<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820</atom:id><lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 03:28:01 +0000</lastBuildDate><category>Ekonomi</category><category>Islam</category><category>Catatan Lepas</category><category>Blogger  Blogspot</category><category>Bisnis Online</category><category>Internet</category><category>Komputer</category><category>Teknologi</category><category>Linux  Ubuntu</category><category>Anti Virus</category><category>Software</category><category>Opencart</category><category>Tutorial</category><category>Video</category><category>Otomotif</category><category>Google</category><category>Excel</category><title>ocidbrass</title><description>SARANA UNTUK SALING BERBAGI</description><link>http://www.ocidbrass.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (ocid)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>156</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Ocidbrass" /><feedburner:info uri="ocidbrass" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>Ocidbrass</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-4336929805587402005</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 03:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-24T10:28:01.823+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Aku Ingin Menjadi Orang Yang Bertepuk Tangan di Tepi Jalan</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-X2AdAGgpjjU/Tx4k3kj0pYI/AAAAAAAAASY/S-gHK9t1r0k/s1600/sweety+litle+girl.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-X2AdAGgpjjU/Tx4k3kj0pYI/AAAAAAAAASY/S-gHK9t1r0k/s1600/sweety+litle+girl.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Di kelasnya ada 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23.&amp;nbsp; Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya.&amp;nbsp; Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar, namun anak kami ternyata menerimanya dengan senang hati.&amp;nbsp; Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji "Superman cilik" di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus.&amp;nbsp; Sedangkan anak nomor 23 di keluarga kami tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan.&amp;nbsp; Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya bersinar-sinar.&amp;nbsp; Kemudian ketika dia membaca sebuah berita tentang seorang anak berusia 9 tahun yang masuk perguruan tinggi, dia bertanya dengan hati pilu kepada anak kami: Anakku, kenapa kamu tidak terlahir sebagai anak dengan kepandaian luar biasa?&amp;nbsp; Anak kami menjawab: Itu karena ayah juga bukan seorang ayah dengan kepandaian luar biasa.&amp;nbsp; Suamiku menjadi tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tanpa tertahankan tertawa sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada pertengahan musim gugur, semua sanak keluarga berkumpul bersama untuk merayakannya, sehingga memenuhi satu ruangan besar di restoran.&amp;nbsp; Topik pembicaraan semua orang perlahan-lahan mulai beralih kepada anak masing-masing.&amp;nbsp; Dalam kemeriahan suasana, anak-anak ditanyakan apakah cita-cita mereka di masa mendatang?&amp;nbsp; Ada yang menjawab akan menjadi pemain piano, bintang film atau politikus, tiada seorang pun yang terlihat takut mengutarakannya di depan orang banyak, bahkan anak perempuan berusia 4½ tahun juga menyatakan kelak akan menjadi seorang pembawa acara di televisi, semua orang bertepuk tangan mendengarnya.&amp;nbsp; Anak perempuan kami yang berusia 15 tahun terlihat sibuk sekali sedang membantu anak-anak kecil lainnya makan.&amp;nbsp; Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya kelak.&amp;nbsp; Di bawah desakan orang banyak, akhirnya dia menjawab dengan sungguh-sungguh:&amp;nbsp; Kelak ketika aku dewasa, cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari dan bermain-main.&amp;nbsp; Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan akan cita-cita keduanya.&amp;nbsp; Dia menjawab dengan besar hati:&amp;nbsp; Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang-bintang.&amp;nbsp; Semua sanak keluarga tertegun dibuatnya, saling pandang tanpa tahu akan berkata apa lagi.&amp;nbsp; Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepulangnya ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak menjadi guru TK?&amp;nbsp; Apakah kami tetap akan membiarkannya menjadi murid kualitas menengah?&amp;nbsp; Sebetulnya, kami juga telah berusaha banyak.&amp;nbsp; Demi meningkatkan nilai sekolahnya, kami pernah mencarikan guru les pribadi dan mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar, juga membelikan berbagai materi belajar untuknya.&amp;nbsp; Anak kami juga sangat penurut, dia tidak membaca komik lagi, tidak ikut kelas origami lagi, tidur bermalas-malasan di akhir minggu juga tidak dilakukan lagi.&amp;nbsp; Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan tanpa henti.&amp;nbsp; Namun biar bagaimana pun dia tetap seorang anak-anak, tubuhnya tidak bisa bertahan lagi dan terserang flu berat.&amp;nbsp; Biar sedang diinfus dan terbaring di ranjang, dia tetap bersikeras mengerjakan tugas pelajaran, akhirnya dia terserang radang paru-paru.&amp;nbsp; Setelah sembuh, wajahnya terlihat kurus banyak.&amp;nbsp; Akan tetapi ternyata hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja nomor 23.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, kami juga mencoba untuk memberikan penambah gizi dan rangsangan hadiah, setelah berulang-ulang menjalaninya, ternyata wajah anak perempuanku semakin pucat saja.&amp;nbsp; Apalagi, setiap kali akan ujian, dia mulai tidak bisa makan dan tidak bisa tidur, terus mencucurkan keringat dingin, terakhir hasil ujiannya malah menjadi nomor 33 yang mengejutkan kami.&amp;nbsp; Aku dan suamiku secara diam-diam melepaskan aksi menarik bibit ke atas demi membantunya tumbuh ini.&amp;nbsp; Dia kembali pada jam belajar dan istirahatnya yang normal, kami mengembalikan haknya untuk membaca komik, mengijinkannya untuk berlangganan majalah "Humor anak-anak" dan sejenisnya, sehingga rumah kami menjadi tenteram kembali.&amp;nbsp; Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak mengerti akan nilai sekolahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhir minggu, teman-teman sekerja pergi rekreasi bersama. Semua orang mempersiapkan lauk terbaik dari masing-masing, dengan membawa serta suami dan anak untuk piknik.&amp;nbsp; Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa dan guyonan, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan karya seni pendek.&amp;nbsp; Anak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan gembira.&amp;nbsp; Dia sering kali lari ke belakang untuk menjaga bahan makanan.&amp;nbsp; Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat agak miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap jus sayuran yang bocor ke luar.&amp;nbsp; Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan.&amp;nbsp; Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggeris.&amp;nbsp; Kedua anak ini secara bersamaan menjepit sebuah kue beras ketan di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau membaginya.&amp;nbsp; Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli.&amp;nbsp; Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya.&amp;nbsp; Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika pulang, jalanan macat dan anak-anak mulai terlihat gelisah.&amp;nbsp; Anakku terus membuat guyonan dan membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti.&amp;nbsp; Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian.&amp;nbsp; Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio masing-masing.&amp;nbsp; Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehabis ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.&amp;nbsp; Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah.&amp;nbsp; Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama 30 tahun mengajar.&amp;nbsp; Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya. Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alasannya sangat banyak: antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris.&amp;nbsp; Wali kelasnya mengatakan banyak usul agar dia dijadikan ketua kelas saja.&amp;nbsp; Dia memberi pujian: Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya berguyon pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan.&amp;nbsp; Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: “Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”&amp;nbsp; Dia pelan-pelan melanjutkan: “Ibu, aku tidak mau jadi pahlawan, aku ingin jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”&amp;nbsp; Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum bambu, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga.&amp;nbsp; Dalam hatiku terasa hangat seketika.&amp;nbsp; Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini.&amp;nbsp; Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini.&amp;nbsp; Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anakku besar nanti, dia pasti akan menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang suka membantu, tetangga yang ramah dan baik.&amp;nbsp; Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas?&amp;nbsp; Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi?&amp;nbsp; Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku?&amp;nbsp; Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anakmu bukan milikmu.&lt;br /&gt;
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,&lt;br /&gt;
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,&lt;br /&gt;
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,&lt;br /&gt;
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Patut kau berikan rumah untuk raganya,&lt;br /&gt;
Tapi tidak untuk jiwanya,&lt;br /&gt;
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,yang tiada dapat kau kunjungi sekalipun dalam mimpi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,&lt;br /&gt;
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu&lt;br /&gt;
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,&lt;br /&gt;
Pun tidak tenggelam di masa lampau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaulah busur, dan anak-anakmulah Anak panah yang meluncur.&lt;br /&gt;
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,&lt;br /&gt;
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,&lt;br /&gt;
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khalil Gibran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;*) cerita ini saya peroleh dari suatu milist&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-4336929805587402005?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/MNBU6DFo2xY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/MNBU6DFo2xY/aku-ingin-menjadi-orang-yang-bertepuk.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-X2AdAGgpjjU/Tx4k3kj0pYI/AAAAAAAAASY/S-gHK9t1r0k/s72-c/sweety+litle+girl.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2012/01/aku-ingin-menjadi-orang-yang-bertepuk.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-4232073104931868366</guid><pubDate>Thu, 19 Jan 2012 06:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-19T13:54:55.166+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Kisah Inspiratif dari BJ Habibie</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cCJSHdQSHGU/Txe-CjM7FmI/AAAAAAAAASQ/TlH5WLMKsaE/s1600/bj%2Bhabibie.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="232" src="http://3.bp.blogspot.com/-cCJSHdQSHGU/Txe-CjM7FmI/AAAAAAAAASQ/TlH5WLMKsaE/s320/bj%2Bhabibie.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dari milis tetangga...semoga berguna...&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cerita dari Capt. Novianto Herupratomo&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; KUNJUNGAN BAPAK BJ HABIBIE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kantor Manajemen Garuda Indonesia&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 12 Januari 2012&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habibie dan keponakannya, Adri Subono, juragan Java Musikindo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebagai balasan pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir,&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan..................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, anda tahu..............saya ini lulus SMA tahun 1954! beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata Dik kemudian secara lancar beliau melanjutkan....Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; paling unggul, ..itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Insinyur.........Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ˜how to build commercial aircraft" bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; bukan pencetus ide penerapan teknologi berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekarang Dik,............anda semua lihat sendiri..............N250 itu bukan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami Dutch Roll (istilah penerbangan untuk pesawat yang oleng) berlebihan,tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi Fly by Wire bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; terbang?&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya. Dik tahu................di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia.............&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua.....................?&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pak Habibie menghela nafas.......................&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan track ball atau touch pad sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pertama.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu.........bahkan hingga kini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir.............kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya....................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; berkualitas tinggi dan konsisten. C itu Cost, Dik, tekan harga&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis D&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik.............organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik........&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ...........................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, ..........saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ...........ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya............saya mau kasih informasi....&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu........................&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam.............................seisi ruangan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tanpa terasa air mata mulai menggenang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; melanjutkan........................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, kalian tau.................2 minggu setelah ditinggalkan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ibu............suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ibu......... Ainun......... Ainun ................. Ainun ..............saya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mencari ibu di semua sudut rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini..............&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mereka bilang Kita (para dokter) harus tolong Habibie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus...............3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya pilih opsi yang ketiga............................&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu)&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ...................... ia melanjutkan pembicaraannya;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun..............dan hari ini&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia.............&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat............. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mata..............................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; menyetujui.....................&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang..... (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dik, asal you tahu............semua uang hasil penjualan buku ini tak satu&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif...................&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jakarta, 12 Januari 2012&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salam,&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Capt. Novianto Herupratomo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-4232073104931868366?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/A1QLEzYr8eg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/A1QLEzYr8eg/kisah-inspiratif-dari-bj-habibie.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-cCJSHdQSHGU/Txe-CjM7FmI/AAAAAAAAASQ/TlH5WLMKsaE/s72-c/bj%2Bhabibie.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2012/01/kisah-inspiratif-dari-bj-habibie.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-304959277453713034</guid><pubDate>Thu, 19 Jan 2012 05:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-19T12:44:50.982+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Islam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Tanda-Tanda Kematian</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p7SdODbaqGc/TxetqWuFUII/AAAAAAAAASE/dlaGtzyaPqs/s1600/walk.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-p7SdODbaqGc/TxetqWuFUII/AAAAAAAAASE/dlaGtzyaPqs/s1600/walk.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setiap manusia yang dilahirkan didunia ini, cepat atau lambat pasti akan mengalami suatu proses berpisahnya ruh dengan jasad. Dalam bahasa agama, proses tersebut dinamakan proses kematian. Sedangkan dalam bahasa kaum sufi, proses terbut diistilahkan dengan nama “kebangkitan ruh dari jasad”. Mayoritas umat Islam di Indonesia sering menamakan peristiwa kematian tersebut dengan istilah “meninggal dunia”, dimana seorang yang meninggal dunia akan meninggalkan segala apa yang dimilikinya, baik istrinya, suaminya, anaknya, orang tuanya, kekasihnya, pekerjaannya, jabatannya, hartanya, maupun keinginan dan cita-citanya serta rencana-rencananya dimasa depan. Dalam ajaran Islam, proses terjadinya kematian ini juga dikategorikan sebagai kiyamat kecil atau Qiyamat Sugro.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapan terjadinya dan bagaimana terjadinya proses kematian tersebut, hanya Allah-lah yang mengetahui rahasianya, sesuai dengan firman-Nya dalam Al Qur’an :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia bertanya kepadamu kapan terjadinya hari Kebangkitan (ruh dari jasad), katakanlah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kebangkitan (ruh dari jasad) itu hanya disisi Allah. Dan tahukah kamu, boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya”. (QS Al Ahzab 33 : 63)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang kebangkitan (ruh dari jasad)……….”. (QS Luqman 31 : 34)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu…….. “. (QS An Nahl 16 : 70)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan ayat tersebut sangat terlihat jelas bahwa pengetahuan tentang kapan terjadinya hari kebangkitan ruh dari jasad seseorang (Qiyamat Sugro) hanya Allah sajalah yang mengetahuinya. Oleh sebab itu sebagai seorang muslim diwajibkan untuk mempersiapkan diri baik lahir maupun batin untuk menghadapi dan menyikapi proses kematian tersebut dengan arif dan bijaksana, bahkan Allah telah menganjurkan agar kita selalu berdoa supaya mendapatkan mati yang baik (husnul khotimah) :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan katakanlah : “Ya, Tuhanku, masukkanlah (ruhku ke dalam jasadku) secara benar, dan keluarkanlah aku (ruhku dari jasadku) secara benar dan berikanlah kapadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong”. (QS Al Isra’ 17 : 80)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Al Qur’an, Allah juga menjelaskan bahwa orang-orang yang beriman (yang sudah ma’rifatullah) akan diberitahukan tanda-tanda datangnya kematian yang akan menimpa dirinya bahkan tanda-tanda kematian itu sebenarnya dapat juga dibaca oleh saudara-saudara seimannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Diwajibkan atas kamu apabila seorang diantara kamu kedatangan (melihat atau membaca) tanda-tanda kematian maka berwasiatlah kepada bapak, ibu dan saudara-saudara dekatnya, jika ia meninggalkan harta atau peninggalan yang banyak. Ini adalah kewajiban atas orang-orang yang bertaqwa”. (QS Al Baqarah 2 : 180)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan orang-orang yang akan meninggalkan dunia diantaramu dan meninggalkan istri-istrinya hendaklah ia berwasiat untuk istri-istrinya ……….. “. (QS Al Baqarah 2 : 240)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah hadits, juga telah diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Saw telah mengetahui tanda-tanda kematian yang akan menimpa diri beliau sehingga beliau berwasiat kepada umat Islam tetapi sayangnya wasiat tersebut gagal untuk dicatat oleh sahabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari Abi Sa’id Al Khudri , katanya: “ Rasulullah Saw, berkhutbah : “ Sesungguhnya Allah Swt menyuruh pilih kepada hamba-Nya antara dunia dan akhirat. Maka dipilihnya akhirat. Lalu Abu Bakar menangis. Aku berkata pada diriku sendiri, “Kenapa orang tua ini menangis , jika Allah Swt menyuruh pilih kepada salah seorang hamba-Nya antara dunia dan akhirat, lalu dipilih akhirat. Padahal yang dimaksud dengan hamba Allah itu adalah Rasulullah Saw sendiri. Sedangkan Abu Bakar adalah orang yang lebih tahu di antara kami. Sabda Rasulullah Saw : “Hai, Abu Bakar! Jangan menangis! Sesungguhnya orang yang paling dekat kepadaku persahabatan dan hartanya adalah Abu Bakar. Andai aku boleh memilih teman di antara umatku, maka akan kupilih Abu Bakar. Tetapi persaudaran dan kecintaan dalam Islam cukup memadai. Tidak satupun pintu didalam masjid yang terbuka, melainkan semuanya tertutup, kecuali pintu Abu Bakar”. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibnu Abbas berkata : “Ketika nabi bertambah keras sakitnya, beliau berkata : “Bawalah kemari kertas supaya kamu dapat menuliskan sesuatu agar kamu tidak lupa nanti”. Kata Umar bin Khathab : “Sakit Nabi bertambah keras. Kita telah mempunyai Kitabullah, cukuplah itu!”. Para sahabat yang hadir ketika itu berselisih pendapat dan menyebabkan terjadinya suara gaduh. Berkata Nabi : “Saya harap anda semua pergi! Tidak pantas anda bertengkar di dekatku”. Ibnu Abbas lalu keluar dan berkata : ”Alangkah malangnya, terhalang mencatat sesuatu dari Rasulullah”. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari hadits tersebut, terlihat bahwa sebelum Nabi Muhammad Saw wafat, beliau sudah dibertahu oleh Allah kapan beliau akan meninggalkan dunia, bahkan beliau masih diberi kesempatan oleh Allah untuk memilih apakah tetap hidup didunia atau kembali kepada Allah, dan beliau memilih untuk kembali kepada Allah dengan meninggalkan dunia dengan segala isinya. Kemudian beliau juga hendak membacakan wasiatnya kepada umat Islam yang akan ditinggalkannya, akan tetapi pembacaan wasiat beliau tersebut tidak jadi dilaksanakan. Padahal isi wasiat tersebut sangat penting sekali, yang berkaitan dengan masalah suksesi kepemimpinan jika beliau meninggal dunia. Akibat dari gagalnya pembacaan wasiat tersebut akhirnya umat Islam terpecah belah dalam memperebutkan jabatan Khalifah sehingga menyebabkan tiga Khalifah terbunuh dalam perebutan jabatan tersebut. Hal ini sudah diprediksi oleh Nabi Muhammad Saw :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syaqiq bercerita, katanya : “Aku mendengar Hudzaifah berkata, pada suatu hari ketika kami duduk dekat Umar. Dia berkata : “Siapakah di antara anda semua yang masih ingat sabda Rasulullah Saw tentang fitnah ?”. Jawabku : “Aku! Aku masih ingat, tepat sebagaimana yang beliau sabdakan”. Kata Umar : “Anda tidak sangsi? Betulkah itu?”. Jawabku : “Fitnah (kesalahan) seorang laki-laki dalam keluarganya, hartanya, anaknya dan tetangganya dihapuskan oleh shalat, puasa sedekah dan oleh amar ma’ruf serta nahi mungkar”. Kata Umar : “Bukan itu yang aku maksudkan. Tetapi fitnah yang menggelombang seperti gelombang laut”. Jawab Hudzaifah : “Ya, Amirul Mu’mini ! Anda tidak usah gelisah mengenai hal itu. Karena antara anda dan fitnah itu ada pintu yang terkunci rapat”. Kata Umar : “Apakah pintu itu dipecah atau dibuka orang?”. Jawab Hudzaifah : “Akan pecah”. Kata Umar : “Kalau sudah pecah, tentu tak dapat dikunci lagi untuk selama-lamanya”. Kami (Syaqiq dkk) bertanya kepada Hudzaifah : “Apakah Umar tahu pintu itu?”. Jawab Hudzaifah : “Ya, dia tahu sebagaimana dia tahu bahwa malam ini terjadi sebelum besok pagi. Dan aku telah menceritakan kepadanyta hadits yang tidak mengandung kesalahan”. Kata Syaqiq : “Kami takut akan bertanya lagi kepada Hudzaifah perihal pintu itu, maka kami suruh Masruq bertanya. Jawab Hudzaifah : “Pintu itu adalah Umar sendiri”. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disinilah pentingnya sebuah wasiat yang harus diwasiatkan oleh orang yang telah melihat datangnya tanda-tanda kematian dirinya, kepada keluarga yang akan ditinggalkannya. Terbacanya tanda-tanda kematian tergantung dari tingkat keimanan seseorang kepada Allah Swt. Semakin tinggi tingkat keimanan seseorang kepada Allah Swt, maka semakin jelas tanda-tanda kematian itu terbaca olehnya. Tetapi sebaliknya, semakin rendah tingkat keimanan seseorang kepada Allah Swt maka semakin tidak jelas bahkan bisa jadi tidak terbaca tanda-tanda kematian yang akan datang kepadanya. Oleh sebab itu kita sebagai orang yang telah beriman diwajibkan untuk memlihara tingkat keimanan kita, agar terus berevolusi mencapai tingkat yang tak terbatas, dengan cara :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Membaca ayat-ayat ketuhanan, baik dalam Al Qur’an dan Hadits maupun yang terdapat dalam buku-buku agama.&lt;br /&gt;
