<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016</atom:id><lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 22:57:04 +0000</lastBuildDate><category>Lingkungan</category><category>Lestari</category><category>Penghijauan</category><category>Bumi</category><category>Alam</category><category>Berita</category><category>Penanggulangan</category><category>Sastra</category><category>Perubahan Iklim</category><category>pemanasan global</category><category>karya tulis non ilmiah</category><category>Arkeologi</category><category>Islam Itu Indah</category><category>Ekologi</category><category>Inovasi</category><category>Karya Tulis Ilmiah</category><category>Manusia</category><category>Pengobatan</category><category>Bioteknologi</category><category>Budaya</category><category>Bunga</category><category>Cerpen</category><category>Energi</category><category>Kesehatan</category><category>Penyakit</category><category>Udara</category><category>Evolusi</category><category>IDwebhost</category><category>Kebakaran</category><category>Margasatwa</category><category>Opini</category><category>Puisi</category><category>Teknologi</category><title>P-MEN</title><description>Penghijauan Men</description><link>http://p-men.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (P-MEN)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>63</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><copyright>P-MEN</copyright><itunes:keywords>Go,Green,Penghijauan,Pemanasan,Global,Terumbu,karang,pemutihan,kebakaran,hutan,laut,PMEN,pmen,pm,materi,berita,terkini,baru,2011,baru,2012,kesehatan,evolusi,penanggulangan,bioteknologi,penyakit,pengobatan,alternatif,ekologi,arkeolog</itunes:keywords><itunes:summary>Go Green, Penghijauan, Pemanasan Global, Terumbu karang, pemutihan, kebakaran hutan, laut, PMEN, pmen, pm, materi, berita, terkini, baru 2011, baru 2012, kesehatan, evolusi, penanggulangan, bioteknologi, penyakit, pengobatan, alternatif, ekologi, arkeologi, lestari, pemanasan global, lingkungan, suasana, nuansa, sastra, perubahan iklim, energi, manusia, limbah, hewa, pohon, tumbuhan, udara, inovasi baru, margasatwa, tumbuhan, biji-bijian, bumi, dunia, batik natural, batik kontenporer, kaos batik, serba batik, budaya, sastra hatiku, karya tulis ilmiah, non ilmiah, juara blog, pemenang blog, belajar blog, tentang blog, all about blog, serba bisa, kontes baru, lomba baru, cerita alam, hijau, selamatkan bumi, kisah kita, cerpen, puisi, novel, ALAM, percaya, apakah, siapa, penemu, mata pelajaran, bahan skripsi, makalah, serba gratis, lentera, pebruari 2011, maret 2011, juni 2011, juli 2011, april 2011, mei 2011, 17 agustus 2011, september 2011, okober 2011, nopember 2011, desember 2011, tahun baru 2012, ramalan baru, zodiak, prediksi, sulap, meditions, cara membuat, resep, trik, tips, masakan, penulis, bahasa, dimana, apa, yang, harus, di, mulai, tapi, tidak, bisa, menjadi, beri, namun, langkah, pasti, menuju, surga, neraka, bertaubat, taubat, kiamat, beriman, akhlak, islam itu indah, elok, seni rupa, musik, pahat, ukir, adat istiadat, bendera, khas, ciri-ciri, macam-macam, puasa, dzikir, amal, ibadah, haji, postingan, mantap, bagus, kere, keren, kaya, miskin, tau, mengerti, makna, arti, mimpi, serem, jatuh cinta, lagu, lirik, nada, meski, video, gambar, foto, artis, aktor, sinema, drama, film, layar lebar, maut, ajal</itunes:summary><itunes:subtitle>p-men</itunes:subtitle><itunes:category text="Society &amp; Culture"><itunes:category text="Personal Journals"/></itunes:category><itunes:category text="Arts"><itunes:category text="Visual Arts"/></itunes:category><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Educational Technology"/></itunes:category><itunes:category text="Health"><itunes:category text="Alternative Health"/></itunes:category><itunes:category text="Society &amp; Culture"><itunes:category text="Philosophy"/></itunes:category><itunes:author>Regards</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>faryztt@gmail.com</itunes:email><itunes:name>Regards</itunes:name></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-1442352037989940545</guid><pubDate>Thu, 27 Jan 2011 09:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T15:33:43.374-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pemanasan global</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penanggulangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penghijauan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Perubahan Iklim</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sastra</category><title>Berpikir Semalam, Bumi Tersenyum Hingga Langit Tenggelam.</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: #274e13;"&gt;&amp;nbsp;Bismillah...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="88" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3-WAkpVfF2QAcWC5R8A90kKSVcm0Zy-FYB2HsVmZOfILRQwclbBcC6-Xf4lXpv1lKrH2e9VTA8nb029_blF06HCivnyd6B7A4NziHTj1nXi0EKWS15eDkFftVwA5P_4-pnwS-dTem5q7D/s320/p-men+on+beatblog.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; sempat terkejut dan merasa tertinggal di awal tahun 2011 ini dengan adanya b&lt;i&gt;eatblog writing contest&lt;/i&gt; yang diselenggarakan oleh &lt;a href="http://vhr.madeia.com/" target="_blank"&gt;VHR.madeia.com&lt;/a&gt; dengan dewan juri Profesional seperti: Mas &lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;FX Rudy Gunawan&lt;/b&gt;, Mas &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;IGG Maha Adi, dan Mbak &lt;/b&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Happy Salma,&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Tak mudah mendapat nilai bagus dari dewan Juri tersebut yang merupakan pakar baik teknis maupun nonteknis dalam bidang sastra. Ya,, &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; tahu sekali siapa mereka semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebelumnya &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; juga ingin menumpahkan segala pengalaman dan pemikiran tentang alam dan lingkungan hidup. Baiklah Terkait dengan Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April besok,&amp;nbsp; (3 Bulan lagi) tidak ada  salahnya kita turut berpartisipasi menyuarakan pendapat, saran, pengalaman, serta pencerahan tak lain untukmu Bumi...&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Perjuangan untuk mencapai lingkungan yang  bersih &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; mohon jangan hanya dengan adanya lomba-lomba, kontes dan semacamnya. Melalui Hari Bumi 2011  mendatang sebuah Seruan untuk Tindakan dalam Perubahan Iklim dan Pemanasan Global, Hari Bumi tersebut mengajak setiap orang untuk menjadi bagian dari sejarah dan Bumi. Hari Bumi menyerukan penduduk&amp;nbsp; diseluruh dunia untuk  menemukan energi yang kita miliki, namun samapai detik ini belum kita ketahui. Dengan  menggabungkannya teknologi yang diharapkan dapat menuju tercapainya  pembangunan dunia yang bersih dan sehat untuk generasi penerus yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;div class="post-content" style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;Salah satu cara mudah untuk mengompres Bumi dari panasnya tindakan manusia dan &lt;i&gt;Yang Maha Esa&lt;/i&gt;, kita&amp;nbsp; mulai dengan&amp;nbsp; alat elektronik yang kita gunakan sehari-hari tak lain adalah komputer. Menggunakan komputer secara bijak untuk menghemat sumber daya alam yang  makin menipis dan&amp;nbsp; juga tak lain untuk menghemat biaya hidup kita dengan cara sebagi berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;pertama&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Hemat Kertas dan Tinta Printer. Anda bisa mengemat kertas misalnya dengan mencetak di dua sisi  kertas. Selain itu teliti selalu sebelum mencetak untuk menghindari  pengulangan. Anda juga bisa mengunduh software GreenPrint World untuk  menghindari pemakaian tinta berlebihan. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Hentikan Pemakaian CD/DVD Berlebihan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seringkali orang memakai CD dan DVD hanya untuk menyimpan data  berukuran kecil saja dan membuang percuma kapasitas yang tersisa. Untuk  itu, efektifkan pemakaian CD dan DVD sampai kapasitasnya penuh sebelum  membeli yang baru.&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Manfaatkan Pengatur Daya Komputer. Terkadang Anda lupa mematikan komputer misalnya karena ketiduran yang  berarti boros listrik. Untuk itu manfaatkan pengatur daya komputer.  Bagi pengguna Windows, segera klik Control Panel dan akses Power Options  untuk mengatur daya sehingga komputer akan mati atau dalam keadaan  hibernation saat tak terpakai. &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;keempat&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. Matikan Saja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Segala macam perangkat pendukung komputer seperti monitor, printer  atau scanner lebih baik langsung dimatikan jika sedang tak dipakai. Hal yang sama juga bisa diterapkan bagi perangkat elektronik lain  misalnya ponsel, PDA atau konsol game portabel untuk menghemat dan  mengawetkan baterai. Jika baterai sudah penuh saat isi ulang, langsung  cabut chargernya. dan yang &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;terkahir&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Maksimalkan Komputer Bekas. Seiring perkembangan teknologi, banyak konsumen bergonta ganti  komputer dan perangkat elektronik. Untuk itu, barang elektronik bekas  Anda sebaiknya terus dimanfaatkan misalnya dengan diberikan pada  saudara, didaur ulang atau untuk tukar tambah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Kelima tips dan trik kecil tersebut &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; sempat simak di detiknet&amp;nbsp; yang dikutip dari PCWorld tanggal 21 April 2008 lalu. Bisakah Anda semua melakukan hal tersebut? Apakah Anda pernah melakukan 5 hal tersebut? &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;Sudah banyak yang bilang bahwa pemanasan global itu hanya  khayalan para pecinta lingkungan seperti &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt;. Ada juga yang bilang itu sudah takdir Illahi.  Ilmuwan juga masih pro dan kontra membahas pemanasan global. Yang pasti, fenomena alam  ini bisa dirasakan dalam 10 kejadian yang P-MEN rasakan. Dan yang pasti hal ini  bukan imajinasi belaka, sebab P-MEN sudah mengalaminya sendiri, kejadianya seperti; &lt;u style="color: #cc0000;"&gt;&lt;i&gt;pertam&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;a.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/b&gt;Kebakaran hutan, bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut  terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan  meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama.  Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang  kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih  awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering  dari biasanya dan lebih mudah terbakar. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;.&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;/b&gt;Purbakala, akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi  dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam.  banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs  bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat  banjir besar, merapi kebanggaan bangsa ini juga telah luluh, sehingga abu vulcanik dari merapi juga merusak bangunan sejarah candi borobudur, tempat wisata pun sudah tidak dapat dinikmati lagi. Waspadalah dengan Bromo belakangan ini. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;Gunun&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;g&lt;/b&gt;, tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan  ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan  tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat  tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan  perlahan terangkat kembali. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keempat&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Satelit&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas  ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi  dengan jumlah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer  bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan  mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana,  maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak  lebih cepat. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kelima.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah  yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat belakanggan ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang  bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih  tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup  termasuk &lt;b&gt;manusia. &lt;/b&gt;&lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keenan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Pelelehan,&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gunung es, tapi juga  semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar  tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan  merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah dilingkungan kita.  &lt;b&gt;Imbas&lt;/b&gt; dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan  bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketujuh&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide  bahwa pemanasan global terjadi lebih &lt;b&gt;“heboh”&lt;/b&gt; di daerah kutub. Riset di  sekitar sumber air yang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan  mencairnya bagian beku dasar bumi. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedelapan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman dan hewan di  dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan  saat matahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di sana yang dulu  terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan  menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah  tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kesembilan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;span id="more-18"&gt;&lt;/span&gt; Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebih tinggi demi  menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa  hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan  global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga,  sebab es tempat dimana mereka tinggal juga ikut mencair. Dan yang &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;terakhir&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. Alergi, sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di mata saat musim  semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus  alergi dan asma di dunia mengalami peningkatan. lumayan tinggi. Pola  hidup dan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan  bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah  pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan  memproduksi lebih banyak serbuk sari yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Tidak cukup panaskah yang Anda rasakan dengan iklim awal tahun 2011 saat ini? Subahanallah..!!! Apakah mau dibiarkan hingga terjadi bencana yang lebih besar lagi di Indonesia? Apakah akan terucap kembali kata-kata yang pernah &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; lontarkan "&lt;i style="color: #990000;"&gt;AMPUN TUHAN"..??? &lt;/i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Lantas bagaimana dan bagaimana serta bagaimana kita semua mengobati luka Bumi tersebut? Alhamdulillah jika terlintas tanya seperti itu, karena &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; &lt;i&gt;(seperti yang dikatakan dari awal)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; akan berbagi ilmu dan pengalaman serta mengungkap keluh kesah Bumi terhadap kita&lt;i&gt; (manusia&lt;/i&gt;). Allahuakbar..!!!P-MEN mohon dengan hormat Anda-anda semua jangan hanya bisa menulis artikel tentang alam, bumi, lingkungan dan sejenisnya, namun tunjuk dan wujudkan tulisan Anda semua. Baiklah, sekarang P-MEN sharing tentang segala pencegahan dan pengobatan pemanasan global tersebut, &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Sebenarnya kita tidak memerlukan perubahan yang  radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Ubahlah  beberapa rutinitas yang dapat menurunkan jejak karbon yang kita perbuat. Yang pada  akhirnya akan menghemat uang Anda juga. Tetapi yang terpenting adalah&lt;b style="font-weight: normal;"&gt; kita  memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk dihuni. Baiklah &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; mulai dari kehidupan kita sehari-hari seperti makanan dan minuman diantaranya: &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;pertama&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;/b&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Kurangi konsumsi daging&lt;/b&gt;. Bervegetarian  adalah yang terbaik! Berdasarkan penelitian, untuk menghasilkan 1 kg  daging, sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum.  Bayangkan bagaimana kita bisa menyelamatkan bumi dari kekurangan pangan  jika kita bervegetarian. Peternakan juga penyumbang 18% “jejak karbon”  dunia, yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil, motor,  pesawat, dll). Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca  tambahan yang dihasilkan oleh aktiitas peternakan lainnya seperti metana  yang notabene 3 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali  lebih berbahaya dari CO2. Dan yang pasti banyak manfaat kesehatan dan  spiritual dari bervegetarian. Dari itu, Anda akan menjadi lebih sehat dan  pengasih. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;span id="more-6"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Makan dan masaklah dari bahan yang  masih segar&lt;/b&gt;. Menghindari makanan yang sudah diolah atau dikemas  akan menurunkan energi yang terbuang akibat proses dan transportasi  yang berulang-ulang. Makanan segar juga lebih sehat bagi tubuh kita. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Beli produk lokal&lt;/b&gt;, hasil  pertanian lokal sangat murah dan juga sangat menghemat energi, terutama  jika kita menghitung energi dan biaya transportasinya. Makanan organik  lebih ramah lingkungan, tetapi periksa juga asalnya. Jika diimpor dari  daerah lain, kemungkinan emisi karbon yang dihasilkan akan lebih besar  daripada manfaatnya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keempat&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Daur ulang aluminium, plastik, dan  kertas.&lt;/b&gt; lebih baik lagi jika Anda bisa menggunakannya  berulang-ulang. Energi untuk membuat satu kaleng alumunium setara dengan  energi untuk menyalakan TV selama 3 jam. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kelima.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Beli dalam kemasan besar&lt;/b&gt;.  Akan jauh lebih murah, juga menghemat sumber daya untuk kemasan. Jika  terlalu banyak, ajaklah teman atau saudara Anda untuk berbagi saat  membelinya. &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;keenam&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Matikan oven Anda beberapa menit  sebelum waktunya&lt;/b&gt;. Jika tetap dibiarkan tertutup, maka panas  tersebut tidak akan hilang serta uapan asap berdampak besar bagi udara yang Anda hirup. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketujuh&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Hindari fast food&lt;/b&gt;. Fast food  merupakan penghasil sampah terbesar di dunia. Selain itu konsumsi fast  food juga buruk untuk kesehatan Anda. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedelapan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Bawa tas yang bisa dipakai ulang.&lt;/b&gt;  Bawalah sendiri tas belanja Anda, dengan demikian Anda mengurangi  jumlah tas plastik/kresek yang diperlukan. Belakangan ini beberapa pusat  perbelanjaan besar di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya  untuk menggunakan sistem seperti ini. Jadi sambutlah etikad baik mereka  untuk menyelamatkan lingkungan. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kesembilan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan gelas yang bisa dicuci&lt;/b&gt;.  Jika Anda terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi  tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. Beralihlah ke cara lama kita.  Dengan menggunakan gelas kaca, keramik, atau plastik food grade yang  bisa kita cuci dan dipakai ulang. Dan yang &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;terakhir&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Pemanfaatan sisa air. Alangkah baiknya jika sisa air minum, atau cuci buah untuk disiramkan pada tumbuhan disekitar kita.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;Apakah Anda melakukan sepuluh hal tersebut dalam tata cara makan dan minum sehari-hari? &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;span style="background-color: white;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="background-color: #274e13; color: black;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black;"&gt;Mari kita simak kembali bagaimana, bagaimana, dan bagaimana sikap Anda semasa didalam ruma. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;pertama.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Turunkan suhu AC Anda&lt;/b&gt;.  Hindari penggunaan suhu maksimal. Gunakan AC pada tingkatan sampai kita  merasa cukup nyaman saja. Dan cegah kebocoran dari ruangan ber-AC Anda.  Jangan biarkan ada celah yang terbuka jika Anda sedang menggunakan AC  Anda karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk  mendinginkan ruangan Anda. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan  listrik Anda. &lt;i&gt;&lt;u style="color: red;"&gt;kedua&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan timer untuk menghindari lupa  mematikan AC&lt;/b&gt;. Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan Anda.  Misalnya jam kantor Anda adalah pukul 8.00 sampai 17.00. Set timer AC  Anda sesuai dengan jam kantor tersebut. Dengan begitu tidak ada lagi  insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan pemanas air tenaga surya&lt;/b&gt;.  Meskipun lebih mahal, dalam jangka panjang hal ini akan menghemat  tagihan listrik Anda. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan  tenaga surya). &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keempat.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Matikan lampu tidak terpakai dan  jangan tinggalkan air menetes&lt;/b&gt;. Selain menghemat energi dan air  bersih, ini akan menghemat banyak tagihan Anda. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kelima&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan lampu hemat energi&lt;/b&gt;.  Meskipun lebih mahal, rata-rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat  hingga 80 % dari lampu pijar biasa. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keenam&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. Maksimalkan pencahayaan dari alam. Gunakan  warna terang di tembok, gunakan genteng kaca di plafon, maksimalkan  pencahayaan melalui jendela. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketujuh&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Hindari posisi stand by pada  elektronik Anda!&lt;/b&gt; Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan  (bukan dalam posisi stan by) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang  luar biasa dari penghematan energi listrik. Gunakan colokan lampu yang  ada tombol on-off-nya. Atau cabut kabel dari sumber listriknya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedelapan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Jika pengisian ulang baterai Anda  sudah penuh, segera cabut!&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;Telepon genggam, pencukur elektrik,  sikat gigi elektrik, kamera, dan lain-lain. Jika sudah penuh segera  cabut. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kesembilan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Kurangi waktu dalam membuka lemari es  Anda&lt;/b&gt;. Untuk setiap menit Anda membuka pintu lemari es. Akan  diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu  yang diinginkan. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kesepuluh&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Jangan membeli bunga potong&lt;/b&gt;.  Jika daerah Anda bukan penghasil bunga hias, maka bisa dipastikan bunga  itu dikirim dari tempat lain. Hal ini akan menghasilkan “jejak karbon”  yang besar. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kesebelas.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Potong makanan dalam ukuran yang lebih  kecil.&lt;/b&gt; Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan  energi lebih sedikit untuk memasaknya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;dua belas&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan air dingin untuk mencuci dan  cucilah dalam jumlah banya&lt;/b&gt;k. Jika Anda memiliki keluarga kecil,  tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin  cuci Anda terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian  listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen Anda. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;tiga belas&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan deterjen dan pembersih ramah  lingkungan&lt;/b&gt;. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal.  Tetapi bila Anda mampu, lakukanlah demi masa depan anak cucu kita. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;empat belas&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan ulang perabotan rumah Anda&lt;/b&gt;.  Jika Anda sudah bosan dengan perabotan Anda, Anda bisa melakukan obral  di garasi rumah, berikan kepada orang lain. Atau bawa ke pengerajin  untuk dimodifikasi sesuai keinginan Anda. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;lima belas.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Donasikan mainan yang sudah tidak  pantas untuk umur anak Anda&lt;/b&gt;. Hal ini akan mengurangi produksi  mainan-mainan yang hanya akan terus menghabiskan sumber daya bumi kita. dan yang &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;terakhir&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Jika menggunakan deodorant/parfum/minyak wangi ataupun  produk-produk semprot lainnya, jangan menggunakan aerosol&lt;/b&gt;.  Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga  penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Dari penjelasan tersebut, apakah Anda, Anda, dan Anda serta Anda melakukannya? &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt;Tidak hanya di dalam rumah saja pencegahan tersebut dapat kita lakukan, di kantor atau tempat Anda bekerja juga sangat berpengaruh, seperti: &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;pertama.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; Waktu &lt;span style="color: green;"&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;makan siang dikantor&lt;/b&gt;. Jika kita  sering makan diluar kantor dengan bungkusan dan rutin, lebih baik jika  Anda membeli kotak makan atau tempat minum yang kuat dan bisa dipakai  berulang kali, bawalah pulang kemasan makana dan minuman tersebut, Hindari media bungkus plastik atau stereofoam (Berasal  dari minyak bumi dan susah untuk diuraikan). &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan kertas lebih sedikit&lt;/b&gt;.  Gunakan e-mail internal Anda dan software perkantoran untuk membuat  laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan  untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Matikan peralatan kantor Anda&lt;/b&gt;.  Matikan dari sumbernya. Jangan dibuat stand by, matikan UPS dan trafo.  Jika perlu cabut dari sumber listriknya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keempat&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan e-banking&lt;/b&gt;. Alihkan  tagihan kartu kredit Anda melalui penagihan lewat e-mail, beberapa bank  di Indonesia sudah dapat melakukannya. Bank-bank di Indonesia saat ini  umumnya telah menyediakan fasilitas e-banking yang sangat lengkap. Kita  bisa melakukan hampir semua transaksi pembayaran, transfer, pembelian  voucher, dan lain-lain melalui internet banking, bahkan mobile  banking. Memaksimalkan penggunaan e-banking akan menghemat banyak waktu  dan biaya Anda. Anda telah menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan  konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas. Anda juga menghemat sangat  banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bank atau ke  ATM. Mulailah belajar untuk menggunakan e-banking bila Anda belum biasa  untuk menggunakannya. Jangan mengkhawatirkan masalah keamanan karena  teknologi pengamanan jaringan perbankan saat ini sudah sangat canggih.  Tidak akan ada masalah dalam hal keamanan apabila Anda mengikuti dengan  baik cara-cara dan panduan yang disarankan untuk melakukan transaksi  online dengan aman. dan yang &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;terkahir&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Bagi industri, mulailah untuk  menggunakan sumber energi yang dapat diperbaharui (tenaga angin, air,  surya, dll).&lt;/b&gt; Gunakan peralatan yang hemat listrik dan hemat  energi, serta buatlah kebijakan/peraturan penghematan energi dan sumber  daya di perusahaan Anda. Pilihlah teknologi yang ramah lingkungan, dan  lakukanlah manajemen yang baik untuk menangani limbah industri  Anda. Edukasi karyawan Anda untuk terbiasa bertanggung jawab dalam  penggunaan energi dan sumber daya perusahaan. Tingkatkanlah kesadaran  mereka mengenai kecintaan terhadap lingkungan, tidak dengan hanya  membuat &lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;peraturan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;hukuman&lt;/b&gt;. Berkontribusilah bagi perlindungan dan  keselamatan lingkungan sebagai bagian dari Corporate Social  Responsibility (CSR) perusahaan Anda. Lakukanlah program penanaman  pohon, pembersihan lingkungan, dll. Pada akhirnya hal tersebut juga akan  memberikan keuntungan bagi perusahaan Anda karena citra perusahaan Anda  akan terangkat sebagai perusahaan yang &lt;b&gt;beradab&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;berbudaya&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Lepas dari rasa percaya, masih banyak dari diri Anda, Anda, dan Andayang belum mewujudkan hal tersebut. Dan pada akhirnya &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt; Dari sisi lain, sebelum dan setelah pulang kantor, tentu Anda melakukan perjalanan kerumah atau ke lain tempat, dan hal ini juga sangat berperan positif atas mengeluhnya Bumi yang diantaranya: &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;pertama&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;span style="color: green;"&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah  anak Anda&lt;/b&gt;, hal ini akan sangat mengurangi beban BBM Anda,  sopir, dan cicilan kendaraan. Jika belum ada, mungkin Anda bisa  memulainya, dan menjadikan sebagai bisnis Anda. &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;kedua&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Kecil itu indah dan  hemat.