<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Patumanya</title>
	
	<link>http://patumanya.com</link>
	<description>I Think it Later because I Just Want to Press My Word..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2010 10:08:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Patumanya" /><feedburner:info uri="patumanya" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Tools Subnetting</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/WwG2uFs6_SY/tools-subnetting.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/tools-subnetting.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 09:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[routing]]></category>
		<category><![CDATA[subnetting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=550</guid>
		<description><![CDATA[Melakukan penghitungan subnetting memang terkadang memiliki kesulitan tertentu. Untuk ruang lingkup pembelajaran, mungkin artikel saya mengenai belajar menghitung subnetting bisa membantu memahami konsep dan cara kerjanya.
Tetapi pada kenyataannya, banyak tersedia tools yang sifatnya sebagai pendukung mampu meringankan beban kerja engineer dalam melakukan subnetting. Di linux misalnya, dengan bantuan ipcalc kita bisa mengetahui ip broadcast, host [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melakukan penghitungan subnetting memang terkadang memiliki kesulitan tertentu. Untuk ruang lingkup pembelajaran, mungkin artikel saya mengenai <a title="belajar subnetting" href="http://patumanya.com/belajar-subnetting.htm" target="_blank">belajar menghitung subnetting</a> bisa membantu memahami konsep dan cara kerjanya.</p>
<p>Tetapi pada kenyataannya, banyak tersedia tools yang sifatnya sebagai pendukung mampu meringankan beban kerja engineer dalam melakukan subnetting. Di linux misalnya, dengan bantuan ipcalc kita bisa mengetahui ip broadcast, host min maupun host max, ip network, subnet mask dan lain sebagainya yang berkaitan dengan proses subnetting. Di windows ada aplikasi yang sering saya gunakan yaitu LanCalculator. Software-nya sederhana tapi cukup powerfull bagi saya dan yang istimewa lagi software ini gratis. Bagi kalian yang membutuhkan bisa langsung klik link dibawah ini.</p>
<p><a href="http://hotfile.com/dl/43272788/6bcad7e/lancalculator_setup.exe.html" target="_blank">LanCalculator</a></p>
<p>Dalam tahap pembelajaran, saya sarankan penggunaan tools hanya untuk mendukung saja. Kita bisa melakukan penghitungan subnetting secara pemahaman konsep dan kemudian menggunakan tools sebagai &#8220;kunci jawaban&#8221;.</p>
<p>Happy Networking!!  <img src="http://patumanya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/26.gif" style="border:none;background:none;" alt=":linux2:" /></p>
<p><span style="font-size: x-small;">http://lantricks.com/lancalculator</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/tools-subnetting.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/tools-subnetting.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Belajar Subnetting</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/LWR_7NGe8Ng/belajar-subnetting.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/belajar-subnetting.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 15:34:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[subnetting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kalian yang sedang belajar subnetting, mungkin artikel ini bisa menjadi panduan belajar. Secara konsep, saya memahami subnetting sebagai tindakan efisiensi penggunaan ip address version 4.  Pada tahun 1993, IETF memperkenalkan CIDR (Classless Inter-Domain Routing). Kalau saya memahaminya adalah penentuan network address berdasarkan prefix (/24, /25, /26 dsb) bukan berdasarkan kelas (A, B, C) lagi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi kalian yang sedang belajar subnetting, mungkin artikel ini bisa menjadi panduan belajar. Secara konsep, saya memahami subnetting sebagai tindakan efisiensi penggunaan ip address version 4.  Pada tahun 1993, IETF memperkenalkan CIDR (Classless Inter-Domain Routing). Kalau saya memahaminya adalah penentuan network address berdasarkan prefix (/24, /25, /26 dsb) bukan berdasarkan kelas (A, B, C) lagi. Belajar subnetting ini sangat berguna ketika kita berada di sebuah ISP, dimana efisiensi penggunaan ip address sangat penting sehingga dibutuhkan kemampuan untuk melakukan subnetting dengan baik.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu seorang teman menyodorkan sebuah alamat ip dan menanyakan berapa network dan broadcast address-nya. Sebagai bahan belajar, saya coba bahas disini.</p>
<p><span id="more-509"></span></p>
<p><strong>10.24.68.20 255.255.248.0 </strong></p>
<p>Kalo dijabarkan Subnetmask diatas ialah 11111111.11111111.11111000.00000000 atau /21<strong><br />
</strong></p>
<p>Yang bisa kita lakukan pertama kali ialah menghitung berapa jumlah subnet-nya. Caranya adalah menggunakan rumus <strong>2<sup>x</sup></strong> dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir (dalam hal ini dua oktet terakhir). Untuk contoh kasus diatas, bisa dihitung 2<sup>5</sup> = 32.</p>
<p>Untuk mengetahui berapa jumlah host yang bisa diakomodir oleh network tersebut, bisa dihitung menggunakan rumus <strong>2<sup>y</sup>-2</strong> dimana y adalah banyaknya binari 0 pada oktet terakhir (dalam hal ini dua oktet terakhir). Pengurangan terhadap nilai 2 didalam rumus dikarenakan alokasi untuk alamat network dan alamat broadcast. Untuk contoh kasus diatas, bisa dihitung 2<sup>11</sup>-2 = 2046</p>
<p>Untuk menentukan alamat network, yang saya pahami setidaknya ada dua 2 cara. Yang pertama dengan melakukan operasi AND dan yang kedua dengan mengetahui blok subnet. Saya akan bahas dulu cara yang kedua karena lebih mudah dan praktis dikesempatan lain mungkin akan saya bahas tentang operasi AND.</p>
<p>Mengetahui blok subnet bisa dengan rumus 256-nilai oktet terakhir subnet mask (dalam hal ini oktet ketiga). Dalam contoh kasus bisa dihitung 256-248=8. Jadi blok subnet-nya adalah kelipatan 8. 0, 8, 16, 24, 32 dst. Dalam contoh kasus bisa kita lihat, kelipatan 8 yang mendekati  68 adalah 64 dan 72. Berarti sudah bisa dipastikan alamat ip diatas memiliki data-data sebagai berikut :</p>
<p><strong>network address = 10.24.64.0</strong></p>
<p><strong>first host = 10.24.64.1</strong></p>
<p><strong>last host = 10.24.71.254</strong></p>
<p><strong>broadcast address = 10.24.71.255</strong></p>
<p>Masih bingung? Gapapa..namanya juga belajar  <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' /><br />
Silahkan manfaatkan kolom comment untuk berdiskusi. Happy Networking!!  <img src="http://patumanya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/smiley_beer.gif" style="border:none;background:none;" alt=":beer:" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/belajar-subnetting.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/belajar-subnetting.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Static Routing</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/yjh2OAZYIas/static-routing.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/static-routing.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 20:04:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[directly connected]]></category>
		<category><![CDATA[exit interface]]></category>
		<category><![CDATA[next hop]]></category>
		<category><![CDATA[routing]]></category>
		<category><![CDATA[static]]></category>
		<category><![CDATA[static routing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Menambahkan remote network ke dalam routing table bisa melalui kedua cara berikut, yaitu melakukan konfigurasi static routing dan atau mengaktifkan protokol dynamic routing. IOS mempelajari remote network dan  interface yang akan digunakan untuk mencapai suatu tujuan jaringan lalu kemudian menambahkannya kedalam routing table selama interface tersebut berada dalam keadaan aktif (enabled).
