<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930</id><updated>2024-11-06T10:04:29.063+07:00</updated><category term="Info Menarik"/><category term="Alzheimer"/><category term="Kanker"/><category term="Gejala"/><category term="Penyakit"/><category term="Penyebab"/><category term="Psikologi Sukses"/><category term="Nutrisi dan Vitamin"/><category term="Pengobatan"/><title type='text'>Kesehatan dan Kecerdasan Otak</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-6674387727062247454</id><published>2016-04-27T15:40:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:31:38.844+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alzheimer"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyebab"/><title type='text'>Data Penelitian: Obat Alergi dan Flu Umum Dapat Menyebabkan Alzheimer</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Saat sedang berjuang melawan virus (flu) – mengkonsumsi obat adalah langkah yang dapat membuat tubuh kita merasa sedikit lebih nyaman. Begitupula bagi mereka yang menderita alergi, obat-obatan seperti &lt;i&gt;Benadryl&lt;/i&gt; bertindak layaknya ‘dewa penolong’ yang akan langsung menghilangkan masalah secara tuntas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun saat ini sepertinya anda harus berpikir lebih panjang sebelum memutuskan untuk sering-sering mengkonsumsi obat flu dan alergi yang umum dijual – terutama jika anda telah melewati usia paruh baya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Shannon Risacher&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPP8dg4DvuBhk1qjIWzAyKVY87h-vln5gQ4Mvlsfq6tlJ0watAyyQxqCjbyexMKL3Lr7n3SDlZI0KVg4mdlehEx8erJC4NEnicONNt-3veIwLxYMpg8m_KekcPvt8IIAlpn956055sNLM/s1600/shannon+risacher.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;penelitian keterkaitan obat flu dan alergi dengan penyakit alzheimer&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPP8dg4DvuBhk1qjIWzAyKVY87h-vln5gQ4Mvlsfq6tlJ0watAyyQxqCjbyexMKL3Lr7n3SDlZI0KVg4mdlehEx8erJC4NEnicONNt-3veIwLxYMpg8m_KekcPvt8IIAlpn956055sNLM/s1600/shannon+risacher.jpg&quot; title=&quot;shannon risacher&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Para peneliti dari Indiana University School of Medicine menemukan bukti bahwa obat-obatan yang memiliki efek “antikolonergik” kuat dikatakan dapat menyusutkan otak dan menurunkan metabolismenya. Hasil temuan ini sudah resmi diterbitkan dalam sebuah jurnal di JAMA Neurology.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya ini juga bukanlah temuan baru, karena penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan antara obat antikolinergik dengan gangguan kognitif pada orang-orang yang berusia (sangat) dewasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah studi pada tahun 2013 menyimpulkan, bahwa hanya dengan mengkonsumsi salah satu dari obat-obatan tersebut dalam dua bulan – itu akan menyebabkan masalah memori pada mereka yang berusia tua.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Data Hubungan Obat Flu dan Alergi Dengan Penyakit Alzheimer&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Paper akademis terbaru yang dilaporkan oleh Indiana University ini diyakini sebagai yang pertama dalam mempelajari potensi biologi yang mendasari keterkaitan klinis tersebut menggunakan pengukuran neuroimaging metabolisme otak dan atrofi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Temuan ini memberikan kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kelompok obat-obatan ini dapat bekerja pada otak dengan cara yang mungkin meningkatkan resiko gangguan kognitif dan demensia,&quot; kata Shannon Risacher, asisten profesor ilmu radiologi dan pencitraan di Indiana University School of Medicine – yang sekaligus penulis utama dalam studi tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dengan melihat semua bukti penelitian ini, para dokter mungkin harus mempertimbangkan alternatif lain untuk obat antikolinergik jika tersedia saat menangani pasien mereka yang berusia lebih tua.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya pasti tidak akan menyarankan kakek saya atau bahkan orang tua saya untuk mengkonsumsi obat-obatan tersebut kecuali memang terpaksa,&quot; tambah Risacher.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;https://www.agingbraincare.org/uploads/products/ACB_scale_-_legal_size.pdf&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Lihat daftar obat-obatan umum yang mengandung antikolinergik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan laporan dari Indiana University, para partisipan penelitian yang mengkonsumsi obat-obatan antikolinergik memiliki tingkat metabolisme glukosa lebih rendah – yang mana ini merupakan &quot;biomarker&quot; yang menunjukkan aktivitas otak dan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka juga menunjukkan hasil yang lebih buruk pada tes memori jangka pendek dan beberapa fungsi eksekutif (meliputi berbagai kegiatan seperti penalaran verbal, perencanaan dan pemecahan masalah) – jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi obat-obatan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari 451 partisipan yang semuanya berusia antara 70 hingga 75 tahun, mereka yang menggunakan obat antikolinergik diketahui mengalami “pengurangan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/04/seberapa-besar-otak-manusia.html&quot;&gt;volume otak&lt;/a&gt;” saat dilihat menggunakan scan MRI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr. Risacher mengatakan bahwa hasil ini memberikan &quot;petunjuk&quot; dampak biologis dari obat-obatan tersebut pada otak. Namun dia juga menambahkan bahwa, &quot;penelitian lanjutan masih diperlukan jika kita benar-benar ingin memahami mekanisme apa saja yang terlibat.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.telegraph.co.uk/science/2016/04/18/hayfever-drugs-may-shrink-brain-and-raise-dementia-risk-warn-sci/&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://archneur.jamanetwork.com/article.aspx?articleid=2514553&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.sciencedaily.com/releases/2013/05/130507124809.htm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.sciencedaily.com/releases/2016/04/160418120100.htm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://time.com/4297591/cold-medicine-memory-problems/&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/6674387727062247454/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/04/obat-alergi-dan-flu-menyebabkan-alzheimer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/6674387727062247454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/6674387727062247454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/04/obat-alergi-dan-flu-menyebabkan-alzheimer.html' title='Data Penelitian: Obat Alergi dan Flu Umum Dapat Menyebabkan Alzheimer'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPP8dg4DvuBhk1qjIWzAyKVY87h-vln5gQ4Mvlsfq6tlJ0watAyyQxqCjbyexMKL3Lr7n3SDlZI0KVg4mdlehEx8erJC4NEnicONNt-3veIwLxYMpg8m_KekcPvt8IIAlpn956055sNLM/s72-c/shannon+risacher.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-5375462655537618594</id><published>2016-04-23T11:39:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:29:00.126+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi Sukses"/><title type='text'>Apa Yang Diajarkan Oleh Mozart dan Kobe Bryant tentang Kesuksesan dan Latihan Yang Memiliki Tujuan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam kelompok elit di bidang (pekerjaan) anda? Dan hal berbeda apa yang dilakukan oleh orang-orang yang berhasil mencapai tujuan mereka dibandingkan dengan kebanyakan dari kita semua?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah yang ingin diketahui oleh John Hayes, seorang profesor dalam bidang psikologi kognitif di &lt;i&gt;Carnegie Mellon University&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjimwriXuaB8d0WX9N5CSf8lrhu6slVkYi6QIileilNLXSst-c1K9DDwiadv-EZYsz0jlLks-8Jscfyf0CrgGzAWq-ycYESqdNvQ0r9L0NRPJFY4qkUETnMdut99Q41ugBUHnrA9b_5lhQ/s1600/kesuksesan+mozart.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;apa yang diajarkan mozart tentang kesuksesan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjimwriXuaB8d0WX9N5CSf8lrhu6slVkYi6QIileilNLXSst-c1K9DDwiadv-EZYsz0jlLks-8Jscfyf0CrgGzAWq-ycYESqdNvQ0r9L0NRPJFY4qkUETnMdut99Q41ugBUHnrA9b_5lhQ/s1600/kesuksesan+mozart.jpg&quot; title=&quot;Kelompok Simfoni&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Hayes telah menyelidiki kaitan antara usaha, praktek, dan pengetahuan yang ada dalam diri orang-orang ‘hebat’ selama beberapa dekade. Dia telah mempelajari para creator (pencipta/penemu) paling berbakat yang dikenal sejarah – seperti Mozart dan Piccaso – untuk mengetahui berapa lama waktu yang mereka perlukan sebelum masuk dalam jajaran top dunia di bidang mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, dia juga menyelidiki berbagai pilihan dan pengalaman apa saja yang akhirnya berhasil mengantarkan mereka pada pintu ‘kesuksesan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apa yang ditemukan Hayes dari penyelidikan tersebut?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita membahas lebih dalam mengenai proyek menarik ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang paling penting dari itu semua, mari kita membahas bagaimana anda (dan saya) dapat menggunakan informasi ini untuk mencapai tujuan kita – yaitu menjadi yang terbaik di bidang kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
10 Tahun Kebisuan (&quot;10 Years of Silence&quot;)&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Hayes memulai penelitiannya dengan mempelajari para komposer sukses. Dia menganalisis ribuan karya musik yang diproduksi antara tahun 1685 hingga 1900. Pertanyaan utama yang ada di benaknya adalah, &quot;Berapa lama waktu yang mereka butuhkan – dari mulai pertama kali tertarik dengan musik hingga akhirnya menjadi komposer kelas dunia?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari ribuan karya musik tersebut, Hayes akhirnya mengerucutkan daftarnya hanya menjadi 500. Kesemuanya adalah karya-karya yang paling sering dimainkan oleh berbagai kelompok Simfoni di seluruh dunia – dan dia menganggapnya sebagai ‘masterpiece’ di bidang ini. Ke 500 karya paling populer tersebut diciptakan oleh 76 komposer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya, Hayes memetakan ‘timeline’ dari karir setiap komposer. Dia menghitung berapa lama mereka telah bekerja (berprofesi sebagai komposer) sebelum akhirnya berhasil menciptakan karya-karya populer mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dan apa yang ditemukannya adalah, bahwa hampir semua &quot;karya besar&quot; tersebut diciptakan setelah tahun ke-10 dari karir masing-masing komposer yang ditelitinya. (Hanya ada 3 pengecualian dari 500 karya yang ditelitinya, yaitu yang diciptakan pada tahun ke-8 dan ke-9 dari karier si komposer)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada satu orangpun yang menghasilkan karya yang luar biasa tanpa menempatkan diri mereka dalam 1 dekade pertama – untuk praktek (berlatih). Bahkan seorang jenius seperti Mozart juga harus bekerja setidaknya sepuluh tahun sebelum akhirnya menghasilkan sesuatu yang menjadi begitu populer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan penemuannya, Profesor Hayes kemudian mulai merujuk periode ini – periode yang penuh dengan kerja keras dan sedikit pengakuan – sebagai “10 years of silence” (10 tahun kebisuan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam studi lanjutan, Hayes juga menemukan pola yang serupa pada diri para pelukis terkenal dan penyair populer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Temuan Hayes ini kemudian dikonfirmasi lebih lanjut oleh penelitian lainnya – seperti penelitian dari profesor K. Anders Ericsson, yang menghasilkan kesimpulan bahwa anda memerlukan &quot;10.000 jam&quot; latihan atau praktek untuk bisa menjadi ahli di bidang anda. (Ide yang kemudian dipopulerkan oleh Malcolm Gladwell)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, ketika Hayes, Ericsson, dan peneliti lainnya mulai menggali lebih dalam – mereka mendapati bahwa ‘waktu’ hanyalah salah satu bagian dari persamaan yang dimiliki oleh orang-orang hebat tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Anda tidak akan menjadi sukses hanya karena telah bekerja selama 10 tahun ataupun telah berlatih selama 10.000 jam.&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk bisa memaksimalkan potensi anda dan menguasai bidang pekerjaan anda, anda baiknya anda mengetahui bagaimana para ‘orang terbaik’ tersebut berlatih (melakukan praktek).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, kebiasaan berlatih Kobe Bryant (superstar NBA) saya rasa sangat cocok untuk saya gunakan disini...&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Bagaimana Kobe Bryant Mencapai Puncak Kesuksesannya?&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Michael Jordan yang mungkin paling banyak dikenal oleh masyarakat kita, Kobe Bryant juga merupakan salah satu pemain basket paling sukses sepanjang masa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama karirnya sebagai pemain basket, pemenang dari 5 kejuaraan NBA dan perebut 2 medali emas Olimpiade itu telah mengumpulkan kekayaan bersih lebih dari 200 juta dollar (di atas 2,6 trilyun rupiah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita ini saya dapatkan dari &lt;a href=&quot;https://www.reddit.com/r/nba/comments/19o38z/hi_rnba_my_name_is_robert_and_im_an_athletic/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;Reddit&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; – dimana Robert, salah satu pelatih atletik untuk tim USA mengisahkan pengalamannya dengan Kobe saat persiapan Olimpiade 2012 yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengalaman pertama Robert sebagai pelatih fisik Kobe Bryant ini akan menjelaskan kepada anda alasan mengapa sang superstar tersebut bisa menjadi begitu sukses. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Dari Robert, pelatih Tim USA:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Saya diundang ke Las Vegas untuk membantu menjaga kondisi kebugaran Tim USA sebelum mereka berangkat ke London. Saya telah berkesempatan untuk bekerja dengan Carmelo Anthony dan Dwyane Wade di masa lalu, namun ini akan menjadi interaksi pertama saya dengan Kobe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam sebelum latihan pertama, saya baru saja selesai menonton &quot;Casablanca&quot; untuk pertama kalinya, dan saat itu sekitar pukul 3:30 dini hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa menit kemudian, saya sudah berada di tempat tidur, bersiap untuk terlelap, ketika ponsel saya berbunyi. Itu dari Kobe. Dengan gugup saya mengangkatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Hei, uhh, Rob, aku harap aku tidak mengganggu kan?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Uhh, tidak. Ada apa Kob?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Aku hanya mau bertanya, mungkin kamu bisa membantuku memberikan latihan untuk menjaga kondisi kebugaran tubuhku, itu saja.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya melihat jam. Pukul 4:15.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ya tentu saja, aku akan menemuimu di fasilitas sebentar lagi.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh waktu sekitar dua puluh menit bagi saya untuk mempersiapkan perlengkapan dan keluar dari hotel. Ketika saya tiba dan membuka pintu lantai ruangan latihan utama, saya melihat Kobe. Sendirian. Dia bermandikan keringat seakan-akan dia baru saja selesai berenang. Saat itu bahkan belum jam 5:00.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami melakukan beberapa latihan kebugaran selama satu jam lima belas menit. Kemudian, kami memasuki ruangan fitnes, dimana dia akan melakukan latihan kekuatan selama 45 menit berikutnya. Setelah itu, kami berpisah. Dia kembali ke ruangan latihan, untuk berlatih ‘menembak’. Saya kembali ke hotel dan terkapar. Wow.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya diminta untuk berada di fasilitas latihan sekitar jam 11:00.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya terbangun dengan perasaan mengantuk, letih, dan berbagai efek samping lainnya akibat dari kurang tidur (Thanks, Kobe). Saya hanya makan bagel dan bergegas menuju ke fasilitas latihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian cerita selanjutnya ini sangat jelas menempel di ingatan saya. Semua pemain Tim USA berada di sana. LeBron sedang berbicara dengan Carmelo dan Pelatih Krzyzewski sedang mencoba untuk menjelaskan sesuatu kepada Kevin Durant. Di sisi kanan dari fasilitas latihan, Kobe seorang diri sedang berlatih ‘menembak’ sambil melompat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya menghampirinya, menepuk punggungnya dan berkata, &quot;Latihan yang baik pagi ini.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Hah?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Pemanasan dan latihan kebugaran. Kerja yang bagus.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Oh. Ya, terima kasih Rob. Aku sangat menghargai itu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jadi kapan kamu selesai?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Selesai apa?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Memasukkan bola ke keranjang. Jam berapa kamu meninggalkan fasilitas ini?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Oh, sekarang. Aku ingin menembakkan 800 bola. Jadi ya, sekarang.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang menyimak sejak awal, Kobe Bryant memulai latihan pemanasannya sekitar jam 4:30 pagi, lalu lanjut lari dan latihan sprint sampai jam 6:00, latihan beban mulai jam 06:00 - 07:00 pagi, dan terakhir mulai melatih tembakan (melemparkan 800 bola ke keranjang) dengan melompat dari jam 07:00 - 11:00.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan setelah itu, anda sudah bisa menebaknya. Berlatih bersama seluruh anggota tim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi terlihat sangat jelas jika Kobe sudah melewati 10.000 jam-nya. Namun ada bagian lain dari cerita ini yang bahkan jauh lebih penting lagi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiazj-qglZ1wofU5IIwKl0Rw8LWRLng5AsAZ50x_hOFwYAdSoqBusisogzQUJn0-CwoM5JiY_1lHG_tEWhF2K79Msy0U8J4_WXZRysPIzHM3C0y0D6P93d0gXVA5Z8QplGC7hSHTLrXu_4/s1600/kesuksesan+kobe+bryant.JPG&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;kesuksesan dan latihan dengan tujuan ala Kobe Bryant&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiazj-qglZ1wofU5IIwKl0Rw8LWRLng5AsAZ50x_hOFwYAdSoqBusisogzQUJn0-CwoM5JiY_1lHG_tEWhF2K79Msy0U8J4_WXZRysPIzHM3C0y0D6P93d0gXVA5Z8QplGC7hSHTLrXu_4/s1600/kesuksesan+kobe+bryant.JPG&quot; title=&quot;Kobe Bryant&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Pentingnya Praktek atau Latihan Dengan ‘Tujuan’&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Kobe tidak hanya sekedar muncul dan melakukan banyak latihan. Dia memiliki tujuan yang sangat jelas ketika berlatih: yaitu melakukan 800 kali jump shot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia secara sengaja memfokuskan diri untuk mengembangkan kemampuannya dalam memasukkan bola ke keranjang. Dia bahkan hampir tidak memikirkan berapa lama waktu yang dia habiskan dalam melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini sepertinya sederhana, namun ini sangatlah berbeda dengan kebanyakan dari kita – saat melakukan pendekatan pada pekerjaan setiap harinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika berbicara tentang ‘kerja keras’, kebanyakan orang akan menyebutkan jumlah waktu yang mereka habiskan sebagai indikator seberapa keras mereka telah bekerja. (Contohnya, “Saya bekerja 60 jam dalam seminggu!”)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menghabiskan banyak waktu mungkin akan membuat anda merasa lelah, namun hanya dengan melakukan pekerjaan lebih banyak (walaupun itu 10.000 jam) – juga tidak cukup untuk membuat anda berada di jajaran top.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu tidak sama dengan melakukan praktek atau latihan yang disengaja untuk mencapai tujuan tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mempermudah anda memahaminya, coba perhatikan analogi berikut ini! (Saya tetap menggunakan olahraga basket agar tetap nyambung dengan cerita di atas).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Dua orang pemain basket sama-sama berlatih lemparan bebas selama satu jam. Pemain A melakukan 200 kali lemparan, pemain B melakukan 50 kali lemparan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Pemain B melakukan latihannya sendiri. Setiap kali habis melempar, dia mengambil kembali bolanya sendiri, melakukan dribble ringan, dan beberapa kali istirahat sejenak untuk mengobrol dengan teman-temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemain A melakukan latihan dengan rekannya. Setiap kali habis melempar, rekannya akan mengoperkan bola kembali kepadanya. Sang rekan juga selalu memperhatikan lemparan yang dilakukan pemain A, membuat catatan-catatan untuk memperbaiki lemparannya. Setiap 10 menit sekali mereka istirahat sejenak, dan pemain A memperhatikan setiap catatan yang dibuat oleh rekannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika hanya memperhatikan waktu, maka mereka sama-sama menghabiskan 1 jam untuk berlatih lemparan bebas. Keduanya ‘seakan-akan’ telah melakukan kerja keras yang sama.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Namun jika melihat pola / rutinitas cara mereka berlatih, apabila seandainya kemampuan mereka seimbang saat awal, maka siapa di antara mereka yang akan memiliki kemampuan lemparan bebas lebih baik setelah 100 jam latihan?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya rasa anda sudah bisa menebaknya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua pemain basket dalam contoh di atas sama-sama bisa ‘membual’ bahwa mereka telah berlatih selama 1 jam, namun hanya satu di antara mereka yang benar-benar berlatih dengan tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peneliti telah mencatat bahwa semua orang hebat di setiap industri memiliki komitmen untuk melakukan praktek (latihan) dengan tujuan. Seniman, musisi, atlet, CEO, dan pengusaha terbaik tidak hanya sekedar bekerja atau berlatih lebih keras, mereka bekerja lebih keras untuk mengembangkan kemampuan tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menerapkan Hal Ini Dalam Hidup Anda&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi banyak orang di dunia barat, Mozart dikatakan sebagai &quot;jeniusnya para orang jenius&quot;. Namun bahkan diapun diabaikan selama 10 tahun sebelum memproduksi sebuah karya populer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya tidak tahu bagaimana dengan anda, namun bagi saya ini sangat menginspirasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap kali saya merasakan kegagalan, ataupun hasil yang saya dapatkan jauh dari yang saya harapkan – maka saya selalu mengingat penelitian dari profesor Hayes tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda juga dapat melakukan pendekatan yang sama dalam bidang pekerjaan anda. Tetap konsisten melakukan pekerjaan anda (10 years of silence) dan fokus melakukan praktek yang disengaja (untuk tujuan tertentu) demi mengembangkan kemampuan khusus – yang dapat membantu anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang lebih menguntungkannya lagi, hanya dengan fokus selama 1 jam dan melakukan praktek (latihan) dengan tujuan tertentu setiap hari – ini dapat mengantarkan anda pada hasil yang luar biasa dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sekarang, pilihan ada di tangan anda sendiri.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa anda akan memulai perjalanan “10 years of silence” hari ini? Apa anda akan mulai fokus pada pengembangan kemampuan anda? Atau anda hanya akan “berjalan” seperti biasanya, dan berharap nasib memberikan yang terbaik?&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Selanjutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/01/dna-untuk-menjadi-sukses.html&quot;&gt;&lt;u&gt;DNA Sukses: Apa Yang Tertanam Dalam Diri Orang-Orang Sukses?&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/5375462655537618594/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/04/mozart-dan-kobe-bryant-tentang-kesuksesan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/5375462655537618594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/5375462655537618594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/04/mozart-dan-kobe-bryant-tentang-kesuksesan.html' title='Apa Yang Diajarkan Oleh Mozart dan Kobe Bryant tentang Kesuksesan dan Latihan Yang Memiliki Tujuan'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjimwriXuaB8d0WX9N5CSf8lrhu6slVkYi6QIileilNLXSst-c1K9DDwiadv-EZYsz0jlLks-8Jscfyf0CrgGzAWq-ycYESqdNvQ0r9L0NRPJFY4qkUETnMdut99Q41ugBUHnrA9b_5lhQ/s72-c/kesuksesan+mozart.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-2660486996135622140</id><published>2016-04-20T18:04:00.003+07:00</published><updated>2021-05-04T20:22:10.573+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>French Fries McDonald&#39;s Dikaitkan Dengan Kerusakan Otak, Penyakit Autoimun, dan Kanker</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Sebuah uraian terbaru dari proses pembuatan french fries McDonald&#39;s mengungkapkan sejumlah bahan yang digunakan di dalamnya telah dikaitkan dengan kerusakan otak, gangguan autoimun, kanker, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apakah anda tahu apa saja yang ada dalam kentang goreng McDonald&#39;s kesukaan anda?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2R5s0TCYN-F-EdgwhDsbVr3v3Jh6ptEIQXWsfYLYR3NPhfIsEayOIozZZlnw8zf-QVE5bbK_B3eOL2UdtKwzT3Y65hDHHa-HqFWlMAEV3IU6lSJ35rwoS8mCmmNFfIYiyik1-ySe0Igw/s1600/kentang+goreng+mcdonald.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;bahan-bahan berbahaya dalam kentang goreng McDonald&#39;s&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2R5s0TCYN-F-EdgwhDsbVr3v3Jh6ptEIQXWsfYLYR3NPhfIsEayOIozZZlnw8zf-QVE5bbK_B3eOL2UdtKwzT3Y65hDHHa-HqFWlMAEV3IU6lSJ35rwoS8mCmmNFfIYiyik1-ySe0Igw/s1600/kentang+goreng+mcdonald.jpg&quot; title=&quot;French Fries&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Grant Imahara – pemilik &lt;i&gt;Myth Busters&lt;/i&gt; memutuskan untuk mencari tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia langsung pergi ke pabrik pengolahan McDonald&#39;s, dimana dia merasa cukup lega saat mengetahui bahwa makanan cepat saji yang banyak disukai itu memang benar-benar berasal dari kentang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, beberapa bahan-bahan lainnya sedikit banyak memunculkan rasa kekhawatiran. Seperti di antaranya adalah Dimethylpolysiloxane (dimetil) – yaitu bentuk senyawa silikon yang biasanya ditemukan pada perekat (penambal) tangki akuarium, kondisioner rambut, dan dempul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tertiary Butylhydroquinone (TBHQ) – bahan kimia berbasis bensin yang biasanya ditemukan dalam parfum dan bio-diesel. Dan minyak kedelai terhidrogenasi – yang merupakan bentuk dari lemak trans.