&lt;/b&gt; Jika Anda tidak bisa lepas dari penggunaan mobil,  gunakanlah city car atau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik,  hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing.  Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika Anda tidak bekerja  dipertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila Anda  mampu membelinya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Ganti bahan bakar  Anda!&lt;/b&gt;&lt;/b&gt; Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui  (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax). Luar biasa jika bisa  Anda bisa menggunakan bahan bakar hidrogen. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;keempat.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Cek tekanan angin ban dan jadwal  service Anda.&lt;/b&gt; Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi  mobil Anda pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar  Anda. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kelima.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Sewa mobil saat diperlukan.&lt;/b&gt;  Jika mobil bukan sarana utama Anda maka menyewa adalah pilihan yang  baik. Termasuk jika Anda hanya memerlukan kendaraan besar (Family Car  atau SUV) untuk beberapa kesempatan saja. Penghematan dari cicilan  ataupun bahan bakar harian Anda akan sangat terasa. &lt;span style="color: red;"&gt;keenam.&lt;/span&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Matikan mesin saat menunggu di sekolah  anak Anda atau saat terjadi kemacetan total.&lt;/b&gt; Ini sangat sering  terjadi. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca ilm  yang baik atau penghalang matahari yang banyak dijual di toko aksesoris  mobil. Atau parkirkan mobil Anda ditempat yang rindang. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketujuh.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Berbagilah!!!&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;Carilah rekan  kerja, teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja Anda. Anda  bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka (nebeng). Dan yang &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;terkahir.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Belajarlah cara mengemudi yang baik&lt;/b&gt;.  Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%.  Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan  bukan dengan rem mendadak. Hindarkan mengemudi dengan kasar. Pindahkan  gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000  rpm, beberapa survei mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kehematan  BBM dalam range tersebut. Pernahkah Anda melakukannya? Janhan mengelak jika benar-benar Anda menulis untuk Bumi. &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt; Terlepas dari pekerjaan kantor, tentu Anda membutuhkan refresh otak dengan cara berlibur ke tempat yang menurut Anda layak dikunjungi, namun hali ini juga &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; menyarankan didalam perjalanan berlibur Anda sebagai berikut: &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;pertama.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;span style="color: green;"&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Berliburlah di dalam Negeri dan  gunakanlah transportasi darat!&lt;/b&gt; Sebab berlibur akan sangat  meningkatkan jejak karbon Anda. Terutama jika dilakukan dengan  menggunakan pesawat. Hal ini dapat mengurangi banyak sekali emisi  karbon. Pesawat terbang merupakan penyumbang gas rumah kaca yang lebih  signiikan daripada mobil atau kendaraan darat lainnya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kurangi perjalanan Anda.&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;Teknologi  sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference, juga  menyediakan begitu banyak metode berkomunikasi via internet. Ditambah  lagi dengan makin murahnya biaya internet, Anda akan menghemat banyak  pengeluaran perjalanan Anda untuk meninjau tempat berlibur, dan tentunya mengurangi jejak karbon Anda  secara signiikan. yang &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;terakhir.&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan handuk hotel Anda lebih dari  satu hari.&lt;/b&gt; Anda akan menghemat salah satu sumber daya  terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen  yang dipakai. Lebih jauh lagi, Anda menghemat energi dari mesin pencuci  dan pengering yang digunakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Apakah pernah terpikirkan 3 hal tersebut disaat Anda pergi berlibur? &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt; Terhindar dari itu semua, Anda juga harus mengkondisikan kembali dalam hal elektronik yang Anda gunakan setiap hari, misanya: &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;pertama.&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; &lt;span style="color: green;"&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Go rechargeable&lt;/b&gt;, gunakan  peralatan elektronik dengan baterai yang bisa diisi ulang. Jika harus menggunakan  yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal  hydride (NiMH) sangat hemat biaya, efektif! &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Utamakan hemat energi saat membeli  peralatan elektronik&lt;/b&gt;. Misalnya pilihlah TV LCD daripada TV CRT  (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik  terendah, dll. Saat ini tidak terlalu sulit untuk menemukan produk  elektronik hemat energi karena produsen beramai-ramai mulai memfokuskan  strategi pemasarannya ke produk-produk seperti itu. Lihat saja dari  seberapa sering Anda melihat iklan-iklan AC hemat energi di media cetak  maupun elektronik. yang &lt;i style="color: red;"&gt;&lt;u&gt;terakhir&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;. &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Gunakan lebih lama.&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;Jangan  mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama. Jika terpaksa  dilakukan, donasikan barang Anda yang lama. Saran tersebut untuk Anda agar di laksanakan, Apakah selama ini Anda pernah melakukannya? &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Yaa, Anda kuat namun tak berdaya, lebih baik Anda lemah namun berdaya, pembersihan dan penghijauan yang Bumi&lt;span style="color: #274e13;"&gt;&lt;/span&gt; inginkan. Adakah pemikiran Anda dalam hal Alat dan tata cara kebersihan yang dilakukan sehari-hari? Hai para penulis lingkungan yang hanya berasumsi.. Hai Anda, Anda, dan Anda yang tahu akan lingkungan tapi tidak paham dan mengerti lingkungan, berikut &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; jelaskan &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;pertama&lt;/u&gt;.&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Cleaner, greener, meaner.&lt;/b&gt;  Meskipun masih lebih mahal, produk kebersihan yang ramah lingkungan  sudah mulai hadir di supermarket. Belilah bila Anda mampu. Namun  sebenarnya cuka dan baking soda bisa digunakan untuk pembersihan hampir  barang apapun. Campurlah cuka dengan air hangat (50:50), larutan cuka  air tersebut dapat digunakan sebagai pembersih serba guna. Baking soda  bisa digunakan untuk membersihkan bau pada karpet. Inovasi bukan? &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;/span&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi  udara yang baik.&lt;/b&gt; Ini sangat penting agar energi dan racun  sekitar kita cepat bersih. Terutama saat membersihkannya. &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;ketiga&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Untuk kesegaran ruangan, tempatkan  tumbuhan&lt;/b&gt; yang bisa hidup di dalam ruangan, akan sangat membantu  kesegaran lingkungan Anda. yang &lt;u style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;terakhir&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;. &lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Untuk penanganan barang beracun,&lt;/b&gt;  segera hubungi dinas kebersihan atau lingkungan di lingkungan Anda. Pernahkah sempat terpikirkan dan dilakukan bahwa Anda tidak melakukan hal tersebut yang membuat Bumi mengeluh? &lt;i style="background-color: #274e13; color: lime;"&gt;&lt;span style="color: lime; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;P-MEN kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dengan  perbuatan Anda.&lt;/i&gt; Namun terlepas dari jeratan ini semua, P-MEN panjatkan Puji Syukur Alhamdulillah telah menyampaikan pesan jerit tangis Bumi melalui Pemikiran P-MEN semalam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Dari sekarang kita harus menyadari, bahwa Bumi dan isinya&amp;nbsp; ini adalah ciptaan &lt;i&gt;&lt;b&gt; Tuhan Yang Maha Esa,&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang telah dititipkanNya kepada kita manusia untuk  menjaganya. Akan tetapi terkadang manusia itu sendiri sering kali lupa dengan tanggung  jawabnya sebagai manusia yang dikaruniai indra untuk selalu berbuat baik,  termasuk didalamnya, &lt;i&gt;(menjaga lingkungan hidup).&lt;/i&gt; Bumi kita sudah rentan terhadap bencana-bencana dari itu,, P-MEN harap pembaca dapat penulis jangan hanya sekedar membaca dan menulis, terapkanlah faktor-faktor penjelasan sebelumnya. Pohon dan air adalah Sumber Kehidupan yang harus  selalu kita jaga dan lestarikan&amp;nbsp; bersama tidak lain untuk mencegah dan mengobati luka Bumi, ribuan artikel yang &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; tulis tentang Alam, namun hanya ada satu pesan didalamnya &lt;i style="background-color: black; color: lime;"&gt;&lt;b&gt;"Ciumlah Bumi untuk rasa hormat di Dunia, dan Pandangilah Langit demi kehormatan di Akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Satu hal lagi yang harus Anda tahu, Referensi tersebut &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; dapat dari buku-buku yang &lt;span style="color: #274e13;"&gt;P-MEN&lt;/span&gt; beli walau waktu itu uangnya&amp;nbsp; ngutang ke saudara P-MEN sendiri. Salah satunya buku Global Warming karya Mas Agus R dan Rudy S. selanjutanya pengalaman dan pemikiran pribadi dalam pembahasannya. Akhir kata. &lt;span style="color: #274e13;"&gt;Wassalam..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="110" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3-WAkpVfF2QAcWC5R8A90kKSVcm0Zy-FYB2HsVmZOfILRQwclbBcC6-Xf4lXpv1lKrH2e9VTA8nb029_blF06HCivnyd6B7A4NziHTj1nXi0EKWS15eDkFftVwA5P_4-pnwS-dTem5q7D/s400/p-men+on+beatblog.jpg" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-content"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/berpikir-semalam-bumi-tersenyum-hingga.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3-WAkpVfF2QAcWC5R8A90kKSVcm0Zy-FYB2HsVmZOfILRQwclbBcC6-Xf4lXpv1lKrH2e9VTA8nb029_blF06HCivnyd6B7A4NziHTj1nXi0EKWS15eDkFftVwA5P_4-pnwS-dTem5q7D/s72-c/p-men+on+beatblog.jpg" width="72"/><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3979806790088941010</guid><pubDate>Wed, 26 Jan 2011 09:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T07:35:10.964-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Alam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><title>Crop Circle Yang Sesungguhnya</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Crop Circle sedang menjadi fenomena, ada yang yakin itu buatan UFO, ada yang yakin buatan manusia. Tetapi, apa yang kita pikirkan setelah ini? Bingung yang pasti dan tak begitu peduli karena tak berpengaruh apa - apa dalam hidup kita, dan akhirnya banyak tuduhan yang dialamatkan pada penguasa negeri ini, bahwa hadirnya fenomena&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Crop Circle&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;hanyalah pengalihan issue untuk sedikit membuat orang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;lupa dengan permasalahan penguasa negeri, semisal kasus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Gayus, Century, Lapindo&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Presiden SBY si tukang curhat yang minta naik gaji secara halus&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dan lain - lain perkara. Dan saat ini seperti yang telah di prediksikan, saat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Presiden&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Demokrat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;di ganyang kesana kemari, muncul kabar tentang Teroris di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sukoharjo&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Klaten&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;! Pengalihan issue lagi, bukankah dari dulu jika si&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Presiden lemah SBY&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;terkena masalah selalu tiba - tiba muncul berita jika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Densus 88&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;menangkap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;teroris&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;? Coba balik kembali dan ulang ingatan kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sekarang ada&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Crop Circle&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;yang sesungguhnya muncul, yang semoga bukan pengalihan issue, tetapi bisa menjadi pengingat penguasa negeri agar ingat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dan ingat perilaku memalukan para petinggi yang katanya tanpa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;korupsi dan sukses&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO9mwcrBo8q6_btI7Y6_2_fuzhBpbPn552s0kinmO6ZWlDkAn4KV3QWHnXeuci2Fcb4y1cFUwAx9VDvWV2yJV1xqpDpO92hNOluBIN4IgpTbvDc-RDS3jqJdIrQzTrv2lzrRHFpaizB5o/s1600/179823_1694814304270_1655205137_1641975_7697206_n.jpg" style="border-bottom-color: rgb(0, 0, 0); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 0px; border-left-color: rgb(0, 0, 0); border-left-style: solid; border-left-width: 0px; border-right-color: rgb(0, 0, 0); border-right-style: solid; border-right-width: 0px; border-top-color: rgb(0, 0, 0); border-top-style: solid; border-top-width: 0px; opacity: 1;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; line-height: 24px; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Semoga&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;LAPAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;semakin bingung, siapa yang membuat? Apakah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;UFO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;benar - benar ada? Semoga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;sepakbola Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;bisa semakin maju jika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Crop Circle&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;di atas di laksanakan dan di yakini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/crop-circle-yang-sesungguhnya.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO9mwcrBo8q6_btI7Y6_2_fuzhBpbPn552s0kinmO6ZWlDkAn4KV3QWHnXeuci2Fcb4y1cFUwAx9VDvWV2yJV1xqpDpO92hNOluBIN4IgpTbvDc-RDS3jqJdIrQzTrv2lzrRHFpaizB5o/s72-c/179823_1694814304270_1655205137_1641975_7697206_n.jpg" width="72"/><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-8371181082711457835</guid><pubDate>Wed, 26 Jan 2011 09:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T07:18:10.125-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bunga</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><title>Bunga Lotus</title><description>&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; font-family: Verdana, 'BitStream vera Sans', Tahoma, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/LOTUS-1.jpg" style="color: #2970a6; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2768" height="266" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/LOTUS-1.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lotus (Nelumbo Nucifera) lebih dikenal atau sering disamakan orang dengan teratai (nymphaea). Jika dipandang sepintas mata, memang agak sulit membedakan tananam lotus dengan teratai, karena lotus dan teratai memang masih satu keluarga sehingga terlihat sangat mirip.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Perbedaan yang mendasar adalah pola tumbuhnya. Lotus tumbuh ke atas, sedangkan teratai tumbuh mendatar-melebar. Warna bunga lotus hanya terbatas, misalnya kuning, putih, dan pink, sementara bunga teratai lebih beragam. Dalam klasifikasi tanaman, lotus termasuk genus Nelumbo, sedangkan teratai termasuk genus Nymphaeae.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/lotus2.jpg" style="color: #2970a6; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2771" height="640" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/lotus2.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunga lotus yang selama ini beredar di pasaran memiliki kelopak yang besar dan tunggal (tidak bersusun). Kini, muncul jenis baru, yakni lotus yang memiliki kelopak ganda (susun), yang membentuk ‘topping’, seperti halnya bunga matahari. Selain di rawa atau di kolam hias, cara menanamnya juga bisa di dalam wadah-wadah air bermulut lebar (tempayan).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/LOTUS-2.jpg" style="color: #2970a6; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2770" height="266" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/LOTUS-2.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: 17px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pesona bunganya saat sedang mekar penuh, memberikan keindahan yang begitu mengagumkan sehingga lotus disukai banyak orang sebagai tanaman hias, yang ditanam di air dan lumpur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunga ini mempunyai tiga daya tarik, yang terletak di bagian :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;1. Bunga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunganya yang tumbuh menjulang di atai tangkai, berbentuk lonjong dengan ujung yang semakin meruncing. Saat belum mekar, bunga ini tampak mirip dengan mangkok sup. Setelah mekar, kelopak bunganya merebak, namun sebagian masih menghadap ke atas. Jangka waktu bunga ini mekar yaitu hanya sekitar 3-4 hari. Warna bunga dikaitkan dengan negeri asalnya. Contohnya lotus kuning berasal dari Amerika, putih dari India, dan pink dari Cina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;2. Daun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bentuk daun lotus ini bulat lebar, dengan bagian tepi bergelombang. Dari jauh, daun-daun lotus terlihat seperti jajaran payung yang sedang mengembang. Warna daun bagian atas hijau keabu-abuan, sisi bawahnya berwarna lebih muda. Permukaan daun terasa licin dan kenyal karena diselimuti lapisan lilin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;3. Tangkai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: 17px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada bagian tangkainya juga tidak kalah menarik dengan bagian lainnya, karena tangkai lotus menjulang tinggi sampai 180 cm, sementara tangkau daunnya mencapai 100 cm lebih. Tangkai ini sangat lentur tapi kuat dan tidak gampang patah digoyang angin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: 17px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/LOTUS-5.jpg" style="color: #2970a6; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2769" height="138" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/LOTUS-5.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
Jika Anda tertarik untuk menanam lotus di halaman rumah, berikut caranya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: 17px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pastikan area sekitarnya mendapat sinar matahari setidaknya 4 sampai 6 jam sehari (bila tidak, lupakan saja untuk menanam lotus, karena tidak akan mendapatkan hasil yang optimal).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pilih wadah air berupa pot bermulut lebar atau tempayan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Isi lumpur atau tanah separuh dari wadah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keluarkan tanaman dari ember umumnya tanaman ini dijual menggunakan ember karet).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Benamkan seluruh tanaman berikut akar-akarnya ke dalam wadah yang telah berisi tanah/lumpur. Alirkan air secara perlahan menggunakan selang ke dalam wadah (pot), hingga penuh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Untuk sementara, beri penyangga di sana-sini.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class="MsoNormal" style="list-style-position: inside; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 20px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pembiakan secara alami melalui biji-biji yang tua dan jatuh ke air atau tumbuh tunas anak melalui akar rimpangnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; border-collapse: collapse; color: #111111; line-height: 17px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Deri Berbagai Sumber&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/bunga-lotus.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-4416961121528692230</guid><pubDate>Tue, 25 Jan 2011 04:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T15:01:21.228-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bunga</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><title>Bunga Pacar Air</title><description>&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2789" height="374" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/PACAR-AIR-2_450.jpg" style="border-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="450" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Bunga pacar air adalah tanaman yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tanaman ini diperkenalkan di Amerika pada abad ke-19. Tanaman ini adalah tanaman tahunan atau dua tahunan dan memiliki bunga yang berwarna putih, merah, ungu atau merah jambu. Bentuk bunganya menyerupai bunga anggrek yang kecil. Tinggi tanaman ini bisa mencapai satu meter dengan batangnya yang tebal dan daunnya yang bergerigi tepinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Tanaman ini sangat disukai lebah dan serangga lain yang membantu penyerbukannya. Tanaman ini menyukai tempat teduh dan suka air, walau demikian tanaman ini tidak dapat hidup di lingkungan yang kering, jadi kalau rumah anda banyak terkena sinar matahari, letakkan tanaman pacar air di bawah pohon.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Tanaman ini termasuk tidak susah memilih media tanam. Pakai saja campuran tanah, kompos, sekam atau tanah, “boleh juga memakai pupuk kandang. ” Meskipun tergolong bukan tanaman rewel, ada satu musuh utamanya, yaitu hama. Begitu terkena hama, tanaman akan langsung busuk. Jadi, awasi tanaman pacar air anda dari segala hama pengganggu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/bunga-pacar-air.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-5030366897358100876</guid><pubDate>Sun, 23 Jan 2011 10:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T15:01:52.682-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bunga</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><title>Bunga Anggrek Bulan</title><description>&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2782" height="348" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/Anggrek-Bulan-1_4501.jpg" style="border-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Keindahan anggrek bulan memang tak perlu diragukan lagi. Anggrek bulan termasuk dalam tanaman anggrek&amp;nbsp;&lt;i&gt;monopodial&amp;nbsp;&lt;/i&gt;yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya, apabila terlalu berlebihan akan timbul kerusakan pada sebagian atau seluruh jaringan tanaman.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2783" height="300" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/Anggrek-Bulan-2_4501.jpg" style="border-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Gejala terbakar akan segera terlihat terutama pada daun-daun yang terkena langsung cahaya matahari. Biasanya gejala itu ditandai dengan keluarnya warna cokelat kemerahan pada permukaan daunnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2784" height="304" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/Anggrek-Bulan-3_4501.jpg" style="border-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Apabila kekurangan cahaya, pertumbuhan anggrek bulan pun tidak bagus. Daun akan layu, kuning, pucat dan rontok. Kalau sudah begini, jangan harap tanaman ini akan mengeluarkan bunga. ”Untuk mendapat sinar redup itu, pasangi saja kebun kita dengan jaring peneduh atau paranet.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Cara lain, tempelkan saja anggrek bulan pada batang pohon besar dan tempatkan di sebelah timur. Cahaya mentari pagi sangat bagus bagi pertumbuhannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-2785" height="307" src="http://carahidup.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/Anggrek-Bulan-4_4501.jpg" style="border-width: 0px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; max-width: 600px;" width="450" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #111111; font-family: Verdana,'BitStream vera Sans',Tahoma,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px;"&gt;Hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah penyiraman. Anggrek bulan akan tumbuh baik bila kebutuhan airnya tercukupi. Banyaknya penyiraman yang diberikan tergantung pada jenis dan besar kecilnya ukuran tanaman serta keadaan lingkungannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/bunga-anggrek-bulan.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-1723751385946715808</guid><pubDate>Sun, 12 Dec 2010 17:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T15:14:10.329-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Margasatwa</category><title>Gajah Tidak Bahagia di Kebun Binatang</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://netsains.com/wp-content/uploads/2008/12/capt9b469ff420884893bca2bb01046385acelephant_health_wx104.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2008/12/capt9b469ff420884893bca2bb01046385acelephant_health_wx104.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Gajah yang hidup di kebun binatang ternyata tidak sebahagia gajah yang hidup di alam bebas. Mungkin itu sebabnya gajah yang yang hidup di alam bebas bisa berumur lebih panjang. Demikian hasil studi ilmuwan saat membandingkan lamanya hidup antara gajah di kebun binatang Eropa dengan yang tinggal di Taman Nasional Amboseli, Kenya, serta di Myanmar. Hewan bertubuh besar itu terbukti bisa bertahan hidup dua kali lipat lebih lama di alam bebas daripada di kebun binatang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bertentangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Studi ini bertentangan dengan kampanye para aktivis lingkungan untuk memelihara gajah di kebun binatang karena makin terbatasnya lahan di alam bebas. Disebutkan oleh ilmuwan bahwa gajah Afrika di kebun binatang bertahan hidup hingga usia 16,9 tahun saja. Sedangkan gajah serupa yang hidup di Kenya bisa berusia hingga 56 tahun dan meninggal secara alami. Kalaupun mati muda karena dibunuh, setidaknya dalam usia 35,9 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Gajah Asia di kebun binatang Eropa bertahan hidup hingga 18,9 tahun saja. Padahal di alam bebas seperti Myanmar bisa hingga 41,7 tahun. Dan menurut Georgia J. Mason dari University of Guelph, Canada, memelihara gajah di Arfika dan Asia jauh lebih baik daripada di kebun binatang Eropa. Terbukti di kedua benua tersebut gajah-gajah peliharaan bertahan hidup lebih lama.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/gajah-tidak-bahagia-di-kebun-binatang.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-2425720017577474770</guid><pubDate>Thu, 09 Dec 2010 08:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-27T17:00:02.572-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">IDwebhost</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">karya tulis non ilmiah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teknologi</category><title>Indonesia Dinamis (ID) dengan "Web Hosting" Murah, Berkualitas nan Tangguh.</title><description>&lt;div style="color: #38761d; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: right;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Salam Dinamis. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaiWI6B9Zc_4v6Y_5wfem316dBEREiyw5O8S8owzOtj-moMtzHGXSNKW8hZqni_JDgQ45GY2Z2BPZVoAeuyEZbSxpt9J53PWFNAiH-BrTTTgnUE6rGETNl3IcDS_URl-nxfyGxjE3JqsGA/s1600/id.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="83" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaiWI6B9Zc_4v6Y_5wfem316dBEREiyw5O8S8owzOtj-moMtzHGXSNKW8hZqni_JDgQ45GY2Z2BPZVoAeuyEZbSxpt9J53PWFNAiH-BrTTTgnUE6rGETNl3IcDS_URl-nxfyGxjE3JqsGA/s400/id.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Semakin berkedip blogger Indonesia semakin kaya akan ilmu perdunia mayaannya ya..&amp;nbsp; Sempat terpikirkan sejak awal mula P-MEN ngeblog tiba-tiba muncul&amp;nbsp; pertanyaan; gimana ya caranya membangun web/blog yang semua pengunjung/pebisnis bisa gabung di satu  web/blog saja, agar bisa mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia secara  maksimal, dengan tampilan yang simple. Dan walaupun banyak hal yang dibahas di satu blog/web agar tidak ribet,  dan mudah dicari?. Mungkin ini salah satu pertanyaan besar untuk para penggelut dunia maya di Indonesia, apalagi bagi pemula, hoohoohoo... Sedikit demi sedikit dengan seiring waktu konsep dalam pembloggeran&amp;nbsp; mulai berkembang, hal ini dipengarungi dengan adanya kemudahan-kemudahan dan kenyamanan fasilitas dari blog bawaannya sendiri maupun dari situs-situs penyedia layanan seperti ads,&amp;nbsp; &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;&lt;i&gt;hosting&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, widget, dan&amp;nbsp; dalam mempromokasikan blog/webnya mulai dibuat nyata, mudah, dan praktis serta bijaksana.