<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689</atom:id><lastBuildDate>Wed, 06 Jan 2010 13:16:11 +0000</lastBuildDate><title>NiNafAkoe_Blog</title><description>Fresh blog to fresh our mind</description><link>http://ninafkoe.blogspot.com/</link><managingEditor>nurochman@gmail.com (nurochman)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>309</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Ninafkoe_blogsite" /><media:category scheme="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd">Religion &amp; Spirituality/Islam</media:category><itunes:owner><itunes:email>nurochman@gmail.com</itunes:email><itunes:name>ninafkoe</itunes:name></itunes:owner><itunes:author>ninafkoe</itunes:author><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Fresh blog to fresh our mind</itunes:subtitle><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Islam" /></itunes:category><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-8376479890125621743</guid><pubDate>Tue, 22 Dec 2009 07:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-22T14:53:44.012+07:00</atom:updated><title>Aku Ingin Akhir Yang Indah,Sepertimu..</title><description>&lt;div&gt;&lt;div class="addthis_toolbox addthis_default_style"&gt;Seri : Hikmah dan Motivasi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku Ingin Akhir Yang Indah,Sepertimu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah ini nyata ...&lt;br /&gt;
judul asli : "Duhai Ukhti,... Duhai Istri Sholehah,... Aku Ingin Sepertimu..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oOo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istrinya Yaqin cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup sangat rapi. Dia juga hafal Al-Qur'an di usia yang relatif sangat muda , Subhanallah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti... Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaqin bilang, kalau istrinya harus menjalani rawat inap akibat sakit yang dideritanya. Dia juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya semakin kurus, bahkan berat badannya hanya 27 KG. Karena harus cuci darah setiap 2 hari sekali dengan biaya jutaan rupiah untuk sekali cuci darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Yaqin tak peduli berapapun biayanya, yang terpenting istrinya bisa sembuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertengahan bulan Ramadhan, mereka masih di rumah sakit. Karena, selain penyakit ginjal, istrinya juga mengidap kolesterol. Setelah kolesterolnya diobati, Alhamdulillah sembuh. Namun, penyakit lain muncul yaitu jantung. Diobati lagi, sembuh... Ternyata ada masalah dengan paru-parunya. Diobati lagi, Alhamdulillah sembuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oOo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu ketika , Istrinya sempat merasakan ada yang aneh dengan matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bi, ada apa dengan pandangan Ummi?? Ummi tidak dapat melihat dengan jelas." Mereka memang saling memanggil dengan "Ummy" dan " Abi" . sebagai panggilan mesra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"kenapa Mi ?" Yaqin agak panik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Semua terlihat kabur."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam waktu yang hampir bersamaan, darah tinggi juga menghampiri dirinya... Subhanallah, sungguh dia sangat sabar walau banyak penyakit dideritanya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selang beberapa hari, Alhamdulillah istri Yaqin sudah membaik dan diperbolehkan pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasuki akhir Ramadhan, tiba-tiba saja istrinya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, sangat sakiiit. Sampai-sampai dia tidak kuat lagi untuk melangkah dan hanya tergeletak di paving depan rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oOo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bi, tolong antarkan Ummi ke rumah sakit ya.." pintanya sambil memegang perutnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaqin mengeluh karena ada tugas kantor yang harus diserahkan esok harinya sesuai deadline. Akhirnya Yaqin mengalah. Tidak tega rasanya melihat penderitaan yang dialami istrinya selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai di rumah sakit, ternyata dokter mengharuskan untuk rawat inap lagi. Tanpa pikir panjang Yaqin langsung mengiyakan permintaan dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bi, Ummi ingin sekali baca Al-Qur'an, tapi penglihatan Ummi masih kabur. Ummi takut hafalan Ummi hilang."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Orang sakit itu berat penderitaannya Bi. Disamping menahan sakit, dia juga akan selalu digoda oleh syaitan. Syaitan akan berusaha sekuat tenaga agar orang yang sakit melupakan Allah. Makanya Ummi ingin sekali baca Al-Qur'an agar selalu ingat Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaqin menginstal ayat-ayat Al-Qur'an ke dalam sebuah handphone. Dia terharu melihat istrinya senang dan bisa mengulang hafalannya lagi, bahkan sampai tertidur. Dan itu dilakukan setiap hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bi, tadi malam Ummi mimpi. Ummi duduk disebuah telaga, lalu ada yang memberi Ummi minum. Rasanya enaaak sekali, dan tak pernah Ummi rasakan minuman seenak itu. Sampai sekarangpun, nikmatnya minuman itu masih Ummi rasakan"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Itu tandanya Ummi akan segera sembuh." Yaqin menghibur dirinya sendiri, karena terus terang dia sangat takut kehilangan istri yang sangat dicintainya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaqin mencoba menghibur istrinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mi... Ummi mau tak belikan baju baru ya?? Mau tak belikan dua atau tiga?? Buat dipakai lebaran."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Nggak usah, Bi. Ummi nggak ikut lebaran kok" jawabnya singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaqin mengira istrinya marah karena sudah hampir lebaran kok baru nawarin baju sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mi, maaf. Bukannya Abi nggak mau belikan baju. Tapi Ummi tahu sendiri kan, dari kemarin-kemarin Abi sibuk merawat Ummi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ummi nggak marah kok, Bi. Cuma Ummi nggak ikut lebaran. Nggak apa-apa kok Bi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Oh iya Mi, Abi beli obat untuk Ummi dulu ya…??”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah cukup lama dalam antrian yang lumayan panjang, tiba-tiba dia ingin menjenguk istrinya yang terbaring sendirian. Langsung dia menuju ruangan istrinya tanpa menghiraukan obat yang sudah dibelinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oOo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi betapa terkejutnya dia ketika kembali . Banyak perawat dan dokter yang mengelilingi istrinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ada apa dengan istriku??." tanyanya setengah membentak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ini pak, infusnya tidak bisa masuk meskipun sudah saya coba berkali-kali." jawab perawat yang mengurusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, tidak ada cara lain selain memasukkan infus lewat salah satu kakinya. Alat bantu pernafasanpun langsung dipasang di mulutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah perawat-perawat itu pergi, Yaqin melihat air mata mengalir dari mata istrinya yang terbaring lemah tak berdaya, tanpa terdengar satu patah katapun dari bibirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bi, kalau Ummi meninggal, apa Abi akan mendoakan Ummi?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pasti Mi... Pasti Abi mendoakan yang terbaik untuk Ummi." Hatinya seakan berkecamuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Doanya yang banyak ya Bi"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pasti Ummi"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jaga dan rawat anak kita dengan baik."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba tubuh istrinya mulai lemah, semakin lama semakin lemah. Yaqin membisikkan sesuatu di telinganya, membimbing istrinya menyebut nama Allah. Lalu dia lihat kaki istrinya bergerak lemah, lalu berhenti. Lalu perut istrinya bergerak, lalu berhenti. Kemudian dadanya bergerak, lalu berhenti. Lehernya bergerak, lalu berhenti. Kemudian matanya…. Dia peluk tubuh istrinya, dia mencoba untuk tetap tegar. Tapi beberapa menit kemudian air matanya tak mampu ia bendung lagi...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, Yaqin langsung menyerahkan semua urusan jenazah istrinya ke perawat. Karena dia sibuk mengurus administrasi dan ambulan. Waktu itu dia hanya sendiri, kedua orang tuanya pulang karena sudah beberapa hari meninggalkan cucunya di rumah. Setelah semuanya selesai, dia kembali ke kamar menemui perawat yang mengurus jenazah istrinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pak, ini jenazah baik." kata perawat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan penasaran dia balik bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dari mana ibu tahu???"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tadi kami semua bingung siapa yang memakai minyak wangi di ruangan ini?? Setelah kami cari-cari ternyata bau wangi itu berasal dari jenazah istri bapak ini."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Subhanalloh..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahukah sahabatku,… Apa yang dialami oleh istri Yaqin saat itu? Tahukah sahabatku, dengan siapa ia berhadapan? Kejadian ini mengingatkan pada suatu hadits&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut. Pada saat itulah Malaikat Maut 'alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: "Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah". Segera ruh orang mukmin itu keluar dengan begitu mudah dengan mengalir bagaikan air yang mengalir dari mulut guci. Begitu ruhnya telah keluar, segera Malaikat maut menyambutnya. Dan bila ruhnya telah berada di tangan Malaikat Maut, para malaikat yang telah terlebih dahulu duduk sejauh mata memandang tidak membiarkanya sekejappun berada di tangan Malaikat Maut. Para malaikat segera mengambil ruh orang mukmin itu dan membungkusnya dengan kain kafan dan wewangian yang telah mereka bawa dari surga. Dari wewangian ini akan tercium semerbak bau harum, bagaikan bau minyak misik yang paling harum yang belum pernah ada di dunia. Selanjutnya para malaikat akan membawa ruhnya itu naik ke langit. Tidaklah para malaikat itu melintasi segerombolan malaikat lainnya, melainkan mereka akan bertanya: "Ruh siapakah ini, begitu harum." Malaikat pembawa ruh itupun menjawab: Ini adalah arwah Fulan bin Fulan (disebut dengan namanya yang terbaik yang dahulu semasa hidup di dunia ia pernah dipanggil dengannya)."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(HR Imam Ahmad, dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oOo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sungguh sangat singkat kebersamaan kami di dunia ini , akan tetapi sangat banyak bekal yang dia bawa pulang. Biarlah dia bahagia di sana" Air matapun tak terasa mengalir deras dari pipi Yaqin.&lt;br /&gt;
-------------------------&lt;br /&gt;
ditulis: Senin, 02 November 2009&lt;br /&gt;
oleh: -Ummu Farah- (Siti Fauziah Fauzi)&lt;br /&gt;
Sumber : Inspiring Story Book&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button_compact" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;username=nurochman"&gt;Share&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="addthis_separator"&gt;|&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button_facebook" href=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button_myspace" href=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button_google" href=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a class="addthis_button_twitter" href=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#username=nurochman" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-8376479890125621743?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S0yGzWDU5FTnd__cXbvH5Btnbkc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S0yGzWDU5FTnd__cXbvH5Btnbkc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S0yGzWDU5FTnd__cXbvH5Btnbkc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/S0yGzWDU5FTnd__cXbvH5Btnbkc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/XFRj19jCMj0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/XFRj19jCMj0/aku-ingin-akhir-yang-indahsepertimu.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/aku-ingin-akhir-yang-indahsepertimu.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-8811766938702064043</guid><pubDate>Tue, 22 Dec 2009 07:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-22T14:20:25.298+07:00</atom:updated><title>7 Keajaiban Air Mata</title><description>Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Membantu penglihatan&lt;br /&gt;
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Membunuh bakteri&lt;br /&gt;
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Meningkatkan mood&lt;br /&gt;
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Mengeluarkan racun&lt;br /&gt;
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Mengurangi stres&lt;br /&gt;
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres ? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Membangun komunitas&lt;br /&gt;
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Melegakan perasaan&lt;br /&gt;
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis sesekali.&lt;br /&gt;
Sumber :detikhealth.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-8811766938702064043?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9BIunfUMSrN3DGQFNQDFbWl-asc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9BIunfUMSrN3DGQFNQDFbWl-asc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9BIunfUMSrN3DGQFNQDFbWl-asc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/9BIunfUMSrN3DGQFNQDFbWl-asc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/tfpSwd07eNM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/tfpSwd07eNM/7-keajaiban-air-mata.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/7-keajaiban-air-mata.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1351631203640552552</guid><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 07:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-12T14:34:46.579+07:00</atom:updated><title>Al-Qur'an Sebagai Inspirasi Gerakan Anti-Korupsi</title><description>Oleh Muhammad Subhan Setowara *&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INDONESIA kini berhadapan dengan sebuah masalah paling krusial dalam kasus korupsi. Ia tidak saja menjadi kendala struktural, namun lebih dari itu. Karena masalah struktural tadi, korupsi telah membudaya (nation culture), menjadi bagian yang tak terpisahkan dari realitas birokrasi kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerakan pemberantasan memang telah banyak dilakukan. Bahkan beragam metode dan model gerakan telah digalakkan. Mulai dari gerakan moral-kultural, politis-struktural, maupun pembaharuan substansi perundang-undangan. Tapi korupsi tak urung usai, ia senantiasa menyelinap dalam setiap sendi kehidupan kita: ekonomi, politik, sosial, budaya, bahkan agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja, sebagai bentuk kepedulian moral, agama harus tetap diikutkan untuk masalah yang satu ini. Karena, kita masih berkeyakinan bahwa saat ini, kualitas moral politisi sesungguhnya punya pengaruh yang sangat signifikan dalam membuka pintu-pintu terjadinya praktik korupsi. Pada level inilah, agama perlu menjadi moral guardian (benteng moral) untuk mengawal aktivitas politik penganutnya agar tidak terjebak pada pengingkatan amanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada sisi yang berbeda, realitas kaum pinggiran yang kini semakin memprihatinkan dalam kehidupan bangsa kita, juga merupakan tanggung tanggung jawab agama. Sungguh argumen reflektif Hassan Hanafi perlu kita hadirkan di sini. Bagi Hanafi, walaupun Islam meneguhkan adanya konsep ummah wahidah dalam Islam, namun secara empiris kaum muslimin terbagi dalam dua kelompok, yakni umat yang kaya dan umat yang miskin. Jika semakin hari semakin lebar jarak itu, maka di sinilah, agama telah kehilangan vitalitasnya sebagai agen kemanusiaan (humanity agency).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sangat tegas. Banyak ayat dalam al-Quran yang memberi argumen bahwa dalam setiap harta yang dimiliki manusia, senantiasa ada hak yang tersurat. Dan hak itu, jelas bukan miliknya (Qs. Al-Maarij, 70: 24-25). Dengan ungkapan yang berbeda, Allah ingin memberi ketegasan, bahwa sesungguhnya seorang manusia harus menafkah atas harta yang dikuasai (Qs. Al-Hadid, 57: 7). Lalu, jika korupsi dilakukan, bukankah itu merupakan pengingkaran akbar atas amanah kebendaan yang tengah dititipkan pada manusia. Hanya saja, ini sekadar menjadi kesadaran kultural, tidak punya daya paksa struktural, sehingga sang koruptor menjadi tak bergeming.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah, sesungguhnya memang sudah saatnya al-Quran tidak lagi diletakkan sebagai kesadaran normatif yang hanya bergerak pada wilayah kultural. Ia juga harus mampu menyelinap dalam perbaikan pada ruang-ruang struktural. Dan itu artinya, al-Quran juga sesungguhnya bisa menjadi landasan teoritik yang bisa dipakai untuk melakukan pembebasan kemanusiaan, bahkan untuk masalah seperti korupsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Perspektif Qurani&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Quran mempunyai kekuatan untuk membentuk budaya masyarakat. Untuk konteks Indonesia, sesungguhnya kebanyakan masyarakat kita, khususnya kaum pinggiran meletakkan agama sebagai kekuatan spiritual. Al-Quran memiliki impetus emosional yang dapat menggerakkan umat Islam untuk bersikap sesuai dengan ajaran yang dikandungnya. Hanya saja, yang patut disayangkan, doktrin-doktrin normatif yang tertuang dalam al-Quran itu, bagi kebanyakan umatnya tidak mempunyai dimensi sosial dan intelektual yang kuat dalam membendung realitas kemungkaran yang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asumsi ini jelas perlu diperbaharui. Islam bukanlah teologi eskapistik yang mengamini umatnya untuk larut dalam buaian spiritual, sehingga lupa akan tanggung jawab sosialnya. Jika ditelaah lebih jauh, al-Quran mempunyai perangkat teoritis yang bisa dipakai untuk membentuk ragam manifes ketidakadilan sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkait korupsi, bagi saya al-Quran tidak saja mampu membentuk kesadaran moral manusia untuk tidak rakus memakan harta rakyat. Al-Quran juga punya perangkat teoritis untuk memberantas korupsi. Dalam banyak ayat, seringkali terdapat penegasan akan tesis Lord Acton bahwa kekuasaan itu cenderung korup (power tends to corrupt). Dan al-Quran, tidak saja menghadirkan penegasan itu, ia juga sekaligus melarang umat Islam untuk memilih kaum penindas jadi penguasa (Qs. An-Naml: 34, Al-Kahfi: 71, Saba: 34-35, Al-Zuhruf: 23, Al-Isra: 16, Hud: 27). Namun jika mereka terlanjur berkuasa, maka perlu dilakukan oposisi melawan hegemoni kaum penindas itu (Qs. Al-Hujurat: 9).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sinilah, dalam Al-Quran juga sempat disinggung bahwa kaum tertindas perlu menjadi pemimpin di bumi ini (Al-Shaff: 5, Al-Anfal: 137). Jika dipahami secara kontekstual, dapat dimengerti bahwa sifat-sifat seorang pemimpin seharusnya bukan sosok yang korup, namun profil populis yang dekat dengan rakyat, dan mencintai mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerakan oposisi terhadap penguasa yang korup bahkan diyakini sebagai jihad fi sabilillah (Al-Nisa: 75) yang juga merupakan agenda para rasul (Al-Anfal: 157). Di sinilah praksis pembelaan terhadap kaum lemah perlu dilakukan. Dengan demikian, boleh dibilang bahwa ruang ketakwaan tidak saja dilihat melalui ibadah ritual serta kepuasan spiritual yang telah diraih, namun lebih dari itu, yang terpenting adalah bagaimana seseorang dapat bermanfaat bagi orang lain. Maka membela kaum lemah juga merupakan bagian dari karakter insan takwa (Qs. Al-Baqarah: 197, Ali Imran: 134, Al-Insan: 8-9, Al-Maarij: 24, Al-Dzariyat: 19). Bahkan sangat mungkin, iman pada level inilah yang justru lebih penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korupsi sebagai bagian dari monopoli dan konsentrasi kekuasaan juga disinggung oleh al-Quran, seraya mengutuknya (Qs. Al-Hasyr: 7). Pada sisi inilah, secara radikal kemudian al-Quran "begitu berani" mengklaim orang yang (mushally) sebagai pendusta agama jika ia tidak memiliki keperpihakan pada anak yatim (Qs. Al-Maun: 1-7). Dan tudingan celaka, bagi umat Islam yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya tanpa ada kesadaran nurani (inner conscious) untuk mewujudkan kesejahteraan sosial (social welfare) (Qs. Al-Humazah: 1-9).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korupsi, juga merupakan bentuk paling nyata dalam membentuk prahara sosial. Dalam surat Al-Fajr: 15-20, pernah disebutkan bahwa masalah sosial yang terjadi disebabkan oleh empat hal: yakni 1) sikap ahumanis: yakni tidak memuliakan anak yatim, 2) sikap asosial: tidak memberi makan orang miskin, 3) sikap monopilistik: memakan warisan (kekayaan) alam dengan rakus, 4) sikap hedonis: mencintai harta benda secara berlebihan. Dilihat dari empat kategori itu, korupsi masuk dalam setiap sendi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korupsi benar-benar telah membunuh rasa kemanusiaan kita. Tentu saja amat menyedihkan, jika seorang politisi beragama Islam menggunakan jabatannya untuk melakukan korupsi. Jika itu terjadi, berarti dia telah meletakkan al-Qur’an hanya sebagai hiasan kata-kata. Dari sinilah, keberimanan masyarakat oleh al-Quran perlu dipandu untuk menghidupkan kembali rasa kemanusiaan kita, melalui pembaharuan struktural, dan tidak hanya dorongan moral. Al-Qur’an harus menjadi inspirasi dan pelopor untuk melakukan gerakan pembebasan, termasuk dalam memberantas korupsi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Penulis adalah mahasiswa Fakultas Agama Islam UMM dan mantan aktivis Lembaga Dakwah Kampus Jamaah AR Fachruddin (LDK-JF).&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1351631203640552552?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ETykI7dGMI6fPRcdFEiBAjiZzd8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ETykI7dGMI6fPRcdFEiBAjiZzd8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ETykI7dGMI6fPRcdFEiBAjiZzd8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ETykI7dGMI6fPRcdFEiBAjiZzd8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/NlilpG0Bgmw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/NlilpG0Bgmw/al-quran-sebagai-inspirasi-gerakan-anti.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/al-quran-sebagai-inspirasi-gerakan-anti.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-7422522513043954448</guid><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-12T13:40:27.651+07:00</atom:updated><title>dan... Tuhan Bingung..???</title><description>Syahdan di suatu hari Tuhan berkata pada malaikat, “Hai malaikat, tidakkah kau tahu bahwa hambaKu setiap hari selalu mencariku tetapi bukan untuk mengenalKu melainkan karena Aku dipaksa-paksa dan diatur-atur mereka untuk memenuhi hajat hidupnya. Di dalam hati mereka selalu bunyi : semoga ini semoga itu, sesuai dengan selera mereka. Bahkan ada yang menggedor-gedor pintuKu memaksaKu unutuk mengabulkan doanya, yang lebih parah ada yang menggugat kemahaanKu karena keinginan mereka tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Terus bagaimana ya Tuhan ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku ingin bersembunyi malaikatKu, tapi aku bingung akan kemana bersembunyi di mana ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bersembunyi saja di gunung yang tertinggi, pasti hambaMu tidak akan bisa menemukanMu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu dulu malaikat, sekarang teknologi mereka sudah bisa mencapai puncak gunung yang paling tinggi sekalipun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau begitu Engku bersembunyi saja di dasar laut yang terdalam, pasti hambaMu tidak akan bisa menemukanMu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu juga dulu malaikat, sekarang teknologi mereka sudah bisa mencapai dasar laut yang paling dalam sekalipun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau masih ketahuan, bersembunyi sajalah di Bulan jangan di Bumi, pasti di tempat yang ini hambaMu tidak akan bisa menemukanMu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Itu juga dulu malaikat, sekarang teknologi mereka sudah bisa mencapai Bulan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saya yakin di tempat yang satu ini mereka tidak bisa menemukanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di mana itu malaikatKu ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya... di hati hambaMu sendiri Tuhanku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aha.. kurasa engkau benar MalaikatKu, Aku akan bersembunyi di dalam hati hambaKu, niscaya akan jarang sekali yang bisa menemukanKu. Karena biasanya mereka mencariKu di luar diri mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sepenggal kisah berhikmah yang dituturkan oleh salah satu jamaah masjid dekat rumah, masjid Al Iman di Sutorejo Surabaya, ketika bertugas memberikan kultum di hari terakhir Ramadhan kemarin. Silakan dicari sendiri hikmahnya, silahkan dilihat sendiri posisi diri kita masing-masing dari kisah berhikmah tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-7422522513043954448?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/W6qC4ju3Nw6MHxxsAlC_m_JncWg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/W6qC4ju3Nw6MHxxsAlC_m_JncWg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/W6qC4ju3Nw6MHxxsAlC_m_JncWg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/W6qC4ju3Nw6MHxxsAlC_m_JncWg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/q6WjpxEacRk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/q6WjpxEacRk/dan-tuhan-bingung.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/dan-tuhan-bingung.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1403700074405725381</guid><pubDate>Sat, 12 Dec 2009 05:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-12T12:25:33.135+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">guestbook</category><title>Guest Book</title><description>&lt;div&gt;&lt;embed quality="high" align="middle" flashvars="cy=fr&amp;il=1&amp;channel=2305843009222131007&amp;site=widget-3f.slide.com" type="application/x-shockwave-flash" height="325" src="http://widget-3f.slide.com/widgets/slidemap.swf" salign="l" width="450" wmode="transparent" scale="noscale" name="flashticker"/&gt;&lt;div style="width:550px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=fr&amp;at=un&amp;id=2305843009222131007&amp;map=5" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://widget-3f.slide.com/c1/2305843009222131007/fr_t001_v000_s0un_f00/images/xslide11.gif" ismap="ismap"/&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=fr&amp;at=un&amp;id=2305843009222131007&amp;map=6" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" src="http://widget-3f.slide.com/c2/2305843009222131007/fr_t001_v000_s0un_f00/images/xslide6.gif" ismap="ismap"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span id="show_ads_2530"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script language="javascript" src="http://negeriads.com/show-ads.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script language="javascript"&gt;