Ada beberapa kondisi yang tepat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menambahkan <em>remote network </em>ke dalam <em>routing table</em> bisa melalui kedua cara berikut, yaitu melakukan konfigurasi <em>static routing </em>dan atau mengaktifkan protokol <em>dynamic routing</em>. IOS mempelajari <em>remote network </em>dan  <em>interface </em>yang akan digunakan untuk mencapai suatu tujuan jaringan lalu kemudian menambahkannya kedalam <em>routing table </em>selama <em>interface </em>tersebut berada dalam keadaan aktif (<em>enabled</em>).</p>
<p>Ada beberapa kondisi yang tepat mengenai kapan penggunaan konfigurasi <em>static routing,</em> antara lain dalam contoh kasus <strong>sebuah jaringan yang terdiri dari sedikit router.</strong> Penggunaan <em>static routing </em>di dalam sebuah jaringan  seperti ini dinilai tepat, tugas administrator tidak terlalu berat. Justru penggunaan <em>dynamic routing </em>tidak dibutuhkan karena tidak memiliki keuntungan yang berarti bahkan bisa menyebabkan <em>overhead</em>. <strong>Jaringan yang terhubung ke internet hanya melalui satu ISP </strong>tidak diperlukan menggunakan protokol <em>dynamic routing </em>karena bisa dipastikan jaringan tersebut hanya memiliki satu-satunya jalur keluar, sehingga cukup dikonfigurasi dengan <em>static routing</em>.<span id="more-457"></span></p>
<p>Berikut ini adalah contoh konfigurasi <em>static routing </em>:</p>
<p><a href="http://patumanya.com/wp-content/uploads/2010/03/static-routing2.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-470" style="border: 2px solid black;" title="static-routing" src="http://patumanya.com/wp-content/uploads/2010/03/static-routing2-300x110.jpg" alt="" width="482" height="180" /></a></p>
<p>Sebelum melakukan konfigurasi, ada baiknya melihat <em>routing table</em> pada masing-masing <em>router</em> terlebih dahulu dengan menggunakan perintah <code>show ip route .<br />
</code></p>
<blockquote>
<pre><code>R1#show ip route</code>
C    192.168.1.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
C    192.168.2.0/24 is directly connected, FastEthernet0/1

<code>R2#show ip route</code>
C    192.168.2.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
C    192.168.3.0/24 is directly connected, Serial0/0/1

<code>R3#show ip route</code>
C    192.168.3.0/24 is directly connected, Serial0/0/1
</pre>
</blockquote>
<p>R1 sudah memiliki <em>routing table </em>yang memberikan informasi bahwa telah terhubung secara langsung dengan jaringan 192.168.1.0 dan 192.168.2.0 . R2 telah terhubung langsung dengan jaringan 192.168.2.0 dan 192.168.3.0 . R3 telah terhubung secara langsung dengan jaringan 192.168.3.0 . Status C diawal baris menyatakan <em>directly connected.</em> Agar <em>end device </em>yang ada di jaringan 192.168.1.0 dapat melakukan <code>ping</code> terhadap R3 dan sebaliknya, maka <em>routing table </em>harus diperbarui dengan cara melakukan konfigurasi <em>static routing </em>sebagai berikut :</p>
<blockquote>
<pre><code>R3#configure terminal</code>
<code>R3(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.3.1
R3(config)#end</code>

<code>R1#configure terminal
R1(config)#ip route 192.168.3.0 255.255.255.0 FastEthernet 0/1
R1(config)#end</code>

<code>R2#configure terminal
R2(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 FastEthernet 0/0
R2(config)#end</code></pre>
</blockquote>
<p>Di R3 ditambahkan <em>route</em> menuju 192.168.1.0 melalui <em>next hop </em>192.168.3.1 . Di R1 ditambahkan <em>route </em>menuju 192.168.3.0 melalui <em>exit interface </em>FastEthernet0/1 . Di R2 ditambahkan <em>route </em>menuju 192.168.1.0 melalui <em>exit interface </em>FastEthernet0/1 .</p>
<p>Untuk sementara segitu dulu yang bisa saya bagi. Semoga bisa bermanfaat paling tidak sebagai arsip bagi diri sendiri  <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' />   Happy Networking!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/static-routing.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/static-routing.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Placebo World and My World</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/jajWCh_6yRs/placebo-world-and-my-world.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/placebo-world-and-my-world.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 16:41:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Special Edition]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa papan iklan di jalan dan banyak iklan komersial di tivi membuat gw agak beranjak dari keadaan normal dan mengingat suatu momen. Placebo World. Situs tempat gw mencari info tentang ketertarikan gw pada sesuatu.
