<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Labana Post</title>
	<atom:link href="http://www.labanapost.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.labanapost.com</link>
	<description>labanapost.com</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 09:10:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.1</generator>

<image>
	<url>https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/cropped-labanux_500px-32x32.png</url>
	<title>The Labana Post</title>
	<link>https://www.labanapost.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Karir, Jalan Tol dan Google Maps</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2022/10/general/karir-jalan-tol-dan-google-maps/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2022/10/general/karir-jalan-tol-dan-google-maps/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2022 05:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2399</guid>

					<description><![CDATA[Saya bertemu dengan banyak teman semasa sekolah. Bertemu lagi dengan banyak teman semasa kuliah. Lalu setelah bekerja secara profesional selama lebih dari 10 tahun saya bertemu lagi dengan banyak teman dari dunia profesional. Dari banyak teman-teman ini, saya melihat banyaknya perubahan karir seseorang. Sama seperti halnya ketika saya melihat banyaknya kendaraan yang saling berpacu sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><a href="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image.png"><img decoding="async" width="1024" height="435" src="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image-1024x435.png" alt="" class="wp-image-2400" srcset="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image-1024x435.png 1024w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image-300x127.png 300w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image-768x326.png 768w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image-1536x653.png 1536w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image-800x340.png 800w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/10/image.png 1676w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a><figcaption>Perjalanan Tol BSD Bintaro &#8211; SCBD</figcaption></figure></div>


<p>Saya bertemu dengan banyak teman semasa sekolah. Bertemu lagi dengan banyak teman semasa kuliah. Lalu setelah bekerja secara profesional selama lebih dari 10 tahun saya bertemu lagi dengan banyak teman dari dunia profesional. </p>



<p>Dari banyak teman-teman ini, saya melihat banyaknya perubahan karir seseorang. Sama seperti halnya ketika saya melihat banyaknya kendaraan yang saling berpacu sejak di jalan tol dalam perjalanan menuju kawasan SCBD, Jakarta.</p>



<p><strong>Privilege privilege &#8230;</strong></p>



<p>Betul, di jalan pun tidak semua orang memulai dengan kondisi yang sama. Walaupun sama-sama mengendarai mobil, ada yang pakai mobil tua, ada yang pakai mobil ukuran kecil tapi CC nya besar, ada yang pakai mobil elektrik, dsb. Semua punya kelebihan kekurangan. Itulah privilege bawaan sebelum masuk tol. Seperti juga setiap orang bisa jadi kuliah di jurusan dan kampus yang sama, tapi dengan latar belakang keluarga dan ekonomi yang berbeda jauh. Ada yang orang tua nya berpangkat, ada yang petani, ada yang PNS, ada yang pengusaha sukses, tapi ada juga yang yatim piatu.</p>



<p><strong>Masuk Tol</strong></p>



<p>Berangkat menuju SCBD. Masuk gerbang tol, pilihan gerbang ada banyak. Kita anggap semua akhirnya memilih gerbang tol masing &#8211; masing. Mulai dari &#8220;nol&#8221;, walaupun dengan mobil yang berbeda-beda. Karena jalan bebas hambatan, faktor jenis mobil tentu berpengaruh. Tetapi cara berkendara di jalan tol pun sangat berpengaruh. Mereka yang mengendarai Mercedez Benz tapi sambil asik main TikTok bisa jadi mengalami kecelakaan. Akhirnya mereka akan terjebak di tol dan akan terlambat dibanding dengan mereka yang mengendari Suzuki Baleno tahun 2001. </p>



<p>Tapi yang paling sadis (dan ini sering juga terjadi), ada juga yang tidak sadar. Mengendarai Toyota Kijang tahun 90-an, mesinnya sering mogok, lampu sen tidak menyala, bensin tipis, tapi tetap menyetir sambil asik main TikTok di jalan tol. Celaka besar.</p>



<p>Inilah analogi masa-masa kuliah.</p>



<p><strong>Keluar Tol</strong></p>



<p>Keluar tol seperti Exit Tol Ciledug itu tanpa gerbang khusus. Jadi tidak semua mobil bisa keluar bebarengan. Apa yang terjadi selama di jalan tol tadi sangat menentukan. Satu per satu mobil keluar tol, dan masuk ke jalan umum, melanjutkan perjalanan menuju SCBD.</p>



<p>Inilah masa masuk dunia kerja. Tidak semua memulainya bersamaan.</p>



<p><strong>Jalan Raya</strong></p>



<p>Untuk yang biasa lewat jalan Ciledug Raya (Jakarta Selatan), pasti familiar dengan macetnya di kala pagi hari. Mobil-mobil yang sudah keluar tol pukul 9.00, mungkin belum beranjak jauh di pukul 9.30. Karena inilah dunia nyata. Aturan dan keleluasaan di jalan tol tadi sudah tidak berlaku.</p>



<p>Suzuki Baleno tahun 2001 yang sudah keluar tol sejak pukul 9.00 bisa jadi akan tersusul juga oleh Tesla yang baru keluar tol pukul 9.30. Bukan cuma karena mesin mobil yang lebih canggih, power steering yang lebih nyaman, dll. Abang-abang ojek yang suka menyalip dan muncul dari antah berantah akan sangat berpengaruh. Atau bisa jadi ada angkot yang tiba-tiba berhenti lama untuk menunggu penumpang naik, membuat Baleno tua tadi makin terlambat.</p>



<p>Ketika Tesla dan Baleno tua ini sudah sejajar pun, karakter mengemudi sangat berpengaruh. Ketika sudah sejajar, lalu 2 jalur menjadi 1 jalur di sekitar Carrefour Kebayoran Lama, apakah pengemudi Tesla dan Baleno mau sama-sama ngotot? </p>



<p>Pengemudi Baleno bisa saja berpikir &#8220;Ah, mobil tua gini, gak takut gue lecet..&#8221; Tapi pengemudi Tesla juga bisa berpikir &#8220;Ah, mobil gue pake asuransi gini. Lagian kalo masuk bengkel gue masih ada mobil lain&#8221;. </p>



<p>Jika salah satu ada yang mengalah, lalu tertinggal, mereka mungkin akan bertemu lagi dan sejajar lagi di lampu merah. Ini karena ada begitu banyak lampu merah yang harus dilalui menuju SCBD. Atau bisa jadi mereka akhirnya bisa saling menyusul karena salah satu dari mereka menggunakan Google Maps dan bisa menemukan jalur alternatif.</p>



<p>Seperti itu pulalah dunia kerja. Karakter kita, cara kita menghadapi situasi dan  proses kreatif untuk menemukan &#8220;jalur alternatif&#8221; itu juga berpengaruh.</p>



