<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>Pandji Pragiwaksono</title>
	
	<link>http://www.pandji.com</link>
	<description />
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 11:52:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/PandjiPragiwaksono" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="pandjipragiwaksono" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Mengapa gue melakukan personal branding (L.A.W.)</title>
		<link>http://www.pandji.com/personalbranding/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/personalbranding/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 11:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2046</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu mas @Nukman sempat bilang bahwa gue termasuk salah satu orang yang terbilang baik dalam melakukan personal branding via socmed.
Waktu gue retweet sambil berterima kasih, ada yang bertanya apa itu personal branding ke gue.
Waktu itu gue hanya jawab sekenanya, tapi kali ini gue muncul keinginan untuk menerangkan lebih dari yang hanya “sekenanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Beberapa hari yang lalu mas @Nukman sempat bilang bahwa gue termasuk salah satu orang yang terbilang baik dalam melakukan personal branding via socmed.</p>
<p>Waktu gue retweet sambil berterima kasih, ada yang bertanya apa itu personal branding ke gue.</p>
<p>Waktu itu gue hanya jawab sekenanya, tapi kali ini gue muncul keinginan untuk menerangkan lebih dari yang hanya “sekenanya saja”.</p>
<p>Mengapa gue melakukan Personal Branding?</p>
<p>Awalnya harus gue akui, gara gara “Kena Deh!”</p>
<p>Kok gara gara?</p>
<p>Ya memang, gara gara Kena Deh (KD) gue dipikir oleh orang orang sebagai pelawak.</p>
<p>KD memang memberikan “ketenaran” untuk gue. Dari Kupang sampe Belitung, orang kalo liat gue teriak teriak “Kena Deh!”</p>
<p>Awalnya, gue menikmati saja&#8230; itu tahun 2006.</p>
<p>KD shooting dan resmi tayang 2006 di TV7 lalu menjadi Trans7.</p>
<p>Hak tayangnya kemudian berpindah ke ANTV lalu dimainkan terus menerus hingga hari ini di tahun 2010.</p>
<p>Selama bertahun tahun orang hanya berteriak “Kena Deh!”</p>
<p>Pekerjaan yang datang kepada gue juga tidak jauh dari ranah “lawak”</p>
<p>Padahal, sejak dulu, gue tidak pernah nyaman melawak. Gue adalah presenter yg seneng melucu.</p>
<p>Itu sama sekali berbeda dengan pelawak.</p>
<p>Akhirnya, gue terjebak pada image sebagai orang lucu.</p>
<p>Susahnya, kemanapun gue pergi, pada akhirnya gue mengecewakan banyak orang karena setelah ketemu langsung, umumnya merasa “Kok aslinya ga lucu? Pendiam bahkan? Kecewa ah”</p>
<p>Sementara dalam hati gue merasa “Lah? Beginilah aku..”</p>
<p>Lalu masalah lain lagi kalau gue mau berbicara serius. Orang cenderung tidak pernah menanggapai “keseriusan” gue karena dianggap tidak bisa serius.</p>
<p>Kalau gue baca buku, orang orang suka bilang “Duuuh sok pinter deh lo baca buku, kayak ngerti aja”</p>
<p>Gue jadi ga nyaman baca buku di depan banyak orang karena hal hal seperti itu..</p>
<p>Maka ketika @Ramyaprajna, salah satu pendiri think.web (bisa difollow di @thinkweb) menawari untuk kerjasama online personal branding, gue setuju.</p>
<p>Gue dijadikan kelinci percobaan perusahannya , hehehe&#8230;</p>
<p>Saat itu, gue sudah aktif ngeblog..  Gue ngeblog dari 2004, tapi sejak 2007, Rama memindahkan ke wordpress, “merapihkan” tampilan blog gue, dan menyarankan untuk lebih rajin menulis.</p>
<p>Maka gue disiplinkan diri untuk menulis. 2007-2008 hampir setiap hari gue menulis.</p>
<p>Tulisan gue berkisar kepada current issue, isu sosial, isu nasionalisme, dll.. Hal hal yang selama ini ada di kepala tapi tidak punya penyaluran.</p>
<p>Blog gue mulai ramai, dan orang orang mulai berkomentar “Ternyata pandji orangnya begini ya?”</p>
<p>Lalu menuruti nasihat Rama, gue mulai menggunakan Facebook.</p>
<p>Awalnya gue enggan, tapi lama lama nurut juga.</p>
<p>Karena facebook penggunannya mulai ramai, maka gue mengimport tulisan blog gue, sehingga orang orang yg masuk ke friendlist jadi terbiasa membaca tulisan tulisan buah pemikiran gue</p>
<p>Terlebih lagi, karena tahun 2008 gue merilis album.</p>
<p>Yang selain merupakan cita cita sejak SMP, juga merupakan penyaluran aspirasi, dan juga alat pembentukan image kepada brand “pandji” yang gue harapkan.</p>
<p>Tidak jauh dari peluncuran album gue yang berisikan lagu lagu seperti BAJAK LAGU INI, ADA YANG SALAH (membicarakan isu sosial, demonstrasi, beramal, dll) juga UNTUK INDONESIA yang mempromosikan kecintaan terhadap Indonesia, orang orang mulai semakin melihat sisi yang baru dari seorang Pandji.</p>
<p>Beberapa bulan kemudian, e-book gue “How i sold 1000 CDs in 30 days” yang berisi adaptasi ilmu marketing dari buku buku yang gue baca jatuh ketangan editor Gramedia.</p>
<p>Sekitar 2 bulan berselang, gue menerbitkan buku marketing pertama gue.</p>
<p>Sampai titik ini, orang semakin paham Pandji seperti apa.</p>
<p>Sampai titik ini, facebook gue semakin ramai friendlistnya&#8230; Gue mulai mengamati pentingnya “status” facebook.</p>
<p>Twitter sudah gue gunakan (disuruh rama juga)</p>
<p>Gue ngetweet mulai tanggal 5 april 2008</p>
<p>Tapi followers gue masih kalah jumlahnya dengan penghuni facebook gue</p>
<p>Maka gue melakukan eksperimen untuk relaunch album pertama.</p>
<p>Gue bertanya via status FB “Ada yang mau bantu gue untuk relaunch album ga? Gampang kok, pake status FB doang”</p>
<p>Reaksinya sangat banyak,ratusan orang menyatakan siap bantu&#8230;</p>
<p>Gue minta mereka mengubah status FBnya H-1 relaunch album dengan tulisan ini</p>
<p>“Will come to Pandji’s album relaunch at blablablabla..”</p>
<p>Pada hari yang dimaksud, sekitar 70 orang mengubah statusnya.</p>
<p>Dan ketika gue cek (satu persatu lho ngeceknya) jumlah friendlistnya, ternyata angka rata ratanya adalah 100.</p>
<p>Artinya, ada sekitar 7000 orang yang melihat status diatas. Walhasil, acaranya ramai.</p>
<p>Mengingat itu di La Piazza , Kelapa Gading, Jawa Timur yang agak kepojok..</p>
<p>Yang lebih senang lagi, Acer yang waktu itu mensponsori relaunch gue.</p>
<p>Percobaan itu gue anggap sukses.</p>
<p>Maka kegiatan personal branding gue lanjutkan terus.</p>
<p>Sejak album keluar, orang orang mulai banyak yang mengkritik bahkan menghina gue.</p>
<p>Blog <a href="http://pandji.com/">http://pandji.com</a> dan pembaca setianya menjadi saksi.</p>
<p>Justru di blog inilah gue belajar untuk menghadapi kritik.</p>
<p>Kadang, gue menghandle kritik dengan buruk. Biasanya yang mengingatkan adalah pembaca yang lain.</p>
<p>Tidak jarang juga gue bahkan minta maaf disana.</p>
<p>Apakah gue kaget dihujani kritik?</p>
<p>Sama sekali tidak.</p>
<p>Ketika gue bilang pada diri gue sendiri untuk menampilkan diri gue sendiri yang sesungguhnya, gue sudah tau resikonya.</p>
<p>Kalau gue diam saja dan membiarkan orang mengenal gue hanya dari Kena Deh, hidup gue mungkin akan baik baik saja. Orang hanya akan merasa gue sebagai orang yang lucu.</p>
<p>Tapi masalahnya, itu bukan gue yang seutuhnya, maka gue putuskan untuk menunjukkan diri gue yang sebenarnya.</p>
<p>Ketika gue menunjukkan diri gue yang sebenarnya, gue harus siap menerima bahwa ada yang tidak suka dengan gue.</p>
<p>Mengapa? Karena gue memutuskan untuk tidak bermain aman. Itulah resikonya.</p>
<p>Bagaimana dengan keuntungan yang gue dapatkan dari personal branding itu?</p>
<p>Salah satunya yang bisa gue ceritakan adalah kerja sama dengan Indosat.</p>
<p>Selama nyaris setahun gue menjadi brand ambassador untuk Mentari.</p>
<p>Pada hari ketika gue lagi shooting iklan versi batik dan versi diskon all item (mungkin elo masih inget) gue diajak ngobrol dengan pihak brand dan agency. Ternyata mereka memang mencari figur seperti gue, mereka menjelaskan seperti apa pewatakan yang mereka cari, dan memang menyerupai gue. ketika gue tanya darimana elo tahu bahwa gue orangnya demikan, mereka menjawab “Kami baca blog elo”</p>
<p>Acer juga lama mengamati kegiatan gue dengan menggunakan teknologi.</p>
<p>Mereka mengamati dari tulisan di blog dan facebook gue (twitter belum meledak)</p>
<p>Akhirnya walaupun gue bukan brand ambassador mereka, tapi kerjasama gue dengan mereka berlanjut panjang dan menyeluruh. Mereka bantu relaunch gue, mereka dukung performance gue di festival musik, mereka sponsori pembuatan album gue, karena mereka (bilang) mereka memiliki kesamaan visi dengan gue. Darimana coba kalau bukan dari kegiatan personal branding gue via online?</p>
<p>Hal yang sama juga terjadi dengan Lifebuoy.</p>
<p>Bedanya Lifebuoy melihat dari sisi karya karya gue juga&#8230;</p>
<p>Hal yang sama terjadi dengan Nokia.</p>
<p>Bedanya, Nokia lebih melihat kepada kegiatan personal branding gue via twitter.</p>
<p>Sejak #IndonesiaUnite pengguna twitter meledak dengan jumlah gila gilaan.</p>
<p>Kalau ga salah @anakcerdas punya ulasan tentang ini di blognya</p>
<p>Sejak sebelum itu , followers gue di era sebelum juli 2009 sudah tahu gue sudah menggunakan twitter untuk lebih cepat mengutarakan isi pikiran gue.</p>
<p>Ketika #Indonesiaunite pertama kali di tweet oleh @ifahmi dan kemudian efek bola saljunya jadi begitu besar, maka semakin besar pula-lah jumlah follower gue yang bergabung karena (katanya) menyukai tweet gue yang bersemangat nasionalis.</p>
<p>Untuk yang ngikutin tulisan gue dari 2007 atau tau album gue dari 2008, itu bukan hal yang baru, tapi mereka yang baru follow gara gara #IndonesiaUnite baru tahu kalau gue orangnya seantusias ini terhadap Indonesia</p>