if (window.ads_ad_block){ads_ad_block=ads_ad_block+1;}else{ads_ad_block=1;}
function showAdBlock_2530(ppc_ad_block_count)
{
title = document.title; 
show_ads_id = 2530;
show_ads_url = "http://negeriads.com/publisher-show-ads.php";
block_count=ppc_ad_block_count;
iframe_width=728;
iframe_height=105;
metainfo=document.getElementsByTagName('meta');
ref=document.referrer;
showContentAds(metainfo);
}
setTimeout("showAdBlock_2530("+ads_ad_block+")",1000*(ads_ad_block-1));
&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1403700074405725381?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/t_cGy45t9iZD-EohRVfis5eavhw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/t_cGy45t9iZD-EohRVfis5eavhw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/t_cGy45t9iZD-EohRVfis5eavhw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/t_cGy45t9iZD-EohRVfis5eavhw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/9QPOPs4E5UM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/9QPOPs4E5UM/guest-book.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure url="http://widget-3f.slide.com/widgets/slidemap.swf" length="94395" type="application/x-shockwave-flash" /><media:content url="http://widget-3f.slide.com/widgets/slidemap.swf" fileSize="94395" type="application/x-shockwave-flash" /><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle> oggix.com : Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools var ig_type = 6; var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN'; if (window.ads_ad_block){ads_ad_block=ads_ad_block+1;}else{ads_ad_block=1;} function showAdBlock_2530(ppc_ad_block_count) { title = document.title; s</itunes:subtitle><itunes:author>ninafkoe</itunes:author><itunes:summary> oggix.com : Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools var ig_type = 6; var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN'; if (window.ads_ad_block){ads_ad_block=ads_ad_block+1;}else{ads_ad_block=1;} function showAdBlock_2530(ppc_ad_block_count) { title = document.title; show_ads_id = 2530; show_ads_url = "http://negeriads.com/publisher-show-ads.php"; block_count=ppc_ad_block_count; iframe_width=728; iframe_height=105; metainfo=document.getElementsByTagName('meta'); ref=document.referrer; showContentAds(metainfo); } setTimeout("showAdBlock_2530("+ads_ad_block+")",1000*(ads_ad_block-1)); Berlangganan ??</itunes:summary><itunes:keywords>guestbook</itunes:keywords><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/guest-book.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-9072665780360148105</guid><pubDate>Wed, 09 Dec 2009 03:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-09T15:54:39.334+07:00</atom:updated><title>EMAK NAIK HAJI (Film Religi dengan Citarasa Berbeda)</title><description>&lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;EMAK NAIK HAJI &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Menyiapkan Film Religi dengan Citarasa Berbeda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Film ini menggambarkan perjuangan orang kecil yang rindu naik haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Mak menundukkan kepala, merayapi daster batik kusam yang dipakainya. Tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;lama, sebab satu pikiran mencerahkan wajah perempuan itu lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Masjidnya bagus di sono ya, Zen? Lampunya banyak," Mak terkekah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Eh, berape sekarang ongkosnya, Zen?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"ONH biasa atau plus, Mak?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Mak tertawa. Beberapa giginya yang ompong terlihat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Kagak usah plus-plusan. Mak kagak ngerti."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Kalo kagak salah dua ribu tujuh ratusan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Murah itu!"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Kali ini Zen tertawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Pakai dolar itu, Mak. Kalau dirupiahin mah dua puluh tujuh jutaan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Suara riang Mak kontan meredup, "Dulu sih kita punya tanah. Tapi keburu dijual waktu Bapak sakit."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Beberapa saat Mak hanya menghela napas panjang. Suaranya kemudian terdengar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;seperti bisikan, "Mak pengin naik haji, Zen. Pengin."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Begitulah sepenggal potongan cerpen karya Asma Nadia yang berjudul Emak Ingin Naik Haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Sebuah cerpen yang menggambar kesediahan seorang wanita tua (Emak) yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;tidak mampu mengumpulkan segepok uang bekal naik haji. Sementara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;anaknya, Zein, merasa menjadi pecundang seumur hidup karena tidak bisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;mewujudkan mimpi Emaknya itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Karena kekuatan ceritanya itu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;cerpen yang dibuat pada tahun 2007 ini lantas digubah ke skenario film&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;layar lebar oleh Aditya Gumay dan Adenin Adlan. Aditya pula yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;menyutradarainya. Didi Petet, Reza Rahardian (Zein), Aty Kanser (Emak),&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Ustad Jeffri, dan Nini El Karim dipercaya sebagai pemain. Kini shooting sedang dilakukan di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, dan akan berlanjut di Pelabuhan Ratu dan Mekkah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Dari sudut pandang Asma, kisah Emak dalam cerpen tersebut merupakan salah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;satu bentuk gambaran ketimpangan umat Islam &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dalam melaksankan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;rukun kelimanya. "&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; orang yang susah sekali naik haji tapi ada juga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;orang yang berkali-kali naik haji," ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Karena permasalahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;sosial itu, Asma sudah sejak lama menginginkan sebuah karya tulis yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;bertema haji. Lama keinginan itu terpendam hingga pada tahun 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Majalah Nur memintanya menulis sebuah cerpen tentang haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Permintaan itu datang sekitar satu bulan sebelum Asma benar-benar naik haji. Dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;diberikan waktu &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; hari untuk menyelesaikan cerpen tersebut. Namun,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;karena merasa kurang cocok dengan hasil yang dia buat, Asma meminta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;tambahan waktu lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Segala upaya dia curahkan untuk membuat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;satu buah cerpen itu. Dia bahkan melakukan riset tentang cara-cara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;orang naik haji. Dia mendapatkan kenyataan bahwa ada tarif naik haji&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;dengan pelayanan biasa saja, tetapi ada pula yang dengan tarif sangat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;mahal dan fasilitas yang luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Pengalaman Bagi sebagian orang, naik haji bukan masalah besar, tapi ada sebagian orang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;yang harus bersusah payah mengumpulkan uang untuk naik haji. Pengalaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;inilah yang juga dirasakan Asma ketika menetapkan hati untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;melaksanakan rukun Islam yang kelima itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Pada awalnya dia hendak naik haji sendiri, namun sang suami kemudian terdorong untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;ikut naik haji. Tapi, uang yang mereka miliki belum cukup. Asma bahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;sempat menawarkan bantuan kepada biro perjalanan haji untuk membuatkan leaflet, brosur atau foto-foto cantik asalkan dia bisa mendapatkan potongan harga untuk naik haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Namun, biaya naik haji makin membumbung tinggi sehingga sulit untuk dijangkau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;"Tapi berkat Allah saya dan suami bisa juga naik haji sampai suami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;bilang kita kira haji itu kita yang bayar tapi ternyata Allah yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;bayar. Pokoknya nabung dan diniatin untuk haji meski cuma seribu perak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;per hari," ungkapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Ketika sedang berada di tanah suci Asma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;juga menyaksikan bahwa cerpen yang dia buat itu bisa sangat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;menggambarkan perjuangan orang-orang yang merindukan naik haji. Asma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;bertemu dengan sepasang kakek nenek yang usianya sudah mendekati 80&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;tahun. Mereka sudah berada di tanah suci sejak bulan Ramadhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Untuk bertahan hingga bulan haji mereka memasang tenda kecil sekadar untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;berteduh. Mereka berangkat dengan usaha sendiri tanpa menggunakan paket&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;ONH karena tidak bisa menunggu lagi, karena sudah uzur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Aditya Gumay sang sutradara merasa bahwa fenomena yang terjadi tentang haji&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;ini dialami banyak orang sehingga patut untuk diangkat dalam sebuah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;film. Saat ini tim produksi sedang sibuk melakukan shooting di beberapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;wilayah di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan sekitar pulau Jawa. rosyid nurul hakim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Persiapan yang Unik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Sebelum Aditya Gumay mendapatkan izin dari Asma Nadia untuk mengangkat cerpen Emak Ingin Naik Haji ke layar lebar, dia sudah melakukan persiapan, penulisan skenario dan pembelian properti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Keyakinan Aditya itu berawal ketika pertama kali membaca cerpen itu pada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;pertenghan tahun 2008. Saat menghadiri acara perpisahan TK Al Ahzar di&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Taman Mini, dia mendapat sebuah goody bag berisi majalah-majalah lama. Salah satunya adalah Nur terbitan Desember 2007.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Saat membuka-buka majalah itu, matanya terpaut pada cerpen tersebut. Ketika&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;selesai membacanya, hatinya tersentuh. "Saya bahkan sudah mendapatkan passion, keharuan dan sentuhannya untuk diangkat dalam bentuk film," ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Dalam benaknya dia membayangkan perjuangan seorang anak untuk membahagiakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;emaknya. Banyak sekali orang yang ingin menghajikan orang tuanya, tapi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;tidak memiliki dana. "Film ini mewakili begitu banyak impian anak yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;ingin membahagiakan orang tuanya," jelasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Karena sudah mendapat gambaran utuh tentang film yang bakal dibuatnya itu, Aditya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;berani membeli berbagai properti yang cocok ketika dia dan ibunya umroh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;pada Agustus 2008 lalu. "Padahal waktu itu saya belum ketemu Asma,"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;katanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Selain itu, pada bulan desember 2008 dia sudah menggarap skenario film ini bersama dengan Adenin Adlan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Jauh hari sebelumnya, Aditya sebenarnya sudah berusaha mencari nomor telepon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;sang penulis. Tetapi ketika nomor itu baru saja didapatkan, ternyata handphone Asma Nadia hilang sehingga nomor itu menjadi tidak berguna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Enam bulan kemudian, dari seorang rekan, dia mendapatkan nomor kontak sang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;penulis. Mereka akhirnya bertemu setelah skenario dan beberapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;persiapan awal untuk pembuatan film sudah selesai. "Saya bahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;langsung ditodong kontrak kerja padahal baru ketemu," ujar Asma Nadia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;kim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Shooting Penuh Kemudahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Ketika memulai shooting, Asma merasakan semangat dari setiap kru dalam tim produksi Emak Ingin Naik Haji. Mereka merasa mendapatkan jiwa yang berbeda ketika menggarap film ini. "&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; semacam syiar di dalamnya," ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Bagi Aditya, shooting yang masih berjalan ini banyak mendapatkan kemudahan. Salah satunya ketika kru kesulitan untuk mendapatakan lokasi shooting&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;yang bisa menggambarkan keadaan yang sesuai dengan cerita. Sebuah rumah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;kumuh milik Emak yang bersebelahan dengan rumah mewah tempat sang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;juragan haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Berhari-hari lokasi itu dicari namun sulit untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;dtemukan. "Karena umumnya rumah orang kaya di komplek elit, sedangkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;rumah orang miskin di tempat kumuh. Jadi cukup sulit mendapatkan lokasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;yang pas," ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Kemudahan tiba-tiba saja muncul ketika&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;seorang temannya menawarkan rumah besar dan rumah kontrakan miliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Rumah kontrakan kecil berderet mirip bedengan itu tepat berhadapan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;dengan rumah besar sehingga bisa menjadi lokasi yang cocok. Seketika,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;kru langsung bergerak untuk mendandani rumah kontrakan itu agar semirip&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;mungkin dengan gambaran dalam cerpen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Rumah kontrakan yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;sebelumnya berdinding tembok dan berlantai keramik, dipermak sedemikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;rupa sehingga menjadi kawasan kumuh. Aditya bersama kru artistik banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;berburu barang-barang bekas sebagai pengisi rumah Emak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Selain itu, dia juga mencari kayu-kayu bekas untuk menutup semua tembok serta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;mengganti ubin keramik. "Soalnya kita mau membuat rumah ini terlihat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;kumuh dan menjadi bangunan kayu," ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Aditya mengharapkan semua kemudahan itu akan terus terjadi dalam proses shooting&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;yang dijadwalkan selama 20 hari -- 15 hari di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, satu hari di&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Pelabuhan Ratu, dan sisanya di Mekkah. "Di Mekkah kita mau mengambil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;montase perjalan emak yang akhirnya terwujud. Kita bakal berangkat saat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;umroh. Kita ingin mendapat gambar orang saat sholat yang mengerumini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Kabah," ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Selama &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; hari shooting di tanah suci itu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Aditya sudah memperhitungkan segala situasi termasuk bawaan peralatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;pengambilan gambar yang diusahakan tidak terlalu banyak dan juga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;masalah perizinan. kim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Hal Unik dalam Film&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;- Skenario film ini sudah jadi sebelum meminta izin dari sang penulis cerpen, Asma Nadia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;- Cerita dalam cerpen Emak Ingin Naik Haji berbeda dari biasanya. Dengan jumlah halaman yang sedikit cerpen ini bersifat multi tokoh dan multi konflik..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;- Asma terinspirasi model penceritaan itu seusai menonton film &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Babel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang diperankan Brad Pitt, yang berisi banyak tokoh dan cerita namun akhirnya saling berhubungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;- &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kejadian yang tidak dapat dilupakan Asma ketika shooting di sebuah rumah sakit. Sebuah sejadah kecil yang digunakan untuk sholat ditempeli tulisan Batas Suci agar orang-orang tidak sembarangan lewat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;Teknologi yang digunakan lebih murah tetapi kualitas yang dihasilkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;bisa maksimal. Tim produksi hanya menggunakan kamera digital. kim (-)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: left;MARGIN: 0mm 0mm 0pt;mso-layout-grid-align: none;" class="MsoNormal" align="left"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial;FONT-SIZE: 10pt;mso-font-kerning: 0pt;" lang="EN-US"&gt;sumber: http://republika. co.id/koran/ 58/44725/ EMAK_NAIK_ HAJI_Menyiapkan_ Film_Religi_ dengan_Citarasa_ Berbeda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-9072665780360148105?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/umuNJzpWzhv8Gn_5qAmet3xCbsc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/umuNJzpWzhv8Gn_5qAmet3xCbsc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/umuNJzpWzhv8Gn_5qAmet3xCbsc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/umuNJzpWzhv8Gn_5qAmet3xCbsc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/jUXDqQ6EKtc" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/jUXDqQ6EKtc/emak-naik-haji-film-religi-dengan.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/emak-naik-haji-film-religi-dengan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-3357807947150078749</guid><pubDate>Wed, 02 Dec 2009 02:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-02T14:02:21.934+07:00</atom:updated><title>Menantu vs Mertua</title><description>Cerita yg Luar biasa, cerita yang mungkin sering terjadi dilanjutkan dengan adanya EGO yang KUAT diantara keduanya. Sehingga tidak terpikir jalan keluar&lt;br&gt;&lt;br&gt;JANGAN "NGAMBEK" BERKEPANJANGAN TERHADAP ORANG YANG DIKASIHI.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi yg sudah pernah baca, luangkan waktu untuk baca sekali lagi&lt;br&gt;Ini adalah cerita sebenarnya ( diceritakan oleh Lu Di dan di edit oleh Lian Shu Xiang )&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah salah pengertian yg mengakibatkan kehancuran sebuah rumah &lt;br&gt;tangga.Tatkala nilai akhir sebuah kehidupan sudah terbuka,tetapi &lt;br&gt;segalanya sudah terlambat. Membawa nenek utk tinggal bersama &lt;br&gt;menghabiskan masa tuanya bersama kami, malah telah menghianati ikrar &lt;br&gt;cinta yg telah kami buat selama ini,setelah 2 tahun menikah, saya dan &lt;br&gt;suami setuju menjemput nenek di kampung utk tinggal bersama .&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya &lt;br&gt;harapan nenek, nenek pula yg membesarkannya dan menyekolahkan dia hingga &lt;br&gt;tamat kuliah.&lt;br&gt;Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar &lt;br&gt;yg menghadap taman untuk nenek, agar dia dapat berjemur, menanam bunga &lt;br&gt;dan sebagainya. Suami berdiri didepan kamar yg sangat kaya dgn sinar &lt;br&gt;matahari,tidak sepatah katapun yg terucap tiba-tiba saja dia mengangkat &lt;br&gt;saya dan memutar-mutar saya seperti adegan dalam film India dan berkata &lt;br&gt;:"Mari,kita jemput nenek di kampung".&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suami berbadan tinggi besar, aku suka sekali menyandarkan kepalaku ke &lt;br&gt;dadanya yg bidang, ada suatu perasaan nyaman dan aman disana. Aku &lt;br&gt;seperti sebuah boneka kecil yg kapan saja bisa diangkat dan dimasukan &lt;br&gt;kedalam kantongnya. Kalau terjadi selisih paham diantara kami, dia suka &lt;br&gt;tiba-tiba mengangkatku tinggi-tinggi diatas kepalanya dan diputar-putar &lt;br&gt;sampai aku berteriak ketakutan baru diturunkan.Aku sungguh menikmati &lt;br&gt;saat-saat seperti itu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kebiasaan nenek di kampung tidak berubah. Aku suka sekali menghias rumah &lt;br&gt;dengan bunga segar, sampai akhirnya nenek tidak tahan lagi dan berkata &lt;br&gt;kepada suami:"Istri kamu hidup foya-foya, buat apa beli bunga? Kan bunga &lt;br&gt;tidak bisa dimakan?" Aku menjelaskannya kepada nenek:"Ibu, rumah dengan &lt;br&gt;bunga segar membuat rumah terasa lebih nyaman dan suasana hati lebih &lt;br&gt;gembira."Nenek berlalu sambil mendumel, suamiku berkata sambil tertawa: &lt;br&gt;"Ibu, ini kebiasaan orang kota, lambat laun ibu akan terbiasa juga."&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nenek tidak protes lagi, tetapi setiap kali melihatku pulang sambil &lt;br&gt;membawa bunga,dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya berapa harga &lt;br&gt;bunga itu, setiap mendengar jawabanku dia selalu mencibir sambil &lt;br&gt;menggeleng-gelengka n kepala. Setiap membawa pulang barang belanjaan,dia &lt;br&gt;selalu tanya itu berapa harganya ,ini berapa.Setiap aku jawab, dia &lt;br&gt;selalu berdecak dengan suara keras.Suamiku memencet hidungku sambil &lt;br&gt;berkata:"Putriku, kan kamu bisa berbohong.Jangan katakan harga yang &lt;br&gt;sebenarnya." Lambat laun, keharmonisan dalam rumah tanggaku mulai terusik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nenek sangat tidak bisa menerima melihat suamiku bangun pagi menyiapkan &lt;br&gt;sarapan pagi untuk dia sendiri, di mata nenek seorang anak laki-laki &lt;br&gt;masuk ke dapur adalah hal yang sangat memalukan. Di meja makan, wajah &lt;br&gt;nenek selalu cemberut dan aku sengaja seperti tidak mengetahuinya. Nenek &lt;br&gt;selalu membuat bunyi-bunyian dengan alat makan seperti sumpit dan &lt;br&gt;sendok, itulah cara dia protes.