Terlepas dari kontroversi personality anggota band ini, gw menaruh perhatian khusus ke band ini. Konsistensi, inovasi dan above average membuat gw jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa papan iklan di jalan dan banyak iklan komersial di tivi membuat gw agak beranjak dari keadaan normal dan mengingat suatu momen. Placebo World. Situs tempat gw mencari info tentang ketertarikan gw pada sesuatu.</p>
<p>Terlepas dari kontroversi <em>personality </em>anggota <em>band</em> ini, gw menaruh perhatian khusus ke <em>band </em>ini. Konsistensi, inovasi dan <em>above average</em> membuat gw jadi penikmat lagu-lagu mereka. Yang gw lakukan sekarang adalah sedikit melakukan perenungan bahwa dulu dan bahkan sekarang secara sedikit ga sadar gw masih &#8220;terketuk&#8221; sewaktu denger lagu-lagu mereka. Gw ga akan bahas soal <em>band </em>ini atau bahkan perkembangan musik mereka karena gw ga tau apa-apa soal musik. Lah trus ngapain nulis ini?! <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><em>Just post it! I Love to Press My Word!</em><em>!</em></p></blockquote>
<p><em> </em><br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="240" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=4785695&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=0&amp;show_portrait=0&amp;color=e80e4c&amp;fullscreen=1" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="240" src="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=4785695&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=0&amp;show_portrait=0&amp;color=e80e4c&amp;fullscreen=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Every You Every Me adalah lagu pertama yang gw dengar. Kurang lebih waktu gw kelas 6 SD antara tahun 1999 akhir atau 2000 awal gw tertarik lagu ini yang pada waktu itu menjadi <em>soundtrack game</em> PS, F1 2000. Lagu ini membuat gw langsung tertarik, beberapa hal yang membuat gw &#8220;jatuh cinta&#8221; sama lagu ini adalah selain karena gw sering maen F1 2000 yang istimewa dengan fitur <em>steering assist</em>-nya, hal lain adalah karena memang daya pikat suara Molko yang khas dan tiada-duanya.</p>
<p>English Summer Rain jadi lagu lain yang membuat gw merasa berada pada momen tertentu. Sewaktu kelas 2 SMA, gw mulai punya album mereka, Once More With Feelings Singles 1996-2004 dalam bentuk kaset. Sejak saat itu gw mulai sering ke warnet untuk liat-liat situs <em>band </em>ini dan mulai ngumpulin foto-foto digital mereka. Jadi jauh sebelum musik Emo nge-trend di kalangan anak SMA waktu itu gw udah menaruh perhatian khusus ke <em>band </em>ini <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Album ini juga memberikan kesan pada momen-momen tertentu gw. Pada suatu waktu, kaset album ini ga pernah keluar dari mobil gw, jadi ya dalam kondisi apapun mau gamau gw cuma dengerin lagu ini kalo di mobil <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <em>yeah right!! cassette tape in car. but i like it.</em></p>
<p>Mulai dari Nancy Boy sampe Bright Lights, dari yang mudah dimengerti kayak Twenty Years sampe yang ga gw ngerti arti dan bahasanya, Protege Moi. Semua membuat gw merasa pada momen tertentu. <em>songs that represent a certain feeling</em> <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Semua punya <strong>karakteristik. Karakteristik </strong>inilah yang sudah jarang diperhitungkan saat sekarang ini. Tidak punya ciri dan sewaktu2 bisa lenyap. <em>Too Much Poison Come Undone..</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/placebo-world-and-my-world.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/placebo-world-and-my-world.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Peranan Layer Transport</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/Ghz3lYIKqXI/peranan-layer-transport.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/peranan-layer-transport.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 03:08:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[layer 3]]></category>
		<category><![CDATA[multiplexing]]></category>
		<category><![CDATA[port number]]></category>
		<category><![CDATA[segmentasi]]></category>
		<category><![CDATA[transport layer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan saya kali ini agak mengarah ke materi jaringan komputer. Ya..karena dalam beberapa bulan terakhir saya coba mendalami bidang Cisco Networking dan insya Allah berkesempatan meraih Cisco Certified Network Associate pada awal Februari mendatang. Tulisan ini bisa jadi sebagai review agar mengingatkan saya mengenai materi-materi selama saya belajar  di  akademi Cisco atau bisa juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan saya kali ini agak mengarah ke materi jaringan komputer. Ya..karena dalam beberapa bulan terakhir saya coba mendalami bidang Cisco Networking dan insya Allah berkesempatan meraih Cisco Certified Network Associate pada awal Februari mendatang. Tulisan ini bisa jadi sebagai <em>review </em>agar mengingatkan saya mengenai materi-materi selama saya belajar  di  akademi Cisco atau bisa juga bermanfaat bagi anda yang membutuhkan.</p>
<p><em>Layer transport</em> atau yang lebih sering dirujuk sebagai layer 4 pada model OSI, menyediakan segmentasi data dan kontrol yang dibutuhkan untuk menyusun kembali potongan-potongan tersebut menjadi berbagai macam arus komunikasi.</p>
<p>Segmentasi di dalam <em>transport layer </em>berarti kita dimungkinkan untuk mengirim dan menerima data ketika komputer menjalankan lebih dari satu aplikasi secara bersamaan. Dengan membagi data menjadi potongan-potongan kecil dan baru kemudian mengirim potongan-potongan tersebut ke tujuan maka memungkinkan komunikasi menjadi <em>multiplexing </em>di dalam suatu jaringan yang sama.</p>
<p>OSI Layer 4 berperan mengidentifikasi aplikasi, sangat memungkinkan sekali bagi kita menggunakan komputer untuk melakukan tugas menerima dan mengirim email, menggunakan <em>instant messaging</em>, membuka halaman <em>web</em> atau bahkan menerima panggilan VoIP secara bersamaan. Pernahkah terpikirkan bahwa data dari VoIP justru masuk ke halaman <em>web</em> atau tulisan dari <em>instant messaging </em>nyasar masuk ke email? Disinilah OSI Layer 4 berperan. OSI Layer 4 memberikan penanda terhadap sebuah aplikasi yaitu yang dikenal dengan istilah <em>port number</em>. <em>Port number</em> digunakan didalam <em>transport layer header </em>untuk mengidentifikasi aplikasi mana yang berhubungan dengan data tersebut sehingga data bisa sampai ke aplikasi yang tepat.</p>
<p>Sebagai tulisan pembuka rasanya teori-teori diatas sudah cukup. Pada kesempatan lain insya Allah dibahas lebih dalam lagi <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/peranan-layer-transport.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/peranan-layer-transport.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tes Potensi Akademik (TPA) SIMAK UI</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/FMqm0oziALk/tes-potensi-akademik-tpa-simak-ui.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/tes-potensi-akademik-tpa-simak-ui.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 17:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[ekstensi fasilkom ui]]></category>
		<category><![CDATA[penerimaan ui]]></category>
		<category><![CDATA[psikotes]]></category>
		<category><![CDATA[simak ui]]></category>
		<category><![CDATA[tpa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Do the right things and do the things right..