<p>Mulailah siklus lama berulang kembali.</p>
<p>Serupa dengan yang terjadi di blog pasca peluncuran album, banyak orang orang yang menyerang dan mempertanyakan nasionalisme gue.. Kebanyakan bertanya “Kenapa baru sekarang sekarang ini nasionalis? Kenapa baru setelah pemboman? Kenapa setelah ada lagu Kami Tidak takut?”</p>
<p>“Kenapa Pandji berubah?”</p>
<p> </p>
<p>Sebenarnya bukannya gue yang berubah, tapi merekalah yang baru mengenal gue, atau tepatnya, baru terkena efek dari personal branding gue. Usaha untuk melepaskan diri dari image “pelawak”</p>
<p> </p>
<p>Seperti yang gue lakukan juga di blog , ketika kritik itu terjadi, gue melanjutkan untuk ngetweet (atau ngeblog) seperti biasa.</p>
<p>Sampai hari ini gue masih “serius”, sampai hari ini gue masih menunjukkan ketertarikan dengan isu sosial, isu nasionalisme, sampai hari ini gue terus menjadi diri gue sendiri dengan harapan kelak orang akan sadar bahwa, memang beginilah gue.</p>
<p> </p>
<p>Hari ini, gue terus melakukan personal branding.</p>
<p>Lewat social media</p>
<p>Lewat karya.</p>
<p>Sekarang sudah 2 e-book gue luncurin di <a href="http://pandji.com/for-you">http://pandji.com/for-you</a> dan dua duanya ilmu marketing. E-book ketiga rencananya rilis april awal.</p>
<p>Setelah album pertama Provocative Proactive, album kedua juga rilis tahun 2009 sebagai pelampiasan aspirasi dan menunjukkan setiap sisi dari seorang Pandji yang belum terlihat.</p>
<p>Kini gue siaran di Hardrock FM untuk acara Provocative Proactive Show gue meng-interview dari Bambang Pamungkas hingga ke Adnan Buyung Nasution, hingga ke Adhyaksa Dault, hingga ke Rudi Wowor, hingga ke Hanung Bramantyo, dll&#8230;</p>
<p>Yayasan gue , Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (C3) yang bergerak untuk membantu anak anak dengan kanker terus aktif dari 2006 hingga hari ini..</p>
<p>Bisnis gue REF Basketball Clothing, satu satunya clothing line bertema basket di Indonesia sekarang mulai memanfaatkan socmed dengan aktif di facebook page dan twitter.</p>
<p>Semua bertujuan sama.</p>
<p>Berkarya dan membentuk sebuah persona.</p>
<p>Branding itu kegiatan yang penting.</p>
<p>Tapi branding juga kegiatan yang genting.</p>
<p>Brand adalah janji.</p>
<p>Positioning sebuah brand akan terbukti dalam kiprahnya brand itu sendiri.</p>
<p>Banyak yang tidak menepati janji dari brand mereka.</p>
<p>Misalnya: Seorang penyanyi yang dalam lagu lagunya selalu mendayu, romantis, dan lembut ternyata kesehariannya bicaranya kasar, gayanya slenge-an, dan masuk infotainment karena memukuli pasangannya.. maka brand promisenya yang terpancar dari lagunya, rusak.</p>
<p>Mungkin ini juga yang membuat personal branding banyak selebriti, rusak di socmed.</p>
<p>Karena selebriti ini kelakuan sehari harinya tidak sama dengan kelakuannya di layar kaca atau di karya karyanya..</p>
<p>Musisi yang jelas jelas melakukan personal branding?</p>
<p>Jay Z</p>
<p>Cara paling jelas mencari tahu dia branding atau tidak?</p>
<p>Perhatikan baik baik hand sign &#8220;The Diamond&#8221; yang sering dia lakukan</p>
<p> </p>
<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2010/03/6a010536846743970c0120a5bad944970c-800wi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2051" title="6a010536846743970c0120a5bad944970c-800wi" src="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2010/03/6a010536846743970c0120a5bad944970c-800wi.jpg" alt="6a010536846743970c0120a5bad944970c-800wi" width="360" height="528" /></a></p>
<p>Dia sedang melakukan branding sehingga ketika ada orang melakukan itu, yang mereka ingat adalah jay Z.</p>
<p>Banyak contoh personal branding yang dilakukann olehnya, banyak bukti juga keberhasilan personal brandingnya yaitu kerjasamanya dengan begitu banyak brand. Saling afiliasi membuat kedua belah pihak diuntungkan.</p>
<p>Manusia, adalah makhluk yang secara alamiah, lahir dan batin, mencari keseimbangan.</p>
<p>Kita menyukai keteraturan dan agak gamang terhadap kekosongan.</p>
<p>Naluri kita memerintahkan kita untuk mengisi kekosongan.</p>
<p>Ini gue baca di buku “The Pursuit of Excellence” karya Matthew E May.</p>
<p>Apa kaitannya dengan personal branding?</p>
<p>Kalau orang tidak paham atau tidak mengenal diri kita 100%, katakanlah hanya tau 50% dari diri kita yang sebenarnya, mereka akan mengisi sisa 50% itu dengan asumsi mereka sendiri.</p>
<p>Dan ketika asumsi mereka tidak sama dengan kenyataan yang ada, mereka kebingungan. Dan reaksi yang umumnya muncul dari orang yang bingung adalah marah.</p>
<p>Maka sebelum orang mengisi kekosongan itu dengan asumsi, kita lebih dahulu melengkapi kekosongan itu.</p>
<p>Bagaimana caranya?</p>
<p>Ya personal branding tentunya</p>
<p>Maka inilah mengapa gue melakukan personal branding.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/personalbranding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertanyaannya: Mau nggak?</title>
		<link>http://www.pandji.com/pertanyaannya-mau-nggak/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/pertanyaannya-mau-nggak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2044</guid>
		<description><![CDATA[Jadi di Belitung gue nginep di hotel yang ga ada TV kabelnya&#8230;
Ga masalah sebenarnya utk gue karena gue menyibukki diri untuk menulis
Tapi gue tiba tiba kepikiran saudara saudara gue se-Indonesia yang tidak punya pilihan lain, selain TV lokal.
Ketika gue berpindah dari satu channel ke channel lain, gue tidak mampu menemukan tayangan yang sesuai dengan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi di Belitung gue nginep di hotel yang ga ada TV kabelnya&#8230;</p>
<p>Ga masalah sebenarnya utk gue karena gue menyibukki diri untuk menulis</p>
<p>Tapi gue tiba tiba kepikiran saudara saudara gue se-Indonesia yang tidak punya pilihan lain, selain TV lokal.</p>
<p>Ketika gue berpindah dari satu channel ke channel lain, gue tidak mampu menemukan tayangan yang sesuai dengan yang gue mau.</p>
<p>Isinya pada jam 20-21an adalah sinetron, lawakan TV, film kelas C dan dialog politik yang ruwet.</p>
<p>Gue baru pulang kerja jadi gue ingin sesuatu yang menyenangkan.</p>
<p>Ga pengen pusing, dan ga pengen (tepatnya ga bisa) ketawa melihat orang yang melawak dengan menghina atau menyakiti orang&#8230;</p>
<p>Kalau gue punya kabel, maka gue tinggal switch ke HBO, Starmovie, Starworld, ESPN, Starsports atau yang selalu jadi andalan, History channel, Discovery channel, Travel and Living, NatGeo, atau kalau mau senyum senyum absurd ada cartoon network atau playhouse disney kalau ga mau pusing.</p>
<p>Tapi yang tidak punya kabel, terjebak pada tayangan yang menjemukan&#8230;</p>
<p>Polanya seperti kebaca.</p>
<p>Pagi pagi musik “live” , siang siang gosip atau berita, sore sore gosip atau sinetron, malam malam sinetron atau film..</p>
<p>Kemanakah pilihan kita?</p>
<p>Gue sebenarnya pro pilihan.</p>
<p>Pro keseimbangan.</p>
<p>Belakangan ini, keseimbangan itu yang tidak ada.</p>
<p>Waktu JavaJazz Festival hari pertama ramai akan tweet ga ada sinyal GPRS atau 3G. Hari kedua gue datang dan tidak merasakan apa apa. Gue lalu ngetweet dari sore sampe malam.. mungkin ada belasan tweet saat itu. Lalu gue bilang orang orang bahwa sinyal ga ada masalah kok di JJF. Orang orang yang tidak datang dan bilang sinyalnya ngaco gue kounter dengan jawaban “Enggak kok, gue bisa bisa aja ngetweet”</p>
<p>Lalu seseorang menyahuti saya dari jalur pribadi dan bilang “Elo pro amat sih sama JJF? Kerasa banget ngebelainnya?”</p>
<p>Gue menjawab “Gue bukan pro JJF, gue pro yang gue anggap benar&#8230; Saat itu, gue ga merasa ada masalah apa apa. Sementara tweetnya sama sekali ga imbang. Yang beredaran adalah masalah sinyal GPRS yg hilang. Faktanya tidak seperti itu, maka yang gue lakukan adalah memberikan pilihan”</p>
<p>Kalau gue diam, maka informasinya akan timpang. Gue hadir dengan tweet2 gue untuk memberikan pilihan. Dan pilihan itu benar adanya. Sehingga kalau orang liat hashtag #JJF ada yang bilang sinyal bermasalah, ada yang bilang tidak. Itu baru adil.</p>
<p>Orang orang juga kesal dengan TV dan koran yang beritanya buruk semua.</p>
<p>Lalu apa yang mau kita lakukan? Ngomel doang? Ngomel ga akan merubah keadaan.</p>
<p>Yang bener adalah yang dilakukan @GNFI atau <a href="http://goodnewsfromindonesia.com/">http://goodnewsfromindonesia.com</a> yang memberikan pilihan untuk orang menyeimbangkan berita buruk yang dia liat di TV.</p>
<p>Demokrasipun sudah mulai keliatan usaha untuk menyeimbangkan pilihan. Awal tahun 98 sampai mungkin tahun 2007an kita hanya melihat demo dari satu sisi. Sekarang kalau ada demo anti SBY tiba tiba ada juga yang demo pro SBY&#8230; hehehehe</p>
<p>Itu sih yang kayaknya dibutuhkan orang  orang di Indonesia.. pilihan.</p>
<p>Sebenarnya kita bisa jadi penyedia pilihan itu.</p>
<p>Pertanyaannya mau ga?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/pertanyaannya-mau-nggak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PASSION</title>
		<link>http://www.pandji.com/passion/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/passion/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 09:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2041</guid>
		<description><![CDATA[Di PowerLunch Markplus kemarin, sambil bingung dan kurang nyaman disuruh duduk di depan semua orang, gue berpikir apa KUNCI dari kemajuan bangsa..
Lalu gue tiba tiba menemukannya diantara omongan orang orang hebat yang hadir pada hari itu.