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Secara umum kentang goreng McDonald&#39;s terbuat dari:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kentang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Minyak canola&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Minyak kedelai&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Minyak kedelai terhidrogenasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perasa daging sapi alami&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gandum terhidrolisa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Susu terhidrolisa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Asam sitrun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dimetil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dekstrosa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Asam sodium pirofosfat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Garam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Minyak terhidrogenasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;TBHQ (Butylhydroquinone Tertiary)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Bahan Berbahaya Dalam Kentang Goreng McDonald&#39;s&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Dimentil (dimethylpolysiloxane)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Vanni Hari (&lt;i&gt;Food Babe&lt;/i&gt;), dimetil adalah bahan kimia yang dalam beberapa kasus – bahkan mengandung formalin, yaitu zat kimia (sangat) beracun yang dikaitkan dengan kerusakan otak, &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html&quot;&gt;&lt;u&gt;kanker&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, alergi, dan gangguan auto-imun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menarik untuk dicatat, bahwa kentang goreng McDonald&#39;s yang dijual di AS dikatakan lebih buruk daripada yang dibuat di Eropa. Vanni menulis bahwa, dibandingkan dengan yang di AS – french fries yang dijual di Inggris terbuat hanya dari beberapa bahan dasar seperti kentang, minyak sayur, dan sedikit gula serta garam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vanni melanjutkan, Uni Eropa benar-benar mengatur penggunaan bahan ini karena mereka sadar – jika bahan kimia buatan manusia ini tidak pernah ditujukan untuk dikonsumsi oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tertiary Butylhydroquinone (TBHQ)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun pembuat TBHQ mengklaim bahwa itu adalah jenis dari fenol yang digunakan untuk menstabilkan makanan, lemak, dan minyak nabati terhadap kerusakan oksidatif (sehingga memperpanjang masa penyimpanannya), bahan ini juga ditemukan dalam banyak hal – mulai dari parfum, biodiesel, pernis, lak, resin, dan aditif ladang minyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Minyak Kedelai Terhidrogenasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang terakhir, minyak kedelai terhidrogenasi – yang sering juga disebut sebagai &quot;&lt;i&gt;Silent Killer&lt;/i&gt;.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti TBHQ, minyak ini juga sering digunakan dalam industri makanan untuk memperpanjang umur simpan (masa kadaluarsa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, menurut laporan dari para peneliti di &lt;i&gt;Harvard School of Public Health&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Brigham and Women’s Hospital&lt;/i&gt; di Boston – setidaknya 100.000 kematian (akibat penyakit jantung) yang terjadi setiap tahun di Amerika Serikat dapat dicegah, &quot;jika orang-orang mengganti lemak trans dengan minyak tak jenuh ganda ataupun tunggal yang lebih sehat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lalu bagaimana dengan kentang goreng McDonald&#39;s yang dijual di Asia (khususnya di Indonesia)?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Apa lebih mengarah sama dengan yang dijual di AS? Atau sama dengan yang dijual di Eropa?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya saya tidak menemukan sumber referensi yang akurat. Namun jika anda masih ingat dengan kasus mie instant (buatan produsen terbesar) Indonesia yang dinyatakan tidak layak konsumsi di beberapa negara luar – mungkin anda bisa mereka-reka sendiri bagaimana kira-kira ‘fleksibilitas’ badan pengawas makanan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang, setelah anda mengetahui semua bahan yang terdapat dalam french fries McDonald&#39;s – apa anda masih yakin menjadikannya sebagai salah satu makanan favorit anda atau anak-anak anda?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;NaturalNews.com https://www.naturalnews.com/048553_french_fries_McDonalds_tertiary_butylhydroquinone.html&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;FoodBabe.com https://foodbabe.com/2013/10/22/sillyputty/&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;TBHQtertiarybutylhydroquinone.com https://tbhqtertiarybutylhydroquinone.com/&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;NaturalNews.com https://www.naturalnews.com/024694_oil_food_oils.html&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Science.NaturalNews.com https://science.naturalnews.com/hydrogenated.html&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/2660486996135622140/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/04/kentang-goreng-mcdonalds-dan-kerusakan-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2660486996135622140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2660486996135622140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/04/kentang-goreng-mcdonalds-dan-kerusakan-otak.html' title='French Fries McDonald&#39;s Dikaitkan Dengan Kerusakan Otak, Penyakit Autoimun, dan Kanker'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2R5s0TCYN-F-EdgwhDsbVr3v3Jh6ptEIQXWsfYLYR3NPhfIsEayOIozZZlnw8zf-QVE5bbK_B3eOL2UdtKwzT3Y65hDHHa-HqFWlMAEV3IU6lSJ35rwoS8mCmmNFfIYiyik1-ySe0Igw/s72-c/kentang+goreng+mcdonald.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-45989197583911426</id><published>2016-03-17T10:00:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:19:18.227+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alzheimer"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyakit"/><title type='text'>Cara Mendiagnosa Penyakit Alzheimer dan Demensia</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Alzheimer didiagnosa melalui pemeriksaan medis yang lengkap. Jika anda atau orang yang anda cintai memiliki kekhawatiran mengenai &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/02/vitamin-b-kompleks-untuk-memori.html&quot;&gt;&lt;u&gt;hilangnya memori&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; atau gejala lainnya terkait penyakit Alzheimer dan Demensia, maka sangat dianjurkan untuk segera mengatur janji dengan dokter.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCFFcHdOKNKwThCHtnqN6eW9gVli2jjBoOMUXQQcxevzcWtDkrZM97_iNNVoxFs4JGXEO0tCpo1lQQ91_sLOS0PVqu5dab25GtGWhNh1eEpFjABiCspCmRWwsrg9KcM45VcaGVXX7lBWw/s1600/pemeriksaan+dan+diagnosa+alzheimer.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;langkah mendiagnosa dan memeriksa alzheimer&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCFFcHdOKNKwThCHtnqN6eW9gVli2jjBoOMUXQQcxevzcWtDkrZM97_iNNVoxFs4JGXEO0tCpo1lQQ91_sLOS0PVqu5dab25GtGWhNh1eEpFjABiCspCmRWwsrg9KcM45VcaGVXX7lBWw/s1600/pemeriksaan+dan+diagnosa+alzheimer.jpg&quot; title=&quot;diagnosa alzheimer&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Langkah-Langkah Pemeriksaan Alzheimer&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tes tunggal yang dapat menentukan apakah seseorang menderita Alzheimer atau tidak. Walaupun dokter hampir selalu dapat memastikan jika seseorang benar-benar memiliki Demensia, namun untuk mengetahui apa penyebabnya akan sangat sulit sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diagnosa secara definitif untuk penyakit Alzheimer hanya dapat dilakukan melalui otopsi setelah kematian, yaitu melalui pencocokkan antara pengukuran klinis dengan pemeriksaan pada jaringan otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, para dokter memiliki beberapa metode dan alat yang dapat membantu mereka mendeteksi secara cukup akurat – apakah seseorang yang memiliki masalah dengan memori tersebut memang kemungkinan menderita &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk diketahui, hilangnya memori dapat diakibatkan oleh berbagai penyebab lain – sehingga belum tentu kondisi tersebut adalah pasti tanda-tanda Alzheimer atau Demensia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Untuk mendiagnosa Alzheimer, dokter anda mungkin akan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Menanyakan tentang kesehatan anda secara keseluruhan, masalah medis yang pernah dialami, kemampuan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, dan perubahan dalam perilaku atau kepribadian.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melakukan tes memori, memecahkan masalah, konsentrasi, dan bahasa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melakukan tes medis standar – seperti tes darah dan urin, untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya penyebab lain dari masalah anda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melakukan &lt;a href=&quot;https://www.alodokter.com/melacak-penyakit-dengan-ct-scan&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;scan otak&lt;/a&gt;, dengan menggunakan CT ataupun MRI – untuk membedakan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/04/penyebab-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyebab Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; dengan penyebab lain yang menimbulkan gejala yang anda alami.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter anda mungkin akan melakukan tes ulang untuk mendapatkan informasi mengenai perubahan pada kesehatan dan memori anda seiring berjalannya waktu. Tes ini juga dapat membantu dokter untuk mendiagnosa penyebab lain dari masalah memori yang dialami oleh pasien, seperti kerusakan kognitif ringan ataupun demensia vaskular.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Cara Mencari Dokter Yang Tepat&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Para ahli menjelaskan bahwa seorang dokter yang cakap dapat mendiagnosa penyakit Alzheimer dengan tingkat akurasi diatas 90%. Langkah pertama yang dianggap terbaik adalah dengan mengkonsultasikan masalah anda dengan dokter yang sudah menjadi langganan anda. Umumnya dokter anda akan ikut mengevaluasi hasil diagnosa yan telah dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter anda mungkin akan merujuk anda ke dokter lain yang memiliki spesialiasi untuk pemeriksaan dan pengobatan penyakit Alzheimer serta demensia terkait.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Para Spesialis yang dimaksud mencakup:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ahli saraf&lt;/b&gt;, yang mengkhususkan diri dalam penyakit otak dan sistem saraf&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Psikiater&lt;/b&gt;, yang mengkhususkan diri dalam gangguan yang mempengaruhi suasana hati atau cara kerja otak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Psikolog&lt;/b&gt;, yang menjalani pelatihan khusus untuk pengujian memori dan fungsi mental lainnya&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Klinik atau unit khusus memori biasanya sudah menyediakan tim spesialis yang bekerja secara bersama-sama untuk mendiagnosa masalah yang dialami. Tes dilakukan di satu tempat untuk dapat mempercepat proses diagnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, anda juga mungkin perlu mencari pendapat kedua atau pendapat tambahan. Pemeriksaan masalah memori dan pikiran diketahui cukup menantang. Gejala dan tanda-tanda yang ringan bisa saja tidak terlalu jelas atau diabaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencari pendapat kedua dari pihak lain dapat membantu mengkonfirmasi hasil diagnosa sebelumnya. Kebanyakan dokter yang memang cakap biasanya sangat paham manfaat hal ini, dan mereka akan berbagi catatan medis anda jika anda mengizinkan. Seorang spesialis dapat merujuk anda ke dokter lain untuk mendapatkan pendapat kedua, atau anda bisa memutuskan untuk mencari sendiri dokter lain yang anda mau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Pentingnya Melakukan Diagnosa Alzheimer Sejak Dini&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kondisi penyakit Alzheimer belum bisa dihentikan atau disembuhkan, diagnosa dini dapat membantu orang-orang dengan kondisi Demensia ataupun keluarga mereka dalam:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mendapatkan kesempatan yang lebih baik dari manfaat pengobatan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki lebih banyak waktu untuk merencanakan masa depan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengurangi kecemasan untuk masalah-masalah yang tidak diketahui&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan kemungkinan untuk berpartisipasi dalam uji klinis obat baru, membantu kemajuan penelitian&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memiliki kesempatan untuk ikut memutuskan mengenai perawatan, transportasi, pilihan tempat tinggal, dan masalah-masalah keuangan serta hukum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendapatkan cukup waktu untuk mengembangkan hubungan dengan dokter dan tim perawat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memperoleh manfaatkan dari pelayanan perawatan dan dukungan, sehingga mereka atau keluarga mereka lebih mudah dalam merawat penyakit Alzheimer. Navigator dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan dan membuat perencanaan tindakan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Cara Mengobati Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/02/gejala-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Gejala Penyakit Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.nia.nih.gov/alzheimers/topics/diagnosis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.alz.org/alzheimers_disease_diagnosis.asp&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/45989197583911426/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/03/diagnosa-dan-pemeriksaan-alzheimer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/45989197583911426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/45989197583911426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/03/diagnosa-dan-pemeriksaan-alzheimer.html' title='Cara Mendiagnosa Penyakit Alzheimer dan Demensia'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCFFcHdOKNKwThCHtnqN6eW9gVli2jjBoOMUXQQcxevzcWtDkrZM97_iNNVoxFs4JGXEO0tCpo1lQQ91_sLOS0PVqu5dab25GtGWhNh1eEpFjABiCspCmRWwsrg9KcM45VcaGVXX7lBWw/s72-c/pemeriksaan+dan+diagnosa+alzheimer.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-6699311519891563196</id><published>2016-03-05T12:03:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:15:39.266+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>Seberapa Bahayakah Radiasi Ponsel Bagi Otak Anda?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Berbagai bukti mengenai bahaya radiasi telepon seluler yang dapat mengganggu kesehatan dan fungsi otak terus saja bermunculan, terutama pada anak-anak. Untuk mengurangi resiko, beberapa langkah berikut ini layak untuk anda pertimbangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan data terbaru dari &lt;a href=&quot;https://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs193/en/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;WHO&lt;/a&gt; – saat ini diperkirakan ada sekitar 6,9 miliar pelanggan ponsel – hampir 1 ponsel untuk setiap orang di planet ini, dan jumlah tersebut akan terus bertambah.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxTuEEOwMJb8HlnYYtlXIxg6MAfvFjfdns2Sw9wpNlJVNlvnqHJWOBBToXf8iPqY76bj2UPIPFqPy1fGZ-ZzN6pzZbfQj9clhwvO-TpCmVVLDoN7dnH39g7FsmN-RcYCHHav3P6fQ5ZkY/s1600/radiasi+ponsel+terhadap+otak+1.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;bahaya radiasi telepon seluler bagi otak manusia&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxTuEEOwMJb8HlnYYtlXIxg6MAfvFjfdns2Sw9wpNlJVNlvnqHJWOBBToXf8iPqY76bj2UPIPFqPy1fGZ-ZzN6pzZbfQj9clhwvO-TpCmVVLDoN7dnH39g7FsmN-RcYCHHav3P6fQ5ZkY/s1600/radiasi+ponsel+terhadap+otak+1.jpg&quot; title=&quot;radiasi telepon seluler&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jika rata-rata orang Amerika sekarang menghabiskan 162 menit pada perangkat mobile mereka setiap hari, maka anda bisa membayangkan bagaimana dengan orang Indonesia – yang termasuk sebagai salah satu pengguna ponsel tertinggi di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga saat ini, kontroversi tentang resiko gangguan kesehatan dari penggunaan ponsel masih terus berlangsung. Anda mungkin sudah pernah mendengar/membaca argumen dari kedua belah pihak – bahwa ponsel benar-benar aman. Dan sebaliknya – ada juga pihak yang mengatakan bahwa ponsel dapat &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/penyebab-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;u&gt;menyebabkan kanker otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; dan banyak masalah kesehatan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang memiliki telepon seluler memberikan kenyamanan tersendiri bagi kita, hal ini tidak dapat dibantah. Namun anda juga tentu perlu mengetahui kemungkinan apa saja yang akan terjadi pada otak anda akibat radiasi ponsel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita mendalaminya lebih jauh...&lt;/div&gt;
&lt;br/&gt;
&lt;h2&gt;
Bagaimana Pengaruh Telepon Seluler Terhadap Otak&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya ponsel adalah radio canggih yang bekerja dengan menggunakan energi elektromagnetik – untuk mengirimkan dan menerima suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh kita sendiri sebenarnya selama ini selalu ‘diselimuti’ oleh lautan medan elektromagnetik (EMFs) – yang dihasilkan dari semua perangkat elektronik yang kita miliki. Namun begitu, ponsel diketahui sebagai sumber energi elektromagnetik yang paling cepat berkembang di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan EMFs yang dipancarkan oleh ponsel ini menjadi sangat mengkhawatirkan karena kita begitu sering menggunakannya – itupun secara langsung ditempelkan di kepala kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang memperhatikan, mungkin anda sudah mengetahui jika semua ponsel memiliki nilai tingkat penyerapan tertentu (SAR = Specific Absorption Rate). Menurut Komisi Komunikasi Federal (&lt;a href=&quot;https://www.fcc.gov/general/specific-absorption-rate-sar-cellular-telephones&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;FCC&lt;/a&gt;), SAR adalah ukuran jumlah energi frekuensi radio (RF) yang diserap oleh tubuh saat kita menggunakan ponsel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tahukah anda jika tidak ada satupun produk telepon selular yang memiliki tingkat SAR = nol? Ini artinya bahwa sebagian dari radiasi ponsel akan terserap oleh tubuh kita, menembus tengkorak dan otak kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah sedikit kutipan dari salah satu laporan mengenai efek samping induksi EMF dari radiasi telepon seluler:&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Ponsel dan WiFi bukanlah satu-satunya sumber EMFs. Yang mengejutkannya, ternyata peralatan rumah berkabel lainnya seperti kulkas anda, pengering rambut, vacuum cleaner, dan blender juga merupakn sumber EMFs.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Radiasi Ponsel Meningkatkan Resiko Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketakutan terbesar dari pengguna ponsel di negara-negara maju adalah pertanyaan, “Apakah itu dapat menyebabkan kanker otak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa anda termasuk diantara orang-orang tersebut? Atau anda tidak pernah berpikir sejauh itu terhadap &lt;a href=&quot;http://otak-super.blogspot.com/&quot;&gt;&lt;u&gt;kesehatan otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; anda?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) – mengklasifikasikan radiasi ponsel sebagai karsinogen grup 2B, dan merekomendasikan bahwa, “Konsumen harus mempertimbangkan cara-cara yang dapat mengurangi paparan dari radiasi ponsel.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmsOyyLOTnMbVrQRtd9nLoEoSICtuqXSs1Y4Gn_fnoEzz2I0NDgx8cr8cKIA0aHdTM7C-aMmyz9Tb8fAIcr6l1eSN1PXhS4VbyNylhIc0N8fn8zEpRMSvsWavI6WUkBsfYb7vDVEcAhQA/s1600/radiasi+ponsel+terhadap+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;bahaya paparan radiasi ponsel bagi otak manusia (khususnya anak-anak)&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmsOyyLOTnMbVrQRtd9nLoEoSICtuqXSs1Y4Gn_fnoEzz2I0NDgx8cr8cKIA0aHdTM7C-aMmyz9Tb8fAIcr6l1eSN1PXhS4VbyNylhIc0N8fn8zEpRMSvsWavI6WUkBsfYb7vDVEcAhQA/s1600/radiasi+ponsel+terhadap+otak.jpg&quot; title=&quot;pengaruh radiasi ponsel&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan definisinya, &lt;a href=&quot;https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_IARC_Group_2B_carcinogens&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;karsinogen grup 2B&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; adalah sesuatu yang diduga sebagai penyebab kanker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Termasuk di dalam kategori ini adalah hal-hal yang sudah anda ketahui untuk dihindari, seperti: timbal, asap knalpot, DDT, dan kloroform.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah penelitian terpercaya yang dimuat di &lt;a href=&quot;https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2569116/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;NCBI&lt;/a&gt;, para peneliti menemukan hubungan yang signifikan antara penggunaan ponsel dalam jangka panjang dengan resiko tumor otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kabar baiknya (jika ini memang pantas disebut sebagai kabar baik) – adalah bahwa dibutuhkan waktu sekitar sepuluh tahun penggunaan ponsel untuk secara signifikan dapat meningkatkan resiko berkembangnya tumor otak ganas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mencapai batas 10 tahun, maka resiko anda menjadi bertambah 2 kali lipat – namun hanya pada sisi kepala dimana anda sering menempelkan ponsel anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang lebih mengerikannya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa otak anak menyerap radiasi hingga dua kali lebih banyak dibandingkan otak orang dewasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sekarang, apa anda masih berpikiran bahwa memberikan ponsel ke anak anda sebagai “hal yang Baik dan Keren”?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jika sebelumnya anda pernah bertanya-tanya, “Mengapa masyarakat negara maju sangat melarang anak-anak mereka memiliki ponsel?”, atau “Mengapa anak-anak dari para Bos Produsen Ponsel justru tidak memiliki ponsel?”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta yang saya telah sampaikan di atas itulah jawaban dari pertanyaan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Penggunaan Ponsel Menyebabkan Kerusakan Radikal Bebas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paparan EMF dapat menciptakan radikal bebas – yaitu molekul oksigen tak terikat yang menyerang sel-sel anda, seperti halnya oksigen yang membuat logam menjadi berkarat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html&quot;&gt;&lt;u&gt;Otak manusia&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; menggunakan 20% dari total asupan oksigen tubuh, sehingga menjadi sangat rentan terhadap kerusakan radikal bebas. Dan paparan EMF dalam jangka panjang akan menyebabkan peningkatan tingkat radikal bebas hingga ke tahap kronis, yang nantinya mengarah pada kerusakan dan penuaan sel otak hingga ke tingkat DNA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, radiasi ponsel juga menekan produksi melatonin. Walaupun secara umum melatonin dianggap sebagai hormon tidur, namun sebenarnya melatonin juga merupakan antioksidan yang kuat – bahkan lebih baik daripada vitamin C.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Radiasi HP Menyebabkan Kebocoran Sel Otak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Otak anda dilindungi oleh penghalang yang berupa darah-otak, yaitu sekelompok sel khusus yang bertindak sebagai saringan untuk mencegah racun, patogen, dan zat asing lainnya agar tidak memasuki otak anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan radiasi dari handphone dapat memecah membran sel otak yang halus, membuat penghalang yang berupa darah otak tadi menjadi lebih mudah ditembus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang menyebabkan racun, bahan kimia, berbagai virus, dan logam berat seperti: merkuri – timbal – dan aluminium dapat masuk ke otak, yang nantinya akan mempengaruhi fungsi otak secara negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kondisi ini juga menyebabkan sel-sel otak mengalami kebocoran ion kalsium yang dibutuhkan untuk komunikasi antar sel-sel otak. Beberapa ahli bahkan percaya jika meningkatnya angka kecelakaan di kalangan pengguna ponsel mungkin bukan diakibatkan oleh gangguan tertentu saat mengemudi, namun karena lambatnya reaksi akibat sel-sel otak yang dibanjiri ion kalsium.&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Sebuah jurnal penelitian bahkan mengungkapkan jika seseorang yang mengemudi sambil menelpon memiliki reaksi yang lebih buruk daripada pengemudi mabuk, dan lebih sering mengalami kecelakaan.&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Radiasi Handphone Dihubungkan dengan Penyakit Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah penelitian dari Journal of the American Medical Association (&lt;a href=&quot;https://jama.jamanetwork.com/article.aspx?articleid=645813&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;JAMA&lt;/a&gt;), menemukan bahwa memegang ponsel aktif di sebelah kepala anda selama kurang dari satu jam dapat merubah metabolisme glukosa otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ini menjadi sebuah masalah karena glukosa adalah sumber energi utama otak anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini ada beberapa ahli yang percaya bahwa penyakit Alzheimer adalah bentuk ketiga dari penyakit diabetes – yaitu diabetes pada otak, dimana sel-sel otak tidak lagi mampu memanfaatkan glukosa sehingga kemudian mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal lainnya yang membuat radiasi ponsel dihubungkan dengan Alzheimer adalah karena radiasi dari telepon seluler dapat meningkatkan fragmen protein yang disebut dengan beta-amyloid. Protein ini lengket dan menggumpal, sehingga akan membentuk plak di antara sel-sel saraf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara beberapa faktor resiko, plak beta-amyloid ini merupakan faktor &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/04/penyebab-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyebab utama penyakit Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, hal bertentangan yang cukup mengejutkan juga ditemukan pada sebuah penelitian yang diterbitkan di situs National Geographic. Dalam penelitian tersebut, radiasi telepon seluler diketahui dapat mencegah terjadinya penumpukan plak pada otak. Setidaknya pada otak tikus – sebagai hewan yang digunakan sebagai objek penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini mungkin akan membuat penelitian berkembang ke arah baru, namun tetap saja saya tidak merekomendasikan anda untuk mencobanya ke diri sendiri ataupun orang-orang yang anda sayangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Ponsel Menyebabkan Gangguan Tidur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan ada sekitar 65% orang yang tidur dengan ponsel mereka. Dan angka ini meningkat menjadi 90% pada mereka yang berusia antara 18 sampai 29 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah ada puluhan studi yang menyatakan bahwa radiasi ponsel – walau dalam tingkat rendah sekalipun, tetap akan mengganggu produksi &lt;a href=&quot;https://id.wikipedia.org/wiki/Melatonin&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;melatonin&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; pada tubuh. Terganggunya produksi melatonin tentu akan membuat tingkat kelelapan tidur anda menjadi berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal anda sudah mengetahui bahwa tidur adalah salah satu pilar terpenting bagi kesehatan dan kebugaran otak. Karena hanya pada saat anda sedang tertidurlah otak akan membersihkan racun dan kotoran metabolisme, memperbaiki sel-sel otak, serta memproduksi sel-sel baru yang sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan pada saat tertidur pula otak anda akan menyimpan serta memetakan memori yang telah direkam sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemakaian alat elektronik di malam hari, termasuk ponsel – adalah salah satu alasan meningkatnya jumlah orang yang menderita &lt;a href=&quot;https://lifestyle.dreamers.id/article/24110/inilah-alasan-mengapa-harus-menjauhkan-handphone-saat-tidur&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;insomnia dan gangguan tidur&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para peneliti telah menemukan korelasi antara pemakaian ponsel yang tinggi dengan insomnia, stres, dan depresi. Hal ini umumnya dialami oleh anak-anak muda (mereka yang baru beranjak dewasa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;6. Telepon Seluler Berkontribusi Pada Gangguan Tiroid&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Radiasi ponsel diketahui dapat mempengaruhi struktur dan fungsi tiroid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan telepon seluler meningkatkan kadar hormon stimulasi tiroid (TSH), yang secara langsung dihubungkan dengan sebuah kondisi yang disebut tiroid rendah (hipotiroidisme).