Ungkapan diatas pertama kali saya dengar melalui seorang dosen di tingkat akhir kuliah saya. Kalau tidak salah mata kuliah pada saat itu ialah Sistem Informasi Manajemen. Saya agak lupa dalam bahasan apa beliau mengutarakan kalimat tersebut, namun saya ingat jelas beliau ingin menyampaikan bahwa kalimat diatas mewakili [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>Do the right things and do the things right</em>..</p></blockquote>
<p>Ungkapan diatas pertama kali saya dengar melalui seorang <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1557687745" target="_blank">dosen</a> di tingkat akhir kuliah saya. Kalau tidak salah mata kuliah pada saat itu ialah Sistem Informasi Manajemen. Saya agak lupa dalam bahasan apa beliau mengutarakan kalimat tersebut, namun saya ingat jelas beliau ingin menyampaikan bahwa kalimat diatas mewakili dua hal yang benar-benar berbeda namun bisa saling melengkapi.</p>
<p>Pada 29 November 2009 saya memiliki kesempatan menjalani ujian seleksi masuk Universitas Indonesia untuk program studi Ekstensi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer melalui jalur SIMAK UI. Dan alhamdulillah sekarang saya sudah diterima menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia. Pada saat itu materi yang diujikan ialah Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris. Pada tulisan kali ini saya akan lebih banyak bercerita mengenai materi TPA karena disinilah banyak terjadi keunikan dan memiliki nilai berita <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .<span id="more-403"></span></p>
<p>Jujur saja saya belum pernah mengikuti ujian TPA sebelumnya, jadi ini adalah pengalaman pertama saya. Pada kondisi tersebut saya berusaha mencari informasi dan bahan-bahan yang membahas mengenai TPA. Dari kegiatan pencarian informasi yang saya lakukan, di beberapa <em>blog </em>ada yang mengatakan bahwa TPA ialah sebutan baru untuk psikotes namun ada juga yang mengatakan keduanya merupakan hal yang berbeda. Yang mana yang benar, saya sendiri juga belum mengerti dengan jelas. Saya sendiri lebih fokus untuk mengetahui seperti apa bentuk soal-soal TPA dan bagaimana trik menghadapinya. Untuk mengetahui bentuk soal-soal TPA tentu tidak sulit, karena banyak toko buku yang menyediakan buku soal-soal latihan TPA. Tetapi mengenai trik menghadapi ujian TPA, saya menemukan sebuah <em>blog </em>yang membahas bagaimana mengerjakan soal ujian TPA dengan baik dan benar.</p>
<blockquote><p>Saya lupa alamat <em>blog</em>-nya tetapi tidak menghalangi saya untuk mengucapkan terima kasih kepada seseorang diluar sana yang telah menuliskan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Semoga Allah memberikan pahala atas ilmu yang telah kau amalkan.</p></blockquote>
<p>Ada beberapa hal yang saya lakukan untuk menghadapi ujian SIMAK UI untuk jalur Ekstensi. Yang pertama saya lakukan ialah <strong>Berdoa</strong>. Hobi IT tapi tetap ingat Allah <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ya..Kata sederhana yang memiliki kekuatan besar jika dengan sabar dan tekun kita lakukan. Saya berdoa memohon petunjuk agar dimudahkan jalan dan diberi penerangan dalam menjalani ujian. Mungkin hal ini sepele, tapi ingat..jangan sekali-kali meremehkan kekuatan doa. Sudah cukup memohon kepada Allah, yang kedua saya lakukan ialah <strong>Latihan Soal dengan Tekun</strong>. Saya tidak memiliki banyak buku kumpulan soal TPA, hanya 1 buah yang saya beli di Gramedia dan 2 buah kepunyaan kakak saya itupun judulnya masih psikotes <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Soal TPA terdapat nilai minus. Jadi jangan berharap untuk tebak-tebakan apalagi untuk berdiskusi. Mbaca soal dan mbuletinnya aja udah nyita waktu apalagi untuk tanya kanan kiri <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  . Saya memiliki kelemahan di bagian Tes Angka, tetapi saya justru tidak terlalu mendalami bagian materi tersebut. Sebenarnya ini juga termasuk dalam trik yang saya baca. &#8220;kerjakan soal yang pasti benar jika kau jawab&#8221;. Artinya kerjakan soal-soal yang bisa dijawab dengan yakin dan pasti benar. Saya memutuskan untuk fokus pada materi Tes Kemampuan Kata (verbal) dan Tes Daya Nalar (logika) karena saya yakin di kedua bagian inilah saya bisa &#8220;curi poin&#8221; dan berusaha untuk 100% benar. Untuk materi Tes Angka saya hanya sepintas belajar pada bagian pembahasannya saja. Sudah pasrah saya <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Untuk materi Bahasa Inggris saya hanya melakukan <em>review </em>pada soal-soal TOEFL saja.</p>
