<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827</id><updated>2009-11-07T16:55:18.999+07:00</updated><title type="text">Mae's Little Kitchen</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/" /><link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>209</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/MysLittleKitchen" type="application/atom+xml" /><feedburner:emailServiceId>MysLittleKitchen</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-5660865286918811885</id><published>2009-11-06T13:36:00.004+07:00</published><updated>2009-11-06T14:09:01.061+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ceritaku" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obrolan" /><title type="text">Madu Mongso</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat saya pertama kali memosting foto dan resep &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/11/cake-madu-mongso-sweet-fermented.html"&gt;cake madu mongso&lt;/a&gt;, beberapa kawan menanyakan pada saya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apa itu madu mongso ? Seperti apa bentuk dan rasanya ? Terbuat dari apa ?&lt;/span&gt; Saya cukup terkejut mendengarnya. Karena selama ini saya mengira madu mongso adalah kudapan/ jajanan yang sudah cukup di kenal di Indonesia. Akhirnya saya tergelitik untuk menulis sedikit mengenai madu mongso, sekedar perkenalan bagi yang belum tahu, tapi sebatas pengetahuan saya saja ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm1.static.flickr.com/204/4076389135_659fb67ee3.jpg" alt="Madu Mongso / Fermented Sweet Tidbits" width="336" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;" Madu mongso adalah makanan yang terbuat dari ketan hitam yang difermentasi selama 3 hari dan setelah itu dimasak dengan santan dalam kuali sampai lekat " &lt;/span&gt;( dikutip dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Madu_mongso"&gt;Wikipedia &lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya madu mongso adalah olahan berbahan dasar tape ketan hitam atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;peyeum&lt;/span&gt; ( Sunda ). Tape ini kemudian diproses lagi dengan dimasak dengan santan kental yang cukup banyak, ditambahkan gula jawa ( gula merah ) dan dimasak dalam waktu yang cukup lama hingga menjadi seperti pasta ( jenang ) yang manis, dan legit. Rasanya, tidak jauh beda dengan jenang pada umumnya. Hanya tidak sehalus dan selembut jenang karena butiran butiran biji ketan masih bisa dirasakan pada madu mongso. Setelah matang dan dingin, madu mongso kemudian dibungkus dengan kertas roti aneka warna yang menyerupai permen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3515/4079254129_9c8c9e2c2f.jpg" alt="Madu Mongso / Fermented Sweet Tidbits" width="336" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Biasanya madu mongso menjadi salah satu suguhan wajib saat Lebaran. Tapi saat ini madu mongso hampir dapat selalu ditemukan di beberapa daerah terutama di kota kota di Jawa Timur - Jawa Tengah sebagai oleh oleh ataupun bingkisan khas kota tersebut. Mengenai asal muasal kenapa di namakan Madu Mongso, saya sendiri belum menemukan jawabannya ( sudah coba cari di Google tapi tidak ketemu ). Saya juga belum menemukan resep yang sesuai untuk saya share disini. Masih belum pernah membuatnya sendiri. Apabila sudah, tentu akan saya share disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ini yang saya tahu tentang madu mongso. Semoga sekelumit informasi ini dapat memuaskan rasa ingin tahu teman teman yang sebelumnya memang masih asing dengan jajanan satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat !&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-5660865286918811885?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/5660865286918811885/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=5660865286918811885&amp;isPopup=true" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5660865286918811885" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5660865286918811885" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/11/madu-mongso.html" title="Madu Mongso" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-7041677010606859271</id><published>2009-11-04T20:03:00.006+07:00</published><updated>2009-11-06T10:52:45.104+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cake" /><title type="text">Cake Madu Mongso / Sweet Fermented Tidbits Cake</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan ini mood ku sedang sangat baik. Hampir semua yang kukerjakan, kulakukan dengan semangat. Alhamdulillah... Tidak terkecuali mood bereksperimen didapur. Bawaannya pengen nyobain resep resep yang aku browse di Google. Banana cake, bread pudding, es krim, sorbet, dan masih banyak lagi lainnya. Semua resep yang aku kumpulkan dalam bentuk print out dari internet. Semakin hari semakin menumpuk. Menunjukkan banyak sekali yang ingin segera kupraktekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, udara benar benar sedang tidak mendukungku. Hawa panas dan kering yang mendera kota Surabaya 3 bulan terakhir ini sungguh - akhirnya- benar benar membuat aku bertekuk lutut tak berdaya di dapur. Seperti yang sering kuceritakan sebelumnya, dapurku terletak dibagian paling belakang, semi outdoor. Pada siang hari, dapur adalah bagian yang paling kuat terpapar sinar matahari dibanding bagian lain dirumah. Inilah yang akhirnya membuat aktivitas didapur pada siang hari sedikit kurang nyaman karena 'hangat'nya suhu ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil waktuku di siang hari banyak terbuang dengan hanya berdiam diri di kamar. Temperatur a/c yang sudah ku set di titik terendah 18 derajat pun hanya terasa seperti hembusan kipas angin yang - sedikit- sejuk. Padahal biasanya pada titik temperatur 24 saja tubuh ku sudah tidak kuat menahan hawa 'dinginnya'. Tapi mau gimana lagi, mengeluh juga rasanya kurang bersyukur... Karena diluar sana masih banyak orang yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja dibawah terik matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saat berkunjung ke rumah keluargaku di Gresik, nenekku sedang membuat sewajan besar madu mongso. Tentu saja, saat akan kembali ke Surabaya, beliau tidak mengijinkan ku pulang tanpa membawa semangkuk besar madu mongso. Karena tak ingin membuat beliau kecewa, kuterima saja. Bisa ditebak, sesampai dirumah aku bingung sendiri bagaimana menghabiskan madu mongso sebanyak ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2513/4076585989_2c970e8ba9.jpg" alt="Dyptich - Madu Mongso" width="500" height="370" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Teringat salah satu edisi tabloid KoKi yang pernah memuat aneka resep berbahan dasar madu mongso. Langsung saja ku bongkar tumpukan tabloid - yang biasanya hanya kubuka buka tanpa membaca isinya - dibawah meja. Edisi demi edisi kuamati untuk mencari di edisi mana aku pernah menemukan kumpulan resep itu. Ha ha, memoriku berfungsi baik saat itu ( aku adalah seorang pengidap penyakit lupa yang cukup akut ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat ! Resep aneka modifikasi madu mongso itu dimuat disalah satu edisi. Ada 4 resep yang dimuat disana. Aku memilih salah satu yang paling mudah dan yang semua bahannya ada dirumah. Yup, pilihanku jatuh pada Roll Gulung Madu Mongso. Roll ??? Umm ... lihat saja nanti lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari kemarin - sama seperti siang siang sebelumnya - cuaca sangat 'cerah' dengan matahari yang bersinar menyilaukan. Cucian yang baru saja kujemur kering dalam waktu satu jam saja. Hmm... bagaimana dengan kita ? Semangat yang sudah ku himpun sejak pagi untuk bereksperimen di dapur, tiba tiba saja menciut sepulangnya aku dari menjemput putriku dan kemudian masuk ke dapur. Ya ampun, bahkan untuk bertahan 5 menit saja aku rasanya tak tahan... Jadilah, alih alih masuk dapur, aku - pada akhirnya - masuk kamar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menidurkan putriku, aku kembali membuka lembar demi lembar tabloid yang tergeletak diatas meja kamarku. Kembali ku baca resep yang sudah aku tandai. Kemudian berfikir sejenak. Tit ! Udahlah, bodo amat ama cuaca. Masih syukur dapurku ada atapnya. Sesaat kemudian aku sudah berdiri didapur, menyiapkan kitchen scale, mixer, bowl, tepung, telur dan bahan bahan kue lainnya, dalam keadaan - tentu saja - basah berkeringat !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha menyelesaikan resep ini dengan cepat. Maksudnya agar tidak berlama lama berada di luar ( dapur termasuk area 'luar' bagiku ). Sekitar 45 menit, cake sudah matang. Hmmm... mencium aromanya, seketika hawa panas dan gerah tidak lagi kurasakan.  Lega rasanya bila sudah menyalurkan 'hasrat' untuk bereksperimen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah ini, hasil perjuangan ku melawan panasnya cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2729/4074985728_b82c6e7a69.jpg" alt="Cake Madu Mongso / Fermented Sweet Tidbits Cake" width="338" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cake Madu Mongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;( Sumber : Tabloid KoKi dengan sedikit modifikasi )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 butir telur utuh&lt;br /&gt;50 gr gula pasir ( resep asli : 75 gr )&lt;br /&gt;1 sdt SP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 gr tepung terigu&lt;br /&gt;1 sdm susu bubuk&lt;br /&gt;1 sdm tepung maizena&lt;br /&gt;1/2 sdt garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 gr madu mongso / tape ketan hitam ( resep asli : 50 gr )&lt;br /&gt;75 gr mentega /margarin, lelehkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direction :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan loyang 22 x 22 x 4 cm, olesi mentega dan alasi dengan  kertas roti, olesi lagi dengan mentega, sisihkan. Atau bila ingin dibuat roll, bisa menggunakan loyang 27 x 27 x 3 cm. ( Karena ragu ragu dibuat roll, aku memutuskan dibuat cake potong aja. Lebih aman, hehehe.... mae )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panaskan oven hingga kurang lebih bersuhu 180 degC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campur semua bahan kecuali mentega dan madu mongso. Kocok dengan mixer kecepatan tinggi hingga kaku dan pucat. Masukkan madu mongso, kocok sebentar hingga rata. Terakhir tuangkan mentega lalu aduk perlahan - dengan gerakan melipat - hingga rata. Tuang dalam loyang dan oven hingga matang ( kurang lebih 15 menit di suhu 160 derajat celcius )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3495/4077393882_8881900e7f.jpg" alt="Dyptich - Madu Mongso" width="500" height="373" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Textur sedikit padat, lebih mirip butter-type cake timbang sponge-type cake. Mado mongsonya tidak terlalu berasa karena disamarkan oleh aroma butter yang lebih menonjol. Hmmm... sangat cocok di makan sebagai pendamping teh di pagi atau sore hari. Ohya, madu mongso dalam cake ini bisa diganti tape ketan hitam kalo mau. Karena berasal dari bahan dasar yang sama, aku rasa cocok cocok aja, bahkan mungkin akan lebih kuat aromanya bila menggunakan tape ketan hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau kebetulan dirumah punya persediaan madu mongso dan bingung mau diapakan, coba resep ini aja. Sekarang aku mo mikir lagi nih, gimana ngabisin sisa madu mongso yang - tetep aja - masih banyaaaak.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-7041677010606859271?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/7041677010606859271/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=7041677010606859271&amp;isPopup=true" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7041677010606859271" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7041677010606859271" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/11/cake-madu-mongso-sweet-fermented.html" title="Cake Madu Mongso / Sweet Fermented Tidbits Cake" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-6600619879137279266</id><published>2009-10-26T18:11:00.009+07:00</published><updated>2009-10-31T20:14:33.766+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obrolan" /><title type="text">Strawberry Sorbet made of Haan's Instant Ice Cream Powder</title><content type="html">Siapapun yang tinggal diwilayah Surabaya dan sekitarnya, pasti mengeluh akan panasnya cuaca di dua bulan terakhir ini. Tidak terkecuali saya. Memang, cuaca Surabaya sedang ganas ganasnya. Tak heran bila rasa haus sering melanda.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bila ada yang kenal dekat dengan saya, pasti  tahu bahwa saya adalah orang yang tidak terlalu banyak minum. Hanya kalau benar benar haus baru minum. Dan hausnya juga termasuk tidak terlalu sering. Tapi belakangan ini, stok es batu difreezer saya selalu penuh. Botol botol air dikulkas jangan sampai kosong. Dan anggaran belanja gula pasir juga mengalami peningkatan. Apalagi kalau bukan untuk menyediakan aneka es manis segar untuk menemani aktivitas siang hari dirumah. Atau sebagai bekal suami bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saat sedang berbelanja disebuah swalayan midi di dekat rumah. Saya menemukan produk instant ice cream powder. Awalnya sih tidak tertarik untuk membeli. Tapi mengingat  satu kotak strawberry segar yang sudah ngendon seminggu dikulkas, muncul niatan saya untuk mencoba 'mengawinkan' strawberry segar saya dirumah dengan bubuk es krim instan rasa stroberi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak begitu suka stroberi segar karena tidak tahan dengan rasa kecutnya. Jadi stroberi tersebut saya cincang dan kemudian dimasak dengan air gula yang lumayan pekat. Jadi seperti manisan stroberi gitu. Manisan ini kemudian saya simpan dikulkas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SueqzZicb8I/AAAAAAAABxM/uNPAZDjlTUg/s1600-h/IMG_7526-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SueqzZicb8I/AAAAAAAABxM/uNPAZDjlTUg/s400/IMG_7526-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397470478432235458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SueqzjD1ywI/AAAAAAAABxU/S2TFCRsY8F4/s1600-h/IMG_7527-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SueqzjD1ywI/AAAAAAAABxU/S2TFCRsY8F4/s400/IMG_7527-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397470480988228354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, saya coba membuat es krim dengan bubuk instan tadi. Tambahkan air dingin sesuai takaran lalu kocok selama beberapa menit hingga kental dan sedikit kaku. Saya tambahkan satu cup yoghurt strawberry untuk menambah kesegaran. Lalu saya masukkan manisan strawberry yang sudah disaring ( air gulanya bisa dibuat punch ). Aduk aduk dan diamkan dikulkas selama kurang lebih 8 jam atau hingga beku. Dari satu sachet bubuk es krim instan ini, bisa menghasilkan satu liter es krim siap santap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2667/4035882723_da10b08549.jpg" alt="Strawberry Sorbet" width="338" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hasil akhirnya memang ( sudah bisa dipastikan ) tidak akan selembut es krim buatan pabrik. Apalagi saya tidak menggunakan mesin khusus es krim dalam membuatnya. Teksturnya kasar karena terjadi pengkristalan meski tidak sampai keras. Lebih mirip dengan sorbet kalau menurut saya. Jadilah saya namakan ini Sorbet Stroberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagi saya, es krim jenis ini jauuuuh lebih memenuhi selera saya timbang es krim buatan pabrik yang lembut. Ya, mereka memang enak tapi tidak cukup enak untuk membuat saya menghabiskan 1 liter es krim dalam satu hari, seperti yang saya lakukan pada sorbet ini. Manisan strawberry yang saya tambahkan benar benar memberi sensasi tersendiri saat masuk kemulut. Butir butir biji strawberry masih terasa kasar saat digigit. Belum lagi sensasi kecut dari yoghurt, alamaaaak.... bikin hari yang panas itu menjadi terasa sejuk. Beruntungnya lagi, semua orang dirumah menolak sorbet ini, hmmm... sebuah keberuntungan atau sebuah kegagalan ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2485/4036631884_c31acf62e7.jpg" alt="Strawberry Sorbet" width="338" height="500" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-6600619879137279266?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/6600619879137279266/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=6600619879137279266&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/6600619879137279266" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/6600619879137279266" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/10/strawberry-sorbet-made-of-haans-instant.html" title="Strawberry Sorbet made of Haan's Instant Ice Cream Powder" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SueqzZicb8I/AAAAAAAABxM/uNPAZDjlTUg/s72-c/IMG_7526-1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-5437022483702232749</id><published>2009-10-22T11:02:00.002+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.067+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="non oven" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cake" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kue" /><title type="text">Brownies Kukus Pisang ( Banana Steamed Brownie )</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa minggu lalu, sepulang mudik dari Pulau Bangka, kakak iparku mampir kerumah membawakan beberapa oleh oleh. Salah satunya sesisir pisang kepok mentah yang masih sangat hijau. Pisangnya akhirnya kusimpan digudang dapur, sembari berpikir akan dijadikan apa nanti bila matang. Selain pisang goreng tentunya. Tapi pikiran tersebut ku abaikan saja karena kupikir, ah matengnya paling maish beberapa hari lagi. Santai santai aja lah...