2. Berdiskusi dengan saudara-saudara seiman, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.&lt;br /&gt;
3. Banyak berkunjung ke Baitullah untuk bertemu dengan Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila tiga cara tersebut dilaksanakan dengan baik Insya Allah tanda-tanda datangnya kematian pada diri kita, dapat dibaca atau dilihat dengan jelas satu tahun sebelum kita meninggal dunia. Bahkan proses kematian yang akan dialami oleh seorang yang sudah ma’rifatullah dapat ditangguhkan atau ditunda beberapa tahun tergantung dari keinginan orang tersebut yang tentunya hal tersebut terkait dengan ijin Allah Swt, kekuatan jasad dan kesucian ruhani serta bantuan doa dari saudara-saudara seimannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan ijin Allah sebagai ketetapan yang tertentu waktunya. Barang siapa yang menghendaki kebahagiaan dunia niscaya Kami berikan kepadanya. Dan barang siapa menghendaki kebahagiaan Akhirat, niscaya Kami berikan kepadanya. Dan Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang bersyukur”. (QS Ali Imran 3 : 145)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah memang tidak menjelaskan secara terperinci tentang tanda-tanda datangnya proses kematian serta bagaimana rasa dan pengalaman disaat datangnya kematian. Tetapi para ahli ma’rifatullah telah menyusun berbagai buku dan keterangan yang berkaitan dengan hal tersebut. Dan penyusunan buku-buku dan keterangan tentang tanda-tanda kematian dan pengalaman mati, tentunya berdasarkan kepada Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw serta renungan Ilham dan petunjuk dari Allah Swt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kyai Ageng Usman Efendi Nitiprayitna DW, adalah pewaris ilmu Tasawuf generasi ke sembilan dari Sunan Kudus. Beliau adalah salah satu Ulama Tasawuf yang berhasil menyusun tanda-tanda kematian yang bisa diketahui satu tahun sebelum seseorang meninggal dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut tanda-tanda kematian yang dapat dikenali satu tahun sebelum berpisahnya Roh dan Jasad (Qiamat Sugro) :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. 12 Bulan sebelum kematian menjemput, akan mendengar suara-suara aneh yang belum pernah didengar dan suara tersebut lain dengan suara yang ada didunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. 9 Bulan sebelum kematian menjemput, tiba-tiba melihat sinar matahari bersinar hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. 6 Bulan sebelum kematian menjemput, tiba-tiba melihat air berwarna merah (kemerah-merahan). Sedangkan apai tampaknya berwarna hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. 100 Hari sebelum kematian menjemput, sekonyong-konyong di depan mata tampak seperti terbentang laut yang luas, dimana seolah-olah ada sesuatu yang berwarna putih terlentang, sehingga kelihatan mayat dipocong-pocong dan dibungkus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. 80 Hari sebelum kematian menjemput, apabial menopang tangan di atas kening sendiri lengan tangan dihadapana, ia tidak akan melihat lengan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. 70 Hari sebelum kematian menjemput, tidak dapat menggerakkan jari manisnya dengan leluasa sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. 60 Hari sebelum kematian menjemput, tiba-tiba akan melihat bahwa matahari tampaknya seolah-olah kaca cermin yang didalamnya terdapat bayangan diri pribadi sendiri berupa wajahnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. 50 Hari sebelum kematian menjemput, tiba-tiba melihat sejenis cahaya luar biasa indah gemilang, tetapi sekejap menghilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. 40 Hari sebelum kematian menjemput, kuping akan berdengung terus menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. 30 Hari sebelum kematian menjemput, perasaan kadang-kadang kosong dan hampir tidak ingat apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. 20 Hari sebelum kematian menjemput, dimata seperti ada yang bergerak terus menerus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. 7 Hari sebelum kematian menjemput, langit-langit mulut apabila dijilat dengan ujung lidah tidak terasa geli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. 3 Hari sebelum kematian menjemput, mendengar suara gaduh dan kadang-kadang mendengar suara tangis bayi yang baru lahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. 24 Jam sebelum kematian menjemput, nafas yang keluar dari hidung terasa sangat dingin, sedang lidah terasa panas. Hidung menjadi kuncup. Denyut yang ada pada kedua kaki semakin hilang dan denyut bagian dada bergetar hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. 3 Jam sebelum kematian menjemput, jalan nafas mulai berkurang, karena sebagian nafasnya mulai berkumpul dengan suatu angan-angan untuk dibawa pulang oleh Nur Muhammad ke hadirat Ilahi Rabbi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ghazali rahimahullah diriwayatkan memperoleh tanda-tanda ini sehingga beliau menyiapkan dirinya untuk menghadapi datangnya kematian. Beliau menyiapkan dirinya dengan mandi dan berwuduk serta mengkafani tubuhnya, kecuali bagian kepalanya. Kemudian Imam Ghozali meminta kakaknya yaitu Imam Ahmad Ibnu Hambal untuk meneruskan mengkafani kepala beliau. Beliau wafat ketika Imam Ahmad bersedia untuk mengkafani bahagian mukanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wahai Jiwa yang tenang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembalilah kepada Tuhanmu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dengan ridho dan diridhoi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan masuklah ke dalam Nurul Jannah-Ku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(QS Al Fajr 89 : 27-30)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-304959277453713034?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/L7VpWwiW7yA" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/L7VpWwiW7yA/tanda-tanda-kematian.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-p7SdODbaqGc/TxetqWuFUII/AAAAAAAAASE/dlaGtzyaPqs/s72-c/walk.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2012/01/tanda-tanda-kematian.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-6156144642665401582</guid><pubDate>Wed, 28 Sep 2011 01:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-28T08:52:02.056+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><title>Memanfaatkan Fitur "Option" pada Opencart</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-iaA-mK7LGUQ/ToJ4yWOQu8I/AAAAAAAAAQk/9UYVfDWVcPQ/s1600/baju.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-iaA-mK7LGUQ/ToJ4yWOQu8I/AAAAAAAAAQk/9UYVfDWVcPQ/s200/baju.JPG" width="188" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Mungkin anda memiliki produk yang mempunyai beberapa opsi untuk dijual? Contohnya : &lt;br /&gt;
anda memiliki suatu produk Kaos dengan opsi :&lt;br /&gt;
pilihan &lt;b&gt;warna : hitam atau putih&lt;/b&gt;,&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;ukuran : M,L,dan XL&lt;/b&gt;, dimana harga untuk ukuran &lt;b&gt;M=$19, L=$20, dan XL=$22&lt;/b&gt;. Ilustrasinya dapat anda lihat pada gambar disamping ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda memiliki produk yang akan dijual dengan contoh opsi seperti tadi, maka anda dapat &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/09/memanfaatkan-fitur-option-pada-opencart.html"&gt;memanfaatkan fasilitas "&lt;b&gt;Option&lt;/b&gt;" yang ada pada Opencart&lt;/a&gt;. Pada kesempatan ini akan saya coba bahas mengenai bagaimana menggunakan fasilitas "Option" tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sebelumnya saya jelaskan bahwa contoh yang saya gambarkan berikut menggunakan &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/04/mengapa-membuat-toko-online-dengan.html"&gt;CMS Toko Online Opencart&lt;/a&gt; versi 1.5.0. Untuk Opencart versi lainnya mungkin ada sedikit perbedaan mengenai cara penggunaannya meskipun secara umum fungsi yang dimaksud adalah sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, langsung kita mulai saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pertama anda perlu login ke halaman &lt;b&gt;Admin / Backend&lt;/b&gt; Opencart anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kemudian klik pada menu &lt;b&gt;Catalog -&amp;gt; Options&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-9qAzohxF92w/ToJ4uWLEbEI/AAAAAAAAAQI/aP_7SvX355U/s1600/1.PNG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-9qAzohxF92w/ToJ4uWLEbEI/AAAAAAAAAQI/aP_7SvX355U/s1600/1.PNG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Klik &lt;b&gt;Insert&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
4. Pada opencart, kita bisa memilih jenis-jenis option yang akan digunakan. Diantaranya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Jenis "&lt;i&gt;Choose&lt;/i&gt;", terdiri dari &lt;i&gt;Select, Radio,&amp;amp; Checkbox&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Jenis "&lt;i&gt;Input&lt;/i&gt;", terdiri dari &lt;i&gt;Text, &amp;amp; Textarea&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;Jenis "&lt;i&gt;File&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;	&lt;/span&gt;dan Jenis "&lt;i&gt;Date&lt;/i&gt;" (Tanggal).&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fUv7NLXjM7A/ToJ4u7fVRYI/AAAAAAAAAQM/_gPGMZRls14/s1600/1a.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="http://4.bp.blogspot.com/-fUv7NLXjM7A/ToJ4u7fVRYI/AAAAAAAAAQM/_gPGMZRls14/s320/1a.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Untuk contoh berikut ini akan kita gunakan "Select"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Tulis nama option yang akan kita gunakan, dalam hal ini saya tulis "&lt;b&gt;Warna Kaos&lt;/b&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Isi dengan kata "Hitam" pada kotak isian "Option Value Name", Klik tombol "add option value", dan isi dengan kata "Putih" pada kotak isian yang baru. Kemudian klik tombol "Save".&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xwJ40CCYImk/ToJ4vRIBlYI/AAAAAAAAAQQ/uJQNuOacZGA/s1600/1b.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="161" src="http://4.bp.blogspot.com/-xwJ40CCYImk/ToJ4vRIBlYI/AAAAAAAAAQQ/uJQNuOacZGA/s320/1b.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Ulangi langkah 5-6, untuk membuat option "Ukuran Kaos" yang terdiri dari M, L, dan XL.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Setelah selesai, masuk ke menu &lt;b&gt;Catalog -&amp;gt; Produk&lt;/b&gt;, dan &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/08/memasukkan-produk-ke-dalam-opencart.html"&gt;buatlah satu produk baru&lt;/a&gt; yaitu Kaos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Masuk ke &lt;b&gt;tab "Option"&lt;/b&gt;, dikotak isian kita tulis nama Option yang tadi kita buat yaitu Warna Kaos.&amp;nbsp;Option yang tadi anda buat akan muncul. Klik Option tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Fo1VJe4j0p8/ToJ4vqr5hKI/AAAAAAAAAQU/Tv0rQphyiNY/s1600/1c.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-Fo1VJe4j0p8/ToJ4vqr5hKI/AAAAAAAAAQU/Tv0rQphyiNY/s320/1c.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Buat pilihan untuk warna kaos di kolom sebelah kanan. Dalam hal ini kita buat untuk warna Hitam dan Putih.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7L-rSmx7iJw/ToJ4wGYhYbI/AAAAAAAAAQY/XvxsSAduoeg/s1600/1d.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://2.bp.blogspot.com/-7L-rSmx7iJw/ToJ4wGYhYbI/AAAAAAAAAQY/XvxsSAduoeg/s400/1d.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. setelah langkah no.10 selesai, isi lagi kotak di sebelah kiri dengan option kedua kita yaitu "&lt;b&gt;Ukuran kaos&lt;/b&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Seperti langkah no. 10, hanya saja pilih untuk M, L,dan XL.&lt;br /&gt;
Sebagai info, disini saya jadikan ukuran L sebagai dasar awal produk saya dimana harganya adalah $20. Karena untuk M harganya $19, dan untuk XL harganya $22, maka di di kolom price, untuk XL saya isi dengan &amp;nbsp;+2 (didapat dari $22-$20), dan untuk M saya isi -1 (didapat dari $19-$20).&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-t03chkord9Y/ToJ4wrsqHZI/AAAAAAAAAQc/ujJuFHGpGCc/s1600/1f.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://2.bp.blogspot.com/-t03chkord9Y/ToJ4wrsqHZI/AAAAAAAAAQc/ujJuFHGpGCc/s400/1f.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Setelah selesai, klik tombol "save".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Selanjutnya di halaman produk anda di toko online &amp;nbsp;anda, anda akan melihat produk kaos anda dengan pilihan "warna kaos" dan "ukuran kaos".&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zge9IMq3EZs/ToJ4xDTluZI/AAAAAAAAAQg/ye1j34ALynA/s1600/1g.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://2.bp.blogspot.com/-zge9IMq3EZs/ToJ4xDTluZI/AAAAAAAAAQg/ye1j34ALynA/s320/1g.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mencoba :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-6156144642665401582?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/XcRW9k0RjrE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/XcRW9k0RjrE/memanfaatkan-fitur-option-pada-opencart.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-iaA-mK7LGUQ/ToJ4yWOQu8I/AAAAAAAAAQk/9UYVfDWVcPQ/s72-c/baju.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/09/memanfaatkan-fitur-option-pada-opencart.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-2163736529339330010</guid><pubDate>Fri, 16 Sep 2011 00:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-16T07:54:47.007+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Video</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><title>Video : Bagaimana Menambah Kategori dan Produk di Opencart</title><description>&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/1G-DYbL24mw" width="560"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika di artikel sebelumnya saya sedikit menjelaskan mengenai &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/08/membuat-kategori-di-opencart.html"&gt;cara membuat kategori&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/08/memasukkan-produk-ke-dalam-opencart.html"&gt;cara memasukkan produk ke Opencart&lt;/a&gt;, maka pada video ini, anda dapat melihat tutorial mengenai &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/09/video-bagaimana-menambah-kategori-dan.html"&gt;cara menambahkan kategori dan produk pada Opencart&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin ada sedikit perbedaan antara apa yang saya tulis dengan apa yang ada di video. Hal itu disebabkan karena Opencart yang di video tersebut masih menggunakan Opencart versi 1.4.9, sedangkan tutorial yang saya tulis di artikel sebelumnya menggunakan Opencart versi 1.5.0.&lt;br /&gt;
Tetapi tidak masalah. Secara umum antara keduanya sama saja, hanya caranya saja yang sedikit berbeda. Itupun tidak terlalu banyak :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-2163736529339330010?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/zCs6Ke0qJtU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/zCs6Ke0qJtU/video-bagaimana-menambah-kategori-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://img.youtube.com/vi/1G-DYbL24mw/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/09/video-bagaimana-menambah-kategori-dan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-4450275963050282623</guid><pubDate>Tue, 06 Sep 2011 00:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-06T07:50:14.869+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Terapi Pulang Kampung (a.k.a Mudik)</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-WMxw0hXDiCw/TmVtpPbK2uI/AAAAAAAAAP0/Y5tVJCFFQ-I/s1600/mudik.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://2.bp.blogspot.com/-WMxw0hXDiCw/TmVtpPbK2uI/AAAAAAAAAP0/Y5tVJCFFQ-I/s320/mudik.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Selamat bersilaturrahmi............&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita akan melihat fenomena arus mudik (pulang kampung/pulkam) yang padat, para penumpang berdesakan, wajah-wajah yang terseok karena kelelahan dan mata yang berbinar-binar karena kembali ke kampung halaman pada hari lebaran. Dalam suasana lebaran mulai dari mudik, ziarah kubur, silaturahmi khusus lebaran memang bukan termaktub dalam Al-quran dan Hadist, melainkan ini hanyalah tradisi lebaran di negeri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini mari kita lihat makna mudik dari sisi positifnya terutama sekali dalam hubungannya dengan dampak modernisasi.&lt;br /&gt;
Kota-kota besar di negeri ini diibaratkan sebuah rumah sakit jiwa yang besar. Semua orang sakit akibat dari kejenuhan rutinitas di era &amp;nbsp;modernisasi sehingg diperlukan penyembuhan massal dan terapi yang membikin orang lebih manusiawi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka harus diasah perasaannya &amp;nbsp;dan dilunakkan dari jiwa semangat materialisme menjadi jiwa kekeluargaan yang spiritual, dan dari mengambil kepada memberi. Tidak jarang barang-barang kesukaannya dan kebanggaannya dibagikannya kepada sanak saudaranya tak terkecuali jutaan rupiah tabungan miliknya didermakannya, dan ini menjadi kepuasan jiwa tersendiri utk membahagiakan keluarga di kampung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah pentingnya mudik yang merupakan suatu keniscayaan bagi bangsa yang mejemuk. Dengan mudik &amp;nbsp;orang-orang sudah dipastikan&lt;br /&gt;
merasakan jiwanya merasa plong dan lapang &amp;nbsp;dari perasaan hiruk pikuk kota. Mereka ingin menemukan kembali masa lalunya di kampung, sebagai rasa cinta dan kasih sayang serta tali kasih sesaudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka ingin memperoleh keteduhan jiwa dan menjauh sementara dari kepenatan kesibukan kerja. Mereka ingin meninggalkan wajah-wajah kota yang garang untuk kembali menikmati wajah-wajah kampung yang ramah, walaupun hanya dalam hitungan hari.&lt;br /&gt;
Mereka ingin kembali mengungkapkan perasaaan keluarga yang menyejukkan. Maka kita akan melihat seorang anak bersimpuh dihadapan orang tuanya sambil meneteskan air mata, seraya memohon maaf. Begitu juga ketika mereka bersimpuh di makam kedua orang tua dan leluhurnya membacakan ayat-ayat Al Quran dan menadahkan doa, gematar rasanya tangan dan terserembab berlinangan air mata semuanya terbayang ketika kedua orang tua, kakek nenek hidup dimasa kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suami istri menjalin kembali cinta kasih mereka, setelah setahun penuh menjadi orang-orang asing &amp;nbsp;yang tidak saling mengenal. Para tetangga dan sahabat saling menegur dan saling memberi setelah setahun mereka saling bersaing dan saling memeras. Inilah makna silaturahmi dan silaturahmi tidak hanya ditujukan kepada orang yang masih hidup tetapi juga kepada orang-orang yang sudah mati. Orang-orang yang sudah mati mencerminkan masyarakat lama yang sudah hilang, mereka mewakili masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudik, ziarah kubur dan silaturahmi, adalah kreasi bangsa yang menakjubkan, itu berfungsi sebagai terapi buat masyarakat modern.&lt;br /&gt;
Mudik bukan hanya semata-mata hiburan tetapi juga terapi massal yang tidak membebani pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tafsir Ibnu Katsier tercatat sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Jarir, Raslullah SAW bersabda, "Nanti di hari kiamat diantara hamba-hamba Allah ada sekelompok orang yang mendapat tempat istimewa di surga, mereka itu bukan para Nabi juga bukan Syuhada, malah para Nabi dan Syuhada tertarik dengan kedudukan mereka di sisi Allah pada hari kiamat. Mendengar pernyataan seperti para sahabat semangat untuk bertanya, 'Yaa Rasulullah, manusia macam apakah yang akan mendapat tempat istimewa di surga?' Nabi tidak menyebut nama juga kelompok, tapi menyebutkan sifat. Mereka yang akan mendapatkan tempat istimewa di surga adalah yang ketika hidupnya di dunia saling mencintai, menyayangi dengan dasar karena Allah (keimanan, keislaman dan ketakwaan) bukan karena ikatan harta atau keturunan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun yang lebih penting dengan pulang kampung/pulkam jelas bukan hanya sebatas berkumpulnya kembali dengan keluarga dan saling memperkokohkan kembali hubungan kekerabatan, tapi bagaimana untuk memperkokohkan kualitas keimanan dan ketakwaan dalam keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat,&lt;br /&gt;
Salam takdzim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oleh : Burhanudin Qaudry&lt;br /&gt;
dari milis Vilanusaindah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-4450275963050282623?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/Q6Jwrj0INDk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/Q6Jwrj0INDk/terapi-pulang-kampung-aka-mudik.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-WMxw0hXDiCw/TmVtpPbK2uI/AAAAAAAAAP0/Y5tVJCFFQ-I/s72-c/mudik.gif" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/09/terapi-pulang-kampung-aka-mudik.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-2510597594049561220</guid><pubDate>Sat, 27 Aug 2011 09:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-27T16:58:17.091+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Cara Memulai Langkah Pertama</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DY44b3z111s/Tli_BMs03VI/AAAAAAAAAPw/ZdgoRIolP6E/s1600/melangkah.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-DY44b3z111s/Tli_BMs03VI/AAAAAAAAAPw/ZdgoRIolP6E/s320/melangkah.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span id="goog_706105843"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_706105844"&gt;&lt;/span&gt;Semua orang memiliki kekuatannya masing-masing, tapi apakah semua orang menyadarinya? Tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang punya mimpi, tapi apakah semua orang sudah berusaha mewujudkannya? Tidak.&lt;br /&gt;
Semua orang ingin sukses, tapi apakah semua orang sudah mencoba untuk melangkah menuju ke sana? Tidak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada orang yang menyangka Gunung Everest mampu didaki sampai Edmund Hillary melakukannya.&lt;br /&gt;
Tidak ada orang yang menyangka manusia bisa terbang sampai Orville dan Wilbur Wright menemukan alat yang disebut pesawat.&lt;br /&gt;