<p><strong>Ujian</strong> dengan materi TPA berlangsung terlebih dahulu dengan durasi sesuai jadwal yaitu 150 menit. Karena saya baru pertama kali mengikuti ujian TPA, saya cukup terkejut dengan sistem ujian yang ada. Soal ujian TPA dibagi kedalam 3 tahap. Tahap pertama ialah Tes Kemampuan Kata (verbal) dan yang diujikan ialah pada bagian Tes Analogi. Tahap kedua ialah Tes Angka dan tahap ketiga ialah Tes Daya Nalar (logika). Pada ketiga tahap tersebut sudah diberikan durasi masing-masing dan tidak boleh mendahului ke tahap selanjutnya jika durasi belum habis walaupun jika sudah mengerjakan seluruh soal pada suatu tahap, begitu juga jika durasi telah habis tetapi belum seluruh soal dikerjakan maka tahap yang sedang berjalan tersebut harus segera ditinggalkan dan segera beralih ke tahap berikutnya. Saya tidak tahu berapa tepatnya durasi yang diberikan pada masing-masing tahap <span style="text-decoration: line-through;">karena sudah panik dengan sistem seperti ini</span> <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Pada tahap pertama yaitu Tes Kemampuan Kata (verbal) saya masih bisa mengendalikan waktu, tenaga dan pikiran saya sehingga dapat menyelesaikan tahap ini dengan baik walaupun soal yang diberikan berbeda jauh dengan soal-soal latihan dalam hal tingkat kesulitannya. Mungkin lebih sulit 3 kali lipat dari soal-soal latihan dibuku. Pada tahap kedua ialah tahap yang saya yakin akan banyak bengongnya <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  yaitu Tes Angka. Benar saja, dari kurang lebih 25 soal yang diberikan saya hanya bisa menjawab 5 soal saja <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  malunya luar biasaa..tapi dari kelima jawaban itu saya yakin percaya berharap <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  pasti benar. Setelah banyak bengong dan melamun di tahap ini, ditahap yang ketiga yaitu Tes Daya Nalar (logika) saya merasakan perasaan yang nikmat dan asyik dalam mengerjakan soal. Saking asyiknya, saya sampai tidak memperhitungkan waktu dan jumlah soal yang tersisa sehingga saya keteteran di akhir-akhir waktu dan harus merelakan sekitar 3 soal kosong tak terisi <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  tetapi saya pastikan bahwa soal-soal yang saya jawab sebelumnya ialah yakin benar. Dan yang terakhir saya lakukan ialah berdoa kembali, tapi doa kali ini beda. Saya berdoa memohon diberikan jalan dan petunjuk terbaik dalam hal ini saya pasrah dan yakin akan kuasa Allah. Bukan putus asa loh ya <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Untuk <strong>soal bahasa inggris </strong>yang keluar adalah kebanyakan materi yang identik dengan soal-soal TOEFL. Alhamdulillah saya sudah siap dengan materi soal bahasa inggris ini.</p>
<p>Kesimpulannya adalah sangat tidak mungkin mengerjakan seluruh soal TPA dengan baik dalam waktu yang telah diberikan. Sehingga buatlah keputusan segera setelah membaca soal apakah soal ini masuk dalam kategori sulit atau mudah bagi anda. Jika dirasa sulit segeralah tinggalkan dan cari soal yang lebih ringan. Hindarilah menjawab dengan sembarangan. Pengalaman yang saya alami belum tentu akan sama bagi anda yang ingin menjalani ujian SIMAK UI, saran saya carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai bentuk soal dan aturan yang akan anda hadapi.</p>
<p>Dari cerita diatas yang saya lakukan hanyalah mengenali kelemahan saya dan mencari cara lain untuk mengeksplorasi kemampuan saya. Me-minimalisir kesalahan yang saya buat dengan mengetahui bagaimana aturan mainnya. Mempersiapkan diri jauh-jauh hari akan membuat diri kita lebih siap menghadapi segala kemungkinan.</p>
<p><em>Selain menjalankan sesuatu yang benar, alangkah baiknya jika kita menjalankan sesuatu dengan benar.</em></p>
<pre><span style="font-size: xx-small;">Terima kasih Allah. Engkau terlalu banyak memberi untukku..</span></pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/tes-potensi-akademik-tpa-simak-ui.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/tes-potensi-akademik-tpa-simak-ui.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Linux for Human Beings</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/ocEUxbEea7A/linux-for-human-beings.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/linux-for-human-beings.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 10:23:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[



Image via Wikipedia



Sesuatu yang baru kadang memang sangat mengasyikkan setidaknya inilah yang saya alami beberapa bulan belakangan ini. Belakangan ini saya mencoba beralih menggunakan sistem operasi Linux. Sistem operasi open source yang dengan bebas bisa digunakan oleh setiap orang. Hal ini yang membuat saya tertarik untuk lebih mendekatkan diri dengan Linux.