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aku adalah instrukstur tari, seharian terus menari membuat badanku &lt;br&gt;sangat letih, aku tidak ingin membuang waktu istirahatku dengan bangun &lt;br&gt;pagi apalagi disaat musim dingin. Nenek kadang juga suka membantuku di &lt;br&gt;dapur, tetapi makin dibantu aku menjadi semakin repot, misalnya; dia &lt;br&gt;suka menyimpan semua kantong-kantong bekas belanjaan, dikumpulkan bisa &lt;br&gt;untuk dijual katanya.Jadilah rumahku seperti tempat pemulungan kantong &lt;br&gt;plastik, dimana-mana terlihat kantong plastik besar tempat semua &lt;br&gt;kumpulan kantong plastik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kebiasaan nenek mencuci piring bekas makan tidak menggunakan cairan &lt;br&gt;pencuci, agar supaya dia tidak tersinggung, aku selalu mencucinya sekali &lt;br&gt;lagi pada saat dia sudah tidur.Suatu hari, nenek mendapati aku sedang &lt;br&gt;mencuci piring malam harinya, dia segera masukke kamar sambil membanting &lt;br&gt;pintu dan menangis.Suamiku jadi serba salah, malam itu kami tidur &lt;br&gt;seperti orang bisu, aku coba bermanja-manja dengan dia, tetapi dia tidak &lt;br&gt;perduli. Aku menjadi kecewa dan marah."Apa salahku?" Dia melotot sambil &lt;br&gt;berkata:"Kenapa tidak kamu biarkan saja? Apakah memakan dengan pring itu &lt;br&gt;bisa membuatmu mati?"&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aku dan nenek tidak bertegur sapa untuk waktu yg culup lama, suasana &lt;br&gt;mejadi kaku. Suamiku menjadi sangat kikuk, tidak tahu harus berpihak &lt;br&gt;pada siapa? Nenek tidak lagi membiarkan suamiku masuk ke dapur, setiap &lt;br&gt;pagi dia selalu bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan untuknya, suatu &lt;br&gt;kebahagiaan terpancar di wajahnya jika melihat suamiku makan dengan &lt;br&gt;lahap, dengan sinar mata yang seakan mencemohku sewaktu melihat padaku, &lt;br&gt;seakan berkata dimana tanggung jawabmu sebagai seorang istri?&lt;br&gt;Demi menjaga suasana pagi hari tidak terganggu, aku selalu membeli &lt;br&gt;makanan diluar pada saat berangkat kerja. Saat tidur, suami berkata:"Lu &lt;br&gt;di, apakah kamu merasa masakan ibu tidak enak dan tidak bersih sehingga &lt;br&gt;kamu tidak pernah makan di rumah?" sambil memunggungiku dia berkata &lt;br&gt;tanpa menghiraukan air mata yg mengalir di kedua belah pipiku.Dan dia &lt;br&gt;akhirnya berkata:"Anggaplah ini sebuah permintaanku, makanlah bersama &lt;br&gt;kami setiap pagi."Aku mengiyakannya dan kembali ke meja makan yg serba &lt;br&gt;canggung itu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pagi itu nenek memasak bubur, kami sedang makan dan tiba-tiba ada suatu &lt;br&gt;perasaan yg sangat mual menimpaku, seakan-akan isi perut mau keluar &lt;br&gt;semua.Aku menahannya sambil berlari ke kamar mandi, sampai disana aku &lt;br&gt;segera mengeluarkan semua isi perut. Setelah agak reda, aku melihat &lt;br&gt;suamiku berdiri didepan pintu kamar mandi dan memandangku dengan sinar &lt;br&gt;mata yg tajam, diluar sana terdengar suara tangisan nenek dan &lt;br&gt;berkata-kata dengan bahasa daerahnya. Aku terdiam dan terbengong tanpa &lt;br&gt;bisa berkata-kata. Sungguh bukan sengaja aku berbuat demikian!.&lt;br&gt;Pertama kali dalam perkawinanku, aku bertengkar hebat dengan suamiku, &lt;br&gt;nenek melihat kami dengan mata merah dan berjalan menjauh..... .suamiku &lt;br&gt;segera mengejarnya keluar rumah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menyambut anggota baru tetapi dibayar dengan nyawa nenek.&lt;br&gt;Selama 3 hari suamiku tidak pulang ke rumah dan tidak juga meneleponku. &lt;br&gt;Aku sangat kecewa, semenjak kedatangan nenek di rumah ini, aku sudah &lt;br&gt;banyak mengalah, mau bagaimana lagi? Entah kenapa aku selalu merasa mual &lt;br&gt;dan kehilangan nafsu makan ditambah lagi dengan keadaan rumahku yang &lt;br&gt;kacau, sungguh sangat menyebalkan. Akhirnya teman sekerjaku berkata:"Lu &lt;br&gt;Di, sebaiknya kamu periksa ke dokter."Hasil pemeriksaan menyatakan aku &lt;br&gt;sedang hamil. Aku baru sadar mengapa aku mual-mual pagi itu. Sebuah &lt;br&gt;berita gembira yg terselip juga kesedihan. Mengapa suami dan nenek &lt;br&gt;sebagai orang yg berpengalaman tidak berpikir sampai sejauh itu?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di pintu masuk rumah sakit aku melihat suamiku, 3 hari tidak bertemu dia &lt;br&gt;berubah drastis, muka kusut kurang tidur, aku ingin segera berlalu &lt;br&gt;tetapi rasa iba membuatku tertegun dan memanggilnya. Dia melihat ke &lt;br&gt;arahku tetapi seakan akan tidak mengenaliku lagi, pandangan matanya &lt;br&gt;penuh dengan kebencian dan itu melukaiku. Aku berkata pada diriku &lt;br&gt;sendiri, jangan lagi melihatnya dan segera memanggil taksi. Padahal aku &lt;br&gt;ingin memberitahunya bahwa kami akan segera memiliki seorang anak. Dan &lt;br&gt;berharap aku akan diangkatnya tinggi-tinggi dan diputar-putar sampai aku &lt;br&gt;minta ampun tetapi..... mimpiku tidak menjadi kenyataan. Didalam taksi &lt;br&gt;air mataku mengalir dengan deras. Mengapa kesalah pahaman ini berakibat &lt;br&gt;sangat buruk?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sampai di rumah aku berbaring di ranjang memikirkan peristiwa tadi, &lt;br&gt;memikirkan sinar matanya yg penuh dengan kebencian, aku menangis dengan &lt;br&gt;sedihnya. Tengah malam,aku mendengar suara orang membuka laci, aku &lt;br&gt;menyalakan lampu dan melihat dia dgn wajah berlinang air mata sedang &lt;br&gt;mengambil uang dan buku tabungannya. Aku nenatapnya dengan dingin tanpa &lt;br&gt;berkata-kata. Dia seperti tidak melihatku saja dan segera berlalu. &lt;br&gt;Sepertinya dia sudah memutuskan utk meninggalkan aku. Sungguh lelaki yg &lt;br&gt;sangat picik, dalam saat begini dia masih bisa membedakan antara cinta &lt;br&gt;dengan uang. Aku tersenyum sambil menitikan air mata.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aku tidak masuk kerja keesokan harinya, aku ingin secepatnya membereskan &lt;br&gt;masalah ini, aku akan membicarakan semua masalah ini dan pergi &lt;br&gt;mencarinya di kantornya.Di kantornya aku bertemu dengan seketarisnya yg &lt;br&gt;melihatku dengan wajah bingung."Ibunya pak direktur baru saja mengalami &lt;br&gt;kecelakaan lalu lintas dan sedang berada di rumah sakit. Mulutku terbuka &lt;br&gt;lebar.Aku segera menuju rumah sakit dan saat menemukannya, nenek sudah &lt;br&gt;meninggal. Suamiku tidak pernah menatapku, wajahnya kaku. Aku memandang &lt;br&gt;jasad nenek yg terbujur kaku. Sambil menangis aku menjerit dalam &lt;br&gt;hati:"Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?"&lt;br&gt;Sampai selesai upacara pemakaman, suamiku tidak pernah bertegur sapa &lt;br&gt;denganku,&lt;br&gt;jika memandangku selalu dengan pandangan penuh dengan kebencian. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Peristiwa kecelakaan itu aku juga tahu dari orang lain, pagi itu nenek &lt;br&gt;berjalan ke arah terminal, rupanya dia mau kembali ke kampung. Suamiku &lt;br&gt;mengejar sambil berlari, nenek juga berlari makin cepat sampai tidak &lt;br&gt;melihat sebuah bus yg datang ke arahnya dengan kencang. Aku baru &lt;br&gt;mengerti mengapa pandangan suamiku penuh dengan kebencian. Jika aku &lt;br&gt;tidak muntah pagi itu, jika kami tidak bertengkar, &lt;br&gt;jika........ ....dimatanya, akulah penyebab kematian nenek.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suamiku pindah ke kamar nenek, setiap malam pulang kerja dengan badan &lt;br&gt;penuh dengan bau asap rokok dan alkohol. Aku merasa bersalah tetapi juga &lt;br&gt;merasa harga diriku terinjak-injak. Aku ingin menjelaskan bahwa semua &lt;br&gt;ini bukan salahku dan juga memberitahunya bahwa kami akan segera &lt;br&gt;mempunyai anak. Tetapi melihat sinar matanya, aku tidak pernah &lt;br&gt;menjelaskan masalah ini. Aku rela dipukul atau dimaki-maki olehnya &lt;br&gt;walaupun ini bukan salahku. Waktu berlalu dengan sangat lambat.Kami &lt;br&gt;hidup serumah tetapi seperti tidak mengenal satu sama lain. Dia pulang &lt;br&gt;makin larut malam. Suasana tegang didalam rumah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suatu hari, aku berjalan melewati sebuah caf�, melalui keremangan lampu &lt;br&gt;dan kisi-kisi jendela, aku melihat suamiku dengan seorang wanita &lt;br&gt;didalam. Dia sedang menyibak rambut sang gadis dengan mesra. Aku &lt;br&gt;tertegun dan mengerti apa yg telah terjadi. Aku masuk kedalam dan &lt;br&gt;berdiri di depan mereka sambil menatap tajam kearahnya. Aku tidak &lt;br&gt;menangis juga tidak berkata apapun karena aku juga tidak tahu harus &lt;br&gt;berkata apa. Sang gadis melihatku dan ke arah suamiku dan segera hendak &lt;br&gt;berlalu. Tetapi dicegah oleh suamiku dan menatap kembali ke arahku &lt;br&gt;dengan sinar mata yg tidak kalah tajam dariku. Suara detak jangtungku &lt;br&gt;terasa sangat keras, setiap detak suara seperti suara menuju kematian. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Akhirnya aku mengalah dan berlalu dari hadapan mereka, jika tidak.. &lt;br&gt;mungkin aku akan jatuh bersama bayiku dihadapan mereka.&lt;br&gt;Malam itu dia tidak pulang ke rumah.. Seakan menjelaskan padaku apa yang &lt;br&gt;telah terjadi. Sepeninggal nenek, rajutan cinta kasih kami juga &lt;br&gt;sepertinya telah berakhir. Dia tidak kembali lagi ke rumah, kadang &lt;br&gt;sewaktu pulang ke rumah, aku mendapati lemari seperti bekas dibongkar. &lt;br&gt;Aku tahu dia kembali mengambil barang-barang keperluannya. Aku tidak &lt;br&gt;ingin menelepon dia walaupun kadang terbersit suatu keinginan untuk &lt;br&gt;menjelaskan semua ini. Tetapi itu tidak terjadi..... ...., semua berlalu &lt;br&gt;begitu saja.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aku mulai hidup seorang diri, pergi check kandungan seorang diri. Setiap &lt;br&gt;kali melihat sepasang suami istri sedang check kandungan bersama, hati &lt;br&gt;ini serasa hancur. Teman-teman menyarankan agar aku membuang saja bayi &lt;br&gt;ini, tetapi aku seperti orang yg sedang histeris mempertahankan &lt;br&gt;miliknya. Hitung-hitung sebagai pembuktian kepada nenek bahwa aku tidak &lt;br&gt;bersalah..&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Suatu hari pulang kerja,aku melihat dia duduk didepan ruang tamu.. &lt;br&gt;Ruangan penuh dengan asap rokok dan ada selembar kertas diatas meja, &lt;br&gt;tidak perlu tanya aku juga tahu surat apa itu.2 bulan hidup sendiri, aku &lt;br&gt;sudah bisa mengontrol emosi. Sambil membuka mantel dan topi aku berkata &lt;br&gt;kepadanya:"" Tunggu sebentar, aku akan segera menanda tanganinya"" .Dia &lt;br&gt;melihatku dengan pandangan awut-awutan demikian juga aku. Aku berkata &lt;br&gt;pada diri sendiri, jangan menangis, jangan menangis.. Mata ini terasa &lt;br&gt;sakit sekali tetapi aku terus bertahan agar air mata ini tidak keluar. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Selesai membuka mantel, aku berjalan ke arahnya dan ternyata dia &lt;br&gt;memperhatikan perutku yg agak membuncit. Sambil duduk di kursi, aku &lt;br&gt;menanda tangani surat itu dan menyodorkan kepadanya."" Lu Di, kamu &lt;br&gt;hamil?"" Semenjak nenek meninggal, itulah pertama kali dia berbicara &lt;br&gt;kepadaku. Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yg menglir keluar &lt;br&gt;dengan derasnya. Aku menjawab:""Iya, tetapi tidak apa-apa. Kamu sudah &lt;br&gt;boleh pergi"".Dia tidak pergi, dalam keremangan ruangan kami saling &lt;br&gt;berpandangan. Perlahan-lahan dia membungkukan badannya ke tanganku, air &lt;br&gt;matanya terasa menembus lengan bajuku.Tetapi di lubuk hatiku, semua &lt;br&gt;sudah berlalu, banyak hal yg sudah pergi dan tidak bisa diambil kembali.&lt;br&gt;"Entah sudah berapa kali aku mendengar dia mengucapkan kata:"Maafkan &lt;br&gt;aku, maafkan aku".. Aku pernah berpikir untuk memaafkannya tetapi tidak &lt;br&gt;bisa. Tatapan matanya di cafe itu tidak akan pernah aku lupakan.Cinta &lt;br&gt;diantara kami telah ada sebuah luka yg menganga. Semua ini adalah sebuah &lt;br&gt;akibat kesengajaan darinya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berharap dinding es itu akan mencair, tetapi yang telah berlalu tidak &lt;br&gt;akan pernah kembali.Hanya sewaktu memikirkan bayiku, aku bisa bertahan &lt;br&gt;untuk terus hidup. Terhadapnya, hatiku dingin bagaikan es, tidak pernah &lt;br&gt;menyentuh semua makanan pembelian dia, tidak menerima semua hadiah &lt;br&gt;pemberiannya tidak juga berbicara lagi dengannya. Sejak menanda tangani &lt;br&gt;surat itu, semua cintaku padanya sudah berlalu, harapanku telah lenyap &lt;br&gt;tidak berbekas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kadang dia mencoba masuk ke kamar untuk tidur bersamaku, aku segera &lt;br&gt;berlalu ke ruang tamu, dia terpaksa kembali ke kamar nenek. Malam hari, &lt;br&gt;terdengar suara orang mengerang dari kamar nenek tetapi aku tidak &lt;br&gt;perduli. Itu adalah permainan dia dari dulu. Jika aku tidak perduli &lt;br&gt;padanya, dia akan berpura-pura sakit sampai aku menghampirinya dan &lt;br&gt;bertanya apa yang sakit. Dia lalu akan memelukku sambil tertawa &lt;br&gt;terbahak-bahak. Dia lupa........ , itu adalah dulu, saat cintaku masih &lt;br&gt;membara, sekarang apa lagi yg aku miliki?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Begitu seterusnya, setiap malam aku mendengar suara orang mengerang &lt;br&gt;sampai anakku lahir. Hampir setiap hari dia selalu membeli barang-barang &lt;br&gt;perlengkapan bayi, perlengkapan anak-anak dan buku-buku bacaan untuk &lt;br&gt;anak-anak. Setumpuk demi setumpuk sampai kamarnya penuh sesak dengan &lt;br&gt;barang-barang. Aku tahu dia mencoba menarik simpatiku tetapi aku tidak &lt;br&gt;bergeming. Terpaksa dia mengurung diri dalam kamar, malam hari dari &lt;br&gt;kamarnya selalu terdengar suara pencetan keyboard komputer. Mungkin dia &lt;br&gt;lagi tergila-gila chatting dan berpacaran di dunia maya pikirku. Bagiku &lt;br&gt;itu bukan lagi suatu masalah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suatu malam di musim semi, perutku tiba-tiba terasa sangat sakit dan aku &lt;br&gt;berteriak dengan suara yg keras. Dia segera berlari masuk ke kamar, &lt;br&gt;sepertinya dia tidak pernah tidur. Saat inilah yg ditunggu-tunggu &lt;br&gt;olehnya. Aku digendongnya dan berlari mencari taksi ke rumah sakit. &lt;br&gt;Sepanjang jalan, dia mengenggam dengan erat tanganku, menghapus keringat &lt;br&gt;dingin yg mengalir di dahiku. Sampai di rumah sakit, aku segera &lt;br&gt;digendongnya menuju ruang bersalin. Di punggungnya yg kurus kering, aku &lt;br&gt;terbaring dengan hangat dalam dekapannya. Sepanjang hidupku, siapa lagi &lt;br&gt;yg mencintaiku sedemikian rupa jika bukan dia?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sampai dipintu ruang bersalin, dia memandangku dengan tatapan penuh &lt;br&gt;kasih sayang saat aku didorong menuju persalinan, sambil menahan sakit &lt;br&gt;aku masih sempat tersenyum padanya. Keluar dari ruang bersalin, dia &lt;br&gt;memandang aku dan anakku dengan wajah penuh dengan air mata sambil &lt;br&gt;tersenyum bahagia. Aku memegang tangannya, dia membalas memandangku &lt;br&gt;dengan bahagia, tersenyum dan menangis lalu terjerambab ke lantai. Aku &lt;br&gt;berteriak histeris memanggil namanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah sadar, dia tersenyum tetapi tidak bisa membuka matanya..... .....aku &lt;br&gt;pernah berpikir tidak akan lagi meneteskan sebutir air matapun untuknya, &lt;br&gt;tetapi kenyataannya tidak demikian, aku tidak pernah merasakan sesakit &lt;br&gt;saat ini. Kata dokter, kanker hatinya sudah sampai pada stadium &lt;br&gt;mematikan, bisa bertahan sampai hari ini sudah merupakan sebuah &lt;br&gt;mukjijat. Aku tanya kapankah kanker itu terdeteksi? 5 bulan yg lalu kata &lt;br&gt;dokter, bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan terburuk. Aku tidak lagi &lt;br&gt;perduli dengan nasehat perawat, aku segera pulang ke rumah dan ke kamar &lt;br&gt;nenek lalu menyalakan komputer.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ternyata selama ini suara orang mengerang adalah benar apa adanya, aku &lt;br&gt;masih berpikir dia sedang bersandiwara. ......... ..Sebuah surat yg sangat panjang &lt;br&gt;ada di dalam komputer yg ditujukan kepada anak kami."Anakku, demi dirimu &lt;br&gt;aku terus bertahan, sampai aku bisa melihatmu. Itu adalah harapanku. Aku &lt;br&gt;tahu dalam hidup ini, kita akan menghadapi semua bentuk kebahagiaan dan &lt;br&gt;kekecewaan, sungguh bahagia jika aku bisa melaluinya bersamamu tetapi &lt;br&gt;ayah tidak mempunyai kesempatan untuk itu. Didalam komputer ini, ayah &lt;br&gt;mencoba memberikan saran dan nasehat terhadap segala kemungkinan hidup &lt;br&gt;yg akan kamu hadapi. Kamu boleh mempertimbangkan saran ayah.&lt;br&gt;"""Anakku, selesai menulis surat ini, ayah merasa telah menemanimu hidup &lt;br&gt;selama bertahun -tahun. Ayah sungguh bahagia. Cintailah ibumu, dia &lt;br&gt;sungguh menderita, dia adalah orang yg paling mencintaimu dan adalah &lt;br&gt;orang yg paling ayah cintai"".&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mulai dari kejadian yg mungkin akan terjadi sejak TK, SD, SMP, SMA &lt;br&gt;sampai kuliah, semua tertulis dengan lengkap didalamnya. Dia juga &lt;br&gt;menulis sebuah surat untukku.""Kasihku, dapat menikahimu adalah hal yg &lt;br&gt;paling bahagia aku rasakan dalam hidup ini. Maafkan salahku, maafkan aku &lt;br&gt;tidak pernah memberitahumu tentang penyakitku. Aku tidak mau kesehatan &lt;br&gt;bayi kita terganggu oleh karenanya. Kasihku, jika engkau menangis &lt;br&gt;sewaktu membaca surat ini, berarti kau telah memaafkan aku. Terima kasih &lt;br&gt;atas cintamu padaku selama ini. Hadiah-hadiah ini aku tidak punya &lt;br&gt;kesempatan untuk memberikannya pada anak kita. Pada bungkusan hadiah &lt;br&gt;tertulis semua tahun pemberian padanya""."&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kembali ke rumah sakit, suamiku masih terbaring lemah. Aku menggendong &lt;br&gt;anak kami dan membaringkannya diatas dadanya sambil berkata: "Sayang, &lt;br&gt;bukalah matamu sebentar saja, lihatlah anak kita. Aku mau dia merasakan &lt;br&gt;kasih sayang dan hangatnya pelukan ayahnya".Dengan susah payah dia &lt;br&gt;membuka matanya, tersenyum... ......... ..anak itu tetap dalam dekapannya, &lt;br&gt;dengan tangannya yg mungil memegangi tangan ayahnya yg kurus dan lemah. &lt;br&gt;Tidak tahu aku sudah menjepret berapa kali momen itu dengan kamera di &lt;br&gt;tangan sambil berurai air mata........ ......... ...&lt;br&gt;&lt;br&gt;Teman2 terkasih, aku sharing cerita ini kepada kalian, agar kita semua &lt;br&gt;bisa menyimak pesan dari cerita ini.Mungkin saat ini air mata kalian &lt;br&gt;sedang jatuh mengalir atau mata masih sembab sehabis menangis, ingatlah &lt;br&gt;pesan dari cerita ini :"Jika ada sesuatu yg mengganjal di hati diantara &lt;br&gt;kalian yg saling mengasihi, sebaiknya utarakanlah jangan simpan didalam &lt;br&gt;hati. Siapa tau apa yg akan terjadi besok? Ada sebuah pertanyaan: Jika &lt;br&gt;kita tahu besok adalah hari kiamat, apakah kita akan menyesali semua hal &lt;br&gt;yg telah kita perbuat? atau apa yg telah kita ucapkan? Sebelum segalanya &lt;br&gt;menjadi terlambat, pikirlah matang2 semua yg akan kita lakukan sebelum &lt;br&gt;kita menyesalinya seumur hidup.&lt;br&gt;Diterjemahkan secara bebas oleh aku......... ......&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-3357807947150078749?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aIRZDoR0-YTKWObmOgO7UNhJ1KM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aIRZDoR0-YTKWObmOgO7UNhJ1KM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aIRZDoR0-YTKWObmOgO7UNhJ1KM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aIRZDoR0-YTKWObmOgO7UNhJ1KM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/TLSvn7zpAGE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/TLSvn7zpAGE/menantu-vs-mertua.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/menantu-vs-mertua.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-8668459442265558070</guid><pubDate>Wed, 02 Dec 2009 01:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-02T14:00:37.882+07:00</atom:updated><title>Fakta-fakta Facebook</title><description>&lt;p&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignleft" border="0" src="http://images.ninafkoe.multiply.com/image/muV3CwZ6ahPSpPVjMzKjHw/photos/1M/300x300/353/facebook-logo.png?et=KXnkTjVcgWIt8SygR%2Bk%2BQw&amp;nmid=0"&gt;&lt;/span&gt;Sejak dirilis untuk umum pada tanggal 26 September 2006, kini &lt;a title="Facebook" href="http://d60pc.com/tag/facebook" target="_blank"&gt;&lt;span style="COLOR: #0000ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Facebook&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; telah menjadi website social networking dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia. Menurut catatan resmi dari Facebook, mereka saat ini telah menggaet sekitar 300 juta pengguna aktif. Dimana 50 persen dari angka tersebut setiap harinya menggunakan Facebook. &lt;/span&gt;&lt;span id="more-2868"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Dibawah ini ada beberapa fakta menarik yang dikutip dari Facebook : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Rata-rata user memiliki 130 teman di Facebook&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Ada lebih dari 45 juta update status setiap hari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Setiap bulannya ada 2 miliar foto yang di-upload ke Facebook&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Ada lebih 3 juta event yang dibuat setiap bulannya oleh pengguna Facebook&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;70% pengguna Facebook berada di luar Amerika Serikat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Lebih dari 8 miliar menit dihabiskan untuk bermain Facebook setiap harinya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Ada sekitar 350 ribu aplikasi aktif yang menggunakan platform Facebook&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Ada sekitar 65 juta user aktif yang mengakses Facebook melalui perangkat selular&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;span style="COLOR: #000000;"&gt;Ada 180 operator seluler di 60 negara yang turut mempromosikan produk Facebook&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-8668459442265558070?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fNdK5TTXT4Av3J8YWFTVjQi-oes/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fNdK5TTXT4Av3J8YWFTVjQi-oes/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fNdK5TTXT4Av3J8YWFTVjQi-oes/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fNdK5TTXT4Av3J8YWFTVjQi-oes/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/6K0P9HE4Emw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/6K0P9HE4Emw/fakta-fakta-facebook.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/12/fakta-fakta-facebook.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-6351356510940936505</guid><pubDate>Sat, 31 Oct 2009 12:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-31T19:10:06.884+07:00</atom:updated><title>Umat Islam Butuh Kyai Facebook</title><description>&lt;span class="Apple-style-span"   style="   font-weight: bold;font-family:calibri;font-size:14px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Masihkah anda menganggap bahwa teknologi itu hanya milik orang kafir yang harus dijauhi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;img align="left" alt="" border="5" height="241" hspace="5" src="http://www.muslimdaily.net/berita/internet.jpg" vspace="5" width="319" /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Perkembaangan Internet sungguh sangat luar biasa pesatnya. Sepuluh tahun silam, mungkin Internet masih belum dikenal oleh masyarakat Indonesia bahkan di daerah perkotaan sekalipun. Ini bisa kita saksikan dari data Internet user di Indonesia pada tahun 2000 yang hanya 2 juta dari total populasi 200 juta. Sembilan tahun kemudian, jumlah dua juta ini kini meroket tajam menjadi 25 juta penduduk Indonesia yang melek internet dan menjadi pengguna internet (data terakhir dari wordlstats). Dari hanya 2 juta orang ternyata pertumbuhannya langsung meroket sedemikian cepatnya dalam kurun waktu yang cepat pula. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Saat ini, Indonesia tercatat menjadi negara dengan pengguna internet nomor 15 terbesar di dunia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;(sumber:internetworlstats.som)[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.muslimdaily.net/features/4350/pornografi-merasukumat-islam-butuh-kyai-notebook-dan-syaikh-facebook#_ftn1" name="_ftnref1" style="text-decoration: none;" title="_ftnref1"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';font-size:12pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Dan karena inilah, maka Indonesia masuk dalam jajaran 5 besar negara pengguna internet terbesar di Asia setelah China, Jepang, India, dan Korea Selatan. Dari sepuluh besar pengguna internet terbesar di Asia, ternyata hanya 3 negara berpenduduk Islam saja yang masuk 10 besar. Mereka adalah Indonesia (ranking 5), Pakistan (rangking 8), dan Malaysia (9).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Mencoba melongok ke lingkup dunia, ternyata yang menjadi negara paling banyak pengguna internet nya adalah China, AS, Jepang, India, dan Brazil yang notabene negara-negara non muslim. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Jangan katakan jika internet adalah media buatan orang kafir maka pantaslah jika mereka lebih banyak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Dari fakta dan data tersebut maka sangat pantaslah jika warna warni internet lebih banyak dimanfaatkan dan didominasi oleh mereka (non muslim). Tak salah jika mereka mendominasi bisnis internet dan media internet. Dan bukan hal yang rahasia lagi jika pornografi menemukan jalan tolnya ketika internet mendunia. Melalui jaringan internet itulah, mereka mampu masuk hingga ke kamar-kamar dan dapur-dapur keluarga muslim di seluruh dunia. Jangan salahkan mereka jika mereka mampu merebut hati anak dan keluarga kita karena kita masih menganggap internet adalah keburukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Mari kita saksikan fakta berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="right" border="0"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;img alt="" height="235" src="http://www.muslimdaily.net/berita/no-porn-480-main_Full.jpg" width="235" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;70 persen orang kantoran buka situs porno saat jam kerja Parahnya menurut majalah online&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;goodmagazine.