Dan Briptu Norman tidak akan terkenal seperti sekarang apabila ia tidak mem-posting videonya di Youtube. Semua itu berawal dari mimpi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah faktor yang paling sering menghalangi seseorang untuk meraih mimpinya? Mengambil langkah pertama. Begitu beratnya mengambil langkah pertama sampai-sampai mereka membuat mental block dengan membatasi sendiri kemampuannya. Pernyataan seperti:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Aku menunggu saat yang tepat untuk mulai melangkah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aku menunggu sampai aku sudah memiliki skill yang baik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aku tidak tahu harus mulai dari mana.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aku tidak akan mampu, itu terlalu sulit untukku.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah contoh-contoh pernyataan yang menghalangi seseorang dalam melangkah. Padahal faktanya adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Waktu tidak akan pernah tepat karena apabila kamu membiasakan diri untuk selalu menunggu, kamu akan selalu menemukan alasan yang menghalangi kamu untuk melangkah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Skill yang baik didapat justru dapat kita pelajari lebih banyak saat kita melangkah. Seperti kata pepatah, experience is the best teacher. Apakah kamu bisa pintar bermain alat musik hanya dengan membaca buku? Tidak, kan?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kamu bisa mulai melangkah dengan mencari informasi, melakukan riset dan kemudian mulai menyusun rencana. Ya, langkah terbaik untuk memulai sesuatu adalah merencanakan dan mulai melakukan rencana itu satu per satu. Don’t be confused!&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Anggapan ‘aku tidak mampu’ adalah mental block yang harus kamu singkirkan karena berpikir tentang kegagalan akan SANGAT membatasi kreativitasmu. Satu hal yang kamu harus sadari adalah semua orang yang melakukan sesuatu untuk pertama kali pasti akan kesulitan. Tetapi dari kesulitan itulah kamu dapat belajar banyak. Orang yang kesulitan tapi berjuang untuk mengatasinya akan menjadi orang yang kreatif.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulan dari 4 poin di atas adalah, kamu harus mulai melangkah sekarang. Jangan malah terjebak dalam mimpimu sendiri. Bagaimana cara untuk mengambil langkah pertama untuk menggapai mimpimu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Buatlah rencana dan persiapan untuk menggapai mimpimu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Perencanaan dan persiapan yang baik akan sangat membantu perjalananmu. Apakah kamu mampu mendaki gunung Everest hanya dengan membawa sepotong roti? By failing to prepare, you’re preparing to fail.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Lakukan sekarang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Take one step at a time. Walaupun mimpimu sangat besar, lebih baik kamu mewujudkan hal-hal yang kecil terlebih dahulu supaya kamu tidak kewalahan. Karena ini adalah pengalaman pertamamu, kamu pasti akan menemukan banyak kesulitan dan melakukan kesalahan. Belajarlah dari kesalahanmu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Lakukan dengan benar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setelah kamu mempelajari kesalahanmu, maka kamu harus memperbaikinya dengan melakukannya dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Lakukan dengan lebih baik lagi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika kamu mampu melakukan dengan benar, maka langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas dan berinovasi untuk membuat sesuatu yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila kamu sudah melakukan ke-4 hal di atas, maka kamu baru saja mengambil langkah pertama, langkah selanjutnya pasti akan lebih mudah dan kamu-pun sudah berada di jalur yang tepat menuju kesuksesan. Ingat! Do it first, do it right, do it better.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;i&gt;A journey of a thousand miles begins with a single step&lt;/i&gt;" - Lao Tzu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : &lt;a href="http://www.thibbunnabawiyah.com/pages/Cara-Mengambil-Langkah-Pertama.html"&gt;Thibunnabawiah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-2510597594049561220?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/yPaMy2kYQx8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/yPaMy2kYQx8/cara-memulai-langkah-pertama.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-DY44b3z111s/Tli_BMs03VI/AAAAAAAAAPw/ZdgoRIolP6E/s72-c/melangkah.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/cara-memulai-langkah-pertama.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-7233738829117853404</guid><pubDate>Fri, 26 Aug 2011 03:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-26T10:26:38.860+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Twit @JayaYEA Tentang Sedekah</title><description>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #6aa300; color: #525252; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://seminartepok.files.wordpress.com/2009/06/jaya.jpg?w=229&amp;amp;h=300" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://seminartepok.files.wordpress.com/2009/06/jaya.jpg?w=229&amp;amp;h=300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;1. Sedikit berbagi pemikiran, apa korelasi sedekah &amp;amp; rejeki..?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;2. Akhir2 ini byk org, baik para dai ataupun motivator mengkampanyekan sedekah. Hingga sedekah menjadi sebuah ‘tren’ baru.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;3. Terlepas dari ayat2 yg mendasarinya, sy ingin mengupas sedikit&amp;nbsp;&lt;strong&gt;secara logisnya..&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;4. Kenapa sedekah bisa mendatangkan rejeki tiba2 atau menyelesaikan masalah yg pelit &amp;amp; kusut?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;5. Tapi knapa bagi sbgn org “it doesn’t work” atau hanya awalnya saja?&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Yuk kita kupas…&lt;span id="more-420"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;6. Saat kita punya mslh yg pelik, otak (kiri&amp;amp;kanan) kita berfikir sangat kuat. Kiri menghitung, kanan mengAndai…&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;7. Ibarat komputer, kebykan program yg dibuka, sehingga RAM (memory) kita penuh memikirkan semua permasalahan kita..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;8. Krn memory sdg penuh, ide2 (program2) barupun tak dpt diproses dg sempurna. Disitulah perlunya ‘reset’ atau ‘booting’..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;9. Dg mereset, memory kita menjadi fresh kembali &amp;amp; siap memproses dg sempurna.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;10. Sedekah adalah sarana mereset (melepas) program2 yg berkecimuk di pikiran kita. Melepaskan ‘belenggu logika’ yg sdg ‘hang’&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;11. Saat sedekah, kita mengalihkan pikiran kita ke suatu alternatif jalan yg lain, yg tak terfikir logika.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;12. Tingkat ‘pasrah’ yg tinggi itu disebut dg kondisi ‘ZERO’ atau ‘No Mind State’ alias ‘Gak Mikir’=Reset (nol).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;13. Dg kondisi ‘reset’ tsb, memory kita menjadi bersih lagi &amp;amp; siap u/ mengolah program selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;14. Maka dari itu stlh sedekah &amp;amp; ‘Tak Befikir’, ehh koq malah pikiran jadi TOKCER! Ya iyalah.. Lha wong direset!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;15. Selain pikiran, bawah sadar kitapun juga dibersihkan dari sikap serakah, sombong atau serba bisa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;16. Saat pikiran buntu krn permslhan yg ada, energi/aura wajah kitapun jd negatif–&amp;gt; dahi berkerut, mata sinis atau pesimis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;17. Org lain yg melihat aura wajah kita spt itu, akan ‘menjauhi’ kita krn tak nyaman atau tak mau direpotkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;18. Disitulah rejeki mulai menjauh, semakin memperburuk kondisi, juga suasana hati (bwh sadar) kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;19. Saat bersedekah, yg terbaik adlh Tdk Berharap, krn berharap itu sama dg ‘berhitung’.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;20. Drpd berhitung, fokuskan diri kita melihat wajah org yg kita sedekahi. Bagaimana bahagianya mrk saat menerima sedekah kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;21. Senyuman &amp;amp; ucapan trimakasih org yg kita sedekahi, memicu reset button diri kita. Membuat kita bersyukur &amp;amp; ‘Zero’.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;22. Kembali lagi, efek itulah yg menjernihkan pikiran &amp;amp; aura kita, hingga siap mengolah &amp;amp; menerima rejeki.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;23. Jadi jelas, sedekah, bkn brarti berpasrah tanpa usaha! Mengharap dtng dr langit tiba2! Rejeki itu dtg, krn kesiapan kita.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;24. Knapa sedekah yg kedua, ketiga koq sering gak jalan spt yg pertama?&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Krn terlalu menggantungkan efek sedekah, bkn ikhtiar.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;*)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;29. Analoginya, seorg anak hitung2an pemberian kpd ortunya. Emang kmrn kamu lahir sampe gedhe siapa yg ngurusin?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;30. Hendaknya, selain sedekah diniatkan u/ mereset button kita, jg diniatkan sbg ungkapan rasa syukur…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;31. Org yg syukurnya tinggi, auranya positif. Org lain lihatnya jg seneng. Investorpun percaya!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;32. Org yg ‘hitung2an’, auranya ‘menceng’, dahinya berkerut, investorpun takut, jadinya cabut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;33. Yuk jaga energi/aura kita tetap tulus &amp;amp; ikhlas. Hingga malaikat pembawa rejekipun seneng dekat kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;34. Bgmn dg ‘Sedekah tak harus ikhlas’? Itu namanya ‘latihan’ sedekah, sah, boleh saja, drpd gak mau latihan.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;35. Yg salah kalo bilang: Sedekah harus tak ikhlas! –&amp;gt; logikapun atau kitab suci manapun akan menolaknya.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;36. Spt anak kecil,”Kalo kamu rajin belajar, juara 1, ntar papah belikan sepedah”–&amp;gt;iming2&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;37. Tp jgn bilang spt itu dg seorg profesor,”Kalo Prof rajin belajar, saya belikan…”–&amp;gt;gak perlu krn sdh kesadaran!!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;38. Jadi, lbh baik sedekah drpd tak sedekah. Tp sebaik2nya sedekah yaa tetap yg ikhlas…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;39. Yg terbaik, sedekah krn wujud rasa syukur kita atas rejeki yg dilimpahkan ke kita, apapun wujudnya…&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;40. Mhn maaf jk tak berkenan. Sengaja tak pake ayat, krn bkn ustadz :p&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;–&lt;br /&gt;
Follow @PencintaSedekah di twitter.&lt;br /&gt;
*) no 25 s/d 28 memang di twt aslinya nggak ada, kemungkinan salah penomeran waktu ngetwit&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;_&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0.5em; margin-top: 0.5em; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;sumber : &lt;a href="http://www.pencintasedekah.com/2011/08/twit-jayayea-tentang-sedekah/" target="_blank"&gt;Pencinta Sedekah&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-7233738829117853404?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/mWiNRgQwhbQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/mWiNRgQwhbQ/twit-jayayea-tentang-sedekah.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/twit-jayayea-tentang-sedekah.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-8992969385000568223</guid><pubDate>Thu, 25 Aug 2011 01:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-25T08:36:47.546+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknologi</category><title>Printer 3D</title><description>&lt;br /&gt;
Jaman emang sudah semakin canggih ya. Jika selama ini kita mengenal kegunaan printer adalah untuk mencetak dokumen dan photo, maka pada jaman sekarang ini ternyata printer juga bisa digunakan untuk mencetak benda / objek berbentuk 3D. Ya betul 3D alias 3 Dimensi. Mungkin beberapa diantara anda sudah mengentahuinya, tapi sebagian lagi mungkin baru mengetahui adanya teknologi ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5fLcQLaEols/TlWmRcaKZJI/AAAAAAAAAPg/2I_HQDYp1LQ/s1600/df_printer_proto.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-5fLcQLaEols/TlWmRcaKZJI/AAAAAAAAAPg/2I_HQDYp1LQ/s1600/df_printer_proto.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebetulan pada saat penyelenggaraan IIMS bulan lalu di Kemayoran, saya menghadiri suatu seminar dari sebuah perusahaan Printer. Printer yang dipresentasikan di seminar itu bukan seperti printer-printer selama ini yang sering kita lihat di toko-toko komputer ataupun tempat infus printer. Printer yang ini memiliki ukuran yang relatif lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran printer konvensional yang selama ini kita kenal. Satu yang mirip dimata saya dengan printer yang dijual di tempat infus Printer yaitu printer ini juga menggunakan infus untuk media print-an-nya :D.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil yang diperoleh dari Printer ini cukup istimewa, karena yang dihasilkan bukanlah selembar kertas, melainkan model-model dalam bentuk solid atau 3 Dimensi. Jadi rupanya kebutuhan akan printer yang bisa mencetak benda Solid ini sudah semakin diperlukan terutama oleh perusahaan-perusahaan yang menerapkan Rapid Prototyping atau keperluan untuk membuat suatu prototype dengan cepat. Contoh perusahaan-perusahaan seperti ini misalnya pabrikan Mobil, dimana mereka perlu mensimulasikan hasil design mereka ke dalam bentuk real benda sebelum benda tersebut diproduksi massal. Hal ini tentunya akan sangat menghemat anggaran mereka, karena selain waktu pembuatan prototype yang lebih cepat, juga kesalahan-kesalahan design dapat diminimalisir sedini mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar di atas merupakan penampakan salah satu printer 3 Dimensi yang saya maksudkan.&lt;br /&gt;
Dan berikut ini contoh-contoh benda yang dihasilkan oleh printer tiga dimensi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-aeUiGa2PAfA/TlWmPw-3WUI/AAAAAAAAAPY/zUOwLbaOyoI/s1600/3Ds1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://1.bp.blogspot.com/-aeUiGa2PAfA/TlWmPw-3WUI/AAAAAAAAAPY/zUOwLbaOyoI/s200/3Ds1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LHdkQWAKSeo/TlWmQx723nI/AAAAAAAAAPc/oZlaQgvC9D8/s1600/3114294504_d9ddce7482.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-LHdkQWAKSeo/TlWmQx723nI/AAAAAAAAAPc/oZlaQgvC9D8/s200/3114294504_d9ddce7482.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8awC7oX4zIk/TlWmSPhLUSI/AAAAAAAAAPk/6bWLOES6amg/s1600/feature_page_two.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-8awC7oX4zIk/TlWmSPhLUSI/AAAAAAAAAPk/6bWLOES6amg/s200/feature_page_two.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-kSZWdvaUNyA/TlWmS4EchmI/AAAAAAAAAPo/yylWRjn_JEA/s1600/makerbot_cathedral1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="156" src="http://4.bp.blogspot.com/-kSZWdvaUNyA/TlWmS4EchmI/AAAAAAAAAPo/yylWRjn_JEA/s200/makerbot_cathedral1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oUUt98g-dsI/TlWmUWfNO3I/AAAAAAAAAPs/JUosofTmRtU/s1600/wolv_small.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://1.bp.blogspot.com/-oUUt98g-dsI/TlWmUWfNO3I/AAAAAAAAAPs/JUosofTmRtU/s200/wolv_small.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum dan secara awam (karena saya sendiri tidak terlalu paham detail, hanya berbekal hasil presentasi seminar), media yang digunakan untuk mencetak oleh Printer ini bukanlah Tinta yang biasa digunakan di Printer konvensional, melainkan suatu aditive, atau komposit atau apalah istilahnya. Nah media inilah yang digunakan untuk mencetak mulai dari satu lapisan / layer sampai lapisan / layer yang lain yang ketebalannya dalam ukuran mikron. O ya, gambar yang akan dicetak sendiri juga harus merupakan gambar 3 Dimensi yang biasanya dihasilkan oleh Program-progam CAD/CAE semacam Pro-Engineering, Catia, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yup, cukup menarik melihat perkembangan teknologi masa kini. Sayang ya, untuk sekarang harganya masih sangat tinggi untuk digunakan untuk rumahan. Padalah asyik juga ya kalo di rumah punya mainan seperti ini, bisa dengan gampang bikin miniatur-miniatur-an :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-8992969385000568223?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/dL9ONjKXAE4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/dL9ONjKXAE4/printer-3d.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-5fLcQLaEols/TlWmRcaKZJI/AAAAAAAAAPg/2I_HQDYp1LQ/s72-c/df_printer_proto.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/printer-3d.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-8909831458078278924</guid><pubDate>Wed, 24 Aug 2011 12:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-24T19:09:55.018+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Islam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>22 Berkah dan Hikmah Puasa Ramadhan</title><description>&lt;br /&gt;
Berkah dan manfaat dari Puasa Ramadhan terlalu banyak untuk dihitung. Jika seseorang sadar akan hal tersebut, maka niscaya seseorang akan menginginkan Ramadhan ada di sepanjang tahun. Berkah ini diberikan oleh Allah kepada umat Islam berpuasa, yang untuk berpuasa dengan iman penuh dan harapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa berkah dan manfaat dari berpuasa di bulan Ramadhan diantaranya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;01. Taqwa:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Takut Allah (SWT)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berlatih Wahyu Allah (SWT)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menerima hal-hal kecil yang satu telah mencapai&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mempersiapkan keberangkatan dari dunia ini ke akhirat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Disiplin diri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kontrol diri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengekangan diri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Diri-pendidikan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Evaluasi Diri&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;02. Perlindungan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Menghindari hal-hal yang tidak bermoral&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghindari kemarahan / protes / keributan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghindari kebodohan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghindari semua makruh dan haram&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dengan mencapai tujuan-perilaku yang baik, seorang Muslim akan menjadi manusia yang lebih baik sebagai individu maupun saat berada di masyarakat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;03. Wahyu dari Allah SWT: Al-Qur'an diturunkan pertama kali di bulan Ramadhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil." &amp;nbsp;(QS. Al Baqarah: 185)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;04. Pintu surga terbuka,Pintu neraka ditutup, Setan-setan dibelenggu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Jika telah datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Apabila datang awal malam dari bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin yang sangat jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup tidak ada satu pintupun yang terbuka, sedangkan pintu-pintu surga dibuka tidak ada satu pintupun yang ditutup. Dan seorang penyeru menyerukan: ‘Wahai orang yang menginginkan kebaikan kemarilah. Wahai orang-orang yang menginginkan kejelekan tahanlah.’ Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu terjadi pada setiap malam.” (HR. At-Tirmidz)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;05. Berpuasa disertai dengan Iman merupakan iktiar untuk mengharapkan ampunan oleh Allah (SWT) atas segala dosa.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Sholat lima waktu, sholat Jum’at ke sholat Jum’at berikutnya dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya itu menghapus dosa-dosa diantara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi." (HR.Muslim)&lt;br /&gt;“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;06. Pintu Rayyan: Ada di dalam surga pintu bernama Al-Rayyan.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Sahl r.a. mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, "Sesungguhnya di dalam surga terdapat (delapan pintu. Di sana 4/88) ada pintu yang disebut Rayyan, yang besok pada hari kiamat akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Tidak seorang selain mereka yang masuk lewat pintu itu. Dikatakan, 'Dimanakah orang-orang yang berpuasa?' Lalu mereka berdiri, tidak ada seorang pun selain mereka yang masuk darinya. Apabila mereka telah masuk, maka pintu itu ditutup. Sehingga, tidak ada seorang pun yang masuk darinya."&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang memberi nafkah dua istri (dengan apa pun 4/193) di jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga, 'Wahai hamba Allah, ini lebih baik.' (Dan dalam satu riwayat: Ia akan dipanggil oleh para penjaga surga, yakni oleh tiap-tiap penjaga pintu surga, 'Hai kemarilah.'). Barangsiapa yang ahli shalat, maka ia dipanggil dari pintu shalat. Barangsiapa yang ahli jihad, maka ia dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang ahli puasa, maka ia dipanggil dari (pintu puasa dan) pintu Rayyan. Dan, barangsiapa yang ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah." Abu Bakar berkata, "(Tebusan) engkau adalah dengan ayah dan ibuku, wahai Rasulullah. Apakah ada keperluan bagi yang dipanggil dari seluruh pintu itu? Apakah ada orang yang dipanggil dari seluruh pintu itu?" (Dalam satu riwayat: "Wahai Rasulullah, itu yang tidak binasa?") Beliau bersabda, "Ya, dan aku berharap engkau termasuk golongan mereka.&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;07. Bergembira: Ada dua jenis kegembiraan bagi Muslim yang berpuasa :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ketika berbuka puasa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketika bertemu Allah (SWT) pada hari kiamat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, no.1151)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;08. Bau Mulut: Bau mulut Muslim berpuasa akan lebih baik daripada bau kesturi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Dari Abu Hurairah ia berkata : Rasulullah bersabda : Setiap amal manusia terdapat pahala yang terbatas kecuali puasa, sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku (Allah) yang membalasnya, dan puasa adalah perisai. Dan pada hari puasa janganlah kalian mengatakan atau melakukan perbuatan keji dan janganlah membuat gaduh, jika salah seorang kalian mencelanya atau membunuhnya maka hendaklah mengatakan : Sesungguhnya aku sedang berpuasa , demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditangannya benar-benar bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi, bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yang ia gembira dengan keduanya : jika berbuka ia gembira, dan jika bertemu Allah dengan puasanya ia gembira. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)&amp;nbsp;&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;09. Pahala dilipatgandakan: Melakukan kebajikan = 10x, 70x, 700x atau lebih selama bulan Ramadhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Setiap amal anak keturunan Adam dilipatgandakan. Tiap satu kebaikan sepuluh lipad gandanya hingga tujuh ratus lipat gandanya."(HR. Bukhari Muslim).&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Barangsiapa yang ingin mendekatkan diri di bulan ini kepada Allah dengan suatu amalan sunnah, maka pahalanya bagaikan melakukan amalan fardhu di bulan lainnya; dan barangsiapa melakukan amalan fardhu di bulan ini, maka pahalanya adalah 70 amalan fardhu di bulan lainnya” (HR Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya).&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;10. Doa diijabah oleh ALLAH (SWT).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan dimana Allah melimpahkan keberkahan menurunkan rahmat dan mengampuni dosa dosamu, menerima doa doamu…” (HR Thabrani)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;11. Berkah Sahur : Waktu makan malam ini memberikan kesempatan untuk:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Doa Malam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Zikr&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membaca Al-qur'an&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Shalat Fajr&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Shalat Subuh berjamaah&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;12. Shalat Malam :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Barang siapa yang melaksanakan qiyam Ramadhan / shalat Tarawih dengan dasar iman dan ikhlas (mengharapkan pahala), maka diampuni baginya dosa yang telah lampau”. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;13. Itikaf :&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Sesungguhnya Nabi shallallohu alaihi wasallam selalu i'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau meninggal dunia, kemudian istri-istri beliau beri'tikaf sesudah beliau." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/blockquote&gt;