Sudah lama sebenarnya ada keinginan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="zemanta-img" style="margin: 1em; display: block;">
<div>
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Ubuntu_logo_only.png"><img title="Wubi" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/f/f4/Ubuntu_logo_only.png/300px-Ubuntu_logo_only.png" alt="Wubi" width="300" height="298" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd zemanta-img-attribution" style="font-size: 0.8em;">Image via <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Ubuntu_logo_only.png">Wikipedia</a></dd>
</dl>
</div>
</div>
<p>Sesuatu yang baru kadang memang sangat mengasyikkan setidaknya inilah yang saya alami beberapa bulan belakangan ini. Belakangan ini saya mencoba beralih menggunakan sistem operasi Linux. Sistem operasi <em>open source</em> yang dengan bebas bisa digunakan oleh setiap orang. Hal ini yang membuat saya tertarik untuk lebih mendekatkan diri dengan Linux.</p>
<p>Sudah lama sebenarnya ada keinginan untuk mencoba Linux, pada masa-masa awal memang hanya ingin mencoba belum terpikir untuk beralih sepenuhnya ke Linux. Beberapa hambatan antara lain, dulu masih terbentur tugas-tugas kuliah yang  sebagian besar masih bergantung pada sistem operasi dari Microsoft. Yah..terpaksa harus bersabar untuk &#8220;mencicipi&#8221; Linux. Namun saat yang tepat itu telah datang, setelah resmi lepas dari tugas-tugas kuliah barulah memberanikan diri untuk beralih ke linux. Modal nekat? Iya pasti. Karena saat itu belum punya teman atau kenalan yang bisa diajak berdiskusi mengenai penggunaan Linux. Pada awal penggunaan saya belum begitu yakin akan beralih sepenuhnya ke Linux karena saya menganggap Linux belum mampu mencukupi apa yang saya butuhkan. Konyol memang, bagaimana tidak <em>install flash player </em>saja saya tidak bisa<em>, </em>bagaimana menggunakan Yahoo Messenger saya tidak tahu, sampai bagaimana <em>install web server </em>Apache saja saya sudah merasa gila. Sempat merasa frustasi karena tidak menemukan apa yang saya harapkan dan tidak tahu dimana tempat bertanya bahkan yang mau ditanyakan pun saya bingung <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Cari sana-sini akhirnya bertemulah saya dengan sesama pengguna Linux. Nah..disini lah saya kembali menemukan manfaat besar dari sebuah komunitas dengan basis kekuatan <em>open source.</em> Sibuk tanya-tanya membuat saya sedikit demi sedikit mengerti apa yang harus saya lakukan dengan Linux. Ternyata kesulitan yang selama ini saya hadapi hanya karena saya belum mengenal Linux lebih dalam. Setelah masa-masa sulit terlewati, barulah saya mengerti bagaimana cara <em>install flash player</em>, aplikasi apa yang saya butuhkan untuk <em>chatting </em>dan bagaimana cara <em>install web server</em>. Dan bukan hanya itu, bahkan saya sudah bisa <em>install game </em>di atas Linux Ubuntu ini. Norak? Tidak bagi saya. Karena ini pencapaian yang luar biasa bagi saya. Niatan untuk beralih ke dunia <em>open source </em>telah terwujud. Sungguh luar biasa, ada kenikmatan ketika menggunakan Linux.</p>
<p>Mulai sekarang saya sudah menggunakan Linux untuk semua aktifitas. Dan satu lagi, saya sangat terkagum-kagum dengan sesuatu yang namanya Synaptic Package Manager. Semua aplikasi yang saya butuhkan ada disini. Hanya tinggal ditandai dan aplikasi siap di-<em>install. </em>Benar-benar kehebatan <em>open source</em>. Sebuah sensasi yang tidak pernah saya rasakan di sistem operasi sebelumnya. <em><strong>So</strong></em> <strong><em>no bill it&#8217;s free no gate it&#8217;s open&#8230;</em></strong></p>
<div class="zemanta-pixie" style="margin-top: 10px; height: 15px;"><a class="zemanta-pixie-a" title="Reblog this post [with Zemanta]" href="http://reblog.zemanta.com/zemified/abdfea34-9e79-4b08-aabf-18ecea76df85/"><img class="zemanta-pixie-img" style="border: medium none; float: right;" src="http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=abdfea34-9e79-4b08-aabf-18ecea76df85" alt="Reblog this post [with Zemanta]" /></a><span class="zem-script more-related pretty-attribution"><script src="http://static.zemanta.com/readside/loader.js" type="text/javascript"></script></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/linux-for-human-beings.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/linux-for-human-beings.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Liburan..</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/GvU8Q0IMtAs/liburan.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/liburan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 00:05:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[



Image by Unwinged via Flickr



Akhirnya setelah kurang lebih 3 bulan tidak aktif di patumanya karena memang harus konsentrasi kegiatan dikampus hari ini tiba-lah saatnya posting disini. Setelah kemarin sudah selesai urusan administrasi dengan kampus, mulai hari sudah bisa merasakan liburan sesungguhnya   . Ada banyak rencana yang disiapkan untuk kehidupan selanjutnya tapi untuk sementara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="zemanta-img" style="margin: 1em; display: block;">
<div>
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 190px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://www.flickr.com/photos/48364348@N00/2928304390"><img title="2008 Idul ftiri" src="http://farm4.static.flickr.com/3012/2928304390_62bdcacb6d_m.jpg" alt="2008 Idul ftiri" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd zemanta-img-attribution" style="font-size: 0.8em;">Image by <a href="http://www.flickr.com/photos/48364348@N00/2928304390">Unwinged</a> via Flickr</dd>
</dl>
</div>
</div>