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;, para user ini mengakses situs porno justru pada jam kerja antara pukul 09.00AM – 17.00PM. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;12% situs di dunia mengandung pornografi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;25% yang dicari melalui &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;search engine&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; adalah pornografi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;35% dari data yang diunduh dari internet adalah pornografi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Setiap detiknya, 28.258 pengguna internet melihat pornogafi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Setiap detiknya, $89.00 (Sekitar Rp. 800.000,- an lebih) dihabiskan untuk pornografi di internet.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Setiap harinya, 266 situs porno baru muncul. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Kata “sex” adalah kata yang paling banyak dicari di internet. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Pendapatan AS dari pornografi di internet tahun 2006 mencapai $2.84 milyar. Pengguna pornografi di internet 72% pria dan 28% wanita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;70% traffic pornografi internet terjadi pada hari kerja jam 9.00 - 17.00.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Diperkirakan kini ada 372 juta halaman website pornografi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Website pornografi diproduksi 3% oleh Inggris, 4% oleh Jerman, dan 89% oleh AS. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Website pornografi yang traffic-nya paling tinggi: AdultFriendFinder, menduduki peringkat ke-49 dengan 7.2 juta pengunjung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;(sumber)[2]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.muslimdaily.net/features/4350/pornografi-merasukumat-islam-butuh-kyai-notebook-dan-syaikh-facebook#_ftn2" name="_ftnref2" style="text-decoration: none;" title="_ftnref2"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="font-family:'Times New Roman';font-size:12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 18.7pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify; text-indent: -18.7pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://www.muslimdaily.net/features/4350/pornografi-merasukumat-islam-butuh-kyai-notebook-dan-syaikh-facebook#_ftn2" name="_ftnref2" style="text-decoration: none;" title="_ftnref2"&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Dengan fakta yang seperti itu apakah kita masih mengangap internet sebagai musuh atau media yang berhasil dikuasai musuh? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Semoga saja tidak. Betapa telah banyak orang yang murtad melalui internet. Betapa banyak moralitas kaum Muslimin tergadai melalui internet. Oleh karenanya, sebagai seorang pejuang (mujahidin), dakwah tidak terkait ruang dan waktu. Dan internet adalah satu media yang menjadi tempat medan pertempuran antara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; hizbullah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;hizbusyaiton.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Seorang aktivis Islam harus bisa memanfatkan segala media dan sarana untuk berjuang sebagaimana pesan tersirat dari al Quran:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;”Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;kekuatan apa saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; (QS. al-Anfal (8) : 60)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;img align="left" alt="" border="5" height="240" hspace="5" src="http://www.muslimdaily.net/berita/logo-facebook-f.jpg" vspace="5" width="209" /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Fakta bahwa pengguna facebook di Indonesia merupakan yang terbesar kedua adalah fakta yg memprihatinkan. Hal itu dikarenakan ketidak-maksimalan kita dalam memanfaatkan segala media di internet. Sangat jarang seorang aktivis dan pegiat dakwah untuk membuat postingan berita Islam atau artikel-artikel Islam di FB melalui note atau yang lain. Kebanyakan mereka lebih suka update status dan mengomentari status kawannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Menurut data statistik yang dilansir CheckFacebook.com, jumlah pengguna Facebook di Indonesia telah masuk 10 besar jumlah pengguna Facebook terbesar di dunia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Indonesia bertengger di peringkat tujuh, mengalahkan Australia, Spanyol, dan Kolombia di peringkat 10.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Menurut data tersebut, yang dikutip TeknologiNET, diketahui Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna Facebook terbesar kedua setelah Turki di Benua Asia, yakni sebesar 5.949.740 user. Sementara Turki, yang menduduki peringkat keempat di dunia, memiliki 10.926.180 user per Selasa, 16 Juni 2009 pukul 17.00 WIB.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Perlu diketahui, saat ini pengguna Facebook di dunia telah mencapai 219.286.560 user. Amerika Serikat masih memimpin di posisi teratas dengan 66,7 juta, jauh meninggalkan Inggris di posisi kedua dengan 17,6 juta user.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sementara di posisi ketiga menyusul Kanada dengan 11,2 juta. Peringkat lima dihinggapi Perancis dengan 10,1 juta pengguna dan disusul 9,7 juta oleh Italia, yang berada persis di atas peringkat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Dalam hal persentase populasi online, Indonesia mencapai angka 23,8 persen. Artinya, kurang lebih 23,8 persen dari total populasi penduduk di Indonesia telah terdaftar di Facebook. Angka tersebut masih jauh dibandingkan Bangladesh yang memiliki 79,4 persen, terbaik di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Dimanapun kita menemukan tempat yang ada koneksi internetnya pasti kita dapat melihat satu dua orang yang sedang asyik ber-facebook ria. Entah itu di kantor, warnet, rumah sampai kafe-kafe yang menyediakan fasilitas wifi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Makanya tak heran jika Indonesia menempati urutan ke 7 dunia dalam hal penggunaan facebook. (Sumber : teknologinet.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Oleh karenanya, tak ada kata lain bahwa kita (umat Islam) harus segera mengangkat laptop (pengganti bahasa mengangkat pena &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;img alt="Smile" border="0" src="http://www.muslimdaily.net/jscripts/tiny_mce/plugins/emotions/images/smiley-smile.gif" title="Smile" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;  ) dan melakukan kewajiban itu.  Bagaimana caranya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Jika kita sering melihat buletin Jum'at, maka di internet kita mengenal blog sebagai salah satu media yang mirip dengan buletin kertas setiap Jum'at. Melalui itulah kita bisa berdakwah di dunia maya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Dunia blog (blogsfer) sekarang ini menjadi semakin kuat, dan semakin dewasa sebagai sebuah bagian yang penting dan berpengaruh dari web. Technorati, yang merupakan sebuah search engine yang meng-indeks dan men-search blog, sampai pada bulan Juni 2008 telah mengindeks 112,8 juta blog dan lebih dari 250 juta diantaranya berlabel media sosial.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Selain itu Technorati juga melaporkan dan menganalisis tren-tren seputar blog dan blogging. Presiden Technorati, David Sifry, dalam sebuah postingan di blognya melaporkan fakta-fakta yang sangat menarik seputar blog yang diringkas sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sampai Juni 2008 sudah terdapat 112,8 juta blog di seluruh dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sekitar 120.000 blog baru dibuat setiap hari, atau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sebanyak 1,4 blog dibuat setiap detiknya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;3000-7000 splog baru (blog spam) dibuat setiap hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;1,5 juta postingan per hari, atau…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;17 postingan per detik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Pertumbuhan dari 35 menjadi 75 juta blog hanya memerlukan waktu 320 hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Bahasa Jepang adalah bahasa yang paling banyak digunakan dalam blog (37%)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Bahasa Inggris ke-dua (33%)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Bahasa Cina ke-tiga (8%)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Bahasa Italia ke-empat (3%)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 28.05pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify; text-indent: -28.05pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Menurut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;C/Net&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;a href="http://news.com.com/Blog+censorship+gains+support/2100-1028_3-5670096.html" style="text-decoration: none;" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;30% orang ngeblog&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;39% mengatakan blog kurang terpercaya dibanding artikel surat kabar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 28.05pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify; text-indent: -28.05pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sedangkan menurut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;PEW/internet&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;27% pengguna internet membaca blog&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:10pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;span style="  font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;font-family:'Times New Roman';font-size:7pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;5% mengatakan menggunakan RSS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;12% berkomentar di blog&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Cukup menarik fakta tentang blog ini, dan diperkirakan bahwa tren-tren ini akan terus meningkat dan memiliki imbas besar terhadap berbagai lini bisnis dan industri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Fakta-fakta di atas bisa menjadi gambaran bahwa ternyata perkembangan dunia sudah sangat pesatnya sehingga jarak sekat negara dan wilayah seakan tiada pemisahnya. Semua orang di dunia dimanapun dan kapanpun bisa berkomunikasi dengan sesamanya secara langsung. Ajang sosialisasi yang sebelumnya hanya bisa terealisasikan dengan pertemuan secara darat (langsung / &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;face to face)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; sekarang banyak dilakukan di hanya di dalam kamar atau di dapur rumah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;img align="left" alt="" border="5" height="183" hspace="5" src="http://www.muslimdaily.net/berita/pesta-blogger-2009-white.jpg" vspace="5" width="229" /&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sebuah pertukaran budaya dan informasi pun sangat mungkin untuk bermigrasi dari satu orang internet user dengan internet user lainnya di seluruh dunia. Hal ini juga menjadi salah bukti penting bahwa nasionalisme merupakan sebuah paham sempit yang bakal segera runtuh cepat atau lambat karena dengan keberadaan internet. Semua hal akan bersifat universal dan internasional. Meminjam istilah yang sedang keren saat ini, yaitu paham-paham ideologi transnasional.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Kembali berdasarkan pengamatan pada fakta-fakta di atas, maka keberadaan internet sebagai media dakwah sudah bukan lagi pada tataran wacana lagi. Seharusnya para ulama, da’i, dan para pemimpin-pemimpin Islam sudah menyadari dan segera melakukan langkah-langkah strategis untuk menjaga dan mentarbiyah generasi-generasi muda kita agar siap dan matang dalam menghadapi serangan-serangan negatif dari media internet.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sebuah langkah yang baik telah banyak dilakukan oleh ulama-ulama di timur tengah dan para cendekiawan Islam di Eropa dan Amerika yang menyambut media internet sebagai senjata dakwah. Sebagai contoh, situs seorang ulama bernama Salman Audah yang menjadi direktur situs dakwah Islam (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;www.islamtoday.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;) dengan empat bahasa besar utama dunia, Inggris, Arab, Prancis, dan Mandarin. Selain Salman, masih ada sosok muallaf bernama Yusuf Estes yang terkenal dengan YoutubeIslam.com-nya (sekarang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;IslamTube.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;). Sebuah situs seperti Youtube yang dikelola secara islami. Yusuf juga diketahui mengelola banyak situs lainnya. Dari dakwahnyalah diketahui bahwa banyak ratusan bahkan ribuan orang kafir menerima dakwah Islam. Dan jutaan remaja Islam mengenal agamanya dengan baik. Di Indonesia, telah tampil beberapa situs Islam terkemuka seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;www.muslimdaily.net, www.eramuslim.com, www.hidayatullah.com &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;dan beberapa situs Islam lainnya dengan beraneka latar belakang genre.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Langkah-langkah yang telah ditempuh oleh para ulama dan cendekiawan serta aktivis-aktivis Islam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="right" border="0"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;img alt="" height="177" src="http://www.muslimdaily.net/berita/saudi-bankers.jpg" width="266" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;di dunia maya itu seharsnya patut kita contoh terutama oleh kita yang ada di Indonesia. Saya prihatin dengan masih rendahnya kepedulian para ulama dan aktivis di Indonesia khususnya terhadap dakwah melalui media Internet ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang secara de jure menjadi perwakilan para ulama di Indonesia ternyata tidak memiliki sebuah website yang layak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Situs resmi MUI (saat penulis menulis ini) diketahui sangat tidak up to date sama sekali. Sementara situs-situs resmi ormas-ormas Islam di Indonesia seperti NU, dan Muhammadiyah masih saja tidak beranjak pada agenda-agenda laporan internal organisasinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Sebagai seorang muslim, sebenarnya kita memiliki kewajiban untuk berdakwah. Sudah saatnya pembelajaran internet menjadi sebuah kewajiban bagi semua pegiat Muslim dan Muslim secara umum. Oleh karena itu, kenapa nggak mungkin berdakwah di dunia maya? Berdakwah melalui media yang berpotensi akan dilihat, dikunjungi, dan dibaca oleh ratusan juta pengguna internet di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Di Hari Blogger Indonesia (27 Oktober), kutitipkan salam kepada seluruh blogger muslim di dunia maya, ”Keep writing my brother...”. Kepada para netter Muslim, kutunggu tarian toots keyboard kalian di blog dan media internet lainnya..” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Jadilah para kyai notebook dan syaikh facebook-iah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3   style="  font-weight: normal; margin-bottom: 4px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;font-family:verdana, sans-serif;font-size:15px;"&gt;&lt;span class="uistorymessage"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;“sometimes words are much sharper than swords”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="margin-bottom: 6pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;Ahmed Fikreatif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3366FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-6351356510940936505?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kzWY45HN_Nyii2j3VFvb5gSYGgI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kzWY45HN_Nyii2j3VFvb5gSYGgI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kzWY45HN_Nyii2j3VFvb5gSYGgI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/kzWY45HN_Nyii2j3VFvb5gSYGgI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/ZbB-Ireah60" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/ZbB-Ireah60/umat-islam-butuh-kyai-facebook.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/umat-islam-butuh-kyai-facebook.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-7816693688241530952</guid><pubDate>Fri, 30 Oct 2009 00:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-30T14:50:18.013+07:00</atom:updated><title>Peluang BISNIS - GRATIS dan MUDAH</title><description>&lt;span style="border-collapse: collapse; font-family: Verdana, Arial; font-size: 16px; line-height: 32px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="border-collapse: collapse; font-family: Verdana, Arial; font-size: 16px; line-height: 32px;"&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Udah pada tahu dong kalau sekarang ada banyak sekali cara untuk bisa mencari uang melalui internet. Ada yang berbayar, ada yang gratis. Kalau saya, tentu lebih suka yang gratisan, hehe :D&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkait dengan hal itu,.. Nah... Barusan saya browsing dan menemukan sebuah situs bisnis yang menarik. Namanya &lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;GratisMudah.Com.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kenapa menarik? Alasannya adalah karena untuk join (bergabung) di situs tersebut biayanya Rp 0 saja, alias gratis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Eits, tapi walaupun gratis, ini bukan berarti bahwa hasilnya juga "gratis". Bahkan hasilnya hasil yang "mahal" karena situs itu memberikan bayaran hingga Rp 277 juta+ untuk member-membernya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Asyik kan? :) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mana ada lagi kan program bisnis yang joinnya gratis tapi menawarkan (dan membuktikan) untuk memberikan jutaan rupiah seperti itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kenikmatan duniawi ini namanya ^_^!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Oh iya, selain joinnya gratis, kerjanya juga gampang banget...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style19" style="color: #3399ff; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cara kerjanya cukup mudah, kita hanya diperintahkan untuk menawarkan orang lain datang ke URL tertentu. Setiap kali orang lain bergabung dengan situs yang dituju, kita akan mendapat bayaran Rp 25. Semakin banyak kita menyebar URL-nya, semakin banyak juga komisi yang kita dapat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Dan sebagai catatan: untuk bergabung di URL yang diberikan tersebut biayanya adalah &lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;Rp 0 (GRATIS)&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, sehingga dijamin tidak akan sulit untuk merekrut orang supaya join di URL yang dituju. Soalnya, mana ada sih orang yang nolak join bisnis gratisan tapi prospektif... ;)&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Dan terakhir, jangan khawatir bakal rugi karena &lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;di bisnis ini kita tidak bisa rugi&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt; Kenapa? Karena daftarnya gratis jadi bener-bener &lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;TIDAK ADA RESIKO &amp;amp; TIDAK MUNGKIN RUGI&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Intinya: &lt;b&gt;Benar-benar asyik! Benar-benar gampang!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Benar-benar sesuai namanya: &lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;GRATIS dan MUDAH!&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Penasaran kan? Ingin join kan? Ingin tahu gimana cara kerjanya?&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Ok, silakan &lt;b&gt;langsung join di ==&amp;gt; &lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;http://gratismudah.com/?id=nurochman&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Ingat: pendaftaran GRATIS jadi &lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;TIDAK MUNGKIN RUGI&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; apa pun untuk join. Jangan khawatir rugi sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Dan ingat juga: cara kerjanya sangat mudah. Makin aktif Anda bekerja (tanpa biaya), makin besar komisinya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Sekali lagi, &lt;b&gt;langsung join di sini! ==&amp;gt; &lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;http://gratismudah.com/?id=nurochman&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;i&gt;Catatan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;[1] Tolong banget&lt;/b&gt; ikuti link-nya, baca penjelasannya, terus join programnya &lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;(GRATIS)&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Sesudah itu, &lt;b&gt;tolong lihat-lihat isi member area-nya&lt;/b&gt;. Ada beberapa info menarik di sana.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;[2]&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; Setelah melihat member areanya, &lt;b&gt;tolong tulis pendapat teman-teman&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; tentang program tersebut di note ini.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style18" style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;BTW, di dalam member areanya ada banyak tawaran &lt;b&gt;b&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;onus ebook gratis&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; lho... bakal rugi kalau enggak join &amp;amp; gak ngikutin penawaran bonus-bonusnya, :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style8" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;[3]&lt;/b&gt; Masih belum join? Ya ampuun... ^_^"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style8" style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;span style="color: #3399ff; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt; Langsung join di sini!&lt;/a&gt; ==&amp;gt; &lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://gratismudah.com/?id=nurochman"&gt;http://gratismudah.com/?id=nurochman&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;