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, saat aku masuk kegudang dapur, aku terkejut melihat pisang yang malam sebelumnya berwarna hijau dan keras, sekarang berubah menjadi kuning dan lunak. Hah ?? Gak nyangka aja bisa matang dalam satu malam saja. Tapi karena belum ada ide mau diapain, jadi hari itu pisangnya tidak ku sentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sejak beberapa waktu lalu penasaran banget pengen berexperimen dengan pisang. Tapi diapain ? Dewa Google kayaknya menjadi satu satu nya tempat untuk mencari inspirasi. Siang itu, aku menyempatkan diri mencari berbagai resep resep cake berbahan dasar pisang. Banyak memang, tapi aku memilih beberapa diantaranya yang hasil akhirnya kira kira ( kubayangkan ) cocok dengan seleraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini lah hasil experimenku dengan pisang. Resepnya aku dapat dari &lt;a href="http://dapurveo.blogspot.com/2009/07/brownies-kukus-pisang.html"&gt;dapurVeo&lt;/a&gt; , tapi aku modifikasi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2538/4013382334_4d31b16077.jpg" alt="Steamed Banana Brownies" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Brownies Kukus Pisang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 butir telur&lt;br /&gt;50 gr gula pasir&lt;br /&gt;1/4 sdt garam&lt;br /&gt;1/2 sdt emulsifer&lt;br /&gt;75 gr tepung protein sedang&lt;br /&gt;15 gr coklat bubuk&lt;br /&gt;75 gr dark cooking coklat, potong-potong, lelehkan&lt;br /&gt;150 gr pisang ambon, haluskan ( aku pake pisang kepok matang, .. mae )&lt;br /&gt;40 ml minyak goreng&lt;br /&gt;1/2 sdt mocca pasta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara :&lt;br /&gt;Siapkan loyang 20x20, olesi margarin dan alasi dengan kertas kue. Panaskan kukusan. Campur coklat leleh dan minyak, aduk rata. Campur tepung terigu dan coklat bubuk, aduk rata, sisihkan semuanya.&lt;br /&gt;Kocok telur, gula, garam dan emulsifier hingga lembut dan mengembang. Masukkan pisang, kocok lagi. Tambahkan campurang tepung, aduk rata. Tuang pasta, aduk rata. Lalu tuang campuran coklat leleh, aduh hingga benar benar rata. Tuang dalam loyang, kukus kurang lebih 20 - 25 menit. Angkat, dinginkan dan hias sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : Kalo bener bener pengen kuat rasa pisangnya, bagi 2 adonan. Kukus 1/2 adonan pertama selama 10 menit, tata pisang yang diiris tipis memanjang ( or keju if you like, or both ! ) lalu tuang 1/2 adonan kedua, kukus hingga matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya cocok sama seleraku. Aroma pisang tersamarkan dengan aroma coklat. Secara aku ga begitu suka pisang yang diolah jadi kue kue, apalagi yang aromanya strong banget. Teksturnya sedikit padat tapi tetep empuk. Ratingnya : 4 stars.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-5437022483702232749?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/5437022483702232749/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=5437022483702232749&amp;isPopup=true" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5437022483702232749" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5437022483702232749" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/10/brownies-kukus-pisang-banana-steamed.html" title="Brownies Kukus Pisang ( Banana Steamed Brownie )" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-1276066672235446595</id><published>2009-10-22T10:38:00.003+07:00</published><updated>2009-11-02T17:37:58.114+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ceritaku" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obrolan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wiskul" /><title type="text">WisKul : Pecel Bratang Surabaya</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pecel sepertinya ada dimana saja disetiap bagian negeri ini. Mungkin suatu saat bisa jadi salah satu masakan khas Indonesia. Di Surabaya sendiri, nasi pecel hampir bisa ditemukan dimana saja. Di warung warung pinggir jalan, sampai direstoran restoran besar. Mulai dari harga kaki lima sampai harga bintang lima. Tapi tetap saja, masing masing nasi pecel punya ciri khas masing masing. Biasanya sih, ciri khas tertentu dibawa dari daerah tertentu, misal Madiun, Ponorogo, Kediri, dll. Salah satu pecel khas daerah yang paling populer di Indonesia adalah pecel Madiun. Meski dari satu daerah, pecel Madiun juga memiliki citarasa berbeda beda di setiap warung/ depot/ resto yang tersebar dalam kota.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu nasi pecel Madiun yang paling aku ( dan keluargaku ) gemari adalah Nasi Pecel Madiun Bratang. Diberi embel embel Bratang, karena lokasi warung kecilnya memang berada ditepi jalan Bratang Surabaya. Bersebelahan dengan pasar bunga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/St_YK6-P1XI/AAAAAAAABwQ/7Q_uGyY8UYQ/s1600-h/IMG_7457.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/St_YK6-P1XI/AAAAAAAABwQ/7Q_uGyY8UYQ/s400/IMG_7457.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395268560753775986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon warung ini sudah buka sejak suamiku masih berusia SD. Sekitar tahun 1989. Dan sudah menjadi favorit keluarga suami sejak dulu. Aku sendiri pertama kali mencicipi pecel disini sekitar tahun 2001-an, dan kebetulan juga cocok. Jadi tradisi keluarga suami diteruskan ke aku, hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa sih yang menjadikan pecel diwarung sederhana ini istimewa ? Hmm... masalah selera sih... Menu yang disediakan cukup standar yaitu, bali tahu telur, serundeng daging, tempe goreng, telur ceplok, sambel tumpang dan tak lupa peyeknya yang super renyah. Bumbunya kental, dan tidak eneg. Yang pasti, antrian pelanggan yang memenuhi warung kecil yang tutup tiap hari senin ini cukup menjadi bukti bahwa pecel disini memang istimewa. Bahasa kerennya, eksis deh... :D Dulu, warung ini dikelola oleh ibu pemilik warung, tapi sejak beberapa tahun lalu, pengelolaanya diteruskan pada anak anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/St_YaNMjwGI/AAAAAAAABwY/gZtE5LTefkw/s1600-h/IMG_7453.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/St_YaNMjwGI/AAAAAAAABwY/gZtE5LTefkw/s400/IMG_7453.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395268823343677538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau kapan kapan kebetulan lewat daerah sini, boleh deh mampir. Bukanya pagi - siang hari saja. Hari Senin warungnya tutup. Happy food hunting !!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-1276066672235446595?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/1276066672235446595/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=1276066672235446595&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1276066672235446595" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1276066672235446595" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/10/wiskul-pecel-bratang-surabaya.html" title="WisKul : Pecel Bratang Surabaya" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/St_YK6-P1XI/AAAAAAAABwQ/7Q_uGyY8UYQ/s72-c/IMG_7457.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-128950264046315607</id><published>2009-10-05T18:37:00.004+07:00</published><updated>2009-10-05T19:08:14.084+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="event" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="photography" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="step by step" /><title type="text">KBB #13 : 2nd Anniversary - Merah Putih !</title><content type="html">&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_ijVcUmX7ly0/SpXalFNCnjI/AAAAAAAACS4/AC6g7se5yPM/s1600/KBB%2313%2Blogo-320pxls.jpg" alt="[KBB#13+logo-320pxls.jpg]" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Last minute lagiiii... huaaaaa !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke oke, tarik napas dulu... hembuskan... lalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;" Met Ulang Taon Klub Berani Baking ! "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semoga tetep eksis, tetep kreatif, en so pasti tetep berani !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti tahun lalu, tantangan bulan September - Oktober yang bertepatan dengan ultah KBB, maka tantangannya diganti jadi lomba. Ada juri dan hadiahnya. Dan yang pasti temanya gak kalah menantang dengan tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema yang diangkat di ulang tahun yang ke dua ini adalah &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/2009/08/kbb-2nd-anniversary-competitions.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;MERAH PUTIH&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Hmmm... kedengaran sangat nasionalis sekali ya. Tapi justru kita harus bangga, karena ditengah banyak cobaan yang menimpa bangsa kita, kita bangsa Indonesia tetap harus jadi satu dari Sabang sampe Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung tentang cobaan dan musibah yang menimpa saudara kita saat ini, mari kita heningkan cipta sejenak dan mendoakan saudara saudara kita yang telah menjadi korban. Semoga mereka diberikan tempat yang layak disisi Nya, dan diangkat semua dosa dosanya. Al Fatihah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke laptop...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung bulan ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, sudah pasti kesibukan selalu mewarnai sejak awal hingga akhir bulan. Niat mengerjakan peer KBB jadi terpaksa ditunda hingga kesibukan sedikit berkurang. Eits. tapi tidak ada alasan untuk tidak ngerjain peer lo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada persiapan khusus untuk menyelesaikan peer kali ini. Ternyata menyisihkan waktu ditengah jadwal kegiatan yang cukup padat sangat membutuhkan perjuangan *lebay*. But I'll do my best. Meskipun hasilnya kurang maksimal - I know- tapi semua kukerjakan dengan niat tulus dari hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, untuk KBB tersayang, inilah persembahanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1. Cake Decorating &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari setelah lebaran, Alhamdulillah ada yang memberi sekotak brownies kukus.  Tanpa pikir panjang, bro-kus ini langsung kujadikan salah satu 'bahan' penunjang untuk menyelesaikan peerku. Niatnya pengen bikin dekorasi yang clean n simple. Semua cover serba putih, swirl kecil dan bunga gum paste kecil. Tapi apa daya, karena terburu buru dikejar pekerjaan lain yang sudah menunggu, hasilnya jauh dari apa yang ku bayangkan. Mungkin akan lebih rapi kalau pake fondant, tapi.... megang fondant aja belum pernah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cake icing menggunakan buttercream yang dilelehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2499/3983751750_0307f9b5fe.jpg" alt="KBB13" width="379" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Ssnhi0lJTFI/AAAAAAAABwA/Hmw35q870hM/s1600-h/steps1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 302px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Ssnhi0lJTFI/AAAAAAAABwA/Hmw35q870hM/s400/steps1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389086417471753298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My entry for cake decorating competition, kalau liat kategori penilaian yang ada &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/2009/08/kbb-2nd-anniversary-competitions.html"&gt;disini&lt;/a&gt;, duh rasanya gak masuk semua deh dalam penilaian... *pasrah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3184/3983752014_c6a1dcb103.jpg" alt="KBB13A" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2. Food Photography&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ya ? Gak ada ide sama sekali ! Hiks... Ini idenya dapat dari praline. Tapi yaa gini deh hasilnya, hihihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2606/3983752886_3e02f6f429.jpg" alt="KBB13B" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;My entry for Food Photography Competition...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, apapun hasilnya aku tetep bangga bisa ikut ngeramein ultah KBB tahun ini.  KBB, Teruslah berani !&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-128950264046315607?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/128950264046315607/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=128950264046315607&amp;isPopup=true" title="5 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/128950264046315607" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/128950264046315607" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/10/kbb-13-2nd-anniversary-merah-putih.html" title="KBB #13 : 2nd Anniversary - Merah Putih !" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_ijVcUmX7ly0/SpXalFNCnjI/AAAAAAAACS4/AC6g7se5yPM/s72-c/KBB%2313%2Blogo-320pxls.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-2060984820375978634</id><published>2009-08-20T10:41:00.000+07:00</published><updated>2009-08-20T10:42:29.793+07:00</updated><title type="text">Marhaban Yaa Ramadhan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2643/3838990384_4abcce30e5_o.jpg" alt="Marhaban yaa Ramadhan" width="540" height="863" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-2060984820375978634?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/2060984820375978634/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=2060984820375978634&amp;isPopup=true" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2060984820375978634" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2060984820375978634" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/08/marhaban-yaa-ramadhan.html" title="Marhaban Yaa Ramadhan" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-7453190204005902362</id><published>2009-08-05T11:01:00.005+07:00</published><updated>2009-08-05T20:37:34.546+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kue" /><title type="text">Pasta Panggang Cup</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebulanan ini rajin banget masuk dapur. Bukan karena kerajinan sih, tapi emang lagi banyak acara, baik acara keluarga, acara ulang tahun, maupun acara bersama teman teman yang mengharuskan aku masuk dapur untuk sekedar membuat buah tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira kira beberapa minggu yang lalu, mama minta dibuatkan bekal buat dibawa latihan tennis yang rencananya akan dibagi bagikan bersama rekan rekan mama. Karena mendadak, jadi aku sesuaikan dengan bahan yang ada dirumah. Ada macaroni, dan daging cincang. Ah cocok nih kalo diolah jadi macaroni panggang. Setelah melengkapi bahan dengan telur, susu dan bahan lainnya, mulai deh uplek uplek didapur. Macaroni panggangnya pake &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/06/suguhan-arisan-1-makaroni-schotel.html"&gt;resep ini,&lt;/a&gt; cuma pengen dimodifikasi dengan memisahkan sausnya dari pasta dan hanya menuang diatas macaroninya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah macaroni matang, dan siap dipanggang, tiba tiba mata ini tertuju pada bumbu kare instant yang sedang tergeletak tidak jauh dari kompor. Hmmm, tiba tiba terlintas ide bagaimana bila bumbu kare ini dimasukkan dalam saus ? Jadi macaroni panggang saus kare ? Gimana rasanya ya ? Beberapa menit kemudian tanpa berpikir panjang, satu sendok bumbu kare aku tambahkan kedalam saus bolognaise yang hampir jadi. Untung saja oregano belum aku masukkan, karena bila ikut dimasukkan juga maka rasa karenya akan berantakan karena bersaing dengan aroma oregano.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menuang saus dalam setiap cup dan menaburkan Kraft Quick Melt parut, macaroni pun siap dipanggang. Dan hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Dan inilah hasil experimenku hari itu, Macaroni Panggang Saus Kare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2461/3788699856_82f2dd8f1a.jpg" alt="Baked Macaroni Cup" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Macaroni Panggang Saus Kare&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur karena masih ada lebihan dari yang akan dibawa mama. Lebihan ini kemudian kujadikan buah tangan saat kopdar bersama mbak &lt;a href="http://elsyescook.blogspot.com/"&gt;Elsye&lt;/a&gt; yang kebetulan sedang dinas ke Surabaya. Wah senangnya bukan main. Soalnya dari dulu cuma bisa berangan angan, kapan ya bisa ketemuan sama ibu cantik yang pinter motret ini. Eh ternyata waktu berangan angan, sedang ada malaikat lewat, dan hari itu duduklah aku berhadap hadapan langsung dengan mbak &lt;a href="http://elsyescook.blogspot.com/"&gt;Elsye&lt;/a&gt;. Orangnya ramah, kalem dan cantik. Rasanya kurang waktu itu karena cuma sempet ngobrol kurang lebih satu jam. Ah, semoga suatu saat nanti bisa bertemu lagi dan melanjutkan obrolan kita yang kemarin ya mbak. It was a very pleasure moment to met you around.