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa gejala umum pada otak yang berhubungan dengan hipotiroidisme antara lain: &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/02/vitamin-b-kompleks-untuk-memori.html&quot;&gt;&lt;u&gt;hilangnya memori&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, rasa depresi, kabut otak, susah fokus dan konsentrasi, kelelahan, dan sulit membuat keputusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan gejala lainnya termasuk di antaranya: sensitif terhadap dingin, kulit kering, konstipasi, naiknya berat badan, dan nyeri otot.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga artikel ini cukup mencerahkan. Silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan jika anda memilikinya.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/6699311519891563196/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/03/bahaya-radiasi-ponsel-bagi-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/6699311519891563196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/6699311519891563196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/03/bahaya-radiasi-ponsel-bagi-otak.html' title='Seberapa Bahayakah Radiasi Ponsel Bagi Otak Anda?'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxTuEEOwMJb8HlnYYtlXIxg6MAfvFjfdns2Sw9wpNlJVNlvnqHJWOBBToXf8iPqY76bj2UPIPFqPy1fGZ-ZzN6pzZbfQj9clhwvO-TpCmVVLDoN7dnH39g7FsmN-RcYCHHav3P6fQ5ZkY/s72-c/radiasi+ponsel+terhadap+otak+1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-3146076884259111363</id><published>2016-03-01T07:14:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:11:23.285+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi Sukses"/><title type='text'>Cara Mengembangkan Skill Yang Bernilai: Sebuah Pelajaran Dari Penjual Korek</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Di awal tahun 1940-an, di sebuah kota kecil bernama Almhult, Swedia bagian Selatan, hidup seorang anak yang dalam beberapa tahun kemudian akan memberikan dampak luar biasa pada jutaan orang. Namun pada saat itu, tak ada satu orangpun yang tahu namanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak itu sibuk dengan proyek kecil yang relatif sederhana. Dia baru saja mengetahui bahwa dia bisa membeli korek api dalam jumlah besar di Stockholm, yang berjarak beberapa jam dari kota kecil tempat tinggalnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhesL7X3pI0mMylOEKp4ZVvrhPlqqTD3vERnEw69vLNK9dCs9bPo-yvJNZfshG_pYxFWKrF1btU23AIMcXwWu6ig32R3TLkdO9MAKAGeZZqtpllQxmv2gaMUxkd8GP8fL2FGoV6X4sIy4o/s1600/korek+api.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;cara membangun skill yang bernilai&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhesL7X3pI0mMylOEKp4ZVvrhPlqqTD3vERnEw69vLNK9dCs9bPo-yvJNZfshG_pYxFWKrF1btU23AIMcXwWu6ig32R3TLkdO9MAKAGeZZqtpllQxmv2gaMUxkd8GP8fL2FGoV6X4sIy4o/s1600/korek+api.jpg&quot; title=&quot;korek api swedia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dia bisa mendapatkan harga yang murah, dan kemudian dia menjualnya lagi secara eceran untuk mendapatkan keuntungan yang bagus, namun masih tetap dengan harga yang wajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak lama kemudian, dia mulai sibuk menjajakan koreknya, berkeliling dengan sepeda ke seluruh penjuru kota, menjual kepada siapa saja yang membutuhkan dagangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dia merasa lancar menjual korek-koreknya, dia mulai memperluas usaha kecilnya. Dia menambahkan hiasan Natal, ikan, bibit tanaman, hingga pulpen dan pensil. Dan dalam beberapa tahun kemudian, dia mulai menjadi seorang penjual furnitur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama anak yang telah tumbuh menjadi seorang pemuda itu adalah Ingvar Kamprad, yang saat berusia 17 tahun, memutuskan untuk memberikan nama bagi bisnisnya. Dia menyebutnya IKEA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2013, IKEA membukukan penjualan lebih dari 37 Milyar Dolar. Sangat menakjubkan apa yang berhasil dia lakukan dengan berbekal beberapa kotak korek api.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Menjual Korek dan Membangun Skill&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Semua orang terobsesi untuk membangun “IKEA” mereka sendiri. Namun tidak ada yang fokus pada menjual beberapa korek api. Kita hidup dalam masyarakat yang menghargai skill, namun semua orang terobsesi pada “Hasil”.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTTi_JcUm86eirZOwJD2YhIakxgTCMyWlhKxIXOVGlWgrmKbLWXvOWz5nr77PyEwW5XSA-_4sSJ4m22TYq9PNI1LZA0cnyFGxYNlCldgvN73onPuVi5hebtgqCunOFqP68CDLIYt1bSaY/s1600/ikea.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pelajaran membangun skill bernilai dari pendiri IKEA&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTTi_JcUm86eirZOwJD2YhIakxgTCMyWlhKxIXOVGlWgrmKbLWXvOWz5nr77PyEwW5XSA-_4sSJ4m22TYq9PNI1LZA0cnyFGxYNlCldgvN73onPuVi5hebtgqCunOFqP68CDLIYt1bSaY/s1600/ikea.jpg&quot; title=&quot;IKEA&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah yang membuat kita sangat mudah terjebak – dan hanya fokus kepada hasil, padahal yang sebenarnya harus dilakukan adalah justru membangun dan mengembangkan skill kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang sangat mudah untuk fokus pada mimpi membangun sebuah bisnis yang sukses. Siapa pengusaha (entrepreneur) yang tidak mau memiliki perusahaan yang menghasilkan 37 Milyar Dolar setahun?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi mengambil pelajaran dari apa yang Ingvar Kamprad lakukan, bukan seperti itu caranya memulai. Dia memulai dengan membangun skill dan kemampuanya. Dimulai dengan menjual satu kotak korek kayu, satu-persatu ke setiap orang. Dia fokus pada satu masalah kecil, lalu kemudian menggunakan keterampilan yang telah dia miliki untuk memecahkan masalah yang lebih besar lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2&gt;
Fokuslah untuk Menjadi Lebih Baik, Bukan Membuat Lebih Besar&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Ingvar Kamprad fokus untuk menjadi lebih baik dalam bisnisnya, sebelum kemudian dia mencoba untuk membuat bisnisnya menjadi lebih besar. Cobalah untuk memikirkan itu sejenak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang (termasuk diri saya sendiri) lebih menginginkan untuk mendapatkan hasil yang besar ketimbang untuk menjadi lebih baik. Seorang Fotografer baru, lebih ingin fotonya dimuat di National Geographic atau memenangkan kontes foto bergengsi – daripada menjadi seorang yang sangat ahli dalam aliran fotografi tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang penulis baru,lebih ingin karyanya masuk dalam daftar best-seller – daripada menjadi seorang ahli prosa. Seorang pemain bola baru, lebih menginginkan untuk masuk dalam jajaran pemain utama – daripada menjadi pemain dengan assist terbanyak. Seorang blogger baru, lebih ingin mendapatkan visitor yang banyak – ketimbang memiliki visitor yang loyal. Dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya, jika anda hanya fokus pada “Hasil”, maka anda akan menjadi mudah teralihkan dari hal-hal tertentu yang seharusnya dapat mengasah skill anda – sesuatu yang memang harus anda kuasai untuk menjadi SUKSES.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Ingat!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses adalah hal yang lebih penting daripada tujuan / target (Goal) anda, terutama jika di tahap-tahap awal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Fokuslah untuk menjadi lebih baik terlebih dahulu sebelum anda berpikir untuk menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena faktanya, sebagian besar dari apa yang anda lakukan / ciptakan / bangun di awal-awal – walaupun tampaknya baik – bisa jadi itu tidak akan berubah menjadi hebat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sebuah penelitian yang menganalisa lebih dari 70 komposer terkenal. Penelitian itu berhasil mengungkap bahwa tak ada satupun dari para maestro tersebut yang mampu menciptakan sebuah karya terkenal sebelum tahun ke-10 karier mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Baca:&lt;/b&gt; &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/04/mozart-dan-kobe-bryant-tentang-kesuksesan.html&quot;&gt;&lt;u&gt;Apa Yang Diajarkan Mozart dan Kobe Bryant Tentang Kesuksesan&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Periode dengan sedikit sorotan yang dipenuhi kerja keras ini disebut “&lt;b&gt;10 years of silence&lt;/b&gt;” (10 tahun kebisuan). Jika anda memperhatikan dari awal, maka anda dapat melihat bahwa ini sangat mirip dengan periode yang dihabiskan oleh Ingvar Kamprad dalam menjual korek api. Industri yang berbeda, namun dengan dedikasi yang sama untuk mengembangkan skill dan kemampuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi coba pikirkan di bidang apa anda ingin menjadi lebih baik (ahli). Bagaimana cara anda memulai menjual “korek” anda?&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/3146076884259111363/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/03/cara-mengembangkan-skill-yang-bernilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/3146076884259111363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/3146076884259111363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/03/cara-mengembangkan-skill-yang-bernilai.html' title='Cara Mengembangkan Skill Yang Bernilai: Sebuah Pelajaran Dari Penjual Korek'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhesL7X3pI0mMylOEKp4ZVvrhPlqqTD3vERnEw69vLNK9dCs9bPo-yvJNZfshG_pYxFWKrF1btU23AIMcXwWu6ig32R3TLkdO9MAKAGeZZqtpllQxmv2gaMUxkd8GP8fL2FGoV6X4sIy4o/s72-c/korek+api.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-8413742461892327525</id><published>2016-02-26T19:08:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:09:36.632+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kanker"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pengobatan"/><title type='text'>Cara Mengobati Kanker Otak: 3 Metode Umum</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Cara mengobati kanker otak dibedakan berdasarkan beberapa faktor, seperti: usia seseorang, kondisi kesehatan secara umum, dan ukuran – lokasi – serta jenis tumornya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda dan orang yang anda cintai pasti akan memiliki banyak pertanyaan terkait &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html&quot;&gt;&lt;u&gt;kanker otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, metode pengobatan, efek samping pengobatan, dan cara perawatan jangka panjangnya. Dan sumber terbaik untuk mendapatkan segala informasi tersebut adalah tim kesehatan yang merawat anda (orang kesayangan anda). Jadi jangan pernah ragu untuk menanyakan semua yang ingin anda ketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwqM1f9iL0AXnebzpYYIxkBDLlAb2xGStA_AbfKVdHVrzMRzjCe7luiMUSO49Shql9U4AhGsSD6WNNwDMMX4kMiVVToH_CQyeCVImH2kEGz2dbq_Vlpzqnn9R-izG3AsuXP4x5gbr310o/s1600/pengobatan+kanker+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;3 cara mengobati kanker otak yang umum dilakukan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwqM1f9iL0AXnebzpYYIxkBDLlAb2xGStA_AbfKVdHVrzMRzjCe7luiMUSO49Shql9U4AhGsSD6WNNwDMMX4kMiVVToH_CQyeCVImH2kEGz2dbq_Vlpzqnn9R-izG3AsuXP4x5gbr310o/s1600/pengobatan+kanker+otak.jpg&quot; title=&quot;pengobatan kanker otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sekilas Tentang Pengobatan Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara pengobatan kanker otak biasanya sangat kompleks. Umumnya akan melibatkan beberapa konsultasi dengan dokter yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tim akan terdiri dari dokter ahli bedah saraf (spesialis otak dan sistem saraf), ahli onkologi, &lt;a href=&quot;https://jakartapedia.bpadjakarta.net/index.php/Spesialis_Onkologi_Radiasi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;radiasi onkologi&lt;/a&gt; (dokter yang melakukan terapi radiasi), dan dokter yang menangani kesehatan secara umum.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika diperlukan, maka tim masih akan bertambah – termasuk diantaranya: ahli gizi, pendamping sosial, ahli terapi fisik, dan mungkin beberapa tenaga ahli lainnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Protokol perawatannya sangat bervariasi – disesuaikan dengan lokasi tumor, ukuran dan jenisnya, usia pasien, dan masalah medis tambahan yang mungkin dimiliki oleh pasien.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Langkah pengobatan kanker otak yang paling banyak digunakan adalah dengan prosedur operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Dalam kebanyakan kasus, biasanya lebih dari satu cara yang akan digunakan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Operasi Kanker Otak&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Kebanyakan orang yang memiliki tumor otak akan menjalani operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tujuan dari pembedahan yaitu untuk memastikan bahwa kelainan yang terlihat saat pengujian adalah memang benar-benar tumor. Setelah dipastikan, maka langkah selanjutnya adalah upaya untuk mengangkat tumor tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika tumor tidak dapat diangkat, maka ahli bedah akan mengambil sampel untuk mengindentifikasi jenis dari tumor tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dalam beberapa kasus (kebanyakan untuk tumor jinak), berbagai &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/gejala-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;u&gt;gejala terkait kanker otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; dapat benar-benar disembuhkan dengan operasi pengangkatan tumor. Bila memang memungkinkan, maka ahli bedah saraf akan mencoba untuk mengangkat semua tumor yang ada.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Pasien mungkin akan menjalani beberapa perawatan dan prosedur sebelum operasi, antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pemberian obat steroid, seperti deksametason (Decadron) – tujuannya untuk mengurangi pembengkakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemberian obat antikonvulsan – tujuannya untuk mengurangi atau mencegah kejang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika pasien memiliki kelebihan cairan serebrospinal yang terkumpul di sekitar &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html&quot;&gt;&lt;u&gt;otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, maka tabung plastik tipis (yang disebut shunt) akan digunakan untuk mengalirkan cairan tersebut. Salah satu ujung shunt akan ditempatkan dalam rongga dimana cairan terkumpul, dan ujung lainnya akan ditempatkan di bawah kulit pada bagian tubuh lainnya. Ini akan membuat cairan akan mengalir dari otak ke bagian yang telah ditentukan – agar mudah untuk dihilangkan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Terapi Radiasi Untuk Kanker Otak&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Terapi radiasi atau juga biasa disebut radioterapi adalah penggunaan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel tumor, sehingga dapat menghentikan pertumbuhan dan perkembang-biakkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Terapi radiasi dapat digunakan untuk orang-orang yang tidak bisa menjalani prosedur operasi. Atau dalam kasus lain, ini digunakan setelah operasi untuk membunuh sel tumor yang mungkin masih tersisa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terapi radiasi adalah terapi yang bersifat lokal. Dengan kata lain, prosedur ini hanya akan memberikan efek pada daerah yang diterapi, sehingga sel-sel tubuh lainnya atau bahkan sel-sel otak lainnya tidak akan terganggu.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimCX5fhKRU28PHbZxQN38ySoIe72msvqipEX05CvxPxGfx91D-nxk6xIfb0uJ5EaEkcOAv2dVTXjdUebKDqXNQX44jwE8RzbTVWF9Ms1V7Q-DIS3htsw8tlSAhAMf_HbgMwjGde7q3mEs/s1600/pengobatan+kanker+otak+-+radiasi.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pengobatan kanker otak dengan terapi radiasi&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimCX5fhKRU28PHbZxQN38ySoIe72msvqipEX05CvxPxGfx91D-nxk6xIfb0uJ5EaEkcOAv2dVTXjdUebKDqXNQX44jwE8RzbTVWF9Ms1V7Q-DIS3htsw8tlSAhAMf_HbgMwjGde7q3mEs/s1600/pengobatan+kanker+otak+-+radiasi.jpg&quot; title=&quot;terapi radiasi&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Radiasi dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Radiasi eksternal dengan menggunakan sinar radiasi berenergi tinggi yang ditargetkan pada daerah tumor. Sinar radiasi akan berjalan melalui kulit, tengkorak, jaringan otak yang sehat dan jaringan lainnya hingga mencapai lokasi tumor. Perawatan biasanya dilakukan lima kali dalam seminggu dengan jumlah waktu tertentu, umumnya setiap terapi hanya memerlukan beberapa menit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Radiasi internal atau implan dengan menggunakan kapsul radioaktif kecil yang ditempatkan di dalam tumor itu sendiri. Radiasi yang dipancarkan dari kapsul akan menghancurkan tumor. Radioaktivitas dari kapsul tersebut akan menurun sedikit demi sedikit setiap harinya, sesuai dengan dosis yang telah dikalkulasi secara cermat. Untuk menjalani prosedur ini, pasien diharuskan menginap di rumah sakit selama beberapa hari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Stereotactic radiosurgery atau kadang-kadang disebut sebagai teknik bedah tanpa pisau, walaupun ini sama sekali tidak melibatkan prosedur operasi. Terapi ini untuk menghancurkan tumor otak tanpa perlu membuka tengkorak. CT Scan atau MRI digunakan untuk menentukan lokasi tumor yang tepat di dalam otak, lalu sebuah sinar radiasi berenergi tinggi dengan dosis besar akan diarahkan ke tumor dari sudut yang berbeda. Radiasi ini akan menghancurkan tumor. Kelebihan dari teknik ini adalah memiliki lebih sedikit komplikasi dibandingkan operasi, dan waktu pemulihan yang lebih singkat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Kemoterapi (Obat) Untuk Kanker Otak&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Jika anda memiliki pertanyaan, “Adakah obat kanker otak yang cukup kuat untuk mematikan sel tumor?”, maka kemoterapi ini adalah jawabannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Kemoterapi adalah langkah penggunaan obat-obatan yang kuat untuk membunuh sel tumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bisa menggunakan satu obat atau kombinasi dari beberapa obat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada yang dikonsumsi melalui mulut atau diberikan melalui infus. Beberapa obat ada yang diberikan melalui shunt yang diletakkan untuk mengalirkan kelebihan cairan dari otak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemoterapi biasanya diberikan dalam periode, dimana dalam 1 periode terdiri dari masa perawatan intensif yang singkat – diikuti dengan masa istirahat – lalu masa pemulihan. Masing-masing periode biasanya berlangsung dalam beberapa minggu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kebanyakan pengobatan dirancang dalam dua sampai empat periode untuk selesai. Kemudian ada masa jeda untuk melihat bagaimana reaksi tumor terhadap kemoterapi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Efek samping dari obat kemoterapi penyakit kanker otak ini sudah sangat umum diketahui. Beberapa orang sangat sulit untuk dapat mentolerirnya. Efek samping meliputi mual dan muntah, sariawan pada mulut, hilangnya nafsu makan, kerontokkan rambut, dan lain-lain. Beberapanya dapat diatasi atau ditangkal dengan penggunaan obat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/11/cara-mendiagnosis-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Langkah Diagnosa dan Pemeriksaan Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.webmd.com/cancer/brain-cancer/brain-cancer-treatment&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/8413742461892327525/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/02/cara-mengobati-kanker-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/8413742461892327525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/8413742461892327525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/02/cara-mengobati-kanker-otak.html' title='Cara Mengobati Kanker Otak: 3 Metode Umum'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwqM1f9iL0AXnebzpYYIxkBDLlAb2xGStA_AbfKVdHVrzMRzjCe7luiMUSO49Shql9U4AhGsSD6WNNwDMMX4kMiVVToH_CQyeCVImH2kEGz2dbq_Vlpzqnn9R-izG3AsuXP4x5gbr310o/s72-c/pengobatan+kanker+otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-2876115773114839750</id><published>2016-02-06T10:00:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:05:45.127+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nutrisi dan Vitamin"/><title type='text'>Fakta: Vitamin B Kompleks Mencegah Hilangnya Memori Anda!</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Vitamin B kompleks adalah salah satu dari beberapa vitamin vital yang sangat penting untuk menjaga daya ingat kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan laporan beberapa hasil penelitian, kelompok Vitamin B diketahui membantu mencegah hilangnya memori, menangkal penuaan otak, menghilangkan depresi, hingga bahkan membantu anda untuk hidup lebih lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXJGrjBNx25KWZqhuXP1EkKgSIrIg68OP69klGuZlV-FACsbbnXe2ChkBfSITPsCdh5zDqEUpu1wL8heRX8c-XLYHqoMEOBlVjCtwzpNV2AJBZvvDAQpJjwvHxWceolh6AeRgnAYUaUd8/s1600/b+kompleks+dan+memori.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;manfaat vitamin B kompleks untuk mencegah hilangnya memori&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXJGrjBNx25KWZqhuXP1EkKgSIrIg68OP69klGuZlV-FACsbbnXe2ChkBfSITPsCdh5zDqEUpu1wL8heRX8c-XLYHqoMEOBlVjCtwzpNV2AJBZvvDAQpJjwvHxWceolh6AeRgnAYUaUd8/s1600/b+kompleks+dan+memori.jpg&quot; title=&quot;mencegah hilangnya memori&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang di luar sana biasa menyebut Vitamin B sebagai &quot; Happy Vitamins&quot; atau &quot;Vitamin Anti-Stres&quot; – karena dapat meningkatkan mood anda dan meningkatkan ketahanan otak anda menghadapi stres.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peran penting dari Vitamin B kompleks terhadap &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/&quot;&gt;&lt;b&gt;kesehatan otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; adalah kemampuannya dalam membantu produksi &lt;i&gt;neurotransmitter&lt;/i&gt;, dimana ini sangat penting untuk menjaga keadaan pikiran anda tetap baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat anda mengalami kekurangan serotonin, kemungkinan terbesar anda juga akan mudah mengalami rasa cemas, mengalami insomnia, merasa rendah diri, memiliki pikiran negatif, OCD (&lt;i&gt;obsessive compulsive disorder&lt;/i&gt;), dan SAD (&lt;i&gt;seasonal affective disorder&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa asupan GABA (gamma-aminobutyric acid) yang tercukupi, anda mungkin akan merasakan mudah sekali mengalami stres, menjadi terlalu bersemangat, hingga akhirnya merasakan kelelahan otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dopamin diketahui dapat membantu anda untuk kembali fokus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda jika anda membutuhkan lebih banyak dopamin adalah ketika anda merasa perlu ‘dopping’ seperti kafein (kopi) – gula (makanan manis-manis) – atau coklat untuk dapat melewati hari anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencukupi kebutuhan Vitamin B kompleks akan meningkatkan keseimbangan &lt;i&gt;neurotransmitter&lt;/i&gt; dan kesehatan mental anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lalu apa saja dari kelompok Vitamin B yang dianggap terbaik untuk meningkatkan memori dalam jangka panjag?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah penelitian penting yang dilakukan oleh Oxford University menemukan bahwa mengkonsumsi Vitamin B6, B12, dan asam folat secara bersamaan dapat mengurangi atrofi otak, meningkatkan fungsi otak, dan secara menakjubkan dapat mengurangi terjadinya penyusutan otak – khususnya di bagian otak yang biasanya terserang &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil penelitian di atas dirasa sangat menjanjikan – hingga beberapa ahli berharap jika kelompok Vitamin B ini pada akhirnya dapat digunakan sebagai pengobatan yang murah untuk mengatasi Alzheimer.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Ingatan Yang Buruk Akibat Kekurangan Vitamin B12 Adalah Hal Yang Umum&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda memiliki daya ingat yang kurang, atau anda seringkali merasa susah untuk mengingat sesuatu, maka kemungkinan terbesarnya adalah anda kekurangan vitamin B12.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh USDA, untuk di Amerika Serikat – diperkirakan ada sekitar 40% dari orang usia dewasa yang mengalami kekurangan vitamin ini. Sekarang anda bayangkan dengan di Indonesia, bisa jadi selama ini anda juga mengalami masalah yang sama – hanya anda tidak menyadarinya saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kekurangan Vitamin B12 ini adalah masalah serius, anda tidak boleh menganggap enteng – karena vitamin ini adalah yang paling penting dari kelompok Vitamin B untuk menjaga memori dan fungsi otak anda secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekurangan Vitamin B12 dapat mengarah ke berbagai gangguan mental, seperti demensia (alzheimer), depresi, hingga yang terparah adalah skizofrenia. Hal yang secara pasti akan menyebabkan atrofi otak dan penyusutan otak. Dan ini tentu berbahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua kelompok yang paling berisiko tinggi adalah orang tua – karena biasanya mengalami penurunan dalam penyerapan gizi makanan, dan mereka yang vegetarian – karena Vitamin B12 hanya didapatkan dari produk-produk hewani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda seorang vegan, maka anda harus waspada – karena 90% dari mereka yang menganut pola makan vegetarian diketahui mengalami kekurangan Vitamin B12.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada salahnya untuk memeriksakan tingkat B12 dalam diri anda. Jika ternyata memang rendah, maka suplemen Vitamin B12 dapat membantu anda memenuhi kekurangannya dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perhatikan!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak semua suplemen Vitamin B12 itu sama. Cari suplemen Vitamin B12 dalam bentuk yang paling mudah untuk diserap tubuh, seperti methylcobalamin atau adenosylcobalamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, sangat direkomendasikan bagi anda untuk mengkonsumsi seluruh kelompok Vitamin B secara bersama-sama – yaitu dalam bentuk Vitamin B kompleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah bentuk alami yang kita dapatkan di alam, dimana mereka bekerja secara bersinergi dalam makanan yang kita konsumsi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Sumber makanan terbaik untuk kelompok Vitamin B antara lain:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, telur, ikan, unggas, pisang, wortel, bayam, kacang polong, dan kentang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sedangkan untuk B12 dapat ditemukan dalam semua produk hewani seperti: daging, ikan, unggas, telur, dan susu.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga apa yang saya sampaikan di atas cukup menambah pemahaman anda. Silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan jika anda memilikinya, pasti akan saya balas!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.sciencedaily.com/releases/2010/08/100817134302.htm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15671130&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22071291&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.pnas.org/content/110/23/9523.abstract&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://ispub.com/IJNW/2/1/4476&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21947532&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.vrg.org/nutshell/vegan.htm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.karger.com/Article/Abstract/176565&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://ajcn.nutrition.org/content/89/5/1543S.full&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/2876115773114839750/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/02/vitamin-b-kompleks-untuk-memori.