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Melihat perkembangan pesat ini, telah terbit satu inovasi lokal&amp;nbsp; dalam sisi hosting,&amp;nbsp; Web hosting sangat kita butuhkan untuk menjawab pertanyaan saya diatas tadi, tentunya kita membutuhkan&amp;nbsp; fitur &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;Web hosting&lt;/a&gt; yang sangat&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;berkualitas&lt;/a&gt;&lt;b&gt;,&lt;/b&gt;  sebenarnya untuk menjawab kendala&amp;nbsp; terswebut, sebelumnya saya berpikir beberapa kali,  web jenis portal memang sangat membutuhkan &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;hosting tangguh&lt;/a&gt;, utamanya untuk para pebisnis di Indonesia. Dalam  pengembangan kerangka kategori bisnis sangat banyak jenisnya.  Inilah salah satu halangan yang memang harus dihadapi, tapi tidak perlu mundur bahkan gentar ya... :) karena sudah ada pelayanan ramah 24 jam melayani&amp;nbsp; hosting berkualitas di Indonesia. ya, &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;Web hosting Indonesia&lt;/a&gt; yang satu-satunya&amp;nbsp; telah banyak membantu pebisnis online di Indonesia. Terutama dalam bidang online shop, waah, cocok baget jika memanfaatkan layanan &lt;span style="background-color: blue; color: cyan; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;.&lt;/span&gt;unlimited&lt;span style="color: blue;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; dari hosting yang berkualitas tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya hanyalah blogger yang suka menulis, apalagi jika tentang lingkungan hidup. Dari sini saya juga hobbi sekali mengunjungi blog/web yang asli kreatifitas &lt;i style="color: red;"&gt;anak bangsa&lt;/i&gt; dan&amp;nbsp; ternyata fitur-fitur blog, terutama &lt;b style="color: #351c75; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"WEB"&lt;/b&gt;&amp;nbsp; belum bisa saya katakan maksimal dan&amp;nbsp; 'Dinamis'. Apalagi sekarang teknologi baru di bidang web  terus berkembang&amp;nbsp; dan selalu bermunculan. Web portal bisnis di Indonesia terus bermunculan, ada juga yang menghilang tanpa jejak (bangkrut mungkin, hehehe). ngak kok, ya karena disebabkan layanan hosting yang membebaninya. Sensasi  menggeluti bisnis apapun akan serasa sedang ikut dalam perjalanan  maraton atau bertahap yang tidak mungkin bisa survive dalam waktu 1 tahun saja saya pastikan lebih dari 1 tahun.&amp;nbsp;Lalu saya berpikir sebenarnya apa sih yang bisa dilakukan  pengembang web agar web itu bisa &lt;span style="background-color: #a2c4c9; color: purple; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #9fc5e8; font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-size: x-small;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-size: small;"&gt;uk&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-size: large;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: large;"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; font-size: x-large;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: #9fc5e8; color: #9fc5e8;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;?&lt;/span&gt;??&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;?&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ternyata memang benar, mental bisnis harus tetap dibangun dan dijaga  &lt;i&gt;(profesional).&lt;/i&gt; Dan kebanyakan web yang menghilang itu karena kurangnya  rasa memiliki bisnis dan kepercayaan diri, sehingga banyak faktor yang dapat didefinisikan seperti: &lt;i&gt;maintenance&lt;/i&gt;nya kurang, tidak  ada interaksi dengan user (&lt;i&gt;Ramah&lt;/i&gt;), fitur-fitur kelengkapan web tidak  dikembangkan dan dijaga, hingga masalah &lt;i&gt;klasik clash&lt;/i&gt; antara perintis  yang memiliki idealis yang berbeda antara pengelola web dan pengunjung. Dari hal ini yuuk kita budayakan dan lestarikan blogger dan webster :D Indonesia, Bagi yang sudah memiliki &lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;web&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, seperti yang saya bilang sebelumnya, daripada duit kita diberikan kepada layanan hosting luar negeri, alangkah mulyanya jika kita gunakan karya anak bangsa, begitu juga kualitas dan layanannya sama, bahkan lebih dari layanan luar negeri. terutama dalam hal harga yang memang menjadi titik tumpu&amp;nbsp; pertimbangan bagi pebisnis online indonesia, nah,,, dengan&amp;nbsp; &lt;a href="http://blogreview.idwebhost.com/content/detail/syarat___ketentuan/54"&gt;&lt;i style="color: #274e13;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;span style="color: yellow; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #274e13;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;span style="color: yellow;"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #b45f06;"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #274e13;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="color: #274e13;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="background-color: black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: red;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;murah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; tentu kita semakin semagat untuk mengembangkan web yang kita miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; Bagi saudara-saudara pebisnis online, baik itu blog, web blog, web portal, online shop, forum-forum lainya, serius tidak membangun situsnya??? ingin rame tidak situsnya??? hayo jujur ya..(pasti jawabnya YA), hhms... selain usaha meningkatkan traffic, kita juga dapa menghemat biaya dalam menggunakan hosting, yang dimaksud hosting unlimited nan murah, berkualis tadi adalah hosting milik IDwebhost, sudah tau kan? memang dari fakta yang ada, IDwebhost sudah menjadi sarana &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;hosting terbaik&lt;/a&gt; bagi blog/web di dunia (umumnya) dan Asia (khususnya) serta Indonesia (Tentunya). Instalasi web yang mudah menjadi kebanggan bagi para pemula blog/web, dan keuntungan bagi web/blogger senior menggunakan hosting dari IDwebhost tersebut adalah mempermudah lajunya ranking blog/web di eyang Google, support dari google memberikan kenyamanan dan kelangsungan blog/web untuk menjadi lebig besar lagi. Jadi cobain saja web anda menggunakan CMS dari IDwebhost, sekedar saran bahwa hal ini sudah banyak dialami oleh situs-situs terdepan di Indonesia. Selain hosting yang berkualitas tersebut, saya akan membuktikan tulisan kali ini yang benar-benar memberikan terobosan spektakuler bagi kita semua, MUiRAH..!!! seperti yang saya katakan, &lt;span style="color: #0b5394;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;Aah masak ada hosting murah, semua hosting pasti mahal P-MEN"&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Baiklah kita bandingkan dengan layanan hosting lainnya, &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;IDwebhost&lt;/a&gt; dikatakan murah karena keberaniannya yang memberikan harga hosting senilai Rp. 1000,- Doang saudara, BAYANGKAAN..!!!! Eiits... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;harga murah tidak berarti  murahan lho. Semua perusahaan tetap menjaga kualitas dan mutu yang dimilikinya, &lt;span style="font-size: small;"&gt;hayoo, hosting mana yang lebih relevan lagi? coba check saja jika saudara tidak yakin &lt;i&gt;&lt;a href="http://idwebhost.com/index.php?action=webcontent.webhosting_paket"&gt;klik wes disini&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Layanan berkualitas ini telah banyak membius pebisnis online Indonesia, server stabil dan cepat yang dimiliki menjadi benang merah bagi pebisnis online, "&lt;i style="color: #0b5394; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kenapa hanya pebisnis P-MEN?"&lt;/i&gt; &amp;nbsp;Eiits, tentu diminati pebisnis (khususnya) dan buat pribadi juga sangat menunjang, karena disatu sisi &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;IDwebhost&lt;/a&gt; tersebut memiliki sistem waralaba yang sama-sama menguntungkan, baik bagi customer, member, seluruh pewaralaba bahkan &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;IDwebhost&lt;/a&gt; sendiri sama-sama meningkatkan traffic dengan satu brand (IDwebhost).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Lho, kok malah merunding yang punya web saja sih. hmmss... Sejak tahun 2010 pengguna &amp;nbsp;blog di &lt;b&gt;&lt;span style="background-color: red; color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: #cccccc; color: red;"&gt;INDO&lt;/span&gt;NESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; seperti blogspot, wordpress, friendster, dll membludak bukan main, khususnya pelajar/kalangan anak muda yang masih gengsi-gengsinya dalam batinnya, sedikit kurang percaya diri jika menyebutkkan blognya yang SUBDOMAIN. yaelahh gengsi kegedean, :) tapi tidak masalah kok, di IDwebhost juga menyediakan layanan bloghosting hanya dengan harga 95ribu/tahun, sudah mendapat hosting dan nama domain keren seperti yang awalnya, misal; &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;gayus-tambunan.blogspot.com&lt;/span&gt; akan diganti &lt;span style="background-color: cyan;"&gt;gayus-tambunan.com&lt;span style="background-color: white;"&gt; hanya 95ribu lho.. langsung saja saudara transfer blogspotnya dengan &lt;i&gt;&lt;a href="http://idbloghosting.com/index.php?action=order.ChoosePacket&amp;amp;blog_id=4"&gt;klik disini.&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; &amp;nbsp;Ouups,, tidak hanya itu saja, bagi yang mau lebih mudah tapi tidak punya blogspot/wordpres, menggunakan facebook juga bisa lho, harganya juga sama sepert transfer blogspot. yang mulanya &lt;span style="background-color: yellow; color: black;"&gt;www.facebook.com/gayustambunan/ &lt;/span&gt;&amp;nbsp;bisa menjadi blogweb seperti &lt;span style="background-color: cyan;"&gt;www.gayustambunan.com&lt;span style="background-color: white;"&gt; langsung saja saudara, tidak perlu pikir lagi, dari pada update status, 1 menit habis sudah tersisih timeline status orang lain, mending nulis di blog wes, gak bakal hilang tulisan saudara, bahkan menjadi pembelajaran bagi pembaja/pengunjung ke blog saudara. masih mau mikir??? &lt;a href="http://idbloghosting.com/index.php?action=order.ChoosePacket&amp;amp;blog_id=5"&gt;klik wes disini&lt;/a&gt; dan nikmati layanan baik tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Dinamis bukan???? lebih-lebih bisa mustahil dengan harga domain yang &lt;i style="color: magenta;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;miring&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; dari IDwebhost, kebayang ngak sih harga domain xxxx.&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: #cc0000; color: blue;"&gt;ORG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; senilai &lt;span style="background-color: cyan;"&gt;35ribu&lt;/span&gt; &amp;nbsp;dan xxxx.&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: blue; color: red;"&gt;NET&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; cukup dengan &lt;span style="background-color: cyan;"&gt;65ribu&lt;span style="background-color: white;"&gt; Harga tersebut sudah saya check diberbagai layanan domain dan hosting tapi tidak seheboh gitu saudara, tongkrongin saja terus &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;IDwebhost&lt;/a&gt;, 1 bulan yang lalu liat-liat, disana niat P-MEN mau bikin web, eh sudah abis promo &lt;span style="color: #38761d; font-size: large;"&gt;gratis&lt;/span&gt; buat xxxx.ORG dan xxxx.NET nya. sediih. :'( tapi sudah dapat info baru kalo tiap hari senin jam 2 s/d 4 sore domain ORG gratis lho. dan di hari kamis dengan jam yang sama giliran domain NET yang gratis, tongkrongin terus IDwebhost wes, sapa tau kebetulan ada webhosting gila-gilaan. :) jangan mikir negatifnya ya, karena layanan hosting terbaik ini sangat amat bertanggung jawab, lebih-lebih memberikan garansi atas pelayanannya. &lt;span style="background-color: yellow; color: blue; font-size: large;"&gt;&lt;b style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;COBAIN..!!!!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;DINAMIS..!!!! Jika kembali &amp;nbsp;berbicara untuk yang sudah memiliki web. Rasain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: large; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;kualita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="color: blue; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;s&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;i&gt;bukan&lt;/i&gt; &lt;span style="color: red; font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;kwalitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; lho, dan &lt;span style="color: blue; font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;kuantitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; bukan juga &lt;span style="color: red; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: large;"&gt;kwantitas&lt;/span&gt; lho, dari IDwebhost akan fitur yang selalu update, jadi tidak akan pernah ketinggalan deh web kita, software dan hardware canggih yang dimiliki &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;IDwebhost&lt;/a&gt; tersebut, tidak dapat di kucilkan lagi. Saudara memang tidak percaya dengan tulisan ini, memang sih jika tidak dicoba selalu berkata tidak percaya. namun setelah cobain &lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;hosting yang tangguh, dan berkualitas&lt;/a&gt; tersebut, saya yakin web anda cepat mendapat pagerank tidak diatas 5 dan saudarapun juga tidak merasa rugi dengan&lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt; hosting terbaik&lt;/a&gt; di &lt;b style="background-color: red; color: white;"&gt;INDO&lt;span style="background-color: #cccccc; color: red;"&gt;NESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: cyan;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Dengan penuh rasa hormat atas kesehatan dan kelestarian para blogger Indonesia, mari kita sama-sama menuju Indonesia pintar dengan rasa dinamis kita gunakan layanan dalam negeri. Salam P-MEN buat semua:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: black; color: red; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;/span&gt; KITA ADALAH ANDA YANG MERASA DIRI ANDA ADALAH KITA&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://idwebhost.com/"&gt;&lt;img border="0" height="119" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-ja0XWVNsGTDIzNtlp5uJsS3ys7FYPjF1RXhUb-HR80Wc_7gVdItac38jdaz9AXBbOnanfMHIxRehQMIqH3W6iTVXQzy1f6dcL5BtblrblTalOH3b1EW_PFlKUSej_tP02z1KqbEERLFM/s320/pmen.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2010/01/indonesia-dinamis-id-dengan-web-hosting.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaiWI6B9Zc_4v6Y_5wfem316dBEREiyw5O8S8owzOtj-moMtzHGXSNKW8hZqni_JDgQ45GY2Z2BPZVoAeuyEZbSxpt9J53PWFNAiH-BrTTTgnUE6rGETNl3IcDS_URl-nxfyGxjE3JqsGA/s72-c/id.jpg" width="72"/><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3272235138744086255</guid><pubDate>Tue, 02 Nov 2010 09:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T13:54:37.760-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penanggulangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit</category><title>Gas Beracun Di Balik Hujan Abu Gunung Berapi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saat ini di sekitar lingkungan Merapi yang tengah menggelora, dampaknya yang jelas adalah hujan abu yang terus turun dari puncak Merapi. Otomatis, kota - kota di sekitar Merapi terguyur abu dan juga kerikil. Seluruh bentuk menjadi putih, juga badan dari kepala sampai kaki berubah putih mirip&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hanuman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dalam cerita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ramayana&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Jadi rasanya tak perlu lagi krim pemutih badan bukan?. Tetapi bukan hanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;abu Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;yang menjadi ancaman serius, semburan material vulkanik itu biasanya disertai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;gas-gas beracun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Karena sifatnya ringan dan tidak berwarna, gas-gas itu kadang meluncur lebih jauh namun tidak disadari. Luncuran gas-gas tersebut perlu diwaspadai. Bukan tidak mungkin, kadarnya terus meningkat akibat aktivitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;yang tak berhenti meletus sejak akhir Oktober lalu. Setidaknya ada 3 jenis gas beracun yang bisa ditemukan dalam setiap letusan gunung berapi, termasuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Gunung Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Ketiganya adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;sulfur dioksida, karbon dioksida dan hidrogen sulfida.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Keracunan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;sulfur dioksida&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;ditandai dengan kesulitan bernafas, sakit dada, iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan, batuk-batuk dan lain-lain. Karena mengandung belerang, sifatnya mudah dikenali dari bau busuk menyengat yang bisa menyebabkan sesak napas. Gas beracun yang juga mudah dikenali dari baunya adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;hidrogen sulfida&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;, yang baunya tajam seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kentut&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Dalam kadar rendah sekalipun gas ini dapat memicu iritasi pada mata, sementara pada kadar tinggi dapat mengiritasi saluran penafasan. Sedangkan gas beracun dari letusan gunung berapi yang kemunculannya sering tidak disadari karena tidak berbau adalah karbon dioksida. Padahal gas ini memiliki berat jenis lebih tinggi dari udara, sehingga mudah terbawa ke tempat yang lebih rendah yakni pemukiman penduduk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Peningkatan karbon dioksida dapat menimbulkan masalah pernafasan, dengan tingkat keparahan sesuai kadarnya di dalam udara yang terhirup. Pada kadar lebih dari 5 persen gas ini dapat menimbulkan sesak nafas, sedangkan pada kadar lebih 30 persen dapat menyebabkan kematian. Mengingat aktivitas&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Gunung Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;yang terus meningkat dan sebaran abu vulkanik terus meluas, maka ada beberapa langkah untuk mencegah dampak negatif dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;gas beracun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Langkah-langkah yang dimaksud adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Masker yang sesuai perlu disuplai dan dibagikan secara masif ( besar-besaran ) pada masyarakat. Masker yang dimaksud berbentuk seperti cup dan bukan masker kain yang sering terlihat dipakai masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Otoritas kesehatan di daerah-daerah pengungsian dan di kota-kota sekitar&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Gunung Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;perlu memperhatikan timbulnya gejala-gejala ini pada masyarakat dan mengambil tindakan kuratif dan preventif yang sesuai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3. Otoritas terkait ( seperti&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kementerian Lingkungan Hidup&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;) perlu secara ketat memantau peningkatan kadar gas-gas beracun vulkanik ini pada daerah-daerah pengungsian dan pemukiman penduduk di kota-kota sekitar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Gunung Merapi.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;4. Perlu pendidikan pada masyarakat ( dengan cara-cara darurat, seperti penyebaran pamflet dari udara dan lain-lain ) mengenai tanda-tanda keracunan gas-gas vulkanik serta pertolongan pertama yang dapat dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tetapi ada cara efektif untuk mengobati sakit saluran pernafasan karena hujan abu vulkanik, yakni dengan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;obat herbal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Dengan pengobatan herbal setidaknya bisa mengurangi risiko kesehatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Yang paling masuk akal untuk multivitamin korban dan relawan bencana berdebu seperti&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;adalah yang berfungsi mengeluarkan debu dari paru-paru, salah satunya ramuan herbal," kata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dr Hardhi Pranata SpS&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;PDHMI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;). Minuman ramuan-ramuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;herbal asli Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;yang mudah dijumpai seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kapulaga, meniran, jahe&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;mampu membantu mengeluarkan debu dari paru-paru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kencur&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kunyit&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dicampur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;jeruk nipis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan satu sendok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kecap&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;juga efektif mengeluarkan dahak dan riak dari saluran pernapasan, jadi bisa mengeluarkan debu-debu yang masuk saluran pernapasan. Mengeluarkan dahak atau lendir dari saluran pernapasan juga bisa dilakukan dengan pengobatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;gurah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;pengobatan tradisional dengan mengeluarkan lendir yang kotor, beracun dan mengandung berbagai kuman penyakit&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;) atau dengan menghirup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;daun mentol.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Selain berfungsi mengeluarkan debu dari saluran pernapasan, ramuan herbal juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bersifat antibakteri. Ramuan herbal seperti&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;klorofil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;spirulina&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;juga dapat membantu korban&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;bencana Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Spirulina merupakan algae atau tumbuhan laut dalam yang mampu hidup dengan kondisi yang kurang sinar matahari dan oksigen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Spirulina&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;klorofil&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;punya kemampuan mengikat banyak oksigen di aliran darah. Ini cocok untuk daerah yang berdebu, tapi sayang spirulina biasanya banyak terdapat di kota besar, jadi agak susah ditemukan di daerah bencana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Lebih berguna juga bila produsen-produsen jamu yang ada di dekat daerah bencana mau ramai-ramai menyumbangkan jamunya untuk korban dan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;relawan Merapi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Jangan hanya mie instan saja, tetapi obat-obatan juga. Tak perlu multivitamin yang macam-macam atau antibiotik,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;jamu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;juga relevan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/gas-beracun-di-balik-hujan-abu-gunung.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3370266782526890424</guid><pubDate>Wed, 06 Oct 2010 09:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T15:14:02.899-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penanggulangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pengobatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit</category><title>Penyakit Akibat Alam &amp; Penanganannya</title><description>&lt;div style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;A. MOUNTAIN SICKNESS&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Penyebab : Turunnya kadar oksigen udara pegunungan ,menyebabkan turunnya kadar oksigen dalam darah dan akan berakibat langsung ke otak&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Tanda-tandanya :Mual,muntah,haus,nafas tersengal ,lemah,turun nafsu makan ,pucat (kebiruan pada bibir dan kuku)pusing dan sakit kepala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Pertolongan :Prinsipnya ,alirkan lebih banyak oksigen kedalam udara&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pernafasan dengan cara :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Menggunakan tabung oksigen&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Turun Kembali ketempat yang lebih rendah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Berusaha sendiri untuk bernafas lebih cepat dan lebih dalam (agar oksigen dapat terhisap lebih banya).Hati-hati karena dapat semakin pusing dan mual.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/post-edit.g?blogID=7625733441252919016&amp;amp;postID=3370266782526890424" name="more" style="outline-style: none;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Berjalan pelan-pelan,ambil istirahat dalam beberapa langkah sehingga dapat mengurangi kebutuhan akan oksigen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. FROSBITE ( Kekakuan atau Membekunya Anggota Tubuh )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Penyebab:Hawa dingin atau es (salju) .Frosbite ,sering terjadi diujung jari tangan atau kaki ,mungkin karena letaknya yang jauh dari jantung ,sehingga aliran darah minimal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Macam frostbite antara lain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. FROSBITE PERMUKAAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Yang terkena hanya kulit dan sebagian lapisan bawahnya.Indikasi : Kulit terasa keras dan berwarna abu-abu putih ,terasa sakit dan lama kelamaan menghilang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Pertolongan : Mula-mula letakan bagian yang sakit pada anggotatubuh lain yang hangat (ketiak atau selangkangan).Jangan menggosok-gosok karena mudah menyebabkan kematian jaringan.Cairkan dengan merendam di air hangat .Jangan menyentuhkan bagian-bagian tersebut kea pi,lampu atau bata panas ,karenaakan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah.Berikan makanan &amp;amp; minuman hangat (non alcohol ).Usahakan untuk menggerak-gerakan bagian yang terkena&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. FROSBITE DALAM&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Yang terkena selain kulit,otot-otot bahkan tulang, Indikasi :Seluruh bagian yang terkena menjadi keras dan kaku seperti papan ,mati rasa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Pertolongan : Sulit bila sudah terbukti adanya frostbite dalam atau diduga adanya forbite dalam,usahakan untuk mencairkan. Lakukan Pencairan seperti pada frostbite permukaan jika sudah berada ditempat yang aman.Lakukan terus menerus dengan steril.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. EXPOSURE&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Adalah keadaan kelelahan fisik dan mental yang disebabkan oleh keadaan alam/lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. HIPOTERMIA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Biasa terjadi pada keadaan basah dan berangin ditempat yang dingin ditandai dengan suhu tubuh yang menurun ,rasa lelah ,sulit berbicara dan pikiran yang tak terkendali.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Pertolongan : Perbaiki keadaan ,Ganti pakaian yang basah dengan yangkering jika ada beberapa lapis,istirahat dalam kantong tidur untuk mengurangi pengeluaran panas tubuh .Beri makanan dan minuman hangat agar suhu tubuh kembali normal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. HEAT STROKE&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Disebabkan suhu yang tinggi dengan pemasukan cairan yang kurang.Dapat terjadi karena berada ditempat yang panas dalam waktu yang lama atau karena olah raga yang mengeluarkan banyak keringat tapi tidak diimbangi dengan cairan masuk yang memadai.Adapun tanda-tandanya antara lain suhu tubuh yang meningkat tak terkendali ,keringat berkurang ,sangat haus ,sesak nafas,sakit kepala sampai penurunan kesadaran.Umumnya didahului dehidrasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Pertolongan : Bawa ketempat teduh ,lindungi dari panas matahari ,dinginkan kepala dengan kompres dingin dan beri minuman yang dingin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. SNOW BLINDES&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Adalah kebutaan,karena terlalu banyak melihat cahaya yang terpantul dari salju .Semakin tinggi tempat ,semakin tinggi pula konsentrasi sinar ultra violet .Pada pegunungan tinggi dan bersalju ,hampir seluruh sinar ultraviolet dipantulkan kembali oleh salju ,sehingga yang tertangkap mata sangat banyak.Inilah biangkebutaan tersebut .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Gejala : Tidak secara langsung ,biasanya 8-12 jam setelah exposure.Mata terasa kering dan beriritasi ,terasa seperti berpasir .Airmata berlebihan ,sulit dan nyeri jikamata digerakkan.Kelompak merah dan membengkak serta sulit untuk dibuka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* Pengobatan : Disini sebetulnya yang terbaik adalah pencegahan.Bagi mereka yang melakukan perjalanan lebih dari 1 jam disalju,harus menggunakan kacamata hitam dengan tepianmelekat pada kulit muka ( kaca mata tukang las ) Dengan lensa hanya diijinkan melewatkan 20% cahaya. Penyakit ini akan sembuh dalam beberapa hari.Kompres dingin dan pembalutan pada mata akan sangat menolong.Dengan persetujuan dokter,gunakan salep mata .Janganmenggosok-gosok mata ,karena bisa berakibat infeksi dan keadaan lebih parah.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/penyakit-akibat-alam-penanganannya.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-6894884022995232539</guid><pubDate>Sat, 21 Aug 2010 11:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T08:21:05.406-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Alam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pemanasan global</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penghijauan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pengobatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Perubahan Iklim</category><title>P-MAN... Tolong Selamatkan Bumi. Part 1</title><description>&lt;h1 class="headline_artikel" style="color: black; display: block; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font: normal normal bold 30px/normal Arial, Helvetica, sans-serif; letter-spacing: -1px; margin-bottom: 20px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 18px;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;“Lestari alamku, lestari desaku… dimana Tuhanku menitipkan aku.