&lt;div class="multiply:no_crosspost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-7816693688241530952?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/NNCazWWAxehaswRI4CifYs6FKU0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/NNCazWWAxehaswRI4CifYs6FKU0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/NNCazWWAxehaswRI4CifYs6FKU0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/NNCazWWAxehaswRI4CifYs6FKU0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/6iBNF0dIjXY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/6iBNF0dIjXY/peluang-bisnis-gratis-dan-mudah.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/peluang-bisnis-gratis-dan-mudah.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1410053008644007635</guid><pubDate>Fri, 23 Oct 2009 03:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-23T14:53:58.427+07:00</atom:updated><title>GRATISSS...Honda JAZZ otomatis</title><description>&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa kabar  semua ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya hanya maumenginformasikan tentang teman saya, Donny Wijaya yang sedang bagi-bagi hadiah:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- all new honda jazz RS&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- sepeda motor mega pro CW&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- iphone 3GS 32GB factory unlock&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- blackberry bold XL&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- blackberry gemini XL&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan berbagai hadiah eksklusif lainnya!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Informasi selengkapnya baca sendiri ya di:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;=&gt;&lt;a href="http://www.donnywijaya.com/bagimobiljazz/?gratis=201"&gt;http://www.donnywijaya.com/bagimobiljazz/?gratis=201&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi kesempatan ini hanya terbatas untuk beberapa orang lagi saja! Waktunya juga terbatas, segera kunjungi:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;=&gt;&lt;a href="http://www.donnywijaya.com/bagimobiljazz/?gratis=201"&gt;http://www.donnywijaya.com/bagimobiljazz/?gratis=201&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wassalam,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;n.b. pendaftaran Gratis kok!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.donnywijaya.com/bagimobiljazz/?gratis=201"&gt;http://www.donnywijaya.com/bagimobiljazz/?gratis=201&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1410053008644007635?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B0SH8uPLzbHnwS2EvH-tRE-BOOs/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B0SH8uPLzbHnwS2EvH-tRE-BOOs/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B0SH8uPLzbHnwS2EvH-tRE-BOOs/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/B0SH8uPLzbHnwS2EvH-tRE-BOOs/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/IoZd6Kd9gaE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/IoZd6Kd9gaE/gratissshonda-jazz-otomatis.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/gratissshonda-jazz-otomatis.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-5625154616541450565</guid><pubDate>Fri, 23 Oct 2009 03:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-23T14:51:32.152+07:00</atom:updated><title>Di Balik Cita-Cita</title><description>&lt;p&gt;&lt;font face="Times New Roman"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Apa cita-cita anda  ketika kanak-kanak? Menjadi guru? Dokter? Atau insiyur? Ketika iseng membolak  balik sebuah majalah anak-anak &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; yang memuat tentang biodata  kiriman pembaca, saya tersenyum sendiri. Aduh! Dari zaman dulu masa sih  cita-citanya itu-itu saja. Kalau tidak guru, dokter atau jadi  insiyur.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tahukah anda apakah cita-cita favorit anak-anak  Jepang?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saya coba membaca kembali buku kenangan si sulung ketika duduk di  taman kanak-kanak Ishima. Buku itu memuat gambar wajah goresan tangan siswa dan  kolom gokikunattarah (kalau sudah besar). Dari 65 orang teman satu  angkatan si sulung, ada 25 item cita-cita. Ajaibnya, tak satupun menjawab ingin  menjadi guru atau insiyur. Hanya ada satu orang menjawab ingin menjadi dokter  gigi. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Apakah cita-cita anak-anak Jepang ini? Terbanyak nomor satu adalah  menjadi penjual. Penjual bunga, sayuran, es krim, kue, roti, buku dll. Profesi  favorit nomor dua adalah driver. Driver truk, bis, masinis dan shinkansen  (kereta super cepat Jepang). Selanjutnya disusul pekerjaan lain seperti polisi  dan petugas pemadam kebakaran.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Cita-cita anak-anak memang bukan hal yang  tetap. Kadang berubah-rubah sesuai pengalaman hidup yang dijumpainya. Contohnya  si sulung. Sehabis kunjungan ke kantor pemadam kebakaran, dia ingin menjadi  petugas pemadam kebakaran. Tapi ketika kami pergi dengan kereta super  cepat-shinkansen- melihat petugas control shinkansen dia langsung  berbisik,Bun, kakoi (gagah) ya. Katanya sambil menunjuk petugas untenshi  shinkansen. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Dia juga pernah bercita-cita menjadi tukang kayu. Hah,  tukang kayu? Betul, tukang kayu hehehe Ceritanya ada satu buku yang kami pinjam  dari perpustakaan mengulas tentang pernak pernik kehidupan dan pekerjaan seorang  tukang kayu Jepang. Aiiih buku itu memang menarik sekali. Disamping mengenalkan  peralatan pertukangan, dikenalkan teknik memotong dengan gergaji, memaku,  memasang sekrup, mengayunkan kapak dll. &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; juga scene tentang kehidupan tukang kayu  dan keluarga. Akhir pekan ketika sedang tak ada order, jalan-jalan dengan  keluarga. Duh, asyiknya. Kemudian bagian terakhir, ada penjelasan tentang  bagaimana suatu bangun bisa berdiri. Dari membuat pondasi, tiang dll. Agar  bangunan tahan gempa, sejumlah teknik juga dijelaskan. Betul-betul buku  anak-anak yang sarat informasi!&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi betul ya, memang cita-cita anak-anak  gampang berubah. Tapi, ada beberapa hal setidaknya membuat pola cita-cita  anak-anak Jepang dan &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; begitu berbeda. Ini  alasannya menurut saya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pertama.Pengalaman bersentuhan langsung dengan  beragam lingkungan di luar sekolah atau rumah. Kurikulum sekolah Jepang, dari  taman kanak-kanak ada program untuk kunjungan keluar (kengaku). Kunjungan ke  kantor pemadam kebakaran, kepolisian, stasiun, stadion olahraga dll. Dalam  kunjugan ini biasanya siswa di perkenalkan dengan pekerjaan rutin disitu, juga  diajak berinteraksi langsung. Mereka diajak langsung melihat gulungan selang  pemadam kebakaran dan alat bantu lainnya misalnya, melihat polisi yang sedang  latihan berbaris, melongok isi mobil dapur umum tentara Jepang dan banyak  lagi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kedua. Keberadaan ehon (buku bergambar) yang beragam. Jepang memang  gudangnya buku anak. Komik dan buku bergambar hadir dengan beragam ilustrasi  menarik sesuai usia anak. Betul-betul syurga bagi orangtua yang ingin  menumbuhkan minat baca bagi putra putrinya. Buku-buku tentang beragam profesi  bisa didapatkan disini, asal kita telaten mengubek-ngubek koleksi perpustakaan.  Contohnya, buku tentang tukang kayu yang membuat si sulung memoloti buku itu  seharian sampai habis.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga. Orang Jepang sangat menghargai pekerjaan  apapun. Tak peduli seorang kuli atau tukang kayu, lingkungan tak pernah  meremehkan pekerjaan tersebut. Ketua PTA (parent Teacher Association) di kelas  si sulung adalah seorang ibu pemilik salon kecil. Kepada petugas cleaning  service di lorong-lorong laboratorium di kampus, para professor yang telah  mencapai tingkat ilmu tertinggi di bidang akademik itu, tak segan-segan  mengucapkan sekedar salam gotsukaresamadeshita (terima kasih atas usaha dan  kerja keras anda). Kami para mahasiswa, jika bertemu para volunteer di rumah  sakit, diingatkan selalu aisatsu (salam). Volunteer adalah petugas sukarela yang  membantu pasien RS pendidikan Okayama University, tempat saya menuntut ilmu,  untuk melakukan registrasi kartu lewat mesin otomatis di lobby bawah dekat pintu  masuk RS. &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; volunteer ini kebanyakan berusia  senja yang telah pensiun dari pekerjaannya. Mereka tidak mendapat gaji dari RS.  Mereka mengerjakan tugas ini sukarela untuk mengisi masa-masa  pensiunnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Itulah tiga alasan yang membuat anak-anak Jepang begitu  memiliki beragam cita-cita, yang mungkin untuk orang &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;, profesi yang dipandang  sebelah mata. Cita-cita kok jadi tukang bunga? Kerenan dikit nape  hehehe...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;font face="Times New Roman"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br&gt;Cita-cita juga adalah gambaran  lingkungan menanamkan secara tidak sengaja label atas sebuah profesi.  Cita-cita itu harus yang keren. Kalau ngga keren, bukan cita-cita donk. Ketika  lingkungan memberikan apresiasi terhadap profesi, anak-anak pun menyerapnya  menjadi pembelajaran. Di sekolah dasar si sulung setiap tahun ada kegiatan yang  bernama gaku tanken atau mengenal lingkungan terdekat sekolah. Kantor pos, toko  kue, salon, pool bis dll menjadi sasaran kunjungan anak-anak secara berkelompok.  Anak-anak diperkenakan untuk bertanya tentang apapun yang berkaitan dengan  pekerjaan tersebut. Dari proses interaksi langsung, timbullah pemahaman atas  sebuah profesi. Dari situ lahirlah penghargaan. Tukang pos itu berat ya  pekerjaannya. &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; tidak boleh sampai salah kirim. Tapi  asyik juga jadi tulang pos, bisa hapal nama-nama jalan, begitulah salah stau  kesan anak-anak yang pergi ke kantor pos..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan atas profesi  apapun, itulah yang harus dipupuk sejak dini pada anak-anak. Profesi apapun jika  dilakukan dengan sungguh-sungguh dan bermanfaat bagi orang lain adalah sebuah  kebanggaan. Kebanggan bukan karena dari profesi itu mendapat banyak uang. Tapi  kebanggan karena dapat berdikari dan menghidupi diri sendiri tanpa bergantung  pada orang lain. Penghargaan juga menjadikan anak-anak untuk empati. Empati  merasakan kesulitan sebuah pekerjaan. &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Susah&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; ya  ternyata jadi tukang pos itu. Makanya kalau menulis &lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;surat&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;, jangan lupa tuliskan  kode posnya, itulah ucapan empati lainnya yang sempat terucapkan anak-anak grup  kantor pos.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pertengahan tahun 2005,seorang siswi SMP di Bekasi yang bunuh  diri karena ia tak tahan diledek temannya karena ayahnya seorang tukang  bubur!.Bayangkan anak-anak SMP yang notabene sudah dewasa sampai hati  melakukan hal tersebut. Inilah gambaran carut marut sistem pendidikan moral di  negri kita. Empati memang tidak bisa diukur dengan parameter konkrit seperti  nilai matematika. Ia juga tak bisa dilihat hasilnya secara instan. Butuh waktu  dan proses yang terus menerus agar empati tumbuh di kalangan anak. Inilah  pekerjaan rumah para pendidik dan orangtua yang paling penting. Karena dengan  empatilah kehidupan berbangsa akan mencapai titik keselaran tertinggi.  &lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi berbicara tentang cita-cita anak-anak tidaklah sesederhana yang  diduga. Cita-cita anak-anak adalah gambaran atas orang dewasa di sekelilingnya  menghargai sesuatu. Mari kita didik anak-anak sedini mungkin untuk lebih empati  terhadap lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-5625154616541450565?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xWspuZyzeafyjpBN11H55ZUSfWg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xWspuZyzeafyjpBN11H55ZUSfWg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xWspuZyzeafyjpBN11H55ZUSfWg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xWspuZyzeafyjpBN11H55ZUSfWg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/Bv6qJ8n_pWg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/Bv6qJ8n_pWg/di-balik-cita-cita.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/di-balik-cita-cita.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-6597874172111964962</guid><pubDate>Thu, 22 Oct 2009 08:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-22T19:24:41.678+07:00</atom:updated><title>Kisah Anak dan Pohon Apel</title><description>&lt;div&gt;source : &lt;a href="http://www.bungaakoe.blogspot.com"&gt;www.bungaakoe.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica, Arial, Verdana, 'Trebuchet MS', sans-serif;color: rgb(99, 67, 32);"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;dan anak lelaki yan senang bermain-main di bawah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;pohon apel itu setiap hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ia senang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tidak lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;kecil yang bermain-main dengan pohon lagi." jawabanak lelaki itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku ingin sekali memiliki mainan,tapi aku tak punya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ada dan pergi dengan penuh suka cita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Namun,setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;kembali sedih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;sangat senang melihatnya datang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Ayo bermain-main denganku lagi." kata pohon apel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tapi kau boleh&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;kata pohon apel .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kemudian, anak&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;apel itu dan pergi dengan gembira.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pohon apel itu juga&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pohon apel merasa sangat bersuka cita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi deganku."Kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;pohon apel."Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ingin hidup tenang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Aku&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Duh, maaf&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;aku tak punya kapal, tapi kau boleh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;membuat kapal yang kau mau.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Maaf, anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;apel lagi untukmu." &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Tak apa. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;buah apelmu."jawab anak lelaki itu "Aku juga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat."&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;kata pohon&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;apel."Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;jawab anak lelaki itu."Aku benar-benar tak memiliki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;apa-apa lagi yang bisa aku berikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tua dan sekarat ini."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. "Aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tak memerlukan apa-apa lagi sekarang." kata anak lelaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;setelah sekian lama meninggalkanmu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;beristirahatlah dengan tenang."Anak lelaki itu berbaring di pelukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;meneteskan air matanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;mso-fareast-font-family:"ＭＳ 明朝";color:#634320;mso-font-kerning: 1.0pt;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:JA;mso-bidi-language:AR-SA;"&gt;&lt;span style="color:#E2A059;"&gt;&lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-pohon-apel-dan-seorang-anak.html" target="_top"&gt;More -&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" color="#E2A059" face="Arial" size="2"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 10px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;font class="Apple-style-span" color="#E2A059" face="Arial" size="2"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 10px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-6597874172111964962?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pRxgmlTYvggrY9QV5u9AQB_AZ4U/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pRxgmlTYvggrY9QV5u9AQB_AZ4U/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pRxgmlTYvggrY9QV5u9AQB_AZ4U/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pRxgmlTYvggrY9QV5u9AQB_AZ4U/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/TkSyuR-tJgs" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/TkSyuR-tJgs/kisah-anak-dan-pohon-apel.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/kisah-anak-dan-pohon-apel.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-5646657790152967667</guid><pubDate>Tue, 20 Oct 2009 03:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-20T10:21:15.506+07:00</atom:updated><title>Ayat-Ayat Allah Swt dalam Gempa</title><description>&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Seiring dengan  bencana gempa yang menimbulkan korban jiwa, banyak juga orang yang  menghubung-hubungkan waktu terjadinya gempa dan tanda-tanda alam lainnya dengan  ayat-ayat Al Qur””an.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Salah satunya  adalah menghubungkan jam terjadinya gempa sebagai nomor &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Al Qur””an dan  menitnya sebagai ayatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Contoh yang  beredar di facebook:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Gempa Padang  yang terjadi jam 5:16pm atau 17:16 (dikonfirmasi oleh &lt;a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mebz.php" target="_blank" title="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mebz.php"&gt;http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mebz.php&lt;/a&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;  17:16&lt;br /&gt;
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan  kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi  mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku  terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu  sehancur-hancurnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Gempa  susulannya terjadi jam 5:58pm atau 17:58&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;  17:58&lt;br /&gt;
Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami  membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab  yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab  (Lohmahfuz).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Gempa Jambi  terjadi jam 8:52 (dikonfirmasi oleh &lt;a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaf.php" target="_blank" title="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaf.php"&gt;http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaf.php&lt;/a&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;  8:52&lt;br /&gt;
(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Firaun dan pengikut-pengikutnya  serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka  Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi  Amat Keras siksaan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Dear  kawan-kawan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Menyangkutpautkan suatu peristiwa dengan isi kandungan Al Qur””an  haruslah dilakukan dengan bijak dan cerdas. Menurut saya pribadi, Al Quran tidak  mengenal numerologi, ilmu penafsiran angka-angka. Numerologi adalah ilmu ciptaan  manusia, sementara Al Qur””an adalah wahyu Ilahi. Manusia adalah makhluk dan  Ilahi adalah khalik. Yang saya takutkan adalah jangan sampai tanpa kita sadari,  dan asyik mengotak-atik dan menghubung-hubungkan angka membawa kita ke jurang  menyamakan Allah dengan ilmu manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Namun  demikian, tidak berarti bahwa kita tidak boleh memaknai suatu peristiwa dengan  memakai panduan “tanda-tanda” atau ayat-ayat Allah berupa waktu dan angka.  Maknailah dengan bijak dan cerdas. Tafsirkanlah dengan benar, dan tanyakan  kepada para ulama dan cerdik pandai dalam hal agama mengenai penafsiran yang  benar. Penafsiran yang dilakukan secara personal – dan tanpa dasar yang kuat –  dan kemudian diumumkan, bisa jadi menggoyahkan  ukhuwah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Contoh  persinggungan waktu dan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Al Qur””an di atas sepertinya cocok  dengan keadaan yang terjadi. Namun, jika itu langsung ditafsirkan begitu saja,  apakah saudara kita di &lt;st1:city w:st="on"&gt;Padang&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tidak tersinggung,  bahwa sepertinya mereka adalah kaum yang durhaka semua penduduknya? Haruskah  kita tambah penderitaan mereka dengan suatu informasi yang menusuk hati mereka?  Di manakah letak ukhuwah di antara kita?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Jika kita  bermaksud memaknai suatu persitiwa, sejatinya kita pahami dulu apakah informasi  yang kita dapatkan adalah benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Satu  contoh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Gempa susulan  &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Padang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; – menurut  informasi yang berseliwer di facebook – terjadi jam 5:58pm atau 17:58. Kemudian  dinukillah ayat Allah &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; 17:58, dengan terjemahan seperti di atas.  Namun apakah informasi itu betul?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Saya coba cek  di web site USGS (US Geological Survey) yang mencatat gempa yang terjadi di  seluruh dunia, dan menjadi acuan seismolog. Ternyata gempa susulan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; terjadi bukan jam  5:58pm tetapi jam 5:38pm – atau 17:38 (&lt;a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009meb4.php" target="_blank" title="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009meb4.php"&gt;http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009meb4.php&lt;/a&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Dengan  demikian &lt;st1:city w:st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt; yang cocok harusnya &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; 17:38, yang berbunyi:  Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi  Tuhanmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Contoh kedua  adalah kenapa juga gempa susulan Jambi yang menurut USGS terjadi jam 9:20 (&lt;a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaj.php" target="_blank" title="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaj.php"&gt;http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaj.php&lt;/a&gt;)  tidak ditafsirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Jika dinukil,  &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; 9:20  berbunyi: Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah  dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi  Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat  kemenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Kawan-kawan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Apakah itu  tidak terasa agak dekat dengan sebuah penipuan atau penyesatan? Apakah dengan  demikian jika itu terjadi kita sebagai manusia memaknai suatu peristiwa  sekehendak hati saja, apa yang cocok dikemukakan dan tidak cocok dengan kondisi  disimpan? Itukah hikmah yang ingin diperlihatkan? Bukankah itu artinya kita  seperti yang dikemukakan Al Qur””an:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; 2.174:  Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah,  yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu  sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan  Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan  menyucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Kawan-kawan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Al Qur””an  adalah panduan hidup kita. Semua ayat Al Qur””an adalah wahyu Ilahi. Kenapa kita  memunculkan satu ayat, sementara ayat yang lain  tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Selain Surat  17:58 yang cocok dengan waktu terjadinya gempa, kenapa kita tidak nukil  &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; 17:54 yang  isinya lebih cocok sebagai suatu ajakan: “Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu.  Dia akan memberi rahmat kepadamu jika Dia menghendaki dan Dia akan mengazabmu,  jika Dia menghendaki. Dan Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi penjaga bagi  mereka”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Selain Surat  8.52 yang cocok dengan waktu gempa lainnya, kenapa kita tidak ajak untuk  memahami ayat 50 dan 51 – nya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;“Kalau kamu  melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul  muka dan belakang mereka (dan berkata): “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang  membakar”, (tentulah kamu akan merasa ngeri).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Demikian itu  disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak  menganiaya hamba-Nya,..”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt; font-weight: bold;"&gt;Demikian pula dengan adanya suatu video sebuah mata di angkasa. Ada  yang menyebut itu kejadian sebelum gempa Tasikmalaya, ada juga kejadian sebelum  gempa Ciamis. Jika kita cari di Youtube, akan terdengar bahwa adzan yang  disampaikan bukan khas lafal orang Indonesia, sepertinya ada di daerah Eropa  atau kawasan muslim Rusia. Artinya, itu &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:state w:st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; bukan di Ciamis atau  Tasik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #427d64; font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=_ex4aKzlTi4" target="_blank" title="http://www.youtube.com/watch?v=_ex4aKzlTi4"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=_ex4aKzlTi4&lt;/a&gt;  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: #427d64; font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10px; white-space: pre;"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_ex4aKzlTi4&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/_ex4aKzlTi4&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Jika itu pun  benar, memang kita bisa mengambil maknanya dan mengucap Subhanallah. Namun mohon  hati-hati jangan sampai kita mengucapkan kata-kata – &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“eh, kayak mata Tuhan”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Tuhan sedang melihat”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Berhati-hatilah  dengan sesuatu yang dilarangNya, menyamakan Allah bermata seperti manusia.  Karena Allah adalah khalik dan manusia adalah makhluk. Boleh jadi itu tipu daya  syaitan – baik menanamkan kesan di kepala manusia ataupun melewati manusia yang  melakukan suatu tambahan di dalam video itu. Wallahu  alam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Hati-hatilah,  segala daya syaitan sedang berjalan dalam menyesatkan aqidah umat, dimulai dari  aqidah dasarnya seperti tercantum dalam Surat 6:103 “Dia tidak dapat dicapai  oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan  Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui”. Dan ajaran pertama yang kita dapat  adalah sifat Allah, salah satunya adalah Mukhalafatu lil hawaditsi “berbeda dari  makhluknya”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 9pt;"&gt;Wallahu  alam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-5646657790152967667?