<p>Akhirnya setelah kurang lebih 3 bulan tidak aktif di patumanya karena memang harus konsentrasi kegiatan dikampus hari ini tiba-lah saatnya posting disini. Setelah kemarin sudah selesai urusan administrasi dengan kampus, mulai hari sudah bisa merasakan liburan sesungguhnya <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Ada banyak rencana yang disiapkan untuk kehidupan selanjutnya tapi untuk sementara mungkin liburan dulu deh. Apalagi dikit lagi kan lebaran.</p>
<p>Ada beberapa komentar terhadap beberapa postingan saya ke email juga bahkan ke ym. tapi belum sempet saya balas. Mohon maaf sekali karena beberapa hari ini memang kegiatan-kegiatan semester akhir dikampus memang menyita banyak waktu. Tapi nanti saya akan usahakan menjawabnya.</p>
<p>Okeh..semuanya. Selamat Liburan yah. Selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan batin.</p>
<div class="zemanta-pixie" style="margin-top: 10px; height: 15px;"><a class="zemanta-pixie-a" title="Reblog this post [with Zemanta]" href="http://reblog.zemanta.com/zemified/cb664de5-a182-403a-9d7b-5cdd14a08c08/"><img class="zemanta-pixie-img" style="border: medium none ; float: right;" src="http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=cb664de5-a182-403a-9d7b-5cdd14a08c08" alt="Reblog this post [with Zemanta]" /></a><span class="zem-script more-related pretty-attribution"><script src="http://static.zemanta.com/readside/loader.js" type="text/javascript"></script></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/liburan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/liburan.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Modul Proposal Bagian 1</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/eIXX7B_hYIE/modul-proposal-bagian-1.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/modul-proposal-bagian-1.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 17:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[



Image by ul_Marga via Flickr



Entah pertolongan apa yang diberikan Allah kepada saya sehingga diawal usaha saya untuk tidur malam justru menemukan ide-ide untuk pengembangan aplikasi yang sedang saya buat. Berusaha sedikit memikirkan apa yang akan saya lakukan besok justru membawa saya kepada bagaimana mengembangkan modul yang sebelumnya sudah saya rancang untuk aplikasi SISTEM INFORMASI TUGAS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="zemanta-img" style="margin: 1em; display: block;">
<div>
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 250px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img title="The Key of my mind..." src="http://farm2.static.flickr.com/1189/755378645_a29383dc9d_m.jpg" alt="The Key of my mind..." width="240" height="180" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd zemanta-img-attribution" style="font-size: 0.8em;">Image by ul_Marga via Flickr</dd>
</dl>
</div>
</div>
<p>Entah pertolongan apa yang diberikan Allah kepada saya sehingga diawal usaha saya untuk tidur malam justru menemukan ide-ide untuk pengembangan aplikasi yang sedang saya buat. Berusaha sedikit memikirkan apa yang akan saya lakukan besok justru membawa saya kepada bagaimana mengembangkan modul yang <a href="http://patumanya.com/tahap-analisa-kebutuhan-aplikasi.htm" target="_blank">sebelumnya</a> sudah saya rancang untuk aplikasi <strong>SISTEM INFORMASI TUGAS AKHIR</strong> yaitu pada modul proposal. Modul proposal bekerja untuk mengelola masukan dari <em>user </em>atau mahasiswa yang berupa <em>file </em>yang di-<em>upload</em> dan beberapa <em>parameter</em> lainnya yang sementara ini dapat didefinisikan antara lain :</p>
<p>1. nim1</p>
<p>2. nama1</p>
<p>3. nim2</p>
<p>4. nama2</p>
<p>5. kelas</p>
<p>Sedangkan untuk struktur tabelnya kurang lebih sama hanya perlu ditambahkan sedikit kolom yaitu <em>id_proposal,  tgl_submit</em> dan <em>nama_file. </em>Kolom <em>id_proposal</em> digunakan sebagai <em>primary key </em>sedangkan <em>tgl_submit </em>ialah tanggal pada saat dokumen di-<em>upload </em>dan <em>nama_file </em>digunakan untuk mendefinisikan nama <em>file </em>yang di-<em>upload</em> sedangkan <em>file</em>-nya sendiri terletak pada suatu folder lain.</p>
<p><span id="more-382"></span></p>
<p>Jika dilihat dari <em>parameter </em>yang ada diatas, hal-hal itulah yang harus didefinisikan sendiri oleh <em>user</em>. Lalu kenapa <em>parameter </em>nim dan nama ada 2. Hal ini karena pengembangan aplikasi ini berdasarkan apa yang dibutuhkan pada instansi yang diteliti dalam hal ini ialah <span style="text-decoration: line-through;">kampus saya</span> <strong>Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Telekomunikasi, IT dan Telematika</strong> <strong><a href="http://www.pnj.ac.id" target="_blank">Politeknik Negeri Jakarta</a></strong> yang memungkinkan dalam setiap pengerjaan tugas akhirnya bisa dikerjakan secara berkelompok. Hal ini berakibat <em>parameter </em>yang saya definisikan diatas bisa mengalami pengembangan lebih lanjut.</p>
<p>Nah..yang menjadi masalah ialah pada sisi pemrogramannya akan terdapat banyak tahap validasi antara lain ialah memeriksa apakah <em>input </em>kosong, memeriksa apakah nim1 dan nim2 telah ada nilai sebelumnya di dalam tabel, memeriksa apakah nim2 di isi atau tidak jika tidak diisi maka hanya dilakukan <em>insert </em>terhadap nim1. Kira-kira itulah beberapa validasi yang harus dilakukan sebelum data baru masuk kedalam tabel dengan benar. Bisa dibayangkan betapa rumitnya kode dan panjangnya baris kode yang ada nantinya. Bagaimana penerapannya ke dalam teknik pemrograman?nah..itulah yang akan saya kerjakan besok eh..nanti pagi <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Maka dari itu itung-itung sebagai pengingat bagi saya menulis disini. Baiklah..mudah-mudahan besok bisa melakukan tugas dengan maksimal. Amiin..</p>