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Nyanyian bocah-bocah dikala purnama nyanyikan pujaan untuknusa,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Damai saudaraku suburlah bumiku….&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Mengapa tanahku lowong kini,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Gunung bukit telanjang berdiri,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Pohon rumputpun enggan bersemi kembali,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Burung-burungpun malu bernyanyi….”&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagu ini kupersembahkan untuk Bumiku tercinta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini cuplikan mengenai polusi di China yang di abadikan oleh Lu Guang. Semoga kita bisa merenungi dan menjaga kelestarian Bumi tercinta ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tangggal 14 Oktober 2009 yang lalu, fotografer dari China, Lu Guang, memenangkan penghargaan W. Eugene Smith yang ke-30 pada bidang Fotografi Kemanusiaan atas proyek dokumenternya yang berjudul “Polusi di China”.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/04/att6443211-300x166.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Lu Guang, sang foto grafer lingkungan" border="0" height="166" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/04/att6443211-300x166.jpg" style="border-bottom-style: none; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-style: none; border-left-width: 0px; border-right-style: none; border-right-width: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lu Guang, seorang fotografer freelance, memulai karirnya sebagai fotografer amatir pada tahun 1980. Ia dahulu adalah seorang buruh pabrik, kemudian membuka studio fotonya dan biro iklannya sendiri. Pada bulan Agustus 1993 ia kembali kuliah untuk pendidikan pasca-sarjana di Pusat Akademi Seni dan Desain di Beijing (sekarang Akademi Seni dan Desain, Universitas Tsinghua). Selama kuliah, ia belajar, berkelana ke seluruh negeri dan mengukir kariernya, hingga menjadi “kuda hitam” di lingkaran fotografer di Beijing.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terampil dalam fotografi dokumenter sosial, wawasannya, kekreatifan dan karya seninya sering terfokus pada “fenomena sosial dan orang-orang yang hidup di masyarakat kelas bawah”, menarik perhatian dari lingkaran fotografi nasional dan media. Banyak dari karya-karyanya yang memenangkan penghargaan terfokus pada isu-isu sosial seperti, “demam emas di sebelah barat”, “gadis obat”, “tambang batu bara kecil”, “desa HIV”, “Grand Canal”, “pengembangan jalur kereta epi Qinghai-Tibet “dan seterusnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. “&lt;em&gt;Di persimpangan provinsi Ningxia dan Mongolia Dalam , aku melihat cerobong tinggi mengepulkan asap keemasan yang menutupi langit biru, padang rumput yang luas telah menjadi pembuangan limbah industri; bau busuk yang tak tertahankan membuat orang terbatuk-batuk; Meningkatnya limbah industri yang mengalir ke Sungai Kuning …&lt;/em&gt;&amp;nbsp;” - Lu Guang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="278" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgna-wnhbSgCl9khoxQ8-IuMI4ujL301CnWxfXY85aVz7aocbcFs1DlQG7UAkE4O2FAqqKH2COOEZqzcnvwizQOVyXG26YT7WhUU-JLDcQsF-9My9qFw2sTXnqEeTfosln-4P_cJZzllTBj/s400/ATT644322.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;2. Limbah kimia dari Kabupaten Industri Kimia Jiangsu Taixing yang dibuang di tepian Sungai Yangtze. 15 Mei 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="270" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNbFSymMYdmd8kBVGP1EUftoiD3lmM0DvOfN3NPHQk8Nb7hORGuKVI3jY7eR7Qtdx6bh50fGzC4I19gsNuHFQqpDyV4j5ON0M_rBFjS9GNieFra6bztVPMNymgPHMTcQjLEUU4pKE5KkVU/s400/ATT644323.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;3. Fan Jai Zhuang di kota Anyang , Provinsi Henan . Hanya ada satu tembok yang memisahkan desa ini dari tungku-tungku pembuatan baja. Penduduk desa ini tinggal di lingkungan yang sangat tercemar di mana desa ini terkena hujan zat besi setiap harinya. 24 Maret 2008.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="271" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNMzxfLAEZrjBSvOf0Hma3kFncKU3E2u4zJTY7L2h4Q_zz_9eI2lqsgXB-LXQrHg2kIA4bJ3HVjt6qgCZI52MWOQ4MI28RH86qxRlrOfqdwF7FmTXmhwA11Q8aOLWDYQSwqOf6fuDKcvVc/s400/ATT644324.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;4. Limbah industri Kabupaten Industri Zhejiang Xiaoshan yang akhirnya mengalir ke Sungai Qiantang. 24 April 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="266" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOnUJpXJfm8xR9TZJ3tmdl-oP2khRnKP641gFDe74TgzmtnZDpsqZQOqb3HCu5FXifEqveesBqr4zLoTiMPA4kw5_oJw9Fo9l6GCaq-E74pnFZAP0lmzUBAhGYQTG_f9Z8C0Nq3htRjtwW/s400/ATT644325.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;5. Limbah dari pabrik bei dan baja Henan Anyang mengalir ke Sungai Anyang. 25 Maret 2008.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="271" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv-ZWo1B9zMMXT4uZwGRdh9p7_S7a9j4RTmbS6MZIyLosJVykXOUztdCZACnTq-rlnZxL5A9SPcujw050E2ZtOoy-q1OvWv_HYla81-mxWM0hvBXT1bMRVwjFjKuB4Zv_KRSaWVfO76TL2/s400/ATT644326.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;6. Sungai-sungai dan waduk di Guiyu, provinsi Guangdong telah terkontaminasi. Terlihat seorang wanita sedang mencuci di sebuah kolam yang tercemar parah. 25 November 2005.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8GeD_beRSFFu_uWQSF_Hr25xv_F2JP7mAXENLQvlz-5tEdFjFS1uO79PY_e8xFZg6R98RnjVlT_iOG7zwnbixorB8T4_rIqKk77niJgiGzHw1freGKgHUyQNqHM8LPL7wSz7gT-mkPrB3/s400/ATT644327.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;7. Kabupaten industri Shizuishan di provinsi Ningxia. Cerobong asap yang tinggi mengeluarkan asap dan debu. Penduduk setempat mengambil tindakan pencegahan dari debu yang jatuh dari langit ketika berpergian ke luar. April 22, 2006.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="268" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHFJ6GBS9OhQiaJFXkcDq06KeX8hH4DvRqFR-O4xZGrscGqqO6Rw_diLg0_lnhECbofB6L5z2Q4fBe6SafrtlFS16h5D9g7TLDbC2E46YDnrlWZmtCBd-kTOAja4M60shcdmTM2MOBVZUb/s400/ATT644328.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;8. Lepas pantai Laut Kuning, pipa-pipa pembuangan kotoran yang tak terhitung jumlahnya terkubur di pantai dan bahkan ada yang sampai ke laut dalam. April 28, 2008.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="272" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicePvS3hR-cUl0Sbo_oiQw5BlV5n_xQrQsFOSHCeLtq_mWyUjBcSkpXZgnIW15HbWAQkWV1UywKc0y6V92GBNVsNIAunEuJGMGau7ej7g_lGak_2CGMX6NBL3f7dtGcIazKtaWSX2ngSYf/s400/ATT644329.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;9. Di Ma’anshan, provinsi Anhui , di sepanjang Sungai Yangtze terdapat banyak pabrik pengolahan besi dan plastik berskala kecil. Limbah dengan jumlah yang besar dibuang ke Sungai Yangtze. 18 Juni 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="269" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKgQ29ZQqyj3cSqSYicI-0ykl6v0Vh94NzNPWIoCuRtgJuInLxPaKevuu3-smY5RonzFT7tPreRsyTgOSJMY8nNeqN932DnQd89ZBG3ltVm2axYAQoPA0P58lTDfwNoMRQzVEHva4pomSx/s400/ATT644330.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;10. Di Mongolia Dalam ada 2 “naga hitam” dari pembangkit listrik Lasengmiao yang mengotori desa-desa di sekitarnya. 26 Juli 2005.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="267" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1dZVXsmcOfmbIfo124r2ConNvTL7DL0R9w13v-JybGpOLehJ4nqf_BTjfIFN7tgUkHYxeIu2B6ucuku6sfTqeutKbokVVPXifeBs9OzVNgZKLXvzqLzJXNSQlCHU_JHKEVfMB5JWrmM_A/s400/ATT644331.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;11. Pabrik pengolahan sampah Fluorine Chemical di kota Changshu, Provinsi Jiangsu Changshu ini bertanggung jawab untuk pengumpulan dan pengolahan limbah industri. Namun mereka tidak melakukan tugasnya, mereka membuat pipa limbah sepanjang 1500 meter di bawah Sungai Yangtze dan melepaskan limbahnya di sana . 11 Juni 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="268" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAIqd7FDnzcQNVromJQDAude9EHmGKoPeZ5jIUUDi-obebPCcmZRUgJ4OfF6C0e_JDsrdpJBvBYUdF0503D2SuzL1KhmJeTTodPlrfj1xhNw3yv1HQ7TWzC2osomPtCf7BpsOio5bwKZnm/s400/ATT644332.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;12. Tanah di sekitar Sungai Yangtze yang tercemar oleh industri kimia di kabupaten Ma’anshan, propinsi Anhui . 26 Juni 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="271" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAUK-nO5hQyMIfyqO24Sq3hIL_55KJIZANO864I4hGu9sZDwxVVhnfOwyH_x1CiJOeXzBJSHCqXLH0TGdynBg1kCrxaTHYd8yRpKD_6jcgWiy_ddfH7AUK1zcwFoPNEvvckAdIU-vJlRbi/s400/ATT644333.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;13. Sejumlah besar air limbah industri mengalir ke Sungai Kuning dari kabupaten industri Lasengmiao, Mongolia Dalam, setiap harinya. 26 Juli 2005.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="270" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoCjdswrMoQvq-zmh1OJqqE7VHNUlvL6-H1sLq11ziXwLMxjI9m-UhboDtWFFrUjv4OK34XuN1_weyOk-b7_lXJUxmTH11oM6xy5oYB5fuSLpVLtq7z3WK9jApkhNB3F4kgDZcCEf3s1i4/s400/ATT644334.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;14. Limbah kimia yang setiap hari dibuang ke Sungai Yangtze dari pabrik Zhenjiang Titanium. Kurang dari 1.000 meter di hilir adalah tempat di mana Departemen Air Kota Danyang mendapat air mereka. 10 Juni 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggKI8McFBc11TlA2-DCidzJqlGU794koi6Y3U1Bq1ij22C-nEBaIzhCxBxln3OGbZSoHSbNeDLQX2tzD-kr1CKoVQhdhUsKCeTi3QTQp9XjQKU3oAguIMIXJR7TlbFCNSVUPA6dSk8FnAL/s400/ATT644335.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;15. Di kota Haimen, provinsi Jiangsu, Industri-industri kimia di sana membuang air limbah mereka ke Sungai Yangtze. 5 Juni 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="266" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKGxjSSddFNa1z-OR-_Gog5mpw-TNeiySrmnkD3ERZBKDGNoRhD1i9GmvEyNyk3NgrLgVrqzk8ZmD9_xMj9RFn1BeBkL8ge9a8xSy8wl5ZhnJMbGG-msan2McKJGtwLpsccuW3Xlguazqa/s400/ATT644336.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;16. Pabrik besi dan baja Tianjin Shexian, di provinsi Hebei adalah sebuah perusahaan yang mencemari daerah sekitarnya secara besar-besaran. Perusahaan ini masih terus berkembang, yang akan semakin serius mempengaruhi kehidupan penduduk setempat. 18 Maret 2008.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="268" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5FlKSWIBvk1C9OnBFA0R7-Y5f0gMOWp6fFPoRMFEOL1hZeGgEHiLZXoJSGXBPLsLGrROLKU7x3Gf9A0jUubszvjrhCtfM4ruyjmyY1w5ATcL1PDnb3EBkRn1U_X33cnTtfRxLzQa5PtRx/s400/ATT644337.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;17. Daerah Longmen di kota Hanchen, Provinsi Shaanxi memiliki pembangunan industri berskala besar. Lingkungan tercemar sangat serius di sana . 8 April 2008.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="268" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVZZABqe2jBDemja1UwLH_Tb4rlA-QCXZbHdL_MGsbFju1GQWfSAbP6ysQbrYhI_xj5LhYdnpTeOgQvWPud9HIf6wA63wiUsuNOAFDHoTj9NO1W_P6_Y31MRGqMk7cGRGQlLTn_XUg5q3C/s400/ATT644338.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;18. Terdapat lebih dari 100 pabrik kimia di provinsi Jiangsu . Sebagian dari mereka melepaskan air limbah ke laut; beberapa jalur limbah yang paling mencemari ditampung di dalam 5 “kolam penampungan limbah sementara”. Selama 2 gelombang pasang setiap bulannya, maka limbah ini akan terbuang ke laut bersamaan dengan gelombang pasang. 20 Juni 2008.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="267" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0SVzTeCtG-7feOgRsy9VM4-jI2H2nPf071pk69notXdXzx9ty4sZxZRxb-joKWcfhhEmi1Bj_65Z1ApB_1x0Lz7hloUPOhMfvj4KI1peaJNlMZCKZKowH5MlyU9giYjdJ7d3N8GKtN99u/s400/ATT644339.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;19. Distrik industri Hu Ko di provinsi Jiangxi ada di pinggiran Sungai Yangtze. Pabrik-pabrik kimia ini menimbun Sungai Yangtze untuk memperluas pabrik tanpa izin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="268" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNvonZSwqlffqWzJTgMZSWY4POAMHswXALOZWxR1o7UWXfjJz_eyDmsqDPizlcHc-lUAvwTbou0ds8JSSditJxWY1Vdmz7cg-skF7m_R2Rj9LwboYcmCVtmLgIb-0rkyI59v4gMHUWLTQi/s400/ATT644340.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;20. Distrik industri kimia Cihu di provinsi Anhui Chemical Industry membangun sebuah pipa bawah tanah untuk membuang air limbah ke Sungai Yangtze. Kadang-kadang air limbah ini berwarna hitam, abu-abu, merah tua, atau kuning. Air limbah dari pabrik-pabrik kimia yang berbeda memiliki warna yang berbeda. 18 Juni 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="261" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjamPQGeuWDnnPvo7vmTYnsZK6PLXrHHo5AwsCuwv4nzg-jYRtHN7n_cs-yJN0VTynKzbtBi2HkLBk054k6MJkjduJ9LzTBtBHzaGDTRBNMJoAXBH1Sg1SDaQgYnbFUSpy9gxr5C5DuCYAA/s400/ATT644341.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;21. Propinsi Shanxi adalah daerah yang paling tercemar dari Cina.. Daerah ini juga merupakan provinsi dengan tingkat cacat lahir tertinggi. Pasangan petani yang penuh kasih ini mengadopsi 17 anak-anak cacat. April 15, 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="262" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4hhQpzCpGTPj_ZaEgMx74-Xe0iRpgkS6ZvvHGtYMFLH0BT5JLdyXhQg7gBPv-z1yi9S6jYOhTVaGGBPgx8ykWq0xKeKeruvJKfPXZKfufO-AU3MBv8CbkRteZDHvSVS1cJEUtXzJ0sJE2/s400/ATT644342.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;“&lt;em&gt;Di beberapa daerah, kehidupan orang-orang China terancam oleh pencemaran lingkungan. Penduduk menderita dari segala macam penyakit yang tidak jelas, desa kanker, peningkatan jumlah bayi cacat, ini adalah hasil dari mengorbankan lingkungan dan membabi buta mencari keuntungan ekonomis.&lt;/em&gt;“&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;- Lu Guang -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;22. Seorang gembala lanjut usia ini tidak tahan dengan bau Sungai Kuning yang kotor ini. 23 April 2006. (Sorry No Picture)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;23. Anak laki-laki 15 tahun dari Tianshui, Provinsi Gansu ini putus sekolah di kelas 2, mengikuti orangtuanya untuk bekerja di distrik industri Heilonggui. Dia mendapatkan 16 yuan per hari. 8 April 2005.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="269" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDqUiIYrUCugmDmM-chi0Ab2FulZ_LJLQLWbxMip-xwJiGIxqwstoAc7QaW06-Tm9nl31hLSh7jhlLBdQanHBWV2x5z7pA10i-LIKnQqeIp4UcdnRi-kjUnIf8xlvOW7phalkhyphenhyphenxBhxTcC/s400/ATT644343.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;24. Pasangan suami istri yang baru pulang dari pekerjaan di tempat pengeringan plaster di Mongolia Dalam, provinsi Heilonggui . 22 Maret 2007.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="279" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-pE0-eKUb0pVGX3fUBIqO2B9fDKrwOwS21vdpaekbJFODg3DlBd2S634e1UmdFuUsq6YqI6D2aVsL9LNfg6-gisy459TitQHdQ0BjChTyt980OQ8jwkGjKvqX-L85ggUA_8SuGuj4KW-G/s400/ATT644344.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;25. Lima puluh penduduk desa Kang di Kota Linfen, Propinsi Shanxi menderita kanker dan trombosis serebral akibat air yang mereka konsumsi tercemar oleh limbah industri. Wang Baosheng, 64 tahun, jatuh sakit sejak tahun 2003, ia mempunyai borok di seluruh tubuhnya sehingga dia tidak bisa pergi ke tempat tidur dan hanya bisa berbaring tertelungkup di tepi tempat tidur setiap harinya. 10 Juli 2005.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="264" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1LL3nqNhKk-tGY5buCp8MXJBwotWBZXCSGPbUGia7oSBv5H7WKiCC0EoAGau8gsXmBzLfZXorEA8udn4q2ICTwUokmgJN-sUGMPK1ylrracXkK2U45jLgCyBVWfC8fC3ozIYjtTx2MZK5/s400/ATT644345.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;26. Menghirup debu dalam jumlah besar ke dalam paru-paru, para pekerja biasanya jatuh sakit setelah bekerja selama 1-2 tahun. Sebagian besar pekerja migran ini berasal dari daerah yang miskin. 10 April 2005. (Sorry No Picture)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;27. Desa Zhaozhuang di pinggiran sungai Hong di kota Wugang, provinsi Henan . Zhao Bingkun, 66 tahun, menderita serangan kanker sejak 2004. Setelah operasi kedua, biaya perawatan sudah mencapai lebih dari 200,000 yuan. Kondisinya sudah di tahap lanjut, dia mengalami demam setiap hari, menunggu kematian. 7 April 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="269" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgARNtzB9eqMFdRq0DHw_q-xZM6E28_y6Q-JJeqlg9bpNwsRQc7pM1k6rwkPQwrAYQv_SIsIKPBBgizgTXK2A8twVDOLiT-vt_MsSB2x1KioEzWhGlVdE89p5ajNC6PkAHDzNHFEcoCXe-4/s400/ATT644347.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;28. Desa Zhaozhuang di pinggiran sungai Hong di kota Wugang, provinsi Henan . Istri dari Gao Wanshun sudah meninggal karena kanker. Sekarang ia hidup dalam kemiskinan. 3 April 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="268" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs7AVgU3ZdpbrxWvVvCI9X67jVMY3U3p-qV3Jc9q58WaGGF9zrk5MU8V5lpHLHMR6ZgIGG2fxejmr-k79u0lmCB1e2EZP5tURhCWcdPbljEtEx6eC8EoKr_uOg7D3KQhhJg2RMfpQUMi2-/s400/ATT644348.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;29. Xuanwei di propinsi Yunnan adalah sebuah desa kanker. Setiap tahun ada lebih dari 20 orang meninggal karena kanker. Xu Li, seorang siswa berumur 11 tahun ini menderita kanker tulang. 8 Mei 2007&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="288" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkpKslFIlpbcvAvZ86GY9h4O0WHWEwnT5gd8XXIpT9hjHROtOWPNS9RdnK1CzsDWN-FNxATo8Qhn8Or03jVTNd1vESQdIJCAUOT7BJg01pkYvdkGgScAXxV_RgQhmFHzV7PvjIDAOrhAQu/s400/ATT644349.jpg" style="max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2010/08/p-man-tolong-selamatkan-bumi-part-1.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgna-wnhbSgCl9khoxQ8-IuMI4ujL301CnWxfXY85aVz7aocbcFs1DlQG7UAkE4O2FAqqKH2COOEZqzcnvwizQOVyXG26YT7WhUU-JLDcQsF-9My9qFw2sTXnqEeTfosln-4P_cJZzllTBj/s72-c/ATT644322.jpg" width="72"/><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-4498531161244373323</guid><pubDate>Thu, 01 Jul 2010 09:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T06:59:31.087-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Opini</category><title>Sahabat P-MEN adalah Alam - Part 1</title><description>&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang dikaruniakan dengan akal pikiran dan perasaan. Hal inilah yang membuat manusia menjadi makhluk mulia dibandingkan ciptaan Tuhan yang lain. Oleh karena itu, Tuhan memberikan mandat agar manusia berkuasa terhadap alam. Berkuasa disini bukan dalam artian negatif untuk merusak namun positif, yaitu mengelola dan memelihara. Mandat inilah yang menjadi tanggung jawab manusia semenjak jaman adam hingga sekarang. Manusia sebagai perpanjangan tangan Tuhan dalam memelihara alam ini. Merusak alam berarti manusia melanggar mandat Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kesadaran akan mandat Tuhan tersebut semakin hilang dari manusia. Manusia tidak peduli lagi akan alam. Manusia tidak lagi menguasai alam dengan benar tetapi telah merusak alam dan bahkan dengan membabi buta menngerus alam dengan segala isinya. Manusia tidak lagi bersahabat dengan alam dan semakin egois demi kekayaan. Manusia tidak lagi memeikirkan batasan dalam pemanfaatan alam tetapi mengeksploitasi alam dengan besar-besaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertumbuhan manusia yang semakin mengancam&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurut data kompas (11/1) pertumbuhan penduduk Indonesia saat ini mencapai 1,49. Berdasarkan pertumbuhan tersebut maka jumlah penduduk Indonesia sekarang ini adalah 237,6 juta. Dan jika hal ini tetap terjadi maka jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2045 adalah 450 juta jiwa. Padahal jika berdasarkan pertumbuhan 1,49 persen saja kota Jakarta dan Bandung memiliki kepadatan penduduk (jiwa per Km2) lebih dari 14 ribu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertumbuhan manusia yang tidak terkendali adalah ancaman bagi alam. Di provinsi Riau hal ini sudah menjadi masalah setiap tahunnya. Banjir dan pertikaian antara manusia dan binatang menjadi persoalan utama masyarakat Riau yang memiliki kebun dan bekerja pada areal hutan. Jawa yang memiliki pertumbuhan penduduk paling besar sudah beberapa kali mengalami banjir dan longsor karena kerusakan alam. Baru-baru ini di purbalingga juga terjadi banjir dan longsor yang mengakibatkan kerugian material ratusan juta. Bahkan didaerah yang kepadatan penduduknya tidak terlalu tinggi seperti di Wasior pun juga terkena dampak kerusakan alam. Korban jiwa dan kerugian material yang dialami sangat besar. Ini harus menjadi isu nasional dan segera diatasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertumbuhan manusia bukan hanya merusak alam dari sisi kepadatan penduduk saja, tetapi juga dari kebutuhan hidup manusia. Pertumbuhan penduduk bukan hanya membuat alam tergusur untuk tempat tinggal manusia tetapi alam juga dieksploitasi dengan besar-besaran. Kebutuhan manusia akan lapangan pekerjaan akan membuat hutan dikonversi menjadi lahan pertanian maupun perkebunan. Bahkan bukan tidak mungkin alam dikeruk untuk pertambangan. Selain dikonversi, hutan juga semakin hari dibabat untuk pemenuhan kebutuhan pulp kertas untuk kebutuhan manusia. Bahkan kebutuhan akan kertas itu harus dipenuhi dengan membabat hutan alam karena hutan tanaman industri tidak bisa mencukupi. Jika hal ini terus terjadi maka alam akan menjadi musuh kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peran pemerintah dan rakyat&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mengatasi masalah alam ini pemerintah dan rakyat harus segera bekerja sama. Pemerintah harus memainkan peranannya dalam hal regulasi sedangkan rakyat dalam hal menjaga dan memelihara alam. Pemerintah melalui Kemenhut harus mulai tegas terhadap beberapa perusahaan pulp dan kertas untuk membatasi produksi dan tidak mengejar target dengan mengorbankan hutan alam. Pemerintah juga harus tegas memberikan sanksi kepada perusahaan yang membandel dan melanggar batas ijin yang telah ditetapkan. Pemerintah juga perlu semakin serius menggaungkan gerakan menanam pohon satu orang satu dan perlu dirawat pohon yang telah ditanam. Karena saya sering melihat program ini menjadi sia-sia karena pohon yang ditanam dibiarkan begitu saja. Pemerintah juga perlu terus mengingatkan pentingnya KB bagi para penduduk di daerah pedesaan. Hal ini juga harus disosialisasikan beserta dampaknya terhadap kehidupan manusia secara keseluruhan. Pemerintah juga harus memperhatikan kehidupan rakyat agar rakyat tidak lagi mengeksploitasi hutan secara liar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Rakyat harus berperan aktif dalam memelihara alam. Karena rakyatlah yang bersinggungan langsung dengan alam. Rakyat harus menjadikan alam sebagai sahabatnya dan perlu dibangun koperasi ataupun badan khusus di masyarakat agar masyarakat dapat lebih terorganisir dalam mengelola hutan mereka. Rakyat juga harus memainkan peranannya sebagai pengawas. Setiap kebijakan pemerintah harus kita awasi dan kita kontrol.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 14px; line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketika pemerintah dan rakyat telah memainkan peran mereka dengan baik maka kehancuran alam bisa kita perbaiki dan bahkan tidak mungkin manusia kembali bersahabat dengan alam dan melakukan mandat yang telah Tuhan berikan kepada manusia. Tuhan telah memberikan segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji untuk menjadi makanan. Sebagai manusia ciptaan Tuhan yang mulia maka kita harus menjaga dan memeliharanya jika tidak maka kita akan mengalami krisis pangan yang berkepanjangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2010/07/sahabat-p-men-adalah-alam-part-1.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-8821236654883891144</guid><pubDate>Wed, 02 Jun 2010 09:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T13:50:13.816-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Energi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Manusia</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Udara</category><title>Tubuh Kita itu HEBAT seperti P-MEN</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi83WP0hhTjJV8yvJ-PTWDhmtEnR1RZgTw9bh9Coyz03wQBNdMN-slPEfKZL9ZjcX1_qS-WXbO1J6TimFkGjYkFhCE_Di3xqX1HKKxLNAYeWphEiraEdzYY1wqod8Ag-x700RI_7n4g7xY/s1600/BagianTubuhKitaBMSD.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="307" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi83WP0hhTjJV8yvJ-PTWDhmtEnR1RZgTw9bh9Coyz03wQBNdMN-slPEfKZL9ZjcX1_qS-WXbO1J6TimFkGjYkFhCE_Di3xqX1HKKxLNAYeWphEiraEdzYY1wqod8Ag-x700RI_7n4g7xY/s320/BagianTubuhKitaBMSD.jpg" style="border: 0px solid rgb(0, 0, 0); opacity: 1;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tubuh kita manusia menyimpan keajaiban dan kehebatan yang jarang atau sama sekali tak kita sadari. Justru kita malah akan heran dan kagum dengan tujuh keajaiban dunia! Padahal kehebatan dan ajaibnya tubuh kita susah di nalar secara logika dan terutama sangat sulit di cari pembandingnya, dan tak ada bandingannya. Yang bisa kita lakukan setelah mengerti ini, adalah bersyukur atas kelimpahan harta dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan Yang Maha Esa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; line-height: 24px; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi83WP0hhTjJV8yvJ-PTWDhmtEnR1RZgTw9bh9Coyz03wQBNdMN-slPEfKZL9ZjcX1_qS-WXbO1J6TimFkGjYkFhCE_Di3xqX1HKKxLNAYeWphEiraEdzYY1wqod8Ag-x700RI_7n4g7xY/s1600/BagianTubuhKitaBMSD.jpg" imageanchor="1" style="color: black; margin-left: 1em; margin-right: 1em; opacity: 1; outline-style: none; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;SIDIK LIDAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Selain sidik jari, ternyata lidah kita juga mempunyai pattern unik yang tidak dimiliki orang lain. Mungkin suatu masa kita akan membuat&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;KTP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;atau surat penmting dengan lidah, bukan lagi jari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;HIDUP DAN MATI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saat kita sedang membaca tulisan ini, sebenarnya sedang ada sekitar 50 ribu sel yang mati di dalam tubuh kita. Tapi, di saat yang sama, lahir pula 50 ribu sel baru yang menggantikannya ( kecuali di otak, yang tidak bisa menumbuhkan sel baru ). Di saat yang sama, untuk mencerna isi kalimat ini, pesan tersebut disampaikan ke otak dengan kecepatan mencapai 250 mil per jam! Teramat aktif tubuh kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;RUMAH BAKTERI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Satu orang manusia mempunyai organisme hidup yang lebih banyak daripada jumlah seluruh manusia di bumi. Soalnya, dalam 1 inci tubuh manusia, ternyata merupakan tempat tinggal bagi kira - kira 32 juta bakteria!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;THE GOLDEN RATIO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Setiap bagian tubuh manusia ternyata merupakan hitungan matematika. Believe it or not, Fibonacci numbers yang kita jumpai di buku&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Da Vinci Code&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;, ternyata juga ada di tubuh kita sendiri. Bilangan Phi ( 1:1,61 ) adalah angka yang akan kita dapatkan setiap kali kita mengukur setiap inci tubuh kita. Coba perhatikan ruas jari tangan kita. Ruas kedua dari ujung berukuran 1,618 kali lebih panjang dari ruas terujung, begitu seterusnya. Rumus phi ini juga kita temui di wajah kita. Panjang hidung kita berbanding 1:1,618 dibanding lebar mulut dari ujung ke ujung. Gigi terdepan dengan gigi di sebelahnya juga berukuran 1,1618 kali lebih besar. Inilah yang disebut dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;The Golden Ratio&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dr. Stephen Marquardt&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;bahkan telah membuat topeng kecantikan berdasarkan golden ratio ini, dan orang yang mempunyai struktur muka paling mendekati topeng ini adalah cewek yang sudah diakui kecantikannya, seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ratu Nefertiti&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;. Tapi wajah kita juga bisa cocok ke dalam topeng golden ratio. Soalnya, setiap kali kita tertawa, maka kita akan semakin mendekati ukuran phi tersebut. Makanya, jangan cemberut!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;KEPANASAN ATAU KEDINGINAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pernah makan makanan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;panas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dingin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;, kan? Seberapa pun panas atau dinginnya makanan tersebut, tapi lidah kita masih bisa menerimanya. Hal ini disebabkan karena mulut kita menyesuaikan suhu makanan tersebut menjadi suhu normal, sehingga akhirnya bisa kita telan. Maksudnya, si mulut akan mendinginkan si makanan panas, dan menghangatkan si makanan dingin. Wah, ternyata mulut kita tak ubahnya seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;microwave&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;kulkas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;ANTI KERIPUT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Selain bisa menghilangkan stress, ternyata tertawa juga bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh. Dan, menurut penelitian, anak - anak tertawa sekitar 300 kali setiap harinya, sementara orang dewasa hanya 15 - 100 kali saja tertawa. Dan tak mengherankan juga jika orang dewasa menjadi cepat terlihat tua, Soalnya, setiap 2000 kali wajah kita berkerut ( misalnya karena kesal atau cemberut ), maka muncullah segaris keriput. Makanya, jangan malas tertawa!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;KEMAMPUAN MEMPERBAIKI DIRI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tubuh kita ternyata tak ubahnya seperti&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Claire Bennet&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;di serial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Heroes&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Soalnya, setiap luka kita pasti akan sembuh, dan tubuh kita mempunyai ”keajaiban” untuk membentuk bagian tubuh yang baru. Misalnya, kaki kita terluka karena terantuk batu. Lama - kelamaan, sel - sel di tubuh akan membentuk jaringan daging dan kulit baru untuk menutupi bekas luka tersebut. Namun demikian, ternyata ada satu bagian tubuh yang tak bisa menyembuhkan dirinya sendiri, yaitu gigi. Kalau gigi kita ( orang dewasa ) copot, jangan harap akan tumbuh gigi baru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/tubuh-kita-itu-hebat-seperti-p-men.