<p><strong>Semesta</strong></p>



<p>Dengan perjalanan di atas, saya melihat beberapa pengemudi yang membawa jenis kendaraan yang berbeda-beda punya kemungkinan yang relatif sama untuk tiba di SCBD tepat waktu. Jadi apakah artinya &#8220;perjalanan&#8221; untuk semua orang itu adil? </p>



<p>Adil sulit untuk saya terapkan di sini, karena definisi adil tiap orang pun berbeda.</p>



<p>Tapi memang ada saja Tesla yang keluar dari Exit Tol Ciledug pukul 9.30, selalu mendapatkan lampu hijau di setiap persimpangan, tidak bertemu dengan ojek berandalan atau truk besar, jadi bisa tiba di SCBD pukul 9.50. Padahal nyetirnya sambil main TikTok.</p>



<p>Di satu sisi, ada juga Baleno tua yang sudah keluar tol pukul 9.00, mulus juga selalu bertemu lampu hijau, tidak ada ojek berandalan atau truk besar. Tapi tetap tiba di SCBD terlambat, pukul 10.15. Kenapa? Karena tepat di persimpangan masuk SCBD ada truk semen yang mundur tiba-tiba sehingga menyenggol kendaraan lain dan membuat jalanan macet total.</p>



<p>Tapi itulah cara semesta bekerja. Suka tidak suka.</p>



<p><strong>Ganti Tujuan</strong></p>



<p>Ketika memasuki perempatan Bulungan, dan kendaraan lain yang tadinya sejajar tidak kelihatan, mungkin sudah bisa ditebak siapa yang akan sampai di SCBD duluan. Tapi siapa sangka, justru di saat-saat terakhir kendaraan lain itu malah berhenti di Gunawarman. Karena tujuannya memang ke situ, kita saja yang berasumsi bahwa kita sama-sama menuju SCBD. </p>



<p>Memang idak jarang saya lihat orang-orang mengubah tujuannya. Awalnya memang semua menuju SCBD. Tetapi belakangan masing-masing ada yang berbelok ke tujuan yang berbeda. Walaupun tadi melewati jalan tol yang sama dan bergantian saling mendahului sebelum lampu merah.</p>



<p>Begitu juga dalam karir. Tidak semua orang akhirnya berambisi untuk selalu naik jabatan hingga menduduki posisi paling puncak. Ada yang lebih memilih ritme kerja yang stabil ketimbang posisi yang lebih tinggi. Pilihan klasik juga seringkali jadi pertimbangan: Antara pemasukan yang semakin besar, atau menjaga work-life balance.</p>



<p><strong>Google Maps</strong></p>



<p>Fitur simulasi di Google Maps itu luar biasa. Kita bisa memperkirakan jalur yang akan kita ambil berikut estimasi waktu tempuhnya. </p>



<p>Dalam karir saya rasa itu perlu juga. Tentukan tujuan, lalu estimasi jalurnya. Setelah itu pilihlah salah satu jalur, mulai perjalanan dan beradaptasi lah di jalan. Perbaiki terus sikap dalam berkendara, memilih waktu yang tepat untuk berganti jalur, dan tidak perlu kecewa ketika bertemu lampu merah. Perjalanan harus tetap dilanjutkan.</p>



<p>Tidak salah untuk membuka kembali &#8220;Google Maps&#8221; ketika jalanan macet, saat berhenti di lampu merah, atau bahkan ketika sudah tiba di parkiran SCBD. Tidak hanya untuk mencari jalur alternatif menuju SCBD, tapi juga untuk memastikan kembali, apakah memang kita mau menuju SCBD?</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F10%2Fgeneral%2Fkarir-jalan-tol-dan-google-maps%2F&amp;linkname=Karir%2C%20Jalan%20Tol%20dan%20Google%20Maps" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F10%2Fgeneral%2Fkarir-jalan-tol-dan-google-maps%2F&amp;linkname=Karir%2C%20Jalan%20Tol%20dan%20Google%20Maps" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F10%2Fgeneral%2Fkarir-jalan-tol-dan-google-maps%2F&amp;linkname=Karir%2C%20Jalan%20Tol%20dan%20Google%20Maps" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F10%2Fgeneral%2Fkarir-jalan-tol-dan-google-maps%2F&amp;linkname=Karir%2C%20Jalan%20Tol%20dan%20Google%20Maps" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2022/10/general/karir-jalan-tol-dan-google-maps/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DAW Profesional Gratis: Cakewalk by Bandlab</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2022/04/music-guitar/daw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2022/04/music-guitar/daw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Apr 2022 23:41:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[daw]]></category>
		<category><![CDATA[gitar]]></category>
		<category><![CDATA[guitar]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2389</guid>

					<description><![CDATA[Sekitar 5 tahun lalu, saya sempat mencari-cari DAW (Digital Audio Workstation) untuk saya pribadi, yang akhirnya jatuh ke Logic Pro X. Salah satu kekhawatiran saya waktu itu memang gimana kalau nanti saya beralih sistem operasi ke Windows, karena Logic Pro X ini hanya tersedia di macOS. Dan benarlah, akhirnya saya memasang Windows 10 di laptop [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><a href="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/04/image.png"><img decoding="async" loading="lazy" width="750" height="452" src="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/04/image.png" alt="" class="wp-image-2391" srcset="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/04/image.png 750w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2022/04/image-300x181.png 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a><figcaption>Cakewalk by Bandlab with TH3 Guitar Amp Simulation</figcaption></figure></div>



<p>Sekitar 5 tahun lalu, saya sempat <a href="https://www.labanapost.com/2017/07/music-guitar/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">mencari-cari DAW</a> (Digital Audio Workstation) untuk saya pribadi, yang akhirnya jatuh ke Logic Pro X.</p>



<p>Salah satu kekhawatiran saya waktu itu memang gimana kalau nanti saya beralih sistem operasi ke Windows, karena Logic Pro X ini hanya tersedia di macOS. </p>



<p>Dan benarlah, akhirnya saya memasang Windows 10 di laptop Macbook Pro 2012 saya. Terpaksa saya cari lagi DAW baru, untuk Windows. Tapi karena saya sudah sangat jarang berkreasi membuat musik, rasanya kalau beli lagi (FL Studio / Ableton / Reason, dll) kok sayang ya. Jadi cari yang gratisan saja lah.</p>



<p>Pikiran pertama <a href="https://www.labanapost.com/2016/03/music-guitar/membuat-musik-digital-menggunakan-software-open-source/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">langsung ke LMMS</a>, DAW yang memang sudah saya kenal sejak jaman masih aktif pakai Linux, karena LMMS juga free &amp; opensource seperti Linux. Interface nya masih tetap membingungkan, haha. Tapi okelah buat iseng-iseng saja. Tapi belakangan saya baru tahu LMMS belum support live recording. Harus rekam di tools lain dulu, misal Audacity. Wah repot deh. Uninstall sudah.</p>



