta ini sedikit demi sedikit akan berkurang.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><br />
</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><a title="sumber" href="http://www.modecantik.com/sepatu-unik-yang-bisa-terdengar-lagu/" target="_blank">sumber</a></em></span></p>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/09/sepatu-unik-yang-bisa-untuk-mendengarkan-lagu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/d0cd93e805ec7232ddc9d64c6162f64e8510c56b50c21cb474eac7b12eae9076?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iphenkgendeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/musik.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Musik Pop</title>
		<link>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/03/sejarah-musik-pop/</link>
					<comments>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/03/sejarah-musik-pop/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[iphenkgendeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 04:59:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[genre]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://musikgendeng.wordpress.com/?p=126</guid>

					<description><![CDATA[Sejarah Musik Pop Musik populer atau Musik pop adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyak bersifat komersial. Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan Thomas Edison, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia. Sejarah Musik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><em>Sejarah Musik Pop</em></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><br />
</em></span></p>
</div>
<div>
<p><a href="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/unduhan.jpg?w=225"><img src="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/unduhan.jpg?w=225" alt="" border="0" /></a></p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><br />
</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Musik populer atau Musik pop adalah nama bagi <a title="Aliran musik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aliran_musik">aliran-aliran</a> <a title="Musik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Musik">musik</a> yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyak bersifat komersial.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan <a title="Thomas Edison" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thomas_Edison">Thomas Edison</a>, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia.</em></span></p>
<p><span id="more-126"></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Sejarah Musik Pop Indonesia</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Perjalanan karir koes plus</em></span></p>
</div>
<div>
<p><a href="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg"><img data-attachment-id="127" data-permalink="https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/03/sejarah-musik-pop/qqqq/" data-orig-file="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg" data-orig-size="260,194" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="koes plus" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg?w=260" data-large-file="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg?w=260" class="alignnone size-full wp-image-127" title="koes plus" src="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg?w=614" alt=""   srcset="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg 260w, https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg?w=150&amp;h=112 150w" sizes="(max-width: 260px) 100vw, 260px" /></a></p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari kelompok “Koes Bersaudara”. Koes Bersaudara menjadi pelopor musik pop dan rock ‘n roll, bahkan pernah dipenjara karena musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Dari Koes Bersaudara menjadi Koes Plus</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Dari kelompok Koes Bersaudara ini lahir lagu-lagu yang sangat populer seperti “Bis Sekolah”,“ Di Dalam Bui”, “Telaga Sunyi”, “Laguku Sendiri” dan masih banyak lagi. Satu anggota Koes Bersaudara, Nomo Koeswoyo keluar dan digantikan Murry sebagai drummer. Walaupun penggantian ini awalnya menimbulkan masalah dalam diri salah satu personalnya yakni Yok yang keberatan dengan orang luar. Nama Bersaudara seterusnya diganti dengan Plus, artinya plus orang luar: Murry.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Sebenarnya lagu-lagu Koes Bersaudara lebih bagus dari segi harmonisasi ( seperti lagu “Telaga Sunyi”, “Dewi Rindu” atau “Bis Sekolah”) dibanding lagu-lagu Koes Plus. Kelompok Koes Plus dimotori oleh almarhum Tonny Koeswoyo (anggota tertua dari keluarga Koeswoyo). Koes Plus dan Koes Bersaudara harus dicatat sebagai pelopor musik pop di Indonesia. Sulit dibayangkan sejarah musik pop kita tanpa kehadiran Koes Bersaudara dan Koes Plus.