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi83WP0hhTjJV8yvJ-PTWDhmtEnR1RZgTw9bh9Coyz03wQBNdMN-slPEfKZL9ZjcX1_qS-WXbO1J6TimFkGjYkFhCE_Di3xqX1HKKxLNAYeWphEiraEdzYY1wqod8Ag-x700RI_7n4g7xY/s72-c/BagianTubuhKitaBMSD.jpg" width="72"/><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-2862390578437212035</guid><pubDate>Fri, 21 May 2010 09:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T14:54:16.623-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Perubahan Iklim</category><title>“Green Building” untuk Iklim Mikro, Bangunan Ramah Lingkungan Syaratkan Efisiensi</title><description>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Konsep green building atau bangunan ramah lingkungan didorong menjadi tren dunia bagi pengembangan properti saat ini. Bangunan ramah lingkungan ini punya kontribusi menahan laju pemanasan global dengan membenahi iklim mikro.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2007/08/gedung_hijau2.gif?w=455" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Gedung Hijau" border="0" src="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2007/08/gedung_hijau2.gif?w=455" style="border-style: none; margin-top: 0px; text-align: left;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Poin terbesar dalam konsep ini adalah penghematan air dan energi serta penggunaan energi terbarukan,” kata Rana Yusuf Nasir dari Ikatan Ahli Fisika Bangunan Indonesia (IAFBI), sebagai salah satu pembicara dalam diskusi panel “Pemanasan Global-Apa yang Dapat Dilakukan Dunia Properti?”, Jumat (24/8) di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Rana, di Indonesia akses energi terbarukan masih lemah. Suplai energi listrik untuk properti hanya mengandalkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang belum menggunakan sumber energi terbarukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Di Amerika Serikat, lanjut Rana, berbagai perusahaan penyuplai energi listrik dengan berbagai pilihan bahan bakar, termasuk bahan bakar terbarukan. Pengembang yang memilih energi listrik dari sumber terbarukan akan memperoleh poin terbesar dalam konsep green building.&lt;span id="more-282"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pembicara dalam diskusi panel tersebut di antaranya Yandi Andri Yatmo (Ikatan Arsitek Indonesia-Jakarta), Meiko Handoyo (Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia-Jakarta), Simon Molenberg (Director Tourism, Real Estate and Construction Asia Region), dan Stephanus D Satriyo (Asosiasi Manajemen Properti Indonesia).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Di banyak negara, bagi Meiko, penerapan konsep green building terbukti menambah nilai jual. Namun, di Indonesia masih butuh proses edukasi panjang. Di Indonesia bahkan muncul kerancuan bahwa bangunan ramah lingkungan itu mahal, sulit, dan tidak feasible secara bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Para pengelola gedung sebagai pengguna energi cukup besar kini memiliki tanggung jawab mengurangi pemanasan global dengan cara-cara menghemat energi, air, bahan bakar, dan sebagainya,” kata Satriyo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kegiatan diskusi panel yang difasilitasi PT Colliers International Indonesia dan PT Cisco System Indonesia itu sekaligus untuk mengenalkan acuan green building melalui konsep Leadership in Energy and Environtmental Design (LEED).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Rana, penerapan konsep LEED pada hakikatnya sebagai upaya pemberian penghargaan atas karya properti ramah lingkungan atau yang memegang konsep green building.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Konsep LEED memperkenalkan 85 poin penilaian yang memiliki peringkat tersertifikasi, silver, gold, dan platinum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Efisiensi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Rana, yang juga menjadi Ketua Himpunan Ahli Tata Udara dan Refrigerasi tersebut, penerapan LEED untuk pembangunan properti juga mensyaratkan secara mutlak beberapa hal, seperti efisiensi penggunaan air, penggunaan energi secara minimum, atau upaya perlindungan lapisan ozon.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sementara itu, menurut Rana, pemilik atau pembangun properti di Indonesia hingga sekarang belum ada yang memiliki sertifikasi LEED.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Beberapa negara, seperti India, China, Dubai, dan Vietnam, juga sudah cukup banyak menerapkan konsep LEED. Sertifikasi LEED pada awalnya dirumuskan Green Building Council Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Yandi, dunia pendidikan dan profesi arsitektur selama ini cenderung melihat arsitektur sebagai bangunan yang berdiri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Kita perlu memperluas pengertian tentang arsitektur ini. Tolok ukur green building membuka kesempatan untuk menempatkan bangunan dalam jaringan yang lebih luas, terkait aspek-aspek iklim, sumber daya alam, sosial, dan budaya,” kata Yandi Andri Yatmo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut dia, “Pendidikan berperan penting dalam pemahaman tentang sustainability.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Isu utama menyangkut bangunan ramah lingkungan, kata Yandi, di antaranya adalah membangun hanya yang diperlukan dan tidak menggunakan lebih dari yang diperlukan, menganut prinsip keterkaitan, serta memandang profesi arsitek sebagai “pengurus bumi” (steward of the earth).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Strategi desain yang dapat diterapkan antara lain, tambah Yandi, pemanfaatan material berkelanjutan, keterkaitan dengan ekologi lokal, keterkaitan antara transit dan tempat tinggal, rekreasi dan bekerja, serta efisiensi penggunaan air, penanganan limbah, dan mengedepankan kondisi lokal baik secara fisik maupun secara sosial.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 0px 0px 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kompas online.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/green-building-untuk-iklim-mikro.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3687773909680278123</guid><pubDate>Wed, 03 Mar 2010 09:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T06:51:00.644-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Arkeologi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ekologi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sastra</category><title>Penggunaan Kata Graha dan Geofrafi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Semakin enak terdengar di telinga, semakin sering kata graha digunakan orang. Gejala demikian sudah mewabah di Jakarta dan kota-kota besar lainnya sejak belasan tahun lalu. Umumnya kata graha dipakai untuk menyebut nama sebuah gedung atau bangunan megah. Ironisnya, penempatan kata graha tidak konsisten. Kadang di muka, kadang di belakang nama gedung atau bangunan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bina Graha dan Widya Graha, adalah contoh kata graha yang diletakkan pada bagian belakang. Graha Purna Yudha dan Graha Bhakti Budaya adalah contoh sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di seluruh Indonesia pada awalnya hanya terdapat beberapa gedung atau bangunan yang menggunakan nama graha. Karena dianggap nama yang bagus maka kemudian nama graha, baik di muka maupun belakang, muncul ibarat cendawan di musim hujan. Celakanya, kata graha sudah demikian populer tanpa orang tahu apa makna kata itu sebenarnya. Parahnya lagi, banyak pihak melakukan pembenaran terhadap kesalahan yang terjadi, bukan mengoreksinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Graha berasal dari bahasa Sansekerta yang kemudian diserap oleh bahasa Jawa Kuno. Kata ini memiliki beberapa arti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Arti pertama adalah gerhana, planit (yang menggenggam atau mempengaruhi nasib manusia dengan cara supernatural), nama demon atau roh jahat yang menggenggam atau menyebabkan pengaruh buruk pada tubuh dan budi manusia (menyebabkan gila, dll), dan menggenggam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Arti kedua adalah buaya, ikan besar atau binatang laut, ikan hiu, ular, kuda nil, dll (Kamus Jawa Kuna – Indonesia, P.J. Zoetmulder, 307). Dengan demikian kata graha amat jauh sekali berhubungan dengan gedung atau bangunan. Apalagi kata graha tidak ditemukan dalam kamus-kamus bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kesalahan pemakaian yang sangat fatal terjadi pada kata bina graha. Pada Kamus Jawa Kuna – Indonesia tersebut ternyata tidak terdapat entry bina. Kata bina justru ditemukan pada Kamus Umum Bahasa Indonesia (W.J.S. Poerwadarminta, 141). Dinyatakan bahwa bina berasal dari bahasa Arab, berarti “bangunan”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam Kamus Jawa Kuna – Indonesia yang ada adalah bhina dan bhinna (kedengarannya tetap bina). Bhina berarti menakutkan atau mengerikan, sementara bhinna berarti belah, celah, tembus, terbagi dalam bagian-bagian, berbeda dari yang lain, terpisah, menakutkan, mengerikan, hebat, dan dahsyat (hal. 125).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kemungkinan besar orang menggunakan kata graha dipengaruhi kata Sansekerta/Jawa Kuno, grha (dengan tanda titik di bawah huruf r). Karena kata grha sulit diucapkan, maka untuk memudahkannya orang menyisipkan huruf a di antara r dan h. Lagipula bahasa Indonesia tidak mengenal kata yang terdiri atas tiga huruf mati (konsonan) secara berurutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kata grha berarti rumah, tempat tinggal, dan kediaman (Kamus Jawa Kuna – Indonesia, 309). Kata itu identik dengan kata griya (hal. 311).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kalau bahasa Indonesia mengenal hukum DM (Diterangkan-Menerangkan), maka bahasa Sansekerta/Jawa Kuno memakai hukum MD (Menerangkan-Diterangkan). Jadi seharusnya kata grha diletakkan di belakang, bukan di depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kasus kata graha harus menjadi pelajaran berharga buat kita. Jangan sampai kita menjadi bangsa yang “ingin keren” tetapi tidak tahu “makna sebuah kata”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nama Orang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Masih ingat perkawinan kontroversi Pangeran Charles dengan Camilla Parker Bowles April 2005 lalu? Ini juga menarik dibahas. Bukan karena Pangeran Charles adalah duda keren pewaris tahta Inggris atau karena Camilla Parker Bowles adalah janda cantik yang diduga menjadi penyebab perceraian Charles dengan Diana. Bukan pula karena pesta perkawinan Charles-Camilla ditunda sehari karena bertepatan waktunya dengan pelaksanaan pemakaman Paus Yohanes Paulus II. Pembahasan akan berpokok pada nama Charles dan Camilla menurut kaidah bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Charles merupakan tulisan asli, lalu bagaimana kita menulis dan membacanya berdasarkan kaidah bahasa Indonesia? Kalau kita menulis Kharles--karena ejaan lama ch berubah menjadi ejaan baru kh--mungkin ada benarnya. Namun sungguh canggung karena sampai saat ini tidak ada orang yang menulisnya demikian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kalau kita mengindonesiakan tulisan dan membacanya sekaligus Carles, ini pun sungguh merupakan kejadian yang tidak lazim. Apalagi kalau dibaca Karles.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Masalah penulisan dan pembacaan Charles, termasuk nama-nama geografi, rupanya belum mendapat perhatian serius pihak berwenang. Belum ada patokan khusus untuk menulis dan melafalkannya. Apakah sesuai dengan bahasa aslinya ataukah disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, itulah yang perlu dipikirkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sekadar gambaran, di Italia nama Charles disebut Carlo dan di Spanyol disebut Carlos, dengan catatan huruf c dibaca k. Jadi lafal Charles disesuaikan dengan lidah setempat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sekarang soal isterinya, Camilla. Dalam bahasa aslinya Camilla dibaca Kamilla. Begitu pun di Indonesia, terutama oleh pembaca berita. Mengapa tidak dibaca Camilla sebagaimana ejaan bahasa Indonesia, tentu ada alasan tersendiri yang kita tidak mengerti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada kecenderungan semua nama orang ditulis dan dibaca sesuai ejaan aslinya. Contoh-contohnya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Karol Woytyla dibaca Karol Woitiwa (Bahasa Polandia)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bhumibol Adulyadei dibaca Pumipong Adundet (Thailand)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Francois dibaca Fransoa (Prancis)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Heinrich dibaca Hainrik (Jerman)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;(Ini menurut pendengaran penulis dari berita televisi dan radio)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kita tampaknya belum mempunyai keberanian seperti Italia atau Spanyol yang menyebut nama orang sesuai dengan lidahnya sendiri, bukan lidah orang lain. Mungkin kita akan heran bila mereka menyebut Michael Jackson, bukan Maikel Jeksen tetapi Mika’el Jakson.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beralih ke soal nama geografi. Sejak lama orang mengenal New Zealand sebagai Selandia Baru. Namun anehnya nama New York, New Delhi, dan nama-nama lain yang menggunakan new, belum ada terjemahannya. Bandingkan lagi dengan Spanyol yang menyebut Nueva York untuk New York.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Soal nama, ini tentu masih hangat, berbagai koran Indonesia memberitakan Joseph Ratzinger terpilih sebagai Paus baru. Beliau bergelar Benediktus XVI. Di mancanegara nama Paus baru itu ditulis bervariasi: Joseph-Josep-Josef-Josephum dan Benedetto-Benedecto-Benedicto-Benedict-Benedictus-Benedictum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada kesempatan ini penulis hanya ingin menyarankan agar pihak berwenang memberikan patokan khusus soal penulisan dan pembacaan nama orang/geografi.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 20px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(DJULIANTO SUSANTIO)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2010/03/penggunaan-kata-graha-dan-geofrafi.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-1797684633272300001</guid><pubDate>Mon, 04 Jan 2010 11:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T06:34:22.764-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Arkeologi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penanggulangan</category><title>P-MEN. Candi di UII Kombinasi Batu dan Kayu</title><description>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="font-weight: bold; line-height: 1.1em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small; font-weight: normal; line-height: 16px;"&gt;Pengelolaan Candi Akan Dibahas&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 1.3em; margin-bottom: 0.75em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;div style="line-height: 1.3em; margin-bottom: 0.75em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
SLEMAN, KOMPAS - Struktur candi kuno yang ditemukan di kampus Universitas Islam Indonesia Yogyakarta makin jelas terungkap. Candi peninggalan Mataram Kuno abad IX-X itu memiliki struktur unik yang tidak ditemukan di candi-candi lain karena berupa kombinasi dari batu dan kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari penggalian sejak pertengahan Desember 2009, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta telah mengungkap 30-40 persen dari keseluruhan kompleks candi. Bangunan utama candi berukuran 6 x 6 meter dan satu candi perwara (pendamping) berukuran 4 x 6 meter telah terungkap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arca Ganesha dan lingga-yoni juga telah ditemukan di dalam candi utama dan sebuah lapik (tempat sesaji dari batu) di candi perwara. Beberapa relief di dinding candi serta 12 alas tiang dari batu berbentuk bulatan juga telah terlihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Direktur Peninggalan Purbakala Junus Satrio Atmodjo yang meninjau lokasi penggalian, Minggu (3/1), mengatakan, alas-alas batu yang ditemukan itu menunjukkan bangunan candi utama memiliki atap, yang kemungkinan besar ditopang tiang kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
”Jadi, candi ini dibangun dari kombinasi batu dan kayu. Belum ada candi yang ditemukan memiliki struktur seperti ini,” kata Junus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun demikian, ia belum berani menyatakan bahwa hal itu membuktikan candi Hindu ini berasal dari masa yang lebih tua daripada candi-candi lain yang telah ditemukan. ”Bisa saja memang gaya arsitekturnya seperti itu atau karena alasan lain. Itu masih harus dibuktikan melalui penelitian,” katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Hari Untoro Drajad mengatakan, pemerintah siap membiayai pengungkapan total candi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai pengelolaan candi itu di kemudian hari, Hari mengatakan akan mendiskusikan dengan UII sebagai pemilik lahan, termasuk kompensasi atas dibatalkannya rencana pembangunan perpustakaan yang tadinya akan dibangun di lokasi penemuan candi itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wakil Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, Kabupaten Sleman akan memberikan penghargaan kepada penemu candi itu. Penghargaan itu akan berbentuk piagam dan uang tali kasih. (ENG)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: 11px; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;(Kompas, Senin, 4 Januari 2010)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2010/01/p-men-candi-di-uii-kombinasi-batu-dan.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3710012686728822899</guid><pubDate>Sat, 26 Dec 2009 11:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T08:08:07.973-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Alam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pemanasan global</category><title>HUJAN MENGHILANGKAN PERMUKAAN AIR LAUT NAIK</title><description>&lt;div style="border-collapse: collapse; color: black; line-height: 19px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="clear: left; float: left; font-size: small; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://www.menlh.go.id/home/images/stories/lombok_ii_1_iklim.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://www.menlh.go.id/home/images/stories/lombok_ii_1_iklim.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-top: 5px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;sub style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-collapse: collapse; color: black; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;&lt;sub style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tim ilmuan yang dibentuk Kementerian Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh&amp;nbsp; Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D. dengan para anggota: Dr. Tri Wahyu Hadi (Ahli Sains Atmosfer), Dr. Ibnu Sofyan (Ahli Klimatolog Laut), Dr. Hamzah Latief (Ahli Kelautan), Dr. Osman Abdurrahman (Ahli Sumber Daya Air), Dr. Halil (Ahli Pertanian) memaparkan hasil kajiannya pada 10 Agustus di Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-collapse: collapse; color: black; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
Tim Ilmuan yang dibentuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk meneliti dampak perubahan iklim di Pulau Lombok telah merampungkan tugasnya. Dalam pemaparan “Hasil Kajian Resiko dan Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat,” 10 Agustus di Jakarta tim ahli pimpinan Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D menjelaskan beberapa fenomena alam yang terjadi tidak sebagaimana biasanya yang terkait dengan perubahan iklim. Salah satu diantaranya, pola musim hujan yang kian sporadis serta perbedaan kenaikan permukaan air laut.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Djoko Santoso, telah&amp;nbsp; mempelajari data curah hujan, temperatur lingkungan, dan tinggi permukaan laut di Pulau Lombok selama 30 tahun terakhir. Data dan informasi itu diperoleh dari berbagai sumber seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Pengairan Pekerjaan Umum Nusa Tenggara Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Selaparang (Ampenan), dan data perubahan iklim yang direkam&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Intergovemmental Panel on Climate Change&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, bagian dari&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;World Meteorological Organization&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai temuan penelitian, Ahli Sains Atmosfer Tri Wahyu Hadi mengatakan ada beberaa hal yang menarik mengenai&amp;nbsp; perubahan musim di pulau ini. Pada peta curah hujan tahunan yang dibuat pada&amp;nbsp; awal 1900-an terlihat&amp;nbsp; Pulau Lombok berada di perbatasan antara daerah yang relatif basah dan relatif kering. Artinya, pulau ini merupakan wilayah yang sensitif terhadap perubahan iklim. Buktinya, pada Januari 2007 terjadi kekeringan parah di Pulau Lombok dan Sumbawa, sehingga mengakibatkan gagal panen. Padahal seharusnya pada bulan itu masuk musim hujan karena pada Desember 2006 curah hujan cukup tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hujan tiba-tiba menghilang dan muncul lagi pada Februari 2007," ujar Tri. Di Pulau Lombok, perubahan arah aliran udara lintas ekuator ini menyebabkan terjadinya musim hujan pada bulan Desember-Januari-Februari dan musim kemarau pada bulan Juni-Juli-Agustus, sedangkan bulan-bulan lain merupakan periode transisi alias pancaroba.&amp;nbsp; Fenomena iklim ini hampir tidak pernah terjadi sepanjang periode 1961-1990. Pada masa itu, curah hujan Januari berkisar 300 milimeter dan terus menurun menjadi 175 milimeter pada periode 1991-2007, kemudian hilang sama sekali saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Naiknya Permukaan Air Laut&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;img align="left" border="0" src="http://www.menlh.go.id/home/images/stories/lombok_ii_2_iklim.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-bottom: 5px; margin-left: 5px; margin-right: 5px; margin-top: 5px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mengenai kenaikan permukaan air laut, Ahli Klimatolog Laut&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dr. Ibnu Sofyan, yang menjadi Peneliti pada&amp;nbsp; Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, menjelaskan&amp;nbsp; bahwa&amp;nbsp; di Lombok bagian Utara kenaikan permukaan air laut&amp;nbsp; sekitar 6 mm per tahun, sedangkan di selatan 4 mm per tahun. Perbedaan ini tentu menunjukkan pula perbedaan tingkat kerentanannya, dan terutama risikonya. Di daerah lain, risikonya semakin berbeda, dipengaruhi kecepatan kenaikan, pola arus, sedimentasi di garis pantai, dan kuat lemahnya gelombang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa menurut para&amp;nbsp; ahli&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;oseanografi global warming&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;juga berkaitan erat dengan semakin tingginya frekuensi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;El Nino&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;La Nina&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;. Frekuensi terjadinya dua musim ekstrem itu mulai meningkat pada 1970 sampai sekarang. Padahal biasanya baik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;El Nino&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;maupun&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;La Nina&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;terjadi dalam rentang 2-7 tahun sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena dikelilingi lautan, Pulau Lombok sangat rentan terhadap pengaruh kenaikan tinggi air laut. Terutama terhadap bahaya banjir atau rob, sedimentasi, dan erosi. Ibnu memperkirakan, pada 2030, tinggi permukaan air laut di pantau utara dan selatan Pulau Lombok mencapai 10,5-24 sentimeter dan akan meningkat menjadi 28-55 sentimeter pada 2080. Kenaikan tinggi permukaan air laut ini, menurut dia, meningkatkan risiko erosi, perubahan garis pantai, dan mereduksi daerah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;wetland&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;di sepanjang pantai. “Hasil kajian ini telah di diadopsi dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Nusa Tenggara Barat,” keta pimpinan Tim Ilmuan Djoko Santoso Abdi Suroso. (&lt;/span&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Paulus Londo&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber:&lt;br /&gt;
Asdep Edukom&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2009/12/hujan-menghilangkan-permukaan-air-laut.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3564222504367099782</guid><pubDate>Sun, 26 Jul 2009 09:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T06:11:17.673-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kebakaran</category><title>Penghijauan Kurangi Risiko Kebakaran</title><description>&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Melakukan penghijauan&amp;nbsp;tak hanya bermanfaat untuk peningkatan kualitas kesehatan dan keindahan. Penghijauan ternyata juga dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sudjadi, Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, mengatakan, hingga bulan Oktober 2009 telah terjadi 168 kasus kebakaran di wilayahnya. “Beberapa kasus terjadi karena api menyala sendiri,” ucapnya di Jakarta, Sabtu (31/10).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sudjadi mengatakan, api yang menyala sendiri tersebut disebabkan tidak ada media yang dapat menahan panas bumi. Contohnya, seperti kebakaran yang terjadi di daerah Joglo, Jakarta Barat, beberapa waktu yang lalu. Api dalam gudang berasal dari tumpukan barang-barang. Tumpukan barang-barang di gudang lama-kelamaan mengeluarkan panas. Karena tidak ada yang menyerap hawa panas itu, api pun timbul.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kalau banyak pepohonan, maka ada media yang menyerap panas yang dikeluarkan bumi. Dengan demikian, tumpukan barang yang ada dalam gudang tidak memercikkan api,” ucap dia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menyadari pentingnya penghijauan bagi lingkungan sekitar, Lurah Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Zerry Ronazy mengimbau warganya agar melakukan penghijauan, paling tidak di halaman rumah masing-masing. “Tadinya mau satu orang, satu pohon. Tapi, menjadi satu rumah, minimal satu pohon,” kata dia.&lt;br /&gt;