<p>Pikiran kedua adalah Ardour, free &amp; opensource juga. Saya heran sendiri, kenapa dulu saya gak pake Ardour aja di Mac ya? Gratis juga. Setelah buka webnya saya inget lagi. Walaupun Ardour opensource dan free (bebas), tapi versi compile untuk Windows nya gak tersedia. Harus compile sendiri. Atau kalau mau dibuatin bayar. Oke, skip kalo gitu.</p>



<p>Googling sedikit, ketemu <a href="https://www.bandlab.com/products/cakewalk">Cakewalk by Bandlab</a>. Ini software lama sebenarnya, tapi company nya baru diakuisi. Jadi kalau yang dulu familiar dengan DAW SONAR (berbayar), pasti familiar juga dengan SONAR Premium, versi SONAR yang paling mahalnya. Nah, SONAR Premium ini sekarang berubah nama jadi Cakewalk by Bandlab plus sekarang gratis. Gak cuma DAW nya saja, tapi bawaannya sudah ada plugins-plugins juga. Bahkan kalau mau sample sound ada dari Bandcamp. Wow!  </p>



<p>Saya belum pernah pake SONAR. Tapi karena saya sudah pakai Logic Pro X, ternyata mirip-mirip interface nya. Langsung saya bisa pakai. Dan sama seperti Logic, Cakewalk by Bandlab ini punya bawaan plugin untuk simulasi <em>guitar amp + effect, </em>namanya TH3<em>.</em> Makin mantap lagi, karena sebenarnya saya butuh DAW nya untuk main gitar aja kalo sekarang.</p>



<p>Minusnya sih so far satu aja, cuma tersedia di Windows. Tapi ya…, kayaknya kalau saya beli laptop baru gak mau beli Mac lagi sih (tulisan lain lah ini).</p>



<p></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F04%2Fmusic-guitar%2Fdaw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab%2F&amp;linkname=DAW%20Profesional%20Gratis%3A%20Cakewalk%20by%20Bandlab" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F04%2Fmusic-guitar%2Fdaw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab%2F&amp;linkname=DAW%20Profesional%20Gratis%3A%20Cakewalk%20by%20Bandlab" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F04%2Fmusic-guitar%2Fdaw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab%2F&amp;linkname=DAW%20Profesional%20Gratis%3A%20Cakewalk%20by%20Bandlab" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2022%2F04%2Fmusic-guitar%2Fdaw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab%2F&amp;linkname=DAW%20Profesional%20Gratis%3A%20Cakewalk%20by%20Bandlab" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2022/04/music-guitar/daw-profesional-gratis-cakewalk-by-bandlab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BISUK &#8211; Novel Thriller Misteri Indonesia Original</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2021/10/general/bisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2021/10/general/bisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2021 12:53:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2378</guid>

					<description><![CDATA[Ya, gak bener-bener novel sih sebenarnya. Ditulisnya di Wattpad, dan masih ongoing. Jadi ceritanya saya suka film dan novel bergenre thriller misteri. Lebih tepatnya ke segmen yang berkaitan dengan politik, mafia dan keuangan. Sayangnya tak banyak novel apalagi film Indonesia yang bergenre seperti ini. Dulu pernah saya ulas juga di blog ini. Akhirnya, saya menulis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ya, gak bener-bener novel sih sebenarnya. Ditulisnya di Wattpad, dan masih ongoing. </p>



<p>Jadi ceritanya saya suka film dan novel bergenre thriller misteri. Lebih tepatnya ke segmen yang berkaitan dengan politik, mafia dan keuangan. Sayangnya tak banyak novel apalagi film Indonesia yang bergenre seperti ini. Dulu pernah saya ulas juga <a href="https://www.labanapost.com/2018/03/general/novel-novel-thriller-indonesia/">di blog ini</a>.</p>



<p>Akhirnya, saya menulis sendiri. Genre yang persis seperti yang saya inginkan. Tokohnya agak banyak, dan plotnya juga banyak &#8220;belokan&#8221;-nya. Jadi sabar ya.</p>



<p>Anda bisa baca di Wattpad, cari saja dengan judul BISUK, atau klik langsung <a href="https://www.wattpad.com/story/62774765-bisuk" data-type="URL" data-id="https://www.wattpad.com/story/62774765-bisuk">di sini</a>. Tenang, gratis kok.</p>



<p>Kalau ada kritik atau saran, boleh banget ditinggalin di kolom komentarnya.  </p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F10%2Fgeneral%2Fbisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original%2F&amp;linkname=BISUK%20%E2%80%93%20Novel%20Thriller%20Misteri%20Indonesia%20Original" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F10%2Fgeneral%2Fbisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original%2F&amp;linkname=BISUK%20%E2%80%93%20Novel%20Thriller%20Misteri%20Indonesia%20Original" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F10%2Fgeneral%2Fbisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original%2F&amp;linkname=BISUK%20%E2%80%93%20Novel%20Thriller%20Misteri%20Indonesia%20Original" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F10%2Fgeneral%2Fbisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original%2F&amp;linkname=BISUK%20%E2%80%93%20Novel%20Thriller%20Misteri%20Indonesia%20Original" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2021/10/general/bisuk-novel-thriller-misteri-indonesia-original/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menghitung Valuasi/Harga Saham dengan DCF</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2021/05/general/menghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2021/05/general/menghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 10:14:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[dcf]]></category>
		<category><![CDATA[fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2371</guid>

					<description><![CDATA[Di sini saya bukan mau bahas rumusnya. Udah banyak yang bahas di blog ataupun di YouTube. Cuma mau bahas soal 1 detail yang mengganggu. DCF itu adalah Discounted Cash Flow. Dalam perhitungan DCF yang digunakan adalah Free Cash Flow. Nah, Free Cash Flow (FCF) ini ada 2 jenis, FCFF dan FCFE. FCFF: Free Cash Flow [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><a href="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2021/05/image.png"><img decoding="async" loading="lazy" width="439" height="273" src="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2021/05/image.png" alt="" class="wp-image-2372" srcset="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2021/05/image.png 439w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2021/05/image-300x187.png 300w" sizes="(max-width: 439px) 100vw, 439px" /></a><figcaption>Rumus DCF (Discounted Cash Flow)</figcaption></figure></div>



<p>Di sini saya bukan mau bahas rumusnya. Udah banyak yang bahas di blog ataupun di YouTube. Cuma mau bahas soal 1 detail yang mengganggu.</p>



<p>DCF itu adalah Discounted Cash Flow. Dalam perhitungan DCF yang digunakan adalah Free Cash Flow. Nah, Free Cash Flow (FCF) ini ada 2 jenis, FCFF dan FCFE.</p>