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Tradisi membawakan lagu ciptaan sendiri adalah tradisi yang diciptakan Koes Bersaudara. Kemudian tradisi ini dilanjutkan Koes Plus dengan album serial volume 1, 2 dan seterusnya. Begitu dibentuk, Koes Plus tidak langsung mendapat simpati dari pecinta musik Indonesia. Piringan hitam album pertamanya sempat ditolak beberapa toko kaset.</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Kiblat Musik Pop Indonesia</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Dengan adanya tuntutan dari produser perusahaan rekaman maka group-group lain yang “seangkatan” seperti Favourites, Panbers, Mercy’s, D’Lloyd menjadikan Koes Plus sebagai “kiblat”, sehingga group-group ini selalu meniru apa yang dilakukan Koes Plus, pembuatan album di luar pop Indonesia, seperti pop melayu dan pop jawa menjadi trend group-group lain setelah Koes Plus mengawalinya. “Seandainya kelompok ini lahir di Inggris atau AS bukan tidak mungkin akan menggeser popularitas Beatles”</em></span></p>
</div>
<div>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em>Pada tahun 1972-1976 udara Indonesia benar-benar dipenuhi oleh lagu-lagu Koes Plus. Baik radio atau orang pesta selalu mengumandangkan lagu Koes Plus. Barangkali tidak ada orang-orang Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak mengenal Koes Plus. Kapan Koes Plus mengeluarkan album baru selalu ditunggu-tunggu pecinta Koes Plus dan masyarakat umum.</em></span></p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><br />
</em></span></p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><em><a title="sumber" href="http://asiarblydiaapriani.wordpress.com/sejarah-musik-pop/" target="_blank">sumber</a></em></span></p>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/04/03/sejarah-musik-pop/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/d0cd93e805ec7232ddc9d64c6162f64e8510c56b50c21cb474eac7b12eae9076?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iphenkgendeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/unduhan.jpg?w=225" medium="image" />

		<media:content url="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/04/qqqq.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">koes plus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Musik Rock</title>
		<link>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/29/sejarah-musik-rock/</link>
					<comments>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/29/sejarah-musik-rock/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[iphenkgendeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2012 14:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[genre]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://musikgendeng.wordpress.com/?p=122</guid>

					<description><![CDATA[  Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik. Bunyi khas dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"> <a href="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg"><img data-attachment-id="123" data-permalink="https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/29/sejarah-musik-rock/rock_hand2/" data-orig-file="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg" data-orig-size="299,341" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="rock_hand2" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg?w=263" data-large-file="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg?w=299" class="alignnone size-medium wp-image-123" title="rock_hand2" src="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg?w=263&#038;h=300" alt="" width="263" height="300" srcset="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg?w=263 263w, https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg?w=132 132w, https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg 299w" sizes="(max-width: 263px) 100vw, 263px" /></a></p>
<p>Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik.<br />
Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. Disamping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock &#8220;mempunyai tiga chords, bakcbeat yang konsisten dan mencolok dan melody yang menarik&#8221;.<span id="more-122"></span><br />
Pada akhir tahun 60-an dan awal 70-an, musk rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion. Pada tahun 70an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk, dan musik latin. Juga di tahun 70an, rock berkembang menjadi berbagai subgenre (sub-kategori) seperti soft rock, glam rock, heavy metal, hard rock, progressive rock, dan punk rock. Sub kategori rock yang mencuat ditahun 80an termasuk New Wave, hardcore punk dan alternative rock. Pada tahun 90an terdapat grunge, Britpop, indie rock dan nu metal.</p>
