<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>Ndobos Pol</title>
    <link>http://ndobos.blogdrive.com/</link>
    <description>Ndobos Pol</description>
    <lastBuildDate>Sat, 25 Nov 2006 09:35:00 PST</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2006.</copyright>
    <category>Entertainment</category>
    <category>Hobbies &amp; Crafts</category>
    <category>Science &amp; Nature</category>
    <item>
      <title>Pindah</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/271.html</link>
      <pubDate>Sat, 25 Nov 2006 00:31:47 GMT</pubDate>
      <description>
 Iya ... saya pindah rumah, dan mulai tanggal 25 November 2006 ini saya menempati rumah baru di http://ndobos.com. Jadi, silahkan berkunjung ke sana saja.


     
</description>
    </item>
    <item>
      <title>Kakatua-kecil jambul-kuning</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/270.html</link>
      <pubDate>Thu, 23 Nov 2006 23:08:53 GMT</pubDate>
      <description>Seribu Intan nomer 7
Katanya burung yang satu ini hinggap di jendela sambil tek dung tralala, sementara orang di dekatnya memanggil-manggil ... Yakoooob Yakooob. Tapi percayalah, jendela bukanlah tempat tangkringan kakatua yang umum, tangkringan kakatua adalah di dahan dan ranting pohon. Kakatua-kecil jambul-kuning atau Yellow-crested Cockatoo (Cacatua sulphurea) hanya terdapat di Indonesia dan Timor Leste. Mari kita tengok kisah sang kakatua yang mestinya ndak hinggap di jendela ini. Dengan bulu putih bersih, jambul dan pipi kuning burung ini terlihat indah di alam, kontras dengan warna... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=270</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Tampang</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/269.html</link>
      <pubDate>Wed, 22 Nov 2006 16:47:05 GMT</pubDate>
      <description>Wajah-wajah itu berbaris di dinding, menatapku curiga, seakan penuh tanya, sedang apa di siniiii, menunggu gajian jawabku. Begitu itu, saya jadi ingat lagunya Chrisye, Kisah Kasih di Sekolah, tiap kali menatap dinding yang ditempeli foto-foto wajah (hampir) semua pegawai di tempat saya bekerja yang pating tlecek di beberapa kantor yang terpisah-pisah. Tidak semua foto di pajang memang, hanya yang bekerja pada kantor-kantor global dan regional saja.