<p><strong>FCFF</strong>: Free Cash Flow to Firm (Cashflow yang bisa diklaim seluruh &#8220;claim holder&#8221; baik pemilik saham maupun pemilik obligasi/surat hutang dari perusahaan tersebut)</p>



<p><strong>FCFE</strong>: Free Cash Flow to Equity (Cashflow yang bisa diklaim pemilik Equity/saham)</p>



<p>Nah yang saya maksud detail yang mengganggu tadi adalah banyak tutorial yang mengajarkan soal menghitung DCF, tapi kurang detail soal Discount Rate/Interest nya.</p>



<p>Jika kita menghitung DCF dengan <strong>FCFF</strong> maka Discount rate yang digunakan seharusnya adalah Cost of Capital atau WACC (Weighted Average Cost of Capital).</p>



<p>Tapi, jika menghitung dengan <strong>FCFE</strong>, maka Discount rate yang digunakan seharusnya adalah Cost of Equity. </p>



<p>Saya menemukan beberapa tutorial yang terbalik. Menghitung FCFF tapi dengan menggunakan Cost of Equity sebagai Discount Rate, ataupun sebaliknya menghitung FCFE tapi dengan WACC. Jadinya tidak tepat.</p>



<p>Jadi inget-inget ya nanti kalau itung DCF, jangan kebalik.</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F05%2Fgeneral%2Fmenghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf%2F&amp;linkname=Menghitung%20Valuasi%2FHarga%20Saham%20dengan%20DCF" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F05%2Fgeneral%2Fmenghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf%2F&amp;linkname=Menghitung%20Valuasi%2FHarga%20Saham%20dengan%20DCF" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F05%2Fgeneral%2Fmenghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf%2F&amp;linkname=Menghitung%20Valuasi%2FHarga%20Saham%20dengan%20DCF" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2021%2F05%2Fgeneral%2Fmenghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf%2F&amp;linkname=Menghitung%20Valuasi%2FHarga%20Saham%20dengan%20DCF" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2021/05/general/menghitung-valuasi-harga-saham-dengan-dcf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bursa Saham untuk Investor atau Trader</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2020/07/general/bursa-saham-untuk-investor-atau-trader/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2020/07/general/bursa-saham-untuk-investor-atau-trader/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 18:31:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2359</guid>

					<description><![CDATA[Banyak artikel yang menyebutkan bahwa bursa saham itu adalah tempat di mana orang-orang bisa jadi investor (pemilik) bisnis dengan mudah. Hanya saja banyak yang memanfaatkannya untuk trading (jual-beli) pendek untuk meraih profit short-term. Saya pun berpikir begitu tadinya. Tapi secara umum, kenapa kebanyakan orang yang saya temui, atau saya baca-baca di forum atau milis malah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Banyak artikel yang menyebutkan bahwa bursa saham itu adalah tempat di mana orang-orang bisa jadi investor (pemilik) bisnis dengan mudah. Hanya saja banyak yang memanfaatkannya untuk trading (jual-beli) pendek untuk meraih profit short-term. Saya pun berpikir begitu tadinya.</p>



<p>Tapi secara umum, kenapa kebanyakan orang yang saya temui, atau saya baca-baca di forum atau milis malah trader? Bahkan katanya 90% lebih itu malah trader, bukan investor.</p>



<p>Saya pikir-pikir lagi, mungkin benar bahwa awalnya bursa saham (seperti sekarang) itu dirancang untuk orang bisa jadi investor dengan mudah. Tapi pada prakteknya sebenarnya justru bursa saham itu memang diciptakan untuk para trader. </p>



<p>Jika kita lihat semua fitur-fitur dan fungsi-fungsinya itu memang dirancang untuk memudahkan para trader. Mereka butuh transaksi yang cepat dalam jumlah banyak, analisa data-data transaksi yang rumit dan fleksibel. Tipe investor justru tidak butuh fitur sebanyak itu. Tipe investor tidak perlu fitur secepat dan sekompleks itu.</p>



<p>Jadi jangan heran kalau diskusi soal saham banyak didominasi oleh para trader.</p>



<p>Masuk akal?</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F07%2Fgeneral%2Fbursa-saham-untuk-investor-atau-trader%2F&amp;linkname=Bursa%20Saham%20untuk%20Investor%20atau%20Trader" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F07%2Fgeneral%2Fbursa-saham-untuk-investor-atau-trader%2F&amp;linkname=Bursa%20Saham%20untuk%20Investor%20atau%20Trader" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F07%2Fgeneral%2Fbursa-saham-untuk-investor-atau-trader%2F&amp;linkname=Bursa%20Saham%20untuk%20Investor%20atau%20Trader" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F07%2Fgeneral%2Fbursa-saham-untuk-investor-atau-trader%2F&amp;linkname=Bursa%20Saham%20untuk%20Investor%20atau%20Trader" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2020/07/general/bursa-saham-untuk-investor-atau-trader/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WordPress Baru yang Bikin Kaget</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2020/03/general/wordpress-baru-yang-bikin-kaget/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2020/03/general/wordpress-baru-yang-bikin-kaget/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2020 19:19:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2351</guid>

					<description><![CDATA[Sejujurnya saya udah lama banget gak ngikutin perkembangan WordPress. Saya gak paham apa saja fitur-fitur barunya. Hanya sesekali (mungkin 1 atau 2 kali dalam 1 semester) saya login ke blog ini, ataupun ke Labana.ID. Ketika login, saya melihat notifikasi di sekitar pojok kiri atas, ada beberapa update. Karena kebiasaan di Android &#8220;Update All&#8221;, di WordPress [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejujurnya saya udah lama banget gak ngikutin perkembangan WordPress. Saya gak paham apa saja fitur-fitur barunya. Hanya sesekali (mungkin 1 atau 2 kali dalam 1 semester) saya login ke blog ini, ataupun ke Labana.ID. </p>



<p>Ketika login, saya melihat notifikasi di sekitar pojok kiri atas, ada beberapa update. Karena kebiasaan di Android &#8220;Update All&#8221;, di WordPress saya juga melakukan hal yang sama. Saya centang saja semua update Plugins, Themes dan WordPress nya sendiri.</p>



<p>Tapi saya jadi kaget sendiri ketika mau mengedit salah satu tulisan lama saya. Sekarang WordPress ternyata punya fitur semacam Medium. Anda bisa menulis langsung dalam mode &#8220;preview&#8221; dan disusun dalam mode blok-blok gitu, ala lego.</p>



<p>Agak janggal sih bagi saya. Karena saya termasuk rewel urusan ini. Saya harus tau persis kode HTML yang bisa dipakai kaya apa. Jadi bukan mode WYSIWYG gitu. Atau mungkin karena belum terbiasa aja kali ya.</p>