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnkSWEMHVoI/AAAAAAAABv4/kEpEY5SXMOw/s1600-h/5420_1179077242786_1403813088_30489235_644912_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 201px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnkSWEMHVoI/AAAAAAAABv4/kEpEY5SXMOw/s400/5420_1179077242786_1403813088_30489235_644912_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366340601279633026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oke lanjut lagi ya ceritanya, mumpung lagi gak males ngetik, hihihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tentang pasta panggang. Weekend kemarin suami berencana mengadakan acara piknik bareng bersama kawan kawan semasa sma dulu. Sekalian reunian gitu. Karena ini merupakan acara kekeluargaan ( maksudnya semua kawannya membawa keluarga ) rasanya kurang pantas kalo aku tidak membawa apa apa sebagai buah tangan. Berhubung tema nya piknik, outdoor pula jadi sebaiknya bekal yang dibawa yang praktis praktis aja tapi mengenyangkan. Maunya sih bikin macaroni pangggang saus kare lagi, tapi persediaan macaroni dan bumbu kare sudah habis. Belanja di minimart terdekat kok ya pada gak jual macaroni. Adanya spaghetti instan. Ya udah lah, gak ada rotan akarpun jadi. Karena ingat masih punya stok jamur kancing dirumah, jadi aku memilih spaghetti saus jamur untuk dibeli. Wah experimen lagi. Kok jadi ketagihan ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tidak ada perbedaan dengan cara membuat macaroni panggang saus kare kemarin. Masih dengan resep yang&lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/06/suguhan-arisan-1-makaroni-schotel.html"&gt; ini&lt;/a&gt; ( udah kadung cocok ). Sausnya tetap aku pisahin dari spaghettinya. Dan saus jamur yang disertakan dalam kemasan spaghetti instan, aku tambahkan pada saus bolognaisenya. Kali ini kutambahkan oregano dan dry herbs. Wah lupa beli kejunya. Eh tapi masih nyimpen parmesan yang dikasi tetangga kemaren ( makasih jeng R ), ya udah atasnya ditaburin parmesan parut ajah. Bikin rasanya makin gurih. En, taraaa... ini lah Spaghetti Panggang saus Jamur ala chef Mae ( Farah Quinn mode on :D ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2433/3790542833_f92fa3d083.jpg" alt="Baked Spaghetti Cups" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2603/3790543075_5ea23000bc.jpg" alt="Baked Spaghetti Cups" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Spaghetti Panggang Saus Jamur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pendamping spaghetti panggang ini, aku buatkan sus vla dan petit four ( dari olahan rhumballs ). Semua bekal sudah siap, and we were ready to had a picnik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 menit menjelang berangkat, kami mendapat kabar bahwa piknik dibatalkan karena banyak yang berhalangan hadir dengan alasan kesehatan. Oalaah... ya wis gak papa, ni kue jadi rejekinya para tetangga deh kalo gitu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-7453190204005902362?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/7453190204005902362/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=7453190204005902362&amp;isPopup=true" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7453190204005902362" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7453190204005902362" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/08/pasta-panggang-cup.html" title="Pasta Panggang Cup" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnkSWEMHVoI/AAAAAAAABv4/kEpEY5SXMOw/s72-c/5420_1179077242786_1403813088_30489235_644912_n.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-5036477685829935059</id><published>2009-07-31T19:14:00.004+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.067+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="event" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="KBB" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="step by step" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kue" /><title type="text">KBB #12 : ( Cheesy ) Savoury Souffle</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLnTjwndrI/AAAAAAAABvo/Qc2EqNiC_qA/s1600-h/kbb12logo.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 126px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLnTjwndrI/AAAAAAAABvo/Qc2EqNiC_qA/s200/kbb12logo.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364604429354366642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Hua... huaa.. huaaa chiuuuuuw* Ya ampun, dah lama bener ya nih blog ku terlantarkan, sampe berdebu gini. Ck.. ck.. ck...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya wis lah. Yang penting sekarang dah ku update kaaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke seperti biasa, 2 bulan sekali, it's KBB timeeee !! Kloneng kloneng *ya ampun sekalinya muncul kok jadi lebay gini yah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema bulan ini cukup menantang dan sekalipun belum pernah aku coba. Kalo denger dan liat penampakannya dimajalah majalah sih dah sering. Eh malah jadi tantangan KBB bulan ini. Yup, tantangan bulan ini adalah Savoury Souffle. Hmmm... konon sih berasal dari Le France alias negara Perancis, lengkapnya nih ada &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/2009/06/kbb-12-savoury-baking.html"&gt;disini&lt;/a&gt;. Wuiiih... gimana rasanya ya ?? Ya makanya ini mau dicoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Cheese Souffles &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: The Perfect Cookbook by David Herbert. Penguin Books Australia Ltd 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingredients/Bahan-bahan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;100g unsalted butter / mentega tawar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;½ cup plain (all-purpose) flour / tepung terigu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;300ml milk / susu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;1 cup grated cheddar / cheddar parut &lt;/li&gt;&lt;li&gt;2 Tbs / sdM freshly grated parmesan / parmesan parut &lt;/li&gt;&lt;li&gt;½ tsp Dijon mustard / mustard Dijon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;( pake mustard biasa, ..mae )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pinch / sejumput cayenne pepper&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ( skip, ga punya, ..mae )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4 eggs / telur, separated / pisahkan &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Directions/Cara Pembuatan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Preheat the oven to 190C (375F, Gas Mark 5). Grease and lightly flour six ½-cup-capacity souffle dishes.&lt;br /&gt;Panaskan oven suhu 190C (375F, Gas Mark 5). Minyaki/olesi mentega dan taburkan tepung loyang souffle dengan kapasitas ½ cup sebanyak 6 buah. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Melt butter in a small saucepan over low heat. Add the flour and cook, stirring constantly, for 1 minute. Gradually add the milk and whisk continuously over medium heat until the mixture is smooth, thickens and comes to the boil. Allow to cool for 5 minutes.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLmOu5pFBI/AAAAAAAABvY/f4q8xUi2n8g/s1600-h/step+kbb12_1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 303px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLmOu5pFBI/AAAAAAAABvY/f4q8xUi2n8g/s400/step+kbb12_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364603246934037522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelehkan mentega di panci kecil dengan api kecil. Tambahkan tepung lalu masak sambil diaduk-aduk selama 1 menit. Tambahkan susu sedikit demi sedikit dan whisk terus menerus dengan api sedang hingga adonan lembut, mengental dan mendidih. Biarkan dingin sejenak selama 5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLmPE7VXrI/AAAAAAAABvg/VacJkq4Gi18/s1600-h/step+kbb12_2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 353px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLmPE7VXrI/AAAAAAAABvg/VacJkq4Gi18/s400/step+kbb12_2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364603252846714546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Transfer the mixture to a bowl and stir in the cheddar, parmesan, mustard and cayenne pepper. Mix well. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pindahkan adonan ke dalam mangkuk dan masukkan keju cheddar, parmesan, mustard dan cayenne pepper. Aduk rata. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lightly beat the egg yolks and add these to the cheese mixture. Mix well. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kocok ringan kuning telur dan masukkan ke dalam adonan keju. Aduk rata. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;With an electric mixer, whisk the egg whites in a clean bowl until firm peaks form. Fold a quarter of the whites through the cheese mixture to slacken it slightly, then gently fold through the remaining whites. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kocok putih telur menggunakan electric mixer hingga mencapai firm peak. Masukkan seperempat adonan putih telur ke dalam adonan keju untuk sedikit 'melemaskan' adonan, lalu masukkan sisanya perlahan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Spoon the mixture into the prepared dishes and bake for 20-25 minutes, or until risen and golden. Don't be tempted to open the oven until the souffles have risen. Serve immediately. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sendokkan adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan lalu panggang selama 20-25 menit, atau hingga mengembang naik dan kecoklatan. Jangan tergoda untuk membuka oven sebelum souffles betul-betul sudah mengembang/naik. Hidangkan segera.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Review :&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Aku bikin setengah resep ajah. Stepnya ikutin sesuai resep, cuma ada yang kelewatan. Mustardnya lupa dimasukin ! Huaaaa... padahal ntu yang bikin huendang bok. Tapi ya wis lah, ya begini ini klo lagi banyak &lt;strike&gt;cucian&lt;/strike&gt; kerjaan, pikirannya suka kemana mana, gak fokus sama yang dikerjain *ngeles*&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ngovennya pake suhu 200 degC, selama hampir 25 - 30 menit. Jadinya pas 3 cup. Untung aja deh cangkir dirumah oven safe, jadi bisa diberdayakan. Mo beli ramekin kok ya gak nemu nemu, klo pake alufoil kurang cakep ah. Bisa ilang deh kesan 'glamour'nya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2498/3775003900_a2085d9fb5.jpg" alt="KBB #12 : Cheesy Savoury Souffle" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Paling seru waktu motret. Kejar kejaran sama waktu. Soalnya hanya dalam waktu beberapa detik saja, permukaanya yang membumbung tinggi itu langsung ciuuuut, kempes. Kalo dah ciut, gantian ngambil cup berikutnya yang masih seger didalam oven. Makanya settingnya cuma satu, mo nyoba beberapa setting ya gak keburu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3465/3774199483_4bd8486374.jpg" alt="KBB #12 : Cheesy Savoury Souffle" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Waktunya incip incip. Sendokan pertama, yang terasa adalah..... PANAS !!! Main pede aja langsung masukin mulut, abis itu langsung melet melet. Setelah menunggu beberapa menit sampai panasnya berkurang, akhirnya Souffle siap masuk mulut lagi, dan rasanya, hmmm... ternyata enaaak ! *ini gak lebay loh ya* Bagi yang belum pernah ngicipin, tektur luar nya agak mirip kulit sus tapi dalemnya lebih lembut dan gurih. Aaaah, kebayang deh klo ada cincangan seledri, jamur dan ayam didalamnya. Pasti lebih maknyuss. Patut dicoba lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Horeeeee lulus !&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnQ_EmiDRnI/AAAAAAAABvw/uQ6XilIniJo/s1600-h/KBB-12+Lulus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 74px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnQ_EmiDRnI/AAAAAAAABvw/uQ6XilIniJo/s320/KBB-12+Lulus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364982404400498290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-5036477685829935059?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/5036477685829935059/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=5036477685829935059&amp;isPopup=true" title="10 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5036477685829935059" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5036477685829935059" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/07/kbb-12-cheesy-savoury-souffle.html" title="KBB #12 : ( Cheesy ) Savoury Souffle" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SnLnTjwndrI/AAAAAAAABvo/Qc2EqNiC_qA/s72-c/kbb12logo.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-6203984127688913986</id><published>2009-07-06T19:34:00.004+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.068+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="serba goreng" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="non oven" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kue" /><title type="text">Jamur Tiram Goreng Krispi</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagi lagi, lagi lagi, nyobain resep&lt;a href="http://kedaikuistanaku.blogspot.com/"&gt; tetangga&lt;/a&gt;. Yah, emang Ibu yang penuh obsesi satu ini punya banyak ide yang bisa dijadikan inspirasi di dapur. Dibilang latah, gak papa deh... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;*peace mbak R !*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kali ini nyoba bikin Jamur Goreng Krispi sendiri. Setelah mencicipi Jamur Crispy yang sedang menjadi primadona jajanan khususnya di mall mall, saya baru mengetahui bahwa jamur, khususnya jamur tiram putih bisa diolah menjadi kudapan ringan yang enak sekali. Apalagi saya termasuk salah satu penggemar junk food a la mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir pekan yang lalu, saya sempatkan mencoba membuatnya sendiri berdasarkan resep yang diposting beliau &lt;a href="http://kedaikuistanaku.blogspot.com/2009/06/kriuk-jamur-tiram.html"&gt;disini&lt;/a&gt;. Makasih banget sharingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuatnya ternyata mudah sekali. Asal semua step diikuti dengan benar, maka tidak akan menemui kesulitan dalam membuatnya... Dan ini lah hasil percobaan saya, taraaa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SlHy-1MxqNI/AAAAAAAABvI/5pVSjxYMwKw/s1600-h/jamur+krispi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SlHy-1MxqNI/AAAAAAAABvI/5pVSjxYMwKw/s400/jamur+krispi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355328593166706898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Udah ? Segini aja postingnya ? Hihihi, iya deh timbang gak di update sama sekali, lama lama ikut jamuran blog tercintaku ini... Thanks for coming !&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-6203984127688913986?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/6203984127688913986/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=6203984127688913986&amp;isPopup=true" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/6203984127688913986" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/6203984127688913986" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/07/jmur-tiram-goreng-krispi.html" title="Jamur Tiram Goreng Krispi" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SlHy-1MxqNI/AAAAAAAABvI/5pVSjxYMwKw/s72-c/jamur+krispi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-1573296594316373115</id><published>2009-06-04T17:44:00.005+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.068+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cake" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kue" /><title type="text">Linda Collister's Espresso Brownies</title><content type="html">&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;I put my credits to my superkind neighbor, &lt;a href="http://kedaikuistanaku.blogspot.com/"&gt;Mrs. Rachmah&lt;/a&gt; who shared this recipe belongs to Linda Collister. Which has written on her precious book, BROWNIES.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SieoIhtvO7I/AAAAAAAABuM/SCpCGLUqlEY/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 129px; height: 129px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SieoIhtvO7I/AAAAAAAABuM/SCpCGLUqlEY/s400/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343424347341011890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;Minggu ini, semangat baking sedang &lt;em&gt;on the mood&lt;/em&gt;. Jadi pengennya masuk dapur en nguplek nguplek mixer dan bowl yang udah lumayan lama duduk manis di lemari. Jadi target hari ini adalah Espresso Brownies yang pernah diposting &lt;a href="http://kedaikuistanaku.blogspot.com/2008/11/espresso-brownies.html"&gt;disini &lt;/a&gt;sama Jeung Rachmah.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kenapa brownies ini ? Karena dulu aku sempat dikasi testernya sama mbak Rachmah, dan sungguh rasanya memikat hati. Setelah sekian lama, akhirnya baru hari ini berani nyoba sendiri. Dan hasilnya, wah sungguh bikin tambah jatuh cinta.&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;So, for the die-for-chocolaters, I recomended this recipe !