Perlu gue tekankan, SEMUA orang orang disana pada hari itu adalah orang orang yang SUDAH membuktikan kehebatannya
Bahkan buktinya hingga bermilyar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di PowerLunch Markplus kemarin, sambil bingung dan kurang nyaman disuruh duduk di depan semua orang, gue berpikir apa KUNCI dari kemajuan bangsa..</p>
<p>Lalu gue tiba tiba menemukannya diantara omongan orang orang hebat yang hadir pada hari itu.</p>
<p>Perlu gue tekankan, SEMUA orang orang disana pada hari itu adalah orang orang yang SUDAH membuktikan kehebatannya</p>
<p>Bahkan buktinya hingga bermilyar milyar dalam bentuk omset &#8230; hehehe</p>
<p>Tapi gue merasa menemukan jawabannya dan itu adalah PASSION</p>
<p>&gt;sebentar, jangan ketawa dulu&#8230; terusin bacaan ini&lt;</p>
<p>Hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk diri sendiri SEKALIGUS untuk negeri adalah: Menemukan PASSION.</p>
<p>Karena kalau elo belum menemukan passion elo, besar kemungkinan elo tidak akan melakukan sesuatu yang besar untuk siapapun. Elo, ataupun negeri.</p>
<p>Karena semua hal hal besar yang terjadi di dunia adalah karena passion yg besar.</p>
<p>Dari passion seorang Steve Jobs sampai passion seorang Gandhi sampai passion seorang Bung Hatta, sampai passion seorang Magic Johnson.</p>
<p>SEMUA kesuksesan setiap orang terjadi karena mereka menemukan passion mereka. Bahkan walaupun telat, Colonel Sanders-pun menemukan kesuksesan di umur yang cukup tua setelah beliau menemukan passionnya.</p>
<p>Tidak terkecuali SEMUA orang yang hadir hari itu di PowerLunchnya Pak Hermawan Kertajaya. Orang yang passionnya adalah Marketing.</p>
<p>Ketika kita sudah menemukan passion kita, maka kita akan MAU untuk berkarya! Walaupun jatuh bangun, walaupun tanpa dukungan uang, walaupun susah. Kalau itu passion kita, maka kita AKAN berusaha untuk mewujudkan karya kita itu.</p>
<p>Kalau kita sudah berani dan berhasil berkarya, maka kita sudah menciptakan perubahan.</p>
<p>Baik untuk diri kita, dunia sekitar kita, termasuk bangsa kita.</p>
<p>Ada sedikit epilog:</p>
<p>Ketika pemuda Indonesia hanya mau menuntut perubahan, itu adalah tanda bahwa mereka menyerahkan kekuatan perubahan kepada orang orang tua.</p>
<p>Ketika pemuda Indonesia hanya mau menuntut perubahan, itu adalah tanda bahwa mereka menyerahkan hidupnya kepada orang orang tua.</p>
<p>Padahal Indonesia tercipta karena anak mudanya memilih untuk menciptakan perubahan.</p>
<p>Maka temukan passion, berkaryalah, dan ciptakan perubahan!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/passion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belum saatnya…</title>
		<link>http://www.pandji.com/belumsaatnya/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/belumsaatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 07:18:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2037</guid>
		<description><![CDATA[Tiba tiba otak gue bertanya kepada diri gue sendiri
“Kapan gue akan berhenti menulis lagu yang mengusung semangat Nasionalisme?”
Sebenarnya gue pun susah untuk tahu jawabannya
I never planned things when it comes to writings.
I write songs i want to write.
Kalau gue ingin ngomongin itu, maka gue akan menulis lagu tentang itu.
Kalau gue ga ingin, maka gue ga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiba tiba otak gue bertanya kepada diri gue sendiri</p>
<p>“Kapan gue akan berhenti menulis lagu yang mengusung semangat Nasionalisme?”</p>
<p>Sebenarnya gue pun susah untuk tahu jawabannya</p>
<p>I never planned things when it comes to writings.</p>
<p>I write songs i want to write.</p>
<p>Kalau gue ingin ngomongin itu, maka gue akan menulis lagu tentang itu.</p>
<p>Kalau gue ga ingin, maka gue ga nulis.</p>
<p>Tapi gue juga mengakui, ada sedikit keharusan untuk terus menulis lagu yg mengusung nasionalisme dan patriotisme saat ini</p>
<p>Mengapa?</p>
<p>Karena perlakuan yang gue terima adalah justru alasan kenapa gue masih harus melakukan ini</p>
<p>Ketika gue berdiri dan berteriak “Angkat tanganmu untuk Indonesia” atau “Kami Tidak Takut” atau “Hey saudaraku sebangsa setanahku, besarkan hatimu se Gelora Bung Karno” atau “Indonesia! Indonesia! Indonesia! Bukan satu harusnya bersatu!” masih ada yang memicingkan matanya ke gue</p>
<p>Ketika gue menggebu gebu dengan kecintaan terhadap Indonesia (yg selalu gue jaga agar masih dalam ambang kewajaran) masih banyak orang yang curiga.</p>
<p>“Kenapa orang ini kok begini amat ya?”</p>
<p>“Ini orang PASTI ada apa apanya nih.. ga mungkin segini cintanya sama Indonesia”</p>
<p>“Si Pandji mengkomersilkan nasionalisme nih”</p>
<p>“Ini pasti ujungnya ada apa apanya nih.. nggak mungkin tulus begini kecintaannya..”</p>
<p>Semua kalimat kalimat diatas muncul karena sebuah keadaan:</p>
<p><strong>Saat ini, jarang sekali orang yang vokal terhadap kecintaannya utk Indonesia, dan MAU mengajak orang lain utk membangkitkan kecintaannya utk Indonesia.</strong></p>
<p>Karena masih sangat jarang, akhirnya orang orang yg vokal dan ikut mengajak orang untuk cinta Indonesia jadi nampak aneh.</p>
<p>Dimana mana kan selalu gitu</p>
<p>Yang beda sendiri selalu keliatan aneh</p>
<p>Dan orang di dunia masih punya kecenderungan untuk “Hammer down a sticking out nail”</p>
<p>Padahal seharusnya, yang aneh adalah mereka yang ragu, skeptis, bahkan menghina negara.</p>
<p>Maka gue akan terus mempromosikan nasionalisme, terus mempromosikan kecintaan terhadap Indonesia</p>
<p>Terus mengajak orang untuk menunjukkan kecintaannya</p>
<p>Terus mengajak orang untuk mengucapkan kecintaannya</p>
<p>Karena kalau disimpan untuk diri sendiri, orang lain tidak akan pernah tahu, dan kalau orang lain tidak tahu, mereka tidak akan ikut terinspirasi</p>
<p> </p>
<p>Maka kembali ke pertanyaan tadi: “Kapan gue akan berhenti menulis lagu yang mengusung semangat Nasionalisme?”</p>
<p>Ketika gue sudah tidak lagi jadi orang aneh di Indonesia</p>
<p>Ketika sudah banyak orang orang seperti gue</p>
<p>Ketika justru orang orang Indonesia yang berani beraninya mengaku benci Indonesia jadi sesuatu yang aneh</p>
<p>Ketika cinta Indonesia sudah menjadi sesuatu yang biasa..</p>
<p>Baru, gue akan beristirahat.</p>
<p>Sebelum Indonesia bisa seperti ini, maka gue tidak akan berhenti menulis lagu lagu bersemangat nasionalisme</p>
<p>Belum saatnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/belumsaatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk kebaikan…</title>
		<link>http://www.pandji.com/untuk-kebaika/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/untuk-kebaika/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 18:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2035</guid>
		<description><![CDATA[
 
Hari ini, gue berbagi tentang Indonesia Unite di kampus UII, Fakultas Kedokteran, Yogyakarta.
Gue senang. Justru kota inilah alasan kenapa gue yakin mau keliling Indonesia untuk berbagi tentang IndonesiaUnite
Ada anak Yogyakarta yg ga tau banyak tentang IndonesiaUnite, kesal karena merasa gue menumpangi atau memanfaatkan IndonesiaUnite untuk popularitas.
Mengkomersilkan Nasionalisme, dll.
Anak ini ngehack situs IndonesiaUnite. Kemudian dia &#8220;diadili&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2010/02/036.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-2034" title="036" src="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2010/02/036-1024x357.jpg" alt="036" width="783" height="230" /></a></p>
<p> </p>
<p>Hari ini, gue berbagi tentang Indonesia Unite di kampus UII, Fakultas Kedokteran, Yogyakarta.</p>
<p>Gue senang. Justru kota inilah alasan kenapa gue yakin mau keliling Indonesia untuk berbagi tentang IndonesiaUnite</p>
<p>Ada anak Yogyakarta yg ga tau banyak tentang IndonesiaUnite, kesal karena merasa gue menumpangi atau memanfaatkan IndonesiaUnite untuk popularitas.</p>
<p>Mengkomersilkan Nasionalisme, dll.</p>
<p>Anak ini ngehack situs IndonesiaUnite. Kemudian dia &#8220;diadili&#8221; teman temannya sendiri termasuk teman teman kaskus, sebelum akhirnya dia minta maaf secara resmi.</p>
<p>Hari ini dia datang dan gue mengenali wajahnya. Berhubung sejak hari dia ngehack, langsung banyak laporan dari followers twitter gue tentang siapa yang ngehack.</p>
<p>Wajah dia gue cukup hafal.</p>
<p>Setelah gue pikir2, dia juga ngcrack/deface blog gue ini hehehehe *telat inget</p>
<p>Tadi siang kami bersalaman, memang dia gue undang utk hadir, dia datangnya telat tapi bilang &#8220;Udah dapet poin poin-nya&#8221;</p>
<p>Dia adalah salah satu alasan kenapa gue keliling Indonesia</p>
<p>Menawarkan diri apabila ada orang yang mau mengundang gue untuk &#8220;sharing&#8221; tentang IndonesiaUnite</p>
<p>Gue ga naif, dan gue juga ga narsis, gue sadar posisi gue.</p>
<p>Fakta bahwa gue adalah orang yang sering dilihat di TV menjadikan gue relatif lebih menarik untuk diundang ke kampus mereka, dibanding teman teman lain yang ga terkenal, walaupun teman yg ga terkenal itu sama pahamnnya akan IndonesiaUnite dengan gue.</p>
<p>Bagaimana dengan teman teman &#8220;artis&#8221; lain yg mendukung IndonesiaUnite?</p>
<p>Kenapa mereka tidak maju dan berbicara tentang IndonesiaUnite?</p>
<p>Ada beberapa kemungkinan:</p>
<p>1. Mereka bukan orang yang ditanyain&#8230; entah kenapa, selalu gue yang ditanyain (mungkin karena lagu gue Kami Tidak Takut yg sempet dikait kaitkan dengan IndonesiaUnite)</p>
<p>2. Mereka sibuk dengan kegiatan mereka</p>
<p>3. Sudah tidak peduli.</p>
<p>Yang manapun itu, adalah hak mereka. Gue ga kesal, ataupun kecewa bahwa gue  akhirnya jadi satu satunya yang &#8220;available&#8221; untuk urusan IndonesiaUnite</p>
<p>Gue lihat sejumlah musisi yang tau IndonesiaUnite, yang ada pada malam pembacaan Amanat Bersama IndonesiaUnite</p>
<p>Tapi gue kan ga mungkin bilang &#8220;Hoy A, B, C, D, ayo dong! Bantuin gue jelasin sama orang orang tentang IndonesiaUnite&#8221;</p>
<p>Ga mungkin kan gue bilang &#8220;Kepada followers gue, kalau mau nanya tentang IndonesiaUnite silakan tanya ke A, B, C, D, dll&#8221;</p>
<p>Maka disinilah gue berdiri, sendirian (utk saat ini) menerima semua pertanyaan, pujian, cacian tentang IndonesiaUnite&#8230;</p>
<p>Faktanya, silakan search di facebook: IndonesiaUnite dan Indonesia Unite.. ada banyak group dan kalau elo jumlahin semua anggota group facebook tersebut, angkanya bukan main.</p>
<p>Artinya, banyak orang yang peduli terhadap Indonesia.</p>
<p>Gue ga bilang &#8220;banyak orang yang pro terhadap IndonesiaUnite&#8221;  karena bisa saja orang orang itu pemahamannya salah tentnag IndonesiaUnite.</p>
<p>Tapi fakta bahwa mereka jadi bagian dari group itu adalah tanda bahwa mereka peduli terhadap Indonesia.</p>
<p>Hanya itu yang penting.</p>
<p>IndonesiaUnite tidak penting.</p>
<p>Karena kelak, orang akan lupa. Dan gapapa juga mereka lupa, selama mereka ingat bahwa mereka cinta terhadap Indonesia, dan mau menciptakan perubahan. Karena itu adalah inti dari IndonesiaUnite.</p>
<p>IndonesiaUnite adalah</p>