&lt;span id="more-1242"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selain itu, pihaknya secara berkala juga memberikan pohon kepada warga Kelurahan Tanjung Duren Utara. Sebanyak 300 pohon dari berbagai jenis diberikan kepada masyarakat setiap beberapa bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Program penghijauan tidak hanya didukung aparat terkait. Pihak pengelola pusat perbelanjaan juga melakukan hal yang sama, seperti yang dilakukan Mal Ciputra. Melalui program Go Green, Mal Ciputra kerap membagikan bibit dan melakukan penanaman pohon di lingkungan sekitar Mal. “Jenis pohon yang dibagikan bermacam-macam, mulai dari bibit tanaman rindang, hingga tanaman hias,” kata Silivia, Manager Marketing Mal Ciputra.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia mengatakan, selain melakukan penanaman pohon, program yang telah berjalan selama dua tahun ini juga melakukan uji emisi secara berkala. “Kita juga mengimbau agar para pengunjung menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;green shopper&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;dengan menggunakan tas belanja yang ramah lingkungan dan dapat digunakan berkali-kali,”&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2009/07/penghijauan-kurangi-risiko-kebakaran.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-128896441102413122</guid><pubDate>Sun, 12 Jul 2009 11:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T13:51:15.196-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Alam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ekologi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><title>Negeriku Terjajah, Help P-MEN..!!!</title><description>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="color: #222222; font: 22px/16px Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif; margin: 0.75em 0px 0px; position: relative;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; line-height: 18px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kasus perusakan lingkungan hidup (ekologi) di Indonesia menunjukkan semakin berat akibatnya bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Guiness Book of World Record&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;telah mencatat rekor Indonesia sebagai negara paling kencang lajunya dalam merusak hutan di dunia. S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;etiap tahun Indonesia kehilangan hutan seluas 1,8 juta hektar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ata pemerintah jauh lebih seru, yaitu 2,8 juta hektar hutan hilang per tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kita sudah melihat akibatnya, kematian rakyat kecil berserakan di mana-mana tertimbun longsor dan tertelan banjir akibat hancurnya hutan. Banjir besar dan longsor rata memenuhi Nusantara akibat degradasi fungsi ekologi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Khusus untuk Jakarta contohnya, tata ruang wilayahnya kacau, tidak memerhatikan konsep pelestarian fungsi ekologi. Bandar udara (bandara) Soekarno-Hatta kacau karena jalan tol terendam, akibat semakin habisnya lahan serapan air di sekitarnya. Ada bangunan pabrik-pabrik dan perumahan semakin meluas. Bandara Soekarno-Hatta terancam dengan penurunan tanah tujuh centimeter (cm) tiap tahun akibat besarnya volume pengambilan air tanah. Permukaan air laut pun naik sekitar 15 cm setiap tahun akibat pemanasan global. Kalau pemerintah akan membangun tol tinggi sebagai jalan akses ke bandara dengan menghabiskan sisa hutan mangrove, bagaimana dengan nasib bandara yang niscaya akan tenggelam itu? Apakah akan meninggikan bandara, berkejaran dengan laju naik air laut dan penurunan tanah Jakarta-Tangerang?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pengurus negara mestinya harus mulai paham dengan paradigma keadilan ekologi (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ecological justice&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, disingkat&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ecojustice&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;). Kehancuran ekologi lebih banyak disebabkan besarnya kepentingan pertumbuhan ekonomi, padahal konsideran UU No. 23 Tahun 1997 menegaskan adanya ’perkawinan’ ekonomi-ekologi. Hukum administrasi negara sebagai alat pengatur dan pengendali tak mampu menyelamatkan masyarakat, terpukau dengan prediksi angka pertumbuhan ekonomi tapi tak pernah memprediksi kerugian ekologis yang kini terbukti merusak kalkulasi ekonomi. Neraca ekonomi akan hancur jika neraca lingkungan hancur. Membangun ulang jalan tol atau memindahkan bandara merupakan akibat kerugian ekologis. Berapa banyak uang akan dikeluarkan? Namun, korban yang paling menderita adalah mereka yang berada di kelas bawah dalam stratifikasi sosial (kelompok sosial rentan) yang selama ini selalu disingkirkan dalam konsep pembangunan pertumbuhann ekonomi itu. Sudah tersingkir, miskin, lalu tersapu banjir dan tertimbun longsor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Peradilan hukum perdata dan pidana pun kesulitan dalam meminta pertanggungjawaban ekologis para elite perusak atau pencemar alam. Konon, menurut penjelasan UUD 1945, Indonesia ini merupakan negara hukum (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rechtsstaat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;). Praktiknya, dalam masalah-masalah kecil, hukum selalu garang kepada rakyat lemah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Justru dalam masalah besar hukum tidak serius menghukum ’orang-orang besar.’ Korporasi besar-besar yang hanya bernafsu mereguk keuntungan tapi menumpahkan racun serta kerusakan lingkungan dan sosial, tidak diberi sanksi hukum yang tegas, padahal konon hukum Indonesia yang bersumber dari Pancasila yang menuju pada keadilan sosial. Pancasila hidup dalam kematian moral para pemujanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hakim dan pengadilan dalam mengadili perkara memang harus memihak, bukan kepada penggugat atau tergugat, bukan kepada penuntut atau terdakwa, tetapi memihak kepada kebenaran dan keadilan. Doktrin hukum Indonesia bukan individualisme, tapi integralisme sosial. Bangunan Indonesia dalam pandangan Prof. Soepomo, salah satu penyusun UUD 1945, merupakan paham negara integralistik. Rakyatnya bersatu dengan pemerintahan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia. Kemakmuran dan kebahagiaan bukan milik pribadi-pribadi yang diperoleh dengan cara merusak nasib orang lain. Hukum seharusnya menjadi alat pencegah kejahatan lingkungan hidup, pengendali perilaku, tapi malah berubah menjadi monster sosial, meluaskan lingkungan kematian. Negara demokrasi macam apa yang sedang berjalan ini?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" lang="sv-SE" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Negara seharusnya segera mengubah paradigma tentang pembangunan ekonomi. Ruang negara ini harus ditata dengan konsep berpadu yang memerhatikan pelestarian fungsi ekologi. Kanal Timur yang dibuat Jakarta hanyalah solusi tambal sulam jika tak menyisakan lahan-lahan penyerapan air hujan. Bogor yang selama ini digunduli juga harus ditata ulang. Diperlukan ketegasan pemerintahan. Jika selama ini pemerintah sadis dalam menggusur masyarakat miskin yang dianggap mengganggu ketertiban, lantas mengapa tidak berani ’menggusur’ rumah-rumah mewah yang merusak fungsi pelestarian lingkungan hidup?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Negara ini sudah ratusan tahun terjajah. Kini setelah merdeka tak mampu menyelamatkan rakyat dari kutukan ketertindasan. Bahkan Indonesia hanya menjadi dapur ekonomi para raksasa dunia. Akibatnya, hanya penderitaan yang menjadi makanan rakyat Indonesia sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="line-height: 19px; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Keselamatan ekologis menjadi syarat keselamatan manusia sebab manusia hidup bergantung kepada alam. Kalau Indonesia menoleransi perusakan dan pencemaran alam atas nama pembangunan ekonomi, yang diterima hanya kehancuran, bukan kemajuan. Perangkat hukumnya sudah ada, tinggal ditegakkan!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/negeriku-terjajah-help-p-men.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-4930371179814380472</guid><pubDate>Fri, 21 Nov 2008 08:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-28T13:50:36.874-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Berita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Budaya</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inovasi</category><title>P-MEN. 10 Kunci Sukses Jepang</title><description>&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;1. KERJA KERAS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;2. MALU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah daripertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap&amp;nbsp;lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;3. HIDUP HEMAT&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Konon orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;4. LOYALITAS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;5. INOVASI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;6. PANTANG MENYERAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;7. BUDAYA BACA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;8. KERJASAMA KELOMPOK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;9. MANDIRI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Anak TK (Yochien) di Jepang harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk&amp;nbsp; embawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua melainkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka&amp;nbsp; kembalikan di bulan berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;10. JAGA TRADISI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang&amp;nbsp; ehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif&amp;nbsp; enghindari berkata “tidak”&amp;nbsp; apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai”&amp;nbsp; belum tentu “ya” bagi orang Jepang . Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Mungkin seperti itu 10 resep sukses bangsa Jepang. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang&amp;nbsp; nggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk bagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2011/01/p-men-10-kunci-sukses-jepang.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-7345350133062750776</guid><pubDate>Tue, 29 Jul 2008 04:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T08:42:36.547-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Budaya</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penghijauan</category><title>Tanaman Hias dan Khasiatnya</title><description>&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;INDONESIA merupakan negara yang dikenal memiliki keanekargaman hayati. Dari sekian juta tanaman yang dapat tumbuh di Indonesia, banyak di antaranya yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Tanaman hias memiliki keindahan, baik pada bunga, daun maupun pada keseluruhan bagian tanaman. Tanaman hias ini umumnya digunakan orang untuk meningkatkan kenyamanan hidup serta menciptakan lingkungan yang bersih dan segar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beberapa jenis tanaman hias memiliki fungsi ganda, yaitu selain sebagai tanaman hias juga sebagai obat untuk beberapa penyakit yang lazim ditemukan di kalangan masyarakat. Manfaat masing-masing tanaman hias tersebut tidak sama karena kandungan di dalamnya juga berbeda. Dengan kandungan yang berbeda tersebut, dapat dibuat ramuan obat yang berasal dari satu tanaman atau dari beberapa tanaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan obat ini dibuat dengan cara yang sederhana. Jika digunakan sesuai aturan, ramuan ini tidak akan menimbulkan efek samping. Di bawah ini dipaparkan beberapa tanaman hias yang dapat digunakan untuk ramuan obat.&lt;span id="more-624"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;1. Bakung putih (crinum asiaticum linn)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanaman hias berbunga putih ini mengandung zat alkaloida (likorin) yang berkhasiat menyembuhkan penyakit frambusia. Ramuannya, tumbuk hingga halus 20 buah bakung putih dan 2 cangkir beras merah. Tambahkan air secukupnya dan masak hingga mendidih. Ramuan digunakan untuk mengusap bagian tubuh yang terkena frambusia. Lakukanlah 2-3 hari sekali.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;2. Cocor bebek (kalanchoe pinnata)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanaman hias ini mengandung appelzuur, damar, zat lendir, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tannin. Berkhasiat menyembuhkan sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan penyakit kulit lainnya, menyembuhkan demam, memperlancar haid yang tidak teratur, obat luka, serta bisul.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk sakit kepala, batuk, sakit dada, dan borok, daun cocor bebek secukupnya digiling hingga halus dan tempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan untuk obat demam, rebus lima lembar daun cocor bebek dengan 2-3 gelar air. Daun direbus selama 30 menit dengan api kecil, minum air rebusan dua kali sehari. Bisa juga daun dipotong-potong tanpa direbus kemudian tempelkan pada perut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Untuk obat haid yang tidak teratur, giling halus 10 lembar daun cocor bebek, 5 jari labu air, 5 buah majakan, 1 buah mentimun, 10 lembar daun dadap srep, 10 lembar daun sambaing colok, tambahkan air garam secukupnya. Kemudian diusapkan ke perut, lalu balut dan lakukan dua kali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Untuk obat luka, cuci 10 lembar daun cocor bebek, giling sampai halus, tambahkan 1 sendok makan air kapur sirih. Usapkan pada luka dan bebat dengan kain bersih. Lakukan dua kali sehari. Sedangkan untuk obat bisul, cuci enam lembar daun cocor bebek dan giling sampai halus. Tambahkan air garam secukupnya. Usapkan pada bisul dan sekelilingnya, kemudian balut. Lakukan 1-2 kali sehari sampai sembuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;3. ”Jawer kotok” (coleus atropurrieus)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak semua jenis jawer kotok berkhasiat obat. Jawer kotok yang berkhasiat obat adalah yang daunnya berwarna cokelat merah tua polos. Daun jawer kotok mengandung zat alkaloida, mineral, minyak terbang, dan zat pati. Tanaman ini dapat mengobati radang telinga, keputihan, dan wasir. Ramuan untuk radang anak telinga, cuci 1/2 genggam daun jawer kotok, giling sampai halus, tambahkan tiga sendok makan air masak, peras, dan saring. Air perasan diteteskan pada anak telinga yang sakit 3-6 kali sehari.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk keputihan, cuci 2/3 genggam daun jawer kotok, rebus dengan tiga gelas air bersih hingga hanya tersisa 3/4 gelas. Saring air rebusan setelah dingin. Minum air rebusan bersama madu tiga kali sehari. Sedangkan ramuan obat wasir, rebus 12 lembar daun jawer kotok dengan dua gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Minum sekali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;4. Kembang sepatu (hibiscus rosa-sinensis linn)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bunganya mengandung hibiscetin, sedangkan batang dan daunnya mengandung kalsium oksalat, peroksidase, lemak, dan protein. Berkhasiat mengobati bronchitis, gonorhoea (kencing nanah), haid tidak teratur, obat sakit panas, demam pada anak-anak, sariawan, batuk, gondok, dan sakit kepala.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk bronchitis, cuci dua kuntum bunga kembang sepatu, lalu tumbuk sampai halus. Beri 3/4 gelar air masak dan sedikit garam. Aduk ramuan tersebut hingga merata, lalu peras dan saring. Minum dua kali sehari. Atau bisa juga dengan ramuan, rebus 2-3 kuntum bunga kembang sepatu dengan 2 gelar air sekira 15 menit, kemudian saring. Air rebusan yang telah disaring diminum dua kali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk kencing nanah, cuci enam kuntum bunga kembang sepatu, rebus dengan tiga gelas air hingga airnya tersisa 3/4 gelas. Setelah itu, saring dan didiamkan (diembunkan) selama satu malam. Minum dengan madu tiga kali sehari sebanyak 1/2 gelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk haid tidak teratur, cuci tiga kuntum bunga kembang sepatu, lalu giling hingga halus. Tambahkan satu gelas air masak dan sedikit cuka. Selanjutnya peras dan saring. Minum 2-3 kali sehari sebanyak 1/2 gelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk sakit panas, tumbuk akar kembang sepatu secukupnya hingga halus, rebus dengan tiga gelas air mendidih sekira 30 menit, lalu saring. Air rebusan diminum tiga kali sehari sebanyak satu gelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk demam pada anak-anak, lumatkan daun kembang sepatu segar secukupnya dengan sedikit air. Lumurkan di seluruh badan 2-3 kali sehari. Ramuan untuk sariawan dan batuk, rebus daun kembang sepatu secukupnya dalam tiga gelas air mendidih selama 15 menit, lalu saring. Air rebusan diminum tiga kali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk gondok, siapkan akar kembang sepatu secukupnya dan air secukupnya. Akar diserbukkan dan direbus dalam air mendidih selama 1/2 jam. Kompreskan pada bagian yang sakit 2-3 kali sehari. Ramuan untuk sakit kepala, serbuk daun kembang sepatu direbus selama 1/2 jam dan dikompreskan pada dahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;5. Kenanga (canangium odoratun baill atau cananga odorata)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanaman hias ini mengandung minyak terbang. Berkhasiat mengobati penyakit kudis. Untuk membuat ramuannya, siapkan 3 buah kulit batang kenanga sebesar jari tangan, 1 sendok makan minyak kelapa, dan 2 sendok teh minyak kayu putih. Kulit batang dicuci, lalu ditumbuk sampai halus. Selanjutnya campur dengan minyak kelapa dan minyak kayu putih. Gosokkan dua kali sehari pada kulit yang terserang kudis.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;6. Mawar (rosa damascena mill).&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bunga mawar wanginya harum karena adanya minyak atsiri di dalamnya. Minyak atsiri ini mengandung zat sitrat, sitronelol, geraniol, linalol, nerol, eugenol, feniletilalkohol, farnesol, dan nonilal-dehida. Berkhasiat untuk mengobati gigitan serangga berbisa, gabag (morbili), dan jerawat.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk gigitan serangga berbisa, siapkan 1 kuntum bunga mawar, 10 kuntum bunga melati, 2 kuntum bunga kenanga, dan 1 sendok teh minyak kelapa. Bunga dicuci bersih, lalu digiling sampai halus. Remaslah campuran ketiga bunga tersebut dengan minyak kelapa. Ramuan dioleskan pada luka bekas gigitan atau sengatan serangga, lalu dibalut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk gabag, cuci 15 kuntum bunga mawar, kemudian rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa 3/4 gelas. Setelah itu disaring. Air mawar ini diminum tiga kali sehari. Ramuan untuk jerawat, rebus bunga mawar secukupnya dengan sedikit air. Setelah itu, air mawar yang telah disaring sebanyak dua sendok dicampur dengan satu sendok teh serbuk belerang. Oleskan pada malam hari sebelum tidur pada kulit yang terkena jerawat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;7. Melati (jasminum sambac)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melati mengandung zat-zat bensil, livatilasetat, dan indol. Berkhasiat untuk mengurangi produksi ASI, mengobati sakit mata, bengkak akibat sengatan lebah, demam, sakit kepala, sesak napas, dan jerawat. Ramuan untuk mengurangi produksi ASI, tumbuk satu genggam daun melati sampai halus. Tempelkan di sekitar payaduara setiap pagi sebelum mandi.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk mata merah atau bengkak, tumbuk satu genggam daun melati hingga halus. Tempelkan pada dahi. Bila sudah kering, ganti dengan bahan ramuan yang baru. Ramuan untuk bengkak akibat sengatan lebah, remas-remas satu genggam bunga melati sampai halus. Tempelkan pada bagian yang terkena sengatan lebah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk demam dan sakit kepala, satu genggam daun melati dan 10 bunga melati diremas-remas dengan tangan, lalu rendam dalam air secukupnya. Air rendaman digunakan untuk mengompres dahi. Ramuan untuk sesak napas, rebus 10 lembar daun melati dalam tiga gelas air sampai mendidih dan tersisa dua gelas. Setelah dingin, air rebusan disaring. Tambahkan sedikit garam. Minum dua kali sehari, pagi dan sore sebanyak 1/2 gelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk jerawat, tumbuk 20 kuncup melati, 2 potong asam jawa yang lama dengan panjang 80 cm, belerang sebesar telur cecak hingga halus, lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Gosokkan pada muka dua kali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;8. Wijayakusumah (epiphylum sp.)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kandungan di dalam tanaman ini belum pernah diteliti, namun telah terbukti dapat mengurangi rasa sakit dan mempercepat pembekuan darah sehingga tanaman ini berkhasiat untuk menyembuhkan luka. Adapun ramuannya, tumbuk satu helai daun wijayakusuma hingga halus. Oleskan pada luka, kemudian balut dengan perban.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;9. Bunga matahari (helianthus annus)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biji bunga matahari mengandung senyawa kelompok flavonoida, polifenol, betasitosterol, dan protaglandin. Berkhasiat untuk menurunkan demam. Adapun ramuannya, sangrai 100 g biji bunga matahari selama 15 menit kemudian ditumbuk hingga lumat. Tambahkan 1/2 gelas air, lalu aduk hingga menjadi adonan seperti bubur.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;10. Kecubung (datura metel)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanaman ini mengandung alkaloid atau disebut hiosamin (atropin) dan skopolamin. Alkahoid ini bersifat racun sehingga pemakaiannya terbatas pada bagian luar. Biji kecubung mengandung hiosin dan lemak, sedangkan daunnya mengandung kalsium oksalat. Berkhasiat mengobati rematik, sembelit, asma, sakit pinggang, bengkak, encok, eksim, dan radang anak telinga.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk rematik, tumbuk daun dan bunga kecubung secukupnya, bawang merah secukupnya, dan jahe secukupnya. Hasil tumbukan tempelkan pada bagian yang sakit. Ramuan untuk sembelit, dua lembar daun kecubung diolesi minyak kelapa lalu dipanggang di atas api hingga layu. Daun yang telah dipanggang tempelkan di bagian bawah perut. Lakukan 2-3 kali sehari. Ramuan untuk asma, iris halus beberapa lembar daun kecubung, jemur hingga kering. Daun dibuat lintingan, lalu diisap seperti mengisap rokok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk sakit pinggang, tumbuk 5-10 lembar daun kecubung yang berbatang ungu dan kapur sirih secukupnya hingga halus. Tempelkan pada pinggang yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Ramuan untuk bengkak, basahi daun kecubung dengan minyak kelapa kemudian dipanggang dan diremas. Tempelkan pada bagian yang bengkak 2-3 kali sehari. Ramuan untuk encok, cuci delapan lembar daun kecubung hitam dan giling sampai halus, kemudian diremas-remas bersama air kapur. Gosokkan pada bagian yang sakit dua kali sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ramuan untuk eksim, tumbuk 25 g daun kecubung, lalu beri minyak kelapa secukupnya. Lalu, panaskan. Ramuan untuk radang anak telinga, cuci 10 lembar daun kecubung lalu giling sampai halus. Remas gilingan daun tersebut dengan dua sendok makan minyak kelapa yang telah dihangatkan terlebih dahulu. Lalu, peras dan saring. Minyak perasan diteteskan pada anak telinga yang sakit, lakukan dua kali sehari sebanyak lima tetes.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #414141; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 18px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;11. Jengger ayam (celosia cristata)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanaman ini mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol yang berkhasiat mengobati penyakit kencing nanah. Rebus dua gugus bunga jengger ayam dengan tiga gelas air bersih hingga mendidih dan tersisa 3/4 gelas, lalu didinginkan. Cara pemakaian dapat diminum dengan gula 3 kali sehari. Selamat mencoba! (Rafira/dari berbagai sumber) ***&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2008/07/tanaman-hias-dan-khasiatnya.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-3277707289833510481</guid><pubDate>Thu, 03 Jul 2008 10:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T07:05:16.161-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Manusia</category><title>Sahabat P-MEN adalah Alam - Part 2</title><description>&lt;div style="line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kebayang nggak kalo kertas abis dan kita gak bisa (maaf) cebok atau sekedar ngelap tangan pake berminyak dengan kertas tissue. Pasti ribet khan? Semua urusan kebersihan yang mustinya selesai dengan selembar kertas tissue jadi lebih panjang ceritanya….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bicara kertas, tentu gak jauh-jauh dari pohon sebagai bahan bakunya. Tapi kita khan gak mungkin bolos kerja dan kuliah hanya untuk nongkrongin hutan-hutan Indonesia agar tidak ditebangin secara liar oleh para pencuri kayu yang gak modal tapi pengen untung gede. Juga nggak ngefek kalo generasi muda ini disuruh demo terus di depan departemen kehutanan karena pemerintah itu pasti gak mau keluar dari Jakarta cuma untuk mengawasi langsung hutan-hutan Indonesia (eh, emang udah ada ya yang demo di sono? hehehe..)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nah, daripada ribet mencari strategi penyelamatan hutan dari kepunahan, dan daripada bete ngebayangin era habisnya kerta, mending baca nih tips jitu buat meminimalisir penggunaan kertas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Soalnya, semakin sedikit yang pake kertas, semakin sedikit juga yang jual kertas. Semakin sedikit yang jual, semakin sedikit yang memproduksi. Semakin sedikit yang bikin, berarti semakin sedikit juga yang nebang pohon buat bikin kertas. Masuk akal khan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 18px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Biasakan bekerja secara digital dengan mengedit tulisan cukup di komputer tanpa harus mencetaknya. Berbagi artikel atau berkirim surat juga bisa lewat email atau massenger.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;

&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gunakan kertas bekas untuk mencetak pekerjaan yang bersifat internal kantor seperti draf proposal atau order antar-divisi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;

&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Biasakan diri membaca buku elektronik (e-book) dan mulai mengoleksi buku-buku digital sebagai pengganti buku konvensional (kertas).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;

&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Simpanlah file-file dan arsip penting dalam format digital—bukan kertas. Selain menghemat kertas, media digital lebih tahan lama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;

&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kalau bisa membawa bahan diskusi atau meeting ke dalam laptop, tidak perlu mencetaknya di atas kertas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;

&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saat membayar barang, minta ke kasir untuk tidak mencetak transaksi belanja bila Anda tidak memerlukannya. Begitu juga saat bertransaksi di tempat lain seperti transaksi di ATM dan di pintu tol.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;

&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gunakan kertas tisu sehemat mungkin, baik saat di ruang makan, di ruang kerja maupun di ruang belakang. oke bos..&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2008/07/sahabat-p-men-adalah-alam-part-2.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-4952461225672551031</guid><pubDate>Wed, 07 May 2008 08:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-27T05:44:50.181-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Karya Tulis Ilmiah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sastra</category><title>Menulis Artikel Populer</title><description>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;MENULIS ARTIKEL &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Menulis dan Mengarang &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ada suatu pandangan tradisional yang menyebutkan bahwa menulis dan  mengarang adalah dua kegiatan yang berbeda, meski sama-sama berkenaan  dengan aspek kebahasaan. Kegiatan menulis sering diasosiasikan dengan  ilmu yang sifatnya faktual, sedangkan kegiatan mengarang selalu  diasosiasikan dengan karya sastra yang fiksional (Kamandobat 2007).  Dengan kata lain, kegiatan menulis mutlak membutuhkan studi ilmiah,  sedangkan kegiatan mengarang tidak.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Pandangan tersebut tentu tidak benar. Kita tentu ingat novel "Da  Vinci Code" yang menggemparkan. Lalu kita juga mungkin masih ingat "The  Origin of Species" karya Charles Darwin. Keduanya berasal dari ranah  yang berbeda, namun masing-masing disajikan dengan bahasa yang terkesan  ilmiah dan literer.&lt;br /&gt;
Akan tetapi, ada satu hal yang membedakan keduanya. Hal tersebut ialah  dalam hal penekanannya. Meskipun sebuah karya tulis disajikan dengan  bahasa literer, bila penekanannya menjurus ke bidang keilmuan --  termasuk ilmu sastra -- kita bisa mengelompokkannya ke dalam kegiatan  menulis. Demikian sebaliknya, kegiatan menghasilkan karya tulis yang  lebih bernuansa fiktif, meski terkesan faktual, bisa disebut sebagai  kegiatan mengarang. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Menulis Artikel &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ada sejumlah pengertian mengenai artikel. Berikut beberapa di  antaranya.&lt;br /&gt;
Artikel merupakan karya tulis lengkap, misal laporan berita atau esai  di majalah, surat kabar, dan sebagainya (KBBI 2002: 66).&lt;br /&gt;
Artikel adalah sebuah karangan prosa yang dimuat dalam media massa,  yang membahas isu tertentu, persoalan, atau kasus yang berkembang dalam  masyarakat secara lugas (Tartono 2005: 84).&lt;br /&gt;
Artikel merupakan:  &lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;karya tulis atau karangan; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;karangan nonfiksi; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;karangan yang tak tentu panjangnya; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;karangan yang bertujuan untuk meyakinkan, mendidik, atau menghibur;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;sarana penyampaiannya adalah surat kabar, majalah, dan sebagainya; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;wujud karangan berupa berita atau "karkhas" (Pranata 2002: 120). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;MENULIS SECARA ILMIAH POPULER &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, ada beberapa jenis model penulisan artikel. Model-model  tersebut bisa dikelompokkan kepada tingkat kerumitannya. Model yang  paling mudah ialah model penulisan populer. Tulisan populer biasanya  tulisan ringan yang tidak "njelimet" dan bersifat hiburan. Termasuklah  di dalamnya gosip. Selain itu, bahasa yang digunakan juga cenderung  bebas (perhatikan, misalnya, bahasa yang digunakan di majalah  GetFresh!). Model yang paling sulit ialah penulisan ilmiah. Model ini  mensyaratkan objektivitas dan kedalaman pembahasan, dukungan informasi  yang relevan, dan biasa diharapkan menjelaskan "mengapa" atau  "bagaimana" suatu perkara itu terjadi, tanpa pandang bulu dan eksak  (Soeseno 1982: 2). Dari aspek bahasa, tentu saja tulisan ilmiah  mensyaratkan bahasa yang baku.&lt;br /&gt;
Meski demikian, ada satu model penulisan yang berada di  tengah-tengahnya. Model tersebut dikenal dengan penulisan ilmiah populer  dan merupakan perpaduan penulisan populer dan ilmiah. Istilah ini  mengacu pada tulisan yang bersifat ilmiah, namun disajikan dengan cara  penuturan yang mudah dimengerti (Soeseno 1982: 1; Eneste 2005: 171).  Model inilah yang digunakan dalam publikasi Yayasan Lembaga SABDA pada  umumnya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;JENIS-JENIS ARTIKEL &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ada beberapa jenis artikel berdasarkan dari siapa yang menulis dan  fungsi atau kepentingannya (Tartono 2005: 85-86). Berdasarkan  penulisnya, ada artikel redaksi dan artikel umum. Artikel redaksi ialah  tulisan yang digarap oleh redaksi di bawah tema tertentu yang menjadi  isi penerbitan. Sedangkan artikel umum merupakan tulisan yang ditulis  oleh umum (bukan redaksi).&lt;br /&gt;