<p>Ya itu juga kenapa ada tulisan ini sekarang, biar nyobain nulis pake fitur baru blog ini. Pluas biar ada posting perdana di 2020 juga sih. Mudah-mudahan gak kaya kartu SIM Card ya, habis perdana terus buang. </p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F03%2Fgeneral%2Fwordpress-baru-yang-bikin-kaget%2F&amp;linkname=WordPress%20Baru%20yang%20Bikin%20Kaget" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F03%2Fgeneral%2Fwordpress-baru-yang-bikin-kaget%2F&amp;linkname=WordPress%20Baru%20yang%20Bikin%20Kaget" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F03%2Fgeneral%2Fwordpress-baru-yang-bikin-kaget%2F&amp;linkname=WordPress%20Baru%20yang%20Bikin%20Kaget" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2020%2F03%2Fgeneral%2Fwordpress-baru-yang-bikin-kaget%2F&amp;linkname=WordPress%20Baru%20yang%20Bikin%20Kaget" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2020/03/general/wordpress-baru-yang-bikin-kaget/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perubahan</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2019/11/this-web/perubahan/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2019/11/this-web/perubahan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2019 08:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog Ini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.labanapost.com/?p=2310</guid>

					<description><![CDATA[Waktu berubah. Cuaca berubah. Tantangan berubah. Kehidupan berubah. Frekuensi menulis di blog ini juga berubah. Dari ratusan tulisan setahun, ke 3 tulisan setahun. Mudah-mudahan hanya berubah, tidak mati. Sudah 15 tahun usia blog ini. Jangan layu sebelum berkembang. Menualah bersama.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu berubah. Cuaca berubah. Tantangan berubah. Kehidupan berubah.<br />
Frekuensi menulis di blog ini juga berubah. Dari ratusan tulisan setahun, ke 3 tulisan setahun. Mudah-mudahan hanya berubah, tidak mati. Sudah 15 tahun usia blog ini. Jangan layu sebelum berkembang. Menualah bersama.</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2019%2F11%2Fthis-web%2Fperubahan%2F&amp;linkname=Perubahan" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2019%2F11%2Fthis-web%2Fperubahan%2F&amp;linkname=Perubahan" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2019%2F11%2Fthis-web%2Fperubahan%2F&amp;linkname=Perubahan" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2019%2F11%2Fthis-web%2Fperubahan%2F&amp;linkname=Perubahan" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2019/11/this-web/perubahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fruity Loops Edisi macOS sudah Tersedia</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2018/06/music-guitar/fruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2018/06/music-guitar/fruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2018 06:48:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[ableton]]></category>
		<category><![CDATA[fl studio]]></category>
		<category><![CDATA[logic pro]]></category>
		<category><![CDATA[logic pro x]]></category>
		<category><![CDATA[saykoji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://labanapost.com/?p=2299</guid>

					<description><![CDATA[Ini udah agak lama sih sebenernya. Gue aja yang telat tahu. Tahunya juga gara-gara Instagramnya Saykoji. Dulu pas menimbang-nimbang soal Logic Pro X, gak jadi milih FL Studio alesannya karena FL Studio gak ada di Mac. Selain itu, kudu beli VST banyak kayaknya. Harganya sama persis $199. Anyway, setelah coba download versi trialnya, kayaknya emang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p id="KbZzfVk"><img decoding="async" loading="lazy" width="437" height="313" class="size-full wp-image-2300  aligncenter" src="https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/06/img_5b14dc8b7daf8.png" alt="" srcset="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/06/img_5b14dc8b7daf8.png 437w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/06/img_5b14dc8b7daf8-300x215.png 300w" sizes="(max-width: 437px) 100vw, 437px" /></p>
<p>Ini udah agak lama sih sebenernya. Gue aja yang telat tahu. Tahunya juga gara-gara Instagramnya Saykoji. Dulu pas <a href="https://labanapost.com/2017/07/music-guitar/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/">menimbang-nimbang soal Logic Pro X</a>, gak jadi milih FL Studio alesannya karena FL Studio gak ada di Mac. Selain itu, kudu beli VST banyak kayaknya. Harganya sama persis $199.</p>
<p>Anyway, setelah coba download versi trialnya, kayaknya emang kurang nyaman juga sih FL edisi macOS. Kaya ke-zoom gitu User Interfacenya.</p>
<p>Tapi wishlistnya tetep Ableton lah. Cuma harganya gak karu-karuan. Maklum, gue cuma pehobi aja.</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F06%2Fmusic-guitar%2Ffruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia%2F&amp;linkname=Fruity%20Loops%20Edisi%20macOS%20sudah%20Tersedia" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F06%2Fmusic-guitar%2Ffruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia%2F&amp;linkname=Fruity%20Loops%20Edisi%20macOS%20sudah%20Tersedia" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F06%2Fmusic-guitar%2Ffruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia%2F&amp;linkname=Fruity%20Loops%20Edisi%20macOS%20sudah%20Tersedia" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F06%2Fmusic-guitar%2Ffruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia%2F&amp;linkname=Fruity%20Loops%20Edisi%20macOS%20sudah%20Tersedia" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2018/06/music-guitar/fruity-loops-edisi-macos-sudah-tersedia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengemudi BlueBird: Dari Jam 3 Pagi Sampai Malam, Saya Baru Dapat Segini, Mas!</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2018/03/general/pengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2018/03/general/pengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2018 02:19:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bluebird]]></category>
		<category><![CDATA[ride hailing]]></category>
		<category><![CDATA[ridesharing]]></category>
		<category><![CDATA[taksi]]></category>
		<category><![CDATA[taksi online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://labanapost.com/?p=2125</guid>