<p>1. Bukan Organisasi</p>
<p>2. Bukan gerakan melawan terorisme (saja)</p>
<p>3. Bukan diciptakan/ didirikan/ diinisiatifkan oleh gue</p>
<p>IndonesiaUnite adalah TANDA bahwa pemuda dan pemudi di Indonesia sudah tidak betah dengan keadaan hanya diam atau menuntut.</p>
<p>IndonesiaUnite adalah TANDA bahwa pemuda dan pemudi di Indonesia ingin MENCIPTAKAN perubahan</p>
<p>IndonesiaUnite adalah TANDA bahwa pemuda dan pemudi di Indonesia mulai PERCAYA bahwa kita bisa menciptakan perubahan.</p>
<p>Semangat bersatu dan melawan terorisme adalah pertanda AWAL bahwa kita semua tidak mau lagi tanpa daya. Tidak mau lagi diam. Tidak mau lagi minta pemerintah untuk mengubah keadaan. Tidak lagi ignorant. Tidak lagi apatis.</p>
<p>IndonesiaUnite adalah sebuah SEMANGAT yang kembali hadir di Indonesia.</p>
<p>Kenapa kembali hadir?</p>
<p>Karena dulu sempat ada, tapi kemudian hilang.</p>
<p>Jaman dulu, pemuda dan pemudi Indonesia MENCIPTAKAN perubahan dan bukan menuntut. Habis, mau nuntut ke siapa?</p>
<p>Apa buktinya anak muda jaman dulu MENCIPTAKAN perubahan?</p>
<p>1. WR Supratman menulis lagu Indonesia Raya pada umur 21 tahun dan memainkan lagu tersebut dengan biola di Kongres Pemuda ke 2, setelah pembacaan Sumpah Pemuda pada umur 25 tahun.</p>
<p>2. Muhammad Yamin, sastrawan yang menulis naskah Sumpah Pemuda, sumpah yang menyatukan berbagai suku ini sebagai 1 bangsa, berumur 25 tahun</p>
<p>3. Soegondo Djojopuspito, ketua kongres pemuda ke 2 yang melahirkan Sumpah Pemuda pada saat memimpin berumur 24 tahun</p>
<p>4. Soetomo , mendirikan Boedi Oetomo, organisasi kepemudaan pertama di Indonesia yang melahirkan banyak organisasi2 pemuda seIndonesia dan pada akhirnya mereka semua berkumpul pada Kongres Pemuda 1 dan 2. Umur beliau ketika mendirikan Boedi Oetomo adalah 20 tahun</p>
<p>5. Ki Hadjar Dewantoro, menulis &#8220;Andai Aku Orang Belanda&#8221; sebuah tulisan yang membuat panas Belanda tapi membakar semangat bangsa Indonesia pada umur 23 tahun.</p>
<p>Masih kurang?</p>
<p> <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dari dulu , pemuda dan pemudi lebih banyak MENCIPTAKAN perubahan daripada menuntut.</p>
<p>Dulu, karena memang tidak ada pemerintahan untuk dituntut. Sekarang ada pemerintah, mereka yang dituntut, dengan pemikiran HARUSNYA memang mereka yg kerjaannya menciptakan perubahan.</p>
<p>PADAHAL menurut gue, kalau rakyat mempercayai bahwa dia tidak lebih berkuasa daripada pemerintahnya, bahwa dia tidak punya pilihan lain selain menuntut, maka akan sangat bahaya.</p>
<p>Rakyat HARUS percaya bahwa mereka BISA menciptakan perubahan.</p>
<p>Itulah yang diusung semangat IndonesiaUnite</p>
<p>Itulah yang menjadikan IndonesiaUnite berkibar.</p>
<p>Fakta bahwa anak muda sekarang sudah lelah hanya menuntut.</p>
<p>IndonesiaUnite bukan dilahirkan dengan sengaja, tapi TERLAHIR sendiri tanpa sengaja.</p>
<p>Wong waktu @ifahmi pertama kali ngetweet dengan hashtag #IndonesiaUnite dia mungkin ga kebayang akan jadi seperti hari ini&#8230;</p>
<p>Seperti hari ini&#8230;</p>
<p>Hari ini, banyak orang yang masih penasaran apa itu IndonesiaUnite</p>
<p>Maka hari ini, gue masih membuka diri untuk siapapun yang ingin mengundang gue tentang IndonesiaUnite</p>
<p>Kesalah pahaman harus dihilangkan, dan diamnya gue ataupun siapapun tidak akan menghilangkan kesalahpahaman gue</p>
<p>Maka keliling Indonesialah gue</p>
<p>Tanpa dibayar, tanpa minta uang untuk ongkos pesawat, dll.</p>
<p>Semua dari gue sendiri.</p>
<p>Gue lakukan ini, karena memang ini harus dilakukan.</p>
<p>Selain harus diluruskan, orang juga harus tau kisah IndonesiaUnite, orang harus tau karena sesungguhnya IndonesiaUnite sangat positif untuk Indonesia.</p>
<p>IndonesiaUnite akan menyadarkan kembali bahwa kita BISA menciptakan perubahan.</p>
<p>Undang gue, dan gue akan kasih tau bagaimana caranya, sejauh yang gue bisa..</p>
<p>Semoga masih ada yang percaya bahwa gue melakukan ini,</p>
<p>bukan untuk apapun, selain untuk kebaikan..</p>
<p> </p>
<p>ps: Kalau mau undang gue untuk berbagi ttg IndonesiaUnite, silakan email ke <a href="mailto:info@pandji.com">info@pandji.com</a></p>
<p>Gue ga memungut bayaran, ongkos gue tanggung sendiri</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/untuk-kebaika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Handle with care</title>
		<link>http://www.pandji.com/handle-withcare/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/handle-withcare/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 13:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2031</guid>
		<description><![CDATA[Critics are always around.
Just like crimes has always been around.
Social Media made em move faster.
Kejahatan yang belakangan ini dikaitkan dengan Facebook betul betul lucu menurut gue.
Apabila media semakin mengkait kaitkan Facebook dalam kasus kejahatan (krn akan naikin rating kalo pake facebook) maka sesungguhnya mereka akan semakin nampak blo&#8217;on.
Ini sama kayak misalnya penjahat menculik anak kecil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Critics are always around.</p>
<p>Just like crimes has always been around.</p>
<p>Social Media made em move faster.</p>
<p>Kejahatan yang belakangan ini dikaitkan dengan Facebook betul betul lucu menurut gue.</p>
<p>Apabila media semakin mengkait kaitkan Facebook dalam kasus kejahatan (krn akan naikin rating kalo pake facebook) maka sesungguhnya mereka akan semakin nampak blo&#8217;on.</p>
<p>Ini sama kayak misalnya penjahat menculik anak kecil dan dibawa kabur pakai mobil, media menggembar gemborkan merk mobil yang dipakai.</p>
<p>Mobil itu hanya alat untuk memudahkan penculik berbuat kejahatan. Bukan alasannya.</p>
<p>Sama seperti facebook, penjahat itu dengan atau tanpa facebook akan melakukan kejahatan, salah satu alat yang dia gunakan facebook itu.</p>
<p>Harus gue akui, facebook memudahkan si penjahat berbuat kriminal, tapi toh mobil juga memudahkan penjahat juga kan?</p>
<p>Do we see anybody blaming the car?</p>
<p>Tapi lagipula, gue mau membahas kritik.</p>
<p>Daridulu sampai sekarang, kritik selalu ada.</p>
<p>Tapi social media memudahkan orang untuk mengkritik.</p>
<p>Sialnya, banyak orang yang belum pintar menghandle kritik, lalu tiba tiba terbuka terhadap keran yang deras ini.</p>
<p>Baik perusahaan ataupun personal , sama sama terbuka terhadap kritik oleh siapapun.</p>
<p>Blog gue ini, sudah sejak lama menampung kritik orang terhadap gue.</p>
<p>Justru disini gue belajar menerima kritik dengan baik.</p>
<p>Kadang memang (seperti yang diketahui oleh pelanggan blog gue yang setia) gue gagal menerima kritik dengan baik, tapi setidaknya, gue berusaha untuk belajar.</p>
<p>Di blog, Twitter, Facebook, Youtube, orang orang banyak yang mengkritik.</p>
<p>Antara mengkritik pemerintah, restoran yang mereka datangi, timnas tercinta mereka, atau presenter yang mereka lihat di TV, bahkan kadang guru sampai teman sendiri kena sasaran kritik.</p>
<p>Kritik memang sangat wajar.</p>
<p>Bagian dari kebebasan berpendapat.</p>
<p>Kritik bukan sebuah konflik, kecuali yang dikritik bereaksi yang berpotensi konflik.</p>
<p>Orang orang pada umumnya pun, belum bisa benar benar membedakan KRITIK dan MENGHINA.</p>
<p>Contoh, kalau gue turun ke jalan demonstrasi lalu berteriak &#8220;100 HARI SBY BELUM BISA MENUNJUKKAN KOMITMEN TERHADAP PEMBERANTASAN KORUPSI!&#8221; itu namanya kritik&#8230;</p>
<p>Kalau gue turun ke jalan untuk demonstrasi dan berteriak &#8220;100 HARI SBY TERNYATA MASIH KAYAK &gt;sensor&lt; YANG BAUNYA KAYAK &gt;sensor&lt; DASAR &gt;sensor&lt;<br />
Maka gue bukan mengkritik namanya, tapi menghina.</p>
<p>Walaupun alasannya benar, tapi kalau caranya seperti itu, tetap saja salah.</p>
<p>Contoh, sebuah website yang menawarkan jasa untuk orang secara bebas dan terbuka mengkritik sebuah produk atau layanan</p>
<p>Namanya: <a href="http://yelp.com">http://yelp.com</a></p>
<p>Didirikan oleh Russel Simmons (not the hiphop mogul) dan Jeremy Stoppelman, YELP menjadi sebuah situs jejaring sosial yang diperbincangkan banyak orang.</p>
<p>Banyak perusahaan yang reputasinya baik karena situs ini, tapi banyak juga yang runtuh.</p>
<p>Kalau memuji kadang bisa seperti ini &#8220;Perusahaan A benar benar luar biasa. Pelayanannya ramah dan produknya juga bagus banget&#8221;</p>
<p>Tapi kadang pujiannya juga bisa begini &#8220;Gue suka banget datang ke restoran A, soalnya pelayannya roknya pendek banget dan &gt;sensor&lt; -nya gede banget. Me likey&#8221;</p>
<p>Kritiknya pun sama, kadang bisa seperti ini &#8220;Sebaiknya jangan cuci mobil elo di perusahaan C, soalnya airnya kotor dan masih tersisa kotoran disana sini&#8221;</p>
<p>Sampai kritik yang seperti ini &#8220;GUE OGAH DATENG KE TOKO BUKU D!! PELAYANNYA BAU! ITEM KAYAK AIR GOT!&#8221;</p>
<p> <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sampai saat ini, kontroversi terhadap YELP tidak kunjung usai.</p>
<p>Orang masih memperdebatkan batas kritik yang baik dan benar DAN jujur.</p>
<p>Tapi coba kita tinggalkan ranah mengkritik dan mulai memikirkan di kritik.</p>
<p>Chances are, during ourlife time, we are going to be criticized on something.</p>
<p>Bagaimana cara kita menghandle kritik?</p>
<p>Gue juga ga tau pasti, tapi satu hal, menyerang balik apalagi dengan bentakan (walaupun kita dalam posisi yg benar) tidak akan membuat keadaan lebih baik.</p>
<p>Karena memang kadang kadang kritik itu diungkapkan tanpa benar benar memahami kasusnya secara utuh.</p>
<p>Dan ketika itu terjadi kepada kita, wajar saja kalau kita berkeberatan dengan kritik itu</p>
<p>Apalagi menurut gue, kalau ada yang mengkritik kita, selama masih dalam ambang kewajaran, sebaiknya kita memberikan tanggapan balik.</p>
<p>Salah satunya adalah supaya yang mengkritik itu tahu benar benar keadaannya.</p>
<p>NAAAAH masalahnya, kita juga terbiasa kalau udah tau bahwa kita benar, kita langsung menekan balik.</p>
<p>Menyerang balik. Dengan modal &#8220;Ah, gue yakin gue benar kok, dia jelas jelas salah&#8221;</p>
<p>Membentak hanya akan memberi pihak yang mengkritik pembenaran.</p>
<p>Menanggapi kritik memang harus benar benar hati hati. Santai. Tenang.</p>
<p>Kalau kita belum tenang, jangan hadapi dulu (setidaknya itu cara gue)</p>
<p>Paling bener adalah kayak kita memperlakukan pajangan nenek kita</p>
<p>&#8220;Handle With Care&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/handle-withcare/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wakil Rakyat…</title>
		<link>http://www.pandji.com/wakilrakyat/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/wakilrakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 07:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2028</guid>
		<description><![CDATA[Gue mau menuliskan isi pikiran gue beberapa hari ini
Setelah kesekian kalinya, seorang remaja nanya &#8220;Mas Pandji mau jadi caleg nggak?&#8221;
Gue jawab &#8220;Sejauh ini nggak kepikiran&#8221;
Terus terang, gue rada enggan.