Sebegitu pentingkah pemajangan wajah-wajah itu, sehingga satu sisi dinding harus dikorbankan untuk dijadikan papan pajang? Tampaknya ya dan ada... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=269</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Koper</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/268.html</link>
      <pubDate>Tue, 21 Nov 2006 15:03:08 GMT</pubDate>
      <description>
 Selain ndak bisa tidur dan kedinginan di pesawat, hal lain yang bisa bikin saya mangkel dari acara bepergian adalah tidak munculnya barang saya di ubeng-ubengan (conveyor belt) koper. Ndak sering sih kejadiannya dan Kuala Lumpur adalah tempat yang paling sering koper saya itu memutuskan untuk jalan-jalan sendiri entah ke mana. Mungkin karena koper saya itu ndak layak tampil, beda banget sama pemiliknya yang tampan tur gagah, jadi sering tidak terperhatikan. Dari sekian kali berkunjung ke negeri jiran sambil membawa koper, baru satu kali koper saya langsung muncul tanpa harus klayapan dulu.... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=268</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Saru Tapi Seru ... eh Ilmiah</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/267.html</link>
      <pubDate>Mon, 20 Nov 2006 15:00:05 GMT</pubDate>
      <description>
       Memberi nama pada mahluk hidup adalah salah satu tugas taksonomis di bidang ilmu hayat. Nama yang diberikan disepakati mengambil dari kata dalam Bahasa Latin atau Bahasa Yunani kuno, atau nama yang dilatinkan, sehingga nama ilmiah jenis mahluk hidup sering juga disebut dengan nama latin. Nama ilmiah mahluk hidup ini terdiri dari dua kata (binomial) dengan kata pertama adalah nama marganya (genus) dan huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar. Biasanya dicetak dengan huruf miring (italic) atau jika menggunakan tulisan tangan, nama ilmiah tersebut digaris bawahi). Misal, Burung... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=267</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Mengapa Sembunyi?</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/266.html</link>
      <pubDate>Sun, 19 Nov 2006 22:20:15 GMT</pubDate>
      <description>
 Indie sebagai kependekan dari independent masuk dalam ranah budaya pada sekitar akhir abad ke dua puluh. Berciri bebas, ndak umum atau ndak mainstream, apa kata gue, pokoknya lu liat, tonton atau dengerin aja deh. Kalau suka ya bungkus kalau ndak suka ya tinggal memalingkan muka atau dengar yang lain. Gitu aja kok repot ... Lha, di pusat kota yang saya cerita kemarin itu, banyak seniman indie. Berunjuk kebolehan secara langsung di depan orang banyak. Buat seniman musik selain berunjuk kebolehan mereka juga menggelar hasil rekaman kebolehan mereka dalam bentuk CD yang lantas ditawarkan... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=266</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Suatu Sabtu</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/265.html</link>
      <pubDate>Sat, 18 Nov 2006 22:22:30 GMT</pubDate>
      <description>
    Sabtu lepas tengah hari, udara cerah ndak ketulungan, nyaris tidak berawan dan matahari leluasa senyum-senyum. Hanya saja hari ini dinginnya minta ampun. Itu juga sebabnya saya lebih betah mlungker kayak luwing di kamar hingga kelaparan dan ini berarti saya harus ke kota. Setelah membungkus diri hingga mirip lontong dan tak lupa memakai kupluk penutup kepala sehingga mempertegas kelontongan saya, maka berjalan kakilah si manusia tropis ini menuju kota. Wah iya, betul-betul cerah ternyata, walaupun dinginnya kebangetan. Taman yang saya lintasi dipenuhi orang, semua melontongkan diri... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=265</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Saya Kangen Mendoan</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/264.html</link>
      <pubDate>Sat, 18 Nov 2006 10:48:52 GMT</pubDate>
      <description>
 Saya adalah seorang omnivor sejati, penguntal segala, garbage compactor. Tampang keren modern kerongkongan primitif, begitu kata seorang kawan pada suatu ketika (kata-kata &quot;tampang keren modern&quot; itu tambahan dari saya saja) . Begitu saya dulu berpikir. Ah tidak ternyata, saya tidak gemar sayur, sehingga gelar omnivor harus ditanggalkan dan diganti dengan karnivor, penyantap daging. Itulah saya.

Jika saya sedang bermukim di Cambridge saya tinggal di sebuah rumah yang diisi oleh empat orang termasuk saya. Sang pemilik rumah, teman sekantor duda beranak tiga; seorang perempuan pintar asal... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=264</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Kehicap boano</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/263.html</link>
      <pubDate>Thu, 16 Nov 2006 19:53:52 GMT</pubDate>
      <description>Seribu Intan nomer 6
Seperti halnya Celepuk siau, burung yang satu ini hanya hidup di sebuah pulau yang kecil sekali ukurannya, Pulau Boano yang terletak di lepas pantai Utara Pulau Seram bagian Barat. Hanya saja, jika Celepuk siau masih ada yang hendak mencarinya kembali, burung yang satu ini seolah terlupakan dan entah bagaimana nasibnya sekarang dan terakhir dilihat lebih dari satu dasawarsa yang lalu, pada bulan November 1994 di sebuah lembah di kaki Gunung Tahun.

Kehicap boano (Monarcha boanensis) ukurannya kecil saja, tak lebih dari sejengkal tangan orang dewasa. Bagian atas tubuhnya... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=263</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Romeo Error dan Anjing Itu</title>
      <link>http://ndobos.blogdrive.com/archive/262.html</link>
      <pubDate>Thu, 16 Nov 2006 11:47:07 GMT</pubDate>
      <description>
       Membongkar-bongkar arsip dan membaca tulisan-tulisan tentang kepunahan spesies membuat saya rajin menarik napas panjang, ada terlalu banyak cerita sedih di situ. Tidak seluruhnya sedih karena ada satu bagian di mana saya bisa tersenyum geli. Tulisan tentang suatu tempat di negara tetangga, Philippina, dan tempat itu bernama Pulau Cebu. Awal ceritanya memang sedih, bagaimana pulau yang sangat penting bagi upaya penyelamatan burung ini praktis diabaikan dari upaya pelestarian burung hanya karena sebuah tulisan yang dibuat oleh seorang ahli ternama dan sangat dihormati yang dimuat di... (more)</description>
      <comments>http://ndobos.blogdrive.com/comments?id=262</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