<div class="zemanta-pixie" style="margin-top: 10px; height: 15px;"><a class="zemanta-pixie-a" title="Reblog this post [with Zemanta]" href="http://reblog.zemanta.com/zemified/c074d41f-d03f-4600-b938-961cf3dfa88a/"><img class="zemanta-pixie-img" style="border: medium none; float: right;" src="http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=c074d41f-d03f-4600-b938-961cf3dfa88a" alt="Reblog this post [with Zemanta]" /></a><span class="zem-script more-related pretty-attribution"><script src="http://static.zemanta.com/readside/loader.js" type="text/javascript"></script></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/modul-proposal-bagian-1.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/modul-proposal-bagian-1.htm</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tahap Analisa Kebutuhan Aplikasi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Patumanya/~3/xtdFhZnbfdo/tahap-analisa-kebutuhan-aplikasi.htm</link>
		<comments>http://patumanya.com/tahap-analisa-kebutuhan-aplikasi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 10:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://patumanya.com/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[



Image via Wikipedia



Senang sekali diawal bulan ini punya passion lagi untuk nulis. Sesuai dengan niat perubahan yang saya utarakan sebelumnya, maka tulisan ini menjadi yang pertama sebagai catatan kegiatan tugas akhir saya.Walaupun sebenarnya sudah agak terlambat dalam pengerjaan tugas akhir ini tapi saya tetap optimis dan konsisten dalam pengerjaannya. Ditemani oleh teman saya, pengerjaan proyek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="zemanta-img" style="margin: 1em; display: block;">
<div>
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 138px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img title="Coda" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/4/43/Codaicon.png" alt="Coda" width="128" height="128" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd zemanta-img-attribution" style="font-size: 0.8em;">Image via Wikipedia</dd>
</dl>
</div>
</div>
<p>Senang sekali diawal bulan ini punya <em>passion </em>lagi untuk nulis. Sesuai dengan niat <a href="http://patumanya.com/perubahan.htm" target="_blank">perubahan</a> yang saya utarakan sebelumnya, maka tulisan ini menjadi yang pertama sebagai catatan kegiatan tugas akhir saya.Walaupun sebenarnya sudah agak terlambat dalam pengerjaan tugas akhir ini tapi saya tetap optimis dan konsisten dalam pengerjaannya. Ditemani oleh <a href="http://komputrik.com" target="_blank">teman</a> saya, pengerjaan proyek ini seakan-akan dikerjakan oleh sebuah tim <span style="text-decoration: line-through;">walaupun hanya 2 orang</span> tapi bisalah dipaksakan istilahnya menjadi TIM <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Seperti layaknya sebuah tim pengembang aplikasi <em>website </em>profesional yang terdiri dari beberapa pekerja antara lain <em>web architect</em>, <em>web designer, web programmer </em>dan <em>web administrator </em>kami-pun berusaha menerapkan seperti itu tentunya dengan satu orang merangkap beberapa tugas.</p>
<p><span id="more-363"></span>Setelah tanggung-jawab telah dibagi-bagi, maka selanjutnya mendefinisikan dulu tahap-tahap yang dilalui untuk pengembangan aplikasi. Tahap-tahap tersebut antara lain<em> planning, designing, coding, testing </em>dan <em>maintenance</em>. Nah..setelah ngobrol-ngobrol dengan TIM. Saya kebagian untuk <em>coding </em>tapi saya juga harus mendefinisikan dulu daftar kebutuhan aplikasi (<em>requirement</em>). Setelah coret sana-sini, ternyata ada beberapa modul yang harus dibuat.</p>
<p>Judul proyeknya ialah <strong>SISTEM INFOMASI TUGAS AKHIR</strong> dengan kode proyek <strong>SisInTA</strong>, didalamnya terdapat fungsi yang bisa menampung seluruh data tugas akhir yang telah disidangkan sehingga data bisa diakses oleh mahasiswa lain. Fungsi lainnya ialah pengumpulan proposal tugas akhir sehingga dosen tidak perlu rapat untuk menentukan diterima atau tidaknya suatu proposal tugas akhir. Dari pengenalan secara singkat diatas, maka modul yang dibutuhkan antara lain :</p>
<p>1. Modul Arsip &#8211;&gt; mengelola berkas tugas akhir</p>
<p>2. Modul Proposal &#8211;&gt; mengelola proposal</p>
<p>3. Modul Berita &#8211;&gt; mengelola berita dan pengumuman untuk mahasiswa</p>
<p>4. Modul Download &#8211;&gt; mengelola berkas petunjuk tugas akhir untuk di download mahasiswa</p>
<p>Untuk sementara kira-kira modul itulah yang diperlukan untuk pengembangan aplikasi ini. Untuk rancangan <em>database</em>-nya harus menunggu <a href="http://komputrik.com">teman</a> saya dulu yang kebagian tanggung-jawab <em>data-entry</em>. Baiklah..segitu dulu untuk tahap pengenalan aplikasi ini, kalau ada kawan-kawan yang punya saran atau bahkan referensi untuk pengembangan aplikasi ini mohon bantuannya yah <img src='http://patumanya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="zemanta-pixie" style="margin-top: 10px; height: 15px;"><a class="zemanta-pixie-a" title="Reblog this post [with Zemanta]" href="http://reblog.zemanta.com/zemified/b7a2a0d3-7254-4fb8-ab01-ecc279248132/"><img class="zemanta-pixie-img" style="border: medium none; float: right;" src="http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=b7a2a0d3-7254-4fb8-ab01-ecc279248132" alt="Reblog this post [with Zemanta]" /></a><span class="zem-script more-related pretty-attribution"><script src="http://static.zemanta.com/readside/loader.js" type="text/javascript"></script></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://patumanya.com/tahap-analisa-kebutuhan-aplikasi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://patumanya.com/tahap-analisa-kebutuhan-aplikasi.htm</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