Gue punya seorang sahabat yaitu Tere yg menjadi anggota DPR
Beberapa waktu yang lalu gue mewawancara dia di Provocative Proactive dan dia bercerita layaknya seorang sahabat bertukar cerita
Kesan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gue mau menuliskan isi pikiran gue beberapa hari ini</p>
<p>Setelah kesekian kalinya, seorang remaja nanya &#8220;Mas Pandji mau jadi caleg nggak?&#8221;</p>
<p>Gue jawab &#8220;Sejauh ini nggak kepikiran&#8221;</p>
<p>Terus terang, gue rada enggan.</p>
<p>Gue punya seorang sahabat yaitu Tere yg menjadi anggota DPR</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu gue mewawancara dia di Provocative Proactive dan dia bercerita layaknya seorang sahabat bertukar cerita</p>
<p>Kesan yang gue dapat dari Tere adalah bahwa menjadi anggota DPR sangat melelahkan dan sangat memakan waktu.</p>
<p>Kerjanya? Rapat dari pagi buta hingga pagi buta lagi.</p>
<p>Makanya jangan kesel kalo kita lihat bapak bapak tertidur ketika rapat.</p>
<p>bayangkan kalau umur elo 55 tahun, lalu kerjanya rapat dari subuh sampai subuh lagi, lalu besoknya rapat lagi dari jam yang sama&#8230; bahkan kadang sabtu-minggu-pun tetap rapat karena rakyat tidak mau menunggu akan datangnya keadilan sosial</p>
<p>Rapatnya berjam jam ngomongin apa? Ya ngomongin hal hal yang selama ini dituntut oleh rakyat.</p>
<p>Pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dll</p>
<p>Anggota DPR kerjanya membuat undang undang.</p>
<p>UU itulah yang akan membantu menciptakan perubahan.</p>
<p>Gue mau menekankan disini:</p>
<p>Gue sama sekali tidak kehilangan harapan kepada para anggota DPR</p>
<p>Sama sekali tidak</p>
<p>Gue sangat optimis terhadap anggota DPR</p>
<p>SELAMAAAA&#8230;</p>
<p>hehehe</p>
<p>Selama para pemilih juga memilih dengan benar.</p>
<p>Kekuatan rakyat dalam memilih wakilnya sangat sangat kuat.</p>
<p>Sayangnya, banyak rakyat yang ga terlalu sadar itu</p>
<p>&#8220;Wah sama sama lulusan UI, gue pilih dia ah&#8221;</p>
<p>&#8220;Gue pilih perempuan ini aja ah, sama sama perempuan&#8221;</p>
<p>&#8220;Hmmm pilih yg mana yaaaa? Ah ibu ini aja ah, mukanya kayaknya masih asli nih, belum operasi&#8221; (percaya sama gue, ada yg kayak gini. Gue kenal banget malah)</p>
<p>&#8220;Hohohoo, marganya sama dengan gue! Ah, kupilih dia sajalah!&#8221;</p>
<p>Alasan alasan orang memilih wakil rakyatnya masih sangat sangat dangkal.</p>
<p>Pilihlah orang yang kita mau untuk jadi pemimpin kita dan mewakili kita disana.</p>
<p>Apakah ada orang seperti itu?</p>
<p>PASTI ada.</p>
<p>Wong gue aja ada yg minta kok..</p>
<p>Yang kita harus lakukan adalah, dalam waktu kurang dari 5 tahun ini lihat benar benar keluar dan cari orang yang menurut kita pantas, terpercaya, berprestasi dan layak jadi pemimpin.</p>
<p>Kita punya kurang dari 5 tahun untuk mencari.</p>
<p>Kalau kita telah menemukan, kita tanya apakah dia mau jadi anggota DPR.</p>
<p>Naah, masalahnya adalah apakah orang itu mau atau tidak.</p>
<p>Disini dilema gue&#8230;</p>
<p>Pernah dengar istilah &#8220;Lions for lambs?&#8221;</p>
<p>Itu adalah lelucon satir orang Jerman kepada Amerika.</p>
<p>Seorang perwira jerman melihat kekuatan perang Amerika Serikat dan berkata &#8220;Saya tidak menyangka ada begitu banyak singa yang dipimpin oleh biri biri&#8221;</p>
<p>Kurang lebih artinya adalah, tentaranya gagah berani tapi dipimpin oleh orang yang lembek dan tidak seberani tentaranya&#8230;</p>
<p>Anggota DPR jadi nampak seperti itu.</p>
<p>Orang orang terbaik di Indonesia seakan menghindar dari ajakan untuk menjadi anggota DPR.</p>
<p>Dengan anggapan bahwa menjadi anggota DPR akan membuat mereka tidak produktif, tidak bisa berkarya, tidak bisa mengembangkan keahlian, bakat dan passion-nya</p>
<p>Sehingga orang orang terbaik ini (yang sebenarnya tidak merasa harus jadi anggota DPR karena punya pilihan lain) akhirnya mundur dari pencalonan, memberi ruang untuk orang orang lapis kedua, ketiga bahkan mungkin keempat terbaik.</p>
<p>Akhirnya, Lionsnya tetap jadi rakyat biasa (tentara) sementara Lambs-nya menjadi anggota DPR (pemimpinnya)</p>
<p>Kalau sudah seperti ini, terjawab sudah pertanyaan orang orang di Indonesia yang mempertanyakan kualitas anggota DPRnya</p>
<p>Salah anggota DPR?</p>
<p>Sama sekali tidak.</p>
<p>Karena tidak ada yang maju, maka mereka memilih untuk maju. Masih bagus ada yang maju untuk jadi anggota dewan. Bayangkan kalau tidak ada yang mau!?</p>
<p>Apakah salah para Lions yang tidak mau maju?</p>
<p>Entah juga.. adalah hak mereka untuk maju atau tidak.</p>
<p>karena untuk Lions, ini bukan masalah uang.</p>
<p>Hidup mereka adalah masalah pencapaian.</p>
<p>Mereka kuatir, mereka tidak bisa mencapai passion mereka apabila mereka gabung jadi anggota dewan.</p>
<p>Lalu sampai mana siklus ini akan usai&#8230;</p>
<p>Entah</p>
<p>Saya sendiri masih bingung..</p>
<p> Walau saya tidak merasa sebagai Lions, sayapun masih menolak apabila diajak maju dan mencalonkan diri</p>
<p>Entah mengapa, rasanya masih lebih nyaman menjadi bagian dari rakyat..</p>
<p>Daripada menjadi&#8230;</p>
<p>Wakil rakyat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/wakilrakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LIVE FREE</title>
		<link>http://www.pandji.com/live-free/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/live-free/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 16:48:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2024</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; Ive been waiting to long
Sitting alone, while waiting for my chances to come
until i realize success isnt going to come unless i stand up and still
and my will is as strong&#8230;&#8221;
&#8220;I dont care what you say
Would never wanna listen to you non believers today
You always laugh at what i do
Im a loser you say
But [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>&#8221; Ive been waiting to long</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Sitting alone, while waiting for my chances to come</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>until i realize success isnt going to come unless i stand up and still</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>and my will is as strong&#8230;&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8220;I dont care what you say</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Would never wanna listen to you non believers today</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>You always laugh at what i do</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Im a loser you say</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>But i&#8217;ll reach my dream</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Believe that i&#8217;ll do, come what may&#8230;&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8220;&#8230; And we are never alone</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Together we stand, we rise and never shall fall</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Inside our every heart we fight our demons and war</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Close our eyes and listen while every hear ROARS</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Is it too hard to believe?</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Arent we all taught to never kill our own dreams?</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Listen here, this is real, this is me, LIVE FREE&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;">ps: The part above was taken from my rap part for a song titled &#8220;THIS IS ME&#8221;</p>
<p style="text-align: center;">A little somthing to remind us all, never kill our dreams, have the courage to pursue.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/live-free/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sangat disayangkan…</title>
		<link>http://www.pandji.com/pengaruh-asin/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/pengaruh-asin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 16:58:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2022</guid>
		<description><![CDATA[Sering kali ada orang yang nanya &#8220;Kenapa sih mas harus ada pengaruh asing dalam karya mas?&#8221;
Lalu ditanya &#8220;Kenapa suka pake istilah dalam bahasa inggris?&#8221;
Atau &#8220;Apa pendapat mas tentang orang orang hebat yang memilih untuk berada di luar negri daripada di Indonesia?&#8221;
Andaikan mereka rajin rajin menoleh ke belakang dan melihat masa lalu, mereka akan sadar bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kali ada orang yang nanya &#8220;Kenapa sih mas harus ada pengaruh asing dalam karya mas?&#8221;</p>
<p>Lalu ditanya &#8220;Kenapa suka pake istilah dalam bahasa inggris?&#8221;</p>
<p>Atau &#8220;Apa pendapat mas tentang orang orang hebat yang memilih untuk berada di luar negri daripada di Indonesia?&#8221;</p>
<p>Andaikan mereka rajin rajin menoleh ke belakang dan melihat masa lalu, mereka akan sadar bahwa sejak dulu, keberhasilan Indonesia banyak terjadi karena pengaruh asing</p>
<p> <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Contoh:</p>
<p>Dahulu, para pejuang kemerdekaan di Indonesia, memperjuangkan daerahnya masing masing</p>
<p>Namun ketika para penjuang kemerdekaan dari setiap daerah bertemu di suatu tempat yang sama, mereka sama sama menyadari persamaan mereka dan sama sama menyadari kebutuhan untuk bersatu</p>
<p>Tempat itu adalah, Belanda.</p>
<p>Bung Hatta, memperjuangkan sumatera barat contohnya..</p>
<p> </p>
<p>Ketika Bung Hatta ke Belanda, perjuangan beliau tidak lagi untuk Sumatera Barat tapi untuk Indonesia karena bertemu dengan begitu banyak tokoh tokoh dari daerah lain yang punya perjuangan serupa.</p>
<p>Bung Hatta sendiri, 21 tahun di Belanda!</p>
<p>21 tahun!</p>
<p>Rasanya aneh kalau kita hari ini mempertanyakan &#8220;Apa pendapat mas tentang orang orang hebat yang memilih untuk berada di luar negri daripada di Indonesia?&#8221;</p>
<p>Masalah pengaruh asing kepada karya siapapun anak bangsa Indonesia juga tidak perlu dipertanyakan.</p>
<p>Lah, pengaruh asing terhadap Ki Hadjar Dewantoro, DR Tjipto MAngunkusumo, Mohammad Hatta, begitu besar. Ngomong aja dalam keseharian nyampur dengan bahasa indonesia, bahasa inggris, dan bahasa belanda.</p>
<p>Bung Karno dalam pidatonya saja suka nyampur nyampur pake bahasa inggris. (kalau ga percaya lakukan riset sendiri , google atau cek di wiki)</p>
<p>Masak kita mau bilang mereka tidak nasionalis karena penggunaan istilah tersebut?</p>
<p>Kadang orang suka terlalu sibuk memperhatikan yang kurang penting, dan kehilangan konsentrasinya untuk memikirkan hal hal yang jauh lebih penting.</p>
<p>Hanya karena dia lebih paham dan lebih mengerti hal hal yang tidak penting itu tadi.</p>
<p>Sangat disayangkan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/pengaruh-asin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lipsync</title>
		<link>http://www.pandji.com/lipsync/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/lipsync/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 06:10:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2019</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini (untuk kesekian kali) ditanya pendapat gue tentang musisi yang lipsync di TV
Masalahnya twitter bukan tempat yang tepat untuk menjelaskan sesuatu sehubungan dengan keterbatasan 140 huruf
Jadi gue terangkan opini gue disini
Keputusan lipsync di acara musik di TV itu adalah alasan teknis (menurut gue)
Lipsync atau Playback mengurangi resiko teknis ketika musti LIVE.