<p>Sebuah kelompuk pemusik yang mengkhususkan diri memainkan musik rock dijuluki rock band atau rock group (grup musik rock). Rock group banyak yang terdiri dari pemain gitar, penyanyi utama (lead singer), pemain gitar bass, dan drummer (pemain drum), membentuk sebuah quartet. Beberapa group menanggalkan satu atau dua posisi di atas dan/atau menggunakan pennyanyi utama sebagai pemain alat musik disamping menyanyi, membentuk duo atau trio. Group lainnya memiliki pemusik tambahan seperti dua rhythm gitar dan atau seorang keyboardist (pemain kibor). Agak lebih jarang, penggunaan alat musik bersenar seperti biola, cello atau alat tiup seperti saksofon, trompet atau trombon.</p>
<p>Berikut beberapa aliran besar dalam musik rock<br />
Hard Rock<br />
Genre musik rock yang berakar pada musik pertengan 60a yaitu garage dan psychedelic rock dan banyak keterpengaruhan dari musik blues. Hard rock banyak didominasi oleh gitar elektrik, bas gitar dan drum. Peran gitaris biasanya terbagi dua yaitu lead guitar dan rythm guitar, lead guuitar akan menampilkan guitar solo pada beberapa bagian dari lagu sedangkan peran rythm guitar lebih sebagai pelengkap lead guitar. Bas gitar dan drum berfungsi untuk membangun struktur dari musik hard rock itu sendiri. Beberapa grup musik hard rock terkemuka seperti : AC/DC, AC/DC, Aerosmith, The Who, Thin Lizzy, Guns N&#8217; Roses, Nazareth, Van Halen dan Kiss sedangkan grup musik seperti led zeppelin dan deep purple adalah &#8220;pelintas batas&#8221; antara hard rock dan heavy metal</p>
<p>Heavy Metal<br />
Sebenarnya hard rock dan heavy metal tidak beda jauh dalam hal bermusik makanya banyak pelintas batas antara keduanya, musik heavy metal hanya lebih cepat dalam musiknya. Musik ini dipelopori oleh led zeppelin, deep purple dan black sabbath. penerusnya seperti Judas Priest, Iron maiden, metallica, megadeth, Slayer, W.A.S.P, dll. Ciri tema dari lirik heavy metal adalah tentang sex, kekerasan, fantasi dan mistis.</p>
<p>Punk Rock<br />
Aliran ini lebih pada pemberontakan anak muda terhadap kemapanan. punk rock lebih pada idiologi daripada kemampuan bermusik, seperti kalo kita mendengarkan lagu2nya sex pistols yang sangat ancur dan tanpa harmonisasi bahkan dalam pertunjukan live nya sering basnya diganti dibelakang layar karena pemain aslinya biasanya teler berat dan udah pasti sangat ngawur sekali banget-banget. Pelopor musik ini adalah Ramones, Sex Pistols, dan The Clash penerusnya banyak sekali di era 2000an kayak green day tapi kurang liar.</p>
<p>Glam Metal<br />
Sering juga disebut sebagai Hair Metal karena kecenderungan dari personil band nya yang berambut panjang dan gaya berpakaiannya yang glamour dan make up nya. secara musik glam metal gak beda jauh dengan heavy metal hanya saja ada perbedaan dalam lirik yang lebih cenderung hedonistik seperti masalah sex, minuman dan obat. Grup band yang masuk ke aliran ini adalah motley crue, deff lepard, quiet riot, dokken, twisted sister,poison, cinderella,warrant, bon jovi dll.</p>
<p>Banyak lagi aliran dalam rock yang belum dibahas tapi nanti akan terlalu panjang dan membosankan, intinya adalah dengan mengetahui sejarah dan filosofi dari musik membuat kita tidak langsung serta merta memproklamirkan sebuah lagu menjadi masuk ke dalam musik rock seperti lagu isabella karya search, sebuah lagu melayu yang dibalut distorsi gitar. Juga jangan sampai di ledek &#8220;muka kencang (sangar), musik kendor (merintih-rintih).</p>
<p><a title="sumber" href="http://www.indofanster.org/t2918-sejarah-dan-pengertian-musik-rock-m" target="_blank">sumber</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/29/sejarah-musik-rock/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/d0cd93e805ec7232ddc9d64c6162f64e8510c56b50c21cb474eac7b12eae9076?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iphenkgendeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/rock_hand2.jpg?w=263" medium="image">
			<media:title type="html">rock_hand2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Chord Guitar Ayu Ting Ting</title>
		<link>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/28/chord-guitar-ayu-ting-ting/</link>
					<comments>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/28/chord-guitar-ayu-ting-ting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[iphenkgendeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 11:17:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kord Gitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://musikgendeng.wordpress.com/?p=87</guid>