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3595/3595104922_9217d23f24.jpg" alt="Linda Collister's Espresso Brownies" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Espresso Brownies&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Source : Linda Collister's Brownies Book&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ingredients :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;230 gr Good quality plain chocolate ( aku pake Milk Cooking Chocolate, dilelehkan, ..mae )&lt;br /&gt;115 gr unsalted butter, softened&lt;br /&gt;300 gr caster sugar&lt;br /&gt;5 large free range eggs, lightly beaten&lt;br /&gt;4 tablespoons, strong espresso coffee, room temperature ( aku pake 4 bungkus instant coffee, larutkan dengan 1 sdm air panas,..mae )&lt;br /&gt;70 gr plain flour&lt;br /&gt;70 gr cocoa powder, plus extra for dusting ( cuma pake 50gr, .. mae )&lt;br /&gt;15 gr susu bubuk full cream ( ngikut mbak Rachmah,.. mae )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direction :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan loyang : alasi dengan kertas roti dan olesi dengan margarin. Panaskan oven hingga mencapai suhu 160 - 165 Celcius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kocok butter dan gula hingga lembut, sisihkan. Kocok telur dengan ringan menggunakan mixer sampai berbusa ( sengaja ngocoknya cuma bentar biar gak terlalu encer, sekitar 1 menit aja, high speed ). Masukkan kocokan butter+gula kedalam kocokan telur, kocok sebentar hanya hingga rata. Tambahkan larutan kopi, kocok hingga rata. Masukkan tepung, coklat bubuk dan susu, aduk rata. Lalu tuang coklat cair, dan aduk kembali hinga benar benar rata. Tuang pada loyang 20x20x4 cm ( aku pake loyang 22x22x4 jadi agak rendah ), panggang dalam oven suhu 160-165 degC selama 35-45 menit atau hingga matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit cerita saat pengovenan. Brownies aku panggang dalam oven suhu 165 C selama 40 menit. Saat waktunya habis, aku coba tusuk pake tusuk gigi dan ternyata bagian tengah masih basah. Akhirnya suhu aku naikkan menjadi 185 C dan kuteruskan memanggang selama 15 menit. 5 menit pertama permukaan tiba tiba naik dan mengelembung, permukaan juga retak retak. Sesudah matang, aku cek ternyata tepat pada bagian tengah tektur benar2 padat seperti fudge. Tapi sekelilingnya pas, baik tekstur dan rasanya. Jadi aku menyimpulkan bahwa, suhu yang sesuai tidak selalu sama pada oven yang berbeda. Dan bagian tengah yang memadat, mungkin diakibatkan pemanasan kurang saat awal pemanggangan. Jadi kenali benar ovenmu.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3639/3595110112_d97cdde521.jpg" alt="Linda Collister's Espresso Brownies" width="375" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku cuma bisa bilang, &lt;em&gt;this is trully a sinful food thingy but this is exactly what I need for a weight gaining&lt;/em&gt; *LOL*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I also sent the last picture for &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://jugalbandi.info/2009/05/click-june-2009-stacks/"&gt;Click Event this month : Stacks&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; as my entry.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_9IAdSr75p7E/SieJMljmwLI/AAAAAAAAA2o/x0YNajXU8-c/s1600-h/announcement-2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 137px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_9IAdSr75p7E/SieJMljmwLI/AAAAAAAAA2o/x0YNajXU8-c/s200/announcement-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343390332231270578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-1573296594316373115?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/1573296594316373115/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=1573296594316373115&amp;isPopup=true" title="7 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1573296594316373115" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1573296594316373115" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/06/linda-collisters-espresso-brownies.html" title="Linda Collister's Espresso Brownies" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SieoIhtvO7I/AAAAAAAABuM/SCpCGLUqlEY/s72-c/images.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-2138335332831592641</id><published>2009-05-30T17:14:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.068+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="event" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="KBB" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cake" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="step by step" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kue" /><title type="text">KBB #11 : Ontbijtkoek</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh8-Pg_2AoI/AAAAAAAABts/Lh9n-vQVX-A/s1600-h/KBB11logo-MayJune09.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 126px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh8-Pg_2AoI/AAAAAAAABts/Lh9n-vQVX-A/s320/KBB11logo-MayJune09.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341056119361372802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanpa terasa, &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/"&gt;KBB&lt;/a&gt; sudah memasuki putaran ke sebelas. Tantangan ke tiga ditahun ketiga. Dan tantangan ke delapan buat aku. Wow. Sudah genap setahun aku gabung di KBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ini, tantangannya begitu mudah. Selain resepnya yang simpel, pembuatannya juga sangat mudah dan cepat. Aku doyaaan banget ama kueh ini. Meski begitu, tetep aja ngerjainnya mepets deadline. Hehe, sudah tradisi kayaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu berlama lama ya, berikut ini laporanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KBB Challenge # 11 : Ontbijtkoek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3403/3572411545_8393f54bc5.jpg" alt="KBB #11 : Ontbijtkoek" width="343" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Onbitjkoek&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Sumber: Kue-Kue Indonesia. Yasa Boga-PT Gramedia Jakarta. 2007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125g gula palem/gula merah&lt;br /&gt;5 kuning telur&lt;br /&gt;3 putih telur&lt;br /&gt;campur rata 125g tepung terigu, 1 sdt peres kayumanis bubuk, ½ sdt pala bubuk, ¼ sdt cengkih bubuk&lt;br /&gt;50g kenari, iris tipis untuk taburan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh9B3tNHR4I/AAAAAAAABuE/erK4O9xNYN8/s1600-h/Copy+of+step-onbekuk_wm.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 356px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh9B3tNHR4I/AAAAAAAABuE/erK4O9xNYN8/s400/Copy+of+step-onbekuk_wm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341060108367906690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3342/3573217838_7114067b7d.jpg" alt="KBB #11 : Ontbijtkoek" width="379" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kocok kuning telur dan putih telur, gula palem sampai kental dan naik. Masukkan campuran tepung ke dalam kocokan telur, aduk rata. Tuang ke dalam loyang roti (loaf) yang sudah dialas dengan lapisan kertas yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung. Panggang kurang lebih 20 menit (setengah matang). Taburi irisan kenari. Panggang terus sampai matang, angkat. Potong menurut selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua proses aku ikuti sesuai resep. Karena memang tidak ada yang perlu di modifikasi lagi. Aku buat setengah resep, dan hasilnya lumayan banyak lo. Dapet satu loyang loaf oval. Cukup lah untuk aku sekeluarga. Kalo bikin satu resep takut kalo gak habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3635/3578174958_9d14642056.jpg" alt="KBB #11 : Ontbijtkoek" width="343" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Saatnya mencicipi. Dari segi rasa, rempahnya tajem banget tapi aku suka. Bener bener suka. Dari segi tekstur, agak sedikit lebih seret dari &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/06/suguhan-arisan-3-onbijkoek-cake-aroma.html"&gt;Ontbijtkoek yang biasa aku buat&lt;/a&gt; . Hal ini tentu karena pada resep ini tidak menggunakan lemak ( mentega/ margarin ). Tapi masih enak untuk dinikmati bersama secangkir teh hangat. Hmmm.... nyaman sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3344/3578174852_12cb1f16e9.jpg" alt="KBB #11 : Ontbijtkoek" width="343" height="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Yeaaah, I'm done !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh9A3F41hYI/AAAAAAAABt0/-xg6SQBd20s/s1600-h/KBB-11+Lulus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 74px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh9A3F41hYI/AAAAAAAABt0/-xg6SQBd20s/s320/KBB-11+Lulus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341058998302246274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-2138335332831592641?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/2138335332831592641/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=2138335332831592641&amp;isPopup=true" title="7 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2138335332831592641" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2138335332831592641" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/05/kbb-10-ontbeijtkoek.html" title="KBB #11 : Ontbijtkoek" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sh8-Pg_2AoI/AAAAAAAABts/Lh9n-vQVX-A/s72-c/KBB11logo-MayJune09.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-5986282460309952919</id><published>2009-05-04T18:36:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T18:39:04.277+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obrolan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wiskul" /><title type="text">Wiskul Food Monster Part. 3 ( End )</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Liputan &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/wiskul-food-monster-part-1.html"&gt;pertama&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/wiskul-food-monster-part-2.html"&gt;kedua...&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah kenyang berburu oleh oleh di Gresik, kami melanjutkan perjalanan ke kawasan Ampel Surabaya. Saya termasuk yang paling antusias karena ini merupakan kunjungan pertama saya ke kawasan bersejarah bernuansa Timur Tengah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;6. Warung Jumbo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memasuki kawasan Ampel, kami awali dengan mampir ke sebuah warung yang menyediakan aneka masakan khas timur tengah. Warung Jumbo, terletak persis diseberang Rumah Sakit Al Irsyad. Perut sudah mulai menggerutu karena selama perjalanan ke Gresik, kami memang tidak berhenti untuk makan, melainkan hanya berbelanja oleh oleh. Pukul 14.30 memang sudah lewat waktu makan siang. Wajar jika kami sudah merasa lapar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#16"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/2/photos/89/500x500/16/ampel1.jpg?et=hR6STIBbWbF%2B0TFJ6KChYA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Dari ruangan depan yang berisi beberapa set meja makan, kami diantar masuk lebih dalam, kesebuah ruangan berpintu kaca. Didalamnya tersedia beberapa meja rendah, dengan bantal bantal persegi tebal sebagai alas duduk. Tak berapa lama, pelayan datang dan membawa buku menu untuk kami. Kami sibuk sejenak, memandangi lembar demi lembar berisi gambar gambar makanan dan daftar masakan yang tersedia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sepuluh menit kemudian, kami sudah memutuskan semua pesanan kami. Sekitar 30 menit, semua pesanan sudah dihidangkan di meja kami. Saya memesan sate ayam, yang membuat teman teman heran, " Sate lagi ??? " dengan nasi Kebuli yang berbagi dengan mbak Ary dan mbak Nana, karena satu porsi nasi tersebut terlalu banyak untuk dihabiskan sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#17"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/3/photos/89/500x500/17/ampel2.jpg?et=QKkdDeBtU1QJGWadR5Jb0A&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;( dari ki - ka searah jarum jam ) : Ayam bakar, cah kangkung, roti maryam + urap sayur ( kombinasi makanan yang aneh menurut saya, pesanan mbak Lia ) dan nasi Kebuli.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#18"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/18/ampel3.jpg?et=z8Mg%2BXttRGhDL33zTYtTrw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;( dari ki - ka searah jarum jam ) : Minuman, es teler, sate ayam, dan roti maryam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Makan dan kenyang. Selanjutnya kami mengobrol santai sambil menunggu makanan diperut kami turun. Setelah merasa cukup berada disana kami bergegas meninggalkan warung tersebut, karena hari semakin sore.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;7. Makam Sunan Ampel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Waktu sudah menunjukan pukul 4 sore. Batere kamera saya habis, dan keluarga dirumah sudah menelpon untuk kesekian kalinya menanyakan pukul berapa saya pulang. Sempat mengurungkan niat untuk mampir sebentar di Makam Sunan Ampel, tapi dorongan teman teman juga rasa penasaran saya mengalahkan kegelisahan saya sore itu. " Baiklah, sebentar saja kan " Akhirnya bisikan dibenak saya menuntun saya sampai ke gerbang Makan Sunan Ampel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sampai didalam saya merasa sedang berada dikota lain. Sepanjang koridor yang menghubungkan gapura dan Kawasan Mesjid Ampel, dipenuhi dengan toko toko yang menjajakan barang barang Islami. Mulai pakaian, alat ibadah, sampai pernik pernik khas Timur Tengah, seperti gelang, teko, gelas, dan lain lain. Tidak ketinggalan kudapan khas Arab, seperti aneka jenis kurma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#20"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/20/ampel5.jpg?et=CgI5cEwjD8Vc%2BJsvuW0D8g&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Sembari melihat lihat, saya berjalan menyusuri koridor sempit itu. Para penjaga toko bersahut sahutan menjajakan barang dagangannya. Tidak jarang mereka juga melontarkan kalimat kalimat merayu sekedar menarik perhatian kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya akhirnya sampai di gerbang mesjid Ampel. Suasananya sangat ramai, dipenuhi pengunjung - yang bisa dilihat dari pakaiannya - berasal dari luar kota. Mesjid ini memang menjadi salah satu tujuan wisata religi di Jawa Timur. Tidak heran bila sehari harinya dipadati peziarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#19"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/19/ampel4.jpg?et=ZG71V8H8Jw70edacTwxzow&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Tanpa membuang waktu saya bergegas menjelajahi bebebapa sudut dilingkungan ini. Indikator batere yang terus berkedip kedip membuat saya semakin tidak leluasa bergerak. Hingga akhirnya saya pasrah, dan menghentikan penjelajahan. Saya hanya sempat sampai ke gerbang makam, dimana terdapat bergentong gentong air yang konon kabarnya dialirkan dari sumur didalam mesjid. Sumur itu pun konon kabarnya merupakan aliran air zam zam. Wallahu alam. Para pengunjung pun bergantian meminum air tersebut menggunakan gelas metal yang diikatkan ke keran air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Akhirnya, kami menyudahi perjalanan kami hari ini. Sungguh merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan. Saya juga mendapat pelajaran dari wisata kuliner ini, yaitu, selalu bawa batere cadangan, agar tidak kehilangan momen di mana saja kami pernah singgah.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah pelajaran yang tidak penting ya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya bergegas pulang, menginjak pedal gas agak dalam untuk segera sampai ke rumah. Karena satu jam setelah itu, saya masih harus menghadiri sebuah undangan resepsi pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Foto Keluarga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#21"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/21/fm-foto-keluarga1.jpg?et=VwkgiTVg6RIPtqPq5Hk9mw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#22"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/22/fm-foto-keluarga2.jpg?et=s2hELu2Gk%2CdyXJMkF%2C2f%2BA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 26 April 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-5986282460309952919?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/5986282460309952919/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=5986282460309952919&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5986282460309952919" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5986282460309952919" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/11/liputan-pertama-dan-kedua.html" title="Wiskul Food Monster Part. 3 ( End )" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-3696484820157500985</id><published>2009-04-30T20:19:00.005+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.069+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="non oven" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dessert" /><title type="text">MasBar : ( Bukan Bubur ) Gempol</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sfml-woeMFI/AAAAAAAABtE/5bODhdRDsKg/s1600-h/3033770318_8c711fc9b4_o.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 220px; height: 261px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sfml-woeMFI/AAAAAAAABtE/5bODhdRDsKg/s320/3033770318_8c711fc9b4_o.