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2876115773114839750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2876115773114839750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/02/vitamin-b-kompleks-untuk-memori.html' title='Fakta: Vitamin B Kompleks Mencegah Hilangnya Memori Anda!'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXJGrjBNx25KWZqhuXP1EkKgSIrIg68OP69klGuZlV-FACsbbnXe2ChkBfSITPsCdh5zDqEUpu1wL8heRX8c-XLYHqoMEOBlVjCtwzpNV2AJBZvvDAQpJjwvHxWceolh6AeRgnAYUaUd8/s72-c/b+kompleks+dan+memori.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-1380796566253387047</id><published>2016-02-02T03:03:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T20:03:03.195+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alzheimer"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gejala"/><title type='text'>Gejala Alzheimer: Ciri-Ciri dan Tanda-Tanda Penyakit Ini</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Pada awalnya, menjadi sering lupa dan kebingungan ringan adalah dua gejala penyakit Alzheimer yang pertama kali anda sadari. Namun seiring waktu, penyakit ini akan semakin banyak menghapus memori anda, terutama ingatan-ingatan terbaru. Dan tingkat keparahan masing-masing gejala diketahui sangat bervariasi antara setiap orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhR69wXSvAQRbIUtxIdJsNYh0bh8im-pCCsDMZo9WJ-CxtmW7fZIJjNNd7BB8NJQpQ6avPaRJmV60xAW2JH9rew9-KFiUx0D-6DPWlEQp7kkf0p7qCjvVABKUULF53j7zlWjJMRJBBoVok/s1600/gejala+alzheimer.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;kenali gejala, ciri, dan tanda penyakit alzheimer&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhR69wXSvAQRbIUtxIdJsNYh0bh8im-pCCsDMZo9WJ-CxtmW7fZIJjNNd7BB8NJQpQ6avPaRJmV60xAW2JH9rew9-KFiUx0D-6DPWlEQp7kkf0p7qCjvVABKUULF53j7zlWjJMRJBBoVok/s1600/gejala+alzheimer.jpg&quot; title=&quot;sering lupa&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda menderita Alzheimer, maka kemungkinan terbesar – diri anda sendirilah yang pertama kali menyadari jika anda mengalami kesulitan yang tidak biasanya dalam mengingat dan mengatur pikiran anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau bisa jadi anda sama sekali tidak menyadari jika ada sesuatu yang salah, bahkan walaupun perubahan dalam diri anda tersebut akhirnya disadari oleh anggota keluarga, teman dekat, ataupun rekan kerja anda.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Ciri-Ciri dan Tanda-Tanda Penyakit Alzheimer&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan pada otak yang berhubungan dengan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; akan mengakibatkan munculnya masalah seperti:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Hilangnya Memori / Ingatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap orang pasti pernah sesekali mengalami yang namanya penyimpangan memori. Adalah hal yang sangat normal jika anda lupa dimana menaruh kunci ataupun nama seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Alzheimer, gejala lupa ini terjadi terus-menerus dan semakin memburuk – sehingga mempengaruhi kemampuan fungsional seseorang di tempat kerja ataupun di rumah. Orang yang menderita Alzheimer biasanya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengulangi pernyataan dan pertanyaan secara berulang-ulang, tanpa menyadari jika mereka telah menanyakan pertanyaan tersebut sebelumnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lupa dengan percakapan, janji, ataupun acara tertentu – bahkan mereka tidak ingat jika pernah bercakap-cakap ataupun mengucapkan janji&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selalu salah menyimpan benda-benda, seringkali mereka menaruhnya di tempat-tempat yang tidak logis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada akhirnya mereka akan lupa dengan nama-nama anggota keluarga dan benda-benda kesehariannya&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang dengan penyakit Alzheimer biasanya akan kehilangan kesadaran akan hari, musim, tempat, dan bahkan keadaan diri mereka sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Alzheimer juga mungkin akan mengganggu kemampuan otak anda dalam menafsirkan apa yang anda lihat, sehingga anda akan sulit memahami keadaan lingkungan sekitar anda. Pada akhirnya, hal ini akan membuat anda merasa tersesat – bahkan pada tempat-tempat yang sangat akrab dengan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kesulitan Berbicara dan Menulis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala Alzheimer berikutnya adalah kesulitan dalam menemukan kata yang tepat untuk mengidentifikasi suatu objek / benda, mengungkapkan hal yang ada dalam pikiran, atau ikut serta dalam suatu percakapan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring waktu, kemampuan untuk membaca dan menulis juga akan ikut menurun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Susah Berpikir dan Melakukan Penalaran&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit Alzheimer akan menyebabkan kesulitan dalam berkonsentrasi dan berpikir, terutama mengenai konsep-konsep yang sifatnya abstrak – seperti angka-angka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang mengalami penyakit Alzheimer akan kesulitan untuk mengelola keuangan, menyeimbangkan pengeluaran, dan membayar tagihan-tagihan tepat waktu. Dan hal ini dapat terus berlanjut hingga titik dimana mereka sama sekali tidak mampu mengenali dan berurusan dengan angka-angka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sulit Membuat Penilaian dan Mengambil Keputusan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merespon secara efektif untuk masalah sehari-hari seperti, makanan yang gosong di atas kompor – kondisi jalanan yang tak terduga – dll, akan semakin menjadi sebuah tantangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tidak Mampu Membuat Perencanaan dan Melakukan Tugas Sehari-Hari&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda Alzheimer berikutnya adalah kesulitan dalam membuat perencanaan untuk kegiatan yang memerlukan langkah-langkah berurutan, seperti memasak – mencuci – dll.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, orang yang menderita Alzheimer tingkat lanjut mungkin akan lupa bagaimana cara melakukan tugas-tugas dasar seperti mandi dan berpakaian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Perubahan Kepribadian dan Perilaku&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan otak yang terjadi pada penyakit Alzheimer dapat mempengaruhi cara anda dalam bertindak dan cara anda dalam merasakan. Ciri penderita Alzheimer yang dapat diperhatikan antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Gampang depresi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mudah cemas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak mau bersosialisasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mood yang berubah-ubah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketidakpercayaan pada orang lain&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sikap agresivitas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perubahan dalam kebiasaan tidur&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering bengong&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengalami delusi, seperti percaya jika salah satu benda miliknya telah dicuri&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut mengenai gejala dan tanda penyakit Alzheimer, secara umum banyak kemampuan penting yang tidak akan hilang hingga seseorang masuk dalam stadium akhir dari penyakit ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan-kemampuan tersebut seperti antara lain: membaca – menari dan bernyanyi – menikmati musik-musik lama – mengerjakan kerajinan atau melakukan hobi – bercerita – hingga bernostalgia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini dimungkinkan karena informasi, keterampilan, dan kebiasaan yang dipelajari dalam tahap awal kehidupan seseorang adalah yang paling terakhir akan hilang – seiring bertambah parahnya penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, memanfaatkan kemampuan-kemampuan tersebut dapat membuat anda tetap terus memperoleh kesuksesan dan mempertahankan kualitas hidup anda – bahkan saat anda sudah memasuki fase medium dari penyakit Alzheimer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Selanjutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/03/diagnosa-dan-pemeriksaan-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Cara Mendiagnosa Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/04/penyebab-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Penyebab Penyakit Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/alzheimers-disease/basics/symptoms/con-20023871&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Goldman L, et al. Goldman&#39;s Cecil Medicine. 24th ed. Philadelphia, Pa.: Saunders Elsevier; 2012. https://www.clinicalkey.com. Accessed April 8, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Alzheimer&#39;s disease fact sheet. National Institute on Aging. https://www.nia.nih.gov/alzheimers/publication/alzheimers-disease-fact-sheet. Accessed April 8, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Longo DL, et al. Harrison&#39;s Online. 18th ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2012. https://www.accessmedicine.com/resourceTOC.aspx?resourceID=4. Accessed April 8, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Halter JB, et al. Hazzard&#39;s Geriatric Medicine and Gerontology. 6th ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2009. https://www.accessmedicine.com/resourceTOC.aspx?resourceID=540. Accessed April 8, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Leal SL, et al. Perturbations of neural circuitry in aging, mild cognitive impairment, and Alzheimer&#39;s disease. Ageing Research Reviews. 2013;12:823.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Wright CB. Etiology, clinical manifestations, and diagnosis of vascular dementia. https://www.uptodate.com/home. Accessed April 8, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999; font-size: x-small;&quot;&gt;Papadakis MA, ed., et al. Current Medical Diagnosis &amp;amp; Treatment 2014. 53rd ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2014. https://www.accessmedicine.com/resourceTOC.aspx?resourceID=1. Accessed April 8, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/1380796566253387047/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/02/gejala-alzheimer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/1380796566253387047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/1380796566253387047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/02/gejala-alzheimer.html' title='Gejala Alzheimer: Ciri-Ciri dan Tanda-Tanda Penyakit Ini'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhR69wXSvAQRbIUtxIdJsNYh0bh8im-pCCsDMZo9WJ-CxtmW7fZIJjNNd7BB8NJQpQ6avPaRJmV60xAW2JH9rew9-KFiUx0D-6DPWlEQp7kkf0p7qCjvVABKUULF53j7zlWjJMRJBBoVok/s72-c/gejala+alzheimer.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-3107594247764283253</id><published>2016-01-27T20:48:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:58:34.088+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi Sukses"/><title type='text'>DNA Orang Sukses: 4 Sikap Yang Kita Semua Butuhkan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Apa yang kita butuhkan untuk menjadi orang yang sukses?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah ijazah dari Perguruan Tinggi ternama... uang yang cukup sebagai modal memulai usaha... sebuah terobosan / ide yang cemerlang... atau beberapa orang koneksi yang kuat?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita tidak dapat membantah jika beberapa hal yang saya sebutkan di atas memang dapat sangat membantu. Namun tetap, hal-hal tersebut tidak menyentuh hal terdasar dari sebuah kesuksesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVGzHuwEdp0RLgLuofmtvvjjv0heFsLg2LFjyWAHO7FEA-S9n6ij35VunLtVnlPzG1PwR0Bf56Toq8VNsz9TmdNB7LfLXpbifcpv76j2RX_0uj9_aR0V3n7xpSHDThLcANkyo0oAwXR68/s1600/dna+sukses.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;sifat dan sikap yang dibutuhkan agar menjadi sukses&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVGzHuwEdp0RLgLuofmtvvjjv0heFsLg2LFjyWAHO7FEA-S9n6ij35VunLtVnlPzG1PwR0Bf56Toq8VNsz9TmdNB7LfLXpbifcpv76j2RX_0uj9_aR0V3n7xpSHDThLcANkyo0oAwXR68/s1600/dna+sukses.jpg&quot; title=&quot;dna orang sukses&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Berdasarkan sebuah artikel yang ditulis oleh &lt;i&gt;Hank Weisinger, Ph.D&lt;/i&gt; – seorang psikolog, konselor terlatih, dan penulis buku Best Seller – tiket sebuah kesuksesan hanya ditekankan pada 4 hal, yaitu: Keyakinan, Optimisme, Keuletan, dan Antusiasme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap-sikap tersebut bahkan terdapat dalam ratusan studi empiris – dan dikatakan sebagai DNA sebuah kesuksesan. Tanpa 4 sikap tersebut, maka anda akan sulit mencapai sukses, apalagi menjalani kehidupan yang terus berkembang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengapa dikatakan demikian?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita membahasnya secara lebih mendalam...&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
4 Sikap atau Sifat Yang Membantu Kesuksesan&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Keyakinan atau Rasa Percaya Diri&lt;/b&gt; adalah sikap sejauh mana anda percaya dan merasa bahwa apa yang anda lakukan pasti akan mencapai hasil sesuai keinginan. Mengapa anda harus repot-repot melakukan sesuatu jika anda sendiri tidak percaya jika itu akan berhasil?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Keyakinan meningkatkan perasaan akan kontrol, bahwa anda sendirilah yang bertanggung jawab untuk nasib anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Optimisme&lt;/b&gt; akan membuat anda dapat memulai hari dengan harapan positif – bahwa hal-hal yang baik pasti akan terjadi. Harapan positif akan memotivasi anda untuk berusaha lebih keras, hasilnya – anda akan lebih banyak mencapai kesuksesan. Hal yang tentu akan semakin meningkatkan rasa percaya diri anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai studi mengatakan bahwa orang-orang yang optimis memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, termasuk di dalamnya adalah dapat menjalani hubungan secara lebih positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keuletan&lt;/b&gt; adalah sikap yang membuat anda tetap fokus. Hal ini sangatlah penting, terutama jika anda menginginkan pencapaian untuk jangka panjang. Sikap ulet inilah yang akan membuat anda dapat bertahan menghadapi setiap kesulitan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Antusiasme&lt;/b&gt; adalah sikap yang akan membuat anda merasa penuh energi, meningkatkan perasaan positif, dan memungkinkan anda menjalani kehidupan dengan semangat. Hal yang akan menjadikan peforma anda lebih baik ketika berada di bawah tekanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara bersama-sama, keempat sikap ini akan membantu anda dapat melakukan yang terbaik setiap hari – di semua aspek kehidupan anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lalu bagaimana cara menanamkan sikap/sifat tersebut di diri anda?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini beberapa metode yang telah terbukti membantu banyak orang menjadi sukses:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Berjalanlah Layaknya Seorang Juara&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ratusan tahun, para pelatih militer selalu menekankan kepada setiap prajuritnya untuk “&lt;b&gt;berdiri secara tegap&lt;/b&gt;”. Atau, anda mungkin memiliki kenangan indah masa kecil – kenangan saat ibu anda meminta agar anda menegakkan cara berdiri anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta, penelitian terbaru dari para ahli syaraf membuktikan bahwa ketika anda berdiri tegak dan sedikit membusungkan dada – otak anda akan melepaskan lebih banyak testosteron, hormon yang membuat anda merasa lebih percaya diri. Hormon ini juga seringkali membantu meningkatkan kemampuan kita saat berada di bawah tekanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil studi menunjukkan, bahwa hanya dibutuhkan beberapa menit saja untuk melakukan “sikap postur percaya diri” ini – itu sudah cukup untuk menstimulasi keyakinan anda, sehingga anda dapat tampil lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Membayangkan Hal Yang Positif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sejarah panjang orang-orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi, diketahui jika mereka sering memvisualisasikan diri mereka mengalami berbagai jenis kesuksesan. Dan ini bahkan untuk hal-hal yang sifatnya fantasi, seperti: memenangi kompetisi bernyanyi atau kecantikan, menjadi pencetak gol terbanyak, menjadi bintang film sukses, dll.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Membayangkan hal yang positif dapat membantu anda memasukkan lebih dalam lagi rasa percaya diri ke tubuh, jiwa, dan pikiran anda. Sangat bijaksana jika anda sering-sering membayangkan diri anda sebagai orang yang mengalami kesuksesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kata-Kata atau Kalimat Positif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata-kata yang anda gunakan akan mencerminkan pandangan hidup anda. Mulailah menggunakan sekumpulan kata atau kalimat yang positif dalam keseharian anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya, &lt;b&gt;“&lt;i&gt;Ini akan menjadi hari yang indah...karena ini memang hari yang indah&lt;/i&gt;”&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi sebagian orang mungkin akan terasa konyol untuk melakukan hal tadi, namun tidak bagi orang-orang yang sudah sering merasakan yang namanya kesuksesan. Mereka sangat paham jika kata-kata positif membantu mereka menjadi lebih optimis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Percaya Dengan “Inilah Kehidupan”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda mungkin sudah sering membaca kisah sukses mengenai orang-orang hebat di dunia dunia ini.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Apa mereka selalu berhasil dalam setiap hal yang mereka lakukan? Tentu tidak.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Apa mereka tidak pernah mengalami kegagalan? Tentu pernah, mungkin sering... atau bahkan jauh lebih sering dari anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lalu mengapa mereka tetap menjadi orang yang sukses?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Karena mereka dapat menerima kenyataan setiap kali mereka mengalami kegagalan, bahwa “&lt;b&gt;&lt;i&gt;inilah kehidupan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;”. Dan itu membuat mereka menjadi lebih optimis.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dan karena mereka percaya jika kerja keras pasti akan terbayarkan, maka mereka kemudian berusaha lebih keras lagi. Hasil positif dari usaha mereka itulah yang menjadi bahan bakar tambahan – membuat mereka semakin optimis melihat masa depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Perbanyak Pilihan “Jalan/Jalur”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertimbangkan beberapa “jalan/jalur” yang dapat membawa anda ke tempat tujuan anda. Buat sebanyak-banyaknya yang anda bisa. Jika satu jalan diblokir, ambil jalan yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Luangkan waktu anda untuk melakukan brainstorming, buat beberapa “jalur” berbeda yang sama-sama dapat membawa anda mencapai tujuan. Semakin banyak “jalur” yang dapat anda buat, maka semakin tinggi pula pengharapan anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hasilnya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Anda akan menjadi orang yang ulet, karena anda percaya bahwa anda pasti akan mencapai kesuksesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tertawa Lepas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda dapat memberikan ledakan antusiasme ke diri anda sendiri secara mudah – yaitu dengan tertawa lepas. Tertawa merangsang pelepasan endorfin dan menciptakan gairah positif pada fisik kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Rasa antusiasme akan berubah menjadi energi psikis, sehingga anda akan lebih mudah melakukan pekerjaan-pekerjaan anda dengan sikap positif. Hal ini terutama saat anda berada di bawah tekanan. Maka,tertawalah!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pasang Wajah Bahagia Anda&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan sangat susah untuk merasa down dan terpuruk jika ada senyum yang menghiasi wajah anda. Karena itu, biasakan untuk selalu menjaga senyum pada wajah anda – maka anda akan merasa lebih dan lebih antusias di keseluruhan hari anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dan ada satu hal positif tambahan yang akan anda rasakan – anda akan mendapatkan balasan senyuman dari orang lain, bahkan dari orang yang tidak anda kenal yang lewat di jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebagai Kesimpulan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Berbagai metode terbukti yang telah saya sampaikan di atas akan membantu anda “menanamkan” rasa keyakinan, optimisme, keuletan, dan antusiasme dalam diri anda. Menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya akan membantu anda menjadi lebih sukses, namun juga akan membuat anda dapat menikmati keseluruhan hidup anda secara penuh.&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/3107594247764283253/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/01/dna-untuk-menjadi-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/3107594247764283253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/3107594247764283253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2016/01/dna-untuk-menjadi-sukses.html' title='DNA Orang Sukses: 4 Sikap Yang Kita Semua Butuhkan'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVGzHuwEdp0RLgLuofmtvvjjv0heFsLg2LFjyWAHO7FEA-S9n6ij35VunLtVnlPzG1PwR0Bf56Toq8VNsz9TmdNB7LfLXpbifcpv76j2RX_0uj9_aR0V3n7xpSHDThLcANkyo0oAwXR68/s72-c/dna+sukses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-1679460283252073659</id><published>2015-11-24T13:10:00.004+07:00</published><updated>2021-05-04T19:55:27.102+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>Gambar Ini Dapat Menipu Otak: Anda Akan Melihatnya Berwarna</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Persepsi adalah hal yang dapat berubah-ubah. Sebaik apapun indera tubuh kita dalam menjaga keberlangsungan hidup kita, tetap – mereka dapat menyesatkan dan menipu kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah contoh menarik yang dapat anda coba sendiri di rumah – seperti yang ditampilkan dalam 4 seri terbaru dari BBC, &lt;a href=&quot;https://www.bbc.co.uk/programmes/p02vmwbt&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;Colour: The Spectrum of Science&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWs5rjqvfJgDaWAeeK7K7JMuW5tCCzF1kXDxZbv9zhUBv61Jh8zrOZIDYHZFHi1WEUuug8kElb7q_DUMrtDksyHH37oNgvfeg3Fq2OZrVmMFLoeYhbl04ObPVXg1CQIT0vV3BdtfiBXfw/s1600/gambar+menipu+otak.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;gambar ini akan berubah menjadi berwarna&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWs5rjqvfJgDaWAeeK7K7JMuW5tCCzF1kXDxZbv9zhUBv61Jh8zrOZIDYHZFHi1WEUuug8kElb7q_DUMrtDksyHH37oNgvfeg3Fq2OZrVmMFLoeYhbl04ObPVXg1CQIT0vV3BdtfiBXfw/s1600/gambar+menipu+otak.png&quot; title=&quot;gambar yang menipu otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Coba nanti anda lihat video di bawah, ikuti instruksinya – dan anda akan mendapati gambar hitam-putih tersebut akan berubah menjadi gambar pemandangan yang penuh warna.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Semua hal ini berkaitan dengan &lt;a href=&quot;https://id.wikipedia.org/wiki/Reseptor_warna&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;sel kerucut&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; kita, yaitu salah satu dari 2 jenis fotoreseptor yang terdapat dalam retina mata – dimana fungsinya adalah untuk menangkap warna.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
Lihat Gambar Ini Berubah Menjadi Full Colour&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Kita memiliki tiga jenis sel kerucut – dimana masing-masingnya sensitif terhadap panjang gelombang cahaya warna biru, hijau, dan merah. Ketika kita terpapar dengan satu warna, sel kerucut terkait warna tersebut akan terstimulasi secara berlebihan dan menjadi ‘lelah’ serta tidak responsif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini akan membuat anda untuk sementara hanya dapat menggunakan dua jenis sel kerucut lainnya, yang akan menunjukkan lawan dari warna ‘pelengkap’ (contoh: merah vs hijau dan biru vs kuning).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah beberapa detik, sel kerucut yang ‘lelah’ tadi akan kembali ‘segar’, dan anda akan mampu melihat warna itu lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Klik video di bawah ini untuk membuktikannya:&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/3P8q_dCU3RI&quot; width=&quot;560&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;