					<description><![CDATA[Intro: Bm Bm asiknya asiknya sik asik asik sik asik sik asik sik asik sik asik G                Em      F# asiknya asiknya sik asik asik Bm                   Em sik asik sik asik kenal dirimu A                  D sik asik sik asik dekat denganmu G                Em         F# terasa di hati berbunga-bunga setiap bertemu Bm                    Em sik asik sik asik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>Intro: Bm</div>
<p>Bm<br />
asiknya asiknya sik asik asik<br />
sik asik sik asik sik asik sik asik<br />
G                Em      F#<br />
asiknya asiknya sik asik asik</p>
<p>Bm                   Em<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A                  D<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G                Em         F#<br />
terasa di hati berbunga-bunga setiap bertemu</p>
<p>Bm                    Em<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A                  D<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G                  Em<br />
ah aku berharap semoga kamulah<br />
F#                      Bm<br />
yang akan menjadi, jadi pacarku</p>
<p>Bm<br />
awal pertama jumpa denganmu<br />
Em<br />
membuat hatiku melayang<br />
A<br />
kau panah aku dengan pesonamu<br />
Bm<br />
sehingga tercuri hatiku</p>
<p>Bm<br />
kau buat aku jadi salah tingkah<br />
Em<br />
saat kau tanya siapa namaku<br />
A<br />
dan tak asing kah, dan secepat itu<br />
Bm<br />
ku bisa dekat dengan dirimu</p>
<p>A           D<br />
tapi malu untuk ku akui<br />
A                 D<br />
ini cinta yang pertama<br />
A              D<br />
ku rasakan indahnya jatuh cinta<br />
G                    F#<br />
dan hatiku jadi deg-degan i`m falling in love</p>
<p>Bm                   Em<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A                  D<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G                Em         F#<br />
terasa di hati berbunga-bunga setiap bertemu</p>
<p>Bm                    Em<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A                  D<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G                  Em<br />
ah aku berharap semoga kamulah<br />
F#                      Bm<br />
yang akan menjadi, jadi pacarku</p>
<p>Bm<br />
asiknya asiknya sik asik asik<br />
Bm<br />
asiknya asiknya sik asik asik (i’m falling in love)</p>
<p>A           D<br />
tapi malu untuk ku akui<br />
A                 D<br />
ini cinta yang pertama<br />
A              D<br />
ku rasakan indahnya jatuh cinta<br />
G                    F#<br />
dan hatiku jadi deg-degan i`m falling in love</p>
<p>Bm                   Em<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A                  D<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G                Em         F#<br />
terasa di hati berbunga-bunga setiap bertemu</p>
<p>Bm                    Em<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A                  D<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G                  Em<br />
ah aku berharap semoga kamulah<br />
F#<br />
yang akan menjadi, jadi pacarku</p>
<p>Int: F#m G A G</p>
<p>Cm                   Fm<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A#                  D#<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G#                Fm         G<br />
terasa di hati berbunga-bunga setiap bertemu</p>
<p>Cm                    Fm<br />
sik asik sik asik kenal dirimu<br />
A#                  D#<br />
sik asik sik asik dekat denganmu<br />
G#                 Fm<br />
ah aku berharap semoga kamulah<br />
G                      Cm<br />
yang akan menjadi, jadi pacarku</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/28/chord-guitar-ayu-ting-ting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/d0cd93e805ec7232ddc9d64c6162f64e8510c56b50c21cb474eac7b12eae9076?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iphenkgendeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Alat Musik Drum</title>
		<link>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/28/sejarah-alat-musik-drum/</link>
					<comments>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/28/sejarah-alat-musik-drum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[iphenkgendeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 10:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://musikgendeng.wordpress.com/?p=77</guid>