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330474131594817618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;( Haduh maksa pulak judulnya ! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senengnya, akhirnya kesampean juga ikutan &lt;a href="http://masakbarengyuuk.blogspot.com/"&gt;Masak Bareng&lt;/a&gt; yang di prakarsai oleh &lt;a href="http://wajanpanci.blogspot.com/"&gt;Ayin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://supjagungmanis.blogspot.com/"&gt;Deetha&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://shinta-littlekitchen.blogspot.com/"&gt;Shinta&lt;/a&gt;. Secara dah dari duluuuuu banget pengen ikut, tapi apa daya suka telat karena lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ini hampirrr aja lupa, untung diniatin bener bener jangan sampe lupa, meski akhirnya last minute juga :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, bikin apa neh ? Hehe, denger kata &lt;a href="http://masakbarengyuuk.blogspot.com/2009/04/edisi-april09-jajan-pasar-berbahan.html"&gt;jajan dari beras&lt;/a&gt; langsung inget sama jajanan jaman kecil dulu. Jajanan ini juga belum pernah aku temukan didaerah lain. Namanya Gempol. Bulatan sebesar bola bekel yang dibuat dari tepung beras dan disajikan dengan kuah santan encer mirip kuah dawet. Sampai sebesar ini, jajanan ini hanya aku temukan di Gresik, kota kelahiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu searching di &lt;a href="http://www.google.com/"&gt;Google&lt;/a&gt;, ternyata ada juga bubur yang bernama sama. Sekilas tampak sama, tapi setelah dicermati, perbedaan terletak pada 'kuah'. Bubur gempol disajikan secara bubur. Tepung beras yang diolah dan dibentuk sebesar kelereng itu, disajikan dengan bubur gula merah kental dengan saus santan, atau sebaliknya, disajikan dengan bubur santan kental dengan saus gula merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak ingin bernostalgia, aku tiba tiba pengen banget bikin gempol ini. Sayaaaang, waktu tanya ke nenekku yang udah seperti gudang resep buat aku, ternyata nenek juga gak tahu resepnya. Huwaaaa... piyeee ??? Tak mau patah semangat, aku coba lagi searching tentang si Gempol ini, dan balik lagi resultnya ya mengarah ke bubur gempol. Ya udah, gak ada salahnya dicoba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, taraaaa ini Gempolku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3414/3488103901_cdc0dd8d75.jpg" alt="Gempol" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Resepnya disadur dari &lt;a href="http://www.geocities.com/radiospfm/resep16.html"&gt;sini&lt;/a&gt;, dengan sedikit modifikasi terutama di kuah dan saus. Aku tidak menggunakan keduanya, melainkan kuganti dengan kuah santan encer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gempol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan A :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125 gr tepung beras , perciki dengan air hingga lembab, kukus 15 menit&lt;br /&gt;100 gr kelapa parut, setengah tua&lt;br /&gt;20 gr tepung kanji ( hati hati jangan sampe kelebihan )&lt;br /&gt;100 ml air pandan suji yang diblender, aku pake air biasa + esens pandan&lt;br /&gt;1 sdt garam halus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;500 ml air&lt;br /&gt;2 bungkus santan instan kemasan kecil ( segitiga )&lt;br /&gt;50 gr gula merah, bisa dikurangi kalo dirasa kemanisan&lt;br /&gt;25 gr gula pasir&lt;br /&gt;1/4 sdt garam&lt;br /&gt;2 lembar daun pandan, simpulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campur bahan A hingga tercampur rata, lalu bulatkan sebesar kelereng ( punyaku sebesar bola bekel ). Panaskan air hingga mendidih, lalu rebus hingga bola bola mengapung, angat, tiriskan  dan sisihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panaskan air , daun pandan dan gula, lalu didihkan hingga gula larut. Masukkan santan, dan aduk cepat lalu matikan api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajikan gempol dengan kuahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, jauuuuuuuuh dari yang kupikirkan. Sama sekali tidak mirip dengan gempol yang biasa aku makan di Gresik. Beda, tapi tetep enak. Cuma kayaknya aku masukin tepung kanjinya kebanyakan, jadi kenyal banget. Satu lagi, warnanya kecoklatan, gempol yang biasa aku makan warnanya putih bersih. Mungkin emang lebih bagus ikut resep asli, dengan menambahkan daun suji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-3696484820157500985?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/3696484820157500985/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=3696484820157500985&amp;isPopup=true" title="7 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/3696484820157500985" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/3696484820157500985" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/masbar-bukan-bubur-gempol.html" title="MasBar : ( Bukan Bubur ) Gempol" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/Sfml-woeMFI/AAAAAAAABtE/5bODhdRDsKg/s72-c/3033770318_8c711fc9b4_o.png" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-7169101867640494865</id><published>2009-04-30T18:34:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T18:39:52.293+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obrolan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wiskul" /><title type="text">Wiskul Food Monster Part. 2</title><content type="html">&lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/wiskul-food-monster-part-1.html"&gt;Liputan sebelumnya....&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah cukup melampiaskan hasrat berbelanja bahan makanan laut, kami segera meneruskan petualangan kuliner kami menuju kawasan Sindujoyo yang terkenal sebagai pusat oleh oleh dan jajanan khas Kota Gresik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Otak otak Bandeng Bu Muzanah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kendaraan kami melaju pelan dijalanan kota Gresik yang ramai pagi itu. Melewati deretan toko toko dijalan Usman Sadar, berbelok ke kawasan Pasar Baru Gresik, memutar didaerah Kemasan ( Kota Tua ) dan berhenti tepat disalah satu sisi jalan Sindujoyo. Tepatnya di Jalan Sindujoyo XI, gang dimana sebuah toko kecil berada. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://bumuzanah.multiply.com/"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Otak otak Bandeng Bu Muzanah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, sudah demikian populer di kota Gresik bahkan gaungnya pun terdengar hingga keluar kota Gresik. Kami tiba di toko kecil yang terletak sekitar 40 meter dari depan gang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#7"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/3/photos/89/500x500/7/wiskul7.jpg?et=LClMIohYLU%2CcZPrcRNJUTw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Toko itu begitu mungil ,mungkin luasnya tidak lebih dari 2 meter persegi. Didalamnya terdapat beberapa etalase dan rak, tempat memajang aneka oleh oleh khas Gresik, seperti Jubung ( jenang hitam ), jenang, madu monggo, dan kletikan kletikan khas Gresik lainnya. Diatas salah satu etalase juga terdapat sebuah etalase kecil berisi beberapa potong bandeng asap yang digantung dengan rapi. Disebuah rak lain mirip gantungan handuk yang diletakkan di bagian depan toko, terdapat beberapa bungkus pudak yang digantung secara berkelompok atau paketan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#8"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/8/wiskul8.jpg?et=RTz11QA3w%2B2jmVhRnPRdtw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu dimana otak otak bandengnya diletakkan ? Otak otak bandengnya tidak didisplay, melainkan diambil langsung kedalam ( dapur ) sesuai dengan jumlah yang dipesan pengunjung. Dan otak otak ini lah yang membawa kami kesini. Mengapa otak otak ini begitu istimewa, ulasan singkatnya bisa dibaca &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.surya.co.id/2009/01/11/otak-otak-bandeng-bu-muzanah-tradisi-kelezatan.html"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;disini.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beranjak dari Bu Muzanah, kami pindah kelokasi lain yang terletak tidak jauh dari Toko Bu Muzanah. Masih di jalan Sindujoyo kota Gresik, terdapat sebuah toko oleh oleh yang juga tidak kalah terkenalnya dengan lokasi sebelumnya. Toko itu bernama Sari Kelapa yang terkenal dengan Pudaknya. Bagi yang belum mengetahui, pudak adalah sebuah jajanan khas Kota Gresik yang terbuat dari tepung beras, santan, dan gula, yang dikukus dan dibungkus dengan daun Aren. Selain dari tepung beras ada pula pudak yang terbuat dari tepung sagu. Pudak jenis ini biasanya berwarna coklat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#9"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/9/wiskul9.jpg?et=l5Ype%2BbRmWtSuyka9ulaUA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selain pudak, toko kecil yang terletak dipinggir jalan ini juga menjual aneka jajanan khas Gresik lainnya. Beruntung sekali, kami diperbolehkan untuk melihat secara langsung proses pembuatan pudak. Semua dikerjakan secara manual dengan peralatan yang sangat sederhana didapur kecil yang sangat sederhana pula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#10"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/10/wiskul10.jpg?et=%2BZ%2BXIenFP1d6l1DtzfaxMA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;4. Nasi Krawu Buk Tiban&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hari semakin siang. Matahari telah berada tepat diatas kepala kami, menandakan waktu telah menunjukan tengah hari. Beberapa tempat tujuan masih belum dikunjungi. Maka tanpa membuang waktu, kami menuju lokasi berikutnya, yaitu Nasi Krawu Buk Tiban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#13"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/13/wiskul13.jpg?et=W%2C%2BaQW1Z7T3qugtvOSoPXw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sepanjang sepengetahuan saya, dan selama hampir 3 tahun menetap di Gresik, Nasi Krawu Buk Tiban adalah salah satu warung Nasi Krawu yang paling populer di Gresik. Bersaing dengan Nasi Krawu Bu Azzah dan nasi Krawu Buk Su ( Habbah Sufa ). Tentu masing masing memiliki cita rasa dan keistimewaan masing masing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#11"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/11/wiskul11.jpg?et=gc14wk%2CRHdJYdL345KtXIg&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagi yang belum mengetahui, Nasi Krawu adalah nasi dengan lauk daging suwir yang empuk ( krawu ), dengan dua macam serundeng, dan sambel hitam yang sangat khas. Kesitimewaan nasi krawu terletak pada nasinya yang empuk dan padat, daging krawu yang gurih dan ( kadang kadang ) manis berendam minyak, dan sambal hitam yang merupakan paduan dari petis dan terasi dengan rasa pedas yang menyengat. Konon, nasi krawu ini dibawa oleh orang Madura yang hijrah ke kota Gresik. Dan hingga kini, mayoritas penjual Nasi Krawu adalah orang / keturunan Madura asli di Gresik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#12"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/12/wiskul12.jpg?et=G%2COAA3ymv3Zh9qmmyUVE1g&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Disini kami tidak berhenti untuk makan. Selain masih merasa kenyang, kami juga berusaha menghemat waktu dengan hanya membungkus sebagai oleh oleh keluarga dirumah. Sejenak kami melepas lelah setelah berdiri cukup lama demi memborong oleh oleh di jalan Sindujoyo. Selesai berbungkus ria, kami melanjutkan penelusuran kami ke Rumah Makan Pak Elan, yang terletak di jalan Veteran Kota Gresik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Es Legen Pak Elan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ini termasuk salah satu tempat makan favorit di kota Gresik. Menu yang ditawarkan sebagian besar adalah olahan bandeng. Selain olahan bandengnya, adapula es Legen yang juga tak kalah populer. Dan kami tiba disini, untuk menikmati es Legen yang terkenal itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#14"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/14/wiskul14.jpg?et=eqMJKb7dCCzYsCvrrXSQMA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Legen adalah minuman yang berasal dari nira mayang yang disadap dari pohon Siwalan. Lebih lengkapnya telah ditulis &lt;/span&gt;&lt;a href="http://emshol.multiply.com/journal/item/466"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;disini. &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di Pak Elan sendiri, legen disediakan dalam porsi porsi dan ukuran tertentu mulai dari gelas, botol, bumbung ( diminum ditempat ) sampai jerigen ( untuk dibawa pulang ). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Melepas dahaga, kami memesan satu bumbung legen untuk dinikmati bersama. Saya tidak ikut menikmati karena saya tidak begitu suka. Tapi melihat yang lain meneguk minuman dingin ini, saya sudah merasa senang. Terlihat bahwa segelas minuman ini sudah sangat menyegarkan bagi mereka. Meski begitu, saya membawa pulang satu jerigen kecil berisi 2,5 liter legen sebagai oleh oleh untuk keluarga dirumah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#15"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/15/wiskul15.jpg?et=L29se7a6faLkdwsoiFPfdw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meninggalkan Pak Elan, kami meluncur ke sebuah mesjid demi menunaikan kewajiban kami, dan menutup perjalalan kami di kota yang terkenal dengan wisata religinya ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selanjutnya, kami meluncur ke kawasan Ampel Surabaya....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/11/liputan-pertama-dan-kedua.html"&gt;( &lt;em&gt;bersambung )&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-7169101867640494865?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/7169101867640494865/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=7169101867640494865&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7169101867640494865" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7169101867640494865" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/wiskul-food-monster-part-2.html" title="Wiskul Food Monster Part. 2" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-3268564832040797692</id><published>2009-04-27T18:32:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T18:40:18.724+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obrolan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wiskul" /><title type="text">Wiskul Food Monster Part. 1</title><content type="html">&lt;div id="item_body" class="bodytext" author="dapurmae" is_pmrepliable="1" author_possessive="dapurmae's"&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Alhamdulillah, Minggu 26 April kemarin, saya dapat ikut serta dalam event Wisata Kuliner bersama milis &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/foodmonster/"&gt;FoodMonster Surabaya&lt;/a&gt;, salam rangka merayakan ulang tahun ke dua milis pecinta makan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Senang dan bersemangat. Demikian yang saya rasakan sejak awal event ini diumumkan dimilis. Meski sempat berada dalam ketidak pastian antara ikut atau tidak, akhirnya saya bisa berdiri diantara monster monster lain hari itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Adapun tempat tempat 'wisata' yang akan kami kunjungi antara lain : Sate Kelapa Ondomohen ( Bu Asih ) Surabaya, Pabrik &lt;a href="http://www.kmlseafood.com/"&gt;PT. Kelola Mina Laut&lt;/a&gt; ( Gresik ), &lt;a href="http://bumuzanah.multiply.com/"&gt;Otak otak Bu Muzanah ( Gresik )&lt;/a&gt;, Pudak Sari Kelapa ( Gresik ) Nasi Krawu Buk Tiban ( Gresik ), RM Pak Elan ( Gresik ), dan Warung Jumbo khas Timur Tengah di kawasan Ampel Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Sate Kelapa Ondomohen / Sate Bu Asih&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berangkat sekitar pukul 07.30 dari meeting point di Mc.D Basuki Rachmat pagi itu, kami segera meluncur dalam tiga kendaraan, menuju kawasan Walikota Mustajab atau juga dikenal sebagai Jalan Ondomohen. Tidak lain untuk menikmati Sate Kelapa sebagai 'hidangan pembuka' kami hari itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#2"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/2/wiskul-fm-3.jpg?et=P3W9ibf8AufYYV5qQOY1rA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Kawasan Walikota Mustajab Surabaya, atau dikenal dengan Jalan Ondomohen. Kalau saya biasa menyebutnya dengan Jalan Iyup ( iyup = teduh ).