&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/1679460283252073659/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/11/gambar-ini-dapat-menipu-otak-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/1679460283252073659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/1679460283252073659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/11/gambar-ini-dapat-menipu-otak-anda.html' title='Gambar Ini Dapat Menipu Otak: Anda Akan Melihatnya Berwarna'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWs5rjqvfJgDaWAeeK7K7JMuW5tCCzF1kXDxZbv9zhUBv61Jh8zrOZIDYHZFHi1WEUuug8kElb7q_DUMrtDksyHH37oNgvfeg3Fq2OZrVmMFLoeYhbl04ObPVXg1CQIT0vV3BdtfiBXfw/s72-c/gambar+menipu+otak.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-7666926746428556913</id><published>2015-11-05T22:10:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:53:23.347+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gejala"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kanker"/><title type='text'>Cara Mendiagnosis Kanker Otak: Pemeriksaan dan Tes</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Melihat hasil wawancara medis dan tes fisik anda adalah salah satu cara mendiagnosis kanker otak yang dipakai penyedia layanan kesehatan (dokter) anda - untuk mengetahui apakah anda memiliki masalah pada bagian otak atau batang otak.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dalam kebanyakan kasus, anda akan menjalani CT scan otak. Tes ini seperti layaknya X-ray, namun menunjukkan data yang lebih detail dalam bentuk tiga dimensi. Biasanya, pewarna tidak berbahaya akan disuntikkan ke dalam aliran darah anda untuk meminimalisir kelainan pada hasil scan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhARqn3IYzDf909XXUNeMIJNawHbqdr3ORlJ_fYhpbaZR08rhwQ1jFQ1VzqzNuOl2-1fqNdeqizAwYAaPzYo3_Pq90DjPVbb83Z04qq5FWGnCgZ6o2Bf42PS9VUhFYuwZjP9wsf2fRHmwA/s1600/cara+diagnosis+kanker+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;cara mendiagnosis, pemeriksaan, dan tes kanker otak&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhARqn3IYzDf909XXUNeMIJNawHbqdr3ORlJ_fYhpbaZR08rhwQ1jFQ1VzqzNuOl2-1fqNdeqizAwYAaPzYo3_Pq90DjPVbb83Z04qq5FWGnCgZ6o2Bf42PS9VUhFYuwZjP9wsf2fRHmwA/s1600/cara+diagnosis+kanker+otak.jpg&quot; title=&quot;diagnosis kanker otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Namun jika pasien memang dicurigai memiliki tumor otak, maka MRI scan lebih sering dipilih untuk digunakan dibandingkan CT scan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini karena MRI memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dalam mendeteksi keberadaan atau perubahan pada tumor. Meski begitu, hingga saat ini masih banyak institusi kesehatan yang tetap menggunakan CT scan untuk melakukan tes diagnostik pertama.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Sedangkan X-Ray pada tengkorak tidak lagi dipakai secara luas untuk mendiagnosa kanker otak.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Orang yang menderita &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html&quot;&gt;&lt;u&gt;kanker otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; seringkali memiliki masalah medis lainnya, oleh karena itu - tes laboratorium secara rutin mungkin diperlukan. Beberapa diantaranya meliputi analisa darah, elektrolit, tes fungsi hati, dan profil koagulasi darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika telah terjadi perubahan besar pada status mental anda, maka tes darah atau urin dapat saja dilakukan untuk mendeteksi penggunaan obat-obatan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Langkah Pemeriksaan Kanker Otak&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jika hasil scan anda menunjukkan adanya tumor otak, maka anda akan dirujuk ke seorang dokter spesialis kanker, atau biasa juga disebut ahli onkologi. Namun jika di daerah sekitar tempat tinggal (kota) anda ada seorang spesialis tumor otak - biasa juga disebut neuro-onkologi, maka anda harus dirujuk ke sana.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Langkah berikutnya dalam mendiagnosis kanker otak adalah mengkonfirmasi jika anda memang benar memiliki kanker. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara mengambil dan menguji sampel tumor, langkah ini disebut dengan biopsi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Teknik yang paling umum digunakan untuk melakukan biopsi adalah dengan jalan operasi. Tengkorak akan dibuka, biasanya dilakukan dengan tujuan untuk mengangkat seluruh tumor, jika hal tersebut dimungkinkan. Biopsi kemudian dilakukan dari sampel tumor tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika ahli bedah tidak mampu untuk mengangkat keseluruhan tumor, maka yang sebisanya saja akan diangkat, walau itu hanya sebagian kecil.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada beberapa kasus, biopsi tetap mungkin untuk dilakukan tanpa perlu untuk membuka tengkorak. Lokasi yang tepat dari tumor dalam otak ditentukan dengan menggunakan CT scan atau MRI, dan tengkorak tetap dibiarkan pada bingkainya. Kemudian lubang kecil dibuat di atas tengkorak dan jarum dimasukkan melalui lubang tersebut ke area tumor. Jarum akan mengumpulkan biopsi dan mengangkat sebanyak mungkin yang bisa dilakukan. Teknik ini disebut stereotaxis, atau &lt;a href=&quot;https://neurosurgery.ufl.edu/residency/about-us/clinical-specialties/stereotactic-brain-biopsy/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;stereotactic brain biopsy&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Biopsi diteliti di bawah mikroskop oleh seorang ahli patologi (dokter yang memiliki spesialisasi dalam mendiagnosis suatu penyakit dengan cara melihat sel dan jaringan).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/02/cara-mengobati-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengobatan Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/gejala-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Ciri-Ciri dan Gejala Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Brain Cancer Diagnosis: Biopsy, MRI, and X-rays, WebMD. https://www.webmd.com/cancer/brain-cancer/brain-cancer-diagnosis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Brain Cancer Diagnosis from eMedicineHealth. https://www.emedicinehealth.com/brain_cancer/page6_em.htm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/7666926746428556913/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/11/cara-mendiagnosis-kanker-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/7666926746428556913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/7666926746428556913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/11/cara-mendiagnosis-kanker-otak.html' title='Cara Mendiagnosis Kanker Otak: Pemeriksaan dan Tes'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhARqn3IYzDf909XXUNeMIJNawHbqdr3ORlJ_fYhpbaZR08rhwQ1jFQ1VzqzNuOl2-1fqNdeqizAwYAaPzYo3_Pq90DjPVbb83Z04qq5FWGnCgZ6o2Bf42PS9VUhFYuwZjP9wsf2fRHmwA/s72-c/cara+diagnosis+kanker+otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-7093463466472225722</id><published>2015-11-03T20:19:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:49:41.789+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>Otak Kanan dan Otak Kiri: Apa Fungsi Sebenarnya?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Pernahkah anda mendengar ada orang yang mengatakan jika dirinya lebih cenderung sebagai orang yang memakai otak kanan ataupun otak kiri?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Saya yakin anda sudah berkali-kali mendengar tentang hal di atas, baik melalui program televisi maupun radio – atau mungkin membacanya di berbagai buku, majalah, maupun media online.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khususnya media online, saya yakin sebagian dari anda juga pasti sudah pernah melakukan test online untuk mengetahui apakah diri anda ber-otak kanan atau ber-otak kiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mengingat begitu populernya mengenai ‘gagasan’ ini di masyarakat, mungkin apa yang akan saya sampaikan dalam artikel kali ini akan terasa sedikit mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ini adalah faktanya:&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Ide’ mengenai mayoritas orang terbagi menjadi dominan otak kanan ataupun otak kiri tidak lebih hanyalah salah satu dari banyaknya &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html&quot;&gt;&lt;u&gt;mitos umum tentang otak manusia&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhztPryFB7MBwsaQfR5tj8d4yGeYwd5Lgh1LyiPiUrKknOGEmBUUJcS7olUK4TfzUPR73DVfq3WkI4Ib0RXPmV8RrM8xBVRdoeFWzUOIQ1DsRsykE4wnt1vTIXkbOUeoiHexj3imMPp6KA/s1600/otak+kanan+dan+otak+kiri.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;fungsi otak kiri dan otak kanan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhztPryFB7MBwsaQfR5tj8d4yGeYwd5Lgh1LyiPiUrKknOGEmBUUJcS7olUK4TfzUPR73DVfq3WkI4Ib0RXPmV8RrM8xBVRdoeFWzUOIQ1DsRsykE4wnt1vTIXkbOUeoiHexj3imMPp6KA/s1600/otak+kanan+dan+otak+kiri.jpg&quot; title=&quot;otak kiri dan otak kanan&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Apa Itu Teori Otak Kanan – Otak Kiri?&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan teori dominasi otak kiri atau otak kanan, dikatakan bahwa setiap sisi otak mengontrol tipe cara berpikir yang berbeda. Lebih lanjut, dikatakan jika setiap orang cenderung lebih menyukai satu jenis cara berpikir dibandingkan cara berpikir lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebagai contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Orang yang ber-otak kiri dikatakan lebih logis, analitis, dan objektif – sedangkan orang yang ber-otak kanan dikatakan cenderung lebih intuitif, bijaksana, dan subjektif.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam ilmu psikologi, teori ini didasarkan pada apa yang dikenal sebagai lateralisasi fungsi otak.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu apakah benar salah satu sisi otak mengontrol fungsi tertentu? Apakah benar orang-orang terbagi menjadi&amp;nbsp; yang ber-otak kiri atau otak kanan?&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Seperti halnya yang terjadi pada banyak mitos psikologi populer, hal ini sebenarnya juga diawali dari pengamatan (penelitian) tentang otak manusia – yang kemudian menjadi menyimpang secara dramatis dan berlebihan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Teori mengenai otak kanan – otak kiri aslinya adalah karya dari Roger W. Sperry (penerima Hadiah Nobel pada tahun 1981).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLZEpDOxzBbdJcO2_kowhrJozRzV36goeOg0NHpllk8ix1vjm0MWsSfpPnVO3Rez369qpYpuw0V-BjeeQYpNivacK8at02OK9xhzvlAolRiTZwtmQZcu2ifdJzireFVhvNGas4-NJVAfY/s1600/roger+w.+sperry.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pencetus teori otak kanan dan otak kiri&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLZEpDOxzBbdJcO2_kowhrJozRzV36goeOg0NHpllk8ix1vjm0MWsSfpPnVO3Rez369qpYpuw0V-BjeeQYpNivacK8at02OK9xhzvlAolRiTZwtmQZcu2ifdJzireFVhvNGas4-NJVAfY/s1600/roger+w.+sperry.png&quot; title=&quot;roger w. sperry&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Saat sedang mempelajari efek dari epilepsi, Sperry menemukan bahwa pemotongan &lt;a href=&quot;https://smpsma.com/fungsi-dan-struktur-corpus-callosum.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;corpus callosum&lt;/a&gt; (struktur yang menghubungkan dua belahan otak) bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan kejang yang biasa dialami oleh penderita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ini juga bukan tanpa resiko, karena pasien-pasien yang menjalani prosedur tersebut ternyata mengalami gejala lain setelah jalur komunikasi antara kedua sisi otak tersebut dipotong.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebagai contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Banyak pasien – dengan otak yang telah ‘terbagi’ tersebut – tidak mampu menyebutkan nama objek yang diproses oleh sisi otak bagian kanan, tapi mereka mampu menyebutkan nama objek yang diproses oleh sisi otak bagian kiri.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan informasi ini Sperry lalu menyimpulkan bahwa kemampuan berbahasa dikendalikan oleh sisi otak kiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Namun kemudian penelitian lanjutan telah menunjukkan bahwa otak tidaklah seperti apa yang telah dipercayai oleh ilmuwan sejak dulu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebagai contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa kemampuan tertentu – seperti mata pelajaran matematika – justru paling kuat saat kedua bagian otak bekerja sama.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini para ahli syaraf telah mengetahui bahwa kedua sisi otak saling bekerja sama untuk melakukan berbagai tugas, dan kedua belahan otak tersebut berkomunikasi melalui corpus collosum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carl Zimmer, (dalam sebuah artikel yang dimuat Discover Magazine)&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Tidak peduli seberapa lateralnya otak kita, tetap dua belah sisi masih bekerja secara bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gagasan psikologi populer mengenai otak kiri dan otak kanan tidak menangkap hubungan kerjasama intim mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya – hemisfer kiri mengkhususkan diri dalam memilih suara yang membentuk kata-kata dan memproses sintaks dari kata-kata, namun tidak memiliki kemampuan mutlak untuk mengolah bahasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hemisfer kanan-lah yang sebenarnya lebih sensitif terhadap fitur emosional berbahasa, pengaturan untuk irama lambat saat berbicara yang membawa intonasi dan penekanan kata.&quot;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dalam salah satu penelitian di University of Utah, lebih dari 1.000 orang dianalisis otaknya – untuk mengukur apakah mereka cenderung menggunakan salah satu sisi otak dibanding sisi yang lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dan studi tersebut mengungkap bahwa walaupun kadang-kadang aktifitas lebih tinggi terjadi pada beberapa area penting, namun secara rata-rata – kedua sisi otak seimbang dalam menjalankan aktifitas mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://healthcare.utah.edu/fad/mddetail.php?physicianID=u0281911&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;Dr.Jeff Anderson&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, pimpinan penelitian:&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Memang benar bahwa beberapa fungsi otak terjadi pada salah satu sisi otak atau sisi lainnya. Bahasa cenderung di sebelah kiri, perhatian lebih banyak di sebelah kanan. Namun itu tidak lantas membuat seseorang cenderung memiliki jaringan otak kiri atau otak kanan yang lebih kuat. Sepertinya itu lebih ditentukan oleh koneksi demi koneksi yang terjadi,”&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dan walaupun ide mengenai dominasi otak kanan / otak kiri telah berhasil dibantah secara ilmiah, namun popularitasnya ternyata masih terus berlanjut.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Seperti Apa Sebenarnya Teori Otak Kanan dan Otak Kiri Ini?&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiuTixBQFZyu_KNtJc72pZnY4t0SqODTEiMa81eaJU0_HZPXOSr9BVvbMiamo62KZlFtJ0kuzzeuN3B2iotsvSmUzt_tHi6GnrjwUV7susyJAKUfhj_nGpAEmOvU29ny_2skPhQIKUGoY/s1600/fungsi+otak+kiri+dan+otak+kanan.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;perbedaan fungsi otak kanan dengan fungsi otak kiri&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiuTixBQFZyu_KNtJc72pZnY4t0SqODTEiMa81eaJU0_HZPXOSr9BVvbMiamo62KZlFtJ0kuzzeuN3B2iotsvSmUzt_tHi6GnrjwUV7susyJAKUfhj_nGpAEmOvU29ny_2skPhQIKUGoY/s1600/fungsi+otak+kiri+dan+otak+kanan.jpg&quot; title=&quot;fungsi bagian otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Otak Kanan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut teori dominasi otak kiri atau otak kanan, orang yang dominan otak kanan dikatakan sangat mahir untuk hal-hal yang bersifat ekspresif dan kreatif. Beberapa kemampuan yang populer dikaitkan dengan fungsi otak kanan meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Mengenali wajah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengekspresikan emosi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Musik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membaca emosi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Warna&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gambar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Intuisi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kreativitas&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Otak Kiri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan orang yang dominan otak kiri dikatakan mahir dalam pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan logika, bahasa, dan pemikiran analitis. Orang yang ber-otak kiri sering digambarkan lebih baik dalam:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bahasa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Logika&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berpikir kritis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angka&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penalaran&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mengapa orang-orang masih berbicara tentang teori otak kanan dan otak kiri?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti telah dijelaskan di atas, para peneliti telah berhasil membuktikan bahwa teori&amp;nbsp; otak kiri / kanan hanyalah sebuah mitos. Namun tetap saja popularitasnya terus berlanjut. Mengapa?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya banyak orang yang tidak menyadarinya jika teori tersebut telah ketinggalan jaman. Saat ini, para siswa seharusnya memang terus mempelajari teori tersebut sebagai titik penting dalam sejarah – untuk memahami bagaimana pemahaman kita tentang cara kerja otak telah berkembang dan berubah dari waktu ke waktu. Dan ini semua terjadi karena para peneliti terus mempelajari secara lebih dalam tentang bagaimana cara otak kita beroperasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dan walaupun psikologi populer serta teks book pribadi terbukti terlalu memukul rata dan melebih-lebihkan hal di atas, memahami kekuatan serta kelemahan anda pada area-area otak tertentu juga dapat membantu anda mengembangkan cara tertentu dalam belajar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebagai contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Jika anda merasa mengalami kesulitan dalam mengikuti instruksi secara lisan (biasanya diasosiasikan sebagai orang ber-otak kanan), maka mungkin akan sangat bermanfaat jika anda mencatat semua instruksi yang diberikan – atau anda mengembangkan kemampuan anda dalam berorganisasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penting untuk diingat!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda pernah / sering mengikuti tes maupun kuis mengenai otak kiri atau otak kanan (banyak ditemui di media online) – maka jadikan itu hanya sebagai sarana senang-senang saja. Jangan pernah menjadikan hasil yang anda peroleh dari tes tersebut sebagai patokan mengenai diri anda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat! Jangan sungkan untuk meninggalkan komentar jika anda memilikinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Nielsen, J. A., Zielinski, B. A., Ferguson, M. A., Lainhart, J. E., &amp;amp; Anderson, J. S. (2013). An evaluation of the left-brain vs. right brain hypothesis with resting state functional connectivity magnetic resonance imaging. Retrieved from https://www.plosone.org/article/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pone.0071275&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Rogers, M. (2013). Researchers debunk myth of &quot;right brain&quot; and &quot;left-brain&quot; personality traits. University of Utah, Office of Public Affairs. Retrieved from https://www.plosone.org/article/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pone.0071275&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/7093463466472225722/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/11/otak-kanan-dan-otak-kiri.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/7093463466472225722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/7093463466472225722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/11/otak-kanan-dan-otak-kiri.html' title='Otak Kanan dan Otak Kiri: Apa Fungsi Sebenarnya?'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhztPryFB7MBwsaQfR5tj8d4yGeYwd5Lgh1LyiPiUrKknOGEmBUUJcS7olUK4TfzUPR73DVfq3WkI4Ib0RXPmV8RrM8xBVRdoeFWzUOIQ1DsRsykE4wnt1vTIXkbOUeoiHexj3imMPp6KA/s72-c/otak+kanan+dan+otak+kiri.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-5954547788502513824</id><published>2015-04-11T02:19:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:43:42.583+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alzheimer"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyebab"/><title type='text'>Penyebab Alzheimer Dan Faktor Resikonya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Para peneliti di seluruh dunia sepakat bahwa penyebab alzheimer pada kebanyakan orang adalah kombinasi dari faktor genetik (keturunan), gaya hidup, dan faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi otak dari waktu ke waktu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan data, penyebab penyakit alzheimer yang diakibatkan oleh perubahan genetik tertentu yang hampir pasti membuat seseorang akan menderita alzheimer diketahui tidak lebih dari 5%.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun hal-hal yang menyebabkan seseorang terkena alzheimer ini belum sepenuhnya dapat dipahami, namun akibat yang ditimbulkan penyakit ini pada otak sudah sangat jelas sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit Alzheimer merusak dan membunuh sel-sel otak. Otak yang terkena&amp;nbsp; Alzheimer memiliki jumlah sel dan koneksi yang lebih sedikit di antara sel-sel yang masih hidup jika dibandingkan dengan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/makanan-untuk-otak.html&quot;&gt;&lt;u&gt;otak yang sehat&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfqk_aUPhsa1dprMR2GWTmn8-gsEFBxXep-ipOPD3SOkEmOvtcrDbNqJ9EFQIrxO6NUprc7SCQPmuwdH-MAv7xrdfoIAZ0RsPBHXtpY9eoXS0IASxKzGTXeGZbZNHz00AXWAZPaDUNloU/s1600/penyebab+alzheimer.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;penyebab alzheimer dan faktor yang memperparah resiko&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfqk_aUPhsa1dprMR2GWTmn8-gsEFBxXep-ipOPD3SOkEmOvtcrDbNqJ9EFQIrxO6NUprc7SCQPmuwdH-MAv7xrdfoIAZ0RsPBHXtpY9eoXS0IASxKzGTXeGZbZNHz00AXWAZPaDUNloU/s1600/penyebab+alzheimer.jpg&quot; title=&quot;ilustrasi alzheimer&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dan dengan semakin banyaknya sel-sel otak yang mati, maka Alzheimer menyebabkan terjadinya penyusutan otak yang signifikan. Saat dokter memeriksa jaringan otak yang terkena Alzheimer di bawah mikroskop, maka mereka akan melihat dua jenis kelainan yang merupakan tanda dari penyakit ini:&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Plak&lt;/b&gt;. Gumpalan protein yang disebut &lt;i&gt;beta-amiloid&lt;/i&gt; ini dapat merusak dan menghancurkan sel-sel otak dalam beberapa cara, termasuk mengganggu komunikasi antar sel-sel otak. Meskipun penyebab utama dari matinya sel-sel otak pada penderita Alzheimer belum diketahui, namun keberadaan &lt;i&gt;beta-amiloid&lt;/i&gt; di luar sel-sel otak dianggap sebagai penyebab utamanya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kusut&lt;/b&gt;. Sel-sel otak sangat tergantung pada dukungan internal dan sistem transportasi yang membawa semua nutrisi dan bahan-bahan penting untuk membuatnya berumur panjang. Sistem ini memerlukan struktur dan fungsi protein yang normal – disebut dengan &lt;i&gt;tau&lt;/i&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada otak penderita Alzheimer, benang&amp;nbsp; protein &lt;i&gt;tau&lt;/i&gt; dalam sel-sel otak ini terlihat kusut dan abnormal – menyebabkan terjadinya kegagalan sistem transportasi. Kegagalan ini juga sangat terkait erat dengan terjadinya penurunan dan kematian pada sel-sel otak.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Faktor Penyebab Alzheimer: Yang Meningkatkan Resiko&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Bertambahnya usia merupakan faktor resiko terbesar yang diketahui sebagai penyebab kondisi Alzheimer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sebagai catatan!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alzheimer bukanlah kondisi normal yang merupakan bagian dari proses penuaan, namun resiko anda untuk terkena penyakit ini semakin meningkat setelah mencapai usia 65 tahun. Setidaknya hampir separuh dari mereka yang telah berumur diatas 85 tahun diketahui menderita alzheimer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang memiliki perubahan genetik langka – yang hampir pasti akan membuat mereka menderita penyakit ini – sudah mulai akan mengalami gejala awal alzheimer saat mereka berusia 30-an.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXLwmco8IfRCIEn_WLkicpZrjjr8ML2_exZcH3hbbo98jbNxevQZ8H2MTOqN4fmb05cOga0NOa6ZhrMRwTptskTeYvMn3nUTOlhFHZ-Yb2r3krLVk1A2-x52M1kKZdhNv_faMDDT1F854/s1600/penyebab+alzheimer+1.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;hal yang menyebabkan orang menderita alzheimer&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXLwmco8IfRCIEn_WLkicpZrjjr8ML2_exZcH3hbbo98jbNxevQZ8H2MTOqN4fmb05cOga0NOa6ZhrMRwTptskTeYvMn3nUTOlhFHZ-Yb2r3krLVk1A2-x52M1kKZdhNv_faMDDT1F854/s1600/penyebab+alzheimer+1.jpg&quot; title=&quot;otak penderita alzheimer&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Genetika dan Sejarah Keturunan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Resiko anda untuk terkena Alzheimer tampaknya agak lebih tinggi jika garis keluarga terdekat diketahui menderita penyakit ini – seperti orang tua atau saudara kandung. Para ilmuwan telah mengidentifikasi perubahan langka (mutasi) pada tiga gen yang hampir pasti akan membuat seseorang terkena alzheimer, jika mereka membawa salah satu dari 3 jenis gen tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun penderita penyakit alzheimer yang disebabkan oleh mutasi gen ini diketahui tidak lebih dari 5%. Kebanyakan mekanisme genetika dari kondisi Alzheimer antara keluarga ini tetap tidak dapat dijelaskan. Resiko gen tertinggi yang telah diketahui oleh para peneliti sejauh ini adalah &lt;i&gt;apolipoprotein e4&lt;/i&gt; (APOE e4). Resiko gen lainnya telah diidentifikasi, namun kesimpulannya masih dianggap kurang meyakinkan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jenis Kelamin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita diketahui lebih mungkin untuk menderita penyakit alzheimer daripada pria, sebagian besarnya karena kebanyakan wanita memang hidup lebih lama.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kerusakan Kognitif Ringan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang mengalami kerusakan kognitif ringan (KKR) biasanya memiliki masalah memori atau gejala penurunan fungsi kognitif lainnya yang terlihat lebih buruk daripada yang dibayangkan pada usia mereka, namun ini tidak cukup parah untuk dapat didiagnosis sebagai demensia alzheimer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang menderita KKR memang memiliki peningkatan resiko – tapi bukan hal yang pasti jika kemudian mereka akan terkena demensia. Melakukan sesuatu seperti menjalani gaya hidup sehat dan strategi untuk mengimbangi kehilangan memori pada tahap ini mungkin dapat membantu&amp;nbsp; untuk menunda atau mencegah perkembangan demensia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Trauma Pada Kepala&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang pernah mengalami beberapa kali trauma kepala berat atau trauma kepala berulang (contohnya: petinju dan petarung bebas) diketahui memiliki resiko lebih besar untuk terkena penyakit Alzheimer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Gaya Hidup dan Kesehatan Jantung&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Memang tidak ada faktor gaya hidup yang secara meyakinkan dapat menunjukkan jika itu dapat mengurangi resiko anda terkena penyakit Alzheimer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, beberapa bukti menunjukkan bahwa hal sama yang meningkatkan resiko anda untuk terkena penyakit jantung juga dapat meningkatkan kemungkinan anda mengalami Alzheimer. Hal-hal tersebut antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kurang berolah raga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merokok&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tekanan darah tinggi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kolesterol darah tinggi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatnya kadar homosistein&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Diabetes yang kurang terkontrol&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kurang mengkonsumsi buah dan sayuran&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor-faktor resiko ini juga dikaitkan dengan vaskular demensia, jenis penyakit pikun yang disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah di otak. Konsultasikan dengan dokter atau konsultan kesehatan anda untuk mengendalikan faktor-faktor diatas. Hal ini tidak saja akan membantu melindungi jantung anda, namun juga akan mengurangi resiko penyakit alzheimer dan demensia vaskular.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Faktor Yang Mengurangi Resiko Terkena Alzheimer&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Selalu Belajar dan Aktif Secara Sosial&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita tidak perlu lagi membahas tentang bahaya hilangnya ingatan anda akibat alzheimer, artikel-artikel saya lainnya mengenai penyakit ini sudah cukup banyak menerangkannya. Yang perlu diketahui adalah, bahwa penelitian telah menemukan hubungan antara selalu terlibat aktif pada kegiatan-kegiatan yang menstimulasi mental serta sosial dengan berkurangnya resiko terkena penyakit Alzheimer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Faktor-faktor yang diketahui dapat mengurangi resiko Alzheimer meliputi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tingkat pendidikan formal yang lebih tinggi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pekerjaan yang menstimulasi otak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Aktifitas menyenangkan yang sekaligus menantang mental, seperti membaca, bermain game atau bermain alat musik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering terlibat pada aktifitas sosial&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Para ilmuwan memang belum dapat menjelaskan kaitan ini secara ilmiah. Satu teori yang paling banyak dipegang adalah, bahwa dengan menggunakan otak anda secara aktif – dapat membangun lebih banyak koneksi antar sel yang akan melindungi otak anda dari dampak perubahan yang berkaitan dengan Alzheimer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/02/gejala-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Gejala Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengertian Penyakit Alzheimer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Goldman L, et al. Goldman&#39;s Cecil Medicine. 24th ed. Philadelphia, Pa.: Saunders Elsevier; 2012. https://www.clinicalkey.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Longo DL, et al. Harrison&#39;s Online. 18th ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2012. https://www.accessmedicine.com/resourceTOC.aspx?resourceID=4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Alzheimer&#39;s disease fact sheet. National Institute on Aging. https://www.nia.nih.gov/alzheimers/publication/alzheimers-disease-fact-sheet&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Halter JB, et al. Hazzard&#39;s Geriatric Medicine and Gerontology. 6th ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2009. https://www.accessmedicine.com/resourceTOC.aspx?resourceID=540&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Wright CB. Etiology, clinical manifestations, and diagnosis of vascular dementia. https://www.uptodate.com/home&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Leal SL, et al. Perturbations of neural circuitry in aging, mild cognitive impairment, and Alzheimer&#39;s disease. Ageing Research Reviews. 2013;12:823.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Papadakis MA, ed., et al. Current Medical Diagnosis &amp;amp; Treatment 2014. 53rd ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2014. https://www.accessmedicine.com/resourceTOC.aspx?resourceID=1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Caring for a person with Alzheimer&#39;s disease. National Institute on Aging. https://www.nia.nih.gov/alzheimers/publication/caring-person-alzheimers-disease/about-guide&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Grabowski TJ. Clinical manifestations and diagnosis of Alzheimer’s disease. https://www.uptodate.com/home&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Alternative treatments. Alzheimer&#39;s Association. https://www.alz.org/alzheimers_disease_alternative_treatments.asp&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Smith GE (expert opinion). Mayo Clinic, Rochester, Minn. April 19, 2014.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Alzheimer&#39;s disease at a glance. National Center for Complementary and Alternative Medicine. https://nccam.nih.gov/health/alzheimer/ataglance&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/5954547788502513824/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/04/penyebab-alzheimer.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/5954547788502513824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/5954547788502513824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/04/penyebab-alzheimer.html' title='Penyebab Alzheimer Dan Faktor Resikonya'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfqk_aUPhsa1dprMR2GWTmn8-gsEFBxXep-ipOPD3SOkEmOvtcrDbNqJ9EFQIrxO6NUprc7SCQPmuwdH-MAv7xrdfoIAZ0RsPBHXtpY9eoXS0IASxKzGTXeGZbZNHz00AXWAZPaDUNloU/s72-c/penyebab+alzheimer.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-4559576673007921663</id><published>2015-04-08T22:12:00.003+07:00</published><updated>2021-05-04T19:38:35.514+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>Apa Besar Otak Manusia Berpengaruh Terhadap Tingkat Kecerdasan?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