Cont0h: Untuk bisa memainkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini (untuk kesekian kali) ditanya pendapat gue tentang musisi yang lipsync di TV</p>
<p>Masalahnya twitter bukan tempat yang tepat untuk menjelaskan sesuatu sehubungan dengan keterbatasan 140 huruf</p>
<p>Jadi gue terangkan opini gue disini</p>
<p>Keputusan lipsync di acara musik di TV itu adalah alasan teknis (menurut gue)</p>
<p>Lipsync atau Playback mengurangi resiko teknis ketika musti LIVE.</p>
<p>Cont0h: Untuk bisa memainkan musik secara live, harus check sound dulu. Check sound makan waktu yang panjang (utk anak band atau mereka yang kerja di EO pasti paham) mengingat acaranya pagi pagi dan LIVE maka  bisa dibayangkan musti jam berapa mereka atau kru mereka checksound.. Bisa dibayangkan jam berapa kru TV harus standby</p>
<p>Contoh: Beberapa diantara mereka, main pagi pagi secara LIVE di TV dalam kondisi mereka baru banget mendarat dari manggung malamnya di luar kota.. Suara mereka pasti serak dan habis. Kalau nyanyi LIVE pasti kualitasnya meragukan.. Percaya sama gue, kalau kerjaan elo nyanyi mulu tiap hari, manggung seccara total, suara lo kelak akan ada habisnya juga</p>
<p>Banyak orang yang berujar &#8220;Payah nih idealisme musisi, kualitas musisi dipertanyakan kalau nggak mau atau ga bisa memaksakan utk live di TV&#8221;</p>
<p>Menurut gue, ucapan itu naif sekali.</p>
<p>Harus dipahami, hadir diacara musik di TV adalah sarana promosi pada musisi, bukan tempat mereka bener bener berkarya.</p>
<p>Kalau mau menilai kualitas seorang musisi, gue tantang elo untuk nonton langsung penampilan mereka di konser secara langsung</p>
<p>Baru elo bisa berpendapat dengan adil.</p>
<p> </p>
<p>ps: Setau gue, memang ada beberapa musisi yang tidak dikasih live karena menurut para produser TV suaranya jelek kalau live, sering fals, dll&#8230; Tapi ga semua kayak gitu dan ga adil kalau kita pukul rata semua musisi kualitasnya buruk hanya karena mereka lipsync.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/lipsync/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesempatan dalam kesempitan…</title>
		<link>http://www.pandji.com/kesempitan/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/kesempitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 05:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=2002</guid>
		<description><![CDATA[Gue punya foto ini dari lama, ga tau mau diapain.. gue upload disini aja
Jadi waktu itu gue lagi mau shooting OB , ceritanya gue jadi tukang topeng monyet.. Nah ketika jeda shooting, si Daus (nama aslinya si Ma&#8217;il) main sama monyet ini.. naik naik tangan, pundak, lalu tiba tiba naik ke punggunya Daus
Tadinya tidak terasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gue punya foto ini dari lama, ga tau mau diapain.. gue upload disini aja</p>
<p>Jadi waktu itu gue lagi mau shooting OB , ceritanya gue jadi tukang topeng monyet.. Nah ketika jeda shooting, si Daus (nama aslinya si Ma&#8217;il) main sama monyet ini.. naik naik tangan, pundak, lalu tiba tiba naik ke punggunya Daus</p>
<p>Tadinya tidak terasa ada yang aneh, sampai ketika kami sadar, ternyata si monyet mengayunkan pinggulnya dengan cepat</p>
<p>Ternyata kepalanya Daus lagi dikawinin monyet itu ! LOL !</p>
<p> </p>
<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/DSC000101.JPG"><img class="alignnone size-medium wp-image-2004" title="DSC00010" src="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/DSC000101-225x300.jpg" alt="DSC00010" width="304" height="338" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/kesempitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PRESSPLAY by Larry feat Pandji</title>
		<link>http://www.pandji.com/pressplay/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/pressplay/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 18:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1995</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah single-nya  Larry aka Lawrence Aswin aka DJ Larry
Dia ngajak gue kerjasama untuk lagu ini
The 1st verse is probably one of the funniest line i ever wrote
The 2nd verse would probably be one of the most witty one
But the highlite of this track is really the great beat from Larry
Enjoy this one
Disclaimer: It [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah single-nya  Larry aka Lawrence Aswin aka DJ Larry</p>
<p>Dia ngajak gue kerjasama untuk lagu ini</p>
<p>The 1st verse is probably one of the funniest line i ever wrote</p>
<p>The 2nd verse would probably be one of the most witty one</p>
<p>But the highlite of this track is really the great beat from Larry</p>
<p>Enjoy this one</p>
<p>Disclaimer: It might be too edgy for you. If its not, well then the song is really for people like you <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/01_Press_Play.mp3">01_Press_Play</a></p>
<p>Banyak yg nanyain liriknya, ini dia <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>VERSE 1</strong></p>
<p>I know i aint Superman, though i wish so i know i aint mr clark kent</p>
<p>I cant split my thoughts, everytime i try, somethin i forgot</p>
<p>Sometimes i think im hot. But everytime im naked i think &#8220;Man, im not&#8221;</p>
<p>Baby im a jerk, but take me to ur bed, im a freak of twork</p>
<p>Hold on, whats ur name again? Keep it to yourself, let me kiss again</p>
<p>If i cant refrain, keep on going baby i&#8217;ll remember then</p>
<p>Baby dont be shy, i used to have hard times counting to five</p>
<p>Wait a sec, werent we having sex? So why was i talkin come one get back here and press play</p>
<p><strong>CHORUS</strong></p>
<p>PRESS PLAY X 7</p>
<p><strong>VERSE 2</strong></p>
<p>Man hit the breaks, i forgot where im going why we at the lakes?</p>
<p>Whats my dream again? I can remember back in the days when..</p>
<p>Me and some of my friends, use to hang dreams high as we can</p>
<p>Then the days go by with each passing day a dream would then die</p>
<p>Should i swallow it?</p>
<p>Continue with my life, and live a forfeit?</p>
<p>Dont wanna see it burned, so back to the lab man i shall return</p>
<p>Time to focus back. Let me build my dream back brick by brick stack</p>
<p>I need to be inspired, so let me kick it and grab the remote and press play</p>
<p><strong>CHORUS</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/pressplay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ChocolateHigh…</title>
		<link>http://www.pandji.com/chocolatehigh/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/chocolatehigh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 03:59:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1986</guid>
		<description><![CDATA[    
 
Lucu lucu ya, mereka saat ini sedang berada di rumah sakit kanker Dharmais
Mereka, seperti anak anak lainnya hanya peduli dengan bermain dan bersenang senang  
Kayak kita waktu kecil juga  
Bedanya dengan kita, mereka saat ini menderita sakit kanker
Kanker pada anak, tidak dapat di deteksi
Kasarnya &#8220;tiba tiba kena&#8221;
Kasus kanker terbanyak pada anak anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/IMG01275-20091210-1427.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1987" title="IMG01275-20091210-1427" src="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/IMG01275-20091210-1427-300x225.jpg" alt="IMG01275-20091210-1427" width="300" height="225" /></a>    <a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/IMG01278-20091210-1450.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1988" title="IMG01278-20091210-1450" src="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/12/IMG01278-20091210-1450-300x225.jpg" alt="IMG01278-20091210-1450" width="300" height="225" /></a></p>
<p> </p>
<p>Lucu lucu ya, mereka saat ini sedang berada di rumah sakit kanker Dharmais</p>
<p>Mereka, seperti anak anak lainnya hanya peduli dengan bermain dan bersenang senang <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kayak kita waktu kecil juga <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bedanya dengan kita, mereka saat ini menderita sakit kanker</p>
<p>Kanker pada anak, tidak dapat di deteksi</p>
<p>Kasarnya &#8220;tiba tiba kena&#8221;</p>
<p>Kasus kanker terbanyak pada anak anak adalah Leukimia.</p>
<p>Pengobatannya, kemoterapi, adalah metoda pengobatan yang tergolong berat.</p>
<p>Tidak jarang, karena tubuhnya tidak kuat, anak anak ini pada akhirnya dipanggil yang maha kuasa.</p>
<p>Dulu, memang lebih parah kondisinya daripada sekarang.. Banyak sekali pasien masuk dalam kondisi stadium 4 bahkan 5</p>
<p>Yang artinya kondisinya sudah begitu susah untuk diselamatkan</p>
<p>Biasanya disebut Paliatif (kalau ga salah)</p>
<p>Dimana pada tahap ini konsentrasinya adalah pada pengembalian kualitas hidup</p>
<p>Atau, dibuat supaya meninggal dalam keadaan bahagia.</p>
<p>Kemarin, Bambang Pamungkas datang ke RS Kanker Dharmais untuk menemui seorang anak yang ngefans dengannya</p>
<p>Aldo namanya, penderita kanker kulit yang sudah parah sehingga wajahnya sudah hancur.</p>
<p>Kakaknya Alvin lebih parah lagi. Penggemar Firman Utina ini sudah sulit ditolong. Otaknya sudah keluar dari kepala.</p>
<p>Mereka sebenarnya masih bisa jalan jalan.. Hanya saja mereka baru berkeliaran malam hari.</p>
<p>Pasien Kanker Kulit seperti mereka tidak bisa bertemu dengan sinar matahari, karena kulitnya akan semakin parah kondisinya</p>
<p>Ada begitu banyak anak anak di Indonesia yang menderita kanker</p>
<p>Juga begitu banyak anak anak yang berobat ke RS Kanker Dharmais.</p>
<p>Mereka pada intinya butuh 3 bantuan</p>
<p>DANA: Mereka butuh donasi untuk berobat dan untuk beli hal hal yang akan mengembalikan kebahagiaan mereka sebagai anak anak seperti mainan, DVD kartun, bukui gambar, buku bacaan, game, dll</p>
<p>RELAWAN: Mereka butuh kakak-kakak yang akan membantu mengajak mereka bermain, menggambar, ngonbrol, bernyanyi, dll. Juga kakak kakak yang bersedia untuk membantu acara2 penggalangan dana, menjadi panitia, jaga stand informasi, dll</p>
<p>KOMUNIKATOR: Mereka butuh kita semua untuk menceritakan ttg mereka, keadaan mereka, apa yang mereka butuhkan, agar bisa ketemu Donatur atau Relawan lain.. sehingga bantuan terus datang</p>
<p>Nah&#8230;</p>
<p>Beberapa minggu yang lalu Plaza Indonesia menawarkan kerjasama</p>
<p>Mereka bekerja sama dengan ACP (association of culinary professional) membuat 1001 Santa!</p>
<p>1001 Santa Clause terbuat dari coklat! <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>1 dari 1001 itu adalah coklat santa setinggi 4 meter diameter 2.5 meter</p>
<p>1000 coklat lainnya setinggi 15 dan 25 cm, 3 dimensi, berbentuk santa, ada yang kopong ada yang solid!</p>
<p>Yang 15  &#8211; 20 cm dijual Rp 50.000</p>
<p>Yang 20 &#8211; 25 cm dijual Rp 100.000</p>
<p>Semua hasil penjualan 100% disumbangkan kepada <a href="http://C3friends.com">C3</a> untuk diberikan kepada anak anak yang menderita kanker</p>
<p>dan juga kepada <a href="http://yayasanpantara.org">Yayasan Pantara</a> (kalau elo search di pandji.com ada tulisan gue tentang mereka)</p>
<p>Yayasan Pantara adalah yayasan yang bergerak dibidang edukasi utk anak anak yang mengalami Dyslexia, ADD, ADHD, dll</p>
<p>Dengan membeli coklat tersebut, kalian sudah membantu anak anak yang menderita kanker dan yang mengalami learning difficulties</p>
<p>Kalian bisa beli coklat tersebut sambil kenikmati hiburan musik dari orang orang hebat di Indonesia</p>
<p style="text-align: center;"><strong>MEMES</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>TOMPI</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>G-PLUCK</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>BAYU RISA</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>ICHSAN AKBAR</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PANDJI</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>SITA NURSANTI</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>JFLOW</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>SOUL ID</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>BONA SARDO</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>BARRY LIKUMAHUWA PROJECT</strong></p>
<p style="text-align: left;">Semua nama diatas akan menghibur kalian sementara kalian datang untuk beli coklat tadi</p>
<p style="text-align: left;">Catat waktunya dibawah baikbaik <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><strong>PLAZA INDONESIA EXTENSION ATRIUM LEVEL 4</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>18 , 19, 20 DESEMBER 2009</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Musik bermain dari jam 13 &#8211; 21 </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Jumat: Memes, Tompi, G-Pluck, Bayu Risa, Ichsan Akbar</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Sabtu: Pandji Pragiwaksono, Sita Nursanti, J Flow</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Minggu: Soul ID, Bona Sardo, Barry Likumahuwa Project</strong></p>
<p style="text-align: center;">Mohon bantuannya untuk anak anak Indonesia <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/chocolatehigh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Do you ever laugh outloud at the same joke twice?”</title>
		<link>http://www.pandji.com/thesamejoke/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/thesamejoke/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 17:44:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1983</guid>
		<description><![CDATA[ 
Gue ada disana.