Seorang Muslim yang melakukan Itikaf selama sepuluh hari terakhir Ramadhan akan mendapatkan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Berkah dan pahala&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketenangan pikiran&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kesempatan memperoleh Lailatul Qadr&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;14. Lailatul Qadr&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadr). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu? Malam kemuliaan itu (Lailatul Qadr) lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. (Al-Qadr: 1-5)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Dan barangsiapa yang beribadah pada malam 'Lailatul qadar' semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;15. Zakat al-Fitrah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Diriwayatkan dari Ibnu Umar t.ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadan satu sha' dari kurma, atau satu sha' dari sya'iir. atas seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslilmin. (H.R : Al-Bukhary dan Muslim)&lt;/blockquote&gt;
Hikmah Zakat Fitrah diantaranya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kemurnian harta dan kesempurnaan puasa Ramadhan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makan orang miskin&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berbagi kebahagiaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan hubungan antar manusia dan masyarakat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;16. Kedermawanan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Barangsiapa yang memberi makan buka puasa kepada orang yang berpuasa maka akan dituliskan untuknya pahala seperti pahalanya, hanya saja tidak dikurangi sedikit pun dari pahala orang yang berpuasa.” (HR. At-Tirmizi, &amp;nbsp;An-Nasai , dan Ibnu Majah)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, ia berkata, "Rasulullah saw. adalah orang yang paling dermawan dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril yang datang untuk menyimak bacaan Al-Qur`an beliau. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan lalu Rasulullah membacakan kepadanya Al-Qur`an. (HR. Bukhari)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Sebaik-baik sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan” (HR. Tirmizi).&lt;/blockquote&gt;
Diantara ciri kedermawanan adalah dengan banyaknya Shadaqah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Hikmah Shadaqah sendiri sangat banyak, diantaranya :&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemurnian Harta&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berkembang kekayaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan perekonomian&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sirkulasi kekayaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penghapusan inflasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penghapusan kemiskinan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;17. Puasa dan Kesehatan :&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dengan berpuasa, orang akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pemurnian tubuh dari racun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengurangi berat badan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemurnian dari otak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peremajaan tubuh&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hidup hidup dengan kebahagiaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tampak lebih muda&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;18. Perubahan Gaya Hidup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dengan gaya hidup yang berbeda, orang akan terhindar dari kehidupan yang monoton dan karenanya menikmati rentang hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;19. Berbagi: Dari lapar, haus dan ritual dengan orang lain dalam masyarakat.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;20. Umrah di bulan Ramadhan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Umrah di bulan Ramadhan sama dengan ibadah haji atau haji bersamaku." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/blockquote&gt;
&lt;b&gt;21. Idul Fitri :&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Berbagi kebahagiaan dan memanjangkan tali silaturahim diantara umat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;22. Keberhasilan Sejarah dan Kemenangan di bulan Ramadhan:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Muslim sepanjang sejarah mereka menerima banyak manfaat di bulan Ramadhan bulan puasa, di antaranya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pertempuran Badar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertempuran Khandaq&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembukaan Makkah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertempuran Tabuk&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tariq Ibnu Ziyad dibuka Eropa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Salahuddin membebaskan Yerusalem dari tentara salib&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemerdekaan Republik Indonesia, dll.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wallahu A'lam Bisshowab&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-8909831458078278924?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/87CU4hjqYbE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/87CU4hjqYbE/22-berkah-dan-hikmah-puasa-ramadhan.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/22-berkah-dan-hikmah-puasa-ramadhan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-1690793402657516325</guid><pubDate>Fri, 19 Aug 2011 23:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-20T06:27:46.156+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><title>Memasukkan  Produk ke dalam Opencart</title><description>Selanjutnya saya akan membahas mengenai cara memasukkan produk kita ke toko online kita yang menggunakan CMS Opencart, setelah sebelumnya saya membahas&lt;a href="http://draft.blogger.com/Selanjutnya%20saya%20akan%20membahas%20mengenai%20cara%20memasukkan%20produk%20kita%20ke%20toko%20online%20kita%20yang%20menggunakan%20CMS%20Opencart,%20setelah%20sebelumnya%20saya%20membahas%20cara%20membuat%20Kategori%20pada%20Opencart.%20%20Sebelumnya%20kita%20login%20dulu%20ke%20halaman%20administrasi%20Opencart.%20%20Kemudian%20kita%20pilih%20menu%20Catalog%20%3E%20Product.%20%20Disana%20kita%20akan%20melihat%20daftar%20produk%20yang%20sudah%20atau%20akan%20kita%20jual%20di%20toko%20online.%20Selanjutnya%20untuk%20menambahkan%20produk%20baru,%20maka%20kita%20klik%20tombol%20%E2%80%9CInsert%E2%80%9D,%20dan%20kita%20akan%20melihat%20sejumlah%20isian%20yang%20perlu%20kita%20lengkapi%20%28tidak%20semuanya%20pelu%20di-isi,%20hanya%20isian%20dengan%20tanda%20bintang%20merah%20yang%20diwajibkan%20di-isi.%20Yang%20lainnya%20untuk%20kelengkapan%20keterangan%20mengenai%20produk%20kita.%20Isi%20disesuaikan%20dengan%20produk%20yang%20akan%20kita%20jual%29.%20%20Pada%20Tab%20%E2%80%9CGeneral%E2%80%9D%20%20%20%20%20%20Product%20Name%20:%20Isi%20dengan%20nama%20produk%20kita%20%20%20%20%20Meta%20Tag%20Description%20:%20Isi%20dengan%20tag%20produk%20%28untuk%20keperluan%20SEO%29%20%20%20%20%20Meta%20Keywords%20:%20Isi%20dengan%20kata%20kunci%20dari%20produk%20kita%20%28untuk%20keperluan%20SEO%29%20%20%20%20%20Descriprion%20:%20Isi%20dengan%20keterangan%20yang%20diperlukan%20mengenai%20produk%20kita%20%20%20%20%20Product%20Tags%20:%20Isi%20dengan%20tag%20produk%20kita%20%28untuk%20ditampilkan%20di%20website%29%20%20%20Pada%20Tab%20%E2%80%9CData%E2%80%9D%20%20%20%20%20%20Model%20:%20masukkan%20model%20produk%20%20%20%20%20%20Price%20:%20masukkan%20harga%20produk%20kita%20%20%20%20%20Tax%20Class%20:%20untuk%20perhitungan%20pajak%20%28untuk%20tahap%20awal%20pilih%20saja%20%E2%80%9Cnone%E2%80%9D%29%20%20%20%20%20Quantity%20:%20isi%20dengan%20jumlah%20stock%20barang%20%20%20%20%20Minimum%20Quantity%20:%20isi%20dengan%20jumlah%20minimal%20order%20dari%20produk%20yang%20kita%20jual%20%20%20%20%20Substrack%20stock%20:%20pilih%20%E2%80%9CYes%E2%80%9D%20jika%20setiap%20pembelian%20yg%20terjadi%20akan%20mengurangi%20stock%20barang%20yang%20kita%20miliki.%20Sebaliknya%20jika%20stock%20barang%20kita%20abaikan,%20pilih%20saja%20%E2%80%9CNo%E2%80%9D.%20%20%20%20%20Out%20Of%20Stock%20Status%20:%20Pilih%20keterangan%20yang%20akan%20kita%20tampilkan%20di%20website%20jika%20ketersediaan%20barang%20yang%20kita%20jual%20kosong%20%28Out%20of%20Stock%29.%20Untuk%20mengubah%20daftar%20pilihan%20%E2%80%9COut%20of%20stock%E2%80%9D%20ini%20Insya%20Alloh%20akan%20kita%20bahas%20di%20lain%20waktu.%20%20%20%20%20Require%20Shipping%20:%20Pilih%20%E2%80%9CYes%E2%80%9D%20jika%20barang%20kita%20perlu%20jasa%20pengiriman.%20Namun%20jika%20tidak%20%28misalnya%20file%20untuk%20di-download%29,%20maka%20pilih%20%E2%80%9CNo%E2%80%9D.%20%20%20%20%20SKU%20:%20%28opsional%29%20untuk%20kemudahan%20kita%20mengidentifikasikan%20produk.%20Isi%20dengan%20kode%20dari%20produk%20kita.%20%20%20%20%20UPC%20:%20abaikan%20saja%20%28kecuali%20anda%20benar2%20memerlukan%29%20%20%20%20%20Location%20:%20%28opsional%29%20diisi%20dengan%20lokasi%20produk%20kita%20%20%20%20%20SEO%20Keyword%20:%20isi%20dengan%20nama%20produk%20kita.%20Jangan%20lupa%20ganti%20%E2%80%9Cspasi%E2%80%9D%20dengan%20tanda%20%E2%80%9C-%E2%80%9C%20%28stripe%29%20%20%20%20%20Image%20:%20masukkan%20gambar%20produk%20%20%20%20%20Data%20available%20:%20diisi%20tanggal%20produk%20kita%20tersedia%20%20%20%20%20Dimension%20:%20ukuran%20produk%20kita%20%20%20%20%20Weight%20:%20berat%20satuan%20produk%20%20%20%20%20Weight%20class%20:%20pilih%20%E2%80%9Ckilogram%E2%80%9D%20atau%20%E2%80%9Cgram%E2%80%9D%20%20%20%20%20Status%20:%20jika%20produk%20kita%20sudah%20siap%20untuk%20ditampilkan,%20pilih%20%E2%80%9Cenable%E2%80%9D%20%20%20%20%20Sort%20order%20:%20untuk%20mengatur%20urutan%20tampilan%20produk%20kita%20%20Tab%20%E2%80%9CManufacturer%E2%80%9D%20%20%20%20%20%20Manufacturer%20:%20Pilih%20pembuat%20produk%20kita%20%28jika%20diperlukan%29%20%20%20%20%20Categories%20:%20Pilih%20kategor%20untuk%20produk%20kita.%20Jika%20produk%20kita%20masuk%20di%20sub-kategori,%20jangan%20lupa%20untuk%20member%20tanda%20centang%20pada%20kategori%20utama%20dan%20sub-kategori%20yang%20sesuai%20untuk%20produk%20kita.%20%20%20%20%20Store%20:%20pilih%20%E2%80%9CDefault%E2%80%9D%20%20%20%20%20Download%20:%20Khusus%20jika%20produk%20kita%20merupakan%20file%20yang%20perlu%20di-download%20%20%20%20%20Related%20Product%20:%20Produk%20lain%20yang%20berhubungan%20dengan%20produk%20ini.%20Cara%20memasukkannya%20%28produk%20yang%20terkait%20harus%20sudah%20dibuat/dimasukkan%20dulu%20sebelumnya%29%20yaitu%20ketik%20nama%20produk%20yang%20akan%20kita%20pilih%20sampai%20muncul%20nama-nama%20produk%20yang%20sesuai.%20Setelah%20itu%20anda%20klik%20untuk%20memilihnya%20%28lihat%20gambar%20berikut%29.%20%20Tab%20%E2%80%9CAttribut%E2%80%9D,%20%E2%80%9COption%E2%80%9D,%20%E2%80%9CDiscount%E2%80%9D,%20%E2%80%9CSpecial%E2%80%9D,%E2%80%9DRewards%20Points%E2%80%9D%20%20Tidak%20dibahas%20di%20sini%20%28terlalu%20panjang%29.%20Insya%20Alloh%20jika%20memungkinkan%20akan%20ditulis%20di%20artikel%20yang%20lain.%20Sementara%20ini%20biarkan%20saja%20dulu%20apa%20adanya.%20%20Tab%20%E2%80%9CImage%E2%80%9D%20%20Untuk%20menambahkan%20gambar-gambar%20lainnya%20%28untuk%20produk%20tersebut%29.%20Anda%20tinggal%20klik%20tombol%20%E2%80%9CAdd%20Image%E2%80%9D,%20dan%20upload%20gambar%20tambahan%20tersebut.%20%20Tab%20%E2%80%9CDesign%E2%80%9D%20%20Karena%20yang%20anda%20masukkan%20adalah%20produk,%20maka%20di%20bagian%20Default,%20pilih%20saja%20%E2%80%9CProduct%E2%80%9D.%20%20Klik%20tombol%20%E2%80%9CSave%E2%80%9D%20untuk%20menyimpan%20produk%20yang%20baru%20saja%20anda%20masukkan.%20Selanjutnya%20harusnya%20anda%20dapat%20melihat%20produk%20yang%20baru%20anda%20masukkan%20tersebut%20di%20tabel%20daftar%20produk.%20%20Jika%20anda%20ingin%20mengubah%20data%20produk%20yang%20tadi%20anda%20isi,%20cukup%20klik%20%E2%80%9Cedit%E2%80%9D%20di%20sebelah%20kanan%20dari%20produk%20yang%20anda%20ingin%20ubah.%20%20Jika%20anda%20memiliki%20banyak%20produk%20yang%20serupa,%20misalnya%20hanya%20berbeda%20%E2%80%9CNama%20Produk%E2%80%9D%20dan%20gambarnya%20saja,%20maka%20daripada%20anda%20harus%20memasukkan%20lagi%20produk%20anda%20dari%20awal%20dan%20mengisi%20semua%20isian%20yang%20tadi,%20akan%20lebih%20cepat%20jika%20anda%20memanfaatkan%20produk%20serupa%20yang%20sudah%20ada.%20%20Caranya,%20centang%20produk%20yang%20serupa%20tersebut,%20kemudian%20anda%20klik%20tombol%20%E2%80%9CCopy%E2%80%9D%20untuk%20menyalin%20produk%20tersebut.%20Selanjutnya%20anda%20tinggal%20%E2%80%9Cedit%E2%80%9D%20salinan%20tersebut.%20Anda%20ganti%20data-data%20yang%20perlu%20diubah,%20dan%20jangan%20lupa%20untuk%20pilih%20status%20%E2%80%9Cenable%E2%80%9D%20pada%20tab%20%E2%80%9CData%E2%80%9D.%20Kemudian%20simpan%20dengan%20mengklik%20%E2%80%9CSave%E2%80%9D.%20Maka%20produk%20baru%20tersebut%20sudah%20berhasil%20anda%20masukkan.%20%20Selamat%20mencoba"&gt; cara membuat Kategori pada Opencart&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya kita login dulu ke halaman administrasi Opencart.&lt;br /&gt;Kemudian kita pilih menu&lt;b&gt; Catalog &amp;gt; Product&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kXvyYVuzWAI/Tk7wg-8tdaI/AAAAAAAAAPQ/VNg-XavBrSQ/s1600/1.png" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="270" src="http://1.bp.blogspot.com/-kXvyYVuzWAI/Tk7wg-8tdaI/AAAAAAAAAPQ/VNg-XavBrSQ/s320/1.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Disana kita akan melihat daftar produk yang sudah atau akan kita jual di toko online. &lt;br /&gt;Selanjutnya untuk menambahkan produk baru, maka kita klik tombol “&lt;b&gt;Insert&lt;/b&gt;”, dan kita akan melihat sejumlah isian yang perlu kita lengkapi (tidak semuanya pelu di-isi, hanya &lt;u&gt;isian dengan tanda bintang merah&lt;/u&gt; yang diwajibkan di-isi. Yang lainnya untuk kelengkapan keterangan mengenai produk kita. Isi disesuaikan dengan produk yang akan kita jual).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Pada Tab “&lt;b&gt;General&lt;/b&gt;”&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Product Name&lt;/b&gt; : Isi dengan nama produk kita&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Meta Tag Description&lt;/b&gt; : Isi dengan tag produk (untuk keperluan SEO)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Meta Keywords&lt;/b&gt; : Isi dengan kata kunci dari produk kita (untuk keperluan SEO)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Descriprion&lt;/b&gt; : Isi dengan keterangan yang diperlukan mengenai produk kita&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Product Tags&lt;/b&gt; : Isi dengan tag produk kita (untuk ditampilkan di website)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;Pada Tab “&lt;b&gt;Data&lt;/b&gt;”&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Model&lt;/b&gt; : masukkan model produk &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Price&lt;/b&gt; : masukkan harga produk kita&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tax Class&lt;/b&gt; : untuk perhitungan pajak (untuk tahap awal pilih saja “none”)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Quantity&lt;/b&gt; : isi dengan jumlah stock barang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Minimum Quantity&lt;/b&gt; : isi dengan jumlah minimal order dari produk yang kita jual&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Substrack stock&lt;/b&gt; : pilih “Yes” jika setiap pembelian yg terjadi akan mengurangi stock barang yang kita miliki. Sebaliknya jika stock barang kita abaikan, pilih saja “No”.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Out Of Stock Status&lt;/b&gt; : Pilih keterangan yang akan kita tampilkan di website jika ketersediaan barang yang kita jual kosong (Out of Stock). Untuk mengubah daftar pilihan “Out of stock” ini Insya Alloh akan kita bahas di lain waktu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Require Shipping&lt;/b&gt; : Pilih “Yes” jika barang kita perlu jasa pengiriman. Namun jika tidak (misalnya file untuk di-download), maka pilih “No”.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;SKU&lt;/b&gt; : (opsional) untuk kemudahan kita mengidentifikasikan produk. Isi dengan kode dari produk kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;UPC&lt;/b&gt; : abaikan saja (kecuali anda benar2 memerlukan)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Location&lt;/b&gt; : (opsional) diisi dengan lokasi produk kita&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;SEO Keyword&lt;/b&gt; : isi dengan nama produk kita. Jangan lupa ganti “spasi” dengan tanda “-“ (stripe)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Image&lt;/b&gt; : masukkan gambar produk&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Data available&lt;/b&gt; : diisi tanggal produk kita tersedia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dimension&lt;/b&gt; : ukuran produk kita&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Weight&lt;/b&gt; : berat satuan produk&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Weight class&lt;/b&gt; : pilih “kilogram” atau “gram”&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Status&lt;/b&gt; : jika produk kita sudah siap untuk ditampilkan, pilih “enable”&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sort order&lt;/b&gt; : untuk mengatur urutan tampilan produk kita&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;u&gt;Tab “&lt;b&gt;Manufacturer&lt;/b&gt;”&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Manufacturer&lt;/b&gt; : Pilih pembuat produk kita (jika diperlukan)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Categories&lt;/b&gt; : Pilih kategor untuk produk kita. Jika produk kita masuk di sub-kategori, jangan lupa untuk member tanda centang pada kategori utama dan sub-kategori yang sesuai untuk produk kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Store : pilih “Default”&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Download&lt;/b&gt; : Khusus jika produk kita merupakan file yang perlu di-download&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Related Product&lt;/b&gt; : Produk lain yang berhubungan dengan produk ini. Cara memasukkannya (produk yang terkait harus sudah dibuat/dimasukkan dulu sebelumnya) yaitu ketik nama produk yang akan kita pilih sampai muncul nama-nama produk yang sesuai. Setelah itu anda klik untuk memilihnya (lihat gambar berikut).&lt;br /&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-n4KB7H1Pi4M/Tk7wisnPVtI/AAAAAAAAAPU/Sxu0ek9XfS0/s1600/2.png" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="152" src="http://3.bp.blogspot.com/-n4KB7H1Pi4M/Tk7wisnPVtI/AAAAAAAAAPU/Sxu0ek9XfS0/s320/2.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;u&gt;Tab “&lt;b&gt;Attribut&lt;/b&gt;”, “&lt;b&gt;Option&lt;/b&gt;”, “&lt;b&gt;Discount&lt;/b&gt;”, “&lt;b&gt;Special&lt;/b&gt;”,”&lt;b&gt;Rewards Points&lt;/b&gt;”&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak dibahas di sini (terlalu panjang). Insya Alloh jika memungkinkan akan ditulis di artikel yang lain.Sementara ini biarkan saja dulu apa adanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;Tab “&lt;b&gt;Image&lt;/b&gt;”&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk menambahkan gambar-gambar lainnya (untuk produk tersebut). Anda tinggal klik tombol “&lt;b&gt;Add Image&lt;/b&gt;”, dan upload gambar tambahan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;Tab “&lt;b&gt;Design&lt;/b&gt;”&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Karena yang anda masukkan adalah produk, maka di bagian Default, pilih saja “&lt;b&gt;Product&lt;/b&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik tombol “&lt;b&gt;Save&lt;/b&gt;” untuk menyimpan produk yang baru saja anda masukkan. Selanjutnya harusnya anda dapat melihat produk yang baru anda masukkan tersebut di tabel daftar produk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda ingin mengubah data produk yang tadi anda isi, cukup klik “&lt;b&gt;edit&lt;/b&gt;” di sebelah kanan dari produk yang anda ingin ubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki banyak produk yang serupa, misalnya hanya berbeda “Nama Produk” dan gambarnya saja, maka daripada anda harus memasukkan lagi produk anda dari awal dan mengisi semua isian yang tadi, akan lebih cepat jika anda memanfaatkan produk serupa yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya, centang produk yang serupa tersebut, kemudian anda klik tombol “&lt;b&gt;Copy&lt;/b&gt;” untuk menyalin produk tersebut. Selanjutnya anda tinggal “&lt;b&gt;edit&lt;/b&gt;” salinan tersebut. Anda ganti data-data yang perlu diubah, dan jangan lupa untuk pilih status “enable” pada tab “Data”. Kemudian simpan dengan mengklik “&lt;b&gt;Save&lt;/b&gt;”. Maka produk baru tersebut sudah berhasil anda masukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-1690793402657516325?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/gYQ7LeWIxyw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/gYQ7LeWIxyw/memasukkan-produk-ke-dalam-opencart.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-kXvyYVuzWAI/Tk7wg-8tdaI/AAAAAAAAAPQ/VNg-XavBrSQ/s72-c/1.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/memasukkan-produk-ke-dalam-opencart.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-146128535322762362</guid><pubDate>Thu, 18 Aug 2011 05:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-18T12:41:15.993+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><title>Membuat Kategori di Opencart</title><description>&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Setelah di-artikel sebelumnya kita membahas mengenai &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/04/menginstall-opencart.html"&gt;cara menginstall Opencart&lt;/a&gt;, maka selanjutnya adalah bagaimana kita akan mengisi
Opencart tersebut dengan produk-produk yang akan kita jual.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Sebelum kita memasukkan produk yang akan kita jual, maka
terlebih dahulu kita harus membuat kategori untuk produk yang akan kita jual
tersebut. O ya, sebelumnya saya sampaikan bahwa contoh berikut ini saya menggunakan
&lt;b&gt;Opencart versi 1.5&lt;/b&gt;, jadi untuk Opencart versi lainnya bisa saja terjadi
perbedaan dengan apa yang saya tunjukkan sekarang.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FxvmRxg_oaw/Tkyjbt-dQTI/AAAAAAAAAPM/rafRaAHdWIA/s1600/1.PNG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FxvmRxg_oaw/Tkyjbt-dQTI/AAAAAAAAAPM/rafRaAHdWIA/s1600/1.PNG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Langkah pertama, kita akan login dahulu ke
halaman administrasi toko online kita di : &lt;i&gt;http://tokoanda.com/admin&lt;/i&gt;, atau
kalau merujuk ke contoh sebelumnya di localhost, maka kita akan login di
halaman &lt;i&gt;http://localhost/opencart/admin&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selajutnya anda tinggal masuk ke menu :
Catalog =&amp;gt; Categories.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FxvmRxg_oaw/Tkyjbt-dQTI/AAAAAAAAAPM/rafRaAHdWIA/s1600/1.PNG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-FxvmRxg_oaw/Tkyjbt-dQTI/AAAAAAAAAPM/rafRaAHdWIA/s1600/1.PNG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di sana anda akan melihat daftar kategori-kategori yang sudah ada di toko online
anda.