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gang yang ditempati sebagai warung itu sudah penuh oleh antrian pengunjung. Asap tebal mengebul dari pembakaran sate, persis didepan warung utama. Semua meja yang disediakan sudah penuh. Kami terpaksa bergabung dengan pengantri lainnya, untuk menunggu giliran kami mendapat jatah sarapan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#1"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/1/wiskul-fm-1.jpg?et=T8Jilcft40gOvkZ1Kxmkyg&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kurang lebih 30 menit, waktu yang cukup bagi kami untuk menunggu, sampai pesanan kami diantar. Beruntung kami mendapat meja, hasil 'nyanggong' pegunjung sebelum kami. 70 tusuk sate kelapa, 8 porsi nasi dan beberapa botol minuman memenuhi dua meja kecil yang kami tempati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#4"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/4/wiskum-fm-2.jpg?et=Ib6clAjZKXndqlENnm6yag&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;" Cepat dihabiskan, sebelum gajihnya keras lagi " Begitu kata pembuka dari ketua rombongan, mbak Lia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Segera kami menyantap habis nasi sate yang sudah terhidang, dan sesaat kemudian perut ini sudah penuh, siap untuk melanjutkan perjalanan kami selanjutnya menuju kota Pudak, Gresik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2. PT. Kelola Mina Laut, Gresik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hampir 45 menit waktu yang kami tempuh untuk sampai ke kota Gresik. Tepat pukul 09.30, sejam lebih lambat dari jadwal seharusnya, kami sudah berada di pelataran parkir Wisma Ahmad Yani di lingkungan gedung Semen Gresik. Tidak berapa lama, pasukan kami digenapi oleh mbak Ani sekeluarga yang sekaligus akan menjadi guider kami selama menyusuri kota Gresik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#3"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/3/wiskul-fm-4.jpg?et=9losbDA8z8peuwbWQ2%2Bi%2CA&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tujuan pertama kami di kota kecil ini adalah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kmlseafood.com/"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;PT. Kelola Mina Laut&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;. Sebuah pabrik pengemasan dan pengolahan pangan hasil laut yang terletak disekitar kawasan industri Petro. Sayang pada hari Minggu, pabrik sedang tidak beroperasi jadi kami tidak dapat berkunjung dan melihat secara langsung proses pengolahan ikan. Jadi kami beralih ke sebuah kedai kecil atau yang biasa disebut showroom, sebuah toko mungil yang menjual aneka produk olahan maupun produk prepackage dari pabrik ini. Seingat saya, terdapat tujuh buah freezer case yang berisi aneka produk olahan dan beku seperti nugget, sosis, bakso, fillet ikan, udang matang, ikan utuh, maupun ikan potong yang semua sudah dikemas dan dalam kondisi beku. Selain produk olahan beku, pada bagian tengah toko juga terdapat beberapa rak yang memajang aneka krupuk mentah, krupuk matang dan snack snack ringan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#5"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/89/500x500/5/wiskul-fm-5.jpg?et=eiaKdw%2BBvR6HHn4x7QYCnw&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Segera saja, ibu ibu peserta rombongan sibuk berbelanja, memilih milih dan memenuhi keranjang belanja dengan barang belanjaan. Kegiatan ini tentu menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan bagi semua yang datang hari itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/album/89/Wiskul_FM#6"&gt;&lt;img src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/4/photos/89/500x500/6/wiskul-fm-6.jpg?et=AHAnFFsaqbxC9Dl27YeqlQ&amp;amp;nmid=235992189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Bu Ketu yang paling sibuk belanja...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puas melampiaskan hasrat berbelanja bahan makanan laut, kami segera meneruskan petualangan kuliner kami menuju kawasan Sindujoyo yang terkenal sebagai pusat oleh oleh dan jajanan khas Kota Gresik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada apa saja disana ? Nantikan laporan berikutnya....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/wiskul-food-monster-part-2.html"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; bersambung... )&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-3268564832040797692?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/3268564832040797692/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=3268564832040797692&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/3268564832040797692" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/3268564832040797692" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/wiskul-food-monster-part-1.html" title="Wiskul Food Monster Part. 1" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-2116037000417531094</id><published>2009-04-24T09:23:00.004+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.069+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="donat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="serba goreng" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="non oven" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bread" /><title type="text">Donat ( Tepung ) Kentang</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lama sekali tidak membuat donat. Selain karena tidak sempat, juga karena masih sedikit malas untuk bergumul dengan tepung dan ragi. Sampai KoKi edisi terbaru ( awal April 2009 ) terbit dan tiba ditanganku. Edisi dengan bonus booklet  " Meraup Untung dengan Donat Bertopping " sebanyak 20 halaman full color berisi 16 resep donut dilengkapi dengan step by step. Foto foto donat dibooklet tersebut langsung membawaku melayang ke dunia donat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;*halah*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SfFFMfyVXmI/AAAAAAAABs0/OzenbJLKQeA/s1600-h/booklet+koki2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 255px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SfFFMfyVXmI/AAAAAAAABs0/OzenbJLKQeA/s320/booklet+koki2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328115915149368930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Kreatif dan inovatif. Jempol dua buat KoKi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Didalam booklet tersebut terdapat empat jenis resep dasar adonan donat yang dikategorikan berdasarkan bahan utamanya. Antara lain donat standar, donat kentang, donat tepung kentang, dan donat telo ( ubi manis ). Mana ya yang belum dicoba ? &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2007/09/donat-mungil.html"&gt;Donat standar&lt;/a&gt; udah, &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/01/donat-telo-donat-ubi.html"&gt;donat telo&lt;/a&gt; pernah, &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/01/donat-kentang.html"&gt;donat kentang&lt;/a&gt; apalagi. Donat tepung kentang ? Sebenarnya pernah bikin. Dua kali, dengan resep dapat dari cooking demo sebuah produk alat dapur. Tapi gagal dua duanya. Waktu masih adonan, tekturnya halus dan lembuuut banget. Mengembangnya juga bagus. Cakep deh pokoknya. Tapi begitu digoreng, hasilnya liat. Serasa makan daging yang baru setengah matang. Bingung dan tidak tahu dimana letak kesalahannya. Semua proses pembuatan donat sudah sesuai resep. Bahan bahan juga masih fresh. Karena dua kali mengalami hal yang sama dengan tepung kentang, maka aku mengambil kesimpulan, bahwa memang kegagalan terletak pada tepung kentang ini *mencari kambing hitam, hehehe* Sejak itu, agak trauma mau bikin donat jenis ini lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SfFFMPu2rEI/AAAAAAAABss/hsPZCInGCP0/s1600-h/booklet+koki.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 254px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SfFFMPu2rEI/AAAAAAAABss/hsPZCInGCP0/s320/booklet+koki.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328115910839807042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tapi gagal itu masa lalu *cieee*. Kemarin, kembali membulatkan tekat untuk menaklukan donat tepung kentang ini. Semangat ini semakin berapi api saat si kecil merengek minta dibuatkan donat seperti digambar booklet tersebut. Ok honey, mama bikinin donat ... sabar ya... *sembari berdoa, mudah mudahan gak gagal lagi kali ini*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3552/3470339764_6c07dc7c47.jpg" alt="Donuts with Potato Flour" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Donat ( Tepung ) Kentang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Source : Booklet KoKi " Meraup Untung dengan Donat Bertopping " hal. 10 ( Bonus KoKi edisi April 2009 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;400 gr tepung terigu protein tinggi &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*aku pake protein sedang*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;100 gr tepung kentang ( jenis pati/ tepung, bukan yang instant mash potato )&lt;br /&gt;7 gr ragi instan&lt;br /&gt;5 gr bread improver &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*boleh diskip*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;80 gr gula pasir&lt;br /&gt;8 gr garam&lt;br /&gt;2 butir kuning telur&lt;br /&gt;275 ml susu cair&lt;br /&gt;35 gr mentega&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak padat untuk menggoreng &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*aku pake minyak goreng biasa plus 1 sdm margarin*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat ( my version )  :&lt;br /&gt;Campurkan semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata. Campur telur dan setengah bagian susu caik, aduk rata lalu tuang dalam campuran tepung ( bahan kering ). Uleni hingga menggumpal sambil dituangi sisa susu cair sedikit demi sedikit. Sudahi bila adonan sudah cukup lemas, sebaliknya tambahkan bila adonan masih terasa kering dan berat. Masukkan mentega dan garam, uleni kembali hingga kalis. Istirahatkan adonan selama kurang lebih 30 menit, atau hingga adonan mengembang dua kali besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buang gasnya, lalu pipihkan atau gilas setebal kurang lebih 2 cm. Cetak atau bentuk sesuai selera.&lt;br /&gt;Istirahatkan kembali selama kurang lebih 20 menit. Panaskan minyak padat, goreng hingga matang dan kecoklatan. Angkat, dinginkan lalu hias sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil menggoreng donat yang baik, akan menghasilkan cincin putih disekeliling donat, yang menandakan waktu fermentasi donat yang sudah tepat ( &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tips hal. terakhir &lt;/span&gt;). Untuk uji coba kali ini, bisa dibilang aku kurang sukses dalam menggoreng, karena donatku gak ada cincin putihnya. Tapi rasanya gimana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3656/3469527323_976d0fbc88.jpg" alt="Donuts with Potato Flour" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saatnya uji rasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;*drum rooling*&lt;/span&gt;. Berhubung pada pengalaman gagal sebelumnya yang menjadi kendala adalah teksturnya yang liat, maka yang pertama aku coba adalah tekstur. Dan hasilnya, lumayan empuk. Rasanya, standar lah hampir sama kyak donat donat pada umunya. Tapi yang jelas, sudah tidak liat lagi. Berarti, berhasil ya naklukin si tepung kentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk topping aku tidak membuat banyak variasi, karena disesuaikan dengan bahan bahan yang ada dirumah. Masih ada milk chocolate, meises, kacang remuk, dan selai kacang. Ada susu bubuk coklat yang kupakai juga sebagai taburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayaaang, ini donatmu 'Nduk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3556/3469441015_d0f61ab269.jpg" alt="Donuts with Potato Flour" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-2116037000417531094?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/2116037000417531094/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=2116037000417531094&amp;isPopup=true" title="8 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2116037000417531094" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2116037000417531094" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/donat-tepung-kentang.html" title="Donat ( Tepung ) Kentang" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SfFFMfyVXmI/AAAAAAAABs0/OzenbJLKQeA/s72-c/booklet+koki2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-2832563343219106262</id><published>2009-04-24T09:11:00.001+07:00</published><updated>2009-04-24T09:15:00.262+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ceritaku" /><title type="text">Dukung Kampanye Gerakan Anti Beli Buku Hasil Copy Paste</title><content type="html">&lt;p align="justify"&gt;Gemes, sebel, marah, sedih, dan benci. Semua perasaan bercampur aduk tiap kali mendengar kata 'Copy Paste' ( baca : pembajakan ) tanpa ijin yang dilakukan pihak pihak tidak bertanggung jawab guna memperoleh keuntungan pribadi.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Beberapa hari lalu seorang kawan saya mengalami kejadian kurang menyenangkan saat mengetahui bahwa beberapa hasil karyanya yang pernah dituliskan di blog pribadinya, disalin, dirubah, dimuat dalam sebuah buku kompilasi resep dan diterbitkan secara komersil.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saat mencoba menghubungi si penerbit, kawan saya tersebut malah mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan. Lagi lagi kita sebagai pihak yang dirugikan merasa tidak bisa berbuat apa apa. Lalu, sampai kapan ini akan terus terjadi ? Apa kita harus diam saja ? Tidak bisakah kita berbuat sesuatu ? Bahkan hanya untuk mencegahnya ?&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saya yakin, semua blogger di seluruh Indonesia setuju bahwa menulis sebuah blog, dan  membagikan informasi, baik penting dan tidak penting adalah sebuah proses penciptaan sebuah karya. Kita menyukainya dan menikmatinya. Relakah karya kita disalah gunakan ?&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bila ada beberapa yang mengatakan untuk menghentikan menulis blog, dan semua isinya, dalam bentuk karya apapun itu, agar tidak dibajak, saya rasa itu sama artinya dengan memenggal kreatifitas kita. Relakah bila kreatifitas kita dipenggal ?&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sepertinya memang sudah waktunya kita melakukan sesuatu yang berarti bagi diri kita maupun sesama blogger lainnya untuk melindungi hak kita sebagai penulis blog. Walaupun kecil, tapi lebih baik dari tidak sama sekali. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Say No To Copy Paste Product !&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dukung Gerakan Anti Beli Buku Hasil Copy Paste, dengan memasang logo yang ada &lt;a href="http://ophoeng.multiply.com/photos/album/407/Ayo_Dukung_Kampanye_Anti_Copy_Paste"&gt;disini&lt;/a&gt;, keblog/ site kita.&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://ophoeng.multiply.com/photos/album/407/Ayo_Dukung_Kampanye_Anti_Copy_Paste#7"&gt;&lt;img src="http://images.ophoeng.multiply.com/image/1/photos/407/500x500/7/Copy-Paste-4-A.jpg?et=rCCEL7FKuUxU7E5TJCVChw&amp;amp;nmid=232351355" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Icon oleh &lt;a href="http://ophoeng.multiply.com/"&gt;Ophoeng.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to Om Ophoeng untuk solidaritasnya yang sangat tinggi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-2832563343219106262?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/2832563343219106262/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=2832563343219106262&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2832563343219106262" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2832563343219106262" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/dukung-kampanye-gerakan-anti-beli-buku.html" title="Dukung Kampanye Gerakan Anti Beli Buku Hasil Copy Paste" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-1343345508416996832</id><published>2009-04-08T15:37:00.000+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.069+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><title type="text">Pencok Ikan Kembung</title><content type="html">&lt;p align="justify"&gt;Aku suka sekali makan ikan laut. Hampir semua jenis ikan laut. Sedangkan untuk ikan air tawar, tidak semua. Aku kurang suka gurame, karena berbau lumpur. Mending bandeng, lele atau belut. Itupun tergantung olahannya juga.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pencok. Apa itu ? Baru denger jenis masakan tersebut saat &lt;a href="estherlita.multiply.com"&gt;Bunda Esther&lt;/a&gt; meninggalkan komentar dipostinganku yang &lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/journal/item/283/MFM_2_Februari_2009_Nuansa_Ungu_Terong_Ungu_Sambal_Santan"&gt;ini&lt;/a&gt;. Lalu saat latbar milis Food Monster beberapa minggu yang lalu, mbak &lt;a href="http://mylianov.multiply.com"&gt;Lia&lt;/a&gt; membawa Pencok Ikan Bawal sebagai potluck. Ooooh, ini yang namanya pencok, ternyata enak dan cocok banget sama seleraku. Saat itu aku menghabiskan hampir empat potong ikan tanpa nasi.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kemarin dibelikan ikan kembung sama mama. Beliau tahu kalau aku suka sekali dengan ikan, padahal orang rumah gak ada yang suka. Waktu itu belum ada rencana bikin pencok, karena ikannya cuma digoreng biasa. Dengan harapan Tasya mau ikutan makan ( dia lumayan suka dengan ikan ). Ternyata sampai sore kok ikannya masih utuh ya. Ya udah masukin kulkas.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Esok harinya, ikannya aku olah lagi. Berusaha mengingat bumbu bumbu yang sempet disebutkan mbak Lia saat ketemu. Tapi dasar lemot dipiara, ya udah lupa deh. Pokoknya ingetnya cuma, bawang merah, bawang putih, kemiri, cabe merah, terasi *eh pake gak ya, tuh kan lupa* udah deh, berhubung keburu laper, aku pake bumbu &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2009/02/mfm-2-februari-2009-nuansa-ungu-terong.html"&gt;sambel terong santan&lt;/a&gt; yang kemaren ini.