Gue ada disana tahun 1998
Gue ada dijalanan berbaris, berjalan bersama berteriak menuntut agar tirani diturunkan
Dan kami berhasil
Soeharto turun
Tapi mari gue kasih tau mengapa kami berhasil waktu itu:
Karena kami semua 100% meyakini hal yang sama, dan sama sama 100% turun ke jalan pada 1 hari yang sama di semua kota di Indonesia
Sekarang, bagaimana anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Gue ada disana.</p>
<p>Gue ada disana tahun 1998</p>
<p>Gue ada dijalanan berbaris, berjalan bersama berteriak menuntut agar tirani diturunkan</p>
<p>Dan kami berhasil</p>
<p>Soeharto turun</p>
<p>Tapi mari gue kasih tau mengapa kami berhasil waktu itu:</p>
<p>Karena kami semua 100% meyakini hal yang sama, dan sama sama 100% turun ke jalan pada 1 hari yang sama di semua kota di Indonesia</p>
<p>Sekarang, bagaimana anak anak yang Cuma ber 10 di bunderan HI itu mau terdengar tuntutannya kalau teman teman sekampusnya sendiri, teman teman kampus lain, tidak mendengar ajakan mereka untuk ikut turun ke jalan?</p>
<p>Pada hari anti korupsi sedunia yang pada akhirnya sepi itu, terus terang gue kecewa.</p>
<p>Dari CANTEEN Plaza Indonesia ext gue melihat ke arah Thamrin</p>
<p>Berkelompok kelompok mahasiswa mondar mandir</p>
<p>Setiap kelompok rata rata membawa 8-10 bendera&#8230;</p>
<p>Dari 10 bendera tersebut, 9 adalah bendera identitas kampus/ identitas jurusan.</p>
<p>Dan 1 bendera adalah bendera Indonesia</p>
<p>Ini mungkin nggak aneh utk elo, tapi untuk gue, membuat gue bertanya</p>
<p>“kalau memang semuanya datang dan turun ke jalan untuk tujuan yang sama, apa pentingnya bawa banyak banyak identitas kampus?”</p>
<p>“Bawa 1 bendera kampus kan cukup bukan? Kenapa nggak bawa 10 bendera merah putih aja kalau memang mereka melakukan ini untuk kebaikan Indonesia dan bukan untuk kebaikan kampus mereka?”</p>
<p>Di sepakbola ada ucapan, “Nama di dada lebih penting daripada nama dipunggung”</p>
<p>Artinya lebih penting nama yang kita bela daripada nama pribadi.</p>
<p>Kadang hal hal seperti ini membuat gue bingung.</p>
<p>Apalagi kalau gue liat 15 mahasiswa di bunderan HI bawa tulisan tulisan di kertas A4 atau A3 sementara bendera himpunan atau bendera kampusnya besar besar dibawa dan dikibarkan</p>
<p>Apa yang mereka ingin sampaikan sebenarnya? Pesan tuntutan yang tertulis di kertas, atau identitas kampus?</p>
<p>Memang, memaaaang identitas kampus tetap penting supaya jelas siapa yang bertanggung jawab terhadap aksi ini</p>
<p>Tapi kalo bawa 2 bendera raksasa sementara tulisannya lebih kecil kan aneh juga diliat orang?</p>
<p>Kalau bawa 10 bendera kampus sementara Cuma bawa 3 lembar kertas bertulis tuntutan kan aneh juga bukan?</p>
<p>Tulisan ini terdengar skeptik terhadap demonstrasi dan blog gue (kalau elo search dengan kata : demonstrasi) sudah sering memicu perdebatan sengit (terutama dengan mahasiswa/i) tentang demo</p>
<p>Kali ini gue terangkan lagi</p>
<p>Gue bukannya ga setuju dengan menyuarakan hak kita dan mewakili suara rakyat yang tidak terwakili di DPR, tapi gue berharap mahasiswa menemukan solusi baru dari turun ke jalan</p>
<p>Karena rakyat, belajar , meniru dan mengikut dari mahasiswa.</p>
<p>Mahasiswa demo, ya rakyat demo</p>
<p>Bedanya kalau rakyat demo, mereka bisa disusupi</p>
<p>Akhirnya rusuh</p>
<p>Sehari sebelum hari anti korupsi sedunia, di makassar sesama mahasiswa berantem.</p>
<p>Sesama mahasiswa.</p>
<p>I dunno bout you, but i feel kinda stupid</p>
<p>Banyak yang akan bilang “Demo terbukti keberhasilannya menurunkan Soeharto!”</p>
<p>Betul, tapi sekaliu lagi gue ingatkan</p>
<p>Itu terjadi karena kami semua 100% meyakini hal yang sama, dan sama sama 100% turun ke jalan pada 1 hari yang sama di semua kota di Indonesia</p>
<p>Resiko dari mempertahankan demo adalah, saat ini demo sudah kebaca oleh “orang orang jahat” di Indonesia</p>
<p>Gue takut demo dimanfaatkan pihak pihak yang jahat.</p>
<p>Mana mungkin elo ga pernah dengar tentang jasa penyediaan demonstran?</p>
<p>Di berita berita aja banyak, orang orang demo dan ga ngerti apa yang mereka tuntut.</p>
<p>Mereka Cuma dibilang utk turun ke jalan dan dikasi uang 5000,-</p>
<p>Banyak pejabat yang bahkan ngaku pernah ditawarin orang yg menawarkan jasa demo.</p>
<p>Ada proposal dan paket paketnya.</p>
<p>Gila ga tuh?</p>
<p>Kalo penonton Dahsyat dan Inbox aja ada koordinatornya, masak demo ga ada?</p>
<p>Dan kalau tau hal hal seperti ini, masak para mahasiswa sebagai yang ditiru oleh rakyat ga ada tanggung jawab untuk menemukan metoda baru?</p>
<p>Yang aman?</p>
<p>Gini deh utk menerangkan mengapa gue menganggap metoda demo kalau diulang ulang terus akan mengurangi efektifitasnya, jawab pertanyaan ini</p>
<p>“Do you ever laugh outloud at the same joke twice?”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/thesamejoke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Percaya?</title>
		<link>http://www.pandji.com/percaya/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/percaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 22:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1979</guid>
		<description><![CDATA[Semua konflik yang terjadi di dunia ini sebenarnya tidak perlu terjadi
Terlebih lagi karena kebanyakan konflik yang terjadi hanyalah masalah kepercayaan
Percaya atau tidak SBY terlibat century?
Percaya atau tidak dengan pembelaan SBY?
Percaya atau tidak dengan sumpah Susno Duadji?
Percaya atau tidak dengan Idus Marham?
Percaya atau tidak dengan pemberitaan di media?
Percaya atau tidak dengan kepolisian?
Percaya atau tidak dengan pemerintahan?
Percaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua konflik yang terjadi di dunia ini sebenarnya tidak perlu terjadi</p>
<p>Terlebih lagi karena kebanyakan konflik yang terjadi hanyalah masalah kepercayaan</p>
<p>Percaya atau tidak SBY terlibat century?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan pembelaan SBY?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan sumpah Susno Duadji?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan Idus Marham?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan pemberitaan di media?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan kepolisian?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan pemerintahan?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan ucapan teman?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan sanggahan pasangan?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan ketulusan?</p>
<p>Percaya atau tidak dengan senyum yang dipasang?</p>
<p>Coba dipikir baik baik, kebanyakan kita memasuki sebuah konflik karena kita tidak percaya dengan apa yang diucapkan si lawan bicara. Bukan karena kita sudah memegang faktanya akan kebenaran omongannya&#8230;</p>
<p>Paling tidak, itu yang gue rasakan..</p>
<p>Percaya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/percaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SINGLE TERBARU: HARUS BERSATU</title>
		<link>http://www.pandji.com/harusbersatu/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/harusbersatu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 17:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Downloadable]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1951</guid>
		<description><![CDATA[ 
Gue sudah bertanya kepada banyak sekali orang.