					<description><![CDATA[Sejarah drum dimulai dengan munculnya peradaban manusia. pukulan drum telah dikaitkan dengan kelahiran manusia. drum adalah salah satu jenis alat musik yang du pakai di hutan.juga disebut membranophone, berarti sebuah alat yang membuat suara dari selaput yang berkepanjangan dan mengesankan dengan beberapa jenis objek, biasanya sebuah lengkung stick. Drum terdiri dari hollowed out potong (disebut tubuh), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;">Sejarah drum dimulai dengan munculnya peradaban manusia. pukulan drum telah dikaitkan dengan kelahiran manusia. drum adalah salah satu jenis alat musik yang du pakai di hutan.juga disebut membranophone, berarti sebuah alat yang membuat suara dari selaput yang berkepanjangan dan mengesankan dengan beberapa jenis objek, biasanya sebuah lengkung stick.</span></p>
<p><a href="http://pandri-16.blogspot.com/2011/11/sejarah-adanya-alat-musik-drum-di-dunia.html">Drum </a>terdiri dari hollowed out potong (disebut tubuh), yang memanjang pada ujung drum, dan tombol tuning atau pasak yang stiffens atau loosens selaput yang berbeda untuk mencapai nada. YAng mengahsilkan suara saat kita bermain drum adalah pada saat kita memukul gendang selaput tersebut.</p>
<p><a href="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/images1.jpg"><span style="color:#000000;font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><img src="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/images1.jpg?w=400&#038;h=240" alt="" width="400" height="240" border="0" /></span></a></p>
<p><span id="more-77"></span></p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;">Drum kit yang pertama kali dikembangkan karena pertimbangan ruang dan keuangan di bioskop di mana drumer didorong untuk menutupi bagian perkusi sebanyak mungkin. Sampai saat itu, drum dan simbal dimainkan secara terpisah dalam militer dan pengaturan musik orkestra. Awalnya, drumer memainkan bass dan snare drum dengan tangan, kemudian di tahun 1890-an mereka mulai bereksperimen dengan footpedals untuk memainkan bas drum. William Ludwig membuat pedal bass drum sistem dapat dilaksanakan pada tahun 1909, membuka jalan untuk drum modern.</span></p>
<p>Pada Perang Dunia I drum kit yang ditandai dengan berbaris sangat besar bass drum dan banyak item digantung pada perkusi dan sekitarnya, dan mereka menjadi bagian sentral dari musik jazz. Hi-hat berdiri muncul sekitar 1926. Logam konsol dikembangkan untuk terus cina tom-tom, dengan ayunan keluar adalah singkatan dari snare drum dan simbal. Di atas konsol adalah “alat” (disingkat menjadi “perangkap”) nampan digunakan untuk menyimpan peluit, klaxons, dan cowbells, sehingga drum kit yang dijuluki “jebakan kit.”</p>
<p>Pada tahun 1930-an, Ben Duncan dan lain-lain dipopulerkan efisien kit perangkap yang mengarah ke empat dasar standar sepotong drum: bass, snare, tom-tom, dan lantai tom. Dalam waktu kakinya dipasang ke lantai yang lebih besar tom, dan “consolettes” yang dirancang untuk terus tom-tom kecil pada bass drum. Pada tahun 1940-an, mempelopori Louie Bellson menggunakan dua bass drum, atau double bass drum. Gene Krupa drumer pertama untuk memimpin orkestra sendiri dan menyodorkan drum ke dalam spot light dengan solo drum, yang lain akan segera mengikuti memimpin . Dengan pengaruh dari rock and roll, sebuah daerah aliran sungai saat terjadi antara tahun 1962 dan 1964, ketika Surfaris dirilis “Wipe Out” dan ketika Ringo Starr dari The Beatles memainkan Ludwig kit di televisi Amerika; legiun peristiwa yang termotivasi untuk mengambil drum.</p>
<p>Kecenderungan menuju drum besar kit di Rock musik dimulai pada tahun 1960-an dan mendapatkan momentum pada tahun 1970an. Pada tahun 1980-an, sangat populer seperti drumer Billy Cobham, Carl Palmer, Nicko McBrain, Phil Collins, Stewart Copeland dan mungkin terutama Neil Peart yang menggunakan sejumlah besar drum dan simbal dan juga mulai menggunakan drum elektronik. Pada 1990-an dan 2000-an, banyak pemain drum dalam musik populer telah kembali kembali ke dasar empat potongan drum standar.</p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Georgia, 'Times New Roman', serif;"><a title="sumber" href="http://pandri-16.blogspot.com/2011/11/sejarah-adanya-alat-musik-drum-di-dunia.html" target="_blank">sumber</a></span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://musikgendeng.wordpress.com/2012/03/28/sejarah-alat-musik-drum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/d0cd93e805ec7232ddc9d64c6162f64e8510c56b50c21cb474eac7b12eae9076?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iphenkgendeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://musikgendeng.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/images1.jpg?w=289" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