					<description><![CDATA[Semalam saya akhirnya naik taksi lagi, karena butuh cepat, kelihatan BlueBird di jalan, langsung stop, terus berangkat. Saya sebenarnya menghindari topik pembicaraan soal demo kemarin. Takut menyinggung atau salah paham. Karena saya kurang simpatik dengan aksi mereka. Tapi tak disangka, justru pengemudinya yang duluan mengajak saya berbicara soal ini. Pengemudi (P): Lihat berita soal demo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p id="SsNzlai"><img decoding="async" loading="lazy" width="700" height="302" class="size-full wp-image-2286 aligncenter" src="https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/img_5a9f4de32453a.png" alt="" srcset="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/img_5a9f4de32453a.png 700w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/img_5a9f4de32453a-300x129.png 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Semalam saya akhirnya naik taksi lagi, karena butuh cepat, kelihatan BlueBird di jalan, langsung stop, terus berangkat.</p>
<p>Saya sebenarnya menghindari topik pembicaraan soal demo kemarin. Takut menyinggung atau salah paham. Karena saya kurang simpatik dengan aksi mereka. Tapi tak disangka, justru pengemudinya yang duluan mengajak saya berbicara soal ini.</p>
<p>Pengemudi (P): Lihat berita soal demo taksi kemarin, Mas?</p>
<p>Saya (S): Iya. Rame banget ya. (berusaha netral)</p>
<p>P: Saya ikut tuh, Mas. (bangga)</p>
<p>S: Oh gitu, dari perusahaan emang ngutus ya? (sekalian lah, saya tanya aja)</p>
<p>P: Enggak sih. Itu demo paguyuban pengemudi, perusahaan gak ada hubungan. Jadi tiap pool taksi ngirim 20 orang.</p>
<p>S: Tapi kok di jalanan kayaknya banyak banget, Mas?</p>
<p>P: Ya itu yang ikut-ikutan. Kalau yang resmi itu, di tangannya diikat pita hitam. Itu yang rusuh-rusuh itu bukan yang demo resmi, Mas.</p>
<p>S: Tapi tetep aja pengemudi BlueBird kan?</p>
<p>P: Yang seragam biru dan mirip kaya kami kan bukan BlueBird aja, Mas. Orang-orang main tuduh aja.</p>
<p>S: Lah, videonya jelas gitu kok. Orang justru jadi kurang simpatik karena jelas banyak bukti-bukti videonya, Mas.</p>
<p>..hening..</p>
<p>S: Tapi sebenarnya kalau Mas sendiri, apa sih yang dituntut soal Uber sama GrabCar?</p>
<p>P: Ya ijinnya, sama tarifnya, Mas. Tarifnya kok kaya gitu. Harusnya disetarain lah sama yang lain.</p>
<p>S: Kalau soal ijin, mungkin ya. Saya gak paham sih soal hukum. Kalau soal tarif, kenapa pengemudi gak minta ke perusahaan buat nurunin tarif ya? Biar sama gitu dengan Uber atau GrabCar?</p>
<p>P: Ya mana mungkin, Mas. Kami ini rugi terus sekarang sejak ada taksi online-online ini.</p>
<p>S: Saya gak tahu sih kalau misal diturunin, perusahaan jadi rugi atau enggak, tapi kalau lihat laporan keuangan perusahaan BlueBird sih, akhir tahun 2015 aja, keuntungannya udah <a href="http://financials.morningstar.com/income-statement/is.html?t=BIRD&amp;region=idn&amp;culture=en-US">800-an miliar</a> loh, Mas. Itu udah untung loh, Mas. Bukan pemasukan. Apa gak mending ngurangin keuntungan perusahaan biar pengemudinya gak pusing. Kasih promo, atau bikin aplikasi yang sekelas online-online itulah gitu.</p>
<p>P: (hening)</p>
<p>Lalu si pengemudi berganti topik<span id="more-2125"></span></p>
<p>P: Saya ini langsung dari kampung Mas. Habis demo besoknya saya pulang kampung ke Tegal. Kemarin malem saya balik lagi, nyampe pool jam 1-an pagi. Tidur-tidur bentar, setengah tiga pagi sudah jalan. Dari jam 3 pagi tadi sampe sekarang saya baru dapat segini, Mas! Jarinya sambil menunjuk mesin argo. Disitu tertera 481 ribu. Waktu menunjukkan sekitar pukul 10.30 malam.</p>
<p>S: Berapa kali bawa penumpang tuh, Mas?</p>
<p>P: Ini.. (Dia mencet tombol di argo, terus terlihat angka 11). Nih, dari subuh sampai malam gini saya baru dapat 11 kali tarikan. Duit cuma segitu. Bensin 100 persen di tanggung pengemudi. Nombok saya Mas. Bukan saya aja, semua pengemudi sekarang sepi banget, Mas. Ini kan gak adil. Kasian kami, Mas. Mau makan apa kalau kaya gini terus.</p>
<p>S: Kenapa kok jadi sepi, Mas?</p>
<p>P: Ya itu.. yang online-online itu.</p>
<p>S: Tapi orang-orang pada pindah ke yang online-online itu karena apa?</p>
<p>P: Ya itu.., tarifnya gak adil.</p>
<p>S: Kenapa gak tanya sama perusahaan kenapa tarifnya gak disamain?</p>
<p>(hening)</p>
<p>Lalu dia berlanjut curhat, istrinya jadi marah-marah karena penghasilan kurang dan seterusnya. Saya duduk saja mendengarkannya sampai saya tiba di tujuan.</p>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<p>Tulisan ini dibuat bulan Maret tahun 2016, tak lama setelah <a href="https://metro.tempo.co/read/755888/demo-taksi-jadi-anarkistis-blue-bird-disindir-mirip-angry-bird">demo besar-besaran itu</a>. Baru saya post sekarang (2 tahun kemudian). Entah kenapa. Sepertinya lupa publish. Saat tulisan ini dibuat, Go-Car belum ada. Aplikasi BlueBird juga masih jelek sekali.</p>
<p>Kondisi sekarang (Maret 2018). Aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.seatech.bluebird&amp;hl=en">BlueBird di Android</a> sudah bagus banget. Saya pribadi lumayan sering pakai. Terutama fitur EasyRide nya (naik taksi tanpa pemesanan online tetap bisa bayar cashless lewat aplikasinya). Lalu yang unik, BlueBird justru sudah ber-partner dengan Go-Jek.</p>
<p>Pemasukan BlueBird (kode saham BIRD) juga terus turun. Tahun 2015 penghasilannya sekitar 800-an miliar rupiah, tahun 2016 turun ke 500-an miliar. Sampai dengan kwartal 3 tahun 2017, pemasukannya &#8220;baru&#8221; 300-an miliar.</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fpengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas%2F&amp;linkname=Pengemudi%20BlueBird%3A%20Dari%20Jam%203%20Pagi%20Sampai%20Malam%2C%20Saya%20Baru%20Dapat%20Segini%2C%20Mas%21" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fpengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas%2F&amp;linkname=Pengemudi%20BlueBird%3A%20Dari%20Jam%203%20Pagi%20Sampai%20Malam%2C%20Saya%20Baru%20Dapat%20Segini%2C%20Mas%21" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fpengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas%2F&amp;linkname=Pengemudi%20BlueBird%3A%20Dari%20Jam%203%20Pagi%20Sampai%20Malam%2C%20Saya%20Baru%20Dapat%20Segini%2C%20Mas%21" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fpengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas%2F&amp;linkname=Pengemudi%20BlueBird%3A%20Dari%20Jam%203%20Pagi%20Sampai%20Malam%2C%20Saya%20Baru%20Dapat%20Segini%2C%20Mas%21" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2018/03/general/pengemudi-bluebird-dari-jam-3-pagi-sampai-malam-saya-baru-dapat-segini-mas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Novel-Novel Thriller Indonesia</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2018/03/general/novel-novel-thriller-indonesia/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2018/03/general/novel-novel-thriller-indonesia/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Mar 2018 18:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[play store]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://labanapost.com/?p=2267</guid>