“Sebesar apa sih otak kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin anda pernah bertanya seperti itu. Otak adalah organ terpenting sekaligus yang paling misterius pada tubuh kita. Hingga saat ini para ilmuwan masih terus mempelajarinya, dan tidak pernah berhenti dibuat kagum dengan setiap temuan-temuan baru.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang belum menyadari betapa vitalnya organ ini, saya akan memberikan penjelasan sederhana:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Anda tidak akan dapat berjalan – berbicara – bergerak – dan melakukan semua aktifitas yang selama ini anda lakukan jika otak anda tidak bekerja dengan baik.&lt;/blockquote&gt;
Semua dikendalikan oleh otak anda, bahkan denyut jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh hingga kontraksi otot-otot pada paru-paru yang membuat anda dapat bernafas, itu semua atas perintah otak anda.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXJKIbY72sXCJERpLUCNNJ-nr45MAP0NGWW-pPUFSaxYLU6x8ydZBKVvNxSOZJdFKaQqZi7rij-isNudoT6aYDo8-tDn32e5xtQHQZYNYlKX4L9xvS1fGeShJoJLz2R8K-ZHmJ-joIdpU/s1600/ukuran+otak+manusia.gif&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;ukuran besar otak manusia&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXJKIbY72sXCJERpLUCNNJ-nr45MAP0NGWW-pPUFSaxYLU6x8ydZBKVvNxSOZJdFKaQqZi7rij-isNudoT6aYDo8-tDn32e5xtQHQZYNYlKX4L9xvS1fGeShJoJLz2R8K-ZHmJ-joIdpU/s1600/ukuran+otak+manusia.gif&quot; title=&quot;otak manusia dan mamalia lainnya&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Otak memang sangat menakjubkan, mampu menyimpan memori yang luar biasa banyak, sangat rentan terhadap kerusakan, namun juga sangat mudah beradaptasi dengan perubahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara struktur, &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html&quot;&gt;&lt;u&gt;otak manusia&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; tidak jauh berbeda dengan hewan mamalia lainnya. Yang membuatnya berbeda adalah ukurannya - jika dikaitkan dengan ukuran tubuh. Jika diadu berdasarkan proporsi tubuh, maka secara umum otak manusia jauh lebih besar daripada hewan mamalia lainnya (walau tidak semua).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Ukuran Otak Manusia&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Berdasarkan beratnya, otak manusia dewasa memiliki berat antara 1300 – 1400 gram, atau rata-rata 1,36 kg.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berdasarkan panjangnya, otak manusia dewasa rata-rata memiliki panjang sekitar 15 cm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai perbandingan, otak bayi yang baru lahir rata-rata memiliki berat sekitar 350 – 400 gram.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pria cenderung memiliki otak yang lebih besar daripada wanita. Dengan membandingkan berat tubuh secara keseluruhan, otak pria umumnya sekitar 100 gram lebih besar daripada otak wanita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada wanita, bagian dari &lt;i&gt;lobus frontal&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;korteks limbik&lt;/i&gt; (yaitu area otak yang terkait dengan pemecahan masalah dan pengaturan emosional) cenderung lebih besar daripada pria.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada pria, bagian &lt;i&gt;korteks parietalis&lt;/i&gt; (terkait dengan persepsi ruang) dan amigdala (terkait dengan perilaku sosial dan seksual) cenderung lebih besar daripada wanita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Neuron adalah jaringan-jaringan yang berfungsi sebagai blok bangunan pada otak dan sistem saraf. Mereka mengirim dan membawa informasi, memungkinkan berbagai bagian otak dapat berkomunikasi satu sama lain, serta memungkinkan otak untuk berkomunikasi dengan berbagai bagian lain pada tubuh kita. Peneliti telah berhasil mengetahui jika setidaknya terdapat sekitar 86 milyar neuron pada otak kita.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Apakah Ukuran Otak itu Penting?&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak semua orang memiliki ukuran otak yang sama persis, itu sudah jelas. Beberapa lebih besar, dan sebagian lainnya lebih kecil. Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai apakah ukuran otak terkait dengan karakteristik seperti disabilitas atau tingkat kecerdasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya, para peneliti telah menemukan bahwa dalam beberapa kasus – ukuran otak dapat dikaitkan dengan perkembangan beberapa penyakit dan kondisi mental tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Contohnya:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Anak-anak penderita autis, mereka cenderung memiliki otak yang lebih besar dan pertumbuhan otak dini yang tidak proporsional jika dibandingkan dengan anak-anak non-autis.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bagi mereka yang menderita &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, ukuran &lt;i&gt;hippocampus&lt;/i&gt; (area otak yang sangat terkait dengan memori) cenderung lebih kecil.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNahnR27UriOEmbMsVUVyziSMa1qK9UZIcLdL7lIrSDQYu_lU7OKvsg3A_hZvXiql-6epgRuINf9ljMn2kQRmHWPc6MpOWsqzWlxGeHqrxpKFmYHCBeqjMPTkNdWdyLsuXeigQz8T4WaY/s1600/ukuran+otak+jenius+vs+idiot.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;apa ukuran besar otak manusia berhubungan dengan tingkat kecerdasan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNahnR27UriOEmbMsVUVyziSMa1qK9UZIcLdL7lIrSDQYu_lU7OKvsg3A_hZvXiql-6epgRuINf9ljMn2kQRmHWPc6MpOWsqzWlxGeHqrxpKFmYHCBeqjMPTkNdWdyLsuXeigQz8T4WaY/s1600/ukuran+otak+jenius+vs+idiot.jpg&quot; title=&quot;pintar vs bodoh&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bagaimana dengan tingkat kecerdasan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pertanyaan ini, jawabannya sangatlah bervariasi dan tergantung kepada siapa anda bertanya. Berdasarkan sebuah penelitian skala besar yang dipimpin oleh Michael McDaniel dari &lt;a href=&quot;https://www.vcu.edu/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Virginia Commonwealth University&lt;/a&gt;, otak yang lebih besar dikatakan berkorelasi dengan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tidak semua ilmuwan setuju dengan kesimpulan dari McDaniel tersebut. Penelitian itu juga menyisakan beberapa pertanyaan penting yang belum terjawab, seperti – bagaimana cara kita mendefinisikan dan mengukur kecerdasan? Apakah kita harus mempertimbangkan ukuran relatif tubuh ketika membuat korelasi tersebut? Dan bagian mana dari otak kita yang harus diteliti?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Hal lain yang juga penting untuk dicatat adalah, ketika membandingkan perbedaan antara satu orang dengan sekumpulan orang-orang lainnya, maka variasi ukuran otak menjadi relatif kecil sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum lagi berbagai faktor tambahan yang juga mempengaruhi atau memiliki peran penting, seperti – kepadatan neuron di otak, faktor sosial dan budaya, dan perbedaan struktural lainnya dalam otak masing-masing individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Jadi mungkin saya dapat menyimpulkan jika ukuran otak tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan seseorang.&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana dengan pendapat anda? Atau anda mungkin memiliki pertanyaan serta tambahan informasi yang berguna terkait postingan diatas. Silahkan tuliskan dalam kolom komentar dibawah, saya pasti akan menanggapi. Salam.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi:&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Schoenemann, P. T. (2008). Brain size scaling and body composition in mammals. Brain, Behavior and Evolution.&lt;br /&gt;McDaniel, M. A. (2005). Big-brained people are smarter: A meta-analysis of the relationship between in vivo brain volume and intelligence. Intelligence, 33, 337-346.&lt;br /&gt;Park, A. (2012, April 16). Bigger brains and higher IQ linked with specific genetic variants. Time. Diambil dari https://healthland.time.com/2012/04/16/bigger-brain-and-higher-iq-linked-with-specific-genetic-variants/&lt;br /&gt;Park, A. (2011, May 3). Brain size, early growth: Clues to Autism&#39;s causes. Time. Diambil dari https://healthland.time.com/2011/05/03/brain-size-early-growth-clues-to-autisms-causes/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/4559576673007921663/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/04/seberapa-besar-otak-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/4559576673007921663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/4559576673007921663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/04/seberapa-besar-otak-manusia.html' title='Apa Besar Otak Manusia Berpengaruh Terhadap Tingkat Kecerdasan?'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXJKIbY72sXCJERpLUCNNJ-nr45MAP0NGWW-pPUFSaxYLU6x8ydZBKVvNxSOZJdFKaQqZi7rij-isNudoT6aYDo8-tDn32e5xtQHQZYNYlKX4L9xvS1fGeShJoJLz2R8K-ZHmJ-joIdpU/s72-c/ukuran+otak+manusia.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-6637790682390542525</id><published>2015-03-27T16:42:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:34:19.435+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gejala"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kanker"/><title type='text'>Gejala Kanker Otak: Tanda Awal dan Ciri-Cirinya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Tidak semua kanker otak menimbulkan gejala tertentu, beberapa diantaranya (seperti tumor kelenjar pituitari) seringkali tidak diketahui hingga setelah kematian. Gejala kanker otak diketahui cukup banyak, dan itu tidak spesifik hanya untuk mereka yang memiliki tumor di otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, gejala tersebut bisa jadi sama dengan banyak penyakit lainnya. Satu-satunya cara untuk memastikan apakah itu memang benar tanda-tanda kanker otak atau karena masalah kesehatan lainnya adalah dengan menjalani tes diagnostik.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0gFaBKFI-m52LTtaT8YLBe_mN9IfvQB8d8Xzbof2p93sTGzK5_CT-g2NscYDjK-WeenDr4Uq3-hNSmHS-Vo-AvhzPTVBakhpQG4yBaEqJyPQciW8r4MfuWtmjoSsOZP2rPGODHrPOnAo/s1600/gejala+kanker+otak.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;gejala dan tanda-tanda awal kanker otak&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0gFaBKFI-m52LTtaT8YLBe_mN9IfvQB8d8Xzbof2p93sTGzK5_CT-g2NscYDjK-WeenDr4Uq3-hNSmHS-Vo-AvhzPTVBakhpQG4yBaEqJyPQciW8r4MfuWtmjoSsOZP2rPGODHrPOnAo/s1600/gejala+kanker+otak.png&quot; title=&quot;kepala pusing&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Beberapa gejala dapat muncul karena:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tumor menekan atau menggeser bagian tertentu dari otak, sehingga bagian otak tersebut tidak dapat berfungsi secara normal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembengkakan di dalam otak yang disebabkan oleh tumor atau peradangan di sekitarnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Gejala penyakit kanker otak primer dan metastasis sangat mirip atau serupa. Dan berikut ini gejala awal kanker otak yang paling umum diketahui:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Sakit kepala&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merasa lemah tak bertenaga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merasa canggung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kesulitan berjalan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengalami kejang&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan tanda-tanda dan ciri-ciri kanker otak yang tidak terlalu spesifik lainnya meliputi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Status mental yang berubah-ubah – perubahan pada&amp;nbsp; konsentrasi, daya ingat, perhatian, atau tingkat kewaspadaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mual dan muntah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merasakan kelainan pada penglihatan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kesulitan saat berbicara&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perubahan bertahap pada kapasitas intelektual dan emosional&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Pada banyak kasus, kemunculan gejala-gejala kanker otak ini sangat bertahap dan seringkali kurang diperhatikan, baik oleh si penderita itu sendiri maupun anggota keluarganya. Namun terkadang tanda-tanda tersebut muncul secara cepat, dimana pada sebagian orang – mereka bertingkah seolah-olah tengah mengalami &lt;a href=&quot;https://www.stroke.org/understand-stroke/what-stroke&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;stroke&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Gejala-Gejala Terkait Kanker Otak Yang Perlu Diwaspadai&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Segera hubungi atau konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan anda jika mengalami salah satu dari beberapa gejala berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Muntah terus-menerus yang tidak diketahui penyebabnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penglihatan ganda atau pandangan menjadi buram tanpa sebab yang jelas, terutama jika hanya pada satu sisi mata&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merasa lesu atau selalu mengantuk&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering kejang pada bagian tubuh tertentu yang tidak pernah dialami sebelumnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rasa sakit kepala yang berbeda dari biasanya&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun sakit kepala dianggap merupakan gejala umum dari kanker otak, hal tersebut mungkin saja tidak akan muncul hingga sampai tahap akhir dari perkembangan penyakit. Jika terjadi perubahan yang signifikan pada pola sakit kepala dari yang biasanya anda derita, maka sebaiknya anda segera pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda memiliki tumor otak yang telah diidentifikasi, maka setiap muncul gejala baru apapun, atau relatif tiba-tiba, atau cepat memburuk, maka segera datangi UGD Rumah Sakit terdekat. Perhatikan beberapa ciri-ciri penderita kanker otak berikut ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kejang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rasa kantuk yang berlebihan, selalu lupa, atau tidak mampu untuk berkonsentrasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perubahan visual atau masalah sensorik lainnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kesulitan untuk berbicara atau mengekspresikan diri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terjadi perubahan perilaku atau kepribadian&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering canggung atau kesulitan berjalan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mual dan muntah-muntah (terutama pada orang-orang setengah baya atau lebih tua)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Demam yang muncul tiba-tiba, terutama setelah kemoterapi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Selanjutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/11/cara-mendiagnosis-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Mendiagnosa Kanker Otak?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/penyebab-kanker-otak.html&quot;&gt;Penyebab Kanker Otak&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;WebMD – &lt;i&gt;Brain Cancer Symptoms&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;eMedicineHealth – &lt;i&gt;Brain Cancer Symptoms&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/6637790682390542525/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/gejala-kanker-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/6637790682390542525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/6637790682390542525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/gejala-kanker-otak.html' title='Gejala Kanker Otak: Tanda Awal dan Ciri-Cirinya'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0gFaBKFI-m52LTtaT8YLBe_mN9IfvQB8d8Xzbof2p93sTGzK5_CT-g2NscYDjK-WeenDr4Uq3-hNSmHS-Vo-AvhzPTVBakhpQG4yBaEqJyPQciW8r4MfuWtmjoSsOZP2rPGODHrPOnAo/s72-c/gejala+kanker+otak.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-2502608556377695016</id><published>2015-03-26T19:09:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:31:02.019+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Nutrisi dan Vitamin"/><title type='text'>Makanan Untuk Otak: Yang Baik dan Sehat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Beberapa jenis makanan untuk otak yang sudah terbukti sangat baik untuk menjaga kesehatan otak berikut ini cukup penting untuk anda ketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda tentu saja ingin memiliki otak yang tetap berfungsi dengan baik sepanjang sisa hidup anda. Siapa yang tidak? Saya sendiri selama ini selalu berusaha agar dapat memberikan nutrisi terbaik untuk otak saya. Sebagai seorang fulltime Blogger, saya memang lebih banyak menggunakan otak saya dibanding fisik saya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ada sesuatu yang tidak dapat disangkal, dan ini sudah merupakan hukum alam.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Seiring bertambahnya usia kita, tubuh juga akan mengalami degradasi dalam semua aspek - termasuk otak kita.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Namun untungnya, beberapa penelitian berhasil mengungkapkan bahwa kita dapat menjaga otak kita tetap sehat hingga usia tua, dan itu hanya dengan rutin mengkonsumsi jenis-jenis makanan otak berikut ini.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieJsfSZLyEPQFoWWRHzZfy5R37gwsYUIRS_dDx2JMnANniqFwsVt33LbYJxc4j93km4oUObhtTBFsIrkkgDWssaJtkHB5HqR1uSKHibQEs3TTDaVuY1HtOypsN4x_cQyOEAFLIm7YiN5Q/s1600/makanan+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;makanan otak yang baik dan sehat&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieJsfSZLyEPQFoWWRHzZfy5R37gwsYUIRS_dDx2JMnANniqFwsVt33LbYJxc4j93km4oUObhtTBFsIrkkgDWssaJtkHB5HqR1uSKHibQEs3TTDaVuY1HtOypsN4x_cQyOEAFLIm7YiN5Q/s1600/makanan+otak.jpg&quot; title=&quot;macam-macam makanan otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Makanan Yang Baik Untuk Otak&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Blueberry&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dalam bukunya yang berjudul “&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times&amp;quot; , &amp;quot;times new roman&amp;quot; , serif;&quot;&gt;Fourteen Foods Proven to Change Your Life&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”, Steven Pratt, MD, penulis yang juga sekaligus staf di Scripps Memorial Hospital di La Jolla - Calif, menyebutnya dengan nama &lt;i&gt;Brainberries&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menggunakan hewan percobaan, para peneliti menemukan bahwa blueberry membantu melindungi otak kita dari stres oksidatif. Dan ini dapat mengurangi efek dari kondisi yang berkaitan dengan usia seperti &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit Alzheimer&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; ataupun pikun.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa tikus berusia tua yang rutin diberikan blueberry mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada kemampuan belajar dan motoriknya, sehingga secara mental terlihat sama dengan tikus yang jauh lebih muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ann Kulze, MD, penulis “&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times&amp;quot; , &amp;quot;times new roman&amp;quot; , serif;&quot;&gt;Dr. Ann&#39;s 10-Step Diet: A Simple Plan for Permanent Weight Loss &amp;amp; Lifelong Vitality&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”, menyarankan agar setidaknya kita mengkonsumsi 1 porsi blueberry setiap hari, baik dalam keadaan segar – beku – atau yang telah dikeringkan. Anda bisa mendapatkan buah ini dengan mudah di supermarket-supermarket besar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Salmon&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Ikan perairan dalam seperti salmon diketahui kaya akan asam lemak esensial omega-3 yang sangat penting bagi fungsi &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html&quot;&gt;&lt;u&gt;otak manusia&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;. Kulze dan Pratt lebih merekomendasikan ikan salmon liar karena tingkat kebersihan dan pasokannya yang cukup banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ikan berminyak lainnya yang juga kaya akan omega-3 adalah ikan sarden dan herring. Kulze menyarankan setidaknya kita mengkonsumsi sekitar 4 ons, 2 hingga tiga kali seminggu.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kacang-Kacangan dan Biji Benih&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Kacang-kacangan dan biji benih merupakan sumber vitamin E yang baik. Pratt menjelaskan bahwa meningkatkan asupan vitamin E sangat baik untuk mengatasi penurunan kognitif yang dialami seiring bertambahnya usia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsumsi setidaknya 1 ons setiap hari. Beberapa yang disarankan seperti kacang mete, almond, biji bunga matahari, kacang brasil, biji wijen, biji rami, selai kacang, walnut, hazelnut, dan mentega almond. Jika anda sedang diet sodium (tidak boleh makan asin), maka beli yang tawar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Alpukat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Buah ini dikatakan hampir sama baiknya dengan blueberry dalam meningkatkan kesehatan otak. Mungkin anda khawatir karena alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Hal tersebut memang benar, namun lemak dalam buah alpukat adalah jenis lemak tak jenuh tunggal, yang justru sangat baik untuk menjaga aliran darah tetap sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan aliran darah yang sehat berarti otak yang sehat, karena asupan makanan untuk otak memang dikirim melalui aliran darah. Namun walaupun begitu, alpukat memang tinggi akan kalori, Kulze menyarankan hanya makan ¼ hingga ½ buah saja jika ingin mengkonsumsinya sehari-hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Biji-Bijian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Biji-bijian seperti oatmeal, roti gandum, dan beras merah diketahui dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Sebagai informasi, seluruh organ dalam tubuh kita sangat tergantung pada aliran darah. Dengan meningkatkan kesehatan jantung, maka kita akan menjamin aliran darah yang baik ke seluruh organ tubuh, dan itu termasuk otak kita.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jus Delima&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Buah delima adalah salah satu makanan super yang memiliki kandungan antioksidan kuat untuk melindungi otak anda dari kerusakan akibat radikal bebas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut David Perlmutter, MD, seorang ahli saraf yang juga penulis dari buku “&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times&amp;quot; , &amp;quot;times new roman&amp;quot; , serif;&quot;&gt;The Better Brain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”, mengatakan bahwa tidak ada satupun bagian dari tubuh yang lebih sensitif terhadap kerusakan akibat radikal bebas selain otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daftar makanan lain yang juga disarankan oleh Perlmutter karena kandungan antioksidannya yang tinggi adalah keluarga buah jeruk dan sayur-sayuran berwarna. “Semakin berwarna sayuran tersebut, maka semakin baik”, katanya. Anda bisa mengkonsumsi buah delima secara langsung, namun karena bijinya sangat banyak, jadi sebaiknya di-jus saja agar lebih nyaman saat dikonsumsi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Teh yang Baru Diseduh&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Minum dua sampai tiga cangkir teh yang baru diseduh setiap hari, baik dalam keadaan panas atau dengan es, mengandung jumlah kafein yang cukup untuk meningkatkan kemampuan otak kita, seperti meningkatkan daya ingat – fokus – dan memperbaiki susana hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teh juga diketahui memiliki kandungan antioksidan kuat yang disebut dengan &lt;a href=&quot;https://www.putraindonesiamalang.or.id/keajaiban-katekin-teh-hijau-pada-fungsi-cardiovaskuler.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;katekin&lt;/a&gt;. Fungsinya lebih ke arah menyehatkan aliran darah. Hal penting yang harus anda ingat adalah, bahwa hanya teh yang baru diseduh yang memiliki khasiat yang saya sebutkan diatas. Jadi teh botol, teh kotak, ataupun teh bubuk tidak termasuk didalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Coklat Hitam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Nah, kalau ini adalah favorit saya pribadi. Mungkin anda juga? Ya, coklat hitam (dark chocolate) termasuk salah satu makanan terbaik untuk otak kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memiliki kandungan antioksidan yang&amp;nbsp; tinggi, coklat hitam juga diketahui mengandung beberapa stimulan alami seperti kafein yang meningkatkan konsentrasi otak dan fokus, serta merangsang produksi &lt;a href=&quot;https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=55001&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;endorphins&lt;/a&gt; (hormon yang membuat kita merasa rileks).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Kulze, ½ hingga 1 ons setiap hari sudah cukup untuk memberikan manfaat yang anda butuhkan. Jangan berlebihan, karena itu justru kurang baik buat anda!&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;b&gt;Referensi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;WebMD.com – &lt;i&gt;Eat Smart for a Healthier Brain&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;Steven Pratt, MD – &lt;i&gt;Superfoods RX: Fourteen Foods Proven to Change Your Life&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ann Kulze, MD – &lt;i&gt;Dr. Ann&#39;s 10-Step Diet: A Simple Plan for Permanent Weight Loss &amp;amp; Lifelong Vitality&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;David Perlmutter, MD – &lt;i&gt;The Better Brain Book&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/2502608556377695016/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/makanan-untuk-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2502608556377695016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2502608556377695016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/makanan-untuk-otak.html' title='Makanan Untuk Otak: Yang Baik dan Sehat'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieJsfSZLyEPQFoWWRHzZfy5R37gwsYUIRS_dDx2JMnANniqFwsVt33LbYJxc4j93km4oUObhtTBFsIrkkgDWssaJtkHB5HqR1uSKHibQEs3TTDaVuY1HtOypsN4x_cQyOEAFLIm7YiN5Q/s72-c/makanan+otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-4838353267565894215</id><published>2015-03-17T18:59:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:26:33.669+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alzheimer"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyakit"/><title type='text'>Alzheimer: Definisi dan Pengertian</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Alzheimer adalah suatu kondisi di mana sel-sel saraf pada otak mati (mengalami kematian), sehingga sinyal otak sangat sulit untuk ditransmisikan dengan benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala alzheimer mungkin cukup sulit untuk diketahui sejak dini. Secara umum orang yang menderita alzheimer akan memiliki masalah dengan daya ingat, penilaian, dan daya pikir. Hal ini akan membuat mereka sulit untuk bekerja ataupun melakukan kegiatan sehari-hari. Kematian sel-sel saraf ini akan terjadi secara bertahap dan membutuhkan waktu bertahun-tahun.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAz3airf7XhOTTWcXvfx53LV767KUfY4iupfwIQFxapi5niniFgAyCX3YkVesWrReEnXZudnS-OcdCXLy0lj2puyDtvODizosykAuIv7DyP7nEI5xm3RupnkircXURp56XYHk_pjispL8/s1600/penyakit+alzheimer.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;apa itu alzheimer dan demensia&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAz3airf7XhOTTWcXvfx53LV767KUfY4iupfwIQFxapi5niniFgAyCX3YkVesWrReEnXZudnS-OcdCXLy0lj2puyDtvODizosykAuIv7DyP7nEI5xm3RupnkircXURp56XYHk_pjispL8/s1600/penyakit+alzheimer.jpg&quot; title=&quot;alzheimer&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