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XzYKLx83RS3myTAGXASfZjKrRA4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XzYKLx83RS3myTAGXASfZjKrRA4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XzYKLx83RS3myTAGXASfZjKrRA4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/XzYKLx83RS3myTAGXASfZjKrRA4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/Gl7zM-07Kps" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/Gl7zM-07Kps/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure url="http://www.youtube.com/v/_ex4aKzlTi4&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0" length="1021" type="application/x-shockwave-flash" /><media:content url="http://www.youtube.com/v/_ex4aKzlTi4&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0" fileSize="1021" type="application/x-shockwave-flash" /><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Seiring dengan bencana gempa yang menimbulkan korban jiwa, banyak juga orang yang menghubung-hubungkan waktu terjadinya gempa dan tanda-tanda alam lainnya dengan ayat-ayat Al Qur””an. Salah satunya adalah menghubungkan jam terjadinya gempa sebagai nomor s</itunes:subtitle><itunes:author>ninafkoe</itunes:author><itunes:summary>Seiring dengan bencana gempa yang menimbulkan korban jiwa, banyak juga orang yang menghubung-hubungkan waktu terjadinya gempa dan tanda-tanda alam lainnya dengan ayat-ayat Al Qur””an. Salah satunya adalah menghubungkan jam terjadinya gempa sebagai nomor surat Al Qur””an dan menitnya sebagai ayatnya. Contoh yang beredar di facebook: Gempa Padang yang terjadi jam 5:16pm atau 17:16 (dikonfirmasi oleh http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mebz.php). Surat 17:16 Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. Gempa susulannya terjadi jam 5:58pm atau 17:58 Surat 17:58 Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lohmahfuz). Gempa Jambi terjadi jam 8:52 (dikonfirmasi oleh http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaf.php) Surat 8:52 (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Firaun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya. Dear kawan-kawan, Menyangkutpautkan suatu peristiwa dengan isi kandungan Al Qur””an haruslah dilakukan dengan bijak dan cerdas. Menurut saya pribadi, Al Quran tidak mengenal numerologi, ilmu penafsiran angka-angka. Numerologi adalah ilmu ciptaan manusia, sementara Al Qur””an adalah wahyu Ilahi. Manusia adalah makhluk dan Ilahi adalah khalik. Yang saya takutkan adalah jangan sampai tanpa kita sadari, dan asyik mengotak-atik dan menghubung-hubungkan angka membawa kita ke jurang menyamakan Allah dengan ilmu manusia. Namun demikian, tidak berarti bahwa kita tidak boleh memaknai suatu peristiwa dengan memakai panduan “tanda-tanda” atau ayat-ayat Allah berupa waktu dan angka. Maknailah dengan bijak dan cerdas. Tafsirkanlah dengan benar, dan tanyakan kepada para ulama dan cerdik pandai dalam hal agama mengenai penafsiran yang benar. Penafsiran yang dilakukan secara personal – dan tanpa dasar yang kuat – dan kemudian diumumkan, bisa jadi menggoyahkan ukhuwah. Contoh persinggungan waktu dan surat Al Qur””an di atas sepertinya cocok dengan keadaan yang terjadi. Namun, jika itu langsung ditafsirkan begitu saja, apakah saudara kita di Padang sana tidak tersinggung, bahwa sepertinya mereka adalah kaum yang durhaka semua penduduknya? Haruskah kita tambah penderitaan mereka dengan suatu informasi yang menusuk hati mereka? Di manakah letak ukhuwah di antara kita? Jika kita bermaksud memaknai suatu persitiwa, sejatinya kita pahami dulu apakah informasi yang kita dapatkan adalah benar. Satu contoh Gempa susulan Padang – menurut informasi yang berseliwer di facebook – terjadi jam 5:58pm atau 17:58. Kemudian dinukillah ayat Allah surat 17:58, dengan terjemahan seperti di atas. Namun apakah informasi itu betul? Saya coba cek di web site USGS (US Geological Survey) yang mencatat gempa yang terjadi di seluruh dunia, dan menjadi acuan seismolog. Ternyata gempa susulan padang terjadi bukan jam 5:58pm tetapi jam 5:38pm – atau 17:38 (http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009meb4.php) Dengan demikian surat yang cocok harusnya Surat 17:38, yang berbunyi: Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu. Contoh kedua adalah kenapa juga gempa susulan Jambi yang menurut USGS terjadi jam 9:20 (http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/us2009mfaj.php) tidak ditafsirkan. Jika dinukil, Surat 9:20 berbunyi: Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang</itunes:summary><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1726988510595351372</guid><pubDate>Thu, 15 Oct 2009 02:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-15T13:29:52.552+07:00</atom:updated><title>Barbagi Kisah dan Cerita</title><description>&lt;li class="clearfix"&gt;&lt;img class="recent_thumb" src="http://3.bp.blogspot.com/_RlHS5pqWMg4/StLvzDt2d4I/AAAAAAAAAO4/cnaXH-rtDHo/s72-c/kupu.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-seekor-kupu-kupu.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;Kisah Seekor Kupu-kupu&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Kisah seekor Kupu-kupuSeseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu harilubang kecil muncul.Dia duduk mengamati dalam beberapajam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang denganmemaksa dirinya...&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Oct-12 - 2009 | &lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-seekor-kupu-kupu.html#comment-form" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;No Comments&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; | &lt;a class="url" href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-seekor-kupu-kupu.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;More -&gt;&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;hr size="0"&gt;  &lt;li class="clearfix"&gt;&lt;img class="recent_thumb" src="http://4.bp.blogspot.com/_RlHS5pqWMg4/Ss2mxjtquXI/AAAAAAAAAOw/jrbH0QF3hk0/s72-c/pohon.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-sebatang-pohon-tua.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;Kisah sebatang Pohon Tua&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Suatu ketika, di sebuah padang, tersebutlah sebatang pohon rindang. Dahannya rimbun dengan dedaunan. Batangnya tinggi menjulang. Akarnya, tampak menonjol keluar, menembus tanah hingga dalam. Pohon...&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Oct-08 - 2009 | &lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-sebatang-pohon-tua.html#comment-form" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;No Comments&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; | &lt;a class="url" href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-sebatang-pohon-tua.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;More -&gt;&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;hr size="0"&gt;  &lt;li class="clearfix"&gt;&lt;img class="recent_thumb" src="http://1.bp.blogspot.com/_RlHS5pqWMg4/Ss2ml3FKd8I/AAAAAAAAAOo/BSXTwd1JKFg/s72-c/kabah.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-yu-timah-mabrur-sebelum-haji.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;Kisah Yu Timah (Mabrur sebelum haji)&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;(dicuplik dari RESONANSI - Republika Desember 2006/Ahmad Tohari)Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai...&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Oct-07 - 2009 | &lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-yu-timah-mabrur-sebelum-haji.html#comment-form" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;No Comments&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; | &lt;a class="url" href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/kisah-yu-timah-mabrur-sebelum-haji.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;More -&gt;&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;hr size="0"&gt;  &lt;li class="clearfix"&gt;&lt;img class="recent_thumb" src="http://3.bp.blogspot.com/_RlHS5pqWMg4/Ss2mYKovDlI/AAAAAAAAAOg/6NOGDHeoARI/s72-c/keledai.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/cara-keledai-membaca-buku.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;Cara Keledai Membaca Buku&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai. Nasrudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi Timur Lenk berkata, "Ajari keledai itu membaca. Dalam dua minggu, datanglah kembali ke mari, dan kita...&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Oct-07 - 2009 | &lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/cara-keledai-membaca-buku.html#comment-form" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;No Comments&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; | &lt;a class="url" href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/cara-keledai-membaca-buku.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;More -&gt;&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;hr size="0"&gt;  &lt;li class="clearfix"&gt;&lt;img class="recent_thumb" src="http://4.bp.blogspot.com/_RlHS5pqWMg4/Ss2mLwOxIWI/AAAAAAAAAOY/yk9riXIs0Ic/s72-c/burungkcl.jpg"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/anwar-dan-sang-burung-kecil.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;Anwar dan Sang Burung Kecil&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan danmengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain YangMaha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha...&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Oct-07 - 2009 | &lt;a href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/anwar-dan-sang-burung-kecil.html#comment-form" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;No Comments&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; | &lt;a class="url" href="http://bungaakoe.blogspot.com/2009/10/anwar-dan-sang-burung-kecil.html" target="_top"&gt;&lt;u&gt;&lt;font color="#0000cc"&gt;More -&gt;&lt;/font&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt; &lt;p class="clearfix"&gt;&lt;font size="5"&gt;CLICK di &lt;/font&gt;&lt;a href="http://www.bungaakoe.blogspot.com"&gt;&lt;font size="5"&gt;www.bungaakoe.blogspot.com&lt;/font&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="clearfix"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/li&gt;&lt;/li&gt;&lt;/li&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1726988510595351372?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3IZsNILa8F_d7y-McXJRTm12lzs/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3IZsNILa8F_d7y-McXJRTm12lzs/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3IZsNILa8F_d7y-McXJRTm12lzs/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3IZsNILa8F_d7y-McXJRTm12lzs/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/02Y3oxu8Sxk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/02Y3oxu8Sxk/barbagi-kisah-dan-cerita.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/barbagi-kisah-dan-cerita.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-5873861878326419098</guid><pubDate>Sat, 10 Oct 2009 08:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-10T15:44:43.681+07:00</atom:updated><title>Maryam-san,  Mualaf dan Aktivis Da`wah di Hamamatsu Jepang</title><description>“Keluarga Tak Menerima Tapi Juga Tak Menolak”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama Maryam barangkali tidak terlalu asing bagi telinga muslim dimanapun. Nama ini terpatri dalam Al Qur’an (Surat Maryam). Menandakan posisi sang empunya nama (Maryam binti Imran) yang memang istimewa dalam sejarah Islam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaliknya, Maryam keturunan Jepang yang satu ini bukan siapa-siapa. Tak banyak orang mengenalnya. Tidak di Hamamatsu kota tempat tinggalnya, tidak di Jepang negaranya, apalagi di Indonesia. Kendati demikian, kisah hidup hamba Allah yang satu ini menarik untuk disimak. Apalagi, semangat dan performa keislamannya tak kalah dengan mereka yang berislam sejak lahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama Maryam memang bukan nama asli. Sebagai orang asli Jepang jelas ia memiliki nama Jepang. “Tapi tolong jangan paksa saya menyebutkan nama asli saya. Saya tak ingin membangkitkan kenangan lama saya. Kenangan yang tak ingin saya ingat-ingat lagi. Maka, panggil saya Maryam saja,” ujar Maryam tenang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah tentang Maryam adalah juga kisah sukses pengajian Hamamatsu dalam membina anggota pengajiannya. Hamamatsu adalah tempat dimana ia tinggal dan kemudian mengikuti pengajian-pengajian Islam. Kota ini berpenduduk 800.000 jiwa yang terletak di Pulau Honshu bagian tengah, dan dapat ditempuh dalam waktu empat jam saja dari Tokyo ke arah Selatan. Empat jam saja dari Tokyo ke arah selatan dengan menggunakan kereta biasa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muslim di Hamamatsu cukup banyak. Terdiri atas orang Indonesia yang bekerja di perusahaan Jepang (lazim disebut kenshusei alias trainee), muslim Pakistan, muslim keturunan Jepang karena perkawinan campuran (Nikkei) dan penduduk asli Jepang sendiri (Nihon jin). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyaknya muslim pekerja di Hamamatsu tak lepas dari keberadaan kota ini sebagai kota industri. Perusahaan multinasional seperti Yamaha dan Suzuki bermarkas besar di kota ini. Asal mula raksasa Honda-pun dari kota ini. Saratnya industri otomatis mengundang banyak pekerja asing. Termasuk pekerja asal Indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengajian rutin di Hamamatsu telah berlangsung lama. Pesertanya cukup banyak, dan semakin lama semakin bertambah. Muslimah asli Jepang sendiri terlibat secara aktif. Sebagian besar muslimah Jepang menjadi muslim melalui pernikahan, baik dengan muslim Indonesia, Pakistan, Malaysia, ataupun Bangladesh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu muslimah asli Jepang aktivis pengajian Hamamatsu adalah Maryam, atau sering disebut Maryam-san oleh warga pengajian Indonesia di Hamamatsu. Maryam lahir pada 19 Juli 1977 di Shizuoka Jepang, kota yang berjarak satu jam perjalanan dari Hamamatsu ke arah utara. Ia adalah putri pertama dari empat bersaudara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maryam menikah dengan Bambang Harianto, pekerja Indonesia yang semula bekerja di salah satu industri di Hamamatsu, pada 16 Desember 2001. Lima hari sebelumnya dia mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan oleh pengajian Hamamatsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernikahan Maryam dengan Bambang berlangsung unik dan terkesan aneh bagi kebanyakan masyarakat Jepang, apalagi bagi orangtua Maryam. Ketika Bambang memberanikan diri untuk melamar Maryam, sang calon mertua tak berkomentar. Bingung. Karena biasanya pemudi pemuda Jepang hidup bersama dulu sebelum menikah (atau malah tidak menikah selamanya namun hidup bersama dengan pasangan yang sama atau bergonta ganti pasangan). Apalagi, Maryam kenal Bambang kurang dua bulan. Namun dasar pemuda Bambang ini baik imannya, maka kendati sang mertua rada bingung, namun pernikahan-pun tetap dilangsungkan di kampung halaman Bambang, Pasuruan-Jawa Timur, melalui perantaraan wali hakim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pernikahan yang penuh barokah ini Maryam dan Bambang (sementara ini) dikaruniai dua orang anak, masing-masing bernama Sakinah (lahir tahun 2002) dan Abdullah Alim (Lahir tahun 2004). Wajah kedua hamba Allah yang mungil ini cukup unik. Berkulit putih dan bermata agak sipit ala Maryam, namun sesekali bisa berbahasa Indonesia mengikuti Ayah-nya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komunikasi dalam keluarga ini cukup unik. Mereka lebih banyak bicara dalam bahasa Jepang, yang sesekali dicampur bahasa Indonesia. Maryam sendiri belum bisa berbahasa Indonesia kendati sudah paham banyak kata Indonesia. Bambang sebaliknya, sudah pintar berbahasa Jepang karena telah tinggal di Jepang nyaris sepuluh tahun. Namun, apabila bertemu dengan komunitas Indonesia, Bambang lebih banyak berbahasa Jawa logat Jawa Timur-an, apalagi ketika yang dijumpainya adalah orang Jawa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua sejoli ini adalah pasangan serasi di dalam dan di luar rumah. Keduanya sama-sama aktif menggerakkan pengajian di Hamamatsu dan sekitarnya. Bambang, setelah usai kontrak tiga tahunnya dengan perusahaan di Jepang, lantas menetapkan untuk tinggal di Jepang. Apalagi ia telah beristrikan orang Jepang. Bambang kini berwirausaha jual beli mobil dan aktif memimpin Keluarga Masyarakat Indonesia Hamamatsu (KMIH). Juga, ia aktif menggerakkan aktivitas da`wah di masjid Muhammadi Hamamatsu, masjid satu-satunya di Hamamatsu yang berdiri pada tahun 2006 dan didominasi komunitas pekerja Indonesia. Maryam sendiri disamping menjadi ibu rumah tangga, juga aktif menjadi penggerak da`wah di kalangan muslimah Jepang (Nihon jin). “Maryam-san termasuk pioneer disini, ia sudah bisa disebut ustadzah, apalagi bacaan Al Qur`an-nya sudah lancar sekali,” komentar Ervin, seorang ibu muda Indonesia yang tinggal di Hamamatsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang membuat Maryam tertarik dengan Islam? Awalnya sederhana saja. Maryam remaja memiliki hobi menari. Hobi ini mengantarnya bertemu dengan orang Indonesia dalam acara-acara kebudayaan. Dalam sejumlah interaksi tersebut, ia heran mengapa orang Indonesia yang dijumpainya tak makan daging babi dan juga tak minum alkohol ataupun sake. Padahal, bagi kebanyakan orang Jepang, alkohol adalah bagian dari budaya keseharian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, setelah peristiwa WTC 11 September 2001, Maryam makin penasaran lagi dengan Islam. Mengapa Islam dikaitkan dengan terorisme? Mengapa muslim diidentikkan dengan kekerasan? Maka berbekal kegelisahan tersebut, Maryam-pun mendatangi pertemuan yang dihadiri orang Jepang dan orang Indonesia yang antara lain membahas persoalan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak dinyana, Allah SWT punya kuasa, dari interaksi dengan muslim Indonesia dalam forum-forum diskusi tersebut, ia bertemu dengan Bambang Harianto, pemuda Pasuruan yang kini jadi suaminya, pada pertengahan bulan Oktober 2001. Dari interaksi-interaksi tersebut, ia juga sampai pada kesimpulan bahwa peristiwa 11 September 2001 tak ada hubungannya dengan Islam. Muslim Indonesia di Hamamatsu tampak ramah, hangat, dan tak ada kesan sebagai teroris sama sekali. Tak seburuk yang digambarkan media massa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Maryam, Islam tidak banyak dikenal di Jepang. Karena di Jepang tak ada pelajaran agama. Ia sendiri mengenal Islam pertama kali justru dari pelajaran sejarah di sekolah. Ketika ia di sekolah menengah, ada pelajar muslim yang mengikuti pertukaran pelajar di sekolahnya. Dimana ia banyak bertanya dan bertukar pikiran tentang agama dan masalah ketuhanan. Kemudian, ia juga mengenal Islam dari presentasi teman kuliahnya di universitas yang mempresentasikan tentang Islam sebagai bagian dari tugas kuliah.. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepengetahuan Maryam selaku muslimah asli Jepang, orang Jepang masa kini umumnya tidak fanatik pada satu agama. Atau malah tidak beragama sama sekali. Mereka bisa lahir sebagai penganut Shinto, kemudian ketika menikah menggunakan ritual Kristen, dan ketika meninggal memilih ritual ala Budha. Maka, menerima konsep Tuhan yang satu ala Islam adalah persoalan besar bagi orang Jepang. Menurut Maryam, orang Jepang mengenal konsep Tuhan namun berbeda dengan monotheisme ala Islam. Sebagian merasakan kebutuhan terhadap adanya Tuhan namun mereka tidak punya perangkat untuk mengakses Tuhan tersebut. Namun, pada umumnya apabila mereka mendapatkan penjelasan yang memadai tentang Islam, mereka juga tak terlalu sulit untuk menerima. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menanamkan rasa percaya akan keberadaan Allah sebagai Sang Pencipta dan Rasulullah Muhammad SAW sebagai utusanNya adalah suatu perjalanan yang panjang bagi muslim Jepang. Menurut penuturan sejumlah mualaf Jepang, sebelum menjadi muslim, sebagian besar orang Jepang tidak percaya atau tidak yakin dengan adanya Tuhan. Mereka meyakini bahwa apa-apa yang sudah dan akan didapatkan semata-mata karena hasil usahanya sendiri. Maka, hidup terasa kosong. Bila kebutuhan terhadap Tuhan mereka rasakan di suatu waktu, mereka bingung kemana mencariNya. Maka, mereka mencari Tuhan dimana-mana dan menentukan Tuhan mana saja yang bisa dimintakan pertolongan. Karena kebiasaan ini, orang Jepang banyak memiliki dewa dan jimat sebagai sebagai manifestasi kebutuhannya terhadap Tuhan. “Itulah mengapa saya katakan bahwa bagian tersulit mengajarkan Islam bagi orang Jepang adalah untuk mencerna konsep ketuhanan yang satu tersebut,” jelas Maryam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maryam masih percaya bahwa terlepas dari masalah hidayah Allah SWT, jalan pernikahan adalah satu cara efektif untuk memperkenalkan Islam bagi orang Jepang. Kemudian, setelah mereka masuk Islam juga harus dibimbing. Ia menisbatkan pada dirinya sendiri, dimana ketika ia masuk Islam tahun 2001 sebenarnya iman dia pun belum begitu mantap. Alhamdulillah dia bertemu dengan suami yang baik dan senantiasa siap membimbingnya. “Jangan sampai ketika sang mualaf masuk Islam lantas ditinggal sendiri karena ternyata sang pasangannya juga tak terlalu taat dengan ajaran Islam, bimbinglah mereka karena mereka sangat perlu dibimbing,” pinta Maryam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karenanya, Maryam bersyukur bahwa di Hamamatsu ada pengajian rutin yang dikelola oleh masyarakat muslim di kota tersebut. Pengajian muslimah Hamamatsu memiliki aktivitas beragam. Bisa berupa belajar membaca Al-qur’an, menghafal surat-surat pendek, belajar bacaan sholat dan do’a-do’a keseharian. Alhamdulillah, pada saat ini sudah ada beberapa orang yang bisa lancar membaca Al-Qur’an. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama pengajian Hamamatsu, para muslimah dan mualaf Jepang ini mulai memahami Islam dengan benar. Bila pada awalnya mereka mengakui, masuk Islam karena pernikahan, namun kini Alhamdulillah mereka menjadi bersyukur dipertemukan dengan Islam dan meyakini bahwa karena Islam-lah hati mereka menjadi tenang, hidup terarah dan menjadi punya pegangan hidup. Seperti suatu waktu, ketika diselipkan kabar tentang kasus karikatur Rasulullah di koran Denmark yang sangat menyinggung umat Islam, mereka mencucurkan air mata. Bukan air mata tanpa makna, namun air mata yang lahir dari rasa cinta pada Rasulullah SAW yang telah bersemi di hati mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, menjadi muslimah di Jepang bukan berarti tanpa tantangan. Beragam masalah timbul sebagai konsekuensi hidup sebagai minoritas. Layaknya menjadi orang asing di negerinya sendiri. Salah satunya adalah benturan dengan keluarga yang tidak menerima keberadaan mereka sebagai muslim. Bahkan, ada pula yang tidak diakui sebagai anggota keluarga lagi oleh orang tua dan sanak saudaranya. Namun selepas anak-anak tercinta lahir dari rahim mereka, Alhamdulillah biasanya sebagian orang tua kembali mau menerima mereka. Kendati, yang lainnya tetap saja menjaga jarak dengan anak, menantu, dan cucu-cucunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini terjadi juga pada orang tua Maryam. Orangtuanya tidak pernah tegas-tegas menolak keislamannya, namun juga tidak pernah menyatakan menerima secara terbuka. Orangtua Maryam memberikannya pilihan bebas karena Maryam sudah dewasa dan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Suatu sikap khas Jepang. Alhamdulillah, hingga kini komunikasi Maryam dan suaminya dengan orangtua Maryam tetap baik. Mereka tetap bersilaturrahmi dan berkomunikasi secara wajar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah berikutnya bagi Maryam, dan juga para mualaf lainnya adalah kesulitan mendapatkan makanan yang halal. Makanan dan minuman yang ada di Jepang sebagian besar mengandung unsur haram, seperti babi (butaniku), arak/sake, wine ataupun bersifat syubhat, seperti banyaknya daging atau ayam yang tidak dipotong dengan menyebut asma Allah SWT. Maryam sangat menyadari hal tersebut. Ia tahu betul mana-mana produk makanan Jepang yang tak layak dikonsumsi karena sifat haramnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alhamdulillah di Hamamatsu ada beberapa toko yang menjual daging halal. Keuntungan bagi Maryam, sebagai orang Jepang ia mudah saja membaca huruf kanji ketika berbelanja di supermarket. Maka ia dapat segera mengidentifikasi ingredients/ bahan kandungan yang ada dalam suatu produk makanan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda halnya dengan muslim non Jepang. Banyak diantaranya yang tak bisa membaca huruf Jepang (hiragana-katakana-kanji). Akibatnya, mereka tak dapat memahami kandungan bahan makanan. Dalam kasus ini, muslim tersebut-lah yang harus proaktif. Contohnya, bila harus membeli roti atau datang ke restoran umum, maka harus berani bertanya pada penjualnya, kandungan makanan yang akan di makan. Memang terdengar merepotkan, namun bagi muslimah Jepang dan warga muslim lainnya, hal ini sudah menjadi kebiasaan. Terbukti, sudah bertahun-tahun mereka menjalaninya tanpa sekalipun merasa repot. Alhamdulillah, rata-rata penjual atau penjaga toko diJepang sangat menghargai pembeli. Betul-betul menjadikan pembeli sebagai raja. Sehingga, sangat jarang ditemui penjual atau penjaga toko yang marah atau kesal saat ditanyakan kandungan makanan atau minuman yang dijualnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah berikutnya adalah menanamkan dan memperkuat aqidah anak-anak utamanya ketka memasuki dunia sekolah. Kendati anak-anak Maryam belum masuk sekolah dasar, namun iapun memahami kendala ini dari hasil interaksinya dengan muslim yang lain. Kesulitannya adalah mulai dari menjelaskan pihak sekolah terkait makan siang yang ‘khusus’ alias bebas dari zat-zat haram seperti babi dan alkohol. Pelaksanaan sholat dzuhur bagi anak yang sudah menginjak remaja. Hingga, penjelasan ekstra tentang ketidakhadiran anak-anak pada acara-acara khusus di sekolah yang menyangkut kepercayaan orang Jepang, acara-acara mana berpotensi mendatangkan syirik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah bukan rahasia umum, di Hamamatsu dan di bagian Jepang yang lain. Sebagian anak muslim ada yang mengalami ‘ijime’ atau kebiasaan diejek oleh sekelompok anak di sekolahnya. Biasanya karena adanya perbedaan pakaian atau makanan. Namun Alhamdulillah, melalui komunikasi aktif dengan pihak sekolah dan bersikap tidak menutup diri, masalah-masalah yang timbul bisa di