Untuk membuat sebuah kategori baru, anda tinggal
klik tombol “&lt;b&gt;Insert&lt;/b&gt;”&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;Selanjutnya anda akan melihat 3 buah tab yaitu :
General, Data, dan Design&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tab General anda dapat mengisi beberapa
hal :&lt;br /&gt;a. Category Name : Isi dengan nama kategori yang anda inginkan&lt;br /&gt;b. Meta Tag Descprition : Diisi dengan tag descripsi kategori (untuk keperluan
SEO)&lt;br /&gt;c. Meta Tag Keywords : Diisi dengan kata kunci kategori yang anda buat (untuk
keperluan SEO)d. Description : Diisi dengan gambaran singkat mengenai kategori yg anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Di tab Data :&lt;br /&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Parent Categori : jika kategori yang anda buat
merupakan kategori utama, maka biarkan saja terisi “None”, tapi jika kategori
yang anda buat merupakan sub-kategori, maka silahkan anda pilih kategori utama
yang merupakan induk dari kategori yang anda buat.&lt;br /&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Stores : pilih saja Default&lt;br /&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;SEO Keyword : tulis lagi kategori anda. Jika
kategori yang anda buat lebih dari satu huruf, jangan lupa untuk mengganti
spasi dengan tanda “-“.&lt;br /&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Image : masukkan gambar untuk kategori yang anda
buat&lt;br /&gt;e.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Top : centang jika kategori anda ingin muncul di
menu atas dari toko anda (berlaku hanya untuk kategori utama)&lt;br /&gt;f.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Column : Isi dengan jumlah kolom yang anda
inginkan untuk menampilkan sub kategori yang ada&lt;br /&gt;g.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Sort Order : =&amp;gt; untuk mengatur urutan
kategori anda&lt;br /&gt;h.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;Status : pilih “enable” jika kategori yang anda
buat ingin ditampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Di tab Design :&lt;br /&gt;
Pilih “Category”.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Klik “&lt;b&gt;Save&lt;/b&gt;”.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Selanjutnya anda akan melihat kategori yang baru
saja anda buat di daftar kategori yang ada.&lt;br /&gt;
Langkah untuk membuat kategori
selesai. Selanjutnya di lain waktu, kita akan membahas langkah untuk memasukkan produk ke toko
online kita.

&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-146128535322762362?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/D645TpIFu1Q" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/D645TpIFu1Q/membuat-kategori-di-opencart.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-FxvmRxg_oaw/Tkyjbt-dQTI/AAAAAAAAAPM/rafRaAHdWIA/s72-c/1.PNG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/membuat-kategori-di-opencart.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-8809762259376693087</guid><pubDate>Mon, 08 Aug 2011 08:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-18T12:44:16.657+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Excel</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Komputer</category><title>Cara Membuat Daftar File Dari Isi Folder</title><description>&lt;br /&gt;
Pernahkan anda membutuhkan list file yang anda miliki dalam suatu daftar atau file excel ? Jika anda pernah atau sedang membuthkan hal tersebut, mungkin tip berikut ini bisa berguna untuk anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tip berikut ini menjelaskan cara untuk membuat semacam daftar dalam file teks, yang kemudian dapat diimpor ke Excel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghasilkan daftar nama file, Anda harus menggunakan perintah DOS diketik dalam jendela perintah DOS. Untuk membuka jendela DOS perintah berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Klik tombol &lt;b&gt;Start Windows&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Klik &lt;b&gt;Run&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketik "&lt;b&gt;cmd&lt;/b&gt;" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter. jika "&lt;b&gt;cmd&lt;/b&gt;" tidak bekerja, gunakan "&lt;b&gt;command&lt;/b&gt;".&lt;br /&gt;Anda akan mendapatkan jendela seperti yang ditunjukkan di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-NGKuYIq7hlg/Tj-fh40oXcI/AAAAAAAAAPI/BOajOYgjGdU/s1600/cmd.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-NGKuYIq7hlg/Tj-fh40oXcI/AAAAAAAAAPI/BOajOYgjGdU/s1600/cmd.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, Anda perlu mengetik perintah DOS untuk menghasilkan daftar file. Misalnya, jika Anda ingin menghasilkan daftar semua file dalam direktori root dari drive D, ketik berikut di command prompt dan tekan Enter:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dir d:\&lt;/blockquote&gt;
Untuk melihat daftar file dalam direktori tertentu, tambahkan nama direktori setelah drive. Misal untuk melihat file di folder "file-saya", maka perintahnya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dir d:\file-saya\&lt;/blockquote&gt;
Nama file akan tercantum di jendela. Biasanya, Anda ingin file-file ini akan dikirim ke file. Untuk mengirim output ke file, maka anda dapat menggunakan karakter "&amp;gt;" dan tentukan nama file. Misalnya, untuk mengirim nama file ke file teks bernama "filelist.txt" dalam direktori root dari drive C, gunakan perintah ini:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dir d:\ &amp;gt;c:\filelist.txt&lt;/blockquote&gt;
Jika Anda ingin daftar file termasuk juga file dalam semua subdirektori dari drive D, gunakan switch "/s"&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dir d:\ &amp;nbsp;/s &amp;gt;c:\filelist.txt&lt;/blockquote&gt;
Daftar direktori akan berisi banyak informasi tambahan. Untuk mendapatkan nama file saja , gunakan switch "/b"&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dir d:\ /s /b &amp;gt;c:\ filelist.txt&lt;/blockquote&gt;
Untuk mengetahui tentang pilihan lain yang tersedia untuk perintah DIR (seperti termasuk tanggal file dan kali), ketik perintah ini:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dir /?&lt;/blockquote&gt;
Setelah file teks dihasilkan, Anda dapat melihatnya menggunakan program Notepad. Anda juga dapat mengimpor ke Excel dengan menggunakan File - perintah Open pada program Excel anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mencoba :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-8809762259376693087?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/ZIb1z6Orf_8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/ZIb1z6Orf_8/cara-membuat-daftar-file-dari-isi.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-NGKuYIq7hlg/Tj-fh40oXcI/AAAAAAAAAPI/BOajOYgjGdU/s72-c/cmd.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/08/cara-membuat-daftar-file-dari-isi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-2537215909741346871</guid><pubDate>Thu, 09 Jun 2011 04:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-09T11:45:14.702+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Makna Hidup</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Apa jawaban yang Anda berikan pada anak Anda bila mereka bertanya, “Mengapa ayah atau ibu harus bekerja?” Lazim terjadi, kita sebagai orang tua berkata: “Mencari uang!”. Jawaban ini tentu saja memang sangat logis dan masuk akal. Di sisi lain, tidakkah kita kemudian jadi tergelitik dengan jawaban tersebut? Betulkah prioritas dan alasan kita bekerja membanting tulang dan memeras otak semata mencari uang? Bukankah kegiatan mencari uang bisa terdengar sumbang bila asalnya dari jumlah jutaan, milyaran bahkan triliunan rupiah yang dikorupsi atau direkayasa dengan cara “insider trading” dari oknum tertentu? Bila uang diperoleh tetapi kualitas hidup dan karakter pribadi tidak menjadi lebih baik, serta ada pihak-pihak yang dirugikan, masihkah bermakna kerja yang kita lakukan?&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tidak bisa membayangkan untuk apa uang milyaran atau triliunan dimiliki dan bagaimana jumlah sebanyak itu dibelanjakan. Meski tidak selamanya makna mencari uang atau mengejar keuntungan sama dari individu yang satu ke yang lain, kita juga sering menyaksikan&amp;nbsp; betapa orang di jaman sekarang tergila-gila pada uang. Orang yang ‘berada’, bermobil keren, berdandan dengan barang-barang ‘branded’ diperlakukan dengan lebih di respek dan diberi ruang yang lebih terhormat. Orang-orang merasa kekurangan uang terus dan mengeluarkan pernyataan bahwa kebutuhan tidak ada habisnya. Seolah-olah kita mencari ‘excuse’ untuk&amp;nbsp; bersikap materialis. Kadang-kadang kita bingung sendiri mengapa kita terjebak dalam kultur ‘collective greed’ begini. Seorang ahli filsafat menggambarkan situasi sekarang sebagai berikut: ‘How much is enough, and why are people willing to risk so much to get more? If money is so alluring, how is it that so many people of great wealth also seem so unhappy?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jaman di mana anak anak muda berusia antara 20-30 tahun&amp;nbsp; dengan mudah menjadi kaya raya, tantangan untuk mencari makna uang atau kepemilikan pun seakan semakin tidak diprioritaskan. Dengan tawaran-tawaran pinjaman tanpa agunan, janji-janji keuntungan reksadana, pinjaman KPR yang semakin dipermudah, gadget teknologi informasi yang selalu baru, orang jadi lupa untuk mempertanyakan keberadaannya di dunia ini, apa misi dan tujuan hidupnya, apa makna hidup dan makna bekerja. Padahal, seperti kita saksikan sendiri, uang bisa menjadi sumber malapetaka, ketimbang sumber daya untuk mengembangkan hubungan interpersonal dan memperkaya makna hidup. Kalau pada saat berkekurangan kita mencemaskan “besok mau makan apa?”, maka pada waktu berkecukupan kecemasannya berbentuk “bagaimana bila uang saya hilang?”. Seorang profesor filsafat, Jacob Needleman mngatakan: “Being rich does not make you smart — especially about things other than money.” Bila kita tidak pernah memahami hubungan kita dengan uang dan harta, maka kita tidak pernah mengenal diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sukses = Banyak Duit?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah ‘jadi orang’ yang sering digunakan oleh orang-orang tua kita dulu sebetulnya mengandung makna yang dalam. Di jaman dahulu, jelas ‘jadi orang’ tidak selamanya ‘jadi orang kaya’. Jadi guru yang hidup sederhana pun sudah ‘jadi orang’. Sebetulnya, konsep sukses dari dulu dan bahkan sampai sekarang pun tidak bisa kita samakan dengan banyak uang saja. Orang bisa dikatakan sukses bila ia jelas-jelas menyadari dan menggunakan semua fungsi, semua bagian dan seluruh kapasitas dalam dirinya untuk kebaikan orang lain dan masyarakat, bukan semata untuk kepentingan dirinya pribadi. Dalam mengembangkan diri menjadi karakter yang utuh barulah seseorang bisa merasakan kenikmatan, perjuangan dan tantangan dalam bekerja. Teman saya, seorang pengusaha dan pekerja keras yang memiliki perusahaan yang beromzet trilyunan pernah mengatakan:”Saya tidak bisa membayangkan uang bermilyar-milyar dalam bentuk uang kertas. Hal yang saya kejar dan upayakan hanya prestasi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mendapatkan promosi atau kenaikan gaji dengan berjuang keras dan berkompetisi dengan sesama rekan, memiliki pengalaman mengerahkan sumber daya, melatih nyali, bahkan menguji hati nurani. Kenikmatan hasil jerih payahnya ini tentu tidak semata karena akhirnya ia meraih jabatan atau uang, tetapi juga karena terjadi pematangan kepribadian. Lain halnya bila seseorang mendapatkan jabatan ataupun uang dengan cara gampang, bahkan tanpa usaha. Ia melewatkan kesempatan untuk berdialog dengan dirinya. Spiritnya tidak berkembang. Demam masyarakat dalam dunia yang serba instan inilah yang mempengaruhi mental dan spirit kita semua. Kita sepertinya perlu mengembangkan “antibodi” agar tidak dijangkiti “demam” yang mematikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kualitas Kerja sebagai Daya Tarik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang tidak bisa menghindari kebutuhan kita akan uang. Terlepas dari kebutuhan orang untuk memenuhi rasa amannya melalui pemilikan rumah, kendaraan yang memadai untuk mendukung aktivitas sehari harinya, kita juga perlu merancang kualitas perbaikan kualitas hidup sambil jalan. Bila kita selama ini ingin lebih dan lebih, kita perlu memberi penekanan pada kualitasnya. Bukan sekedar berjuang demi bonus, tetapi bekerja demi merasakan kebahagiaan kerja bersama. Bukan sekedar berkompetisi dengan melihat hasil akhir tetapi justru memahami mengapa orang lain lebih bijak, lebih berkualitas kerja dan lebih efisien. Dalam iming-iming mengajak calon pekerja untuk bergabung, bukan gaji besar yang ditonjolkan tetapi bagaimana suasana kerja, hubungan antar karyawan dan apresiasi yang dipentingkan. Kita rasanya tidak perlu merasa kalah bersaing secara finansial, kalau saja kita tahu betul bagaimana mengupayakan agar para pekerja diarahkan untuk melakukan kualitas kerja yang lebih baik. Dalam hal ini pasti upah akan menjadi konsekuensi positifnya.”In tough times, meaningful work seems more than ever to demand attention”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Eileen Rachman &amp;amp; Sylvina Savitri&lt;br /&gt;Dimuat di KOMPAS, 28 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-2537215909741346871?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/VAmM42WjH1w" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/VAmM42WjH1w/makna-hidup.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/06/makna-hidup.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-7949806510184260605</guid><pubDate>Fri, 27 May 2011 00:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-27T07:40:42.946+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Kesombongan</title><description>Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan.&lt;br /&gt;
Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkuti air dengan ember &amp;amp; menyikat lantai rumahnya keras-keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Pria itu bertanya,&lt;br /&gt;
Apa yang sedang Bpk lakukan?&lt;br /&gt;
~ Sang Guru menjawab,&lt;br /&gt;
Tadi saya kedatangan serombongan tamu yg meminta nasihat.&lt;br /&gt;
Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka.&lt;br /&gt;
Mereka pun tampak puas sekali.&lt;br /&gt;
Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya MERASA menjadi orang yang hebat.&lt;br /&gt;
Kesombongan saya mulai bermunculan.&lt;br /&gt;
Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Saudaraku.....,&lt;br /&gt;
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Di tingkat pertama,&lt;br /&gt;
sombong disebabkan oleh faktor materi.&lt;br /&gt;
Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Di tingkat kedua,&lt;br /&gt;
sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan.&lt;br /&gt;
Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Di tingkat ketiga,&lt;br /&gt;
sombong disebabkan oleh faktor kebaikan.&lt;br /&gt;
Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Yang menarik....,&lt;br /&gt;
Semakin tinggi tingkat kesombongan,&lt;br /&gt;
Semakin sulit pula kita mendeteksinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Sombong karena materi sangat mudah terlihat,&lt;br /&gt;
namun sombong karena pengetahuan,&lt;br /&gt;
apalagi sombong karena kebaikan,&lt;br /&gt;
sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Cobalah setiap hari, kita memeriksa hati kita.&lt;br /&gt;
Karena setiap hal yang baik dan yang bisa kita lakukan, semua karena ANUGERAH TUHAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
~ Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap.&lt;br /&gt;
Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita ada disini bukan untuk bersaing tapi untuk saling melengkapi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(sumber : kiriman sahabat di suatu milist sebagai renungan untuk kita semua).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-7949806510184260605?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/foAXyfgEqjs" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/foAXyfgEqjs/kesombongan.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/05/kesombongan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-2156727966176677655</guid><pubDate>Mon, 09 May 2011 00:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-09T07:35:50.928+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Will Power</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah anda merasakan efek ‘yo-yo’ dalam program menguruskan badan? Bagi individu yang berbakat gemuk, turun naik berat badan seakan sudah menjadi kenyataan hidup. Biasanya, teman-teman kita ini bersemangat mencoba berbagai program diet yang ada di pasaran dan di awal program dietnya akan berhasil menurunkan berat badan. Namun, disadari atau tidak, beberapa waktu kemudian, lebih banyak orang yang berat badannya kembali naik lagi. Alasan seperti keadaan stres, badan lemas, tidak bisa berpikir, tidak bisa menahan diri karena tubuh butuh unsur gizi tertentu yang perlu dicukupi, menjadi beberapa pembenaran untuk kembali pada pola makan dan gaya hidup yang biasa. Di balik semua itu, kita bisa melihat bahwa seringkali “will-power” untuk menguruskan badan&amp;nbsp; ‘kempes’ ditengah jalan, bahkan lenyap.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang ahli psikologi mengatakan bahwa “will-power” sering kita ibaratkan dengan berlari “sprint” dan bukan marathon. Kita bersemangat dan mengeluarkan energi besar di awal, namun kerap kita tidak mampu mempertahankannya dalam jangka panjang. Ini sebabnya upaya diet seolah-olah “hangat-hangat tahi ayam”. Kita pun juga pasti pernah mengalami sendiri berbagai situasi yang bisa melemahkan “will-power” untuk melakukan perubahan. Niat untuk rutin berolahraga, tidak kesampaian karena kita kalah dengan rasa malas bangun pagi. Meskipun sangat sadar pentingnya gerakan go-green, bukankah kita kerap tetap tidak mau repot membawa kotak bekal atau keranjang belanja untuk mengurangi sampah plastik. Kita lihat “will-power” ini bukan semata membutuhkan niat dan sasaran yang jelas, tapi juga memerlukan disiplin diri yang kuat dan kemampuan untuk bangkit dari kegagalan. Bila kita tidak mampu memelihara “will-power” dan melawan godaan yang bisa melemahkan “will-power” kita, mustahil kita akan bisa ber-progress ke arah yang lebih baik. Inilah tantangan nyata dalam pengembangan karakter kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pilihan dan Jalan Pintas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketimbang harus merubah pola makan dan gaya hidup sehat, banyak orang yang lebih rela merogoh kocek untuk membeli obat-obat pelangsing yang kabarnya bisa menurunkan berat badan secara instan atau juga sedot lemak. Banyak orang yang berniat bersikap jujur dan menghadapi ‘tilang’ polantas dengan sikap konsekuen, tapi kemudian memilih untuk memberi uang pelicin saja daripada harus repot menghabiskan waktu. Ketika kita duduk di bis penuh sesak dan melihat ibu hamil atau orang tua terjepit di tengah orang yang berdiri, apakah kita akan memenangkan “will-power” untuk melindungi orang yang lemah atau lebih sering pura-pura tidak melihat dan berharap orang lain saja yang memberikan tempat duduknya? Dalam keadaan yang penuh konflik, bukankah kita pun terkadang memilih untuk tidak berterus terang, padahal kita sudah sangat meyakini bahwa bersikap jujur adalah sikap yang baik Kita bisa menyaksikan bahwa ‘will-power’ teruji ketika kita berkesempatan memilih. Semakin kita teguh memilih tindakan sesuai dengan prinsip dan tujuan kita, will-power kita semakin kuat sehingga lambat laun akan berbentuk disiplin diri yang tidak perlu dipikirkan lagi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah membuktikan bahwa will-power adalah kunci dari berbagai keberhasilan dan pencapaian fenomenal. “Will-power”-lah yang menyebabkan jenderal Douglas MacArthur merealisasikan janjinya pada diri sendiri:”I shall return”, ketika menarik pasukan dari Filipina. Tanpa ‘will-power’ yang kuat, pendaratan Normandia tidak akan mampu mengkonsentrasikan semua kekuatan, mengumpulkan semua energi dan mengalahkan semua masalah. Kita pun bisa merasakan getar “will-power” Soekarno-Hatta untuk memerdekakan Indonesia pada saat keadaan di Indonesia jauh dari siap untuk merdeka. Begitu nyata bahwa kita tidak bisa mengesampingkan penguatan will-power dalam kehidupan pribadi, berorganisasi dan politik kita. Visi jangka panjang serta visualisasi akan manfaat yang akan diraih akan menumbuhkan “will-power” yang memberi energi. Gerakan “Indonesia Mengajar” yang tidak kekurangan kandidat pengajar muda menunjukkan bahwa will-power bisa mengalahkan perhitungan untung rugi, rasa takut, rasa lemah, bahkan menutupi kekurangan pengetahuan, pendidikan ataupun talenta. Orang dengan will-power akan tidak sulit menentukan arah. Mereka tidak punya kecenderungan untuk ragu, menengok kiri-kanan, tidak tahan terhadap kritik,. Mereka yakin bahwa ada solusi untuk setiap masalah. Sebagai orang yang ingin sukses atau yang sudah berada di posisi pemegang komando, kita perlu menelaah kembali apakah ‘will-power’ kita dirasakan oleh bawahan atau pengikut kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Urgensi Bernapas Panjang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila kita memperhatikan individu dengan will-power yang kuat, kita bisa menemukan persamaan mereka dalam hal ‘feel of urgency’-nya. Mereka biasanya&amp;nbsp; terkesan ‘ngotot’dan ‘keras’ dalam memberi penekanan&amp;nbsp; pada pendapatnya dan tidak takut untuk berbeda dari orang lain. Pengacara yang berdebat, politisi yang mengumpulkan suara, kampanye organisasi perlu menunjukkan signifikansi pendapat dan kehendaknya. Ini bukan sesederhana memilih tempat makan siang atau penerbangan yang akan digunakan. Will-power biasanya menyangkut nilai-nilai atau strategi politik yang lebih besar. Apa yang akan kita lakukan terhadap ‘global warming’? Apakah kita serius bertekad mengurangi kemiskinan? Apakah kita akan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan secara konsisten? Bisakah kita mendukung pengurangan jumlah pemakaian mobil pribadi? “Will-power” sangat diperlukan untuk merealisasikan sasaran besar yang diikuti.adanya sense of urgency yang ketat dan gaung yang memiliki greget. Semakin jelas dan strategis arah dan fokus yang disampaikannya dan diyakini, setiap rakyat atau anak buahnya bahkan bisa ikut mendukung agar sasarannya tidak melenceng, melempem atau bahkan kempes. Dengan memelihara ‘will-power’ yang kuat, seorang pemimpin tidak akan lagi sulit-sulit mempersuasi anak buah atau rakyatnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