Banyak sekali orang mencintai sepakbola
Banyak sekali diantara mereka yang mencintai sepakbola, mencintai tim nasional Indonesia
Banyak sekali diantara mereka yang memiliki keyakinan terhadap tim nasional Indonesia
Tapi
Banyak diantara mereka yang juga menyerukan perubahan
Perubahan mendasar dalam dunia sepakbola Indonesia
Perubahan yang harus terjadi di dalam lapangan hijau, untuk menginspirasi perubahan diluar lapangan tersebut
Salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Gue sudah bertanya kepada banyak sekali orang.</p>
<p>Banyak sekali orang mencintai sepakbola</p>
<p>Banyak sekali diantara mereka yang mencintai sepakbola, mencintai tim nasional Indonesia</p>
<p>Banyak sekali diantara mereka yang memiliki keyakinan terhadap tim nasional Indonesia</p>
<p>Tapi</p>
<p>Banyak diantara mereka yang juga menyerukan perubahan</p>
<p>Perubahan mendasar dalam dunia sepakbola Indonesia</p>
<p>Perubahan yang harus terjadi di dalam lapangan hijau, untuk menginspirasi perubahan diluar lapangan tersebut</p>
<p>Salah satu perubahan yang nampaknya banyak sekali diharapkan adalah sebenarnya pengembalian.</p>
<p>Pengembalian Sepakbola kepada semangat yang dulu sama sama pernah kita rasakan</p>
<p>Semangat persatuan, semangat kebersamaan</p>
<p>Sepakbola seharusnya jadi pemersatu dan bukan pemecah</p>
<p>Terlalu banyak konflik fisik yang terjadi dalam ranah sepakbola</p>
<p>Terlalu lama kita biarkan itu terjadi, terlalu lama kita tidak memutuskan untuk berubah</p>
<p>Dibawah ini, adalah sumbangan karya gue untuk sebuah klub sepakbola yang mewakili perubahan tersebut</p>
<p>Tim ini bukan tim yang besar, bukan tim unggulan, tapi tim ini adalah tim yang membawa perubahan</p>
<p>Perlahan tapi pasti, tim ini akan berkembang jadi lebih baik, seiring dengan membaiknya ekspektasi pencinta sepakbola di Indonesia terhadap perubahan kualitas di sepakbola Indonesia</p>
<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/11/Pandji-Harus-Bersatu.mp3">Pandji &#8211; Harus Bersatu</a></p>
<p>Lagu ini akan menjadi anthem sebuah klub sepakbola di Indonesia.</p>
<p>Tim tersebut adalah PRO DUTA FOOTBALL CLUB</p>
<p>Tim yang bermarkas kini di Jogjakarta sebagai salah satu &#8220;melting pot&#8221; di Indonesia yang terbuka terhadap keragaman dan perubahan</p>
<p>Pelajari tentang klub ini, dan cari tahu mengapa PRO DUTA adalah duta yang tepat untuk membawa perubahan dalam dunia sepakbola Indonesia</p>
<p>Silakan jadi diantara yang pertama untuk mendengarkan.</p>
<p>Tolong kasih komen ya <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/harusbersatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
<enclosure url="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/11/Pandji-Harus-Bersatu.mp3" length="7618559" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Para Pemenang Game #MarkPlusConf</title>
		<link>http://www.pandji.com/markplusconf/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/markplusconf/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 18:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1971</guid>
		<description><![CDATA[ 
 SELAMAT KEPADA PEMENANG UNDANGAN GRATIS MARKPLUS CONFERENCE, 10 DES 2009
@Yusdja
@TessyPenyami
@senirupa
@rHeeaHolmes
@pituasiallagan
@RbeccaIndri:
@krisnarenaldi
@bubunyaSABR
@ejaaa
@cimut
@Macellak
@radiculouz
@sesa_opas
@irasusatyo
@erikkurniadi
@h_hart
@daisychang
@aryoanindito
@imanlagi:
@TriYunita
@mrshananto
@astrid_amalia
@ismanhs
@annisa_dz
@wandi2710
@handriya
@jahelady
@superius
@imelwiseso
@infosuporter
@Cahbalapan
@vstefy   
@anomadimasetio   
@muhammadrio   
@Diazzulian
@ajengondokusumo
@Whisnutambunan
@fenti_warouw
@Inais
@taufikshaleh
@dedeehutama
@daengpei
@riananda
@myrnasiregar
@irasusatyo
@whitelovers
@ano_novita
@wiwinwiwin
@jazzbegreat
@rYanHendryJ
@ri2fachroe
@Adzaniah
@r7es
@mizzsekar
@autami
@agsriyadi
@rHeeaHolmes
@v3_noeriman
@witriewitrie
@adindadwiastuti
@chikastuff
@tommypratomo
Tiket akan dibagikan pada tanggal 10 desember 
Jam 7.30-8.00
Di depan pintu masuk venue
Gue disana bersama tim gue
Nggak usah bawa apa apa selain KTP atau identitas diri lainnya
  
Cya there guys 
Thx 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"> </p>
<p style="text-align: center;"> SELAMAT KEPADA PEMENANG UNDANGAN GRATIS MARKPLUS CONFERENCE, 10 DES 2009</p>
<p style="text-align: center;">@Yusdja</p>
<p style="text-align: center;">@TessyPenyami</p>
<p style="text-align: center;">@senirupa</p>
<p style="text-align: center;">@rHeeaHolmes</p>
<p style="text-align: center;">@pituasiallagan</p>
<p style="text-align: center;">@RbeccaIndri:</p>
<p style="text-align: center;">@krisnarenaldi</p>
<p style="text-align: center;">@bubunyaSABR</p>
<p style="text-align: center;">@ejaaa</p>
<p style="text-align: center;">@cimut</p>
<p style="text-align: center;">@Macellak</p>
<p style="text-align: center;">@radiculouz</p>
<p style="text-align: center;">@sesa_opas</p>
<p style="text-align: center;">@irasusatyo</p>
<p style="text-align: center;">@erikkurniadi</p>
<p style="text-align: center;">@h_hart</p>
<p style="text-align: center;">@daisychang</p>
<p style="text-align: center;">@aryoanindito</p>
<p style="text-align: center;">@imanlagi:</p>
<p style="text-align: center;">@TriYunita</p>
<p style="text-align: center;">@mrshananto</p>
<p style="text-align: center;">@astrid_amalia</p>
<p style="text-align: center;">@ismanhs</p>
<p style="text-align: center;">@annisa_dz</p>
<p style="text-align: center;">@wandi2710</p>
<p style="text-align: center;">@handriya</p>
<p style="text-align: center;">@jahelady</p>
<p style="text-align: center;">@superius</p>
<p style="text-align: center;">@imelwiseso</p>
<p style="text-align: center;">@infosuporter</p>
<p style="text-align: center;">@Cahbalapan</p>
<p style="text-align: center;">@vstefy   </p>
<p style="text-align: center;">@anomadimasetio   </p>
<p style="text-align: center;">@muhammadrio   </p>
<p style="text-align: center;">@Diazzulian</p>
<p style="text-align: center;">@ajengondokusumo</p>
<p style="text-align: center;">@Whisnutambunan</p>
<p style="text-align: center;">@fenti_warouw</p>
<p style="text-align: center;">@Inais</p>
<p style="text-align: center;">@taufikshaleh</p>
<p style="text-align: center;">@dedeehutama</p>
<p style="text-align: center;">@daengpei</p>
<p style="text-align: center;">@riananda</p>
<p style="text-align: center;">@myrnasiregar</p>
<p style="text-align: center;">@irasusatyo</p>
<p style="text-align: center;">@whitelovers</p>
<p style="text-align: center;">@ano_novita</p>
<p style="text-align: center;">@wiwinwiwin</p>
<p style="text-align: center;">@jazzbegreat</p>
<p style="text-align: center;">@rYanHendryJ</p>
<p style="text-align: center;">@ri2fachroe</p>
<p style="text-align: center;">@Adzaniah</p>
<p style="text-align: center;">@r7es</p>
<p style="text-align: center;">@mizzsekar</p>
<p style="text-align: center;">@autami</p>
<p style="text-align: center;">@agsriyadi</p>
<p style="text-align: center;">@rHeeaHolmes</p>
<p style="text-align: center;">@v3_noeriman</p>
<p style="text-align: center;">@witriewitrie</p>
<p style="text-align: center;">@adindadwiastuti</p>
<p style="text-align: center;">@chikastuff</p>
<p style="text-align: center;">@tommypratomo</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Tiket akan dibagikan pada tanggal 10 desember </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Jam 7.30-8.00</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Di depan pintu masuk venue</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Gue disana bersama tim gue</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Nggak usah bawa apa apa selain KTP atau identitas diri lainnya</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Cya there guys</strong> </p>
<p style="text-align: center;">Thx </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/markplusconf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ADA YANG BISA JAWAB?</title>
		<link>http://www.pandji.com/misteri/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/misteri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 15:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1968</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/11/023.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1969" title="023" src="http://www.pandji.com/wp-content/uploads/2009/11/023.jpg" alt="023" width="400" height="533" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/misteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“CHANGES” by Gamila</title>
		<link>http://www.pandji.com/changes/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/changes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 12:54:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1964</guid>
		<description><![CDATA[At what time do you hold on to
At what time did you stop?
I know people wanna be, staying safe in the same direction
Whatever happened to the day before yesterday
There&#8217;s always something i just wanna be in my way
But i cant seem to get things figured out
and people only care when nothings wrong
Well i know something [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>At what time do you hold on to</p>
<p>At what time did you stop?</p>
<p>I know people wanna be, staying safe in the same direction</p>
<p>Whatever happened to the day before yesterday</p>
<p>There&#8217;s always something i just wanna be in my way</p>
<p>But i cant seem to get things figured out</p>
<p>and people only care when nothings wrong</p>
<p>Well i know something for sure</p>
<p>CHORUS:</p>
<p>Changes, do you deal with</p>
<p>Changes, did you deal with</p>
<p>Changes, i wanna know, i wanna know</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Itu adalah penggalan lirik lagu CHANGES yang ditulis oleh Gamila</p>
<p>Singlenya sedang dalam proses rekaman</p>
<p>I feel like writing it on my blog</p>
<p>Coz currently im experiencing changes <img src='http://www.pandji.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/changes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IT’S SO HARD TO SAY GOODBYE TO YESTERDAY</title>
		<link>http://www.pandji.com/goodbye/</link>
		<comments>http://www.pandji.com/goodbye/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 00:28:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pandji Pragiwaksono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pandji.com/?p=1957</guid>
		<description><![CDATA[
How do I say goodbye to what we had?
The good times that made us laugh
Outweigh the bad.
I thought we&#8217;d get to see forever
But forever&#8217;s gone away
It&#8217;s so hard to say goodbye to yesterday.
I don&#8217;t know where this road
Is going to lead
All I know is where we&#8217;ve been
And what we&#8217;ve been through.

If we get to see [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span></p>
<div id="div_customCSS">How do I say goodbye to what we had?<br />
<strong>The good times that made us laugh<br />
Outweigh the bad.</strong></p>
<p>I thought we&#8217;d get to see forever<br />
But forever&#8217;s gone away<br />
It&#8217;s so hard to say goodbye to yesterday.</p>
<p><strong>I don&#8217;t know where this road<br />
Is going to lead<br />
All I know is where we&#8217;ve been<br />
And what we&#8217;ve been through.<br />
</strong><br />
If we get to see tomorrow<br />
I hope it&#8217;s worth all the wait<br />
It&#8217;s so hard to say goodbye to yesterday.</p>
<p><strong>And I&#8217;ll take with me the memories<br />
To be my sunshine after the rain</strong><br />
It&#8217;s so hard to say goodbye to yesterday.</p>
<p><strong>And I&#8217;ll take with me the memories<br />
To be my sunshine after the rain<br />
<span><span>IT&#8217;S SO HARD TO SAY GOODBYE TO YESTERDAY .</span></span></strong></div>
<div></div>
<div></div>
<div>&#8230;&#8230;.</div>
<div></div>
<div>This is the goodbye kiss to a journey of 8.5 years &#8230;</div>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pandji.com/goodbye/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>51</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