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hasilnya puas deh... secara waktu acara latbar kemaren, udah bontot pencoknya trus lupa kebawa pulang... Huhuhu sakit hati waktu itu.&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3595/3423180339_73c7fb2171.jpg" width="334" height="500" alt="Pencok Ikan Kembung"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pencok Ikan Kembung&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;3 siung bawang merah&lt;br&gt;2 siung bawang putih&lt;br&gt;3 buah cabe merah besar&lt;br&gt;3 bh cabe rawit ( atau lebih )&lt;br&gt;1/2 sdt terasi matang &lt;br&gt;1 buah kemiri&lt;br&gt;1 helai daun jeruk, cincang&lt;br&gt;Garam, gula secukupnya&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1 gelas kecil santan kental&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Potong potong semua bumbu, lalu tumis sebentar hingga layu, haluskan. Tumis kembali hingga harum, masukkan santan kental lalu aduk. Aduk terus hingga mendidih, lalu matikan api, sambil terus diaduk aduk sebentar agar santan tidak pecah. Masukkan ikan yang sudah digoreng, atau siramkan keatas ikan yang sudah digoreng.&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3357/3423180347_3dda68c680.jpg" width="375" height="500" alt="Pencok Ikan Kembung"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hari itu aku masak nasi sampai tiga kali. Dan makan tanpa ada saingan, rasanya nikmat banget. Ayo mbak Lia, dikoreksi nih bumbunya :D&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-1343345508416996832?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/1343345508416996832/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=1343345508416996832&amp;isPopup=true" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1343345508416996832" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1343345508416996832" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/04/pencok-ikan-kembung.html" title="Pencok Ikan Kembung" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-2461072829120156896</id><published>2009-03-28T16:55:00.011+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.070+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cookies" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="event" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="uji resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="KBB" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="step by step" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dessert" /><title type="text">KBB #10 : Caramel Pots with Minted Shortbread Stick</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SdFt5SomjEI/AAAAAAAABsk/3zxEFK6x5lM/s1600-h/-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 126px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SdFt5SomjEI/AAAAAAAABsk/3zxEFK6x5lM/s320/-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319153465923374146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa, &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/"&gt;KBB&lt;/a&gt; sudah memasuki tantangan ke sepuluh yang merupakan tantangan ke tujuh untukku. Setelah panik didera &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/2009/01/kbb-9-classic-puff-pastry-pate.html"&gt;pastry&lt;/a&gt; pada tantangan lalu, kali ini tantangannya termasuk dalam kategori dessert.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Resep yang dipilih adalah &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/2009/03/resep-kbb-10-caramel-pots-and-minted.html"&gt;Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks&lt;/a&gt;, oleh Chef Fred Wiesehutter, Heritage Christchurch, ( Foodtown Magazine ). Hmmm model dessert seperti apa ini ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut laporanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3640/3399654569_0d64afd15f.jpg" alt="Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;( &lt;a href="http://klubberanibaking.blogspot.com/2009/03/resep-kbb-10-caramel-pots-and-minted.html"&gt;Click here for recipe&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama dibuat adalah shortbread. Pembuatannya hampir tanpa kendala karena prosesnya sama seperti membuat kukis. Campur campur, giling giling, potong potong, lalu dipanggang. Beres. Rasanya, kres kres kres, renyah banget. Butter nya juga kerasa banget. Satu satunya yang sedikit agak mengganggu bagiku adalah aroma mint-nya. Hmmm, jujur, aku kurang begitu suka aromanya. Sayang aja aroma butter ketutup sama aroma mint-nya. Tapi a task is a task. Meski begitu, setengah toples habis dalam waktu kurang dari seminggu. Cepet cepet diungsiin keburu diabisin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SdFn4My99tI/AAAAAAAABsc/YGQpDdEx5DA/s1600-h/kbb10-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SdFn4My99tI/AAAAAAAABsc/YGQpDdEx5DA/s400/kbb10-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319146850106603218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya bikin caramel pots. Jedanya dari waktu bikin shortbreadnya lumayan lamaaa. Hehe moods kedapur lagi ngilang entah kemana. Akhirnya baru sempet bikin pada minggu terakhir jelang deadline. Daaan seperti yang sudah dibahas di milis, karamelku sukses mengkristal. Padahal cuma bikin 2/3 resep, tapi ngabisin waktu sekitar hampir 2 jam. Oooh, prustasi, stress dan migren langsung kambuh. Udah gitu, jadinya bukan golden malah brownie karena kelamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, muanissss bangeeetsss. Tapi enak en lembuuut. Kalo dimakan gitu ajah sih jelas bikin sakit gigi, tapi kalo dimakan sama shortbreadnya, baru deh agak terminimalisir manisnya. Pas pokoknya. Emang sengaja dijodohin ya caramel potsnya sama shortbreadnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pengumpulan tugas, aku diberi musibah. Laptop tempat aku menyimpan semua data data KBB tiba tiba rusak. Gak bisa nyala. Hanya beberapa data yang masih bisa tertolong ( yang tertinggal di SDcard ). Termasuk semua foto foto hasil akhir *huaaaaaaa.... nangis guling guling*. Sekarang masih diusahakan suami ke tukang laptop *hiks hiks* Semoga data datanya gak ilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mohon maaf ya bu Host, kali ini laporanku sederhana sekali. Sampai hari ini kalau inget data dataku yang disana, masih pengen nangis rasanya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-2461072829120156896?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/2461072829120156896/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=2461072829120156896&amp;isPopup=true" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2461072829120156896" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/2461072829120156896" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/03/kbb-10-caramel-pots-with-minted.html" title="KBB #10 : Caramel Pots with Minted Shortbread Stick" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_CqmaGo5H958/SdFt5SomjEI/AAAAAAAABsk/3zxEFK6x5lM/s72-c/-3.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-8020870346903668700</id><published>2009-03-26T15:56:00.000+07:00</published><updated>2009-11-02T17:35:45.641+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ceritaku" /><title type="text">( Bad News ) Pemakaian Foto Tanpa Ijin Terjadi Lagi</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Kali ini bukan terjadi padaku, tapi pada sahabatku.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tadi siang, aku pergi bersama suamiku kesebuah plasa dekat rumah. Tiba disana aku melewati sebuah standing box dari sebuah restoran dengan display beberapa foto makanan terpampang disana. Seperti biasa, tiap kali melihat foto foto seperti itu, langsung saja kuperhatikan satu demi satu foto yang dipajang. Hanya ingin mengetahui, menu apa saja yang ditawarkan disana. Kebetulan, hampir semua menu disana adalah menu khas Surabaya. Sampai aku pada sebuah foto. Jantungku seakan berhenti berdetak. Mataku teryuju pada foto itu. Aku sangat sangat sangat mengenal foto itu. Dan tidak salah lagi. Itu foto Rawon Iga milik mbak &lt;a href="http://zodiakkaspo.multiply.com"&gt;Rachma&lt;/a&gt; kawan baikku. Foto itu merupakan salah satu foto favoritku, dan pernah diposting &lt;a href="http://zodiakkaspo.multiply.com/recipes/item/49/Rawon_Iga_Sapi_Suroboyo_Indonesian_Traditional_Food"&gt;disini&lt;/a&gt; beberapa waktu lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Segera saja aku menghubungi beliau memberitahukan kabar ini. I know how it feels to be like her. Please deh, capek bener ya denger kejadian ini terulaaaang terus. Mencerminkan masih minimnya pengetahuan orang tentang karya cipta. Sayang beribu sayang, distanding box itu tidak kutemukan sepeserpun informasi tentang restoran mana yang menawarkan menu tersebut, karena benda itu diletakkan ditengah tengah counter counter non food.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/hi-res/upload/Sct-QAoKCJEAACZLgzM1"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/hi-res/upload/ScuADQoKCJEAADtzxFg1"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/ScuADQoKCJEAADtzxFg1/foto-rachmah2.jpg?et=BOga2HXSYqVhJpQCJG6Mew&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://dapurmae.multiply.com/photos/hi-res/upload/Sct-QAoKCJEAACZLgzM1"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Sct-QAoKCJEAACZLgzM1/foto-rachmah1.jpg?et=%2BaAnNHYvVi%2CLlQZ%2CnQsDZQ&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;Aku belum tahu apa yang akan beliau lakukan untuk menyelesaikan perkara ini. Yang pasti apapun itu, aku akan mendukung dengan segenap hati dan usaha. Good Luck ! &lt;br&gt;    &lt;/div&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-8020870346903668700?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/8020870346903668700/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=8020870346903668700&amp;isPopup=true" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/8020870346903668700" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/8020870346903668700" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/03/bad-news-pemakaian-foto-tanpa-ijin.html" title="( Bad News ) Pemakaian Foto Tanpa Ijin Terjadi Lagi" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-1883444855901483871</id><published>2009-03-18T16:58:00.002+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.070+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bread" /><title type="text">Chicken Cordon Bleu, Pizzas, and Kraft Quick Melt</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabtu kemarin, aku ikutan &lt;a href="http://zodiakkaspo.multiply.com/photos/album/77/My_First_Latbar_with_Food_Monster_Community"&gt;Latbar Food Monster&lt;/a&gt;. Sebuah komunitas pecinta makan dan makanan di Surabaya. Dalam mengikuti latbar, ada adat membawa potluck, atau buah tangan berupa makanan. Nantinya potluck potluck yang dibawa para peserta yang hadir, diletakkan diatas satu meja lalu dinikmati bersama sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan latbar pertamaku. Aku belum mengetahui bahwa membawa potluck juga ada ketentuannya. Ada tema yang ditentukan oleh moderator &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/foodmonster/"&gt;milis&lt;/a&gt; juga pembagian tugasnya. Jadi sehari sebelumnya, aku membuat adonan roti untuk dibuat &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/12/focaccia-aka-flatbread.html"&gt;focacia&lt;/a&gt;, yang rencananya akan kubawa sebagai potluck. Setelah adonan jadi, lalu kubekukan didalam freezer agar keesokan harinya bisa kubuat fresh from the oven focacia tanpa harus berlama lama membuat adonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari setelah membuat adonan roti, aku bersantai sambil mengecek email yang masuk diinboxku. Saat membuka email baru dari milis, ternyata tema potluck sudah ditentukan dan aku kebagian membawa minuman. Walaaah, batal bikin focacia kalau begitu. Ya sudah, untung adonan roti bisa tahan dalam keadaan beku selama berhari hari. Jadi aman untuk disimpan untuk kira kira satu bulan kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu menunggu satu bulan, bahkan satu minggu. Kemarin ( 3 hari sejak adonan dibuat dan dibekukan ), adonan ku keluarkan dari freezer. Kurang lebih dua jam, adonan sudah mulai bereaksi, menunjukan tanda tanda kehidupannya. Adonan lunak dan mengembang. Melanjutkan proses proving yang sempat tertidur selama beberapa hari didalam freezer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya adonan ini kubuat dengan resep roti manis. Bukan dengan resep focacia yang pernah aku posting dulu. Maunya sih bikin focacia yang lebih empuk, manis dan gurih, jadi pake resep roti manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kok jadi urung bikin focacia karena dikulkas sedang banyak bahan meriah. Ada mix vegetables, mayones, sosis, dan keju jenis baru yang udah nongkrong dikulkas selama hampir tiga minggu. Kraft Quick Melt, varian keju baru dari Kraft. Mudah meleleh mirip mozarella. Hmmm... bikin pizza aja kalau begitu. Kalau yang ini gak ada yang bosen en gak ada yang bakal nolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3463/3365144790_36f2cfc239.jpg" alt="Pizzas - Pre Bake" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebelum dipanggang...&lt;br /&gt;Keju baru kutaburkan beberapa menit sebelum pizza matang dan dikeluarkan dari oven.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3468/3365146702_2003c8dfa1.jpg" alt="Sausage Pizza With Stuffed Bites Crust" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fresh from the oven...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Topping aku bikin dua macam. Satunya topping salad. Mix vegetables dicampur dengan mayones dan sedikit susu kental manis. Dan lainnya aku topping dengan sosis dan saus tomat. Baru kali ini bikin topping pizza dengan salad dan ternyata, enaaaaak...... *lebay*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3620/3364324851_b729502180.jpg" alt="Pizza With Salad Topping" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin mencoba, resep roti manis-nya ada &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2007/12/resep-roti-unyil.html"&gt;disini&lt;/a&gt;. Atau kalo mo pake resep kulit pizza ada&lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2007/10/birthday-pizza.html"&gt; disini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/12/focaccia-aka-flatbread.html"&gt;disini&lt;/a&gt;. Dan step by step cheesy bites ada &lt;a href="http://maedapur.blogspot.com/2008/02/pizza-kbb-3.html"&gt;disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bereksperimen dengan pizza dan keju leleh-nya, esok harinya aku masih dhinggapi rasa penasaran untuk mengexplorasi keju ini. As my mum's request, aku bikin Chicken Cordon Bleu. Salah satu steik kesukaan mama. Hmmm... sarapan pake steik ??? Dasar orang Indonesia... hihihi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3438/3364323217_1e585f287a_o.jpg" alt="mae-chickencordonbleu" height="375" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Chicken Cordon Bleu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 potong fillet dada ayam, belah melebar, dimarinade dalam campuran kecap asin, lada bubuk dan saus inggris secukupnya ( saus marinade juga ada yang instan siap pakai )&lt;br /&gt;beberapa lembar daun bayam yang sudah direndam air panas&lt;br /&gt;beberapa potong keju sesuai selera ( or you may use single cheese / keju lembaran ) *aku pake Quick Melt dipotong korek api*&lt;br /&gt;Tepung bumbu / tepung terigu juga boleh&lt;br /&gt;1 butir telur kocok lepas&lt;br /&gt;tepung panir/ tepung roti secukupnya *aku pake tepung panko*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saus :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 buah bawang bombay cincang halus&lt;br /&gt;merica bubuk / lada hitam secukupnya&lt;br /&gt;pala bubuk / pala parut secukupnya&lt;br /&gt;1/2 liter ( kira kira ) air kaldu *paling enak kaldu sapi, aku pake kaldu ayam*&lt;br /&gt;4 sdm saus inggris&lt;br /&gt;1 sdm saus tiram/ teriyaki&lt;br /&gt;1 sdm saus tomat&lt;br /&gt;1 sdm maizena / tapioka, larutkan dengan sedikit air&lt;br /&gt;garam, gula secukupnya. Tastenya harus manis. Sesuaikan takaran gulanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Direction :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Steik : ambil satu lembar fillet dada ayam yang sudah dimarinade, letakkan bayam diatasnya, lalu letakkan keju agak ketepi. Gulung rapi. Gulingkan dalam tepung bumbu / terigu ( kalau takut gulungan terlepas, semat dengan tusuk gigi ). Celupkan dalam kocokan telur, dan gulingkan pada tepung panir sambil sedikit ditekan agar tepung menempel sempurna. Goreng dalam minyak panas, api kecil hingga matang kecoklatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Saus : Tumis bawang bombay dengan mentega hingga harum, lalu tuangkan kaldu ayam dan tunggu hingga mendidih. Masukkan saus saus, dan bumbu bumbu, biarkan mendidih lalu cek rasa. Bila dirasa sudah pas, masukkan larutan tepung maizena sesendok demi sesendok sambil diaduk tiap kali menuangkannya. Tambahkan terus hingga kekentalan yang dikehendaki. Yang gak mau ribets, bisa pake saus steik instan, tapi mahaaal....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bener bener gak sabar waktu motret ini. Karena aku sedang lapaaaar, jadi tak mau membuang buang waktu lama untuk foto, segera saja aku, mama dan Tasya melahap steik itu... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;*papa gak doyan ayam :P*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3238/3365156118_7f411cfcf4.jpg" alt="Kraft Quick Melt" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Testimoninya : Keju ini cukup enak dengan harganya yang ekonomis. Rasanya tidak seasin keju cheddar dan texturnya lebih lembut dari mozarella saat sudah meleleh tanpa memberikan efek molor saat ditarik. Dan aromanya, hmmm.... lembuuut banget. Gak kalah sama mozarella...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat !&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-1883444855901483871?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/1883444855901483871/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=1883444855901483871&amp;isPopup=true" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1883444855901483871" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/1883444855901483871" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/03/chicken-cordon-bleu-pizzas-and-kraft.html" title="Chicken Cordon Bleu, Pizzas, and Kraft Quick Melt" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-3687362411050327895</id><published>2009-03-11T13:20:00.000+07:00</published><updated>2009-03-11T17:59:31.932+07:00</updated><title type="text">MFM #2 Maret 2009 : Sup Merah</title><content type="html"> &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;img style="position: relative;float: right;margin-left: 5px;" src="http://images.evimeinar.multiply.com/image/10/photos/upload/300x300/Sbd2cwoKCIkAAGrUIbU1/mfm-LOGO-copy.jpg?et=I6MCdne6Nib%2CdowXPy34CA&amp;nmid=217706227" border="0" height="300" width="277"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari lalu aku kedatangan kerabat dirumah. Jadi sehari sebelumnya sempet menyiapkan apa saja yang mau dimasak untuk makan siang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Diantara Sup Merah.Sebelumnya belum ada rencana mau memasukkan ini sebagai entry MFM 2009 bulan ini. Sampai waktu ngedit foto, baru kepikiran. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi aku setorkan Sup Merah a la Mae ini sebagai potluck MFM kali ini yang diasuh oleh mbak &lt;a href="http://yenisfamilyblog.multiply.com/journal/item/243/MFM2_Maret_2009_Warna_Warni"&gt;Yeni Yulinda.&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hidangan ini termasuk hidangan favorit dikeluargaku. Dimakan hangat hangat, cocok sekali sebagai hidangan pembuka atau hidangan pendamping menu utama.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Silahkan menikmati !&lt;br&gt;&lt;br&gt;Soup Merah&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bahan :&lt;br&gt;1 potongan dada ayam ( fillet ), potong dadu&lt;br&gt;1 bh wortel besar, potong dadu&lt;br&gt;7 - 10 buah buncis, potong 1 cm&lt;br&gt;3 bh atau lebih sosis sapi / bakso sapi/ atau keduanya, potong dadu&lt;br&gt;jagung pipil ( corn kernel ) dan / atau kacang polong kalengan secukupnya&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kuah :&lt;br&gt;kurleb 1 liter kaldu ayam ( air rebusan tulang ayam juga boleh )&lt;br&gt;1 buah batang bawang prei, di simpul&lt;br&gt;3 bh tomat besar, rendam air panas selama kurleb 15 menit, kupas, haluskan&lt;br&gt;1 sdm pasta tomat&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bumbu :&lt;br&gt;1 bh bawang bombay besar, cincang halus&lt;br&gt;merica, pala, garam dan gula secukupnya&lt;br&gt;1 sdm bawang putih goreng, haluskan&lt;br&gt;1 batang daun seledri, di simpul&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3364/3337175579_cd25e12121.jpg" alt="Sup Merah A la Mae :)" height="375" width="500"&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Directions :&lt;br&gt;&lt;br&gt;Didihkan kaldu ayam, lalu rebus bersama, wortel, daging ayam, sosis/ bakso, buncis, dan bawang prei. Gunakan api kecil agar semua isian matang merata.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dipanci / wajan lain, tumis bawang bombay hingga harum, masukkan tomat puree dan pasta tomat, dan masak hingga mendidih. Tambahkan sedikit air ( aku ambil sedikit dari kuah tadi ), aduk hingga rata. Angkat, saring ( dengan saringan kawat ) dan tuang kedalam panci rebusan kuah tadi. Masukkan jagung dan kacang polong, tambahkan bumbu bumbu, aduk dan masak sebentar agar semua isian benar benar lunak. Matikan api. Masukkan seledri dan bawang putih goreng yang sudah dihaluskan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hidangkan hangat...&lt;br&gt;&lt;br&gt;*Catatan : Banyak versi dari sup merah ini. Dalam beberapa versi, ada yang menambahkan lidah sapi asin, dan kekian. Penambahan lidah sapi bisa langsung dimasukkan dalam rebusan kuah pertama kali, sedang kan untuk kekian, penambahannya sebatas diletakkan didasar mangkung saji lalu disiramkan dengan sup yang masih panas. Bila ada yang mempunyai versi lain, mohon ditambahkan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt; &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-3687362411050327895?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/3687362411050327895/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=3687362411050327895&amp;isPopup=true" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/3687362411050327895" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/3687362411050327895" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/03/mfm-2-maret-2009-sup-merah.html" title="MFM #2 Maret 2009 : Sup Merah" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-7426445210107977942</id><published>2009-02-27T03:51:00.001+07:00</published><updated>2009-03-04T19:29:13.644+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="event" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="masakan" /><title type="text">MFM 2 Februari 2009 : ( Nuansa Ungu ) Terong Ungu Sambal Santan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.dapurmae.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SadM0goKCJEAABH4NGc1/MFM2-Februari-2009-Logo.JPG?et=r%2B1ey5QzOzRo46%2C5u%2BrXqQ&amp;amp;nmid=0" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tantangan MFM kali ini bener bener bikin idung kembang kempis. Gimana enggak, tema yang diangkat &lt;a href="http://zodiakkaspo.multiply.com/"&gt;Ning Rachmah&lt;/a&gt; sebagai Bu RT MFM bulan ini adalah &lt;a href="http://zodiakkaspo.multiply.com/journal/item/39/MFM2_Februari_2009_-_Nuansa_Ungu"&gt;Nuansa Ungu&lt;/a&gt;. Yang pasti pengaplikasiannya dalam bentuk makanan, minuman dan kudapan sedikit terbatas. Bisa dihitung dengan jari, bahan makanan berwarna ungu alami yang bisa diolah menjadi kreasi makanan. Coba sebut, Telo ( ubi ) Ungu, Kubis Ungu, Blueberry / Blackberry ( bukan yang dipake nilpun, hehe ), terus apalagi ? Udah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana gak kembang kempiiiis nih idung, yang ada ngembang gak kempis kempis... *yee itu mah alami dari sononya, hehe*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya banyak olahan berbahan dasar bahan bahan tersebut, dan semua tergantung kreatifitas kita. Mulai dari Talam Telo Ungu, JCC Blueberry, Cupcake Blueberry, Sus Vla Telo Ungu, Bolu Kukus Telo Ungu, Donat Telo Ungu, Roti Telo Ungu, dan banyak lagi jika kita mau menggali dan berkreasi. Tapi waktu sedang tidak bersahabat denganku saat ini, sehingga tidak satu pun dari daftar tersebut yang bisa ku praktekan untuk memenuhi tugas MFM bulan ini. Sempet mau dilewatkan aja, tapi melihat lirikan maut dari mata Jeung Rachmah, langsung buru buru batalin niatan bolosnya. Siap bu, kerjakan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menimbang nimbang olahan apa yang murah meriah dan mudah untuk dibuat, aku putuskan untuk membuat Sawut Telo Ungu. Telo Ungu yang diparut kasar lalu dikukus dengan sedikit gula dan dihidangkan dengan parutan kelapa. Pasti cantik dan enak. Apa daya, list yang ini juga terpaksa dicoret dari daftar karena aku tak menemukan telo ungu di mana mana... *berasa pengen nangis dipojokan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal telo ungu biasa dijual disupermarket deket rumah dan hari itu stoknya sedang kosong. Tak ingin pulang dengan tangan hampa, aku mencari cari disekitar area vegs and fruits, dan menemukan 'benda' berwarna ungu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terong ungu ! Agak mekso memang. Tapi tak apalah demi melihat Jeung Rachmah tersenyum. Hihihi... senyuman maut yang bisa bikin orang klepek klepek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3230/3312244879_951e6601af.jpg" alt="MFM #2 : Terong Sambal Santan" height="375" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Terong Ungu Sambal Santan a la Mae&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 bh terong ungu besar atau 2 bh ukuran sedang. Potong dan belah sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;goreng atau panggang hingga matang dan layu. Atau sesuai tingkat kematangan yang dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambal :&lt;br /&gt;2 siung bawang merah&lt;br /&gt;1 siung bawang putih&lt;br /&gt;2 buah cabe merah besar&lt;br /&gt;3 bh cabe rawit ( atau lebih )&lt;br /&gt;1/2 sdt terasi matang&lt;br /&gt;1 buah kemiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;garam dan gula sesuai selera&lt;br /&gt;1 - 2 sdm santan kental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potong potong tebal semua bahan, lalu goreng setengah matang hingga harum dan layu. Tumbuk ( uleg ) dengan garam dan gula hingga halus. Tambahkan santan, aduk hingga rata. Tuang diatas terong, atau dipenyet bersama sambalnya. Sajikan dengan lalapan timun, kacang panjang dan tempe penyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ini orangnya masih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndeso&lt;/span&gt;. Selera makan juga agak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndeso.&lt;/span&gt; Aku ingat dulu ibuku sering menghidangkan masakan ini saat kami sekeluarga sedang berkumpul dan makan bersama di kebun. Dulu, saat kami sekeluarga masih tinggal di Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit mengenang masa itu, orangtuaku pernah memiliki sepetak lahan di pinggiran kota yang dimanfaatkan untuk berkebun dan berternak ayam. Diakhir pekan kami sering kesana, berkumpul dan mengundang beberapa kerabat untuk makan malam bersama dalam suasana outdoor, dibawah terang bulan.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; What a lovely days those times was...&lt;/span&gt; *tears*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hyaaa.. Mae lebay-nya kambuh. Oke deh bu RT, setoranku lunas ya... tuing tuing *kedip kedip*&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class="multiply:no_crosspost"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-7426445210107977942?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/7426445210107977942/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=7426445210107977942&amp;isPopup=true" title="4 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7426445210107977942" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/7426445210107977942" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/02/mfm-2-februari-2009-nuansa-ungu-terong.html" title="MFM 2 Februari 2009 : ( Nuansa Ungu ) Terong Ungu Sambal Santan" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-456882249261176827.post-5176852667997476773</id><published>2009-02-23T19:42:00.006+07:00</published><updated>2009-11-02T16:49:29.070+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="event" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="serba goreng" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="non oven" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tradisional" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="masakan" /><title type="text">Tahu Telor Surabaya</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_M9PmtBK07KM/SXUXpD2cdvI/AAAAAAAAA-4/CzxNq8-DbMc/s1600-h/button+new.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 279px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_M9PmtBK07KM/SXUXpD2cdvI/AAAAAAAAA-4/CzxNq8-DbMc/s400/button+new.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293162931219625714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Postingan ini aku persembahkan buat The Whitty Cute &lt;a href="http://www.whittycute.com/"&gt;Rurie&lt;/a&gt;, one of my blogger buddy, sebagai permohonan maaf karena kemarin tidak sempat mengikuti even luar biasanya : &lt;a href="http://www.whittycute.com/2009/01/almost-forgotten-indonesian-culinary.html"&gt;( Almost ) Forgotten Indonesian Culinary Heritage&lt;/a&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Huhuhu... maapkan daku say, karena sampe hari terakhir belum juga nemuin ide, dan akhirnya pasrah gak ikutan *nangis dipojokan kamar mandi*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ide memang terkadang muncul tanpa diundang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;*kemana aja kamu !*&lt;/span&gt;. Tadi pagi baru terlintas sebuah warisan kuliner yang hampir sudah jarang ditemui di kota tempat tinggalku saat ini, Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu Telor Surabaya. Terakhir aku menemukan makanan ini dijual sekitar lima tahun  lalu disebuah pujasera didalam sebuah mall kecil. Tapi waktu itu rasanya sangat mengecewakan buat aku. Orang jawa bilang, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cemplang&lt;/span&gt;. Gak enak sama sekali. Setelah itu hampir tidak pernah lagi kutemukan di Surabaya. Dan tidak mungkin rasanya untuk menjelajah seluruh pelosok Surabaya untuk menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi, saat mood masak sedang hilang entah kemana, belanja juga males banget. Buka kulkas hanya ada cambah, tahu dan timun sisa bikin pecel kemaren. Diapain ya ? Saat itulah, ide yang kutunggu tunggu selama berminggu minggu itu baru muncul&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. Aaaaah.... kok baru muncul siiiih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3338/3302848835_fcfb425774.jpg" alt="Tahu Telor Surabaya" height="500" width="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahu Telur Surabaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 potong tahu putih, potong kecil kecil lalu goreng hingga setengah kering&lt;br /&gt;1 butir telur kocok lepas&lt;br /&gt;garam secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelengkap :&lt;br /&gt;satu mangkuk cambah kacang ijo panjang,  masak hingga agak layu ( aslinya pake cambah pendek mentah, tapi gak punya )&lt;br /&gt;Timun muda, buang isinya, potong korek api halus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambal / saus :&lt;br /&gt;1 sdm kacang tanah, sangrai&lt;br /&gt;1 sdt petis udang ( aku pake petis racikan )&lt;br /&gt;1 sdm bawang putih goreng&lt;br /&gt;1 bh cabe rawit atau sesuai selera&lt;br /&gt;Garam dan kecap sesuai selera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Direction :&lt;br /&gt;Potong tahu goreng bentuk dadu kecil, campurkan dengan telur kocok, tambahkan garam, aduk rata. Goreng dengan minyak panas yang agak banyak hingga kering.  Tiriskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambal :&lt;br /&gt;Haluskan ( tumbuk ) semua bahan sambal kecuali kecap, hingga halus. Tambahkan kecap hingga menjadi saus kental. kekentalan sesuai selera, bila ingin agak cair, boleh ditambahkan sedikit air panas. Kalo aku suka yang kentel en kecapnya banyaaak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyajian :&lt;br /&gt;Letakkan dadar tahu diatas piring, tuang dengan sambal, lalu taburi dengan cambah dan timun. Sajikan. Nikmat buat sarapan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Rurie, biar gak ikut di-round up, tapi daku lunas ya saaaay....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*update*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru tahu kalo tahu telor di Surabaya aslinya disebut dengan Tahu Tek ( Tahu Gunting ). Meski begitu, saya tetap merasa Tahu Tek dan Tahu Telur itu berbeda. Meski semua bahan yang dipakai adalah sama, tapi secara penyajian berbeda, walaupun perbedaannya tipiiis banget. Tahu Tek sendiri masih banyak dan mudah ditemukan di Surabaya saat ini. Dan menjadi salah satu jajanan kaki lima yang banyak digemari penduduk Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/456882249261176827-5176852667997476773?l=maedapur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://maedapur.blogspot.com/feeds/5176852667997476773/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=456882249261176827&amp;postID=5176852667997476773&amp;isPopup=true" title="5 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5176852667997476773" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/456882249261176827/posts/default/5176852667997476773" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://maedapur.blogspot.com/2009/02/tahu-telor-surabaya.html" title="Tahu Telor Surabaya" /><author><name>mae</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08685773388741178568</uri><email>mayirianti@yahoo.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" name="OpenSocialUserId" value="13701643238855099779" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_M9PmtBK07KM/SXUXpD2cdvI/AAAAAAAAA-4/CzxNq8-DbMc/s72-c/button+new.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></entry></feed>