selesaikan dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan busana muslimah terkadang masih juga mengundang pertanyaan. Beberapa orang Jepang merasa aneh atas penggunaan jilbab dan busana muslimah. Misalnya saja saat musim panas (natsu), di Hamamatsu bisa mencapai 38 derajat celcius. Ketika semua orang Jepang berpakaian minim keberadaan muslimah berbusana ‘rapat’ jelas mengundang keanehan. Padahal, biasanya ketika musim panas, para muslimah menggunakan pakaian yang berbahan tidak tebal namun menyerap keringat. Begitupun dengan jilbabnya, diusahakan tidak berbahan tebal, namun tentunya tidak pendek dan tidak tembus pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maryam-san termasuk muslimah yang selalu mengenakan busana muslimah di semua tempat dan keadaan. Ia tak malu mengenakan baju gamis dan jilbab lebar untuk pergi ke pasar dan tempat-tempat umum lainnya. Bagi yang tak mengenalnya dan tak melihat wajahnya, takkan mengira bahwa ia adalah seorang muslimah Jepang. Dalam bayangan kebanyakan warga Jepang, muslimah berprofil demikian adalah melulu berasal dari Timur Tengah ataupun Afrika Utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendati sangat bahagia hidup dalam Islam, Maryam-pun memiliki kritik terhadap muslim, utamanya muslim Indonesia. Menurutnya, masih banyak muslim Indonesia yang belum mengamalkan Islam dengan benar. “Saya tidak mengatakan saya sudah benar, namun hal ini amat disayangkan karena sebenarnya umat Islam Indonesia sangat berpotensi dan amat dimudahkan Allah untuk beribadah. Apalagi dari segi jumlah-pun terbesar di dunia. Karena, ketika seorang muslim tidak menjalankan ajaran Islam atau bahkan berbuat keburukan, terkadang orang Jepang, yang saya ketahui, dengan mudah menisbatkannya ke Islam dan bukan orang itu sendiri. Akhirnya yang jelek adalah nama Islamnya dan bukan individu yang bersangkutan. Masih sulit bagi orang Jepang memisahkan antara Islam dan muslim, “ tukas Maryam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kritik Maryam berikutnya, dari pengamatannya ketika berkunjung ke Indonesia, kaum muda Indonesia cenderung berperilaku kebarat-baratan. “Banggalah sebagai muslim. Jangan terlalu condong ke barat,” ujar Maryam. Namun, Maryam juga senang dengan Indonesia untuk banyak hal. Bukan semata-mata karena suaminya orang Indonesia. Namun ia kagum dengan kehangatan dan suasana kekeluargaan orang Indonesia. “Saya juga senang dengan makanan Indonesia dan punya buah favorit bernama mangga,” ujar Maryam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maryam begitu cinta dengan Indonesia. Sama halnya dengan kecintaannya kepada Jepang. Namun, sejauh ini baru dua kali ia mengunjungi Indonesia. Ke kampung halaman suaminya di Pasuruan. Dan Maryam cukup populer di Pasuruan. Karena ketika ia disana, ia sempat diwawancara media setempat yang merasa aneh, karena ada perempuan Jepang yang masuk Islam dan menikah dengan warga asli Pasuruan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecintaan Maryam pada Indonesia dan muslim Indonesia memiliki dasar yang tulus. Ia melihat muslim Indonesia, khususnya yang ada di Jepang, amat mudah bergaul dan tak menunjukkan perbedaan. Agak berbeda dengan kebanyakan orang Jepang yang biasanya tak bisa langsung akrab. Perlu waktu sedikit demi sedikit untuk dapat saling percaya. “Maka, manfaatkanlah modal silaturrahmi dan keluwesan pendekatan ala Indonesia untuk menda’wahi orang Jepang. Karena sesungguhnya orang Jepang amat senang mempelajari budaya asing,” tambah Maryam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terakhir, Maryam-san berpesan kepada warga muslim Indonesia, “Tolonglah bantu kami para mualaf di Jepang. Kirimkan para da’i dan bantulah membangun pendidikan Islam di Jepang. Jangan terlalu pelit dengan ilmu yang anda miliki. Saya melihat banyak orang pintar agama Islam di Indonesia. Maka, bagi-bagilah ilmunya ke Jepang,” ujar Maryam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-------------------------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Kisah ini dituturkan langsung oleh narasumber kepada Heru Susetyo di kediamannya di Hamamatsu-shi, Shizuoka-ken, Jepang pada 9 Oktober 2006. Narasumber menuturkan kisahnya dalam bahasa Jepang dengan bantuan translasi ke dalam bahasa Indonesia oleh suaminya Bambang Harianto dan tokoh muslim Indonesia di Hamamatsu, Dr. Ratno Nuryadi. Data tambahan dituturkan oleh Ervin Hidayati, Ibu Indonesia yang juga adalah aktivis pengajian di Hamamatsu – Jepang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-5873861878326419098?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/qL_HVdHmFUZkuF66sUhSa5EXRU4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/qL_HVdHmFUZkuF66sUhSa5EXRU4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/qL_HVdHmFUZkuF66sUhSa5EXRU4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/qL_HVdHmFUZkuF66sUhSa5EXRU4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/cYX3fhb-2Ak" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/cYX3fhb-2Ak/maryam-san-mualaf-dan-aktivis-dawah-di.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/maryam-san-mualaf-dan-aktivis-dawah-di.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-878231943270657725</guid><pubDate>Wed, 07 Oct 2009 04:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-07T15:35:22.869+07:00</atom:updated><title>DO'A KU TERJAWAB</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Tahoma;FONT-SIZE: 9pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="068295407-07102009"&gt;&lt;font color="#0000ff" size="5" face="Century Gothic"&gt;&lt;strong&gt;DO'A KU TERJAWAB&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Tahoma;FONT-SIZE: 9pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="068295407-07102009"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="FONT-FAMILY: Tahoma;FONT-SIZE: 9pt;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="068295407-07102009"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Ketika kumohon pada Allah kekuatan, &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;Allah memberiku&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;kesulitan agar aku menjadi kuat.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Ketika kumohon pada Allah kebijaksanaan, &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;Allah&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;memberiku masalah untuk kupecahkan.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Ketika kumohon pada Allah kesejahteraan, &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;Allah&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;memberiku akal untuk berpikir.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Ketika kumohon pada Allah keberanian, &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;Allah&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Ketika kumohon pada Allah sebuah cinta, &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;Allah&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Ketika kumohon pada Allah bantuan, &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;Allah memberiku&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;kesempatan.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Aku tak pernah menerima apa yang kupinta, tapi aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;menerima segala yang kubutuhkan.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN: 0mm 0mm 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;Do'aku terjawab sudah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-878231943270657725?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7RmGYgHZfSx41_qj1FuqXL6ZTTM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7RmGYgHZfSx41_qj1FuqXL6ZTTM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7RmGYgHZfSx41_qj1FuqXL6ZTTM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7RmGYgHZfSx41_qj1FuqXL6ZTTM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/fqXmuEq5GtQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/fqXmuEq5GtQ/do-ku-terjawab.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/do-ku-terjawab.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1727942063874742218</guid><pubDate>Thu, 01 Oct 2009 07:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-01T14:53:44.196+07:00</atom:updated><title>Gratis untuk yang Berbaju Batik</title><description>&lt;span style="font-family:'Times New Roman';font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:12pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;By Republika Newsroom&lt;br /&gt;Senin,  28 September 2009 pukul 17:24:00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;  – Pemprov DKI menghimbau warga &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;kota&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; untuk menggunakan batik pada Jumat (2/10)  mendatang. Menurut Asisten Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata, Aurora  Tambunan, imbauan tersebut sebagai bentuk dukungan moril terhadap  dinominasikannya Batik &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; sebagai intangible cultural  Heritage (warisan budaya dunia tak benda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nominasi tersebut disampaikan  pada sidang UNESCO pada 28 September hingga 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi Uni  Emirat Arab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:medium;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="  font-weight: bold;font-size:14pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; “Diharapkan  seluruh warga Jakarta baik perorangan maupun pemerintahan serta swasta memakai  batik pada hari itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;,” ujar &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;Aurora&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; , Senin (28/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Aurora,  bila batik disahkan menjadi warisan budaya dunia tak benda, maka batik menjadi  warisan ketiga &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; yang terdaftar dalam  Intangibe Heritage of Humanity Unesco. Sebelumnya, Keris masuk ke daftar  tersebut pada 2003. Lalu dilanjutkan oleh Wayang pada 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi  mendukung penobatan oleh UNESCO tersebut, seluruh museum di bawah Pemprov DKI  Jakarta pada 3 – 7 Oktober mendatang akan menggratiskan setiap pengunjung yang  menggunakan baju batik. “ &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; pengunjung pun  akan dibe rika n pin batik sebagai penghargaan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata,  Arie Budiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain museum, &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;Taman&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;  margasatwa ragunan pun memeb rika n tiket masuk gratis kepada pengunjung berbaju  batik pada 5 Oktober 2009. Begitu pula dengan Ancol yang membe rika n diskon  sebesar 50 persen untuk Gerbang Utama, Atlantis, dan Samudra. Sedangkan Dunia  Fantasi membe rika n diskon masuk 40 persen.  c09/itz&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1727942063874742218?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/h69Ps2o0H-7rVoFEXes1wq6uMg4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/h69Ps2o0H-7rVoFEXes1wq6uMg4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/h69Ps2o0H-7rVoFEXes1wq6uMg4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/h69Ps2o0H-7rVoFEXes1wq6uMg4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/C9uehDuF0F0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/C9uehDuF0F0/gratis-untuk-yang-berbaju-batik.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/gratis-untuk-yang-berbaju-batik.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-7142663545150013323</guid><pubDate>Thu, 01 Oct 2009 07:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-01T14:47:55.843+07:00</atom:updated><title>Batik Sebagai Warisan Budaya Dunia</title><description>Setelah wayang dan keris,   &lt;a ;="" class="tags" href="http://id.shvoong.com/tags/batik/" onclick="javascript:counttag('Batik', 1, 1926964)"&gt;&lt;span&gt;batik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Indonesia pada tahun 2009 ini akhirnya berhasil memperoleh pengakuan dari Organisasi Pendidikan, &lt;br /&gt;
&lt;div class="googleArtBlock" id="Shvoong_Summary_Right_Top"&gt;                                                                         &lt;div id="ctl00_ContentBoxMain_ucGoogleAdsBox2_adsense"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB, UNESCO, sebagai warisan budaya milik Indonesia di   &lt;a ;="" class="tags" href="http://id.shvoong.com/tags/dunia/" onclick="javascript:counttag('Dunia', 1, 1926964)"&gt;&lt;span&gt;dunia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Demikian dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF) Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), Tjetjep Suparman ketika ditemui wartawan di sela-sela acara Launching Langen Boga Buffet di Ratu Ratih Cafe Hotel Sahid Jaya Solo, Selasa (2/6).&lt;br /&gt;
Pertanyaannya adalah bagaimana kita sebagai bangsa Indonesia melakukan langkah selanjutnya ? Masih banyak banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bangsa ini untuk melestarikan &lt;a ;="" class="tags" href="http://id.shvoong.com/tags/batik/" onclick="javascript:counttag('Batik', 1, 1926964)"&gt;&lt;span&gt;Batik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sebagai warisan nenek moyang kita.&lt;br /&gt;
Kalau kita lihat para pejabat pemerintah Filipina mengenakan pakaian khasnya Barong Tagalog dalam setiap acara kenegaraan maka kita seharusnya malu karena kita belum melakukan aksi nyata misalnya mewajibkan setiap pejabat pemerintah dan aparatnya mengenakan batik setiap hari kerja.Ini bisa menjadi contoh yang baik. Atau jadikanlah Batik sebagai pakaian resmi kenegaraan bukan jas.&lt;br /&gt;
Ada contoh yang baik dilakukan oleh orang tua kita dulu terutama kaum wanitanya seperti Ibu Fatmawati, Ibu Tien Soeharto dan lain-lain yang selalu mengenakan kebaya bercorak batik dalam setiap kesempatan menemani suaminya bertugas. Tetapi sekarang, kita bisa menilainya sendiri.&lt;br /&gt;
Masalah yang berkaitan dengan batik adalah sulitnya mencari pengganti minyak tanah yang biasa dipakai dalam pemrosesan batik ( http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2008/12/21/brk,20081221-152000,id.html ).&lt;br /&gt;
Perlu secara berkesinambungan dilakukan pameran, fashion show batik, menginventarisasi batik-batik yang ada di seluruh nusantara, promosikan secara besar-besaran musium batik sebagai tempat wisata dan pendidikan bagi generasi muda. &lt;br /&gt;
Fenomena batik yang tak pernah lekang dimakan zaman, memberikan kesan kuat di dunia fashion. Selama ini batik juga sudah menjelma sebagai salah satu warisan budaya yang mampu dijadikan identitas yang sangat menonjol. Meskipun, seiring bergulirnya waktu, batik mengalami sebuah transformasi motif hingga fungsi.&lt;br /&gt;
Dunia mengakui batik, bagaimana dengan kita sebagai yang diwariskan oleh nenek moyang ? Membiarkan saja, apa kata dunia.....&lt;br /&gt;
&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
var ig_type = 6;
var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-7142663545150013323?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Rt9Dn6gxeIv-VoWNyNBF_-dU7Ug/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Rt9Dn6gxeIv-VoWNyNBF_-dU7Ug/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Rt9Dn6gxeIv-VoWNyNBF_-dU7Ug/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Rt9Dn6gxeIv-VoWNyNBF_-dU7Ug/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/sbnP0uiHZkc" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/sbnP0uiHZkc/batik-sebagai-warisan-budaya-dunia.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/batik-sebagai-warisan-budaya-dunia.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-661946032224858546</guid><pubDate>Thu, 01 Oct 2009 03:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-01T14:46:20.175+07:00</atom:updated><title>Ber BATIK ria yooo tanggal 2 Okt</title><description>&lt;div class="abstractBody"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://ninafkoe.multiply.com/photos/hi-res/1M/352"&gt;&lt;img border="0" class="alignleft" src="http://images.ninafkoe.multiply.com/image/RSANsIUNKFTo0H2Uu8RHKA/photos/1M/300x300/352/batik3.png?et=nkK%2CagTsU7zaCdWNNd6YwA&amp;nmid=0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;Indonesia boleh senang dan bangga, karena pada akhirnya UNESCO, badan resmi PBB untuk masalah kebudayaan, mengakui Batik&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;Indonesia sebagai World Heritage, yaitu Warisan Budaya Dunia. Hal ini sudah lama menjadi wacana, dan baru pada akhirnya UNESCO mengakui hal tersebut. Pengukuhan akan dilakukan oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009, dan seluruh masyarakat Indonesia akan sangat dianjurkan untuk menggunakan Batik pada hari itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap Warisan Budaya Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;UNESCO sendiri menetapkan Batik sebagai World Heritage bukan pada motifnya, tetapi lebih kepada nilai estetikanya. Jadi, UNESCO dan juga pemerintah Republik Indonesia sendiri berharap masyarakat Batik, terutama masyarakat Pekalongan, dapat mempertahankan nilai estetika yang ada pada Batik.&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;Peduli kita untuk Indonesia tercinta.&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;Diterbitkan di: September 07, 2009&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;Link yang relevan :&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;    * http://faktaindia.blospot.com&lt;/div&gt;&lt;div class="abstractBody"&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;       &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-661946032224858546?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eZ7iLLHqMjT1OPBs1X6FFhPAdzw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eZ7iLLHqMjT1OPBs1X6FFhPAdzw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eZ7iLLHqMjT1OPBs1X6FFhPAdzw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eZ7iLLHqMjT1OPBs1X6FFhPAdzw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/qW2i7S9uz-Y" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/qW2i7S9uz-Y/ber-batik-ria-yooo-tanggal-2-okt.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/10/ber-batik-ria-yooo-tanggal-2-okt.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1336648423790406446</guid><pubDate>Thu, 17 Sep 2009 03:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-17T10:51:45.098+07:00</atom:updated><title>Mudik; Perspektif Wong Cilik</title><description>&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Oleh:  Mohammad Amin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="   font-style: italic;font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah pada Tuhanmu dengan ridha dan  diridhaiNya”(Q.S Al Fajr:27-28)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;.       Ketika memulai menulis tentang mudik, bayangan yang ada dalam  benak saya bukan saja tentang sangat mahalnya tiket transportasi ke kampung  halaman, jumlah THR yang mungkin akan diterima tahun ini, atau bayangan senyum  bahagia Ibu Bapak melihat anaknya pulang dengan sehat dan  selamat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Lebih  dari itu, saya teringat perbincangan elit tentang plot baru tatanan masyarakat  global di “The Fairmont” San Fransisco yang diinisiasi oleh Michael Gorbachev  pada September 1995. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh George Bush, Margareth  Tatcher, Ted Turner (CNN), John Gage (Sun Microsistem) dan ratusan pemain kelas  satu dunia dari berbagai latar belakang ini, mereka berkesimpulan bahwa struktur  masyarakat masa depan yang akan terbangun adalah struktur 20:80 (Hans Peter  Martin &amp;amp; Harald Schumann ; 1996).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perspektif struktur  masyarakat 20:80 ini, kebutuhan seluruh dunia cukup hanya dengan melibatkan 20 %  masyarakat saja. Atau dalam bahasa ekstrim, mereka hendak mengatakan bahwa dunia  ini hanya untuk mereka yang masuk kategori 20 saja. Lalu bagaimana nasib  masyarakat yang termasuk golongan 80 % itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan yang akhirnya  diterima oleh peserta diskusi disampaikan oleh Haudegen Zbigniew Brzezinski,  mantan penasehat keamanan Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter. Brzezinski  menyampaikan konsep tittytainment sebagai mekanisme untuk mengontrol perasaan  frustasi masyarakat golongan 80 % sehingga tidak terjadi ledakan sosial, dengan  menjamin tercukupinya kebutuhan dasar dalam hal sandang pangan dan hiburan yang  murah meriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena itu, sekarang sudah terjadi. Faktanya, negara ini,  dunia ini, hanya ditentukan oleh sebagian kecil golongan masyarakat elit saja.  Sebagai argumentasi, di sektor finansial misalnya, peredaran modal dan kapital  lebih besar terjadi di level taipan-konglomerat yang jumlahnya hanya puluhan  jiwa, daripada peredaran modal dan kapital di level masyarakat kelas bawah yang  jumlahnya puluhan juta jiwa. Ironis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ini, mudik merupakan  perwujudan dari tittytainment, sebagai mekanisme bagi masyarakat kecil untuk  sejenak terlepas dari tekanan dan menghibur diri dari kerasnya ritus kehidupan  sehari-hari di Ibukota yang tidak mengenal belas kasihan sebagai representasi  dari struktur sosial yang tidak berpihak kepada wong cilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya,  masyarakat kecil harus mengeluarkan pengorbanan ekstra dalam upaya memperoleh  tittytainment tersebut, terutama dalam hal membengkaknya biaya  transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seharusnya tarif transportasi pada waktu mudik  ditentukan dengan pendekatan supply &amp;amp; demand semata, karena dalam titik  tertentu, hal ini dapat membuat mekanisme tittytaintment tidak lagi efektif  untuk menjaga harmoni sosial di masyarakat. Dalam konsep tittytaintment yang  dikemukakan oleh Brezinzki golongan masyarakat kelas 20 yang seharusnya  memberikannya secara cuma-cuma kepada golongan masyarakat kelas 80.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas  dasar itu, saya merasa muak dengan prasangka negatif bahwa mudik dilakukan untuk  pamer keberhasilan dan untuk menunjukkan status sosial kepada orang di kampung.  Apanya yang layak dipamerkan dari masyarakat kelas 80 ?&lt;br /&gt;Tetapi jika prasangka  itu benar, saya lebih kasihan lagi kepada pemudik yang melakukannya, dengan  pertanyaan besar, sebenarnya apa yang hendak dicari? Kepalsuan atau  kepura-puraan untuk lebih menghibur diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah menjadikan kita  termasuk golongan orang-orang yang mudik yang beruntung. &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;b&gt;Ja’alanaLlahu Waiyyakum Minal ’Aidin Wal  Faizin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1336648423790406446?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VHtsYBS5yGFsHDGIbW643dn1vFU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VHtsYBS5yGFsHDGIbW643dn1vFU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VHtsYBS5yGFsHDGIbW643dn1vFU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VHtsYBS5yGFsHDGIbW643dn1vFU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/guCLbUcC8k8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/guCLbUcC8k8/mudik-perspektif-wong-cilik.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/09/mudik-perspektif-wong-cilik.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-3134215464030288144</guid><pubDate>Thu, 17 Sep 2009 03:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-17T10:52:46.516+07:00</atom:updated><title>Tradisi Lebaran, Tradisi Melebur Dosa</title><description>&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Oleh: A.  Mustofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir-akhir bulan ramadhan, menurut pengetahuan saya,  mukmin yang baik umumnya akan mempergiat pendekatannya kepada Allah dengan  memperbanyak ibadat, tadarus Al-Qur’an, i’tikaf, dan berbuat baik kepada sesama.  Entah itu dilakukan karena ingin “menjaring” lailatul Qadr, yang konon mungkin  jatuh pada akhir-akhir bulan ramadhan, atau karena “meratapi” perginya bulan  ampunan yang suci, atau justru itu didorong oleh kewatakan yang semakin menebal  dalam diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; mso-margin-top-alt: auto; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="FI"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Tapi,  marilah kita lihat kegiatan kebanyakan kita pada akhir-akhir bulan suci ini.  Kesibukan mudik yang memacetkan jalan, ibu-ibu yang tiba-tiba seperti pengusaha  kue, para penjahit yang lembur siang malam, pasar dan supermaket yang sesak,  lalu-lalangnya parsel dirumah-rumah para “Bapak”, iklan tayangan teve yang  aduhai, dan teruskan sendiri. Semuanya seperti dalam kemaruk massal  meng-hayubagyo datangnya lebaran. Hari terbuka dari puasa sebulan. Dan puncaknya  Lebaran itu sendiri. Seolah-olah, itulah hari gembira, dimana jor-joran pakaian  dan makan pun “direstui” agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti itu menjelang berbuka  puasa sehari yang diinting-inting sejak pagi, kemudian dipuasai habis-habisan  ketika magrib. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Semua orang  seperti gregetan setengah mati dengan makanan dan minuman yang tak terjangkau di  siang harinya. Bahkan, mungkin ada yang menyesal kenapa ususnya terbatas  kapasitasnya makanan masih banyak yang belum tersikat, perut sudah keburu  kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslimin memeng berhak gembira pada hari buka dan Lebaran.  