					<description><![CDATA[UPDATE: Saya akhirnya menulis novel saya sendiri di genre ini. Judulnya BISUK, bisa dibaca di Wattpad, gratis kok. Kalau ditanya soal film, saya senang genre thriller yang penuh intrik politik, &#8220;detektif-detektifan&#8221;, mafia, perebutan kekuasaan dan plot twist yang tak terduga. Contohnya seperti film Game of Thrones, House of Card, The Godfather, The Good Fellas, Billions, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_2268" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-2268" decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-2268 size-full" src="https://labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/img_5a9c3b08d420a.png" alt="" width="650" height="304" srcset="https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/img_5a9c3b08d420a.png 650w, https://www.labanapost.com/wp-content/uploads/2018/03/img_5a9c3b08d420a-300x140.png 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /><p id="caption-attachment-2268" class="wp-caption-text">[Ilustrasi: pexels.com]</p></div><em><strong>UPDATE</strong>: Saya akhirnya menulis novel saya sendiri di genre ini. Judulnya BISUK, <a href="https://www.wattpad.com/story/62774765-bisuk">bisa dibaca di Wattpad</a>, gratis kok.</em></p>
<p>Kalau ditanya soal film, saya senang genre thriller yang penuh intrik politik, &#8220;detektif-detektifan&#8221;, mafia, perebutan kekuasaan dan plot twist yang tak terduga. Contohnya seperti film Game of Thrones, House of Card, The Godfather, The Good Fellas, Billions, Designated Survivor, The Wire, Miss Sloane, dkk. Sayangnya, di Indonesia jarang sekali ada film bergenre seperti ini. Setahu saya (film modern) Indonesia yang bergenre seperti ini paling-paling cuma film &#8220;<a href="https://labanapost.com/2015/03/general/review-film-2014-siapa-di-atas-presiden/">2014: Siapa di Atas Presiden?</a>&#8221;</p>
<p>Karena film Indonesia jarang yang bergenre seperti ini, akhirnya saya memutuskan berganti ke novel. Ternyata novel bergenre seperti ini pun jarang ada. Saya awalnya hanya tahu 2 novel karya Tere Liye saja yang masuk kriteria saya ini: Negeri di Ujung Tanduk, dan <a href="https://labanapost.com/2015/07/general/ulasan-novel-negeri-para-bedebah-dan-the-circle/">Negeri Para Bedebah</a>. Cukup lumayan plotnya. Saya cuma kurang cocok di gaya bahasanya yang terlalu kaku. Mungkin niatnya nyeni gitu ya. Maklumlah, saya bukan pecinta sastra yang sampai gimana gitu.</p>
<p>Belakangan saya tahu ada novel Indonesia berjudul Sudut Mati karya Tsugaeda. Lumayan, tapi masih kurang nendang. Akhirnya saya baca novel pertamanya, Rencana Besar. Nah ini baru sesuai ekspektasi saya. Plot twistnya saya suka. Temanya juga gak umum, corporate-thriller gitu kalau bisa saya sebut. Selain itu ada intrik politik dengan serikat buruh. Keren.</p>
<p>Saya masih penasaran dengan novel-novel Indonesia lain. Ternyata ada yang temanya thriller, tapi berbau IT.<span id="more-2267"></span> Judulnya Spammer, karya dari Ronny Mailindra. Ceritanya tentang hacker/spammer, berhubungan dengan korupsi, dan KPK. Secara tema saya suka, tapi secara plot cerita saya kurang suka. Tapi untuk berani mengambil tema seperti ini saya acungi jempol. Oh iya, satu lagi part yang cukup membuat saya kaget, penceritaannya soal hacker, spammer dan hal-hal berbau IT nya terasa detail. Setelah kepo-kepo di Google, ternyata penulisnya memang bekerja di bidang IT. Boleh juga nih.</p>
<p>Saat ini novel lain yang masih belum saya selesaikan adalah Koin Terakhir karya Yogie Nugraha. Ini sih kalau menurut saya ala-ala Dan Brown banget sih plot ceritanya. Ceritanya tentang agen intelijen BIN yang mendapat tugas rahasia. Di sini yang bikin saya suka, karena saya yang tadinya justru lebih familiar dengan cerita-cerita FBI, CIA, NSA, Homeland, Secret Service, dll akhirnya jadi lebih tahu tentang dunia intelejen Indonesia sendiri. Tapi plot ceritanya sih sejauh ini menurut saya masih kurang nendang. Entahlah, nanti kalau sudah selesai, kalau ada waktu, nanti saya ulas.</p>
<p>Novel lain dalam genre ini yang sudah masuk radar saya adalah Pendosa Suci, yang juga karya Yogie Nugraha. Sama, bertema BIN (Badan Intelejen Negara) juga. Berikutnya ada novel Tiga Sandera Terakhir (tentang penyanderaan di Papua) dan Halaman Terkahir (kisah tentang Jendral Polisi Hoegeng).</p>
<p><strong>Minat Masyarakat Indonesia</strong></p>
<p>Saya kurang tahu soal minat atau genre favorit novel-novel di Indonesia. Tapi sepertinya, genre yang saya bahasa di sini ini tidak terlalu diminati di Indonesia. Buktinya, selain novel karya Tere Liye tadi (yang penulisnya lebih dikenal karena novel lainnya yang bertema cinta/religi), novel-novel di atas tadi sulit sekali ditemukan di toko buku (ini spesifik Gramedia sih). Selalu stok kosong. Saya cuma berhasil menemukan Sudut Mati saja.</p>
<p>Untungnya sih, judul-judul lainnya yang saya sebut di atas masih tersedia di Google Play Store. Di situlah akhirnya saya membeli novel tadi.</p>
<p>Sebenarnya ada beberapa judul novel lagi sih yang sempat masuk radar saya. Tapi karena tidak bisa saya temukan di toko buku maupun di Google Play store, akhirnya terpaksa saya lewatkan. Ini membuat saya bertanya-tanya, kenapa novel-novel yang tidak bisa saya temukan itu tidak dimasukkan saja ke Play Store ya? Ya kan gak ada ongkos biaya apa-apa (kayaknya). Siapa tahu ada lumayan banyak orang seperti saya yang lebih suka beli di Play Store. Lumayan kan?</p>
<p>*kenapa gak beli buku fisik di online shop saja? Saya males nanyain satu-satu ke penjualnya, stoknya masih ada atau enggak. Karena banyak yang majang di website, sebenarnya stoknya gak ada.</p>
<p>Btw, kalian ada tahu judul-judul novel Indonesia lainnya yang masuk  genre ini? Share dong di kolom komentar.</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fnovel-novel-thriller-indonesia%2F&amp;linkname=Novel-Novel%20Thriller%20Indonesia" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fnovel-novel-thriller-indonesia%2F&amp;linkname=Novel-Novel%20Thriller%20Indonesia" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fnovel-novel-thriller-indonesia%2F&amp;linkname=Novel-Novel%20Thriller%20Indonesia" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2018%2F03%2Fgeneral%2Fnovel-novel-thriller-indonesia%2F&amp;linkname=Novel-Novel%20Thriller%20Indonesia" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2018/03/general/novel-novel-thriller-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plugin WordPress Jahanam</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2017/08/general/plugin-wordpress-jahanam/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2017/08/general/plugin-wordpress-jahanam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2017 09:51:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[plugins]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://labanapost.com/?p=2254</guid>