Apa itu Demensia Alzheimer?&lt;/h2&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Demensia Alzheimer adalah salah satu tipe penyakit alzheimer dimana terjadi kemerosotan secara progresif pada jaringan otak, umumnya dialami oleh mereka yang telah berusia diatas 65 tahun. Ini merupakan penyebab paling umum dari kondisi Demensia yang ditandai dengan penurunan mental yang cukup parah. Fungsi intelektual seperti daya ingat, pemahaman, dan berbicara akan memburuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Gangguan daya ingat adalah fitur penting dari penyakit Alzheimer, dan seringkali ini adalah tanda pertama yang muncul. Memori yang paling baru akan hilang pertama kali. Dan seiring berjalannya waktu, perhatian cenderung mudah terpecah, perhitungan sederhana menjadi sangat susah, dan kegiatan sehari-hari akan terasa semakin sulit, hal ini disertai dengan rasa bingung dan frustrasi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Gejala-gejala tersebut cenderung akan semakin memburuk pada malam hari. Terjadi perubahan suasana hati yang dramatis – seperti ledakan amarah, serangan rasa takut, dan menjadi sangat &lt;a href=&quot;https://id.wikipedia.org/wiki/Apati&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;apatis&lt;/a&gt;. Penderita akan menjadi semakin bingung, mudah berkeliaran dan tersesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah fisik seperti hilangnya koordinasi akan terjadi secara bertahap. Dan pada akhirnya, penderita akan menjadi sama sekali tak berdaya secara fisik, sering mengompol, dan tak mampu berkomukasi sepenuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Alzheimer dapat merusak dari awal kemunculan hingga kematian seseorang hanya dalam beberapa tahun, namun bisa juga prosesnya lebih panjang hingga mencapai 20 tahun. Namun secara umum, rata-rata orang yang menderita penyakit alzheimer hanya dalam periode 9 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Amerika Serikat, Alzheimer masuk dalam urutan ke-6 sebagai penyebab utama kematian, dan diketahui satu dari delapan orang berusia 65 tahun atau lebih menderita penyakit ini. Perempuan diketahui lebih rentan untuk mengalaminya dibanding laki-laki.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Pada Konferensi Internasional 2014 para dokter ahli dan peneliti Alzheimer di Kopenhagen, Denmark, diperkirakan jumlah penderita Alzheimer di dunia akan meningkat hingga 3 kali lipat pada tahun 2050, yaitu sekitar 150 juta orang.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Apa yang menyebabkan Alzheimer?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya orang-orang akan menderita Alzheimer seiring dengan bertambahnya usia mereka (semakin tua), namun penyakit ini bukanlah kondisi alami dari penuaan – seperti yang telah yang telah dijelaskan pada definisi alzheimer diatas. Ini adalah kondisi abnormal yang penyebabnya masih terus diselidiki hingga sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Hilangnya fungsi otak secara bertahap yang mencirikan kondisi Alzheimer tampaknya diakibatkan oleh kerusakan pada dua bentuk utama sel saraf:&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Terjadi kekusutan pada sel-sel saraf (&lt;a href=&quot;https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9748670&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;i&gt;neurofibrillary tangles&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengendapan protein yang dikenal sebagai beta-amiloid plak terbentuk pada otak&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Para peneliti masih belum yakin mengapa atau bagaimana proses ini bisa terjadi, namun beberapa penelitian terbaru yang paling menjanjikan merujuk pada protein darah yang biasanya terjadi – disebut dengan ApoE (apolipoprotein E), yang diperlukan untuk mengangkut zat lemak dalam tubuh.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Selengkapnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/04/penyebab-alzheimer.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Penyebab Alzheimer &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;Understanding Alzheimer&#39;s Disease -- the Basics - https://www.webmd.com/alzheimers/guide/understanding-alzheimers-disease-basics&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;Jumlah penderita alzheimer meningkat tiga kali lipat - https://www.antaranews.com/berita/444422/jumlah-penderita-alzheimer-meningkat-tiga-kali-lipat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Open/Close&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/4838353267565894215/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/4838353267565894215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/4838353267565894215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/alzheimer-definisi-dan-pengertian.html' title='Alzheimer: Definisi dan Pengertian'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAz3airf7XhOTTWcXvfx53LV767KUfY4iupfwIQFxapi5niniFgAyCX3YkVesWrReEnXZudnS-OcdCXLy0lj2puyDtvODizosykAuIv7DyP7nEI5xm3RupnkircXURp56XYHk_pjispL8/s72-c/penyakit+alzheimer.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-533862181639316162</id><published>2015-03-17T12:21:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:22:45.256+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>Apa Benar Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita?</title><content type='html'>Izinkan saya untuk menyatakan ini secara tegas:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Tidak pernah ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa manusia hanya menggunakan 10% dari otaknya.&lt;/blockquote&gt;
Mungkin anda penasaran, jika memang tidak pernah ada bukti ilmiah mengenai hal tersebut, lalu darimana pernyataan “penggunaan 10% otak” ini berasal? Mari kita membahasnya lebih lanjut. Saya juga akan menunjukkan bukti bahwa kita menggunakan seluruh bagian otak kita, bukan hanya sebagian kecilnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Darimana mitos 10% ini berasal?&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan ini mungkin berasal dari perkataan Albert Einstein yang salah dikutip atau salah tafsir dari karya Pierre Flourens yang diterbitkan pada tahun 1800-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJQWuVoZs0XJq9jLmhJ8lfiZlmv7qMwNCarTAH3QxznykZhJDyIeFKegZXapVIIhn3iwQogepY_pvHgSjzKdNHLwJF2f3N2Vz5Mswf6QNGfUb_PFcAAduljjWq1iHiV06nG1r1VPzq8VU/s1600/otak+albert+einstein.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pernyataan penggunaan 10% otak yang salah dikutip&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJQWuVoZs0XJq9jLmhJ8lfiZlmv7qMwNCarTAH3QxznykZhJDyIeFKegZXapVIIhn3iwQogepY_pvHgSjzKdNHLwJF2f3N2Vz5Mswf6QNGfUb_PFcAAduljjWq1iHiV06nG1r1VPzq8VU/s1600/otak+albert+einstein.jpg&quot; title=&quot;Albert Einstein&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah William James yang menulis pada tahun 1908: &quot;Kita hanya menggunakan sebagian kecil dari sumber daya mental dan fisik yang dimungkinkan&quot; (dari &lt;i&gt;The Energies Of Men, halaman 12&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau mungkin mitos ini dimulai dari studi yang dilakukan oleh Karl Lashley di tahun 1920-an hingga 1930-an. Lashley mengangkat sebagian besar area &lt;a href=&quot;https://www.dartmouth.edu/~rswenson/NeuroSci/chapter_11.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;cerebral cortex&lt;/a&gt; pada otak tikus, dan mendapati bahwa hewan-hewan ini masih bisa mempelajari kembali tugas-tugas tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun saat ini kita telah mengetahui bahwa, bahkan sedikit kerusakan pada area &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;otak manusia&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; dapat memiliki efek buruk pada perubahan perilaku. Ini adalah salah satu alasan mengapa para ahli bedah saraf harus dengan hati-hati memetakan otak - sebelum mengangkat jaringan otak saat operasi berlangsung (baik untuk epilepsi atau &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;penyakit kanker otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;). Mereka ingin memastikan bahwa daerah penting dari otak tidak ada yang rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengapa mitos ini terus berkembang?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak diketahui secara pasti, namun seseorang entah bagaimana dan dimana telah memulai menyebarkan mitos ini, dan media-media populer ikut membantu menyebarkannya secara berulang-ulang. Dan bisa ditebak hasilnya, tidak lama kemudian semua orang percaya dengan penyataan ini, walaupun itu tanpa bukti sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya belum dapat berhasil untuk melacak sumber asli dari mitos ini, namun yang jelas, saya juga belum pernah mendapati data ilmiah yang mendukung bahwa manusia hanya menggunakan 10% dari otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang percaya mitos ini mengatakan jika kita menggunakan lebih banyak dari otak kita, maka kita bisa memiliki memori otak yang super dan kemampuan mental fantastis lainnya - seperti memindahkan objek hanya dengan pikiran (saya belum pernah melihat hal ini kecuali hanya dalam Film).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Bagaimana jika manusia hanya memakai 10% bagian otak saja?&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Coba anda pikirkan, data apa yang mereka gunakan sehingga keluar angka 10%? Bagaimana jika 90% bagian otak kita dihilangkan, apa kita tetap akan baik-baik saja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZXJ__jBg5WU_U6sBieQXzkPXzePwb9NzlS6d_ZjpXSjeFyNn4zuRyEKeRkuEMWJN7tfF0XSHAPLDwFkBhFtuyyCaRcP3V32lMRwEYTxGXoAXpMvLiw_h6jR99KBx4Di__9MJnyNa4aPA/s1600/otak+domba.JPG&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;10% otak manusia hanya sebesar otak domba&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZXJ__jBg5WU_U6sBieQXzkPXzePwb9NzlS6d_ZjpXSjeFyNn4zuRyEKeRkuEMWJN7tfF0XSHAPLDwFkBhFtuyyCaRcP3V32lMRwEYTxGXoAXpMvLiw_h6jR99KBx4Di__9MJnyNa4aPA/s1600/otak+domba.JPG&quot; title=&quot;perbandingan otak manusia vs otak domba&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Secara rata-rata otak manusia memiliki berat 1.400 gram, dan apabila 90% darinya diangkat, maka hanya akan menyisakan 140 gram jaringan otak. Itu kira-kira hanya seukuran otak domba!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal telah dijelaskan bahwa sedikit saja kerusakan pada bagian otak, contohnya akibat stroke, ini bisa mengakibatkan kecacatan yang cukup parah. Atau seperti penyakit Parkinson – yang merupakan gangguan neurologis tertentu, ini juga hanya terjadi pada area kecil pada otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang bayangkan jika 90% otak anda rusak atau dihilangkan, hal buruk seperti apa yang akan anda alami?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bukti-Bukti atau Kurangnya Bukti&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin saat orang-orang mengeluarkan pernyataan penggunaan 10% otak, maksud mereka adalah bahwa hanya satu dari setiap sepuluh sel-sel saraf penting yang digunakan dalam satu waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun tetap saja, bagaimana cara mereka mengetahuinya, bagaimana cara mengukurnya? Karena walaupun beberapa neuron tidak melakukan kegiatan berarti, mereka tetap menerima sinyal dari neuron lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmHsEqgn1a3HYaOvbQRZEXEu7mMWB6oZgH-1SRFKLIWPF-vBf5J31WsWW8ilwDfEd25TKzb9WWxLh8X6GGhTxuoA_6hfxKT1huHHDxXTyLVBAsNPGBrAPQ3cduMD8sOVR7CP5o2QXVaDY/s1600/10%2525+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;benarkah manusia hanya memakai 10% otaknya&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmHsEqgn1a3HYaOvbQRZEXEu7mMWB6oZgH-1SRFKLIWPF-vBf5J31WsWW8ilwDfEd25TKzb9WWxLh8X6GGhTxuoA_6hfxKT1huHHDxXTyLVBAsNPGBrAPQ3cduMD8sOVR7CP5o2QXVaDY/s1600/10%2525+otak.jpg&quot; title=&quot;otak kita&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dilihat dari sudut pandang evolusi, maka tidak mungkin otak akan berkembang menjadi lebih besar jika tidak memiliki keuntungan tertentu. Dan memang benar bahwa terdapat beberapa jalur yang bekerja untuk fungsi tubuh yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya seperti terdapat beberapa jalur utama yang digunakan untuk penglihatan kita. Konsep yang disebut dengan &quot;redundancy&quot; ini ditemukan di seluruh sistem saraf pada tubuh kita. Berbagai jalur untuk fungsi tubuh yang sama ini mungkin sebuah asuransi mekanisme keamanan jika terjadi kegagalan pada salah satu jalur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut, penelitian dengan &lt;a href=&quot;https://id.wikipedia.org/wiki/Pemetaan_otak&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pencitraan fungsional otak&lt;/a&gt; menunjukkan bahwa semua bagian pada otak kita berfungsi. Bahkan otak tetap aktif selama kita tidur. Jadi otak masih tetap &quot;digunakan&quot; saat kita tidur, hanya saja dalam keadaan aktif yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi lain kali saat anda mendengar seseorang mengatakan bahwa mayoritas atau semua manusia hanya menggunakan 10% otaknya, anda bisa mengatakan secara tegas kepada mereka:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Tidak, anda salah! Kita menggunakan 100% dari otak kita.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;Referensi :&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Do We Use Only 10% of Our Brains? - https://faculty.washington.edu/chudler/tenper.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Myths About the Brain: 10 percent and Counting - https://brainconnection.brainhq.com/2013/04/17/myths-about-the-brain-10-percent-and-counting/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;The Ten-Percent Myth - https://www.csicop.org/si/show/the_ten-percent_myth/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Do People Only Use 10 Percent of Their Brains? - https://www.scientificamerican.com/article/do-people-only-use-10-percent-of-their-brains/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;B.L. Beyerstein, Whence Cometh the Myth that We Only Use 10% of Our Brains? in Mind Myths. Exploring Popular Assumptions about the Mind and Brain edited by S. Della Sala, Chichester: John Wiley and Sons, pages 3-24, 1999.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/533862181639316162/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/10-persen-otak-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/533862181639316162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/533862181639316162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/10-persen-otak-manusia.html' title='Apa Benar Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita?'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJQWuVoZs0XJq9jLmhJ8lfiZlmv7qMwNCarTAH3QxznykZhJDyIeFKegZXapVIIhn3iwQogepY_pvHgSjzKdNHLwJF2f3N2Vz5Mswf6QNGfUb_PFcAAduljjWq1iHiV06nG1r1VPzq8VU/s72-c/otak+albert+einstein.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-2918001742006323146</id><published>2015-03-11T21:55:00.002+07:00</published><updated>2021-05-04T19:19:02.672+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kanker"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyebab"/><title type='text'>Penyebab Kanker Otak: Faktor Yang Diwaspadai</title><content type='html'>Dalam kebanyakan kasus yang terjadi, penyebab kanker otak atau yang secara umum lebih sering disebut sebagai tumor otak oleh dokter hampir tidak diketahui secara pasti. Yang pasti penyakit kanker otak tidak menular, dan penelitian juga telah mengungkapkan sejumlah faktor yang diketahui dapat meningkatkan resiko munculnya tumor di otak kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus tumor otak relatif jarang. Hanya sedikit sekali dari populasi manusia di dunia yang didiagnosis memiliki tumor yang muncul di otak, atau pada sistem saraf pusat (SSP) lainnya, atau juga di dalam tengkorak (tempurung kepala).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar setengah dari mereka dikatakan menderita kanker otak (tumor otak ganas). Sedangkan sisanya memiliki tumor jinak yang bersifat non kanker, atau tumor yang belum bisa dikonfirmasi apakah akan berkembang menjadi kanker atau tidak. Hal ini biasanya karena tumor berada di daerah otak atau SSP yang terlalu sulit untuk diambil sampelnya (biopsi) sebagai landasan dokter dalam membuat diagnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7HFZw_HwYHfsv_JeVF6RjFB1NSU1lVtEnkxYdvQTcEwKip9P4HX9F5r5NXuk8wweIiHJlLuwgHMoeJ9QqZjPW_sOZyiuFSBsHZT961bcaYdf8JtcsDyIHXw0Xk7CAnfx3QrDFG98JrN0/s1600/penyebab+kanker+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;penyebab kanker otak yang perlu diwaspadai&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7HFZw_HwYHfsv_JeVF6RjFB1NSU1lVtEnkxYdvQTcEwKip9P4HX9F5r5NXuk8wweIiHJlLuwgHMoeJ9QqZjPW_sOZyiuFSBsHZT961bcaYdf8JtcsDyIHXw0Xk7CAnfx3QrDFG98JrN0/s1600/penyebab+kanker+otak.jpg&quot; title=&quot;kanker otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Tumor otak yang bersifat kanker lebih umum terjadi pada pria daripada wanita. Sedangkan tumor otak non-kanker dan tumor yang tidak dapat didiagnosis lebih umum dialami oleh wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Penyebab Utama Kanker Otak&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Umur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap orang memang bisa terkena tumor otak pada usia berapa pun. Namun secara umum, resiko memiliki tumor otak akan meningkat seiring bertambahnya usia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu, jenis tumor otak sendiri ada banyak, dan beberapa diantaranya lebih umum dialami oleh mereka yang berada di usia&amp;nbsp; dewasa. Dibandingkan pada tahun 70-an, saat ini sudah lebih banyak kasus tumor otak yang berhasil didiagnosis. Hal ini karena kemajuan ilmu dan teknologi kedokteran saat ini, sehingga semakin banyak data mengenai tumor otak yang berhasil dikumpulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan data, diketahui sekitar 400 anak-anak (di bawah usia 15 tahun) yang terdiagnosa memiliki tumor otak setiap tahunnya di Inggris, jadi bisa dikatakan cukup langka. Namun walau begitu, kanker otak adalah 1 dari 2 jenis kanker yang paling umum diderita oleh anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan untuk data kasus tumor (kanker) otak pada anak-anak di Indonesia, blog &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/&quot;&gt;&lt;b&gt;Otak Super&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; tidak dapat menemukan datanya. Bahkan di situs resmi &lt;a href=&quot;https://www.depkes.go.id/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Kementerian Kesehatan RI&lt;/a&gt; juga tidak tercantum. Namun berdasarkan data dari beberapa Rumah Sakit besar di Indonesia, diperkirakan jumlah penderita tumor otak pada anak-anak di Indonesia sekitar 3 kali lipat lebih banyak daripada di Inggris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Radiasi Medis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paparan radiasi adalah faktor resiko yang cukup tinggi yang diketahui dapat menyebabkan kanker otak. Jenis tumor otak meningioma dan (yang sedikit lebih tingkat lanjut) glioma – bersifat kanker, lebih umum terjadi pada orang yang pernah menjalani radioterapi (CT Scan atau X-Ray di kepala).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, perlu untuk diingat bahwa X-ray dan CT scan juga sangat penting untuk mendiagnosis suatu penyakit, jadi anda bisa mendapatkan perawatan yang tepat. Dokter anda pasti akan menjaga paparan radiasi medis serendah mungkin saat melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kanker Sebelumnya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang pernah memiliki kanker pada saat anak-anak memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena tumor otak di kemudian hari. Mereka yang pernah terkena leukemia atau limfoma non-Hodgkin saat usia dewasa juga memiliki resiko yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa bukti yang menunjukkan adanya peningkatan resiko tumor otak pada orang dewasa yang menderita kanker jenis lainnya, tapi ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasikannya. Peningkatan resiko terkena tumor otak mungkin disebabkan oleh pengobatan kanker sebelumnya, seperti radioterapi di kepala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemberian obat kanker methotrexate pada cairan di sekitar sumsum tulang (intrathecal methotrexate) untuk pengobatan leukemia juga menunjukkan peningkatan resiko tumor otak. Namun begitu, penting untuk diingat bahwa peningkatan resiko terkena tumor otak akibat pengobatan kanker adalah lebih kecil dibandingkan resiko tidak melakukan perawatan untuk penyakit kanker yang diderita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Faktor Genetik dan Garis Keturunan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian kecil dari tumor otak diketahui berhubungan dengan kondisi genetik seseorang. Orang yang memiliki salah satu dari sindrom langka ini mempunyai resiko lebih tinggi untuk terkena tumor otak. Sindrom ini menyebabkan sejumlah masalah medis yang berbeda, dan anda mungkin dapat melihat jika ada salah satu dari berikut ini diderita oleh keluarga anda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Neurofibromatosis tipe 1 dan 2&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tuberous sclerosis&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sindrom Li-Fraumeni&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sindrom von Hippel-Lindau&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sindrom Turner&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sindrom Turcot&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sindrom Gorlin&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Jika anda memiliki orang tua, saudara laki-laki, atau saudara perempuan yang didiagnosa menderita tumor otak, maka resiko anda untuk terkena juga lebih tinggi daripada orang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kondisi Medis Lainnya dan Obat-Obatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang dengan HIV atau Aids memiliki sekitar dua kali lipat resiko didiagnosa menderita tumor otak dibandingkan dengan populasi masyarakat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wanita pada masa Post Menopause yang menjalani terapi penggantian hormon (TPH) mungkin memiliki sedikit peningkatan resiko terkena meningioma dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah menjalani TPH. Wanita yang menggunakan kontrasepsi oral juga mungkin memiliki resiko lebih tinggi terhadap meningioma, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ukuran Tubuh dan Latihan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memiliki kelebihan berat badan (punya ukuran pinggang yang lebih lebar atau indeks massa tubuh lebih besar – IMB) memberikan resiko sedikit lebih tinggi untuk terkena meningioma daripada mereka yang bertubuh lebih kecil. Namun kelebihan berat badan diketahui tidak mempengaruhi resiko untuk terkena glioma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak-anak yang beratnya 4kg atau lebih pada saat lahir memiliki resiko lebih kecil untuk terkena beberapa jenis tumor otak dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan bobot lebih ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian yang melihat hubungan antara makanan dan minum dengan resiko tumor otak sepertinya kurang cukup diakui. Hal ini karena kasus tumor otak relatif jarang terjadi, sehingga mengukur pola diet yang akurat tentunya sangat sulit. Orang-orang yang aktif secara fisik sangat mungkin untuk mengurangi resiko terkena tumor otak, namun bukti-bukti yang ada masih bercampur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