Namun, gembira orang muslim kan juga mesti gembira yang islami. Katanya masuk  Islam mesti kaaffah, total. Kalau kaffah, ya tidak hanya salatnya, puasanya,  ibadatnya saja yang Islam kan ?! Lalu, gembira yang Islami itu yang bagaimana ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gembira yang Islami ya gembira yang wajar. Gembira yang penuh syukur.  Gembira yang tidak menafikan, apalagi melecehkan, adanya keprihatinan. Pendek  kata, gembira yang tidak umbar-umbaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum muslimin memeng patut  bergembira yang menggangap puasa Ramadhan sebagai ujian patut bergembira karena  ketulusan. Yang kemarin dengan iklas menjalankan perintah Allah berpuasa dan  njungkung, semata-mata karena Allah, dibulan Ramadhan, patut bergembira karena,  disamping telah berhasil ngelenggi pahala, dosa-dosanya yang udah lewat diampuni  oleh Allah sebagaimana dijamin oleh Rasulullah saw. Sendiri.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="   font-style: italic;font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;(Man shama Ramadlaana imaanan wahtisaaban, ghufira lahu maa taqaddama  mindzanbihi). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="   font-style: italic;font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="FI"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Lalu, apa  kaitannya itu semua dengan tradisi Lebaran kita yang khas selama ini ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak tahu kapan tradisi yang khas dan menarik itu mulai mengalami  “distorsi” ? Tapi, saya pernah -dan masih- menduga, semula tradisi lebaran di  kita ini sangat elok. Suatu tradisi yang menunjukan kearifan para leluhur kita  yang memuliakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekonstruksi pemikirannya kira-kira begini. Setelah  puasa dan njungkung sebulan penuh di bulan Ramadhan dengan ikhlas, hanya memburu  ridho Allah, dosa-dosa kita pun diampuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seperti diketahui, dosa  yang diampuni itu hanya yang berhubungan langsung dengan Allah. Masih ada dosa  lain yang berkaitan dengan sesama kita, antar kita, dimana ampunan Allah  bergantung pada pemaafan masing-masing kita yang bersangkutan. Apabila anda saya  sakiti atau saya zalim dan anda tidak memaafkan saya, Allah pun tidak akan  mengampuninya sampai anda mau memaafkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk menyempurnakan  ketidakberdosaan kita setelah Ramadhan itu, ditradisikanlah silahturahmi misal,  saling mengujungi, dan saling memaafkan. Halal Bihalal. Sini menghalalkan dan  memaafkan situ, situ menghalalkan dan memaafkan sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian  pada Lebaran itu diharapakan semua macam dosa pun lebur dan kita kembali  sebagaimana fitrah kita, mulus tanpa dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Sedangkan  makanan dan kue-kue lebaran, kiranya hanyalah merupakan ubo rampe. Karena ada  kunjung-menggunjungi, patutnya hidangan disediakan sebagai penghormatan kepada  tamu yang hendak berkunjung. Pahalanya terletak pada penghormatan tamu itu, atau  pada niat sedekah atau hadiah yang mengiringnya. Demikian pula, agaknya, soal  pakaian dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, inti tradisi ini- wallahua’lam—yaitu  silaturahmi saling memaafkan bagi penghapusan dosa antar sesama, setelah dosa  terhadap Allah diampuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, saya tidak tahu sejak kapan  tradisi ini bergeser oleh rampe-nya. Sejak kapan kita menjadikan yang ubo rampe  menjadi inti perhatian kita dan intinya menjadi sekedar ubo rampe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  khawatir jangan-jangan-oleh pengaruh entah apa-sikap dan perhatian kita dalam  banyak hal, memang sudah terbalik-balik. Yang penting kita remehkan, yang remeh  kita pentingkan. Yang mudah kita persulit, yang sulit kita sepelekan. Yang mulia  kita hinakan, yang brengsek kita puja. Yang kaya kita santuni, yang miskin kita  abaikan. Dan seterusnya dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti soal dosa antar sesama  itu. Dari segi kerasnya dan sulitnya dimintakan maaf, mestinya menuntut  perhatian yang lebih dari kita. Mestinya, kita harus ektra hati-hati. Apalagi  bila diingat rata-rata kita -khususnya manusia Indonesia- ini bukanlah  pengampunan yang murah hati, dan sekaligus bukan peminta maaf yang rendah hati.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="FI"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Kalo  jothakan, kalaupun mau wawuh, wawuh-nya nunggu saat baik, saat lebaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru lebaran, orang mau merendahkan meminta maaf dan berbesar hati  memaafkan kesalahan. Jadi bila kesempatan Lebaran ini tidak dipergunakan untuk  saling memaafkan, sungguh sangat rugi dan mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu  tidak ingin menjadi pailit kelak dikemudian, seperti digambarkan oleh Rasulullah  saw. Dalam hadits shahih yang sering disitir para mubalig dalam acara halal  bihalal itu, “inna ‘I muslisa min ummanatii man ya’ti yauma ‘I qiyamati...”  (H.r. Muslimin dari Abu Hurairah). “orang yang benar-benar pailit-diantara  umatku-ialah orang yang di hari kiamat dengan membawa (seabrek) pahala salat,  puasa dan zakat, tapi (sementara itu) ia datang setelah (di dunia) mencaci ini,  Maka diberikanlah pahala-pahal kepada si ini dan si itu. Jika habis  pahala-pahalanya kebaikannya sebelum dipenuhi apa yang menjadi tanggungannya  maka diambilah dosa-dosa mereka (yang pernah dizalimi) dan ditimpakan kepadanya,  kemudian dicampakanlah ia ke api neraka” Nauzubillah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata mulut,  tangan kaki, perut dan angota tubuh kita yang biasa kita gunakan untuk  beribadat, bersujud, berzikir, berpuasa, memberikan zakat, dapat membuat kita  pailit kelak. Tidak hanya menghabiskan modal pahala yang kita tumpuk sepanjang  umur kita, tapi bahkan dapat menarik kepada kita kerugian orang lain. Ini semua  tentunya gara-gara kita terlalu meremehkan dosa dan kesalahan terhadap sesama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita memuliakan Tuhan, seharusnyalah tidak meremehkan apa yang  dimuliakan Tuhan. Termasuk yang memuliakan Tuhan iyalah manusia. Apabila kita  mengagungkan Allah, seharusnyalah kita menyepelekan apa yang menganggap agung  oleh Allah-seperti dapat kita pahami, wallahu a’lam, -dari hadis populer diatas-  adalah hubungan baik antara sesama kita, hamba-Nya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari  Raya Fitri. Semoga Allah menerima segala amal dan mengampuni segala dosa kita.  Mudah-mudahan, setelah berpuasa dengan segala pantangan pada halal-halal-di  bulan Ramadhan, kita dapat terus “berpuasa”-dengan pantangan pada hal-hal yang  haram- termasuk dan terutama mengekang diri dari penyakit dan menzalimi sesama  hamba-Nya, baik dengan mulut, tangan, atau kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, maafkan lah  saya, lahir batin ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-3134215464030288144?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sOigW8nzGgUrDeTwv7FFLmrkZGg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sOigW8nzGgUrDeTwv7FFLmrkZGg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sOigW8nzGgUrDeTwv7FFLmrkZGg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sOigW8nzGgUrDeTwv7FFLmrkZGg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/wPezbmmIBxA" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/wPezbmmIBxA/tradisi-lebaran-tradisi-melebur-dosa.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/09/tradisi-lebaran-tradisi-melebur-dosa.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-673971507154852533</guid><pubDate>Thu, 17 Sep 2009 03:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-17T10:53:02.850+07:00</atom:updated><title>Zakat Fitrah</title><description>&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Oleh: A. Mustofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah Mahamurahnya Allah terhadap hamba-hamba  Nya. Ia tidak memberikan kita  -hamba hamba Nya- menjadi bulan-bulanan nafsu dan  setan yang dapat menjerumuskan kita kej urang kesengsaraan  abadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="FI"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;Ia  menunjukan kepada kita jalan yang lurus menuju kebahagiaan sejati. Ia bahkan  menyediakan waktu khusus untuk kita melihatkan diri dan mengokohkan batin dalam  rangka menghadapi musuh-musuh dalam diri yang ingin menjauhkan kita dari-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak hanya memberikan kesempatan kepada kita untuk berpuasa  melatih ketahanan jiwa kita, namun dengan itu pula Ia menjanjikan ampunan,  rahmat dan kebebasan dari azab-Nya. Tentunya, kepada mereka yang berhasil  melalui latihan ini dengan baik. Lebih dari itu, untuk lebih menjamin keyakinan  keberhasilan perjuangan kita di bulan puasa ini, Allah memberi kesempatan kepada  kita-yang memang mempunyai watak tidak sempurna ini, untuk  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="FI"   style="   font-style: italic;font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;nambeli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:xx-small;"&gt;&lt;span lang="FI"   style="font-family:Verdana;font-size:9pt;"&gt;  kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan puasa kita. Barang  kali sesekali, sementara mulut kita berpuasa tidak makan tidak minum, kita  khilaf tidak memuasakannya pula dari memakan daging saudara-saudara kita yang  tak pantas misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita diberi kesempatan mengeluarkan sebagian bahan  makanan kita untuk saudara-saudara kita yang berhak lewat zakat fitrah.  Disamping makna solidaritas yang terkandung dalam zakat fitrah itu, seperti  hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, zakat fitrah juga berfungsi untuk  membersihkan orang berpuasa dari keterlanjurannya beromong kosong dan berkata  buruk saat berpuasa. Bahkan menurut hadis riwayat Abu Hafsin bin Syaahin, puasa  Ramadhan tergantung antara langit dan bumi, dan hanya zakat fitrah yang bisa  menaikkannya ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita menunaikan zakat fitrah untuk  menyempurnakan ibadat kita. Semoga Allah mengampuni kita, merah mati kita, dan  membebaskan kita dari api neraka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-673971507154852533?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sO9dni-8YsZpiYUYwFvHt9LKmOE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sO9dni-8YsZpiYUYwFvHt9LKmOE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sO9dni-8YsZpiYUYwFvHt9LKmOE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sO9dni-8YsZpiYUYwFvHt9LKmOE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/jxjKWyxq0qU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/jxjKWyxq0qU/zakat-fitrah.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/09/zakat-fitrah.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-1280111134246659224</guid><pubDate>Thu, 17 Sep 2009 03:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-17T10:53:26.702+07:00</atom:updated><title>Lailatul Qadar</title><description>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;Allah menurunkan Wahyu, Mukjizat Agung, Kitab Sucinya, di malam  terang benderang, yang bertabur Cahaya, dari pendaran yang Maha Cahaya, lebih  dahsyat dari seribu bulan Cahaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 7.5pt; margin-left: 0mm; margin-right: 0mm; mso-margin-top-alt: 7.5pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Abdul Qadir al-Jilany memaparkan, "&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; malaikat pada turun dan (begitu juga) ar-Ruh (Jibril)  di dalam malam itu. " Jibril turun disertai dengan 70 ribu malaikat, dan ia  bertindak sebagai pemimpinnya. Jibril terus menerus memberi salam kepada mereka  yang sedang duduk (beribadah), sementara seluruh malaikat yang lain memberi  salah kepada mereka yang sedang tidur. Allah sendiri yang terus memberi salam  kepada mereka yang bangkit berdiri menuju kepadaNya. Sebagaimana Salam Allah  kepada hamba-hamba-Nya yang beriman yang menjadi ahli surga di surga, dengan  firman-Nya:&lt;br /&gt;Salaamun Qaulan min Rabbir Rahiim (Salam yang terucap dari Tuhan  Yang Maha Pengasih). Maka, berkenan pula Allah memberikan salam kepada para  hamba-Nya yang senantiasa berbuat kebajikan di dunia, mendapatkan anugerah  kebaikan luhur dan kebahagiaan di zaman 'azali. Yaitu para hamba-Nya yang  senantiasa fana' atau sirna dari segala makhluk, dan abadi bersama Tuhannya,  senantiasa tenteram menuju kepada Allah Ta'ala Yang Maha Benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  malam Lailatul Qadar itu, tak ada yang tersisa dari suatu tempat melainkan ada  malaikat yang sedang sujud di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, atau berdiri mendoakan hamba-Nya yang  mukmin dan mukminat. Kecuali tempat-tempat seperti gereja, biara, tempat ibadah  majusi dan tempat-tempat berhala, atau sebagian tempat yang menjadi pembuangan  kotoran maksiat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="SV"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;Di  tempat-tempat itu malaikat tidak mati bersujud dan  berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat-malaikat itu senantiasa mendoakan kaum mukminin dan  mukminat. Sedangkan Jibril as, sama sekali tidak mendoakan kaum mukminin dan  mukminat, melainkan hanya menyalami dan bersalaman kepada mereka.&lt;br /&gt;Jika Anda  sekalian sedang dalam keadaan beribadah, maka Jibril menyalami, "Salam kepadamu,  semoga diterima dan mendapatkan kebaikan." Jika anda ditemui sedang dalam  keadaan bermaksiat, Jibril menyalami, "Salam bagimu, semoga engkau mendapatkan  ampunan." Jika anda ditemui dalam keadaan tidur, Jibril menyalami, "Salam  bagimu, semoga engkau mendapatkan ridla- Nya." Jika Anda sudah dalam kuburan  (mati) Jibril menyalami, "Salam bagimu dengan ruh dan aroma  keharuman."&lt;br /&gt;Itulah yang difirmankan Allah, "minKulliAmrinSalaam" (dalam  segala hal, ada Salam.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menyebutkan, bahwa para malaikat itu  hanya menyalami mereka yang taat, sementara tidak pada mereka yang sedang  bermaksiat. Di antara ahli maksiat itu adalah mereka yang berbuat kedhaliman,  mereka yang memakan makanan haram, mereka yang memutus tali sillaturrahim,  mereka yang mengadu domba, mereka yang memakan harta anak yatim, mereka itu  tidak mendapatkan salam dari para malaikat. Lalu manakah bencana yang lebih  besar dibanding bencana seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal bulan Ramadlan diawali oleh  rahmat, ditengahi oleh ampunan dan diakhiri dengan kebebasan dari neraka.  Sementara Anda tidak memiliki bagian dari salam para malaikat itu? Bukankah itu  semua gara-gara Anda jauh dari Yang Maha Pengasih? dan Anda juga tergolong  para&lt;br /&gt;penentang Allah dan mensakralisasi tindakan syetan? Anda berhias dengan  riasan penempuh jalan neraka? Begitu pula karena Anda jauh dan mengabaikan dari  para penempuh jalan surga? Anda juga hijab dari Tuhan yang memiliki kekuasaan  atas bahaya dan kebajikan? Padahal bulan Ramadlan adalah bulan kejernihan, bulan  keselarasan bersama Allah, bulan para pendzikir-Nya, bulan orang-orang sabar dan  bulan para shadiqin. Lantas apabila tidak ada bekas dalam hati Anda, dan Anda  tidak mencabut akar kemaksiatan dalam hati Anda, menjauhi para pelaku kejahatan  dan kemungkaran, lalu pengaruh apa yang bisa membekas dalam hati Anda itu? Apa  yang Anda harapkan dari selain kebajikan? Apa yang masih anda sisakan dalam jiwa  Anda? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;Kebahagiaan manakah yang bisa Anda raih di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 7.5pt; margin-left: 0mm; margin-right: 0mm; mso-margin-top-alt: 7.5pt; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 7.5pt; margin-left: 0mm; margin-right: 0mm; mso-margin-top-alt: 7.5pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;Ingatlah  wahai orang yang sangat kasihan, terhadap apa yang menempel pada diri Anda.  Bangkitlah dari kelelapan yang meninabobokan Anda, membuat Anda alpa. Lihatlah  pada yang memberi petunjuk pada Anda, sisa-sisa bulan Anda, dengan tindakan  taubat dan kembali. Nikmatilah bulan ini dengan istigfar dan kepatuhan, agar  Anda meraih rahmat dan kasih sayang Allah. Anda harus membatu dengan segala hal  yang mengarah pada sikap negatif Menangislah pada diri sendiri atas dorongan  yang menyeret Anda pada cacat-cacat jiwa, kebinasaan dan tragedi. Betapa banyak  orang berpuasa, namun hakikatnya tidak pernah berpuasa selamanya. Banyak orang  yang berdiri tegak untuk ibadah, hakikatnya tak pemah ibadah selamanya. Betapa  banyak orang beramal, namun tanpa pahala ketika amal itu usai dilakukan. Amboi,  apakah puasa kita diterima, ibadah kita diterima, atau sebaliknya semua itu  ditolak dan dilemparkan ke wajah kita sendiri? Amboi, betapa kita telah menolak  ibadah yang seharusnya diterima, dan menghormati ibadah yang seharusnya  ditolak?&lt;br /&gt;Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Betapa banyak orang  berpuasa, namun tak lebih dari lapar dan dahaga. Betapa banyak orang yang tegak  beribadah, melainkan hanya kelelahan belaka.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salam kepadamu wahai bulan puasa.&lt;br /&gt;Salam kepadamu  wahai bulan kebangkitan. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="DE"   style="   font-style: italic;font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;Salam kepadamu wahai bulan iman.&lt;br /&gt;Salam kepadamu wahai bulan al-Qur  'an.&lt;br /&gt;Salam kepadamu wahai bulan cahaya-cahaya Salam kepadamu wahai bulan  maghfirah dan ampunan.&lt;br /&gt;Salam kepadamu wahai bulan derajat dan keselamatan  dari keburukan.&lt;br /&gt;Salam kepadamu wahai bulan orang-orang yang bertobat,  beribadat.&lt;br /&gt;Salam kepadamu wahai orang-orang ma 'rifat Salam kepadamu wahai  bulan orang yang tekun beribadat.&lt;br /&gt;Salam kepadamu wahai bulan yang aman Engkau  telah menahan orang-orang maksiat Engkau telah bermesraan dengan ahli taqwa  Salam kepada bilik dan cahaya-cahaya yang cemerlang dan mata yang terjaga air  mata yang melimpah mihrab yang terang benderang ungkapan yang suci nafas-nafas  yang membubung dari kalbu-kalbu yang bergelora.&lt;br /&gt;Tuhan,jadikanlah kami  tergolong mereka yang Engkau terima puasanya, shalatnya, dan Engkau ganti  keburukan dengan kebajikannya, dan Engkau masukkan dengan rahmat-Mu dalam  surga-Mu, dan Engkau tinggikan derajat mereka, wahai Yang Maha Pengasih dan  Penyayang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="DE"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-top: 7.5pt; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;-M.  Luqman Hakiem-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-1280111134246659224?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rf-SA7y9czKQAT1mjcy7tiPqX0I/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rf-SA7y9czKQAT1mjcy7tiPqX0I/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rf-SA7y9czKQAT1mjcy7tiPqX0I/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rf-SA7y9czKQAT1mjcy7tiPqX0I/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/Ee8rwLadPA8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/Ee8rwLadPA8/lailatul-qadar.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/09/lailatul-qadar.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1235465703561366689.post-5277700014969330828</guid><pubDate>Thu, 17 Sep 2009 03:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-17T10:53:50.267+07:00</atom:updated><title>Bulan Ilahi itu Ramadlan Namanya</title><description>&lt;span style="font-family:'ＭＳ Ｐゴシック';font-size:large;"&gt;&lt;span lang="FI"  style="font-size:16pt;"&gt;Bulan Ilahi itu Ramadlan  Namanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:'ＭＳ Ｐゴシック';font-size:x-large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:'ＭＳ Ｐゴシック';font-size:x-large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:21px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:'ＭＳ Ｐゴシック';font-size:x-large;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"  style="font-family:Arial;"&gt;Allah Turun ke muka bumi,&lt;br /&gt;dengan Ridla, Mahabbah, Dloman, Ulfah,  dan Nur-Nya.&lt;br /&gt;Katanya bulan itu melebihi pendaran seribu purnama,&lt;br /&gt;karena  Senyum Ilahi membungkus Gairah RinduNya&lt;br /&gt;Kecintaan Agung kepada para  hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan itu, Ramadlan namanya.&lt;br /&gt;Tak ada kenangan paling indah  sepanjang masa,&lt;br /&gt;kecuali kenangan yang tercitra jadi impian  keabadian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span lang="FI"  style="font-family:Arial;"&gt;Allah, Meridloi kita, ketika  kaki kita melangkah pertama, di pintu-pintu syurga.&lt;br /&gt;Allah mengunci neraka,  bara nafsu, dan memenjarakan liarnya hewani kita,&lt;br /&gt;Allah membelenggu  syetan-syetan yang berselingkuh di bilik urat nadi jiwa.&lt;br /&gt;Lalu Allah memaafkan  kita, Allah mencintai kita, Allah membebaskan kita.&lt;br /&gt;Tak ada yang mengenang  lebih panjang, lebih indah,&lt;br /&gt;dibanding dengan pelaminan syurga di muka  semesta.&lt;br /&gt;Ketika dua pecinta berpandangan dengan cahaya jiwa,&lt;br /&gt;lalu  berpelukan dalam keteguhanhakiki,&lt;br /&gt;lalu saling melepas dalam jarak kerinduan  agungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seluruh cahaya berkumpul,&lt;br /&gt;Ruh-ruh suci  menyatu,&lt;br /&gt;milyaran Malaikat berhamburan,&lt;br /&gt;dalam barisan-barisan yang  digerakkan oleh&lt;br /&gt;Kemahabesaran dan Kemahaindahan….&lt;br /&gt;Disanalah Malam  Kepastian (Lailatul Qadar):&lt;br /&gt;Mahkota-mahkota Pengantin Ilahi  dikenakan.&lt;br /&gt;Keharuan yang melahirkan airmata.&lt;br /&gt;Airmata yang yang bergolak  dalam gelombang cinta dan kasih,&lt;br /&gt;menjadi bahan-bahan jagad  semestaraya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelopak mata kita yang sembab ini&lt;br /&gt;adalah kelopak “Kun’’,  dan ketika “Fayakuun”,&lt;br /&gt;airmata itu membelah pipi-pipi tulip  Kemaha-IndahanNya,&lt;br /&gt;dalam KemahabesaranNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu selembar Lauhul  Mahfudz di GenggamanNya&lt;br /&gt;Sekadar untuk mencatat Kisah CintaNya,&lt;br /&gt;Lalu disana  tertulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Puasa ini hanya untukKu wahai hambaKu dan kekasihKu&lt;br /&gt;Biar aku  sendiri yang membalas cintamu, luruh kerinduanmu&lt;br /&gt;Karena Aku  mencintaimu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amboi, gulungan-gulungan ombak di di  samuderaNya&lt;br /&gt;Bunga-bunga dibermusim di Syajarah KauniyahNya&lt;br /&gt;Mengembang  dengan  warna-warni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RidlaNya&lt;br /&gt;MahahabbahNya&lt;br /&gt;DlomanNya&lt;br /&gt;UlfahNya&lt;br /&gt;NurNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima  macam bunga yang menghapus&lt;br /&gt;seluruh keindahan dan semerbak semesta&lt;br /&gt;Entah  apa namanya, bidadarikah itu,&lt;br /&gt;atau syurga-syurgaNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas,  tarian-tarian syurgawi itu mengepakkan sayap-sayap Keindahan&lt;br /&gt;Sebab Mahkota  Ilahi segera diturunkan, di selubung rahasia gua Hira&lt;br /&gt;Dalam pelukan panglima  Ruh&lt;br /&gt;Jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kesunyian itu cahaya muncah menerangi kegelapan  semesta&lt;br /&gt;Kekafiran, kemusyrikan, kezaliman, ketidakadilan,  ketakaburan&lt;br /&gt;Kemunafikan, kefasikan, kecintaan duniawi&lt;br /&gt;Keangkuhan,  kepameran, ketakjuban diri,&lt;br /&gt;Kekeroposan, kedengkian, dan  irihati,&lt;br /&gt;Tipusmuslihat, kedustaan, dan kebinatangan&lt;br /&gt;Lapisan-lapisan  kegelapan.&lt;br /&gt;Hangus dalam cahayanya&lt;br /&gt;Cahaya dari Maha Cahaya&lt;br /&gt;Di Bulan  Cahaya&lt;br /&gt;Untuk lahirkanya Sayyidina yang bercahaya&lt;br /&gt;Muhammad yang  bercahaya&lt;br /&gt;Agar lahir hamba-hamba yang bercahaya&lt;br /&gt;Melalui malam paling  bercahaya&lt;br /&gt;Allahu Akbar!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:small;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"   style="font-family:Arial;font-size:12pt;"&gt;-M.  Luqman hakiem-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:16px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="JavaScript" src="http://oggix.com/bookmark/"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;oggix.com : &lt;a href="http://oggix.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; Free Shoutbox &amp;amp; Complete Blog Tools&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var ig_type = 6;var ig_url = 'URL_YANG_DIKIRIMKAN';&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.infogue.com/widgets/widget_contribution.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.infogue.com/" style="border: 0;"&gt;&lt;img alt="submit to infogue" src="http://www.infogue.com/widgets/images/thumbs/kirim.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Berlangganan ??&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1235465703561366689-5277700014969330828?l=ninafkoe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M0YgNLT_pcb41bMJ5b-g91DzFlc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M0YgNLT_pcb41bMJ5b-g91DzFlc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M0YgNLT_pcb41bMJ5b-g91DzFlc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M0YgNLT_pcb41bMJ5b-g91DzFlc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~4/R_KxpvufW5s" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ninafkoe_blogsite/~3/R_KxpvufW5s/bulan-ilahi-itu-ramadlan-namanya.html</link><author>nurochman@gmail.com (ninafkoe)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://ninafkoe.blogspot.com/2009/09/bulan-ilahi-itu-ramadlan-namanya.html</feedburner:origLink></item><language>en-us</language><media:credit role="author">ninafkoe</media:credit><media:rating>adult</media:rating></channel></rss>