Sedangkan dari segi fungsi atau kepentingannya, ada artikel khusus dan  artikel sponsor. Artikel khusus adalah nama lain dari artikel redaksi.  Sedangkan artikel sponsor ialah artikel yang membahas atau  memperkenalkan sesuatu. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;MULAI MENULIS ARTIKEL &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Menguji Gagasan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Prinsip paling dasar dari melakukan kegiatan menulis ialah menentukan  atau memastikan topik atau gagasan apa yang hendak dibahas. Ketika sudah  menentukan gagasan tersebut, kita bisa melakukan sejumlah pengujian.  Pengujian ini terdiri dari lima tahap sebagai berikut (Georgina dalam  Pranata 2002: 124; band. Nadeak 1989: 44).  &lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah gagasan itu penting bagi sejumlah besar orang? &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dapatkah gagasan ini disempitkan sehingga memunyai fokus yang tajam?  &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah gagasan itu terikat waktu? &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah gagasan itu segar dan memiliki pendekatan yang unik? &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah gagasan Anda akan lolos dari saringan penerbit?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pola Penggarapan Artikel &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ketika hendak menghadirkan artikel, kita tidak hanya diperhadapkan  pada satu kemungkinan. Soeseno (1982: 16-17) memaparkan setidaknya lima  pola yang bisa kita gunakan untuk menyajikan artikel tersebut. Berikut  kelima pola yang dimaksudkan.  &lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pola pemecahan topik &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pola ini memecah topik yang masih berada dalam lingkup pembicaraan  yang ditemakan menjadi subtopik atau bagian-bagian yang lebih kecil dan  sempit kemudian menganalisa masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pola masalah dan pemecahannya &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pola ini lebih dahulu mengemukakan masalah (bisa lebih dari satu)  yang masih berada dalam lingkup pokok bahasan yang ditemakan dengan  jelas. Kemudian menganalisa pemecahan masalah yang dikemukakan oleh para  ahli di bidang keilmuan yang bersangkutan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pola kronologi &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pola ini menggarap topik menurut urut-urutan peristiwa yang terjadi. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pola pendapat dan alasan pemikiran &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pola ini baru dipakai bila penulis yang bersangkutan hendak  mengemukakan pendapatnya sendiri tentang topik yang digarapnya, lalu  menunjukkan alasan pemikiran yang mendorong ke arah pernyataan pendapat  itu. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pola pembandingan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pola ini membandingkan dua aspek atau lebih dari suatu topik dan  menunjukkan persamaan dan perbedaannya. Inilah pola dasar yang paling  sering dipakai untuk menyusun tulisan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Kelima pola penggarapan artikel di atas dapat dikombinasikan satu  dengan yang lain sejauh dibutuhkan untuk menghadirkan sebuah tulisan  yang kaya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Menulis Bagian Pendahuluan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Untuk bagian pendahuluan, setidaknya ada tujuh macam bentuk  pendahuluan yang bisa digunakan (Soeseno 1982: 42). Salah satu dari  ketujuh bentuk pendahuluan berikut ini dapat kita jadikan alternatif  untuk mengawali penulisan artikel kita.  &lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Ringkasan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pendahuluan berbentuk ringkasan ini nyata-nyata mengemukakan pokok  isi tulisan secara garis besar. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pernyataan yang menonjol &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Terkadang disebut juga sebagai "pendahuluan kejutan", diikuti kalimat  kekaguman untuk membuat pembaca terpesona. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pelukisan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pendahuluan yang melukiskan suatu fakta, kejadian, atau hal untuk  menggugah pembaca karena mengajak mereka membayangkan bersama penulis  apa-apa yang hendak disajikan dalam artikel itu nantinya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Anekdot &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pembukaan jenis ini sering menawan karena memberi selingan kepada  nonfiksi, seolah-olah menjadi fiksi. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pendahuluan ini merangsang keingintahuan sehingga dianggap sebagai  pendahuluan yang bagus. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Kutipan orang lain &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pendahuluan berupa kutipan seseorang dapat langsung menyentuh rasa  pembaca, sekaligus membawanya ke pokok bahasan yang akan dikemukakan  dalam artikel nanti. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Amanat langsung &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pendahuluan berbentuk amanat langsung kepada pembaca sudah tentu akan  lebih akrab karena seolah-olah tertuju kepada perorangan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Meskipun merupakan pendahuluan, bagian ini tidaklah mutlak ditulis  pertama kali. Mengingat tugasnya untuk memancing minat dan mengarahkan  pembaca ke arah pembahasan, sering kali menulis bagian pendahuluan ini  menjadi lebih sulit daipada menulis judul atau tubuh tulisan. Oleh  karena itu, Soeseno (1982: 43) menyarankan agar menuliskan bagian lain  terlebih dahulu. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Menulis Bagian Pembahasan atau Tubuh Utama &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Bagian ini disarankan dipecah-pecah menjadi beberapa bagian.  Masing-masing dibatasi dengan subjudul-subjudul. Selain memberi  kesempatan agar pembaca beristirahat sejenak, subjudul itu juga bertugas  sebagai penyegar, pemberi semangat baca yang baru (Soeseno 1982: 46).  Oleh karena itu, ada baiknya subjudul tidak ditulis secara kaku.&lt;br /&gt;
Pada bagian ini, kita bisa membahas topik secara lebih mendalam.  Uraikan persoalan yang perlu dibahas, bandingkan dengan persoalan lain  bila diperlukan. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Menutup Artikel &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Kerangka besar terakhir dalam suatu karya tulis ialah penutup. Bagian  ini biasanya memuat simpulan dari isi tulisan secara keseluruhan, bisa  juga berupa saran, imbauan, ajakan, dan sebagainya (Tartono 2005: 88).&lt;br /&gt;
Ketika hendak mengakhiri tulisan, kita tidak mesti terang-terangan  menuliskan subjudul berupa "Penutup" atau "Simpulan". Penutupan artikel  bisa kita lakukan dengan menggunakan gaya berpamitan (Soeseno 1982: 48).  Gaya pamit itu bisa ditandai dengan pemarkah seperti "demikian",  "jadi", "maka", "akhirnya", dan bisa pula berupa pertanyaan yang  menggugah pembaca. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan Isi Artikel &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ketika selesai menulis artikel, hal selanjutnya yang perlu kita  lakukan ialah melakukan pemeriksaan menyeluruh. Untuk meyakinkan bahwa  tulisan yang kita hasilkan memang baik, kita harus rajin memeriksa  tulisan kita. Untuk memudahkan pengoreksian artikel, beberapa pertanyaan  berikut perlu kita jawab (Pranata 2002: 129-130).&lt;br /&gt;
Untuk pembukaan, misalnya, apakah kalimat pembuka bisa menarik  pembaca? Dapatkah pembaca mulai mengerti ide yang kita tuangkan? Jika  tulisan kita serius, adakah kata-kata yang sembrono? Apakah pembukaan  kita menyediakan cukup banyak informasi?&lt;br /&gt;
Untuk isi atau tubuh, apakah kalimat pendukung sudah benar-benar  mendukung pembukaan? Apakah masing-masing kalimat berhubungan dengan ide  pokok? Apakah ada urutan logis antarparagraf?&lt;br /&gt;
Untuk simpulan, apakah disajikan dengan cukup kuat? Apakah mencakup  semua ide tulisan? Bagaimana reaksi kita terhadap kata-kata dalam  simpulan tersebut? Sudah cukup yakinkah kita bahwa pembaca pun akan  memiliki reaksi seperti kita?&lt;br /&gt;
Jika kita menjawab "tidak" untuk tiap pertanyaan tersebut, berarti  kita perlu merevisi artikel itu dengan menambah, mengganti, menyisipi,  dan menulis ulang bagian yang salah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;ASPEK BAHASA DALAM ARTIKEL &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Melihat target pembacanya yang adalah khalayak umum, kita perlu  mencermati bahasa yang kita gunakan dalam menulis artikel ilmiah populer  ini. Meskipun bersifat ilmiah (karena memakai metode ilmiah), bukan  berarti tulisan yang kita hasilkan ditujukan untuk kalangan akademisi.  Sebaliknya, artikel ilmiah populer ditujukan kepada para pembaca umum.&lt;br /&gt;
Mengingat kondisi tersebut, kita perlu membedakan antara kosakata  ilmiah dan kosakata populer. Kata-kata populer merupakan kata-kata yang  selalu akan dipakai dalam komunikasi sehari-hari, baik antara mereka  yang berada di lapisan atas maupun di lapisan bawah, demikian  sebaliknya. Sedangkan kata-kata yang biasa dipakai oleh kaum terpelajar,  terutama dalam tulisan-tulisan ilmiah, pertemuan-pertemuan resmi,  diskusi-diskusi khusus disebut kata-kata ilmiah (Keraf 2004: 105-106).&lt;br /&gt;
Berikut daftar kata ilmiah dan populer.&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;KATA ILMIAH KATA POPULER &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;table border="0" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;analogi      &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kiasan             &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;anarki       &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kekacauan          &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;bibliografi  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;daftar pustaka     &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;biodata      &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;biografi singkat   &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;definisi     &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;batasan            &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;diskriminasi &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;perbedaan perlakuan&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;eksentrik    &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;aneh               &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;final        &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;akhir              &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;formasi      &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;susunan            &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;format       &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ukuran             &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;friksi       &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;bagian, pecahan    &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;indeks       &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;penunjuk           &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;konklusi     &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kesimpulan         &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kontemporer  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;masa kini, mutakhir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kontradiksi  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;pertentangan       &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;menganalisa  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;menguraikan        &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;prediksi     &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ramalan            &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;pasien       &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;orang sakit        &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Sumber Pustaka: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Eneste, Pamusuk. 2005. "Buku Pintar Penyuntingan Naskah". Edisi Kedua.  Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.&lt;br /&gt;
Kamandobat, Faisal. 2007. Terjebak antara Pengarang dan Penulis, dalam  "Kompas", Sabtu, 24 Maret 2007. Hlm. 14.&lt;br /&gt;
Keraf, Gorys. 2004. "Diksi dan Gaya Bahasa". Jakarta: Gramedia Pustaka  Utama.&lt;br /&gt;
Nadeak, Wilson. 1989. "Bagaimana Menjadi Penulis Kristiani yang Sukses".  Bandung: Yayasan Kalam Hidup.&lt;br /&gt;
Pranata, Xavier Quentin. 2002. "Menulis dengan Cinta: Belajar Mandiri  dan Mengajarkan Kembali Jurnalisme Kasih Sayang". Yogyakarta: Yayasan  ANDI.&lt;br /&gt;
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002. "Kamus Besar Bahasa  Indonesia". Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.&lt;br /&gt;
Soeseno, Slamet. 1982. "Teknik Penulisan Ilmiah-Populer". Jakarta:  Gramedia.&lt;br /&gt;
Tartono, St. S. 2005. "Menulis di Media Massa Gampang!". Yogyakarta:  Yayasan Pustaka Nusatama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2008/05/menulis-artikel-populer.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-2428412536071056880</guid><pubDate>Sun, 27 Jan 2008 07:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-27T05:38:55.838-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Karya Tulis Ilmiah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sastra</category><title>Menulis Artikel di Media</title><description>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Empat hal penting dari sebuah artikel yang baik  adalah sebuah subjek yang dapat menarik perhatian pembaca, ide-ide yang  menarik dan informatif, fakta-fakta yang dapat dipercaya dan baru, serta  sebuah gaya penulisan yang dapat mendorong orang untuk membaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Sumber-Sumber Tulisan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ide ada di mana-mana. Penulis yang sukses memerlukan  pikiran yang selalu bertanya, mata yang awas memerhatikan, penciuman  yang "tajam" terhadap berita, dan imajinasi yang hidup. Ia melatih diri  untuk melihat hal yang tidak diperhatikan orang lain dan selalu berusaha  untuk mencari topik tulisan yang baru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dibanding dengan hasil penelitian, pengalaman  langsung untuk sebuah subjek biasanya lebih mengandung kepastian dan  nilai rasa. Ada artikel yang tumbuh dari percakapan, pandangan sekilas,  dari mimpi, namun ada pula yang timbul dari perasaan kelaparan dan  kedinginan, atau dari perasaan yang sedang dimabuk asmara. Kadang-kadang  sebuah peristiwa besar, seperti kelahiran atau kematian, banjir atau  kebakaran, dapat menjadi sebuah artikel. Biasanya sumber tulisan seperti  itu dimulai dari sesuatu yang kecil, sesuatu yang ringkas dan kuat  pengaruhnya serta tidak mudah dilupakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Adalah penting bagi penulis untuk mencari caranya  sendiri untuk mencatat ide-ide yang ia peroleh agar tidak terlupakan.  Beberapa penulis memilih cara membuat sebuah daftar atau catatan harian  untuk mencatat segala macam pengalaman atau pikiran yang mungkin dapat  berguna nantinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Memilih Subjek&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Daftar pertanyaan di bawah ini akan membantu seorang  penulis memilih subjeknya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;" type="1"&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Sudah cukupkah cerita saya tentang subjek ini untuk  menjadi artikel yang baik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah terlampau banyak yang dapat saya ceritakan  tentang subjek ini, sehingga tidak mungkin untuk mendiskusikannya dalam  jumlah kata yang terbatas?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah terdapat lebih dari satu ide di sini? Apakah  dua artikel lebih baik daripada satu artikel?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah subjek ini akan menarik bagi sekelompok  pembaca tertentu? Apa yang harus saya ceritakan sesuai dengan  keingintahuan dan kepentingan mereka? Penelitian yang bagaimana yang  harus saya lakukan untuk membentuk subjek ini menjadi artikel yang baik?  Apakah saya punya waktu untuk melakukan penelitian ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah redaksi majalah yang ada dalam pikiran saya  bersedia memuat artikel saya ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sesudah seorang penulis yakin bahwa ia punya subjek  yang dapat ditanganinya dan bahwa ada redaksi yang mau menerimanya, ia  hendaknya bertanya kepada diri sendiri:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah ada hal penting yang akan saya ceritakan?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kepada siapakah tulisan ini akan saya tujukan?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah tujuan saya menulis artikel ini?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Buku Catatan Sang Penulis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap penulis merasa perlu mengatur buku catatannya  dengan caranya sendiri. Klasifikasi di bawah ini dianggap dapat membantu  pengaturan buku catatan itu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ide-ide untuk Subjek&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam satu bagian bukunya, penulis mencatat ide-ide  yang dianggapnya penting. Ide-ide ini bisa muncul kapan saja. Pada saat  ide itu muncul, mungkin ia sedang sendirian atau bisa juga ketika sedang  berada di tengah-tengah kerumunan orang banyak. Kalau ia tidak segera  mencatatnya, mungkin ide itu tidak akan muncul lagi di pikirannya.  Setelah itu ia dapat memikirkan bagaimana ide itu bisa dikembangkan  menjadi sebuah artikel. Ia bisa mengevaluasi materi yang diperolehnya  dan mencari sumber informasi tambahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Kesan-Kesan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Kesan-kesan pertama sangat jelas terasa, tetapi juga  sangat cepat berlalunya. Kesan-kesan itu harus dicatat sesegera mungkin  pada saat melihat, mendengar, merasakan, atau menemukannya, sehingga  emosinya dapat dibungkus dalam citra. Catatan tentang kesan-kesan  pertama terhadap tempat, orang, atau pengalaman tertentu sering kali  bisa menjadi bahan yang tinggi nilainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ekspresi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Kutipan sebagaimana adanya membuat sebuah artikel  terasa hidup. Kutipan itu dapat menjadi pembukaan yang menarik atau bisa  juga memberi warna bagi kata-kata yang digunakan dalam penggambaran dan  narasi. Sering kali ungkapan (ekspresi) dapat memberi kesan sugestif.  Ungkapan seperti itu akan sangat efektif kalau dikutip sebagaimana  adanya dengan menyertakan juga sumbernya. Catatan tentang kutipan dapat  dicek kembali bilamana perlu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Kata-Kata&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah kata asing yang dicatat dapat menjadi  pengingat untuk membuka kamus mencari artinya. Penambahan perbendaharaan  kata akan membantu seorang penulis menggunakan setiap kata sesuai  dengan maknanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Fakta-Fakta&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap penulis memerlukan fakta-fakta. Dengan  mencatat sebuah fakta langsung pada saat pertama didengar atau dilihat,  akan menghemat waktu yang diperlukan untuk penelitian. Sumber  informasinya perlu dicatat untuk mengecek keakuratan dan pencantuman  sumber dalam penulisan nanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ide-Ide&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada saat sebuah artikel tentang satu subjek  terbentuk dalam pikiran penulisnya, setiap pengalaman pribadinya dapat  berguna. Memang aneh kalau kita pikirkan bagaimana pengonsentrasian pada  satu subjek bisa menuntun ke penemuan materi-materi yang bersangkutan  dengan subjek itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Jenis-Jenis Artikel&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pertama-tama, seorang penulis harus bertanya kepada  dirinya sendiri, "Artikel macam apa yang akan kubuat? Bagaimana gaya dan  penulisannya?" Berikut ini adalah beberapa macam artikel yang umum:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. &lt;b&gt;Artikel Tutorial&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Artikel ini populer karena kebanyakan orang tertarik  mempelajari bagaimana caranya membuat sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah artikel tutorial dapat bercerita kepada  pembacanya bagaimana cara membuat rak buku, memimpin rapat, membuat  cerita untuk anak-anak, mengelola sebuah lokakarya, atau mempersiapkan  makanan yang bergizi. Si penulis menjelaskan prosesnya dengan begitu  jelas sehingga pembaca dapat mengikuti petunjuknya tahap demi tahap. Si  penulis punya satu tujuan, yaitu untuk menolong pembaca menemukan  kepuasan dalam melakukan sesuatu yang baru, dan melakukan hal tersebut  dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alinea pertama menyatakan ide utamanya. Penulis  menjelaskan prosesnya dan memberi petunjuk-petunjuk sederhana yang mudah  diikuti. Ia menulis dengan jelas sehingga pembacanya akan berusaha  menghindari kesalahan. Jika tulisannya telah selesai, ia perlu menguji  petunjuk-petunjuk dalam artikelnya itu kepada seorang yang asing dengan  proses tersebut. Jika ada tahap-tahap yang belum jelas, berarti  naskahnya perlu diperbaiki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2. &lt;b&gt;Artikel Naratif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah artikel naratif bercerita tentang sesuatu yang  benar-benar terjadi. Biasanya artikel ini ditulis dalam bentuk orang  ketiga dan berbeda dengan fiksi karena informasi yang disajikan berupa  fakta dan bukan khayalan. Artikel jenis ini dapat bertujuan untuk  menghibur, memberi instruksi, atau memberi inspirasi. Pengalaman  berpetualang atau cerita kehidupan sehari-hari adalah sumber informasi  yang baik untuk jenis artikel ini. Cara-cara penulisan cerita pendek  seperti percakapan, penggambaran, gerak, dan ketegangan dapat membantu  pembuatan artikel naratif Anda menarik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3. &lt;b&gt;Artikel Sejarah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sejarah begitu penuh dengan kejadian yang menarik dan  penting, sehingga inilah ladang yang baik bagi para penulis.  Artikel-artikel yang menarik ditulis dengan pandangan yang segar. Para  pembaca selalu tertarik pada fakta yang belum umum diketahui orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4. &lt;b&gt;Artikel Riwayat Hidup&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Artikel tentang riwayat hidup selalu menarik.  Perjuangan seorang yang terkenal atau seorang pahlawan yang populer  dapat menjadi bahan artikel riwayat hidup yang menarik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Para pembaca selalu tertarik pada hal-hal kecil dari  kepribadian orang-orang terkenal, mereka juga tertarik pada  pengalaman-pengalaman luar biasa dari orang-orang yang tidak terkenal.  Kalau nama seseorang muncul pada judul berita sebuah surat kabar, para  pembaca dengan senang hati akan membaca tulisan mengenai detil-detil  pribadi tentang tokoh tersebut. Jika sebuah artikel merupakan kombinasi  antara riwayat hidup seseorang dengan informasi tentang opini orang  tersebut, maka artikel tersebut dinamakan sebuah "profil".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5. &lt;b&gt;Artikel Pengalaman Pribadi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Suatu pengalaman aneh seorang penulis, temannya, atau  seseorang yang baru saja dikenalnya, akan menarik perhatian orang lain.  Kalau pengalaman seperti itu ditulis secara jelas, para pembaca akan  sangat tertarik dan merasa terlibat dalam kehidupan orang tersebut.  Artikel semacam ini sering menolong pembaca menyelesaikan permasalahan  mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6. &lt;b&gt;Artikel Wawancara&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Artikel wawancara erat hubungannya dengan riwayat  hidup dan pengalaman pribadi seseorang. Seseorang itu bisa jadi adalah  orang yang memiliki otoritas terhadap subjek yang dijadikan topik  wawancara. Atau, jika bukan demikan, maka orang tersebut adalah orang  yang terkenal sehingga orang lain menghormati pendapat dan ide-idenya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah artikel wawancara berkisar pada kutipan  langsung dan tak langsung. Setiap pertanyan yang dimuat hendaknya tidak  menyangkut hal yang sudah jelas, melainkan tentang hal-hal yang tidak  biasa. Kata-katanya harus mencerminkan sikap, falsafah hidup, dan  karakteristik tingkah laku orang yang diwawancarai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7. &lt;b&gt;Artikel Kerohanian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tujuan dari sebuah artikel kerohanian adalah untuk  menolong pembaca tumbuh secara spiritual. Subjeknya adalah agama dan  tempatnya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel jenis ini misalnya  menafsirkan sebuah perikop dalam Alkitab, menceritakan kesaksian  orang-orang Kristen, atau menafsirkan kebenaran-kebenaran yang punya  arti bagi penulisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8. &lt;b&gt;Artikel Humor&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Artikel yang ditulis untuk menghibur atau mengajarkan  sesuatu lewat humor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;9. &lt;b&gt;Artikel Sanggahan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Artikel yang menyangkut subjek yang memunyai  pandangan-pandangan berbeda. Penulisnya mengemukakan argumen atas suatu  pandangan atau tindakan tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;10. &lt;b&gt;Artikel Eksposisi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah artikel yang menyajikan fakta-fakta tentang  masalah yang sedang hangat dibicarakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Merencanakan Artikel&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perencanaan artikel meliputi beberapa tahap dimulai  dengan penulis menyeleksi subjek yang akan menarik perhatian pembaca.  Kemudian ia mengumpulkan materi dari berbagai sumber, memastikan jenis  artikel yang akan diliputnya, dan materi yang akan dicakupnya. Banyak  penulis merasa perlu membuat judul sementara. Mereka memilih kata-kata  yang menjadi ide sentral dan menggunakannya sebagai petunjuk ketika  mereka menulis. "Tahu arah tujuanmu" adalah satu prinsip dasar bagi  penulis, dan sebuah judul sementara akan membantu penulis agar tidak  melenceng dari ide utama. Setelah tulisan selesai, penulis atau  penyunting dapat membuat judul yang lebih tepat lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dengan menuliskan pokok-pokok utama subjek, penulis  terbantu untuk menentukan hal-hal mana yang dapat dikombinasikan,  dihilangkan, dan diungkapkan dengan lebih jelas. Kalau ada bagian yang  memerlukan tambahan materi, maka dapat dilakukan penelitian lagi. Jika  telah puas pada pembagian tulisan itu, langkah berikutnya adalah  menetapkan urutan yang logis dan memberi nomor urut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah tahap awal ini, persiapan membuat kerangka  menjadi mudah. Seorang penulis membutuhkan kerangka seperti halnya  seorang turis memerlukan sebuah peta yang akan mencegahnya tersesat atau  bolak-balik pada jalan yang sama. Kerangka membuat penulisan menjadi  mudah dan lebih menyenangkan serta akan mengurangi perlunya penulisan  kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah kerangka tertulis memunyai judul-judul utama,  subjudul, dan mungkin juga sub-subjudul untuk hal yang kecil-kecil.  Setiap judul dan subjudul dapat ditulis dalam kalimat-kalimat pendek  atau kalimat lengkap, masing-masing mengungkapkan satu pemikiran yang  tuntas. Judul-judul utama sebuah kerangka diberi nomor dengan angka  Romawi, subjudul dengan huruf besar, dan sub-subjudul dengan angka Arab  dan huruf kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Menulis Sebuah Artikel Majalah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebagian besar petunjuk mengenai bagaimana cara  menulis tercakup dalam butir-butir di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. &lt;b&gt;Tulislah Naskah Pertama Anda dengan Bebas dan  Menyeluruh.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tulis semua subjek tulisan yang ingin Anda sampaikan.  Setelah itu, potong bagian yang berlebihan, perbaiki penulisannya, dan  tulis dalam ukuran yang tepat untuk sebuah majalah. Jika naskah telah  selesai, baca lagi secara menyeluruh. Kemudian ujilah, apakah tulisan  itu mudah dibaca atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2. &lt;b&gt;Buatlah Kalimat Awal yang Menarik Perhatian.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jangan terlalu banyak menghabiskan waktu pada kalimat  awal. Tulis saja artikelnya dan kemudian kembali ke atas untuk  memeriksa pendahuluannya. Pada saat inilah Anda dapat memperbaiki atau  menulis sekali lagi pendahuluan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3. &lt;b&gt;Menulislah dengan Gaya yang Hidup dan Mudah  Dibaca.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anda harus selalu bersaing dengan penulis lain untuk  memperebutkan perhatian pembaca. Penulisan sebuah artikel yang menarik  memerlukan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;a. kata-kata yang dimengerti pembaca&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;b. kalimat-kalimat yang memberikan gambaran dan  imajinasi yang jelas dalam pikiran pembaca&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;c. kata kerja dalam kalimat aktif, yang mengungkapkan  seseorang melakukan sesuatu kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4. &lt;b&gt;Tulislah Kalimat dengan Jelas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ungkapkan satu pemikiran dalam satu kalimat. Hindari  usaha menyelipkan materi yang dipisahkan oleh tanda kurung atau garis  pisah. Hindari kalimat yang panjang dan rumit. Gunakan kalimat pendek  sebisanya, yang jumlah katanya kurang dari lima belas. Kalimat panjang  jumlah katanya di atas tiga puluh. Kalimat sedang, tentu saja, kira-kira  di antara jumlah keduanya. Tujuannya agar bacaan terasa menarik dan  mudah dimengerti. Sering kali kalimat pendek itu membantu memberi  penekanan pada poin-poin yang penting. Namun pengulangan pemakaian  kalimat pendek yang terlalu banyak, kecuali kalau digunakan untuk sebuah  penekanan, dapat mengganggu jalan pikiran atau membuat tulisan itu  melompat-melompat dan kekanak-kanakan. Di lain pihak, kalimat-kalimat  panjang membuat bacaan menjadi sulit dan terkadang membingungkan bahkan  dapat menghilangkan keinginan untuk membaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk memberi keragaman pada tulisan Anda,  ragamkanlah konstruksi kalimat-kalimat yang Anda gunakan. Jagalah jangan  sampai digunakan pengaturan subjek, kata kerja, atau kata sifat yang  begitu aneh sehingga pembaca tidak dapat secara cepat menangkap  maksudnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5. &lt;b&gt;Buatlah Tulisan Anda Mengalir Lancar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tulislah setiap kalimat dan alinea begitu rupa  sehingga perpindahan ke kalimat atau alinea berikutnya tidak mengganggu  jalan pikiran pembaca. Gunakan kata-kata dan kalimat transisi untuk  membantu pembaca berpindah dari satu ide ke ide berikutnya. Anggaplah  kata-kata transisi itu sebagai jembatan yang menghubungkan satu  pemikiran lainnya. Biasanya kata transisi itu muncul pada awal sebuah  alinea.