Faktor Lain Yang Menyebabkan Kanker Otak&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Para peneliti telah mencoba melihat faktor-faktor lain yang memungkinkan untuk meningkatkan kemungkinan seseorang terkena tumor (kanker) otak, antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kabel Listrik:&lt;/b&gt; Beberapa penelitian telah mencoba mengetahui apakah tinggal di dekat kabel listrik meningkatkan resiko tumor otak, tetapi sampai saat ini mereka belum menemukan bukti peningkatan resiko.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Telpon Seluler:&lt;/b&gt; Penelitian masih berjalan menyelidiki ponsel-ponsel untuk melihat seberapa banyak radiasi tingkat rendah (bebas ion) yang mereka hasilkan. Dari bukti sejauh ini masih belum bisa disimpulkan jika ponsel dapat menimbulkan masalah kesehatan. Walau ada kekhawatiran khusus mengenai &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2016/03/bahaya-radiasi-ponsel-bagi-otak.html&quot;&gt;&lt;u&gt;ponsel yang menyebabkan tumor otak&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, namun bukti kuat belum ditemukan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pewarna Rambut:&lt;/b&gt; Menurut penelitian terbaru, menggunakan pewarna atau cat rambut mungkin dapat meningkatkan resiko seseorang memiliki tumor otak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Rokok dan Alkohol:&lt;/b&gt; Masih belum jelas apakah merokok mempengaruhi resiko seseorang untuk terkena tumor otak. Tetapi beberapa penelitian telah menunjukkan bukti peningkatan resiko untuk beberapa jenis tumor otak. Sedangkan minum alkohol tampaknya tidak mempengaruhi kemungkinan seseorang untuk menderita tumor otak.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/gejala-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Gejala Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Yang sebelumnya:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Definisi Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Brain tumour risks and causes - https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/type/brain-tumour/about/brain-tumour-risks-and-causes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/2918001742006323146/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/penyebab-kanker-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2918001742006323146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/2918001742006323146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/penyebab-kanker-otak.html' title='Penyebab Kanker Otak: Faktor Yang Diwaspadai'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7HFZw_HwYHfsv_JeVF6RjFB1NSU1lVtEnkxYdvQTcEwKip9P4HX9F5r5NXuk8wweIiHJlLuwgHMoeJ9QqZjPW_sOZyiuFSBsHZT961bcaYdf8JtcsDyIHXw0Xk7CAnfx3QrDFG98JrN0/s72-c/penyebab+kanker+otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-1130870487096477292</id><published>2015-03-11T21:21:00.003+07:00</published><updated>2021-05-04T19:15:08.791+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Info Menarik"/><title type='text'>Otak Manusia: Mitos Umum Yang Harus Diketahui</title><content type='html'>Otak manusia memang menakjubkan dan terkadang sangat misterius. Namun walaupun para peneliti masih terus mempelajari rahasia dari cara kerja otak, mereka telah berhasil mengungkap banyak informasi mengenai apa yang terjadi di dalam otak anda. Dan faktanya, apa yang telah anda ketahui selama ini ternyata kebanyakan hanyalah MITOS dan tidak terbukti secara ilmiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini beberapa hal umum mengenai otak manusia yang terbukti hanya mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
1. Manusia Hanya Menggunakan 10% Dari Otak Mereka&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Anda mungkin pernah mendengar hal ini beberapa kali, terutama dalam Film atau dari seorang Pesulap (&lt;b&gt;note&lt;/b&gt;: &lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;saya yakin anda tahu siapa pesulap di Indonesia yang sering mengatakan hal tersebut&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU109YVblb2kTy7pavI9lE2ZvouBWhcbKzYmDEVsB4vyTZKCBFAv5og274-rW8AzuXk3sjEzxGRkQvgCfiasPL3b9gvsxXY7ewA8hnHMqlSxpL2GbPxv6cjGJFvycDqdQOm_i4tsneiiQ/s1600/10+persen+kemampuan+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;mitos otak manusia hanya terpakai 10 persen saja&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;461&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU109YVblb2kTy7pavI9lE2ZvouBWhcbKzYmDEVsB4vyTZKCBFAv5og274-rW8AzuXk3sjEzxGRkQvgCfiasPL3b9gvsxXY7ewA8hnHMqlSxpL2GbPxv6cjGJFvycDqdQOm_i4tsneiiQ/s640/10+persen+kemampuan+otak.jpg&quot; title=&quot;otak manusia&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang sering menggunakan mitos populer ini untuk menyiratkan bahwa pikiran manusia mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, seperti secara dramatis meningkatkan intelegensi, memiliki kemampuan psikis, atau bahkan telekinesis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lagipula, jika kita bisa melakukan semua hal yang telah kita lakukan saat ini hanya dengan menggunakan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/10-persen-otak-manusia.html&quot;&gt;&lt;u&gt;10% otak kita&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;, bayangkan apa yang bisa kita lakukan jika dapat memakai 90% sisanya. Itulah sugesti yang ingin mereka tanamkan ke pikiran anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Penelitian menunjukkan bahwa semua area otak manusia melakukan beberapa jenis fungsi yang berbeda. Jika mitos 10% itu benar, maka kemungkinan kerusakan otak akan jauh lebih sedikit, dan kita hanya perlu khawatir dengan bagian 10% (sangat kecil) dari otak kita untuk cidera.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, bahkan hanya sedikit kerusakan pada area otak - ini sudah dapat memberikan konsekuensi yang mendalam, baik untuk kognisi maupun fungsinya. Teknologi pencitraan otak juga telah memperlihatkan bahwa seluruh bagian otak kita menunjukkan tingkat aktivitas, bahkan selama kita tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barry Gordon, Neurolog dari Johns Hopkins School of Medicine, Scientific American&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Ternyata, kita menggunakan hampir setiap bagian dari otak, dan bahkan (sebagian besar) otak hampir selalu aktif sepanjang waktu. Mari pikirkan hal ini: otak hanya mewakili 3% dari berat badan kita, namun menghabiskan 20% dari energi tubuh.&quot;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
2. Kerusakan Otak Bersifat Permanen&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Otak memang rapuh dan dapat mudah rusak karena beberapa hal seperti cedera, stroke, atau penyakit tertentu. Kerusakan ini bisa menimbulkan berbagai konsekuensi, mulai dari gangguan ringan dalam hal kemampuan kognitif – hingga dalam menyelesaikan pekerjaan/tugas. Kerusakan otak memang dapat bersifat sangat parah, namun apakah itu selalu bersifat permanen?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Walaupun seringkali kita beranggapan jika cedera otak tidak dapat disembuhkan, namun sebenarnya kemampuan seseorang untuk pulih dari kerusakan otak tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi dari cederanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya pukulan di kepala yang menyebabkan terjadinya gegar otak, walau hal ini dapat menjadi serius, namun kebanyakan orang mampu untuk pulih, dan yang dibutuhkan hanyalah waktu untuk menyembuhkannya. Berbeda dengan stroke berat, yang memang dapat mengakibatkan konsekuensi sangat buruk pada otak dan cenderung bersifat permanen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun penting untuk diingat bahwa otak manusia memiliki jumlah plastisitas yang sangat luar biasa. Bahkan setelah mengalami cedera yang serius, seperti akibat stroke – otak manusia seringkali dapat menyembuhkan dirinya sendiri seiring waktu dengan membentuk sambungan-sambungan baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://brainfacts.org/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;BrainFacts.org&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Bahkan setelah otak mengalami cedera yang lebih serius, seperti akibat stroke, penelitian menunjukkan bahwa – dengan bantuan terapi – otak mungkin mampu mengembangkan koneksi-koneksi baru dan ‘mengalihkan’ fungsi sebelumnya melalui area otak yang sehat.&quot; &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
3. Manusia Terbagi Menjadi Dominan &quot;Otak Kanan&quot; atau &quot;Otak Kiri&quot;&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Pernahkah anda mendengar seseorang yang menggambarkan dirinya lebih dominan ber-otak kiri atau ber-otak kanan? Saya yakin pasti pernah. Hal ini berasal dari ‘gagasan’ populer bahwa setiap orang didominasi oleh belahan &lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/11/otak-kanan-dan-otak-kiri.html&quot;&gt;&lt;u&gt;otak kanan ataupun otak kiri&lt;/u&gt;&lt;/a&gt; mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv-T2b8XGhIqxZiNVrJ87ai1Lsct3u4huI0sTBjBLYlMo8esgm7wbJCxvl48Eu3JuI6sW4XiLMzlFUn9D_njibhqkuAKL5nn6Wy80XA5kRoVjj4AJ3jUwapuAlgYHBYt3l3LUJIZsFTbw/s1600/otak+manusia.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;mitos otak manusia terbagi dominan otak kanan dan kiri&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv-T2b8XGhIqxZiNVrJ87ai1Lsct3u4huI0sTBjBLYlMo8esgm7wbJCxvl48Eu3JuI6sW4XiLMzlFUn9D_njibhqkuAKL5nn6Wy80XA5kRoVjj4AJ3jUwapuAlgYHBYt3l3LUJIZsFTbw/s1600/otak+manusia.jpg&quot; title=&quot;otak kanan dan otak kiri&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan ‘ide’ tersebut, orang-orang yang &quot;ber-otak kanan&quot; cenderung lebih kreatif dan ekspresif, sedangkan orang-orang yang &quot;ber-otak kiri&quot; cenderung lebih analitis dan berpikiran logis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Walaupun para ahli mengakui bahwa memang ada pembagian fungsi otak (yaitu, beberapa jenis tugas dan pola berpikir memang cenderung lebih berhubungan pada daerah tertentu pada otak), namun tidak ada seorangpun yang sepenuhnya ber-otak kanan ataupun ber-otak kiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktanya, kita justru akan mengerjakan suatu pekerjaan dengan lebih baik saat seluruh bagian otak kita digunakan. Walaupun itu untuk hal-hal yang biasanya dihubungkan dengan kemampuan pada bagian otak tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carl Zimmer, Discover&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Tidak peduli seperti apa pembagian fungsi otak bisa diketahui, tetap, kedua bagian otak selalu bekerja secara bersama-sama. Gagasan psikologi populer mengenai otak kanan dan otak kiri tidak mencakup bagaimana hubungan kerja yang sangat erat antara kedua bagian otak tersebut.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sebagai contoh, hemisfer kiri memiliki spesialisasi dalam memilih suara yang membentuk kata-kata dan menentukan sintaks dari kata-kata, tetapi tidak memiliki monopoli pada pengolahan bahasa. Sedangkan hemisfer kanan justru lebih sensitif terhadap fitur emosional bahasa, mengatur irama saat berbicara yang menentukan intonasi dan ketegangan.&quot; &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot; data-ad-format=&quot;fluid&quot; data-ad-layout=&quot;in-article&quot; data-ad-slot=&quot;7999017984&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
4. Otak Manusia Adalah Yang Terbesar&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Otak manusia memang cukup besar berdasarkan proporsi ukuran tubuh, namun ini berbeda dengan kesalahpahaman umum yang mengatakan bahwa manusia memiliki ukuran otak terbesar dibandingkan organisme lainnya. Lalu &lt;a href=&quot;http://otak-super.blogspot.com/2015/04/seberapa-besar-otak-manusia.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;u&gt;seberapa besar otak manusia&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;? Bagaimana cara membadingkannya dengan spesies lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB3ds1e9EDPDzB2EPfpMmt1z8PsnLmzIHLQrXcdl0MkA3tUspBjOejooqyEUBNzC2ABHmTEfeTxGj0Fnr8gJ1b9V3Wp6D27Lr5gw7-UoIF-YqI-TpP5FayjtwhGhZ9_22E3t9RtJLeBJk/s1600/otak+shrew.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;mitos otak manusia adalah yang paling besar&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;424&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB3ds1e9EDPDzB2EPfpMmt1z8PsnLmzIHLQrXcdl0MkA3tUspBjOejooqyEUBNzC2ABHmTEfeTxGj0Fnr8gJ1b9V3Wp6D27Lr5gw7-UoIF-YqI-TpP5FayjtwhGhZ9_22E3t9RtJLeBJk/s640/otak+shrew.jpg&quot; title=&quot;otak tikus celurut&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Rata-rata setiap orang dewasa memiliki berat otak sekitar 1,37 kg dengan panjang sekitar 15 cm. Otak hewan terbesar dimiliki oleh Paus Sperma, yang beratnya hingga diatas 8 kg! Hewan lainnya yang juga memiliki otak besar adalah gajah, dengan ukuran otak rata-rata sekitar 5 kg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana jika mengukur otak berdasarkan proporsi tubuh? Manusia pasti memiliki otak yang paling besar jika berdasarkan proporsi tubuh bukan? Sayangnya, sekali lagi, apa yang pernah anda dengar itu adalah sebuah mitos.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu hewan yang memegang rekor ukuran otak terbesar berdasarkan rasio tubuh adalah Shrew (tikus celurut), dengan ukuran otak hingga 10% dari keseluruhan massa tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
5. Kita Dilahirkan Dengan Sel-Sel Otak Yang Lengkap, Jika Ada Yang Mati, Maka Mereka Hilang Selamanya&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Kepercayaan kuno mengatakan bahwa semua orang dewasa sudah memiliki sangat banyak sel otak, sehingga otak tidak pernah beregenerasi (membentuk sel otak baru). Jika ada beberapa sel otak kita yang mati, maka mereka akan hilang selamanya. Apakah itu memang benar adanya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Dalam beberapa tahun terakhir ini para ahli telah menemukan bukti bahwa otak manusia ternyata membentuk sel-sel baru sepanjang hidup, bahkan setelah menginjak usia tua. Proses pembentukan sel-sel otak baru tersebut dikenal dengan neurogenesis, dan para peneliti telah menemukan bahwa hal itu terjadi setidaknya pada satu daerah otak yang disebut dengan hipokampus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Cossins, The Scientist&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Tes bom nuklir di atas tanah yang dilakukan lebih dari 50 tahun yang lalu mengakibatkan peningkatan kadar isotop radioaktif karbon-14 (14C) pada atmosfir, yang terus menurun dari waktu ke waktu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada Cell, peneliti menggunakan pengukuran konsentrasi 14C dalam DNA sel-sel otak dari pasien yang telah meninggal untuk menentukan umur neuron, dan hasilnya menunjukkan bahwa ada neurogenesis dewasa yang substansial dalam hipokampus manusia.&quot; &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
6. Minum Alkohol Bisa Mematikan Sel-Sel Otak&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Masih terkait dengan mitos bahwa otak kita tidak pernah menumbuhkan neuron baru, ada pernyataan yang mengatakan bahwa minum alkohol dapat menyebabkan kematian pada sel di otak. Banyak orang mengatakan bahwa, “Jika kamu minum alkohol dalam jumlah banyak atau terlalu sering, maka sel-sel berharga di otakmu akan mati, dan itu tidak akan pernah bisa kembali lagi”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda telah mengetahui faktanya bahwa sel-sel otak baru akan selalu dibangun sepanjang kita hidup. Pertanyaanya sekarang, apakah benar alkohol dapat mematikan sel-sel di otak kita?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Bukan berarti anda boleh dan tidak masalah menjadi seorang alkoholik, karena faktanya penyalahgunaan alkohol yang kronis atau berlebihan memang memiliki dampak kesehatan yang sangat mengerikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun para ahli tidak percaya bahwa minum alkohol bisa menyebabkan kematian pada neuron. Dan penelitian telah menunjukkan bahwa, bahkan seorang peminum beratpun tidak akan membunuh neuron di otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
7. Terdapat 100 Miliar Neuron di Otak Manusia&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Jika anda sudah pernah membaca beberapa buku tentang psikologi atau neuroscience, anda mungkin telah membaca tulisan yang mengatakan bahwa otak manusia memiliki sekitar 100 miliar neuron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seberapa akuratkah angka yang sering disebutkan secara berulang-ulang tersebut? Berapa banyak sebenarnya neuron pada otak kita?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIiimVrlIR5UR5wx0trceunbTL2ZY2Oyu1wao8s3KcwPrvK0GsmpZ5o7LTINq8Okogec9hKcZbt1D4yugRMa_IzJkYY75CKiZkhonOFuwLDD0YxEwkKi_IhLjbtMdbv4Y8uIfuU1lqKL8/s1600/neuron+otak+manusia.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;mitos otak manusia memiliki jumlah neuron hingga 100 milyar&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIiimVrlIR5UR5wx0trceunbTL2ZY2Oyu1wao8s3KcwPrvK0GsmpZ5o7LTINq8Okogec9hKcZbt1D4yugRMa_IzJkYY75CKiZkhonOFuwLDD0YxEwkKi_IhLjbtMdbv4Y8uIfuU1lqKL8/s1600/neuron+otak+manusia.jpg&quot; title=&quot;neuron otak manusia&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta Ilmiahnya:&lt;/b&gt; Perkiraan jumlah 100 miliar neuron pada otak manusia telah begitu sering disebutkan dalam berbagai tulisan dan telah dilakukan sejak lama, karena itu tidak ada yang yakin darimana pernyataan itu berasal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun pada tahun 2009, seorang peneliti memutuskan untuk benar-benar menghitung jumlah neuron pada otak orang dewasa, dan menemukan bahwa jumlah sebenarnya sedikit lebih rendah dari yang disebutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan penelitian tersebut, diketahui bahwa otak manusia mengandung sekitar 85 miliar neuron. Jadi angka yang sering digunakan dalam berbagai kutipan selama ini diketahui belasan miliar lebih tinggi dari yang sebenarnya, dan itu adalah jumlah selisih yang cukup banyak untuk bisa dijadikan sebagai acuan ilmiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr.Suzana Herculano, Houzel&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&quot;Kami menemukan bahwa rata-rata otak manusia memiliki sekitar 86 miliar neuron. Dan tidak ada satupun otak yang kami teliti (hingga saat ini) yang mendekati angka 100 milyar. Walaupun mungkin sepertinya perbedaannya kecil, namun 14 – 15 miliar neuron adalah jumlah yang cukup banyak seperti jumlah neuron pada otak babon, atau hampir setengah dari jumlah neuron pada otak gorila. Jadi sebenarnya itu perbedaan yang cukup besar.&quot; &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan dengan artikel ini, sekarang anda menjadi lebih paham mengenai mana yang fakta dan mana yang hanya mitos seputar otak manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;7 Myths About the Brain https://psychology.about.com/od/biopsychology/a/myths-about-the-brain.htm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Balter, M. (2012, Oct. 26). Why are our brains so ridiculously big? Slate. Retrieved from http://www.slate.com/articles/health_and_science/human_evolution/2012/10/human_brain_size_social_groups_led_to_the_evolution_of_large_brains.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Boyd, R. (2008, Feb 7). Do people only use 10 percent of their brains? Scientific American. Retrieved from https://www.scientificamerican.com/article.cfm?id=people-only-use-10-percent-of-brain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;BrainFacts.org. (2012). Myth: Brain damage is always permanent. Retrieved from http://www.brainfacts.org/diseases-disorders/injury/articles/2011/brain-damage-is-always-permanent&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Cossins, D. (2013, June 7). Human adult neurogenesis revealed. The Scientist. Retrieved from https://www.the-scientist.com/?articles.view/articleNo/35902/title/Human-Adult-Neurogenesis-Revealed/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Hanson, D. J. (n.d.). Does drinking alcohol kill brain cells? PsychCentral.com. Retrieved from https://www2.potsdam.edu/hansondj/HealthIssues/1103162109.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Randerson, J. (2012, Feb 28). How many neurons make a human brain? Billions fewer than we thought. The Guardian. Retrieved from https://www.guardian.co.uk/science/blog/2012/feb/28/how-many-neurons-human-brain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Zimmer, C. (2009, April 15). The Big Similarities &amp;amp; Quirky Differences Between Our Left and Right Brains. Discover Magazine. Retrieved from https://discovermagazine.com/2009/may/15-big-similarities-and-quirky-differences-between-our-left-and-right-brains&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/1130870487096477292/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/1130870487096477292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/1130870487096477292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/otak-manusia.html' title='Otak Manusia: Mitos Umum Yang Harus Diketahui'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgU109YVblb2kTy7pavI9lE2ZvouBWhcbKzYmDEVsB4vyTZKCBFAv5og274-rW8AzuXk3sjEzxGRkQvgCfiasPL3b9gvsxXY7ewA8hnHMqlSxpL2GbPxv6cjGJFvycDqdQOm_i4tsneiiQ/s72-c/10+persen+kemampuan+otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7465322032380162930.post-8140155146943388892</id><published>2015-03-08T14:35:00.003+07:00</published><updated>2021-05-04T19:08:17.897+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kanker"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyakit"/><title type='text'>Kanker Otak: Definisi Lengkap</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Kanker otak adalah sebuah penyakit di mana sel-sel kanker ganas (malignant) muncul pada jaringan otak. Sel-sel kanker tersebut berkembang dan membentuk massa jaringan kanker (tumor) yang mengganggu fungsi otak dalam mengontrol otot, merasakan sesuatu, daya ingat, dan fungsi tubuh normal lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumor yang terbentuk dari sel-sel kanker disebut dengan tumor ganas, dan yang terbentuk dari sebagian besar bukan sel kanker disebut sebagai tumor jinak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF-SyrhyphenhyphenPhdCkcfTBPdQzc_rOHY9urSzfHmG73YViFzKvzPYCSpO5Fd1MUqXpgo1CTvyNJFd_cqqKT8QE6tKjGJXIVYaRM1nTQeFPPYjSWV3EAD_5c8XijZgQuXGR8acxj_qDeEcAuPDk/s1600/kanker+otak.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;definisi penyakit kanker otak secara lengkap&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF-SyrhyphenhyphenPhdCkcfTBPdQzc_rOHY9urSzfHmG73YViFzKvzPYCSpO5Fd1MUqXpgo1CTvyNJFd_cqqKT8QE6tKjGJXIVYaRM1nTQeFPPYjSWV3EAD_5c8XijZgQuXGR8acxj_qDeEcAuPDk/s1600/kanker+otak.jpg&quot; title=&quot;kanker otak&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Sel-sel kanker yang berkembang dari jaringan otak disebut dengan tumor otak primer, sedangkan tumor yang tersebar dari bagian tubuh lain ke otak disebut dengan tumor otak metastasis atau sekunder.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan data&amp;nbsp; statistik yang dikeluarkan oleh &lt;a href=&quot;https://www.cancer.gov/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;National Cancer Institute&lt;/a&gt; (NCI) dan &lt;a href=&quot;https://www.acscan.org/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;American Cancer Society&lt;/a&gt;, kasus kanker otak diketahui jarang terjadi, diperkirakan ada sekitar 23.000 kasus baru setiap tahun-nya, dan 13.000 diantaranya berakhir dengan kematian.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;
Apa Itu Kanker Otak dan Tumor Otak?&lt;/h2&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak semua penyakit tumor otak dapat disamakan, bahkan walaupun itu berkembang dari jenis jaringan otak yang sama. Tumor dibedakan menjadi 4 tingkatan berdasarkan pengamatan dari sel-sel tumor secara mikroskopis. Tingkatan ini juga memberikan informasi mengenai keganasan (tingkat pertumbuhan) dari sel tumor.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script async src=&quot;https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot;
     style=&quot;display:block; text-align:center;&quot;
     data-ad-layout=&quot;in-article&quot;
     data-ad-format=&quot;fluid&quot;
     data-ad-client=&quot;ca-pub-9897242708563311&quot;
     data-ad-slot=&quot;7999017984&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Berikut ini pembagian dari tingkatan pada tumor otak:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tumor otak tingkat 1&lt;/b&gt;: Jaringan sel jinak. Sel-sel terlihat hampir seperti sel-sel otak normal, dan mereka tumbuh perlahan-lahan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tumor otak tingkat 2&lt;/b&gt;: Jaringan sel ganas. Sel-sel terlihat tidak terlalu normal seperti pada sel-sel tumor otak stadium 1.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tumor otak tingkat 3&lt;/b&gt;: Jaringan ganas memiliki sel-sel yang terlihat sangat berbeda dari sel normal. Sel-sel abnormal tersebut tumbuh secara aktif dan memiliki penampilan yang jelas terlihat tidak normal (anaplastik).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tumor otak tingkat 4&lt;/b&gt;: Jaringan ganas memiliki sel-sel yang terlihat paling abnormal dan cenderung untuk tumbuh dengan cepat.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Tumor otak primer umumnya diberi nama (sebutan) berdasarkan dari jenis jaringan otak dimana mereka awalnya berkembang. Jenis-jenis tumor otak itu antara lain adalah glioma, meningioma, adenoma hipofisis, vestibular schwannomas, dan tumor neuroectodermal primitif (medulloblastomas).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Glioma sendiri terdiri dari beberapa sub-tipe meliputi astrocytomas, oligodendrogliomas, ependymomas, dan papillomas pleksus koroid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat tingkatan dalam tumor otak digabungkan dengan nama jenis-jenis tumor, itu akan membuat seorang dokter dapat lebih baik memahami tingkat keparahan dari kanker otak. Misalnya, tingkat 3 (anaplastik) glioma adalah tumor agresif, sedangkan akustik neuroma adalah tumor jinak tingkat 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun walaupun begitu, tumor jinak juga dapat menyebabkan masalah yang serius jika tumbuh cukup besar dan menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial, atau menghalangi struktur pembuluh darah, atau juga aliran cairan serebrospinal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut lagi, tumor yang sudah berkembang menjadi kanker otak juga dibagi dalam beberapa tahap, menggunakan istilah stadium (memberi gambaran akan eksistensi sel kanker) berdasarkan tipe sel dan tingkatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kanker otak jarang menyebar ke organ tubuh lainnya, tidak seperti jenis kanker lain seperti kanker payudara atau paru-paru, yang dibagi menggunakan sebutan TMN stadium - berdasarkan pada lokasi dan penyebaran sel kanker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, tahapan kanker berkisar dari 0 sampai 4 (kanker stadium 1, kanker stadium 2, kanker stadium 3, dan kanker stadium 4). Tahap stadium 4 mengindikasikan jika sel kanker telah menyebar ke organ lainnya (stadium tertinggi).&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Selanjutnya baca:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://otak-super.blogspot.com/2015/03/penyebab-kanker-otak.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Penyebab Kanker Otak&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Referensi&lt;/span&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;spoiler&quot; style=&quot;display: none;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;courier new&amp;quot; , &amp;quot;courier&amp;quot; , monospace;&quot;&gt;What is brain cancer? - MedicineNet. https://www.medicinenet.com/brain_cancer/page2.htm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;button onclick=&quot;if(document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display==&#39;none&#39;) {document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;&#39;}else{document.getElementById(&#39;spoiler&#39;) .style.display=&#39;none&#39;}&quot; title=&quot;Klik untuk melihat/menyembunyikan&quot; type=&quot;button&quot;&gt;Buka/Tutup&lt;/button&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://otak-super.blogspot.com/feeds/8140155146943388892/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/8140155146943388892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7465322032380162930/posts/default/8140155146943388892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://otak-super.blogspot.com/2015/03/kanker-otak-definisi-lengkap.html' title='Kanker Otak: Definisi Lengkap'/><author><name>Hendra Wibowo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14280848777391176516</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF-SyrhyphenhyphenPhdCkcfTBPdQzc_rOHY9urSzfHmG73YViFzKvzPYCSpO5Fd1MUqXpgo1CTvyNJFd_cqqKT8QE6tKjGJXIVYaRM1nTQeFPPYjSWV3EAD_5c8XijZgQuXGR8acxj_qDeEcAuPDk/s72-c/kanker+otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>