oleh :&lt;br /&gt;
Eileen Rachman &amp;amp; Sylvina Savitri&lt;br /&gt;
EXPERD&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
One Day Assessment Center&lt;br /&gt;
Dimuat di KOMPAS, 30 April 2011&lt;br /&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-2156727966176677655?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/pu4ZLLhfrZQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/pu4ZLLhfrZQ/will-power.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/05/will-power.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-6669184949786080733</guid><pubDate>Tue, 12 Apr 2011 04:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-18T12:44:16.652+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><title>Menginstall Opencart</title><description>Artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara instalasi Opencart. Untuk&amp;nbsp;memudahkan, instalasi ini saya lakukan di lokal PC. Mengenai bagaimana cara&amp;nbsp;memasang Opencart di lokal PC dapat membaca artikel saya sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk proses instalasi Opencart adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
1. Jalankan program WAMP sebagaimana yang sudah saya bahas di artikel&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/04/menginstall-cms%20%20-di-local-pc.html"&gt;menginstall CMS di Local PC&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Buka browser, dan buka "http://localhost/phpmyadmin/". Akan terbuka jendela&amp;nbsp;phpAdmin. Di sini anda akan membuat database yang nantinya akan digunakan oleh&amp;nbsp;program Opencart.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: auto;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MJo4kf-dwQg/TaLEBmJRQLI/AAAAAAAAAOs/5g1d0ikILFM/s1600/localhost+-+localhost+-+phpMyAdmin+3.3.9.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="171" src="http://3.bp.blogspot.com/-MJo4kf-dwQg/TaLEBmJRQLI/AAAAAAAAAOs/5g1d0ikILFM/s320/localhost+-+localhost+-+phpMyAdmin+3.3.9.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MJo4kf-dwQg/TaLEBmJRQLI/AAAAAAAAAOs/5g1d0ikILFM/s1600/localhost+-+localhost+-+phpMyAdmin+3.3.9.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3. Buat database pada bagian "create new database".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Setelah database dibuat, selanjutnya melalui browser buka halaman installasi&amp;nbsp;opencart yang sudah kita pasang (lihat artikel sebelumnya).&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FFr_K7c5qG4/TaLEjqRy9gI/AAAAAAAAAOw/msAvVXRnbuc/s1600/oc1.PNG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://4.bp.blogspot.com/-FFr_K7c5qG4/TaLEjqRy9gI/AAAAAAAAAOw/msAvVXRnbuc/s320/oc1.PNG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
5. Klik bagian "I agree to the licence", selanjutnya klik "continue"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Anda akan masuk ke halaman "Step 2 - Preinstallation". Klik saja "continue".&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-RXidcqaWCqs/TaLFG5WTaGI/AAAAAAAAAPA/n-8dTm-17sA/s1600/OpenCart+-+Installation.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="221" src="http://4.bp.blogspot.com/-RXidcqaWCqs/TaLFG5WTaGI/AAAAAAAAAPA/n-8dTm-17sA/s320/OpenCart+-+Installation.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
7. Di halaman "Step 3 - Configuration", karena anda sedang bekerja di PC lokal,&amp;nbsp;beberapa isian dapat diisi seperti berikut ini :&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Database Host&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;: localhost&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;User&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;  &lt;/span&gt;: root&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Password&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;: (kosongkan saja)&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Database Name&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;: (nama database yang tadi dibuat di langkah no.3)&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Username&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;: (isi dengan username administrator yang anda inginkan)&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Password&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;: (isi dengan password administrator anda)&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Email&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;  &lt;/span&gt;: (isi dengan email administrator)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya anda klik "continue"&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jFSW5ef-zoM/TaLE9EuNdSI/AAAAAAAAAO8/QauwyL6Ggx0/s1600/OpenCart+-+Installation2.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-jFSW5ef-zoM/TaLE9EuNdSI/AAAAAAAAAO8/QauwyL6Ggx0/s1600/OpenCart+-+Installation2.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-PVEt04oaVIo/TaLGGxQoW5I/AAAAAAAAAPE/dy9uV-g6VEo/s1600/OpenCart+-+Installation2.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://3.bp.blogspot.com/-PVEt04oaVIo/TaLGGxQoW5I/AAAAAAAAAPE/dy9uV-g6VEo/s320/OpenCart+-+Installation2.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
8. Selamat! Toko online anda sudah selesai dibuat. Sederhana dan mudah sekali&amp;nbsp;bukan ? Untuk melihat toko online anda anda bisa berkunjung ke halaman tempat&amp;nbsp;anda install toko online anda misalkan : "http://localhost/opencart"&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-l6I9OfZKy6o/TaLE2ORup4I/AAAAAAAAAO0/2Dtf0nF-hrs/s1600/Your+Store.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://1.bp.blogspot.com/-l6I9OfZKy6o/TaLE2ORup4I/AAAAAAAAAO0/2Dtf0nF-hrs/s320/Your+Store.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Untuk masuk ke halaman adminstrasi, anda dapat buka halaman&amp;nbsp;"http://localhost/opencart/admin"&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dRZtjO5ox6M/TaLE41zOFxI/AAAAAAAAAO4/zWRzc1Xc4BA/s1600/Administration.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="199" src="http://4.bp.blogspot.com/-dRZtjO5ox6M/TaLE41zOFxI/AAAAAAAAAO4/zWRzc1Xc4BA/s320/Administration.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Penting! : Jangan lupa hapus foler "install" yang ada di folder tempat anda&amp;nbsp;menyimpan folder opencart, misal di "C://wamp/www/opencart".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke sekian dulu artikel kali ini, sampai jumpa di artikel berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-6669184949786080733?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/PyBQiFpzVxI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/PyBQiFpzVxI/menginstall-opencart.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-MJo4kf-dwQg/TaLEBmJRQLI/AAAAAAAAAOs/5g1d0ikILFM/s72-c/localhost+-+localhost+-+phpMyAdmin+3.3.9.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/04/menginstall-opencart.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-1347186547018427958</guid><pubDate>Mon, 11 Apr 2011 06:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-04-11T13:15:02.991+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bisnis Online</category><title>(Mengapa) Membuat Toko Online dengan Opencart</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-wu8PZyRwyI0/TaKbuYD9_kI/AAAAAAAAAOo/NaIYV0EOGfo/s1600/Your+Store.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://2.bp.blogspot.com/-wu8PZyRwyI0/TaKbuYD9_kI/AAAAAAAAAOo/NaIYV0EOGfo/s320/Your+Store.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kesempatan kali ini saya akan coba memberikan beberapa tutorial sederhana mengenai cara membuat sebuat &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2009/05/virtuemart-wp-e-commerce-atau.html"&gt;toko online / e-commerce&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dengan cara yang simple sehingga anda yang berkeinginan membuat sebuah toko online dapat membuat sendiri toko online anda tanpa harus membayar jasa pembuatan toko online yang mungkin akan memakan biaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara ini sangat sederhana, karena disini saya akan menggunakan satu CMS yang memang dibuat khusus untuk keperluan toko online.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa anda diharuskan memahami bahasa program tingkat ahli, maka anda akan dapat membuat suatu toko online yang sangat profesional dan tidak kalah dengan toko online yang dibuat oleh para jasa pembuatan toko online.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk ini, saya akan menggunakan suatu CMS yang bernama &lt;a href="http://www.opencart.com/"&gt;Opencart&lt;/a&gt;. Mengapa Opencart? Ada banyak alasan mengapa pilihan saya jatuh ke Opencart. Beberapa alasan tersebut diantaranya adalah :&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Opencart merupakan CMS e-commerce yang simple dan mudah dicustomisasi. Kemudahan tersebut sangat terasa dari mulai proses instalasi, modifikasi tema / tampilan, organisasi produk, sampai proses jual beli barang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Opencart sangat ringan. Ini sangat menguntungkan, karena tentunya toko online kita akan gampang dan cepat untuk diakses.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Opencart sudah mendukung SEO. Url di Opencart bisa dimodifikasi sehingga lebih Search Engine Friendly (SEF).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Administrasi yang simple. Salah satu kelebihan Opencart adalah secara default dia sudah memiliki fasilitas "Guest Checkout", dimana pembeli tidak harus mendaftar untuk dapat berbelanja. Ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi pembeli sehingga diharapkan proses penjualan lebih banyak terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Fitur komplit. Diantaranya adalah adanya gambar tambahan, produk yang terkait, serta review produk oleh customer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Dukungan komunitas. Ini salah satunya yang paling penting. Opencart bersifat Open Source sehingga siapapun bisa mengembangkannya. Dengan adanya komunitas, maka kita tidak sendirian jika kita memiliki masalah. Kita memiliki teman-teman yang setiap saat dapat kita jadikan masukan untuk menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan masih banyak kelebihan-kelebihan lainnya...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke untuk pembukaan rasanya cukup dulu. Di artikel selanjutnya Insya Alloh kita akan mulai membahas bagaimana langkah-langkah yang kita lakukan untuk membangun suatu toko online dengan menggunakan Opencart.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-1347186547018427958?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/4CONB7RJ2Z0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/4CONB7RJ2Z0/mengapa-membuat-toko-online-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-wu8PZyRwyI0/TaKbuYD9_kI/AAAAAAAAAOo/NaIYV0EOGfo/s72-c/Your+Store.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/04/mengapa-membuat-toko-online-dengan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-3226543545636536478</guid><pubDate>Fri, 08 Apr 2011 02:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-18T12:44:59.021+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tutorial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opencart</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bisnis Online</category><title>Menginstall CMS di local PC</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pokok bahasan kali ini sebenarnya merupakan pokok bahasan yang sangat umum, bahkan sudah sangat banyak di-bahas di&amp;nbsp;internet. Namun tak apa-apalah kali ini saya bahas di sini. Soalnya kedepannya saya berencana untuk menulis&amp;nbsp;beberapa artikel yang justru basicnya dimulai dari pokok bahasan kali ini yaitu mengenai menginstall atau&amp;nbsp;menjalankan CMS di local PC.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Apa itu CMS? bagi yang belum tahu mungkin bisa membacanya &lt;a href="http://www.google.co.id/#hl=id&amp;amp;source=hp&amp;amp;biw=1360&amp;amp;bih=572&amp;amp;q=CMS&amp;amp;aq=f&amp;amp;aqi=&amp;amp;aql=&amp;amp;oq=&amp;amp;fp=f4369cfd834d1304"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
Bagi yang sudah tahu kita lanjut ya... :D&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa menjalankan CMS di local PC ini saya jadikan dasar jika kita ingin menginstall CMS ? Padahal kan nantinya&amp;nbsp;CMS tersebut akan kita install di server hosting (yang kemungkinan di luar) ? Ini dikarenakan kita akan mendapatkan&amp;nbsp;banyak keuntungan dengan menginstall lebih dahulu CMS yang ingin kita install di komputer kita. Diantaranya adalah :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kita bisa mengecek tampilan CMS tersebut sebelum kita publish.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Loading lebih cepat sehingga proses pengeditan atau modifikasi CMS menjadi jauh lebih cepat.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tidak memerlukan jaringan internet (dapat dilakukan offline), untuk mereview &amp;amp; memodifikasi CMS yang akan kita&amp;nbsp;tampilkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan banyak keuntungan lainnya yang nanti akan anda sendiri rasakan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke langsung saja... Untuk dapat menginstall CMS pada komputer lokal kita, maka kita memerlukan suatu server lokal&amp;nbsp;pula. Untuk bahasan kali ini saya akan membahas pengaplikasiannya pada Sistem Operasi Windows. Ada beberapa&amp;nbsp;alternatif program server lokal yang bisa dijalankan di Windows diantaranya ada XAMPP, atau WAMP.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk kali ini&amp;nbsp;saya akan pilih WAMP, karena menurut saya WAMP ini yang paling sederhana dan mudah pengoperasiannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk selanjutnya langkah-langkah installasi CSM di komputer lokal adalah sebagaimana berikut ini :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Download dulu program &lt;a href="http://www.wampserver.com/en/download.php"&gt;WAMP&lt;/a&gt;&amp;nbsp;. Program ini dapat anda peroleh gratis&amp;nbsp;karena merupakan Open Source.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Anda juga perlu siapkan program CMS yang anda akan install misalkan &lt;a href="http://www.wordpress.org/"&gt;Wordpress&lt;/a&gt;&amp;nbsp;atau &lt;a href="http://www.opencart.com/"&gt;Opencart&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya install program WAMP di komputer anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--CM2D84RUng/TZ50CpgZCfI/AAAAAAAAAOU/fhQARYWBgXQ/s1600/wamp1.PNG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="245" src="http://3.bp.blogspot.com/--CM2D84RUng/TZ50CpgZCfI/AAAAAAAAAOU/fhQARYWBgXQ/s320/wamp1.PNG" style="cursor: move;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah terinstall, biasanya di Drive C:/ komputer anda akan ada satu folder dengan nama "wamp". Lihat di bagian icon tray, pastikan WAMPserver dalam kondisi online (biasanya berwarna hijau).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-l03P64Nvk-E/TZ50nY10exI/AAAAAAAAAOY/qn_hmteGyow/s1600/wamp2.PNG" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-l03P64Nvk-E/TZ50nY10exI/AAAAAAAAAOY/qn_hmteGyow/s1600/wamp2.PNG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Masuk ke folder C://wamp/www&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda letakkan folder CMS yang sudah anda download dan extract, di folder baru misalkan :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C://wamp/www/wordpress/   atau C://wampserver/www/opencart/&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-oFtqdLMGbzc/TZ50qtufasI/AAAAAAAAAOg/nuItQGuytDY/s1600/wamp3.PNG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-oFtqdLMGbzc/TZ50qtufasI/AAAAAAAAAOg/nuItQGuytDY/s320/wamp3.PNG" style="cursor: move;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membuka CMS akan anda install, buka program browser anda dan masuklah ke halaman tempat CMS anda tadi diletakkan. misal  :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;http://localhost/wordpress atau http://localhost/opencart&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QzcT2pH4W3A/TZ50rlY8f1I/AAAAAAAAAOk/7IZMsf6YWJ4/s1600/wamp4.PNG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="245" src="http://2.bp.blogspot.com/-QzcT2pH4W3A/TZ50rlY8f1I/AAAAAAAAAOk/7IZMsf6YWJ4/s320/wamp4.PNG" style="cursor: move;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Je214gpNh4E/TZ50po2aggI/AAAAAAAAAOc/aAvYGj8FLOg/s1600/wamp5.PNG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="245" src="http://2.bp.blogspot.com/-Je214gpNh4E/TZ50po2aggI/AAAAAAAAAOc/aAvYGj8FLOg/s320/wamp5.PNG" style="cursor: move;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya anda tinggal melanjutkan dengan proses penginstallan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai proses penginstallan CMS Insya Alloh akan saya lanjutkan di artikel selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-3226543545636536478?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/XHyg1Cl8sqw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/XHyg1Cl8sqw/menginstall-cms-di-local-pc.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/--CM2D84RUng/TZ50CpgZCfI/AAAAAAAAAOU/fhQARYWBgXQ/s72-c/wamp1.PNG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/04/menginstall-cms-di-local-pc.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-5070710010375410793</guid><pubDate>Wed, 30 Mar 2011 07:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-03-30T14:47:42.517+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Say YES to GAMBARU!</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Tulisan yang sangat menarik dari seorang mahasiswi Indonesia di Jepang :&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Say YES to GAMBARU!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;By Rouli Esther Pasaribu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/03/semangat-gambaru.html"&gt;GAMBARU&lt;/a&gt; alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. &amp;nbsp;Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu : &lt;i&gt;motto gambattekudasai&lt;/i&gt; (ayo berjuang lebih lagi), &lt;i&gt;taihen dakedo, isshoni gambarimashoo&lt;/i&gt; (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama) , &lt;i&gt;motto motto kenkyuu shitekudasai &lt;/i&gt;(ayo bikin penelitian lebih &amp;nbsp;dan lebih lagi). Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru. Gambaru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya...berhenti aja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya : "&lt;i&gt;doko made mo nintai shite doryoku suru&lt;/i&gt;" (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan) &amp;nbsp;Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter "keras" dan "mengencangkan" . Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah "mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu" (maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya. Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar ngga manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak akan kuat menghadapi penyakit jika ia melawan penyakitnya itu sendiri. Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!). Pokoknya jangan manja sama masalah deh, gambaru sampe titik darah penghabisan it's a must!