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Memperbaiki Naskah Pertama&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Semua penulisan yang baik merupakan hasil penulisan  yang berulang-ulang. Sebagian besar penulis mengakui bahwa naskah  pertama mereka belum otomatis menjadi hasil akhir. Orang yang menulis  dengan bebas sering menulis dengan cepat, dan penulisan yang cepat tidak  memberikan kesempatan untuk memperbaiki kata-kata, ungkapan-ungkapan,  kalimat-kalimat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika seorang penulis menyelesaikan artikelnya, ia  perlu membacanya kembali. Ia perlu memeriksa apakah ia telah  menyampaikan apa yang ingin ia katakan dan telah menuliskannya dengan  cara yang membuat pembaca dapat memahami maksudnya. Ia perlu  mengorganisir kembali materi-materi yang diperoleh, memperbaiki kalimat,  dan memperjelas penggunaan kata-kata transisinya. Ia perlu menuliskan  kembali beberapa alinea dan memperbaiki beberapa ungkapan di alinea  lainnya. Yang terakhir, seorang penulis perlu memperbaiki penulisan dan  ejaan atau tanda baca yang salah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika penulis telah puas dengan hasil kerjanya, baru  ia dapat mengirimkannya kepada penerbit dengan harapan agar tulisannya  tersebut dapat dimuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Diambil dan disunting dari:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Judul buku&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Menjadi Penulis: Membina Jemaat yang Menulis&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Judul asli&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Write the Vision&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penulis   &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Marion van Horne&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penerjemah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Putu Laxman S. Pendit&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penerbit  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; BPK Gunung Mulia, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Halaman   &lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; 29 -- 34&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2008/01/empat-hal-penting-dari-sebuah-artikel.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-5596193022445551860</guid><pubDate>Sat, 29 Sep 2007 10:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-26T07:13:02.286-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lestari</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penanggulangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pengobatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Perubahan Iklim</category><title>Cara Mencegah Penyakit Di Gunung</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 24px;"&gt;Berada di suatu ketinggian memang sering menimbulkan rasa yang tak seperti dalam batas kehidupan kita. Penyakit yang tak bisa kita duga sering muncul, walau kita sering menyadari dari awal bahwa kita sehat sebelum berada dalam ketinggian tertentu. Ini bisa terjadi bila kita berada dalam ketinggian semisal seperti mendaki gunung. Pertama kali kita menapak dataran tinggi seperti gunung, kita akan merasakan reaksi dataran tinggi seperti pusing, denyut jantung cepat, sesak nafas, letih, telinga berdenging dan insomnia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Penyakit tersebut akan jarang terjadi jika kita berada di ketinggian tak kurang dari 2500 mdpl. Semakin tinggi permukaan laut, semakin mudah membuat orang mengidap penyakit&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;gunung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, lebih-lebih bagi orang yang berasal dari daerah yang rendah dari permukaan laut. Gejala dininya sebagai berikut, pening, tersengal-sengal dalam mengadakan kegiatan yang ringan, merasa mual, tidak bernafsu makan, gangguan tidur, dan frekuensi napas tidak teratur setelah tertidur, bahkan dapat berhenti untuk sementara. Gejala akhir termanifestasi sebagai berikut: emsifema paru, seperti sesak napas, bahkan dalam keadaan tengah beristirahat, bibirnya kebiru-biruan, berdahak putih ketika batuk, yang berat bahkan mengeluarkan dahak berbusa yang berwarna merah muda. Gejala kekurangan oksigen di bagian otak, misalnya pening, kelainan peri laku dan jalannya sempoyongan, kalau muncul ngantuk-ngantuk atau pingsan, dapat memicu bahaya kematian.Kecuali memang anda tukang tidur ngorok tanpa pandang tempat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bagaimanakah cara mencegah penyakit gunung?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bagi mereka yang tidak berat gejalanya, sebaiknya dianjurkan untuk tidak meneruskan lagi pendakiannya dan beristirahat selama beberapa hari, setelah itu barulah melanjutkan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;pendakiannya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;. Harus tidur dengan badan terlentang dan minum asetazolamide. Tapi bagi penderita yang berat, dianjurkan untuk segera turun gunung, bahkan sudah tengah malam pun. Karena dengan turun 300 meter saja, gejala penyakit akan sangat berkurang, dan penderita akan terancam jiwanya bila terlambat mengambil langkah. Perubahan sifat atau tingkah laku seseorang ketika berada di dataran tinggi atau sedang mendaki gunung yang tinggi, seperti menyangkal dirinya jatuh sakit, menolak bekerja sama dan menolak untuk turun gunung dan lain sebagainya, tidak jarang merupakan gelaja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;penyakit&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;gunung&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;yang parah, maka harus diperhatikan. Pantang semata - mata menunggu pertolongan dan bantuan. Kalau masih dapat berjalan, biar pun gentayangan, harus cepat - cepat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;turun gunung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;. Kalau sudah susah berjalan, dapat turun gunung dengan diusung. Dan di bawah petunjuk dokter yang berpengalaman, minum obat seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;asetazolamide, dexamethasone dan nifedipine.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Trik dan tips mencegah penyakit gunung secara sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, mendaki gunung secara berangsur. Menyediakan waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kurang oksigen. Khususnya di daerah yang berada pada ketinggian 3.000 meter ke atas dari permukaan laut, setiap hari mendaki tidak lebih dari 300 meter. Karena penderita penyakit gunung jarang dapat menyadari bahwa dirinya sudah terkena penyakit tersebut, maka dalam perjalanan, antar teman harus saling memperhatikan dan mengamati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, harus beristirahat cukup. Setelah menginjakkan kaki di suatu kota yang tinggi dari permukaan laut, pada hari pertama haruslah beristirahat dengan tenang, kalau merasa letih segera berbaring, jangan tergesa-gesa mengerjakan sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, banyak minum air. Udara di daerah dataran tinggi sangat kering, dapat menyebabkan dehidrasi badan, dan gejala itu dapat memperberat penyakit gunung. Maka, sehari sebelum mendaki gunung harus menambah suplai air minum yang cukup, dengan setiap hari minum 6-8 liter air.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, tidak minum arak atau minum sedikit saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Alkohol&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;dapat memperberat penyakit gunung, yang memicu dehidrasi dan memperlamban pernafasan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, mengkonsumsi makanan yang tak berlemak dan kaya karbohidrat, menjauhi goreng - gorengan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keenam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, tidak merokok, karena merokok dapat menurunkan kadar oksigen darah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ketujuh,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;tidak minum obat tidur. Karena penyebab insomnia kebanyakan adalah kekurangan oksigen. Minum obat tidur atau obat penenang tidak saja tidak ada gunanya, malah dapat memperlamban pernafasan dan memperberat insomnia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kedelapan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, dengan tepat menggunakan obat pencegah penyakit gunung. Asetazolamide dapat mencegah penyakit gunung yang ringan, misalnya pening. Sehari sebelum mencapai ketinggian 2.700 meter dari permukaan laut, mulailah minum obat pencegah, setiap hari dua kali, tapi bagi mereka yang alergi terhadap sulfa dilarang minum asetazolamide. Kalau perlu dapat minum preparat penenang dan aminophylline.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mengkonsumsi jeli ginseng dan Rhodiola rosea sebagai tambahan juga cukup ideal untuk meredakan reaksi dataran tinggi. Selain&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;penyakit gunung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;yang menghantui para&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;pendaki gunung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;, ada gejala tertentu juga patut diwaspadai para penggemar mendaki gunung tinggi. Misalnya bengkak di bagian pelupuk mata, muka dan tangan di pagi hari dan bagian buku kaki di malam hari, umumnya dapat berangsur - angsur membaik dan sembuh sendiri. Luka tersengat sinar matahari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sinar ultraviolet&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;di daerah dataran tinggi sangat kuat, kalau kurang memperhatikan perlindungannya, mungkin dapat cepat memicu luka terbakar permukaan kulit dan retina. Perlu memoleskan krim anti kejemur, memakai kaca mata khusus dan topi penahan sinar matahari dan lain sebagainya. Nyeri di bagian lutut. Sedapat mungkin menghindari terlalu lamanya berjalan turun gunung, harus menggunakan tongkat sebagai penopang, dalam rangka mengurangi gesekan di bagian lutut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Obat - obat tadi di atas bisa kok di temui di toko obat..ya iyalah...toko obat, tak adalah di bengkel atau tukang pijat urut...atau tukang sunat!&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selamat mendaki!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2007/09/cara-mencegah-penyakit-di-gunung.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7625733441252919016.post-5073033766165195456</guid><pubDate>Tue, 21 Aug 2007 10:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-27T16:33:20.415-02:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Alam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bumi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">karya tulis non ilmiah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lingkungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pemanasan global</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penghijauan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Perubahan Iklim</category><title>10 Gejala Pemanasan Global</title><description>&lt;div class="post-content" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;Bumi dan isinya adalah ciptaan  Tuhan Yang Maha Esa, yang telah dititipkanNya kepada kita manusia untuk  menjaganya. Akan tetapi terkadang manusia suka lupa dengan tanggung  jawabnya sebagai manusi yang dikaruniai indra untuk selalu berbuat baik,  termasuk didalamnya menjaga lingkungan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;Lingkungan yang kian tahun semakin rusak karena  ulah manusi, manusia yang seharusnya menjaga dan melestarikan. Yang pada  akhirnya terjadilah bencana sebagai dampak dari perbuatannya. Banjir  misalnya yang menenggelamkan lahan pertanian dan rumah, longsor yang  juga banyak memakan korban jiwa. Bencana ini tentunya tidak datang  dengan sendiri kalau bukan karena sebab.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;Diharapkan semoga masyarakat akan  lebih sadar bahwa pohon dan air adalah Sumber Kehidupan yang harus  selalu kita jaga bersama demi kehidupan masa depan yang indah dalam  nuansa sebatang pohon sejuta pesan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;Ada yang bilang pemanasan global itu hanya  khayalan para pecinta lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir.  Ilmuwan juga masih pro dan kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam  itu bisa dirasakan dalam 10 kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini  bukan imajinasi belaka, sebab kita sudah mengalaminya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. Kebakaran hutan besar-besaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut  terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan  meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga.  Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang  kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih  awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering  dari biasanya dan lebih mudah terbakar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. Situs purbakala cepat rusak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi  dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam.  banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs  bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat  banjir besar belum lama ini.&lt;span id="more-16"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3. Ketinggian gunung berkurang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan  ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan  tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat  tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan  perlahan terangkat kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;4. Satelit bergerak lebih cepat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas  ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi  dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer  bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan  mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana,  maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak  lebih cepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;5. Hanya yang Terkuat yang Bertahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah  yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun  ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang  bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih  tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup  termasuk manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-content" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;6. Pelelehan Besar-besaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga  semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar  tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan  merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah.  Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan  bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;7. Keganjilan di Daerah Kutub&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide  bahwa pemanasan global terjadi lebih “heboh” di daerah kutub. Riset di  sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan  mencairnya bagian beku dasar bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;8. Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di  dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan  saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu  terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan  menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah  tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="more-18"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;9. Habitat Makhluk Hidup Pindah ke  Dataran Lebih Tinggi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi  menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa  hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan  global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga,  sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;10. Peningkatan Kasus Alergi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim  semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus  alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola  hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan  bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah  pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan  memproduksi lebih banyak serbuk sari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Diterjemahkan secara bebas dari  www.livescience.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;Masih berkaitan dengan mengurangi Global Warming  tapi kali ini  Dirumah……&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;1. &lt;b&gt;Turunkan suhu AC Anda&lt;/b&gt;.  Hindari penggunaan suhu maksimal. Gunakan AC pada tingkatan sampai kita  merasa cukup nyaman saja. Dan cegah kebocoran dari ruangan ber-AC Anda.  Jangan biarkan ada celah yang terbuka jika Anda sedang menggunakan AC  Anda karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk  mendinginkan ruangan Anda. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan  listrik Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;2. &lt;b&gt;Gunakan timer untuk menghindari lupa  mematikan AC&lt;/b&gt;. Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan Anda.  Misalnya jam kantor Anda adalah pukul 8.00 sampai 17.00. Set timer AC  Anda sesuai dengan jam kantor tersebut. Dengan begitu tidak ada lagi  insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;3. &lt;b&gt;Gunakan pemanas air tenaga surya&lt;/b&gt;.  Meskipun lebih mahal, dalam jangka panjang hal ini akan menghemat  tagihan listrik Anda. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan  tenaga surya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;4. &lt;b&gt;Matikan lampu tidak terpakai dan  jangan tinggalkan air menetes&lt;/b&gt;. Selain menghemat energi dan air  bersih, ini akan menghemat banyak tagihan Anda.&lt;span id="more-8"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;5. &lt;b&gt;Gunakan lampu hemat energi&lt;/b&gt;.  Meskipun lebih mahal, rata-rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat  hingga 80 % dari lampu pijar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;6. Maksimalkan pencahayaan dari alam. Gunakan  warna terang di tembok, gunakan genteng kaca di plafon, maksimalkan  pencahayaan melalui jendela.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;7. &lt;b&gt;Hindari posisi stand by pada  elektronik Anda!&lt;/b&gt; Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan  (bukan dalam posisi stan by) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang  luar biasa dari penghematan energi listrik. Gunakan colokan lampu yang  ada tombol on-off-nya. Atau cabut kabel dari sumber listriknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;8. &lt;b&gt;Jika pengisian ulang baterai Anda  sudah penuh, segera cabut! &lt;/b&gt;Telepon genggam, pencukur elektrik,  sikat gigi elektrik, kamera, dan lain-lain. Jika sudah penuh segera  cabut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;9. &lt;b&gt;Kurangi waktu dalam membuka lemari es  Anda&lt;/b&gt;. Untuk setiap menit Anda membuka pintu lemari es. Akan  diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu  yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;10. &lt;b&gt;Jangan membeli bunga potong&lt;/b&gt;.  Jika daerah Anda bukan penghasil bunga hias, maka bisa dipastikan bunga  itu dikirim dari tempat lain. Hal ini akan menghasilkan “jejak karbon”  yang besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;11.&lt;b&gt;Potong makanan dalam ukuran yang lebih  kecil.&lt;/b&gt; Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan  energi lebih sedikit untuk memasaknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;12. &lt;b&gt;Gunakan air dingin untuk mencuci dan  cucilah dalam jumlah banya&lt;/b&gt;k. Jika Anda memiliki keluarga kecil,  tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin  cuci Anda terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian  listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;13. &lt;b&gt;Gunakan deterjen dan pembersih ramah  lingkungan&lt;/b&gt;. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal.  Tetapi bila Anda mampu, lakukanlah demi masa depan anak cucu kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;14. &lt;b&gt;Gunakan ulang perabotan rumah Anda&lt;/b&gt;.  Jika Anda sudah bosan dengan perabotan Anda, Anda bisa melakukan obral  di garasi rumah, berikan kepada orang lain. Atau bawa ke pengerajin  untuk dimodifikasi sesuai keinginan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;15. &lt;b&gt;Donasikan mainan yang sudah tidak  pantas untuk umur anak Anda&lt;/b&gt;. Hal ini akan mengurangi produksi  mainan-mainan yang hanya akan terus menghabiskan sumber daya bumi kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;16. &lt;b&gt;Jika menggunakan deodorant atau  produk-produk semprot lainnya, jangan menggunakan aerosol&lt;/b&gt;.  Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga  penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;sumber:&lt;br /&gt;
E-book GLOBAL WARMING&lt;br /&gt;
Disadur oleh: Agus R. dan Rudy S.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="post-content" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;DALAM PERJALANAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. Berliburlah di dalam negeri dan  gunakanlah transportasi darat!&lt;/b&gt; Sebab berlibur akan sangat  meningkatkan jejak karbon Anda. Terutama jika dilakukan dengan  menggunakan pesawat. Hal ini dapat mengurangi banyak sekali emisi  karbon.Pesawat terbang merupakan penyumbang gas rumah kaca yang lebih  signiikan daripada mobil atau kendaraan darat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. Kurangi perjalanan bisnis Anda. &lt;/b&gt;Teknologi  sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference, juga  menyediakan begitu banyak metode berkomunikasi via internet. Ditambah  lagi dengan makin murahnya biaya internet, Anda akan menghemat banyak  pengeluaran perjalanan Anda, dan tentunya mengurangi jejak karbon Anda  secara signiikan. Pengecualian dapat dilakukan untuk transaksi yang  membutuhkan tanda tangan Anda atau yang benar-benar membutuhkan  kehadiran Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3. Gunakan handuk hotel Anda lebih dari  satu hari.&lt;/b&gt; Anda akan menghemat salah satu seumber daya  terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen  yang dipakai. Lebih jauh lagi, Anda menghemat energi dari mesin pencuci  dan pengering yang digunakan.&lt;span id="more-14"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;ELEKTRONIK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. Go rechargeable&lt;/b&gt;, gunakan  peralatan dengan baterai yang bisa diisi ulang. Jika harus menggunakan  yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal  hydride (NiMH) sangat hemat biaya, efektif!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. Utamakan hemat energi saat membeli  peralatan elektronik&lt;/b&gt;. Misalnya pilihlah TV LCD daripada TV CRT  (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik  terendah, dll. Saat ini tidak terlalu sulit untuk menemukan produk  elektronik hemat energi karena produsen beramai-ramai mulai memfokuskan  strategi pemasarannya ke produk-produk seperti itu. Lihat saja dari  seberapa sering Anda melihat iklan-iklan AC hemat energi di media cetak  maupun elektronik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3. Gunakan lebih lama. &lt;/b&gt;Jangan  mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama. Jika terpaksa  dilakukan, donasikan barang Anda yang lama.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;ALAT KEBERSIHAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. Cleaner, greener, meaner.&lt;/b&gt;  Meskipun masih lebih mahal, produk kebersihan yang ramah lingkungan  sudah mulai hadir di supermarket. Belilah bila Anda mampu. Namun  sebenarnya cuka dan baking soda bisa digunakan untuk pembersihan hampir  barang apapun. Campurlah cuka dengan air hangat (50:50), larutan cuka  air tersebut dapat digunakan sebagai pembersih serba guna.. Baking soda  bisa digunakan untuk membersihkan bau pada karpet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi  udara yang baik.&lt;/b&gt; Ini sangat penting agar energi dan racun  sekitar kita cepat bersih. Terutama saat membersihkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3. Untuk kesegaran ruangan, tempatkan  tumbuhan&lt;/b&gt; yang bisa hidup di dalam ruangan, akan sangat membantu  kesegaran lingkungan Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;4. Untuk penanganan barang beracun,&lt;/b&gt;  segera hubungi dinas kebersihan atau lingkungan di lingkungan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;sumber:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
E-book GLOBAL WARMING&lt;br /&gt;
Disadur oleh: Agus R. dan Rudy S.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;Saat mengemudi juga kita bisa ikut serta dalam  mengurangi Global Warming…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1. Gunakan mobil antar jemput untuk  sekolah anak Anda&lt;/b&gt;, hal ini akan sangat mengurangi beban BBM  Anda, sopir, dan cicilan kendaraan. Jika belum ada, mungkin Anda bisa  memulainya, dan menjadikan sebagai bisnis Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kecil itu indah dan  hemat.&lt;/b&gt; Jika Anda tidak bisa lepas dari penggunaan mobil,  gunakanlah city car atau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik,  hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing.  Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika Anda tidak bekerja  dipertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila Anda  mampu membelinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Ganti bahan bakar  Anda!&lt;/b&gt; Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui  (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax). Luar biasa jika bisa  Anda bisa menggunakan bahan bakar hidrogen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;4. Cek tekanan angin ban dan jadwal  service Anda.&lt;/b&gt; Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi  mobil Anda pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar  Anda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="more-12"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;5. Sewa mobil saat diperlukan.&lt;/b&gt;  Jika mobil bukan sarana utama Anda maka menyewa adalah pilihan yang  baik. Termasuk jika Anda hanya memerlukan kendaraan besar (Family Car  atau SUV) untuk beberapa kesempatan saja. Penghematan dari cicilan  ataupun bahan bakar harian Anda akan sangat terasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;6. Matikan mesin saat menunggu di sekolah  anak Anda atau saat terjadi kemacetan total.&lt;/b&gt; Ini sangat sering  terjadi. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca ilm  yang baik atau penghalang matahari yang banyak dijual di toko aksesoris  mobil. Atau parkirkan mobil Anda ditempat yang rindang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;7. Berbagilah! &lt;/b&gt;Carilah rekan  kerja, teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja Anda. Anda  bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;8. Belajarlah cara mengemudi yang baik&lt;/b&gt;.  Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%.  Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan  bukan dengan rem mendadak. Hindarkan mengemudi dengan kasar. Pindahkan  gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000  rpm, beberapa survei mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kehematan  BBM dalam range tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;Dalam Pekerjaan juga kita dapat mengurangi Global  Warming untuk menyelamatkan bumi kita, menjadikannya tempat hidup yang  lebih baik…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;1. &lt;b&gt;Makan siang dikantor&lt;/b&gt;. Jika  kita sering makan diluar kantor dengan bungkusan dan rutin, lebih baik  jika Anda membeli kotak makan atau tempat minum yang kuat dan bisa  dipakai berulang kali. Hindari media bungkus plastik atau stereofoam  (Berasal dari minyak bumi dan susah untuk diuraikan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;2. &lt;b&gt;Gunakan kertas lebih sedikit&lt;/b&gt;.  Gunakan e-mail internal Anda dan software perkantoran untuk membuat  laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan  untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;3. &lt;b&gt;Matikan peralatan kantor Anda&lt;/b&gt;.  Matikan dari sumbernya. Jangan dibuat stand by, matikan UPS dan trafo.  Jika perlu cabut dari sumber listriknya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="more-10"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;4. &lt;b&gt;Gunakan e-banking&lt;/b&gt;. Alihkan  tagihan kartu kredit Anda melalui penagihan lewat e-mail, beberapa bank  di Indonesia sudah dapat melakukannya. Bank-bank di Indonesia saat ini  umumnya telah menyediakan fasilitas e-banking yang sangat lengkap. Kita  bisa melakukan hampir semua transaksi pembayaran, transfer, pembelian  voucher, dan lain-lain melalui internet banking, bahkan mobile  banking.Memaksimalkan penggunaan e-banking akan menghemat banyak waktu  dan biaya Anda. Anda telah menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan  konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas. Anda juga menghemat sangat  banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bank atau ke  ATM.Mulailah belajar untuk menggunakan e-banking bila Anda belum biasa  untuk menggunakannya. Jangan mengkhawatirkan masalah keamanan karena  teknologi pengamanan jaringan perbankan saat ini sudah sangat canggih.  Tidak akan ada masalah dalam hal keamanan apabila Anda mengikuti dengan  baik cara-cara dan panduan yang disarankan untuk melakukan transaksi  online dengan aman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: green; font-size: small;"&gt;5. &lt;b&gt;Bagi industri, mulailah untuk  menggunakan sumber energi yang dapat diperbaharui (tenaga angin, air,  surya, dll).&lt;/b&gt; Gunakan peralatan yang hemat listrik dan hemat  energi, serta buatlah kebijakan/peraturan penghematan energi dan sumber  daya di perusahaan Anda. Pilihlah teknologi yang ramah lingkungan, dan  lakukanlah manajemen yang baik untuk menangani limbah industri  Anda.Edukasi karyawan Anda untuk terbiasa bertanggung jawab dalam  penggunaan energi dan sumber daya perusahaan. Tingkatkanlah kesadaran  mereka mengenai kecintaan terhadap lingkungan, tidak dengan hanya  membuat peraturan dan hukuman.Berkontribusilah bagi perlindungan dan  keselamatan lingkungan sebagai bagian dari Corporate Social  Responsibility (CSR) perusahaan Anda. Lakukanlah program penanaman  pohon, pembersihan lingkungan, dll. Pada akhirnya hal tersebut juga akan  memberikan keuntungan bagi perusahaan Anda karena citra perusahaan Anda  akan terangkat sebagai perusahaan yang beradab dan berbudaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://p-men.blogspot.com&lt;/div&gt;</description><link>http://p-men.blogspot.com/2007/08/10-gejala-pemanasan-global.html</link><author>faryztt@gmail.com (Regards)</author></item></channel></rss>