					<description><![CDATA[Lama saya baru sadar kalau tulisan-tulisan lama di blog ini tidak lagi bisa diakses. Baru sadar setelah iseng-iseng baca tulisan-tulisan lama saya sendiri. Secara naluri otomatis saya menyalahkan plugin-plugin baru yang saya pasang. Termasuk menyalahkan update WordPress terbaru. Utak-atik sana-sini, lama baru ketemu apa penyebabnya. Ternyata karena plugin Facebook OpenGraph, Twitter Card, dkk. 😐]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lama saya baru sadar kalau tulisan-tulisan lama di blog ini tidak lagi bisa diakses. Baru sadar setelah iseng-iseng baca tulisan-tulisan lama saya sendiri. Secara naluri otomatis saya menyalahkan plugin-plugin baru yang saya pasang. Termasuk menyalahkan update WordPress terbaru.</p>
<p>Utak-atik sana-sini, lama baru ketemu apa penyebabnya.</p>
<p>Ternyata karena plugin Facebook OpenGraph, Twitter Card, dkk. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f610.png" alt="😐" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F08%2Fgeneral%2Fplugin-wordpress-jahanam%2F&amp;linkname=Plugin%20WordPress%20Jahanam" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F08%2Fgeneral%2Fplugin-wordpress-jahanam%2F&amp;linkname=Plugin%20WordPress%20Jahanam" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F08%2Fgeneral%2Fplugin-wordpress-jahanam%2F&amp;linkname=Plugin%20WordPress%20Jahanam" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F08%2Fgeneral%2Fplugin-wordpress-jahanam%2F&amp;linkname=Plugin%20WordPress%20Jahanam" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2017/08/general/plugin-wordpress-jahanam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bereksperimen dengan Logic Pro X Membuat Dance Music</title>
		<link>https://www.labanapost.com/2017/07/music-guitar/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/</link>
					<comments>https://www.labanapost.com/2017/07/music-guitar/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Okto Silaban]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2017 16:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[dance music]]></category>
		<category><![CDATA[edm]]></category>
		<category><![CDATA[logic pro x]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://labanapost.com/?p=2248</guid>

					<description><![CDATA[Selama beberapa tahun saya terbiasa menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) yang bernama Ableton. Ketika masih di Windows, ataupun ketika sudah berganti ke laptop Mac. Kekurangannya, hampir semua instrumen bawaan Ableton tidak pernah saya gunakan. Mentok saya cuma gunakan untuk membuat white-noise.  Jadinya sangat bergantung dengan VST. Setelah install ulang Mac saya dengan OS terbaru (Sierra), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selama beberapa tahun saya terbiasa menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) yang bernama Ableton. Ketika masih di Windows, ataupun ketika sudah berganti ke laptop Mac. Kekurangannya, hampir semua instrumen bawaan Ableton tidak pernah saya gunakan. Mentok saya cuma gunakan untuk membuat white-noise.  Jadinya sangat bergantung dengan VST.</p>
<p>Setelah install ulang Mac saya dengan OS terbaru (Sierra), saya memutuskan berganti ke Logic Pro X. Agak berat sebenarnya, karena Logic ini hanya tersedia di Mac. Jika suatu saat nanti saya berganti ke OS lain, otomatis program ini tidak bisa saya gunakan lagi.</p>
<p>Saya nyaman sekali menggunakan Ableton sebenarnya. Tapi selain kekurangan di atas, harga Ableton juga mahal, $799, kalau dikonversi ke Rupiah menjadi sekitar Rp 10 juta.</p>
<p>FL Studio saya tidak begitu familiar, cuma pernah coba sehari atau 2 hari jaman kuliah dulu. Harganya sama dengan Logic sebenarnya, itu sudah termasuk berbagai instrumen VST. Sayangnya FL Studio tidak tersedia untuk Mac. Dulu sih mereka pernah meluncurkan versi Betanya untuk Mac. Tapi entah mengapa gak lanjut.</p>
<p>Anyway, akhirnya saya akhirnya membeli Logic Pro. $199, dirupiahkan kemarin menjadi Rp2,99 jt. Tapi ini sudah dilengkapi berbagai instrumen dan sampler. Selain itu kita bisa download sekitar 80GB sound sample dan loop, gratis, free royalti, resmi dari Apple. Jadi enggak perlu beli sample sound seperti Vengeance dkk, yang harganya justru lebih mahal dari Logic.</p>
<p>Setelah coba-coba selama sebulanan (yes, this is my first time using Logic), akhirnya berhasil jadi 1 lagu, genrenya dance music. Saya juga gak tahu ini genre Electro House, atau apa. Saya cuma pehobi amatiran. Kalau suka silahkan didownload via situs-situs downloader YouTube itu. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/KAd2I024YG8" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>Gimana, enak lagunya?</p>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F07%2Fmusic-guitar%2Fbereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music%2F&amp;linkname=Bereksperimen%20dengan%20Logic%20Pro%20X%20Membuat%20Dance%20Music" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F07%2Fmusic-guitar%2Fbereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music%2F&amp;linkname=Bereksperimen%20dengan%20Logic%20Pro%20X%20Membuat%20Dance%20Music" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_line" href="https://www.addtoany.com/add_to/line?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F07%2Fmusic-guitar%2Fbereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music%2F&amp;linkname=Bereksperimen%20dengan%20Logic%20Pro%20X%20Membuat%20Dance%20Music" title="Line" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fwww.labanapost.com%2F2017%2F07%2Fmusic-guitar%2Fbereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music%2F&amp;linkname=Bereksperimen%20dengan%20Logic%20Pro%20X%20Membuat%20Dance%20Music" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.labanapost.com/2017/07/music-guitar/bereksperimen-dengan-logic-pro-x-membuat-dance-music/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