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gw bener2 baru mulai sedikit mengerti mengapa gambaru ini penting banget dalam hidup, adalah setelah terjadi tsunami dan gempa bumi dengan kekuatan 9.0 di jepang bagian timur. Gw tau, bencana alam di indonesia seperti tsunami di aceh, nias dan sekitarnya, gempa bumi di padang , letusan gunung merapi....juga bukanlah hal yang gampang untuk dihadapi. Tapi, tsunami dan gempa bumi di jepang kali ini, jauuuuuh lebih parah dari semuanya itu. Bahkan, ini adalah gempa bumi dan tsunami terparah dan terbesar di dunia. Wajaaaaaaar banget kalo kemudian pemerintah dan masyarakat jepang panik kebingungan karena bencana ini. Wajaaaaar banget kalo mereka kemudian mulai ngerasa galau, nangis2, ga tau mesti ngapain. Bahkan untuk skala bencana sebesar ini, rasanya bisa "dimaafkan" jika stasiun-stasiun TV memasang sedikit musik latar ala lagu-lagu ebiet dan membuat video klip tangisan anak negeri yang berisi wajah-wajah korban bencana yang penuh kepiluan dan tatapan kosong tak punya harapan. Bagaimana tidak, tsunami dan gempa bumi ini benar-benar menyapu habis seluruh kehidupan yang mereka miliki. Sangat wajar jika kemudian mereka tidak punya harapan. Tapi apa yang terjadi pasca bencana mengerikan ini? Dari hari pertama bencana, gw nyetel TV dan nungguin lagu-lagu ala ebiet diputar di stasiun TV. Nyari-nyari juga di mana rekening dompet bencana alam. Video klip tangisan anak negeri juga gw tunggu2in. Tiga unsur itu (lagu ala ebiet, rekening dompet bencana, video klip tangisan anak negeri), sama sekali ngga disiarkan di TV. Jadi yang ada apaan dong? Ini yang gw lihat di stasiun2 TV :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Peringatan pemerintah agar setiap warga tetap waspada&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Himbauan pemerintah agar seluruh warga jepang bahu membahu menghadapi bencana (termasuk permintaan untuk menghemat listrik agar warga di wilayah tokyo dan tohoku ngga lama-lama terkena mati lampu)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Permintaan maaf dari pemerintah karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik terencana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Tips-tips menghadapi bencana alam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. nomor telepon call centre bencana alam yang bisa dihubungi 24 jam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Pengiriman tim SAR dari setiap perfektur menuju daerah-daerah yang terkena bencana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Potret warga dan pemerintah yang bahu membahu menyelamatkan warga yang terkena bencana (sumpah sigap banget, nyawa di jepang benar-benar bernilai banget harganya)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Pengobaran semangat dari pemerintah yang dibawakan dengan gaya tenang dan tidak emosional : mari berjuang sama-sama menghadapi bencana, mari kita hadapi (government official pake kata norikoeru, yang kalo diterjemahkan secara harafiah : menaiki dan melewati) dengan sepenuh hati&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9. Potret para warga yang terkena bencana, yang saling menyemangati :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*ada yang nyari istrinya, belum ketemu2, mukanya udah galau banget, tapi tetap tenang dan ngga emosional, disemangati nenek2 yang ada di tempat pengungsian : gambatte sagasoo! kitto mitsukaru kara. Akiramenai de (ayo kita berjuang cari istri kamu. Pasti ketemu. Jangan menyerah)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Tulisan di twitter : ini gempa terbesar sepanjang sejarah. Karena itu, kita mesti memberikan usaha dan cinta terbesar untuk dapat melewati bencana ini; Gelap sekali di Sendai , lalu ada satu titik bintang terlihat terang. Itu bintang yang sangat indah. Warga Sendai, lihatlah ke atas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang Indonesia yang tidak pernah melihat cara penanganan bencana ala gambaru kayak gini, gw bener-bener merasa malu dan di saat yang bersamaan : kagum dan hormat banget sama warga dan pemerintah Jepang. Ini negeri yang luar biasa, negeri yang sumber daya alamnya terbatas banget, negeri yang alamnya keras, tapi bisa maju luar biasa dan punya mental sekuat baja, karena : falsafah gambaru-nya itu. Bisa dibilang, orang-orang jepang ini ngga punya apa-apa selain GAMBARU. Dan, gambaru udah lebih dari cukup untuk menghadapi segala persoalan dalam hidup. Bener banget, kita mesti berdoa, kita mesti pasrah sama Tuhan. Hanya, mental yang apa-apa "nyalahin" Tuhan, bilang2 ini semua kehendakNya, Tuhan marah pada umatNya, Tuhan marah melalui alam maka tanyalah pada rumput yang bergoyang... ..I guarantee you 100 percent, selama masih mental ini yang berdiam di dalam diri kita, sampai kiamat sekalipun, gw rasa bangsa kita ngga akan bisa maju. Kalau ditilik lebih jauh, "menyalahkan" Tuhan atas semua bencana dan persoalan hidup, sebenarnya adalah kata lain dari ngga berani bertanggungjawab terhadap hidup yang dianugerahkan Sang Pemilik Hidup. Jika diperjelas lagi, ngga berani bertanggungjawab itu maksudnya &amp;nbsp;: lari dari masalah, ngga mau ngadepin masalah, main salah2an, ngga mau berjuang dan baru ketemu sedikit rintangan aja udah nangis manja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kira-kira setahun yang lalu, ada sanak keluarga yang mempertanyakan, untuk apa gw menuntut ilmu di Jepang. Ngapain ke Jepang, ngga ada gunanya, kalo mau S2 atau S3 mah, ya di eropa atau &amp;nbsp;amerika sekalian, kalo di Jepang mah nanggung. Begitulah kata beliau. Sempat terpikir juga akan perkataannya itu, iya ya, kalo mau go international ya mestinya ke amrik atau eropa sekalian, bukannya jepang ini. Toh sama-sama asia , negeri kecil pula dan kalo ga bisa bahasa jepang, ngga akan bisa survive di sini. Sampai sempat nyesal juga,kenapa gw ngedaleminnya sastra jepang dan bukan sastra inggris atau sastra barat lainnya. Tapi sekarang, gw bisa bilang dengan yakin &amp;nbsp;sama sanak keluarga yang menyatakan ngga ada gunanya gw nuntut ilmu di jepang. Pernyataan beliau adalah salah sepenuhnya. Mental gambaru itu yang paling megang adalah jepang. Dan menjadikan mental gambaru sebagai way of life adalah lebih berharga daripada go international dan sejenisnya itu. Benar, sastra jepang, gender dan sejenisnya itu, bisa dipelajari di mana saja. Tapi, semangat juang dan mental untuk tetap berjuang abis-abisan biar udah ngga ada jalan, gw rasa, salah satu tempat yang ideal untuk memahami semua itu adalah di jepang. Dan gw bersyukur ada di sini, saat ini. Maka, mulai hari ini, jika gw mendengar kata gambaru, entah di kampus, di mall, di iklan-iklan TV, di supermarket, di sekolahnya joanna atau di mana pun itu, gw tidak akan lagi merasa muak jiwa raga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya, gw akan berucap dengan rendah hati : &amp;nbsp;&lt;i&gt;Indonesia jin no watashi ni gambaru no seishin to imi wo oshietekudasatte, kokoro kara kansha itashimasu. Nihon jin no minasan no yoo ni, gambaru seishin wo mi ni tsukeraremasu yoo ni, hibi gambatteikitai to omoimasu&lt;/i&gt;. (Saya ucapkan terima kasih dari dasar hati saya karena telah mengajarkan arti dan mental gambaru bagi saya, seorang Indonesia . Saya akan berjuang tiap hari, agar mental gambaru merasuk dalam diri saya, seperti kalian semuanya, orang-orang Jepang).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Say YES to GAMBARU!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-5070710010375410793?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/yglY-CjV2-E" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/yglY-CjV2-E/say-yes-to-gambaru.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/03/say-yes-to-gambaru.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-8521714795744959822</guid><pubDate>Wed, 30 Mar 2011 05:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-03-30T14:48:08.451+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Semangat "Gambaru"</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita sedang menyaksikan bangsa Jepang menghadapi bencana: gempa, tsunami, dan nuklir sekaligus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lewat televisi, Facebook, dan Twitter, kita tahu seluruh dunia memuji mereka karena terlihat bagaimana Pemerintah Jepang yang terus mengobarkan semangat dengan tenang dan tidak emosional, bekerja tenang dan teratur, meminta warga tetap waspada, mengimbau warga bahu-membahu menghadapi bencana, termasuk menghemat listrik dan makanan, serta meminta maaf karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik bergilir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah juga memberikan tips-tips menghadapi bencana, menyediakan call centre yang bisa dihubungi 24 jam, dan mengirim tim SAR dari setiap prefektur menuju lokasi-lokasi bencana. Warga dan pemerintah bahu-membahu menyelamatkan korban sehingga terasa betul bahwa di Jepang manusia benar-benar sangat berharga. Terlihat pula pemandangan warga yang saling menyemangati.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesimpulan seperti ini juga dilaporkan oleh &lt;a href="http://www.ocidbrass.com/2011/03/say-yes-to-gambaru.html"&gt;Rouli Esther Pasaribu&lt;/a&gt;, mahasiswa Indonesia di Jepang, yang sejak 14 Maret 2011 laporannya beredar di berbagai milis di Indonesia. Ditambah lagi, di televisi tak ada lagu melankolis ala Ebiet G Ade, tak kelihatan posko-posko bencana swasta yang mengumpulkan sumbangan, serta tak ada tayangan korban dengan tangis amat memilukan. Semua tenang, terkendali, dan bekerja dengan teratur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata Rouli, inilah gambaru—secara populer diterjemahkan sebagai berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan, bekerja hingga batas kemampuan terakhir, atau melakukan sesuatu dengan segala daya dan upaya, bahkan yang terpahit sekalipun, untuk mencapai yang terbaik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rouli sendiri sempat muak lahir batin dengan gambaru ini karena sejak menjadi mahasiswa dua tahun lalu, dirinya terus dicekoki dengan gambaru oleh para profesornya tanpa belas kasihan. Namun, hatinya luluh kini dan berganti takzim pada gambaru sesudah beberapa hari terakhir menyaksikan bagaimana bangsa Jepang tampil dengan elegan menghadapi peluluhlantakan oleh kuasa alam berskala Richter 9,0 ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini Rouli takjub pada gambaru. Ia memuji gambaru. Inilah semangat bertahan sampai ke mana pun, berusaha habis-habisan hingga yang terujung. Mau sesusah apa pun persoalan, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri agar bisa menang atas persoalan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maksudnya, jangan manja, jangan cengeng, tetapi kita harus menganggap semua persoalan sebagai kewajaran hidup. Hidup pada dasarnya memang susah. Jadi, jangan pernah berharap yang gampang atau enak. Persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik, tegas Rouli dengan gaya seorang motivator.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;”Gambaru” dan etos Jepang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah Robert N Bellah, profesor Sosiologi dari Harvard, yang pada 1957 menerbitkan risetnya tentang kebudayaan Jepang menjadi buku berjudul Tokugawa Religion: The Cultural Roots of Modern Japan. Dari buku ini dunia menjadi mafhum bahwa Jepang bukanlah bangsa peniru seperti cukup lama dikira orang, melainkan bangsa yang mempunyai ”roh tersendiri, etos yang khas Nippon” yang terutama disemai oleh Dinasti Tokugawa (1600-1868).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam berbagai literatur populer, etos Jepang ini tampil sebagai gi, bersikap benar dan bertanggung jawab; yu, berani dan kesatria; jin, murah hati dan mencintai; rei, bersikap santun dan hormat; makoto, bersikap tulus dan sungguh-sungguh; melyo, menjaga martabat dan kehormatan; serta chugo, mengabdi dan loyal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara generik dan sublim, semua kebajikan tersebut muncul menjadi gambaru. Di medan perang ia pernah tampil sebagai kamikaze (angin dewa yang berani hingga mati). Di bidang bisnis ia populer sebagai kaizen (semangat kesempurnaan dalam meningkatkan kualitas produk atau pekerjaan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini kita tahu, gambaru adalah mahasiswa yang belajar mati-matian untuk meraih prestasi akademik tertinggi. Gambaru adalah atlet yang berlatih keras untuk memenangi pertandingan. Gambaru adalah wiraniaga yang bekerja keras dan kreatif untuk meningkatkan penjualan. Gambaru adalah hakim yang mati-matian menegakkan keadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, gambaru mempunyai pengertian bekerja keras dengan sabar, bertekun dan berfokus pada sasaran, penuh semangat dan antusiasme. Bahkan, ketika berpisah pun, orang Jepang saling berucap ”gambare” (diartikan sebagai teruslah bekerja keras sampai tujuanmu tercapai).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah gempa bumi Kobe 1995, slogan ”Gambare Kobe” digunakan untuk mendorong rakyat Kobe merekonstruksi kota mereka dan membangun kembali kehidupan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masyarakat Jepang juga menggunakan ekspresi ini di antara anggota kelompok untuk mendorong satu sama lain dalam kegiatan yang membutuhkan kerja sama. Sebagai contoh, selama pelajaran olahraga di sekolah, anak-anak akan sering terdengar berteriak ”gambare” atau ”gambatte” untuk mendorong teman-teman mereka dalam pertandingan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada Piala Dunia 1998 yang digelar di Perancis, pendukung tim Jepang bersorak dengan meneriakkan slogan ”Gambare Nippon!” Selama kejuaraan, slogan itu terus digunakan pada acara televisi dan iklan setiap hari. Gambaru adalah sari pati etos Jepang yang membuat mereka berhasil bangkit dari kehancuran sebagai pecundang Perang Dunia II menjadi sejaya mantan musuhnya, bahkan menjadi sahabat mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ratusan tahun gambaru telah menjadi kekuatan bangsa Jepang menghadapi kekuasaan alam, keganasan perang, dan persaingan bisnis global.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini kita menyaksikan gambaru Jepang lewat televisi: menghadapi gempa, tsunami, dan bencana nuklir. Seorang teman yang budayawan mengatakan, Jepang itu tangguh, tanggap, berorientasi pada masalah, bertindak terukur, dan bermartabat. Mereka merupakan sebuah kesaksian abad ini di depan mata kita tentang siapakah ”Sang Manusia” itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;”Gambaru” Indonesia?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita pun sebagai bangsa yang bertanah air rentan gempa seperti Jepang mesti terus memperkuat diri kita. Sampai gempa dan tsunami serupa muncul di sini, gambaru Indonesia bolehlah kita pakai untuk mengenyahkan korupsi, membasmi mafia, dan membereskan masalah infrastruktur (biang mega-kemacetan Jakarta) negeri ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buat bangsa Jepang, kami salut kepadamu!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;JANSEN SINAMO Direktur Institut Darma Mahardika; Pegiat Etos Kerja Profesional; Guru Etos Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber :&amp;nbsp;http://cetak.kompas.com/read/2011/03/18/03032169/semangat.gambaru&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-8521714795744959822?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/K_o6AFBTtkM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/K_o6AFBTtkM/semangat-gambaru.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2011/03/semangat-gambaru.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-9143077812171110599</guid><pubDate>Fri, 15 Oct 2010 03:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-15T10:05:48.268+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Catatan Perjalanan : Pondok Ban Tan (by Anies Baswedan)</title><description>Kiriman dari seorang teman. Senuah catatan menarik dari Anies Baswedan yang sangat sayang untuk tidak saya sharing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==============================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan Perjalanan : Pondok Ban Tan&lt;br /&gt;
by Anies Baswedan&lt;br /&gt;
on Friday, October 8, 2010 at 3:46pm&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
oleh anies baswedan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Nabi salam alaika . . .&lt;br /&gt;
Ya Rasul salam alaika . . .&lt;br /&gt;
Ya habibie salam alaika . . .&lt;br /&gt;
Shalawatullah alaika . . .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar seribu anak-anak menghampar di lapang rumput depan pondok. Lautan kerudung dan peci putih, melafalkan shalawat, khusuk dan menggema. Suasana pondok Pesantren Ban Tan malam ini terasa unik. Pondok kecil ini dibangun di pedalaman Thailand Selatan. Utk mencapai-nya harus terbang dari Bangkok, jaraknya sekitar 750 km ke kota kecil Nakhon Si Thammarat lalu dari airport yang kecil itu, naik mobil kira2 satu jam ke pedalaman. Masuk di tengah2 desa-desa dan perkampungan umat Budha, disitu berdiri Pondok Ban Tan. Dibangun awal abad lalu dengan beberapa orang murid. Niatnya sederhana, menjaga aqidah umat Islam yg tersebar di kampung2 yang mayoritas penduduknya beragama Budha.Melihat wajah anak-anak pondok, seperti kita sedang menatap masa depan. Anak-anak yang dititipkan orang tua-nya untuk sekolah ke Pondok, untuk menjaga sejarah kehadiran Islam di kerajaan Budha ini. Di propinsi ini mereka berdampingan dengan damai. Sebuah tradisi yang harus dijaga terus.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam ini, setelah berliku perjalanannya, seakan jadi salah satu event puncak utk keluarga pengasuh pondok ini. Di awal tahun 1967 terjadi perdebatan panjang diantara para guru di Pondok ini. Anak tertua Haji Ismail, pemimpin pondok ini, jadi bahan perdebatan. Anak usia 17 tahun itu memenangkan bea-siswa AFS untuk sekolah SMA setahun di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pondok Ban Tan seakan goyah. Tak terbayangkan bagi mereka, dari perkampungan Muslim yang kecil, jauh dari keramaian, dan di pedalaman Thailand di tahun 1960an, cucu tertua pendiri Pondok akan dikirimkan ke Amerika. Umumnya santri-santri cerdas dikirim melanjutkan sekolah ke Jawa atau Kedah atau Kelantan; jika ada dana mereka akan dikirim ke Makkah atau Mesir. Tapi Amerika ?!?; tidak pernah terlintas di benak mereka akan mengirim santri belajar ke Amerika. Saat itu para guru di pondok terpecah pandangannya: separoh takut anak ini akan berubah bila dikirim ke negeri kufar (istilah yang digunakan dalam perdebatan itu), mereka tidak ingin kehilangan anak cerdas itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Setelah perdebatan panjang, Si Kakek, pendiri Pondok itu, mengatakan, "saya sudah didik cucu saya ini, saya percaya dia istiqomah dan saya ikhlas jika dia berangkat". Ruang musyawarah di pondok itu jadi senyap. Tidak ada yang berani melawan fatwa Sang Guru. Haji Ismail, sang ayah, mengangguk setuju. Tidak lama kemudian berangkatlah anak muda tadi ke Amerika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun demi tahun lewat. Dan dugaan guru-guru Pondok itu terjadi: anak itu tidak pernah kembali jadi guru pondok. Dia tidak meneruskan mengelola warisan kakek dan ayahnya itu. Dia pergi jauh. Anak muda itu terlempar ke orbit lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam ini anak yang dulu diperdebatkan itu pulang. Dia pulang bukan sebagai orang asing, dia pulang membawa kebanggaan untuk seluruh keluarga, seluruh pondok dan seluruh rakyat di propinsi kecil ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia pulang sebagai Sekretaris Jendral ASEAN. Pondok Ban Tan jadi terkenal, kampung halaman jadi perhatian dunia. Sebelumnya dia adalah menteri luar negeri Thailand, muslim pertama yang jadi Menlu di Negara berpenduduk mayoritas Budha.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namanya dikenal oleh dunia sebagai Surin Pitsuwan; dikampungnya dia dikenal sebagai Abdul Halim bin Ismail.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam ini Surin pulang kampung membawa teman dan koleganya. Sekarang seluruh bangunan Pondok ini nampak megah. Setiap bangunan adalah dukungan dari berbagai negara. Anak ini pulang dengan membawa dukungan dunia utk Pondok mungil di pedalaman ini. Semua adiknya menjadi guru, meneruskan tradisi dakwah di kampung halamannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya menyaksikan bahwa sesungguhnya, Surin selalu "hadir" disini, dia membawa dunia. Dia menjadi jembatan lintas peradaban, dia jadi duta Muslim Thailand di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tidak pernah hilang seperti ditakutkan guru-gurunya. Dia masih persis seperti kata Kakeknya. Sejak pertama kali saya ngobrol dengan Surin, 3 tahun lalu di Hanoi, tutur kata dan pikirannya seakan mengatakan: isyhadu bi ana muslimin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ramadhan kemarin, saat kita makan malam -Ifthar bersama- di Bangkok, Surin cerita tentang ASEAN Muslim Research Organization Network (AMRON) conference di Walailak University dan ingin undang ke Pondoknya awal Oktober. Saya jawab tidak bisa karena ada rencana acara di Bandung. Sesudah itu, dia kirim beberapa sms meyakinkan bahwa ke "Ban-Tan" lebih utama daripada ke "Ban-Dung".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat duduk di Masjid Al-Khalid, bersama ratusan santri, bersyukur rasanya merubah jadwal, dari ke Bandung jadi berangkat ke Ban Tan. Saya sholat Isya’ berjamaah duduk disamping Surin, selesai sholat ratusan tangan mengulur, semua berebut salaman dengannya. Wajah takjub santri-santri itu tidak bisa disembunyikan, mereka semua seakan ingin bisa seperti Surin. Dia seakan jadi visualisasi nyata, dari mimpi-mimpi para santri di kampung kecil di pedalaman Thailand.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam itu, di pelataran Pondok Ban Tan dibuatkan panggung utk menyambut. Santri-santri bergantian naik panggung. Mereka ragakan kemahiran bercakap melayu, inggris dan arab. Sebagai puncak acara mereka tampilkan Leke Hulu (Dzikir Hulu). Tradisi tarikat yang sudah dijadikan seni panggung. Seluruh santri ikut berdzikir, gemuruhnya menggetarkan dada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Besok paginya Syaikhul Islam Thailand, pemimpin Muslim tertinggi di Thailand khusus datang dari Songklah, kota di sisi selatan, untuk sarapan pagi bersama di Pondoknya. Kita ngobrol panjang dan saya tanya asal keturunannya, karena garis wajahnya berbeda; dia jawab kakek saya dari Sumatera, tapi dia keturunan Hadramauth.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari itu saya bersyukur. Saya katakan itu pada Surin bahwa ini perjalanan luar biasa. Tapi dia belum puas, Surin panggil salah satu alumni pondoknya (seorang doktor ilmu management) untuk antarkan saya ke Masjid di kampung-kampung pesisir pantai untuk dikenalkan dengan Ustadz keturunan Minang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah melewati kampung-kampung dan pasar yang sangat-sangat sederhana, saya sampai di rumahnya yang sangat sederhana, di belakang Madrasah yg dipimpinnya. Kita berdiskusi tentang suasana disini, tentang Minang, dan tentang kemajuan. Lalu dia ambil bingkai-bingkai dari lemari, dia tunjukkan beberapa foto-foto orang tuanya, ayahnya dipaksa hijrah dari Maninjau di Ranah Minang karena perlawanan pada Belanda. Kira-kira 90 tahun yang lalu, dia sampai di Thailand Selatan dan jadi guru agama. Mengagumkan, anak-anak muda pemberani memang selalu jadi pilar kokohnya Dienul Islam. Mereka hadir dan hidup berdampingan penuh kedamaian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lengkap sudah perjalanan kali ini. Dalam satu rotasi ditemukan dengan komunitas yang kontras. Di Kuala Lumpur, berdialog dengan kalangan bisnis dan politik dalam ASEAN 100 Leadership Forum dengan suasana megah, di Thailand Selatan berdialog dengan kaum Muslim minoritas dengan suasana sederhana, sangat bersahaja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekali lagi kita ditunjukan betapa hebatnya efek pendidikan. Beri fondasi aqidah, bekali dengan modal akhlaqul karimah lalu biarkan anak muda terbang mencari ilmu, membangun network, merajut masa depan. Anak muda tidak takut menyongsong masa depan. Kelak ia akan pulang, menjawab doa ibunya, menjawab doa ayahnya dengan membawa ilmu, membawa manfaat bagi kampung halamannya, bagi negerinya dan bagi umatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di airport kita berpisah. Saya pulang kampung ke Jakarta dan Surin berangkat ke Brussel, memimpin delegasi para kepala pemerintahan ASEAN dalam ASEAN-European Summit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini anak yang dulu ditakutkan hilang itu akan memimpin delegasi pemimpin se-Asia Tenggara. Dan, pada hari ini juga Ibunya masih tetap tinggal di pondok Ban Tan, sekitar 90 tahun, tetap mendoakan anaknya seperti saat melepasnya berangkat sekolah SMA ke Amerika dulu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Barakallahu lakum . . . .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Just landed in Jakarta; Oct 4, 2010; 00.30 am.(Sekadar catatan pendek, sebuah perjalanan singkat. Ditulis di pesawat dalam perjalanan pulang ke Jakarta)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-9143077812171110599?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/GPt5VzC_tVs" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/GPt5VzC_tVs/catatan-perjalanan-pondok-ban-tan-by.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2010/10/catatan-perjalanan-pondok-ban-tan-by.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-895368228597663307</guid><pubDate>Mon, 30 Aug 2010 23:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-08-31T06:40:55.433+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Otak dan Watak</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya terinspirasi oleh Profesor Arief Rachman, begawan pendidikan Indonesia. Dalam suatu acara di sebuah stasiun televisi baru-baru ini, beliau dengan cantik menyebutkan “Otak dan Watak” sebagai kriteria pejabat atau eksekutif. Dalam audisi menteri baru-baru ini, sering kita dengar ulasan mengenai pejabat-pejabat yang dikenal ‘expert’ di bidangnya. Bila ditinjau sekelebatan, segera saja kita akan terjebak pada kecerdasan, juga fenomena IQ (intelligent Quotient). Singkat kata, disimpulkan bahwa pejabat, eksekutif ataupun pemimpin yang ber -IQ tinggi adalah expert di bidangnya. Dengan IQ tinggi ia diprediksi mampu  menangani masalah pada satuan kerja yang dipimpinnya. Cukupkah itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita sama-sama menyadari bahwa dalam  mengurus sebuah departemen, direktorat ataupun divisi  di masa sekarang sudah tidak lagi kita bisa mengandalkan kapasitas birokratis dan politis  saja. SOP (standard operating Procedure) saja, jelas-jelas tidak cukup. Masalah-masalah yang dihadapi saat ini sering tidak masuk akal, bahkan tidak ada dalam pembahasan kasus di universitas Harvard sekalipun.  Etos kerja, sorotan dunia, perubahan, ke’bawel’an media serta sikap kritis masyarakat, otomatis sudah menjadi barometer kinerja kita, sehingga tuntutan ekspertis, kepintaran dan kecermatan tidak lagi bisa mengandalkan kecerdasan biasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kekuatan OTAK&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita tahu bahwa profesionalitas sesuai dengan bidang kerja yang dibawahi, misalnya kepiawaian sebagai dokter atau peneliti untuk mempimpin departemen kesehatan, tetap perlu dipertanyakan “kelengkapan”-nya. Kepintaran pejabat  dan eksekutif sekarang langsung akan tertantang  oleh keadaan pasar, lingkungan yang tidak beraturan, juga komplikasi perilaku manusia dengan berbagai agenda. Monopoli tidak lagi mempan dan bahkan tidak dibenarkan. Birokrasi yang dulu direspek dan dipanuti sekarang dipantau dan ditagih janji-janji pelaksanaannya. Salah berkata atau bertindak, bisa memicu demo dan pengaduan ke lembaga  berwenang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengetahuan professional memang berkontribusi pada keberhasilan seseorang, namun kita tahu seringkali kegagalan seorang pimpinan bukan terletak pada keahlian dalam bidangnya namun juga seberapa piawai ia mengelola manusia di bawahnya, seberapa jauh ia menguasai mekanisme komunikasi, kinerja tim, dan seberapa mampu ia membangun hubungan dalam tim yang diwarnai ketulusan, rasa percaya dan etos kerja yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan sekedar ekspertis murni yang dibutuhkan di sini, kontrol sosial pun sangat krusial.  Bahkan pemecahan masalah lebih banyak diarahkan pada kericuhan politis, perang pengaruh, negosiasi kebijakan, prevensi  dan isu-isu global. Ekspertis seorang pemimpin besar perlu ditempatkan pada konteks yang sangat praktis, kekuatan meng-’indra’ lapangan  dan berkaitan dengan berbagai dimensi yang terintegrasi ke dalam masalah yang demikian kompleks dan hanya bisa dijangkau dengan kekuatan berpikir yang tinggi.  Otak tidak saja perlu berkemampuan tinggi , tetapi betul betul perlu kuat alias berkapasitas dobel.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mempimpin dalam Karakter&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat menonton tayangan beberapa wawancara ataupun pernyataan pemimpin-pemimpin baru di media, kita segera saja bisa melihat perbedaan antara satu orang dengan yang lain, juga secara otomatis bisa membaca karakter sang pemimpin baru. Ada pejabat yang berapi-api, ada yang sama sekali tidak tersenyum sepanjang bicara, atau ada juga yang bicaranya sangat pelan dan perlahan, tidak menularkan antusiasme, apalagi menampilkan ‘kinclong’-nya  jati diri.  Saya jadi berpikir: “Bukankah karakter mereka yang harus unggul dan mereka dituntut memimpin dengan karakter juga?” Masyarakat atau anak buah tentu tidak ingin mendengar pimpinannya berkata: ”Maaf, karakter saya memang ‘begini’.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap pemimpin memang perlu meninjau kembali ‘personal truth-nya. Ia perlu meyakini misi tim atau lembaga yang ia pimpin, sampai ke dasar-dasarnya, sehingga mampu menampilkannya secara moril, bahkan menjadikannya sebagai jatidirinya. Saat prinsip dipegang teguh, otomatis sang pemimpin tidak bisa diganggu gugat, ataupun dibolak balik. Keteguhan ini menyebabkan seorang pemimpin seolah mempunya ‘meta-kognisi’ terhadap  suatu permasalahan dan sangat tahu bagaimana masalah akan dipecahkan, karena jawabannya terdapat dalam setiap nilai  dasar institusinya. Pemahaman mendalam tentang misinya biasanya akan mendorong seorang pemimpin melakukan tindakan-tindakan yang ‘walk the talk’ secara kontinyu tanpa perlu ‘dipikirkan’ bahkan direkayasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Menembus kompleksitas dan kegalauan situasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita jadi bertanya-tanya, masihkah banyakkah individu yang kuat menantang badai kompleksitas dan kegalauan situasi, baik Negara maupun ekonomi? Apakah gaji besar yang digembar gemborkan  menggiurkan  sepadan dengan  kesulitan yang dihadapi? Kita sadar bahwa banyak masalah tidak mungkin diselesaikan dengan kapasitas ‘lobby’ yang ada, kecuali dengan expertis empiris yang mapan dan mental baja. Kita lihat bahwa hanya individu dengan semangat juang ekstra dan senantiasa menjunjung pengabdian pada profesi dan negaralah yang bisa  memikulnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ditayangkan di KOMPAS, 31 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Eileen Rachman &amp;amp; Sylvina Savitri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;EXPERD&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;One-day Assessment Centre&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-895368228597663307?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/K1rgV3H1d9s" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/K1rgV3H1d9s/otak-dan-watak.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2010/08/otak-dan-watak.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-4104668692651891397</guid><pubDate>Tue, 09 Mar 2010 02:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-09T09:03:04.862+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Otomotif</category><title>LAMPU KENDARAAN, Bahasa Di Jalanan</title><description>&lt;div align="justify"&gt;Pada saat kita berkendara masuk di jalan, kita berarti masuk pada satu kumpulan pengendara yang satu sama lain harus berkomunikasi agar dalam berintreraksi menggunakan jalan tersebut dapat dipahami secara bersamaan dengan tujuan dan maksud masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain untuk komunikasi, lampu juga dimaksudkan sebagai satu alat keselamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lampu Kendaraan selain sebagai penerangan, juga berfungsi sebagai "Bahasa Di Jalan" melalui isyarat dan penggunaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengingat merupakan Bahasa, maka dalam komunikasi tentu harus dalam pengertian bahasa yang sama, yang dipahami semua pihak (pengguna jalan).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Beberapa hal mengenai Penggunaan Lampu Kendaraan :&lt;br /&gt;
1. Tinggi Lampu :&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan peraturan lalu lintas, bahwa paling tinggi lampu pada suatu kendaraan adalah lk. 1.2 meter dari permukaan tanah. Jadi untuk lampu-lampu tambahan yang dipasang di atap mobil (seperti lampu di mobil Offroad, hanya boleh dinyalakan bukan di jalan umum).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
2. Lampu Kecil (Lampu Senja) :&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Istilah Lampu Senja, untuk lampu kecil hanya ada di kita. Penggunaan lampu senja bukan berarti digunakan saat Senja hari (jelang Maghrib). Tidak ada pemakaian lampu Senja sambil kendaran berjalan. Pada saat Senja, bila dirasa kita butuhkan penerangan, maka gunakan Lampu Besar (Head Lamp).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lampu Senja digunakan hanya "saat mobil Parkir dipinggir jalan, dimana tidak terdapat lampu penerangan disekitarnya ". Dan umumnya bersifat parkir sementara (tidak terlalu lama).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seolah mobil itu kepada pengguna jalan lain berkata : "hati-hati, aku ada disini, jangan sampai menabraku, aku diam ditempat gelap"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
3. Lampu Hazard :&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Digunakan hanya saat kendaraan berhenti dalam kondisi darurat (misalnya mengalami mogok) di tempat yang tidak semestinya (misalnya di bahu jalan raya, ataupun jalan Tol). Seolah mobil itu berkata : " hati-hati, aku ada dijalanmu, aku berhenti, aku punya masalah, butuh bantuan".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kesalahan umum yang sering dilakukan di kita, menggunakan Lampu Hazard saat Hujan dan saat Masuk Terowongan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penggunaan Lampu Hazard saat Hujan atau sambil mobil berjalan, akan membahayakan pengguna mobil di belakangnya, karena menimbulkan kelelahan mata.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Lampu Hazard tidak untuk digunakan saat mobil berjalan ! Bayangkan kalau kita gunakan lampu Hazard saat mobil jalan, kita ingin membelok ke kiri atau ke kanan, lampu mana yang akan kita gunakan sebagai "bahasa isyarat membeloknya? ".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
4. Lampu Besar :&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Lampu Besar digunakan untuk penerangan kendaraan di bagian jalan di depan yang akan dilalui.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada saat memasuki terowongan sering kita temui perintah " Nyalakan Lampu". Di terowongan, yang dinyalakan adalah Lampu Besar, tujuannya untuk penerangan dan keamanan kita saat melaluinya. Jadi waktu masuk terowongan bukan menyalakan Lampu Hazard atau Lampu Senja, tetapi Lampu Besar.!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahkan di beberapa mobil kelas Premium keatas, Lampu Besar ini akan menyala Otomatis saat memasuki Terowongan, maupun saat senja (mulai gelap).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk keamanan saat Hujan, maka yang digunakan juga Lampu Besar, bukan Lampu Hazard !&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
5. Lampu Sein :&lt;br /&gt;
Ini sudah kita ketahui gunanya, hanya digunakan saat membelok, atau berpindah jalur.&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Lampu Sein harus mudah terlihat dari jauh, oleh karenanya dipilih warna kenuning-kuningan, dimana warna ini mempunyai panjang gelombang yang cukup panjang, sehingga mudah tertangkap mata manusia dari jarak jauh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal yang salah yang sering dilakukan oleh pemilik kendaraan, adalah mengganti mika lampunya menjadi berwarna gelap. Sungguh ini mengundang bahaya untuk dirinya sendiri.!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jadi :&lt;br /&gt;
1. Tidak menggunakan Lampu Kecil saat senja, nyalakan langsung Lampu Besar.&lt;br /&gt;
2. Saat Hujan, nyalakan Lampu Besar, bukan Lampu Hazard.&lt;br /&gt;
3. Saat masuk Terowongan, nyalakan Lampu Besar. Bukan Lampu Hazard.&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify"&gt;4. Saat parkir di tempat gelap yang tidak ada penerangan sekitarnya (dan bersifat sementara), nyalakan lampu kecil (lampu senja).&lt;/div&gt;5. Tidak mengganti warna Lampu Sein dengan warna yang bukan semestinya (standardnya) . &lt;br /&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-4104668692651891397?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/twCQIr29CWA" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/twCQIr29CWA/lampu-kendaraan-bahasa-di-jalanan.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2010/03/lampu-kendaraan-bahasa-di-jalanan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-541734994648394820.post-1060570133745941372</guid><pubDate>Thu, 04 Feb 2010 08:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-04T15:29:51.648+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan Lepas</category><title>Bergerak</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;oleh Eileen Rachman &amp;amp; Sylvina Savitri&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dari : Experd Consultant&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dimuat di Kompas, 23 Januari 2010&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang memang unik. Sangat menarik bila kita memperhatikan betapa berbeda-bedanya respons tiap orang terhadap perubahan. Ada teman yang dengan cepat masuk ke situasi perubahan, tanpa banyak perlawanan. Dia berpendapat bahwa apa yang dikatakan oleh para senior sebaiknya di ‘terima’ saja, karena toh para sesepuh ini berpengalaman dan sudah banyak makan asam garam.  Perubahan apapun yang harus dia lakukan, dikerjakan dengan sukarela  tanpa banyak perlawanan. Adaptasinya prima, walaupun bisa juga dikatakan teman kita ini layaknya robot, tidak melakukan perubahan atas insiatifnya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya, teman yang lebih muda, menggunakan pendekatan yang berbeda bila dihadapkan pada segala macam barang baru, instruksi baru, sistem dan prosedur baru. Ia bisa diam membeku, tidak melakukan apa-apa. Mungkin sebenarnya ingin juga dia demo atau protes, tetapi karena status juniornya, ia memilih diam. Ketika saya tanyakan mengapa dia tidak ‘menurut’ saja bila diberi instruksi, dia menjawab: ”Saya perlu tahu akar permasalahannya , mengapa dan untuk apa saya berubah.” Jadi teman kita ini mempunyai  syarat -syarat yang harus dipenuhi untuk mau berubah. Pantas saja, perubahan sulit terjadi. Untuk ‘membeli’ alasan berubah saja individu ada yang bermasalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kekuatan Menerobos Kesulitan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah rapat perusahaan, saya menyaksikan betapa ‘berubah’ itu terasa bagai benda langka. Ketika ada usulan untuk membuat ‘lompatan signifikan’, ada beberapa orang yang melanjutkan pembicaraan, namun ada juga yang saling lempar pandang. Ironisnya, tak ada seorang pun yang lantang mengusulkan kegiatan apa yang perlu dihentikan, pos mana yang perlu dipangkas dan tindakan apa yang harus dilakukan. Bila kita perhatikan, sikap “gotong royong” menyuburkan keengganan berubah begitu besar pengaruhnya, seakan menjadi benteng tebal yang menghambat perubahan. Mentalitas malas berubah inilah yang perlu kita garap.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila individu sudah mau berubah, seakan ada energi baginya untuk menghentikan kebiasaan lama dan mendorong dirinya masuk ke masa transisi. Dalam masa transisi inilah, biasanya cobaan silih berganti muncul. Kebiasaan lama memanggil, rintangan dan konflik mulai berkecamuk. Bayangkan godaan di minggu-minggu pertama seseorang yang memulai diet atau berniat berhenti merokok. Pada saat inilah kondisi baru, tidak terasa nikmat oleh yang bersangkutan sehingga tidak memotivasinya. Konflik dalam diri bisa menimbulkan sikap skeptis, bahkan sinis terhadap inisiatif perubahan yang dicanangkan. Transisi ini memang sangat kritikal. Kita perhatikan, dalam upaya awal perubahan, kira-kira 95% populasi, kembali pada posisi lama. Mereka yang berhasil biasanya adalah individu yang punya kemampuan ‘adversity’ yang baik, yaitu kekuatan menerobos kesulitan, melawan kegamangan, mendobrak masuk ke situasi baru dan menghentikan lama. Tanpa mengembangkan kemampuan adversity, sulit bagi kita untuk bisa membuat lompatan dengan enerji ekstra.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dari Ujung ke Ujung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah tim salesman terbiasa bertindak tanpa pikir panjang, grabag-grubug, minim perencanaan. Kebiasaan ini akhirnya menimbulkan banyak inefisiensi dan kerugian bagi tim. Atasan yang melihat situasi ini, kemudian berusaha mendalami permasalahannya bahkan mengumpulkan tim salesmannya untuk meeting dan menetapkan komitmen. Tiga bulan berlalu, ternyata kebiasaan lama tetap berjalan. Inilah yang sering sekali terjadi pada upaya perubahan yang dicanangkan. Misi perubahan yang tidak dibarengi dengan kekuatan kontrol, penguatan spirit dan visi serta ke-’kekeuh’-an atasan pada misinya akan sulit untuk mencetak kesuksesan perubahan.   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di banyak perusahaan besar, tak jarang ‘change agent’ hanya berfokus pada seremonial pencanangan perubahan saja dan berasumsi bahwa perubahan bisa terjadi dengan sendirinya. Padahal, motivasi ‘khalayak’ perlu diperhitungkan. Akan sangat membantu bila kita memahami berapa persen karyawan yang bisa menjadi promotor, yaitu mereka yang sudah menerima, mau serta mampu  segera menjalankan perubahan. Sebaliknya, kita pun perlu mengira-ngira berapa persen yang tidak mau atau tidak bisa menjalankannya agar kita bisa menentukan langkah dan gerakan. Kita juga perlu membuat langkah-langkah kecil agar perubahan bisa dimonitor oleh semua pihak dan bisa segera dirasakan manfaatnya. Terkadang upaya  organisasi, katakanlah dalam menerapkan paperless management, online service atau Performance Based Culture, sering patah di tengah jalan, karena sulitnya mempersepsi proses perubahannya secara total sampai ke ujung. Bila ini terjadi, perubahan akan terlihat dan terasa ‘hangat-hangat tahi ayam’  saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jangan Terlambat Menyadari&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang berpendapat, kondisi sekarang saja belum optimal, kok sudah mau berubah lagi. Pilihannya tentu saja di tangan kita sendiri. Kita punya pilihan untuk setiap saat siap menantang diri untuk maju dan seperti  layaknya ‘climbers’, para pendaki gunung. Kita bisa juga memilih untuk meng-enjoy perubahan sedikit demi sedikit atau sering disebut ‘campers’. Asalkan jangan menjadi ‘quitters’, yang  baru mencoba berubah sedikit langsung kembali ke kebiasaan lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang ahli mengingatkan kita yang masih ingin berkembang untuk waspada dengan “boiling frog phenomenon”, yaitu katak hidup yang direbus dalam air secara perlahan-lahan. Si katak tidak menyadari bahaya karena perubahan panas terjadi perlahan-lahan. Saat ia sadar, semua sudah terlambat. Ia tidak punya tenaga lagi untuk melarikan diri. Kita pun juga bisa terjebak dan tidak sadar akan perubahan yang lambat dan membahayakan. Tantangan dan kompetisi sudah di depan mata. Jika kita terus menunggu, menunda, tidak waspada, lambat mengambil tindakan, gagal melakukan antisipasi, berarti kita membuat situasi bertambah parah. Saat kita menyadari, bisa jadi semuanya sudah terlambat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/541734994648394820-1060570133745941372?l=www.ocidbrass.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ocidbrass/~4/sUldSd9y6s0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/Ocidbrass/~3/sUldSd9y6s0/bergerak.html</link><author>noreply@blogger.com (ocid)</author><thr:total>4</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ocidbrass.com/2010/02/bergerak.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

